You are on page 1of 1

Konsultan Perencana

CV. CATUR PRIMA KARYA

Kecuali bila disebutkan lain, maka campuran dari beton harus sedemikian sehingga
mencapai kekuatan tekan karakteristik benda uji kubus pada umur 28 hari sebesar 175
kg/cm2 untuk struktur beton utama.

2. Pengecoran Beton
Sebelum pengecoran dimulai Pemborong harus sudah mempersiapkan seluruh stek-stek
maupun anker-anker yang diperlukan.
Beton yang telah mengeras, kotoran-kotoran dan bahan-bahan lain harus dibuang dari dalam
bekisting, alat-alat pengaduk (beton molen) ataupun alat-alat pembawa.
Penulangan harus dimatikan pada posisinya, diperiksa sebelum pengecoran dilakukan, agar
pemeriksaan dan persetujuan dapat diberikan pada waktunya.
Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan SKSNI T-15-1991-03 Buku Standar Beton
1991 kecuali dipersyaratkan lain.
Beton tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1,5 meter.
Gambar 1.1a : Cara membuat Pengecoran di tempat (Site Mix)

1. Siapkan bahan yang dibutuhkan 2. Siapkan Peralatan yang 3. Campurkan bahan bahan yang
dibutuhkan dibutuhkan

Pasal 11
PEKERJAAN BETON

16.1. Umum
16.1.1. Mutu beton dari pekerjaan beton bertulang menggunakan beton K-175, dimensi dan
ukuran seperti pada rencana gambar sepanjang tidak ada perubahan.
16.1.2. Pelaksanaan tunduk dan mengikuti sepenuhnya pada Peraturan Beton Bertulang
Indonesia PBI 1971.

16.2. Persiapan
16.2.1. Produk besi harus jelas dari pabrik mana besi tersebut serta data-data yang
mendukungnya.
16.2.2. Besi tulangan harus baru, bersih dan panjang utuh 12 m.
16.2.3. Dimensi tulangan diukur keadaan fisik.
16.2.4. Pemotongan besi tulangan cara dingin dengan alat pemotong mesin/gunting manual.

Spesifikasi Teknis Halaman 12


Lanjutan pembangunan puskesmas bogor selatan
Dinas kesehatan kota Bogor