You are on page 1of 7

Sambutan brevet 13 juni 2019

Bismillahirohmanirrohim

Yang terhormat Kepala bagian departemen bedah


Yang terhormat Kepala bagian departemen ...
Yang terhormat Ketua Program Studi
Yang terhormat para Guru besar
Yang terhormat orangtua/wali para peserta brevet dr spesialis bedah beserta tamu
undungan
Serta kawan-kawan sejawat dr spesialis bedah yang berbahagia

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh


Selamat Pagi
Salam Sejahtera

Perkenalkan nama saya Alma Wijaya, Ijinkan saya berdiri di sini mewakili rekan
rekan dr spesialis bedah baru, untuk menyampaikan sepatah kata pada hari yang
berbahagia ini.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh SWT, karena atas anugerahnya acara
Brevet dr spesialis bedah dan spesialis bedah anak bisa berjalan dengan baik.
Shalawat serta salam semoga selalu tercurah pada junjungan kita ,nabi besar
Muhammad Saw, para sahabat, keluarga, dan umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang saya hormati,


Hari ini adalah sebuah hari yang telah kita nantikan bersama, di mana pada pagi hari
ini kita telah menyelesaikan suatu perjalanan disebuah jenjang pendidikan dokter
spesialis. Dibutuhkan waktu yang tidak singkat dan perjuangan yang luar biasa untuk
menghantarkan kita sampai pada hari ini.

Kita patut bersyukur kepada Allah SWT yang masih menjaga kita semua dengan
segenap impian-impian besar kita tentang tentang masa depan. Karena tanpa
penjagaan Allah, niscaya impian kita akan mudah sirna terombang-ambing oleh
rintangan yang ada. Kita patut bersyukur atas ketegaran dan keteguhan yang Allah
sematkan pada diri kita untuk bisa meraih suatu keinginan yang mulia, menjadi insan
yang dapat mensehatkan bangsa sekaligus bisa berkontribusi di segala lini kehidupan.

Atas apa yang dapat kita raih pada hari ini, kita patut berterima kasih kepada seluruh
pihak yang telah mendukung dan membantu semua proses ini. Untuk itu
perkenankanlah saya mewakili dr spesialis bedah baru berdiri di sini untuk
menyampaikan terimakasih.

Ucapan terimakasih pertama


Kami ucapkan setulus tulusnya untuk setiap tetes peluh dan lelah, bapak-ibu kami
beserta seluruh keluarga kami, Istri, Anak, dan mertua yang telah memberikan
dukungan terbesar berupa kepercayaan, dukungan moral dan finansial.
Dan untuk setiap tetes air mata yang ada pada sujud mereka, yang berdoa untuk
keberhasilan kami
Yang menjadikan kami senantiasa ingat bahwa kami ada di sini untuk melaksanakan
amanah dari mereka.
Dan juga kami Mohon maaf yang setulus tulusnya, dari lubuk hati kami yang paling
dalam, karena sebagian besar waktu kami habis untuk menyelesaikan pendidikan ini,
sehingga banyak moment kebersamaan yang harus kami tinggalkan.
Hari ini, mungkin ada sebagian orang tua kita tidak bisa ikut serta dalam acara ini
dengan berbagai alasan. Jika mereka masih hidup, setelah perhelatan brevet ini
selesai, peluklah mereka, buatlah mereka bangga dengan mengatakan bahwa anak
mereka sudah sah menjadi dr spesialis bedah. Jika mereka sudah tiada, ingatlah
mereka selalu dalam doa dan ziarahlah pusaranya. Jangan lupakan jasa-jasa mereka.

Selanjutnya
Kami ucapkan terima kasih yang setulus tulusnya kepada seluruh konsulen dan para
guru besar, yang telah menginvestasikan waktu, ilmu, tenaga, dan pengalamannya
untuk membentuk kami sebagai ahli bedah yang handal, dan berkarakter. Insya alloh
kami akan mengamalkan apa yang telah kami dapatkan untuk kepentingan
masyarakat, untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, juga untuk selalu beribadah
kepada-NYA
Seperti kata salah satu guru kami bahwa seorang dokter memiliki dua pijakan kaki,
satu ke surga dan satu ke neraka, semoga dengan bekal ilmu dan karakter yang kami
bentuk di institusi ini, dapat selalu membawa kami ke jalan kebaikan.
Kami juga memohon maaf apabila selama proses pendidikan ini ada tindakan dan
perbuatan kami yang tidak sesuai dengan harapan para konsulen sekalian.

Kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh pimpinan beserta jajaran di
lingkungan departemen bedah yang selama ini telah banyak membantu kami dalam
setiap hal dan menyediakan fasilitas kami dalam menjalankan pendidikan dan telah
menjadikan kami memiliki sebuah keluarga besar yang teramat kami cintai.

Tidak lupa kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya yang mungkin tidak
akan dapat tersampaikan satu persatu kepada seluruh pasien kami, baik di RSHS
maupun di RS jejaring, yang juga telah menjadi guru terbaik bagi kami dalam
mengasah keterampilan dan kemampua kami untuk mengarungi lautan kehidupan
sebagai seorang dokter bedah yang sesungguhnya.

Rekan-rekan dan guru-guru sekalian inijinkan saya bercerita sedikit mengenai


perjalanan saya di program studi bedah.

Saya memulai perjalanan ini di September 2013, namun pada massa itu kami sudah
mulai dikontrak fulltimer sebagai junir sejak hari pertama pengumuman penerimaan.
Kami harus sudah siap 24 jam dipanggil kapan saja. Saat itu istri saya sedang
mengandung anak kami yang pertama sekitar 7 bulan, dan pada saat itu beliau sedang
mengalami masa2 sulit dalam perjalanan karirnya, namun apa daya saya tidak dapat
meluangkan waktu yang cukup untuk mendengarnya berkeluh, dan tidak juga dapat
berlama-lama meminjamkan bahu ini untuknya bersandar..
Tidak lama masa pendidikan dimulai, sekitar bulan Januari 2014, Saya mendapatkan
kepercayaan untuk mengisi pos stase di RSUD ULIN Banjarmasin selama 18
bulan,waktu itu saya baru saja dikarunia bidadari kecil yang berusia 3 bulan, cukup
berat meninggalkan dua wanita terpenting dalam hidup saya pada masa itu, namun
inilah jalan yang harus saya tempuh, dan menerima kenyataan, bidadari kecil itu tidak
mengenali ayahnya saat sudah kembali ke kota ini.
Setelah itu waktu waktu berlalu sebagaimana sibuknya residen bedah junior pada
masa itu, mungkin hanya 10 dari 52 minggu dalam setahun, kami dapat menikmati
weekend bersama keluarga,. Bukannya kami tidak mau posting di medsos yang berisi
keriangan keluarga kami, namun memang momennya yang cukup jarang kami
dapatkan...

Juni 2018 kami menyelesaikan Ujian Nasional,. Lagi-lagi saya mendapatkan


kepercayaan untuk menjalani WKDS di pulau Kalimantan, namun kali ini di
kalimantan barat yaitu di Kota Pontianak,. Saat ini bidadari kecil saya berusia 5 tahun
dan pangeran kecil berusia tiga tahun, ayah minta maaf yaa kita akan jarang bertemu
lagi selama satu tahun. Namun dibalik itu semua saya selalu yakin ada hikmah yang
dapat saya petik dan manfaat yang dapat saya ambil..

Saya sangat yakin diantara rekan-rekan sekalian tidak sedikit yang kisah
perjuangannya lebih pelik dan lebih berat dari yang saya jalani...
Oleh karena itu semua pengorbanan, semua jeri payah yang telah tercurah, janganlah
disia siakan.
Yakinkan bahwa kita akan menjadi dokter spesialis bedah yang bermanfaat bagi
keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan agama kita..

Berbicara tentang menjadi seorang dokter bedah, saya yakin bahwa seluruh rupiah
yang pernah terkuras selama pendidikan akan cepat terganti dengan berlipat ganda,
Namun ingat, mencari kekayaan akan seperti meminum air laut semakin diminum
semakin haus, semakin banyak didapat semakin tidak akan pernah puas..
Saya jadi teringat kata denzel washington dalam motivational speechnya, dia berkata
bahwa “happiness is not about what you have, but abaout what you do with what you
have” katanya : ternyata kebahagian yang sejati itu bukan datang dari rumah mewah,
barang mewah, mobil mewah yang saya sudah punya, tapi datang dari kebahagiaan
orang lain karena kita mau berbagi.,

Dan diagama islam juga diajarkan bahwa orang yang terbaik di sisi alloh adalah orang
yang paling bermanfaat bagi sesama..
Dan kalau saudara sering lihat instagram pada bulan puasa lalu pasti pernah membaca
quote yang berbunyi:

“Saat Alloh Naikan level keuanganmu , jangan naikan level gaya hidupmu, tapi
naikanlah level sedekahmu. Itulah harta sejati..

Selanjutnya saya mengutip pesan dari jack Ma pendiri Alibaba,

Bahwa pada usia 25-30 tahun : ikutilah seseorang, buatlah kesalahan sebanyak
mungkin, lalu bangkit dari kesalahan
30-40 tahun : Carilah pengalaman sebanyak mungkin pada bagian yang sedang kamu
dalami
40-50 tahun : focus on things that you are good at..
50-60work for the yong people, trust them, invest on them, be a mentor, make sure
they are good
60++ : Spend time for yourself,

Pesan ini mengingatkan kita bahwa, kita juga punya tugas untuk membangun
generasi penerus,. Jangan karena kita terlalu sibuk untuk urusan perut sendiri
sehingga melupakan hal ini,. Khawatir nanti saat Kita sudah tua dan sakit kita akan
ditangani oleh penerus kita sendiri yang tidak kompeten,
Selain itu juga untuk membangun suatu generasi penerus yang hebat, kita semua
harus ikut andil, karena tidak cukup satu orang hebat untuk memperbaiki bangsa ini,
tapi memerlukan kerja sama

Kita perlu ingat bahwa terdapat hadist nabi SAW yang diriwayatkan oleh imam
muslim no 2674 bahwa
Barangsiapa yang memberi teladan (contoh) perbuatan yang baik, ia akan
mendapatkan pahala perbuatan tersebut serta pahala orang yang
mengikutinya (sampai hari kiamat) tanpa mengurangi pahala mereka
sedikit pun. Dan barangsiapa yang memberikan contoh kejelekan, maka ia akan
mendapatkan dosa perbuatan tersebut serta dosa orang-orang
yang mengikutinya (sampai hari kiamat) tanpa mengurangi dosa mereka sedikit
pun.

Selanjutnya bila kita sedang dalam suasana kerja yang tidak kondusif,
ingatlah : It is better to light a candle then curse the darknes “

Kalau waktu saya prajab kemaron saya diajarkan untuk jadi tunas integritas,
mulai dari diri sendiri dan jadilah agen perubahan,.. yakin kita bisa, semoga
Indonesia bisa semakin maju ditangan kita bersama..

Hadirin yang berbahagia,


Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang ada dan yang telah
bekerja keras sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik.
Kami juga mohon maaf apabila banyak kekurangan selama acara ini berlangsung.

Sebelum saya mengakhiri sambutan ini perekenankanlah saya memberikan sebuah


pesan kehidupan :
Rekan-rekan
Hari ini bukanlah akhir dari perjuangan kita
Hari ini bukanlah akhir dari mimpi kita
Hari ini adalah awal dari perjuangan lain yang telah menanti kita.

Janganlah engkau merasa tinggi hati karena gelar SpB mu


Karena sesunggguhnya dibalik gelar itu terdapat doa orang tua dan keluarga mu

Jangan pernah merasa terlalu sibuk untuk meluangkan waktu bersama keluargamu
Karena dibalik sukses mu saat ini terdapat air mata, penantian yang panjang untuk
kehadiranmu ditengah mereka kembali

Jangan pernah terbersit untuk mengkhianati keluargamu


Karena dibalik kedudukanmu saat ini terdapat keteguhan hati dan kesetiaan mereka,
walawpun tak banyak waktumu untuk mereka selama pendidikan ini..
Demikianlah sambutan dari kami. Mohon maaf atas kehilafan

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh