You are on page 1of 21

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
( COOBIKA)
COOKIES BIJI NANGKA

BIDANG KEGIATAN:
PKM-K (KEWIRAUSAHAAN)

Diusulkan oleh:

I Putu Krisna Widya Nugraha (22020114130105)


Citra Hayuning Kinasih (22020114120025)
Uvi Zahra Rachmadian (22020114130083)
Muhamad Nur Triyanto (22020114130112)

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2016

i
HALAMAN PENGESAHAN PKM-K (KEWIRAUSAHAAN)

1. Judul Kegiatan : Coobika (Cookies Biji Nangka)


2. Bidang Kegiatan : PKM-K
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : I Putu Krisna Widya Nugraha
b. NIM : 22020114130105
c. Jurusan : S1 Ilmu Keperawatan
d. Perguruan Tinggi : Universitas Diponegoro
e. Alamat Rumah (HP) : Perum Alam Rawa Asri RT.01/RW.08
Ambarawa Kab.Semarang
f. Email : putukrisna.undip@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 3 Orang
1. Muhamad Nur Triyanto
2. Citra Hayuning Kinasih
3. Uvi Zahra Rachmadian
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Ns. Sri Padma Sari, S.Kep., MNS
b. NIDN : 0666058401
c. Alamat Rumah dan No HP : Jl. Dinar Elok Raya Blok C1. No.2 Tembalang
Semarang. 085225197321
6. Biaya Total Kegiatan :
a. Dikti : Rp. 10.030.000,00
b. Sumber lain : -
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 bulan

Semarang, 12 Januari 2016

Menyetujui, Ketua Pelaksana Kegiatan


Pembantu Dekan III
Fakultas Kedokteran

Dr.dr.Awal Prasetyo, M.Kes.Sp.THT-KL I Putu Krisna Widya Nugraha


NIP. 196710021997021001 NIM.22020114130105
Pembantu Rektor III Dosen Pembimbing
Bidang Kemahasiswaan

Budi Setiyono, S.Sos. M.Pol.Admin, Ph.D Ns.Sri Padmasari., S.Kep.MNS


NIP. 97110111997021001 NIP.198405062008122003

ii
DAFTAR ISI

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA ................................................................... i


HALAMAN PENGESAHAN PKM-K (KEWIRAUSAHAAN)....................................................... ii
DAFTAR ISI......................................................................................................................................... iii
RINGKASAN ........................................................................................................................................ 1
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................................... 2
A. Latar Belakang ............................................................................................................................ 2
B. Tujuan Penulisan ......................................................................................................................... 2
C. Manfaat Penulisan ....................................................................................................................... 3
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ......................................................................... 4
A. Kondisi Umum Lingkungan........................................................................................................ 4
B. Analisa Produk ............................................................................................................................ 4
C. Kapasitas Produksi ...................................................................................................................... 5
D. Perencanaan Tempat Produksi .................................................................................................... 5
E. Perencanaan Pemasaran .............................................................................................................. 5
F. Analisa Keuangan Usaha ............................................................................................................ 5
G. Prospektifitas Usaha.................................................................................................................... 6
BAB III METODE PELAKSANAAN................................................................................................. 7
A. Alat Dan Bahan Yang Dibutuhkan ............................................................................................. 7
B. Tahap-Tahap Pelaksanaan Kegiatan ........................................................................................... 7
C. Kegiatan Tahap Produksi Cookies biji nangka ........................................................................... 8
D. Kegiatan Tahap IV : Tahap Penentuan Harga dan Pemasaran.................................................... 9
E. Kegiatan Tahap V : Evaluasi dan Tahap Lanjut ......................................................................... 9
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ................................................................................ 10
A. Rancangan Biaya Kegiatan ....................................................................................................... 10
B. Jadwal Kegiatan ........................................................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................................... 11
A. Biaya Habis Pakai ..................................................................................................................... 16
B. Biaya Peralatan ......................................................................................................................... 16
C. Perjalanan dan Biaya Lain-Lain ............................................................................................... 17

iii
RINGKASAN
Nangka ( Artocarpus heterophyllus ) adalah jenis tanaman tropis yang banyak tumbuh di
Indonesia. Tanaman nangka berbuah sepanjang tahun jika dirawat dengan baik dan tidak ada
kemarau yang terlalu panjang. Nangka memiliki daging buah yang berwarna kuning dan
memiliki rasa yang manis, nangka juga memiliki biji buah yang cukup besar. Biji nangka
biasanya jarang dimanfaatkan oleh masyarakat dan lebih dominan dibuang setelah memakan
daging buahnya. Masyarakat lebih memilih membuang biji nangka karena mereka jarang yang
mengetahui kandungan dan manfaat dari biji nangka.
Biji nangka sebenarnya memiliki beberapa kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi
tubuh seperti fosfor dan kalsium. Kandungan fosfor dan kalsium dalam biji nangka lebih besar
dibandingkan jumlah yang terkandung di dalam biji kedelai. Fosfor dan kalsium juga sangat
diperlukan tubuh untuk menunjang pertumbuhan lebih khususnya pertumbuhan tulang. Maka
dari itu kami memiliki gagasan untuk mengolah biji nangka menjadi olahan cookies. Kami
memiliki gagasan untuk membuat cookies karena cookies merupakan salah satu produk
makanan yang paling banyak di sukai anak – anak. Kandungan fosfor dan kalsium dari biji
nangka pada cookies ini akan membantu memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan
anak – anak.

1
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) adalah jenis tanaman tropis
yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman nangka berbuah sepanjang tahun jika
dirawat dengan baik dan tidak ada kemarau yang terlalu panjang.Pemanfaatan nangka
masih terbatas sehingga masyarakat hanya mengkonsumsi daging buah segarnya saja.
Biji nangka yang sangat melimpah belum banyak dimanfaatkan atau dibuang begitu
saja tanpa ada pengolahan lebih lanjut. Biji nangka mempunyai harga relatif murah
maupun hanya diberikan secara cuma-cuma, umumnya biji nangka hanya
dimanfaatkan dalam bentuk biji nangka bakar, rebus, dan goreng (Widyastuti, 1993).
Biji nangka ( Beton) memiliki kandungan fosfor dan kandungan kalsium yang
lebih tinggi dari kedelai. Biji nangka juga merupakan sumber karbohidrat, protein dan
energi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial.Hal ini
yang mendorong pengolahan biji nangka dalam bentuk berbagai olahan seperti Cookies
Biji Nangka. Biji nangka berpotensi sebagai prebiotik yang mampu menurunkan resiko
terkena kanker kolon yang merupakan penyebab kematian kedua terbanyak di dunia,
karena mengandung polisakarida dan oligosakarida yang tidak dapat dicerna oleh enzim
pencernaan. Kanker kolon sendiri merupakan penyakit mematikan yang disebabkan
gaya hidup masyarakat saat ini. Baik itu pola makan, berat badan hingga aktivitas fisik.
Resiko terkena kanker kolon dapat diturunkan dengan cara meningkatkan konsumsi
serat makanan, termasuk prebiotik dan probiotik. Dan selain dari susu fermentasi
ternyata kedua zat tersebut juga ditemukan dalam biji nangka.
(http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/13/12/10/mxl5q6-biji-nangka-
berpotensi-hambat-kanker ).
Untuk mengurangi dan mengatasi limbah biji nangka kita dapat
memanfaatkanya dengan cara mengolah lebih lanjut. Sehingga limbah biji nangka yang
semula tidak digunakan dapat digunakan dengan lebih ekonomis dan sebagai upaya
dalam peningkatan gizi. Banyaknya limbah biji nangka yang ada saat ini dapat
dimanfaatkan sebagai diversifikasi pangan yang bermutu dan dapat dikenal lebih luas
oleh para masyarakat sekitar diantaranya dengan memanfaatkan menjadi Cookies Biji
Nangka.

B. Tujuan Penulisan

1. Menciptakan produk makanan yang bernilai gizi tinggi dari Biji nangka.
2. Mengoptimalkan pemanfaatan Biji nangka sebagai prebiotik pencegah
kanker, terutama kanker kolon.
3. Mengatasi pemanfaatan biji nangka untuk mengurangi pencemaran limbah di
masyarakat.

2
C. Manfaat Penulisan

1. Meningkatkan nilai guna bijinangka sebagai produk makanan baru


dengan kandungan gizi tinggi.
2. Optimalisasi biji nangka sebagai prebiotik pencegah kangker, terutama
kangker kolon.
3. Optimalisasi pengolahan limbah biji nangka untuk mengurangi pencemaran
limbah di masyarakat.

3
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

A. Kondisi Umum Lingkungan


Ambarawa adalah suatu daerah di Jawa Tengah yang banyak ditumbuhi pohon
nangka. Hal ini menjadi prioritas untuk mengambil bahan baku biji nangka di daerah
tersebut. Dalam hal pengelohan biji nangka ini kami memiliki ide untuk
mendapatkannya dari para pedagang buah nangka kerena didaerah Ambarawa sebagian
dari para pedagang buah nangka tersebut selalu memisahkan biji dan buahnya ketika
mereka berjualan buahnya. Pemanfaatan biji buah nangka masih terbatas, masyarakat
hanya mengkonsumsi daging buah nangka. Umumnya biji nangka hanya dimanfaatkan
dalam bentuk dibakar, direbus maupun digoreng sehingga kami mencetuskan untuk
membuat cookies dengan bahan dasar biji nangka yang sudah dihaluskan menjadi
tepung biji nangka.
Banyak biji nangka yang terbuang di daerah Ambarawa sehingga akan
mengakibatkan tidak terkendalinya pertumbuhan pohon nangka. Apabila kita dapat
memanfaatkan biji dari buah nangka tersebut kita juga sekaligus berupaya menekan laju
perkembangan pertumbuhan buah nangka. Keunggulan dari biji nangka dari daerah
tersebut adalah karbohidrat, kalsium, besi, fosfor yang relatif banyak. Dari keunggulan
tersebut kami akan memilih biji nangka tersebut untuk menjadi bahan baku cookies.
Di Semarang belum ada biskuit cookies yang terbuat dari bahan baku biji
nangka, sehingga peluang produksi biskuit cookies biji nangka sangat besar. Tembalang
merupakan suatu kecamatan di Kota Semarang yang rata-rata penduduknya adalah
mahasiswa dan pelajar. Hal ini memungkinkan untuk pemasaran cookies biji nangka
karena minat mahasiswa terhadap camilan yang cukup tinggi. Produksi cookies biji
nangka ini juga tidak membutuhkan biaya yang mahal. Dalam hal kesehatan, cookies
biji nangka mempunyai nilai gizi yang baik dan sehat pula. Dalam proses pembuatannya
pun tidak menggunakan bahan kimia.

Gb.1. Kemasan produk cookies


B. Analisa Produk
Produk cookies biji nangka merupakan produk inovasi baru yang diolah dengan
cara yang mudah dan murah. Produk ini diolah dengan campuran bahan – bahan alami
dan tanpa ditambahkan bahan pengawet sehingga cita rasa yang dihasilkan masih

4
original dan sangat aman di konsumsi ditambah lagi dengan kemasan yang menarik.
Selain itu dilengkapi juga dengan jenis produk, komposisi, manfaat dan informasi gizi.

C. Kapasitas Produksi
Kapasitas produksi cookies biji nangka akan ditingkatkan seiring dengan dengan
meluasnya perkembangan pasar. Produksi biskuit dengan bahan dasar nangka kuning
dengan rincian sebagai berikut :
1. Bulan I dengan skala kecil. Mempromosikan produk kepada teman se kampus
berupa sampel.
2. Bulan II dengan menjual 150 pcs. Di lingkungan sekitar tempat produksi dan
lingkungan kampus Progam Studi Ilmu Keperawatan serta jurusan dan program
studi lain di undip .
3. Bulan III dengan menjual 250 pcs. Penjualan dikembangkan di toko roti dan
beberapa toko snack.
4. Bulan IV dengan menjual 450 pcs. Penjualan berkembang di toko roti, toko
snack, pusat oleh-oleh yang ada di Semarang dan memperluas jangkauan
pemasaran.

D. Perencanaan Tempat Produksi


Produksi akan dilaksanakan di rumah kos salah satu anggota di daerah Jurang
Blimbing Blok C no 10, Tembalang, Semarang karena akses yang mudah dari tempat
promosi dan memudahkan pelanggan membeli secara langsung.

E. Perencanaan Pemasaran
Jangkauan pemasaran yang akan kelompok kami lakukan meliputi sekitar lokasi
pembuatan Cookies biji nangka, toko makanan, di Tembalang Semarang. Kemudian
akan diperluas di daerah sekitar Semarang dan penjualan akan diperluas melalui media
online.

F. Analisa Keuangan Usaha


Biaya produksi merupakan biaya pembuatan yang memuat bahan baku,
kemasan, produksi dan distribusi. Biaya produksi sudah diperhitungkan secara ringkas
dalam analisa usaha. Analisa usaha yang sudah dilakukan dalam pelaksanaan usaha
cookies biji nangka selama 2 bulan (bulan ke-1 sampai bulan ke-2 pelaksanaan
program) pemasaran terencana dalam asumsi di bawah ini:

5
Tabel 3. Analisa Kuantitas Produksi, Biaya Produksi dan Harga Jual
Nama Kuantitas Produksi/Bulan Jumlah Biaya Harga
Produk ke- (pcs) Produksi Jual
rupiah/pcs rupiah/pcs
2 3 4

Cookies 100 300 400 700 12.500 15.000


biji
nangka

Sedangkan rencana keuangan secara menyeluruh sekaligus asumsi penjualan


dapat diuraikan sebagai berikut :
Tabel 4. Analisa Total Biaya Produksi dan Profit yang di Dapat
Jumlah Biaya Harga Jual Biaya Hasil Profit yang
(pcs) Produksi (rupiah/pcs) Produksi Penjualan di Dapat
(rupiah/pcs) Total Total (rupiah)
(rupiah) (rupiah)
800 12.500 15.000 10.030.000 12.000.000 1.970.000

Apabila diasumsikan dalam jangka panjang produksi Cookies Biji Nangka


akan konstan seperti bulan ke-4, maka peluang keberlanjutan usaha adalah sebagai
berikut :
Tabel 5. Keberlanjutan Usaha
Jumlah Biaya Harga Jual Biaya Hasil Profit /
(pcs) Produksi (rupiah/pcs) Produksi Penjualan Bulan
(rupiah/pcs) /Bulan(rupiah) /Bulan(rupiah) (rupiah)
500 12.500 15.000 6.250.000 7.500.000 1.250.000

Dari analisa yang dilakukan, usaha ini akan mulai mandiri pada bulan ke-5 yakni
penghasilan yang didapat mencukupi biaya produksi maka ini layak untuk cookies biji
nangka dijalankan dan dikembangkan.

G. Prospektifitas Usaha
Usaha ini sangatlah menggiurkan, karena apabila diproyeksikan pendapatan per
bulan stabil pada pendapatan bulan ke-5 maka profit yang didapat dapat mencapai Rp.
1.250.000 per bulan .

6
BAB III METODE PELAKSANAAN
A. Alat Dan Bahan Yang Dibutuhkan

1. Bahan yang dibutuhkan


Untuk mengolah cookies biji nangka sebanyak 5 kg diperlukan bahan baku
sebanyak 3 kg mentega, kg , 5 kg tepung terigu, 3 kg tepung biji nangka, 30 Butir
telur, 1 Bungkus garam, 15 Bungkus susu bubuk / coklat bubuk, 4 Bungkus backing
powder.
2. Peralatan yang dibutuhkan
Peralatan yang diperlukan untuk membuat Cookies biji nangka yaitu mixer, oven,
gas elpiji 3 kg, kompor gas, loyang datar, parut keju, cetakan, plastik, solet, mika,
pisau , panci, timbangan, kuas, penyaring, blender, piping bang.
3. Pengemasan
Cookies biji nangka yang telah selesai diolah kemudian akan dilakukan
pengemasan. Dalam pengemasan, Cookies biji nangka akan diletakan dalam blister
tray kemudian dibungkus dalam plastik pengemas yang berlogo desain Cookies biji
nangka. Kemudian direkatkan dengan mini sealer.

