Partisipasi Pemuda Dalam Mengisi Pembangunan Nasional dalam rancangan Undang Undang tentang kepemudaan, defisi pemuda menunjuk

kepada orang yang berusia 18 sd. 35 tahun. Tentu penetapan margin usia ini lebih dahulu telah melampaui kajian akademis untuk mendapatkan rumusan yang tepat bagi kondisi demografi kepemudaan di tanah air. Berdasarkan data Susenas 2006, jumlah pemuda Indonesia tahun 2006 mencapai 80,8 juta jiwa atau 36,4 persen dari total penduduk yang terdiri dari 40,1 juta pemuda laki-laki dan 40,7 juta pemuda perempuan. Jika dilihat menurut daerah tempat tinggal, tampak bahwa pemuda yang tinggal di pedesaan jumlahnya lebih banyak daripada pemuda yang tinggal di perkotaan (43,4 juta berbanding 37,4 juta). Dengan jumlah yang amat besar, maka peran strategis pemuda dalam pembangunan nasional sangatlah penting artinya dan telah dibuktikan didalam berbagai peran pemuda seiring dengan perjalanan dan denyut jantung kehidupan suatu bangsa. Oleh sebab itulah diskusi mengenai peran pemuda dalam berbagai sisi kehidupannya tidak akan pernah habis dan tidak pernah mati termasuk yang sedang kita bicarakan didalam seminar kali ini. Menangani pemuda ibarat memegang sabun, tidak boleh terlalu kuat karena bisa mencolot keluar dan tidak boleh terlalu lembek karena bisa tergelincir jatuh. Menangani pemuda ibarat memelihara singa, bila kita pandai membujuk, ia akan tunduk dan patuh kepada kita, namun bila sebaliknya, maka ia akan menyerang kita sendiri. Peranan pemuda dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia memang bersifat dominan dan monumental. Di era pra-kemerdekaan maupun di era kemerdekaan, pemuda selalu tampil dengan jiwa kepeloporan, kejuangan, dan patriotismenya dalam mengusung perubahan dan pembaharuan. Karya-karya monumental pemuda itu dapat ditelusuri melalui peristiwa bersejarah antara lain; Boedi Oetomo (20 Mei 1908) yang kemudian diperingati sebagai Kebangkitan Nasional, Sumpah Pemuda(28 Oktober 1928), Proklamasi Kemerdekaan (17 Agustus 1945), transisi politik 1966, dan Gerakan Reformasi 1998. Peristiwa lahirnya Boedi Oetomo 1908 menjadi bukti bahwa pemuda Indonesia memiliki inisiatif untuk mengubah peradaban bangsanya. Ketika itu, menyaksikan metoda perjuangan kemerdekaan yang masih mengandalkan sentimen kedaerahan (etnosentrisme), pemuda berinisiatif untuk mengubah strategi perjuangan kemerdekaan dalam konteks peradaban yang lebih maju, yakni dengan memasuki fase perjuangan berbasis kesadaran kebangsaan (nasionalisme), untuk menggantikan semangat kedaerahan yang bersifat sporadis dan berdimensi sempit. Pada peristiwa Sumpah Pemuda 1928, pemuda kembali menunjukkan perannya sebagai pengubah peradaban bangsa. Sumpah Pemuda merupakan fase terpenting yang dicetuskan pemuda dalam prosesi kelahiran nation-state Indonesia. Secara prinsip, Sumpah Pemuda merupakan kesepakatan sosial (social agreement) dari segenap komponen rakyat demi melahirkan entitas “Indonesia”. Halmana disusul oleh kesepakatan politik Para Pendiri Bangsa berupa Proklamasi Kemerdekaan 1945 yang melahirkan negara Indonesia merdeka yang berbasiskan pada platform dasar: NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Di setiap babak sejarah bangsa ini, pemuda selalu berusaha mempertahankan idealisme kejuangan dan militansi gerakannya. Seusai kemerdekaan, pemuda secara konsisten tetap berikhtiar dan berperan dalam menentukan hitam-putihnya masa depan negeri ini. Di era pembangunan yang ditandai oleh beberapa kali pergantian rezim kekuasaan, pemuda

1

politik. baik dengan ditopang oleh regulasi pemerintah. Berpedomankan tiga agenda pokok tersebut. Halmana mengakibatkan kurang terapresiasinya pemuda yang berada di luar area kelompok elite. Ketika menerima mandat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2004 yang lalu. termasuk ketika Indonesia memasuki era transisi demokrasi bernama gerakan reformasi. Sejarah pergerakan nasional telah membuktikan bahwa pemuda memiliki posisi dan peran strategis dalam mengubah peradaban bangsanya. Menpora Adhyaksa Dault langsung menempuh langkah-langkah mendasar untuk mengakselerasi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Indonesia. Kemennegpora sedang berkonsentrasi mempersiapkan lahirnya undang-undang kepemudaan. materi RUU Kepemudaan telah diharmonisasikan dengan berbagai instansi terkait dan segenap stakeholders kepemudaan. perspektif kompetensi. pemuda mesti terus mengalami pemberdayaan (empowering). ekonomi. yakni: Pertama. Pemerintah melalui Kemennegpora telah menempuh sejumlah kebijakan mendasar guna mengakselerasi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan. Paradigma pemuda sebagai social category sesungguhnya hendak menegaskan bahwa apresiasi terhadap \pemuda melingkupi seluruh lapis profesi pemuda termasuk 2 . telah dirampungkan Naskah Akademis sekaligus materi RUU Kepemudaan. Kedua. Adapun paradigma pemuda sebagai social category dapat dimaknai dari tiga perspektif. Oleh karena itu. perspektif historis. maupun oleh kemampuan pemuda untuk mandiri. dijalankan. dari perspektif pemuda sebagai social category. Pergeseran paradigma pemuda sebagai social category dilakukan mengingat potensi kualitatif dan kuantitatif dari pemuda yang bersifat strategis. Kemennegpora telah melahirkan UU Sistem Keolahragaan Nasional (UU/3/2005). Artinya. dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.menunjukkan bargaining position yang kuat. Dalam hubungan ini. Di masa lalu. pasca gerakan reformasi 1998. Dalam kapasitas sebagai regulator. pemuda cenderung diposisikan sebagai komoditas politik sehingga mengakibatkan bargaining position pemuda menjadi amat lemah. dan telah pula disosialisasikan ke segenap stakeholders. secara kodrati pemuda mesti menjalankan peran eksistensialnya sebagai makhluk sosial. terjadi pergeseran paradigma di semua lini publik. Kiranya dimaknai bahwa positioning pemuda dalam konfigurasi kehidupan bangsa bersentuhan langsung dengan masa depan bangsa itu sendiri. Ketiga. bahwa pemuda sebagaimana kodrat manusia adalah makhluk sosial (homo socius) yang memiliki peran eksistensial dengan beragam dimensi antara lain dimensi sosial. perspektif filosofis. Pergeseran paradigma pemuda sebagai social category dimaksudkan untuk memposisikan pemuda sebagai aset strategis bangsa. dan dievaluasi demi menopang pembangunan nasional yang bermuara pada tercapainya kesejahteraan rakyat. menciptakan Indonesia yang adil dan demokratis. Bersama dengan DPR. program pembangunan kepemudaan dan keolahragaan dirumuskan. Menpora memandang bahwa pemuda dan olahraga merupakan dua pilar bangsa yang amat penting untuk menguatkan pembentukan karakter bangsa (nation and character building). Selain itu. Inilah sesungguhnya pandangan dasar atau basis kebijakan Menpora yang selanjutnya harus diderivasikan dan dikonkritkan melalui program kerja dan kegiatan Kemenegpora. Saat ini. Basis kebijakan pemerintah berasas pada Tiga Agenda Pokok Pemerintahan SBY-JK yakni menciptakan Indonesia yang aman dan damai. dan budaya. bahwa pemuda merupakan segmen warga negara yang memiliki aneka kompetensi yang dapat memberikan kemaslahatan bagi bangsa dan negara.

