You are on page 1of 8

Frequencies

Frequency Table
Hiperemisis gravidarum

Frequency Percent Valid Percent Cumulative


Percent

YA 44 50,0 50,0 50,0

Valid Tidak 44 50,0 50,0 100,0

Total 88 100,0 100,0

Umur

Frequency Percent Valid Percent Cumulative


Percent

< 20 Tahun atau > 35 Tahun 35 39,8 39,8 39,8

Valid 20-35 Tahun 53 60,2 60,2 100,0

Total 88 100,0 100,0

Paritas

Frequency Percent Valid Percent Cumulative


Percent

Primipara 27 30,7 30,7 30,7

Valid Multipara 61 69,3 69,3 100,0

Total 88 100,0 100,0

Crosstabs
Umur * Hiperemisis gravidarum

Crosstab

Hiperemisis gravidarum Total

YA Tidak

Count 27 8 35
< 20 Tahun atau > 35 Tahun
% within Umur 77,1% 22,9% 100,0%
Umur
Count 17 36 53
20-35 Tahun
% within Umur 32,1% 67,9% 100,0%
Count 44 44 88
Total
% within Umur 50,0% 50,0% 100,0%
Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- Exact Sig. (2- Exact Sig. (1-
sided) sided) sided)
a
Pearson Chi-Square 17,126 1 ,000
b
Continuity Correction 15,370 1 ,000
Likelihood Ratio 17,857 1 ,000
Fisher's Exact Test ,000 ,000
Linear-by-Linear Association 16,931 1 ,000
N of Valid Cases 88

a. 0 cells (0,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 17,50.
b. Computed only for a 2x2 table

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient ,404 ,000


N of Valid Cases 88

a. Not assuming the null hypothesis.


b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Risk Estimate

Value 95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for Umur (< 20


Tahun atau > 35 Tahun / 20-35 7,147 2,690 18,992
Tahun)
For cohort Hiperemisis
2,405 1,562 3,702
gravidarum = YA
For cohort Hiperemisis
,337 ,178 ,636
gravidarum = Tidak
N of Valid Cases 88

Paritas * Hiperemisis gravidarum

Crosstab

Hiperemisis gravidarum Total

YA Tidak

Paritas Count 19 8 27
Primipara
% within Paritas 70,4% 29,6% 100,0%

Multipara Count 25 36 61
% within Paritas 41,0% 59,0% 100,0%
Count 44 44 88
Total
% within Paritas 50,0% 50,0% 100,0%

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- Exact Sig. (2- Exact Sig. (1-sided)
sided) sided)

Pearson Chi-Square 6,465a 1 ,011


b
Continuity Correction 5,343 1 ,021
Likelihood Ratio 6,609 1 ,010
Fisher's Exact Test ,020 ,010
Linear-by-Linear Association 6,392 1 ,011
N of Valid Cases 88

a. 0 cells (0,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13,50.
b. Computed only for a 2x2 table

Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient ,262 ,011


N of Valid Cases 88

a. Not assuming the null hypothesis.


b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Risk Estimate

Value 95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for Paritas


3,420 1,295 9,030
(Primipara / Multipara)
For cohort Hiperemisis
1,717 1,165 2,531
gravidarum = YA
For cohort Hiperemisis
,502 ,271 ,931
gravidarum = Tidak
N of Valid Cases 88
Interpretasi
1. Univariat

Hiperemisis gravidarum

Frequency Percent Valid Percent Cumulative


Percent

YA 44 50,0 50,0 50,0

Valid Tidak 44 50,0 50,0 100,0

Total 88 100,0 100,0

Berdasarkan tabel distribusi frekuensi HEG di atas diperoleh:


 44 ibu (50%) mengalami HEG
 44 ibu (50%) tidak mengalami HEG
Umur

Frequency Percent Valid Percent Cumulative


Percent

< 20 Tahun atau > 35 Tahun 35 39,8 39,8 39,8

Valid 20-35 Tahun 53 60,2 60,2 100,0

Total 88 100,0 100,0

Berdasarkan tabel distribusi frekuensi umur di atas diperoleh:


 35 ibu (39,8%) berusia < 20 tahun atau > 35 tahun
 53 ibu (60,2%) berusia 20 - 35 tahun

Paritas

Frequency Percent Valid Percent Cumulative


Percent

Primipara 27 30,7 30,7 30,7

Valid Multipara 61 69,3 69,3 100,0

Total 88 100,0 100,0

Berdasarkan tabel distribusi frekuensi paritas di atas diperoleh:


 27 ibu (30,7%) berparitas primipara
 61 ibu (69,3%) berparitas multipara
2. Bivariat
Umur * Hiperemisis gravidarum
Crosstab

Hiperemisis gravidarum Total

YA Tidak

Count 27 8 35
< 20 Tahun atau > 35 Tahun
% within Umur 77,1% 22,9% 100,0%
Umur
Count 17 36 53
20-35 Tahun
% within Umur 32,1% 67,9% 100,0%
Count 44 44 88
Total
% within Umur 50,0% 50,0% 100,0%

Berdasarkan tabel tabulasi silang antara umur dengan HEG di atas diperoleh:
 Dari 35 ibu yang berusia < 20 tahun atau > 35 tahun, 25 diantaranya mengalami HEG
sedangkan 8 lainnya tidak mengalami HEG.
 Dari 53 ibu yang berusia 20 tahun - 35 tahun, 17 diantaranya mengalami HEG
sedangkan 36 lainnya tidak mengalami HEG.

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- Exact Sig. (2- Exact Sig. (1-
sided) sided) sided)

Pearson Chi-Square 17,126a 1 ,000


b
Continuity Correction 15,370 1 ,000
Likelihood Ratio 17,857 1 ,000
Fisher's Exact Test ,000 ,000
Linear-by-Linear Association 16,931 1 ,000
N of Valid Cases 88

a. 0 cells (0,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 17,50.
b. Computed only for a 2x2 table

Berdasarkan tabel hasil uji chi square di atas diperoleh: nilai statistik chi-square with
2
continuity correction, χ =15,370 dan p-value = 0,000. Karena p-value =0,000< 0,05,
maka Ho ditolak, Ha diterima, yang berarti ada hubungan signifikan antara umur dengan
kejadian HEG.
Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient ,404 ,000


N of Valid Cases 88

a. Not assuming the null hypothesis.


b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.
Berdasarkan tabel hasil perhitungan uji koefisien kontingensi (C) di atas, diperoleh nilai C =
0,404. Karena nilai C = 0,404 cukup dekat dengan nilai Cmax = 0,707, maka keeratan
hubungan antara umur dengan kejadian HEG adalah kategori sedang.
Risk Estimate

Value 95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for Umur (< 20


Tahun atau > 35 Tahun / 20-35 7,147 2,690 18,992
Tahun)
For cohort Hiperemisis
2,405 1,562 3,702
gravidarum = YA
For cohort Hiperemisis
,337 ,178 ,636
gravidarum = Tidak
N of Valid Cases 88

Berdasarkan tabel hasil perhitungan nilai Odd-ratio (OR) di atas, diperoleh nilai OR = 7,147,
yang berarti bahwa ibu yang berusia < 20 tahun atau > 35 tahun berisiko mengalami HEG
sebanyak 7,147 kali lipat dibandingkan dengan ibu yang berusia 20- 35 tahun.

Paritas * Hiperemisis gravidarum

Crosstab

Hiperemisis gravidarum Total

YA Tidak

Count 19 8 27
Primipara
% within Paritas 70,4% 29,6% 100,0%
Paritas
Count 25 36 61
Multipara
% within Paritas 41,0% 59,0% 100,0%
Count 44 44 88
Total
% within Paritas 50,0% 50,0% 100,0%

Berdasarkan tabel tabulasi silang antara paritas dengan HEG di atas diperoleh:
 Dari 27 ibu yang berparitas primipara, 19 diantaranya mengalami HEG sedangkan 8
lainnya tidak mengalami HEG.
 Dari 61 ibu yang berparitas multipara, 25 diantaranya mengalami HEG sedangkan 36
lainnya tidak mengalami HEG.

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- Exact Sig. (2- Exact Sig. (1-sided)
sided) sided)
Pearson Chi-Square 6,465a 1 ,011
b
Continuity Correction 5,343 1 ,021
Likelihood Ratio 6,609 1 ,010
Fisher's Exact Test ,020 ,010
Linear-by-Linear Association 6,392 1 ,011
N of Valid Cases 88

a. 0 cells (0,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13,50.
b. Computed only for a 2x2 table

Berdasarkan tabel hasil uji chi square di atas diperoleh: nilai statistik chi-square with
2
continuity correction, χ =5,343 dan p-value = 0,021. Karena p-value =0,021< 0,05, maka
Ho ditolak, Ha diterima, yang berarti ada hubungan signifikan antara paritas dengan kejadian
HEG.
Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Contingency Coefficient ,262 ,011


N of Valid Cases 88

a. Not assuming the null hypothesis.


b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Berdasarkan tabel hasil perhitungan uji koefisien kontingensi (C) di atas, diperoleh nilai C =
0,262. Karena nilai C = 0,262 cukup jauh dengan nilai Cmax = 0,707, maka keeratan
hubungan antara paritas dengan kejadian HEG adalah kategori lemah.

Risk Estimate

Value 95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for Paritas


3,420 1,295 9,030
(Primipara / Multipara)
For cohort Hiperemisis
1,717 1,165 2,531
gravidarum = YA
For cohort Hiperemisis
,502 ,271 ,931
gravidarum = Tidak
N of Valid Cases 88

Berdasarkan tabel hasil perhitungan nilai Odd-ratio (OR) di atas, diperoleh nilai OR = 3,420,
yang berarti bahwa ibu yang berparitas primipara berisiko mengalami HEG sebanyak 3,420
kali lipat dibandingkan dengan ibu yang berparitas multipara.