You are on page 1of 9

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar belakang

Banyak darah yang senantiasa lewat melalui ginjal yang terdiri atas filter (saringan
kecil tak terhitung banyaknya ( neuron ). Filtrat ( air saringan, air tapis) melewati tabung –
tabung mini yang terletak di lapisan sumsum ginjal, ditempat zat – zat bermanfaat dan
berharga seperti garam, mineral, dan gula diseleksi dan diserap lagi ke dalam dara.
Sisanya, ampas yang tak berguna dari pembakaran di jaringan menuju lewat piala ginjal
sebagai urine ke saluran kemih dan kandung kemih.
Seperti kebanyakan kanker, pada penyakit kanker ginjal keluhan dan simptom
tidak ada untuk jangka waktu lama, tumornya muncul secara laten (tersembunyi ). Tanda
pertamanya adalah darah pada urine, nyeri punggung atau benjolan yang teraba. Tiga
gejala ini terkadang disebut trias grawit, jelas merupakan tanda lambat dan menunjukkan
pada suatu stadium lanjut. Hamturi, darah di urine disebabkan oleh pertumbuhan lanjut ke
dalam piala ginjal, diikuti oleh perdarahan dari tumor. Terkadang darah di dalam piala
ginjal membeku, kemudian darah beku ini disertai serangan kolik ( remas ) yang ditandai
oleh kejang nyeri hebat, didesak ke bawah melalui saluran kemih. Saluran kemih bereaksi
atas darah beku seakan – akan berupa batu ginjal. Jadi sesudah suatu kolik, tidak keluar
batu bersama air kemih, maka mungkin kanker sel ginjal penyebab.
Kanker ginjal menyebabkan 2% dari semua penyakit kanker yang menyerang
orang dewasa di Amerika serikat. Penyakit ini menyerang laki-laki hampir dua kali lebih
banyak dari pada wanita dan umumnya mengenai laki-laki pada usia diatas 55 tahun.
Insidensi carsinoma sel ginjal ( kanker ginjal ) mengenai 3 per 1000 orang dan ditemukan
sekitar 31.000 kasus baru ditemukan disetiap tahun , serta 12.000 orang meninggal karena
kanker ginjal di AS.

B. RUMUSAN MASALAH
a. Apa definisi dari ca ginjal ?
b. Apa etiologi dari anoreksia ?
c. Apa manifestasi klinis ?
d. Apa . Penatalaksanaan Medis ?
C. TUJUAN
a. Mahasiswa dapat mengetahui definisi ca ginjal
b. Mahasiswa dapat mengetahui etiologi
c. Mahasiswa dapat mengetahui manifestasi klinis
d. Mahasiswa dapat mengetahui penatalaksanaan medis
BAB II

KONSEP MEDIS

ASKEP CA GINJAL
A. Pengertian

Kanker ginjal merupakan sebagian besar tumor ginjal yang solid (padat) dan jenis
kanker ginjal yang paling sering ditemukan adalah karsinoma sel ginjal (adeno
karsinoma renalis, hipernefroma).

B. Etiologi

1. Merokok
2. Kegemukan (obesitas)
3. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
4. Lingkungan kerja (pekerja perapian arang di pabrik baja memiliki resiko tinggi,
juga pekerja yang terpapar oleh asbes)
5. Dialisa (penderita gagal ginjal kronis yang menjalani dialisa menahun memiliki
resiko tinggi)
6. Penyinaran
7. Penyakit Von Hippel-Lindau
8. Makanan tinggi lemak
9. Faktor lingkungan seperti terpapar cadmium, pelarut klorin, asbestos.
10. Faktor lain yang diduga memicu munculnya RCC adalah dialysis jangka panjang,
penggunaan analgesicdalam waktu lama dan hipertensi.

C. Manifestsi Klinis

Pada stadium dini, kanker ginjal jarang menimbulkan gejala Pada stadium lanjut,
gejala yang paling banyak ditemukan adalah hematuria (adanya darah di dalam air
kemih(. Hematuria bisa diketahui dari air kemih yang tampak kemerahan atau
diketahui melalui analisa air kemih. Selain itu terjadi tekanan darah tinggi akibat tidak
adekuatnya aliran darah ke beberapa bagian atau seluruh ginjal, sehingga memicu
dilepaskannya zat kimia pembawa pesan untuk meningkatkan tekanan darah.

Gejala lainnya yang mungkin terjadi :


- Nyeri pada sisi ginjal yang terkena
- Penurunan berat badan
- Kelelahan
- Anemia
- Terdapat massa
- Tanda metalase
- KED Meningkat
- Hipertensi
- Demam
Polisitemia, hiperkalsemia

D. Penatalaksanaan Medis

Jika kanker belum menyebar, maka pengangkatan ginjal yang terkena dan
pengangkatan kelenjar getah bening akan memberikan peluang untuk sembuh.
Jika tumor telah menyusup ke dalam vena renalis dan bahkan telah mencapai vena kava,
tetapi belum menyebar sisi tubuh yang jauh, maka pembedahan masih bisa memberikan
harapan kesembuhan. Tetapi kanker ginjal cenderung menyebar dengan cepat, terutama
ke paru-paru.

Saat ini pengobatan standar untuk kanker yang masih terbatas di ginjal adalah
pembedahan untuk mengangkat seluruh ginjal (nefrektomi simplek atau nefrotomi
radikal).Pada nefrektomi radikal, dilakukan pengangkatan ginjal dan kelanjar adrenal
diatasnya, jaringan di sekitar ginjal serta beberapa kelenjar getah bening.Pada nefrektomi
simplek, dilakukan pengangkatan ginjal saja.Pada prosedur embolisasi arteri, disuntikkan
suatu zat khusus ke dalam pembuluh darah yang menuju ke ginjal. Dengan menyumbat
pembuluh ini, tumor akan kekurangan oksigen dan zat gizi lainnya.Embolisasi arteri bisa
digunakan sebelum pembedahan atau untuk mengurangi nyeri dan perdarahan jika
pembedahan tidak mungkin dilakukan.Embolisasi arteri bisa menyebabkan mual, muntah
atau nyeri yang bersifat sementara.Terapi penyinaran biasanya digunakan untuk
mengurangi nyeri pada kanker yang telah menyebar ke tulang.Efek samping dari terapi
penyinaran adalah kulit di tempat penyinaran menjadi merah atau gatal, mual dan
muntah.Imunoterapi menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker.
Diberikan suatu zat yang dikenal sebagai pengubah respon biologis, misalnya interferon
atauinterleukin-2.
BAB II
ASUHAN KEPERAWATAN

A. PENGKAJIAN
1. Identitas pasien
Nama :
Jenis kelamin :
Umur :
Alamat :
Tempat/tanggal lahir :
Agama :
Suku bangsa :
Nomor rekamedik :

Nama penanggung jawab :


Alamat :
Hubungan :
Agama :
Suku banggsa :

2. riwayat kesehatan dahulu


a. Merokok
b. Kegemukan (obesitas)
c. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
d. Lingkungan kerja (pekerja perapian arang di pabrik baja memiliki resiko tinggi, juga
pekerja yang terpapar oleh asbes)
e. Dialisa (penderita gagal ginjal kronis yang menjalani dialisa menahun memiliki resiko
tinggi)
f. Penyinaran
g. Penyakit Von Hippel-Lindau
h. Makanan tinggi lemak
i. Faktor lingkungan seperti terpapar cadmium, pelarut klorin, asbestos.
j. Faktor lain yang diduga memicu munculnya RCC adalah dialysis jangka panjang,
penggunaan analgesicdalam waktu lama dan hipertensi.

3. riwayat kesehatan sekarang


a. Nyeri pada sisi ginjal yang terkena
b. Penurunan berat badan
c. Kelelahan
d. Anemia
e. Terdapat massa
f. Tanda metalase
g. LED Meningkat
h. Hipertensi
i. Demam
j. Polisitemia, hiperkalsemia
4. riwayat kedehatan keluarga
Apakah keluaga pasian pernah menderiata CA?

B. DIAGNOSA
a. Retensi urine b.d obstruksi
b. gangguan rasa nyaman b.d gejala yang terkait
c. nyeri akut b.d efek fisiologis dari neoplasma
d.ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d peningkatan
metabolisme
e. intoleransi aktivitas b.d kelelahan

C. INTERVENSI

NO DIAGNOSA NOC NIC


1. Retensi urin b.d obstruksi KH : - Monitor tanda dan gejala
- Kandungan ISK
kemih kosong (panas,hematuria,perub
secara penuh ahan bau badan dan
- Tidak ada konsitensi urine
residu urin - Monitor derajat distensi
- Bebas dari ISK bladder
- Tidak ada
spasme bleder
2 Nyeri akut b.d efek 1. Mampu Paint management :
fisiologis dari neoplasma
mengontrol nyeri 1. Lakukan pengkajian nyeri

(tahu penyebab secara komprehensif

nyeri, mampu termasuk lokasi,

menggunakan karakteristik, durasi,

tehnik non frekuensi, kualitas dan

farmakologi faktor presipitasi.

untuk mengurangi 2. Gunakan komunikasi

nyeri, mencari terapeutik untuk

bantuan) mengetahui pengalaman


2. Mampu nyeri pasien

mengenali nyeri 3. Pilih dan lakukan

(skala, intensitas, penanganan nyeri

frekuensi dan (farmakologi, non

tanda nyeri) farmakologi dan

3. Mengatakan interpersonal)
rasa nyaman
setelah nyeri 4. Ajarkan tentang tehnik non
berkurang
farmakologi

5. Kolaborasi dengan dokter

jika ada keluahan dan

tindakan nyeri tidak

berhasil

3 gangguan rasa nyaman KH : - Gunakan pendekatan


b.d gejala yang terkait - Mampu yang menenangkan
mengontrol - Nyatakan dengan jelas
kecemasan harapan terhadap
- Status pelaku pasien
lingkungan - Jelaskan prosedur dan
yang nyaman apa yang dirasakan
- Kualitas tidur setelah prosedur
dan istrahat - Bantu pasien mengenal
adekuat situasi yang
- Status menimbulkan
kenyaman kecemasan
meningkat - Dorong pasien untuk
mengungkapkan
perasaan,ketakutan,pers
epsi
- Intruksi pasien
menggunakan tehnik
relaksasi.
4 ketidakseimbangan nutrisi Kriteria hasil : Nutrition management :
kurang dari kebutuhan
tubuh b.d peningkatan 1. Adanya 1. Kaji adanya alergi
metabolisme
peningkatan erat makanan
badan sesuai 2. Anjurkan pasien untuk

dengan tujuan meningkatkan vitamin C

2. Berat badan ideal 3. Ajarkan pasien bagaimana

sesuai dengan cara membuat catatan

tinggi badan harian

3. Mampu 4. Monitor jumlah nutrisi dan


mengidentifik
asi kebutuhan kandungan kalori
nutrisi
5. Berikan informasi
tentang kebutuhan
nutrisi

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Kanker ginjal merupakan sebagian besar tumor ginjal yang solid (padat) dan jenis
kanker ginjal yang paling sering ditemukan adalah karsinoma sel ginjal (adeno karsinoma
renalis, hipernefroma) paling sering terjadi pada usia 40-70 tahun dan pria memiliki 2 kali
lebih besar dibandingkan wanita.
Ureter adalah tabung/saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandungan kemih
sedangkan Ca ureter adalah kanker yang terjadi pada sel-sel yang melapisi ureter. Gejala
awal pada Ca ureter bisanya berupa hematuria (darah didalam air kemih) jika aliran air
kemih tersumbat, bisa terjadi nyeri kram di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggul
atau diperut bagian bawah :
DAFTAR PUSTAKA

Marilynn E. Doenges, 2000,


Rencana asuhan keperawatan, Jakarta, EGC