maka sudah saatnya diperlukan keberadaan payung hukum yang bersifat permanen dalam konteks pembangunan kepemudaan. bukan dibidang ekonomi. pemuda memperoleh jaminan dari negara atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara.5 persen. (Memperjelas mana terigu. premanisme. dalam hal ini Kemennegpora meletakkan prioritas pembangunan kepemudaan pada aspek: a. Mengingat peran strategis pemuda. 2.yang memilih politik sebagai domain praksis profesionalnya. Belum serasinya kebijakan kepemudaan di tingkat nasional dan daerah.9 persen. dan HIV. e. Sebelum mengelaborasi mengenai partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional. f. g. yakni: 1) Pemberdayaan Upaya yang dilakukan secara sistematis guna membangkitkan potensi pemuda agar berkemampuan untuk berperan serta dalam pembangunan. psikotropika. b. Rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pemuda yaitu sekitar 65. maka pemerintah meletakkan paradigma pembangunan kepemudaan sebagai berikut: a. Tingginya tingkat pengangguran terbuka pemuda yang mencapai sekitar 19. Mengutamakan Pemuda Sebagai Kategori Sosial (Social Category) dari pada Kategori Politik (Political Category) b. dan telah disosialisasikan kepada segenap pemangku kepentingan (stakeholders). Dalam hubungan ini. narkotika. i. Masalah kepemudaan.5 persen. Memposisikan pemuda sebagai potensi dan kader yang harus dikembangkan. seperti kriminalitas. Peningkatan kapasitas dan daya saing pemuda Guna mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional. Sehubungan dengan ini. Menghindarkan tiga langkah traumatis dalam pembangunan kepemudaan yakni: 1) Pembinaan 2) Pengawasan 3) Pengaturan c. Ancaman harga diri bagi pemuda akibat adanya terorisme. maka diagnosa atas permasalahan itu akan dilakukan secara lebih tepat. serta selaras dengan basis kebijakan Menpora. para pemuda yang memipemuda itu tapi justru hendak menegaskan bahwa hak-hak politik merupakan bagian yang tidak terpisahkan (inherent) dari eksistensi pemuda sebagai social category. Rendahnya akses dan kesempatan pemuda untuk memperoleh pendidikan. mana roti). Melakukan reformasi pembangunan kepemudaan dengan melaksanakan tiga langkah pembangunan kepemudaan. h. d. yang pada gilirannya akan memacu partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional. zat adiktif (NAPZA). Artinya. akibatnya pemuda berlomba-lomba merebut kekuasaan dibidang politik. Pemerintah. Diagnosa mempercepat partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional Dengan memahami permasalahan pemuda. sejenak kita simak permasalahan yang melingkupi pemuda antara lain: a. 1. Misorientasi pemuda dalam menatap masa depan yang cenderung melihat politik sebagai panglima. Nation and Character Building (pembangunan watak manusia Indonesia) b. Maraknya masalah-masalah sosial di kalangan pemuda. Kemenegpora saat ini sedang mempersiapkan kelahiran undangundang kepemudaan yang kini sudah dalam wujud RUU Kepemudaan. Dengan begitu. c. Penyaluran aspirasi yang cenderung destruktif. 2) Pengembangan 3 . Rendahnya minat membaca di kalangan pemuda yaitu sekitar 37.

e) Perlindungan terhadap proses regenerasi. j. 3) Perlindungan Upaya sistematis yang dilakukan dalam rangka menjaga dan menolong pemuda terutama dalam menghadapi hal-hal sebagai berikut : a) Demoralisasi b) Degradasi Nasionalisme c) Penetrasi paham non Pancasilais d) Pengaruh Destruktif seperti Narkoba dan HIV/AIDS. Meningkatkan Kapasitas IPTEK dan IMTAK Pemuda. Dengan terbukanya lapangan perkerjaan tentu saja upaya mempertahankan hidup akan dilakukan dengan cara yang benar. dan lain sejenisnya. Dengan berjalannya dunia investasi maka berdampak kepada semakin terbukanya lapangan pekerjaan. Mengembangkan Sentra Pemberdayaan Pemuda. pungli. Menyelenggarakan pertukaran pemuda antar negara. Peran strategis sebagai upaya yang harus dilakukan oleh para pemuda dalam mengakselerasi pembangunan nasional adalah mendorong terciptanya : · Iklim Kondusif · Harmonisasi · Good Governance a. Iklim Kondusif Iklim kondusif sangat diperlukan dalam mencapai kesejahteraan. sehingga para pemuda dapat terhindar dari perbuatan yang tidak benar seperti : mencuri. sehingga lapangan pekerjaan tertutup dan orang dalam mempertahankan hidupnya akan menggunakan cara-cara yang tidak benar. menyelundup.Pengembangan pemuda yaitu upaya sistematis yang dilakukan untuk menumbuhkembangkan potensi kepemimpinan. Menyelesaikan dan mensosialisasi UU tentang kepemudaan b. merampok (skala besar maupun kecil). Kesejahteraan sangat ditentukan oleh seberapa besar kehidupan perekonomian itu bisa berjalan. Mengembangkan wawasan dan kreativitas pemuda. 4 . Memperluaskan Pilot Project Pengembangan Rumah Olah Mental Pemuda Indonesia (ROMPI). mencopet. i. Meningkatkan keserasian kebijakan pemuda. kewirausahaan dan kepeloporan pemuda. Mengembangkan Sistim Informasi Lembaga Kepemudaan 4. d. maka pemerintah menetapkan 10 kegiatan prioritas khusus dalam bidang pemberdayaan pemuda. dagang ABG. g. Meningkatkan Pengelolaan Lembaga Kepemudaan. f. serta f) Perlindungan terhadap hak dan kewajiban pemuda. Peran strategis yang harus di lakukan oleh pemuda dalam pembangunan nasional. e. Harmonisasi. korupsi/menyalahgunakan jabatan. maka dunia investasi tidak akan dapat berjalan dengan baik. b. Menyelenggarakan Pendidikan Bela Negara dan Jambore Pemuda Indonesia. 3. dagang narkoba. c. berjudi. Sepuluh kegiatan prioritas pembangunan kepemudaan Guna memotivasi pemuda untuk membangkitkan peranannya dalam pembangunan nasional. a. memeras. mengoplos minyak. h. Sementara nafas dari kegiatan perekonomian ialah berlangsungnya investasi dalam segala bentuk manivestasinya. Sebaliknya bila iklim tidak kondusif.

(8) Pengawasan.Sumber-sumber konflik yang sering terjadi didalam masyarakat majemuk biasanya berasal dari persentuhan antara orang yang memiliki kesamaan ciri dengan kelompok lain yang berbeda latar belakangnya seperti. dan (10) Profesionalisme. kelompok kepentingan atau organisasi serta perbedaan lainnya. Melalui persebaran potensi dan kualitas pemuda yang merata di berbagai lini pengabdian sosial. Oleh karenanya forum-forum yang dapat mengakomodir kemajukan seperti Forum Komunikasi Antar Pemuda Agama. Dengan posisi dan peran historisnya. Tata-pemerintahan di daerah harus diselenggarakan secara partisipatif. agama. (4) Kesetaraan. sangat penting artinya sebagai kawasan penyangga bila terjadi ancaman terhadap terusiknya suasana harmonis itu. Hal ini lebih lanjut akan menyebabkan keberlanjutan pembangunan menjadi sangat rapuh dan rentan. Salah satu tujuan pemberian otonomi adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. sehingga masalah yang kecil tidak sampai melebar dan menyebakan terjadi konflik horizontal antar sesama pemuda. Pembedaan perlakuan atas dasar apapun dapat menumbuhkan kecemburuan dan mendorong terjadinya konflik sosial di masyarakat. Good Governance. Pemerintah daerah harus melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam proses pembangunan. kesukuan dan agama. c. (6) Wawasan ke Depan. para pemuda 5 . Tidak boleh ada perlakuan yang didasari atas dasar perbedaan priawanita. Penyelenggaraan pemerintahan yang eksklusif hanya melibatkan unsur pemerintah dan/atau legislatif akan membuat masyarakat tidak peduli pada pembangunan. pandangan politik. Forum Komunikasi Lintas Pemuda. Rasa percaya ini akan tumbuh apabila masyarakat memperoleh pelayanan dan kesempatan yang setara (equal). (5) Daya Tanggap. Sepuluh prinsip ini sejalan dengan perkembangan penyelenggaran sistem pemerintahan di Indonesia yang merubah asas sentralisasi menjadi desentralisasi yang dikenal dengan otonomi daerah. (9) Efisiensi & Efektifitas. segera dapat diatasi dengan mengefektifkan peran komunikasi lintas pemuda. Forum komunikasi Lintas Adat. Sepuluh prinsip Tata Pemerintahan yang baik yang selama ini telah menjadi pedoman bagi penyelenggaraan tata pemerintahan di Indonesia ialah : (1) Partisipasi. kaya-miskin. pemuda memiliki potensi strategis untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Konflik-konflik yang mungkin muncul karena disebabkan adanya persoalan dikalangan pemuda. Indonesia adalah suatu bangsa yang masyarakatnya sangat majemuk. etnis. (7) Akuntabilitas. Oleh sebab itu upaya untuk memelihara harmonisasi sangat penting artinya agar masyarakat dalam berbagai posisi dan lapisannya dapat hidup berdampingan secara damai. (2) Penegakan Hukum. (3) Transparansi. para pemuda dapat memainkan perannya baik secara partisipatif yang terlibat langsung didalam penyelenggaraan pemerintahan maupun dengan menggiatkan upaya-upaya pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Guna terlaksananya prinsip-prinsip Good Governance dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tentu saja keadaan ini juga berkaitan erat dengan iklim kondusif itu. Disinilah para pemuda dapat memainkan perannya sebagai garda terdepan untuk bisa menjaga suasana harmonis itu terutama dilingkungan pergaulannya sendiri (peer group nya). Untuk itu pemerintah daerah dituntut memahami secara lebih baik kebutuhan masyarakat yang terdiri dari berbagai lapisan. Partisipasi masyarakat dapat terwujud seiring dengan tumbuhnya rasa percaya masyarakat kepada para penyelenggara pemerintahan di daerah.

