You are on page 1of 68

busetbuset

profil ngeliput

Louis Amal & Michelle Tumewu

“Awalnya aku buat Arla bukan di Wedding Industry.


I have no clue at all. Just taking and editing photos.
Ana Octarina
Tapi aku gak tahu pernak perniknya apa saja,” kisah
Louis tentang awal pengalamannya menjalankan
Arla. Membawa beberapa ilmu yang didapat dari
magangnya, Michelle pun mulai mengambil alih
videografi serta terus saling melengkapi bersama
Louis dalam usaha wedding photography, contohnya
membuat moodboard hingga styling.

Michelle Tumewu Louis Amal


Menciptakan
Momen Intimasi

S
iapa bilang memulai sebuah bisnis harus
menunggu sampai umur tua. Buset Magazine
Demi mengambil momen yang intim dan candid,
berkesempatan berbincang dengan dua
kedua insan ini mempelajari berbagai teknik agar
pemuda, Louis Amal dan Gabriella Michelle
dapat membuat klien mereka bisa tertawa, terharu,
Tumewu, khusus untuk mendengarkan keseruan dan
dan berbagai ekspresi natural lainnya. Mereka pun
tantangan menjalankan usaha fotografi pernikahan
harus selalu siap mata dan kamera untuk menangkap
mereka bernama Arla Productions yang sudah
momen tersebut. Salah satu cara yang digunakan
berjalan selama dua tahun.
rupanya adalah dengan memulai topik konversasi
yang tidak mengharuskan sang klien memikir terlalu
Bagi Louis, awal pengalaman dengan fotografi
panjang. “Talk about something funny, cari something
dimulai sekitar Agustus 2016 dengan impian ingin
yang berhubungan dengan sesuatu yang belum
menjadi seorang fashion blogger. “Kemana-mana
apa-apa mereka sudah ketawa,” saran pria dari 3
pake suit, ke Cape Schanck bawa koper. Ada teman
“Di saat kamu percaya diri bersaudara tersebut tentang cara membuat momen
orang fotografer, dia yang ambil foto, makanya saya
excited,” kenang Louis. Namun karena temannya kamu otomatis sudah candid bersama klien mereka.

harus kembali ke Tanah Air, ia terpaksa harus mencari meyakinkan klien kamu bahwa Untuk bisa memahami tentang hal-hal tersebut,
pengganti.
kamu tahu apa yang kamu Michelle mengungkapkan, mereka harus mengetahui

Setelah menyadari bahwa banyak hasil foto yang lakukan” lebih dekat tentang klien mereka dengan
melayangkan berbagai pertanyaan. “Dari perspektif
diambil tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, -Gabriella Michelle Tumewu-
masing-masing terhadap pasangan pasti beda,
Louis berhasrat untuk mencoba mengambil foto
bahkan mungkin cara mereka ketemu bisa beda
sendiri, dan menemukan keseruan di peran tersebut.
dimulai dengan membantu kakak perempuannya cerita. Maka dari itu, sebelum klien ketemu kita, tidak
“Dari 2016-2017 Maret gitu aku sudah start taking
pada 21 April 2017. “Dia waktu itu ada fotografer lain, boleh namanya nyontek [jawaban], jadi mereka
photos of landscapes, cityscapes, portrait, yang
I’m just her back up plan. We went to shoot in Sydney punya jawaban masing-masing. Misalnya, 5 hal kecil
keren-keren gitu,” ujar pria yang terinspirasi dengan
and Melbourne. Ada satu foto yang aku ambil di St dari pacar kamu yang kamu suka dan dia gak tahu,”
akun instagram Art of Visuals.
Patrick Cathedral, that went viral,” cerita pria asal tutur alumni SMA Santa Ursula itu. Dengan demikian,
Medan tersebut tentang fotonya yang pernah dishare para klien dapat melihat balik perjalanan bersama
Memiliki selera terhadap street photography, pertama
oleh akun fotografi pernikahan seperti Bridestory dan pasangan mereka dan menimbulkan kembali rasa-
kalinya Louis mulai mencoba fotografi pernikahan
Weddingku. rasa penasaran dan asmara di antara keduanya.

Agatha Chelsea Menyadari bahwa ia menyukai pengalaman ini, Louis Awkarin


memutuskan untuk mendalaminya. Dengan ide ingin
menggabungkan selera warna wedding photography
dengan street photography yang terkenal dengan
tona warna gelap, ia harus mempertimbangkan
antara ingin menjalankan ini sebagai passion atau
sebuah bisnis. “If you want to expand this as a
business, go for the money wise. Passion can make
you happy, but in order to go forward you have to
think business wise,” papar Louis yang menemukan
inspirasi dari usaha bisnis serupa dari Dirty Boots and
Messy Hair yang memiliki tona gelap nan hangat.
www.buset-online.com

Berbeda dengan Louis, Michelle bergabung dengan


Arla Productions pada Agustus 2017. Wanita asal
Jakarta tersebut sudah memiliki passion di indusrti
wedding sejak masa SMP dan pernah mendalami
studi cinematography dan magang dengan
perusahaan fotografi pernikahaan terkenal di
Indonesia, Axioo. Disana ia mendengar tentang Arla
Productions dari rekan kerjanya tentang beberapa
foto yang menjadi viral, Michelle pun mendaftarkan
diri, dan menemukan bahwa dia dan Louis memiliki
cita rasa yang sama. 5
Gisela & Wijin

Cathy Sharon Nikita Willy

pernikahan dengan keluarga. Dengan demikian ia


Chelsea Islan
“Passion can make you happy, membuat sebuah anak perusahaan di bawah Arla

but in order to go forward you bernama Momento. Jika Arla menampilkan tema
yang memiliki intimasi antara pasangan, Momento
have to think business wise.” mengarah ke foto liburan dan keluarga, memiliki
-Louis Amal- tone yang lebih cerah dan suasana meriah serta
menampilkan tempat yang ikonik.
Selama dua tahun perjalanan baik melalui Arla
Momento Keluarga maupun Momento, Louis dan Michelle sudah pernah
berkesempatan berkolaborasi dan membangun
Seiring dengan perkembangan Arla Productions, Louis hubungan bersama beberapa artis asal Indonesia,
menyadari bahwa ia harus memisahkan foto tema beberapa diantaranya Tarra Budiman, Ashanty, Nikita
Willy, Chelsea Islan, Agatha Chelsea, Awkarin, Gisella

Tantangan
‘Tukang Foto’
Dalam menjalankan usaha fotografi, Louis dan
Michelle menyadari bahwa masih ada miskonsepsi
dari kebanyakan masyarakat Indonesia yang menilai
profesi mereka sebagai “tukang foto”, bukan sebagai
seorang “seniman”. Menanggapi hal ini, mereka
selalu berusaha mengajak klien untuk bersama-
sama memikirkan konsep yang lebih bertahan lama
dan bukan hanya untuk kepuasan diri sendiri. “Our
concept itu selalu to capture your timeless memories.
Sesuatu yang kamu bisa kasih lihat cucu, nih kita
kayak gini,” ujar wanita dari 3 bersaudara tersebut.
Tantangan lain yang juga dihadapi Louis dan
Michelle adalah dalam berbagi waktu dengan
aktivitas keseharian mereka. Pada jam kantor, Louis
bekerja sebagai seorang analis di perusahaan ekuiti
yang beroperasi di industri pertambangan. Ia harus
mengorbankan hari Sabtu dan Minggu serta jatah
libur tahunan untuk klien Arla Productions. Bahkan tak
jarang di malam hari mereka masih harus mengedit
foto dan melayani komentar dari akun media sosial
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Arla. “You have to, kalau gak gimana kita naik. Kita
berdua sacrifice a lot, it’s like our baby,” tegas sang
alumni Macquarie University di Sydney itu.

Ketika Michelle bergabung dengan Arla, ia sedang


menjalani studi di University of Melbourne, program
double degree di bidang Film and Criminology.
Sekarang pun Michelle tengah menyelesaikan
gelar Master bidang Teaching di Australia Catholic
University. “Aku sewaktu bachelor bisa cuma ke
campus seminggu sekali atau dua kali, dan belajar
melalui lecture capture. Selesain tugas sudah harus
di plan dari jauh hari karena setiap memasuki masa
ujian, jadwal kerja penuh. But, I always love it. It’s a
bittersweet experience of life. I’ll do anything for Arla,
as it grows from our passion and hardwork,” tutur
Michelle yang juga ternyata memiliki hobi menulis
puisi.
6
buset ngeliput
Anastasia dan anaknya Gempi. Louis mengungkapkan Louis menceritakan pengalaman pertama kali
bahwa kesempatan bertemu dengan berbagai melakukan sesi foto bersama seorang artis adalah
artis Indonesia semua diraih melalui koneksi. “Mau dengan Tarra Budiman. “Teman waktu itu chatting
Nikita Willy, Chelsea Islan, Awkarin, siapapun yang sama Tarra Budiman; kak minta foto yuk, dengan
kesini kita build relationship ama mereka, not just one ekspresi minta foto selfie. Tarra Budiman-nya mungkin
time and they’re gone. Almost like once a month salah nangkap, kirain jalan-jalan di Melbourne foto.
kita ngobrol-ngobrol, jadi mereka bukan pakai kita Foto dan foto, lalu jadi teman,” cerita pria yang
sebagai fotografer, tapi sebagai teman sekarang,” ujar memiliki hobi bermain basket di kala senggangnya.
Louis tentang merawat hubungan baik melalui event

Mulai Dengan
networking.

Melangkah
“Never be afraid to start now. Kalau ga mulai sekarang,
kapan?” ucap Michelle kepada para pembaca Buset
yang tertarik terjun ke dunia fotografi, terlebih lagi bagi
ingin mengembangkannya menjadi sebuah bisnis.
“Harus punya modal nekat dan tekad. Sewaktu mulai
pertama kali pasti hal yang paling menyeramkan,
bagaimana cara menyakinkan klien sedangkan belum
punya portofolio? Tetap percaya diri, di saat kamu
percaya diri dan percaya dengan kemampuan diri
kamu, kamu akan memdorong diri kamu sendiri dan
menantang untuk belajar lebih. Dan di saat kamu
percaya diri kamu otomatis sudah meyakinkan klien
kamu bahwa kamu tahu apa yang kamu lakukan,” ujar PreWed & Wedding by Arla Productions

Michelle mantab.
ujar Louis mengenai pentingnya keberanian untuk terus
“Make sure you guys know what you guys doing first, belajar dan mengikuti passion.
Know the product and services really well,” tambah
Louis yang berharap suatu hari dapat mengunjungi “Dan yang paling penting doa, karena segala
Islandia untuk mengabadikan pemandangan melalui keputusan dan pikiran saya, saya selalu bawa dalam
lensanya. doa untuk minta petunjuk bahwa yang saya lakukan
memang kehendakNya,” tambah Michelle yang
“As people say, practice makes perfect. No one starts mengidamkan Kota Marrakesh di Maroko untuk
up their business perfect on their first time. Do what you berfoto-ria.
love and not what you’ve been told to. If you enjoy
Denis
what you are doing that means you enjoying your life,”
Foto: koleksi Arla Productions

www.buset-online.com

7
BUSET Vol. 15-173 November 2019

PERWAKILAN RI
Perguliran musim sudah
tiba. Kini giliran semi yang
CANBERRA semerbak, menghiasi langit
Embassy of The Republic of Indonesia in Australia (KBRI Canberra) biru dengan awan putih
Alamat : 8 Darwin Avenue Yarralumla A.C.T. 2600, Canberra yang bersih dan mengkilap.
No. telepon : +61 2 6250 8600 Angin sepoi-sepoi mulai
Email : indonemb@kbri-canberra.org.au
meniup dedaunan yang
Situs : www.kemlu.go.id/canberra/
sudah tumbuh. Warna-warni
NEW SOUTH WALES, QUEENSLAND, DAN SOUTH AUSTRALIA
bunga dan hiasan kota pun
Consulate General of The Republic of Indonesia in Sydney(KJRI Sydney)
mulai memanjakan mata.
Alamat : 236-238 Maroubra Rd, Maroubra NSW 2035
No. telepon : +61 2 8347 6881
Email : visa.sydney@kemlu.go.id Ya, sebagian besar
Situs : www.kemlu.go.id/sydney/ penduduk Australia sudah
NORTHERN TERRITORY (DARWIN) merasa lebih ceria ketika
Consulate of the Republic of Indonesia in Darwin (KRI Darwin)
musim semi datang.
Alamat : 20 Harry Chan Avenue, Darwin N.T. 0800
Perasaan yang sama
No. telepon : +61 8 8943 0200
Email : kridrw@indoconsdarwin.org.au pula dialami masyarakat
Situs : www.kemlu.go.id/darwin/ Cover: Puteri Komarudin (foto: rr)
Indonesia dengan resminya
VICTORIA DAN TASMANIA pasangan Presiden dan
Consulate General of The Republic of Indonesia in Melbourne (KJRI Melbourne) Wakil Presiden Joko Widodo
Alamat : 72 Queens Rd, Melbourne VIC 3004 dan Ma’ruf Amin serta Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Berbagai
No. telepon : +61 3 9525 2755
lapisan masyarakat menyambut baik setiap pergerakan politik
Email : info.melbourne@kemlu.go.id
Situs : www.kemlu.go.id/melbourne/ tersebut, tentu dengan mengemban visi dan misi yang senada, yakni
WESTERN AUSTRALIA, COCOS, DAN CHRISTMAS ISLAND demi kemajuan bangsa dan negara.
Consulate General of The Republic of Indonesia in Perth (KJRI Perth)
Alamat : 134 Adelaide Terrace, East Perth WA 6004 Dalam edisi kali ini, Buset mengangkat kembali alumni pelajar
No. telepon : +61 8 9221 5858 Indonesia di Melbourne yang tengah duduk di kursi DPR. Besar
Email : perth.kjri@kemlu.go.id harapan agar sepak terjang seorang Puteri Komarudin menjadi
Situs : www.kemlu.go.id/perth - www.kemlu.go.id/perth/ panutan sekaligus inspirasi kaum muda Indonesia dimanapun berada.

Tidak saja dari politik, namun di bidang kesenian juga memberi


sumbangsih yang signifikan. Tengok saja Tompi, Tita Salina, dan Didik

EMERGENCY NUMBER Nini Thowok yang terus berkarya mempertontonkan perjuangan Merah
Putih di muka dunia. Semua opini serta kisah mereka dapat dijumpai di
Fire Ambulance & Police - 000 CRIME STOPPERS - 1800 333 000 edisi November ini.
POISON Information Centre - 131 126 Telephone Interpreter Service - 131 450
State Emergency Service (SES) - 132 500 Sekiranya kita tergerak untuk memberi sumbangsih, biar kecil namun
akan selalu berarti.
Selamat membaca.

AKAN DATANG-VIC APBN. Ambil Positif Buang Negatif. Mari membaca dan berkontribusi.

BUSET
The most talked about Indonesian Magazine in Australia
Jumat, 1 November Selasa, 5 November

MSA International Student Expo Grand Concert Tour PUBLISHER ART


Citadines on Bourke Melbourne (Jakarta Simfonia Orchestra & Projek 21 Projek 21
131-135 Bourke Street Jakarta Oratorio Society) Rizwana
Pk. 10-16 Robert Blackwood Hall EDITOR in CHIEF
Gratis Monash University Roy Rotty DISTRIBUTION COORDINATOR
Book: https://tinyurl.com/y3dba5wb 49 Scenic Bvld, Clayton Lucky Kalonta
Register to get door prizes! Mulai pk. 18 Assoc. EDITOR Roy Rotty
Tiket: www.gct19.com Natasya Salim
Senin, 4 November 0410 434 576 (Denny) CONTRIBUTORS
Vini Rotty
0415 094 407 (Debbie)
Alain Warisadi – Xynergy Realty
Final Gong 2019
Group
(Melbourne Community Gamelan) Sabtu, 7 Desember
JOURNALISTS/PHOTOGRAPHERS Crime Stoppers Australia
Melba Hall
Gate12, Royal Parade Christmas Celebration Adisa Manalu GRII
The University of Melbourne, Parkville “The Best Giving” Amelinda Devina Jeffrey Koby – Xynergy Realty
Pk. 19-20:30 (BKS Victoria & KJRI Melbourne) Bintang Zefanya Group
Gratis Glen Waverley Uniting Church Denis Limanta KBRI Canberra
Book: https://tinyurl.com/y55qfkzs Cnr. Bogong Avenue & Kingsway Kevin Ng KJRI Melbourne
Glen Waverley Lucky Kalonta KJRI Perth
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Mulai pk. 17 Natasya Salim PPIA VIC dan ranting


Gospel Rally Gratis Tjintjin Jones PPIA WA dan ranting
Pdt. Stephen Tong Roy Rotty Suhana Lim
Planetshakers Centre Selasa, 24 Desember Vini Rotty Superstar Education
400 City Road Yuniar Paramita Sari Top One Finance
Southbank Carols by Candlelight 2019 Virda Ersan – SEA Accountants
Mulai pk. 18:30 Christmas Festival ADVERTISING EXECUTIVES Yapit Japoetra – YNJ Migration
Gratis (Vision Australia) Vini Rotty (0438 012 183)
Info: facebook.com/aus.stemi Sidney Myer Music Bowl Roy Rotty (0404 546 646)
0478 492 438 (Kien) Mulai pk. 17
0403 420 913 (David) Tiket dapat dibeli melalui situs
Carols.visionaustralia.org READ BUSET ONLINE at WWW.BUSET-ONLINE.COM

SUBSCRIPTION
Kotak Langganan
Ingin mendapatkan BUSET langsung di rumah?
Hubungi (03) 901 277 64 atau email info@buset-online.com
BUSET juga bisa dibaca gratis melalui www.buset-online.com
8
9
www.buset-online.com
buset ngeliput

Sampai Berjumpa
Kembali, Cak Ragil
Beberapa saat lalu KJRI Melbourne kembali membuka
pintu kepada masyarakat Indonesia pada sore
hari, dalam rangka perpisahan dengan Ragil H.T
Purnomo, staf fungsi penerangan, sosial dan budaya
(pensosbud) yang telah menyelesaikan masa
baktinya di Melbourne selama 10 tahun. Diumumkan
juga pada hari itu Muhammad Razan Bahiri, akan
mengisi posisi tersebut sebagai staf pensosbud.

Acara yang diadakan di ruang Bhinneka tersebut


dibuka dengan permainan gamelan oleh Dharma
Wanita Persatuan (DWP) binaan bintang acara
malam itu, ialah Cak Ragil. Melodi nan merdu serta
perpaduan dengungan berbagai macam instrumen
seperti kendhang dan bonang, disambut meriah serta
disusul tepuk tangan dari para hadirin.

“Dalam masa 10 tahun tentunya sudah banyak


sentuhan dan berkenalan dengan banyak orang.

APA KATA MEREKA Menerima kenang-kenangan dari Konjen Spica

Muchlis Setioadji, Lurah


Setidaknya bagi saya selama dua tahun kurang dibuat staf KJRI Melbourne. Dalam video tersebut
Indomelb
terakhir bersama mas Ragil, saya melihat ada ditayangkan ucapan perpisahan untuk Cak Ragil,
perubahan yang besar. Tentunya ibu-ibu akan kesan teman-teman dan pengalaman yang tak
Saya pikir acara terbuka
sangat kehilangan ketika Mas Ragil pulang karena terlupakan. Beberapa hadirin pun maju ke depan
untuk warga seperti ini
guru yang membentuk dua kelompok gamelan panggung khusus untuk mengucapkan terima kasih,
harus sering-seringin jadi
di KJRI Melbourne, itu tidak terlepas dari Mas Ragil bahkan ada juga yang meneteskan air mata ketika
semacam temu langsung
yang bisa mengayomi,” ujar Konsul Jendral Spica A. menyampaikan pesan tersebut.
antar perwakilan dari Konjen
Tutuhatunewa tentang peran Cak Ragil selama 10
dengan warga mungkin
tahun. Bagi pria asal Yogyakarta tersebut, pengalaman
sambil makan-makan, dan bisa kasih masukan buat
selama kuliah di Institut Seni Indonesia di Yogyakarta
Konjen. Dengan acara seperti ini bisa saling kenal,
“Mas Ragil ini sudah membantu banyak sekali ketika sudah memberikannya pengalaman berinteraksi
pelayanan makin bagus.
KJRI melakukan workshop gamelan untuk anak- dengan orang-orang dari berbagai daerah.
anak sekolah di Australia ini, untuk berbagai macam “Saya sudah sering pulang pergi bersama teman-
Arief Rachman, Paguyuban
program workshop gamelan baik yang dilaksanakan teman seniman yang ada di Yogyakarta, banyak
Pasundan Victoria
di KJRI maupun ketika KJRI pergi ke sekolah-sekolah, yang datang tak hanya dari Yogyakarta saja,
itu semua karena ada campur tangan Mas Ragil. Saya misal Kalimantan, Sulawesi, Papua, dari situ sudah
Dulu saya dari Paguyuban
harap kita semua yang hadir di sini berdoa supaya terbangun,” ujar lulusan ISI dengan jurusan gamelan
Pasundan, kita itu dari dulu
di tempat baru di Indonesia diberikan kemudahan tersebut.
setiap kali ngadain acara,
dan kelancaran, apa saja yang akan dilakukan,
Ragil itu selalu ada di situ.
dimudahkan dan dilancarkan supaya sukses sama Pengalaman yang tak akan ia pernah lupakan dari
Selalu support banyak
seperti selama 10 tahun terakhir di KJRI Melbourne,” Melbourne adalah keberagaman komunitas Indonesia
community, salah satunya itu
tambah Spica. yang ada di Melbourne. “Karena banyak organisasi
kita di Paguyuban Pasundan. Kita sempat dua kali
masyarakat dari berbagai daerah dan agama
ngadain acara Kabayan, tahun 2015 dan 2017, nah
Rangkaian acara perpisahan malam itu semakin misalnya, mereka masih damai. Di Melbourne kita
itu dua duanya Mas Ragil lumayan aktif berperan
menciptakan haru melalui pemutaran video yang punya total 57 ormas, mereka bisa berdampingan,
sangat besar. Dia juga dekat dengan komunitas
Indonesia di sini. Harapan staf baru bisa seperti Mas
Ragil juga, bukan cuman di satu komunitas tapi Foto bersama

masuk ke berbagai macam komunitas juga.


BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Farchan Noor Rachman,


fotografer

Saya lihat ini salah satu tugas


KJRI ya untuk mengakrabkan
komunitas dan keluarga
Indonesia di Melbourne,
karena kalau jauh dari
Indonesia dan merantau itu
kita harus saling menguatkan satu sama lain. Kalau
bisa sebulan sekali. Mungkin harapan untuk staf
baru, lebih mendekatkan diri dengan masyarakat
Indonesia di sini karena tugas dari staf KJRI adalah
sebagai perwakilan pemerintah, jadi kalau misal
kita orang Indonesia ada masalah bisa merespon
dengan cepat. Setidaknya dia harus akrab dengan
10 masyarakat Indonesia di sini.
ada yang dari Sunda diundang ke acara Bonapasogit misal, mereka membangun
kekeluargaan dan itu bagus,” ujarnya sambil mengutarakan hal ini pun juga
membantunya selama proses beradaptasi di Melbourne.

“Terimakasih untuk Konjen, untuk staf KJRI Melbourne, teman-teman dan seluruh
ormas dari Melbourne. Yang pertama saya ingin mohon maaf jika ada tingkah laku
atau kata yang tidak berkenan ke bapak ibu, terima kasih sudah diperkenankan
untuk belajar hidup di sini, diperkenankan untuk bekerja bareng dengan bapak ibu
baik di KJRI maupun yang ada di luar KJRI, terima kasih,” ucap Ragil tulus.

Bagi Razan yang sudah menetap di Melbourne selama 5 bulan, ini pertama kalinya
ia ditempatkan di luar Tanah Air. Ia mengungkapkan rasa kekagumannya terhadap
ketertiban yang dapat terlihat di kota Melbourne, serta besarnya komunitas
Indonesia yang berada di Melbourne. “Harapannya semoga saya dapat bekerja
dengan amanah dan dapat meneruskan apa yang diwariskan oleh Mas Ragil,” ujar
pria asal Yogyakarta tersebut.

Walaupun sedih untuk harus berpisah, namun para hadirin terlihat mengikhlaskan hal
tersebut dan menjadikan malam tersebut sesuatu yang penuh dengan keceriaan.
Pemutaran video untuk Cak Ragil

Denis

Cak Ragil bersama seluruh jajaran KJRI Melbourne Cak Ragil menorehkan kenangan tersendiri bagi anggota
DWP KJRI Melbourne dalam hal kesenian angklung

www.buset-online.com

11
buset life – feng shui

Tanya To a certain level, permainan politik adalah bagian dari kehidupan di organisasi/
Selamat pagi, Ko Suhana, maaf mau tanya, sebagai konsultan yang telah kantor. Bahkan di institusi keagamaan, yayasan sosial saja marak terjadi! Jadi harap
pengalaman puluhan tahun, mohon sarannya bagaimana cara kita menghadapi bisa menerima kenyataan ini.
partner kerja yang suka bermain politik, sedangkan saya bekerja hanya berpegang
pada kejujuran dan ketulusan tanpa ada intrik. Mungkin ada cara fengshui agar tidak Karakter pemimpin (pemilik, CEO, direktur) yang di pucuk pimpinan organisasi ikut pula
menjadi korban permainan permainan politik tersebut. Maaf telah mengganggu mewarnai bagaimana atmosphere di kantor. Kalau si pemimpin rajin sumpah serapah,
waktunya. Terima kasih. keluar nama aneka hewan, lemah dalam kepemimpinan dan managerial skill; maka
potensi suasana yang tidak baik di kantor pun akan lebih mudah terjadi. Karakter
Jawab pemilik dan atau pemimpin ikut mewarnai bagaimana suasana di sebuah kantor.
Hidup tidak pernah mudah, karena kita sendiri juga lah (secara sadar atau tidak,
secara langsung atau tidak) yang membuatnya demikian. Dan tentunya termasuk Sebuah bangunan kantor yang sudah ramah feng shui, bisa meminimalkan potensi
pula kehidupan di sebuah kantor/organisasi/dan atau institusi lainnya. terjadinya office politic. Penataan kantor dan meja kerja adalah penting guna
meminimalkan energi negatif yang akan memperbesar atau memicu terjadinya
Tak jarang kita mengeluhkan bahwa diri kita sudah do the right thing, adalah orang “clashing and chaotic” atmosphere di kantor. Masalah kecocokan energi pribadi (ba
yang punya integritas/prinsip/dan lain sebagainya; sementara rekan kerja atasan zi) antara staff, antara staff dengan pimpinan tentunya juga tidak bisa diabaikan.
dan atau bawahan adalah individu-individu yang tidak baik. Betulkan demikian? Ya,
bisa saja benar adanya. Having said that bisa juga belum tentu seperti yang kita kira. Dengan demikian, semakin banyak institusi yang memperhatikan kecocokan energi
Bisa saja karena justru diri kita lah yang rigid, kaku, egois, bossy, dan aneka negative pribadi (ba zi) di antara para jajaran direksinya dan atau pada level supervisor ke atas.
attitudes lainnya. In the past pernah ada beberapa individu yang selalu mengeluhkan Dengan begitu berarti telah meminimalkan terjadinya hubungan yang tidak positif di
bahwa dirinya jadi korban office politic. Jadi sering pindah kerja, awalnya oke tapi kantor. Berarti pula bisa meminimalkan kemungkinan terjadinya office politic!
kemudian mengeluhkan hal yang sama. Padahal sebenarnya yang bersangkutan
adalah orang yang emosionil, infleksibel. Tapi merasa semua sikapnya tadi sebagai
“orang yang berprinsip!”

Want to play your favourite tunes


BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

on the piano?
We offer professional piano lessons
for all ages and levels

Sign up now
for a free trial !

