Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita.

Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Gejala keputihan

Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu. Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.

Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.

Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri. Gadis muda terkadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Penyebab keputihan
Dengan memperhatikan cairan yang keluar, terkadang dapat diketahui penyebab keputihan.
• • • •

Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan. Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu. Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker. Kelelahan yang sangat berat.

wanita dewasa apabila ia dirangsang sebelum dan pada waktu koitus (Coitus). Namun dapat pula akibat adanya benda asing dalam liang . berbau telur busuk. Bau dari keputihan pun beragam. Warna cairan keputihan bervariasi. pada wanita berpenyakit menahun dengan neurosis. kuman. Keputihan adalah keluarnya cairan berlebihan dari liang senggama (vagina) yang terkadang disertai rasa gatal. serta bagaimana cara terbaik untuk menanggulanginya. kekuningan. Hal ini karena keputihan terbagi menjadi dua. Terutama pada wanita usia dewasa. Nah. bahkan anyir seperti ikan mentah. dan menimbulkan rasa nyeri sewaktu berkemih atau bersenggama. Menurut para pakar sex (pakar seksologi). Sedangkan pada patologik. keputihan dapat menyerang wanita mulai dari kanak-kanak hingga menopause. terdapat lebih banyak leukosit. kali ini kita coba pelajari lebih jauh apa dan mengapa keputihan itu dapat terjadi pada seorang wanita. Celakanya. Dunia Wanita memang dunia yang menyimpan banyak hijab yang layak disingkap. Salah satunya masalah sepele tapi jangan sampai kecele adalah masalah keputihan yang dialami wanita / perempuan. fisiologik dan patologik. dan biasanya wanita yang belum dewasa tidak begitu mempedulikan masalah keputihan. waktu menarche. nyeri. waktu ovulasi. padahal jika sudah akut agak sulit untuk mengobati keputihan yang diidap wanita dari masa kanak-kanak sampai dewasa. rasa terbakar di bibir kemaluan. Sementara keputihan patologik utamanya disebabkan infeksi (jamur. kerap disertai bau busuk. perbedaan fisiologik dan patologik adalah.Apa itu keputihan pada wanita ? Bagaimana penanggulangannya ? Sering sekali pertanyaan yang terdengar sederhana tapi cukup rumit saat mencari jawaban dan penanggulangannya. dengan konsistensi cair hingga kental atau bahkan berbentuk seperti kepala susu. dapat tanpa bau. Melanjutkan artikel PMS pada wanita (Pre-Menstruasi Syndrom) sebelumnya. Tapi jangan salah keputihan itu juga bisa dialami wanita dari masa kanak-kanak bahkan tidak pandang bulu mau wanita cantik atupun tidak cantik yang berbulu banyak ataupun sedikit bisa terkena keputihan. dari putih. tentu Anda pernah mendengar istilah keputihan. Sebagai wanita dewasa. Keputihan karena fisiologik dapat ditemukan pada bayi yang baru lahir hingga berumur kira-kira sepuluh hari. virus). pada fisiologik cairan kadang-kadang berupa mukus yang mengandung banyak epitel dengan leukosit yang jarang. abu-abu. parasit. dan wanita dengan ektropion porsionis uteri.

