You are on page 1of 2

IMUNOLOGI

DIAGNOSA GBS

Guillain-barre lebih disebut sebagai sindrom daripada suatu penyakit karena tidak ada agen
spesifik yang terlibat. Sebuah sindrom adalah kondisi medik dimana karakteristiknya berupa
gejala (apa yang pasien rasakan) dan tanda (apa yang dokter lihat atau ukur). Tanda dan gejala
dari GBS ini bisa sangat bervariasi sehingga dokter susah untuk mendiagnosis GBS pada
stadium awal.

Beberapa penyakit memiliki tanda dan gejala yang sama dengan GBS sehingga dokter lebih
berhati-hati dalam mendiagnosis. Secara bersamaan, tanda dan gejala membentuk suatu pola
yang membantu dokter untuk membedakan GBS dengan penyakit lainnya. Contohnya, dokter
akan memperhatikan apa gejala yang terlihat pada kedua sisi tubuh (biasanya pada GBS) dan
kecepatan dimana gejala terlihat (pada penyakit lainnya, kelemahan bekerja diatas sebulan
dibandng sehari atau seminggu).

Pada Guillain-barre, refleksi seperti sentakan pada lutut biasanya menghilang. Karena
pengiriman sinyal ke syaraf melemah, tes NCV bisa memberikan petunjuk untuk mebantu
diagnosis. Pada seseorang yang terkena GBS, cairan serebrospinal yang melindungi sumsum
tulang dan otak mengandung lebih banyak protein dari biasanya.

FENOMENA YANG DITUNJUKKAN PENDERITA DALAM WAKTU LAMA

GBS bisa menjadi penyakit yang mengahncurkan karena onsetnya yang tiba-tiba dan tidak
terduga. Sebagai tambahan, upaya penyembuhan tidak dibutuhkan dengan cepat. Sebaga
catatan, individu biasanya mencapai titik tertinggi atau hari atau minggu kelumpuhan setelah
gejala pertama terjadi. Gejala pada level ini distabilkan dalam waktu sehari, seminggu bahkan
sebulan. Periode penyembuhan bisa jadi sebenatar seperti seminggu atau lama seperti
beberapa tahun. Sekitar 30 persen dr mereka dengan GBS masih memilihi kelumpuhan yang
tertinggal setelah 3 tahun. Sekitar 3 persen menderita kelemahan otot dan sensasi tingling
beberapa tahun setelah serangan awal terjadi.

Individu dengan GBS terlihat tidak hanya kesulitan secara fisik, tetapi juga periode emosional
yang meyakitkan. Seringkali terjadi kesulitan yang luar biasa bagi seseorang untuk mengatur
kelumpuhan mendadak dan bergantung pada orang lain untuk membantu aktivitasnya sehari-
hari. Beberapa individu mungkin membutuhkan konseling secara psikologi untuk membantu
mereka adaptasi.