You are on page 1of 2

Ringkasan

> Susu sapi diproduksi dari hewan sedangkan susu kedelai berasal dari tanaman.
> Susu Kedelai adalah 100% laktosa bebas, tapi bahkan susu sapi bebas laktosa mengandung
beberapa jumlah laktosa (tidak 100% gratis).
> Susu sapi berlimpah kalsium sedangkan susu kedelai hampir tidak mempunyai kandungan
kalsium di dalamnya
> Susu sapi memiliki dua kali jumlah fosfor dari susu kedelai.
> Susu sapi mengandung vitamin B2 50% lebih (riboflavin) dibandingkan dengan susu
kedelai.
> Susu kedelai mudah dicerna daripada susu sapi.
> Susu sapi adalah gudang besar dari vitamin larut dalam air.

Membandingkan Gizi Susu Kedelai dan Susu Sapi


Selasa, 10 April 2012 | 18:03 WIB

Berita Terkait

 4 Makanan Pelangsing Perempuan Jepang


 Alergi Susu Sapi Bikin Anak Kurus?
 Lebih Ramping berkat Kelapa

 0
 0
 0
 0

KOMPAS.com - Karena mengonsumsi susu sapi dikhawatirkan akan membuat gemuk,


orang lantas memilih susu kedelai. Tetapi, dapatkah susu kedelai menggantikan nutrisi dari
susu sapi itu sendiri?

Pada dasarnya, susu merupakan cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar susu dari sapi betina
sebagai makanan untuk anak-anak sapi (hal yang sama juga berlaku pada kita). Namun, susu
juga bisa menggambarkan cairan menyerupai susu yang berasal dari tanaman, seperti kelapa
atau biji kedelai. Susu yang diproses dari tumbuhan pun sudah lama dikonsumsi, bahkan
sudah diberi berbagai macam aroma seperti green tea, cappuccino, dan lain sebagainya.
Namun, coba kita cari tahu bagaimana kandungan nutrisi susu kedelai.

Kalsium: Susu sapi mengandung protein, dan kalsium yang bermanfaat untuk membangun
tulang yang kuat. Segelas susu sapi saja sudah memberikan 30 persen dari kebutuhan kalsium
harian, dan 8 gram protein. Kalsium ini secara alami diproduksi dalam susu hewani, namun
harus ditambahkan pada produk pengganti susu selama pemrosesannya untuk meningkatkan
nilai gizinya. Oleh karena itu, kebanyakan produk pengganti susu memiliki kandungan
kalsium yang sama (bahkan bisa lebih) daripada susu sapi. Sehingga, susu kedelai, santan,
susu almon, susu biji matahari, bisa memberikan 45 persen dari kebutuhan kalsium harian.
Namun yang perlu diingat, kalsium tersebut hanya merupakan tambahan, bukan diproduksi
secara alami.
Protein: Seperti telah disebutkan tadi, secangkir susu sapi mengandung 8 gram protein.
Sedangkan santan, biji bunga matahari, dan susu almon, hanya mengandung 1 gram protein
per porsi. Yang paling mendekati kandungan protein pada susu sapi adalah susu kedelai,
dengan 6 gram protein kedelai yang menyehatkan jantung dalam satu cangkir.

Vitamin dan nutrisi lain: Susu sapi dan susu dari tumbuh-tumbuhan memiliki perbedaan
kandungan nutrisi, namun masing-masing sebenarnya memiliki keuntungan sendiri-sendiri.
Susu sapi merupakan sumber vitamin dan mineral seperti kalium, fosfor, dan vitamin D.
Secangkir susu almon atau biji bunga matahari memberikan separuh dari kebutuhan harian
akan vitamin E, antioksidan yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Susu biji bunga
matahari juga menyediakan 60 persen dari kebutuhan harian akan fosfor.

Adapun susu kedelai mengandung isoflavon, tipe estrogen yang mengurangi efek estrogen
pada tubuh Anda sendiri. Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang mengidap kanker
payudara, sebaiknya Anda berkonsultasi lebih dulu pada dokter sebelum mengonsumsi
makanan atau minuman yang mengandung kedelai. Kaum perempuan yang memiliki risiko
lebih besar terhadap penyakit ini, sebaiknya membatasi paparan estrogen dalam berbagai
bentuk. Begitu pula dengan perempuan yang sedang berusaha hamil, sedang hamil, atau
menyusui, perlu memastikan keamanannya pada dokter.

Lemak: Kecuali santan, pengganti susu dari tumbuh-tumbuhan yang lain, atau susu sapi
rendah lemak, memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah dan tidak mengandung
kolesterol. Produk pengganti susu ini juga bebas laktosa, yang bisa menjadi pilihan bagi
konsumen yang mengidap alergi susu sapi atau intoleransi laktosa.