You are on page 1of 36

JURUSAN KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PENGKAJIAN DASAR KEPERAWATAN


Nama Mahasiswa : Firdausy Ratna W Tempat Praktik : R.27 - RSSA
NIM : 180070300111017 Tgl. Praktik : 18 - 23 Maret 2019

 Identitas Klien
Nama : Tn.S.................................. No. RM : 11431589........................
Usia : 42 tahun………………….. Tgl. Masuk : 18 Maret 2019 (19.00 WIB)
Jenis kelamin : Laki-laki............................ Tgl. Pengkajian : 18-19 Maret 2019………..
Alamat : 02/06 Kraton Pasuruan..... Sumber informasi: RM, px, dan keluarga px.
No. telepon : -........................................ Nama klg. dekat yg bisa dihubungi: Ny. H
Status pernikahan : Kawin...............................
Agama : Islam................................. Status : Istri px.............................
Suku : Jawa................................. Alamat : 02/06 Kraton Pasuruan
Pendidikan : SMP................................. No. telepon : -.......................................
Pekerjaan : Wiraswasta....................... Pendidikan : SMP................................
Lama berkerja : ± 20 tahun........................ Pekerjaan : Ibu rumah tangga............

 Status kesehatan Saat Ini


1. Keluhan utama:
MRS : pasien mengeluh gatal dan kulit bersisik
Saat Pengkajian : pasien mengeluh mengeluh gatal dan panas di hampir seluruh tubuh…
2. Lama keluhan : gatal dikeluhkan selama 1 bulan ± mulai bulan februari 2019..................
3. Kualitas keluhan : gatal terasa meski dibuat istirahat............................................................
4. Faktor pencetus : dermatitis eksfoliatif..................................................................................
5. Faktor pemberat : sering di garuk.........................................................................................
6. Upaya yg. telah dilakukan : Memeriksakan diri ke tenaga kesehatan di sekitar tempat tinggal.........
7. Diagnosa medis :
Dermatitis eksfoliatif..................................................................Tanggal 18 Maret 2019.................
Mild hiponatremia......................................................................Tanggal 18 Maret 2019.................
Mild hipoalbuminia.....................................................................Tanggal 18 Maret 2019.................
Slight hiperglikemia...................................................................Tanggal 18 Maret 2019.................

 Riwayat Kesehatan Saat Ini

Pasien mengatakan awalnya pada bulan November 2018 pasien di diagnosa ISK oleh mantra praktik
di dekat tempat tinggal pasien, pasien diberikan 3 jenis obat ISK dan pasien mengatakan selama
bulan november sampai desember pasien tidak rutin meminum obatnya, jika ada keluhan pasien
baru meminum obatnya, kemudian pada bulan desember pasien dinyatakan sembuh dari sakit ISK.
Namun, pada awal bulan februari 2019 tiba-tiba pasien mengeluh gatal-gatal di daerah lipatan
(ketiak) dan menjalan ke lengan, wajah, badan, dan tungkai, kemudian pasien melakukan
pemeriksaan ke bidan setempat dan di beri obat untuk menghilangkan gatal-gatal, namun saat obat
sudah tinggal sedikit pasien masih merasa gatal-gatal (tidak ada perubahan). Akhirnya pasien
berobat ke rumah sakit polres pasuruan, namun setelah pasien minum obat 2 hari dari rumah sakit
tersebut wajah pasien bengkak dan keluar cairan dari kulitnya di daerah pipi dan leher. Kemudian
pasien pindah berobat ke dokter praktik spesialis kulit, pada kontrol pertama keluhan pasien masih
sama tidak ada perubahan, namun saat kontrol kedua pasien mengalami perubahan/pemulihan
(bengkak berkurang) namun kulit pasien menjadi bersisik di seluruh tubuh sampai kontrol kelima. Di
sela-sela control di dokter spesialis kulit pasien mengatakan juga melakukan pengobatan tradisional
yaitu mandi dengan menggunakan daun mimbau, namun hasilnya tidak ada perubahan. Akhirnya
pasien setelah beberapa hari pasien pindah pengobatan ke poli rumah sakit DR R Soedarsono
dengan menggunakan BPJS, kemudian pasien di rujuk ke rumah sakit dr. Saiful Anwar Malang pada
hari senin 18 maret 2019 untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut dikarenakan penyakitnya yang
sudah parah. Sejak pagi pasien sudah antri di poli kulit rumah sakit dr. Saiful Anwar malang
kemudian pada sore hari pasien baru dipindahkan ke ruang 27. Sekarang pasien MRS di ruang 27
untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Saat dilakukan pengkajian pasien mengeluh gatal dan
panas diseluruh tubuh, pasien terlihat menggaruk-garuk khususnya didaerah panggul, terdapat
eritema dan sisik di seluruh tubuh, bengkak di kedua kaki, di beberapa bagian tubuh (panggul)
keluar cairan akibat di garuk, sebelumnya pasien bekerja di bengkel las dan pasien mengatakan
BBnya meningkat dari sebelumnya.

 Riwayat Kesehatan Terdahulu


1. Penyakit yg pernah dialami:
a. Kecelakaan (jenis & waktu) : pasien mengatakan pernah mengalami luka bakar di
seluruh tubuh (±90%) akibat ledakan dari tempat pasien bekerja (leadakan di tempat las-las
an)
b. Operasi (jenis & waktu) : pasien mengatakan belum pernah dilakukan operasi......
c. Penyakit:
 Kronis : Klien tidak memiliki riwayat penyakit kronis (diabetes/hipertensi).........
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
 Akut :
- Infeksi saluran kemih
- Mild hiponatremia
- Mild hipoalbuminia
- Slight hiperglikemia
d. Terakhir masuki RS : pasien mengatakan terakhir masuk rumah sakit pada tahun 1999
dikarenakan terkena ledakan las dan mengalami luka bakar ± 90%...........................................
2. Alergi (obat, makanan, plester, dll): px mengatakan tidak mempunyai alergi obat maupun
makanan
3. Imunisasi: Klien tidak tau apa sudah dilakukan imunisasi karena tidak terdapat bekas imunisasi
pada lengannya.

4. Kebiasaan:
Jenis Frekuensi Jumlah Lamanya
Merokok setiap hari.................. 1-2 bungkus/hari.............. waktu bekerja..................
Kopi 3x/hari........................ 2-3 gelas/hari................... waktu bekerja..................
Alkohol tidak pernah............... ........................................ ........................................
Pasien mengatakan terakhir merokok tadi pagi sebelum pergi ke poli kulit rumah sakit dr Saiful
Anwar malang

5. Obat-obatan yg digunakan:
Jenis Lamanya Dosis
PO. Paracetamol......................... selama MRS (jika panas)...... 1x500 g....................................
Inj. Methylprednisolone............... selama MRS.......................... 62,5mg-0-0...............................
Inj. Dhypenhidramin.................... selama MRS.......................... 2x1IU........................................
PO. Loratadine............................ selama MRS.......................... 10mg-0-0..................................
Oleum olive (minyak zaitun)........ selama MRS.......................... 1 botol (250ml).........................
PO. clindamycin ......................... selama MRS.......................... 3x300 mg.................................
Salep fucidic acid ....................... selama MRS.......................... 3x sehari..................................

 Riwayat Keluarga
Keluarga klien tidak memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, penyakit jantung, penyakit ginjal dan
diabetes mellitus...................................................................................................................................

GENOGRAM

Tn S
42 th

Keterangan:
: Laki-laki
: Perempuan

: Cerai

: Garis perkawinan

: Meninggal

: Garis keturunan

: Tinggal serumah
: Klien

 Riwayat Lingkungan
Jenis Rumah Pekerjaan
 Kebersihan rumah selalu dibersihkan setiap hari px bekerja sebagai tukang las........
 Bahaya kecelakaan minimal.......................................... minimal..........................................
 Polusi area perkampungan dan cukup dekat
jalan raya....................................... percikan api dari las.......................
 Ventilasi ventilasi cukup............................... ventilasi cukup...............................
 Pencahayaan pencahayaan baik.......................... pencahayaan baik..........................

 Pola Aktifitas-Latihan
Rumah Rumah Sakit
 Makan/minum 0.................................................. 0..................................................
 Mandi 0.................................................. 2..................................................
 Berpakaian/berdandan 0.................................................. 2..................................................
 Toileting 0.................................................. 0..................................................
 Mobilitas di tempat tidur 0.................................................. 0..................................................
 Berpindah 0.................................................. 0..................................................
 Berjalan 0.................................................. 0..................................................
 Naik tangga 0.................................................. 2..................................................
Pemberian Skor: 0 = mandiri, 1 = alat bantu, 2 = dibantu orang lain, 3 = dibantu orang lain lebih
dari 1 orang, 4 = tidak mampu
 Pola Nutrisi Metabolik
Rumah Rumah Sakit
 Jenis diit/makanan Padat..................................... TKTP tinggi protein..................
 Frekuensi/pola 3x/hari................................... 3x/hari......................................
 Porsi yg dihabiskan 1 porsi habis.......................... 1 porsi habis............................
 Komposisi menu nasi, ikan, sayur, lauk............ nasi, sayur, lauk, ikan...............
 Pantangan tidak ada................................ tidak ada..................................
 Napsu makan baik....................................... baik..........................................
 Fluktuasi BB 6 bln. terakhir tidak ada................................ tidak ada..................................
 Jenis minuman air putih, teh, kopi.................. air putih....................................
 Frekuensi/pola minum 1100ml................................... 600ml.......................................
 Gelas yg dihabiskan 4-5 gelas............................... 3 gelas ....................................
 Sukar menelan (padat/cair) tidak ada................................ tidak ada..................................
 Pemakaian gigi palsu (area) tidak ada................................ tidak ada..................................
 Riw. masalah penyembuhan luka tidak ada................................ tidak ada..................................

 Pola Eliminasi
Rumah Rumah Sakit
 BAB:
- Frekuensi/pola 1x/hari......................................... belum BAB................................
- Konsistensi lembek........................................ -................................................
- Warna & bau kuning, bau khas feses............... -................................................
- Kesulitan tidak terdapat kesulitan BAB....... -................................................
- Upaya mengatasi tidak ada..................................... -................................................
 BAK:
- Frekuensi/pola 5-6x/hari...................................... 5-6x/hari....................................
- Konsistensi cair.............................................. cair............................................
- Warna & bau kuning jernih, bau khas urin........ kuning jernih, bau khas urin......
- Kesulitan tidak terdapat kesulitan BAK....... tidak terdapat kesulitan BAK.....
- Upaya mengatasi tidak ada..................................... tidak ada...................................

 Pola Tidur-Istirahat
Rumah Rumah Sakit
 Tidur siang:Lamanya ± 1-2 jam............................... ± 1-2 jam.....................................
- Jam …s/d… tidak menentu....................... tidak menentu............................
- Kenyamanan stlh. Tidur sering terbangun karena gatal sering terbangun karena gatal
 Tidur malam: Lamanya tidak bisa tidur....................... ± 1-2 jam.....................................
- Jam …s/d… tidak menentu....................... tidak menentu............................
- Kenyamanan stlh. tidur sering terbangun karena gatal sering terbangun karena gatal
- Kebiasaan sblm. tidur tidak ada............................... tidak ada...................................
- Kesulitan gatal pada malam hari ......... sering terbangun karena gatal...
- Upaya mengatasi menggaruk .......................... menggaruk hingga tertidur lagi. .

 Pola Kebersihan Diri


Rumah Rumah Sakit
 Mandi:Frekuensi 1x/hari...................................... 1x/hari (diseka).........................
- Penggunaan sabun ya............................................ ya ...........................................
 Keramas: Frekuensi tidak......................................... belum keramas.........................
- Penggunaan shampoo tidak........................................ Tidak.......................................
 Gosok gigi: Frekuensi 2x/hari...................................... 2x/hari......................................
- Penggunaan odol ya............................................ ya............................................
 Ganti baju:Frekuensi 2x/hari...................................... 1x/hari......................................
 Memotong kuku: Frekuensi 1x/minggu................................ belum potong kuku...................
 Kesulitan terpasang infus......................... terpasang infus.........................
 Upaya yg dilakukan dibantu keluarga....................... dibantu keluarga.......................

 Pola Toleransi-Koping Stres


1. Pengambilan keputusan: ( ) sendiri (√) dibantu orang lain, sebutkan: istri,...............................
2. Masalah utama terkait dengan perawatan di RS atau penyakit (biaya, perawatan diri, dll): tidak
ada masalah.......................................................................................................................................
3. Yang biasa dilakukan apabila stress/mengalami masalah: px mengatakan sering bercerita dengan
istri jika ada masalah..........................................................................................................................
4. Harapan setelah menjalani perawatan: gatal hilang dan keadaan kulit kembali seperti sedia kala....
5. Perubahan yang dirasa setelah sakit: tidak mampu bekerja, dan merasa rishi karena kulit timbul
sisik

 Konsep Diri
1. Gambaran diri: px merasa sedih dengan keadaan sekarang karena kulit menjadi bersisik................
2. Ideal diri: px ingin segera sembuh dan pulang ke rumah....................................................................
3. Harga diri: px merasa sedih karena kulit menjadi bersisik dan terpaksa tidak bekerja dahulu…….
4. Peran: sebagai suami dan ayah.........................................................................................................
5. Identitas diri: sebagai suami dan ayah dari 2 orang anak...................................................................

 Pola Peran & Hubungan


1. Peran dalam keluarga: sebagai suami dan ayah................................................................................
2. Sistem pendukung:suami/istri/anak/tetangga/teman/saudara/tidak ada/lain-lain, sebutkan:.............
3. Kesulitan dalam keluarga: ( ) Hub. dengan orang tua ( ) Hub.dengan pasangan
( ) Hub. dengan sanak saudara ( ) Hub.dengan anak
( ) Lain-lain sebutkan, tidak ada kesulitan hubungan..................
4. Masalah tentang peran/hubungan dengan keluarga selama perawatan di RS: tidak ada masalah....
5. Upaya yg dilakukan untuk mengatasi: tidak ada.................................................................................
 Pola Komunikasi
1. Bicara: (√) Normal ( )Bahasa utama: Jawa............................
( ) Tidak jelas ( ) Bahasa daerah: Jawa........................
( ) Bicara berputar-putar ( ) Rentang perhatian:............................
(√) Mampu mengerti pembicaraan orang lain ( ) Afek:..................................................
2. Tempat tinggal: ( ) Sendiri
( ) Kos/asrama
(√) Bersama orang lain, yaitu: istri dan anak....................................................
3. Kehidupan keluarga
a. Adat istiadat yg dianut: adat jawa................................................................................................
b. Pantangan & agama yg dianut: tidak ada....................................................................................
c. Penghasilan keluarga: ( ) < Rp. 250.000 ( ) Rp. 1 juta – 1.5 juta
( ) Rp. 250.000 – 500.000 ( ) Rp. 1.5 juta – 2 juta
( ) Rp. 500.000 – 1 juta ( ) > 2 juta

 Pola Seksualitas
1. Masalah dalam hubungan seksual selama sakit: (√) tidak ada ( ) ada
2. Upaya yang dilakukan pasangan:
( ) perhatian ( ) sentuhan ( ) lain-lain, seperti, tidak ada.............................................

 Pola Nilai & Kepercayaan


1. Apakah Tuhan, agama, kepercayaan penting untuk Anda, Ya/Tidak
2. Kegiatan agama/kepercayaan yg dilakukan dirumah (jenis & frekuensi): sholat 5 waktu, pengajian
3. Kegiatan agama/kepercayaan tidak dapat dilakukan di RS: sholat....................................................
4. Harapan klien terhadap perawat untuk melaksanakan ibadahnya: tidak ada.....................................
 Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum: px tampak terpasang IV line NS 0,9% 20 tpm (NS 1500/24 jam)............................
 Kesadaran: compos mentis, GCS 456...........................................................................................
 Tanda-tanda vital: - Tekanan darah : 140/90 mmHg - Suhu : 37,1oC
- Nadi : 98x/menit - RR: 20x/menit
 Tinggi badan: 165 cm............................. Berat Badan: 60 kg…………
BMI: BMI: 60/(1,65)2= 22,22 (normal)
2. Kepala & Leher
a. Kepala:
Bentuk simetris, terdapat rambut yang sebagian besar berwarna putih, terdapat lesi, tidak ada
nyeri tekan, tidak ada benjolan, klien mengalami rambut rontok (alopesia), kulit rambut bersisik,
terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi,
terdapat skuama putih kasar. ……
b. Mata:
Sklera tidak ikterik, konjungtiva an anemis, bentuk mata simetris, mata tidak cowong, kondisi
bersih, pupil isokor, tidak menggunakan alat bantu penglihatan, reaksi terhadap cahaya (+) dan
fungsi penglihatan baik, di kulit terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas,
tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar......................................................
c. Hidung:
Bentuk simetris, terdapat lesi, tidak ada nyeri tekan, kondisi bersih, tidak ada pernapasan
cuping hidung, tidak terdapat cairan atau sekret yang keluar dari hidung dan fungsi penciuman
baik, di kulit terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler,
ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar..........................................................................
d. Mulut & tenggorokan:
Terdapat sebagian kecil gigi yang sudah tanggal, gigi dan lidah bersih, mukosa bibir lembab,
tidak ada sianosis, tidak terdapat stomatitis, tidak menggunakan gigi palsu, dan fungsi menelan
baik, di kulit terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler,
ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar..........................................................................
e. Telinga:
Bentuk simetris, terdapat lesi, tidak ada nyeri tekan, tidak ada cairan dan serumen yang keluar
dari telinga, tidak menggunakan alat bantu pendengaran, dan fungsi pendengaran baik, di kulit
terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi,
terdapat skuama putih kasar.......................................................................................................
f. Leher:
Tidak ada deviasi trakea, terdapat lesi, tidak ada nyeri tekan, tidak ada benjolan, tidak ada
distensi vena jugularis, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, di kulit terdapat patch
eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat
skuama putih kasar.....................................................................................................................
3. Thorak & Dada:
 Jantung
- Inspeksi: pulsasi tidak tampak................................................................................................
- Palpasi: nadi teraba kuat dan teratur, nadi = 98 x/ menit, ictus kordis teraba di ICS 5 MCL
sinistra....................................................................................................................................
- Perkusi: dullness, tidak ada pembesaran jantung...................................................................
- Auskultasi: suara S1 dan S2 tunggal, tidak ada suara jantung tambahan (gallop, mur-mur)...
 Paru
- Inspeksi: bentuk dada simetris, terdapat lesi, tidak ada penggunaan otot bantu napas, RR:
20x/menit, di kulit terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi
ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar........................................................
- Palpasi: tidak nyeri tekan pada bagian dada, taktil fremitus normal........................................
- Perkusi: resonan.....................................................................................................................
- Auskultasi: tidak ada ronchi dan tidak ada wheezing dikedua lapang paru...............................
..................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................
4. Payudara & Ketiak
terdapat ada lesi, tidak ada nyeri tekan, tidak ada benjolan, di kulit terdapat patch eritoderma,
hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar.....
5. Punggung & Tulang Belakang
terdapat lesi, tidak ada nyeri tekan, tidak ada benjolan, terdapat luka karena pasien sering
menggaruk sehingga timbul luka, di kulit terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak
tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar..................................................
6. Abdomen
 Inspeksi: tidak terdapat pembesaran abdomen, di kulit terdapat patch eritoderma,
hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih
kasar..............................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
 Palpasi: tidak terdapat nyeri teka, kekakuan abdomen, tidak ada pemberasan hepar...................
 Perkusi: timpani.............................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
 Auskultasi: BU=12x/menit..............................................................................................................
7. Genetalia & Anus
 Inspeksi: px tidak menggunakan pampers atau kateter urin, dan tidak terdapat edema, tidak
ada lesi..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
 Palpasi: tidak ada nyeri tekan dan tidak terdapat edema.............................................................
8. Ekstermitas
 Atas: akral hangat, CRT < 2 detik, tidak ada nyeri tekan, terdapat lesi, turgor kulit kembali < 2
detik, terdapat luka karena pasien sering menggaruk sehingga timbul luka ,terpasang IV line
di ekstremitas kiri (tangan kiri), di kulit terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak
tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar...........................................
 Bawah: akral hangat, CRT < 2 detik, tidak ada nyeri tekan, terdapat lesi, turgor kulit kembali < 2
detik, terdapat luka karena pasien sering menggaruk sehingga timbul luka, di kulit terdapat
patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat
skuama putih kasar,.....................................................................................................................
Kekuatanotot Edema
5 5 - -
5 5 - -
9. Sistem Neorologi
Reflek fisiologis (+), reflek patologis (-)
10. Kulit & Kuku
 Kulit: hampir diseluruh tubuh terdapat terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak
tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar.................................................
 Kuku: CRT < 2 detik, bentuk normal, serta kuku dalam keadaan pendek............................................

 Hasil Pemeriksaan Penunjang


Tanggal Jenis Hasil Nilai Normal
Hematologi
Hb 13,10 13,4-17,7 gr/dl
18 Maret 2019
Eritrosit 5,11 4,0-5,5 . 106/µL
15.36 WIB Leukosit 13,43 4,3-10,3 . 103/µL
Hematokrit 38,80 40-47 %
Trombosit (PLT) 553 142-424. 103/µL
MCV 75,90 80-93 fL
MCH 25,60 27-31 pg
MCHC 33,80 32-36 g/dL
RDW 15,20 11,5-14,5 %
PDW 8,1 9-13 fL
MPV 8,0 7,2 – 11,1 fL
P-LCR 9,8 15,0-25,0 %
NRBC Absolute 0,00 103/µL
NRBC percent 0,0 %
LED 65 2-30 mm/jam
Hitung Jenis
Eosinofil 11,2 0-4 %
Basofil 0,2 0-1 %
Neutrofil 67,1 51-67 %
Limfosit 14,7 25-33 %
Monosit 6,8 2-5 %
Eosinofil absolut 1, 50 103/µL
Basofil absolut 0,03 103/µL
Neutrofill absolut 9,01 103/µL
Limfosit absolut 1,98 103/µL
Monosit absolut 0,91 103/µL
Immature granulosit (%) 1,10 %
Immature granulosit 0,04
Sezary cell 1 % - 20/µL
Gula Darah Sewaktu 205 < 200 mg/dL
Kimia Klinik
BJ Plasma 1,024 1,025-1,029 W/V
Kimia Klinik Faal hati
Bilirubin total 0,33 < 1,0 mg/dL
Bilirubin direk 0,14 < 0,25 mg/dL
Bilirubin indirek 0,19 < 0,75 mg/dL
AST/SGOT 16 0-40 U/L
ALT/SGPT 8 0-41 U/L
Albumin 2,65 3,5-5,5 g/dL
Kimia Klinik FaaL Ginjal
Ureum 12,70 16,6-48,5 mg/dL
Kreatinin 0,79 < 1,2 mg/dL

Kimia Klinik Analisa


Gas Darah
pH 7,41 7,35—7,45
pCO2 34,2 35-45 mmHg
pO2 76,6 80-100 mmHg
Bikarbonat (HCO3) 21,8 21-28 mmol/L
Kelebihan Basa (BE) -3,1 (-3) - (+3)
Saturasi O2 99,9 > 95 %
Hb 13,3
Suhu 37,0
Elektrolit Serum
Natrium (Na) 133 136-145 mmol/L
Kalium (K) 4,07 3,5-5,0 mmol/L
Klorida (Cl) 103 98-106 mmol/L
Urinalisis
Kekeruhan Jernih
Warna Kuning
pH 6,0 4,5-8,0
Berat Jenis 1,025 1,005-1,030
Glukosa Negative Negative
Protein +1 Negative
Keton Negative Negative
Bilirubin Negative Negative
Urobilinogen 3,2 < 17 µmol/L
Nitrit Negative Negative
Lekosit 1+ Negative
Darah Trace-intact Negative
10 X
Epitel 2,8 ≤1
Silinder Negative
4X
Eritrosit 8,4 ≤3
Eumorfik -%
Dismorfik -%
Lekosit 13,3 ≤5
Kristal -
Bakteri 27,9 ≤ 23 x 103/mL

 Terapi
 Terpasang IVFD NS 0,9% 20 tpm (500cc/8jam)
 PO. Paracetamol 1x500 g (k/p)
 Inj. Methylprednisolone 62,5mg-0-0
 Inj. Dhypenhidramin 2x1IU
 PO. Loratadine 10mg-0-0
 Oleum olive (minyak zaitun) 1 botol (250ml)
 PO. Clindamycin 3x300 mg
 Salep fucidic acid 3x sehari
 Diet TKTP tinggi protein
 Rawat luka

 Persepsi Klien Terhadap Penyakitnya


Px menerima penyakitnya dengan ikhlas dan yakin bahwa ia dapat sembuh. Px mengatakan ingin
segera bias bekerja lagi dan keadaan kulit kembali normal tidak bersisik............................................
 Kesimpulan
Pasien terdiagnosa dermatitis eksfoliatif, mild hiponatremia, mild hipoalbuminia, slight hiperglikemia
pada 18 Maret 2019, pada saat anamnesa didapatkan data bahwa pasien mengeluh gatal dan
panas di hampir seluruh tubuh. Pada pemeriksaan fisik didaptkan data bahwa TD: 140/90 mmHg,
suhu: 37,2oC, nadi : 98x/menit, RR: 20x/menit, hampir seluruh tubuh bersisik, terdapat patch
eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama
putih kasar. Hasil pemeriksaan lab, leukosit: 13,43 103/µL; leukosit: 14,7%. Terdapat 3 masalah
keperawatan utama pada pasien yaitu: kerusakan integritas jaringan, gangguan rasa nyaman: gatal; dan
gangguan citra tubuh.

 Perencanaan Pulang
 Tujuan pulang: rumah, alamat 02/06 Kraton Pasuruan
 Transportasi pulang: mobil
 Dukungan keluarga: istri dan anaknya
 Antisipasi bantuan biaya setelah pulang: px merupakan peserta BPJS
 Antisipasi masalah perawatan diri setalah pulang: melakukan perawatan rutin pada kulit, makan
yang tinggi protein, antisipasi adanya alergi dari obat/makanan yang beum diketahui
 Pengobatan: mendapatkan obat untuk di rumah yaitu: PO. Loratadine 10mg-0-0; Oleum olive
(minyak zaitun) 1 botol (250ml); PO. Clindamycin 3x300 mg; dan Salep fucidic acid 3x sehari
 Rawat jalan ke: poli kulit
 Hal-hal yang perlu diperhatikan di rumah: kebersihan lingkungan, adanya alergi pada
makanan/obat, asupan makanan tinggi protein, minum obat secara rutin (obat yang diberikan di
rumah), tidak boleh menggaruk secara berlebihan bila timbul gatal-gatal, jika timbul gatal-gatal
yang tidak kunjung hilang segera memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan terdekat
 Keterangan lain: apabila mengalami gejala kekambuhan, segera memeriksakan diri ke faskes
terdekat.

Daftar Diagnosa yang kemungkinan muncul


1. Dermatitis eksfoliatif
 Kerusakan integritas kulit
 Kerusakan integritas jaringan
 Gangguan rasa nyaman: nyeri
 Gangguan rasa nyaman: gatal
 Gangguan citra tubuh
 Resiko infeksi
 Hipertermi
 Gangguan pola tidur
 Resiko ketidakseimbangan cairan dan elektrolit
 Kurang pengetahuan
 Cemas
ANALISA DATA

No. Data Etiologi Masalah


Keperawatan
1 DS: Alergi obat (mis.penicilin), idiopati, Kerusakan
- Px mengeluh gatal dan panas perluasan penyakit (mis. integritas jaringan
dihampir seluruh tubuh Psoriasis), penyakit sistemik (mis.
- Px mengatakan gatal dirasakan limfoma)
sejak awal bulan februari 2019 ↓
- Pasien mengatakan awalnya dulu Dermatitis eksfoliatif
gatal-gatal di bagian lipatan tubuh ↓
(ketiak), wajah, hingga menjalar Non imunologi
ke tangan dan tubuh ↓
- Px mengatakan timbul kulit Mengaktifkan sel T
seperti sisik sejak ± 2 mingguan ↓
- Px mengatakan sering Menginduksikan sel B
menggaruk sehingga ↓
menimbulkan luka di beberapa Produksi Ig E
bagian tubuh (kaki dan ↓
punggung) Senitasi terhadap alergen

DO: Mengaktifkan sel mast
- K/U: cukup, pasien tampak ↓
terpasang IV line NS 0.9% 20 tpm Sel-sel dalam lapisan basal kulit

- Kesadaran: compos mentis membagi diri terlalu cepat

- GCS: 456 ↓

- TTV: Pelepasan stratum kornium



 TD: 140/90 mmHg
Akumulasi sel basal dalam tanduk
 N: 98x/menit
dan penurunan fungsi barrier kulit
 RR: 20x/menit

 S: 37,1oC
Peradangan
- Hampir seluruh badan bersisik,

terdapat patch eritoderma,
Terdapat lesi di hampir seluruh
hiperpigmentasi, batas tidak
tubuh
tegas, tepi ireguler, ukuran

bervariasi, terdapat skuama putih
Epidermis tebal
kasar

- Di beberapa bagian tubuh (kaki,
Terdapat skuama putih kasar
punggung) terdapat luka kecil

karena pasien sering menggaruk-
Timbulnya eritema
garuk hingga menimbulkan luka

- Hasil pemeriksaan lab sampel
Pasien merasa gatal
darah:

 Leukosit: 13,43 103/µL Pasien sering menggaruk hingga
 Limfosit: 14,7% menimbulkan luka
 Sezary cell: 1% ~ 20/µL ↓
Kerusakan integritas jaringan

2 DS: Alergi obat (mis.penicilin), idiopati, Gangguan rasa


- Px mengeluh gatal dan panas di perluasan penyakit (mis. nyaman: gatal
hampir seluruh tubuh Psoriasis), penyakit sistemik (mis.
- Px mengatakan gatal hampir limfoma)
sepanjang hari ↓
- Px mengatakan walaupun di buat Dermatitis eksfoliatif
istirahat masih tetap gatal ↓
- Px mengatakan pada malam hari Non imunologi
tidak bias tidur karena gatal ↓
- Px mengatakan hanya tidur siang Mengaktifkan sel T
hari dan hanya sebentar sekitar ↓
1-2 jam saja Menginduksikan sel B

Produksi Ig E
DO: ↓

- Px tampak sering menggaruk- Senitasi terhadap alergen


garuk badannya karena gatal ↓

- Pasien terlihat gelisah akan Mengaktifkan sel mast

kondisinya ↓

- Di atas tempat tidur banyak Pelepasan histamine

pengelupasan kulit yang bersisik ↓

akibat garukan dan gesekan Memacu sel meker

- Baju pasien tampak ketat dan ↓

sedikit kotor karena dari pagi Merangsang serabut saraf di

belum ganti epidermis



Adanya sensasi gatal pada kulit
(pruritis) di hampir seluruh tubuh

Gangguan rasa nyaman: gatal
3 DS: Alergi obat (mis.penicilin), idiopati, Gangguan citra
- Px mengeluh gatal dan panas perluasan penyakit (mis. tubuh
dihampir seluruh tubuh Psoriasis), penyakit sistemik (mis.
- Px mengatakan gatal dirasakan limfoma)
sejak awal bulan februari 2019 ↓
- Px mengatakan malu dengan Dermatitis eksfoliatif
keadaan sekrang karena kulitnya ↓
jadi bersisik Non imunologi
- Px mengatakan tidak bias bekerja ↓

karena keadaannya yang sekrang Mengaktifkan sel T

- Pasien mengatakan awalnya dulu ↓

gatal-gatal di bagian lipatan tubuh Menginduksikan sel B

(ketiak), wajah, hingga menjalar ↓

ke tangan dan tubuh Produksi Ig E


- Px mengatakan timbul kulit ↓
seperti sisik sejak ± 2 mingguan Senitasi terhadap alergen
- Px mengatakan sering ↓
menggaruk sehingga Mengaktifkan sel mast
menimbulkan luka di beberapa ↓
bagian tubuh (kaki dan Sel-sel dalam lapisan basal kulit
punggung) membagi diri terlalu cepat

Pelepasan stratum kornium
DO: ↓
- Hampir seluruh badan bersisik, Akumulasi sel basal dalam tanduk
terdapat patch eritoderma, dan penurunan fungsi barrier kulit
hiperpigmentasi, batas tidak ↓
tegas, tepi ireguler, ukuran Peradangan
bervariasi, terdapat skuama putih ↓
kasar Terdapat lesi di hampir seluruh
- Di beberapa bagian tubuh (kaki, tubuh

punggung) terdapat luka kecil ↓


karena pasien sering menggaruk- Epidermis tebal

garuk hingga menimbulkan luka ↓

- Pasien sering mengatakan Terdapat skuama putih kasar

”apakah penyakit ini bisa sembuh ↓

dan keadaan kulit saya kembali Timbulnya eritema

normal” ↓
Perubahan penampilan diri
sekunder akibat penyakit

Pasien mengeluh dengan kondisi
kulitnya yang bersisik dan malu

Gangguan citra tubuh

DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN


(BERDASARKAN PRIORITAS)

Ruang : 27
Nama Pasien : Tn. S
Diagnosa : Dermatitis eksfoliatis

No. Tanggal
Diagnosa Keperawatan TTD
Dx Muncul
1 18/03/2019 Kerusakan integritas jaringan b/d agens farmaseutikal yang ditandai
dengan hampir seluruh tubuh bersisik, terdapat patch eritoderma,
hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran bervariasi,
terdapat skuama putih kasar. kulit bersisik, terdapat luka
2 18/03/2019 Gangguan rasa nyaman: gatal b/d gejala terkait penyakit yang
ditandai dengan gatal-gatal, gelisah, gangguan pola tidur, merasa
tidak nyaman
3 18/03/2019 Gangguan citra tubuh b/d penyakit yang ditandai dengan kulit bersisik
di hampir seluruh tubuh, luka, pasien gelisah dengan keadaannya

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

Diagnosa Keperawatan No. 1 Kerusakan integritas jaringan b/d agens farmaseutikal yang ditandai
dengan hampir seluruh tubuh bersisik, terdapat patch eritoderma, hiperpigmentasi, batas tidak tegas,
tepi ireguler, ukuran bervariasi, terdapat skuama putih kasar. kulit bersisik, terdapat luka
Tujuan: setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, diharapkan luka di tubuh membaik
dan kulit bersisik berkurang
Kriteria Hasil: mendapat skor sesuai dengan indikator NOC
NOC:
Integritas jaringan: kulit dan membrane mukosa
No. Indikator 1 2 3 4 5
1. Tekstur
2. Integritas kulit
3. Lesi pada kulit
4. Eritema
5. Pengelupasan
kulit
6. Nekrosis

Keterangan Penilaian:
No Tekstur Integritas kulit Lesi pada Eritema Pengelupasan Nekrosis
kulit kulit
1 Seluruh Hitam/ Seluruh Seluruh tubuh lengket berbatas Lengket berbatas
area kulit hiperpigmentasi tubuh terdapat tegas, keras dan tegas, keras dan
tubuh kasar terdapat lesi eritema ada black eschar ada black escar
2 ¾ area kulit Merah ¾ area tubuh ¾ area tubuh Lengket, lembut Lengket, lembut,
tubuh kasar gelap/abu-abu terdapat lesi terdapat dan ada jaringan da nada jaringan
eritema parut palsu parut palsu
berwarna hitam berwarna hitam
(black eschar) (black escar)
3 ½ area kulit Putih/pucat 1/2 area ½ area tubuh slough mudah Slough mudah
tubuh kasar (hipopigmentasi) tubuh terdapat dihilangkan dihilangkan
terdapat lesi eritema
4 ¼ area kulit Merah terang ¼ area tubuh ¼ area tubuh Putih atau abu- Putih atau abu-
tubuh kasar jika di tekan terdapat lesi terdapat abu jaringan mati abu jringan mari
eritema dan atau slough atau slough yang
yang tidak lengket tidak lengket
(mudah (mudah
dihilangkan) dihilangkan)
5 Baik atau Pink atau Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
halus normal lesi eritema nekrosis
Keparahan Infeksi
No. Indikator 1 2 3 4 5
1. Nyeri
2. Peningkatan
jumlah sel darah
putih
Keterangan Penilaian:
No Nyeri Peningkatan jumlah sel darah putih
1 Seluruh area tubuh nyeri > 28,6 103/µL
2 ¾ area tubuh nyeri 22,6-28,6 103/µL
3 ½ area tubuh nyeri 16,5-22,5 103/µL
4 ¼ area kulit tubuh nyeri 10,4-16,4 103/µL
5 Tidak ada 4,3-10,3 103/µL

Intervensi NIC: Pengecekan kulit; Perawatan luka; Kontrol infeksi


1. Periksa kulit terkait adanya kemerahan, warna, tekstur, edema
2. Periksa kulit terkait adanya keekringan yang berlebihan dan kelembapan
3. Lakukan langkah-langkah untuk mencegah kerusakan kulit :
- Menjadwalkan untuk reposisi setiap 2 jam sekali
4. Periksa karakteristik luka, termasuk drainase, warna, ukuran, dan bau
5. Berikan perawatan luka:
- Pemberian oleum olive pada kulit bersisik 3xsehari)
6. Oleskan salep yang sesuai dengan lesi
- salep fucidic acid 3x sehari
7. Kolaborasi pemberian obat:
- Inj. Methylprednisolone 62,5-0-0)
8. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk diet yang tepat:
- Diet TKTP tinggi protein)
9. Ajarkan pasien mengenai tanda dan gejala infeksi (mis, demam, sakit tenggorokan, nyeri, flu,dll)
10. Ajarkan pasien dan keluarga mengenai cara menghindari infeksi
11. Kolaborasi pemberian antibiotik yang sesuai:
- PO.clindamycin 3x300 mg)

Diagnosa Keperawatan No. 2 Gangguan rasa nyaman: gatal b/d gejala terkait penyakit yang ditandai
dengan gatal-gatal, gelisah, gangguan pola tidur, merasa tidak nyaman
Tujuan: setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, diharapkan rasa gatal berkurang
dan pasien dapat beristirahat dengan nyaman
Kriteria Hasil: mendapat skor sesuai dengan indikator NOC

NOC:
Status kenyamanan: fisik; Tingkat kecemasan; Tidur
No. Indikator 1 2 3 4 5
1. Gatal-gatal
2. Wajah tegang
3. Rasa takut yang
disampaikan
secara lisan
4. Pola tidur
5. Kualitas tidur

Keterangan Penilaian:
No Gatal-gatal Wajah Rasa takut Pola tidur Kualitas tidur
tegang yang
disampaikan
secara lisan
1 Gatal-gatal Sangat > 6x Tidak bisa tidur Sangat tidak nyaman, tidak
di seluruh tegang mengatakan sepanjang hari bisa tidur
tubuh takut
2 Gatal-gatal Tegang 5-6x 1-2 jam/hari Tidak nyaman, sering
di ¾ tubuh mengatakan terbangun saat tidur
takut
3 Gatal-gatal Cukup 3-4x 3-4 jam/hari Sedikit nyaman
di ½ tubuh tegang mengatakan
takut
4 Gatal-gatal Sedikit 1-2x 5-6 jam/hari nyaman
di ¼ tubuh tegang mengatakan
takut
5 Tidak gatal Tidak ada Tidak ada Normal (7-8jam) Sangat nyaman

Intervensi NIC: Manajemen pruritis; Pengurangan kecemasan; Peningkatan tidur


1. Tentukan penyebab terjadinya pruritis (mis, dermatitis, obat-obatan)
2. Anjurkan pasien untuk menghindari penggunaan sabun mandi yang mengandung parfum
3. Anjurkan pasien untuk tidak memakai pakaian yang ketat
4. Anjurkan pasien untuk menggunakan telapak tanggan ketika menggaruk atau cubit kulit dengan
lembut untuk mengurangi gatal
5. Kolaborasi pemberian obat antihistamin:
- PO loratadine 10mg-0-0
- PO diphenhydramine 2x1 IU
6. Menggunakan pendekatan yang tenang dan meyankinkan untuk mengurangi kecemasan pasien
7. Kaji perasaan, persepsi, dan ketakuta pasien
8. Anjurkan untuk melakukan aktivitas untuk mengalihkan rasa cemas
9. Jelaskan pentingnya tidur yang cukup selama sakit
10. Kaji dan catat pola tidur pasien
11. Bantu untuk menghilangkan situasi stress sebelum tidur
12. Berikan KIE mengenai posisi tidur yang nyaman
13. Berikan lingkungan yang nyaman untuk meningkatkan tidur pasien
14. Jelaskan mengenai kebersihan lingkungan disekitar pasien (tempat tidur) untuk sering
dibersihkan jika kulit pengeluapas agar bisa mengurangi rasa gatal
Diagnosa Keperawatan No. 3 Gangguan citra tubuh b/d penyakit yang ditandai dengan kulit bersisik di
hampir seluruh tubuh, luka, pasien gelisah dengan keadaannya
Tujuan: setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, diharapkan pasien dapat menerima
keadaannya
Kriteria Hasil: mendapat skor sesuai dengan indikator NOC
NOC:
Citra tubuh; Harga diri
No. Indikator 1 2 3 4 5
1. Penyesuaian terhadap perubahan
tampilan fisik
2. Kepuasan dengan penampilan tubuh
3. Verbalisasi penerimaan diri
4. Tingkat kepercayaan diri

Keterangan Penilaian:
No Penyesuaian Kepuasan dengan Verbalisasi Tingkat
terhadap penampilan tubuh penerimaan diri kepercayaan diri
perubahan
tampilan fisik
1 Sangat tidak cepat > 6x pasien mengucapkan > 6x mengucapkan tidak Sangat tidak percaya
melakukan tidak puas dengan menerima dengan diri
penyesuaian penampilan tubuh sekarang keadaannya
2 Tidak cepat 5-6x pasien mengucapkan 5-6x mengucapkan tidak Tidak percaya diri
melakukan tidak puas dengan menerima dengan
penyesuaian penampilan tubuh sekarang keadaannya
3 Sedikit tidak cepat 3-4x pasien mengucapkan 3-4x mengucapkan tidak Kepercayaan diri
melakukan tidak puas dengan menerima dengan berkurang banyak
penyesuaian penampilan tubuh sekarang keadaannya
4 Cepat melakukan 1-2x pasien mengucapkan 1-2x mengucapkan tidak Kepercayaan diri
penyesuaian tidak puas dengan menerima dengan menurun
penampilan tubuh sekarang keadaannya
5 Sangat cepat pasien mengucapkan Sering mengucapkan Sangat percaya diri
melakukan sangat puas dengan menerima keadaannya
penyesuaian penampilan tubuh

Intervensi NIC: Peningkatan citra tubuh, Peningkatan harga diri


1. Bantu pasien untuk mendiskusikan perubahan (bagian tubuh) yang disebabkan oleh penyakit
2. Bantu pasien untuk menentukan keberlanjutan dari perubahan actual dari tubuh atau tingkat
fungsinya
3. Tentukan perubahan fisik saat ini apakah berkontribusi pada citra diri pasien
4. Kaji frekuensi dari pernyataan mengkritisi diri
5. Bantu untuk persepsi pasien dan keluarga terkait dengan perubahan ctra diri dan realitas
6. Bantu untuk menurunkan dampak dari adanya perubahan pada tubuh (misalnya melalui
pakaian)
7. Bantu pasien untuk menemukan penerimaan diri
8. Bantu pasien untuk mengatur tujuan yang realistik untuk membantu mencapai harga diri yang
lebih tinggi
IMPLEMENTASI

Nama klien : Tn.S Tanggal pengkajian : 18-19/3/2019


Diagnosa medis : Dermatitis eksfoliatif
No. Dx.
Tgl Jam Tindakan Keperawatan Respon Klien
Kep
19 1 14.30  Melakukan pemeriksaan kulit terkait S:
Maret adanya kemerahan, warna, tekstur, edema  Pasien mengatakan kulit berisisk mulai rontok sendiri
2019  Melakukan pemeriksaan kulit terkait karena pemberian minyak zaitun
adanya kekeringan yang berlebihan dan  Pasien mengatakan luka yang timbul di kaki dan punggung
kelembapan berangsur membaik dan sedikit kering
 Menjadwalkan untuk reposisi setiap 2 jam  Pasien mengatakan sudah meminum obat sesuai anjuran
sekali
 Melakukan pemeriksaan karakteristik luka, O:
termasuk drainase, warna, ukuran, dan  Hasil TTV: TD: 130/90 mmHg; nadi: 97x/menit; RR;
bau 20x/menit; suhu: 36,9oC, SPO2: 99%
16.30  Melakukan perawatan luka dengan  Terpasang infus NS 0,9% (20 tpm)
menganjurkan pasien untuk mengoleskan  Kulit bersisik di punggung dan abdomen berkurang
oleum olive/minyak zaitun pada kulit  Kulit bersisik di hampir seluruh tubuh sedikit-sedikit rontok
bersisik 3xsehari sendiri
 Mengoleskan salep yang sesuai dengan  Terdapat kulit bersisik, terdapat patch eritoderma,
lesi (salep fucidic acid 3x sehari) hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran
18.00
 Kolaborasi dengan ahli gizi untuk diet yang bervariasi, terdapat skuama putih kasar di kepala, tangan,
tepat (memberikan diet TKTP tinggi kaki, punggung, wajah
protein)  Kondisi kulit kering
 Mengajarkan pasien mengenai tanda dan  Pasien rutin reposisi setiap 2 jam
19.00
gejala infeksi (mis, demam, sakit  KIE tanda dan gejala infeksi dan cara menghindari infeksi
tenggorokan, nyeri, flu,dll) (+)
 Mengajarkan pasien dan keluarga  Pasien dapat memahami terkait tanda dan gejala infeksi
mengenai cara menghindari infeksi dan cara menghindari infeksi
20.00  Berkolaborasi terkait pemberian obat  Pasien menghabskan porsi diet yang diberikan (diet TKTP
antibiotik yang sesuai: tinggi protein) (+)
- PO.clindamycin 3x300 mg  Tindakan pemberian salep: fucidic acid 3xsehari (+)
 Tindakan pemberian obat antibiotic: PO clindamycin 3x300
mg (+)
 Hasil pemeriksaan sampel darah:
- Leukosit: 12,95 103/µL
2 15.00  Menentukan penyebab terjadinya pruritis S:
(mis, dermatitis, obat-obatan)  Pasien mengeluh masih gatal-gatal dan panas namun
 Menganjurkan pasien untuk menghindari sudah berkurang
penggunaan sabun mandi yang  Pasien mengatakan sudah mengurangi menggaruk dengan
mengandung parfum kasar
 Menganjurkan pasien untuk tidak memakai  Pasien mengatakan rasa cemas berkurang karena kulit
pakaian yang ketat yang bersisik mulai rontok sedikit-sedikit
 Menganjurkan pasien untuk menggunakan  Pasien mengatakan malam hari tadi bisa tidur meskipun
telapak tangan ketika menggaruk atau hanya 4 jam
cubit kulit dengan lembut untuk  Pasien mengatakan tidak mandi dengan sabun
mengurangi gatal
 Menggunakan pendekatan yang tenang O:
15.45 dan meyankinkan untuk mengurangi  Pasien tampak lebih tenang (wajah tegang berkurang)
kecemasan pasien  KIE terkait menghindari penggunaan sabun saat mandi (+)
 Mengkaji perasaan, persepsi, dan  Pasien mempraktikkan dengan mandi tanpa mengunakan
ketakutan pasien sabun
 Menganjurkan pasien untuk melakukan  KIE terkait penggunaan pakaian yang longgar (+)
aktivitas untuk mengalihkan rasa cemas  Pasien mempraktikkan memakai pakaian longgar dan
 Berkolaborasi terkait pemberian obat terkadang tidak memakai pakaian
20.00
antihistamin:  KIE terkait pentingnya tidur yang cukup selama sakit (+)
- PO diphenhydramine 2x1 IU  Pasien memahami terkait pentingnya tidur selama sakit
20.10  Memberikan edukasi terkait pentingnya dan mencoba untuk tidur dengan nyaman
tidur yang cukup selama sakit  KIE terkait kebersihan lingkungan sekitar (+)
 Mengkaji dan mencatat pola tidur pasien  Pasien melakukan kebersihan tempat tidur dengan
 Membantu pasien untuk menghilangkan membuat kulit yang mengelupas di sampah infeksi
situasi stress sebelum tidur  Menciptakan lingkungan yang nyaman untuk tidur pasien
 Memberikan edukasi mengenai posisi tidur (+)
yang nyaman  Pasien dapat tidur pada malam hari
 Memberikan lingkungan yang nyaman  Tindakan pemerian obat antihistamin : PO
untuk meningkatkan tidur pasien diphenhyndramine 2x1 IU (+)
3 15.30  Membantu pasien untuk mendiskusikan S:
perubahan (bagian tubuh) yang  Pasien mengatakan mulai menerima keadaan terhadap
disebabkan oleh penyakit perubahan yang terjadi pada tubuhnya
 Membantu pasien untuk menentukan  Pasien merasa senang karena kulit yang bersisik mulai
keberlanjutan dari perubahan aktual dari rontok dan keadaan kuit kembali normal sedikit demi sedikit
tubuh atau tingkat fungsinya
 Menentukan perubahan fisik saat ini
apakah berkontribusi pada citra diri pasien O
 Mengkaji frekuensi dari pernyataan  Pasien tampak lebih menerima perubahan pada tubuhnya
mengkritisi diri  Berdiskusi terkait perubahan bagian tubuh yang disebabkan
 Membantu untuk persepsi pasien dan oleh penyakit (+)
18.45 keluarga terkait dengan perubahan ctra diri  Pasien memahami terkait perubahan pada bagian tubuh dan
dan realitas mulai menerima keadaannya
 Membantu untuk menurunkan dampak dari  Pasien masih 1-2x mengatakan terkait kondisi pada tubuhnya
adanya perubahan pada tubuh (misalnya apakah bisa sembuh seperti sedia kala
melalui pakaian)  KIE terkait cara mengatasi adanya perubahan pada tubuh
 Membantu pasien untuk menemukan (penggunaan pakaian yang tertutup dan longgar saat keluar)
penerimaan diri (+)
 Membantu pasien untuk mengatur tujuan  Pasien memahami cara mengatasi pada perubahan tubuh
yang realistik untuk membantu mencapai saat keluar
harga diri yang lebih tinggi  Berdiskusi mengenai tujuan yang realistik untuk
meningkatkan harga diri (+)
 Pasien mengingkankan kesembuhan agar bisa beraktifitas
seperti sedia kala dan menjaga keluarga kecilnya

A:
Masalah belum teratasi

P:
Melanjutkan intervensi peningkatan citra tubuh, peningkatan
harga diri 1-8
20 1 08.30  Melakukan pemeriksaan kulit terkait S:
Maret adanya kemerahan, warna, tekstur, edema  Pasien mengatakan kulit berisisik rontok sendiri karena
2019  Melakukan pemeriksaan kulit terkait pemberian minyak zaitun
adanya kekeringan yang berlebihan dan  Pasien mengatakan luka yang timbul di kaki dan punggung
kelembapan berangsur membaik dan sedikit kering
 Menjadwalkan untuk reposisi setiap 2 jam  Pasien mengatakan sudah meminum obat sesuai anjuran
sekali
 Melakukan pemeriksaan karakteristik luka, O:
termasuk drainase, warna, ukuran, dan  Hasil TTV: TD: 160/90 mmHg; nadi: 98x/menit; RR;
bau 20x/menit; suhu: 36,7o C, SPO2: 99%
11.45  Melakukan perawatan luka dengan  Terpasang infus NS 0,9% (20 tpm)
menganjurkan pasien untuk mengoleskan  Kulit bersisik di punggung dan abdomen berkurang
oleum olive/minyak zaitun pada kulit  Kulit bersisik di hampir seluruh tubuh, namun sedikit-sedikit
bersisik 3xsehari rontok sendiri
 Mengoleskan salep yang sesuai dengan  Kulit bersisik tinggal di kepala, abomen, punggung, tangan,
lesi (salep fucidic acid 3x sehari) dan kaki
12.00
 Kolaborasi dengan ahli gizi untuk diet yang  Terdapat kulit bersisik, terdapat patch eritoderma,
tepat (memberikan diet TKTP tinggi hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran
protein) bervariasi, terdapat skuama putih kasar di kepala, tangan,
 Mengajarkan pasien mengenai tanda dan kaki, punggung
19.00
gejala infeksi (mis, demam, sakit  Kondisi kulit kering
tenggorokan, nyeri, flu,dll)  Pasien rutin reposisi setiap 2 jam
 Mengajarkan pasien dan keluarga  KIE tanda dan gejala infeksi dan cara menghindari infeksi
mengenai cara menghindari infeksi (+)
09.00  Berkolaborasi terkait pemberian obat  Pasien dapat memahami terkait tanda dan gejala infeksi
antibiotik yang sesuai: dan cara menghindari infeksi
- PO.clindamycin 3x300 mg  Pasien menghabskan porsi diet yang diberikan (diet TKTP
 Berkolaborasi terkait pemberian obat: tinggi protein) (+)
- Injeksi methylprednisolone 2x62,5 mg  Tindakan pemberian salep: fucidic acid 3xsehari (+)
 Tindakan pemberian obat antibiotik: PO clindamycin 3x300
mg (+)
2 09.15  Menganjurkan pasien untuk menghindari S:
penggunaan sabun mandi yang  Pasien mengeluh masih gatal-gatal dan panas sudah
mengandung parfum sangat berkurang
 Menganjurkan pasien untuk tidak memakai  Pasien mengatakan sudah mengurangi menggaruk dengan
pakaian yang ketat kasar
 Menganjurkan pasien untuk menggunakan  Pasien mengatakan rasa cemas berkurang karena kulit
telapak tangan ketika menggaruk atau yang bersisik mulai rontok sedikit-sedikit
cubit kulit dengan lembut untuk  Pasien mengatakan malam hari tadi bisa tidur ± 5 jam
mengurangi gatal  Pasien mengatakan tidak mandi dengan sabun
 Menggunakan pendekatan yang tenang
dan meyankinkan untuk mengurangi
kecemasan pasien O:
10.00  Mengkaji perasaan, persepsi, dan  Pasien tampak lebih tenang (wajah tegang berkurang)
ketakutan pasien  KIE terkait menghindari penggunaan sabun saat mandi (+)
 Menganjurkan pasien untuk melakukan  Pasien mempraktikkan dengan mandi tanpa mengunakan
aktivitas untuk mengalihkan rasa cemas sabun
 Berkolaborasi terkait pemberian obat  KIE terkait penggunaan pakaian yang longgar (+)
08.00
antihistamin:  Pasien mempraktikkan memakai pakaian longgar dan
- PO diphenhydramine 2x1 IU terkadang tidak memakai pakaian
10.30 - Inj. Loratadine 10mg-0-0  KIE terkait pentingnya tidur yang cukup selama sakit (+)
 Memberikan edukasi terkait pentingnya  Pasien memahami terkait pentingnya tidur selama sakit
tidur yang cukup selama sakit dan mencoba untuk tidur dengan nyaman
 Mengkaji dan mencatat pola tidur pasien  Menciptakan lingkungan yang nyaman untuk tidur pasien
 Membantu pasien untuk menghilangkan (+)
situasi stress sebelum tidur  Tindakan pemberian obat antihistamin :
 Memberikan edukasi mengenai posisi tidur - PO diphenhyndramine 2x1 IU (+)
yang nyaman - Inj. Methylprednisolone 2x62,5 mg (+)
 Memberikan lingkungan yang nyaman
untuk meningkatkan tidur pasien A:
Masalah teratasi sebagian
3 09.30  Membantu pasien untuk mendiskusikan S:
perubahan (bagian tubuh) yang  Pasien mengatakan mulai menerima keadaan terhadap
disebabkan oleh penyakit perubahan yang terjadi pada tubuhnya
 Membantu pasien untuk menentukan  Pasien merasa senang karena kulit yang bersisik mulai
keberlanjutan dari perubahan aktual dari rontok dan keadaan kuit kembali normal sedikit demi sedikit
tubuh atau tingkat fungsinya
 Menentukan perubahan fisik saat ini O
apakah berkontribusi pada citra diri pasien  Pasien tampak lebih menerima perubahan pada tubuhnya
 Mengkaji frekuensi dari pernyataan  Berdiskusi terkait perubahan bagian tubuh yang disebabkan
mengkritisi diri oleh penyakit (+)
12.30  Membantu untuk persepsi pasien dan  Pasien memahami terkait perubahan pada bagian tubuh dan
keluarga terkait dengan perubahan ctra diri mulai menerima keadaannya
dan realitas  Pasien masih 1-2x mengatakan terkait kondisi pada tubuhnya
 Membantu untuk menurunkan dampak dari apakah bisa sembuh seperti sedia kala
adanya perubahan pada tubuh (misalnya  KIE terkait cara mengatasi adanya perubahan pada tubuh
melalui pakaian) (penggunaan pakaian yang tertutup dan longgar saat keluar)
 Membantu pasien untuk menemukan (+)
penerimaan diri  Pasien memahami cara mengatasi pada perubahan tubuh
 Membantu pasien untuk mengatur tujuan saat keluar
yang realistik untuk membantu mencapai  Berdiskusi mengenai tujuan yang realistik untuk
harga diri yang lebih tinggi meningkatkan harga diri (+)
 Pasien mengingkankan kesembuhan agar bisa beraktifitas
seperti sedia kala dan menjaga keluarga kecilnya

A:
Masalah tertasi sebagian

P:
Melanjutkan intervensi peningkatan citra tubuh, peningkatan
harga diri 1-8
21 1 08.25  Melakukan pemeriksaan kulit terkait S:
Maret adanya kemerahan, warna, tekstur, edema  Pasien mengatakan kulit berisisk mulai rontok sendiri
2019  Melakukan pemeriksaan kulit terkait karena pemberian minyak zaitun
adanya kekeringan yang berlebihan dan  Pasien mengatakan luka yang timbul di kaki dan punggung
kelembapan berangsur membaik dan sedikit kering
 Menjadwalkan untuk reposisi setiap 2 jam  Pasien mengatakan sudah meminum obat sesuai anjuran
sekali
 Melakukan pemeriksaan karakteristik luka, O:
termasuk drainase, warna, ukuran, dan  Hasil TTV: TD: 150/80 mmHg; nadi: 100x/menit; RR;
bau 20x/menit; suhu: 36,5oC, SPO2: 99%
11.45  Melakukan perawatan luka dengan  Terpasang infus NS 0,9% (20 tpm)
menganjurkan pasien untuk mengoleskan  Kulit bersisik di punggung dan abdomen berkurang
oleum olive/minyak zaitun pada kulit  Kulit bersisik di hampir seluruh tubuh sedikit-sedikit rontok
bersisik 3xsehari sendiri
 Mengoleskan salep yang sesuai dengan  Kulit bersisik tinggal di kepala, tangan, dan kaki
lesi (salep fucidic acid 3x sehari)  Terdapat kulit bersisik, terdapat patch eritoderma,
12.00
 Kolaborasi dengan ahli gizi untuk diet yang hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran
tepat (memberikan diet TKTP tinggi bervariasi, terdapat skuama putih kasar di kepala, tangan,
protein) kaki, punggung, wajah
 Mengajarkan pasien mengenai tanda dan  Kondisi kulit kering
13.00
gejala infeksi (mis, demam, sakit  Pasien rutin reposisi setiap 2 jam
tenggorokan, nyeri, flu,dll)  KIE tanda dan gejala infeksi dan cara menghindari infeksi
 Mengajarkan pasien dan keluarga (+)
08.00 mengenai cara menghindari infeksi  Pasien dapat memahami terkait tanda dan gejala infeksi
 Berkolaborasi terkait pemberian obat dan cara menghindari infeksi
antibiotik yang sesuai:  Pasien menghabskan porsi diet yang diberikan (diet TKTP
- PO.clindamycin 3x300 mg tinggi protein) (+)
- PO. Captropil 3,12,5 mg  Tindakan pemberian salep: fucidic acid 3xsehari (+)
- PO ampodipine 10mg-0-0  Tindakan pemberian obat antibiotic: PO clindamycin 3x300
mg (+)
 Hasil pemeriksaan sampel darah: tanggal 20-3-2019
2 09.00  Menentukan penyebab terjadinya pruritis S:
(mis, dermatitis, obat-obatan)  Pasien mengeluh masih gatal-gatal dan panas namun
 Menganjurkan pasien untuk menghindari sudah berkurang
penggunaan sabun mandi yang  Pasien mengatakan sudah mengurangi menggaruk dengan
mengandung parfum kasar
 Menganjurkan pasien untuk tidak memakai  Pasien mengatakan rasa cemas berkurang karena kulit
pakaian yang ketat yang bersisik mulai rontok sedikit-sedikit
 Menganjurkan pasien untuk menggunakan  Pasien mengatakan malam hari tadi bisa tidur meskipun
telapak tangan ketika menggaruk atau hanya 4 jam
cubit kulit dengan lembut untuk  Pasien mengatakan tidak mandi dengan sabun
mengurangi gatal
09.20  Menggunakan pendekatan yang tenang
dan meyankinkan untuk mengurangi O:
kecemasan pasien
 Mengkaji perasaan, persepsi, dan  Pasien sudah berkurang tidak menggaruk kulit yang gatal
ketakutan pasien  Pasien tampak lebih tenang (wajah tegang berkurang)
 Menganjurkan pasien untuk melakukan  KIE terkait menghindari penggunaan sabun saat mandi (+)
aktivitas untuk mengalihkan rasa cemas  Pasien mempraktikkan dengan mandi tanpa mengunakan
08.00
 Berkolaborasi terkait pemberian obat sabun
antihistamin:  KIE terkait penggunaan pakaian yang longgar (+)
10.30 - PO diphenhydramine 2x1 IU  Pasien mempraktikkan memakai pakaian longgar dan
 Memberikan edukasi terkait pentingnya terkadang tidak memakai pakaian
tidur yang cukup selama sakit  KIE terkait pentingnya tidur yang cukup selama sakit (+)
 Mengkaji dan mencatat pola tidur pasien  Pasien memahami terkait pentingnya tidur selama sakit
 Membantu pasien untuk menghilangkan dan mencoba untuk tidur dengan nyaman
situasi stress sebelum tidur  KIE terkait kebersihan lingkungan sekitar (+)
 Memberikan edukasi mengenai posisi tidur  Pasien melakukan kebersihan tempat tidur dengan
yang nyaman membuat kulit yang mengelupas di sampah infeksi
 Memberikan lingkungan yang nyaman  Menciptakan lingkungan yang nyaman untuk tidur pasien
untuk meningkatkan tidur pasien (+)
 Pasien dapat tidur pada malam hari
3 15.30  Membantu pasien untuk mendiskusikan S:
perubahan (bagian tubuh) yang  Pasien mengatakan mulai menerima keadaan terhadap
disebabkan oleh penyakit perubahan yang terjadi pada tubuhnya
 Membantu pasien untuk menentukan  Pasien merasa senang karena kulit yang bersisik mulai
keberlanjutan dari perubahan aktual dari rontok dan keadaan kuit kembali normal sedikit demi sedikit
tubuh atau tingkat fungsinya
 Menentukan perubahan fisik saat ini
apakah berkontribusi pada citra diri pasien O
 Mengkaji frekuensi dari pernyataan  Pasien tampak lebih menerima perubahan pada tubuhnya
mengkritisi diri  Berdiskusi terkait perubahan bagian tubuh yang disebabkan
 Membantu untuk persepsi pasien dan oleh penyakit (+)
18.45 keluarga terkait dengan perubahan ctra diri  Pasien memahami terkait perubahan pada bagian tubuh dan
dan realitas mulai menerima keadaannya
 Membantu untuk menurunkan dampak dari  Pasien masih 1-2x mengatakan terkait kondisi pada tubuhnya
adanya perubahan pada tubuh (misalnya apakah bisa sembuh seperti sedia kala
melalui pakaian)  KIE terkait cara mengatasi adanya perubahan pada tubuh
 Membantu pasien untuk menemukan (penggunaan pakaian yang tertutup dan longgar saat keluar)
penerimaan diri (+)
 Membantu pasien untuk mengatur tujuan  Pasien memahami cara mengatasi pada perubahan tubuh
yang realistik untuk membantu mencapai saat keluar
harga diri yang lebih tinggi  Berdiskusi mengenai tujuan yang realistik untuk
meningkatkan harga diri (+)
 Pasien mengingkankan kesembuhan agar bisa beraktifitas
seperti sedia kala dan menjaga keluarga kecilnya

