You are on page 1of 4
BENTUK AKAR, PERSAMAAN KUADRAT, FUNGSI KUADRAT, DAN PEC UU 3 ee _, a-vb_ elVa-vb) (A.) ae Verb ave ab ab “Vase _va+ib, vv _ (ase) Sifat-sifat Bentuk Akar va-b Va-vb Jaryb a-b Persamaan Bentuk Akar 1. yla+b)+2Vab = Va+vb Penjumiahan dan Pengurangan Bentuk Akar \(e+b)=26 = Va -VB, syarata> b> 1. ave +bve =(a+byve - = 2. ave-bve =(a-bWe 3. yayayava........ =a,syarata > 0 Perkalian dan Pembagian Bentuk Akar 4. fa+Va+Va+va. = A (Jaa +1) \ 3 ; syarat a >0 1. Vava=Ve? =a =a 2 Va.ve= ab 5. Yatya+ya+va.... = i(vivaa— 1, 3, Va" sla? = arr 4 Wa =a la syarata > 0 Persamaan Kuadrat Merasionalkan Penyebut Bentuk Umum ax’+ bx+c=0 dimana a, b,c € bilangan Real dana # 0 Rumus Diskrimian (D) D=b?-4ac Menentukan Akar-akar Persamaan Kuadrat 1. Faktorisasi 2. Melengkapi kuadrat sempurna 3. Rumys _ -b+ vb —4ae @ 2a Hubungan Akar-akar Persamaan Kuadrat Jika x, dan x, adalah akar-akar_persamaan kuadrat ax?+ bx + c= 0 maka: Bentuk Simetri Akar-akar Persamaan Kuadrat Te x2 P= OK, x)= 2% X22 (K, +) 6K, — 4) X25 (+x) 3%, +) is Akar-akar Persamaan Kuadrat 1. D2 Omaka memiliki dua akar real D> Omaka memiliki dua akar real berbeda D= 2. D 0 parabola terbuka ke atas. Jika a <0 parabola terbuka ke bawah. 2. Kedudukan kurva terhadap sumbu-Y: Jika a > 0, b > O atau a <0, b <0 maka puncak berada di sebelah kiri sumbu-Y. Jika a > 0, b < O atau a <0, b > 0 maka puncak berada di sebelah kanan sumbu-Y Selalu memotong sumbu-Y di titik (0, ¢) 4, Kedudukan kurva terhadap sumbu-X: Jika D > 0 kurva memotong sumbu-x pada dua titik di (x,,0) dan (x,,0) Jika D = 0 kurva memotong sumbu-x pada satu titik (menyinggung sumbu-x) Jika D < 0 kurva tidak memotong sumbu-X Kurva disebut definit positif (selalu bernilai positif untuk setiap x), jika a>0 dan D<0 Kurva disebut definit negatif (selalu bernilai negatif untuk setiap x), jika a, S,atau >) tetap. Jika a+b > cmaka menjadia+b-c>0 Perkalian atau pembagian dengan bilangan negatif tanda pertidaksamaan (<, >, S, atau >) berubah. Contoh: 4x > ~3 (kedua ruas dibagi -1) W4K<3 Perpangkatan: + an > bn, jikan genap dan a, b > O maka tanda pertidaksamaan tetap + an > bn, jika n genap dan a, b <0 maka tanda pertidaksamaan berubah Contoh: 2. 3>1,jika kedua ruas dikuadratkan maka: BoP 9>1 Q -3<-1,jika kedua ruas dikuadratkan maka: 3P

1 Pertidaksamaan Linier Bentuk umum: ax-b>0 ax>b b a>2 a Pertidaksamaan Kuadrat Bentuk umum: ax? + bx +c > 0. Langkah-langkah mum sebagai berikut: * — Nolkan ruas kanan, pindah ke ruas kiri * — Faktorkan menjadi faktor-faktor linear + Buat garis bilangan untuk menentukan penyelesaian. penyelesaiannya Pertidaksamaan Pecahan Bentuk umum: : > Sosyart bs0dand#0 Langkah-langkah mum sebagai berikut: Nolkan ruas kanan, pindah ke ruas kir + Faktorkan pembilang dan penyebut menjadi Buatlah garis bilangan untuk menentukan penyelesaian penyelesaiannya Pertidaksamaan Bentuk Akar Bentuk ,/f(x) > 9 maka penyelesaiannya: Jika g > O maka: (JFG))’ > (9)? dan ea > 0 Jika g <0 maka: fix) 2 0 (107 |