Contact:
Kathy on 0413268764
(TXT/Whatsapp/Call)
@thepianoplc
120 Grassbird Drive,
thepianoplc@gmail.com Point Cook, VICTORIA
12
Banting
Setir
Karir /
Bisnis
Tanya
Pak Suhana, mumpung artikelnya seputar dunia kerja,
mau tanya yah. Contoh:
Jika A memiliki ba zi hoki di unsur Air dan unsur Api. Atau juga seperti yang kamu bilang, khawatir saat harus artinya kita meminimalkan potensi maksimal kita untuk
Namun selama ini si A tak punya pengalaman kerja memutuskan untuk banting setir ke bidang baru. mendapatkan kesuksesan yang maksimum!
sama sekali atau relasi dalam bisnis tersebut. Lalu ketika
ada tawaran kesempatan pekerjaan di bidang bisnis Alih bidang aktivitas tentu perlu dilakukan, dan tetap Terakhir, bersyukurlah karena setidaknya kita sudah jelas
hoki itu, bagaimanakah sebaiknya kita bersikap? Karena memperhatikan pula objektivitas dan realitas. Kalau mengetahui kecocokan bidang based on personal
pasti ada kekuatiran di hati. belum punya pengetahuan dan pengalaman di energy (ba zi) diri. Karena banyak sekali orang yang
Atau mempertahankan pekerjaan yang ada dulu bidang baru, ya tentu jangan nekat juga. Keputusan tidak menyadari. Mengira kesuksesan dan kekayaannya
walaupun secara ba zi hanya pilihan“average”? solely based on emotional (karena kecocokan ba zi) karena sudah beraktivitas di bidang yang tercocok,
Mohon arahannya Pak. Terima kasih. juga tidak bijak dan tak perlu. Kalau aktivitas sekarang padahal sebenarnya mereka hanya lagi “makanin”
masih termasuk cocok meski di level average maka hoki saja. Ibarat, sedang menggerus depositonya tanpa
Jawab boleh diteruskan. Having said that, tentu akan lebih melakukan tabungan baru, yang suatu saat akan sirna.
Terimakasih untuk pertanyaannya. Hal ini sering baik kalau bisa mulai merencanakan dan mengeksekusi Gunung emas saja kalau setiap hari dikeruk akan habis!
ditanyakan saat sesi menjelaskan ba zi. Idealnya tentu untuk melakukan/pindah ke aktivitas di bidang yang Umumnya kalau kondisi ini yang terjadi, pada akhirnya
kita bisa beraktivitas (studi, kerja, bisnis) di bidang unsurnya paling sesuai/hoki. Dengan begitu berarti kita maka akan terimbas pada kesehatan. Misalnya, jadi
yang sesuai dengan unsur hoki kita. Having said that, akan memaksimalkan potensi (finansial dan ketenaran) sakit-sakitan.
kenyataannya banyak yang tidak begitu. Malahan, yang bisa kita capai / raih. Alternatif lain, kalau
banyak yang beraktivitas di bidang yang seharusnya sekiranya memungkinkan dilakukan maka bisa saja
dihindari. tetap melakukan bidang yang sekarang (selama masih
di pilihan terbaik hingga pilihan average), dan juga
Kalau ternyata kita lagi di bidang yang kurang atau mengerjakan aktivitas lain yang termasuk opsi terbaik
tidak tepat, maka mulai lah merencanakan buat kita!
bisa alih bidang dan banting setir. Tapi tentu tidak
semudah itu, banyak yang sudah tahunan atau bahkan Situasi kita tentu beda-beda, bisa secara objektif dan Suhana Lim
Certified Feng Shui Practitioner
puluhan tahun di bidang yang dikerjakan (tanpa realistis sesuaikan. Tidak pula lupa bahwa jika kita www.suhanalimfengshui.com
menyadari bahwa sebenarnya tidak sesuai/cocok). tetap saja berkiprah di bidang unsur yang tidak cocok, 0422 212 567 / suhanalim@gmail.com

info buset

PUASA DI PESAWAT
BIKIN TUBUH LEBIH SEGAR
Penerbangan dari Jakarta ke Melbourne, misalnya, memakan waktu antara tujuh
www.buset-online.com

hingga delapan jam di udara. Dan selama penerbangan, hampir semua dari kita
pasti akan menerima dan menyantap makanan yang disajikan awak kabin. Namun
siapa yang sangka justru ini lah yang dihindari Melissa Biggs Bradley, seorang editor
dan traveler sejati yang karya mengenai petualangan dan pengalaman pribadinya
telah mendapatkan berbagai penghargaan jurnalistik. Ibu dua anak asal New York Menurut Melissa, ketinggian dan tekanan udara yang kita alami saat berada di
ini juga dikenal sebagai pendiri perusahaan perjalanan Indagare. pesawat akan membuat sistem pencernaan tubuh berhenti sementara. Setelah kita
turun kembali ke tanah, barulah semua kembali bekerja. Ini yang membuat kita selalu
Setelah mengamati dan berbincang-bincang dengan banyak pramugari dan merasa letih meskipun kita tidak banyak menguras tenaga selama dalam perjalanan.
pramugara dalam ratusan perjalanan udaranya, Melissa mengambil suatu
kesimpulan untuk tidak memakan apapun selama berada di atas awan. Hal ini pun Dalam beberapa tulisannya, Melissa merekomendasikan agar kita mengisi perut
telah dipraktekkannya sejak satu dekade silam, dimulai dari perjalanan Asia ke New sekitar satu hingga dua jam sebelum terbang dan hanya perlu minum banyak air
York dimana selama 17 jam Melissa hanya mengkonsumsi banyak air dan tidur secara putih saat terbang, niscaya tubuh kita akan merasa jauh lebih ringan dan segar saat
teratur. tiba di tujuan. 13
advertorial

From Student to Founder


Superstar Education kembali mengadakan acara karir
dengan tema Career and Start-Up Workshops bertempat
di gedung Study Melbourne. Tidak seperti acara Job
Fair yang biasa diselenggarakan Superstar Education
di bulan Maret dimana acara berfokus pada interview
kerja dengan sejumlah perusahaan di Australia, acara
kali ini menampilkan 2 pembicara yang mempunyai
pengalaman dalam mendirikan usaha rintisan (start-up).

Pembicara pertama, Yudha, merupakan CEO dan Co-


Founder dari Chainshopper. Start-up atau usaha rintisan
Yudha dan kawan-kawan yang mempunyai tag line
‘The Future of Delivery’ ini perlahan mulai membuahkan
hasil. Jumlah pelanggan yang mengunduh aplikasi
Chainshopper serta menggunakan jasa mereka pun
semakin meningkat. Pelajar Indonesia yang gemar
menggunakan Go-send dan Go-food di Indonesia
pastinya tidak akan merasa asing dengan aplikasi
Chainshopper ini. Bila kamu mager alis malas gerak,
ingin beli lauk di Kaki Lima di belakang Gedung RMIT
tapi malas kesana, kamu bisa pesan melalui aplikasi
Chainshopper. Saat ini Chainshopper memang baru Usaha rintisan yang sudah berjalan beberapa tahun di Save the best for last! Betul sekali, itulah gambaran
melayani wilayah Melbourne CBD, dan pastinya kota Melbourne ini telah berhasil mendapatkan suntikan acara karir workshop Superstar Education beberapa
dengan makin tingginya permintaan, bukan tidak dana dalam jumlah yang cukup besar dari investor. Hao saat lalu. Pembicara terakhir, Domenic Saporito, adalah
mungkin Chainshopper akan memperluas wilayah dan Yudha mempunyai sejumlah kesamaan, antara Co-Founder dari Outcome.Life, perusahaan yang
servisnya ke daerah-daerah lain di luar Melbourne CBD. lain mereka pernah menjadi pelajar internasional. berfokus untuk membantu pelajar internasional untuk
Belum pernah pakai aplikasi ini? Langsung saja unduh Presentasi yang disampaikan oleh Hao sangat mengena. mandapatkan pengalaman kerja (magang). Banyak
Chainshopper di Google Play atau App Store. Hao menyinggung bahwa banyak orang mempunyai sekali tips berharga yang dibagikan oleh Domenic,
persepsi yang cukup keliru mengenai usaha rintisan serta antara lain pentingnya selalu memperbarui data di
Tidak semua orang mempunyai keberanian untuk bagaimana cara mendapatkan suntikan dana. Banyak akun Linkedin, pentingnya hadir di acara Meetup untuk
menjalankan usaha rintisan. Banyak dari pelajar lulusan luar negeri yang berbisnis dengan mengandalkan memperluas jaringan profesional dengan mereka yang
Indonesia masih ingin berkarir di sejumlah bidang ‘Mama Papa Bank’ alias meminta dana dari orang tua. bidangnya sama ataupun berbeda dengan kamu.
usaha, antara lain perbankan. Pembicara kedua, Adhi, Baik Yudha maupun Hao juga berpesan, bagi kawan- Bila kamu berminat untuk mengetahu lebih banyak
memberikan sejumlah tips mengenai strategi untuk kawan yang ingin menjalankan usaha rintisan, usaha mengenai Outcome.Life, kamu dapat langsung ke
melamar pekerjaan serta interview. Sebagai salah atau efforts yang harus diberikan adalah 1000% dan harus gedung Study Melbourne di 17 Hardware Lane.
satu manager yang telah cukup lama berkarir di NAB, bekerja 24/7. Usaha ini tidak bisa dilakukan berbarengan
informasi yang diberikan oleh Adhi sangatlah relevan dengan pekerjaan full time. Banyak hal yang harus di Nah, bagi kawan-kawan pelajar yang tidak sempat
dan sangat bermanfaat bagi para pelajar internasional, sacrifice, misalnya waktu bermain dengan teman, pergi hadir di acara Career and start-Up Workshop yang lalu,
terutama mereka yang ingin mencoba untuk berkarir di nonton film di bioskop, liburan. Yang pasti, janganlah kamu dapat menghubungi Superstar Education untuk
Australia. mendirikan usaha rintisan karena latah, terbawa arus, ikut- mendapatkan panduan mengenai internship.
ikutan atau trend saja. Pastikan kamu mempunyai konsep
Selain menampilkan Yudha di sesi pertama, Superstar yang jelas, tim yang solid serta sejumlah mentor yang
Education juga menampilkan Hao Teo, pendiri Idibs. betul-betul ingin melihat kamu sukses.
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

14
buset
profil buset
profil

Dari Melbourne Hingga Senayan


BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Perjuangkan Kaum
16
Ibu Dari Rentenir
Puteri Anetta Komarudin. Adalah anak sulung dari tiga
bersaudara dari pasangan Ade Komarudin (Akom) dan
Netty Marliza. Ya, namanya memang tidak asing lagi,
Ade Komarudin dikenal sebagai politikus kawakan partai
Golongan Karya yang sempat menjadi Ketua DPR RI
yang ke-16 menggantikan Setya Novanto.

Kini, sorotan baru mulai ditujukan pada wanita muda


yang lahir 26 tahun lalu. Puteri Komarudin resmi menjadi
anggota DPR RI termuda yang penuh semangat
memperjuangkan kemajuan Indonesia.

Di usia yang sangat belia ini karier politik Puteri menuju


Senayan terlihat cukup ekspres dan mulus. Spontan
kabar angin pun seliweran, menganggap nama
besar dan prestasi sang ayah telah mempermudah
perjalanannya. Akan tetapi, justru sebaliknya, semua
yang dilakukan Puteri dengan ide-ide originalnya ia
kemas dari hati dan ia perjuangkan mulai dari lapisan
paling dasar hingga ke konstituennya.

Sedari kecil Puteri sudah dilatih untuk mandiri oleh kedua


orang tuanya. Gadis belia ini sempat mengenyam
pendidikan di Chai Chee Secondary School Singapura,
yang kemudian langsung dilanjutkan ke Trinity College
(foundation studies) Melbourne. Puteri lantas meraih
gelar sarjananya dari The University of Melbourne
program Bachelor of Commerce (Finance, Management
and Marketing).

Puteri terbilang sangat aktif berorganisasi meski berada


di negara orang. Ya, di Singapura ia menyumbangkan Sepulangnya Puteri ke Tanah Air paada pertengahan mengalami sakit.
waktu dan tenaga untuk membantu TKW (Tenaga Kerja tahun 2015, ia langsung memutuskan untuk mencari Menjadi anak kandung Akom tidak semudah yang kita
Wanita) Indonesia di Singapura. pengalaman di industri keuangan. Langkah ini diambil bayangkan. Setiap kali Puteri ingin terlibat di berbagai
untuk mendukung rencananya mengabdi di Kementrian bidang, baik berorganisasi atau berkerja, dicap mudah
Lepas dari Singapura, yakni dari tahun 2011 hingga 2015, Keuangan, Bank Indonesia atau Otoritas Jasa mendapatkannya karena nama besar Akom. Kendati
Puteri menetap dan menepuh pendidikan di Melbourne, Keuangan (OJK). “Kebetulan pada saat saya kembali demikian, ia menanggapinya dengan bijak. “Saya
Australia. Selama di Negeri Kangguru, almamater Trinity ke Indonesia, OJK masih membuka pendaftaran, sudah terbiasa dengan hal ini, sejak kecil selalu ada
College dan University of Melbourne tersebut pernah Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sudah tutup stigma seperti itu, makanya untuk membuktikannya saya
menjabat sebagai Presiden PPIA ranting The University pendaftarannya,” ungkapnya. harus berkerja dua kali lebih dari yang diharapkan,”
of Melbourne 2013 – 2014 hingga terakhir menjabat tuturnya. Tidak ada yang dapat membuat Puteri
sebagai Kepala bidang Media dan Komunikasi PPI Puteri bekerja sebagai Junior Bank Supervisior, sebuah berhenti untuk menyampaikan program yang dirinya
Australia. Di bawah kepemimpinan Puteri sebagai posisi yang bertugas untuk mengawasi bank asing akan perjuangkan. Puteri telah memberi contoh warna
Presiden, PPIA The University of Melbourne mendapatkan yang beroperasi di Indonesia. Di sini lah perempuan baru dan semangat bagi para generasi muda bangsa.
penghargaan dari PPI Australia sebagai ranting dengan yang akan menikah dengan Andhika Rheza pada
program pendidikan dan kebudayaan terbaik. Juli 2020 mendatang itu mendalami dan menggali Dukungan keluarga diyakini telah menjadi sumber api
banyak tentang dunia keuangan, hingga akhirnya ia semangat dan kekuatan bagi Puteri. Bahkan kedua
Puteri mengaku banyak belajar ketika terlibat dalam memutuskan untuk beralih profesi pada September 2018. orang tuanya berpesan agar selalu berhati-hati sebab
PPIA, salah satu yang penting adalah memperluas Rupanya Puteri tidak bisa meredam darah politik yang di dunia politik selalu ada baik dan buruknya. Abdi
jaringan dan berhadapan dengan orang-orang yang turun dari Akom. Akom telah menjadi inspirasi terbesar masyarakat merupakan sebuah bentuk pengorbanan.
lebih senior baik dalam usia maupun pengalaman. dalam hidupnya untuk mengabdi pada masyarakat dan Tak bisa disangkal, politisi itu lebih banyak dicaci dari
Belajar untuk berkompromi dan bermusyawarah, negara. Puteri memberanikan diri maju sebagai anggota pada dipuji.
membantu teman-teman pelajar dengan berbagai DPR RI untuk Dapil VII Jawa Barat meliputi kabupaten
kesulitan dan tantangan mereka, serta terlibat dalam Bekasi, Karawang dan Purwakarta yang merupakan Selama tiga bulan berkampanye, pemudi yang
pengadaan ajang Indonesian Career Expo, Indonesian Dapil sang ayah selama lima periode berturut-turut. mengidolakan sosok Sri Mulyani dan Jusuf Kalla (JK) itu
Film Festival, sekaligus juga mempromosikan budaya melihat salah satu permasalahan yang utama yang
Indonesia kepada publik Australia. Kesemuanya ini Perjalanan tersebut tidak semudah yang dibayangkan dihadapi kaum wanita baik ibu rumah tangga hingga
dijalankan Puteri sambil berbagi waktu dengan tugas orang-orang pada umumnya. Banyak komentar miring pengusaha kecil di dapilnya, yakni banyak yang
akademisnya. yang tampil ke permukaan hanya karena Akom dan terjerat praktek rentenir. Rencananya ia ingin membuat
Puteri memiliki hubungan darah. Padahal Akom sedang rancangan undang-undang yang mengatur praktek
rentenir offline seperti ini. Saat ini OJK sudah mengatur
perusahaan rentenir online, namun belum untuk rentenir
yang masuk ke daerah-daerah. Puteri menyayangkan
adanya komentar yang menganggap hal ini belum
penting karena bangsa kita masih sibuk mengurusi
masalah infrastruktur dan hutang.

Setelah pelantikannya pada 1 Oktober 2019 kemarin,


Puteri langsung menjadi pemberitaan anyar di Tanah
Air. Pasalnya, anggota DPR termuda ini memiliki daftar
kekayaan dengan angka yang sangat fantastis;
www.buset-online.com

Rp. 40,6 Milyar. Menanggapi hal tersebut, Puteri


menyatakan bahwa kekayaan itu merupakan warisan
dari keluarga yang turun temurun. Puteri berjanji selama
menjadi anggota dewan akan terus mengusahakan
yang terbaik. Ia bahkan telah merencanakan untuk
mengadakan pertemuan dan bertatap muka dengan
konstituennya secara langsung agar mendapatkan
masukan dan ide, sehingga materi yang dirinya bawa
ke DPR mampu menjadi solusi yang relevan dengan
keadaan di lapangan.

Rr/vr
17
buset ngeliput APA KATA MEREKA
SRI SOERADINATA
Anggota Organisasi

‘Saturday Afternoon Encounter with Indonesia’


Lansiana

Saya tahu acara


ini dari e-mail yang
dikirim ke anggota
senior klub makanya
saya dan suami bisa
datang menghadiri
ceramah Ibu Syah
tadi.
Kita kenal Ibu Syah lebih baik karena beliau
menguraikan riwayat hidupnya dengan cukup
rinci, di sisi lain kami bisa tahu adat istiadat
Bahasa Jawa melewati uraiannya. Cukup
menarik. Jadi dalam masyarakat Jawa, waktu
beliau tumbuh besar diharuskan tahu cara
berpakaian misalnya, mengenakan kain dan
kebaya, kemudian juga tahu tentang kalau
misalnya remaja melancarkan haid, misalnya
harus minum kunyit yang diparut dan ditambah
madu dan air jeruk sedikit. Macam-macam
yang diuraikan tadi.
Kita dapat dengan nyaman mendengarkan
uraian Ibu Syah tadi dan mendapat
kesempatan tanya jawab. Saya mau juga
datang lagi kalau ada acara seperti ini.

SANGKOT MARZUKI
Presiden AIPI di
Indonesia

Saya sebenarnya
bagian dari
komunitas ini.
Syahisti Abdurrachman Walaupun saya
jarang muncul
Lahir di tahun 1933, Syahisti Abdurrachman telah di Indonesia saat Syah masih sangat belia. Salah tapi saya sering
merasakan hidup di zaman penjajahan Belanda satu ingatan terpentingnya adalah ketika ia suka mengikuti. Jarang
dan Jepang. Di usianya yang ke-86, suaranya masih menolong neneknya yang gemar membatik. muncul karena saya
mengudara di Melbourne karena keaktifannya sering di Indonesia. 
sebagai seorang relawan di Radio 92.3FM Triple Z. “Saya tertarik membuat batik karena melihat gambar Ini bukan pertama kali saya ikut. Jadi bervariasi
kupu-kupu dan bunga. Saya bertanya padanya, dan formatnya agak beda-beda. Yang variasi
Di rumahnya yang berlokasi sekitar 16 km dari pusat ‘Eyang, lihat kupu-kupunya. Tidak ada yang seperti ini justru bagus. Jadi sangat personal, informal
kota Melbourne tepatnya di bilangan Mt. Waverley, itu.’ Saya bilang ke nenek saya waktu usia saya tujuh dan sebagainya. Acara terakhir yang saya ikuti
Syah menyambut hangat 19 orang anggota dan non tahun. Dan dia menjawab, ‘Oh, itu kreasi saya. Jadi mengenai kain Sumba, itu personal tapi bukan
anggota Museum of Indonesian Arts (MIA), organisasi karena begitu, kupu-kupu bisa berbeda bentuk dan mengenai diri yang membawakan waktu itu.
tempat orang-orang yang tertarik dengan Indonesia juga ukuran.” Itu berbicara mengenai pengalaman mereka
berkumpul dan beraktivitas bersama sejak tahun hidup di Sumba. Bervariasi sekali, bukan formal
2009. “Menurut Nenek, kreativitas dibatasi oleh kurangnya namun tersusun. Saya kira variasi itu bagus.
imajinasi,” tulis Syah dalam buku biografi kalangan Mudah-mudahan saya bisa tetap ikut.
Saturday Afternoon Encounter with Indonesia, atau sendirinya berjudul “Spice of Life” yang dibungkus
Pertemuan Sabtu Sore dengan Indonesia adalah cantik oleh sampul bermotif kain batik yang dibuat
judul dari sebuah acara sederhana namun bermakna neneknya dalam cerita itu.
yang dilakukan tiap bulan oleh organisasi yang telah zamannya, semua perempuan harus bisa
menyelenggarakan lebih dari 20 pameran, workshop “Nenek Soerjo membuat batik-batik yang cantik dan membatik. Namun, Syah mengaku dirinya adalah
dan forum itu. saya senang sekali membantunya. Saya biasanya seorang tomboi karena suka memanjat pohon
menunggui pembakar arang kecil, mengipasinya waktu belia, mengatakan dirinya kurang pandai
Syah Abdurrachman, demikian masyarakat Indonesia agar api terus menyala lilin batik panas.” membatik.
di Melbourne mengenal wanita berambut pendek
dengan senyuman hangat, berbagi cerita tentang Perempuan yang memiliki tiga orang anak yang “Ibu saya bilang saya tidak jago. Yang jago hanya
kehidupannya sebagai seseorang yang tumbuh di tinggal di benua berbeda itu mengatakan di adik perempuan saya yang paling kecil.”
keluarga Jawa kental delapan dasawarsa lalu. Sesi
tersebut dinamai “Growing Up Javanese”. Hadirin terhanyut dalam kisah hidup Syah
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

“Kami tumbuh di era penjajahan Belanda, dikirim ke


sekolah masa itu juga dan pada masa itu belum ada
mobil, telepon, tidak ada apa-apa,” kata Syah yang
memiliki tujuh orang saudara.

“Kami harus ke sekolah naik dokar. Sebagai anak


ketiga, saya yang biasanya pergi bersama ibu saya
naik dokar.”

MEMBATIK
DENGAN NENEK
Cerita Syah melayangkan pikiran dan imajinasi
pendengar pada zaman penjajahan Belanda

18
Foto bersama anggota MIA

MENURUNKAN
KE ANAK SEMUR AYAM VEGEMITE
Identitas Jawa Syah sudah sangat melekat dalam Hidup Syah berubah ketika suatu hari ia
dirinya hingga ketika sudah berkeluarga dan mendengar ketukan pintu saat sedang belajar
dikaruniai tiga anak perempuan, prinsip mendidik untuk ujian sekolah di tahun 1956. Mendengar
dari sang bunda pun ia turunkan kepada mereka. suara mengganggu itu, ia berteriak, “Pergilah.
Saya tidak mau diganggu! Kamu tahu kan saya
“Saya memberitahu ibu saya, tepat sebelum dia sedang belajar untuk ujian?”
meninggal dunia sebenarnya, bahwa saya selama
itu menggunakan sistem berkomunikasi dengan “Biarkan saya masuk, ada sesuatu yang mau saya
anak yang ia terapkan, ‘Menjadi seorang ibu atau tunjukkan,” kata kakaknya, Hoedi, menurut tulisan
ayah itu seperti menerbangkan layang-layang.’,” Syah di buku Spice of Life.
cerita perempuan bernama panggilan Noek ini.
Pemberitahuan dari kakaknya tersebut ternyata
“Kalau layang-layang itu seolah-olah terbang adalah tentang peluang bekerja sebagai seorang
menuju atap rumah, Anda harus menariknya pelan- penyiar radio di ABC Australia yang pada saat itu
pelan dari atap itu. Oh, dan kalau layang-layang sedang mencari penyiar untuk program Indonesia. 
itu menuju pohon besar, Anda hindarkan ia dari
pohon itu. Dan, saya rasa itu adalah metode yang “Di bangku kuliah, saya sudah bekerja paruh
sangat bagus untuk mengajar anak.” waktu sebagai penyiar di Radio Republik
Indonesia (RRI) Jakarta. Kakak saya pikir
Kepada Ria, Yanti, dan Wati, Syah mengajarkan latar belakang radio saya digabung dengan
prinsip yang terdengar sederhana namun manjur ‘kemampuan berbahasa Inggris’ yang tidak buruk
tersebut. Salah satunya adalah ketika Ria yang adalah kualifikasi yang baik.”
adalah anak sulungnya berubah pikiran dari
keyakinan akan belajar sinematografi menjadi Syah pun terpilih menjadi salah satu dari 35 orang
belajar Bahasa Indonesia. yang lolos seleksi menggeser 475 orang lainnya. Piring-piring kecil berwarna putih diedarkan di
Sejak saat itu, kehidupannya di Negeri Kanguru seluruh ruangan bagi para tamu untuk mencicipi
“Ia merasa minder setiap kali murid kelas Bahasa dimulai. semur ayam buatan Syah sebelum diminta
Indonesia saya di University of Melbourne datang ke untuk menebak apakah hidangan tersebut
rumah untuk mempraktekkan dan belajar Bahasa Para pendengar dalam sesi Saturday Afternoon menggunakan Vegemite. Seketika, para tamu
Indonesia sambil makan malam bersama,” kata Encounter terkejut saat mendengar bahwa dirinya tahu bahwa makanan tersebut menggunakan
Syah. pernah membuat semur ayam dengan Vegemite, Vegemite.
selai khas Australia, sebagai pengganti kecap
“Seru sekali sebenarnya, Ria itu lebih condong ke manis.  Percakapan bergulir hingga berjam-jam lamanya
tanpa keluhan satupun dari mereka yang hadir
www.buset-online.com

[budaya] Australia. Tapi dia berkata, ‘murid ibu suka


sekali ya Bahasa Indonesia. Saya rasa saya akan “Saya menggunakan Vegemite dan gula merah di rumah berdekorasi adat Jawa sore itu. Rasa
pindah ke Monash University dan belajar Bahasa dan jadilah semur ayam. Banyak teman saya penasaran pendengar yang kian bertambah
Indonesia.” yang mencicipi bilang, ‘Ah, kamu pasti bohong’.” mendekati ujung hari disuarakan sambil menikmati
hidangan kue Belanda, yang terkenal di masa
“Saya bahkan tidak bilang apa-apa padanya. Ini Ia menceritakan bahwa hal ini terjadi karena kecil Syah, dan teh serta kopi. 
seperti menerbangkan layang-layang; bersenang- langkanya bahan masak Indonesia pada masa itu
senang dan menunjukkan kepadanya harus ke di Australia.
arah mana tanpa berkata apa-apa. Inilah yang
terjadi dengan anak saya dan dari mereka ke
Nasa
anak-anak mereka juga,” tambahnya.

19
buset ngeliput

Batik, kain tradisional yang merupakan


kebanggaan dan kemuliaan Indonesia
hasil tradisi yang berlangsung selama
berabad-abad. Sebuah corak yang
membalut warna raga masyarakat
Indonesia; dari seragam-seragam sekolah
hingga busana resmi nan mewah, Batik.

Batik bermula dari kata dalam


bahasa jawa, ‘ambhatik’ yang berarti
menghubungkun titik menjadi sebuah
gambar pada kain yang lebar. Batik
telah diakui UNESCO sebagai warisan
kebudayaan dunia pada 2 Oktober 2009.
Selain itu, berdasarkan Keputusan Presiden
Nomor 33 tahun 2009, tanggal 2 Oktober
ditetapkan menjadi Hari Batik Nasional.

Menurut situs Wikipedia, tanggal 2 Oktober


diakui oleh UNESCO sebagai Hari Batik
Sedunia. Memperingati hari yang spesial ini,
Ketua Panitia Penyelenggara National Batik Day tahun ini, Sherry Abdi
sejak tahun 2017 Dharma Wanita Persatuan
KJRI Melbourne bersama KJRI Melbourne
setiap tahunnya menyelenggarkan sebuah Acara ini diadakan pada Sabtu, 12 bijak.
acara selebrasi yang diberikan nama, Oktober 2019 dari pukul 10.00 pagi sampai
National Batik Day. dengan 15.00 siang. Konsul Jendral Spica Dalam kesempatan tersebut Konsul Jendral
Alphanya Tutuhatunewa mengumbar Spica menyampaikan perasaan senangnya
National Batik Day tahun 2019 ini alasan mengapa National Batik Day mengenai penyelenggaraan Hari Batik ini
bertemakan ‘Sentuhan Pelangi dan tidak diadakan tepat pada tanggalnya. dimana berbagai kalangan masyarakat
Lazuardi dalam Batik Nusantara’. Tema “Hari Batik Nasional pada aslinya jatuh Indonesia bisa berkumpul bersama.
kali ini dikembangkan oleh Nani Polland, pada tanggal 2 Oktober. Tetapi, karena National Batik Day ini dipersembahkan dari,
pemenang lomba pembuatan tema hari tanggal tersebut merupakan hari kerja oleh, dan untuk masyarakat Indonesia di
batik 2019 yang diadakan dalam rangka dan untuk tidak menghambat orang- Melbourne.
HUT DWP ke- 19 dan Peringatan Hari Ibu ke- orang untuk datang berkunjung, kami
90. selalu menyelenggarakannya pada Hari National Batik Day diadakan di halaman
Sabtu. Jadi, konsulat dan DWP mencari hari depan KJRI Melbourne dengan konsep
Tahun ini merupakan ketiga kalinya Sabtu yang tepat di bulan Oktober untuk garden party. Acara ini terbuka untuk
perayaan ini telah diselenggarakan. mengadakan Batik Day ini,” ujar beliau setiap pengunjung tanpa biaya. Susunan

Apa Kata Mereka?


Alex Taghipour, Valentino Divyo Ni Nengah Seniasih,
Pekerja Kantoran Chandra, Mahasiswa Pekerja di Pabrik Sabun
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

RMIT
Ini adalah pertama Acara ini keren,
kalinya saya pergi ke Menurutku acara ini terutama karena
acara National Batik seru banget! Terutama adanya fashion
Day. Perayaan hari karena acara ini show anak-anak
batik ini benar-benar terbuka untuk semua muda Indonesia jadi
menarik. Sangatlah menyenangkan melihat kalangan masyarakat Indo. Anak-anak termotivasti untuk memakai batik. Dulu
semua pakaian, budaya, seni dan kerajinan muda Indonesia seperti yang ada di kesannya Batik merupakan pakaian resmi
yang terpampang di bazaar ini. Saya juga Melbourne jadi bisa membuka koneksi dan yang hanya dipakai orang-orang tua saja,
sangat senang dengan makanan-makanan membuka wawasan kita bahwa bukan akhirnya sekarang sudah tidak seperti
lezat yang disediakan. I love it! hanya kitalah yang tengah berjuang itu lagi. Saya melihat semua dari anak-
membangun negeri dan bangsa di anak muda hingga orang-orang tua pun
Melbourne. memakai batik.

20
Indonesia, balai-balai berisikan karya batik
yang indah banyak terpajang di sekitar
arena acara.

Konjen Spica sendiri menjelaskan bahwa


banyak komunitas yang pada tahun
ini mendaftar untuk memperlihatkan
hasil karya batik, lurik serta kerajinan
tangan mereka buat sendiri. Hal ini juga
berikatan dengan kelas patchwork
Persembahan musik gamelan DWP Tari tradisional Orlapei dari Maluku Basudara
yang dipersembahkan oleh DWP baru-
baru ini. Karena adanya kelas-kelas ini
wanita-wanita Indonesia berbagai umur
aktivitas pada National Batik Day 2019 Spica mengaku sangat antusias melihat
di Melbourne mendapatkan kesempatan
berupa pagelaran seni dan budaya, anak-anak muda hingga orang-orang tua
untuk memperoleh skill baru.
perlombaan batik fashion show serta datang merayakan hari batik ini dengan
bazar. Ditambah lagi dengan sumbangan mengenakan busana batik terelok karena
Ketua DWP KJRI Melbourne sekaligus
dari masyarakat Indonesia di Melbourne adanya fashion show ini. Perlombaan
Ketua Panitia Penyelenggara yang terus
baik secara pribadi atau sanggar fashion show busana batik dilombakan
mengiring kesuksesan National Batik
maupun komunitas yang berpartisipasi dalam dua kategori, Senior untuk usia
Day tahun ini, Sherry Abdi menceritakan
menggelar pertunjukan seni budaya dan 56 tahun ke atas dan Umum untuk yang
mengenai persiapan acara yang
mempertontonkan bakat artistik masing- berumur 15 hingga 55 tahun. Setiap
berlangsung sekitar enam bulan. “Acara ini
masing. Sebut saja komunitas Gamelan kategori dimenangi oleh dua kontestan
sudah mulai diadakan sejak penempatan
DWP KJRI Melbourne yang membawakan di posisi juara satu dan juara dua. Setiap
saya di Melbourne, yakni dari tahun 2017
senandung beragam lagu-lagu tradisional peserta lomba diminta untuk melenggang
hingga sekarang. Saya bersyukur karena
melalui simfoni gamelan sebagai pembuka sepanjang lagu yang dipasang seraya
berkat dukungan dari ibu-ibu anggota
acara. Penampilan lainnya termasuk Tari memperagakan busana batik yang
DWP dan dari komunitas-komunitas
Orlapei oleh Maluku Basudara, Tari Legong dipakainya.
Indonesia yang lainnya, kami dapat
Keraton oleh Mahindra Bali, Tari Burung
dengan lancar mempersembahkan
Pisok oleh Kawanua Melbourne Australia, Sementara itu, gerai-gerai bazar
National Batik Day. Saya senang sekali
Line Dance yang dipimpin Ningsih M, Tari menyajikan aneka kulinari Indonesia seperti
melihat segala keanekaragaman Indonesia
Piring dari Sanggar Bhineka, pertunjukan Batagor, Mie Ayam, Bakso bahkan Sate
dapat bersatu di tempat ini pada hari
musik Parahyangan Express Band, Tari Padang. Setiap pengunjung, bahkan anak-
ini. Saya beraspirasi bahwa acara ini
Tor Tor yang dibawakan penari Sanggar anak sekalipun, terlihat asyik berpiknik
menjadi upaya dalam melestarikan batik,
Lestari, Tari Topeng oleh Tjintjin Jones, 72 seraya mencicipi kenikmatan setiap
kuliner dan kebudayaan-kebudayaan
Queens Road, dan masih banyak lagi. masakan yang terpampang di tangan
di Indonesia yang lainnya teruntuk para
mereka. Tak hanya itu, menemani kuliner
generasi muda. Saya juga berharap

Fashion Show National Batik Day 2019 bahwa acara ini dapat mengabadikan
kebudayaan silahturami dan kekeluargaan
Indonesia,” tutup Sherry.

Bintang

Tari Legong Keraton oleh anggota komunitas Mahindra Bali

Anak-anak tengah asik berpiknik kecil


www.buset-online.com

21
buset ngeliput

Patrick Christian
Bagi Tips Cari Kerja

Berbagi pengalaman dan motivasi

Baru-baru ini sembilan mahasiswa dari beberapa Sebelum bekerja di industri otomotif, Patrick sudah di sini I saw a lot of Indonesian students, kita banyak
universitas di Melbourne mendapatkan kesempatan berbekal pengalaman ketika bekerja sebagai resources. Cuman sayang kurang digalakkan. Dulu
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

istimewa mendengarkan tips dari Patrick Christian, seorang auditor di beberapa perusahaan termasuk kita kendalanya cari kerja bingung mau nanya siapa.
seorang warga negara Indonesia yang sudah 2 dari top 4 perusahaan akuntan, Deloitte di Amerika I learned it the hard way. Kalau bisa ada share untuk
menetap di Australia sejak 2010 dan berbekal Serikat setelah lulus dari kuliahnya di Indiana University bantu-bantu orang, biar tidak terlalu bingung sekali,”
pengalaman kerja dalam bidang auditing. Bloomington. Ia lalu bekerja di Ernst & Young di Perth tutur alumni Indiana University Bloomington jurusan
serta Sampoerna di Indonesia. Finance, Accounting & International Studies itu.
Beliau merupakan Chief Compliance Officer untuk
Daimler Truck and Bus Australia and Pacific, sebuah
perusahaan otomotif dengan berbagai portfolio,
Selama bekerja di Deloitte, awalnya Patrick
menduduki posisi sebagai seorang public auditor. Menjaga Pikiran
termasuk mobil penumpang & van (Mercedes Benz),
bus dan truk (Mercedes, Freightliner, Fuso) dan juga
Di sana ia menemukan sebuah program bernama
Financial Advisory dimana ia berpapasan dengan
dan Karakter
financial service (berupa loan dan financial loan konsep peraturan Foreign Corrupt Practices Act, yakni
Patrick menekankan bahwa dalam mencari sebuah
& leasing untuk pembelian mobil/van/truk). Dalam aktivitas korupsi yang dilakukan dalam perdagangan,
pekerjaan, seorang mahasiswa harus berusaha
posisi tersebut, Patrick memiliki tugas untuk mengaudit seperti penyuapan. Dari sana ia mendapatkan
mendaftar sebanyak-banyaknya. Karena dengan
langkah yang diambil dalam perusahaan tersebut ketertarikan dan mendalami tentang hal tersebut.
demikian, itu bisa meningkatkan kesempatan seorang
termasuk seperti menegakkan anti korupsi & anti Alumni Kolese Kanisius tersebut juga mengungkapkan
aplikan untuk dipanggil interview. Dan seorang aplikan
penyuapan, due diligence, mengurus sanction lists motivasinya untuk memberikan pandangan dan tips
juga harus memiliki pikiran yang terbuka. “Kalau kamu
dan data protection. dalam mencari kerja. “What motivated me? Kalau
22 mau kerja apa, don’t limit yourself. Harus open minded
ya kalau namanya kerja. One thing leads to another. sekarang,” tambahnya. Patrick pun kembali
Kalau kamu belum pernah coba tapi sudah judge menekankan tentang pentingnya latihan. “Kalau
that’s not for me, I don’t like it hanya karena udah kamu sudah dipanggil interview, that means you
dengar cerita dari orang ngomong, yang limit kamu ya pass the first thing. Kalau interview faktornya bukan
kamu sendiri,” paparnya. CV kamu, tapi how well you do the interview, kalau
itu you have to keep practicing.”
Pria kelahiran Jakarta tersebut pula membagikan
pandangan bahwa salah satu hal penting yang
sangat dicari dari perusahaan di Australia adalah Manfaatkan Platform
perilaku dari seorang aplikan. “Show up on time gak,
showing courtesy, respecting other people, antusias Penyandang titel MBA di UNSW tersebut juga
dalam proyek gak, teamwork,” tegasnya. Hal ini dapat menemukan adanya perbedaan budaya ketika
terbentuk melalui pengalaman kerja. Dan tidak tidak bekerja di Australia. “Kadang beda sama orang
mesti selalu di industri yang relatif dengan apa yang Indonesia, orang di sini berani nanya. Kalau kamu
dicari. Bahkan dari sekedar part time. Pentingnya work tidak tahu, kamu nanya,” ujarnya. Menurutnya,
experience dan attitude ini bisa mendeterminasikan bertanya adalah salah satu bentuk komunikasi
apakah seorang kandidat bisa mendapatkan referensi dengan seorang atasan dan hal tersebut penting
yang baik dari atasan tempat kerja lama. dan dihargai dalam lingkungan kerja di Australia.
Hal ini dapat mencegah masalah dimana karena
Hal ini juga akan memberikan perusahaan perspektif seorang karyawan tidak berani bertanya tentang
tentang seorang kandidat di mata atasan di tempat kendala yang dialaminya dalam sebuah proyek
kerja sebelumnya. Untuk mendapatkan referensi ini, kepada seorang atasan, dapat membahayakan
Patrick menyarankan agar bertahan lebih lama dalam proyek tersebut.
pekerjaan yang mereka tekuni selama pencarian.
“Make sure you keep it for a long time, jangan cuman Berdasarkan pengalamannya sebagai pembicara,
dua tiga bulan berhenti. How do I know kalau kamu salah satunya untuk CPA Australia, Patrick Patrick Christian

diberhentikan atau berhenti sendiri,” ucap pria yang menyayangkan kurang aktifnya mahasiswa
pernah bekerja di General Motors selama 5 tahun. Indonesia dalam mengikuti acara jobs talk
Ketika ditanya apakah referensi kerja dari Indonesia dibanding mahasiswa internasional lainnya seperti menambah impresi yang baik bagi sang kandidat di mata
dapat diterima seorang calon employer di Australia, ia dari Malaysia, India atau Tiongkok. Maka dari itu, seorang employer.
menuturkan idealnya referensi kerja dari Australia lebih Patrick menyarankan mahasiswa Indonesia di
baik namun jika memang tidak ada, referensi kerja dari Australia untuk lebih berani menambah jaringan di Sebelum mencemaskan soal adanya atau tidak
Indonesia masih bisa dipertimbangkan. luar pergaulan sesama orang Indonesia. peluang untuk disponsori oleh sebuah perusahaan di
Australia, Patrick menekankan untuk terlebih dahulu
Selama proses mengaplikasi, sebaiknya seorang Salah satu platform yang harus lebih dimanfaatkan fokus dalam mendaftar kerja untuk sebuah perusahaan
mahasiswa juga melatih keterampilannya dalam mahasiswa Indonesia adalah career centre di dan memberikan yang terbaik jika sudah terpilih. Karena
sebuah waawancara kerja. “Kalau kamu ada teman Universitas mereka. Dengan berkonsultasi ke career ada besar kemungkinan sebuah perusahaan memilih
yang mau interview, pair up. Gantian minta tolong centre, mahasiswa dapat melakukan perencanaan untuk mensponsori seorang karyawan jika mereka sudah
tanya. List up questions. Makin kamu practice, makin karir yang lebih mantap contohnya bagaimana tahu karyawan tersebut telah memberikan yang terbaik.
biasa,” pria yang sekarang berstatus Permanent membuat resume dan CV yang efektif. LinkedIn “Kalau kamu intern dan kerjanya bagus, secara umum
Resident tersebut menyarankan. Jikapun menghadapi juga menjadi alat yang bisa dimanfaatkan untuk company akan sponsor. The cost of me jika kamu pergi
penolakan, sebaiknya harus cepat move on dan cari menambah koneksi. Bahkan bisa saja sebelum and retrain orang lain belum tentu sebagus kamu,” ujar
yang berikutnya. “Satu application job bisa berapa, proses interview, kalian bisa saja mencari tahu Patrick tentang pertimbangan yang bisa dilalui sebuah
5-10 menit. Kalau ditolak paling dapat email rejection background sang interviewer dan menemukan hal perusahaan dalam mensponsori mahasiswa internasional.
letter. Nothing to lose. Yang ada ya sacrifice waktu. yang berhubungan baik mutual friend ataupun
Kalau kamu serius masa depan, harus invest di waktu background yang mirip. Hal seperti itu bisa Denis

Apa Kata Mereka


Devin Widjaja, Kevin Praditra, mahasiswa Monash University Natasha Antoni,
mahasiswa RMIT jurusan Finance mahasiswi jurusan
University jurusan master of Business
Economics and Gua tau acara ini lewatnya promosi di Instagram. di Monash University
Finance Kebetulan waktu itu lagi gak sengaja ngeliat
storynya Devin (salah satu organizer event ini) dan Tahu acara dari
Dari ini jadi lebih jujur setelah baca detail eventnya tertarik untuk Instagram story
terbuka ya. ikutan, jadi daftar deh. All in all menurut gua info teman. The event
Karena dapat sessionnya asik banget dan juga useful. Asik karena was casual which
insights seperti walaupun topik yang dibacain notabene lumayan was really good
apa dunia kerja serius, tapi kita ketemuan di Yoi dimana suasananya because students
di Australia. Lalu juga tips untuk daftar santai banget, dan kita juga discuss most of it over food and coffee. Sehingga are able to comfortably ask questions to the
pekerjaan dan mengetahui apa yang semakin nyaman aja untuk saling “sabet-sabetan” pendapat dan pertanyaan. guest speaker. There were a lot of valuable
dicari oleh recruiter. Mau melihat lebih Juga useful in a sense that semua yang kita obrolin itu pada dasarnya adalah insights on the different types of workplaces
banyak acara seperti ini yang lebih besar tips dan informasi yang bakal kepake untuk mahasiswa (terutama mahasiswa (MNCs, Local firms, Start-Ups) regarding
buat mahasiswa Indonesia di Melbourne. Indonesia) yang sebentar lagi akan lulus dan akan mencari kerjaan, ataupun their environments. Having an Indonesian
Karena sebenarnya di RMIT sendiri ada job yang masih trying to decide what they want to do for their careers. Gua guest speaker who we can relate to is truly
shop yang menawarkan hal serupa. Tapi info session seperti ini sebaiknya diadakan lebih dalam skala yang mungkin helpful. We can gain knowledge from their
kalau ada contoh orang Indonesia yang lebih besar (i.e. 15-20 participants per session). Karena menurut saya ini salah experiences and understand what’s expected
sudah sukses dalam karir profesionalnya, satu cara untuk mahasiswa untuk semakin tahu seluk beluk dunia kerja, yaitu of us as fresh graduates.
www.buset-online.com

jadi merasa lebih optimis kalau aku juga langsung dari yang berpengalaman. Dan lagi, ajang seperti ini juga bagus
bisa. untuk menambah network.

23
buset ngeliput

Basa Basi : 10 New Balis


Gemilang Masa Depan
Kepariwisataan Indonesia

Wonderful Indonesia, itulah slogan yang menjadi napas


dari Industri Pariwisata di Indonesia. Wonderful yang
berartikan pesona mencurahkan kepermaian Ibu
Pertiwi, bak harta karun menyimpan keindahan yang
luar biasa. Terpampang dari Ngarai Sianok di Bukittinggi,
Sungai Kampar di Riau, hingga Pulau Biak di Papua,
negeri rempah-rempah ini begitu kaya akan tempat-
tempat yang jarang dijelajahi maupun oleh rakyat
Indonesia sendiri. Keberadaan mereka telah dibayangi
oleh ketenaran pulau Bali yang kini mendunia. Berkaitan
dengan kemalangan ini, Australia Indonesia Youth
Association (AIYA) mengundang Buset untuk menghadiri
sesi panel discussion, Basa Basi mereka yang bertema
’10 New Bali and Ther Relation to Australia’.

Basa Basi AIYA yang kedua kalinya untuk tahun ini


berkisar pada rencana Presiden Joko Widodo yang ia
sebut, ’10 New Bali’. Sebuah kunci kemakmuran masa
depan industri pariwisata di Indonesia.
Dr. Madalene Blaer Fahman Toriki

Para pembicara yang hadir dalam acara diskusi pada


malam tersebut adalah Dr. Madalene Blaer, seorang bahwa acara ini juga diadakan untuk memanfaatkan mengundang para hadirin untuk ikut berkontribusi
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

dosen Monash University di departemen pariwisata keahlian yang dimiliki salah seorang anggota AIYA, dalam membuat keindahan Indonesia untuk mendunia.
yang turut berkontribusi besar dalam banyak penelitian Monitta.
dalam bidang pariwisata, media, sustainable tourism Bapak Siam menerangkan bahwa kekayaan Indonesia
dan digital tourism economy; Siam P. Nugraha yang “Monitta sedang memepelajari gelar Master-nya akan rempah-rempah eksotis, minyak, tembaga,
merupakan Executive dari Visit Indonesia Tourism Office di bidang pariwisata, maka dari itu topik malam timah, bahkan emas yang dahulu kala melimpah kini
untuk Australia; dan juga Fahman Toriki selaku mantan ini termasuk dalam lingkup keahliannya. Terlebih mengempis. Namun, satu-satunya asset yang sejauh
kepala Tourism Destinations and Attractions Lombok lagi, dengan menggunakan pengetahuan yang ia ini terus dengan kuat menopang ekonomi Indonesia
Utara. Terlebih lagi, sesi Basa Basi kali ini dipandu oleh miliki, Monitta dapat menganalisa proyek dengan adalah lanskap geografisnya. Indonesia telah dikaruniai
Monitta Mary, mahasiswa Monash University yang lebih mendalam. Tidak hanya itu, sesi Basa Basi kami hutan-hutan rimbun, pegunungan tinggi, flora dan
berkecimbung di dunia International Sustainable Tourism sebelumnya mencakup pembicaraan mengenai fauna nan unik juga beribu keragaman budaya.
Management. pemilihan umum di Indonesia. Jadi, sejak Presiden Kepariwisataan Indonesia yang memamerkan semua
Jokowi memperkenalkan dan menerapkan strategi ’10 ini menjadi kunci akan kesejahteraan ekonomi bangsa
Diskusi yang berlangsung sekitar dua jam ini New Bali’ ini, kami merasa bahwa akan menjadi sebuah untuk tetap masyhur.
dipersembahkan untuk membuka pengetahuan para kontinuitas yang baik untuk diskusi,” ujar Emily.
generasi muda tentang program ’10 New Bali’ juga Jumlah pendapatan yang diterima Indonesia dari sektor
akan keanekaragaman tujuan wisata di Indonesia. Sebagai pembukaan, Siam Nugraha berharap bahwa ini pada 2018 meningkat hingga mencapai sekitar 15.8
Emily Heng, Presiden AIYA di Victoria menjelaskan pembicaraannya pada malam itu dimaksudkan untuk juta dolar Amerika dari tahun sebelumnya. Karena
24
alasan inilah Joko Widodo menjadikan perkembangan
pariwisata Indonesia sebagai fokus utama pendukung
pertumbuhan ekonomi negara. Memimpikan
pendapatan kepariwisataan Indonesia untuk mewakili
8% GDP Indonesia dan menaikkan pendapatan
pertukaran asing hingga 18 milyar dolar Amerika.

“Dari situlah proyek ’10 New Bali’ lahir menjadi solusi


akan dilemma ini. Indonesia akan membangun 10
pusat wisata baru yang memiliki kesuksesan dan
dampak ekonomi sebesar Bali. Tetapi pemerintah pada
saat ini memusatkan fokus hanya pada empat tempat
yaitu, Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Candi
Borobudur,” ujar Siam.

Fahman Toriki melanjutkan diskusi dengan


mempersembahkan kepada para hadirin sebuah
masterplan yang direncanakan untuk memperelok
Mandalika menjadi Bali yang baru. Lombok yang
berkedudukan sebagai tetangga Bali tak kuasa
mengalahkan ketenaran Bali. Maka dari itu, proyek
Mandalika Resort ini diharapkan untuk menjadi gerbang
menuju ketenaran Pulau Lombok secara keseluruhan.
Mandalika sekarang sedang dikembangkan menjadi
tujuan wisata kelas dunia dan dipersiapkan untuk
menjadi tuan rumah Motogp 2021.

“Kami juga tidak akan lupa menyoroti keberagaman


budaya Lombok yang tiada duanya. Mulai dari desa-
desa tradisional yang menarik dan juga dengan
mengikuti tren kepariwisataan dunia yang bertemakan Monitta (kiri) terlibat aktif pada diskusi Basa Basi AIYA

storytelling, kita juga akan mencoba untuk menjadikan


legenda Putri Mandalika sebagai narasi pulau ini World Tourism Organisation (UNWTO) ini berarti sebuah perilaku mereka memiliki pengaruh terhadap para
dalam menarik para turis. Sebagai pemerintah daerah, bentuk pariwisata yang memperhitungkan dampak audiens dapat menginspirasi mereka untuk terlibat
kami juga percaya bahwa kesejahteraan masyarakat ekonomi, sosial dan lingkungan pada saat ini dan masa dalam perilaku yang sama,” tambah Dr. Madalene.
setempat adalah hal yang paling penting untuk depan dalam menangani kebutuhan pengunjung,
diperhatikan. Kami banyak mendidik masyarakat industri, lingkungan dan masyarakat setempat. Terkait Dr. Madalene mengatakan bahwa ia percaya Gerakan
untuk memiliki ketrampilan dan pengetahuan dalam dengan hal tersebut, ada sebuah penelitian yang 10 New Bali ini telah membuka pasar baru untuk
mewujudkan pertumbuhan ekonomi lokal yang dilakukan oleh Moyle yang mengidentifikasikan sebuah sustainable tourism. Terdapat lebih banyak makna dan
diinginkan. Tidak hanya itu, kami juga melibatkan pergeseran persepsi dunia tentang istilah ini. Dunia tingkat pemahaman mengenai sustainable tourism dari
mereka dalam setiap proses pengembangan yang kita melihat sustainable tourism lebih ke arah krisis global proyek ini dengan adanya proses penyebaran jumlah
laksanakan,” lanjut Fahman. seperti perubahan iklim, sedangkan sebuah konsep wisatawan ke 10 daerah lain dan tidak macet di satu
yang berbasis alam, sosial dan kerangka triple bottome tempat tertentu. Tetapi, Dr. Madalene percaya bahwa
Proyek Mandalika Resort direncanakan menjadi line yaitu people, planet, dan property. Digitalisasi juga proyek ini telah berjalan selaras dengan three pillars
sebuah destinasi ekotourisme dengan menggunakan memainkan peran besar dalam perubahan dalam framework.
teknologi ramah lingkungan seperti kereta gantung dan pemahaman istilah ini. “Semua bergantung pada bagaimana kita mendidik
tenaga surya. Fahman lanjut menjelaskan bahwa hal semua orang terutama para generasi muda yang
ini merupakan sebuah upaya penerapan sustaianable “Penggunaan Instagram telah benar-benar terbukti berpotensi untuk menjadi wisatawan pada negara kita
tourism development. membuka peluang bagi tempat-tempat wisata yang untuk menghargai budaya dan etika. Sehingga uang
jarang dikunjungi untuk terkspos terhadap publik. yang mereka gunakan dalam destinasi-destinasi ini juga
Hal di atas kemudian diterangkan lebih lanjut oleh Dr. Namun, sampai batas tertentu, digitalisasi dapat betul-betul bermanfaat bagi masyarakat setempat,”
Madalene mengenai bagaimana dunia akademik menyebabkan masalah etika terutama ketika influencer ujar Dr. Madalene.
mendefinisikan istilah sustainable tourism. Definisi menunjukkan perilaku yang tidak pantas. Influencer
sustainable tourism yang dia ambil dari United Nation Bintang
harus mempertimbangkan bagaimana tindakan dan

Apa Kata Mereka?


