Menyusun Rencana Bisnis (Business Plan

)
I. Overview dan Struktur Umum Business Plan II. Rencana Organisasi dan Legal Aspect

Roadmap :: Building New Business
Sharing I : FS & BP Sharing VI : Product & Pricing

Sharing II : Organisasi bisnis & legal

Sharing V : Marketing Plan

Sharing VII : Building new business

Others module : Planning, Controlling, Evaluating Sharing III : Permodalan & Pendanaan Sharing IV : Financial for Non-financial Mgrs. Penyusunan RKAP & RJPP Project financing Strategi investasi & cashflow Taksasi Kinerja Perusahaan

Materi Pendahuluan

Tujuan Business/Corporate Planning

Tujuan dan Manfaat umum

Perencanaan Bisnis sebagai panduan operasional untuk mencapai tujuan perusahaan  Mereduksi resiko bisnis (kaitan dengan investor, kreditur, manajemen)  Media komunikasi standar kepada para shareholder & stakeholder  Tools / dokumen (antara lain:)  Feasibility study  Business plan  Rencana Kerja & Anggaran Perusahan  Rencana Jangka Panjang Perusahaan

Materi Pendahuluan

Feasibility Study vs Business Plan

 

Feasibility Study adalah analisa atas kelayakan suatu ide. Fokus untuk menjawab “apakah kita dapat menjalankan proposal ide proyek ini ?” FS dapat digunakan dalam banyak hal, utamanya untuk mengusulkan peluang bisnis. Bisnis yg layak adalah yang dapat menghasilkan cashflow dan profit mencukupi, bertahan terhadap resiko yg ada, layak dalam jangka waktu lama dan memenuhi tujuan pendiri. FS hanyalah satu langkah dalam penyiapan dan pengembangan bisnis baru.

Feasibility Study vs Business Plan
 

 

FS bukan BP. Tujuan FS adalah menyelidiki kelayakan (dalam tahapan ide). Sedangkan Tujuan BP adalah merencanakan usaha (dari idea ke action). FS dilakukan sebelum BP. BP hanya dilakukan jika potensi bisnis tersebut dinyatakan layak. BP akan memberikan roadmap/blueprint bagaimana bisnis tersebut dibangun dan dikembangkan. FS menggambarkan dan menganalisa beberapa alternatif atau metode dalam mencapai kesuksesan bisnis. Sehingga FS membantu memperkecil lingkup proyek untuk mengidentifikasi skenario bisnis terbaik. Sedangkan BP hanya menjabarkan satu skenario terbaik yg dipilih berdasarkan FS. Kesimpulan yg dibangun hendaknya menggambarkan skenario2 yang diselidiki, implikasi, kekuatan, kelemahannya masing2. Skeptis adalah dasar dalam pembuatan FS. Sedangkan optimis adalah dasar pembuatan BP.

Feasibility Study

Manfaat

 

Investor. Sebagai bahan mempelajari kelayakan usaha, keuntungan yang akan diperoleh, keselamatan atas modal yang akan ditanamkan Kreditor. Sebagai sumber pendanaan modal dari pinjaman ke Bank atau Kreditor. Manajemen Perusahaan. Jika dibuat oleh pihak luar, upaya merealisasikan berbagai ide yang ada untuk peningkatan usaha dan laba. Pemerintah dan Masyarakat. Membantu manajemen dalam memperhatikan berbagai aspek berkaitan dengan kebijakan pemerintahan dan masyarakat (hukum, lingkungan hidup, pajak dll).

Business Plan

Dibutuhkan ketika memulai bisnis baru atau mengembangkan bisnis yang ada. Mengapa dibutuhkan ?

Sebagai panduan

Sebagai dokumentasi pendanaan
 

Roadmap, blueprint. Informasi atas masa lalu dan masa sekarang, maupun proyeksi beberapa tahun ke depan.

Bekerja di pasar luar negeri

Kreditur, bagaimana pengaturan cashflow dan pembayaran angsuran tepat waktu. Investor, peningkatan kekayaan bersih (net worth) serta memperoleh laba atas investasi (return on investment, ROI) Alat standar untuk mengevaluasi potensi bisnis di pasar luar negeri.

