MAKALAH TOKSIKOLOGI BAHAYA PENGGUNAAN PENGAWET (FORMALIN) DALAM MAKANAN BAGI TUBUH MANUSIA

OLEH: 1. CAHYA ROTAMA 2. ANDRY WIDYANANTO 3. SIDIK CITRA WIJAYA 4. TRI SUTRISNO 5. SUNU PANJI UTAMA 07307141010 07307141024 07307141026 07307141028 07307141045

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010

Jamur.BAB I PENDAHULUAN Makanan merupakan kebutuhan bagi semua mahluk hidup termasuk manusia. Salah satu alternatif agar makanan lebih tahan lama adalah dengan menambahkan bahan pengawet dalam makanan. . Makanan dibutuhkan untuk memperoleh energi yang digunakan untuk beraktifitas sehari-hari. dan makanan. 1988) Industri yang sudah memiliki ISO 9001 tentunya telah menerapkan manajemen produksi yang baik sehingga banyak yang sudah mengurangi jumlah penggunaan pengawet atau tidak menggunakan pengawet lagi (produk susu. Karena Indonesia tertinggal dalam bidang penelitiannya maka diadopsilah peraturan yang ada di WHO. hal ini merupakan salah satu kendala yang harus diatasi. Penggunaan pengawet dalam produk pangan dalam prakteknya berperan sebagai antimikroba atau antioksidan atau keduanya. Pengawet makanan termasuk dalam kelompok zat tambahan makanan yang bersifat inert secara farmakologik (efektif dalam jumlah kecil dan tidak toksis). untuk itu perlu dihambat pertumbuhan maupun aktivitasnya. selain tujuan di atas. Khusus untuk pengawet makanan peraturannya sesuai dengan Permenkes RI No 722/ Menkes/Per/IX/88 (Anonim. hampir seluruh industry mempergunakannya termasuk industry farmasi. tetapi sebenarnya menyebabkan kerusakan organ tubuh manusia dalam jangka panjang (toksisitas kronik). bakteri dan enzim selain penyebab pembusukan pangan juga dapat menyebabkan orang menjadi sakit. juga untuk memelihara kesegaran dan mencegah kerusakan makanan atau bahan makanan. teh dalam botol) Seringkali ada salah pengertian mengenai pengawet untuk makanan yang seolah-olah aman digunakan selama tidak menyebabkan keracunan atau kematian (toksisitas akut). Jadi. Di bidang kesehatan termasuk farmasi penggunaan pengawet dibatasi jenis dan jumlah penggunaannya. Pengawet penggunaannya sangat luas. Untuk pelaku bisnis makanan. Pada umumnya makan hanya mampu bertahan dalam waktu beberapa hari atau beberapa jam sampai makan tidak lagi dapat dikonsumsi sehingga harus dibuang. Untuk itu diperlukan campuran khusus agar makanan yang diproduksi dapat bertahan lebih lama. kosmetik.

dan beberapa logam. panas. dan perkembangan noda hitam.Beberapa pengawet yang termasuk antioksidan berfungsi mencegah makanan menjadi tengik yang disebabkan oleh perubahan kimiawi dalam makanan tersebut. . Peran sebagai antioksidan akan mencegah produk pangan dari ketengikan. Antioksidan menekan reaksi yang terjadi saat pangan menyatu dengan oksigen. adanya sinar. pencoklatan.

Paraforin. Polyoxymethylene glycols. pring dan gelas juga menggunakan formalin. Formoform. FORMALIN Formalin atau formaldehid adalah larutan tak berwarna. Oxymethylene dan Methyleneglycol. Formalin yang umum dikenal sebagai zat pengawet sediaan biologi atau mayat. Formalin mempunyai banyak nama kimia diantaranya adalah : Formol. dan mempunyai bau yang tajam. Formalin termasuk golongan aldehida suku pertama dengan rumus kimia . Oleh karena itu penting sekali kemampuan memilih dan membedakan makanan atau peralatan makan yang aman. H-CH=O. Morbicid.Namun bagi usia bayi dan anak kecenderungan bahaya formalin semakin besar. Methanal. . seperti mi basah. ayam potong. Pengaruh formalin terhadap system tubuh tergantung pada berapa lama dan berapa kadar yang terakumulasi dalam tubuh. karena sy stem imun tubuhnya belum sempurna. banyak disalahgunakan untuk pengawet bahan makanan sehari-hari. bahkan dapat mengakibatkan pertumbuhan sel yang abnormal (kanker). Tetraoxymethylene. Faktor imunitas tubuh juga ikut menentukan. Karsan. Formalin merupakan larutan komersial dengan konsentrasi 10-40% dari formaldehid. Superlysoform. ikan laut dan beberapa makanan lainnya. Beberapa jenis peralatan rumah tangga yang terbuat dari plastic atau melamin. Oxomethane. Methyl oxide. Sifat oksidator formalin dapat merusak sel-sel tubuh sehingga menghambat metabolisme. Formic aldehyde. Formalith. Trioxane. mudah larut dalam air. bakso. ikan asin. Peralatan itu hanya aman digunakan dalam kondisi dingin. Methylene aldehyde. mudah menguap.BAB II PEMBAHASAN A. tahu. seperti mangkuk.

dan Bekasi. Fakta ini tentu saja sangat menghawatirkan. Produk pangan berformalin itu dijual di sejumlah pasar dan supermarket di wilayah DKI Jakarta. Dikaji pula bagaimana cara mengidentifikasi makanan yang mengandung formalin baik dengan cara sederhana maupun secara kimia. zat ini masih luas dipergunakan. Di samping itu dapat pula akibat ketidaktahuan dampak penggunaan formalin. Temuan terbaru menyatakan bahwa beberapa produk permen susu dan makanan kecil kemasan/bermerk asal China juga mengandung formalin. ayam potong dan tahu memakai formalin sebagai pengawet. mi basah. karena formalin bukanlah zat aditif makanan. Terlebih dari itu konsumen dapat mewaspadai produk-produk yang mengandung formalin. Dampak yang tak terlihat secara langsung ini juga membuat para produsen tidak peduli akan akibat jangka panjangnya. Produk-produk yang mengandung formalin itu tanpa sadar dikonsumsi masyarakat luas sehari-hari. sehingga dapat mengenali ciri-ciri produk yang berformalin.Berdasarkan hasil investigasi dan pengujian laboratorium yang dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) di Jakarta tahun 2006 ditemukan sejumlah produk pangan seperti ikan asin. Bogor. Banten. Diharapkan tulisan ini dapat lebih menyadarkan pihak-pihak tertentu yang menggunakan formalin dalam produk makanan agar tidak lagi menggunakannya. Pada makalah ini akan dikaji mengenai formalin dan sifat sifatnya dan bagaimana dampaknya bagi sistim tubuh. . karena tidak tahu bagaimana membedakan makanan berformalin ataukah tidak. namun justru mengancam kesehatan. Akumulasi formalin terus-menerus dalam tubuh dapat berakibat fatal yang mengancam sistem keseimbangan tubuh.

Akibat yang ditimbulkan tersebut dapat terjadi dalam waktu singkat atau jangka pendek dan dalam jangka panjang. Ini akibat sifat oksidator formalin terhadap sel hidup. yang berlebihan. maka bereaksi dengan hampir semua zat di dalam sel dan terikatnya DNA protein sehingga menyebabkan terganggunya ekspresi genetik yang normal. mual. tenggorokan dan perut terasa terbakar. Bila formalin masuk ke tubuh melebihi ambang batas tersebut maka dapat mengakibatkan gangguan pada organ dan sistem tubuh manusia. BAHAYA PAPARAN FORMALIN TERADAP SISTIM TUBUH Menurut IPCS (International Programme on Chemical Safety). Dalam tubuh manusia. secara umum ambang batas aman di dalam tubuh adalah 1 miligram per liter. hipotensi (tekanan darah rendah). Selain itu juga dapat terjadi kerusakan hati. Selain tertelan. formaldehida dikonversi jadi asam format yang meningkatkan keasaman darah. Tanda dan gejala akut atau jangka pendek yang dapat terjadi adalah bersin. sakit kepala. sakit dada. Pada konsentrasi yang sangat tinggi dapat menyebabkan kematian. diare dan muntah. hingga koma. Akibat jangka pendek yang terjadi biasanya bila terpapar formalin dalam jumlah yang banyak. jantung. sakit menelan. Jika akumulasi formalin kandungan dalam tubuh tinggi. maka mulut. kemungkinan terjadi pendarahan . kejang. kontak langsung atau tertelan. hipotermia. sakit kepala. lelah. tidak sadar hingga koma. radang tonsil. jantung berdebar. otak. pankreas. Dampak yag .B. sistem susunan syaraf pusat dan ginjal. muntah dan diare. formalin dapat masuk lewat mulut karena mengkonsumsi makanan yang diberi pengawet formalin. tarikan napas menjadi pendek dan sering. limpa. mual. Apabila formalin secara langsung tertelan. radang tenggorokan. bisa melalui hirupan. sakit perut yang hebat.

Semakin besar kadar yang terakumulasi. mekanisme aksi toksik formalin bersifat ekstra sel karena terjadi secara tidak langsung yang artinya zat beracun ini pada awalnya beraksi di lingkungan luar sel sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan fungsional pada sel itu sendiri. Beberapa penelitian terhadap tikus dan anjing pemberian formalin dalam dosis tertentu jangka panjang secara bermakna mengakibatkan kanker saluran cerna seperti adenocarcinoma pylorus. tentu semakin parah akibatnya. Usia anak khususnya bayi dan balita adalah salah satu yang rentan untuk mengalami gangguan akibat formalin.dapat terjadi tergantung pada berapa banyak kadar formalin yang terakumulasi dalam tubuh. Mulai dari terhambatnya fungsi sel hingga menyebabkan kematian sel yang berakibat lanjut berupa kerusakan pada organ tubuh. Secara imunologik sIgA (sekretori Imunoglobulin A) pada permukaan mukosa dan limfosit pada lamina propia dapat menangkal zat asing masuk ke dalam tubuh. Di sisi lain dapat pula memicunya pertumbuhan sel-sel yang tak wajar berupa sel-sel kanker. penderita alergi dan sebagainya. Secara kimiawi asam lambung dan enzim pencernaan menyebabkan denaturasi zat berbahaya tersebut. Secara toksikologi. Pada kadar toksikan yang berlebihan dapat mengakibatkan perubahan sturktural pada sel yang sifatnya tidak terbalikkan. usus belum sempurna atau sistem pertahanan tubuh tersebut masih lemah dan gagal berfungsi sehingga memudahkan bahan berbahaya masuk ke dalam tubuh sulit untuk dikeluarkan. duodenum. Namun pada usia anak. preneoplastic hyperplasia pylorus dan adenocarcinoma . Hal ini juga akan lebih mengganggu pada penderita gangguan saluran cerna yang kronis seperti pada penderita Autism. Secara mekanik integritas mukosa (permukaan) usus dan peristaltik (gerakan usus) merupakan pelindung masuknya zat asing masuk ke dalam tubuh. Sehingga pada orang dewasa relatif dampaknya dapat ditekan oleh sistem tubuh.

Untuk menjaga kesehatan kita. tarikan nafas menjadi pendek dan sering. Pada usia anak usus belum sempurna atau sistem pertahanan tubuh tersebut masih lemah dan gagal sedangkan pada. sudah seharusnya kita menghindari makanan yang terbebas dari bahan pengawet berbahaya. Efek yang ditimbulkan tergantung pada jumlah dan kadar formalin yang masuk ke dalam tubuh. Pada konsentrasi yang sangat tinggi dapat menyebabkan kematian. . orang dewasa relatif dampaknya dapat ditekan oleh sistem tubuh.BAB III KESIMPULAN Formalin masuk ke dalam tubuh dapat langsung tertelan dan masuk lewat mulut karena mengkonsumsi makanan yang diberi pengawet formalin. dan gangguan sel. formaldehida dikonversi jadi asam format yang meningkatkan keasaman darah. Dalam tubuh manusia. hipotermia.

2006. Anonim. Harmita. Diakses tanggal 10 Oktober 2010. Anonim.2006 .com/arpan / Bahaya Formalin. http://ogut267. diakses tanggal 12 oktober 2010 Anonim.blogspot. diakses tanggal 10 oktober 2010. 2010. Wikipedia bahasa Indonesia. Amankah Pengawet Makanan Bagi Manusia ?. 2000.com/spy_kid/readblog/31033/formalin-padamakanan-tidak-berbahaya-bagi-tubuh. 2010.com/2010/10/alasan-penggunaan-zataditif-pengawet.DAFTAR PUSTAKA Achmad Nuryasin. http://ikaptkdk. http://www. diakses tanggal 10 Oktober 2010. Depok : FMIPA UI .bloggaul.html.