A:
Masalah teratasi sebagian

P:
Melanjutkan intervensi peningkatan citra tubuh, peningkatan
harga diri 1-8
EVALUASI AKHIR
Nama klien : Tn. S Tanggal : 21 Maret 2019
Dx. Medis : Dermatitis eksfoliatif Ruang : 27 RSSA
Dx. Keperawatan : Kerusakan integritas jaringan

Hari/
No. Dx Tanda
Tanggal/ Evaluasi
Kep Tangan
Jam
Kamis, 1 S:
 Pasien mengatakan kulit berisisik sudah banyak
21/3/2019
berkurang dan rontok karena pemberian minyak zaitun
13.30 WIB  Pasien mengatakan kulit bersisik masih ada sedikit di
daerah kepala, tangan, dan kaki
 Pasien mengatakan luka yang timbul di kaki dan
punggung berangsur membaik dan sembuh
 Pasien mengatakan sudah meminum obat sesuai anjuran

O:
 K/U: baik
 Kes: compos mentis
 GCS: 456
 Hasil TTV: TD: 150/80 mmHg; nadi: 100x/menit; RR;
20x/menit; suhu: 36,5oC, SPO2: 99%
 Terpasang infus NS 0,9% (20 tpm)
 Kulit bersisik di punggung dan abdomen tidak ada
 Kulit bersisik masih ada di daerah kepala, tangan, kaki
 Kulit bersisik tinggal di kepala, tangan, dan kaki
 Terdapat kulit bersisik, terdapat patch eritoderma,
hiperpigmentasi, batas tidak tegas, tepi ireguler, ukuran
bervariasi, terdapat skuama putih kasar di kepala,
tangan, kaki,
 Pasien rutin reposisi setiap 2 jam
 KIE tanda dan gejala infeksi dan cara menghindari infeksi
(+)
 Pasien dapat memahami terkait tanda dan gejala infeksi
dan cara menghindari infeksi
 Pasien menghabskan porsi diet yang diberikan (diet
TKTP tinggi protein) (+)
 Tindakan pemberian salep: fucidic acid 3xsehari (+)
 Tindakan pemberian obat antibiotic: PO clindamycin
3x300 mg (+)
 Hasil pemeriksaan sampel darah: tanggal 20-3-2019
- Leukosit: 15,57 103/µL
- Limfosit: 17,6%
- Sezary cell : 1% ~ 27/µL %
NOC: Integritas jaringan: kulit dan membrane mukosa

No. Indikator S. Awal S. Target S. Akhir


1. Tekstur 2 4 3
2. Integritas kulit 1 3 2
3. Lesi pada kulit 2 4 3
4. Eritema 2 4 3
5. Pengelupasan 4 5 4
kulit
6. Nekrosis 4 5 4

NOC: Keparahan infeksi

No. Indikator S. Awal S. Target S. Akhir


1. Nyeri 4 5 5
2. Peningkatan 4 5 4
jumlah sel darah
putih

A:
Masalah teratasi sebagian

P:
Melanjutkan intervensi pengecekan kulit; perawatan luka;
kontrol infeksi 1-10, berkolaborasi dengan dokter terkait
pemberian obat dan pengecekan lab
EVALUASI AKHIR
Nama klien : Tn. S Tanggal : 21 Maret 2019
Dx. Medis : Dermatitis eksfoliatif Ruang : 27 RSSA
Dx. Keperawatan : Gangguan rasa nyaman: gatal

Hari/
No. Dx Tanda
Tanggal/ Evaluasi
Kep Tangan
Jam
Kamis, 2 S:
 Pasien mengatakan gatal-gatal sudah sangat berkurang
21/3/2019
 Pasien mengatakan jarang menggaruk
13.30 WIB  Pasien mengatakan sudah tidak khawatir
 Pasien mengatakan malam hari tadi bisa tidur, 8 jam
 Pasien mengatakan tidak mandi dengan sabun

O:

 Pasien sudah berkurang tidak menggaruk kulit yang gatal


 Pasien tampak lebih tenang (wajah tegang berkurang)
 KIE terkait menghindari penggunaan sabun saat mandi
(+)
 Pasien mempraktikkan dengan mandi tanpa mengunakan
sabun
 KIE terkait penggunaan pakaian yang longgar (+)
 Pasien mempraktikkan memakai pakaian longgar dan
terkadang tidak memakai pakaian
 KIE terkait pentingnya tidur yang cukup selama sakit (+)
 Pasien memahami terkait pentingnya tidur selama sakit
dan mencoba untuk tidur dengan nyaman
 KIE terkait kebersihan lingkungan sekitar (+)
 Pasien melakukan kebersihan tempat tidur dengan
membuat kulit yang mengelupas di sampah infeksi
 Menciptakan lingkungan yang nyaman untuk tidur pasien
(+)
 Pasien dapat tidur pada malam hari
 Tindakan pemerian obat antihistamin :
PO. diphenhyndramine 2x1 IU (+)

NOC: Status kenyamanan: fisik; Tingkat kecemasan; Tidur


No. Indikator S. Awal S. Target S. Akhir
1. Gatal-gatal 3 5 4
2. Wajah tegang 3 5 5
3. Rasa takut yang 3 5 5
disampaikan
secara lisan
4. Pola tidur 3 5 5
5. Kualitas tidur 1 3 3
A:
Masalah teratasi sebagian

P:
Melanjutkan intervensi manajemen pruritis; pengurangan
kecemasan; peningkatan tidur 1-13, pasien mendapatkan
terapi tambahan captropil 3x12,5 mg dan amlodipine 10mg-
0-0 untuk menurunkan tekanan darah tinggi
EVALUASI AKHIR
Nama klien : Tn. S Tanggal : 21 Maret 2019
Dx. Medis : Dermatitis eksfoliatif Ruang : 27 RSSA
Dx. Keperawatan : gangguan citra tubuh

Hari/ No.
Tanda
Tanggal/ Dx Evaluasi
Tangan
Jam Kep
Kamis, 3 S:
 Pasien mengatakan menerima keadaan terhadap perubahan
21/3/2019
yang terjadi pada tubuhnya
13.30  Pasien merasa senang karena kulit yang bersisik tinggal sedikit
WIB di daerah kepala, tangan, dan kaki, karena rontok dan keadaan
kuit kembali normal sedikit demi sedikit

O
 Pasien tampak menerima perubahan pada tubuhnya
 Berdiskusi terkait perubahan bagian tubuh yang disebabkan oleh
penyakit (+)
 Pasien memahami terkait perubahan pada bagian tubuh dan
mulai menerima keadaannya
 Pasien masih 1-2x mengatakan terkait kondisi pada tubuhnya
apakah bisa sembuh seperti sedia kala
 KIE terkait cara mengatasi adanya perubahan pada tubuh
(penggunaan pakaian yang tertutup dan longgar saat keluar) (+)
 Pasien memahami cara mengatasi pada perubahan tubuh saat
keluar
 Berdiskusi mengenai tujuan yang realistik untuk meningkatkan
harga diri (+)
 Pasien mengingkankan kesembuhan agar bisa beraktifitas
seperti sedia kala dan menjaga keluarga kecilnya

NOC: Citra tubuh; Harga diri


No. Indikator S. Awal S. Target S. Akhir
1. Penyesuaian terhadap 3 5 5
perubahan tampilan fisik
2. Kepuasan dengan 3 5 4
penampilan tubuh
3. Verbalisasi penerimaan 3 4 4
diri
4. Tingkat kepercayaan diri 3 4 4

A:
Masalah teratasi sebagian

P:
Melanjutkan intervensi peningkatan citra tubuh, peningkatan
harga diri 1-8, memberikan motivasi untuk meningkatkan
kepercayaan diri dan manfaat dari bagian tubuh lainnya