atau melakukan pembedahan.senggama. menyebabkan peradangan vagina tak spesifik. gatal. Merencanakan pengobatan setelah melihat kelainan yang ditemukan. Cara penularannya melalui senggama. gangguan hormonal akibat mati haid. berbuih seperti air sabun. Parasit penyebab keputihan terbanyak adalah Trichomonas vaginalis. Penanggulangan Keputihan Pemeriksaan dokter baiknya segera dilakukan bila keputihan mulai menyerang Anda. alkohol. dan melakukan penghancuran lokal pada kutil leher rahim. Cairannya banyak. • • Melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat tertentu untuk mendapatkan gambaran alat kelamin yang lebih baik. Kuman ini mudah mati setelah terkena sabun. Infeksi akibat kuman (bakteri). bau. Warnanya kekuningan. kelainan bawaan dari alat kelamin wanita. liang senggama. Chlamydia trachomatis. bibir kemaluan. Gardenerella. Infeksi akibat jamur biasanya disebabkan spesies candida. Predisposisinya adalah kehamilan. akseptor pil KB. Lalu. yang sebetulnya merupakan nanah yang terdiri dari sel darah putih yang mengandung kuman Neisseria gonorrhoea. vulva kemerahan. Diabetes melitus. dalam hal ini mencari darimana keputihan itu berasal. Sementara keputihan akibat virus disebabkan Human Papiloma Virus (HPV) dan Herpes simpleks. Biasanya mengisi penuh sel-sel epitel vagina berbentuk khas clue cell. . liang senggama dan bibir kemaluan. bagaimana pengobatan yang rasional untuk mengatasi keputihan? Beberapa cara dapat dilakukan. • • • • • Gonococcus. seperti melakukan pemeriksaan kolposkopi yang berupa alat optik untuk memperbesar gambaran leher rahim. adanya kanker atau keganasan pada alat kelamin terutama di leher rahim. Penyakit ini dapat terlihat sebagai kutil-kutil kecil di liang senggama dan bibir kemaluan. obat pemusnah atau pemungkas. kuman ini sering menyebabkan penyakit mata trakhoma. misalnya akibat. dan gatal. adalah penyebab penyakit kelamin sifilis. Menghasilkan asam amino yang akan diubah menjadi senyawa amin bau amis. atau lebih dikenal dengan nama GO. putih susu (sering berbentuk kepala susu). Ditemukan di cairan vagina dengan pewarnaan Diemsa. Vagina menjadi kemerahan akibat radang. Treponema pallidium. nyeri bila ditekan atau perih saat buang air kecil. deterjen. Cairannya kental. Tujuannya: Menentukan letak dari bagian yang sakit. dan sinar matahari. yaitu sebagai penawar saja. berwarna keabu-abuan.

. Selain itu dapat dilakukan penyinaran dengan radioaktif atau penyuntikan sitostatika. Dettol. banyak juga keputihan yang membandel. yang sekadar membersihkan cairan keputihan dari liang senggama. Sementara penghancuran lokal dan pembedahan berupa pengangkatan sebagian jaringan leher rahim. Nah. Karena itu. penisilin. Intima. dengan menggunakan kawat berlubang yang dialiri listrik atau dipancung berbentuk kerucut ke bawah menggunakan pisau bedah yang disebut konisasi. eritromisin. tetrasiklin. tapi tidak membunuh kuman penyebabnya. atau kanker leher rahim). Sedangkan obat pemunah misalnya vaksinasi. Dalam kasus keputihan.Obat-obat penawar misalnya Betadine vaginal kit. lebih baik mencegah ketimbang mengobati. doksisiklin. Atau bisa dilakukan pengangkatan seluruh badan kandungan yang disebut histerektomia (jika ada prakanker leher rahim. dan melakukan pemeriksaan dini. dsb. pencegahan bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti menggunakan alat pelindung (kondom). thiamfenikol. pemakaian obat atau cara profilaksis (pemakaian obat antibiotika disertai dengan pengobatan terhadap jasad renik penyebab penyakit).

