TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

com/

~Pedang Keadilan~ Karya: Tjan ID Ebook by : Dewi KZ & AAA lynx http://kangzusi.com/

Pedang Keadilan Bagian

BAB 1. Pil Mustika tercuri. Kanglam di bulan tiga terhitung bulan yang paling permai, Aneka bunga tumbuh dengan indahnya, pohon nan hjau berdesakan memanjang di sepanjang sungai Tiang kang. Di karesidenan Kang-poh yang terletak dekat sungai Tiang kang, terhampar sebuah hutan seluas ratusan hektar yang bernama hutan Tho-hoa-lin. Tiap hari banyak pelancong yang mampir di hutan tersebut sambil
1

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menikmati satu dua cangkir embun bunga Tho yang tersohor Pesanggrahan Tho-hoa-kit merupakan sebuah penginapan dan rumah makan yang termashyur di wilayah itu. Pemilik pesanggrahan dengan minuman khususnya Embun Bunga Tho menambah kepopuleran tempat itu. Pemilik pesanggrahan tersebut bukan hanya mempopulerkan tempatnya dengan minuman khas tersebut jauh di tengah hu-tan Tho-hoa-lin, iapun mendirikan bangunan-bangunan loteng yang sangat megah dengan aneka bunga menghiasi sekeliling bangunan. Rangkaian bambu yang membentuk jembatan, sungai-sungai kecil dengan air jernih membuat panofama tempat itu makin memikat untuk didatangi. Dari deretan bangunan-bangunan megah itu, boleh dibilang loteng "Gi-hong", loteng "Hui-jui-lo" serta loteng "Thia-chan-thay" merupakan bangunan yang paling terkenal di sana. Hari ini menjelang tengah hari dari jalan raya sebelah Selatan muncullah dua ekor kuda yang dilarikan kencang. Lelaki yang berada di depan adalah seorang bocah lelaki berusia dua atau tiga belas tahunan, ia mengenakan baju hitam pekat dengan rambut yang dikuncir, sambil melarikan kudanya bocah itu menengok ke kiri kanan
2

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dengan wajah riang gembira, sekan-akan apa yang dilihatnya sepanjang jalan merupakan hal baru baginya. Kuda yang ditungganginya berwarna merah darah. Bulunya mulus tanpa campuran warna lain, dalam sekejap pandangan saja-orang segera tahu kalau kuda itu merupakan seekor kuda jempolan. orang yang mengikuti di belakang kuda merah tadi adalah seorang pemuda berbaju putih berusia dua puluh tahunan, wajahnya sangat tampan dengan tubuh yang tinggi, tegap dan kekar. sayangnya wajah tampan itu kelihatan serius, alisnya selalu berkerut dan tak nampak secuwil senyumanpun menghiasi bibirnya. Agaknya ia sedang di-rundung banyak masalah. Kuda yang ditunggangi pemuda itu berwarna putih bagaikan saiju. Biarpun sudah menempuh perjalanan jauh, binatang itu masih dapat berlari dengan tegap dan penuh semangat. Kedua orang ini, meski datang berbareng namun jelas menunjukkan sikap yang berbeda. Kalau si bocah selalu menampakkan senyum dikulum dan mendatangkan rasa sayang bagi yang melihat, sebaliknya pemuda itu amat murung, Keningnya selalu berkerut sehingga mendatangkan kesan berat bagi yang memandang. Ketika tiba di depan papan nama "Tho hoa-kit", mendadak bocah berbaju hitam itu menarik tali les
3

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kudanya sambil memutar ke belakang, kepada pemuda berbaju putih itu ia berbisik: "Toako, pemandangan tempat ini sungguh indah, Bagaimana kalau kita minum teh dulu sebelum melanjutkan perjalanan?" "Ehm...." Pemuda itu berpikir sebentar, "Baiklah" Bocah berbaju hitam itu tertawa girang, dia segera melompat turun dari kudanya, Lalu sambil menuntun kuda pemuda berbaju putih itu, ia kembali berseru. "Hayo toako, turun" Perlahan-lahan pemuda itu turun dari kudanya, Gerak geriknya amat lamban, bagaikan orang yang tak punya tenaga saja. Dua orang pelayan segera maju menyambut. "silahkan masuk tuan berdua" katanya sambil menerima tali les kuda dari kedua tamunya. "Jangan" tampik bocah berbaju hitam itu seraya menggeleng, "Kuda tunggangan kami bukan binatang sembarangan Mana bisa kalian menuntunnya. Kalau sampai kena sepak. wah bisa runyam" Dengan agak kaget kedua pelayan itu menarik kembali tangan mereka, Lalu setelah mengamati kuda-kuda itu sekejap, salah seorang menyahut sambil tertawa: " Yaa,
4

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sudahlah kalau begitu, silahkan tuan cilik menuntun sendiri" Pesanggrahan Tho-hoa-kit dibangun agak jauh menjorok ke dalam hutan, kira-kira tiga empat kaki jauhnya dari tepi jalan raya, sebuah jalan beralas batu putih membentang dari sana hingga ke depan pintu Pesanggrahan, sementara bunga Tho yang harum semerbak tumbuh di kedua sisinya. Bocah berbaju hitam itu menambatkan kedua ekor kudanya di sebuah pohon Tho besar, lalu melangkah masuk. Tiba-tiba seorang pelayan maju menghadang jalan pergi bocah tadi sambil serunya: "Tuan kecil, harap lewat sini." sambil berkata, ia menuding sebuah jalan setapak yang membentang di samping jalan utama. "Heei, bagaimana kamu?" Bocah itu mendelik, "Mengapa kami harus melewati jalan setapak?" "Maaf, Tuan kecil," pelayan itu tertawa, " Ruang utama sebelah kiri amat ramai dan gaduh. Pada umumnya dipakai kaum pedagang keliling dan kuli kasar, sedang jalan setapak ini khusus diperuntukkan tamu terhormat"

5

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"ooooh, begitu rupanya" Bocah itu tersenyum. Dengan langkah lebar dia menelusuri jalan setapak tadi menuju ke tengah hutan. Pelayan itu membawa kedua orang tamunya ke sebuah ruang kecil yang amat artistik selain bersih dan rapi, di luar jendela belakang terbentang sebuah sungai kecil dengan air yang jernih.Jauh di belakang sana, samar-samar terlihat sudut bangunan loteng. "Tuan berdua ingin pesan apa?" tanya sang pelayan kemudian. Pemuda berbaju putih itu hanya membungkam, Bukan saja pemandangan alam yang begitu indah tidak membuyarkan kemurungannya, bahkan mimik mukanya pun tetap dingin, kaku dan murung, Bocah berbaju hitam itu berpikir sejenak. lalu jawabnya: "Apa sajalah yang enak boleh dikeluarkan" Mula-mula pelayan itu agak. tertegun, lalu ujarnya sambil tertawa: "Tampaknya tuan berdua datang dari jauh sehingga tidak mengenal kepopuleran tempat kami. Bukan hamba sengaja membual, tak satu pun hidangan kami yang tak enak. terutama Embun Bunga Tho, betul-betul sudah populer sampai di mana-mana...."

6

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"sudahlah, tak usah banyak bicara, cepat keluarkan" potong bocah tadi tak sabar. sambil menyahut, buru-buru pelayan itu berlalu. Tak lama kemudian, sayur dan arak telah dihidangkan. Perlahan-lahan pemuda berbaju putih itu memenuhi cawannya dengan arak. Tapi sebelum diteguk isinya, tiba-tiba ia meletakkan kembali cawannya ke meja. "Toako... toako" bisik bocah berbaju hitam itu sambil menggeleng, "Mengapa sih kau murung sepanjang hari? Bukan cuma membungkam, wajahmu kelihatan kusut, benar-benar membuat perasaan orang tak sedap melihatnya." Dengan wajah menyesal pemuda berbaju putih itu memandang bocah itu sekejap, tiba-tiba ia berkata: "Coba dengar, dari mana dagangnya suara orang belajar di tempat keramaian semacam ini?" Bocah berbaju hitam itu coba memusatkan perhatiannya, Betul juga. Dari balik hutan bunga Tho itu lamat-lamat terdengar suara orang membaca, bahkan diiringi suara tali kecapi, Hal ini segera menimbulkan rasa heran dalam hatinya. "Hemmm, rupanya ada orang gila di situ," dengusnya, "Masa mau belajar malah datang ke tempat ramai macam ini. Betul-betul merusak suasana. Coba dengar,
7

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dia malah memetik kecapi untuk mengiringi syairnya. Benar-benar sinting" "Adik Liong, jangan memaki orang lain," tegur si pemuda berbaju putih sambil menengok ke luar jendela, "Suara kecapi datangnya dari arah Barat, sedang suara syair datang dari Barat Daya, Kedua suara itu berasal dari dua tempat yang berbeda." Bocah berbaju hitam itu mencoba memperhatikan dengan seksama, sesaat kemudian serunya: "Betul juga Heran, mengapa dari balik hutan Bunga Tho dapat muncul suara kecapi dan syair? Bagaimana kalau kuperiksa?" "Kau ingin mencari gara-gara?" "Tak usah kuatir, Aku kan cuma menengok sebentar, ditanggung tak akan mencari gara-gara." kata si bocah sambil ter-tawa. Biarpun pemuda berbaju putih itu tidak menyetujui namun ia pun tidak berusaha mencegah. Dengan sekali tekan ke permukaan meja, bocah berbaju hitam itu segera melesat keluar dari jendela dengan kecepatan luar biasa. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat di antara bunga-bunga, tahu-tahu ia sudah lenyap dari pandangan.

8

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Memandang bayangan tubuh yang menjauh itu, pemuda berbaju putih itu menghela napas panjang: "Aaai.... dasar bocah nakal" Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang tergesagesa, lalu tirai disingkap dan muncullah seorang gadis berambut panjang yang masuk dengan wajah gelisah. Belum lagipemuda berbaju putih itu menegur, gadis baju hijau itu sudah menggoyangkan tangannya berulangkali melarang ia berbicara. Gadis itu cepat-cepat bersembunyi di belakang tubuhnya, menarik jubahnya yang panjang dan menutupi sepasang kakinya yang nampak dari luar. Biarpun ia sebenarnya merasa kesal tapi dasar pemuda ini memang tak suka banyak bicara maka dia pun tidak menggubris lagi, Perlahan-lahan ia angkat cawannya dan menikmati Embun Bunga Tho. Belum habis secawan embun diteguk. kembali tirai bergoyang, seorang lelaki berusia tiga puluh tahunan melangkah masuk ke dalam ruangan, Lelaki itu bermata besar Alis matanya tebal. Mulutnya lebar dan wajahnya tampan, sewaktu melangkah masuk. tak terdengar langkahnya, jelas ia memiliki ilmu silat yang tinggi. Dengan matanya yang besar tajam ia memandang sekejap ke sekeliling ruangan Kemudian tanpa
9

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mengucapkan sepatah kata pun ia duduk di bangku yang dipergunakan bocah berbaju hitam tadi. Terhadap tingkah laku lelaki tersebut, pemuda berbaju putih itu tidak menegur atau pun menggubris, ia hanya memandangnya sekejap lalu perlahan-lahan meneguk isi cawannya, sebaliknya lelaki itu pun tidak mau bertegur sapa. Tanpa sungkan ia sambar poci arak di hadapannya, Diisinya cawan kosong di hadapannya sampai penuh, sekali teguk saja isi cawan itu langsung habis tak tersisa. Kedua orang itu saling berpandangan tanpa berbicara apa-apa, seakan-akan mereka kuatir ucapan mereka akan merusak suasana tegang dan misterius yang sedang mencekam tempat itu. Angin berhembus membawa harum bunga nan semerbak. suara petikan kecapi di kejauhan sana pun kedengaran semakin nyaring. Tiba-tiba lelaki itu menyambar poci arak di meja, kemudian tanpa berhenti ia teguk semua isi poci itu hingga ludas. Menyaksikan tingkah polah orang itu, kembali pemuda berbaju putih tadi mengerutkan dahinya, tapi ia tetap membungkam. "Hahahaha...." sambil meletakkan poci arak ke meja, lelaki itu tertawa keras.
10

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Nama besar Embun bunga Tho benar-benar bukan nama kosong belaka, betul-betul minuman enak" Pemuda itu tidak menggubris. ia sumpit sepotong kentang, mengunyahnya perlahan-lahan dan kembali membuang pandangannya ke luar jendela. sekali lagi lelaki itu tertawa tergelak. Kali ini dia menyambar sumpit dan menyapu bersih semua hidangan di meja, seakan-akan dialah yang memesan hidangan tersebut. sekejap mata kemudian semua hidangan telah berpindah ke dalam perutnya, Pemuda berbaju putih itu tetap tidak bicara. ia hanya bangkit berdiri, menjura lalu membuat gerakan menghantar tamu. "Mengapa?" Lelaki itu terbatuk-batuk, "Kau mengusir aku?" Pemuda berbaju putih itu mengangguk. la tetap membungkuk "Tidak usah sungkan kalau ingin aku pergi," kata lelaki itu sambil tertawa, "Tapi kau harus memberi kesempatan kepadaku untuk makan dan minum sekenyangnya lebih dulu." Dengan sikapnya lelaki tersebut seolah menyatakan bahwa dia tak akan pergi dari situ sebelum dibiarkan makan minum sepuasnya.
11

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tampaknya pemuda berbaju putih itu sudah tak dapat mengungkap isi hatinya dengan gerakan tangan saja, perlahan-lahan ujarnya: "Kau harus tahu, aku punya seorang saudara yang agak berangasan wataknya, jika ia keburu datang aku-takut kau tak bisa pergi lagi dari sini dalam keadaan selamat." "Ooh, masa iya? Kalau begitu aku harus menunggunya sampai dia balik. ingin kulihat sampai di mana sih kehebatannya." Dengan mata mendelik pemuda berbaju putih itu mengawasi orang yang tampak bersikap menantang, lalu serunya lagi: " Kalau kau tetap membandel jangan salahkan aku kalau menderita kerugian nanti" Tiba-tiba lelaki itu menundukkan wajahnya, lalu bergumam: "Menyembunyikan buronan, melarikan gadis orang, apa kau sudah tak menggubris soal hukum?" Ucapan tersebut kontan membuat pemuda itu tertegun, tanpa sadar ia menunduk dan menengok ke bawah, saat itulah sambil tertawa terbahak-bahak lelaki tersebut menjulurkan tangannya menyambar ke muka. Dengan perawakannya yang jangkung dan tangannya yang panjang, biarpun terhalang sebuah meja, ternyata sekali sambar ia telah mencengkeram tubuh nona berbaju hijau itu dan menyeretnya keluar.
12

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Belum sempat pemuda berbaju putih itu menghalangi si nona berbaju hijau itu telah menjerit: "Kakak..." "Hahaha... budak binal, ayoh ikut aku pulang" seru lelaki itu sambil tertawa, Kemudian sambil memberi hormat kepada pemuda berbaju putih itu, katanya lagi, " Kalau kami dua bersaudara telah mengganggu ketenangan tuan, mohon dimaafkan" Pemuda berbaju putih itu manggut-manggut sebagai balasan hormat, sementara dalam hatinya ia berpikir: " Rupanya mereka adalah dua bersaudara, kalau begitu aku si orang luar lebih baik jangan mencampuri urusan orang." sementara ia masih berpikir, lelaki tadi sudah menyeret si nona meninggalkan ruangan dengan langkah cepat Memandang mangkuk dan cawan yang berserakan di meja, mendadak satu ingatan melintas dalam benak pemuda itu, cepat-cepat ia merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan secarik kertas. Di atas kertas itu tertera beberapa kalimat surat yang berbunyi sebagai berikut: "Kami dua bersaudara membawa tugas untuk mencuri pil musiika berusia seribu tahun yang sedang tuan bawa. Untung jalanan kami tidak sia sia. Kutinggalkan secarik sapu tangan sebagai tanda terima kasih, harap
13

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dimaafkan dunia persilatan amat berbahaya dan menakutkan semoga tuan bisa menjaga diri baik-baik" Di bawah surat itu tidak tercantum nama, tapi terpampang sebuah gambar burung elang bermata besar dan seekor kupu-kupu yang sedang mementangkan sayap. Tampaknya pemuda berbaju putih itu menjadi sangat terkejut oleh tulisan di atas kertas tersebut hingga kehilangan semangat ia termangu- mangu dan gelagapan, tak tahu apa yang mesti diperbuatnya, selang berapa saat kemudian ia baru merogoh ke dalam sakunya untuk memeriksa. Benar juga .Botol porselen putih berisi pil mustika yang disimpan di situ, kini sudah lenyap tak berbekas, Sebagai gantinya ia menemukan selembar sapu tangan. sapu tangan itu berwarna putih bersih. Pada sudut bawah sebelah kanan terdapat sebuah sulaman berwarna hijau yang membentuk sebuah kupu-kupu sedang mementang sayap. sulamannya sangat indah dan hidup, jelas hasil karya seorang seniman kenamaan. Bau harum semerbak keluar dari sapu tangan itu dan menusuk penciuman. Lama sekali pemuda berbaju putih itu memandang sapu tangan tersebut dengan wajah tertegun, sementara paras mukanya berubah menjadi pucat pias seperti mayat, jelas sudah ia sedang merasa sedih, pedih, dan
14

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

amat emosi. setiap huruf yang tertera di atas kertas bagaikan beribu-ribu batang pisau tajam yang menghujam telak di atas ulu hatinya. sinar matanya seolah memancarkan cahaya yang menakutkan Perlahan-lahan darah segar menetes keluar dari ujung kelopak matanya dan membasahi wajah serta bajunya yang putih. Entah berapa lamanya sudah lewat, tiba-tiba bocah berbaju hitam itu menyusup masuk lewat jendela dengan wajah berseri-seri, Namun begitu melihat rekannya penuh darah, dengan rasa kaget ia berteriak lalu menubruk ke hadapannya. Teriakan keras itu seketika mengejutkan pelayanpelayan pesanggrahan tersebut, seorang pelayan lari masuk sambil berseru: "Tuan, apa yang terjadi.,.?" Tapi begitu menyaksikan keadaan pemuda berbaju putih itu, cepat-cepat dia menambahkan: "Tuan ini pasti kesurupan. jangan diusik, hamba segera mencari tabib.,." seraya berkata, cepat-cepat dia lari ke luar. Tak terlukiskan rasa panik, kesal dan marah si bocah berbaju hitam itu, dengan penuh kegusaran serunya: "Hmmmm jika terjadi sesuatu atas toakoku, akan kuhancur lumatkan pesanggrahan Tho-hoa-kit ini..."
15

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Cepat-cepat dia mengerahkan tenaga dalamnya ke telapak tangan, lalu secepat kilat menotok beberapa jalan darah penting di tubuh pemuda berbaju putih itu. Tak berapa lama setelah bocah berbaju hitam itu melakukan hal tersebut, terdengar pemuda berbaju putih itu menghembuskan napas panjang-panjang. ia putar dulu biji matanya beberapa kali, kemudian baru mengeluh. "Aaai.. Habis sudah, habis sudah...." "Toako, apa yang telah terjadi?" tanya si bocah berbaju hitam itu agak cemas, meski dia lega juga sesudah melihat rekannya sadar Perlahan-lahan kesadaran pemuda beri baju putih itu pulih kembali, diambilnya sapu tangan serta secarik kertas dari meja, kemudian setelah menghela napas panjang, ia berkata pada bocah tersebut: "Adik Liong, hari ini sudah tanggal berapa?" "Rasanya sudah tanggal tujuh" sahut si bocah setelah berpikir sebentar. "Hmmm.,." pemuda itu manggut-manggut sambil bergumam. " Kalau kita tempuh perjalanan tanpa berhenti, dalam sehari sudah bisa mencapai bukit Ciong san, itu berarti kita masih punya waktu tiga hari." "Hay, apa yang sedang kau katakan?" si bocah agak tertegun, "Aku sama sekali tak mengerti maksudmu"
16

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Perlahan-lahan pemuda itu menyeka darah dari wajahnya, setelah itu bisiknya lirih: "Pil mustika seribu tahun kita telah dicuri orang" "Apa? Dicuri orang?" Bocah berbaju hitam itu amat terkejut. "Yaa, dicuri orang" "Lantas, bagaimana sekarang?" Pemuda berbaju putih itu termenung dan berpikir sebentar, kemudian ujarnya lagi lirih: "Kita masih punya waktu selama tiga hari, Tapi dunia begini luas, ke mana kita harus kejar pencuri itu..?" pandangannya dialihkan ke atas sapu tangan tersebut, tiba-tiba satu ingatan melintas dalam benaknya, kembali ia berkata: "Adik Liong, aku punya sebuah cara, sekalipun belum tentu mendatangkan hasil, tapi dalam keadaan terdesak begini tak ada salahnya kalau kita coba dulu." "Apa caramu itu, cepat katakan?" "Pil mustika seribu tahun itu menyangkut mati hidup supek kita, kalau sampai tak ditemukan, aku mesti menebus dosa besar ini dengan kematian...."

17

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Toako," bisik si bocah sambil melelehkan air mata, "Apabila kau mati, aku pun tak ingin hidup terus di dunia ini." Pemuda berbaju putih itu menghela napas panjang, ia membisikkan sesuatu ke sisi telinga si bocah, setelah itu ia berteriak keras, dan tahu-tahu tubuhnya beserta bangku yang didudukinya terjengkang ke belakang. "Toako.. Toako,." jerit bocah berbaju hitam itu keraskeras sambil menangis sedih. Kegaduhan tersebut dengan cepat memancing perhatian pemilik pesanggrahan maupun pelayanpelayannya. Begitu mendengar jerit tangis bocah berbaju hitam itu, berbondong-bondong mereka lari masuk ke dalam sambil bertanya: "Tuan kecil, apa yang terjadi? KaU jangan menangis dulu, sebentar tabib sampai di sini...." "Huhuhuhu,., hidangan di pesanggrahan Tho-hoa-kit ini pasti ada racunnya." teriak bocah itu sambil menangis tersedu-sedu, "sekarang toako sudah mati keracunan... oooh, Toako Matimu sungguh mengenaskan." sambil menangis, dengan marah ia tendang meja kursi di hadapannya, Mangkuk cawan segera mencelat dan hancur berserakan di atas lantai, sedang meja di

18

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

hadapannya mencelat keluar lewat jendela, menumbuk di atas pohon dan menggugurkan bunganya. "Waaah, hebat amat tendangan bocah ini," pikir para pelayan agak tertegun karena kaget. " Kalau aku yang kena tendangan itu, niscaya tubuhku akan mencelat sejauh tiga empat tombak...." Cepat-cepat mereka menjura berulang kali sambil berseru: "Tuan kecil, kaujangan ribut-ribut dulu, Yang penting sekarang bagaimana menyelamatkan saudaramu, biar tabib melakukan pemeriksaan dulu. Kita lihat penyakit apa yang diderita saudara-mu...." "Aku tak ambil perduli penyakit apa yang dideritanya," kata bocah berbaju hitam itu sambil menurunkan tangannya dari wajah, "Pokoknya saudaraku tewas dalam pesanggrahan Tho-hoa-kit kalian, bagaimana pun hutang ini kucatat atas nama kalian, Hmmm, jangan dilihat aku Yu siau-liong masih kecil, jangan harap aku bisa dipermainkan seenaknya" "Tuan Yu, minggirlah dulu. Biar tabib melakukan pemeriksaan atas saudaramu itu." "Toakoku sudah tewas" seru Yu siau-liong sambil mundur. "Tabib ong, silahkan" ujar sang pelayan sambil memberi jalan,
19

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan sepasang kaca mata yang tebal bertengger di atas batang hidungnya, tabib ong berjongkok dan mulai memeriksa denyut nadi pada pergelangan tangan pemuda berbaju putih itu, kemudian sambil menggeleng katanya. "Aaah, terlambat sudah Anggota tubuhnya mulai mendingin, denyutan nadinya juga sudah berhenti, aaaai Lebih baik siapkan saja upacara penguburan baginya...." Lalu tanpa bicara lagi dia ngeloyor pergi dari situ. "ooooh, masa secepat itu" seru si pelayan tertegun. Dengan geram Yu siau-Liong menyambar perg elangan kiri si pelayan, sambil menariknya keras-keras ia berteriak: "Pasti ulah pesanggrahan Bunga Tho kalian,.." "Aduhh... Tuan Yu Perlahan sedikit," teriak pelayan itu kesakitan, "Pergelanganku itu bisa patah oleh cengkeramanmu itu...." "Hmmm, kau harus menebus nyawa toako- ku lebih dulu, kemudian baru aku mencari majikanmu untuk membuat perhitungan. Akan kubakar pesanggrahan Bunga Tho ini sampai rata dengan tanah" "Yu siauya... jangan emosi dulu, ada urusan dapat dirundingkan," cegah si pelayan mulaipanik, "Aduuh,., aduh... harap perlahan sedikit, lengan kiriku bisa cacad...." Melihat pelayan itu kesakitan sampai peluhnya bercucuran, Yu Siau-liong mengendorkan
20

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

cengkeramannya, serunya: "Kalau begitu cepat panggil ke mari majikan kalian, Bagaimana pun toakoku tewas di pesanggrahan Bunga Tho ini, aku tak bisa berpangku tangan belaka tanpa menuntut kerugian" setelah merasakan pahit getir di tangan bocah tersebut, sudah barang tentu pelayan itu tak berani berlama-lama lagi di sana, Cepat-cepat dia menjura sambil berkata: "Harap tuan kecil menunggu sebentar di sini, aku segera memanggil majikanku asal dia sudah sampai di sini pasti ada pertanggungan-jawab untukmu." Tanpa mengunggu jawaban lagi, cepat-cepat dia ngeluyur pergi dari situ diikuti rekan-rekannya . Menyaksikan para pelayan berlarian meninggalkan tempat itu, tak tahan Yu siau-liong tertawa geli, ia segera berjongkok sambil bisiknya: "Bagaimana sekarang?" "Adik Liong." kata pemuda berbaju putih itu sambil membuka matanya kembali "Persoalan ini amat penting dan serius, jangan kau anggap seperti permainan kanakkanak. Paling tidak kau mesti tunjukkan wajah yang sedih dan kehilangan" Lalu tanpa menanti jawaban dia pejamkan kembali matanya. selang beberapa saat kemudian, pelayan tadi muncul kembali dengan membawa seorang kakek berusia enam puluh tahunan, Kakek itu mempunyai dahi yang tinggi dan dagu yang lancip. sekejap pandangan saja siapa pun
21

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

akan tahu kalau orang ini ulet dan punya perhitungan yang amat mendalam. Dengan pandangan dingin Yu siau-liong memandang kakek itu sekejap. lalu tegur-nya: "Jadi kaulah pemilik pesanggrahan Bunga Tho ini?" "Benar" jawab si kakek sambil mengangguk "sekarang kakakku tewas dalam Pesanggrahan Bunga Tho ini, Aku tak bisa menerima kejadian seperti ini." "Aaaai...." Kakek itu menggeleng sambil menghela napas panjang, "cuaca saja sukar diramalkan apalagi nasib manusia, Aku turut berduka cita atas kematian kakakmu di tempat kami, tapi sebab-sebab kematiannya toh sukar diduga, Dari mana tuan Yu bisa menuduh kalau kematiannya disebabkan keracunan hidangan kami? jelas tuduhan tanpa dasar seperti ini sangat merugikan nama baik perusahaan kami...." Biarpun Yu siau-liong termasuk seorang bocah yang pintar, bagaimanapun juga usianya. masih sangat muda, lagi pula pengalamannya masih rendah. sudah barang tentu tak bisa menang berdebat dari si kakek yang sudah kenyang makan asam garam itu, Perkataan tersebut kontan saja membuatnya amat marah, Dengan mata membara ia membentak keras.

22

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Aku tak mau tahu Pokoknya kakakku tewas di pesanggrahan Bunga Tho ini Jadi kalau kau tak mau bertanggung jawab, selain kubunuh dirimu, akan kubakar juga tempat usaha ini hingga rata dengan tanah" "Hahahaha..." sambil mengelus jenggotnya kakek itu tertawa. "Dipandang dari dandanan tuan kecil, rasanya kau tentu punya asal usul yang luar biasa. Ketahuilah aku membuka usaha pesanggrahan Bunga Tho ini hanya tahu mencari untung, Aku tak pernah menipu langganan, kedua aku pun tak melakukan kejahatan apa pun, jadi kata-kata semacam tuan kecil tak akan membuat aku menjadi jeri...." Dibantah semacam ini, Yu siau-liong jadi gelagapan Untuk sesaat dia tak tahu apa yang mesti diperbuatnya, Kembali kakek itu menghela napas panjang. "Aku tahu, banyak kesulitan akan dijumpai mereka yang sedang bepergian Jadi apabila tuan kecil menjumpai kesulitan, aku bersedia memberi bantuan secukupnya." Dengan usia semuda itu, boleh dibilang Yu siau-liong belum pernah menjumpai hal semacam ini. sekalipun tadi ia sudah mendapat petunjuk dari pemuda berbaju putih itu, tapi tak urung dibuat gelagapan juga.

23

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

untuk sesaat Dia tak tahu bagaimana caranya menyampaikan beberapa pesan titipkan pemuda tersebut kepadanya tadi. "Tuan kecil" Kakek itu berkata lagi sambil menggeleng dan tertawa. "sudah hampir empat puluh tahun lamanya aku berusaha di sini, mulai dari pangeran, saudagar kaya, para pengawal barang sampai kuli kasar dan perampok boleh dibilang pernah singgah di Pesanggrahan kami...." Tiba-tiba ia merendahkan suaranya dan meneruskan: "Jika kulihat dari dandanan kalian berdua yang membawa senjata dan menungang kuda jempolan, jelas kalian bukan saudagar, Bisa jadi kematian kakakmu ada sangkut pautnya dengan perselisihan dunia persilatan. Eh saudara kecil, aku tahu meski umurmu masih kecil tapi ilmu silatmu sudah mencapai tingkatan yang luar biasa, aku harap kau mau mempertimbangkan kembali perkataanku tadi." " Licik benar orang tua ini." pikir Yu siau-1iong. "Untung dia belum tahu kalau kakakku cuma pura-pura mati...." Maka dengan berlagak sedih katanya: "soal dendam atas kematian kakakku, aku bisa mengatasinya sendiri dan kakek tak usah turut campur, cuma... aku mempunyai satu permintaan harap kakek bersedia mengabulkan." "Katakan saja tuan kecil"
24

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Terus terang saja bagi kami orang-orang persilatan, mati hidup bukan persoalan besar karena kami sudah terbiasa hidup di bawah ancaman senjata, tapi sebabsebab kematian kakakku sangat aneh. Dia bukan mati karena terkena senjata rahasia, dia pun bukan terbunuh dalam suatu pertempuran, jadi kami harus menunggu sampai ketua kami tiba di sini dan menyelidiki sebabsebab kematiannya baru bisa meninggalkan tempat ini, jadi aku berharap kakek bersedia meminjamkan tempat yang sepi untuk menyimpan jenazah kakakku sementara waktu, Begitu ketua kami tiba dan berhasil mengetahui sebab-sebab kematiannya, jenazah kakakku segera kami kuburkan." Kata-kata itu segera memberikan reaksi yang cukup besar, Buru-buru kakek itu manggut berulang kali, "Tak usah kuatir tuan kecil, segala sesuatunya akan kuatur hingga beres" sambil menitahkan anak buahnya untuk menggotong pergi jenazah pemuda berbaju putih itu, dia berkata lagi kepada Yu siau-liong sambil terawa: "Soal jenazah kakakmu pasti akan kami selesaikan sesuai dengan tata cara, cuma... aku pun mengharapkan bantuan dari tuan kecil" Biarpun hati kecilnya keheranan, Yu siau-liong tidak menunjukkan reaksi apapun. Katanya kemudian: "Kalau kakek ingin menyampaikan sesuatu, silahkan diutarakan."
25

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Apabila ketua kalian sudah sampai di sini, aku harap tuan kecil bersedia memberi kabar kepadaku hingga aku bisa menyiapkan perjamuan untuk menyambut kedatangannya." Dengan pengalamannya yang puluhan tahun, kakek itu sadar betapa menakutkannya peristiwa bunuh membunuh di dalam dunia persilatan, siapa saja kalau sampai terlibat niscaya keluarganya akan tertimpa bencana. "Ehmm... Kalau soal ini...." Yu siau liong berpikir sejenak, "Begini saja, akan kuberi kabar setelah melaporkan persoalan ini kepada ketua kami." "ooh... tentu saja, tentu saja." sementara pembicaraan masih berlangsung, jenazah pemuda berbaju putih itu sudah digotong menelusuri hutan menuju sebuah bangunan terpencil yang sepi tapi bersih. Bangunan itu berdiri sendiri dengan pintu berwarna merah dan atap berwarna hijau, Perabot dalam ruangan amat sederhana, selain kain tirai berwarna putih, di ruang tengah telah membujur sebuah peti mati berwarna merah, sesaji dan lilin sudah tersedia lengkap. Kakek itu memerintahkan anak buahnya menggotong jenasah pemuda berbaju putih itu ke dalam peti mati,
26

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kemudian sambil menjura kepada Yu Siau liong, ia berkata: "Bila tuan kecil masih membutuhkan sesuatu, perintahkan saja kepada pelayan kami tanpa sungkan." Yu siau-liong pura-pura berpikir sebentar, kemudian katanya: "Tolong siapkan kain putih sepanjang satu kaki, peralatan tulis menulis, bambu panjang yang lebih tinggi satu kaki dari hutan bunga Tho, kain belacu serta lampu teng-tengan..." "Baik, baik...." Kakek itu mengangguk berulang kali, "Kalau begitu aku mohon diri lebih dulu, sebentar aku pasti akan mengajak anak istriku untuk datang melayat" "oya,., soal kuda-kuda kami." "soal ini tak usah tuan kecil kuatirkan, Telah kuperintahkan para pelayan untuk membawanya ke istal dan diberi makan...." " Kalau begitu terima kasih banyak. Tolong senjata kami diantar sekalian ke sini...." Bicara sampai di situ, dia menjura dalam-dalam, Lalu tambahnya: "Atas bantuan ini, suatu ketika pasti akan kubayar."

27

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ketika sepasang tangannya merangkap di depan dada, segulung angin pukulan segera dilancarkan ke luar, langsung menghantam sebatang pohon bunga Tho yang berada di hadapannya, Pohon Tho itu seketika terguncang keras, Beribu-ribu kuntum bunga Tho segera berguguran ke atas tanah bagaikan hujan gerimis. Mulamula kakek itu nampak tertegun, lalu sambil menjura katanya: "Luar biasa Luar biasa Tak kusangka dengan usia semuda tuan kecil, ternyata sudah memiliki ilmu silat yang begitu daksyat." Tergopoh-gopoh ia meninggalkan ruangan tersebut Tak lama kemudian seorang pelayan dengan pakaian berkabung muncul dalam ruangan sambil menyerahkan keperluan yang dipesan tadi. Yu siau-liong segera menggelar kain putih itu di atas tanah, lalu ditulisnya beberapa huruf di atas kain tersebut dengan tulisan besar: "TEMPAT JENAZAH LIM HAN KIM" Lampu Teng dipasang di sisi kain tadi, lalu diikatkan pada bambu panjang dan ditegakkan diluar-ruangan. Dengan demikian siapa saja yang berada di sekitar pesanggrahan Bunga Tho dapat membaca tulisan di atas kain putih itu dengan amat jelas, Kepada pelayan itu Yu siau-liong berkata: "sampaikan kepada majikan kalian, cukup aku seorang saja yang menjaga di depan layon kakakku"
28

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

" Kalau memang begitu hamba mohon diri" kata si pelayan segera meminta diri "sampaikan juga kepada majikanmu, tolong agak cepat mengambilkan senjata kami." Tak lama pelayan itu sudah muncul lagi dengan membawa dua bilah pedang dan sebatang pena baja. setelah menerima senjatanya, Yu siau-liong berpesan: "sebelum mendapat panggilan dariku, siapa saja dilarang mendekati ruangan ini, mengerti?" Pelayan itu mengiakan berulang kali dan segera mengundurkan diri, setelah sekeliling tempat itu tak ada orang lain, Yu siau-liong baru mendekati peti mati sambil ber-bisik: "Toako, mirip tidak lakonku?" "Adik Liong, kau tak boleh gegabah," kata Lim Han kini memperingatkan, " Ketahuilah musuh kita sangat licik dan pintar. Ayo cepat mundur" setelah mundur dua langkah, kembali Yu siau-liong berbisik: "Toako, aku jadi teringat suatu kejadian yang sangat mencurigakan" "Kejadian apa yang mencurigakan?" "Dua orang pelajar yang berada di loteng Tia-chanthay rata-rata memiliki sinar mata yang amat tajam dan
29

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dahi yang menonjol tinggi sudah jelas mereka memiliki tenaga dalam yang amat sempurna, Anehnya, ketika aku mendekati bangunan tersebut ternyata mereka tidak menengok sekejap pun ke arahku, seolah-olah mereka tidak menyadari kedatanganku. ... " "oya?" sela Lim Han kim, "Berapa usia mereka? Laki atau perempuan?" "Kedua-duanya lelaki seorang berusia empat puluh tahunan, sedang yang lain berusia antara dua puluh tiga, empat tahunan." "Aah, salah orang yang mencuri pil mustika kita adalah seorang pria dan seorang wanita...." Kemudian setelah berhenti sejenak, tambahnya: "Ayo cepat mundur, jangan sampai perbuatanmu ketahuan orang, jika sampai dicurigai sia-sia saja usaha kita selama ini." "Tapi sekarang kan masih pagi. Lagipula tak seorang manusia pun di sekeliling tempat ini Apa salahnya kalau kita bercakap-cakap dahulu, dan lagi orang yang telah mencuri obat kita toh belum tentu balik ke mari." Lim Han kim tidak menggubris lagi dia pejamkan mata dan mulai mengatur pernapasan Terbentur batu terpaksa Yu siau-liong angkat bahu dan masukkan sebilah pedang

30

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ke dalam peti mati, lalu menuju Ke depan sembahyang membakanr sedikit dupa dan mulai duduk termenung. Entah berapa saat sudah lewat, langit perlahan-lahan menjadi gelap. cahaya lentera yang tergantung di sisi kain putih di depan ruangan sana kelihatan bertambah terang dan Mendadak kedengaran suara orang berbatukbatuk, disusul kemudian suara langkah kaki memasuki ruangan seorang pemuda tampan berbaju biru, sambil menggoyangkan kipasnya perlahan-lahan berjalan masuk ke ruangan.

BAB 2. Keluarga persilatan Dari Hong-san Dalam sekali pandang Yu siau-liong sudah mengenali orang ini sebagai salah satu pelajar yang ditemuinya di loteng Tia-chan-thay tadi, Dengan sinar matanya yang tajam bagaikan pisau pemuda berbaju biru itu menyapu sekejap seluruh ruangan, kemudian tegurnya dingin: "Siapa yang sedang tidur dalam peti mati?" Yu siau-liong agak tertegun, tapi segera jawabnya: "Kurang ajar benar bicaramu itu Kau anggap peti mati dipakai untuk tiduran?" "Oooh... kalau begitu orang yang berada dalam peti mati itu adalah orang mati?"

31

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Tentu saja orang mati, kalau masih hidup buat apa berbaring dalam peti mati?" "Kalau memang sudah mati, mengapa peti mati itu tidak ditutup?" "Aku tak senang melihat kau mencampuri urusanku." teriak Yu siau-liong marah. "Lebih baik cepat-cepat pergi dari sini." "Waaah.,, berangasan amat watak saudara kecil ini," kata si pemuda berbaju biru sambil tersenyum, Perlahanlahan ia berjalan mendekati peti mati. "Hey, mau apa kau?" teriak Yu siau-liong sambil mementangkan tangan kanannya menghalangi perjalanan orang itu. " Kematian maupun perkawinan merupakan kejadian besar bagi tiap manusia, belum pernah ada yang menolak." kata pemuda itu tertawa, ia berkelit ke samping, lalu dengan lincahnya sudah tergelak dan melanjutkan terjangannya ke muka. Yu siau-liong bertambah geram, dengan gerakan cepat dia cengkeram bahu pemuda itu. seakan-akan kepalanya bermata, tanpa berpaling barang sekejap pun pemuda berbaju biru itu miringkan bahunya ke samping, lalu dalam sekali lompatan sudah melayang turun ke sisi peti mati.
32

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Begitu cengkeramannya gagal dan melihat lawan sudah melayang turun di samping peti mati, Yu siau-liong amat terperanjat cepat-cepat dia melompat ke muka menerkam musuhnya. Gerak gerik pemuda berbaju biru itu kelihatan sangat lamban, padahal cepatnya bukan kepalang, sekali menggeser langkah-nya, tahu-tahu ia sudah menyingkir ke sisi lain dan melongok ke dalam peti mati itu. "Waah, ternyata betul-betul sudah mati" serunya kemudian. "Tentu saja sudah mati, buat apa aku membohongimu?" Pemuda berbaju biru itu mengawasi Yu siau-liong sekejap. lalu ujarnya lagi: " Kalau memang sudah mati, lebih baik tutup saja peti mati itu. Kalau tidak orang tentu akan curiga dan menyangka saudaramu itu masih hidup." Biar sepintar apa pun usia Yu siau-liong masih amat muda, untuk berapa saat ia tak dapat mengerti apa makna di balik ucapan pemuda berbaju biru itu, diamdiam pikir-nya: "Benar juga perkataan ini Jika peti mati itu tidak kututup, orang lain tentu akan menaruh curiga...."

33

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ketika angkat kepalanya kembali, ia jumpai pemuda berbaju biru itu sedang melangkah keluar dari ruangan sambil menggoyangkan kipasnya, ia seperti bergumam tampak juga seperti bersenandung, hanya tak kedengaran apa yang sedang diucapkan. Memandang hingga bayangan orang itu lenyap dari pandangan Yu siau-liong tetap merasa kuatir, dia ke luar dan memeriksa sekejap tempat itu, setelah yakin pemuda itu pergi, ia baru balik ke samping peti dan bertanya: "Toako, perlukah kututup peti mati ini?" Perlahan-lahan Lim Han-Kim membuka matanya, jawabnya: "Aku lupa berpesan kepadamu tadi, seharusnya kau tutup peti mati ini sejak tadi" Kemudian setelah berhenti sebentar, lanjutnya: "Ilmu silat yang dimiliki orang itu bagus sekali, mungkin saja ia satu komplotan dengan gadis pencuri obat mustika itu. Adik Liong, Kau mesti berhati-hati-." Yu siau-liong termenung dan berpikir sebentar, tibatiba katanya sambil menghela napas: "Ya... benar, dua kali aku gagal mencengkeram bahunya. jelas sudah kalau ilmu silat yang dimilikinya amat tangguh dan jauh di atas kemampuanku." "setelah kau tutup peti mati ini, lebih baik jangan dibuka-buka lagi, semisalnya ada orang ke mari, kau pun
34

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tak perlu menunjukkan sikap tegang atau panik, daripada menimbulkan kecurigaan orang lain." Yu siau-liong tahu bahwa tenaga dalam yang dimiliki saudaranya jauh lebih sempurna ketimbang kepandaiannya, maka ia tutup peti mati itu sambil ujarnya: "Apa yang mesti kulakukan andaikata ada persoalan penting yang perlu kusampaikan?" "Asal kau perkeras nada pembicaraan- mu, aku pasti ikut mendengar" "Seandainya komplotan pencuri obat itu yang ke mari?" "Lebih baik kau berlagak tidak kenal mereka Jaga saja pintu keluar, sedang soal lain serahkan penyelesaiannya kepadaku. Aaaai.... Celakalah jika mereka tak datang..." setelah menutup rapat peti mati itu, Yu siau-liong duduk bersila di sampingnya sambil meng atur pernapasan setelah pengalamannya menghadapi pemuda berbaju biru tadi. Kini sikapnya jauh lebih berhati-hati, pedangnya segera dipersiapkan di sampingnya. Matahari semakin tenggelam di langit Barat, Kegelapan malam pun mulai menyelimuti jagad raya. pemandangan dalam ruangan mulai bertambah suram dan takjelas, Tiba-tiba kedengaran suara langkah kaki

35

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

manusia bergema mendekat. Cepat-cepat Yu siau-liong menyambar pedangnya bersiap sedia. Ternyata yang muncul adalah pemilik pesanggrahan Bunga Tho. Dia disertai seorang nyonya berusia empat puluh tahunan. Di belakang kedua orang itu menyusul seorang gadis berusia tujuh delapan belas tahunan yang mengenakan baju berwarna hijau. seorang pelayan dengan membawa lilin berwarna putih, berjalan paling depan membuka jalan. "Aaah... merepotkan kakek saja" kata Yu siau-liong sambil cepat-cepat menyingkir ke samping. "Aaah, mana boleh...." pemilik pesanggrahan itu menjura, "Terlepas apa yang menyebabkan kematian kakakmu, yang jelas aku turut berduka cita atas kematian saudaramu di pesanggrahan Bunga Tho kami, Semoga salam hormat kami sekeluarga dapat meringankan penderitaan anda." Yu Siau-liong mencoba memperhatikan nona berbaju hijau itu. Ternyata ia mempunyai paras yang cantik, kulit tubuhnya putih bersih, kepalanya tertunduk agak malumalu menambah daya pesonanya. Setelah memberi hormat kepada peti mati, pemilik pesanggrahan itu berbisik kepada anak buahnya: "Sulut lilin putih dan persembahkan krans bunga"

36

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pelayan itu mengiakan, ia letakkan bunga di meja, menyulut lilin putih, kemudian setelah menjura dalamdalam ke hadapan peti mati, baru ia mengundurkan diri keluar dari ruangan. Yu Siau-liong hanya mengawasi semua gerak gerik orang dari samping, Terlihat olehnya Pemilik pesanggrahan dan istrinya memberi hormat dalamdalam, tapi si nona berbaju hijau tidak turut memberi hormat, dia hanya berdiri diam di belakang kedua orang tuanya. Selesai memberi hormat, pemilik pesanggrahan baru berpaling ke arah Yu Siau-liong sambil ujarnya: "Apabila ketua kalian sudah datang, tolong saudara cilik bersedia menjelaskan kejadian yang sebenarnya dan tolong bantu aku untuk memberi keterangan." "Soal ini kakek tak usah kuatir" "Apakah tuan cilik masih ada permintaan lain? Biar kuperintahkan orang untuk segera menyiapkan" "Terima kasih banyak atas perhatian kakek. aku tak berani mengganggu lagi...." " Kalau begitu aku mohon diri" Bersama istri dan putrinya ia memohon diri dari situ.

37

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tiba-tiba Yu siau-liong teringat sesuatu, teriaknya: " Kakek. tunggu sebentar." ia segera menyusul ke luar ruangan dengan langkah lebar. "Tuan Yu masih ada pesan lagi?" tanya si kakek sambil berpaling. "Jejak ketua kami sukar di lacak. Ia seperti naga sakti di tengah awan, siapa tahu malam ini dia bisa muncul secara tiba-tiba di sini, jadi semisalnya malam nanti terdengar suara gaduh, harap kakek jangan gugup atau bingung...." Lalu setelah berhenti sebentar, terusnya: "Paling baik kalau di sekitar lima kaki dari ruang jenasah ini, bebas dari keluyuran orang luar." "Baik Akan kuperintahkan mereka untuk menutup pesanggrahan Tho-hoa-kit lebih awal" Memandang hingga bayangan punggung beberapa orang itu lenyap di balik hutan sana, Yu siau-liong baru balik ke dalam ruangan, melihat lilin putih yang menyala serta uang kertas yang dibakar, tanpa terasa ia tertawa geli sendiri Rembulan dan bintang sudah mulai menampakkan dirinya, langit yang semula gelap pun mulai bercahaya, Di bawah sorotan sinar lilin di depan meja sembahyang, pemandangan seluas empat lima kaki dari pintu gerbang dapat terlihat dengan jelasnya. suara kentongan
38

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dibunyikan bertalu-talu, menandakan pukul dua tengah malam sudah menjelang tiba. Yu Siau-liong mulai menggeliat mengendorkan otototot badannya, lalu menyandarkan diri di samping peti mati dan memejamkan matanya, Bagaimanapun juga sifat kekanak-kanakan bocah ini belum hilang, apalagi dia pun tahu kalau kakaknya cuma berlagak mati, dengan sendirinya tidak terpancar sinar kesedihan apapun di wajah-nya. setelah duduk berlama-lama, rasanya mengantuk pun mulai menyerang datang. Entah berapa waktu sudah lewat, tiba-tiba ia dikejutkan suara gemerincingan lirih yang bergema di samping tubuhnya. Ketika membuka mata, ia jumpai seorang gadis cantik telah berdiri di depan meja sembahyang dengan wajah serius. Yu siau-liong segera merasakan semangatnya bangkit kembali, rasa kantuknya hilang seketika, diam-diam ia meraba pedang yang tergeletak di sisi tubuhnya, Mendadak terlihat bayangan manusia berkelebat lewat, sesosok manusia tinggi besar telah menyusup masuk ke dalam ruangan itu. Ketika diamati, ternyata adalah seorang lelaki berusia tiga puluh tahunan yang membawa golok di punggungnya, Ketika melihat Yu siau-liong terjaga dari tidurnya, lelaki itu segera berbisik: "Nona, bocah itu sudah terjaga"
39

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tampaknya gadis berbaju hijau itu sama sekali tak memandang sebelah mata pun terhadap Yu siau-liong, tanpa berpaling jawabnya: "Ehmmm, aku sudah tahu." Ia merangkap tangannya di depan dada untuk memberi hormat, lalu sambil membakar uang kertas gumamnya lirih: "Lim siang kong, apabila arwahmu di alam baka masih mengetahui kehadiranku, harap kau sudi memaafkan perbuatanku yang telah mencuri obat mustika itu...." Tak terlukiskan rasa girang Yu Siau-liong mendengar perkataan itu, segera pikirnya: "oooh, rupanya perbuatan dia" sambil menyambar pedangnya ia segera melompat bangun. "Braaak.,." Diiringi suara benturan yang amat keras, mendadak penutup peti mati itu mencelat ke atas menyusul kemudian Lim Han- kim melompat keluar dari peti mati. Meskipun gerakan mereka berdua amat cepat, namun gerakan nona berbaju hijau itu jauh lebih cepat lagi, Begitu sadar kalau, terjebak, cepat-cepat dia melompat mundur dari sana. Baru saja Yu siau-liong melompat bangun dan Lim Han- kim melompat keluar dari peti matinya, gadis berbaju hijau itu sudah sampai di muka pintu. Dalam kegelapan malam yang mencekam, ditambah lagi dengan pepohonan bunga Tho yang begitu lebat,
40

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

andaikata gadis tersebut sampai dapat kabur ke luar ruangan, jelas untuk menangkapnya bukan suatu pekerjaan mudah. Dalam cemasnya Lim Han- kim membentak: "Berhenti" Dengan sekali totokan ke atas tanah, bagaikan burung manyar menyambar ikan di laut ia sudah melesat ke luar ruangan dengan kecepatan luar biasa. Gerakan tubuh si nona berbaju hijau itu tak kalah cepat-nya, sekali melejit dia pun sudah berada di luar ruangan, "saudara Lim tak usah kuatir," Kedengaran seseorang berseru sambil tertawa ringan, "Dia tak akan bisa lolos dari sini" seg ulung angin pukulan yang amat keras segera menyambar tiba. serangan itu datangnya sangat mendadak dan sama sekali di luar dugaan. Baru saja gadis berbaju hijau itu hendak kabur ke dalam hutan, tahu-tahu serangan dahsyat itu sudah menerkam ke dadanya. Dalam posisi begini, mau tak mau terpaksa dia mesti sambut datangnya pukulan itu dengan kekerasan. "Plaaaak..." Menyusul bentrokan sepasang telapak tangan, terdengar bunyi nyaring bergema memecahkan keheningan Tubuh si nona berbaju hijau itu segera terpental ke belakang dan meluncur turun ke tanah. Terhadang oleh pukulan itulah, Lim Han- kim dan Yu siau-liong tahu-tahu sudah menyusul ke luar ruangan dan mengepung gadis tersebut sementara itu lelaki
41

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

berbaju hitam itu sudah mencabut goloknya dan siap melancarkan serangan. Dengan pandangan dingin nona berbaju hijau itu memandang sekejap sekeliling arena, lalu ujarnya kepada Lim Han- kim: "Hmmm sebagai seorang lelaki sejati, apakah kau tak malu dengan berlagak mampus?" Lim Han- kim berkerut kening, dia seperti ingin mengucapkan sesuatu namun akhirnya diurungkan. sebagai pemuda yang tak suka bicara, kalau dapat tak menjawab dia memang memilih lebih baik membungkam. Lain halnya dengan Yu siau-liong, sejak tadi ia sudah tak mampu menahan amarahnya, dengan garang teriaknya: "Bagus sekali sudah mencuri barang milik kami, sekarang kau masih memaki kakakku, Hmmm Kau sendirilah perempuan tak tahu malu" Nona berbaju hijau itu sama sekali tak menggubris makian Yu siau-liong, ia lolos pedangnya sambil diputar membentuk sekilas cahaya tajam, kemudian katanya lagi kepada Lim Han- kim: " Kalau dilihat kau sudah mempersiapkan jagoan di sekeliling hutan, nampaknya kau telah memperhitungkan bahwa aku pasti akan datang ke mari." "Nona Gwat" Tiba-tiba lelaki bergolok itu menukas, "Seandainya kau menuruti permintaanku tak mungkin kita terjebak oleh perangkap mereka."
42

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan tatapan tajam Lim Han- kim tiada hentinya mengamati wajah si nona berbaju hijau dan lelaki bergolok itu, tampaknya ia berusaha mengenali apakah mereka berdualah orang yang telah mencuri obat mustikanya, setelah itu ia berkata: "Di sini hanya ada kami berdua..." " omong kosong" teriak gadis berbaju hijau itu marah, " Kalau cuma kalian berdua lantas siapa yang telah melancarkan serangan bokongan ke arahku tadi?" Lim Han- kim tertegun seketika, ia tak mampu menjawab sepotong kata pun. Tiba-tiba terdengar seseorang tertawa ringan lalu menyela: " Harap nona jangan marah, yang melancarkan serangan terhadapmu tadi hanya orang luar yang ingin nonton keramaian." Menyusul ucapan tadi, seorang pemuda ganteng berkipas perlahan-lahan muncul dari balik kegelapan, lalu dengan santainya berjalan mendekati arena pertarungan. Lim Han- kim coba mengamati wajah orang itu, namun dia tak kenal siapakah orang tersebut sementara itu si nona telah mendengus: "Hmmm Kalau memang ingin nonton keramaian, mengapa kau mesti mencampuri urusan orang lain?" Yu siau-liong segera mengenali pemuda itu sebagai salah satu pelajar dari loteng Tia-chan-thay yang telah dijumpainya siang tadi. sambil menggoyang-goyangkan kipasnya, pemuda berbaju biru itu menjawab: "Tepat
43

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sekali perkataanmu itu, satu hobbi yang paling kugemari adalah mencampuri urusan orang lain" "Hmm, mungkin kau anggap umurmu kelewat panjang?" Tiba-tiba Lim Han- kim menukas: "Maaf saudara, urusan ini timbul dari masalahku pribadi, aku tak ingin orang lain ikut menjadi repot" "ooooh, rupanya kaupun pandai bicara." ejek si nona berbaju hijau itu sambil berpaling, " Kukira kau bisu" Lim Han- kim menjulurkan tangan ke hadapannya, lalu katanya: "Mari, kembalikan kepadaku Aku tak ingin bertarung dengan siapa pun." "Apanya?" ejek si nona sambil tertawa dingini "Pil jinsom seribu tahun Ketahuilah obat itu teramat penting bagiku..- cepat kembalikan". "Maaf, pil jinsom itu pun teramat penting bagiku, kalau tak penting, buat apa aku mesti mencurinya darimu?" "Tapi obat itu akan kupakai untuk menyelamatkan jiwa seorang tua yang amat kuhormati" "sama saja, aku pun akan memakai obat tersebut untuk menyelamatkan jiwa nona kami"
44

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Nona" kata Lim Han- kim agak tertegun, "Meskipun kau membutuhkan obat itu, tapi... benda itu kan milikku" "sekarang sudah berada di tanganku, berarti obat mustika itu sudah menjadi milikku" jelas sudah ia ngotot hendak mempertahankan barang curiannya. Dengan alis berkerut dan penuh amarah Lim Han- kim menghardik: "Nona, sebetulnya hendak kau kembalikan tidak obat itu?" "Kalau tidak, mau apa kau?" Dengan gerakan sangat cepat Lim Han- kim mendesak maju ke muka, telapak tangan kanannya dipersiapkan melancarkan serangan, Gadis berbaju hijau itu segera menyarungkan kembali pedangnya, lalu sambil menyilangkan tangan kirinya di depan dada, ia berkata: "Aku tak ingin menggunakan senjata untuk melawan kau yang bertangan kosong, Aku tak ingin meraih kemenangan dengan mengandalkan senjata, mari, kalau ingin bertarung dengan tangan kosong, akan kulayani...." Dalam beberapa saat paras muka Lim Han-kim berubah beberapa kali, tapi akhirnya dia menghela napas panjang: "Aku tak terbiasa bertempur melawan kaum wanita, Nona Asal kau bersedia mengembalikan pil mustika itu, aku pun tak akan menuntut perbuatan mencurimu itu"
45

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Huuuh, besar amat bicaramu" teriak gadis berbaju hijau itu gusar, Dengan mata melotot menahan marah, dia ayunkan tangannya melepaskan sebuah pukulan ke tubuh lawan. Dengan gesit Lim Han-kim mengepos ke samping, namun ia tetap tidak membalas. Gagal dengan serangan pertamanya, gadis berbaju hijau itu bertambaii gusar, secara beruntun sepasang tangannya melancarkan bacokan dan babatan berulang kali Dalam waktu singkat ia telah melepaskan tujuh buah pukulan dahsyat. Lim Han-kim sama sekali tidak membalas, tubuhnya ber-gontai di antara bayangan pukulan yang menyelimuti tubuhnya. Begitu ringan ia bergerak. sekalipun tidak bergeser lebih jauh dari satu depa ternyata ketujuh buah pukulan gadis itu dapat dihindarinya semua. Habis sudah kesabaran Yu siau-liong ketika melihat kakaknya belum juga mau membalas, tak tahan ia berteriak: "Toako, jika kau tak cepat-cepat membekuknya, kalau sampai berhasil kabur susah bagi kita untuk merampas kembali obat mustika itu." Terkesiap Lim Han-kim mendengar teguran itu, tibatiba saja sebuah sodokan keras dilepaskan ke muka. serangan balasan ini betul-betul cepat dan dahsyat bukan kepalang, gadis berbaju hijau itu merasakan pergelangan tangan kanannya menjadi kaku, tahu-tahu seluruh kekuatan tubuhnya telah punah.
46

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pemuda berbaju biru yang menonton di tepi arena itu menghela napas panjang goyangan kipasnya juga berhenti secara mendadak jelas perasaan hatinya turut bergetar oleh pukulan dahsyat yang dilancarkan Lim Han-kim barusan. Dalam pada itu Lim Han-kim sudah melompat mundur sambil berbisik: "Adik Liong, cepat geledah sakunya" Bentakan menggeledek menggema membelah keheningan malam, sambil mengayunkan goloknya tahutahu lelaki berbaju hitam itu sudah menerjang ke muka melancarkan bacokan. "Traaang..." Dengan jurus "Awan Gelap Menelan Rembulan" Yu siau-liong menyapukan pedangnya menangkis serangan tersebut, lalu dengan sebuah tendangan kilat dia paksa musuhnya mundur, jangan dilihat umurnya masih muda, ternyata gerak serangannya betul-betul cepat dan ganas. Berbarengan dengan tendangan kilat itu, pedangnya memakai jurus "Membelah Bunga Membelai Pohon Liu" menyapu ke dada musuh, terasa selapis bunga pedang membias di udara, serangan yang begitu cepat datangnya itu memaksa lelaki berbaju hitam itu menyurut mundur sejauh lima depa dengan perasaan kaget.

47

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan cepat Lim Han-kim melangkah ke depan, lalu hardiknya: "Adik jangan melukai orang, yang penting jin som berusia seribu tahun itu." Yu siau-liong tertawa terkekeh, sekali membalikkan badan ia menyusup ke sisi tubuh gadis berbaju hijau itu, lalu serunya: "Di mana kau simpan pil mustika itu?" sekalipun urat nadi si nona berbaju hijau itu sudah terluka oleh totokan jari tangan Lim Han-kim, namun sikapnya yang angkuh sama sekali tidak mengendor "Hemm, pil mustika?" jengeknya dingin, "Mungkin sudah berada ratusan li dari sini.,,." "Sebenarnya kau simpan di mana? Cepat katakan" bentak Yu siau-liong semakin gusar, Dengan sorot mata yang dingin seperti es, gadis berbaju hijau itu mengawasi Yu siau-liong sekejap. mulutnya tetap membungkam . "Bagus" teriak Yu siau-liong, "Rupanya kau memang lagi mencari penyakit buat dirimu sendiri..." Dia sarungkan kembali pedangnya. lalu dengan tangan kiri mencengkeram pergelangan tangan kanan si nona, tangan kanannya mulai mencengkeram ruas-ruas tulang gadis tersebut, ujar-nya: "Jadi kau ingin merasakan bagaimana kalau ruas-ruas tulang sikutmu terlepas...?"

48

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dalampada itu, lelaki berbaju hitam tadi sudah menerjang kembali ke depan sambil mengayunkan goloknya, sekali lompat Lim Han-kim menghadang jalan pergi lelaki itu, kembali bentaknya lirih: "Adik Liong, jangan bertindak sembarangan, cepat geledah saku-nya, asal pil mustika itu sudah ditemukan, kita segera tinggalkan tempat ini...." Tiba-tiba lengan kirinya menerobos maju ke depan, lalu sambil membalik badan melepaskan satu pukulan. Terdengar lelaki berbaju hitam itu menjerit kesakitan, tahu-tahu goloknya sudah teriepas dari genggaman, Secepat kilat Lim Han-kim memutar ke belakang tubuhnya, lalu sekali sodok ia totok jalan darah Ciankeng-hiat di bahu lelaki itu. Melepaskan serangan, menjatuhkan golok lawan lalu melepaskan totokan jalan darah, boleh dibi-lang beberapa gerakan itu dilakukan begitu cepat hampir bersamaaan waktunya. Yu Siau-liong tak berani membuang waktu lagi, meski masih muda, ia sadar akan situasi yang amat serius. Tanpa banyak bicara ia mulai menggeledah isi saku gadis berbaju hijau itu. Dengan wajah tegang Lim Han-kim mengikuti semua gerakan Yu Siau-liong, ia bernarap pil mustika miliknya dapat segera ditemukan. Pada saat itu pemuda ganteng berbaju biru itu hanya menonton semua kejartian tanpa berbicara apa-apa.
49

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Si nona berbaju hijau yang keras hati, tiba-tiba saja menundukkan kepalanya rendah-rendah sambil pejamkan mata, ia biarkan Yu Siau-liong menggeledah seluruh isi sakunya tanpa mengucapkan sepatah katapun. Ketika selesai menggeledah isi saku gadis itu dan ternyata pil mustika yang dicari belum ditemukan juga, Yu Siau-liong jadi naik pitam, teriaknya penuh amarah: "Kau sembunyikan di mana pil mustika itu?" Periahan-lahan gadis berbaju hijau itu membuka matanya kembali, sinar amarah memancar dari balik matanya, ia tatap wajah Lim Hah-kim tajam-tajam lalu katanya: "Sedari tadi aku toh sudah terangkan bahwa pil mustika itu sudah kusuruh orang mengirimnya pulang, lebih baik kalian tak usah membuang tenaga lagi. Hmm, kami sadar bahwa ilmu silat yang kami miliki masih belum memadai, mau bunuh mau cincang silahkan...." "Dunia persilatan memang amat licik dan berbahaya." tukas lelaki berbaju hitam itu, "Nona Gwat, coba kau menuruti nasehatku, mungkin saat ini kita sudah berada ratusan li dari sini Aaaai... Apa mau dibilang kau berhati lemah, sudah mencuri barang orang, masih menyesali kematiannya dan ngotot hendak menyambangi jenazahnya, Coba lihat sekarang, apa akibatnya bagi kami berdua...." "Hmmm siapa suruh kau ikut ke mari, pengecut yang takut mampus" bentak gadis itu marah.
50

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara itu Lim Han-kim sudah bertanya kepada saudaranya: "Adik Liong, sudah kau periksa dengan teliti?" "Yaaa, sudah kuperiksa semua" "Kalau begitu bebaskan totokan jalan darahnya dan biarkan mereka pergi dari sini" "Apa?" teriak Yu siau-liong tertegun. "Lepaskan dia, biarkan ia pergi dari sini" Kali ini Yu siau-liong dapat mendengar semua katakata tersebut dengan jelas, sekali pun hatinya diliputi kebingungan, namun ia tak berani membangkang perintah kakaknya. Maka setelah menepuk bebas tototokjalan darah di tubuh gadis tersebut, ia segera menyingkir ke samping. Dengan langkah lebar Lim Han-kim menghampiri lelaki berbaju hitam itu, di-pungutnya golok yang tergeletak di tanah itu lalu disarungkan kembali ke punggung pemiliknya, kemudian sambil membebaskan totokan jalan darahnya ia berkata: "Silahkan kalian berdua pergi dari sini, maaf kalau aku tak bisa menghantar...." Tidak menunggu jawaban lagi, ia membalikkan badan dan melangkah masuk ke dalam ruangan, Dengan termangu- mangu gadis berbaju hijau dan lelaki berbaju hitam itu mengawasi bayangan punggung Lim Han-kim,
51

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mereka tak tahu mesti terkejut atau gembira menghadapi kenyataan ini. Dari kejauhan terlihat baju putih yang dikenakan Lim Han-kim bergetar keras, rupanya ia sedang merasakan guncangan hati yang luar biasa. Tak lama kemudian, bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan. Lelaki berbaju hitam itu segera menghadiri gadis berbaju hijau itu, bisiknya kemudian: "Nona Gwat, kita harus pergi dari sini" Gadis berbaju hijau itu manggutmanggut, ia membalikkan badannya lalu melangkah pergi dari situ dengan lamban, sebentar kemudian bayangan tubuhnya juga lenyap di balik pepohonan. "Kongcu" seru lelaki berbaju hitam itu kemudian sambil menjura ke arah ruangan, "Budi kebaikanmu hari ini tak akan kamu lupakan, suatu ketika nanti, kebaikan ini pasti akan kami balas." Yu siau-liong menghela napas panjang. "Lebih baik kau cepat-cepat meninggaikan tempat ini, jangan sampai membuat gusar hatiku. Hmmm Kalau sampai aku tak dapat mengendalikan diri, jangan salahkan kalau kau sampai kubunuh" Lelaki berbaju hitam itu sadar bahwa apa yang diucapkan bocah tersebut kemungkinan bisa benar-benar terjadi, maka tanpa membuang waktu lagi ia membalik
52

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

badan dan pergi dari situ. Memandang hingga bayangan tubuh kedua orang itu lenyap daripandangan, Yu siauliong baru kembali ke ruangannya. "saudara cilik, tunggu sebentar" Tiba-tiba terdengar seseorang menegur dengan suara rendah. Yu siau-liong berhenti sambil berpaling, sambil tersenyum dan menggoyangkan kipasnya, pemuda ganteng itu melangkah ke muka dan manggut-manggut. "Ada apa kau memanggilku?" tegur bocah itu sambil berkerut kening. Lantaran pikirannya sedang gundah, otomatis nada suaranya juga tak sedap didengar Pemuda ganteng itu tersenyum. "Eeei, saudara cilik Usiamu masih muda, buat apa emosimu meledak-ledak macam begitu...?" "Mengapa? Ketahuilah, hatiku sedang gundah, paling baik jangan mengganggu ketenanganku. " Agaknya pemuda ganteng itu memang sengaja hendak mencari gara-gara, sambil berjalan mendekat, kembali ujarnya sambil tersenyum: "Tolong sampaikan kepada kakakmu, katakan Li Bun-yang dari Hong-san ingin berjumpa dengannya." "Bagaimana sih kamu ini? Bukankah kau telah tahu bahwa kakakku sedang murung dan kesal karena
53

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kehilangan pil mustika, mau apa kau mengganggunya sekarang?" Li Bun-yang tertawa tergelak "sejak terjun ke dalam dunia persilatan, banyak sudah jago tangguh yang pernah kujumpai, tapi tak seorangpun tokoh-tokoh silat kenamaan itu berani bertindak kurang ajar kepadaku...." "Harap saudara Li jangan marah." Tiba-tiba terdengar Lim Han-kim berseru dengan nada murung, "Adik seperguruanku ini memang sudah terbiasa latah, Bila ia sudah bersikap kurang sopan, harap memandang di atas wajahku. Maafkanlah kali ini." "saudara Lim." kata Li Bun-yang tertawa, " Aku rasa bendera duka citamu sudah waktunya diturunkan sebab kalau dibiarkan terus bisa memancing rasa ingin tahu jago-jago persilatan yang kebetulan sedang lewat di tempat ini" "Terima kasih banyak atas petunjuk saudara Li...." sahut Lim Han-kim. setelah memandang Yu siau-liong sekejap. ia meneruskan bicaranya, "Adik Liong, cepat turunkan bendera duka cita itu Kita harus segera meneruskan perjalanan." Yu Siau-liong mengiakan dan segera melaksanakan perintah kakak seperguruannya itu. "saudara Lim...." kembali Li Bun-yang menyapa.
54

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Apakah saudara Li masih ada persoalan lain?" Li Bun-yang maju menghampirinya, setengah berbisik katanya: "sebetulnya aku punya sebuah masalah yang ingin mohon bantuan dari saudara Lim, aaai sesungguhnya sudah hampir sebulan aku berdiam di loteng Tiachan-thay gara-gara urusan ini..." "Maaf saudara Li." tampik Lim Han-kim sambil menggeleng, "Aku sendiri pun sedang menghadapi masalah penting dan harus segera pulang ke kota Kimleng...." "Yaa sudahlah." kata Li Bun-yang dengan wajah berubah, "Kalau toh saudara Lim enggan membantu, aku pun tak ingin mengganggumu lebih lama lagi." ia segera membalikkan badan dan berlalu dari situ. "Tunggu sebentar saudara Li" Lim Han-kim menghela napas. "Apa yang ingin saudara Lim sampaikan?" Sambil menghampiri pemuda itu, Lim Han-kim berkata: "Sering kudengar ibuku membicarakan tentang keluarga persilatan dari Hong-san yang katanya merupakan keluarga pendekar nomor wahid di kolong langit" "Terima kasih, terima kasih."
55

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Keluarga persilatan dari Hong-san amat tersohor di kolong langit, entah bantuan macam apa yang saudara butuhkan?" Li Bun-yang berpikir sebentar, lalu bisik-nya: "Sekilas pandangan pesanggrahan bunga thotak lebih hanya sebuah rumah penginapan dan rumah makan, Tahukah kau bahwa di balik kesemuanya itu tersembunyi suatu rencana besar yang amat keji, jahat dan mengerikan yang diatur justru dari dalam hutan bunga tho ini." "Aaah, masa iya?" Lim Han-kim berkerut kening. "Saudara Lim baru kali ini berkunjung ke mari, tentu saja kau belum tahu tentang rahasia pesanggrahan Thohoa-kit ini. sepintas lalu gadis-gadis yang tersedia di loteng Gi-hong-kek dan Hui-jui-lo memang rata-rata cantik, lemah lembut dan pandai menari, tapi... tahukah kau bahwa gadis lemah lembut itu justru memiliki ilmu silat yang amat tinggi? Tak sedikitjago-jago tangguh persilatan yang terbuai di balik lemah gemulainya tubuh gadis-gadis itu kemudian musnah tanpa sempat mengeluarkan suara apa pun...." Berkilat sepasang mata Lim Han-kim setelah mendengar uraian itu, jelas ia sudah tertarik oleh kasus tersebut, Dengan senang hati Li Bun-yang memeriksa sekejap sekeliling tempat itu, kemudian melanjutkan.

56

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Di dalam loteng Tia-chai-thay tersedia beribu- ribu jilid buku yang boleh dibaca siapa pun, tapi siapa yang akan menduga bahwa mereka justru menggunakan umpan kitab-kitab itu untuk memancing kedatangan jago-jago silat dan kemudian menjebaknya ke dalam perangkap mereka." "saudara Li, atas dasar apa kau menuduh demikian? Menurut pendapatku, meski pemilik pesanggrahan itu agak licik dan susah diraba isi hatinya, agaknya ia tidak termasuk anggota dunia persilatan" Li Bun-yang tersenyum. "Kedatangan saudara Lim tepat waktunya. Hari ini adalah saat pertemuan yang mereka selenggarakan setiap tiga bulan satu kali, Boleh dibilang semua pimpinan yang punya kedudukan akan berdatangan ke mari, Menurut hasil penyelidikanku pertemuan yang diselenggarakan sekali setiap tiga bulan ini mempunyai arti penting bagi mereka. sampai sekarang, walaupun aku telah mengerahkan banyak pikiran dan tenaga pun belum berhasil mendapat tahu siapakah pemimpin di balik organisasi rahasia itu, itulah sebabnya saat kedatangan saudara Lim, keadaan di sini sangat tenang...." "saudara Li, menurut penuturanmu tadi, di balik pesanggrahan Bunga Tho ini sedang disusun suatu
57

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

rencana keji yang akan mempengaruhi dunia persilatan Boleh aku tahu, apa yang kau maksudkan?" "Panjang sekali untuk dibicarakan, aku rasa tempat ini bukan tempat yang cocok untuk bercakap. Begini saja, apabila saudara Lim berminat, mari kita pergi berpesiar sambil menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya." Lim Han-kim termenung sebentar, akhirnya dia mengangguk "Baiklah, akan kuturuti kemauanmu" sementara itu Yu siau-liong telah selesai menurunkan bendera duka cita dan sedang melangkah masuk ke dalam ruangan. "Adik Liong." Lim Han-kim segera berbisik, "Cepat kau tuntun ke luar kuda-kuda kita...." Tapi sebelum perkataan itu selesai, tiba-tiba terdengar ada suara langkah kaki manusia yang berjalan mendekat Ketika menengok ke luar, ia saksikan dua orang pelayan dengan membawa lampu lentera berjalan di muka mengiringi pemilik pesanggrahan yang menyusulnya di belakangnya dengan langkah tergesa-gesa. "Toako" bisik Yu siau-liong, "Pemilik pesanggrahan datang lagi, cepat kau berbaring ke dalam peti mati" "Aku rasa kemunculanku sudah diketahui mereka,"
58

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Tidak apa-apa." bisik Li Bun-yang. "Tadi aku sudah mewakili saudara Lim untuk memeriksa keadaan di sekeliling sini, semua jago-jago yang mereka siapkan di situ sudah kuhabisi semua, memang ada baiknya jika untuk sementara waktu saudara Lim bersembunyi lagi dalam peti mati, mari kita lihat permainan apa lagi yang hendak mereka perlihatkan" Lim Han-kim mengangguk tanda setuju, kepada adiknya ia berpesan: "Adik Liong, jangan lupa minta balik kuda-kuda tunggangan kita, sebab kita akan melanjutkan perjalanan malam ini juga." Selesai berkata, ia totokkan kakinya ke tanah dan seperti sambaran petir tubuhnya sudah meluncur ke depan, langsung menyusup masuk ke dalam peti mati, Baru saja ia selesai menyembunyikan badan, dengan langkah terburu-buru pemilik pesanggrahan itu sudah muncul di dalam ruangan. Li Bun-yang segera menyembunyikan diri di belakang pintu, sementara Yu siau-liong maju dengan langkah lebar menghadang di depan pintu, Dengan pedang melintang di depan dada dan mata mencorong sinar tajam, Yu siau-liong menegur: "Di tengah malam buta begini, ada urusan apa kalian datang ke mari?" Dengan cepat dua orang pelayan itu menyebar ke kedua belah sisi, sementara pemilik pesanggrahan maju dengan langkah lebar, setelah mengamati bocah itu
59

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sekejap ujarnya: "Di depan orang berpengalaman lebih baik jangan main tipu muslihat. Aku tak pingin terjungkal dalam selokan, Harap saudaramu segera tampil di depan, aku ingin mengajukan beberapa buah pertanyaan kepadanya." Bagaimana pun Yu siau-liong masih muda dan tidak mengenal kelicikan dunia persilatan Termakan gertak sambal kakek itu, tanpa sadar ia melirik sekejap ke arah peti mati, lalu jawabnya seraya menggeleng: "Tidak bisa, kalau kau ada urusan lebih baik sampaikan saja kepadaku" Li Bun-yang yang bersembunyi di belakang pintu kontan saja mengerutkan dahi-nya, pikirnya: " Goblok amat bocah ini, bukankah ia sama saja sudah mengaku?" Kedengaran pemilik pesanggrahan itu mendehem berulang kali, kemudian tanya-nya: "saudara cilik, kau masih muda, aku takut kau tak dapat mengambil keputusan." "Hey, bagaimana sih kamu ini, mana ada orang yang sudah mati sanggup berbicara lagi?" Pemilik pesanggrahan itu tertawa dingin "saudara cilik, lebih baik minum arak kehormatan dari pada arak hukuman jika kau enggan menyingkir, jangan salahkan kalau aku si orang tua akan bertindak kasar kepadamu."
60

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Mengapa?" teriak Yu siau-liong sambil mendelik. "Kaupingin berkelahi? Bagus, itu malah kebetulan sekali bagiku" Agaknya pemilik pesanggrahan itu tak menyangka bahwa dalam usia semuda itu ternyata Yu siau-liong amat kasar dan susah dilayani, untuk sesaat dia malah termangu dibuatnya, "Ehmm... jarang sekali ada bocah kecil yang begitu keras kepala dan tak tahu diri macam kau...." "Tak usah banyak bicara lagi dengan-nya...." Tiba-tiba terdengar suara seorang gadis menukas. Menyusul suara itu, dari balik pepohonan muncullah seorang gadis berambut panjang yang memakai baju serba hijau. Ketika Yu siau-liong amati gadis itu, ia segera mengenalinya sebagai gadis yang datang melayat mengikuti pemilik pesanggrahan tadi, sementara itu gadis berbaju hijau itu sudah melangkah datang dengan lemah gemulai. Baru saja Yu siau-liong hendak menghardik tiba-tiba ia dengar Li Bun-yang berbisik dengan suara lembut: "saudara cilik, sementara waktu tahan dulu emosimu, lebih baik kita ikuti saja kemauan mereka, Kalau dugaanku tak salah? kedatangan mereka tentu ada maksud-maksud tertentu, dan lagi kau pun tak usah banyak melayani pembicaraan mereka, daripada rahasiamu terbongkar"
61

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Melihat Yu siau-liong sama sekali tidak menggubris perkataannya, bahkan lagaknya seolah-olah tidak mendengar sama sekali, tak tahan lagi meluaplah amarah gadis berbaju hijau itu. Tanpa membuang waktu ia melejit ke depan, langsung menerjang masuk ke dalam ruangan. Pedang Yu-Siau liong yang semula melintang di depan dada, secepat kilat menyambar miring ke samping. Terasa cahaya tajam berkilauan membentuk seberkas bianglala berwarna perak, sebuah babatan maut menyapu kedepan menghadang jalan masuk gadis berbaju hijau itu. Si nona yang sedang menerkam ke muka serentak menghentikan gerak badannya lalu mundur dua langkah, sambil tertawa dingin jengeknya: "Tak heran kau latah dan sombong, nampaknya ilmu silat yang kau miliki cukup tangguh". Baru saja Yu Siau-liong hendak meradang, tiba-tiba ia teringat dengan nasehat Li Bun-yang, maka sambil menahan hawa amarah, jawabnya seraya tertawa tergelak: "Ha, ha, ha, ha.... Tak mudah kalau pingin nerobos masuk ke dalam, begini saja, coba kau jelaskan apa maksud kedatangan kalian. Asal masuk di akal, tentu kuijinkan kalian masuk ke mari." Diam-diam Li Bun-yang tertawa geli, pikirnya: "Tak kusangka bocah ini susah dihadapi..."
62

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dalam pada itu gadis berbaju hijau tersebut sudah bertanya lagi sesudah berpikir sebentar: "Apakah kalian datang dari Hua-san?" Yu Siau-liong tertegun, tapi segera jawabnya: "Betul, darimana kau bisa tahu?" Nona berbaju hijau itu tersenyum. "Apakah kakakmu yang pura-pura mati bernama Lim Han kim..." "Betul juga, mengapa?" "Kalau begitu tak salah lagi" kata si nona sambil manggut-manggut. "Apanya yang tak salah?" "Tak ada salahnya kuterangkan, bukankah kakakmu yang berlagak mati membawa sebotol jinsom berusia seribu tahun? Kami sudah periksa semua bekalan dan pelana kudamu, tapi obat itu belum juga ditemukan. Aku pikir pasti ada di sakunya, bukan begitu?" BAB 3. Sapu tangan penyelamat. "Aneh benar kejadian ini." Diam-diam Yu siau liong berpikir sambil berkerut kening. "Darimana mereka tahu kalau kami membawa obat mustika seribu tahun? Padahal kejadian ini amat dirahasiakan..."
63

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara ia masih berpikir, gadis berbaju hijau itu sudah melanjutkan kata-katanya: "Sebenarnya kami siapsiap hendak merampasnya di dermaga penyeberangan sungai Tiang kang. Tak nyana ternyata kalian malah menginap di pesanggrahan Tho Hoa kit ini..." Berbicara sampai disini, tiba-tiba dengan suara lebih keras dan nyaring serunya: "Sekarang aku telah menjelaskan kepada kalian. Nah, tinggal kamu berdua pilih sendiri jalan kehidupan atau jalan kematian yang hendak dipilih. Kalau ingin pergi darisini dalam keadaan selamat, lebih baik serahkan pil jinsom seribu tahun itu kepadaku..." "Waah... seram amat" ejek Yu siau-liong sambil tertawa, "sayang, aku tak pernah takut mati, jadi bagaimana kalau kupilih jalan kematian saja?" " Kecil orangnya besar amat lagaknya, hmmm Tampaknya susah amat melayani manusia macam kau...." "Terima kasih, terima kasih." kata Yu Siau-liong sambil angkat bahu, "Aku rasa umur nona tak lebih tua beberapa tahun dariku, ditambah pula kau adalah kaum wanita, Tak nyana perempuan muda macam kau pun berani merampok orang... sayang sekali kau telah salah mencari sasaran."

64

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"salah mencari sasaran?" tanya gadis berbaju hijau itu tertegun, "jadi perkataanmu tadi cuma bohongan...." "Bukan, bukan begitu" Yu siau-liong menggeleng sambil tertawa, "Aku tak pernah berbohong, apa yang kalian katakan memang sudah betul semua dan tepat, Hanya saja... meskipun kami membawa sebotol pil mustika seribu tahun, yang menjadi persoalan sekarang adalah mampukah kau merampasnya dari tangan kami." Gadis berbaju hijau itu mengernyitkan keningnya, sambil mencabut pedangnya ia menjengek dingin: " Kalau begitu aku harus mencobanya dulu" Baru saja ucapannya selesai diutarakan, tubuh beserta pedangnya sudah menerjang ke tubuh Yu siau-liong yang menghadang di depan pintu. Memandang cahaya pedang yang menyambar dadanya, Yu siau-liong segera bentangkan senjatanya dengan jurus "Angin Puyuh Menyapu saiju" untuk membendung serangan itu. Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menarik kembali senjatanya di tengah jalan, sambil mundur dua langkah, ujarnya: "Aku harus mengajukan pertanyaan dulu sebelum melanjutkan pertempuran denganmu^ " Kalau tak mampu mengalahkan aku, buat apa bertanya lagi. Huuuh Benar-benar manusia tak tahu malu"
65

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Nona berbaju hijau itu sama sekali tak menggubris sindiran tersebut, kembali tanyanya lantang: "Benarkah pil mustika seribu tahun itu masih tersimpan dalam saku kakakmu yang berlagak mampus itu?" "Apa gunanya cerewet terus, kalau tak mampu mengalahkan aku, lebih baik cepat menggelinding pergi dari sini" bentak Yu siau-liong gusar. "Baiklah." kata gadis berbaju hijau itu kemudian setelah memutar pedangnya membentuk sebilas cahaya bianglala, "Kalau kau enggan menjawab, akan kugeledah sendiri saku kakakmu" sebuah tusukan kilat kembali dilancarkan. "Traaaangg.." suara benturan nyaring bergema di tengah kegelapan, sepasang pedang itu saling beradu dengan kerasnya. Gadis berbaju hijau itu segera merasakan lengan kanannya menjadi kaku dan kesemutan, badannya tergetar sampai mundur dua langkah. Yu siau-liong sendiri pun merasakan badannya bergetar keras, untung ia masih sanggup berdiri tegak di depan pintu. Dengan penuh amarah gadis berbaju hijau itu melotot ke arah lawannya, namun kali ini dia tidak melancarkan serangan lagi.

66

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Untuk sementara waktu, kedua belah pihak berdiri saling berhadapan tanpa melakukan sesuatu gerakan pun. Tiba-tiba Yu siau-liong mendengar suara lembut berbisik di sisi telinganya: "saudara cilik, tak usah ribut lagi dengan budak itu, Lebih baik cepat ajak kakakmu untuk mengundurkan diri dari tempat berbahaya ini." Jelas bisikan itu berasal dari Li Bun-yang yang bersembunyi di belakang pintu dan menyampaikan dengan ilmu menyampaikan suara. selesai mendengar ucapan itu, Yu siau-liong memandang gadis berbaju hijau itu sekejap. lalu bentaknya: " Kalau tak berani berkelahi, mengapa masih berdiri di situ?" "Kalau aku tak mau pergi, mau apa kau?" "Kalau kau tak pergi, biar aku saja yang pergi dari sini" Gadis berbaju hijau itu memandang rekan- rekannya sekejap. lalujengeknya dingini "Kau yakin punya kepandaian untuk meninggalkan pesanggrahan Tho-hoakit ini?" Kalau dilihat dari sikapnya itu, mungkin ia sedang menunggu datangnya bala bantuan.Yu siau-liong mengerutkan dahinya.

67

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah menyarungkan kembali pedangnya, ia berdiri dengan sikap santai di depan pintu sambil memandangi bunga Tho yang tumbuh di hadapannya. Mendadak... sekali melejit, bocah itu sudah melompat ke depan pemilik pesanggrahan lalu dengan gerakan mencengkeram ia tangkap pergelangan tangan kakek itu, setelah berhasil menguasai musuhnya, baru ia berkata sambil mendengus dingini "Hmmm inilah cara yang akan kami gunakan untuk meninggalkan pesanggrahan Thohoa-kit" "Hmmm, dia cuma seorang yang tak pandai silat, dan lagi ia tak punya kekuasaan apa-apa, biarpun dibunuh juga tak ada gunanya" "Aku akan memaksanya untuk menyerahkan kembali perbekalan serta kuda-kuda kami" sambil berkata ia kerahkan tenaga dalamnya untuk menggencet pergelangan tangan musuh makin keras, Tak ampun pemilik pesangrahan itu berteriak kesakitan Biar begitu ia tak berani mengucapkan sepatah kata pun, hanya sinar matanya dialihkan ke wajah nona berbaju hijau itu, jelas sudah nona berbaju hijau itu bukan putri pemilik pesanggrahan. Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang, ujarnya kemudian: "Kembalikan kuda-kuda itu kepada mereka, biarkan mereka pergi dari sini...."
68

" ia tak berani meneruskan perkataan tersebut hanya sorot matanya 69 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku juga tak kuatir kau akan kabur dari sini" Seraya berkata ia kendorkan cengkeramannya ." sela Yu Siau-liong." Yu Siau-liong sendiri tak tahu berapa banyak perbekalan yang mereka bawa.. Sambil melemaskan otot-ototnya yang sakit.. lepaskan aku dulu. perbekalan juga ada di sini." Pemilik pesanggrahan itu mengangguk berulang kali. cepat-cepat pemilik pesanggrahan itu berseru keras: "Tuan kecil. jangan lupa barang-barang milik kakakku.. lalu lapornya: "Kuda sudah disiapkan. tapi ia berlagak memeriksanya dengan seksama. akan kuperintahkan mereka untuk mengambil kuda-kuda kalian?" "Baiklah..com/ Bagaikan menerima firman. sesudah itu baru bertanya: "Di mana kudanya?" "Sekarang kudanya ada di. aku tak ingin barangnya berkurang satu pun. pemilik pesanggranan itu memberi perintah kepada pelayannya: "cepat ambilkan perbekalan serta kuda milik tuan kecil ini. Selang beberapa saat kemudian dua orang pelayan masuk ke ruangan dengan tergesa-gesa. "Sekalipun dia sudah mati. di." "Hmm. silahkan tuan kecil periksa dulu..

Maka dengan suara keras ia memberi perintah: "Kalian gotong juga peti mati itu" "Hanya kami berdua?" tanya kedua orang pelayan itu tercengang.. semangatnya jadi bangkit kembali setelah mendapat petunjuk dari Li Bun-yang. "Ehmmm. Tho.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Begitu keluar dari hutan.. dua ekor kuda telah dipersiapkan di sana.. 70 . lebih baik suruh mereka gotong ke luar juga peti mati yang berisi kakakmu.. letakkan di punggung kuda dan cepatlah pergi dari tempat ini." Sebetulnya Yu Siau-liong sedang bingung dan tak tahu apa yang harus dilakukan. "Kalian akan kubantu" Dua orang pelayan itu berjalan menuju tepi peti mati dan menggotong dari satu sisi.. lepaskan mereka" Akhirnya nona berbaju hijau itu mengangguk Maka pelayan itu pun melanjutkan "Sekarang kuda-kuda itu sudah disiapkan di luar hutan Tho. sedang Yu Siau-liong menggotong dari sisi yang lain. benar juga.com/ dialihkan ke wajah nona berbaju hijau serta pemilik pesanggrahan." Saat itulah Li Bun-yang yang bersembunyi di balik pintu mengirim pesannya lagi lewat ilmu menyampaikan suara: "Saudara cilik.

buat apa aku bicara sembarangan?" Gadis berbaju hijau itu berjalan menghampiri peti mati. meski sadar bahwa nona berbaju hijau itu sudah melepaskan serangan gelap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pada saat itulah bayangan manusia nampak berkelebat lewat. setelah mengikat semua perbekalannya. namun hal itu tidak terlalu dipikirkannya di dalam hati. Tanpa membuang tempo lagi dia tuntun kudanya dan bergerak meninggaikan tempat itu." Yu siau-liong temukan di atas peti mati itu samarsamar tertera bekas lima jari yang terukir nyata.com/ Sesuai dengan petunjuk dari Li Bun-yang. tiba-tiba ia menghantam peti mati itu keras-keras. mogamoga kakakmu bisa hidup kembali setelah menelan pil mestika tersebut. gadis berbaju hijau itu sudah menyusul datang sambil bertanya: "Apakah kakakmu benar-benar sudah mati?" "Hmmm Mati hidup adalah kejadian luar biasa. setelah itu baru ujarnya: " Untung dia membawa pil jinsom berusia seribu tahun yang berkasiat menghidupkan kembali orang mati. Yu Siauliong meletakkan peti mati itu di atas punggung kuda. baru ia melompat naik ke punggung kuda. Tapi ia percaya penuh dengan kepandaian silat yang dimiliki kakaknya. 71 .

Cepat-cepat Yu siau-liong menghentikan lari kudanya sambil berpaling. Yu siau-liong tak ingin berada terlalu lama di situ.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Entah berapa jauh sudah jarak yang ditempuh. ternyata Li Bun-yang yang berada di sampingnya. sementara itu Li Bun-yang telah berkata lagi sesudah memandang peti mati itu sekejap: "Kita sudah jauh meninggaikan hutan Thoa-hoa-tin.. "Waaah... cepat nian gerak tubuh orang ini" pikirnya.. tanpa ia sempat menyadari kapan datangnya orang itu. kita lihat apakah saudaramu telah terlu." Belum selesai perkataan itu." Tiba-tiba terdengar suara teguran yang rendah dan berat bergema dari arah belakang. berhentilah sebentar.. ia percepat lari kudanya menembusi kegelapan.com/ Malam semakin kelam angin berhembus kencang membawa udara yang sangat dingin. Ternyata ia telah tiba di tepi sungai Tiang.kang. penutup peti mati di atas punggung kuda tiba-tiba sudah mencelat ke udara. aku rasa kita tak perlu bersandiwara seperti ini lagi. tapi ia menjadi amat terperanjat. terlihatlah bentangan air sungai yang amat lebar telah menghadang perjalanannya. 72 . suara air sungai mulai kedengaran dari depannya. "saudara cilik. Ketika ia alihkan pandangannya ke muka. Cepat buka peti mati itu.

kali ini pun ia tak banyak cakap." Yu siau-liong cepat-cepat menyela.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Biasanya ia tak banyak bicara. ia tetap membungkam. Kalau toh saudara Lim enggan banyak bicara. Aku saja yang sudah belasan ? tahun berkumpul dengannya juga mendapat perlakuan yang sama. Aku siap mendengarkan" 73 ." Li Bun-yang tertawa." Tiba-tiba Lim Han-kim menghela napas panjang.com/ menyusul kemudian tampak Lim Han-kim melompat ke luar dari peti mati tersebut. hanya ditatapnya Li Bun-yang sambil manggut-manggut dan tertawa. "setiap orang memang mempunyai watak aneh yang berbeda. Biarpun senyuman mulai membentuk di ujung bibirnya." "Aku dapat memaklumi wataknya itu. kalauperlupun ia cuma bicara sepatah dua patah kata saja. sebagai pemuda yang kurang senang bicara. selanya: "saudara Li.. aku pasti tak akan memaksa. kalau ada persoalan katakan saja sekarang. "Maaf saudara Li. " Kakakku paling tidak suka banyak bicara. namun tidak melenyapkan kemurungan yang menyelimuti wajahnya. "Ada apa?" tanya Li Bun-yang agak tertegun "Apakah kau terluka?" Lim Han-kim menggeleng.

bukan aku sengaja memujimu." Lim Han-kim manggut-manggut. tentunya kau mengerti bukan bahwa tuduhanku bukannya tanpa dasar. lalu terus-nya: "Sebenarnya aku ingin minta bantuan dari saudara Lim untuk menyelidiki siapa gerangan otak di belakang layar Tho-hoa-kit. tak kedengaran sedikit suara pun yang terucap ke luar. saudara Lim. Kembali Li Bun-yang termenung sambil mengawasi wajah pemuda itu. setelah memandang lawan bicaranya sekejap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti ingin mengucapkan kata merendah.com/ "saudara Lim." kata Li Bun-yang setelah mendehem beberapa kali. tapi beberapa jurus serangan yang kau pergunakan tadi benar-benar hebat." "Mengapa berubah pikiran?" tanya siau-liong keheranan 74 . baru kusadari bahwa kalian adalah jago-jago tangguh yang tidak membutuhkan bantuanku. Li Bun-yang melanjutkan: "semula kukira saudara Lim dan saudara cilik ini telah celaka oleh perbuatan manusia-manusia keji Tho-hoa-kit sehingga aku segera memburu datang untuk memberi bantuan. Tapi sekarang aku sudah berubah pikiran. "setelah mengalami sendiri peristiwa yang baru saja berlangsung. tapi hanya bibirnya yang bergerak. Tapi setelah menyaksikan ilmu silat saudara Lim. Belum pernah kujumpai jago setangguh kau sebelum ini.

kami sedang menuju kuil Cing-im-koan di kota Kim-ling untuk menghantar obat buat seorang tua. apalagi setelah mengalami kejadian ini. sebelum ia memberikan jawabannya. Aaai Biasanya toako sudah jarang bicara dan selalu bermuram durja. bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dengannya. sebaliknya saudara Lim telah menempuh perjalanan jauh dengan membawa pil mustika seribu tahun menuju kota Kim-ling." "Ketua Cing-im-koan ada hubungan yang cukup akrab dengan keluargaku.. tapi sekarang obatnya sudah hilang. "Guruku harus membuang banyak pikiran dan tenaga untuk membuat sebotol jinsom seribu tahun.com/ "Menurut hasil analisisku.. Bagaimana kalau kudampingi perjalanan kalian berdua sehingga bila perlu dapat memberikan bantuannya?" "Aaaai. Bahkan ia sampai terluka parah dan butuh istirahat yang cukup untuk memulihkan tenaganya gara-gara pembuatan obat 75 ." Lim Han-kim menghela napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku yakin kau pasti sedang mengemban suatu tugas maha penting bukan?" Lim Han-kim manggut-manggut. Yu siau-liong telah menyela lebih dulu: "Ya a. meskipun rencana keji yang sedang diatur pihak Tho-hoa-kit mempunyai dampak yang sangat besar terhadap keamanan dunia persilatan namun mereka tak bakal melaksanakan rencananya dalam waktu singkat.

tapi aku tetap akan melanjutkan perjalananku menuju kuil Cing-im-koan. Menurut apa yang kuketahui.. bahkan dicuri orang pun tanpa kusadari..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... terusnya: "Biarpun obatnya sudah hilang. baru kau mengambil keputusan. aku tak mampu melindungi obat tersebut." Lim Han-kim tertawa hambar.. wajahnya kembali nampak murung. Aku benar-benar tak punya muka untuk bertemu lagi dengan guruku. ilmu pengobatan yang dimiliki ketua Cing-im-koan sangat hebat. Lebih baik tunggu saja sampai aku bertemu dengan beliau dan merundingkan apakah masih ada obat lain yang bisa menggantikan.." Tiba-tiba sorot mata tajam terpancar ke luar dari balik wajahnya yang murung.. sinar tajam di balik matanya telah meredup. kepada Lim Han-kim ia berbisik: 76 ... Pada saat yang sama Yu siau-liong telah menurunkan peti mati itu dari punggung kudanya dan membuang ke tepi jalan. tapi sekarang..." "Untuk sementara saudara Lim tak usah terlalu sedih dan menyiksa diri.com/ tersebut. Aku harus minta maaf dulu kepada orang tua itu kemudian baru kembali ke lembah Yap-hong-kok untuk menjalankan hukuman.

tetap tak terlihat dengan jelas apa yang telah terjadi.com/ "Kebaikan dan kebajikan kakaklah yang menyebabkan kau menderita seperti ini." kata Li Bun-yang pula.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Hal terpenting yang sedang kita hadapi adalah menghadapi manusiamanusia laknat dari pesanggrahan Tho-hoa-kit. Aku tak percaya dengan siksaan yang berat mereka enggan menunjukkan tempat obat itu disembunyikan Nah. Kalau menurut pendapatku. tapi kegelapan malam amat pekat Meski pun mereka berdua memiliki ketajaman mata yang luar biasa. Aku yakin mereka tak akan melepaskan kalian berdua dengan begitu saja. kalau jejaknya sudah ketahuan. 77 . lebih baik kita tangkap laki perempuan pencuri obat itu. tidaklah sulit buat kita untuk merebutnya kembali. sadis dan berilmu silat serta ilmu sastra yang tangguh. ia tetap membungkam." Lim Han-kim hanya memandang saudaranya sekejap. keji. sementara pembicaraan masih berlangsung. dalang di balik semua ini pastilah seorang jago tangguh yang licik. tiba-tiba kedengaran suara keleningan perak berdentang memecah keheningan Tanpa terasa Lim Han-kim dan Yu siau-Iiong mengalihkan pandangan matanya ke arah asal suara itu. "Aku rasa. Menurut pengamatanku secara diam-diam. bisa jadi mereka sedang melakukan pengejaran sekarang. Boleh dibilang mata-mata mereka sudah tersebar di seantero jagad.

lalu setelah memasukkannya ke tabung bambu dan mengikatnya di sayap merpati. Selesai membaca.. aku pernah dengar cerita ini dari guruku.. seekor merpati putih yang besar dan kekar telah menukik turun dan hinggap di atas bahu Yu siau-liong.." Belum lagi selesai berkata. suara yang terpancar ke luar kedengaran jangat nyaring dan menusuk pendengaran Yu siau-liong jadi tertarik dengan permainan itu.com/ Tiba-tiba Li Bun-yang mengeluarkan sebuah sumpritan dari sakunya lalu ditiup kencang-kencang. "Yaa." ujar Yu siau-liong manggut-manggut "Katanya di dalam dunia persilatan terdapat sejenis burung merpati yang dapat menyampaikan berita sampai jauh sekali... tak tahan tegurnya: "Hey.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia menulis beberapa huruf di balik kertas putih tadi dengan arang. serunya sambil tertawa: "Bunga putih. kedengaran suara sayap burung membelah angkasa." 78 . apa yang sedang kau tiup?" "Mungkin burung merpati yang dilepas adikku" sahut Li Bun-yang sambil tertawa. Dari bawah sayap merpati itu Li Bunyang melepaskan sebuah tabung bambu kecil. Dari dalam tabung itu dikeluarkan secarik kertas. ia segera menyalakan sebatang obor api dan membaca isi surat itu dengan pandangan cepat.

selain gesit juga amat cerdik.. ia cerdik dan hebat. dengan begitu suara keleningan bisa memancing perhatian orang yang dicari. konon. sungguh hebat siBunga Putih itu" gumam Yu siau-liong sambil menghela napas. siBunga Putih tadi merupakan salah satu burung kesayangan adikku.. tapi tidak seperti yang didongengkan orang. "saudara cilik. Tadi aku telah bantu mengikatkan kembali keleningan tersebut jadi kau tak mendengar lagi suara keleningannya." "Waaah." sambil gelengkan kepalanya Li Bun-yang menukas: "Bagaimana pun cerdiknya toh ia cuma seekor burung merpati.. tapi ia jadi keheranan ketika tidak mendengar suara ke leningan tak tahan tanyanya: "Bukankah di tubuh merpati itu diikat keleningan? Mengapa tak kedengaran suaranya?" Li Bun-yang segera tertawa. memang di kaki kirinya terdapat keleningan Tapi biasanya merpati itu baru mematuk putus tali pengikatnya apabila orang yang sedang dicari tidak ditemukan. Yu siau-liong coba memperhatikan. mana bisa dibandingkan dengan manusia? SiBunga Putih memang jagoan di antara burung merpati. bisa mencari orang di tempat jauh.. "Tak nyana dia pun bisa mencari orang..com/ Burung merpati itu pun segera melesat ke udara dan terbang menjauh. adikku paling suka memelihara pelbagai unggas dan burung." 79 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

maka secara diam-diam kukirim pesan lewat burung merpati itu untuk mengundang adikku datang membantu." "Kau tak usah kuatir. lalu dalam beberapa kali penyelidikan menemukan juga gadis-gadis yang menyanyi dan menari di loteng Gihong-lo serta Hui-jui-lo rata-rata memiliki ilmu silat tangguh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. adikku telah serahkan burung merpati itu kepadaku sebagai persiapan kalau perlu digunakan Ketika aku tinggal di loteng Tiachan-thay dan menemukan bukti bahwa orang-orang di pesanggrahan Tho-hoa-kit bukan hanya berdagang." "Kalau begitu lebih baik saudara Li tinggal di sini saja menanti kedatangan adikmu." tukas Lim Han-kim tibatiba. "Dalam surat balasan tadi aku telah mengajaknya bertemu di kuil Cing-im-koan.com/ "Lantas bagaimana caranya ia bisa mencarimu di pesanggrahan Tho-hoa-kit ini?" " Ketika hendak meninggalkan rumah. "Biar kami berdua meneruskan perjalanan ke Cingim-koan. siapa tahu tunggu punya tunggu burung itu belum balik juga. Tak disangka baru malam ini kuterima surat jawabannya. Aku takut bila sampai terjadi pertarungan di sarang jago-jago tersebut aku tak sanggup menahan diri." kata Li Bun-yang tertawa. Ketua Cing-im-koan paling sayang dengan adikku bahkan pernah mewariskan ilmu 80 .

. siapa tahu kehadirannya justru sangat membantu saudara Lim. dari mana kita bisa mendapat perahu untuk menyeberang?" kata Yu siauliong. "sudah tengah malam begini. silahkan melanjutkan perjalanan dengan menunggang kudaku" "Hahaha. terima kasih atas kebaikan-mu" seru Li Bun-yang tertawa. ia menguasai ilmu pertabiban dan pengobatan.. 81 . " usia mu lebih tua beberapa tahun dariku..com/ silat kepadanya. ombak sungai nampak menggulung-gulung bagaikan selaksa kuda yang sedang berkejaran sepanjang mata memandang hanya air sungai yang terbentang hingga ke ujung langit sana. ia segera melangkah ke depan meneruskan perjalanan Terpaksa Lim Han-kim dan Yusiau-liong menuntun kudanya masing-masing mengikuti di belakangnya. tambahnya: " Waktu sudah siang." Kemudian setelah berhenti sejenak. Dalam sekejap mata mereka telah tiba di tepi sungai. marl kita melanjutkan perjalanan" "saudara Li." Tiba-tiba Yu siau-liong berkata sambil menepuk kudanya... selain itu adikku amat cerdik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

biarpun di siang hari juga tak akan menemukan perahu tambang di sini. Baik usia. Li Bun-yang tak ingin raut mukanya dikenali dua orang gadis itu. Kedua orang itu adalah gadis-gadis berambut panjang. sedangkan Yu siau-liong sebera menegur sambil tertawa dingin: "Mau apa kalian mengejar ke mari?" 82 . Hanya dalam waktu singkat kedua orang itu sudah sampai di hadapan mereka bertiga." Pada saat itulah kedengaran suara langkah kaki manusia berkumandang dari kejauhan sana. Tampak dua sosok bayangan manusia berkelebat datang dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. paras muka maupun perawakan tubuhnya tak jauh berbeda dengan gadis berbaju hijau itu. Dengan sigap ketiga orang itu berpaling dan mengawasi datangnya suara tersebut. sedang rekannya adalah seorang gadis berbaju biru. cepat-cepat ia berdiri membelakangi mereka. satu di antaranya tak lain adalah nona berbaju hijau yang pernah tarung dengannya dipesanggrahan Tho-hoa-kit tadi.com/ "Tempat ini memang bukan tempat penyeberangan jangan lagi di tengah malam begini. hanya dia membawa sebilah pedang yang tersoren di punggungnya.

" seru Yu siau-liong sambil memutar pedangnya...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Selapis bunga pedang menyelimuti angkasa. berbeda dengan gadis berbaju biru itu." "Hmmm Kalau begitu tanya dulu pada-saudaraku ini." Pedangnya diayunkan ke muka melancarkan serangan. kemudian tanyanya: "siapa di antara mereka adalah kakakmu?" "Kedua-duanya Ada apa?" Gadis berbaju hijau itu tertegun." "Barang apa?" "Pil jinsom berusia seribu tahun. Nona berbaju hijau itu sudah pernah bertarung melawan Yu siau-liong. serunya tanpa terasa: "Banyak benar kakakmu" "sudah. "Mau apa kalian mengejar ke mari?" "Hmmm ingin minta suatu barang. tak usah banyak cakap. "sreeeetttt. ia tahu apa yang diucapkan bukan gertak sambal belaka." tukas Yu siau-liong sambil mencabut pedangnya. ia menjadi amat gusar.com/ Dengan sinar mata tajam nona berbaju hijau itu mengawasi mereka bertiga. Yu Siauliong segera memutar pedangnya dengan jurus "Cahaya 83 . bentaknya nyaring: "Kaupingin mampus rupanya" Dengan jurus "Gadis Langit Memutar Tombak" ia langsung tusuk dada bocah itu.

aku pingin hidup sampai delapan puluh tahun. seketika itu juga gadis berbaju biru itu dipaksa mundur sejauh satu langkah. "Traaaang.. Di tengah ejekan..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. setelah mengatur napas sebentar." Di tengah benturan nyaring. gadis berbaju biru itu kembali sudah menerjang ke depan. tusukan pedang nona berbaju biru itu sudah tertangkis oleh serangannya.. masa disuruh mampus sekarang. secara beruntun Yu siau-liong telah melancarkan tiga jurus serangan.. pedangnya telah melancarkan serangan balik yang tak kalah dahsyatnya. Tampaknya gadis berbaju biru itu sama sekali tak mengira kalau seorang bocah secilik itu ternyata memiliki jurus serangan yang begitu ganas dan kejam.." "Hmmm jangan harap kalian bisa meninggalkan tempat ini" tukas Yu siau-liong berteriak. sejak membendung tusukan gadis berbaju biru itu. lalu bisiknya: "Cici. Tak terlukiskan rasa kaget yang menyelimuti hatinya..com/ Emas Bagaikan Awan" untuk membendung datangnya tusukan itu.. pedangnya 84 ." ejeknya sambil tertawa. aku akan mencoba bertahan melawan mereka.. Cepat dia melirik nona berbaju hijau itu sekejap. "Waaah. cepat kau pulang mencari bala bantuan..

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. nona berbaju hijau itu memusatkan seluruh perhatiannya ke tengah arena.liong jauh lebih tangguh daripada lawannya. Dalam keadaan begini. cahaya putih yang saling menyambar itu tiba-tiba lenyap tak berbekas. Boleh dibilang semua sasaran yang dituju ujung pedangnya merupakan jalan-jalan darah penting di seluruh tubuhnya. masing-masing pihak berusaha mengerahkan segenap kemampuannya untuk menjatuhkan lawan. Gerak serangan yang digunakan gadis itu benarbenar ganas dan aneh. tapi untuk mengalahkannya dalam waktu singkat juga bukan suatu pekerjaan yang mudah. wajahnya nampak sangat tegang. Dua sosok bayangan manusia yang semula bergumul pun tahu-tahu berpisah satu sama lainnya 85 . Tampak cahaya putih menyelimuti seluruh angkasa.com/ dibabat berulang kali menyerang Yu siau-liong habishabisan. tampaknya ia sudah siap-siap beradu nyawa. lagi pula dia mulai menyerang dengan sepenuh tenaga. sepanjang pertarungan itu berlangsung. Mendadak terdengar Yu siau-liong membentak keras. Suatu pertempuran sengit pun segera berlangsung. sekalipun ilmu pedang yang dimiliki Yu siau. selapis kabut pedang mengelilingi tubuh kedua orang itu.

86 . sedang tangan kirinya menekan di atas bahu kanannya yang berdarah. bahkan akupun tak sanggup mengalahkan dia..." Nona berbaju hijau itu tertawa getir.com/ Yu siau-liong berdiri dengan pedang melintang di depan dada.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. wajahnya amat keren dan serius. Bersandar di tubuh gadis berbaju hijau itu. lukaku cukup parah. kemudian ia terhuyung-huyung mundur sejauh lima langkah. pedangnya terlepas dari genggaman. sambil menghela napas sedih ia berjalan menghampirinya. nampak nona berbaju biru itu berbisik lagi: "Cepatlah kabur menyelamatkan diri. lalu bertanya perlahan: "Parahkah lukamu?" "Ehmm. toh kembali ke markas pun tidak mungkin kau bisa hidup. Agaknya gadis berbaju hijau itu sudah menduga kalau rekannya akan terluka oleh pedang Yu siau-liong." "Aku mengerti. sehingga ia sama sekali tidak tercengang. sebaliknya nona berbaju biru itu nampak bergetar keras sekujur tubuhnya." Nona berbaju biru itu manggut-manggut sambil menahan sakit "Mungkin lengan kananku akan cacad selamanya." bisik Nona berbaju hijau itu sambil memungut kembali pedangnya yang tergeletak di atas tanah.

Begitu cepat gerakan tubuhnya bagaikan anak panah yang terlepas 87 .? Kalau tidak mengapa menuju ke tepi sungai?" sementara ia masih berpikir. "Nona. kegelapan malam yang kelam. kemudian sambil menggandeng tangan gadis berbaju biru itu ia berjalan menuju ke tepi sungai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Aku harus kabur ke mana? Mata-mata mereka tersebar di seantero jagad. kedua orang gadis itu dengan membusungkan dada telah berjalan menuju ke tengah sungai sikap mereka begitu pasrah seakan-akan kematian tidak menakutkan bagi mereka berdua." Di tepi sungai yang sepi. tunggu sebentar" bentak Lim Han. Yu siau-liong jadi sangat keheranan.. pikirnya: "Masa mereka berdua akan menyeberang ke tepi seberang dengan berenang. biar bersembunyi di ujung langit pun akhirnya toh tertangkap juga. setelah menyarungkan kembali pedangnya kepada dua orang gadis itu katanya: "Kalian boleh pergi" Gadis berbaju hijau itu mengeluarkan secarik sapu tangan untuk membalut luka di bahu rekannya. dua orang gadis itu berdiri saling berhadapan dengan air mata bercucuran pemandangan ini benarbenar menghibakan hati.kim tibatiba. Yu siau-liong berpaling sekejap ke arah kakaknya. dengan cepat ia melompat ke depan.

.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. mengapa kalian lantas mengambil keputusan pendek? Apakah kamu berdua tidak merasa bahwa tindakan semacam ini sangat tidak menghargai kehidupan kalian sendiri?" Tiba-tiba gadis berbaju biru itu menangis dengan air mata bercucuran." Tapi ketika dirasakan ucapan tersebut kelewat tak sopan. "Mau apa kau?" tegur nona berbaju hijau itu sambil menoleh ke arah Lim Han. apalagi nona berdua cuma gagal memperoleh obat jinsom mustika yang sebetulnya sudah kedahuluan dicuri orang.kim menghela nafas panjang: "Delapan sampai sembilan puluh persen kehidupan manusia di dunia ini tidak membahagiakan.. apa salahnya kalau kami mencari mati saja?" Lim Han. buru-buru ia menambahkan: "Tidak terbentang jalan kehidupan lagi buat kami berdua. dalam sekejap mata ia sudah tiba di depan kedua orang gadis itu.com/ dari busurnya. 88 .kim. Bagi kamu berdua sama sekali tak ada rugi-nya. ujarnya:"Buat apa kalian berdua mencari mati?" "Kau tak usah turut campur.kim mundur dua langkah. katanya. Perlahan-lahan Lim Han. lalu sekali cengkeram ia tarik kedua orang itu ke tepi sungai.

bila tak terpaksa ia segan bertanya." "Apa sih yang kau maksudkan tiga siksaan?" tiba-tiba Li Bun-yang menyela. kita tak sukar untuk membayangkan siksaan macam apakah itu. yang dimaksud tiga siksaan adalah siksaan air.com/ "Kami tak sanggup mengalahkan kalian. Li Bun-yang berkata: "Dari sebutan siksaan air dan siksaan api. lebih baik mati saja di sini. daripada pulang ke rumah hanya menderita akibat tiga siksaan. tak ada salahnya kalau kuterangkan kepadamu.. setelah manggut-manggut nona berbaju hijau itu berkata: "Kami toh akan mati. dia pun enggan banyak ber-tanya. begitu juga dengan sekarang. kepalanya tertunduk malu dan tak 89 ." Lim Han-kim bukanpemuda yang suka bicara. tapi siksaan manusia? Aku belum pernah mendengar sebelumnya... apakah kalian berdua bersedia memberi penjelasan agar menambah pengetahuanku?" Tiba-tiba paras muka kedua orang gadis itu berubah jadi merah padam. berarti selama hidup kami tak punya harapan lagi untuk memperoleh pil mustika itu. Kedua orang gadis itu saling berpandangan sekejap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. walaupun tidak mengerti. sambil menggoyangkan kipasnya. siksaan api dan siksaan manusia.

dari sikap kedua orang gadis itu ia segera menyadari apa yang dimaksud. "Kami saksikan banyak sekali saudara senasib yang mencoba melarikan diri." Begitu sampai di situ.. Li Bun-yang berpikir sebentar.com/ seorang pun bersedia menerangkan Li Bun-yang bukan orang bodoh. mengapa kamu berdua tetap putus asa?" "Aaaai. tiba-tiba ia bergidik dan tidak melanjutkan kembali kata-katanya.kim sekejap. tapi belum pernah kujumpai seorang pun di antara mereka yang berhasil dengan cita-citanya. Tapi dunia begitu luas.. kemudian tanyanya: "Apa yang harus kuperbuat sehingga kalian berdua melepaskan niat untuk bunuh diri? Katakan saja... kemudian biru menjawab: 90 . asal sanggup pasti akan kubantu." Nona berbaju hijau itu melirik Lim Han. penderitaan serta siksaan yang mereka terima sungguh tak terbayangkan oleh siapa pun. Begitu tertangkap dan dikirim balik." Gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang.. "Baiklah" ujarnya kemudian "Kalau kalian segan menjelaskan tak apalah..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. di mana pun kalian bisa menyembunyikan diri.

" " Kalau memang jinsom seribu tahun itu telah dicuri orang. mungkin jiwa kami dapat diselamatkan. gadis berbaju hijau itu berkata: "Tuan. pemuda itu mengira kedua orang gadis tersebut tentu minta bantuannya untuk mencarikan tempat persembunyian siapa sangka yang diminta kedua gadis itu adalah pil jinsom dari Lim Han. dengan begitu kami dua bersaudara baru dapat lolos dari tiga siksaan berat itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Dengan nama dan kedudukan keluarganya dalam dunia persilatan.kim mengerutkan dahinya. "sayang kalian berdua terlambat." Setelah menerima sapu tangan itu dan membaca isi surat serta meneliti lambang kupu-kupu dan elang di akhir surat. lalu berkata: "setelah memeriksa sapu tangan itu.com/ " Kecuali tuan itu bersedia menghadiahkan pil jinsom seribu tahun itu kepada kami. Lim Hankim justru tertawa lebar. asal kau bersedia menghadiahkan sapu tangan itu kepadaku.kim." 91 . pil jin-som seribu tahun itu sudah dicuri orang. mengapa kau masih pura-pura mati?" Lim Han. dari sakunya ia keluarkan sapu tangan putih. kalian berdua tentu akan mengerti bahwa apa yang kuucapkan benar.

92 . ia meneruskan langkahnya menuju ke tengah sungai. lalu katanya: "Kalau tuan keberatan. berarti dia akan kehilangan jejak sama sekali." sambil menggandeng nona berbaju biru itu. "Nona berdua. kami pun tak akan memaksa. untuk sesaat ia tak mampu menjawab. cuma kami harap kalian jangan menghalangi niat kami untuk bunuh diri lagi. untuk beberapa saat ia tak mampu mengambil keputusan Nona berbaju hijau itu serahkan kembali saputangan tersebut. Di tengah aliran arus sungai yang begitu deras dan pukulan ombak yang begitu besar.kim tiba-tiba sambil mengejar. jika kedua gadis itu sampai tercebur ke dalam sungai." teriak Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. harap tunggu sebentar. Menyadari bahwa persoalan ini serius.kim tertegun. sedang sapu tangan itu merupakan satusatunya jejak yang bisa menerangkan siapa pencuri obat tersebut Bila jejak tersebut sekarang dihadiahkan orang lain. pil jinsom seribu tahun itu mempunyai hubungan yang amat besar dengan keselamatan jiwanya. Perlu diketahui.com/ Lim Han. niscaya jiwa mereka akan hilang.

com/ "Tuan." "Yakinkah kalian berdua bahwa sapu tangan tersebut bisa menyelamatkan jiwa kamu berdua?" tanya Lim Hankim serius. kumohon biarlah kami berdua bunuh diri. tiba-tiba ia menarik tangannya kembali sambil serunya: "Kau sungguh-sungguh akan menghadiahkannya kepada kami?" Dengan air mata bercucuran dia awasi wajah Lim Ha kim tanpa berkedip. seakan-akan tidak percaya. sebab hanya jalan inilah yang bisa menyelamatkan jenazah kami dari kenistaan. Gadis berbaju hijau itu manggut-manggut. "Tentu saja sungguh" 93 . " Lambang kupu-kupu serta elang yang tertera di akhir surat itu pasti merupakan lambang dari pencuri obat mustika itu. tapi sebelum menyentuh sapu tangan tersebut. dengan adanya jejak tersebut berarti kami bisa pulang untuk memberi laporan kepada nona kami" " Kalau memang begitu. ambillah Gunakan untuk memberi laporan kepada nona kalian." sambil berkata demikian Lim Han-kim menyodorkan sapu tangan tersebut. Nona berbaju hijau itu mengulurkan tangan untuk menerima.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

soal apakah dia pemimpin dari pesanggrahan Thohoa-kit atau bukan." "soal apa?" "Tadi nona berdua mengatakan harus memberi laporan kepada nona kalian. kami sendiri pun kurang begitu jelas. mengapa tidak pergi menjumpainya?" "Boleh tahu bagaimana caraku menjumpainya?" " Cari saja Liok Ling di loteng Hui-jui-lo" selesai berkata cepat-cepat dia tarik tangan rekannya dan 94 . ada sesuatu ingin kutanyakan kepada nona sekalian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ setelah menerima sapu tangan itu. kepada rekannya ia berseru: "Kita tak usah mati" Tingkah lakunya begitu polos dan ke-kanak-kanakan. "Harap nona berdua tunggu sebentar. Mendadak Li Bun-yang melangkah ke depan menghalangi jalan pergi mereka berdua. bila kau memang bernyali. boleh kutahu apakah nona yang kalian maksudkan adalah pemimpin yang menguasai pesanggrahan Tho-hoa-kit?" Gadis berbaju hijau itu berpikir sebentar setelah itu baru sahutnya: "Kami hanya tahu menjalankan perintah dari nona kami. gadis berbaju hijau tersebut segera tertawa gembira.

dia seperti hendak mengucapkan sesuatu tapi kemudian niat tersebut diurungkan Wajahnya kembali teriihat murung 95 . "Aaaai. Li Bun-yang menghela napas panjang." Berkilat sepasang mata Lim Han-kim. dunia persilatan penuh dengan kelicikan dan tipu muslihat. seandainya adikku berada di sini.com/ terburu-buru meninggalkan tempat itu Memandang bayangan punggung kedua orang gadis itu hingga lenyap di kejauhan. dia berpaling dan bisiknya: "saudara Lim. dia pasti bisa mencarikan akal untuk menyeberangi sungai ini. maka soal itu pun tidak terlalu dipikirkan di dalam hati. bagaimana mungkin kau bisa bergerak dalam dunia persilatan?" Lim Han. memandang arus sungai yang mengalir deras dia hanya membungkam diri. Li Bun-yang mengerti bahwa pemuda itu memang tak suka banyak bicara. bila kau harus bersikap jujur terhadap setiap orang.kim hanya tertawa hambar. dia seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi segera diurungkan setelah termenung sejenak. kembali ujarnya: "Tampaknya kita tak bisa menyeberangi sungai malam ini" "Bagaimana kalau kita menuju ke dermaga penyeberangan?" usul Yu siau-liong sambil angkat bahu. Li Bun-yang menghela napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tiba-tiba. Terlihat beberapa batang pohon besar tumbuh beberapa kaki dari situ. Cepat serunya: "Lebih baik kita bersembunyi di sana" 96 . muncul setitik cahaya lampu di kejauhan. Di sisinya terlihat pula sebuah kuburan besar. seolah-olah perasaannya sedang diselimuti kekesalan yang dalam sehingga tidak tertarik oleh persoalan apa pun. kepada Lim Han-kim bisiknya: "Saudara Lim. Li Bun-yang segera curiga setelah melihat kehadiran perahu itu. coba kita lihat dulu apa yang sebenarnya akan terjadi" BAB 4. di tengah gulungan ombak dan arus sungai yang deras.com/ dan sedih. begitu mendengar peringatan itu cepat-cepat dia periksa keadaan di sekelilingnya. perempuan Perahu Misteri Yu Siau-liong cerdik lagi cekatan. di tengah malam buta begini dari mana datangnya perahu besar itu? Aku rasa lebih baik kita sembunyikan diri. Dengan pengalaman yang begitu luas. Tak lama kemudian muncullah sebuah perahu yang amat besar meluncur mendekat.

Perahu besar itu meluncur datang dengan cepatnya. seolah-olah sama sekali tidak menyadari perbuatan kedua orang rekannya. Perlahanlahan perahu itu makin merapat ke tepi daratan. Tiga buah layar yang besar mulai digulung. sebaliknya Lim Han-kim seperti tidak menyadari akan bahaya.com/ "Saudara cilik. Tampak bayangan manusia bergerak di ujung geladak. Terompet yang ditiupnya keras-keras mengeluarkan bunyi yang amat memekakkan telinga. Dalam sekejap mata mereka telah menyembunyikan diri baik-baik. Yu siau-liong dengan menuntun kedua ekor kudanya menyusul di belakang pemuda tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sedang daya luncur perahu pun semakin melambat. Pintu ruang 97 . suara terompet itu dapat terdengar sampai puluhan li jauhnya. jelas sudah perahu itu siap mendarat seorang manusia berbaju hitam yang berperawakan tinggi besar berdiri di ujung perahu. kau benar-benar teliti" puji Li Bun-yang sambil tertawa dan manggut-manggut Tanpa membuang waktu. dalam waktu singkat telah sampai di tepi sungai. ia masih berdiri di tepi sungai dengan termangumangu. Cahaya lentera dalam perahu pun makin lama semakin terang. ia bergerak lebih dulu menuju ke balik pohon. Di tengah keheningan malam begini. lalu sebuah papan dihubungkan dengan darat.

98 . Mengikuti di belakang kedua orang dayang cilik tadi adalah empat orang bocah berusia empat. Di sekeliling tempat itu pun penuh penjagaan. sementara keempat orang bocah berbaju hitam yang menyoren pedang itu dengan cepat menyebar dan mengurung Lim Han. tapi tidak jelas terlihat apa yang sebenarnya sedang mereka sibukkan. Dengan langkah yang lemah gemulai mereka melewati papan menuju daratan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ dalam perahu terbuka dan muncullah dua buah lampu lentera.kim. sinar lentera masih menerangi ruang perahu itu. masing-masing menyoren sebilah pedang di punggungnya. Dalam pada itu dua orang dayang pembawa lentera tadi sudah berdiri diam di tepi sungai. rambutnya yang panjang berkibar-kibar pula terhembus angin malam. sementara itu di geladak perahu kelihatan banyak orang sedang sibuk hilir mudik kian ke mari.lima belas tahunan yang berbaju hitam. Ketika Lim Han-kim coba memperhatikan tampak olehnya dua orang yang membawa lampu lentera itu adalah dayang kecil berbaju hijau. Baik dandanan maupun perawakan tubuh mereka seimbang. Pita merah di ujung pedang mereka berkibar-kibar tertiup angin malam yang kencang.

mereka hanya mengawasi Lim Han.." Serentak keempat bocah berbaju hitam itu meluruskan tangan kirinya ke atas lalu sejajarkan sikunya dengan dada. Masing-masing berdiri di satu sudut dan mengepung Lim Han-kim rapat-rapat sementara pedangnya telah dicabut ke luar. pedang di tangan kanan ditumpangkan pada lengan kiri dan bersikap sangat menghormat Kedengaran suara rendah dan berat itu bergema lagi: "Gusur ke atas perahu si pengintip itu" "Terima perintah Nio-nio" jawab keempat bocah itu serentak 99 ..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Jelas keempat bocah berbaju hitam itu belum mempunyai pengalaman dalam menghadapi musuh. seakan-akan sedang menantikan sesuatu. tapi kemudian mengalihkan kembali perhatiannya ke arus sungai yang mengalir deras di tengah sungai.. siap-siap melancarkan serangan.kim dengan termangu-mangu. saat itulah dari balik ruang perahu di kejauhan situ. setelah mengepung. berkumandang suara perintah yang rendah lagi berat: "Atas perintah dari Nio-nio.com/ Perlahan-lahan Lim Han. Tapi anehnya keempat orang itu tidak segera melancarkan serangan.kim mengalihkan pandangannya memandang sekejap wajah keempat bocah berbaju hitam itu.

ujung senjata mereka selalu mengancam keempat jalan darah penting di tubuh lawannya. Ketika ujung pedang itu sudah hampir menyentuh tubuh Lim Han-kim. Dengan gusar kembali bocah itu membentak "Congek rupanya kamu?" sambil maju ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian hardiknya lagi: "Aku suruh kau naik ke perahu.com/ Mereka bergerak ke depan sambil membuka sebuah jalan lewat menuju ke arah perahu. keempat bocah dengan pedang terhunus itu tetap mengawasi lawannya tak ber-kedip. Bagaikan sedang menghadapi musuh be-sar. seakan-akan dia tak mendengar perintah itu. Lim Han-kim memandang arus sungai dengan termangu. ia lancarkan sebuah bacokan ke tubuh anak muda tersebut. 100 . sinar matanya berkilat sekejap tapi segera berubah murung kembali Dipandanginya keempat bocah berbaju hitam itu sekejap lalu perlahan-Iahan maju ke depan. seolah-olah tidak merasa ada bacokan yang mengarah ke tubuhnya. tiba-tiba bocah berbaju hitam itu menarik kembali serangannya. "Cepat naik ke perahu" bentak bocah berbaju hitam yang berdiri di sebelah kiri. Lim Han-kim tetap berdiri tak bergerak. dengar tidak?" Lim Han-kim berkerut kening.

setelah melewati papan penyeberangan sampai di ujung geladak. perlahan-lahan dia berjalan menuju ke perahu raksasa itu. Mungkin juga ia yakin dengan keampuhan ilmu silatnya sehingga terhadap ancaman pedang lawan yang mengarah keempat buah jalan darahnya itu. bila salah satu di antara bocah berbaju hitam itu benar-benar melancarkan serangan. Keempat bocah berbaju hitam itu serentak menggetarkan pedangnya membentuk berkuntum. kemudian baru melangkah masuk ke dalam ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dua buah lilin sebesar lengan bocah mencorongkan sinar terang dalam ruangan perahu itu 101 .com/ Dalam keadaan begini. Tapi pemuda berwajah murung itu benar-benar memiliki nyali yang besar.kuntum bunga pedang yang membias di sekeliling arena. hardiknya lagi: " Cepat masuk ke dalam ruangan" Lim Han-kim memperhatikan sekejap sekeliling tempat itu. Dengan sikap yang dingin dan kaku. "Ajak dia masuk ke dalam ruangan" suara perintah tadi bergema lagi dari dalam ruangan. niscaya Lim Han-kim akan terluka parah dan bermandikan darah. ia segera jumpai lagi belasan orang lelaki berbaju ketat warna hitam berdiri serius di sekitar situ. ia sama sekali tidak menaruh perhatian.

dari balik ruang dalam kedengaran suara kemerincingan nyaring. kursi di belakang meja itu dalam keadaan kosong. siap menunggu perintah Nio-nio selanjutnya" Lim Han-kim sama sekali tak menggubris sikap bocahbocah itu. sementara dia masih termangu. Ketika terkena sorotan sinar lilin mutiara-mutiara itu segera memantulkan sinar gemerlap yang amat menyilaukan mata. Lim Han-kim sama sekali tidak berpaling. Dekat dinding sebelah belakang. dia masih memandangi lukisan pemandangan alam yang 102 . disusul kemudian muncul empat orang dayang kecil berbaju hijau yang mengiringi seorang nyonya berbaju kuning. di balik kain tirai be^arna kuning. ditambah delapan biji mutiara sebesar kelengkeng tertera di dinding berlapiskan kain kuning tadi. terdapat sebuah meja. Bocah di sebelah kiri segera menjura sambil melapor: "Tawanan telah sampai. ia tetap berdiri santai sambil berpangku tangan dan menikmati lukisan pemandangan alam yang tergantung di dinding.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kain sutera berwarna kuning menghiasi keempat belah dinding ruang perahu itu. Dengan sikap yang amat menghormat keempat bocah berbaju hitam itu berdiri berjajar di depan kursi itu.com/ Empat buah lentera berbanjar di sisinya.

tapi mengandung wibawa yang luar biasa.com/ tergantung di dinding. seakan-akan tak sadar kalau dalam ruang perahu itu telah muncul serombongan manusia lagi. Ternyata nyonya berbaju kuning itu meskipun memiliki suara yang merdu seperti kicauan burung nuri. Terdengar nyonya berbaju kuning itu dengan suaranya yang merdu kembali menengur: "Setelah bertemu aku. sekalipun tubuhnya mengenakan pakaian kuning yang halus dan mahal harganya. berani amat kau tidak memberi hormat. setelah mengambil tempat duduk di kursi kebesaran itu. ia tetap membungkam diri dalam seribu bahasa. namun tidak mengurangi keseraman penampilannya. hmmm Besar nian nyalimu" Lim Han-kim hanya tertawa hambar. namun memiliki wajah yang amat jelek dan menyeramkan Mukanya penuh noda-noda berwarna hijau dan putih. Tapi ia segera tertegun dibuatnya. 103 . nyonya berbaju kuning itu baru membentak: "Kau mengerti dosamu?" Walaupun nada suaranya merdu bagaikan kicauan burung nuri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. membuat siapa pun segan untuk melihatnya kembali. hal mana membuat Lim Han-kim berpaling tanpa terasa.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dia keluarkan sebuah cambuk kulit dari bawah meja. lalu diayunkan ke tubuh pemuda itu.com/ "Hey. sedikit pun tidak merasa takut apalagi ngeri. teriaknya marah: "Aku tak percaya kalau di dunia ada orang yang tahan siksaan badan. seakan-akan tidak mendengar teguran tersebut Nyonya berbaju kuning itu bertambah gusar setelah melihat sikapnya yang dingin dan tidak perduli. tuli rupanya kamu?" bentak nyonya berbaju kuning itu lagi dengan penuh kegusaranLim Han-kim mengerutkan keningnya. belum pernah kujumpai di dunia ini ada orang yang berani memandang enteng diriku" Lim Han-kim angkat kepalanya memandang nyonya berbaju kuning itu sekejap lalu pelan-pelan menundukkan kepalanya lagi. agak segan dia bertanya: "Ada apa?" Nadanya tetap dingin. Sikap seperti ini segera membuat nyonya berbaju kuning itu tertegun. hambar dan santai. 104 . hmmm Cambuk dulu dua puluh kali" Satu di antara keempat dayang berbaju hijau yang berdiri di belakang nyonya berbaju kuning itu menyahut. sampai lama sekali dia termenung sebelum katanya lagi: "Hmmm.

he.." jengek nyonya berbaju kuning itu sambil tertawa dingin.com/ Dengan suatu gerakan enteng Lim Han-kim membalikkan badan menghindari serangan itu. Dalam sekejap mata dayang kecil berbaju hijau itu sudah melepaskan dua puluh kali cambukan. Dayang kecil berbaju hijau itu serentak menarik kembali cambuknya. gagal melukai musuhnya ia jadi malu setengah mati. Pipinya berubah jadi merah membara. 105 . sementara pembicaraan masih berlangsung..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Deruan angin serangan yang memekak telinga pun bergema memenuhi seluruh ruang perahu. di tengah bayangan cambuk yang menyambar dan membabat terlihat badannya menyelinap kian ke mari dengan entengnya. rupanya manusia latah yang menganggap ilmu silatnya sudah cukup mahir. dayang kecil berbaju hijau itu sudah menarik kembali cambuknya pergelangan tangannya digetarkan. he. "Tahan" Tiba-tiba nyonya berbaju kuning itu menghardik. cambuk tersebut langsung membabat miring ke samping. "He. namun tak satu pun yang berhasil mengenai badan Lim Han-kim. Lim Han-kim gerakkan sepasang bahunya.. Ujung cambuk yang menimbulkan suara desingan angin tajam menyambar lewat dari sisi bajunya...

