You are on page 1of 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PENYAKIT SELULITIS

Materi : Perawatan Selulitis


Hari/ tanggal : Kamis, 20 September 2018
Waktu pertemuan : 20 menit
Tempat : Ruang 23I
Sasaran : Pasien dan keluarga

A. Tujuan
a. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan pasien dan keluarga
pasien dapat mengetahui tanda dan gejala selulitis.
b. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan selama 1x20 menit,
pasien dan keluarga pasien yang sedang perawatan di ruang 23I dapat
menjelaskan kembali tentang :
 Pengertian penyakit selulitis
 Penyebab penyakit selulitis
 Menyebutkan tanda dan gejala penyakit selulitis
 Menyebutkan penanganan penyakit selulitis pada saat di rumah

B. Materi
Terlampir.

C. Metode
 Ceramah
 Tanya jawab
D. MEDIA
 Leaflet

E. Kegiatan Penyuluhan
No Kegiatan Penyuluh Waktu Respon Peserta
1 Pendahuluan 1 menit
 Memberi salam  Menjawab
 Memberi pertanyaan apersepsi salam.
 Mengkomunikasikan pokok  Memberi salam
bahasan  Menyimak
 Mengkomunikasikan tujuan  Menyimak
2 Kegiatan Inti 5 menit
 Memberikan penjelasan tentang  Menyimak
selulitis  Bertanya
 Memberikan kesempatan keluarga  Memperhatikan
pasien untuk bertanya
 Menjawab pertanyaan keluarga
pasien
3 Penutup 4 menit
 Menyimpulkan materi penyuluhan  Memperhatikan
bersama keluarga pasien  menjawab
 Memberikan evaluasi secara lisan
 Memberikan salam penutup

F. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
 Rencana kegiatan pendidikan kesehatan sudah direncanakan 1 hari
sebelumnya.
 Acara berlangsung sesuai dengan waktu yang direncanakan.
 Mahasiswa/kelompok dapat menyiapkan alat, materi, dan media
sesuai dengan yang diperlukan dalam pendidikan kesehatan.
2. Evaluasi Proses
 100% dari peserta pendidikan kesehatan yang hadir dapat berperan
secara aktif.
 Selama acara berlangsung tidak ada penyimpangan dari tujuan yang
telah ditetapkan.
 Selama acara berlangsung peserta tidak meninggalkan tempat
pendidikan kesehatan.
3. Evaluasi Hasil
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan ini diharapkan masyarakat
kecamatan batujajar dapat :
 Pengertian penyakit selulitis
 Penyebab penyakit selulitis
 Menyebutkan tanda dan gejala penyakit selulitis
 Menyebutkan penanganan penyakit selulitis pada saat di rumah

G. Daftar Pustaka
 Guyton, Arthur C., dkk. 2007. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11.
Jakarta: EGC.
 Doenges M.E. 1999. Rencana Asuhan keperawatan : pedoman untuk
perencanaan dan pendokumentasian perawatan pasien. EGC : Jakarta.
 Mansjoer, Arif. Et al. 2000. Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2. Edisi 3.
Jakarta : Media Aesculapius FKUI.
 Brunner & Suddart. 2002. Keperawatan Medikal Bedah.Edisi 8. Jakarta :
EGC.
LAMPIRAN MATERI

A. Pengertian Penyakit Selulitis


Selulitis (inggris : cellulitis) adalah infeksi umum pada kulit dan
jaringan lunak di bawah kulit. Hal ini terjadi ketika bakteri menyerang
kulit yang rusak atau normal dan mulai menyebar di bawah kulit dan ke
dalam jaringan lunak. Hal ini menyebabkan infeksi dan peradangan.
Peradangan merupakan sebuah proses di mana tubuh bereaksi terhadap
bakteri. Peradangan dapat menyebabkan pembengkakan, kemerahan,
nyeri, dan / atau terasa hangat pada perabaan.
B. Penyebab Selulitis
1. Diabetes/kencing manis
2. Peredaran darah yang kurang lancar
3. Gangguan kulit
4. Cedera yang menembus kulit
5. Infeksi luka
C. Tanda dan Gejala Penyakit Selulitis
1. Kemerahan pada kulit yang meluas
2. Pembengkakan
3. Kulit menjadi hangat
4. Nyeri
5. Keluar nanah dari kulit, dan luka yang melebar
6. Demam
D. Penanganan di Rumah
Ketika berada di rumah, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk
mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan selulitis, diantaranya :
1. Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi
2. Posisikan sebisa mungkin agar posisi kaki lebih tinggi dari pinggang. Hal
ini dapat anda lakukan dengan cara meletakkan kaki di atas bantal ketika
tidur malam. Hal ini akan membantu mengurangi pembengkakkan akibat
selulitis. Selain itu usahakan juga lengan bawah anda berada pada posisi
lebih tinggi dari siku.
3. Gunakan pakaian yang nyaman dan tertutup, serta hindari goresan pada
bagian kulit yang terkena selulitis
E. Pencegahan
Sebagai usaha pencegahan selulitis, maka anda dapat melakukan beberapa
hal berikut ini untuk mencegah perparahan dan kekambuhan :
1. Selalu menjaga kebersihan tangan
2. Menjaga kulit agar tetap lembab
3. Mengobati luka dengan segera
4. Mengobati infeksi jamur pada tangan atau kaki, misalnya seperti
kondisi kaki atlet
5. Jika selulitis menyebabkan nyeri atau demam, gunakan parasetamol
atau ibuprofen untuk meredakan gejalanya
F. Perawatan Kulit Pada penderita Diabetes Melitus
1. Memeriksa kaki Anda setiap hari. Periksa secara berkala kaki Anda
untuk tanda-tanda cedera sehingga Anda dapat menangkap infeksi
lebih awal.

2. Melembabkan kulit Anda secara teratur. Pelumas kulit Anda


membantu mencegah retak dan mengupas.
3. Memotong kuku dan kuku kaki Anda dengan hati-hati. Berhati-hati
untuk tidak melukai kulit di sekitarnya.
4. Melindungi tangan dan kaki. Mengenakan alas kaki yang tepat dan
sarung tangan.
5. Segera mengobati infeksi pada permukaan kulit (dangkal), seperti kaki
atlet. Infeksi kulit dangkal dapat dengan mudah menyebar dari orang
ke orang. Jangan menunggu untuk memulai pengobatan.