Business Plan
 

Bisnis Plan harus merefleksikan peluang-peluang, konsepkonsep dan jiwa enterpreneurship yang sesuai dengan bisnis tersebut. Bisnis plan juga penting untuk mempertimbangkan berbagai lingkup/isu lain yang akan anda atau investor anda alami. Business Plan Storyline


    

Executive Summary Rencana Organisasi dan Manajemen Rencana Produksi (product-oriented) Rencana Pasar (market-oriented) Rencana Keuangan Exit Strategy Rencana Kerja (action-plan)

Exit Strategy
 


Tujuan/target perusahaan Dibutuhkan oleh pemodal ventura maupun kreditor Menentukan sumber pendanaan Terdiri dari :
  

Contoh :
    

Kemana anda menuju Kapan anda ingin tiba disana Seperti apa bisnis anda saat anda tiba disana

Menjual seluruhnya atau satu porsi bisnis Mengalihkan bisnis pada anggota keluarga Rencana Menjual saham kepada karyawan (ESOP) Membawa perusahaan ke publik (Go-Public) Likuidasi

I. Overview Struktur Business Plan
I. Sampul dan daftar isi

II. Ringkasan Eksekutif
 

Nama, alamat, no.telpon, situs, logo, pengelola, bulan & tahun, penulis. Harus dapat menarik perhatian pembaca dan menyadarkan akan keunikan bisnis dan kualifikasi tim manajemen anda. Untuk internal

Untuk mencari dana

Memberikan ikhtisar bisnis, gambaran mengenai tujuan perusahaan dan pernyataan tentang cara perusahaan memenuhi proyeksinya. Kreditor. Pusatkan pada pengembalian dana pinjaman (kemampuan membayar bunga dan pinjaman pokok serta agunannya) Investor. Pusatkan pada tujuan perusahaan Pemodal ventura. Pusatkan pada tujuan untuk tumbuh dan menghasilkan laba.

 

Struktur Business Plan
III. Rencana Organisasi
        

Gambaran Singkat Bisnis Produk atau Jasa Kekayaan Intelektual

Misi, model bisnis, strategi, hubungan strategis, resiko

Lokasi Badan Hukum

Hak paten, merek dagang, hak cipta

Manajemen dan Karyawan

Pemilik tunggal, kemitraan, korporasi
Manajemen, struktur organisasi dan karyawan

Akuntansi dan Hukum Asuransi Keamanan

Struktur Business Plan (2)
IV. Rencana Pemasaran

  

Analisa Pasar (melalui riset pasar)

Strategi Pemasaran
      

Pasar sasaran (demografi, psikografi, pasar relung/niche) Persaingan Tren Pasar (tren industri, tren pasar sasaran) Metode penjualan dan distribusi Kemasan Kebijakan harga (strategi harga & posisi persaingan) Penetapan merk Basis data pemasaran Strategi Penjualan (langsung, direct mail, afiliasi dll) Insentif penjualan/promosi

   

Periklanan (Tradisional dan Web) Humas (web, event, publikasi, networking, komunitas/asosiasi) Pelayanan Pelanggan (kegiatan pelayanan pelanggan) Pelaksanaan Strategi Pemasaran (pelaksana, timeframe dll)

Struktur Business Plan (3)
V. Rencana Keuangan

Catatan yg digunakan untuk menunjukkan keuangan di masa lalu, masa kini dan masa akan datang. Kebutuhan data terdiri dari :
       

Sumber pendanaan investasi perusahaan  Modal
  

Ringkasan Kebutuhan Dana (summary of financial needs) Laporan Penggunaan Dana Pinjaman (dispersal of loan fund statement) Laporan arus kas (cash flow statement) Proyeksi pendapatan tiga tahun (three year income projection) Break-even analysis Neraca (balance-sheet) Laporan laba rugi (profit and loss statement) Analisa laporan keuangan (financial statement analysis)

Pinjaman

Berasal dari penyertaan modal para pemilik saham Dinyatakan dalam lembar saham dan memiliki nilai finansial tertentu Dapat berupa ekuitas (cash) maupun barang/jasa (in natura) Berasal dari kreditur yang mempercayakan/meminjamkan dananya sesuai kesepakatan tertentu (bunga, bagi hasil dll). Biasanya membutuhkan jaminan/agunan. Berasal dari hasil laba usaha yang dilakukan perusahaan tersebut Hanya berlaku bagi perusahaan yang sudah berjalan

Laba usaha
 

Struktur Business Plan (4)

Dokumen Keuangan, terdiri dari :

Laporan Kebutuhan dan Penggunaan Dana

Laporan Proforma
   

Ringkasan Kebutuhan dana Laporan Penggunaan dana

Laporan Keuangan aktual (jika bisnis telah berjalan)

Laporan Arus kas Proyeksi Pendapatan tiga tahun Break-even analysis Neraca proforma (ops.)


Analisa laporan keuangan
    

Neraca Laporan Laba Rugi Sejarah Keuangan Bisnis / Aplikasi Pinjaman Analisa Analisa Ukuran Ukuran Analisa

likuiditas (liquidity analysis) probabilitas (profitability analysis) hutang (measures of debt) investasi (measures of investment) laporan keuanga vertikal dan horizontal

Struktur Business Plan (5)
VI. Rencana Kerja (Action Plan)
Memuat rincian action plan penting yang akan dilakukan langkah demi langkah pada saat inisiasi bisnis dan operasional usaha.

VII.Dokumen Pendukung
       

Resume (CV pengelola) Laporan keuangan pemilik Laporan kredibilitas Salinan Perjanjian Sewa Surat Referensi Kontrak Dokumen Hukum Studi lokasi, Demografi dll

Tinjauan Keuangan Perusahaan

Sumber pendanaan investasi perusahaan

Modal
  

Pinjaman

Berasal dari penyertaan modal para pemilik saham Dinyatakan dalam lembar saham dan memiliki nilai finansial tertentu Dapat berupa ekuitas (cash) maupun barang/jasa (in natura) Berasal dari kreditur yang mempercayakan/meminjamkan dananya sesuai kesepakatan tertentu (bunga, bagi hasil dll). Biasanya membutuhkan jaminan/agunan.

Laba usaha

Perangkat keuangan utama
   

Berasal dari hasil laba usaha yang dilakukan perusahaan tersebut Hanya berlaku bagi perusahaan yang sudah berjalan

Neraca dan laporan perubahan ekuitas Laba-Rugi Aliran Cashflow Proyeksi / proforma

Tinjauan Keuangan Perusahaan

Keputusan Investasi

  

Penggerak utama setiap sistem usaha

Keputusan Operasi
  

Modal kerja Bangunan, mesin dan peralatan usaha Program pembelanjaan utama (litbang, pengembangan produk, promosi dll)

Keputusan Pembiayaan
 

Penggunaan dana yang diinvestasikan untuk melayani pasar terpilih (segmen market) Trade-off antara volume dan harga kompetitif Pada saat yg sama, menjalankan operasi yang efektif biaya, beban spesifik dan indikator laba Menyajikan berbagai pilihan untuk membiayai investasi dan operasi usaha jangka panjang. Kebijakan dalam disposisi laba dan pembentukan struktur modal perusahaan, kepada pemilik, pemberi pinjaman dan reinvestasi.

Tips Business Plan yang baik
      

Sodorkan fakta-fakta pendukung ide Buat proyeksi yang dapat dipercaya (dan alasannya) Jelaskan seberapa besar pasar yang ada Perkenalkan diri anda dan tim anda (kredibilitas) Sertakan referensi dan narasumber (meningkatkan kredibilitas) Sediakan proyeksi finansial Jelaskan keuntungan-keuntungan bagi investor yang terlibat

Revisi Business Plan

Business Plan perlu dijaga agar tetap upto-date. Berkaitan dengan :
  

Perubahan dalam perusahaan Perubahan Kebutuhan Konsumen Perubahan Teknologi

Yang membuat rencana bisnis berjalan

Rencana terstruktur


 

Organisasi
  

Misi perusahaan, visi, tujuan dan sasaran Struktur organisasi yang tepat Prosedur kerja yang efisien dan efektif Kemampuan untuk mempengaruhi dan memberi semangat Bakat dan keahlian yang dibutuhkan untuk sukses Kepercayaan dan sikap untuk melakukan hal yang benar

Prosedur kerja

Kepemimpinan
Kemampuan

 

Budaya

Persiapan Penyusunan Business Plan
Membuat lembar asumsi  Ide dasar, analisa swot atas ide, penentuan pasar, besaran pasar, product profil, harga, dan asumsi2 lain  Diperlukan untuk dasar/acuan tahapan Business Plan berikutnya Pengumpulan dan analisa data
Pengumpulan data adalah fase penting dalam BP. Proses ini dilakukan setelah ide dasar dan segmen pasar terdefinisi.  Mengumpulkan pertanyaan tiap aspek  Pengumpulan data referensi (yang tidak perlu survey)  Melakukan survey
  

Analisa Survey
 

Desain survey (jumlah/jenis responden dan pertanyaan) Metode survey (polling, question, choice dll) Pelaksanaan survey (langsung, online, telpon dll) Tabulasi data hasil survey Analisa data dan presentasi data

II. Rencana Organisasi
I. Rencana Organisasi
Bagian dari rencana bisnis yang mencakup gambaran produk dan jasa serta aturan administrasi bisnis – detail tentang bagaimana bisnis dipadu agar efisien dan efektif biaya. Perlu dipertimbangkan aliran pendapatan dan pengeluaran yang muncul atas keputusan yang diambil dalam merencanakan organisasi. Misal :
  

Gambaran Singkat Bisnis

     

Jumlah karyawan : berapa lama kerja, upah, kenaikan Badan hukum : biaya pengurusan administrasi Lokasi : sewa, beli, renovasi dll

Menjelaskan sifat usaha. Kapan dan mengapa perusahaan dibentuk Sejarah dan tujuan ke depan perusahaan Visi – Misi. Memproyeksikan dimana posisi perusahaan kelak dalam industrinya. Gambarkan model bisnis perusahaan dan keunikannya Ringkasan strategi perusahaan, jangka pendek dan jangka panjang serta bagaimana merealisasikan sasaran itu, hubungan strategis yang dimiliki perusahaan dan resiko

Rencana Organisasi (2)

Produk atau Jasa

Produsen
      

Pengecer Jasa

Gambarkan alur produksi dan tahapan waktu Alat produksi yang dibutuhkan Bahan baku Sumber produk Sistem pengelolaan dan persediaan Jasa yang diberikan Siapa dan dimana dapat dilakukan - Mengapa menyediakan jasa - Benefit atau kelebihan yang ditawarkan

Kekayaan Intelektual
  

Hak paten, hak ekslusif si penemu untuk membuat, menggunakan atau menjual suatu temuan selama jangka waktu tertentu. merek dagang, menunjukkan keaslian atau kepemilikan atas barang dagangan. Suatu merek dagang secara legal hanya untuk satu pemilik. hak cipta, Perlindungan untuk karya berupa karangan asli yang tetap dalam suatu media ekspresi, seperti karya musik dan drama, gambar, grafis dan karya seni ukir, rekaman dan karya arsitektur. Hak cipta tidak dapat dibunakan untuk ide, prosedur, proses atau konsep. (bahan situs web umumnya mempunyai hak cipta)

Rencana Organisasi (3)

Lokasi
 

Badan Hukum
 

Detail lokasi usaha dan alasan pemilihan lokasi. Jika belum fix, gunakan beberapa alternatif dengan prioritas dan alasannya Gambarkan badan hukum yang dipilih (Pemilik tunggal, kemitraan, korporasi) serta alasannya. Nama pemilik atau pengelola, serta pengalaman/kemampuan/kekuatannya.

Manajemen dan Karyawan

Proyeksi pertumbuhan struktur perusahaan dan rencana perubahan dalam manajemen dan kepegawaian  Manajemen. cara pengelolaan secara efektif dan pengalaman  struktur organisasi. tanggung jawab, wewenang, koordinasi  Karyawan. Jumlah, posisi, kualifikasi, jam kerja, gaji, strategi pengelolaan resiko bisnis berkaitan dengan karyawan.
 

Akuntansi dan Hukum Asuransi dan Keamanan

III. Lingkungan Bisnis & Aspek Legal
 

Kegiatan bisnis umumnya dijalankan oleh perusahaan Perusahaan didefinisikan sebagai organisasi yang memproses perubahan keahlian dan sumber daya ekonomi menjadi barang dan jasa bagi pemuasan kebutuhan pembeli, serta diharapkan akan memperoleh laba bagi para pemiliknya. Perusahaan umumnya merupakan badan hukum. Ada berbagai badan hukum yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kapasitasnya (PT, CV, Koperasi, Yayasan, PD dan lain-lain). Untuk memulai bisnis dan menulis rencana bisnis, harus ditentukan terlebih dahulu bentuk legal yang akan dipilih.

Konsep Lingkungan Bisnis
Lingkungan Jauh Lingkungan jauh :
- Politik - Sosial
-

- Ekonomi - Teknologi

Lingkungan Industri

Lingkungan Industri :

Internal Perusahaan

Hambatan masuk Daya tawar pemasok Daya tawar pembeli Ketersediaan barang subtitusi Pengaruh stakeholder lain

Trend Perubahan
Pemerintahan
• Regulasi • Kebijakan Pajak • Hukum/Legal

• Suku bunga • Inflasi • Nilai tukar

Ekonomi

Bisnis

• Penemuan • Adopsi • Daur hidup

Teknologi

• Profil • Isu Sosial • Lifestyle

Budaya

Pengembangan Usaha ?

Merupakan jawaban dari analisis yang sifatnya strategis yang diputuskan oleh manajemen tingkat atas. Cara pengembangan usaha :
 

Strategi Perusahaan

Membuat perusahaan baru, dimana produk baru yang akan dibuat berada dibawah perusahaan yang baru Hanya membuat produk baru, tetapi tidak dengan membuat perusahaan baru.

Strategi Generik -> Strategi Utama -> Strategi fungsional Jenis strategi generik : Stabilitas (stability) :: tidak bertambahnya produk, pasar dan fungsi2 perusahaan karena efisiensi untuk peningkatan kinerja & keuntungan. Resiko relatif rendah, dilakukan pada posisi dewasa (mature) Ekspansi (expansion) :: Menekankan pada penambahan/perluasan produk, pasar dan fungsi. Keuntungan lebih besar, resiko lebih besar Penciutan (retrenchment) :: Mengurangi produk yang dihasilkan/pasar/fungsi yg memiliki cashflow negatif. Diterapkan pada bisnis yang sedang menurun.

Strategi Utama / Induk
Strategi Generik Stability Strategi Utama
1. 2. 3.

Strategi istirahat (pause strategy) / terus dengan hati-hati Strategi tanpa perubahan Strategi laba (profit)

Expansion / Growth

1.

Pertumbuhan konsentrasi :
1. 2.

Horizontal Vertikal Terpusat Konglomerasi

2.

Pertumbuhan diversifikasi :
1. 2.

Retrenchment (penciutan)

1. 2. 3. 4.

Perubahan haluan (turn around) Memikat perusahaan lain Jual/ditutup (divestment) Pelepasan (bankcruptcy) / likuidasi

Penjelasan

Strategi pertumbuhan

Konsentrasi – Horizontal Perkembangan dengan memperluas segmen pasar mengurangi potensi persaingan agar skala ekonomi menjadi lebih besar, akuisisi atau joint-venture pada bidang usaha yang sama. - Konsentrasi – Vertikal Mengambil alih fungsi yang sebelumnya disediakan oleh pemasok (backward integration) atau distributor (forward). - Diversifikasi – terpusat Penambahan produk / divisi pada perusahaan pada core produk yang sama - Diversifikasi – konglomerasi Penambahan produk / divisi yang tidak ada hubungannya dengan liniproduk/jasa yang dimiliki sebelumnya. Strategi2 diatas dapat dilakukan secara internal (penambahan produk/divisi atau pembuatan anak perusahaan) dan eksternal (joint venture/akuisisi).

Penjelasan (2)

Strategi Stabilitas
   

Strategi Penciutan (Retrenchment)

Istirahat. Strategi sementara untuk mengkonsolidasikan resources setelah menghadapi pertumbuhan cepat. Waspada. Menjalankan usaha dengan hati-hati karena berubahnya faktor2 penting eksternal Tanpa perubahan. Tidak ada perubahan yang berarti dan hanya sedikit penyesuaian inflasi dalam penjualan dan laba. Ambil untung. Lebih mengutamakan keuntungan walaupun beresiko mengorbankan pertumbuhan masa depan. Turnaround. Perbaikan efisiensi operasional. Kondisi belum kritis.

   

Captive Company. Pengurangan aktifitas dari bagian tertentu dan penonjolan fungsi2 lain yg lebih menarik agar ada perusahaan lain yang ingin membeli. Sell-out/divestment. Jika strategi diatas gagal, perusahaan harus dijual atau sebagian divisi yang merugikan harus dihapuskan. Bankruptcy. Menghasilkan uang tunai dari penjualan yg dapat digunakan untuk mengurangi utang dan membeli waktu (buying time) Liquidation. Strategi terakhir. Melakukan likuidasi secepatnya sebelum bangkrut atas seluruh aset-aset usaha perusahaan.

Kontraksi. Mengurangi ukuran biaya perusahaan. Konsolidasi. Menstabilkan perusahaan yg sudah dirampingkan

Legal Aspect Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas adalah badan usaha, sekaligus badan hukum.


 

PT didirikan oleh minimal 2 pihak (pribadi, badan hukum, koperasi). Persentase kepemilikan ditentukan oleh kepemilikan jumlah saham. Pendirian PT melalui akta pendirian PT yang dibuat oleh notaris dan disahkan oleh Departemen Kehakiman. Perubahan atas akta tsb harus melalui akta perubahan yang juga harus disahkan oleh dep. Kehakiman. PT memiliki Anggaran Dasar dan dapat menyusun Anggaran Rumah Tangga (peraturan perusahaan) Pendirian dan operasional PT mengacu pada UU perseroan terbatas dan UU lain sesuai jenis usaha. PT dapat bertindak sebagai pemilik saham, dengan demikian mampu mendirikan anak-anak usaha (subsidiaries) bekerjasama dengan pihak lain.

Pendirian Perseroan Terbatas

Tentang Perseroan Terbatas (PT)

     

Bagaimana perusahaan didirikan ?


 

Tujuan perseroan
 

Berkumpul dan bersepakatnya para share-holder penyusunan AD Perusahaan dan atribut PT (nama, lokasi, pengurus, jumlah modal, kesepakatan umum) Penyusunan Akta pendirian (melalui notaris) Pengumpulan modal perseroan dari share-holder Pengumpulan materi perizinan PT (NPWP) Pengesahan akta pendirian -> Pengesahan PT Pembentukan pengelola PT Pengurusan legalitas usaha (HO, SIUP dll) Operasional perusahaan
Menghasilkan profit dan value, bagi shareholder dan stakeholder Profit dalam bentuk dividen, ditentukan sesuai keputusan RUPS Sesuai Exit Strategy yang dicanangkan

Pengertian Perseroan Terbatas
  

Suatu perusahaan dalam bentuk badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian dari para pendirinya, untuk melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar, dimana modal dasar tersebut dibagi kedalam saham-saham, dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam UU terkait. 15 elemen yuridis PT (lihat materi) Klasifikasi Perseroan terbatas

Dari banyaknya pemegang saham
  

Dari Penanaman modal
  

Perusahaan tertutup Perusahaan terbuka (PT Tbk.) Perusahaan publik

Dari keikutsertaan pemerintah
  

Perusahaan Penanaman Modal dalam Negeri (PMDN) Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Non – PMA dan PMDN Perusahaan Swasta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

….

Klasifikasi PT (2)

Dilihat dari sedikitnya pemegang saham
 

Perusahaan pemegang saham tunggal (corporation sole) -> UU di Indonesia tidak memperbolehkan ini Perusahaan Pemegang saham banyak (corporation agregate) Perusahaan induk (holding) Perusahaan anak (subsidiary) Perusahaan terafiliasi (affiliate) Perusahaan de jure Perusahaan de facto

Dilihat dari hubungan saling memegang saham
  

Dilihat dari kelengkapan proses pendirian
 

Kedudukan Organ Perseroan

Direksi
          

Haruslah orang perorangan Bertugas mewakili perseroan dan melaksanakan, mengurus dan mengarahkan kegiatan perseroan Melaksanakan pengontrolan terhadap pegawai perseroan Diangkat / dipilih oleh pendiri (untuk pertama kali) dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Kepengurusan dilaksanakan untuk kepentingan dan tujuan perseroan Mewakili dan bertindak untuk dan atas nama perseroan Mewakili dan bertindak di dalam maupun diluar pengadilan Melaksanakan tugasnya sesuai dengan UU dan ketentuan AD perseroan. Minimal terdiri 1 orang, kecuali : 1) PT yg mengerahkan dana masyarakat, 2) PT yang menerbitkan surat hutang, 3) PT Tbk Tidak pernah pailit secara pribadi dan perusahaan, tidak pernah dihukum pidana selama 5 tahun terakhir. Dapat mengangkat komite2 khusus tertentu yang merupakan jabatan nonorgan, serta jabatan lain antara lain : Presiden, Ketua (chairman), Corporate secretary, CEO, CFO, CLO, COO. Bertanggung jawab secara renteng antar sesama direksi atas PT

Kedudukan Organ Perseroan

Komisaris

       

Adalah Organ perusahaan yang mengawasi pelaksanaan tugas direksi dan jalannya perusahaan secara umum, memberikan nasihat-nasihat kepada direksi dan RUPS (badan pengawas). Haruslah orang perorangan Merupakan badan independen, tidak tunduk pada kekuasaan siapapun. Tidak memiliki otoritas manajemen Tidak bisa memberikan instruksi kepada direksi Komisaris tidak bisa diinstruksikan oleh RUPS, meskipun diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Komisaris minimal 1 orang. Kecuali PT yg mengerahkan dana masyarakat, menerbitkan surat hutang dan PT terbuka. Untuk PT terbuka, harus ada komisaris independen yg tidak terafiliasi dengan direksi dan pemegang saham. Membuat persetujuan atas beberapa aktifitas penting perseroan yaitu : mengambil kredit dari bank, meminjamkan aset perseroan, menjual aset-aset penting, merger/akuisisi atau konsolidasi, go public, likuidasi, mengeluarkan dana lebih dari jumlah tertentu, memberhentikan direksi sementara waktu, mengubah anggaran dasar.

Kedudukan Organ Perseroan

Rapat Umum Pemegang Saham
 

Organ perseroan yang memegang kekuasaan tertinggi dalam perseroan. Macam – macam RUPS :

RUPS tahunan
Setiap tahun sekali, maksimal 6 bulan setelah tahun buku.

RUPS luar biasa.
Dapat dilakukan kapan saja jika diperlukan.  Untuk mengambil keputusan/kegiatan-kegiatan yang memerlukan persetujuan RUPS sebagaimana disebutkan dalam AD, UU dan hal-hal yang bersifat strategis.

Contoh Struktur organisasi PT
Rapat Umum Pemegang Saham

Audit Internal

Persiapan Penulisan FS & BP
Membuat lembar asumsi  Ide dasar, analisa swot atas ide, penentuan pasar, besaran pasar, product profil, harga, dan asumsi2 lain  Diperlukan untuk dasar/acuan tahapan FS&BP berikutnya Pengumpulan dan analisa data
Pengumpulan data adalah fase penting dalam FS & BP. Proses ini dilakukan setelah ide dasar dan segmen pasar terdefinisi.  Mengumpulkan pertanyaan tiap aspek  Pengumpulan data referensi (yang tidak perlu survey)  Melakukan survey
  

Analisa Survey
 

Desain survey (jumlah/jenis responden dan pertanyaan) Metode survey (polling, question, choice dll) Pelaksanaan survey (langsung, online, telpon dll) Tabulasi data hasil survey Analisa data dan presentasi data

SWOT & Ukuran Pasar
SWOT  Gambaran situasi yang menyoroti bidang-bidang kekuatan dan kelemahan  Kekuatan dan kelemahan akan muncul dari dalam. Peluang dan ancaman cenderung berasal dari luar. Ukuran Pasar  Permintaan pasar saat ini
 

Ramalan Permintaan Mendatang
   

Total permintaan pasar (Q = n . p . q) Penjualan aktual & market-share Survey niat pembeli Pendapat ahli Analisa regresi Analisa rantai markov

Next IS Assignment
Membuat daftar kebutuhan data untuk BP  Membuat desain dan metode pelaksanaan survey

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful