You are on page 1of 41

INTERPRETASI EKG :

1. SINUS RHYTHM
Sinus rhythm atau gak? Caranya, pake kertas terus kasih titik dari jarak R ke R, terus
bandingkan tiap lead sama atau tidak jaraknya? Jika sama berarti sinus rhythm, jika tidak
berarti non rhythm

2. FREKUENSI
a. SR  HR = 300/jumlah kotak besar
b. SNR  buat ekg lead II panjang minimal 30 kotak besar
HR : (hitung jumlah R dalam 30 kotak besar) x 10

3. AXIS
AKSIS/LEAD Normal LAD RAD
I + + -
AvF + - +
II + - +

4. GEL P
1. Lebar <0,12 detik (3 kotak kecil ke kanan)
2. Tinggi < 0,3 mV ( 3 kotak kecil ke atas)
3. Selalu positif di lead II
4. Selalu negatif di AvR

ABNORMAL gel P jika :

a. P pulmonal  tinggi > 0,3 mV, bisa karena hipertrofi atrium kanan
b. P mital  lebar > 0,12 detik dan muncul seperti 2 gelombang berdempet, bisa karena
hipertrofi atrium kiri
c. P bifasik  muncul gel p ke atas dan diikuti gelombang ke bawah, bisa terlihat di V1 ,
biasanya berkaitan dengan hipertrofi atrium kiri

5. PR INTERVAL
Jarak dari awal gelombang P sampai awal kompleks QRS
Normalnya 0,12-0,20 (3-5 kotak kecil), jika memanjang berarti ada AV blok

6. KOMPLEKS QRS
Normalnya :
a. Lebar 0,06 – 0,12 detik (1,5-3 kotak kecil)
b. Tinggi tergantung lead

Yang dinilai :
a. Gel Q  defleksi pertama setelah interval PR/gel P. Tentukan normal/gak?
Q patologis antara lain :
- Durasinya > 0,04 ( 1 kotak kecil)
- Dalamnya > 1/3 tinggi gel R
b. Variasi kompleks QRS
c. Interval QRS
Normalnya 0,06-0,12 detik ( 1,5 – 3 kotak kecil)

7. Tentukan RVH/LVH
RVH  jika tinggi R / tinggi S di V1 > 1
LVH  jika tinggi RV5 + SV1 > 35

8. ST SEGMEN
a. Normal  berada di garis isoelektrik
b. Elevasi  berada di atas garis isoelektrik
c. Depresi  berada di bawah isoelektrik

9. GELOMBANG T
a. Normal  positif di semua lead kecuali AvR
b. Inverted  negatif di lead selain AvR  menandakan adanya iskemik