You are on page 1of 18

ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN.

B DENGAN GANGGUAN THALASEMIA

I. IDENTITAS KLIEN
NAMA : AN.B
TTL : 10 JUNI 1995
USIA : 10 TAHUN
NAMA AYAH : TN. S
PEKERJAAN : GURU
PENDIDIKAN : SARJANA
NAMA IBU : NY. R
PEKERJAAN : IBU RUMAH TANGGA
PENDIDIKAN : SMA
AGAMA : ISLAM
SUKU BANGSA : JAWA
ALAMAT : PERUMAHAN MIRANTI 53 PURWOREJO JATENG
TANGGAL MASUK : 5 JUNI 2005
TANGGAL PENGKAJIAN: 7 JUNI 2005

II. KELUHAN UTAMA


 MUKA PUCAT
 BADAN TERASA LEMAH,
 TIDAK BISA BERAKTIFITAS DENGAN NORMAL

III. RIWAYAT PENYAKIT


RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
KLIEN DATANG KE POLIKLINIK ANAK RS. DR SARDJITO DENGAN KELUHAN MUKA PUCAT DAN BADAN
TERASA LEMAH. KLIEN ADALAH PENDERITA TALASEMIA MAYOR, TERDIAGNOSIS 2 TAHUN YANG LALU.

HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM HB 5,2 GR/DL,LEUKO 9200/MMK,TROMBOSIT 284.000,SEGMEN 49


%,LIMFOSIT 49%,BATANG 1%. ATAS KEPUTUSAN DOKTER AKHIRNYA KLIEN DIANJURKAN RAWAT INAP DI
RUANG B4 UNTUK MENDAPATKAN TRANFUSI.

IV. RIWAYAT KEHAMILAN DAN KELAHIRAN


1. Prenatal : Selama hamil ibu klien memeriksakan kehamilannya secara teratur di RS Islam Jakarta
sebanyak 15 kali,Ibu mendapat multivitamin dan zat besi,Imunisasi TT 1x dan selama kehamilan tidak ada
keluhan.
2. Intra natal : Anak lahir pada umur kehamilan cukup bulan,lahir di puskesmas setempat secara spontan,
pervaginam letak sungsang,lahir langsung menangis BBL 2900 gram dan PB 51 cm dan kondisi saat lahir
sehat.
Post natal : Pemeriksaan bayi dan masa nifas dilakukan di RS Puskesmas setempat. Kondisi klien pada
masa itu sehat .

V. RIWAYAT MASA LAMPAU.


1. PENYAKIT WAKTU KECIL : PADA WAKTU KECIL KLIEN JARANG SAKIT DAN SETELAH BERUMUR 2 TAHUN
KETAHUAN ANAK MENDERITA TALASEMIA.

2. PERNAH DIRAWAT DIRUMAH SAKIT : ANAK SERING DIRAWAT DI RS KARENA TALASEMIA TERAKHIR
BULAN OKTOBER 2004
3. OBAT-OBATAN YANG DIGUNAKAN : ANAK BELUM PERNAH DIBERIKAN OBAT SENDIRI SELAIN DARI
PETUGAS KESEHATAN

4. TINDAKAN (OPERASI) : BELUM PERNAH PERNAH DILAKUKAN OPERASI PADA AN. B


5. ALERGI : TIDAK ADA RIWAYAT ALERGI MAKANAN MAUPUN OBAT-OBATAN
6. KECELAKAAN : ANAK BELUM PERNAH MENGALAMI KECELAKAAN
7. IMUNISASI : LENGKAP
HEPATITIS B I,II,III UMUR 12 BULAN,14 BULAN DAN 20 BULAN
BCG 1 KALI UMUR 1 BULAN
DPT I,II,III UMUR 2,3,4 BULAN
POLIO I,II,III,IV UMUR 2,3,4,5 BULAN
CAMPAK 1 KALI UMUR 9 BULAN

VI. RIWAYAT KELUARGA


KETERANGAN : TINGGAL DLM SATU RUMAH
 PEREMPUAN :
 LAKI-LAKI :

VII. KESEHATAN FUNGSIOLNAL.


1. PEMELIHARAAN DAN PERSEPSI KESEHATAN :
ORANG TUA KLIEN BILA ANAKNYA SAKIT SELALU MEMERIKSAKAN KESEHATAN ANAKNYA PADA
PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT.