Gemerincingan suara nyaring bergema membelah keheningan Perlahan-lahan nyonya berbaju kuning itu meninggalkan tempat duduknya dan maju ke tengah arena. rasanya ilmu meringankan tubuh yang kau miliki benar-benar sudah mencapai kesempurnaan" Lim Han-kim menghela napas panjang: "Aaaai. susah untuk orang lain menduga apakah ia sedang gembira atau marah.com/ Lim Han-kim sendiri tetap bersikap dingin dan hambar. ditambah giginya yang rapi 106 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ternyata punya kemampuan yang dapat diandalkan. suara perempuan itu benar-benar merdu merayu. kemudian katanya: "Tak heran kau begitu sombong dan latah.. katanya: "Belum pernah ada orang yang berani mengintip bila perahuku sedang berlayar lewat. Dari tangan si dayang kecil tadi ia minta cambuk kulit tersebut." Tiba-tiba ia berhenti bicara dan pusatkan perhatian untuk mendengarkan sesuatu. Kalau kulihat dari kemampuanmu yang bisa menghindari cambukan hanya dalam ruang beberapa depa saja.. apa sebenarnya maksud kalian menawanku ke dalam perahu ini?" Tiba-tiba nyonya berbaju kuning itu tertawa sehingga nampak sebaris giginya yang putih bersih dan rapi.. hubungan antara kita bagaikan air sumur yang tidak mencampuri air sungai.

tahu-tahu cambuk kulit itu sudah menyambar ke muka langsung menggulung sepasang kaki Lim Han-kim. Gerakan tubuh yang begitu lincah. cambuknya kembali diayunkan menyapu miring ke samping. Nyonya berbaju kuning itu segera menyentak pergelangan tangan-nya. "Asal kau dapat menghindari tiga jurus serangan cambukku." Lim Han-kim menghimpun tenaga dalamnya. Kalau tidak memandang wajahnya yang amat jelek." jengek nyonya berbaju kuning itu sambil mengernyitkan dahi. pasti akan kuijinkan kau turun dari perahu ini dengan selamat. Tenaga pukulan yang sangat kuat langsung menggetarkan cambuk itu hingga mental ke belakang. mengikuti gerak sambaran cambuk itu dia bersalto satu kali di udara. lalu melayang turun kembali ke pos isi semula. tiba-tiba berkelebat sinar perak dari ujung bajunya langsung menghantam ujung cambuk yang dilancarkan nyonya berbaju kuning itu. Lim Han-kim mengibaskan tangan kanannya. hebat benar kepandaianmu. orang pasti akan membayangkan betapa cantik dan menariknya perempuan itu. setelah termangu sekejap. 107 . ringan dan cepat itu langsung mengejutkan nyonya berbaju kuning itu. "Hmmm. tegurnya dingin. Tiba-tiba Lim Han-kim membalikkan tubuhnya dan melangkah ke luar dari ruang perahu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ dan putih.

cambuk yang semula menusuk lurus tahu-tahu berputar arah di tengah jalan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebaliknya bagi nyonya berbaju kuning itu.com/ pergelangan tangannya kembali digetarkan cambuk kulit itu semula lemas tahu-tahu menjadi tegang dan kaku langsung menusuk ke dada lawan. Perubahan dengan menggunakan tenaga yang dilakukan dalam waktu singkat semacam ini merupakan ilmu silat yang amat langka dalam dunia persilatan Mimpi pun Lim Han-kim tidak menyangka kalau cambuk yang sedang menusuk ke dadanya ternyata memiliki tiga macam kekuatan yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Tatkala ujung cambuk dan cengkeraman pemuda itu hampir bersentuhan. ketika hampir menyentuh tanah. ia kibas tangan kirinya. Untuk sesaat dia tak sanggup menghadapinya. 108 . Dengan keras lawan keras ia cengkeram cambuk lawan. tiba-tiba nyonya berbaju kuning itu merendahkan pergelangan tangannya. tapi sayang kekuatan yang terkandung dalam cambuk itu sudah jauh berkurang sehingga tak mampu untuk melukai lawan. ujung cambuk itu langsung menghantam lutut kanannya. cambuk itu berbelok menyambar ke kanan. Lim Han-kim mengerutkan kening. meski ia sanggup menggunakan tiga macam tenaga yang berbeda dalam waktu yang bersamaan di dalam cambuk itu dan tepat menghantam lutut kanan Lim Han-kim.

Terlihat bayangan kuning berkelebat lewat.com/ Begitu ujung cambuk menghantam lutut kanan pemuda itu. jelas dia sudah siap menggunakan kekerasan untuk memaksa keempat bocah berbaju hitam itu menyingkir dari posisi pintu ruang kapal. tunggulah perintah dari Nio-nio" "Ada apa?" 109 . wajahnya nampak lebih murung dan sedih. diiringi suara gemerincingan nyaring. Nyonya berbaju kuning itu sudah meninggalkan ruangan dan lenyap dari pandangan. Tampaknya mereka sudah siap menghadang jalan pergi pemuda itu. Dengan wajah murung Lim Han-kim memperhatikan sekejap sekeliling ruangan. kemudian perlahan-lahan maju ke depan. diawasinya dayang kecil berbaju hijau itu tanpa berkata-kata "siangkong" ujar dagang itu sambil tersenyum. Lim Han-kim berhenti sambil berpaling. senjata tersebut langsung lemas dan jatuh ke tanah. "Tunggu sebentar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tuan" Mendadak seorang dayang kecil berbahu hijau memburu datang sambil berseru. Keempat bocah berbaju hitam itu dengan pedang terhunus telah berdiri berjajar di muka pintu ruangan. Dari sikapnya itu. Lim Han-kim berdiri termangu diposisi semula. " Harap tunggu sebentar.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia tetap meneruskan langkahnya ke depan"Berhenti" bentakan lembut kembali berkumandang dari belakang tubuhnya. mampus" Dengan cekatan dia menerjang ke luar dari ruang perahu. Serentak keempat bocah berbaju hitam itu menggerakkan pedangnya melancarkan serangan. dia balas membentak: "Siapa berani menghalangiku. ia meneruskan langkahnya keluar dari ruang perahu itu. "Kecuali kalian mampu menghalangi kepergianku" Alis matanya berkerut.com/ "Masa cuma kata-kata itu yang bisa kau ucapkan?" tegur si dayang sambil tersenyum. Lim Han-kim sama sekali tak perduli seakan-akan tidak melihat adanya kabut pedang yang menyelimuti di sekitar situ. selapis kabut pedang segera menyelimuti seluruh angkasa. kau seorang bisa pergi dari sini dengan mudah?" Lim Han-kim tertawa hambar. katanya: "Setiap orang yang berada di perahu ini mengerti silat dan rata-rata berkepandaian tinggi Kau anggap dengan kemampuan yang kamu miliki. Dayang berbaju hijau itu agak tertegun. Lim Han-kim tidak perduli. sinar matanya berkelebat tibatiba terlintas selapis cahaya terang dibalik wajahnya yang murung. Empat bilah pedang dengan membawa empat gulung cahaya tajam secepat kilat menyambar pula ke 110 .

Ternyata perahu itu sudah berada di tengah sungai. Begitu berhasil menghancurkan serangan pedang yang menghalangi jalan perginya. namun begitu turun tangan cepatnya bagaikan sambaran kilat Di antara ayunan tangan kanannya tahu-tahu ia sudah cengkeram pergelangan tangan kanan seorang bocah berbaiu hitam itu. Delapan orang manusia berbaju hitam dengan senjata terhunus berdiri di sekeliling geladak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ketiga bilah pedang itu sudah terpental ke belakang. kemudian dengan menggunakan pedang di tangan bocah tersebut dia tangkis serangan ketiga orang lawan lainnya.. Terhadap datangnya ancaman itu Lim Han-kim tidak menggubris. Dalam posisi demikian. tampaknya rombongan 111 . sesungguhnya dia sudah kehilangan kemampuannya untuk menguasai senjata tersebut Bukan kepalang rasa terkejut dan ngerinya waktu itu. "Traaaang. Tapi apa yang kemudian terlihat di sekelilingnya membuat pemuda itu tertegun. jika dilihat dariposisi yang mereka tempati. masing-masing menusuk empat buah jalan darah penting di tubuh Lim Han-kim. Lim Han-kim segera menerjang ke luar dari ruang perahu. meskipun bocah berbaju hitam itu masih memegang pedang.com/ depan. sepintas lalu ia nampak seperti tak siap.." Dengan menimbulkan benturan nyaring.

ia tak sanggup menopang tubuhnya lagi hingga perlahan-lahan terperosok duduk di lantai. sehingga mereka pun tak berani sembarangan bertindak 112 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sorot matanya dialihkan ke tengah sungai dan termangu. sementara itu. sinar matanya makin memudar.mangu. sepasang alis matanya berkerut. tiba-tiba saja bagaikan orang yang terserang penyakit parah. gempurannya yang jitu dan hebat tadi rupanya masih meninggalkan kesan mendalam di benak orang-orang berbaju hitam itu. kini nampak bertambah murung. Walaupun begitu. sehingga tak seorang pun di antara mereka berani bertindak sembarangan sikap Lim Han-kim makin lama kelihatan semakin loyo. Wajahnya yang semula sudah murung. mereka sudah mulaijeri dan ngeri terhadap kehebatan ilmu silat Lim Han-kim. Lim Han-kim berlagak seakan-akan tidak melihat kehadiran ke delapan jago bersenjata yang berdiri dengan wajah membunuh itu. Untuk beberapa saat lamanya kedua belah pihak sama-sama berdiam diri tanpa melakukan sesuatu pun. keempat bocah berbaju hitam tadi telah mengejar pula ke luar dari ruang perahu.com/ tersebut sedang membentuk sebuah barisan yang khusus dipakai untuk menghalau terjangan musuh. ia berdiri termangu di sana bagaikan sebuah patung. namun.

com/ Angin malam berhembus kencang. dari deruan angin dan deruan ombak yang ramai dapat disimpulkan bahwa perahu tersebut telah berada di tengah sungai. suasana tetap hening.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. timbul rasa heran di hati kecilnya. sepenanakan nasi lamanya telah lewat. dua orang dayang kecil berbaju hijau tibatiba muncul di geladak sambil berkata: "Nio-nio ada perintah. setelah manggutmanggut. dia berjalan mengikuti kedua orang dayang itu. sesudah melewati ruang perahu yang megah dan mewah itu. "sungguh tak terduga sikapnya dapat berubah-ubah semudah ini. silahkan masuk ke mari. "Aneh benar watak pemuda ini. tanpa suatu kejadian pun. saat inilah. harap siangkong masuk ke ruang belakang untuk berbincang-bincang ." 113 . " Perlahan-lahan Lim Han-kim berdiri. Lim Han-kim melangkah masuk ke ruang belakang. dayang berbaju hijau yang di sebelah kiri membuka sebuah tirai kuning di sampingnya seraya berseru: "Siangkong. Tampaknya dua orang dayang kecil berbaju hijau itu tidak menyangka kalau pemuda berilmu tinggi yang nampak sombong dan takabur? ini secara tiba-tiba dapat berubah menjadi begitu lembut dan penurut." pikirnya." Di bawah iringan kedua orang gadis itu. sepi. suara ombak memekikkan telinga.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Lim Han-kim memperhatikan sebentar sekeliling ruangan itu, kemudian melangkah masuk, Dayang berbaju hijau itu segera turunkan kembali tirai kuningnya dan merapatkan pintu ruangan. Tempat itu merupakan sebuah ruangan yang kecil tapi indah dan rapi, empat belah dindingnya berwarna biru langit, sebuah meja berukiran indah terletak di tengah ruangan, Di atas meja telah tersedia empat macam hidangan lezat dan arak wangi. Waktu nyonya berbaju kuning itu sudah menanggalkan dandanan mewahnya, kini dia memakai baju panjang berwarna biru langit Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai di bahu, ia berdiri di depan jendela, membiarkan angin sungai mengibarkan rambut serta bajunya. Lim Han-kim memperhatikan sebentar situasi di sekelilingnya, kemudian sambil bersandar di dinding ruangan, ia berdiri membungkam. "Apakah kau anggap aku jelek sekali?" Terdengar suara merdu itu berkumandang, Lim Han-kim hanya mengerdipkan matanya beberapa kali, dia tetap membungkam diri. suara merdu itu bergema lagi: "Aku bernama Liu Bi-ji, tapi orang jarang memakainya untuk menyebutku biasanya orang memanggilku Kim Nio-nio, kau akan memanggilku dengan sebutan yang mana?" Kali ini Lim Han-kim berkedip pun tidak, apalagi menjawab.
114

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Eeei, mengapa kau membungkam terus?" tegur Kim Nio-nio. sambil berbicara, perlahan-lahan ia membalikkan badan. Ketika menjumpai Lim Han-kim berdiri sambil pejamkan mata, kembali ia berkata sambil menghela napas panjang: "Maukah kau membuka mata menatap wajahku?" Dengan mata tetap terpejam Lim Han-kim berkata: "Sebenarnya apa maksudmu menawanku ke perahu ini? cepat bebaskan aku kalau tidak...." "Hahahahaha... kalau tidak mengapa?" Kim Nio-nio tertawa terkekeh kekeh, "setiap orang yang pernah singgah di istana perahuku ini, selalu hanya ada dua pilihan...." "Hmmm, dua pilihan yang bagaimana?" "Kesatu, bersedia takluk dan jadi anak buahku, Kedua, mati dan mayatnya ditenggelamkan ke sungai untuk umpan ikan." Lim Han-kim tidak menggubris lagi, perlahan-lahan dia sandarkan tubuhnya di dinding perahu lalu pejamkan mata, diam-diam ia putar otak mencari akal untuk meloloskan diri Kim Nio-nio merupakan seorang jago kawakan yang sangat berpengalaman di dalam dunia persilatan, entah
115

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sudah berapa banyak tokoh silat yang berhasil dikalahkan atau ditaklukkannya, Tapi menghadapi pemuda dingin yang tenang dan berkepandaian ampuh ini, dia merasa sedikit serba salah. Namun bagaimanapunjuga ia sudah cukup makan asam garam, ia sadar untuk menghadapi manusia yang tak takut mati dan tidak tertarik dengan pangkat serta kekayaan ini dia mesti bertindak secara halus. Dia harus menunggu sampai pemuda itu berbicara lebih dulu, kemudian mencari titik kelemahan dari pembicaraannya dan mempergunakannya untuk memaksa dia menuruti kehendak hatinya. Dia yakin setiap manusia pasti punya kelemahan, hanya kelemahan setiap orang berbeda. Karena itu Liu Bi-ji membalikkan badan memandang ke luar jendela dan tidak, berbicara lagi. Ternyata dugaannya benar juga, ketika sampai lama tidak mendengar perempuan itu berbicara, Lim Han-kim jadi habis sabarnya, tanpa terasa dia membuka matanya kembali Keningnya segera berkerut setelah menjumpai perempuan itu hanya memandang ke luar jendela seakan-akan sedang kenikmati keindahan malam, diamdlam pikirnya: "sekarang, perahu ini berada di tengah sungai, jelas aku tak bisa memaksa untuk menepi lagi, Agaknya aku
116

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mesti membekuk Kim Nio-nio dengan serangan kilat, begitu tertangkap aku akan memaksanya untuk menghantarku ke daratan.,.." Di tengah hembusan angin malam, tiba-iiba terdengar suara orang sedang memanggil toakonya, suara itu penuh rasa cemas dan panik, Lim Han- kim segera mengenali suara itu sebagai suara adiknya, Yu siongliong. satu ingatan segera melintas dalam benaknya, ia tak dapat menanti lebih lanjut dengan membiarkan perahu itu terbawa arus semakin menjauhi tempat tersebut Berkilat sepasang mata pemuda ini, dengan suatu gerakan cepat bagaikan sambaran kilat ia melejit ke hadapan Kim Nio-nio lalu mencengkeram bahunya dengan sambaran kilat Biarpun Kim Nio-nio sedang berdiri membelakanginya, tapi ia seakan-akan punya mata di punggungnya, Begitu Lim Han- kim bergerak maju, dia pun memutar badannya secara tiba-tiba dan menghindar sejauh lima depa ke samping. Di bawah sinar lentera, tampak matanya yang mendelik besar memancarkan sinar kecerdikan, sambil tersenyum tegurnya: "Tak kusangka manusia macam kau pun berani membokong orang" Kontan Lim Han-kim merasakan mukanya jadi merah padam dan panas, cepat-cepat serunya. "Kalau kau tidak
117

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

cepat-cepat menghantarku ke darat, jangan salahkan kalau kuserang lagi dengan lebih ganas." Kim Nio-nio tersenyum, "saat ini malam sudah larut, lagipula hidangan lezat dan arak wangi sudah tersedia. Apakah kau tidak merasa bahwa pertarungan dalam keadaan begini hanya akan merusak suasana?" sekalipun wajahnya penuh bopeng, namun selagi tersenyum, perempuan itu punya daya pikat yang amat menawan. Lim Han-kim berusaha mengendalikan gejolak perasaannya, setelah tenang sahutnya dingin: "saudara ku sedang mencariku, aku harus mendarat sekarang juga." Kembali Kim Nio-nio tertawa hambar, "Di kolong langit dewasa ini, belum pernah ada orang yang berani memerintahku untuk berbuat sesuatu yang menentang kehendak hatiku." Lim Han-kim tidak banyak bicara lagi, sambil membalikkan tubuh secepat petir dia menerjang maju, sementara tangan kanannya melepaskan sebuah pukulan, Kembali Kim Nio-nio menggerakkan bahunya, tahu-tahu dia sudah menyingkir lagi sejauh tiga depa. Lim Han-kim kuatir tenaga pukulannya merusak dinding ruangan perahu, sebelum serangannya menyentuh benda tersebut tiba-tiba saja dia menarik kembali pukulannya sambil melepaskan sebuah totokan.
118

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan santai Kim Nio-nio menjinjing gaunnya sehingga nampak kakinya yang putih bersih, sekali melompat ia sudah meloloskan diri dari totokan kilat tersebut, "Eeei, rupanya kau benar-benar ingin tarung denganku." tegurnya sambil tertawa. "Baiklah, kalau ingin bertempur, lebih baik nikmati dulu hidangan yang sudah tersedia kemudian kita bertarung sepuasnya di geladak perahu sebelah sana...." Begitu dua kali serangannya gagal mencapai sasaran, Lim Han- kim segera menarik kembali tangannya melintang sejajar dada. Kemudian secepat kilat dia mengejar ke muka dan melepaskan satu serangan hgi dengan jurus "Membersihkan Debu Berbincang santai." Kim Nio-nio tertawa terkekeh- kekth, "Hahaha... hatihati, jangan sampai menghancurkan cawan dan mangkuk di meja." ejeknya, Di tengah suara tertawanya yang merdu ia melompat ke atas dan lagi-lagi berhasil menghindari diri dari sergapan tersebut Lim Han- kim mendengus dingin, menggunakan kesempatan selagi tubuh lawan belum melayang turun ke lantai, telapak tangan kanannya yang sejajar dada kembali melepaskan sebuah pukulan cepat. serangan tersebut boleh dibilang dilepaskan tepat pada saatnya, bersamaan ketika kaki Kim Nio-nio
119

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

melayang turun ke lantai, angin pukulan Lim Han- kim yang keras telah menyambar tiba. Jangan dilihat Kim Nio-nio hanya seorang perempuan yang lemah lembut, ternyata dia memiliki ilmu silat yang betul-betul mengerikan, dalam keadaan begini ia sama sekali tidak panik, Di antara ayunan tangannya, mendadak tubuhnya melejit lurus ke atas. Kakinya menyusut ke atas dan di sela-sela waktu yang amat singkat ia sudah berjumpalitan di udara lalu melayang turun di atas bangku di sisi ruangan. "Hebat nian ilmu merintangkan tubuh perempuan ini...." puji Lim Han-kim termangu sejenak, Cepat-cepat dia menarik kembali serangannya sambil bersiap sedia. Dengan suatu gerakan yang ringan tapi amat indah, Kim Nio-nio melayang turun ke atas bangku kuyu itu setelah membereskan rambutnya yang terurai, katanya sambil tersenyum: "Kau tak boleh bertarung lagi...." sementara itu suara teriakan Yu siau-liong kedengaran makin menyayat hati, suaranya melengking berbaur dengan suara ombak membuat pemandangan yang amat tak sedap. Wajah Han-kim berubah semakin berat dan gelap. sesudah berpikir sejenak, mendadak ia menerjang ke luar dari ruangan-

120

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Berhenti" bentakan nyaring menggema di udara. Tiba-tiba Kim Nio-nio melompat ke depan, secepat kilat jari tangannya menyambar ke muka melepaskan sebuah cengkeraman Lim Han-kim membalikkan tubuhnya, dengan ujung jari telunjuknya dia balas menotok urat nadi perempuan itu Kim Nio-nio merendahkan pergelangan tangannya ke bawah, lalu berbalik menotok jalan darah "Ci-ti-hiat" di dada Lim Han-kim Tampak dua jari tangan saling berputar, sebentar naik sebentar turun, dalam sekejap mata kedua belah pihak telah bertarung lima gebrakan. Kelima jurus gebrakan tersebut dilakukan sama-sama cepat dan sama-sama berbahayanya, masing-masing pihak berusaha merobohkan lawannya dalam waktu tercepat. Tiba-tiba Kim Nio-nio melepaskan sebuah tendangan kilat, di antara gaunnya yang berkibar, kelihatan betis dan pahanya yang putih mulus dan menawan hati. Dengan perasaan terperanjat Lim Han- kim menyusut mundur dan menghindar sejauh tiga depa, Terdengar Kim Nio-nio menghela napas panjang: "Aaaai,., berdasarkan kemampuanmu yang berani melayani pertarungan jarak dekat, sudah sepantasnya kalau kuhantar kau mendarat...."

121

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendadak ia menarik kembali wajahnya yang penuh senyuman, dengan serius dan bersungguh-sungguh ia memberi hormat kemudian menambahkan. "Dapat berjumpa berarti di antara kita memang berjodoh, silahkan menikmati hidangan seadanya lebih dulu, kemudian pasti akan kuhantar kau kembali ke daratan" selagi tertawa, perempuan itu kelihatan menawan hati, tapi selagi serius ia justru menunjukkan kewibawaan yang luar biasa. Lim Han- kim merasa seakan-akan dia berhadapan dengan dua orang yang berbeda. Menghadapi kewibawaan yang terpancar dari wajah perempuan tersebut, tanpa terasa dia pun balas memberi hormat. "Terima kasih atas kebaikan Nio-nio, aku kuatir adikku terlalu cemas sehingga terjadi sesuatu yang tak diinginkan...." Kim Nio-nio tidak banyak bicara lagi, ia bertepuk tangan sekali, Tirai bergerak, muncul seorang dayang kecil berbaju hijau dari luar ruangan, dengan sikap sangat menghormat katanya: "Siap menantikan titah Nionio" "Perintahkan mereka untuk putar kemudi dan hantar tuan muda ini ke tempat semula"
122

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dayang kecil berbaju hijau itu mengiakan dan segera mengundurkan diri, Perlahan-lahan Kim Nio-nio duduk kembali, sambil menuding bangku di hadapannya ia berkata: "Gelisah pun tak usah terburu-buru, silahkan duduk" Lim Han-kim berpikir sejenak, tapi akhirnya duduk. Kim Nio-nio mengangkat cawan di hadapannya, Memenuhi dulu cawan di hadapan Lim Han-kim dengan arak, kemudian setelah memenuhi pula cawannya, dia ber-kata: "Hampir semua jago di dunia persilatan tahu kalau di dunia ini terdapat seorang perempuan bernama Kim Nio-nio yang malang melintang di sungai besar, tapi jarang ada yang pernah menjumpai raut wajah asliku kecuali beberapa orang dayang di sampingku." Lim Hankim hanya mendehem tanpa menjawab. Kim Nio-nio mengira dia hendak berbicara, ditunggunya sebentar Melihat pemuda itu tetap membungkam, tanpa terasa tegurnya sambil tersenyum: "Kelihatannya kau tak suka banyak bicara?" Lim Han-kim manggut-manggut. Kembali Kim Nio-nio tersenyum: "Kehebatan ilmu silatmu dan keketusan sikapmu benar-benar jarang dijumpai dalam dunia persilatan" "Ilmu silat yang nona miliki pun tidak berada di bawah kepandaianku."
123

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Kim Nio-nio membenahi rambutnya yang terurai di bahu, perlahan-lahan ia berkata: "jika usiamu sudah mencapai tiga puluh tahunan, memiliki ilmu silat sehebat ini bukan terhitung hebat dan aneh. Tapi usiamu baru dua puluh tahunan, ilmu silatmu sudah mencapai puncak kesempurnaan- Kejadian semacam ini benar-benar sangat langka." "Nona terlalu memuji" Tiba-tiba Kim Nio-nio menghela napas paniang: "Aaaai... setelah berpisah malam ini, entah sampai kapan kita baru berjodoh untuk bertemu lagi Tuan muda, bersediakah kau memberitahu siapa namamu?" "Aku Lim Han-kim" "Berapa umurmu tahun ini?" Kembali Kim Nio-nio bertanya sambil tertawa manis. Lim Han-kim tertegun, untuk sesaat dia tidak menjawab. Terhadap sikap pemuda tersebut ternyata Kim Nio-nio tidak memasukkannya ke dalam hati, sambil tersenyum ia kembali berkata: "Kalau kupandang sikapmu yang dingin, sayu, murung dan hambar, hampir kukira kau sudah kakek-kakek bangkotan. Aaaai... masih muda sudah mempunyai watak murung semacam ini, nampaknya kau memiliki masa lalu yang amat memedihkan hati?"
124

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah berhenti sejenak. tambahnya: "Kalau tidak salah taksir, usiamu sudah dua puluh tahun bukan?" "Aku sudah dua puluh satu tahun." perlahan-lahan Kim Nio-nio menundukkan kepalanya sambil membalik badan. sampai lama kemudian ia baru berpaling kembali, hanya genangan air mata masih nampak membasahi kelopak matanya, sambil tersenyum katanya lagi: "Umurku empat belas tahun lebih tua, tak ada salahnya kalau kupanggil kau sebagai saudara cilik bukan " "Soal ini, soal ini...." "Sebagai sesama anggota dunia persilatan kau tak usah terikat oleh segala tata cara dan tradisi...." Kemudian setelah berhenti sebentar, terusnya: "Andaikan adikku masih hidup, tahun ini usianya semestinya sebaya dengan usiamu." "Adikmu?" "Yaa, dia lenyap ketika masih berumur tiga tahun, hingga kini jejaknya belum kutemukan Aaaai... Moggmoga Thian masih melindungi sehingga kami kakak beradik bisa berkumpul kembali suatu hari kelak." Melihat kesedihan yang menyelimuti wajah perempuan itu, Lim Han-kim ingin sekali mengucapkan kata-kata menghibur tapi akhirnya dia urungkan niat tersebut.

125

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah menyeka air matanya, Kim Nio-nio meneruskan: "saudaraku agak mirip dengan wajahmu, meski kesan tersebut tertinggal sewaktu dia masih kecil dulu, namun selalu membekas dalam benakku secara nyata, Dalam bayanganku, andaikata dia sudah tumbuh dewasa, semestinya ia mempunyai perawakan setinggi kau" segulung angin sungai berhembus lewat menyingkap gaun yang dikenakan sehingga kelihatan lagi betis dan pahanya yang putih bersih. Buru-buru dia menarik turun gaunnya untuk menutupi kakinya yang telanjang, lalu setelah pejamkan mata ia bertanya: "Tuan muda Lim, apakah kau memandang rendah diriku?" "Entahlah" jawab Lim Han-kim sambil tertawa hambar Mula-mula Kim Nio-nio tertegun, menyusul kemudian katanya sambil tertawa segan: "Ya benar, kau tak pernah mau mencampuri urusan orang lain bukan?" Lim Han-kim menghela napas panjang, ia seperti mau bicara tapi kemudian niat tersebut diurungkan Kim Nio-nio bangkit berdiri, sambil mengangkat cawannya dia berkata: "sebentar lagi perahu akan menepi, sebelum berpisah, biar kuhormati secawan arak dulu untukmu." Lim Han-kim tidak menampik, dia mengangkat cawannya dan sekali teguk menghabiskan isinya.
126

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pada saat itulah kedengaran suara orang berkumandang masuk: "Lapor Nio-nio, perahu telah mendarat" BAB 5. Geger Di Kuil Awan Hijau Lim Han-kim sebera bangkit berdiri, memberi hormat dan berlalu dari sana dengan langkah lebar, "saudara cilik, tunggu sebentar" Tiba-tiba Kim Nio-nio berteriak sambil menghentikan langkahnya, Lim Han-kim berpaling, Sambil menyusul datang Kim Nio-nio berkata:" walaupun kau tak berminat menganggapku sebagai kakak. namun aku punya maksud menganggapmu sebagai adik, Perduli bagaimana pandanganmu terhadapku yang pasti aku dapat menemukan kembali adikku yang hilang lewat nada suara, wajah serta senyumanmu. . . . " Dari sakunya dia keluarkan sebuah lencana terbuat dari emas, sambil disodorkan ke hadapan pemuda tersebut, tambahnya: "Anggaplah lencana emas ini merupakan tanda mataku untukmu, siapa tahu benda ini akan berguna bagimu di kemudian hari." Lim Han-kim berpikir sebentar, lalu mengangguk: "Baiklah, akan kuterima pemberian ini" Tanpa dilihat lagi, ia masukkan lencana tersebut ke dalam sakunya, Kim Nio-nio tertawa sedih, serunya: "Moga-moga Thian dapat mengaturnya kembali waktu perjumpaan kita di kemudian hari, Dan sewaktu kita
127

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

bertemu lagi nanti, kuharap kau sudah dapat melenyapkan kemurungan yang meliputi wajahmu, Ingatlah, mesti banyak kejadian sedih terdapat di dunia ini, namun masih banyak pula kenangan manis yang bisa dibayangkan kembali, saudara cilik, semoga kau baikbaik menjaga diri dan maaf cici tidak dapat menghantar" Lim Han-kim menjura beberapa kali dan melangkah ke luar dari ruang perahu dengan langkah lebar. Tujuh delapan orang lelaki bersenjata yang berdiri berjajar di geladak serentak membungkukkan badan memberi hormat. Lim Han-kim menyapu pandang sekejap ke sekeliling tempat itu, lalu tanpa membuang waktu lagi sebera melangkah naik ke daratan, Waktu itu Yu siau-liong sudah menanti di tepi sungai, Begitu melihat Lim Han-kim naik ke darat, ia segera lari menyambutnya. Kemudian sambil menghembuskan napas panjang keluhnya: "Huuh, hampir saja membuatku mati karena panik" Tampak Li Bun-yang sambil mengempit dua batang kayu sepanjang tiga depa sedang memburu datang, Tapi begitu melihat Lim Han-kim telah mendarat dengan selamat, sambil tersenyum ia buang kayu-kayu itu ke atas tanah.

128

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Betapa terharunya Lim Han-kim setelah melihat batangan kayu itu, dia tahu Li Bun-yang hendak menggunakan daya apung kedua batang kayu itu untuk mengejar perahu serta berusaha menyelamatkan jiwanya. Tapi sebagai pemuda yang segan banyak cakap. kali ini pun ia cuma manggut-manggut sambil tersenyum Dengan suara setengah berbisik Li Bun-yang sebera berkata: "Tampaknya perahu besar itu adalah istana berjalan di tengah sungai yang sudah kondang namanya dalam dunia persilatan Tak nyana saudara Lim bisa pulang dengan selamat, sungguh membuat aku kagum. Tampaknya pertempuran yang kau alami tadi sangat sengit dan dahsyat...." sambil tertawa Lim Han-kim menggeleng berulang kali: "Keliru Mereka tidak memaksa aku untuk bertempur, malah merekalah yang menghantarmu kembali ke sini." "Aaah, masa begitu?" seru Li Bun-yang keheranan Belum sempat Lim Han-kim menjawab, mendadak kedengaran suara seorang perempuan berseru: "Tuan muda Lim, apakah kau hendak menyeberang?" "Sekalipun ingin menyeberang, aku tak berani merepotkan kalian untuk menghantar."

129

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dari atas perahu besar itu pelan-pelan diturunkan sebuah sampan kecil, kemudian mereka naikkan papan pendarat dan berlayar lagi ke tengah sungai, Hanya dalam waktu singkat perahu besar itu sudah lenyap di kejauhan sana, kecepatannya sungguh luar biasa. sementara sampan kecil yang diturunkan tadi, pelanpelan meluncur ke tepian. sampan tersebut didayung oleh dua orang dayang kecil berbaju hijau, samar-samar Lim Han-kim mengenali kembali salah seorang di antaranya sebagai dayang yang membawanya masuk ke ruang dalam untuk menjumpai Kim Nio-nio tadi. Tampak dayang itu menghampiri Lim Han-kim, setelah memberi hormat katanya lembut: "Hamba mendapat perintah untuk menghantar tuan muda menyeberangi sungai ini" Lim Han-kim coba memperhatikan sampan tersebut Tampak kedua ujung sampan tersebut berbentuk runcing dan memanjang mirip ujung tombak. sedang badannya pipih memanjang, paling banter hanya bisa memuat tiga sampai lima orang. Melihat keraguan pemuda tersebut, sambil tersenyum dayang berbaju hijau itu berkata lagi: "Tuan muda tak usah kuatir, sejak kecil aku dibesarkan dalam air, kami sudah terbiasa mengendalikan sampan sekecil ini, tanggung tuan muda tak. akan dibuat panik apalagi kaget."
130

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Tapi sampanmu begitu kecil, mana mungkin bisa menyeberangi kami bertiga, ditambah dua ekor kuda?" tukas Yu siau-liong" ragu-ragu. "Jangan kuatir" sahut si dayang sambil tertawa, "sampan ramping semacam ini memiliki daya apung yang luar biasa besarnya, Asal kuda-kuda itu tidak berjingkrak di atas sampan, tanggung kalian bisa kuseberang-kan dengan selamat tanpa kekurangan sesuatu pun." Yu siau-liong tak berani sembarangan mengambil keputusan, ia memandang kakaknya sekejap baru katanya: "Toako, apakah kita akan menggunakan sampannya?" Lim Han-kim berpikir sebentar, akhirnya mengangguk "Tuntunlah kuda-kuda itu ke sampan" Yu siau-liong mengiakan dan sebera ber-lalu, Tak lama kemudian ia sudah muncul di tepi sungai sambil menuntun dua ekor kuda. Kedua orang dayang itu menurunkan dulu kedua ekor kuda tersebut ke atas sampan, kemudian baru ujarnya sambil tertawa: "Silahkan kalian bertiga naik ke sampan" Li Bun-yang melompat turun dulu ke sampan, disusul kemudian oleh Lim Han-kim dan Yu siau-liong. Li Bunyang sudah cukup lama bergerak di dalam dunia persilatan pengalamannya cukup matang, Begitu melompat ke sampan, secara diam-diam dia awasi gerak
131

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

gerik kedua orang dayang itu. Walau di luarnya ia bersikap santai. Cara kerja kedua orang dayang itu tampak sungguh berpengalaman Satu mendayung yang lain memegang kemudi, dalam waktu sekejap mereka sudah berada di tengah sungai, Gulungan ombak yang besar sama sekali tidak mengolengkan sampan kecil itu. Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya, sampan itu meluncur lurus ke pantai seberang. sementara itu Lim Han-kim duduk bersila di lantai dan memejamkan matanya untuk mengatur pernapasan Ketika Li Bun-yang mencoba memperhatikan pemuda tersebut dan melihat jidatnya basah oleh butiran keringat, hatinya jadi sangat keheranan Tapi ia segan untuk bertanya, terpaksa pertanyaan tersebut disimpannya di, dalam hati. Ketika mencapai pusat sungai, ombak yang menggulung makin lama semakin besar, ditambah beban yang dibawa sampan itu amat berat, membuat sampan itu naik turun hampir rata dengan permukaan air, keadaan sungguh mengerikan. Untung saja kedua orang dayang itu sangat mahir mengendalikan sampannya, setelah berjuang hampir setengah jam lamanya, akhirnya sampailah mereka di pantai seberang, Dengan menuntun kudanya Yusiauliong mendarat duluan diikuti Li Bun-yang, Hanya Lim
132

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Han-kim tetap duduk bersila tanpa bergerak, sementara butiran keringat yang membasahi jidatnya makin deras. Dua orang dayang itu keheranan, tak tahan seorang di antaranya berseru keras, "Tuan muda Lim, perahu telah merapat dengan darat. Kami masih harus kembali untuk membuat laporan...." Perlahan-lahan Lim Han-kim membuka matanya dan melompat turun dari sampan tersebut setelah berjalan beberapa langkah, dia baru membalikkan badan sambil katanya: "Terima kasih atas bantuan nona berdua." "Tidak berani." Kedua orang dayang itu menyahut, sambil tertawa, "Harap tuan muda menjaga diri baikbaik." sampan itu didayung kembali ke tengah sungai, Dalam waktu singkat mereka sudah lenyap di balik gulungan ombak. selama ini Li Bun-yang memperhatikan terus keadaan Lim Han-kim. Ketika itu ia menjumpai keringat yang membasahi dahi pemuda tersebut telah hilang, perasaan tegang pun telah pulih menjadi kemurungan, hal mana membuatnya semakin tak habis mengerti, pikirnya: "Jika dilihat dari keadaannya tadi, dia seakan-akan terserang penyakit yang amat berat, tapi sekarang keadaannya normal kembali, Betul-betul sangat aneh...." Makin dipikir ia merasa semakin tak habis mengerti, makin diingat makin kebingungan Tetapi dengan
133

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pengalamannya yang cukup luas dalam dunia persilatan, ia mengerti bahwa hal semacam itu tabu untuk ditanyakan, maka masalah tersebut pun hanya disimpan di dalam hati. setelah mendarat, berangkatlah ketiga orang itu menuju ke Kuil Awan HHijau di Bukit Ciong-san. Li Bunyang sangat hafal dengan daerah di sekitar sana, Dipimpin olehnya, perjalanan mereka bertiga merasa lebih cepat dan gampang. Kurang lebih dua jam kemudian, di kala matahari mulai terbit di ufuk Timur, sampailah mereka bertiga di depan Kuil Awan Hijau, Bangungan Kuil Awan Hijau tidak termasuk luas, sekeliling pagarnya hanya memakai tanah seluas setengah hektar saja. Baru saja mereka bertiga sampai di luar kuil, tiba-tiba pintu gerbang yang semula tertutup rapat itu terbuka lebar, lalu seorang imam berjenggot panjang yang berusia antara empat puluh tahunan muncul di muka pintu menyambut kedatangan mere-ka. Buru-buru Li Bun-yang berebut maju ke muka sambil berseru: "Terima kasih, terima kasih, kami tak berani merepotkan totiang untuk menyambut sendiri kedatangan kami." Ternyata imam ini tak lain adalah ketua Kuil Awan Hijau yang sedang mereka cari, sambil tersenyum ketua
134

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Kuil Awan HHijau menyapa: "Tuan muda Li, rupanya kau pun ikut datang." "Sudah lama aku tidak mengunjungi ketua, rasanya kangen sekali, itulah sebabnya aku datang bertandang." jawab Li Bun-yang tertawa. "Aaah... aku mana berani menerima kunjungan ini, silahkan masuk ke dalam kuil untuk minum teh." sementara itu dua orang imam kecil muncul dari belakang imam tersebut untuk menerima tali les kuda dari tangan Yu siau-liong. Yu siau-liong memperhatikan kedua orang imam kecil itu sekejap, lalu menyerahkan tali les kudanya kepada mereka dan menurunkan bekalan dari punggung kuda. Dengan sinar mata yang tajam bagaikan sengatan listrik, ketua Kuil Awan Hijau memperhatikan Lim Hankim dan Yu siau-liong sekejap. lalu tanyanya perlahan: "siapakah di antara kalian yang bernama tuan muda Lim?" "Aku yang muda Lim Han-kim." Pemuda Lim segera memberi hormat. "Boleh kutahu apakah tuan adalah ketua Kuil Awan Hijau Ci Mia-cu?" "Yaa, akulah orangnya." Imam itu terse-nyum, "Ibu Anda telah mengirim surat lewat burung merpati yang mengabarkan bahwa kau akan tiba di sini dalam
135

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

beberapa hari ini, karena itulah sudah cukup lama kunantikan kedatangan tuan muda." Dengan sedih Lim Han-kim menghela napas panjang, kepalanya ditundukkan rendah-rendah. Dengan kening berkerut Ci Mia-cu memperhatikan pemuda itu sekejap. tapi cepat ujarnya lagi: "Silahkan masuk ke dalam kuil" sambil berkata ia berjalan duluan menuju ke depan. Li Bun-yang, Lim Han-kim dan Yu siau-liong sebera mengikuti di belakang ketua Kuil Awan Hijau itu, sementara kedua orang imam kecil tadi dengan menuntun kuda berjalan lewat jalan setapak di sisi bangunan. setelah melewati pelataran yang penuh ditumbuhi bunga tho, mereka menaiki tujuh lapis anak tangga yang terbuat dari batu keras, kemudian masuk ke sebuah halaman lagi melalui sisi kiri gedung utama. sebaris pohon bunga tho tumbuh mengelilingi sebuah bangunan mungil ci Mia-cu langsung mengajak ketiga orang tamunya memasuki ruangan tersebut. Dalam ruangan tampak teratur rapi meja kursi yang terbuat dari bambu, lantainya sangat bersih, seorang imam kecil berdiri lurus di samping, "silahkan duduk...." bisik Ci Mia-cu dengan lirih. Lalu kepada imam kecil di samping ruangan ia berkata: " Hidangkan air teh"
136

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Imam kecil itu mengiakan dan segera berlalu, Selang beberapa saat kemudian dia telah muncul kembali dengan membawa sebuah baki kayu. "Silahkan kalian bertiga minum teh, aku hendak mohon diri sekejap." kata ci Mia-cu "Silahkan loecianpwee" sahut Li Bun-yang. Sambil tertawa dan manggut-manggut ci Mia-cu segera keluar dari ruangan dengan langkah tergesa-gesa. sementara itu Li Bun-yang sudah merasakan gelagat yang kurang enak, dipandangnya Lim Han-kim sekejap lalu tegurnya: "Saudara Lim" Paras muka Lim Han-kim yang pada dasarnya sudah murung, kini kelihatan lebih muram, sepasang alis matanya berkerut, agaknya ada sesuatu yang mengganjal hati-nya. Tampak dia mengiakan perlahan dan angkat kepalanya sambil bertanya: "Ada apa saudara Li?" "Apakah saudara Lim sudah kenal dengan ketua Kuil Awan Hijau?" "Belum" Lim Han-kim menggeleng. Li Bun-yang tidak banyak bertanya lagi, diambilnya cawan teh dan diteguk isinya, Seperminum teh lamanya suasana berlalu dalam keheningan, bahkan Yu Siau-liong
137

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

yang biasanya selalu tertawa pun ikut terpengaruh oleh situasi tersebut wajahnya yang kecil dan memerah berubah jadi sangat tegang, ia duduk mematung terus tanpa bicara. Lebih kurang seperminum teh kemudian, ci Mia-cu baru muncul kembali dengan wajah penuh senyuman, sapanya: "Tuan muda Lim" "Ada apa locianpwee...." Lim Han-kim menjura. "syukur pendekar Ciu berhasil mempertahankan diri hingga detik ini, dan syukur pula tuan muda Lim telah berhasil sampai di sini" Tiba-tiba saja paras muka Lim Han-kim berubah sangat hebat Sekujur tubuhnya gemetar keras, namun tak sepatah kata pun yang sanggup diutarakan ke luar. Ci Mia-cu jadi sangat keheranan, setelah termenung sejenak katanya: "Dalam surat yang dikirim lewat burung merpati, ibumu mengatakan bahwa kau datang ke mari dengan membawa pil mustika seribu tahun yang berkasiat menyelamatkan jiwa orang.... Aaaai" setelah menghela napas panjang, lanjutnya: "Demi menyelamatkan jiwa pendekar Ciu, aku telah berupaya dengan segala kemampuan yang kumiliki
138

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

syukur situasi yang demikian kritis segera akan berlalu...." "Tuan ketua." tiba-tiba Li Bun-yang menyela, " Kecuali pil jinsom seribu tahun, apakah tiada obat lain yang bisa menyembuhkan luka yang diderita Ciu Tayhiap?" Ci Mia-cu menggelengkan kepalanya berulang kali. "Yaa, selain pil jinsom seribu tahun, aku belum menemukan obat lain yang bisa dipergunakan untuk mengobati luka yang diderita ciu tayhiap." Perlahan-lahan Lim Han-kim mengangkat kepalanya, tapi sebelum ia sempat mengucapkan sesuatu, Ci Mia-cu telah berkata lagi: " Untung sekali Ciu tayhiap memiliki tenaga dalam yang amat sempurna. Dia pun memiliki daya tahan yang mengagumkan coba kalau berbicara dari luka yang dideritanya, mustahil dia dapat bertahan selama beberapa hari saja... tapi nyatanya sekarang, ia sanggup bertahan sampai berapa bulan lamanya." "llmu pertabiban yang totiang miliki tiada duanya di dunia ini. Aku rasa justru kepandaianmu itulah yang bisa mempertahankan jiwa Ciu tayhiap dari kematian." kata Li Bun-yang. Ci Mia-cu angkat kepala memandang ke luar ruangan, lalu katanya sambil tertawa: "sekarang ia sudah tertidur,
139

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Paling tidak satu jam kemudian baru bisa sadar untuk minum obat, mari kita gunakan kesempatan ini untuk berbicang-bincang...." setelah menghela napas panjang, lanjutnya: "Tubuhnya secara beruntun telah menderita tujuh belas kali tusukan pedang, Tiga tusukan di antaranya melukai otot dan tulangnya, selain itu isi perutnya juga telah bergeser lantaran terkena pukulan keras. Berkat tenaga dalamnya yang sempurna itulah ia dapat mempertahankan diri dan lari hingga sampai di sini." "Betul aku menguasai ilmu pengobatan, tapi ilmuku belum mampu untuk menghidupkan kembali orang mati, Apalagi luka separah ini bukan sembarangan obat yang bisa menyembuhkan Dalam situasi begini terpaksa aku mengirim surat lewat burung merpati untuk minta bantuan ke lembah Hong-yap- kok. di samping kusuruh orang membeli pelbagai macam obat guna memperpanjang usia Ciu tayhiap...." "Totiang, bolehkah aku menjenguk sekejap keadaan luka yang diderita ciu tayhiap?" tiba-tiba Lim Han-kim menyela. ci Mia-cu berpikir sebentar, lalu sahut-nya: "Pada saat ini nafasnya sudah satu-satu, nyawanya berada di ujung tanduk. Boleh dibilang pada bulan terakhir ini dia selalu berada dalam keadaan tak sadar. Bila Lim Kongcu ingin menjumpainya, lebih baik
140

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tunggulah sampai dia minum pil jinsom seribu tahun dulu dan benar-benar sadar kembali...." Lim Han-kim segera melompat bangun, serunya: "ijinkanlah kepadaku untuk menengok Ciu tahyiap barang sekejap saja. Aku cukup menengoknya dari luar ruangan." "Ling kongcu, mengapa kau terburu-buru ingin menjenguk Ciu tayhiap?" Dengan mata melotot besar menahan lelehan air mata, Lim Han-kim berseru dengan sedih: "sebotol pil jinsom seribu tahun yang kubawa telah dicuri sekelompok orang tak dikenal..." Bagaikan kena dipukul dengan martil berat dadanya, sekujur badan Ci Mia-cu bergetar keras, teriaknya setengah tak yakin: "Pil itu dicuri orang?" "Aaaai.. Pil itu sudah dicuri orang, Aku telah menyianyiakan kepercayaan banyak pihak. Bukan cuma pil itu tercuri, bahkan jiwa Ciu tayhiap pun ikut terancam.... Dosaku benar-benar tak terampuni...." Walaupun ci Mia-cu mempunyai iman yang tebal dan tidak mudah panik, namun menghadapi situasi yang sama sekali tak terduga ini, ia dibuat gelagapan juga, Akhir-nya sambil menghela napas tanyanya: "Sebenarnya pil mustika itu tercuri di mana?"
141

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Dipesanggrahan Tho-hoa-kit"jawab Yo siau-liong cepat "Tapi kejadian ini tak bisa salahkan kakakku, orang lain tidak merampasnya dengan cara kekerasan...." Lim Han-kim hanya membungkam diri dalam seribu basa, sementara peluh dan airmata bercucuran bagaikan hujan gerimis yang membasahi bajunya, saat itulah Li Bun-yang ikut bicara, katanya: "Mencari kembali pil yang tercuri bukan pekerjaan gampang yang bisa diselesaikan dalam satu dua hari, totiang. Aku rasa pekerjaan pahng penting yang harus kita kerjakan sekarang adalah mencari akal, bagaimana caranya mempertahankan jiwa Ciu tayhiap lebih lama lagi." Perlahan-lahan Ci Mia-cu bangkit berdiri, sekuat tenaga ia berusaha mengendalikan gejolak perasaannya yang menggelora. setelah tertawa hambar, bisiknya kepada Lim Han-kim: "Kalau toh pil itu sudah terlanjur dicuri orang, Lim Kongcu juga tak perlu bersedih hati. Aku pasti akan berusaha dengan segala kemampuan yang kumiliki untuk memperpanjang- umur ciu tay-hiap" Dengan ujung bajunya Lim Han-kim menyeka air mata serta keringat dari wajah-nya, lalu ujarnya: "Aku telah menyebabkan hilangnya pil mustika itu. Kulau sampai gara-gara peristiwa ini mengakibatkan jiwa Ciu tayhiap terancam, aku...."
142

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendadak terdengar suara sayap membelah angkasa, seekor burung beo berbulu putih bersih telah meluncur masuk ke dalam ruangan dan hinggap di bahu Li Bunyang. Ci Mia-cu memandang beo putih itu sekejap. lalu katanya: "selama mengembara dalam dunia persilatan ciu tayhiap selalu membantu kaum lemah menentang yang jahat, ia berjiwa besar dan banyak berbuat amal, orang berjiwa mulia selalu dilindungi Thian, Aku yakin Ciu tayhiap tak akan tewas gara-gara kejadian ini. Lim kongcu kau pun tak usah kelewat sedih, jaga kesehatan badanmu." secercah cahaya tajam berkilauan dari balik mata Lim Han-kim. Tampaknya dalam waktu singkat dia telah mengambil suatu keputusan, ujarnya: "setelah Ciu tayhiap sadar nanti harap lotiang mengijinkan aku untuk menjengUknya." "Baik Aku pasti akan memenuhi harapan Lim kongcu...." "Totiang, totiang...." Tiba-tiba terdengar burung beo putih itu memanggil-manggil dengan suara nyaring. Dengan kening berkerut Li Bun-yang segera bergumam: "Aneh betul, burung beo soat-bi-ji ini selalu

143

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menempel di tubuh adik-ku. Mengapa secara tiba-tiba ia bisa muncul sendirian di Kuil Awan Hijau...?" Belum habis gumaman itu, suara tertawa yang amat merdu telah menggema dari luar ruangan: "Piauko, kau pintar di masa lalu tapi bodoh amat hari ini. Masa kau tak bisa menduga bahwa soat-bi-jipun bisa dicuri orang?" sementara Li Bun-yang masih tertegun dan tak sempat mengucapkan sesuatu, seorang gadis berusia empat-lima belas tahunan yang mengenakan baju serba hijau dan rambutnya dikepang dua telah muncul di situ dengan senyum nakal menghiasi bibirnya. sambil setengah melompat dia berlari menuju ke hadapan Li Bun-yang. Dengan pandangan yang binal ditatapnya seluruh ruangan itu sekejap. Namun ketika matanya tertuju ke wajah Lim Han-kim, ia jadi tertegun, segera bisiknya: "Piauko (kakak misan), mengapa sih orang ini menangis?" Li Bun-yang tampak serba salah oleh ulah adik misannya yang nakal ini, dengan kening berkerut ia menegur: "Jadi kau ke mari seorang diri?" "Memangnya tak boleh?" "Kau telah mencuri soat-bi-ji miliknya.... ia pasti gelisah tak karuan, aneh kalau dia mau mengampuni dirimu nanti...."
144

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Hmmm Takut apa." seru si nona sambil tertawa. "Di meja hiasnya telah kutinggali sepucuk surat, Aku beritahu kepadanya kalau aku datang ke kota Kim-leng ini untuk mencari ketua Kuil Awan Hijau..." Tampaknya Ci Mia-cu tidak kenal dengan gadis kecil ini, dengan kening berkerut tegurnya: "Nona, ada urusan apa kau mencariku?" Nona berbaju hijau itu tertawa. "sering piauci (kakak misan perempuan) berkata ilmu pedangmu luar biasa hebat-nya. Karena itu aku sengaja datang ke mari untuk menjajal kehebatan ilmu silatmu." Ci Mia-cu melongo, tapi cepat serunya: "Aaah, itu cuma gurauan nona Li, harap nona jangan percaya." "Kau tak usah takut, aku cuma ingin tahu siapa yang lebih unggul di antara kita. Dan lagi antara kau dan aku kan tiada dendam sakit hati apa pun, aku tak akan melukaimu." Biarpun usianya masih muda, namun lagak bicaranya amat sok. Dengan gelisah Li Buh-yang segera menghardik: "Hey, kau jangan bicara tak karuan" Nona berbaju hijau itu tertawa, kepada Ci Mia-cu serunya: "Kalau kita bertarung nanti, lebih baik jangan sampai ketahuan piaukoku ini."
145

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Melihat nona itu masih muda dan lagi sifat kekanakkanakannya belum hilang, Ci Mia-cu tidak masukkan persoalan itu kedalam hati, hanya ujarnya sambil tertawa hambar: "Aku hanya punya nama kosong saja, bisa jadi kepandaianku bukan tandingan nona. Aku rasa lebih baik kita tak usah mencoba...." "Totiang, harap kau jangan marah." Dengan gelisah Li Bun-yang menimbrung, "Adik misanku ini sudah kelewat dimanja sedari kecil sehingga kata-katanya kelewat takabur, Harap totiang jangan masukkan ke dalam hati..." Ci Mia-cu tertawa lebar: "Aku sudah setua ini, masa akan kulayani adikmu...." Kemudian dengan wajah serius ujarnya kepada Lim Han-kim: "Lim kongcu" "Ada apa locianpwee?" "Apakah pencuri pil mustika itu meninggalkan sesuatu jejak?" "Eei, tosu tua...." Mendadak nona berbaju hijau itu menimbrung lagi dengan suara keras. Li Bun-yang jadi jengkel, dipandangnya gadis itu sekejap lalu tegurnya ketus: "Hey, bagaimana kalau tutup dulu mulutmu. Kau tahu kami sedang membincangkan urusan serius?" Mula-mula nona berbaju hijau itu tertegun, tapi kemudian teriaknya penuh amarah: "Hmmm Siapa kau?
146

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Berani amat mencampuri urusan orang.. Huh Tak tahu malu." "Hey, siapa yang kau maki?" "Tentu saja kau, ada apa?" "Hmmm, rupanya kau sudah bosan hidup,.." teriak Yu Siau-liong dengan kening berkerut, agaknya dia ingin turun tangan. Mendadak nona berbaju hijau itu mendesak maju, tangan kanannya diayunkan melepaskan sebuah pukulan sementara jari tangan kirinya menyodok ketiak Yu siauliong, bentaknya: "Huuuh, siapa suruh kau galak-galak? Rasain dulu ajaranku" Dengan cekatan Yu siau-liong berkelit ke samping, lalu dengan jurus "Tangan Meng-gapai Lima senar" ia lancarkan sebuah bacokan balasan. "Bagus" teriaknya pula, "Akan kulihat siapa yang akan menghajar siapa..." "Hmmm Budak ingusan...." sementara pembicaraan berlangsung, kedua orang itu sudah bertarung lima gebrakan Lim Han-kim mencoba mengikuti jalannya pertarungan itu. ia saksikan kedua orang itu sedang terlibat dalam suatu pertempuran yang amat sengit.

147

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Jurus-jurus serangan yang dipakai sama-sama keji dan berbahayanya, bahkan semua sasaran tertuju kejalan darah kematian di tubuh lawan. Hal mana langsung saja mengernyitkan alis matanya, dengan suara menggeledek bentaknya: "Adik Liong, berhenti" Pada saat yang bersamaan Li Bun-yang turut menghardik: "Piau-moay kecil, ayo cepat berhenti" Mendengar hardikan dari kakaknya Yu siau-liong segera menghentikan serangan-nya, sedangkan nona berbaju hijau yang sedang asyik-asyiknya bertempur itu, tak mau membuang kesempatan yang sangat baik, itu, Melihat musuhnya menarik diri, cepat-cepat ia pergunakan kesempatan itu untuk melepaskan sebuah pukulan keras. Mimpi pun Yu siau-liong tidak menyangka kalau lawannya berlaku curang, untuk sesaat ia jadi gelagapan dan tak mampu untuk menghindari diri, tak ampun serangan tersebut menghajar telak bahu kirinya. sedemikian kerasnya tenaga pukulan itu membuat Yu siau-liong jadi sempoyongan dia harus mundur sampai dua-tiga langkah sebelum berhasil untuk berdiri tegak. "Aaaai..." Li Bun-yang menghela napas panjang, "Dasar budak yang binal...."

148

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan gaya serangan "Membalik Awan Memutar Mega", secepat petir tangan kanannya mencengkeram pergelangan tangan gadis itu. Cepat-cepat nona kecil berbaju hijau itu menarik pergelangan tangan kanannya ke belakang, kemudian jarinya berputar balas menotok jalan darah Ci-ti-hiat di sikut kanan Li Bun-yang. Tapi agaknya ia segera menyadari gelagat tak beres, Baru saja totokan itu dilepaskan cepat-cepat ia menarik kembali serangannya dan melompat mundur sejauh lima depa, serunya sedih: "Piauko, kau benar-benar ingin menghajarku?" Li Bun-yang menghela napas, berpaling ke arah Yusiau-liong tanyanya pelan: "saudara cilik, apakah kau terluka?" "Hmmm, perkelahian macam apa tadi," jawab Yu siauliong setengah mengejek "Dengan tenaga semacam dia punya, maka mungkin bisa melukaiku.... Kalau tak percaya biar aku berdiri tak bergerak, biar dia pukul sepuluh kali ke badanku, lihat saja apakah pukulannya bisa mematikan aku.,.?" "Hmmm Kau jangan membual" teriak si nona gusar jangan lagi sepuluh pukulan, buktinya sebuah pukulanku tadi juga membuatmu hampir keok.,. Hmmm... lebih baik tak usah bermulut besar.,."
149

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"oooh, kau baru menghantamku tadi.... Goba lihat, buktinya sekarang aku masih hidup..." "Yaa. Tentu saja Karena pukulanku tadi tak pakai tenaga, coba kalau kubarengi te-naga, kau pasti sudah keok terkapar ditanah" Kedua orang muda mudi ini sama-sama keras hati dan siapa pun tak mau mengalah kepada yang lain, percekcokan pun makin lama semakin menjadi membuat suasana di tempat itu makin gaduh. sambil menghela napas panjang Lim Han-kim segera menegur: "Adik Liong, lebih baik jangan bicara lagi" . Dengan penasaran seperti putus asa, Yu siau-liong angkat bahunya, ujarnya kemudian: "Baiklah, aku tak akan ribut lagi denganmu Hmmm Coba kalau tak dicegah kakakku, aku pasti akan menghajarmu ha-bis-habisan hari ini." "Huuuh, siapa yang takut kepadamu?" , Nona berbaju hijau itu balas mengejek dengan marah, "Hmmm Andaikata piaukoku tidak melarangku berkelahi, hari ini aku pasti akan menghajarmu sampai kau teriak minta ampun." Kali ini Yu siau-liong tidak menanggapi ejekan lawannya lagi Cuma sepasang matanya yang kecil mendelik besar-besar.
150

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mukanya cemberut sedang nafasnya naik turun menahan rasa dongkol. siapa pun tentu akan tahu kalau bocah ini sedang berusaha keras mengendalikan emosi dan hawa amarahnya yang berkobar-kobar, sementara itu Li Bunyang yang melihat gadis berbaju hijau itu masih mencaci maki tak habisnya, segera menghardik ketus: "Piau-moay kecil, kau sudah meninju sekali lawanmu. Sekarang masih juga mencaci maki tiada habisnya, Apakah kau tidak merasa keterlaluan? Hmmm jangan kau anggap orang lain diam itu berarti benar-benar takut kepadamu" sebetulnya setelah mencaci-maki habis--habisan tadi hawa amarah si nona berbaju hijau itu sudah jauh mereda, Tapi kena dampratan Li Bun-yang kali ini, hawa amarahnya langsung saja berkobar lagi, Cuma lantaran ia takut pada kakak misannya ini, terpaksa umpatanumpatan berikutnya hanya disimpan di dalam hati. Dalam mengkolnya tiba-tiba air mata bercucuran membasahi pipinya, dengan sepasang tangannya ia segera menutupi wajah sendiri, Menyaksikan hal tersebut, terpaksa Li Bun-yang berkata kepada Lim Hankim: "saudara Lim, harap kau jangan ter-singgung Adik misanku ini sudah terbiasa dimanja ibuku sedari kecil sehingga rasa ingin menangnya agak besar..."
151

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Usia tiga-belasan adalah usia nakal- nakalnya kaum remaja. Adik Liongku juga sama saja, lebih baik saudara Li membujuknya agar tidak menangis terus" Li Bun-yang pun berjalan menghampiri gadis berbaju hijau itu, sambil menepuk bahunya ia menghibur sambil tertawa: "Adik misan, jangan menangis lagi, nanti akan kubujuk Piaucimu agar menghadiahkan soat-bi-ji kesayangannya ini kepadamu." "sungguh?" Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menurunkan kembali tangannya yang menutupi wajah dan berteriak gembira. " Kapan sih aku pernah membohongi -mu,.," Kemudian setelah berhenti sejenak. tam-bahnya: "cuma kau mesti menuruti semua perkataanku selama ini" Nona berbaju hijau itu berpikir sejenak. akhirnya ia mengangguk sambit tertawa: "Baiklah" Dengan langkah perlahab, dia berjalan menuju ke sisi kakak laki nya. Nona ini benar-benar masih polos, selagi marah, ia mencaci maki tiada habisnya, tapi begitu tenang ia dapat berdiri di sisi Lie Bun-yang dengan kalem dan habisnya.

152

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Melihat keributan akhirnya dapat di-atasi, Li Bun-yang menghembuskan napas panjang, kepada Ci Mia-cu katanya kemudian dengan suara dalam: "Totiang, coba kau periksa lagi dengan seksama, Kecuali pil jinsom seribu tahun, masih adakah obatobatan lainnya di dunia ini yang bisa dipergunakan untuk menolong jiwa Ciu tay-hiap?" Ci Mia-cu termenung dan berpikir sampai lama sekali, kemudian ia baru berkata: "obatnya sih ada, Cuma benda itu susah untuk diperolehnya." "Bersediakah totiang menyebutkan nama obat itu? Mungkin aku bisa memikirkan cara untuk memperolehnya." Berkilat sepasang mata Ci Mia-cu, tiba-tiba ia tertawa terbahak: "Hahaha... aku hampir lupa, bukankah didalam hal obat-2an bukit Hong-san tersimpan berbagai obat mustika?" " Walaupun mendiang kakekku banyak mengumpulkan obat-obat mustika dari segala pelosok dunia, namun bukan berarti setiap mustikapun pasti kami miliki, luka yang diderita Ciu Tayhiap begitu parah, entah obat mustika apa yang bisa menyembuhkan lukanya?" "Teratai saiju berusia sepuluh laksa tahun..."
153

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"oooh kalau obat itu sih kami punya beberapa biji." Jawab Li Bun-yang cepat-cepat. " Lendir jamur berusia seribu tahun" Li Bun-yang termenung berpikir sebentar, kemudian katanya: "Aku pernah mendengar ibuku berkata tentang benda ini, mungkin kamipun ada beberapa biji." Ci Mia-cu jadi amat gembira, serunya: "sekarang tinggal semacam obat lagi, asal dirumah Anda terdapat pula benda mustika itu, tanpa pil jinsom seribu tahun pun luka yang diderita Ciu tayhiap dapat kita sembuhkan juga." "obat apakah itu?" "obat ini paling sukar diperoleh, tapi kalau dilihat pelbagai mustika yang lain pun kongcu miliki, aku rasa kalian pasti memiliki juga obat mustika tersebut." "Banyak sekali kejadian di luar dugaan yang sering berlangsung di dunia ini, lebih baik totiang jangan keburu senang dulu." . "obat mustika terakhir adalah empedu dari ular berusia seribu tahun, Ketiga macam obat tersebut harus digabungkan menjadi satu." "Aku tahu empedu tersebut terdapat dalam keluarga kami, tapi rasanya sudah dipergunakan ibuku untuk
154

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menolong seseorang, rasanya sekarang sudah tak punya persediaan lagi." Ci Mia-cu jadi tertegun. "Waaah.... repot jadinya" ia mengeluh. " Walaupun kita sudah memperoleh dua jenis obat langka. Namun kalau kekurangan empedu ular beracun, maka daya kerja obat tersebut jadi berkurang banyak." "Begini saja." kata Li Bun-yang setelah berpikir sejenak, "Peduli apakah di rumahku masih tersedia empedu ular beracun atau tidak, biar kukirim surat sekarang juga, Alangkah baiknya bila obat tersebut dapat dibawa oleh adikku sebelum ia terlanjur berangkat ke mari." Ci Mia-cu segera bertepuk tangan, seorang imam kecil buru- buru masuk sambil bertanya: "Suhu, ada perintah apa?" "Siapkan kertas dan alat tulis" Imam kecil itu mengiakan dan segera ia mengundurkan diri, tak lama kemudian ia sudah muncul dengan membawa peralatan tulis, Li Bun-yang segera menulis nama ke tiga jenis obat langka itu, lalu mengikat gulungan kertas tersebut di tubuh burung beo putih nya, sambil melepaskan sang burung terbang ke udara, katanya: "Burung ini amat cerdik, lagipula mempunyai
155

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

daya terbang yang sangat mengejutkan. Berapa jauhnya jarak tempuh yang harus di capai, ia selalu dapat menerbanginya sekaligus" Yu Siau-liong yang belum hilang sifat kekanakkanakkannya jadi amat tertarik dengan burung beo Soat Bi-ji tersebut, tanpa terasa ia mengejar keluar. Tampak burung itu melesat lurus ke udara, dalam sekejap mata sudah lenyap di balik awan, Memandang bayangan punggung Yu Siau-liong yang berialu, nona berbaju hijau itu segera mencibirkan bibirnya sambil mengomel: "Hmmm, apanya sih yang aneh..? Benar-benar manusia tak berguna" Biarpun omelan itu diucapkan dengan suara amat rendah dan lirih, namun dengan ketajaman pendengaran Yu siau-liong, semua omelan tersebut dapat ditangkap dengan jelas, Tanpa terasa ia berpaling sambil melototi nona berbaju hijau itu sekejap, tapi tanpa berbuat sesuatu ia sebera balik ke sisi Lim Han-kim. Menyaksikan paras muka Yu siau-liong sudah berubah menjadi merah padam, Li Bun-yang mengerti bahwa bocah tersebut sedang diliputi emosi. Kuatir kalau mereka ribut lagi, cepat-cepat dialihkan pembicaraan ke soal lain, Kepada Ci Mia-cu ujarnya:

156

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Koancu (ketua) sudah lama berdiam di kota Kim-leng, tahukah kau akan rahasia yang menyelimuti pesanggrahan Tho- hoa- kit? " "Shmmmm, sudah lama kudengar persoalan ini, hanya belum sempat kusaksikan sendiri" "Aku yang muda justru telah menyaksikan beberapa peristiwa yang sangat mencurigakan...." setelah berhenti sejenak. la meneruskan "Hanya saja, otak di balik peristiwa ini.,., rasanya termasuk seorang tokoh yang sangat licik, cerdik dan sangat lihay-Bukan saja mereka dapat merahasiakan semua gerak g eriknya bahkan sama sekali tidak meninggalkan jejak apa pun. Kalau tidak diperhatikan dengan seksama, sulit rasanya untuk mengetahui rahasia tersebut.

BAB 6. sepasang Ular Dari Laut Timur "Kalau didengar dari penuturan Li kong-cu, apakah pil jinsom seribu tahun milik siangkong juga dicuri oleh orang-orang dari pesanggrahan Bunga Tho?" tanya Ci Mia-cu. "Itu sih tidak" sahut Li Bun-yang setelah berpikir sejenak, "Tampaknya sipencuri obat itu sudah cukup lama menguntit di belakang saudara Lim dan kebetulan saja mereka baru turun tangan setelah berada di pesanggrahan Bunga Tho...."
157

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Perlahan-lahan sinar matanya dialihkan ke wajah Lim Han-kim, setelah menatapnya sekejap. ia melanjutkan "Tanpa disengaja sesungguhnya saudara Lim telah mengatur suatu pertarungan antara dua macan yang amat menarik. Bahkan babak permainan yang menarik ini sudah di mulai. setelah adikku tiba di kota Kim-leng nanti, bagaimana kalau kita putuskan untuk turut serta di dalam pertarungan tersebut?" Lim Han-kim mengernyitkan alis matanya rapat-rapat, ia seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi niat itu diurungkan kemudian. Pemuda ini sangat jarang melakukan perjalanan di dalam dunia persilatan tidak banyak tipu muslihat dan kejahatan dunia persilatan yang diketahui olehnya. Maka sewaktu Li Bun-yang memujinya karena sudah mengatur pertunjukan pertarungan antara dua ekor macan, ia merasa tidak habis mengerti, tapi lantaran ia paling segan banyak bicara, dia pun enggan banyak berta-nya. Agaknya Li Bun-yang dapat memahami perasaan hati Lim Han-kim, sambil tersenyum tegurnya: "Apakah saudara Lim meragukan perkataanku?" "Aku benar-benar tidak memahami maksud pembicaraanmu itu." "Bukankah si pencuri obat mustika itu telah meninggalkan secarik sapu tangan? Bahkan di atas saputangan itu secara berani meninggalkan pula
158

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

lambang mereka? Hal ini membuktikan pihak lawan mempunyai asal usul yang luar biasa, bukan saja berani berbuat, berani mengaku, bahkan sebelum bertindak telah melakukan segala persiapan secara matang," "Ehmmm, pendapat saudara Li sangat tepat," Lim Han-kim manggut-manggut. Setelah tersenyum Li Bun-yang meneruskan lagi: "Padahal orang-orang dari pesanggrahan Tho-hoa-kit pun agaknya sudah tahu kalau saudara Lim membawa sebotol pil jinsom seribu tahun, hanya sayang mereka terlambat bertindak sehingga kedahuluan orang lain. Aku pun tahu bahwa mereka sudah menyusun rencana pencurian obat itu secara rapi dan sempurna. oleh karena obat mustika milik saudara Lim kedahuluan dicuri orang itulah, jerih payah mereka gagal total, siapa sangka di saat mereka kalang kabut, pemimpin mereka pun belum hadir disana lantaran makin dekatnya saat pertemuan gelap di antara mereka, Akhirnya berhasillah pencuri obat itu melarikan diri dari kepungan mereka." "Ehmm..." Lim Han-kim manggut-manggut. "Pengetahuan serta pengalaman saudara Li betul-betul luas dan hebat, aku merasa kagum sekali" "Tampaknya pemimpin Tho-hoa-kit mempunyai peraturan yang ketat dan keras, Hal ini bisa dibuktikan
159

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dari kenekadan dua orang gadis yang ingin bunuh diri di tepi sungai kemarin. Kemudian saudara Lim menghadiahkan sapu tangan peninggalan pencuri obat itu kepada mereka yang menyebabkan jiwa kedua orang gadis itu terselamatkan. Dengan adanya pertanda itu, bisa dibayangkan bahwa pertarungan antara pihak Tho-hoa-kit dengan si pencuri obat tersebut tak dapat dihindari lagi...." "Aku kuatir justru peristiwa ini akan merepotkan pihak Kuil Awan Hijau kami juga...." Tiba-tiba Ci Mia-cu menyela. Dengan perasaan tak habis mengerti Yu siau-liong bertanya: "Bagaimana mungkin peristiwa itu akan mendatangkan kerepotan juga terhadap pihak Kuil Awan Hijau? Aaaaiii.... semakin didengar aku merasa makin kebingungan" Walaupun ia cerdik, namun bagaimanapun juga sifat kekanak-kanakkannya belum hilang. sudah barang tentu dia tak akan bisa memahami adu cerdik yang sedang berlangsung di dalam dunia persilatan ini. sambil tersenyum Ci Mia-cu berkata: "Tho-hoa-kit mempunyai anak buah yang tersebar di mana-mana. Penjagaan mereka amat ketat, peraturan organisasi pun sangat keras, Bahkan mereka berusaha merahasiakan gerak gerik mereka sedapat mungkin, Hal
160

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ini membuktikan kalau mereka enggan orang lain tahu kalau di balik pesanggrahan Tho-hoa-kit sebenarnya tersembunyi suatu kekuatan yang maha dahsyat. Kini kalian sudah mengetahui rahasia tersebut, aku yakin mereka pasti tak akan melepaskan kalian begitu saja." "Kalau menurut dugaanku, mereka masih belum punya waktu untuk mengurusi persoalan ini." ujar Li Bun-yang. "Ketika berada di pesanggrahan Tho-hoa-kit, saudara Lim boleh dibilang telah mendemonstrasikan ilmu silatnya yang maha tangguh, hal mana cukup menghilangkan perasaan memandang rendah mereka pada musuh. Apalagi tujuan terutama mereka saat ini adalah mendapatkan pil mustika tersebut, jelas jago-jago tangguh yang tersedia dihimpun untuk merebut kembali pil mustika tersebut. Aku rasa pemimpin Tho-hoan kit belum tentu berani memecah kekuatannya untuk menghadapi dua musuh secara bersamaan waktunya." setelah menggoyangkan kipasnya beberapa kali, ia tertawa tergelak. Ianjutnya. "Bagaimanapun juga ketua Kuil Awan Hijau cukup punya nama dalam dunia persilatan, terutama untuk wilayah Kang lam, Ketua Thohoa-kit pasti akan berpikir beberapa kali lebih dulu sebelum berani mengusik Kuil Awan Hijau ini...." "Kalau tidak datang memang lebih baik.. Tapi kalau mau datang tentu kekuatannya bagaikan angin puyuh yang menimbulkan gelombang dahsyat"
161

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Koancu tak usah kuatir, kerepotan ini datang karena kehadiranku. Bila benar-be-nar terjadi sesuatu, aku Li Bun-yang tak bakal berpeluk tangan saja." Tiba-tiba Ci Mia-cu angkat kepalanya melihat waktu, lalu berkata: "Ciu tayhiap sudah hampir siuman, aku mesti pergi ke kamar sakit untuk menjenguknya, harap kalian tunggu sebentar di sini...." "LoCianpwee, bolehkah aku ikut?" Lim Han-kim menyela tiba-tiba, Ci Mia-cu berpikir sebentar, kemudian mengangguk "Baiklah Tapi ia masih berada dalam keadaan tidak sadar saat ini, kurang baik kalau terlalu banyak orang yang ke sana, dapat mengganggu ketenangan tidurnya." "Kalau begitu biar kami menunggu di sini, saudara Lim seorang saja yang ikut" kata Li Bun- yang tertawa . Ci Mia-cu manggut-manggut "Asal keadaan luka Ciu tayhiap tiada perubahan yang luar biasa, aku segera akan balik ke mari." Sambil bangkit, ia berjalan keluar dari ruangan. Lim Han-kim segera mengikuti di belakangnya. Sesudah melalui dua buah pelataran mereka langsung masuk ke gedung utama, dengan perasaan heran Lim Han-kim segera berpikir: "Bukankah luka yang diderita

162

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ciu tayhiap amat parah? Kenapa ia dibaringkan di gedung utama.,.? Apa tidak berbahaya?" Ia mencoba memperhatikan keadaan di sekelilingnya, tampak di ruang utama keadaan kosong melompong, Kecuali patung-patung yang tinggi besar boleh dibilang tak nampak barang lain. Sementara itu Ci Mia-cu berjalan menuju ke arah patung raksasa itu, tubuhnya tampak menyelinap ke balik patung lalu menggapai ke arahnya dan tahu-tahu badannya sudah lenyap dari pandangan. Lim Han-kim segera mempercepat langkahnya menyusul ke depan, Ternyata antara patung besar dengan dinding belakang ruang utama itu terdapat suatu jarak pemisah. Pada jarak pemisah itulah terbuka sebuah pintu rahasia. Waktu itu Ci Mia-cu sedang menantinya di balik pintu rahasia tersebut. Buru-buru Lim Han-kim memasuki ruang rahasia itu, setelah melewati pintu rahasia teriihat anak tangga terbuat dari batu yang menjorok turun ke bawah. Sambil menghela napas Ci Mia-cu ber-kata: "Ciu tayhiap adalah seorang pendekar yang berhati jujur dan lurus. ia sangat membenci segala macam kejahatan Tak sedikit jago-jago dari golongan rimba hijau (penjahat) yang teriuka di tangannya.

163

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Selama puluhan tahun terakhir nama serta pamornya selalu menggemparkan dunia persilatan Tapi justru karena itulah dia pun mempunyai banyak musuh besar yang tersebar baik di Utara maupun selatan sungai besar. Waktu itu dua kali aku pernah mendapat pertolongannya sehingga selembar jiwaku bisa selamat hingga kini. Meski sekarang aku sudah tidak mencampuri urusan keduniawian lagi dan tidak pernah juga mencampuri urusan dunia persilatan, tapi terhadap tuan penolong yang pernah, menyelamatkan jiwaku ini.... Aaaaai Bagaimana pun aku mesti mengerahkan segenap kemampuanku untuk menolongnya...." sembari berbicara, ia menuruni anak tangga, itu menuju keruang bawah. setelah melewati dua lapis anak tangga, tiba-tiba Cia Mia-cu mengayunkan tangannya ke dinding, Pintu rahasia tersebut secara otomatis menutup sendiri rapat-rapat. setelah menghembuskan napas panjang, imam itu berkata lebih jauh: "sesungguhnya jelek-jelek begini aku masih punya sedikit nama besar di wilayah Kang lam, tapi permusuhan Ciu tayhiap dengan pihak rimba hijau sudah terlalu dalam. Lagipula di antara musuh-musuh besarnya terdapatpula gembong iblis yang berkepandaian tinggi, ditambah sekarang luka yang dideritanya amat parah.
164

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Andaikata berita ini sampai tersiar dalam dunia persilatan, dan semua orang tahu kalau akulah yang telah menolongnya serta menyembunyikannya di kuil awan hijau ini, keadaan bisa sangat berbahaya aaaai itulah sebabnya aku terpaksa melakukan persiapan yang matang dan mengadakan penjagaan lebih ketat. Bisa dibayangkan selama ini betapa kuatir-ku atas keselamatan jiwa ciu tayhiap." Lim Han-kim hanya mendengarkan penjelasan tersebut tanpa menjawab, sementara air mukanya masih tetap diliputi kemurungan yang mendalam, setelah melalui berapa tikungan, tiba-tiba lorong rahasia itu bergerak naik ke atas, Berapa kaki kemudian lorong bertambah lebar, dua orang imam muda yang bersenjata pedang nampak duduk di anak tangga dengan sikap penuh kewaspadaan Begitu melihat kedatangan Ci Mia-cu, mereka segera maju menyambut. "Bagaimana keadaan luka Ciu tayhiap?" tanya Ci Mia-cu kemudian dengan suara setengah berbisik. Imam muda yang berada di sebelah kiri segera menjawab: "Keadaannya tidak bertambah buruk. juga tidak nampak lebih segar." "Dia sudah sadar?"

165

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Belum, sejak minum obat dia belum membuka matanya barang sekejappun, tapi napasnya sangat teratur, kelihatannya ia tertidur nyenyak sekali" Ci Mia-cu memberi tanda kepada Lim Han-kim agar jangan berbicara, dengan langkah perlahan ia meneruskan perjalanannya, Dua orang imam muda itu segera memburu ke atas dan mendorong ke arah dinding, sebuah pintu rahasia segera ter-buka. Di balik pintu rahasia itu terdapat sebuah kamar yang diatur sangat rapi dan bersih, Di sudut sebelah kiri terlihat sebuah hiolo batu setinggi lima depa. Di sisinya terdapat sebuah pembaringan kayu yang cukup lebar, seorang lelaki tinggi besar berbaring tenang di atasnya. Hampir sekujur badan orang itu dibalut dengan pembalut putih, Kepala berikut wajahnya juga terbungkus oleh kain putih, sehingga sekilas dipandang orang itu bagaikan sebuah gulungan kain putih, Hal ini jelas menandakan bahwa luka yang dideritanya teramat parah. Lamat-lamat terdengar pula suara tarikan napasnya yang rendah, lemah tapi teratur, ia memang nampak tertidur amat nyenyak Dengan suara setengah berbisik Ci Mia-cu menerangkan: "sesungguhnya ruangan ini merupakan
166

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ruang rahasiaku untuk melatih ilmu tenaga dalam, selain kokoh bangunannya, juga terletak amat rahasia...." Belum habis dia memberi penjelasan, mendadak terdengar suara bentakan yang amat nyaring bergema tiba memotong pembicaraan tersebut, Berubah hebat paras muka Ci Mia-cu setelah mendengar bentakan itu, kepada dua orang imam muda penjaga pintu itu perintahnya: " Cepat kalian keluar, tengok apa yang telah terjadi" Dua orang imam muda itu mengiakan dan segera mengundurkan diri dari situ dengan langkah cepat. "Totiang." Lim Han-kim segera berbisik, "Apakah ada orang yang datang menyatroni Kuil Awan Hijau?" "orang itu tak ada dalam kuil. Ruang rahasia ini langsung tembus dengan sebuah ruang batu di bawah sebuah bukit belakang kuil. Demi keselamatan ciu tayhiap. aku telah titahkan berapa orang muridku untuk menyongsong kedatangan mereka, sedang di atas ruang rahasia ini terdapat juga dua orang penjaga. Bentakan tadi berasal dari atas ruang rahasia... aaaai walaupun ruang rahasia ini dibangun sangat rahasia dan kokoh, tapi oleh karena jaraknya dengan permukaan tanah terlalu dekat, bila bertemu dengan jagoan yang ahli dalam ilmu bangunan, jejak kami tak susah untuk diketahui secara mudah."
167

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Berkilat sepasang mata Lim Han-kim, bisiknya: "Totiang, ada dua tiga patah kata : yang tak pantas diucapkan, bolehkah aku utarakan?" "Katakan saja Lim kongcu" Ci Mia-cu manggutmanggut. "sebenarnya antara Ciu taymap dengan keluarga Lim kami apa ada hubungan akrab?" Ci Mia-cu berpikir sebentar, lalu jawab-nya: "ciu tayhiap pernah menyelamatkan jiwa anggota keluarga Lim kalian." Lim Han-kim tertegun, "Bagaimana ceritanya hingga totiang bisa kenal dengan ibuku? Seingat aku yang muda, ibuku belum pernah meninggalkan lembah Hongyap-kok barang selangkah pun." Paras muka Ci Mia-cu berubah jadi amat berat dan aneh sekali, "Benarkah ibumu belum pernah memberitahukan kejadian di masa lampau kepadamu?" "Belum, Ketika aku hendak meninggal kan rumah, dengan air mata berlinang ibu hanya berpesan agar bagaimanapun juga aku harus serahkan sebotol pil jinsom seribu tahun ini kepada totiang, Siapa sangka obat itu telah dicuri orang...." Ci Mia-cu menghela napas panjang, tukasnya: "Nak, kau adalah seorang bocah bernasib sangat buruk,
168

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

aaaai.,. Sebelum aku menjadi pendeta dulu, aku bersama ayah dan ibumu belajar silat pada perguruan yang sama. Ayahmu lebih muda tiga tahun dari usiaku dan menempati urutan kedua, ibumu paling muda sehingga aku dan ayahmu memanggilnya sam-moay (adik ketiga)...." Selapis cahaya terang memancar dari balik wajahnya, jelas ia sedang membayangkan kembali kenangan masa lampau yang teramat manis baginya. "Lantas di mana ayahku?" Tiba-tiba Lim Han-kim menukas. "la sudah mati." "Siapa yang telah membunuhnya?" "Aaaaai.. Panjang sekali ceritanya, tak mungkin aku bisa menjelaskannya dalam waktu singkat Sedang ibumu enggan memberitahukan persoalan ini kepadamu, mungkin dia pun mempunyai kesulitan sendiri." Baru saja Lim Han-kim hendak berkata lagi, tiba-tiba terdengar suara langkah manusia yang tergopoh-gopoh berkumandang datang, seorang imam muda setengah berlari masuk ke dalam ruangan. ci Mia-cu segera menegur: "Apakah ada orang mencari gara-gara di kuil?"

169

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Benar, Kuil Awan Hijau kita telah dikepung rapatrapat, sekarang Li siangkong sedang bercakap dengan para pendatang." "siapa mereka?" "Pemimpin nya seorang lelaki tinggi besar berusia empat puluh tahuna " Cia Mia-cu berpaling memandang pembaringan kayu itu sekejap. lalu kepada imam muda itu bisiknya: "Kau tinggal saja di sini merawat Ciu tayhiap...." Lalu sambil berpaling ke arah Lim Han-kim tambahnya: "Ayo kita ke atas, mari kita lihat dari golongan mana yang telah datang mencari gara-gara...." selesai berkata ia segera berjalan meninggalkan ruangan. Lim Han-kim tidak banyak bicara lagi, dia mengikuti di belakang imam tersebut berjalan ke luar dari ruang rahasia. setelah mengetahui akan hubungan yang begitu akrab antara ketua Kuil Awan Hijau dengan ayah ibunya, timbul perasaan yang amat hormat dalam hati pemuda ini terhadap imam tersebut Mengetahui kuilnya kedatangan musuh yang tangguh, apalagi kejadian ini menyangkut juga keselamatan jiwa ciu tayhiap. sudah barang tentu pemuda kita ini tak dapat berpeluk tangan saja.
170

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah keluar dari ruang bawah tanah, Ci Mia-cu mengajak Lim Han-kim menuju ke belakang kuil. Dengan melalui sebuah jalan setapak sampailah mereka di tepi sebuah bukit kecil. Waktu itu Li Bun-yang dan Yu siauliong telah berdiri saling berhadapan dengan sembilan orang lelaki bersenjata lengkap. Ci Mia-cu segera melangkah mendekati kepada lelaki tinggi besar yang agaknya menjadi pemimpin rombongan itu tegurnya: "Sobat, boleh kutahu siapa namamu dan apa keperluanmu datang mengunjungi kuil kami?" Lelaki tinggi besar itu mengalihkan sinar matanya ke arah ketua Kuil Awan Hijau, setelah mengawasinya sekejap ia balik ber-tanya: "Jadi kaulah ketua Kuil Awan Hijau?" "Benar" "Bagus, aku si Golok Sakti Roda Mas Thio Tay-kong memang khusus datang ke mari untuk mencari kau" "Apa maksudmu datang mencariku?" "Aku datang untuk melaksanakan perintah orang" "Boleh aku tahu perintah dari siapa itu?" Golok Sakti Roda Mas Thio Tay-kong mendongakkan kepalanya tertawa tergelak, serunya: "Hahahaha....
171

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dalam dunia persilatan dewasa ini tidak banyak yang bisa memberi perintah kepadaku..." "Ituah sebabnya aku kurang mengerti." "Koancu tak usah menyindir aku, asal tahu saja aku datang hanya melaksanakan perintah, itu sudah cukup bagimu." "Baiklah, kalau memang Thio tayhiap segan untuk mengatakan melaksanakan perintah siapa, aku pun tak berani teria lu memaksa lagi. cuma boleh kutahu ada urusan apa kau datang ke mari?" "Pertama, aku ingin mencari tahu kabar tentang seseorang." ci Mia-cu segera tertawa, "Sudah lama aku mengundurkan diri dari keramaian keduniawian dan tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi. Kecuali menguniungi beberapa orang sahabat dan rekan sealiran agama, akujarang mengetahui kabar berita tentang orang lain." "Hmmmm...." Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong mendengus, "Pandai amat koancu berusaha cuci tangan bersih-bersih, tapi sayang orang yang hendak kuketahui kabarnya itu kecuali totiang seorang, mungkin tiada orang kedua yang bakal mengetahuinya."

172

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara itu Li Bun-yang yang menyaksikan ketua Kuil Awan Hijau telah terlibat dalam pembicaraan serius dengan Thio Tay- kong, dia pun tidak memaksakan diri untuk tampil ke depan, Bagaimanapun juga ia hanya berstatus tamu saja di sana, karena itu sambil mundur ke samping, dia hanya mengawasi jalannya pembicaraan itu tanpa komentar. Dalam pada itu Ci Mia-cu telah bertanya dengan wajah serius setelah termenung be-berapa saat: "sebenarnya siapa sih yang dimaksud Thio tayhiap?" " orang itu mempunyai nama yang amat besar dalam dunia persilatan. Boleh dibilang semua jago yang berada di tujuh propinsi wilayah Selatan dan enam propinsi di Utara sungai besar pasti mengenalnya." "Thio tayhiap tak usah putar-putar lagi. Langsung saja kau sebut siapakah orang itu?" "si hakim berwajah besi Ciu Huang" Ci Mia-cu segera tersenyum "Waaaah... ternyata benar-benar seorang tokoh yang punya nama besar dalam dunia persilatan. Aku dengar ia sangat termashur dan ditakuti orang-orang dari kalangan rimba hijau...."

173

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Maaf totiang, aku bukan ke mari untuk mendengar tentang kehebatannya, yang ingin kuketahui adalah kabar berita tentang Ciu Huang." "Nama besar orang ini memang amat termashur di dalam dunia persilatan, tapi sayang aku tak punya jodoh untuk bertemu dengannya" Berubah hebat air muka Thio Tay-kong, dengan suara dingin tegurnya: "Harap koancu membuka matanya lebar-lebar, perhatikan, yang bermaksud baik tak akan ke mari, kalau sudah ke mari tentu membawa maksud tak baik.,., lebih baik kau berikan kerja sama yang baik kepada kami" Ci Mia-cu mengalihkan sinar matanya memandang sekejap sekeliling tempat itu, lalu gumamnya: "Langit amat bersih dan cerah, hari ini cuaca benar-benar sangat indah dan segar...." "Hmmmm, koancu tak usah melantur terus." tukas Th^o Tay-kong ketus, "Tentunya kau tak ingin menyaksikan Kuil Awan HHijau yang begini indah dan rindang akan musnah terbakar bukan-..?" "Hahaha... Thio tayhiap. pernahkah kau bayangkan apa yang akan terjadi sebelum kau lepas api membakar kuilku?" tanya Ci Mia-cu tertawa keras.

174

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Hmmmmm Apakah kau ingin memaksa aku untuk membunuh beberapa orang lebih dulu?" "Tepat sekali sebelum melepaskan api, lebih baik bunuh dulu beberapa orang...." "sayang siapa membunuh orang dla harus membayar dengan nyawa sendiri," sambung Li Bun-yang dingin. Hawa pembunuhan segera mencorong keluar dari balik mata Thio Tay-kong, ditatapnya Ci Mia-cu lekatlekat, kemudian serunya: "Ketahuilah, memandang pada hubungan kita dulu yang pernah bersahabat aku tak segan membujukmu..." "Maksud baik itu biarlah kusimpam didalam hati saja." tukas Ci Mia-cu. "Koancu, ciu Hiang sudah terluka tujuh belas pedang, isi perutnya juga telah terluka oleh pukulan sam-yangciang. jangan lagi tubuhnya terdiri dari daging dan darah, sekalipun terbuat daribaja dan kawat pun belum tentu jiwanya bisa lolos dari ancaman maut. Buat apa sih koancu membela seseorang yang sudah hampir mampus? Apakah koancu tidak merasa bahwa perbuatan semacam itu sangat bodoh...?" Kemudian setelah berhenti sejenak. terusnya: "Mungkin juga dia sudah mati, Gara-gara sesosok mayat koancu harus mengikat tali permusuhan dengan manusia
175

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tangguh, tidakkah perbuatan semacam ini terlalu bodoh?" "Apa boleh buat? sudah kubilang aku sama sekali tak kenal dengan ciu tayhiap kecuali pernah mendengar nama besarnya. Tapi kau si Golok sakti Roda Emas ngotot minta orang kepadaku, bagaimana caraku untuk menemukan seseorang macam Ciu-tayhiap untuk diserahkan kepadamu?" Dengan sorot maTayang dingin Thio Tay-kong berpaling memandang sekejap kedelapan orang lelaki bersenjata lengkap yang ada di belakangnya, lalu tegurnya dingin, "Pernahkah koancu dengar tentang nama besar sepasang Ular Dari Lautan Timur?" Dalam hati kecilnya Ci Mia-cu merasa bergetar keras, paras mukanya berubah hebat, tapi hanya sekejap kemudian sudah pulih kembali ketenangannya, "Aku sudah jarang sekali mencampuri urusan dalam dunia persilatan, karena itu aku pun jarang sekali mendengar tentang tokoh-tokoh sakti yang belakangan muncul dalam dunia kangouw." Thio Tay-kong tertawa keras. "Hahahah.... Tampaknya totiang sudah benar-benar keblinger, semoga kau bersedia menuruti nasehatku, janganlah gara-gara sesosok mayat harus bermusuhan dengan musuh tangguh."
176

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Yu siau-liong yang mengikuti jalannya pembicaraan selama ini, kini tak bisa menahan diri lagi, tiba-tiba ia menyela: "Kau tak usah mencari suhuku, cari aku pun sama saja" sekilas hawa pembunuhan menyelimuti wajah Thio Tay-kong, tapi hanya sebentar saja ia sudah tenang kembali jelas dalam hali kecilnya dia pun merasa agak ngeri terhadap nama besar ketua Kuil Awan Hitam ini. Tanpa memperdulikan ejekan dari Yu siau-liong, kembali katanya kepada Ci Mia-cu sambil memberi hormati "Delapan orang sahabat yang datang bersama aku sekarang tali lain adalah anak buah dari sepasang Ular Dari lautan Timur...." setelah berhenti sejenak. la kembali meneruskan. " Harap koancu berpikir tiga kali sebelum bertindak, apalah artinya membela seseorang yang sudah hampir mampus, atau bahkan sudah mampus lama sehingga mesti menanam bibit permusuhan dengan sepasang Ular Dari lautan Timur, Apakah hal ini tidak terlampau rugi bagimu?" Ci Mia-cu tertawa hambar. "Terserahlah apa yang hendak saudara Thio katakan lagi sekali lagi kutegaskan kepadamu, hingga detik ini aku belum pernah bertemu dengan orang yang bernama Ciu Huang Ciu Tayhiap. jadi.... biar kau paksapun tak ada gunanya."
177

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tampaknya kedelapan orang lelaki bersenjaTayang ada di belakang Thio Tay- Huang itu sudah tak dapat menahan sabarnya lagi. seorang di antaranya segera berseru sambil tertawa dingin, "Kalau toh persoalan ini tak dapat diselesaikan secara baik-baik.... saudara Thio, kau tak usah membujuk lagi" Dengan suara lantang kembali si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong menyela: "seandainya aku tidak memperoleh beriTa yang pasti untuk membuktikan kalau Ciu Huang benar-benar berada di Kuil Awan Hijau ini, aku tak mungkin berani mencari gara-gara dengan menyatroni kuil Anda. Kini situasi sudah memuncak. perundingan pun menemui jalan buntu, Apabila koancu tetap bersikeras tak mau menyebutkan kabarjejakdari Ciu Huang, apa boleh buat, jangan salahkan lagi kalau aku orang she-Thio terpaksa harus menggunakan kekerasan" selama ini Lim Han-kim hanya berdiri termangumangu di sisi arena tanpa bergerak. Wajahnya tetap murung dan sedih, se-akan- akan situasi dl hadapannya sama sekali tidak berpengaruh terhadapnya, sementara itu Ci Mia-cu telah berkata lagi: "Biarpun aku sudah mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan tidak mencampuri urusan keduniawian lagi, bukan berarti aku rela diancam orang dengan seenaknya, Tidakkah Thio tayhiap merasa bahwa sikapmu yang kelewat memaksakan kehendak sangat menghina diriku?"
178

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Kalau toh koancu enggan menuruti nasehatku, aku juga tak dapat berbuat apa-apa lagi...." sahut Thio Taykong dingin- Selesai berkata ia segera mengundurkan diri sejauh delapan depa dari arena dan tidak banyak bicara lagi. Agaknya sebelum tiba di Kuil Awan Hijau, orang-orang ini telah menyusun rencana mereka dengan rapi, yaitu mengajukan si Golok sakti Roda Emas sebagai perunding. siapa tahu ketua dari Kuil Awan HHijau ini sama sekali tidak memberi muka kepadanya. Dalam keadaan begini terpaksa anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timurlah yang mesti tampilkan diri untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekerasan . Tapi ada satu hal yang sama sekali di luar perhitungan Thio Tay-kong, yakni kehadiran Li Bun-yang dari bukit Hong-san yang tepat pada saat kedatangan mereka, ia tahu keluarga persilatan ini mempunyai nama besar yang amat termashur di dalam dunia persilatanBukan saja pergaulan mereka sangat luas, ilmu silat yang dimiliki pun sangat hebat. Hampir semua aliran perguruan maupun partai punya hubungan yang akrab dengan mereka, malahan dari pihak rimba hijau pun rata-rata memberi muka kepada mereka. Akan tetapi anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timur itu nampaknya tidak memandang sebelah mata
179

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pun terhadap Li Bun-yang. Begitu Thio Tay-kong mundur dari arena, serentak mereka bergerak maju, Buru-buru Thio Tay-kong mengerahkan ilmu menyampaikan suaranya membeli peringatan kepada anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timur itu: "Pemuda berjubah panjang yang membawa kipas itu adalah keturunan ketiga dari keluarga persilatan bukit Hong-san, ilmu silatnya hebat dan pengalamannya luas, kalian tak boleh pandang ringan kemampuannya.jika dilihat dari sikap maupun gerak geriknya, tampaknya ia sudah memutuskan membantu ketua Kuil Awan Hijau, walau usianya yang masih muda, jangan sekail- kali kalian pandang enteng kemampuan-nya. Harap saudara sekalian bersikap lebih hati-hati..." sementara itu, anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timur telah bergerak maju sambil meloloskan senjata tajam masing-masing. Tampaknya mereka sudah bersiap sedia melancarkan serangan. Sebaliknya Ci Mia-cu sendiri meski nampaknya tetap tenang dan seakan-akan tidak terpengaruh oleh situasi di hadapannya. Diam- diam ia merasa amat kesal, Biarpun sepasang Ular Dari Lautan Timur biasanya bergerak dan malang melintang di sekitar sungai besar, namun daya pengaruh mereka sebenarnya sudah lama menyusup ke dalam wilayah Kang lam. Kehebatan mereka sudah amat termashur di kolong langit.
180

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Maka diam-diam ia pun berpikir: "Aaaai Terlepas pertarungan hari ini akan menang atau kalah, yang pasti ketenangan Kuil Awan HHijau akan terusik, dan mulai saat ini musuh serta bencana tentu akan datang secara beruntun-..." Mendadak terdengar seorang lelaki kekar yang nampaknya pemimpin dari rombongan delapan orang itu membentak keras: "Hey, hidung kerbau tua, mengapa tidak kau lolos senjatamu? Apa lagi yang kau tunggu?" sekilas hawa amarah melintas di wajah Ci Mia-cu yang serius, jawabnya dingin, "sudah lama aku mengundurkan diri dari keramaian dunia, senjata tajam tak pernah kujamah lagi." "Hmmm, kalau memang ingin cepat mampus, jangan salahkan aku lagi...." tukas lelaki kekar itu sambil menggetarkan ruyung lemas berserat emasnya. Buru-buru seorang imam muda lari mendekat sambil menyerahkan sebuah kebutan (Hud-tim) ke tangan ketua Kuil Awan Hijau. sambil menyambut senjata kebutan itu dan bersiap sedia menghadapi serangan, kembali Ci Miacu berkata serius: "Antara aku dengan sepasang Ular Dari Lautan Timur belum pernah terjalin hubungan apaapa...." "Makanya kau tak usah berlagak pilon lagi," potong lelaki kekar itu sinis, "Asal kau bersedia mengakui saja
181

" "Hmmm. Dengan cekatan ci Mia-cu mengegos ke samping. Ruyung lemasnya digetarkan hingga teggng lalu ditusukkan lurus ke muka. Namun aku pun enggan bermusuhan dengan kalian. Jangan dilihat kebutan itu kecil sekali bentuknya. besar amat bacotmu" teriak lelaki itu penuh amarah.com/ guru kami tak akan menyalahkan dirimu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. asal kamu semua bersedia tinggalkan tempat ini. bahkan akan terjalin hubungan persahabatan yang lebih akrab. " Kalau aku tak berhasil meratakan Kuil Awan Hijau ini dengan tanah hari ini. hal tersebut sudah cukup bagiku. Kebutannya digetarkan lalu menyambar datangnya tusukan ruyung tersebut." "Aku tak berani bersahabat dengan sepasang Ular Dari Lautan Timur. malu kami sebagai murid sepasang Ular Dari Lautan Timur untuk tancapkan kaki lagi di dunia persilatan" Tanpa membuang waktu ia segera menyerang ke muka. ternyata babatan yang kelihatan ringan itu menghamburkan kekuatan yang maha dahsyat. secepat sambaran petir ujung kebutan mengancam pergelangan tangan musuhnya. Walaupun dalam hati kecilnya lelaki kekar itu merasa amat terperanjat ia tak berani berayal Cepat-cepat pergelangan tangannya digerakkan ke bawah untuk 182 .

" Tahu-tahu 183 . sebaliknya Ci Mia-cu tetap berdiri tanpa tergoyah sedikit punTak terlukiskan rasa gusar lelaki kekar itu setelah menderita kekalahan hanya dalam sekali gebrakan saja. Ketika bulu-bulunya melilit di atas ruyung musuh. Dengan begitu. tenaga dalam yang disalurkan dilipat gandakan.com/ menghindar. kedua belah pihak pun saling tarik menarik dengan mengerahkan segenap kekuatan yang dimilikinya. Hud-tim atau kebutan merupakan senjata lunak yang luar biasa hebatnya. dengan jurus "Menyapu Rata selaksa Prajurit." ia lepaskan sebuah pukulan ke depanCi Mia-cu segera mengebaskan Hud-tim-nya dengan jurus "Melangkah santai di Awan Hijau. Meskipun lelaki kekar itu sudah berhasil menarik kembali senjatanya dalam sebuah sentakan kuat. Kuda-kudanya tergempur. namun ia tak berhasil mementalkan senjata kebutan yang melilit di atas senjatanya itu. ia membentak keras. Ruyung lemasnya yang sedang meluncur ke depan ditarik ke belakang secara paksa. kuatnya bukan kepalang. selang seperminum teh kemudian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tiba-tiba Ci Mia-cu menggetarkan pergelangan tangannya. lelaki itu tak mampu menahan diri lagi. kemudian membetotnya ke belakang. badannya terjengkang ke muka.

nampaknya pertarungan hari ini sukar bagiku untuk meraih keuntungan. Ci Mia-cu tidak gentar menghadapi ancaman ini. Tak terlukiskan rasa terkejut si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong menyaksikan keampuhan lawannya." 184 . Apa-lagi ada Li Bun-yang dari Bukit Hong-san yang membantu di pihak mereka. seluruh angkasa telah diliputi bayangan ruyung yang amat menyilaukan pandangan Dengan kekuatan bagaikan amukan ombak di tengah samudra. semua serangan gencar lelaki itu berhasil dipunahkan sama sekali. ia terbang kian ke mari di tengah kurungan bayangan ruyung lawan. lelaki kekar itu semakin gusar dibuatnya. Dalam waktu singkat. Dengan gerak tubuhnya yang enteng dan lincah seperti gerakan awan di angkasa. Dalam sekejap mata. serangan itu mengurung tubuh ketua kuil Awan Hijau rapat-rapat. sementara senjata hud-timnya menyapu kian ke mari menahan datangnya ancaman. diamdiam pikirnya: "Nama besar ketua Kuil Awan Hijau ternyata bukan nama kosong belaka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ badannya sudah melayang ke samping menghindarkan diri dari ancaman tersebut setelah dua serangan berantainya gagal mengenai sasaran. Ruyung lemasnya diputar kencang-kencang sampai menimbulkan suara deruan yang memekikkan telinga.

Tak tertahan lagi. hawa napsu membunuh menyelimuti wajahnya. pertarungan yang berjalan sengit pun tahu-tahu berpisah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak heran bila serangan bokongan itu segera mendatangkan hasil yang nyata. dengan suara dingin ia berkata: "Walaupun aku tak ingin melukai orang. dia membalikkan tangan menggunakan jurus "Memancing ikan Di sungai Langit" Kebutannya berbalik menghantam punggung lelaki kekar itu Biarpun ia terluka parah. tahu-tahu ia sudah terhajar oleh bokongan musuh. jangan salahkan kalau aku bersikap kasar" Rupanya lelaki beruyung itu habis kesabarannya ketika dalam pertarungan yang berlangsung lama itu ternyata ia gagal meraih kemenangan. secara diam-diam ia gunakan ilmu jari Im-hong-cinya melancarkan sebuah totokan mematikan Dalam kurungan bayangan ruyung yang menyelimuti angkasa. sebaliknya aku pun enggan terluka di tangan orang lain. Air mukanya pucat kehijauhijauan. Tampak Ci Mia-cu dengan wajah serius. namun serangan itu dilancarkan dengan kekuatan yang maha hebat. tiba-tiba terdengar lelaki bersenjata ruyung itu mendengus dingin. HHmmmm Jika kau memaksa aku terus dengan serangan-serangan kejimu.com/ sementara dia masih berpikir. Dengan menghimpun hawa murninya untuk menahan rasa sakit. Ci Mia-cu hanya merasakan segulung desingan angin dingin menerjang bahunya. setiap 185 .

rupanya anak murid didikan sepasang Ular Dari Lautan Timur tak lebih hanya sekelompok manusia yang mencari kemenangan dengan cara mengeroyok. darah segar bercucuran membasahi permukaan tanah. si gadis berbaju hijau serTayu Siau-liong sudah habis kesabarannya melihat pertarungan yang sedang berlangsung. tahu-tahu rasa sakit yang menyayat hati telah menyerang tiba... sambil tertawa dingin Li Bun-yang segera mengejek: "Ooooh... begitukah adat kalian?" selama ini. para jago anggota sepasang Ular Dari Lautan Timur tak dapat menahan diri lagi. sejak semula mereka sudah bersiap-siap untuk turun tangan. hanya saja belum menemukan kesempatan yang tepat. permukaan tubuhnya yang tersambar kebutan musuh langsung saja terluka lebar. Menyaksikan pemimpin mereka menderita kerugian besar. Mimpi pun lelaki beruyung itu tak mengira.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Maka begitu Li Bun-yang buka suara. serentak mereka siapkan senjata tajam dan bersiap-siap mengeroyok.. musuhnya yang sudah terkena bokongan ilmu jarinya ternyata masih sanggup melancarkan serangan balasan dengan kedahsyatan yang mengerikan Belum sempat ia berbuat sesuatu. mereka berdua serentak melompat ke arena siap melancarkan serangan186 .com/ bulu kebutannya boleh dibilang telah disaluri tenaga dalam yang maha dahsyat.. Heheheh.

Tak heran begitu serangan 187 . selain usia mereka seimbang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampak pedangnya berputar kencang. Kini begitu ada kesempatan. rasa ingin menangnya pun amat kuat. dari kiri dan kanan mereka himpit musuhnya dari dua jurusan yang berbeda. tusukanpedang nona berbaju hijau itu segera terhadang oleh lompatan Yu Siau-liong ke depan.com/ Dua batang gedang bergulung-gulung membentuk lapisan kabut yang amat menyilaukan mata. sejak menderita kerugian di tangan gadis berbaju hijau tadi. Meski begini ia tak mau mengalah dengan begitu saja. ia segera melancarkan serangan habis-habisan. Kalah cepat dalam melepaskan serangannya tadi. pedangnya cepatcepat diputar lalu balik menyerang lelaki yang sudah terluka parah itu. rasa dongkol Yu siau-liong belum tersalurkan. Ditambah lagi mereka berdua belum tahu urusan dunia. Yang satu sudah memperoleh warisan ilmu silat keluarganya. Jangan dilihat sepasang bocah laki perempuan ini masih berusia muda.ia ingin gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan gadis berbaju hijau itu. lalu menyerobot masuk ke depan menusuk dada seorang lelaki bersenjata. sedang yang lain hasil didikan seorang guru kenamaan.

188 . siapa tahu sikap memandang ringan musuhnya ini mengakibatkan kematian baginya. atau paling tidak menggetarkan senjatanya. ter-gopoh-gopoh badannya mundur sejauh tiga langkah. Baru saja lelaki kekar itu menyadari gelagat tidak menguntungkan. Untuk sesaat ia jadi gelagapan dan tak mampu menarik goloknya kembali..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. menyusul gerak serangan tersebut tubuhnya mendesak ke muka. keadaan sudah terlambat Golok Ya n." Dalam anggapannya babatan tersebut pasti dapat mementalkan pedang di tangan bocah lelaki itu. Lelaki yang melancarkan serangan paling muka itu hanya bersiap-siap untuk menghadapi Li Bun-yang serta Ci Mia-cu. terhadap Yu Siau-liong boleh dibilang ia tidak memikirkannya di dalam hati.leng-to nya sudah terkunci oleh babatan pedang Yu siau-liong. golok yan-leng-to nya segera dikebaskan dengan jurus "Burung Rajawali Mementang sayap.com/ dilancarkan segenap kemampuan yang dimilikinya segera dikerahkan. "Traaaaaang. Tusukanpedang Yu Siau-liong yang sedang menyambar datang itu tahu-tahu melenceng ke samping lalu menerobos maju ke muka." Di tengah bentrokan nyaring. golok Yan-leng-to itu sudah mencelat ke sisi arena. Melihat tusukan pedang Yu Siau-liong menyambar tiba..

kematiannya benar-benar mengerikanBerhasil menghabisi musuhnya dalam sekali gebrakan. Menyaksikan peristiwa ini diam-diam Li Bun-yang mengerutkan dahinya rapat-rapat.com/ Pedang Yu Siau-liong bagaikan bayangan tubuhnya saja. tapi belum sempat dia mengucapkan sesuatu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setengah mengejek ia menoleh ke arah gadis tersebut Waktu itu si nona berbaju hijau sedang memutar prdang nya bagaikan pusingan roda kereta. dengan jurus "Gadis Cantik Melempar Peluru". tahu-tahu ujung pedang telah tiba di hadapannya." selapis cahaya pedang menyelimuti seluruh angkasa. Jeritan ngeri yang menyayat hati segera berkumandang memecah kesunyian Ujung pedang yang tajam langsung menembus dada hingga nongol di punggungnya. belum sempat lelaki yang terluka parah itu menggerakkan ruyung nya untuk menangkis.Cahaya kilat berkelebat. Di antara kilatan cahaya tajam. tak ampun tubuhnya terbabat putus menjadi dua bagian. percikan darah segar berhamburan membasahi lantai. mendadak terdengar dua 189 . tiba. ujung pedangnya sudah nyelonong masuk ke depan.tiba menyongsong ke muka dengan jurus "Awan semi Terbentang Lebar. Yu Siau. Tidak menanti sampai lelaki kekar itu mengubah gerak badannya. pedangnya menusuk dada musuh.liong merasa amat bangga.

Diam-diam ia telah mengerahkan tenaga dalamnya membuat persiapan.com/ bentakan nyaring bergema memecah keheningan sebilah golok besar dan sebatang tombak berantai perak telah menyerang nona berbaju hijau itu sampai menimbulkan desingan angin tajam. Kemudian pedangnya berputar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu mengimbangi permainan pedang secara beruntun ia serang empat orang lelaki kekar lainnya. selama pertarungan sengit berlangsung. sisanya enam orang. asal Yu siau-liong menjumpai ancaman bahaya maut. dua orang di antaranya sudah tewas. Dua orang mesti menghadapi gadis berbaju hijau itu sedang Yu siau-liong menghadapi empat orang sisanya." ia bentuk selapis cahaya pedang yang menyergap secara berpisah ke arah dua orang lawannya. Dengan gesit dan cekatan nona berbaju hijau itu memutar pedangnya sambil menghindar ke samping. Dari delapan orang murid sepasang Ular Dari Lautan Timur. Lim Han-kim hanya berdiri tenang di sisi arena. sebaliknya si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong mengikuti jalannya pertarungan dengan wajah serius dan tegang. Yu siau-liong merasa semangatnya makin berkobar Dengan cekatan tangan kirinya melolos senjata pena baja dari punggungnya. dengan jurus "Naga sakti Muncul Tiga Kali. ia telah siap memberikan bantuan-nya. 190 .

" 191 ... Meskipun anak murid sepasang Ular Dari Lautan Timur mengeroyok dengan enam lawan dua.. Melihat bayangan pedang kedua orang itu meluncur dan melayang dengan hebat-nya. keadaanku sungguh berbahaya padahal dipihak mereka masih ada dua orang yang belum turun tangan.com/ Ketua Kuil Awan Hijau Ci Mia-cu yang tersohor dalam dunia persilatan dengan ilmu silatnya yang ampuh telah dapat ditakarnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Aaaaai. Li Bunyang dari keluarga persilatan Bukit Hong-san sudah termashur sebagai jagoan yang sukar dihadapi ilmu silatnya pasti tidak berada di bawah kemampuan ketua Kuil Awan Hijau. pihak kami lebih banyak kalahnya daripada menang. nampaknya dalam pertarungan hari ini. Tapi kehebatan serta keganasan ilmu pedang Yu siau.liong serta gadis berbaju hijau itu sama sekali di luar dugaan-nya.. sedang pemuda berbaju putih itu nampak begitu tenang dan santai. Tanpa terasa pikirnya: "Kalau dilihat posisi saat ini. ternyata mereka tak berhasil meraih kemenangan hal ini membuat perasaannya makin lama makin khawatir. bukan saja tidak menunjukkan tanda-tanda kalah.. bahkan lebih banyak menyerangnya daripada bertahan. jelas dia pun bukan manusia sembarangan.

lapis. Di bawah perlindungan cahaya putih itulah diam-diam pena bajanya melancarkan tusukan kilat. Jeritan ngeri yang menyayat hati kembali berkumandang membelah angkasa. tiba-tiba terdengar Yu siau.com/ sementara dia masih berpikir.jeritan ngeri yang menyayat hati kembali berkumandang lelaki bersenjata golok Yan-leng-to itu sudah terbacok bahunya hingga terbelah jadi dua potong. Dalam waktu singkat dari delapan orang murid sepasang Ular Dari Lautan Timur. kejadian ini membuat 192 . dengan mengeluarkan ilmu simpanan keluarganya "Bentangan Layar Menyeberangi Kesengsaraan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia tangkis bacokan golok Yan-leng-to sambil melepaskan sebuah babatan maut. Gelisah dan mendongkol perasaan gadis berbaju hijau itu melihat Yu siau-liong berhasil merobohkan seorang musuh lagi. Lagi-lagi seorang murid sepasang Ular Lautan Timur tergeletak dengan bermandi darah. ia tangkis tusukan tombak lawan. pedangnya segera diputar lebih kencang.liong membentak keras. tubuhnya berbareng dengan serangan itu mendesak maju lebih ke depan." telah menciptakan selapis hawa pedang yang berlapis." Di antara kilatan cahaya tajam. separuh di antaranya sudah terluka parah atau tewas. pedangnya dalamjurus "Awan Hitam Menutupi Rembulan.

Li Bun-yang dan Lim Han. serangannya pun ganas dan telengas. tiba-tiba gadis berbaju hijau itu mengejek sambil tertawa: "Ternyata anak murid sepasang Ular Dari Lautan Timur cuma gentong nasi belaka.. cepat-cepat mereka manfaatkan kesempatan ini untuk mengundurkan diri. ia membentak keras: "Tahan" Waktu itu keempat lelaki yang sedang bertempur sudah merasa amat kaget dan sedih setelah melihat saudara-saudara seperguruannya tewas. Maka begitu mendengar bentakan nyaring dari Thio Tay-kong. Mereka sadar jika pertempuran ini dibiarkan berlangsung terus. Baru saja Yu siau-liong dan gadis berbaju hijau itu siap mengejar.kim telah menghardik mereka.. Mengawasi jenazah yang tergeletak di tanah.hmmmm Dengan mengandalkan ilmu silat semacam ini juga berani jual lagak di Kuil Awan Hirjau benar-benar manusia tak tahu diri" 193 . sambil melepaskan sebuah serangan serempak mereka melompat ke belakang.. niscaya mereka akan tertumpas semua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong tak sanggup menahan diri lagi sambil melolos Roda Emasnya dari punggung dan meloloskan golok tipis dari pinggangnya. Apa daya kedua orang musuh mereka bukan saja berilmu tinggi.

com/ sebaliknya Yu siau-liong sambil angkat bahu dan menuding si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong dengan ujung pedangnya berkata pula seraya tertawa: "Eeeiii apa kau baru puas setelah mencabut keluar senjatamu dan berteriak teriak macam orang kebakaran jenggot? Kalau tak puas." Ci Mia-cu bukan bocah kemarin sore. lebih baik kau maju sendiri saja. maka sahutnya sambil tertawa hambar: "sejak mengundurkan diri dari dunia persilatan. aku belum pernah melukai siapa pun." Meskipun sikapnya tetap tenang. dia tahu Thio Tay-kong hendak menggunakan alasan tersebut untuk menyelamatkan mukanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sepasang Ular Dari Lautan Timur akan berkunjung sendiri ke Kuil Awan Hijau untuk menagih hutang darah ini. jangan biarkan anak cucu ular-ular itu menghantar nyawa dengan percuma. Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong memandang sekejap mayatmayat yang tergelepar di tanah. namun nada ucapannya jauh lebih tajam dan menyakitkan hati daripada perkataan gadis berbaju hijau itu. terserah Thio tayhiap mau bicara apa" 194 . lalu sambil tertawa dingin ujarnya kepada ketua Kuil Awan Hijau: "Dendam berdarah atas kematian anak murid sepasang Ular Dari Lautan Timur ini akan kucatat atas nama ketua Kuil Awan Hijau. Hmmm Dalam sepuluh hari mendatang.

katanya lagi: "Bila berjumpa dengan sepasang Ular Dari Lautan Timur nanti. jelas ia merasa tak puas terhadap imam tersebut karena membiarkan musuhnya pergi dengan begitu saja. ternyata memiliki ilmu pedang yang luar biasa sempurnanya. pasti akan kusampaikan keadaan yang sebenarnya kepada mereka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kini mereka harus pergi dengan loyo dan membawa kekalahan besar. sorot matanya dialihkan sekejap ke wajah Yu siau-liong dan gadis berbaju hijau itu ." Beberapa orang itu datang dengan garang.. lalu katanya: "Kalian berdua masih begitu muda. Aku 195 .com/ BAB 7.. Dengan gemas Yu siau-liong melototi Ci Mia-cu sekejap. ia mengejar. sambil balikkan badan meninggalkan tempat itu. Menyatroni Loteng Hui-jui-lo Thio Tay-kong menyarungkan kembali goloknya." Tiba-tiba Yu siau-liong membentak keras. kemudian baru menyarungkan kembali pedangnya. "Berhenti. Ci Mia-cu tersenyum. sambil mengayunkan pedangnya. "Biarkan mereka pergi" cegah Ci Mia-cu sambil mengebaskan senjata kebutannya.. keadaannya sungguh mengenaskan.

buru-buru bentaknya: "Adik Liong.. Li Bun-yang tertawa kepada CiMia..cu katanya: "Bukan maksudku membantu saudara Yu ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mana 196 ." Lim Han. jangan bicara sembarangan-" Yu siau-liong sendiri meskipun sangat nakal dan keras kepala. Terlalu enak membiarkan mereka pergi dengan begitu saja." Yu siau-liong sedikit pun tidak gembira atas pujian ci Mia-cu. "saat ini ciu tayhiap sudah waktunya untuk siuman." Ci Mia-cu tertawa hambar. Bayangkan.kim mengerti. mulutnya ditutup rapatrapat. tapi aku sependapat dengannya. katanya sambil menggelengkan kepalanya: "Melepaskan mereka pergi dari sini. Hmmmm Bagus Bagus sekali. Aku harus secepatnya masuk ke ruangan untuk mendampinginya. sama artinya membiarkan mereka jadi penunjuk jalan buat sepasang Ular Dari Lautan Timur.com/ percaya di kemudian hari kalian pasti akan menjadi sepasang pendekar pedang kenamaan. ia menaruh sikap yang amat hormat dan penurut terhadap Lim Han.. Mendengar bentakan itu dia pun tak berani membantah lagi.kim. Takut bocah itu salah bicara sehingga bentrok sendiri dengan ci Mi-cu. adik seperguruannya ini walaupun masih kecil namun mempunyai sifat tinggi hati.. kecuali dia dan gurunya.. perkataan siapa pun tak pernah digubrisnya.

com/ mungkin aku bisa bertarung melawan mereka.. 197 ." setelah berhenti sejenak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..." "Padahal asal totiang tidak menghalangi niat kami sudah lebih dari cukup.. terusnya lagi dengan suara lirih: "saat ini. toh kami tak menyuruh totiang turun tangan sendiri" "Sudahlah. Andaikata sampai terjadi pertempuran kita bisa kerepotan-...... tapi agaknya ia tahu kalau dirinya tak boleh ikut serta." Yu siau-liong biar kecil orangnya tapi sangat berpengalaman.. sukar bagi kita untuk menduga apakah ada obat mujarab yang bisa dipakai untuk menolong ciu tayhiap. Lebih baik Lim kongcu ikut bersamaku. "Setelah sadar dari tidurnya kali ini. sekalipun ia tidak mendengar ci Mia-cu menyinggung tentang dirinya." Li Bun-yang tertawa dan manggut-manggut Dengan mengajak gadis berbaju hijau itu ia sebera berlalu dari sana. perlukah aku turut serta?" tanya Lim Han. bagaimana kalau saudara sekalian beristirahat sejenak dalam ruangan? Aku harus pergi menengok keadaan luka yang diderita Ciu tayhiap.. aku tidak punya keyakinan untuk tetap mempertahankan kehidupan ciu tayhiap..kim lirih.. "Locianpwee..

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kecuali hidung. Bukan cuma sekujur badannya. saat itu. lalu bisiknya: "Tenaga saudara Ciu belum pulih kembali.com/ Tiba-tiba saja dia pergi menyusul Li Bun-yang serta gadis berbaju hijau itu menuju ke bilik sebelah Barat. Pelan-pelan dihampirinya orang itu. lebih baik jangan banyak berbicara" Menggunakan kesempatan ini Lim Han. dengan sepasang maTayang melotot besar ia awasi kedua orang itu dengan termangu.mangu. lelaki yang penuh pembabat itu sudah membalikkan badannya. menelusuri lorong bawah tanah dan masuk ke ruang rahasia. Beberapa helai rambut berwarna putih nampak mencuat dari balik kain putih. biarpun dia mementangkan matanya besarbesar tapi sinar matanya telah memudar.kim maju menghampirinya.kim menjumpai Ciu locianpwee. ci Mia-cu menghela napas sedih. mulut dan sepasang matanya. hampir seluruh bagian tubuhnya yang lain dipenuhi oleh kain putih." 198 . sekali lagi Ci Mia-cu dan Lim Han.kim memasuki gedung utama. bahkan kepalanya pun penuh dengan kain pembalut. sambil menjura dalam-dalam katanya: "Aku yang muda Lim Han. saat ini.

" "Saudara Ciu. kau tak usah risau atau cemas..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... Aku telah menyiapkan beberapa macam obat mujarab untuk mengobati luka saudara Ciu." Ci Mia-cu tersenyum... Lebih baik totiang tak usah membuang waktu dan tenaga dengan percuma." "Aku mengerti tubuh bagian luar maupun dalamku telah menderita luka parah yang mematikan Kau tak usah membuang tenaga dan pikiran lagi dengan percuma." 199 . lalu tanyanya: "Siapakah bocah itu?" Ci Mia-cu tidak langsung menjawab.. kau jangan banyak bicara lagi. lalu dengan suaranya yang lemah dan sangat lirih bisiknya: "Aku sudah tak sanggup menahan diri lagi.. percayalah dalam tiga sampai lima hari lagi obat itu sudah sampai di sini.." Pelan-pelan Ciu Huang pejamkan matanya kembali.. Beristirahatlah dengan tenang.^. saudara Ciu.. kau mesti percaya dengan ilmu pengobatanku.com/ Kakek itu mengerdipkan matanya beberapa kali. ia berpikir sebentar kemudian baru sahutnya: "Seorang angkatan muda dari dunia persilatan ia juga putra seorang sahabatku Nah. "ciu tayhiap.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. adikmu butuh berapa hari lagi untuk sampai di sini?" Dengan pengalaman Li Bun-yang yang begitu luas." "Bagaimana keadaan lukanya?^ Sebelum Lim Han.kim segera tanyanya: "Saudara Lim.com/ Ciu Huang benar-benar tidak berbicara lagi. ia segera menyadari bahwa keadaan luka Ciu Huang telah mengalami perubahan dratis.kim sempat menjawab. kepada Lim Han. aku telah bertemu dengannya. Pelan-pelan Ci Mi cu menarik tangan Lim Han. maka jawab nya setelah berpikir sebentar: "Bila adikku masih ada di rumah.kim lalu mengundurkan diri dari ruang rahasia." 200 . dengan kecepatan larinya paling cepat dalam tiga hari. kau telah berjumpa dengan ciu tayhiap?" "Ya a a. napasnya yang pelan tapi agak tersendat kedengaran jelas dalam pendengaran kedua orang itu. mendadak Ci Mia-cu telah mengalihkan pembicaraan ke soal lain: "Saudara Li. dengan cepat mereka menuju ke bilik sebelah Barat." "Aaaaaii kalau begitu mungkin sudah terlambat. Dengan langkah lebar Li Bun-yang menyongsong kedatangan mereka. paling lambat lima hari sudah pasti tiba di Kuil Awan Hijau.

. kesadarannya belum pernah sejernih hari ini. "siapa sih orang itu? serak amat suaranya " bisik Ci Mia-cu dengan kening berkerut. Dengan langkah lebar ia berjalan pula meninggalkan ruangan"Ya a a.com/ "Mengapa?" tanya Li Bun-yang cemas. Dengan kecepatan yang tak kalah hebatnya segera menerobos keluar juga dari ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. coba lihat apakah dalam kuilmu yang bobrok di tengah hutan belukar begini terdapat barang berharga yang patut kucuri. suara ini sangat kukenal" kata Li Bun-yang pula. Yu siau-liong segera melejit ke udara. h emmm jangan menuduh aku yang bukan-bukan-.. Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia melompat keluar dari ruangan. gadis berbaju hijau itu kuatir dia akan ketinggalan.." Begitu mendengar suara itu. Melihat Yu siau-liong sudah melompat keluar. "Biar aku turut menengok" 201 . "Apakah keadaan lukanya sudah terjadi perubahan?" "semenjak memperoleh pengobatan dariku dan merawat lukanya dalam ruang rahasia." Mendadak terdengar suara seseorang yang parau dan serak berkumandang datangi "Hey kau si hidung kerbau kecil.... Aku kuatir keadaan lukanya akan berubah. pentang matamu lebar-lebar.

jika ia menanyakan tentang aku. cepat-cepat ia menyusul ke luar jendela. "Locianpwee. Tidak nampak bagaimana pemuda itu menggerakkan tubuhnya. katakan saja aku berada di ruangan rahasia sedang melayani ciu locianpwee.." " Lantas kau hendak ke mana?" tanya ci Mia-cu agak tertegunLim Han. tahu." teriak Ci Mia-cu dengan gelisah. "Eeei. tubuhnya telah melesat pula keluar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia melejit ke udara dan sudah melesatpergi dari sana. "Ada apa.com/ Di tengah pembicaraan. tunggu sebentar" mendadak Lim Hankim berseru: Baru saja Ci Mia-cu hendak melangkah ke luar.tahu ia sudah menyelinap keluar dengan gerakan cepat bagaikan sambaran kilat Dalam waktu singkat ia sudah melampaui di depan ketua Kuil Awan Hijau ini. ia segera menghentikan langkahnya sambil beraling.. jangan gegabah. 202 ." Kemudian tanpa menunggu jawaban dari Ci Mia-cu." "Adik seperguruanku itu nakalnya bukan kepalang.kim tertawa getir. "Aku hendak mengejar obat mustikaku yang tercuri itu. Harap totiang menjaganya baik-baik.

?" ci Mia-cu segera melongok ke luar ia saksikan seorang kakek pendek berperawakan ceking yang berusia lima puluh tahunan. inilah yang dinamakan ombak belakang sungai Tiangkang selalu mendorong ombak di depan-nya. Terdengar suara langkah kaki manusia berjalan mendekat. Aaai.. sudah waktunya generasi tua diganti oleh generasi muda.." Dalampada itu.. suara teriakan parau tadi kembali kedengaran bergema di udara: "Apakah ketua Kuil Awan Hijau ada?" Ci Mia-cu segera tersentak sadar. ia hanya menyaksikan setitik bayangan putih berkelebat menjauh.com/ Kedua orang itu hanya selisih waktu sekejap saja. memelihara jenggot kambing di janggutnya dan berwajah letih penuh debu sedang 203 .Untuk beberapa saat lamanya imam tua ini hanya bisa berdiri di atas atap sambil termangu.. menutup kembali jendela belakang dan siap melangkah keluar. ada urusan apa kau si pencuri tua datang ke Kuil Awah Hijau ini.. dalam sekejap saja sudah lenyap dari pandangan.. lalu terdengar suara Li Bun-yang yang sedang berteriak: "Eeei. cepat-cepat dia melompat turun.mangu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. gumamnya tanpa sadar: "Hobat benar ilmu meringankan tubuh yang dimiliki pemuda ini. namun ketika Ci Mia-cu sampai di luar jendela.

sudah lama kukagumi." Nyoo Cing-hong dengan sinar matanya yang tajam memperhatikan sekejap sekeliling ruangan. kakek ceking pendek itu sudah menjura sambil bertanya: "Apakah totiang adalah ketua Kuil Awah Hijau?" "Aku adalah Ci Mia-cu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Boleh kutahu berita ini benar-benar telah terjadi atau hanya isapan jempol saja?" 204 .com/ berjalan mendekat diiringi Li Bun-yang di sisinya. katanya Ciu tayhiap telah dibokong musuhnya sehingga menderita luka parah. apakah Ciu Huang beristirahat di Kuil Awan Hijau ini?" "Ada urusan apa Nyoo tayhiap bertanya tentang hal ini?" tanya Ci Mia-cu dengan kening berkerut. tanpa menunggu Li Bun-yang memperkenalkan Kuil Awan Hijau. tak mungkin aku berkunjung ke mari Boleh kutanya koancu. "Namaku kurang sedap didengar orang memanggilku si pencuri Tua Nyoo Cing-hong" "Ehmmm. kemudian ujarnya lagi: " Kalau tak ada urusan penting. Begitu masuk ke dalam ruangan. "Menurut kabar yang kudengar. boleh kutahu siapa anda?" Kakek ceking pendek itu tersenyum. Yu siau-liong dan gadis berbaju hijau itu mengikuti di belakang mereka berdua. nama besar anda.

karena itu aku khusus datang ke mari untuk menjenguknya.Untuk berapa saat lamanya Ci Mia-cu dibuat gelagapan.." 205 . sekalian menghantar sebotol obat mujarab. Melihat hal mana.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tempo hari aku si pencuri tua pernah hutang nyawa dengannya.com/ pertanyaan yang diajukan secara langsung dan blakblakan ini sama sekali di luar dugaan siapa pun. Li Bun-yang segera menyela: "Ada apa? Eeei si pencuri tua? Apakah kau pun sudah menjadi kuku garudanya Sepasang Ular Dari Lautan Timur?" Ucapan mana langsung membuat Nyoo cing-hong tertegun. teriaknya agak penasaran "Biarpun julukan aku si pencuri tua kurang sedap didengar.. tapi aku percaya diriku masih punya harga diri.. Li kongcu. tidakkah kau merasa bahwa pertanyaanmu itu kelewat menghina aku si pencuri tua?" "Lantas dari mana kau mendapat tahu berita tentang ciu tayhiap?" Tiba-tiba Nyoo cing-hong angkat kepalanya dan tertawa terbahak-bahak: "Hahaha. oleh sebab itu dia hanya termenung saja tanpa menjawab.. ia tak tahu apa yang mesti diperbuatnya.

" " Lantas obat mujarab apakah itu? BoIeh-kah aku menengok dan memeriksanya lebih dulu?" Dari dalam sakunya Nyoo Cing-hong mengeluarkan sebuah botol porselen." Tiba-tiba ia teringat akan Lim Han-kim.. sambil disodorkan katanya: "Kalau aku si pencuri tua tidak salah lihat. biar muka aku si pencuri tua lebih tebal pun tak nanti aku akan ke Kuil Awan Hijau ini untuk mencari malu." Yu siau-liong segera mengalihkan pandangannya ke arah botol porselen itu. itu betul pil jinsom seribu tahun milik keluarga kami.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi ia segera menjerit kaget: "Haaah. terusnya lagi dengan suara sedih: "Andaikata ciu tayhiap sudah meninggal.." "Luka yang diderita ciu tayhiap sangat parah..com/ Setelah berhenti sejenak. seharusnya obat itu adalah pil jinsom seribu tahun buatan si dewa jinsom Phang Thian-hua. berilah kesempatan kepada aku si pencuri tua untuk menyambangi pusaranya.. aku rasa obat mujarab pada umumnya tak mungkin bisa menyembuhkan luka tersebut" "Kalau obat itu cuma obat biasa. Dengan matanya yang besar ia coba perhatikan sekeliling tempat 206 .. anggaplah sebagai rasa terima kasih atas budi pertolongan nya tempo hari.

" sambil menjura Nyoo cing-hong segera berpesan: "Apabila luka yang diderita ciu tayhiap telah sembuh. koancu?" tanya Nyoo Cing-hong sambil menghentikan langkahnya.com/ itu." sambil berkata demikian ci Mia-cu menerima botol itu. "obat mustika ini benar-benar obat paling mujarab dalam dunia persilatan dewasa ini. walaupun ia mempunyai julukan yang kurang enak didengar. tapi kemudian dengan wajah penuh kegusaran. tolong sampaikan salamku si pencuri tua untuknya. dia membalikkan badan dan berlalu dengan langkah lebar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." selesai berkata. obat ini tak lain adalah pil jinsom seribu tahun. sebentar lagi akan balik kemari. Betul sekali" serunya sambil manggut-manggut. membuka penutupnya dan kontan seluruh ruangan tercium bau harum semerbak yang amat menyegarkan hati. si 207 . aku mohon diri lebih dulu. teriaknya: "Koancu. betul. Buru-buru Ci Mia-cu berteriak: "Nyoo tayhiap. hasiljerih payah si dewa jinsom Phang Thian-hua. di mana toako ku?" "Dia ada sedikit urusan.. Nah. "Ehmmm." "Ada urusan apa. harap tunggu sebentar Ada urusan yang ingin kutanyakan kepadamu.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku si pencuri tua sudah berhutang budi pertolongan dari ciu tayhiap Jadi sudah sepantasnya bila kubalas budi kebaikan tersebut Aku rasa." sambil berkata. akan tetapi tindak-tanduk maupun cara pembicaraannya sangat terbuka. aku ingin mohon diri lebih dulu.com/ pencuri tua. setelah menghela napas panjang.. dia putar badan dan buru-buru meninggalkan ruangan tersebut. gagah dan memakai aturan. ci Mia-cu berkata: "Aaaai. aku tak boleh mengganggu ketenangan koancu lagi Maaf. Mengawasi bayangan punggung Nyoo Cing-hong yang menjauh. Nyoo cing-hong tertawa tergelak.. pujinya: 208 ." Begitu selesai bicara. "Ha ha ha ha.. selembar nyawa Ciu tayhiap boleh dibilang telah berhasil kita selamatkan dari ambang alam baka. biar aku wakili saudara Ciu mengucapkan banyak terima kasih kepadamu.. Ciu tayhiap memang berada di kuil awan hijau kami Berkat bantuan obat jinsom berusia seribu tahun ini. tanpa terasa Ci Mia-cu menghela napas panjang. Untuk bantuan ini. dia rangkap tangannya di depan dada dan memberi hormat dalam-dalam.

. imam tua ini kontan saja gelagapan sehingga untuk beberapa saat lamanya ia tak sanggup mengucapkan sepatah kata pun... Yang di luar dugaan obat tersebut justru telah terjatuh kembali ke tangan kita..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. kepergiannya kali ini tak bakal sia-sia.com/ "Meskipun orang ini terkenal lantaran ilmu mencurinya.. ke mana dia pergi untuk mencarinya?" "Aaaai.." 209 .... Sekarang mungkin dia sedang berusaha untuk menemukan kembali obatnya yang tercuri itu." "Jadi. ke mana ia pergi?" teriak Li Bun-yang kaget "Setelah mengetahui luka yang diderita Ciu tayhiap amat parah dan cuma pil jinsom berusia seribu tahun yang dapat menyembuhkan ia jadi amat menyesal. Didesak oleh Li Bun-yang.. dia. seandainya dia mau menunggu sesaat saja. Dengan kening berkerut ia segera bertanya: "Ke mana perginya saudara Lim?" Ci Mia-cu tidak terbiasa bicara bohong. namun sifatnya yang gagah perkasa sungguh mengagumkan" Pada saat itulah Li Bun-yang baru merasa lenyapnya Lim Han-kim.Berapa saat kemudian baru ia hentakkan kakinya ke tanah dengan gemas sambil berkata: "Aaaai..." "Dunia begini luas.

