You are on page 1of 12
ISSN 2442-7689 ©. InfoDATIN PUSAT DATA DAN INFORMASI KEMENTERIAN KESEHATAN RI 2 April - Hari Demam Berdarah Dengue Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh satu dari 4 virus dengue berbeda dan ditularkan melalui nyamuk terutama Aedes aegypti dan Aedes albopctus yang ditemukan di daerah tropis dan subtropis di antaranya kepulauan di Indonesia hingga bagian utara Australia (Vyas, 2013), Pada banyak daerah tropis dan subtropis, penyakit DBD adalah endemik yang muncul sepanjang tahun, terutama saat musim hujan ketika kondisi optimal untuk nyamuk berkembang biak. Biasanya sejumiah besar orang akan terinfeksi dalam waktu yang singkat (wabah) (CDC, 2010), Keempat virus dengue menginfeksi manusia di daerah Afrka dan Asia Tenggara sejak 400-800 tahun yang lalu. Virus dengue berkembang pesat pada perang dunia ke-2 dimana penyebaran nyamuk terjadi secara massal bersama dengan pengiriman barang yang berperan dalam penyebaran global DBD (CDC, 2010). Sebelum tahun 1970, hanya 9 negara yang mengalami wabah DBD, namun sekarang DBD ‘menjadi penyakit endemik pada lebih dari 100 negara, di antaranya adalah Afrika, Amerika, Mediterania Timur, Asia Tenggara dan Pasifik Barat, Amerika, Asia Tenggara dan Pastfik Barat memiliki angka tertinggi kasus DBD. Jumiah kasus di Amerika, Asia Tenggara dan Pasifik Barat telah melewati 1,2 juta kasus di tahun 2008 dan lebih dari 2,3 juta kasus di 2010. Pada tahun 2013 dilaporkan terdapat sebanyak 2.35 juta kasus di Amerika, dimana 37.687 kasus merupakan DBDberat (WHO, 2014) Saat ini bukan hanya terjadi peningkatan jumiah kasus DBD, tetapi penyebaran di luar daerah tropis dan subtropis, contohnya di Eropa, transmisi lokal pertama kali dilaporkan di Perancis dan Kroasia pada tahun 2010. Pada tahun 2012, terjadi lebih dari 2.000 kasus DBD pada lebih dari 10 negara di Eropa. Setidaknya 500.000 penderita DBD memerlukan rawat inap setiap tahunnya, dimana proporsi penderita sebagian besar adalah anak-anak dan 2,5% diantaranya dilaporkan meninggal dunia (WHO, 2014) Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah Kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk, jumlah penderita dan luas daerah penyebarannya semakin bertambah. Di Indonesia, demam berdarah pertama kali ditemukan di kota Surabaya pada tahun 1968, dimana sebanyak 58 orang terinfeksi dan 24 orang di antaranya meninggal dunia, dengan ‘Angka Kematian (AK) mencapai 41,3%. Sejak saat itu, penyakit ini menyebar luas ke seluruh indonesia (Kementerian Kesehatan, 2010) Pada tahun 2015, tercatat terdapat sebanyak 126.675 penderita DBD di 34 provinsi di Indonesia, dan 1.229 orang di antaranya meninggal dunia. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 100.347 penderita DBD dan sebanyak 907 penderita meninggal dunia pada tahun 2014, Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan iklim dan rendahnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, Peon DTCC CM RUD eC ie Dee nee eGR ey eta cee) Cua CLUE aC RCE Cs CEC este ene emer csc eo Dol eR 1968 yaitu 58 kasus menjadi 126.675 kasus pada tahun 2015. Peningkatan dan penyebaran kasus DBD COO too une a Come i LU Re Cu AR ue CUE eee eee eae eeu e ue ect ie eau eT SCC WE Ws 8 De RR ene eC org Re Ro BC RE ober 0h) 12 15, 38 38 73 70 59 74 85 85, 89 at Bt nnn Beeeceqge