You are on page 1of 7

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN

KEKURANGAN VOLUME CAIRAN, DIARE, DAN NYERI AKUT

MUKHLISIN

20150320074

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMAMMADIYAH YOGYAKARTA

2019
ANALISA DATA ASUHAN KEPERAWATAN GADAR

Data fokus Masalah keperawatan


DO : Kekurangan volume cairan

Circulation : Membran mukosa mulut kering,


turgor kulit jelek, CRT >2 detik, nadi cepat
tapi lemah, akral hangat.

Klien tampak pucat dan lemah.

TTV : RR25x/menit, HR 105x/menit,TD


130/80 mmHg, T 37,7 derajat celcius.

Bising usus meningkat

Urin sedikit dan tampak kuning pekat

DS :

Klien mengeluh diare dan muntah sejak 1


hari yang lalu

Klien mengatakan BAB cair dengan


frekuensi 5-10 x/sehari

Klien mengatakan setiap kali minum atau


makan pasti muntah
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN GADAR

Diagnosa keperawatan NOC NIC


Kekurangan volume Setelah dilakukan tindakan  Fluid management
cairan b/d kehilangan keperawatan selama 3 jam - Monitor status hidrasi klien
cairan aktif (diare) d/d maka kekurangan volume (membrane mukosa lembab,
kelemahan, peningkatan cairan dapat teratasi dengan denyut nadi adekuat, tekanan
suhu tubuh (37,7 C), kriteria hasil : darah orthostatic)
membran mukosa kulit Hidrasi - Monitor tanda-tanda vital
kering, turgor kulit tidak - Turgor kulit pasien pasien
normal, CRT > 2 detik, HR kembali normal dari - Berikan cairan yang tepat
105x/menit, urine sedikit skala 1 menjadi skala 5 (cairan kristaloid melalui IV)
tampak kuning pekat. - Membran mukosa pasien - Edukasi pasien dan keluarga
menjadi lembab skala 1 terkait pemberian
menjadi skala 5 makanan/minuman yang baik
- CRT pasien menjadi < 2 - Kolaborasi pemberian terapi
detik cairan kristaloid nacl via IV
- Denyut nadi pasien line
kembali dalam batas
normal (60-100/menit)
- Warna urine klien dari
keruh menjadi bening
- Suhu tubuh pasien
kembali normal (36,5-
37,5)
ANALISA DATA ASUHAN KEPERAWATAN KMB

Data fokus
DO :

 TTV : RR 18x/menit, HR 88x/menit


 TD 120/80 mmHg, T 37,6 derajat celcius.

 Intake minum 1000-1100 cc/hari

 Bising usus 24x/menit

 Urin kuning/ pekat

 Urin output 1200 cc/24 jam

 CRT < 2 detik

 Turgor kulit 2 detik

 Membran mukosa kering

 Akral hangat

 BB 60 kg

 Area anus kemerahan

 Tangan kiri terpasang infus hari pertama dg 24 tpm

DS :

 Pasien mengatakan masih diare 3-5 kali sehari dengan konsistensi cair, bau dan
tidak mulas saat diare

 Pasien mengatakan ada mual dan tidak ada muntah

 Pasien mengatakan tidak nafsu makan,makan 3x1 hari hanya 2-3 sendok makan

 Pasien mengatakan perih di epigastrium muncul kadang-kadang

 Pasien mengatakan minum 400-500 cc

 Pasien mengatakan anus perih skala 2


Masalah keperawatan yang muncul :

1. Kekurangan volume cairan b.d kehilangan cairan aktiv d.d membran mukosa kering,
pengingkatan suhu tubuh, urin kuning, dan diare.
2. Diare b.dd inflamasi gastrointestinal d.d nyeri abdomen skala 3, bising usus 34/menit, defekasi
4-5 kali sehari dan cair.
3. Nyeri akut b.d agen cidera fisik (anus) dan biologis (epigastrium) d.d nyeri perut skala 3 , nyeri
anus skala 2, perubahan selera makan
4. Kerusakan integritas kulit b.d gaya gesek feses d.d area anus kemerahan
5. Resiko infeksi b.d prosedur infasif
Diagnosa Keperawatan NIC NOC

Defisit volume cairan b/d Setelah dilakukan tindakan  Fluid management


kehilangan cairan aktif keperawatan selama 3 x 24 jam - Monitor status hidrasi klien
(diare) d/d membran maka kekurangan volume (membrane mukosa lembab,
mukosa kering, cairan tercapai dengan kriteria denyut nadi adekuat,
peningkatan suhu tubuh hasil : tekanan darah orthostatic)
(37,6), urin kuning, hidrasi - Monitor tanda-tanda vital
- Membran mukosa pasien pasien
menjadi lembab skala 1 - Berikan cairan yang tepat
menjadi skala 5 (cairan kristaloid melalui
- Warna urine klien dari keruh IV)
menjadi bening - Edukasi pasien dan keluarga
- Suhu tubuh pasien kembali terkait pemberian
normal (36,5-37,5) makanan/minuman yang
- Diare yang dialami pasien baik
membaik dr skala 1-5 - Kolaborasi pemberian terapi
cairan kristaloid nacl via IV
line

Diare b.dd inflamasi Setelah dilakukan tindakan  Diarhea management


gastrointestinal d.d nyeri keperawatan selama 3 x 24 jam - Ambil tinja untuk
abdomen skala 3, bising maka Bowel Elimination pemeriksaan kultur
usus 34/menit, defekasi 4-5 tercapai dengan kriteria hasil : - Kolaborasi pemberian
kali sehari dan cair. - Pola eliminasi pasien antidiare newdiatap dan
kembali normal zinc
- Feses pasien berbentuk dan - Instruksikan pasien/
lembut keluarga untuk mencatat
- Suara bising usus pasien warna, volume, frekuensi
kembali normal (5- dan konsistensi tinja
30/menit) - Edukasi ke pasien dan
- Diare yang dialami pasien keluarga untuk diet rendah
membaik dengan skala 1-5 serat rendah serat
- Hindari makanan pedas
- Monitor turgor kulit secara
berkala
- Berikan makanan dalam
porsi kecil dan lebih sering
serta tingkatkan posri secara
bertahap