Posted by halogengroup in Uncategorized.

trackback 1 Votes 1 Votes

1. Sifat-sifat Fisika Halogen Semua unsur halogen ada dalam bentuk molekul diatomik, yang berwujud gas, cair, dan padat. F berwujud gas dan berwarna kuning pucat, Cl berwujud gas dan berwarna hijau kekuningan, B r berwujud cair dan berwarna merah coklat dan I berwujud padat dan berwarna ungu hitam. Tapi I dapat berubah wujud pada suhu kamar menjadi gas berwarna ungu-biru. 2. Sifat-sifat Kimia Halogen Semua unsur halogen dapat membentuk senyawa dengan penarikan satu elektron dari luar, maupun secara kovalen. Umumnya unsur-unsur halogen memiliki tingkat oksidasi -1, namun demikian halogen dapat pula memiliki tingkat oksidasi +1, +3, +5 dan +7, kecuali flourin. Semua unsur halogen merupakan oksidator yang sangat kuat. Kekuatan oksidator ini berkurang dari fluorin ke iodin. Semua unsur halogen dapat bereaksi dengan semua unsur logam dan beberapa unsur non logam. Fluorin merupakan unsur yang paling reaktif dan kereaktifannya berkurang untuk unsur-unsur halogen yang lain sesuai dengan kenaikan nomor atom. Semua unsur halogen dapat bereaksi dengan hidrogen membentuk asam halida (HX). Kecuali fluorin, semua unsur halogen dapat membentuk asam oksi dengan rumus HXO, HXO , HXO dan HXO4 yang disebut sebagai asam hipohalit, asam halit, asam halat, dan asam perhalat. Unsur-unsur halogen dapat pula bergabung dengan sesama unsur halogen membenuk senyawa antar halogen. Senyawa-senyawa ini dapat dibedakan ke dalam empat kelompok senyawa yaitu : Kelompok AX, contoh : ClF, BrCl, ICl Kelompok AX3, contoh : ClF3, BrF3, IF3 Kelompok AX5, contoh : BrF5, IF5 Kelompok AX7, contoh : IF7

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful