You are on page 1of 22

A.

GIGI PERMANEN

1. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA ANTERIOR RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Antara Handle sampai dengan Baeknya lurus
 Kedua paruh/Beak bila ditutup tidak bertemu
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi depan atas permanent
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama dibagian
beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air mengalir kemudian di
keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
2. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA PREMOLAR RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya seperti “S”
 Beak terbuka
 Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
 Tanpa bifurcatie
 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi premolar atas permanen
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
3. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA MOLAR 1&2 RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya seperti huruf S
 Kedua paruh bila ditutup tidak bertemu
 Beak sebelah kanan untuk molar kiri atas
 Beak sebelah kiri untuk molar kanan atas
 Salah satu paruh berlekuk untuk bagian bukal sedangkan paruh
yang tidak berlekuk untuk bagian palatinal.
 Tang untuk molar 1&2 atas kiri & kanan berbeda
 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi molar 1&2 atas permanen
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis

4. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA MOLAR 3 RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya bentuk bayonet
 Kedua paruh bila ditutup tidak bertemu
 Beak terbuka
 Tanpa bifurcatie
 Tang untuk molar 3 atas kiri & kanan sama

 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi 3 molar atas permanen
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
5.TANG GIGI PERMANENT UNTUK SISA AKAR POSTERIOR RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya bentuk bayonet
 Kedua paruh beak bertemu
 Beak tertutup dan lancip
 Tang gigi posterior atas kiri & kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut sisa akar gigi posterior atas permanen
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
6. TANG GIGI PERMANENT UNTUK SISA AKAR ANTERIOR RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya bentuk lurus
 Kedua paruh beak bila ditutup akan bertemu
 Beak tertutup dan lancip
 Tang gigi anterior atas kiri & kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut sisa akar gigi Anterior atas permanen
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
7. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA ANTERIOR RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya 135o
 Bentuk paruh kakak tua
 Kedua paruh bila ditutup tidak bertemu
 Kedua paruh tidak berlekuk
 Beak terbuka
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut mahkota gigi anterior bawah pemanent
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
8. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA PREMOLAR RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya 90o/ seperti huruf L
 Bentuk paruh kakak tua
 Kedua paruh bila ditutup tidak bertemu
 Beak terbuka
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut mahkota gigi premolar permanent RB
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun,
terutamadibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah
air mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
9. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA M OLAR 1&2 RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya 90o/ seperti huruf L
 Bentuk paruh kakak tua
 Ada bifurcatie untuk memegang bagian buccal dan lingual
 Beak terbuka
 Kedua paruh bila ditutup tidak bertemu
 Kedua paruh berlekuk - lekuk
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi molar 1&2 bawah permanent
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
10. TANG GIGI PERMANENT UNTUK MAHKOTA MOLAR 3 RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Bentuk paruh kakak tua
 Dengan Handle yang lebih panjang
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi molar 3 bawah permanent
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun,lalu dibilas
dibawah air mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
11. TANG GIGI PERMANENT UNTUK SISA AKAR RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Antara handle sampai dengan beaknya membentuk sudut 90oseperti
huruf L
 Kedua paruh bila ditutup akan bertemu
 Beak tertutup
 Untuk akar gigi rahang bawah permanent
 Kegunaan :
 Untuk mencabut sisa akar gigi rahang bawah permanent
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
B. GIGI SUSU

12. TANG GIGI SUSU UNTUK MAHKOTA ANTERIOR RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Antara Handle sampai dengan Baeknya lurus
 Kedua paruh/Beak bila ditutup tidak bertemu
 Beak terbuka
 Tanpa bifurcatie
 Ukuran kecil
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi anterior RA susu
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
13. TANG GIGI SUSU UNTUK MAHKOTA MOLAR RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Handle sampai dengan Baeknya bengkok/membentuk sudut seperti
bayonet
 Bentuk S
 Ada bifurcatie
 Kedua paruh/Beak bila ditutup tidak bertemu
 Beak terbuka
 Ukuran kecil
 Tang untuk gigi kiri dan kanan sama

 Kegunaan :
 Untuk mencabut gigi molar RA susu
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
14. TANG GIGI SUSU UNTUK SISA AKAR RAHANG ATAS

 Ciri-Ciri :
 Handle sampai dengan Baeknya berbentuk bayonet kecil
 Ujung beak lancip dan tertutup
 Ada bifurcatie
 Kedua paruh/Beak bila ditutup akan bertemu
 Ukuran kecil
 Tang untuk akar gigi kiri dan kanan sama

 Kegunaan :
 Untuk mencabut sisa akar RA susu
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
15. TANG GIGI SUSU UNTUK MAHKOTA ANTERIOR RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Handle sampai dengan Baeknya membentuk sudut 90o
 Bentuk paruh kakak tua
 Beak terbuka
 Tanpa bifurcatie
 Kedua paruh/Beak bila ditutup tidak bertemu
 Ukuran kecil
 Tang untuk akar gigi kiri dan kanan sama

 Kegunaan :
 Untuk mencabut mahkota gigi anterior RB susu
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
16. TANG GIGI SUSU UNTUK MAHKOTA MOLAR RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Bentuk paruh kakak tua
 Beak terbuka
 Ada bifurcatie
 Kedua paruh/Beak bila ditutup tidak bertemu
 Ukuran kecil
 Tang untuk akar gigi kiri dan kanan sama

 Kegunaan :
 Untuk mencabut mahkota gigi molar RB susu
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
17. TANG GIGI SUSU UNTUK SISA AKAR RAHANG BAWAH

 Ciri-Ciri :
 Bentuk paruh kakak tua
 Ujung beak lancip dan tertutup
 Kedua paruh/Beak bila ditutup akan bertemu
 Ukuran kecil
 Tang untuk akar gigi kiri dan kanan sama

 Kegunaan :
 Untuk mencabut sisa akar RB susu
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian beaknya yang bergaris-garis, lalu dibilas dibawah air
mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Keterangan :
 Kritis
18. BEIN BENGKOK

 Ciri-Ciri :
 Alat dari bahan stainless steel yang bagian ujungnya tajam dan pipih
 Bentuknya lurus
 Bengkok
 Mesial
 Distal
 Kegunaan :
 Untuk melepaskan gigi dari jaringan priodontum
 Untuk mengambil akar
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian ujungnya, lalu dibilas dibawah air mengalir kemudian di
keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Kalau bagian ujungnya tumpul dapat ditajamkan lagi
 Keterangan :
 Kritis
20.BEIN LURUS

 Ciri-Ciri :
 Alat dari bahan stainless steel yang bagian ujungnya tajam dan pipih
 Bentuknya lurus
 Kegunaan :
 Untuk melepaskan gigi dari jaringan priodontum
 Untuk mengambil sisa akar
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian ujungnya, lalu dibilas dibawah air mengalir kemudian di
keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Kalau bagian ujungnya tumpul dapat ditajamkan lagi
 Keterangan :
 Kritis

21.CRAYER
 Ciri-Ciri :
 Alat dari stainless steel yang berbentuk “T”
 Bentuk ujungnya berbeda-beda
 Kegunaan :
 Untuk mengambil sisa akar
 Apabila kita mencabut gigi dengan dua akar, baru satu akar yang
tercabut
 Memisahkan akar gigi yang fraktur diatas bifurkasi
 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, terutama
dibagian ujungnya, lalu dibilas dibawah air mengalir kemudian di
keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat
 Kalau bagian ujungnya tumpul dapat ditajamkan lagi
 Keterangan :
Kritis

22.ALAT SUNTIK

• Cito ject

 Ciri-Ciri :
 Berbeda dengan spuit biasa harus menggunakan obat injeksi yang
khusus dengan jarum yg lebih kecil
 Cara memasukan/menekan pada waktu mengeluarkan obat ada
yang dari samping dan dari belakang tanpa aspirasi
 Kegunaan :
 Sebagai alat suntik

 Pemeliharaan :
 Cuci dibawah air mengalir, menggunakan sikat dan sabun, lalu dibilas
dibawah air mengalir kemudian di keringkan
 Disterilkan
 Di simpan di lemari alat

 Keterangan :
Kritis
DAFTAR PUSTAKA

https://id.scribd.com/doc/267657253/MAKALAH-TANG-docx

https://www.poltekkeskupang.ac.id/informasi/download/category/11-
mkjkg.html?download=59:cg

https://www.google.com/amp/s/dokumen.tips/amp/documents/alat-pencabutan-gigi-sulung-
dan-gigi-permanendoc.html