B. Tahap-Tahap Pelaksanaan Kegiatan

1. Kegiatan Tahap Pra-Produksi


Sebelum proses pembuatan Cookies biji nangka dilakukan, sebelumnya
mempersiapakan alat dan bahan yang diperlukan. Alat-alat yang digunakan antara
lain seperti mixer, oven, loyang datar, parut keju, cetakan cookies, plastik, mika,
pisau dan kompor. Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan Cookies biji
nangka antara lain yaitu buah nangka, mentega, telur, tepung terigu, gula pasir,
backing powder, keju, chocochips, susu bubuk dan garam.
2. Kegiatan Tahap Pengembangan Produk Skala Kecil
Sesaat setelah alat produksi sudah siap, tahap selanjutnya meliputi pemilihan bahan
dasar dan proses pembuatan produk, mengetes produk secara berkala yang
bertujuan untuk mengetahui dengan pasti permintaan pasar, pemilihan layak
produksi melalui proses penyortiran pada bahan baku sehingga penggunaan produk
dapat dipertanggungjawabkan. Label kemasan produk dibuat semakin menarik agar
mampu menarik minat pembeli.
3. Proses pembuatan tepung biji nangka
Proses pembuatan tepung biji nangka mengalami beberapa tahap pengolahan agar
dihasilkan tepung yang berkualitas dan tidak bau.
a. Proses pertama dalam pembuatan tepung biji nangka adalah dengan pencucian
biji nangka selama 10 menit.
b. Setelah dicuci, biji nangka direbus bersama arang batok kelapa untuk
menghilangkan bau, dengan suhu 110oC selama kurang lebih 30 menit.
c. Setelah direbus, biji nangka dipisahkan dari sisa pulp yang masih menempel.
Kemudian biji nangka diiris-iris menjadi 4-6 bagian (dipotong menjadi bagian-

7
bagian kecil) agar memudahkan pada proses pengeringan (Achmad Fadillah,
2008: 4).
d. Kemudian biji nangka yang sudah dipotong menjadi bagian-bagian kecil
dikeringkan selama 2-3 hari
e. Tahap selanjutnya adalah menggiling potongan biji nangka yang telah
dikeringkan sampai menjadi butiran-butiran halus, menggunakan blender kering
ataupun alat penggiling lain seperti mesin penepung beras. Butiran-butiran halus
tersebut kemudian diayak dengan saringan berukuran lubang 60 mesh sebanyak
tiga kali pengayakan sehingga menghasilkan tepung yang diinginkan.

C. Kegiatan Tahap Produksi Cookies biji nangka

a. Penyiapan Bahan Baku


Sebelum proses pembuatan Cookies biji nangka dilaksanakan, terlebih dahulu
mempersiapkan bahan baku yang diperlukan dan mempersiapkan alat yang akan
dipergunakan dalam proses pembuatan.
Bahan : Biji nangka, gula pasir, mentega, susu bubuk/susu kental, garam, telur, soda
kue, air es, potongan mentega tawar dan margarin.
Peralatan : baskom, saringan, blender, panci rebus, pengaduk adonan/ mixer, oven,
kompor dan loyang.
b. Pembutan Cookies biji nangka
Proses pembuatan Cookies biji nangka, sebagai berikut :
1. Mengocok telur dengan mixer atau sendok
2. Masukan garam, gula pasir, susu bubuk, tepung biji nangka dan soda kue lalu
aduk sampai rata
3. Masukan potongan mentega ke dalam adonan. Aduk hingga adonan tercampur
rata.
4. Tuangkan air ke dalam adonan sehingga adonan bisa dibentuk
5. Siapkan loyang yang sudah diolesi dengan margarin, lalu bentuk adonan
menjadi bulat
6. Berikan hiasan chocochip di atasnya
7. Masukan ke dalam oven dengan suhu 120oC selama + 35 menit
8. Ambillah Cookies Biji Nangka dari oven
9. Cookies Biji Nangka siap untuk dihidangkan
c. Pemasaran
Setelah proses pengemasan akan dilakukan proses pemasaran. Pada tahap awal
pemasaran akan dipasarkan di daerah Tembalang dan sekitarnya target utama
pembeli adalah mahasiswa.

8
Diagram proses produksi Cookies biji nangka disajikan pada blik diagram di bawah ini:

Penyiapan Bahan Pembuatan Cookies


Baku Biji Nangka

Pengemasan dan Pendinginan


Pemasaran

Gambar 2. Blok Digram Proses Produksi Cookies biji nangka


D. Kegiatan Tahap IV : Tahap Penentuan Harga dan Pemasaran

Harga “ Cookies biji nangka” hampir sama dengan harga biskuit pada umumnya.
Harga Cookis Biji Nangka ini sebanding dengan banyaknya kandungan vitamin,
mineral, keaslian bahan yang terdapat didalamnya. Harga bahan baku yang relatif
murah akan memberikan keuntungan yang lebih bagi produsen. Pemasaran pertama
akan dilakukan disekitar tempat tinggal produsen, toko makanan, kemudian akan
diperluas di daerah sekitar Semarang dan penjualan melalui online melalui internet.

E. Kegiatan Tahap V : Evaluasi dan Tahap Lanjut


Tahap evaluasi ini meliputi evaluasi proses produksi, evaluasi keseragaman produk
dan spesifikasi, evaluasi penilaian konsumen, perhitungan analisa, kelayakan usaha, dan
penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) guna berlanjutnya usaha.

9
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

A. Rancangan Biaya Kegiatan

Berikut ini adalah rancangan biaya kegiatan meliputi biaya bahan habis pakai,
total biaya peralatan, biaya sewa tempat produksi biaya perjalanan dan biaya lain – lain.
No Uraian Total Biaya
1. Total biaya bahan habis pakai Rp 4.480.000,-
2. Total biaya peralatan Rp 3.000.000,-
3. Biaya sewa tempat produksi Rp 1.000.000,-
4. Total biaya perjalanan Rp 750.000,-
5. Total biaya lain- lain Rp 800.000,-
Total Rancangan Biaya Rp 10.030.000,-

B. Jadwal Kegiatan
Berikut ini adalah jadwal kegiatan pembuatan Cookies biji nangka selama 5
bulan.
Bulan
No Jenis Kegiatan
1 2 3 4 5
1. Penyediaan tempat, alat dan bahan
2. Produksi skala kecil
3. Pengurusan sertifikasi usaha (P-
IRT,Halal,Gizi)
4. Kerja sama dengan warung dan
kantin sekolah
5. Pemasaran dan analisis usaha
6. Penyusunan laporan

10
DAFTAR PUSTAKA

Sari,Permana,T.K. 2012. Pemanfaatan tepung Biji Nangka (Artocapus heterophyllus lamk)


sebagai subtitusi dalam pembuatan kudapan berbahan dasar tepung terigu untuk PMT pada
balita. Semarang: Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES

Saraswati, N.D. Rosyidi, D. Widati, S.A. Subtitusi Tepung Tapioka Dengan Pati Biji Nangka
(Artocapus heterophyllus lamk) Terhadap Kualitas Fisik Bakso Daging Ayam. Surabaya:
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya

Firjaun, A.C. Widagdo, Putra, R.A. Membuat Tepung Dari Biji Nangka

Umayah, I. Akmalia, N. Haniyya, F. 2014. Doscuit ( Donat Biscuit ) Biji Nangka Cake
Kering Pencegah Kanker Inovasi Baru dalam Perpaduan Donat dan Biscuit Biji Nangka.
Semarang: UNNES

11
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota Kelompok
Biodata Anggota 1
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap I Putu Krisna Widya Nugraha
2 Jenis Kelamin L
3 Program Studi Ilmu Keperawatan
4 NIM 22020114130105
5 Tempat dan Tanggal Lahir Kab. Semarang, 14 Mei 1996
6 E-mail krisnanugraha38@gmail.com
7 Nomor Telepon/ HP 087700401694

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Panjang 03 SMP N 1 Banyubiru SMA N 1 Ambarawa
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk- 2002-2008 2008-2011 2011-2014
Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No Nama Pertemuan Ilmiah/ Judul Artikel Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah
1
2
3

D. Penghargaan (10 tahun terakhir)

No Jenis Penghargaan Instritusi Pemberi Penghargaan Tahun


1
2
3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-Kewirausahaan

Semarang, 12 Januari 2016


Pengusul,

(I Putu Krisna Widya Nugraha)

12
Biodata Anggota 2
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Muchamad Nur Triyanto
2 Jenis Kelamin L
3 Program Studi Ilmu Keperawatan
4 NIM 22020114130112
5 Tempat dan Tanggal Lahir Semarang, 28 Maret 1996
6 E-mail Muchamad.nt@gmail.com
7 Nomor Telepon/ HP 089678065101

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Pandean SMP PGRI 01 SMK Nusaputera 02
Lamper 10 Semarang Farmasi Semarang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk- 2002-2008 2008-2011 2011-2014
Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No Nama Pertemuan Ilmiah/ Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
Seminar
1
2
3

D. Penghargaan (10 tahun terakhir)


No Jenis Penghargaan Instritusi Pemberi Penghargaan Tahun
1
2

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K

Semarang, 12 Januari 2016


Pengusul,

(Muchamad Nur Triyanto)

13
Biodata Anggota 3
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Citra Hayuning Kinasih
2 Jenis Kelamin P
3 Program Studi Ilmu Keperawatan
4 NIM 22020114120025
5 Tempat dan Tanggal Lahir Semarang, 29 November 1995
6 E-mail citrahk@gmail.com
7 Nomor Telepon/ HP 082137336095

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Lebdosari SMP N 1 Semarang SMA N 5 Semarang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk- 2002-2008 2008-2011 2011-2014
Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No Nama Pertemuan Ilmiah/ Judul Artikel Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah
1
2
3

D. Penghargaan (10 tahun terakhir)


No Jenis Penghargaan Instritusi Pemberi Penghargaan Tahun
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K

Semarang, 12 Januari 2016


Pengusul,

(Citra Hayuning Kinasih)

14
Biodata Anggota 4
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Uvi Zahra Rachmadian
2 Jenis Kelamin P
3 Program Studi Ilmu Keperawatan
4 NIM 22020114130083
5 Tempat dan Tanggal Lahir Semarang, 8 Juni 1996
6 E-mail uvirachmadian@gmail.com
7 Nomor Telepon/ HP 085742524077

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Karangrejo 01 SMP N 2 Semarang SMA N 3 Semarang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk- 2002-2008 2008-2011 2011-2014
Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No Nama Pertemuan Ilmiah/ Judul Artikel Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah
1
2
3

D. Penghargaan (10 tahun terakhir)


No Jenis Penghargaan Instritusi Pemberi Penghargaan Tahun
1
2
3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K

Semarang, 12 Januari 2016


Pengusul,

(Uvi Zahra Rachmadian)

15
Lampiran 2. Justifikasi Penggunaan Anggaran
A. Biaya Habis Pakai

Bahan Harga Satuan Jumlah Biaya Total


Biji nangka Rp 400,-/kg 60 kg Rp. 24.000,-
Mentega Rp. 10.000,-/kg 60 kg Rp. 600.000,-
Telur Rp. 17.000,-/kg 37,5 kg Rp. 637.500,-
Tepung Terigu Rp. 9.000,-/kg 67,5 kg Rp. 607.500,-
Gula Rp. 12.500,-/kg 30 kg Rp. 375.000,-
Backing Powder Rp. 25.000,-/250gr 500gr Rp. 50.000,-
Garam Rp. 1000,-/bgks 4 bgks Rp. 4.000,-
Susu Bubuk Rp. 5.000,-/bgks 300 bgks Rp. 1.500.000,-
Chocochips Rp. 35.000,-/kg 4 kg Rp. 140.000,-
Mika Rp. 700,-/biji 300 biji Rp. 210.000,-
Plastik Kemasan Rp. 1000,-/biji 300 biji Rp. 300.000,-
JUMLAH Rp. 4.480.000,-

B. Biaya Peralatan

NO ALAT HARGA
1. Mixer Rp. 785,000,-
2. Pengocok manual Rp. 60.000,-
3. Wadah untuk adonan Rp. 192.000,-
4. Spatula Rp. 150.000,-
5. Piping bag Rp. 15.000,-
6. Loyang kue kering Rp. 180.000,-
7. Timbangan Rp. 200.000,-
8. Oven Rp. 975.000,-
9. Kuas Rp. 30.000,-
10. Gas LPG 12 kg Rp. 170.000,-
11. Panci Rp. 45.000,-
12. Blender Rp. 208.000,-
13. Saringan Rp. 18.000,-
JUMLAH Rp 3.000.000,-

16
C. Perjalanan dan Biaya Lain-Lain

Biaya yang diperlukan Biaya Total


Biaya sewa tempat produksi Rp. 1.000.000,-
Biaya Perjalanan Rp. 750.000,-
Biaya lain-lain Rp. 800.000,-
JUMLAH Rp. 2.550.000,-

17
Lampiran 2. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS DIPONEGORO
Jalan Prof H Soedarto, SH Tembalang Semarang Kotak Pos 1269
Telp: (024) 7460012 Fax: (024) 7460012 email: rektor@undip.ac.id,
sesrektor@undip.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : I Putu Krisna Widya Nugrha
NIM : 22020114130105
Program Studi : S1-Ilmu Keperawatan
Fakultas : Kedokteran

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM Kewirausaan saya dengan judul:

Biskuit Biji Nangka “COOBIKA”

yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh
lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia
dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya
penelitian yang sudah diterima ke kas negara.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

Semarang, 12 Januari 2016

Mengetahui Yang menyatakan


Pembantu Rektor III
Universitas Diponegoro

Budi Setiyono, S.Sos. M.Pol.Admin, PhD I Putu Krisna Widya Nugraha


NIP. 197110111997021001 NIM. 22020114130105

18