You are on page 1of 68

ANGKET BUSET

BUSET BAGI-BAGI 3 TIKET SOUNDSEKERTA


Caranya:
Stay tuned di Instagram / Facebook / Twitter Buset
Angket ini berlaku hingga 11
Magazine, like dan comment di postingan tentang
September 2019.
Soundsekerta 2019 ‘Mosaic of The Nation’
3 Pemenang akan dihubungi pada
tanggal 12 September 2019 dan
memenangkan masing-masing 1
Screenshot like dan comment kamu, kirim ke:
tiket Soundsekerta 2019 “Mosaic of
Email: info@buset-online.com
The Nation’”.
atau WA: 0438 01 21 83
Semoga beruntung!

Jangan lupa sertakan:


“Angket Soundsekerta Buset” + nama lengkap + suburb tempat kamu tinggal + nomor telp + alamat email.

www.buset-online.com

5
6
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019
buset ngeliput

di Indonesia, dan menjadi salah satu harapan bangsa


untuk membela hak-hak penduduk Indonesia.

Banyak yang berkata bahwa, demokrasi di Indonesia


sedang menurun. Beberapa akademisi melihat
keadaan ini terjadi karena Jokowi. Bagi Dr Kruskridho
Ambardi, pandangan tersebut sangat mikroskopik
dimana semua orang hanya mengandalkan
presidennya saja. Baginya, semua orang harus go
beyond Jokowi dan sadar bahwa setiap pihak
memiliki “distinct collective interests” yang juga ambil
andil dalam menjalankan demokrasi di Indonesia.
Dalam presentasinya, masyarakat harus lebih aware
dengan keberadaan parpol di tengah mereka. Ingat
Grace Natalie membuka panel
bahwa partai politik menentukan kandidat presiden,
dan segala keputusan yang dikeluarkan partai

Indonesian Election Public Panel: politik dapat menentukan masa depan demokrasi
Indonesia.

Mengawali Diskusi Acara kolaborasi antara University of Melbourne


dengan Indonesia menjadi salah satu hal yang tidak
kalah penting, sesudah pemilihan umum sekalipun.
Panel publik sekaligus workshop ini memberi wadah

Pasca-Pemilu di Melbourne
untuk para akademisi, praktisi politik, ormas dari
Indonesia maupun Australia untuk mengkritisi apa
yang telah terjadi, sedang terjadi dan akan terjadi,
guna menciptakan relasi yang baik dalam tingkat
akademis sekaligus menciptakan harmoni dalam
Acara bertajuk ‘The 2019 Indonesian Elections: sarana media portal yang kritis mengulas sebuah
masyarakat sekitar.
Electoral Accountability and Democratic Quality’ di berita atau konten seperti Tirto.id salah satunya
hari pertamanya diadakan sebagai acara pembuka memegang peran penting dalam right-based politics
Adisa
oleh Asia Institute dari University of Melbourne.
Dengan sponsor dari Indonesian Democracy Hallmark
Research Initiative (IDeHaRI), acara ini menghadirkan
kolaborasi antara akademisi dan tokoh politik baik
dari Indonesia, maupun Australia untuk mendiskusikan
tentang Pemilu Legislatif dan Presiden RI tahun ini.

Panel publik tersebut menjadi pembuka singkat


mengawali workshop yang diadakan keesokan
harinya. Setiap pembicara diberikan waktu 15 menit
untuk mengutarakan presentasi mereka. Dimoderatori
oleh Dr Dave McRae, Deputy Chair IDeHaRI, malam
itu diisi dengan topik-topik hangat yang dibawakan
satu tokoh politik Indonesia yang sudah tidak
asing lagi di mata pembaca, yaitu Grace Natalie-
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, lalu para
akademisi dari Indonesia, Dr Robertus Robet-Dosen
Senior Sosiologi di Universitas Negeri Jakarta, dan Dr
Kuskridho Ambardi-Direktur Eksekutif dari LSI (Lembaga
Survei Indonesia) dan dosen dari FISIPOL Universitas
Gadjah Mada.

Penonton yang aktif menyimak datang dari kalangan


Defending Democracy menjadi topik pembuka yang mahasiswa akademisi juga ormas di Melbourne

dibawakan oleh Grace Natalie. Sebagai Ketua mum


PSI, Grace mengangkat topik seputar kebebasan
berpendapat, transparansi dalam berpolitik serta kiat
pemerintah dalam membasmi hoaks. Ia menyatakan
Apa Kata Mereka
bahwa PSI memiliki kepercayaan bahwa sebuah
Muningar Hirzi – mahasiswa
partai politik tidak terbentuk dari kaum elit yang ada,
Lumayan menarik, isinya juga Politics and
akan tetapi, kesamaan mimpi untuk memperjuangkan
bagus dan banyak insight dan hal- International Studies
politik di Indonesia menjadi salah satu hal yang
hal baru yang didapat dari University of
membangun suatu partai. Transparansi dalam
Melbourne
pemilihan kandidat parlemen dengan menggunakan
Faras - Favourite tagline
fitur sosial media seperti Live on Instagram dan
mahasiswi mungkin tadi yang
online broadcasting menjadi kiat-kiat PSI untuk
University of Kak Grace bilang
memperjuangkan Indonesia di kancah politik.
Melbourne itu, di Indonesia kan
Seorang hadirin bertanya meresponi presentasi Grace
Menarik ada yang namanya
malam itu, salah satu pertanyaannya adalah ‘apakah
sih sebenarnya ada yang mau disrupsi bisnis kayak Gojek, jadi disrupsi ekonomi biar
Indonesia memiliki masalah dengan kebebasan
ditanyain tapi tidak sempat. dia jadi lebih inovatif. Dia bilang kenapa kita tidak
berpendapat?’ “Tentu masih tidak sempurna, tapi
www.buset-online.com

Kayaknya seru banget sih kalau bisa disrupsi di politik? Jadi itu sangat inspirational
ini diakibatkan dari rendahnya literacy rate warga
ngomongin tentang demokrasi karena kita di Indonesia itu politiknya sudah pesimis,
Indonesia sehingga mereka mudah sekali untuk
memang kompleks banget, seperti apa yang akademis-akademis ngomong
diserang oleh kabar hoaks,” jelas Grace.
kita mau lihat dari sisi ada yang mention tentang itu. Tapi ada orang-orang di PSI seperti Grace yang
insufficiency of information, padahal kalau menurut mau idealis, bukan mikir ‘oh ya sudah kita bisa
Dr Robertus dalam presentasinya Inherent Fragility of
saya sendiri, makanya tadi mau tanya karena ngapain lagi? Ini memang realita politik Indonesia’,
Democracy, Ideology and Rights, mengkritisi keadaan
kayaknya tuh bukan insufficiency of information tapi tapi sebaliknya ‘oh kita masih bisa ganti, kita masih
demokrasi Indonesia sekarang ini, dimana demokrasi
overflowing of information tapi sedikit ruang diskusi, bisa disrupsi sistemnya,’
hanya menjadi sebuah hal yang mengakar dalam
kayaknya lebih ke uneven distribution of information
sejarah namun tidak sepenuhnya ‘plural’ dalam
saja karena terpusat di middle class jadi ada yang ke
praktiknya di masyarakat zaman sekarang ini. Solusi
inform. Menarik banget sih buat pembuka, jadi ingin
untuk hal ini? Senada dengan Grace dalam aspek
datang ke sesi-sesi selanjutnya.
pemberantasan berita hoaks, berpendapat bahwa 7
BUSET Vol. 15-171 September 2019

PERWAKILAN RI Kesibukan kita merupakan karunia dari


Yang Maha Kuasa.
CANBERRA
Embassy of The Republic of Indonesia in Australia (KBRI Canberra) Kita patut bersyukur karena masih
Alamat : 8 Darwin Avenue Yarralumla A.C.T. 2600, Canberra diberi kesibukan, yang artinya diberikan
No. telepon : +61 2 6250 8600 kepercayaan untuk melakukan
Email : indonemb@kbri-canberra.org.au sesuatu yang tentunya berguna bagi
Situs : www.kemlu.go.id/canberra/
lingkungan dan keluarga. Entah itu
NEW SOUTH WALES, QUEENSLAND, DAN SOUTH AUSTRALIA kesibukan belajar mempersiapkan diri
Consulate General of The Republic of Indonesia in Sydney(KJRI Sydney)
untuk ujian, sibuk menyelesaikan proyek
Alamat : 236-238 Maroubra Rd, Maroubra NSW 2035
sekolah atau tugas kantor, bahkan sibuk
No. telepon : +61 2 8347 6881
Email : visa.sydney@kemlu.go.id sebagai orang tua yang selalu ada
Situs : www.kemlu.go.id/sydney/ untuk anak-anak.
NORTHERN TERRITORY (DARWIN) Cover:
Consulate of the Republic of Indonesia in Darwin (KRI Darwin) Soundsekerta
Berbagai organisasi masyarakat
PPIA Monash
Alamat : 20 Harry Chan Avenue, Darwin N.T. 0800 Indonesia di Melbourne pun selalu
No. telepon : +61 8 8943 0200
penuh berkat. Terlihat dari segudang
Email : kridrw@indoconsdarwin.org.au
Situs : www.kemlu.go.id/darwin/ aktivitas dan kesibukan untuk mengadakan acara di sana sini.
VICTORIA DAN TASMANIA Terutama untuk merayakan HUT RI ke-74 Agustus kemarin. Dan
Consulate General of The Republic of Indonesia in Melbourne (KJRI Melbourne) tentunya, Buset siap sedia untuk sibuk meliput setiap acara demi
Alamat : 72 Queens Rd, Melbourne VIC 3004 memajukan Bangsa Indonesia di mata dunia.
No. telepon : +61 3 9525 2755
Email : info.melbourne@kemlu.go.id
Kesibukan Buset juga termasuk mewawancarai beberapa tokoh
Situs : www.kemlu.go.id/melbourne/
inspirasional, sebut saja Tati Carlin, Clarice Campbell dan Kanti Pertiwi
WESTERN AUSTRALIA, COCOS, DAN CHRISTMAS ISLAND
Consulate General of The Republic of Indonesia in Perth (KJRI Perth) yang memiliki keunikan masing-masing dalam kaitannya dengan
kebudayaan Indonesia.
Alamat : 134 Adelaide Terrace, East Perth WA 6004
No. telepon : +61 8 9221 5858
Email : perth.kjri@kemlu.go.id Buset pula sibuk bekerjasama dengan berbagai penyelenggara
Situs : www.kemlu.go.id/perth - www.kemlu.go.id/perth/ acara agar semua pembaca dapat mengetahui, mendukung serta
menghadiri acara-acara seru yang akan datang. Soundsekerta,
Springnation, Indonation, Asean Gala, Kawanua Night, semua sengaja
dihadirkan untuk mengumpulkan sekaligus mengajak kita semua untuk

EMERGENCY NUMBER turut berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Fire Ambulance & Police - 000 CRIME STOPPERS - 1800 333 000 Nantikan semua beritanya di Buset!
POISON Information Centre - 131 126 Telephone Interpreter Service - 131 450
State Emergency Service (SES) - 132 500 APBN. Ambil Positif Buang Negatif. Mari membaca dan berkontribusi.

BUSET
The most talked about Indonesian Magazine in Australia

AKAN DATANG-VIC PUBLISHER ART


Projek 21 Projek 21
Rizwana Rachman
Jumat, 6 September Sabtu, 12 Oktober
EDITOR in CHIEF
ASEAN GALA National Batik Day 2019 Roy Rotty DISTRIBUTION COORDINATOR
St Kilda Town Hall (DWP KJRI Melbourne) Lucky Kalonta
Pk. 18-22 KJRI Melbourne
Assoc. EDITOR Roy Rotty
Info lanjut di edisi yang akan datang 72 Queens Rd, Melbourne
Pk. 10-15 Natasya Salim
Gratis Vini Rotty CONTRIBUTORS
Sabtu, 7 September Alain Warisadi – Xynergy Realty
INDONATION Spring Concert
JOURNALISTS/PHOTOGRAPHERS Group
SPRINGNATION Awards Night (PPIA RMIT)
(PPIA Deakin) RMIT Storey HallInfo: PPIA RMIT Instagram/ Adisa Manalu Aeriel Darriana – Soundsekerta
Feat: Pandji Pragiwaksono Facebook Amelinda Devina Crime Stoppers Australia
Tiket: $12 (early bird) Bintang Zefanya Jeffrey Koby – Xynergy Realty
info:
Denis Limanta Group
s.id/springnation Sabtu, 19 Oktober
0405 227 258 (Chelsea) Kevin Ng Indonation
0413 064 309 (Jocelyn) Indonesian Kawanua Night Lucky Kalonta Jason – Best Church
The Regal Ballroom Natasya Salim KBRI Canberra
216 High St, Northcote
Tjintjin Jones KJRI Melbourne
Sabtu, 28 September Mulai pk. 18:30
Roy Rotty KJRI Perth
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

$75 pp / $750 table of 10


Soundsekerta ‘Mosaic of The Nation’ $1500 sponsor table Vini Rotty PPIA VIC dan ranting
(PPIA Monash) Book: Yuniar Paramita Sari PPIA WA dan ranting
Feat: Yura, Tompi, RAN 0402 859 290 (Connie)
Soundsekerta
Melbourne Town Hall 0476 584 397 (Jeff)
Pintu dibuka pk. 17:30 www.kawanuanight.com ADVERTISING EXECUTIVES Suhana Lim
Tiket: $37 Vini Rotty (0438 012 183) Superstar Education
info: Roy Rotty (0404 546 646) Virda Ersan – SEA Accountants
0414 388 703 (Rakay)
Yapit Japoetra – YNJ Migration
0452 221 701 (Chris)

READ BUSET ONLINE at WWW.BUSET-ONLINE.COM

SUBSCRIPTION
Kotak Langganan
Ingin mendapatkan BUSET langsung di rumah?
Hubungi (03) 901 277 64 atau email info@buset-online.com
BUSET juga bisa dibaca gratis melalui www.buset-online.com
8
9
www.buset-online.com
buset ngeliput

Social Media Workshop


oleh Pencil Rocket Melbourne

Beberapa pertimbangan ketika menganalisa competitor

D
iadakan di coworking space The 11th Space beberapa saat lalu, Content Brainstorming
perusahaan marketing bernama Pencil Rocket mengadakan acara
workshop yang berjalan interaktif, mengajarkan para hadirin bagaimana Langkah pertama dalam mengumpulkan ide untuk sebuah konten adalah
memberdayakan media sosial untuk kepentingan bisnis mereka, mengetahui siapa target audiens, yang dapat dilakukan dengan:
sekaligus memberikan kesempatan untuk bertanya-tanya.
1. Membangun “buyer’s persona”, “... is this semi-fictional character that
Dengan masa yang berbeda, kemampuan yang sama bagi berbagai medium represents your ideal customer,” jelas Lunie. Dan hal tersebut harus
adalah menarik perhatian sesuai dengan situasi dan tren pada masa tersebut. Misal memperhitungkan faktor, seperti siapa audiens mereka, apa yang disukai,
pada periode 1890an dimana pembangunan jalan dan gedung-gedung tinggi tidak disukai, dan apa yang mereka lakukan. Hal tersebut bisa dilakukan
berjalan pesat, perhatian pejalan kaki sering menghadap ke atas dan dimanfaatkan dengan berbagai cara, bisa melalui survei, bertanya kepada divisi sales,
oleh perusahaan untuk memasang iklan-iklan besar. Dan pada 1941 perhatian para ataupun menggunakan fitur insight dalam sosial media.
masyarakat lekat dengan televisi rumah mereka dan pada saat itulah iklan televisi
pertama tayang perdana. Hal yang sama juga bagi media sosial dalam masa 2. Setelah mengidentifikasi target audiens, bagi audiens menjadi beberapa
sekarang, dimana perhatian para masyarakat kebanyakan tertuju kepada telepon segmen, berdasarkan kriteria demografi dan psikografi. Dengan mengerti
genggam mereka. aspek demografi seperti kelompok umur, jenis kelamin, dan aspek
psikografi seperti kepercayaan atau kebiasaan seseorang, kalian dapat
Salah satu hal yang menarik dalam acara ini adalah jumlah peserta yang mempromosikan produk berdasarkan daya tarik yang berbeda beda.
mengetahui acara ini melalui iklan dari Facebook, yang mencapai sekitar 30-38
orang dari total 60an lebih yang hadir. Hal tersebut diraih dengan beberapa cara Dengan mengerti buyer’s persona dan membagikan segmen, kalian dapat
yang Lunie ungkap, melalui Website retargeting: menargetkan orang yang pernah menyiapkan konten yang spesial untuk berbagai kelompok audiens.
mengunjungi situs Pencil Rocket, Content Retargeting: menargetkan orang-orang
yang pernah menonton video konten hasil Pencil Rocket untuk klien mereka, dan Langkah penting berikutnya adalah mengetahui siapa kompetitor kalian:
Prospecting audiens: menargetkan pebisnis yang memiliki ketertarikan terhadap sosial
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

media, dan terhadap berbagai acara workshop. 1. Catat top 5 kompetitor dan pelajari aktivitas media sosial mereka, seperti
dimana social media channel yang mereka sering aktif, interaksi mereka
“Kita merasa sosial media itu impactfull, tapi banyak sekali contohnya small/ dengan audiens, seberapa sering mereka memasang postingan, catat
medium enterprise yang tidak ngerti sosial media. Jadi kita ingin mengedukasi cara kelemahan dan kelebihan mereka. Karena kelebihan kompetitor harus
menggunakan sosial media untuk bisnis. Bagaimana cara membuat sales dari konten secara minimum bisa dikuasai oleh perusahaan kalian, dan kelemahan
yang dibuat,” ujar Nathanael Yan, Co-founder dan Creative Director Pencil Rocket kompetitor menjadi kesempatan untuk dijadikan kelebihan kalian.
tentang motivasi mengadakan workshop ini.
2. Jangan lupa untuk memperhatikan format apa yang terbaik bagi audiens
Sebagai workshop pertama yang diadakan oleh Pencil Rocket Melbourne, mereka. Seperti apa yang dapat menarik respon terbaik dari audiens,
kedatangan jumlah audiens melewati ekspektasi, dan di kemudian hari Pencil Rocket apakah dari format tertentu seperti video atau foto dan lain-lain. Jangan
turut ingin kembali mengadakan acara serupa untuk membantu strategi sosial media hanya meniru apa yang mereka lakukan karena apa yang kalian pasang
bagi berbagai bisnis. di medsos harus sejalan dengan brand atau business value, kalian dapat
pelajari dan cari kans yang dapat dihasilkan.
Dalam sore itu Daniel (Co-Founder dan Managing Director) bersama Lunie Gan
(Marketing Manager) Pencil Rocket, mengajarkan para hadirin dalam 3 bagian: 3. Konsistensi adalah kunci
Content Brainstorming, Content Creation dan Content Distribution.

10
Bagian terakhir dalam meracik ide untuk konten yang diajarkan adalah mencari Apa Kata Mereka
tahu bagaimana konten akan dipresentasikan: Stephanie Chin, Pengusaha

1. Perlihatkan kepada audiens apa yang kalian lakukan. Perlihatkanlah I know the event through Facebook ads. What I learned
produk atau proyek yang sedang dipekerjakan karena cerita dibalik karya the most really is about, creating content and some
tersebut bisa membuat hubungan dengan audiens lebih intim. “If you look small skills, how you can find followers for free. It’s tips like
at storytelling, it’s a trend to embrace because it truly connects you to your these that really helps. Really great for them to share.
target audience,” ujar Lunie. Those things you usually need to pay, but today they
actually offer these things for free and you can do and
2. Buatlah konten yang dapat menambah nilai, misal seperti mengedukasi implement straight away. I think it’s really useful. These
audiens. Dengan mengambil contoh seperti konten video hasil karya kinds of event the people who gather are quite similar,
Tasty dari Buzzfeed, audiens menonton video tersebut dan men”tag” have similar mindset and value and that’s where you get to network and share
teman teman mereka karena konten tersebut menambah nilai dengan your thoughts.
mengajarkan konsumen langkah-langkah yang actionable.
Ian Marrion, financial consultant
3. Orang orang juga menyukai sisi manusia dalam sebuah bisnis. Dengan dan mortgage broker di Citinet
ini kalian dapat memberikan spotlight kepada orang orang dibalik bisnis
tersebut dan mengungkapkan cerita atau aspirasi mereka kepada Video marketing, is something that I am interested in at
audiens. the moment. Instagram and Facebook is important, but
I would like to learn video marketing. I would like to see
4. Berinteraksilah dengan para influencer. Jangan cuman mencari more events like this of course.
influencers yang memiliki banyak pengikut, carilah mereka yang memiliki
engagement rate yang tinggi dan memiliki konten yang sejalan dengan
brand kalian. Caranya dapat dicari melalui tagar (#), dan kalian dapat
melihat konten hasil karya orang baik yang trending maupun baru di post,
dan kalian juga bisa mendapatkan sugesti profile influencer lain yang mirip
perusahaan, ataupun kalian seorang sendiri. “If you have time, why not learn
di sosial media.
it yourself? The internet has allowed everyone to be an expert in anything, just
depends on how you dedicate your time. If you don’t have time but you have
5. Go behind the scenes. Kalian bisa memanfaatkan fitur seperti snapchat
money, hire someone to be with you long term, someone who cares about your
atau insta story, audiens juga tertarik dengan budaya didalam dan
brand, company, and they will elaborate a constructive social media/marketing
keseharian di dalam perusahaan.
plan for you, and hire graphic designers, video people,” saran Daniel. Opsi lain
adalah menyewa jasa perusahaan marketing, yang biasanya memiliki tim grafik
6. Memanfaatkan User Generated Content (UGC). Dengan merepost
desain dan lain-lain.
postingan orang lain misal, bisa menjadi kesempatan untuk
memperlihatkan kepada audiens bagaimana produk kalian bisa
Beberapa pertimbangan dan cara membuat konten untuk bisnis yang diajarkan
digunakan oleh pelanggan, contoh seperti Adobe yang hanya
oleh Daniel adalah:
memposting konten UGC. Kampanye dengan tagar yang unik juga dapat
menimbulkan banyak postingan dari para audiens. Memanfaatkan UGC
1. Mengerti berbagai platform yang digunakan audiens dan mengerti
bisa membuat para audiens merasa dihargai dan juga menunjukan sisi lain
keunikannya masing-masing, misal Facebook yang paling banyak
dalam bisnis kalian, seperti interaksi yang baik.
digunakan di Australia. Beberapa macam konten bekerja lebih baik dalam
satu platform dibanding yang lain, contohnya video konten lebih layak
Content Creation:
ditampilkan di Youtube atau IG TV.

Daniel mengutarakan untuk membuat konten, bisa dilakukan dengan menyewa


jasa perusahaan marketing, melakukannya dengan bantuan tim di internal >>>bersambung ke halaman 12

Workshop dihadiri lebih dari 60 peserta (foto: Pencil Rocket)

www.buset-online.com

11
Lunie Gan, Managing Director Pencil Rocket

6. Jaga konsistensi, bisa berdasarkan warna ataupun isi dalam konten


tersebut.

Content Distribution:

Sebagai cara untuk mendistribusikan konten, Lunie memberikan beberapa tips


bagaimana memberdayakan Facebook, platform sosial media yang paling banyak
digunakan di Australia, untuk distribusi konten. “With Facebook ads, with what it
can do, it can target the very people you want to target,” tuturnya. Iklan Facebook
memiliki berbagai format yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, misal
dalam format single image untuk menarik perhatian audiens melalui gambar,
carousel ads yang bisa memperlihatkan berbagai macam produk/cerita, dan
collection ads, yang bisa membawa audiens ke sebuah halaman produk.

Distribusi dapat dilakukan melalui:

1. List Upload: bisa melalui CRM list atau Email Subscriber. “If it’s your existing
customers by targeting them with Facebook Ads you can get them to upsell
or cross sell. If it’s people who have subscribed to you, then there’s a high
likely chance that you can get them to convert into a potential customer,”
Daniel Tan, Co-Founder dan Managing Director
Pencil Rocket 2 (foto: Pencil Rocket) ujar Lunie.

2. Repurposing. Jika kalian tidak terlalu memiliki modal besar, salah satu cara 2. Retargeting: Dengan kembali menarget orang-orang yang pernah
yang dapat ditempuh adalah membuat 1 konten besar, contohnya sebuah berinteraksi dengan akun atau halaman situs kalian, contohnya bagian
video konten berdurasi 10 menit, dan dapat diadaptasikan untuk keperluan contact us, kalian bisa mendorong pengunjung menjadi customer. Bisa juga
lain, contohnya menjadi video berdurasi lebih pendek untuk instastory, atau melalui content retargeting, misal menargetkan orang-orang yang pernah
dalam bentuk artikel untuk blog atau linkedin. menonton video konten kalian, dan tambahan tips yang Lunie berikan
adalah melalui website retargeting dengan menginstal Facebook Pixel
3. Manfaatkanlah fitur insights dalam berbagai platform. Misal dengan dalam situs kalian.
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

Instagram, kalian bisa membuat profil kalian menjadi business profile secara
gratis, dan mengakses fitur insight yang dapat menunjukkan berapa jumlah 3. Prospecting: Klien baru bisa diprospek berdasarkan demografi, kebiasaan
orang yang mengunjungi akun kalian, berapa jumlah likes, dan berapa atau ketertarikan. Misal jika kalian menjalankan bisnis party planning, kalian
engagements. bisa saja menarget orang-orang yang akan berulang tahun di waktu dekat.

