You are on page 1of 6

DIAGNOSIS KEPERAWATAN

NO DIAGNOSIS KEPERAWATAN TGL DITEMUKAN TGL TERATASI


1 Nyeri akut b/d agen pencedera fisiologis (kontraksi
17- 01- 2019
uterus)
2 Ansietas b/d krisis situasional (riwayat penyakit) 17-01- 2019 17-01- 2019
3 Nyeri melahirkan b/d pengeluaran janin 17-01- 2019 17-01- 2019
4 Gangguan integritas jaringan perineum b/d factor
17-01- 2019
mekanis (penekanan pada perineum)
5 Ketidaknyamanan pasca partum b/d trauma perineum
17- 01- 2019
selama persalinan.
RENCANA KEPERAWATAN

DIAGNOSA LUARAN
NO INTERVENSI KEPERAWATAN RASIONAL
KEPERAWATAN KEPERAWATAN
1. Nyeri akut b/d agen Nyeri akut menurun Manajemen nyeri
pencedera fisiologis 1. Observasi
(kontraksi uterus), di a. Identifikasi krakteristik nyeri Mengetahui tingkat nyeri
tandai dengan: b. Identifikasi respon nyeri yang dialami pasien
DS: nonverbal Mengetahui nyeri pasien
1. Mengeluh nyeri 2. Terapeutik
2. P : kontraksi uterus Berikan sentuhan terapeutik Untuk mengurangi nyeri
Q : tertekan-tekan 3. Edukasi
R : abdomen a. Jelskan penyebab nyeri Nyeri dibutuhkan untuk
S : skala 7 b. Ajarkan tekhnik non kemajuan persalinan.
T : hilang timbul farmakologis (relaksasi nafas Umtuk mengurangi nyeri.
DO : dalam)
1. Tampak meringis
2. Tampak gelisah
3. Tampak mengelus-
elus perut.
TTV: TD : 110/80
mmHg
Nadi : 80 x/i
Suhu : 36,2
Pernafasan : 22 x/i
2. Ansietas b/d krisis Ansietas menurun Reduksi ansietas
situasional (riwayat 1. Observasi
penyakit) di tandai Monitor tanda-tanda ansietas Mengetahui adanya
dengan: (verbal dan non verbal). ansietas yang dialami
DS: 2. Terapeutik pasien
Merasa khawatir a. Temani pasien menjalankan Untuk mengurangi
dengan akibat dari persalinan. kecemasan pasien merasa
kondisi yang dihadapi b. Dengarkan dengan penuh ada yang memperhatikan
DO: perhatian. kondisinya.
1. Tampak gelisah 3. Edukasi Mendapatkan dukungan
2. Tampak kejang a. Anjurkan keluarga untuk tetap keluarga dalam proses
3. TD : 110/80 mmHg bersama pasien persalinannya.
Nadi : 80 x/i b. Latih tekhnik relaksasi nafas Mengurangi kecemasan
Suhu : 36,2 dalam
Pernafasan: 22 x/I

3. Nyeri melahirkan b/d Nyeri Melahirkan Terapi relaksasi : nafas dalam


pengeluaran janin menurun 1. Observasi
ditandai dengan : Monitor respon terhadap terapi Untuk mengetahui respon
DS : relaksasi nafas dalam. pasien
1. Mengeluh nyeri 2. Terapeutik
2. Perineum terasa a. Berikan sentuhan terapeutik Merasa ada yang
tertekan b. Ciptakan lingkungan yang memperhatikan kondisinya
3. P : kontraksi uterus tenang Meringankan nyeri dan
Q : tertekan-tekan 3. Edukasi kecemasan
R : abdomen dan Anjurkan tekhnik relaksasi Meringankan nyeri
vagina
S: skala 8
T : terus menerus
DO :
1. Ekspresi wajah
meringis
2. Uterus terasa
membulat
3. TTV : TD : 120/80
mmHg
Nadi : 80 x/i
Suhu : 36,5
Pernafasan : 24 x/i
4. Gangguan integritas Gangguan integritas 1. Edukasi perawatan perineum
jaringan perineum b/d jaringan perineum a. Identifikasi kesiapan dan Kesiapan dan kemampuan
factor mekanis membaik. kemampuan menerima menerima informasi
(penekanan pada informasi adalah kunci keberhasilan
perineum) ditandai b. Identifikasi pengetahuan ibu edukasi
dengan : tentang perawatan perineal Mengetahui tingkat
DS: pasca persalinan. pengetahuan ibu pasca
Tidak tersedia 2. Terapeutik persalinan
DO : Berikan informasi tentang Menambah pengetahuan
1. Kerusakan jaringan perawatan perineum pasca ibu
perineum persalinan.
2. Rupture perineum 3. Edukasi Menambah pengetahuan
tingkat 2. a. Jelaskan tanda-tanda infeksi pasien dan keluarga
3. Terdapat jahitan pada perineum
perineum b. Anjurkan selalu menjaga area Area lembab
genitalia agar tidak lembab. mempermudah
c. Anjurkan sesering mungkin pertumbuhan bakteri
mengganti celana dalam atau penyebab infeksi.
pembalut setiap 4 jam. Menghindari terjadinya
lembab area genitalia.
5. Ketidaknyamanan Ketidaknyamanan Perawatan pasca persalinan
pasca partum b/d pasca partum 1. Observasi Masalah psikologis akan
trauma perineum menurun Identifikasi adanya masalah mempengaruhi
selama persalinan, adaptasi psikologis ibu post kenyamanan.
ditandai dengan : partum.
DS : 2. Terapeutik
Mengeluh tidak a. Massase fundus uteri Memberikan kenyamanan
nyaman b. Fasilitasi ikatan tali kasih ibu Mengurangi
DO: dan bayi secara optimal ketidaknyamanan
1. Tampak meringis c. Diskusikan kebutuhan aktivitas Membantu pemenuhan
2. Terdapat jahitan dan istirahat selama masa post kebutuhan pasien.
perineum partum.
3. Terdapat kontraksi 3. Edukasi
uterus Anjurkan ibu melakukan tekhnik Mengatasi nyeri
4. Berhati-hati dalam relaksasi nafas dalam
bergerak 4. Kolaborasi
Rujuk kekonselor laktasi, jika Meningkatkan produksi
perlu. ASI untuk mempercepat
proses penyembuhan/
indivolusi uterus dengan
pemberian ASI yang
maksimal.