Dengan tingkat keasaman ini. Di dalam vagina terdapat berbagai macam bakteri. Dalam kondisi ekosistem vagina seimbang.Keputihan atau secara medis disebut fluor albus atau leukorrhea adalah keluarnya sekret dari vagina. Fluor albus (keputihan) terbagi menjadi dua yaitu keputihan yang fisiologis dan keputihan yang patologis. maupun virus mudah masuk ke liang vagina. antibiotika. . dan dalam keadaan stress Penyebab Utama fluor albus patologis adalah infeksi daerah genital. terasa gatal dan jumlah cairan banyak Etiologi (penyebab) Fluor albus fisiologis timbul dalam keadaan ovulasi. pertahanan alamiah akan turun. 95% Lactobacillus. darah haid. misalnya tingkat keasaman menurun. penyakit diabetes melitus. Ketidakseimbangan ekosistem vagina disebabkan banyak faktor. Gejala fluor albus yang fisiologis adalah cairan vagina jernih. sehingga kuman penyakit seperti jamur. yang akan dimetabolisme untuk pertumbuhannya. Glikogen merupakan nutrisi dari Lactobacillus. Bila keseimbangan itu terganggu. Staphylococcus). protozoa (Trichomonas vaginalis) Patofisiologi Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang sangat rentan terhadap infeksi.2. 5% patogen. yaitu estrogen dan bakteri Lactobacillus atau bakteri baik. Ekosistem vagina merupakan lingkaran kehidupan yang dipengaruhi oleh dua unsur utama. Sekret tersebut dapat bervariasi dalam konsistensi. penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching). Infeksi juga terjadi karena terganggunya keseimbangan ekosistem di vagina. tidak gatal dan jumlah cairan bisa sedikit dan bisa cukup banyak Gejala fluor albus yang patologis adalah cairan dari vagina keruh dan kental. Di sini estrogen berperan dalam menentukan kadar zat gula sebagai simpanan energi dalam sel tubuh (glikogen). yang menentukan suasana asam di dalam vagina. dapat juga disebabkan oleh sakit yang lama. bakteri patogen tidak akan mengganggu. Keputihan yang fisiologis pasti terjadi pada setiap wanita karena hal ini adalah normal sedangkan keputihan yang patologis sangat dipengaruhi oleh infeksi daerah genital.8-4. bakteri. akibat rangsangan seksual. dengan pH di kisaran 3. Sisa metabolisme kemudian menghasilkan asam laktat. kehamilan. dan gangguan hormon seperti saat pubertas. Di antaranya kontrasepsi oral. saat wanita hamil. cairan sperma. parasit. coli. Hal ini disebabkan batas antara uretra dengan anus sangat dekat. dan rentan mengalami infeksi. warna tergantung dari kuman yang menginfeksi. warna dan bau. atau menopause. kurang gizi dan anemia. bakteri(kuman E. Lactobacillus akan subur dan bakteri patogen akan mati. kuman penyebabnya dapat berupa jamur (Candida albicans). tidak berwarna. berbau busuk. saat menjelang atau setelah menstruasi.

hindari pemakaian barang-barang yang mudah menimbulkan fluor albus rekuren. serta dapat memfasilitasi terjadinya HIV. . dan menimbulkan ketidaknyamanan. Karena itu fluor albus pun bisa didapat dari kuman penyebab penyakit kelamin yang mungkin dibawa oleh pasangan seks wanita tersebut. atropik vaginitis. pelvic inflamatori disease. Kalau keasaman dalam vagina berubah maka kuman-kuman lain dengan mudah akan tumbuh sehingga akibatnya bisa terjadi infeksi yang akhirnya menyebabkan fluor albus. Begitu seorang wanita melakukan hubungan seks. hubungan seks selama masa pengobatan sebaiknya dihindari.Ketidakseimbangan ini mengakibatkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman yang lain. uretritis. infeksi Chlamydia. pada wanita hamil dapat menyebabkan bayi prematur. maka wanita tersebut terbuka sekali terhadap kuman-kuman yang berasal dari luar. Ca Cervix. gangguan perkembangan dan berat badan lahir rendah (BBLR) terutama akibat bacterial vaginosis dan infeksi Trichomonas. Diagnosis Diagnosis fluor albus dibangun berdasarkan gejala klinik dan pemeriksaan laboratorium Penatalaksanaan Farmakologis : Sebaiknya segera konsultasi ke dokter setempat Non-farmakologis: Pasangan seksual juga harus diobati walaupun tidak ditemukan gejala klinik. vulvovaginitis. gatal. Padahal adanya flora normal dibutuhkan untuk menekan tumbuhan yang lain itu untuk tidak tumbuh subur. dan gonorrhea KOmplikasi Infertilitas/masalah kesuburan. Diagnosis banding fluor albus. yang berbau.

diare. NEMATODA USUS * Ascaris Lumbricoides * Panjang cacing jantan 10-30 cm. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]-> < ![endif]--> Telur dibuahi dilingkungan bentuk infektif + 3 minggu tertelan menetas usus halus (larva) menembus dinding usus halus pembuluh darah & saluran limfe < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]-> < ![endif]--> < ![endif]--> Jantung paru – paru alveolus Trakhea dan bronkus faring (rangsangan batuk (tertelan) Oesofagus usus halus (dewasa). dan kurang napsu makan . terdiri dari telur yang dibuahi dan tidak dibuahi.000 / hari. konstipasi. hidup dalam rongga usus muda. NEMATODA Jaringan 1. Cacing betina 22-35 cm. Ganguan pada penderita akibat dari * Larva : pada paru – paru dapat terjadi pendarahan pada dinding alveolus. mual. NEMATHELMINTHES / cacing gilik ( kelas NEMATODA ) b.Helmintologi Ilmu yang mempelajari tentang parasit cacing Bedasarkan toksonominya dibagi atas : a. Siklus dari telur matang menjadi dewasa + 2 bulan. batuk demam dan eosinofilia (Sindrom LOEFFLER) * Cacing dewasa : gangguan pada usus.000-200. NEMATODA Usus 2. bertelur 100. PLATYHELMINTHES / cacing pipih ( kelas TREMATODA/ cacing daun dan kelas CEStODA / cacing pita) * NEMATODA * Terdiri dari 1.

jantan 0. Telur→ larva rabditiform → larva filariform → menembus kulit → kapiler darah → jantung kanan → paru→ bronkus → trakhea → laring → usus halus. Dengan gejala eosinofilia. Mis . Ancylostoma betina bertelur + 10. anjing  Ancylostoma ceylanicum : Kucing. demam dan hepatomegali.8 cm.000 butir / hari. anjing Necator americanus dan Ancylostoma duodenale Penyebaran cacing ini diseluruh daerah khatulistiwa dan tewmpat lain dengan keadaan yang sesuai. kadang – kadang ditemukan pada manusia sebagai parasit pengembara. Gejala Necatoriasis dan Ankilostomiasis .* Toxocara canis dan Toxocara cati * Yaitu cacing yang terdapat pada anjing dan kucing. Daur hidup . Bentuk badan menyerupai huruf S. T. bentuk badan menyerupai huruf C. Penyakitnya VISCERAL LARVA MIGRANS. daerah pertambangan dan perkebunan. * Cacing Tambang* (Hookworm)  Necator americanus : Manusia (Necatoriasis)  Ancylostoma duodenale : Manusia (Ankilostomiasis)  Ancylostoma braziliense : Kucing. tetapi mengembara dialat-alat dalam terutama hati. T cati = Kucing. Pada manusia larva tidak menjadi dewasa. canis = anjing. Necator americanes betina bertelur + 9000 butir/hari. panjang cacing betina 1 cm. Stadium Larva . anjing  Ancylostoma caninum : Kucing.

Pada tempat larva menembus kulit. Ancylostoma braziliense dan A. (suatu dermatitis berupa kelainan intrakutan serpiginosa). * Trichuris trichiura * (Trichocephalus dispar / cacing cambuk) Nama penyakitnya trikuriasis. jantan 4 cm. Cacing dewasa A. Panjang cacing betina + 5 cm. b.08 – 0. Caninum Kucing dan anjing adalah Hospes definitifnya Pada manusia larva tidak menjadi dewasa tetapi menyebabkan CREEPING ERUPTION/ CREEPING DISEASE/ CUTANEOUS LARVA MIGRANS. terdapat vesikel-vesikel kecil dan dapat terjadi infeksi sekunder karena kulit digaruk. maka terjadi perubahan kulit yang disebut GROUND ITCH.000 butir / hari. tampak sebagai garis merah. Stadium Dewasa Tergantung pada : a. Bertelur + 3000-10.duodenale 0.34 cc/hari. Perubahan pada paru bu\iasanya ringan.Bila banyak larva filariform menembus kulit. sedikit menimbul. terjadi papel keras. merah dan gatal. Dalam beberapa hari akan berbentuk terowongan intrakutan sempit. Keadaan gizi penderita (Fe dan protein). rasa gatal sekali dan bertambah panjang menurut gerakan larva didalam kulit.1 cc/hari. bagian interior langsing seperti cambuk. Cacing dewasa hidup dalam kolon asendens dan sekum dengan bagian anterior (cambuk) masuk kedalam mukosa usus. . Sepanjang garis yang berkelok-kelok.americanus menyebabkan kehilangan darah sebanyak 0. Tiap cacing dewasa N. Daur hidupnya . spesies dan jumlah cacing. telur berbentuk seperti tempayan.005 – 0.

Larva rabditiform larva filariform diusus atau perianal bila menembus mukosa usus atau kulit perianal (daur perkembangan didalam hospes ) autoinfeksi manahun. * Strongyloides stercoralis * (strongilodiasis) Cacing dewasa betina hidup dalam vilus duodenum dan yeyenum. kemudian telur tersebut menetas menjadi larva rabditiform yang masuk kerongga usus serta dikeluarkan bersama tinja. Memiliki panjang + 2 cm. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Autoinfeksi.< ![endif]--> < ![endif]--> Telur tanah (dapat bertahan dalam beberapa tahun ) 3-6 mgg matang < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Tertelan menetas dalam usus halus larva dewasa sekum Jadi. Cacing ini memasukan kepala kedalam mukosa usus (menghisap darah). Telur bentuk parasitic diletakkan dimukosa usus. BB menurun. 3. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ! [endif]--> Siklus tidak langsung. rabditiform 2-3 hari larva filariform (infektif) Larva < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ! [endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Menembus kulit aliran arah jantung kanan paru-paru (dewasa) menembus alveolus trachea laring (reflek batuk) tertelan usus halus. Ada 3 macam daur hidup 1. 2. dan kadang-kadang disertai prolapsus rectum. anemia. . diduga bereproduksi dengan cara pastenogenesis. menyebabkan trauma akibatnya iritasi dan peradangan hinga perdarahan. cacing ini tidak mempunyai siklus paru. Gejala pada infeksi berat berupa diare dengan sindrom disentri. < ![endif]--> < ![endif]--> Siklus langsung. Larva rabditiform ditanah berubah cacing jantan dan betina ( pembuahan ) telur menetas menjadi larva rabditiform larva filariform masuk kedalam hospes atau larva rabditiformk kembali menjadi fase hidup bebas.

usus besar dan usus halus yang berdekatan dengan rongga sekum. mual . Cacing dewasa ditemukan diseluruh traktum digestivus dan larvanya ditemukan diberbagai alat dalam kematian * Enterobius vermicularis / Oxyuris vermicularis * ( cacing kremi ). Makanannya adalah isi daripada usus Cacing betina bermigrasi kedaerah perianal untuk bertelur dengan cara kontraksi uterus dan vagina. Kopulasi terjadi didaerah sekum. enterobiasis / oksiuriasis Parasit ini hidup kosmopolitan.Gejala klinis dan patalogi < ![endif]--> eruption Larva filariform menembus kulit creeping Cacing dewasa hidup dalam mukosa usus :  Infeksi ringan : tanpa gejala  Infeksi sedang : rasa sakit menusuk didaerah epigastrum tengah. Infeksi dapat terjadi dengan 1. 2. Cacing jantan mati setelah kopulasi dan cacing betina mati setelah bertelur. tetapi lebih banyak ditemukan didaerah dingin daripada daerah panas ( mungkin disebabkan karena faktor kebiasaan dimana orang – orang didaerah dingin jarang mandi dan mengganti baju dalam) Habitatnya dirongga sekum. diare dan konstipasi  < ![endif]--> Infeksi berat : terjadi autoinfeksi disertai hiperinfeksi. < ![endif]--> < ![endif]--> Telur menetas diperianal larva bermigrasi kembali keusus besar . Telur jarang dikeluarkan diusus. mutah. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Menelan telur matang menetas di duodenum larva rabditiform yeyenum dan menjadi dewasa. sehingga jarang ditemukan didalam tinja.

dan vagina. dapat mengeluarkan larva + 1500 larva. aktivitas sek meningkat. Cacing betina dapat mengembara dan bersarang divagina dan tubafalopii radang saluran telur. Penularanya dapat dipengaruhi oleh : 1. Debu merupakan sumber infeksi karena mudah diterbangkan oleh angin sehingga telur melalui debu dapat tertelan.  Manusia  Babi  Tikus  Babi hutan  Beruang  Kucing  Anjing Penyakitnya Trikinosis. Larva tersebut dilepas kejaringan mukosa. imsomnia dan masturbasi. saluran limfe . 2. Cacing ini hidup dalam usus. Retroinfeksi melalui anus : larva dan telur yang menetas disekitar anus kembali masuk keusus. perineum. * Trichinella spiralis * Hospesnya . gigi menggemeretak. Penularan dari tangan kemulut setelah menggaruk daerah perianal atau dapat disebarkan kepada orang lain karena memegang benda – benda atau pakaian yang berkontaminasi. kurang napsu makan.< ![endif]--> Infeksi cacing ini dapat sembuh sendiri bila tidak ada reinfeksi. cepat marah. Dieropa dan USA (non muslim) parasit ini banyak ditemukan karena penduduknya mempunyai kebiasaan makan daging babi yang dimasak kurang matang (sosis). Gejala klinis yang menonjol adalah iritasi anus. enuresis. Trikinelosis atau Trikiniasis. 3. BB menurun. Gejala lainnya dapat berupa.

Cacing betina mengeluarkan mikrofilaria bersarung yang hidup dialiran darah tepi (secara periodik nokturna) pada waktu malam. Dipasifik periodesitas W. Dimuangthai terdapat subperiodik nokturna. dll). kemudian disebar keseluruh tubuh. iga. laring. mual dan mutah) Larva : Setelah infeksi 7-28 hari. mata dll. terutama diotot diafragma. Pada siang hari mikrofilaria terdapat dikapiler alat dalam (paru. Cacing dewasa Menimbulkan limfadenitis dan limfangitis retrograd dalam stadium akut. . jantung. Dibagi dalam 2 kelompok 1. anopheles dan aedes (desa) Patologi dan gejala klinik. NEMATODA JARINGAN * Wuchereria bancrofti * (filariasis bancrofit) Terdapat didaerah beriklim tropis. ginjal. otak dan jantung.dan peredaran darah. Penderita meninggal dalam waktu 2-3 mgg sebagai akibat kelainan paru. 2. demam. Lidah. tetapi jumlahnya lebih banyak pada waktu siang).bancrofti subperiodik diurna (mikrofilaria terdapat didalam darah siang dan malam. larva yang tersebar menimbulkan gejala nyeri otot (mialgia). menyebabkan filariasis limpatik. suatu daerah yang periodesitas Ditularkan oleh nyamuk culex quinguefasciatus (kota). radang otot (miositis). Patalogi dan gejala klinis Cacing dewasa : Timbul gejala usus (sakit perut. berbentuk benang halus berwarna putih susu. eosinopilia. Infeksi berat dapat terjadi apabila larva mecapai 5000 ekor / kg BB. diare. disusul dengan osbtruksi manahun 10-15 tahun kemudian. hiperosinopillia.

