You are on page 1of 3

HEPATITIS

NAMA : ADDINATUL MUQTADIROH (1614301029)

DANDY PUTRA SURYA (1614301030)

TK. II D4 KEPERAWATAN TJK

Pengertian Hepatitis

Hepatitis (plural: hepatitides) adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau
obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut
"hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis".

Penyebab Hepatitis

Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama kelima satu dari kelima virus hepatitis, yaitu
A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti
mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis
non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan.

Tujuan Imunisasi Hepatitis :

Imunisasi Hepatitis B : Pemberian vaksinasi hepatitis B ini berguna serta bermanfaat dalam
rangka untuk mencegah virus Hepatitis B yang dapat menyerang dan merusak hati dan bila
hal itu terus terjadi sampai si anak dewasa akan bisa menyebabkan timbulnya penyakit
kanker hati.

Imunisasi Hepatitis A : Pemberian vaksinasi hepatitis A ini berguna serta bermanfaat dalam
rangka untuk mencegah virus Hepatitis A

Indikasi Imunisasi Hepatitis :

Imunisasi Hepatitis B : Imunisasi terhadap infeksi yang disebabkan semua subtipe virus
Hepatitis B

Imunisasi Hepatitis A : Profilaksis pre-pemaparan virus hepatitis A pada individu usia 2


tahun atau lebih yang berisiko terkena infeksi, seperti wisatawan ke daerah endemik tinggi
hepatitis A, tentara, individu yang tinggal di daerah endemik tinggi, individu dengan aktivitas
seksual yang tinggi, pengguna obat suntik terlarang, hemofiliak dan penerima produk darah
Usia Pemberian Imunisasi Hepatitis :

Imunisasi Hepatitis B : Imunisasi hepatitis B idealnya diberikan sedini mungkin (<12 jam)
setelah lahir, lalu dianjurkan pada jarak 4 minggu dari imunisasi pertama. Jarak imunisasi ke-
3 dengan ke-2 minimal 2 bulan dan terbaik setelah 5 bulan. Apabila anak belum pernah
mendapat imunisasi hepatitis B pada masa bayi, ia bisa mendapat serial imunisasi kapan saja
saat berkunjung. Hal ini dapat dilakukan tanpa harus memeriksa kadar anti hepatitis B

Imunisasi Hepatitis A : Imunisasi hepatitis A dan tifoid diberikan pada usia lebih dari 2
tahun. Imunisasi hepatitis A diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 6-12 bulan.

Dosisi Pemberian Imunisasi Hepatitis :

Imunisasi Hepatitis B : 0, 5 cc / pemberian

Imunisasi Hepatitis A : 0, 5 cc / pemberian

Tempat Pemberian Imunisasi Hepatitis :

Imunisasi Hepatitis B : Suntikkan IM pada bagian luar

Imunisasi Hepatitis A : Suntikkan IM

Alat dan Bahan

1. Spuit disposible 2,5 cc dan jarumnya


2. Vaksin hepatitis dan pelarutnya dalam termos es
3. Kapas alkohol dalam tempatnya
4. Sarung tangan bersih

Prosedur Kerja

1. Cuci tangan
2. Gunakan sarung tangan
3. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
4. Ambil vcaksin hepatitis dengan spuit sesuai program/anjuran, yaitu 0,5 ml
5. Atur posisi bayi (bayi di pangku ibunya, tangan kiri ibu merangkul bayi, menyangga
kepala, bahu dan memegang sisi luar tangan kiri bayi. Tangan kanan bayi melingkar ke badan
ibu dan tangan kanan ibu memegang kaki bayi dengan kuat )
6. Lakukan desinfeksi di 1/3 tengah paha bagian luar yang akan diinjeksi dengan kapas
alkohol
7. Tegangkan daerah yang akan diinjeksi
8. Lakukan injeksi dengan memasukkan jarum ke IM di daerah femur
9. Lepas sarung tangan
10. Cuci tangan
11. Catat reaksi yang terjadi