.. apanya yang celaka?" "Biarpun Lim Han-kim kelihatan lemah lembut. apalagi. sesungguhnya dia mempunyai hati yang keras. mustika tersebut Aku yakin dia pasti sedang berusaha menemukan Phang Thian-hua. Li Bun-yang menghela napas panjang." "Tampaknya Ci Mia-cu pun telah memahami maksud ucapan Li Bun-yang yang belum selesai itu. tanpa terasa ia berseru pula: "Apakah Li kongcu takut dia pergi mencari si dewa jinsom Phang Thian-hua seorang diri?" "Benar pil mustika yang telah hilang ibarat batu yang tercebur ke dalam samudra luas. kalau benar-benar demikian. 210 ." "Waaah. celaka" Tiba-tiba Li Bun-yang menjerit kaget. Si nona berbaju hijau yang selama ini hanya membungkam segera menyela dengan keheranan: "Toako. Betul ilmu silat yang dimilikinya sangat tangguh tapi belum cukup berpengalaman untuk menghadapi kelicikan dunia persilatan..com/ "Aduuh. hatinya lembut dan welas kasih.. jiwanya terancam bahaya besar... Bagaimana mungkin ia bisa menemukannya tanpa memperoleh tanda atau petunjuk apa pun? jadi kurasa ia pasti teringat dengan si pembuat obat." keluh Ci Mia-cu dengan kening makin berkerut dan wajah semakin gelisah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Biar wajahnya dingin dan kaku.

ia suka menyendiri dan belum pernah punya hubungan dengan dunia persilatan. " Kenapa aku lupa memperhatikannya?" " Lebih baik kita segera mengejarnya" usul si nona cepat.. Dalam waktu demikian singkat ke mana aku harus pergi mencari-nya?" Tiba-tiba terdengar si nona berbaju hijau menjerit kaget: "Haaaah. jejaknya seperti burung bangau yang terbang di angkasa.com/ "Aaaai. Phang Thian-hua termasuk seorang jago silat yang berwatak aneh. Hanya saja dia suka mengembara." " Kakek sepuluh penjuru siang Lam-ciau. 211 . siang locianpwee? Aku kenal dengan orang tua ini. ke mana perginya si setan cilik itu?" Li Bun-yang maupun ci Mia-cu sama-sama tertegun dan segera berpaling. "Aaai.. Betul juga. yakni si kakek sepuluh penjuru siang Lam-ciau....TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. mungkin ibuku pun tidak kenal dengannya. sungguh menjengkelkan" seru Li Bun-yang sambil menghentakkan kakinya dengan gemas." "Menurut apa yang kuketahui tokoh silat yang mempunyai hubungan paling akrab dengan si dewa jinsom Phang Thian-hua hanya satu orang. Yu siau-liong telah lenyap dari situ.

. ia menelusuri tanah perbukitan dan meluncur dengan kecepatan tinggi.. pemuda ini berusaha menghindari jalan raya dan orang banyak." "Aaaai. terlihat olehnya sebuah sampan nelayan sedang meluncur pada 212 . sekujur badannya sudah basah kuyup oleh keringat ia lalu berjongkok di tepi sungai. Ketika sampai di tepi sungai. inilah yang dinamakan sudah salah bertambah salah. dengan kecepatan seperti anak panah yang terlepas dari busurnya dia meluncur menuju ke tepi sungai Tiangkang. mau dikejar pun rasanya sukar untuk disusul. setelah menentukan arah. "se-lama hidup belum pernah aku melakukan perbuatan sebodoh dan sepikun hari ini. Lim Han-kim segera mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya untuk meneruskan perjalanan. Untuk mempercepat perjalanannya. Aku rasa pada saat ini dia sudah berada berapa li dari sini. Perjalanan yang ditempuh tanpa berhenti ini sangat melelahkan badan." setelah meninggalkan kuil awan hijau.com/ "llmu meringankan tubuh yang dimiliki orang ini cukup tangguh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ketika mendongakkan kepalanya kembali." keluh Ci Mia-cu. membasahi seluruh wajahnya dengan air yang dingin sehingga membuat kesegaran badannya pulih kembali.

com/ jarak sepuluh kaki dari tepi sungai. keadaannya ibarat daun kering yang terjatuh di geladak sam-pan kecil itu sama sekali tidak terguncang barang sedikitpun 213 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ketika badannya melayang turun di atas sampan tersebut. ia segera dapat menangkap dengan jelas orang yang berada di perahu nelayan itu adalah seorang kakek bertopi caping dengan mengenakan jas hujan. Lim Han-kim tak sabar lagi menanti. Maka dengan mengerahkan tenaga dalamnya ia berteriak keras: "Paman tua. Ketika sampan itu masih berada dua kaki dari tepi pantai. maka sampannya segera didayung mendekat." Teriakan itu kedengarannya tidak terlampau keras. ilmu meringankan tubuh yang dimilikinya benar-benar amat sempurna. Dengan ketajaman matanya yang melebihi manusia biasa. bersediakah kau membawa perahumu ke mari dan membawaku menuju ke pantai seberang? Aku bersedia membayar mahal. ia segera genjot badannya melompat ke depan. Tampak Kakek itu menarik kembali jala-nya lalu berpaling. tapi kakek yang berada puluhan kaki jauhnya di tengah sungai itu dapat mendengarnya dengan jelas sekali. setelah mengamati beberapa saat barulah ia melihat Lim Han-kim.

Tolong antar aku ke pantai seberang. sampan kecil itupun meluncur ke pantai seberang. Matanya di pejamkan rapatrapat. ia segera melompat keluar dari sam-pan dan naik ke daratan. dayungnya segera dikayuh kuat-kuat. ia segera bungkukkan badan menerobos masuk ke ruang perahu. "Aaah. anggaplah 214 ... tiba-tiba ia dengar kakek itu berseru keras: "Siangkong. sambil memberikannya pada nelayan itu ia berkata:" Paman tua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. anak muda. aku cuma pernah belajar silat beberapa hari. dengan sorot matanya yang tajam Lim Han-kim mengawasi arus sungai yang mengalir deras. badannya bersandar di dinding perahu. Entah sudah lewat berapa waktu. kakek itu mengamati Lim Han-kim beberapa saat lamanya. kemudian baru gu-mamnya: "Waaah. Paman tua.com/ Dengan perasaan terkejut bercampur tak percaya." Ketika Lim Han-kim membuka mata dilihatnya matahari telah tenggelam di langit barat. Tapi beberapa saat kemudian tiba-tiba paras mukanya berubah hebat. wajahnya kelihatan pucat pias seperti mayat. kau pandai terbang?" Lim Han-kim tertawa hambar. Diambilnya sekeping uang emas. perahu telah menepi di pantai seberang. ada urusan penting yang harus segera ku selesaikan" Kakek itu manggut-manggut.

Akhirnya ia memilih jalan yang ada di tengah untuk meneruskan langkahnya. Tak berapa lama kemudian pemuda itu sudah sampai di Tho-hoa-kit. 215 . tampak tamu memenuhi. sesudah menelusuri jalan setapak yang terbuat dari batu putih..com/ sedikit uang ini sebagai tanda terima kasihku. Lim Han-kim segera berhenti sebentar untuk mengawasi keadaan sekeliling tempat itu. Aku. ia menulu ke balik pepohonan bunga Tho.... ia segera berteriak keras. pemandangan masih tetap seperti sedia kala. perasaannya sangat gelisah. "Siangkong. Di tengah hembusan angin sepoi yang membawa bau harum bunga yang semerbak. emas ini terlalu banyak. Dia ingin secepatnya meneruskan perjalanan menuju ke pesanggrahan Tho-hoa-kit. Lim Han-kim ragu-ragu sejenak. tibalah ia di sebuah persimpangan jalan. Tetapi kemudian melanjutkan langkahnya menuju pesanggrahan tersebut pemuda itu boleh dibilang telah memiliki pengetahuan yang cukup luas tentang keadaan di pesanggrahan Tho-hoa-kit. Ketika kakek itu menerima uang tersebut dan melihatnya.Tidak berani menerimanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim tidak menggubris. Harap diterima" Dengan langkah lebar ia tinggalkan tempat tersebut. setelah melewati sanggar arak di bagian muka. seluruh ruangan.

mereka tertegun untuk sejenak. 216 .Hui-jui-lo?" seru dua orang pemuda itu dengan wajah tercengang. cuma saja sinar matanya liar dan lamat-lamat memancarkan kebengisan wajahnya pucat pasi dan agak mengerikan Lim Han-kim memperhatikan dua orang pemuda itu sekejap.lima kaki. lalu tanpa banyak bicara meneruskan langkahnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mendadak kedua orang pemuda berbaju hijau itu melompat ke luar dari balik pohon dan menghadang jalan sambil menegur: "Tuan. Meskipun demikian. penjagaan di tempat itu ternyata sangat ketat. Kedua orang pemuda itu berusia antara dua puluh tahunan wajah mereka cukup tampan. Baru saja Lim Han-kim berjalan sejauh empat. hendak ke mana kau?" "Loteng Hui-jui-lo" " Loteng. mendadak dari belakang dua batang pohon Tho yang tinggi besar muncul dua orang pemuda berbaju hijau.com/ Pemandangan di sekitar situ sungguh indah menawan Merahnya bunga dan hijaunya dedaunan membuat suasana dalam hutan bunga Tho itu ibarat lukisan alam yang menarik.

hanya sinar matanya yang tajam mengawasi kedua orang itu lekat-lekat. Telapak tangan kiri diayunkan langsung menghajar dada Lim Han-kim dengan serangan dahsyat.com/ Lim Han-kim tidak memberi tanggapan apa pun. Dengan sikap yang teramat santai. kemudian orang yang berada di sebelah kiri bertanya lagi dengan suara keras: "Apakah tuan hendak menyambangi Nona Lik-ling?" Lim Han-kim manggut-manggut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan sorot mata yang cepat dua orang pemuda itu memandang ke sekeliling. Harap tuan tinggalkan nama dan bagaimana kalau datang lagi tiga hari kemudian?" "Hmmmm Apa pun yang terjadi. Sementara itu dua orang pemuda tersebut juga sedang mengamati Lim Han-kim tanpa berkedip. serentak mereka menerjang maju ke depan. aku harus menjumpainya hari ini juga. lalu sahutnya: "Pertemuan dengan Nona Lik-ling sudah ditentukan pada tiga hari kemudian. Dua orang pemuda itu saling bertukar pandangan sekejap." selesai menjawab Lim Han-kim meneruskan langkahnya menuju ke depan. "Berhenti" hardiknya ketus. setelah melihat tidak ada orang lain. Lim Han-kim balas mengayunkan tangan kanannya mencengkeram tubuh pemuda yang di sebelah kiri Diam-diam hawa murninya 217 .

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 218 . Dalam kesempatan itu Lim Han-kim telah mempersiapkan diri baik-baik. dia sadar musuhnya bukan cuma gertak sambal. "Hmmm" dengusnya pelan. Belum sempat menyadari apa yang terjadi. pemuda yang gi sebelah kanan tak kurang rasa kagetnya.." Pemuda itu tak berani berkutik lagi. orang itu sudah merasakan separuh badannya kesemutan lalu segenap kekuatannya hilang lenyap. Buruburu dia tarik kembali ancaman tersebut dan cepat-cepat melompat mundur dengan sempoyongan. akan kugetarkan jantungmu sehingga mampus seketika. Dengan sekali sambar ia telah cengkeram tubuh orang itu. tak terlukiskan rasa kaget dan ngeri yang menyelimuti hatinya. Melihat musuh menggunakan tubuh rekannya untuk menyambut serangan yang sedang dilancarkan. " kalau berani bergerak lagi. dengan sekali lompatan dia sudah mengejar ke hadapan pemuda tersebut. Tentu saja ia tak biarkan musuhnya kabur dengan begitu saja. sadarlah mereka bahwa mereka telah menjumpai musuh tangguh.com/ disalurkan lalu mendorongnya ke depan untuk menghantam orang yang di sebelah kanan.

" Biarpun jalan darah kedua orang pemuda itu sudah dikuasai lawan sehingga tidak mempunyai kekuatan untuk melawan. sekarang mereka baru betul-betul terkesiap. " kalau kalian tidak percaya. namun sorot matanya tetap memancarkan sinar kelicikan." Habis berkata ia segera tepuk bebas totokan jalan darah kedua orang pemuda itu Kedua orang pemuda itu menuruti saran tersebut dan diam-diam mencoba menyalurkan tenaga dalamnya. Betul juga. "Hmmm" Kembali Lim Han-kim mendengus dingin.. sikapnya pun kontan berubah seratus delapan puluh derajat.com/ Lim Han-kim kembali mengayunkan tangannya menepuk punggung pemuda tersebut lalu katanya lagi: "Jalan darah penting kalian sudah kulukai dengan ilmu Memotong Nadi. lebih baik jangan pergunakan tenaga dalam atau bertarung melawan orang lain. coba salurkan tenaga dalammu untuk di-coba.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. tidak mengenali tuan begitu 219 . mereka segera merasakan kedua jalan darah penting di punggungnya tersumbat Hawa murni di tubuh mereka segera terputus di tengah jalan. sambil memberi hormat katanya: "Kami benar-benar punya mata tak berbiji. Dalam tujuh hari berikut. kalau tidak kalian bisa tumpah darah dan tewas dalam keadaan mengerikan.

jiwa kalian pun bakal terancam. dengan langkah lebar ia meneruskan perjalanannya menuju ke loteng Hui-jui-lo." "Hmmm.com/ hebat dan luar biasa. 220 . mendadak ia berhenti sambil katanya lagi: "ingat Mati hidup kalian sudah berada dalam genggamanku sekarang. Selapis tumbuhan bambu hijau mengelilingi sebuah bangunan loteng yang indah. Lim Han-kim tidak menggubris kedua orang lawannya lagi. Maka hati-hatilah bertindak." Setelah berjalan berapa langkah. Akibatnya. Harap tuan sudi memaafkan kelancangan kami. Bila dalam setengah bulan totokan jalan darah tersebut belum dibebaskan.. namun mereka segera mengangguk berulang kali. Sebelum meninggalkan tempat ini pasti akan kubebaskan jalan darah kalian yang tertotok itu. Lim Han-kim segera mendorong pintu pagar dan masuk ke dalam dengan langkah lebar. sementara waktu terpaksa aku mesti menyiksa kalian dulu." Meskipun kedua orang pemuda itu tidak menjawab apa-apa.. dua belah pintu pagar yang terbuat dari bambu berada dalam keadaan setengah terbuka. maka nadi tay-im-keng kalian bakal membeku hingga terluka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

com/ Seorang dayang kecil berwajah cantik menyongsong kedatangannya dengan cepat. 21 HILANG o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o serta menghalangi jalannya. tegurnya: "Tuan. Tinggalkan dulu namamu. Dengan gelisah dayang itu berteriak: "Eeeei.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tuan lngin mencari siapa?" "Nona Lik-ling" sambil menjawab. datanglah dilain hari" "Tidak bisa. kau tidak merasa salah jalan?" "Bukankah tempat ini adalah loteng Hui-jui-lo?" Lim Han-kim balik bertanya sambil tertawa hambar." o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o JILID 05 HAL. tunggu dulu saat ini nona kami tak punya waktu.. Hari ini juga aku harus menemuinya. "Benar. pemuda itu meneruskan langkahnya menuju ke dalam bangunan loteng.. Dayang yang berada di sebelah tengah segera menjulurkan tangannya setelah mengamati wajah Lim Han-kim sekejap. "Bawa kemari" serunya. tuan. sambil membungkukkan badan memberi hormat. 221 .

"Aku tak punya" "Kalau tak ada undangan. Alis mata pemuda Lim kontan saja berkerut. lalu tangan kirinya dengan 222 . serentak mereka melancarkan serangan mencengkeram tubuh Lin Han-kim. besar amat lagakmu" teriak kawanan dayang itu penuh amarah. mau apa kau kemari?" "Aku datang mencari seseorang" kata Lim Han-kim sambil mengamati anak tangga menuju ke tingkat tiga. ia menambahkan: " Lebih baik kalian menyingkir Aku tak ingin bertarung dengan kalian. sorot matanya memancarkan sinar tajam. "Tentu saja undangan dari nona kami" serunya tak senang." "Kurang ajar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan cepat ia ayunkan tangannya memaksa mundur serangan kawanan dayang tersebut. "Mencari siapa?" "Nona Lik-ling" Kemudian sambil ulurkan tangan kanan-nya.com/ "Apanya?" jawab Lim Han-kim dingin. Tampaknya dayang yang berada di tengah itu merupakan pemimpin rombongan dayang tersebut Alisnya segera berkerut sesudah mendapat jawaban tadi.

dayang tersebut kontan tertarik hingga badannya berputar arah dan balik menumbuk kawanan dayang lainnya. Menggunakan kesempatan ini Lim Han-kim segera melejit ke udara menghindari kerumunan kawanan dayang tersebut dan langsung lari ke arah anak tangga tingkat tiga. dua orang lelaki bertubuh kekar sedang 223 . Di separuh ruangan sebelah depan keadaannya sama dengan keadaan ruang lain. tapi separuh ruang di bagian belakang merupakan sebuah gardu yang amat luas dengan dedaunan sebagai atap dan karpet merah menghiasi seluruh lantai. Dalam sekali sentakan. Perjamuan yang diselenggarakan di gardu terbuka itu belum bubar. Tampaknya kawanan dayang itu sadar bahwa kepandaian mereka belum cukup untuk menghalangi jalan orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. serentak mereka melompat mundur.com/ ilmu cengkeraman Ki-na-jiu menyambar pergelangan tangan kanan dayang yang ada di tengah itu. Pemandangan di loteng tingkat tiga jauh berbeda dengan keadaan di tempat lain. serangan tersebut benar-benar luar biasa. tak terlukiskan rasa kaget kawanan dayang itu. serentak mereka hentikan langkahnya dan tidak mengejar lagi.

Biarpun Lim Han-kim cukup lama berdiri di situ. seorang perempuan cantik berbaju hijau duduk di antara dua orang lelaki kekar tadi. sementara itu dua orang lelaki tersebut masih duduk minum arak sambil tertawa terbahak-bahak. serentak mereka letakkan kembali cawannya ke atas meja. Lelaki yang duduk menghadap timur segera tertawa dingin sambil menegur: "Bocah keparat. 224 .com/ duduk berhadapan sambil minum arak. tapi setelah mengetahui kehadiran Lim Han-kim. dia melompat maju ke depan sambil melepaskan sebuah babatan ke dada lawan. ternyata tak seorang pun yang menyadari kehadirannya. sambil tertawa. sepasang matanya yang besar tiada hentinya mengawasi wajah dua orang lelaki itu bergantian Gerak-geriknya genit dan merayu membuat dua orang lelaki yang dihadapinya jadi tak tenang perasaan hatinya. besar amat nyalimu" sambil menekan permukaan meja. paras mukanya segera berubah sangat hebat. Akhirnya si wanita cantik berbaju hijau itu yang lebih dulu menyadari kehadiran Lim Han-kim. Tiba-tiba saja ia turunkan tangan yang menutupi mulutnya dan duduk dengan wajah serius.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

" Mendadak lelaki yang duduk di sebelah barat menggebrak meja keras-keras." Memandang bekas jari tangan yang membekas di permukaan meja. "Aku memang Lik-ling.. sementara itu perempuan cantik berbaju hijau tersebut telah dapat menguasai dirinya kembali." sementara itu lelaki yang melancarkan serangan pertama kali tadi kembali menerjang datang.. Dengan cekatan dia memutar badannya ke samping. siapa nama siangkong?" "Kau tak perlu tahu siapa namaku." "Braaak. potongnya: "Besar amat bacotmu Biar aku Bwee Locu memberi pelajaran dulu kepada cecunguk macam kau. dia tertawa. Dengan jurus " Harimau Lapar Menerkam Kambing" kelima jari 225 . "Jadi kau yang bernama Lik-ling?" tegurnya sambil menatap wajah perempuan cantik itu tajam-tajam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Cukup mendengar dari deruan angin serangan yang meluncur datang. Lim Han-kim kembali berpikir: "Tenaga dalam orang ini betul-betul amat sempurna. Lim Han-Kim sadar bahwa musuhnya bukan lawan yang lemah. aku tak boleh memandang enteng kemampuannya. badannya menyusup dari sisi lelaki tadi langsung menuju ke gardu perjamuan... lalu dengan ilmu Langkah Tujuh Bintang....

sambil mengayunkan telapak tangannya dia melepaskan sebuah babatan ke punggung Lim Han-kim.deru memekak telinga. Dengan cekatan kembali Lim Han-kim menggeserkan langkahnya satu tindak kesamping. kali inipun dia tidak melancarkan serangan balasan. tubuhnya menyelinap ke sana kemari. Dengan serangan-serangan cepat mereka mendesak musuhnya habis-habisan. yang lain dari belakang.com/ tangannya dipentangkan lebar-lebar untuk mencengkeram batok kepala musuhnya. Kembali Lim Han-kim gerakkan badannya menghindar sejauh beberapa depa. sementara itu. Di tengah kepungan angin serangan yang begitu gencar dan luar biasa. lelaki yang duduk di sebelah barat telah meninggalkan tempat duduknya dan menerjang ke depan. Satu dari muka. 226 . Lagi-lagi serangan tersebut berhasil dihindarinya. Dengan mengandalkan ilmu gerakan tubuhnya yang sakti luar biasa. Tampak bayangan tangan menyambar silih berganti.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dalam waktu singkat dua orang lelaki itu telah lepaskan serangan berulang kali. Lim han-kim tetap tidak melancarkan serangan balasan. anginpukulan yang menderu.

ternyata tak satu pun yang berhasil mengenai sasaran. dia ikuti jalannya pertarungan dengan penuh perhatian semakin lama kedua orang lelaki itu melepaskan serangannya makin ganas dan gencar. sejak awal sampai akhir Lim Han-kim belum pernah melepaskan satu serangan balasan pun. tak satu pun serangan yang berhasil menjawil ujung bajunya. Tubuhnya bergerak bagai awan di angkasa.com/ Bagaimanapun gencar dan hebatnya serangan kedua orang itu. Karenanya begitu si perempuan cantik berbaju hijau itu membentak. sementara itu perempuan cantik berbaju hijau tersebut tampaknya sangat menikmati jalannya pertarungan Dengan senyuman dikulum. paras mukanya makin lama berubah semakin serius. kalian bertiga jangan berkelahi lagi" selama ini hanya dua orang lelaki itu yang melancarkan serangan tiada hentinya. mendekati arena pertarungan dan bentaknya keras-keras: "Hey. namun gerak tubuh Lim Hankim makin lama pun semakin sakti dan luar biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. senyuman yang menghiasi ujung bibir perempuan cantik berbaju hijau pun makin lama semakin redup. Pelan-pelan dia bangkit berdiri. 227 . bagaimanapun ganas dan gencarnya serangan yang dilepaskan kedua orang itu.

akhirnya seekor di antaranya pasti terluka. terutama tenaga pukulannya yang kuat. Melihat pertarungan telah berhenti. namun dapat terasa olehnya betapa tangguh dan hebatnya ilmu silat kedua orang lelaki tersebut. sekalipun ia tidak melancarkan serangan balasan. sebaliknya Lim Han-kim sendiri pun diam-diam mengagumi kehebatan kedua orang lawannya. Dengan adanya bujukan perempuan cantik tersebut.com/ dua orang lelaki tadi serentak menarik kembali serangannya dan melompat mundur dari arena. lalu ujarnya sambil tersenyum: "Kalau dua ekor harimau berkelahi. Bila kalian bertiga meneruskan pertandingan semacam ini. mereka gunakan kesempatan tersebut untuk mengundurkan diri 228 . dengan pandangan mata yang genit perempuan cantik berbaju hijau itu memandang Lim Han-kim sekejap. siapa pun yang akhirnya terluka tentu akan merupakan pemandangan yang kurang sedap dalam suasana begini. ia sadar dua orang tersebut merupakan musuh tangguh." sebenarnya dua orang lelaki itu sudah dibuat terkesiap tak terkirakan setelah puluhan jurus serangan berantai mereka gagal menyentuh ujung baju lawannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

terselip lapisan hawa dingin yang kaku. kongcu." Lalu setelah berhenti sejenak dan tertawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pertarungan yang baru berlangsung benar-benar seimbang dan sama-sama mengagumkan Betul aku tak mengerti ilmu silat. namun kekotoran itu tidak menutupi ketampanan serta kegagahannya. tidak berkelahi maka tak kenal. Nah. Biarpun bajunya yang putih kini penuh berlumpur karena harus menempuh perjalanan cepat. tapi aku yakin bila tidak 229 . sinar matanya dialihkan ke wajah dua orang lelaki itu sambil menambahkan: " orang gagah bilang. Keracunan dan Terkurung Lim Han-kim mengernyitkan alis matanya rapat-rapat. biar kulayani kongcu sebagai tanda persahabatan. Di balik kemurungan yang menyelimuti wajahnya.com/ BAB 8. Kembali perempuan cantik berbaju hijau itu memberi hormat kepada Lim Han-kim lalu berkata: "Lik-ling tak lebih hanya perempuan bernasib jelek yang bertugas menyambut serta menghibur para tamu.. Aku merasa beruntung karena para tamu sudi menghargai diriku. ia sama sekali tidak menanggapi bujukan perempuan cantik tersebut... bila tak keberatan mari ambil tempat duduk.

Akhirnya dua orang lelaki itupun menyusul di belakang Lik-ling dan duduk pula di sekeliling meja perjamuan. dengan langkah lebar ia segera berjalan menuju ke meja perjamuan dan tanpa sungkan-sungkan mengambil tempat duduk. Tak selang berapa saat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. selama ini Lim Han-kim tetap bersikap dingin danhambar. sama sekali tidak memberi kesempatan kepada orang lain untuk menimbrung apalagi memotong. arak wangi dan hidangan telah siap.com/ bertarung selama satu sampai dua jam.. mustahil menang kalah bisa ditentukan. Lim Han-kim segan banyak bicara. sikap semacam ini membuat dua orang lelaki itu tak enak untuk membuka pembicaraan untuk menghilangkan kekakuan yang mencekam suasana." Ia berbicara seperti bergumam. Lik-ling bertepuk tangan pelan. dua orang dayang segera muncul perempuan itu menitahkan dayangnya untuk menyiapkan kembali perjamuan baru. Dengan langkah yang lemah gemulai Lik-ling segera menyusul di belakang pemuda itu dan mengambil tempat duduk pula.. Likling segera angkat cawan araknya dan berkata kepada Lim han-kim sambil tertawa: "Bolehkah aku tahu siapa nama kongcu?" 230 .

tidak berani..." sambung Lu Pekspeng pula.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Tidak berani. luar perbatasan " "saudara." Tanpa banyak bicara Lim Han-kim angkat cawan dan meneguk isinya.ciu" "Lama kudengar nama besar anda" Buru-buru Lim Han-kim mengangguk. ilmumu sangat aneh dan tangguh. lalu menggeleng." siang Thian-kian menimpali. "Aku tak lebih cuma seorang prajurit tanpa nama." Kemudian sambil memandang kedua orang lelaki itu.. terimalah satu cawan arak sebadai rasa hormatku. sekalipun diutarakan belum tentu nona kenali" Lik-ling tertawa. "Bila tak keberatan. akupun tak akan terlalu memaksa. "Kalau memang kongcu enggan menyebutkan namamu.com/ Lim Han-kim berpikir sebentar.. "Boleh ku tahu siapa anda? Tampaknya saudara bukan berasal dari wilayah Kang-lam?" "Benar.. Kau merupakan musuh tangguh yang pernah kujumpai selama ini. tambahnya: "Kedua orang ini mempunyai nama besar yang amat masyhur di wilayah Kang-lam. tapi sebelum habis diteguk tiba-tiba ia letakkan kembali cawannya sambil berkata: "Aku tidak 231 . yang satu adalah siang Thian-kian dari kota siok-ciu sedang yang lain adalah Lu PekJeng dari kota yang Yang.. aku datang dari jauh.

tiba-tiba ia bangkit berdiri sambil ujarnya: "sudah cukup arak dan hidangan yang kami nikmati.. Berkilat sepasang mata Lu Pekspeng. ia teguk isi cawannya hingga habis. "Ha ha ha ha. sambil berpaling ke arah dua orang lelaki itu katanya: "Kalau memang kongcu tidak minum arak. kalau nona mau mewakili. siang Thian-kian segera tertawa terbahakbahak. lalu tertawa: "Aku takut kedudukanku yang rendah tidak cukup berhak untuk mewakili kongcu ini." Tanpa menunggu persetujuan dari dua orang lelaki tadi. bagaimana kalau menerima secawan arak lagi?" Lik-ling melirik Lim Han-kim sekejap. Biar aku saja yang mewakili anda untuk menerima penghormatan ini. tentu kami pun tak bakal memaksa. Rasanya akupun tak akan mengganggu lebih lama.. Melihat itu.. maaf kami hendak mohon diri dulu." sambil berkata ia benar-benar angkat cawannya dan sekaligus menghabiskan isinya." 232 .. karena itu terima kasih ku ucapkan atas kebaikan anda berdua." Lik-ling tersenyum.com/ kuat minum arak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

" Kecantikan wanita memabukkan orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Betul. aku pasti akan menemani sampai mabuk. bagaimana mungkin hutang tersebut tercatat atas namaku. kami pasti datang memenuhi." Memandang bayangan punggung kedua orang itu hingga lenyap di balik pepohonan. keganasan pedang mengucurkan 233 . aku pun harus mohon diri." Dengan langkah lebar. ia segera berjalan meninggalkan tempat itu." katanya. "Biarlah lain saat kalau kalian berkunjung lagi. Dengan pandangan dingin Lu Pekspeng memandang ke Lim Han-kim sekejap." Kembali Lik-ling tertawa. Pelan-pelan Lik-ling bangkit berdiri sambil memberi hormat. Aku takut hutang ini bakal tercatat atas nama kongcu" "Hmmm Antara aku dengan mereka tiada ikatan dendam ataupun sakit hati. ujarnya: "Dua pendekar dari Siok-ciu dan Yang.ciu telah pergi dengan membawa rasa marah. "Aku benar-benar menyesal karena malam ini tak bisa memuaskan kalian berdua." Siang Thian-kian tertawa hambar." sambung siang Thian-kian sambil menjura. Lik-ling baru berpaling dan tersenyum. lalu serunya pula sambil menjura: "sampaijumpa lain waktu. "Bila mendapat undangan.

matanya yang besar berkedip beberapa kali. Kebaikanmu biar kuterima dalam hati saja. Apa sangat mempesona hati wanita. Paras muka Lim Han-kim tetap dingin dan hambar. Bagaimana pun Lim Hankim menyindir dan mengejek.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tentu saja tak bisa dibandingkan dengan orang lainnya." "Kongcu adalah manusia pilihan. ternyata ia tidak terpengaruh sama sekali. sejak dulu sampai sekarang ada berapa banyak pendekar yang terkalahkan di tangan kaum wanita?" "Hmmm sayang kedatanganku bukan karena tertarik oleh kecantikan wajah nona. Bagaimana kalau kongcu tukar pakaian dulu sebelum kita berbincang-bincang?" "Aku rasa tidak perlu. kau memang ganteng dan gagah.com/ darah. pakaianmu sangat mengurangi kegagahanmu Dalam kamarku tersedia berapa stel pakaian pria. maka ujarnya lagi sambil tertawa hambar: " Kongcu. lalu tegurnya. seakan-akan ia tidak terpengaruh oleh pujian perempuan tersebut Lik-ling yang tabah benar-benar memiliki ketenangan yang luar biasa... Hanya sayang." Lik-ling berkerut kening. "Kongcu." sahut Lik-ling tersenyum. berulangkali kau tolak tawaran dan kebaikan kami Aku jadi tak habis mengerti sebenarnya apa maksud kedatanganmu?" 234 .

rupanya cuma selembar sapu-tangan Kongcu. untuk sesaat dia malah tertegun dibuatnya. bagaimana kalau kita minum arak dengan pergunakan cawanku?" 235 . "selembar sapu tangan" Lik-ling segera tertawa cekikikan: "Aku masih menduga barang berharga apa yang kau minati. Dengan tangannya yang lembut Lik-ling mengambil cawan arak di hadapan Lim Han-kim dan menukarnya dengan cawan arak yang telah dipergunakan barusan. Terlepas apa maksud kedatanganmu yang pasti kau adalah tamuku." Tampaknya mimpi pun Lim Han-kim tidak menyangka kalau tujuannya minta kembali saputangan tersebut dapat berjalan begini lancar.com/ "sederhana sekali." "Barang apa itu?" Lik-ling tertegun. bagaimana juga kau sudah mengunjungi loteng Hui-jui-lo. kemudian katanya: "Tidak sedikit orang persilatan yang pernah kujumpai Kebanyakan mereka banyak menaruh curiga. "Aku datang untuk minta kembali sebuah benda. Bagaimana kalau minum beberapa cawan arak dulu? Nanti aku pasti akan persembahkan saputangan itu kepadamu." jawab Lim Han-kim setelah menyapu wajah Lik-ling sekejap dengan pandangan dingin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku rasa kongcu pun tidak terkecuali Nah.

^ Tanpa memperdulikan lagi persetujuan dari Lim Hankim. keinginanmu tentu akan kupenuhi nanti." "Aku tak berani merepotkan nona. karena sejak kecil aku senang meniup seruling. ia mulai meniup seruling hijau itu.... lalu katanya: "Sekalipun kongcu tak berminat menikmati permainan serulingku. namun aku ada niat menghiburmu. bersediakah kongcu menemani aku memainkan sebuah lagu.. serentetan lagu merdu pun segera berkumandang memecah keheningan. tapi dia takut ditertawakan orang sebagai pengecut yang bernyali kecil. sambil tersenyum Lik-ling berkata lagi: " Kongcu datang dari jauh. Dengan terpaksa diambilnya cawan tersebut dan pelan-pelan meneguk isinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sementara itu ia kerahkan hawa murninya untuk menahan arak yang diteguknya agar tidak masuk ke ke dalam perut.. sebetulnya Lim Han-kim ingin menampik.. apa lagi masih ada urusan penting yang mesti segera diselesaikan Biarlah maksud baikmu itu kuterima di dalam hati kecil saja.com/ Tanpa menunggu jawaban pemuda tersebut ia segera angkat cawan dan meneguk habis isinya. 236 . bila harus pulang dengan tangan hampa rasanya kasihan jangan kuatir. Tapi sebelum itu." Lik-ling merogoh keluar sebuah seruling dari sakunya.

. sampai permainan seruling itu terhenti. seakan akan menyayat perasaan siapa pun. seakan-akan baru sadar dari impian.com/ "Kepandaiannya meniup seruling betul-betul sudah mencapai tingkat kesempurnaan Ketika mulai meniup. Semua kemurungan dan kepedihan hatinya terungkap keluar. Lim Han-kim celingukan memandang ke sekeliling tempat itu." sambil menarik napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pikirnya dengan hati kecut: "Rupanya aku sudah terpengaruh oleh permainan serulingnya. iramanya semakin menyayat perasaan seperti jeritan hati seorang perempuan lemah yang sakit parah dan ingin menyampaikan rasa rindunya kepada kekasih hati yang telah lama berpisah. Tanpa terasa Lim Han-kim terpengaruh oleh nada seruling tersebut. Mendadak nada seruling itu berubah makin rendah dan berat. pelan-pelan ia bangkit berdiri sementara itu Lik-ling sudah menyimpan serulingnya Tanpa menanti sampai Lim Han-kim buka 237 . wajahnya yang sudah murung dan kusut kini makin gelap dan dilapisi hawa kesedihan yang luar biasa. nada lagunya pedih dan memilukan hati. ia makin terkesiap ketika melihat hari sudah gelap. Dalam waktu singkat Lim Han-kim sudah dibikin mabuk oleh irama seruling yang memilu hati itu.. badannya duduk mematung tak berkutik. ia baru tersentak kaget.

Gumamnya kemudian terdengar antara menjawab dan tidak: " Waktu sudah malam.." Lik-ling mengerutkan kening. Tiba-tiba tampak cahaya api menyilaukan mata. tolong berikan pandangan dan kritikmu tentang kepandaian meniup serulingku?" Lim Han-kim angkat kepalanya memandang bintang yang bertaburan di angkasa.. aku harus pergi. ia sudah berkata lebih dulu: "siangkong. 238 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebuah lentera telah menerangi seluruh ruangan. Dengan pandangan dingin Lim Han-kim hanya mengawasi perempuan itu meninggalkan ruangan tanpa mengucapkan sesuatu. aku segera pergi ambilkan saputangan untukmu:" Ia bangkit berdiri dan berjalan meninggalkan ruanganLangkahnya lemah gemulai pinggangnya yang ramping dan goyangan pinggulnya membuat perempuan itu kelihatan lebih merangsang. dengan senyuman tetap menghiasi bibirnya dia melanjutkan: " Harap kongcu tunggu sebentar. Namun hanya sekejap hawa pembunuhan itu sudah lenyap kembali.com/ mulut. Dengan gerakan cepat Lim Han-kim menggeser tempat duduknya. selapis hawa napsu membunuh terlintas di wajahnya.

tapi kemudian berhenti tak bergerak. Waktu meluncur lewat dengan cepatnya dalam penantian Lim Han-kim.. apalagi antara aku dan dia tak punya ikatan apa-apa. Pintu kamar berwarna merah berada dalam keadaan setengah terbuka menutupi separuh pemandangan di dalamnya dan juga menutupi bayangan Lik-ling yang ada di dalam ruangan Baru saja Lim Han-kim hendak melangkah masuk ke dalam.. tanpa sadar ia bangkit berdiri dan berjalan menuju ke ruang belakang. sepenanakan nasi sudah lewat. Dari balik jendela tampak menerawang sesosok bayangan manusia yang bergerak ke sana kemari. rasanya kurang sopan jika aku memasuki kamar seorang wanita tanpa permisi. "Siang kong terlalu kolot dan ikut aturan. dan berdiam diri beberapa saat. Tapi sebelum ia sempat mengucapkan sesuatu. tiba-tiba terdengar suara Lik-ling berkumandang keluar dari balik kamar. tiba-tiba satu ingatan melintas dalam benaknya: "Di tengah malam buta begini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim lantas urungkan niatnya untuk masuk ke dalam kamar. padahal 239 . namun Lik-ling belum tampak munculkan diri Habis sudah kesabaran Lim Han-kim.com/ Ia pilih tempat duduk yang strategis di mana ia dapat bebas memandang serta leluasa mengawasi Lik-ling yang menyelinap masuk ke ruang belakang.

" "Nona.com/ loteng Hul-jui-lo bukan istana raja muda atau istana kaisar. "Aku masih ada urusan penting dan harus tinggaikan tempat ini secepatnya. sementara wajahnya tampak hampa dan dengan senyum hambar mengawasi Lim Han-kim tanpa berkedip. disusul kemudian terdengar kembali suara seruling yang bernada setiih. Tapi apa yang kemudian tampak di hadapannya membuat pemuda tersebut berdiri tertegun Rupanya Likling hanya berpakaian dalam yang sangat minim dengan kain putih tipis menyelimuti badannya. Sekali tendang ia sepak pintu kamar itu hingga terpentang lebar. ia merasa irama seruling yang memilukan hati bagaikan jeritan kekasih yang sedang dimabuk 240 . Menanggapi hal itu. sorot matanya memancarkan cahaya yang sangat aneh. Tiba-tiba saja Lim Han-kim merasakan hatinya bergetar keras. membawakan lagu-lagu yang memilukan hati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. sedang aku pun bukan seorang perempuan suci atau istri orang." Suara helaan napas sedih terdengar lirih dari dalam ruangan. harap kembalikan saputangan itu secepatnya." tukas Lim Han-kim dengan suara dingin. Lim Han-kim hanya tertawa dingin. Waktu itu ia sedang bersandar di atas pembaringan sambil meniup serulingnya.

Lim Han-kim seketika merasakan napsu birahinya memuncak. irama serulingnya makin lama pun semakin cepat seperti pukulan ombak yang menghajar batu karang. Kurang lebih seperminuman teh kemudian. Air muka Lik-ling yang bersandar di-pembaringan itu kelihatan berubah hebat. 241 . alis matanya berkerut dan tenaga dalamnya disalurkan untuk mengendalikan gejolak emosinya yang membara.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Makin lama tubuhnya berputar makin cepat dan akhirnya ia berlari seperti terbang saja. suasana baru pulih kembali dalam ketenangan. Irama seruling yang dimainkan Lik-ling makin lama semakin cepat seperti aliran air terjun yang menumbuk dadanya. Pemuda ini sebera merasakan gelagat tidak menguntungkan Buru-buru ia menghimpun hawa murninya. ia berusaha membuangjuuh-jauh semua pikiran di hatinya dan membendung gelora napsu birahi yang membakar la la m dadanya. Cepat-cepat dia bangkit berdiri dan mulai berlarian mengelilingi ruangan kamar. peluh mulai bercucuran membasahi seluruh jidat dan wajahnya. Wajahnya kontan berubah jadi merah membara.com/ asmara itu seperti jarum atau pedang yang menikam dadanya dalam-dalam.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lebih kurang tiga.empat depa dari posisi semula. otomatis permainan serulingnya juga terputus di tengah jalan. pelanpelan Lik-ling yang baru sadar dari pingsannya menggerakkan tangannya dan bangkit untuk duduk. membuat lekukan tubuh bagian terlarangnya kelihatan makin nyata dan mencolok. Ia angkat telapak tangan kanannya siap melepaskan pukulan. Lik-ling yang semula berlarian mengelilingi ruangan kini sudah jatuh terjerembab diatas tanah. sebelum serangan dilepaskan. Tapi pemuda tersebut tidak berbuat demikian. 242 .com/ Peluh bercucuran membasahi seluruh pakaiannya yang tipis itu. Tampak perempuan itu terbatuk-batuk. Lik-ling hanya berbaring diam di atas tanah. Tiba-tiba terdengar suara benturan yang amat keras bergema memecahkan keheningan. ia telah menurunkan telapak tangannya. Waktu itu seruling kemalanya sudah terpental ke-sudut ruangan. memandang Lik-ling yang tergeletak di atas tanah. agaknya ia sudah tak memiliki tenaga untuk melawan lagi. sesaat sesudah terlepas dari bahaya kematian. Bila serangan dari Lim han-kim ini benar-benar dilepaskan tak ayal lagi perempuan cantik itu pasti akan tewas seketika. Pelan-pelan Lim Han-kim membuka matanya kembali.

Dengan sempoyongan ia menuju ke depan pembaringan merangkak naik dan katanya dengan napas terengah-engah: "Luka yang kuderita amat parah. kemudian ia muntahkan darah segar. tolong ambillah sendiri" Lim Han-kim tertegun. Gerak-gerikku kurang leluasa. Aku harus segera pergi dari sini. Wajahnya pucat pias seperti mayat. pelanpelan Lik-ling yang baru sadar dari pingsannya menggerakkan tangannya dan bangkit untuk duduk. ia berbaring terlentang di atas pembaringan seperti orang mati.com/ Badannya bergoncang keras. saputangan itu ada di bawah pembaringanku. tapi akhirnya dia berjalan mendekati pembaringan tersebut. 243 . sesaat sesudah terlepas dari bahaya ke-matian. Lim Han-kim segera berpaling ke arah lain. katanya dingini "Akutak ingin membunuh kaum wanita.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sepasang matanya terpejam dan noda darah masih mengotori ujung bibirnya." sambil bertopang pada sepasang tangannya Lik-ling berusaha bangkit dari atas tanah. cepat serahkan sapu-tangan yang kuminta. Rambut Lik-ling sangat kusut dan berurai tak keruan di bahu. Tampaknya luka yang dideritanya sangat parah.

celaka" pekiknya dalam hati sebuah pukulan langsung dibacokkan ke tubuh Lik-ling yang sedang berbaring tanpa gerak itu sayang sekali. tapi akhirnya ia menjulurkan tangannya meraba ke bawah pembaringan Benar juga. dari situ ia menemukan selembar saputangan berwarna putih. belum sempat tenaga dalamnya disalurkan keluar. ia buka matanya dan mengawasi sekeliling tempat itu. tapi suasana amat gelap hingga untuk melihat ke lima jari tangan sendiri 244 . lebih kurang tiga-empat depa. Dia merasakan kepalanya jadi sangat berat dan kakinya lemas. Lim Han-kim ragu-ragu sesaat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Hanya saja dari saputangan itu terendus bau harum semerbak yang menerpa lubang hidungnya. "Aduh.com/ Waktu itu seruling kemalanya sudah terpental ke sudut ruangan. Tanpa ampun lagi tubuhnya mundur sempoyongan sebelum terjerembab di atas tanah. Baru saja dia akan mengumbar hawa amarahnya. Entah berapa waktu sudah lewat pelan-pelan Lim Hankim sadar kembali dari pingsannya. Tapi ketika saputangan tersebut dibentangkan ternyata tidak tampak tulisan apa pun di situ. Ternyata benda itu bukan benda yang sedang dicarinya. tubuhnya sudah tak sanggup menahan diri lagi. mendadak pandangan matanya jadi ge1ap. Kejadian ini membuat anak muda terse-but naik pitam.

sekali lagi memperhatikan keadaan di sekitarnya. ia coba gerakkan tangan dan kakinya. ia 245 . Aaaai.. Tak ada seberkas cahaya pun yang memancar dalam ruangan tersebut. Cepat-cepat Lim Han-kim membuang jauh-jauh lamunan-nya.hati. ia pun sadar bahwa penjara batu ini pasti berada jauh di bawah tanah. Tanpa terasa dia menghela napas dan berpikir "Aku tidak menyesal seandainya mesti mati dalam penjara bawah tanah ini gara-gara sikapku yang lemah dan kurang tegas terhadap musuh. tiba-tiba terdengar suara berderit yang memecahkan keheningan Deritan nyaring itu berasal dari atas dinding penjara." sementara dia masih berpikir. Lim Han-kim segera mengerti bahwa ia telah kena ditawan orang sebagai tahanan dan kini dikurung dalam sebuah penjara batu yang amat kuat. Kalau sampai gara-gara kejadian ini jiwanya jadi terancam. Ternyata ia telah terkurung oleh empat dinding yang terdiri dari dinding batu yang amat tebal dan kuat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dari keadaan yang dihadapinya ini. Dia sakit keras dan sangat membutuhkan pil mustika itu untuk menyelamatkan jiwanya..com/ saja sangat susah. Lim Han-kim coba tenangkan. aku bisa menyesal sepanjang masa.. tapi segera berkumandang suara gemerincing nyaring besi yang saling geser. Rupanya seluruh badannya telah dirantai orang. selain itu.. Tapi Ciu Tayhiap.

Lim Han-kim segera merasakan perutnya agak lapar. kemudian terdengar suara merdu seorang gadis berkata: "Lim siang-kong. tiba-tiba terdengar suara besi bergemerincing lalu muncul sebuah tangan aneh yang kurus kering seperti cakar burung elang menyambar baki berisi hidangan itu Dengan rasa kaget Lim Han-kim berpaling.com/ pusatkan pikiran untuk memperhatikan apa yang bakal terjadi. kotor dan terurai tak karuan. silahkan menikmati hidangan" Bau harum arak dan daging yang semerbak pun menerpa masuk memenuhi seluruh ruang penjara. dari atas dinding penjara terbukalah sebuah lubang seluas berapa depa. Mengendus bau harum arak dan daging. 246 . Menyusul suara deritan nyaring tadi. Ternyata disudut ruangan penjara itu duduk seorang kakek kurus kering yang mengenakan pakaian compang-camping. sebuah tangan yang halus dengan membawa sebuah baki kayu nyelonong masuk melalui lubang tadi. selapis cahaya lentera menyorot masuk ke dalam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kumis dan berewok sehingga menutupi raut wajah aslinya. Rambutnya kelihatan sangat kusut. wajahnya penuh ditumbuhi jenggot. Namun baru saja dia hendak mengambil hidangan tersebut untuk menjaga kondisi tubuhnya.

Namun tampaknya ia belum puas. lubang pada dinding yang terbuka tadi kembali menutup rapat. Tak selang berapa saat kemudian semua hidangan yang ada telah dimakannya sampai habis. Rupanya kakek itu sudah lama kelaparan Begitu menyambar baki kayu tersebut. Meskipun berada dalam kegelapan. Aaaai.. suasana dalam ruang penjara pun kembali dalam kegelapan Untung Lim Han-kim mempunyai ketajaman mata yang melebihi orang biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pendek lagi kurus kering namun takaran makannya luar biasa. bahkan diapun dapat menyaksikan dengan jelas semua tingkah laku serta gerak gerik-nya. Kakek itu sangat kurus sehingga boleh dibilang tinggal kulit pembungkus tulang. pikirnya: "Entah sudah berapa lama orang ini tidak makan. boleh dibilang ia tidak memiliki apa-apa lagi. 247 . ia masih dapat melihat tempat duduk orang itu.com/ sementara ia masih termenung." Biarpun orang itu mempunyai perawakan tubuh yang kecil.. Diam-diam Lim Han-kim menghela napas panjang. sepoci arak wangi yang tersisa diteguknya pula sampai ludes. Kecuali pakaian compangcamping yang menutupi bagian terlarang tubuhnya. rakus betul orang ini. dengan rakus ia sikat semua hidangan yang ada dan menelannya dengan tergesa-gesa.

tanpa sadar ia berpikir: "Kalau sepanjang hidupku aku bakal terkurung dalam penjara 248 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... Lalu dengan pandangan menyesal ditatapnya Lim Hankim sekejap seraya berujar: "Eeei.. sesudah menghela napas panjang. Kalau tidak. sambil menepuknepuk perutnya.. tampaknya ia teringat kembali pada peristiwa sedih yang menimpa dirinya... Baiklah aku berjanji akan mengembalikan jatah mu pada pengiriman berikut.. Dengan mata berkilat kilat ia tertawa tergelak. semangat yang semula berkobar kini lenyap kembali. ia letakkan kembali baki itu ke lantai.." Tak terlukiskan rasa terkejut yang menyelimuti perasaan Lim Han-kim." Bicara sampai di situ.. "Ha ha ha. Kecuali kau punya rencana ingin mati kelaparan dalam penjara ini atau tenaga dalammu sudah begitu sempurna hingga tidak makan pun masih bisa pertahankan jiwamu. bocah kecil. lanjutnya: "Aku sudah terkurung dalam penjara ini lama. lama sekali. maaf kalau aku sikat habis hidangan yang menjadi jatahmu. kau mesti makan hidangan yang dikirim kemari..com/ setelah kenyang makan dan minum. "Tidak lapar?" tampaknya semangat kakek kurus kering terbangkit kembali setelah kenyang makan. bocah kecil." "Aku tidak lapar" sahut Lim Han-kim sambil menggeleng.

" Berpikir sampai di situ. tanpa terasa ia bertanya: "sudah berapa lama locianpwe terkurung di sini?" Kakek kurus kering itu menggaruk-garuk kepalanya yang kotor. tujuh ratus hari sama saja dengan tujuh ratus tahun-..." Tiba-tiba Lim Han-kim teringat pada ibunya yang menunggu di lembah Hong yap-kok. waah. Tanpa terasa rasa sedih menyelimuti perasaannya." "Apa kau anggap dua tahun terlalu pendek?" tukas kakek kurus itu dengan suara keras.. Tapi nada suaranya segera berubah jadi pedih lagi. lalu menggeleng sedih: " Waktu yang pasti aku kurang jelas. Namun kau jangan lupa.com/ bawah tanah yang gelap gulita ini. ia menghela napas panjang. Hidup sehari di sini rasanya lebih lama daripada hidup setahun. kita terkurung dalam sebuah penjara bawah tanah yang tak memperlihatkan sinar sepanjang masa.. bukankah lebih baik cepat mati saja.. 249 . terusnya: "Biarpun dua tahun tidak terhitung kelewat lama. tapi kalau dihitung-hitung rasanya sudah lebih dari dua tahun" "Dua tahun-.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..

com/ Mendadak kakek kurus kering itu tertawa terbahabahak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia balik bertanya: "Locianpwee. aku percaya keadaanmu akan sejorok dan selusuh aku sekarang ini^. suaranya amat nyaring dan menggema dalam ruang penjara yang dikelilingi batu yang kuat. apakah kau mulai takut? Ha ha ha .. kenapa kau tak berbicara?" Lim Han-kim tidak menanggapi pertanyaan itu.. Dengan perasaan was-was pikirnya: " Hebat benar tenaga dalam orang ini." Gelak tertawa itu berlangsung kurang lebih seperminuman teh lamanya sebelum berhenti. itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Gema tertawanya memekakkan telinga. Tampaknya kemampuan yang ia miliki tidak berada dibawah kemampuanku.. Dengan cepat Lim Han-kim kerahkan tenaga dalamnya untuk melawan suara gelak tertawa tersebut. apakah tidak ada niatan bagimu untuk melarikan diri?" 250 . lalu dengan suara yang menggeledek kakek itu berseru: "Hey bocah kecil. selama dua tahun terkurung dalam penjara bawah tanah ini." Lim Han-kim hanya mengawasi kakek .. bagaikan suara guntur yang membelah bumi. asal kau hidup selama dua tahun dalam penjara batu ini. setelah menghela napas lagi kembali kakek kurus itu bertanya: "Bocah cilik.

. Tapi kau sanggup menerima pekikan tersebut tanpa bergeming. dia meneruskan: "Bahkan rantai yang dipergunakan untuk memborgol badanku pun bukan terbuat dari bahan besi baja biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampaknya pikiran dan perasaannya sedang kalut. nama guruku tak boleh kuutara-kan secara sembarangan. tapi ia segera tertawa: "Tenaga khikang pekikan harimauku barusan mempunyai daya pengaruh yang amat besar dalam ruang penjara ini." "Maaf. Hal ini jelas menunjukkan bahwa tenaga dalam yang kau miliki benar-benar sudah amat sempurna.." Kemudian sambil menggetarkan rantai yang memborgol tubuhnya. Boleh aku tahu siapa guru.. Tidak setiap jago persilatan sanggup menghadapinya." Kakek kurus itu tampak agak tertegun. maka ruang penjara ini mereka bangun lebih kokoh dan kuat. tapi sesaat kemudian ia bertanya lagi dengan nada suara yang berubah: "Bocah kecil.com/ "Agaknya mereka tahu kalau ruang penjara biasa tak mungkin bisa mengurung diriku. 251 . dia malah pejamkan matanya dan bersandar pada dinding penjara." Lim Han-kim tidak menggubris pertanyaan itu." Lama dia berhenti bicara.mu. aku lihat ilmu silat yang kau miliki cukup tangguh.

252 . ia tetap membungkam dalam seribu bahasa. Berubah hebat paras muka kakek kurus itu. kau tahu siapakah aku?" dengan gusar kakek kurus itu menegur. sambil tertawa dingin tegurnya: "Hmmmm Bocah busuk. Kakek kurus itu jadi naik darah. tapi niat tersebut kembali diurungkan....com/ Melihat anak muda itu sama sekali tidak menggubris perkataannya." Lim Han-kim membuka matanya. Bila aku mati kelaparan dalam ruang penjara ini. tapi nada suaranya berubah jadi lebih lembut dan ramah. memandang kakek itu sekejap. aku yakin kau pun tak bakal bisa hidup lebih lama." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti akan mengucapkan sesuatu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampaknya aku sudah boleh ikut membonceng makan dengan kehadirannya" Lim Han-kim menghela napas panjang. Terdengar kakek kurus itu berkata lebih lanjut: "Mereka sudah enam-tujuh hari tidak mengirim rangsum kepadaku. "Hey bocah kecil. kau berani bersikap kurang ajar kepadaku. Hari ini tiba-tiba saja mereka mengirim hidangan dan arak wangi. . Sambil tersenyum Lim Han-kim gelengkan kepalanya. dengan usiamu begitu muda. lalu tersenyum dan tetap tidak berkata-kata. katanya lagi: "Sekarang kita sudah menjadi senasib sependeritaan Ha ha ha.

com/ Kakek itu berseru: "Kalau kau sering berkelana dalam dunia persilatan. kenapa kau tak bersuara? kau pernah mendengar julukan si "Raja Monyet ceking. pemuda itu cuma tertawa hambar." Tampaknya orang ini sudah teriampau lama terkurung disitu dan tak punya kesempatan untuk bicara dengan orang lain. bukan?" Dalam anggapannya. rantai yang memborgol tubuhnya bergemerincing nyaring. Tak heran bila ia jadi nyerocos tanpa henti. Siapa tahu apa yang kemudian terjadi sama sekali di luar dugaannya. Sayang orang yang diajak bicara adalah Lim Han-kim yang paling tak suka banyak bicara.. Tiba-tiba Han Si-kong melompat bangun." Lim Han-kim pasti terkejut setengah mati. hardiknya: "Akulah si Raja Monyet ceking Han Si-kong" Lim Han-kim menghela napas panjang. Kakek kurus itu semakin naik darah..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 253 . tentu kau pernah mendengar nama besarku. Setelah mendehem berat beberapa kali kakek kurus itu berkata lebih jauh: "Bocah cilik. Tak heran kalau kakek itu jadi mencak-mencak karena gusar. setelah mendengar julukannya "si Raja Monyet ceking. ia tetap tidak menggubris perkataan kakek itu.

. jadi dunia persilatan masih kenal dengan nama besarku meski sudah hampir dua tahun aku terkurung di sini?" Lim Han-kim menggeleng. bukankah kita tak pernah bertemu. Biarpun dalam hati kecilnya Han si-kong amat gusar bercampur mendongkol namun dia tak bisa berbuat apa-apa terhadap pemuda tersebut. Lim Han-kim beriarbenar dibuat tak berdaya oleh ulah kakek tersebut. terpaksa dengusnya dingini "Hmmm Suatu saat... serunya: "oooh. tapi sebutan si monyet tua tentu pernah kau dengar bukan?" Dalam gusar dan mendongkolnya. ia berteriak-teriak macam monyet kena terasi saja. rupanya Han locianpwee" Han si-kong jadi kegirangan.com/ "Nama si Raja Monyet Ceking Han si-kong mungkin belum pernah kau dengar. terpaksa jawabnya hambar: "Oooh." 254 . bila aku sudah keluar dari penjara ini. Darimana kau bisa tahu kalau aku adalah si monyet tua?" "Aku baru mendengarnya dari mulutmu.. "Lantas. "jawab Lim Han-kim singkat selesai bicara ia pejamkan matanya dan coba tidur. aku pasti akan menghajarmu habis-habisan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

" Dentingan nyaring kembali bergema. Dua orang gadis berbaju hijau yang membawa pedang dan lentera berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut. Setelah ada pengalaman pertama tadi. tangan kanannya secepat kilat menyambar pergelangan tangan dayang berbaju hijau yang berjalanpaling depan itu. Lim Han.. harap locianpwee jangan salah paham. 255 . "Traaaaang. gema suara gemerincing tadi disusul dengan terbukanya sebuah pintu rahasia dari atas dinding penjara tersebut. bersikaplah lebih terbuka" Belum lagi perkataan itu diselesaikan. Mendadak Han si-kong melompat bangun..kim segera mengerti bahwa dinding tersebut sebentar lagi akan terbuka.com/ Lim Han-kim menghela napas panjang: "Aaaai. sebelum jari tangannya sempat menyentuh tubuh dayang berbaju hijau itu. Aku hanya tak suka bicara saja." "Anak muda.. Cepat-cepat ia melompat bangun dari tidurnya Benar juga. mendadak terdengar lagi suara gemerincing nyaring bergema dari arah dinding penjara. rantainya sudah sampai di ujung sehingga kakek tersebut tak sanggup meneruskan gerakkan-nya lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

serentak dua orang gadis berbaju hijau itu melompat ke samping untuk menghindarkan diri dari babatan angin serangan yang sangat kuat itu. angin pukulan itu menghajar bagian atas dinding sampai menimbulkan 256 . Agaknya tenaga pukulan itu benar-benar kuat dan ampuh. selapis bunyi nyaring bergema dalam ruang penjara. segulung angin pukulan yang sangat kuat segera menyambar ke muka. panjang rantai tersebut telah diperhitungkan secara matang dengan jarak pintu rahasia tersebut sehingga dengan begitu uluran tangan Han si-kong gagal mencapai sasarannya. Dayang berbaju hijau yang diserang tadi mendengus dingin. membabat tubuh dua orang gadis berbaju hijau itu. Agaknya ia sadar kalau ujung jarinya tak mungkin bisa menyentuh tubuh lawan. maka dalam serangannya kali ini dia kerahkan juga tenaga dalamnya. Dengan gerakan cepat Han si-kong memutar tubuhnya menghindari babatan pedang itu. menyusul kemudian sebuah pukulan kembali dilontarkannya. pedangnya diayunkan ke muka balas membabat tubuh lawan.com/ Ternyata sewaktu dirantai. "Blaaaammmmm" Diiringi getaran yang sangat kuat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ suara yang memekakkan telinga. mulutnya tetap membungkam. dua orang gadis berbaju hijau itu menerjang ke sisi Lim Han-kim dengan cepat salah seorang di antaranya segera berkata: " Lim siang kong.. jika kau tetap membangkang.." 257 ...." "Budak busuk" tukas Han si-kong tak kalah gusarnya." Dalam saat itu Lim Han-kim sudah mencoba mengerahkan tenaga dalamnya untuk mematahkan rantai yang membelenggu tubuhnya.. "sempurna amat tenaga dalam orang ini." puji Lim Han-kim dalam hati. tanggung lebih susah daripada naik ke langit.. hmmmmm. Tiba-tiba gadis berbaju hijau yang berjalan duluan itu berpaling ke arah Han si-kong sambil membentak: "Hmmmm.... setelah berhasil menghindarkan diri dari pukulan dahsyat itu. malam nanti kami akan mengadu ilmu lagi. Hmmmm. monyet tua. nona kami perintahkan agar mengundang Lim siang kong pindah ke tempat hunian baru. "Kau anggap aku manusia macam apa? Tak nanti aku akan menuruti perintah kaum wanita macam kalian. Dia lantas angkat kepala dan memandang dua orang gadis itu dengan pandangan dingin. ingin aku mengabulkan permintaan kalian? Huuuh. namun usaha tersebut tidak berhasil.

sekalipun borgol sudah dilepas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Hmmm Aku tak percaya tubuhmu itu otot kawat tulang besi yang tahan bantingan. jangan sampai tiba waktunya nanti kau pun merengek-rengek minta ampun. namun rantai besi yang membelenggu tubuhnya masih mengikat badannya 258 ." Gadis berbaju hijau itu balas tertawa dingin: "sudah banyak jago persilatan yang kujumpai kehilangan kegagahan serta kependekarannya di bawah siksaan keji. tiba-tiba saja rantai yang memborgol tubuh Lim Han. salah seorang gadis berbaju hijau itu segera mengeluarkan sebuah anak kunci dari sakunya dan memasukkannya ke dalam sebuah lubang kecil di atas dinding batu tersebut Ketika diputar tiga kali ke kanan.. Dua gadis berbaju hijau itu tahu tenaga pukulan yang dimiliki lawannya sangat tangguh. Bahkan banyak di antaranya yang merengek-rengek minta ampun. buru-buru mereka melompat ke samping menghindarkan diri." "Budak sialan" teriak Han si-kong penuh amarah. mengabulkan atau tidak permintaan kami itu terserah padamu." "Hmmm Aku tak akan memikirkan mati hidupku di dalam hati. Asal kau mampu menahan siksaan kami. sebuah pukulan kembali di-lontarkannya.com/ "Kau tak usah berlagak sok.kim terbuka secara otomatis.

tegurnya: " Kalian hendak membawaku ke mana?" Gadis berbaju hijau itu tertawa. sambil berjalan beriringan dengan pedang terhunus. semoga Lim kongcu jangan menyusahkan kami berdua. Lim Han. Waktu itu seluruh tubuh Lim Han.kim manggut-manggut " Kalau begitu mari kita berangkat" kata gadis berbaju hijau yang pertama sambil mengangkat lenteranya. setelah melewati beberapa buah tikungan akhirnya sampailah mereka di sebuah persimpangan jalan. harap kau jaga diri baikbaik" Begitu keluar dari pintu penjara. Tak heran ketika ia berjalan rantai tersebut menimbulkan suara gemerincing nyaring. "Nona telah berpesan agar kami mengantar Lim kongcu pindah ke sebuah tempat yang indah dan bersih.kim keluar dari pintu penjara.kim keluar dari ruang penjara: Kepada Han si-kong. kedua orang gadis berbaju hijau itu mengajak Lim Han. menelusuri lorong bawah tanah selebar dua-tiga depa dan menuju ke arah muka." Kemudian setelah berhenti sejenak.kim melompat bangkit." Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 259 .kim masih dibelenggu rantai. Berangkatlah dua orang gadis itu menggiring Lim Han.com/ kencang-kencang. tambahnya: "Kami hanya menjalankan perintah. pemuda kita menggapai sambil serunya: "Locianpwee. pintu rahasia tersebut kembali tertutup rapat secara otomatis.

kim mengawasi dua orang gadis itu sekejap. Rasanya mereka sedang melewati anak tangga yang menjorok ke atas permukaan tanah. katanya lebih jauh: "Kami terpaksa harus menyiksa siangkong sebentar dengan menutupi sepasang matamu. sementara mulutnya tetap membungkam. lalu katanya sambil tertawa: "Lim kongcu. Tak lama kemudian Lim Han-kim merasa tangannya digandeng orang untuk meneruskan perjalanannya dengan langkah lebar. Aaaaai. kau tentunya orang yang cerdik dan mengerti keadaan. jalan yang mereka tempuh makin ke atas. Dengan cepat gadis berbaju hijau itu mengikat sepasang mata pemuda tersebut dengan kain hitam yang sudah tersedia. Dari dalam sakunya gadis itu kembali mengeluarkan selembar kain hitam. maka ia pejamkan matanya dengan pasrah. 260 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Dengan sorot mata dingin Lim Han.com/ Mendadak gadis berbaju hijau yang pertama itu berhenti sambil balikkan badan. Lebih baik jangan punya ingatan untuk melarikan diri." Lim Han-kim mengerti keadaan semacam itu tak mungkin dihindari. ketahuilah hal mana bisa mendatangkan bencana kematian bagimu.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. masingmasing terdapat sebuah jendela. meski begitu Lim Han-kim yakin bahwa ruangan ini sudah berada di atas permukaan tanah." Lim Han-kim merasakan rantai di tubuhnya berdenting nyaring. 261 . Terali besi itu besarnya seibu jari dan kelihatan kuat sekali. Kini ia sudah berada dalam sebuah gedung dengan dekorasi serta perabot yang indah dan mewah. ia dapat melihat bahwa pada ruang utama maupun kamar tidur. Ketika ia dapat melihat kembali. Biar orang berilmu tinggi pun rasanya susah untuk mematahkan besi tersebut. Haneja saja jendela itu berterali besi yang dilapisi pula oleh sebuah jala kawat. Lim Han-kim coba mengalihkan sinar matanya untuk memperhatikan sekeliling tempat itu. tampak dua orang gadis berbajuk hijau itu sudah keluar dari pintu hingga cuma nampak bayangan punggung mereka saja yang menjauh.com/ Ehtah berapa saat kemudian tiba-tiba tangannya ditahan orang dan merekapun berhenti lalu terdengar gadis berbaju hijau itu berseru sambil tertawa merdu: "sudah sampah sebentar lagi aku dapat melepaskan kain penutup matamu. disusul kemudian kain penutup matanya dilepas orang. selain ruang utama terdapat pula sebuah kamar dengan pembaringan serta kelambu yang sangat mewah.

jalanan berbelok ke kanan sehingga tak dapat dilihat apakah jalan itu tembus dengan penjara bawah tanah atau tidak. pemuda itu sadar bahwa di balik pintu yang dibiarkan terbuka itu pasti sudah disiapkan jebakan yang sangat lihai. Hanya tujuh-delapan depa setelah itu. sewaktu masuk ke dalam kamar tadi. 262 . sementara badannya masih dirantai kuat-kuat. namun bagaimana pun dicoba usaha itu gagal pikirannya terasa kusut. namun suasana terasa mulai redup. sepasang mata pemuda ini ditutup rapat-rapat sehingga membuatnya sukar untuk membedakan mana jalan yang telah dilewatinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. maka dari itu ia memilih lebih baik duduk mengatur pernapasan sambil berusaha mencoba meloloskan diri Karena itulah Lim Han-kim segera menuju ke ruang utama dan duduk bersila di sudut ruangan. pelbagai kemurungan dan kekesalan hatinya bertumpah ruah dalam benaknya. Di tambah lagipesan dari dua orang gadis tersebut sebelum pergi. Ketika ia coba berpaling.com/ " Waktu itu meskipun dalam ruangan diterangi cahaya lampu. agaknya saat itu senja telah menjelang tiba. ia mencoba mengatur napas. pintu di mana dua orang gadis tersebut keluar masih berada dalam keadaan terbuka.

Kemudian ia teringat pula pada teka-teki mengenai asal-usulnya. tapi kenapa ia tak pernah membicarakan soal ilmu silat dengan dirinya? sementara pikirannya sedang kalut. tiba-tiba terdengar suara tertawa merdu berkumandang memecah keheningan.com/ BAB 9.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 263 . tapi justru bersikap begitu hormat terhadap ibunya. Berdasar pengamatan yang dilakukan secara diamdiam. Namun setiap kali dia menanyakan soal ayahnya. bahkan ilmu silat yang dimilikinya sangat hebat. Teringat soal gurunya yang selalu bersikap ketat dalam memberi pelajaran silat kepadanya. Tiga siksaan dari Partai Hian-Hong Kalau diingat kembali pembicaraan Ci Mia-cu. lalu tampak seorang gadis berbaju merah muncul dengan membawa baki kayu. dia selalu belajar silat dengan tekun di bawah pengawasan gurunya yang keras serta belajar sastra di bawah bimbingan ibunya. Sejak dia dapat berpikir. ibunya selalu menegur dengan gusar. hal ini membuat kecurigaan dalam hatinya makin bertambah. agaknya ia menyimpan banyak rahasia yang mencurigakan seakan-akan mati hidup Ciu Huang mempunyai sangkut paut yang erat dengan dirinya. ia dapat mengetahui bahwa ibunya bukan cuma berpengalaman luas.

sepiring kue tipis dan empat piring ikan laut yang lezat." Lim Han. semoga siangkong cukup berselera untuk makan. lalu pikirnya: "Dalam usaha melarikan diri malam ini tak bisa dihindari pertempuran sengit pasti terjadi.kim. 264 .kim merasa lapar sekali.. Dengan matanya yang jeli. maka beliau khusus turun tangan sendiri di dapur untuk menyiapkan sepiring kue tipis." Melihat gadis berbaju merah itu berdiri di sisinya sambil mengawasi dengan mata mendelik. meski merasa lapar pemuda itu merasa sungkan untuk melahap hidangan yang tersedia.kim memandang hidangan itu sekejap. gadis itu berkata sambil tertawa: " Hidangan yang kami kirim tadi tentunya sudah diserobot si monyet tua. Memang ada baiknya kalau aku bersantap dulu untuk menambah semangat dan tenaga. bukan? Aku percaya siangkong sudah lapar sekarang.com/ Begitu bertemu dengan Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kuatir siangkong tak biasa makan nasi." Dari baki itu dia hidangkan sepoci kecil arak wangi. tapi sam-kau tahu siangkong datang dari barat. Bau harum semerbak yang tercium dari hidangan itu segera membuat Lim Han.laut. gadis berbaju merah itu memandang pemuda itu sekejap. lalu sambil menuding kue tipis di piring ia berujar sambil tertawa: "Kami orangorang Kang lam biasanya makan nasi..

kim masih di-rantai.?" Dengan langkah gemulai dia berjalan meninggalkan ruangan.com/ Ketika melihat Lim Han. namun tidak mengganggunya untuk bersantap sendiri Ditambah lagi dia tahu malam nanti bakal berlangsung pertempuran sengit. sikap maupun tindak tanduk dayang-dayang tersebut terhadapnya selama ini tampak amat sungkan dan hormat.. tiada sikap permusuhan barang sedikit pun yang mereka tunjukkan kepada pemuda kita. Gadis ini tidak bicara apa-apa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu diambilnya sepotong kue tipis dan dicicipi pula sayur lainnya. sekalipun di hati kecilnya dia merasa amat keheranan. selang sesaat kemudian muncul lagi seorang gadis berbaju cutih menghidangkan teh wangi. 265 .. setelah air teh dihidangkan ia segera mohon diri. Namun Lim Hankim yang tak suka berbicara dengan orang pun enggan banyak bertanya. begitu selesai dia baru berkata sambil tertawa: "Sekarang siangkong boleh bersantap dengan tenang bukan. tiba-tiba gadis berbaju merah itu memenuhi cawan dengan arak dan meneguknya sampai habis. Tak lama kemudian dayang berbaju merah itu muncul kembali untuk membereskan mangkuk dan sumpit. Tanpa terasa semua hidangan yang tersedia di sikat nya sampai habis.kim belum juga bersantap. Biarpun tubuh Lim Han.

com/ Langit pun makin lama makin gelap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia bersiap-siap mengerahkan ilmu menyusut tulang untuk melepaskan borgolan tangannya. juga berdandan seorang dayang. orang yang di depan membawa lentera adalah dayang baju merah yang mengantar hidangan siang tadi. tiba-tiba tampak cahaya lampu berkilauan diujung lorong. orang kedua memakai baju berwarna hijau. namun setiap kali pula usahanya gagal. Tapi sebelum ia bertindak sesuatu. Beberapa kali dia mencoba untuk mematahkan rantai tersebut." Berpikir begitu. Hal mana membuatnya amat terperanjat segera pikirnya: "Kalau aku gagal mematahkan rantai dan borgol ini. disusul kemudian tampak dua orang gadis berjalan masuk ke dalam ruangan. sikap dan tingkah laku mereka santai dan sama sekali tidak menunjukkan sikap 266 . sekalipun bisa lolos dari ruangan ini belum tentu aku mampu melayani serangan musuh. suasana dalam ruangan semakin meredup. Lim Han-kim dengan ketajaman matanya yang dapat melihat di dalam kegelapan segera menghimpun tenaga dalamnya mencoba mematahkan borgol dan rantai yang melilit tubuhnya. setelah itu ia baru mencoba mematahkan rantai di tubuhnya. Mereka muncul dengan tangan telanjang dan senyum dikulum.

.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kim keheranan. jelas mereka sedang berjalan menuju ke bawah tanah. kontan saja dia tertegun.com/ permusuhan Gadis berbaju merah itu sambil mengangkat lenteranya berkata: "Kami mendapat perintah untuk mempersilahkan siang-kong. pikirnya tanpa terasa: "Kenapa menuju ke bawah tanah? Jangan-jangan mereka sedang mengantarku balik lagi ke penjara bawah tanah? Lorong itu penuh liku-liku dengan penjagaan yang ekstra ketat. Lim Han-kim segera bangkit berdiri dan siap melangkah ke luar dari ruangan tersebut Sebenarnya gadis berbaju merah itu berniat jual mahal agar pemuda itu terpancing dan mengajukan pertanyaan kepadanya.kim mengikuti di belakang gadis berbaju merah itu sedang si nona berbaju hijau menyusul sang pemuda. Lim Han. siapa sangka Lim Han. sesudah keluar dari pintu mereka berjalan menuju keluar Lorong yang dilalui dari arah atas terasa makin turun ke bawah. seakan-akan dia sama sekali tidak mempersoalkan keselamatan jiwanya. Ditiap sudut tikungan selalu tampak lentera 267 ." Tiba-tiba ia menghentikan perkatannya.kim bukan saja tidak bertanya. Akhirnya tanpa bicara lagi dia membalikkan badan dan berjalan lebih dulu untuk membuka jalan. bahkan segera bangkit dan melangkah pergi. Hal ini membuat Lim Han.

semuanya berdiri dengan sikap dingin tapi serius.kim coba memperhatikan. Mendadak gadis berbaju hijau itu mempercepat langkahnya menyusul ke samping Lim Han-kim. pemandangan yang terbentang di depan mata pun berubah. sementara bayangan manusia nampak berdiri berjajar sekalipun hadir banyak orang." "Ketua apa?" 268 . namun tak kedengaran suara sedikit pun.com/ digantungkan untuk menerangi suasana. bukan saja tidak menghalangi bahkan melirik pun tidak. Ketika Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sesudah melalui sembilan kali tikungan. Lentera dan lilin menerangi seluruh ruangan hingga tampak jelas. di bawah lentera berdiri seorang lelaki berbaju hitam. Di hadapannya sekarang terbentang sebuah ruang utama yang amat luas. tangan kiri mereka masing-masing membawa sebuah kotak busur yang panjangnya satu depa lima inci. lalu bisiknya: "Tadi nona berpesan agar kusampaikan kepada siangkong. ia lihat lelaki berbaju hitam itu selain membawa senjata di tangan kanan. seandainya kaucu mengajukan pertanyaan. lebih baik kau jangan menghadapinya dengan kasar atau mengumbar emosi. biarpun ada orang berlalu di hadapannya.

Asal kau laksanakan apa yang kupesan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tentu segalanya akan beres. sementara itu dua orang dayang yang mengawal Lim Han-kim tadi serentak mengundurkan diri dari situ Lim Han-kim sebera merasakan bahwa tenaga yang membetot borgol tangannya luar biasa kuatnya. Diamdiam ia menghimpun tenaga dalamnya dan tetap berdiri di tempat tanpa berderak. setelah tiba di pintu gerbang ruang utama. lelaki berwajah bengis itu langsung merasa terperanjat pikirnya segera: "Tak nyana bocah muda ini memiliki 269 . Dengan kasar dia jambret borgol di tangan Lim Han-kim lalu menyeretnya masuk ke dalam ruangan dengan langkah lebar. Untuk persoalan lain.com/ "Siangkong tak perlu banyak tanya. nona kami pasti akan membantu siang.kong dengan petunjuknya . gadis berbaju hijau itu kembali memperlambat langkahnya dengan mengintil di belakang Lim Han-kim. Begitu gagal menggeser posisi anak muda tersebut. gadis berbaju hijau itu menurunkan lenteranya ke bawah dan menjura dalam-dalam sambil melapor: "Lim Han-kim telah datang menghadap" Dari balik ruangan muncul seorang lelaki berwajah bengis. " selesai menyampaikan pesannya.

Lim Han. Di sisi kiri panggung kayu itu berdiri dua orang bocah lelaki berbaju hijau sedang di sebelah kanannya berdiri dua orang bocah perempuan berbaju kuning. Tampak olehnya dua belas orang manusia berbaju hitam yang tinggi besar berdiri mengelilingi seluruh ruangan. Luas ruangan pertemuan itu lebih kurang lima kaki. 270 . Mereka berdiri kaku tanpa bergerak sementara wajahnya dilapisi hawa pembunuhan dan kelicikan yang luar biasa. memancarkan asap hijau yang membuat seluruh ruangan berbau sangat harum.com/ tenaga yang luar biasa besarnya. Di depan panggung terletak sebuah hiolo kemala setinggi berapa depa." Cepat dia berpaling sambil tersenyum. sambil mengikuti lelaki tadi memasuki ruangan. lalu sambil menggandeng pemuda itu dengan halus dia melangkah masuk. Pada dinding sebelah belakang berdiri sebuah panggung kayu. Pada masing-masing sisi ruangan berbaris pula belasan buah bangku kayu yang telah diduduki banyak orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampaknya aku tak boleh bertindak kasar. Di atas panggung berjajar tiga buah kursi berlapis kulit harimau. jilatan api berwarna bini berkobar dari balik hiolo.kim gunakan kesempatan untuk memperhatikan sekejap suasana di sekelilingnya.

suara langkah kaki yang kacau itu tiba-tiba saja berhenti Lalu ia mendengar ada suara yang lembut bergema di sisi telinganya. namun suara itu teramat lembut sehingga Lim Han-kim hanya mendengar lamatlamat dan sepotong-sepotong. Entah berapa waktu sudah lewat.com/ ada lelaki ada pula perempuan namun wajah mereka dikerudungi kain hitam sementara tangannya memakai borgol dan tubuhnya dirantai. Lelaki berwajah bengis itu membawa Lim Han-kim menuju ke sebuah bangku kayu yang tersedia lalu bisiknya: " Duduklah" Dari atas dinding ia tarikseuntai rantai yang segera diikatkan pada borgol di tangan Lim Han-kim. tapi ia mendengar ada suara langkah kaki manusia yang bergema. Tiba-tiba keheningan dipecahkan oleh suara genta yang dibunyikan tiga kali. kemudian ia juga mengenakan selembar kain kerudung hitam di kepalanya. kemudian suasana pulih kembali dalam keheningan Waktu itu sepasang mata Lim Han-kim sudah ditutup oleh selapis kain hitam yang tebal sehingga sulit baginya untuk menyaksikan suasana dalam ruangan pertemuan tersebut. 271 . jelas ada orang memasuki ruang tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

orang yang duduk di tengah mengenakan sebuah topeng berbentuk aneh. Pada saat itu di kursi kebesaran di atas panggung kayu telah duduk sebaris manusia. ilmu silatnya sangat tangguh. orang yang duduk di sebelah kiri adalah seorang manusia berwajah putih bersih tanpa jenggot ia mengenakan jubah berwarna hijau dan tampaknya sangat halus. Waktu itu matanya setengah terpejam. ia memakai jubah warna kuning dan tangannya mengenakan seperangkat sarung tangan berwarna hitam...com/ ".. orang yang duduk di sebelah kanan ternyata tak lain adalah pelacur cantik dari loteng Hul-juilo. Ternyata kain kerudung hitam yang semula menutupi matanya telah dilepas orang. namun wajahnya menampilkan kebengisan dan kelicikan yang luar biasa. Lik-ling adanya.. Terdengar sastrawan berbaju hijau yang duduk di sebelah kiri itu menghardik dengan suara rendah: "Bawa ke mari Han Si-kong" 272 . Kecuali sepasang matanya yang nampak memancarkan sinar tajam.. seakan-akan baru saja mendusin dari tidurnya yang nyenyak." Tiba-tiba Lim Han-kim merasakan pandangan matanya jadi silau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. terima saja ke dalam organisasi kita.. boleh dibilang seluruh tubuh lainnya tersembunyi di balik jubah dan topengnya.

Manusia berbaju kuning yang duduk di kursi tengah itu menggunakan sepasang matanya yang memancarkan sinar tajam mengawasi wajah Han si-kong tajam-tajam.kim segera mengalihkan perhatiannya ke tengah ruangan. Biarpun tangannya diborgol dan tubuhnya dirantai. si monyet tua yang pernah dijumpai dalam penjara batu bawah tanah itu. Lim Han. Dengan tegarnya ia berdiri di tengah ruangan sambil mengawasi sekeliling tempat itu. silahkan turun tangan" Biar sudah dua tahun hidup tersiksa dalam penjara bawah tanah.jengeknya: "Han Si-kong. namun ia tidak mengucapkan sesuatu. Han Si-kong sama sekali tak nampak jeri atau keder. orang yang dihadapkan ke tengah ruangan tak lain adalah si raja monyet ceking Han Si-kong. tinggi hati dan berhati tegar. kemudian ujarnya dingin: "Hukuman apa yang hendak kalian jatuhkan kepadaku? Hmmm. ia masih tetap angkuh. setelah sampai di tengah ruangan mereka lepaskan kain kerudung yang menutupi wajahnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tahukah kau situasi yang sedang kau hadapi?" 273 . Terdengar sastrawan berbaju hijau itutertawa dingin. benar juga.com/ Dua orang lelaki berbaju hitam tadi segera menyeret ke luar seseorang dari bangku sebelah selatan.

tak nanti kukurung dirimu selama dua tahun lebih di dalam penjara bawah tanah.com/ "Hmmm" Han Si-kong balas menghardik dengan marah. mau cincang." "Lantas apa yang hendak kalian perbuat terhadapku?" tanya Han Si-kong agak tertegun. Kalau ingin membunuh atau menghabisi nyawamu. anggap saja aku bukan manusia. ucapanmu itu rada kelewatan. Dengan sinar mata yang dingin dan menggidikkan hati sastrawan berbaju hijau itu balas menatap wajah Han Sikong. Coba pikirkan lagi pelan-pelan.Han sampai berkerut kening. ia lalu termenung dan tidak bicara lagi. silahkan Kalau aku orang she. coba lihat.. aku sudah tak pernah pikirkan lagi mati hidupku. kau bilang pengetahuan dan pengalamanmu sangat luas. Mau bunuh. mungkin saja kau dapat teringat. Han si-kong." 274 . sastrawan berbaju hijau itu kembali tertawa dingin: "Hehehe.. sambungnya lagi: "Kau tak usah tergesa-gesa. kenalkah kau dengan aku?" Han si-kong angkat kepalanya dan mencoba memperhatikan wajah sastrawan berbaju hijau itu dengan pandangan tajam. "Sejak kalian menawanku dan mengurung di sini." sastrawan berbaju hijau itu tertawa licik "Han si-kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

sambil menjura dalam." sastrawan berbaju hijau itu kembali tertawa dingin: "He he he he. ternyata sastrawan baju hijau itu menaruh sikap yang sang at hormat terhadapnya." Bicara sampai di situ. ia tetap membungkam tanpa mengucapkan sepatah kata pun..dalam ia berbisik: "Apakah siksaan terhadap dua orang penghianat bisa segera dimulai?" orang berbaju kuning itu manggut-manggut.. akhirnya sambil menggeleng katanya: "Aku tak bisa mengingatnya kembali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mungkin dari situ bisa mengingatkan kembali daya ingat-mu. Dua orang lelaki berbaju hitam segera muncul kembali dan menyeret balik Han si-kong menuju ke bangku tempat duduknya semula. kecuali matanya saja yang berkedip. Meski demikian. dia ulapkan tangannya memberi tanda.. sastrawan berbaju hijau itu segera bertepuk tang an dua kali sambil menghardik: " Hadapkan para penghianat" 275 . orang berbaju kuning yang duduk di tengah dan memakai topeng di wajahnya itu tidak pernah mengucapkan sepatah kata pun sejak tadi. Coba kau saksikan nanti beberapa macam alat siksa yang akan diperagakan.com/ sampai lama Han si-kong termenung sambil berpikir namun ia belum berhasil juga mengingat siapakah orang itu.

ternyata mereka baru berusia delapan sampai sembilan belas tahunan. sekalipun mungkin perbuatan tersebut didasari alasan yang cukup 276 . kenapa tidak berlutut?" Dua orang gadis itu buru-buru jatuhkan diri berlutut. Lim Han-kim mencoba mengamati kedua orang gadis itu dengan lebih teliti.. kembali Lik-ling membentak lagi: "setelah bertemu kaucu. wajahnya cantik tapi saat ini dalam keadaan pucat pias seperti mayat. Lik-ling yang duduk disusunan panggung kayu tibatiba membentak dengan suara dingin: "Besar amat nyali kalian berdua. berani menghianati perkumpulan dan mencoba melarikan diri." Belum lagi dua orang gadis tersebut membantah tuduhan tersebut.com/ Dari bangku sebelah selatan ruangan dua orang lelaki berbaju hitam segera menyeret ke luar dua orang gadis yang didorong ke depan hiolo batu dan melepas kan kain kerudung mukanya. wajah itu demikian pucat hingga kelihatan mengerikan Tubuh mereka bergetar keras.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Di bawah sorotan cahaya lilin. Kesalahan macam ini sudah cukup beralasan untuk menjatuhkan hukuman mati buat kalian. Dengan suara dingin sastrawan berbaju hijau itu berkata pula: " Kalian bersekongkol untuk melarikan diri. menandakan perasaan ngeri dan takut yang teramat sangat dalam diri mereka.

lidah api berwarna hijau segera menjilat setinggi dua depa lebih. kenapa tidak diijinkan mengemukakannya ke luar.com/ kuat. pikimya: "Ucapan macam apa ini? sudah jelas tahu kalau perbuatan mereka dilatarbelakangi alasan yang kuat. pikirnya tanpa terasa: "Mungkinkah yang dimaksudkan siksaan air adalah memasukkan seseorang 277 .?" Terdengar sastrawan berbaju hijau itu meneruskan katanya: "siapkan alat siksa air" Tirai di sudut ruangan itu segera terbuka lebar. Benda-benda itu mereka letakkan di depan hiolo batu tersebut Tampak salah satu lelaki itu mengayunkan tangannya membuka mulut api di tungku besar tersebut jilatan api yang membara dalam tungku itu kelihatan makin berkobar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku rasa alasan tersebut tak perlu dikemukakan lagi di sini. Api dalam tungku itu berkobar-kobar sedang dalam kuali penuh berisi air.. satu ingatan segera melintas dalam benak Lim Hankim. Dasar kuali besi itu dihubungkan langsung dengan sebuah tungku batu yang sangat tinggi dan besar." Mendengar perkataan tersebut diam-diam Lim Hankim menghela napas. Delapan orang lelaki kekar yang bertelanjang dada dengan menggotong sebuah kuali besi yang amat besar muncul dengan langkah lebar.

" 278 . mereka jadi bergidik. pikirnya: "Hebat betul ilmu silat yang dimiliki orang ini. Tak disangka dia sudah menguasai ilmu "Butir Beras Menotok Jalan Darah" yang susah dikuasai itu. kejadian ini benar-benar mengerikan sekali. tangannya segera diayunkan ke atas batok kepala sendiri.. ingin mampus? Tidak semudah itu." sementara itu dua orang gadis yang sedang berlutut di tanah itu tampak melompat bangun begitu melihat air yang mulai mendidih dalam kuali serta melihat kobaran api di tungku tersebut Membayangkan bagaimana tersiksanya bila digodok dalam air mendidih. ia segera tertawa dingin: "He he he. mereka mencoba untuk membunuh diri. Melihat kedua orang gadis tersebut mencoba bunuh diri." sekali tangan kanannya diayunkan. Beg itu melompat bangun. kalau benar-benar seperti apa yang kuduga..com/ ke dalam air mendidih lalu menggodoknya sampai mampus? Aaaai..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Tanpa terasa ia jadi terkesiap. Tampaknya sastrawan berbaju hijau itu sudah menduga hal itu. sebutir butiran perak yang kecil ikut meluncur ke luar dengan kecepatan luar biasa. lengan kedua orang gadis tersebut yang sudah terangkat tiba-tiba saja kembali terkulai lemas. Dengan ketajaman mata yang dimilikinya Lim Han-kim dapat saksikan bahwa sewaktu sastrawan berbaju hijau itu mengayunkan tangannya tadi.

meski dua orang gadis itu tahu bahwa mereka pasti mati dan coba bertahan.com/ Terdengar sastrawan berbaju hijau itu kembali membentak dengan suara rend ah tapi berat: "siksaan dilaksanakan" Delapan orang lelaki bertelanjang dada itu serentak mengiakan dan maju ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tali derek makin diturunkan. Dalam keadaan begini. jeritan ngeri yang menyayat hati pun mulai bergema memenuhi 279 . karenanya sambil menggertak gigi kencang-kencang. Agaknya dua orang gadis tersebut sudah tahu bahwa jeritan serta rengekan minta ampun mereka tak mungkin bisa menimbulkan iba di hati orang tersebut. sekejap kemudian selangkangan mereka sudah terbenam rata. namun akhirnya mereka tak tahan juga. air mendidih yang merendam tubuh dua orang gadis itupun makin meninggi. Mereka tak terdengar mengeluh maupun merintih. mereka mulai kendorkan talinya pelan-pelan sehingga tubuh dua orang gadis itu terseret turun pelan-pelan. mereka coba menahan siksaan rasa sakit dibagian tubuh mereka yang terendam dalam air mendidih itu. Dalam sekejap lutut mereka sudah terbenam ke dalam air mendidih dalam kuali tersebut. Mereka gantung tubuh dua orang gadis itu diudara lalu menggesernya pelanpelan ke arah kuali penuh air tersebut Begitu sampai di atas kuali.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak tahan lagi dia menghela napas sedih. bahkan cahaya lilin dan lentera pun ikut bergoncang tiada hentinya.lamat ia saksikan lepuh-lepuh besar menghiasi seluruh kaki mereka. Tampak sastrawan berbaju hijau itu dengan sinar matanya yang dingin dan tajam mengawasi wajah Lim Han-kim lekat-lekat. Lamat. seluruh ruangan ikut bergetar sampai goncang keras. tak tahan lagi ia membentak keras: "Tahan" Bentakan itu keras bagaikan suara guntur yang membelah bumi. Tiba-tiba saja Lim Han-kim merasakan emosinya bergelora dalam hatinya.com/ seluruh ruangan. ia melihat pakaian yang dikenakan dua orang gadis tersebut sampai sebatas selangkangan sudah menempel pada tubuh mereka. jeritan kesakitan itu melolong menggidikkan hati. lalu sambil tertawa hambar tegurnya: "Buat apa kau berteriak-teriak? Apa ingin 280 . membuat siapa pun tak tahan mendengarnya. Lelaki yang bertugas di samping alat siksaan segera menarik kembali talinya dan menderek naik tubuh kedua orang gadis yang sedang menjalani siksaan tersebut Dengan cepat Lim Han-kim mengalihkan pandang matanya. Menyaksikan semua itu. sastrawan berbaju hijau itu segera ulapkan tangan kirinya memberi komando.

.. "Tapi semestinya setiap pelanggaran cukup dijatuhi hukuman sewajarnya.. dan rantai yang dipergunakan sangat kuat serta susah dipatahkan sekalipun ia mempunyai niat untuk menolong orang.. "Justru aku sedang melaksanakan kewajiban partai terhadap kaum pembangkang.. sayang tangannya masih diborgol dan tubuhnya masih dirantai." 281 ." sahut Lim Han-kim dingin. tak akan melupakan budi kebaikan kaucu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. kenapa kau mesti menggunakan alat siksa semacam ini untuk menghadapi dua orang gadis muda? Tidakkah kau merasa bahwa perbuatan tersebut tidak cukup gagah?" Kembali sastrawan berbaju hijau itu tertawa dingin. siksaan api dan siksaan manusia. sampai di alam baka pun kami tak. Terdengar gadis-gadis itu dengan suara yang merengek mulai berseru: "Kaucu... apa mau dikata dirinya tidak memiliki kekuatan untuk melakukan nya." Lim Han-kim sangat emosi.com/ menggantikan mereka untuk menjalankan siksaan tersebut?" "Aku tahu setiap partai dan perkumpulan mempunyaiperaturan yang ketat dan wajib ditaati. dia merasa hawa amarahnya memuncak sampai ke ubun-ubun.. Kami mempunyai tiga pantangan berat dan bagi yang melanggar harus menjalani siksaan air. berbuatlah kebaikan dengan menghadiahkan kematian utuh buat kami.

282 . Apa yang kalian alami baru sedikit siksaan yang tak berarti. Tampaknya hatinya tak tergerak sama sekali oleh rengekan yang mengibakan hati itu. membuat iba siapa pun yang mendengar.. ia Hanya memandang sekejap dua orang gadis tersebut dengan sorot matanya yang dingin menggidikkan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sementara itu delapan lelaki berwajah bengis yang bertelanjang dada itu tetap tinggal dalam ruangan tanpa bergerak. ia melanjutkan.. orang berbaju kuning yang mengenakan topeng itu tetap membungkam." Kemudian setelah mengulapkan tangannya memberi tanda. Kembali sastrawan berbaju hijau itu berkata sambil tertawa dingin: ". "sementara waktu siksaan air dianggap selesai.. Biarkan mereka menikmati siksaan dari tubuh yang melepuh itu selama tiga hari. siksaan yang lebih berat nanti akan segera menyusul..com/ Nada suara mereka amat memelas. kemudian siksaan manusia baru di-laksanakan" Dua orang lelaki berbaju hijau mengiakan dan segera muncul untuk menurunkan dua orang gadis yang sudah setengah sekarat itu dari kuali air mendidih dan kemudian menggotongnya pergi.

" "Aku ingat sekarang." sastrawan berbaju hijau itu segera tertawa terbahakbahak: "Ha ha ha ha. Betul. Ternyata Han tayhiap mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang benar-benar luas.." mendadak terdengar seseorang berteriak keras. ia temukan si pembicara ternyata adalah Han Si-kong si monyet tua." Dengan mata yang setengah terpejam. pikirnya: "Entah siapa lagi yang mendapat giliran untuk menjalankan siksaan paling keji ini.com/ Diam-diam Lim Han-kim menghela napas. kalian semestinya adalah perkumpulan Hian hong. sastrawa berbaju hijau itu menyapu sekejap seluruh ruangan. tepat sekali dugaanmu.. organisasi kami memang selalu berkeliaran di wilayah perbukitan Im-kui dan jarang sekali menginjakkan kaki di wilayah Kang-lam 283 ..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... " Kalau tebakanku tidak keliru. Kata nya kemudian sambil tertawa: "Gerak-gerik organisasi kami selalu rahasia.. Ketika Lim Han-kim berpaling. "Coba terangkan apa yang kau ingat. oleh sebab itu jarang sekali umat persilatan yang mengetahui." perintah sastrawan itu..kau yang biasanya malang melintang diwilayah barat-daya dan bermarkas diperbukitan Im-kui...

sastrawan berbaju hijau itu tertawa dingin. oleh sebab itu. sikap angkuh dan jumawanya belum juga luntur.com/ serta Tionggoan. banyak malapetaka terjadi di kolong langit. semenjak membekuknya aku tak pernah menyiksa dirinya.." "Huuuuh. tukasnya: " orang ini sang at tersohor di wilayah Kang-lam maupun Tionggoan. ujar-nya: "Monyet tua ini begitu sombong dan tekebur. Kalau memang hendak diberi sedikit pelajaran. berpaling ke wajah Lik-ling. silahkan Huhoat (pelindung hukum) mengambil keputusan" sastrawan berbaju hijau itu mengalihkan pandangannya ke wajah manusia berbaju kuning yang duduk di tengah itu dan memohon pendapatnya: "Bagaimana kau-cu?" Manusia bertopeng itu tetap 284 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." ejek Han Si-kong ketus. partai aliran sesatpun ingin omong besar. Sungguh tak disangka biarpun sudah kupenjarakan hampir dua tahun lamanya. Ketua partai kami sebagai seorang yang berhati besar dan penuh belas kasih menganggap inilah saatnya bagi kami untuk menghimpun rekan-rekan persilatan dan bekerja sama menegakkan kembali keamanan dalam dunia. Tapi sekarang dunia sudah ka-cau.. Kalau tidak diberi sedikit siksaan rupanya dia belum tahu kehebatan kita. Hmmm jangan harap kalian ? mampu melaksanakan pekerjaan besar itu." Lik-ling tersenyum. sebagian besar jago persilatan merupakan kenalan lamanya.

sementara orang-orang berbaju hitam beserta kedelapan lelaki bertelanjang dada itu bersama-sama jatuhkan diri berlutut sambil menyembah." Pelan-pelan orang berbaju kuning itu bang kit berdiri. baru mereka bersama-sama bangkit berdiri sesudah bayangan punggung ketuanya lenyap daripandangan. Hanya kali ini dia menggelengkan kepalanya... kami semua tak berani merepotkan kaucu lagi. Likling dan sastrawan berbaju hijau itu serentak bangkit berdiri untuk menghantar kepergian ketua-nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.itu keluar dari ruangan diiringi empat lelaki dan empat perempuan kecil. "sebentar kaucu masih harus menjumpai tamu agung.com/ membungkam. "Baiklah. Paras muka Lik-ling dan sastrawan berbaju hijau itu segera berubah. serentak mereka bangkit berdiri 285 . kalau memang tak ada petunjuk lain." ujar sastrawan berbaju hijau itu kemudian. sastrawan berbaju hijau itu baru berpaling ke wajah Han si-kong sambil ujarnya: "Kaucu kami benar-benar berbelas hati. memutar badan dan berjalan meninggalkan ruangan." Mendadak terdengar suara langkah kaki yang terburuburu berkumandang datang. sampai bayangan tubuh orang berbaju kuning. dia tak tega menyiksa atau menyakiti tubuhmu.

" Delapan orang lelaki tinggi besar bertelanjang dada itu segera menggotong pergi kuali besi dan tungku raksasa tersebut menuju ke belakang ruang utama. jalan yang ditempuh dari atas makin merendah ke bawah. tak lama kemudian ia mendengar suara aliran air.com/ Lik-ling mengayunkan tangannya dengan cepat memberi tanda. Kedengaran seseorang dengan suara yang parau sedang mencaci maki: "Jika aku berhasil melepaskan diri dari sini."sementara bawa mereka ke penjara air. sedang belasan lelaki berbaju hitam yang ada di secutar ruangan serentak turun tangan me-ngerudungi tawanan masingmasing dengan kain hitam dan menggiringnya ke luar dari ruanganLim Han-kim merasa tangannya yang di-borgol diggndeng seseorang meninggalkan ruangan tersebut.. singkirkan semua peralatan siksa yang ada.. Air yang dingin cepat membenamkan sepasang kakinya sebatas lutut. seakan-akan lalu ia dilemparkan ke dalam sebuah sungai kecil.sementara itu si sastrawan berbaju hijau menyapu pandang sekejap ke seluruh ruangan.kata nya kemudian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu melompat turun dari panggung kayu dan buru-buru keluar dari ruangan. bila aku tak mampu meratakan pesanggrahan Tho-hoa-kit ini rata dengan tanah. percuma aku si raja 286 .

ketika makiannya tidak memperoleh tanggapan. Namun para pengiring mereka itu rata.kata makiannya pun makin lama semakin tak sedap didengar. tak seorang pun di antara mereka yang menanggapi ataupun menunjukkan suatu reaksi. tapi ia tak yakin apakah 287 ..com/ monyet ceking berkelana hampir puluhan tahun lamanya dalam dunia persilatan-. pendengarannya sama sekali tidak terganggm Dia dapat merasakan rantai di tubuh nya bergetar keras seakan-akan diikatkan pada sesuatu benda. biarpun sepasang mata Lim Han-kim tertutup oleh kain hitam. disusul kemudian suara air yang beriak. Dalam keheningan yang menyelimuti seluruh ruangan. Agaknya para manusia berbaju hitam yang menggiring mereka ke situ telah mengundurkan diri Han si-kong sendiri." Ternyata suara itu berasal dari Han si-kong.rata memiliki pendidikan iman yang cukup tangguh. sekalipun mendengar kata-kata makian kotor yang sangat tak sedap didengar itu. ia semakin marah sehingga kata. Waktu itu. lama kelamaan dia jadi bosan sendiri dan berhenti dengan sendirinya. tiba-tiba terdengar suara seorang gadis memanggil sambil menghela napas panjang: "Lim siangkong" Lim Han-kim dapat menangkap suara panggilan itu berasal dari samping tubuh nya. semakin memaki.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

com/ di antara belasan orang yang sama-sama terkurung dalam penjara air itu tak ada orang dari she Lim. Ketika panggilannya tidak mendapat tanggapan.. buruburu Lim Han-kim bertanya: "Bukankah kalian telah mengutus orang untuk mengantar pil mustika tersebut berangkat duluan?" Gadis itu menghela napas panjang: "sebenarnya kami hanya menipumu. ketika datang untuk menyambangi 288 . aku bisa mengobati penyakit nona kami.. siapa sangka usahaku gagal. aku malah terjebak oleh perangkap orang-orang Hian-hong-kau hingga tertawan-. sahutnya: "Ada urusan apa nona?" Mendengar jawaban tersebut berasal dari samping tubuh nya. gadis itu segera mem-perkecil suara nya dan berkata lagi: "Aku kuatir obat jinsom milikmu itu sudah berhasil mereka rampas. aaaai. gadis itu segera mempertinggi suara panggilannya dan berteriak lagi: "Lim Han-kim" Karena panggilan kali ini langsung menyebut namanya. Lim Han-kim tidak ragu-ragu lagi. sebetulnya aku berharap dengan mencuri obat mestika-mu itu.. karenanya untuk sesaat dia tetap membungkam tanpa menjawab.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Teringat betapa pentingnya artipil mestika itu.

aku tak bakal mencuri obat mustikamu itu sehingga bukan cuma kami terseret dalam keadaan seperti ini. tak nyana aku tertipu lagi oleh mereka waktu itu" Tapi dengan pendidikannya yang baiki serta wataknya yang lembut. baru pil itu kami ambil lagi. pikirnya: "Ternyata manusia dalam dunia persilatan benar-benar licik dan penuh tipu muslihat. tak nanti aku balik kepesanggrahan Tho-hoa-kit dan aku pun tak usah tersekap di tempat semacam ini.. Mulutnya tetap membungkam dalam seribu basa. Pil tersebut telah kami sembunyikan lebih dulu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kalau bukan gara-gara pil mestika tersebut. kaupun ikut menderita." sedang di luar ia menjawab dengan hambar "Kejadian yang sudah lewat biarkan saja lewat Kita tak perlu menyinggungnya kembali Cuma. dia enggan memaki atau menegur orang lain meski kejadiannya jadi begini parah. bersediakah kau untuk menjawab nya?" 289 . Terdengar gadis itu berkata lebih jauh: "Tahu bakal terjadi peristiwa macam ini. ada satu persoalan yang ingin kutanyakan kepada nona..com/ lelayonmu tempo hari."Betul juga perkataan ini." Diam-diam Lim Han-kim mengeluh. kemudian sesudah berpamitan." Lim Han-kim membatin.

" Mendengar keterangan itu kembali Lim Han-kim berpikir "Pil mustika itu mempunyai kaitan yang erat dengan mati hidup Ciu locianpwee. pil mustika tersebut benar-benar sudah terjatuh ke tangan orang-orang Hian. tak nanti ibu mengutus aku dan adik Liong untuk menghantar sendiri pil mustika itu kepadanya. Kalau tidak. diapun mulai peras otak mencari jalan keluar 290 . kemudianjawabnya tegas: "Aku yakin dugaanku tak salah. sedang suhupun tak nanti menderita luka parah gara-gara pil itu. begitu sadar kami jumpai sudah terkurung disini. orang ini rupanya mempunyai hubungan yang cukup akrab dengan keluargaku." ingatan tersebut segera mengobarkan semangatnya untuk meloloskan diri.kau?" Gadis itu berpikir seb entar.com/ "soal apa?" "Yakinkah nona. Ketika kami terbokong oleh serangan gelap orang-orang Hian. sudah pasti mereka telah menggeledah dan mengambilnya.hong.Jika kudengar dari penuturan ketua kuil awan hijau. aku mesti cari akal untuk meloloskan diri dari kurungan ini dan berupaya merebut kembali pil mustika itu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.hong. Hmmm. padahal pil mestika itu tersimpan dalam sakuku.kau hingga pingsan di tepi hutan..

oleh sebab itulah kami selalu bersedih hati lantaran peristiwa ini. tak tahan gadis itu menghela napas sambil berkata lagi: "Nona kami cantik tiada taranya di kolong langit Aaaai Kasihan gadis secantik itu ternyata mengidap sejenis penyakit yang amat parah hingga sepanjang tahun harus tersiksa oleh penyakit itu dan tiap hari mesti pingsan satu kali. Hanya secara lamat-lamat saja ia mendengar kalau terkena sejenis penyakit.com/ Ketika sampai lama ditunggu tidak terdengar juga jawaban dari Lim Han-kim. namun tak satu pun berhasil menyembuhkan dirinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pelbagai obat mustika pun sudah dicari untuk menyembuhkan penyakit tersebut." "Betul majikan tua kami telah mengumpulkan tabibtabib kenamaan dari seluruh dunia untuk mengobatinya." sesungguhnya Lim Han-kim sedang berpikir bagaimana caranya merebut kembali obat mustika itu agar bisa digunakan untuk menyelamatkan jiwa Ciu Huang yang terancam. maka tanyanya sambil lalu: "Penyakit apa sih yang dideritanya?" Padahal yang benar ia tidak mendengar secara jelas apa yang sedang dibicarakan gadis itu. tapi dia pun tak bisa tidak memberi tanggapan atas perkataan gadis itu. maka dia pun ajukan pertanyaan itu seada-nya. 291 .

com/ Gadis itu menghela napas sedih: "Penyakit yang diderita nona kami sangat aneh.. tapi begitu kambuh. Aaaai. tak tahan dia bergumam lebih jauh: "Loya kami tak berputra. kecerdasannya tiada bandingan.... Meskipun di masa mudanya ia sudah banyak mewarisi pelbagai ilmu silat dari tuan kami namun didikan ilmu silat tersebut tak pernah berhasil membentuk tubuh nona kami jadi sehat dan kuat. kalau penyakit itu tidak kambuh. sayang Thian tidak memberkahinya tubuh yang sehat baginya sehingga seorang nona yang begitu cantik dan pintar harus tersiksa sepanjang tahun oleh gerogotan penyakit aneh itu. pelbagai tabib kenamaan yang ada di dunia ini tak berhasil mendugaduga sumber dan sebab-sebab penyakitnya. Penyakit itu sudah dibawanya semenjak lahir. keadaannya tak beda jauh dtngan orang biasa." "Aaaai.. tahu-tahu saja dia pingsan tidak sadarkan diri. padahal nona kami cantik bagaikan bidadari... dia Hanya memiliki seorang putri tunggal itulah sebabnya sejak kecil nona kami sangat disayang dan dimanja.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. dia pun ramah terhadap siapa pun sehingga siapa saja senang dan kerasan berkumpul dengannya..." Ia berhenti sejenak memb eri kesempatan kepada Lim Han-kim untuk mengajukan pertanyaan Ketika tidak mendengar pemuda itu bersuara." 292 . bisa bergurau dan omong-omong.

" Agaknya dia malu untuk meneruskan perkataan itu sehingga sesaat lamanya ia tak mampu melanjutkan keterangannya. sulit bagiku untuk mengambil ke luar pedang pendek itu.. tapi dalam sakuku masih tersembunyi sebilah pedang pendek yang sebetulnya siap kugunakan bilamana perlu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu jawab-nya: "Setelah tertangkap.." 293 . Waktu itu ingatan Lim Han-kim hanya dipenuhi bagaimana caranya merebut kembali pil mustika miliknya.. hanya saja.. Melihat gadis tersebut tergagap dan tidak melanjutkan per-kataannya... hanya saja. semua barang milik kami telah digeledah dan dirampas mereka.com/ "oooh." Gadis itu termenung sejenak. Terdengar perempuan itu menjawab dengan suara rendah: "Sepasang tanganku diborgol. tak tahan ia bertanya: " Hanya kenapa? Harap nona jelaskan-" sepasang mata mereka berdua sama-sama dikerudungi kain hitam sehingga kedua belah pihak tidak dapat saling memandang." Tiba-tiba Lim Han-kim memotong pembicaraan gadis itu Bisiknya: "Apa-kah nona masih menggembol pisau belati atau sejenis nya?" "Pisau belati untuk apa?" tanya nona itu tertegun"Akan kucoba membebaskan borgol di tanganku.

tapi kemudian ia anggap perkataan semacam itu tak pantas diutarakan.. akhirnya dia baru berkata agak lirih: "Aku sembunyikan di balik pakaian dalam-ku. kalau begitu." sebenarnya dia ingin bilang apakah siangkong bisa mengambil sendiri. siangkong. Tapi dia pun tak ingin dianggap permintaan pemuda tersebut ditolak mentah-mentah." Lama sekali perempuan itu membungkam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tibatiba terdengar suara langkah kaki manusia bergema memecahkan keheningan." Kedua nya sama-sama membungkam suasana dalam ruang itupunpulih kembali dalam keheningan....com/ "Katakan saja pedang pendek itu kau sembunyikan di mana.. maka untuk sementara waktu gadis tersebut jadi bingung dan tak tahu apa yang mesti diucapkanLim Han-kim sendiri pun dibuat tertegun. kalau begitu. tak kedengaran suara sedikit pun yang bergema disitu... kurang baik rasanya jika aku mengambil sendiri. Terdengar seseorang dengan suara yang parau dan kasar bertanya: "siapa di antara kalian yang bernama Lim Han-kim?" "Aku" 294 . siangkong.. apa bisa. sampai lama kemudian ia baru berkata: "Waaah.. biar aku ambil sendiri.....

. Dia selalu menjaga 295 . Tanpa membantah lagi dia menurut dan berjalan meninggalkan tempat tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. .. dia segera bangkit berdiri. " Lim Han-kim merasa borgoinya jadi kencang. setelah itu baru orang tersebut berseru: "Ayo ikut aku" "jangan kuatir. sebenarnya dia hendak mengerahkan tenaga dalamnya untuk melawan. tak bakal kau dibunuh. Lim Han-kim jadi teramat gusar setelah dia dibetot orang itu secara kasar. keras di hati. sambil menarik borgol di tangan pemuda tersebut.com/ Terdengar suara langkah orang berjalan menghampirinya. disusul suara orang membebaskan ikatan rantainya. memang pintar orang yang tahu keadaan-" Kali ini dia kendorkan cengkeramannya dan melanjutkan perjalanan menuju ke depan Lim Han-kim mengikuti terus di belakang orang itu." "Ke mana?" Lim Han-kim tertawa dingin. tapi satu ingatan segera melintas dalam benaknya. tahutahu dia sudah dituntun meninggalkan tempat itu. . lelaki itu berkata lagi: "Biar aku menuntunmu. sebagai pemuda yang lembut di luar. Melihat Lim Han-kim sama sekali tidak melawanorang itu tertawa tergelak kegirangan "Ha ha ha ha.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han-kim segera menyusul dengan melangkahkan pula kaki kirinya. sedang bila orang itu mengangkat kaki kanannya. sepanjang perjalanan kadangkala dia percepat langkah nya. pemuda itu segera mengikuti pula jejaknya. Bila orang itu melambatkan langkah nya. Tiap kali kaki kiri orang itu melangkah. tampaknya mereka sedang berjalan menuju ke atas dengan banyak liku-liku dan tikungan jalanEntah sudah berapa jauh mereka berjalan. Bila orang cepat. Lim Han-kim merasa jalan yang dilalui-nya makin naik ke atas.com/ jarak sejauh satu langkah. SUngguh mengagUmkan. Ketajaman pendengarannya pun luar biasa. di lain ketika dia sengaja memperlambat langkahnya. ia pun cepat. tiba-tiba orang itu menghentikan langkahnya sambil memuji: "llmu meringankan tubuh yang anda miliki sUngguh hebat. hanya mengandalkan ketajaman pendengarannya pun dia bisa mengikuti semua gerakgerik orang itu dengan tepat. Tampaknya orang itu bermaksud menjajal kepandaian silat Lim Han-kim. dia pun turut melambat Kerja sama semacam ini tak ubahnya seperti tubuh dengan bayangan. Jangan dilihat sepasang matanya ditutupi dengan kain kerudung hitam.sUngguh mengagUmkan-" 296 .

bau harum semerbak tersiar memenuhi seluruh ruangan itu. 297 . wanita itu sedang duduk dipembaringan dengan wajah ceria. perempuan itu memang Lik-ling. Dua orang dayang berbaju hijau yang membawa pedang pendek berdiri disisi perempuan cantik itu. namun ia dapat melihat separuh wajah lelaki itu. sementara dia masih termenung. ia jumpai seorang lelaki berpakaian ringkas warna hitam sedang melangkah ke luar dari ruangan tersebut Biar cuma sekejap pandangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tiba-tiba terdengar suara seorang perempuan berkata dengan merdu: "Lepaskan kain kerudung yang menutupi wajahnya" Lim Han-kim segera mengenali suara perempuan itu sebagai suara Lik-ling.com/ Pelan-pelan Lim Han-kim menurunkan kembali kaki kanannya yang sudah terangkat dia tetap membUngkan dalam seribU basa. Ternyata kainpenutup matanya telah dilepaskan Apa yang diduga Lim Han-kim tidak salah. sementara itu Lik-ling telah mengayunkan tangannya sambil berseru: "Kau boleh mengundurkan diri" Lim Han-kim coba berpaling. Tempat di mana dia sekarang adalah sebuah kamar tidur yang dihias sangat indah dan mewah. tiba-tiba matanya jadi silau.

matanya melotot besar. benar-benar manusia tak tahu diri" Mendadak Lim Han-kim melompat bangun." Lim Han-kim mengalihkan pandangan matanya ke wajah Lik-ling. sikapnya yang dingin dan hambar nampaknya segera membangkitkan hawa amarah dua orang dayang berbhijau itu. katanya: "Lim siang-kong takusah gusar lantaran sikap mereka berdua. pelan-pelan ia duduk kembali. Biasa. tapi dia hanya memandang sekejap. anak perempuan memang suka cerewet dan kalau bicara tak dipikir dulu. wajahnya diliputi hawa amarah. wajahnya sangat tampan..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dayang yang berada disebelah kiri malah mengumpat sambil mendengus: "Hmmmm. sementara mulutnya tetap membungkam. alis mata mereka segera berkerut. Tapi sesudah tertegun sejenak. silahkan duduk.com/ Ternyata orang itu berkulit halus dan putih." Lim Han-kim memandang bangku itu sekejap lalu menurut dan duduk. Dengan jari tangannya yang ramping dan indah Lik-ling menuding sebuah bangku di sebelah ka nanny lalu kata nya sambil tertawa manis: "siangkong.. Lik-ling tersenyum. 298 .

"Benar-benar seorang manusia mandiri yang aneh. Tentang hal ini tentunya kau sudah paham bukan?" Lim Han-kim hanya tertawa hambar.. 299 . mulutnya tetap membungkam. "Berbicara dari situasi yang kau hadapi sekarang. Bahkan kalau tak perlu. "sudah banyak ragam manusia yang pernah kujumpai. boleh dibilang aku bisa membuatmu hidup tapi dapat juga membuatmu mati. setelah membetulkan letak rambutnya yang kusut.com/ "siangkong" kembali Lik-ling menegur sambil tertawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu dia membungkam.. agaknya kau segan untuk buka suara." "Hmmm. tapi belum pernah kutemui orang sediam dan setenang Lim siangkong.." gumam Lik-ling perlahan. ia melanjutkan lagi.." Kemudian setelah tertawa cekikikan tambahnya: "Apakah Lim siangkong sudah pikirkan?" "Pikirkan soal apa?" "Tentu saja soal mati hidupmu. belum pernah" "Bolehkah aku menasehatimu sepatah dua patah kata?" Dengan sinar mata tajam Lim Han-kim memandang sekejap sekeliling ruangan.

. Terdengar Likling tertawa terkekeh-kekeh: "Pisau terbang itu sudah kububuhi racun yang amat ganas. niscaya kau akan keracunan dan mati. Tampak tangan kanannya diayunkan. pikirnya: "Aneh benar. asal kulit badanmu terluka sedikit saja. kenapa ucapannya terhadap dua orang dayang itu begitu sopan dan sungkan-sungkan-.dalam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jangan harap sanggup menahan kehebatan racun tersebut Hmmm." 300 . Ternyata benda itu adalah sebilah pisau terbang. dari balik ujung bajunya terlintaslah sekilas cahaya putih yang menyambar lewat dari sisi jidat kanan Lim Han-kim. tapi sebelum meninggalkan ruangan mereka sempat berpaling dan tetap melototi Lim Han-kim dengan pandangan penuh amarah. Buru-buru dia memberi tanda kepada mereka berdua dan katanya seraya tertawa: "Lebih baik kalian berdua masuk ke dalam" Dua orang dayang itu mengangguk dan berlalu dari situ..com/ Lik-ling berpaling sekejap..." setelah dua orang dayangnya berlalu. Lim Han-kim benar-benar keheranan. "Plaaaak.. ketika menjumpai kedua orang dayangnya sudah diliputi hawa amarah dan siap mengumbar emosinya." benda itu segera menancap di atas tiang ruangan dan menembusinya dalam. Lik-ling baru bangkit berdiri. Betapa pun lihaynya ilmu silat seseorang.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. BAB 10. wajahnya tetap dingin dan kaku. Bila dugaanku tak salah. kembali lanjutnya: "Berbicara dari kepandaian silat yang kau miliki. "Usiamu sekarang ibarat sang surya yang baru terbit di ufuk timur. bukan berarti ia dapat mendidikmu sedemikian lihaynya hanya dalam belasan tahun yang singkat. mungkin saat ini jiwamu sudah melayang dan tubuhmu mulai kaku. jadi aku duga gurumu tentu seorang manusia berbakat yang luar biasa." Lim Han-kim tidak berkata apa-apa." setelah termenung berpikir sebentar. Antara Mati dan Hidup Lik-ling menghela napas panjang.. kembali ujarnya.com/ "Apa maksud nona berkata demikian?" tegur Lim Hankim sambil menatap wajah perempuan itu tajam-tajam. kaupasti merupakan keturunan keluarga persilatan kenamaan 301 ." "Meski gurumu hebat. "Aku ingin kau mulai memikirkan masalah mati hidupmu. sudah pantas bila kau dimasukkan ke dalam deretan jago-jago pilihan dalam dunia persilatan. Lik-ling tertawa terkekeh. seandainya serangan golok terbangku tadi melukai tubuhmu. masa depanmu masih panjang dan cemerlang.. hanya sinar matanya tampak lebih tajam berkilat.

dengan kemampuan semacam ini tentunya terlalu sayang bukan jiwa mesti mati dalam usia muda. Kau lebih suka mati secara gagah. bagaimanakah perasaan ibumu yang mungkin menantikan kepulanganmu? Apa lagi wajahmu tampan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hal ini bisa kulakukan dengan mudah sekali..jika ingin mengucapkan sesuatu." Lim Han-kim tertawa dingin. kemudian lanjutnya lagi: "Selama ini aku terkenal kejam dan tidak berbelas kasihan. lebih baik utarakan terus terang. sambil melangkah demikian.. kalau bicara menurut adat serta jiwa mudamu." Dengan langkah yang genit dia berjalan menghampiri anak muda itu." Tiba-tiba ia berpaling. Kau tahu. 302 . pernahkah kau berpikir. belum pernah aku tunjukkan sikap welas kasih seperti terhadapmu sekarang.. dengan biji matanya yang jeli ditatapnya wajah perempuan itu lekat-lekat.com/ yang mulai dididik ilmu silat sejak kecil. terlalu sayang jika harus mati secara mengerikan. Aku paling tak suka diajak putarputar haluan-" Lik-ling kembali tersenyum "Seandainya aku ingin membunuhmu sekarang. ilmu silatmu hebat. Nah.. tapi aku pun dapat segera membebaskan borgolan tangan dan rantai di tubuhmu serta membiarkan kau pergi dari sini. "Nona.. Tapi. ia kembali melanjutkan"Memang..

" Dia menghela napas panjang. bergabung dengan partai Hian.. ia tak mampu menjawab pertanyaan tersebut 303 . "Tentu saja kenal" jawabnya agak termangu. Lim Han-kim segera mengenali benda itu sebagai lencana pemberian Kim Nio-nio. Nah. Lama sekali Lim Hankim termenung.kau kami. mati secara mengerikan dan kedua. sambil tertawa ia ber-tanya: "Kau kenal dengan pemilik lencana emas ini?" Memandang lencana emas tersebut.com/ sudah berapa banyak jago persilatan yang tewas atau terluka di tanganku? siapa saja yang sudah terjatuh ke tanganku. "Apa hubunganmu dengannya?" Dari nada pertanyaan itu bisa disimpulkan ia pun kenal dengan pemilik lencana emas ini. Pertama. silahkan kau memilih sendiri.hong. lanjutnya kemudian"Tapi aneh benar." Dari dalam sakunya dia keluarkan sebuah lencana emas..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku merasa seperti punya jodoh yang istimewa denganmu. sekarang aku pun ingin tawarkan kedua jalan tersebut kepadamu. mereka selalu hanya disodorkan dua pilihan...

sekarang ada satu persoalan yang jauh lebih penting.. tegurnya: "Kau anggap aku Lim Han-kim manusia macam apa? Hmmmm Aku tak ingin kau ngaco belo." "Kau tahu? Tahu apa?" "Kau tak usah berlagakpilon. Nah..com/ sebagai orang yang jujur dan polos. aku harap kau segera mengambil keputusan-" "soal apa?" "sudah kau putuskan mati hidupmu?" "Belum" " Kalau begitu sudah kau putuskan memilih mati?" "Juga tidak" Lim Han-kim menggeleng.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lik-ling tertawa cekikikkan"Padahal kejadian semacam ini tidak lucu dan aneh. sambil menyimpan kembali lencana emas itu Lik-ling berkata lagi sambil ter-tawa: "Padahal tak usah kau jelaskan pun aku sudah tahu. Aku pun tak berniat menanyakan lebih jauh.. 304 .. dia merasa kurang leluasa untuk menjelaskan bahwa Kim Nio-nio telah menganggapnya sebagai adik angkatnya. Masa kau tak memahami apa yang kumaksudkan itu.?" Dengan penuh kegusaran Lim Han-kim melototkan matanya bulat-bulat.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Berapa waktu kau butuhkan?" "Mungkin tiga sampai lima hari. aku beri waktu sepenanakan nasi lamanya. tak kedengaran sedikit suara punLim Han-kim menghela napas panjang. Nanti aku akan datang lagi untuk menanyakan keputusanmu. selain itu dia pun menyadari bahwa Lik-ling sendiri pun tak dapat memutuskan tentang mati hidupnya. ia sudah dapat merasakan bahwa dia betul-betul sudah dihadapkan pada masalah mati dan hidup. mungkin juga sesaat lagi aku sudah dapat mengambil keputusan. suasana disekeliling tempat itu a mat sepi. kini tinggal Lim Han-kim seorang. hening. Yang pasti 305 . ia putar otak berpikir keras. Di ruangan yang begitu luas. "Pikirkanlah seorang diri di sini." Habis berkata.com/ "Lalu apa yang kau inginkan?" "Aku mesti pikirkan dulu persoalan ini baik-baik." "Baiklah" kata Lik-ling kemudian sambil tersenyum. Keadaan yang begitu mendesak membuat anak muda ini mau tak mau harus mempertimbangkan kembali situasi yang sedang dihadapinya dengan lebih serius. Dari nada pembicaraan Lik-ling tadi. ia benar-benar membalikkan badan dan berjalan menuju ke ruang dalam.

ia mesti menenangkan pikirannya dan membuang jauh-jauh semua pikiran yang kusut agar bisa mencari akal dan jalan terbaik untuk mengatasi persoalan di depan mata. tiba-tiba terdengar seseorang memanggilnya dengan suara lembut: "Lim slang kong." Lim Han-kim terkejut dan cepat-cepat 306 . Sementara dia masih termenung.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak mungkin ada orang bisa memahami apakah dia betul..com/ sastrawan berbaju hijau itulah yang sesungguhnya memegang peranan penting. ia memberikan semacam dugaan misterius yang sukar dilukiskan.betul ketua Hian.. Sambil menghela napas panjang Lim Han-kim angkat kepalanya dan menggeleng-gelengkan kuat-kuat. Kemudian pemuda itu pun teringat asal usulnya sendiri yang penuh misteri. Kemungkinan besar ia benar-benar adalah ketua Hianhong. teringat juga pada pil mestika yang hilang.. ibunya yang sudah tua.hongkau yang asli atau bukan."..kau yang merencanakan semuanya ini. Tentang manusia kuning ini.. tapi bisa juga hanya boneka yang sengaja diatur sastrawan berbaju hijau itu untuk mengelabui pandangan orang lainDandanan serta gerak-geriknya telah menutupi seluruh kekuasaannya.

Ketika melihat anak muda itu menunjukkan wajah tak tenang. kami berhasil menghindarkan diri dari penderitaan tiga siksaan-" Lim Han-kim merasa malu bercampur menyesal." 307 .. ternyata sama sekali tak disadari sejak kapan gadis berbaju hijau itu sudah hadir di sampingnya. Waktu itu dia sedang putar otak mencari jalan keluar. aku tak bisa berdiam terlalu lama di sini. ia temukan seorang gadis berbaju serba hijau telah berdiri di sampingnya. tampaknya gadis berbaju hijau itu merasa amat gelisah. gadis berbaiu hijau itu segera berkata lagi lirih: "Aku berterima kasih sekali atas pertolongan slang kong tempo hari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. diamdiam pikirnya: "Yaa.com/ berpaling. sapu tangan itu sudah kuhadiahkan kepada nona ini. Bila kau membutuhkan bantuanku. Berkat pemberian sapu tangan itu." Melihat Lim Han-kim tidak memberi tanggapan. katanya kembali: "siangkong. cepat katakan... Lamatlamat diapun dapat mengenali gadis ini sebagai gadis yang meminta sapu tangan dari tangannya.. tapi aku justru datang ingin memintanya kembali sehingga gara-gara itu aku tertangkap.

. dia membungkam diri da lam seribu bahasa.. apakah kau dapat usahakan membuka borgol di tanganku ini?" setelah memperhatikan borgol di tangan Lim Han-kim dengan seksama.. tak disangka yang lain ternyata dipergunakan untuk memborgol siang-kong. gadis berbaju hijau itu gelengkan kepalanya berulang kali." Lim Han. Tampak seorang lelaki berperawakan tinggi besar dengan langkah berat berjalan masuk ke dalam ruangan. setahuku borgol semacam ini Cuma ada dua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. oleh sebab itu. 308 .com/ Pelan-pelan Lim Han-kim mengalihkan sorot matanya ke wajah gadis berbaju hijau itu. satu digunakan oleh monyet tua.kin tertegun." Tiba-tiba ia menghentikan perkataannya dan menyembunyikan diri ke belakang tubuh Lim Han-kim. lalu bisiknya: "Nona. sehingga dia tak memakai besi biasa untuk memborgolmu. Terdengar gadis berbaju hijau itu berkata lagi: "Kedua perangkat borgol khusus itu memang sengaja disiapkan untuk menghadapi jago-jago berilmu silat tinggi. tubuhnya sempoyongan seakan-akan sepasang kakinya sudah tiada bertenaga lagi untuk menahan perawakan tubuhnya yang tinggi besar. "Tampaknya nona Lik-ling sudah tahu kalau ilmu silat siangkong sangat lihay.

cepat-cepat dia maju menghampiri lelaki itu.com/ Dalam sekali pandang saja Lim Han-kim sudah tahu kalau lelaki tersebut telah menderita luka akibat pukulan seorang jago tangguh. Lik-ling. nona. 309 . bahkan luka yang dideritanya amat parah danjiwanya tak mungkin bisa bertahan selama seperminum teh lagi. ia mengangkat kepalanya seraya menyahut "Jiwanya sudah putus.. semuanya berlangsung dalam waktu singkat.. nona. Lik-ling siperempuan cantik itu sudah muncul di depan pintu ruangan sambil menegur: "Apakah dia masih hidup?" Nona berbaju hijau itu berlagak wajar. Terdengar lelaki itu berteriak-teriak dengan suara yang berat: "Noo. Cepat-cepat perempuan baju hijau yang bersembunyi di belakang Lim Han-kim itu melompat keluar dan mencoba membangunkan lelaki tersebut sejak lelaki itu roboh ke tanah sampai nona berbaju hijau itu munculkan diri untuk membangunkan lelaki tersebut. Baru saja ia membimbing lelaki tersebut... tahu-tahu badannya roboh terjungkal ke atas tanah dan tak bergerak lagi." Tapi sebelum sempat mengucapkan sesuatu.. nona Lik-ling.. Lim Han-kim yang menyaksikan semua itu diam-diam menggelengkan kepalanya sambil berpikir.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi......" "sudah mati?" seru Lik-ling tertegun..

com/ "sesungguhnya mereka termasuk satu kelompok dan sepantasnya bila susah sama dijinjing senang sama dinikmati." Tiba-tiba terdengar suara suitan nyaring yang tinggi melengking berkumandang datang. tapi sayang para pemimpin organisasi ini justru memupuk kekuasaan mereka pada peraturan serta siksaan yang kejam sehingga memaksa anak buahnya harus menggunakan akal dan tipu muslihat untuk menyelamatkan jiwa sendiri.." Tampak Lik. sambil melompat bangun perintahnya: "Cepat singkirkan jenazah itu. musuh tangguh telah menyerang masuk ke lorong bawah tanah. akibatnya suatu kerja sama yang erat mustahil bisa digalang." Nona berbaju hijau itu mengiakan dan menggotong jenazah lelaki tadi buru-buru tinggaikan ruangan tersebut selama ini Lim Han-kim hanya mengawasi semua kejadian itu sambil berpeluk tangan.ling membungkukkan badannya memeriksa sebentar seluruh tubuh lelaki itu dengan seksama. meskipun wajahnya tetap mempertahankan sikap tenangnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun dalam hati kecilnya justru merasa amat gelisah.. ujarnya kemudian: "Tampaknya orang ini dilukai oleh tenaga pukulan seorang jago tangguh sehingga isi perutnya hancur. Air muka Lik-ling segera berubah hebat.. 310 .

tak kedengaran sedikit suara pun yang bergema sampai di situ. Hal ini membuat anak muda tersebut tidak dapat menduga siapa gerangan jago silat yang telah menyerang masuk sampai ruang bawah tanah pesanggrahan Tho-hoa-kit. Dengan memutar pergelangan tangan-nya. Dalam keadaan seperti ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tapi bila membayangkan kembali kematian lelaki kekar tadi. pikiran Lim Han-kim kembali bergelora. Dalam waktu singkat suasana dalam ruangan pun menjadi gelap gulita hingga melihat kelima jari tangan sendiripun rasanya susah. ia cengkeram tubuh anak muda itu dan menaruhnya di sudut ruangan.com/ Pelan-pelan Lik-ling membalikkan tubuhnya sambil menegur dingin: "sudah kaupikirkan baik-baik? ingin tetap hidup? Atau lebih baik memilih mati?" "Aku belum mengambil keputusan" Lik-ling tertawa dingin. 311 . dengan suatu kecepatan tinggi ia lancarkan sebuah totokan menyodok jalan darah di tubuh Lim Han-kim. otomatis pertempuran yang segera berlangsung pastilah suatu pertarungan yang luar biasa sengitnya. setelah itu baru dia lari keluar dari ruangan sekalian menutup pintunya rapatrapat. jelas bisa disimpuikan bahwa orang itu bukan sembarangan jago. Pintu ruangan amat tebal lagi kokoh. dia mulai berpikir kembali bagaimana caranya meloloskan diri dari situ.

persoalan-persoalan yang sebelumnya tak pernah dibayangkan pun kini satu persatu muncul dalam benaknya. lamat-lamat ia dapat mengenali suara itu sebagai suara dari nona berbaju hijau yang 312 . namun lantaran pintu batu itu kuat dan tebal maka setelah dihajar dua kali belum juga berhasil menggetarkannya. Tampaknya ada orang yang mengayunkan senjata dan tepat menghajar di atas pintu ruangan tersebut." Lim Han-kim coba memperhatikan suara panggilan itu dengan lebih seksama. sementara ia masih termenung.com/ Posisinya pada saat ini boleh dibilang sangat rawan.. maka ia pun merasa kurang leluasa untuk berteriak. Lim Han-kim tak dapat menduga dari aliran manakah musuh tangguh itu.. bukan saja ia tak mampu menyelamatkan diri sendiri. pikiran dan perasaannya jadi makin kusut dan kalut... Mendadak terdengar suara benturan keras bergema memecahkan keheningan. tiba-tiba terdengar suara seorang perempuan sedang memanggilnya dengan suara lirih: "Lim siangkong. serangan berikutpun kemudian diurungkan. ditambah lagi ia baru terjun ke dalam dunia persilatan dan tidak banyak jago yang dikenalnya. Lim siangkong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..

Tampa k si nona berjongkok untuk meneliti sebentar borgol dan rantai di tubuh Lim Han-kim. baik kaucu kami 313 . ternyata orang itu memang si nona berbaju hijau.com/ pernah diberi sapu tangan.. setelah diamati berapa saat. ujung pedang ditudingkan ke atas dada anak muda itu. "Aku benar-benar menyesal karena tak sanggup menolong Lim siangkong. Waktu itu dia membawa sebilah pedang yang memancarkan hawa dingin yang menggidikkan hati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." Lim Han-kim tahu ucapan gadis itu memang benar. setelah berada cukup lama dalam ruangan gelap itu... ia tarik kembali pedangnya seraya menggeleng. maka sahutnya: "Aku berada di sini" sesosok bayangan manusia berkelebat lewat dan melayang turun di sisi tubuhnya. namun aku berhasil mendengar tentang suatu persoalan. "Aku memang tidak berharap nona datang menolong ku." "Aaaai. Meskipun aku tak mampu menolong siangkong. . Asal siang-kong dapat menahan hinaan dan penderitaan ini sementara waktu. iapun tertawa hambar. sepasang mata Lim Hankim sudah mulai dapat menyesuaikan diri dengan keadaan di situ dan lamat-lamat bisa melihat keadaan dalam ruangan ia segera mengamati bayangan manusia itu dengan seksama.. aku minta maaf.. Betul juga..

jangan takut kehabisan kayu bakar. kesempatan tetap tersedia untuk melarikan diri Moga-moga saja kita punya jodoh. Dalam keheningan dan kesepian yang luar biasa Lim Han-kim menunggu hampir satu jam lamanya. cepat-cepat dia berlalu dari sana. itulah sebabnya aku sengaja datang memberi kabar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 314 . mereka bilang membiarkan siangkong tetap hidup jauh lebih bermanfaat daripada dibunuh. sedang nona berbaju hijaupun tidak tampak datang lagi..com/ maupun nona Lik-ling tak nanti berani mencelakai jiwa siangkong." selesai berpesan. namun Lik-ling tidak muncul lagi di tempat itu." "Ingat siangkong." "Kenapa begitu?" tanya Lim Han-kim keheranan "Aku sempat menyadap pembicaraan antara kaucu dengan Lik-ling tentang jiwa siangkong.." "Terima kasih banyak atas pemberitahuanmu. jangan berpikiran pendek dan menghabisi jiwa sendiri. suatu hari nanti aku pasti akan datang membantu.. tentu akan kuingat baik-baik nasehatmu itu. Aku mengerti siangkong adalah seorang pendekar sejati yang pantang dihina. aku kuatir pikiranmu tidak terbuka hingga mengambil keputusan pendek. Asal mau menunggu.

katanya lagi sambil tersenyum: "Tampak-nya Lim siauhiap sudah tak sabar lagi. di belakangnya mengikuti sastrawan berbaju hijau itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bila selama ini bersikap kurang sopan harap kau sudi memaafkan." Maka sambil manggut-manggut sahutnya: "Terima kasih atas pujianmu. siapa tahu aku dapat memperoleh kesempatan untuk membujuknya melepaskan borgolan. secara tidak langsung ia telah 315 . sesaat kemudian Lik-ling nampak muncul juga dari balik pintu Kepada Lim Hankim sastrawan berbaju hijau itu segera menjura dan menyapa sambil ter-tawa: "Aku tidak tahu kalau saudara Lim datang dari lembah Hong-yap-kok.. Tampak selapis cahaya lentera menyorot masuk ke dalam.? Maaf.com/ sementara pemuda itu masih menunggu dengan perasaan gelisah." Ia memang licik dan lebih berpengalaman Dari ucapan yang begitu singkat. seorang bocah lelaki yang membawa lentera muncul dengan langkah lebar. tiba-tiba matanya jadi silau." Tampaknya sastrawan berbaju hijau itu sudah dapat menebak isi hati Lim Han-kim.." Diam-diam Lim Han-kim berpikir: "Lebih baik kulayani pembicaraan ini. tampaknya kami harus menyiksamu beberapa saat lagi. pintu ruangan yang tertutup rapatpun pelan-pelan membuka kembali.

... kemudian sahutnya: "orang itu berilmu silat sangat tinggi dan lagi bukan cuma seorang. tapi kemudian ia berhasil meloloskan diri. hanya 316 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tapi.. sudah pasti ada sebab-sebabnya. aku tak boleh gegabah. kalau dipikirkan kembali. status maupun peringkat orang ini dalam perkumpulan Hian-hong-kau sama sekali tidak berada di bawah kekuasaan ketua. Baik kedudukan. Barusan aku sempat bertarung beberapa gebrakan dengannya.?" Pada saat itu si sastrawan berbaju hijau itu sedang berpaling ke wajah Lik-ling sambil bertanya: "Apakah musuh tangguh itu berhasil ditangkap?" Lik-ling berpikir sebentar. Kenapa secara tiba-tiba ia bersikap begitu sungkan kepadaku? Hmmm.com/ memberitahu kepada Lim Han-kim bahwa jangan ha rap bisa membujuknya untuk melepaskan borgolan tersebut dan mencari kesempatan untuk melarikan diri Lim Han-kim mengalihkan sinar matanya ke wajah Likling yang sedang berjalan mendekat. namun ia tidak bertanya lagi. Dia kembali berpikir: "Tampaknya nona berbaju hijau itu tidak membohongiku." Paras muka sastrawan berbaju hijau itu tampak berubah hebat. tampaknya mereka hapal sekali dengan situasi kita di sini. aku cuma seorang pemuda yang baru terjun ke dunia persilatan dan tak punya nama besar. lalu apa gunaku.

Waaah.. Terdengar sastrawan berbaju hijau itu berkata lagi dengan suaranya yang dingin bagaikan es: "Jika Lim tayhiap tak ingin menderita siksaan. dari sakunya dia mengeluarkan secarik kain hitam dan segera diikatkan ke mata Lim Han-kim. namun dengan andalkan pendengarannya ia dapat merasakan kereta kuda itu bergerak makin lama semakin cepat.. Agaknya ia sudah dibawa ke luar dari ruang bawah tanah dan dimasukkan ke dalam sebuah kereta." Lim Han-kim segera merasakan tubuhnya diangkat seseorang dan tak lama kemudian terasa angin dingin menerpa badan-nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bau harum bunga pun tersiar di sekitar nya. lebih baik jangan meronta atau melakukan perbuatan apapun yang dapat merugikan diri sendiri.. Lim Han-kim tak dapat melihat sesuatu karena matanya dikerudungi kain hitam. jika aku sampai 317 . selang beberapa saat kemudian terdengar suara kereta bergerak menempuh perjalanan.com/ matanya berkedip memberi isyarat pada si bocah pembawa lentera. si bocah lelaki itu segera memahami maksudnya. tanpa terasa pikirnya dengan perasaan cemas: "Entah mereka hendak mengajakku pergi ke mana? Tapi tempat itu jelas lebih berbahaya ketimbang pesanggrahan Tho-hoa-kit.

tidak gampang lagi jika ingin meloloskan diri." "Blaaaam." Berpikir sampai di situ. silahkan saja untuk meronta lagi.. Terdengar seseorang dengan suara yang dingin dan menyeramkan menegur: "Jika kau ingin merasakan siksaan tusukan jarum emasku." Mendadak terdengar suara benturan keras bergema di udara disusul kemudian terdengar seseorang berteriak 318 . pikir-nya: "Ternyata ia menusuk jalan darahku dengan jarum emas.. tak heran kalau lengan kananku jadi lumpuh dan tak mampu digerakkan lagi. anak muda itu kontan saja dibuat terkejut setengah mati. ingatan untuk melarikan diri pun muncul makin kuat dalam hatinya.com/ dikirim ke tempat semacam itu.. seakan-akan ada sesuatu benda yang menembusi kulit tubuhnya. kontan lengan itu jadi lemas dan tak mampu diangkat kembali peristiwa ini sama sekali di luar dugaan. Diam-diam ia menghimpun tenaga dalam dan mencoba menggerakkan tangan kanannya guna menarik lepas kain yang mengerudungi sepasang matanya. lebih baik aku berusaha kabur di tengah jalan-. siapa sangka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." Lim Han-kim semakin terkesiap.. baru saja ia menggerakkan tangannya mendadak sikutnya terasa amat sakit..

Belum sempat Lim Han-kim mengucapkan sesuatu..kong telah berkata lagi: "Bocah keparat. tentunya kau tidak menduga bukan aku masih bisa menggunakan sepasang kakiku untuk menendangmu? Ha ha Lim Hankim segera mengenali suara itu sebagai suara dari Han si. Han si. Menyusul kemudian terdengar seseorang tertawa terbahak-bahak sambil mengejek: "Ha ha ha... paling tidak bakal cacad seumur hidup. seluruh kereta kuda itu bergoncang keras dan angin kencang pun berhembus lewat. moga-moga tendanganku tadi tepat menghajar jalan darah kematian di tubuhnya. tak disangka kita berjumpa lagi di sini.com/ kesakitan... seakan-akan mati hidup bukan masalah besar baginya.. penjaga kereta itu berhasil kutendang hingga tersungkur jatuh dari atas kereta. "Ha ha ha.. dunia memang amat sempit... sekalipun tidak sampai mampus. kaukah di situ?" Kembali Han si." Gelak tawanya begitu santai dan ringan.kong tertawa terbahak-bahak.kong yang pernah dijumpai dalam penjara bawah tanah.. Tampaknya ada seseorang yang kena digempur hingga mencelat ke luar dari kereta kuda itu.. tak tahan ia menegur: "Han locianpwee.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ha ha ha." 319 . bocah keparat Meskipun kau telah menusuk kedua lenganku dengan jarum emas..

maka sebelum didahului lawan. aku masih punya mulut untuk memaki orang.. aku tetap akan memakimu di dalam hati." Han si-kong tertawa tergelak: "Ha ha ha. panjang amat umur-mu" bentak Han si kong. hutang piutang antara kita tetap akan diperhitungkan sampai tuntas.. ternyata dua batang jarum emas tertancap pula di lututnya itu. biarpun kau tusuk sepasang lututku dengan jarum emas. Hmmm selama aku masih hidup di dunia ini. Agaknya orang itu kuatir Lim Han-kim meniru cara rekannya dengan melancarkan tendangan ke tubuhnya. jangan kuatir. 320 ." Tiba-tiba saja Lim Han-kim meras akan sepasang lututnya kaku.. bocah busuk. monyet tua.. kita lihat saja bagaimana akhir dari permainan ini. kecuali kau bunuh aku. sepanjang perjalanan kali ini pasti akan kuberi penderitaan yang lebih setimpal untukmu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Bila kaupotong lidahku.com/ Terasa kereta kuda itu kembali bergoncang sangat keras. ia turun tangan lebih dulu dengan menusuk sepasang lutut lawannya. rupanya orang yang kena ditendang hingga mencelat jatuh dari kereta tadi kini telah melompat naik kembali "Hei. suara tertawa dingin berkumandang datang" Hmmmm.

lebih baik jangan banyak bacot. selang berapa saat kemudian kembali ia berteriak: "Hei. Lim Han-kim dan Han si-kong tak bisa berbuat banyak karena jalan darah penting di tubuh mereka sudah ditusuk jarum emas.. Lama kelamaan Han si.kong jadi bosan sendiri karena makiannya tidak ditanggapi. Tampaknya Han si-kong tidak tahan berdiam diri dalam kesepian. tapi sipengawal tampaknya sudah tahu kalau monyet tua itu susah dilayani. Kalian hendak membawa kami ke mana?" seseorang tertawa dingin sambil menyahut "He he he. Kereta itu tiada hentinya bergoncang keras." Lim Han-kim serta Han si-kong masih mengenakan kain kerudung hitam di wajahnya sehingga mereka tak 321 . bocah busuk.kong masih mencaci maki tiada hentinya.. maka ia biarkan monyet tua itu memaki sepuasnya tanpa memberi tanggapan. mungkin karena dilarikan sangat cepat sedang jalanan tidak rata. akibatnya goncangan yang ditimbulkannya terasa sangat keras. Dalam keheningan hanya terdengar suara roda kereta yang berputar.com/ Sementara itu Han Si. akhirnya dia pun berhenti sendiri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dalam keadaan seperti itu mereka hanya bisa pasrah. sampai waktunya kau bakal tahu sendiri.

Hmmm jangan salahkan kalau aku akan memaki delapan keturunanmu berikut nenek moyangmu.. lebih baik jawab semua pertanyaanku secara baik-baik.Jika kau ingin berlagak bisu tuli. soal kalian mau dibawa kemana.. namun suara pembicaraan dapat diikuti dengan jelas.. Di situ ada orang lain yang akan menggantikan kami. jangan lagi meremuk kereta tersebut. hati-hati kalau kereta mu itu akan kuhajar sampai remuk.Baik Jika sampai kami tidak dinaikkan perahu.. Dengan marah Han si-kong berseru: "Jika kau tak ingin aku berteriak dan ribut terus. padahal beberapa buah jalan darah penting ditubuhnya telah tertotok.. Han si-kong merasa mendongkol sekali karena mesti menuruti perintah orang. karena itu semua rasa dongkolnya ia coba salurkan keluar lewat umpatan-umpatannya. seseorang segera menjawab dengan ketus: "Kami hanya akan mengantar kalian ke tepi sungai. bergerak 322 .com/ dapat melihat bagaimana bentuk wajah orang itu. aku percaya kalian tak bakal berani membohongi aku." sebagai seorang jago persilatan yang punya nama besar dan selalu dihormati orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Ha ha ha. setelah sampai diperahu nanti tanyakan saja kepada mereka." Tampaknya ancaman itu sangat manjur.

sipengawal ikut melompat turun dari kereta. sementara itu terdengar pula Han si. Agaknya ada sejumlah orang berjalan menghampiri kereta itu. Dari kejauhan sana kemudian terdengar suatu pembicaraan suara tersebut sangat lirih dan lembut sehingga walaupun mereka berdua memiliki ketajaman pendengaran yang luar biasapun susah untuk menangkap dengan jelas. sehingga pemuda itu tak mampu mengumbar keinginannya. Entah berapa saat sudah lewat. sebenarnya dia ingin melawan. orang ini pasti kasar 323 . namun jalan darah penting nya tertotok. Tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki yang riuh. apalagi sebelum dipenjarakan dulu.kong mengumpat dengan penuh amarah: "Kau anggap aku tak punya kaki dan tak bisa jalan sendiri? siapa suruh kalian meng-gendongku?" Keberangasan monyet tua itu membuat Lim Han-kim diam-diam berpikir lagi di hati: "sudah dipenjarakan selama dua tahunpun sifatnya masih berangasan. Dalam keadaan begini dia cuma bisa mendengus dengan perasaan sangat mendongkol.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kereta kuda yang sedang berlari kencang itu tiba-tiba berhenti. Lim Han-kim merasa ada sebuah tangan yang mencengkeram tubuhnya dan mengangkat badannya secara paksa.com/ sedikitpun sudah tak mampu.

Lim Han-kim makin keheranan.. kenapa suaranya tiba-tiba lenyap?" Sementara masih berpikir. sekali lagi dia berpikir "Aneh sekali.kong ma kin lama semakin mengecil dan ma kin tak jelas lagi. Kejadian ini sangat mengejutkan hati-nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 324 . mungkinsaja sedikitsedikit sudah berkelahi dengan orang lain." Kedengaran suara makian Han si. tapi berdasarkan perasaan dia yakin tubuhnya telah dimasukkan ke dalam sebuah peti mati. hidup?" sepasang matanya memang tak bisa melihat benda. tiga penjuru berupa papan tebal sehingga membuat badannya sama sekali tak dapat bergerak. agaknya penutup peti mati telah dirapatkan orang. ia segera membatin: "Bukankah aku dimasukkan ke dalam peti mati? Mungkin-kah mereka akan menguburku hidup.. Tak lama kemudian peti itu digotong orang dan bergerak entah menuju ke mana.. sudah jelas dia masih mengumpat tiada hentinya. tiba-tiba tubuhnya terasa diangkat orang dan dimasukkan ke dalam sebuah peti kayu.com/ berangasan dan suka naik darah. Disusul kemudian ia mendengarpeti kayu itu dipaku orang dari luar dan napasnya mengendus bau yang aneh.

Entah berapa waktu sudah lewat. Belum habis ingatan melintas lewat.. sebenarnya Lim Han-kim bermaksud puasa. Adik Liong juga masih menungguku di kuil awan hijau. tapi dia tak ingin banyak bicara. tiba-tiba ia merasa penutup peti mati itu dibuka orang lalu terdengar seseorang berseru: "Terima kasih" sepotong kueh Mantau dilemparkan masuk.com/ "Habis sudah." pikir Lim Hankim. Ia tetap segan untuk bersuara. Meskipun mati hidup sudah diujung tanduk. "Tak disangka aku. 325 . Lim Han-kim. peti mati itu sudah ditutup kembali rapatrapat. tapi setelah teringat bahwa dalam situasi dan keadaan seperti ini dia butuh menjaga kondisi badannya sebelum berusaha mencabut jarum emas dari jalan darah pentingnya dan melakukan pertarungan terakhir." Makin dipikir makin sedih hatinya dan perasaannya makin kalut. habis sudah riwayatku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dengan cepat kueh mantau tersebut dilahapnya sampai habis.. ternyata mereka benar-benar berada di atas perahu dan rupanya perahu itu sedang berlayar. harus mati dikubur orang dalam perjalanan awalku di dunia persilatan padahal ibuku masih menanti kedatanganku kembali. suara ombak mulai terdengar membelah angkasa.

Pemikiran yang panjang membuat pikiran dan tubuhnya jadi amat lelah. tubuh Lim Han-kim ikut bergoncang cula mengikuti gerak gelombang air sungai. tanpa terasa dia pun terlelap tidur Dia tak tahu saat itu siang atau malam. dia juga tak tahu berapa waktu sudah lewat. ia terpaksa harus bersikap pasrah sementara waktu. Dari situasi saat ini. ia hanya merasa seakan-akan semua penghidupan di dunia ini telah pergi meninggalkan nya.com/ Lim Han-kim menghela napas panjang. ia tak banyak pikir lagi dan segera menelan habis kueh yang dijejalkan ke mulutnya itu. tiba-tiba saja anak muda itu merasakan lengan kanannya dapat bergerak bebas lagi. Lim Han-kim tahu bahwa dia tidak memiliki kemampuan untuk melawan bencana yang bakal datang. Menyusul getaran demi getaran yang datang bergelombang. Mendadak tubuh perahu mengalami goncangan yang sangat keras. Lambat laun Lim Han-kim mulai dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan semacam ini. Ternyata goncangan tubuh perahu akibat amukan gelombang air itu menyebabkan jarum emas yang 326 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Perjalanan ini betul-betul sUatu perjalanan yang sangat tenang tapi menyeramkan.

Lim Han-kim bagaikan menemukan setitik jalan kehidupan di tengah pengaruh kematian-secepat kilat Lim Han-kim bekerja mencabuti semua jarum emas yang menancap dijalan darah pentingnya. angin sungai yang kencang segera menerpa lewat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. suara bentrokan senjata tajam bergema makin nyaring. Pelan-pelan Lim Han-kim menurunkan penutup peti mati itu. suara bentrokan senjata pun kedengaran makin jelas.com/ menancap dijalan darah Ci-ti-hiat disiku kanannya tersangkut pada rantai hingga tercabut lepas. meskipun tangan masih diborgol namun dia tak mau menurut perintah orang. Ternyata di atas perahu benar-benar sedang berlangsung suatu pertempuran sengit. cepat-cepat dia mendorong penutup peti mati itu. Ketika penutup peti mati terbuka. selain itu dia pun mengerti bahwa mencoba mematahkan borgol sama artinya dengan membuang tenaga per-cuma. ia sedang pertimbangkan haruskah keluar dari peti mati itu ataU tidak? 327 . satu ingatan segera melintas dalam benak Lim Han-kim. Diam-diam dia ambil keputusan. Bila ada kesempatan dia ingin turun tangan beradu nasib. Tapi sayang ia tak berhasil melepaskan borgol dan rantai dl-tubuhnya. Menghadapi kejadian semacam ini.

Belum lagi badannya berdiri tegap. namun ia memakai senjata kaitan. badannya terdesak mundur berulang kali. Gerak tubuh orang itu sangat Cepat bagaikan sambaran kilat. Bayangan kaitan cahaya golok saling menyambar membentuk lapisan yang tebal.com/ Mendadak terdengar suara benturan yang sangat keras. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras bergema memecahkan keheningan. pertempuran itu berlangsung amat sengit. kembali seorang lelaki berbaju serba hitam menerjang masuk ke dalam arena pertempuran.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. golok di tangannya sudah diayunkan ke depan melepaskan sebuah babatan.. Disusul kemudian suara benturan nyaring kedua bergema." 328 .keras. Rasa ingin tahu menyelimuti benak Lim Han-kim. "Traaang. tampaknya ada seseorang melompat naik ke atas peti mati itu.. ia nampak keteter hebat dan cuma mampu menangkis melindungi diri.. Tampak seorang lelaki berbaju hitam dengan memainkan sebilah golok besar sedang bertarung melawan seseorang. Lawannya berada di samping peti mati hingga tidak terlihat wajah nya. permainan golok lelaki berbaju hitam itu kelihatan bukan tandingan permainan senjata kaitan lawannya. Ada sesuatu yang meng-gempur peti matinya keras. sekali lagi dia membuka penutup peti mati itu sambil mengintip keluar.

sebenarnya lelaki berbaju hitam yang pertama tadi sudah hampir menderita kekalahan Melihat datang nya bala bantuan. semangatnya segera berkobar kembali sepasang golok menyerang berbarengan waktu mereka balas mendesak musuhnya.com/ Di tengah benturan nyaring. bahkan dia pun tak sempat melihat secara jelas manusia macam apakah penyerang bersenjata kaitan itu..?" Tapi ingatan lain dengan cepat muncul di dalam benaknya.hong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Untuk beberapa saat Lim Han-kim tak dapat membedakan mana pihak Hian. Tampak permainan senjata kaitan itu menyusut mundur ke belakang. Di tengah benturan senjata yang amat nyaring. mendadak terdengar jeritan ngeri yang menyayat hati bergema membelah angkasa. Pelan-pelan Lim Han-kim menutup kembali penutup peti mati itu. 329 .lamat dia bisa merasakan bahwa sipenyerang bersenjata kaitan itulah yang sudah tergeletak tewas di atas lantai geladak. Lamat.kau dan pihak mana sipenyerang. senjata kaitan tersebut berhasil digetarkan hingga mencelat ke samping. sesudah berlangsungnya pertarungan sengit tadi. sambil menghela napas pikirnya: "Entah siapa yang terluka parah. waktu itu. jelas ia sudah terdesak oleh kerja sama sepasang golok itu hingga posisinya terdesak dan mesti mundur beberapa langkah.

330 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han-kim berusaha mencari sumber sebab itu. Dia tak mengerti kenapa setiap kali melihat arus sungai. dia tahu perahu tersebut saat ini sedang berlayar di tengah sungai.jalan perahu juga pulih dalam kestabilan semula. kenapa ia bisa menaruh rasa begitu ngeri terhadap .. Namun pikiran dan perasaan Lim Han-kim justru bergolak hebat seperti amukan ombak samudra. perasaan ngeri dan bergidik selalu muncul menghantui perasaannya.com/ suasana pulih kembali dalam keheningan yang luar biasa. padahal ia tak mampu mendayung perahu untuk pergi ke daratan. air. namun bukan berarti ia tak mampu memberikan perlawanan yang setimpal Tapi ingatan lain kembali melintas. Kini jarum emas yang menusuk jalan darah nya telah bebas. Dia merasa tidak seharusnya menyerah begitu saja menunggu kematian dan membiarkan musuh menentukan nasibnya. Menghadapi gulungan ombak dan derasnya arus sungai. kain kerudung penutup muka juga sudah dilepas. dia merasakan suatu perasaan ngeri di hati kecilnya. sekalipun tangannya masih diborgol dan badannya masih dirantai.

Dia akan pergunakan kecepatan yang paling tinggi untuk melepaskan sebuah serangan dahsyat. tiba-tiba perahu itu berhenti berlayar. Tapi ia bisa merasakan bahwa peti mati tersebut sudah meninggalkan perahu dan menempuh perjalanan dengan digotong orang. Tapi sayang sekali lagi ia dibuat kecewa.com/ Sementara pikirannya masih melayang kian kemari. Buru-buru anak muda itu berhenti melamun dan menghimpun tenaga dalamnya. dipenggotong peti tersebut ternyata pergi meninggalkan benda tersebut Bahkan tak ada orang 331 . Bersiap sedia bila sewaktu. Lebih kurang belasan li kemudian tiba-tiba peti mati itu diturunkan ke tanah.waktu ada orang yang membuka penutup peti pula. Biarpun sudah ditunggu cukup lama. setelah beristirahat sebentar. siapa tahu apa yang kemudian berlangsung sama sekali di luar dugaannya. dia beranggapan cepat atau lambat pada akhirnya pasti ada orang yang akan membuka penutup peti mati itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan sabar Lim Han-kim menanti. sesaat kemudian ia merasa peti mati itu seakan-akan digotong orang. tak seorang manusia pun yang membuka penutup peti mati itu. perjalanan kembali dilanjutkan perjalanan kali ini lebih singkat. belum berapa lama peti mati itu kembali diletakkan ke tanah. setelah peti mati diturunkan kali ini.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Bagaima-napun jiwanya besar dan gagah perkasa.. Akhirnya habis sudah kesabaran Lim Han-kim. tertutup awan gelap. ia pun berjalan balik dan membuka peti mati yang ada di tengah. sekali tarik segera terbuka lebar. tiga buah peti mati berjajar di tengah ruangan pelan-pelan Lim Han-kim mendorong penutup peti mati itu sambil melompat keluar." Berpikir sampai di situ.com/ yang membuka penutup peti mati itu untuk diperiksa isinya. ia saksikan bintang bertaburan di langit. aku tak boleh membiarkan dia tersiksa terus di tempat ini. Ternyata malam itu tak berbulan sama sekali. rupanya malam sudah tiba..kong.. saat ini mereka berada di sebuah rumah kosong yang terbuat dari batu bata. sejauh mata memandang hanya kegelapan yang menguasai jagad. agaknya sama sekali tanpa penjagaan Lim Han-kim segera maju beberapa langkah dan menarik pintu ruangan Ternyata pintu itu tidak terkunci. Ternyata isi peti 332 . pikirnya: "Walaupun sifat orang ini rada aneh dan kasar. jendela di ruangan dalam keadaan ter-buka. mendadak ia teringat kembali akan Han si. Luasnya tidak seberapa. Ke-tika melongok keluar. Baru saja anak muda itu hendak melangkah keluar. Cepat dia ayunkan tangan kanannya membuka penutup peti mati itu dan bangun terduduk.

tapi satu ingatan segera ber-lintas lewat. kalau kain penyumbat mulutnya kuambil dulu. Ben-tuk wajah dan perawakan tubuhnya dapat dikenali dalam sekali pandang saja. isipeti mati ini benar-benar adalah Han si.kong. sulit baginya untuk mengenali siapa gerangan perempuan itu. ia berbaring terlentang di situ tanpa bergerak. ia pasti akan mulai mencaci maki lagi untuk melampiaskan rasa dongkolnya. sesudah berpikir sebentar ia tutup kembali peti mati itu dan ganti membuka peti mati yang ada disebelah kiri. 333 .com/ mati itu adalah seorang gadis berkerudung kain hitam Be-berapa batang jarum emas menancap dijalan darah penting nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ternyata mulutnya sudah disumbat orang. pikirnya: " orang ini amat suka mengumpat. akan tetapi dalam kegelapan malam yang amat pekat ditambah lagi wajah gadis itu ditutup dengan kain hitam. tanpa terasa Lim Han-kim tertawa geli. pikirnya: "Maka nya aku tidak mendengar suara umpatannya lagi. maka mulutnya disumbat dengan kain putih. Biarpun Lim Han-kim memiliki ketajaman mata yang melebihi orang lain." sebetulnya dia bermaksud mengambil sumbatan itu. Mungkin untuk mencegah gadis itu berisik. Melihat mulut orang inipun disumbat dengan sapu tangan putih.

..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. BAB 11." Borgol di tangannya sama sekali tidak mengganggu gerak-gerik jari tangannya. pikirnya lagi: "sifat orang ini benar-benar tak sabaran. jangan mengumpat dulu. kalau sampai berisik. Menaklukkan si Monyet Tua " Cepat kau cabut jarum emas dari lengan kananku" seru Han si-kong tak sabar Lim Han-kim tersenyum.." 334 ." bisik Lim Hankim sambil mengambil kain penyumbat mulutnya. ternyata ia malah minta aku mencabutkan jarum emas nya dulu. Ehmmm Lebih baik kulepaskan kain penutup mata nya lebih dulu sebelum bertindak lebih jauh. tapi berhubung mulutnya tak mampu bersuara dan tubuhnya tak mampu bergerak.com/ Waaah. hanya sepasang biji mata nya yang tetap bebas berkeliaran. Bukannya bertanya dulu bagaimana caraku meloloskan diri dan berada di mana sekarang. Dengan sepasang mata nya yang besar Han si. perbuatanku tentu akan ketahuan musuh. "Locianpwee. Dengan cepat kain hitam penutup mata monyet tua itu sudah dilepaskan.kong mengawasi wajah Lim Han-kim tiada hentinya.

Tiba-tiba ia maju dengan langkah lebar. hal mana tidak terlalu dipikirkan lagi. sambil berpaling ke arah peti mati yang ada di tengah.com/ sambil berpikir dia turuti perminta an orang dan mencabut keluar jarum emas dari sepasang lengan dan kakinya. "Tempat manakah ini?" tanya nya. 335 .kong segera melompat keluar dari peti mati dan menghembuskan napas panjang." "seorang nona" Han Si-kong berpaling memandang Lim Han-kim beberapa saat. selama inipula dia tak pernah memandang wajah nona itu sekejappun. Lim Han-kim hanya menggeleng sebagai tanda jawaban. Begitu jarum-jarum emas itu membebaskan jalan darahnya yang tersUmbat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han si. membuka peti mati itu dan melepaskan kain hitam penutup mata nya. semua gerakan itu dilakukan secara beruntun dalam waktu singkat. Tampaknya Han si-kong sudah tahu kalau pemuda ini tak begitu suka bicara. memb uang kain penyumbat mulutnya dan mencabut lepas jarum emas dari sepasang lengan dan kakinya. kembali ia bertanya: "Siapa yang berada dipeti mati itu?" .

Dengan cepat Han si-kong menggeleng.com/ Diam-diam Lim Han-kim merasa sangat kagum. ternyata dia tak lain adalah gadis yang mencuri pil mustika miliknya tempo hari." Terdengar ujung baju berh embus memotong udara. Pada saat itu Han si-kong telah selesai memperhatikan situasi di sekeliling tempat itu. sekarang Lim Han-kim dapat menyaksikan wajah nya dengan lebih jelas." sambung nona berbaju hijau itu. "Menurut penilaian dan pandangan berdasarkan pengalamanku selama puluhan tahUn berkelana dalam dunia persilatan. gadis itupUn sudah melompat keluar dari peti mati. pujinya didalam hati: " Kebesaran jiwa orang ini benarbenar mengagumkan aku kalah jauh dibandingkan dia. kita tak boleh bertindak gegabah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. katanya kemudian pelahan: "Mereka bisa mengirim kita bertiga sampai di sini dengan susah payah. aku percaya penjagaan di tempat inipasti lebih ketat dan kuat." "Tapi mungkin juga mereka anggap kita tak mampu bergerak lantaran jalan darah kita tertancap jarum emas sehingga mereka mengendorkan penjagaan dengan membiarkan pintu dan jendela tetap terbuka." 336 . penjagaan yang tampaknya makin kendor justru merupakan penjagaan makin ketat dan berbahaya.

ditambah lenganku diikat dengan otot kerbau.kuat. aku juga tak tahu borgol ini terbuat dari bahan apa sehingga begitu kuat dan susah dipatahkan. Padahal dulu aku pernah diborgol juga dengan besi nomor wahid. borgol pada pergelangan tangan gadis berbaju hijau itu segera patah jadi berapa bagian dan berserakan di tanah. itulah sebabnya sangat alot dan kuat." "Borgol yang kita kenakan terbuat dari besi baja yang dicampuri emas. Dalam keadaan seperti ini mana mungkin kita bisa bertarung melawan orang lain dan meloloskan diri dari ruangan ini?" "Yaaa..com/ Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang. "Kepandaian silat yang sungguh tangguh" cuji Han sikong sambil tersenyum . sedang nona berbaju hijau itu mengawasi wajah Lim Han-kim sambil tertawa manis: "Terima kasih banyak atas pertolonganmu" 337 . tubuh kita juga masih dirantai. katanya: "Sekarang tangan kita malih diborgol." sela Lim Han-kim menerangkan. Dalam sekali sentakan. dengan menghimpun tenaga dalamnya ia betot borgol di tangan gadis itu kuat. Tiba-tiba ia berjalan menghampiri gadis berbaju hijau itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi dalam sekali gertakan saja benda-benda tersebut berhasil kupatahkan sama sekali..

"Kau anggap semua gerak gerik kita di sini tak diketahui orang?" "Dengan gelak tertawa sekeras itu tentu saja orang lain akan mendengar dan mengetahui semua. ia hanya melihat jendela dan 338 . melihat Lim Han-kim melangkah ke-luar. ia segera membentak keras: "Berhenti" Lim Han-kim termangu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mencoba mengalihkan sorot matanya menyandang ke sekeliling. tapi ia menghentikan juga langkahnya. ia membalikkan badan dan berjalan menuju keluar ruangan. Bagaimanapun juga Han si-kong adalah seorang jago kawakan yang berpengalaman luas." Lim Han-kim. Aku yakin semenjak kita keluar dari peti mati gerak gerik kita sudah berada di bawr pengawasan orang lain.com/ Lim Han-kim tidak berkata apa pun. Han si-kong segera mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak dengan suara nyaring." " Kalau pengalamanku menempuh dunia persilatan selama puluhan tahUn bUkan perjalanan sia-sia. Melihat perbuatan itu dengan kening berkerut nona berbaju hijau itu menegur: "Bagaimana sih kamu ini? Kenapa tertawa sekeras ini?" "Kenapa?" sahut Han si-kong sambil berhenti tertawa.

kong sudah melihat sikap tak percaya yang diperlihatkan Lim Han-kim serta gadis berbaju hijau itu.. sementara tubuhnya mundur tiga langkah dengan cepat. Dengan menggunakan borgol ditangannya dia sambut ancaman tersebut. Bersamaan dengan terbukanya pintu itulah.com/ pintu terbUka lebar.. jadi kalian tak percaya? Kenapa tidak mencoba buka pintu dan melongok keluar?" Dengan langkah cepat Lim Han-kim maju ke muka dan membuka pintu kayu di ruang depan." Betul juga." Tampaknya Han si. tentu mereka tak bakal mengetahui perbuatan kita..... mendadak ia mendengar Han sikong memperingatkan: "Hati-hati. semestinya jejak mereka sudah ketahUan Dengan perasaan tak percaya iapUn berpikir "Kalau bukan gara-gara gelak tertawa mu. sepasang kakinya segera menjejak tanah. Begitu pintu terbuka tampaklah dua bilah cahaya putih yang dingin menggidikkan hati menyapu datang dengan kecepatan luar biasa. "Traaaaang. Lim Han-kim telah mempersiapkan diri dengan baik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sedemikian cepatnya sampai menimbulkan selapis desingan tajam. Misalny di luar ada orang." 339 . kembali dia berkata sambil tertawa tergelak: "Ha ha ha.

pikirnya: 340 . Lim Han-kim sangat terkejut. Pintu besi itu tertutup rapat sehingga tidak nampak barang apa yang berada dalam kurungan itu Namun jika dilihat bahwa kurungan itu begitu tinggi besar dan kuat." Lim Han-kim segera menyaksikan di depan pintu ruangan ternyata sudah tersedia dua buah kurungan besi yang amat besar. sepasang matanya yang besar memancarkan sinar yang tajam. sudah jelas benda tersebut bukan barang sembarangan Sebuah kepala yang besar dengan rambut yang kusut dan kotor nongol keluar dari antara dua kurungan besi itu. Lim Hankim segera merasakan tenaga serangan itu bukan saja cepat dan ganas. juga kuat sekali. bukan mustahil aku sudah terluka oleh serangan itu" Dari luar kamar terdengar suara pujian seseorang: "Bocah muda.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ternyata borgol tersebut sudah saling membentur dengan cahaya putih yang menyambar datang. "Andaikata Han si-kong tidak memperingatkan aku sejak awal sehingga aku keluar dari pintu tanpa persiapan. hebat betul kepandaianmu Tak disangka kau mampu membendung serangan pedangku dengan borgol itu.com/ Terdengar denting an nyaring berkumandang di udara.betul terkesiap. Hatinya betul.

Maka sambil menjura ujarnya: "Tenaga serangan pedang anda sangat kuat dan luar biasa." Untuk berapa saat Lim Han-kim. tapi jika dilihat di tangan orang itu. sebenarnya banyak persoalan yang ingin ditanyakan Lim Han-kim kepadanya. memegang sebilah pedang. akupun merasa kagum sekali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. yang tampak sekarang tinggal pedangnya yang bersinar tajam. Ketika ia berpaling. dijumpainya Han Si-kong sedang berdiri termangu-mangu sambil mengawasi kurungan besi itu tanpa berkedip jelas peristiwa ini membuat jago kawakan dari dunia persilatan inipun turut tertegun dan merasa kejadian tadi benar-benar di luar dugaannya." Pelan-pelan orang itu menarik kembali kepalanya yang besar dan lenyap di balik kurungan besi itu. maka niat itupun segera diurungkan 341 .com/ "orang berambut kusut ini memiliki sepasang mata yang begitu besar. namun menyaksikan Han Sikong seperti sedang memikirkan sesuatu. bisa dibayangkan berapa tinggi perawakan badannya. tak bisa membedakan suara pujian tadi berasal dari manusia bermata besar ini atau bukan. bisa diduga orang inilah yang barusan menyerangnya.

"Benarkah dia? sungguhkah orang itu? Tapi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. locian-pwee Kau sedang memikirkan sesuatu atau dibuat pecah nyalimu" Pelan-pelan Han si-kong tersadar kembali dari lamunannya.com/ Nona berbaju hijau itu habis juga kesabarannya melihat semua pihak membungkam diri.." "oooh. tiba-tiba tegurnya: "Hei." "Locianpwee" dengan alis berkenyit nona berbaju hijau itu berseru lagi. pasti dia Tak mungkin di kolong langit ada orang kedua yang berwajah mirip dengannya. dia.. serunya: "Yaa." 342 .. Asal ia bersedia menggeser kerangkeng besinya sedikit saja. "Apa sih yang kau gumamkan seorang diri? Nampak-nya kau sudah dibuat sinting lantaran ketakutan" Tiba-tiba paras muka Han si-kong berubah jadi serius. iha. kita dapat segera menerjang keluar dari sini. katanya: "Aku sedang memikirkan manusia berkepala besar bermata besar itu." Han si-kong tidak menanggapi dia bergumam seorang diri. tapi rasanya hal ini tidak mungkin. memandang gadis berbaju hijau itu sekejap. kalau kau kenal dengannya memang lebih bagus.

343 ." sebelum Lim Han-kim memb erikan tanggapannya." jawab orang itu dari balik kerangkeng besi. Mendadak dari balik terali besi itu muncul sebuah papan nama.. tiba-tiba terdengar Han si-kong membentak keras: "Hei." Dengan seksama gadis berbaju hijau itu membaca tulisan di atas papan kayu itu lalu diulanginya beberapa kali.com/ Lim Han-kim merasakan hatinya ikut berdebar keras. kita sama-sama orang pengembara. Di atas papan itu tertulis berapa kata yang berbunyi: "sudah bertemu buat apa saling mengenal." "orang gila dari Lam-gak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..?" seru Lim Han-kim dan gadis berbaju hijau itu bersamaan waktunya. tanpa sadar dia menyela: "Han Locianpwee. aku jadi teringat sesuatu. siapa sih yang kau maksudkan?" "orang gila dari Lam-gak. kau masih kenal dengan aku Han si-kong si monyet tua?" "siapa bilang aku sudah tak kenal dengan kau monyet tua. mendadak ia berpaling dan serunya pelan: "Lim siang-kong" "Ada apa?" "setelah membaca dua baris tulisan di atas papan kayu itu.. orang gila dari Lam-gak.

membuat nadanya makin menggidikkan hati.. ada satu hal ingin kutanyakan kepadamu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dia segera menutup pintu ruangan rapat-rapat.. aku tak akan melancarkan serangan" Mendengar jawaban tersebut kontan saja Han si-kong tertawa dingin. siapa sih pemilik bangunan ini? jagoan macam apakah dia sehingga kau si orang gila dari Lam-gak yang bernama besar rela jadi kuku garudanya dan menjagakan pintu rumahnya" "sejak tadi aku toh sudah memberitahu kepadamu lewat papan kayu tersebut. Walau sudah bertemu buat apa saling mengenal. "He he he." Dua kalimat kata itu sesungguhnya merupakan perkataan yang memedihkan hati. kita toh sama-sama orang pengembara.com/ "Kalau toh kau sudah mengenali aku sebagai sahabat lamamu. Han si-kong mendengus dingin. apalagi sekarang diutarakan oleh si orang gila tersebut dengan suaranya yang melolong macam binatang. 344 . duduk bersila di tanah dan tidak berkata lagi. apa yang hendak kau perbuat terhadapku hari ini?" "Asal kalian tidak meninggaikan rumah itu.

Bencana kita tanggulangi bersama. gerak geriknya juga lebih halus menawan. sambil berjongkok di hadapan kakek itu. ternyata kepandaian silatku belum punah. sambil mendongakkan kepalanya terbahak-bahak monyet tua itu berseru: "Ha ha ha." Rantai besi itu segera retak separuh. Tanpa terasa Lim Han-kim memuji: "Locianpwee. hebat benar tenaga pukulan pasir besimu" 345 . kenapa sih kau ini?" sikapnya tiba-tiba saja berubah jadi lembut.. Apabila kau menjumpai persoalan yang menyedihkan hati." sikapnya penuh diliputi emosi. agaknya dia sudah kehilangan kontrol..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu tegurnya dengan lembut: "Lo-cianpwee... secara beruntun Han si-kong melepaskan tiga buah pukulan berantai Rantai besi itu rontak retak dan berhamburan ke atas tanah. utarakan saja keluar. dia berkata lebih lanjut: "Locianpwee. rejeki kita nikmati berbareng. keadaan kita sekarang boleh dibilang berada di biduk yang sama.com/ Gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang. bisiknya: "Jangan bergerak" Kemudian dia ayunkan tangannya melepaskan satu pukulan "Blaaaam. pelan-pelan dihampirinya Han si-kong. mungkin kita dapat ikut bantu memecahkan" Mendadak Han si-kong angkat kepalanya sambil mencengkeram rantai di tubuh nona berbaju hijau itu.

. jangan beri kesempatan kepadanya untuk membuka. usahakan untuk kabur dari sini secepatnya. untung borgol dan rantainya sudah kita singkirkan" Gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang. " Kalau kita harus menunggu sampai penyakit gila si orang gila dari Lam-gak kumat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. soal mati hidup bukan masalah serius yang perlu dipikirkan.. apa salahnya kalau kita lindungi nona ini dan berusaha meloloskan diri dari kematian... bagi kita lelaki sejati. hati. sambil menggelengkan kepalanya berulang kali tukasnya: "Kalian berdua sudah salah paham.hati menjaga kerangkeng besi itu. pingin kabur pun belum tentu mampu. pergunakan baik-baik." Meskipun Lim Han-kim tidak begitu paham dengan tujuan monyet tua itu. namun dia menyahut juga: "Perkataan locianpwee memang tepat sekali." 346 . kita harus berusaha membantu gadis ini lolos dari bahaya.com/ Han si-kong merasa semangatnya berkobar kembali. serunya: "Bocah cilik.. waktu bagi kita saat ini lebih berharga dari emas." "Kau harus tahu." bentak Han si-kong cemas. Mari. kau si bocah. Bila ada kesempatan. biar aku membukakan jalan dengan membendung serangannya. Daripada kita duduk menunggu mati. Tapi kita tak bisa menyaksikan nona ini turut mengorbankan jiwanya di sini. sambil bangkit berdiri dan tertawa tergelak.

." "Tampaknya kau takut sekali dengan orang gila dari Lam-gak?" "Meskipun orang gila dari Lam-gak tidak waras otaknya." "Bagaimana jika ilmu silat locianpwee dibandingkan dengan kepandaian silatnya?" "Mungkin kalau dipaksakan hanya mampu menahan sepuluh gebrakan." seru nona berbaju hijau itu.. Kalau ada urusan. umpatnya: "Hmmm Kau benar-benar bocah perempuan yang tak tahu diri. "Tunggu dulu. tunggu dulu. asal kau berhasil kabur lebih dulu. namun ilmu silatnya benar-benar lihai sekali. aku tak akan pergi dari sini. itu sudah betul. cepat katakan." Dengan gemas Han si-kong menghentakkan kakinya ke atas tanah." Nona berbaju hijau itu mengalihkan sinar matanya ke atas wajah Lim Han-kim kemudian katanya lagi: 347 ." "Tidak bisa. tanpa menanti jawaban lagi dia berjalan membuka pintu ruangan.com/ Selesai berkata. Kalau kau tidak menjelaskan lebih dulu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Bagaimana kalau kita bicarakan dulu persoalan ini sampai jelas?" "Tak usah dibicarakan lagi.

" "Ehmmm. belum tentu aku mampu menghindari kejaran mereka. Dari kita bertiga.. biar matipun pantas. namun mempunyai pandangan dan jalan pikiran yang begitu luas. 348 . tapi aku hanya seorang wanita. belum tentu aku akan berhasil melepaskan diri dari cengkeraman orang. Aku rasa biar mati pun tak usah disayangkan" "Aku sendiri juga sudah tua. akupun telah membicarakan situasi kita saat ini dengan Lim siangkong. agaknya ilmu silatnya tidak berada di bawah kepandaianku" "Nah.. tadi." Gadis berbaju hijau itu menghela napas: "Aaaai. tak kusangka kau hanya seorang gadis muda. sekalipun kamu berdua ada maksud membantuku melarikan diri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sambung Han si-kong sambil mengelus jenggotnya yang putih. itulah dia. ilmu silatku terhitung paling lemah.com/ "Bagaimana kalau ilmu silat Lim siangkong dibandingkan dengan kepandaian locianpwee?" "Jika dilihat dari kemampuannya mematahkan borgol tadi. dan lagi ilmu silatku paling lemah. sekalipun kita berhasil menembusi pertahanan si gila dari Lam-gak. Di antara kita bertiga harus ada seorang yang kabur dari sini.

salah satu diantaranya harus berusaha melarikan diri dari sini. sudah pasti beliau bersedia memutuskan borgol di tanganmu itu. sesaat kemudian ujarnya: "Majikan tuaku menyimpan sebilah pedang mustika yang luar biasa tajamnya. " "Padahal di antara kita bertiga. Akan 349 . mana mungkin bisa lolos dari tempat ini?" Gadis berbaju hijau itu termenung berpikir sejenak. nona berbaju hijau itu dapat bergerak bebas. kemudian bisiknya: "Lim siangkong. badanku juga masih dirantai.. Kebetulan kaulah orang yang paling pantas kabur dari sini." sambung gadis berbaju hijau itu. harap kau berjongkok sebentar. Karena borgol dan rantainya sudah putus. Lebih baik kau jangan menampik lagi. Cepat serah kan tanda pengenal itu kepadanya.." " Kalau memang begitu... .. kita segera antar dia keluar dari sini." "Tapi tanganku masih diborgoi. tak usah ditunda-tunda lagi. Buru-buru Lim Han-kim menyela: "Aku Lim Han-kim juga bukan seseorang yang sayang mengorbankan jiwa ku. Asal kuberi tanda pengenal kepada Lim siangkong dan kau pergi menjumpai majikan tuaku itu. Dari sakunya dia keluarkan selembar saputangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sela Han si-kong.com/ "Itu berarti tinggal Lim siangkong seorang. Lim siangkong.

Betul tidak semua pentolan persilatan yang kukenal. Diam-diam Han si-kong berpikir: "Jelek-jelek begini aku sudah puluhan tahun lamanya berkelana dalam dunia persilatan." Mendadak pintu ruangan dibuka orang. kemudian tampak seorang pemuda berjubah panjang melangkah masuk ke dalam. namun nada pembicaraannya cukup sopan dan ramah. Dengan sorot matanya yang tajam dia awasi Han sikong sekalian sekejap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mutiara tersebut memantulkan selapis cahaya yang amat menyilaukan mata membuat suasana gelap dalam ruangan itu segera terusir lenyap. Pada ujung lentera itu tertera sebutir mutiara. namun paling tidak pernah kudengar 350 . Han si-kong segera menghadang jalan perginya sambil membentak: "siapa kau?" Di belakang pemuda tadi mengikuti seorang bocah kecil berwajah bersih yang membawa sebuah lentera terbuat dari kain putih. Ketika tersorot oleh cahaya lentera. siapa nama kalian?" Meskipun sikapnya dingin dan serius. Pemuda itu bersikap dingin dan serius. kemud ian berkata: "Aku dari marga Hongpo.com/ kuberitahukan bagaimana caranya menjumpai majikan tuaku.

itu hanya julukan yang diberikan rekan-rekan persilatan kepadaku. sedang saudara itu dari marga Lim. rupanya si Raja Monyet Ceking." sementara dia berpikir. akhirnya dia menjawab: "Aku bernama Han-gwat" 351 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ namanya. Tapi karena tak berhasil menemukan asal usulnya." Pemuda itu segera berpaling kearah Lim Han-kim. seraya menjura katanya pula: "Boleh aku tahu nama lengkap saudara Lim?" "Lim Han-kim" "Lim Han-kim?" secara beruntun pemuda itu menggumamkan nama tersebut berulang kali. katanya: "Boleh aku tahu nama nona?" Gadis itu berpikir sebentar. agaknya dia berusaha mengingat-ingat siapa gerangan Lim Hankim itu. Heran." pemuda itu manggut-manggut serius. "Aah. mulutnya menjawab dengan lantang: "Aku Han si-kong." "oooh. maka sinar matanya segera dialihkan ke wajah nona berbaju hijau. tak usah memuji. kenapa belum pernah kudengar jago tangguh dari marga Hongpo.

" 352 . Pemuda itu tersenyum. "Kami sedang menyelidiki suatu kejadian. kau berasal dari marga apa?" "Kau cukup memangil aku Han-gwat saja." "Hmmm.com/ Pemuda itu segera mengernyitkan alis matanya. itu sih belum tentu." tukas Han si-kong. tak perlu tahu apa nama margaku.. "Nona Han-gwat. bukan saja kami segera akan membebaskan kalian bertiga. Kepandaian semacam ini sungguh mengagumkan hati. "Aku tak pernah memaksakan kehendakku" Kemudian setelah berhenti sejenak. Asal persoalan tersebut tak ada sangkut pautnya dengan kalian. la meneruskan kembali: "Lebih baik kalian jangan punya ingatan untuk melarikan diri. sebaliknya jika kalian nekad hendak melarikan diri." la angkat kepalanya dan tertawa lalu terusnya: "Kenyataannya kalian sanggup melepaskan diri dari pengaruh totokan jarum emas dan lolos dari peti mati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bahkan kami hadiahkan juga benda mustika sebagai tanda mata. aku kuatir persoalan akan bertambah ruwet." Pemuda itu tertawa hambar. sebelum duduknya persoalan menjadi jelas kami tak akan biarkan siapapun pergi dari sini.

katanya sambil menghela napas: "Aaaai.." tukas pemuda berwajah serius itu cepat "la bisa terdampar sampai di sini karena 353 .com/ Kemudian setelah mengalihkan sinar matanya ke wajah gadis berbaju hijau itu. kami bertiga tak sanggup meloloskan diri?" selintas rasa kasihan menghiasi wajah pemuda itu. dia lupa budi. aku rasa kau siap pergi dari sini bukan?" "Hmmmm" Han si-kong mendengus.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Wak-tu itu dia sedang menderita penyakit gawat dan jiwanya terancam bahaya. Tak disangka dia. si gila dari Lam-gak tak kenal budi dan teman. Dengan susah payah aku merawatnya sehingga dia berhasil lolos dari ancaman bahaya maut. "Bagaimana? Kau kenal?" tanyanya. Han sikong mendengus. meskipun ilmu silatnya sangat lihay. terusnya: "Nona ini telah berhasil melepaskan borgolnya. manusia macam ini memang pantas mendapat pembalasan yang setimpaL" sekali lagi pemuda itu tersenyum... "Kau anggap dengan menyuruh si gila dari Lam-gak menjaga pintu ini. "Hmmmm Bukan hanya kenal.. tapi pengalamannya sungguh mengenaskan" "Huuuh. aku pernah menemaninya selama tiga bulan ditengah hutan belantara di Lam-gak." "Kau jangan salahkan dia.

ia memang rada gusar karena rekannya tak kenal budi.pikiran dan perasaannya segera tenang kembali. begitu ia emosi otomatis pikirannya tersumbat sama sekali dan kontan saja mencaci maki tiada hentinya. 354 . Pada awal perjumpaannya dengan si gila dari Lam-gak tadi. namun bagaimanapun juga pengalamannya dalam dunia persilatan sudah cukup matang. tak nanti ia sanggup membantumu" Walaupun Han si-kong orangnya polos dan lurus. Tapi setelah mendengar perkataan pemuda itu. mustahil dia menganggap asing diriku. dan lagi dia pun bukan orang bodoh. si gila dari Lam-gak memang berwatak aneh. sekalipun antara kau dengan dia punya hubungan yang akrab. oleh karenanya Lak-seng-tong kami tak pernah berhubungan dengan umat persilatan. suka menyendiri dan rada sinting.com/ mempunyai kesulitan yang sukar diutarakan keluar. pikirnya: "Tentu bukan tanpa sebab dia sampai bersembunyi di belakang dua kerangkeng besi itu. jika bukan dipaksa oleh keadaan. tapi selama hidupnya jarang mempunyai sahabat karib. dingin. pemuda berwajah serius itu sudah menyambung lebih jauh: "Selamanya ayahku tak pernah mengganggu orang lain apabila dia tidak diusik lebih dulu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan wataknya yang berangasan. Hanya terhadap aku seorang sikapnya selalu menaruh hormat." dalam kesempatan itu.

selama ini tak pernah mencampuri urusan dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 355 . "Ayahku gemar bersyair dan melukis." "siapakah ayahmu? Mungkinkah aku kenal?" tanya Han si-kong. jadi meskipun kusebutkan belum tentu kau kenal. jadi maaf kalau aku tak bisa menyebutkan. belum pernah kami mencampurinya.. Asal kalian tak ada hubungannya dengan kejadian ini. Hmmm Tidak perduli manusia macam apakah dia dan tokoh lihai macam apapun.. asal tidak mengusik orangorang Lak-seng-tong. Tapi jika ada orang berani mengusik Lak-seng-tong kami barang sejengkalpun.. orang-orang Lak-seng-tong pun tak pernah melukai orang yang tidak bersalah. apa lagi melukai orang-orang kami. begitu penyelidikan selesai kami segera akan mengantar kalian pergi dari tempat ini. aku pantang menyebut nama ayahku begitu saja." Diam-diam Han si-kong berpikir: "Lak seng-tong? Rasanya dalam dunia persilatan memang belum pernah beredar nama Ko-lam enam bintang ini. Apa lagi sebagai putranya. Namun begitu kami.com/ bagaimanapun kalutnya kolong langit dan sengitnya perselisihan dunia persilatan.jangan harap bisa lolos dari pengejaran kami serta mendapat pembalasan yang setimpal.

tapi nama Lak-seng-tong memang belum pernah didengarnya. lalu katanya dingin: "Sebetulnya kalian sudah ditawan orang lain di mana kami berhasil menyelamatkan kamu semua dan membawanya kemari. banyak jago persilatan yang dikenalnya. sebagai orang persilatan yang berkelana di kolong langit. ia semakin malas mengajukan pertanyaan. Kami merasa berterima kasih 356 . tiba-tiba ia bertanya: "Sebenarnya peristiwa apakah itu sehingga kami pun ikut terlibat? Bersediakah kau memberi penjelasan? " Dengan pandangan mata yang dingin anak muda itu menyapu wajah gadis itu sekejap. jadi seandainya kami berharap kamu semua tinggal dua tiga hari lagi di sini. Untuk sesaat dia cuma berdiam diri saja. suasana dalam ruangan itupun pulih kembali dalam keheningan segulung angin malam berhembus lewat mengibarkan ujung baju beberapa orang itu Lim Han-kim tak pernah suka bicara meskipun banyak pertanyaan yang menyelimuti perasaannya. rasanya pantas bukan?" "Jembatan kembali kejembatan. Menyaksikan sikap dingin pemuda tersebut. kami selalu membedakan dengan jelas mana budi mana dendam. jalan raya kembali kejalan raya.com/ sudah cukup lama dia berkelana dalam dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampaknya gadis berbaju hijau itu tak sanggup menahan diri.

" "Hmmm. sungguh membuat hati orang tak rela.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. silahkan saja berbuat sekehendak hatimu.com/ sekali karena kalian telah menolong kami. alis matanya berkerut. Tolong siaucungcu bisa sampaikan kepada ayahmu. bila aku orang she..." kata Han si-kong sambil menjura. tapi kalau memaksa kami untuk tetap tinggal di sini. "orang jantan tidak berbuat curang. kami siap menerima pembalasan tersebut setiap saat. ujarnya dingin: " Kalian tak usah membantah lagi." selesai berkata ia segera membalikkan badan dan beranjak pergi dari situ. ternyata sambil berpaling: "Ada apa?" "Aku berterima kasih dulu atas pertolongan kalian. jika merasa tak puas." 357 . "Tidak usah" pemuda itu tertawa dingin. Waktu itu pemuda tersebut sudah melangkah keluar dari ruangan.Han bertiga dapat menerjang keluar dari Lak-sengtong ini. suatu ketika tentu akan datang lagi kemari. Hmmm. mendengar bentakan mana ia berhenti lagi.. jika kalian yakin bisa meninggaikan tempat ini. "Berhenti" bentak Han si-kong dengan suara amarah yang berkobar." Tampaknya pemuda itu sudah tak sabar lagi.

Tak sedikit kejadian gawat semacam ini pernah kujumpai Aku pasti akan puas dan takluk apabila sau-cungcu betulbetul mampu menghalangi kepergianku" sambil berkata. sekalipun ada jebakan belum tentu bisa dipergunakan sewajarnya. namun selama dua tahun tersebut ia selalu berusaha meloloskan diri sehingga ilmu silatnya tak pernah lupa dilatih.com/ Han si. aku tetap akan pergi dari sini. Tapi apabila kami keluar bersamasama sau-cungcu.kong tertawa terbahak-bahak.." Jelas sekali dengan perkataan tersebut dia sedang memperingatkan kepada sekalian bahwa saat sekarang adalah saat terbaik untuk meloloskan diri Berubah paras muka pemuda itu. tantangnya: " Kalau mau coba. Aku tahu Lak-seng-tong telah dijaga secara ketat dengan jebakan yang berlapis. dia menggerakkan tubuhnya menerjang ke luar dari ruangan tersebut meskipun dia sudah dipenjarakan hampir dua tahun lebih dipesanggrahan Tho-hoa-kit. sudah banyak tahun aku orang sheHan malang melintang dalam dunia persilatan. aku takut kau tak bisa memenuhi harapan tersebut" "sau-cungcu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Ha ha ha ha..kong tertawa tergelak "Ha ha ha ha.. silahkan" Han si.lapis.justru gara-gara peristiwa 358 . kau jangan memojokkan orang... sekali aku bilang akan pergi." "Hmmmmm.

Dia tahu tenaga dalam yang dimiliki orang tua itu sangat tangguh.kong. namun karena saat yang dipergunakan untuk melancarkan serangan tersebut dan sasaran yang diarah pada ancaman mana tepat sekali.com/ itu bukan saja ia dapat memusatkan pikirannya untuk melatih diri secara rajin. pemuda itu tertawa dingin. Han si. maka ia cepat menghindar kesamping dan berdiri sebagai penonton. Melihat datangnya terjangan dari Han si. tenaga dalamnya juga memperoleh kemajuan yang amat pesat. akhirnya dia dipaksa untuk mundur ke belakang.kong jadi tertegun dibuatnya. Jangan dilihat serangan itu merupakan serangan biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 359 . sebaliknya sepasang tangan Han si.kong masih diborgol sehingga tak mungkin melakukan tangkisan. diam-diam ia berpikir "serangan itu tidak tampak aneh atau luar biasa. Dia segera melepaskan juga sebuah pukulan tandingan. sewaktu berada dipenjara bawah tanah tempo hari. Aneh. Tak heran kalau terjangannya kali ini dilaksanakan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. Lim Han-kim pernah merasakan kehebatan tenaga pukulannya. kenapa ia berhasil memaksa aku mundur dari posisiku? Tampaknya aku tak boleh pandang enteng kemampuan bocah ini.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ sekali lagi dia melangkah maju ke depan. Tang an kirinya dengan jurus "Burung Merak Mementang sayap" menggulung ke samping. Belum lagi ujung telapak tangannya tiba pada sasaran. Dengan tenaga dalamnya yang amat sempurna. pemuda itu segera mengulapkan tangannya memberi tanda. Begitu lolos dari ancaman serangan Han si-kong. Dengan sangat tenang pemuda itu melepaskan satu pukulan juga. namun kali ini dia tak berani bertindak gegabah. tenaga dalamnya dipersiapkan dulu sambil maju pelahan-lahan. deruan angin pukulan yang kuat telah menerpa tiba.kong belum melihat ketangguhan dan kesaktian jurus serangannya. Kali ini dia tidak menerjang secara gegabah. tolakan bersama ini betul-betul luar biasa. Kelima jari tangannya dipentang lebar-lebar mencengkeram urat nadi pada pergelangan tangan musuhnya. bocah pembawa lentera itu segera mundur ke luar dari ruangan dan mengangkat lenteranya tinggi-tinggi. jurus serangan yang dipergunakan ini 360 . Pada jarak dua tiga kaki dari pemuda itu ia hentikan diri. sekalipun Han si. sementara badannya mengegos ke samping menyusul gerak serangan tadi. lalu sepasang tangannya merangkap di depan dada dan didorong keluar bersama melepaskan sebuah pukulan dahsyat. tangan kanannya segera dibalik balas menyerobot ke muka.

com/ tampaknya sederhana tanpa sesuatu yang aneh atau luar biasa. berat badan kakek itu otomatis turut tergeser kesamping. namun di balik kesederhanaan itu justru terselip kemantapan dan ketenangan yang luar biasa. lalu serunya: "Aku ingin menjajal berapa jurus seranganmu" 361 . ia juga tahu pemuda itu bukan meraih kemenangan secara kebetulan dan kegagalannya membendung ancaman lawan juga bukan lantaran sepasang tangannya masih diborgoL Tiba-tiba Lim Han-kim menerjang maju ke muka. setelah berulang kali didesak mundur lawannya. Pada saat itulah ancaman dari pemuda itu menyongsong tubuhnya. Han si.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kong jadi amat terkesiap. buru-buru dia melompat mundur sejauh dua langkah untuk meloloskan diri Untuk berapa saat ia jadi tertegun dan mengawasi anak muda itu dengan wajah melongo. Dengan pengalamannya yang luas.kong seakan-akan menyongsong datangnya ancaman tadi dengan badan sendiri. Arah sasaran serangannya juga merupakan tempat strategis yang susah dibendung. dia merangkap tangannya yang diborgol di depan dada. Begitu tenaga pukulan Han si-kong tergiring ke samping oleh tangkisannya. sadarlah Han si. Hal ini membuat Han si.kong bahwa ia telah berjumpa dengan musuh tangguh.

Ditunggunya sampai tenaga serangan Lim Han-kim hampir mencapai badannya. tapi pentangan kelima jari tangannya itu justru berbeda sekali. tiba-tiba saja tangan kanannya menggunakan jurus "Menggapai Awan Di bawah Tangan" untuk balas mengancam lawan.com/ "Silahkan dicoba. hanya terdiri dari jurus serangan biasa. yakni "Bocah Lelaki Menyembah Buddha" untuk melepaskan satu seranganDengan wajah serius pemuda itu berdiri menanti. Jurus serangan yang dig una kan sangat umum. dalam posisi seperti ini Lim Han-kim jadi amat terkesiap. dia menghindari dua 362 ." sahut pemuda itu sambil tertawa dingin. ia balikkan badan dan pelan-pelan berlalu dari situ. Diiringi si bocah pembawa lentera. mau tak mau dia harus mundur dua langkah untuk menghindarkan diri. maka dia pun mempergunakan jurus yang umum juga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Karena melihat jurus serangan yang dipakai pemuda itu untuk mendesak mundur Han Si-kong. bahkan hampir semua orang yang pernah belajar silat dapat menggunakan-nya. Bahkan saat dan arah sasarannya juga tepat sekali. Kelima jari tangannya setengah terpentang menyambar kemuka dan mengancam urat nadi pada pergelangan tangan Lim Han-kim. yakni di saat Lim Han-kim selesai menggunakan jurus serangannya itu. Pemuda itu tertawa dingin.

Tapi. perubahan jurusmu sangat hebat dan luar biasa.. sementara pelbagai persoalan memenuhi benaknya.. sewaktu menggunakan jurus "Bocah Lelaki Menyembah Buddha" tadi andaikata gerak serangannya kau perlambat sedikit. Pada saat itu bila ia tidak segera mundur untuk menghindarkan diri. tapi seandainya aku merubah diri menggunakan jurus "Tangan sakti Menggunting Bunga" dengan mengunci urat nadinya..." "Biarpun jurus seranganku telah digunakan sampai puncaknya." "Tangan sakti Menggunting Bunga. bagus sekali Lote. lalu sebelum selesai digunakan ganti menggunakan jurus "Membersihkan Debu Berbicara santai". niscaya urat nadinya akan berhasil kau cengkeram.. maka dengan tepat kau akan memecah kan jurus serangan yang dipergunakan pemuda itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa kau tidak menggunakannya waktu itu?" 363 ...? Tangan sakti Menggunting Bunga.com/ kerangkengan besi itu dan lenyap di balik kegelapan malam.....?" gumam Han si-kong lirih.. Dengan termangu-mangu Lim Han-kim mengawasi bayangan punggung pemuda itu hingga lenyap dari pandangan. "Bagus. Tiba-tiba Han si-kong menghentakkan kakinya berulang kali sambil mengeluh: "Aaaai.

maka segera kucoba untuk turun tangan sendiri" "Tapi begitu bentrokan terjadi. padahal di balik kesederhanaan itu justru terselip hawa pembunuhan yang mengerikan" Han si.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Ketika locianpwee bertempur melawannya tadi.com/ "Justru kelima jari tangannya yang setengah terpentang itulah masalahku. Hal mana membuatku menduga bahwa ia cuma andalkan ketepatan dan kemantapan saja.kong melongo. Bukan saja lawan benar-benar dapat menggunakan teori "tepat" dan "mantap" secara jitu lagi pula di balik jurus-jurus serangan yang umum ternyata diselipi juga dengan perubahan gerakan yang mengerikan.kong termenung sebentar sambil membayangkan apa yang telah terjadi. tapi apabila jari tangannya tibatiba setengah inci lebih panjang saja. kemudian 364 . sepintas lalu memang kita anggap jurus serangan itu umum dan tiada keanehan. Lim Han-kim menggelengkan kepalanya berulang kali. boanpwee lihat ia berulang kali menggunakan jurus serangan yang umum untuk memaksa mundur locianpwee. niscaya urat nadiku akan terluka dari ancamannya" " Kalau begitu kita tidak boleh menyerang lebih dulu?" tanya Han si. aku baru tahu kalau dugaan itu keliru. Aku kuatir meskipun sentilannya belum tentu menimbulkan desingan angin serangan yang tajam.

" Pelan-pelan Lim Han-kim berpaling. setelah hening berapa waktu. Kepada nona berbaju hijau itu ia berbisik.. setelah sama-sama terjerumus dalam ancaman bahaya maut. Kesulitan memang seringkali mempersatukan manusia. apa yang lote katakan memang tepat sekali. biarpun ilmu silat orang itu sepuluh kali lipat lebih hebatpun tak nanti dia sanggup menghalangi kepergian kita. tak mungkin kita bisa lolos dari sini. semisalnya majikan tuaku berada disini. "Nona tak usah membuang tenaga danpikiran lagi. Han si-kong mendehem kembali sambil berkata: "Sudah banyak tahun aku malang melintang di Utara maupun selatan sungai besar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tak sedikit jago tangguh yang pernah kuhadapi." Nona berbaju hijau itu menghela napas pula. secara otomatis timbul perasaan solider di antara ketiga orang itu." "Kalau tak bisa lolos. sambungnya: "Yaa.. sungguh tak nyana hari ini aku harus pecundang di tangan seorang bocah yang tak bernama sama sekali. sungguh tak disangka kita telah berjumpa dengan musuh tangguh di tempat ini. apakah kita harus berpeluk tangan saja menunggu kematian?" tukas si nona." 365 .com/ katanya sambil menghela napas panjang: "Aaaai.

." kata Lim Han-kim. bagaimana kalau jangan memotong pembicaraan dulu." "Majikan tuaku adalah." "Kau ada akal?" tanya gadis berbaju hijau itu penuh harapan"Eeei. Lolos dari Kurungan Dengan alis mata berkerut Lim Han-kim segera menukas: "Locianpwee. tiada orang di dunia ini yang tidak menaruh rasa hormat kepadanya. 366 .com/ "siapa sih majikan tuamu? Berani amat kau bicara tekebur?" "Hmmmm Menyinggung soal nama besar majikan tua kami.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Biarkan saja ia bertanya...kong dingin." Tiba-tiba ia seperti teringat suatu persoalan penting. ucapannya tidak jadi diteruskan BAB 12. siapa sih orang itu? Hmmm Anak perempuan tak boleh bicara macam begitu. kelihatannya bukan pekerjaan gampang bagi kita untuk meloloskan diri dari sini. tapi aku rasa... kalau ingin diutarakan katakan saja terus terang.." tegur Han si." "sudah setengah harian kau bicara namun belum kau sebut namanya.

. dia merangkap tangannya di depan dada dan bergumam: "Nona." kembali Han Si-kong menukas. sesudah duduk bersila dengan sikap tegap.. "Tak usah dibicarakan juga aku sudah tahu cara ini." "Hei anak perempuan. Dengan pandangan tajam dia alihkan perhatiannya ke wajah si nona. Tampak nona berbaju hijau itu membetulkan dulu letak bajunya. "Buat apa kau terburu napsu? Tunggu sampai aku selesai menjelaskan rancangan-ku sebelum memberi komentar. harap kau ijinkan Han-gwat pergunakan tabung sakti panca warna untuk menghadapi situasi pelik ini.com/ "Bagaimana kalau kita bersama-sama menghimcun tenaga dan merobohkan dinding ruangan bagian samping?" "Tak usah dijelaskan lagi." Melihat gadis itu bicara dengan serius dan bersungguh-sungguh. Han si-kong tidak mengejeknya lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seakan-akan nonanya memang berada di situ 367 . kau sedang berbicara dengan siapa?" tegur Han si-kong keheranan"Aku sedang berbicara dengan nona kami" Perkataan itu diucapkan dengan serius dan sungguh hati.

.com/ Biarpun Han si-kong tahu bahwa di ruangan itu tak ada orang lain.. siapa sih nonamu itu dan manusia macam apakah dia? Kenapa kau menaruh sikap begitu hormat kepadanya?" "Beliau adalah seorang gadis cerdik yang amat cantik dan luar biasa. sayang sekali tubuhnya menderita suatu penyakit yang sukar disembuhkan sehingga tiap hari harus menderita siksaan akibat gerogotan penyakitnya itu. sejak dulu sampai sekarang belum ada yang mampu menandinginya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aaaai." "Tiada tandingannya sejak dulu? Hmmm." sambil mengalihkan pandangannya ke wajah Lim Hankim.ia baru berkata: "Haaai. apa sangkut pautnya antara usaha kita melarikan diri dengan nona mu?" "Nona kami cerdik dan lihai.." Lim Han-kim hanya tertawa hambar tanpa komentar sedang Han si-kong segera bertanya: "Boleh aku tahu.setelah yakin memang tiada orang lain.. dia melanjutkan: " Kalau bukan lantaran ingin menyelamatkan jiwa nona kami.. tak nanti akan kucuri pil mustika seribu tahun itu. ia pandai menciptakan benda-benda aneh yang berkhasiat luar biasa. tak urung dia celingukan juga memandang sekeliling ruangan. tidakkah kau merasa bahwa perkataan itu kelewat takabur?" 368 .

Benda itu bernama Tabung sakti Panca Warna. Baiklah. anggap saja memang tiada bandingannya sejak dahulu kala. Atas kasih sayang nona yang telah kulayani banyak tahun." Lim Han-kim merasakan hatinya bergerak." "Baik. benda aneh yang diciptakan olehnya memiliki daya pengaruh luar biasa. coba kau terangkan lebih lanjut" "Nona kami cerdik dan banyak akal. Aku lihat situasi saat ini amat gawat dan rasanya mau tak mau harus kugunakan. Berkat bantuan kalian berdua aku berhasil terlepas dari belenggu borgol dan rantai. nona telah menghadiahkan semacam benda kepadaku.com/ "Hmmm. ungkapan itu pun aku anggap kurang memadahi untuk melukiskan keperkasaan dan kehebatan nona kami. Benda tersebut selalu berada dalam sakuku dan belum pernah digunakan. Beliau berpesan apabila aku menjumpai mara bahaya yang mengancam jiwa. diam-diam pikirnya: "Entah siapakah nona itu? Kenapa ia menaruh sikap begitu hormat kepadanya?" Terdengar Han-gwat melanjutkan perkataannya: "sebelum pergi meninggalkan beliau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. maka asal kugunakan benda ini maka tiada orang yang berani mengejarku lagi. maka sekarang aku ingin menggunakan tabung sakti panca warna itu untuk membantu kalian meloloskan diri Anggap 369 .

Biarpun ia berkata begitu namun matanya segera dipejamkan Lim Han-kim juga tidak membantah.kong segera tertawa dingin." "Kalau tak percaya yaa sudahlah. pejamkan dulu mata kalian. "Hmmm. bagaimana kalau kau keluarkan tabung sakti panca warna itu agar aku turut menambah pengetahuan?" Han-gwat termenung sambil berpikir sebentar lalu mengangguk: "Baiklah. Lebih kurang sepeminuman teh kemudian." sesungguhnya Lim Han-kim sendiripun kurang percaya." teriak Han-gwat gusar. aku tak percaya kalau di dunia ini betulbetui terdapat benda seaneh dan sesakti itu.kong sambil mendengus. ia merasa sungkan untuk menampik tawaran tersebut. tinggal saja seorang diri di sini menunggu kematian.com/ saja perbuatanku ini sebagai balas budi atas pertolongan kalian." Han si. banyak amat permintaan perempuan ini. Han-gwat baru berkata dengan 370 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Hmmm. tapi melihat Han-gwat sudah dibuat gusar. maka sambil mengalihkan pokok pembicaraan katanya: "Nona." omel Han si. "Kalau kau tak berani melarikan diri. aku segera akan mengambilnya keluar. ia turut pejamkan matanya rapat-rapat.

Melihat hal ini. Kau jangan anggap pertempuran yang bakal berlangsung sebagai bahan percobaan sudahlah. jangan menghina aku. sebagai pemuda yang tak suka banyak bicara." Han Si-kong coba mengamati benda yang berada di tangan Han-gwat itu. hanya tidak diketahui apa manfaat dan di mana letak kehebatannya. tingginya hanya tiga inci." seru Han si-kong gusar. aku masih dapat melihat semua benda dengan jelas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalian boleh membuka matanya lagi. dengan kening berkerut ia menegur: "Aku rasa lebih baik tabung sakti panca warna itu untuk bahan permainanmu saja." "Di tengah kegelapan malam begini bagaimana mungkin kau bisa melihat benda ini secara jelas?" "Hmmm. buru-buru serunya: Jadi kalian tak percaya dengan perkataan-ku?" "Pertarungan adu nyawa bukan kejadian main. "Biarpun di tengah kegelapan malam. Han-gwatjadi amat cemas." Lim Han-kim ikut mengerahkan kemampuannya untuk mengamati ia saksikan benda tersebut berupa sebuah tabung panjang. ia segera berpaling ke arah lain tanpa komentar Melihat keraguan orang-orang itu. lebih baik kau diam 371 . Ternyata benda itu cuma sebesar ibu jari.main.com/ suaranya yang merdu: "Nah sudah.

kalau toh kalian tak percaya. baik-baiklah mengikuti petunjuk kami. "Kalau tidak kubuktikan kehebatan tabung sakti panca warna ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Akan kucoba untuk membantumu lolos dulu dari sini." Han-gwat semakin gelisah. nona ini belum hilang sifat kekanak-kanakannya. Cepat-cepat Han Si-kong mencekal pergelangan tangannya sambil menegur "Eeei. saat itu Han-gwat sudah kehilangan sama sekali kemampuan untuk meronta." Biar pun sudah tumbuh sebagai gadis remaja.jadi kau pingin mampus? " "Cepat lepaskan aku" seru Han-gwat gusar. Dalam gelisahnya tadi ia ungkapkan perkataan yang berbau manja. dalam cengkeraman Han si-kong yang begitu kuat. akan kubuktikan segera kepada kamu semua. Tugas menolong kaum wanita sebagai kaum yang lemah terletak pada pundak kaum pria. Dalam keadaan begini terpaksa ia tak banyak berkutik lagi. tiba-tiba ia berteriak: "Baiklah." ia bangkit berdiri dan langsung menerjang kepintu luar dengan langkah lebar. 372 .com/ saja. kalian tak akan percaya kalau nona kami benar-benar seorang yang maha cerdik.

pukulannya juga kuat sekali." 373 . menyusul kemudian ia tertawa terbahak-bahak: "Ha ha ha ha. ketus dan suka bersikap aneh. Baiklah. bahkan aku sendiripun bukan tandinganku. tapi dia kan berada jauh dari sini. kau mesti tahu. kami percaya. kalau harus mati kita bermain dulu sepuas-puasnya hingga kalau mesti mati. ilmu silat yang dimiliki si gila dari Lam-gak sangat lihay." demikian pikirnya.com/ sambil menggelengkan kepalanya berulang kali dan menghela napas Han si-kong kemudian berkata: "Bocah perempuan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kong agak tertegun. sambil mundur selangkah Han-gwat berseru: " Kalian melarang aku mencoba menggunakan tabung sakti panca warna. " Kalau begitu mari kita robohkan dulu dinding ruangan ini. Aku percaya nona mu cerdik dan tiada duanya di kolong langot saat ini. kami percaya. kemudian melarikan diri bersama-sama " Mula-mula Han si. "Apa bolah buat. aku mati dengan puas.. mana mungkin ia bisa datang kemari untuk membantumu?" sekalipun ia agak angkuh.. bagaimanapun juga hatinya amat ramah." kata Han sikong kemudian. berarti kalian tak percaya dengan perkataanku" "Baiklah. bagaimana p juga aku memang tak rela berdiam diri saja menunggu kematian.

kuat. sekalipun serangan itu dilancarkan dari kejauhan namun cukup menggetarkan dinding ruangan itu hingga pasir dan debu berguguran ke tanah. mari kubantu" Dengan berjalan mendekati dinding ruangan itu. Baiklah. sepasang tangannya ditolak ke luar kuat. satu pukulan dahsyat segera dilontarkan ke atas dinding ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Berpikir sampai di situ.betul hebat. lebih baik aku berusaha meloloskan diri lebih dulu dari kurungan ruangan ini. Tenaga gabungan kedua orang ini benar-benar luar biasa hebatnya. ketika tenaga dorongan Lim Han-kim menghajar bagian atas dinding itu. bagiamana pun kokohnya bangunan dinding itu akhirnya tak tahan juga menerima gemburan 374 .Tenaga pukulannya betul. yang terjadi hanya getaran keras yang merontokkan atap rumah. sementara dinding tersebut masih tetap berdiri utuh. ia segera bangkit berdiri seraya berkata: "Locianpwee.com/ Diiringi bentakan keras. Diam-diam Lim Han-kim berpikir pula: "Bila aku tak rela menyerahkan diri tampaknya pertempuran sengit tak bisa dihindari lagi. diamdiam ia himpun tenaga dalamnya dan menempelkan telapak tangannya di atas dinding. lalu sekuat tenaga menolaknya ke depan Siapa sangka bangunan dinding ruangan itu sangat kokoh dan kuat. Dengan langkah lebar Han Si-kong maju membantu.

begitu hebatnya serangan tersebut bagaikan air terjun yang menumpahkan air ke lembah dalam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han-gwat cepat-cepat gerakkan tubuhnya melompat ke luar lebih dulu dari dalam ruangan sementara itu Lim Han-kim telah maju selangkah. menghadang di depan pintu setelah menyaksikan Han si-kong terpukul mundur 375 . Di tengah benturan keras yang memekakkan telinga. Buru-buru Han Sikong berseru keras: "Hei. Tapi pada saat bersamaan dengan robohnya dinding ruangan itu.com/ tersebut. segulung tenaga pukulan yang maha dahsyat menyambar masuk. Pusingan angin topan kontan melanda seluruh ruangan. tiba-tiba pintu ruangan terbuka." Dengan jurus "Merobohkan Buklt Menimbun Samudra" sepasang telapak tangannya didorong ke muka sejajar dada. cepat lari Biar kubendung serangan itu. pasir dan debu beterbangan dinding itu segera roboh seluas tiga depa lebih. lalu terdengar suara pekikan aneh si gila dari Lam-gak bergema memecahkan keheningan Menyusul raungan mengerikan itu. Dua gulung tenaga pukulan yang melesat membelah udara segera saling bertumbukan. bocah perempuan. pasir dan debu segera beterbangan memenuhi udara.

Lim Han-kim tidak membuang waktu lagi. baik-baiklah menjaga diri. "Locianpwee" serunya. Di tengah suara hingar bingar itulah. ia keluar dari ruangan itu. Maaf kalau aku tak dapat menghantar kepergianmu. tiba-tiba terdengar suara seseorang yang pelahan tapi amat jelas didengar: "saudara Han. ia tidak menampik lagi.." Biarpun suaranya keCil dan jelas namun tidak menutup pekikan anehnya yang menggidikkan hati.." Han si-kong sudah tahu kemampuan ilmu silat pemuda ini. Tenaga pukulan yang maha dahsyat itupun menghajar pintu sehingga pintu kayu itu hancur berantakan dan berhamburan ke mana-mana. biar kucoba pukulan orang ini. "Lebih baik kau mundur dulu. semua orang dalam Lak-seng-tong merupakan jago-jago tangguh yang tak boleh dipandang sebelah mata..com/ akibat serangan dari si manusia gila itu. bisiknya: "Jangan kau layani terus serangannya" Dengan sekali lompatan. 376 . secepat kilat ia lepaskan sebuah gempuran dahsyat lebih dulu. Karena suasana jadi kacau lantaran debu yang beterbangan serangan dari Lim Han-kim itu melenceng ke samping. sebelum manusia gila dari Lam-gak melepaskan serangan berikut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

Diam-diam Lim Han-kim menghela napas panjang. tubuhnya sudah melompat keluar dari ruangan." sementara itu Han. kenapa tak seorang manusia 377 .gwat sedang menanti pada jarak empat-lima dePadari bangunan rumah. kalau begitu tindakannya hari ini tentu dilakukan karena terpaksa. "Ternyata siorang gila dari Lam-gak belum melupakan sahabat lama.com/ sehingga siapa pun yang mendengar segera dapat mengenali sebagai suara si orang gila dari Lam-gak. Waktu itu Han Si-kong dan Han. pikirnya: "Ternyata orang ini masih belum melupakan sahabat lama." sementara berpikir.gwat telah berkerut kening sesudah menyaksikan Lim Han-kim lolos dari bahaya." bisiknya. Pepohonan berbunga indah tumbuh berjajar sepanjang jalan. awan tebal bergerak lewat menutupi cahaya redup itu membuat gelapnya malam terasa semakin kelam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Han locianpwee. cahaya bintang bersinar redup di angkasa. gumamnya: "sungguh aneh. Ternyata mereka berada ditengah sebuah kebun bunga yang amat luas. Kalau begitu tindakannya menyerang locianpwee tadi pasti dilakukannya karena terpaksa. Lim Han-kim segera mempercepat langkahnya menghampiri mereka. Nunjauh di sana kedengaran pula gemercik air yang mengalir.

Bukan saja tak ada jagoan yang muncul untuk menghalangi kepergian mereka. Dengan mempersiapkan tabung sakti panca warna nya ia melangkah maju lebih dulu dengan tindakan lebar. Lim Han-kim berjalan paling belakang. biar aku yang berjalan di muka. kau jangan keburu senang. ia pun segera mengikuti di belakang gadis itu." tukas Han si-kong serius.jika kau takut. Kalau bukan di antara pepohonan itu sudah disiapkan jebakan maut. Tiga-empat deret pepohonan telah mereka lalui tanpa suatu peristiwa pun. Diam-diam hawa murninya disalurkan ke-seluruh tubuh siap menghadapi segala sesuatu. Melihat kelakuan perempuan utu.com/ pun yang muncul di sini untuk menghalangi jalan pergi kita?" "Bocah perempuan." "Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pasti mereka sudah persiapkan jebakan lain. keadaan semacam ini justru lebih menakutkan. "Berbicara dari pengalamanku berkelana selama puluhan tahun dalam dunia persilatan. juga tidak terlihat alat jebakan apapun yang menyulitkan perjalanan 378 . gumamnya: " Kalau bukan melihat kau sebagai bocah perempuan." kata Han-gwat cepat. aku pasti akan memberi pelajaran yang setimpal kepadamu" Biarpun sedang mengumpat Han-gwat. Han Si-kong gelengkan kepalanya berulang kali.

Kesepian yang luar biasa ini justru menimbulkan perasaan bergidik dalam hati kecil Han si-kong yang berpengalaman itu." Han-gwat segera tertawa dingin. tapi kenapa tidak mengejutkan orang-orang Lak-sengtong? Apalagi tempat ini digunakan sebagai tahanan. akupun punya perasaan yang sama. kenapa tidak diberi penjagaan?" Lim Han-kim pun merasakan juga semacam kengerian yang menegangkan. Tiba-tiba ia menghentikan langkahnya sambil berbisik: "Aku rasa kejadian rada sedikit janggal. semestinya suara dinding ruangan yang kita robohkan itu sangat keras dan memekikkan telinga. lebih baik mundur sendiri ke tempat semula" 379 .com/ ketiga orang itu. sambil menghela napas sambungnya: "Yaa benar. kata-nya: "Kalian tak usah menduga-duga lagi. lalu seseorang berseru: "Bila kalian tahu keadaan dan situasi." Belum selesai perkataan itu diucapkan tiba-tiba dari balik sederetan pohonan yang berada lima-enam kaki jauhnya dari hadapan mereka berkumandang suara tertawa dingin. paling banter orang itu cuma gertak sambal belaka. Menurut pendapatku. suasana dalam kebun yang luas itu dicekam keheningan yang menggidikkan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

Asal kuturunkan perintah maka senjata rahasia yang paling beracun akan berhamburan dari delapan penjuru untuk menyerang kalian semua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hanya mengandalkan beberapa jenis senjata rahasia saja ingin menggertak aku. otomatis dari mereka bertiga.. Kalian harus tahu. ternyata tempat di mana mereka bertiga berada sekarang adalah sebuah lapangan kecil yang dikelilingi pepohonan lebat.. sebagai jago kawakan yang banyak pengalaman Han Si-kong tidak menjadi panik lantaran peristiwa ini.com/ Han Si-kong menganggap usianya paling tua dan pengetahuannya paling luas. Maka sambil melangkah ke depan serunya: "sobat dari manakah itu. sambil tertawa dingin jengeknya: "Hmmm. belum pernah pihak Lak-seng-tong kami membiarkan musuhnya pergi dari sini dalam keadaan hidup." Han si-kong mencoba memperhatikan sekeliling arena. Betul juga. tempat di mana kamu bertiga berdiri sekarang adalah titik pusat kepungan kami. harap tampilkan diri untuk berbicara." sekali lagi orang di balik pepohonan itu tertawa dingin: "He he he he. dialah paling pantas jadi pemimpin." Dari belakang pepohonan kembali terdengar orang itu berkata dengan suara dingin: "Di belakang pepohonan yang mengelilingi kalian bertiga sekarang telah tersedia dua belas buah busur otomatis berpegas tinggi serta 380 .

Apabila kaitan bertiga yakin di tengah kegelapan malam ini dapat menghindari serangan anak panah serta jarum beracun." kata Lim Han-kim dengan kening berkerut "Masa kita harus tergertak oleh dua belas busur otomatis dan delapan buah tabung jarum itu sehingga mundur dari arena? Locianpwee.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kami pun tak akan turun tangan.com/ delapan buah tabung penyembur jarum bunga bwee. Apabila kalian bertiga mengikuti nasehat kami dan mundur dari sini. tak ada salahnya untuk mencoba-coba. jangan salahkan kalau kami pun akan turun tangan secara keji" Han Si-kong berpaling kearah Lim Han-kim sekejap. bila nekad ingin menerjang keluar dari tempat ini. tampaknya apa yang dlucapkan orang ini benar. tapi delapan perangkat tabung jarum bwee-hoa-ciam itu benar-benar susah untuk dihadapi Tampaknya sulit bagi kita untuk melarikan diri dari sini hari ini. Mungkin saja kedua belas buah busur otomatis itu tidak mampu membuat kita gelagapan. Selanjutnya: "Walaupun Lak-seng-tong merupakan sebuah benteng berdinding baja. biar aku yang muda menjadi pemimpin di depan-" 381 . silahkan kau bertahan di belakang." Suara itu berhenti sejenak. tapi tak pernah melukai seorang sahabat persilatan pun." "Kuda pilihan tak akan makan rumput di belakangnya. lalu bisiknya: "Menurut pengalamanku berkelana selama puluhan tahun dalam dunia persilatan.

com/ Kepada nona berbaju hijau itu. aku takut pihak Lak-seng-tong pun harus membayar secara mahal.kau berjalan di tengah" Sambil menghimpun tenaga dalamnya.. cepat-cepat dia ayunkan telapak tangannya untuk melepaskan sebuah pukulan dahsyat segulungan tenaga pukulan yang sangat kuat meluncur keluar dengan hebatnya dan langsung menumbuk lapisan anak panah yang sedang menyambar tiba. ia maju ke depan dengan langkah lebar Dari balik pepohonan di depan sana kembali terdengar suara teguran yang dingin: "Jadi kalian benar-benar nekad hendak menerjang keluar dari Lak-seng-tong kami?" Lim Han-kim balas tertawa dingin: "Hmmm." sementara berbicara. 382 . Traaaang. selapis anak panah dengan kecepatan tinggi menyambar datang. silahkan.. Waktu itu. sekalipun malam ini kalian dapat melukai kami di bawah serangan anak panah berantai serta jarum beracun. ia berkata pula sambil tertawa: "Nona Han-gwat..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. begitu ancaman panah itu tiba di depan mata. "Traaang. dia meneruskan langkahnya menyerbu ke depan. Lim Han-kim telah menghimpun segenap tenaga dalamnya untuk bersiap sedia." Mendadak terdengar suara tambur dan genta dibunyikan bertalu-talu. menyusul kemudian desingan angin tajam bergema membelah angkasa..

"Tenaga pukulan yang sangat hebat. Tiba-tiba segulung angin pukulan yang sangat kuat terasa menyambar keluar dari belakang tubuhnya.?" Deruang in pukulan yang kuat segera menyerang ke muka." Ketika dua gulung tenaga pukulan saling bertumbukan di tengah udara.Barusaja Lim Han-kim hendak melepaskan sebuah pukulan untuk membendung datangnya ancaman tersebut. kedua belah pihak sama kuatnya dan tak dapat menentukan siapa yang menang dan siapa kalah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. membuat daun dan pepohonan bergoncang hebat dalam bentrokan keras lawan keras ini ternyata hasilnya seri." jengek orang di balik pepohonan itu sambil tertawa dingin "Bagaimana kalau kau coba menerima sebuah gempuranku ini. kedengaran Han Si-kong berseru: "Biar kucoba sampai di mana kehebatan serangannya itu. Walaupun begitu Han Si-kong sempat dibuat terkesiap. Menyusul pukulan tersebut.. ditinjau dari sini dapat disimpulkan bahwa Lak-seng-tong yang tidak 383 .com/ Tak ampun puluhan batang anak panah itu tergempur oleh serangan tersebut dan berhamburan ke sisi arena. diam-diam pikirnya: "Entah siapakah orang ini dan apa kedudukannya-dalam Lak-seng-tong? Tak nyana tenaga dalamnya begitu hebat dan kuat. timbullah pusaran angin yang sangat kuat sekali di tengah arena.....

yang 384 . ditambah pula tangan Lim Han-kim masih diborgol dan tubuhnya masih dirantai.com/ dikenal ini benar-benar merupakan sarang naga gua harimau.. aku mesti mencari akal yang paling baik untuk menghadapi ancaman tersebut. segulung demi segulung datang beruntun membuat seluruh angkasa diliputi oleh anakanak panah itu. Dengan menyilangkan telapak tangannya sejajar dada." sementara dia masih berpikir. sudah pasti daya tahanku akan makin merosot.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setelah beberapa kali melepaskan serangan untuk merontokkan datangnya ancaman itu. serangan anak panah itu datangnya amat gencar dan kekuatannya luar biasa. di tengah udara kembali terdengar desingan angin tajam menyambar tiba. lama kelamaan aku bakal mati kecapaian. Tapi sayang serangan anak panah datang bagaikan gelombak air disamudra luas. Lim Han-kim segera menyadari bahwa gelagat tidak menguntungkan pikirnya: "Bila aku mesti berulang kali mengerahkan tenaga dalam untuk merontokkan ancaman tersebut. Lim Han-kim melepaskan sebuah gempuran dahsyat lagi untuk mementalkan ancaman anak panah itu. HHmmm.. Ternyata selapis anak panah mengancam lagi dengan kekuatan luar biasa." Tapi sayang anak panah itu datang mengancam dari arah yang berbeda.

setelah itu bisiknya kepada Lim Han-kim: "Menurut penilaianku. nyatanya dia sanggup menggunakan pehonan yang diatur membentuk suatu barisan untuk menyembunyikan para pemanahnya. jelas pemilik Lak-seng-tong ini bukan manusia sembarangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampaknya pemilik Lak-seng-tong memang seorang jago yang cerdik dan punya akal banyak. Mendadak Han si-kong melancarkan dua buah pukulan dahsyat untuk mementalkan sebaris anak panah yang mengancam datang.com/ membuat gerak-geriknya sangat tidak leluasa." Lim Han-kim membenarkan "Rasanya 385 . Tiap baris serangan terdiri dari dua belas batang anak panah dan sudut sasarannya pun bergiliran secara tak beraturan. serangan anak panah itu diatur sedemikian rupa hingga boleh dibilang rapat sekali." "Yaa. tampaknya secara diam-diam mengandung perubahan ngo-heng dan pat-kwa. Dengan posisi tetap berdiri di tempat mungkin saja ia dapat bertahan sementara waktu. tapi kalau suruh ia menerjang ke depan. Kecerdikan macam ini betul-betul membuat orang merasa sangat kagum. secara diam-diam tentang serangan anak panah tersebut. membuat orang yang diserang benar-benar terkepung di arena dan agaknya dia memang berniat menghabisi nyawa lawan-lawannya di tempat itu juga. jelas sangat tidak leluasa baginya. akupun merasa gerak serangan anak panah itu sangat aneh.

Han Si-kong menghela napas panjang: "Aaai. Kalau mereka terus menyerang secara bergilir. setelah itu sambil melepaskan sebuah sapuan kemuka katanya: "sekalipun situasi yang kita hadapi hari ini sangat berbahaya dan gawat.." 386 . Aaaai. jangan lagi tabung jarum bwee-hoa-ciam itu berisi jarum-jarum beracun sehalus bulu kerbau yang membuat orang susah menduga." Tiba-tiba Lim Han-kim merobek ujung bajunya lalu mengikat robekan kain tersebut pada tangan kanannya. sepanjang hidupku.." Mendengar perkataan itu. akan tetapi kita toh tak bisa berpeluk tangan menunggu kematian. Kita telah terjebak ke dalam barisan senjata rahasia yang memiliki perubahan amat banyak. cukup busur-busur otomatis yang menyemburkan panah-panah berantai pun sudah cukup membuat kita kelabakan setengah mati. rasanya sulit buat kita untuk lolos dari kepung an hari ini. datang dari arah yang susah diikuti. entah sudah berapa banyak ancaman bahaya maut yang pernah kuhadapi tapi belum pernah menjumpai situasi segawat hari ini.com/ sebentar dari muka sebentar dari belakang.. keadaan semacam ini tak mungkin bisa kita pertahankan selama satu jam lagi. Apa yang diucapkan orang itu tampaknya benar juga. dilihat dari situasi ini. sedang kita mesti menggunakan tenaga dalam untuk melakukan perlawanan..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

mereka bentuk selapis dinding pertahanan yang cukup kuat Tak ampun anak panah yang berhamburan datang itu terhajar rontok semua dari arena.. Kontan sebaris anak panah yang sedang meluncur tiba tersapu rontok oleh serangan itu Melihat keperkasaan Lim Han-kim. kain itu memiliki daya pengaruh yang luar biasa besarnya. sewaktu disapukan ke depan menimbulkan deru angin yang memekikkan telinga.com/ sebenarnya kain yang dirobek dari bajunya itu hanya benda lunak. sambil tertawa tergelak serunya: "Ha ha ha ha. Dengan menggunakan cara seperti ini maka mereka bertiga tak usah membuang banyak tenaga untuk merontokkan senjata rahasia. Melihat cara yang dipergunakan ternyata mendatangkan khasiat dan manfaat yang besar. dari pinggangnya ia lepaskan pula selembar handuk. lalu dig unakan untuk merontokkan senjata rahasia. Han-gwat tak mau kalah.. Namun setelah dicekal di tangan Lim Hankim. bagus sekali Cara ini memang sangat bagus" Ia segera meniru dengan merobek bajunya yang diikat pada tangannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han-kim merasa semangatnya makin berkobar. kemudian dipakai untuk menyerang. Dengan mengandalkan robekan baju serta handuk. tanpa terasa Han Si-kong merasa semangatnya turut berkobar. ia segera 387 .

388 . Dalam posisi begini. Buru-buru Lim Han-kim menggetarkan robekan kainnya untuk menghantam anak panah itu.com/ meneruskan tindakannya dengan menyerbu ke hadapan sebatang pohon. Apalagi sepasang tangan mereka masih diborgol sehingga gerak-geriknya kurang leluasa. sekalipun sudah digulung oleh Lim Han-kim. menyusul kemudian suara tambur dan genta dibunyikan makin keras. Lapisan hujan panah yang berhamburan makin lama makin gencar dan rapat. Dari balik pohon bunga tho segera berkumandang suara tertawa dingin. maka dengan cepat menciptakan daya sergapan dari semua arah. bagaikan hujan badai saja serangan itu berhamburan ke tengah arena. sekalipun ilmu silat yang dimiliki Lim Han-kim dan Han si-kong sangat lihay pasti akan keteter juga. siapa tahu tenaga serangan itu luar biasa hebatnya. Mendadak sebatang anak panah yang membawa desingan angin sangat kuat menyerang datang dari balik rapatnya hujan panah itu. anak panah yang berhamburan datang dari delapan penjurupun tiba-tiba ikut meluncur makin gencar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. anak panah itu masih sempat menerjang maju sejauh dua depa lebih sebelum rontok ke tanah. oleh karena arah datangnya serangan pun berbeda-beda. akibatnya mereka bertiga dipaksa mundur berulang kali.

ia awasi tabung sakti panca warna itutanpa berkedip. . juga dapat dipakai untuk menghindari penglihatan lawan. " 389 . Keempat batang anak panah itu pun menyambar lewat hanya beberapa inci dari sisi wajah anak muda tersebut."jawab Han-gwat Han si-kong tahu gadis tersebut tak mungkin bisa memberi keterangan lebih jelas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. . Cepat-cepat Lim Han-kim miringkan badannya kesamping. sambil menghimpun tenaga dan bersiap menghadapi segala perubahan. maka sambil menghela nafas katanya: "Apakah kau tahu apa manfaat tabung sakti panca warna itu?" "sering nona ku bercerita tabung sakti panca warna ini bisa dipakai untuk membendung kejaran musuh. Baru saja Han si-kong hendak mencegah. empat batang anak panah yang dilepaskan dari busur otomatis menggunakan peluang itu menerobos masuk ke dalam. karenanya dia pun tidak banyak bertanya 1agi. "Blaaammmm. benda tersebut ternyata sudah keburu dilemparkan.com/ Gara-gara halangan inilah. Mendadak Han-gwat ayunkan tabung sakti panca warnanya dan melemparkannya ke arah pepohonan itu.

. sekalipun dalam kegelapan malam yang pekat susah untuk membedakan warna dari asap tebal itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bahkan tempat di mana Lim Han-kim dan Han si-kong berdiri pun ikut diliputi asap tebal itu.mana dan sangat menusuk penciuman." Mendadak Han-gwat teringat sesuatu. cuma aku pernah diingatkan agar tutup semua pernapasan ketika melepaskan tabung sakti panca warna itu dan 390 . Begitu mengendus bau tersebut.. dalam waktu singkat arena seluas sekian kaki sudah terselubung di dalamnya. segulung bau bunga anggrek yang sangat keras terselip dalam asap tebal itu menyebar ke mana. tiba-tiba saja tabung sakti panca warna itu meledak. harum amat bau bunga anggrek ini. dengan perasaan terkesiap buru-buru se-runya: "Locianpwee. segulung asap tebalpun menyembur ke luar menyelimuti seluruh arena. Han Si-kong segera berseru: "Woouw. cepat tutup semua pernapasanmu" "Ada apa? Memangnya bau harum itu beracun?" "soal itu belum pernah dijelaskan nona kami.com/ Diiringi suara dentuman keras. Kabut tebal itu munculnya amat cepat. namun kepekatannya jelas berbeda sekali sehingga dalam sekilas pandangan saja dapat diketahui bahwa asap itu tidak terdiri dari satu warna.

Ternyata orang-orang yang bersembunyi di belakang pepohonan telah kehilangan kesadaran diri. mereka saling baku hantam sendiri dalam keadaan kacau. tampak olehnya samar391 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pada saat itu Han-gwat telah menghitung sampai ke angka seratus.com/ hitung sampai seratus di dalam hati sebelum menerjang keluar dari kepungan. Di tengah lapisan asap tebal yang menyelimuti arena terdengar suara bentakan dan teriakan yang bercampur aduk. sekejap kemudian mereka sudah keluar dari kepungan asap tebal. Han Si-kong segera melompat ke atas melewati pagar pekarangan Ketika berpaling. Dalam waktu singkat arena seluas tujuh kaki persegi telah tertutup oleh kabut tebal itu. ia tahu apa yang dikatakan gadis tersebut bukan bualan belaka. maka cepat. tanpa membuang waktu lagi ia menarik Han si-kong dan Lim Han-kim untuk bersama-sama menerjang keluar dari arena." Waktu itu Han Si-kong sudah mulai merasakan kepalanya agak pening. dalam keadaan demikian Han si-kong bertiga dengan menutup seluruh pernapasannya mempercepat langkah ka bur dari situ. Asap tebal yang menyembur keluar itu menyebar dengan cepatnya ke seluruh angkasa.cepat ia tutup semua pernapasan.

Dengan jari telunjuk dan jari tengahnya ia sodok urat nadi 392 . apa yang kau tertawakan? Kita belum keluar dari tempat bahaya" sambil bicara dia melompat pula meninggalkan pagar pekarangan. Dengan cekatan Han Si-kong menghindar kesamping kemudian memutar telapak tangannya melepaskan satu pukulan Kali ini Lim Han-kim tidak menghindar lagi. Tak tahan lagi ia mendongakkan kepala tertawa terbahak-bahak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tegurnya dingin: "Hei. Memandang jauh ke depan tampak sungai berliuk-liuk seperti ular.com/ samar kawanan jago itu sedang saiing baku hantam sendiri dengan sengitnya. tanpa banyak bicara ia lancarkan sebuah pukulan ke tubuh Lim Han-kim. Ternyata perkampungan itu dikelilingi sebuah sungai dengan air yang jernih. Melihat datangnya ancaman itu. Mendadak terdengar Han si-kong berteriak keras. Melihat itu Han-gwat berkerut kening. Lim Han-kim ayunkan pula tangannya menyongsong. Tak ampun tubuh mereka berdua sama-sama tergetar dan jatuh terpelanting dari atas pagar pekarangan Lim Han-kim segera melompat bangun sambil melepaskan sebuah tendangan kilat ke lambung Han si-kong.

Cepat-cepat dia lari ke tepi sungai. dalam sedih dan bingungnya tiba-tiba saja ingatan melintas dalam benaknya. Nona kami pernah berpesan setelah melepaskan tabung sakti panca warna itu bila yang terkena orang sendiri maka mereka akan 393 .com/ dipergelangan tangan Han Si-kong memaksa serangan yang dilepaskan monyet tua itu mau tak mau haruS ditarik kembali Meskipun kedua orang ini sama-sama diborgol namun gerak serangan mereka tetap gesit dan lincah. sambil tersenyum Han-gwat pun berkata: "Aku lupa memberitahukan kalian. sebaliknya dia pun tak punya akal untuk melerai. mengambil segenggam air dingin dan langsung disiramkan ke wajah dua orang itu. jurus-jurus serangan yang digunakanpun semuanya merupakan jurus sakti yang maha ampuh. dalam keadaan begini ia cuma bisa berjalan mondarmandir sambil berteriak-teriak. sayang dua orang itu sedang bertempur sengit.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia sadar ilmu silat yang dimilikinya belum cukup untuk memisahkan mereka berdua. tak seorang pun yang mau menggubris teriakannya itu. Han Si-kong berdua yang sedang asyik bertempur serentak menghentikan serangannya. Betapa gelisah dan cemasnya Han-gwat ketika menjumpai dua orang rekannya makin sengit bertarung. Terguyur oleh air dingin itu.

bocah perempuan.. Aku yakin jago-jago Lak-seng-tong pun sedang saling gempur sekarang. Hei." Mendengar monyet tua itu memuji kehebatan tabung sakti panca warna. aku segera merasa kesadaranku agak hilang dan emosiku susah dikontrol.. obat penghilang pikiran macam apa pun pernah kutemuitapi belum pernah kujumpai obat dengan khasiat seperti itu. Han-gwat segera berseru sambil tersenyum: "Bagaimana? Aku tidak membohongimu bukan?" Han si-kong tertawa terbahak-bahak." "Yaa. "jadi kita saling bertarung sendiri?" "Tenaga pukulan locianpwe benar-benar tangguh dan kuat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sahut Han si-kong sambil tertawa. ditatapnya wajah Lim Han-kim lekat-lekat. aku merasa bukan tandingan. benar. cukup menganjurkan air dingin di kepala mereka maka kesadaran mereka segera akan jernih kembali "Ada apa?" seru Han si-kong keheranan.com/ kehilangan kesadaran dan kontrol sendiri Bila hal ini sampai terjadi. selama melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. "Kita mengendus bau harum bunga anggrek tadi. "Ha ha ha ha. apa sih nama obat itu?" 394 . banyak sudah jago tangguh yang kujumpai.

Melihat semua itu timbul perasaan heran dalam hati kecilnya. 395 . ia jumpai sungai yang berliku-liku itu macam sarang laba-laba yang mengelilingi perkampungan luas itu. pengetahuanmu sangat luas. ia berpaling memandang Han Si-kong sekejap. inilah tabung sakti panca warna. diam-diam ia berpikir: "Tempat ini disebut kolam enam bintang. Pada jarak lima puluh kaki dari tempat itu terbentang pula sebuah kolam seluas satu hektar. tapi apa kegunaannya?" Berpikir sampai di situ. mungkinkah ada enam buah kolam mengelilingi perkampungan ini? Dilihat dari selokan yang saling membujur jelas merupakan hasil karya manusia.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu katanya: "Locianpwee. Tahukah kau apa kegunaan air selokan yang begitu banyak silang menyilang mengitari perkampungan ini?" Han Si-kong sudah lama berkelana dalam dunia persilatan baik daerah Utara maupun Selatan boleh dibilang sudah semuanya dijelajahi sehingga jarang sekali ada orang yang bisa menandingi pengetahuan serta pengalamannya.com/ "Tabung sakti panca warna. Apa lagi namanya?" Sementara itu Lim Han-kim telah mengalihkan pandangan matanya memperhatikan sekeliling tempat itu.

Dahulu si dewa jinsom Phang Thianhua pun pernah menggunakan tumbuhan bambu dan pohon liu membentuk sebuah barisan aneh dan banyak disegani umat persilatan jadi aku yakin pemilik perkampungan ini pasti telah mengatur pula sebuah barisan air di luar perkampungannya untuk melindungi diri Bagi orang yang tidak memahami perubahan barisan tersebut. niscaya dia akan tersesat bila memasukinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Tak terkirakan rasa kagum Lim Han-kim setelah mendengar penjelasannya yang begitu cermat dan tepat. sejak kini aku harus banyak belajar pengalaman darinya. ia dapat melihat bahwa selokan-selokan itu samar-samar sebenarnya mengandung kedudukan pat-kwa. Benar juga. maka ujarnya kemudian: "Kemungkinan besar selokan-selokan yang mengelilingi perkampungan ini merupakan barisan air yang sengaja diatur majikan perkampungan ini. bawalah kami keluar dari sini" 396 . tapi ia yakin pasti ada kegunaaannya. kalau kau sudah tahu kehebatan barisan air ini." Tiba-tiba terdengar Han-gwat berkata: "Locianpwee. diam-diam pikirnya: "Bagaimana pun jahe memang makin tua makin pedas.com/ Walaupun saat ini dia kurang mengerti apa kegunaan air selokan tersebut. maka dipandangnya keadaan sekitar situ dengan lebih seksama.

tapi bukan berarti menguasainya. kemudian disusul Seseorang berkata: "Tampaknya kau memang cukup tahu diri. sementara mereka masih berpikir.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku rasa sulit buat kita untuk lolos dari ilmu barisan tersebut. manusia macam begini tak boleh dipandang enteng. sekalipun kau sangat menguasaipun belum tentu dapat lolos dari ilmu barisan air Lam-to-lak-seng-tin kami" Ketika mereka bertiga berpaling. Untuk kemampuan 397 . tampaklah di atas dinding pekarangan berdiri pemuda berwajah serius itu." suara tertawa dingin mendadak berkumandang dari belakang tubuhnya. Di balik jurus serangannya yang sederhana terselip jurus serangan maut yang mematikan. mereka tahu kalau ilmu silatnya sangat aneh dan lihai. sewaktu bertarung dalam kamar tahanan tadi Han sikong sekalian pernah bertarung beberapa gebrakan melawannya.com/ Han si-kong tertegun. jangan lagi kau cuma memahami soal ilmu pat-kwa. tapi kenyataannya kalian dapat menembusnya dengan selamat. pemuda itu sudah berkata lagi dengan wajah serius: "semenjak perkampungan Lak-seng-tong didirikan belum pernah ada orang yang berhasil meloloskan diri dari hadangan barisan pepohonan tersebut. lama kemudian ia baru berkata: "Walaupun aku mengerti soal ilmu pat-kwa.

" "Peristiwa itutoh sudah terbukti tak ada sangkut pautnya dengan kami. tapi seluk beluk masalah tersebut belum begitu jelas dan membutuhkan waktu dua belas jam lagi untuk menjelaskannya." tukas Han si-kong sambil menjura. oleh sebab itu kami mohon kalian bersedia tinggal sehari lagi di perkampungan kami." sambil berkata. buat apa kami mesti tinggal sehari lagi?" protes Han-gwat dingin. terima kasih. tapi kami pun bersedia untuk menjajal kehebatannya. "Terima kasih. boleh kutahu namanya?" "Aku Hongpo Lan-" kemudian setelah berhenti sejenak. "Perkampungan anda sanggup membangun barisan air Lam-to-lak-seng-tin. "seandainya aku tidak mengantar. jangan harap kalian bertiga bisa lolos dari barisan Lam-to-lak-seng-tin ini" "Maksud baik anda biar kami terima dalam hati saja.com/ tersebut aku merasa kagum sekali. aku tahu barisan air milik kalian sangat hebat. 398 .jelas ketua kalian pun bukan manusia sembarangan." sahut Han si-kong sambil menjura. dia melayang turun ke atas tanah. terusnya: "Barusan ayahku telah menerima laporan dari kurir yang mengatakan bahwa peristiwa tersebut sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan kalian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

399 . Di balik jurus serangan yang biasa terselip daya serangan yang luar biasa. kami akan segera mengantar kalian keluar dari barisan-" Tadi Han si-kong maupun Lim Han-kim sudah mencoba bertarung beberapa gebrakan melawan pemuda ini. aku cuma bermaksud baik." "Ketua muda.com/ Hongpo Lan mendengus dingin." "Mohon penjelasan" "Asal seorang di antara kalian dapat mengungguli diriku. Kuberi sebuah kesempatan kepada kalian. "Apakah kau anggap dengan mengandalkan ilmu barisan air ini. dapat menghalangi kepergian kami?" "Bila kalian bersikeras ingin pergi pada malam ini juga. sebagaimana diketahui. mereka sama-sama membungkam diri. baiklah. "Hmmm. jika kalian bertiga lebih suka minum arak hukuman daripada arak kehormatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Menghadapi seorang jago tangguh macam ini siapa pun tak berani bersikap gegabah." tiba-tiba Lim Han-kim menimbrung. pertarungan ini menyangkut mati hidup mereka bertiga sehingga siapa pun tak berani mengambil keputusan secara gegabah. itu berarti kalian tak sudi memberi muka kepadaku. maka setelah saling berpandangan sekejap. Mereka sadar ilmu silat yang dimiliki orang itu sangat hebat.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kalau disuruh menuruti perintahmu begitu saja rasanya kok tidak rela. Lim Han-kim segera mengernyitkan alis matanya.. tidak berarti mereka berdua pun kalah. pelan-pelan ia berkata: "Walaupun kami bertiga samasama senasib sependeritaan namun masing-masing tidak mengenal satu sama lainnya sebelum peristiwa ini sehingga siapa pun tak dapat mewakili orang lain. hanya saja menang kalahku ini tak ada hubungannya dengan mereka berdua.. aku rasa lebih baik berpangku tangan saja." 400 .com/ sambil memandang ketiga orang itu Hongpo Lan kemudian berkata: "Nah. Aku rasa biarpun kalian maju bersama pun tak akan menurunkan derajat kalian berdua sementara nona itu. kemudian katanya: "Tangan kalian masih diborgol. lebih baik tinggallah sehari lagi di sini" Mendengar perkataan yang mengandung nada ejekan ini." Hongpo Lan menyapu sekejap wajah Han si-kong dan Lim Han-kim. apalagi aku telah mencobanya tadi.Jadi semisalnya aku kalah nanti. maka aku akan mencoba kepandaianmu itu. karena selama hidup aku paling tak suka bertarung dengan kaum wanita. tubuh kalianpun masih dirantai. Aku tahu bahwa ilmu silat yang saudara miliki sangat hebat.Jika aku kalah terserah mau diapakan. jika kalian bertiga tidak mempunyai keyakinan untuk bisa mengungguli aku.

Meskipun gerakannya amat cepat namun langkahnya mantap dan kuat." Tiba-tiba terdengar suara ujung baju terhembus angin. "Hmmm. jelas mereka adalah jago-jago silat yang memiliki tenaga luar maupun dalam yang amat Sempurna. orang ini memang berwatak berangasan. lalu terlihat empat orang lelaki berpakaian ringkas meluncur datang dengan kecepatan luar biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bentaknya keras: "Biar aku mencoba dulu kepandaianmu" Tanpa banyak bicara dia langsung melancarkan sebuah pukulan ke depan. Lim Hankim merasa amat terkesiap setelah menyaksikan gerakan tubuh yang digunakan keempat orang itu untuk melompati pagar sangat ringan dan lincah." Tampaknya Han si-kong pun ikut dibuat naik darah oleh perkataan Hongpo Lan. begitu ingin bertarung dia langsung melancarkan serangan dengan hebatnya. jika ada kesempatan di kemudian hari. aku pasti akan memberi pelajaran yang setimpal untukmu. Dengan gesit Hongpo Lan mengegos ke samping menghindarkan diri dari ancaman tersebut. 401 .com/ " Kalau wanita lantas kenapa?" teriak Han-gwat gusar. setelah itu ejeknya: " Lebih baik kalian berdua maju bersamasama.

Tapi dengan gerakan yang enteng dan seenaknya Hongpo Lan selalu berhasil memunahkan ancaman itu. Pada saat itu. Segenap perhatiannya dicurahkan pada perubahan jurus serangan yang digunakan kedua orang itu. keempat lelaki berpakaian ringkas itu sudah menyebarkan diri membentuk sebuah barisan yang berbentuk setengah bulat dan mengurung beberapa orang itu rapat-rapat. menangkis maupun menyodok. Dengan entengnya ia berhasil memunahkan keempat buah serangan Han si-kong sekaligus. BAB 13.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Masing-masing tampak membawa sebuah lencana besi sepanjang satu depa dua inci di tangan kiri yang disilangkan di depan dada. seakan-akan dia ingin mencari titik kelemahan Hongpo Lan dari pertarungan mereka berdua. semua jurus serangan yang dipergunakan menimbulkan deru angin serangan yang sangat kuat dan dahsyat. sementara tangan kanannya meloloskan pedang yang 402 . semua gerakan dilakukan tepat pada waktunya dan sedikitpun tak terlihat gugup. baik menotok.com/ Han si-kong telah melancarkan empat buah pukulan berantai. Ketua perkampungan Kolam Enam Bintang Lim Han-kim bukan turun tangan membantu. dia malah mundur tiga langkah dari sisi arena.

pelbagai pertempuran sengit telah dialami sehingga pengalaman serta pengetahuannya sangat luas. Sikap mereka amat serius dan siap melancarkan serangan. Han si-kong dengan telapak tangannya yang tajam bagaikan golok balas membabat tubuh musuh dengan jurus "Memotong Bukit Membelah Awan" Menghadapi ancaman semacam ini. hawa murninya segera dihimpun dan secepat kilat melompat mundur sejauh tiga depa. Di situ ia berdiri tegak sambil menunggu datangnya ancaman. tangan kanannya diayunkan ke muka menyongsong dada musuh dengan jurus "Memancing ikan Di sungai Es". Hongpo Lan sama sekali tidak membatalkan serangannya. ia memang sudah lama berkelana dalam dunia persilatan.com/ tersoren dipunggung. Setelah melancarkan empat buah pukulan. 403 . ia tunggu sampai telapak tangan Han si-kong hampir mengenai tubuhnya. kini giliran aku yang melancarkan serangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Selama puluhan tahun. "Hati-hati. begitu selesai melancarkan empat buah pukulan. Han sikong mulai sadar bahwa malam ini dia telah menjumpai musuh tangguh yang jarang ditemui selama ini." jengek Hongpo Lan dingin sambil menerjang maju ke depan.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. diam-diam Lim Han-kim berpikir: "Nama besar Han Si-kong diperoleh dengan susah payah dan perjuangan yang gigih Jika ia sampai terluka di tangan 404 . sementara peluh telah membasahi jidatnya. Mengikuti jalannya pertempuran yang sedang berlangsung. tapi dengan adanya kejadian itu maka dia pun kehilangan posisi yang menguntungkan. walaupun akhirnya dia berhasil juga menghindarkan diri dari keenam jurus ancaman itu.com/ tiba-tiba kelima jari tangannya dipentangkan lebar-lebar dan berbalik mencengkeram pergelangan tangan lawansesungguhnya jurus serangan itu hanya sebuah jurus Ki-na-jiu yang sangat sederhana dan umum. Dengan susah payah Han Si-kong memberikan perlawanan yang gigih.Pada saat itulah tangan kiri Hongpo Lan telah menyambar tiba dan menyodok secara berantai dalam sekejap mata dia telah melancarkan enam buah pukulan maut. Tak urung tubuhnya terdesak juga hingga mundur sejauh tiga langkah. tapi karena dipergunakan pada saat dan detik yang sangat tepat maka hasilnya adalah daya pengaruh yang luar biasa dahsyat dan hebatnya. Buru-buru Han si-kong merendahkan pergelangan tangannya untuk menghindar ia nyaris berhasil melepaskan diri dari ancaman.

niscaya nama besarnya ikut hancur dan hatinya tentu sakit sekali. kekuatan tubuhmu tentu belum pulih kembali. setelah dipenjarakan selama dua tahun lebih. Hongpo Lan miringkan badan sambil berputar. Kalau ingin omong besar." Berpikir sampai di situ. "Hmmm.com/ Hongpo Lan malam ini. Hongpo Lan tertawa dingin Jengeknya: "sejak tadi aku toh sudah anjurkan kepada kalian berdua agar turun tangan bersama. kau jangan takabur lebih dulu. dengan suatu gerakan lincah tapi aneh tahu-tahu ia sudah terhindar dari 405 . Bagaimana kalau babak pertempuran ini serahkan kepadaku saja?" Tanpa menunggu persetujuan dari Han Si-kong. tunggu sajalah sampai dapat menangkan aku lebih dulu" sambil berkata pemuda itu melancarkan pukulan berantai dengan kekuatan luar biasa. kenapa kamu berdua tak mau menuruti nasehatku?" Badannya mengegos ke samping menghindarkan diri dari datangnya gempuran.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sambil berpaling bisiknya: "Locianpwee. ia segera melompat maju ke muka menghadang jalan pergi Hongpo Lan dan berdiri persis di muka Han Si-kong. Kenapa aku tidak segera menggantikan kedudukannya mumpung menang kalah belum ketahuan hasilnya. telapak tangannya langsung disodok ke muka melancarkan sebuah pukulan.

Bukan itu saja. Menyusul dua serangan yang dilancarkan secara berantai itu. sehingga para 406 . badannya menerjang maju dua langkah dariposisi semula. serangkaian serangan gencar ini benarbenar dahsyat bagaikan amukan angin topan dan gulungan ombak di samudra bebas. tanpa menunggu lawannya membalikkan badan lagi telapak tangan dan kakinya segera melancarkan serangkaian serangan yang gencar lagi cepat. Berdasarkan beberapa pertimbangan dan penilaiannya itulah dalam hati kecilnya ia sudah membuat perhitungan yang matang. Diam-diam Lim Han-kim telah memperhatikan dan menghapal gerak serangan yang digunakan Hongpo LanDia dapat merasakan bukan saja di balik jurus serangannya yang sederhana terkandung perubahan yang aneh dan maha sakti.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dalam waktu singkat jari tangan dan telapak tangan saling menyodok dan menyambar makin menyerang Semakin cepat. dalam sekejap mata dia telah melepaskan sembilan tendangan kilat dan delapan belas buah pukulan. bahkan lengan kanannya mengikuti gerak perputaran badannya melancarkan sebuah sapuan.com/ serangan Lim Han-kim. bahkan gerak tubuhnya sewaktu berkelitpun mengandung unsur rahasia yang luar biasa. Begitu terhindar dari sapuan maut Hongpo Lan.

Kau benar-benar orang hebat. Coba bayangkan untuk menghindari sembilan tendangan dan delapan belas buah pukulanku.com/ penonton yang ada di sisi arena sama-sama terkesiap dan kagum. Hongpo Lan tidak kalah kagumnya. Aaai." "Mumpung malam ini kita sudah bertemu.. kau cuma bergeser tak lebih dari dua depa. sambil menyeka keringat yang membasahi jidatnya dia memuji: "selama hidup hanya saudara Lim seorang yang sanggup memaksaku mandi peluh. Aku lebih kagum Pada kemampuanmu... Nah hati-hatilah. mari kita bermain sepuasnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampak Hongpo Lan memutar badannya bagai gangsing. malam ini biarpun aku mengaku kalah. dua kakinya merubah posisi berulangkali bahkan dalam setiap kesempatan ia selalu berhasil melepaskan serangan balasanMelihat kehebatan musuhnya. diam-diam Lim Han-kim menghela napas panjang pujinya: "Benar-benar ilmu gerakan tubuh yang hebat" Dengan langkah cepat dia mundur sejauh tiga langkah." Mendadak pemuda Hongpo menerjang maju lagi. tapi aku kalah dengan sangat puas.. tangannya diayunkan ke muka menggunakan jurus 407 ." "saudara Hongpo terlalu memuji..

com/ "Berlutut Menyembah Langit selatan-" Lim Han-kim sadar di balik jurus serangannya yang sederhana terkandung perubahan gerak yang luar biasa. ia tak berani bertindak gegabah.sementara memuji. cepat tubuhnya miring ke samping. ilmu silatmu memang sangat hebat." puji Hongpo Lan. Dibandingkan Hongpo Lan jelas dia kalah lincah dan Cekatan. badannya sudah berkelit untuk menghindar.Namun ia memiliki jurus serangan 408 . Sayang sepasang tangan Lim Han-kim masih diborgol sehingga sangat mengganggu geraknya. mendadak ia ubah menjadi sebuah totokan yang mengancam jalan darah cian-keng-hiat di bahu lawan. dengan jurus "Tangan Sakti Menggunting Bunga" dia cekal urat nadi pada pergelangan tangan lawan"Saudara Lim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kaki kanannya mundur selangkah untuk menyelamatkan diri lebih dulu. kemudian melepaskan dua pukulan balasanMaka beriangsunglah suatu pertempuran adu Cepat antara kedua orang itu. Buru-buru Lim Han-kim merangkap sepasang telapak tangannya. setelah itu tangan kanannya melakukan kuncian dengan jurus "Menutup Pintu Mendorong Rembulan" Ketika serangan yang dilepaskan Hongpo Lan sampai di tengah jalan.

keempat lelaki berbaju ringkas itu serentak menggetarkan lencana besi mereka sementara pedang di tangan kanannya berputar menciptakan sekuntum bunga pedang. hal ini membuat posisi mereka jadi seimbang. bahunya kena dihantam satu kali. sambil mendengus. mendesak maju ke sisi badan musuhnya. Melihat majikannya terluka. Telapak tangan yang menyambar tahu-tahu diputar berbalik menepuk bahu Lim Han-kim. Dua sosok bayangan manusia segera saling beradu lalu berpisah. Tak ampun. tapi ia tak gugup atau panik. mendadak terdengar Hongpo Lan membentak keras: "Saudara Lim. Langkahnya gontai dan tubuhnya mundur dua langkah dengan sempoyongan sebelum dapat berdiri tegak. Dalam keadaan sepasang tangannya masih diborgol.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lengannya ditekuk. Kemudian 409 .com/ ampuh yang dapat menutup kekurang lincahannya. hati-hati" Tiba-tiba dia memutar badan. Dalam waktu singkat. sebaliknya Hongpo Lan memegangi iganya sambil terjongkok-jongkok. dua orang itu sudah saling menyerang sebanyak lima enam puluh jurus. sulit bagi Lim Han-kim untuk melakukan perubahan gerak. kemudian sikutnya disodok ke lambung musuh. paras muka Lim Han-kim kelihatan pucat pias. Di tengah pertempuran sengit.

." "Justru karena saudara Hongpo mengalah. Mendengar bentakan itu. buru-buru Hongpo Lan memberi tanda sambil membentak: "Cepat mundur Antar mereka keluar dari barisan. ujarnya sambil tertawa sedih: "llmu silat yang saudara Lim miliki benar-benar sangat hebat.." Tampaknya iga yang tersikut menderita luka yang cukup parah. aku baru mendapat kesempatan untuk melancarkan serangan balasan. bicara sejujurnya kau sudah menderita kerugian lebih dulu." Kemudian setelah menghembuskan napas panjangpanjang. aku mengakui bukan tandinganmu. pelan-pelan Hongpo Lan bangkit berdiri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lanjutnya: " Harap saudara Lim sudi memaafkan karena aku tak bisa mengantar sendiri kepergianmu." 410 . itulah sebabnya ia berbicara agak terputus-putus. sehingga sewaktu berbicara pun ia harus menahan rasa sakit yang luar biasa.com/ bersama-sama mereka maju mengurung Lim Han-kim rapat-rapat. keempat lelaki berbaju ringkas itu serentak mundur sambil menurunkan kembali pedangnya. Menyaksikan perbuatan anak buahnya." "Tapi tanganmu masih diborgol..

pasti akan kubalas budi kebaikanmu hari ini. Kepada keempat lelaki berbaju ringkas itu Hongpo Lan segera menghardik dengan suara dalam: "Kalian mewakili aku mengantar mereka pergi dari sini. ia membalikan badan dan berlalu dari situ. panjang perjalanan mereka pun dapat meras akan betapa rumit dan kalutnya barisan tersebut setelah keluar dari ilmu barisan itu. Aku Lim Han-kim merasa sangat kagum. Bila ada kesempatan untuk berjumpa lagi lain waktu." Mereka pun berjalan lebih dulu untuk membuka jalan. keempat lelaki berbaju ringkas itu kembali memberi hormat sebelum meninggalkan tempat tersebut. Kepada Lim Han-kim mereka berkata hormat: "silahkan kalian bertiga mengikuti kami. saat itu Han si-kong yang tinggi hati benar-benar sudah dibuat kagum oleh kehebatan Lim Han-kim. 411 . Di bawah bimbingan keempat orang lelaki berbaju ringkas itu dengan cepat Lim Han-kim. Han si-kung dan Han-gwat telah berhasil meninggalkan barisan air Lamto-lak-sengtin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bila pelayanan kami kurang baik. kami mohon diri lebih dulu. Nah. hati-hati akan kuhukum dengan berat" Empat lelaki berpakaian ringkas itu serentak mengiakan." setelah menjura memberi hormat.com/ "Ketua muda betul-betul seorang lelaki sejati yang pegang janji.

com/ katanya sambil menghela napas panjang: "ombak belakang sungai Tiangkang benar-benar telah mendorong ombak di depannya. dia mengalihkan pokok pembicaraan kesoal lain. setelah melalui kejadianpada malam ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. diapun manggut-manggut sambil sahutnya: " dalam dunia persilatan benar-benar 412 ." Ucapan mana diutarakan dengan nada yang memelas hati. tepat sekali mengelilingi perkampungan tersebut. coba kau perhatikan letak enam buah kolam itu. " Ketika Han si-kong mendongakkan kepalanya. aku benar-benar merasa sudah amat tua. orang baru sudah sepantasnya menggantikan orang lama. sebenarnya Lim Han-kim ingin mengucapkan beberapa patah kata untuk menghibur. Di antara keenam kolam itu berjajar pula aliran sungai yang berliku-liku menghubungkan kolam yang satu dengan yang lain. Akhirnya setelah mendehem pelan. Ujarnya: "Lo-cianpwee. Tampaknya nama perkampungan itu bukan lain berasal dari keadaan tersebut. Menyaksikan semua itu. Enam buah kolam yang berbentuk sama mengelilingi sebuah perkampungan. namun ia tak tahu bagaimana harus berbicara. benar juga dari kejauhan sana terlihat selapis kilatan cahaya yang memantul pada permukaan air.

Harap tuan bertiga sudi menerimanya. kuda-kuda itu dihentikan. hidup seorang tokoh maha sakti yang berilmu silat tinggi. selesai berkata mereka segera 413 ." tampik Han si-kong cepat "Tolong sampaikan kepada ketua muda kalian. Apabila tuan bertiga menolak pemberian ini. Ketika sampai pada jarak empat-lima depa dari hadapan Lim Han-kim sekalian. tak akan kupercayai bahwa dalam perkampungan yang dikelilingi enam buah kolam tempat pelihara ikan.com/ banyak terdapat jago silat yang luar biasa hebatnya. Tiga orang bocah lelaki berbaju hijau segera maju memberi hormat sambil berkata: "Kami bertiga mendapat perintah dari ketua muda untuk mengantar kuda..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kuda ini." "Peraturan yang ditetapkan ketua kami amat ketat dan keras." "Maksud baik itu biar kami terima dalam hati saja. kami masih punya kekuatan untuk meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki." Mendadak terdengar suara derap kaki kuda berkumandang datang dari arah belakang. kemudian muncul tiga ekor kuda yang berlarian menuju ke arah mereka bertiga.. Kalau tidak mengalami sendiri peristiwa ini.. kami yang susah nantinya." kata tiga orang bocah berbaju hijau itu serentak. kami tak berani menerimahadiah besar itu.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lebih baik kita teruskan perjalanan dengan menunggang kuda. dengan begitu keadaan kalian pun bisa tersamar. ransum kering dan sekantung uang perak." "Yaa. Lebih baik naik kuda saja." Melihat kedua orang rekannya sudah setuju naik kuda. "Hei. "Locianpwee. ransum dan uang Jika kalian berdua harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. "Ehmm. "Di atas pelana sudah tersedia air. perkataan nona memang betul. padahal tangan kalian masih diborgol. apa yang lucu? Kenapa kau tertawa terkekeh?" tegur Han si-kong agak gusar. terpaksa Han si-kong melompat naik kepunggung kuda dan melarikannya ke depan." sambung Lim Han-kim sambil manggut-manggut." ujar Han-gwat kemudian sambil tertawa..com/ lepaskan tali les kuda itu dan sama-sama mengundurkan diri. Ketika menemukan di atas pelana telah tersedia guci air. Tanpa sungkan-sungkan lagi ia melompat naik ke atas punggung seekor kuda. aku percaya kamu berdua akan menjadi tontonan yang menarik. tak terasa lagi gadis itu tertawa terkekeh-kekeh. sungkan amat orang itu.. dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah menempuh perjalanan sejauh enam 414 .

kembali ia berseru: " orang menyebutmu si monyet tua. julukan itu memang tak salah. tergantung rejekimu. Mendadak Han si-kong menarik tali les kudanya sambil berhenti ujarnya kemudian. "Ada di mana majikan tuamu itu sekarang? Berapa jauh dari sini?" " Kalau itu. tentu saja pergi menjumpai loya kami. apakah selama hidup kau ingin memakai borgol itu?" "Aku tak percaya kalau di dunia ini tak ada cara lain untuk melepaskan borgol tersebut Kau tak usah menguatirkan aku. kuanjurkan ikut kami saja menghadap majikan tuaku. sih." "Nona. Ketahuilah bahwa majikan tuaku memiliki pisau mustika yang tajamnya luar biasa. "Aku tak mau ikut" "Locianpwee. Watakmu benar-benar berangasan macam monyet kena terasi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi amat jarang dijumpai di kolong langit Daripada kau harus memakai borgol sepanjang hidup." 415 .com/ tujuh li."Kita akan ke mana sekarang?" "BorgoI di tangan kalian belum dilepas." Han-gwat segera mengerutkan dahinya. sekalipun senjata mustika macam ini bukan cuma sebuah saja." sela Lim Han-kim." usul Han-gwat. kalau kau tak ikut.

Tapi kalau nasib lagi jelek." buru-buru Han-gwat menyela.." "Menurut apa yang kuketahui.com/ "saudara Lim.. Thian-hok sangjin terkenal sebagai seorang tokoh persilatan yang dingin. majikan tua sering tinggal di Perpustakaan Lian-im-lu. ia ingin mengucapkan sesuatu.. tapi niat itu kemudian diurungkan. angkuh. kita akan bertemu dengan beliau di situ. tempat tinggal Thian-hok sangjin di bukit Mao-san-Jadi kalau nasib kalian kebetulan baik. dan suka menyendiri ia jarang sekali mengadakan hubungan dengan kaum persilatan. masa perkataanku ini keliru?" Lim Han-kim tertegun. hubungan mereka begitu akrab sehingga melebihi hubungan antara saudara sekandung. Kau tak boleh percaya dengan perkataannya. kita tak bakal ketemu dia di situ. Gara-gara ingin membuatkan sejenis pil mustika untuk nona kami." tiba-tiba Han si-kong menyela. sebaliknya Han sikong bertanya dengan keheranan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aku toh belum selesai berbicara." 416 ."Thian-hok sengjin?jadi majikan tua kalian kenal dengan tokoh maha sakti itu?" "Bukan cuma kenal. lebih baik kita lanjutkan perjalanan-" "Kau jangan terburu napsu dulu. "Anak perempuan paling suka main akal-akalan.

bagaimana mungkin namanya bisa begitu termashur dalam dunia persilatan?" "Pertanyaan yang sangat bagus. Han si-kong berkata lebih jauh: 417 .com/ "Sekalipun Thian-hok sangjin angkuh.. ia termashur sebagai jago pedang dari Kanglam. tapi sifatnya terlalu hambar dan dingin." Setelah mendeham sebentar. tak pernah senang mencari nama apalagi menerima kunjungan tamu. kita memang pantas melakukan perjalanan ke Mao-san dan mengunjungi Perpustakaan Lian-im-lu" "Locianpwee" sela Lim Han-kim. sepanjang tahun ia mengurung diri di Perpustakaan Lian-im-Iu nya di bukit Mao-san. "Apa-kah kita akan ke bukit Mao-san dengan tangan masih diborgol begini?" Han Si-kong tertawa terbahak-bahak: "Ha ha ha ha. Thian-hok Sangjin adalah tokoh maha sakti yang tersohor semenjak puluhan tahun berselang.. dingin.." "Kalau memang tak pernah menerima tamu dan sepanjang tahun selalu mengurung diri di atas bukit. lote.. memandang pada Thian-hok sangjin.oleh sebab itulah jarang sekali orang persilatan mengetahui nama besarnya. dan suka menyendiri tapi ia bersikap sangat menghormat terhadap majikan kami." sambung Han-gwat dengan suara dingin"Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

beratus-ratus orang jago ikut hadir menyaksikan jalannya pertarungan itu. pada saat terakhir ia merubah tempat pertarungan dengan memindahkan ke tengah sungai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. baik dari golongan hitam maupun golongan putih. Bukan saja ia berbuat sewenang-wenang. Dengan ditemani sebilah pedang. entah berapa banyak kejahatan yang telah dilakukannya." "Sampai setengah tahun kemudian masih belum ada seorang manusia pun berhasil mengendalikan perbuatan jahatnya.. perbuatannya sangat memusingkan banyak orang. Tapi lantaran ilmu silatnya sangat tinggi..com/ "Dua puluh tahun berselang. dalam dunia persilatan wilayah Kang-lam tiba-tiba muncul seorang pemuda berbaju periente yang memiliki ilmu silat sangat tinggi ia menyebut diri berasal dari lautan Timur. Pada saat itulah Thian-hok Sangjin yang mendengar berita ini segera tampilkan diri. yang mencoba menantangnya berhasil dikalahkan semua. Thian-hok sangjin ternyata segan memperlihatkan kepandaiannya." "Melihat begitu banyak orang turut hadir di sekitar arena. Hal ini membuat dunia persilatan jadi kalut dan tak pernah tenang. maka berpuluh-puluh jago. Ketika duel itu berlangsung. Berita ini segera menyebar ke seluruh dunia persilatan." 418 . ia tantang orang itu untuk berduel di luar kota Kim-leng.

" "Ehmmmm. pertarungan macam ini benar-benar sebuah sistem pertempuran yang baru dan menarik. terusnya: "Dua orang itu masing-masing menunggang sebuah sampan kecil yang di-tengahnya dikaitkan satu sama lainnya dengan rantai sepanjang lima depa. pemuda perlente tersebut tak pernah muncul lagi di wilayah Kang-lam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ada juga yang mengatakan pemuda perlente itu melarikan diri dengan membawa luka. Dengan membiarkan sampan mereka terbawa arus sungai itulah mereka berdua saling menyerang dengan gencarnya. Dalam keadaan begini orang lain susah untuk mengikuti jalannya pertempuran itu. tapi yang jelas sejak naik ke sampan kecil itu. "Dengan membiarkan sampan mereka terbawa arus." sahut Han-gwat. tentu Thian-hok sangjin yang berhasil memenangkan pertempuran ini. namun ada satu hal yang pasti benar yakni pemuda perlente itu 419 ." "Yaa.com/ "Bertarung di tengah sungai?" tanya Lim Han-kim keherananHan si-kong makin bersemangat bercerita." "Walaupun banyak berita yang beredar. dalam waktu singkat sampan mereka berdua sudah lenyap di balik gelombang sungai yang tinggi. Ada yang bilang pemuda perlente itu tewas di ujung pedang Thian-hok sangjin dan mayatnya tenggelam di dasar sungai.

Ketika fajar mulai 420 ." kata Han-gwat." "Akibat pertempuran itu.com/ menderita kekalahan di tangan Thian-hok sangjin. tanggung kamu berdua dapat bertemu dengan Thian-hok sangjin. malahan sejak itu pula dia mengundurkan diri dari dunia persilatan." "Asal kalian berjalan bersamaku. sebab Thian-hok sangjin telah muncul kembali dalam keadaan selamat. sedang pemuda perlente itu lenyap tak berbekas sejak peristiwa itu. Tiga ekor kuda pun berlarian dengan kencangnya menembusi kegelapan malam. Habis berkata ia segera menyentak tali les kudanya dan meneruskan perjalanan lebih dulu. Namun ia sama sekali tidak memanfaatkan ketenaran namanya. hidup mengasingkan diri di bukit Mao-san Perpustakaan Lian-im-lu dan tak pernah mau menerima kunjungan tamu macam apa pun-" "Masa selama dua puluh tahunan ini belum pernah ada yang berhasil menjumpai Thian-hok sangjin?" tanya Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. oleh sebab itulah ajakan ini menimbulkan rasa ingin tahuku. nama besar Thian-hok sangjin pun jadi sangat termashur. "Mungkin saja pernah ada orang yang menjumpainya tapi belum pernah beredar suatu berita tentangnya dalam dunia persilatan. yang terdengar hanya suara derap kaki kuda yang ramai.

Dijalan raya pun lamat-lamat mulai kelihatan orang yang berlalu lalang melakukan perjalanan Han-gwat menarik tali les kudanya menghentikan lari kuda. Dengan model macam begini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ujamya: "Mari kita sarapan dulu sebelum meneruskan perjalanan" Memandang pakaiannya yang compang camping. dengan memakai baju compang camping dan tangan berborgol. juga tak akan menarik perhatian orang lain-Beda dengan Lim siangkong. Kalau mesti meneruskan perjalanan pasti dandanan kita akan menarik perhatian orang banyak. ia masih muda dan berwajah halus. Gaya-mu tak beda dengan seorang pengemis. biarpun pakaianmu compang camping. Lim Han-kim berseru: "Coba kalian lihat dandanan kita saat ini Pakaian compang camping tak karuan.com/ menyingsing. tentu saja kurang sedap dipandang orang " 421 . sambil menuju ke dalam hutan di sisi jalan raya." "Kita lelaki sejati yang tak pernah berbuat memalukan. ketiga orang itu sudah menempuh perjalanan sejauh puluhan li. sambil tersenyum Han-gwat menimbrung: "Coba kau pandang rambutmu yang kusut dan awut-awutan tak karuan. tangan kita pun diborgol. kenapa mesti takut meneruskan perjalanan?" sahut Han si-kong.

mana mungkin bisa kau bandingkan dengan kejelekan wajahmu itu. sekalipun menelusuri seluruh dunia persilatan. apakah dandanan kita semacam ini tak bakal mengejutkan orang banyak?" "Aku punya akal. siapa yang berani pandang rendah diriku?" "Locianpwee. tapi kuda yang kita tunggangi justru kuda pilihan. "Coba kau jelaskan" "Lebih baik kita menyewa kereta kuda saja. maka orang lain tak bakal 422 . hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Hmmmm sebagai lelaki sejati yang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan.?" Han si-kong tertawa terbahak-bahak "Ha ha ha ha. tak pernah kupersoalkan di dalam hati... "Tapi kau lupa. "Tangan kita masih diborgol dan pakaian kita sudah robek tak karuan... Asal kalian dUdUk di dalam kereta." bisik Lim Han-kim. Lim siangkong seorang pemuda gagah. yang dihormati umat persilatan adalah orang gagah berjiwa besar.." tiba-tiba Han-gwat berseru sambil tertawa. Biarpun aku berbaju rombengan dan berambut kusut. yang terpenting adalah jiwa kita yang besar dan berwatak pendekar soal baik buruknya wajah seseorang.." "Tentu saja" jengek Han-gwat cepat.

com/ menjUmpai dandanan kamU berdua. sedang orang itu tidak menyinggung nama lengkapnya." sementara pembicaraan berlangsung. lalu bersama-sama melompat turun dari atas pelana.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mendadak dari arah depan jalan raya muncul dua ekor kuda yang dilarikan kencang-kencang. Kalau benar-benar ditempuh." Han si-kong kontan mendengus dingin"Hmmm. buatku lebih baik meneruskan perjalanan di tengah malam buta dari pada harus naik kereta. Di atas kuda duduk dua orang lelaki kekar. mereka menghentikan lari kudanya sambil memperhatikan ketiga orang itu sekejap. Lelaki yang ada di sebelah kiri segera memberi hormat sambil bertanya: "siapa di antara kalian adalah Lim tayhiap?" Lim Han-kim mengerutkan dahinya. berarti belum tentu dia yang dimaksudkan Melihat ketiga orang itu sama-sama membungkam. mendadak teringat olehnya bahwa di kolong langit banyak terdapat orang dari marga Lim. Apalagi jarak bukit Mao-san dari sini tidak terlalu jauh. Baru saja dia hendak menjawab. Lim kongcu?" 423 . paling banter dua malam pun sudah sampai. Ketika mendekati hutan. lelaki yang ada di sebelah kanan berkata pula: "Adakah di antara kalian bertiga yang bernama Lim Han-kim.

sudah saatnya untuk ditukar dengan yang baru" Lim Han-kim merasa berterima kasih sekali. maka kata nya kemudian sambil tertawa hambar "Lebih baik kalian bawa pulang pakaian itu" jawaban 424 . Kami diperintahkan mengantar dua stel pakaian baru.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ setelah agak tertegun sejenak Lim Han-kim menyahut: "Akulah orangnya. namun nada suaranya amat nyaring. harap kongcu Jangan mentertawakan-" Dari sisi pelana nya. orang tersebut berkata lagi: "Pakaian kongcu sudah robek dan compang camping. Tapi pada dasarnya ia memang tak suka banyak bicara. sekalipun perawakannya tinggi besar. ia tak menyangka Hongpo Lan bisa bersikap begitu bersahabat kepadanya. setelah itu katanya: " Hamba sekalian berasal dari perkampungan Lak-seng-tong yang mendapat perintah dari majikan muda kami untuk datang mencari Lim Kongcu. ada urusan apa?" Lelaki itu memakai baju terbuat dari su-tera. mukanya penuh cambang. lelaki berbaju kuning yang ada di tengah menurunkan sebuah bungkusan Bungkusan itu berisi dua buah jubah panjang yang terbuat dari kain sutera dan dua buah mantel. Tampak orang itu membungkukkan badannya memberi hor-mat. sambil dipersembahkan kepada pemuda itu.

tanganku juga masih diborgol. ia mengeluarkan sebilah pedang pendek yang bersarung kulit ikan hiu dengan hiasan emas pada gagangnya.. ke-napa.....TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bagaimana mungkin bisa tukar pakaian?" Tiba-tiba lelaki bercambang itu tertawa tergelak: "Kongcu.. Lelaki bercambang itu kembali tertawa. pedang itu kelihatan sangat mewah. kong. dari dalam sakunya. Boleh dibilang ia merupakan pembuat pedang nomor wahid di kolong langit.com/ tersebut seketika membuat kedua orang lelaki itu tertegun. cahaya keemasan segera memancar di udara." sambil berkata.. "Pedang bagus. "Majikan tua kami pandai membuat pedang. kami juga telah berpikir sampai ke situ." tanpa terasa Lim Han-kim memuji tiada hentinya. Lelaki berwajah kuning itu segera berseru agak tergagap: "Kee. tapi selama hidupnya dia orang tua hanya berhasil membuat tiga bilah badik yang sama bentuknya saja" 425 .. Hamba diperintahkan membawa serta salah satu di antara "Badik Tiga Huruf" untuk membantu kongcu melepaskan diri dari belenggu. kongcu tak mau menerima nya?" "Tubuhku masih dirantai. pedang bagus. Dengan cepat lelaki bercambang itu meloloskan badik tersebut dari sarungnya.

macam terhadap orang-orang Lak-seng-tong kami. "Aku tak berani menerima pemberian sedemikian berharganya. Apabila Lim kongcu tak bersedia menerima nya." tiba-tiba Han si..com/ "Eeei.." "Jangan" cegah Lim Han-kim serius." dengan wajah serius lelaki bercambang itu berkata. hamba tak bisa pulang untuk memberikan pertanggunganjawabnya. karenanya selesai berkata ia segera menutup mulutnya rapat-rapat "Lim kongcu." 426 . "Pedang ini merupakan hadiah yang bersungguh hati dari majikan muda kami. Asal kalian bersedia membantu kami untuk membebaskan borgol dan rantai ini. "Lagipula majikan muda telah berpesan agar pedang ini di hadiahkan kepada Lim kongcu. aku sudah merasa berterima kasih sekali " Tampaknya ia jarang sekali sekaligus mengucapkan begitu banyak perkataan.kong memperingatkan"Aku rasa belum pernah ada orang persilatan yang berani berbuat macam. malah majikan muda sempat berkata bahwa perbuatannya ini tak lebih hanya mengikuti pepatah lama yang mengatakan Gadis cantik diberikan untuk pemuda tampan. pedang mustika diberikan untuk pendekar sejati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalau membawa pedang mustika. kalian mesti lebih berhati-hati." kata lelaki bercambang itu sambil tertawa.

Dengan hormat lelaki berewok itu mengiakan. Lim Han-kim tetap gelengkan kepalanya menampik.com/ Lelaki berbaju kuning. lalu kepada Han si. " "Waaah.kong ujarnya: "Maaf pendekar tua. agaknya kau sahabat karib Lim Kongcu. bahkan sepatah kata pun tidak diucapkannya. dia tak bakal akan menerimanya . sampai kalian berdua membunuh nya pun. sampai tabiatnya pun tahu jelas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dan tolong putuskan borgol dan rantai di tubuhku ini" Lelaki berewok itu menghela napas panjang. " Lebih baik kau jangan turut campur" seru Han sikong sambil melotot gusar Kemudian sambil berpaling ke arah lelaki itu katanya lagi: "Cepat ambil pedang itu. kalau sudah bilang tak mau menerima pedang ini. tampaknya dia merasa kecewa sekali." goda Han-gwat sambil tertawa. ". "Kalian seharusnya membebaskan Han locianpwee lebih dulu. Tapi bagaimana pun mereka berbicara. dengan kening berkerut Han si-kong segera menegur "Lebih baik kalian berdua jangan bicara lagi. yang berada disisinya turut pula membujuk. hamba akan segera turun tangan-" 427 .kata Lim Han kim sambil tertawa. Melihat hal ini. dengan membawa pedang itu ia berjalan menuju ke hadapan Lim Han-kim. Watak orang ini memang aneh.

rantai yang terbuat dari baja campur emas itu seketika patah menjadi beberapa potong dan rontok ke atas tanah. "Traaaanggg. kemudian katanya sambil tersenyum: "Hatihati locianpwee" Pedangnya diayunkan ke muka membentuk selapis cahaya yang amat menyilaukan mata.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kong mendongakkan kepalanya tertawa ter-bahak-bahak. sekali pedang tersebut di-puntir ke luar. tampak selapis cahaya yang 428 . sambil membusungkan dadanya Han si." Di tengah dentingan yaring. tambahnya: "Di sini masih ada sebuah lagi" Melihat borgol yang membelenggu sepasang tangannya jauh lebih tipis dibandingkan rantai yang melilit tubuhnya tadi.pedang bagus. pujinya: "Ha ha ha ha . pedang yang tajam itu langsung menembusi lewat depan tubuh Han si-kong lalu berputar ke balik rantai di punggungnya. cepat turun tangan" Lelaki berewok itu segera menggetarkan pergelangan tangannya. pedang bagus Benar-benar sebilah pedang bagus" Lalu sambil menjulurkan tangannya ke hadapan lelaki itu. tak usah banyak bicara lagi.. seakan-akan ada dua pedang yang saling beradu.. lelaki berewok itu segera mundur selangkah.com/ "Sudah...

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lelaki berewok itu berkata: "Tampaknya borgol inipun terbuat dari besi baja yang serupa dengan besi yang digunakan pedang jinsiang-kiam sehingga pedang tersebut tak sanggup mematahkannya. Ternyata ujung pedang di tangan lelaki berewok itu terpental sejauh tiga depa lebih oleh benturan tersebut.pujinya tanpa sadar: "Tak disangka borgol itu sangat kuat dan kokoh sehingga pedang Jin-siang-kiam pun tak berhasil memotongnya jadi dua." 429 . sementara borgol di tangan Han si. kita coba sekali lagi. Kali ini pun ujung pedang itu terpental ke samping.kong telah mencak-mencak kegusaran sambil mengumpat kalang kabut: "sialan-. Ayo cepat.kong masih tetap utuh seperti sedia kala. tenaga dalamnya segera disalurkan ke tangan kananny a. "Traaaang.com/ menyilaukan mata menyelimuti seluruh udara.. sebaliknya borgol di pergelangan tangan Han si-kong sama sekali tidak cacad barang sedikitpunBerubah hebat paras muka lelaki bermuka kuning itu." sebaliknya Han si. setelah termenung sebentar." Sekali lagi terjadi suara dentingan yang sangat nyaring." Lelaki berewok itu menarik napas panjang-panjang. kemudian pedangnya diayunkan membacok lewat selasela pergelangan tangan Han si-kong..

.." "Buat apa sih kau mengejek diri sendiri?" tegur Hangwat sambil tertawa geli. teriaknya: "Hei kau si budak kecil" Lim Han-kim geli juga melihat kakek itu sewot. akhirnya ia tertawa terbahak-bahak sambil berseru: "Baiklah. Dengan sikap meng hormat lelaki bermuka 430 ..kong dengan mata mendelik.. apa yang dipikirkan langsung diutarakan tanpa embel-embel... borgol itu tetap tak berhasil diputuskan setelah mengumpat berapa saat lama-nya. sambil berpaling katanya kemudian-" Kalian berdua juga boleh pulang" Perkataannya selalu singkat.. ha ha ha..com/ " Kalau begitu borgol ini tak bisa diputus-kan?" teriak Han si.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Tanpa melanjutkan perkataannya ia memutar pedangnya untuk memutuskan rantai yang membelenggu tubuh Lim Han-kim.kong mengerahkan seluruh tenaganya untuk merentangkan sepasang tangannya..... Baik-lah.... aku rasa. Han si-kong makin gusar. namun bagaimana pun dia mengerahkan segenap kekuatannya. "Aaaai. aku rasa. Dengan wajah penuh amarah Han si. bagaimana pun aku dapat terlepas dari belenggu di tubuhku. pendek dan tanpa basa basi.

sudah cukup lama kami mengikuti ketua muda. sampai di mana sifat dan wataknya kami pun sangat memahami. Jadi bila kongcu menampik pemberian ini. waktu di masa depan masih panjang.com/ kuning itu persembahkan buntalannya sambil bertanya: "Apakah kongcu ada pesan yang perlu hamba sekalian sampaikan?" setelah termenung beberapa saat jawab Lim Han-kim: "Bukit tetap hijau menawan. tapi sekarang beliau rela menghadiahkan satu di antara tiga mustikanya untuk kongcu. bahkan bisa jadi 431 . selama hidup ia tak suka bergaul dengan siapa pun. Hal ini dikarenakan majikan kami sangat kagum dengan kegagahan kongcu sehingga ingin sekali bersahabat dengamu." "Terus terang saja hamba katakan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sekarang kongcu telah menampik pemberian kami. air tetap mengalir tenang. apakah tindakan ini tidak keterlaluan? Ketua muda kami selalu memandang tinggi kedudukannya. semoga lain waktu dapat bertemu kembali" setelah memutuskan rantai yang membelenggu tubuh Lim Han-kimt dengan wajah serius lelaki berewok itu berkata pula: "walaupun tiga bilah badik mustika milik Lak-seng-tong bukan benda paling mustika dalam dunia persilatan tapi setiap umat persilatan pasti akan menyukainya. bukan saja hamba sekalian bakal menerima makian dan hukuman.

" 432 . Memandang hingga bayangan punggung kedua orang itu lenyap dari pandangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa tidak kau terima saja pemberian itu?" Lim Han-kim termenung berpikir sebentar. pedang itu langsung dimasukkan ke dalam saku." setelah diterima. " Kalau memang begitu biar kusimpan untuk sementara waktu. Rasa murung yang semula menyelimuti wajah kedua orang lelaki itu seketika hilang tak berbekas.jiwa sebesar ini benar-benar jarang dijumpai. Kejadian ini tentu akan menyedihkan hatinya. sambil tertawa tergelak mereka melompat naik ke atas kudanya dan berlalu dari situ.com/ majikan kami akan salah paham dan dikiranya kongcu tak sudi bersahabat dengannya. Han si-kong baru angkat kepalanya dan menghembuskan napas panjang. kemudian manggut-manggut." "Lim kongcu." sambil tertawa Han-gwat menegur " Kalau toh pihak mereka ingin memberi hadiah dengan sungguh hati. ujarnya: "Banyak sudah jago yang kujumpai tapi orang macam Hongpo Lan baru kali ini kutemui ia benar-benar berjiwa besar. baru kenal satu kali sudah memberi hadiah pedang kenamaan.

apa lagi merasakan hangatnya pelayanan seorang gadis cantik. kau apa tak tahu kalau rejekimu itu berkat Lim kongcu. kemudian sambungnya: "Dengan mengenakan mantel ini maka pakaian kongcu yang compang cam-ping akan tertutup." Melihat kedua orang itu bicara tiada habisnya.. aku benar-benar sangat malu. sambil tertawa Han-gwat segera menukas: "Kalian berdua tak usah ngobrol tak karuan lagi.com/ Tapi Lim Han-kim kembali menghela napas panjang: "Aaaai.kong sambil ter-tawa: "Locianpwee. tanpa melakukan sesuatu pahala tapi mendapat hadiah." seru Han-gwat sambil mencibirkan bibirnya. buru-buru ia bantu Han si. yang penting sekarang adalah meneruskan perjalanan-" Diambilnya sebuah mantel dan dikenakan di tubuh Lim Han-kim. perlukah aku bantu mengenakan untukmu?" "Waah.. Mendadak ia merasakan dibalik perkataan itu terkandung penyakitnya.." "Hmmm si botak berjalan mengikuti rembulan.kong mengenakan mantelnya kemudian melarikan kudanya melakukan perjalanan sambil tertawa terbahak-bahak 433 .." Kemudian diambilnya mantel yang lain dan ujarnya kepada Han si. belum pernah kunikmati rejeki semacam ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tampak debu beterbangan menutupi pandangan mata. apa lagi kedua orang itu masih memakai borgol sehingga gerak geriknya kurang leluasa. sepanjang jalan Han-gwat melayani kebutuhan Lim Han-kim dan Han si. sampailah mereka di wilayah bukit Mao-san. Ketiga ekor kuda itu pun dilarikan kencang-kencang menelusurijalan raya. Han si-kong pun menghentikan lari kuda-nya.kong dengan penuh cermat dan ramah. 434 .sejauh mata memandang.com/ Han si-kong melarikan kudanya juga mengejar dari belakang. entah berapa hari sudah mereka melakukan perjalanan Hari ini ketika siang menjelang tiba. kepada Han-gwat ujarnya: "Tahukah kau di mana letak Perpustakaan Lian-im-lu itu?" sikap ramah danpelayanan cermat dari Han-gwat sepanjang perjalanan ini membuat pandangan dan kesan Han si-kong terhadapnya berubah sama sekali Kini dia pun bersikap lebih ramah terhadap gadis itu "Hmmmm Tentu saja tahu. yang tampak hanya deretan puncak bukit yang saling menyambung . Di balik suara derap kuda yang ramai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." jawab Han-gwat dengan kening berkerut. maka semua keperluan boleh dibilang Han-gwat yang menyediakanbegitulah siang menempuh perjalanan malam menginap.

tak mungkin bisa mencegah para jago lihai dari dunia persilatan untuk datang menyambangi" "Terus?Jadi tempat itu mempunyai rintangan yang khusus dan berbahaya sekali?" Han-gwat tersenyum. kita harus berhasil menembusi tiga buah rintangan bahaya lebih dulu. jalanan makin curam dan sempit sedang tanah perbukitanpun makin terjal dan berbahaya. "Tepat sekali Dari sini hingga ke depan Lian-im-lu." "Yaa. tiba-tiba pemandangan alam berubah." "Rintangan bahaya macam apa itu?" "Bersabarlah dulu.com/ "Kalau begitu." tukas Han-gwat tertawa." "Kalau cuma jalan setapak saja. 435 . "Sebentar kau bakal tahu sendiri" Bicara sampai di situ. harap kau menjadi petunjuk jalan. Dari nama Lian-im-lu tersebut kita bisa menduga letaknya pasti berada di atas puncak yang diselimuti kabut tebal. kita harus meneruskan perjalanan dengan jalan kaki. aku tahu. ia sentak tali les kudanya dan meneruskan perjalanan ke depan setelah melewati dua buah puncak bu-kit." "Jalan bukit ini makin ke atas makin susah ditempuh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

Tampaknya Hangwat hapal betul dengan daerah di sekitar situ. sampailah mereka di depan sebuah lembah. tanggung tak bakal kesasar. "Jadi Thian-hok sangjin tinggal di dalam lembah ini?" tanya Han si-kong keheranan"Walaupun tidak berdiam di lembah ini. Han-gwat berseru: "Kita hanya dapat menunggang kuda sampai di sini." Melihat gadis itu berbicara sangat serius.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mari ikuti aku saja. tapi lembah ini merupakan satu-satunya jalan penghubung menuju ke Lian-im-lu. selanjutnya harus ditempuh dengan berjalan kaki.com/ sambil melompat turun dari kudanya.kong menelusuri jalan semak yang curam dan terjal. Ke tengah rumput ilalang itulah Han-gwat mengajak kedua orang rekannya melanjutkan perjalanan." Mereka bertiga pun meninggalkan kuda tunggangannya dan meneruskan perjalanan menelusuri jalan terjal itu dengan berjalan kaki. setelah melewati empat buah bukit terjal. Han si-kong tidak banyak bertanya lagi. sejauh mata memandang yang terlihat hanya rumput ilalang yang menutupi pandangan mata. Berangkatlah mereka bertiga menelusuri lembah tersebut Ruruput ilalang tumbuh sangat subur di 436 . terutama Lim Han-kim yang tak suka bicara. ia mengajak Lim Han-kim dan Han si.

dihadapkan dengan tebing yang nyaris tegak lurus ini.Bahkan banyak ular beracun yang berkeliaran di situ. Han si-kong memperhatikan sekejap pemandangan di sekitar tempat itu. setelah menempuh perjalanan hampir tiga-empat li jauhnya. namun kecuali menembusi rumah gubuk tadi. Tampaknya sebuah rumah gubuk kecil dibangun di bawah sebatang pohon cemara kuno. semua ini mencerminkan betapa liar dan seramnya lembah itu. kemudian setelah melewati satu tikungan lagi. sebuah jalan setapak tampak terbentang di balik rumah gubuk tadi. tingginya mencapai pinggang orang dewasa. 437 . Pintu kayu yang berwarna putih berada dalam keadaan tertutup rapat. tiba-tiba lembah itu berbelok kearah selatan. Bangunan tersebut persis menghadang jalan lewat orang. sampai ketiga orang itu tiba di depan pintu pun belum kedengaran sedikit suara atau reaksi apapun. sekalipun seseorang memiliki ilmu silat yang amat hebatpun jangan harap bisa melewatinya. ia tak berhasil menemukan jalan lain untuk mendaki ke atas bukit.com/ lembah tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kedua sisi gubuk itu berupa tebing yang sangat terjal dan penuh ditumbuhi lumut tebal. pemandangan di depan mata kembali berubah. Han-gwat segera maju dengan langkah lebar menuju ke depan rumah gubuk.

" Belum habis perkataan itu diucapkan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Tidak menunggu sampai orang itu menyelesaikan perkataannya. baik-baikkah kau?" orang itu agak tertegun." Pelan-pelan lelaki itu mengelus jenggotnya dengan tangan kanan. setelah berpikir sebentar katanya: "Soal ini. pintu gubuk itu tiba-tiba terbuka lalu muncullah seorang lelaki setengah umur yang berjubah biru dan memelihara jenggot kambing . Han sikong berkata: "Aku rasa lebih baik kita lompati saja rumah gubuk ini.com/ setelah memperhatikan sekejap tempat itu. Han-gwat segera memberi hormat sambil menyapa: "Paman Jui.. tolong Paman Jui bersedia membuka pintu dengan melepaskan kami melewati tempat ini. rasanya bikin susah paman saja. lalu serunya tanpa sadar: "oooh. sebab menurut peraturan yang ditetapkan bukit kami. begitu berjumpa lelaki itu.. orang asing dilarang mendaki ke atas puncak bukit ini.. Han-gwat telah berkata lebih lanjut: " Kedua orang ini khusus datang ke mari untuk menjumpai majikan tuaku. rupanya kau si budak binal. tak perlu mengganggu ketenangan penghuninya lagi." "Aku sengaja membawa mereka datang ke mari karena ada urusan penting yang harus disampaikan 438 .

Apa bila paman Jui tidak bersedia melepaskan kami. mendadak ia menyingkir ke samping. perjuanganku selama ini bakal sia-sia belaka. Kecuali sebuah pembaringan dan sebuah meja. boleh dibilang tak ada benda lain.com/ kepada majikan tua. Tampak lelaki itu berpikir lagi berapa saat.kong maupun Lim Han-kim telah mengalihkan pandangan mata masing-masing ke wajah lelaki itu." 439 . pikirnya: "Tak nyana seorang jago yang memiliki ilmu silat begitu tinggi ternyata hidup dalam begini kesederhanaan di tengah lembah yang terpencil Kejadian semacam ini benar-benar suatu kejadian yang tak gampang dijumpai. hanya disudut ruangan terdapat sebuah anglo. diam-diam Han sikong pasang mata memperhatikan sekitar gubuk tersebut ia lihat perabot gubuk itu amat sederhana. Paman" buru-buru Han-gwat memberi hormat. sedang dalam hati kecil mereka berpikir bagaimana caranya melewati penjagaan orang ini. waaah. Dengan tergesa-gesa mereka bertiga menembusi gubuk penghadang jalan itu sambil berjalan." sementara itu Han si. "Terima kasih banyak. jelas penghuninya hidup dalam kesederhanaan yang mengagumkanDiam-diam orang tua ini merasa kagum juga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lalu tanpa banyak bicara lagi ia melangkah maju ke depan sambil diam-diam memberi tanda kepada Lim Han-kim dan Han si-kong agar mengikuti di belakangnya.

tidak akan segampang ini kita bisa melewatinya." "Bagaimana? Apakah kita benar-benar harus menerjang lewat dengan menggunakan kekerasan?" "Waaah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ketika aku mengikuti majikan datang mengunjungi Thian-hok Sangjin. itu sulit untuk dibicarakan orang yang bertugas menjaga mulut selat itu memiliki seraut wajah yang dingin seperti es. mereka telah menembusi bangunan gubuk itu dan menelusuri jalan setapak yang sangat sempit Han-gwat berpaling memandang sekejap bangunan gubuk nun jauh disana.com/ sementara masih berpikir... bahkan mesti menunggu ia pergi memberi laporan dulu sebelum melepaskan kami melewati tempat penjagaannya." "Ehmm. orang berwajah dingin itu tetap menanyai majikan tuaku dengan ketat. karena itulah ia bersedia melepaskan kita melewati tempat ini. Dia pun mempunyai kesan yang sangat baik terhadapku. Tapi nanti bila kita sampai di sebuah mulut selat. kalau didengar dari ceritamu ini. tampaknya memang susah bagi kita untuk melewati tempat tersebut dalam suasana penuh kedamaian." 440 . lalu kata nya kepada Han si-kong sambil tertawa: "orang dari marga Jui itu sangat ramah dan baik hati.

bukan saja suasana alamnya amat strategy dan berbahaya. aku pernah tinggal cukup lama di dalam Perpustakaan Lian-im-lu tersebut dan pergaulanku dengannya juga cukup akrab. lebih baik kita rundingkan lagi setibanya di situ. Tampaknya tempat itu telah diatur pula dengan teknik manusia. sedang dalam hati kecilnya ia berpikir: "orang tadi mendirikan rumah gubuknya persis di tengah jalan. Selat itu menjorok masuk ke balik bukit. tapi sikap orang itu tetap dingin seperti es. susah memang untuk diramalkan Ketika mengikuti majikan tuaku. Sejauh mata memandang tampak dinding tebing tegak lurus menjulang ke angkasa yang amat terjal dan penuh tumbuhan lumut. mereka telah memasuki sebuah selat yang amat sempit dan berbahaya. Di antara dua belah dinding bukit tadi terbentanglah sebuah selat yang luasnya hanya cukup dilalui satu orang.com/ "Yaaa.. 441 . Tapi bagaimana pula sikap orang yang menjaga di mulut selat nanti?" Sementara ia masih berpikir. sikapnya tak pernah berperasaan jadi sukar untuk diramalkan bagaimana sikapnya terhadap kita nanti.. jelas maksudnya hanya mencegah orang-orang yang ingin datang berkunjung agar mengurungkan niat-nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.^ Han Si-kong tidak banyak bertanya lagi.

orang yang belum pernah mengunjungi tempat semacam ini bisa dipastikan hatinya bakal bergidik dibuatnya. maka orang yang berada di selat itu tak bakal bisa menghindarkan diri. aku mesti berhati-hati" BAB 14. Menjumpai Tokoh Sakti Dibawah jalan setapak itu terdapat jurang yang sangat dalam dan diselimuti kabut tebal. tidak dijumpai jalan tembus lain yang menghubungkan tempat itu dengan puncak bukit. Setelah memperhatikan keadaan di sekelilingnya. kendatipun ia memiliki ilmu silat yang maha canggih.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 442 . Demikian pula yang dirasakan oleh ketiga orang jagoan tersebut Tak urung timbul juga perasaan ngeri dalam hatinya. Wah.com/ Kecuali selat sempit tersebut. namun lebarnya cuma tiga depa. yang terdengar hanya deruan angin yang menggidikkan hati. sedemikian tebalnya kabut sehingga sukar untuk mengira berapa dalamjurang tadi. diam-diam Han Si-kong berpikir: "Apabila dari atas bukit orang melemparkan batu atau kayu. Jalan setapak itu pastilah terbuat dari alam yang dibenahi sana sini dengan tenaga manusia.

tiba-tiba ia berhenti sambil berpesan: "Bila nanti sampai terjadi pertarungan. Setelah melalui belasan kaki jauhnya. orang itu berperawakan tinggi ceking. tibatiba selat sempit itu berbelok ke arah kanan.. maka kalian mesti berhati-hati. sepasang jidatnya agak melesak ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ketika mengalihkan perhatiannya ke depan. Han-gwat berjalan di paling muka. tampak di tengah jalan setapak itu berdiri seorang manusia berbaju serba hitam yang memegang pedang di tangannya. wajahnya dingin dan kaku tapi amat serius. setelah mendaki bukit itu setinggi seratus kaki. serentak mereka bertiga menghentikan langkah-nya.lebih dulu di depan. mereka sendiri pun tak tahu apa yang mesti diperbuatnya. Pada saat itulah terdengar seseorang menegur dengan suara yang dingin dan tanpa perasaan: "siapa Berhenti" Waktu itu mereka bertiga mendekati tikungan tersebut. Han si-kong berada di tengah sedangkan Lim Han-kim berjalan dipaling belakang. sewaktu mendengar suara teguran yang dingin itu.com/ Han-gwat berjalan. jalan setapak ini begitu sempit dan cuma mampu menampung satu orang saja. apakah kalian sudah ada persiapan?" Han si-kong berdua tidak menjawab. Buru-buru Han-gwat bungkukkan 443 ..

" Pada saat itu Han-gwat telah mengerutkan dahinya siap meradang. ternyata ia bersikap dingin terhadap permintaan Han-gwat itu. masih ingat dengan aku Han-gwat?" Lelaki berwajah dingin kaku itu tidak langsung menanggapi pertanyaan gadis itu. Tolaknya mentahmentah: "Tidak bisa" Melihat kekakuan orang itu. selama hidup aku tak akan melupakannya lagi. Aku berharap paman bersedia memberi peluang dengan membiarkan kami melewati tempat ini. kedua orang ini adalah sahabat karib majikan tua kami yang khusus datang berkunjung karena ada urusan penting." "Paman masih ingat dengan aku Han-gwat berarti kau masih percaya dengan ku. bahkan berbicara pun nampaknya segan.com/ badan memberi hormat sambil menyapa: "Paman. dengan kening berkerut Han si-kong membatin di hati: " Kekakuan orang ini betul. kemudian baru katanya dengan suara kaku: "setiap orang yang pernah berjumpa denganku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan sinar matanya yang tajam bagaikan pisau belati dia awasi wajah Han sikong dan Lim Han-kim berulang kali. bukan? Nah." Lelaki setengah umur berwajah dingin itu benar-benar berhati kaku tanpa perasaan. tapi akhirnya ia berhasil mengendalikan 444 .betul jarang dijumpai di kolong langit.

tak kusangka anak buahnya ternyata hanya seorang manusia dungu yang tidak kenal perasaan. kuberi dua jalan untuk kalian pilih. Asal aku dapat dirobohkan. kalian pun bisa menembusi pertahananku dengan bebas." "Semua jago dan orang gagah di kolong langit boleh dibilang rata-rata menghormati Thian-hok sangjin. agar majikan kalian menjumpai mereka di sana" Mendongkol sekali perasaan Han si-kong mendengar perkataan itu. tapi jangan harap aku Li loji akan berbuat yang sama dengan melepaskan kalian semua. Kejadian semacam ini betul-betul membuat aku merasa kecewa. minta kedua orang rekanmu menunggu di bawah bukit. buat apa kau merasa kecewa? Boleh saja Jui lotoa berhati lembek dengan melepaskan kalian naik gunung. tanpa terasa serunya: "Lalu apakah jalan kedua itu?" "Jalan kedua lebih sederhana lagi." "Hmmmm" Lelaki ceking itu mendengus dingin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan suara yang tetap lembut ia kembali meminta: "Kedua orang ini harus berjumpa dengan majikanku secepatnya. Pertama. "Lianim-lu tak pernah mengadakan hubungan dengan umat persilatan. Hmmmm Jika 445 . Berilah kesempatan mereka untuk lewat" "Baik. Ka-lian bertiga boleh turun tangan bersama.com/ gejolak emosi-nya. Paman.

apalagi orang itu membawa senjata tajam di tangannya.com/ tak puas. ya turun tangan. Bagaimanapun juga dia sudah berpengalaman dalam menghadapi situasi semacam ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tempat yang demikian strategis itu jelas sangat menguntungkan orang itu. aku tak percaya Lian-im-lu adalah bukit golok" "Tak percaya? silahkan saja mencoba" Han si-kong tak dapat membendung hawa amarahnya lagi. Tampak olehnya tempat di mana lelaki ceking itu berdiri ternyata merupakan tempat yang terlebar dalam selat itu. Lim Han-kim memandang Han-gwat sekejap.. Letaknya persis ditikungan dan berada pada posisi yang lebih tinggi. minggir kamu" sekali lompat ia telah melewati Han-gwat dan menerjang maju ke muka. silahkan turun tangan untuk men-coba. dia seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi niat tersebut 446 . walaupun berada dalam pengaruh emosi yang meluap namun ia masih dapat memperhatikan situasi musuhnya.. bentaknya: "Bocah perempuan. aku siap melayani" Ucapan yang setengah mengejek setengah menantang ini kontan mengobarkan hawa marah Han si-kong yang pada dasarnya memang berangasan. Dengan penuh amarah ia segera membentak keras: "Turun tangan.

itulah kunci rahasia ilmu pedang tingkat tinggi. tanganmu masih diborgol." Tampaknya Han si-kong sendiripun sudah mengetahui bahwa lelaki setengah umur bertubuh ceking itu merupakan seorang jago pedang yang sangat hebat. setelah memperhitungkan jalan mundur untuk menghindari serangan musuh. ditambah lagi keadaan medan semakin tak menguntungkan Apabila kau tidak menggunakan senjata tajam. sepasang matanya mengawasi gerak-gerik Han si-kong tanpa berkedip. maka kerugian di pihakmu akan semakin bertambah parah. tiba-tiba Lim Han-kim berteriak keras: "Locianpwee. jelas situasi semacam ini tidak menguntungkan bagimu. Dia 447 . setelah meloloskan dari sarungnya. tunggu sebentar" Dari dalam sakunya ia mengambil ke luar pedang pendek pemberian Hongpo Lan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lelaki setengah umur bertubuh ceking itu tetap berdiri tak berkutik pada posisinya semula. ia sodorkan pedang itu ke depan sambil ujarnya: "Locianpwee. Melihat situasi sudah semakin kritis dan pertarungan nampaknya tak bisa dihindari lagi. ia baru meneruskan langkahnya kedepan. menggunakan ketenangan untuk mengawasi gerakan lawan.com/ diurungkan kemudian sementara itu tampak Han si-kong memutar badannya menempel di atas dinding bukit.

setelah menerima senjata tersebut ia baru siap melancarkan serangan. Tiba-tiba wajahnya diliputi perasaan bimbang. Lelaki ceking itu memandang sekejap pedang yang sudah terhunus lalu memandang pula borgol di tangan Han si-kong. tendangan itu persis mengancam jalan darah Hian-ki-hiat di dada Han si-kong. Akan tetapi Han si-kong tidak memberi kesempatan lagi kepada orang itu untuk berpikir panjang. tampak cahaya dingin yang menggidikkan hati menyebar keluar dari tubuh pedang itu. Tiba-tiba kakinya melayang ke depan melepaskan satu tendangan kilat. 448 . sambil memutar senjatanya ia mendesak maju dua depa lebih ke depan. Dengan posisinya yang berada di tempat tinggi.com/ pun tahu bahwa pertarungannya kali ini membawa resiko sangat besar. Lelaki setengah umur bertubuh ceking itu segera menggetarkan pedangnya menusuk ke bawah. ia bacok datangnya ancaman senjata itu. Buru-buru lelaki itu menarik kembali senjatanya. Han si-kong menggetarkan pedangnya menyodok ke atas. maka tawaran itu tidak ditampik. selapis cahaya dingin yang terpancar keluar dari balik senjatanya langsung menerjang ke dada lawan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Di bawah sorot cahaya matahari yang siap terbenam.

mungkin saat ini ia sudah terdesak di bawah angin. Dengan gerakan sangat cepat lelaki ceking itu menarik kembali tendangan kaki kanan-nya. lelaki ceking itu benar-benar seorang jagoan dalam ilmu pedang. Walaupun Han si-kong sudah menderita rugi karena berdiri diposisi yang tidak menguntungkan ditambah lagi sepasang tangannya masih diborgol. 449 . Dalam waktu singkat kedua belah pihak sama-sama mengeluarkan jurus serangannya yang paling berbahaya untuk merobohkan lawannya. Di antara putaran pedangnya tercipta tiga kuntum bunga pedang yang memancar diri menyergap tiga buah jalan darah penting di tubuh bagian atas lawannya. Andaikata pedang pendeknya tidak tajam menggidikkan sehingga membuat lawan agak keder dan merasa ngeri. seperti apa yang diduganya semula. pedang pendeknya langsung membabat sejajar dada. Pertarungan sengit yang berlangsung dalam selat sesempit ini memaksa kedua belah pihak harus mengembangkan pertempuran jarak dekat. sesudah saling bergebrak beberapa jurus.com/ Cepat Han si-kong miringkan badannya ke samping untuk berkelit. namun cahaya tajam yang terpancar keluar dari pedang pendeknya membuat lelaki ceking itu agak keder dan tak berani menyambut serangannya dengan keras lawan keras. Han si-kong mulai sadar bahwa ia telah menjumpai musuh tangguh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

" Berpikir sampai di situ. Han-gwat yang ada di sisi arena mengikuti jalannya pertarungan itu dengan sepasang mata melotot besar. ia segera membentak keras: "Tahan" Mendengar bentakan itu pikiran Han Si-kong segera bercabang. pada akhirnya salah satu pihak pasti ada yang tewas atau terluka. Diam-diam ia mulai berpikir: "Bila pertarungan semacam ini dibiarkan berlangsung terus. padahal pihak manapun yang jadi korban. permainan pedangnya justru merebut posisi yang jauh lebih menguntungkanDengan posisi yang hampir seimbang ini. Karena dikembangkan dalam selat yang begitu sempit.Tampak cahaya tajam berkilauan. Menggunakan peluang yang sangat baik inilah lelaki ceking itu menggetarkan pedangnya menerobos ke depan.com/ Dengan keuntungan semacam inilah permainan pedangnya jadi jauh lebih lincah dan hidup. pertempuran yang sedang berlangsung punjadi berjalan lebih berimbang. tahu-tahu ia 450 . jelas kejadian semacam ini tidak menguntungkan bagi pihakku. Hatinya makin gelisah lagi setelah melihat bahwa pertarungan antara kedua orang itu makin lama makin berbahaya dan sengit hingga akhirnya berkembang jadi pertempuran antara mati dan hidup. permainan pedangnya pun ikut mengendor. aku harus segera bertindak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

com/ sudah membabat putus segumpal rambut di kepala Han Si-kong. sungguh memalukan" Dengan perasaan amat penasaran pedangnya kembali digetarkan melancarkan bacokan. kita samasama. Bagaimanapun cepatnya reaksi orang itu.. Menggunakan jurus "Menyambut Awan Mempersembahkan Matahari" pedangnya diputar membendung datangnya ancaman. Berhasil dengan serangannya lelaki ceking itu mundur selangkah sambil menegur: "Ada apa?" sebaliknya Han si-kong yang merasa rambutnya terbabat lawan merasa sangat tak puas.. sambil membentak gusar pedangnya disodok ke depan dengan jurus "Menembusi Awan Memanah Rembulan-" Lelaki bertubuh ceking itu tidak menyangka kalau musuhnya bakal melancarkan serangan dalam situasi begini. tak urung tusukan tersebut sempat juga merobekkan celana yang dikenakan. Dengan penuh rasa mendongkol lelaki itu berteriak "Hmmm. setali tiga uang. membokong ketika orang tak siap. sahutnya sinis: "Hmmm. melihat datangnya tusukan itu amat cepat tergopoh-gopoh dia berkelit ke samping.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 451 . perbuatan lelaki macam apakah itu? Huuuh.

"Ayolah. kepada Lim Han-kim ia bertanya: "Bagaimana sekarang?" "selat ini amat sempit. sedang mereka berdua pun sedang terlibat dalam pertarungan mati hidup.. tampak cahaya yang memantul dari pedang mereka membiaskan sinar yang amat menyilaukan mata. coba carikan akal. Tak terlukiskan rasa gelisah Han-gwat melihat peristiwa ini." desak Han-gwat lagi. Menyaksikan jurus serangan yang digunakan kedua orang itu untuk saling menyerang makin lama semakin ganas dan membahayakan Lim Han-kim mulai berkerut kening.. Tampaknya siapa pun tak ada yang mampu memisahkan mereka berdua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. gumamnya kemudian sambil menghela napas: "Aaaai. tak sampai lima puluh gebrakan 452 . dia hanya mengawasi jalannya pertarungan itu dengan lebih seksama." "Apakah kita akan membiarkan mereka berdua bertarung mati-matian?" Lim Han-kim tidak menjawab. Kedua orang itu segera terlibat lagi dalam pertarungan yang lebih sengit Di bawah sorot cahaya matahari sore. pedangnya diputar membabat ke muka.com/ Badannya miring ke samping. jika pertarungan semacam ini dibiarkan berlangsung terus.

Mendadak ia mundur sejauh dua langkah. kini panjangnya tinggal dua depa tiga.com/ kemudian pasti ada seorang di antara mereka yang akan terluka. pedangnya diputar kencang menciptakan bayangan pedang yang menyelimuti seluruh angkasa... Dalam waktu singkat Han si-kong keteter hebat dan terjerumus ke dalam posisi yang sangat berbahaya. "Ha ha ha ha.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." "Traaaang." Kedengaran Han si-kong tertawa tergelak. Pedang di tangan lelaki ceking itu terpapas seketika hingga putus enam tujuh inci panjangnya.empat inci. 453 . Setelah mundur dua langkah maka posisinya di selat sempit tersebut jadi semakin longgar.. Pedang miliknya itu panjangnya hanya tiga depa. permainan pedangnya pun otomatis jauh lebih leluasa lagi sehingga tak heran serangan-serangannya tampak lebih ganas dan hebat. "Mau minggir tidak kamu sekarang?" Lelaki ceking berbaju hitam itu mendengus dingin. setelah terpapas kutung sepanjang enam-tujuh inci oleh sabetan pedang Han sikong." Mendadak terdengar suara bentrokan senjata yang amat nyaring berkumandang memecahkan keheningan. begitu sepasang senjata itu saling beradu..

Han-gwat jadi gelisah bukan kepalang. Meski harus menempel di dinding bukit. Tangannya cepat bergerak mencengkeram bahu gadis itu. tegurnya kemudian. sifat kegadisannya pun muncul dalam situasi begini Dengan air mata bercucuran ia berubah meronta melepaskan diri dari cengkeraman." Cepat lepaskan aku Kalau pertarungan itu dibiarkan 454 . Han si-kong tetap memberikan perlawanan dengan gigih. ia kembali menjerit "Ehhh.. Apalagi dalam pertarungannya semula ia berhasil merebut bidang tanah yang lebih luas dibandingkan sebelumnya. Han-gwat benar-benar gelisah setengah mati.. kalian jangan bertarung lagi" Dengan tangan kosong ia menerjang ke muka siap terjun ke tengah arena pertempuran "Berhenti" hardik Lim Han-kim dengan kening berkerut."Kau ingin cari mampus?" Ketika menjumpai dua orang itu masih tetap saling menyerang dan seolah-olah tidak mendengar teriakannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ wataknya yang keras kepala dan pengalamannya yang cukup banyak dalam menghadapi pertarungan sengit membuat kakek ini tak sudi mundur barang selangkah pun. Melihat dua orang itu sudah bermandi peluh yang membuktikan bahwa pertempuran ini benar-benar amat berat dan sengit. teriaknya kemudian.

"Kalau begitu biar mereka membunuhku lebih-dulu. coba bayangkan.." katanya kemudian dengan emosi. mereka toh tak akan menuruti perkataanku?" "Sekarang mereka sudah terbakar oleh emosi dan hawa amarah. dalam keadaan begini mungkinkah mereka bersedia menuruti nasehatmu?" Han-gwat jadi tertegun dibuatnya. kembali ia melanjutkan.. Demi menjaga reputasi dan gengsi pribadi terpaksa mereka harus bertarung mati-matian. salah satu di antara mereka pasti akan tewas atau paling tidak akan terluka parah." "sebelum pertarungan berlangsung tadi.. aku akan coba terjun ke arena untuk memisahkan mereka. sosok bayangan kedua orang itu sudah tenggelam sama sekali di balik kabut hawa gedang yang menggidikkan jelas pertempuran itu akan berlangsung lebih seru dan berbahaya lagi. setelah berhenti sejenak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Toh perbuatan semacam itu tak akan memperbaiki keadaan-" Lim Han-kim ber-kata..... mengapa kau tidak mencoba untuk menghalangi" "Tapi."sekarang berdirilah agak jauh ke sana siap menolong orang." Di bawah cahaya matahari tampak cahaya pedang beterbangan kian kemari. 455 .com/ berlangsung terus.

.kim berjalan makin mendekati arena pertarungan Pada jarak empat depa itulah tiba-tiba ia genjot badannya melejit ke udara." Dengan langkah perlahan ia melewati gadis itu dan maju ke tepi arena." pesan Hangwat dengan perasaan cemas. "Coba kau mundur lagi sejauh satu tombak. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat. bagaikan burung walet yang terbang menembusi angkasa. mungkin juga lelaki berbaju hitam itu." sahut Lim Han-kim sambil tertawa hambar. mungkin juga aku sendiri. "Lim siang kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han. "Mungkin Han locianpwee. kau mesti berhati-hati.com/ Tanpa terasa Han-gwat merasakan hatinya amat bergidik. wajahnya nampak lebih tampan dan gagah. Hangwat tampak agak termangu tapi ia menurut juga dan segera mundur dari posisi semula. tanyaya dengan cepat: "Siapa yang akan kau tolong?" "Entahlah. sikapnya yang gagah dan wajahnya yang tampan cukup membuat hati wanita tergetar dibuatnya." pesannya. ia langsung menerjang masuk ke tengah gulungan cahaya gedang yang 456 . jarak yang kelewat dekat akan membuat kau gelagapan nanti.. Lim Han-kim berpaling sambil tersenyum.

Tampak lelaki ceking berbaju hitam itu mendengus tertahan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kim dengan kecepatan luar biasa telah menyerobot masuk ke tengah lapisan cahaya pedang itu. sebaliknya pedang yang berada di tangan Han si-kong meski tidak sampai terlepas dari genggaman tubuhnya justru tergelincir mundur sejauh tujuh delapan langkah sebelum berhasil berdiri tegak." Di tengah suara bentrokan senjata yang berlangsung berulang kali.. Ketika memandang lagi ke arah Lim Han-kim.. Han-gwat segera menghentikan langkahnya sambil mencurahkan seluruh perhatiannya ke tengah arena. "Traaaanggg. Traaaanggg. pedang yang berada di genggamannya tahutahu terlepas ke tanah. apakah kau terluka?" "Tidak. 457 . cahaya pedang yang semula menyelimuti seluruh arena itu tiba-tiba lenyap tak berbekas. terlihat di atas mantelnya telah muncul sebuah sobekan sepanjang lima inci. Tampak tubuh Lim Han." sahut Lim Han-kim sambil menggeleng.. untung saja aku selamat. Buru-buru Han-gwat berlari menghampiri sambil bertanya: "Lim siangkong..com/ menyelimuti Han si-kong serta lelaki ceking berbaju hitam itu.

Rupanya gua itu merupakan tempat tinggal lelaki tersebut. Dengan wajah hijau membesi karena menahan gusar. mungkin hari ini aku sudah terluka oleh pedang orang itu. ternyata di atas dinding bukit persis di tikungan tersebut terdapat sebuah gua yang dapat dilewati tubuh manusia.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. kalau tidak."Kalian boleh naik gunung. tampaknya orang inipun pandai memanfaatkan keadaan medan yang menguntungkan. Dalam sekejap mata tubuhnya sudah lenyap dari pandangan. Lim Han-kim coba mengawasi kemana orang itu berlalu...Tak heran kalau selama ini ia berhasil mencegah bermacam jago lihai untuk datang mengunjungi Thian-hok sang jinsementara itu Han si-kong telah bergabung dengan kedua orang rekannya. Ke dalam gua itulah lelaki ceking tadi masuk. sambil tertawa ia berkata: "Untung pedang ini sangat tajam. katanya kemudian.com/ sementara itu lelaki ceking berbaju hitam tadi telah memandangi kutungan pedangnya yang tergeletak di tanah. sebagai penjaga selat sempit itu bukan saja ia memiliki ilmu silat yang tinggi. setelah itu baru ia kembali berkata: "llmu pedang kalian berdua sama-sama sudah 458 ." sambil berkata ia sodorkan kembali pedang tersebut Lim Han-kim menyarungkan kembali pedangnya lalu disimpan ke dalam saku." Habis berkata ia balik badan dan berlalu dari situ..

kim merendah^ "Buktinya pemilik muda dari Lakseng-tong Hongpo Lan malah berapa tingkat lebih hebat ketimbang aku. Kalau aku bilang kamu berdua sama-sama mutiara yang gemilang. Dilihat dari hal ini tampaknya pengalamanku berkelana selama puluhan tahun dalam dunia persilatan benar-benar hanya perjalanan sia-sia. sama-sama jagoan paling tangguh dalam kalangan muda." "Han locianpweejangan kelewat memu-ji. sekarang aku baru merasa kalau usiaku sudah tua. hal ini mencerminkan betapa pedihnya perasaan orang tua itu. terus terang saja aku kagum dengan kehebatanmu Sudah puluhan tahun aku berkelana dalam dunia persilatan tapi baru kali ini kujumpai orang semacam saudara Lim ternyata telah memiliki ilmu silat demikian hebatnya." "Saudara Lim.. Andaikata aku tidak menggunakan borgol di tanganku yang sangat kuat ini untuk membendung serangan gedang kalian berdua. Aaaai. mungkin pada saat ini akupun sudah terluka oleh cahaya pedang kalian berdua. 459 ." Beberapa patah kata itu diucapkan dengan nada sedih..com/ mencapai pada puncaknya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Kau tak usah merendah. Generasi muda memang sudah waktunya menggantikan generasi lama." kata Lim Han.

" Mendadak Lim Han. Memandangi pemandangan alam yang 460 .Angin gunung yang kencang membuat ujung bajunya yang berwarna hijau berkibaran seperti kupu-kupu yang beterbangan di antara bunga-bunga. sejauh mata memandang yang tampak hanya awan putih yang bergerak terhembus angin.kim seperti teringat akan sesuatu hal yang amat penting. setelah menempuh perjalanan beberapa saat lamanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." jawab Han-gwat sambil tertawa. tampak sebuah jalan bukit yang sempit tapi panjang bagaikan bacokan golok ke punggung saja. sedang jurang yang menganga lebar tak kelihatan dasarnya. kita akan sampai di Lian-im-lu. jalan setapak itu tampak semakin lebar dan makin lama jalanan pun makin datar." ajak Han-gwat tiba-tiba setelah memungut kutungan pedang dari tengah selat "setelah naik ke puncak bukit ini. maka setiap orang yang tiba di puncak bukit itu akan disambut dengan ramah sekali bahkan akan dijamu secara meriah. Han-gwat berjalan paling depan dengan gerakkan tubuh yang ringan.com/ "Mari kita berangkat. "Asalkan dua rintangan ini berhasil dilampaui. Kalian berdua tak usah kuatir. menjulang sampai ke tengah angkasa. ia segera bertanya: "Bagaimana sih watak dan perangai Thian-hok totiang itu?" "Ramah sekali. ikuti saja aku" Setelah melewati dinding bukit berbatu.

sambil menuding ke arah kabut yang bergerak rendah di atas puncak bukit itu katanya: "Di situlah letak Lian-im-lu" Tanpa terasa Lim Han-kim dan Han si-kong samasama melongok ke depan. sebuah jalan kecil beralas batu putih terbentang menembusi bebungaan warna kuning itu." setelah beberapa kali mengalami pengalaman pahit dan penderitaan lahir batin. Mendadak terdengar Han si-kong bergumam seorang diri. Ketika tersorot oleh cahaya matahari terpantullah cahaya emas yang menyilaukan mata dari balik kabut. Agaknya Han-gwat sama sekali tidak memperhatikan pemandangan alam di sekelilingnya. Ada 461 . Tiba-tiba saja mereka mengendus bau harumnya bunga di antara hembusan angin gunung yang menerpa lewat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Wah.. hari ini aku baru menyadari betapa luasnya kolong langit dan betapa kecilnya kita sebagai umat manusia di dunia ini. Lim Han-kim merasakan dadanya mendadak jauh lebih lapang dan lega. Berjalan beberapa li kemudian terlihatlah sebidang tanah penuh tumbuhan aneka bunga terbentang di bawah bukit.com/ terbentang di hadapannya. Di bawah beberapa batang pohon cemara -berdiri angkuh tiga lima ekor bangau berwarna abu-abu.. kakek berangasan ini mulai merasa agak kecewa dan putus asa.

Keadaan seperti ini tak ubahnya seperti lukisan pemandangan alam. sambil berjalan mendekat katanya sambil tertawa: 462 . benar. dapat diduga penghuninya pasti seorang tokoh sakti yang berjiwa besar." sambung Lim Han-kim. "Benar-benar sebuah bangunan yang indah. Meski tampak ada orang asing yang mendekat. Di ujung jalan setapak tadi berdiri beberapa buah bangunan rumah gubuk.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Yaa." Belum habis perkataan itu diucapkan. perawakan tubuh orang itu tinggi besar. begitu indah. burung-burung itu sama sekali tak menyingkir karena ketakutan. namun kehadirannya di sekitar pemandangan alam yang begitu mempesona membuat keadaan terasa makin tenteram. Meski bangunan itu sederhana. nyaman membuat siapa pun merasakan hatinya tenteram.com/ kalanya burung-burung bangau itu berpekik." puji Han si-kong tanpa terasa setelah menyaksikan pemandangan itu. tiba-tiba dari balik bangunan rumah gubuk itu muncul seorang kakek berjubah merah. wajahnya ramah dan langkahnya tegap. dindingnya terbuat dari batu putih dengan rumput kuning sebagai atap rumah. "Bangunan rumahnya saja begini indah. ada pula kalanya menepuk-nepuk sayapnya.

Maaf. "sudah banyak tahun aku hidup menyendiri di atas bukit" katanya sambil tersenyum. "Sepanjang hari aku hanya berteman dengan burung bangau. dengan cara apa kau hendak menjamu tamu-tamumu?" Dilihat dari sikapnya terhadap Thian-hok sangjin dapat disimpulkan bahwa kakek ini mempunyai watak yang amat ramah.sementara itu Han-gwat telah maju menyongsong kedatangan kakek itu sambil berseru manja: "Totiang tua. aku telah mengajak dua orang tamu untuk datang mengunjungimu." Buru-buru Lim Han-kim membungkukkan badan memberi hormat sedangkan Han si-kong bergumam lagi: "Bila kau benar-benar mengharapkan kunjungan tamu.com/ "Rupanya ada tamu agung yang berkunjung kemari. " orang persilatan mengatakan bahwa Thian-hok sangjin adalah seorang kakek yang angkuh. tentu aku merasa girang bukan kepalang. Han Si-kong segera berbisik. maaf Kalau pinto tidak menyambut dari jauh. tentu saja aku amat berharap ada tamu yang sudi berkunjung ke mari. dingin dan suka menyendiri Tak nyana dia benar-benar ramah seperti apa yang Hangwat lukiskan. 463 ." Melihat itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim hanya tertawa hambar tanpa memberi komentar apa pun. Kini kalian berdua jauh-jauh datang kemari.

semua peralatan minum seperti poci dan cawan terbuat dari bahan kayu cemara.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.sebenarnya Thian-hok sangjin sendiripun merasa keheranan ketika melihat kedua orang tamunya memakai borgol tangan." Tentu saja beberapa patah kata itu hanya digumamkan dalam hati. sedang di luar ia tetap bersikap ramah dan sopan.setelah itu kujamin pasti banyak tamu yang akan berkunjung ke mari. Memasuki rumah gubuk ini mereka dapatkan jendela maupun lantai disapu amat ber-sih." 464 . Air teh pun berwarna hijau muda tapi harumnya luar biasa. sedang luas ruangan hanya tiga kaki saja. meja kursi terbuat dari kayu cemara. Ketika melihat Thian-hok sangjin tidak juga menanyakan maksud kedatangan mereka.com/ semestinya semua penjagaan di bawah bukit situ segera dibubarkan. ia tetap menyambut kedatangan ramunya dengan penuh senyuman. dapatkah kau orang tua mengundang keluar majikan tuaku? Mereka berdua ingin berjumpa dengannya. namun perasaan heran itu tidak diperlihatkan pada raut wajahnya. Dua orang bocah lelaki berbaju hijau segera muncul menghidangkan air teh. dengan perasaan tak sabar Han-gwat segera bertanya: "Totiang tua. sekeliling dinding tidak berwarna.

" sambung Han si-kong cepat sesungguhnya perkataan semacam ini diutarakan atau tidak sama saja. Tampaknya Thian-hok sangjin sudah mengetahui maksud hatinya. Han si-kong bukan cuma merasa terkejut juga girangnya bukan kepalang..com/ sambil tersenyum Thian-hok totiang manggutmanggut "Sekarang ia sedang duduk bersemedi." "saat ini dengan menjelangnya magrib sudah tak terlalu lama. biar kucoba untuk menerka identitasmu Bila aku tak salah menebak tentunya sicu adalah si Raja Monyet Ceking Han si-kong. Han tayhiap bukan?" Melihat tokoh maha sakti yang hidup mengasingkan diri ini bukan saja mengetahui namanya bahkan seakanakan sudah pernah mendengar pula bentuk wajahnya. orang tua. sahutnya buru-buru: "Totiang. "Benar. kau sudah banyak tahun hidup mengasingkan diri di atas 465 . lebih baik kita tunggu di sini saja.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Jadi setelah magrib kami baru dapat berjumpa dengan dia. sebelum magrib nanti rasanya sukar untuk bertemu dengannya.. sambil tersenyum ujarnya kemudian: "Melihat sikap sicu dan mendengar perkataanmu barusan.?" tanya Han-gwat sambil mengerdipkan matanya. hanya saja karena sudah lama ia tak berbicara maka sekarang ia tak tahan untuk mengucapkan beberapa patah kata.

apa salahnya jika aku pun mengetahui namamu?" Kemudian sambil berpaling ke arah Lim Han. katanya lagi sambil tersenyum ramah: "Sicu masih muda dan amat gagah. Totiang. lalu jawabnya singkat: "Lim Han. darimana kau bisa tahu nama kecilku?" Thian-hok sangjin tertawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ bukit dan hidup santai bagaikan para dewa. mendadak terdengar Han si-kong berkata lagi: "Pada puluhan berselang totiang pernah bertarung sengit melawan pendekar pedang tanpa nama.kim segera bungkukkan badannya memberi hormat.kim" selesai menjawab ia duduk kembali dan tidak berkata sepatah katapun." 466 . " orang kuno bilang: seorang sastrawan tidak keluar pintu pun dapat mengetahui urusan di dunia.kim. Lama sekali Thian-hok sangjin memperhatikan wajah anak muda ini. Tentang kejadlan tersebut dalam dunia persilatan telah banyak beredar cerita yang berbeda. baru saja sekulum senyuman ramah menghiasi bibirnya. jelas ilmu silatmu juga sangat hebat Boleh aku tahu siapa namamu?" Lim Han. kami benar-benar akan merasa bahwa perjalanan kali ini tidak sia-sia belaka. apabila hari ini kau bersedia menceritakan duduk persoalan yang sebenarnya.

jadi akupun sangat berharap bisa ikut menikmati kisah tersebut." Ketika mengangkat kepalanya. tapi bagi umat persilatan yang punya umur tetap merupakan kisah yang sangat menarik. 467 . lanjutnya: "Menurut apa yang kudengar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. orang itu memang bukan berasal dari daratan Tionggoan. untuk apa kita singgung kembali?" tampik Thian-hok sangjin sambil tertawa hambar." puji Thian-hok sangjin sambil tersenyum "Benar. boleh dibilang separuh hidupku kuhabiskan dalam dunia kangouw. "Aku tahu totiang hidup mengasingkan diri dari keramaian dunia dan jarang sekali melakukan perjalanan dalam dunia persilatan sebaliknya aku. Karenanya setelah berhenti sejenak." "Pengetahuan Han tayhiap benar-benar amat luas. Namun demikian aku hanya mendengar Totiang hanya satu kali saja mencampuri pertikaian dunia. pendekar pedang berbaju perlente itu bukan orang Tionggoan melainkan datang dari kepulauan di Lautan Timur. sedikitpun tidak menampilkan rasa gembira lantaran pujian tersebut.com/ "Peristiwa yang sudah lewat biarkan saja lewat. Meski hanya satu kali namun ke cemerlanganmu betul-betul menggemparkan kolong langit. Betul kejadiannya sudah lewat puluhan tahun. ia lihat wajah Thianhok Sangjin tetap tenang.

" "Totiang. "Apakah orang itu sudah terluka atau tewas di ujung pedang totiang?" 468 . kalau dibayangkan bagaimana sampan itu dibiarkan terbawa arus sedang kalian di samping harus menjaga keseimbangan perahu agar tidak terguling oleh sapuan ombak. tapi semenjak kejadian itu jejak si pendekar pedang itu lenyap dari wilayah Kang-lam. jadi sebetulnya tak ada yang aneh.. benarkah begitu? Waaah. terus-nya: "Biarpun tak ada orang yang sempat menyaksikan hasil pertarungan antara to-tiang dengan pendekar pedang itu. aku dengar ketika bertarung melawan pendekar pedang dari Lautan Timur itu kalian naik sampan kecil yang diikat dengan tali.com/ perubahan ilmu pedangnya sangat aneh. mendalam dan ganas. juga harus saling menggempur dengan hebat." sahut Thian-hok sangjin tersenyum..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... tentu kejadiannya amat tegang dan mengerikan sayang sekali tak seorang manusia luar pun yang punya rejeki dapat menyaksikan jalannya pertempuran seru tersebut.." sesudah tertawa terbahak-bahak. Boleh aku tahu bagaimana hasil pertarungan itu sesungguhnya?" "Waktu itu aku lebih beruntung dan berhasil menang satu jurus darinya.

namun ia pun tak ingin membuat Han si-kong susah hati. kemudian serunya: "Biarpun kejadian ini sudah lewat puluhan tahun lamanya. sambil menatap wajah Han si-kong lekat-lekat." Tampaknya Han-gwat sudah tak sabar mendengarkan kisah itu." Thian-hok sangjin hanya tersenyum tanpa mengucapkan kata. mungkin dunia persilatan pada umumnya dan wilayah Kang-lam pada khususnya sudah dibikin obrak-abrik tak karuan oleh ulah pendekar pedang berbaju perlente itu. andaikata totiang tidak turun dari Lian-im-lu. tegurnya: "Han locianpwee...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun mempunyai pengaruh 469 . maka setelah termenung berpikir sejenak sahutnya: "setelah aku dan pendekar pedang berbaju perlente itu naik ke atas sampan dan membiarkan sampan itu terbawa arus sampai sejauh tiga puluh li." Han si-kong menghela napas panjang. kami saling bergebrak hampir ratusan jurus banyaknya. Terakhir aku berhasil menangkan satu jurus darinya. dan orang itupun memutuskan tali pengikat sampan dan berlalu dari situ. entah berapa banyak jago tangguh yang bakal terluka atau tewas di tangannya lagi... aku lihat lebih baik kita tak usah menyingkap kejadian lama lagi.com/ Agaknya Thian-hok sangjin enggan untuk mengungkap kembali peristiwa tersebut. "Aaaai. seandainya sampai terjadi begitu.. sebaliknya Han si-kong melototi Han-gwat sekejap.

Di atas baki kayu itu terletak empat buah piring yang terbuat dari batu." "Kau tak usah marah. ia pun bertepuk tangan dua kali." ujar Han-gwat sambil tersenyum. harap dimaafkan-" Bicara sampai di sini." "Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 470 . bagaimana kalau kita tukar dengan bahan pembicaraan yang lain?" Pelan-pelan Thian-hok sangjin bangkit berdiri. "Masalahnya apa yang kau bicarakan tidak kami pahami. katanya sambil tertawa: "Kalian datang dari kejauhan apalagi harus mendaki bukit. lebih baik jangan komentar. dari lenyapnya si pendekar pedang berbaju perlente ini orang bisa menduga kalau Thian-hok totiang yang berhasil menangkan pertarungan tersebut.com/ yang besar sekali terhadap situasi dunia persilatan Hasil pertarungan antara Thian-hok totiang dan orang itupun hingga kini masih menjadi teka teki umat persilatan Betul. Dua orang bocah lelaki muncul dengan membawa baki kayu. kamu kaum wanita tahu apa tentang urusan dunia persilatan. tentu sudah merasa lapar bukan? Hanya saja di tengah gubuk begini tak ada hidangan lezat. empat macam hidangan yang masih mengepul hawa panas tertera di atasnya. tapi kejadian yang sebenarnya toh belum diketahui orang.

tapi belum pernah kucicipi hidangan seperti apa yang dihidangkan hari ini. Ketika dicicipi ternyata rasanya enak dan belum pernah dirasakan sebelumnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sekarang setelah melihat hidangan yang menyiarkan bau harum. namun ia tak dapat mengenali terbuat dari bahan apa. Dengan sikap amat menghormat dua orang bocah itu menghidangkan sayur-sayur itu ke meja. kepada Lim Han. kemudian baru mengundurkan diri. Han-gwat tersenyum geli melihat ulah rekan-nya. Han si-kong mencoba memperhatikan beberapa macam hidangan itu. sumpitnya bekerja tanpa berhenti menyumpiti hidangan yang tersedia dan dimakannya dengan lahap. dia putar badan dan berlalu dari situ. perut mereka seketika terasa lapar. Benarbenar lezat Benar-benar lezat" sambil memuji. sedang aku akan mohon diri sementara waktu." kata Thian-hok sangjin lagi sambil tertawa. Hidangan terkenal di Utara maupun selatan sungai besar pernah kucicipi.kim segera serunya sambil 471 . Tanpa menunggu jawaban dari Han si-kong. sejak memasuki perbukitan M ao-san. ketiga orang itu hanya berpikir untuk melanjutkan perjalanan sehingga sudah cukup lama tidak bersantap. Tak kuasa lagi ia memuji: "Selama hidup aku paling suka makan.com/ "Silahkan kalian bersantap dulu.

harap sudilah bersikap lebih sabar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun sikapnya amat serius. cepat kita makan.kim menggerakkan sumpitnya mencicipi Betul juga. namun berhubung belakangan ini penyakit nonaku gawat sehingga majikan tua sangat merisaukan kesehatannya. Kalau tidak. selama ini mereka tidak bicara maupun tertawa tapi sikapnya amat sopan dan ramah. bisa jadi semua hidangan akan dihabiskan dia seorang. Memandang hingga bayangan punggung dua orang bocah itu lenyap dari pandangan. boleh di beritahu kepada kami?" 472 ." Lim Han-kim hanya tertawa hambar tanpa menjawab. Dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah menyikat habis ke-empat piring hidangan yang tersedia itu tanpa sisa. Bila kalian berjumpa dengan dia orang tua nanti.com/ tertawa: "Lim siangkong. Tak lama kemudian dua orang bocah tadi muncul kembali membereskan sisa piring dan cawan kotor kemudian mengundurkan diri Kedua orang bocah itu semuanya berwajah bersih dan tampan. Han-gwat baru berbisik kepada Han si-kong dan Lim Han-kim: "Sebenarnya watak majikan tuaku amat ramah dan halus. hidangan yang tersedia benar-benar 1ezat." Lim Han. maka wataknya agak berubah sedikit berangasan. sedang Han si-kong bertanya: "Siapa nama majikanmu itu.

kau menyombongkan diri punya banyak kenalan dan mengenal banyak tokoh sakti dari kolong langit." Mula-mula Thian-hok sangjin agak tertegun." "siapa mereka?" "Soal ini sih aku belum tahu.com/ "Han locianpwee." kata Han-gwat tersenyum. "Di kolong langit jago silat bukan cuma satu dua. darimana aku bisa menebak nama majikanmu itu?" Tiba-tiba Thian-hok sangjin munculkan diri didalam ruangan. tapi kemudian ujarnya sambil tersenyum: "Kalau begitu ada rombongan jago lain yang telah datang ke Lian-im-lu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 473 . aku kurang jelas. tapi soal apakah dia telah berhasil menembusi rintangan pertama atau belum." "Apakah pendatang telah menembusi dua rintangan?" "Aku mendapat laporan dari penjaga rintangan pertama. katanya musuh yang datang sangat tangguh. sambil melangkah masuk tegurnya sambil tersenyum: "Apakah kalian berdua membawa teman?" "Teman?" Han si-kong keheranan. Han si-kong sebera berkerut kening. coba sekarang kau terka siapakah majikan tuaku itu. "Kami berdua datang bersama nona Han-gwat saja.

sungguh tak disangka hari ini bisa disinggahi tamu agung secara beruntun-.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kepada Lim Hankim ajaknya: "Ayoh kita tengok siapa yang telah datang" "Jangan" cegah Thian-hok sangjin menggeleng." Thian-hok sangjin manggut-manggut. terusnya: "Pondok Lian-im-lu ku ini sudah puluhan tahun lamanya tak pernah dikunjungi orang asing. setelah memandang Han si-kong dan Lim Han.. bisiknya sedih: "Totiang" "Ada apa?" "Tentunya totiang tahu bukan bahwa majikan tuaku amat ketat menjaga peraturan?" "Teruskan" "Lian-im-lu adalah tempat yang terpencil dan jauh dari keramaian dunia." Mendadak Han-gwat bangkit berdiri. tak usah kalian ikut repot.." 474 . Bila totiang berjumpa dengan majikanku nanti.com/ Han si-kong segera bangkit berdiri.kim sekejap. "Kalau memang mereka bukan rekan kalian. Aku kuatir kedatangan mereka itu justru karena menguntit kami. jarang ada orang luar yang mengetahui jalan menuju kemari. tolong jangan kau singgung bahwa akulah yang menjadi petunjuk jalannya.

didengar dari suara pekikan nyaring tersebut bisa diduga kalau pendatang telah berhasil melewati kedua rintangan itu. aku akan segera menyambut kedatangan tamu agung itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Mendadak Han si-kong bangkit berdiri dan melangkah menuju ke luar ruangan pondok. Han sokong berkata: " Entah jagoan tangguh darimana yang telah datang. tegurnya: "Mau apa kau?" "Aku ingin menonton keramaian-" 475 .com/ Tiba-tiba terdengar suara suitan panjang berkumandang datang memotong perkataan Thian-hok sangjin yang belum selesai." "Yaa. Katanya kemudian agak serius: "silahkan kalian menunggu sejenak. Buru-buru Han-gwat mengejar dan menghadang jalan pergi rekannya itu." Terburu-buru ia meninggalkan ruangan- BAB 15. Thian-hok sangjin yang selalu bersikap santai dan berwajah penuh senyuman itu tiba-tiba berubah air muka. ternyata kecepatan mereka mendaki bukit jauh lebih cepat daripada kita. alisnya berkerut kencang. sepasang Pendekar Memburu Mestika Memandang hingga bayangan punggung Thian-hok sangjin lenyap dari pandangan.

Lagi pula di balik pekikan nyaring itu lamat-lamat terdengar hawa pembunuhan yang sangat tebal. bagaimana nanti?" Paras muka Han Si-kong beberapa kali mengalami perubahan. namun keempat bocah penjaga bukitnya ganas. lebih baik kita jangan pergi sembarangan"Apa salahnya kalau aku pergi menonton keramaian?" protes Han Si-kong tak puas. telengas dan tidak kenal ampunsebelum mendapat persetujuan dari Thian-hok totiang. "Meskipun Thian-hok totiang ramah dan baik hati.cegah Han-gwat sambil menggoyangkan tangannya berulang kali." Pada saat itu terdengar suara pekikan panjang yang berkumandang datang..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. hanya ujarnya dengan suara ketus: "Hmmm Aku tak sudi ribut dengan anak perempuan macam kau. mungkinkah Thian-Hok totiang telah 476 . "Hmmmm Sudah setua umurmu masih senang amat nonton keramaian? Kalau sampai berakibat terjadinya gara-gara. jelas ia merasa sangat tak puas dengan tindakan Han-gwat yang menghalangi kepergiannya. tapi pada akhirnya ia dapat menahan diri.. amat nyaring bagaikan pekikan naga sakti.com/ "Jangan. Dengan kening berkerut Lim Han-kim segera berkata: "Jika didengar dari suara pekikan itu. jelas penerobos telah sampai di puncak bukit.

" Tidak membuang waktu lagi Lim Han-kim melangkah keluar dari ruangan dan berdiri di depan pintu. Menyesal aku jika tak sempat menyaksikan pertunjukan menarik ini." "Mau lihat sih boleh saja. batu itu rata lagi licin. kita pun ikut nonton dari luar pintu. seorang bocah lelaki . Di kejauhan sana terlihat bayangan punggung Han sikong sedang berdiri empat lima kaki di depan." Tanpa banyak membuang waktu lagi Han si-kong segera melejit ke depan dan menerobos keluar dari ruangan itu lewat jendela. agaknya ia sedang menonton jalannya pertarungan dengan asyik. inilah sebuah tontonan yang amat menarik. ajaknya kemudian: "Mari. Lim Han-kim memandang Han-gwat sekejap.com/ turun tangan sendiri menghadang jalan pergi mereka sehingga terjadi pertarungan sengit di puncak bukit?" "Jika Thian-Hok totiang benar.sedang 477 . Han-gwat berniat menghalangi namun teriambat tahu-tahu kakek itu sudah berada di luar ruangan. "Tapi lebih baik kita jangan meninggaikan ruangan." kata Han-gwat setelah tertegun sejenak. Tepat di muka pintu ruangan tumbuh sebatang pohon cemara besar. Di bawah cemara tumbuh aneka bunga yang mengelilingi sebuah batu hijau yang amat besar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.benar turun tangan sendiri.

hal ini membuat orang yang berada di muka pondok sukar menyaksikan kejadian disana secara jelas." sebenarnya Lim Han-kim sudah menyadari kesalahan itu dan siap menarik kembali kaki kirinya yang melangkah keluar.delapan kaki.. lalu bergumam sendiri: "sebagai tetamu yang datang berkunjung. Bocah lelaki yang sedang membenahi tumbuhan bunga itu mendadak berpaling memandang Lim Han-kim sekejap. Ketika mendengar Han si-kong memuji tiada hentinya. menoleh pun tidak." Jalan menuju kepuncak bukit dengan pintu ruangan pondok gubuk itu berjarak tujuh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lebih baik taatilah peraturan yang berlaku. Diam-diam Lim Han-kim memuji di dalam hati kecilnya: " Hebat betul bocah ini..com/ merawat bebungaan tampaknya tidak tertarik untuk mengawasi jalannya pertarungan yang berlangsung seru itu. tak kuasa lagi dia melangkah keluar meninggaikan ruangan... meski usianya masih muda ternyata ketenangannya sudah mencapai tingkatan yang luar biasa." Pada saat yang sama terdengar suara Han Si-kong sedang memuji tiada habisnya dari kejauhan sana: "llmu pedang bagus. tapi setelah mendengar peringatan 478 . ilmu pedang bagus. tanpa terasa timbul rasa ingin tahu dalam hati Lim Han-kim.

tiba-tiba saja timbul perasaan gusar dalam hatinya. Begitu ingatan tersebut melintas. dengan langkah lebar ia berjalan keluar dari ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. menciptakan lapisan bayangan tongkat yang menyelimuti angkasa. pertempuran berjalan amat seru dan ramai. aku justru sengaja akan keluar. segera pikir-nya: "Kau menyindir aku? Hmmm. tampak tiga orang bocah berjubah tosu hijau sedang memainkan senjata pedangnya menghadang jalan lewat seorang nenek berambut putih. Cepat pemuda itu mengalihkan pandangan matanya ke arena.com/ dari bocah lelaki tersebut. Bocah lelaki yang berada di bawah pohon cemara itu tidak berniat menghalangi kepergiannya. seluruh pikiran dan perhatiannya telah dicurahkan ke tengah arena. hanya dengan pandangan dingin ia awasi bayangan punggung Lim Hankim pergi menjauh. Gerakan tubuh Lim Han-kim cepat sekali. memaksa ketiga orang lawannya 479 . Tampaknya orang tua itu tidak menyadari kehadiran Lim Han-kim. dalam sekejap mata ia sudah tiba di samping Han si-kong. akan kulihat kau bisa berbuat apa terhadapku?" sesungguhnya pemuda ini halus di luar namun keras wataknya. Nenek berambut putih itu dengan senjata tongkat berkepala naganya sebentar menyodok sebentar mengerut.

tak pernah berhasil mencari keuntungan dirinya.lima depa di belakang nenek berambut putih itu. ternyata di tanah lapang yang cukup luas di puncak bukit itu selain keempat orang yang sedang bertempur sengit 480 . Bagaimana pun ganas dan hebatnya ketiga orang tosu kecil itu menyerang. perubahan jurusnya cepat sukar diduga. Bukan hanya cepat dan lincah. tapi jurus pedang yang mereka mainkan betul-betul ganas dan hebat. tampaknya ia sedang memberi semangat kepada rekannya. sebaliknya permainan tongkat si nenek berambut putih itu sangat hebat. Lim Han-kim memeriksa lagi keadaan disekitar situ. setiap gerakan mengandung gerakan lain. terutama gerak kerja sama mereka bertiga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ terdesak tiga depa di luar arena dan tak sanggup mendesak maju satu langkah punEmpat. tampak berdiri bersandar pada dinding tebing yang terjal seorang kakek berjenggot panjang membawa kantung tembakau sambil menghisap pipanya dengan penuh kenikmatan Asap berwarna biru tampak menyembur keluar dari mulutnya mengiringi suara pekikan panjang yang menusuk pendengaran. perubahannya sukar diduga. Usia mereka rata-rata empat -lima belas tahun. Lim Han-kim mencoba memperhatikan beberapa orang bocah tosu itu dengan lebih seksama 1agi.

tapi lama kelamaan mereka pasti bukan tandingan si nenek. masa dia baru akan tampil ke depan setelah orang lain mengobrak abrik rumahnya?" sementara dia masih berpikir. Betul jurus pedang dari ketiga bocah tosu itu ganas dan hebat. dia dan bocah di bawah pohon cemara itu.benar pandang remeh kemampuanku ini" si kakek yang sedang menghisap huncwee ditepi tebing mendadak ikut tertawa tergelak. sepantasnya kalau muncul sebentar untuk berbasa basi.com/ serta kakek itu. terdengar nenek bertongkat itu telah membentak keras: "Hey. hanya Han si-kong. pikirnya: "Heran.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Keadaan ini membuat anak muda tersebut keheranan. kalau dianggap dengan mengandalkan beberapa kunyuk kecil ini sudah bisa mewakilimu kau benar. kenapa Thian-hok totiang masih bisa menahan diri? Padahal jelas tampak ilmu silat yang dimiliki nenek itu sangat lihay. Huuuh. sambungnya: 481 . tosu tua hidung kerbau. kau anggap dengan mengandalkan beberapa kunyuk cilik ini benar-benar sudah mampu menghalangi diriku? Hmmm sekalipun kau tak senang menerima tamu. beberapa pondok di sekitar sana pun berada dalam keadaan tertutup rapat. Apalagi di situ masih ada si kakek berjenggot yang jelas memiliki tenaga dalam amat sempurna. Bukan saja bayangan Thianhok sangjin tidak nampak.

perkataan itu tepat sekali. Coba kalau tidak. Dia memang pandang enteng kemampuanmu. Dalam sekejap mata angin serangan menderuderu. wajahnya kelihatan amat serius..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. betul Ketiga orang itu tak bakal mampu menahan dua puluh gebrakan lagi. kemarahannya makin memuncak sesudah dihasut kakek tersebut Tiba-tiba ia membentak keras. rupanya kaupun sudah kemari?" "Aku lihat ketiga orang bocah tosu itu sudah keteter hebat dan menunjukkan gejala akan kalah. ternyata entah sejak kapan Thian-hok sangjin telah munculkan diri di puncak bukit itu." "Yaa.. melihat anak muda itu sudah berdiri di sisinya. kakek itu segera menoleh. permainan tongkatnya berubah pula jadi amat ganas dan hebat." sebetulnya nenek itu sudah dibakar oleh hawa amarah." Mendadak ia berhenti bicara. sedari tadi ia sudah keluar menjumpaimu.. tentu ada korban yang berjatuhan. tenaga pukulan yang kuat bagaikan bukit yang ambrol menggulung ke depan mendesak ketiga orang lawannya mundur berulang kali. Diam-diam Lim Han-kim menjawil tangan Han si-kong. iapun berseru: "Ha ha ha ha. bila pertarungan berlangsung terus. senyuman ramah yang sering tersungging diujung bibirnya kini 482 .com/ "Ha ha ha ha..

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. si tosu tua 483 . pelan-pelan ia berjalan menuju ke sisi arena. tanpa terasa pikirnya dengan perasaan tercengang: "Ternyata gembong iblis wanita inilah yang telah datang. ayoh cepat mundur" Tiga orang tosu kecil itu sama-sama menarik kembali serangan pedangnya dan melompat mundur dari arena. tiga orang tosu kecil itu telah mundur ke belakang tubuh Thian-hok totiang. setelah memandang sekejap pada Han si-kong dan Lim Han-kim dengan pandangan dingin." sementara ia masih berpikir. bagus sekali Hey. Meskipun ia tidak menegur atau berkata apa-apa.com/ sudah tak nampak. setelah itu sambil menatap Thian-hok sangjin tegurnya sambil tertawa dingin: "Bagus. Han si-kong seketika merasakan hatinya bergetar keras. Terdengar Thian-hok sangjin telah berseru dengan suaranya yang amat nyaring: "Kalian bukan tandingan dari si nenek naga berambut putih. Begitu mendengar nama " Nenek Naga Berambut Putih". namun sikapnya jelas memperlihatkan ketidakpuasannya karena kehadiran mereka berdua ditepi. tak heran kalau permainan tongkat berkepala naganya begitu hebat dan sakti. Nenek Naga Berambut Putih sebera menghentakkan tongkatnya ke atas tanah membuat ujung tongkat itu melesak masuk ke dalam batu sedalam tiga inci.

" "sayang sekali para penjaga pintu bukitmu itu tak lebih cuma gentong nasi yang tak berguna. diketuknya huncwee tersebut beberapa kali ke atas batu bukit. meski begitu nada pembicaraannya tetap tenang dan lembut "Aku sudah terbiasa hidup menyendiri di tengah bukit dan enggan mencampuri urusan keduniawian lagi. Nyatanya mereka tak sanggup menghalangi kedatangan aku si nenek tua." jengek Nenek Naga Berambut Putih sambil tertawa dingin. lalu teriaknya: "Hey. aku lihat lagakmu makin lama semakin besar" Paras muka Thian-hok sangjin amat serius.mampus. siapa yang sedang mengumpat aku si kakek?" "Tua bangka tak mampus.com/ hidung kerbau. Thian-hok sangjin tertawa hambar. jangan lagi ketiga orang anak bnahku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. itulah sebabnya aku selalu menolak untuk menerima kunjungan dan kehadiran umat persilatan yang datang menyambangi diriku. bahkan akupun merasa kagum dan bukan tandingan. 484 . buat apa kau masih berlagak pilon?" tegur nenek naga berambut putih gusar." si kakek yang duduk di tepi dinding tebing itu mendadak bersin berulang kali. "Nama besar Thian-lam-siang-hiap (sepasang pendekar dari Thianlam) sudah lama menggetarkan dunia persilatan.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Asal aku memilikinya.com/ Pelan-pelan kakek itu bangkit berdiri dan berjalan menghampiri arena.. ia memberi hormat sambil bertanya: "Bolehkah aku tahu. kalau tak ada urusan penting." 485 ... tak nanti kita kunjungi kuil Sam-po-tian-.. Dengan telapak tangan kiri disilangkan di depan dada. ada urusan penting apakah kalian berdua suami istri datang berkunjung kemari?" Kakek berambut putih itu mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak." Sambil mengalihkan pandangannya ke wajah nenek naga berambut putih. Tampaknya Thian-hok sangjin tak ingin menyalahi kedua orang ini. kedua macam barang itu benar-benar telah terjatuh ke tanganmu. nenek tua. perkataan selanjutnya kaulah yang mesti teruskan-" Agaknya Nenek Naga Berambut Putih masih diliputi hawa gusar yang meluap-luap. pasti akan kuberikan" "Menurut hasil penyelidikanku. terusnya setelah berhenti sejenak: "Hei. dengan suara dingin ia menyambung: "Kedatangan kami hari ini tak lebih hanya ingin meminjam barang dari kau si hidung kerbau tua. ia berusaha keras menahan diri sebisanya. "Ha ha ha ha. sambil berjalan tiada hentinya dia hisap huncwee-nya.

. apalagi aku sudah puluhan tahun lamanya hidup mengasingkan diri di pondok Lianim-lu. dan tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi. pokoknya berita tersebut bukan hasil karangan kami sendiri" "Apa yang tersiar rtalam dunia persilatan tak boleh dipercayai seratus persen...com/ "Boleh aku tahu." 486 . kau jangan peduli darimana berita itu kami dapat.. "Ha ha ha ha. Utara selatan sungai besar diobrak abrik tak karuan. barang apakah itu?" "Adik angkatku telah kehilangan dua mustikanya.. adik angkatku itu dengan mengandalkan dua mustika dari Thian. Apa gunanya kusimpan benda-benda mustika semacam itu?" "DuIu.lam yakni pedang usus ikan dan tameng Thian-liong-ka" Dari balik wajah Thian-hok Sangjin yang serius tibatiba tersungging sekulum senyuman. sehingga siapa pun yang mendengar namanya akan keder dibuatnya. pelan-pelan ia bertanya: "Darimana kalian suami istri berdua memperoleh berita ini?" Kembali kakek berjenggot putih itu tertawa tergelak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dua mustika dari Thian.lam telah menggemparkan seluruh daratan Tionggoan.

nama besar Gadis naga berbaju hitam memang amat tersohor di kolong langit. saat itu merupakan saat terakhir adikku muncul dalam dunia persilatan semenjak peristiwa itu dia lenyap tak berbekas. Lantaran tertarik dengan kedua mustikanya." Tidak menunggu sampai Thian-hok sangjin menyelesaikan perkataannya. memang kami pernah adu kepandaianku. coba jawab benarkah telah terjadi peristiwa semacam ini?" Kembali Thian-hok sangjin tertawa. kau pasti telah membunuhnya lalu menyita mustika dari Thian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Dulu. Kuakui 487 . "Apalagi fitnahan semacam ini. pasti perbuatanmu." "Jago pedang yang tersohor waktu itu bisa dihitung dengan jari tangan.com/ "Betul" sela Thian-hok sangjin. nenek naga berambut putih kembali menukas: "Nah itulah dia. maka adik angkatku yang masih muda dan berangasan akhirnya datang ke pondok Lian-im-lu ini untuk mencari kau dan mengajak adu kepandaian. "Betul. Waktu itu nasibku memang beruntung sehingga sempat berjumpa satu kali dengannya. hampir semua umat persilatan takut dan sayang kepada-nya. Karena kau suka menyembunyikan diri dan tak mau menonjolkan kepandaiannya.lam tersebut" "Kalian berdua jangan menuduhku dengan tuduhan yang bukan-bukan" seru Thian-hok sangjin sambil berkerut kening.

." tukas Thian-hok sangjin dengan wajah serius." "Dalam pertandingan itu adik angkatku berhasil menang atau kalah?" hardik nenek naga berambut putih .. mungkin hal mana tak akan memancing kerakusanmu untuk mengangkangi senjatanya sehingga adik angkatku itu kau celakai" "Aku harap kau jangan menuduh yang bukan-bukan. tapi bukan berarti aku kalah. "Dengan mengandalkan ketajaman pedang usus ikan.. saat itu nama besarnya telah menggetarkan seluruh dunia 488 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. adik angkatmu berhasil membabat tiga kali atas pedangku. tapi ada rembulan dan langit yang menjadi saksi. "Betul saat itu pedangku berhasil dibabat tiga kali." "senjatamu sudah dikutungi kalau bukan disebut kalah memangnya harus dianggap menang?" "Tatkala gadis naga berbaju hitam naik ke pondok Lian-im-lu untuk menantang aku beradu pedang. selanya kemudian-"Andaikata ia tidak menggunakan pedang usus ikan.com/ bahwa aku memang sempat bertanding melawan gadis naga berbaju hitam dan waktu itu tidak disaksikan pihak ketiga." Tiba-tiba nenek naga berambut putih menghela napas panjang.

"Pedang usus ikan merupakan benda mestika peninggalan jaman 489 . ia tetap dapat menjaga kestabilan dan ketenangan hatinya. kau gunakan akal busuk untuk mencelakainya secara diamdiam. sambil tertawa hambar. Thian-hok sangjin benar-benar memiliki kesabaran dan ketebalan iman yang luar biasa. Lagipula adikmu gemar memakai baju hitam. oleh sebab itu pula kau lantas teringat dengan kedua mustika miliknya dan timbul keserakahanmu untuk meng-angkanginya. ujarnya kemudian. selesai pertarungan yang berakhir dengan kekalahanmu.liong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi sekali berjumpa aku segera mengenalinya sebagai Gadis naga berbaju hitam yang amat termashur itu" "Hmmm. tapi nama besar adikmu itu sempat kudengar dari pembicaraan beberapa orang sahabatku.com/ persilatan Nama besar pedang usus ikan dan tameng Thian.ka juga ikut tersohor jadinya di-seluruh kolong langit walaupun waktu itu aku sangat jarang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. oleh sebab itu meski aku baru pertama kali bersua muka dengan adikmu. Kendatipun nenek naga berambut putih menuduh dan memojokkan dia terusmenerus. bukan begitu?" sambung nenek naga berambut putih sinis.

inilah salah satu sebab yang membuat adikmu bisa termashur di kolong langit.. namun ia tak kehilangan kegagahan serta kebesaran jiwanya. pada akhirnya aku pun membawa empat bilah pedang sebagai cadangan-. Ketika hendak menggunakan pedang usus ikan." 490 .. tapi tak tahan dengan desak-annya yang bertubi-tubi. sudah berulang kali aku mencoba menolaknya. tapi adikmu terus menerus mendesak. ia melanjutkan perkataannya: "Tatkala gadis naga berbaju hitam memaksaku bertanding pedang. ia paksa aku untuk turun tangan sehingga akhirnya aku dibuat tak berdaya dan terpaksa menerima tantangannya itu." "Ha ha ha ha..Waktu itu aku tak mengabulkan permintaannya. ia sempat memberitahukan kepadaku betapa tajamnya senjata itu dan menganjurkan kepadaku untuk membawa beberapa bilah pedang sebagai cadangan hingga dalam pertarungan nanti tak sampai kehabisan senjata sebelum menang kalah bisa ditentukan. Ketajamannya luar biasa. Betul adikmu agak sombong dan takabur.com/ cun-ciu. betul Betul sekali" sela kakek berjenggot putih sambil tertawa tergelak "Andaikata pedang usus ikan hanya benda biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. tak nanti kau Thian-hok sangjin bakal tertarik dan ingin mengangkanginya." Thian-hok sangjin tidak berusaha mendebat.

akulah terhitung musuh paling utamanya yang paling tangguh. paling ganas danpaling ramai yang pernah kualami sepanjang hidupku." "Seseorang yang secara beruntun kehilangan tiga bilah pedang sudah pasti dianggap kalah. Di puncak bukit yang diselimuti salju abadi. maka aku harus kembali menjadi manusia biasa dan sepanjang hidup mengikutinya sebagai budak.com/ Dia angkat kepalanya memandang puncak bukit di kejauhan sana.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ketika adikmu berhasil mengutungi pedangku dengan senjata mustikanya."Akhirnya kami pun mulai bertarung sengit di sebuah tempat yang amat terpencil. ia memaksa aku untuk bertaruh. pertempuran itu kuakui sebagai pertempuran paling seru.. kenapa kau tak mau mengakuinya?" tanya nenek naga berambut putih tak puas. begitulah. secara beruntun aku kehilangan tiga bilah pedang. "Tatkala aku mengeluarkan prdang yang keempat. Didesak seperti ini terpaksa aku pun mengikuti kemauannya. aku sudah rela mengaku kalah. tiba-tiba adikmu mengajukan usul lain. Maka ia memaksaku bertaruh.. Katanya semenjak kedatangannya di daratan Tionggoan." 491 . sampai lama kemudian ia baru melanjutkan. andaikata ia berhasil mengutungi pedangku yang keempat.ia memaksaku untuk bertarung lagi sampai aku mengaku kalah dalam hal ilmu silat.. tapi adikmu mendesak terus kepadaku agar ganti senjata lain.

" "Benarkah kau berhasil mengunggulinya dalam hal ilmu silat?" tanya nenek naga berambut putih sambil menghela napas sedih. "selama hidup aku tak pernah bicara bohong. sehingga kalau dibilang kemenangan itu hanya suatu keberuntungan saja rasanya tidak salah. aku pun mesti menggunakan seluruh jurus simpanan yang pernah kupelajari sungguh beruntung sekali dalam pertarungan ini akhirnya aku berhasil mengungguli adikmu. kemudian katanya: "setelah menderita kekalahan.com/ setelah menghela napas panjang dan membuang pandangannya ke kaki langit dia melanjutkan: "Coba kalian bayangkan penghinaan semacam ini siapa yang sanggup menerimanya? Walaupun aku hidup mengasingkan diri dan tak ingin mencampuri urusan dunia persilatan lagi bukan berarti aku bersedia dihina orang seenaknya. oleh sebab itu dalam pertandingan yang terakhir ini bukan saja aku telah menggunakan segenap kekuatan yang kumiliki. kemana ia telah pergi?" Thian-hok sangjin termenung berpikir sejenak. walaupun 492 . Jurus kemenangan itu berhasil kuperoleh dengan taruhan nyawa. Terburuburu ia turun gunung dan berlalu begitu saja." "Tapi semenjak pertarungan pedangnya melawanmu. adikmu merasa gusar bercampur mendongkol. ia tak pernah muncul kembali dalam dunia persilatan Kalau bukan kau celakai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

" 493 . "Aku tak tahu. namun ia mengenakan tameng Thian-liong-ka yang kebal tusukan maupun bacokan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.Dalam kondisinya saat itu sesungguhnya ia masih mampu untuk melanjutkan pertarungan tapi kenyataannya dia mengakui kekalahan tersebut dan pergi dengan begitu saja. kemudian menggeleng. sikapnya jauh lebih tenang dan ramah." "Nah itulah dia. namun aku menaruh rasa hormat dan kagum terhadapnya."Apakah yang kau kagumi atas dirinya?" " Walaupun adikmu kalah satu jurus." "Menurut berita yang kudengar.com/ watak adikmu agak angkuh dan takabur. toh bukan berarti seluruh badannya terlindungi. Meskipun tubuhnya dilindungi oleh tameng naga langit." Tampaknya nenek naga berambut putih berhasil diredakan hawa amarahnya oleh penuturan danpenjelasan Thian-hok sangjin ini. sikap jujur dan kebesaran jiwanya itulah yang telah meninggalkan kesan yang amat mendalam kepadaku." sela nenek naga berambut putih. "Tahukah kau di mana ia berada sekarang?" Kembali Thian-hok sangjin termenung sambil berpikir sejenak. tanyanya pelan. konon adik angkatku telah terluka oleh pedang terbang beracunmu.

Kini aku rasa hanya Tian-hok totiang seoranglah yang mengetahui jejaknya.. Apabila kalian berdua tetap tak percaya. menyulutnya dengan api dan menghisapnya berulang kali. namun tak berhasil menemukan jejaknya." Thian-hok sangjin tertawa hambar. bagaimana menurut pendapatmu?" Pelan-pelan kakek berjenggot itu mengisi huncweenya dengan daun tembakau.com/ "Walaupun aku menguasai ilmu melepaskan pedang terbang." setelah berhenti sejenak." "Peduli berita yang tersiar itu benar atau tidak. jejaknya tidak ketahuan.. namun dalam pertarunganku melawan musuh belum pernah satu kali pun kugunakan. yang jelas dan pasti adikku tak pernah muncul kembali dalam dunia persilatan semenjak pertarungannya melawanmu Kini kami sengaja datang kemari untuk mencari jejaknya. setelah itu baru berkata: 494 . jadi bukan sengaja mencari gara-gara denganmu. yaaa..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tua bangka. sudah banyak tahun kami melakukan penyelidikan dan pencarian. "Apa yang kuketahui telah kuutarakan semua. lanjutnya: "Tameng naga langit serta pedang usus ikan sejak itu pula mengikuti adikku lenyap dari peredaran. apa boleh buat lagi?" Nenek naga berambut putih berpaling memandang kakek berjenggot putih itu sekejap. kemudian tegurnya: "Hey..

.. mana ada percaya setengah saja?" "separuh penjelasannya aku percaya sebagai kejadian yang sebenarnya. sebaliknya jika kau tak percaya. jawaban macam begitu sama saja seperti tidak menjawab" teriak si nenek gusar "Yaa.." "Huuuuh.. kalau tidak percaya katakan tak per-caya..? Aku hanya percaya separuh" " Kenapa?" nenek naga berambut putih itu keheranan. kita sudahi persoalan tersebut sampai di sini Kita pun tak usah membuang banyak waktu untuk mencari jejak adik angkatmu beserta kedua benda mustikanya.com/ "Menurut pandanganku. kita paksa kepadanya untuk menyerahkan adikmu.. betul.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Kau memang tak pernah mau menuruti pendapatku" "Tua bangka sialan. " Kalau percaya bilang percaya.." 495 . jika kau percaya dengan penjelasannya." sela si kakek setelah menyedot huncweenya beberapa kali. dia memang tidak mencelakai adik angkatmu juga tidak mengangkangi kedua benda mustika tersebut.. aku mau tanya pendapatmu percayakah kau dengan apa yang dijelaskan Thian-hok totiang barusan?" "soal ini.. kita hanya ada dua jalan untuk menyelesaikan persoalan ini. tapi ia tahu jejak gadis naga berbaju hitam.

" Kemudian aku memang mendengar kabar beritanya. ia mendongakkan kepalanya mene-rawang ke udara.. setelah itu jawabnya: "Adikmu tidak muncul kembali ke dunia persilatan karena ia sudah kehilangan ambisinya untuk mencari kemenangan ia tak 496 .com/ "Darimana kau bisa tahu?" Kakek berjenggot putih itu tertawa tergelak: "Ha ha ha ha." "Di mana ia sekarang?" Thian-hok sangjin menarik kembali sorot matanya yang menerawang udara itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Bagaimana kemudian?" tukas nenek naga dengan suara lantang. lama kemudian baru jawabnya: "Waktu itu. aku sama sekali tidak tahu. ditatapnya si kakek dan si nenek sekejap... kau anggap separuh masa hidupku berkelana dalam dunia persilatan hanya perjalanan siasia?" Pelan-pelan nenek naga berambut putih mengalihkan kembali sinar matanya kewajah Thian-hok sangjin. kemudian sepatah demi sepatah dia bertanya: "Benarkah kau mengetahui jejak adik angkatku?" Paras muka Thian-hok sangjin berubah hebat..

terasa jawaban dari Thian-hok sangjin makin lamban. Bukankah kalian berdua berhasil mendapat tahu kalau gadis naga berbaju hitam pernah bertarung melawanku.com/ ingin menggunakan status kegadisannya untuk bergumul kembali dalam dunia persilatan" Apa yang dipikirkan nenek naga berambut putih sekarang adalah bagaimana caranya mendapat kedua jenis mustika tersebut. ujarnya kemudian: "Aku hanya pernah mendengar tentang kabar beritanya tapi kurang begitu paham keadaan yang sesungguhnya. kenapa tidak kalian selidiki juga kabar beritanya? Toh pekerjaan semacam ini tidak terlalu menyulitkan kalian?" Kakek berjenggot putih yang selama ini hanya menyedot huncwee nya sambil menikmati kebutan asapnya itu tiba-tiba menyela: 497 . tak tahan lagi teriaknya: "sekarang dia berada di mana? Cepat katakan" Kembali Thian-hok sangjin mendongakkan kepalanya mengalihkan sinar matanya ke tempat kejauhan. maka dia mendesak Thian-hok sangjin terus menerus untuk mengatakan jejak gadis naga berbaju hitam Asal jejaknya sudah diketahui maka tak sulit baginya untuk mendapatkan kedua jenis mustika tersebut. semakin ia ingin segera mengetahui jawabannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

Hardiknya ketus: "Bagus sekali. Kedua ia ada kesulitan yang membuatnya kurang leluasa untuk berjumpa lagi dengan kalian berdua. sebelum memperoleh ijin dan persetujuan dari yang bersangkutan aku merasa kurang leluasa untuk mengambil keputusan dengan membocorkan tempat tinggalnya.. Menurut pendapatku. kalau enggan diutarakan kepadamu juga percuma saja.. Hal ini membuktikan akan dua hal. kesatu dia memang tak ingin berjumpa dengan kalian berdua.?" "Gadis naga berbaju hitam masih hidup segar bugar di kolong langit Kalian berdua sudah mencarinya selama banyak tahun belum berhasil juga menemukan jejaknya." 498 . dia seharusnya juga tahu kalau kalian berdua sedang mencarinya dengan susah payah. tapi kenyataannya sekarang ia tak bersedia tampilkan diri untuk bertemu muka. jadi kau sudah tahu namun tak sudi memberitahukan kepadaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bagaimana? Tidak salah bukan perkataanku Meskipun dia tahu.com/ "Nah." selapis hawa napsu membunuh pelan-pelan mulai menyelimuti wajah nenek naga berambut putih.. tongkat besinya mulai dipersiapkan untuk melancarkan serangan sementara sinar matanya yang tajam bagaikan aliran listrik dialihkan ke wajah Thian-hok totiang dan menatapnya lekat-lekat.

katanya serius: "Jika kau tak bersedia menjelaskan kabar berita adik angkatku.com/ Dengan beberapa patah kata itu dengan sangat jelas sekali Thian-hok Sangjin telah mengutarakan isi hatinya. apabila kalian bisa memberi waktu selama tiga hari kepadaku. sama artinya 499 . dengan nada setengah mengancam serunya: "Jika kau tak bersedia memberitahukan alamatnya. " Hampir seluruh pelosok dunia telah kami telusuri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sekujur badannya gemetar keras menahan gejolak emosinya yang membara. bahkan mungkin dapat mempertemukan kalian-" "sudah puluhan tahun kami mencari jejaknya" teriak si nenek dengan suara keras." Dengan gemas nenek naga berambut putih menghentakkan tongkatnya ke atas tanah. aku tak bisa menunggu terlalu lama lagi. walaupun ia mengetahui alamat rumah Gadis naga berbaju hitam." " Kalau begitu harap kalian memaafkan diriku. namun ia tidak bersedia mengungkapnya. sekarang juga aku harus bertemu dengannya. aku pasti akan memberikan jawaban yang memuaskan kepada kalian. terpaksa aku tak dapat memenuhi harapan itu. Pelan-pelan nenek naga berambut putih berjalan mendekati Thian-hok sangjin. aku akan memaksa kau untuk menjawab" "Begini saja.

Dia mendongakkan kepalanya sambil berpikir sejenak. tua bangka. sambungnya dengan serius: "Selama hidup aku tak pernah berbohong. terserah kalian mau apa" Ucapan tersebut disampaikan dengan tulus dan bersungguh-sungguh. Emosi yang bergejolak dalam dada nenek naga berambut putih kembali mereda." Thian-hok sangjin segera merangkap tangannya di depan dada. Tiga hari kemudian kita datang lagi minta petunjuk di pondok Lian-im-lu ini.com/ kau memang berniat mengangkangi dua benda mustika kami itu" "Aku sebagai pendeta yang menjauhkan diri dari keduniawian sama sekali tak punya ambisi untuk memimpin dunia persilatan pun tak berniat mencari nama besar di kolong langit. Betul pedang usus ikan dan tameng naga langit merupakan dua benda mustika dari dunia persilatan. apa boleh buat lagi. akan tetapi aku tidak mempunyai perasaan serakah dan niat untuk memilikinya. mari kita pergi. Apalagi kalian tidak bersedia memberi waktu selama tiga hari kepadaku. sambil berpaling ke arah kakek berjenggot itu serunya nyaring: "Hey. yaaa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mendadak tongkatnya di hentakkan ke tanah. asalkan kalian naik ke puncak 500 . membuat siapa pun yang mendengarkan mau tak mau harus mempercayainya.-.

" Walaupun totiang amat jarang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan.. ia sudah keburu menjura sambil katanya: "Kami baru pertama kali ini datang mengunjungi pondok Lian-im-lu sehingga kurang begitu paham dengan 501 .com/ ini tiga hari kemudian..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku percaya dengan janjimu itu. sebagai jago kawakan yang banyak pengalaman Han si-kong sudah dapat merasakan ketidak senangan Thianhok sangjin terhadap perbuatannya itu." setelah menyemburkan asap tembakaunya kakek berjenggot putih itu tertawa tergelak.. dalam sekejap mata bayangan tubuh mereka sudah lenyap dari pandanganMemandang hingga kedua orang itu lenyap daripandangan Thian-hok sangjin baru membalikkan badannya dan perlahan-lahan berjalan menghampiri Han si-kong serta Lim Han-kim. Gerakan tubuh itu cepat bagaikan sambaran kilat. namun mempunyai nama besar sebagai jago pedang nomor wah id." "Ha ha ha ha. aku pasti akan memberitahu kabar tentang gadis naga berbaju hitam. sebelum lawan berbicara dulu. tiga hari kemudian kami pasti akan datang lagi untuk meminta petunjuk" "Maaf kalau aku tak bisa mengantar" Belum selesai perkataan itu diucapkan. tampak dua sosok bayangan manusia berkelebat lewat.

" "Kalau disebut sepasang pendekar dari Thian. setelah semua orang berlalu. Apabila perbuatan kami dianggap lancang harap totiang sudi memaafkan" Pelan-pelan sekulum senyuman tersungging kembali diujung bibir Thian-hok sangjin. Han si-kong baru berbisik kepada Lim Han-kim: "Lote. Tiga orang tosu kecil bersenjata pedang itu serentak mengikuti di belakang Thian-hok sangjin menuju ke dalam rumah.com/ peraturan di sini. ia berjalan lebih dulu menuju ke bangunan rumah sebelah tengah. padahal kedua orang itu lebih pantas dipanggil sepasang manusia aneh dari Thian-lam. masih s edikit jagoan ternama yang aku kenal. Yang betul mereka malah lebih sering nongol di Utara dan selatan sungai besar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pernah kau dengar tentang sepasang pendekar dari Thian.lam. sebetulnya panggilan itu kelewat memuji mereka berdua." "Aku kurang mengerti dengan penjelasanmu itu" 502 . jangan karena gelar mereka menggunakan nama Thian-lam. maka kau anggap mereka sering berkeliaran di daerah tersebut.lam ini?" "Aku belum lama terjun ke dalam dunia persilatan. katanya lembut: "Silahkan kalian berdua kembali ke dalam gubuk" Tanpa membuang waktu.

.. siapa saja yang tidak memahami latar belakang kedua orang itu pasti akan dibuat kebingungan juga oleh perkataanku tadi." Han si-kong tertawa terbahak-bahak. tak heran kalau kau kebingungan dibuatnya. Aaaai." "Sejak peristiwa itu selama hampir dua puluh tahun lamanya mereka berdua tak pernah muncul dalam dunia persilatan. mereka sudah memasuki ruang tamu.com/ "Ha ha ha ha. Tindak tanduknya selalu mengutamakan baik buruknya pribadi masing-masing orang yang dihadapi. tapi dua puluh tahun kemudian mereka muncul lagi di daratan Tionggoan dan melakukan balas dendam. Kalau dibicarakan kembali. kita mesti bercerita mulai dari lima puluh tahun berselang. "Lote..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sepasang laki perempuan ini tidak terhitung sesat juga tidak termasuk golongan lurus." "Waktu itu sepasang manusia aneh dari Thian-lam s ering kali muncul di daerah Tionggoan." sementara pembicaraan masih berlangsung. Han-gwat telah menunggu mereka di muka pintu. oleh sebab itu perbuatannya banyak menyakiti hati umat persilatan Akhirnya pada suatu ketika mereka berdua dikerubuti oleh rekan-rekan persilatan dari daratan Tionggoan yang berakibat kedua orang itu menderita luka parah. secara beruntun mereka berhasil membunuh delapan belas orang jago tangguh yang berakibat nama mereka jadi amat termashur. Begitu melihat mereka muncul 503 .

" Han-gwat tertawa dingin"Semangat muda bukan masalah pada usia.com/ gadis itu segera mendelik ke arah Han si-kong sambil menegur: "sudah tua masih tak tahu diri. Hmmm Kenapa perbuatanmu tak pakai aturan sama sekali?" Han si-kong agak tertegun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Meskipun Thian-hok totiang tidak sampai mengumbar hawa amarahnya lantaran memandang wajah majikan tuaku. yang pernah kau lihat pun terhitung sangat banyak. lanjutnya: "Thianhok Totiang paling benci kalau tamunya berkeliaran secara lancang. tak perlu kau si budak ingusan memberi pendidikan kepadaku. Apa gunanya kau ikut ke sana menonton keramaian sehingga melanggar peraturan yang berlaku di pondok Lian-im-lu ini?" Untuk sesaat lamanya Han si-kong tak mampu menjawab. tapi kalau dia 504 . kau sudah hidup puluhan tahun lamanya. dengan lari keluar untuk menonton pertarungan itu kalian sudah melanggar pantangan terberat yang berlaku di bukit ini. terpaksa ia duduk sambil membungkam diri Han-gwat sedikitpun tak mengalah. siapa yang kau maki?" "Memangnya kau yang kumaki? Apa salah aku bicara sendiri?" " Umurku sudah lewat enam puluh tahun. lalu teriaknya marah: "Hey budak cilik.

kemudian katanya: "Bila kau bersedia memberikan sebotol jin-som berusia seribu tahun itu untuk nona kami.." Lim Han-kim menghela napas panjang: "Aaaai." "soal itu tak perlu dikuatirkan. Begini saja. dengan watak majikan tua kami.. ia seperti memikirkan sesuatu. sekalipun aku bersedia menghadiahkan untuk nonamu pun tak ada gunanya. yang pasti akulah yang bakal menerima hukuman.. jadi kau tak usah repot-repot." Lim Han-kim merasa setiap ucapan dan perkataannya sangat masuk diakal dan tak dapat dibantah." Han-gwat mengangkat wajahnya memandang langitlangit rumah.." 505 . mungkin hal ini bisa memancing kegembiraan majikan kami sehingga hukuman itupun bisa kuhindari. ia tak pernah mau bertindak sebelum ada kesepakatan Asal kau bersedia menghadiahkan obat itu kepada kami. bila majikan tuamu menegur nona gara-gara persoalan ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebotol jinsom berusia seribu tahun itu sudah lama hilang. masalah menemukan kembali obat tersebut tentu akan menjadi urusan majikan tua kami.com/ sampai menceritakan persoalan ini kepada majikanku. aku akan berusaha dengan segenap kemampuanku untuk memikul resiko ini. tanpa terasa dengan kening berkerut katanya: "Perkataan nona memang benar..

malah sebaliknya tertawa geli... Aku sudah hidup puluhan tahun lamanya tapi hari ini mesti didamprat seorang budak ingusan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sementara itu Han si-kong telah menggelengkan kepalanya berulang kali sambil mengomel: "Aaai." "Kalau ketemu lantas kenapa ?" "Jangan dilihat usiamu sudah begini tua dan pengalamanmu begitu banyak.com/ Teringat kalau jinsom seribu tahun itu menyangkut mati hidup Ciu Huang. Lim Han-kim jadi serba salah." "Aku tak percaya akan kejadian seperti ini?" 506 .. dia tahu sekali ia mengangguk maka seterusnya ia tak bisa mengingkarinya kembali. orang bilang paling sukar hidup bersama kaum wanita dan orang rendah. "Hmmm. lebih baik kupikirkan dulu sebelum mengambil keputusan. benar-benar membuat hatiku malu dan kecewa." Han-gwat sedikitpun tidak tersinggung oleh ucapan tersebut. Akhirnya setelah lama termenung dia pun berkata: "Soal ini. bila suatu ketika kau punya jodoh dan bisa bertemu dengan nona kami.. Tampaknya ucapan ini tepat sekali. sampai dirimu terjual pun belum tentu kau akan sadar.

Dipimpin oleh tosu kecil itu mereka bertiga diajak memasuki sebuah rumah gubuk yang paling luas.com/ "Kalau tak percaya silahkan saja dicoba. Dalam ruang tamu sudah tampak beberapa orang sedang menunggu. kecuali Thian-hok sangjin. sambungnya: "semoga Thian berbelas kasihan dan melindungi nona kami sehingga penyakitnya cepat sembuh. Tampak seorang tosu kecil dengan wajah yang dingin dan hambar telah muncul di depan pintu. dengan begitu ia akan mendapat peluang untuk menikmati keindahan alam. Han-gwat tergopoh-gopoh lari 507 . hadir pula seorang kakek berambut putih." Tapi tiba-tiba ia menghela napas sedih. setelah memandang ke tiga orang itu sekejap. Lim Han-kim dan Han-gwat segera menyusul di belakangnya bersama-sama keluar dari rumah gubuk itu. dia paling pantang dihina apalagi dipandang remeh orang. Begitu bertemu dengan kakek berambut putih itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Mendadak terdengar suara langkah kaki manusia berkumandang datang dan memotong pembicaraan Hangwat yang belum selesai. katanya: "suhu mengundang kalian bertiga untuk masuk" Han si-kong segera melompat bangun dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun berjalan menuju ke luar Biarpun usianya sudah lanjut namun wataknya berangasan sekali.

" Lim Han-kim sangat gelisah setelah mendengar ucapan itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mereka berjanji akan mempersembahkan sebotol jinsom berusia seribu tahun untuk mengobati penyakit nona. bisiknya kemudian"Loya. borgol di tangan Lim Han-kim telah terpapas kutung." Pelan-pelan ia maju mendekat sambil mengeluarkan sebilah pedang pendek dari sakunya. bagian lainnya sama sekali tak menampakkan gejala ketuaan. Dalam sekali tebasan. belum sepat dia mengucapkan sesuatu. kakek berambut putih itu telah berkata lagi: "Kalau begitu aku mewakili putriku menghaturkan banyak terima kasih. sambil jatuhkan diri berlutut serunya: "Hangwat menjumpai loya" Kakek itu selain terlihat memiliki rambut yang telah memutih dan sepasang alis mata berwarna putih keabuabuan. Han-gwat segera bangkit berdiri. apabila kau memutuskan borgol di tangan kedua orang itu.com/ mendekat. 508 . cuma alis matanya saja yang selalu berkerut menandakan bahwa ia sedang dirundung kemurungan"Bangunlah" tampak ia mengulapkan tangan kirinya memberi tanda.

"Tampaknya saudara mengerti barang berharga. "Benar." kata kakek berambut putih itu sambil tertawa hambar. sungguh tak disangka olehnya salah satu di antara dua mustika tersebut yakni pedang usus ikan bisa muncul di pondok Lian-im-lu ini. Ketika ia mencoba menengok ke arah Thian-hok sangjin. tampak pendeta itu sedang duduk serius sambil mengawasi pepohonan di luar ruangan.. kini begitu terlepas dari belenggu tak kuasa lagi mereka rentangkan tangannya berulang kali sambil menghembuskan napas lega. tampaknya ia sedang memikirkan sesuatu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.keping .? pedang usus ikan" pekik Han si-kong begitu menyaksikan bentuk pedang pendek itu. Borgol ditangan Han si-kong kontan hancur berkeping.. Majikan Han Gwat Menagih janji "Hah.. 509 . Mendadak Han si-kong teringat kembali dengan kejadian yang barusan berlangsung di mana sepasang manusia aneh dari Thian-lam mendesak Thian-hok sangjin agar memberitahu jejak sepasang mestika itu.com/ BAB 16. sudah cukup lama mereka berdua mengenakan borgol di tangannya." Kembali ia menebaskan pedangnya.

. setelah perjumpaan hari ini ternyata hanya begini saja sikapmu..com/ Dalam pada itu kakek berambut putih itu sudah duduk kembali ke tempatnya semula. "Aaaai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Tanpa membuang waktu dia putar badan dan melangkah keluar. kepada Han si-kong dan Lim Hankim katanya: "silahkan duduk" "Totiang. Aku rasa sudah saatnya bagi kalian untuk pergi meninggalkan tempat ini. apakah kau ada petunjuk?" tanya Lim Hankim cepat. pondok Lian-im-lu tak pernah menerima tamu berlama-lama. lalu ia melompat bangun dan serunya sambil menjura: "Kalau begitu aku mohon diri lebih dulu. setelah membebaskan borgol di tangan ke dua orang itu. kepada Han-gwat katanya: "Nona pun ikut datang. Meski ilmu silatmu terhitung 510 .Han Si-kong ikut bangkit berdiri sambil menyambung: "nama besar totiang sudah puluhan tahun lamanya kukagumi. apa yang menjadi harapan pun sudah terpenuhi. pergilah ke belakang menengok dia" Tiba-tiba Thian-hok sangjin menarik kembali pandangan matanya. Kini borgol di tangan kalian sudah diputuskan. sana. Thian-hok Sangjin menghela napas panjang." Lim Han-kim memandang kakek berambut putih itu sekejap.

semestinya kakek itu bukan manusia sembarangan Maka ia mundur dua langkah dan menonton jalannya perubahan dengan sangat tenang. . Temyata kakek berambut putih itu sudah melampaui Lim Han-kim berdua dan kini menghadang jalan pergi mereka.com/ nomor wahid. Sejak masuk ke dalam ruang tamu itu Han Si-kong telah memperhatikan orang ini. tampak sesosok bayangan manusia berkelebat lewat. Kakek berambut putih itu menghela napas panjang: "Aaaai. pemuda ini sudah merasa naik darah." Selesai berkata dengan langkah lebar dia keluar dari rumah gubuk itu untuk menyusul Lim Han-kim. selama ini aku selalu dibuat pusing kepala oleh 511 . Mendadak terdengar ujung baju terhembus angin berkumandang lewat. amarahnya kontan makin meluap. tapi kalau dilihat hubungannya yang begitu akrab dengan Thianhok Sangjin..namun aku orang she-Han tak akan menghormati dirimu lagi. apalagi menghadapi hadangan tersebut. apa maksudmu menghadang jalan pergiku?" Setelah diusir oleh Thian-hok Sangjin dengan sikap dingin barusan. Dalam pada itu Lim Han-Kim telah menegur dengan kening berkerut: "Lo-cianpwee.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Dia wajahnya amat asing dan belum pernah dijumpai sebelumnya.

" Sekilas rasa malu dan menyesal melintas lewat di wajah kakek berambut putih itu. aku selalu berusaha keras untuk mendapatkannya dan nya. kejadian ini pula yang memaksa aku harus menyerempet bahaya dan tidak memperdulikan peraturan dunia persilatan" "LOcianpwee. kemudian katanya: "Putriku bisa bertahan belasan tahun lamanya dari gangguan penyakit itu. hal tersebut membuktikan bahwa penyakit yang dideritanya bukan penyakit yang mematikan.. itu sudah kodrat" sela Lim Han-kim hambar.." "Orang tua mencintai putra putrinya. Dengan sinar mata yang tajam diawasinya anak muda itu tajam-tajam.." 512 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku belum mengerti maksudmu... akibatnya rambut yang hitam pun telah berubah memutih hanya dalam berapa tahun saja.com/ penyakit yang diderita putri kesayanganku. Berkilat sepasang mata kakek berambut putih itu. tapi hanya sekejap kemudian sudah tertutup oleh kemurungan yang mendalam ia mendongakkan kepalanya memandang angkasa. sudah setengah harian kau berbicara. lalu terusnya: "Asal aku dapat tahu kalau di suatu tempat ada obat atau cara pengobatan yang mungkin bisa dipakai untuk mengobati penyakit putriku. tapi maaf.. manjur atau tidak. Oleh sebab itu aku harus berusaha dengan segenap kemampuan yang kumiliki untuk menyembuhkan penyakitnya itu.

tapi andaikata tiada alasan apa pun aku tetap akan merebut pil jinsom seribu tahun itu dengan kekerasan-" "saat ini walaupun pil jinsom berusia seribu tahun itu tidak berada di tanganku namun aku mempunyai maksud untuk merebut kembali benda itu. ia menghela napas panjang. sambungnya lagi dengan nada menyesali "Atau tegasnya saja. cuma... aku tak ingin melepaskan setiap kesempatan yang mungkin bisa menyelamatkan putriku dari belenggu penyakit" "oooh. polos dan gagah..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 513 . mungkin orang lain bisa menyuruhku menggunakan alasan karena aku sudah mematahkan borgol di tangan kalian maka sekarang menagih imbalannya. jadi maksud Locianpwee hendak menagih obat jinsom seribu tahun itu dari diriku?" "Benar. oleh sebab itu setelah berbicara sampai di situ.com/ Tampaknya orang ini sesungguhnya merupakan seorang yang jujur. bukan berarti aku harus memenuhi permintaanmu dengan menghadiahkan pil mustika itu untukmu. budi kebaikan ini tak akan kulupakan untuk selamanya.. tapi ia terbelenggu oleh rasa cinta kasih terhadap putrinya sehingga tindaktanduknya harus berlawanan dengan isi hati-nya. sekarang Locian-pwee telah membantu aku mematahkan borgol tersebut.

borgol yang membelenggu tanganmu itu terbuat dari baja yang bercampur emas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 514 . silahkan saja merebut. tak ada senjata mustika lain di dunia ini yang mampu mematahkan borgol tersebut. sekarang aku ingin menuntut kau membalas budi itu dengan menyerahkan pilj insom berusia seribu tahun itu kepadaku. Tapi aku pun ingin tegaskan bahwa aku tak pernah menyanggupi untuk menghadiahkan pil itu kepada-mu" "Jadi kalau begitu kau telah memutuskan untuk ikut memperebutkan pil itu?" "Apa salahnya kalau aku ikut merebut kembali barang milikku yang dicuri orang?" Berubah paras muka kakek berambut putih itu. kemudian jawabnya lantang: "Bila Locianpwee menganggap ilmu silatmu mampu untuk merebutnya." Lim Han-kim berpaling memandang Han si-kong sekejap." jawab Lim Han-kim dingin. KeCuali pedang usus ikan milikku yang merupakan pedang mustika peninggalan jaman cu-ciu. serunya: "Akan kupaksa dirimu untuk menyanggupi" "Kalau begitu terpaksa aku harus menyaksikan dulu sampai di mana kehebatan ilmu silat Locianpwee.com/ "Kau harus tahu anak muda.Jadi sebenarnya hutang budi yang kulepaskan kepadamu terhitung sangat besar.

angin malam sangat dingin. ujarnya: "Aaaai. "Ha ha ha ha. gadis itu pelahan-lahan berjalan 515 . telapak tangannya diangkat siap melepaskan sebuah babatan.?" Nada suaranya penuh mengandung rasa kasih dan sayang yang amat kental.. dengan penuh kegusaran bentaknya: "Kenapa tidak? silahkan Locianpwee memberi pengajaran" " Kakek berambut putih itu mendesak maju ke muka. Di bawah bimbingan dua orang dayang berbaju hijau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Ketika Lim Han-kim berpaling. nak. Kakek berambut putih itusegera menghela napas panjang..com/ Tiba-tiba kakek berambut putih itu mendongakkan kepalanya tertawa terbahak-bahak. tampak olehnya seorang gadis berbaju serba putih dengan bersandar di bahu dua orang dayang berbaju hijau sedang melangkah mendekat.. ti-batiba terdengar suara teguran yang lemah tapi lembut berkumandang datangi "Ayah... Apakah kau masih ingin bertarung melawanku?" Gelak tertawa yang bernada mengejek ini kontan saja mengobarkan hawa amarah Lim Han-kim..." Cepat-cepat kakek berambut putih itu menarik kembali serangannya sambil melompat mundur sejauh tiga langkah lebih dari posisi semula. mau apa kau lari ke luar ke sini. Namun sebelum serangan itu dilepaskan.

dia merasa nona yang lemah ini ibarat lentera yang hampir kehabisan minyak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu bisiknya lagi: "Nak. tampaknya hati kecil orang ini diliputi perasaan takut yang amat sangat. sinar matanya pun tak berani ditujukan ke wajah Lim Han-kim. 516 . tenaga sekecil apa pun setiap saat bisa memadamkan bunga api kehidupannya . Gadis ini benar-benar seorang nona yang patut dikasihani Dalam sekilas pandang saja dapat diketahui bahwa nona ini menjadi lemah lantaran siksaan penyakit.com/ melewati Lim Han-kim menuju ke tempat di mana kakek berambut putih itu berdiri. wajahnya pucat pasi seperti mayat. sinar matanya agak memudar sedang bibirnya pucat kehijauan. Dengan penuh kasih sayang kakek berambut putih itu membelai rambut gadis berbaju putih itu. Langkahnya amat lemah. Tergetar perasaan Lim Han-kim menyaksikan keadaan gadis itu." Tangannya kelihatan agak gemetar. tanpa terasa timbul perasaan kasihan yang mendalam. seakan-akah sama sekali tak bertenaga. kembalilah ke dalam kamar Kau tak akan tahan dengan hembusan angin gunung yang begini dingin. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai di bahu dan diikat dengan selembar kain putih.

Dalam suasana remang-remang begini bagaimana mungkin kau bisa menikmati keindahan alam? cepatlah kembali ke kamarmu" Gadis berbaju putih itu hanya tersenyum.. ngeri bercampur khawatir Terdengar gadis berbaju putih itu berkata dengan lemah: "Ayah tak perlu kuatir. tak heran kalau perasaan hati orang tua tersebut benar-benar takut. tubuhnya tetap berdiri di tempat semula. ia lebih sadar lagi tindakan sendiri yang melanggar pcraturan dunia persilatan ini bisa jadi akan memancing pembalasan dendam orang lain terhadap putrinya. Tentu saja kakek berambut putih itu cukup memahami keadaannya yang sangat berbahaya." Kakek berambut putih itu menghela napas panjang. Aku ingin menikmati keindahan alam.com/ Perlu diketahui.. "Hari sudah gelap. Mendadak Han si-kong berbisik: "saudara cilik.. senja pun telah menyelimuti seluruh angkasa. hari ini aku merasa semangatku sedikit lebih baik. mari kita pergi" 517 . maka serangan tersebut sudah cukup dipakai untuk membunuh putrinya yang sangat lemah itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan keadaan seperti ini. bila pada saat ini entah Lim Han-kim atau Han si-kong melancarkan satu serangan saja.

Aku rasa umat persilatan tidak perlu menaruh hormat kepadanya. tapi dia pun kuatir apabila ia terlalu memojokkan kedua orang itu. beribu bintang bertaburan di udara. dengan langkah lebar dia berjalan meninggalkan tempat itu. Dalam suasana begini.. sebab terhadap perbuatannya yang main rebut jelas ia 518 . terpaksa ia harus menahan gejolak perasaan hatinya dengan membiarkan dua orang itu berlalu dari sana. tekebur dan tak pandai bergaul. katanya: "Thian-hok sangjin angkuh.com/ Tanpa membuang tempo." sela Lim Han-kim. "la masih belum kehilangan jiwa ksatrianya. maka akibatnya mereka balas melukai putri kesayangannya. Memandang dua orang itu berlalu dari ruangan^ ingin sekali kakek berambut putih itu turun tangan untuk menghadang. Waktu itu langit sudah mulai gelap. Lim Han-kim raguragu sejenak.. membiaskan cahaya yang amat redup. dalam waktu singkat kedua orang itu sudah ke luar dari tebing terjal itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia tidak terhitung seorang manusia berhati mulia." "Beda dengan kakek berambut putih itu. Tiba-tiba Han si-kong buka suara.. sepanjang jalan tidak menemukan hadangan apa pun. tapi akhirnya dia mengikuti juga di belakang Han si-kong untuk segera berlalu dari sana.

Kalau dilihat dari rambut si kakek yang jadi putih karena murung." "Yaaa." Han si-kong tertawa tergelak "Ha ha ha ha." kata Han si-kong sambil tertawa. hampir saja aku melupakan persoalan ini. padahal tiga hari lagi mereka akan datang menyatroni kembali.. Kau tahu pedang mustika yang digunakan untuk mematahkan borgol di tangan kita tadi adalah pedang usus ikan. Mendadak ia melonjak karena satu ingatan melintas di dalam be-naknya.. tiba-tiba saja aku teringat akan satu persoalan.. bisa dibayangkan betapa beratnya siksaan dan penderitaan yang dialaminya selama belasan tahun terakhir ini. . Aku tak bisa membayangkan dengan cara apa Thian-hok to-tiang akan memberikan pertanggungan jawabnya ." 519 .com/ menunjukkan perasaan malu dan menyesalnya yang mendalam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. salah satu dari dua mustika Thian-lam yang sedang dicari dua manusia aneh dari Thian-lam. tak heran kalau orang tuanya amat sayang dan memperhatikannya.? " Tanpa terasa dibenak Lim Han-kim terbayang pula pada gadis berbaju putih itu.. Menderita penyakit aneh semenjak kecil. terusnya: "saudara cilik. kasihan orang tua yang tidak beruntung macam ini. Kalau tidak kau singgung. katanya setelah menghela napas: "Gadis itupun patut dikasihani..

terjun ke dalam dunia persilatan pun belum terlalu lama. Dengan mengandalkan kehebatan dua mustika itu...?" "Yaa." "sebetulnya Gadis Naga berbaju hitam yang membawa kedua pusaka dari Thian-lam itu masuk ke daratan Tionggoan. Tapi dengan semakin mashurnya nama Gadis Naga berbaju hitam. Gara-gara 520 . orang yang mengincar dan ingin mendapatkan kedua mustika itu pun makin bertambah..com/ Tindak tanduknya yang sangat mendadak dan di luar dugaan ini sempat membuat Lim Han-kim tertegun. tapi soal kedua mustika itu kau sudah mengetahui bukan. secara beruntun dia mengalahkan banyak sekali jago silat dari Utara maupun selatan sungai besar hingga namanya menjadi amat termashur. aku memang belum pernah mendengar" "Entah sejak kapan Pedang usus ikan dan tameng naga langit terjatuh di wilayah Thian-lam sehingga disebut dua mustika dari Thian-lam." Tanpa terasa Lim Han-kim teringat kembali pengalaman pahit yang menimpa diri-nya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.... tentunya kau belum pernah mendengar tentang riwayat Gadis Naga berbaju hitam bukan?" "Ehmm. tanyanya kemudian dengan kening berkerut: "Soal apa?" "Usiamu masih muda. belum lama kudengar.

" ia berhenti sejenak untuk tertawa tergelak. tiba-tiba ia lenyap tak berbekas. aku lupa mengatakan satu hal kepadamu... otomatis kedua mustika dari Thian-lam pun turut lenyap tak berbekas mengikuti hilangnya gadis itu.. Bisa dibayangkan betapa gemparnya dunia persilatan lantaran peristiwa itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun jejak Gadis Naga berbaju hitam itu ibarat batu yang tenggelam di dasar samudra. Makin termashur orang itu makin banyak pula gangguan yang mesti dihadapi Tapi. siapa tahu di saat namanya sedang pada puncaknya. makin besar pohon itu makin banyak angin yang menerpanya. tapi salah mereka yang rakus dan ingin memperolehnya. "Ha ha ha ha. kemudian terusnya: "oya.. Tak kuasa lagi ia menggumam sambil menghela napas panjang: "Bukan saja benda mustikanya. kau tahu Gadis Naga berbaju hitam adalah seorang perempuan yang berwajah amat cantik.com/ membawa pil mustika ia mendapat banyak pengalaman pahit yang harus dialaminya.mustika itulah Gadis Naga berbaju hitam malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan.." 521 . berapa banyak orang yang mampu meninggalkan segala status dan kedudukan untuk hidup sebagai rakyat biasa? Dengan mengandalkan kehebatan mustika. tiada sedikitpun titik terang yang didapat." Han si-kong tertawa terbahak-bahak...

" Lim Han-kim membenarkan "Akupun dapat merasakan bahwa di balik rumah-rumah gubuk yang tersebar dipuncak bukit itu tersimpan suatu rahasia yang maha besar." "Yaa. seandainya dua manusia aneh dari Thian-lam tidak bertanya sendiri kepada Thian-hok totiang. sementara mulutnya tetap membungkam.. mungkin aku pun tidak mengetahui persoalan ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku pun berpendapat demikian. tak ada yang tahu." 522 .. Rasa-rasanya hal ini bukan lantaran ia suka menyendiri. Dunia persilatan hanya tahu kalau Thian-hok totiang berhasil menaklukkan jago pedang berbaju perlente itu namun tiada seorang pun yang tahu kalau Gadis Naga berbaju hitam ternyata bertarung juga dengan Thian-hok totiang." Lim Han-kim mendongakkan kepalanya sambil menghembuskan napas panjang. berapa saat kemudian ia baru bertanya: "Jadi orang persilatan tidak tahu kalau Gadis Naga berbaju hitam bertanding pedang dengan Thian-hok totiang?" "Yaa. Han si-kong ikut menghela napas. aku mulai curiga dengan sikap pondok Lian-im-lu yang menolak dikunjungi tamu serta tidak mengadakan hubungan dengan umat persilatan. sambungnya: "Bila ditinjau dari berbagai peristiwa yang telah berlangsung.com/ Dengan agak tertegun Lim Han-kim berpikir sejenak.

"Ketahuilah orang yang berkelana dalam dunia persilatan kebanyakan adalah manusia berwajah jujur tapi berhati kejam. Agaknya Lim Han-kim sudah mengetahui maksud hati Han si-kong.." kata Han si-kong sambil tertawa. tapi sudah pasti bukan Gadis Naga berbaju hitam. bahkan bisa jadi Gadis Naga berbaju hitam yang telah lenyap cukup lama pun mungkin. kau jangan terlalu percaya dengan raut wajah seseorang. namun ia belum berani melakukan perbuatan maksiat semacam itu. aku pikir tameng naga langit pun pasti sudah terjatuh pula ke tangan kakek berambut putih itu.." "Aaah. sambil memandang langit nan gelap dia menghembuskan napas panjang.." Mendadak ia menghentikan pembicaraannya. dia pastilah seorang manusia berhati laknat. sambil menghela napas dan menggelengkan kepalanya ia berkata: "Walaupun di dalam rumah gubuk itu tersimpan sesuatu rahasia. Dengan kedudukan serta nama besar Thian-hok totiang dalam dunia persilatan. Aku pikir jika Thian-hok totiang tidak mempunyai maksud lain." 523 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... ia tak berani sembarangan bicara dan menuduh sebelum berhasil memperoleh bukti yang jelas..com/ " Kini pedang usus ikan telah muncul dipondok Lianim-lu. sekalipun sikap Thian-hok totiang agak angkuh dan takabur.

maka tampaklah dua orang dayang berkaki besar dengan menggotong sebuah tandu berwarna hitam sedang berjalan menuju ke arahnya dengan terburu-buru. Ketika Lim Han-kim mengalihkan perhatiannya ke arah suara tersebut. sebaliknya malah menghadang persis di tengah jalan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Bukan saja ia tak mau menyingkir. Meskipun dua orang dayang itu berkaki besar dan berperawakan tinggi besar dan kuat.. ternyata gerak gerik 524 . Waktu itu mereka berdua sudah turun dari tebing terjal dan mendekati rumah gubuk yang menghadang di tengah jalan itu.com/ Mendadak ia sadar kalau tuduhan itu kelewat gegabah." Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki manusia yang tergopoh-gopoh berkumandang datang memotong pembicaraan Lim Han-kim yang belum selesai. sebaliknya Han si-kong mengerutkan dahinya sambil mendengus dingin. maka buru-buru ia tutup mulut "Locianpwee. Lim Hankim harus menyingkir kesamping untuk memberi jalan lewat buat tandu itu. Dalam jalanan setapak yang begitu sempit. suara langkah manusia yang berkumandang datang itu berat sekali namun amat cepat Dalam sekejap mata telah tiba di hadapan mereka berdua.

Hal ini membuat orang luar susah untuk melihat jelas wajah orang yang berada dalam tandu itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa tidak cepat menyingkir dari hadapan kami?" 525 . sehingga dua orang dayang berkaki besar itu terpaksa harus berhenti berlari. mungkin orang akan sulit untuk membedakanjenis kelamin mereka. Han si-kong persis menghadang jalan lewat tandu hitam itu. Tapi kalau dilihat dua orang dayang besar itu menempuh perjalanan begitu cepat sampai sekujur badannya basah oleh peluh.com/ tubuhnya amat lincah dan cepat. Dengan penuh amarah dayang berkaki besar yang ada di depan segera menghardik: "Hey. kulit badannya hitam pekat. Tandu berwarna hitam itu mempunyai tirai berwarna hitam juga. sudah buta matamu?" "siapa bilang?" jawab Han si-kong setengah mengejek "Mataku masih sanggup melihat pemandangan yang ada beberapa li di sekeliling sini. juga dapat membedakan mana intan mana permata. selain itu mata nya juga besar. alisnya tebal. jelas mereka sedang mempunyai urusan penting. Dengan berdiri di tengah jalan. Andaikata tidak mengenakan pakaian wanita. malam amat sempurna" " Kalau matamu belum buta.

tahukah kamu tempat apakah ini?" Dayang berkaki besar itu memperhatikan Han si-kong sekejap. kalian anggap berhak untuk berjumpa dengan Thian-hok totiang?" Jawaban tersebut kontan saja membuat si dayang tertegun. sesungguhnya sorot matanya yang tajam selalu mengamati tokoh yang berada di balik tandu hitam itu.com/ "Aku memang sengaja untuk menghadang" "Kau sengaja menghadang. 526 . kau berniat mencari garagara dengan kami?" seru dayang berkaki besar itu setelah tertegun sejenak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Untuk sejenak ia tak tahu apa yang mesti dijawab sehingga untuk beberapa saat la manya mereka hanya berdiri mematung. dengan ketus ia balik bertanya: " Kalian menyusup ke mari secara sembarangan. Tampaknya Han si-kong sudah mempunyai rencana yang matang. Kami datang untuk mencari Thian-hok sangjin" selama Han si-kong berbicara dengan dua orang dayang berkaki besar itu. tapi sayang tirai di depan tandu amat tebal sehingga sulit baginya untuk melihat secara jelas. lalu jawabnya: "Tentu saja pondok Lian-im-lu. Maka dengan suara keras serunya: "Hmmm.

Padahal tujuan Han si-kong yang terutama adalah memancing kegusaran orang yang ada dalam tandu itu sehingga ia bisa menggunakan kesempatan itu untuk mengetahui siapa gerangan dirinya. ia sama sekali tidak menggubris ataupun memberikan tanggapannya pada keributan yang tengah berlangsung.. setelah termenung sampai lama sekali baru ia menghardik dengan penuh amarah: "Kau jangan bicara sembarangan.com/ orang yang berada di dalam tandu itu benar-benar tahan uji. selain itu dia sendiripun diliputi perasaan ingin tahu dan ingin melihat siapa kah orang yang berada dalam tandu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Agaknya Lim Han-kim sudah dapat menduga maksud tujuan Han si-kong. Pagi dan sore saja berbeda keadaan. apalagi bukan pada hari yang sama. bukan kali ini saja kami datang kepondok Lian-im lu" "Ha ha ha. Belakangan ini Thian-hok totiang sudah tidak menerima tamu lagi" 527 . siapa sangka orang yang berada dalam tandu itu sama sekali tidak memberi tanggapan.. oleh sebab itu tetap berdiam diri tanpa niat mencegah. Dayang berkaki besar itu meski memiliki tubuh yang kekar dan kuat namun reaksinya tidak terlalu cepat dan otaknya tidak pintar.

gerak gerik dayang berkaki besar itu jadi tidak terlalu lincah.com/ Agaknya dayang berkaki besar itu sudah tak sanggup menyelesaikan keadaan itu. ia membentak keras 528 . ia tak sanggup membendung datangnya ancaman tersebut Dalam keadaan begini. ingin berkelahi tampaknya" Dalam posisi memikul tandu pada bahunya. ia tak berani menyingkir sambil menyambut datangnya ancaman tersebut dengan sebuah babatan maut. Han si-kong kuatir terjangan itu berhasil melewati hadangannya. sambil berpaling tanyanya kemudian: "Nyonya. terpaksa ia mundur dua langkah untuk menghindari ancaman lawan. katanya Thian-hok totiang sudah tidak menerima tamu? Apakah kita perlu melanjutkan perjalanan naik ke atas?" "Terjang saja" Dari balik tandu berkumandang suara jawaban seorang wanita. teriaknya: "Bagus sekali. jelas kekuatan yang disertakan dalam serangan tersebut kuatnya bukan alang kepalang. sambil melotot ke arah Han si-kong bentaknya: "Minggir kamu" Dengan suatu gerakan yang amat cepat ia lancarkan sebuah tendangan maut ke depan. setelah itu sambil menurunkan tandunya ke tanah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tendangan itu meluncur ke muka dengan menimbulkan desingan angin tajam. Dayang berkaki besar itu mengiakan.

Han si-kong mulai sadar bahwa lawannya tak boleh dipandang enteng.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... Akibat dari bentrokan ini. "Blaaammm. Tenaga dalamnya segera dihimpun ke dalam telapak tangan dan menyambut datangnya terjangan itu dtngan keras melawan keras.. sebuah pukulan keras segera dilontarkannya. terjadilah ledakan keras yang memekikkan telinga. walaupun si dayang berkaki besar itu berhasil digetarkan oleh serangan Han si-kong hingga mundur dua langkah. setelah tertegun sejenak. Dengan perasaan amat kaget pikirnya: "Hebat amat tenaga pukulan perempuan ini." Dayang berkaki besar itu betul-betul pemberani dan bernyali besar. la kembali menerjang ke depan. Kaki dan tangannya digunakan 529 . Dengan perawakan tubuhnya yang tinggi besar.." Begitu dua gulung tenaga pukulan itu saling membentur satu sama lainnya. setelah menerima sebuah pukulan dan sebuah tendangannya. maka gerak geriknya terlihat persis seorang lelaki. begitu terlibat dalam pertarungan. pukulan maupun tendangan yang dilancarkan semuanya menggunakan aliran keras yang bertenaga kuat.com/ dan menerjang maju ke muka. sebaliknya Han si-kong sendiripun merasakan tubuhnya bergoncang keras..

cepat maju. Bukan saja tanda-tanda kalah tidak tampak. aku sudah tak sanggupi" 530 . tidak hilang ketelitian dan kelembutan. serangan-serangan yang dilancarkan juga makin lama makin berat dan hebat. ternyata gerak serangannya sangat beraturan dan memiliki perubahan yang amat banyak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bahkan keteterpun tidak. Jangan dilihat perempuan itu kasar dan bertubuh kekar. Mimpipun Han si-kong tidak menyangka bahwa dayang berkaki besar yang tampaknya kasar dan bodoh itu ternyata seorang jagoan yang amat tangguh. Belasan gebrakan kemudian dayang berkaki besar itu mulai keteter. teriaknya keraskeras: "Adik.com/ bersama untuk melancarkan serangkaian serangan gencar. Dalam keadaan begini terpaksa ia harus menghadapinya dengan sepenuh tenaga. Han si-kong betul-betul panik bercampur penasaran Hawa murninya segera disalurkan makin hebat. Di tengah kegarangan serangannya. Agaknya ia sadar bahwa kepandaiannya belum cukup untuk mengungguli lawan. Dalam waktu singkat kedua orang itu sudah saling menyerang sebanyak tiga puluh gebrakan lebih.

Han si-kong segera mengerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk melancarkan serangkaian serangan berantai Dalam waktu singkat ia sudah melepaskan delapan pukulan dan sepuluh tendangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dayang berkaki besar itu mulai terdesak hebat dan mundur berulang ka1i. mendadak dari balik tandu berkumandang suara bentakan nyaring: "Tahan" Dayang berkaki besar itu mengiakan dan segera melompat mundur dari arena. perawakan maupun bentuk badannya hampir sama. bahkan aliran silat yang dipergunakan juga tak ber-beda.com/ Dayang berkaki besar yang berada di belakang mengiakan Dengan cepat ia menerjang ke depan dan melepaskan sebuah pukulan dahsyat dari sisi samping musuh. Han si-kong segera keluarkan jurus "Memetik Lima senar Harpa" untuk membendung datangnya ancaman tersebut. Betul juga. 531 . sama-sama main keras dan sama-sama ganasnya. Pada saat yang amat kritis inilah. Dua orang dayang ini bukan cuma dandanannya saja yang sama. kemudian dengan sekali lompatan mereka melayang balik ke tepi tandu. Menggunakan kesempatan inilah si dayang yang menyerang duluan tadi cepat-cepat mundur dari arena dan berdiri terengah-engah.

aku Han si-kong" Kembali perempuan dalam tandu itu tertawa dingin. tidak tampak tirai tandu itu berdesir. sepasang telapak tangannya segera disilangkan di depan dada siap menghadapi segala kemungkinan. 532 .com/ Han si-kong tidak berusaha untuk mengejar hanya sorot matanya dialihkan ke arah tandu itu sementara diam-diam ia bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan Terdengar suara perempuan dalam tandu itu berkumandang lagi: "siapa kau?" "Seorang lelaki sejati tak akan berganti nama. tahu-tahu saja sekilas cahaya putih telah meluncur ke depan dengan luar biasa. aku ingin menyaksikan wajah nyonya. kau tak berbeda dengan kaum perampok. kenapa kau menghalangi perjalananku?" "Dalam hatiku sedang diliputi suatu kecurigaan yang tak terjawab. Begitu melihat cahaya putih meluncur tiba. antara kita berdua tiada ikatan dendam atau pun sakit hati." "Hmmm. "Hmmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hati-hati" Menyusul selesainya perkataan itu. menghadang perjalanan orang tanpa sebab yang jelas. Han si-kong sudah berpengalaman dalam menghadapi pertempuran pengetahuannya pun sangat luas.

ia sudah menduga bahwa ilmu silat yang dimiliki perempuan dalam tandu itu pasti luar biasa hebatnya. meluncur ke muka dan menyongsong datangnya cahaya putih yang sedang meluncur tiba itu. Han si-kong baru menolak sepasang telapak tangannya ke depan untuk melepaskan sebuah pukulan dahsyat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. segulung tenaga pukulan yang maha dahsyat segera menggulung keluar dari balik telapak tangannya. Terhadang oleh tenaga pukulan yang dilancarkan Han si-kong itu. namun ia sadar di hati kecilnya bahwa penghadangan tersebut bisa berhasil lantaran dia telah menggunakan segenap tenaga dalam yang dimilikinya. Tak heran kalau dalam serangannya kali ini dia sertakan segenap tenaga dalam yang dimilikinya. cahaya putih tersebut mendadak terhenti Hawa pedangnya menyurut dan tahu-tahu muncullah seorang perempuan berbaju hitam yang memakai cadar hitam di wajahnya. Kenyataannya biar pun serangan tersebut berhasil terbendung. namun perempuan itu masih tetap bisa 533 . Dari kemampuan silat yang dimiliki dua orang dayang berkaki besar itu. Walaupun Han si-kong berhasil membendung datangnya sergapan orang itu.com/ Tatkala cahaya putih itu sudah hampir mendekati tubuhnya.

. Nyonya" 534 .." kata perempuan berbaju hitam itu kemudian sambil mengulapkan tangannya. perempuan berbaju hitam itu telah menukas dengan perasaan cemas. "Tunggu sebentar. kau tentu si Gadis Naga berbaju hitam. Kejadian ini kontan saja membuat hatinya bergetar keras.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pelan-pelan dia turunkan kembali pedangnya ke bawah.com/ berdiri tenang. biar kaget tindak tanduknya tak sampai kalut. ia telah menegur lebih dulu: "Jika kulihat dari dandananmu. bukan begitu?" Perempuan berbaju hitam itu merasa tubuhnya agak bergetar keras.. Tidak menanti sampai perempuan berbaju hitam itu buka suara... "Selama hidup aku tak pernah berbohong. ia lalu membalikkan badandan menuju ke tandunya." "Terima kasih atas petunjukmu." "Sungguhkah perkataanmu itu?" Tidak sampai Han sikong menyelesaikan perkataan nya. bahkan barusan dia masih datang kepondok Lian-im-lu. Kakak perempuanmu si Nenek Naga berambut putih sudah puluhan tahun lamanya mencari jejakmu. setelah itu baru bertanya pelan: "Ada urusan apa kau menghalangiku?" Han si-kong tertawa terbahak-bahak "Ha ha ha ha... Untung pengalamannya cukup matang..

kemudian balik bertanya: " Untuk apa kau menanyakan orang itu? Dan dari mana kau bisa yakin kalau aku pasti tahu?" " Karena dia memegang pedang Usus Ikan. satu di antara dua mustika Thian-lam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku cuma kagum dengan ilmu silatnya. "Menurut pandanganku. boleh aku tahu siapakah orang itu?" perempuan berbaju hitam itu termenung sampai lama sekali." "Aku ingin mencari tahu nama seseorang" "siapa?" "Di atas pondok Lian-im-lu ada seorang kakek berambut putih yang punya alis mata seperti mata pedang. tujuan kakak perempuan mencari kau adalah untuk mendapatkan dua mustika dari Thian-lam.. setelah itu ia mengetuk tandunya memberi 535 ." jawab perempuan itu kemudian. dia adalah suamiku.. Aku menanyakan soal dia bukan lantaran ada urusan penting." suara perempuan itu berkumandang dari balik tandu. cepat katakan." "Aku sudah tahu." "oooh. maka aku yakin dia pasti kenal dengan dirimu.com/ "Han tayhiap masih ada urusan apa lagi.

buat apa kau masih mencampuri urusan orang lain?" Han si-kong segera tertawa terbahak-bahak. bukan aku si tua hendak mengajari dirimu." 536 . tapi kita sudah kehilangan muka.. namun intinya sama saja.com/ tanda. "Ha ha ha ha. Melihat tandu itu sudah menjauh. saudara cilik. "Nyonya. kita sudah diusir orang dari puncak bukit itu. Namun tandu itu sudah berlalu secepat hembusan angin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bersediakah kau memberitahu nama suamimu?" teriak Han si-kong keras. "Mari kita pergi" "Aaaai.. Biarpun setiap orang bisa memerankan sandiwara yang berbeda. Kejadian ini memang bukan suatu kejadian penting.. Dua orang dayang berkaki besar itu segera mengangkat kembali tandunya dan meneruskan perjalanan menelusuri jalan setapak. "Locianpwee.keras." gumam Han si-kong. kau masih perlu belajar selama dua tahun dariku untuk turut terjun dalam sandiwara dunia persilatan ini.. dengan kening berkerut Lim Han-kim baru berbisik. tak kusangka Gadis Naga berbaju hitam ternyata benar-benar masih hidup di dunia ini. dalam waktu singkat bayangannya telah lenyap di balik tikungan..

aku selalu menganggap Thian-hok sangjin sebagai seorang pendeta yang suka hidup mengasingkan diri dan tidak senang mencampuri urusan dunia persilatan. apa sesungguhnya hubungan kita dengan Gadis Naga berbaju hitam?" "sebelum naik kepondok Lian-im-lu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Thian-hok sangjin bisa memencilkan diri dan tidak mau berhubungan dengan umat persilatan karena ia ingin menghindari pengawasan orang lain atas dirinya.com/ Lim Han-kim tertawa hambar. pandanganku terhadapnya sudah berubah sama sekali. jika rahasia ini sampai terungkap. Tapi sekarang." "Jadi menurut pendapat Locianpwee. bukan saja dapat menggemparkan dunia persilatan bahkan bisa pula menjadi sangat terkenal Jago-jago di kolong langit baik dari golongan hitam maupun putih akan menghadapi kita dengan pandangan berbeda. Kejadian ini benar-benar sebuah rahasia besar dari dunia persilatan selama puluhan tahun belakangan ini. pondok Lian-imlu sebuah tempat yang digunakan untuk menghimpun kekuatan besar serta membentuk suatu organisasi rahasia?" 537 . Pondok Lian-im-lu itu bukan saja sekedar tempat pertapaan yang sepi dan terpencil sebaliknya justru merupakan sebuah pusat komando dari suatu organisasi rahasia. "Aku benar-benar tak paham.

tapi dalam hatiku memang tersimpan banyak pertanyaan yang mencurigakan hatiku." setelah angkat wajahnya sambil menghembuskan napas panjang. tapi kenyataannya tidak diketahui siapa pun dalam dunia persilatan. Kulihat Thian-hok sangjin amat lihai dan berotak panjang. dan dua mustika dari Thian-lam yang diimpikan setiap umat persilatan ternyata muncul di pondok Lian-im-lu. segala tindak tanduk serta perbuatannya susah dibandingkan dengan orang awam. siapa yang nyana bila mereka telah mendirikan pula cabangnya di wilayah Kanglam serta diam-diam menghimpun banyak jago utama dari wilayah Kanglam? siapa pula yang menduga diperkampungan Lak-seng-tong yang tidak ternama ternyata berdiam seorang tokoh persilatan yang berilmu tinggi? siapa pula yang mengira si Gadis Naga berbaju hitam yang sudah lenyap puluhan tahun.com/ Han si-kong termenung sampai lama sekali. ternyata punya hubungan dengan Thian-hok sangjin..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Meskipun aku merasa banyak persoalan yang mencurigakan dan tidak 538 . sambungnya lebih jauh: "seperti juga perkumpulan Han si-kong yang selama ini hanya bergerak di wilayah Im-ciu dan Kui-ciu. padahal setiap peristiwa itu saja sudah cukup menggemparkan dunia persilatan.. Aaaai. kemudian baru ujarnya: "sulit bagiku untuk sampai menyimpulkan persoalan ini.

namun tak berhasil kutemui sebab-sebab serta alasan di balik semua itu" "Bagaimana?" sela Lim Han-kim. "Apakah kau merasa semua peristiwa ini saling bertahan dan berhubungan satu sama lain-nya?" "Aku hanya berpendapat demikian. setelah termenung berpikir sebentar sahutnya: "Baiklah. aku yakin dalam satu dua hari mendatang. lanjutnya: "Berbicara menurut pengalamanku berkelana dalam dunia persilatan selama puluhan tahun. aku akan menuruti perintah Locianpwee" Han si-kong mengalihkan sinar matanya mengawasi sekeliling tempat ini.com/ terjawab. di pondok Lian-im-liu pasti akan terjadi suatu peristiwa yang sangat mengejutkan hati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mungkin saja perubahan besar itu sudah mulai berlangsung sekarang. sambil menuding kearah sebatang pohon siong besar yang tumbuh di sebelah selatan dekat 539 . Bila kau tak percaya: mari kita cari suatu tempat yang tersembunyi untuk menyembunyikan diri dan diam2 menyaksikan perkembangan di tempat ini" Agaknya Lim Han-kim mulai tertarik dengan tawaran Han si-kong itu. tapi tidak berhasil menghubungkan peristiwa yang satu dengan kejadian yang lain." Kemudian setelah berhenti sebentar.

lagi pula strategis letaknya. Dengan bersembunyi di sana kita dapat mengawasi keadaan di sekeliling tempat ini dengan sangat jelas. tampaknya pandangan aku si kakaktua tidak salah.com/ dengan dinding tebing. katanya: "Pohon siong itu sangat rimbun dan besar. setengah berbisik Han si-kong berkata: "saudara cilik." Dua orang itu segera lari menuju ke pohon siong itu dan menyembunyikan diri dibalik dedaunan yang rimbun. namun di tengah kegelapan malam dan di bawah cahaya lentera lamat-lamat mereka masih dapat mengikuti keadaan di dalam rumah gubuk itu dengan jelas. Biar pun tempat persembunyian kedua orang itu dengan rumah gubuk tersebut berjarak cukup jauh. Rembulan mulai muncul di langit Timur dan tertutup oleh awan yang tebal. membuat keadaan di bukit itu amat gelap dan suram. Menggunakan kesempatan itu mereka pejamkan mata sambil mengatur pernapasan. ditambah hembusan angin malam yang dingin. 540 . Coba bayangkan rumah gubuk itu merupakan jalan penting untuk menuju ke pondok Lian-im-lu. Waktu itu hari sudah mulai gelap. Menurut aturan. cahaya bintang berkelap kelip membuat suasana amat redup.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dari balik rumah gubuk yang dibangun di tengah tikungan jalan setapak itu tiba-tiba terbentik sekilas cahaya lentera.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Betul juga. sebuah rahasia besar yang menggetarkan dunia persilatan segera akan tersingkap di bawah pandangan mata kita berdua.. jangan bersuara...com/ semestinya mereka sembunyikan dan rahasiakan tempat ini seketat mungkin. kenapa saat ini mereka justru pasang lampu di tengah kegelapan malam? jelas ada maksud. Han si-kong menghela napas pelan dan bergumam sendiri "Aaaai. Di tengah hembusan angin malam.." "Ehmmm.. "Dugaan Lociancwee memang sangat tepat" Dengan mengerahkan segenap ketajaman matanya dia awasi rumah gubuk itu lekat-lekat.. 541 .. lalu tampak dua sosok bayangan manusia meluncur datang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. ada orang datang" Di tengah hembusan angin malam berkumandang suara langkah kaki manusia yang sangat ringan." Mendadak Lim Han-kim menarik tangan Han si-kong seraya berbisik: "Locianpwee.. Menyaksikan semua itu. dari dalam rumah gubuk itu terjadi perubahan.maksud tertentu. lentera merah itu kelihatan bergoncang tiada hentinya." Lim Han-kim manggut-manggut. sebuah lentera berwarna merah dikerek naik ke atas sebatang pohon siong yang tinggi di luar rumah.

lamatlamat kedengaran suara ujung baju terh embus angin.com/ Dengan ketajaman mata Lim Han-kim. mungkin kehadiran dua orang tosu kecil ini untuk menyelidiki jejak kita berdua. mungkin mereka sudah tak punya banyak waktu lagi untuk mencari jejak kita. Mereka pasti tahu kalau kita bersembunyi dalam bukit ini." sementara pembicaraan masih berlangsung. "saudara cilik." Han si-kong segera berbisik "Bila dugaanku tak salah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dua sisi pun merupakan tebing terjal. dengan kecepatan luar biasa mereka meluncur menuju kearah rumah gubuk itu." "Kita berdua belum melalui rumah gubuk itu untuk turun gunung. Gadis itu berusia sebaya dengan Han-gwat tapi gerak geriknya lebih lincah dan enteng. "Menurut pandanganku. ia jumpai pendatang adalah seorang tosu kecil berpedang dan seorang gadis berpakaian ringkas warna hijau. padahal selat sempit ini tidak panjang. aku rasa tempat persembunyian kita segera akan ketahuan. kecepatan gerak 542 . ia segera mengenali dua sosok bayangan tersebut sebagai dua orang tosu kecil yang membawa pedang. kembali terlihat dua sosok bayangan manusia berkelebat mendekat. Kembali Lim Han-kim mengalihkan pandangannya yang tajam.

" sementara berbicara. "Eeei. Kedua sisi tebing pun curam dan terjal bagaikan mata pisau. kelihatannya mereka bukan lagi menggeledah jejak kita.. lebih baik kita mencari tempat persembunyian lain." bisik Han si-kong lagi. langsung menerjang lari masuk ke dalam rumah gubuk. Dua orang itu dengan kecepatan luar biasa melintas lewat di depan pohon siong di mana Han si-kong dan Lim Han-kim bersembunyi.com/ tubuhnya sangat mengejutkan. Tampaknya ilmu silat yang dimilikinya jauh lebih hebat daripada ilmu silat yang dimiliki Han-gwat. mana ada tempat persembunyian 543 . selain di balik semak belukar. Kita bakal disuguhi suatu tontonan yang mendebarkan hati. "Lebar selat ini tak lebih dari dua tombak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pepohonan dan balik tebing.. "Hahaha. Mereka langsung memisahkan diri jadi dua rombongan dan mulai melakukan pencarian serta penggeledahan yang seksama di sekitar semak belukar. pertunjukan kali ini benar-benar menegangkan dan menarik hati." Lim Han-kim segera berbisik "Tampaknya tempat persembunyian kita segera akan ketahuan dan mereka temukan. tiga orang tosu kecil dan gadis berbaju hijau yang masuk ke dalam rumah gubuk tadi kini muncul kembali dengan senjata terhunus. "Locianpwee.

" Waktu itu dua orang tosu kecil telah memeriksa sampai di bawah pohon siong di mana mereka menyembunyikan diri saat itu malam sangat gelap. batu cadas itu melesat ke udara. mereka tak berhasil mengetahui jejak kedua orang itu. Sambil menghimpun tenaga murninya Han Si kong bersiap sedia menghadapi segala kemungklnan yang tak diinginkan.com/ lain? jika mereka sampai menemukan tempat persembunyian kita. Tapi rimbunnya pohon siong telah menimbulkan kecurigaan dua orang itu. sinar rembulan tertutup oleh awan hitam. Dia tutup pernapasannya untuk tidak memberi tanggapan. ditambah lagi pohon siong itu sangat rimbun. membelah dedaunan yang rimbun dan menyambar persis di atas kepala Han Si kong. menghajar bagian atas tebing terjal.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan menimbulkan desingan angin tajam. Terdengar tosu kecil yang di sebelah kanan berkata: "Dedaunan pohon siong ini sangat rimbun dan merupakan tempat persembunylan 544 . maka walaupun dua orang tosu kecil bersenjata itu sudah sampai di bawah pohon. terpaksa kita harus munculkan diri. si tosu kecil di sebelah kiri segera mengambil sebutir batu gunung dan menyambitkannya ke atas.

Memandang dua sosok bayangan itu menjauh.. Dari pada ditemukan. aku akan naik ke atas untuk memeriksa." Dua orang tosu kecil berpedang yang ada di bawah pohon segera menyahut dan meluncur ke asal suara tadi. mana mungkin ada jago tangguh bersembunyi dalam selat sempit ini?" Lim Han-kim menyingkap dedaunan yang menutupi tubuhnya dan enjot ke depan. lebih baik tampilkan diri saja seCara gagah.... namun luasnya cuma satu kaki.." Baru saja dia hendak melompat ke luar dari tempat persembunyiannya... segera ujarnya lagi: "sungguh aneh." Tiba-tiba satu ingatan melintas dalam benaknya. nyaris tempat persembunyian klta ketahuan.... tampak olehnya sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan 545 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Lim Han.. sungguh berbahaya. mendadak dari kejauhan sana terdengar suara orang membentak: "Ada di sini. Dewi Seratus Racun Mendengar perkataan itu." BAB 17.com/ yang sangat tepat coba kau jaga di bawah..kim segera berpikir: "Biarpun dedaunan pohon siong ini sangat rimbun. Tidak susah bagi mereka untuk menemukan jejak kita. Han Si kong menghembuskan napas panjang sambil bergumam: "Berbahaya.

Bila dilihat situasi pertarungan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mungkin orang itu pun sadar kalau ia tak mungkin melarikan diri lagi. sementara dua sosok bayangan manusia mengejar dari belakang. dan lagi hanya terdiri dari satu jalanan saja. Dua bilah pedang dengan membawa kilatan cahaya tajam langsung menusuk ke muka. dalam pertarungan sengit yang 546 . tampaknya pertempuran itu berlangsung amat sengit. Hanya anehnya. tampaknya ilmu silat yang dimiliki orang itu sangat tangguh. susah bagi mereka untuk mengikuti jalannya pertempuran itu dengan seksama. Dalam waktu singkat para pengejar telah tiba. Cahaya pedang berkilauan membelah udara. walaupun Lim Hankim dan Han si-kong memiliki ketajaman mata yang luar biasa. ia segera berhenti dan siap menghadapi musuh. saat itu malam semakin gelap hingga suasana amat redup. setelah sampai di tempat yang agak lebar dan datar. Bagaimana pun cepatnya orang itu berlari.com/ sambaran petir sedang berlarian di selat tersebut. Tampak tiga sosok bayangan manusia saling mengejar dan saling bergebrak. sambil menghela napas Han si-kong berkata: "saudara cilik. Tapi sayang jalan di selat itu sempit. akhirnya pasti akan terhadang juga oleh para pengejar.

juga penuh diliputi kemisteriusan dan keanehanDua orang tosu kecil yang menyusul ke arena pertarungan itu pada awainya tidak bermaksud turun tangan. Di tengah kegelapan malam yang mencekam." ia sudah menaruh kesan jelek terhadap Thian-hok sangjin. menyusul kemudian terlihat sebuah lentera merah kembali dikerek naik. kenapa ia masih enggan menggunakan senjata?" Lim Han-kim sendiri pun merasa agak heran. tiba-tiba saja sambil memutar pedang mereka menyerbu ke dalam arena. sungguh memalukan. ditambah lagi setelah menyaksikan pelbagai peristiwa yang penuh diliputi rahasia. Biasanya kaum persilatan yang melakukan perjalanan dalam dunia kangouw.com/ mempertaruhkan nyawa seperti ini. Han Si-kong segera mendengus dingin. Mendadak dari balik rumah gubuk yang dibangun persis di tengah jalan setapak itu berkumandang suara suitan panjang yang amat nyaring. menyebabkan ia 547 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi kali ini ternyata sangat berbeda. namun setelah mendengar suitan panjang dan melihat di-kereknya lentera merah. "Hmmmm. kebanyakan menggembol senjata tajam untuk persiapan. lentera merah itu kelihatan luar biasa menyoloknya. Tak nyana anak buah Thian-hok totiang hanya kawanan manusia yang mencari kemenangan dengan mengandalkan jumlah banyak.

ia tak tahu apa maksud dan tujuan setiap lentera merah yang dikerek naik itu Ketika berpaling.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mereka kepung musuhnya yang bertangan kosong itu rapat-rapat. Di tengah keheningan malam. Berpuluh gebrakan sudah lewat. Melihat itu Lim Han-kim merasa kurang leluasa untuk mengusik perhatian-nya. namun keadaan masih tetap berimbang. menang kalah sukar ditentukan. sementara mulutnya mengumpat tiada habisnya. ia jumpai Han si-kong sedang pusatkan semua perhatiannya untuk menyaksikan pertarungan kelima orang itu. orang yang berada di dalam rumah gubuk itu telah menaikkan lentera merah yang ketiga. keempat bilah pedang itu menciptakan lapisan kabut pedang yang menggidikkan hati. timbullah perasaan tidak senang di hati kecilnya. Ketika melihat mereka mengandalkan jumlah banyak untuk merebut kemenangan.com/ berpendapat bahwa Thian-hok Sangjin tak lebih hanya seorang manusia munafik yang saleh di luar namun keji di hati kecilnya. malahan empat bilah pedang mengerubuti seseorang yang tidak bersenjata. oleh sebab itulah ia menaruh kesan yang buruk pula terhadap segenap orang yang ada dipondok Lian-im-lu itu. pada saat inilah. 548 . Lim Han-kim sangat keheranan melihat ketiga lentera merah yang dinaikkan itu.

suara pekikkan panjang sekali lagi berkumandang. ia segera menghardik nyaring: "Tahan" Ketiga orang tosu kecil dan gadis berbaju hijau itu segera mengiakan dan menghentikan serangan. masingmasing mundur sejauh lima depa dari posisi semula. satu peristiwa disusul peristiwa berikut. di atas tandu itu agaknya duduk sesosok manusia.lamat ia saksikan sebuah tandu berbentuk aneh yang digotong empat orang telah muncul dari balik kegelapan. perubahan yang terjadi sangat mendadak ini membuat anak muda ini tak dapat berpikir lebih jauh. Dari sudut lain kembali muncul beberapa sosok bayangan hitam yang meluncur datang dengan keCepatan luar biasa. disusul kemudian sederet manusia muncul dari balik rumah gubuk itu. Kehadiran masing-masing pihak sungguh teramat cepat. Begitu sampai di sisi arena dan melihat situasi pertarungan. dia tak lain adalah Thian-hok sangjin. Ketika lentera merah ketiga telah dinaikkan.com/ Tapi situasi terus berubah. 549 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dalam saat itu tandu berbentuk aneh itu sudah berjalan makin dekat hingga keadaannya nampak lebih jelas. orang yang tiba paling duluan adalah tosu berjubah kuning. Lim Han-kim buru-buru mengerahkan ketajaman matanya untuk memandang. Lamat. dalam waktu singkat mereka telah tiba di sisi arena pertempuran.

Tampak Thian-hok sangjin memberi hormat kepada perempuan yang ada di tandu tersebut. ia tak lain adalah manusia dingin yang menghalangi Lim Han-kim berdua naik bukit baru-baru ini. di belakang tosu itu kelihatan si kakek berambut putih sedang yang seorang lagi adalah si lelaki setengah umur berbaju hitam yang berwajah dingin. orang itu berdiri di samping si kakek berambut putih dengan pedang terhunus. Pada saat itu Thian-hok sangjin telah berada dalam jarak tujuh delapan depa dari para pendatang. angin malam yang berhembus lewat mengibaskan ujung bajunya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ ketika Lim Han-kim mengamati lebih nyata. hatinya segera bergetar keras. kenapa tidak tampilkan diri" 550 . sedang keempat orang yang menggotong tak lebih hanya gadis-gadis berperawakan kecil mungil. Ternyata tandu yang tampak berbentuk aneh dari kejauhan itu adalah sebuah pembaringan lemas berbentuk persegi panjang. Di atas pembaringan lemas itu duduk seorang perempuan berjubah merah. kemudian sambil berpaling ke tempat persembunyian Lim Han-kim serta Han si-kong serunya lantang: "Kalau toh kamu berdua ingin menonton keramaian ini.

akupun punya maksud Begitu. Melihat hal ini Lim Han-kim jadi keheranan. "Tapi ia dapat menduga bahwa kita pasti bersembunyi di atas pohon cemara ini. lebih baik kita muncul secara terang-terangan." Tanpa membuang waktu lagi mereka melompat turun dari atas pohon cemara dan menuju ke arena dengan langkah lebar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ayoh. masa Thian-hok sangjin dapat menemukan tempat persembunyian kita hanya dalam sekilas pandangan?" "Mustahil. hanya dalam sekejap mata kedua orang itu sudah tiba di sisi Thianhok sangjinKakek berambut putih itu berpaling memandang mereka berdua sekejap. Dengan kecepatan gerak tubuh mereka. kita turun saja." Han si-kong menggeleng. di sinilah pentingnya pengetahuan dan pengalaman dunia persilatan. segera bisiknya: "Aneh benar. setiap patah kata bagaikan palu yang menggodam telinga Lim Han-kim serta Han si-kong. toh tempat persembunyian kita sudah ketahuan. ia seperti hendak mengucapkan sesuatu namun niat tersebut kemudian diurungkan 551 .com/ suara teriakan itu tidak terlalu keras namun nyaring dan jelas sekali." "Ehmm. Han si-kong menyusul ketat di belakang Lim Han-kim.

com/ sementara itu awan hitam yang menyelimuti angkasa telah tersebar oleh hembusan angin kencang." Mendadak perempuan berbaju merah itu membuka matanya.. alis mata bagaikan semut beriring. harap dewi suka memaafkan. lengannya yang putih mulus serta kakinya yang telanjang kelihatan menyolok sekali di balik warna merah pakaiannya." 552 . Cahaya rembulan menyinari perempuan berbaju merah yang duduk di tandu.. waktu itu dia duduk tak bergerak dengan mata terpejam Setelah mendeham beberapa kali Thian-hok Sangjin baru berkata: "Bila pintu tidak menyambut kedatangan dewi dari kejauhan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian sambil tertawa dingin jengeknya: "He he he he. menciptakan seberkas lukisan yang sangat indah. ia mempunyai rambut panjang sebahu. Di balik kain merah yang terhembus angin tampak gadis itu. sorot matanya tajam mencorong ke luar menatap wajah Thian-hok Sangjin lekat-lekat. dari balik awan tersirat selapis cahaya rembulan yang remangremang. hidung yang mancung dan bibir yang merah merekah. hanya mengenakan kutang di dadanya serta sebuah gaun pendek sepanjang lutut. untung arwah suhu melindungi sehingga totiang masih hidup segar bugar di dunia ini.

. gara-gara salah melangkah mengakibatkan terjadinya peristiwa ini..." Tiba-tiba kakek berambut putih itu merampas surat rahasia tersebut sambil bertanya: "Apa sih isi surat itu?" 553 . katanya: "Sebelum menghembuskan napasnya yang penghabisan. lalu sambil dilemparkan ke depan. sampulnya dibuka dan dibaca isinya di bawah sinar rembulan. suhu tinggalkan surat ini. keempat dayang penggotong tandu itu segera menurunkan tandunya ke atas tanah. Dari balik kutang-nya perempuan berbaju merah itu mengeluarkan sepucuk surat... Lebih baik kau baca dulu isi surat tersebut sebelum kita bertempur habis-habisan..." Mendadak perempuan berbaju merah itu bertepuk tangan nyaring. setelah menghela napas panjang. aku bersedia menggunakan sisa kehidupanku ini untuk membayar kesalahan itu. bila aku mati muda. bukankah sia-sia saja nona menunggu saat selama lima belas tahun ini. Aku sungguh menyesal sekali. "Ha ha ha ha." Thian-hok sangjin menerima surat rahasia itu.. katanya: "Aaaai.. Tiba-tiba paras mukanya berubah hebat..com/ Thian-hok Sangjin mendongakkan kepalanya tertawa terbahak-bahak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

sambungnya lebih jauh: "Selama hidup aku tak suka mencari pangkat maupun nama. tiba-tiba ia maju dua langkah sambil menghadang di depan Thian-hok sanjin. satu-satunya masalah yang membuat hatiku tak lega adalah keempat bocah pencari obat yang sudah banyak tahun mengikutiku." sesudah berhenti sejenak. dia sudah tak mau berkelahi lagi dengan orang lain. Beda dengan aku seorang awam. ia menarik tangan kanannya ke belakang lalu buru-buru menyimpan surat tersebut ke dalam sakunya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mati hidup bukan menjadi masalah besar lagi bagiku.com/ Reaksi Thian-hok sangjin ternyata lebih cepat.. sekujur tubuhnya 554 .." sepasang mata kakek berambut putih itu melotot besar. Lalu kepada perempuan berbaju merah itu ujarnya dingin: "Thian-hok lotiang sudah lama hidup mengasingkan diri. Aku harap saudara Pek bersedia merawat mereka. tapi kau mesti kalahkan pedang mustika Pek Khi-hong dulu" Mendadak Han si-kong merasa dadanya seperti dihantam dengan bogem mentah. tidak sulit bila nona ingin mengajak pergi saudara Thian-hok. apalagi kepergianku kali ini belum tentu harus mati.. setelah itu sahutnya sambil tertawa getir: "Aaaai.. Tiada persoalan di dunia ini yang perlu kurisaukan..anggap saja sebagai balas budi hubungan persahabatan kita selama ini. Aku sudah mendekati liang kubur.

"Bukan hanya aku seorang yang kenal dengan tokoh sangat ternama ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bila kau masih ingat dengan hubungan persahabatan kita.? Pek Khi-hong. harap kau jangan mencampuri urusanku" Pek Khi-hong agak tertegun. hampir semua jago kenamaan dalam dunia persilatan pernah mendengar nama besar itu. kau kenal dia?" Dengan keheranan Lim Han-kim berpaling sambil memandang Han si-kong sekejap.. tapi ia mundur juga ke samping. serunya: "Mari kita berangkat. aku percaya ilmu silatmu tentu luar biasa hebat-nya" Tiba-tiba Thian-hok sangjin menghadang jalan maju Pek Khi-hong...? Pek Khi-hong.. namun yang bisa bertemu dengannya boleh dibilang sedikit.." Perempuan berbaju merah itu tertawa.com/ bergetar keras." sementara itu si perempuan berbaju merah itu telah berkata dengan suara dingin: "Kau berani maju menghadang.?" "Locianpwee. ujarnya dengan serius: "saudara Pek.. 555 .... sedikitnya. Kepada perempuan berbaju merah itu Thianhok sangjin segera memberi tanda.. tak kuasa lagi ia menjerit tertahan: "Haaah.

" Tiba-tiba perempuan berbaju merah itu bersuit rendah... Dari atas kursi malas berlapis kulit binatang itu tiba-tiba melesat lewat sekilas cahaya berwarna kuning yang langsung menerkam ke tubuh Thian-hok Sangjin. nama besar Dewi Seratus Racun bukan nama kosong... "Kau harus mengerti." Kembali perempuan berbaju merah itu tertawa." Thian-hok Sangjin menghela napas panjang. "Senjata 556 .. Bila kau tak puas untuk menyerah dengan Begitu saja. di balik keseriusan wajahnya terlintas hawa amarah yang meledak. Dengan kening berkerut Lim Han-kim berpikir." "Aaaai. tak ada salahnya jika kita coba-coba adu kepandaian" Thian-hok Sangjin segera mengerutkan dahinya. namun hanya sekejap saja telah pulih kembali dalam ketenangan. pelan-pelan ujarnya: "Aku siap menerima semua perintah nona. "Aku tak ingin bertarung melawan nona.com/ "Semula kuduga pasti akan berlangsung suatu pertempuran sengit.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Aku hendak mengenakan seperangkat alat hukuman ke tubuhmu.." "Aku siap menerima. sungguh tak disangka begini gampang.

Bukan saja bisanya sangat mematikan. sedang lidah bercabang duanya berwarna merah menyala. jangan coba-coba memenggal tubuhnya dengan mengandalkan senjata. Terdengar perempuan berbaju merah itu tertawa terkekeh-kekeh sambil berkata: "Ular rantai emasku ini termasuk satu ular paling beracun di kolong langit. siapa pun tidak menyangka seekor ular ternyata mampu diperintah oleh perempuan berbaju merah itu 557 . maka terjadilah kegaduhan. Besarnya seibu jari.. ternyata cahaya keemas-emasan yang meluncur tadi tak lain adalah seekor ular yang aneh sekali bentuknya. Ketika semua orang memperhatikan dengan lebih seksama. lagi pula badannya sangat kuat dan tidak takut ketajaman senjata.com/ rahasia macam apa itu? Masa dapat merantai orang secara otomatis?" Tampak cahaya berwarna keemas-emasan itu mengelilingi tubuh Thian-hok Sangjin beberapa kali lalu berhenti dengan sendirinya. sementara kepalanya dengan membawa suara desisan ngeri persis bergerak di hadapan wajah imam tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Saat ini tubuh ular tersebut telah melingkari tubuh Thian-hok Sanjin dan berhenti pada lehernya." Waktu itu perasaan semua orang sudah diliputi perasaan ngeri dan seram...

pelan-pelan ia melengos kearah lain. boleh saja untuk coba-coba turun tangan. sinar rembulan memancarkan sinar dengan terangnya. Dengan sepasang biji matanya yang bening perempuan itu memandang sekejap wajah para jago di sekitar arena.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dengan suara dalam ia baru berkata lagi: "Bila di antara kalian ingin menggunakan serangan bokongan untuk melancarkan serangan. lalu katanya lagi: "Nah... si Dewi seratus raCun yang berbaju merah ternyata berwajah Cantik jelita dengan kulit badan yang putih bersih. saudara-saudara sekalian. Mereka tak habis mengerti sebenarnya dengan Cara apakah perempuan itu bisa memberi perintah kepada ujarnya sehingga mau menuruti semua kata dan perintahnya. siapa pun tak akan menyangka kalau perempuan seCantik ini ternyata adalah seorang penjinak ular. siapa di antara kalian tidak puas.com/ serta menerkam korbannya sesuai dengan perintah. Dalam saat itu awan tebal telah buyar. Anak muda itu tertawa dingin." Mendadak ucapannya terputus sedang sinar matanya berhenti di wajah Lim Han-kim. Perempuan berbaju merah itu kelihatan menggerakkan bibirnya seperti hendak mengucapkan sesuatu tapi kemudian diurungkan.. setelah termenung sejenak. jangan salahkan jika ular rantai emasku berpaling dan memagut Thian-hok 558 .

sambil menjulurkan lidahnya ular-ular itu bergerak kian ke mari dengan amat menjijikkan. terlihatlah di sekeliling tandu itu mulai bermunculan banyak sekali ular-ular berbentuk aneh. Aku rasa kejadian semacam ini tak perlu kau herankan lagi. Kehadiran binatang melata tersebut seakan-akan bukan gangguan baginya. termasuk juga pelbagai kejadian yang anehaneh. Di bawah sinar rembulan." Bicara sampai di situ ia segera melompat naik ke tandunya dan memberi perintah: "Ayo kita berangkat" Empat orang dayang berwajah cantik itu segera menggotong tandu tersebut dan berlalu dari situ.." "Tak sedikit jumlah orang pandai dalam dunia persilatan.bermunculan Begitu banyak ular beracun. Ketahuilah pagutan beracunnya bisa mematikan korbannya dalam waktu singkat." Tampak si Dewi seratus Racun dengan tenang dan santainya duduk dikelilingi beratus jenis ular beracun. segera ia berseru kepada Han si-kong: "Aneh betul.com/ sangjin..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. tak tersangka di bawah tempat duduknya berlapis kulit binatang bisa.... Menyaksikan semua ini Lim Han-kim merasa sangat terkesiap. 559 .

sepanjang jalan Lim Han-kim merasa pelbagai pertanyaan melintas di dalam benaknya.. Ular rantai emas yang melilit di tubuhnya takjauh berbeda bagaikan seutas rantai emas yang merantai sekujur badannya." semua orang yang hadirdi arena tanpa sadar menggerakkan langkah masing-masing mengejar di belakang Pek Khi-hong dan menyusul rombongan Dewi seratus Racun.. Mendadak Pek Khi-hong mendongakkan kepalanya sambil menghembuskan napas panja rambut putihnya kelihatan bergetar keras. sebetulnya Han si-kong sudah menaruh kesan yang sangat jelek terhadap Thian-hok sangjin.com/ Thian-hok sangjin mengikuti di belakang tandu itu dengan wajah murung. tapi setelah menyaksikan peristiwa ini timbul juga perasaan simpati dan kasihan di hati kecilnya. mari kita kejar untuk melihat kejadian selanjutnya. tanpa bicara sepatah katapun ia mengejar dari belakang. 560 ..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dia tak habis mengerti siapa gerangan orang yang dapat memaksa Thian-hok sangjin menyerah dengan Begitu saja membiarkan badannya dililit ular beracun dan mengikuti si Dewi seratus Racun untuk menerima hukuman berat. kepada Lim Han-kim segera bisiknya lirih: "saudara cilik.

sementara itu keempat orang dayang-nya menggotong tandu itu lewat dari sisinya tanpa banyak bicara pula.com/ Tiba-tiba satu ingatan melintas di dalam benaknya. hal ini pasti ada kanannya dengan isi surat rahasia itu" "Ehmmm. sebaliknya Dewi seratus Racun sendiri duduk dengan mata terpejam. "Betul. diawasinya wajah Dewi seratus Racun tanpa berkedip. tidak sulit bagi kita untuk memahami rahasia di balik semua peristiwa ini " sementara pembicaraan berlangsung.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mereka sudah mendekati rumah gubuk di tengah jalan itu. Tampak seorang lelaki setengah umur berbaju biru yang memelihara jenggot kambing berdiri di depan gubuk itu dengan wajah serius." "Apa katamu? surat rahasia?" tanya Han si-kong. Mukanya berkerut penuh gejolak emosi dan hawa amarah. tak kuasa lagi ia bergumam sendiri: "Aaaah betul. kunci dari persoalan ini tentu terletak pada surat rahasia yang diterimanya itu. betul juga perkataanmu itu. Ketika lewat hampir saja ular561 . "Asal kita bisa mendapatkan surat rahasia yang disimpan dalam saku Thian-hok sangjin. Thian-hok sangjin bisa menyerah dengan begitusaja." setelah berpikir sejenak Han si-kong manggut-manggut. sama sekali tak memandang kearah orang itu sekejap pun.

cuma dua baris air matanya saja yang tampak berderai dengan derasnya." Thianhok sangjin tertawa pelan. Bibirnya kelihatan bergetar. memandang pun tidak ular-ular yang hampir menyentuh wajahnya itu. Thian-hok sangjin berhenti sebentar sambil menengok orang berbaju biru itu. kalian pun boleh pergi meninggalkan tempat ini. Kepergianku kali ini tentu akan selamat tanpa kekurangan sesuatu apa pun Jui Lip bersedia jadi budak selama hidup dan siap menanti kepulangan majikan di rumah gubug ini." " orang baik selalu dilindungi Thian. sinar matanya tertuju seratus persen pada wajah Thian-hok sangjin yang berjalan mengikuti di belakang tandu itu. tiada perjamuan di dunia ini yang tak akan bubar. Ternyata manusia berbaju biru itu memiliki ketenangan yang luar biasa. lalu katanya sambil tersenyum: "Rumah gubug ini sudah membelenggu sepasang kakimu hampir puluhan tahun lamanya. ia sama sekali tak berusaha menghindari. "Bodoh. akan tetapi tak kedengaran suara apa pun.com/ ular beracun itu menyerempet tubuh lelaki berbaju biru itu. Apa lagi 562 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kepergianku kali ini entah sampai kapan baru kembali lagi. Di dunia pun tak akan ditemukan obat mustika yang membuat orang panjang umur.

aku Jui Lip tak akan duduk berpangku tangan. "Kau keliru...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." Mendadak terdengar Dewi seratus racun yang duduk di atas tandu itu berseru dengan nada ding in: "Ayo. cepat berangkat..com/ kepergianku kali ini belum tentu mati.." sambil tertawa Thian-hok sangjin gelengkan kepalanya berulang kali. kau anggap ular rantai emas itu merupakan ancaman yang berbahaya? Bagaimana kalau mencoba ketajaman pedangku?" 563 . Kepergianku kali ini bersumber pada kerelaanku sendiri. Usiaku sudah mendekati masa senja.. Aaai. bagaimana mungkin kau malah mendendam orang lain? Kau pun tak usah punya ingatan untuk menolong aku sehingga menimbulkan pertikaian dunia persilatan yang tak berguna.. sekalipun harus mati juga tak perlu disesali. aku rasa kalian tak perlu menunggu kepulanganku lagi." Tiba-tiba Jui Lip menjatuhkan diri berlutut Dengan air mata bercucuran ujarnya pedih: "selama hayat masih dikandung badan. meski mungkin aku tak akan balik ke mari lagi.." Pek Khi-hong dengan mata yang melotot merah membentak pula: "Hmmm.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. buru-buru Pek Khihong menarik kembali tubuhnya yang sedang menerjang maju. Paling baik kalau bisa kau jelaskan persoalan yang sebenarnya sehingga pertikaian berdarah dapat dihindari. dengan pedang disilangkan di depan dada serunya emosi: "To-heng... semoga Thian maha pengasih dan memberi jalan bagi saudara Pek untuk mendapatkan obat mustika secepatnya sehingga kesehatan putrimu segera sembuh kembali. sekilas menyelinap tampak selapis cahaya berkilauan mengurung kepala ular rantai emas tersebut." setelah berhenti sejenak. kembali ia melanjutkan "Putri kesayanganmu cantik lagi cerdik.com/ Diiringi suara bentakan nyaring. kau benar-benar rela pergi bersama siluman perempuan itu?" seperti menjawab tapi juga bukan Thian-hok sangjin berkata: "Dua manusia aneh dari Thian-lam memiliki ilmu silat yang sangat hebat. sayang mengidap penyakit aneh yang parah. Tiba-tiba tampak Thian-hok sangjin miring kan tubuhnya dengan cepat menyelinap ke muka.. setelah mundur lima langkah.." 564 . cahaya pelangi berwarna kehijau-hijauan membabat ke muka dengan kecepatan luar biasa.. Gerakan tubuhnya sangat cepat bagaikan sambaran kilat. Melihat datangnya tendangan ini. Saudara Pek harus menghadapinya dengan berhati-hati. lalu sebuah tendangan dilontarkan menghantam perut Pek Khi-hong.

Di bawah cahaya rembulan tampak gadis itu berjalan dengan tubuh yang sangat lemah. Warna kulitnya seputih warna bajunya. Buru-buru Thian-hok sangjin berseru: "Angin gunung sangat kencang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. keponakan khusus datang untuk mengantar kepergianmu" Ketika berpaling tampak sebuah tandu kecil berwarna hijau yang digotong dua orang dayang sedang berlari mendekat. buat apa kau mesti menyiksa dirimu sendiri?" 565 . tunggu sebentar. Kulihat putrimu yang paling cocok menjadi juru mudi dalam menentramkan gelombang ini. keponakan.com/ Ia mengangkat kepalanya sambil menghela napas panjang." Dari kejauhan tiba-tiba kedengaran seseorang berseru: "Empek.. Dalam waktu singkat mereka sudah sampai di depan beberapa orang itu Tirai tandu segera tersingkap dan muncullah seorang gadis berbaju putih yang amat lemah. Meskipun aku tidak pergi kali ini.. rasanya sulit juga bagiku untuk menentramkan badai itu. gadis itu tampak Begitu lemah sehingga amat mengibakan hati.. kemudian sambungnya lebih jauh: "saat ini kekacauan sudah mulai melanda dunia persilatan Badai besar segera akan menyelimuti dunia.

"Manusia hidup seabad pun bagaikan impian. " Kebesaran jiwamu mengibakan hati siapa pun.com/ "Empek seorang yang bijaksana dan berhati mulia.. Keponakanku. ia mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. gejolak emosi yang menyelimuti wajah Pek Khi-hong makin menggelora. 566 .." sambil tertawa sedih Thian-hok sangjin menggeleng: "Aaaai. aku harus berangkat sekarang" Selesai berkata. tampaknya tiada harapan lagi bagiku untuk bisa terkubur dipondok Lian-im-lu." "Empek tak usah kuatir. yang penting hati kita sebersih cahaya rembulan. dengan langkah lebar ia mengejar rombongan dewi seratus racun" Memandang bayangan punggung Thian-hok sangjin yang semakin menjauh. Kau tak usah merisaukan masa depanmu." kata gadis berbaju putih itu sambil bersandar di bahu seorang dayang-nya. kau harus baik-baik menjaga diri...Bila keponakan masih bisa hidup tiga tahun lagi. tiba-tiba ia bersuit nyaring dan melakukan pengejaran... aku pasti akan turut menyambut kepulangan empek. siapa sih yang tak kenal dengan dirimu?" Thian-hok Sangjin merasakan semangatnya berkobar kembali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bagaimana kau bisa mengetahui persoalan yang amat rahasia ini?" 567 . Dengan tubuhnya yang Begitu lemah. Cepat-cepat Pek Khi-hong menghentikan langkahnya seraya berseru: "Nak." jerit gadis berbaju putih itu cepat. belum habis ucapan itu ia sudah terbatuk-batuk.." "Tahukah kau istana panca racun adalah tempat macam apa?" "Kota neraka yang dipenuhi oleh pelbagai binatang beracun.. untuk bicara saja sudah membutuhkan banyak tenaga apa lagi mesti menjerit keras sekarang. "Nak. tahukah kau empek Thian-hokmu akan pergi ke mana?" "Aku tahu.. kau penuhilah keinginan empek" bisik gadis berbaju putih itu sambil memegangi dadanya... kau tak bakal tahan-.. tunggu sebentar.com/ "Ayah. Udara malam sangat dingin." Pek Khi-hong menghela napas panjang. beristirahatlah di atas tandu. dia hendak pergi ke istana panca racun di tebing Toan-cong-tay. "Nak... seluruh kekuatan tubuhnya boleh dibilang habis digunakan.." "Ayah. kau belum pernah melakukan perjalanan dalam dunia persilatan.

setelah itu tandu digotong dan buru-buru balik kejalanan semula.. lalu jawabnya: "Rasanya pernah kudengar dari penuturan orang lain. tanpa banyak bicara lagi ia menyusul di belakang tandu itu. pokoknya kejadian malam ini benar-benar membuat aku bingung dan pikun. kau tahu di mana letak istana panca racun di tebing Toan-cong-tay itu?" Han si-kong berpikir seb entar. tapi sekarang aku lupa.. Kembali Pek Khi-hong menghela napas panjang.. sepeninggal Pek Khi-hong sekalian.. mari kita berangkat" Han si-kong mengangguk sambil menghela napas panjang..com/ "Sewaktu bermain catur dengan empek Thian-hok.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lebih baik kita tak usah mencampuri urusan orang lain. ayo berangkat" "Yaaa." Tiba-tiba alis matanya berkerut tubuhnya roboh terjengkang ke belakang. Lim Han-kim baru berpaling kearah Han si-kong sambil bertanya: "Locianpwee." "Locianpwee. Aaaai.. 568 .. aku berhasil memenangkan rahasianya itu. Dayang kecil berbaju hijau yang berdiri di sampingnya buru-buru membopong gadis berbaju putih itu dan dibaringkan ke dalam tandu.

com/ ia pun putar badan meninggalkan tempat tersebut. gumamnya sambil menghela napas: "Aaaai. 569 . lama-lama timbul juga perasaan iba di hati kecilnya... Tidak terdengar helaan napas. kini tinggal si orang berbaju biru dan lelaki berbaju hitam saja masih berdiri bersanding sambil memandang termangu kearah mana Thian-hok sangjin pergi. orang ini tak lain adalah lelaki yang bertarung melawan beberapa orang tosu kecil tadi. namun kepedihan yang luar biasa membekas nyata di antara raut wajahnya yang kaku. Beberapa kali Han si-kong menoleh memandangi wajah kedua orang itu. sewaktu Lim Han-kim berpaling. tidak kusangka mereka berdua adalah manusia yang berperasaan dalam" Mendadak terdengar helaan napas rendah bergema memecahkan keheningan. Angin kencang mengibarkan ujung baju mereka. namun kedua orang itu tetap berdiri seperti patung. disusul kemudian isak tangis yang memedihkan hati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seolah-olah dia hendak melampiaskan ke luar seluruh kemurungan dan kekesalan hatinya. tidak pula kelihatan cucuran air mata. ia jumpai seorang lelaki berpakaian ringkas sedang berjalan mendekat sambil tiada hentinya menangis.. Di tengah hembusan angin malam yang dingin. Terdengar isak tangisnya makin lama makin keras.

570 . aku bermaksud menghibur hatimu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Han si-kong dengan sifatnya yang suka mencampuri urusan orang menjadi tak tahan setelah menyaksikan kejadian ini. sambil tersenyum Han si-kong menyahut "Melihat tangisan anda Begitu memedihkan hati. ia segera berteriak keras. rupanya kau congek?" Lelaki berpakaian ringkas itu segera membesut air matanya. lalu sambil mendongak serunya ketus: "Eeeei tua bangka.keras: "Hey. Han si-kong segera mengerutkan dahinya kencang-kencang . persoalan apa sih yang membuat kau merasa Begitu sedih?" Lelaki berpakaian ringkas itu tidak menggubris. sobat sebagai seorang lelaki sejati kita tak boleh sembarangan menangis. siapa kau?" ia berpaling dengan logat szuchuan yang sangat kentara. Han si-kong segera melejit ke udara dan melayang ke hadapan lelaki itu. namun setelah mendengar ucapan Han si-kong itu tiba-tiba saja ia menangis lagi." sebenarnya lelaki itu sudah berhenti menangis. nadanya pun keras dan nyaring. seakan-akan sama sekali tidak mendengar teguran itu ia tetap melanjutkan langkahnya. sambil menghadang jalan perginya kembali ia menegur: "Hey sobat.

tapi teringat akan Thian-hok sangjin. Kalau bisa dia ingin secepatnya kembali ke kuil awan hijau untuk melihat kejadian yang sesungguhnya. siapa tahu kami dapat membantumu untuk meringankan rasa pedih itu. Tak tahan lagi ia bertanya: "Kenapa kau bersedih hati untuk Thian-hok sangjin?" Lelaki berpakaian ringkas itu menghela napas panjang. berapa banyak umat persilatan di dunia ini yang mengetahui latar belakang peristiwa ini? Siapa yang tahu bahwa pengorbanan 571 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. "Demi kesejahteraan dan keselamatan umat persilatan pada umumnya.." "sebagai seorang lelaki sejati. bila kau menjumpai persoalan yang memedihkan hatimu. aku tak pernah pikirkan masalah mati hidupku.. ia merasa sangat tak pUas.com/ "sobat. timbul juga rasa ingin tahUnya. Tapi setelah mendengar lelaki itu mengUngkap bahwa kesedihannya bertautan dengan masalah Thian-hok sangjin. hatiku benar-benar amat pedih " sementara itu Lim Han-kim hanya merisaukan masalah obat mustika seribu tahun serta keselamatan ciu Huang. bukankah tindakannya ini sangat mengharukan? Tapi..coba kau bayangkan. ia rela mengantar diri ke istana panca racun.. Melihat Han si-kong kembali akan mencampuri urusan orang lain. utarakan saja kepada kami.

kau tentu mengetahui latar belakangnya?" "Tentu saja aku tahu" "Bersediakah saudara untuk menjelaskan latar belakang itu. Lim Han-kim menarik perutnya ke belakang...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Thian-hok Sangjin ini sesungguhnya merupakan tindakan untuk menyelamatkan dunia persilatan dari bencana?" "ooooh. Kau tidak merasa perbuatanmu itu kelewat batas?" Mula-mula lelaki berpakaian ringkas itu tertegun. tidak tampak ia menekuk lututnya. tanpa sebab kau menyerang orang lain. tahu-tahu saja badannya sudah bergeser mundur sejauh tiga depa.Ayo cepat minggir" Tangan kanannya segera diayunkan ke depan membetot tubuh Lim Han-kim ke samping. sehingga mungkin kami pun bisa membantu anda untuk menanggung sebagian kepedihan tersebut. mendadak ia membentak nyaring "Tidak bisa Sekarang aku tak punya waktu untuk berbinCang dengan kalian. kalau Begitu.. tegurnya sambil tertawa dingin: "Saudara. Han Si-kong segera maju dua langkah menghadang di depan lelaki itu." Lelaki berpakaian ringkas itu memperhatikan Lim Hankim sekejap. menyusul kemudian teriakannya pula dengan marah: 572 .

benar hebat ilmu silat orang ini.com/ "Kalau aku mau menyerang. Dalam sekejap mata dua orang itu sudah bertarung tiga-empat belas gebrakan lebih. selamat bertemu Rupanya si monyet tua. benar.jarang kujumpai dalam dunia persilatan Boleh aku tahu apakah kau adalah satu di antara tiga manusia gagah Juan tiongsam-gi yang disebut orang si pukulan baja Ku Hui?" Lelaki berpakaian ringkas itu tampak tertegun. aku Han si-kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mukanya 573 ." "selamat bertemu.... serunya: "llmu pukulan saudara kuat dan dahsyat.. Mendadak Han Si-kong melepaskan satu pukulan lalu menyingkir kesamping... sementara mulutnya mengumpat: "Takabur benar orang ini" Lelaki berpakaian ringkas itu tidak banyak bicara lagi. orang ini rada polos dan jujur Begitu berseru ia barusadar kalau sebutannya rada kurang ajar. mau apa kamu?" sebuah pukulan dahsyat kembali dilontarkan Han Si-kong memutar tangan kanannya membabat lengan musuh." buru-buru si pukulan baja Ku Hui menjura.... "siapa kau? Dari mana bisa kenali aku?" serunya keheranan"Ha ha ha ha.. pukulannya dilontarkan beruntun Jurus-jurus ancamannya membawa desingan angin tajam yang memekik telinga.

bukan hanya saudara seorang yang menyebutku si monyet tua. di antara tiga jago gagah juan tiong-sam-gi. Han si-kong kembali tertawa tergelak." "Terima kasih..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kau tak usah persoalkan dalam hati. apalagi antara aku dengan kedua saudara angkatmu masih terhitung sobatsobat lama. "ooooh. tinggal saudaraku seorang yang belum pernah kujumpai. diakah orangnya?" sela si pukulan baja Ku Hui.." 574 .com/ jadi merah dan buru-buru kepalanya tertunduk malu.. dalam dunia persilatan. Terima kasih.. setelah berjumpa hari ini. mari kuperkenalkan seorang jago muda dari dunia persilatan. saudara Ku." "Akupun sering mendengar kedua saudaraku membicarakan tentang saudara Han." sambil berkata ia menuding kearah Lim Han-kim. baru kuketahui ternyata kau memang gagah dan berjiwa terbuka.. sambil tertawa hambar Lim Han-kim segera memberi hormat: "Aku Lim Han-kim hanya bocah kemarin sore. Beruntung sekali aku dapat bertemu denganmu malam ini. terus terang. Harap saudara Ku bersedia memberi petunjuk. "Ha ha ha ha. Biar masih muda usia namun ilmu silatnya tidak berada di bawah kepandaian kita. Ha ha ha ha.

Aku percaya kepandaianku masih belum menandingi kehebatan anda. la merasa sangat tak puas telah mendengar Han si-koag memuji seorang pemuda lemah yang tak ternama di hadapannya.com/ Pukulan baja Ku Hui memperhatikan seluruh badan Lim Han-kim dan atas sampai ke bawah kaki." Lim Han-kim tersenyum. aku percaya saudara Lim pasti memiliki ilmu silat yang sangat tinggi. ia segan banyak debat dengan orang lain." 575 ." Lim Han-kim memandang orang itu sekejap lalu menggeleng. dia segera mengalihkan pandangannya kekejauhan. hatiku tentu akan merasa puas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sambil tertawa dingin ia segera berseru: "Bila aku dapat mempoleh kesempatan untuk mencoba beberapa jurus pukulan saudara Lim. apalagi sesudah menyaksikan sikap Lim Han-kim yang hambar dan acuh tak acuh. memandang rembulan yang bersinar terang. Di antara tiga orang gagah Juan-tlong sam-gi. rasa mendongkol dan gusarnya semakin menjadi-jadi. "Tak perlu dijajal. lalu sambil menyiapkan tangannya ia berkata: "Tidak berani Bila saudara Han yang perkenalkan. si pukulan baja Ku Hui menduduki urutan paling akhir namun wataknyapun paling jelek.

" Belum habis ucapan itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dia sadar orang berangasan macam Ku Hui sudah pasti bukan tandingannya. ilmu silat yang dimiliki Lim Han-kim sangat hebat dan luar biasa. Dengan suara keras ia segera berkata: "Tiga orang gagah dari Juan-tiong masing-masing memiliki ilmu silat yang sangat tangguh. Bila saudara Lim bersedia menghadapi saudara Ku ini bermain bbeerapa jurus. Ku Hui telah memotong sambil melirik Lim Han-kim sekejap: "Bila saudara Lim bersedia melayani pertarunganku.com/ Han si-kong tahu. tapi setelah melihat sikap lelaki itu yang terus menerus memojokkan lawan. bukan ilmu kepalan" Han si-kong memandang Lim Han-kim tajam-tajam. Juan-tiong-sam-gi terhitung jagoan ternama dalam dunia persilatan dewasa ini. maka namamu segera akan ternama di wilayah sepanjang Juan-tiong. aku pun bersedia melayaninya dengan ilmu telapak. si Lotoa termasyhur karena permainan golok sakti delapan penjurunya. lalu katanya dengan suara dalam: "Umat persilatan memandang nama sebagai hal yang amat penting. sedang saudara Ku ini terkenal karena sepasang kepalan bajanya. mendongkol juga si orang tua ini." 576 . oleh sebab itu banyak sekali jago persilatan yang rela mempertaruhkan jiwanya untuk mencari nama besar. si leji termashur karena pukulan pasir merahnya.

aku rela memotong tanganku dan selama hidup tak akan bertarung lagi melawan orang lain^. selama puluhan tahun terakhir boleh dibilang ia jarang menemui musuh tandingan Mendengar tantangan itu segera katanya: "Aku lebih tua berapa tahun dari usiamu. 577 .. aku bersedia melayani permintaanmu itu.langsung saja ia tertegun "Kau tidak merasa taruhan itu kelewat berat?" serunya. cuma sebelum pertarungan dilangsungkan lebih baik kita sedikit bertaruh agar permainan ini lebih semarak dan menarik" Dengan mengandalkan sepasang kepalan bajanya Ku Hui sudah mengalahkan banyak sekali jago tangguh.. ia berkata: "Berulang kali saudara Ku mendesak aku untuk melayani permainan anda. ia memberi kepada Lim Han-kim agar tidak usah mengalah lagi terhadap manusia berangasan itu. lebih baik saudara Lim saja yang mengambil keputusan entah taruhan apa yang kau kehendaki?" "Bila aku sampai kalah di tangan saudara Ku. Baiklah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Maksud perkataan itu jelas sekali." Ku Hui tidak menyangka kalau Lim Han-kim bakal menggunakan sepasang tangannya sebagai bahan taruhan. setelah memandangnya berapa saat. kau tentu akan menganggap aku kurang sopan. Bila aku menampik terus. Pelan-pelan Lim Han-kim mengalihkan sinar matanya ke wajah Ku Hui.

dia ayunkan pula telapak tangannya menyambut serangan lawan dengan keras lawan keras. Tangan kanannya segera dilepaskan ke muka melancarkan satu pukulan. aku harap saudara Ku bersedia membeberkan latar belakang kepergian Thian hok Sangji istana panca racun entah bagaimana menurut pendapatmu?" Waktu itu si kepalan baja Ku Hui yakln kemenangan pasti berada di pihaknya. terusnya: "sebaliknya bila saudara Ku yang kurang beruntung sehingga kalah di tanganku.com/ Biarpun orang ini sedikit emosi dan berangasan namun bukan terhitung manusia berhati bengis dan keji. Si kepalan baja Ku Hui tidak berkelit maupun menghindar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Gerak serangannya tiba-tiba 578 . Lim Han-kim tertawa hambar.kim segera menekuk pergelangan tangan kanannya ke bawah. maka ujarnya sambil tertawa: "Saudara Lim. dia hanya merasa sikap Lim Han-kim kelewat angkuh dan takabur sehingga dia ingin menghajar pemuda itu dan bergaya di hadapan Han Si-kong. kau tidak merasa dirugikan dengan taruhan macam ini?" "Kalau anda mengabulkan mari kita segera mencoba" "Lebih baik saudara Lim menyerang dulu" Lim Han-kim tidak mengalah lagi. Lim Han.

Apalagi serangan itu dilepaskan dalam keadaan marah. kehebatannya makin menggila. dengan jurus "Menggeser Bukit Membalik samudra" ia lepaskan satu babatan maut ke depan ia tersohor sebagai kepalan baja. sambil memutar lengan kanannya. Dengan perasaan terkesiap Ku Hui melompat mundur sejauh tiga depa untuk meloloskan diri dari ancaman tersebut. Lim Han-kim tersenyum Tanpa menarik balik pergelangan tangan kanannya yang sudah terlanjur menyodok ke muka. Dengan susah payah akhirnya ia berhasil iuga meloloskan diri dari ancaman maut tersebut. pemuda ini betul.betul musuh tangguh yang belum pernah ia jumpai sepanjang hidupnya.betul luar biasa. otomatis kesempurnaan ilmu kepalannya luar biasa. tiga jurus ancaman telah dilepaskan perubahan dan ancaman itu betul. ia melepaskan satu sentilan maut menghajar urat nadi di pergelangan tangan kiri Ku Hui. satu gerakan belum habis digunakan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dari pukulan kini berubah jadi cengkeraman Sambil memotong dari sisi lengan musuh dia cengkeram urat nadi pada pergelangan tangan Ku Hui. sadarlah dia. ia tak berani gegabah lagi. 579 . bersamaan waktunya pergelangan tangan kanannya ditekuk ke bawah untuk menghindar. Perubahan jurus dilakukan begitu cepatnya membuat Ku Hui sangat terperanjat Buru-buru tangan kirinya melepaskan satu babatan kilat.com/ berubah.

desingan angin pukulan yang sangat kuat telah menumbuk tiba. otomatis ilmu kepalannya yang maha dahsyatpun tak 580 . Melihat Lim Han-kim tak berani menyambut serangannya dengan kekerasan lagi. maka secara beruntUn ia lepaskan serangkaian serangan berantai Pukulan yang satu lebih hebat dari pukulan sebelumnya.. Dengan mengandaikan ilmu gerakan tubuhnya yang enteng dan lincah Lim Hankim berkelit terus dari serangan-serangan musuh.com/ Belum sampai ujung kepalannya mengenai sasaran.lapis.. Cukup dilihat dari serangannya ini bisa diketahui tenaga pukulannya betul.lapis. dalam waktu singkat seluruh udara diselimuti desingan angin pukulan yang menderu-deru dan bayangan pukulan yang ber. Diam-diam Lim Han-kim memuji kehebatan lawannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. si kepalan baja Ku Hui salah menduga lawannya telah dibuat pecah nyali oleh kehebatan pukulannya. Tujuh gebrakan kemudian si kepalan baja Ku Hui sudah dibuat kalang kabut oleh serangan Lim Han-kim. di samping itu dia andaikan ilmu memotong urat untuk membendung gerak serangan lawan.betul sangat hebat." Cepat-cepat dia mengegos ke samping untuk menghindarkan diri dari gempuran dahsyat itu.. pikirnya: "Nama besar si kepalan baja ternyata bukan nama kosong belaka.

. sepasang alis mata Lim Han-kim mulai berkerut. memaksa dia untuk mau tak mau merubah gerak serangannya. sekalipun permainan kepalannya praktis terkunci mati oleh ancaman Lim Han-kim. pikirnya: "Goblok amat orang ini. seandainya Lim Han-kim berniat mencelakai jiwanya. semestinya ia segera hentikan serangan dan mengaku kalah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. permainannya segera berubah. Dengan susah payah ia bertarung terus habis-habisan.com/ mampu dikembangkan lebih jauh.. ia segan mengaku kalah." Berpikir begitu. kinipermainan kepalannya betul-betul sudah terbendung mati oleh ancaman Lim Han-kim sehingga praktis ia tak sanggup melepaskan ancaman maupun serangan balasan lagi. Kembali berapa gebrakan berlalu dengan susah payah. Namun Kui-Hui yang ingin menang tak mau menyerah dengan begitu saja. ia merasa setiap kali serangannya hendak dilontarkan ujung jari musuh selalu sudah mengancam datang lebih dulu.. setelah terperosok dalam situasi begini. mungkin sedari tadi ia sudah terluka oleh ilmu pemotong urat anak muda tersebut. sambil memutar tangan kanannya sebuah sentilan maut 581 . mungkin dia tak akan menyudahi pertarungan ini secara baik-baik. dalam keadaan seperti ini. Bila berhadapan dengan orang lain. tampaknya kalau tidak diberi sedikit pelajaran.

saudara Ku memiliki ilmu ki-na-jiu-hoat yang hebat.. buru-buru ia maju menyongsong dan berseru sambil tertawa terbahak: "Ha ha ha ha..com/ dilepaskan. Berhasil dengan pukulannya. Lim Han-kim segera melompat mundur sejauh empat lima depa dari posisi semula. Untung saja Lim Han-kim tidak berniat mencelakai jiwanya. kemampuan kalian berdua benarbenar berimbang. Han si-kong kuatir si kepalan baja Ku Hui tak sanggup menahan rasa mendongkol ini karena kekalahannya hingga nekad beradu jiwa. BAB 18. Diam-diam ia salurkan hawa murninya untuk memper582 ... sehingga dalam sentilan tersebut ia tidak menggunakan tenaga sepenuhnya. separuh badannya seketika menjadi kaku. Biarpun sudah cukup bagi si kepalan baja Ku Hui untuk menderita kerugian besar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seluruh lengan kanan itupun tak mau menurutiperintahnya lagi dan terkulai lemas." sementara itu si kepalan baja Ku Hui berdiri termangu sambil mengawasi wajah Lim Han-kim tanpa berkedip. Menguak Rahasia Di Tepi Hutan. ia merasa urat nadi pada lengan kanannya terhantam keras-keras.

maka setelah menderita kekalahan ia mengakui kekalahannya secara jantan." Lim Han-kim sendiri hanya berdiri serius tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Ke-kalahan kali ini benar-benar kekalahan yang ikhlas. ilmu silat yang dimiliki saudara Lim memang sangat hebat dan jauh di atas kemampuanku " Tiba-tiba ia merangkap tangannya di depan dada dan memberi hormat kepada Lim Han-kim.." sahut Lim Han-kim sambil membalas hormat "Aku hanya bernasib lebih baik sehingga beruntung bisa menangkan satu jurus darimu. Maka sambil menggelengkan kepalanya berulang kali ujarnya: "llmu silatnya jauh lebih hebat daripada kepandaianku Aaai. Kemenangan macam ini tidak terhitung apa-apa. Nyata sekali apa yang dipikir dan apa yang dijalankan memang satu arah..." 583 . kemudian ujarnya lagi: "saudara Han tidak usah mungkir lagi." "saudara Lim tidak usah merendah. sampai lama sekali ia baru bisa menggerakkan lengan kanannya itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. si Kepalan baja Ku Hui berpaling memandang Han sikong sekejap. Kalau sebelum bertarung tadi sikapnya angkuh dan jumawa.com/ lancar peredaran darahnya.. Tepat sekali ucapanmu.padahal aku harus mengaku kalah sejak tadi. "Tidak berani.. walaupun orang ini rada bodoh namun ia termasuk polos dan terus terang..

" "Terima kasih. "Pepatah kuno bilang. terima kasih.betul luar biasa. kalau tidak bertempur maka tak akan saling mengenal Mari kita cari tempat untuk minum beb erapa cawan. kau adalah jago lihai pertama yang pernah kujumpai selama ini.." usul Han si-kong. paling cocok kalau kita berburu beberapa ekor binatang liar. ke manapun pergi aku selalu membawa persediaan satu guci. Hanya sayang kita tak punya hidangan sebagai teman minum arak.com/ Lim Han-kim tersenyum. biar aku yang mentraktir untuk merayakan perkenalan kalian berdua." "Kalian berdua tak usah saling merendah lagi.. Pasti nikmat dan menyenangkan" 584 . "Kemudian kita bikin api unggun dan memang gang hasil buruan itu sambil minum arak. aku merasa kagum sekali. Wooow.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ku Hui segera tertawa." "Di tengah hutan belantara yang begini sepi." "Di tengah gunung. "Ilmu kepalan saudara Ku benar-benar kuat dan dahsyat. ilmu silat saudara Lim betul. "Selama hidup aku hanya mempunyai satu kesenangan yaitu arak wangi." sela Han si-kong kemudian sambil tertawa. ke mana kita akan mencari rumah makan?" tanya Lim Han-kim.

serunya kemudian sambil tertawa: "Ilmu sambitan dari saudara Han betul.com/ "Ehm." seru Ku Hui. Kalau kejadian ini 585 . biarpun dilepaskan dalam kegelapan ternyata bisa mengenai sasaran dengan tepat. kemudian meneruskan "Di sebelah sana terdapat hutan belantara yang cukup luas. selapis batu kerikil segera berhamburan ke udara disusul dengan rontoknya beberapa ekor burung." Ha bis berkata ia berangkat lebih dulu menuju ke hutan tersebut setelah tiba di tengah hutan. Menggunakan kesempatan itulah Han si-kong mengayunkan tangannya berulang kali. mungkin kita bisa peroleh beberapa ekor buruan di situ. Tiga ekor ayam hutan ini cukup buat kita bertiga isi perut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.betul luar biasa. ia celingukan sekejap di sekitar situ. batu itu melesat menembusi hutan mengejutkan kawanan burung yang segera beterbangan. Ku Hui segera memburu ke dalam hutan dan muncul kembali sambil menenteng tiga ekor ayam hutan. betul Usul ini memang bagus sekali. Ku Hui segera berbungkuk mengambil sebutir batu kemudian disambitkan ke dalam pepohonan Diiringi suara desingan tajam." "sangat memalukan padahal aku telah melepaskan enam biji batu gunung tapi nyatanya cuma tiga ekor burung yang berhasil kujatuhkan.

segulung bau arak yang sangat tebal segera menyelimuti seluruh angkasa dan menusuk penciuman setiap orang.. tapi merupakan arak pilihan berusia di atas seratus tahun yang cukup bagi kita bertiga untuk minum sampai mabuk. 586 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mereka bertiga pun masuk ke dalam hutan untuk mengumpulkan ranting.... setelah itu mereka cari tempat di luar hutan dekat sebuah batu besar untuk duduk." sambil berkata ia membuka penutup kantung kulit itu." "Padahal kemampuanmu itu sudah luar biasa. Kemudian Han si-kong membungkus ketiga ekor ayam hutan itu dengan lumpur dan dimasUkkan ke dalam api unggun untuk dibakar.com/ sampai tersiar ke luar. walaupun tidak terlalu banyak jumlahnya.. tentu kawan-kawan umat persilatan akan mentertawakan aku. memasang api unggun dan mulai bekerja membersihkan ketiga ekor ayam hutan itu.." kata Ku Hui.ranting kering. sementara Ku Hui mengeluarkan sebuah kantung kulit dari sakunya dan berkata sambil tertawa: "Di dalam kantung kulit ini masih tersimpan arak wangi seberat tiga kati..

silahkan minum seteguk dulu untuk mencicipi bagaimana rasanya arak ini.." si kepalan baja Ku Hui tertawa terbahak-bahak. arak wangi.." Han si-kong tidak menampik lagi. diambilnya kantung kulit itu dan sekaligus meneguk tiga tegukan besar. arak wangi...com/ sambil menelan air liurnya berulang kali. begitu kerasnya suara tersebut hingga bergema di seluruh bukit. Lebih baik kita minum langsung dari kantung.. setelah arak masuk perut." "saudara Lim." si kepalan baja Ku Hui segera menyodorkan kartung kulit itu sambil ujarnya: "Di tengah hutan begini tak ada cawan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian pujinya berulang kali: "Bagus sungguh bagus Benarbenar arak bagus.." kata Ku Hui kemudian sambil berpaling ke wajah Lim Han-kim.. "Bagaimana kalau ikut minum satu te-gukan?" "Aku jarang sekali minum arak. saudara Han. tampaknya tak mungkin bisa mengimbangi kalian berdua. ketika ia berpaling 587 . ia sambut kantung kulit itu dan meminumnya satu tegukan. Tiba-tiba saja Lim Han-kim menangkap di balik suara tertawa itu terselip nada yang aneh. gelak tertawa mereka terdengar makin nyaring. Han si-kong mengomel: "Waaah. cukup dari baunya saja sudah membuat air liurku bercucuran.

sahutnya sambil menyeka air mata dari wajahnya: "Aku bukan sedih karena masalah pribadiku..." Berbeda dengan Han si-kong yang sudah lama melakukan perjalanan dalam dunia persilatan sehingga pengetahuan dan pengalamannya sangat luas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Kalau tidak.. hingga setelah meneguk beberapa tegukan arak tadi.com/ tampaklah Ku Hui sudah menangis tersedu-sedu." setelah itu ujarnya dengan suara keras: "Saudara Ku. ia tak bisa menahan diri lagi dan melampiaskan ke luar seluruh gejolak emosinya Karenanya ia mendeham dulu beberapa kali membuat si kepalan baja Ku Hui agak sadar "dulu dari pikirannya yang kabur. dipenuhi perasaan kesal yang meluap-luap.. begitu melihat mimik muka Ku Hui. sebenarnya persoalan menyedihkan apa yang mencekam perasaanmu hingga kau tak bisa mengendalikan diri? Dapatkah kau memberitahukan kepadaku?" si kepalan baja Ku Hui berhenti menangis. ia segera tahu kalau dalam hati kecilnya orang itu sedang. tanpa terasa pikirnya: "jangan-jangan orang ini memiliki penyakit aneh. ia menangis dengan amat sedihnya.." 588 . kenapa sebentar menangis sebentar tertawa? Apa maksudnya. entah sejak kapan suara tertawanya ternyata sudah berubah menjadi isak tangis. Diam-diam Lim Han-kim merasa terkesiap. Tampak air matanya bercucuran amat deras.

" Mendengar persoalan telah kembali ke rel yang sebenarnya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aku menangis untuk Thian-hok sangjin. sepanjang hidup kami hanya dua orang yang kami kagumi. akan tetapi Thian-hok Sangjin pernah menyelamatkan jiwa kami bertiga... Kini kami saksikan dia pergi mengikuti siluman perempuan tersebut menuju istana racun. bagaimana mungkin kami dapat mengendalikan rasa sedih dan kesal dalam hati kami?" 589 ." "Dua orang yang mana?" "Yang satu adalah Thian-hok sangjin. cepat dia menyambung: "Di mana sih letak kelebihan Thian-hok sangjin sehingga pantas bagi saudara Ku untuk menangisi baginya?" "Kami tiga orang gagah Juan-tiong-sam-gi sudah puluhan tahun lamanya malang melintang dalam dunia persilatan.com/ "Lantas saudara Ku bersedih hati untuk siapa?" tanya Han si-kong keheranan. tapi tak berdaya menyelamatkan jiwanya. walaupun Ciu tayhiap adalah seorang tokoh yang sangat dihormati setiap orang. Lim Han-kim merasa semangatnya berkobar kembali. sedang yang lain adalah si Hakim berwajah besi Ciu Huang pendekar Ciu. oleh sebab itu dalam hubungan persahabatan hubungan kami dengan Thian-hok sangjin terhitung lebih akrab.

Konon tempat itu adalah sebuah tempat yang amat gersang dan berbahaya. tawon beracun dan lain sebagainya. cukup dilihat istananya saja sudah membuat hati orang bergidik" "Benarkah di kolong langit terdapat tempat semacam ini?" seru Lim Han-kim setengah tak percaya. atau dengan perkataan lain. ular beracun. aku percaya ia tentu mempunyai perhitungan sendiri yang matang. "Benar-benar terjadi Malahan lotoa kami berkesempatan menyaksikan dengan mata kepala sendiri. segala keanehan mungkin teejadi...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Biar pun aku tak pernah berkunjung ke istana racun. jangan sebut dulu penghuni istana itu. jadi tak mungkin salah. kita tak boleh tak percaya kalau benar590 . Aaaai-.com/ "Thian-hok sangjin sendiri yang rela mengikuti perempuan tersebut menuju ke istana racun. bukan saja tidak tampak aneka tumbuhan bahkan dipenuhi pelbagai jenis binatang beracun seperti kelabang. istana beracun itu dikelilingi oleh beribu-ribu jenis makhluk beracun itu. Pokoknya hampir semua binatang beracun terdapat di sana. namun sudah sering mendengar lotoa kami membincangkan masalah tersebut." Cepat-cepat Ku Hui menggeleng. kalajengking." "Di kolong langit yang maha luas.

kembali terusnya: "Tapi ada satu hal yang kuketahui secara pasti. serunya: "saudara Ku. Aku percaya saudara Ku pasti mengetahuinya bukan? Bersediakah kau memberitahukan kepada kami berdua?" Si kepalan baja Ku Hui agak tertegun. bau harum mulai tersiar menyengat 591 .. aku sendiri pun kurang jelas. dari mana kau bisa mengatakan bahwa kepergian Thian-hok sangjin ke istana racun kali ini adalah demi keselamatan jiwa umat persilatan di seluruh kolong langit?" sementara itu ketiga ekor ayam hutan yang dibakar sudah matang.." kata Han Si-kong menimpali Berkilat sepasang mata Lim Han-kim. Setelah memandang Ku Hui sekejap. Di balik tindakannya itu tentu terselip sebab-sebab tertentu...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. "Kalau soal ini. yakni kemauan Thian-hok sangjin berangkat ke istana racun bukan disebabkan masalah dendam pribadi." setelah berhentik sejenak.com/ benar ada tempat semacam itu. katanya lagi: "Thian-hok Sangjin rela mengantar diri ke istana racun. sebaliknya ia justru berkorban demi keselamatan umat persilatan di seluruh kolong langit. kalau toh kau tidak mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. Coba bayangkan ada berapa orangkah di dunia ini yang berjiwa sebesar dia?" Berkerut sepasang alis mata Lim Han-kim.

Begitulah. ujarnya kemudian sambil tertawa: "Ehmmm.. bau harum makin menusuk hidung. dan tanpa sungkan disikatnya daging ayam itu sambil katanya kepada Lim Han-kim: "Lote. setelah itu diambilnya lagi sepotong dan langsung digigit. melepaskan lumpur yang membungkus di luarnya. Kakek itu mengambil dua potong ayam dan dibagikan kepada Ku Hui serta Lim Han-kim. mari kita makan dulu sebelum meneruskan pembicaraan" Melihat dua orang rekannya makan dengan penuh kenikmatan. harum nian ayam ini. membersihkan bulunya dan merobek robek ayam itu menjadi berapa bagian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... Tindakan Han si-kong dengan menyodorkan potongan ayam hutan itu tak lain adalah menyelamatkan dia dari malu. maka tanpa banyak bicara lagi dia pun ikut menyikat daging ayam itu. sambil menikmati daging ayam dan meneguk arak wangi ketiga orang itu melewatkan malam yang dingin dengan penuh kegembiraan sepanjang menikmati hidangannya Ku Hui putar otak tiada habisnya 592 . timbul juga rasa lapar Lim Han-kim.com/ penciuman Han si-kong segera mendongkel ke luar ayam-ayam itu dari balik api. ayoh makan dulu sebelum meneruskan pembicaraan" Waktu itu sesungguhnya Ku Hui sedang terpojok dan tak mampu menjawab pertanyaan Lim Han-kim.

benar.. sampai habis seekor ayam.. jawaban belum juga ditemukan Han si-kong yang berpengalaman segera dapat merasakan kegelisahan rekannya itu dari perubahan mimik wajahnya. buru-buru sahutnya: "Yaaa. membuat lelaki ini menjadi semakin gelisah dan tak tenang.. 593 ." Ia berbatuk-batuk sebentar lalu meneguk arak wanginya. maka dia pun bertanya: "Apakah saudara Ku sedang menjalankan perintah saudaramu?" Pertanyaan ini segera menggerakkan otak Ku Hui. sebaliknya Lim Han-kim dengan pandangannya yang tajam mengawasi terus gerak-gerik Ku Hui. Aku memang sedang melaksanakan perintah toako. Pada dasarnya ia memang agak bodoh sehingga dalam cemasnya ia semakin tak peroleh jawaban yang lebih tepat untuk menghadapi pertanyaan orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aku mendapat perintah datang ke sini untuk mengawasi gerak-gerik Thian-hok sangjin." "Kalau begitu saudara Ku benar-benar tidak mengetahui latar belakang di balik persoalan ini?" tanya Lim Han-kim.. setelah itu melanjutkan. sebentar lagi aku harus pulang untuk memberi laporan.com/ berusaha mencarikan jawaban yang tepat untuk menghadapi pertanyaan Lim Han-kim tadi..

Bila saudara Lim ingin mengetahui kejadian yang sebenarnya. banyak akal dan sempurna dalam ilmu sastra maupun ilmu silat. sahutnya cepat: "sekalipun aku tidak mengetahui latar belakang di balik persitiwa ini." jawab Ku Hui setelah berpikir sebentar.. lebih baik kau ikut aku bertemu dengan toako" "jadi mesti berangkat ke Juan-tiong?" "Tidak usah. "Tidak terlalu lama. namun tak salah lagi jika kukatakan kepergian Thian-hok sangjin kali ini ke istana racun adalah demi keselamatan umat persilatan. masih berapa lama lagi hari pertemuan kalian?" tanya Han si-kong kemudian.ciu. Kau tak perlu ke Juan-tiong. hanya lotoa mereka seorang yang cerdik. Mereka berangasan dan gampang naik emosi. "selewatnya malam ini paling banter tinggal tiga hari.com/ Si kepalan baja Ku Hui menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal." 594 . tidak terlalu lama. sebab ketika berangkat ke mari aku telah berjanji dengan kedua saudara angkatku untuk bersua di rumah makan Ki-englo di kota si. "saudara Ku..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Rupanya orang kedua dan ketiga dari orang gagah Juan-tiong adalah orang-orang yang polos dan agak bodoh.

" Dia angkat kepalanya memandang rembulan di angkasa. bahkan mempunyai kesempatan memenangkan pertarungan itu. tapi niat tersebut diurungkan kemud ian. Dia mendongakkan kepalanya memandang rembulan di angkasa dan menghembuskan napas panjang. suatu masalah yang maha penting yang telah memaksa Thian-hok sangjin menyerahkan diri secara sukarela.racun. namun mengandalkan ilmu silat yang dimiliki Thian-hok sangjin serta kemampuan si kakek dari marga Pek itu sesungguhnya sudah cukup untuk menandingi kemampuan Dewi seratus.. Di balik semua kejadian ini tentu terdapat rahasia yang sukar diutarakan. 595 . Tapi nyatanya ia rela menyerah dengan begitu saja dan berangkat ke istana racun secara ikhlas.com/ "Kerelaan Thian-hok sangjin mengikuti perempuan itu menuju ke istana racun benar-benar merupakan kejadian yang di luar dugaan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sudah pasti disebabkan alasan-alasan yang mengejutkan hati." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti hendak mengatakan sesuatu.. Aku percaya sekalipun tindakannya itu bukan demi menyelamatkan jiwa umat pesilatan di kolong langit.. lalu setelah menghela napas panjang terusnya: "Perempuan yang duduk di atas tandu itu meski pandai menggunakan benda beracun.

mungkin dalam dunia persilatan saat ini sudah tiada nama Juan-tiong-sam-gi lagi.. Bersediakah kau memberi penjelasan?" "Thian-hok sangjin pernah menyelamatkan jiwa kami tiga orang gagah dariJuan-tiong. kecuali saudara angkatku itu." Lim Han-kim tersenyum." Tampaknya ia harus bersusah payah untuk mengungkapkan beberapa patah kata itu. Asal kita berangkat ke si-ciu dan menjumpai toakoku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Andaikata ia tidak tampilkan diri untuk menolong. walaupun kau tidak mengetahui latar belakang kerelaannya menuju ke istana racun. saudara Ku. tentu kau sangat mengetahui watak serta tabiat Thian-hok sangjin pada masa hidupnya. maka latar belakang peristiwa ini pasti akan segera kau ketahui. Aku pikir hubUngannya dengan kalian tiga orang gagah dari juan-tiong tentu akrab sekali. akhirnya setelah meneguk beberapa tegukan arak. Bukan aku sengaja menyombongkan diri...com/ si kepalan baja Ku Hui melirik Lim Han-kim sekejap. "Gara-gara Thian-hok sangjin menyerahkan diri masuk ke istana racun. saudara Ku telah menangis dengan begitu sedihnya. kemudian ujarnya pula: "saudara Lim tak usah cemas. baru ia meneruskan: "saudara 596 . mungkin di kolong langit sudah tiada orang kedua yang mengetahui latar belakang peristiwa itu. Selesai bicara ia terbatuk-batuk berapa saat.

terus terang saja kukatakan. dia pun bangkit berdiri "Bagaimana? saudara Lim hendak pergi?" tegur Ku Hui.com/ Lim. setelah menghela napas panjang katanya: "Aaai.betul ingin mengikuti jejak Thian-hok sangjin dengan mengunjungi istana racun di tempat gersang itu" Berbicara sampai di sini. sehingga gara-gara ini beberapa orang sahabat karibku dalam dunia persilatan memanggilku sebagai si kepalan baja berhati batu. dia berpengalaman pintar. banyak akal dan tahu membaca keadaan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. terhadap akal muslihat segala macam aku benar-benar tidak mengerti bahkan memahaminya. namun rasa ingin tahunya telah terpancing oleh pelbagai kejadian aneh dalam dunia persilatan ini.. aku masih ada urusan penting yang mesti segera diselesaikan sekarang juga aku hendak pulang ke kota Kim-leng" Ku Hui segera menjura." Walaupun Lim Han-kim baru terjun ke dalam dunia persilatan. 597 . Berbeda sekali dengan lotoaku itu. sehingga selama ini semua tindak-tanduk kami selalu diatur oleh lotoa kami itu.. "Yaa. seandainya aku tak ingin buru-buru kembali ke kota Kimleng.. aku betul.

" "Terima kasih juga untuk arak wangimu malam ini.. selesai bicara ia balik badan dan berlalu dengan langkah lebar. meskipun persoalannya sudah agak terlambat. Aku tidak mengantar lebih jauh. bila kebetulan lewat diJuan-tiong. " Hendak ke mana kita?" Lim Han-kim menghela napas panjang. aku rasa saudara Ku juga tak perlu berdiam lebih lama lagi di sini. Lebih baik cepat-cepat temui kakakmu agar rencana pertolongan segera disusun.com/ "Bila saudara Lim tidak keberatan." bisiknya kemudian." sambil tertawa Han si-kong mengulapkan tangannya lalu segera melakukan perjalanan. "Lote." sahut Lim Han-kim sambil balas memberi hormat. Aku percaya kakakmu yang cerdik pasti punya rencana yang jitu. namun aku tak bisa tidak mesti mengerahkan segenap 598 .. Aduh. aku pun hendak mohon diri juga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Kalian berdua baik-baiklah menjaga diri dijalan. Dalam sekejap mata ia sudah berada puluhan kaki jauhnya menyusul di sisi Lim Han-kim. "Aaai. Buru-buru Han si-kong memberi hormat pula kepada Ku Hui seraya berkata: "Sekarang Thian-hok sangjin telah berangkat ke istana racun. jangan lupa mampir ke rumahku.

ibuku sudah wanti-wanti berulang kali. "Kepergian kita kali ini meski bisa temukan Lik-ling dan merampas balik obat jinsom berusia seribu tahun itu. Aaaai." "Lote. sebelum meninggalkan rumah. Aaaai. 599 .. ada yang menghormatinya seperti dewa tapi ada juga yang bencinya sampai merasuk tulang. mati hidup sukar di-duga. setiap umat persilatan yang menyinggung tentang dia. entah bagaimana aku mesti memberi laporan kepada ibuku nanti.. "Perlu diketahui." "Bagus sekali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seorang jago yang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. kau tak usah kelewat menyesali diri sendiri. Aku juga hendak balik kepesanggrahan Tho-hoa-kit untuk membuat perhitungan dengan Lik-ling si budak busuk itu. ia bilang obat jinsom itu punya pengaruh yang sangat besar dengan keselamatan seseorang." Lim Han-kim tertawa sedih. tak nyana aku telah menghilangkannya sehingga mengakibatkan jiwa Ciu tayhiap terancam." bujuk Han si-kong sambil menghela napas pula. sebaliknya Ciu tayhiap sudah puluhan tahun lamanya tersohor dalam dunia persilatan. mungkin tidak ada waktu lagi untuk menyelamatkan jiwa Ciu tayhiap.com/ tenaga dan pikiran yang kumiliki untuk menemukan kembali obat jinsom berusia seribu tahun itu.

maaf jika aku banyak bertanya.com/ Ada sementara orang yang menguatirkan keselamatanjiwanya dan selalu mohon kepada Thian agar melindungi jiwanya..." setelah berhenti sebentar. dia pun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain. tiba-tiba ia seperti teringat dengan suatu persoalan yang sangat penting. tak nanti aku sampai dipecundangi Han-gwat si budak kecil itu sehingga obat mustikaku tercuri." 600 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." "ooooh. "Yang kuketahui hanyalah melaksanakan perintah dari ibuku. tapi tidak sedikit yang mengutuk dan menyumpahi-nya. kembali lanjutnya: "Lote. Apa sih hubunganmu dengan Ciu tayhiap itu sehingga kau bersedia mempertaruhkan jiwa untuk menghantarkan obat mustika itu untuknya?" Lim Han-kim menggelengkan kepalanya berulang kali.. mati atau hidup memang sama-sama susahnya. Bila seseorang telah berada dalam situasi macam begini." sahut-nya. "Kalau begitu kepergian lote kali ini merupakan perjalanan perdanamu mengarungi dunia persilatan?" "Tepat sekali. "Aku sendiri pun kurang jelas. Aaaai... rupanya begitu" Han Si-kong manggutmanggut.. seandainya aku memiliki sedikit saja pengalaman dalam dunia persilatan.

com/ "Setahuku. kau sudah mempunyai persiapan yang matang" "Terima kasih atas kesediaanmu. pil jinsom berusia seribu tahun itu memang benar-benar hasil racikan dari Phang Thian-hua. namun berdasarkan analisaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku siap mendengarkan. " Han Si-kong angkat kepalanya memandang rembulan dan bintang yang bertaburan di angkasa. obat mustika yang ada di dunia saat ini tak satu pun yang bisa menangkan obat Jinsom seribu tahun hasil racikan si dewa Jinsom Phang Thian-hua. setelah itu bisiknya: "Sementara menempuh perjalanan." Han si-kong mendehem beberapa kali untuk memperlancar tenggorokannya. Semisalnya obat itu bisa diperoleh secara gampang. tak nanti ibuku akan berpesan berulang kali serta mengirimku sendiri untuk menempuh perjalanan jauh . agar di kemudian hari bila bertemu dengan jago tangguh. baiklah aku beritahu sedikit tentang pengetahuan dunia persilatan kepadamu. setelah itu baru ujarnya: 601 . boleh aku tahu apakah jinsom seribu tahunmu itu merupakan hasil racikan dari Phang Thian-hua?" "Walaupun aku kurang begitu mengerti tentang keadaan yang sesungguhnya.

.com/ "Dalam dunia persilatan saat ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebentar muncul sebentar menghilang.. diam-diam pikirnya di dalam hati: "orang ini kecuali berwatak agak berangasan sesungguhnya tak hilang sifat adil dan jujurnya. Thiang-hok sangjin.. dialah terhitung jago yang paling banyak membunuh orang. orang yang memiliki kedudukan dan nama paling tinggi adalah Ciu tayhiap Ciu Huang." Mendadak satu ingatan melintas dalam benak Lim Han-kim. Tapi keempat orang itu jarang sekali saling berhubungan nama yang diperoleh pun berbeda. si dewa jinsom Phang Thian-hua dan Datuk sepuluh penjuru Siang Lam-ciau. ia jarang sekali bergerak dalam dunia persilatan sehingga tidak banyak jago silat angkatan muda yang mengetahui nama besarnya. sebaliknya Ciu Huang Ciu tayhiap ibarat naga sakti yang tampak kepalanya tak tampak ekomya. tapi ada pula yang menganggapnya sebagai duri dalam daging.jejaknya sukar diikuti lagi pula tidak senang mencampuri urusan orang lainDi antara keempat orang itu. tapi namanya juga paling termashur sehingga ada sementara orang memandangnya sebagai Buddha penyelamat kehidupan. seperti Thian-hok sangjin. Kalau diingat bagaimana ibuku memerintahkan aku untuk menempuh perjalanan jauh. lalu suhu mengambil resiko sampai terluka parah 602 . terlepas dari kesembilan partai besar.

. Paling senang mencampuri urusan dunia yang tak adil." "Kalau begitu dia adalah seorang tokoh yang baik sekali?" "Yaa. Yaa.com/ gara-gara sebotol pil jinsom seribu tahun dan kejadiankejadian lain. dia adalah seorang pendekar besar yang pantas dihormati semua orang memanggilnya Ciu tayhiap dan tak ada yang memanggil namanya. sehingga karena kebiasaannya itulah ia dipanggil orang sebagai Hakim sakti.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tentang kaum persilatan pun Locianpwee memahami bagaikan melihat jari tangan sendiri Bersediakah kau memberikan tanggapan tentang watak serta tabiat Ciu tayhiap. atau bisa juga dia adalah sahabat karib suhuku. iapun bertanya: "Locianpwee mempunyai pengetahuan yang amat luas. dari sini bisa disimpulkan betapa hormatnya umat persilatan terhadapnya. orangnya jujur. Ciu Huang?" "llmu silatnya maha sakti. Tentu antara aku dengan ciu Huang mempunyai kaitan hubungan yang amat besar. kenapa tidak kugunakan kesempatan ini untuk menyelidiki wataknya?" Berpikir sampai disitu.. adil dan tidak berat sebelah." 603 . rasanya semua peristiwa ini di luar kebiasaan.

.com/ "Lantas bagaimana pula dengan tabiat si Dewa jinsom Phang Thian-hua?" "Phang Thian-hua seorang jago yang senang menyendiri sepanjang hidupnya ia amat jarang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. dapat membangun bangunan yang penuh dengan 604 . Walaupun hanya rerumputan atau pepohonan. semuanya mengandung hawa pembunuhan yang mengerikan selama puluhan tahun terakhir ini belum pernah kudengar ada jago silat yang berhasil masuk keluar dari perkampungan Pit-tim-san-ceng dengan selamat tanpa seijin Phang Thian-hua." "Phang Thian-hua memiliki kepandaian yang luar biasa. Bukan cuma paham ilmu pengobatan dan pertabiban bahkan dia pun menguasai ilmu tanah dan bangunan perkampungan Pit-tim-san-ceng yang dibangunnya penuh dilengkapi aneka alat rahasia yang memiliki perubahan tak terduga. sedang diriku pribadi belum pernah mengunjungi perkampungan itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." "Aaah. pernah kah Locianpwee mengunjungi tempat itu?" "Aku hanya pernah mendengar cerita yang beredar dalam dunia persilatan. tapi kecerdasan serta kehebatan ilmu silatnya merupakan orang paling top dalam seratus tahun belakangan ini.

. tapi bagaimana jika ilmu silatnya dibandingkan dengan kemampuan ciu tayhiap?" "Waah..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Kalau menurut pandangan Locianpwee pribadi?" "Kalau lote tetap ingin tahu. kalau soal ini. kalau soal ini. Kini.duel.. Kehebatannya tiada tandingan.. tak tertahan lagi ia bertanya lebih lanjut: "siapa pula tokoh silat yang disebut Datuk sepuluh penjuru siang Lam-ciau? Kenapa namanya bisa disejajarkan dengan si dewa jinsom Phang Thian-hua.. terusnya: "ilmu silat yang dimiliki kedua orang ini telah mencapai puncak kesempurnaan... tapi sesudah mendehem beberapa kali.com/ alat rahasia. rasanya sulit bagi kita orang awam untuk menentukan siapa yang lebih mengungguli siapa. aku hanya bisa mengatakan kepandaian mereka berimbang... menguasai ilmu pertabiban dan obatobatan. Kalau kedua orang itu tidak saling berhadapan dan melakukan ." Han si-kong agak gelagapan." Tampaknya Lim Han-kim sudah terpancing oleh rasa ingin tahunya setelah mendengar penuturan Han si-kong yang panjang lebar tentang dunia persilatan. Ciu tayhiap serta Thian-hok sangjin?" "Bila kita harus membedakan mereka menurut tingkatan dalam dunia persilatan semestinya kedudukan 605 .

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han si-kong segera tertawa terbahak-bahak 606 . ia sudah bertahun-tahun tak pernah memUnculkan diri dalam dunia persilatan sedang jagoan yang benar-benar pernah bersua dengannya juga sangat sedikit.. tepat sekali.. dalam dunia persilatan selalu muncul surat hasil tulisannya yang berisikan ramalan-ramalan yang mengejutkan bahkan ramalannya selalu tersebar dengan cepat dalam dunia persilatan. bukankah kemampuannya sudah melebihi dewa?" seru Lim Hankim dengan nada penuh ragu. tak satu pun ramalannya yang meleset.com/ siang Lam-ciau masih setingkat lebih tinggi bila dibandingkan dengan ciu tayhiap atau Phang Thian-hua. tapi sudah pasti menggetarkan suatu wilayah tertentu." "Apakah ramalannya selalu tepat?" tanya Lim Han-kim keheranan "Yaa." "Bila apa yang Locianpwee katakan benar." "Apakah Datuk sepuluh penjuru masih hidup segar bugar dalam dunia persilatan hingga detik ini?" desak Lim Han-kim. kalau soal itu aku kurang jelas. Walaupun tidak selalu tersebar luas sampai utara maupun selatan sungai besar. Tapi anehnya setiap jangka waktu tertentu. "Waaah..

. Tapi dengan berlalunya sang waktu. Rahasia yang penuh diliputi misterius ini membuat siapa saja tak habis mengerti. malahan ada yang membuang banyak tenaga untuk menyelidiki palsu aslinya tulisan itu. rahasia tersebut mungkin tetap akan menjadi teka-teki hingga akhir jaman.com/ "Hahahaha. tentang masalah tersebut selama puluhan tahun terakhir ini sudah begitu banyak orang yang menaruh rasa ragu dan curiga. tapi akhirnya tak seorang pun yang berhasil mengungkap teka teki ini." Pelbagai pertanyaan segera berkecamuk dalam benak Lim Han-kim. daya tarik umat persilatan terhadap persoalan ini pun makin surut.. kau tak usah banyak pikir lagi. taktahan ia bertanya lagi: "Masa di kolong langit tak ada ahli tulisan yang bisa membedakan asli tidaknya surat itu hasil karya siang Lam-ciau atau bukan?" 607 . Ada pula yang mengembara sampai ke ujung dunia untuk menyelidiki jejak si Datuk sepuluh penjuru siang Lam-ciau. apalagi asli tidaknya surat ramalan tersebut memang tulisan siang Lam-ciau atau bukan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Apakah siang Lam-ciau masih hidup di dunia ini atau tidak juga tidak diketahui orang. hingga kini tetap merupakan tanda tanya besar. Menurut pendapatku. lote. tak seorang pun yang bisa menebak secara tepat apakah siang Lamciau masih hidup di dunia ini atau tidak.

apalagi dengan kemampuan kau seorang.hasil karyanya yang telah ada. namun usaha tersebut tak pernah berhasil menentukan kesimpulan. umat persilatan di seluruh kolong langit pernah berkumpul di loteng oi-hokslo.com/ "Yaaa. lebih baik kau lupakan saja persoalan ini untuk sementara waktu. justru di sinilah letak keanehan tersebut..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lalu diundang pula dua belas orang ahli tulisan untuk men-cocokan tulisan dalam surat ramalan itu dengan hasil." "Kalau begitu kita bisa simpulkan tulisan dalam surat ramalan itu memang hasil karya siang Lam-ciau pribadi?" "Tapi setiap jago yang hadir dalam pertemuan itu tidak percaya kalau beliau masih hidup di kolong langit" "Aaaai. selama puluhan tahun sudah begitu banyak jago peras otak dan tenaga untuk memecahkan rahasia ini namun gagal.. "Lote.." ucap Lim Han-kim sambi mendongakkan kepalanya dan menghela napas panjang.." 608 . bahkan dari segala pelosok negeri dikumpulkan hasil karya siang Lam-ciau sebagai bahan perbandingan. kalau begitu aneh sekali.." "Apakah Locianpwee dapat menjelaskan?" "Untuk menentukan asli tidaknya tulisan itu.

aku yakin tulisan itu tentu bukan hasil karya orang lain. Di tahun-tahun pertama penyelidikan peristiwa ini memang menggemparkan dunia persilatan." "Menurutku belasan orang yang ahli dalam ilmu tulisan pun tak bisa membedakan asli tidaknya tulisan dalam surat ramalan itu." sahut Han si-kong sambil tertawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Meski nama siang Lam-ciau masih beredar dalam dunia kangouw namun mati hidupnya sudah tidak menjadi perhatian orang lagi." "Darimana kau bisa tahu?" tanya han si-kong sambil gelengkan kepalanya dan tertawa. orang yang tidak percayapun harus mempercayainya. belum tentu dugaanku benar. Bisa jadi benar-benar hasil karya siang Lam-jau pribadi. persoalan pun jadi memudar sendiri. "Aaaah. tampaknya di balik teka teki ini terkandung suatu rahasia besar yang dapat menggetarkan seluruh umat persilatan. 609 .com/ "Menurut perasaanku. Namun setelah dilakukan penyelidikan selama puluhan tahun tanpa berhasil menemukan sesuatu keterangan. "Tapi sehari rahasia itu belum terungkap. aku hanya berbicara menurut apa yang kudengar." "Tepat sekali. Tak sedikit jago persilatan turut campur.

sudah puluhan tahun persoalan itu menggemparkan dunia namun tak pernah tuntas. mendadak ia percepat langkahnya meneruskan perjalanan..com/ Yang menjadi pusat perhatian justru surat ramalannya yang beredar dalam dunia persilatan sebab selama puluhan tahun setiap ramalannya tak ada yang meleset. "Aaai." 610 . Hanya berdasarkan beberapa tulisan dari orang yang mati hidupnya tidak ketahuan saja sudah cukup menggemparkan dunia persilatan. semua kejadian nyata benar-benar terjadi. "Ha ha ha ha. Ketika fajar mulai menyingsing mereka sudah menempuh perjalanan sejauh seratus lie lebih. Dengan andalkan kemampuan kita berdua mana mungkin rahasia besar ini bisa terpecahkan?" Lim Han-kim menghela napas panjang dan tidak berbicara lagi. Tiba-tiba Han si-kong menghentikan langkahnya sambil berseru: "saudara cilik. kita tak perlu risau garagara persoalan itu." Han sikong tertawa terbahak-bahak. kita harus beristirahat dulu. Dunia benar-benar telah berubah. Kejadian ini benarbenar suatu peristiwa yang memedihkan hati. Begitu tersiar setiap jago pasti mengetahuinya. oleh karena itu surat ramalan itu sudah menjadi panutan umat silat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... saudara cilik. semalaman mereka melakukan perjalanan.. Lim Hankim menghela napas panjang.

Dengan andalkan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki kedua orang itu. cepat. ia bungkam diri Begitulah. belum tentu sempat menyelamatkan jiwa ciu tayhiap.. Menjelang matahari terbenam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. buat apa kau tergesa-gesa? sekalipun kita sudah mendapatkan pil mustika seribu tahun itu sekarang. dalam sekejap mata ia sudah tiba di hadapan kedua orang itu "Berhenti" terdengar gadis itu membentak nyaring. setelah beristirahat sejenak kembali mereka berdua meneruskan perjalanan.. perjalanan dapat ditempuh lebih cepat lagi. saudara cilik. Han si-kong sudah lama berkelana dalam dunia persilatan ia sangat hapal dengan jalanan di sekitar situ. mereka telah tiba di kuil awan hijau di bukit Ciong-sanTampak seorang gadis berbaju hijau yang menggembol pedang dipunggungnya datang menyongsong. ia segera kenali orang itu sebagai adik misan Li Bun-yang dari bukit Hong-san.com/ "Keinginanku untuk pulang sekarang bagaikan anak panah di atas busur. Lim Han-kim berpaling. kalau bisa aku ingin punya sayap dan terbang kembali." Lim Han-kim menghela napas sedih.cepat sapanya sambil menjura: "Nona" 611 ." "Aaai.

kakak misanmu telah pergi kemana?" tanya Lim Han-kim lagi dengan kening berkerut. "Kau benar-benar tidak tahu atau sengaja bertanya untuk mempermainkan aku?" "Tentu saja benar-benar aku tidak tahu. "Dia ada di dalam kuil?" "Tidak ada. tegurnya lagi dingin.com/ "Aaaah Rupanya kau sudah pulang" Gadis berbaju hijau itu berseru keheranan. 612 ." Lim Han-kim sudah tahu kalau gadis ini terbiasa dimanja sejak kecil sehingga tabiatnya agak berangasan.. "Diam-diam kau sudah ngeloyor sampai ke mana? Hmmm Gara-gara kau. kami sampai harus mencarimu di mana-mana. kenapa?" "Tahukah nona. Mendadak wajahnya berubah amat serius. diapun tidak meladeni. buat apa aku permainkan dirimu?" "Dia pergi mencarimu" seru gadis berbaju hijau itu marah. tanyanya sambil tersenyum "saudara Li ada di dalam kuil?" "Kau menanyakan kakak misanku?" seru gadis berbaju hijau itu dengan wajah cemberut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "siapa nona. berani amat bersikap kurang jaar kepadaku?" 613 . kau pergi tanpa pamit masih mendingan. BAB 19. dia melangkah menuju ke kuil.com/ "Apa? Masa ketua kuil iuga tidak ada?" "Hmmm.. Asal Usul Menyangkut Geger Persilatan Baru saja Han Si-kong akan menyusul di belakangnya. siapa sangka gadis berbaju hijau itu maju ke depan dan menghadang jalan perginya.. "Hmmm gara-gara kalian. ia balik menghardik. ketua kuil awan hijau sampai mengutus segenap anak muridnya pergi mencari kalian dimana-mana" Lim Han-kim tidak bicara lagi. adik kesayanganmu juga kabur tanpa pamit" "Apa? Dia juga pergi?" Lim Han-kim makin terkejut. "siapa kau?" bentaknya nyaring. sehingga setiap orang bisa masuk keluar semaunya?" Berubah paras muka Han si-kong. "Kau anggap kuil awan hijau ini tempat macam apa. bahkan tangan kanannya meloloskan pedang yang tersoreng dipunggung dan siap siap melancarkan serangan.

kurang ajar. Biar kejadian hari ini kucatat atas nama gurumu. aku tidak leluasa untuk bertarung melawan seorang bocah perempuan macam kau. pokoknya aku melarang kau masuk kuil ini. ketika mendengar perselisihan itu tanpa terasa ia berpaling.com/ "Kalau kurang ajar kepadamu. tiba-tiba terdengar gadis berbaju hijau itu menghardik. Melihat dua orang itu siap bertarung. maka teriaknya keras-keras: "Locianpwee. memandang wajahku. mau apa kau?" "Kau tahu siapakah aku?" "Perduli amat siapa kau. mohon kau bersabar" Belum habis ucapan itu diutarakan. ia jadi serba salah. serunya: "Dengan kondisiku sekarang. mau apa kamu?" "Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seorang budak ingusan sore juga berani begini takabur kepada-ku. Dengan cekatan Han si-kong berkelit ke samping. "Siapa suruh kau turut campur dalam urusanku" Pedangnya dicabut ke luar dan tanpa membuang waktu langsung ditusukkan ke dada Han si-kong." 614 . Biar aku mewakili ketua kuil awan hijau memberi pelajaran yang setimpal kepadamu" Waktu itu Lim Han-kim sudah masuk ke dalam kuil.

bisa jadi ia akan terluka oleh serangan pedangnya itu. tiba-tiba sebuah kipas telah menangkis ancaman itu bahkan mementalkannya hingga mencelat ke belakang. Lim Han-kim lebih tersipu-sipu lagi. namun dia pun tak bisa berpeluk tangan saja. tiba-tiba dari kejauhan sana berkumandang suara bentakan keras: "Tahan" Menyusul suara bentakan itu tampak sesosok bayangan manusia meluncur datang dengan kecepatan luar biasa. memaksa Han si-kong harus mundur sejauh tiga langkah dari posisi semula. bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dalam sekejap mata telah tiba di hadapan beberapa orang itu Ketika pedang si nona berbaju hijau itu hampir menusuk dada Han si-kong. Terkejut dan gusar segera bercampur aduk dalam benaknya. semua serangan dilancarkan amat ganas dan hebat. Dalam keadaan begini ia merasa tak leluasa untuk mencegah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. secara beruntun gadis berbaju hijau itu telah melancarkan tiga jurus serangan. 615 . sementara anak muda itu berada dalam keadaan serba salah. ia sadar bila tidak membalas. Mimpipun Han si-kong tidak mengira kalau seorang nona kecil berusia empat lima belas tahunan dapat melancarkan serangan pedang dengan jurus seganas dan sehebat itu.com/ sementara beberapa patah kata itu di-ucapkan.

"Anak perempuan tak tahu diri. ia menangis tersedu-sedu. aku mewakilinya mohon maaf. lalu sambil menjura ke arah Han si-kong ujarnya: "Han Locianpwee harap kau sudi memaafkan dirinya karena masih muda dan tak tahu diri. Ternyata orang yang barusan muncultak lain adalah Li Bun-yang. tepat sekali kedatanganmu Aku sedang serba salah dibuatnya" seru Lim Han-kim cepat sambil menjura. Mau apa kau masih berdiri di situ? Cepat mundur" Melihat paras muka Li Bun-yang telah diliputi hawa amarah dan nampaknya betul. Li Bun-yang berpaling memandang Han sikong sekejap. lalu dengan gusar bentaknya kepada gadis berbaju hijau itu. sedikitsedikit cabut pedang menyerang orang. meski dalam hatinya agak takut namun gadis berbaju hijau itu tak rela dimaki di depan orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Perubahan yang sama sekali tak terduga ini kontan saja membuat Lim Han-kim bertiga jadi tersipu-sipu. lalu sambil menutupi mukanya dengan kedua belah tangan." 616 . Li Bun-yang menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang. tiba-tiba ia lempar pedangnya ke tanah.com/ "saudara Li.betul sudah naik darah.

aku yang muda Li Bunyang" "Berapa tahun berselang. sekali pun belum pernah bersua dengan orangnya. paling tidak ia pernah mendengar tentang raut muka serta bentuk wajah orang-orang kenamaan itu. isak tangisnya makin menjadi-jadi.. 617 . aku sudah pernah mendengar nama kongcu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Aaah. ia segera dapat mengenali orang ini sebagai si raja monyet ceking Han si-kong. tak heran kalau banyak tokoh persilatan yang dia kenal.com/ Jangan dilihat Li Bun-yang baru berusia duapuluh empat-lima tahunan. Apa lagi ia sudah terjun ke dunia kangouwpa usia delapan belas tahun. Locianpwee terlalu memuji. oleh karena itulah setelah mengamati bentuk wajah dan tubuh Han si-kong." sementara itu si nona berbaju hijau yang sedang menangis bertambah mendongkol lagi setelah tidak melihat ada orang yang menggubrisnya. tidak berani. ternyata pengetahuan dan pengalamannya sangat luas.. Buru-buru Han si-kong balas memberi hormat sambil menyapa: "Apakah anda adalah Li kongcu dari gunung Hong-san?" "Tidak berani.

jika kau masih menangis terus. Dengan cepat Li Bun-yang melejit ke udara. tampak bayangan manusia berkelebat lewat. mau apa kau? Dunia begini luas. lebih baik kau bujuklah adik misanmu itu agar berhenti menangis. dengan jengkel sahutnya: "Aku sengaja tak mau pulang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu dibisikinya gadis itu dengan suara lirih. aku benar-benar akan menghantarmu pulang ke gunung Hong-san. kenapa aku mesti mengintilmu terus?. tahu-tahu ia sudah menghadang di depan gadis berbaju hijau itu sambil menegur "Kau hendak ke mana?" "Aku datang ke kuil awan hijau sendirian." Dengan wajah dingin kaku dan amat serius Li Bunyang memandang gadis berbaju hijau itu sekejap.com/ Lim Han-kim merasa isak tangis itu sangat menusuk pendengaran dan amat tak sedap di hati. kenapa tak boleh pulang sendirian?" Li Bun-yang gelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang." Diambilnya pedang yang tergeletak di tanah itu. kemudian ancamnya: "Adik Kian. tak tahan lagi katanya kepada Li Bun-yang: "saudara Li. Bisikan itu begitu lirih sampai Lim Han-kim dan Han si-kong pun tak dapat menangkap apa 618 ." Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menurunkan tangannya yang sedang menutupi wajahnya itu. lalu kabur dari situ.

"Bukan cuma lolos dari bahaya maut." Han sikong tertawa terbahak-bahak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. masa kita mesti ribut dengan anak perempuan. mungkin luka Ciu 619 . "sebagai seorang lelaki sejati. kali ini ujarnya dengan suara rendah: "saudara Lim." Li Bun-yang mengalihkan pandangannya ke wajah Lim Han-kim. kini lukanya sudah mulai sembuh. Apalagi usianya masih begitu muda. "Malahan kalau saudara Lim pulang setengah bulan lebih lambat. tapi yang pasti hawa amarah gadis itu hilang lenyap seketika. selamat untukmu. malahan sambil tertawa gembira dia lari masuk ke dalam kuil awan hijau." Walaupun setiap patah kata itu Lim Han-kim dapat mendengar secara jelas. setelah tertawa getir katanya: "Adik misanku ini sudah terbiasa dimanja ibuku sehingga lahiriah kebiasaan yang kurang menyenangkan ha rap Locianpwee jangan mentertawakan" "Ha ha ha ha. Ciu tayhiap berhasil lolos dari bahaya maut. sesudah termangu-mangu berapa saat serunya: "Apa? Ciu Locianpwee sudah lolos dari bahaya maut?" ..com/ yang dikatakan. namun ia tak berani percaya dengan pendengaran sendiri. Pelan-pelan Li Bun-yang menghampiri Han si-kong. memang saatnya untuk berbinal-binal.." kata Li Bunyang sambil tertawa. saudara Li kelewat serius.

.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa lukanya sembuh begitu cepat?" "Tentu saja pil jinsom berusia seribu tahun." Li Bun-yang tersenyum. Pil mustika berusia seribu tahun memiliki kemampuan menghidupkan kembali orang yang telah mati.com/ Locianpwee sudah sembuh total dan pergi meninggalkan kuil awan hijau ini untuk mulai berpesiar" "obat mustika apa yang telah diminum olehnya. aku jadi tak habis mengerti. "llmu pengobatan yang dimiliki Phang Thian-hua tiada tandingannya di kolong langit..... tapi sayang watak Phang Thian-hua sangat dingin dan aneh. mana mungkin keluarga kami memiliki obat mustika sehebat ini?" "Aaai." sekali lagi Lim Han-kim tertegun dibuat-nya. Hampir separuh hidupnya dia benamkan dalam penyelidikannya membuat dan meramu obat-obatan mustika sehingga itulah sebabnya ia disebut orang Dewa jinsom. namun ia tak pernah menggunakan 620 ." "Pil jinsom berusia seribu tahun merupakan obat hasil ramuan si dewa jinsom Phang Thian-hua yang paling mustajab. ujarnya kemudian: "Apakah diperoleh dari keluarga saudara Li di bukit Hong-san. walaupun sepanjang hidupnya menyelidiki ilmu pengobatan.

" "Berita sensasi yang tersiar dalam dunia persilatan tak boleh dipercaya seratus persen. kebanyakan sudah keburu tewas oleh alat jebakan atau barisan Ngo-heng-tin yang maha dahsyat itu. Kalau bukan ingin mencuri obat mustika guna menyembuhkan penyakitnya." kata Han si-kong cepat.com/ kepandaiannya itu untuk menolong orang. orang-orang yang menjadi korban kebanyakan justru para pasien yang membutuhkan pertolongannya. Meski antara dia dengan umat persilatan tiada ikatan dendam atau sakit hati. Kasihan betul orang-orang itu. Belum lagi bersua dengan phang Thian-hua. "Tapi keluarga persilatan dari gunung Hong-san mempunyai hubungan yang amat luas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mereka tentu khusus datang untuk memohon pengobatan dari Phang Thian-hua. Aku pikir saudara Li tentu sudah pernah bersua dengan si dewa Jinsom 621 . namun kekejian hatinya merupakan kebalikan dari kemampuan ilmu pertabibannya hingga tak salah lagi jika orang menyebutnya sebagai si Tabib sakti berhati ular. selama puluhan tahun terakhir ini entah sudah berapa banyak jago persilatan yang terluka atau bahkan tewas terkena alat rahasianya. ia selalu hidup mengasingkan diri tidak mencampuri urusan dunia ramai Malahan dengan kepandaian ilmu bangunan-nya ia dirikan banyak alat rahasia serta barisan Ngo-heng-tin di sekeliling perkampungannya.

" "Aaaah. apa yang scbenarnya telah terjadi?" tanya Lim Han-kim tercengang. tak tahan lagi dia menyela: "saudara Li. tahukah kau pil jinsom seribu tahun itu merupakan hasil ramuan siapa?" "Pil jinsom berusia seribu tahun hasil ramuan Phang Thian-hua amat jarang beredar dalam dunia persilatan.." Li Bun-yang tertawa nyaring.. ketika mendengar kedua orang rekannya makin berbicara membawa pokok persoalan makin jauh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Kalau tidak kuterangkan duduk persoalannya. "sudah lama aku mendengar namanya. namun sayang belum berkesempatan untuk bertemu sendiri dengan orangnya..." Dalam pada itu Lim Han-kim sedang memikirkan masalah pil jinsom seribu tahun itu." Maka secara ringkas dia pun menuturkan bagaimana sipencuri sakti Ngoo Cing-hong meng hantar pil mustika 622 . "Aku benar-benar bingung dan tidak habis mengerti bukankah pil jinsom berusia seribu tahun milikku telah hilang. tentu saja saudara Lim akan kebingungan. sudah barang tentu obat yang diminum Ciu Locianpwee adalah obat milik saudara Lim yang hilang itu.com/ Phang Thian-hua bukan?" Cepat Li Bun-yang menggeleng.

. sambil bertepuk tangan Han si-kong ber-seru: "Nah. apa bila saudara Lim telah balik ke mari. apa kukata saudara Lim? orang baik selalu dilindungi Thian bukan? ciu tayhiap selalu membantu kaum lemah dan membela kebenaran Bila ia sedang terancam bahaya. katanya pula: "Aaai.com/ itu ke kuil. pasti ada orang yang akan menolong keselamatan jiwanya. dengan begitu aku pun bisa pulang untuk memberi laporan kepada ibuku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. syukur Thian masih maha adil dengan memberi kesempatan hidup untuk Ciu tayhiap.yang sambil tertawa." " Ciu tayhiap lewat ketua kuil awan hijau pernah berpesan kepadaku.. ia sudah dapat turun dari pembaringan dan berjalan-. selesai mendengar penuturan tersebut. walaupun kesehatan ciu tayhiap belum pulih secara total namun lukanya sudah hampir sembuh.." kata Li Bun... diminta segera mengajakmu untuk menjumpai dirinya." 623 . cepat-cepat serunya: "ciu tayhiap berada di mana sekarang? Dapatkah kau mengajakku menjumpai dirinya?" "saudara Lim tak usah kuatir. Lim Han-kim segera merasakan hatinya bergetar." Lim Han-kim mendongakkan kepalanya dan menghembuskan napas lega.

lebih baik kau bertemu dulu dengan ciu tayhiap. dua orang tosu kecil duduk di kedua belah sisi pintu sambil berjaga jaga... Lim Han-kim dan Han si-kong menyusul di belakangnya. sementara mulutnya tetap membungkam diri. setelah itu kita baru berusaha untuk mencari jejak adikmu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." katanya.yang merasa tak tega juga setelah melihat rasa murung menyelimuti wajah anak muda itu.. entah ia sudah pergi ke mana?" Lim Han-kim menghela napas panjang. Tampak secara lamat-lamat sarung pedangnya yang menongol dari balik jubahnya. kedua orang tosu kecil itu segera melompat bangun dan menghadang 624 . biar aku menjadi penunjuk jalan buat kalian berdua." Kembali Li Bun-yang tersenyum. adikmu hingga kini belum ada kabar beritanya.com/ sesudah berhenti sejenak. kembali terusnya: "Cuma. Ketika melihat datangnya rombongan itu. Setelah melewati dua buah ruangan utama sampailah mereka di sebuah bangunan kecil di sisi gedung kuil itu. Pintu dan jendela berada dalam keadaan tertutup. Li Bun. "Mari. Selesai berkata dia putar badan dan berjalan lebih dulu menuju ke dalam ruangan kuil.." "Terima kasih banyak atas perhatian saudara Li. segera hiburnya: "Saudara Lim. Sebuah bangunan kecil beratap hijau berdiri di kelilingi pagar bambu nan hijau.

setelah menunggu sekian lama tanpa kabar. selesai berkata ia duduk bersila di atas tanah. Malampun makin gelap..com/ jalan pergi mereka.." ujar Lim Han-kim. Sambil menjura dan tertawa Li Bunyang segera menyapa: "Saudara-saudara ini ingin berjumpa dengan ciu tayhiap. selapis cahaya bintang memancarkan Cahayanya yang redup dari angkasa. kalau begitu berarti kami mesti duduk menanti semalaman di tempat terbuka. Kemungkinan besar ia baru mendusin fajar besok. setelah itu katanya: "Ciu tayhiap baru saja minum obat.." 625 ." "Waaah.. tenaga dalamnya belum pulih kembali." sahut dua orang tosu kecil itu sambil menggeleng. "setelah terluka parah. tolong disampaikan ke dalam" Dua orang tosu kecil itu memperhatikan sekejap wajah Lim Han-kim dan Han Si-kong...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Kalau memang begitu biar kami menunggu sejenak di luar pagar bambu. sekarang sedang tertidur nyenyak. lebih baik kalian menunggu beberapa saat lagi. lama kelamaan habis sudah kesabaran Han si-kong. sambil mendeham berat-berat tegurnya kepada dua orang tosu kecil itu: "sampai kapan ciu tayhiap baru mendusin?" "Tidak tentu.

gumamnya: "Berbincang dari kedudukan serta nama besar ciu tayhiap. Buru-buru Li Bun-yang maju ke depan dan memberi hormat. " Berkilat sepasang mata Han si-kong.yang menjumpai Ciu Locian-pwee" 626 . namun akhirnya ia berhasil mengendalikan diri. tampaknya ia hendak mengumbar emosinya. siapa saja dilarang mengusik ketenangannya . seorang kakek yang lengan dan kepalanya masih dibalut kain putih munculkan diri di depan pintu." kata tosu kecil sebelah kanan dengan wajah serius. apa bila Ciu tayhiap belum bangun dari tidurnya. katanya: "Aku yang muda li Bun. setelah itu terdengar seseorang menegur dengan suara yang rendah dan amat berat: "Tokoh silat dari manakah yang hendak menjumpai aku?" Pintu kayu terbuka lebar.com/ "Maaf. "suhu telah berpesan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sekalipun aku mesti menunggu tiga hari tiga malampun hal ini lumrah dan cukup berharga untuk dilakukan-" Mendadak dari balik bangunan rumah yang tertutup rapat itu berkumandang suara orang berbatuk-batuk pelan. disusul kemudian terbias sekilas cahaya lentera.

sungguh beruntung hari ini dapat berjumpa.com/ sebagian besar wajah kakek itu terbalut oleh kain putih sehingga yang tampak sekarang tinggal telinga. silahkan masuk ke dalam rumah" Li Bun-yang tidak bicara lagi ia segera melangkah masuk lebih dulu ke dalam ruangan. Di atas pembaringan kayu yang lebar dan besar tampak selimut yang tebal dan bantal yang masih terletak kacau. kemudian baru katanya: " Kalian bertiga tak usah banyak adat. sudah lama kukagumi nama besar tuan. hidung. biasa dipanggil orang si monyet tua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 627 . dari balik sebuah hiolo batu yang tingginya satu depa kelihatan asap putih mengepul memenuhi seluruh ruangan." sedang Han si-kong menjura pula seraya berseru: "Aku Han si-kong." Pelan-pelan kakek itu menyapu wajah ketiga orang itu. di atas meja kayu terletak sebuah botol porselen. mulut serta sepasang matanya. menyiarkan bau harum. perabot dalam ruangan itu amat sederhana tapi bersih. Hal ini membuat bentuk mukanya menjadi amat mengerikan Lim Han-kim juga segera maju memberi hormat sambil memperkenalkan diri: "Aku yang muda lim Hankim menjumpai Lo-cianpwee.

. Tiba-tiba timbul rasa malu di hati kecilnya.. Apa bila kehadiran kami mengganggu istirahat Locianpwee mohon bisa dimaafkan. "Kami bisa berjumpa pun sudah merasa bangga dan berterima kasih sekali.com/ Dalam sekilas pandangan saja Lim Han-kim dapat mengenali botol porselen itu sebagai benda miliknya yang dicuri orang. sementara itu si kakek telah berjalan menuju ke pembaringan dan duduk di situ. kemudian baru katanya: "silahkan kalian bertiga ambil tempat duduk." 628 . cepat-cepat ia melengos ke arah lain dan tidak berani memandang lagi." sahut Li Bun-yang cepat." si Hakim sakti Ciu Huang tertawa canggung. maaf aku tak bisa melayani karena lukaku belum sembuh sama sekali." "Locianpwee tak perlu sungkan-sungkan." " Locianpwee terlalu memuji. "Keluarga persilatan dari bukit Hong-san memang sumber orang berbakat Kembali aku dapat bertemu dengan seorang tokoh berbakat yang masih muda tapi hebat.. kemudian anak muda itu melanjutkan "Ketua kuil awan hijau pernah berpesan kepadaku untuk membawa saudara Lim datang menghadap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sinar matanya segera dialihkan ke wajah Lim Han-kim.

secara ringkas Lim Han-kim menceritakan pengalamannya sewaktu mencari balik pil mustikanya yang tercuri itu. ada kejadian seperti itu?" Hakim sakti Ciu Huang berseru tertahan... tapi sayang telah dicuri orang di tengah jalan. sesudah termenung cukup lama baru ia berkata: "Walaupun pil mustika itu memang aku yang membawa. biar pun aku telah menjelajahi empat telaga lima samudra bukan berarti semua persoalan tentu kuketahui." "Dunia sangat luas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi."setelah sembuh dari lukaku nanti. apakah kau yang mengantar pil jinsom seribu tahun itu untukku?" Untuk sesaat Lim Han-kimjadi gelagapan dan tidak tahu bagaimana harus menjawab.. Kami percaya tak satu pun kejadian dalam dunia persilatan selama tiga puluh tahun belakangan ini yang dapat mengelabui Locianpwee. kemudian tanyanya pelan: "Nak.com/ si Hakim sakti Ciu Huang segera mengawasi wajah Lim Han-kim lekat-lekat. "oooh. Untuk mendapatkan kembali pil tersebut aku telah banyak merasakan penderitaan-" "Penderitaan apa saja yang telah kau alami?" tanya Ciu Huang sambil mengalihkan pandangan matanya ke atap ruangan.. aku harus pergi untuk memeriksa sendiri" "Pengalaman dan ilmu silat Locianpwee jauh melebihi kami semua." 629 .

com/ Kemudian setelah berhenti sejenak. kembali terusnya: "Coba utarakan persoalan apa yang ingin kau tanyakan." si Hakim sakti Ciu Huang memutar sepasang matanya memandang sekejap wajah ketiga orang itu.hong. mereka berhasil menghimpun banyak jago persilatan untuk dijadikan anak buahnya. pernahkah kau mendengar asal usul dari perkumpulan Hian. sesudah termenung sejenak ujarnya: "selama ini perkumpulan Hian. Dengan menggunakan gadis-gadis cantik sebagai umpan. Belum pernah kudengar ia mengadakan hubungan dengan umat persilatan. terusnya: "Walaupun aku sudah berdiam hampir satu 630 . " "Locianpwe banyak kenal dengan jago persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Melihat itu Li Bun-yang menghela napas panjang.. mulutnya membungkam diri dalam seribu basa.ciu. Bahkan pesanggrahan Tho-hoa-kit yang umat termashur pun sudah menjadi salah satu markas besarnya dalam menanamkan pengaruh diwilayah Kanglam ini. asal bisa kujawab pasti akan kuberikan jawaban yang sejelas-jelasnya ..hong.." "Tapi daya pengaruh mereka sudah meluas sampai ke wilayah Kanglam.kau?" Pelan-pelan si Hakim sakti Ciu Huang pejamkan matanya.kau hanya bergerak di seputar wilayah Im-ciu dan Kui.

kau serta siapa kah pemimpin mereka itu. namun aku pun sadar bahwa kemampuanku seorang tak sanggup memikul tanggung jawab ini. Locianpwee. Dengan lolohan arak wangi mereka membuat aku mabuk kemudian memenjarakan aku hampir dua tahun lamanya.. kau sudah menjelajahi semua pelosok dunia.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.hongkau itu.kau berhasil menancapkan sayapnya di wilayah Kanglam.com/ bulan lamanya di Pesanggrahan Tho-hoa-kit. Betul aku mempunyai tekad ingin melenyapkan bibit bencana bagi umat persilatan ini. sayang aku tak pernah punya kesempatan untuk bertarung melawan pemimpin mereka itu. tentu kau tahu bukan asal usul Hian.cepat selanya: "Aku telah mengalami sendiri kehebatan mereka. cepat.. sungguh menyesal aku ternyata tak berhasil mengungkap rahasia di balik semua itu. bisa diduga kehadiran mereka saat itu tentu akan membawa badai pembunuhan atas jago-jago Kanglam." sejak tadi Han si-kong sudah mencoba untuk menahan diri. Kehidupan selama dua tahun di tempat yang gelap 631 . Bila sUatu ketika perkumpulan Hianhong. Bahkan aku sendiri pun tidak tahu manusia macam apakah ketua perkumpulan Hian.hong. justru karena itu aku berpendapat dalang dari semua persoalan ini pasti bukan manusia sembarangan. tapi akhirnya ia tak sabar juga.

selama hid up belum pernah aku menerima hinaan seperti ini. apa bila kau berencana hendak menyapu rata pesanggrahan Tho-hoa-kit.kau cuma sebuah perkumpulan 632 .kau jiu" mendadak Lim Han-kim menimbrung. biar tak kuterangkanpun tentu kalian bisa bayangkan sendiri bagaimana tersiksanya bagi diriku. setelah itu ujarnya: "Menurut apa yang kuketahui.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku pun bersedia menjadi panglima pembuka jalanmu. Rasa gusar dan dendamku hingga kini masih menyumbat dadaku. " Wajah mereka sama-sama mengenakan topeng yang amat tebal sehingga sulit bagiku untuk melihat raut wajah mereka yang sesUngguhnya.com/ tanpa sinar matahari. akhirnya aku baru mengetahui bahwa di belakang dia ternyata masih ada dalang lain.hong. saudara Li. "Manusia macam apa sih dia?" buru-buru Li Bun-yang bertanya." "Pada mulanya aku masih mengira Lik-ling yang cantik jelita dan genit itu adalah pemimpin yang mendalangi semua itu." "Aku pernah bersua dengan ketua Hian. Hian." si Hakim sakti Ciu Huang yang selama ini hanya mendengar tanpa komentar mendadak mendehem beberapa kali.hong.

Ciu Huang menghembuskan napas panjang "Yaa...com/ kecil yang bermarkas di wilayah Im-ciu dan Kui-ciu.. aku percaya di balik peristiwa ini tentu ada latar belakangnya. tapi seperti juga lagi beristirahat kurang lebih seperminum teh kemudian ia baru melanjutkan: "llmu silat yang dimiliki orang itu sangat sederhana dan bersahaja." Tiba-tiba ia berhenti sejenak seakan. Pemimpin mereka adalah seorang perampok ulung yang dipaksa lima perguruan besar untuk menyingkir dari wilayah Tionggoan hingga akhirnya kabur kepegunungan diwilayah Im-ciu.hong.yang... tapi ia pandai menggunakan obat pembius." "ltulah sebabnya kejadian ini agak mencUrigakan.. ia membuka markas dipegunungan antara wilayah Im-ciu dan Kui-ciu serta mengumpulkan para pembelot dan penghianat perguruan besar untuk dijadikan anak buahnya sehingga akhirnya berdirilah perkumpulan Hian.kau.. masa sebuah perkumpulan sekecil dan selemah itu mampU menjelajahi daratan Tionggoan dan malang melintang di sini. organisasi mereka benar-benar amat misterius dan rahasia.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku jadi ragu-ragu." 633 ." "Menurut pendapat aku Lim Han-kim.akan sedang memikirkan sesuatu." sambUng Li Bun.

jika pemimpim yang mengatur organisasi ini cuma seorang perampok biasa. namun kepandaian mereka tidak lemah. komentarnya pula: "Walaupun aku sudah terkurung hampir dua tahun dan banyak siksaan telah kuderita. hal mana membuat aku tak pernah berhasil mengorek rahasia Hian. rasanya mustahil orang itu bisa memimpin kawanan jago-jago tangguh itu.kau. Aku rasa ilmu silat orang-orang itu meski belum bisa dibandingkan dengan jagoan kelas satu. namun aku pernah menyaksikan kepandaian mereka dengan mata kepala sendiri Aku percaya pemimpin organisasi itu adalah seorang manusia kejam yang berhati telengas. namun selama ini diriku hanya disekap dalam penjara bawah tanah itu.com/ sambung Lim Han-kim." Kembali si Hakim sakti Ciu Huan pejamkan sepasang matanya.kau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.hong. apa yang kukatakan tadi merupakan kejadian pada puluhan tahun berselang. selama puluhan tahun ini bisa saja terjadi perubahan yang di luar dUgaan. ia tak mungkin cuma seorang perampok biasa. Tapi aku sempat juga bertarung beberapa gebrakan melawan orang-orang yang ditugaskan mengirim nasi. Han si-kong tak mau kalah.hong. Mungkin 634 ." "Betul. ia berkata: "sejak awal toh sudah kujelaskan." Lim Han-kim menimpali "Biarpun aku belum pernah bertarung secara resmi melawan orang-orang Hian.

hong.. menanti Lim Han-kim selesai dengan penuturannya dia baru membuka matanya kembali sambil berkata: "Nak. maka secara ringkas dla pun menceritakan apa yang telah dialaminya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia tatap wajah Lim Han-kim dan menambahkan "Nak.com/ saja perkumpulan Hian. jelas membuktikan kalau ia sangat tercengang dan keheranan oleh peristiwa itu.. siapa yang suruh kau mengantar pil jinsom seribu tahun itu untukku?" Lim Han-kim berkerut kening." sesudah berhenti sejenak.." Lim Han-kim manggut-manggut. Mungkin dari penuturanmu tersebut aku bisa mengungkap kejadian yang sesungguhnya. 635 . setelah termenung sampai lama sekali ia baru menjawab: "Aku mendapat perintah dari ibuku untuk mengHantar obat tersebut ke mari. coba kau tuturkan kembali pengalamanmu sewaktu kehilangan pil jinsom berusia seribu tahun itu. sambil pejamkan matanya si Hakim sakti Ciu Huang memperhatikan dengan seksama.kau telah memiliki pemimpin baru." "lbumu?" Ciu Huang kelihatan tercengang. namun ditinjau dari nada suaranya yang penuh diliputi rasa kaget dan tercengang.. Walaupun wajahnya terbungkus oleh kain perban sehingga sulit untuk melihat mimik mukanya..

ia melompat bangun sambil menggerakkan bibirnya. Melihat itu." 636 . kemudian sambil bangkit berdiri katanya: "Maaf. pelan-pelan ia duduk kembali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku selalu hidup dan bermain di dalam lembah Hong-yap-kok." Han Si-kong sudah cukup lama berkelana dalam dunia persilatan Melihat gelagat tersebut ia pun mengerti apa maksudnya." Dengan cepat dia mengikuti di belakang Li Bun-yang berlalu dari ruangan tersebut.. Li Bun-yang melirik Han Si-kong sekejap. tiba-tiba saja kali ini ibu memerintahkan aku untuk menghantarkan pil jinsom berusia seribu tahun ini untuk Locianpwee.com/ Tiba-tiba Lim Han-kim seperti teringat akan suatu persoalan yang sangat penting. sambil ikut bangun berdiri katanya pula: "Aku juga ingin mohon diri dulu. Sejak mulai tahu urusan.. si Hakim sakti Ciu Huang baru menghela napas sambil bertanya: "Apakah dalam hatimu terdapat banyak pertanyaan nak?" "Hingga kini aku belum mengetahui asal-usulku yang sebenarnya. tapi niat itu segera diurungkan. Memandang hingga bayangan punggung kedua orang itu lenyap di balik kegelapan. Belasan tahun lamanya tak pernah meninggalkan lembah itu selangkah pun.. aku mohon diri dulu. aku harus menjumpai adikku sebentar.

berarti dia 637 . ibumu cerdik dan luar biasa.com/ Mendadak ia merasa kata selanjutnya tak pantas diucapkan." kata Ciu Huan segera. Tapi sebagai putra manusia aku wajib mengetahui siapa ayahku dan bagaimana asal-usulku. wajahnya segera berubah serius dan menegurku agar tidak banyak bertanya. setiap kali aku bertanya tentang asul usul-ku." "soal apa?" "Asal usulku" Ciu Huang termenung tidak bicara. kalau ia belum bersedia memberitahukan asal usulmu. sampai lama kemudian ia baru bertanya: "Apakah ibumu tak pernah memberi tahukan persoalan ini kepadamu?" "lbuku punya disiplin yang sangat ketat. sebab bila masalah ini saja tak jelas. maka ia pun berhenti di separuh jalan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. walaupun pertanyaanmu itu benar. tapi maaf aku pun merasa kurang leluasa untuk menerangkan kepadamu. "Selama belasan tahun ini aku mempunyai satu persoalan yang rasanya selalu mengganjal di dadaku. "sebenarnya kecurigaan apa yang ada di hatimu? utarakan saja secara blak-blakan. apa artinya aku hidup sebagai seorang manusia?" "Nak. kuharap Locianpwee sudi memberi penjelasan kepadaku.

sehingga buru-buru tutup mulut. mungkin cuma Thian-hok. cuma apa yang diketahuinya amat terbatas sehingga tak mungkin ia bersedia memberitahukan kepadamu. satu ingatan 638 .usulmu itu terungkap saat ini di dalam dunia persilatan. terpaksa ia menyahut: "Betul. jangankan ibumu tak sanggup menghadapi kekacauan tersebut. serunya tertahan: "Jadi Thian-hok sangjin juga tahu?" Hakim sakti ciu Huang mengerti. tapi aku bisa memberitahukan akibatnya bila asal.." Tiba-tiba Lim Han-kim teringat kembali kalau Thianhok sangjin telah berangkat ke istana racun. "Yaa. Thian-hok sangjin juga tahu... sudah pasti badai kekacauan akan melanda dunia. kesalahan itu tak bisa diperbaiki lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bahkan meskipun aku dan gurumu turun tangan bersama belum tentu kekacauan itu bisa diredakan" Lim Han-kim jadi tertegun. Lim Han-kim semakin tergetar perasaannya. dalam dunia persilatan saat ini kecuali ibumu. si Hakim sakti Ciu Huang manggut-manggut.. Aaaai. " Kalau begitu Locianpwee mengetahui asal usulku?" serunya." Mendadak ia merasa telah salah bicara .. gurumu dan aku yang mengetahui asal usulmu.com/ menganggap saatnya belum tiba.

usulku secara jelas." Hakim sakti Ciu Huang gelengkan kepalanya berulang kali. Tapi ia tak rela untuk menyerah begitu saja. mohon kau sudi memberi penjelasan kepadaku. aku pasti akan memenuhi permintaanmu itu." Ucapan itu diutarakan secara tegas sehingga sama sekali tak diberi peluang untuk dirundingkan Lim Han-kim sadar meski didesak lebih jauh pun tak ada gunanya sebab Ciu Huang sudah bertekad tak akan membocorkan asal-usulnya. katanya: "Locian-pwe. asal tahu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ kembali melintas dalam benaknya. tolaknya: "Kecuali persoalannya ini. aku pun bersedia menahan diri dengan tidak melakukan segala perbuatan secara gegabah. mungkin selanjutny aaku tak punya kesempatan lagi untuk mengetahui asal. bila kau masih ada masalah lain katakan saja. kalau memang kau mengetahui asal. sekalipun kejadian mana menyangkut masalah besar dalam dunia persilatan.usulku hingga tuntas.." Berpikir sampai di situ.usulku.. ia segera bangkit berdiri seraya menjura. jika aku tidak menggunakan kesempatan ini untuk menyingkap asal. diam-diam pikirnya: "Pada mulanya aku mengira kepergian Thian-hok sangjin ke istana racun merupakan suatu peristiwa yang aneh. Tampaknya asal.. maka untuk sesaat dia pun terbungkam dalam seribu basa sementara otaknya bercutar mencari akal 639 .usulku inilah merupakan rahasia terbesar di dunia saat ini.

kenapa tidak bisa bersabar berapa waktu lagi?" "sekalipun Locianpwee enggan memberitahukan rahasia itu kepadaku.. kau tak usah banyak pikir lagi. Terdengar ciu Huang membujuk sambil menghela napas panjang: "Nah. Nah. sekalipun aku mengetahui secara jelas.usulmu. ibumu tak bersedia mengungkap asal. hal ini tak lain demi kebaikanmu sendiri..com/ Bagaimana caranya memancing orang tua ini sehingga mau membeberkan asal-usulnya tanpa sengaja. aku bersumpah tetap akan menyelidiki persoalan ini dengan sepenuh tenaga hingga terungkap sama sekali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun aku tak ingin 640 ." "Bila saatnya telah tiba... pasti ibumu akan mengungkap sendiri secara jelas. maksud ibumu benar-benar mulia." Pelan-pelan Ciu Huang membaringkan diri ke atas pembaringan setelah itu tanyanya: "Tahukah kau apa maksud ibumu menyuruh kau mengHantar obat mustika itu untukku?" "Aku tidak mengerti" "Aaaai." "Apakah Locianpwee suruh aku melewati sisa hidupku secara bodoh dan kabur. kau sudah bersabar belasan tahun. tak ada ibu di dunia ini yang tak sayang pada putranya.

hampir meliputi semua tokoh sakti zaman itu. namun pengetahuannya tentang dunia persilatan tidak banyak. katanya: "selama hidup aku hanya tahu melepaskan budi kepada semua orang. Ucapan yang diutarakan ciu Huang secara mendadak ini seketika membuat dia terbelalak dan tak tahu apa yang mesti dikatakan. Padahal peristiwa itu berawal dari suatu kesalahpahaman tapi akhirnya terciptalah suatu tragedi 641 . juga menyangkut suatu peristiwa menyedihkan yang telah lama tenggelam dalam dunia persilatan. asal-usulmu penuh diliputi kesedihan. Aku tak bisa menebak apa maksud ibuku? Locianpwe. tapi belum pernah menerima setitik balasan pun dari orang lain. Kini ibumu mengutus kau menempuh perjalanan ribuan li untuk mengHantar obat kepadaku. Demikian meluasnya mereka yang terlibat sehingga kalau dibicarakan sungguh mengerikan.com/ membuatnya kecewa. namun aku bisa menebak maksud hatinya secara jelas. meski dalam suratnya ia tidak berpesan apa-apa." Biar pun Lim Han-kim pintar." "Maafkan aku yang bodoh. Pelan-pelan ciu Huang pejamkan matanya kembali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tokoh-tokoh silat yang terlibat dalam peristiwa ini tersebar di seantero jagad. bersediakah kau menerangkan sehingga pikiranku yang tersumbat bisa sedikit terbuka?" "Nak.

masalah ini mempunyai kaitan yang amat luas. tapi apa yang kuketahui belum tentu juga diketahui gurumu. meskipun peristiwa itu sudah terjadi pada dua culuh tahun berselang tapi hingga kini tak ada orang berani menyinggung kembali peristiwa itu. walaupun mengetahui asal..com/ yang menggetarkan sukma.. juga yakin tragedi itu timbul dari salah paham Tapi lantaran pertama buktinya kurang lengkap aku tak bisa tampilkan diri untuk mencuci bersih kesalahan paham ini. ada yang tersohor karena ilmu pedangnya. 642 . sesudah termenung berapa saat ia baru melanjutkan "sudah terlalu banyak yang kubicarakan mungkin hal ini malah menambah banyak kemurungan bagimu. Kedua. Apa yang suhumu bisa." Berbicara sampai di situ kembali ia berhenti sejenak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ada pula yang terkenal karena ilmu pukulan setiap aliran memiliki keunggulan masing-masing. aku tak berani bertindak secara gegabah. Aaaai. meski ilmu silat gurumu sangat hebat dan termasuk salah satu jago pilihan dalam dunia persilatan.. Maka dari itu dunia persilatan terdiri dari banyak partai dan aliran. Aku sendiri...usulmu. belum tentu aku pun bisa. namun ilmu silat tiada batasnya. sekalipun seseorang menggunakan segenap kemampuannya belajar sepanjang hidup pun tak mungkin bisa menguasai seluruh ilmu yang ada di dunia ini. Nak.

namun kita tak boleh ada ikatan nama sebagai guru dan murid." 643 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ oleh karena itu meskipun ibumu tidak berkata apaapa. Cukup ditinjau dari sikap ibumu yang berjiwa baja dan mampu hidup menanggung derita." "Nah. Biarpun belum mampu digunakan untuk bertarung melawan orang.. terlepas dari budimu mengHantar obat untukku.. apa lagi kau memiliki bakat yang bagus untuk mewarisi ilmu silatku." Ciu Huang menghela napas." "Aku siap mendengarkan" "Boleh saja aku mewariskan ilmu silat kepadamu. Asal kau mau bersabar menunggu beberapa hari lagi. aku tak berani menerima-nya. tapi lebih dari cukup untuk mewariskan ilmu silat kepadamu. hanya sebelum itu aku perlu mengutarakan dulu. tapi aku memahami maksud hatinya yaitu minta aku mewariskan ilmu silat kepadamu. dengan bantuan obat jinsom berusia seribu tahun itu aku percaya sepuluh hari kemudian lukaku bakal sembuh sama sekali." " Kalau soal ini. aku tak bisa berpeluk tangan belaka. "Sesungguhnya ilmu silat bagimu merupakan kunci terpenting yang perlu dimiliki.. Yang dihormati kita umat persilatan adalah istri setia dan anak berbakti. kau tak usah menampik.

dan entah berapa banyak kali 644 . dengan pelbagai cara mereka ingin belajar silat dariku. aku selalu dibelenggu perasaan murung memikirkan asal. tiba-tiba ia jatuhkan diri berlutut di hadapan Ciu Huang seraya berkata: "sejak mengetahui urusan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aaaai. sebab ia memang tak tahu apa yang mesti dikatakan. Walaupun ibu amat sayang kepadaku tapi setiap kali menyinggung tentang ayahku.. membuat aku selalu ketakutan tak berani bertanya lagi. hampir belasan tahun lamanya aku dirundung kemurungan gara-gara masalah ini. masuk dalam perguruanku tapi siapa yang tahu dalam sepanjang hidupku aku pernah tiga kali menderita kekalahan?" Lim Han-kim menghela napas panjang. kalau bukan ia menegurku dengan marah tentu menangis penuh kepedihan hati.com/ Lim Han-kim hanya termangu-mangu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun.. sesungguhnya akulah yang tidak pantas menjadi gurumu. Tapi justru karena keadaan yang lain daripada biasanya itu membuat aku semakin ingin mengetahui asal-usulku yang sesungguhnya Aaaai.usulku. Terdengar ciu Huang berkata lebih jauh: "Hal ini bukan disebabkan bakatmu tidak sesuai menjadi anak muridku serta mewarisi sebutan itu. Entah berapa banyak teguran dan makian yang telah kuterima... tidak sedikit umat persilatan yang menaruh rasa kagum dan hormat kepadaku.

kumohon kau sudi membeberkannya kepadaku. ucapan ini pasti benar bukan?" "Tentu saja benar. Rupanya Thian maha pengasih. ke mana aku harus pergi untuk mencari seseorang yang tidak terlibat dalam masalah ini namun bersedia mengungkapkan asalusulku? Aaai.." "Dalam ingatanku sama sekali tidak tertinggal kesan tentang ayahku. tapi tidakkah mungkin ia juga memiliki niat lain?" "Niat apakah itu? Bagaimana kalau kau jelaskan?" "Locianpwe pernah bilang asal." "Kalau Locianpwee memang mengetahui persoalan ini. tapi... Tak heran keinginanku mengetahui asal.com/ kusaksikan ibu menangis sedih.usulku mengenaskan dan pengalaman keluargaku tragis..usulku ibarat gelombang yang mengamuk di samudra. akhirnya aku dapat bertemu dengan Locianpwee pada malam ini mau menyingkap sedikit latar belakangku itu Bisa jadi ibuku memang menaruh niat minta Locianpwee mewariskan ilmu silatnya kepadaku..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kau memang sangat pintar. kupikir peristiwa tragis inipasti terjadi gara-gara ayahku bukan?" "Ehmmm. sehingga 645 .

Cepat bangkitlah dulu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tidak tahan lagi ia cucurkan air mata. Mari kita berbincang-bincang lagi. pelan-pelan ia duduk kembali sambil membujuk: "seorang lelaki sejati tak gampang mencucurkan air mata." "Jadi Locianpwee telah mengabulkan permintaanku?" Haklm sakti ciu Huang menggeleng. "Nak. aku pun akan berlutut terus sepanjang masa. air matanya bercucuran amat deras." Pemuda murung yang selalu angkuh ini agaknya sudah kehilangan kemampuan untuk mengendalikan diri. BAB 20. terusnya dengan nada sedih: "Bila Locianpwee tak mau membeberkan asal-usulku hari ini." Hakim sakti ciu Huang tidak-menjawab. cepatlah bangun. Kakek Berambut Putih Menuntut obat Lim Han-kim merasa darah panas bergelora di dalam dadanya. Aku suka dengan para pendekar yang gagah dan 646 .com/ aku pun bisa melenyapkan kemurungan yang selama ini mengganjal dadaku. pelan-pelan ia membaringkan diri ke atas pembaringan. Tampaknya Hakim sakti Ciu Huang merasa sangat terharu.

Ketika berpaling. Sungguh tak disangka sebotol pil jinsom berusia seribu tahunnya benar-benar dapat merenggut balik sukma-ku dari pintu neraka. tentu saja nama besarnya itu bukan nama kosong saja." "Kalau aku tidak bicara. tanggung Thian-hok Sangjin pun tak bakal meluluskan permintaanmu.com/ berjiwa baja. " Lim Han-kim ingin bertanya lebih jauh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 647 . ujarnya: "Bila Locianpwee tidak bersedia membeberkan asal-usulku. mendadak terdengar suara deheman berkumandang datang disusul kemudian terdengar suara langkah kaki yang kacau. paling benci dengan orang tak bersemangat yang gampang terpengaruh emosi. lukamu tidak apa-apa bukan?" ciu Huang tertawa. tampaklah ketua awan hijau ci Mia-cu berjalan paling depan disusul Han Si-kong dan Li Bunyang di belakangnya.. terpaksa aku pergi mencari Thian-hok Sangjin.. lalu tanyanya kepada si Hakim sakti ciu Huang: "ciutayhiap. ci Mia-cu memandang Lim Han-kim se-kejap. "Phang Thian-hua disebut orang dewa jinsom." Sambil menyeka air matanya Lim Han-kim bangkit berdiri..

" 648 . katanya "Aku sudah beberapa kali bertemu muka dengan ibumu. entah berapa banyak orang yang turut menguatirkan keselamatan jiwamu. budi bantuan saudara Li pasti akan kubalas setelah bertemu ibumu nanti.com/ Ucapan itu diutarakan dengan suara nyaring dan lantang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Aku memang punya banyak teman di dunia persilatan. tapi musuhku juga tak sedikit jumlahnya. pada waktu biasa Ciu tayhiap hanya menolong orang. jelas luka yang dideritanya sudah sembuh sebagian besar. tapi semuanya berhasil dibendung oleh Li kongcu" Ciu Huang segera menatap wajah Li Bun. kemudian sahutnya: "Yaa.yang lekatlekat. Ci Mia-cu menghela napas panjang. selama ini aku yakin banyak musuh besarku yang telah datang ke kuil awan hijau untuk menuntut balas bukan?" sambung Ciu Huang sambil ter-tawa. namun orang yang datang menjenguk atau menghantar obat tetap mengalir datang tiada habisnya. oleh sebab itulah ketika berita terlukamu tersebar dalam dunia persilatan. Meski aku tak ingin menyebar luaskan berita ini. walaupun ada beberapa orang yang mendapat kabar dan datang mencari balas. katanya: " orang baik memang selalu dilindungi Thian. Ci Mia-cu mengalihkan pandangannya memandang para jago sekejap.

belakangan ini ia sudah hidup memencilkan diri Meski aku sendiripun jarang dapat bersua dengan beliau.. Aaaai. tentang ibuku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. yang masih hiduppun kebanyakan sudah mengundurkan diri tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi.. Dengan kedudukan serta pamornya dalam dunia persilatan.. "sudah menjadi kewajiban kami sebagai umat persilatan untuk berusaha membantu Locianpwee lolos dari bencana kali ini. karena itulah ia berusaha untuk menampik.. perlakuan macam itu bisa jadi akan menimbulkan salah paham dengan pihak keluarga Hong-san. Padahal waktu itu ibunya sedang menutup diri dan tak mungkin munculkan diri untuk menyambut Dengan watak Ciu Huang tinggi hati. sudah sepatutnya kalau kunjungan itu disambut sendiri oleh ibunya. maksud baik Locianpwee biar aku mewakili ibuku untuk menerimanya." 649 .. "Yaa.. kelihatannya sudah waktunya aku mengundurkan diri juga." Ternyata ia kuatir Ciu Huang benar-benar mengunjungi bukit Hong-san setelah lukanya sembuh nanti. Hakim sakti Ciu Huang menghela napas panjang. sebagian besar sahabat lamaku telah wafat.yang sambil tertawa.. Tinggal aku seorang yang masih luntang-lantung dalam keramaian dunia.." kata Li Bun.com/ "Locianpwe adalah seorang pendekar sejati masa ini.

aku rasa sulitnya bukan kepalang." timbrung Han sikong tiba-tiba. Aaaai." "Ehmm. Phang Thian-hua dan Thian-hok sangjin terhitung tiga jenis 650 . ucapan itu memang benar. ia sepuluh kali lipat lebih tinggi ketimbang aku. hidup mengasingkan diri pun tidak menjamin bisa lolos dari segala keruwetan dalam dunia persilatan. tak urung beberapa kali juga aku dipaksa untuk turun tangan. ciu tayhiap. tampaknya selama hidup jangan harap bisa meloloskan diri kembali. terusnya: "Dari deretan jago silat angkatan kita sekarang. selama hidup ia jangan harap bisa cuci tangan dengan bersih." setelah tarik napas panjang. Bila ingin mencari sepi untuk hidup tenang.com/ "Kata-kata Ciutayhiap pantas menjadi panutan bagi kaum muda. "siapa pun yang pernah terjun ke dalam dunia persilatan. satu kali orang terlibat dalam dunia persilatan.. Ci Mia-cu berkata lebih jauh: "Berbicara dari kedudukan serta pamor ciu tayhiap." Kemudian setelah berhenti sejenak.. Tapi bicara sejujurnya. contoh yang paling jelas adalah diriku... Meski berulang kali aku mengalah dan mencoba menahan diri. meskipun aku sudah hidup sebagai pendeta di kuil awan hijau dan boleh dibilang telah menghindarkan diri dari keramaian dunia persilatan. tapi kenyataannya selama belasan tahun ini begitu banyak jago persilatan tetap datang mencari balas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

masa mereka ijinkan sembarangan orang mengunjungi pondok 651 . "Menurut apa yang kuketahui.. si kepalan baja Ku Hui dari tiga orang gagah Juan-tiong pun pernah ke situ. tapi justru begitu banyak jago silat serta permasalahannya yang merembet dan melibatkan dirinya. tapi kenyataannya musuh besar yang bermusuhan dengannya tidak berbeda jauh dengan musuh-musuh ciu tayhiap." "Ehmm." "Apa?" mendadak sepasang mata Ciu Huang yang berada di balik kain pembalut putih melotot besar. ia berusaha menjauhkan diri dari keramaian dunia..." Ciu Huang manggut-manggut. dua orang pembantu Thian-hok sangjin bukan jago sembarangan.. tidak heran kalau Ciu tayhiap mempunyai banyak musuh. Nyatanya aku pernah ke sana.com/ tokoh yang saling berbeda. Biasanya ia tak suka cari nama maupun kedudukan. sebaliknya Phang Thian-hua tak pernah terjun ke dunia persilatan. "Tapi yang paling mengenaskan justru Thian-hok sangjin. tapi justru banyak orang pergi mencarinya untuk membuat perhitungan sehingga pondok Lian-im-lunya yang terdiri dari berapa buah bangunan gubug tak pernah sepi dari kunjungan manusia.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. selama ini ciu tayhiap malang melintang dalam dunia persilatan dengan mengutamakan keadilan dan jiwa pendekar sehingga disebut orang Hakim berwajah baja. perkataan itu benar juga..

hal ini membuktikan ilmu silatmu terhitung bagus sekali. sebaliknya Li Loji galak dan tak kenal manusia." "Di kala kami berada di Pondok Lian-im-lu itulah. dengan mata kepala sendiri kami saksikan kehadiran dua manusia aneh dari Thian-lam." tukas ciu Huang tertegun." "Ada apa? Kau pernah bertarung dengan mereka?" "Jui lotoa orangnya ramah. Kemampuan mereka masih belum cukup untuk membendung kehadiran para jago.. sikapnya itu memaksa aku si monyet tua terpaksa harus menerjang naik dengan kekerasan-" "Kau dapat mengungguli Li leji.... ia lepaskan kami untuk lewat. tapi kalau berbicara tentang beberapa orang pembantunya itu. 652 . baik budi pekerti maupun ilmu silatnya sudah mencapai taraf kesempurnaan dan akupun menyadari selama hidup jangan harap aku orang sheHan mampu melatih diri hingga mencapai taraf yang seimbang dengan kemampuannya." "Nenek naga berambut putih.com/ Lian-im-lu?" "Aku percaya dan yakin Thian-hok sangjin adalah seorang jago pilihan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

segera katanya: "ciu tayhiap. bukan berarti dia pun bakal tertarik dengan benda-benda semacam itu. masih ada lagi seorang kakek berambut putih. kau sudah lama berkelana di dalam dunia 653 ." Agaknya secara tiba-tiba Han si-kong teringat akan suatu persoalan yang amat penting. selain Nenek naga berambut putih. Entah bagaimana ceritanya tahu-tahu ia sudah menjadi anggota perguruan Thian-lam. Thian-hok sangjin tidak mencari nama maupun kedudukan walaupun dua mustika dari Thian-lam merupakan mustika impian setiap Umat persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "oooh. dia pasti si naga botak siang Cou pada puluhan tahun berselang orang ini adalah seorang tokoh kalangan hitam yang amat termashur dalam dunia persilatan. kemudian ia dipaksa orang meninggalkan daratan Tionggoan hingga mesti mengungsi ke Thian-lam. Ada urusan apa kedua orang itu datang kepondok Lian-im-lu?" "Mencari Thian-hok sangjin untuk menelusuri jejak dua mustika dari Thian-lam" "Pedang usus ikan dan tameng naga langit?" "Benar" "Menurut apa yang kuketahui.com/ "Yaa. sudah pasti dua manusia aneh dari Thian-lam mendapat hasutan orang lain sehingga menyatroni pondok Lian-im-lu.

. kemudian sahutnya: " Walaupun banyak jago pedang kenamaan yang belum pernah kujumpai. tentunya Ciu tayhiap pernah 654 . "Meskipun dua mustika dari Thian-lam tidak berada di tangan Thian-hok sangjin. sedang kehadiran dua manusia aneh dari Thian-lam di Pondok Lian-im-lu juga bukan tanpa alasan... paling tidak tentu pernah kudengar namanya." "Ciu tayhiap. boleh dibilang jarang ada yang menandingi." "Tapi kita tak akan salah melihat. bila ingin bertanya katakan saja. kemudian tertawa tergelak.... saudara Lim. dia mengaku bernama Pek Khi-hong?" si Hakim sakti Ciu Huang berpikir sejenak. tapi kelihatannya ada hubungan yang erat dengan dirinya. pedang usus ikan betul-betul berada di tangannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." ucap Lim Han-kim. "Ha ha ha ha." "Anda terlalu memuji. apakah kau kenal dengan seorang jago pedang kenamaan dari dunia persilatan yang menjadi sahabat karib Thian-hok sangjin.com/ persilatan pengetahuan serta pengalamanmu pasti amat luas. tapi rasanya belum pernah kudengar nama Pek Khi-hong itu." Han Si-kong segera melirik Lim Han-kim sekejap. kita sudah ditipu budak itu..

com/ mendengar tentang Gadis naga berbaju hitam bukan?" Ciu Huang manggut-manggut membenarkan.-." "Kawin dengan siapa?" "Pek Khi-hong. "Dengan membawa dua mustika dari Thian-lam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 655 . di mana Thianhok sangjin dipaksa untuk menyerahkan dua mustika dari Thian-lam. tapi secara tiba-tiba jejaknya lenyap tak berbekas dan tak pernah munculkan diri kembali. naik ke Pondok Lian-im-lu untuk mematahkan borgol tangan lalu bagaimana bertemu dengan si Gadis naga berbaju hitam dan dua manusia aneh dari Thian-lam. apakah ia masih hidup hingga kini?" "Bukan hanya masih hidup segar bugar malahan sudah kawin." Maka secara ringkas Han si-kong menceritakan bagaimana kisahnya mereka bertemu dengan Han-gwat. Ci Mia-cu menghela napas panjang. terjerumus diperkampungan Lak-seng-tong. katanya: "Selamanya Thian-hok Sangjin tak pernah berhubungan dengan umat persilatan. Selesai mendengar kisah tersebut. Dulu aku pernah bertemu satu kali dengannya. perempuan ini telah membuat onar selama belasan tahun di daratan Tionggoan. lalu bagaimana Thian-hok sangjin secara sukarela berangkat ke istana racun.

coba bayangkan apakah kejadian ini tidak aneh?" "Ehmmm. tentu saja sulit baginya untuk memutuskan hubungan dengan masalah dunia persilatan.rasanya aku pun pernah mendengar orang membicarakan masalah istana panca racun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. rasanya susah bagiku untuk mengingat-ingat di manakah leitak istana racun itu. Malahan kudengar kepergian Thian-hok Sangjin kali ini konon ada hubungannya dengan keselamatan seluruh umat persilatan di dunia ini. Betul ia tidak mencari gara-gara.^ "Thian-hok Sangjin kelewat termashur. Aaaai Sebagai anggota dunia persilatan tampaknya susah amat untuk melepaskan diri dari keruwetan pelbagai masalah. sekalipun di balik kejadian ini terdapat banyak masalah yang kurang jelas." kata Ci Mia-cu.. Yang membuat orang lebih tak habis mengerti adalah kerelaan Thian-hok Sangjin menuruti perintah Dewi seratus racun untuk berangkat ke istana racun." ujar Han Sikong.com/ ternyata ia pun digundah banyak persoalan dan kerepotan." 656 .. rasa. "Tapi kalau di pikirkan kembali sekarang. tapi orang lain justru datang mencarinya. tapi sukar untuk dicari sebabmusababnya. "Dengan kedudukannya dalam dunia persilatan.

namun aku mengetahui seluk beluknya dengan jelas.com/ "oooh. bahkan mungkin jauh di atas 657 ..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Berita yang tersiar dalam dunia persilatan memang kedengarannya menyeramkan sebab banyak yang sudah ditambahi bumbu. tapi berita yang kudengar ini justru datang dari mulut seorang sahabat lamaku." kata Ciu Huang. tapi sulit rasanya untuk mempercayainya dengan begitu saja." ujar Ci Mia-cu. jadi kebenaran ceritanya lebih dapat dipercaya. aku pernah berpikir cukup lama.. "Terus terang saja setelah peristiwa itu." Ciu Huang menghela napas panjang. aku pun pernah mendengar cerita tentang betapa seram dan mengerikannya tempat itu. tempat itu memang tiada duanya di dunia saat ini. "Jadi Ciu tayhiap pernah berkunjung ke istana panca racun?" ciu Huang segera menggeleng "Biarpun aku belum pernah berkunjung ke tempat itu." "Yaa. kalian belum pernah mendengar tentang istana panca racun? Aku bisa memberi sedikit penjelasan untuk kalian. "ibumu mempunyai pengetahuan serta pengalaman yang amat luas." "sebetulnya tempat macam apakah itu?" tukas Li Bunyang. Menyinggung soal menyeramkan.

658 . masa saudara Li belum pernah mendengar ibumu menyinggung soal ini?" "Mendengar sih pernah. ini menyebabkan orang luar yang tiba di situ dan tidak mengetahui kondisi setempat menjadi terjebak ke dalam alam beracun tanpa disadarinya. biar kau memiliki ilmu silat yang maha dahsyatpun jangan harap bisa lolos dari bencana kematian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aliran hawa racun serta daun-daun membusuk yang terhimpun menjadi satu menciptakan suatu hawa maut yang alami tapi jahatnya bukan kepalang. Kalau sudah begini. sepuluh li di sekeliling istana panca racun penuh tertimbun daun-daun membusuk serta aliran hawa racun yang entah dari mana asalnya. Konon." Ciu Huang menggeser badannya untuk duduk lebih nyaman sedikit..." semua orang mendengarkan penuturan itu dengan seksama.. enam buah sorot mata bersama-sama ditujukan ke wajah Ciu Huang. kemudian setelah mendeham pelan.com/ kemampuanku. Kemudian oleh seseorang tempat itu dirubah sedemikian rupa sehingga bekas-bekas daun busuk itu jadi sama sekali tak berbekas. terusnya: "Tempat itu merupakan suatu tempat yang penuh diliputi hawa beracun yang jahat dan misterius. cuma hanya sekilas pintas saja sehingga kurang begitu jelas.

" "Aneh benar. kemudian ia baru melanjutkan: "Alam maut yang tercipta oleh daun. dikumpulkan aneka macam makhluk beracun yang 659 .daun busuk serta aliran hawa beracun itu benar-benar merupakan suatu tempat maut yang tiada duanya di dunia ini. masa anggota istana panca racun tidak takut dengan hawa beracun itu?" tanya Han si-kong keheranan"Setiap benda di dunia ini pasti ada lawannya. "Di dalam alam racun yang terdiri dari daun busuk serta hawa racun itu terdapat sebidang tanah seluas berapa ratus hektar.com/ Pelan-pelan si Hakim sakti Ciu Huang pejamkan matanya. cukup bau busuk yang terpancar dari daun busuk saja sudah mampu membuat seseorang mati lemas. Di tempat itulah istana racun tersebut didirikan Untuk melengkapi keseraman istana tadi. Asal seseorang mencantumkan sekuntum bunga itu di badannya. maka ia tak perlu kuatir dengan hawa beracun lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. konon di dalam istana panca racun itu tumbuh sejenis bunga aneh yang memiliki bau harum sangat tebal." "Kecuali alam beracun itu apakah masih ada tempat lain yang lebih berbahaya lagi?" tanya Li Bun-yang. Tak usah seseorang terjerumus ke dalam hawa racun yang sudah terhimpun beratus tahun lamanya.

" "Aku tahu di dunia ini justru ada dua orang yang mengetahui latar belakang istana racun itu secara jelas" tiba-tiba Han si-kong menyela. "harap Locianpwee menjelaskan lebih jauh. itulah sebabnya istana itu disebut istana panca racun." "Kau maksudkan gadis berbaju putih yang lemah karena penyakit itu?" tanya Lim Han-kim." "Yang pertama adalah Thian-hok sangjin. tapi dia sudah memasuki istana racun sehingga tak perlu disinggung lagi." Li Bun-yang mendehampelan. "Waaah. kalau soal itu aku kurang jelas." "Kalau dibilang ada lima jenis makhluk beracun. Bagaimana mungkin tetap ada lima racun? " tanya Li Bun-yang.com/ kalau dijumlah mencapai lima jenis utama. Masih ada seorang lagi hingga kini masih berdiam di pondok Lian-im-lu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seharusnya antara makhluk yang satu dengan makhluk yang lain saling bertentangan. aku rasa tak ada orang kedua dalam dunia persilatan saat ini yang mengetahui seluk beluk tersebut sejelasnya. katanya lagi: "Manusia macam apa pula pemimpin yang menyelenggarakan istana panca racun itu?" "Masalah ini bukan cuma aku yang tak jelas. 660 .

hampir semua orang yang hadir pada marah dan berusaha menghalangi. cuma si nona baju putih yang datang secara tergesagesa saja yang tidak terpengaruh oleh keadaan. Ketika Thianhok sangjin hendak mengikuti si perempuan siluman menuju ke istana racun tempo hari." Berubah paras muka Li Bun-yang.. burung yang cerdik itu. perkataan Locianpwee memang benar. setelah mengitari ruangan satu lingkaran burung itu melayang turun dan hingga di bahu Li Bun-yang sambil berteriak: "Nona bertemu musuh.. Burung itu tak lain adalah Bi-ji. tak nanti ia bisa bersikap demikian. malahan mengantar tanpa perasaan hati yang berat Apabila ia belum mengetahui latar belakang persoalan itu secara jelas. nona bertemu musuh.com/ "Yaa." Tiba-tiba terdengar suara bulu sayap burung membelah angkasa berkumandang datangi disusul kemudian terlihat seekor burung kakak tua menembusi angkasa melayang masuk ke dalam ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. harap kalian tunggu di sini. Bukan saja ia berbicara dengan tenang. gadis itulah yang kumaksudkan." "Ehmm. dengan cepat ia melompat bangun sambil serunya: "Adikku telah bertemu musuh tangguh dan kini sedang terlibat dalam perta rungan sengit." 661 . Malahan ia membujuk Thian-hok sangjin agar berangkat dengan perasaan lega. aku akan membantu adikku dulu.

" 662 . tapi niat itu kemudian dibatalkan ia mengawasi kepergian beberapa orang rekannya itu tanpa bicara. ingin kulihat jagoan dari mana yang telah datang. si Hakim sakti Ciu Huang baru berpaling memandang Lim Han-kim sekejap. harap kau tetap tinggal di sini menemani ciu tayhiap. soat Bi-ji si burung cerdik itu segera mementang sayapnya terbang lebih dulu sebagai penunjuk jalan. ci Mia-cu tak mau kalah.com/ Selesai bicara." Lim Han-kim berkerut kening. sepeninggal beberapa orang itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Dengan langkah lebar dia menyusul dari belakang. terutama masalah jago-jago silatnya. katanya pula: "Lim situ. Han si-kong segera ikut melompat bangun sambil ujarnya: "Biar aku ikut saudara Li melihat keadaan. ja menggerakkan bibirnya seperti hendak mengucapkan sesuatu. aku segera akan balik. kemudian tanyanya: "Pernahkah ibumu membicarakan tentang tabiatku selama ini?" "Jarang sekali ibu membicarakan masalah dunia persilatan dengan diriku. tanpa menanti jawaban dari beberapa orang itu ia sudah lari ke luar dari ruangan dengan langkah cepat.

Lim Han-kim menghela napas sedih. pelan-pelan ia berjalan keluar dari ruangan sementara itu dua orang tosu kecil penjaga pintu telah meloloskan senjata masing-masing dan bersembunyi di balik kegelapan untuk mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan. Pukulan itu hampir disertai seluruh kemurungan dan kekesalan yang mengganjal dadanya. Watakku memang aneh sekali. ingin rasanya untuk membuang semua kekesalan yang mengganjal dadanya. tampak rembulan tergantung jauh di atas awan. sebaliknya aku tidak bersedia memberitahukan asal-usulmu. bintang bertaburan di angkasa memancarkan cahaya yang redup." Beberapa patah kata itu diucapkan dengan tegas dan sama sekali tidak memberi peluang untuk berunding. Lim Han-kim mengangkat kepalanya memandang angkasa.com/ "Nah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. apa yang telah kuputuskan selamanya tak akan pernah dirubah. perduli kau setuju atau tidak. itulah dia. malah selesai bicara dia pejamkan matanya rapat-rapat. aku tetap akan mewariskan kepandaian kepadamu. ia menghembuskan napas panjang. tangannya segera diayunkan ke muka melepaskan satu pukulan kearah hutan bambu. setelah aku memutuskan akan mewariskan ilmu silat kepadamu. Tenaga yang 663 . maka meskipUn kau gorok leher sendiri di hadapankupun tak nanti aku akan menuruti kehendakmu itu.

Begitu dilepaskan. kemudian pelan-pelan muncullah seorang kakek berambut putih. Dengan sekilas pandangan saja Lim Han-kim segera mengenali siapa pendatang itu. otomatis rasa murung dan kesalnya hilang seketika. segulung angin pukulan yang sangat kuat menyambar ke luar. memang aku" Mendadak terlihat cahaya pedang berkilauan dua bilah cahaya putih meluncur ke luar langsung menusuk ketubuh kakek berambut putih itu. Pek Khi-hong" "Benar. diawasinya hutan bambu itu dengan seksama lalu bentaknya nyaring: "siapa kau?" "Aku datang untuk meminta obat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." dari balik hutan bambu bergema suara jawaban yang rendah dan berat.com/ disertakanpun sangat kuat. Kenyataan ini sangat mengejutkan Lim Han-kim. 664 . secara gampang dan enteng sekali ternyata ia berhasil memunahkan seluruh kekuatan pukulan yang dilepaskan Lim Han-kim itu. dengan tertegun serun a: "Rupanya kau. Mendadak segulung tenaga pukulan yang lembut muncul dari balik hutan bambu itu dan menggulung ke luar. Pukulan yang dilepaskan secara sembarangan ternyata memancing munculnya musuh tangguh.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ternyata dua kilatan cahaya pedang yang menyerang datang itu berasal dari dua bilah pedang tosu-tosu kecil penjaga pintu itu. saat itu mereka berdiri dengan mata terbelalak lebar, mereka tak tahu sejak kapan orang itu sudah hadir di sana serta bersembunyi di dalam hutan bambu dekat ruangan. seandainya bukan serangan Lim Han-kim yang memaksa orang itu munculkan diri, mungkin sampai orang itu menyelinap masuk ke dalam ruangan mereka berdua belum menyadarinya. Rasa malu bercampur gusar segera menyelimuti perasaan dua orang tosu kecil itu. Tak heran begitu melihatsi kakek berambut putih munculkan diri, serentak mereka lancarkan serangan secara garang. Tampak Pek Khi-hong mengebutkan ujung baju kanannya, Pedang yang berada di tangan dua orang tosu kecil itu segera terpental balik, pergelangan tangan mereka jadi kaku dan nyaris senjatanya terlepas dari genggaman. Dengan suara berat Lim Han-kim segera berseru: "Kalian bukan tandingannya, cepat menyingkir." Walaupun dua orang tosu kecil itu dibuat terkejut bercampur terkesiap atas kehebatan ilmu silat si pendatang, namun sebagai penjaga pintu yang
665

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mempunyai tanggung jawab berat, tentu saja mereka tak bisa berdiam diri begitu saja. setelah berhenti sejenak untuk atur pernapasan mereka segera memencarkan diri. satu dari depan, yang lain dari belakang serentak menggerakkan senjatanya melancarkan tusukan. Pek Khi-hong tertawa dingin. ia berdiri tenang bagaikan sebuah bukit Thay-san, sementara sepasang telapak tangannya melepaskan pukulan kiri kanan depan belakang secara berantai Menyusul berhembusnya angin pukulan itu, dua orang tosu kecil itu segera merasakan pedang di tangan mereka tersedot segulung kekuatan yang maha dahsyat membuat serangan mereka miring ke samping. Menggunakan kesempatan itulah Pek Khi-hong mengubah pukulannya menjadi cengkeraman dan menerobos masuk lewat peluang tersebut. Gerak serangannya amat cepat bagaikan sambaran kilat, Dua orang tosu kecil itu merasakan urat nadi pada pergelangan tangannya jadi kaku, tahu-tahu senjatanya terlepas dan sudah berpindah tangan semua. sementara itu Lim Han-kim merasa amat terkesiap setelah mengikuti jalannya pertarungan itu Demikian cepatnya gerak serangan yang digunakan untuk merebut
666

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

senjata lawan itu, nyaris belum pernah disaksikan sebelumnya. Terdengar Pek Khi-hong menjengek sambil tertawa dingin: "Ketua kuil awan hijau mempunyai reputasi yang sangat baik dalam dunia persilatan, aku tak ingin melukai anak muridnya." sepasang pergelangan tangannya segera digetarkan, dua orang tosu kecil itu seketika mencelat mundur sejauh lima langkah. Diam-diam Lim Han-kim menghimpun tenaga dalamnya bersiap sedia, kemudian ditatapnya Pek Khihong sambil menegur: "Kau hendak minta obat pada siapa?" "Kita pernah berjanji sewaktu ada di pondok Lian-im-lu tempo hari, kalau aku dapat memutuskan rantai borgol dari tangan kalian berdua, maka kau pun bersedia memberikan pil jinsom berusia seribu tahun kepadaku. sekarang aku tahupil mustika itu sudah terjatuh di kuil awah hijau ini, kenapa aku tak boleh ke mari untuk memintanya?" Lim Han-kim tertegun, dalam keadaan begini terpaksa ia harus membantah sesaat kemudian baru ia berkata: "Ketika berada di pondok Lian-im-lu tempo hari, Locianpwee sendirilah yang berkata begitu Kapan aku
667

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pernah berjanji apalagi pil jin-som berusia seribu tahun itu sudah bukan menjadi milikku." "Lalu milik siapa?" "Pil jinsom milikku sudah dirampas orang-orang Hianhong- kau, tapi kemudian berhasil dicuri kembali oleh si pencuri sakti, Untuk membalas budi Ciu tayhiap. ia hadiahkan pil tersebut untuknya, jadi obat itu sudah bukan hakku lagi." "Perkumpulan Hian- hong- kau bisa merampas, Nyoo Cing-hong bisa mencuri, masa aku tak boleh merebutnya secara terang-terangan?" seru Pek Khi-hong. "Tapi Ciu tayhiap menderita luka yang sangat parah, ia membutuhkan obat tersebut untuk menyelamatkan jiwanya," "Putriku juga menderita penyakit parah yang mengancam keselamatan jiwanya, ia butuh juga obat tersebut untuk selamatkan nyawanya." "itu mesti disalahkan kehadiran Locian-pwee tidak tepat pada waktunya," Pek Khi-hong tertawa dingin, "He he he he... nama besar si Hakim sakti Ciu Huang mungkin bisa menakutkan orang lain, tapi jangan harap bisa menggertak mundur aku. Lagi pula sebotol pil jinsom
668

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

berusia seribu tahun itu pun tak habis dimakan seorang diri, aku hanya minta bagian separuhnya saja." Lim Han-kim jadi tertegun, diam-diampikirnya: "betul juga perkataan ini. Kalau Ciu tayhiap tidak membutuhkan obat sebanyak itu, ada baiknya juga membagi separuh untuknya sehingga jiwa putrinya dapat diselamatkan juga...." sementara itu Pek Khi-hong telah menyerobot masuk ke dalam ruangan setelah melihat anak muda itu cuma termenung tanpa menggubris perkataannya lagi. Lim Han-kim jadi terkejut sekali setelah merasakan desingan angin menyambar lewat dari sisi tubuhnya, buru-buru dia lepaskan satu pukulan sambil teriaknya: "Lo-cianpwee..." "Blaaammmm. . . " Diiringi suara benturan yang amat nyaring, telapak tangan kedua orang itu saling beradu satu sama lainnya. Lim Han-kim segera merasakan hawa murni dalam dadanya bergelora keras, tidak kuasa lagi tubuhnya terdorong mundur sejauh tiga langkah, Mimpipun Pek Khi-hong tidak menyangka kalau anak muda tersebut memiliki tenaga pukulan yang begini sempurna, bahkan gerak maju tubuhnya pun ikut terbendung. Cepat- cepat Lim Han-kim menarik napas untuk mententramkan hawa murninya yang bergolak di dada,
669

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah itu katanya: "Ruangan ini merupakan tempat Ciu tayhiap merawat lukanya. Locianpwee tak boleh menerjang masuk secara sembarangan." "Kalau begitu pil jinsom berusia seribu tahun itu pasti berada dalam ruangan itu," seru Pek Khi-hong. selesai berkata ia lepaskan satu pukulan lagi sambil menerobos masuk ke dalam ruangan, setelah menerima sebuah pukulannya tadi, Lim Han-kim telah mengerti bahwa tenaga dalam yang dimilikinya masih jauh melebihi kemampuannya sehingga mustahil baginya untuk menentang Pek Khi-hong dengan kekerasanKali ini kedua jari tangan kanannya disodokkan ke muka menotok urat nadi pada pergelangan tangan lawan, jurus memutus urat yang digunakannya ini sangat lihai dan tepat penggunaannya, Mau tak mau Pek Khihong harus menarik kembali serangannya terlebih dulu, Berhasil membendung terjangan lawannya dengan sabetan jari tangan itu, kembali Lim Han-kim menggerakkan kaki kanannya melancarkan sebuah tendangan kilat. sesungguhnya Pek KHi-hong sudah menerobos masuk ke dalam pintu ruangan waktu itu, tapi karena gegabah ia malah kena dipaksa mundur oleh totokan serta tendangan Lim Han-kim. Kenyataan ini kontan saja
670

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

membuat kakek berambut putih itu tertegun. "Bocah muda, hebat amat ilmu silatmu" serunya. secara beruntun sepasang telapak tangannya melepaskan serangkaian pukulan, dalam sekejap mata ia telah melepaskan delapan buah pukulan berantai. Kedelapan jurus serangan itu dilancarkan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat, Tenaga pukulan pun berhamburan bagaikan gulungan ombak samudra, benarbenar dahsyat dan mengerikan. Ketika Lim Han-kim selesai menyambut delapan buah serangan itu, tubuhnya sudah kelelahan hingga paras mukanya berubah hebat. Tapi ia sangat menguatirkan keselamatan Ciu Huang, walaupun ia sadar dalam menghadapi pertempuran sengit hari ini mau tak mau dia mesti kerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya, namun ia bertekad mencegah kakek itu menerjang masuk ke dalam ruangan dan merampas obat mustika itu. Ia mengerti, sekali kakek berambut putih itu berhasil memasuki ruangan, kemungkinan besar ia bakal bentrok dengan Ciu Hang, padahal si Hakim sakti baru sembuh dari sakit parahnya, bagaimana mungkin ia sanggup menerima tenaga pukulan yang begini sempurnanya? Berpikir sejauh itu, Lim Han-kim semakin tak berani gegabah, dengan mengerahkan segenap kekuatan yang dimilikinya, ia melepaskan serangan balasan, Dengan
671

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

jurus "Datang Awan Dari Langit" tangan kanannya menghantam dada musuh, sementara tangan kirinya memakai jurus "Memisah Bunga Memilih Liu" menyodok perut kakek itu. Pek Khi-hong mencak-mencak kegusaran dengan mata melotot karena marah bentaknya: " Kau pingin mampus?" Tubuhnya berkelebat menyingkir ke samping, begitu lolos dari sergapan dua jurus serangan itu, tangan kanannya dengan jurus "Memindah Bukit Membalik samudra" menghantam sejajar dada. Dalam pukulan ini dia sertakan tenaga dalam yang maha dahsyat dan merupakan jurus serangan keras melawan keras, Dalam posisi demikian, kecuali menyambut serangan itu dengan kekerasan, Lim Hankim hanya bisa berkelit ke samping saja untuk memberi jalan lewat bagi lawannya. "llmu silat Locianpwee amat sempurna, aku ikhlas bila harus mati di ujung tangan Locianpwee." Sepasang telapak tangannya segera ditarik sejajar dada kemudian didorong ke depan, ternyata ia siap menyambut serangan tersebut dengan kekerasan, Terasa olehnya segulung tenaga tekanan yang maha dahsyat menumbuk kearah dadanya, membuat jantungnya berdebar keras dan pandangan matanya berkunang672

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kunang, Tubuhnya bergetar keras lalu mundur tiga langkah dengan sempoyongan. Pek Khi-hong kagum sekali dengan kehebatan anak muda itu, tak kuasa pujinya: "Di kolong langit dewasa ini hanya beberapa orang yang mampu menyambut delapan bagian tenaga pukulanku, tak nyana kau sanggup menerima seranganku ini...." Walaupun ucapan itu diutarakan dengan nada sungkan, namun serangan telapak tangannya tidak menjadi terhenti Gempuran-gempuran yang lebih gencar dilontarkan berulang kali, sementara berusaha menerjang masuk ke dalam ruangan. setelah menerima satu pukulan lawannya tadi, Lim Han-kim sudah tak mampu menahan diri, bagaimana mungkin ia mampu membendung datangnya serangkaian serangan Pek Khi-hong yang begitu gencar? Namun dalam hati kecilnya ia selalu memperingatkan diri, bagaimana pun ia tak boleh memberi kesempatan kepada lawannya menerjang masuk ke dalam ruangan, apa lagi melukai Ciu tayhiap. Ingatan ini melintas dan menggelora terus di dalam benaknya. sekalipun kesadarannya sudah mulai memudar, namun terhadap persoalan ini ia selalu menaruh rasa was- was. Karenanya pukulan ppukulan
673

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

yang dilontarkan untuk membendung serangan itu pun menggunakan jurus-jurus bUnuh diri. Dalam keadaan seperti ini sekalipun Pek Khi-hong memiliki ilmu silat yang sangat hebatpun susah baginya untuk maju barang selangkah pun. Lama kelamaan naik juga darah Pek Khi-hong, sambil membentak keras serangan yang dilancarkan makin lama semakin bertambah berat. Kembali Lim Han-kim bertahan beberapa gebrakan dengan susah payah, ia mulai keteter hebat dan nyaris tak sanggup menahan diri, mungkin dalam tiga sampai lima gebrakan lagi ia bakal terluka di ujung tangan Pek Khi-hong. Di saat yang amat kritis itulah mendadak terdengar seseorang membentak nyaring: "siapa yang berani menyatroni tempat terlarang Kuil Awan Hijau?" Diiringi bentakan nyaring, segulung tenaga pukulan menggulung tiba dengan kecepatan luar biasa mengancam punggung Pek Khi-hong. Dari suara desiran kuat yang mengancam belakang tubuhnya, Pek Khi-hong sudah sadar kalau ia kedatangan musuh tangguh, Berada dalam posisi begini mau tak mau dia mesti balikkan tubuh untuk menyambut datangnya ancaman tersebut cepat-cepat tangan kanannya lepaskan satu pukulan.

674

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

begitu dua gulung tenaga membentur, tubuh si pendatang yang baru melayang turun ke tanah itu tergetar mundur sejauh satu langkah, tapi begitu mundur orang itu mendesak maju lagi, tangan kanannya diayunkan ke depan, sebuah senjata kipas telah menyodok dada lawanBerkilat sepasang mata Pek Khi-hong. ia semakin terkesiap setelah menjumpai si pendatang ternyata adalah seorang pemuda tampan berusia dua puluh tahunan, namun kecepatan serta kehebatan tenaga pukulannya sedikit pun tidak berada di bawah kemampuan Lim Han-kim. segera pikirnya: "Heran, kenapa dalam Kuil Awan Hijau ini bisa terdapat begitu banyak jago-jago muda berilmu tinggi...?" sementara otaknya berputar, ia sudah terlibat dalam perta rungan lagi melawansi pendatang, Tenaga dalam yang dimiliki orang ini hampir seimbang dengan kekuatan Lim Han-kim, namun pengalamannya dalam menghadapi musuh serta keaneka-ragaman ilmu silatnya jauh melampaui kemampuan pemuda she- Lim itu. Tampak orang itu dengan memainkan ilmu kim-kong dari aliran siau-lim di tangan kanannya, tangan kiri menggunakan jurus "Membersihkan Debu Berdebat santai" dari aliran Bu-tong justru memutar senjata kipasnya sedemikian rupa.
675

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Bukan saja memiliki perubahan yang amat banyak. lagi pula sebentar menebas seperti pedang sebentar membabat seperti golok. sukar diduga ke mana dia hendak mengancam. Dalam kesempatan itu Lim Han-kim menggunakan kesempatan tersebut mengatur kembali pernapasannya. Dengan dasar tenaga dalamnya yang sempurna, tak selang berapa saat kemudian kondisi tubuhnya telah pulih kembali Ketika ia menengok kembali ke arena pertarungan dijumpainya orang yang sedang bertarung sengit melawan Pek Khi-hong itu ternyata tak lain adalah Li Bun-yang dari bukit Hong-san. sesungguhnya ilmu silat yang dimiliki Pek Khi-hong masih jauh di atas kemampuan Li Bun-yang, tapi berhubung Li Bun-yang lebih gesit dan licik serta berusaha menghindari pertarungan keras melawan keras, maka untuk sesaat Pek Khi-hong pun tak dapat banyak berbuat. Lim Han-kim menarik napas panjang-panjang, sesudah menghimpun kembali tenaga dalamnya ia maju dua langkah ke depan dan menghadang di depan pintu siap menghadapi ancaman. Ternyata Li Bun-yang mengerti kalau tenaga dalamnya tak mampu menandingi lawan, maka ia berusaha menghindari pertarungan adu kekerasan. setiap kali
676

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menjumpai serangan gencar yang dilepaskan musuhnya, ia segera mundur untuk menghindar. sebaliknya Pek Khi-hong yang menjumpai musuh tangguh, mau tak mau harus melayani dengan sekuat tenaga, tanpa sadar ia mengejar hingga berada di luar ruangan. Dengan susah payah ia berhasil menerobos masuk ke dalam ruangan tadi, tapi sekarang terpancing oleh jurus-jurus serangan Li Bun-yang. Tanpa sadar tubuhnya telah mundur lagi. Dalam kesempatan itu Lim Han-kim telah berhasil memulihkan kondisi badannya setelah mengatur pernapasan beberapa saat. Ketika melihat situasi pertarungan di arena, ia sadar Li Bun-yang sudah mulai keteter dan berada di bawah angin- sebaliknya tenaga pukulan yang dilancarkan Pek Khi-hong makin lama semakin bertambah kuat dan berhasil menguasai situasi. Meski Li Bun-yang masih dapat bergerak dengan andalkan kegesitan serta kelicikannya, namun tenaga dalamnya tetap bukan tandingan musuh, Apa lagi ilmu pukulan Pek Khi-hong yang nampaknya amat sederhana sesungguhnya memiliki perubahan jurus yang di luar dugaan, puluhan gebrakan kemudian posisinya makin keteter. Di tengah pertarungan sengit itu, mendadak Pek Khihong mengeluarkan jurus ampuhnya, telapak tangan kanan disodok mengancam dada sementara tangan
677

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kirinya menyusul di belakang tangan kanan, ikut menyodok ke depan. Buru-buru Li Bun-yang membabatkan senjata kipasnya kebawah, dengan jurus "Memisahkan Unsur im dan Yang" ia bacok pergelangan tangan kanan Pek Khi-hong. siapa sangka di saat terakhir mendadak Pek Khi-hong menarik mundur pergelangan tangan kanannya, sementara tangan kirinya yang tersembunyi di belakang serangan tangan kanannya itu meluncur ke depan dengan kecepatan luar biasa, serangan tersebut langsung mencengkeram pergelangan tangan kanan Li Bun-yang yang mencekal senjata kipas. Mimpipun Li Bun-yang tidak menyangka kalau perubahan jurus musuhnya dapat dilakukan dengan kecepatan luar biasa, ia sangat terperanjat tergopohgopoh tangan kirinya berputar satu lingkaran lalu menyikut ke depan untuk membendung datangnya ancaman cengkeraman dari Pek Khi-hong. Bagaimana pun keluarga Li merupakan gudangnya ilmu silat, pengetahuan serta pengalamannya sangat mendukung dalam keadaan kritis seperti ini, jurus penolong yang digunakan kali ini betul-betul jurus simpanan yang luar biasa hebatnya. Diam-diam Lim Han-kim berpikir "Agak-nya kecuali menggunakan jurus ini, tak ada jurus lain lagi yang bisa
678

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dipakai untuk mematahkan sergapan kilat dari Pek Khihong." "Ilmu penolong yang sangat bagus" bentak Pek Khihong dingin, Kali ini dia hanya berdiri tanpa bergerak, ia pun tidak melancarkan serangan berikut. Pada saat itu Li Bun-yang sendiri meski sudah lolos dari bahaya maut, namun perasaan hatinya benar-benar terkesiap. sejak terjun ke dalam dunia persilatan belum pernah ia jumpai tokoh sehebat orang ini, tanpa terasa sahutnya pelan: "Anda terlalu memuji" "Bila dugaanku tidak keliru, tentunya kau berasal dari bukit Hong-san?" "Aku Li Bun-yang, Locianpwee tak pernah kenal dengan diriku, darimana kau bisa tahu jika aku berasal dari Hong-san?" Keluarga persilatan dari bukit Hong-san sudah amat termashur dalam dunia persilatan selama seratus tahun terakhir hampir dikenal setiap umat-persilatan, jadi meski pihak lawan dapat menyebutkan asal usulnya pun tidak terhitung suatu kejadian aneh. Tapi ilmu silat yang dimiliki orang itu sangat tangguh dan jarang ditemui sebelum-nya. Dengan bekal pengetahuannya yang amat luas serta pergaulannya yang amat luas pun Li Bun-yang tak berhasil menebak
679

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

asal usul lawan. ia tak mengira sebelum dirinya berhasil menebak asal usul orang, asal usul sendiri malah sudah tertebak duluan. Terdengar Pek Khi-hong berkata dengan dingin: "Jurus silat yang kau pergunakan beraneka ragam dan terhimpun dari ilmu silat pelbagai partai besar. Dalam kolong langit dewasa ini selain keluarga persilatan dari bukit Hong-san, keluarga mana lagi yang sanggup berbuat begitu? Apa salahnya kalau aku dapat menebak asal usulmu?" "Locianpwee, kehebatan ilmu silatmu benar-benar luar biasa. selama hidup belum pernah kujumpai tokoh sehebat dirimu, cobalocianpwee tidak berbelas kasihan kepadaku tadi, mungkin aku sudah terluka di ujung tanganmu..."

BAB 21. Terluka Pukulan Beracun, Pek Khi-hong tertawa dingin, mendadak ia memotong pembicaraan Li Bun-yang yang belum selesai: "Pada tempat dan keadaan seperti ini, tak sesuai kita berbincang-bincang hal yang bukan-bukan, Aku pernah bertemu dan berkenalan dengan ayahmu dulu, meski tak terhitung kelewat akrab bagaikan saudara kandung, namun hubungan persahabatan kami di luar kebiasaan. Aku tak ingin bertarung lagi dengan kau."
680

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Buru-buru Li Bun-yang menjura memberi hormat. "Oooh, rupanya Locianpwee adalah sahabat mendiang ayahku. Aku mohon maaf lebih dulu." Pek Khi-hong berkelit ke samping menghindari tanyanya kemudian: "Sudah berapa lama ayahmu meninggal?" "Kurang lebih lima belas tahun berselang." Tiba-tiba Pek Khi hong menghela napas panjang, gumamnya: "Aaaai... tidak dapat menghadiri saat penguburan sahabat sendiri, kejadian ini benar-benar patut disesali...." Bergumam sampai di situ, tiba-tiba ia seperti teringat suatu masalah yang sangat penting, Rasa duka di wajahnya lenyap seketika, sebaliknya paras muka itu berubah jadi dingin dan kaku, tegurnya kemudian: "Apa hubunganmu dengan ciu Huang serta Kuil Awan Hijau ini?" "Ketua Kuil Awan Hijau ci-mia-cu adalah sahabat ayahku sebelum beliau menjadi pendeta. jadi kalau dihitung ia masih termasuk angkatan tuaku, sebaliknya ciu tayhiap disegani dan dihormati setiap umat persilatan aku menaruh perasaan kagum dan hormat yang mendalam terhadapnya...."
681

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pek Khi-hong segera berkerut kening, selanya: "Seandainya aku hendak bentrok dengan ketua Kuil Awan Hijau serta ciu tayhiap, entah kau bakal membantu siapa?" Tertegun Li Bun-yang setelah mendengar perkataan itu, diam-diam pikirannya: "Jahe memang makin tua semakin pedas, Belum sempat aku bertanya dia, ia sudah memojokkan aku lebih dulu...." setelah termenung dan berpikir sejenak, sahutnya: "Persoalannya ini benar-benar membuat aku menjadi serba salah, Kalau berbicara menurut aturan dunia persilatan, aku pasti akan menjatuhkan pilihan secara cepat dengan berdiri dipihakmu, tapi sekarang... aku berharap Locianpwee sudi memberi muka kepadaku dan menghilangkan sikap permusuhan ini menjadi persahabatan. Asal Locianpwee bersedia, maka masalah Ciu tayhiap dan ketua Kuil Awan HHijau serahkan saja kepadaku...." Pek Khi-hong tertawa dingin, selanya: "Kau salah paham, Antara aku dengan Ciu Huang serta ketua Kuil Awan Hijau tak pernah terikat dendam atau sakit hati, aku datang ke mari hanya ingin minta suatu barang." "Barang apa yang kau kehendaki?" "sebotol pil jinsom berusia seribu tahun."
682

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Pil jinsom berusia seribu tahun.,.?" seru Li Bun-yang agak tertegun. "Benar, pil jinsom berusia seribu tahun, Benda itu mempunyai hubungan yang sangat penting dengan diriku, jadi aku harus mendapatkannya." "Menurut apa yang kuketahui, rasanya pil jinsom seribu tahun itu menjadi milik saudara Lim." "Tapi dia sudah mengabulkan permintaanku dan menghadiahkannya kepadaku." "soal ini... aku benar-benar tidak percaya. Dengan susah payah saudara Lim ini menempuh perjalanan jauh menghantar obat tersebut ke mari." "Aku tak pernah bohong, kalau tak percaya tanyakan sendiri kepadanya...." ia berpaling menatap tajam Lim Han-kim, kemudian terusnya dengan suara dingin: "Ketika aku hendak mematahkan rantai borgolmu di pondok Lian-im-lu tempo hari, bukankah aku telah berkata minta imbalan pil jinsom berusia seribu tahun itu?" "Walaupun Locianpwee pernah bilang begitu, tapi aku Lim Han-kim belum pernah.." Tidak membiarkan Lim Han-kim menyelesaikan perkataannya, Pek Khi-hong telah berkata lebih jauh: "Nah, itulah dia Waktu itu kau toh bilang pil jinsom seribu
683

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tahun itu sudah tak berada di tanganmu lagi, dirampas orang-orang Hian-hong-kau?" "Benar, tapi...." Pek Khi-hong segera berpaling ke arah Li Bun-yang dan ucapnya cepat: "saudara Li, kau sudah mendengar semua bukan, tentunya kau tak lagi menuduh aku sedang berbohong bukan?" Mendengar orang itu mencari menangnya sendiri, Lim Han-kim jadi mendongkol teriaknya keras-keras: "Locianpwee, kau tak boleh berbicara seenaknya sendiri, Berilah kesempatan kepadaku untuk bicara. Memang betul Locianpwee mengajukan syarat agar aku menghadiahkan pil mustika itu untukmu, tapi aku kan belum mengabulkan permintaanmu itu" "Kalau kau tidak mengabulkan permintaanku, sama artinya kau hendak mengingkari janji." Berubah hebat paras muka Lim Han-kim serunya kemudian: " Kalau aku ngotot tidak mengabulkan permintaanmu? " "Tidak setujupun harus setuju." teriak Pek Khi-hong gusar. "Kau jangan mendesak aku terus menerus, jangan disangka aku tak berani membunuh orang." "Seorang lelaki sejati lebih suka dibunuh daripada dihina, jika Locianpwee ingin mengandalkan ilmu silat
684

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

untuk merampas pil jinsom berusia seribu tahun itu, mungkin kau tak bisa memenuhi harapanmu itu dengan lancar." Pek Khi-hong tertawa dingin, "Diminta secara baikbaik tak bisa, terpaksa aku harus merampas dengan kekerasan." Begitu selesai bicara, ia miringkan badannya kemudian langsung menerjang masuk ke dalam ruangan. Melihat orang itu benar-benar menerjang masuk dengan kekerasan, Lim Han-kim pun berpikir: "Tampaknya masalah hari ini harus diselesaikan lewat suatu pertempuran sengit." Telapak tangan kanannya dengan menggunakan jurus "Pacul Terbang Menumbuk Genta" langsung menghantam tubuh Pek Khi-hong. Tadi Ia sudah menjajal kehebatan ilmu silat lawan. pemuda itu sadar bila gempuran kali ini tidak disertai tenaga penuh, maka terjangan orang itu mustahil dapat dibendung, oleh sebab itu dalam serangannya- kali ini ia sertakan sembilan bagian tenaga dalamnya, segulung angin pukulan yang sangat kuat segera meluncur ke depan dengan hebatnya. Pek Khi-hong sama sekali tidak mengubah gerak tubuhnya yang menerjang ke dalam ruangan, sementara tangan kirinya dengan jurus "Menyambut Tamu
685

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Menghantam Bidadari," dari gerak menyikut berubah jadi tabokan, dengan cepatnya menyambut datangnya serangan dari Lim Han-kim itu. Begitu ujung telapak tangan Lim Han-kim bersentuhan dengan telapak tangan Pek Khi-hong, anam muda itu segera merasakan segulung hawa panas yang sangat kuat menerobos keluar dari tangan lawan langsung menyusup masuk ke dalam tubuh-nya. Akibatnya bukan saja sisa kekuatan yang terhimpun dalam lengan kanannya tak mampu disalurkan keluar, bahkan lengan itu terasa kaku dan sukar diperintah lagi. sadarlah Lim Han-kim bahwa ia sudah terluka oleh pukulan beracun orang itu, sambil menghela napas sedih ia lepaskan satu tendangan kilat menghajar perut Pek Khi-hong. Tendangan tersebut dilepaskan tanpa menimbulkan sedikit suara pun, jurus serangan yang digunakan pun sangat aneh. Pek Khi-hong yang waktu itu sudah menerjang hingga ke pintu ruangan pun seketika terdesak mundur kembali. Di saat yang amat kritis inilah Li Bun-yang telah menerjang ke muka, sambil mengangkat senjata kipasnya ia berseru: " Locianpwee, kalau ada persoalan dibicarakan saja secara baik-baik. Apabila kau ngotot hendak menerjang masuk ke dalam ruangan, terpaksa aku tak bisa berpeluk tangan saja."
686

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara berbicara, tubuhnya sudah mendesak ke belakang Pek Khi-hong. Kipasnya berada dalam posisi setengah ter-buka, siap melancarkan serangan maut. Pek Khi-hong berpaling memandang Li Bun-yang sekejap. lalu ujarnya dingini "Aku bersedia mengalah kepadamu karena memandang mendiang ayahmu sebagai sahabatku Aku tahu ilmu silat keluarga Hong-san amat hebat dan tersohor di kolong langit, tapi jangan dianggap kemampuanmu itu bisa berbuat sesuatu atas diriku." "Aku tahu kepandaianku bukan tandingan Locianpwee, tapi sebagai seseorang yang sedang mengemban tugas, aku tak bisa berdiam diri saja. Aku harap Locianpwee sudi melihat wajah mendiang ayahku dengan memberi muka untukku" Pek Khi-hong segera berkerut kening, bentaknya gusar: "Jika aku mesti memberi muka kepadamu, lantas siapa pula yang akan menolong nyawa putri kesayanganku.." Tiba-tiba tampak tubuh Lim Han-kim gontai dan tak bisa berdiri tegak. secara beruntun ia mundur sejauh empat lima langkah lalu bersandar pada dinding ruangan. Di bawah cahaya lilin yang memancar ke luar dari balik ruangan, tampak wajah Lim Han-kim telah berubah jadi merah membara. Peluh sebesar kacang kedele jatuh bercucuran membasahi sepasang pipinya.
687

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Terkesiap hati Li Bun-yang menyaksikan keadaan itu, teriaknya keras-keras: "saudara Lim, kau terluka?" sambil miringkan badan dengan senjata kipas melindungi tubuhnya, ia menerobos masuk ke dalam ruangan, "Mundur kau" bentak Pek Khi-hong gusar, sebuah pukulan yang maha dahsyat dilontarkan ke depan. Angin topan yang luar biasa hebatnya segera memancar ke luar dari balik telapak tangannya langsung menyapu ke depan. Cepat-cepat Li Bun-yang menolak telapak tangan kirinya sejajar dada, teriaknya: "Locianpwee..." Begitu sepasang tangan bersentuhan, tubuhnya seketika tergetar mundur sejauh tiga langkah, maka serunya lagi: "Waaah... tenaga pukulan yang sungguh hebat." sesudah berhasil menguasai diri, senjata kipas di tangan kanannya dengan jurus "Naga sakti Muncul Tiga Kali" menciptakan tiga titik bayangan kipas yang secara terpisah mengancam tiga buah jalan darah penting di tubuh Pek Khi-hong. Mendadak terdengar suara bentakan berat bergema tiba: "Tahan"

688

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendengar bentakan tersebut, Li Bun-yang segera menarik kembali senjata kipasnya dan mundur sejauh tiga depa. Ketika mengangkat kembali wajahnya, tampaklah si Hakim sakti Ciu Huang dengan membawa tongkat bambu serta wajah penuh pembalut putih telah berdiri di tengah ruangan, sepasang matanya yang dingin menatap wajah Pek Khi-hong tanpa berkedip. Cepat-cepat Lim Han-kim menyeka peluh yang membasahi jidatnya lalu melompat maju ke muka berdiri menghadang di hadapan ciu Huang, Walaupun ia sudah menderita luka dalam yang cukup parah, namun dalam keadaan terpaksa ia telah bersiap sedia mempertaruhkan selembar jiwanya untuk melindungi keselamatan ciu Huang. Pek Khi-hong melototkan sepasang matanya mengawasi wajah Ciu Huang, ketika empat mata saling bertemu kedua belah pihak sama-sama membungkam diri dalam seribu bahasa. sampai lama kemudian Pek Khi-hong baru memberi hormat sambil berkata: "Sudah lama aku mengagumi nama besar anda, sungguh beruntung kita dapat berjumpa hari ini."

689

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Terima kasih banyak. terima kasih banyak. sesungguhnya aku sudah mengerti jelas maksud kedatanganmu..." "itu lebih bagus," tukas Pek Khi-hong serius, "Sudah belasan tahun putriku bergelut melawan penyakit aneh yang diderita-nya, sebagai orang tua, aku tak bisa berpeluk tangan saja membiarkan anakku tersiksa. Hidupku seperti duduk di atas jarum, belum pernah bisa makan nikmat, tidur nyenyak. Untuk mencarikan obat mujarab yang dapat menyembuhkan penyakitnya, aku telah menjelajahi seluruh pelosok negeri. sayang, aku belum berhasil menemukan obat yang mujarab itu.,,." Kemudian setelah berhenti sebentar untuk mengatur napas, sambungnya lebih jauh: "Akhirnya aku mendapat kabar kalau saudara Ciu berhasil mendapatkan sebotol pil jinsom berusia seribu tahun hasil ramuan phang Thianhua, maka aku buru-buru menyusul ke mari dengan harapan bisa mendapatkan separuh saja dari obat mustika itu. Tentunya saudara Ciu tidak keberatan bukan dengan permintaanku ini?" Ciu Huang tertawa hambar, "Setiap orang tua yang mempunyai anak menderita penyakit semacam ini tentu akan risau menguatirkan keselamatannya, sebab itu memang wajar, Tapi caramu memaksa orang lain untuk menyerahkan obat mustika sangat keterlaluan dan terlalu
690

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

memojokkan tampaknya kau tak pandang sebelah mata pun terhadap aku manusia Ciu?" "Aku pun mengerti kedudukan Hakim sakti Ciu Huang dalam dunia persilatan sudah pasti kau tak akan rela membiarkan aku mengambil obat mustika milikmu dengan begitu saja, tapi... maaf kalau aku bicara latah, Dengan kondisi saudara Ciu saat ini, biar bergabung dengan saudara Lim serta saudara Li dari Hong-sanpun masih belum cukup tangguh untuk menghalangi niatku dalam mengambil obat mustika tersebut...." Lim Han-kim dan Li Bun-yang tidak bicara, mereka membungkam diri dalam seribu basa sebab mereka sadar apa yang dikatakan orang itu memang bukan perkataan latah, kenyataannya mereka berdua memang bukan tandingannya. setelah mendeham beberapa kali dengan suara berat, kembali Pek Khi-hong melanjutkan "Setiap umat persilatan di dunia saat ini mengetahui bahwa saudara Ciu memiliki ilmu silat yang lihai dan tiada taranya di kolong langit, Tapi sayang kondisi-mu saat ini tidak mengijinkan Luka parah yang kau derita belum sembuh sehingga mustahil bisa melayani serangan serta sergapanku, padahal aku telah bersumpah akan berusaha mendapatkan pil jinsom berusia seribu tahun itu kendati apa pun yang bakal terjadi."
691

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"He he he he... asal kau berhasil melukai diriku, bukankah pil jinsom berusia seribu tahun itu dapat segera kau bawa pergi?" jengek ciu Huang sambil tertawa dingin. "ciu tayhiap tak usah memanasi hatiku dengan katakata pedas seperti itu. seperti telah kukatakan tadi, apa pun yang terjadi aku tetap akan membawa pergi obat mustika berusia seribu tahun itu." Hakim sakti Ciu Huang menoleh dan memandang meja kayu di tepi pembaringannya, kemudian katanya: "pil jinsom berusia seribu tahun itu kuletakkan di atas meja kayu tersebut, kalau kau bersikeras hendak mengambilnya, silahkan diambil sendiri" Pek Khi-hong berpaling memandang Li Bun-yang sekejap. lalu dengan langkah lebar berjalan menghampiri meja kayu itu Lim Han-kim menggeser tubuhnya siap menghadang, tapi Hakim sakti Ciu Huang melintangkan lengan kanannya yang penuh pembalut putih itu menghalangi tindakannya itu, bisiknya: "Jangan sembarangan bergerak nak" sementara itu Li Bun-yang telah menerjang masuk ke dalam ruangan, tapi dia sendiri pun dibuat gelagapan tak tahu apa yang mesti diperbuatnya, Apa yang dapat
692

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dilakukan hanyalah mengipasi tubuh sendiri sambil mengawasi lawannya tanpa bicara. sementara itu Pek Khi-hong dengan langkah lebar telah menghampiri meja kayu itu dan menyambar botol porselen yang terletak di sana, Dengan suara dingin Ciu Huang kemudian berkata: "isi botol itu sudah kupakai setengahnya, sisa yang ada boleh kau ambil semua" Pek Khi-hong membuka penutup botol itu serta menuang beberapa biji obat, setelah dipandang sekejap ujarnya: "Apakah saudara Ciu butuh beberapa butir untuk dipakai sendiri?" "Aku jadi orang tak pernah butuh belas kasihan orang lain." Pek Khi-hong tidak banyak bicara lagi, dia tuang semua isi botol tersebut dan dihitung jumlahnya, ternyata masih tersisa tiga puluh dua biji. Maka tanpa menunggu persetujuan dari ciu Huang lagi ia tinggalkan dua belas butir obat ke atas meja sedang botol porselen beserta isi lainnya dimasukkan ke dalam sakunya, setelah itu baru ujarnya: "Ciu tayhiap. kau masih butuh berapa lama untuk merawat lukamu itu?" "Paling cepat dua bulan, paling lama tiga bulan."

693

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Baik, tiga bulan kemudian aku pasti akan berkunjung lagi ke Kuil Awan Hijau ini untuk mohon petunjuk. sampai waktunya tenaga dalam Ciu tayhiap tentu sudah pulih kembali, Dengan mengandalkan ilmu silatmu aku percaya kau bisa membalas dendam atas tindakanku malam ini yang telah mengambil pergi obat mustika milikmu" ciu Huang tertawa dingin. "Ketua Kuil Awan Hijau sudah lama hidup mengasingkan diri dari keramaian dunia persilatan, lagipula tempat ini merupakan tempat suci. Aku tak ingin memberi kerepotan lagi untuk orang lain." "Jikalau Ciu tayhiap keberatan aku datang berkunjung lagi ke Kuil Awan Hijau ini, baiklah, silahkan kau menunjuk tempat yang lain, tiga bulan kemudian aku pasti akan datang memenuhi janji," Ciu Huang berpikir sejenak. setelah itu katanya: "Baik, kita putuskan dengan sepatah kata. Tiga bulan kemudian aku pasti akan berkunjung sendiri ke pondok Lian-im-lu." "Kalau begitu aku pasti akan menunggu kehadiran ciu tayhiap. selama empat bulan aku tak akan meninggalkan pondok Lian-im-lu. Tapi bila empat bulan kemudian saudara Ciu belum datang juga, maafkan aku. Terpaksa aku tak bisa menunggu lebih lama lagi." "Antara tiga sampai empat bulan kemudian aku pasti akan berkunjung ke pondok Lian-im-lu."
694

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Kalau begitu aku mohon lebih dulu," ucap Pek Khihong sambil memberi hormat. seusai berkata ia segera melangkah pergi meninggalkan tempat itu. "Maafkan aku tak bisa menghantar kepergianmu badanku kurang sehat," seru Ciu Huang. "Tak usah merepotkan" Dalam waktu singkat tubuhnya sudah berada di luar ruangan dan kemudian lenyap di balik kegelapan malam. sepeninggal orang itu, Lim Han-kim baru menengok Ciu Huang sekejap sambil katanya: "Locianpwee, kenapa kau biarkan orang itu pergi membawa serta pil jinsom berusia seribu tahun itu? Gara-gara sebotol obat mustika itu, suhuku telah menderita luka parah karena terlibat dalam pertarungan yang amat seru, tapi sekarang kau biarkan orang itu memungut hasil tanpa bersusah payah, tidakkah kelewat keenakan baginya?" Ciu Huang menghela napas panjang, pelan-pelan ia berjalan menghampiri pembaringan dan duduk. lalu sambil menatap wajah anak muda itu lekat-lekat, katanya: "Nak. bagaimana keadaan lukamu?" "sesudah mengatur pernapasan sebentar keadaanku sudah jauh lebih baik," "Tampaknya orang itu memiliki sejenis ilmu aneh dari aliran sesat," sela Li Bun-yang cepat, "Dengan keadaan
695

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

lukamu sekarang, lebih baik saudara Lim jangan bertindak kelewat gegabah." "Nak," seru Ciu Huang lagi. "Coba perlihatkan lenganmu yang terluka itu kepadaku." Lim Han-kim menggulung lengan bajunya dan memperlihatkan lengannya yang terluka itu . Di bawah sinar lilin yang redup terlihat jelas dua belas jalur panjang yang berwarna merah darah di atas lengannya yang putih itu. Garis merah itu memanjang sampai ke arah bahu. Menyaksikan keadaan luka itu, Li Bun-yang segera berteriak kaget: "Haaah..? Ternyata dugaanku tidak salah, Lengan saudara Lim jelas dilukai oleh pukulan beracunnya..." "Tidak mengkhawatirkan," potong ciu Huang sambil menggeleng, "sekalipun ia terluka oleh pukulan beracun, namun kondisinya tidak terlalu parah." Tiba-tiba saja Li Bun-yang sadar kalau telah salah bicara, cepat-cepat dia membungkam diri Lim Han-kim kurang begitu mengerti tentang ilmu sesat yang telah melukainya itu, tak tahan tanyanya: "Locianpwee, apakah kau telah mengetahui ilmu pukulan apa yang telah melukai lenganku ini?" "Tampaknya seperti sejenis ilmu beracun ci-sat-ciang (pukulan Racun Merah).,." serobot Li Bun-yang cepat.
696

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Lim Han-kim ingin bertanya lagi, tapi Ciu Huang telah mengulapkan tangan sambil berkata: "Aku merasa agak penat, aku harap kalian berdua cepat-cepat istirahat untuk pulihkan kondisi badan-" sudah jelas perkataan itu bernada mengusir tamu, terpaksa Lim Han-kim dan Li Bun-yang harus mohon diri dan meninggalkan tempat tersebut Keluar dari pintu kamar, tampak Ci Mia-cu dan Han si-kong sedang berjalan mendekat. Di belakang kedua orang itu mengikuti seorang gadis berbaju serba merah. Li Bun-yang segera menjura, tapi sebelum ia sempat mengucapkan sesuatu, Han si-kong telah berteriak duluan: "saudara Lim, barusan benar-benar telah berlangsung suatu pertarungan sengit yang sangat ramai. sayang kau tak bisa menyaksikan kehebatan ilmu silat aliran Thian-lam. Nama besar mereka betul-betul bukan nama kosong belaka, tidak aneh kalau selama belasan tahun lamanya si Gadis Naga berbaju hitam dapat malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan-" "Di dalam kuil pun baru saja berlangsung suatu pertarungan amat sengit," sambung Li Bun-yang. "Malah si pendatang memiliki ilmu silat yang luar biasa hebatnya, Andai- kata Ciu tayhiap tidak tampilkan diri mencegah, mungkin kekuatanku serta saudara Lim tak sanggup membendung terjangannya."
697

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Waaah... siapa dia? Masa begitu hebat?" seru Han sikong dengan wajah tertegun. Ci Mia-cu yang jarang bicara, kali ini menukas pula dengan wajah amat khawatir "Luka yang diderita Ciu tayhiap belum sembuh betul, mana dia bisa bertarung melawan orang lain?" "Ciu tayhiap memang belum bertarung secara resmi melawan orang itu, tapi mereka telah berjanji akan bertemu lagi di masa mendatang." ci Mia-cu menghela napas panjang, tampaknya ia merasa lega sekali. nampaknya Han si-kong masih belum puas, kembali ia bertanya: "siapa sih orang itu? Aku tak habis mengerti siapa yang memiliki kemampuan sedemikian hebatnya?" "Pek Khi-hong" jawab Lim Han- kin "Haaah,..? Manusia berambut putih yang kita jumpa i di Pondok Lian-in-liu tempo hari?" "Betul, suami si Gadis Naga berbaju hitam." "Apa maksud kedatangannya ke mari?" tanya Ci Miacu. "Merampas pil jinsom berusia seribu tahun." "Pil mustika itu sudah terampas?" sela Han si-kong kuatir.
698

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Yaa, sudah terampas" ci Mia-cu berseru kaget, meskipun di luar wajahnya ia berusaha keras mengendalikan ketenangannya, namun tak bisa menutupi gejolak emosi dalam batinnya, setelah menghela napas panjang katanya: "Luka yang diderita Ciu tayhiap belum sembuh sama sekali, Pil mustika itu mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kondisi tubuhnya...." Pelan-pelan dia mengalihkan sorot matanya ke wajah Li Bun-yang, kemudian sambungnya:" Apakah saudara Li tidak berusaha untuk menghalangi perbuatannya?" "Setelah Ciu tayhiap mengadakan perjanjian dengan orang itu, beliau menyerahkan pil tersebut dengan begitu saja, jadi kami berdua merasa kurang leluasa untuk turun tangan menghadang." "Dan Pek Khi-hong juga tidak mengambil semua isi botol obat itu," sambung Lim Han-kim. "Masa dia bersedia meninggalkan separuhnya untuk Ciu tayhiap?" "Meski tidak sampai separuhnya persis, tapi sepertiganya telah ditinggalkan di atas meja." Tergopoh-gopoh Ci Mia-cu berjalan masuk ke dalam ruang kamar Ciu Huang, sebelum dia sempat melangkah masuk ke dalam ruangan, tiba-tiba lentera dalam
699

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ruangan itu telah dipadamkan, menyusul kemudian terdengar Ciu Huang berkata dengan suara berat: "saat ini aku merasa lelah sekali, aku tak ingin diganggu orang lagi.^ Mendengar ucapan tersebut, terpaksa Ci Mia-cu menghentikan langkahnya dan mundur lagi. saat itu Li Bun-yang telah berbisik kepada Lim Han-kim: "Gadis berbaju merah itu adalah adikku, bagaimana kalau kuperkenalkan kepada saudara Lim?" Meskipun dalam hati kecilnya Lim Han-kim merasa segan, tentu saja dia tak bisa menampik dengan begitu saja, terpaksa ia memberi hormat kepada gadis berbaju merah itu sambil katanya: "sudah sering kudengar saudara Li membicarakan tentang nona, sungguh beruntung dapat bersua muka hari ini." Ternyata gadis berbaju merah itu sangat supel, sambil tersenyum sahutnya lembut: "Aku Li Tiong-hui, di lain hari masih mengharapkan banyak petunjuk dari anda" sesungguhnya Lim Han-kim masih menganut paham kolot, maka setelah mendengar gadis itu langsung memperkenalkan namanya, ia jadi tertegun dan untuk berapa saat lamanya tak tahu apa yang mesti di-jawab. sambil tersenyum manis kembali Li Tiong-hui melanjutkan: "Nama besar saudara Lim juga sudah
700

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kudengar dari pembicaraan antara ketua kuil dengan Han Lo-cianpwee tadi...." "Aku Lim Han-kim" Buru- buru pemuda itu memperkenalkan diri. sementara itu Ci Mia-cu telah berjalan mendekat, kepada beberapa orang itu bisiknya kemudian: "Ciu tayhiap baru sembuh dari lukanya, Entah ia sedang beristirahat atau sedang bersemedi, kurang leluasa bagi kita untuk tetap tinggal di tempat ini." "Koancu, aku ada satu permintaan yang kurang layak. Entah dapatkah kuutarakan keluar?" Tiba-tiba Han sikong menyela. "Utarakan saja berterus terang, aku tak punya pantangan apa pun." "Ular- ular perutku sudah mulai bernyanyi dan menagih janji, apakah dalam kuil- mu tersedia arak?" "Aaah,., rupanya soal itu," Ci Mia-cu tersenyum "Arak sih ada, cuma tidak sewangi yang kau harapkan." "Ha ha ha ha... asal ada arak. itu sudah cukup " Ci Mia-cu pun mengajak beberapa orang itu menuju ke sebuah bilik samping yang amat tenang, setelah duduk. Ia perintahkan seorang tosu kecil untuk menghidangkan arak.
701

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara itu Li Bun-yang sangat menguatirkan luka beracun yang diderita Lim Han-kim, tak tahan lagi serunya kepada Ci Mia-cu: "Koancu, kau pandai dalam ilmu pertabiban dan obat-obatan, coba periksalah luka di atas lengan saudara Lim itu, apakah betul terluka oleh pukulan beracun manusia tadi." Ci Mia-cu memperhatikan wajah Lim Han-kim sekejap. ia jumpai air muka pemuda itu sangat normal tanpa gejala yang aneh, tapi dia pun mengerti Li Bun-yang tak bakal bicara sembarangan setelah termenung berpikir sebentar, katanya: "sau-dara Lim, bagaimana kalau kuperiksa sebentar lenganmu yang terluka pukulan itu?" Lim Han-kim memandang sekeliling ruangan sekejap. ketika menjumpai Li Tiong-hui duduk persis di hadapannya, diam-diam ia berpikir: " Rasanya kurang sopan bila aku menggulung lengan bajuku di hadapan seorang gadis muda...." Berpikir sampai di situ, dia pun tersenyum hambar, tampiknya: "Terima kasih banyak atas perhatianmu, tapi aku tidak merasakan ada gejala keracunan-..." Tentu saja Ci Mia-cu tak bisa memaksakan kehendaknya, mendengar tampikan tersebut terpaksa katanya: "Kalau begitu apabila Lim kongcu merasa tidak beres nanti baru katakan kepadaku...."

702

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Waktu itu Hansi-kong sudah menghabiskan berapa puluh cawan arak. setelah agak puas dia baru bertanya: "Nona Li, bagaimana hasil pertarunganmu melawan Gadis Naga berbaju hitam tadi?" "Walaupun belum bisa diketahui siapa menang siapa kalah, tapi ilmu silatnya benar-benar sangat lihai, jurus pedangnya makin lama semakin gencar dan luar biasa, aku rasa bila pertarungan dilanjutkan lebih jauh, akulah yang berada di pihak kalah," Kembali Han si-kong meneguk beberapa cawan arak. kemudian ia baru bergumam sendiri: "Aneh... sungguh aneh.,." "Han Locianpwee, apanya yang aneh?" tanya Li Bunyang setelah agak tertegun sejenak. "Pek Khi-hong bukan seorang tokoh silat kenamaan, tapi ilmu silat yang dimilikinya sangat lihay, kejadian ini membuat hatiku penuh curiga." Ci Mia-cu tertawa. "Pada dasarnya dunia persilatan memang dipenuhi tokoh-tokoh sakti yang tak suka dikenal orang, Aaaai... kejadian seperti ini adalah sangat lumrah, tak perlu kau herankan?" "Totiang, kau mana tahu, selama hidupku aku Han sikong habiskan dengan mengarungi seluruh dunia
703

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

persilatan Meskipun dalam hal ilmu silat kemampuanku belum mencapai tingkatan yang luar biasa, tapi orang yang kukenal tak sedikit jumlahnya. Bukan aku sengaja membual, jarang ada manusia di kolong langit dewasa ini yang mampu disejajarkan dengan diriku, Nah, aku curiga kemungkinan besar manusia yang bernama Pek Khi-hong ini adalah seorang tokoh silat kawakan yang sengaja tukar nama untuk menutupi identitas dirinya yang sesungguhnya." Begitu perkataan tersebut diutarakan, semua yang hadir dalam ruangan sama-sama tertegun dibuatnya, sesaat kemudian Li Bun-yang baru berkata sambil menghela napas panjang: "^hmmm, ucapan Locianpwee memang beralasan sekali, tapi menurut dugaanmu siapakah dia?" "Tokoh kawakan dalam dunia persilatan yang selama ini lenyap takada kabar beritanya hanya satu orang saja. orang itu adalah Datuk sepuluh Penjuru siang Lam-ciau" Ci Mia-cu menjelaskan Dengan cepat Han sokong menggeleng, " Aku rasa tak mungkin Datuk sepuluh penjuru siang Lam-ciau sudah sangat tua usia-nya, Meskipun dia masih hidup di dunia ini, rasanya tanpa berganti nama pun masih gampang baginya untuk menyelinap dalam dunia persilatan." Lim Han-kim tidak begitu paham urusan dunia persilatan Mendengar beberapa orang itu terlibat dalam
704

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pembicaraan yang mengasyikkan, terpaksa ia hanya bungkam diri dan menjadi pendengar yang setia. Terdengar Han si-kong bicara lagi: "saudara Li, aku tahu kau berasal dari keluarga persilatan yang tersohor. Pergaulanmu luas dan kenalanmu tersebar luas di seluruh pelosok tanah air, tapi bagaimana pun umurmu relatip masih muda, bila kusinggung nama orang ini belum tentu kau punya gambaran yang pasti...." sorot matanya dialihkan ke wajah Ci Mia-cu, setelah memandangnya sejenak. lanjutnya: "Tapi bagi totiang, aku yakin anda pasti mengenal dengan orang yang kumaksudkan ini." "Siapa dia?" "Dua puluh tahun berselang dalam dunia persilatan pernah muncul seorang pemuda aneh yang pandai dalam ilmu pukulan maupun ilmu pedang, Kehadirannya dalam dunia kangouw seperti gulungan ombak dahsyat yang menghempas di batu karang, seluruh kolong langit bergetar dibuatnya, tapi tak disangka sepuluh tahun berselang tiba-tiba jejaknya lenyap tak berbekas dariperedaran dunia ramai. .hoancu, coba ingatlah kembali siapa orang itu?" Ci Mia-cu termenung beberapa saat mencoba mengingat kembali kejadian lama, tiba-tiba paras
705

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mukanya berubah, serunya tertanam "Kau maksudkan si Pedang Racun Pak siang?" "Hahahaha.., persis, memang si Pedang Racun Pak siang yang kumaksudkan," sahut Han si-kong sambil tertawa tergelak. "Koancu, kau dapat mengingat kembali nama orang ini, tentunya tahu juga bukan kenapa ia disebut orang si pedang racun?" "Waaah... kalau soal ini aku kurang begitu jelas." "Aku punya jodoh dengan dia, Sebelum ini pernah bertemu satu kali dengan manusia pak siang ini, Waktu itu dia masih merupakan seorang pemuda berusia tiga puluh tahunan, Meskipun disebut orang si pedang racun, tapi sesungguhnya dia merupakan seorang pribadi yang menarik. selain tampan juga gagah dan mempesonakan...." sorot matanya menyapu Lim Han-kim dan Li Bun-yang sekejap. kemudian meneruskan "Baik gaya maupun wajahnya kira-kira berada seimbang dengan kalian berdua saat ini." "Locianpwee," Li Tiong-hui menyela sambil tersenyum. "Yang kita inginkan sekarang adalah kisah mula ia mendapat nama si pedang racun itu, soal ketampanan dan kegagahannya lebih baik tak usah disinggung."

706

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"oooh... harus dibicarakan pantas dibincangkan," kata Han si-kong setelah meneguk beberapa cawan arak. "seluruh kisah orang ini berlangsung sekitar masalah perempuan, ia berhasil di tangan perempuan, tapi juga gagal gara-gara perempuan, Haha ha ha... orang gagah tak terlepas soal wanita, ungkapan ini memang tepat sekali bagi orang ini." Li Tiong-hui berkerut kening, tapi akhirnya tertawa juga. "Baiklah, perduli apa yang hendak kau bicarakan, yang penting cepat utarakan kisah orang ini" serunya. Han si-kong angkat kepalanya sambil meneguk secawan arak lagi, kemudian lanjutnya: "seperti yang kukatakan tadi, Pak siang ini persis seperti namanya, muda, tampan, gagah dan ilmu silat yang dimilikinya sangat tangguh, Bukan cuma begitu, ilmu sastra maupun ilmu tulisannya sangat hebat, jarang ada manusia berbakat seperti dia dalam dunia persilatan waktu itu sehingga tak heran kalau banyak gadis muda yang jatuh hati kepadanya...." Agaknya ia sudah mulai mabuk. sambil menatap wajah Li Tiong-hui, terusnya lagi sambil tertawa: "seandainya Nona Li hidup pada jaman itu dan punya jodoh bertemu dengan Pak siang, aku yakin kau pasti akan menaruh hati juga kepadanya." Meskipun Li Tiong-hui terhitung gadis yang supel dan terbuka, bagaimana pun ungkapan tersebut membuatnya
707

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sangat jengah, tak kuasa lagi sepasang pipinya berubah jadi merah dadu. sambil tertawa tergelak kembali Han si-kong melanjutkan- "Tak lama setelah Pak siang muncul dalam dunia persilatan, nama besarnya telah menggetarkan seluruh dunia persilatan, cuma lantaran orangnya tampan dan pedangnya beracun tak heran kalau kehadirannya ini banyak menimbulkan rasa dengki dan iri bagi umat persilatan lainnya, ditambah lagi kisah-kisah romantisnya dengan beberapa orang gadis, membuat orang persilatan makin dengki kepadanya. suatu badai kekacauan pun melanda kolong langit pada waktu itu. Menurut apa yang kuketahui kemudian, sekelompok jago lihai bersekutu siap menghabisi jiwanya, tapi sayang ilmu silat Pak siang amat lihay. Jejaknya pun sukar dilacak sehingga walaupun kelompok pembunuh itu berjumlah banyak dan tersebar di mana-mana, namun mereka pun tak dapat berbuat apa-apa terhadap Pak siang," sementara itu Lim Han-kim sudah duduk dengan wajah serius, sepasang matanya menatap ke depan tanpa berkedip. dia seakan-akan sedang mendengarkan dengan serius, tapi juga seakan-akan tidak menaruh perhatian dan sama sekali tidak mendengarkan.

708

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Beda dengan Li Tiong-hui, ia tak dapat menahan rasa ingin tahunya lagi, tak tahan tanyanya cepat: "Bagaimana kemudian?" "Kemudian? Tragedi pun terjadilah" "Tragedi apa?" "Ketika kelompok jago-jago lihay dari daratan Tionggoan ini gagal menemukan jejak Pak siang, mereka pun mulai menyiarkan berita-berita palsu yang mengabarkan bahwa ilmu silat Pak siang telah dipunahkan dan bersumpah tak akan muncul lagi dalam dunia persilatan, sementara berita bohong itu disiarkan, secara diam-dlam mereka menyebar mata-mata untuk melacak jejak Pak siang, Aaai.,. Dasar anak muda, siapa yang tak ingin menang sendiri? sekalipun aku sendiri semasa muda juga tak dapat mengekang emosi, berita bohong itu sebera mengobarkan amarah Pak siang. Dia pun munculkan diri sambil menantang ketigapuluh enam jago lihai dari Tionggoan itu untuk berduel, pertempuran yang berlangsung kemudian, suasananya benar-benar mengerikan Konon pertarungan berlangsung dari senja hingga fajar berikutnya tanpa berhenti..." Tiba-tiba ia menghela napas dan berhenti bercerita, Cepat-cepat Li Tiong-hui memenuhi cawan Han si-kong dtngan arak. sambil disodorkan ke hadapan orang tua
709

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

itu, tanyanya: " Locianpwee, apakah dalam pertarungan itu Pak siang menderita luka dalam yang amat parah?" "Betul Meskipun Pak siang terluka parah, namun dari tiga puluh enam jago lihai yang mengerubutinya, dua puluh tujuh orang berhasil dilukai dan sembilan lainnya tewas. Ternyata tak satu orang pun berhasil lolos dari gelanggang pertempuran dalam keadaan utuh...." "Jika di antara tigapuluh enam orang yang mengeroyoknya ada satu saja yang selamat tanpa cedera, aku rasa Pak siang tak mungkin bisa hidup lebih lanjut." Han si-kong segera tertawa terbahak-ba-hak. "Ha ha ha ha... tepat sekali sayang dari tiga puluh enam orang ini yang mampus pun telah mampus dan yang terluka pun terluka, tak seorang pun manusia baik-baik...." Lim Han-kim yang mengigau tersebut diam-diam sebera berpikir: "Kalau didengar dari nada pembicaraannya, dia sangat membelai Pak siang. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga puluh enam jago Tionggoan yang terlibat dalam pengeroyok-an itu bukan manusia baik-baik...." Terdengar Han si-kong bercerita lebih lanjut: "Sesudah berlangsungnya pertempuran sengit itu, nama besar si pedang Racun Pak siang pun makin tersohor, Tapi sejak kejadian itu pula Pak siang tak pernah muncul lagi dalam
710

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dunia persilatan jejaknya lenyap dengan begitu saja dari keramaian dunia...." Ia menghela napas panjang, terusnya: "Dari mereka yang terluka dalam pengeroyokan atas diri Pak siang waktu itu, sebagian besar masih hidup segar bugar hingga kini. Malah ada tiga orang di antaranya yang sadar setelah peristiwa itu bahwa ilmu silat yang mereka miliki sebenarnya hanya biasa-biasa saja. sejak itu mereka mulai berlatih lebih tekun dan kini berhasil menjadi pentolan satu daerah, jadi peristiwa tersebut malah memberi hikmah kepada mereka." "Locianpwee," sela Li Tiong-hui, "Bukan-kah sejak peristiwa itu Pak siang lenyap dari keramaian dunia persilatan dan tidak diketahui mati hidupnya? Dari mana kau bisa yakin kalau Pek Khi-hong yang barusan muncul adalah si Pedang Racun Pak Siang?" "llmu silat dari keluarga persilatan Bukit Hong-san amat lihai dan tiada taranya di kolong langit, sedang ilmu silat saudara Lim juga pernah kusaksikan sendiri kehebatannya, ia tak berada di bawah kehebatan kakakmu...." "llmu silat saudara Lim amat lihai, aku merasa bukan tandingannya," Buru-buru Li Bun-yang menimbrung. "saudara Li tak usah merendah...." sambung Lim Hankim.
711

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Han si-kong tertawa, ujarnya kemudian: "Biar aku bicara seadil-adilnya. ilmu silat kalian berdua sesungguhnya hampir berimbang, tapi kenyataannya sekarang, dengan tenaga gabungan kalian berdua cun gagal menghadang terjangan Pek- Khi-hong. Hal ini memancing diriku untuk menelusuri asal mula orang orang tersebut." "Tapi Locianpwee toh tak bisa menyimpulkan orang itu pasti si pedang Racun Pak siang hanya atas dasar petunjuk tersebut saja...." "Meskipun aku hanya pernah bertemu satu kali dengan si Pedang Racun Pak siang, namun sikap maupun wataknya meninggalkan kesan yang amat mendalam di hatiku, Lagipula ia memiliki sejenis ilmu sakti yang disebut ilmu pukulan sam- yang-ciang, maka ketika saudara Li bilang kalau dalam pukulannya mengandung racun, aku pun jadi teringat kembali pada orang ini..." Sorot matanya segera dialihkan ke wajah Lim Hankim, katanya lebih jauh: "saudara Lim, ketika telapak tangan kalian saling beradu tadi, apakah kau merasa seperti tersengat api dalam tungku?" "Betul. Tenaga balik pukulannya seakan-akan mengandung sejenis daya panas yang luar biasa hebatnya hingga merasuk ke dalam tubuh."

712

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Dalam dunia persilatan belum pernah beredar seseorang yang bernama Pek Khi-hong, jika ditinjau dari usianya, dia pun tak seperti baru muncul dalam dunia persilatan mana mungkin dalam dunia persilatan kita bisa muncul seorang tokoh sehebat ini selama belasan tahun tanpa dikenal orang lain? oleh karena itulah aku menyimpulkan bahwa orang ini tak lain adalah si Pedang Racun Pak siang yang muncul kembali dalam dunia persilatan" "Terlepas apakah dia benar Pak siang yang muncul kembali dalam dunia persilatan atau bukan, yang jelas kita beberapa orang ternyata tak mampu membendung niat mereka berdua yang merampas piljin-som seribu tahun. jika berita ini sampai tersiar dalam dunia persilatan, orang lain akan mentertawakan kita." "Untung sekali dia sudah berjanji akan bertemu lagi dengan ciu tayhiap di kemudian hari," kata Li Bun-yang. "Asal kepandaian silat ciu tayhiap telah pulih kembah, tak susah bagi kita untuk menuntut keadilan darinya, Aku rasa masalah terpenting kita saat ini adalah membicarakan soal obat yang tersisa, Dengan jumlah sesedikit itu, dapatkah luka ciu tayhiap disembuhkan kembali seperti sedia kala?" "Jika ia benar-benar telah meninggalkan sepertiga darijumlah obat yang ada, aku rasa itu sudah cukup," sahut Ci Mia-cu.
713

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendadak Li Bun-yang bangkit berdiri, katanya kemudian: " Untuk sementara waktu persoalan ini dapat diselesaikan sampai di sini, padahal maksudku semula mengundang kehadiran adikku adalah hendak menghadapi perkumpulan Hian-hong-kau yang bersembunyi dalam pesanggrahan Tho-hoa-kit. Aku rasa untuk sementara waktu kami harus berpisah dulu dengan kalian semua." "Aku ikut kalian" teriak Han si-kong sambil menggebrak meja dan bangkit berdiri, "Mereka sudah mengurungku hampir dua tahun, dendam ini bagaimanapun juga harus kubalas." sebetulnya Lim Han-kim juga ingin turut serta, tapi segera dicegah Li Bun-yang, hiburnya: "saudara Lim, lukamu belum sembuh, kau tak boleh ikut dalam rombongan kami. Lagipula dalam kuil masih membutuhkan jago seperti kau untuk melindunginya. Bila adikmu pulang ke mari dan tidak bertemu denganmu, aku kuatir dia akan kelayapan lagi untuk melacak jejakmu. " Menyinggung kembali soal Yu Siau-liong, kontan Lim Han-klm merasa hatinya kembali gundah. Entah ke mana perginya bocah itu selama berapa waktu ini? Padahal dunia begitu luas, ke mana dia harus pergi untuk mencarinya?
714

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Sementara itu Li Bun-yang dan Li Tiong-hui telah bangkit berdiri dan mohon diri kepada ci Mia-cu sekalianSambil merangkap tangannya di depan dada ci Mia-cu berkata: "Aku hanya bisa mendoakan kalian bertiga semoga pulang dengan membawa kemenangan dan segera berangkat segera pulang kembali." Li Bun-yang tersenyum. "Aku juga berharap saudara Lim menunggu dulu di kuil, sekembalinya dari Tho hoa-kit, aku masih ada urusan yang hendak dibicarakan dengan dirimu." "Aku pasti akan menunggu sampai saudara Li kembali ke sini." Sementara pembicaraan beriangsung, ketiga orang itu sudah berjalan ke luar dari kamar dan meninggalkan tempat tersebut Memandang hingga bayangan ketiga orang itu lenyap dari pandangan, ci Mia-cu baru pelanpelan bangkit berdiri sambil ujarnya: "Waktu sudah makin larut, lebih baik Lim kongcu cepat-cepat pergi beristirahat" walaupun sesungguhnya masih banyak persoalan yang ingin ditanyakan Lim Han-kim, namun terpaksa ia harus menahan diri dan bangkit untuk kembali ke kamarnya. Ketika pintu kamarnya dibuka, ia jumpai seseorang sedang duduk bersila di atas pembaringannya. dengan perasaan terkejut ia segera menghimpun, hawa
715

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

muminya, siap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan, bentaknya keras-keras: "siapa di situ?" "jangan takut nak. aku" suara jawaban yang berat dan mendalam segera berkumandang. Lim Han-kim agak tertegun sejenak. kemudian baru bergumam: "Ciu Locianpwee?" "Betul, memang aku." Dengan langkah lebar Lim Han-kim berjalan mendekati pembaringan. Ketika melihat Ciu Huang sedang duduk bersila di atas pembaringannya, ia segera memberi hormat sambil tanyanya: "Locianpwee, ada urusan apa kau mencari aku?" "Nasib ayahmu kurang beruntung sehingga mati muda, sedang ibumu dengan susah payah memeliharamu hingga dewasa, jika kau sampai mengalami sesuatu yang tak wajar, bukankah dia akan amat bersedih hati...." Lim Han-kim dibuat tak habis mengerti dengan pembicaraan itu, tapi jawabnya juga: "Perkataan Locianpwee memang betul, tapi aku tidak merasakan sesuatu yang aneh...." "Kau sudah terluka oleh ilmu pukulan orang itu, dalam tiga hari kemudian sari racun akan menyusup masuk ke
716

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dalam isi perutmu, seandainya tidak diobati, maka luka itu akan berubah jadi penyakit yang menakutkan, bukan saja ilmu silatmu bakal punah, selembar jiwamu pun susah dipertahankan" "Masa ada kejadian seperti ini?" seru Lim Han-kim terperanjat. "Masa aku merasa perlu untuk bergurau denganmu?" Pelan-pelan Lim Han-kim menundukkan kepalanya dan tidak berbicara lagi. Ciu Huang segera menepuk pembaringan di sisinya, serunya kemudian- "Kau duduklah dulu." Lim Han-kim menurut dan duduk di tempat yang ditunjuk. perasaan hatinya saat ini sangat kalut dan gundah. walaupun banyak pertanyaan yang tidak dipahami olehnya, namun dia pun tak tahu harus berbicara mulai dari mana. Terdengar Ciu Huang menghela napas panjang, katanya pelan- "Aku telah menemukan sebuah cara untuk menolong keadaanmu itu, hanya aku tak tahu kau bersedia atau tidak untuk menjalankan" "silahkan Locianpwee menjelaskan" "Tampaknya pukulan beracun yang melukai tubuhmu itu adalah pukulan sam-yang-ciang yang telah lama
717

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

punah dari dunia persilatan sebetulnya ilmu pukulan ini tidak termasuk ilmu sesat, tapi lantaran pukulannya kelewat beracun, bahkan kalau dibandingkan dengan pukulan panca racun atau pukulan pasir merah dan sebangsanya pun jauh lebih beracun, ditambah lagi ilmu itu sudah lama punah dari peredaran dunia persilatan, maka orang menganggapnya sebagai ilmu sesat, padahal sam-yang-ciang seharusnya dimasukkan dalam golongan ilmu tenaga dalam tingkat tinggi, nama aslinya adalah sam-yang-khikang. Yang dimaksudkan dengan sam-yang adalah api, maka dasar dari tenaga pukulan itu pun merupakan tenaga yang- kang yang keras dan panas, Hanya saja untuk melatih ilmu pukulan tersebut orang harus menggabungkan api luar, api dalam dan api murni menjadi satu kesatuan, dengan demikian tenaga pukulannya baru bisa mengandung aliran hawa yang panas sekali...."

BAB 22. Mewarisi ilmu Pedang Naga sakti, setelah berhenti sejenak untuk termenung beberapa saat lamanya, ia melanjutkan kembali: "Aku sendiri hanya mengetahui garis besarnya saja cara untuk melatih diri itu, Kalau dilihat dari lukamu, tampaknya tidak enteng, jelas racun api sam-yang telah merasuk ke dalam perutmu, jika tidak diobati secepatnya, maka
718

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

selewatnya malam ini mungkin akan lebih sulit lagi untuk menyembuhkannya." "Tapi aku sama sekali tidak merasa sakit karena luka ini," sela Lim Han-kim sambil menggerakkan lengan kirinya. "Kehebatan dari ilmu silat ini adalah membuat sang korban pukulan sama sekali tidak menyadari kalau isi perutnya sesungguhnya sudah menderita luka yang amat parah, Menunggu kau sadar kalau keadaan luka itu tak beres, mungkin jiwamu sudah tak tertolong lagi." "Terima kasih banyak atas petunjuk Lo-cianpwee." "Kau terluka gara-gara aku, masa aku hanya duduk berpeluk tangan saja membiarkan kau menderita. Cuma cara pengobatan atas luka pukulan ini tidak gampang, Kita harus mempersiapkan diri baik-baik sebelum turun tangan-" "Tapi bagaimana cara pengobatannya?" tanya Lim Han-kim tenang. Nadanya sangat datar tanpa emosi, seakan-akan ia tidak terpengaruh sama sekali oleh kondisi kesehatannya yang terancam bahaya maut itu. "Mula-mula kita harus menggunakan jarum emas untuk menusuki jalan-jalan darah yang tersumbat,
719

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah itu baru mendesak ke luar hawa racun panas dengan menggunakan tenaga dalam." "Tapi luka yang diderita Locianpwee belum sembuh betul, mana mungkin kau bisa membantu diriku untuk penyembuhan? Ketua Kuil Awan Hijau pandai dalam ilmu pertabiban, biar dia saja yang menolongku untuk mendesak ke luar hawa racun itu...." "Betul si ketua Kuil Awan Hijau cakap dalam ilmu pertabiban dan obat-obatan, tapi bukan berarti dia juga mampu mengusir keluar hawa racun panas hasil pukulan ilmu sam-yang-ciang dari tubuhmu." setelah menghela napas panjang, lanjutnya: "Nak. jangan kuatir. Apabila aku tak yakin bisa membantumu mengusir keluar hawa racun panas itu dari dalam tubuhmu, tak nanti aku bakal pamer kemampuan di hadapanmu." "Aku bukan bermaksud mencurigai kemampuan Locianpwee, tapi khawatir tindakan tersebut akan mempengaruhi keadaan luka Locianpwee yang sedang dalam taraf penyembuhan Tapi kalau Locianpwee berkata tidak mengganggu, baiklah, silahkan Locianpwee mulai bertindak." Ciu Huang segera menyingkap selimutnya dan melompat turun dari pembaringan, setelah itu katanya:
720

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Alat yang dibutuhkan dalam pengobatan itu tak lengkap di sini, Lebih baik pindah ke kamarku saja." "Aku siap menurut perintah" Dengan mengikuti ciu Huang, mereka berjalan menembusi beberapa gedung dan halaman sebelum akhirnya tiba di kamar tidur hakim sakti tersebut, Ciu Huang segera menutup rapat pintu kamarnya dan memadamkan lentera. Dari bawah bantalnya ia mengeluarkan sebuah kantung kulit kambing yang lebarnya lima inci. Dari dalam kantung itu dikeluarkan tiga batang jarum emas serta dua buah benda putih yang bentuknya seperti telur burung puyuh, katanya kemudian "Nak. dua biji pil ini merupakan obat pemunah racun yang sangat ampuh, coba kau telan dulu dua biji sekaligus." Lim Han-kim segera menerima pil itu dan langsung ditelan, serunya: "Aku turut perintah" "sekarang lepaskan baju atasmu" Lim Han-kim raguragu sesaat, tapi kemudian mengikuti perintah dan melepaskan baju atasnya. "Nak, kau harus menahan sakit" "silahkan Locianpwee turun tangan Ha-nya beberapa batang jarum emas itu tak akan menyusahkan diriku, aku percaya masih sanggup untuk menahan rasa sakit itu."
721

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"setelah kutusuk jalan darahmu dengan jarum emas, kau mesti pejamkan mata rapat-rapat dan jangan sekalikali coba mengintip." "Kenapa?" tanya Lim Han-kim keheranan "sewaktu aku menggunakan jarum emas nanti, tubuhmu tak boleh bergerak sama sekali, sebab bila sedikit melenceng saja maka jiwamu bakal terancam bahaya maut. Apalagi jalan darah yang harus kutusuk untuk mengusir hawa racun panas nanti merupakan jalan darah rahasia yang sukar sekali ditentukan letaknya secara tepat. selain itu aku pun tak ingin orang lain mencuri lihat ilmu tusukan jarumku ini." Walaupun Lim Han-kim merasa alasan itu kelewat dibuat-buat serta dipaksakan, namun ia tak membantah, sepasang matanya segera dipejamkan rapat-rapat. Tak lama kemudian ia merasa luka di lengannya terasa sakit sekali. Lamat-lamat dia merasa Ciu Huang dengan jarum emasnya telah menusuki belasan jalan darah pentingnya. sekilas perasaan ingin tahu tiba-tiba muncul dalam benaknya, dia ingin sekali membuka matanya untuk mengintip. tapi niat tersebut segera diurungkan karena teringat kembali pesan wanti-wanti yang disampaikan ciu Huang barusanMendadak terdengar suara Ciu Huang bergema lagi: "Nak. tahanlah rasa sakit berikut ini."
722

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Baru saja Lim Han-kim hendak menjawab, mendadak jalan darah "sin-teng-hiat" nya terasa kaku, tahu-tahu ia sudah jatuh tak sadarkan diri, Entah berapa saat sudah lewat. Ketika anak muda itu sadar kembali dari pingsannya, pertama-tama yang dirasakan olehnya adalah hawa dingin yang amat tebal serta suara gemericiknya air yang mengalir, dia tak tahu berada di mana sekarang. Menyusul kemudian ia merasa seluruh pakaiannya telah dilucuti, Kini tinggal celana dalam saja yang masih menempel, Tubuhnya ditelentangkan di atas batu yang dingin dan keras, Batu itu sebagian besar terendam dalam air sehingga yang masih nongol di permukaan air cuma setengah inci saja. Tiba-tiba saja Lim Han-kim merasa malu bercampur gusar. Malu karena menganggap dirinya telah dipermainkan orang. Dengan cepat dia melompat bangun dari atas batu itu. Ternyata saat itu ia berada di sebuah mata air yang dikelilingi bukit terjal di sekelilingnya, Air mengalir dari sekeliling batu yang tinggi dan terjal membuat tempat di mana dia berada menjadi sebuah telaga yang lebar. Luas telaga itu lebih kurang setengah hektar Airnya dingin seperti es dan hawa dingin yang menusuk tulang menyelimuti sekeliling tempat itu. Di tengah bukit yang sepi dan dikelilingi bukit terjal di sekelilingnya itu, selain
723

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

suara gemercik air, boleh dibilang tak kedengaran suara yang 1ain- Lim Han-kim mencoba memperhatikan sekeliling tempat itu, namun tak tampak sesosok bayangan manusia punAgaknya hanya dia seorang yang ditinggal dalam telaga dingin itu, Padahal dia masih ingat dengan jelas dirinya sedang diobati dalam kamar tidur Ciu Huang, malah jalan darahnya di-tusuki dengan jarum emas, tapi bagaimana mungkin ia berada di tengah telaga dingin saat ini? Jika ditinjau dari tempat di mana ia berada sekarang, jelas batu itu terletak di tengah telaga, selain terjun ke dalam air, rasanya tak ada jalan lain untuk menepi, padahal selama hidup ia paling takut dengan air, maka untuk berapa saat lamanya pemuda itu hanya bisa mengawasi air telaga sambil termangu-mangu. Ia mencoba memperhatikan bekas luka di lengannya, Di situ ia masih melihat bekas tusukan-tusukan jarum pada jalan darahnya. Pada saat itu langit makin lama semakin gelap. Malam yang kelam pun menjelang tiba, pemandangan di sekeliling tempat itu mulai kabur dan tak jelas dipandang. Lim Han-kim merasakan hawa dingin makin lama makin mencekam hingga merasuk ke tulang. Dalam keadaan begini mau tak mau dia harus duduk bersemedi untuk melawan rasa dingin yang membekukan itu
724

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan tenaga dalamnya yang begitu sempurna, begitu hawa murni disalurkan dari Tan-tian, segulung aliran hawa panas segera menyerbak ke atas mencairkan peredaran darahnya yang membeku. Dalam sekejap mata kebugaran tubuhnya telah pulih kembali. Entah berapa saat sudah lewat, mendadak terdengar suara seseorang yang rendah dan berat berkumandang datang: "Nak, coba kau atur pernapasan untuk memeriksa, apakah masih ada sisa racun yang belum terusir dari dalam tubuhmu." Lim Han-kim dapat segera mengenali suara itu sebagai suara Ciu Huang, tak kuasa lagi segulung api amarah bergelora di dalam dadanya, sambil tertawa dingin serunya: "Locianpwee, apa maksudmu menelanjangi aku dan meninggalkan tubuhku di tengah telaga yang begitu dinigin?" Terdengar jawaban dari ciu Huang bergema dari kejauhan- "Nak, kau harus tahu sam-yang-khikang merupakan ilmu tenaga dalam aliran tingkat atas yang bersifat panas. Aku sengaja menceburkan badanmu ke dalam telaga dingin karena berniat membiarkan hawa dingin merasuk ke tubuhmu serta memunahkan racun hawa panas yang mengeram di tubuhmu. Khasiatnya bukan saja lebih manjur daripada minum obat, bahkan di saat hawa panas saling bentrok dengan hawa dingin dan memaksa kau mengerahkan tenaga
725

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dalam untuk melawan hawa dingin yang merasuk ke tubuhmu, secara otomatis tindakanmu tersebut akan memancing daya kemampuan tubuhmu sendiri untuk menghapuskan racun panas." Mendengar penjelasan itu diam-diam Lim Han-kim berpikir: "ooooh, begitu rupa-nya. Tapi semestinya dia jelaskan dulu kepadaku sehingga aku tak perlu salah paham...." Terdengar ciu Huang berkata lebih jauh: "Nak. saat ini merupakan tengah malam yang paling dingin. Telaga tersebut terletak di tengah bukit yang menghimpun semua aliran air gunung. Hawa dingin yang menyelimuti tempat tersebut amat menusuk tulang, Apabila kau bersedia terjun ke dalam telaga serta membiarkan badanmu terendam beberapa saat, maka bukan cuma hawa racun panas dari sam-yang-ciang akan pUnah, tenaga dalammu juga akan peroleh kemajuan." selama hidup Lim Han-kim paling takut dengan air, buru-buru dia berseru: "Aku rasa racun panas dalam tubuhku telah punah, Tak usah berendam lagi...." "Kalau memang begitu mendaratlah, sekarang kesehatanmu sudah pulih banyak tapi berhubung ada urusan lain aku tak bisa berdiam terlalu lama di sini, berarti saat berkumpul kita pun tak banyak lagi. Mulai malam ini aku akan mulai mewariskan beberapa macam ilmu silat kepadamu."
726

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Lim Han-kim mencoba memperhatikan sekeliling tempat itu ia lihat jarak terdekat antara telaga dengan daratan adalah tiga kaki, padahal ia merasa ilmu meringankan tubuhnya belum mampu mencapai jarak tersebut dalam sekali lompatan saja, sementara di antara telaga dengan daratan juga tak ditemukan sesuatu benda sebagai batu lompatan, Berarti, ia mesti menceburkan diri ke dalam telaga. Hal mana kontan saja membuat perasaannya amat cemas, buru-buru teriaknya keras-keras: "Locianpwee, ilmu meringankan tubuh yang kumiliki masih belum mampu mencapai daratan dalam sekali lompatan, bersediakah kau membantu aku?" "Air telaga itu tak dalam, masuklah ke telaga dan menyeberang ke mari." Diam-diam Lim Han-kim berpikir lagi: "Selama hidup aku paling takut dengan air, kalau aku mau mencebur ke dalam air, buat apa mesti minta bantuanmu?" Meski menggerutu di dalam hati, di luar ia berkata lagi: "Aku tak pandai berenang. Asal Locianpwee melemparkan seuntai ranting kering aku percaya bisa mendarat." Meskipun Ciu Huang merasa keheranan, namun ia tak membantah lagi. seuntai ranting kering segera dilontarkan ke dalam telaga. Lim Han-kim segera bangkit
727

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

berdiri, hawa murninya dihimpun ke seluruh tubuhnya, setelah memperhatikan letak ranting kayu itu ia melejit ke udara, Ujung kakinya menutul di atas ranting tersebut dan menggunakan daya pental tadi melayang turun di daratan. Padahal berbicara dari ilmu meringankan tubuh yang dimilikinya sekarang, kendatipun ia tak mampu mencapai daratan dalam sekali lompatan, namun untuk jarak sejauh tiga kaki ini, asal ia meminjam daya apung air telaga tersebut sesungguhnya tak susah baginya untuk mencapai daratan dengan gampang. Tapi berhubung sejak lahir ia sudah menaruh perasaan yang sangat takut terhadap air, ternyata ia tak berani untuk mencobanya. Tampak Ciu Huang sedang duduk bersila bersandar pada sebatang pohon cemara besar, di sisinya terletak sebilah pedang pendek. Dalam sekilas pandang saja Lim Han-kim dapat mengenali pedang pendek dengan sarung kulit ikan hiu dan gagang berwarna kuning emas itu adalah pedang Jin-siang-kiam yang dihadiahkan ketua muda perkampungan Lak-seng-tong, Hongpo Lan kepadanya. Di samping pedang pendek itu teronggok pakaian miliknya. Waktu itu Ciu Huang telah melepas kain pembalut yang membungkus kepalanya, kini yang tampak hanyalah bekas-bekas luka yang memenuhi wajah dan kepalanya, Dari bekas-bekas luka yang tersisa
728

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pemuda tersebut dapat membayangkan betapa parahnya luka yang diderita orang ini dulu. Dengan cepat Lim Han-kim mengenakan pakaiannya, kemudian berkata: "Terima kasih banyak atas budi pertolonganmu Lo-cianpwee," ciu Huang mengambil pedang Jin-siang -kiam yang tergeletak di sisinya itu, lalu tanyanya: "Apakah ibumu yang menyerahkan pedang ini kepadamu?" "Oooh bukan, seorang sahabat yang menghadiahkan kepadaku," ciu Huang segera meloloskan pedang itu dari sarungnya, cahaya berkilauan segera memancar di tengah kegelapan malam, sesudah mengamati beberapa saat, ia berkata: "Pedang ini terbuat dari campuran baja dengan emas, meskipun tak bisa dibandingkan dengan ketajaman pedang jian-kun atau Mo-sia-kiam, tapi terhitung juga sebilah pedang mustika yang sangat langka, Boleh tahu siapa yang menghadiahkan kepadamu?" "Ketua muda perkampungan Lak-seng-tong, Hongpo Lan namanya." "Hongpo Lan-.. Hongpo Lan-..?" gumam ciu Huang, "Bagaimana bentuk rupa orang ini? Berapa usianya?"

729

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Wajahnya tampan tapi dingin dan selalu serius, usianya lebih tua sedikit ketimbang umurku, lebih kurang dua puluh tiga- empat tahunan, kenapa? Locianpwee merasa kenal dengannya?" "Dengan usiaku setua ini tentu saja temanku sepantaran dengan usiaku juga, lebih kurang enam puluhan tahun, Memang aku kenal dengan beberapa orang sobat muda tapi tak banyak jumlahnya, Bentuk pedang ini nampaknya meski antik namun sarungnya jelas buatan baru. Bila dugaanku tak salah, pedang ini belum lama di-tempa, paling banter usianya baru tiga puluh tahunan...." Setelah berhenti sejenak. kembali kata-nya: "Tapi bentuk pedang ini luar biasa pendeknya, apabila si penempa pedang bukan seorang ahli pedang, mustahil ia dapat menempa pedang sependek ini." "Dugaan Locianpwee tepat sekali, ilmu silat yang dimiliki Hongpo Lan memang tidak berada di bawah kemampuanku" "Tapi pedang tersebut jelas bukan hasil tempaannya...." sesudah berhenti sejenak. terusnya: "Apakah pemilik tua perkampungan Lak-seng-tong masih hidup di dunia?"

730

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Aku belum sempat menyambanginya, tapi dari pembicaraan anggota perkampungan Lak-seng-tong bisa diketahui bahwa dia masih hidup segar bugar di dunia ini." "Kau tahu siapa namanya?" "Waaah... kalau soal ini aku kurang begitu tahu," sahut Lim Han-kim sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. Ciu Huang termenung berpikir berapa saat, mendadak ia melompat bangun sambil bergumam: "Aaaaah, pasti dia Pasti dia" "siapa?" tanya Lim Han-kim tak habis mengerti. "Pedang sakti dari Lam-Kiang, Hongpo Tiang- hong...." sekilas rasa gembira menghiasi wajahnya, terusnya: "Jika dia masih segar bugar di dunia, maka aku...." Tibatiba ia menghentikan kata-katanya dan tidak dilanjutkan lagi. Lim Han-kim memang paling tak suka bicara, maka dia pun tidak bertanya lebih lanjut, Pelan-pelan ciu Huang berkata lebih jauh: "Sesungguhnya aku sedang merasa serba salah, haruskah kuwariskan ilmu pedang naga sakti kepadamu atau tidak. Tapi apabila si pedang sakti dari Lam-kiang masih hidup di dunia ini, aku berkeputusan akan tetap mewariskan ilmu tersebut kepadamu"
731

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Apa hubungan antara niat Locianpwee mewariskan ilmu pedang naga sakti kepadaku dengan si pedang sakti dari Lam-kiang?" tanya Lim Han-kim tidak habis mengerti. "sangat besar hubungannya. jika si pedang sakti dari Lam-kiang sudah meninggal dunia, terpaksa aku pun akan membawa ilmu pedang naga sakti kepadamu juga tak ada gunanya, Aaaai.,. Meski aku menguasai ilmu pedang tersebut namun sepanjang hidupku belum pernah kupakai untuk menghadapi musuh...." Lim Han-kim semakin tak mengerti, tanyanya: "Locianpwee, apa maksudmu? Maafkan kebodohanku, aku benar-benar tidak mengerti apa yang Locianpwee maksudkan" Hakim sakti Ciu Huang mengelus jenggotnya yang putih, lalu ujarnya: "Dulu aku dan pedang sakti dari Lamkiang, Hongpo Tiang- hong adalah sahabat karib, Kami ternama bersama, Waktu itu kami sama-sama masih muda, membenci kejahatan dan bertekad memberantas ketidakadilan dalam dunia persilatan Belum pernah satu pun jago lihai dari kalangan hitam yang berjumpa dengan kami berhasil lolos dari ujung pedang kami sehingga walaupun para jago dari rimba hijau mendendam kepada kami, namun mereka tak bisa berbuat apa-apa.
732

bertempur sampai samasama kehabisan tenaga.com/ Akibatnya nama besar kami makin lama semakin tenar. seandainya Locianpwee berdua bukan ternama bersama. yang benar pertarungan itu dikarenakan sebab-sebab lain-" "Lalu apa penyebabnya?" tanya Lim Han-kim keheranan733 . tiba-tiba saja dia menghela napas sedih. ditatapnya angkasa dengan termangu. tapi keadaan tetap berimbang. sekalipun diadu domba orang lain pun belum tentu akan saling bentrok sendiri" "Memperebutkan nama sebetulnya cuma alasan... sampai lama kemudian ia baru melanjutkan dengan hambar: "Dalam pertarungan itu kami saling bertarung sebanyak lima ratusan jurus. tapi dendam dan permusuhan yang kami buat pun kian lama kian bertambah banyak. Akhirnya kami kena dihasut orang sehingga saling bertarung sendiri dengan sengitnya. tanpa terasa Lim Han-kim turut merasa pedih." Tampaknya pendekar besar yang ternama ini menaruh perasaan menyesal yang amat sangat atas kejadian lama. katanya: "Nama besar menyusahkan orang.." Membayangkan bagaimana sepasang sahabat saling bertarung begitu sengit. Berbicara sampai di situ..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. menang kalah susah ditentukan-.

com/ "Sudah belasan tahun lamanya persoalan ini mengganjal dalam dadaku. Aku menyerempet bahaya tak lain untuk melenyapkan kemasgulan dan kehampaan perasaanku. selain Hongpo Tiang. tapi siapa yang bisa membayangkan kesedihan. ia memang seorang tua yang kesepian-. hanya seorang saja yang tahu masalah ini...." "Aaaah.. orang lain mengagumi nama besarnya.?" "Benar... Tapi siapa pula yang bisa membayangkan betapa sepinya kehidupanku ini dilewatkan. rupanya dia mengalami penderitaan sedalam itu... menganggapnya sebagai tonggak dunia persilatan.." 734 ." Diam-diam Lim Han-kim berpikir "Aaaai.. nyonya Hongpo.hong dan aku.." "Siapa dia?" " orang itu adalah nyonya Hongpo" "Aaaah Nyonya Hongpo. kesepian dan kemurungan hatinya? Ya a a. sebetulnya aku hanya ingin menggunakan alasan tersebut untuk membunuh waktu. Aaaaai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. belum pernah kuceritakan kepada orang lain.Setiap hari aku sibuk mencampuri urusan orang lain.. separuh masa hidup aku hidup malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan siapa umat persilatan yang tidak mengagumi nama besarku.

Bila kedua bagian itu tergabung jadi satu. titik kelemahan masih terdapat di mana-mana. sehingga ilmu sakti itu punah. apalagi usiaku kini makin lanjut. namun tidak memahami rahasia untuk menghadapi musuh sehingga biar pun ilmu itu sudah kuwariskan kepadamu. kau jangan terburu napsu. Kitab itu terbagi menjadi dua bagian. aku pun merasa terlalu sayang. sekalipun tidak mati terbunuh oleh musuh besar. Bila kubiarkan ilmu pedang naga sakti ikut terkubur bersama hayatku. aku tak akan lolos dari takdir. buat apa aku mempelajarinya?" "Nak. pandanganku terhadap nama serta kedudukan juga jauh lebih hambar. maka ilmu pedang tersebut baru bisa dilatih secara lengkap. aku belum selesai bicara. Biar pun aku memahami dasar jurus pedangnya serta cara untuk melatihnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku mulai rindu terhadap sahabat-sahabat lama. jadi tak mungkin bisa digunakan untuk menghadapi lawan-" "Kalau memang begitu. Tapi ilmu pedang naga sakti merupakan ilmu pedang tingkat atas.com/ Sementara itu ciu Huang telah berkata lagi sesudah menghela napas panjang: "Setelah lolos dari kematian kali ini. 735 . aku mulai banyak menyadari akan kesilafanku di masa lalu. ilmu pedang naga sakti merupakan sebuah ilmu sakti peninggaLan seorang pendekar pedang kenamaan yang disalin dalam sejilid kitab pusaka.

Berhubung ilmu pedang itu kelewat mendalam. Namun setiap kali menggunakan jurus pedang itu.hong masing-masing membawa satu bagian.com/ Waktu itu aku dan pedang sakti dari Lam-kiang. toh tak berhasil memakainya untuk melawan musuh. Berhubung kitab bagian atas memuat jurus-jurus pedangnya... aku selalu merasa titik kelemahannya terlalu banyak. aku percaya keadaan yang dihadapi Hongpo Tiang-hong tak jauh berbeda dengan keadaanku. begitukah ceritanya?" Lim Han-kim merasa sangat keheranan"Gara-gara masalah ini. Bagian atas mengajarkan cara berlatih sedang bagian bawah merupakan Ko-koat (teori)-nya. selama belasan tahun terakhir belum pernah kugunakan jurus pedang itu untuk melawan musuh. Hongpo Tiang. Akibatnya aku hanya memiliki bagian atas sedang Hongpo Tianghong memiliki bagian bawahnya." "ooooh. Aku pikir pasti di bagian bawah kitab itulah semua perubahan dalam menghadapi musuh tercatat rapi. ia pasti tak berhasil menggunakan ilmu pedang naga sakti tersebut" "Apakah Locianpwee masih tetap membenci Hongpo Tiang-hong?" 736 . aku telah membuang banyak pikiran dan tenaga. maka walaupun aku sudah mendapatkan cara berlatihnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..

hatiku benar-benar merasa amat pedih. sudah belasan tahun lamanya penderitaan itu terpendam di hatiku. bila mengenang kembali masa lampau. malam ini aku harus mengutarakannya keluar. Meskipun dalam suatu perjamuan sederhana kami telah saling memaafkan. oleh sebab ia susah memilih satu di antara kami berdua. Waktu berlalu begitu cepat. tapi alasan yang sesungguhnya adalah kami sama-sama mencintai seorang gadis yang sama. maka dia pun tidak memaksakan diri untuk melacak jejakku lagi. Akhirnya dia pun bertahan terus tanpa kawin. aku mempunyai kesulitan yang susah diutarakan keluar. tapi aku selalu berusaha menghindarinya. Walaupun pertarungan kami waktu itu disebabkan adu domba orang lain." "Kalau memang Locianpwee sudah menyesal kenapa tidak bertemu saja dengan Hongpo Tiang. Mungkin dia lalu tahu kalau aku sudah bertekad tak akan menjumpainya lagi. kini kita sama-sama sudah lanjut usia.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Setelah berlangsungnya pertempuran sengit itu. kami sama-sama merasa menyesal. Gadis itu pun menaruh kasih yang sama terhadap kami berdua. namun selama belasan tahun terakhir kami belum pernah saling bertemu lagi.." "Kenapa begitu?" "Selama masa ini meski dia pernah melacak jejakku ke mana-mana.hong?" "Aaaaai. Dalam hati kecil kami sama737 ..

kau benar-benar berjiwa besar. gumamnya: "Aaaaai. ingin sekali Lim Han-kim mengucapkan beberapa kata menghibur... aku harus membayar dengan harga yang mahal. masa lampau ibarat asap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi ia tak tahu harus mulai dari mana.. baru aku muncul lagi dalam dunia persilatan" Lim Han-kim menghela napas panjang. tak mungkin gadis itu akan kawin.com/ sama mengerti." 738 .." Dia alihkan sorot matanya ke wajah Lim Han-kim. benar-benar sudah tua. segera kuwariskan ilmu pedang naga sakti kepadamu. sungguh mengagumkan sungguh mengagumkan" "Tapi nak.sebab itulah setelah pertempuran waktu itu secara diam-diam aku pergi menjauhkan diri Menanti sampai mereka sudah menjadi suami istri selama tiga tahun.. terpaksa dia pun membungkam diri Tiba-tiba Ciu Huang bangkit berdiri. sudah tua. kemudian serunya: " Kemarilah nak. Selama belasan tahun ini aku harus hidup dalam kesepian dan kerinduan" Kata-kata tersebut diungkap dengan perasaan yang amat mengenaskan. kecuali satu di antara kami berdua mati. pujinya: "Locianpwee. buat apa dipikirkan lagi.

mustahil dapat mempelajarinya. hanya mempelajari ilmu kosong yang tak bisa dipakai untuk menghadapi musuh. sudah belasan tahun diselidiki pun tak berhasil memecahkan rahasia ilmu tersebut.com/ Lim Han-kim menurut dan berjalan menghampirinya. Kesatu sebagai rasa terima kasihku karena kau jauh-jauh datang mengantar obat untukku. kedua untuk memenuhi keinginan ibumu dan ketiga aku tak tega membiarkan ilmu langka ini turut terkubur bersama hayatku. Malam ini kuwariskan ilmu tersebut kepadamu. Kalau bukan orang cerdik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.hong. Dengan wajah serius Ciu Huang berkata: " Ilmu pedang naga sakti merupakan ilmu sakti tingkat atas." 739 . Mungkin juga kau alami nasib seperti aku." "Nanti kuberikan sebuah benda kepadamu Bawalah benda itu menghadap Hongpo Tiang. apalagi aku yang bodoh ini." "Aku pasti akan berusaha dengan sepenuh tenaga. ia pasti akan mewariskan ilmu yang tertera dalam kitab bagian kedua itu kepadamu. Mungkin aku bakal menyia-nyiakan harapan mu." "ilmu silat Locianpweejauh lebih hebat dari kemampuanku. Masalah kau bisa mempelajarinya atau tidak tergantung pada kemampuanmu Mungkin kau bisa mengandalkan ilmu tersebut untuk menjagoi dunia persilatan serta mengungkap rahasia asal usulmu.

aku 740 .. oleh sebab itulah anak muda ini tidak menampik lagi niat Ciu Huang untuk mewariskan ilmu tersebut kepadanya. aku tak berani jamin-" "Terlepas Hongpo Tiang. jadi ia mau mewariskan ilmu tersebut kepadamu atau tidak. lamatlamat Lim Han-kim mulai merasa bahwa asal usul dirinya menyangkut sebuah rahasia besar dari dunia persilatan ia mesti memiliki ilmu silat yang maha tinggi untuk memikul beban berat tersebut. lanjutnya: "Tapi hal itu cuma pengamatanku saja. menaruh rasa rindu dan menyesal terhadap persahabatan yang pernah kami bina dulu. Terdengar ciu Huang berkata lagi sambil menghela napas panjang: "Menurut pengamatanku selama beberapa tahun ini keadaan Hongpo Tiang.hong mau mewariskan teori ilmu pedang naga sakti itu kepadaku atau tidak. maka bila ia melihat benda pemberianku itu sudah pasti tak akan menampik keinginanmu." Ia mendongakkan kepalanya sambil menghela napas berat. Hati manusia sukar diduga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lupa dengan persahabatan yang pernah kami bina dulu. Mungkin saja saat ini dia sudah melupakan sama sekali sobat lamanya ini.. bila menguasai ilmu tersebut ia bisa menjagoi dunia persilatan serta menyingkap rahasia asal usulnya.hong tentu seperti diriku. Dalam hal ini aku tak bisa apa-apa..com/ Membayangkan kembali ucapan ciu Huang tadi.

aku bertindak asal perasaanku berkata begitu. sikap serta mimik mukanya begitu serius dan keren membuat orang segan untuk menyerang-nya. Diam-diam Hakim sakti Ciu Huang menghimpun tenaga murninya. 741 . dengan sendirinya apa yang diperbuat jauh berbeda dengan orang biasa. Terdengar ciu Huang berkata: " Kunci dari ilmu pedang tingkat atas terletak pada hati mengendalikan perasaan.." Ketika Lim Han-kim mencoba memperhatikan dengan seksama. ujarnya serius: "Perhatikan baikbaik.." Lim Han-kim mengerti orang ini dianggap seorang pendekar besar masa kini." Hakim sakti Ciu Huang tertawa dingin.com/ tetap menaruh perasaan terima kasih yang mendalam atas kebaikan Locianpwee ini. serunya cepat sambil menggeleng: "selamanya aku bertindak bukan untuk mencari rasa terima kasih orang terhadapku. karena itu dia pun tak banyak bicara lagi.. ia jumpai orang tua itu telah pejamkan matanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu sambil memungut pedang Ji-siangkiam dari atas tanah. nak" Cepat-cepat Lim Han-kim menghimpun seluruh perhatiannya untuk memperhatikan gerakan kakek itu. perasaan mengendalikan pikiran dan pikiran mengendalikan gerak pedang.

bahkan tempat yang diserang merupakan tempat-tempat yang susah dijaga. Dalam pandangan orang lain mungkin gerak mengangkat pedang ke atas lalu menyodok ke bawah itu sangat umum dan tiada sesuatu yang aneh. sejak kecil Lim Han-kim sudah mendapat petunjuk guru kenamaan. naga perkasa membumbung ke langit" Tangan kirinya diayun membentuk satu gerakan aneh.com/ cukup dilihat dari gayanya tersebut sudah bikin hati orang merasa kagum. dasar ilmu pedangnya boleh dibilang cukup matang. ciu Huang telah menarik kembali pedang pendeknya sambil berkata: 742 . mendadak sambil melotot besar bentaknya: "Jurus pertama dari ilmu pedang naga sakti. kemudian secara mendadak pedangnya menyodok ke bawah diiringi badannya meluncur pula ke atas tanah. sementara pedang pendek di tangan kanannya menuding ke langit. sambil melintangkan pedangnya di depan dada ciu Huang berdiri dengan wajah serius. sementara dia masih termenung. tapi Lim Han-kim yang memperhatikan pedang pendek di tangan orang tua itu justru menemukan kenyataan dalam waktu sesingkat itu bahwa ujung pedang sudah bergeser ke beberapa tempat secara beruntun. tubuhnya tiba-tiba membumbung ke angkasa setinggi satu tombak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

. semestinya jurus ini memiliki perubahan yang banyak sekali. orang harus memiliki ilmu meringankan tubuh yang amat sempurna." 743 . Cukup ditinjau dari beberapa patah katamu barusan. tapi dari mana pun musuh menyerang semua ancaman dapat dipunahkan secara gampang. Hal ini membuktikan kalau jurus pedang ini benar-benar amat lihay. seperti misalnya pedang itu tak pernah meninggalkan posisinya di depan tubuh.." Ciu Huang tertawa tergelak "Bagus. bagus sekali Rupanya kau sudah dapat menilai berharganya ilmu pedang ini.. namun aku tak berhasil memecahkannya.. Nak.com/ "Untuk menggunakan jurus ini. sayang aku tak berhasil meraba perubahan gerakannya meski samarsamar dapat kurasakan bahwa jurus itu mengandung perubahan yang tak terhingga.. namun aku yakin masih dapat mempergunakannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Ha ha ha ha." "Bagus sekali. yakinkah kau dapat mempergunakannya?" "Walaupun aku merasa belum mampu menandingi ketenangan serta kemantapan Locianpwee." "Yaaa. aku sendiri merasa gerakan tubuh Locianpwee menyusul gerak pedang tersebut susah diikuti dengan mata telanjang. dengan begitu kombinasi kerja samanya baru lebih mantap. aku sudah mengerti bahwa aku tidak salah memiliki ahli waris..

betul begitu?" "Tepat sekali. sayang tak bisa mengintip rahasia dari jurus tersebut. Lim Han-kim termenung berpikir sebentar kemudian sahutnya: "Aku bodoh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. perhatikan lagi baik-baik. "Dasar perubahan jurus kedua ini memang terletak pada pergeseran posisi kaki kita. Di luar langkah itu mengikuti posisi Pat-kwa. "Nak. sehingga meski sudah belasan tahun aku peras otak. ia saksikan ujung pedangnya bergerak membuka jalan diikuti gerak tubuh di belakangnya. namun tak pernah berhasil menggunakannya untuk menghadapi musuh. jurus kedua Naga Air Menyebrangi samudra" Lim Han-kim memperhatikan dengan seksama." Ciu Huang manggut-manggut penuh rasa kagum. putar kiri belok kanan setelah berputar satu lingkaran akhirnya balik kembali ke posisinya semula. dapatkah kau jumpai di mana letak kehebatan dari jurus serangan ini?" tanya Ciu Huang kemudian sambil menarik kembali pedangnya. tapi rasa-rasanya kunci dari jurus ini terletak pada gerak langkahnya." 744 . sayang aku tidak mengetahui perubahan gerak pedangnya. ia kembali melanjutkan dengan serius: "Nak. padahal di balik Pat-kwa juga mengandung unsur ngo-kiong.com/ setelah berhenti sejenak.

perhatikan setiap posisi langkahku dan tirukan." Lim Han-kim mengiakan dan segera mengikuti di belakang ciu Huang mempelajari gerak langkah jurus serangan tersebut Apa yang diucapkan ciu Huang tadi ternyata terbukti Gerak langkah yang tampaknya tak sulit untuk dipelajari itu ternyata tak mudah dikuasai. kuanggap kau sebagai orang yang sangat cerdas. padahal posisi kaki susah sekali dilatih. menurut arti nama jurus tersebut tampaknya apa yang Locianpwee duga memang sudah tepat sekali." "Gerak perputaran yang barusan kupraktekkan ini tampaknya saja sangat sederhana. ia malah memuji tiada hentinya. dia harus menghabiskan 745 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Coba kau ikuti di belakangku. naga air tentu saja dapat bergerak tanpa hadangan." "Aku pasti akan mempelajarinya dengan sepenuh tenaga.com/ "Samudra luas tak ada batasnya. sudah hampir satu jam lamanya Lim Han-kim coba mempraktekkan namun belum juga berhasil seperti apa yang diharapkan. Dulu ketika baru pertama kali ia memperoleh kitab bagian atas ilmu pedang naga sakti tersebut. Tapi bagi pandangan ciu Huang. Asal mau diperhatikan aku percaya kau bisa menguasainya dalam waktu cepat. kemampuan yang berhasil dicapai Lim Han-kim sekarang sudah melebihi dari cukup. Asal kau dapat menghapalkan gerak langkahnya pada malam ini.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ujarnya: "Nak. tapi lambat laun setelah sedikit menguasai.emas. ia merasa setiap gerak putaran badannya seolah-olah saling bertentangan dengan pengerahan tenaga. Ciu Huang mendongakkan kepalanya menarik napas panjang. itu pun sampai lupa makan dan lupa tidur. Tanpa terasa fajar pun mulai menyingsing. siang malam terus berlatih tak henti-hentinya. Pada awal latihan. Dengan ciu Huang yang selalu memberi petunjuk dari samping. Tiga hari kemudian kita bersua lagi di lembah ini. kemajuan yang dicapai anak muda itu pun semakin meningkat.com/ waktu selama tiga bulan untuk mempelajari jurus "Naga Air Menyebrangi samudra" ini.emasan. kegembiraannya kian meningkat ia pelajari berulang-ulang tiada hentinya." Kemudian sambil menuding sebuah bukit kecil yang berada di arah tenggara. sedetik pun enggan berhenti. memancarkan cahayanya yang ke. Lim Han-kim merasa setiap langkah dan gerakannya amat kaku dan tidak terbiasa. latihan kita hari ini berhenti sampai di sini dulu. Lim Han-kim hanya membutuhkan waktu selama satu dua jam untuk menguasai garis besar gerakan jurus itu. tentu saja orang tua tersebut sangat memuji kemampuannya. sang surya mulai muncul dari kaki bukit. katanya lebih jauh: "setelah 746 .

ia jumpai sarapan telah disiapkan di atas meja.. setelah melewati bukit kecil dan menuruni lerengnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku tidak balik ke situ. jelas hidangan baru saja tersedia.. Waktu itu para tosu dalam kuil telah bangun dan membersihkan halaman Ketika melihat Lim Han-kim muncul di pintu gerbang. setelah buru. sekejap kemudian bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan. ia dapat menyaksikan bangunan Kuil Awan HHijau. Benar juga. dia kembali ke 747 . tapi tak seorang pun yang ber-tegur sapa.com/ melewati bukit tersebut kau akan tiba di lereng bukit. dari situ kau bisa melihat letak Kuil Awan HHijau. serentak mereka memberi hormat.. Waktu itu Lim Han-kim putar otak terus mengingat-ingat perubahan posisi langkah dari jurus pedang yang baru dipelajarinya karena takut lupa. Terburu-buru Lim Han-kim menuruni lereng menuiu ke dalam kuil. Tergopoh-gopoh Lim Han-kim masuk ke dalam kuil.buru sarapan pagi. Memandang hingga bayangan punggung ciu Huang lenyap dari pandangan Lim Han-kim baru meneruskan perjalanannya sesuai dengan petunjuk. malah masih mengepulkan hawa panas." " Kenapa? Locianpwee tidak bermaksud pulang ke kuil?" "Tidak." selesai bicara ia balik tubuhnya dan berjalan menuju ke arah Barat.

malahan ketua Kuil Awan Hijau puncak pernah muncul. matahari yang bersinar lemah dari langit Barat memancarkan cahayanya yang kemerah-merahan. dia pun mengayunkan langkahnya menuju ke kamar semedi Ci Mia-cu.com/ kamarnya untuk berlatih beberapa kali. Dia tak tahu apakah Li Bun-yang serta Han Si-kong telah balik atau belum. setelah dilatih selama beberapa hari ini... kemudian baru beristirahat. boleh dibilang ia sudah hapal sekali. 748 . selama tiga hari ini Lim Han-kim merasakan ketenangan yang luar biasa. Tiga hari pun berlalu tanpa terasa. Waktu itu sudah mendekati magrib. tak seorang pun yang ke sana mengusik ketenangannya. Kecuali seorang tosu kecil yang tiap kali datang mengantar hidangan. tiba-tiba saja ia teringat dengan ci Mia-cu yang sudah beberapa hari tak bertemu dengannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. apakah Yu siau-liong ada kabar beritanya atau tidak. Teringat beberapa masalah itu. Ketika melihat waktu pertemuannya dengan Ciu Huang masih lama. Hari ini adalah hari pertemuannya dengan ciu Huang. ia saksikan ci Mia-cu sedang duduk bersila mengatur pernapasan di dalam kamarnya. Dua jurus pedang yang dipelajarinya tempo hari.

com/ Baru saja Lim Han-kim menyingkap tirai siap melangkah masuk ke dalam ruangan. rupanya aku mengganggu ketenangan totiang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aaaah. begitu peroleh jawaban. ujarnya kemudian: "Aku benar-benar khawatir." "Tanya saja terus terang. Ci Mia-cu telah sadar dan membuka matanya. aku segera pergi dari sini. jangan-jangan ia sudah mengalami sesuatu musibah. "Ada urusan apa Lim kongcu?" tegurnya. bahkan langsung turun dari pembaringan dan berjalan menghampirinya." "Bagaimana kabar berita adikku yang lenyap itu? Apakah ia sudah pergi ke tempat tinggal si dewa Jinsom Phang Thian-hua?" "Kemarin baru saja aku terima surat lewat burung merpati yang mengabarkan bahwa sepanjang jalan hingga kini belum tampak jejaknya. kalau bukan salah jalan. sebenarnya aku hanya ingin mencari tahu beberapa persoalan." 749 . mungkin ia sudah berubah pikiran dan mengambil arah lain-" Lim Han-kim bertambah gelisah. toh aku sudah selesai bersemedi. alis matanya berulang kali dikerutkan kencang-kencang.

Murid panca Racun Membocorkan Rahasia "Beberapa hari belakangan ini mempunyai hubungan yang erat sekali dengan masa depanmu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku benar-benar khawatir membiarkannya mengembara seorang diri dalam dunia persilatan" BAB 23. "Lebih baik kau buang jauh-jauh semua luapan emosimu itu untuk sementara waktu. "Usianya masih begitu muda.." Lim Han-kim menghela napas panjang.. pasti akan menyesal di belakang hari. Dengan perasaan terkesiap Lim Han-kim buru-buru menyahut: "Aku pasti akan mengingat baik-baik perkataan ini. Kesempatan emas semacam ini langka bisa kau temui di kemudian hari. " "Aaaai..com/ "Adikmu bukan orang yang berumur pendek." Ketika menyampaikan kata. kau tak usah terlalu menguatirkan keselamatannya . apabila kau sia-siakan." "Kau harus memaklumi niat baik ibumu yang telah bersusah payah menyuruh kau menempuh perjalanan 750 .kata yang terakhir itu. ucapan tersebut diutarakan dengan wajah serius." kata Ci Mia-cu pelan. pusatkan semua perhatianmu untuk belajar silat.

com/ jauh mengantar obat ke mari. pendekar besar yang amat termashur di dunia persilatan ini entah tinggal dan makan di mana. "sudah berulang kali aku menasehatimu. saat ini waktu amat berharga bagimu. tapi pembalut yang membungkus lukaluka tubuhnya makin lama makin bertambah kurang." Lim Han-kim segera bangkit berdiri untuk mohon diri. Hari ini ia kembali bertemu dengan Lim Han-kim. aku tak pernah 751 . kemudian balik badan dan berlalu dari sana. dilihatnya Ciu Huang telah menunggu di situ. sehingga tidak menyianyiakan harapannya. selama setengah bulan ini. setiap tiga hari Lim Han-kim pasti berangkat ketempat yang dijanjikan Ciu Huang untuk mempelajari ilmu pedang sakti. aku tak ingin menghabiskan waktumu lagi dengan percuma. serunya dengan suara dingin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ketika pemuda tersebut tiba di tempat janji. maaf bila suhu harus menunggu lama. semangat dan kesegaran tubuhnya pun tampak lebih ceria. Hari ini delapan puluh persen kain pembalutnya telah ditanggalkan." "Terima kasih atas nasehat anda. setengah bulan berlalu dalam sekejap mata. Buru-buru Lim Han-kim memburu maju ke depan dan jatuhkan diri berlutut seraya berkata: "Tecu telah datang terlambat." Pelan-pelan Hakim sakti Ciu Huang membuang matanya kembali.

lalu sahut-nya: "Aku telah belajar ilmu silat darimu. sambil melipat tangan di dada Ciu Huang saksikan Lim Han-kim mainkan kedelapan jurus ilmu pedang naga 752 . kemudian satu persatu ia mainkan kedelapan jurus ilmu pedang naga sakti itu. tak salah jika aku memanggil suhu kepadamu" "Menerima murid dan mewarisi ilmu silat adalah dua persoalan yang berbeda. katanya lebih jauh sambil tersenyum: "Malam ini adalah pertemuan kita yang terakhir. jangan kau campur adukkan menjadi satu." "Aku akan mengingatnya baik. lain." Dari gusar Ciu Huang berubah jadi gembira lagi. kau masih ingat semua jurus dari ilmu pedang naga sakti?" "Aku masih mengingatnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Bagus sekali Coba sekarang mainkan di hadapanku. kali tentU tak akan kuulang kembali.com/ menerimamu sebagai murid.baik. apa maksudmu memanggil aku suhu?" Lim Han-kim agak tertegun." Lim Han-kim mengiakan. Dicabutnya pedang Jinsiang-kiam lalu hawa murninya dipusatkan jadi satu. Nah. Besok aku akan segera tinggalkan tempat ini.

"Kini jurus pedang sudah mendapat pewarisnya. Tapi sebelum berjumpa dengannya. benda tersebut sebetulnya bukan suatu benda mustika atau berharga." Dari dalam sakunya ia mengeluarkan sebuah kotak besi." Buruburu Lim Han-kim membungkukkan badannya memberi hormat. semua nya tergantung pada rejekimu. apakah kau dapat peroleh intisari dari jurus pedang itu atau tidak.. tak satu gerakanpun yang keliru" "semoga Locianpwee sudi memberi petunjuk. jangan sekali-kali kau buka kotak tersebut.com/ sakti itu." Dengan sikap yang sangat hormat Lim Han-kim menerima kotak besi itu dan menyimpannya ke dalam saku. ciu Huang menghela napas panjang.. Mengenai keberhasilanmu di kemudian hari. Asal kau tambahkan perubahan di sana sini. kemudian melanjutkan: "Nak. Hongpo Tiang-hong. tapi dalam pandanganku memiliki bobot yang berbeda bahkan melebihi nyawa sendiri.Begitu pemuda itu menyelesaikan permainannya sambil manggut-manggut ia memuji: "Hebat. maka jurus pedang itu sudah dapat kau pakai untuk melawan serangan musuh. simpanlah kotak besi ini baik. setelah melihat benda tersebut tak bakal ia menampik permintaanmu" 753 . Apabila si pedang sakti dari Lam-kiang betulbetul masih hidup di dunia ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..baik dan pergilah menemui si pedang sakti dari Lam-kiang. kembali ujarnya: "Nak.

tolong kau simpankan barang itu baik-baik. tiba-tiba ia saksikan sesosok bayangan manusia meluncur datang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya." "Kini ilmu sakti telah mendapat pewaris-nya. bayangan tubuh ciu Huang telah lenyap dari pandangan. kita berpisah dulu di sini" Habis berkata ia segera melejit ke depan. Ternyata orang itu adalah Hakim sakti Ciu Huang yang telah pergi tadi. sekejap kemudian telah berada di hadapannya. bulan delapan hari Tiong-ciu tahun ini aku akan menantimu di Kuil Awan Hijau. Lim Han-kim mendongakkan kepalanya menghembuskan napas panjang. riak air dalam telaga menggulung lembut.com/ "Kebaikan Locianpwee sungguh mengharukan Aku merasa berterima kasih sekali. Dalam sekali kelebatan tubuhnya sudah berada berapa kaki jauhnya. Nah. berarti aku tidak mengecewakan hasil karya orang terdahulu. jika sampai tengah 754 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.jika aku masih hidup di dunia ini. dan aku pun merasa lega sekali. Waktu itu bulan purnama masih tergantung di awan. Ketika Lim Han-kim menjura sambil menghantar. angin malam yang berhembus lembut menambahkan suasana tenang di hutan tersebut. Tampak Ciu Huang dengan wajah amat serius berpesan "Apabila majikan tua perkampungan Lakseng-tong bukan si pedang sakti dari Lam-kiang.

" sambung Lim Han-kim..com/ malam aku belum muncul. Menyaksikan itu diam-diam Lim Han-kim berpikir: "Entah apa isi kotak besi ini. "Tidak usah. Dengan termangu. itu menandakan aku sudah mati. tolong kotak besi itu. kenapa ia memandangnya begitu serius?" Terdengar ciu Huang berkata lagi sambil menghela napas panjang: "Apabila majikan tua perkampungan Lakseng-tong benar-benar adalah pedang sakti dari Lamkiang. sekejap mata kemudian bayangan tubuhnya telah lenyap di balik kegelapan. gelak tertawanya ibarat pekikan naga di lembah yang dalam. biar benda tersebut menemani aku di alam baka." Perkataan itu diungkapkan dengan nada yang mengenaskan bahkan alis matanya lamat-lamat diliputi kemurungan yang tebal. jangan lupa beri tahu kepadanya agar mundur ke belakang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Habis berkata ia mendongakkan kepalanya dan tertawa nyaring.mangu Lim Han-kim awasi bayangan itu hingga lenyap dari pandangan kemudian ia 755 ... tolong buang kotak itu ke dalam sungai. Di tengah suara gelak tertawanya itulah. sebelum membuka kotak tersebut." "Aku pasti akan menyimpannya baik-baik. tubuhnya melejit ke udara dan meluncur ke depan.

kata perpisahan dengannya. Begitu bertemu dengan anak muda itu. sekarang mereka menunggumu di dalam kuil. Di depan pintu kuil ia menjumpai ci Mia-cu yang dengan memegang senjata kebutannya sedang memandang ke kejauhan sambil melamun. ia segera menegur: "ciu tayhiap telah pergi?" "Yaa." "Cianpwee tak usah sedih.com/ baru berangkat balik ke Kuil Awan Hijau. cepatlah masuk" Mereka berdua menembusi beberapa halaman dan langsung menuju ke kamar semedi Ci Mia-cu." Ci Mia-cu manggut-manggut.. aku sudah mengerti bahwa tak mungkin terkejar lagi. dalam ruangan lentera bersinar terang." Ci Mia-cu menghela napas panjang. Han si-kong 756 . sebelum pergi tadi ciu Locianpwee telah berpesan. "Aaai.. hindangan telah disiapkan di meja perjamuan. bulan delapan hari Tiong-ciu tahun ini dia pasti akan berkunjung lagi ke Kuil Awan Hijau. aku belum sempat mengucapkan kata.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. katanya kemudian: "Li kongcu dari bukit Hong-san dan Han si-kong telah kembali ke kuil. Li Bun-yang. sewaktu mendengar gelak tertawanya tadi. ia sudah pergi.

lukaku sudah sembuh sama sekali.com/ dan Li Tiong-hui semuanya sudah duduk mengelilingi meja.. Bagai-mana pula dengan hasil perjalanan kalian?" setelah meneguk habis secawan arak Han si-kong tertawa gelak. serunya: "Ha ha ha ha." "Terima kasih banyak atas perhatianmu.yang segera memberi hormat sambil menegur: "saudara Lim apakah luka di lenganmu telah sembuh..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..." "Apakah siluman wanita Lik-ling berhasil dibekuk?" "Beberapa orang pentolan mereka telah kabur dari situ sehingga yang tersisa cuma anak buah kelas tiga.. tapi tampaknya mereka masih menunggu kehadiran mereka berdua. sayang saudara Lim tidak ikut. pertama untuk menyambut kedatangan kalian.. justru karena itu kami baru bisa bertindak semaunya sendiri" Pelan-pelan Lim Han-kim berjalan mencari tempat duduk di seputar meja perjamuan sambil mengangkat cawan arak kata-nya: "Mari kita teguk habis secawan arak ini.. pertarungan kali ini benar-benar puas. Li Bun.. Begitu Lim Han-kim berdua muncul dalam ruangan. 757 . aku dan saudara Li serta nona Li turun tangan sepuasnya membumi ratakan pesanggrahan Tho-hoa-kit dengan tanah.

yang mengalihkan sorot matanya ke atas wajah ketua Kuil Awan Hijau. apa gunanya dimurungkan?" Kali ini Lim Han-kim cuma tertawa hambar tanpa menanggapi Pelan-pelan Li Bun.." kata Li Bun-yang." sekali teguk dia habiskan isi cawannya. masa aku mau merusak suasana pertemuan kali ini?" "Betul" seru Han si-kong sambil bertepuk tang an. paling banter dia hanya tinggal selama sepuluh hari. Lim Han-kim tertawa hambar. "Mimik muka seseorang dapat membuat suasana suatu pesta menjadi buyar. entah sekarang pindah ke mana lagi. lalu katanya: "Jadi Ciu tayhiap telah pergi?" "Yaaa." 758 . tidak seperti pada mula perjumpaan dulu. "setelah berpisah setengah bulan ini lihat wajah saudara Lim lebih cerah dan segar. kena bacok pun paling banter meninggalkan codet. "sebagai kaum persilatan kita memang mengutamakan setia kawan dan keterbukaan. selama hidup orang ini paling benci menetap di suatu tempat terus-menerus.com/ kedua untuk merayakan juga kesuksesan kalian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kini lukanya belum sembuh tapi ia sudah nekad meninggalkan Kuil Awan Hijau. selalu membawa kemurungan yang mendalam.

dari kalangan bawah pun dia punya sahabat yang cukup banyak. dua malam untuk bolak balik ke tempat asalnya. berarti dia masih mempunyai waktu selama dua hari.com/ "Locianpwee. Kalau kau mengira dia berdiam di sekitar belakang kuil lantaran dia selalu bertemu denganmu di situ maka dugaanmu ini salah besar." Lim Han-kim manggut-manggut... tapi dia masih rela menempuh perjalanan jauh. sambil tertawa Ci Mia-cu menggeleng. Dengan kondisi seperti ini sepatutnya ia sudah pensiun dan tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi. mengarungi dunia 759 ." "Tapi kenapa ia mesti berbuat demikian?" tanya Han si-kong keheranan Ci Mia-cu menghela napas panjang. "Pergaulannya sangat luas. "Dalam hatinya dia menyimpan penderitaan yang tak terhingga.. bukankah pertemuan kalian terselenggara tiap tiga hari satu kali. bukan hanya dari golongan atas saja temannya. apakah di belakang Kuil Awan Hijau terdapat tempat tinggal sahabat lama Ciu tayhiap?" tanya Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mungkin juga tindakannya inilah yang justru mendorong nama besarnya makin terkenaL" "Perkataan Locianpwee memang tepat sekali. ia justru berusaha menyibukkan diri lantaran hendak menggunakan cara tersebut untuk melewatkan sang waktu. Bisa jadi ia bertempat tinggal beberapa ratus li dari tempat itu. "Ia tawar terhadap nama maupun kedudukan usianya pun sudah tua.

" kata Li Bun-yang sambil tersenyum "Rembulan di langit pun tak selalu purnama.com/ persilatan dan susah payah demi kepentingan orang lain" Li Bun-yang ikut berkata pula sambil menghela napas: "Andaikata hatinya tidak pedih sehinga Sepanjang tahun harus berkelana dalam dunia persilatan untuk menghabiskan waktu. "Ha ha ha ha. asal perbuatan kita tidak tercela dan melanggar aturan dunia persilatan. ia seperti hendak mengucapkan sesuatu namun niat tersebut kemudian diurungkan Li Bun-yang cukup memahami wataknya. katanya: 760 ." "Tepat sekali pandangan itu. siapa sih di dunia ini yang bisa lolos dari perpisahan dan kematian? sebagai seorang lelaki sejati. karena itu dia mengalihkan pokok pembicaraan ke masalah yang lain. asal pemuda itu enggan bicara maka sekalipun didesak juga percuma.. nama besar Ciu Huang mungkintak akan setenar sekarang hingga menggemparkan seluruh dunia persilatan" Han Si-kong tertawa tergelak. aku rasa itu sudah lebih daripada cukup.. mana ada manusia yang hidup sempurna di dunia ini? Ciu tayhiap adalah seorang pendekar berjiwa besar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kita tak periu ikut mengkhawatirkan keselamatannya . " Lim Han-kim menghela napas.

dengan mata mendelik besar segera menukas: "Peristiwa besar apakah itu. Pelan-pelan Li Bun-yang menyapu sekeliling ruangan... tak nanti dia akan berlagak begitu misterius. maka tukasnya cepat: "Rahasia besar apakah itu?" Dalam saat itu Han si-kong serta Li Tiong-huipun sama-sama menunjukkan wajah tercengang. mereka awasi Li Bun-yang dengan mimik keheranan. kemudian ujar-nya: "Peristiwa ini terjadi tatkala Locianpwee dan adikku mengejar sisa-sisa cecunguk dari partai Hian-hong-kau. meskipun dalam perjalanan kami kali ini ke pesanggrahan Tho-hoa-kit. Apabila bukan masalah yang amat penting..." Ci Mia-cu tahu Li Bun-yang adalah seseorang yang serius dan berhati-hati." Han si-kong yang berangasan dan tak sabaran.. jelas kedua orang ini pun tidak mengerti rahasia besar apakah yang dimaksudkan Li Bun-yang itu. tapi yang lebih sukses lagi adalah keberhasilan kami memperoleh suatu rahasia yang sangat penting.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa aku tidak mengetahuinya sama sekali.com/ "Koancu. saudara Lim..?" 761 . aku bersama adikku dan Han Locianpwee berhasil menyapu bersih sisa-sisa cecunguk dari perkumpulan Hianhong-kau.. ditatapnya Han si-kong dan Li Tiong-hui satu per satu..

hong. Li Bun-yang tidak langsung menjawab. aku kuatir kalian tak bisa menahan diri sehingga berakibat keadaan bertambah kacau. ia segera pasang telinga baik." "Apakah orang-orang istana panca racun melibatkan diri juga dalam pertikaian dunia persilatan ini?" tanya Ci Mia-cu dengan paras muka berubah hebat. setelah itu baru ujarnya sambil menghela napas: "Sebelum kami tiba dipesanggrahan Tho-hoa-kit. ia menyulut lagi beberapa lilin agar suasana dalam ruangan bertambah terang." "Engkoh Yang.kau yang bersembunyi dipesanggeahan tersebut telah melarikan diri.com/ "sebetuInya aku ingin memberitahukan kepada kalian berdua. Ketika mendengar nama "Thian-hok sangjin".. pentolan-pentolan partai Hian.. tapi setelah kupikir kembali dan merasa persoalan ini menyangkut masalah yang lebih besar.baik. "Masalah ini menyangkut istana panca racun serta Thian-hok sangjin.. maka demi menyelamatkan keutuhan 762 .. atau mungkin juga lantaran tahu bukan tandingan.. mereka sudah peroleh kabar dan pasang jebakan untuk memancing kami masuk perangkap. Pada mulanya aku mengira mata-mata mereka sangat lihai sehingga sebelum kedatangan kami.. sebetulnya apa sih yang telah terjadi?" tukas Li Tiong-hui pula tak sabar. Lim Han-kim merasa semangatnya ikut bangkit.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

." "Yaaa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ kekuatan mereka maka untuk sementara waktu mereka menyingkir lebih dulu. tak tampak seorang pentolan mereka pun yang muncul untuk memberi perlawanan... apalagi setelah Han Locianpwee serta adikku berhasil melukai banyak sekali musuh tanpa mendapat perlawanan yang berarti Kejadian ini semakin memancing rasa curigaku. tapi selama ini aku belum pernah memasukinya.. ucapan saudara Li memang benar.. terhadap situasi di sana pun sudah cukup hapal. aku pernah dibawa masuk ke ruang bawah tanah tersebut.. seingatku tempat tersebut 763 . akupun menyusup masuk ke ruang rahasia untuk melakukan pemeriksaan. "Ketika terbius oleh obat pemabuk Lik-ling perempuan siluman itu. siapa sangka apa yang kemudian kusaksikan sama sekali di luar dugaan. itulah sebabnya setelah kami sampai di sana. Dalam bayanganku." sela Lim Han-kim. Meski aku tahu di bawah loteng Hoajui-lo terdapat jalan rahasia. pusat kekuatan mereka itu pasti dijaga amat ketat. Kejadian ini sempat menimbulkan rasa tak tentram dalam hatiku. terusnya: "sudah cukup lama aku menjadi tamu dipesanggrahan Tho-hoa-kit. maka menggunakan kesempatan disaat Han Locianpwee serta adikku pergi mengejar sisa-sisa musuh yang ada." Paras mukanya lambat laun berubah makin serius.

. sekalipun mereka terdiri dari jagoan kelas tiga.. Apabila pihak Hian. Bukan cuma kuat." kata Ci Mia-cu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku tak tahu jebakan macam apa yang telah disiapkan musuh tangguh. rasa curiga dan menyesal bercampur aduk.kau menyiapkan perangkap di tempat tersebut. tapi juga sama kokoh. tentunya Li kongcu telah menjumpai suatu kejadian yang mengejutkan hati. lagipula pintunya berlapis-lapis dan jalan cabangnya sangat banyak." "Dunia persilatan amat licik dan bahaya.hong.. walaupun aku sudah banyak berpengalaman namun belum pernah kujumpai suasana seseram itu. Karenanya makin ke depan aku berjalan. sepanjang perjalanan suasana amat sepi tak kedengaran sedikit suara pun. Nyatanya sepanjang jalan menuju tempat terlarang itu aku tidak menjumpai seorang manusiapun yang melakukan penghadangan. semua lorong rahasia bawah tanah itu terbuat dari batu hijau yang sangat keras.com/ bukan cuma dijaga sangat ketat. Aku curiga bakal terjebak. susah melihat lima jari tangan sendiri.. tapi juga menyesal kenapa memasuki tempat seseram ini tanpa persiapan 764 . "Lorong rahasia itu gelap gulita." "Betul. tapi dengan andalkan kokoh nya dinding rahasia tersebut rasanya masih cukup untuk membendung kekuatan kami. perasaanku waktu itu sangat kalut. hatiku makin terkejut dan cemas.

Aku ingin tahu seberapa hebatnya perangkap serta jebakan yang mereka persiapkan. cepat ceritakan. maka dengan memaksakan diri aku melanjutkan perjalanan masuk ke dalam ruang rahasia tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa sih kau jual lagak melulu?" "Baru berjalan sejauh beberapa tombak. tak dapat menahan diri segera teriaknya: "Engkoh Yang. Li Tiong-hui paling gelisah. Lagipula aku tak ingin pulang dengan tangan hampa. Baru saja aku 765 . tanpa terasa semua yang hadir dalam ruangan ikut menjadi tegang. "Meskipun timbul rasa takut di hati kecilku namun kejadian tersebut memancing juga rasa ingin menangku. karena itulah aku tidak ragu-ragu lagi dan meneruskan terjanganku ke dalam dengan kecepatan tinggi. aku tiba di suatu tempat yang tampaknya ujung jalan. kenapa kau tidak mengundang aku?" seru Han si-kong. coba kalau balik di tengah jalan atau membuang waktu lagi beberapa saat. Aaaai Untung aku punya pikiran begitu. tapi setelah aku bayangkan kembali gawatnya situasi. kalau tidak masuk ke gua macan mana mungkin bisa mendapat anak macan." "saudara Li.com/ yang matang. Delapan buah sorot mata sama-sama tertuju ke wajah Li Bun-yang." Mendengar sampai di situ. mungkin aku tak akan menemukan rahasia besar tersebut.

com/ akan mundur kejalanan semula.. Rupanya pintu itu hanya dirapatkan saja. mendadak kudengar seseorang menghela napas dengan suara berat.. "Kenapa? Bukankah bau anyir yang sangat kental itu berasal dari bau anyir darah?" "Bukan-. Han-Si-kong segera menyela: "Apakah ada orang lain yang telah mendahului kita dan membasmi habis para pentolan Hian-hong-kau di dalam ruang rahasia itu?" "Dugaan Locianpwee keliru besar. tapi juga segera menggerakkan kecerdasanku Diam-diam aku mengerahkan tenaga dalam sambil mendorong dinding batu itu ke depan. bau anyir darah yang amat kental segera menerpa penciumanku" Untuk menunjukkan bahwa dia adalah seorang jago kawakan." Han Si-kong jadi termangu.. "Waaah..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Begitu pintu terbuka. Helaan napas itu penuh dengan nada penderitaan dan mengenaskan sehingga membuat bulu kuduk orang pada berdiri." Dengan Cepat Li Bun-yang menggeleng... di situ memang terdapat pintu batu yang segera terbuka." 766 .Betul juga dugaanku. kalau begitu aku susah untuk menebaknya.

"sewaktu masuk ke lorong rahasia itu untung saja aku menggembol sebuah obor. tapi apa yang kemudian kusaksikan membuat hatiku benar-benar terkesiap. 767 . Dalam situasi amat gawat ini cepat. pembunuhan bagaimana sadispun pernah kujumpai." "Apa yang telah terjadi?" semua orang ikut merasa tegang dan bertanya tanpa terasa.com/ "Engkoh Yang. Rupanya makhluk aneh yang menerkam tubuhku itu sudah terkena babatan kipasku sehingga kalau bukan mampus. dari balik kegelapan kudengar ada suara yang lemah dan rendah yang memperingatkan aku agar segera menghindar Dalam situasi dan kondisi seperti itu.cepat kusulut untuk menerangi situasi di tempat itu. "Bersamaan dengan datangnya bau anyir yang menerpa keluar itulah. yaa. aku tidak sempat membuat aneka pertimbangan lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Makhluk aneh apa itu?" tanya nonaJLi tercengang. segera terdengarlah suara pekikan aneh berkumandang di ruangan itu. tapi belum pernah kujumpai pemandangan sengeri dan seseram itu. padahal sudah lama aku berkelana dalam dunia persilatan. cepat ceritakan" rengek Li Tiong-hui pula. paling sedikit terluka parah. peristiwa tragis macam apapun pernah kusaksikan. cepat-cepat senjata kipasku kutebaskan ke depan.

sepasang matanya yang liar mengawasi diriku tanpa bergerak. sedangkan makhluk aneh yang menerkam tubuhku tadi ternyata adalah seekor kodok bertubuh kuning keemas. "Dugaan Locianpwee kali ini tepat sekali.. Aaaai. tentunya ia mengharapkan sesuatu darimu bukan?" kata Han si-kong. tapi kejadian aneh dalam dunia persilatan memang seringkali sukar dipikir dengan akal sehat.com/ "Di sudut ruang rahasia itu terkapar seorang lelaki berqajah pucat pias seperti mayat seekor ular aneh berwarna merah darah melingkari seluruh tubuhnya. Karena hantaman senjata kipasku saat itu si kodok meringkuk di sudut ruangan tanpa bergerak. tapi kondisinya waktu itu sudah amat kritis. mungkin aku sudah digigit oleh kodok beracun itu. sedang di atas kepalanya merangkak seekor laba-laba yang besar tubuhnya seperti mangkuk nasi. ia masih mau menahan sakit dengan memberi peringatan kepadamu. Bila dibayangkan kembali. Coba orang itu tidak memberi peringatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. situasiku waktu itu benar-benar berbahaya sekali. 768 . Dihisap darahnya oleh tiga ekor makhluk berbisa sekaligus dalam waktu yang bersamaan membuat jiwanya sudah di ujung tanduk." "Dalam kondisi darahnya dihisap oleh dua makhluk beracun.emasan.. meski begitu sikap permusuhannya masih nampak jelas.

com/ sebelum kupastikan bahwa dia sedang tersiksa oleh makhluk-makhluk beracun itu. Li Bun-yang berkata lebih jauh: "Waktu itu selain memperhatikan gerak gerik orang tersebut. sementara aku masih berpikir haruskah melenyapkan beberapa ekor makhluk beracun itu lebih dahulu. mendadak kudengar orang itu berbicara lagi dengan suaranya yang Iemah. tapi selain orang itu. kuangkat obor tinggi-tinggi dengan harapan bisa melihat raut wajah orang itu lebih jelas lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. laba-laba raksasa serta katak keemasemasan itu merupakan makhluk. kugunakan kesempatan itu untuk memperhatikan keadaan di seputar ruangan. tapi separuh bagian wajahnya telah tertutup oleh tubuh laba-laba raksasa tersebut hingga aku susah untuk melihatnya dengan lebih jelas. Kenyataan ini membuat perasaanku agak lega. setelah mempersiapkan jalan darurat untuk mundur. siapa pun tidak berniat menimbrung lagi. ia beritahu kepadaku kalau ular merah.makhluk paling beracun 769 ." Lim Han-kim maupun Han-si-kong sekalian mendengarkan kisah tersebut dengan penuh pesona. setelah memandang sekejap wajah beberapa orang itu. siapa yang tahu kalau dia bukan pemilik makhluk beracun tersebut? Gara-gara salah duga inilah hampir saja aku bertindak salah besar. tak tampak orang lain hadir di situ. Ternyata tempat itu merupakan sebuah ruang pertemuan yang amat luas.

kalau memang dialah pemilik makhluk. Ketika makhluk beracun itu sesungguhnya saling bermusuhan asal aku dapat membangkitkan amarah makhluk. maka aku dapat menjadi nelayan yang beruntung yang tinggal memungut hasilnya tanpa harus bersusah payah menyerempet bahaya untuk membunuh ketiga makhluk beracun itu. sebelum aku sempat bertanya. dalam waktu sekejap mata ia bisa membuat sarang laba-laba beracun yang memenuhi seluruh ruangan tersebut.makhluk beracun itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia telah menerangkan lebih dulu. serat racun dari laba-laba raksasa itu susah dibendung. bila sampai tergigit satu kali saja maka kalau tidak memperolah obat penawar racun dari perguruannya.com/ di dunia ini. "Agaknya ia mengetahui kecurigaanku itu. tak ada obat di dunia ini yang bisa menyelamatkan jiwanya. 770 ." "Waktu itu aku sangat keheranan.makhluk beracun itu. ternyata dialah pemilik makhluk. kenapa malah dirinya yang di-santap makhluk beracun peliharaannya?" Li Bun-yang menarik napas sesaat.makhluk itu sehingga mereka saling membunuh sendiri. Dia pun beritahu kepadaku bahwa selain si katak yang agak bebal. Dari pembicaraan tersebut secara tak langsung dia telah memberitahukan indentitas dirinya.

Li Bun-yang kembali meneruskan "Betul juga. setelah tersambit mata uang tersebut. Dengan kakinya yang panjang.com/ sebaliknya. Aku merasa perkataannya sangat masuk di akal. Bersamaan waktunya makhluk beracun itu pun melepaskan lilitannya atas lengan dan tubuh orang itu. Ketika bicara sampai di situ. 771 . dengan taringnya yang tajam ia gigit si laba-laba. Ular merah itu yang bertindak duluan. ular beracun berwarna merah itu mempunyai gerak terjangan yang sangat cepat dan sukar dihadapi ia suruh aku menggunakan senjata rahasia menyerang secara serentak kearah ular merah serta laba-laba raksasa itu guna memancing amarah kedua makhluk beracun itu. kedua makhluk beracun itu serentak mengangkat kepalanya. tapi makhluk itu tidak mau beradu kekerasan dengan si ular merah. Meskipun si laba-laba beracun tak rela menyerah kalah. "Akupun mulai berpikir waktu itu. sedang si katak tak usah di usik lagi karena makhluk itu sudah terluka dan siap menerjang dengan penuh amarah. tampaknya ia sudah kehabisan tenaga sehingga suaranya bertambah lemah dan sukar ditangkap. maka kuletakkan obor ke tanah lalu mempersiapkan mata Uang yang secara serempak kusambitkan ke arah ular serta laba-laba raksasa tersebut" semua mata tetap tertuju dengan penuh perhatian padanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

Li Bunyang kembali meneruskan kisahnya: "Ketika menyadari aku masih menaruh curiga kepadanya." "Waktu itu oborku hampir padam. Tapi di saat pergantian obor itulah si katak yang sudah terluka oleh babatan kipasku tadi dengan diiringi suara yang aneh telah mengejar pula ke arah ular merah itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi dengan cepat si ular merah mengejar dari belakangnya. "Bagaimana dengan orang itu?" tukas Li Tiong-hui tiba-tiba. ia minta aku menyampaikan apa yang dikatakan itu kepada umat persilatan. ia tetap berbaring di sana dengan tenang. ia suruh aku mendekat karena ada berapa persoalan penting yang hendak disampaikan kepadaku.." Melihat ia sudah hampir matL aku pun tidak banyak menaruh curiga lagi." 772 ...com/ makhluk beracun itu meninggalkan ubun-ubun orang tersebut dan mundur dengan kecepatan tinggi. "Apakah ia menggunakan kesempatan tersebut untuk melarikan diri?" "Tidak. maka aku pun menyulut sebuah lagi yang baru. waktu itu aku masih curiga dan penuh waspada." Setelah berhenti sebentar untuk tukar napas. sambil menghela napas dia pun berkata kepadaku: "Mungkin aku sudah tak mampu menunggu sampai selesainya pertarungan ketiga makhluk beracun itu lagi. aku tak tahu kenapa ia belum juga mati meski sudah dilukai dua makhluk beracun.

ini pertanda kalau racun jahat telah merasuk ke dalam isi perutnya. Dalam keadaan seperti ini walaupun ia terhitung seorang jago lihai kelas satu pun belum tentu bisa berbuat apa.. aku tahu jiwanya sudah hampir melayang." "Rupanya ia sudah khawatir kalau keadaan tidak mengijinkan lagi. ular merah serta laba-laba itu seharusnya 773 .apa kepadaku.. Setelah dekat dengan orang itu. Sambil mengerahkan tenaga dalam untuk bersiap sedia.. aku menuruti kemauannya dan berjalan menghampiri. kemudian ujarnya: "la perkenalkan diri sebagai orang yang berasal dari istana panca racunKatak beracun. berada dalam keadaan begitu siapapun jangan harap bisa hidup lebih lama lagi. Dengan termangu.com/ "Apakah kau menuruti kehendaknya dan berjalan mendekat?" tanya Ci Mia-cu tiba-tiba. Li Bun-yang mengangguk tanda membenarkan "Dari nada pembicaraannya yang begitu lemah tak bertenaga serta sinar matanya yang telah memudar. ia sudah memperkenalkan dulu asal usulnya." "Apa saja yang dia katakan?" tanya Ci Mia-cu. sebelum aku sempat bertanya. Di atas wajahnya yang pucat pias sudah muncul selapis hawa hitam yang amat jelas. aku baru sadar kalau apa yang diucapkannya memang bukan bohong.mangu Li Bun-yang mengawasi lilin yang membara.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tapi itu pun terbatas hanya tahu namanya saja." "setelah memperoleh bantuan hawa murniku.. Apalagi belakangan jarang sekali ada anggota istana panca racun yang berkelana dalam dunia persilatan. kejadian itu segera memancing rasa ingin tahuku. Waktu itu agaknya ajal orang itu sudah di ambang pintu." "orang yang akan mati biasanya tak akan bohong. Tapi melihat betapa tragisnya orang itu dicelakai tiga makhluk beracun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. maka kukerahkan tenaga dalam untuk menepuk jalan darah thianjin dan teh-hiat di tubuhnya. dia bilang otak yang 774 . apa yang dibicarakan boleh diperCaya. Melihat keadaannya seperti itu. Dia pun meneruskan perkataannya..com/ telah membuktikan bahwa apa yang dikatakan bukan bohong. kedua akupun tertarik untuk mengetahui latar belakang istana panca racun. sekujur badannya mulai bergetar keras. penderitaan yang dialaminya agak berkurang. selesai mengucapkan beberapa patah kata itu. pertama aku tak tega melihat ia tersiksa hebat. Kalau betul orang itu sudah tahu kalau ajalnya telah tiba." "Nama istana panca racun dalam dunia persilatan tidak begitu terkenal Aku sendiri merasa seolah pernah mendengar orang membicarakan. Rupanya racun jahat mulai bekerja di dalam tubuhnya yang mengakibatkan tulang dan ototnya mulai berkerut.

ia tahu untuk bisa menciptakan obat mustika yang bisa memunahkan pelbagai racun ular berbisa di dunia ini maka dia harus memahami dulu sifat racun dari setiap jenis ular beracun yang ada di dunia ini. sesungguhnya orang ini amat pandai dan luas pengetahuannya.com/ memimpin istana panca racun adalah seorang tabib kenamaan yang pandai dalam ilmu pertabiban dan obatobatan. hubungannya dalam masyarakat baik. Dia sudah banyak mengobati orang. 775 . di kolong langit terdapat beratus-ratus jenis ular beracun yang memiliki sifat racun yang berbeda-beda.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dia pun mengerti dalam berapa tahun yang singkat tak mungkin penyelidikannya itu bisa diselesaikan. semakin ia merasa pengetahuannya bertambah. semakin ia mendalami ilmu tersebut." "Tapi sebagaimana diketahui. dalam sedihnya dia bertekad menciptakan sejenis obat yang bisa memunahkan racun ular. maka ia putuskan untuk menggunakan sisa hidupnya guna menyelesaikan cita-citanya itu. tapi berhubung satu-satunya putra kesayangannya mati digigit ular ber-bisa. Untuk keperluan itu ia tutup toko obatnya serta mengumpulkan pawang-pawang ular dari seluruh negeri untuk menangkap pelbagai jenis ular beracun yang ada di dunia ini.

rupanya ada selipan cerita yang begitu menarik.com/ Dengan membuang waktu selama berapa tahun.. tempat itu disebut "Coa-kit" atau tempat tinggal ular. tempat tinggal ular inilah yang merupakan cikal bakal munculnya istana panca racun. ternyata ia rela hidup menderita dengan menciptakan sebuah tempat yang sedemikian seramnya." "ooooh. beracun dan berbahaya sekali. istana panca racun adalah sebuah tempat yang amat misterius.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Tempat itu sangat lembab dan paling cocok untuk memelihara ular beracun." Li Bun-yang berhenti sejenak sebelum melanjutkan ceritanya. "orang itu berasal dari seorang tabib.. demi terwujudnya cita-cita untuk menolong umat manusia. si tabib yang sudah keranjingan ular ini pun akhirnya mengorbankan semua harta kekayaan yang dimilikinya untuk membangun sebuah gedung megah di tengah gunung tersebut. "sungguh tak disangka seseorang yang tak paham ilmu silat. ia tak pernah berhubungan dengan umat persilatan oleh sebab itulah panca racun tak pernah punya nama dalam dunia persilatan." Li Bun-yang menghela napas panjang: "ciu tayhiap pernah bilang. akhirnya di sebuah gunung yang terpencil ia berhasil menemukan tempat berkumpulnya aneka jenis ular beracun. 776 ." seru Ci Mia-cu selesai mendengar kisah itu.

com/ Karena pengetahuan tersebut maka hal itu meninggalkan kesan yang dalam di benakku. seorang jenderal kebanyakan akan tewas di medan pertempuran meskipun penghuni "Coakit" rata. tapi sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh ke tanah juga. ditambah lagi ular-ular beracun yang mereka tangkap dari tempat lain membuat gedung besar yang mereka tempati itu berubah jadi sarang ular beracun yang sangat mengerikan" "Ada orang bilang. Aku khawatir orang itu sukar bicara karena kambuhnya racun jahat. ada enam orang terpatuk ular beracun dan tewas keracunan. dari dua belas-orang diajak si tabib pindah ke " Coa-kit" tersebut. kemudian melanjutkan "Tabib itu pun membawa keluarganya beserta dua belas orang pawang ular menetap dalam "Coa-kit" atau rumah tinggal ular itu.rata adalah pawang ular yang hebat. padahal waktu itu si tabib belum berhasil menciptakan sejenis obat yang dapat menyembuhkan pagutan pelbagai jenis ular beracun" 777 . Berhubung di tempat itu sudah tersedia cukup banyak ular beracun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tidak sampai dua tahun. maka aku peringatkan kepadanya agar jangan bicara sembarangan" "Tapi kau toh mesti menanyakan persoalan ini sejelasjelasnya. Li Bun-yang menengok adiknya sekejap." tukas Li Tiong-hui.

makhluk beracun peliharaannya." "Setelah begitu lama bergaul dengan lima jenis makhluk beracun. dengan cara dan sistem yang sama ia kembangkan keaneka-ragaman makhluk beracun yang ditangkapnya." 778 . sebuah gedung "Coa-kit" yang sederhana pun dalam berapa tahun kemudian telah berubah menjadi istana panca racun.com/ "Tapi peristiwa itu justru telah memberikan satu ide baginya untuk melawan racun ular itu dengan racun lain. satu jenis makhluk beracun dipakai untuk menangkal racun makhluk yang lain. oleh sebab itulah dia mulai menangkapi pelbagai jenis katak beracun untuk memunahkan racun ular. tapi ia mempunyai teori yang tepat untuk menangkal kelima jenis racun tersebut yaitu dengan menyantap kelima jenis makhluk beracun itu setiap hari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tapi sayang sekeliling "Coa-kit" telah dipenuhi oleh kelima jenis makhluk beracun peliharaannya. sehingga mereka yang melarikan diri kebanyakan terluka oleh binatang beracun itu dan tewas di tengah jalan. "Begitulah seterusnya. otomatis si tabib itupun pernah dilukai makhluk. secara beruntun mereka tewas atau melarikan diri dari tempat itu." "Tentu saja kebiasaan semacam ini tak mungkin bisa ditiru oleh istrinya serta dayang-dayangnya.

. racun dalam tubuh orang itu mulai bekerja. minta aku menyampaikan kepada umat persilatan di kolong langit agar. agaknya kemudian muncul seorang perempuan yang memasuki " Coa-kit" tersebut perempuan itu menderita luka sangat parah tapi kemudian berhasil ditolong oleh tabib itu." "Masih ingatkah kau apa saja yang dia katakan?" Li Bun-yang yang termenung berpikir sejenak. kemudian jawabnya: "Seingatku dan ini merupakan hasil pembahasanku sendiri. sekujur badannya gemetar sangat keras. sebelum menghembuskan napas penghabisan dia masih terus bicara. namun berhubung ia sudah keracunan hebat.." "Bagaimana kemudian? Cepat katakan" seru Li Tionghui. biar ada obat mustika pun mustahil dapat menyelamatkan jiwanya. tapi katakatanya sudah tak jelas dan terpatah-patah. Ketika mengucapkan berapa patah kata lagi ia sudah tak tahan dan akhirnya tewas. sekalipun aku tak sayang menggunakan hawa murniku untuk membantunya memperlancar peredaran darah.com/ "Ketika berbicara sampai di situ. "Kemudian ia mengatakan kepadaku secara tiba-tiba.." "Agar apa engkoh Yang? Kenapa tidak kau Ianjutkan?" 779 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tapi sekarang Li kongcu mendengar kisah tentang istana panca racun itu justru dari pihak istana sendiri. niscaya ia sudah keburu mati oleh gigitan makhluk beracun yang dipelihara di sekitar istana tersebut. coba dia bisa bertahan seperminum teh lagi. ujarnya pula: "Kisah tentang istana panca racun kebanyakan kita peroleh dari penuturan orang lain yang jelas tak terhindar dari tambahan bumbu di sana sani. dengan begitu sebuah bibit bencana bagi umat persilatan bisa dilenyapkan lebih dahulu sebelum mewabah.com/ "Ketika berbicara sampai "agar". "Kalau tidak." 780 ." "Perempuan yang terluka dan memasuki istana panca racun itu pastilah seorang tokoh dunia persilatan yang berilmu tinggi. ia sudah keburu menghembuskan napas yang penghabisan." "Bila ditinjau dari nada pembicaraannya. rasanya kita tak perlu saling menebak seperti sekarang." kata Li Tiong-hui pula.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jelas beritanya jauh lebih bisa dipercaya." ujar Han sikong memberikan komen-tarnya.jadi akupun tidak bisa melanjutkan apa yang hendak dia sampaikan." Ci Mia-cu menghela napas. sayang ia keburu mati sehingga beritanya tak lengkap. "Mungkin dia ingin kau secepatnya mengundang para jago dari dunia persilatan agar segera menyerbu istana panca racun mumpung sayapnya belum terlanjur berkembang. Hal ini menyebabkan tempat tersebut bertambah misterius dan menyeramkan.

rasanya sikap tersebut bukan sikap yang disengaja. "Apa rencana mu?" "Sewaktu hendak berangkat ke istana panca racun. Kejadian ini tidak banyak diketahui orang persilatan. Thian-hok sangjin mengatakan bahwa kepergiannya adalah demi keselamatan umat persilatan di dunia. setelah adikmu ditemukan baru kita berangkat bersama ke istana panca racun." 781 . akupun sependapat dengan pandangan saudara Li.com/ "Oleh sebab itulah aku bermaksud berangkat ke istana panca racun untuk membuktikan sendiri apa yang kudengar. "Ehmmm." usul Han si-kong tiba-tiba. tapi kalau ditinjau dari kepedihan hatinya sewaktu berangkat memikul beban berat itu. Tapi persoalan ini meski amat penting. Tak ada salahnya kita pergi melacak jejak adikmu lebih dulu." sambung Li Bun-yang dengan wajah berubah serius.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku pikir tak perlu dilaksanakan secara terburu-buru. Menyingkap rahasia ini saja sudah cukup berharga bagi kita untuk berangkat ke istana panca racun." kata Lim Han-kim menimpali "sayang sekali adik Liong pergi tanpa kabar sehingga mustahil bagiku untuk menemani saudara Li berangkat ke istana panca racun-" "Aku punya satu rencana yang sama-sama menguntungkan.

. tapi rasanya kurang leluasa apabila kepergianku ke situ disertai banyak orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Terlepas apakah majikan tua perkampungan Lak-seng-tong betul-betul adalah si pedang sakti dari Lam-kiang atau bukan.anak muda ini jadi serba salah. jarang sekali dia mau mencampuri urusan dunia persilatan Di waktu-waktu yang lampau 782 .hui ber-seru: "Kalau benar kalian hendak menyelidiki istana racun. bagaimana kalau aku pun ikut serta?" "Bila kau ingin turut bergabung. pengalaman serta pergaulan Han locian-pwee yang begitu luas. aku jadi lebih mantap" sahut Li Bun-yang tertawa. apa yang mesti kuperbuat sekarang. Ciu Huang. aku perlu menjumpainya lebih dulu.?" Untuk beberapa saat.com/ "Cara ini bagus sekali" seru Li Bun-yang sambil tersenyum "Dengan pengetahuan. Rupanya selama ini Li Tiong. ciu locianpwee minta aku pergi mencari pedang sakti dari Lam-kiang Hongpo Tiang-hong untuk minta belajar kelanjutan ilmu pedang tersebut. sebaliknya aku pun tak bisa menampik kebaikan orang dengan begitu saja.hui lebih suka ketenangan. Aaaai. kehadiranmu pasti akan sangat membantu usaha kami. Mendadak terdengar Li Tiong. hanya dalam hati kecilnya ia berpikir: "Setelah mewariskan delapan jurus ilmu pedang naga sakti kepadaku.." Lim Han-kim tidak memberi komentar apa pun.

" "Kenapa sih kau tertawa? Bila kau tidak mengajak aku. tentu saja dengan senang hati. 783 . selapis rasa jengah menghiasi wajahnya yang cantik. Mendadak Li Tiong. sekalipun kalian bisa masuk ke dalam istana panca racun. buru-buru sahutnya sambil tertawa: "ooooh.com/ kebanyakan Li Bun-yang yang menulis surat lewat burung merpati untuk minta bantuannya apabila ia menjumpai masalah pelik dalam dunia persilatan.. ia seperti memahami sesuatu. paling tidak juga mesti membuang banyak waktu dan tenaga untuk menghadapi makhluk-makhluk beracun tersebut.. mutiara penolak racun milikmu memang dapat menangkal keganasan lima jenis makhluk beracun itu.. boleh. gadis itu segera balik ke bukit Hong-san lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. boleh." "Betul. Kali ini ternyata ia melanggar kebiasaan tersebut dengan menawarkan sendiri kehadirannya untuk menemani Li Bun-yang mengembara dalam dunia persilatan Sudah barang tentu pemuda itu selain merasa agak tercengang juga gembira sekali. kedengaran ia berseru manja: "Bagaimana? Tidak boleh?" Tiba-tiba saja Li Bun-yang merasa hatinya tergetar.hui merasa pipinya jadi panas... tapi biasanya begitu urusan selesai.

kehadiranmu memang akan banyak mengurangi kerepotan sewaktu memasuki istana itu.com/ bagi kami. lalu tambahnya: "Masih ada satu urusan lagi mohon bantuan koancu. besok pagipagi kita segera berangkat" sorot matanya dialihkan ke wajah Ci Mia-cu. apabila adik saudara Lim balik ke kuil awan hijau. serunya sambil tertawa: "Waktu sudah mulai siang. Ke mana pun kita pergi asal kulepaskan burung soat-bi-ji tersebut maka paling cepat sehari. Kalian tahu aku memang berangasan dan tidak sabaran." 784 ." "Aku rasa tidak perlu. paling lama dua tiga hari kita sudah dapat peroleh berita dari kuil awan hijau.hui sambil tersenyum "Burung soat-bi-ji ku sangat cerdik dan memiliki kemampuan terbang ribuan li dalam sehari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Misteri diperkampungan Tay-Peng "Asal aku dapat melaksanakan pasti akan kulaksanakan" "setelah kepergian kami." BAB 24." tukas Li Tiong. kita mesti beristirahat lebih dulu." Han si-kong segera bangkit berdiri. tolong koancu bisa menahannya agar menanti beberapa hari di kuil ini. kini keputusan sudah diambil lebih baik kita beristirahat sejenak.

hui segera bangkit berdiri. kalau begitu lebih bagus lagi.. dengan langkah lebar meninggalkan ruangan. ia sudah kedahuluan orang lain.. pujinya: "Waaah. kita berkumpul di luar halaman kuil.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 785 . ia tahu setelah keberangkatannya bersama rombongan Li Bun-yang. sambil tertawa Ci Mia-cu ikut bangkit berdiri. Malam berlalu amat cepat Ketika fajar baru saja menyingsing Lim Han-kim telah berada di luar kuil. dia akan sulit memperoleh kesempatan untuk melatih kedelapan jurus ilmu pedang naga saktinya. kesatu karena aku mesti menunggu orang di sini. kedua setelah masuk menjadi pendeta aku pun jarang sekali berkelana dalam dunia persilatan. lalu. sungguh tak nyana nona memiliki burung secerdik itu. siapa tahu ketika sampai di luar pintu kuil. Besok kita tak perlu pamitan lagi." "Kalau begitu kita berpisah saat ini saja." Li Tiong.com/ Han si-kong jadi sangat gembira. maafkan aku." selesai berkata ia tinggalkan ruangan lebih dulu. selanya: "Kita berangkat besok pagi-pagi. maka ia hendak memanfaatkan kesempatan ini untuk melatihnya sekali lagi di luar kuil." kata Han si-kong sambil memberi hormat. katanya: "Tampaknya mustahil bagiku untuk menemani kalian.

" Terpaksa Lim Han-kim membalikkan tubuhnya. tampak orang itu berdiri di atas sebuah batu karang tanpa bergerak. Belum sempat dia melangkah masuk. dari belakang tubuhnya terdengar seseorang menegur dengan suara merdu: "saudara Lim. pikirnya: "Kenapa ia bertanya begitu? Betul-betul tak tahu sopan santun.com/ Di antara remang-remangnya fajar. ia segera putar badan siap balik ke dalam kuil. bajunya yang berwarna merah darah berkibar kencang terhembus angin pagi.. Li Tiong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia merasa segulung hembusan angin yang berbau harum menyambar lewat. cepat amat gerakan tubuh perempuan ini.hui segera tertegun mendapat pertanyaan itu. Dengan perasaan terkejut Lim Han-kim segera berpikir: "Waah." 786 . Lim Han-kim hanya merasakan dandanan baju merah orang itu amat menusuk pandangan mata.. cepat." Berpikir begitu. tahu-tahu orang berbaju merah itu sudah melayang turun di hadapannya.cepat dia menyahut "Ada urusan apa nona Li?" Ternyata gadis berbaju merah itu tak lain adalah Li Tiong-hui dari bukit Hong-san. harap tunggu sebentar. Tanpa memperhatikan lagi bagaimana raut wajah-nya.

pagi amat kau sudah bangun. tapi melihat Lim Han-kim berdiri dengan kepala menunduk dan sikapnya polos serta bersungguhsungguh sehingga kepala pun tak berani didongakkan.com/ sebagai gadis yang angkuh sebetulnya ia hendak meradang.hui jengah tak tahu bagaimana harus menanggapi. setelah lama termenung ia baru berkata lagi: "Kakakku sering membicarakan tentang kehebatan ilmu silat saudara Lim. Apabila bukan karena ilmu silat saudara Lim yang betul-betul menaklukkan hatinya." Jawaban sang pemuda yang begitu singkat dan ringkas untuk sesaat membuat Li Tiong." "Terima kasih." Kembali Li Tiong-hui berpikir: " orang ini berwajah ganteng dan gagah. kenapa tingkah laku maupun cara berbicaranya macam seorang kutu buku. hawa amarahnya kontan tersapu lenyap kembali Katanya kemudian sambil tersenyum: "Baru saja aku mengantar adik misanku yang binal itu pulang. Mustahil ia mau memuji orang hanya di bibir saja. ia merasa kagum sekali. ia tak mungkin akan memujimu setinggi langit" 787 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kakakmu hanya terlalu memuji saja. saudara Lim." "Nona terlalu memuji. "sebetulnya kakakku itu lembut di luar keras di dalam hatinya." Li Tiong-hui tertawa merdu.

Lim Han-kim segera menjawab: "Lebih baik nona jangan percaya. di dalam hati kecilku selalu timbul perasaan tak puas. namun kemampuannya sekarang tak tertandingkan oleh orang awam." Maka sambil tertawa merdu katanya: "Setiap kali mendengar kakakku memuji-muji kehebatan saudara Lim. Tiba-tiba saja timbul perasaan ingin tahu dalam hati Li Tiong-hui. katanya lagi: 788 . " Li Tiong-hui semakin keheranan lagi setelah melihat pemuda itu sama sekali tidak dibuat gusar. sehingga secara otomatis lahiriah sifat terbuka baginya.com/ "Kemampuanku sangat terbatas. kenapa ia begitu kolot dan serius? Memang dasarnya pemalu atau sengaja berbuat demikian untuk berlagak di hadapanku? Hmm. hari ini aku harus men-jajalnya. justru kakakmulah yang kelewat memandang tinggi kemampuanku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Gadis ini tumbuh dewasa dalam lingkungan keluarga persilatan nomor wahid dalam dunia persilatan Meski pengetahuan dan pergaulannya tidak seluas kakaknya. pikirnya: "Heran. tidak sekali pun dia angkat kepalanya. Ketika mendengar perkataan gadis itu. belum sebanding dengan ilmu silat keluarga Hong-san-" Selama tanya jawab itu berlangsung. Lim Han-kim selalu berdiri dengan kepala tertunduk.

oleh karena itulah aku tak bisa tidak harus mempercayainya. apakah ia memang sengaja memuji atau tidak dan kedua. sorot matanya memancarkan sinar tajam. Melihat itu si nona jadi geli. Apabila saudara Lim sampai keok di tanganku. maaf aku tak dapat melayani. segera katanya lagi: "Mari kita batasi pertarungan sampai sepuluh gebrakan saja.com/ "Aku tahu kakakku tak pernah bohong. oleh karena itu aku ingin mencoba kehebatan ilmu silat saudara Lim. jangan khawatir.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi niat tersebut segera diurungkan Li Tiong-hui berkata lebih lanjut: "Namun di hati kecilku pun timbul perasaan tak puas. biar aku pun mendapat pengalaman baru. jelas ia sedang berusaha mengendalikan gejolak emosi dalam hatinya." 789 ." "Kenapa?" sekali lagi Li Tiong-hui dibuat tertegun sementara dalam hatinya ia berpikir "Masa kemampuannya benar-benar telah mencapai taraf kesempurnaan yang tidak terpengaruh oleh gejolak emosi?" Diam-diam ia coba melirik wajah pemuda itu." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti hendak mengucapkan sesuatu. Tampak paras anak muda itu beruban jadi memerah. Kesatu untuk membuktikan perkataan kakakku. aku berjanji tak akan memberitahukan kejadian ini kepada orang lain." "Tentang masalah ini.

serangan ini sungguh gencar. ia segera menunduk kembali sambil tetap merendah: "Aku sadar kepandaianku bukan tandingan nona. Tekadku untuk mencoba sudah bulat." Begitu perkataan tersebut ditutup. dengan jari-jari tangannya yang lentik ia totok jalan darah "Hunbun-hiat" di bahu kiri Lim Han-kim." Rasa heran dan ingin tahu yang menyelimuti perasaan Li Tiong-hui makin menjadi-jadi. sementara telapak 790 . secepat petir tangan kirinya menyodok ke muka. desingan angin tajam segera membelah udara menyambar ke muka. telapak tangannya segera diayunkan ke muka melancarkan sebuah pukulan. tapi begitu sinar mata itu bentrok dengan sorot mata Li Tiong-hui. berkilat sepasang matanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Berubah hebat paras Lim Han-kim." Maka katanya lebih jauh: "Aku tahu saudara Lim sengaja menyembunyikan kepandaianmu dan segan melayani tantanganku ini. terpaksa aku harus bermain kasar lebih dulu. "Gerakan tubuh yang sangat bagus" puji Li Tiong-hui. Lim Han-kim segera menggerakkan sepasang bahunya. buat apa nona mendesakku terus menerus. tapi maafkan aku. batinnya: "Hari ini aku harus memaksa dia untuk melayani pertarunganku. pelan-pelan ia mendongakkan kepalanya. tahu-tahu badannya sudah bergeser tiga depa dari posisi semula dan terhindar dari serangan itu.

dengan merdu tegurnya: "saudara Lim. walaupun Lim Han-kim berhasil juga menghindarkan diri dari kelima serangan tersebut. berarti kau tak pandang sebelah mata pun kepadaku. sesudah melepaskan dua jurus serangan. dengan demikian selain bisa menjajal 791 . katanya dingin: "Ilmu silat yang nona miliki sangat hebat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. selain hebat juga ganas. dalam waktu singkat lima buah pukulan telah dilepaskan.com/ tangan kanannya menyapu sejajar dada menghantam jalan darah Thian-ti-thiat di ketiak kanannya." Lim Han-kim segera menjura. Tiba-tiba Li Tiong-hui menarik kembali serangannya. maka ia mendesak maju lebih ke depan. Li Tiong -hui mulai sadar bahwa Lim Han-kim betul-betul memiliki ilmu silat yang sangat tangguh. Lim Han-kim menarik napas panjang. tahu-tahu ia sudah melayang mundur lagi sejauh empat depa. namun ia sempat dibuat terkejut hingga peluh dingin membasahi seluruh badannya. Kelima jurus serangan itu dilancarkan dengan kecepatan luar biasa. aku percaya bukan tandinganmu" sesungguhnya Li Tiong-hui bermaksud memancing amarahnya sehingga pemuda itu melancarkan serangan balasan. hawa murninya disalurkan ke seluruh badan. apabila kau tetap tidak membalas.

tak heran kalau gadis itu jadi termangu-mangu dibuatnya. tak usah saudara melayaninya lagi. sambil tertawa bisiknya kemudian kepada Lim Han-kim: "saudara Lim harap maklum. dari permainan jurus serangannya nanti dia pun bisa menyelidiki asal usul aliran ilmu silatnya. ia tidak memberi komentar pada saat itu Han si-kong telah celingukan keempat penjuru ketika melihat Li Tiong-hui sudah puluhan tombak meninggalkan tempat itu. maka dia pun mengerahkan tenaga dalamnya sambil berseru: 792 ." "Terima kasih. Apabila ia sudah menyalahi dirimu harap dengan memandang wajahku. Han si-kong dan Li Bun-yang tahu-tahu sudah muncul di tepi arena. sampai lama kemudian ia baru membungkukkan badan memberi hormat dan berkata sambil tertawa: "saudara Lim betul-betul hebat." Lim Han-kim hanya tertawa hambar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Melihat mimik wajah dua orang itu Li Bun-yang segera mengerti apa yang telah terjadi. aku mohon maaf atas kekasaranku tadi. adikku ini sudah terbiasa dimanja ibuku sehingga begitulah jadinya watak-nya.com/ kemampuan ilmu silatnya." Mendadak terdengar gelak tertawa keras berkumandang datang. Mimpipun dia tidak mengira serangan balasan. terima kasih.

karenanya terpaksa dia pun berlagak tidak melihat. Tentu saja tindakan anak muda itu sangat menyinggung perasaan Li Tiong-hui. sepanjang perjalanan Lim Han-kim selalu berusaha menghindari Li Tiong-hui. setelah meninggalkan bukit Ciong-san.com/ "Mumpung fajar baru menyingsing. keempat orang itu menelusuri sungai menuju ke Utara. Han si-kong belum pernah memahami perasaan kaum wanita dan lagi diapun tak pernah memperhatikan hal tersebut. namun sebagai kakak beradik dia pun merasa kurang leluasa untuk membicarakan soal muda mudi. sekalipun gadis itu berjiwa terbuka. sikap Lim Han-kim yang sengaja menghindarinya itu menimbulkan perasaan gusar dan mendongkol di hati kecilnya. mari kita tempuh perjalanan lebih dulu. 793 . terpaksa perasaan ini ditekannya di dalam hati yang membuat rasa dongkol dan gusar gadis tersebut terhadap Lim Han-kim makin lama semakin bertambah mendalam. namun bagaimana pun ia masih seorang gadis perawan." Selesai berkata ia segera menyusul di belakangnya. tentu saja ia tak tahu akan keadaan muda mudi itu sebaliknya Li Bun-yang meski dapat menangkap wajah dan sikap yang kurang beres atas adik perempuan itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun untuk beberapa saat perasaan itu tak dapat dilampiaskan keluar. ditambah pula ia mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang luas.

nyata berita tersebut bukan nama kosong belaka. Tampaknya sedikit sekali jago persilatan yang tidak dikenal oleh keluarga persilatan bukit Hong-san-" 794 . sampailah mereka berempat di kota Lu-ciu yang sudah masuk propinsiAn-hui. "Betul. "Bagaimana?Jadi saudara Li juga kenal?" "Kami pernah bertemu satu kali. Tiba-tiba Han si-kong teringat kembali pada seorang sahabat lamanya yang berdiam diperkampungan Tay-peng dekat kota tersebut. orang tua itu pun berkata: "Aku punya seorang sahabat karib yang punya nama serta kedudukan yang cukup tinggi di seputar daratan Tionggoan. waktu itu senja sudah berada di ambang pintu." "orang bilang keluarga persilatan bukit Hong-san punya pergaulan yang sangat luas. Siapa tahu dari situ kita bakal peroleh hasil yang di luar dugaan?" "Apakah locianpwee maksudkan ketua perkampungan Tay-peng yang disebut orang sebagai si peluru berantai chee Tay-tong.com/ Hari ini." sahut Han Si-kong girang. dialah yang kumaksudkan. bagaimana kalau kita menyambangi jago silat ini sekalian mencari tahu berita tentang adik saudara Lim. Kepada Li Bun-yang. sedang sepanjang perjalanan sampai di sini klta pun gagal peroleh sedikit berita pun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. chee Lo-enghiong?" tanya Li Bun-yang sambil tersenyum.

tentu saja keadaannya agak berbeda. jaraknya kirakira belasan li." "Kenapa? Apakah perkampungan Tay-peng sudah berganti pemilik?" "Meskipun belum berganti pemilik namun situasi dan keadaannya telah terjadi perubahan besar. mungkin sudah empat lima belas tahunan-" "Mungkin Tay-peng-po yang bakal kau jumpai sekarang jauh berbeda dengan apa yang locianpwee saksikan dulu. tapi jika locianpwee adalah sobat lama Cheepoocu." "Apakah locianpwee sudah lama tidak bersua dengan chee poocu?" "Yaa. Kalau kita percepat langkah kita mungkin sebelum makan malam kita sudah sampai di perkampungan tersebut. itu semua hanya hasil peninggalan kakekku almarhum kalau dibicarakan sungguh memalukan-" "Seingatku benteng atau perkampungan Tay-peng terietak di sebelah Barat laut kota Lu-ciu. Tahun berselang ketika aku lewat di perkampungan Tay-peng sebenarnya aku ada niat menjenguk Cheepoocu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Aaah. kalau dihitung dengan jari. tapi setelah melihat benteng mereka dijaga sangat ketat terpaksa aku berubah pikiran dan berputar menghindari tempat itu." 795 .

" Melihat orang tua itu berbicara dengan penuh semangat. 796 . Mereka segera mempercepat langkahnya. aaaai.. tanpa terasa sudah belasan tahun kami tak pernah bersua muka. Belasan tahun berselang aku pernah berkunjung sekali ke situ. waktu berlalu sangat cepat. kokoh dan sangat megah.com/ Han si-kong tertawa terbahak-bahak. Dia sambut aku bagaikan tamu agung. jembatan penyeberangan dalam keadaan terangkat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seolah-olah sedang menghadapi serangan musuh. entah bagaimana ceritanya terakhir dia malah menjadi pemimpin tempat itu. dulu aku bersama Chee Tay-tong pernah bersamasama mengembara dalam dunia bersilatan.. Bangunannya tinggi. penjagaan di situ memang kelihatan sangat ketat. Li Bun-yang tidak banyak bicara lagi. Mungkin di bawah pimpinannya benteng Tay-peng telah berubah suasana baru dan mengalami kemajuan yang pesat. tak sampai sepenanakan nasi kemudian sampailah mereka di Benteng Tay-peng. "Ha ha ha ha ha.. seakan-akan sedang membayangkan kembali masa lalunya. Tay-peng-poo adalah sebuah bangunan benteng yang terbuat dari batu cadas. Pintu benteng tertutup rapat. sedang air sungai yang mengelilingi benteng tersebut kelihatan amat dalam. Hubungan kami sangat akrab melebihi saudara sendiri kemudian ia bosan mengembara dan memilih menetap di benteng Tay-peng ini..

selesai memberi laporan kepada pocu. Han si-kong jadi tak sabar. selama hampir setengah jam lamanya keempat orang itu menunggu di luar benteng. karena itu dia siap 797 . pikirnya: "sekarang dunia sangat aman. katakan seorang sahabat lamanya Han si-kong datang menyambanginya" Dari atas benteng segera bergema lagi suara sahutan: " Harap tuan tunggu sebentar.?" sementara dia masih termenung. sambil mengawasi sekejap pintu benteng itu katanya: " Harap kalian menunggu sebentar di sini. biar aku tengok dulu keadaan benteng ini" Ia merasa terlalu lama menunggu. selain itu kejadian mana amat memalukan dirinya. lagi pula tengah malam belum tiba.com/ Menyaksikan keadaan itu Han si-kong segera berkerut kening. pasti kami membuat keputusan" Kalau mendengar suara jawaban yang begitu nyaring. tiba-tiba dari atas benteng berkumandang datang suara teguran: "siapa di situ?" Dengan mengerahkan tenaga dalamnya Han si-kong menya hut: "Tolong sampaikan kepada Cheepoocu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. kenapa mereka menjaga benteng begitu ketat dan keras.. namun tak kedengaran sesuatu apa pun. sudah jelas orang itu memiliki ilmu silat yang sangat tangguh.

sambil tersenyum Li Bun-yang segera membujuk: " Locianpwee.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jembatan gantung pun pelan-pelan diturunkan ke bawah. lebih baik tunggulah sekejap lagi. Walaupun Chee Tay-tong adalah sobat lama locianpwee. siapa kau?" sambil menjura pemuda berpakaian ringkas itu memperkenalkan diri: "Aku ong Hong-hoo" "Yang ingin kujumpai adalah Chee Tay-tong" 798 . toh sudah banyak tahun tak pernah bersua. Siapa tahu telah tejadi suatu perubahan di sini. ia segera mendengus dingin dan membungkam dalam seribu basa. lalu muncul seorang pemuda berpakaian ringkas yang lincah gerak geriknya. tiba-tiba dari atas benteng muncul dua buah lentera merah. Pemuda berpakaian ringkas itu memperhatikan sekejap keempat orang itu. Han Si-kong merasa api amarahnya bergelora." Sementara pembicaraan masih berlangsung. lalu sambil menengok ke arah Han Si-kong tanyanya: "Siapakah di antara kalian adalah Han locianpwee?" "Aku orangnya.com/ menerjang masuk ke dalam benteng itu untuk melakukan pemeriksaan. Ketika melihat orang yang menyambut kedatangannya seseorang yang tidak dikenal. Pintu benteng terbuka lebar.

maka mereka berempatpun ikut menyeberangi jembatan masuk ke dalam benteng itu Waktu itu malam hari telah menjelang tiba. mau apa kau" teriak Han Si-kong semakin gusar." "Bagus. sementara itu ong Hong-hoo telah balikkan badan masuk ke dalam benteng." "Gurumu masih hidup?" "Kesehatan suhu sangat baik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. beliau memerintahkan aku khusus untuk menyambut kedatangan Han locianpwee" Han Si-kong semakin mendongkol.com/ "oooh. dia adalah guruku. bentaknya penuh amarah: "Hmmm. katanya: "Apabila locianpwee menjumpai persoalan yang tidak menyenangkan hati. lebih baik utarakan sesudah bertemu dengan suhu nanti. Dengan menggunakan cahaya bintang yang redup keempat orang itu mencoba memperhatikan keadaan dalam 799 . di depanku lebih baik tangan mencela suhu. besar amat lagak gurumu" ong Hong-hoo berkerut kening. Melihat situasi bakal berubah jadi kaku Lim Han-kim siap maju ke depan untuk membujuk Han si-kong. tapi Li Bun-yang segera menjawil bajunya mencegah ia berbuat demikian. aku justru mau mengumpat di depanmu.

Tempat itu mirip sebuah benteng kosong. tapi semua penghuni benteng Tay-peng seakan-akan sudah terlelap tidur. ternyata keadaannya sudah berbeda sama sekali dengan keadaan dulu. semua pintu dan jendela bangunan tertutup rapat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sementara itu ong Hong-hoo sudah menaiki tujuh tingkat anak tangga dan mulai menggedor gelang besar di depan pintu. sepi dan mengerikan Dalam lorong maupun jalanan tak nampak manusia berlalu lalang.com/ benteng itu. padahal waktu itu makan malam pun baru menjelang. pintu gerbang yang tertutup pun segera terbuka lebar. ong Hong-hoo mengajak beberapa orang itu menuju ke depan sebuah halaman dengan pagar yang tinggi kokoh. seakan-akan semua bangunan lama di benteng itu sudah dirobohkan semua dan kini dibangun baru lagi. Tampak dua belah pintu gerbang yang berwarna hitam pekat berada dalam keadaan tertutup rapat. seram. Ternyata seluruh benteng berada dalam keadaan gelap gulita. Gelang itu dibunyikan tujuh kali. Dua orang pemuda berpakaian ringkas warna hitam dengan membawa lampu lentera muncul menyambut kedatangan mereka. Han si-kong mencoba memperhatikan keadaan di sekeliling tempat itu. tak tampak setitik cahaya pun yang menerangi ruangan. 800 .

..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Biar aku yang ajak tamu. sambil manggut tanyanya pelan: "Apakah suhu ada waktu luang?" "suhu menunggu para tamunya di halaman belakang. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun dua orang itu mengangkat lentera nya tinggi-tinggi dan putar badan membawa jalan. hmmm. "Hmmm.. kembali mereka terhadang oleh sebuah pintu besar seorang bocah berbaju hijau berdiri serius di muka pintu." Tiba-tiba bocah berbaju hijau itu berpaling dan mengawasi Han si-kong sekejap.hati sedikit." "Hmmm. banyak amat lagak bocah di tempat ini.. kemudian tegurnya ketus: "Kalau bicara lebih baik hati. kau tak usah masuk. setelah 801 . aku justru mau mengumpat" teriak Han sikong semakin naik darah. setelah melewati sebuah bangunan yang amat besar dan luas.com/ ong Hong-hoo segera memberi tanda." "Terima kasih banyak sute" Han si-kong yang berangasan tak bisa menahan diri lagi. dengan amarah yang ber-kobar-kobar serunya sambil mendengus dingin: "Hmmm. Tampaknya ong Hong-hoo menaruh sikap yang sangat menghormat terhadap bocah berbaju hijau itu.

agaknya pihak lawan bukan hanya bermaksud memandang hina orang lain saja. pengetahuan serta pengalamannya cukup luas. asal kau berani." Habis bicara. aku pasti memberi pelajaran kepadamu.Apabila menghadapi masalah yang kurang berkenan di hatinya. Kalau berbicara dari suasana misterius yang menyelimuti benteng Tay-peng saat ini. hanya sifatnya saja yang agak berangasan. dia mengungkat tinggi lenteranya dan berjalan ke dalam dengan langkah lebar. Menyaksikan tingkah pola bocah itu." sementara itu si bocah berbaju hijau tersebut sudah menerima sebuah lampu lentera dari tangan orang berbaju hitam. sementara waktu lebih baik jangan mengumbar hawa amarah. tak ada salahnya untuk dicoba. Lim Han-kim serta Li Tiong-hui. 802 . jangan sampai masuk perangkap lawan-" Han Si-kong sudah cukup lama berkelana dalam dunia persilatan. Lebih baik locianpwee menjaga ketenangan dan mempertahankan otak yang dingin sambil memperhatikan situasi. pelan-pelan ia menyapu sekejap wajah Li Bun-yang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Li Bun-yang dengan menggunakan ilmu menyampaikan suara segera berbisik kepada Han Si-kong: "Locianpwee. kemudian jengeknya: "Hmmm.com/ berjumpa CheeTay-tong nanti.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sudah sampai.com/ ia tak tahan untuk mengumbar hawa amarahnya serta sukar mengendalikan diri. Tapi setelah diperingatkan Li Bun-yang saat ini. ia seperti hendak mengumbar hawa amarahnya tapi kemudian niat tersebut dapat ditahan. mendorong sebuah pintu berbentuk bulat dan langsung masuk ke dalam. ia mulai sadar dan segera bersikap lebih tenang. Mendadak si bocah baju hijau penunjuk jalan itu berhenti berjalan seraya ujarnya: "Nah. si bocah berbaju hijau itu maju beberapa langkah ke depan. Melihat itu Han si-kong menghela napas panjang dan membatalkan langkah-nya. 803 . harap kalian menunggu sejenak" Han Si-kong mendengus dingin. Dalam kesempatan itu si bocah berbaju hijau itu telah mengajak beberapa orang tersebut melewati dua buah halaman luas. Tiba-tiba saja Han si-kong ikut maju ke muka siap membuntuti di belakang bocah berbaju hijau itu menerjang masuk ke dalam. Tampak halaman itu penuh ditumbuhi bebungahan yang menyiarkan bau harum semerbak. tapi Li Bunyang segera melintangkan lengan kirinya menghalangi jalan perginya. Ditariknya napas panjang-panjang untuk menenangkan api amarah yang berkobar dalam dadanya.

kalau ia bukan dibesarkan dalam lingkungan yang dingin menyeramkan atau pernah mendapat pendidikan yang sadis dan kejam. ada pula gunung-gunungan. semuanya berbentuk manis dan indah. dingin dan menggidikkan hati. tak mungkin dengan usianya semuda itu. Hanya satu hal yang kurang berkesan yakni keheningan yang mendatangkan perasaan menyeramkan. nada bicaranya dingin dan ketus. tanpa terasa pikirnya: "Heran betul. ternyata dia memiliki paras muka yang pucat pias seperti mayat. Bocah berbaju hijau itu segera berebut 804 . Ter-nyata mereka telah berada di sebuah kebun bunga kecil yang berbentuk sangat indah. sikapnya bisa begitu kaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bocah berbaju hijau itu telah muncul kembali sambil berkata dingin. Ada kolam ikan. Tampak cahaya lentera membias ke luar dari balik pintu bulat.com/ sementara itu Lim Han-kim telah mengguna kan kesempatan tersebut untuk memperhatikan keadaan-di sekitar sana. Han Si-kong dengan langkah lebar telah melangkah masuk ke dalam pintu bulat itu. "suhu mengundang kalian masuk" Li Tiong-hui mencoba memperhatikan wajah bocah berbaju hijau itu. Luasnya cuma lima kaki tapi penuh ditumbuhi pepohonan dan aneka bunga." sementara si nona masih termenung. bocah ini paling banter baru berusia tiga empat belas tahunan.

mereka menelusuri sebuah lorong sepanjang empat lima kaki sebelum akhirnya tiba di sebuah ruang tamu yang sangat luas. sambil menjura ia menyapa: "saudara chee.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han si-kong dengan sorot matanya yang tajam menyapu sekejap seluruh ruangan itu." "Terima kasih. Begitu melangkah masuk ke dalam ruang tamu. orang itu bukan lain adalah sipeluru berantai chee Tay-tong. sudah belasan tahun kita tak bersua. hanya sinar matanya pelan-pelan dialihkan ke wajah Han si-kong. sementara di sisinya duduk seorang lelaki setengah umur yang berwajah kurus dan berjenggot putih.com/ melangkah lebih dulu di depan. Empat buah lilin putih yang tinggi besar menerangi seluruh ruang tamu itu. sebuah meja berkaki delapan terletak di tengah ruangan. "Aku lihat lagakmu makin lama makin bertambah besar. sahutnya singkat: "Baik-baikkah kau saudara Han?" "saudara Chee" seru Han si-kong sambil tertawa dingin. Ketika dilihatnya di sana hanya hadir chee Tay-tong seorang tanpa pengikut. terima kasih." Chee Tay-tong alihkan pandangan matanya ke wajah Li Bun-yang. pemilik benteng Tay-peng. ia berusaha menahan hawa amarahnya. baik-baikkah anda?" chee Tay-tong duduk tak bergerak. kemudian 805 .

" sebetulnya beberapa patah kata itu merupakan ucapan sopan santun." chee Tay-tong ulapkan tangan kanan-nya." Li Bun-yang tersenyum "Tak disangka chee pocu masih ingat dengan diriku.." Teringat dengan bujukan Li Bun-yang tadi. terpaksa Han si-kong menekan rasa gusar dan mendongkolnya.com/ terusnya: "Apakah saudara ini adalah saudara Li dari keluarga persilatan bukit Hong-san?" "Benar." "saudara Han. lebih baik duduklah dulu sebelum dilanjutkan.." tukas Chee Tay-tong. masih ingatkah kau bagaimana kita mengembara bersama dalam dunia persilatan di masa lalu? Waktu itu kita sama-sama. tapi lantaran diutarakan chee Taytong dengan nada yang dingin dan menyeramkan. Tidak memberi 806 . hal ini betul-betul merupakan satu kebanggaan bagiku. ia menurut dan mengambil tempat duduk.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "saudara Chee. maka timbullah kesan yang mengerikan dan menggidikkan hati bagi siapa pun yang mendengarnya. " Kalau hendak mengucapkan sesuatu. dengan nada dingin dan ketus kembali ujarnya: "Maafkan aku bila kehadiran kalian semua dari tempat jauh tak bisa disambut semestinya.. Han si-kong kembali tertawa dingin.

lanjutnya: "siapa pula jago muda ini? Boleh aku tahu namamu?" "Aku Lim Han-kim" "Lim Han-kim. mimik muka serta 807 . selamat jumpa. Beruntung sekali kami dapat bertemu muka hari ini. kemudian tegurnya: "Boleh aku tahu ada urusan apa kalian berkunjung ke mari?" setelah mengalami beberapa kejadian.? Asing benar nama ini. aku memang jarang berkelana dalam dunia persilatan itulah sebabnya Chee pocu tidak kenal aku." "Yaa. sudah lama aku mendengar nama besar nona Li sebagai keturunan keluarga persilatan bukit Hong-san. "selamatjumpa." Lalu sinar matanya dialihkan ke wajah Lim Han-kim. chee Tay-tong segera berkata lebih dulu: "Enghiong perempuan ini rasanya sangat kukenal." "ooh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Li Bun-yang segera memperkenalkan. dia adalah adikku. diam-diam pikirnya: "Baik watak.. Han si-kong sudah mulai dapat mengendalikan gejolak perasaannya.com/ kesempatan kepada Han si-kong untuk melanjutkan perkataannya." Dengan pandangan yang tajam seperti mata pisau Chee Tay-tong menyapu sekejap wajah beberapa orang itu. Lim Han-kim..

Pada hakekatnya tak ubahnya seperti berganti orang lain. sudah lama kita tak bersua.. maka kuajak beberapa orang ini khusus datang menyambangi saudara Chee" Paras muka Chee Tay-tong tetap dingin dan kaku.. 808 . bau harum terasa menyegarkan pikiran. Di balik semuanya ini tentu ada sebab-sebabnya. Dari sudut ruangan terdengar pintu kayu didorong orang. Dua orang dayang kecil berbaju hijau muncul ditengah ruangan.com/ gerak gerik orang ini rasanya berbeda amat dengan keadaan dulu. aku tak boleh gegabah. tapi pemuda ini hanya memandangnya sekejap lalu diletakkan ke atas meja. Dayang yang berjalan paling depan membawa sebuah baki kayu berwarna merah. ehmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Li Bun-yang mengambil secawan lebih dulu dari baki itu dan membuka penutupnya. tampak dalam cawan itu berisi cairan berwarna hijau yang masih mengepulkan hawa panas." Berpikir begitu.. Tiba-tiba ia bertepuk tangan dua kali. dengan suara yang lebih lembut sahutnya: "oooh. Di atas baki terdapat empat buah cawan perselen Dengan langkah yang lemah gemulai dia menghampiri Han si-kong sekalian dan berkata hormat:"silahkan minum teh..

" Selesai berkata ia segera masukkan panganan itu ke mulut dan menghabiskan dengan lahap. Suasana dalam ruang tamu yang luas dan mengerikan itu pun tiba-tiba berubah jadi hening.. Han Si-kong hanya duduk tak bergerak.. Tak kedengaran sedikit suara pun809 ." Meski pujiannya berulang kali namun setetes pun ia tak minum.. kemudian setelah memberi hormat bersama dayang yang membawa cawan teh itu segera mengundurkan diri dari ruanganChee Tay-tong segera mengambil sepotong makanan kecil itu sambil ujarnya: "Setelah menempuh perjalanan jauh tentunya kalian merasa lapar bukan? silahkan mencicipi dulu panganan tersebut sebelum hidangan sayur di siapkan-. dan tidak mengucapkan sepatah kata punChee Tay-tong sendiri pun tidak sungkan-sungkan. Dengan sigap dayang itu meletakkan makananmakanan kecil itu ke atas meja. Pada saat itu dayang kedua juga membawa sebuah baki yang berisi beberapa macam makanan kecil..com/ Han Si-kong juga mengendus cawan itu beberapa kali sambil memuji tiada hentinya: "Ehmmmm. dia mengambil terus penganan di meja dan dimakan dengan lahap. sepi. air teh wangi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. air teh wangi.. cawan itu segera diletakkan kembali ke atas meja. ia tidak mengambil panganan tersebut.

Menyusul kemudian bau arak dan hidangan yang lezat dihidangkan di meja. untung Li Bunyang telah memperhitungkan sampai disana. Chee Tay-tong pun tidak sungkan-sungkan. silahkan dicicipi" Kembali ia teguk habis isi cawan araknya. tiba-tiba saja ia bertepuk tangan dua kali.Kong taK kuasa menahan diri Beberapa kali tangannya sudah bergerak hendak menyambar cawan arak di hadapannya.lagi Che Tay-tong mengangkat cawan araknya sambil berkata berulang kali: "silahkan. 810 . dia menggasak semua hidangan yang tersedia dengan lahap. hampir saja Han si. tak lama kemudian seluruh meja telah dipenuhi dengan aneka macam masakan dan arak wangi. Hampir separuh bagian isi piring penganan yang dihidangkan di meja telah dihabiskan chee Tay-tong. maka terpaksa mereka harus menahan lapar dan duduk tak bergerak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seakanakan di sekeliling sana tak ada orang lain. Lagi. Dari sudut ruangan kembali muncul dua orang dayang berbaju hijau yang segera membereskan piring-piring di meja dan mundur dari situ. sekejap kemudian sepoci arak wangi sudah dihabiskan.com/ Entah berapa waktu sudah lewat. tapi mereka curiga arak dan hidangan yang tersedia telah diracuni. Meskipun Lim Han-kim sekalian merasa agak lapar. Mencium bau harum arak yang menus uk hidung.

Nah. setelah termenung beberapa saat katanya: "sesungguhnya maksud kedatanganku kali ini kesatu untuk menjenguk sahabat lama." Mimpipun Han si-kong tidak menyangka kalau secara tiba-tiba ia akan mengusir mereka dari situ. kedua ada urusan hendak dirundingkan-" "Persahabatan sudah menjadi kenangan masa silam. lebih baik terima saja bujukanku. kini waktu semakin larut malam. aku telah melaksanakan kewajibanku sebagai seorang tuan rumah. Tiba-tiba ia mendorong meja di hadapannya sambil bangkit berdiri. aku rasa aku tak perlu menahan kalian lebih lama lagi. lagipula tiada perjamuan yang tak buyar di dunia ini. dahulu kau tak lebih cuma seorang poocu kecil dari benteng Tay-peng.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu katanya: " Untuk menyambut kedatangan kalian dari jauh. Lebih baik saudara Han cepat-cepat tinggalkan tempat ini. hardiknya penuh amarah: "Bagus sekali Chee Tay-tong." Han si-kong melirik Li Bun-yang sekejap.com/ Terpaksa berulang kali ia harus memperingatkan dengan ilmu menyampaikan suaranya hingga Han sikong pun akhirnya dapat mengendalikan diri Tak lama kemudian Chee Tay-tong telah selesai makan. ditatapnya keempat orang itu sekejap. tidak sepantasnya kau berlagak macam begini di hadapanku HHmmm Bagaimana pun 811 .

itulah sebabnya dia sengaja bangkit berdiri untuk memberi hormat. Li Bun-yang telah bangkit berdiri seraya berkata: "Untuk perjamuan dan pelayanan pocu yang begitu ramah terhadap kehadiran kami.com/ kita pernah jadi sahabat karib yang senasib sependeritaan-" Tampaknya Chee Tay-tong hendak mengumbar napsunya pula. aku merasa berterima kasih sekali Terima lah hormatku sebagai pertanda rasa terima kasih itu. sementara dia masih termenung. tegurnya kemudian ketus: "Lantas saudara Han mau apa?" sebenarnya Han si-kong hendak menggunakan kesempatan itu untuk memancing Hawa amarah Chee Tay-tong.dalam. 812 . tapi akhirnya ia dapat mengendalikan diri. Hal ini segera memancing kecurigaan di hati kecil Li Bun-yang. sejak masuk ke dalam ruang tamu itu Chee Tay-tong selalu duduk tak bergerak. ia tak menyangka kalau orang itu dapat menahan emosinya sehingga untuk berapa saat dia tak tahu bagaimana harus menjawab pertanyaan itu." sambil berkata dia segera menjura dalam. Perlu diketahui.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi dua orang bocah berbaju hijau itu seolah-olah selalu berdiri di sudut yang gelap. dia hanya mengulapkan tangan konannya sambil berkata: "Kau tak perlu banyak adat. Kalau tidak. serunya serentak: "silahkan tuan sekalian" Ruang tamu itu sangat lebar dan luas. kenapa Chee Tay-tong berulang kali mendesak kami untuk pergi meninggalkan tempat ini? Tampaknya ia punya kesulitan yang sukar diutarakan seandainya dia sudah lupa hubungan 813 . diam-diam pikirnya: "Jangan-jangan selama berapa tahun terakhir ini dia telah mengalami siksaan atau goncangan jiwa sehingga wataknya mengalami perubahan drastis. sambil menyapu pandang pada Li Bun-yang sekalian.com/ siapa tahu chee Tay-tong tetap duduk tak bergerak." Han si-kong segera berkerut kening. kaku seolah-olah tak berperasaan" sementara dia masih berpikir. masa dia bersikap begitu dingin. diam-diam pikirnya: "Heran. chee Tay-tong telah berteriak dengan suara keras: "Antar para tamu" Dua orang bocah berbaju hijau menyahut dan segera muncul di tengah ruangan. karena buktinya begitu ada perintah mereka segera munculkan diri. malah gerakan tubuh mereka sangat enteng sampai tak kedengaran sedikit suara punsatu ingatan segera melintas dalam benak Li Bunyang.

com/ persahabatan semestinya dia bisa menolak untuk bertemu muka. kenapa tak mungkin dipakai juga oleh orang lain untuk secara diam-diam mengawasi gerakgerik orang she Chee ini?" Berpikir sampai di situ secara diam-diam dia mulai pasang mata untuk memperhatikan keadaan Sekeliling ruangan itu. Secara bersamaan pula dia menggunakan ilmu menyampaikan suara untuk memberi peringatan kepada Lim Han-kim dan Han Si-kong sekalian agar lebih berhati-hati sebab di balik kegelapan di sudut ruangan itu kemungkinan besar ada jago yang bersembunyi serta melakukan pengawasan. sebetulnya apa maksudmu?" Li Bun-yang bukan bocah kemarin sore. tampaknya kalau aku 814 . kenapa ia mesti menjamu kami dengan begitu meriah? Di sudut ruangan tempat kegelapan sana dapat dipakai untuk bersembunyi dua orang bocah berbaju hijau itu. begitu melihat bocah berbaju hijau itu mendesak maju ke depan. Tiba-tiba si bocah yang berada di sebelah kiri mendesak maju ke hadapan Li Bun-yang sekalian sambil membentak keras: "Poocu kami sudah menurunkan perintah untuk mengusir tamu. ia segera membuat persiapan yang seksama. Tampaknya dua orang bocah berbaju hijau itu sudah menyadari akan tindak tanduk Li Bun-yang sekalian. pikimya: "Kalau dilihat dari situasi hari ini. kenapa kalian belum juga mau bergerak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

.... Di bawah cahaya lilin tampak selapis cahaya berwarna perak meluncur tiba dengan kecepatan luar biasa. berdiri santai. Tiba-tiba saja ujung baju kanannya dikebaskan ke depan. pikirnya: "sungguh kejam bocah berbaju hijau ini. dalam sekilas pandang ia sudah mengenali cahaya perak itu sebagai senjata rahasia beracun bangsa jarum bunga bwee dan sejenisnya. Hmmm Untung aku sudah waspada sejak tadi.. dalam jarak sedekat inipun ia mampu menggunakan jarum beracun selembut itu untuk mencelakai orang. Li Bun-yang cukup berpengalaman." Sambil bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan." Berpikir sampai di situ dia segera pentangkan senjata kipasnya lebar-lebar dan mengerahkan tenaga dalamnya sambil didorong ke depan. coba kalau teledor sedikit saja niscaya aku sudah terluka oleh bokongan senjata rahasia beracunnya ini. hmmm. ia menyahut dengan tertawa dingin: "Hmm. seorang pelayan cilik juga berani kurang ajar terhadap kami?" "Terima kasih. diam-diam ia terkesiap. Di antara kebasan senjata 815 .com/ tidak ribut sampai terjadi pertarungan susah bagi kami untuk menyelidiki keadaan yang sesungguhnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun di luar ia tetap tak berubah." sahut pelayan itu ketus. aku tak berani.

dengan cekatan sekali dia menghindarkan diri dari sergapan tersebut." Tangan kiri segera diayunkan ke muka melancarkan sebuah cengkeraman maut. Gagal dengan cengkeramannya Han Si-kong termangu.com/ kipasnya inilah puluhan jarum beracun jang meluncur datangan berjatuhan ke atas tanah. dengan penuh amarah bentaknya keras-keras: "Saudara chee. tapi kacung kecilmu iri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. masih ingusan sudah begini kurang ajar. kali ini dia tak berani mendesak maju lagi. aku dapat menerimanya. namun hawa amarahnya kontan berkobar setelah mendengar ucapan lawan yang kurang ajar. kalau kau sudah lupa dengan persahabatan kita serta mengusir kami dari sini. Tampaknya bocah berbaju hijau itu mulai sadar bahwa ia telah bertemu dengan musuh tangguh. 816 . Hmmmm Aku harus mewakllimu untuk memberi pelajaran yang setimpal kepadanya. Waktu itu Han si-kong berdiri membelakangi arena sehingga dia tak melihat perbuatan si bocah berbaju hijau yang membokong dengan senjata rahasia teracun itu. rupanya dia tak menyangka kalau musuhnya dengan seusia semuda itu ternyata memiliki ilmu silat yang begini sempurna. cepat-cepat bocah berbaju hijau itu miringkan badannya ke samping.

sebelum mengetahui jumlah kekuatan musuh yang sebenarnya Li Bun-yang tak ingin turun tangan secara gegabah. Lagi-lagi jurus cengkeraman maut dari Han Si-kong berhasil dihindari dengan gampang dan manis. kalau toh cheepocu sudah perintahkan orangnya untuk mengantar kita keluar. Pada saat itu Li Bun-yang yang mengawasi sekeliling tempat itu segera menjumpai bahwa di sekeliling ruangan tersebut memang benar-benar terdapat bayangan manusia yang menyembunyikan diri di balik kegelapan. cepat dia menghadang di depan Han si-kong sambil ujarnya: "Han locianpwee. dia merasa kehilangan muka sehingga pipinya terasa jadi panas. Aku patut meminta pelajaran dari kacungmu ini" Kembali bocah berbaju hijau itu menggerakkan sepasang bahunya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tubuhnya segera mendesak maju lebih ke depan. Sekali lagi dia melancarkan cengkeraman ke tubuh bocah berbaju hijau itu sambil membentak keras: "Bagus sekali. lebih baik kita mohon diri saja.com/ Kegagalan tersebut kontan saja membuat orang tua ini malu." 817 . tak disangka seorang kacung di samping saudara chee pun memiliki ilmu silat sehebat ini. dalam waktu singkat ia sudah mundur sejauh empat lima depa. bahkan jumlahnya cukup banyak.

ia menarik ujung baju Han si-kong lalu dengan langkah lebar keluar dari ruangan itu "Hey orang she. aku pasti ingin mengetahui siapa yang lebih unggul di antara kita berdua. 818 .com/ Dengan wajah tertegun Han si-kong menghentikan tindakannya. "Tidak berani merepotkan-" Menggunakan kesempatan waktu membalikkan badan.chee" seru Han si-kong sambil tertawa dingin. " Hubungan persahabatan kita selama puluhan tahun kuhapuskan hari ini juga. Bila kita bersua lagi di kemudian hari." "Jika saudara Han ingin menjajal. Dengan ini kami ingin mohon diri lebih dulu. Ketika ia mencoba berpaling. sambil menjura Li Bun-yang segera berkata: "Terima kasih banyak atas pelayanan poocu yang telah menyediakan perjamuan untuk kami." "Maaf tidak kuantar" kata chee Tay-tong dingin. Diawasinya wajah Li Bun-yang sekejap kemudian pelan-pelan mundur kembali ke posisinya semula. setiap saat akan kulayani tantanganmu itu." Han si-kong mendengus dingin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tampak si peluru berantai chee Tay-tong masih tetap duduk di tempat semula tanpa bergerak sedikit pun. ia putar badan dan melangkah keluar dari ruangan.

. kalau bicara soal ilmu silat. tampaknya susah bagi kita untuk pergi dari sini.. sambil menghentikan langkahnya Li Tiong-hui segera berbisik: "Waaah..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Li Bun-yang cukup mengenali watak adik perempuannya ini..." 819 . mendengar ucapan mana segera sambungnya: "Hmmm Aku tak percaya dengan kemampuan benteng Tay-peng bisa menahan kita di sini" "Betul cianpwee." Rasa gusar yang menggelora dalam benak Han sikong belum mereda waktu itu. maka serunya kemudian: "Adik Hui. kita mesti lebih tingkatkan kewaspadaan. ternyata pintu gerbang dalam ruang tamu itu sudah tertutup rapat.com/ Baru saja keempat orang itu hendak meninggalkan ruang tamu. mendadak cahaya lilin yang menerangi ruangan tersebut padam sama sekali. Dia tahu gadis itu amat teliti dan dugaannya selalu tepat. aku selalu mengagumi pendapatmu. sekalipun mereka memiliki jago yang amat banyak. tapi jika mereka main bokong atau pasang perangkap licik. namun dengan andalkan kemampuan kita beberapa orang rasanya bukan pekerjaan susah untuk menerjang ke luar dari sini. disusul kemudian terdengar suara benturan keras bergema memecahkan keheningan. tanpa bukti yang jelas tak nanti dia akan bicara sembarangan.

.. "Engkoh Yang. sedang kita berada di tempat terang. masa begitu serius?" seru Li Bun-yang sambil tertawa." 820 . semestinya kau paham.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Masuk perangkap "Di balik kegelapan empat penjuru sekeliling ruang tamu itu dipenuhi musuh-musuh tangguh.com/ " Kau tak perlu mengenakan topi di atas kepalaku." sela Li Tiong-hui cepat. pertarung-an macam begini paling pantang kujamah. seandainya apa yang kuduga benar. " Coba jelaskan" "Walaupun kita berada dalam posisi amat berbahaya ketika berada di ruang tamu tadi. tapi kau justru mengajak Han locianpwee meninggalkan ruang tersebut dan mengantarkan diri masuk perangkap. namun bukan berarti tiada kesempatan untuk hidup.. maka dalam persoalan ini kau harus memikul sebagian besar tanggung jawabnya. Posisi semacam itu sangat tidak menguntungkan buat kita. Posisi musuh waktu itu berada di tempat kegelapan." "Padahal kita harus melewati sebuah lorong bawah tanah." BAB 25. tentu saja aku harus menyingkir." "Aaaah.

serunya: "Betul juga. kau manusia busuk Lupa teman 821 . Menyusul kemudian terdengar seseorang menegur dengan suara dingin dan kaku: "Kalian sudah terjebak dalam perangkap maut. Kalian harus bersedia masuk menjadi anggota perkumpulan kami." Han si-kong mendongkol sekali.." Li Bun-yang mencoba mendongakkan kepalanya memperhatikan sekeliling tempat itu." "sayang sekali kita terlambat untuk menyadari hal itu. bila mereka menurunkan terali besi pada kedua ujung lorong rahasia tersebut.. Terdengar Li Tiong-hui berkata lebih jauh: "sewaktu datang tadi kita tidak memperhatikan kalau ruang tamu itu berhubungan langsung dengan lorong tersebut. Di atas dinding ini sudah siap jala baja. ketika melihat beberapa titik cahaya menembus masuk melalui dua liang kecil di atas dinding lorong itu. kalau tidak hanya jalan kematian yang tersedia.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Mendadak Li Bun-yang mendepakkan kakinya berulang kali ke atas tanah. niscaya kita akan terkurung di situ. mendadak suasana jadi gelap. teriaknya penuh amarah: "chee Tay-tong. hatinya makin terkejut. ternyata beberapa lubang cahaya tersebut telah disumbat orang. sedang dinding di sekeliling tempat itu sangat kokoh dan kuat." sementara pembicaraan masih berlangsung..

" hibur Li Bun-yang pelan. "Melihat situasi saat ini. ia pernah dipenjarakan pihak Hian-hong-kau dalam penjara bawah tanah selama berapa tahun. meski untuk sementara terkurung di sini. klta hanya bisa berusaha sementara nasib tetap ada di tangan Thian. asal ada dia di sini. Belum lama lolos dari siksaan kini harus mengalami kembali nasib yang sama. kita tentu bakal lolos dari kurungan-" " Engkoh Yang." Habis berkata ia segera pejamkan mata dan mulai putar otak mencari akal. moralmu lebih bejad daripada anjing geladak Asal aku orang she. kau jangan kelewat menyanjung kemampuanku" seru Li Tiong-hui cepat-cepat. Dalam anggapannya hidup dalam penjara jauh lebih mengenaskan dari pada jiwanya dicabut.Han dapat lolos dari tempat ini. "Dengan tenaga gabungan kita beberapa orang. aku yakin mereka pun tak mampu berbuat apa-apa terhadap kita. Apalagi adikku terkenal sebagai Khong Beng perempuan. Apabila Thian tidak membantu maka aku tak berdaya apa-apa. siksaan itu nyaris membuatnya gila.com/ Anak anjing biadab. "Locianpwee. 822 . aku bersumpah akan meratakan benteng Tay-peng ini dengan tanah" sebagaimana diketahui. kau tak perlu panik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak heran kalau perasaannya jadi amat panik dan gelisah.

Padahal akulah biang keladinya. tak nanti kalian semua ikut menderita siksaan ini. aku pasti akan melaksanakannya tanpa membantah. Aaaai. darimana kau bisa mengetahui perbuatan." "Yang paling penting buat kita saat ini adalah bagaimana caranya meloloskan diri Buat apa kita mesti buang waktu guna mempersoalkan masalah tetek bengek. kecerdasan nona Li tiada taranya di kolong langit saat ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Han si-kong paling takut kalau sampai terkurung lagi di tempat semacam ini.." "Hati manusia sukar diduga. Bagaimana pun locianpwee adalah sahabat karib Chee Tay-tong semenjak puluhan tahun berselang. ia seakan-akan tidak mendengarkan sama sekali ucapan Han si-kong tadi." Li Tiong-hui sama sekali tidak menjawab. coba aku tidak berlagak sok pintar... maka hal apa pun tak akan digubris olehnya.. Mulai sekarang kita wajib mendengar dan mentaati semua perintah nona Li.. Asal ada perintah. dan di kala semua pikirannya sudah terpusat. matanya dipejamkan rapat-rapat. watak serta gerak geriknya 823 . aku pun pernah mendengar orang bilang. Harap locianpwee jangan tersinggung dengan sikapnya itu. Li Bun-yang buru-buru berbisik: "Apabila menghadapi masalah yang pelik biasanya adikku akan memejamkan mata sambil berputar otak. mendengar ucapan tadi katanya buru-buru: "Yaa benar.

" satu ingatan melintas dalam benak Lim Han-kim.." gumam Li Tiong-hui lagi "seandainya di antara kita ada yang mempunyai sebilah pedang mustika. mungkin bisa digunakan. ia segera merogoh sakunya dan mengambil keluar pedang Jin-siang-kiam." 824 . sayang sekali. dia akan lebih suka mencari mati daripada hidup tersiksa. "Apa gunanya kalian membincangkan hal-hal yang tak berguna.. "Memang lebih penting kita bicarakan soal tersebut. silahkan nona periksa. lalu sambil menyodorkan ke muka. dalam peristiwa ini kau tak bisa disalahkan seandainya di kala kita memasuki lorong rahasia tadi sudah mulai memperhatikan letak rahasia lorong tersebut. Baja pun bisa dibabat.. "sayang.com/ sekarang? sudahlah." ia betul-betul takut bakal terkurung selamanya di tempat itu. betul juga" sambung Han si-kong.?" "Ehmmm." sela Li Tiong-hui tiba-tiba. tak mungkin kita bisa terjebak di sini. keadaan akan lebih menguntungkan lagi." "Dalam situasi begini yang penting adalah merundingkan cara memecahkan kurungan ini..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia berkata: "Pedang Jin-siang-kiam milikku ini amat tajam. sebab kalau sampai terkurung berapa tahun saja.

com/ "Ehmmm. setelah berada cukup lama dalam kegelapan. setiap maju beberapa langkah ia segera tempelkan telinganya pada dinding ruangan untuk melakukan pemeriksaan. Baru berjalan belasan langkah. "Bagaimana Adik Hul?" tanya Li Bun-yang kemudian. Li Tiong-hui tempelkan telinganya di atas dinding dan mendengarkan dengan penuh seksama.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tampak Li Tiong-hui menelusuri dinding itu dengan amat cermat. pandangan mata keempat orang itu sudah dapat menyesuaikan diri dengan situasi tempat tersebut. "Apakah kita dapat keluar dari sini?" ^ " Hampir saja aku tertipu. rupanya di luar dinding lorong ini ada airnya. tiba-tiba wajahnya berubah hebat. ia pun menelusuri dinding sepanjang lorong itu untuk melakukan pemeriksaan satu per satu. meski tidak sejelas di tempat yang terang. namun secara garis 825 . ia sudah mendekati dinding lorong tersebut. dengan langkah lebar dia berjalan menuju ke dinding lorong. akan kucoba." Lim Han-kim mencoba memperhatikan gadis itu." sahut Li Tiong-hui dinginsetelah menerima pedang itu.

tapi berhubung diatas ruangan itu hanya dipasang jala baja yang tembus cahaya maka pada suasana malam begini gampang menimbulkan kesan yang salah bagi orang lain. aku tak akan kita bisa lolos dari perhitungan mereka. Ruangan itu dihubungkan jadi satu dengan lorong rahasia dan langsung berhubungan dengan ruang tamu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sahut Li Tiong-hui pelan-"sebab dari sudut mana pun kita berusaha menjebol dinding batu itu." "Aku punya sebuah akal bagus. "Coba katakan" "Kita dapat menggunakan daya ingat masing-masing untuk menemukan pintu rahasia lorong tersebut. Cuma tak tahu cocok untuk digunakan atau tidak?" usul Lim Han-kim tiba-tiba.Dikiranya tempat itu hanya sebuah halaman yang luas saja.com/ besarnya mereka dapat mengawasi keadaan ruangan tersebut secara jelas. 826 . "Bagaimana?" tanya Li Bun-yang lagi "Tak bisa turun tangan?" "Aku rasa mereka sudah mempersiapkan diri secara matang. sebagian besar terbuat dari batu hijau yang keras dan kokoh. sementara itu Li Tiong-hui sudah berjalan mengelilingi seluruh dinding batu itu dan pelan-pelan berjalan kembali ke tempat beberapa orang itu berada. Ternyata luas ruangan itu lebih kurang empat kaki.

" "Huuuh. rasa was-was dan sangsi telah menyelimuti perasaannya sehingga pemuda itu memilih lebih baik 827 . namun setelah kebentur batunya barusan. diam-diam Lim Han-kim berpikir: " Kenapa kita mesti duduk menunggu aksi musuh lebih dulu sebelum mencari upaya untuk mengatasinya Bukankah lebih baik melakukan tindakan dan menyerang musuh ini saat mereka tak siap?" Walaupun dia kurang setuju dengan cara yang diusulkan Li Tiong-hui. itu mah bukan akal bagus.com/ kemudian kita jebol dindingnya dan menerobos ke luar dari sini. tapi ia membungkam diri dalam seribu basa Li Tiong-hui kuatir Li Bun-yang menegurnya karena ejekan tersebut buru-buru katanya lagi: " Untuk sementara waktu lebih baik kalian duduk mengatur pernapasan di sini sambil menjaga kondisi badan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." jengek Li Tionghui ketus. Misalnya cara ini tak bisa. kita dapat menjebol pintu langsung menyerbu ke dalam ruang tamu dan bertarung mati-matian melawan mereka. Aku yakin dalam satu jam mendatang pihak musuh tentu sudah melakukan suatu aksi Nah." Mendengar perkataan itu. pada saat itulah kita baru perhitungkan lagi situasi lawan sambil mencari akal untuk menghadapinya. Lim Han-kim merasakan pipinya jadi panas karena jengah.

ia tahu gadis itu berbuat demikian karena ada alasan yang kuat. sepenanakan nasi kemudian terdengarlah suara seseorang berkata dengan nada dingin: "Mulai detik ini kami akan memberi waktu selama setengah jam untuk mempertimbangkan. terdengar ia berkata lagi: "Memandang kalian semua adalah jago-jago kenamaan dalam dunia persilatan. pasti akan kucincang tubuhmu jadi berkepingkeping" suara dingin ini sama sekali tak menanggapi tantangan Han si-kong. umpatnya keras-keras: "Hei. sebaliknya Li Bun-yang sangat yakin dengan kemampuan adik perempuannya. tak kedengaran sedikit suarapun. ketua perkumpulan kami tak ingin bermain 828 .com/ tidak banyak bicara ketimbang mendapat malu lagi. sebaliknya Han si-kong hanya memikirkan bagaimana bisa lolos dari penjara tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Untuk sementara waktu suasana ruangan tersebut berubah jadi hening. Karenanya dia pun tak punya waktu untuk menggubris hal tersebut. manusia golongan tikus: Kalau berani ayo masuk dan berduel dengan aku. Hmmm Bila bertemu nanti." Han si-kong segera melompat bangun. maka jangan salahkan jika kami akan bertindak keji dan tak berperasaan. Apabila kalian enggan menyerahkan diri serta bergabung dengan perkumpulan kami. oleh karena itu ia pun segan banyak berdebat.

sikapnya terhadap kalian selama ini sudah terhitung cukup ramah. memang ada baiknya kalau dia mengumbar hawa amarahnya dengan umpatan-umpatan tersebut agar perasaannya lebih lega." "Hmmm. pasti akan kujagal batok kepala anjingmu itu" Li Tiong-hui tahu orang tua itu sedang dicekam perasaan murung bercampur khawatir. asal aku bisa lolos dari ruangan ini. tampaknya pihak musuh telah membuat persiapan yang matang. kembali teriaknya penuh rasa dongkol: " ingat. oleh sebab itu dia tidak mencoba menghalangi." Tapi hawa amarah Han si-kong belum juga mereda. hanya kepada Li Bun-yang bisiknya: " Engkoh Yang. aku kuatir dalam gugup dan paniknya pihak musuh akan 829 . manusia yang lupa budi." "Anjing budukan tak tahu malu" umpat Han si-kong gusar "Kau anggap tuan besar Han-mu ini manusia macam apa? Tak nanti aku sudi menyerahkan diri kepada kalian. "Locianpwee. jangan perdulikan mereka. Apabila kita nekad menerobos dinding tersebut.ingat saja kau Chee Tay-tong. kalau begitu tunggu saja jalan kematian buat kalian semua" Li Tiong-hui yang berada disisi Han si-kong buru-buru berbisik.com/ kasar terhadap kamu semua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mereka telah mempersiapkan diri di sekeliling dinding ini.

suatu pertempuran sengit tak mungkin bisa dihindari. pejamkan mata dan mengatur pernapasan. Pemuda ini sadar. seakan-akan di sisinya cuma hadir Li Bun-yang saja. tanpa sadar dia menggeserkan kepalanya ke samping. kemudian duduk bersila. maka dia hendak memanfaatkan kesempatan ini untuk mengatur tenaga dan mempersiapkan diri. Ucapan itu diutarakan Li Tiong-hui dengan suara lirih. otomatis Lim Han-kim yang berada di sisi lain tak bisa mendengar perkataan tersebut secara jelas meski dia memiliki ketajaman pendengaran yang luar biasa. namun ia tahu adiknya sudah mempunyai rencana yang matang. 830 . maka sambil tersenyum ia duduk bersila pula di atas tanah dan mulai atur pernapasan. Walaupun Li Bun-yang belum mendengar Li Tiong-hui membeberkan caranya untuk meloloskan diri. sementara Han si-kong yang berada di sampingnya sedang berteriak-teriak mencaci maki.com/ menggunakan segala cara untuk menghadapi kita .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. siapa tahu secara tiba-tiba Li Tiong-hui tutup mulutnya sambil mundur beberapa langkah. susahlah kita dan dosisi kita malah tergencet di bawah angin" Ketika mengucapkan perkataan itu. sepasang matanya hanya tertuju pada Li Bun-yang seorang.Jika sampai terjadi begini. dalam usaha meloloskan diri nanti.

maka dengan suara yang keras pula sahut-nya: "susah. terkejut bercampur gusar. Dalam kesempatan itu Han si-kong telah berhenti mengumpat setelah umpatannya sekian lama sama sekali tak diladeni pihak lawan.com/ Lim Han-kim tidak tahu perundingan apa yang telah dilakukan dua bersaudara itu. perasaannya jadi tak karuan. susah ditembusi gedang maupun golok. sekalipun dalam hati kecilnya sebetulnya dia ingi