Patologi dan Gejala Klinik . Saluran sperma meradang. flores. lengan. kera. timori hanya hidup pada manusia ( filariasis timori). *Brugia malayi dan Brugia timori * (filariasis Brugia) B. malayi dibagi menjadi 2 varian (filariasis malayi) : . epididimitis dan orkitis. Morfologi B. buah zakar. Malayi terdapat disebagian negara – negara diasia.Yang hidup pada manusia . rote. dan nyamuk mansonia (hewan). alor dan beberapa pulau kecil di NTT). B. B. Pada stadium akut Ditandai dengan gejala peradangan pada saluran dan kelenjar limfe. Timori hanya terdapat diindonesia bagian timur (pula timor. timori bersifat periodic nokturna (pada malam hari) ditularkan o/ nyamuk Anopheles barbirostris. Yang paling sering dijumpai adalah peradangan pada sistem limpatik alat kelamin pria menimbulkan funikulitis. malayi bersifat non periodic (tidak beraturan). Mikrofilaria → biasanya tidak menimbulkan kelainan. payudara. Pada stadium manahun Paling sering dijumpai adalah hidrokel. dalam keadaan tertentu dapat menyebabkan occult filariasis. berbentuk benang halus seperti susu. vulva dan kadangkadang dapat pula terjadi kiluria. elefantiasis seluruh tungkai.2. ditularkan o/ nyamuk Anopheles barbirostris (manusia). Cacing ini hidup dalam saluran dan pembuluh limfe. dll ) B. membengkak menyerupai tali dan sangat nyeri bila diraba.Yang hidup pada manusia dan hewan ( kucing. Morfologi B.

Filariasis brugia penyebarannya bersifat lokal. Pada filariasis Brugia. B. Stadium akut ditandai demam. sistem limfe alat kelamin tidak pernah tertekan. Peradangan pada saluran limfe dapat terlihat sebagai garis merah yang menjalar kebawah. * Occult filariasis Esosinophilia ) * ( Tropical Pulmonary Adalah penyakit filariasis limfatik yang disebabkan oleh penghancuran microfilaria dalam jumlah yang berlebihan oleh sistem kekebalan tubuh penderita. tetapi dengan serangan berulang. 6. Limfadenitis pada tungkai bawah (pangkal baha) ini dapat berkembang menjadi bisul. Pada stadium ini tungkai bawah biasannya ikut membekak dan menimbulkan gejala limfedema.1. 9. Mikroffilaria dihancurkan oleh zat anti dalam tubuh hospes akibat hipersensitifitas terhadap microfilaria ( antigen ) . Timori. Malayi hanya terdapat didaerah pinggir pantai atau daerah aliran sungai dengan rawa – rawa. Alat kelamin dan payudara tidak pernah terkena. 8. malayi sama dengan B. 10. Bila sembuh akan meninggalkan bekas parut (gejala objektif filariasis limfatik) 5. dan peradangan ini sering timbul setelah penderita berkerja berat dilandang atau disawah. elefantiasis hanya mengenai tungkai bawah (dibawah lutut atau siku). lambat laun pembengkakan tungkai tidak hilang walaupun peradangan sembuh. 4. 2. akhirnya timbullah elefantiasis. Tapi berbeda dengan klinis filariasis bancrofti. B. 3. Limfedema biasanya hilang setelah gejala peradangan menyembuh. Pada filariasis brugia. peradangan saluran dan kelenjar limfe yang hilang timbul berulang – ulang. timori hanya terdapat dipedesaan / persawahan karena vektornya tidak dapat berkembang biak diperkotaan. pecah menjadi ulkus. 7.Gejala klinis B.

kamerun dan Nigeria (daerah khatulistiwa dengan hutan yang berhujan dengan kelembaban tinggi). blinding filariasis. pangkal hidung hingga menyebabkan iritasi. Terdapat diafrika barat. dan menghilang setelah beberapa hari kemudian sebagian manifrestasi supersensitif hospes terhadap parasit. Kongo. * Loa – loa / cacing loa / cacing mata * Hanya ditemukan pada manusia. Angola. Secara psikis pasien sangat menderita. pelupuk mata bengkak hingga gangguan penglihatan. Inguinal. tengah. Patologi dan Gejala klinis Cacing dewasa yang mengembara dalam jaringan subkutan dan mikrofilaria dalam darah seringkali tidak menimbulkan gejala Cacing dewasa yang mengembara dalam jaringan subkutan dapat ditemukan diseluruh tubuh dan menimbulkan ganguan konjungtiva mata. Ditemukan pada manusia didaerah afrika. leher. Pembengkakan dapat sebesar telur ayam yang timbul secara spontan. kadar IgE meningkat dan kelainan klinis manahun dengan pembengkakan kelenjar limfe (bag. sudan. venezuela. Masalah utama adalah bila cacing masuk keotak→ Ensefalitis. Cacing betina mengeluarkan microfilaria yang beredar dalam darah pada siang hari (diurna) dan pada malam hari berada dalam pembuluh darah paru – paru. selatan guatemala. Terjadi pembengkakan ditangan / lengan tetapi tidak sakit. mexico. * Onchocerca volvulus / filariasis volvulus * Penyakitnya disebut Onkoserkosis. ditularkan oleh lalat chrysops. Bahkan diseluruh tubuh menyerupai penyakit HODGKIN. amerika tengah. River blindness. sudan. lipat siku). . kongo. sakit. angola. Parasit ini hidup dalam jaringan subkutan.. Penyakitnya adalah Loasis atau calabar swelling. Pada saat – saat tertentu penderita menjadi hipersensitif terhadap zat sekresi cacing dan menyebabkan reaksi radang yang bersifat temporer (Khas = Calabar swelling). dengan dahak yang kental dan mukoporulen). asma bronchial / sesak napas terutama malam hari.Gejala berupa hiperosinophilia. dan dapat pula mengenai paru (batuk.

Onkosersiasis ditularkan oleh lalat simulium yang terdapat didaerah pegunungan yang mempunyai air sungai yang deras. Bentuknya seperti kawat. dapat digerakkan /digeser tanpa rasa nyeri. putih opalesen dan transparan. Oleh Mikrofilaria yang dikeluarkan cacing betina dan ketika mikrofilia beredar dalam jaringan menuju kulit. Kelainan yang ditimbulkan oleh microfilaria lebih hebat dari cacing dewasa. karena microfilaria dapat menyerang mata → peradangan dan menimbulkan gangguan syaraf optic dan retina hingga kebutaan. dengan jumlah sedikir = ratusan. Tipe savanna : Kelainan mata > dominan Ada 2 tipe proses patologi yang ditimbulkan parasit ini : • Oleh cacing dewasa yang hidup dalam jaringan ikat yang merangsang pembentukan serat – serat yang menggelilingi cacing didalam jaringan tersebut berupa benjolan – benjolan dari kecil = besar (sebesar lemon). Letak benjolan biasanya pada tonjolan-2 tulang. Tipe forest : kelainan kulit > dominan 2. 1. melingkar satu dengan lainnya seperti benang kusut dalam benjolan (tumor). Ada 2 tipe Onkoserkosis. sistem limfatik dan mata. Patologi dan Gejala klinis Manifestasi Onkoserkosis terutama berupa kelainan pada kulit. Cacing dewasa hidup dalam jaringan ikat. • .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful