You are on page 1of 13

Sistem Pengawasan Amerika Serikat:

Pengawasan National Security Agency Terhadap


Perusahaan Minyak Brazil Petrobras

Annisa Widyarni
Departemen Hubungan Internasional,
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga
Email : annisaawe@gmail.com

Abstract

This study is based on why the US National Security Agency (NSA) has been
monitoring Brazil oil company, Petrobras. This has been an interesting issue to discuss
because basically the relation and cooperation between the two countries shows good
relationship. The condition of US energy reserves should also not become a trigger for
such supervision as the United States belongs to a country with sufficient energy
reserves. However, as a matter of fact, Petrobras has several advantages which
appeals the United States in making the company one of the surveillance targets
undertaken by the NSA. It does not stop there; the head of state and ministers of the
Brazilian government are also the targets of NSA supervision for Petrobras is a state-
owned and controlled company, so the Brazilian government has a stake in
formulating policies related to Petrobras. In addition, Petrobras is a company having
advantages of underwater exploration technology. It raises the interest of the United
States to provide control over Petrobras. Referring to realism in terms of International
Relations, a state takes action on the basis of national interest. Each country competes
in order to achieve its own interests. In the information age as of today, information
flows have spread easily. Such situation is taken by the United States in conducting
electronic surveillance. By using sophisticated technology, the United States through its
intelligence service gets any desired information as an effort to achieve its national
interests. The writer hypothesizes that electronic surveillance by the United States
against Petrobras has been driven by economic and industrial motives which have
become one of the national interests of the United States.

Kata Kunci: United States, surveillance system, Brazil, Petrobras, economy, oil, NSA,
realism.

Perusahaan minyak negara, Petrobras, dokumen rahasia milik NSA, dan


milik Brazil telah menjadi salah satu peristiwa tersebut disebut sebagai
target dari pengawasan yang dilakukan kebocoran paling signifikan dalam
oleh badan intelijen Amerika Serikat sejarah politik Amerika Serikat
yaitu National Security Agency (NSA) (Greenwald, MacAskill, dan Poitras,
(Watts, 2013). Hal tersebut telah 2013). Mantan kepala NSA dan Central
diketahui pasca adanya pembocoran Intellegence Agency (CIA), Michael
dokumen rahasia milik badan intelijen Hayden (dalam Simcox, 2014:17)
Amerikat Serikat, National Security menyebut peristiwa tersebut sebagai
Agency (NSA), oleh Edward Snowden. “most serious hemorrhaging of
Pada tahun 2013, Edward Snowden American secrets in the history of
telah menjadi seorang yang paling American espionage”. yang ditulis oleh
bertanggung jawab atas kebocoran seorang jurnalis, yaitu Glenn Greenwald

184 Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017


Sistem Pengawasan Amerika

(Pecequilo, 2014: 24). Pembocoran post-industrial society atau era


dokumen tersebut telah memberikan pengetahuan telah ditandai dengan
dampak yang luas terhadap situasi adanya revolusi teknologi informasi
domestik Amerika Serikat serta (Baloch dan Kareem, t.t: 19).
internasional. Pembocoran dokumen Karakteristik di dalam fase ini dapat
tersebut dilakuka oleh Snowden melalui dilihat dari beberapa hal, yaitu (1)
pemberian dokumen kepada kemunculan teknologi baru
media massa, sehingga salah pada fase ketiga telah
satu media massa di Brazil XXX: XXX. memunculkan dinamika
telah mempublikasikan bahwa industri baru; (2) pada fase
perusahaan minyak negara ketiga kegiatan
milik Brazil, yaitu Petrobras ekonomipun mengalami
memang telah menjadi salah perubahan karena adanya
satu target pengawasan NSA ekonomi jaringan. Hal ini
(Fantastico, 2013). terjadi karena kehadiran
internet telah
Petrόleo Brasileiro S.A atau memudahkan kegiatan
Petrobras telah didirikan sejak ekonomi internasional; (3)
tahun 1953 dan beroperasi kemunculan berbagai
hingga saat ini. Petrobras macam teknologi canggih,
menjadi salah satu seperti kloning, jaringan
perusahaan minyak yang komunikasi global,
penting bagi dunia teknologi nano; dan 4)
internasional karena terjadi perubahan arah
perusahaan ini terkenal dengan operasi komunikasi pada fase ini, jika pada fase
dan teknologi laut dalam, selain itu sebelumnya arah komunikasi hanya satu
pemerintah Brazil berencana untuk arah saja, namun pada fase ketiga arah
menjadikan Petrobras sebagai salah satu komunikasi dapat dilakukan dengan dua
perusahan minyak yang penting dalam arah (Toffler, 1980: 133). Sehingga, pada
melakukan ekspor dengan cara saat ini informasi dapat menyebar
mengembangkan pengeboran minyak dengan mudah dengan kehadiran alat-
dalam skala yang besar (Forero, 2013). alat teknologi informasi.
Menurut Watts (2013) dalam tulisannya
juga menyebutkan bahwa Petrobras Kehadiran teknologi serta semakin
menjadi salah satu dari 30 bisnis canggihnya alat-alat tersebut ternyata
terbesar di dunia, dan mayoritas telah dimanfaatkan oleh negara sebagai
perusahaan ini dimiliki oleh negara, dan perpanjangan kepentingan negara.
sebagai sumber utama pendapatan bagi Kehadiran teknologi dengan segala
pemerintah serta mengembangkan kecanggihannya ternyata tidak hanya
penemuan minyak terbesar abad ini. mempengaruhi kehidupan masyarakat,
Sehingga, dapat dikatakan bahwa namun telah menarik perhatian dalam
Petrobras memiliki ketertarikan studi Hubungan Internasional. Relasi
tersendiri bagi Amerika Serikat dalam antara teknologi dengan Ilmu Hubungan
melakukan pengawasannya. Internasional dapat dilihat dari
keterkaitan antara teknologi dengan
Di dalam melakukan penelitian ini power di dalam Hubungan Internasional
penulis memiliki kerangka pemikiran (Carr, 2016: 1). Dalam tulisannya Carr
yang pada awalnya merujuk pada (2016: 32-8) telah menjelaskan
pemikiran Alfin Toffler (1980) yang bagaimana hubungan antara teknologi
menyatakan di dalam buku nya The dengan power merujuk kepada istilah
Third Waves bahwa terdapat tiga fase industrial age. Istilah tersebut telah
perkembangan masyarakat. Fase ketiga menjelaskan bahwa adanya
memiliki karakteristik yang cocok untuk kesinambungan antara teknologi dengan
menggambarkan era saat ini. Pada fase kekuatan nasional. Keterkaitan diantara
ketiga yang disebut juga sebagai fase kedua hal tersebut dapat dijelaskan

Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017 185


Annisa Widyarni

melalui salah satu perspektif yang kemudian direkrut untuk memberikan


dominan di dalam Hubungan informasi kepada negara asal. Ketiga,
Internasional yaitu realisme (Carr, 2016: agen ganda merupakan seorang mata-
33). Berdasarkan asumsi-asumsi yang mata yang pada awalnya berasal dari
dimiliki oleh realisme, dapat dijelaskan negara musuh, namun dipekerjakan
bahwa teknologi dilihat sebagai salah serta direkrut untuk memberikan
satu elemen yang dimiliki oleh negara informasi kepada negara asal. Keempat,
yang digunakan sebagai alat untuk agen celaka yang merupakan agen mata-
mencapai kepentingan nasional serta mata negara asal yang dibekali dengan
memberikan keamanan yang maksimal informasi palsu yang bertujuan untuk
(Carr, 2016: 33). Relevansi militer dan mengelabui musuh. Terakhir, agen
ekonomi telah membuat teknologi hidup adalah seseorang agen mata-mata
menjadi mekanisme bagi negara-negara negara asal yang kembali dengan
yang memiliki kekuasaan (atau selamat dengan membawa informasi
keamanan) dapat memiliki keunggulan berharga yang berasal dari negara
relatif dengan pengembangan metode musuh (Sun Tzu dalam Giles, 1910).
produksi yang lebih efisien (kekuatan Seiring berjalannya waktu, strategi
ekonomi) serta memiliki persenjataan pengintaian yang dijelaskan Sun Tzu
canggih (kekuatan militer) ternyata masih relevan digunakan
(Morgenthau, 1978: 322 dalam Carr, dengan berkembangnya isu-isu di dalam
2016: 33). hubungan internasional.

Pengawasan telah menjadi salah satu Keterkaitan antara pengawasan dengan


tindakan yang menggambar relasi spionase dapat dijelaskan bahwa
antara teknologi dengan kekuatan spionase dapat dilakukan melalui
nasional. Namun, di dalam penelitian ini sebuah tindakan pengawasan yang
pengawasan yang dimaksud lebih dilakukan oleh sebuah negara, karena
kepada pengambilan data-data serta pada dasarnya sebuah negara dapat
informasi rahasia dari satu pihak ke memanfaatkan kecanggihan teknologi
pihak lainnya, yang disebut spionase. yang dimiliki oleh sebuah negara di
Pada dasarnya spionase bukan dalam melakukan pengawasan.
merupakan hal yang baru. Spionase Pengawasan yang dilakukan oleh suatu
ternyata telah dilakukan pada era negara berpotensi untuk dapat juga
peradaban kuno, hal tersebut kemudian melakukan spionase di dalam
dijelaskan di dalam buku Sun Tzu yang mengumpulkan berbagai informasi yang
berjudul The Art of War (dalam Giles, diperlukan.Dilakukannya spionase
1910). Pada saat itu, Sun Tzu memiliki dapat di dorong oleh beberapa motif.
beberapa strategi di dalam berperang. Salah satunya adalah motif ekonomi dan
Intelijen menjadi salah satu bagian dari industri. Aktivitas spionase industri
strategi berperang menurut Sun Tzu. bukan sekedar hanya kehilangan
Bidang intelijen menjadi salah satu informasi yang mungkin akan
elemen terpenting di dalam peperangan, dimanfaatkan oleh organisasi lain atau
karena sebuah rencana strategi perang pemerintah negara (Benny, 2014: 7).
tidak akan tersusun dengan baik apabila Sementara hal tersebut tidak sama
tidak mengetahui informasi mengenai dengan aset yang berbentuk fisik
musuh (Giles, 1910). Sun Tzu (dalam seperti perusahaan mobil, pesawat,
Giles, 1910) telah menyebutkan terdapat ataupun bangunan, meskipun begitu,
lima jenis agen rahasia di dalam informasi, terutama dalam bidang
melakukan pengintaian yang dilakukan industri, memiliki nilai moneter. Pada
saat berperang, pertama agen lokal yang dasarnya sebuah perusahaan memiliki
merupakan orang biasa dari negara dokumen-dokumen rahasia, dan
musuh yang dimanfaatkan serta memungkinkan untuk dijual dengan
dipekerjakan sebagai agen intelijen dari harga yang ditentukan (Benny, 2014: 7).
negara asal. Kedua, agen dalam adalah Sebuah perusahaan pun juga harus
seorang pejabat negara musuh yang memikirkan seberapa rugi apabila

186 Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017


Sistem Pengawasan Amerika

perusahaan tersebut kehilangan pengawasan dapat dilakukan apabila


informasi melalui adanya spionase telah jelas alasan serta target di dalam
industri. pengawasan tersebut. Sehingga, hal ini
telah bertolak belakang dengan praktik
Di era informasi kemunculan berbagai pengawasan yang dilakukan oleh
teknologi komunikasi dan informasi Amerika Serikat setelah adanya
telah menyebabkan adanya berbagai pembocoran dokumen oleh Snowden
perubahan dalam berbagai hal. pada tahun 2013.
Teknologi-teknologi tersebut dapat
memudahkan menyebarkan arus Pada 4 Desember 1981 Presiden Donald
informasi dengan cepat. Toffler Reagan mengeluarkan Instruksi
menyebutnya sebagai “third waves”. Presiden (Inpres) nomor 12333 yang
Perkembangan teknologi tersebut menandakan terbentuknya Komunitas
kemudian memiliki relasi dengan studi Intelijen Amerika Serikat atau United
Hubungan Internasional. Relasi antara States Intelligence Community (IC)
teknologi dengan studi Hubungan (Electronic Privacy Information Center,
Internasional dapat dijelaskan melalui t.t). Komunitas ini memiliki setidaknya
keterkaitan teknologi dengan power. enam agenda utama, yaitu (1)
Melalui asumsi dasar yang dimiliki oleh Mengumpulkan informasi yang
realisme, yaitu statisme, survival, dan diperlukan oleh Presiden, termasuk
self-help sehingga relasi antara Dewan Keamanan Nasional, Sekretaris
teknologi dengan studi Hubungan Negara, Sekretaris Pertahanan, dan
Internasional dapat dilihat bahwa pejabat eksekutif dalam pelaksanaan
kecanggihan teknologi digunakan tugas dan tanggung jawab mereka; (2)
sebagai bentuk dari upaya suatu negara memproduksi dan mengolah data
untuk survive. Selain itu, kepentingan intelijen; (3) mengumpulkan informasi
nasional juga telah menjadi salah satu untuk melindungi kegiatan intelijen
fokus di dalam perspektif realisme, yang Amerika Serikat lakukan dari
sehingga penggunaan atau pemanfaatan kegiatan terorisme, kegiatan
teknologi komunikasi dan informasi perdagangan obat-obat terlarang serta
digunakan untuk mencapai kepentingan menangkal atas ancaman oleh
nasional suatu negara. organisasi, orang dan agen pihak asing;
(4) melakukan kegiatan khusus
Penerapan Pengawasan Elektronik (kegiatan yang bertujuan untuk
Amerika Serikat mendukung perumusan kebijakan luar
negeri agar tidak terlihat atau diketahui
Penerapan pengawasan elektronik yang oleh publik); (5) Sebagai badan
dilakukan oleh pemerintahan Amerika administrasi dan dukungan kegiatan
Serikat bukanlah hal yang baru, namun yang diperlukan untuk pelaksanaan
praktik tersebut mulai masif digunakan kegiatan resmi di Amerika Serikat dan di
dimulai sejak paska adanya serangan 11 luar negeri; (6).Memberikan laporan
September 2001 (Debenedett, 2013). intelijen kepada Presiden dari waktu ke
Sejak peristiwa serangan 9/11 tersebut waktu.
dunia memang sedang fokus kepada
pencarian para terorisme yang menjadi Pada tahun 1952 NSA resmi didirikan
aktor di dalam penyerangan saat itu. melalui surat yang ditulis Presiden
Pengawasan yang mengandalkan Harry S. Truman, namun surat yang
teknologi informasi telah menjadi salah dibuat oleh Truman ternyata merupakan
satu cara untuk melacak jaringan informasi rahasia dan tidak ketahui oleh
terorisme. Namun, pada dasarnya di publik selama bertahun-tahun
dalam Amandemen 4 Bill of Rights telah (MacAskill, Borger, dan Greenwald,
disebutkan bahwa pemerintah akan 2013). Tujuan awal Truman mendirikan
melindungi hak privasi bagi NSA ialah memantau komunikasi yang
masyarakatnya dari adanya pengawasan tersebar di dalam negeri maupun luar
yang tidak jelas, namun praktik negeri. NSA sebagai salah satu badan

Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017 187


Annisa Widyarni

pemerintah yang merupakan agensi lainnya (Marquis-Boire, Greenwald, dan


kriptografi milik Amerika Serikat Lee, 2015). Program ini dijalankan
melihat bahwa dunia maya menjadi melalui arus internet yang mengalir di
ancaman baru terhadap keamanan dalam kabel fiber optic hingga pada
nasional Amerika Serikat karena tahun 2008 sistem pengawasan yang
ancaman dunia maya terhadap dilakukan oleh NSA telah mencapai
keamanan nasional dan ekonomi terus sekitar 150 situs web yang berada di
meningkat setiap tahunnya (NSA, Amerika Serikat, Meksiko, Brazil,
2016). Tindakan-tindakan kriminal serta Spanyol, Rusia, Nigeria, Somalia,
terorisme telah memanfaatkan Pakistan, Jepang, Australia, dan masih
kecanggihan internet untuk banyak negara lainnya yang terdiri lebih
mempermudah setiap tindakan yang dari 700 server. Dapat dikatakan
akan dilakukan. Teroris dan kelompok Xkeyscore menjadi salah satu program
ekstrimis saat ini menggunakan yang memegang peran penting di dalam
kekuatan internet, khususnya media sistem pengawasan yang dilakukan oleh
sosial sebagai alat untuk menyebarkan NSA. (Marquis-Boire, Greenwald, dan
pesan serta merekrut anggota baru Lee, 2015). Pada dasarnya program ini
dengan target para anak-anak muda dapat menjangkau semua orang yang
(NSA, 2016). Untuk menghadapi berada di seluruh dunia, bahkan
tantangan serta ancaman bagi program ini tidak hanya dapat
keamanan nasional, maka pemerintah mengumpulkan data-data komunikasi
Amerika Serikat, pasukan militer, serta seperti e-mails, chat, dan web-browsing
para pembuat kebijakan dan hukum traffic, tapi data-data berupa gambar,
harus memahami siapa yang merupakan dokumen, video call, foto webcam, dan
ancaman, dimana mereka, apa lainnya.
kapabiltasnya, serta apa yang menjadi
tujuan mereka. Pengawasan elektronik Berikutnya selain Xkeyscore, NSA
menjadi upaya yang dilakukan memiliki sebuah program yang
pemerintah Amerika Serikat dalam memberikan akses kepada NSA untuk
menghadapi ancaman ini. mendapatkan data dengan mudah
melalui perusahaan-perusahaan internet
NSA memiliki beberapa program yang terbesar seperti Facebook, Apple,
membantu untuk mengumpulkan Google, Facebook, Microsoft, AOL,
berbagai informasi yang dibutuhkan Skype, PalTalk, dan Youtube (Greenwald
oleh pemerintah Amerika Serikat. Pasca dan MacAskill, 2013). Program yang
Edward Snowden membocorkan disebut sebagai PRISM merupakan
dokumen-dokumen rahasia yang sebuah program yang berfungsi tidak
dimiliki oleh NSA pada tahun 2013, jauh dari program Xkeyscore, namun
program-program yang dimiliki oleh program ini telah membantu NSA dalam
NSA mulai terbongkar. Berdasarkan mendapatkan akses kepada perusahaan-
dokumen yang dipublikasikan oleh perusahaan tersebut. Saat ini hampir
Edward Snowden 10 besar program sebagian besar merupakan masyarakat
yang paling banyak digunakan oleh NSA digital memiliki ketergantungan
adalah Xkeyscore, pinwale, Marina, terhadap penggunaan internet dan
quantum, fairview, PRISM, cadence, menggunakan media sosial sebagai alat
boundless informant, mutant broth, dan untuk berkomunikasi. Sehingga, NSA
turbulance (edwardsnowden.com, t.t). memanfaatkan kondisi tersebut untuk
Xkeyscore menjadi program pertama dapat mendapatkan segala informasi
yang dipublikasikan di media oleh The yang dibutuhkan oleh NSA.
Guardian, program tersebut merupakan
program yang dapat menjangkau semua Program pengawasan yang dimiliki oleh
orang di seluruh dunia melalui NSA ternyata telah menunjukan bahwa
pencarian data di internet berupa e- korporasi menjadi salah satu target
mails, dokumen, usernames dan utama pengawasan. Tidak hanya
passwords, dan komunikasi pribadi Petrobras, perushaan telekomuniksi

188 Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017


Sistem Pengawasan Amerika

terbesar di Tiongkok, Huawei, telah perusahaan telekomunikasi Amerika


menjadi target pengawasan NSA. Hal Serikat. Pengawasan yang dilakukan
tersebut dapat diketahui melalui terhadap perusahaan telekomunikasi
dokumen yang dirilis oleh Edward Tiongkok tersebut telah menunjukan
Snowden dan dipublikasikan di New bahwa tidak adanya tujuan bagi Amerika
York Times yang membenarkan bahwa Serikat untuk mengintai pergerakan dari
agen mata-mata Amerika Serikat telah kelompok terorisme, namun
terlibat selama bertahun-tahun dalam pengawasan tersebut dilakukan untuk
spionase industri kepada perusahaan tujuan lain, yaitu mendapatkan
telekomunikasi Huawei (Carter, 2014). informasi bagi keuntungan Amerika
Meskipun dokumen tersebut dirilis baru Serikat.
pada tahun 2014, namun dokumen yang
dinamai “Shotgiant” telah dibuat sejak Analisis Kepentingan Nasional
tahun 2010 dan tertulis dengan jelas Amerika Serikat
Perusahaan Huawei menjadi target
untuk dimata-matai (Sanger dan Kehadiran internet telah memberikan
Perlroth, 2014). Pada awalnya, pengaruh kedalam berbagai aspek
pemerintah Amerika Serikat telah kehidupan masyarakat, namun ternyata
menyebut perusahaan Huawei pada kenyataannya internet juga dapat
merupakan sebuah perusahaan yang dimanfaatkan oleh sebuah negara
dapat mengancam keamanan nasional sebagai alat untuk mencapai tujuan
Amerika Serikat tersebut sehingga kebijakan luar negerinya, yaitu Amerika
pemerintah curiga bahwa Tiongkok Serikat (McCarthy, 2015: 74). Di dalam
mempunyai akses kepada pemerintah tulisannya William Appleman Williams
Amerika Serikat untuk mempunyai (1959 dalam McCrathy, 2015: 75) yang
“pintu belakang” (Sanger dan Perlroth, berjudul The Tragedy of American
2014). “Pintu belakang” tersebut Foreign Policy telah menjelaskan
diartikan sebagai akses Tiongkok untuk mengenai argumennya terkait dengan
dapat mencuri informasi pemerintahan sebuah tradisi yang disebut sebagai
ataupun perusahaan Amerika Serikat. “Open Door”. Pada dasarnya kebijakan
Namun, pada kenyataannya dokumen ini telah mendorong serta memberikan
yang dipublikasikan tersebut pengaruh terhadap perumusan tradisi
menunjukan bahwa Amerika Serikat Amerika Serikat. Dalam argumennya
ternyata yang memiliki “pintu belakang” Williams (dalam McCarthy, 2015: 75)
terhadap Huawei. menyebutkan terdapat dua tujuan dari
kebijakan “open door” secara umum
Dalam tulisannya juga Sanger dan yaitu, membuka pasar kepada modal
Pelroth (2014) menyebutkan terdapat internasional; dan memberikan peluang
dua analisis terkait dengan tujuan kepada pemerintahan agar dapat
mengapa NSA melakukan pengawasan menyesuaikan kebijakannya dengan
terhadap perusahaan Huawei. Pertama, prinsip demokratis liberal.
pengawasan yang dilakukan oleh NSA
diawali adanya larangan bagi intelijen Kebijakan Amerika Serikat juga
Amerika Serikat untuk mendapatkan memiliki tujuan agar tetap menjaga nilai
akses kedalam infrastruktur perusahaan kapitalisme, karena nilai tersebut bukan
tersebut , sehingga Amerika Serikat hanya merupakan suatu pengaturan
mengambil langkah untuk melakukan ekonomi namun sebagai elemen utama
pengawasan kepada Huawei tanpa dari kebijakan keamanan nasional
adanya ijin terlebih dahulu. Hal tersebut dalam upaya menjaga way of life
dilakukan untuk mengumpulkan (McCarthy, 2015: 78). Sistem ekonomi
informasi mengenai infrastruktur dari kapitalis telah disebarkan oleh Amerika
produk Huawei (Sanger dan Perlroth, Serikat sebagai salah satu upaya dari
2014). Kedua, pengawasan tersebut Amerika Serikat untuk mencapai
dilakukan atas upaya untuk menjaga kepentingan Amerika Serikat itu. Hal
keuntungan serta kepentingan

Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017 189


Annisa Widyarni

tersebut didukung oleh pernyataannya ‘National security,’ Melvin P. Leffler


Michael Forely: observes, ‘meant more than defending
territory. Rather, it meant defending the
Capitalism in the United States nation’s core values, its organizing
represents far more than a set of ideology, and its free political and
economic arrangements. It denotes an economic institutions.’ The Open Door is
entire way of life. American capitalism as much about ideology as it is about
draws so closely upon the indigenous economic expansion and the distribution
values, ideals, and traditions of the of power in the international system.
republic, that the dynamics of capitalism Indeed, these factors are linked
and the United States are almost inextricably, because U.S. strategists
invariably depicted as interchangeable believed that the nation’s core values
categories (Foley 2007: 213 dalam could be safe only in an international
McCarthy, 2015: 78) system underwritten by hegemonic U.S.
power and open to both U.S. economic
Pernyataan tersebut dapar dijelaskan penetration and to the penetration of
bahwa kapatalisme bagi Amerika Serikat American ideology.
tidak hanya sebagai sebuah pengaturan
ekonomi saja, namun lebih dari itu. Sehingga, tradisi “open door” telah
Kapitalisme merupakan sebuah nilai menjadi aspek yang mempengaruhi
yang menggambar nilai-nilai asli dari kebijakan Amerika Serikat selama ini
tradisi Amerika Serikat. (McCarthy,2015:80).

Pada dasarnya tradisi “open door” yang Salah satu upaya yang dilakukan oleh
dijelaskan oleh Williams telah Amerika Serikat di dalam menerapkan
mendorong kebijakan-kebijakan luar tradisi “open door” ialah dengan
negeri Amerika Serikat tetap menjaga memanfaatkan internet sebagai
tujuan serta kepentingan nasionalnya. kekuatan institusi yang mendukung
Dapat dikatakan bahwa tradisi tersebut segala tujuan dari kebijakan luar negeri
juga menjadikan Amerika Serikat Amerika Serikat (McCarthy, 2015: 9).
menjadi sebuah hegemoni regional Kehadiran internet juga telah membuat
(McCarthy, 2015: 79). Aspek ekonomi arus informasi menyebar dengan cepat
pun tidak lupa untuk diperhatikan di dan bebas. Hal tersebut kemudian
dalam tradisi tersebut, karena tradisi dimanfaatkan oleh Amerika Serikat yang
“open door” merupakan sebuah bentuk menyatakan bahwa kebebasan arus
dari ekspansi ekonomi dan distribusi informasi menjadi kondisi yang sepadan
kekuatan di dalam sistem internasional dengan nilai dan sistem politik Amerika
(McCarthy, 2015: 79). Hal tersebut telah Serikat (McCarthy, 2015: 83).
didukung oleh pernyataan Layne (dalam
McCarthy, 2015: 79): Amerika Serikat telah melakukan
berbagai upaya di dalam menghadapi
I believe that the ‘Open Door’ explains ancaman yang ada pada abad ke-21 ini.
America’s drive for extraregional Era informasi telah menjadi
hegemony. The Open Door incorporates pertimbangan bagi pemerintah Amerika
both economic expansion and Serikat di dalam merumuskan suatu
ideological expansion and links them to kebijakan. Namun, ternyata perumusan
U.S. national security. Open Door kebijakan yang dibentuk oleh
economic expansion created new pemerintah Amerika Serikat tidak luput
interests that had to be defended by dari tujuan kepentingan nasionalnya.
projecting U.S. military power abroad, Hal tersebut dapat dilihat adanya
shaped policymakers’ perceptions of perubahan sikap diantara era
how those interests were threatened, kepemimpinan George W. Bush dengan
and led to a new conception of America’s Barrack Obama (Carr, 2016: 74). Pada
security requirements by transforming masa kepemimpinan Bush, dapat dilihat
the goal of U.S. grand strategy from bahwa internet lebih condong
national defence to national security.

190 Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017


Sistem Pengawasan Amerika

dimanfaatkan kepada urusan domestik didukung oleh sebuah pernyataan yang


karena infrastruktur yang dimiliki oleh mengatakan bahwa pengawasan yang
Amerika Serikat memiliki dilakukan terhadap Petrobras telah
ketergantungan dengan Internet, menunjukkan bahwa NSA juga
sedangkan pada masa kepemimpinan melakukan pengawasan terhadap
Obama secara eksplisit membuat adanya pemerintah Brazil (Helman, 2013).
hubungan antara keamanan cyber, Berdasarkan dokumen yang dibocorkan
ekonomi, dan hard power Amerika oleh Edward Snowden, salah satu
Serikat. Namun, sebuah pernyataan dokumen yang berjudul NSA
yang dinyatakan oleh Bush bahwa di era Washington Mission telah menunjukkan
kepemimpinannya menyatakan bahwa bahwa yang menjadi target di dalam
memiliki cyberspace yang berfungsi pengawasan Amerika Serikat yaitu
dengan baik merupakan hal yang negara-negara yang penting serta
penting dalam memberikan keuntungan menguntungkan untuk Amerika Serikat
bagi perekonomian dan keamanan dalam aspek ekonomi, perdagangan,
nasional Amerika Serikat (Carr, 2016: dan pertahanan (Greenwald, 2014: 117).
74). Dalam hal ini dapat dilihat bahwa Data-data yang terkait dengan sumber
diantara Bush atau Obama telah energi, produksi, dan arus invetasi
memanfaatkan cyberspace secara internasional menjadi target dari NSA di
maksimal untuk memberikan dampak dalam melakukan pengawasan.
yang baik tidak hanya keamanan
nasional namun juga perekonomian Presiden Dilma Rousseff yang telah
Amerika Serikat. menjabat sebagai Presiden Brazil sejak
2011 tidak luput dari pengawasan yang
Dengan demikian, kepentingan nasional dilakukan oleh NSA. Hal tersebut telah
menjadi suatu hal yang penting bagi membuat Dilma Rousseff membatalkan
sebuah negara sebagai pedoman dalam kunjugannya ke Washington pada 23
merumuskan kebijakan luar negeri. Oktober 2013, dan hubungan kedua
Tradisi “open door” telah menjadi negara pun menjadi dingin (Watts,
sebuah tradisi yang mendorong Amerika 2013). Atas adanya pengawasan yang
Serikat di dalam melahirkan suatu dilakukan terhadap Presiden Brazil,
kebijakan. Kehadiran internet serta maka Dilma Rousseff membawa kasus
berbagai teknologi telah menjadi ini untuk dibahas di dalam Perserikatan
keuntungan bagi Amerika Serikat dalam Bangsa-Bangsa (PBB) dengan
mencapai kepentingan nasionalnya. Di menyatakan bahwa pengawasan yang
masa pemerintahan Bush ataupun dilakukan oleh NSA merupakan sebuah
Obama, internet telah menjadi aspek tindakan yang melanggar hukum
penting, karena melalui hal tersebut internasional dengan adanya
pemerintah Amerika Serikat dapat pengumpulan data-data secara acak dari
mendapatkan infromasi dalam bidang- penduduk Brazil dan sebagai tindakan
bidang tertentu seperti ekonomi dan spionase ekonomi terhadap negara-
politik, karena kedua aspek tersebut negara industri sebagai targetnya
termasuk kedalam kepentingan nasional (Borger, 2013). Menurut pemerintahan
Amerika Serikat. Brazil, pengawasan yang pada awalnya
dilakukan untuk mencari keberadaan
Motif Ekonomi dan Industri di kelompok-kelompok terorisme sudah
dalam Pengawasan NSA terhadap menyimpang dari tujuan awal dan sudah
Pertrobras melanggar kedaulatan. Pada Desember
2013, Majelis Umum PBB telah
Pengawasan yang dilakukan oleh NSA mengadopsi resolusi 68/167 yang
terhadap perusahaan Petrobras telah membahas mengenai penyalahgunaan
dilakukan dengan memanfaatkan pengawasan elektronik yang dianggap
beberapa badan pemerintahan Brazil sebagai pelanggaran terhadap hak
sebagai salah satu upaya NSA dalam privasi.
mendapatkan informasi. Hal tersebut

Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017 191


Annisa Widyarni

Menurut Nikolas Kozloff (t.t) di dalam (penggantian nama dari Tupi), yang
artikelnya menyatakan bahwa bukan berjarak 300 km dari lepas pantai di
merupakan hal yang aneh apabila NSA perairan dengan kedalaman lebih dari
tertarik untuk melakukan pengawasan 2000 meter (Hiscock, 2012: 205).
terhadap Petrobras. Pengawasan yang Penemuan ladang Tupi tersebut
dilakukan oleh NSA telah memberikan menjadikan Brazil menjadi pemimpin
akses kepada pemerintahan Amerika produsen minyak dan gas dan
Serikat untuk mendapatkan informasi menjadikan sumber energi yang penting
mengenai offshore oil technology bagi Amerika Serikat (Seelke dan Meyer,
(Kozloff, t.t). Sebagai salah satu 2009: 12). Tujuh anjungan FPSO,
perusahaan minyak terbesar di dunia, masing-masing mampu memproduksi
Petrobras akan semakin meningkatkan 150.000 barel minyak dan enam juta
kualitasnya untuk dapat bersaing meter kubik gas per hari, sedang
dengan perusahaan lainnya, apabila dibangun di Kompleks Galangan Kapal
upaya tersebut berhasil maka Petrobras Rio Grande untuk Lula, dengan dua lagi
dapat memberikan keuntungan kepada direncanakan untuk ladang Lula
negaranya. Pembocoran dokumen Nordeste dan Guara. Untuk ke
rahasia milik NSA oleh Snowden telah depannya, Petrobras mengharapkan
menarik perhatian berbagai media, pada tahun 2017 akan memiliki 13
karena pada dasarnya Snowden telah anjungan produksi di klaster cekungan
memanfaatkan media sebagai wadah pra-garam Santos, dengan kegiatan
untuk mempublikasikan dokumen- produksi difokuskan pada 6.5 miliar
dokumen tersebut. Sebuah media massa barel minyak dan gas-gas terpulihkan
telah memberikan pernyataan bahwa Lula, dan dua miliar barel Guara.
dalam kasus Petrobras sebagai Perencanaan tersebut telah
perusahaan yang digerakkan oleh menghabiskan 45% dari total $127.5
negara, maka segala kebijakan yang miliar anggaran Petrobras untuk
berhubungan dengan perusahaan akan eksplorasi dan produksi pada tahun
berasal dari badan pemerintah (Sanger, 2011-2015, tetapi yang diharapkan ialah
2014). Oleh karena itu tidak menutup hasilnya dapat segera dilihat (Hiscock,
kemungkinan bahwa target pengawasan 2012: 205). Upaya yang dilakukan oleh
NSA di Brazil adalah para petinggi Petrobras setiap tahunnya akan di
pemerintah, seperti Presiden dan para evaluasi agar biaya yang dikeluarkan
menteri, karena pada dasarnya tidak semakin banyak. Hal tersebut
kebijakan yang berkaitan dengan disebutkan oleh Eduardo Molinari,
Petrobras akan memiliki hubungan kordinator strategi eksplorasi dan
dengan badan pemerintah. Sanger produksi Petrobras, mengatakan dalam
(2014) juga menyebutkan bahwa sebuah konferensi minyak di London
perusahaan minyak milik negara pada tahun 2011 bahwa pada tahun
memiliki daya tertari tersendiri bagi 2006, butuh 270 hari untuk mengebor
NSA. Perusahaan minyak negara di Arab sumur pertama di daerah pra-garam
Saudi, Afrika, Iran, dan Meksiko sudah (Hiscock, 2012: 206). Pada saat itu,
sering menjadi target intelijen Amerika Petrobras mengalami kesulitan untuk
Serikat, namun menggali informasi menembus lapisan garam dan
mengenai sebuah kebijakan ekonomi menghabiskan biaya sebanyak $240
merupakan hal yang berbeda dengan juta. Seiring berjalannya waktu, pada
mencuri rahasia perusahaan (Sanger, tahun 2011, Petrobras dapat mengebor
2014). sebuah sumur dalam 90 hari dengan
biaya $1 juta per hari.
Pada akhir 2010 Pettrobras memiliki
anjungan floating production, storage, Petrobras menjadi salah satu target di
and offloading (FPSO) (Hiscock, 2012: dalam pengawasan yang dilakukan oleh
205). Anjungan tersebut merupakan NSA (Fantástico, 2013). Petrobras
anjungan pertama yang dimiliki oleh merupakan perusahaan minyak dan gas
Petrobras di ladang percontohan Lula nasional yang berdiri pada tahun 1953

192 Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017


Sistem Pengawasan Amerika

(Schneider, 2016: 53). Pada tahun 2009, telah menyebutnya era saat ini adalah
Kepala hubungan investor global di era informasi, perkembangan teknologi
Petrobras, Ted Helms, menyatakan informasi telah menyebabkan arus
bahwa Brazil tidak hanya disorot sebagai informasi dapat dengan cepat tersebar.
sebuah pemimpin yang baru di dalam Dunia maya telah menjadi tempat bagi
industri minyak yang tidak orang-orang berkomunikasi di era ini.
konvensional, namun juga sebagai Transaksi uang, belanja, serta
contoh dari perusahaan lainnya dengan melakukan komunikasi dilakukan
kebijakan energi global (Almazan, 2009: dengan memanfaatkan kecanggihan
1). Petrobras sebagai perusahaan teknologi. Internet telah menjadi aspek
minyak yang sebagian sahamnya penting dari cepatnya arus komunikasi
dimiliki oleh negara menjadi sebuah menyebar.
perusahaan yang unggul dalam
eksplorasi laut dalam, karena pada Dengan kondisi seperti itu tidak banyak
dasarnya 90% perusahaan energi di negara kemudian memanfaatkan
Brazil memproduksi di lepas pantai, dan kecanggihan teknologi informasi dan
Petrobras telah menyumbang kurang komunikasi dalam menjalankan
lebih seperempat minyak yang diperoleh pemerintahan. Hal tersebut dapat
melalui eksplorasi laut dalam di dunia. dilihat ketika pasca peristiwa 9/11
Cara yang dilakukan oleh Petrobras di pemerintah Amerika Serikat telah
dalam memproduksi minyak merupakan memiliki berbagai upaya di dalam
suatu yang sulit karena tidak hanya mengatasi ancaman terorisme.
kedalamannya namun juga karena Pengawasan menjadi salah satu langkah
adanya tantangan di dalam bagi pemerintah Amerika Serikat di
menghancurkan batuan-batuan yang dalam melihat pergerakan dari
low permeability (Almazan, 2009: 1). kelompok-kelompok terorisme tersebut.
Kecanggihan teknologi yang dimiliki Namun, adanya pembocoran dokumen
oleh sebuah perusahaan memang rahasia pemerintah oleh mantan
menjadi daya tarik tersendiri. Petrobras kontraktor NSA, Edward Snowden,
telah memiliki dua buah komputer telah menunjukkan bahwa Amerika
dengan kecanggiahan super, terutama Serikat telah memiliki tujuan lain serta
digunakan untuk penelitian seismik, memanfaatkan sistem pengawasannya
yang mengevaluasi cadangan minyak untuk kepentingan negaranya.
dari sampel yang dikumpulkan di laut. Berdasarkan dokumen tersebut, telah
Beginilah caranya sebuah perusahaan dapat dilihat sekutu-sekutu Amerika
memetakan lapisan pra-garam, yang Serikat pun menjadi target pengawasan.
terbesar di dunia dalam beberapa tahun Beberapa petinggi negara telah disadap
ini (Edição do dia, 2013). komunikasinya, salah satunya adalah
Presiden Brazil, Dilma Rousseff. Brazil
Kesimpulan merupakan negara yang memiliki
hubungan baik dengan Amerika Serikat,
Perkembangan teknologi informasi dan namun adanya hal tersebut maka
komunikasi telah menjadi aspek yang hubungan kedua negara menjadi tegang.
penting bagi sistem pengawasan. Selain itu, Petrobras telah menjadi salah
Pengawasan bukan merupakan hal yang satu perusahaan yang menjadi target
baru dilakukan oleh negara, namun alat pengawasan oleh NSA. Berdasarkan
nya saja yang mengalami perubahan. dokumen yang dipublikasikan oleh
Pengawasan dengan spionase memiliki Snowden, telah disebutkan bahwa
keterkaitan yang erat, karena pada Amerika Serikat memiliki ketertarikan
dasarnya apabila sebuah negara dengan perusahaan ini.
melakukan pengawasan terhadap
targetnya, maka tidak menutup Cadangan energi serta kerja sama yang
kemungkinan negara tersebut akan dimiliki oleh Amerika Serikat pun tidak
mengambil informasi yang dapat menjadi alasan dilakukannya
dimanfaatkan bagi negaranya. Toffler pengawasan terhadap Petrobras.

Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017 193


Annisa Widyarni

Amerika Serikat memiliki cadangan badan intelijen Amerika Serikat


minyak yang cukup banyak dan memiliki kemampuan untuk dapat
memiliki kerja sama dalam aspek energi mengambil informasi apapun tidak
yang cukup baik dengan negara lain hanya mengenai terorisme. Ternyata
khususnya Brazil. Amerika Serikat dan praktik tersebut telah menunjukkan
Brazil telah menjadi mitra dalam bahwa Amerika Serikat telah mengambil
melakukan berbagai kerja sama. Teluk keuntungan yang dapat membantu
Meksiko telah menjadi wilayah yang dalam mencapai kepentingan
sangat berpotensi untuk memberikan nasionalnya.
cadangan energi bag Amerika Serikat.
Sehingga, cadangan minyak yang Tradisi “open door” telah melatar
dimiliki oleh Amerika Serikat tidak belakangi dari terbentuknya kebijakan
menjadi urgensi dalam dilakukannya Amerika Serikat. Dapat dikatakan
pengawasan terhadap Petrobras. bahwa tradisi ini menjadi sebuah bentuk
kepentingan nasional Amerika Serikat.
Berdasarkan pemberitaan di media Pada dasarnya, tradisi “open door” juga
massa pengawasan yang dilakukan oleh telah didukung oleh kehadiran teknologi
badan intelijen Amerika Serikat komunikasi dan informasi yang telah
termasuk kedalam spionase ekonomi menyebabkan “free flow information”.
dan spionase industri. Terdapat salah Tradisi “open door” telah menuntun
satu pernyataan, yang menyatakan Amerika Serikat di dalam merumuskan
bahwa tidak terdapat alasan untuk tidak kebijakan yang tetap menjaga
melakukan pengawasan kepada kepentingan nasionalnya. Di dalam
Pterobras. Perusahaan minyak tersebut tradisinya tersebut, kepentingan
telah memiliki keunggulan yang dapat ekonomi juga menjadi aspek yang
memberikan ketertarikan tersendiri bagi diperhatikan sebagai kepentingan
pihak lain. Hampir sebagai an besar nasionalnya. Salah satu yang menjadi
media massa telaah melihat peristiwa in nilai dari tradisi “open door” ialah
itulah melanggar privasi dan kedaulatan menjadikan Amerika Serikat sebagai
negara. negara yang tidak hanya berkuasa dalam
lingkup regional, namun internasional.
Kepentingan nasional merupakan aspek Nilai-nilai kapitalisme menjadi bagian
yang penting bagi sebuah negara. dari tradisi “openn door” yang tidak
Perumusan kebijakan luar negeri sekadar terkait dengan aspek ekonomi.
menjadi penting, karena setiap negara
akan melakukan berbagai upaya di Petrobras merupakan perusahaan
dalam mencapai kepentingan minyak milik negara telah memiliki
nasionalnya. Relasi antar negara tidak berbagai keunggulan dimulai dari
akan terjalin dengan baik, karena teknologi hingga penghasilan yang
masing-masing negara memiliki diperoleh. Perusahaan tersebut memiliki
kepentingan nasional yang akan keunggulan teknologi dalam bidang
menuntun suatu negara untuk teknologi eksplorasi laut dalam.
mementingkan negaranya sendiri. Bagi Anjungan yang dimiliki oleh Petrobras
Amerika Setikat aspek ekonomi telah memiliki tingkat kesulitan tersendiri.
menjadi salah satu kepentingan Wilayah laut dengan banyak bebatuan
nasionalnya. Walaupun pada dasarnya sehinga diperlukannya teknologi
Amerika Serikat menjadi negara yang canggih di dalam mengeksplorasi. Selain
memiliki keinginan dalam itu, perusahaan yang dikendalikan oleh
menghancurkan kelompok-kelompok pemerintah juga telah melibatkan peran
terorisme dengan melacak pemerintah di dalam merumuskan
keberadaannya dengan memanfaatkan kebijakan ekonomi yang mengaitkan
berbagai teknologi, namun Amerika dengan Petrobras. Sehingga, tidak
Serikat akan mengambil manfaat yang menutup kemungkinan untuk NSA telah
dikira dapat menguntungkan Amerika menyadap komunikasi Presiden serta
Serikat. Teknologi yang dimiliki oleh Menteri Pertambangan Brazil untuk

194 Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017


Sistem Pengawasan Amerika

mendapatkan informasi yang dapat Dengan demikian, pengawasan yang


bermanfaat bagi kepentingan Amerika dilakukan oleh badan intelijen Amerika
Serikat. Pada awalnya Brazil telah Serikat telah di dorong oleh motif
bergantung kepada impor minyak untuk ekonomi, karena Petrobras merupakan
mencukupi kebutuhan minyaknya. perusahaan yang dikendalikan oleh
Namun, pemerintah Brazil telah negara, sehingga kebijakan tersebut
memiliki program yang bertujuan untuk telah memiliki pengaruh terhadap
mengurangi ketergantungan Brazil kebijakan energi Brazil. Selain itu,
terhadap impor minyak. Akhirnya, pada teknologi eksplorasi laut dalam yang
tahun 2006, Brazil telah berhasil dimiliki oleh Petrobras memiliki
mencukupi kebutuhan minyak dalam kecanggihan tersendiri yang telah
negerinya. Sehingga, perusahaan yang menarik perhatian Amerika Serikat
dikendalikan oleh pemerintah tersebut untuk melakukan pengawasan kepada
telah memiliki berbagai kebijakan untuk Petrobras. Pada dasarnya, aspek
menanggulangi permasalahan tersebut. ekonomi telah menjadi bagian dari
Hal itulah yang telah menraik perhatian kepentingan nasional Amerika Serikat
Amerika Serikat dalam melakukan yang didorong oleh tradisi “open door”.
pengawasan, yaitu untuk mengamati Sehingga, Amerika Serikat telah
perubahan kebijakan terutama memanfaatkan teknologi informasi
mengenai aspek energi. sebagai alat untuk melakukan
pengawasan untuk mencapai
kepentingan nasionalnya.

Daftar Pustaka [10] Carter, Tom, 2014. “Edward Snowden


exposes NSA spying against Chinese
[1] Carr,Madeline, 2016. US Power abd The telecom firm Huawei” [online] tersedia di
Internet in International Relations: The Irony https://www.wsws.org/en/articles/2014/03/2
of The Information Age. Palgrave 4/huaw-m24.html [diakses pada 6 Juni
MacMillan. 2017].
[2] Greenwald, Glenn, 2014. No Place to Hide. [11] Edição do dia, 2013. “NSA Documents
England: Penguin Group. Show United States Spied Brazilian Oil
[3] Hiscock, Geoff, 2012. Earth Wars: Giant”. [online] tersedia di
Pertempuran Memperebutkan Sumber Daya http://g1.globo.com/fantastico/noticia/2013/
Global (terj. Hendro Prasetyo, Earth Wars: 09/nsa-documents-show-united-states-spied-
The Battle of Global Resources). Jakarta: brazilian-oil-giant.html [diakses pada 17
Penerbit Erlangga. Juni 2017].
[4] Lyon, D. (1994). The Electronic Eye: The [12] Edwardsnowden.com, t.t. “Codewords”.
Rise of Surveillance Society. Minneapolis: [online] tersedia di
University of Minneapolis Press https://search.edwardsnowden.com/docs
[5] McCarthy, Daniel R., 2015. Power, [diakses pada 8 Mei 2017].
Information Technology, and International [13] Fantástico, 2013. “NSA Documents Show
Relations Theory: The Power and Politics of United States Spied Brazilian Oil Giant”.
US Foreign Policy and Internet. United [online] diakses pada
Kingdom: Palgrave Mcmillan. http://g1.globo.com/fantastico/noticia/2013/
[6] Petersen, J.K., 2013. Introduction to 09/nsa-documents-show-united-states-spied-
Surveillance Studies. New York: CRC Press brazilian-oil-giant.html [diakses pada 21
[7] Almazan, Adrian, 2009. Event Report : 2009 Mei 2017].
Energy Symposium Panel: “Unconventional [14] Forero, Juan, 2013. “Brazil TV to Release
Oil & Gas, Deepwater Exploration”. NSA Documents that Show US Spied on
Colombia: Chazen Institute. Petrobras”. [online] tersedia di
[8] Seelke, Clare Ribando dan Peter J. Meyer, https://www.washingtonpost.com/world/braz
2009. “Brazil-U.S. Relations”. [online] il-tv-to-release-nsa-documents-that-show-us-
tersedia di spied-on-petrobras/2013/09/08/8c4cdaf6-
https://books.google.co.id/books?id=AedJm 18d0-11e3-a6287e6dde8f889d_story.html
VwedMC&printsec=frontcover&hl=id#v=o [diakses pada 11 Desember 2016].
nepage&q&f=false [diakses pada 8 Juni [15] Greenwald, Ewen MacAskill, dan Laura
2017]. Poitras, 2013. “Edward Snowden: the
[9] Simcox, Robin, 2015. Surveillance After whistleblower behind the NSA surveillance
Snowden: Effective Espionage in an Age of revelations”. [online] tersedia di
Transparency. London: The Henry Jackson https://www.theguardian.com/world/2013/ju
Society. n/09/edward-snowden-nsa-whistleblower-

Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017 195


Annisa Widyarni

surveillance [diakses pada 10 Desember [18] NSA, 2016. “Understanding the Threat”.
2016]. [online] tersedia https://www.nsa.gov/what-
[16] Kozloff. Nikolas, t.t. “N.S.A. Spying on we-do/understanding-the-threat/ [diakses
Petrobras Forms Part of Wider U.S. Oil pada 30 April 2017].
Espionage”. [online] tersedia di [19] Sanger, David E., dan Nicole Perlroth, 2014.
http://www.huffingtonpost.com/nikolas- “NSA Breached Chinese Servers Seen as
kozloff/nsa-spying-on-petrobras- Security Threat”. [online] tersedia di
f_b_3965148.html [diakses pada 17 Mei https://www.nytimes.com/2014/03/23/world/
2017]. asia/nsa-breached-chinese-servers-seen-as-
[17] Marquis-Boire, Morgan, Glenn Greenwald, spy-peril.html?_r=0 [diakses pada 6 Juni
dan Micah Lee, 2015. “Xkeyscore: NSA’s 2017].
Google for the Wolrd’s Private [20] Watts, Jonathan, 2013. “NSA Accused of
Communications”. [online] tersedia Spying on Brazilian Oil Company Petrobras.
https://theintercept.com/2015/07/01/nsas- [online] tersedia di
google-worlds-private-communications/ https://www.theguardian.com/world/2013/se
[diakses pada 8 Mei 2017]. p/09/nsa-spying-brazil-oil-petrobras [diakses
pada 10 Desember 2016].

196 Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 6 No. 2, Agustus 2017