You are on page 1of 1

Konsultan Perencana

CV. CATUR PRIMA KARYA

16.2.5. Pembengkokan/pembentukan tulangan sesuai dengan shop drawing yang telah


disepakati.
16.2.6. Pemasangan tulangan harus rapih, lurus dan kokoh serta diikat oleh kawat beton yang
cukup rapat dan kuat sehingga tidak berubah posisi.
16.2.7. Beton decking harus semutu dengan betonnya.
16.2.8. Sambungan - sambungan tulangan/overlapping harus memenuhi persyaratan PBI
1971.

16.3. Bekisting dan Perancah


16.3.1. Perancah dapat dibuat dari kayu dolken.
16.3.2. Bekistng untuk kolom terbuat dari papan-papan atau multipleks 9 mm.
16.3.3. Bekisting harus kuat menahan beban yang terjadi dan tidak boleh berubah bentuk.
Bekisting harus menjamin konstruksi yang dicetak sesuai gambar.
16.3.4. Penyetelan bekisting harus teliti, baik letak as maupun kedudukannya, vertikal maupun
horisontal.

16.4. Sparing-Sparing
16.4.1. Sparing-sparing yang masuk dalam sloof, kolom, balok dan meja beton harus dipasang
sebelum pengecoran beton dilakukan.
16.4.2. Sparing-sparing meliputi sparing-sparing elektrikal, mekanikal, plumbing dan lain-lain.
16.4.3. Pemasangan sparing dari pipa galvanize harus ditunjang kuat-kuat supaya letaknya
tidak berubah pada saat pengecoran.
16.4.4. Sparing untuk pipa air harus dipasang konstruksi anti rembes air.

16.5. Persiapan Pekerjaan Pengecoran


16.5.1. Setelah pembesian selesai dan telah diperiksa oleh Pengawas, atau telah sesuai
gambar dan peraturan-peraturan yang ada, jika ada kesalahan-kesalahan lain dan telah
diperbaiki seperlunya maka pengecoran dapat dilakukan setelah mendapat izin dari
Direksi Pengawas pekerjaan.
16.5.2. Untuk melakukan pengecoran harus ada persiapan-persiapan, diantaranya
pembersihan, peralatan, penerangan, persiapan molen adukan /pemesanan ready mix
tepat pada waktu yang telah ditentukan, persiapan tenaga dan lain-lain.
16.5.3. Bagian yang akan dicor harus dibersihkan dari segala kotoran dengan semprotan
kompresor dan dibasahi air sampai jenuh tetapi tidak ada genangan air.
16.5.4. Semua peralatan harus tersedia lengkap dan cukup agar berjalan baik, misalnya
cetakan kubus beton dan lain-lain.
16.5.5. Penerangan harus tersedia cukup bila pengecoran berlangsung sampai malam hari.
16.5.6. Adukan mortel dari pabrik dipersiapkan dengan dihitung sesuai kebutuhan dan
pengadaannya.
16.5.7. Pelaksana Jasa Konstruksi harus menyediakan dan mempekerjakan tenaga-tenaga
yang cukup untuk melakukan pengecoran dengan keahlian yang berpengalaman.

Spesifikasi Teknis Halaman 13


Lanjutan pembangunan puskesmas bogor selatan
Dinas kesehatan kota Bogor