You are on page 1of 19

HOLISTIK, Tahun XI No.

21A / Januari - Juni 2018

PENGGUNA OJEK ONLINE DI KALANGAN MAHASISWA


UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO

Oleh :
Riswanto Tumuwe 1

Mahyudin Damis2 …………..Titiek Mulianti3

ABSTRACT

Transport used the society to facilitate daily activities. Everyone needs


transportation in a variety of activities such as work, school, travel or other
activities. Technological advances in the field of transportation, becoming the
socio-cultural reality going on in the community, that the current internet is
very influential to the citizens of the community in living the life the
community. The rise of smartphone users, either the system android or iOS
makes the community dependent on Smartphones and the internet. The
opportunities for making business founder Taxi online (Go-Jek) is presenting
an online-based. The phenomenon of online transportation currently being
discussed, because warm-based booking applications are easily downloaded
by users of smartphones good System android or iOS.
The research method used was based on qualitative methods of study case as
well as the collection of data is done with the techniques of observation,
interview and documentation. The main source of data retrieved from the
interview several students and drivers on the Unsrat campus environment.
Results of the study showed that college students online taxi users greatly
helped by using taxi online. Online taxi exploited students not only deliver
them home leave, but also to order food and supplies for academic purposes
with rates that are relatively inexpensive. This research is expected to
contribute works of Ethnography about socio-cultural knowledge of students
about the use of an online as well as can be a material input for Manado City
Government in order to make the regulation of public transport based online,
so as to advance the transportation services sector in the city of Manado.

Keywords : transport, online, driver

1
Mahasiswa Antropologi Fispol Unsrat
2
Pembimbing Skripsi 1
3
Pembimbing Skripsi 2

1
Pendahuluan menjalani kehidupan masyarakat.
Maraknya pengguna smartphone,
Transportasi digunakan ma-
baik sistem android maupun iOS
syarakat untuk memperlancar
menjadikan masyarakat ber-
aktivitas sehari-hari. Setiap orang
gantung pada smartphone serta
membutuhkan transportasi dalam
internet. Peluang tersebut yang
berbagai kegiatannya seperti
menjadikan pendiri bisnis Ojek
bekerja, bersekolah, bepergian
online (Go-Jek) menghadirkan ojek
maupun aktivitas lainnya. Banyak-
berbasis online. Fenomena trans-
nya orang yang masih tergantung
portasi online saat ini sedang
dengan angkutan umum ini nam-
hangat diperbincangkan, karena
paknya tidak diimbangi dengan
pemesanan berbasis aplikasi yang
penyediaan angkutan umum yang
mudah di download oleh peng-
memadai, terutama ditinjau dari
guna smartphone baik sistem
kapasitas angkut. Apalagi dengan
android maupun iOS. Pemesanan
beragam masalah yang timbul di
melalui aplikasi yang mudah
perkotaan antara lain: kemacetan
membuat Ojek online diterima
lalu lintas, minimnya pelayanan
dengan cepat di kalangan masya-
dan kondisi angkutan umum yang
rakat, serta berbagai macam
masih belum memenuhi harapan
pilihan layanan yang diberikan
masyarakat. Masalah lain juga
sehingga mampu memenuhi
timbul dengan banyaknya tindak
kebutuhan masyarakat dalam
kriminal pada angkutan umum,
bidang jasa (Anis Agustin, 2017)
semakin menambah ketidak-
nyamanan masyarakat akan ang- Belakangan ini beberapa
kutan umum konvensional, seperti merek Ojek online berhasil
angkutan umum mikrolet di kota merebut pasar, seperti GrabBike,
Manado. Hal-hal tersebut menjadi Uber Motor, TopJek dan Go-Jek di
masalah sosial budaya transportasi. kota-kota besar di tanah air.
Tercatat jumlah driver Go-Jek
Kemajuan teknologi di
sebanyak 220.000 yang tersebar di
bidang transportasi, menjadi
hampir semua kota-kota besar di
kenyataan sosial budaya yang
Indonesia, sementara di Kota
terjadi di masyarakat, bahwa saat
Manado saat ini telah berjumlah
ini internet sangat berpengaruh
kurang lebih 12.000 driver. Driver
kepada warga masyarakat dalam

2
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

Go-Jek kira-kira berjumlah 8000 nyaman dan praktis adalah


dan Grab kira-kira ada 4.000-an menjadi suatu solusi yang dibu-
(Transportasi Online, Oktober tuhkan masyarakat. Berkaitan
2017). dengan kebutuhan masyarakat
soal transportasi yang relatif murah
Go-Jek sendiri adalah pelopor
dan mudah didapatkan, maka
Ojek online di Indonesia dan
terobosan baru telah dimunculkan
menjadi yang terbesar untuk saat
oleh para pengusaha muda yang
ini, dan bernaung di bawah
mengembangkan inovasi baru
perusahaan PT. Go-Jek Indonesia.
dalam penyediaan jasa transportasi
Perusahaan ini bergerak di bidang
Ojek online atau ojek daring.
jasa layanan transportasi sebagai
Meskipun Ojek online atau ojek
perantara yang menghubungkan
daring ini diminati sebagian besar
antara para pengendara ojek
masyarakat kota Manado, namun
dengan pelanggan. Go-Jek
kehadirannya tak terlepas dengan
merupakan model transportasi
masalah sosial budaya psikologis
yang harus dipesan melalui via
(yang boleh dikatakan sebagai
www.GoJek.com melalui Smart-
masalah antropologi psikologi),
phone untuk Aplikasi Go-Jek, iOS
yaitu jenis transportasi tersebut
dan android. Selain itu hal yang
telah membuat resah para tukang
menarik lainnya adalah ter-
ojek (konvensional) pangkalan.
dapatnya salah satu fitur dalam
Sebab, mereka dianggap sebagai
aplikasi ini yakni Shopping yang
penyebab utama penghasilan ojek
dapat membantu untuk berbelanja
pangkalan menurun. Oleh karena-
apapun dan dari manapun
nya sebagian besar pengemudi
(Ramadhyanti, 2016:178).
ojek pangkalan menolak hadirnya
Berdasarkan hal-hal tersebut
Ojek online ini di Kota Manado.
di atas, maka baik individu maupun
Aktivitas mahasiswa pada
masyarakat yang memiliki mobi-
umumnya juga tidak terlepas
litas tinggi dituntut untuk bisa
dengan kepentingan pendukung
menyiasati keadaan tersebut
lain seperti penyiapan pangan,
dengan cara jitu. Menjadi dugaan
mengurus pakaian, kesehatan, dan
kuat penulis, maka situasi seperti
lain-lain kegiatan sosial budaya (ke
jasa transportasi yang cepat, relatif
gereja, ke masjid, berorganisasi
murah, mudah ditemukan, aman,

3
seni dan olah raga, dan lain-lain). mendapatkan banyak peminat
Demikian juga kegiatan per- sebagai transportasi umum di luar
kuliahan yang serba disiplin ojek sepeda motor konvensional
menuntut mahasiswa hadir tepat (ojek pangkalan) dan transportasi
waktu, akan secara langsung mikrolet yang keberadaannya
terkait dengan pemanfaatan alat sudah lebih dahulu ada. Penulis
transportasi khususnya Ojek menduga dengan fenomena
online. Meskipun pada Ojek online, tersebut telah terjadi adanya
pengguna tidak bisa memilih driver pergeseran pengetahuan Maha-
sesuai keinginannya, misalnya siswa terkait pemanfaatan ojek
mahasiswi menginginkan driver pangkalan dan transportasi umum
Ojek online yang juga perempuan yaitu mikrolet, ke Ojek online
(maupun yang laki-laki dengan sebagai alat transportasi utama-
laki-laki) sulit untuk terpenuhi, nya. Berdasarkan fenomena
namun angkutan umum jenis roda keberhasilan transportasi Ojek
dua ini tetap disukai atau diminati online yang penulis sebut booming
mahasiswa (laki-laki dan perem- ini, menjadikan penulis tertarik
puan), dan masyarakat kota melakukan riset untuk mengkaji
Manado pada umumnya. masalah transportasi Ojek online,
dalam hal karena banyaknya
Terkait dengan berbagai hal
mahasiswa Unsrat meman-
positif maupun negatif berkaitan
faatkannya.
dengan transportasi Ojek online,
maka sebagai kenyataan sosial Kebudayaan
budaya sebagai landasan ontologis Parsudi Suparlan (1986)
utama skripsi ini, penulis mene- mendefinisikan kebudayaan seba-
mukan fenomena atau realitas gai suatu sistem pengetahuan
transportasi Ojek online yang yang bersifat operasional, yaitu
menunjukkan gejala booming. keseluruan pengetahuan yang
Dalam hal ini kehadiran Ojek online dipunyai oleh manusia sebagai
ternyata sangat mendapat per- makhluk sosial yang isinya adalah
hatian (peminatan) khusus dan perangkat-perangkat model pe-
menjadi tren di kalangan Maha- ngetahuan yang secara selektif
siswa Universitas Sam Ratulangi dapat digunakan untuk memahami
Manado. Ojek online telah dan menginterpretasi lingkungan

4
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

yang dihadapi dan untuk mendo- dalam bidang jasa yang baik
rong dan menciptakan tindakan- kualitas maupun kuantitasnya
tindakan yang diperlukannya. maka, pengetahuan manusia
sebagai mekanisme kontrol tadi
Sebagai pengetahuan, kebu-
harus sanggup mengimbangi
dayaan adalah suatu satuan ide
perubahan-perubahan tersebut.
yang ada dalam kepala manusia
Fenomena tersebut tidak perlu
dan bukan suatu gejala (yang
dihadapi dengan sikap menutup
terdiri atas kelakuan dan hasil
diri yang ekstrem melainkan
kelakuan manusia). Sebagai satuan
dengan memanfaatkan proses
ide, kebudayaan terdiri atas
tersebut untuk memperkaya
serangkaian nilai-nilai, norma-
kemajemukan kebudayaan-
norma yang berisikan larangan-
kebudayaan kita (Alam, 1998).
larangan untuk melakukan sesuatu
tindakan dalam menghadapi suatu Mahasiswa
lingkungan sosial, kebudayaan dan Hartaji (2012) menge-
alam serta berisi serangkaian mukakan bahwa Mahasiswa
konsep-konsep dan model-model merupakan seseorang yang
pengetahuan mengenai berbagai sedang dalam proses menimba
tindakan dan tingkah laku yang ilmu ataupun belajar dan terdaftar
seharusnya diwujudkan oleh sedang menjalani pendidikan pada
pendukungnya dalam menghadapi salah satu bentuk perguruan tinggi
suatu lingkungan sosial, kebu- yang terdiri dari akademik,
dayaan dan alam. Jadi, nila-nilai politeknik, sekolah tinggi, institut
tersebut dalam penggunannya dan universitas. Dalam pengertian
bersifat selektif sesuai dengan ini, konsep Mahasiswa cenderung
lingkungan yang dihadapi oleh ditempatkan pada struktur pendi-
pendukungnya (Suparlan, 2003). dikan formal setelah jenjang
Dalam perubahan lingkungan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas
sosial budaya yang dewasa ini (SLTA) berupa lembaga perguruan
semakin berkembang pesat (teru- tinggi negeri maupun swasta.
tama teknologi dan informasi) Sedangkan dalam pengertian yang
seperti halnya kehadiran Ojek lain, Siswoyo (2007) memberikan
online yang merambah begitu pandangan yang lebih lengkap
cepat dalam kehidupan manusia dengan memberikan perhatian

5
pada aspek kognisi (pengetahuan) ojek itu sendiri atau dikenal
yakni sebagai individu yang dengan istilah ojek konvensional.
sedang menuntut ilmu di tingkat Transportasi adalah perpin-
perguruan tinggi, baik negeri dahan manusia atau barang dari
maupun swasta atau lembaga lain satu tempat ke tempat lainnya
yang setingkat dengan perguruan dengan menggunakan sebuah
tinggi. Mahasiswa dinilai memiliki kendaraan yang digerakkan oleh
tingkat intelektualitas yang tinggi, manusia atau mesin.
kecerdasan dalam berpikir dan
Perbedaan antara Ojek online
perencanaan dalam bertindak. Ber-
dengan ojek konvensional sangat
pikir kritis dan bertindak dengan
jauh, Kesenjangan dan perbedaan
cepat dan tepat merupakan sifat
antara Ojek online dan ojek
yang cenderung melekat pada diri
pangkalan dapat kita uraikan di
setiap Mahasiswa, yang meru-
bawah ini.
pakan prinsip yang saling
melengkapi. Mahasiswa merupa- Ojek Pangkalan atau Konvensional
kan individu yang belajar dan - Kurang canggih
menekuni disiplin ilmu yang - Penumpang mencari tukang
ditempuhnya secara mantap, di ojek
mana di dalam menjalani se- - Untuk tarif bisa bervariasi dan
rangkaian kuliah itu sangat dipe- kadang tawar menawar dulu
ngaruhi oleh kemampuan Maha- baru sepakat dengan tukang
siswa itu sendiri, karena pada ojek dan tukang ojek
kenyataannya di antara Mahasiswa menyanggupi dulu baru bisa
ada yang sudah bekerja atau jalan.
disibukkan oleh kegiatan organi- - Promosi ojek konvensional ini
sasi kemahasiswaan (Ganda, 2004). cukup memakai papan atau
Perbedaan Ojek online dan Ojek tripleks di pinggir jalan mem-
Konvensional buat pangkalan sendiri, dan
Sebelum memberikan kon- biasanya kalau tukang ojek
sepsi yang terarah berkenaan - Pembayaran dilakukan langsung
dengan Ojek online, terlebih sesuai kesepakatan kadang
dahulu akan disinggung konsep kadang sisa tidak diambil,
umum tentang transportasi dan karena ikhlas.

6
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

- Penghasilan kurang banyak, diangkut, tersedianya kendaraan


karena Tidak pasti dapat. sebagai alat angkut, dan
- Kurang aman dan kurang terdapatnya jalan yang dapat
nyaman. dilalui. Proses pemindahan dari
Ojek online gerakan tempat asal, di mana
kegiatan pengangkutan dimulai
- Sudah Canggih
dan ke tempat tujuan di mana
- Ojek online menggunakan
kegiatan diakhiri. Untuk itu dengan
Handphone aplikasi berbasis
adanya pemindahan barang dan
internet (Apps)
- Tarif sudah di atur oleh penyedia manusia tersebut, maka trans-

layanan Ojek online tentang portasi merupakan salah satu

jauh dekatnya jarak. sektor yang dapat menunjang


- Mengenai kualitas pelayanan kegiatan ekonomi (the promoting
diatur dan ditampilkan di Go-jek sector) dan pemberi jasa (the
Apps tersebut. servicing sector) bagi perkem-
- Promosi sudah canggih di media bangan ekonomi (Nasution,1996).
online internet, iklan media Pengertian lainnya yang
internet dan handphone ter- mengemukakan bahwa trans-
sambung ke internet atau portasi merupakan pergerakan
penyedia layanan.
tingkah laku orang dalam ruang
- Pembayaran bisa Tunai dan non
baik dalam membawa dirinya
Tunai melalui Go-Jek Kredit.
sendiri maupun membawa barang
- Penghasilan tergolong banyak,
(Soesilo,1999).
dikelola perusahaan, pembagian
trayek diatur merata. Transportasi merupakan pe-
- Lebih aman dan nyaman. mindahan barang dan orang dari
suatu tempat ke tempat lain yang
Fungsi Tansportasi
memperlihatkan empat bagian
Fungsi Transportasi diartikan penting yaitu jalan, kendaraan dan
sebagai pemindahan barang dan alat angkut, tenaga penggerak dan
manusia dari tempat asal ke terminal (Kamaludin, 2003).
tempat tujuan. Sehingga dengan
Pengertian transportasi
kegiatan tersebut maka terdapat
secara umum dapat diartikan
tiga hal yaitu adanya muatan yang
sebagai kegiatan perpindahan

7
barang dan atau manusia dari Tindakan Rasional
tempat asal ke tempat tujuan Teori tindakan rasional ini
membentuk suatu hubungan yang digunakan sebagai pendukung
terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu : (a) menginterpretasi masalah skripsi
ada muatan yang diangkut, (b) sebagai fenomena sosial-budaya
tersedianya sarana sebagai alat secara antropologi, dalam hal
angkut dan (c) tersedianya mana alat interpretasi utama
prasarana jalan yang dilalui. adalah pandangan teoritis kebu-

Transportasi Publik dayaan. Teori tindakan rasional


dikemukakan berasal dari Max
Transportasi publik adalah
Weber. Dalam teori ini Weber
seluruh alat transportasi di mana
menyebutkan empat jenis tindakan
penumpang tidak bepergian yang dibedakan menjadi dua tipe
menggunakan kendaraannya sen- yakni tindakan rasional dan tinda-
diri. Alat transportasi publik kan non rasional. Dua tindakan
umumnya termasuk kereta dan bis, yang digolongkan tindakan rasio-
namun juga termasuk pelayanan nal oleh Weber disebut dengan
maskapai penerbangan, feri, taxi, rasionalitas instrumental dan
dan lain-lain. rasionalitas nilai. Sedangkan dua

Konsep transportasi publik tindakan lain yang dikategorikan

sendiri tidak dapat dilepaskan dari sebagai tindakan non rasional


disebut dengan tindakan afektif
konsep kendaraan umum. Penger-
dan tindakan tradisional
tian kendaraan umum berdasarkan
(Maftuhah, 2013).
Keputusan Menteri Perhubungan
Nomor. 35 Tahun 2003 Tentang Tindakan rasionalitas instru-
Penyelenggaraan Angkutan Orang mental merupakan tindakan de-
di Jalan dengan kendaraan umum ngan rasionalitas tertinggi karena
yaitu Kendaraan umum adalah tindakan ini bukan saja mem-

setiap kendaraan bermotor yang pertimbangkan tujuan yang ingin

disediakan untuk dipergunakan dicapai tetapi juga memper-


timbangkan pada alat yang di-
oleh umum dengan dipungut
gunakan untuk mencapai tujuan
bayaran baik langsung maupun
itu. Tujuan dalam tindakan ini
tidak langsung.
digunakan untuk mencapai tujuan

8
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

berikutnya. Tindakan rasionalitas yang dilakukan oleh individu


yang berorientasi pada nilai artinya adalah tindakan yang bertujuan
tindakan ini mempertimbangkan sehingga tujuan tersebut diharap-
segala cara-cara yang paling efektif kan memperoleh hasil yang
untuk mencapai suatu tujuan. maksimal.
Dalam hal ini, individu tidak bisa Aplikasi Go-Jek
mempertimbangkan secara obyek-
Go-Jek adalah perusahaan
tif mengenai tujuan mana yang
penyedia jasa pemesanan ojek
akan dipilih.
yang menggunakan teknologi
Tindakan non rasional efektif aplikasi berbasis android. Aplikasi
merupakan tindakan yang di- Go-Jek dapat di unduh melalui
dominasi oleh perasaan atau emosi smartphone baik android dan iOS.
dan tidak didasarkan oleh pertim- Langkah awal sebelum meng-
bangan intelektual atau pere- gunakan layanan Go-Jek adalah
ncanaan yang sadar. Tindakan non melakukan registrasi dengan
rasional yang terakhir yakni memasukkan alamat email, nama,
tindakan tradisional berupa nomor telepon, dan password.
kebiasaan-kebiasaan yang terjadi Setelah registrasi berhasil, peng-
pada masa lalu. Tindakan ini tidak guna dapat memilih layanan yang
didasari dengan pertimbangan- tersedia di dalam aplikasi Go-Jek.
pertimbangan yang logis atau Langkah selanjutnya, setelah me-
pertimbangan rasional lainnya milih layanan Go-Jek pengguna
(Maftuhah, 2013). memasukan alamat tempat asal
Teori tindakan rasional ini dan alamat tujuan. Kemudian
digunakan untuk mengkaji aplikasi Go-Jek akan menampilkan
pertimbangan preferensi peng- informasi mengenai keberadaan
guna Ojek online untuk me- pengendara, prediksi waktu, inden-
nentukan apakah pertimbangan- titas pengendara (nama, foto,
pertimbangan tersebut termasuk nomor telepon), dan harga. Setelah
dalam kategori rasional atau non proses penggunaan pelayanan
rasional. Selain itu, penelitian ini selesai, aplikasi Go-Jek mem-
juga menggunakan teori pilihan berikan kesempatan bagi peng-
rasional dari James Cloeman yang guna untuk memberikan penilaian
mengungkapkan bahwa tindakan atas pelayanan yang diberikan oleh

9
pengendara Go-Jek. Hal ini yang Jek juga berkewajiban memberikan
menjadi faktor utama masyarakat helm serta masker penutup mulut
kerap menggunakan Go-Jek, pe- dan rambut kepada penumpang
layanan yang disediakan serta selama berkendara.
penilaian pengendara, bila pe- Jarak Maksimal Layanan Go-Jek
ngendara dirasa kurang memuas-
Go-Jek hadir dengan
kan maka dapat melaporkan pada
menawarkan berbagai jenis
pihak manajemen Go-Jek dan akan
layanan yang memungkinkan
segera ditindak lanjuti atau cukup
mempermudah pengguna untuk
dengan memasukkan penilaian
melakukan aktivitas sehari-hari.
sejumlah 1 (satu) bintang (sangat
Mitra Go-Jek dapat menempuh
tidak memuaskan), maka nanti
jarak yang cukup jauh demi
akan diproses oleh pihak
memberikan pelayanan terbaik
manajemen Go-Jek.
bagi penggunanya. Maka dari itu
Driver Go-Jek Go-Jek menentukan batas mak-
Driver Go-Jek adalah para simal jarak yang berbeda bagi
tukang ojek pangkalan atau setiap layanan, yaitu:
bahkan orang yang bukan tukang 1. Go-Ride: Jarak maksimal 25 km
ojek tetapi ingin mencari tam- 2. Go-Car: Jarak maksimal 70 km
bahan penghasilan yang direkrut 3. Go-Food: Jarak maksimal 25 km
oleh PT. Go-Jek Indonesia melalui 4. Go-Send: Jarak maksimal dalam
seleksi. Setiap penghasilan yang satu area yang sama
diperoleh akan dikalkulasikan
5. Go-Mart: Jarak maksimal 25 km
untuk dibagi antara P.T Go-Jek dan 6. Go-Shop: Jarak maksimal 25 km
driver Go-Jek, yakni 20% untuk P.T 7. Go-Busway: Jarak maksimal 25
Go-Jek dan 80% untuk driver Go- km
Jek. 8. Go-Box: Tidak memiliki jarak
Driver Go-Jek bertugas untuk maksimal, namun Go-Box
menjemput dan mengantarkan memiliki tarif maksimal Rp
para pengguna layanan Go-Jek 10.000.000. jika sudah men-
baik, penumpang atau barang capai tarif maksimal tersebut,
yang akan di kirim ke tempat maka tidak dapat melakukan
dengan selamat dan dalam order.
keadaan baik. Selain itu driver Go-

10
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

Mahasiswa Pengguna Go-Jek sebagai jasa transportasi untuk


Go-Jek hadir menawarkan hal mengantarkannya dari atau me-
yang di dambakan di seluruh nuju kampus Unsrat. Adapun tarif
lapisan masyarakat, khusunya bagi normal Go-Ride adalah dua ribu/
mereka yang memiliki smartphone kilometer. Untuk bisa meng-
yang sudah diintegrasi dengan gunakan layananan ojek ini yakni
aplikasi Go-Jek. Begitu pula yang dengan memilih menu Go-Ride di
terjadi di kalangan Mahasiswa aplikasi Go-Jek yang berada di-
Universitas Sam Ratulangi Manado, urutan pertama. Setelah itu,
Go-Jek telah menjadi trend tuliskan tempat tujuan dan lokasi
transportasi kekinian yang sedikit penjemputan pada kolom isian
banyak telah menggantikan peran yang telah tersedia dan telah
ojek konvensional. Di kalangan terintegrasi dengan Google Map.
Mahasiswa Unsrat, Go-Jek bukan Jika sudah terisi maka secara
saja dimanfaatkan sebagaimana otomatis aplikasi akan menunjukan
kegunaan ojek pada umumnya, lokasi pada Google Map. Kemudian
melainkan di peruntukkan untuk pilih metode pembayaran dengan
keperluan lainnya mengingat Cash atau Go-Pay, lalu pilih Pesan
aplikasi Go-Jek juga menyediakan Go-Ride, dalam beberapa saat
beberapa jasa layanan lainnya aplikasi akan segera mencarikan
sesuai kebutuhan penggunannya. driver Go-Jek yang siap menerima
pesanan. Aplikasi akan mem-
Go-Ride: Layanan Transportasi
Sepeda Motor berikan informasi jika sudah ada

Pada salah satu menu layanan driver yang bersedia. Berikutnya,

yang disediakan dalam aplikasi Go- driver biasanya langsung meng-

Jek adalah Go-Ride yakni layanan hubungi pemesan untuk meminta

jasa transportasi mirip ojek konfirmasi kebenaran pemesanan

konvensional hanya saja telah Go-Ride sekaligus lokasi spesifik

dimodifikasi dengan kemajuan pemesan. Dalam beberapa menit,

teknologi informasi. Menu layanan driver datang ke lokasi pemesan.

jenis ini paling umum digunakan Go-Food: Layanan Pesan Antar


oleh Mahasiswa Unsrat yang tidak Makanan
memiliki kendaraan pribadi. Berbeda halnya pada ojek
Mahasiswa menggunakan Go-Ride konvensional yang hanya me-

11
nyediakan layanan antar penum- kantin di lingkungan kampus
pang ke lokasi tertentu, Go-Jek sehingga mencoba mencari menu
menyediakan pelayanan lainnya makanan lain dengan
yakni Go-Food yaitu menu layanan menggunakan Go-Food.
untuk memesan makanan di resto Kemudian dari pada itu,
atau rumah makan yang telah sebagian Mahasiswa juga memiliki
melakukan kerja sama dengan kecendrungan tidur pada larut
perusahaan Go-Jek. Cara me- malam karena berbagai sebab
mesannya dengan memilih menu musabab, biasanya Mahasiswa
Go-Food diurutan keempat pada begadang mengerjakan tugas
menu aplikasi Go-Jek. Pemesan kampus yang diberi dosen,
menu layanan ini biasa memilih sehingga pada saat yang
sendiri jenis makanan yang akan bersamaan mereka merasakan
dipesan, resto atau rumah makan lapar atau hanya butuh cemilan
yang menyediakan serta daftar untuk memancing inspirasi belaka.
harga yang sudah tertera ber- Pada waktu tengah malam
samaan dengan foto makanan, tersebut, tentunya tidak memung-
sedangkan jumlah makanan yang kinkan Mahasiswa untuk keluar,
dipesan bisa lebih dari satu jenis karena tempat perbelanjaan dan
makanan. Setelah makanan warung terdekat sudah pada tutup.
dipesan, maka secara otomatis Apalagi dengan kaum Hawa, sudah
akan ditampilkan jumlah total pasti mereka takut keluar
biaya yang terdiri dari harga berbelanja pada tengah malam.
makanan dan biaya pengiriman. Pada kondisi yang demikian
Untuk mode pembayarannya biasa alternatif Mahasiswa adalah
dilakukan dengan dua cara, yakni memesan Go-Food.
dengan uang cash (tunai) atau
Go-Send: Layanan Pesan Antar
dengan menukar saldo Go-Jek
Barang
yang sebelumnya sudah terisi.
Dalam aplikasi Go-Jek ada
Mahasiswa pengguna dua layanan antar jemput barang
layanan Go-Food ini biasanya yaitu Go-Send dan Go-Box.
adalah mereka yang merasa bosan Perbedaan antara kedua layanan
dengan menu makanan yang ini adalah ukuran barang dalam
disediakan rumah makan/atau jumlah besar. Jika Go-Box di-

12
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

peruntukan bagi bobot barang secara tunai yang disebut dengan


yang besar maka Go-Send di- Gopay. GoPay adalah dompet
peruntukan bagi bobot yang lebih virtual untuk menyimpan Go-Jek
kecil. Namun di kalangan Maha- kredit anda yang bisa digunakan
siswa Unsrat hanya memanfaatkan untuk membayar transaksi di
layanan Go-Send. Mahasiswa yang dalam aplikasi Go-Jek. Saldo GoPay
tidak mempunyai kendaraan bisa digunakan untuk membayar
pribadi tidak perlu pusing tuju biaya pengantaran dan/atau biaya
keliling untuk membeli keperluan produk yang digunakan di dalam
akademik seperti buku atau aplikasi. Layanan pembayaran ini
mengirimkan barang ke teman. memberikan banyak keuntungan
Umumnya mereka memanfaatkan bagi pengguna karena mudah dan
Go-Send untuk memesan buku- tarifnya yang relatif murah.
buku ketika mereka tidak memiliki Terdapat 3 (tiga) faktor yang
waktu luang atau membelinya menjadi alasan Mahasiswa Unsrat
secara langsung. lebih memilih Go-Jek diban-
Ini menunjukan bahwa, dingkan transportasi konvensional:
Mahasiswa sangat terbantu
1. Ojek online Lebih Praktis Dan
dengan berbagai layanan Go-Jek Transparan
karena memberikan berbagai Untuk memesan Go-Jek,
kemudahan dalam hal kegiatan pengguna hanya bisa memesan
akademik seperti membeli buku melalui Smartphone yang berbasis
dan lain lainnya. android dan iOS. Pengguna tidak
Faktor-Faktor Yang Mendorong perlu berjalan menghampiri di
Mahasiswa Unsrat Memilih Go- mana driver berada seperti halnya
Jek pada transportasi konvensional.
Go-Jek telah menjadi trans- Cukup dengan memesan di
portasi alternatif di kalangan aplikasi, secara otomatis driver
Mahasiswa Unsrat dalam me- akan menghampiri lokasi di mana
menuhi kebutuhan yang tentunya pengguna berada. Selain itu
sulit didapatkan dari transportasi pengguna langsung bisa mem-
konvensional. Selain itu juga, Ojek perkirakan tarif yang akan di
online ini memberikan layanan keluarkan, karena aplikasi sudah
pembayaran yang lainya selain

13
menentukan tarif sampai di tujuan pun untuk membeli kebutuhan
penggunanya. hidup lainnya.

Ini menunjukan bahwa 3. Ojek online Lebih Cepat


pengguna jasa Ojek online yakni, Secara hitungan waktu yang
Mahasiswa mendapatkan kepas- dibutuhkan untuk mencapai tuju-
tian mengenai berapa tarif harga an, transportasi online lebih cepat
yang akan dikeluarkan sebelum dibandingkan angkutan konven-
memesan Go-Ride. Jadi berapa sional lainnya. Apalagi kalau dalam
tarif yang akan dikeluarkan untuk kondisi macet, tentunya Maha-
sampai ke tujuan, hanya me- siswa sangat memperkirakan
ngandalkan perkiraan atau kebia- waktu penjemputan dan sampai ke
saan. Maka dari itu banyak lokasi tujuan. Bagi Mahasiswa yang
Mahasiswa yang beralih dari ojek bertempat tinggal cukup jauh
konfensional ke Ojek online waktu harus dimanfaatkan dengan
2. Ojek online Relatif Murah baik agar tidak terlambat me-
Mahasiswa Unsrat Manado ngikuti jam kuliah. Apalagi bagi
sangat senang dengan adanya mereka yang yang tidak memiliki
Ojek online karena Selain praktis, kendaraan pribadi.
juga menawarkan harga yang Kehadiran Ojek online
relatif murah ketimbang trans- ternyata telah memberikan pe-
portasi umum lainnya seperti, ngaruh yang positif di kalangan
mikrolet dan ojek pangkalan. Mahasiswa karena, memudahkan
Mahasiswa juga dimanjakan aktifitas perkuliahan mereka, baik
dengan pilihan cara bayar, mau untuk bepergian maupun membeli
tunai, kartu kredit, atau berbagai perlengkapan akademik
menggunakan saldo yang telah di dan kebutuhan hidup lainnya,
isi sebelumnya lewat via Top Up terutama untuk kalangan Maha-
yaitu fitur GoPay. siswa yang indekos dan yang tidak
Dengan harga yang ter- memiliki kendaraan pribadi. Tun-
jangkau maka Mahasiswa dapat tutan waktu yang serba disiplin
menghemat pengeluaran bulanan membuat Mahasiwa Unsrat men-
dan menyisipkan sisa uang mereka jadikan Ojek online sebagai trans-
untuk keperluan akademik mau- portasi andalan mereka. Selain itu,
Ojek online tidak hanya mem-

14
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

berikan manfaat bagi peng- Dapat dibayangkan segi prak-


gunannya tetapi juga memberi tisnya, hanya dengan memencet
manfaat masyarakat luas dengan HP kemudian masuk pada sistem
membuka lapangan kerja baru pemesanan ke driver HP pengOjek
sehingga dapat mengurangi online ini, para mahasiswa dapat
pengangguran. memperoleh keinginan sesuai
dengan jadwal kegiatan sehari-
Analisis/Interpretasi Data Hasil
Penelitian hari. Tetapi ada segi positif dari

Berdasar deskripsi hasil mahasiswa, dalam konteks psiko-

penelitian di muka mengenai sosio-budaya umumnya maha-

frenomena sosial budaya antro- siswa dapat membangun hubu-

pologis transportasi Ojek online, ngan yang baik dengan para

penulis dapat menemukan adanya pengojek.

tindakan rasional para mahasiswa Contohnya dalam analisis ini,


berdasarkan nilai mereka, sebagai jenis transportasi Go-ride sangat
pengguna. Secara interpretif umum digunakan para mahasiswa,
menurut metode riset kualitatif karena dari segi pengaturan waktu,
dalam antropologi, para maha- secara praktis para mahasiswa
siswa sebagai informan memiliki dapat secara mudah, tepat waktu,
pengetahuan terdapat beberapa menempuh jarak dari tempat
hal positif yang menguntungkan kediaman (kos dan rumah sendiri)
bagi mereka dengan adanya Ojek pulang pergi ke tempat kuliah di
online. Hal-hal menguntungkan Unsrat. Di tengah kemajuan
mengenai Ojek online, menurut teknologi komunikasi, jenis trans-
para mahasiswa adalah adanya port ini sangat praktis dalam
jenis pelayanan Go-ride, Go-food, ukuran waktu menitan mahasiswa
dan Go-Send. Jenis-jenis Ojek pemesan dan pengojek dapat
online tersebut, menurut para berinterkasi dan terjadilah tran-
mahasiswa Unsrat dipandang saksi, serta proses jasa mengantar
sangat praktis, memberi keun- mahasiswa ke tempat tujuannya.
tungan mendukung aktivitas Secara empiris menjadi peman-
mahasiswa kuliah dan dalam dangan biasa melihat lalu-
memenuhi pengaturan kepen- lalangnya pengojek online yang
tingan transportasi komunikasi. berpraktik mengantar para maha-

15
siswa Unsrat, mulai pagi hingga perusahaan yang jelas, yang
sore hari. terwujud dalam berpenampilan
adanya kebersihan dan keamanan
Secara antropologis, maha-
dalam berkendara, yang dalam
siswa menyadari akan kegunaan
pelayanan jasanya Go-Jek menye-
transportsi Go-Jek, karena dalam
diakan helm bahkan masker bagi
penghitungan pembiayaan, Go-Jek
penggunanya. Dalam hal ini
secara relatif murah. Bahkan dalam
perusahaan transportasi Go-Jek
penggunaan Go-Jek, para maha-
menghadirkan berbagai layanan
siswa didukung dengan kemu-
jasa yang pada dasarnya mudah
dahan memilih cara bayar, baik
dimanfaatkan oleh penggunanya.
secara tunai, maupun lewat
pemanfaatan saldo melalui sistem Kesimpulan
via Top Up/GoPay. Yang terpenting Pandangan teoretis antropo-
dalam kondisi transport seperti ini logis yang dihasilkan dari pene-
para mahasiswa juga bisa litian skripsi ini diawali dengan
melakukan penghematan biaya kenyataan jenis servis, yaitu
pengeluaran. terdapat tiga jenis layanan Go-Jek
Penutup yang dapat dan telah dinikmati
para mahasiswa Unsrat. Mahasiswa
Fenomena sosial budaya
Unsrat dalam hal ini telah
antropologis Ojek online meru-
memanfaatkan Go-ride sebagai
pakan bentuk layanan transportasi
jasa angkutan Go-Jek sepeda
berdasarkan aplikasi berbasis
motor, ke manapun tujuan
online yang menggunakan smart-
mahasiswa bepergian, khususnya
phone sebagai perantara yang
dari tempat kediaman menuju
menghubungkan para driver ojek
kampus. Mahasiswa juga dalam
dengan penggunanya. Dalam
memenuhi selera budaya makan
sistem pembagian hasil Go-Jek, 20
telah memanfaatkan Go-Food
% untuk driver Go-Jek dan 80 %
sebagai layanan pesan antar
untuk perusahaan Go-Jek.
jemput makanan yang diinginkan.
Ojek online di kota Manado
Termasuk kepentingan mahasiswa
dewasa ini telah menjadi market
Unsrat, para mahasiswa juga telah
leader. Keberadaan transportasi ini
terbiasa memanfaatkan jenis Go-
berwujud dengan dinaungi oleh
Jek Go-Send untuk kepentingan

16
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

jasa layanan pesan antar jemput ditentukan. Dalam hal ini sebagai
barang dari suatu lokasi (penjual) data pengetahuan sosial budaya,
yang diinginkan di Manado. maka warga kota Manado dan para
mahasiswa Unsrat telah terlanjur
Data teoritis yang penulis
menyukai jasa transportasi online.
temukan, yaitu para mahasiswa
tertarik menggunakan ojek online Ojek online tidak hanya untuk
karena mereka menganggap gojek mengantar para pengguna sebagai
jenis ini bertarif murah, bisa mahasiswa pulang pergi ke tempat
mengantar para mahasiswa ke tujuan, tapi juga bisa juga (seperti
lokasi tujuan, ada keamanan, dikemukakan di muka) dalam jasa
mudah dan praktis. Dalam hal ini pemesanan menjemput makanan,
harga transportasi ini transparan mengantar dan memesan barang
karena ditampilkan langsung dengan tarif biaya yang murah.
secara terbuka di HP saat Dengan demikian para mahasiswa
mahasiswa memesan. Dengan sebagai pengguna tetap meng-
demikian secara mudah dapat gunakan ojek online walaupun
diketahui berapa biaya sesuai secara relatif perusahaannya secara
dengan kemampuan finansial para legalitas belum resmi. Secara kasat
mahasiswa. mata, dengan kemajuan/perkem-
bangan budaya teknologi komu-
Minat para mahasiswa
nikasi, secara antropologis tampak
memanfaatkan Ojek online yang
keterikatan para mahasiswa de-
boleh dikatakan belum teregulasi,
ngan layanan jasa ojek online, yang
memang menimbulkan pro kontra
secara langsung telah memberi
antara Ojek online dengan
keuntungan bagi mereka, yang
kalangan ojek konvensional.
dengan demikian menurut penulis
Tetapi, sebagai suatu fenomena/
ada keterikatan secara praktis
realitas sosial budaya antropologis,
fungsional berdasarkan penge-
kenyataannya Ojek online telah
tahuan nilai menguntungkan
banyak diminati para mahasiswa
antara driver Ojek online dengan
Unsrat. Terkait dengan pemerintah,
para mahasiswa Unsrat sebagai
pemerintah telah bertindak
penggunanya.
menyegel dalam waktu secara
sementara kantor Go-Jek dan Grab
saampai waktu yang belum

17
DAFTAR PUSTAKA

Alam, B. 1997. “Globalisasi dan Perubahan Budaya: Perspektif Teori


Kebudayaan”. Makalah untuk dipresentasikan pada Widyakarya
Nasional“Antropologi dan Pembangunan,” 26-28 Agustus di Jakarta.

Agustin, A. 2017. Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan Transportasi


Online (Go-Jek) Di Surabaya dalam Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen,
Volume 6, Nomor 9, September 2017, ISSN : 2461-0593.

Ganda, Y. 2004. Petunjuk Praktis Cara Mahasiswa Belajar di Perguruan


Tinggi. Jakarta: Grasindo.

Kaelan, 2012. Metode Penelitian Kualitatif Interdisipliner Bidang Sosial,


Budaya, Filsafat, Agama dan Humaniora. Yogyakarta: Paradigma.

Kamaludin, R. 2003. Ekonomi Transportasi Karakteristik, Teori dan Kebijakan.


Penerbit Ghalia Indonesia. Jakarta.

Kurnia, R. 2017. “Hadir di Manado, transportasi online”. http://


www.ojek online gojek membuat resah ojek konvensional. (diakses
Sabtu, 24 April 2018)

Maftuhah. 2013. “Pola Preferensi Pendidikan Sekolah”. Jurnal Sastra dan


Budaya, Vol.1,no.2.

Manning, C dan Tadjuddin, N. E. 1985. Urbanisasi, Pengangguran dan Sektor


Informal di Kota. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Purnama, Y. 2013. Peran dan fungsi mahasiswa


https://geowana.wordpress.com. (Diakses Sabtu, 18 Januari 2018)

Muflis, H. G. 2016. “Tolak Gojek, Legislator Manado Dikecam Netizen”.


http://-www.transonlinewatch.-com/- transportasi online
dilarang-12-ribu-driv-er (diakses Sabtu, 15 Apr 2017)

Nasution, M. N. 1999. “Memprediksi Angkutan Laut Penyeberangan”, Aksara


Baru, Jakarta.

Pangaribuan, N. R. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan


wisatawan menggunakan transportasi berbasis Aplikasi Di PT.Gojek
Indonesia. Skripsi. Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Bali.

18
HOLISTIK, Tahun XI No. 21A / Januari - Juni 2018

Prasetya, H. D. 2015. “Rasionalitas Ojek Konvensional dalam


Mempertahankan Eksistensi di Tengah Adanya Gojek di Kota
Surabaya”. Jurnal (online) Universitas negeri Surabaya dimuat pada
http://jurnalMahasiswa.unesa.ac.id/article/20542/39/article. pdf
(diakses 5 Agustus 2017)

Rahmawati, A. 2006. Motivasi Berprestasi Mahasiswa Ditinjau dari Pola Asuh.


Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Medan.

Septanto, H. 2016. “Ekonomi Kreatif dan Inovatif Berbasis TIK ala Gojek dan
Grabbike”. Bina Insani ICT Jurnal. Vol. 3, no.1 th 2016.

Siswoyo, D. 2007. Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Soesilo, N. 1999. Ekomomi, Perencanaan dan Manajemen Kota, Magister


Perencanaan dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Jakarta.

Suparlan, P. 1986. Kebudayaan dan Pembangunan. Dalam Media IKA No. 11


Thn XIV.

Wulandari, C. 2016. “Analisa Tingkat Kepuasan Layanan TI (Studi Kasus pada


Aplikasi Gojek). Makalah yang disampaikan dalam seminar
SEMNASTIK ke-8, Palembang 20 Agustus 2016.
Yusuf, S. 2012. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja
Rosdakarya.

19