4. Dengarkanlah komentar dari audiens kalian. Kalian bisa saja menerka


apa yang mereka sukai/apa yang memikat banyak respon dari audiens. Dengan cara tersebut, ada berbagai macam objektif yang bisa ditargetkan dalam
Menaruh komentar di akun orang lain adalah salah satu cara cepat untuk penggunaan iklan di Facebook, mengundang traffic (jumlah pendatang) ke landing
meningkatkan jumlah followers bisnis Anda, bisa saja dari melihat followers page kalian, engagement (jumlah likes/comments untuk mengembangkan status),
kompetitor kalian dan menaruh komentar di postingan mereka untuk leads (mengumpulkan data untuk mencari audiens baru), messages (mengumpulkan
menarik perhatian audiens. orang dari iklan ke dalam inbox), dan yang paling terkenal adalah conversion
(merubah orang dari melihat produk menjadi pembeli).
5. Jangan menunggu memasang postingan di akhir hari. Rencanakan dengan
menggunakan aplikasi post scheduler, dengan ini kalian dapat melihat Denis

preview apa saja yang akan kalian post dan mengaturnya untuk dipost
pada hari apa dan jam berapa. Perhatikan waktu kapan yang baik untuk
memasang postingan kalian. Rencanakan dari jauh hari.
12
advertorial

Beragam Keuntungan dari


Kuliah di Daerah Regional
Belakangan ini semakin banyak pelajar yang ingin melanjutkan kuliahnya ke daerah-
daerah regional, seperti di Tasmania, South Australia maupun Northern Territory. Rata-
rata, keinginan tersebut didasari oleh kesempatan untuk mendapatkan poin yang
lebih untuk keperluan imigrasi, utamanya untuk mendudukung aplikasi Permanent
Resident. Tapi apakah sebetulnya keuntungan dari kuliah di daerah regional?

Dareah-daerah yang tergolong sebagai daerah regional adalah semua wilayah


di Australia kecuali Sydney, Melbourne, Perth, Brisbane dan Gold Coast. Jadi,
berdasarkan definisi ini, daerah seperti Geelong, Warrnambool, Bendigo serta Ballarat
di negara bagian Victoria sudah termasuk sebagai daerah regional.

Mari kita kupas lebih jauh mengenai tiga keuntungan utama dari kuliah dan tinggal di Kamu bisa mengunjungi The Great Ocean Road sampai puas

daerah regional:

di daerah regional mempunyai kemewahan dimana setiap saat kamu dapat


bepergian ke obyek-obyek pariwisata, yang mungkin hanya bisa dilakukan
‘orang kota’ satu kali dalam seminggu. Contohnya, kamu bisa melakukan
bushwalk, berenang di pantai, atau sekedar jalan-jalan di bukit sambil
menikmati keindahan alam Australia. Kamu tinggal di daerah Warnambool?
Kamu bisa mengunjungi The Great Ocean Road sampai puas setiap hari!
Tinggal di daerah regional juga mempunyai keuntungan tersendiri dimana
kita tidak terlalu berfokus kepada gadget.

Praktek langsung untuk jurusan Kedokteran Hewan

• Terdapat banyak jurusan unggul di daerah regional: sejumlah universitas


seperti University of Tasmania (Tasmania) serta James Cook University
Saling kenal dan lebih akrab
(Townsville, Queensland) sangat unggul di bidang kelautan. Lokasi kampus
yang sangat strategis (Tasmania dikelilingi selat dan laut, serta Townsville yang
berada di dekat The Great Barrier Reef) memberikan ilmu serta kesempatan • People know you by your name. Dengan jumlah populasi yang tidak begitu
riset dan praktek yang lebih mendalam dibandingkan jika kuliah di bidang banyak, suasana kekeluargaan menjadi sangat erat, kita saling mengenal
kelautan di kota besar dan hanya mengadakan studi banding selama satu satu sama lain. Bila pergi ke kafé atau kedai makan, pemilik kafé tahu apa
minggu sampai satu bulan ke daerah yang berpotensi untuk riset. Contoh lain yang kamu ingin pesan; bila ke supermarket, kasir atau pemilik toko tidak
adalah jurusan Veterinary atau Kedokteran Hewan. Pelajar yang mengambil segan-segan berbincang dengan kamu – bukan sekedar hi and bye – dan
jurusan vet di daerah regional mempunyai ketrampilan yang lebih karena bukan tidak mungkin, supir bis tahu jadwal kuliah kamu atau jadwal kerja part
mereka tidak hanya berfokus pada binatang kecil atau binatang rumah time kamu! People know you by your name. Kamu bukan sekedar salah satu
seperti anjing, kucing, kelinci, ayam dan hamster, namun mereka mempunyai pelajar internasional yang kebetulan tinggal di daerah tersebut. Suasana
kesempatan untuk melalukan praktek pada binatang besar seperti sapi, babi, kekeluargaan inilah yang semakin sulit ditemui di kota besar.
kuda, domba. Hal ini tentunya memperkaya pengalaman dan nantinya akan
memperbesar peluang karir mereka selulusnya dari program tersebut. Institusi mana saja di negara bagian Victoria yang mempunyai kampus di daerah
regional? Antara lain, Deakin University (Geelong dan Warrnambool), Australian
• Gaya hidup yang berbeda: suasana tinggal yang cenderung nyaman. Catholic University (Ballarat), Federation University (Ballarat). Tiap wilayah ini
Berbeda dengan kota-kota besar seperti Sydney, Brisbane dan Melbourne menawarkan suasana belajar dan hidup yang unik, yang dapat memperkaya
yang dipadati oleh kendaraan, dan hidup seperti dikejar-kejar waktu. Tinggal wawasan dan pengalaman kamu.

Hubungi Superstar Education untuk mendapatkan informasi terkini


BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

mengenai kesempatan kuliah di daerah regional.

14
15
www.buset-online.com
profil buset

Gelar kehormatan baru saja diberikan kepada Clarice


Campbell yang menjabat sebagai Presiden Australia-
Indonesia Youth Association (AIYA) National baru
hingga tahun 2021. 

AIYA adalah organisasi non-profit anak muda yang


bertujuan untuk menghubungkan Australia dan
Indonesia serta membuka ruang kerjasama di antara
kedua negara.

Sebelumnya, perempuan berusia 24 tahun ini sudah


lima tahun berkecimpung di AIYA Victoria dan
menorehkan segudang prestasi. Salah satu pencapaian
yang paling ia banggakan adalah meningkatkan
jumlah anggota sewaktu menjabat sebagai ketua AIYA
Victoria di tahun 2015-2016.

“Awalnya AIYA Victoria waktu itu memiliki kurang dari 30


orang dan usai masa kepemimpinan saya, hampir ada
90 orang. Memang misi saya waktu itu adalah untuk
menaikkan angka keanggotaan kami.”

Kesuksesan tersebut tidak menjadi titik akhir perjuangan


Clarice dalam memajukan AIYA. Ketika bergabung
dengan AIYA National sebagai Operations Officer
(Indonesia) dan Director of Operations di tahun 2016, ia
berhasil meningkatkan jumlah acara dari 100 menjadi
300 buah.

“Langkah selanjutnya adalah bukan untuk


meningkatkan angka acara atau anggota, tapi adalah
untuk menciptakan ide-ide menarik yang dapat
menyatukan komite dan anggota dalam mengukir “Bahasa Indonesia memang selalu menjadi favorit saya.
masa depan AIYA.” Itulah kenapa saya terus mempelajarinya. Saya selalu
terbuka pada budaya lain dan mau keliling dunia untuk
Sebagai presiden baru menggantikan Nicholas Mark belajar.”
yang sudah menjabat selama empat tahun, Clarice
bertekad untuk mempertahankan prestasi lama serta Kini, Clarice tinggal di Indonesia. Selama tiga tahun,
menjangkau orang-orang baru dan menginspirasi ia sudah berpindah-pindah provinsi dari Bengkulu,
mereka untuk berpikir bahwa Australia dan Indonesia Bandung dan Yogyakarta, Bali dan Banten sebelum
memiliki potensi kerjasama yang besar. akhirnya bekerja di kantor Perdagangan dan Investasi
Pemerintah Victoria di Jakarta.

Dari bangku SMA hingga “Di Bengkulu saya mengikuti program Australia-

kursi di kantor Indonesia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP), di Bandung


saya mengambil program belajar, dan di Bali dan
Banten saya magang. Di provinsi lainnya aktivitas yang
Kecintaan Clarice tidak akan ada hari ini seandainya
saya lakukan adalah jalan-jalan!”
ia tidak mempelajari Bahasa Indonesia semasa duduk
di bangku SMA 12 tahun yang lalu. Ilmu dasar Bahasa
Indonesia dari Williamstown High School pun terus ia Senang berteman
dengan orang Indonesia
kembangkan di Monash University.

Selain Bahasa Indonesia, Clarice pun sebenarnya


Keputusannya untuk mempelajari Bahasa Indonesia
pernah melirik bahasa lain yang diajarkan di sekolahnya
serta kebudayaan Indonesia semakin bulat usai tinggal Hidup di Indonesia sudah bagaikan mimpi bagi anak
seperti Mandarin, Italia, Jerman, dan Jepang. Ia
di Malaysia untuk tinggal bersama sebuah keluarga dari pertama dari tiga bersaudara ini. 
mengatakan dirinya selalu terbuka untuk mempelajari
Bandung dan Palembang dan bersekolah di Sekolah
kebudayaan negara lain.
Indonesia Kuala Lumpur. “Pencapaian yang membanggakan di hidup saya
adalah kesempatan bekerja dan tinggal di Indonesia.
Meski peraturan di Indonesia membuat warga asing
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

susah menetap, saya cukup beruntung bisa punya


pekerjaan yang membuat saya bisa menetap.”

Uniknya, bagian terfavorit dari wanita penyuka nasi


padang tersebut dari Indonesia bukanlah makanan,
melainkan orang-orangnya.

“Orang Indonesia itu sangat ramah dan selalu


menyambut dengan hangat. Inilah yang membuat
orang-orang ingin kembali terus ke Indonesia.”

Melalui pengalamannya berhubungan dengan


Indonesia, wanita yang suka baca buku “Bumi
Manusia” karangan Pramoedya Ananta Toer ini
bersyukur karena bisa dikaruniakan banyak teman dari
Indonesia.

16 Nasa
buset ngeliput

Dalam menyelenggarakan workshop tersebut, Carissa


menerima bantuan dari beberapa pihak seperti
Ragil dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI)
Melbourne yang mengajar gamelan, Sanggar Lestari
yang mengajarkan gerakan tarian sederhana, serta
membuat wayang dan menjahit tas kecil batik oleh
Carissa sendiri.

Dengan publisitas yang minim, Carissa tidak


menyangka bahwa acaranya tergolong sukses
karena juga diminati orang non-Indonesia dan jumlah
orang yang melebihi ekspektasi.

Workshop batik tidak pernah sepi pengunjung “Acara ini pastinya akan menjadi acara tahunan,
karena saya suka bagaimana orang-orang bisa
bersenang-senang. Saya tidak menyangka orang
EMPAT WORKSHOP BUDAYA PPIA VIC non-Indonesia akan datang. Saya memang berusaha
menyebarkan acara ini di luar semampu saya.”

OBATI RASA INGIN TAHU Ia pun merasa senang karena proses persiapan yang
kebanyakan ia lakukan sendiri tersebut membuahkan
hasil.

TENTANG INDONESIA “Kebanyakan persiapan saya lakukan sendiri.


Contohnya di workshop wayang, karena saya tidak


bisa menemukan template wayang di internet,
akhirnya harus menggambar dari awal dan baru
Indonesian Cultural Workshop” diadakan dapat mempelajari budaya Indonesia sambil selesai tadi pagi,” kata Carissa.
untuk pertama kalinya pada tanggal 3 bersenang-senang.
Agustus 2019 oleh Perhimpunan Pelajar “Selain itu saya juga harus menghubungi organisasi-
Indonesia di Australia (PPIA) Victoria. “Saya hanya ingin orang-orang bersenang-senang, organisasi yang tertarik pada kebudayaan Indonesia.
mengalami sedikit bagaimana kebudayaan Indonesia Mengurusi marketing, administrasi mengirim SMS ke
Selama sekitar sembilan jam, empat buah workshop itu, karena mereka tidak tahu wayang itu apa, tidak orang-orang secara pribadi.”
yang meliputi gamelan, wayang, tari dan batik punya batik dan di sini mereka bisa belajar menjahit,
mengambil tempat hingga pukul 6 sore dan tidak bersenang-senang dan belajar gamelan.” Nasa
pernah sepi pengunjung.

Carissa Louise adalah perencana dibalik rangkaian


pelatihan yang kuota partisipan di masing-masing
sesinya dibatasi sebanyak 20 orang ini. Ide yang
sudah muncul dari tahun lalu tersebut baru bisa
terwujud di bulan Agustus 2019, di tengah kesibukan
acara PPIA Victoria lainnya seperti drama komedi
musikal Temulawak. 

Mahasiswi S1 Aktuaria
dan Keuangan
di Melbourne
University ini
berharap agar
melalui acara
kecil-kecilan PPIA VIC menggandeng Sanggar Lestari untuk mengajarkan gerakan tari tradisional

itu, partisipan

Apa Kata Mereka


ULLY IKA SARI, Ibu Rumah Tangga

Workshop-nya yang paling menarik adalah sesi tarian daerah di mana dengan tarian
daerah itu kita bisa meneruskan ke generasi berikutnya. Keduanya adalah mengenai
tekstil dari Nusa Tenggara yang sangat menarik untuk meneruskan bantuan ke desa
disana memberikan fasilitas air bersih yang sangat membantu. 
Sangat menarik, begitu pula karena ada kesempatan berinteraksi dengan pelajar,
bergabung dengan para warga Melbourne lainnya. Sangat bagus dan sangat positif.
Ada wayang, batik, menarik, diharapkan dalam waktu dekat akan ada acara yang
sama.
www.buset-online.com

GLENDA TJIN, Guru di Mitcham Primary School

I’m in the VILTA Facebook group, I didn’t I know whether I could bring students in, I
was quite concerned about the size of Ruang Bhinneka, I’ve got 440 students from
prep to sixth grade. I’ve got 19 classes.
This morning I texted Carissa the one who organised this, I was going to be late.
I got here around 3 o’clock. This event is good for networking as well, Sanggar Lestari,
dancers there, I should get their contacts maybe if I need Indonesians in my school,
I can organise some activities, Batik, topeng. So maybe I can promote Indonesian
culture to them.
Carissa Louise menginginkan masyarakat
I want try the batik pouches because my students haven’t done that before. 
dapat mempelajari budaya Indonesia
dengan bersenang-senang
The event is good, maybe if it’s organized in the weekdays maybe I can bring some of my students in to try
some of the activities. 17
buset ngeliput

MENGINTIP BEHIND THE SCENES

Film “Cahya” yang Rilis 2020


Pernahkah sahabat BUSET menonton film Ghost Rider (2007), Flatliners (2017) atau Personal Shopper (2017)? Judul besar ini berasal dari ketiga film yang memiliki genre
supernatural horror. Menariknya, akan tayang sebuah film dengan genre serupa sebagai hasil karya dari tiga rumah produksi yang salah satunya adalah dari Tanah Air.

Rumah produksi itu tidak lain adalah PT. Anak Negeri


Films Indonesia, rintisan seorang produser dan
aktris kelahiran Bukittinggi, Intan Kieflie sejak tahun
2010. Wanita yang pernah membintangi film “7
Hati 7 Cinta 7 Wanita” bersama Happy Salma dan
Marcella Zalianty tersebut kini sedang terlibat dalam
pembuatan film berjudul “Cahya” bersama Stuart
Simpson dan Judd Tilyard sebagai sutradara dan
produser dari Australia.

Film yang akan rilis tahun 2020 ini menceritakan


tentang Cahya, seorang pelayan di sebuah rumah
berukuran besar yang terpencil dan sudah berumur
sangat tua. Gadis yang sedang mengandung ini
ingin berkomunikasi dengan suaminya yang sudah
meninggal dengan membuka pintu menuju dunia roh.
Sayangnya, aksi tersebut juga membangunkan roh-
roh dari pelayan sebelum dia yang menjadi korban
penyiksaan dari bosnya sekarang.

Menargetkan penonton internasional, Intan


mengatakan bahwa pembuatan film yang memakan
waktu satu bulan syuting tersebut juga terinspirasi dari
fakta bahwa penonton Indonesia menyukai film horror. 

“[...] Indonesia itu suka banget sama horor. 70% film


horor di Indonesia itu pasti ada peminatnya. Aku
ingin mencoba di lahan itu sih, sebenarnya. Karena Makanan dan cuaca orang Indonesia,” ungkapnya sambil tertawa.

jadi kendala tengah


ini sesuatu yang baru bagi aku sebagai produser dan
“Terus juga soal makanan, karena di lokasi syuting
juga pemain.“

syuting
kan ada katering untuk sebagian besar orang
yang terlibat di lokasi waktu itu, dan terus aku harus
Intan yang familiar dengan genre film drama
menyesuaikan walaupun kadang-kadang aku masih
memberanikan diri bergabung dalam film supernatural
Tidak dapat dipungkiri, suka dan duka pasti muncul kangen makanan Padang. Sebulan syuting berasa
thriller ini karena ingin mengetahui lebih banyak
dalam proses pembuatan film yang sedang dalam tidak makan sebelum ketemu nasi.”
tentang genre tersebut.
proses pengeditan ini. Salah satu yang menjadi
kendala bagi Intan adalah keharusan menyesuaikan Di sisi lain, pengalaman syuting film layar lebar dengan
“Stuart (sutradara) sudah beberapa kali membuat
diri dengan cuaca di Melbourne dan makanan orang- orang non-Indonesia juga mengajarkan pengetahuan
film genre horror thriller. Menurutku proses pembuatan
orang Australia. baru nan positif kepada Intan yang selama ini
genre itu menarik sekali karena menggunakan
berkecimpung di perfilman Indonesia dan sudah
banyak sekali efek,”  kata wanita yang juga pernah
“Duka dalam pembuatan film ini paling memang beberapa kali bekerjasama dalam pembuatan serial
menyumbang suara dalam beberapa soundtrack film
karena kita mulai syuting waktu sudah mulai masuk web dan televisi luar negeri.
Indonesia itu.
musim dingin, kita syuting di daerah yang dingin
banget sehingga aku juga merasa kedinginan. “Sukanya, banyak banget. Karena aku belajar banyak
“Persiapannya menurut aku tidak semudah membuat
Sempat sakit juga karena kedinginan, maklumlah banget dari mereka, tidak hanya dari teknik, tapi
film genre drama.” 
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

18
juga cara mereka bekerja, sistemnya, disiplinnya,
komunikasinya,” ujar salah satu nominasi Pemeran
Pendukung Wanita Terbaik di ajang Festival Film
Indonesia Piala Citra 2010 tersebut.

“Banyak banget hal yang berbeda dengan


bagaimana cara kita memproduksi di Indonesia
dengan di sini, dan aku belajar banyak dari itu, dan
menyesuaikan diri dengan sistem di sini juga.”

Film Indonesia harus


“go international”
Intan berharap agar penonton merasa terhibur
usai menonton “Cahya”. Khususnya bagi penonton
Indonesia, ia ingin agar mereka dapat melihat
keterlibatannya sebagai warga Indonesia dalam film
itu.

“Yang pastinya penonton harus terhibur, terutama


pencinta film horror thriller supernatural baik di
Indonesia maupun internasional. Terutama untuk
Indonesia, karena walaupun film ini disajikan dengan
full Bahasa Inggris tapi basic ceritanya tidak jauh dari
cita rasa orang Indonesia.”

“Walaupun pemain Indonesianya cuma satu orang,


tapi basic ceritanya, karena aku involved di situ jadi
berasa banget Indonesianya.”

Melihat perkembangan film Indonesia di masa ini,


Intan yang sudah berkecimpung di industri perfilman
Indonesia selama 9 tahun berharap agar film
Indonesia bisa lebih “mendunia”.

“Aku berharap ke depannya akan banyak film


Indonesia yang mulai merambah pasar internasional
dan membuat film dengan bahasa dunia,” ungkap
Intan.

Menurutnya, bakat yang sudah dimiliki oleh pembuat


film Indonesia harus ditopang oleh penggunaan
Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dunia
dalam film-film Indonesia.

“Karena aku tuh udah bangga banget sama


perfilman Indonesia, kita punya filmmaker yang
sangat berkualitas, dan beberapa tahun belakangan
ini produksi film kita sangat berkualitas.”

“Walaupun kita sudah punya pasar yang sangat


bagus di Indonesia dan penonton film Indonesia yang
sudah mulai mencintai film Indonesia bertambah,
terbukti dari banyaknya penjualan tiket dari tiga tahun
belakangan ini, akan lebih baik apabila kita mulai
tidak hanya menguasai pasar Indonesia tapi juga
pasar internasional.”

Nasa
www.buset-online.com

19
buset ngeliput

Kreatif Memperkenalkan
Bahasa Indonesia
18 orang guru Bahasa Indonesia dari sekolah-sekolah
di Victoria berpartisipasi dalam acara Indonesian
Language Immersion Weekends (ILIW) 2 selama
dua hari pada 20-21 Juli 2019 di Rendezvous Hotel,
Melbourne.

Bertemakan “Consuming Cultures and Cultures of


Consumption” (Budaya Mengkonsumsi dan Budaya
Konsumsi), kegiatan berdurasi enam hingga tujuh jam
tersebut merupakan workshop kedua dari empat yang
ada bertemakan antara lain “Indonesian Film Cultures”
(Budaya Film Indonesia), “Gender and Literature in
Indonesia” (Gender dan Literatur di Indonesia) dan
“Political and Media Cultures” (Budaya Politik dan
Media).

Yacinta Kurniasih, pengajar Studi Indonesia di


Monash University, aktivis dan juga penulis puisi,
yang menyelenggarakan acara bersama dengan
Titis Pratiwi, Rachel Daymond dan Enung Rostika
mengatakan bahwa mereka menerapkan
pendekatan mengajar yang berbeda dari biasanya.

Pada sesi tersebut misalnya, kepada guru-guru yang


rata-rata bermukim jauh dari Melbourne CBD, mereka
memperkenalkan rapper Indonesia yang sedang
naik daun dan baru bertemu dengan Presiden Joko
Widodo 7 Juli 2019 silam, Rich Brian.

Sesi ini diikuti pembahasan tentang beberapa topik


hangat di Indonesia dan “selebgram”, istilah yang
merujuk pada selebriti Indonesia yang terkenal di
media sosial Instagram. Yacinta mengajar penggunaan kata dalam Bahasa Indonesia

“Kami memakai pendekatan content-based


curriculum, inilah mengapa kami mulai dengan Materi menarik dan relevan dengan fenomena yang “Bahan-bahannya harus berupa bahan yang kreatif
tema, dan bukan dengan bahasa. Kami menentukan ada di Indonesia saat itu menjadi medium bagi para yang ada di Youtube, yang lucu-lucu kami berikan
tema dulu baru membahas menggunakan Bahasa pengajar demi menciptakan suasana kelas yang kepada mereka sebagai contoh nyata. Kemudian
Indonesia,” ujar Yacinta. “Sehingga, para peserta interaktif dan mempermudah penyampaian informasi setelah itu baru dibahas bahasanya dan mereka
mendapatkan dua pengetahuan baru sekaligus.” bagi pada guru. harus menterjemahkan.”

Beberapa aktivitas yang ada antara lain membaca “Materi kami melibatkan media and political cultures, Acara yang melibatkan Department of Education dan
teks bahasa gaul, presentasi poster bergambarkan lagu, kartun, memes, debat isu, aspek-aspek yang Monash University tersebut ternyata adalah langkah
kejadian masa kini dan menceritakan tentang sebuah biasanya dipakai dalam film Indonesia, talkshow awal dari proyek besar yang Yacinta ingin wujudkan
tempat di Victoria dalam Bahasa Indonesia, dan juga Indonesia dan sebagainya,” ungkap Yacinta. demi masa depan Bahasa Indonesia, terlebih setelah
senam sebagai jembatan antar sesi. melihat penurunan minat belajar bahasa Indonesia di
Victoria.

Apa Kata Mereka


DERYN MANSELL Untuk saya, walaupun Bahasa Indonesia saya cukup its funded by the Department
Guru Bahasa Indonesia di lancar, masih sulit untuk mengerti kalau saya misalnya of Education and Training,
Macedon Primary School mendengarkan atau menonton film atau berita dan and I just hope that they
sebagainya, sedikit terlalu cepat, saya perlu yang keep supporting this sort of
Di sekolah sudah tiga tahun, sedikit lambat. Dan sedikit fokusnya pada keperluan program in the future. Let’s
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

tapi memang sudah lama saya sebagai guru. hope next year it becomes a
menjadi guru. Sudah sejak Program ini baik karena selain itu ada juga kesempatan regular thing. And for it to get
tahun 90-an. Saya belajar di untuk mengajar tentang budaya kini di Indonesia. more promoted so that more
sekolah waktu masih di SMP. Karena saya jarang ada kesempatan ke Indonesia teachers know about it.
Cukup sering ke Indonesia, sekarang. When I saw Rich Brian in the
dulu saya belajar di Monash Acara ini baik juga, karena ada banyak kegiatan lecture, I think he seems really
University dan ada kesempatan untuk ikut kursus bahasa yang tidak terlalu banyak, sebentar ada nice, but you know I’m not a young person, I have
pendek di Indonesia, dari satu semester di Monash bisa video, ada tugas juga, dan juga yang lain yang teenage children, so maybe they’ve heard of him. I
dipadatkan, kalau ke Yogyakarta bisa enam minggu menguntungkan adalah bisa ketemu dengan guru-guru have to ask them tonight, when they first showed the
belajar intensif. Dan ada juga program ACICIS, saya lain, berbagi ide, bagaimana menangani anak-anak, picture he looks so cool but then when he was visiting
ikut program di sana juga, saya pernah mengajari di apa yang mau diajarkan di kelas. Joko Widodo in the palace he was so polite, humble,
sebuah SMK di Cirebon. beautiful, wonderful. I was really impressed.
CATH DANIELS I found out about this event through Twitter. I follow the
Saya mau ikut karena saya tinggal di Castlemain, tidak Pengurus Indonesian language program di Brunswick Herb Feith Engagement Centre at Monash and I went
ada banyak kesempatan untuk berbahasa Indonesia, Northwest Primary School to an event that they had that was ReelOzInd. 
walaupun seorang tetangga saya orang Indonesia
juga tinggal di Castlemain, tapi jarang bertemu dan dia The event was really well-planned, the trainers are so
20 sibuk, karena mengajar di Bendigo. supportive and encouraging to all the participants, and
“Kita harus mencari dana, memudahkan guru-guru ini
Senam selepas makan siang untuk meluweskan suasana
untuk datang, materi harus dipersiapkan betul-betul, dan
di acara tersebut, kita juga minta masukan dari peserta.”