memiliki semangat nasionalisme dan karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya (nation and character). aman dan tentram seperti kondisi sekarang. pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda ini kemudian menerbitkan Koran Indonesia Merdeka. Sebelumnya pada rapat pertama. apakah generasi mudanya memilki dan menguasai pengetahuan dan tekhnologi untuk bersaing dengan bangsa lain dalam tataran global dan tergantung pula kepada apakah generasi mudanya berfikir positif untuk berkreasi yang akan melahirkan karya . Sabtu. baik perjuangan yang dilakukan secara fisik maupun diplomasi. Benjamine Fine dalam bukunya 1. cenderung apatis. baik buruknya bangsa kedepan tergantung kepada bagaimana generasi mudanya. Masa revolusi fisik dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan adalah ladang bagi tumbuh suburnya heroisme pemuda atau generasi muda yang melahirkan semangat patriotisme dan nasionalisme. Organisasi pemuda. tanggal 27 Oktober 1928. Generasi muda adalah orang yang membuat sejarah (People Makes History) Peran dan perjuangan pemuda Indonesia dirintis dan dimulai dari berdirinya Indische Vereeniging atau Perhimpunan Hindia yang kemudian menjadi Perhimpunan Indonesia pada tahun 1908. Tanah Indonesia. B. Kita berharap. Dalam terbitannya yang pertama koran ini menyatakan tentang kemauan besar bangsa Indonesia untuk merebut kembali hak-hak dan menetapkan kedudukan atau keyakinan di tengah-tengah dunia.diharapkan mampu memosisikan dirinya sebagai kader-kader bangsa yang tangguh dalam meneruskan perjuangan mencapai cita-cita kemerdekaan. Semangat nasionalisme dan patriotisme tersebut kemudian dipertegas dengan Sumpah Pemuda yang merupakan sumpah setia para pemuda pada saat Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia dalam Kongres Pemuda II yang dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 yaitu tentang pengakuan generasi muda indonesia untuk bertumpah darah yang satu.000. ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia 6 . Acara kemudian dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. di bawah payung NKRI yang berdasarkan Pancasila. Pemuda atau generasi muda yang hidup dalam nuansa dan suasana pergolakan kemerdekaan dan perjuangan akan cenderung memiliki kreativitas tinggi dan keunggulan untuk melakukan perubahan atas berbagai kerumitan dan masalah yang dihadapi. dan Bhinneka Tunggal Ika. Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). ketua PPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Generasi muda adalah pelurus dan pewaris bangsa dan negara ini. pemuda mampu membentuk dirinya sebagai pemimpin bangsa di masa depan. Menurutnya. berbangsa yang satu. perjuangan melalui organisasi sosial dan politik serta melalui kegiatan-kegiatan intelektual. dan mampu menggapai masa depan Indonesia yang lebih bermartabat. Bangsa Indonesia dan menjunjung Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia. akan tetapi bagi para pemuda atau generasi muda yang hidup dalam nuansa nyaman. PERAN SERTA GENERASI MUDA DALAM PEMBANGUNAN DI DAERAH A. Generasi muda memiliki posisi yang penting dan strategis karena menjadi poros bagi punah atau tidaknya sebuah negara.000 Deliquents. Pengantar Peran generasi muda atau pemuda dalam konteks perjuangan dan pembangunan dalam kancah sejarah kebangsaan Indonesia sangatlah dominan dan memegang peranan sentral. tidak banyak berbuat dan hanya berusaha mempertahankan situasi yang ada tanpa usaha dan kerja keras melakukan perubahan yang lebih baik dan produktif atau bahkan cenderung tidak kreatif sama sekali. kemudian berdiri pula Organisasi Sarikat Islam (SI) pada tanggal 10 September 1912.karya nyata yang monumental dan membawa pengaruh dan perubahan yang besar bagi kemajuan bangsa dan negaranya. di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB). mengatakan "a generation who will one day become our national leader". apakah generasi mudanya memiliki kepribadian yang kokoh. yaitu sebuah Indonesia yang merdeka. Dalam sambutannya. Selanjutnya semangat nasionalisme dan patriotisme tersebut mulai merambah ke Indonesia dengan berdirinya organisasi Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang kemudian diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional. UUD 1945.

orde baru bahkan sekarang bangsa Indonesia memasuki era reformasi. Akhmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan. C. Pada level bangsa (nation) kita jauh dari ketentraman (in order). dan kemauan. Militansi dan peran pemuda selanjutnya terlihat menjelang proklamasi kemerdekaan yaitu dalam Peristiwa Rengas Dengklok berupa "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Adam Malik dan Chaerul Saleh dari Menteng 31 terhadap Soekarno dan Hatta. barisan pemuda pelopor dan laskar laskar perlawanan rakyat sangat jelas sekali. satunya Indonesia sebagai sebuah nation atau bangsa. Berbagai konflik kepentingan antara pusat dan daerahpun ikut meramaikan kondisi bangsa dan cenderung ke arah disintegrasi bangsa. investasi dan pertumbuhan ekonomi menurun ditengah dominasi asing. bahasa. malah cenderung tidak aman (dis order). Penyakit masyarakat (social ills) dan ketidakpastian hukum cenderung meningkat kemudian harga diri bangsa dimata dunia saat ini malah semakin terpuruk dan ada kecenderungan. mulai dari masa orde lama. Soekarno dan Hatta dibawa atau lebih tepatnya diamankan ke Rengasdengklok. Permasalahanpermasalahan bangsa semakin rumit dan semakin tidak beradab. berbagai bencana melanda. adalah bukti pengorbanan pemuda atau generasi muda bagi bangsa dan negara. kekerasan dan kesemrawutan berbagai kota. tampaknya masih jauh dari harapan. bukanlah sekedar ikrar. Perubahan yang terjadi tampak dirasakan hanya pada bidang demokrasi. Masa untuk mencapai tujuan negara telah beberapa tahapan dilalui. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04. Masa-masa sulit diawal reformasi yang dijalankan tampaknya belum mampu untuk mewujudkan Indonesia Baru yang diharapkan. Perjuangan merintis kemerdekaan. bahwa kemiskinan dan pengangguran meningkat. yang dalam prakteknya malah cenderung kepada demokrasi keterlaluan dan berlebihan (too much democracy). Proklamasi kemerdekaan. Sejarah akan terus berulang untuk masa dan pelaku sejarah yang berbeda. Kemudian lebih menyedihkan lagi bangsa semakin diperparah dengan berbagai bencana dan musibah di 7 . sampai kemudian terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. pendidikan. bangsa ini hampir kehilangan kebanggaan dan identitas (jatidiri) sebagai bangsa Indonesia (having no pride as Indonesian). Memaknai peristiwa sejarah sebagai sumber edukasi dan inspirasi Experience is the best teacher. Lebih jauh para pemuda atau generasi muda saat ini haruslah mengambil makna mendalam dan menemukan inspirasi dan edukasi atas peristiwa bersejarah itu. tetapi harus jauh merayapi setiap nurani generasi muda dan rakyat Indonesia untuk kemudian melahirkan gerakan yang nyata bagi perwujudan untuk mencapai tujuan negara yaitu melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. memajukan kesejahteraan umum. Pemuda atau generasi muda saat ini mempunyai potensi besar mengulang sejarah yang lebih besar dan monumental. Peristiwa 10 November Surabaya. ditingkahi lakon elit politik yang jauh dari harapan rakyat. Bandung Lautan Api. hukum adat. Karawang. Bangsa seolah-olah saling menyalahkan dan membuka aib sendiri. mencerdaskan kehidupan bangsa. Masa-masa awal reformasi justru penuh dengan situasi yang penuh dengan ketidakpastian. belum banyak terjadi perubahan-perubahan mendasar dan menyeluruh di segala aspek dan sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi. Mengambil makna edukasi dan inspirasi dari peristiwa-peristiwa sejarah besar (great historical events) di atas tidak sebatas diperingati dalam upacara seremonial sambil mengenang jasa para pemuda Indonesia. bagaikan membuka kotak pandora (pandora box).30 WIB. Jadi terminologi "belajar dari sejarah" bukahlah hal yang sepele. tawuran. Sejak bergulirnya reformasi di Indonesia dimulai pada pertengahan Bulan Mei tahun 1998 yang ditandai dengan adanya pergantian rezim orde baru dengan orde reformasi. Orde reformasi yang menggantikan orde baru dan diharapkan dapat membawa perubahan besar atau lompatan besar menuju Indonesia Baru untuk menggantikan Indonesia Lama (Orde Baru) yang dipandang sebagai masa yang penuh dengan kekurangan (deficiencies) dan berbagai macam penyakit sosial (social ills). Harapan dan tuntutan masyarakat terutama kalangan pemuda dan mahasiswa yang dikenal dengan agenda reformasi hingga saat ini hampir dikatakan tidak berjalan atau dapat dikatakan berjalan di tempat. kerusuhan sosial dan konflik horizontal di daerah menjadi pemandangan yang mencengangkan. tidak dihormatinya hukum dan keadilan (law and order). Kemudian tak dapat dinafikan. amuk masa. Pada saat mempertahankan kemerdekaan dari agresi militer Belanda peran pemuda yang tergabung dalam API.yaitu sejarah. justru sebaliknya lewat sejarah itulah identitas seorang warga negara diperkokoh.

pemuda dan generasi muda dapat memainkan peran yang lebih besar untuk mengawal jalannya reformasi dan pembangunan. otonomi daerah. Pemuda menjadi aktor untuk terwujudnya demokrasi politik dan ekonomi yang sebenarnya. syarat dasar moral perjuangan harus terpenuhi. Dibutuhkan syarat minimal agar pemuda dapat berkumpul dalam satu kepentingan. kesamaan agenda perjuangan secara umum Ketiga. Seharusnya disaat kita sedang memulai pembangunan Indonesia baru yang ditandai dengan perubahan-perubahan yang drastis. Keduanya diperlukan agar anak bangsa tidak tercerabut dari akar budaya dan sejarahnya. serta kecepatan belajar atas berbagai peristiwa yang dapat mendukung akselerasi perubahan. Kedua. Energi pemuda yang bersatu cukup untuk mendorong terwujudnya perubahan.berbagai pelosok penjuru nusantara serta ancaman akan kehilangan generasi (lost generation) akibat penyalahgunaan narkoba. dan ketinggian moral. Permasalahan yang dihadapi saat ini justru banyak generasi muda atau pemuda yang mengalami disorientasi. Pemuda atau generasi muda yang relatif bersih dari berbagai kepentingan harus menjadi asset yang potensial dan mahal untuk kejayaan dimasa depan. 4. maka dimanakah para pemuda atau generasi muda mengambil peran dalam situasi bangsa seperti ini. Nasionalisme adalah kunci integritas suatu negara atau bangsa. Sesuai karakter pemuda yang memiliki kekuatan (fisik). Pemuda atau generasi muda yang mendominasi populasi penduduk Indonesia saat ini mesti mengambil peran sentral dalam berbagai bidang untuk kemajuan antara lain: 1. Saatnya pemuda memimpin perubahan. Pemuda harus 8 . Namun bersatunya pemuda dalam satu perjuangan bukanlah persoalan mudah. 6. Visi reformasi seperti pemberantasan KKN. terlepasnya unsur-unsur primordialisme dalam perjuangan bersama. Pemuda atau generasi muda yang tergabung dalam berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda memiliki prasyarat awal untuk memimpin perubahan. Pemuda harus meletakkan cita-cita dan masa depan bangsa pada cita cita perjuangannya. Kemudian proses kaderisasi formal dan informal dalam organisasi serta interaksi kuat dengan berbagai lapisan sosial termasuk dengan elit penguasa akan menjadi pengalaman (experience) dan ilmu berharga untuk mengusung perubahan. 5. Pertama. dislokasi dan terlibat pada kepentingan politik praktis. Dengan organisasi dan jaringannya yang luas. Saatnya pemuda menempatkan diri sebagai agen sekaligus pemimpin perubahan. Mengembalikan semangat nasionalisme dan patriotisme dikalangan generasi muda atau pemuda akan mengangkat moral perjuangan pemuda atau generasi muda. sepanjang moral dan semangat juang tidak luntur. 3. D. Tidak dapat dihindari bahwa politik dan ekonomi masih menjadi bidang eksklusif bagi sebagian orang termasuk generasi muda. kecerdasan (fikir). Tidak ada yang bisa menghalangi perubahan yang diusung oleh kekuatan generasi muda atau pemuda. kebersamaan dan persaudaraan yang dapat menumbuhkan harapan-harapan pencerahan bagi bangsa untuk membangun Indonesia baru atau Indonesia yang lebih baik. 2. Semangat kebangsaan diperlukan sebagai identitas dan kebanggaan. Peran serta generasi muda dalam pembangunan Disaat kondisi bangsa seperti saat ini peranan pemuda atau generasi muda sebagai pilar. Perlunya kesepahaman bagi pemuda atau generasi muda dalam melaksanakan agenda-agenda Pembangunan. Seharusnya melalui generasi muda atau pemuda terlahir inspirasi untuk mengatasi berbagai kondisi dan permasalahan yang yang ada. sesuatu yang sensitive dalam kebersamaan. Menguatkan semangat nasionalisme tanpa harus meninggalkan jatidiri daerah. Mereka memahami dengan baik kondisi daerahnya dari berbagai sudut pandang. sementara jatidiri daerah akan menguatkan komitmen untuk membangun dan mengembangkan daerah. budaya demokrasi yang wajar dan egaliter seharusnya juga dapat memacu dan memicu semangat pemuda atau generasi muda untuk memulai setting agenda perubahan. Pemuda harus bersatu dalam kepentingan yang sama (common interest) untuk suatu kemajuan dan perubahan. amandeman konstitusi. penggerak dan pengawal jalannya reformasi dan pembangunan sangat diharapkan. cepat dan berjangka panjang di bidang politik diperlukan semangat kecintaan kepada bangsa. yakni terbebas dari kepentingan pribadi dan perilaku moral kepentingan suatu kelompok.

Di sisi lain. Issue aktual tentang kerusakan lingkungan di Bangka Belitung hendaknya menjadi perhatian serius dan utama mengingat eksploitasi terhadap biji timah yang sudah dimulai sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1710. Kemerdekaan bangsa ini bukan dihasilkan melalui warisan para penjajah. Bisa jadi usianya tua kira-kira 40 tahunan akan tetapi masih berjiwa muda. Salah satu tonggak lain. suku. tidak terjebak dalam konspirasi ekonomi kapitalis. 8. namun dihasilkan melalui tercecernya keringat dan darah. pemikiran dan tindakan nyata dari generasi muda atau pemuda. Dalam posisi inilah harusnya pemuda atau genersi muda dapat berperan menghentikan kerusakan dan mengajukan alternatif solusi yang cerdas bagi penyelesaiannya dan terutama sekali solusi terbaik bagi penghidupan rakyat pasca timah. Peran pemuda dalam sejarah negara dan bangsa Indonesia pertama kali dapat dilihat dari kebangkitan bangsa tahun 1908 atau tepatnya ketika berdiri Boedi Oetomo tanggal 20 Mei 1908. akan berakibat pada kerusakan dan kehancuran. sebetulnya banyak kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang perlu dikritisi secara arif. agama dan sebagainya akan tetapi telah memiliki kesadaran berorganisasi sebagai persyaratan untuk kebangkitan nasional. Jika kaum mudanya memiliki semangat dan kemampuan untuk membangun bangsa dan negaranya. Generasi muda adalah the leader of tomorrow. Terakhir Diperbaharui : Sabtu. yang tidak lain adalah para pemuda. Sebagai suatu propinsi yang baru menginjak usia delapan tahun banyak hal yang harus diperbuat. 7. semangat dan aktivitas. kemudian dilanjutkan oleh bangsa asing kulit putih yaitu bangsa Inggris tahun 1812 dan bangsa Belanda sejak tahun 1814 hingga kemerdekaan. diperjuangkan dan ditingkatkan agar propinsi ini dapat sejajar serta dapat mengejar ketertinggalan dengan propinsi lainnya di Indonesia. Makanya di tangan kaum mudalah nasib sebuah bangsa dipertaruhkan. Kemerdekaan bangsa merupakan karya monumental yang luar biasa yang dihasilkan oleh para founding fathers negeri ini. seseorang bisa saja dianggap muda jika yang bersangkutan memiliki semangat sebagaimana kaum muda. Saat ini suara. bahwa sumber daya (resource) negeri ini sebagai aset yang harus dipertahankan. ras. Para generasi pendahulu telah menghasilkan karya besar bagi bangsa ini. akademisi atau dari golongan elite terpelajar nyaris tak terdengar. Mereka dikenal sebagai generasi 08. maka para pemuda telah menggelorakan semangat agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang tidak terserakserak dalam arti wilayah. Pemuda atau generasi muda harus dapat memainkan perannya sebagai kelompok penekan atau pressure group agar kebijakan-kebijakan strategis daerah memang harus betul-betul mengakar bagi kepentingan dan kemashlatan umat. 30 Januari 2010 20:45 PERAN GENERASI MUDA BAGI BANGSANYA Secara definitif seseorang dianggap pemuda jika dari sisi usia adalah dalam bentangan usia 10-24 tahun. Melalui proses kebangkitan bangsa ini. persatuan dan kesatuan bangsa sebenarnya ketika terjadi Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Hal ini berarti bahwa pemuda telah memiliki peran 9 . kemudian dilanjutkan eksploitasinya oleh perusahaan Timah milik negara dan sekarang malah dieksploitasi secara bebas dan besar-besaran oleh rakyat tanpa memperhatikan aturan-aturan dan kelestarian lingkungan. Secara khusus peranan pemuda di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung seharusnya lebih berorientasi kepada upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan upaya menjaga kualitas sumber daya alam Bangka Belitung agar tetap dapat mempunyai daya dukung bagi pembangunan Bangka Belitung dasawarsa kedepan dan untuk persiapan bagi generasi mendatang. Hasil pembangunan dalam aspek apapun sebenarnya adalah untuk kepentingan dirinya dan masyarakatnya. maka sesungguhnya semuanya itu akan kembali kepadanya. retorika dan diplomasi yang dilakukan oleh para pendahulu.menyadari . mahasiswa.

Mereka dikenal sebagai generasi 66. Mereka dikenal sebagai generasi 98. yaitu: Bubarkan PKI. Generasi muda kemudian juga berhasil menorehkan tinta emas bagi perjalanan bangsa ini ketika di tahun 1945 kembali mereka merenda dan mengimplementasikan gagasan mengenai satu nusa. sehingga akan terdapat banyak kesulitan yang dihadapi. Rapat Umum para pemuda kala itu tentu berada di bawah bayang-bayang kekuasaan kaum kolonialis. Bersihkan pemerintahan dari unsur-unsur PKI dan Turunkan harga. para pemuda dengan sangat antusias dan semangat akhirnya dapat mencetuskan gagasan mengenai Indonesia pasca penjajahan. maka bangsa Indonesia yang selama ini tidak memiliki kedaulatan yang terfragmentasi dalam kerajaan-kerajaan. maka pemuda juga bangkit melakukan perlawanan. maka kiranya tidak salah jika kemudian para pemuda dapat menjadi agent of social change. seperti IMM.yang sangat signifikan dalam proses pembentukan negara kesatuan Republik Indonesia. baik dalam skala nasional maupun lokal. di mana para pemuda memainkan peranan signifikan dalam kehidupan bangsa dan negara. Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia merupakan titik awal bagi proses pembentukan negara bangsa yang kemudian dikenal sebagai negara dan bangsa Indonesia. 10 . Indonesia merdeka. Ketika terjadi krisis kekuasaan akibat gerakan makar yang dilakukan oleh PKI di tahun 1966. Melalui gerakan mahasiswa tersebut maka muncullah Orde reformasi yang berlangsung sekarang. maka menyatu menjadi satu yaitu bangsa Indonesia. Melalui proklamasi kemerdekaan ini. Para aktivis organisasi kemahasiswaan. gigantic and powerfull ternyata juga tidak mampu menghadang kekuatan mahasiswa yang di tahun 1998 melakukan berbagai aksi untuk menurunkan Jenderal Besar Soeharto dari panggung kekuasaan. Lagu Satu Nusa Satu Bangsa yang sering dikumandangkan pada waktu upacara merupakan simbol dan substansi dari menyatunya segenap elemen bangsa Indonesia. Mereka dikenal sebagai generasi 45. Gerakan mahasiswa yang terjadi saat itu sungguh sekali lagi membuktikan bahwa mahasiswa memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan sosial. Gerakan para pemuda dalam kiprahnya ini juga memberikan catatan bahwa ada siklus 20 tahunan. PMKRI. satu bangsa dan satu bahasa dalam bentuk kemerdekaan bangsa. Kongres para pemuda di tahun tersebut tentunya tidak bisa dibayangkan seperti rapat umum di zaman sekarang. Melalui Sumpah Pemuda: Satu Nusa. Tritura ini menjadi salah satu power pressure bagi pemerintahan Orde Lama untuk melakukan berbagai perubahan sehingga memunculkan Orde Baru yang kemudian berkuasa dalam puluhan tahun. Meskipun begitu. HMI. Kekuasaan Orde Baru yang tiranic. . PMII. Melalui gerakan people power akhirnya kekuasaan otoriter Soeharto pun harus berakhir. Soekarno tepat jam 10 tanggal 17 Agustus 1945. yang teks proklamasinya dibacakan oleh Ir. Mereka inilah yang kemudian disebut sebagai generasi tahun 28. Mencermati terhadap gerakan para pemuda ini. GMNI. GMKI dan segenap elemen mahasiswa melakukan tiga tuntutan rakyat (Tritura) yang sangat dikenang.

c. dan tampilnya pemuda karena kebaikan akhlaq” “Allah. sebagai akhir perubah/pembaharu saat kita melihat kondisi lingkungan kita yang menyimpang. 3.Tapi apakah sesimple itu dalam memandang dan menjalani hidup tanpa memikirkan apa yang sedang terjadi pada lingkungan sekitar. Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah. Sudah menjadi karakter seorang pemuda jika melihat sesuatu mereka ingin segera melakukan reaksi saat melihat sesuatu yang dirasa tidak sewajarnya. Kebanyakan orang berpikir saat masih muda mereka hanya menganggap tugas mereka adalah sekolah. keluarga dan masyarakat. kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. jika kita sebagai generasi penerus Rasulullah tidak membekali diri dengan ilmu dan akhlaq mulia. kita sebagai pemuda harus bisa melakukan perubahan atas kondisi tersebut dengan keberanian. lalu Rasul berinisiatif untuk membentangkan sorbannya dan menaruh batu tersebut diatas sorban itu dan kedua kabilah akhirnya bisa mengangkat bersama-sama yang akhirnya kedua kabilah itu bisa bersatu. punya keberanian dan berani melakukan perubahan dimulai dari diri. Apalagi di zaman yang akhir ini setelah berakhirnya khilafah islamiyyah. dan bukan mementingkan dan saling mendahulukan pendapat pribadi. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. umat islam menjadi terpecah belah. bekerja dan menikah. bersatu dan meneruskan lagi perjuangan Rasulullah untuk menegakkan syariat-syariat islam di muka bumi ini. sebagai cadangan karena generasi muda adalah generasi pengganti yang tua jadi kita sebagai generasi muda harus meningkatkan qualitas Ruhiah kita dengan membekali diri sebanyak mungkin agar bisa mendidik generasi berikutnya. Pemuda memiliki kekuatan untuk bergerak ( kekuatan gerak ). tidak jarang juga kita mendengar kalau majunya suatu bangsa itu karena pemudanya dan hancurnya suatu bangsa itu juga karena pemuda. tampilnya umat karena tampilnya pemuda. Pemuda mempunyai kekuatan inisiatif tinggi seorang pemuda punya semangat dan inisiatif tinggi untuk mencetuskan gagasan atau ide. jangan pernah kita mengatakan kalau kita generasi rabbani sedang kita hanya duduk-duduk. Terus apakah tugas kita sebagai pemuda? Tugas kita sebagai pemuda adalah : 1.DARUSYABAB ( Peran pemuda dalam Islam ) Seorang ulama berkata : “Sesungguhnya tampilnya islam karena tampilnya umat. maka apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Kenapa tugas dan beban diatas harus diserahkan kepada pemuda ? karena : a. Sebagai contoh ketika Rasulullah berusia 17 tahun ada perseteruan antar 2 kabilah besar di kota Makkah yaitu untuk memindahkan batu hajar aswad yang akan mengakibatkan peperangan jika tidak segera ditangani. sebagai da’i ungkapan “kita adalah da’i sebelum apapun” kenapa karena semenjak kita lahir kita sudah punya kewajiban untuk menjadi da’i dan setiap manusia adalah pemimpin/khalifah. Karena ditangan pemudalah estafet kepemimpinan berikutnya akan di limpahkan. krisis ekonomi. kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat. 11 . b.” ( QS : Ar-Ruum 30 : 54 ) Pemuda adalah generasi penerus bangsa. terutama lagi kita sebagai umat islam khususnya generasi penerus Rasulullah akan duduk dan sebagai penonton?. menonton. krisis moral. Sudah saatnya kita bangkit. diam. Seorang pemuda itu harus mempunyai idealisme tinggi. Pemuda memiliki kekuatan Fikriyah. dan menikmati kondisi tanpa mau peduli. 2. dan berbagai krisis multidimensial yang melanda bangsa kita. dengan pemudanya yang hanya memikirkan diri sendiri.

15) 12 . infaq dan shodaqoh c. Semoga uraian diatas bisa menjadi motivasi buat kita para generasi muda. beliau meninggal diatas kasur. saat mereka bergerak mereka juga harus bergerak ikhlas karena Allah atau dengan kata lain memiliki sifat ikhlas karena Allah. Adapun bentuk karakter pemuda yang idealnya harus dimiliki adalah : 1. 6. sedang orangtua hanya mempunyai kekuatan konsepsi dan lebih berperan di belakang layar karena kondisinya tersebut. wahai para pemuda janganlah engkau hanya diam termangu dan terlena oleh indahnya masa muda. Seperti kisah Ashabul Kahfi karena mereka merasa terancam dinegaranya yang mempunyai penguasa yang kejam. Meskipun seorang pemuda itu pemberani tetapi mereka juga harus takut kepada Allah. Karakter pemuda yang punya ego besar dan ingin menang sendiri membuat kita harus selalu bertaubat karena kita juga tidak lepas dari kesalahan. Jihad sebagai jalan yang ditempuh dengan jihad fisabilillah bentuk jihad bermacam-macam : a. 9. yang semua sikap perlawanan tersebut mengakibatkan Ibrahim dibakar hidup-hidup.Pemuda banyak mempunyai ide dan cetusan gagasan.wallahu a’lam bishowab (none160107:15. 4. Sebagaimana nabi Ibrahim yang berani menyatakan kebenaran kepada orangtuanya. Ikhlas dalam beramal karena seorang pemuda mempunyai sifat selalu bergerak. mari isi masa muda kita dengan terus berjuang. bersatu saling bergenggam menjadi mujahid dan mujahidah tangguh generasi penerus Rasulullah dengan menjadikan syahid tujuan kita. merasa menghidup dan mematikan manusia. Taat kepada Allah dan Rasul 2. 8. seperti Khalid bin Walid yang seorang panglima perang tetapi tidak mendapatkan mati syahid seperti yang diimpikan. dengan harta yaitu dengan mengeluarkan zakat. berpegang dan menguatkan tali Allah. Selalu melaksanakan/ mau melaksanakan qiyamul lail Pemuda masih mempunyai kekuatan dengan kesehatan fisik nya untuk bisa bangun tengah malam seperti Rasulullah yang selalu menyegerakan untuk tidur diawal malam untuk melaksanakan qiyamul lail. Dan kisah nabi Yusuf yang dipenjara oleh istri sang raja. dengan ilmu yaitu bisa dengan mengisi majelis taklim b. dengan tenaga yaitu membantu secara fisik dalam kegiatan dakwah islamiyah. tetapi tidak hanya itu sikap kebijaksanaan orangtuapun tak kalah pentingnya dibutuhkan oleh pemuda yang lebih cenderung mempunyai gejolak yang tinggi dengan darah mudanya yang tidak jarang sering berkesan grusa-grusu dalam mengambil tindakan. Dan bila ditinjau dari segi orangtua kenapa tugas –tugas diatas dibebankan pada pemuda dan bukan orangtua karena orang tua tidak punya kekuatan gerak. 5. Takut pada ancaman Allah. Sangat merindukan syahid Syahid adalah cita-cita tertinggi seorang pemuda. akhirnya mereka melakukan perubahan pada masyarakat dengan masuk kedalam goa dan dengan kekuasaan allah mereka ditidurkan Allah selama 309 tahun. 7. Zuhud pada dunia Zuhud bukan berarti miskin. 3. Selalu bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. yang memang hanya datang sekali. tapi karena kecerdasannya nabi Yusuf bisa menterjemahkan arti mimpi sang raja yang karenanya beliau diangkat sebagai bendaharawan negara. dan setelah dewasa berani melawan raja Namrudz yang angkuh. disinilah peran orangtua dibutuhkan. Sabar dan Ridho terhadap ujian Seorang pemuda harus ridho dan sabar saat mendapat dan menghadapi ujian. tapi menilai segala sesuatu pada dirikita bukan berdasarkan dunia.

mereka belum mampu perjuangkan idealisme seperti yang didengungkan sebelum reformasi. tetapi parpol pun gagal menunjukkan identitas kebangsaan di era perubahan. regulasi yang jelas adanya UU Kepemudaan) dan kemampuan merespons bangsa ke depan. akan sulit memunculkan nasionalisme baru. Di sisi lain.com . Slogan demokratisasi dan perubahan yang didengungkan di era Orde Baru tidak diimbangi dengan kesiapan menghadapi perubahan. baik politik. 13 . Harapan mewujudkan nasionalisme baru sebenarnya masih ada. Cecep Syaifuddin menjelaskan. Namun peran pemuda di era reformasi justru terjebak pada pragmatisme kepentingan politik. Jaringan kepemimpinan yang mereka hadapi mengakar ke atas. Diskusi menghadirkan mantan Ketua DPR Akbar Tandjung. Mereka terjebak dalam posisi yang sulit. Mereka pun terjebak kepentingan pragmatisme. pemuda memang sudah tampak berperan. faktor kepemimpinan di kalangan pemuda juga berpengaruh atas posisi kegamangan itu. Akibatnya. parpol-parpol juga gagal merealisasikan visi dan misi menghadapi perubahan." katanya. Akbar Tandjung menjelaskan. namun keika Orde Baru tumbang kalangan pemuda justru terjebak pragmatisme politik sesaat. Rabu (17/05). Kalangan pemuda masih berwacana mengenai wacana-wacana praktis dan kepentingan pragmatis sesaat. pemuda diharapkan bisa berperan seperti yang disampaikan sosiolos Peter L Berger. Mereka kemudian gamang memilih identitas dan kehilangan arah (anomin). Pemuda-pemuda India dan Malaysia bisa menunjukkan identitas kepeloporan di tengah perubahan global. Tetapi bagaimana dengan bidang lain. yaitu mengupas topeng-topeng kepalsuan di masyarakat. yaitu mengobarkan semangat nasonalisme melalui media massa yang berkembang bebas di era reformasi. peran pemuda di era reformasi diharapkan meliputi semua bidang. Hal sebagai akibat kemiskinan massal dan kemiskinan struktural atau pemiskinan massal dan pemiskinan struktural. tidak identitas baru ditunjukkan bangsa ini yang dipelopori pemuda di era reformasi. budaya dan mendorong demokratisasi. dibanding kepeloporan di bidang ekonomi. hukum. yaitu tidak menganut nilai-nilai lama. pemuda justru terkejut menghadapi perkembangan. Kalangan pemuda berada di simpang jalan dan gamang menghadapi perubahan di era globalisasi. Akbar mengatakan.Kapanlagi. Demikian pemikira yang mencuat dalam diskusi "Menakar Nasionaliema Pemuda" yang diselenggarakan Forum Komunikasi Massa (FKM) di Gedung DPR/MPR Jakarta." katanya. ketika reformasi yang membawa perubahan." katanya. kata Erlangga. Erlangga Masdiana memperkuat analisis Akbar Tandjung dan lebih banyak mengulas penyebab atau akar persoalan rendahnya kepeloporan pemuda di era reformasi. Begitu juga penanaman nilai-nilai demokrasi dan akuntabilitas publik belum tampak dilakukan pemuda. ekonomi. "Bangsa ini membutuhkan pemuda-pemuda yang mampu membuka topeng-topeng kepalsuan. partai politik dan Ormas yang selama era Orde Baru mendengungkan demokratisasi menempatkan pemuda sebagai aset politik." katanya. "Untuk bidang politik. hukum dan budaya. Partai politik dan Ormas kepemudaan harus menunjukkan kepeloporan yang kuat di berbaai bidang. Orentasi memperebutkan jabatan-jabatan politik begitu kuat. Pemuda dan parpol pun gagal mewujudkan nasionalisme baru dan kehilangan orentasi. visi dan misi mereka adalah demokratisasi. Di sisi lain. Dengan nasionalisme baru. tetapi untuk kepentigan politik. Erlangga menyarankan agar dikembangkan lagi sejarah kebangsaan. tetapi gamang untuk menjalankan budaya baru. Untuk menumbuhkan nasionalisme baru. "Mereka menghadapi situasi yang anomali. Direktur Program The Indonesia Instittute Dr Cecep Effendy dan Asisten Deputi Pendidikan Menpora Erlangga Masdiana. Orentasinya belum diarahkan untuk kepentingan jangka panjang.Peran pemuda di era reformasi semestinya optimal di semua bidang kehidupan masyarakat karena wadah mereka berhimpun baik di Ormas maupun partai politik di era Orde Baru selalu mendengungkan visi dan misi mengembangkan demkrasi. Selain pemuda. Ini membuktikan bahwa wacana-wacana yang dikembangkan belum diarahkan untuk kepentingan jangka penjang. "Dari sisi perpektif politik. Apabila di era Orde Baru.

Ungkapan tersebutlah yang menjadi barometer dan standarisasi dalam pembinaan dan mendidik generasi muda untuk melanjutkan estafet perjuangan. tanggung jawab. Potensi kepemudaan ini sangat dihargai disemua lini kehidupan terlebih menurut islam. banyak beramal. persatuan. maka sungguh banyak kewajiban pemuda. Walaupun Umar bin Abdul Aziz tidak hidup pada masa diturunkannya wahyu namun ia mencoba mamindahkan masa wahyu itu kepada masanya. Berhamba hanya kepada Allah. sebaliknya justru menumbuhkan budaya pragmatisme. Hampir seluruh gerakan di dunia. pemuda adalah pengibar panjipanjinya. Umar bin Abdul Aziz adalah salah satu contoh sosok pemuda yang berhasil dalam memimpin di masanya. Ungkapan ini begitu masyhur dan telah menjadi nyata. pemuda merupakan rahasia kekuatannya. maju untuk menjadi penyelamat dan hendaknya mampu menunaikan hak-hak umat dengan baik. yaitu masa-masa yang penuh dengan kegelapan. Kepemimpinan itu telah ada dari zaman Rasulullah SAW hingga kini. Sedangkan kepolosannya memudahkan para penggerak untuk menanamkan nilai-nilai yang akan memotivasi aktivitas gerakan. dan semakin berlipat. Pemuda merupakan pilar kebangkitan umat.Tetapi media juga tidak menjalankan peran yang baik. Pemimpin juga merupakan lambang kekuatan. sejak zaman purba hingga zaman satelit ini. Ada dua hal yang menonjol pada diri pemuda dalam sebuah gerakan. penindasan dan diwarnai oleh fanatisme yang membabi buta. Kebaikan yang akan membuat mereka jaya di dunia dan juga di akhirat. Inilah jalan hidup pemuda muslim yang berharga. kedudukannya sebagai basis operasional dan kedua. Arahan bagi para pemuda untuk menyalurkan potensinya kepada kebaikan yang sejati. hak-hak umat yang harus ditunaikan oleh para pemuda. dan mengkaji setiap masalah yang dihadapi oleh apa yang telah ia pimpin. Berjuang hanya untuk kejayaan Islam. bijak dalam menentukan sikap. ibarat kepala bagi tubuh. Dengan demikian. Selain itu juga adanya sebuah pernyataan bahwa masa depan terletak di genggaman para pemuda. Artinya. Seorang bijak pernah mengatakan : “Pemimpin yang baik adalah yang mampu membantu memecahkan kesulitan mereka yang dipimpin serta mempersiapkan calon atau kader pemimpin yang nanti akan menggantikannya. Berita-berita yang ditampilkan lebih pada perwujudan sebagai bangsa yang kehilangan identitas. baik buruknya suatu umat di masa datang di tentukan oleh baik buruknya pemuda di masa kini. Pertama. Dalam setiap kebangkitan. perannya dalam proses kaderisasi. Dengan kata lain. sebaliknya berita yang menunjukan bangsa ini kehilangan identitas justru menjadi sajian dari sebagian besar segmen berita. pemuda memiliki peran yang cukup signifikan. Dalam setiap fikrah. Pemimpin Pemimpin dalam satu negara. Sebagai salah satu acuan pada zaman tabi’ut tabi’in. bekerja keras hanya untuk menegakkan kebenaran yang sejati. pemuda sesungguhnya dituntut untuk mendidik dirinya menjadi pemuda yang memiliki jiwa-jiwa pemimpin. Kepemimpinan Pemuda Pada Masa Kecemerlangan Islam dan Masa Abad ke 20 Berbagai kenyataan menunjukkan bahwa sebagian besar peristiwa yang telah lalu banyak dipengaruhi oleh mereka yang tergolong pemuda. Telah diriwayatkan bahwa sosok Umar bin Abdul Aziz menghadirkan pribadi yang sungguh luarbiasa. (*/lpk) Revitalisasi Peran Pemuda dan Kepemimpinan Dalam Negara Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Berita mengenai keikutsertaan pelajar dan mahasiswa dalam Olimpiade Fisika atau Matematika bukan merupakan berita penting. Hal itu dapat terlihat dari kesucian jiwanya dan keagungan jejak hidupnya. Pemimpin bertugas memikirkan. Inilah yang menentukan seluruh tujuan dan disini pula tempat berkumpulnya segala macam informasi. Pemuda dituntut untuk berfikir panjang. Kekuatan dan kesemangatan membuat pemuda menjadi sangat cocok bagi peran operasional yang membutuhkan energi besar. keutuhan dan disiplin shaff.” Disinilah pemimpin diharapkan mampu melakuakan perubahan baik bagi dirinya maupun orang lain dan yang dipimpinnya menuju kearah kebaikan. 14 . Bahkan ketika Islam mencetuskan gerakan dakwahnya belasan abad yang silam.

Hal ini telah mempengaruhi kecendrungan semua orang yang berkontak dengannya. Ada kontribusi lain yang bisa diberikan kepada Islam dan umat ini. Hal ini dapat tercermin melalui masyarakat substantif. menjadi masa pemerintahan yang indah. Dan kemenangan itulah merupakan suatu agenda besar yang dimiliki oleh umat. badan yang loyo. baik. 15 . dan sejahtera yang mirip dengan masa Rasulullah SAW. iklim yang tidak pas. Suasana yang ditemui Umar bin Abdul Aziz diawal kekhalifahannya telah memaksanya untuk menumpahkan perhatiannya yang lebih besar terhadap hak-hak manusia. simpati.Pada masa itu. potensi. moral. Beliau adalah Hasan Al Banna. yaitu tenaga dan amal nyata yang dilakukan oleh para pemuda. Bahkan ia muncul di zaman kegelapan yang sangat pekat. berkorban adalah nalurinya dan fitrahnya adalah keberanian. Dalam hal tersebut yang ia habiskan hanya memakan waktu dua tahun lima bulan dan beberapa hari saja. Kejeniusan Hasan Al Banna tampak jelas dalam kecintaannya kepada islam.. Umar bin Abdul Aziz menerima kekuasaan sebagai khalifah dikala ia masih muda. adil. Keistimewaan dirinya inilah membuat Umar bin Abdul Aziz dan sejarah perjuangannya lebih mirip legenda daripada fakta. dan keputusasaan untuk melakukan perbaikan. di negeri Mesir muncul seorang tokoh muda yang sangat terkenal sampai sekarang. ‘athifah (empati. dan emosi) yang dingin. akhlak yang rusak. Integritas kepemimpinannya sepenuhnya untuk dakwah dengan segala bakat. ketundukan kepada kekuatan. Begitu juga memiliki prinsip istiqomah dalam amanah yang telah dipikulnya. budaya. Bukan sekedar perubahan yang sifatnya parsial dan hanya menjadi solusi sesaat. tekad yang lentur. baik dari kalangan pelajar atau aktivis. Upaya dalam meraih kemenangan itu hendaknya dilakukan dengan terus menerus dan tidak boleh berhenti meski telah memperolehnya. ruhani yang kosong. Beliau adalah pembangun generasi. Dalam meraih sebuah kemenangan tersebut hendaknya setiap orang melakukan perubahan. Perubahan yang dikehendaki. dan setiap umat memiliki kecenderungan untuk meraih sebuah kemenangan. Dia senantiasa memiliki daya juang dan daya dobrak dalam menebarkan nilai-nilai kebenaran yang telah diyakininya. meliputi seluruh bidang kehidupan dan sisi normatif bagi seluruh umat. setiap kita. Untuk itulah sangat dibutuhkannya peran pemuda yang bersungguh-sungguh dalam melakukan perubahan. Pengaruh ini masih dapat kita rasakan hingga kini. yang mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia. metodologi berfikir mereka. karena merekalah yang akan menjadi teladan konkrit bagi masyarakat kontemporer dalam mewujudkan manhaj al hayyah yang shahih. namun merubah suatu realita baru termasuk di dalamnya prinsip-prinsip ber-aqidah. Hasan Al Banna memiliki pengaruh yang sangat besar di kalangan kaderkadernya terbukti gerakan dakwah yang dirintisnya hingga kini konsepnya merata hampir diseluruh dunia. dalam cita rasa mereka. Seorang mukmin dalam perspektif Al Qur’an digambarkan sebagai manusia yang dinamis. hukum. kemauan yang lemah. Peran pemimpin-pemimpin tersebutlah yang layak direvitalisasi kembali dengan baik dan benar khususnya bagi kaum muda. Sedangkan di awal abad ke-20 yang lalu. Perubahan Sebagai Agenda Umat Setiap manusia. gaya penjelasan mereka. semangat yang rapuh. yang pada akhirnya akan kembali melahirkan masalah-masalah baru. dan tulisantulisannya. bukan sekedar merubah nama atau bentuk lahir suatu masyarakat. murabbi rakyat dan pemilik madrasah ilmiyah fikriyah khuluqiyah. Hasan Al Banna tidak saja menjadi sosok pemimpin bagi para pengikutnya saat itu. di tengah-tengah masyarakat yang terkena kelumpuhan berfikir. Saat itu usianya belum mencapai 35 tahun. Perubahan yang kita citacitakan dan idamkan bersama haruslah diraih secara bersama-sama dan dengan semangat yang sama pula. Umar bin Abdul Aziz mampu merubah tradisi Daulat Bani Umayyah yang rendah yang telah berlalu selama 60 tahun. pemikiran. kehidupan yang labil. progresif dan produktif. Kekuatan dan Peran Pemuda Terhadap Perubahan Perubahan yang diinginkan bersama adalah perubahan yang komprehensif dan substantif. Bekerja adalah budayanya. namun ia adalah sosok pemimpin yang muncul dan tampil dalam situasi dan kondisi yang tidak mendukung.

Tuntutan bagi para pemuda untuk bergerak dikarenakan bahwa pemuda adalah sosok yang memiliki jiwa intelektualitas. berjuang dan melawan hingga tercapainya perubahan menuju kehidupan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia. kedaulatan rakyat. bergerak. keikhlasan yang penuh di jalannya. Karena dasar keimanan adalah hati yang cerdas. Sebuah cita-cita besar dari sebuah perubahan. pemuda sangat berperan dalam mewujudkan Indonesia Merdeka. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. bahwa perubahan yang harus terjadi adalah terwujudnya kemerdekaan.Selalu tegar dan tidak pernah gentar dalam menebarkan nilai kebenaran dan kebaikan. krmanusiaan yang adil dan beradab. ketuhanan yang Maha Esa. Peluang dan Tantangan Kepemimpinan Pemuda Sebuah proses perubahan sangat dipengaruhi oleh pemimpin. dan menyampaikan langsung kepada para penguasa dan mampu mengambil kebijakan. Karena semua yang bergerak dan beramal akan mendatangkan kemashlahatan dan kebaikan. Pada akhirnya pemuda menjadi tumpuan bagi rakyat untuk terus menyuarakan perubahan. Wallahu a’lam PEMUDA ”ANTARA HARAPAN DAN TANTANGAN” Pemuda dalam wacana umum adalah sebagai generasi penerus bangsa. Apalagi itu akan menjadi sangat urgen ketika kita mengharapkan kokohnya kepemimpinan yang bisa menampilkan moral dan akhlaq Islami. Dan hampir-hampir empat pilar ini (iman. Keinginan mendapatkan perubahan tetap terus bersemayam di dalam dada rakyat Indonesia hingga kini. Mereka masih terus menuntut. Kepemimpinan masih menjadi masalah krusial yang kemudian mengakibatkan negeri ini mengalami krisis multidimensi yang parah. Kalau dilihat di negara Indonesia. hamasah yang membara dan adanya persiapan yang melahirkan tadhhiat (pengorbanan) dan amal untuk merealisasikannya. Hal inilah yang menjadi harapan bagi seluruh masyarakat dan para pemuda. dasar hamasah adalah syu’ur yang kuat dan dasar amal adalah ‘azm menggelora. ikhlas. hamasah dan amal) merupakan karakteristik bagi para pemuda. Adapun hal lain yang menjadi tantangan bagi para pemuda dalam melakukan perubahan adalah terkotorinya kepribadian Islam oleh beberapa golongan yang melumpuhkan sendi kekuatannya. Pemuda adalah sebagai agen perubahan. bangsa ini harus memiliki pemimpin yang amanah. Kepemimpinan untuk saat ini masih menjadi sebuah masalah yang harus terus diasah dan ditingkatkan kualitasnya. persatuan Indonesia. Tahapan-tahapan perjuangan Kemerdekaan Indonesia diperankan 16 . para foundhing fathers telah menetapkan. Untuk dapat mewujudkan masyarakat yang beradab. Harapan. dasar keikhlasan adalah nurani yang suci. dan yang terakhir adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. pemuda juga berusaha kritis terhadap kondisi masyarakatnya dan berusaha mengungkapkan realitas dan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat. mau bekerja keras. “Sungguh fitrah ini bisa sukses apabila ada umat yangkuat. dan sejarah bangsa-bangsa sudah membuktikan hal ini. Sebagai entitas masyarakat. sebagaimana termaktub dalam konstitusi negara kita. Eksistensi dan keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara sangat ditentukan oleh sikap dan prilaku generasi muda dalam menatap masa depan bangsa dan negara. seorang pemuda tidak boleh berpangku tangan tanpa ada partisipasi dalam mewujudkan agenda perubahan umat. dan mampu mengarahkan serta menggerakkan massanya untuk bersama berjuang mencapai cita-cita perjuangannya.”( Hasan Al Banna) Oleh karenanya. namun perubahan yang diinginkan oleh seluruh umat khususnya rakyat Indonesia belum dapat diwujudkan. Terlebih lagi dalam struktur dan budaya sosial yang paternalistik. kebersamaan. Berbagai rezim telah dilalui. Hal itulah yang menjadi salah satu tantangan bagi para pemuda sebagai pemimpin masa depan. Beramal dan bergerak juga merupakan indikator kebaikan hidup bagi seorang pemuda islam.

Sutomo. Pemberdayaan generasi muda dapat dilaksanakan secara terencana. sudah berkewajiban berperan aktif dalam proses pembangunan dan ikut serta dalam menjaga eksistensi bangsa dan negara. dan melalui organisasi pemuda dapat menciptakan wahana kreativitas dan aktivitas bagi kalangan pemuda. dengan bersatunya organisasi pemuda kedaerahan seperti Jong Java. serta berperan aktif dalam mengisi kemerdekaan. utamanya pemerintah. agar mendapatkan kualitas generasi muda yang mampu berkompetisi dalam berbagai bidang. Sehingga 17 . Pemberdayaan Generasi Muda Pemuda pada masa yang akan datang tidak hanya merupakan obyek dari proses pembangunan di era global. dan mampu mengembangkan ketrampilan yang diberikan melalui pemerintah maupun organisasi masyarakat lainnya. dan Indonesia sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat. Pemberdayaan pemuda melalui organisasi pemuda mampu merubah pola pikir yang lebih terbuka dan demokratis. Peran Pemuda di Era Global Pemuda yang sering kali dinyatakan sebagai generasi penerus pembangunan bangsa. Perjuangan mewujudkan Indonesia Merdeka tidak hanya dilakukan oleh pemuda di Indonesia akan tetapi juga oleh para mahasiswa Indonesia yang berada di luar negeri khususnya di Negeri Belanda melalui organisasi mahasiswa Perhimpunan Indonesia (Indische Verenejing) yang dipimpin oleh Mohammad Hatta. sehingga organisasi dan sumberdaya manusia pemuda dapat berkembang Dengan semakin berdayanya generasi muda dalam berbagai sektor kehidupan. Peran pemuda dapat ditunjukkan lewat kompetisi dalam bidang ilmu pengetahuan. Budi Utomo merupakan cikal bakal dari berdirinya organisasi modern di Indonesia. Pemuda hendaknya mampu mengorganisir diri dalam sebuah organisasi. Untuk itu hendaknya generasi muda dapat berdaya dalam menghadapi situasi dan kondisi internal maupun eksternal generasi muda. Jaman pergerakan merupakan jaman pergerakan merupakan jaman kesadaran bagi bagi pemuda akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka. Peran pemuda dapat juga ditunjukkan dalam kemampuan menguasai teknologi informasi di era global dan dapat ditransformasikan kepada masyarakat secara luas. Dan pemuda Indonesia sudah sepantasnya dapat diberdayakan. yang kemudian menghasilkan Proklamasi 17 Agustus 1945. pengorganisasian yang sistemik. Jaman pencoba dengan berdirinya Organisasi Budi Utomo yang didirikan oleh pemuda terdidik dibawah pimpinan Dr. Sudah tentu sejarah perjungan pemuda pada era merebut kemerdekaan merupakan tolok ukur bagi perjuangan pemuda dalam mengisi kemerdekaan. Jong Ambon. bangsa dan negara. Pemberdayaan generasi muda memerlukan perhatian dari seluruh lapisan masyarakat. dan berkelanjutan. melalui organisasi pemuda dapat mengembangkan jiwa kepemimpinannya. disamping dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan masyarakat. dan dukungan dana dari berbagai unsur. Jaman Pendobrak perjungan yang dilakukan melalui jalur diplomasi dan perjuangan bersenjata.oleh pemuda. Pemberdayaan secara individu maupun maupun organisi pemuda perlu ditingkatkan. akan tetapi perjuangan pemuda juga dilakukan secara terorganisir. Jong Sumatra dan lainnya yang kemudian pada tanggal 28 Oktober 1928 mendeklarasikan Sumpah Pemuda melalui Kongres Pemuda Indonesia yang Ke-2. sistematis. sehingga terwujudnya Indonesia yang merdeka dan berdaulat. bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan secara individu. Dengan melihat sejarah perjuangan bangsa yang dipelopori oleh generasi muda. Hal yang perlu mendapat perhatian dalam peningkatan pemberdayaan generasi muda adalah : sumberdaya manusia generasi muda yang memadai. agar pemberdayaan pemuda dapat dilaksanakan tepat pada sasaran yang dicapai. akan tetapi juga sebagai subyek dan juga bertanggung jawab terhadap proses pelaksanaan dari pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan.

mengingat masih banyak generasi muda yang belum mendapatkan pendidikan yang memadai. Secara rata-rata pemuda sudah memiliki kemampuan dalam mengembangkan bakat kepemimpinannya. Pemuda juga dapat berperan dalam dunia pendidikan. sehingga buta aksara dikalangan generasi muda dapat di kurangi. Peran pemuda dapat disampaikan dalam bentuk kritik kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar anggaran pendidikan dapat ditingkatkan mencapai 20% dari APBN maupun APBD. 18 . jika memungkinkan ditiadakan. dengan dedikasi dan kemampuan yang dimiliki sehingga keberlangsungan kemimpinan nasional dan lokal dapat berlangsung dengan baik melalui kaderisasi kepemimpinan yang ada pada generasi muda. Karena pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Disamping itu pula pemuda diharapkan dapat menciptakan pendidikan alternatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat. melalui organisasi kepemudaan yang menerapkan kaderisasi dengan baik. Dan generasi muda adalah aset bagi kepemimpinan madepan.sebagian besar generasi muda mampu menguasai teknologi informasi yang sangat dibutuhkan dalam melaksanakan proses pembangunan di masa depan. Pemuda berperan dalam kelangsungan kepemimpinan di tingkat nasional dan lokal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful