You are on page 1of 4

ALUR PELAYANAN TERAPI WICARA

DI KLINIK TERPADU

PENDAFTARAN
DATA
PASIEN

DOKTER ANAK

AUDIOLOG PEMERIKSAAN PSIKOLOG


MEDIS

LANJ TERAPIS LANJ


TIDAK UT YA YA UT TIDAK

TERAPIS WICARA OKUPASI TERAPIS FISIOTERAPI

ASSESMEN HASIL
WAWANCARA
& TES

LANJUT
TT

INTERVENSI

EVALUASI

LANJUT
YA
TIDAK ADMINISTRASI
PEMBAYARAN
KETERANGAN

1. Klien melakukan pendaftaran untuk melengkapi berkas-berkas seperti data diri, keluhan, kartu
asuransi yang dapat digunakan, dan data khusus yang diperlukan oleh klinik.
2. Klien menemui dokter anak untuk menentukan diagnosis medis mengenai kondisi klien, apakah
klien membutuhkan penanganan khusus dari ahli lain seperti audilolog atau THT dan psikolog.
3. Klien mendapatkan pemeriksaan psikologi untuk mengetahui nilai IQ dan derajat permasalahan
klien sesuai dengan penilaian psikologis. Jika didapatkan hasil untuk melakukan terapi, maka klien
melanjutkan proses, jika tidak maka klien dapat menyelesaikan ke administrasi.
4. Pemeriksaan audiolog atau THT dilakukan untuk mengetahui derajat pendengaran yang dimiliki
klien dan/atau rekomendasi untuk penggunaan Alat Bantu Dengar (ABD). Jika didapatkan hasil
untuk melakukan terapi, maka klien melanjutkan proses, jika tidak maka klien dapat
menyelesaikan ke administrasi.
5. Setelah mendapatkan diagnosis medis sesuai dengan tanda, gejala, dan keluhan yang dimiliki,
klien, terapis melakukan terapi sesuai dengan rekomendasi medis yang didapatkan.
Seperti fisioterapi, okupasi terapi, dan terapi wicara.
6. Klien menemui terapi wicara untuk mendapatkan assessment melalui orangtua atau kerabat atau
pendamping klien dan melakukan beberapa tes yang dilakukan langsung pada klien yang
bersangkutan. Jika hasil assessment menunjukkan bahwa klien membutuhkan terapi, maka
intervensi dilakukan. Jika tidak klien dapat menyelesaikan administrasi.
7. Terapis wicara melakukan intervensi sesuai diagnosis temuan.
8. Terapi wicara melakukan evaluasi kepada klien dan menginformasikan hasil evaluasi tersebut
kepada klien atau keluarga. Hasil evaluasi dapat menunjukkan apakah klien membutuhkan re-
assessment atau dapat menyelesaikan prosesnya pada administrasi.
9. Administrasi pembayaran dilakukan setelah klien mendapatkan tindakan medis maupun terapi.
ALUR PELAYANAN TERAPI WICARA

DI KLINIK TERPADU

Dosen Pengampu : Arif Siswanto, SST.TW., MPH

DISUSUN OLEH :

Fitna Permatasari (P27229015079)

Hanis Prameswari (P27229015080)

Nada Salsabila Nisa (P27229015092)

Novi Media A (P27229015095)

Puspitasari Suciakasih (P27229015099)

Rendi Andika (P27229015102)

Sita Ayuna P (P27229015106)

PROGAM STUDI DIPLOMA IV JURUSAN TERAPI WICARA

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SURAKARTA

TAHUN 2018