Kegiatan ini diadakan demi meningkatkan kualitas


belajar dan mengajar Bahasa Indonesia di sekolah-
sekolah di Victoria dengan memperkenalkan teknik
mengajar di luar pengajaran tertulis kepada para guru
yang berkewarganegaraan Australia maupun Indonesia
di sesi itu.

“Kami memberi contoh kepada siswa dan guru lain


bahwa kita harus jadi pembelajar yang aktif untuk jadi
pengajar yang baik. Jadi, tidak cukup hanya dari buku
cetak.”

TIDAK BISA
SEMBARANG MENGAJAR
Hadir dari latar belakang yang beragam, para guru
yang berpartisipasi di acara tersebut juga memiliki
tingkat kemampuan berbahasa Indonesia yang
berbeda-beda.

Sebaik mungkin, panitia berusaha untuk memfasilitasi


perbedaan tersebut dengan mengelompokkan siswa
berkemampuan Bahasa Indonesia rendah dengan siswa
lainnya yang sudah lebih mahir dalam satu meja.
berbicara maka mereka akan jadi guru hebat. Padahal “Harus tahu latar belakang siswa, level dan masalahnya
“Kelas itu seperti refleksi kehidupan nyata. Dalam kenyataannya tidak.” seperti apa, tingkat pengertiannya bagaimana. Itu
kehidupan, level orang berbeda-beda. Kita pikirkan adalah salah satu agenda workshop ini.”
bersama agar kelompok yang ada tidak clash.” Tetap saja banyak teknik yang harus ditempuh untuk
memberikan pengajaran yang bermanfaat. Kesempatan mengajar ini juga menjadi sarana bagi
Pada setiap meja juga terdapat penutur asli Bahasa Yacinta bersama tim untuk berkomunikasi dengan guru-
Indonesia. Meski sudah sangat mahir, Yacinta “Kita harus memikirkan teknik mengajar, mendengarkan, guru sekolah tersebut demi menutup kesenjangan level
mengatakan bahwa tidak semua penutur Bahasa menganalisa masalah, cara menerangkan dalam tata pengajaran Bahasa Indonesia antara sekolah dengan
Indonesia dapat mengajar dengan baik. bahasa yang singkat, dan menjadi contoh penutur universitas.
bahasa yang baik dalam arti tidak pamer kata-kata,
“Kita juga mengajar penutur asli Indonesia yang kadang- tapi harus menggunakan kalimat pendek agar yang Nasa

kadang salah menangkap. Karena berpikir sudah lancar mendengarkan bisa mengikuti,” ungkapnya.

MELAWAN BURUNG BEO

Agung pergi ke balai lelang. Dia memperhatikan burung beo yang sedang
dilelang. Agung memutuskan untuk menawarnya dan Agung memulai dengan
500 ribu.

Pejabat Lelang: “500 ribu”


Suara: “Satu juta..”
www.buset-online.com

Agung: “Dua juta!”


Suara: “Tiga juta!”

Agung: “Empat juta!”


Suara: “Enam juta”

Agung: “Tujuh juta!”


Pejabat Lelang: “Tujuh juta satu kali... dua kali... dan burung beo ini terjual!”

Agung lalu berkata ke Pejabat Lelang, “saya harap burung beo ini bisa
berbicara karena saya telah menghabiskan banyak uang untuk itu.”

Pejabat Lelang berkata sambil tertawa keras, “memangnya, menurut Anda,


suara siapa yang mengucapkan penawaran melawan Anda tadi?”
21
Mengguncang panggung Soundsekerta 2017: Isyana Sarasvati, RAN, dan Project Pop

acara buset

rbaru tentang
berita-berita te
Bagi yang ingin follow Instagram
bisa langsung
Soundsekerta, man yang
. Untuk teman-te
@Soundsekerta message @
bisa langsung
ingin beli tiket h
au PPIA-Monas
di Instagram at
Soundsekerta ng
au bisa langsu
di Facebook, at
e/ soundsekerta.
ke link: linktr.e
ta 2019!
u di Soundseker
Sampai ketem

Persiapan untuk acara Soundsekerta sendiri telah


mulai dari pertengahan tahun ini. PPIA Monash telah
menyelenggarakan beberapa kompetisi melalui akun
sosial media untuk mengumpulkan variasi talenta
warga Indonesia yang ada di Melbourne. Salah satu
kompetisi yang mendapatkan banyak minat adalah
fotografi yang menghasilkan 6 foto pemenang! Selain
itu, ada pula kompetisi musik dimana sang pemenang
Kembali untuk yang ke-13 kalinya di Melbourne, Madhesvara Narashima, yang mengandung arti suara dinobatkan sebagai opening act Soundsekerta 2019.
Soundsekerta tahun ini akan diadakan pada merdu yang sekuat singa.
tanggal 28 September, 2019. Bagi yang mungkin Dan, bagi teman-teman yang ini mengenang
belum tahu, Soundsekerta adalah sebuah konser Soundsekerta selalu menggundang artis-artis dari Soundsekerta 2019, panitia telah menyiapkan
yang diselenggarakan oleh PPIA Monash. Tema negara tercinta dan tahun ini PPIA Monash telah berbagai merchandise yang murah nan meriah!
konser tahun ini berjudul ‘Mosaic of the Nation’ mengundang 3 artis ternama yaitu: Yura Yunita, Tompi Beberapa pilihan yang tersedia adalah tote bag,
yang menggambarkan Indonesia yang mempunyai dan RAN. Bagi yang lebih mendengarkan genre Jazz, stiker serta gantungan kunci yang menggambarkan
banyak pulau-pulau dan budaya, namun dengan tentunya nama Yura Yunita sudah tidak asing. Yura maskot Madhesvara Narashima.
harmonis bisa menjadi satu Indonesia, seperti sebuah telah berkolaborasi dengan artis lain seperti Glenn
mosaic. Melalui konser Soundsekerta tahun ini, PPIA Fredly dan telah bertampil di Java Jazz Festival untuk 3 Tote bag dijual seharga $10, cocok untuk teman-
Monash berharap bisa menunjukkan musik dan artis tahun berturut-turut. Tompi; artis yang bermultitalenta teman yang memperlukan tas kecil untuk kuliah
yang beragam dari Indonesia. Selain itu, konser ini akan datang untuk membawa teman-teman ke atau belanja. Sementara stiker dijual di harga $3,
Soundsekerta bertujuan untuk menggabungkan masa nostalgia dengan lagu-lagunya yang sudah bisa digunakan untuk dekorasi buku ataupun laptop
warga Indonesia yang ada di Melbourne; anak-anak lama terkenal di Indonesia. Kembali untuk kedua teman-teman.
muda, maupun yang sudah lama ataupun orang- kalinya ke Soundsekerta adalah RAN, band yang Terakhir, gantungan kunci dijual di harga $2, cocok
orang lokal yang ingin mengenal budaya musik dari dinantikan oleh banyak anak muda di Melbourne bagi teman-teman yang ini menghias tas kampus
Indonesia. akan kembali untuk meramaikan Soundsekerta maupun tote bag Soundsekerta!
dengan lagu-lagu hits mereka.
Tahun ini, Soundsekerta mempunyai maskot baru Aeriel Darriana
Soundsekerta 2019
yang bergambar seekor singa. Maskot ini dinamakan
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

Soundsekerta 2018 menghadirkan Tulus dan Raisa

Yura Yunita, Tompi, RAN akan tiba di Melbourne untuk tampil di Soundsekerta pada tanggal 28 September di Melbourne Town Hall.
Yuk! Langsung beli tiket Soundsekerta ‘Mosaic of the Nation’ sebelum kehabisan.
22
Tiket dijual di harga $37, namun jika beli 10 tiket sekaligus bisa mendapatkan diskon menjadi $35/tiket.
Kurang “Bergairah” buset life

Untuk Sukses

Tanya: Dari ba zi akan kita ketahui sifat-sifat kurang baik kita. Nah kita harus semaksimalnya
Selamat pagi, Pak Lim, bertanya dong. Apakah yang disebut Prospect Star? lawan/meminimalkan semua tadi. Itulah cara yang bisa kita lakukan. Inilah makna
Terimakasih sebelumnya. Have a blessed day. dari ungkapan “tersulit adalah menaklukan diri kita sendiri!” Bisa meminimalkan
semua sifat jelek, semua kelemahan diri kita adalah rahasia sekaligus resep untuk
Jawab: maju dan sukses.
八字 ba zi adalah sebuah “peta” atau “blue print” yang komplit mengenai diri kita.
Semua yang “manis-manis” dan “pahit-pahit” mengenai diri kita dapat dengan jelas Tidak bisa dikerjakan oleh orang lain, tapi harus kita yang bisa niatkan dan kerjakan
diketahui. Dari yang bagus sampai yang bobrok bisa diidentifikasi. sendiri.

Maka dari itu, bagi yang tidak memahami dengan jelas, mengira analisa ba Beberapa tahun silam ada satu pasangan, klien saya. Mereka akhirnya pisah karena
zi itu adalah sebuah kejadian/pengalaman mistis. Ini jelas tidak tepat. Selama si istri tidak sabar melihat sikap suaminya yang katanya: “so slow.” Sementara si istri
si penganalisa adalah orang yang kompeten dan dapat secara objektif ba zi-nya ada Prospect star. Tentu saja bukan semata karena hal itu mereka cerai,
mengaplikasikan pengetahuan ba zi -nya maka semuanya adalah dalam realm tapi salah satu hal yang bikin si istri tidak tahan ialah lihat sikap santai dan lambannya
analisa berdasarkan keilmuan. sang suami.

Betul, harus diakui pula bahwa pada prakteknya, ada oknum yang sebenarnya Setelah beberapa tahun berlalu, si istri sukses di bisnisnya dan menikah lagi dengan
menggunakan hal lain yang bukan ba zi, atau mencampur adukan ilmu ba zi individu lain, yang sama “bergairahnya” dalam menjalankan bisnis. Si suami, masih
dengan hal-hal lain. Akibatnya, menimbulkan kerancuan dan tafsiran yang beragam “begitu-begitu” saja hidupnya dan masih tetap dengan sifatnya yang “so slow.”
dari masyarakat terhadap ba zi dan feng shui. Jadi yang “berulah” adalah si oknum
pelaku (praktisi) nya, bukan pengetahuan nya (ba zi & feng shui). “Belanda mungkin bener masih jauh” tapi hati-hati kalau bersikap begitu. Banyak
masalah yang bisa terjadi, bukan tidak mungkin bisa ditinggal/kabur pasangan
Dalam analisa ba zi, ada yang namanya 十干禄 shí gàn lù - Prospect star sendiri.
atau disebut pula sebagai Prosperity star. Bagi kita yang punya Prospect star,
mengindikasikan sebagai orang yang berkemauan keras, kompetitif, dan dipenuhi Diri kita mungkin oke saja berlelet-lamban, tapi kalau dengan begitu jadi
dengan hasrat tmengebu-gebu untuk sukses. Prospect star juga mendatangkan menghambat kemajuan orang lain (pasangan, rekan kerja, rekan bisnis, dan lainnya)
banyak kesempatan/opportunities ke si pemiliknya. Entah itu kesempatan buat studi, bisa jadi masalah serius. Jadi itulah, semua sifat jelek kita yang bisa diidentifikasi dari
kerja, bisnis, dan sebagainya. ba zi, adalah “musuh” utama yang harus bisa kita lawan dan kontrol.

Tapi seperti biasanya, selalu ada “jeda” dan “variasi” antara teori dan praktek, Mampu mengalahkan sifat-sifat jelek diri sendiri adalah salah satu kunci
antara seharusnya dengan kenyataannya. Pada riilnya, tak jarang dijumpai pula mendapatkan perubahan positif dalam hidup!
individu yang meski punya Prospect star tapi kurang “bergairah” untuk maju dan
Suhana Lim
sukses, daya juang rendah sehingga tidak banyak kemajuan dalam kehidupannya. Certified Feng Shui Practitioner
Ini biasanya terjadi karena faktor sifat-sifat yang tidak mendukung sehingga Prospect www.suhanalimfengshui.com
0422 212 567 / suhanalim@gmail.com
www.buset-online.com

star-nya tidak muncul, apalagi berkembang. Plin-plan, lamban, keras kepala


merupakan beberapa contoh dari sifat-sifat yang menjadi penghambat.

Faktor bagaimana kita dibesarkan dan dididik, serta kondisi masyarakat dimana kita
hidup ikut pula memengaruhi apakah Prospect star (dan jenis stars lainnya) akan bisa
tumbuh dengan maksimal atau sebaliknya.

Memiliki Prospect star dalam ba zi adalah hal yang positif dan menguntungkan. Bisa
jadi alat bantu buat kemajuan dan kesuksesan hidup. Tetapi apakah Prospect star-
nya bisa dikultivasi semaksimalnya, kembali ke / tergantung kita sebagai si pemilik.
Jika kita berprilaku ragu-ragu, keras kepala, lamban maka Prospect star nya bisa-bisa
cuma sekedar “hiasan” dan “pemanis” saja dalam ba zi kita.
23
buset ngeliput

Mengubah Persepsi
Kaum Difabel
Gedung Foundation for Young Australians di jalan
Somerset Place, Melbourne dipenuhi oleh orang-
orang yang mayoritasnya adalah mahasiswa Australia
maupun Indonesia beberapa saat lalu. Mereka datang
untuk menghadiri sesi Makan dan Ngobrol yang
diadakan oleh Australia-Indonesia Youth Association
(AIYA) Victoria, sebuah organisasi yang bertujuan untuk
mempererat hubungan Australia dan Indonesia melalui
rangkaian kegiatan.

Bertajuk “Innovation in Accessibility” atau Inovasi dalam


Aksesibilitas, AIYA mengundang dua pemuda Indonesia,
Muhammad Firman Nuruddin (Firman) dan Riamizar
Surya Baihaqi (Mizar) yang memenangkan lomba Open
Innovation Competition, bentuk kerja sama dari City of
Melbourne dengan pemerintah Bandung, Indonesia.

Dua mahasiswa Universitas Institut Teknologi Bandung


(ITB) yang sedang menyelesaikan gelar pendidikan S1
Insinyur ini mempresentasikan tentang ide teknologi
inovasi bagi kaum penyandang disabilitas khususnya
mereka yang tidak bisa mendengar.

Foto bersama peserta dan pembicara diskusi


“Di Indonesia sayangnya orang-orang yang tidak bisa
mendengar sulit mendapatkan Surat Izin Mengemudi
(SIM) dengan alasan bahwa akan sulit bagi mereka
untuk mengemudi meskipun banyak solusi, contohnya
stiker yang menunjukkan bahwa mereka adalah
orang tunarungu sudah ada,” jelas Firman dalam
“Kami bertemu dengan komunitas tunarungu dan
presentasinya.
mengadakan diskusi dengan pemerintah yang sedang
menyusun rencana sustainability (keberlanjutan).
“Namun memang solusi ini masih tidak efektif dalam
Sangatlah penting bagi kita untuk juga berusaha
mengurangi jumlah kecelakaan yang terjadi.”
menciptakan kota yang inklusif.”

“Inilah mengapa kami mempunyai suatu ide, Avion,


teknologi yang dapat mengubah suara menjadi AKSESIBILITAS DI
INDONESIA MINIM
getaran. Kami ingin membantu orang tunarungu melalui
teknologi konverter yang sederhana ini.”

Teknologi yang mereka ciptakan tersebut dapat Dr. Dina Afrianty, pendiri organisasi Australia-Indonesia
digunakan oleh orang-orang tunarungu yang sedang Research and Advocacy Network (AIDRAN) yang
mengemudi mobil, sepeda, sepeda motor dan telah membantu menjembatani advokat disabilitas di
diaplikasikan sebelumnya di komunitas tunarungu Australia dan Indonesia, mengatakan bahwa lemahnya
Dr. Dina Afrianty, pendiri organisasi Australia-Indonesia
Indonesia maupun Australia khususnya Melbourne, aksesibilitas di Indonesia adalah salah satu penghambat Research and Advocacy Network (AIDRAN)

sewaktu berkunjung ke sini dan menuai respon positif. bagi penyandang difabel dalam beraktivitas.
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

Teknologi Avion bisa menjadi solusi kaum

24 difabel dalam berkendara Diskusi menarik minat para hadirin


“Di trotoar Indonesia tidak ada akses untuk orang sesuatu, harus tahu dulu masalahnya apa dan
dengan kursi roda. Ini saya sadari ketika teman saya apa yang bisa dilakukan agar nantinya membantu
yang adalah seorang advokat dan penyandang masyarakat.”
difabel fisik datang ke Indonesia untuk mengikuti
konferensi. Dan saat itu dia berusaha untuk jalan, tapi “Tidak bisa kalau hanya mengandalkan satu orang
mengalami kesulitan.” atau pemerintah saja. Anak muda sekarang harus
sadar bahwa walaupun muda, kita punya peran.”
Namun, dengan Mass Rapid Transit (MRT) di Indonesia
sejak Maret 2019, Dina melihat adanya sebuah
harapan bagi aksesibilitas penyandang difabel ACARA MELEBIHI
fisik di Indonesia karena mempunyai lebih banyak
kesempatan untuk beraktivitas di luar rumah.
EKSPEKTASI
Emily Heng, Presiden AIYA Victoria, melihat bahwa
“Saya rasa dengan adanya MRT, banyak hal akan
acara tersebut berjalan dengan sangat baik dan di
berubah. Dengan MRT, penyandang difabel fisik
luar ekspektasi para penyelenggara.
dapat menggunakan transportasi publik sehingga
Firman dan Mizar
dapat sering dilihat orang. Ketika kita bisa melihat
“Menurut saya acara ini jauh melebihi ekspektasi
mereka lebih sering, kita bisa membuka diskusi
karena kami dapat belajar banyak sekali tentang
tentang kebutuhan mereka,” kata peneliti di La Trobe
jenis-jenis masalah yang berbeda terkait disabilitas,
University tersebut. 
HARAPAN UNTUK kebijakan, universitas dan tempat kerja,” ungkap
mahasiswi Melbourne University tersebut.
“Masalah disabilitas di Indonesia sebenarnya juga
karena para penyandang itu masih tidak terlihat. Hal
ANAK MUDA RI
“Selain itu kami juga membahas tentang bagaimana
ini disebabkan tidak ada kebijakan pemerintah yang Sebagai anak muda Indonesia, Firman yang cara penanganannya dan langkah sederhana yang
memberikan kesempatan bagi mereka untuk berada kini berusia 20 tahun merasa bahwa sudah ada dapat diambil generasi muda untuk membantu
di tempat terbuka.” peningkatan rasa empati terhadap penyandang menyelesaikan masalah.”
disabilitas di kalangan pemuda Indonesia walaupun
Firman mendukung pernyataan Dina dan berharap masih perlu banyak peningkatan. Ia berharap agar hadirin mendapatkan informasi
agar Hak Asasi Manusia (HAM) pada umumnya baru dan sebagai respon, melakukan sesuatu yang
bisa dirasakan juga oleh kaum difabel khususnya di “Ini adalah poin yang penting. Rasa empati anak- membawa dampak bagi para penyandang difabel.
Indonesia. anak Indonesia ini, tidak hanya ke orang tunarungu,
masih perlu dikembangkan,” ujarnya. “Saya harap orang Australia dan Indonesia menerima
“Hal tersebut penting bagi penyandang difabel lebih banyak informasi tentang penyandang difabel.
karena setiap orang memiliki HAM masing-masing. “Bersyukurnya sudah banyak anak muda yang mau Semoga acara ini menginspirasi mereka untuk
Penyandang disabilitas patut mendapatkan akses. jadi influence dan menginisiasi program, membuat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.”
Kita semua sama.” semacam aksi. Tapi kalau secara keseluruhan
Nasa
menurutku masih perlu peningkatan.”

MENGUBAH PERSEPSI Mizar mengharapkan agar pemuda Indonesia lebih


peka terhadap lingkungan sekitar mereka mulai dari
Dina mengatakan bahwa perubahan persepsi
hal-hal kecil.
membuka pintu bagi perubahan kehidupan para
difabel. Langkah ini dapat ditempuh dengan cara
“Untuk ke depannya, saya harap generasi muda di
tergabung dalam diskusi seputar topik tersebut.
Indonesia bisa memperhatikan sesuatu yang kecil
supaya menimbulkan dampak yang lebih besar.”
“Bagaimana mengubah persepsi? Dengan cara
ikut dalam diskusi tentang disabilitas. Bertukar pikiran
Firman mengatakan bahwa untuk menyelesaikan
dengan teman sekolah, teman kerja tentang hal ini,
masalah sosial maupun bidang lainnya di
dan juga menggapai teman-teman difabel,” kata
Indonesia, kita perlu melihat lebih dekat pokok
Dina.
permasalahannya.

“Saya tahu beberapa teman yang bilang kalau


“Indonesia kan punya banyak masalah. Jadi
mereka bingung bagaimana cara berinteraksi
sebenarnya di bidang apapun juga, kita harus selalu
dengan orang difabel. Tapi itu adalah sesuatu yang Presiden AIYA Victoria Emily Heng
problem-oriented. Kalau mau melihat atau melakukan
bisa kita pelajari. Banyak aktivis yang sudah menulis
tentang itu, dan mungkin misalnya mereka juga takut
berbuat salah. Tapi, kita, bahkan orang-orang difabel
sendiri bisa berbuat salah, dan karena itu, kita tidak
APA KATA MEREKA
boleh takut salah.”
Gadis Pratiwi bunyi klakson dari kendaraan di belakang pun mereka
Mahasiswi S2 Applied tidak tahu. Jadi kelebihan dari assistive technology
Menurut Dina, masing-masing orang dapat
Linguistics Monash University memang begitu sih. 
berkontribusi dalam menciptakan kebebasan bagi
Clayton  Acara ini sudah bagus banget tapi memang perlu lebih
para penyandang difabel dengan melakukan sesuatu
dibombardir di media sosial karena aku merasa tidak
sesuai kapasitas mereka.
Aku tahu acara ini dari banyak yang tahu padahal acaranya bagus banget.
Facebook AIYA. Karena Aku pun tahunya dari Facebook doang. Mungkin dari
“Banyak hal yang harus dilakukan. Dan ini
aku sudah dua tahun di jauh-jauh hari berbagi tentang acaranya supaya lebih
membutuhkan partisipasi dari kita sesuai kapasitas
Melbourne. banyak orang yang tahu.
masing-masing. Kita bisa melakukan apapun yang
Aku senang banget
kita mampu lakukan supaya penyandang difabel bisa
terutama karena aku tahu Caleb Walmsley
merasakan kebebasan mereka.”
AIDRAN, aku tahu Dr. Dina, dan aku memang concern Mahasiswa S1 Education
tentang disability dan lain-lain jadi aku sangat tertarik. Monash University Clayton
Sebagai seorang mahasiswa teknik, Firman merasa
Apalagi kan ini yang ngadain AIYA, jadi Australian
www.buset-online.com

sudah ambil bagian dalam menciptakan kehidupan


Indonesian disability network kind of event. This event was advertised by
yang lebih baik bagi penyandang difabel melalui
Tadi barusan yang menarik buat aku adalah teknologi AIYA and I got along. Saw it
proyek yang ia kerjakan. Ia pun mengajak anak muda
tentang berkendara buat deaf people, karena on Facebook.
untuk mengikuti langkahnya.
memang berdasarkan pengalaman aku, jadi ketika It was a really good
aku berkendara dengan teman-teman yang deaf, time, there were a lot of
“Saya kira setiap kita punya kemampuan untuk
memang kurang aman sih. Jadi waktu ketika aku discussions, especially about
menolong penyandang difabel sesuai latar
ngomong dengan bahasa isyarat, aku memposisikan the relationship between
belakang kita masing-masing. Kalau saya dengan
tanganku di depan wajah dia, dan dia harus melihat Indonesia and Australia, and there’s been food as well.
latar belakang teknik menghasilkan teknologi untuk
dari kaca spion. Kadang dia membalas juga lewat satu Specifically I got around new information of what
menolong kaum difabel. Mungkin kalau untuk teman-
tangan. Jadi agak bahaya, jadi dia kadang harus lihat people in the community can do with disabilities and
teman, mungkin contohnya bisa membuat suatu
spion atau aku. how we can change the stigma. I had a good time
kampanye.”
Kedua, karena mereka gak bisa mendengar, ada there’s no feedback, and it’s a good space too! 25
buset ngeliput

Makan Malam Bersama


Dekatkan Australia Indonesia
Selanjutnya, penonton juga diperkenalkan kepada
tamu pembicara yang diundang malam itu, yakni
editor Melbourne koran The Age, Jewel Topsfield yang
pernah menjadi koresponden Indonesia untuk The
Age dan Sydney Morning Herald di tahun 2015 sampai
2018.

Terinspirasi
Orang Indonesia
“Sungguh tiga tahun yang luar biasa dan saya
merasa banyak hal luar sangat besar terjadi selama
itu. Saya sadar sekarang banyak hal menarik selalu
terjadi. Indonesia memang negara menakjubkan dan
dinamis,” ungkap wartawan yang memenangkan
penghargaan $20,000 Lowy Institute Media itu.

Makan malam mengundang lebih dari 100 tokoh masyarakat

M
enyusul kesuksesannya tiga tahun lalu, sebanyak tujuh kali hingga tahun 1982 dan sudah
Australian Indonesian Association of terjual sebanyak 700 kopi. Penulis buku tersebut
Victoria (AIAV) menggelar kembali acara adalah Ailsa Gwyneth Thomson yang lahir di
makan malam tahunan bertajuk “AIAV Melbourne.
Annual Dinner 2019” dan mengundang anggota dari
organisasi yang sudah berdiri sejak 1956 tersebut. “Di tahun 1952 di Canberra, Ailsa bertemu
dengan diplomat Indonesia dan mantan pejuang
Steve Dobney, Ketua AIAV sejak 2016, mengatakan kemerdekaan bernama Zainuddin. Beberapa tahun
bahwa acara ini membuka ruang bagi para setelahnya ia berada di Jakarta dan bekerja di
anggota untuk bertemu satu sama lain selain menjadi Departemen Pendidikan,” cerita Steve kepada para
kesempatan menunjukkan kontribusi AIAV kepada tamu.
negara Indonesia.
“Lalu mereka kembali ke Melbourne di tahun 1956
“Kami punya beberapa tujuan untuk acara ini. Yang dan di tahun inilah kemungkinan mereka bergabung
pertama adalah untuk memberi kesempatan bagi dengan AIAV karena Dean adalah Presiden AIAV di Jewel Topsfield menceritakan pengalamannya
sebagai koresponden Indonesia di tahun 2015-2018
anggota kami untuk bertemu dengan kawan lama tahun 1963-1964.”
dan bertemu kawan baru,” kata Steve yang pernah
tinggal di Indonesia selama satu tahun.
APA KATA MEREKA
“Yang kedua, acara ini menjadi kesempatan bagi
kami untuk menceritakan aktivitas yang kami lakukan, Tania O’ Brien
misalnya AIAV memberi sumbangan kepada dua Guru Sains
organisasi di Indonesia.”
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

I know this event through my daughter who’s on the committee. She helps out, she learns
Tarian daerah dari Sanggar Lestari Melbourne Indonesian on Tuesday night and my husband is also learning Indonesian. So they are
menghibur para tamu yang sedang menyantap both learning Indonesian.
hidangan makanan Indonesia dan bercakap-cakap
dengan rekan mereka di meja masing-masing. I like the way they showcase the culture, the dance and music,  I think it’s really good,
and it’s a good opportunity for people to chat and meet other people and network and
Kesempatan ini juga digunakan oleh AIAV untuk everything. The food is yum!
meluncurkan sebuah buku resep makanan Indonesia
berjudul “How to Cook Indonesian Food” tulisan  A.G. Ann McCarthy
Thomson Zainu’ddin yang juga adalah anggota AIAV Petugas Arsip
pada tahun 1956.

I really enjoyed this event. I had an involvement with the cookbook. It’s been really
“Buku ini memiliki lebih dari 140 resep masakan enjoyable to be among some people I know, many I don’t, enjoyed the delicious food,
Indonesia yang dirangkum dalam 72 halaman dengan it’s amazing, and the music, the dance, outstanding.
ilustrasi makanan oleh mahasiswa dari RMIT University.” And the talk was interesting, the whole idea of people to people relationships. And it
seems to me there’s something Indonesia brings out about person to person relationship
Ia menceritakan tentang bagaimana buku terbitan and I don’t know why that is, but it seems like a very fascinating culture. 
tahun 1965 tersebut sebelumnya sudah dicetak
26 I’m intrigued by the poco-poco dance. I like that there are so many vegetarian options since I’m a vegetarian.
menawarkan tur kecil-kecilan ke daerah di Indonesia
selain Bali.”

Sebagai organisasi yang dapat dibilang senior, AIAV


juga bekerjasama dengan organisasi Australia-Indonesia
lainnya. Pria yang pertama kali belajar Bahasa Indonesia
di tahun 1973 ini mengatakan bahwa AIAV juga sering
memberikan sponsor kepada acara-acara Indonesia di
Melbourne.

“Cara utama kami bekerja dengan organisasi lain


adalah dengan menjadi sponsor untuk acara seperti
Indonesian Film Festival dan kunjungan Cak Lontong ke
Melbourne,”

“Kini kami sedang bekerjasama dengan Balai Bahasa


dan Budaya Indonesia Victoria dan Tasmania (BBBIVT)
untuk menghadirkan koki Indonesia Sisca Soewitomo
ke sini. Selain itu, kami juga mempromosikan kegiatan
organisasi lain melalui newsletter dan akun Facebook.”

Tentang keberadaan rencana untuk regenerasi


anggota, Steve mengatakan terbuka terhadap anggota
baru yang membawa semangat baru.

Hiburan dari Sanggar Lestari Melbourne


“Kami selalu mencari anggota dan komite baru yang
akan membawa energi dan perspektif baru ke dalam
asosiasi ini.”
Ia pun menceritakan tentang pengalamannya meliput “Ia sangat menginspirasi karena bagaimana cara
kejadian-kejadian penting di Indonesia seperti eksekusi ia memperlakukan orang lain, dan beliau juga Kemeriahan acara tersebut diakhiri dengan pembagian
pengedar narkoba dari Australia. mempengaruhi persepsi dunia terhadap Indonesia, doorprize bagi para tamu dan tidak lain, menari poco-
meski tidak melakukan hal khusus untuk mempererat poco bersama.
“Ketika di Indonesia saya meliput eksekusi Andrew Chan hubungan Australia dan Indonesia, misalnya.”
dan Myuran Sukumaran, itu ketika saya baru enam bulan Nasa

ada di sana. Jadi saat itu benar-benar sedang heboh. “Beliau dikenal karena menjadi orang baik.” ungkap
Saya juga meliput hukuman penistaan agama Ahok, Jewel.
dan banyak cerita lainnya.”

Kata pembuka sebagai perkenalan diri pada para tamu Memperkuat Hubungan
tersebut ia lanjutkan dengan cerita tentang orang-orang
di Indonesia yang paling menginspirasi. Salah satunya
lewat Bahasa
adalah Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Sebagai Presiden AIAV yang ke-25, Steve ingin
Masyarakat di Badan Nasional Penanggulangan menjalankan misi dasar dari organisasi tersebut yang
Bencana (BNPB). adalah “untuk memelihara dan menyebarluaskan
pertemanan, pengertian dan hubungan baik antar
“Suatu hari saya menangis di meja saya, dan orang-orang Indonesia dan Australia”.
alasannya adalah karena waktu itu saya menerima
informasi bahwa seorang pria Indonesia yang sangat “Cara utama kami untuk mewujudkan misi ini adalah
menginspirasi meninggal dunia, namanya Pak Sutopo.” dengan mengadakan kelas Bahasa Indonesia, yang
telah sudah sejak lama organisasi ini lakukan. Selain itu,
Jewel menceritakan bagaimana pertama kali bertemu bersama dengan organisasi partner kami, IndoAustay,
dengan Sutopo, ketika mendapat kesempatan untuk kami menjalankan program imersi dan pertukaran
mewawancarai beliau dan hubungan akrab  antara pria
pelajar.”
tersebut dengan para wartawan di Indonesia termasuk
dirinya sendiri.
Program lainnya yang menjadi rencana dari AIAV
“Saya mewawancara beliau dan menurut saya dia
adalah berkaitan dengan usaha mempromosikan
memiliki karakter yang sangat unik. Reaksi dari artikel
pariwisata Indonesia selain Bali.
yang saya tulis pun sangat lah menarik, terutama dari
orang-orang Indonesia yang berkata ‘sangat benar’,
“Satu rencana yang belum sempat kami laksanakan
mereka tahu beliau suka menolong orang,” ucap Jewel
adalah untuk bekerjasama dengan agen travel dan
dengan mata berkaca-kaca. Ketua AIAV Steve Dobney

Want to play your favourite tunes


on the piano?
We offer professional piano lessons
for all ages and levels
www.buset-online.com

Sign up now
for a free trial !

Contact:
Kathy on 0413268764
(TXT/Whatsapp/Call)
@thepianoplc
120 Grassbird Drive,
thepianoplc@gmail.com Point Cook, VICTORIA
27
buset imigrasi

Occupation Ceiling 1 Juli 2019


Occupation ID Description Occupation Ceiling Value 2019-20 Occupation ID Description Occupation Ceiling Value 2019-20

1213 Livestock Farmers 5,934 2321 Architects and Landscape


1331 Construction Managers 4,983 Architects 2,171
1332 Engineering Managers 1,000 2322 Cartographers and Surveyors 1,000
1341 Child Care Centre Managers 1,000 2331 Chemical and Materials Engineers 1,000
1342 Health and Welfare Services 2332 Civil Engineering Professionals 3,772
Managers 1,785 2333 Electrical Engineers 1,000
1399 Other Specialist Managers 3,044 2334 Electronics Engineers* 1,000
2111 Actors, Dancers and Other 2335 Industrial, Mechanical and
Entertainers 1,000 Production Engineers* 1,600
2112 Music Professionals 1,000 2336 Mining Engineers 1,000
2121 Artistic Directors, and Media 2339 Other Engineering Professionals* 1,000
Producers and Presenters 1,098 2341 Agricultural and Forestry Scientists 1,000
2211 Accountants* 2,746 2342 Chemists, and Food and
2212 Auditors, Company Secretaries Wine Scientists 1,000
and Corporate Treasurers* 1,552 2343 Environmental Scientists 1,472
2241 Actuaries, Mathematicians 2344 Geologists, Geophysicists
and Statisticians 1,000 and Hydrogeologists 1,000
2243 Economists 1,000 2345 Life Scientists 1,000
2245 Land Economists and Valuers 1,000 2346 Medical Laboratory Scientists 1,505
2247 Management consultant 5,269 2347 Veterinarians 1,000
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

28
Occupation ID Description Occupation Ceiling Value 2019-20 Occupation ID Description Occupation Ceiling Value 2019-20

2349 Other Natural and Physical 2711 Barristers 1,000


Science Professionals 1,000 2713 Solicitors 4,650
2411 Early Childhood (Pre-primary School) 2723 Psychologists 1,832
Teachers 2,294 2725 Social Workers 2,128
2414 Secondary School Teachers 8,052 3122 Civil Engineering Draftspersons
2415 Special Education Teachers 1,111 and Technicians 1,000
2421 University Lecturers and Tutors 3,407 3123 Electrical Engineering Draftspersons
2512 Medical Imaging Professionals 1,203 and Technicians 1,000
2514 Optometrists and Orthoptists 1,000 3132 Telecommunications Technical Specialists 1,000
2519 Other Health Diagnostic and 3211 Automotive Electricians 1,000
Promotion Professionals 1,000 3212 Motor Mechanics 6,399
2521 Chiropractors and Osteopaths 1,000 3222 Sheetmetal Trades Workers 1,000
2524 Occupational Therapists 1,082 3223 Structural Steel and Welding Trades Workers 3,983
2525 Physiotherapists 1,784 3232 Metal Fitters and Machinists 7,007
2526 Podiatrists 1,000 3233 Precision Metal Trades Workers 1,000
2527 Speech Professionals 3241 Panelbeaters 1,000
and Audiologists 1,000 3311 Bricklayers and Stonemasons 1,610
2531 General Practitioners and Resident 3312 Carpenters and Joiners 8,536
Medical officers 3,550 3322 Painting Trades Workers 3,330
2533 Internal Medicine Specialists 1,000 3331 Glaziers 1,000
2534 Psychiatrists 1,000 3332 Plasterers 2,100
2535 Surgeons 1,000 3334 Wall and Floor Tilers 1,682
2539 Other Medical Practitioners 1,250 3341 Plumbers 5,060
2541 Midwives 1,218 3411 Electricians 8,624
2544 Registered Nurses 17,509 3421 Airconditioning and Refrigeration Mechanics 1,851
2611 ICT Business and Systems Analysts* 2,587 3422 Electrical Distribution Trades Workers 1,000
2612 Multimedia Specialists and 3423 Electronics Trades Workers 1,313
Web Developers 1,000 3513 Chefs 2,738
2613 Software and 3611 Animal Attendants and Trainers 1,051
Applications Programmers* 8,748 3941 Cabinetmakers 2,112
2621 Database and Systems 3991 Boat Builders and Shipwrights 1,000
Administrators and ICT Security Specialists 2,887 4523 Sports Coaches, Instructors and Officials 4,071
2631 Computer Network Professionals* 2,553 4524 Sportspersons 1,000
2633 Telecommunications Engineering
Professionals 1,000

*Occupations that are subject to pro rata arrangements. For Accountants (2211) the occupational ceiling also reflects volumes in other skilled visa categories.

Yapit Japoetra (MARN 0213101)


YNJ Migration Consultants
(03) 9650 0895 / yapit@tpg.com.au

Artikel ini ditulis hanya sebagai informasi umum dari informasi yang ada di website Imigrasi Australia sampai tanggal 12 Agustus 2019 dan bukan sebagai pengganti nasihat keimigrasian. Jika Anda membutuhkan informasi yang lebih
akurat tentang kemungkinan mendapatkan PR atau TR Australia, anda bisa menghubungi Yapit Japoetra, MARN 0213101 (YNJ Migration Consultants) di (03) 9650 0895 atau agen-agen imigrasi terdaftar lainnya.

www.buset-online.com

29
BUSET WA

press release

PETUALANGAN LINTAS MEDAN PERTH

Mempersatukan Warga

Semilir angin musim dingin belahan bumi selatan


mengiringi gerak laju 25 kendaraan off-road yang
merayap melintasi puncak dan lembah bukit pasir
pantai Australia Barat di Wilbinga, 80 km utara kota
Perth.

Konvoi yang dilepas secara resmi oleh Konsul Jenderal


RI Perth Dewi Gustina Tobing ini diikuti oleh tak kurang
dari 200 orang tokoh, warga dan diaspora Indonesia
di Perth dan sekitarnya, yang terbagi ke dalam 25
kendaraan 4WD. Semangat peserta semakin tinggi
dengan kehadiran dan partisipasi Konsul Jendral
RI Perth didampingi Bintang Pinem, unsur jajaran
KJRI Perth, dan Ketua Indonesia Diaspora Network -
Western Australia (IDN-WA), Harris Kumar.

Medan yang menantang tak menyurutkan


kegembiraan dari para peserta, yang membaur
dalam suasana keakraban sembari melaju dengan
lincah dan cekatan di alam terbuka, dengan Bendera
Merah Putih berkibar dari tiang-tiang antena radio
UHF mereka. Semangat gotong royong semakin
terasa ketika para peserta bergantian menolong
setiap ada kendaraan yang terjebak di jalur pasir
Wanneroo, dengan menggunakan winch elektrik dan
tali strap. Perlahan tapi pasti, berkat semangat juang,
keterampilan, dan semangat gotong royong, semua
Nusantara yang digelar di tenda-tenda camping. Dalam sambutannya, Konjen Dewi menyampaikan
kendaraan dan peserta sampai dengan selamat di
Sembari santap siang bersama melepas lapar dan apresiasi atas inisiatif warga dan diaspora Indonesia
lokasi acara.
dahaga setelah berjuang 3 jam taklukkan medan, di Perth dalam acara lintas medan ini, dan
para peserta dihibur pula dengan lagu-lagu pop mengamanatkan agar kiranya kegiatan-kegiatan
Puncak acara digelar di sebuah puncak bukit pasir
perjuangan, serta flash mob Poco-Poco dan Gemu positif semacam ini terus digalakkan demi memupuk
di pantai Wilbinga, dengan berbagai hidangan khas
Famire. persatuan dan kesatuan serta rasa cinta Indonesia di
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

tengah-tengah komunitas Indonesia.

Kegiatan alam terbuka berupa lintas medan dengan


kendaraan gardan ganda untuk merayakan HUT RI ini
merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan
oleh komunitas Indonesia di Perth, Australia Barat,
berkolaborasi dengan KJRI Perth.

Kesan mendalam yang dirasakan para peserta


diekspresikan dalam bentuk antusiasme untuk
mengadakan kegiatan serupa di masa-masa yang
akan datang, dengan memperluas cakupan peserta,
termasuk dengan komunitas off-road setempat di
Australia Barat.

KJRI Perth

30
Michael Idol, V1MAST
BUSET WA

buset ngeliput

dan Flashmob
Ramaikan Perayaan
HUT RI ke-74 di Perth

Cuaca mendung dan hujan tidak mengurangi Sekitar 600 masyarakat Indonesia dan diaspora
antusiasme masyarakat Indonesia di Perth mengikuti tampak memenuhi lapangan upacara. Ada yang
kegiatan upacara bendera di Konsulat Jenderal menarik dari upacara kali ini karena kedatangan
Republik Indonesia (KJRI) Perth, 17 Agustus 2019. beberapa siswa dari Peter Moyes gSchool yang juga
Rangkaian upacara diselenggarakan untuk mengambil mata pelajaran di sekolahnya. Lagu-lagu
memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia seperti Tanah Airku, Hari Merdeka, dan Berkibarlah
(HUT RI) Ke-74 di halaman KJRI Perth. Acara ini diawali Benderaku dibawakan dengan apik oleh dari
dengan upacara pengibaran bendera merah putih, pemuda Katolik Indonesia yang tergabung dalam
dilanjutkan foto bersama, potong tumpeng, dan Indonesian Catholic Youth Organization (ICYO) Choir.
diikuti dengan ramah tamah dan panggung gembira.
Setelah upacara pengibaran bendera merah
Kegiatan upacara yang dipimpin oleh Konjen RI putih, acara selanjutnya adalah ramah tamah
Perth Dewi Gustina Tobing tersebut dihadiri oleh dan panggung gembira. Acara dimulai dengan
WNI, diaspora, dan mahasiswa Indonesia di Perth. pemotongan tumpeng pertama oleh Konjen RI Perth
Dalam amanatnya Konjen RI menyampaikan butir- didampingi oleh Bapak Bintang Pinem yang diberikan penuh oleh KJRI Perth dalam rangka School Touring
butir pidato Presiden Joko Widodo di depan MPR, 16 kepada WNI yang paling senior, dan pemotongan yaitu mengajarkan Bahasa Indonesia lewat musik
Agustus 2019. tumpeng kedua diberikan kepada WNI yang paling yang akan diadakan Agustus sampai September
junior. Kemudian pemotongan kue merah putih oleh nanti. Acara ini ditutup dengan makan siang, karaoke
Upacara dan panggung gembira bertambah Konjen RI Perth, yang diberikan kepada Ketua DWP, bersama, dan sesi foto bersama Konjen RI Perth.
semarak dengan hadirnya ICYO Choir, persembahan Pemimpin Upacara, dan Anggota Paskibra yang juga Serangkaian acara ini berlangsung dengan lancar
angklung dari Dharma Wanita KJRI Perth, dan berulang tahun di tanggal 17 Agustus. dan meriah. Para hadirin begitu menikmati dan
flashmob sumbangan Kelompok Cinta Berkain mengikuti acara ini dari awal hingga penghujung
Indonesia Western Australia (KCBI WA). Bintang Acara puncak dari HUT RI Ke-74 adalah pertunjukan acara.
tamu yang tidak kalah spektakulernya yaitu Michael musik dari Michael Jakarimilena (Finalis Indonesian
Jakarimilena dan V1MAST membuat orang-orang Idol musim 1) dan V1MAST. Mereka diundang oleh KJRI Perth
yang hadir larut dalam kegembiraan. Balai Bahasa Indonesia Perth (BBIP) dan didukung
www.buset-online.com

31
buset ngeliput

Dr Dirk mengungkapkan bahwa industri survei politik memiliki peran besar dalam politik Indonesia

Survei Politik Indonesia


Jadi Lahan Industri
Monash Herb Feith Indonesia Engagement Centre bekerjasama dengan Monash Industri tersebut menurutnya memiliki dampak positif dan negatif terhadap politik
Library kembali mengadakan Monash Indonesian Seminar Series di Louise Matheson Indonesia. Lembaga survei dapat membantu politisi non elit untuk meningkatkan
Library, Monash University Clayton Campus awal Agustus silam. pamornya. Contohnya Jokowi yang terbantu saat ingin menjadi Gubernur Jakarta
berkat lembaga survei yang menempatkannya sebagai kandidat yang menjanjikan.
Monash Indonesian Seminar Series ini merupakan seminar bulanan yang bertujuan Berkat proses quick count manipulasi elektoral menurut Dr Dirk dapat dikurangi,
untuk membangun, merawat dan membangun komunitas ahli Indonesia, dari dan data yang dipegang dan dirilis oleh para lembaga survei juga menurutnya
Indonesia dan siapa saja yang peduli dengan Indonesia. Para ahli Indonesia pun turut dapat mempengaruhi keputusan yang dibuat para pejabat. Hal tersebut terlihat di
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

hadir dalam acara ini dan mempresentasikan riset mereka. beberapa sektor contohnya dalam isu ekonomi dan lingkungan.

Kali ini Profesor Ariel Heryanto, Direktur Monash Herb Feith Indonesia Engagement Namun dengan semakin besarnya popularitas penggunaan lembaga survei, Dr Dirk
Centre, selaku pembimbing acara memperkenalkan kepada para hadirin Dr. Dirk menyatakan bahwa biaya untuk berkampanye pun juga meningkat. “If you want
Tomsa, seorang senior lecturer dalam departemen Politik, Media dan Filosofi di La to run for an election you have to pay the party to nominate you. Before securing
Trobe University. Beliau hadir mempresentasikan risetnya tentang industri pemilu that you need to go to the pollsters to get some of their data to convince the party
dimana peran lembaga survei menjadi sangat penting, terutama dalam Pemilu 2019. board that you are a good candidate. And then the party will release you a loan for
your campaign,” dan ini pun belum termasuk penggunaan lembaga survei ketika
Menurut Dirk, industri survei politik telah bertumbuh sejak tren yang diawali di 2002 berkampanye tutur Dirk.
oleh Saiful Mujani, terutama perannya dalam memprediksi dengan benar bahwa
Susilo Bambang Yudhoyono akan memenangkan Pemilu 2004 yang merupakan “There’s the problem that not all pollsters are credible, in 2014 there were 4 pollsters
pertama kalinya rakyat dapat memilih kandidat Presiden dan wakilnya. Bahkan sering who collaborated with television stations in publishing results that were obviously
tampilnya para pendiri lembaga survei membuat mereka hampir seperti seorang fabricated,” tambah Dirk. Menurutnya permasalahan tersebut perlahan mulai
selebritas. “Many of them have formal positions at universities as academics but very membaik dimana hasil quick count dari berbagai lembaga survei di Pemilu 2019
few of them make their living out of that part of the job. It’s more because they’re menunjukkan perbedaan marjin yang tidak jauh berbeda dibanding terpolarisasinya
public figures and working, they’re pretty much in demand through the work that they angka quick count yang terlihat di Pemilu 2014. “The fact that it’s been so consistent
do as pollsters,” tutur Dirk. gave observers of Indonesian politics very clear hint or signals that Jokowi’s going to
32 win this election,” ujarnya tentang hasil quick count 2019.
Hasil quick count 2019 dibanding dengan hasil hitungan Komisi Pemilihan
Umum (KPU) juga menunjukkan marjin yang tak jauh berbeda, dan
mengokohkan kredibilitas lembaga survei yang sudah berdiri lama. “What
we have seen now is the established group of about 10 pollsters who
since 2004 have done reliable quick counts, reliable pre-election surveys
with very little deviations from the predicted results, whose works can be
trusted at least academically,” ucapnya. Beberapa dari lembaga yang
dimaksud termasuk Cyrus Network, Charta Politika, Saiful Mujani Research
Center, Indo Barometer, Poltracking Indonesia, Indikator yang merupakan
bagian dari Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Median,
kedaiKOPI dan LSI Denny JA yang merupakan bagian dari Asosiasi Riset
Opini Publik Indonesia (AROPI), dan Litbang Kompas yang tak terafiliasi
dengan kedua asosiasi tersebut.

Namun menurut Dirk, kebanyakan lembaga survei terkesan berpihak


kepada Jokowi dalam Pemilu 2019. “If you are a Prabowo supporter, and
Prabowo keeps telling you all the time that this fake polls are just designed
to make me loose, if you then read Yunarto’s saying on twitter that vote
for Jokowi, prabowo’s bad, it’s quite easy to see how you can spin up this
narrative that the polls are actually against me because of their political
preference,” paparnya tentang bagaimana opini politik para pemimpin
lembaga bisa dieksploitasi untuk membuat narasi dimana lembaga survei
terkesan bekerjasama melawan Prabowo. Maka netralitas menjadi sebuah
isu yang menurutnya harus ditanggapi oleh industri survei politik.

Bagi Dirk, dua pilpres terakhir terlihat dari sudut pandang lembaga survei
lebih dari pertarungan antar dua kandidat tapi sebagai pertaruhan
masa depan politik Indonesia. Dan ia berharap dalam konstelasi politik
berikutnya di tahun 2024 tingkat emosi tidak setinggi dibanding beberapa
pilpres lalu, jadi para pemimpin lembaga harus mampu menahan diri
dalam mengekspresikan pemihakan mereka.

Untuk mengekang dampak negatif yang dapat dihasilkan, ia


menyarankan untuk ditingkatkannya transparansi, terutama dalam soal
pendanaan agar masyarakat tahu kepentingan siapa yang dimaksud
ketika sebuah data dirilis.

Ditingkatkannya transparansi dalam bagaimana KPU mengakreditasi para


lembaga yang ingin mempublikasikan survei mereka menurutnya bisa
membantu publik melihat lembaga mana yang sulit dipercaya. Tak hanya
itu, jurnalis pun harus lebih kritis. “Journalists who report on polls needs to
see better through the selective use of data. Needs to sometimes put
critical comments of polling data,” sarannya.


Denis

Apa Kata Mereka

Harry Febrian,
PHD Communication & Media di RMIT

Sebelumnya tidak terlalu familiar dengan


polling industry, dengan survei. Cuma
tahunya kalau muncul di TV, koran, tapi
ternyata itu industri yang besar sekali. Dan
dampaknya juga besar. Bukan sekedar
angka, tapi ada positif dan negatifnya
yang bisa berdampak langsung dengan
kehidupan politik. Jadi lebih mengerti tentang
dampaknya. Seminarnya menyenangkan.
Harapannya, mungkin promosinya, agar bisa lebih banyak orang lagi
karena topiknya in general menarik-menarik.

Prof. Andrew MacIntyre, Senior Pro


www.buset-online.com

Vice-Chancellor (Southeast Asia Partnerships)


The rapid development and
professionalization of the Indonesian polling
industry, I think that is both interesting and
encouraging. Haven’t realized how quickly it
has been maturing. I think we have a great
formula here, it brings together members
of the academic community and wider
community interested in Indonesia. I like the
informal nature, I like that we have a little bit
of Indonesian food that makes people relax and talk, I think this is a great
model.
33
buset ngeliput

Festival Makanan dan Musik


Meriahkan 17-an Tahun ini
Upacara kemerdekaan Indonesia berjalan dengan
khidmat tepat pada tanggal 17 Agustus 2019 pada Upacara HUT RI ke-74 di KJRI Melbourne
pukul 9 pagi di Konsulat Jenderal Republik Indonesia
(KJRI) Melbourne disusul oleh penaikan bendera
Merah Putih di Federation Square, Melbourne pada
pukul 12 siang.

Di salah satu landmark terkenal Kota Melbourne itu,


Paskibra KJRI Melbourne memamerkan ketangkasan
baris-berbaris mereka di hadapan ribuan penonton
termasuk pejalan kaki yang berlalu-lalang.

Namun, ada yang berbeda dari perayaan


kemerdekaan tahun ini. Karena masukan dari banyak
masyarakat Indonesia, KJRI Melbourne akhirnya
memutuskan untuk mengadakan Indonesia Raya
Festival 2019, dimana terdapat stan makanan
Indonesia dan penampilan-penampilan dari anggota
komunitas Indonesia.

Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Victoria dan


Tasmania Spica Tutuhatunewa mengatakan bahwa
kesuksesan pengadaan pemilihan umum (pemilu)
di Melbourne turut mempengaruhi tingginya minat
masyarakat untuk aktif dalam kegiatan komunitas.

“Kesuksesan pemilu berdampak dan terus mengalir.


Akibatnya masyarakat Indonesia semakin sadar akan
sesama Indonesia di Australia maupun nanti kontribusi
satu sama lain, selalu menginginkan adanya kegiatan
kita dari sini ke Indonesia.”
yang ingin dinikmati bersama.”

“Melihat hal ini, pesan mengenai kerukunan,


Hal ini menurut Spica seharusnya memotivasi mereka
persahabatan dan karena itu pesan Bhinneka Tunggal
untuk terus menjaga kerukunan dan menghargai
Ika bagi kami dari KJRI menjadi sesuatu yang harus
perbedaan yang tidak dapat dipungkiri pasti ada,
terus kami gaungkan.”
yang turut mempengaruhi kontribusi kita bagi
komunitas dan negara.
Indonesia Raya Festival adalah nama dari segmen
perayaan hari kemerdekaan oleh KJRI Melbourne
“Karena kita berbeda-beda tapi semua di sini warga
yang turut menyita perhatian ribuan pengunjung dan
Indonesia yang tinggal di Australia jadi kita seharusnya
pejalan kaki di daerah Queensbridge, Southbank.
tetap guyub dan rukun. Karena dengan kita rukun
kontribusi kita semakin jelas, baik selagi kita sebagai

Indonesia Raya Festival


BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

Panggung besar tempat berbagai penampilan


komunitas diadakan menjadi fokus dari acara tersebut
selain dari sejumlah stan makanan khas Indonesia
36 yang tidak pernah kehabisan pengantre. 
Penampilan lagu dari grup musik Decky and Friends Penampilan kesenian daerah mulai dari tari, musik Tidak hanya saat acara. Spica dan tim dari KJRI
turut membuka acara yang dibuka pada pukul 12 hingga tontonan pencak silat memenuhi jadwal Melbourne pun rindu melihat lebih banyak masyarakat
siang tersebut.  panggung hari itu.  Indonesia di Melbourne lebih terbuka dan mau
bergabung dengan komunitas yang sudah ada. Cara
Selama 15 menit dari pukul 2 siang, parade Spica Tutuhatunewa mengatakan bersyukur atas ‘turun ke lapangan’ menurut Spica adalah salah satu
kebangsaan yang menampilkan aksi dari Paskibra KJRI cuaca hari itu yang sangat mendukung dan jumlah langkah efektif untuk mewujudkan keinginan ini.
Melbourne, SMPN 5 Jogjakarta, Maluku Bersaudara, partisipan Indonesia yang meningkat. Hal ini terlihat
Pakaian Tradisional by Ganda, Mahindra Bali Gamelan dari jumlah orang yang tertarik untuk mengikuti “Kalau teman-teman semua tahu, sejak saya datang,
dan Kawanua Melbourne mencuri pandangan kompetisi futsal. turun ke masyarakat itu salah satu prioritas, karena
penonton. kita ada di sini untuk melayani. Itu prinsip bagi kami.
“Kita  punya berbagai kompetisi olahraga. Ada futsal Datang ada untuk melayani. Jadi kami harus reach
Tidak hanya itu, lagu Indonesia Raya beserta lagu sebagai lomba baru tahun ini yang ternyata banyak out ke masyarakat mendengar,” ungkap Spica.
kebangsaan Australia juga dikumandangkan pada peminatnya, sebanyak 11 tim. Jadi saya lihat minat
hari perayaan kemerdekaan Tanah Air tersebut. masyarakat semakin meningkat.” “Kadang masyarakat malu datang ke konsulat karena
Tati Carlin, salah satu kontestan Indonesia di acara mungkin jauh atau tidak ada yang kenal, jadi mereka
kompetisi memasak Australia, juga turut ambil Prestasi ini memotivasi Spica untuk dapat terus tidak datang. Tugasnya konsulat untuk mendatangi
andil dalam demo memasak yang ia tampilkan ke melangsungkan misi KJRI Melbourne demi menciptakan masyarakat.”
pengunjung.  komunitas Indonesia yang hidup.
Upaya “jemput bola” yang dilaksanakan dua kali
Pemenang lomba 17 Agustus yang diadakan dalam “Sekarang kita tinggal memastikan kita capitalize setahun mereka lakukan demi menggapai misi
bentuk rangkaian selama berhari-hari juga dibagikan potensi ini, jangan membiarkan itu berlalu tapi kita pemberian pelayanan yang terbaik.
piala dan medali emas pada momen bersangkutan. membangun terus menerus di atas dasar itu.”
“Jadi setahun kami dua kali mengunjungi semua

Penaikan Bendera di Federation Square


kampus yang ada di Victoria untuk pendataan
mahasiswa baru. Untuk winter intake maupun summer
intake.”

“Kemudian kita juga secara reguler ke kelompok


masyarakat untuk melakukan pelayanan konsuler,
data diri, pembuatan paspor dan lain-lain. Kita ke
Warrnambool, Bendigo, Ballarat, dan Geelong. Cara
ini kita lakukan sebagai upaya mengenal masyarakat
dan kondisi mereka.”

Nasa

WINNE HO, FAITH WONG


Sacred Girls’ College Oakleigh

Our Indonesian teacher told us about this event and we were just interested to see.
We have had Indonesian food before, I mean, this we’ve had Tolak Angin ice cream.
It’s kinda like minty, I don’t mind.
This event is good, the weather is so nice. So far the angklung performance is the best,
we never play angklung for a performance, we have angklung in our class but we
never play in front of a lot of people. We definitely want to try angklung after seeing
this performance! 
I think this event is very good, they have to do it again next year and I think we should perform. 

JAROT SUROYO, LENNY SUROYO


S2 Banking and Finance di Monash University & Ibu Rumah Tangga

Kita tahu acara ini dari pesan berantai di Whatsapp. Acara ini ok banget. Istri saya
sampai custom baju di Indonesia untuk dipakai hari ini. Bagus lah kalau acara begini
kan kita jadinya ngumpul-ngumpul, dan kebetulan kita baru tiga bulan, jadi antusias
www.buset-online.com

lah ikut acara ini.

DON BRIND
Pensiun

I’ve got a very good friend whom I’ve known from years who’s originally from
Palembang. So we go to a lot of places in Indonesian, so I know the food well.
I think it’s a nice event, it’s good that it’s at the center of the city, because you’ve
always got traffic coming through, I think it’s a great location.
The only thing, and it’s probably not the event organisers, but there should be toilets,
because there are no toilets. A lot of people are going to Macca’s and it’s getting
quite grumpy. That’s my only negative, other than that it’s very good!
37
buset ngeliput

ACARA KEMERDEKAAN
INDONESIA DI BALLARAT

Suasana bahagia menyambut kemerdekaan tidak hanya


dirasakan oleh warga Indonesia di Melbourne, namun
juga yang bertempat tinggal di Ballarat dan Bendigo.

Pada kesempatan tersebut, acara yang diadakan


oleh Ballarat Region Indonesian Community (BRIC) ini
dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia Spica
Tutuhatunewa dengan Cr Samantha McIntosh selaku
Gubernur Kota Ballarat.

Pemotongan tumpeng dan penampilan gamelan oleh Foto bersama pengurus dan anggota BRIC dan BAIK (Bendigo Australia Indonesia Klub)

anggota BRIC menjadi pembuka dari acara HUT RI ke-74.

BRIC

Ketua BRIC Linda Craggs (ke-2 dari kiri) bersama Konsul Jendral Spica Tutuhatunewa

Pemotongan pita oleh Konjen Spica dan Gubernur


Cr Samantha McIntosh tanda acara resmi dimulai

www.buset-online.com

Pementasan tarian tradisional oleh komunitas setempat

39
buset ngeliput

Perjuangan Kanti Pertiwi


dan Septaliana Dewi
Lewat Jurnal PhD Mama

Buku Jurnal PhD Mama yang terdiri dari 27 cerita dan pengalaman Kanti Pertiwi dalam salah satu aktifitas sebagai mahasiswi doktoral

Buku Jurnal PhD Mama yang terbit pada 29 April 2019, telah mendapat pujian dari Kali ini Buset berkesempatan mewawancarai Kanti Pertiwi yang dulu merupakan
Menteri Keuangan kita, Sri Mulyani sebagai “Buku yang sangat inspiratif”. Buku yang mahasiswi Doktoral Universitas Melbourne dan juga inisiator terbentuknya Jurnal
menampilkan kisah dan perjuangan 27 ibu yang menempuh studi doktoral di luar PhD Mama, serta Septaliana Dewi seorang mahasiswi doktoral universitas RMIT yang
negeri ini memang ingin menunjukkan tantangan namun juga harapan yang dialami kisahnya juga ditulis dalam buku tersebut. Mari kita simak wawancara dengan
wanita berkeluarga tapi juga mahasiswi doktoral di luar negeri. mereka.

Mencari Kekuatan di Tengah Tantangan


Bagaimana Anda mengajak teman-teman cerita juga pernah ditayangkan dalam wawancara
yang mengambil S3 yang berstatus seorang saya dengan tim Muslimah Diary yang bisa dilihat di
“ibu” untuk menceritakan pengalaman YouTube.
mereka lewat Jurnal PhD Mama?
Sebelum buku, saya sudah terlebih dahulu menulis di Apakah tantangan dalam proses untuk
blog phdmamaindonesia.com. Meski judulnya PhD memproduksi buku ini?
Mama, dalam blog itu saya juga memuat kisah para Tantangan utama adalah kesibukan para mama,
perempuan lajang dan para suami. Saya mengajak yang saya bisa bayangkan bagaimana intensitasnya.
dan mengumpulkan cerita teman-teman ini lewat Jadi saya harus punya stok sabar yang cukup
berbagai cara, lewat email, lewat WA, maupun lewat banyak untuk menunggu tulisan dan revisi masuk.
telepon. Khusus untuk buku, saya juga mengeluarkan Tapi pada akhirnya semua itu terbayar ketika para
call for contributions lewat blog dan akun facebook, pembaca mengapresiasi kisah-kisah para mama yang
lewat cara inilah saya berhasil mengumpulkan banyak menyalakan api semangat mereka melanjutkan studi.
cerita PhD Mama dari berbagai negara.
Bagaimana pandangan Anda tentang
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

Bisa Anda ceritakan sedikit tentang tulisan seorang ibu yang saat ini menempuh
Kanti Pertiwi bersama keluarga
Anda di Jurnal PhD Mama? Pendidikan S3?
Tulisan saya khusus bercerita tentang kondisi saya Wah susah juga ya, seperti harus menilai diri sendiri.
yang harus pulang ke Indonesia sebelum disertasi saya Kalau saya boleh mengevaluasi, bagi saya pribadi,
Apa yang membuat Anda terinspirasi untuk rampung. Hal ini bukan hal yang aneh, tidak sedikit seorang ibu yang menjalani studi PhD itu seperti
membuat Buku Jurnal PhD Mama? teman-teman yang harus pulang sebelum submit melanjutkan perjuangan Ibu Kartini. Ia punya
Inspirasi saya datang dari teman-teman sesama disertasi, tetapi entah mengapa jarang sekali yang kegelisahan, punya mimpi, punya harapan, dan juga
PhD yang dulu sama-sama studi di Melbourne tahun membagikannya. Saya ingin orang tidak lagi merasa kekuatan, untuk memperbaiki nasib dirinya, dan juga
2011-2016. Saya merasa sangat beruntung dikelilingi kalah saat harus pulang sebelum submit, karena nasib orang-orang yang ia kasihi, termasuk dalam hal ini
perempuan-perempuan yang “keras kepala”, dalam seperti supervisor saya bilang, studi PhD adalah ibarat ya keluarganya, suami, anak-anak, dan yang lebih luas
artian punya kemauan yang begitu kuat dan mampu lari marathon, perlu nafas yang panjang dan tak bisa lagi yaitu masyarakatnya dan bangsanya.
melewati ribuan tantangan studi PhD sebagai seorang dibandingkan dengan perjalanan studi orang lain,
istri, ibu, dan segala dinamikanya. Saya jadi merasa yang memiliki keunikan dan tantangannya masing- Kalau menurut Anda sendiri, apa yang
tidak sendiri, merasa dikuatkan, dan saya ingin cerita- masing. Menyelesaikan disertasi di Tanah Air tentu melatarbelakangi Anda mengambil
cerita mereka bisa jadi penyemangat juga buat mendatangkan beragam tantangan, dan inilah yang keputusan untuk menempuh jenjang S3?
perempuan Indonesia lainnya. mendorong saya untuk menceritakannya. Sebagian Selain tuntutan profesi saya sebagai dosen, saya ingin
mengambil studi PhD karena menurut saya sebagai
40
manusia yang berakal kita harus terus meningkatkan berbagai fenomena organisasi lewat lensa multidisiplin pengertian, walaupun ketiganya tidak memiliki anak.
ilmu dan kapasitas kita lewat beragam cara. Bisa lewat dengan mengawinkan ilmu manajemen dengan Dari pengalaman inilah saya makin merasakan betapa
jalur formal, atau kursus, pelatihan, offline maupun antropologi dan kajian budaya. Yang membuat saya pentingnya hubungan suami istri yang setara, sebagai
online, tujuan utamanya adalah terus menempa diri tertarik adalah karena wacana yang dominan tentang sepasang kolaborator yang saling dukung dan saling
kita dengan memberikan tantangan-tantangan baru dinamika organisasi seperti soal korupsi dan etika juga hormat pada cita-cita dan mimpi masing-masing. Meski
dalam hidup. Selain itu motivasi saya juga datang dari moralitas saat ini didominasi oleh asumsi rasionalis yang kadang dilanda lelah secara fisik dan psikis, saya punya
senior-senior saya, perempuan-perempuan Indonesia menekankan pada tanggungjawab individu. Di sinilah cara cara untuk rehat salah satunya ngopi bareng
yang sudah lebih dahulu meraih gelar PhD dan kontribusi penelitian saya, yaitu menggugat wacana sesama PhD mama untuk berbagi rasa menertawakan
memberikan kontribusi di bidangnya masing-masing. dominan yang sering abai pada suara kelompok kemumetan kami.
Saya percaya, sebagai bagian dari peradaban dunia, marjinal, isu kesenjangan sosial, dan isu relasi kuasa.
kita harus berupaya untuk bisa memberikan manfaat Apakah Anda mempunyai pesan yang
seluas-luasnya untuk sesama, sesuai potensi yang kita Apakah tantangan Anda dalam menempuh dapat disampaikan bagi para wanita
miliki. S3 sekaligus sebagai seorang istri dan ibu? Indonesia pada umumnya?
Tantangan yang saya rasakan sebagai ibu dan istri Buat perempuan Indonesia saya menitipkan semangat
Bidang apa yang Anda ambil dalam selama studi PhD sebetulnya tantangan klasik salah untuk terus meningkatkan kapasitas mereka secara
Pendidikan S3 ini? Mengapa Anda tertarik satunya yaitu tentang membagi waktu dan energi intelektual, lewat studi formal maupun non-formal, agar
di bidang itu? untuk menjalankan semua peran sebaik mungkin. mereka bisa terus maju dan menjadi cahaya kebaikan
Topik penelitian PhD saya yaitu korupsi di hubungan Tapi saya mendapat banyak kemudahan dengan bagi keluarganya dan masyarakatnya. Jangan
bisnis dan pemerintah, sebetulnya sifatnya lintas disiplin, adanya suami yang sigap berbagi peran dengan saya takut bermimpi, dan petik inspirasi dari perempuan
tetapi saya sendiri duduk di kluster riset Studi Organisasi. di rumah, akses ke layanan childcare yang mumpuni perempuan di sekitar kita, yakinlah bahwa bersama
Saya mengambil bidang ini untuk lebih memahami selama di Australia dan 3 supervisor yang begitu tiap kesulitan pasti ada kemudahan.

Berpetualang Menimba Ilmu


Bidang apa yang saat ini Anda ambil dalam pokoknya even in PhD life goes on... (kata supervisor lho
menempuh jenjang Pendidikan S3, dan ini hehehe)
mengapa tertarik di bidang tersebut? 
Saat ini saya menekuni studi doktoral di School of Bagaimana awalnya Anda terlibat di dalam
Global and Social Studies, RMIT University. Saya bagian penulisan buku Jurnal PhD Mama?
dari Center of Urban Research, salah satu pusat Mulanya sih kami emak- emak yang nekat PhD ini
penelitian Urban Studies yang sedang leading di bergabung dalam sebuah grup whatsapp yang intinya
Australia. Topik saya adalah tentang Decentralisation dibuat karena merasa perlu melakukan sesi-sesi curhat
and Governance di Indonesia, yaitu bagaimana agar ngga smakin depresi menghadapi kehidupan dan
desentralisasi merupakan governance process yang  studi kami. Inisiatornya adalah ibu-ibu senior PhD seperti
selama ini secara parsial dipandang sebagai Mbak Kanti, Kak Dharma, Mbak Hani, Bu Tiwi, dsb, yang
one time intervension yang akan menghasilkan saat itu sigap merangkul anak baru yang ngga tau
outcome tertentu. Padahal desentralisasi merupakan apa-apa seperti saya. Jadi saya sendiri bergabung
proses governance yang untuk mendalami dan dalam grup ini setelah grup ini sudah berjalan
Septaliana Dewi bersama keluarga
mengeksplorasi perannya dalam pembangunan harus beberapa saat. Dari kisah-kisah curhatan ini kemudian
benar-benar mendalaminya sebagai proses, yang ada benang merah yang kesemuanya terlihat unik
semua kisah-kisahnya menarik dan dijamin pasti ada
di dalamnya terjadi interaksi pelaku pembangunan dan luar biasa, sehingga Mbak Kanti (Kanti Pertiwi)
minimal satu kisah yang dapat menyentuh kalbu
yang tentunya berpengaruh pada keberhasilan proses saat itu menggulirkan ide untuk membukukannya
pembacanya, sehingga mereka jadi berpikir, ah aku
desentralisasi itu sendiri. Saya melihatnya (proses dengan niat agar dapat menjadi penyemangat bagi
juga begini… masalahku juga sama... 
desentralisasi ini) secara kritis dari berbagai sudut siapapun yang ingin menempuh PhD tetapi masih
pandang teori salah satunya teori dalam critical urban ragu-ragu. Lalu kemudian beliau merekrut siapa-siapa
saja yang bersedia berkontribusi dalam menuliskan
Sri Mulyani mengatakan bahwa Jurnal PhD
governance. Seperti yang diketahui di Indonesia nih
kisahnya. Buku ini saya rasa ingin menunjukkan bahwa
Mama adalah buku yang sangat inspiratif!
semua pasti sedikit banyak ada kaitannya dengan
segala sesuatu itu dapat dilakukan dengan niat, usaha,
Bagaimana perasaan dan pendapat Anda
desentralisasi, jadi menurut saya penting banget
dan doa. Sehingga temanya pun macam macam
dengan kesan yang baik dari Menteri
untuk dipahami dengan benar dan kritis. Harapannya
dan lintas kehidupan karena pastinya pembaca pun
Keuangan RI ini? 
bisa melahirkan solusi-solusi permasalahan dalam
Ibu yang satu ini saya rasa merupakan “PhD mama” di
desentralisasi yang selama ini begitu begitu saja memiliki pengalaman unik yang macam macam juga.
masanya... sehingga saya sendiri merasa beliau ada
masalahnya dan hasil solusinya juga begitu-begitu saja. Jadi kami ingin menyentuh semua spektrum yang ada
sense of solidarity and hope saat beliau berkomentar
dalam pembaca kami.
seperti itu. Saya rasa beliau ini juga salah satu contoh
Apa yang melatar belakangi Anda
sukses. Bagaimana menimba ilmu (PhD) bagi seorang
mengambil keputusan untuk mengambil Bisa Anda ceritakan sedikit tentang tulisan
wanita dapat memberikan kontribusi luar biasa di
jenjang S3?  Anda di Jurnal PhD Mama?
masa depan. Jadi harapannya sih perjuangan kami
Ada dua alasan utama sebenarnya. Yang pertama Saya kebetulan saat itu kebagian menceritakan
(yang dulu merupakan perjuangan beliau juga),
adalah alasan profesional tentunya. Saya bekerja pengalaman saya terkait hal yang lebih teknis dalam
pengorbanan kami (dan pengorbanan keluarga kami),
di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional di proses PhD saya, yaitu pengalaman saya ketika
insyaallah akan ada kontribusinya di masa datang.
Indonesia yang didalamnya ada tuntutan implisit untuk pengambilan data di Indonesia (Bab 5. Tak Akan
melanjutkan jenjang S3. Selain itu, mungkin karena ada Lari Partisipan Dikejar... Paling Cuma Reschedule....).
Terus terang bagi saya pengambilan data tersebut
Apakah Anda mempunyai pesan yang
darah pendidikan dari orang tua, saya juga memiliki
merupakan pengalaman sekali seumur hidup yang
dapat disampaikan terutama ke perempuan
minat suatu hari akan berkontribusi sebagai pendidik
saya tidak tahu kedepan saya bakal bisa menjalani
Indonesia pada umumnya?
dan peneliti. Jadi saya ingin memiliki skill yang memadai
Janganlah ragu untuk menggapai mimpi dan cita-cita,
untuk mencapai keinginan tersebut.  hal serupa lagi atau tidak. Dan di dalam melakukan
walaupun dalam mencapainya tidak seideal dengan
Yang kedua adalah alasan pribadi, keluarga kecil fieldwork di Indonesia tersebut memang terjadi banyak
harapan. Apakah itu mungkin meraih gelar pendidikan
kami (saat itu kami masih bertiga, alhamdulillah di kejutan dan juga tantangan dalam pelaksanaannya.
www.buset-online.com

lebih tinggi, atau ingin dapat fokus keluarga di rumah,


tengah PhD journey ini kami menjadi berempat) Intinya saya ingin berbagi pengalaman (dan tentunya
atau ingin menjadi berwirausaha online, atau mau
memiliki visi untuk selalu menantang diri sendiri. Saya memotivasi) tentang apa saja yang dapat diekspektasi
semuanya sekaligus, semua boleh karena tidak ada
dan suami memiliki keinginan untuk mengenalkan ke dari pengambilan data dalam penelitian. Apa
mimpi yang remeh temeh dan rendah derajadnya
anak-anak kami (ke kami juga sih, hehehe.. karena tantangannya, apa keasyikannya, dan apa kejutan-
dibandingkan mimpi yang lain.... Teruskan niatnya,
kami juga masih belajar banyak) bahwa dunia ini kejutan baik dan mengerikannya.
usahanya, dan tentu doanya, karena cita-cita yang
tidak homogen, tidak selalu kita menjadi mayoritas. Intinya ingin memotivasi bahwa saya yang di awal
belum tercapai bukanlah kegagalan. Itu hanyalah cara
Makanya sebagai manusia harus bisa menyesuaikan tidak tahu apa-apa tentang pengambilan data
Tuhan menyiapkan kita menggapai cita-cita kita di
dengan lingkungan apapun. Jadi intinya PhD journey kualitatif akhirnya bisa melakukannya. Background
masa datang yang jauh lebih indah. Semangat terus!
ini adalah upaya menimba ilmu kehidupan yang juga saya sebenarnya penelitian kuantitatif. Sehingga untuk
perjalanannya juga ngga hanya belajar saja.. tetapi semua yang mengalami hal yang sama, janganlah
Niar
juga berpetualang (berkorban) bersama keluarga... patah semangat untuk berjuang. Untuk lebih detailnya
monggo baca secara detail di bukunya. Tentunya
41
info buset

Kesejahteraan Sanubariku
Manusia tidak bisa hidup tanpa emosi. Seperti manusia, emosi pun
bernapas dan bernyawa di relung hati kita. Emosi dapat melukai, tertawa,
mencintai bahkan menangis. Namun, seringkali manusia memilih untuk
mengabaikan keberadaan emosi mereka dan dibiarkan merenung dalam
pilu kesendirian. Karena ini, hati kita akan terganggu. Seraya kesejahteraan
mental kita yang terus diabaikan, kita secara perlahan menanam
benih-benih depresi di dalam diri kita. Baru-baru ini, bersama Mental
Health Foundation Australia, Dharma Wanita Persatuan KJRI Melbourne
mengadakan sebuah Seminar Kesehatan yang bertemakan ‘Women
Mental Health’. Di dalam seminar ini, para pembicara dari Mental Health
Foundation Australia yang hadir menguraikan bahwa ada jalan keluar dari
depresi.

Jim Goodin selaku Chairperson dari Mental Health Foundation Australia


berbicara mengenai kesehatan mental wanita. Jim menjelaskan penyakit-
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

penyakit mental yang dapat mempengaruhi wanita dan bagaimana


mereka dapat diidentifikasi melaluli gejala-gejala yang dapat dirasakan
dalam kehidupan nyata. Sementara itu, Santi Whiteside, wanita asal
Indonesia yang merupakan duta besar Mental Health Foundation Australia
berbagi langkah bantuan kepada audiens dalam mengatasi kondisi
mental mereka.

42
Dalam sesi tanya jawab, Stephen Yin selaku moderator dan duta besar Mental Beberapa dari anggota DWP yang ikut serta menghadiri juga mengutarakan sepatah
Health Foundation Australia yang hadir dalam seminar itu menyiarkan keberadaan dua kata observasi mereka dalam menangani kesejahteraan psikologis mereka
Multicultural Ambassadors dari Mental Health Foundation Australia yang tidak sendiri. Beberapa darinya adalah untuk mencoba melihat masalah yang kita hadapi
hanya memahami sebuah masalah dari sudut pandang pendidikan tetapi dari perspektif yang berbeda dan menenangkan batin dengan yoga atau meditasi
memperhitungkan pula ragamnya budaya masyarakat dimana individu tersebut yang dibahas lanjut oleh Chairperson dari Multicultural Ambassadors of Mental Health
tinggal. Stephen yang berasalkan Malaysia menjelaskan bagaimana perbedaan Foundation Australia, Varan Freestone.
kebudayaan melahirkan dunia untuk memiliki beribu perspektif yang berbeda.
“Apa yang berlaku di Malaysia mungkin tidak berlaku di Australia atau bahkan di “Begitu manusia belajar untuk membudayakan berjalan dengan sepatu, mereka
Indonesia. Di Malaysia, ketika seseorang mengalami masalah mental, kami memiliki lupa akan rasanya bertelanjang kaki dan membumi. Kita harus mengingatkan diri kita
mentalitas atau sebuah norma untuk ‘tidak memberitahu para tetangga’. Sedangkan untuk selalu membumi dan terhubung dengan hati kita secara spiritual. Hal ini dapat
di Australia dimana setiap orang memiliki freedom of liberty yang tinggi, mereka dilakukan dengan berjalan ke pantai atau bahkan ke tempat yang paling Anda sukai
menempatkan orang tersebut di mata publik, memandangnya seolah-olah ada di rumah tanpa alas kaki, berdiam diri beberapa menit dan menjernihkan pikiran
sesuatu yang salah dengannya sebagai bagian dari perawatan. Orang-orang Anda dari segala masalah yang Anda hadapi. Hal ini juga akan membantu Anda
Australia memiliki keyakinan bahwa si penderita memiliki kebebasan dan hak untuk dalam menenangkan diri dan berpikir lebih jernih,” jelas Varran.
juga menikmati hidup seperti orang-orang lain. Dengan demikian organisasi ini
Bintang
memliki identitas multibudaya untuk kemudian mengubah sistem yang dipakai untuk
memahami keanekaragaman budaya sang penderita ketika memberikan bantuan,”
ujar Stephen.

Apa Kata Mereka?


Varran Freestone, Direktur Women Informed Supported Sherry Abdi, Ketua DWP KJRI Melbourne
Enlightened dan Chairperson of Multicultural Ambassador of
Mental Health Foundation Australia Acara ini sangatlah bermanfaat untuk saya pribadi karena
terkadang kita tidak tahu bila kita sudah ada bibit-bibit
Saya hanya ingin berpesan pada semua orang untuk selalu mental illness, terutama cara menanggulanginya. Dengan
jujur pada diri sendiri, memelihara diri sendiri, menjaga ada duta besar dari negara sendiri, membantu pendekatan
diri sendiri dan mencintai diri sendiri karena itulah yang kita dalam segi bahasa dan budaya. Saya berharap dengan
terpenting. Kemudian ketika Anda memiliki tantangan atau adanya seminar ini mendorong para wanita, khususnya wanita
masalah, Anda harus mengatasinya sekarang sebelum Indonesia untuk lebih memahami kesehatan hati nurani pribadi
hal itu menjadi sesuatu yang lebih besar di kedepannya. masing-masing. Seperti kata Jim Goodin, kebahagiaan ibu
Jangan pernah takut untuk meminta bantuan dan jika Anda perlu membicarakan atau istri dapat tersebar ke seluruh anggota keluarga, jadi yang diperlukan adalah
masalah itu kepada seseorang, lakukanlah kepada orang yang paling Anda untuk kesehatan baik secara fisik maupun psikologi kita terlebih dahulu.
percayai. Karena dunia ini bisa menjadi tempat yang lebih baik apabila kita saling Saya juga berharap DWP bisa lebih mencerdaskan wanita-wanita Indonesia. Bukan
membantu dalam menghadapi segala kesulitan yang kita hadapi dalam hidup hanya secara akademik tapi dengan mengadakan seminar atau kelas-kelas dapat
kita. mengubah mindset ibu-ibu di Victoria untuk lebih kekinian.
www.buset-online.com

MOBIL DENGAN 2 KONTROL AUTO

43
THEFT – BOX HILL BURGLARY– COLLINGWOOD
Police are seeking to identify a male after an alleged Police are seeking public assistance to identify three men after an alleged
theft in Box Hill on Monday, 29 April 2019. At around burglary at a music studio on Victoria Pde, Collingwood.
4.00pm, the unknown male entered a sunglasses store Several musical instruments were stolen from the June 27 burglary, such as a
and allegedly placed a pair of sunglasses in his pocket. Mellotron M 4000D Mini keyboard, four Gibson guitars and a Fender Stratocaster.
The total value of the alleged stolen item totaled to
$700. Police released images of the stolen equipment and the men whom they
believe may be able to assist in their inquiries. One man is perceived to be Asian
Police have released CCTV images of a male whom in appearance with a medium build. He was wearing a hoodie with jeans and
they believe may be able to assist in their inquiries. The sneakers.
male is perceived to be Caucasian in appearance,
between 40-50 in age and with grey/black hair. He was Another wore a baseball cap, a scarf with a jumper and jeans. He carried a
wearing a black hoodie with white font on the front and cross-body bag. The third alleged offender is also perceived to be Asian in
black pants. appearance. He wore a cap, a jumper and a jacket.

(Reference number: CSV3303) (Reference number: CSV3358)

THEFT – SOUTHBANK
Police are seeking to identify a man after an alleged theft in Southbank on
Wednesday, 9 January 2019. At around 2.40pm, a man allegedly attended a
Southbank gaming venue where he proceeded to watch a disabled victim win
money at a gaming machine.

It is alleged, he then approached the victim from behind and stole the cash
receipt valued at $1297 from his top left shirt pocket before fleeing the area. The ASSAULT – DELAHEY
man allegedly then cashed the receipt and left the venue.
Police are seeking to identify a man after an
Police have released CCTV images of a man whom they believe may be able to alleged assault at a car park in Delahey on
assist in their inquiries. The man is perceived to be Caucasian in appearance, of Thursday, 25 April 2019. At around 10.15pm,
a solid build, 170cms tall and had shoulder-length, brown hair. He was wearing a the victim was accompanied by a group of
tan shirt, blue jeans and a black cap. friends when he was suddenly struck in the
head by an unknown offender with no prior
(Reference number: CSV 3320) interaction. The victim fell to the ground,
hitting his head on the concrete causing
him to lose consciousness.
The victim sustained bruising, a broken jaw
and broken nose from the injury.

The unknown offender was seen in a blue


VW Golf at the corner of Kings Rd and
Taylors Rd, Delahey. Police have released
CCTV images of a man whom they believe
may be able to assist in their inquiries. The
man is perceived to be Pacific Islander in
appearance with a solid build. The man
was wearing a black hat, a grey long sleeve
top with hood, a black satchel, dark pants and black and white runners.

(Reference number: CSV3336)

Shawn TAYLOR Melany WARBY


DATE OF BIRTH: 21 October 1977 DATE OF BIRTH: 02 February 1979
HEIGHT: 180cm HEIGHT: 150-160cm
BUILD: Thin BUILD: Thin
EYES: Brown EYES: Blue/Grey
HAIR: Greying HAIR: Blonde
COMPLEXION: Fair COMPLEXION: Fair
Shawn TAYLOR is wanted by police for alleged offences including multiple thefts
and a burglary. At around 7pm on Saturday, 1 July 2018, TAYLOR allegedly Melany WARBY is wanted by police with four
attended Broadmeadows Shopping Centre and stole cash and electronics from outstanding warrants for her arrest.
a kiosk.
She is known to frequent the Berwick and Doveton areas.
TAYLOR is also wanted for an alleged theft in Taylors Lakes on Saturday, 20 March 2019 and a residential (Reference number: WTD 1653)
burglary in Hadfield on Wednesday, 22 May 2019. Two warrants have been issued for the arrest of the
41-year-old.TAYLOR is known to frequent the Jacana, Taylors Lakes and Pascoe Vale areas.

(Reference number: WTD 1629)


bisnis buset

Mengakhiri Bisnis
ada ketika Anda akan menutup bisnis. Tergantung pada perjanjian sewa, Anda
mungkin masih perlu membayar sewa serta biaya lainnya sampai akhir masa sewa.

Jika Anda tidak yakin tentang kondisi dalam perjanjian sewa, maka sebaiknya Anda
menghubungi pengacara untuk mendapatkan nasihat profesional.

6. Menjual aset bisnis dan membayar hutang


Meskipun Anda tidak menjual bisnis, namun demikian Anda tetap harus menjual atau
mengelola aset bisnis ketika Anda menutup bisnis tersebut. Selain itu Anda juga harus
membayar semua hutang yang ada sebelum bisnis tersebut ditutup.

7. Menangani masalah pajak dan hukum


Ketika menutup bisnis, maka terdapat sejumlah masalah pajak dan hukum yang
mungkin perlu Anda selesaikan, seperti halnya :
a) membatalkan perusahaan Anda serta nama bisnis tersebut melalui Australian
Securities and Investments Commission (ASIC)
b) memberitahukan ATAU
c) membatalkan Australian Business Number (ABN) melalui Australian Business Register
dalam waktu 21 hari dari penutupan bisnis Anda
d) membatalkan pendaftaran pajak lainnya seperti Goods & Services Tax (GST)
e) membuat penyesuaian GST pada laporan aktivitas akhir Anda
f) melaporkan pajak penghasilan final
Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai apa saja yang perlu dilakukan Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan apakah ada Capital Gain Tax (CGT)
oleh pemilik bisnis apabila keputusan untuk mengakhiri bisnis sudah ditentukan. dari penutupan bisnis tersebut.

Keputusan untuk mengakhiri bisnis biasanya terjadi karena: 8. Menyimpan catatan bisnis
• Pemilik bisnis tidak lagi ingin menjalankan bisnis dan tidak memiliki siapapun untuk Setelah bisnis Anda ditutup, maka Anda masih memiliki kewajiban untuk menjaga
meneruskan bisnis tersebut, catatan bisnis, termasuk catatan keuangan, data pelanggan dan catatan atas
• Bisnis tersebut tidak menghasilkan cukup uang untuk terus beroperasi. karyawan.
Tergantung pada jenis catatan serta industri bisnis, terdapat keharusan yang berbeda
atas berapa lama Anda diharuskan untuk menyimpan catatan bisnis tersebut.
Berikut adalah beberapa langkah yang disarankan:
9. Hal penting lainnya
1. Pastikan menutup bisnis adalah keputusan yang tepat Beberapa langkah lain yang perlu dilakukan ketika Anda menutup bisnis:
Apakah Anda berpikir untuk menutup bisnis dikarenakan oleh masalah keuangan, a) menutup sambungan telepon, listrik, air, internet, dll
perubahan dalam kehidupan pribadi atau karena Anda merasa sulit untuk mematuhi b) mengarahkan alamat postal Anda melalui Australia Post
peraturan pemerintah yang ada? Sebaiknya Anda meminta bantuan dan saran c) menghubungi badan otoritas pemerintah setempat untuk membatalkan lisensi
sebelum memutuskan untuk menutup bisnis tersebut, karena mungkin saja ada jalan (jika ada)
lain yang dapat membantu untuk mengembalikan bisnis kembali seperti semula. d) menutup rekening bank bisnis Anda
e) membatalkan web hosting dan nama domain jika bisnis Anda memiliki website
2. Mengatur tanggal penutupan untuk bisnis Anda f) menutup media sosial bisnis Anda.
Menetapkan tanggal untuk secara resmi menutup bisnis dari operasi akan membantu
Anda untuk merencanakan dengan baik penutupan bisnis Anda. Apabila diantara Anda ada yang dihadapkan oleh situasi untuk menutup bisnis
Semakin awal Anda menetapkan tanggal penutupan, maka semakin awal pula yang tengah dijalankan maka untuk mengurangi resiko yang ada sebaiknya Anda
Anda dapat mulai membiarkan pemasok, karyawan, pelanggan serta pihak lain berkonsultasi terlebih dahulu dengan konsultan pajak bagaimana untuk mengatasi
mengetahui ide penutupan bisnis. masalah perpajakan dengan baik sebelum meninggalkan bisnis tersebut.

Virda Ersan
3. Bertanggung jawab atas karyawan Anda SEA Accountants
Jika bisnis Anda memiliki karyawan, maka Anda harus memberitahu mereka dan m: 0434 378 718
secara resmi menyelesaikan tanggungjawab kepada mereka sebelum bisnis Anda Sumber : Australian Taxation Office
The materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and
ditutup. should not be substituted for, or replace, such professional advice.

4. Beritahu pemasok dan pelanggan


Anda harus menginformasikan kepada pemasok dan pelanggan atas penutupan
bisnis yang akan dilakukan.
Jika bisnis Anda memiliki pemasok, maka Anda harus :
• memberitahukan mereka tanggal dimana anda tidak lagi membutuhkan jasa
mereka
• membayarkan semua hutang kepada mereka
www.buset-online.com

5. Mengakhiri perjanjian sewa


Jika bisnis Anda memiliki sewa, maka Anda harus mengakhiri perjanjian sewa yang

45
properti buset

Alasan Mengapa Musim Semi 2019 Adalah


Kesempatan Emas di Industri Properti Melbourne
jangan lupa apa yang pernah dikatakan oleh Demi
Lovato:
“No matter what you’re going through, there’s always
a light at the end of the tunnel”

Di dunia properti, cahaya di ujung terowongan berarti


datangnya musim semi. Pagi hari yang cerah dan
hangat, kicau burung yang merdu, serta langit yang
biru dan jernih membuat properti terlihat lebih bagus,
inspeksi properti lebih menyenangkan, dan suasana
hati yang lebih gembira. Hal terbaik dari musim semi
adalah seluruh pihak di industri properti dari pembeli,
penjual atau investor mendapatkan keuntungan
tersendiri.

Namun, jangan berpikir hanya karena ini musim semi,


Anda akan langsung mendapat hasil yang Anda
inginkan semudah itu, karena masih ada rintangan
yang harus dihadapi yang tidak tergantung dari
musim, seperti peraturan peminjaman dana dan
biaya pajak terkait.

Menurut Justin Doobov dari Intelligent Finance, musim


semi adalah periode dimana persediaan properti
yang dijual akan meningkat dengan pesat. Bagi
para pembeli, inilah waktu yang tepat untuk melihat
apa yang tersedia di pasar properti sebelum Anda
kehilangan kesempatan emas Anda.
Jika Anda merasa musim dingin tahun ini lebih dingin 2019, rata-rata suhu di Melbourne serendah 3.9 derajat
dari biasanya, bukan hanya Anda yang berpikir Celsius. Cuaca seperti ini mengakibatkan penduduk Tetapi, dengan jumlah properti yang banyak,
demikian. Menurut James Hancock (ABC News, 2019), Melbourne untuk lebih banyak menghabiskan waktu kompetisi juga akan semakin ketat. Jika persaingan
musim dingin di Melbourne pada tahun 2019 adalah di rumah atau tempat beratap serta membatasi antar pembeli semakin erat dan persediaan properti
yang terdingin sejak 36 tahun terakhir. Pada bulan Juni aktivitas di tempat terbuka. Untuk para pembaca, semakin sedikit, maka harga berpotensi untuk naik
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

46
karena permintaan yang kuat. Bagi para calon
pembeli yang ingin mendapat keunggulan pada
musim semi ini, ada baiknya untuk menganggarkan
dan merencanakan keuangan Anda. Hal ini dapat
dilakukan dengan mengumpulkan seluruh dokumen
yang dibutuhkan untuk mendapatkan hipotek. Proses
ini tidak semudah itu, karena membutuhkan waktu,
dokumen yang lengkap, serta kemampuan finansial
yang cukup.

Riset dari Swinburne University of Technology


menjelaskan bahwa waktu teroptimal untuk membeli
properti di Australia itu sebelum atau sesudah musim
dingin. Di Melbourne dan Sydney, bulan yang
cenderung lebih mahal untuk membeli properti itu
pada bulan Juli, dimana harga properti memiliki potensi
lebih tinggi 3.2% dari median harga properti. Para
pembeli yang aktif mencari properti mungkin sudah
mengetahui pola ini, dan akan menunggu musim semi
dimana ketersediaan properti cenderung meningkat
yang mengakibatkan adanya penyesuaian harga jika
tidak ada permintaan yang kuat. Dan di sisi lain, bulan
yang cenderung lebih murah untuk membeli properti
di Adelaide dan Darwin adalah Juni atau Juli. Anda
mungkin dapat memperoleh harga di bawah rata-rata.
Menurut data dari Corelogic RP Data, di bulan Agustus
2019, tingkat keberhasilan lelang (auction) di Victoria
mencapai 72.1%, dari lelang sebanyak 498. Secara
historis, jumlah serta tingkat keberhasilan lelang
cenderung meningkat ketika menuju musim semi. • Keringanan peraturan peminjaman; tahun 2020. Namun, di laporan yang mereka terbitkan
Oleh karena itu, tingkat lelang diperkirakan akan terus • Pemilihan umum yang sudah usai; dan di bulan Juni, ANZ merubah prediksi mereka serta
meningkat di musim semi 2019 ini. • Pemotongan pajak. memprediksikan bahwa harga properti di Melbourne
akan turun 2.1% di tahun 2019, tetapi akan meningkat
Dengan beberapa perubahan yang terjadi akhir-akhir Perubahan-perubahan tersebut memberikan dampak sebanyak 4.3% di tahun 2020. Melihat gambar di atas,
ini di industri properti, musim semi ini berpotensi menjadi positif bagi pemilik properti, karena mereka dapat dari delapan kota utama di Australia pada tahun 2020;
yang terbaik setelah sekian lama. Tim Lawless dari menjual properti mereka di harga yang lebih tinggi Melbourne diperkirakan akan mengalami kenaikan
Corelogic melaporkan bahwa pada bulan Juni, harga serta pajak yang lebih rendah. Di sisi lainnya, pembeli harga paling tinggi diantara yang lainnya.
properti naik untuk pertama kalinya sejak 2017. Harga properti juga diuntungkan karena tingkat hipotek yang
properti di Melbourne telah naik sebanyak 0.2% untuk lebih rendah dan perubahan peraturan peminjaman. Pada bulan Juni dan Juli, RBA telah menurunkan suku
bulan Juni dan 0.2% di bulan Juli. Menurut Tim, ada bunga (cash rate) sebanyak 0.25% setiap bulan, yang
beberapa faktor yang mendukung kenaikan harga Di bulan Mei, ANZ menerbitkan laporan yang membuat penduduk Australia mengira bahwa hal yang
properti di Australia, seperti: membahas prediksi perubahan harga properti sama akan terjadi di bulan Agustus. Namun, di bulan
Melbourne sampai akhir 2019 serta tahun 2020. Prediksi Agustus, Philip Lowe dari Reserve Bank of Australia (RBA)
• Tingkat hipotek yang lebih rendah (lower mortgage mereka untuk bulan Mei adalah harga properti di telah mengambil keputusan bahwa suku bunga akan
rates); Melbourne akan turun 6.6% di tahun 2019, dan 0.9% di tetap di 1.00%. Meskipun tidak berubah, 1.00% tetap
merupakan tingkat suku bunga terendah di sejarah
Australia.

Meskipun banyak keuntungan untuk membeli, Anda


juga harus mempertimbangkan bahwa dengan
persediaan properti yang semakin banyak, kompetisi
juga akan semakin ketat. Dengan permintaan yang
tinggi, persediaan properti akan cepat berkurang.
Alhasil, harga properti juga dapat terus meningkat.
Jika Anda sudah benar-benar berpikir untuk membeli
properti, mungkin sekarang adalah kesempatan yang
tepat sebelum harga semakin tinggi.

Alain Warisadi,
CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE),
Dipl FMBM, B.Ec (Fin), FIML
Property Writer/ Property Consultant
Finance Consultant (Mortgage Broker)
Licensed Estate Agent
Harvard University Scholar
LinkedIn: www.linkedin.com/in/awarisadi/

Jeffrey Koby, B.BUS (MKT), M.MKT, CAR


Co-property Writer
Marketing Communications Officer
(e.) jeffrey.koby@xynergy.com.au
www.buset-online.com

Tidak semua orang menyetujui bahwa musim semi adalah musim terbaik untuk membeli properti. Xynergy Realty menyarankan dibandingkan berpikir musim manakah
yang tepat, sebaiknya Anda memikirkan apakah sekarang adalah waktu yang tepat. Apakah Anda sudah siap untuk membeli rumah dengan status finansial Anda?

Memperhitungkan masa depan industri properti di Australia juga sangat penting, maka karena itu Anda harus mengetahui perubahan-perubahan
yang terjadi dan akan terjadi agar Anda dapat membuat keputusan yang tepat.

Konsultan properti kami di Xynergy Realty selalu berusaha mencari solusi yang optimal untuk klien kami, dan mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi di industri properti.
Jika Anda merasa bingung atau membutuhkan pendapat mengenai industri properti, salah satu konsultan kami akan segera melayani Anda.
47
profil buset

Tati Carlin
Memviralkan
Masakan Indonesia
di Layar Lebar Australia
J
ika kalian gemar menonton kompetisi memasak televisi,
kemungkinan kalian pernah mendengar sosok bernama Tati
Carlin. Wanita kelahiran Banjarmasin tersebut merupakan
kontestan ajang Masterchef Australia 2019 yang menarik
perhatian berkat mengviralkan masakan Indonesia di layar lebar
Australia.

Beberapa masakan yang ia hidangkan termasuk sate, gado gado,


nasi bakar, kroket, Ikan baramundi dengan kari kentang, semua
dihidangkan secara modern. Namun ada satu hidangan yang
membuat namanya menjadi viral, yaitu rempeyek buatannya
yang bahkan mampu membuat juri Matt Preston terpukau. Video
yang memperlihatkan Tati menyiapkan Rempeyek juga sudah
ditonton lebih dari 2 juta kali.

Proses pendaftarannya untuk kompetisi masak tersebut sudah


berjalan sejak Juni tahun lalu, dimana ia mendapat dorongan
dari suaminya, Mark. Awalnya ia merasa berat untuk mendaftar
karena banyaknya pertanyaan dan kesibukan dengan dua
kerjanya. “They sent me a reminder and say you have nothing to
lose. So go and finish your application. And I thought, yeah really I
got nothing to lose,” ceritanya soal keputusannya untuk akhirnya
mendaftarkan diri ke Masterchef.

Setelah menyelesaikan aplikasi dan mengirimkan foto nasi liwet


buatannya, pihak Masterchef pun mengabarkan ketertarikan
mereka dan mengajaknya untuk ikut audisi di Melbourne pada
bulan September tahun lalu. Namun karena ia harus pergi ke Amerika
pada bulan tersebut, mereka kemudian menawarkannya untuk ikutan
audisi di Adelaide atau Brisbane. “We were so blessed because at
the same time Mark had to go to Adelaide. So everything just worked
out well,” ibu dengan satu anak tersebut mengungkap tentang
pilihannya untuk pergi lebih awal ke Adelaide.

Jalan untuk mengikuti kompetisi tersebut semakin terbuka


karena ia dapat mempraktekkan membuat sebuah hidangan
yang meloloskannya dari ronde kedua audisi, Roti Jala
sebagai pendamping hidangan Sate. “My mission was
to cook Indonesian food whenever I could, I wanted to
introduce Indonesian food,” ungkap Tati yang juga gemar
menggunakan daun pisang dalam masakannya.

Rempeyek Andalan
Pada salah satu episode para kontestan harus
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

memasak hidangan yang berhubungan dengan


tema Secret Week, dan bisa berhubungan dengan
resep rahasia. “It was a week before that my
cousin’s husband passed away. So Mark rang
me and asked me to call him back. He was in
his forties and got pneumonia. I was really sad
because we were really close when we were
growing up. So the whole week I was thinking about
my family,” ceritanya tentang apa yang terjadi beberapa
minggu sebelumnya.

Tati merasa tergerak untuk memasak sesuatu yang akan disukai


keluarganya. Dengan itu ia pada akhirnya memutuskan untuk
membuat Rempeyek dengan kemiri, resep yang berasal dari
neneknya. “George came in and tried my first batch. And then they
came back and take a pinch. And Matt Preston came to my bench
and that’s what people heard in the title. And they love it,” imbuh
48
memiliki kamera, dan hanya disediakan waktu 10 menit untuk dipakai. Bahkan
dengan canda Tati mengungkapkan ketika kembali ke rumahnya setelah selesai
berpartisipasi selama 4 setengah bulan, ia sempat lupa bagaimana menggunakan
smartphonenya.

Gambaran tentang pengalaman di tempat penginapan kontes Masterchef pun


ia berikan. “It’s like a boarding school, all we did was study. It’s like going to an
exam and you don’t know the subject. You read Turkish food, whatever food, to
get inspiration. There are hundreds of cooking books in the house. And all we did
everyday was reading cooking books,” ujar anak tertua dari 4 bersaudara tersebut.
Namun karena bersama-sama tinggal dalam isolasi selama waktu yang lama,
solidaritas antar para kontestan pun turut terbangun. Bahkan para kontestan turut
meluangkan waktu untuk mengunjungi rekannya ketika mereka mengadakan acara
pop-up. “The thing with Masterchef is that we become like a big family. Even with
different seasons, we just get connected with them,” tambahnya.

Namun karena selama di kompetisi para kontestan terisolasikan, ada salah satu hal
yang menguatkannya. ”What kept me going was my conversation with my husband
3 times a week for 10 minutes. We wrote each other letters. So I also have some very
close friends that are constantly sending me letters. It was like every day after we
finish filming, we jump to the bar and there’s a blue clear folder and that’s where the
letters are normally kept inside, and it will be handed over. We’re all like kids, is there
any letter for me? Any package for me? And that is the most exciting is to receive
one piece of letter, is such a great moment. And sometimes we start reading letters
and we started to cry. Because we missed our family so much,” cerita Tati yang
www.buset-online.com

mengagumi sosok Massimo Bottura sebagai role model.


wanita yang yang juga memiliki pengalaman kerja di industri perhotelan Indonesia
tentang respon dari para juri, bahkan hingga ia harus membuat rempeyeknya dalam Setelah mendapat banyak pertanyaan di akun media sosialnya tentang apakah
jumlah lebih pada saat itu karena para juri dibuat ketagihan oleh rempeyeknya. ia akan menjual rempeyek buatannya, Tati pun akhirnya memutuskan untuk mulai
memproduksinya. Kapan? Simaklah terus! Yang pastinya akan menggugah selera
kita semua. “I don’t want to saturate the market and make the product cheap. I
Pesan dari keluarga dan teman dekat want people to find it, to enjoy and taste them, and make them realize that it is really

menjadi penyemangat delicious,” katanya mantab seturut filosofinya yaitu mementingkan kualitas dalam
rempeyek buatannya.

Dalam kontes tersebut Tati yang sudah menetap di Australia selama 11 tahun Denis
mengungkapkan bahwa para kontestan tidak diijinkan untuk memegang telepon Foto: koleksi Masterchef Australia

genggam milik sendiri, dan disediakan dengan satu ponsel yang bahkan tidak 49
buset ngeliput

“TANGIH AMAK” TARAGAK


JO ANAK NAN JAUH DI RANTAU
(Tangis Ibu, Rindu Akan Anak yang Jauh Merantau)

Antrian ratusan penonton hingga berbelok ke Melbourne Town Hall

Pada suatu ketika di tanah tempat lahir rendang,


hiduplah kisah tentang Malin Kundang, seorang
anak durhaka yang dikutuk menjadi batu karena
malu menelantarkan ibunya yang tercinta. Kisah
Malin menyebar luas dan telah menjadi cerita
rakyat yang terkenal di Indonesia sampai hari ini.
Cerita pilu inilah yang menjadi jiwa dari pertunjukan
musikal Temulawak tahun ini.

Temulawak alias Teater Muda Langkah Awal


Merdeka adalah sebuah pementasan yang
diciptakan pelajar-pelajar Indonesia di Melbourne
dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan
Indonesia. Acara ini berlangsung sejak tahun
2016 dan Avada Nirel yang merupakan Head
Choreographer Temulawak 2019 telah mengikuti
Temulawak selama empat tahun tersebut. Ia
menjelaskan bahwa Temulawak direncanakan
sebagai sebuah acara perlawakan yang terinspirasi
oleh acara pertunjukkan Opera Van Java.

“Pada waktu itu Temulawak masih merupakan


komunitas yang sangatlah kecil. Kebahagiaan
saya pada saat ini sangatlah berlimpah melihat
Temulawak berkembang dengan begitu hebatnya.
Temulawak telah menjadi sebuah pertunjukan
musikal yang begitu besar dengan adanya head
planning, head production dan bagaimana kita
Rizal dan Ratna mengelilingi Melbourne
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

dipublikasikan sebagai teater anak bangsa. Dari

50
Tarian dan senandung lagu pembuka sebelum drama dimulai
Setiap pemeran menghayati peran masing-masing

tahun ke tahun semakin banyak yang bermunat untuk rindu akan anak tunggalnya. Cerita diakhiri dengan
audisi dan tiket kita selalu habis terjual,” ujar Nirel. Rizal yang dirasuki oleh rasa bersalahnya kembali ke
rumah tempat dimana ia dibesarkan hanya untuk
Drama musikal komedi yang berjudulkan Tangih Amak mendapatkan ibunya terbaring tak bernyawa.
ini dipersembahkan oleh komunitas PPIA Victoria di
atas panggung Athenium Teather sebagai selebrasi Pertunjukan yang berlangsung sekitar dua jam ini
tahun ke-74 kemerdekaan Indonesia. Antisipasi berhasil membawa penonton melalui perjalanan
penonton berlari tinggi karena tiket telah terjual habis penuh dengan emosi. Dialog yang dirangkai berhasil
empat hari sebelum pertunjukan. Antrian sekitar menghidupkan pedihnya kedurhakaan Rizal dengan
800 penonton terlihat berbaris di luar teater bahkan perpaduan kejenakaan yang sempurna di dalamnya.
berjam-jam sebelum pertunjukkan dimulai. Keharmonisan cerita juga dikemans dengan kreatif
oleh tim production dengan segala set dekorasi,
Komposisi drama ini dikarang dalam memodernisasi kostum, lagu dan koreografi tari yang menjadikan
Ratna marah melihat Rizal mendorong Amak
cerita rakyat Malin Kundang menjadi sesuatu yang Temulawak kali ini sebagai acara yang spektakuler.
dapat dipahami oleh para penonton, yang sebagian
yang akhirnya bertemu dengan Amak dengan kasar Bintang
besar adalah pelajar Indonesia yang menempuh
menyangkal keberadaan ibunya yang merintihkan Foto: Denis & Kelvin
Pendidikan di Melbourne.

Rizal (Daffa Wardhana) yang merupakan perwujudan


dari Malin Kundang, adalah seorang anak sederhana
dari Padang. Rizal tinggal di sebuah desa hanya
bersama Amak, ibunya (Dhita Anggini) yang berusaha
menafkahi keluarganya dengan berdagang
majalah. Menginginkan Rizal untuk mendapatkan
kehidupan yang lebih baik, Amak menabung demi
menyekolahkan Rizal ke Melbourne dengan bantuan
beasiswa yang ia temukan di majalah. Selama
merantau ke Negeri Kangguru, takdir mempertukan
Rizal dengan gadis kota nan jelita bernama Ratna
(Anindita Amara) yang lalu ia nikahi. Perantauan Rizal
membentuknya menjadi seseorang yang berbeda.

Sedangkan Amak yang jauh di kampung halaman


tengah menghitung waktu Rizal akan pulang ke
dalam pangkuannya. Rizal dengan harga diri
melambung tinggi kembali mengunjungi Padang. Ia

Persembahan original dari mahasiswa

APA KATA MEREKA


Brian Kabuki, mahasiswa Swinburne University
Saya pribadi percaya bahwa “action speaks louder than words”. Sebagai penonton
yang bukan berasal dari Indonesia dan tidak mengerti satu kata pun dalam Bahasa
Indonesia, saya bisa menafsirkan kisah cinta dan keluarga dengan jelas dari akting
para pemain yang tentunya luar biasa. Saya secara khusus mengagumi koordinasi para
penari saman yang membuka acara. Saya benar-benar menikmati kisah mengenai
cinta dan kehidupan budaya lain.
www.buset-online.com

Jason Ferdinand, mahasiswa Monash University


Pertama-tama, saya sangat menikmati pertunjukkan Temulawak kali ini. Saya dapat
melihat bagaimana semua orang bekerja dengan keras untuk acara ini dari kualitas
apa yang mereka tunjukkan di atas panggung. Dua bagian yang paling menonjol dari
drama ini adalah penampilan para pemain dan koreografi yang ditarikan oleh para
penari. Keselarasan nyanyian dan tarian mereka yang dialuri oleh para musisi sangatlah
harmonis dan indah.
Namun, saya merasa bahwa cerita Rizal dan Amak masih sedikit menggantung. Cerita
pilu mereka bisa diakhiri dengan sesuatu yang lebih sentimental untuk meningkatkan
keintensan kematian Amak.
Tetapi secara keseluruhan, modernisasi cerita Malin Kundang yang dipertunjukkan oleh Temulawak tahun ini
amatlah kreatif. Mereka menciptakan cerita rakyat menjadi sesuatu yang relatable untuk para audisi daripada
sekedar dikutuk menjadi sebuah batu. 51
Ketika Rizal kembali kepada Amak
buset ngeliput

Malam Doa Demi


Persatuan Indonesia

Sesi foto bersama Malam Doa BKS

KJRI Melbourne menjadi tuan rumah diadakannya “Malam Doa Bagi Indonesia”
yang diadakan oleh Badan Kerjasama Umat Kristiani Indonesia (BKS) Victoria. Acara
tersebut dihadiri berbagai komunitas gereja Indonesia serta warga yang beragama
lain.

Tema ‘Pemulihan dan Persatuan’ menjadi topik yang ditekankan dalam acara doa
bersama yang berjalan dengan khidmat tersebut. Malam Doa ini diadakan sepekan
setelah perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74.

Ketua BKS Harry Sibuea turut membanggakan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang
menjadi simbol penting bagi identitas negara Indonesia. “Kita tahu bahwa Indonesia
adalah bangsa yang majemuk baik dari kebudayaannya, ada juga agamanya yang
beraneka ragam. Kita bisa bersyukur Indonesia bisa bersatu,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Harry juga menyatakan harapannya agar semangat
persatuan dapat diteruskan. “Harapan saya kedepan biar kita bisa terus bersatu
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

Para pendeta dari berbagai gereja memimpin doa

hingga ke generasi penerus kita. Makanya generasi kita sekarang perlu tanamkan
sama anak kita, kita perlu ingatkan mereka bahwa kamu adalah Bangsa Indonesia
dan saya percaya bahwa itu bisa terjadi, dimulai dari kita,” tutur Harry kepada para
hadirin.

Acara diawali dengan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.


Para hadirin terlihat antusias menyanyikan beberapa lagu nasional lainnya, seperti
Berkibarlah Benderaku, Indonesia Pusaka, Garuda Pancasila, Hari Merdeka, dan
lain sebagainya. Keceriaan dan tepuk tangan meriah penonton juga meramaikan
ruang Bhinneka KJRI Melbourne usai menikmati penampilan angklung oleh MAM
KJRI Melbourne serta pembacaan puisi bertajuk “Ini Doa Dalam Seloka” oleh Konsul
Zaenal Arifin.

52
Apa Kata Mereka
Kornelius Yap, Ardi Sastrohardoyo, Buida Tanei,
Associate Pastor Secretary Australia jemaat EnSample Church
Melbourne Praise Church for Christ
Centre Indonesian Service Acara ini ada satu kerinduan ya
sebagai warga Indonesia yang
Aku melihat acara Saya rasa bagus punya hardik, apa lagi dengan
ini bagus buat kita juga untuk berdoa situasi politik di Indonesia, walaupun
hamba-hamba bersama-sama, kita tidak bisa mendukung
Tuhan saling sebagai tubuh pemerintah secara fisik tapi secara
komunikasi. Mungkin Yesus Kristus, untuk spiritual kita bisa mendukung
bisa ada kesempatan untuk kerjasama, Indonesia, sekalian merayakan HUT RI juga. pemerintah Indonesia untuk yang terbaik. Karena buat
paling tidak bisa saling kenal, Harapan untuk Harapan ada juga, untuk Indonesia lebih aku, my grandchildren’s future, untuk generasi ke depan
Indonesia agar Indonesia semakin maju, jadi sukses, lebih maju, persatuan dan kerukunan kalau ada kedamaian, ketenangan akan ada makmur dan
negara yang lebih baik, tapi yang paling bagi bangsa Indonesia. Walaupun berbeda- sejahteraan buat bangsa kita. Saat ini Indonesia sangat
penting Indonesia jadi negara yang mengenal beda tapi kita tetap satu bangsa, satu peka ya dengan agama, tapi kita hanya bisa untuk saat ini
Tuhan Yesus. negara. berdoa buat bangsa kita supaya ada damai sejahtera.

lantas mengajak semua warga untuk terus mendoakan kerukunan di Indonesia dan
berharap agar BKS menjadi garam dan terang dimanapun mereka berada.

“Dimanapun ada suasana yang tidak enak atau gelap, kita hadir. Bila orang ngomong
jelek atau tersinggung, mari kita taburkan kasih. Mari doakan. Kalau orang bicara hal
yang menyakitkan, semua yang gelap, semua yang tawar, mari kita jadi terang dan
garam. Berkat Tuhan mengalir untuk kita semua. Kita ucap syukur buat Tuhan kita dapat
hadir di sini,” ucapnya mantap.

Sambil menyanyikan lagu pujian, sekitar 11 pendeta dari gereja-gereja Indonesia di


Victoria yang hadir pada malam itu memimpin doa untuk negara Indonesia. Pokok
doa yang dibawakan dimulai dari institusi pemerintahan, legislatif, yudisial, penegakan
hukum dan keamanan hingga kesejahteraan sosial, ekonomi dan nilai nilai bangsa. Tak
lupa juga doa dipanjatkan untuk kesatuan dan kerja sama antara umat dari berbagai
denominasi, dan agar generasi muda menjadi takut dan cinta akan Tuhan.
Selain mendoakan untuk negara Indonesia dan komunitasnya yang ada di Melbourne,
seluruh hadirin juga mendoakan bangsa Australia dan hubungannya dengan Indonesia
Selain mendoakan Indonesia, doa untuk Australia dan perdamaian dunia juga dipanjatkan
serta perdamaian dunia. Terakhir, doa dipanjatkan untuk kesatuan hati dalam tubuh
organisasi dan pelancaran program untuk KJRI dan BKS.

Turut menghadiri Malam Doa tersebut ialah Konsul Jendral Spica A. Tutuhatunewa. Kepada Buset Magazine, Harry Sibuea menyatakan, “kami berharap kedepannya biar
Dalam pidato sambutannya, beliau menghanturkan “terima kasih karena kehadiran terus ya, mungkin nanti generasi bukan saya lagi, tapi generasi mudanya, Dan kita juga
bapak ibu menunjukkan bahwa kita punya satu niat yang baik, satu harapan doa, rindu, untuk kedepannya bukan hanya gereja-gereja tergabung dalam BKS tapi gereja-
orang-orang yang berkumpul dengan tujuan yang sama Tuhan pasti mendengar,” gereja Indonesia yang tidak tergabung dalam BKS juga bisa bersatu dan ikut acara ini.
ucapnya. Kita tidak mau eksklusif, tapi kita ingin terbuka untuk siapa saja.”

Denis
Beliau pula sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga
persaudaraan di tengah pesta demokrasi sepanjang tahun 2019 ini. Konjen Spica

www.buset-online.com

Acara dihadiri tak hanya dari komunitas Kristiani, tapi juga mereka yang beragama lain

53
WESLEY CONFERENCE CENTRE STU-
20 SE P T 2 019 |OPE N GATE 5PM DENT $40
cerita buset

Kembali Menatap Surga


Tak kusangka, kembali lagi ke negeri ini. Di mana ini? Semua berkata ini tempat menjadi satu. Seketika aku merasa kaget, apakah ini kota yang pernah aku tinggal
dimana tikus-tikus nakal berkeliaran menyusuri alun-alun jalan, serta tertawa lepas sebelumnya. Dulu sepertinya tak begitu padat, dan sekarang sangat-sangat padat.
memakan jerih payah keringat duka orang-orang malang. Palang kereta turun, kita berdiam menunggu kereta api meluncur. Seribu motor di
hadapan kami, yang siap menancap gas tanpa ingat nyawa. Aku sedikit takut,
Kini aku kembali padanya, kepada keluargaku bertempat tinggal. Entah mengapa bahkan pak supir juga diaduk geram dan ketakutan. “Gendeng orang-orang
pula aku kembali ke sini. Panas dan hujan datang seketika, membawa debu ke mata. ini!” katanya sedikit kasar. “Apa memang begini sekarang etika kita pak?” aku
Kuusap mataku sedikit, dan perih terasa di dada. menanyakan kondisi moral rakyat Jakarta kepada pembawa mobil ini. Aku rasa dia
cukup tahu perilaku orang yang setiap harinya datang dan kembali dari rumah, atau
Penerbanganku tiba pukul 5 sore, di bandara bernamakan pahlawan revolusioner. mungkin juga dia salah satu yang tak sadar akan perilaku nakalnya di jalan.
Pramugari memberikan senyuman palsu, aku membalikkannya dengan kemurungan.
“Selamat datang di bandara internasional…”, suara itu datang dari langit. “Memang motor-motor ini”, menunjuk pada motor-motor yang berkerumun, ”rada
gak ingat nyawa!”. Aku melihat keajaiban memang. Seorang ibu dengan anaknya di
Kepalaku melihat ke atas sana, awan dan matahari semakin pudar dan redup. belakang menerjang lampu merah, tanpa helm. Kalau dipikir-pikir dia rasanya punya
Senja mulai tampak. Dengan koper mini, kuseret dia sampai ke ujung bandara - nyawa serupa kucing.
terus sampai menuju lorong-lorong. Kami berjalan bersama orang-orang kelelahan,
menggunakan gawai mereka sambil membicarakan bisinis, atau kesenangan melihat Namun aku melihat lagi sesuatu yang jarang aku lihat. Beberapa orang tidur di
keluarga tercinta yang sedang menanti di kedatangan. Aku tidak keduanya, hanya jalanan, jendela dan beratapkan jembatan flyover. Bukankah mereka punya rumah?
berjalan menyusuri nasib baik mengarah. Atau setidaknya bisa tinggal di tempat lain selain di jalanan. Kenapa, oh kenapa?

Keramaian membuatku bingung. Apakah ini pasar atau bandara? Sangat berbeda Ini merupakan hal baru yang aku lihat sebelumnya. Aku pertanyakan apakah aku
ketika aku berada di tempat kanguru tidur nyenyak. Balita digendong, digiring pernah tinggal di kota ini. Lebih dari 15 tahun aku sudah hidup di sini, merasakan
pada suhu tropis; ada yang berteriak sambil melambai, memanggil entah peduli hawa masuk dan keluar setiap lini kota. Aku juga banyak tahu tempat-tempat makan
siapa orang itu. Supir taksi berbaris rapi, sambil menikmati isapan batang rokok. Bau yang enak, serta rumah-rumah artis berada. Tapi ini sesuatu yang aneh. Apa mungkin
memang asap-asap itu. Mereka satu per satu memanggilku. Satu pria yang lumayan aku benar-benar orang Jakarta?
tinggi, sedikit tua nan pucat memanggilku dengan senyap. Dia sangat berbeda
dengan pembawa mobil yang lain, bising dan sedikit menjengkelkan. Aku pilih dia, Mobil kami tak terasa sudah sampai di pusat kota. Gedung-gedung tinggi
setengahnya mungkin karena iba juga melihat tubuhnnya yang lebih dari ceking. melambung. Bahkan kepalaku tak bisa mendongak setinggi itu. “Kita lewat jalan kecil
saja ya, di sini bakal macet,” bapak supir membawaku entah ke mana. Ternyata tak
“Saya mau pergi ke hotel ini.” Sambil menunjukkan alamat dan nama hotel itu begitu jauh kami berputar, hanya melewati gang kecil yang berada di jalan besar. Di
yang kudapatkan dari hasil pencarian gawai. Bapak ini hanya mengangguk. Diam sebelah kiri terpapar jelas orang-orang sedang menyeruput kopi dan menyantap mie
dan membawa mobilnya mulai perlahan. Dia sekiranya harus hati-hati memulai instan.
perjalanannya. Argo mulai hidup, dan aku melihat sekeliling manusia-manusia baru
dan lama datang ke kota metropolitan ini. Beberapa rumah kecil juga menutup pintu, dan jemuran baju melambai-lambai.
Aku melihat ke arah kanan. Orang-orang berbaju rapi menunggu jemputan dari
Kita menggunakan jalan bebas haluan. Lumayan sepi juga Jakarta akhir-akhir ini aku sepeda motor, atau mobil. Mereka membelakangi perkantoran beralaskan marmer.
pikir. Tidak seperti berita-berita yang selalu mengatakan Jakarta itu kota dari segala Kesejukan mereka akibat diterpa angin AC hinggap di tanganku. Wangi sekali
www.buset-online.com

kemacetan. Karena heran aku tanya saja sang supir, “Biasanya memang lowong mereka, atau mereka dipaksa untuk wangi di dalam gedung?
seperti ini? Kok sepi…”. Dia diam sebentar, lalu menjawab, “memang kadang-
kadang macet, kadang-kadang tidak. Ini bukan musim liburan, Mas.” Lalu kami Tak lama berselang setelah aku melihat “Jakarta”. Bapak yang membawa mobil ini
kembali diam sejenak. nampak kelelahan. Akhirnya ia berhasil juga membawaku ke penginapan. Kulihat
“Mas liburan di sini? Atau memang orang Jakarta?” argo, lalu kubayarkan dia dengan uang lebih. Kembaliannya untuk dia saja aku beri.
“Saya di sini orang yang baru balik.” Koperku di bagasi menunggu majikannya datang. Pintu kap bagasi aku tutup. Terlihat
“Mas balik dari mana?” bapak itu sedang menelepon. Dari jendela yang sedikit terbuka itu, suara bapak
“Saya di sini dapat kerja. Habis lulus kuliah langsung balik lagi ke Jakarta.” yang semakin pucat terdengar, “Nak, nanti bapak sedikit telat. Satu tumpangan
Dia tidak berkata-kata lagi. lagi.”

Kevinng
Kami mulai melewati jalan yang lebar namun terasa sepi itu. Dan jalan-jalan
dengan nama besar mulai bermunculan. Halte bis, rel kereta, dan jembatan jalan 55
buset ngeliput
Pengurus BEST Melbourne Evelyne Chandra (kiri) dan Jason Jason (kanan)

Gereja BEST Melbourne


Gereja BEST (BlEssing in the SpiriT) adalah gereja multi daerah dengan jangkauan global.
Gereja BEST Melbourne di 251 Faraday St, Carlton
Dengan berpusat pada pengajaran “back to Jesus teaching”, gereja BEST telah terbukti
berdampak memberkati banyak jiwa. Gereja BEST didirikan untuk misi pemberitaan Injil
Tuhan sehingga menjangkau lebih banyak jiwa lagi dan berorientasi dalam mengasah
kualitas iman dan pertumbuhan rohani setiap individu serta berfokus untuk kembali
pada ajaran Alkitab.
Adapun beberapa pilar Gereja BEST adalah sebagai berikut:
1. Back to Jesus teaching
2. Mega project karakter Kristus
3. Diakonia
4. Misi
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

5. Pemuridan

Melalui visi yang didapatkan oleh Senior Pastor, Hamba Tuhan Fengky Maukar, bahwa
akan banyak anak muda yang dipakai secara luar biasa sebagai anak panah Tuhan di
zaman yang semakin mendekati akhir ini, Gereja BEST terus mendorong dan mendukung
regenerasi anak muda untuk menjadi pekerja Tuhan melalui segala kedinamisan dan
kreatifitas di masa mudanya sehingga menghasilkan berbagai karya yang bertujuan
untuk memuliakan Tuhan.

Tahun 2019 merupakan tahun yang bersejarah untuk Gereja BEST, tahun dimana banyak
janji Tuhan yang dinyatakan dalam hidup setiap jemaatNya, serta menjadi tahun
kelahiran BEST Melbourne. Semua adalah berkat kemurahan Tuhan jika Gereja BEST
Melbourne bisa berdiri dan memulai pergerakan dalam melayani Tuhan dan jemaat.
Kegiatan Gereja BEST Melbourne dimulai pada bulan Maret 2019 melalui komunitas
persekutuan doa oleh beberapa anak muda yang rutin diadakan setiap minggunya
hingga pada akhirnya secara resmi mengadakan ibadah perdana pada bulan Juni
2019.
56
Pemberitaan Firman oleh Gembala Senior BEST, HT Fengky Maukar

main dengan kekuatan dan karunianya. Simson lupa dan tidak serius menanggapi
Persembahan pujian pada acara Grand Opening
panggilan dan tugasnya. Simson lemah dalam buah Roh, penguasaan diri. Simson
terpikat dan terjerat hal duniawi dan berhenti sampai Delilah saja. Sehingga Simson
tidak mendapatkan “BlEssing in the SpiriT”.

Iblis menjerat umat Tuhan dan gereja sehingga banyak yang berhenti sampai
diupah dan duniawi bahkan karunia roh saja (godaan Delilah). Sebagian umat
Tuhan dan gereja hampir sama dengan Simson yang jatuh dalam jerat pelajaran
tentang kemakmuran, duniawi, karunia roh dan kuasa tanpa buah Roh. Banyak
pemimpin rohani yang berhati sempit, tidak berwawasan luas, sehingga karunia dan
pelayanannya hanya mengejar upah, popularitas dan sensasi. Sebagai pemimpin
janganlah lupa untuk memperlengkapi dirinya masuk dalam BlEssing in the SpiriT, agar
tidak terjebak dalam ruang tahanan (berkat mentah). Jangan berhenti sampai di
Delilah, langkahkan kaki pelayanan, terus masuk sampai meruntuhkan tiang-tiang
berhala yang dihati dan pikiran.

Jason (Best Church)

Saat ini gereja BEST melayani jemaat melalui ibadah umum yang diadakan setiap hari
Minggu pukul 18.00 di Kathleen Syme Library, 251 Faraday St, Carlton dan juga komsel
rutin yang diadakan setiap hari Kamis pukul 19.30 di Melbourne CBD.

Arti BEST
(BlEssing in the SpiriT)
Simson mempunyai kekuatan dan karunia yang hebat, namun akhirnya ditangkap
dan dicungkil matanya dan menjadi tahanan yang bekerja di ruang tahanan selama
bertahun-tahun serta menjadi lelucon. Kekuatan dan karunia dipakai bekerja bagi
para musuhnya. Akhirnya Simson sadar dan bertobat, ketika ia dikeluarkan dari penjara
menjadi bahan tertawaan, tetapi akhirnya Simson meruntuhkan tiang penyangga
stadion sehingga banyak orang Filistin mati bersama Simson.
SUNDAY SERVICE & CHILDERN CHURCH
Mengapa Simson menjadi tawanan? Karena Simson telah bermain dengan dosa
www.shekinahmelbourne.org
(Delilah). Simson jatuh dalam bujuk pelukan dan bujuk rayu Delilah, Simson bermain-
www.buset-online.com

57
buset ngeliput

Mempelajari
Chinese Heritage
dan Feng Shui
Tour Bersama Suhana Lim

Para peserta berfoto di depan Rumah Goen


Kayu Cikupa (koleksi foto Suhana Lim)

Siapa sangka ada banyak peninggalan Tiongkok kunjungan ke enam lokasi peninggalan Cina, yaitu: Ditemui BUSET di Kawasan Kelenteng Boen Tek
yang layak untuk kita ketahui di Indonesia? Suhana Sungai Cisadane, Kelenteng Boen Tek Bio, Kawasan Bio Kawasan Pasar Lama, Tangerang, Suhana Lim
Lim, seorang Feng Shui Consultant yang berbasis di Gading Serpong, Rumah Kayu Goen Cikupa, Pantai menceritakan awal keinginannya untuk mengadakan
Melbourne telah mengajak kita untuk melihat apa Anyer, dan Wihara Avalokitesvara para peserta Feng Shui tour ini. Beliau mengungkapkan bahwa
saja peninggalan Tiongkok di sekitar Indonesia. Selain dapat menerima informasi mengenai sejarah tempat- banyak tur yang mengunjungi obyek – obyek wisata
itu beliau juga memperkenalkan kita pada unsur feng tempat tersebut serta unsur feng shui di dalamnya. atau tempat yang berkaitan dengan budaya,
shui di tempat – tempat tersebut melalui Chinese Tidak hanya itu, sembari melakukan tur, peserta yang namun tur – tur tersebut hanya melihat dari sisi yang
Heritage dan Feng Shui Tour pada penghujung berasal dari wilayah JABODETABEK, Jawa Barat dan tradisional seperti sightseeing saja. “Belum ada yang
Agustus lalu. Kalimantan tersebut juga menerima kursus Feng Shui menjelaskan dari sudut pandang energi, seperti
secara langsung untuk dapat diterapkan dalam kenapa lokasi tersebut bagus secara ekonomi, atau
Chinese Heritage dan Feng Shui Tour ini adalah yang berbagai kebutuhan. bisa survive secara tourism?” ungkap Suhana. Dia
pertama kalinya di Indonesia. Dengan melakukan memberikan contoh kelenteng Boen Tek Bio ini yang
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

telah dibangun ratusan tahun yang lalu. Karena


memiliki lokasi dan feng shui yang bagus, kelenteng
Kelenteng Boen Tek Bio sebagai kelenteng tertua di Tangerang
tersebut masih ramai hingga saat ini. Hal tersebut
juga diakuinya sama dengan patung
Dewi Laut Cina (Heavenly Queen
Temple) yang terletak
di Maribyrnong,
Melbourne.
Patung

58
Apa Kata Mereka?
Clarissa Eric Sukanto
Saya tertarik mengikuti tur ini karena Sebenarnya saya sudah Saya tertarik untuk
saya sebenarnya merasa memiliki jadi klien Pak Suhana mengikuti tur ini karena
darah Chinese tapi sama sekali sebelumnya, dan kayanya ingin mengetahui feng shui
tidak tau mengenai kultur saya. wisdom yang dikasih pak lebih jauh lagi. Saya sudah
Jadi, begitu ada kesempatan ini Suhana itu selalu ok, jadi lama tertarik dengan feng
saya pikir ini adalah good idea saya pikir kenapa nggak shui ini. Saya mengenal pak
untuk mempelajari lebih lanjut dan coba karena konsepnya unik Suhana melalui facebook
melihat dari segi feng shui, karena banget. Ini kan masih baru dan kemudian mendaftar
kan banyak orang menganggap ini titik pertama, tapi so far OK untuk mengikuti tur ini.
adalah mistis atau segala macam, sedangkan sebenarnya sih turnya menurut saya. Saya pikir nantinya basic Harapan saya nantinya bisa mengenal feng
ini ada penjelasan secara logikal yang saya ingin tahu dan feng shui knowledge dalam keseharian saya nanti shui lebih jauh dan bisa nantinya dipakai untuk
dari Pak Suhana saya ingin belajar. bisa diaplikasikan. kebutuhan sehari hari.

Suhana Lim memberikan penjelasan aplikasi feng shui untuk kehidupan sehari-hari

setinggi puluhan meter tersebut memiliki lokasi yang dinilainya menarik. Komunitas westerner di Australia
bagus secara feng shui. diungkapkan oleh Suhana lebih tertarik terhadap
feng shui daripada di Indonesia. Pada awalnya, klien
Menjelaskan awal ketertarikannya terhadap feng dari golongan western yang dimiliki Suhana hanya 30
shui, Suhana Lim yang melakukan feng shui talk persen, namun saat ini sekitar 70 persen. Mayoritas dari
sejak tahun 2000 ini mengungkapkan adanya mereka melakukan konsultasi untuk kepentingan bisnis.
dua trigger, yaitu Almarhum paman beliau yang Suhana mengungkapkan klien di Melbourne banyak
merupakan praktisi feng shui yang pernah tinggal yang berasal dari West Melbourne atau Southeast
dengan Suhana ketika kecil, serta teman ayahnya Melbourne. Mereka dari berbagai kalangan seperti
yang dia kenal pada waktu SMP yaitu almarhum perusahaan banking, accountant yang tertarik untuk
Sudono Salim, seorang pengusaha besar Indonesia. mengaplikasikan feng shui.
“Waktu SMP tahun 70an saya diajak papa saya
ke Rumah Abu Marga Lim di Jakarta, karena Ketika ditanya mengenai rencana ke depan untuk
papa saya juga salah satu pendirinya. Di situ saya membuat feng shui tour di Melbourne, Suhana juga
bertemu teman papa saya (almarhum Sudono mengungkapkan ketertarikannya. Secara informal
Salim) yang eksentrik menurut saya, karena kalau beliau sering kali mengajak beberapa klien dari
lihat dia duduk, dia harus milih lokasi bangku; mau Indonesia atau Melbourne untuk berkeliling pusat
tanda tangan dokumen, dia melihat timing. Dari situ perbelanjaan Chadstone. Dijelaskan oleh Suhana,
saya berpikir, apa yang melatarbelakangi orang Chadstone adalah salah satu contoh yang bagus;
tersebut sampai demikian,” ungkap Suhana. shopping mall tersebut sukses karena ditolong oleh feng
shui yang bagus.
Ketika awal pindah ke Melbourne, Suhana
melakukan aktifitasnya sebagai feng shui consultant Niar Peserta aktif bertanya dalam berbagai kesempatan sepanjang tur
secara part-time. Tetapi dengan berjalannya
waktu, beliau menjadi full-time consultant.
Animo masyarakat Australia terhadap feng shui
www.buset-online.com

59
acara buset

Indonation:

Open Mind
Open Heart!
Tahun ini, PPIA RMIT kembali dengan kegiatan donasinya,
InDonation! InDonation bertujuan menaikkan kesadaran
publik akan suatu isu di Indonesia, dengan menggalang
dana untuk membantu organisasi nonprofit Tanah Air
mencapai misinya.

Bagaimana dengan InDonation tahun-tahun


sebelumnya?
Tahun-tahun sebelumnya InDonation telah berkerjasama
dengan berbagai organisasi nonprofit untuk mencapai
misi mereka:

2018: Membantu Yayasan Solemen Bali menyediakan


jasa kesehatan dan peralatan medis bagi anak-
anak membutuhkan di Bali.

2017: Mendukung kampanye Book for Papua untuk


menaikan edukasi di daerah terpencil dengan
mendirikan fasilitas rumah baca di Wamena,
Papua

2016: Bekerjasama dengan Humanity First Indonesia


dalam kampanye ‘Taman Baca Keta’ mereka,
dengan mendirikan rumah baca.

Tahun ini, acara donasi InDonation bekerjasama dengan


organisasi non-profit Rumah Faye.
BUSET VOL.15-171 SEPTEMBER 2019

60
Apa itu
Rumah
Faye?
Rumah Faye adalah non-profit yang bermisi untuk
menaikan kesadaran masyarakat dan memberikan
pendidikan akan bahaya child trafficking di Indonesia.

Mereka menampung dan memberikan rehabilitasi


bagi anak-anak yang menjadi korban perdagangan,
penculikan dan korban perujualbelian. Mereka juga
memberikan pendampingan kasus jika diperlukan,
dan bekerjasama dengan pemerintah dan aparat
hukum untuk mencegah lebih banyaknya kasus
seperti ini.

Jadi, bagaimana
InDonation membantu?
InDonation berupaya menggalang dana untuk
membangun fasilitas penampungan baru di Batam,
supaya lebih banyak anak dapat menerima bantuan
Rumah Faye, selain juga menaikkan kesadaran publik
Melbourne akan isu ini.

Okay, so how can I help?


Beli merch InDonation!
Ingin membantu dengan cara yang stylish dan mudah?
Kami punya merch yang bisa kalian beli! Kaos hanya
seharga 15 dan totebag seharga 12 dolar. Hasil
penjualan akan didonasikan langsung, jadi kamu bisa
belanja dengan hati riang!

Untuk membeli, hubungi:


Shania (+61433960706) or Selina (+61479127163)

Donasi langsung
Tersentuh untuk berbagi berkah secara langsung? Anda
bisa memberi donasi dengan menghampiri relawan
InDonation saat acara, atau langsung transfer ke:

A/N PPIA RMIT


BSB: 063262
Account number: 10650749 the Child Sex Trade”. Selagi menonton gaya Help spread the awareness!
Note: InDonationFund layar tancap dilatari suasana Melbourne yang Hingga detik ini, masih banyak anak-anak Indonesia
mulai hangat, akan ada berbagai hidangan yang mengalami perlakuan tidak adil dari orang-
Donasi sekecil apapun membantu! Indonesia yang bisa dinikmati! orang dewasa disekitarnya, kerabat, bahkan keluarga
Bantu meriahkan acara kami! langsung.
Untuk kamu yang berada di Melbourne, mari datang  Main Event: Spring Concert Bantu sebarkan kesadaran dengan ikut kampanye
nikmati hari bersama InDonation di event-event #OpenHeartOpenMind, detilnya ada di media sosial
mendatang! Catat tanggalnya: 1 12 October, RMIT Storey Hall InDonation:
Nikmati alunan musik persembahan band-
 Preevent: Nonton bareng - gratis! band terhits Indonesia, di Melbourne! Tak indonation2019
hanya mengobati rasa rindu akan Tanah Air, https://indonation.ppia-rmit.com/
1 14 September, RMIT Alumni Courtyard profit tiket didonasikan untuk pembangunan
Untuk meningkatkan kesadaran publik, Rumah Faye di Batam. Indonation 2019
InDonation akan menayangkan film “Inside
www.buset-online.com

" Jauh-jauh di negeri orang,


let’s together give back to the nation
we know and love!
Open Heart, Open Mind!
" 61
BUSET DIRECTORY
RESTORAN / KATERING SUPERMARKET TRAVEL MESJID GEREJA

AYAM PENYET RIA HARVEST ASIAN GROCERY EXTRAGREEN HOLIDAYS MELBOURNE UNIVERSITY GPDI MELBOURNE
248 Clarendon St 23 Malcom St City: 260-262 Swanston St 1st floor Frank Tate Builing Saturday service, 7.30pm
South Melbourne VIC 3205 South Yarra VIC 3141 p: 03 9623 9900 off Swanston St Gate 5 Calvary Worship Centre
P: 03 8579 0321 Glen Waverley: Shop 3, 53 Kingsway Shop 20, 792-806 Heatherton Rd
BLOK M EXPRESS p: 03 9561 0311 MONASH CAULFIELD Springvale South VIC 3172
380 Lt. Bourke St QV ASIAN GROCERY Box Hill: 537 Station St Lvl 1, Bldg B, Cnr Sir John Monash Dr &
Melbourne, VIC 3000 Level 3, 1-11 Jane Bell Lane p: 03 9899 2788 Queens Ave, Caulfield Sunday service, 11 am
p: 03 9600 2534 QV Precinct www.extragreen.com.au Purple room
e: blokm_express@hotmail.com Melbourne, VIC 3000 MONASH CLAYTON Multicultural Hub
KAINUS TRAVEL 16 Beddoe Ave, Clayton VIC 506 Elizabeth St
DAPUR INDO TOKO NUSANTARA Sita Ismet 0450902558 Melbourne VIC 3000
231 Springvale Rd, 5A Leonard Av Antomei Kainus 0414473723 WESTALL
Springvale VIC 3171 Noble Park, VIC www.kainustravel.com.au 130 Rosebank Av GLEN WAVERLEY UNITING CHURCH
Open 6 days Westall, VIC Kebaktian berbahasa Indonesia
12 noon - 10 pm Cnr. Bogong Ave & Kingsway,
m: 0423076012 PENGAJIAN AIDA Glen Waverley 3150
Ig : dapurindomelb_live 43 Chambers Rd, Sunday 13:00
E mail : dapurindomelb@gmail.com Altona North VIC cp: Lucky 0417 352 755
Setiap hari Rabu & Kamis
GAIJIN JAPANESE FUSION PROPERTY & HOME LOAN t: 6.30pm MUDIKA (Muda Mudi Katolik)
135 Commercial Rd p: 03 9399 2728 MELBOURNE Misa Mudika:
South Yarra, VIC Sabtu pertama setiap bulan ,12 pm
e: gaijinmelbourne@gmail.com TOP ONE
Melbourne Monastery Hall - St Francis Church
www.gaijinmelbourne.com Cnr Londale St and Elizabeth St,
Level 3, 257 Collins St,
Melbourne VIC 3000 Melbourne - VIC 3000
GARAM MERICA PENGIRIMAN BARANG www.mudikamelbourne.com
71 Quuens Rd p: Antonio Tjakra 0433 660 169
Melbourne, VIC Box Hill
Suite 10, Level 1 e: publicrelations@mudikamelbourne.com
p: 03 8529 5246 ALLTRANS INDO CARGO
Ig: @garammericamelbourne 17 Carrington Rd, Box Hill VIC 3128
f: 03 8375 9629 19 Cresswell Avenue REPLIQUE MINISTRY
Williams Landing, VIC 3027 INDONESIAN CHURCH
INDOSARI m: 0401 586 721, Basement, 58 Franklin St
1165 Glenhuntly Rd e: admin@toponefinance.com.au
www.toponefinance.com.au 0408 334 418 Melbourne - VIC 3000
Glenhuntly VIC 3163 p: 03 83609848 Sunday Service & Sunday School:
p: 03 9563 6718 e: info@alltransindocargo.com.au 10.30 pagi
IG FINANCE
Tasmin Mustopo Ifah Indonesian Campus Ministries -
JOKAMZ MELBOURNE UNIAIR CARGO MELBOURNE Melbourne Uni
164 Cardigan St m: 0451 984 358
e: tasmin@igfinance.com.au Contact: Inge Sucipto Prakoso 0413 019 374
Carlton, VIC 3053 p: 02 8068 5200 www.repliqueministry.org
p: 0403 264 237 www.igfinance.com.au
m: 0402 689 100 info@repliqueministry.org
e: jokamzmelbourne@gmail.com e: melbourne@uniaircargo.com.au
www.jokamz.com.au iPROPERTY MELBOURNE
Suite 307 / 227 Collins St, Melbourne UNITING CHURCH IN AUSTRALIA
VIC 3000 ST ANDREW’S GARDINER
KAKI LIMA PENDIDIKAN & KARIR (New Home of MUC-IC)
1 Stewart St m: 0430 888 838
p: 03 9639 9280 1560 Malvern Rd, Glen Iris VIC
Melbourne VIC 3000
p: 03 9995 4655
MASIRATNA STUDY ABROAD GEREJA Sunday Services:
VANTAGE POINT REALTY 602/125 Swanston St 10am Indonesian (translation provided)
www.kakilima.com.au
307 / 2 Queens St, Melbourne, VIC 3000 Melbourne VIC 3000 10am English Service at Parish Hall
p: 03 9667 0222 Kelana Jaya 0402 850 720 AUSTRALIA FOR CHRIST (ACF)
KEDAI KAMPUNG Sunday School (toddlers to teens):
f: 03 9640 0870 e: kelana@masiratna.com CHURCH INDONESIA
Shop 12, 792/806 Heatherton Rd 10am
e: info@vpre.com.au www.masiratna.com @Indonesian Hall, 1070 Stud Road,
Springvale South VIC 3172 Rowville Saturday Fellowship (Indonesian)
www.vpre.com.au
5pm - Senior Fellowship at Wesley Hall
PROGRESS STUDY CONSULTANCY
KEDAI SATAY Sunday Service: 10.30am Indonesian 5pm - Youth Fellowship at Parish Hall
XYNERGY REALTY GROUP Suite 121, Level 1, 530 Lt. Collins St
186 King St (English translation provided) Rev. Ajub Jahja
25 Malcom St, South Yarra VIC 3141 Melbourne, VIC 3000
Melbourne VIC 3000 Kids Church: Baby, Toddler, Kinder to enquiry@saguc.org.au
19 Station St, Oakleigh VIC 3166 p: 03 9620 3883
p: 03 9640 0371 Primary www.saguc.org.au
p: 1300 884 168 f: 03 9620 1838
e: info@xynergy.com.au e: progress_melbourne@ymail.com
MEETBOWL FAST RESTO Ps. Arman (Ari) Sundjaja
www.xynergy.com.au www.progress-study.com
95 York St indo.acf@gmail.com
South Melbourne, VIC 3205 www.acfindo.com.au
SUPERSTAR EDUCATION
p: 03 9696 4412 ACCOUNTING / BOOKKEPING
801 / 365 Lt. Collins St
Melbourne VIC 3000 GARAM MINISTRY
NELAYAN INDONESIAN RESTAURANT 33 Windorah Dr, Point Cook - 5:00PM
Tina 045 200 9999
City: Saturday, 17:00 THE NUMBER PLAYERS
Johan 0433 66 2002
265-267 Swansron St m. 040 7755 332 m: 0450 179 971
Jennifer 0450 765 645
Melbourne VIC 3000 e: indrak@thenumberplayers.com.au
Nadella 0449 261 693
p: 03 9663 5886 GAB BEST Church
e: melbourne@ super-star.com.au
Aneke Ormiston S.E.A ACCOUNTANTS
www.super-star.com.au
Hawhtorn: PENGACARA / JASA MIGRASI Kathleen Syme Library 17/31 Queen St
768-770 Glenferrie Rd 251 Faraday St, Carlton 3053 Melbourne VIC 3000
Hawthorn VIC 3122 Aneke 0410318172/ Jason 0435189128 (with appointment only)
p: 03 9819 3115 KABO LAWYERS & MIGRATION p: 03 9689 8895
Level 23, 360 Collins St Jam 6:00pm
Komsel setiap Kamis malam m: 0434 378 718 (Virda)
NUSANTARA Melbourne, VIC 3000 MAKANAN jam 7.30pm e: virdaersan@seaaccountants.com.au
Caulfield: p: 03 9663 3337 www.seaaccountants.com.au
19 Derby Rd f: 03 9663 3334
e: info@kabolawyers.com INDOFOOD GBI ENSAMPLE GEELONG
Caulfield East 82 Wilson Rd, Newcomb, Geelong
www.kabolawyers.com International Operations Department
p: 03 9571 5402 m: 0432 290 722 [Siti]
William HO - Regional Manager
NEW HORIZON p: 0412 039 394 0433 130 871 [Jetti]
OMA AND ME
Suite 710, Level 7, 365 Collins St e: william.ho@icbp.indofood.co.id
Unit 24A/102 Overton Rd, GEREJA INDONESIA ANGLICAN
Williams Landing VIC 3027 Melbourne, VIC 3000
p: 03 8394 9678 466 Glenferrie Road, Kooyong Vic.3122
p: 03 8360 3105 Church Service & Sunday School
e: eat@omaandme.com.au m: 0451 002 428
Minggu jam 11 siang
www.omaandme.com.au e: education@nhme.com.au MEDIA CETAK / TV / RADIO Setelah kebaktian, beramah tamah
www.nhme.com.au
PEPPER LUNCH dan makan siang bersama.
Elizabeth Street SOLA GRACIA MIGRATION 3ZZZ - RADIO KITA Reverend Kuncoro Rusman
311 Elizabeth St Level 3, 257 Collins St, Gelombang: 92.3FM ph: 0408570967
Setiap Jumat e: kuncoro@rusman.com.au

BUSET
Melbourne VIC 3000 Melbourne VIC 3000
p: 03 9078 6388 p: 03 8375 9668 pk. 20.00 - 21.00
m: 0423 093 668 GEREJA REFORMED INJILI INDONESIA
PONDOK REMPAH e: solagracia@ozemail.com.au LOVE & HATE - 3WBC 552 City Road,
487 Elizabeth St, www.solagraciamigration.com.au Gelombang 94.1 FM South Melbourne-VIC 3205
Melbourne VIC 3000 Setiap Rabu Sunday Service: 10am
(Interpretation provided)

ONLINE
p: 03 9078 3838 YNJ MIGRATION CONSULTANTS pk. 20.00 - 22.00
www.pondokrempah.com.au Suite 905, Level 9 English Service: 4pm
227 Collins St BUSET Starts on March
SALERO KITO PADANG RESTAURANT Melbourne VIC 3000 P.O. Box 121, Hawthorn Business Centre Sunday School: 10am
Tivoli Arcade p: 03 9650 0895 Hawthorn, VIC 3122 Persekutuan Doa: Rabu 7pm
Shop 18/235-251 Bourke St m: 0430 588 899 m: 0438 01 21 83 Persekutuan Pemuda: Sabtu 2pm
Melbourne VIC e: yapit@tpg.com.au p: 03 9012 7764 Persekutuan Dewasa Muda: Week1&3
p: 03 9639 7268 www.ynjmigration.com.au www.buset-online.com 4.30PM
e: salerokito@gmail.com
Pdt. Budy Setiawan, M.Div 0433 944 584
WWW.BUSET-ONLINE.COM
www.salerokito.com.au
www.griimelbourne.org
WARUNG SAMBAL IJO
316 Clarendon St GEREJA SIDANG BAPTIST INDONESIA
South Melbourne VIC Sunday 10:00 SEKOLAH MENGEMUDI
m: 0415 406 658 Templestowe Baptist Church (TBC)
0406 773 938 [Herni] 103-105 Andersons Creek Rd
INDOZ DRIVING SCHOOL
Doncaster East VIC 3109
Contact: Budy
Sunday 16:30
m: 0421 164 238
Bawlyn Baptist Church
p: 03 9357 2443
517 Whitehorse Rd,
w: www.indozds.com
BURKER [BURSA KERJA] BUSET Surrey Hills VIC 3127
cp: Edwin 0411 861 989
www.sbimelbourne.org.au
RESTAURANT ALL ROUNDER IS NEEDED
Must have Valid Visa and TFN. Email resume details to:
GKRI SHEKINAH MELBOURNE KURSUS
Chadstone
garmer230@hotmail.com 147 Waverley Rd, Chadstone VIC
Sunday 16:30 THE PIANO PLACE
Serious applicants ONLY 120 Grassbird Drive
cp: Rio 0431 185 587
Hoppers Crossing Point Cook VIC
1/9 Motto Court, Hoppers Crossing VIC m: Kathy 0413268764
Sunday 10:00 e: thepianoplc@gmail.com
LOWONGAN KERJA TUKANG MASAK cp: David 0416 044 752
Restoran Oma & ME
Bawa langsung resume ke
24a/102 Overton Rd Williams Landing
RITA 0411884179