2. NUTRISI :
MAKANAN YANG DISUKAI : ANAK SUKA MAKAN NASI DENGAN DAGING AYAM
ALAT MAKAN YANG DIPAKAI : SENDOK DAN PIRING
POLA MAKAN/JAM : SELAMA DI RS ANAK MAKAN 3 KALI SEHARI MASING-MASING HABIS SETENGAH
PORSI

JENIS MAKANAN : NASI TKTP

AKTIVITAS KLIEN DI RS TERBATAS DI TEMPAT TIDUR, BERBARING, DUDUK DAN MEMBACA BUKU DI
TEMPAT TIDUR.

. TIDUR DAN ISTIRAHAT


POLA TIDUR : ANAK TIDUR CUKUP 8-9 JAM
KEBIASAAN SEBELUM TIDUR : TIDAK ADA KEBIASAAN KHUSUS
TIDUR SIANG : ANAK TIDUR SIANG 1-2 JAM

5. ELEMINASI :
BAB : ANAK BAB 1 KALI SEHARI KONSISTENSI LEMBEK WARNA KECOKLATAN
BAK : ANAK BAK 6-8 KALI SEHARI WARNA KUNING.

6. POLA HUBUNGAN
YANG MENGASUH : ANAK DIASUH SENDIRI OLEH ORANG TUANYA
HUBUNGAN DENGAN ANGGOTA KELUARGA: BAIK
HUBUNGAN ANAK DENGAN ORANG TUA : BAIK
PEMBAWAAN SECARA UMUM : ANAK BERPENAMPILAN RAPI
LINGKUNGAN RUMAH : LINGKUNGAN RUMAH BERSIH,RUMAH PERMANEN MILIK SENDIRI
VENTILASI CUKUP SINAR MATAHARI CUKUP,LANTAI KERAMIK ATAP GENTENG.

7. KOPING KELUARGA :
STRESSOR PADA ANAK/KELUARGA : ANAK DAN KELUARGA CUKUP FAMILIAR DENGAN PETUGAS DAN
RUMAH SAKIT KARENA SUDAH SERING DIRAWAT DI RS.

8. KONGNITIF DAN PERSEPSI


PENDENGARAN : ANAK TIDAK MENGALAMI GANGGUAN PENDENGARAN
PENGLIHATAN : PENGLIHATAN ANAK NORMAL
PENCIUMAN : PENCIUMAN ANAK BAIK
TAKTIL DAN PENGECAPAN : ANAK DAPAT MEMBEDAKAN HALUS DAN KASAR.
9. KONSEP DIRI :
SELAMA INI ANAK MERASA TIDAK ADA MASALAH DENGAN PENAMPILAN DAN PERGAULANNYA DENGAN
TEMAN-TEMANNYA. KLIEN TERMASUK ANAK YANG MUDAH BERGAUL DAN DISUKAI OLEH TEMAN-
TEMANNYA.

10. SEKSUAL :
ANAK BERJENIS KELAMIN LAKI-LAKI TIDAK ADA KELAINAN GENETALIA.

11. NILAI DAN KEPERCAYAAN :


ANAK DILAHIRKAN PADA LINGKUNGAN KELUARGA BERAGAMA ISLAM,RAJIN DAN SUDAH MULAI
BELAJAR UNTUK BERIBADAH SECARA AKTIF. KELUARGA MEMBERIKAN KESEMPATAN PADA ANAK UNTUK

AKTIF DALAM KEGIATAN TPA DI TEMPAT TINGGALNYA.

VIII. PEMERIKSAAN FISIK

KEADAAN UMUM : KU LEMAH,KESADARAN CM.


TB/ BB/ : 125 CM/23 KG
LINGKAR KEPALA : 54 CM
MATA : CONJUCTIVA ANEMIS,SKLERA IKTERUS
HIDUNG : TIDAK ADA KELAINAN,DISCHARGE (-)
MULUT : MUKOSA MULUT PUCAT ,MULUT BERSIH.GIGI CARIES (+)
TELINGA : TIDAK ADA KELAINAN,DISCHARGE (-)
TENGKUK : TIDAK ADA KAKU KUDUK DAN TIDAK ADA PEMBESARAN KEL.LIMFE
DADA : BENTUK SIMETRIS, ICTUS CORDIS TAK TAMPAK
JANTUNG : BUNYI JANTUNG I S1 TUNGGAL, S2 SPLIT TAK KONSTAN,BISING JANTUNG (-)
PARU-PARU : SUARA NAFAS VESIKULER,WHEEZING TIDAK ADA
PERUT : PEMBESARAN HEPAR TAK TERABA, PEMBESARAN LIEN : (+)
DISTENSI ABDOMEN(-),KEMBUNG(-), PERISTALTIC USUS (+)
GENETALIA : GENETALIA TAK ADA KELAINAN
EKSTREMITAS : TANGAN KANAN TERPASANG INFUS, GERAKAN EKSTEMITAS BEBAS, TONUS
OTOT NORMAL, TIDAK ADA EDEMA,AKRAL AGAK DINGIN

KULIT : KULIT BERSIH,TURGOR KULIT NORMAL,HIPERPIGMENTASI (-)


TANDA VITAL : SUHU 36,4 C, NADI 94X/MNT, RESPIRASI 24 X/MNT
IX. KEADAAN KESEHATAN SAAT INI.
1. DIAGNOSA MEDIS : TALASEMIA
2. TINDAKAN OPERASI : -
3. STATUS NUTRISI : DIIT TKTP 3 X 1 PORSI, FCM 2 X 200 CC
MENURUT NCHS BB : 23/33,3 X 100% = 69,06% (GIZI KURANG)
4. STATUS CAIRAN : MELALUI ORAL (MINUM) 1000CC/HARI DAN MELALUI INFUS DAN DARAH
800 CC/HARI. TOTAL KEBUTUHAN CAIRAN ANAK 1800 CC/HARI.
5. OBAT-OBATAN : INFUS KAEN3B
ASAM FOLAT 1 X 5MG
TRANSFUSI PRC 4 KOLF
DISFERAL 500 MG DALAM 200 CC NACL
6. AKTIVITAS : BERBARING DAN DUDUK SERTA MEMBACA BUKU DI TEMPAT TIDUR
7. TINDAKAN KEPERAWATAN : OBSERVASI TTV DAN KU PENDERITA, MEMBERI TRANSFUSI PRC DAN
MENGAWASI REAKSI TRANSFUSI, MEMBANTU MEMBERI MAKAN MINUM DAN OBAT ORAL,MENGEVALUASI

ASUPAN NUTRISI,MEMBANTU ADL,MERAWAT INFUS, DAN MENGAMBIL DARAH UNTUK PEMERIKSAAN


LABORATORIUM

8. HASIL LABORATORIUM :
TANGGAL MEI 2005 : HGB = 5,2 GR/DL AL = 9200/MMK TROMBOSIT = 284.000 SEGMEN =
49%,LIMFOSIT 49%,BATANG 1%, NORMOBLAST 25/100 LEUKO.
TANGGAL MEI 2005: HGB = 10,2 GR/DL , HCT = 34%
9. HASIL RONTGEN : TIDAK DILAKUKAN

XII .ANALISA DATA


DATA FOKUS ETIOLOGI
NO MASALAH

DATA SUBYEKTIF PROSES PENYAKIT PK. ANEMIA


1 IBU MENGATAKAN

BADAN ANAKNYA

TERASA LEMAH

Data Obyektif

UKA PUCAT

ONJUNCTIVA ANEMIS
UKOSA BIBIR PUCAT

B 5,2 GR/DL

2 DATA SUBYEKTIF TIDAKSEIMBANGAN FATIGUE/KELEMAHAN


ANAK MENGELUH KEBUTUHAN

BADANNYA TERASA PEMAKAIAN DAN

LEMAH SUPLAI

DATA OBYEKTIF OKSIGEN/PENURUNAN

AKTIVITAS INTAKE NUTRISI

KEBUTUHAN SEHARI-

HARI DIBANTU/ADL

DIBANTU
SKALA ADL : 2
3. TINDAKAN INVASIVE RISIKO INFEKSI
Data Subyektif : - DAN PENURUNAN

DAYA TAHAN TUBUH


Data Obyektif

TERPASANG INFUS
ANAK
ANEMIS(CONJUCTIVA

DAN MEMBRAN

MUKOSA PUCAT)

HB : 5,2 GR/DL
4. INTAKE INADEQUAT KETIDAKSEIMBANGAN
Data Subyektif NUTRISI KURANG DARI
KEBUTUHAN
- IBU MENGATAKAN
NAFSU MAKAN

ANAKNYA MENURUN

Data Obyektif

PORSI MAKANAN YANG


DISEDIAKAN HANYA

HABIS ½ PORSI
MENURUT NCHS BB :
23/33,3 X 100% = 69 %
(GIZI KURANG)

XIII. Diagnosa Keperawatan yang muncul:


1. PK. ANEMIA B.D BERKURANGNYA PROSES PENYAKIT
2. KETIDAKSEIMBANGAN NUTRISI KURANG DARI KEBUTUHAN B.D INTAKE INADEQUAT
3. FATIQUE/KELEMAHAN BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKSEIMBANGAN KEBUTUHAN PEMAKAIAN DAN

SUPLAI OKSIGEN/PENURUNAN INTAKE NUTRISI

4. RISIKO INFEKSI BERHUBUNGAN DENGAN PROSEDUR/TINDAKAN INVASIVE/PENURUNAN STATUS IMUNITAS


KLIEN.

IX. RENCANA KEPERAWATAN

NO DIAGNOSA TUJUAN INTERVENSI


KEPERAWATAN (NOC) (NIC)
1. PK ANEMIA DAPAT MONITOR
MEMINIMALKAN TD MINIMAL 3 KALI

ATAU SEMINGGU

MENGATASI KADAR HMT DAN

KOMPLIKASI RETIKULOSIT SETIAP

ANEMIA MINGGU

SELAMA FE, KAPASITAS IKATAN FE


PERAWATAN TOTAL DAN NILAI FERITIN
3X24 JAM TOTAL

DITANDAI KALIUM SERUM


DENGAN : STATUS FE
HB > ATAU SAMA KADAR ALUMINIUM
DENGAN 10 ANJURKAN UNTUK

GR% MENYINGKIRKAN
TOLERANSI ANTASIDA LUMINIUM

TERHADAP RESIKO KEHILANGAN

AKTIFITAS DARAH
KONJUNGTIVA KAJI PENYEBAB YANG

TIDAK ANEMIS MENDASARI


TIDAK SIANOSIS PANTAU TANDA DAN

GEJALA ANEMIA

HB < 10GR/DL
WAJAH PUCAT,SKLERA

ICTERIC, KONJUNGTIVA

ANEMIS
PERUBAHAN FUNGSI

MENTAL, GELISAH
KULIT DINGIN, LEMBAB
GANGGUAN
HEMODINAMIK
KOLABORASI DOKTER

UNTUK PEMBERIAN

TERAPI INTRAVENA,

TRANFUSI DARAH DAN

DIET

2. KETIDAKSEIMBANGAN KESEIMBANGAN NUTRIENT MANAGEMENT


NUTRISI KURANG DARI NUTRISI DAPAT KAJI ADANYA ALERGI
KEBUTUHAN TUBUH TERCAPAI TERHADAP MAKANAN

B/D INTAKE SETELAH KOLABORASI DENGAN

INADEQUAT DILAKUKAN AHLI GIZI JUMLAH

TINDAKAN KALORI DAN

KEPERAWATAN TIPE NUTRISI YANG

SELAMA 3X24 DIBUTUHKAN.


JAM DITANDAI ANJURKAN
DENGAN: MENINGKATKAN INTAKE
TIDAK TERJADI KALORI, FE, DAN VIT C
PENURUNAN K/P

ATAU MONITOR JUMLAH

PENINGKATAN KALORI DAN INTAKE

BB DENGAN NUTRISI
CEPAT
TURGOR KULIT BANTU KLIEN MENERIMA
NORMAL TANPA PROGRAM NUTRISI YANG

UDEMA DIBUAT DIRUMAH SAKIT


KADAR NUTRIENT KONSELING
ALBUMIN KOMUNIKASI
PLASMA 3,5-5,0 TERAPEUTIK
GR/DL BINA HUBUNGAN SALING
MELAPORKAN PERCAYA

PENINGKATAN KAJI POLA KEBIASAAN


SELERA MAKAN MAKAN SEBELUM SAKIT
DISKUSIKAN MAKANAN

KESUKAAN DAN TIDAK

DISUKAI
EVALUASI KEMAJUAN

PROGRAM MODIFIKASI

DIET (TUJUAN)

3. RESIKO INFEKSI PASIEN INFECTION CONTROL


MENUNJUKKAN TERAPKAN PENCEGAHAN
KONTROL UNIVERSAL

TERHADAP BERIKAN HIEGINE YANG


RESIKO BAIK LINGKUNGAN ATAU

SETELAH PERSONAL

DILAKUKAN BATASI JUMLAH

PERAWATAN PENGUNJUNG DAN

3X24 JAM ANJURKAN CUCI TANGAN

DENGAN KETIKA KONTAK DENGAN

INDIKATOR : KLIEN
BEBAS DARI LAKUKAN DRESING PADA
TANDA DAN IV LINE DAN KATETER
GEJALA TINGKATKAN INTAKE

INFEKSI. NUTRISI DAN ISTIRAHAT


MAMPU YANG CUKUP

MENJELASKAN INFECTION PROTECTION


TANDA DAN
GEJALA INFEKSI
LEUKOSIT MONITOR TANDA DAN

DALAM BATAS GEJALA INFEKSI

NORMAL LOKAL/SISTEMIK
TANDA VITAL PANTAU HASIL

DALAM BATAS PEMERIKSAAN

NORMAL LABORATORIUM YANG

MENGINDIKASIKAN

INFEKSI (WBC)
AMATI FAKTOR2 YANG
DAPAT MENINGKATKAN

INFEKSI
OBSERVASI AREA

INVASIVE
PERTAHANKAN TEKHNIK
ASEPTIC DALAM

PERAWATAN KLIEN
MONITOR VITAL SIGN
PANTAU SUHU TUBUH

SETIAP 8 JAM
ENVIROMENT
MANAGEMENT

BATASI PENGUNJUNG

YANG SEDANG

DEMAM/INFLUENSA/SAKIT

INFEKSI
HEALTH EDUCATION
JELASKAN MENGAPA

SAKIT DAN PENGOBATAN

MENINGKATKAN RESIKO

INFEKSI
ANJURKAN UNTUK

MENJAGA KESEHATAN

PERSONAL UNTUK

MELINDUNGI DARI
INFEKSI
AJARKAN METODE AMAN
UNTUK

PENGAMANAN/PENYIAPAN

MAKANAN
PENGENDALIAN INFEKSI :
AJARKAN TEKHNIK CUCI
TANGAN
AJARKAN TANDA2

INFEKSI
ANJURKAN UNTUK LAPOR
PERAWAT/DOKTER BILA

DIRASAKAN MUNCUL

TANDA2 INFEKSI
MEDICATION
ADMINISTRATION
KELOLA THERAPI SESUAI
ADVIS
PANTAU EFEKTIFITAS,

KELUHAN YANG MUNCUL

PASCA PEMBERIAN

ANTIBIOTIK

4. FATIQUE/KELEMAHAN AKTIFITAS SELF ASSISTANCE


KEHIDUPAN SELF CARE : MANDI
SEHARI-HARI TEMPATKAN PERAWATAN
ADEKUAT MANDI DI DEKAT BED

DENGAN PASIEN

KRITERIA : FASILITASI KLIEN UNTUK


- KEMAMPUAN MENGGOSOK GIGI

KLIEN DALAM FASILITASI KLIEN UNTUK


MEMENUHI ADL MEMBERSIHKAN DIRI
- TOLERANSI MONITOR KEBERSIHAN

TERHADAP GIGI DAN KUKU

TANDA2 VITAL LIBATKAN KELUARGA

DALAM MEMBANTU KLIEN


SELF CARE MAKAN :
IDENTIFIKASI DIET
CIPTAKAN LINGKUNGAN
YANG NYAMAN SAAT

MAKAN
LAKUKAN ORAL HIGENE
SEBELUM MAKAN
SELF CARE TOILETING
IDENTIFIKASI
KEBUTUHAN TOILETING
JAGA PRIVACI KLIEN
LIBATKAN KELUARGA

DALAM MEMBANTU KLIEN

X. Catatan Keperawatan/Catatan Perkembangan

HARI, TGL, IMPLEMENTASI EVALUASI


No.Dx
JAM

1. MENGOBSERVASI KU PENDERITA S : KLIEN MENGATAKAN


Selasa. MENGUKUR TANDA-TANDA VITAL BADANNYA MASIH LEMAH

Mengobservasi keluhan nyeri dan rasaO : MUKA DAN MUKOSA BIBIR


8 Juni 2005
dingin. PUCAT,CONJUCTIVA ANEMIS
Mengganti cairan infus dengan Nacl SUHU : 36,80C R : 30 X/MNT NADI :
07.40
MEMBERI OBAT AVIL 1 TABLET SEBELUM 100X/MNT
TRANFUSI PUSING (-),SESAK NAFAS (-)
MEMASANG TRANSFUSI PRC KOLF II 200 HCT POST TRANFUSI PRC KOLF II 25
CC %.
08.05
MENGOBSERVASI REAKSI TRANSFUSI A : MASALAH BELUM TERATASI
P : LANJUTKAN INTERVENSI

1.
09.30
MENGOBSERVASI KU PENDERITA S : KLIEN MENGATAKAN BADANNYA
MENGUKUR TANDA-TANDA VITAL TERASA LEBIH SEGAR DAN TIDAK

LEMAH
10.00 MENGBSERVASI TETESAN TRANSFUSIO : MUKA DAN MUKOSA BIBIR MASIH
DARAH PRC KOLF III 200 CC PUCAT,CONJUNCTIVA ANEMIS

MENGGANTI CAIRAN INFUS BERKURANG. SUHU : 36,50C NADI : 88


NACL(SPOELING) X/MNT,R : 24 X/MNT

RABU, MENGGANTI CAIRAN INFUS NACL 200 CC PUSING(-),SESAK NAPAS (-) HCT POST
9 JUNI 2005 + 0,5 GRAM DISFERAL 8 TPM TRANSFUSI III 28%.

MENGOBSERVASI REAKSI PEMBERIANA : MASALAH TERATASI SEBAGIAN


07.30 TRANSFUSE P : INTERVENSI LANJUT
MENGUKUR TANDA VITAL
08.00
1. S : KLIEN MENGATAKAN BAHWA

BADANNYA MERASA SEGAR DAN

MENGAMBIL DARAH UNTUK SUDAH SEMBUH

PEMERIKSAAN LAB HGB DAN HCT O : CONJUNCTIVA, MUKOSA BIBIR MERAH


MENGOBSERVASI KU PENDERITA MUDA.

10.30 MENGUKUR TANDA-TANDA VITAL S : 36,2OC NADI : 84X/MNT R : 22


MEMONITOR TETESAN INFUS KAEN 3A X/MNT

MENGOBSERVASI KELUHAN NYERI DAN POST TRANSFUSI PRC KOLF IV HGB


DINGIN 10,2 GR/DL HCT 34 %.
MEMBERI HE UNTUK KONTROL SESUAIA : MASALAH TERATASI
JADWAL P : BERI HE UNTUK PERAWATAN
11.00 DIRUMAH

KAMIS
10JUNI
2005 PK.08.00

11.00
12.00

12.05
2. MENGOBSERVASI KU PENDERITA S : KLIEN MENGATAKAN MAKAN TERASA
Selasa. MENGKAJI STATUS GIZI KLIEN KURANG ENAK

MEMBANTU MENYIAPKAN MAKANANO : PORSI MAKANAN YANG DISEDIAKAN


8 Juni 2005
PAGI HABIS ½ PORSI, SUSU HABIS 100 CC (1/2

MEMOTIVASI KLIEN UNTUK GELAS)


07.40
MENGHABISKAN PORSI MAKANAN YANGA : MASALAH BELUM TERATASI

DISEDIAKAN P : INTERVENSI LANJUTKAN


MENGOBSERVASI ASUPAN NUTRISI KLIEN
MEMBERI OBAT ORAL ASAM FOLAT 5 MG
08.05
PK.10.00 MEMBERI MINUM SUSU FCM
1 GELAS

2.
09.30

MENGOBSERVASI KU PENDERITA S : IBU KLIEN MENGATAKAN NAFSU


MEMBANTU MENYIAPKAN DIET KLIEN MAKAN ANAKNYA MENINGKAT
10.00
MEMOTIVASI KLIEN UNTUKO : PORSI MAKANN YANG DISEDIAKAN
MENGHABISKAN PORSI MAKANAN YANG HABIS ¾ PORSI, MINUM SUSU 1 GELAS
DISEDIAKAN (200CC)
MENILAI NAFSU MAKAN ANAK A : MASAAH BELUM TERATASI
RABU,
MENCATAT ASUPAN NUTRISI KLIEN P : LANJUTKAN INTERVENSI
9 JUNI 2005

08.00

2. S : IBU KLIEN MENGATAKAN NAFSU


MEMBANTU MENYIAPKAN MAKAN ANAKNYA MENINGKAT

DIET/MAKANAN PAGI O : PORSI MAKANN YANG DISEDIAKAN


10.30
MEMOTIVASI KLIEN UNTUK HABIS ¾ PORSI, MINUM SUSU 1 GELAS
MENGHABISKAN MAKANAN YG (200CC) BB : 23,5 KG
DISEDIAKAN A : MASALAH TERATASI SEBAGIAN
11.00
MENILAI NAFSU MAKAN KLIEN
MENCATAT ASUPAN NUTRISI KLIEN P : BERI HE PADA KLIEN/KELUARGA
MEMBERI OBAT ORAL ASAM FOLAT 5 MG UNTUK MENINGKATKAN ASUPAN

MENIMBANG BERAT BADAN NUTRISI.

MEMBERI HE PADA KLIEN/KELUARGA


UNTUK MENINGKATKAN PORSI MAKAN

KAMIS
10JUNI
2005 PK.08.00

11.00
12.00

12.05

3. MENGKAJI KEKUATAN DAN STATUSS : KLIEN MENGATAKAN BADAN MASIH


Selasa. FUNGSI OTOT KLIEN. LEMAH BELUM BISA TURUN DARI

MENYIAPKAN BUKU-BUKU BACAAN TEMPAT TIDUR.


8 Juni 2005
UNTUK KLIEN O : KEBUTUHAN SEHARI/HARI (ADL)
MEMBANTU MENDEKATKAN ALAT-ALAT MANDI,MAKAN DAN BAK MASIH
07.40
KEPERLUAN MAKAN DIBANTU,SKALA ADL : 2

MEMBANTU KLIEN BAK A : MASALAH BELUM TERATASI


MENGANJURKAN KLIEN/ORANG TUAP : LANJUTKAN INTERVENSI

AGAR MELAKUKAN AKTIVITAS SECARA


08.05
BERTAHAP SESUAI DENGAN KEMAMPUAN

MENGEVALUASI KU PENDERITA

SETELAH

MELAKUKAN AKTIVITAS
09.30
3. S : KIEN MENGATAKAN BHW BADANNYA
MENGOBSERVASI KU PENDERITA TERASA LEBIH ENAK DAN TIDAK
LEMAH LAGI
10.00
MENYIAPKAN AIR HANGAT UNTUKO : KEBUTUHAN MANDI DAN BAK MASIH
MANDI DIBANTU,MAKAN DAN MEMAKAI

MEMBANTU MEMANIKAN PENDERITA BAJU,MENYISIR RAMBUT SENDIRI.

RABU, MEMBANTU BAK TIDAK PUSING DAN TIDAK SESAK


9 JUNI 2005 MENYIAPKAN BUKU-BUKU BACAAN NAPAS.

UNTUK KLIEN A : MASALAH TERATASI SEBAGIAN


07.30 MENGOBSERVASI KU KLIEN P : LANJUTKAN INTERVENSI

3. 08.00
S : KIEN MERASA SUDAH SEHAT DAN
SEGAR

MENGOBSERVASI KU PENDERITA O : WAJAH NAMPAK SEGAR,MANDI


MEMBANTU KLIEN TURUN DARI TEMPAT ,MEMAKAI BAJU,BUANG AIR KECIL
TIDUR TANPA BANTUAN TIDAK SESAK NAPAS

10.30 MENGEVALUASI KU KLIEN SETELAH DAN TIDAK PUSING


BERAKTIVITAS A : MASALAH TERATASI
P : LANJUTKAN PERAWATAN

KAMIS
10JUNI
2005 PK.08.00

11.00
12.00

4. MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN DAN S:-


Selasa. TEMPAT TIDUR KLIEN.
MENGGANTI SPREI TEMPAT TIDUR.
8 Juni 2005
DRESSING INFUS/MENGGANTI BALUTAN O : TANDA-TANDA PLEBITIS : NYERI (-),
MENGUKUR TANDA-TANDA VITAL KEMERAHAN (-) PANAS (-) SUHU :
07.40 MOTIVASI KLIEN UNTUK MENINGKATKAN 36,80C R : 30 X/MNT
INTAKE NUTRISI A : MASALAH TERATASI TAPI KLIEN MSH
MENGOBSERVASI TANDA-TANDA BERISIKO TERHADAP INFEKSI

ADANYA INFEKSI P : LANJUTKAN INTERVENSI


08.05

4.
09.30 MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN DAN

TEMPAT TIDUR KLIEN.

MENGGANTI SPREI TEMPAT TIDUR.


10.00 DRESSING INFUS/MENGGANTI BALUTAN
MENGGANTI INFUS SET DARAH PASCAS : -
TRANSFUSI O : LINGKUNGAN KLIEN BERSIH TANDA
MENGUKUR TANDA-TANDA VITAL VITAL :SUHU : 36,50C NADI : 88
RABU, MOTIVASI KLIEN UNTUK MENINGKATKAN X/MNT,R : 24 X/MNT
9 JUNI 2005 INTAKE NUTRISI TANDA-TANDA PHLEBITIS (-)
MENGOBSERVASI TANDA-TANDA INFEKSIA : MASALAH TERATASI TAPI KLIEN MSH
07.30 BERIKO UNTUK TERJADI INFEKSI

P : LANJUTKAN INTERVENSI
4. 08.00
MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN DAN

TEMPAT TIDUR KLIEN.

MENGGANTI SPREI TEMPAT TIDUR.


DRESSING INFUS/MENGGANTI BALUTAN S : KLIEN MENGATAKAN BADANNYA
MENGGANTI INFUS SET DARAH PASCA TIDAK PANAS.
10.30 TRANSFUSI O : LUKA INSERSI INFUS BERSIH, TIDAK
MENGUKUR TANDA-TANDA VITAL TAMPAK KEMERAHAN.

MOTIVASI KLIEN UNTUK MENINGKATKAN LINGKUNGAN KLIEN BERSIH.


INTAKE NUTRISI TANDA VITAL: S : 36,2OC NADI :
MENGOBSERVASI TANDA-TANDA 84X/MNT R : 22 X/MNT
ADANYA INFEKSI A : MASALAH TERATASI
11.00
P : LANJUTKAN MONITOR

KAMIS LINGKUNGAN DAN PERAWATAN

10JUNI INSERSI INFUS.

2005 PK.08.00

11.00
12.00