Muhamad Rifki Luke Elson, Inneke Kusumah, Finance Analyst
Mahasiswa Monash University mahasiswa
Melbourne Saya pikir proyek ini merupakan rencana
Saat mendengar keberadaan proyek University yang bagus. Saya tahu Indonesia masih
ini, yang pertama kali aku rasakan belum berkembang dan menggunakan
adalah excited. Karena untuk Menurut saya segala potensi yang negara ini miliki
mendapatkan bahwa akan ada 10 New Bali itu tetapi setelah mendengar rencana
tempat-tempat destinasi lain yang solusi yang baik Indonesia untuk benar-benar berusaha
sekompetitif dan sesanggup Bali dalam bagi Indonesia mengembangkan indsutri pariwisata
menampung turis-turis mancanegara dengan nasional saya percaya Indonesia akan
itu keren. Aku yakin bahwa rencana ini bagaimana menjadi negara yang hebat.
akan berhasil dari bagaimana setiap tahap direncanakan mereka ingin menyebarkan pertumbuhan Saya melihat bahwa untuk mewujudkan mimpi ini, Indonesia
secara baik dan bagaimana mereka tidak mereplika Indonesia lebih dari sekedar Pulau Jawa. sangat membutuhkan perbaikan infrastruktur. Saya sendiri
www.buset-online.com

Bali secara sepenuhnya tetapi dengan melihat kearifan Terlebih lagi memberikan tempat-tempat benar-benar ingin pergi ke tempat-tempat dari 10 New Bali
daerah masing-masing mereka mencoba untuk lain kesempatan untuk mendapatkan ini tetapi jujur saja hal itu sangatlah sulit. Saya pikir bahwa hal
menonjolkan karakter-karakter setiap daerah. kemakmuran yang sama seperti apa ini bisa berhasil dicapai tetapi memakan waktu yang lama
Aku sebagai generasi muda Indonesia akan berkontribusi yang telah dialami Bali seperti Sumatera, terutama dengan beberapa tantangan yang akan dihadapai
dengan menyebar pesan kepada semua orang terutama Nusa Tenggara atau tempat-tempat sepanjang jalan. Yang paling khusus, saya pikir akan sulit
teman-teman milenial Indonesia lainnya untuk menjadi indah lainnya yang sangat membutuhkan bagi masyarakat setempat untuk dengan cepat beradaptasi
responsible travelers. Bertamasya ke suatu tempat bukan investasi seperti ini. Saya merasa bahwa dengan perubahan yang 10 New Bali rencanakan. Diperlukan
hanya untuk Instagram, untuk konten tetapi memang proyek ini sangatlah menarik dan ambisius waktu yang lama untuk mengubah pola pikir mereka tentang
untuk menikmati kebudayaan, alam dan momen-momen tetapi satu pertanyaan yang selalu seberapa baik perubahan ini bagi mereka. Karena biasanya
yang aku alami di tempat itu. muncul di benak saya adalah; apakah ini orang-orang cenderung menolak perubahan jadi saya pikir ini
yang orang-orang setempat inginkan? akan menjadi tantangan yang besar.

25
buset imigrasi

Professional Year adalah program yang diluncurkan tahun 2008 untuk Di Melbourne ada berbagai provider untuk Professional Year. Jika Anda tertarik
mempersiapkan pelajar internasional yang telah lulus dalam karier mereka di dengan Professional Year dan ingin mendapatkan informasi detail tentang apa
Australia. saja yang ditawarkan oleh masing-masing provider dengan harga paket yang
terbaik dan sesuai dengan budget and kondisi Anda, Anda bisa menghubungi:
Professional Year saat ini mempunyai 3 aliran (streams): Yapit Japoetra, MARN 0213101 (YNJ Migration Consultants) di (03) 9650 0895 atau
• Accounting (SMIPA) 0430 588 899.
• Engineering
Yapit Japoetra (MARN 0213101)
• ICT
YNJ Migration Consultants
(03) 9650 0895 / yapit@tpg.com.au
Pelajar internasional yang telah lulus dengan gelar sarjana dari Australia
Artikel ini ditulis hanya sebagai informasi umum dan bukan sebagai pengganti nasihat keimigrasian. Jika
(minimum 2 tahun sekolah) di bidang Accounting, Engineering atau IT berhak
Anda membutuhkan informasi yang lebih akurat tentang kemungkinan Anda mendapatkan PR Australia,
untuk mandaftar Professional Year. Anda bisa menghubungi Yapit Japoetra, MARN 0213101 (YNJ Migration Consultants) di (03) 9650 0895 atau
agen-agen imigrasi terdaftar lainnya.

Persyaratan bisa mendaftar Professional Year:


• Lulus dari sekolah yang disetujui dari dari Universitas Australia (minimum
2 tahun sekolah) – (Aplikan untuk Engineering yang memegang visa
476 atau secondary holders of 457/482/ENS/RSM/Labour Agreement)
mungkin juga bisa apply tanpa harus memenuhi
persyaratan dua tahun sekolah di atas
• Telah memasukkan aplikasi visa 485
• Memenuhi persyarataan mimimum kemampuan
Bahasa Inggris yang diset oleh badan profesional
• Migration Skills Assessment (Hanya untuk Accounting
dan Engineering)

Selain mendapatkan tambahan 5 points untuk skilled migration,


lulusan PROFESSIONAL YEAR untuk stream di bawah ini juga
mendapatkan keuntungan:
• Accounting – Untuk full skills assessment untuk PR,
tidak perlu mendapatkan IELTS Academic 7.0 on
each component (atau nilai sebanding untuk PTE
Academic, CAE, TOEFL iBT)
• ICT – Untuk full skills assessment untuk PR, tidak perlu
mempunyai pengalaman kerja satu tahun di bidang
yang relevan setelah selesai sekolah.

Struktur Standar dari Professional Year adalah:


• Durasi : 44 minggu (minimum)
• Pelatihan Kesiapan Kerja: 30 Minggu
• Internship (Magang Kerja): 12 minggu (unpaid)
• Komponen Professional: Konten yang diperlukan
oleh badan profesional
dalam 44 minggu
Professional Year
• Paket Karier: Pada saat dan setelah
komponen pelatihan
dan internship
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Program Professional Year yang disetujui Department of Home


Affairs dan Badan Profesional yang relevan akan membantu
Anda untuk mencapai to tujuan karier dan pekerjaan Anda.
Anda akan memaksimalkan prospek untuk mendapatkan
pekerjaan dengan mendapatkan pengetahuan, keahlian dan
pengalaman kerja yang di cari employer. Pada akhir program
Professional Year Anda akan:
• Mengerti lapangan pekerjaan ddan budaya di
tempat kerja di Australia
• Belajar bagaimana untuk berkomunikasi dengan
efektif dan professional di tempat kerja dengan teman
kerja, manajer dan pelanggan
• Mendapatkan pengalaman kerja yang berharga
dengan magang kerja yang mengekpos anda pada
praktek kerja di Australia
• Mendapatkan tambahan 5 points untuk poin migrasi
Anda.
26
buset ngeliput

Membangun Ekonomi
Kreatif Indonesia - Victoria
Industri ekonomi kreatif di Indonesia semakin menarik,
dibuktikan dengan diadakannya Creative Economy
Forum oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia baru-
baru ini. Forum tersebut menjadi kesempatan untuk
mempromosikan industri ekonomi kreatif Jawa Barat
dan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan membahas
potensi untuk kerjasama dengan Victoria yang
memiliki industri kreatif yang subur.

Acara dibuka dengan kata pembuka dari Duta


Besar Indonesia untuk Australia, Kristiarto Legowo.
Beliau mengakui keunggulan Melbourne dalam
kemajuan industri kreatifnya, yang terlihat dari
keberagaman budayanya, perhelatan berbagai
ajang internasional, berkembangnya sektor
kesenian, bisnis serta sektor edukasi terlihat dengan
meningkatnya jumlah mahasiswa asal Indonesia yang
berdatangan. Kemiripan tersebut juga dapat terlihat
di Yogyakarta, yang kaya akan budaya Jawa, kaya
dalam keberagaman dan kreatifitas, dan merupakan
kota pelajar di Indonesia. Industri kreatif Indonesia
yang masih mencakup sekitar 7% domestik bruto
diperkirakan akan terus meningkat dan menjadi
prospek yang menarik untuk dikembangkan bersama.
(dari kiri): Diletta Legowo, Prof. M. Suyanto, Aling Nur Narulii Widianti, Dr. Jemma Purdey

Dihadiri tak hanya para pengusaha namun juga


yang dari badan administratif pemerintah dan
lembaga pendukung ekosistem ekonomi kreatif terhadap kekayaan hak intelektual, menyediakan intelektual, penyediaan infrastruktur, pengembangan
di ketiga daerah, Creative Economy Forum juga infrastruktur teknologi yang memadai untuk standardisasi dan praktek usaha yang baik untuk
kedatangan tamu istimewa yaitu Gubernur Daerah informatika dan teknologi, meningkatkan kemitraan usaha ekonomi kreatif dan karya kreatif, peningkatan
Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X pemerintah, swasta dan masyarakat dengan industri pemasaran dan promosi karya kreatif di dalam negeri
serta beberapa delegasinya. Diperkirakan 98% bisnis ekonomi kreatif. dan di luar negeri antara lain dengan optimalisasi
di Yogyakarta berada dalam klasifikasi menengah kerjasama antara Victoria dengan Yogyakarta, dan
ke bawah, menjadikannya sebuah lahan yang Kedua adalah pengembangan iklim usaha yang penguatan regulasi bagi perkembangan usaha
menjanjikan untuk terus dikembangkan. kondusif untuk berkembangnya usaha ekonomi kreatif ekonomi kreatif.
yang berdaya saing. Dapat melalui peningkatan
Dengan industri kreatif Yogyakarta yang fokus pembiayaan bagi usaha ekonomi kreatif dengan Beliau menilai untuk mencapai kerjasama yang
dalam sektor fesyen, sektor Teknologi Informasi dan pengembangan skema pembayaran perbankan, optimal diperlukan kerjasama Government to
Komunikasi yang termasuk program aplikasi, video perlindungan, peningkatan dan pemberdayaan Government sebagai payung kerjasama agar Private
game, animasi, film, desain komunikasi visual, sektor sumber daya alam dan budaya sebagai bahan to Private dapat berjalan dengan baik antara Victoria
kesenian dan kuliner, beliau menyuarakan potensi baku, perlindungan dan pemanfaatan kekayaan hak dan Daerah istimewa Yogyakarta.
Yogyakarta untuk berkolaborasi dalam industri kreatif.
Yogyakarta pun menurutnya memiliki 3 syarat yang
penting untuk adanya industri kreatif. Yang pertama
adalah toleransi terhadap keberagaman, teknologi Apa Kata Mereka
yang menunjang, dan sumber daya manusia yang
unggul. “Contohnya, adalah perusahaan digital Bagas Ananta, pendiri K24Klik.com
global yang mempekerjakan banyak orang dari Ini merupakan kolaborasi antara pemerintah Victoria dengan Yogyajarta, jadi
disiplin komando orang demi memberikan sentuhan dapat insight dari pemilik-pemilik usaha di Jogja, mempresentasikan apa yang bisa
manusiawi terhadap produk mereka yang serba dikolaborasikan bersama antara government to government, in the end jadi it’s up to
otomatis. Tipe perusahaan macam inilah yang perlu di the individual business untuk menentukan langkah selanjutnya. Ini merupakan langkah
undang masuk untuk menghuni pusat industri kreatif di awal dalam kolaborasi antara Victoria dan Indonesia. Harapan semoga dengan adanya
Yogyakarta,” ujarnya. ini dapat menambah confidence antara business di Australia untuk berkolaborasi atau
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

partnership dengan bisnis-bisnis di Indonesia dengan adanya MOU antara Victoria dan
Dua Bentuk Dukungan Australia dengan Indonesia, agar bisnis di Australia lebih confident untuk kerjasama dan mengembangkan
bisnis bersama.
Untuk merealisasikan mimpi industri tersebut agar
lebih mantap lagi, industri kreatif perlu dikembangkan Thomas Rizal Trika, Business Solutions & Development Manager di Unique Micro Design
dalam arah yang berbasis lapangan kreatif dan Happy bisa datang hari ini, walaupun pemberi tauhannya agak telat. Mungkin lain
budaya, perusahaan kreatif dan hak kekayaan hari bisa dipromosiin gitu, karena komunitas Indonesia makin banyak. Dari sesinya
intelektual. Menurut beliau, industri ekonomi kreatif sendiri senang, karena informatif. Dukungan dari konjen terus datang, dan juga Sultan
pun perlu didukung dengan dua cara. datang bawa delegasi, itu luar biasa. Ada yang juga dari Global Vic, Launch Vic, City
of Melbourne, semua datang. Itu memperlihatkan bahwa Indonesia mulai dipandang
Pertama dengan pemberdayaan kreatifitas SDM, lebih serius. Saya pikir ini satu rangkaian acara yang bagus. Saya baru balik lagi 3
misal melalui sistem pendidikan/pelatihan yang tahun terakhir, setahun terakhir velocitynya makin cepat, dengan AIBC, kemarin City of
mendorong mereka untuk meningkatkan kontribusi Melbourne ngadain acara, makin banyak. Harapan tentunya mau acara-acara kayak gini, linkagesnya
antara bisnis Indonesia dengan Australia terutama Victoria dengan Indonesia dan sebaliknya semakin
dalam semua sektor perkembangan, pembentukan
kencang. Tapi kita butuh platform. Fasilitasinya tolong jangan berhenti di sini, kita ingin ada akses ke modal,
dan pengembangan ruang sektor kreatif untuk
akses ke legal, akses ke branding dan seterusnya. Karena bikin bisnis di sini tidak semudah mudah itu, tapi
menumbuhkan dan mengelola kreativitas, iptek dan
bukan berarti tidak mungkin. Kalau bisa ada satu organisasi terutama yang sangat pro dengan bisnis yang
seni budaya, meningkatkan apresiasi masyarakat
28 dimiliki orang Indonesia di sini di Victoria, bagus banget, bisa di guide.
Kolaborasi
Yogyakarta - Victoria
Dalam salah satu sesi talkshow yang diadakan
pada hari itu, para panelis juga membahas tentang
potensi untuk berkolaborasi. George Marantika,
Presiden Indonesia Australia Business Council cabang
Yogyakarta, asosiasi bisnis yang berbasis di Indonesia
yang berperan dalam mewakili kepentingan sektor
bisnis swasta dalam hubungan Indonesia dengan
Australia, yang juga berperan dalam pembentukan
hubungan perdagangan bebas antara Indonesia
dan Australia (IA-CEPA) mengutarakan bahwa
sektor edukasi menjadi kunci utama dalam dapat
berkembangnya kolaborasi antara Victoria dengan
Yogyakarta. Menurutnya, Yogyakarta memiliki
keunggulan dimana sektor edukasi terutama di
perkuliahan telah menginkubasi kreatifitas dan inovasi
dan menjadikan daerah tersebut tempat yang
menjanjikan untuk industri software, menghadirkan
salah satu industri yang menarik untuk berkolaborasi
bersama. (dari kiri): Emmanuel Setyawan, George Marantika, Lauren Anderson, Gonul Serbest

Gonul Serbest, CEO Global Victoria Department of


Melbourne beberapa tahun belakangan, hubungan it to investors and applying it to the Australian stock
Jobs, Precincts and Regions, badan yang beroperasi
penting dalam level institusional dapat berperan market as an opportunity to further develop the
di bawah Pemerintah daerah Victoria dengan peran
penting dalam berkembangnya industri ekonomi business,” harapnya.
memfasilitasi hubungan perdagangan internasional
kreatif kedua daerah menurutnya.
mencakupi investasi dan ekspor antara Victoria
Laura Anderson, CEO Launch Vic, sebuah badan
dengan luar negeri, pun menambahkan bahwa sektor
George juga berharap melalui kerja sama Victoria yang didirikan pemerintah Victoria dengan tujuan
edukasi telah menjadi sektor ekspor terbesar bagi
dan Yogyakarta dalam sektor ekonomi kreatif, mendukung dan mengembangkann ekosistem startup
Australia. “1 in 8 of University students in Australia are
Australia dapat menjadi alternatif baru dalam di Victoria, juga mengutarakan beberapa hal yang
International students, so there is a rich pool of talents
pasar modal dimana Indonesia menghadapi sedang digagasnya. “I’m very involved and it’s one
and ideas converging here,” ucapnya.
ketergantungan terhadap Hong Kong dan Singapura. of the things I’ll be doing in the next month in a half is
“There is a concept in IA-CEPA called Third Market look at what I like to call it the Digital AI Governance,
Besarnya sektor kesenian di Victoria dicontohkan
opportunity, that means how Victoria and Yogyakarta and there’s a number of different forms, so I’m working
dengan National Gallery of Victoria yang masuk
can think things together, make things together with a number of different stock exchanges around
dalam daftar top 20 art galeri paling dikunjungi di
and market them together globally. And there is an the world on the future of access to capital and that’s
dunia dan hubungan yang dekat dengan Indonesia
ecosystem in Victoria that is very powerful and that something that we might be able to lead in with
dalam sektor kesenian diperlihatkan dengan karya
is the ability to not just innovate but to then basically instead of just follow, we can do that perhaps as a
yang berasal dari Indonesia dipamerkan di Arts Centre
create the aspect of intellectual properties and take joint initiative,” tuturnya.

Pemberdayaan
Perempuan
Dalam sesi talkshow selanjutnya, beberapa panelis
membagikan pengalaman mereka sekaligus
membahas perkembangan inovasi Indonesia dalam
industri kreatif. Salah seorang panelis, Aling Nur Naluri
Widianti, ialah pendiri Salam Rancage - sebuah
usaha sosial yang beroperasi di Jawa Barat dengan
konsep sustainability dan menghasilkan kerajinan
tangan yang telah diekspor ke luar negeri. Kata
“Salam” sendiri memiliki arti damai dalam hidup dan
“Rancage” berarti kreatif dalam bahasa Sunda.

Berawal dari keresahan akan banyaknya sampah


di kebanyakan perkampungan di Tanah Air, Salam
Rancage didirikan di Bogor untuk memberikan
pemasukan dan meningkatkan kepercayaan diri
bagi wanita dan warga di komunitas sekitar dengan
menghasilkan karya kerajinan lokal dan meminimalisir
Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X melakukan kunjungan ke beberapa stand

>>bersambung ke halaman 30

Karya Salam Rancage yang terbuat dari bahan daur ulang


www.buset-online.com

29
Peserta panel diskusi aktif bertanya

dampak kerusakan terhadap lingkungan, salah


satunya dengan mendaur ulang.

Sekitar 97 ibu rumah tangga dari 5 desa di Bogor


bekerjasama Salam Rancage menghasilkan kerajinan
tangan bercitra Indonesia dan sudah diekspor ke
luar negeri. 100% hasil penjualan diberikan kepada
para pembuat karya, dan salah satu contoh cara
penjualan adalah melalui sebuah komunitas fresh
market bernama Pasar Dongko yang mendistribusikan
produk hasil berkebun warga Gang Kodir.

Aling percaya bahwa setiap wanita berhak dilihat


sebagai kaum yang mampu berkontribusi besar dan
berwibawa. “It’s amazing to see their work, and see
them learn so hard to be an artisan, so this is more than
just a business, this is about how the unseen women
from unseen corner of Indonesia can change the
whole world, I hope this inspires us,” ucapnya dengan
kagum.

Industri Film Batik karya TIRAY Art Javanese Batik dari Yogyakarta

Selain melalui kegiatan sosial, pergerakan di


industri kreatif di Indonesia juga dapat terlihat kalangan Australia dengan budaya perfilman yang Indonesia dan Australia yang meningkat. Jemma juga
di sektor perfilman. DR. Jemma Purdey, direktur kental. percaya bahwa melalui kolaborasi antar Australia dan
ReelOZInd!, sebuah festival dan kompetisi film pendek Indonesia, kesadaran di kalangan Indonesia tentang
Australia dan Indonesia yang dimulai tahun 2016, “We found that with the internet, the technology to pentingnya perlindungan hak cipta terhadap sebuah
mengungkapkan bahwa ada kecenderungan connect us, has been a facilitator for a competition karya kreatif dapat ditingkatkan.
dimana walaupun kedua negara berdekatan, like this. There are platforms out there that allow you to
banyak hal yang Australia masih tidak tahu tentang breed films together and to do all kinds of process that Sektor animasi di Yogyakarta pula tidak bisa
Indonesia dan sebaliknya dalam persoalan budaya, you need, so we tapped into that. And as an early dipandang sebelah mata. Terbukti melalui debut
maka ReelOZInd! pun didirikan untuk memberikan adopters, Indonesians were there to grasp first. So in Professor M. Suyanto, rektor universitas Amikom
akses kepada orang muda terhadap budaya dari our first year of ReelOZInd!, we had more submissions yang juga merupakan seorang produsen film
kedua negara melalui komunikasi visual. Langkah from Indonesia, percentage was well above 70%. animasi, dengan salah satu karyanya yaitu “Battle
tersebut diambil karena orang muda Indonesia I think primarily because Indonesians are always of Surabaya” (2015) memenangkan beberapa
sangat aktif secara digital, dan dengan suksesnya switched on. Over the years we’ve built the brand, told penghargaan internasional. Dalam Amikom University
perfilman pendek Indonesia dalam beberapa tahun Australians about it, now we’re around 50/50 in our sendiri mereka memiliki Creative Economy Park,
belakangan secara level internasional digabungkan submissions which is fantastic,” ujarnya tentang minat sebuah kompleks yang didirikan lengkap dengan
dengan besarnya minat terhadap fillm pendek di partisipasi dalam kompetisi film pendek tersebut dari fasilitas dan institusi untuk pengembangan serta
pemberdayaan kreativitas.

Peta industri animasi Indonesia yang digagas Profesor M. Suyanto Studio animasi yang diperkenalkan oleh Suyanto
kepada hadirin adalah MSV Studio, yang juga
merupakan studio yang membuat “The Battle of
Surabaya”. Selain memiliki kantor di Yogyakarta, MSV
Studios juga memiliki perkantoran di Los Angeles,
Amerika Serikat, dan bekerjasama dengan studio asal
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Tiongkok, Castalia Entertainment Group. Beliau hadir


dan mempresentasikan beberapa karya animasi yang
sedang dipekerjakan MSV Studio, yaitu “Ajisaka: The
King and the Flower of Life”, “Crescent Light” dan “The
Golden Snail”. Prof. Suyanto berharap Yogyakarta
dapat juga berkolaborasi dengan Victoria di sektor
animasi.

Selain talkshow, terbuka kesempatan silaturahmi


yang lebar bagi para hadirin untuk menggali potensi
kerjasama melalui sesi business matching yang
difasilitasi Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC)
Sydney.

Denis

30
Indonation 2019 buset ngeliput

Beri Suara Bagi Korban


Perdagangan Anak
Kesempatan untuk menuntut
ilmu di luar negeri ternyata
bukan sekedar untuk
diri sendiri bagi anggota
Perhimpunan Pelajar
Indonesia di Australia (PPIA)
ranting RMIT University di
Melbourne, Australia.
 
Bahu membahu, jumlah
komite yang awalnya hanya
20 orang dan akhirnya
The Overtunes menyatakan dukungan terhadap konser amal ini
Ketua Panitia Indonation 2019 berkembang menjadi 48
Chintya Damayanti
orang demi mengumpulkan
dana guna membantu sebuah shelter di Batam,
Indonesia melalui konser amal Indonation.
 
“Indonation berarti Indonesia Donation yang dimana
kami sebagai mahasiswa Indonesia yang sedang
belajar di Melbourne pun jangan sampai lupa rumah
sendiri di Indonesia,” kata Chintya Damayanti, ketua
acara yang diselenggarakan pertengahan Oktober itu.
 
“Jadi, kami ingin memberikan kembali apa yang sudah
kami kumpulkan untuk donasi. Tujuan kami donasi
tahun ini untuk membantu anak-anak korban sex
trafficking dan bekerjasama dengan Rumah Faye.”
 
Tak hanya menghibur, namun Endah n Rhesa terus mendengungkan ajakan untuk mengulurkan tangan
Rumah Faye adalah organisasi non-profit yang bekerja
untuk membebaskan anak-anak dari eksploitasi, donasi akan diberikan di akhir Desember atau awal  “Sebenarnya tidak ada alasan spesifik dalam
perdagangan manusia dan kekerasan. Chintya Januari saat komite pulang ke Jakarta.” pemilihan penampil tetapi dari awal kita memang ingin
mengatakan bahwa selain untuk membantu dari sisi   konser yang kecil dan intim. Maka dari itu artis yang
dana, kerjasama antara keduanya adalah juga untuk Faye Simanjuntak, pendiri Rumah Faye di umur 11 dipilih pun sekitar akustik atau Indie Arts.
mengangkat isu yang belum mendapatkan banyak tahun diberikan kesempatan untuk berbicara di  
perhatian tersebut. depan ratusan orang pendengar untuk meningkatkan Akhir kata, Chintya berharap agar melalui konser
  kesadaran akan perdagangan anak di Indonesia. interaktif itu, kesadaran tentang perdagangan dan
“Dari tahun ke tahun sebenarnya kita fokus membantu Tema “Open Heart, Open Mind” mewakili harapan tindakan buruk lainnya terhadap anak kian tumbuh
anak Indonesia mau itu di permasalahan edukasi Chintya terhadap orang yang datang. dan melekat di benak yang hadir hari itu.
maupun kesehatan, tapi kita belum pernah membantu  
anak-anak korban child trafficking dan isu ini juga “Kita berharap teman-teman di Melbourne sekalian “Harapan kami untuk komite selanjutnya semoga bisa
belum familiar di masyarakat awam.” bisa membuka hati dan pikiran akan parahnya anak- selalu lebih baik dari tahun sebelum-sebelumnya, dan
  anak Indonesia yang telah menjadi korban dari aku juga berharap semoga masyarakat Indonesia
Sebanyak 70 persen dari hasil penjualan tiket di konser masalah ini.” di Melbourne lebih aware sama issue kita, dan juga
amal beserta pre-event yang diadakan bulan-bulan   organisasi yang kita bantu dimana bantuan sekecil
sebelumnya, penjualan makanan dan pengumpulan Penampilan lagu oleh The Overtunes, Endah n Rhesa apapun akan selalu diterima dan bisa meringankan
dana dari platform donasi melalui kitabisa.com serta dan Adhitia Sofyan mempermanis suasana empatis beban teman-teman kita yang telah menjadi victim
GoFundme menjadi sumber bantuan bagi Rumah yang tercipta usai presentasi. Para mahasiswa terlihat dari child trafficking.”
Faye. bernyanyi mengikuti seniman sembari menari di bawah
  Nasa
panggung.
“Untuk sekarang kita sudah mencapai $4,000 dan  
diharapkan akan terus meningkat karena platform Para musisi yang menduduki panggung hari itu pun
donasi kita masih buka sampai akhir tahun dan uang dipilih dengan pertimbangan oleh para panitia. APA KATA MEREKA
Stephanie Dish
Lifestyle blogger

I think it was a good


concert. I love the
vibe of it being
www.buset-online.com

not the hyped up


concert, it’s more
of a semi live music
thing. Mungkin
karena genre
artisnya juga yang
lebih ke akustik ya. It was great sih overall,
good concept, good cause juga.
Feedback dari saya adalah paling the flow of
the event? It wasn’t as smooth tapi it’s smooth
enough as it is the first time kan. Belajar dari
pengalaman sih! It was a really good first time
concert, good job for the RMIT peeps sih!  31
Musisi kelahiran Bandung, Adhitia Sofyan membangkitkan semangat penonton
profil buset

ANDREAS HARSONO

MELUKIS JEJAK KARIER


DENGAN MEMBACA
Di sisi kanan panggung di dalam ruangan bercahaya minim, tampak seorang pria
mengenakan batik coklat dan kacamata berbingkai hitam duduk dalam diskusi
bertema “The Fifth Estate: The Future of Indonesia” bersama satu orang pembicara
lainnya dan seorang moderator.

Laki-laki yang vokal dalam menyampaikan pikiran namun sabar mendengarkan


pendapat pembicara lainnya itu adalah Andreas Harsono - wartawan, peneliti
lembaga penelitian internasional hak asasi manusia berbasis di New York, mantan
penyunting majalah Pantau dan penyuka musik.

Selesai menyumbang pemikiran dalam sesi pembicaraan di Melbourne Writers Festival


Agustus lalu, laki-laki kelahiran Jember tahun 1965 ini terlihat sedang menandatangani
buku bersampul merah berjudul “Race, Islam and Power” - proyeknya selama 15
tahun, di lobi State Library of Victoria.

Dengan raut muka penasaran namun gestur ramah, Andreas menerima sambutan
dari wartawan BUSET dan dengan mudah setuju ketika ditanya apakah bersedia
diwawancara untuk dibuatkan sebuah profil.

Ternyata mantan wartawan The Jakarta Post di tahun 1993 sampai 1994 ini punya
pandangan dan cerita menarik seputar perjalanan karirnya selama 30 tahun. Ia pun
punya pesan bagi wartawan Indonesia di Melbourne yang bunyinya tidak biasa.

“Saya kira wartawan Indonesia perlu belajar untuk menulis kritik bagi sesama
wartawan,” ucapnya dengan nada yakin dalam sebuah wawancara berdurasi 10
menit di hari Sabtu itu.

“Anda harus belajar mengkritik saya, misalnya. Kan banyak wartawan yang kacau,
suka terima ‘amplop’.”

Andreas membuka wawancara dengan jawaban tentang bagaimana anak


pertama dari sepuluh bersaudara ini sadar bahwa dirinya merupakan bagian dari
kaum minoritas di Indonesia sejak dari kecil dan bagaimana ia sadar harus melakukan
sesuatu demi menembus batas yang diciptakan masyarakat itu.

TERINSPIRASI DISKRIMINASI
Andreas yang mengatakan sering terkena diskriminasi merasa kesal tapi tidak
berdaya karena hanyalah seorang anak kecil di masanya. 

“Waktu itu diskriminasinya meluas. Saya tentu tidak senang. Siapa sih suka
didiskriminasi?” katanya.

Perlakuan tersebut ia lawan dengan cara halus - membaca buku dari penulis-penulis
terkemuka seperti Mochtar Lubis, Soekarno, Albert Camus, dan lainnya. Kebiasaan ini
ia bangun dengan melakukannya setiap saat demi sebuah mimpi untuk suatu hari
menjadi seperti para penulis tersebut.

“Saya ingin melawan tapi anak kecil jadi tidak bisa apa-apa. Cuma, saya suka baca
buku. Saya sekolah di SMA yang bagus. SMA Katolik St. Albertus. Dari sana saya pikir
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

nanti kuliah saya masuk tempat yang dimana saya bisa seperti orang-orang ini.”
Saat itu, laki-laki yang makanan favoritnya adalah petai ini sedang mempelajari
Kebiasaan membaca ini terus ia kembangkan dengan dukungan koleksi jurusan Teknik Elektronika namun juga terlibat secara aktif dalam dua majalah
perpustakaan sekolah yang terletak di Malang tersebut. Pria yang pernah belajar kampus, yaitu majalah Imbas dan tabloid Gita Kampus.
selama setahun di Harvard University itu mengatakan merasa beruntung karena
mendapat akses ke sebuah perpustakaan bermutu di masa kecilnya. “Di universitas itu saya kenal dengan orang seperti Arief Budiman yang mengarahkan
saya, daripada kamu frustasi lebih baik kamu berbuat untuk orang banyak tanpa
“Mereka praktis punya semua coffee table book dari Time. Saya baca banyak buku pandang agama, suku, kebangsaan, perempuan atau laki-laki, orientasi seksual dan
soal Perang Vietnam yang berakhir enam tahun sebelumnya dengan kekalahan lain-lain.”
Amerika Serikat di Hanoi. Saya juga mulai membaca buku dalam Bahasa Inggris:
Albert Camus, Baruch Spinoza, Immanuel Kant, John Stuart Mill,” tulis Andreas dalam Nasehat dari pengajar di UKSW dari tahun 1985-1995 ini pun melekat di benak
situs blognya. Andreas yang lalu membulatkan tekadnya untuk menjadi pembela hak orang
banyak tanpa pandang bulu.
Tahun 1984 adalah saat di mana orang Tionghoa masih sulit untuk menembus
universitas negeri sebagaimana ingatan Andreas. Kendatipun, ia berhasil diterima di “Saya kira pengarahan dari Arief ini benar, sehingga dari kuliah saya memutuskan
Universitas Kristen Satya Wacana dimana ia bertemu dengan Arief Budiman, kakak kalau saya mau menjadi orang yang membela hak orang banyak, bukan orang
dari aktivis Tionghoa, Soe Hok Gie yang pada waktu itu menjadi dosen di sana dan Tionghoa saja. Bukan hanya misalnya, Konghucu atau Kristen, tapi semua agama
32 suka memberikan nasehat. tanpa pandang bulu.”
MENULIS TENTANG MINORITAS
Di dalam blog-nya, Andreas mengatakan suka menulis tentang kebebasan
beragama, kebebasan pers dan prinsip non-diskriminasi.

“Saya suka menulis tentang isu ras atau orientasi seksual, LGBT, soal perempuan saya
pernah melakukan liputan tentang apa yang disebut tes keperawanan, yang tidak
ilmiah, diskriminatif dan traumatis.”

Topik Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Intersex, Queer (LGBTIQ) menjadi


kesukaannya sebagai laki-laki heteroseksual. Ia mengatakan tidak tahu bahwa orang
dengan orientasi seksual gay atau lesbian mengalami tekanan sosial yang luar biasa,
sebelum bertukar pikiran dengan anggota komunitas tersebut.

“Jadi sambil menulis tentang mereka, mewawancarai mereka, saya jadi tahu
penderitaan mereka. Banyak yang tidak berani coming out, banyak yang gay
tapi tetap menikah. Menurut orang LGBT di Jakarta sekitar 80 persen laki-laki gay di
Indonesia itu menikah. Ini kan malah membuat istri dan anak menderita,” kata pria
yang pernah menjelajahi dari Sabang sampai Merauke itu.

“Atau saya tahu bahwa kebanyakan trans itu diusir dari keluarganya, tidak diterima
dan harus lari, tidak punya KTP, tidak bisa sekolah dan akhirnya jadi pekerja seks.
Jadi itu sangat mengharukan buat saya.”

Selain minoritas gender, pria yang dulu suka bermain musik dan bermimpi
untuk sekolah di Berklee College of Music itu juga suka menulis soal
minoritas agama di Indonesia. “Minoritas dalam Islam, termasuk
Ahmadiyah dan Syiah, minoritas non-Islam namun agama-agama
yang dilindungi di Indonesia termasuk Protestan, Katolik, Budha,
Hindu dan Konghucu,” tulisnya dalam blog.

TAHU DAN BERANI


“Kalau menulis harus tahu. Jangan menulis sesuatu
yang kita tidak tahu,” jawab Andreas ketika ditanya
prinsipnya sebagai seorang penulis.

“Satunya harus berani. Kalau kita tahu tapi tidak


berani, kita tidak berguna bagi masyarakat.
Sedangkan kalau kita berani tapi tidak tahu,
malu-maluin atau malah bikin kacau.”

Menurutnya, seorang penulis harus memiliki


pengetahuan yang dalam, tidak sekedar di
permukaan, baca buku, cari informasi dan
verifikasi.

“Dan kalau sudah tahu, biasanya makin


tahu, makin bahaya. Di situ diperlukan
keberanian.”

Tentang bukunya yang dikeluarkan oleh Monash University


Publishing tahun 2019 berjudul “Race, Islam and Power” yang proses
pembuatannya memakan waktu 15 tahun, Andreas mengatakan
tetap merasa senang ketika menulisnya walau ada kendala uang.

“Senang saja. Saya bukan orang kaya ya, saya menulis lama
karena tidak punya uang. Tapi saya suka [dengan prosesnya].
Belajar.” 

Untuk menulis buku dengan sub judul “Ethnic and Religious


Violence In Post-Suharto Indonesia” tersebut, ia menelusuri 90
tempat di Indonesia dimulai dengan Banda Aceh pada tahun
2003.

Untuk Indonesia, Andreas memiliki pesan humoris untuk


www.buset-online.com

menutup wawancara singkat di tengah kesibukannya hari


itu.
www.buset-online.com

“Berjuanglah agar trotoar di Jakarta atau Surabaya


itu menjadi seperti [di] Melbourne. Serius. Kalau trotoar
di Jakarta bisa kayak di Melbourne, kita sudah maju
sekarang.”

Kini, Andreas yang memiliki dua orang anak masih sering


mengunjungi New York untuk menghadiri pekerjaannya di
Human Rights Watch. Ia tinggal di Jakarta bersama istrinya
yang berasal dari Pontianak.

Nasa

33
33
buset ngeliput

September pun berkunjung dan antisipasi


besar dapat terlihat di wajah setiap orang
Indonesia yang ada di Melbourne. Konser
Indonesia termegah, Soundsekerta telah datang
untuk memeriahkan panggung Melbourne Town Hall
pada tanggal 28 September lalu!

Konser ini telah menjadi sebuah tradisi tahunan


dibawakan oleh anggota-anggota PPIA Monash bagi
orang-orang Indonesia yang ada di Melbourne selama Soundsekerta
13 tahun terakhir. Tahun ini Soundsekerta mengambil tahun ini
Rayi bergoyang di atas panggung
tema Mosaic of The Nation yang berartikan persatuan karena kita
keanekaragaman budaya, etnis dan bahasa di percaya bahwa
Indonesia yang direkatkan kuat oleh musik menjadi binatang singa
suatu mosaik besar nan indah. merepresentasikan negara
Indonesia. Indonesia itu seperti Asta grooving

Mosaic of The Nation tahun ini diilustrasikan dalam singa, adalah raja dari segala
bentuk mosaik kepala singa dengan setiap potongan negara-negara yang ada di dunia.
yang mewarnai dan membentuknya berupa corak- Indonesia memiliki kekayaan dan
corak batik yang berbeda warna dan berbeda pola keragaman yang tidak dapat ditandingi
berasalkan dari setiap daerah di Indonesia. Rakay oleh negara manapun,” jelas Rakay.
Ammar Satrio dan Aditya Hartato selaku Project
Manager Soundsekerta 2019 mengumbar rahasia di “Kita juga membentuk kepala singa ini dalam
balik kepala singa warna-warni ini. “Kita mengambil bentuk mosaik bukan hanya membuatnya untuk
bentuk kepala singa untuk melambangkan tema menjadi selaras dengan tema kita tahun ini, tetapi juga
untuk melambangkan bagaimana Indonesia dengan
segala keragaman dan perbedaan yang dimiliki school
menjadi sebuah keindahan yang utuh ketika semua yang
bersatu seperti apa yang diharapkan dari Bhineka akan
Tunggal Ika. Selain itu, menambahkan apa yang Rakay menghadiri
telah jelaskan, hanya ketika kita bersatu sebagai satu Soundsekerta.
Indonesialah kita bisa menjadi raja dari segala negara,”
lanjut Aditya. Yura Yunita adalah
seorang penyanyi solo
Membuka acara dengan mengharumkan nama yang mulai membuka
bangsa dan negara Indonesia, Indonesia Pusaka lembaran karirnya dalam dunia
Nino hyping
dibawakan oleh Swain Mahisa diiringi oleh band musik dengan album debutnya up the stage

Blueroom. Suara musisi muda ini bersenandung di berjudulkan “YURA” pada tahun 2014.
setiap hati para penonton ketika ia menyanyikan lagu Album ini berisikan salah satu lagunya
Seperti Yang Kau Minta oleh artis legendaris, Chrisye. paling top-nya, Cinta dan Rahasia featuring
Panggung Soundsekerta adalah debut kali pertamanya Glenn Fredly yang turut ia bawakan pada
akan sebuah pertunjukan yang dihadiri oleh begitu konser Soundsekerta. Sejak peluncuran albumnya,
banyaknya penonton. Namun demikian, Swain berhasil ketenaran dan kesuksesan Yura meroket.
membawakan setiap lagu yang dibawakannya
bersama band Blueroom yang tidak kalah kerennya Yura diajak untuk memanggung di Soundsekerta demi
dengan begitu sempurna. merepresentasikan para jiwa muda di seluruh Indonesia.
Di bawah sorot lampu dan dialuni oleh berjuta lampu
Duo project manager Rakay dan Aditya menguraikan flashlights para hadirin konser, Yura merayukan lagu
bahwa dengan persiapan yang berlangsung selama yang membuatnya memenangkan Best Pop Female
hampir satu tahun, Soundsekerta pada tahun ini Solo Artist dan Best Pop Songwriter pada 2017, Intuisi.
dimeriahkan oleh tiga artis ternama di Indonesia, Tompi, Setiap penonton bergidik takjub ketika sang penyanyi
Ran dan Yura Yunita. Penyanyi yang lahir pada tahun terus menghipnotis mereka dengan suara malaikatnya
Rakay Ammar Satrio dan Aditya Hartato 1978 ini diundang merepresentasikan jiwa-jiwa old saat mempersembahkan lagu-lagu hitsnya yang lain
Project Manager Soundsekerta 2019
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

36 Tompi tengah terhanyut dalam menyanyikan setiap tembangnya


Apa Kata Mereka?
Ni Putu Widya Maharani,
mahasiswa Swinburne
University

Acaranya seru, soalnya


ini pertama kalinya aku
nonton Soundsekerta di
Melbourne jadi lumayan
berkesan. Kebetulan
juga lineup artis-artisnya
juga memang penyanyi-
penyanyi Indonesia favoritku jadi makin suka.
Crowd-nya tahun ini juga terlihat sangat ramai
dan heboh jadi bisa seru-seruan dan nyanyi-nyanyi
bareng dengan artis-artisnya. Aku juga salut
dengan para panitia yang sudah mempersiapkan
acara dengan begitu baiknya. Walaupun jalan
acaranya masih termasuk lama bagiku, tetapi
Yura nan jelita
membangkitkan semangat mereka bisa menuntaskan acara dengan sukses!
panggung Soundsekerta

Daffa Wardhana,
mahasiswa Melbourne
University

pada tahun 2004 bernama “Bali Sebagai mahasiswa


Lounge”. Sejak itu, Tompi terus di Melbourne, senang
mewarnai karirnya dalam industri rasanya melihat
musik dengan banyak penghargaan. mahasiswa-mahasiswa
lain aktif berorganisasi
Penghargaan yang paling terkenal untuk dan melibatkan diri
dimenangkan seorang Tompi adalah AMI Awards dalam acara-acara
tahun 2009 kategori Karya Produksi R&B Terbaik untuk kebangsaan seperti ini. Aku bangga melihat
lagunya Sedari Dulu yang ia tampilkan berserta hits- bagaimana kami yang disekolahkan jauh di sini
hits lainnya seperti Tak Pernah Setengah Hati dan tetap terus membesarkan nama bangsa sendiri
Menghujam Jantungku dan Salahkah. Penampilan melewati acara-acara seperti Soundsekerta. Aku
Tompi mengguncang Melbourne Town Hall dengan sangat menikmati acara ini terutama karena
segala freestyle yang ia pertunjukan bersama Indro Soundsekerta tahun ini menghadirkan musisi-musisi
Hardjodikoro, seorang basist ternama yang turut yang beragam. Kalau yang suka lagu lebih old
ia giring ke Soundsekerta dan anggota-anggota school ada Tompi, kalua yang lebih pop dan
bandnya yang lain. Tompi sempat mencuplikkan kekinian ada RAN dan Yura Yunita. Saya turut
karya aransemennya akan lagu klasik Bengawan Solo berterimakasih pada para panitia Soundsekerta
seperti Buka Hati, Berawal bersama bandnya pada malam itu dan menyelimuti yang telah berhasil memberikanku kesempatan
dari Tatap, Buktikan dan para penonton dengan kemerduan suaranya. untuk melepaskan rinduku akan rumah!
salah satu lagu barunya yaitu
Get Along with You. Back by popular demand untuk tampil di atas
panggung Soundsekerta kedua kalinya, mewakili
Ia juga menakjubkan para penonton era New School musik Pop Indonesia. RAN adalah putaran juga koregrafi yang mereka tarikan betul-
ketika menyanyikan tembang Merakit sebuah akronim yang diciptakan untuk menamai betul membawa hype ke dalam konser ini.
seiring dengan visual menyanyikannya band trio pop rock Indonesia yang dibentuk oleh Rayi
dengan gerak-gerik tangan yang menguraikan Putra Rahardjo alias Rayi, Astono Andoko alias Asta, Energi yang dibawakan oleh RAN di atas panggung
setiap lirik lagu dalam sign language. Yura dan Anindyo Baskoro alias Nino. Mereka memulai tentu merasuki para penonton dengan vibe yang
menghakiri pertunjukkannya dengan Harus Bahagia debutnya pada tahun 2007 dengan album pertama menyenangkan dan telah membawa mereka untuk
yang ia dan band-nya tarikan, menutupnya dengan mereka yang berjudul “RAN For Your Life”, dimana berdiri dan menari bersama para artis-artis yang
spektakular. salah satu single sukses mereka, Pandangan Pertama dengan serunya tampil di atas panggung. RAN
diperkenalkan dan juga dipersembahkan di atas menutupi konser Soundsekerta dengan lagu Hanya
Teuku Adifitrian, alias Tompi adalah seorang artis jazz panggung Soundsekerta. Untukmu yang dengan mengejutkan menampilkan
ternama yang juga menjalani kehidupan yang sukses Budi Abdulkadir Putra, yakni putra dari Rayi yang ikut
sebagai ahli bedah plastik bersertifikat. Penyanyi yang RAN memulai penampilan mereka dengan lagu berloncatan riang di atas panggung!
lahir pada tahun 1978 ini diundang merepresentasikan Selamat Pagi dan kian memeriahkan Melbourne
jiwa-jiwa old school yang menghadiri Soundsekerta. Town Hall dengan segala keseruan dan groove Sungguh sebuah konser spektakuler!
Anggota Trio Lestari ini telah menulis sejarah musiknya dari lagu-lagu yang dibawakan. Mulai dari Sepeda,
lama sebelum album yang ia luncurkan pertama kali Pandangan Pertama dan Begitu Saja dengan setiap Bintang
www.buset-online.com

37
info buset

Witches, wizards and muggles di seluruh tanah Melbourne tercinta! Bertahanlah pada Galleon kalian karena Gringotts Bank tidak dapat
menyelamatkan tabungan kalian dari Myer’s Harry Potter superstore!

mendobrak pintu rumah temanmu dengan sebuah kue


ulang tahun di tangannya. Kalian pun bisa membelikan
boneka-boneka Hedwig dan Dobby untuk melindungi
temanmu dari dinginnya malam.

Ingin memiliki Golden Snitch kalian sendiri tanpa harus


berlomba dalam ajang Quidditch yang berbahaya? Di
toko inilah kalian dapat menemmukan ratusan Golden
Snitch dijual. Tetapi berhati-hatilah, mereka bisa saja
mengepakkan sayap mereka dan terbang pergi dari
manapun kalian simpan bola-bola licik ini.

Toko ini juga akan menawarkan tongkat-tongkat sihir


yang pernah dimiliki oleh penyihir-penyihir terkenal
Hogwarts – Severus Snape, Ron Weasley bahkan The
Elderly Wand pun ada. Sangatlah sempurna untuk
melakukan mantra Lumos ketika mati lampu atau
bahkan Patronus Charm untuk melindungi diri kalian dari
para dementor yang menakutkan.

Tidak hanya itu, Anda akhirnya dapat memenuhi impian


menjadi murid dari sekolah sihir yang agung, Hogwarts
dengan jubah dan seragam mereka sesuai dengan
House kalian – Gryffindor, Ravenclaw, Hufflepuff atau
bahkan Slytherin – mereka memiliki segalanya! Masihkah
ada dari kalian yang belum mengetahui House kalian?
Golden Snitch yang diperebutkan di ajang Quidditch Ayo koleksi semua merchandise! Jangan khawatir, Harry Potter superstore ini menjual
banyak sorting hats untuk semua orang!

Tidak perlu terlalu terburu-buru untuk terbang ke Myer


dengan sapu ajaib kalian karena toko ini tidak akan
hilang sebelum Desember 2020. Jadi, Anda mempunyai
banyak sekali waktu untuk menyaksikan dunia Harry
Potter yang penuh pesona ini.

Bintang

Pintu Masuk Harry Potter Superstore, Myer Melbourne

P
ada tanggal 18 Oktober 2019, Myer Platform 9¾ sendiri! Ini adalah impian setiap penggemar
Melbourne secara resmi membuka gerai Harry Harry Potter. Kalian hanya tinggal berdiri di depan trolley
Potter terbesar yang pernah ada di Australia. yang tersedia dan seorang fotografer muggle telah siap
Myer bekerjasama bersama Warner Bros untuk mengambil foto Anda. Hasilnya betul-betul seperti
Consumer Products dalam menjual official kita menembus dinding bata stasiunnya!
merchandise Harry Potter kepada Melbourne melalui
toko ini. Setiap inci dari lantai bawah Myer yang seluas Tergiur untuk mencoba permen-permen yang dijual
500 meter persegi itu telah disihir menjadi dunia penuh Honeydukes Express? Myer’s Harry Potter superstore-lah
kegaiban, lengkap dengan barang-barang Harry Potter tempatnya! Mulai dari Bertie Bott’s Every Flavour Beans
– alat tulis, kostum, peralatan rumah tangga, pakaian, hingga Chocolate Frogs yang dapat melompat pergi
bahkan LEGO. Betul, Harry Potter LEGO! dari genggaman kalian kapanpun.
Tidak perlu pergi jauh-jauh ke Kings Cross, London untuk
mengambil foto iconic di depan Platform 9¾ karena Bingung ingin menghadiahkan temanmu apa untuk
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Myer has got your back! Toko ini dilengkapi dengan ulang tahunnya nanti? Tidak perlu meminta Hagrid #busetcrew Bintang: Gryffindor Pride

Tongkat magic Platform 9¾ yang terkenal LEGO Harry Potter

38
MSO x Didik Nini Thowok buset ngeliput

KESENIAN DI PANGGUNG
MELBOURNE SINGGUNG ISU GENDER
Dari sendu hingga dramatis suara instrumen gesek
yang dimainkan oleh Melbourne Symphony Orchestra
(MSO) hari Selasa, 8 Oktober 2019 bermain di
telinga pendengar di Auditorium Iwaki, gedung ABC
Southbank.

Mewarnai panggung adalah tarian dari Didik Nini


Thowok, penari cross-gender terkenal dari Indonesia
yang dibalut warna merah muda dan biru saat
menampilkan “Adu Dhunung”, tarian yang diinspirasi
oleh situasi global masa kini menyangkut modernisasi. dihadiri tamu istimewa: Sri Sultan Hamengku Buwono X (tengah), Dubes RI
untuk Australia Kristiarto Legowo (ke-4 dari kanan), dan mantan Dubes RI
Cerita kebakaran hutan dalam “The Return” untuk Australia 2005-2008 Teuku Hamzah Thayeb (kanan)

“Penampilan pertama menggambarkan modern


dan tradisi harus ada keseimbangan. Anak modern/
pertama seni cross-dressing, atau berpakaian silang saat
milenial jangan lupa sama tradisi.” kata Didik dalam
ada demo di Tanah Air.
wawancara bersama BUSET.

“Saya ketawa saja sih, kalau saya tidak mau memperdulikan


Selain itu, menurut Didik, salah satu dari dua tarian
masalah yang tidak ada gunanya. Yang saya lakukan
yang memakan waktu satu bulan latihan itu juga
bukan LGBT kok. Seniman cross-gender itu sebenarnya di
menceritakan tentang sosok Ardhanarishvara, wujud
Indonesia sudah lama dan kita tidak butuh pengakuan.
kemanunggalan Dewa Siwa dan Dewa Parwati, yang
Tidak pernah kita demo agar masyarakat mengakui seni
merupakan simbol keseimbangan dan harmonis.
cross-gender.”

“Lalu saya tampilkan Shvara, menggambarkan


Menurutnya, orang-orang yang mempermasalahkan hal
dualisme manusia. Jadi di dunia kan ada baik buruk,
tersebut memiliki pikiran dangkal dan biasanya terlibat “Adu Dhunung” oleh Didik Nini Thowok
makanya kalau kita melihat di tradisi di Bugis, gender
kepentingan tertentu.
itu ada lima; laki-perempuan laki-feminim, perempuan
“Itu tidak perlu diperdebatkan, lah, buang-buang energi.
maskulin dan ada bissu, bissu itu pendeta yang
Saya ini dalam frame seni,” kata Didik yang sudah beberapa
transgender,” katanya. Ide tersebut muncul dari MSO yang terlebih dulu
kali diundang menjadi pembicara di forum studi gender
beberapa universitas luar negeri. membuat aransemen musik sebelum akhirnya
“Jadi penampilan saya menunjukkan Shvara, male gerakan tari diciptakan oleh grup penari Didik.
dan female, simbol keseimbangan dan dualisme
“Seni itu mengalir begitu saja dimana-mana. Kita harus bisa
dalam humanity.” “Jadi musik sudah jadi duluan dibuat oleh
membedakan dong, jangan disamaratakan. Seperti saya
dan waria, beda dong.” MSO. Saya tanya musik ini berbicara tentang

Gender tidak perlu apa. [Anggota] menceritakan bagaimana

Penampilan
kebakaran hutan yang hebat tapi setelah
diperdebatkan itu padam burung kembali ke semak-semak.

Melalui ilustrasinya tentang dukun atau shaman, Didik


singgung lingkungan Kebakaran bukan akhir segalanya, masih ada
kehidupan.”
menjelaskan bagaimana stereotip yang diberikan
“The Return” adalah penampilan kedua MSO dan Didik Nini
oleh kebanyakan masyarakat bersifat terbatas dan Keseluruhan rangkaian penampilan
Thowok tentang kebakaran hutan yang terjadi di hutan
harus dihilangkan. kebudayaan ini merupakan uraian kerjasama
hujan Amazon. 
antara pemerintah Daerah Istimewa
“Kalau lebih dalam lagi, kita bahas bissu atau shaman Yogyakarta (DIY) khususnya Sri Sultan Hamengku
Dalam tarian tersebut, Didik berdandan seperti seekor
yang gender-nya ada dua. Konotasinya dukun itu Buwono X yang hadir di kesempatan itu dengan
burung dikelilingi penari lainnya yang memakai kostum
jelek, kan? Tapi tidak, dukun bayi jelek tidak? Padahal MSO.
pohon dan api bernuansa hijau dan jingga.
membantu kelahiran. Kan tidak jelek. Dalam dunia
shaman gender jadi tidak penting.” Sebelumnya di bulan Agustus 2019, MSO
“Karya kolaborasi ini terinspirasi dari kebakaran hutan hebat
mengadakan Youth Music Camp di Yogyakarta
yang menghancurkan semua kehidupan, akan tetapi
Terkait banyaknya pergerakan sosial tentang LGBT yang berujung pada penampilan MSO bersama
setelah redanya kebakaran suasana menjadi tenang dan
di Indonesia, Didik pun pernah diwawancara oleh partisipan. Di bulan Oktober atau November
ternyata masih ada kehidupan ditandai dengan kembalinya
sebuah media asing karena terkenal sebagai seniman tahun ini, pemusik magang dari Yogyakarta
burung ke dalam semak belukar.”
akan berkunjung ke Melbourne.

Kerjasama ini merupakan upaya untuk merajut


hubungan bilateral antara Australia dan
Indonesia melalui hubungan people-to-people.

Masyarakat Indonesia membanjiri panggung


di akhir acara untuk berfoto bersama Didik Nini
Thowok beserta Sri Sultan Hamengku Buwono X
dan duta besar Kristiarto S. Legowo yang hadir
www.buset-online.com

malam itu.

Nasa

39
buset ngeliput

Mengupas
Identitas
Etnis Tionghoa Direktur Monash Herb Feith Indonesian
Engagement Centre Professor Ariel Heryanto

Monash Herb Feith Indonesian Management Centre,


sebuah platform yang didirikqn dengan tujuan
meningkatkan interaksi komunitas riset dengan
Indonesia, kembali mengadakan konferensi di
Monash University yang berlangsung selama tiga
hari di awal Oktober kemarin. Konferensi tersebut
membahas sejarah dan identitas komunitas Etnis
Tionghoa di Indonesia.

Berbagai pihak dari berbagai latar belakang, baik


seniman hingga peneliti dari luar Indonesia dan dari
Tanah Air, hadir dalam konferensi yang diadakan
dalam format berbagai sesi, mempresentasikan hasil
karya seni dan riset mereka serta ambil bagian dalam
Sesi talkshow dihadiri audiens dengan antusias
diskusi dan tanya jawab.

“Acara ini diadakan untuk mempertemukan kembali


begitu banyaknya ahli dan orang-orang non-
pengalaman keluarga Rani dalam membuat batik.
Disana mereka mendengarkan cerita tentang ibu dan
Seni Identitas
akademik yang mempunyai minat besar terhadap keluarganya serta batik diiringi dengan suara ibunya.
masalah kebangsaan, etnisitas, dengan contoh kasus Diskusi pada hari itu menyentuh salah satu tantangan
etnisitas Tionghoa di Indonesia,” ujar Professor Ariel yang dihadapi oleh seniman beretnis dimana karya
Di bagian berikutnya para audiens diajak
Heryanto, Direktur Monash Herb Feith Indonesian mereka sering dilabel dengan etnisitas mereka. “My
untuk bermain dalam permainan masa kecil
Engagement Centre tentang tujuan pengadaan intention is to honour my family’s stories, whether you
menggambarkan bahwa kekerasan yang dialami
acara ini. “Kita tidak mau penelitian Chinese want to label it Chinese Indonesian or whatever,” ujar
ibunya terjadi di masa kecil dimana seorang anak
Indonesian menjadi masalah yang terisolir dari Rani perihal motivasinya ketika menjumpai tantangan
seharusnya memiliki pengalaman yang indah. Para
masalah lain. Jadi kita lihat Indonesia dalam konteks saat karyanya dinilai berdasarkan etnisitasnya.
audiens kemudian diajak untuk mencelupkan lentera
yang lebih besar. Dalam konteks kebangsaan, gender, ke dalam air, diiringi dengan suara sang bunda yang
kebudayaan, dan sebagainya,” tambahnya tentang Bagi Rani, salah satu hal yang dapat dilakukan oleh
menceritakan bahwa ia akhirnya menghadapi orang
berbagai tema yang disentuh dalam konferensi ini. para seniman yang menghadapi label terhadap
yang melakukan kekerasan tersebut kepadanya, dan
karyanya adalah menjadi fleksibel terhadap hal
memaafkannya, mengajak audiens untuk memaafkan
Salah satu sesi dibuka oleh seniman Rani Pramesti dan tersebut dan menjadi lebih kritis terhadap siapa yang
dan melepaskan memori buruk.
Elina Simbolon. Rani mengawali dengan karyanya memiliki hak untuk lebih membicarakan tentang
bertajuk “Sedih // Sunno”, sebuah karya seni interaktif, etnisitas orang lain dibanding dirinya.
Pada kesempatan yang sama, Elina kemudian
yang menjadi bagian dalam sebuah trilogi yang merepresentasikan proyek untuk program masternya
merepresentasikan pengalaman 3 generasi wanita “I’m tired of how I’m being boxed in this Asian arts.
yang berjudul “120598 cuts, investigation of social
dalam keluarganya. Contohnya karya sebelumnya, What’s next, maybe I’m just going to live my best life
political trauma experienced by the ethnic Chinese
“Chinese Whisper”, menggambarkan pengalaman and that’s maybe the best I could be doing in the
community in Indonesian through sculptural objects,
Rani dengan tragedi 1998. midst of these traumas and othering that happens in
performatic photography and documentary”.
both Australia and Indonesia,” kisah Rani mengenai
Karya tersebut menggambarkan pengalaman
“Sedih // Sunno” memiliki arti sedih dalam Bahasa caranya menyikapi.
Elina terhadap proses asimilasi etnis Tionghoa oleh
Indonesia dan sunno yang berarti mendengar dalam pemerintah orde baru, digambarkan melalui objek
Bahasa Hindi. Karya tersebut mengajak para audiens Bicara soal cara yang digunakan oleh para panelis
skulptural.
untuk mendengar kesedihan yang berdasarkan dari untuk mengupas cerita dan mempertimbangkan
pengalaman ibunda sendiri yang pernah mengalami apa yang perlu diperlihatkan, Rani menceritakan
“Specifically my sculptural objects employ
kekerasan seksual di usia muda. Karya ini menurut Rani tentang perencanaan “Sedih // Suno” dimana
unconventional techniques such as cutting, puzzling,
bertujuan untuk menyediakan tempat yang aman awalnya ia ingin menceritakan pengalaman
wrapping and hitting with the aim of transforming
agar para audiens dapat menghormati cerita tentang neneknya. Namun ketika mendengar sendiri dari
everyday materials such as kite, cable pass, cling
pengalaman trauma. ibunya tentang pengalaman pahit yang dialaminya
wrap, stocking, cross petals and rice into metaphorical
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

dalam perjalanan menuju ke kediaman neneknya,


vessel of pain, anxiety, fear, dissociation and loss,” ujar
Diadakan di Arts House, North Melbourne, audiens Rani mendapatkan panggilan hati yang keras untuk
Elina yang terinspirasi oleh seniman Doris Salcedo yang
dalam 1 kelompok terdiri dari 12 orang, memasuki menghormati cerita ibunya.
menggunakan konsep kehilangan dan trauma oleh
ruangan yang dihiasi dengan batik berdasarkan konflik sosial dan politik dalam karyanya.

Dr Hilmar Farid bersama panitia Berbagai buku tentang pengalaman etnis Tionghoa

40
Rani pun memilih untuk tetap teguh dalam
menghormati cerita tersebut walaupun menghadapi
tantangan dimana beberapa kolaboratornya
memutuskan untuk berhenti berkerjasama dengan
pergantian tersebut.

Untuk hasil karya skulptural yang dibuat oleh Elina,


semua didasari oleh intuisinya. “I try to be open as
much as possible but when we do artistic languages,
there’s a lot of metaphors and that is not easy to
access by anyone. Because we talk about something
serious in a creative way through material,” ujar
Elina tentang penggunaan bahan sebagai bentuk
penyampaian melalui metafor.
Monika Winarnita, Elina Simbolon, Wulan Dirgantoro, Rani Pramesti

“There is a gap that not everyone can interpret the


meaning… I just create the language that use the Rani mengaku bangga dengan respon yang audiens kepada diskusi tentang kekerasan terhadap
metaphor through the material. Not everybody have didapatnya atas cerita “Chinese Whispers”, dimana perempuan yang juga terjadi di negara lain.
the intuition that’s why not everybody can read the pembahasan tentang trauma etnis Tionghoa dari
language,” tambah Elina tentang tantangan yang bisa kerusuhan Mei 1998 bahkan mampu menyentuh hati Fx Harsono, seorang seniman dengan latar belakang
dihadapi audiens dalam mencoba mengerti sebuah audiens mancanegara, dengan beberapa yang aktivis yang kerap mengkritik kebijakan politik rejim
hasil karya seni. mengaitkannya dengan trauma yang terjadi dari orde baru - Suharto - mengungkapkan inspirasi untuk
musibah di negara lain contohnya Kamboja dan karyanya dari 2009-2019 yang berasal dari foto
Mengupas Trauma Rwanda. “It’s been very exciting, the response to the ayahnya yang ialah seorang fotografer dan pernah
digital version because it started a global conversation ikut ambil bagian dalam menguak pembantaian etnis
Film berjudul “Chinese Whispers” hasil karya Rani about for, the legacies of colonialism, racism, ongoing Tionghoa dari sekitar tahun 1947-1949.
diputar dan disusul dengan sesi tanya jawab oleh Rani, structural racism and so on,” papar Rani.
Ria Soemardjo, seorang komposer yang juga menjadi “In that photographs my father used the caption in
kolaborator bersama Rani, dan seniman asal Indonesia, Selain menyentuh isu rasisme, film Chinese Whispers white ink to show the place, what and how many victim
FX Harsono dan Bianka Winataputri selaku kurator karya membahas tentang kasus pemerkosaan yang found in that place. And in Blitar, my hometown, they
Harsono yang ditampilkan di MADA, Monash Caulfield dialami oleh wanita dalam kerusuhan tersebut. Rani found 191 dead bodies, buried in mass graves, and
campus. berharap karya ini bisa jalan untuk mengarahkan from the photographs I start to make research,” jelas
Harsono yang sudah menemukan hampir 1800 nama
korban dalam perjalanan risetnya.
(dari kiri) Bianka Winataputri, FX Harsono, Ria Soemardjo, Rani Pramesti, Anita Dewi

“Di monash ini ada perpustakaan yang koleksinya


sangat bangus tentang peranakan Tionghoa. Dan
sangat jarang ada koleksi yang sebesar ini di dunia.
Harapan kami, sesudah ini orang pada memanfaatkan
fasilitas yang ada, memperdalam semua itu dan
syukur-syukur teruskan kembali pemahaman kita,
menggugat pengetahuan lama yang sudah agak
kedaluarsa mengenai Tionghoa di Indonesia,” harap
Profesor Ariel mengenai pengadaan acara ini dapat
melebarkan pengetahuan dengan pemanfaatan
resource untuk membuat berbagai macam karya yang
dapat menelurkan diskusi lebih.

Denis
Foto: Denis/Herb Feith

Muhammad Zico Albaiquni, seniman Adrian Perkasa, Ir. Azmi, pemilik Museum Pustaka
researcher di Peranakan Tionghoa
Seperti roller coaster gitu, mulai dari Airlangga University
kejadian 98, sampai seperti polemik dan Leiden Saya sendiri mengelola museum
kebudayaan yang tidak pernah University perpustakaan peranakan Tionghoa,
beres di Indonesia, empati gitu ya saya ingin menyampaikan
sampai saya bingung bagaimana Networking is bagaimana kontribusi etnik Tionghoa
saya memposisikan diri. Misal saya very important ini tersampaikan dengan baik
orang Indonesia, orang Sunda, saya ya, terutama kepada masyarakat luas. Itu yang
kayak mendengar dari orang yang coming from a bagi saya menjadi kesempatan
memiliki problem yang lebih besar dari saya, jadi kayak lot of distance and academia. Barangkali untuk menyampaikan apa yang saya lakukan selama ini,
guilt trip jelas. Tadi pas juga ngejelasin tentang Jazz menarik untuk kandidat Phd, if we don’t have any berbagi, dan menyerap dari berbagai pemerhati Tionghoa
banget dikembangkan oleh etnis keturunan Tionghoa, position in Indonesia or abroad, we can yang datang dari seluruh benua. Saya kira acara ini harus
saya jadi menyadari betapa legitnya Rich Brian. Kayak itu also approach in these kinds of events, diadakan lagi karena dengan ini kita bisa merencanakan
dari black music to jazz di sana, dan di sini sama juga gak representing our achievements and langkah ke depan terutama untuk Indonesia, untuk
pernah nyebutin ada semacam ethnic cultural identity research. If it is held more regularly it would menghadapi aspek kebangsaan. Menurut saya cerita
dibelakangnya tapi sekarang saya merasa wajar sekali ada be better since it’s closer to Indonesia. dari Rani harus disampaikan kepada orang-orang yang
Ramenvgurl, Rich Brian yang memang fasih gitu. Mungkin Bisa update ilmu, pentingnya conference pelakunya, atau yang berpotensi sebagai pelaku, biar
kebetulan yang bisq menjadi naratif yang uplifting menurut seperti ini kita bisa kolaborasi bareng, mereka tahu oh begini akibatnya. Jadi namanya manusia,
saya. dapat feedback untuk karya kita seperti kalau melihat ini tersentuh. Jadi tidak selesai dalam ruangan
www.buset-online.com

kurang apa. ini saja, tapi itu seluas-luasnya.

41
buset ngeliput

IFTF 2019 Kembali


Dipenuhi Pengunjung
Untuk kesekian kalinya Perhimpunan Warga Indonesia
Pemotongan Tumpeng Perayaan Ulang Tahun PERWIRA
di Victoria (PERWIRA) mengadakan acara tahunan,
Indonesian Food and Trade Festival (IFTF). Ajang yang
diadakan di Box Hill Townhall menjelang hari Sumpah
Pemuda, Oktober kemarin dihadiri oleh ratusan
pengunjung baik itu warga Indonesia maupun non-
Indonesia.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ini kali festival


tersebut dimulai sejak pukul 2 siang hingga 8 malam,
waktu yang sangat pas menjelang musim semi
Melbourne yang masih terang hingga larut malam.

Pengunjung dapat menjumpai berbagai macam


makanan tradisional serta beberapa hasil karya warga
Indonesia seperti kerajinan tangan dan seni lukis. Para
pengunjung mengaku terpuaskan dengan berbagai
jenis hidangan nan lezat, mulai dari yang sering
ditemui seperti bakso, pempek, batagor, rendang,
mie ayam, hingga kue tradisional yang jarang sekali
didapatkan di Benua Kangguru ini, sebut saja roti

kukus, bubur madura, gethuk lindri, nagasari pisang, ini, Editor BUSET, Vini Rotty juga berkesempatan untuk
dan kudapan tradisional lainnya. membacakan salah satu puisi karya Rendra.

Berbagai rentetan acara menarik juga telah Acara tahunan PERWIRA kali ini diadakan bertepatan
menghibur para pengunjung; tari Lenso dan Zapin dengan ulang tahun organisasi tersebut yang ke-
yang dibawakan oleh anak-anak, pembacaan puisi 38. Di tengah – tengah acara, Nika Suwarsih selaku
dari Jembatan Poetry Society, permainan angklung, President PERWIRA bersama dengan para panitia
Hidangan aneka jajanan pasar tarian dari Bonapasogit, atraksi pencak silat, serta acara berserta Konsul Jendral Spica Tutuhatunewa
persembahan menarik lainnya. Pada kesempatan mengajak semua pengunjung untuk menyanyikan

Performa Angklung oleh DWP Es Cendol laris manis


BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Apa Kata Mereka


Habibie, Staff Hungry Jack’s Don, Pensiunan Fashela, Penjual Makanan
Saya tinggal di Melbourne sudah My friends originally Saya di sini bantuin tante saya dan
11 tahun. Saya suka acara hari from Indonesia and he saya di sini sedang berlibur. Saya
ini, saya bisa mencoba makanan brought me here. I also berjualan jajanan pasar ada wajik,
Indonesia, juga bisa mendengar came to the last event. leper, brownies, kering tempe,
musik – musik Indonesia. Ibu I had rendang today bubur Madura, nagasari, dan lain-
saya kebetulan penari di sini in Diana kitchen and I lain. Saya suka acaranya dan jadi
dari Sanggar lestari, jadi saya really like it, and other kangen rumah. Ini pengalaman
juga datang untuk melihat things. Now I want to find pertama kali buat saya dan
penampilan dari Sanggar Lestari. something sweet. terlebih karena saya jauh dari
42 rumah.
Persembahan Bonapasogit dari Sumatera Utara Warga Indonesia dan Australia berbondong-bondong memenuhi Box Hill Townhall

lagu ulang tahun, yang lantas dilanjutkan dengan even ini dapat menunjang sektor ekonomi kreatif, mandat yang beberapa diantaranya adalah untuk
pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng. khususnya pada sektor kuliner. Hal tersebut sangatlah mempromosikan persatuan dan keharmonisan antar
cocok dengan promosi ekonomi yang diselenggarakan masyarakat Indonesia di Victoria, serta meningkatkan
Dalam kata sambutannya, Konjen Spica dengan pemerintah. dan mempromosikan kebudayaan Indonesia di
mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh terutama di Victoria dan Australia secara umum.
warga Indonesia dan para pengunjung yang hadir. PERWIRA mulai berdiri di Melbourne pada 1 Oktober
Beliau Spica berharap dengan diselenggarakannya 1981. Sebagai sebuah organisasi, PERWIRA mempunyai

Santi Whiteside & Nika Suwarsih

Penuh Harapan untuk Perwira


IFTF di tahun ini lebih spesial karena memperingati hari Sumpah Pemuda dan juga memperingati
ulang tahun PERWIRA yang ke-38. Kita berharap di ulang tahunnya ini semoga PERWIRA tetap
exist dan bisa semakin mempromosikan budaya Indonesia di Australia.

Seperti sebelumnya, tujuan acara hari ini untuk mempromosikan Indonesia dalam segi kuliner
serta produk – produk Indonesia dan kesenian Indonesia di Melbourne, Australia. Untuk
masyarakat Indonesia yang mungkin rindu dengan Indonesia atau ingin berkumpul dengan
orang Indonesia lainnya mungkin bisa bersilaturahmi dan bertambah teman. Hari ini kita juga
lebih banyak photo booth, ada 3 photo booth di acara ini.

Biasanya festival – festival yang lalu ada lebih banyak pengunjung, karena bulan Oktober ini
terutama hari ini banyak acara yang berbarengan, seperti festival di Fed Square dan acara di
KBRI. Tapi bersyukur hari ini saya lihat full, banyak yang datang.

www.buset-online.com

43
properti buset

Apa?! Harga Rumah


Meningkat $3,000 Tiap Minggu?!
Benar, Anda tidak salah membaca. Laporan terbaru
dari Deloitte Access Economics menyatakan bahwa
Penghasilan di industri mendapatkan rumah impian mereka. Dalam jangka
panjang, perkembangan ekonomi serta populasi
di bulan September, harga properti di Melbourne eceran (retail) dan Australia akan menurun jika ini terus terjadi. Chris

pembangunan rumah
dan Sydney mengalami peningkatan yang signifikan Richardson, mitra dari Deloitte Access Economics
dan konsisten. Median kenaikan harga properti di juga berkata bahwa housing boom bukan yang
Melbourne dan Sydney mencapai $3,000 setiap
minggu. Bagi penduduk Australia, berita ini sungguh
akan meningkat dibutuhkan Australia saat ini. Menurut Chris, Australia
harus memprioritaskan menurunkan unemployment
mengejutkan karena baru saja di akhir 2018 sampai rate. Pemotongan tingkat suku bunga dasar (cash
awal 2019, harga properti di kedua kota terbesar Dengan harga rumah yang meningkat, para pemilik rate) dari Reserve Bank of Australia telah berkontribusi
di Australia menurun $2,000 setiap minggu. Ada rumah akan merasa lebih nyaman karena nilai rumah banyak untuk menurunkan unemployment rate. Pada
beberapa faktor lain yang mendorong peningkatan mereka lebih berharga. Akibatnya, mereka akan lebih saat ini, jumlah pekerja di Australia lebih tinggi dari
harga. Tingkat keberhasilan aplikasi hipotek untuk berani untuk mengeluarkan dana di bidang eceran. saat ekonomi Australia mencapai puncaknya setelah
membeli rumah semakin tinggi. Selain itu, tingkat Jika para pemilik rumah lebih aktif di bidang eceran, Global Financial Crisis. Jika tingkat unemployment rate
keberhasilan lelang yang memiliki rata-rata hingga maka penghasilan di industri tersebut akan meningkat semakin membaik, maka ekonomi Australia secara
78% pada bulan September sampai Oktober secara bersamaan. Menurut Deloitte, faktor signifikan keseluruhan akan membaik dan dapat mengimbangi
yang mendekati rekor tertinggi pada saat puncak yang mengakibatkan ekonomi Australia melemah peningkatan harga yang signifikan karena gaji pekerja
pasar properti di Australia. Oleh karena itu, Deloitte adalah penduduk Australia yang mengurangi tingkat juga akan meningkat.
memprediksikan bahwa peningkatan harga properti perbelanjaan, yang disebabkan oleh penurunan
akan berlanjut. Jika ada peningkatan harga seperti ini, harga properti di akhir 2018 sampai awal 2019. Sebagai calon pembeli rumah, peningkatan harga
Anda pasti bertanya: dapat menjadi peluang untuk Anda karena potensi
Dengan peningkatan harga properti, Deloitte pendapatan Anda dari membeli properti juga akan

“Jika harga properti


memprediksikan consumer confidence akan membesar, meskipun pembayaran di awal yang
meningkat dan mendorong penghasilan di bidang mungkin terasa berat. Namun hal yang terpenting
terus meningkat, eceran. Selain daripada itu, salah satu faktor harga
meningkat dengan pesat akhir-akhir ini, adalah
adalah untuk memastikan bahwa Anda sudah benar-
benar siap untuk membeli rumah atau tidak.
apa dampaknya para pembeli rumah semakin aktif di pasar properti.

terhadap ekonomi
Tingkat keberhasilan lelang yang sangat tinggi
juga telah membuktikan hal tersebut. Oleh karena

Australia?”
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

itu, pembangunan rumah akan semakin banyak


dibutuhkan untuk menyeimbangkan persediaan
perumahan (supply) atas permintaan (demand) di
Housing boom terakhir kali berlangsung selama enam Alain Warisadi,
pasar properti. CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE),
tahun, dimana Sydney mengalami peningkatan harga Dipl FMBM, B.Ec (Fin), FIML
sebanyak 70% dari November 2011-2017 berdasarkan Property Writer/ Property Consultant

data dari realestate.com.au. Sampai saat ini, Harga rumah akan Finance Consultant (Mortgage Broker)
Licensed Estate Agent
Harvard University Scholar

kembali tak terjangkau


harga properti telah menurun sebanyak 12% dari LinkedIn: www.linkedin.com/in/awarisadi/
nilai tertinggi. Tetapi, pasar properti telah melewati
momentum terendah seperti diberitakan pada akhir- Jeffrey Koby, B.BUS (MKT), M.MKT, CAR
akhir ini yang menunjukkan pemulihan kondisi pasar Meskipun industri eceran dan pembangunan rumah Co-property Writer
Marketing Communications Officer
properti. Kembali kepada pertanyaan di atas, ada akan menerima dampak positif dari kenaikan (e.) jeffrey.koby@xynergy.com.au

dua dampak yang menonjol jika harga properti terus harga, akan tetapi hal ini akan berdampak pada
meningkat. peminat pembeli rumah pertama yang akan sulit

Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai properti, silahkan kontak konsultan kami. Para konsultan kami
di Xynergy Realty selalu siap membantu seluruh kebutuhan properti Anda.
44
bisnis buset

Menemukan Uang Melalui Bisnis Anda


Sebagian besar usaha kecil mengalami masalah arus kas dari waktu ke waktu cepat untuk mengumpulkan modal? Mungkin cara ini dapat menghemat waktu
dan sangat membutuhkan sistem modal yang efisien. Banyak pemilik bisnis segera dan tenaga Anda untuk mengurangi beberapa barang dengan jumlah yang cukup
mencari jalur pintas melalui bank atau pinjaman ketika mereka kekurangan uang. banyak untuk mendapatkan uang dengan cepat.
Tetapi ada sumber daya lain yang dapat Anda manfaatkan sebelum Anda
meminta pinjaman yang mahal atau memperpanjang masa pinjaman Anda. Uang Biaya dibayar di muka
yang Anda butuhkan mungkin sudah ada di sana — terkunci dalam inventaris, aset, Ini adalah area lain yang bisa Anda lihat. Biaya pra-bayar ini seringkali terkait dengan
atau buku debitor Anda. layanan. Misalnya, Anda dapat membayar tagihan asuransi untuk tahun yang sama
dalam satu pukulan, tetapi Anda dapat juga dapat mengatur untuk membayar
Anda sering dapat membebaskan dana dari dalam bisnis Anda dengan memeriksa jumlah bulanan dengan jumlah yang kecil.
kembali sistem bisnis Anda, dan dana ini mungkin cukup untuk kebutuhan
mendesak Anda. Pelanggan
Jangan lupa pelanggan Anda dapat menjadi sumber dana bisnis.

Manajemen yang Baik Jika Anda memulai bisnis baru, pertimbangkan untuk membangunnya hanya
berdasarkan pembayaran dengan tunai untuk menyimpan dana di dalam bisnis
Anda daripada terjebak dalam sistem piutang.
Sekalipun dana yang Anda totalkan dari keseluruhan bisnis Anda tidak mencukupi,
namun terdapat manfaat lain yakni upaya yang Anda lakukan untuk mencarinya Minta progress pembayaran
membantu memastikan bahwa Anda menjalankan bisnis Anda secara efisien. Jika Anda memasok barang selama periode waktu tertentu, atau jika Anda dalam
bisnis jasa, tanyakan apakah Anda dapat menagih untuk pembayaran kedepannya.
Untuk membebaskan dana dari dalam bisnis Anda, perhatikan dengan cermat: Ini adalah metode yang cukup umum untuk memastikan Anda mendapatkan
• asset arus kas selama proyek alih-alih menunggu hingga akhir proyek atau periode
• pelanggan pengiriman untuk faktur — dan kemudian masih menunggu setidaknya 30 hari untuk
• pemasok pembayaran.

Asset Pemasok
Aset Anda yang termasuk debitur, stok, biaya yang dibayar di muka, kendaraan, Akhirnya, pertimbangkan pemasok Anda sebagai sumber dana yang
pabrik dan peralatan, perlengkapan dan properti. Masing-masing bisa menjadi memungkinkan. Mintalah ketentuan pembayaran yang dapat diperpanjang untuk
sumber dana yang memungkinkan. memberikan Anda kesempatan untuk menjual barang terlebih dahulu sebelum
Anda harus membayar.
Debitur
Apakah Anda membiarkan beberapa pelanggan menggunakan uang Anda Manfaatkan diskon
secara gratis selama berbulan-bulan? Bayar akun atau pemasok yang memberikan diskon tepat waktu. Ini mudah. Jika
Inilah cara Anda mengatasi masalah: ada pemasok yang menawarkan diskon untuk pembayaran awal, maka ambillah
• Dapatkan faktur dengan segera. (dan tidak ada salahnya meminta diskon).
• Kirim faktur dengan barang atau segera setelah layanan selesai.
• Ubah persyaratan untuk beberapa pelanggan Anda, atau untuk Virda Ersan
SEA Accountants
pelanggan baru.
m: 0434 378 718
• Tindak lanjuti dengan cepat ketika faktur tidak dibayar berdasarkan The materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and
tanggal jatuh tempo.
should not be substituted for, or replace, such professional advice.
• Pantau hari pengumpulan debitur Anda dan tetapkan target peningkatan
setiap kuartal.

Pertimbangkan anjak piutang. Ini berarti menjual faktur Anda kepada perusahaan
keuangan.
Pertimbangkan untuk menawarkan diskon untuk pembayaran cepat atau dimuka.
Jika Anda akan membayar biaya untuk anjak piutang, mengapa tidak mencoba
menawarkan diskon kepada pelanggan Anda saja?
www.buset-online.com

Inventaris
Apakah Anda memiliki modal berlebihan yang terikat dalam persediaan? Ini dapat
terjadi dalam dua cara:
• membawa barang tingkat tinggi yang dapat Anda peroleh dari pemasok
dalam waktu singkat.
• memiliki terlalu banyak jenis atau barang yang bergerak lambat (dan terlalu
sedikit jenis atau barang yang bergerak cepat).

Penjualan Cepat?
Tinjau secara teratur tingkat stok Anda, tingkat perputaran stok Anda dan kebijakan
pembelian Anda. Bisakah Anda membebaskan uang dengan mengurangi stok?
Bagaimana dengan keluar dari jalur yang lebih lambat atau memiliki penjualan
45
info buset

FAKTOR
PENENTU PINJAMAN
Ketika kita ingin melakukan pinjaman ke bank, salah
satu hal yang akan muncul di benak kita ialah berapa
besar pinjaman yang dapat diberikan oleh bank
atau lembaga peminjaman lainnya. Mereka tentu
akan melakukan penilaian dari beberapa aspek
untuk menentukan seberapa besar mereka bersedia
memberikan kredit kepada kita. Namun, faktor apa
saja yang mereka gunakan dalam memutuskan hasil
akhirnya? Kita akan membahas beberapa faktor yang
kira-kira dapat mempengaruhi bank untuk menentukan
besarnya pinjaman yang dapat kita peroleh.

Hal pertama yang akan dilihat oleh bank ialah


mengenai penghasilan yang kita miliki. Namun, besar
penghasilan yang kita dapatkan tidak serta merta di
sama-ratakan oleh bank. Banyak orang beranggapan
bahwa penghasilan yang besar akan mendapatkan
pinjaman yang lebih besar pula dari bank. Hal ini tidak
sepenuhnya salah, namun, ada beberapa catatan
yang harus diperhatikan soal penghasilan. Karena bank
akan melihat bukan hanya besar penghasilannya saja
namun jenis penghasilan tersebut.

Sebagai contoh, seseorang yang melakukan bisnis


sendiri, akan lebih sulit untuk ditentukan penghasilannya
apabila dibandingkan dengan orang yang
menghasilkan pendapatan yang sama besar namun
bekerja untuk orang lain. Hal lain yang perlu diingat, pengaruh terhadap kapasitas peminjaman kita dari
lakukan karena kita hanya melihat pengeluaran yang
apabila kita berkerja dengan sistem kontrak atau lembaga peminjam. Sebagai orang awam, kita berpikir
besar-besar saja tanpa memperhitungkan pengeluaran
casual, terkadang penghasilan yang kita dapatkan bahwa kita hanya perlu membayar apabila kita
kecil lainnya. Padahal, sekecil apapun pengeluaran kita
tidak akan digunakan seluruhnya oleh lembaga menggunakan kartu kredit tersebut sehingga sering kali
hal itu tetap harus diperhitungkan sebagai biaya yang
peminjam. kita tidak menganggapnya sebagai bentuk hutang.
kita keluarkan. Ketika kita ingin mengajukan aplikasi
untuk pinjaman rumah, bank ataupun broker pasti Pemahaman ini memang tidak salah sama sekali.
Meskipun kita menghasilkan $180,000 setahun misalnya, Namun, pihak bank memiliki perhitungannya sendiri.
akan menanyakan pengeluaran-pengeluaran rutin
sebagian besar lembaga peminjam akan melihat dari Mereka selalu berpikir bahwa kita dapat sewaktu-
kita. Yang perlu kita lakukan adalah luangkan waktu
mana sumber pendapatan kita. Apakah dari pekerjaan waktu memakai kartu kredit kita sampai maksimum
sejenak untuk melihat benar-benar pengeluaran kita
tetap, kerja paruh waktu, atau dari hasil bisnis. Hal ini kredit limit yang kita miliki. Misalkan kita memiliki kartu
setiap bulannya. Sebab, pastinya kita tidak mau ketika
dikarenakan, setiap bank memiliki penilaian resiko kredit dengan limit $10,000, pihak bank akan melihat
kita mendapatkan pinjaman, memposisikan kita dalam
tersendiri terhadap tipe pekerjaan nasabahnya. Hal bahwa kita seolah-olah menggunakan kartu tersebut
situasi finansial yang menyulitkan.
ini tentu wajar mengingat apabila orang berbisnis, sebesar limit yang kita miliki. Karena pada dasarnya,
penghasilannya tentu tidak akan selalu sama seperti kartu tersebut merupakan liabilitas yang kita miliki dan
Ketiga, apakah nasabah akan tetap mampu
orang yang bekerja. Sehingga bank terkadang kita dapat menggunakan seluruh limit yang tersedia
membayar dengan bunga yang lebih tinggi? Kita pasti
perlu menggunakan perhitungan berbeda untuk sewaktu-waktu. Meskipun demikian, bank hanya akan
sangat tertarik dengan berbagai tawaran bunga yang
menentukan besaran pinjaman yang dapat diperoleh. menggunakan persentase tertentu dari limit kartu kita
sangat menarik oleh berbagai bank dan lembaga
peminjaman saat ini. Namun, dalam menentukan sebagai pengeluaran rutin kita setiap bulannya.
Kedua, hal yang terlihat sederhana namun sebenarnya besarnya pinjaman yang akan mereka berikan,
cukup kompleks adalah pengeluaran bulanan. Bank Kelima, hasil valuasi. Bank akan selalu menggunakan
mereka tidak akan menggunakan bunga yang mereka
dan lembaga peminjam lainnya semakin hari semakin valuer independen untuk menentukan berapa nilai
tawarkan dalam perhitungannya.
memperhatikan biaya pengeluaran bulanan setiap yang dimiliki oleh sebuah jaminan. Penilaian ini mungkin
aplikasi yang masuk. Apakah pengeluarannya wajar saja berbeda dari harga yang kita beli ataupun yang
Mereka akan menambahkan buffer dari bunga yang
atau tidak. Setiap bank memiliki perhitungannya sendiri kita perkirakan untuk properti yang kita miliki. Hasil ini
mereka tawarkan. Hal ini dikarenakan mereka harus
megenai pengeluaran bulanan yang mereka anggap akan digunakan sebagai acuan besaran pinjaman
memperhitungkan seandainya bunga yang dikenakan
wajar. Apabila pengeluaran kita di bawah standar maksimal yang dapat mereka keluarkan. Sebagai
ke nasabah naik, apakah nasabahnya masih mampu
mereka, bukan berarti kita tidak bisa mendapatkan
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

untuk melakukan pembayaran cicilannya. Dengan contoh, kita membeli sebidang tanah seharga
pinjaman, selama memang pengeluaran bulanan yang $400,000. Hasil valuasi bank menunjukkan harga
adanya perubahan regulasi yang terjadi beberapa
kita nyatakan merupakan pengeluaran yang benar- tanah yang kita beli adalah $350,000. Maka, bank
bulan lalu, pihak bank sudah menurunkan besaran
benar kita keluarkan setiap bulannya, tidak ada yang akan memperhitungkan besaran LVR (loan to value)
bunga yang mereka perhitungkan dalam kalkulasi
perlu dikhawatirkan. Karena apabila bank meminta berdasarkan $350,000 bukan $400,000. Sehingga,
mereka. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi
bukti (biasanya dari transaksi kita sehari-hari), kita dapat kita perlu mengeluarkan uang lebih untuk menebus
para peminjam, terutama untuk first home buyer karena
membuktikan bahwa pengeluaran yang kita nyatakan pembelian tanah tersebut.
kapasitas peminjaman akan semakin besar sehingga
memang sebenar-benarnya. mempermudah jalan untuk meemiliki properti impian.

Hal yang sering kali terjadi adalah kita cenderung Keempat ialah kepemilikan kartu kredit. Banyak orang
mengecilkan pengeluaran yang sebenarnya kita yang tidak menyadari kepemilikan kartu kredit memiliki

Hubungi broker-broker Top One Finance untuk membantu Anda

46 dalam menemukan pinjaman yang tepat dengan kondisi Anda


47
www.buset-online.com
buset eksklusif

Karya Seni Tita Salina


Sampah Teluk Jakarta
ke National Gallery of Australia
National Gallery of Australia (NGA) di Canberra mengadakan exhibition bertajuk
“Contemporary Worlds Indonesia” yang diadakan pada 21 Juni hingga 27 Oktober Karya seni Tita Salina di National Gallery of Australia

2019. Pameran tersebut menunjukkan karya para artis kontemporer Indonesia yang
berkarya sejak jatuhnya rezim Soeharto di tahun 1990.

Salah satu artis Indonesia yang karyanya mendapat apresiasi adalah Tita Salina.
Melalui karya berjudul “1001st Island – The Most Sustainable Island in Archipelago
2015”, Tita mencoba menggambarkan pencemaran dan kerusakan lingkungan serta
masalah sosial di sekitar Teluk Jakarta.

Ditemui di kediaman sekaligus studio tempatnya bekerja di Kawasan Kalibata, Jakarta,


BUSET berkesempatan berbincang mengenai “Pulau 1001”. Mari kita simak penuturan
Tita Salina mengenai 1001st Island yang pamerkan di NGA.

Sampah Jakarta
dan Proyek Reklamasi
Jadi awalnya saya membuat 1001 pulau ini dari tahun 2015, commission dari Jakarta
Biennale, yang salah satu temanya adalah tema air. Saya sendiri juga mempunyai
ketertarikan dengan issue ekologi. Berawalnya sama masalah sampah sendiri, karena
sampah itu berakhirnya di laut, dan apalagi di Jakarta, sungai – sungainya terhambat
sampah.

Penelusuran saya ke beberapa ruang sungai di Jakarta itu ya sampah – sampah


itulah yang ditemukan. Hasil temuan lain waktu saya melakukan riset, ternyata di Teluk proyek reklamasi. Saya juga bertemu
Jakarta itu banyak perkampungan nelayan dan secara tidak sengaja saya melihat dengan beberapa aktifis lingkungan
dan beberapa urban expert di Jakarta,
sehingga saya jadi tahu lebih jauh
tentang proyek reklamasi ini. Saya juga
melihat giant seawall yang dibuat untuk
menyelamatkan Jakarta dari banjir.

Jadi ada gap yang besar, karena masalah


sampah adalah persoalan seumur hidup
tapi ternyata pemerintah bersama
developer memikirkan hal yang sangat
utopis, mereka membuat pulau buatan di
laut Jawa tapi mereka melupakan masalah
dasar, yaitu sampah ini.

Saya akhirnya mendapatkan ide untuk


membuat pulau dari sampah saja karena
Tita di depan kediaman dan studio di Jakarta Selatan
sampah banyak ditemukan di pinggir laut.

Sehingga saya mulai mengumpulkan


sampah, bersama nelayan setempat di Kali Adem, Jakarta Utara. Rata – rata
sampah plastik dan stereofoam yang mengambang. Dikumpulkan selama dua
minggu lalu dimasukkan ke jala nelayan. Sampah ini kemudian diseret oleh jala
nelayan dan dibawa ke tengah Kepulauan Seribu. Jadi nama “1001st island” itu
awalnya diambil dari komplek Kepulauan Seribu ini dan saya menambahkan satu
pulau (pulau sampah).
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Berangkat dari Desain Grafis


Sebenarnya issue yang lainnya juga masalah kemanusiaan. Kalau lingkungan
rusak kan manusianya juga akan terdampak. Kalau bicara soal proyek ini
sebenarnya tidak hanya bicara soal lingkungan. Bukan hanya sampah, tetapi juga
perkampungan nelayan yang akan tersingkir.

Sebenarnya ketertarikan saya dengan issue – issue ini sudah cukup lama. Saya
berangkat dari background graphic design, bukan seni. Awalnya saya membuka
praktek desain grafis dan bekerja profesional dengan Irwan Ahmett, suami saya.
Selama bekerja sebagai designer saya banyak mengerjakan dan mendapat
pekerjaan dari Non Governmental Organisation (NGO), sehingga sudah cukup
akrab dengan masalah - masalah sosial. Dari situlah saya merasa terpanggil. Kalau
graphic design itu kan ada client kita sebagai pembuat materi, sudah sampai di
situ. Tapi, kita ingin melakukan sesuatu yang lebih, ingin melihat di lapangan seperti
apa sih.
48
Saya terjun ke seni sendiri itu tahun 2010. Saya benar – benar membuat proyek
sendiri tahun 2010 tentang Jakarta. Lebih ke social experiment. Waktu itu karya
saya bercerita tentang Jakarta sebagai kota dimana banyak orang stress, jadi
bagaimana kita warga Jakarta sendiri yang sudah frustasi dengan kotanya
mencoba melihat Jakarta dari sisi lain, melihat Jakarta as a playground. Saya dan
suami akhirnya membuat beberapa video tentang itu.

Perjalanan Ke Canberra
Awal saya ke NGA, saya direferensikan oleh Alia Swastika, kurator independen
dari Yogyakarta yang co-partnering dengan kurator NGA. Karena saya seniman
independent, saya tidak direpresentasikan dengan galeri atau lembaga apapun.
Jadi merepresentasikan diri sendiri.

Untuk pameran di NGA, Australia meminta sampahnya dari Jakarta bukan Australia.
Hampir 2 -3 bulan saya memproduksi sampahnya. Requirement Australia juga
mengharuskan saya mengumpulkan sampah plastik yang bersih. Jadi pelan –
pelan saya mengumpulkan sampah, minta sama pengumpul dan minta dipilihkan
sampah plastik yang bersih, yang kemudian dicuci lagi di sini. Lalu ketika volume
sudah mencukupi dikirim dan direkonstruksi di Australia.

Saya bawa dalam bentuk kantong – kantong ke Australia. Karena pulau


sampahnya sendiri lumayan besar sekitar 3 x 6 m. Saya bekerjasama dengan
tukang bambu juga di sini karena bagian bawah dikasih bambu, lalu dikemas jadi
sedemikian rupa biar gampang. Lumayan rumit karena harus dikirim lebih awal,
harus melewati custom dulu. Sampai di imigrasi, yang sampah dibekukan dulu.
Bambu juga dipastikan tidak ada hama dan lain sebagainya.

Tapi ujung – ujungnya ada hal menarik yang saya temui yaitu Australia adalah
negara yang membawa sampah ke Indonesia. Tapi saya bisa claim bawa sampah
dari sini ke Australia jadinya.

Saya di Canberra hanya 5 hari untuk pembukaan, sempat ada talk singkat pada
saat opening sekitar 3 hari. Karena tinggal di Canberra dan jadwalnya padat
pengalamannya banyak ketemu orang saja. Setiap hari ke galeri – hotel saja.
Selang sebulan saya ke Sydney tapi untuk acara yang berbeda.

Seni Kontemporer Tanah Air


Kalau karya seni kontemporer – karena saya praktik di situ, di Indonesia boomingnya
setelah reformasi. Kalau sebelum reformasi seni itu kan sangat jauh dari politik dan
sangat jauh dari kritik sosial, hanya sebagai sebuah aesthetic saja dan sangat
sengaja dibuat seperti itu. Kalau bicara jauh sebelum Soeharto, pada jaman
Soekarno beliau dekat sekali dengan seniman – seniman, dan dia mempergunakan
seniman untuk menyuarakan politik salah satunya, seperti Affandi yang sangat
dekat dengan Soekarno. Kalau sekarang setelah reformasi, seni diberi kebebasan
jauh lebih luas, jadi bisa bicara apa saja.
Pulau buatan yang terdiri dari sampah plastik dan stereofoam

Boleh dibilang sekarang Indonesia sudah bisa mengekspresikan imajinasi. Jadi


bisa dibilang kalau sekarang seni di Indonesia paling maju di antara negara -
head to head-nya sama Amerika. Sebenarnya kalau mau dilihat mindsetnya barat
negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapore. Thailand masih ok.
banget. Padahal mereka itu Pasifik. Eropa juga enggak. Jadi karena lembaga
Tapi dibanding Malaysia terutama kita masih lebih unggul karena mereka masih
– lembaga seperti museum dan galeri itu sangat established mereka berhenti di
konservatif. Lalu Indonesia juga diuntungkan dengan kebhinekaannya dan craftnya
dalam gedung itu saja. Seperti NGA, di gedung itu kita bisa melihat seluruh isi dunia.
juga tinggi dari dulu kan. Ya memang Indonesia bangsa yang punya budaya tinggi
Tapi setelah keluar Gedung, sudah. Tidak tercermin itu dan tidak terefleksikan di
dari dulu.
kehidupan sehari - harinya.

Indonesia di Australia: Jangan Waktu di Canberra juga bertemu beberapa orang Indonesia yang tinggal di
sana, tapi rata – rata mereka yang dekat seni dan budaya sehingga punya kesan
Hanya Batik dan Gamelan yang sama, sense yang sama. Mereka paham sekali kalau Indonesia masih jauh,
Indonesia itu as a tradition gitu, belum beranjak dari itu. Seperti terjebak, padahal
Menurut saya kalau hubungan Indonesia sama Australia kan dekat tapi jauh, jauh sekarang ini sudah berbeda seharusnya horizonnya lebih terbuka apalagi untuk
tapi dekat. Saya juga kaget waktu tahu bahwa pemahaman warga Australia yang tinggal di negara maju seperti Australia, seharusnya memiliki kesempatan
tentang seni Indonesia itu masih tradisional. Mungkin karena warga Indonesia yang untuk melihat lebih. Walaupun Australia sendiri sebagai negara juga bermasalah
di Australia juga yang turut membangun image itu. Maksudnya batik lagi, batik lagi, dan punya sejarah kelam, seperti persoalan Aborigin.
gamelan lagi, gamelan lagi. Masih belum beranjak dari situ.
Niar

Padahal kalau dilihat dari sejarah seniman - seniman Indonesia yang pernah
pameran ke Australia dan residensi di Australia itu cukup banyak. Saya juga pernah
diskusi sama teman. Australia secara institusi kan established ya. Mereka kan juga
www.buset-online.com

Karya lainnya yang menarik perhatian


49
buset eksklusif

Tompi
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

Angkat Bicara Soal Skill


50
dan Dukungan Keluarga
Buset Magazine mendapatkan kesempatan untuk
berbincang langsung dengan musisi papan atas Tanah
Air, Tompi, yang mampir ke Melbourne untuk mengisi
panggung Soundsekerta 2019 - konser musik tahunan
“Semua orang itu
yang diadakan oleh perhimpunan pelajar Indonesia di butuh kesempatan.
Monash University.
Tidak akan bermakna
apapun yang
namanya talenta
kalau gak ada
kesempatanan, karena
gak sempat di-explore
menjadi karya.”

Bicara soal profesinya, Tompi dikenal sebagai seseorang rekaman, saya nyanyiin, terus kemana-mana dengerin
yang bermultitalenta. Selain kepiawaiannya dalam itu. Jadi saya sudah gak baca buku. Itu cara saya
bermusik yang sudah dijalankan selama lebih dari 10 menancapkan memori. Jadi pas ujian bisa jawab karena
tahun, ia juga merupakan lulusan fakultas kedokteran ‘kayaknya pernah denger deh’,” tambahnya tentang
dan menekuni karir sebagai seorang dokter bedah cara mempermudah cara belajarnya.
plastik. Namun bicara soal mata kuliah yang diambilnya,
Tompi mengakui bahwa hal tersebut merupakan sesuatu Dengan menemukan sebuah kesamaan dalam
yang didorong oleh orang tua, terutama sang bunda. cara ia mempelajari kedokteran, pria kelahiran asal
Lhokseumawe tersebut bisa menemukan passionnya
Meski begitu, semangat untuk terus beradaptasi menjadi dalam musik lewat mata pelajaran yang berbeda. Bagi
resepnya untuk menempuh bidang tersebut. Ia juga Tompi sendiri, ia percaya bahwa musik bisa menjadi
merasa bahwa ia dapat menemukan persamaan salah satu cara untuk melayakkan hidup seseorang.
antara profesi menjadi dokter dengan sebagai seorang “Skill akan sangat menentukan dimana dia bisa berpijak.
seniman. “Mungkin saya bisa menggarisbawahi Semua hal bisa kita pakai untuk menjadi jalan keluar dari
bahwa diri saya sendiri, saya lulus kedokteran dengan kesulitan, tapi kalau kita punya skill dan musik adalah
menganggap bahwa itu semua seperti kegiatan sesuatu yang gampang untuk dibawa, karena orang
persenian. Saya tidak menganggap itu sebagai Indonesia begitu lahir dinyanyikan oleh orang tuanya
pelajaran eksak,” ujar Tompi yang mendapatkan gelar sejak kecil, jadi exposure terhadap musik bukan sesuatu
spesialis bedah plastik dari fakultas kedokteran Universitas
Indonesia pada tahun 2010. “Kemanapun saya bawa >>bersambung ke halaman 52

www.buset-online.com

51
yang mahal. Kalau ini dikuasain hidupnya bisa sangat
menyenangkan, di samping bisa mencegah kita dari
Pentingnya Menanamkan
keadaan gila,” menurut sang pelantun tembang Passion pada Anak
“Sedari Dulu”.
Terkadang seseorang yang ingin mengikuti passion

Cita-Cita Membuat Film mereka harus terbentur dengan anjuran dari pihak lain,
seperti dari keluarga sendiri. Padahal, Tompi percaya
Menjadi Kenyataan bahwa mengikuti passion adalah sesuatu yang sangat
penting. Menurutnya, menyampaikan sebuah passion
Selain karir sebagai seorang musisi dan sebagai harus dilakukan dua arah, melalui sang pelaku dan juga
dokter bedah plastik, Tompi juga menyimpan cita-cita ke orang tua.
lain yang sudah dari dulu ingin ia realisasikan, yaitu
membuat sebuah film. Bahkan sebelum mendaftar ke Maka dari itu, menurut Tompi, peran keluarga dalam
Universitas Indonesia, ia ingin sekali mendaftar ke institut mengembangkan passion menjadi krusial dan ia
kesenian Jakarta, karena cintanya terhadap hal yang mencoba untuk menerapkan hal tersebut dalam rumah
berkaitan dengan visual yang bagus. tangganya sendiri. “Saya tidak akan memaksa anak-
anak saya menjadi dokter atau seniman. Tapi saya
Cita-cita ini pun berkembang dari hobinya dalam dunia akan tanya kamu mau jadi apa. Misal dia mau jadi
fotografi. Awalnya, Ayah dari tiga anak itu mengakui Astronot, kita akan provide apapun yang dia kira-kira
bahwa kesempatan memotret belum bisa ia dapatkan butuhkan untuk menjadi astronot,” papar pria yang
karena adanya keterbatasan uang. Namun interaksi dikaruniai tiga anak, Cut Malaka Ayesha, Teuku Omar
dengan beberapa rekan fotografer yang sempat Dakari dan Teuku Zakarizein.
membantu memotretnya serta membuat video script
membangkitkan rasa ketertarikan terhadap dunia Hal pertama yang harus diubah dalam adalah cara
fotografi. berpikir sang orang tua. “Walaupun banyak anak yang
berhasil setelah dipaksa orang tuanya untuk menekuni
“Ke beberapa teman yang saya anggap punya bidang tertentu, yes berhasil, tapi saya yakin dia akan
kapabilitas, saya tanya ke mereka tanpa malu, saya jauh berhasil jika dia menekuni apa yang dia mau.
melihat [saya] buat proyek panjang, seperti halnya
samperin, bahkan juga harus terbang keluar saya Misalnya pencapaian dia di bidang yang dipaksakan
kalian belum bisa percaya seseorang yang belum ada
samperin tanya cara cuci film semuanya benar-benar oleh orang tuanya 8, seandainya di yang dia mau bisa
karyanya kan sementara ini karya yang diproduksi tidak
dalemin, sampai saya sudah melewati fase yang saja 12, but you never know karena dia gak pernah
dengan biaya murah,” ujarnya.
saya mau, cari lagi yang lain sampai akhirnya orang- cobain kan,” tambahnya lagi.

Pretty Boys dibintangi oleh host The Tonight Show Deddy


“Kalau kita bekerja di bidang yang kita suka, rasanya
Mahendra Desta yang kerap disapa Desta
pada saat kita di fase-fase yang terbawah pun kita
bersama dengan Vincent Ryan Rompies.
tidak akan merasa terpuruk-terpuruk amat. Dan gak
Mereka lah yang mengutarakan
perlu takut buat menyobain sesuatu yang
keinginan kepada Tompi dalam
baru pada saat rasa down, banyak
menggarap proyek termasuk
teman, banyak exposure ke bidang-
berdiskusi dengannya tentang
bidang lain itu salah satu hal
ide yang ingin diceritakan hingga
yang membuat gelora di
akhirnya dikembangkan oleh Imam
bidang itu [ketika] awalnya
Darto selaku penulis naskah. “Semua
mungkin jadi kebangun
orang itu butuh kesempatan.
terus,” pesannya bahwa
Tidak akan bermakna apapun
passion serta perubahan
yang namanya talenta kalau
lingkungan dapat
gak ada kesempatanan, karena
membantu mengatasi
gak sempat di-explore menjadi
depresi.
karya,” ucap sang alumni
SMAN Modal Bangsa itu. Denis

Tompi berharap dalam 10 tahun


ini ia bisa mempersembahkan
sebuah film musikal yang
representatif dan
menyatukan banyak
musisi Tanah Air.

orang yang tadi saya tanyakan sebagai acuan dasar


sekarang posisinya berbalikan nanya,” ujar pria yang
mengakui kehausannya untuk mencari ilmu tentang
fotografi terasa terlalu dalam. “Semakin banyak yang
kita tahu, semakin banyak yang kita gak tahu,” papar
Tompi bijak. Sekarang, ia menjalankan toko fotografi film
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

bernama Soup N Film.

September 2019 menjadi momen spesial bagi sang


penggemar street photography tersebut setelah
dirilisnya film layar lebar berjudul Pretty Boys, ini menjadi
debutnya sebagai seorang sutradara. Film tersebut
membahas tentang apa yang terjadi di balik layar
televisi Indonesia, serta tekanan yang dihadapi para
protagonisnya demi meraih kesuksesan termasuk
resiko mengorbankan jati diri demi kepentingan rating
penonton.

Tompi mengungkapkan bahwa sebelumnya, ia


sudah mendapat tawaran dari beberapa teman
untuk menyutradarai proyek film lain, namun akhirnya
menjadi isapan jempol. “Mungkin mereka ragu juga
buat memberikan kesempatan ini karena belum

52
Gig on The Green 2019 buset ngeliput

REUNI ALUMNI
KANGGURU
Penampilan Yacko kemudian dilanjutkan oleh kata
sambuta dari Duta Besar Australia untuk Indonesia,
H.E. Mr Gary Quinlan AO. Di dalam pidatonya, Dubes
Gary mengungkapkan apresiasi untuk performa
Yacko’s beserta kampanye yang dilakukannya
untuk memberantas sexual harassment. Seusai
mengucapkan terimakasih atas kehadiran peserta
dan mengungkapkan pentingnya mempererat
hubungan Australia – Indonesia melalui alumni, beliau
memberikan informasi mengenai Alumni Competition
Grant untuk alumni yang memiliki proyek tertentu.
Speech dari Ambassador Gary pun ditutup dengan
foto selfie bersama Nirina dan Mario.

Musisi Indonesia lain yang mengisi acara pada Gig on


the Green 2019 adalah HMGNC atau HOMOGENIC
Indonesia. HMGNC yang merupakan electronic sci-
pop group asal Bandung ini telah memenangkan
VIMA Music Awards. Dua dari tiga orang anggota
HMGNC, yaitu Grahadea dan Dina adalah Australia
Suasana makin meriah menjelang malam
Awards alumni.

K
Suasana menjadi lebih hangat dengan kehadiran
edutaan Besar Australia di Jakarta kembali
Antrian panjang di setiap booth makanan Dodit Mulyanto, stand-up comedian yang berhasil
mengadakan perayaan tahunan Gig
menghadirkan tawa para pengunjung. Dodit yang
on the Green 2019 yang ditujukan untuk
melakukan performa sekitar 30 menit ini adalah
menyambut lulusan Australia yang baru
komika yang juga pernah membintangi beberapa film
kembali ke Tanah Air serta menjaga
Indonesia.
hubungan antar alumni. Acara yang di penghujung
September 2019 ini diadakan di halaman Kedutaan
Setelah beberapa penampilan musisi dan artis
Australia dan dihadiri oleh ratusan pengunjung yang
Indonesia, akhirnya Elizabeth Rose, penyanyi
sebagian besar adalah alumni Australia.
berkebangsaan Australia menghibur pengunjung
dengan lantunan musik yang memukau. Tahun 2013
Tampak ratusan undangan telah memenuhi area
Elizabeth memenangkan Qantas Spirit of Youth Music
depan kedutaan sekitar pukul 15.30 sore untuk
Award. Di tahun 2014, lagunya yang berjudul “The
melakukan registrasi sebelum bergilir memasuki
Good Life” adalah lagu yang paling sering diputar di
kawasan kedutaan. Begitu memasuki area,
stasiun radio Australia, Triple J.
pengunjung disambut oleh dekorasi lampu dan karpet
hijau menuju ke tempat dimana festival berlangsung. Ketika pukul 16.00 tiba, Nirina Zubir serta Mario
Lawalata bersiap membuka acara dengan Akhirnya penampilan terakhir yang para pengunjung
Pengunjung juga mendapatkan souvenir beserta
melakukan ice breaking session. Kedua presenter juga tunggu telah tiba. Nidji memukau para penonton
wooden cutlery set yang akan digunakan untuk
dengan antusias mengumumkan door prize yang pada pukul 19.05 selama sekitar 45 menit. Beberapa
menikmati makanan nantinya.
akan dibagikan ketika acara sudah selesai, termasuk lagu familiar yang dibawakan oleh Nidji adalah
tiket pesawat Qantas ke Australia bagi pemenang “Hapus Aku” dan “Kau dan Aku”. Nidji sendiri
Deretan booth makanan terlihat ketika memasuki
yang beruntung. merupakan Indonesia pop band yang mengeluarkan
lokasi. Beberapa makanan dan minuman yang
albumnya tahun 2012 “Liberty Victory” di Australia.
ditawarkan adalah Combi Coffee, d’BestO Chicken
and Burger, Kebab Turki Baba Rafi, Pisang Uji Justmine, Yacko seorang rapper yang juga pemenang
utama Alumni Got Talent Competition tahun 2018 Sebagai penutup, MC mengumumkan pemenang
Australian BBQ, dan Wine. Sebagian besar penjaja
membawakan dua buah lagu. Salah satu lagu yang Survey Qantas Door Prize dan photo competition.
makanan tersebut adalah alumni Australia. Selain
dibawakan adalah tentang permasalahan sosial Beberapa foto terbaik bertema “Favorite Oz Moments”
makanan, beberapa booth lain menawarkan
terkait sexual harassment yang berjudul “Hands Off”. mendapatkan goodie bags dari perwakilah Kedutaan
kegiatan yang menarik seperti permainan Wheel of
Yacko sendiri adalah alumni Universitas Wollongong Besar Australia.
Fortune, face painting and tattoos, photo booth dan
informasi belajar di Australia. dan Universitas Sydney.
Niar

Wine asli Australia Photo Booth Gig on The Green 2019 Seusai melakukan face painting

Apa Kata Mereka


www.buset-online.com

Ine, Staff Kedutaan Ella, Pegawai Negeri Sipil Alex, Entrepreneur


Ini pertama kali aku datang ke acara Senang sih sama Kesannya kayaknya ramai,
kayak gini. Seru sih ini pertama kali acaranya, karena juga menarik, acaranya juga
aku datang ke ajang para alumni. bisa ketemu sama mendukung. Pembuatan
Mereka sudah terpisahkan jarak dan teman – teman yang acaranya cukup niat lah.
waktu, dan dengan adanya acara dulu sekolah di Australia Antusiasnya beda. Ini keliatan
ini mereka dapat kesempatan lagi ya. Meskipun juga banget antusias dari alumni
buat ketemu, buat catch-up, buat ya baru datang, cuma luar biasa sebanyak ini.
kind of reunion lah. Ada hiburan juga ini kesempatan yang Ekspektasi saya tadi nggak
dari orang – orang yang connected bagus. Maksudnya kita seramai ini tapi ternyata luar
sama Australia, semua vendor di sini, makanan dan minuman bisa reuni sekalian, nikmati hiburannya, nikmati biasa banyak yang datang memang niatnya untuk
terkait sama alumni. Jadi ok sih. makanannya juga. ketemu lagi sama teman – temannya. 53
buset ngeliput

Vacation Bible School (VBS) 2019 yang bertajuk


“Hear The Call” baru saja diselenggarakan. Acara
yang dibawakan Gereja Reformed Injili Indonesia di
Melbourne (GRII Melbourne) ini telah menjadi acara
tahunan sejak 2015.

Untuk mengisi waktu senggang anak-anak di masa


libur sekolah, VBS hadir menjadi media bagi anak-
anak untuk belajar, berkarya, bersosialisasi serta
bermain bersama; dan yang terpenting untuk
bertumbuh menjadi pribadi yang baik dalam
pengenalan akan Tuhan.

Melalui tema yang diusung VBS kali ini, GRII ingin


mengajarkan tentang panggilan dari Tuhan Yesus
yang mencintai anak-anak, untuk mengasihi Tuhan
serta sesama manusia seturut dengan Firman Allah
(Matius 22:37). Dengan begitu, tiap – tiap mereka
dapat diperlengkapi oleh perbuatan baik, dan
menjadi anak – anak terang, yang hidup bersukacita
akan harapan juga kebenaran dalam Tuhan. anak – anak terang, dipenuhi kasih dan kebenaran kelompok diwajibkan mencalonkan satu anak untuk
yang serupa dengan Yesus Kristus, Putra-Nya. di-blindfold. Setelahnya, seluruh tim akan diberi tahu
VBS kali ini diadakan di dua tempat: East Melbourne warna kelompok mereka, dimana anak yang di-
pada 1,3,5 Juli 2019 dan West Melbourne pada 11-12 Oleh sebab itu, anak-anak dikenalkan terhadap blindfold harus menggapai dan mengumpulkan bola
Juli 2019. Dan seperti biasa, dibagi menjadi menjadi Yesus Kristus, yang merupakan sumber kasih, keadilan berwarna sesuai sebanyak mungkin melalui “call” dari
empat kelas berbeda: Kinder (anak-anak usia 3-4 dan kebenaran. Dia yang turun ke dunia, rela mati anggota tim lain. Kembali memfokuskan anak-anak
tahun), Lower (5-6 tahun), Middler (7-8 tahun), dan di kayu salib, untuk memulihkan hubungan manusia pada kepekaan akan panggilan Tuhan, yang walau
Upper (9-12 tahun); dengan variasi aktivitas yang dan Tuhan yang telah dirusak dosa. Dengan begitu, tidak kelihatan dapat dipercaya akan membawa
sudah disesuaikan, siap menyambut kedatangan manusia dapat diperdamaikan dengan Tuhan melalui kemenangan.
mereka. Ditambah lagi, adanya bimbingan dan penebusan Darah-Nya.
pengawasan dari para guru, group leader untuk Kegiatan dilanjutkan dengan “Mission” sebagai salah
setiap kelompok di tiap kelas beserta masing-masing Akan tetapi, hidup dalam cinta kasih, keadilan dan satu projek sampingan. Anak-anak pun berkunjung ke
asisten. kebenaran tidaklah sesimpel mengikuti teladan Yesus pos – pos mancanegara seperti Jepang, yang sudah
Kristus. Melainkan, anak-anak yang mendengar didekorasi sesuai dengan ciri khas negaranya. Pada
Rangkaian materi VBS terdiri atas suatu set aktivitas, panggilan Tuhan juga harus meresponi panggilan- tiap pos, guru yang ditugaskan mulai menjelaskan
yaitu: “Lesson”, yang adalah tempat anak-anak untuk Nya dengan beriman pada-Nya sebagai Sang bagaimana orang – orang yang dipanggil Tuhan
mengenal Tuhan melalui ajaran para guru; “Craft”, Juruselamat. Dengan media beberapa “Craft” kreatif, telah berusaha sangat keras untuk meresponi-Nya
sebagai wadah untuk pencurahan kreativitas anak- seperti halnya membuat manusia kertas yang diliputi dengan mengabarkan panggilan Tuhan kepada
anak; “Games”, untuk bermain serta berkolaborasi jala, VBS hendak mengingatkan akan Panggilan orang di Jepang serta negara lainnya. Bahkan hingga
bersama teman; “Mission”, untuk mengeksplor Tuhan Yesus pada murid – murid-Nya. Dimana jika pulau – pulau terpencil, dimana orang – orang yang
penginjilan tentang Tuhan diberbagai negara, juga murid – murid yang dipanggil-Nya mengikut dan mengabarkan tentang panggilan Tuhan mungkin
“Presentation”, pementasan anak-anak melalui lagu percaya kepada-Nya, maka mereka akan menjadi dihina, dicerca, atau lebih buruk lagi, disiksa dan
pujian yang telah diajarkan selama VBS. penjala manusia (Lukas 5:1-11). Orang – orang yang disakiti. Oleh karena itu, para guru membimbing
bertumbuh dalam Tuhan dan menjadi berkat bagi mereka untuk berdoa bagi negara dan daerah
VBS tidak hanya menekankan pada pentingnya banyak orang melalui keadilan, kebenaran serta kasih terpencil serta orang – orang yang menjalankan misi
makanan dan kebersihan jasmani, tetapi juga mereka yang tulus. pengabaran itu. Supaya kiranya seluruhnya beroleh
makanan dan kebersihan rohani. Melalui pembinaan penguatan, perlindungan serta belas kasihan dari
Firman Tuhan dari tiap “Lesson”, anak-anak diajarkan Anak-anak juga terlebih dahulu diajarkan untuk saling Tuhan untuk dapat mendengar panggilan Tuhan.
mengenai panggilan Tuhan dan kepekaan terhadap- mengasihi sesama manusia. Melalui games yang
Nya. Bahwa sebenarnya, Tuhan sedang memanggil dimainkan, VBS mendorong terciptanya kerjasama Tak lupa, di sela seluruh aktivitas, anak-anak pun
tiap – tiap mereka untuk menjadi anak – anak-Nya di antara anak-anak yang dapat membantu diajarkan untuk menyanyi pujian yang sudah mereka
yang berpegang pada prinsip Kebenaran Firman. berkembangnya persahabatan antar pribadi. Salah nyanyikan dengan gerakan yang diajarkan para guru.
Agar mereka senantiasa dibentuk, disucikan menjadi satunya saat anak-anak yang tergabung dalam Dengan ini, VBS mengajak anak-anak untuk bersyukur
atas anugerah kehidupan dan ikut bersuka ria dengan
memuji nama Tuhan yang telah memanggil mereka.
Supaya, saat anak-anak menampilkan “presentation”
bersama-sama, presentasi ini mampu mengajak
orang tua mereka untuk bersuka cita bersama dalam
anugerah kasih Allah itu.

Sehingga setelah melalui VBS, anak-anak tidak hanya


dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kreatif,
kolaboratif, dan bermoral baik, tetapi yang terpenting
www.buset-online.com

juga bertumbuh dalam Tuhan, keadilan, kesucian


serta cinta kasih-Nya.

Sampai jumpa di VBS 2020!

SOLI DEO GLORIA

Siauw Exel Prasadhana Setiawan


(Saat ini studi jurusan Bachelor of Arts Creative Writing di University
of Melbourne, dan aktif dalam pelayanan Adult Choir dan Children
Choir di GRII Melbourne)
www.griimelbourne.org

55
buset refleksi

Die in Sin, Die


for Sin & Die to Sin
Dalam Yohanes 19:16-22, kita dibawa melihat kisah penyaliban Yesus Kristus secara
Mati bagi Dosa
unik, yang berbeda dengan Injil yang lain. Yohanes menekankan suatu hal, dimana
Yesus disalibkan bersama dengan dua orang penjahat. Ini membawa kita kepada
tiga macam kematian di atas kayu salib. Ada tiga salib di Golgota, dan tiga salib ini Jenis kematian yang kedua, Kristus mati bagi dosa-dosa kita. Christ died for sins. Ini
mewakili tiga macam kematian: adalah satu-satunya kematian yang diinginkan Allah, karena Kristus mati bukan
karena dosa-Nya sendiri, tetapi Dia mati untuk menanggung dosa saudara dan saya.

Mati di dalam Dosa Dengan kematian-Nya, surat hutang itu dipaku di atas kayu salib, itu bukan surat
hutang-Nya, Kristus adalah suci, berkenan kepada Allah, seluruh hidup-Nya
Kita mengetahui dari kitab Injil yang lain, bahwa dua penjahat di kiri dan kanan Yesus memuliakan Bapa di surga. Tetapi ada hutang-hutang dari orang yang berdosa
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

pada mulanya mereka ikut mengejek Yesus. Mereka mendengar ejekan pemimpin- yang melawan Tuhan. Dia menanggung dosa manusia sehingga Dia mati bagi
pemimpin agama, dan orang-orang Yahudi yang menyalibkan Yesus, dan ikut dosa-dosa kita, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, tetapi
mengejek Kristus (lihat Matius 27) “turunlah dari salib itu, Kamu yang mengatakan memperoleh hidup yang kekal.
Engkau Raja yang menyelamatkan dunia ini, selamatkan diriMu sendiri, bagaimana  
Engkau bisa menyelamatkan dunia ini, kalau Engkau tidak bisa menyelamatkan
dirimu sendiri.” Mati Terhadap Dosa
Mula-mulanya kedua penjahat ini ikut mengejek Kristus dengan mengatakan (Lukas Penjahat yang kedua, meskipun awalnya dia turut menghina Kristus, tetapi sesuatu
23:39) “Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diriMu dan kami!” Namun yang ajaib terjadi pada dirinya. Mungkin dia mulai sadar apa yang dikatakan
satu orang kemudian bertobat, tetapi satu orang lagi sampai mati dia tidak bertobat, Kristus. Kristus tidak pernah menghujat, memaki-maki, tidak pernah mengeluh, tidak
sampai mati dia mengejek Kristus, meskipun dia juga dipaku di atas kayu salib karena mengatakan apa pun yang negatif. Tetapi kalimat yang keluar dari mulutNya
dosa-dosanya. adalah justru “Bapa ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka
perbuat”. Seluruh kalimat yang begitu agung, begitu mulia memberikan pengertian
Inilah jenis kematian yang pertama, orang yang menghina itu, sampai mati dia tidak yang dalam, sehingga kita tidak tahu detil apa yang terjadi pada diri penjahat
percaya, dia adalah orang yang mati di dalam dosa, he died in sin. itu. Tetapi yang pasti ini adalah pekerjaan Roh Kudus di dalam hati penjahat
Dia mati karena dosa-dosanya dan sampai mati dia tidak bertobat dan tidak yang kedua, yang membuka matanya sehingga dia menyadari dirinya berdosa,
menerima Kristus. menyadari Kristus sama sekali berbeda dan sama sekali tidak bersalah.

56
dosa adalah maut. Bukan hanya mati secara
rohani, tetapi juga akan mati secara fisik,
mereka mengalami kematian kekal, terpisah
selama-lamanya dari hidup itu.

Inilah yang Tuhan inginkan bagi kita: kita yang


beriman di dalam Kristus, kita harus menyadari
hidup kita mati terhadap dosa, die to sin. Kita
memang akhirnya mengalami kematian secara
fisik, namun kita tidak lagi akan mengalami
mati selama-lamanya di dalam dosa, tetapi
kita akan mengalami kehidupan yang kekal,
bersama-sama dengan Kristus. Die to sin ini
bukan hanya terjadi nanti ketika kita mati,
faktanya Alkitab menegaskan, hal ini sudah
terjadi sekarang bagi kita yang ada di dalam
Kristus.

Dahulu engkau sudah mati di dalam dosa,


sekarang engkau dihidupkan bersama-sama
dengan Kristus. Ketika kita beriman kepada
Kristus, kita sudah dipersatukan dengan
kematian Kristus, manusia lama kita sudah mati,
kita tidak berhubungan lagi dengan dosa,
sekarang aku hidup namun bukan aku sendiri
yang hidup melainkan Kristus yang hidup di
dalamku, dan hidupku yang kuhidupi sekarang
Maka dia justru menghardik temannya (Lukas 23: 40-41) “Tidakkah engkau takut, juga di dalam daging, adalah hidup oleh iman di dalam Anak Allah, yang telah mengasihi
tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang aku, dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. Kita yang beriman di dalam Kristus, adalah
selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan orang-orang yang telah mati terhadap dosa, die to sin.
kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.” Dia kemudian memandang
kepada Kristus dan berkata (Lukas 23:42) “Yesus ingatlah akan aku, apabila Engkau Biarlah hidup kita membesarkan Tuhan melalui segala aspek hidup kita, melalui
datang sebagai Raja.” pekerjaan kita, melalui pelayanan kita. Biarlah orang lain melihat Tuhan itu begitu
penting, begitu besar dalam hidup kita. Tuhan seperti apakah yang engkau sembah
Ini adalah sungguh-sungguh iman yang sejati yang keluar dari mulut penjahat itu. Dia dan percaya, dan mereka boleh mendengar apa yang engkau katakan. Biarlah firman
sadar dan percaya bahwa Kristus akan datang sebagai Raja. Dia percaya kepada kali ini boleh menegur kita untuk memuliakan Kristus sebagai Tuhan di dalam hidup kita. 
Kristus, ketika Yesus masih dipaku di atas kayu salib, masih menderita, sedangkan seluruh
murid-murid-Nya termasuk Petrus menyangkali Yesus tiga kali. Yudas mengkhianati Kristus, SOLI DEO GLORIA
dan murid-murid yang lain tercerai berai lari. Mungkin hanya Yohanes yang mengikuti
Pdt. Budy Setiawan, M.Div.
peristiwa ini dari dekat, namun dia tidak pernah menyatakan imannya pada saat itu,
Gereja Reformed Injili Indonesia Melbourne, 07 Juli 2019
hanya penjahat di atas kayu salib yang melihat Yesus begitu sangat menderita, dengan www.griimelbourne.org
kelemahan, dan ketidakberdayaan. Maka imannya dibukakan dan mengerti, Dia bukan
sembarangan orang, Dia tidak bersalah, seluruh kalimatNya, menyatakan Akulah Dia
Juruselamat dunia, Raja yang pasti akan datang itu.

Penjahat itu mengatakan “Yesus ingatlah aku ketika Engkau datang sebagai Raja.”
Yesus langsung menjawab (Lukas 23::43) “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari
ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

Yesus mengatakan hari ini juga, bukan nanti, engkau akan bersama-sama dengan Aku
di dalam Firdaus. Ini adalah jenis kematian yang ketiga, kematian daripada orang-
orang yang percaya.

Bagi kita, kematian kedua penjahat ini mewakili seluruh dunia ini. Tentu kematian
Kristus adalah satu-satunya kematian yang tidak bisa diulang selama-lamanya. Tetapi
manusia sepanjang jaman, hanya akan masuk ke dalam kedua jenis kematian: apakah
sebagai orang-orang yang mati di dalam dosa, die in sin, atau orang-orang yang mati
terhadap dosa, die to sin.

Apakah terpisah selama-lamanya dengan dosa. Atau hidup di dalam dosa, dan SUNDAY SERVICE & CHILDERN CHURCH
mati pun di dalam dosa, terpisah selama-lamanya dari hidup yaitu Allah itu sendiri. www.shekinahmelbourne.org
Menerima hukuman dari dosa, dan mengalami kematian yang kekal, karena upah
www.buset-online.com

57
Opini buset

Bagi masyarakat Indonesia, bisa bersekolah di luar kesempatan baginya untuk belajar lebih banyak lagi
negeri sudah tentu menjadi hal yang sangat prestigious. tentang obyek penelitian yang dilakukannya. Gadis Diba merasakan pengalaman pertama
mengikuti persidangan di Australia
Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bisa yang mendalami bidang Matematika dan Statistik
melanjutkan sekolah di luar negeri. Beberapa faktor ini mengungkapkan bahwa belajar di Australia
seperti finansial, kemampuan akademik, dan serta memberikan peluang untuk berdiskusi dan membangun
penyebab lainnya membuat kesempatan untuk bisa hubungan dengan teman – teman peneliti dari negara
sekolah di luar menjadi langka di Indonesia. lain. Kualitas Pendidikan di Australia juga membuat
Dio, mahasiswa Universitas Melbourne ikut bersaing
Namun tahukah kamu walau terlihat sangat untuk mendapatkan beasiswa ke Australia. “Peringkat
menyenangkan, mereka yang sedang mengenyam universitas – universitas di Australia mampu bersaing
pendidikan di luar, tidak selalu merasakan masa – masa dengan universitas top di negara lain. Selain itu Australia
yang menyenangkan dan pengalaman yang manis? juga menawarkan kualitas hidup yang baik,” kata Dio.
Ada harga yang harus dibayar untuk menjadi lebih baik
termasuk dengan bersekolah di luar negeri. Tantangan Hal serupa juga dikatakan oleh Qolbi yang bersekolah
yang dihadapi para mahasiswa Indonesia di luar negeri di Universitas Melbourne. Pendidikan di Australia
pun tidak sedikit. Dikutip dari ABC News pada 10 yang sudah terstandarisasi dengan baik oleh
September 2019, banyak pelajar Indonesia di Australia pemerintahnya dan ranking Universitas Melboune
yang mengalami masalah psikologis selama belajar di yang selalu menempati angka yang tinggi menjadi
Negeri Kangguru ini. alasan pelajar yang menempuh jurusan Energy
Systems ini untuk datang ke Australia. Qolbi yang
Kali ini BUSET berbincang dengan enam orang pelajar saat ini sudah berkeluarga mengungkapkan faktor
Indonesia di Melbourne, mengenai tantangan dan geografis juga menjadi alasan kuat. Sekolah di Australia Janice ini pun berimbas pada komunikasi dengan
kesulitan selama belajar dan tinggal di Australia. Para memungkinkannya untuk pulang – pergi ke Indonesia orang lokal. “Dulu aku struggle banget bicara sama
pelajar tersebut juga membagikan kiat mereka dalam untuk menjenguk keluarga. orang asing di sini,” ungkap Janice.
menghadapi tantangan yang mereka hadapi.
Namun ada pula beberapa alasan spesifik untuk Permasalahan bahasa pun tidak luput dari
bersekolah di Australia. Seperti yang diungkapkan serangkaian tantangan yang dihadapi. Lery misalnya
Diba, mahasiswi program Doktor di Universitas RMIT mengungkapkan bahwa pada awal tiba di Australia
mengungkapkan bahwa dikarenakan master thesisnya di merasa kesulitan memahami pembicaraan di
membahas politik luar negeri Indonesia terhadap sekitarnya. Namun, seiring berjalannya waktu dia mulai
Australia, Diba berpikir untuk datang ke negara ini untuk dapat memahami sebagian dari percakapan mereka.
mengkaji politiknya secara langsung. Janice, mahasiswi Sama dengan Lery, Stevvileny pun juga mengalami
Universitas Deakin juga memiliki alasan spesifik yang kesulitan dalam berkomunikasi. “Saya belajar
mana kuliah jurusan perhotelan di Australia dinilainya Bahasa Inggris dan saya bisa berbahasa Inggris, tapi
lebih baik dibanding beberapa negara lain. “Di sini bisa tantangannya adalah ketika berbicara dengan orang
kerja sambil belajar juga,” papar gadis yang pernah lokal dengan aksen yang sulit dipahami dan mereka
mengambil gelar sarjana jurusan perhotelan di kota berbicara sangat cepat (terdengar seperti sedang
Sydney ini. berkumur saat sikat gigi),” kata Stevvileny. Hal yang
sama juga diungkapkan oleh Janice yang sebelumnya

Kendala Bahasa dan tidak pernah bersekolah dengan lingkungan berbahasa


Inggris dan hanya mengandalkan belajar Bahasa
Interaksi dengan Budaya Inggris melalui kursus di Indonesia.

Lokal
Pengaturan
Time table menjadi salah satu cara bagi Lery
untuk mengelola berbagai kegiatan
Diba mengungkapkan bahwa salah satu tantangan
terbesar dalam menjalankan program doktornya
Waktu dan Stress
adalah tidak banyaknya kelas yang ditempuh oleh

Australia Sebagai
Lery mengatakan bahwa perkuliahan di Australia
mahasiswa doktor yang membuatnya terbatas untuk
sangat memerlukan pengaturan waktu dari mahasiswa.
berinteraksi dengan orang lokal. Hal ini kemudian
Negara Tujuan diakuinya berdampak pada minimnya daya serap
Selain kegiatan di dalam kelas, banyaknya tugas yang
harus dikerjakan terkadang membuatnya ‘keteteran’.
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

dalam memahami budaya orang Australia. Tantangan


Proses perkuliahan tersebut sangat berbeda dengan
Sebagai negara yang termasuk dekat secara geografis dalam hal budaya diakui oleh Dio merupakan hal
yang dialaminya ketika mengambil gelar sarjana di
dengan Indonesia ini, Australia memang salah satu yang harus dihadapi selama di Australia. Sebagai
Indonesia.
tujuan favorit pelajar Indonesia. Berbagai alasan positif contoh, dirinya yang beragama Islam cukup sulit untuk
membuat banyak pelajar Indonesia berbondong – menemukan tempat ibadah dan pada saat bulan
“Dosen cenderung membiarkan mahasiswa berjalan
bondong ke Australia. Sebut saja Lery yang saat ini Ramadhan hampir tidak terasa nuansanya seperti di
sendiri sekalipun mereka selalu siap untuk membantu.
bersekolah di Victoria University, keinginannya untuk Indonesia. Bahkan beberapa temannya tetap masuk
Di sini terkadang ketika kita menunda - nunda untuk
belajar ke Australia sudah dipupuk sejak sekolah dasar. kelas pada saat hari Idul Fitri.
melakukan sesuatu terkait perkuliahan, maka pada
Lery pun benar – benar menguatkan niatnya untuk
saat deadline, kita yang kerepotan sendiri. Apalagi
belajar ke Australia setelah lulus sarjana di Indonesia. Perbedaan budaya ini juga diungkapkan Janice tidak
ditambah dengan pekerjaan part - time yang
terlepas dari kemudahan dirinya tinggal di Indonesia
kebanyakan mahasiswa internasional jalani,” ujar Lery.
Kualitas dan fasilitas pendidikan yang baik menjadi dan keharusan untuk menjadi independent saat di
Men – ‘juggling’ antara perkuliahan dan pekerjaan
alasan mayoritas pelajar Indonesia di Australia. Australia. Dia mengakui keberadaan Asisten Rumah
diakuinya cukup membuat lelah, tetapi dia menyiasati
Stevvileny yang bersekolah di Universitas Melbourne Tangga (ART) yang dimiliki selama di Indonesia
dengan membuat time table dan serius menjalani time
mengungkapkan bahwa Australia terkenal dengan membuatnya cukup berjuang pada masa – masa awal
table tersebut, sehingga semua mudah dijalani.
penelitiannya yang kuat, sehingga ini menjadi tinggal di Australia. Perbedaan culture yang dialami

58
Pengalaman yang merubah pola pikir dan gaya
Di sisi lain Lery juga terkadang merasa stress. hidup dapat dibilang banyak dan beragam. Seperti
Jauh dari keluarga, sahabat ditambah padatnya yang dikatakan Lery, semakin banyak berinteraksi
perkuliahan dan pergaulan, diakuinya membuatnya dengan orang lokal Australia, dirinya mengakui
merasa “overwhelmed”. Lery pun menyadari bahwa mereka orang yang terbuka, demokratis
bahwa jika kita tidak tahu bagaimana cara serta kritis. Warga Melbourne adalah warga yang
mengelola stress, hal tersebut bisa menjadi satu ramah dan senang berinteraksi sekalipun hanya
hal yang berbahaya dan akan berdampak menanyakan kabar. Ketika mereka melihat orang
pada perkuliahan. Untuk mengatasi hal itu, dia yang membutuhkan bantuan, terkadang mereka
mengungkapkan bahwa dirinya cukup menarik diri akan terlebih dahulu manawarkan pertolongan. Hal
dari segala sesuatu untuk menenangkan pikiran tersebut membuat Lery belajar banyak dari warga
dan selalu mengingatkan hal terpenting yang harus lokal Australia.
diselesaikan terlebih dahulu.

Sistem Perkuliahan Senada dengan Lery, Stevvileny mengatakan


dirinya belajar bagaimana menghormati orang
yang Berbeda lain yang berbeda pendapat. “Di sini sangat minim
orang lain menghakimi teman bicaranya walaupun
beda pendapat, beda cara berpakaian atau
Stevvileny menilai bahwa sistem Pendidikan di
Dio berbagi pengalaman soal perbedaan budaya
cara hidup. Sangat nyaman dengan cara orang
Australia sangat independent dan berbeda dengan terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri
menyampaikan pendapat mereka saat berbeda
di Indonesia. “Ketika saya berdiskusi dengan
dengan pendapat saya. Seperti tidak memaksakan
dekan mengenai rencana studi, berharap beliau bisa berubah seketika dari hangat menjadi dingin
saya untuk menerima pendapat mereka. Mereka
menyarankan mata kuliah apa saja untuk semester dan tiba - tiba hujan. Saat musim panas, suhu
menyampaikannya hal yang ingin mereka
satu sampai semester terakhir, beliau malah bilang bisa mencapai 38 sampai 40 derajat sehingga
katakan dengan tetap mempertimbangkan etika,”
ke saya “you can choose everything as long as it membuat kesulitan tidur di malam hari dan memicu
ungkapnya.
is from mathematics department. You can choose sakit kepala. Di sisi lain, di musim dingin saat bulan
subjects that you need and you want, it is up to Juli yang merupakan periode ujian final, menjadi
you”,” kenang Stevvileny. tantangan yang sangat berat untuk bangun saat Mengelola Tantangan
dini hari dan belajar dengan suhu yang sangat
dingin. Untuk menghadapi tantangan dan kesulitan yang
mereka temui, beberapa pelajar ini memberikan

Belajar dari informasi apa yang mereka lakukan di saat


menemui kesulitan yang tidak biasa ditemukan
Pengalaman di Indonesia. Dio mengungkapkan bahwa salah
satu kunci mengatasi tantangan adalah melalui
Banyak pengalaman di Australia yang jadi pelajaran adaptasi. Di sisi lain, keberadaan komunitas
hidup bagi pelajar Indonesia selanjutnya. Seperti Indonesia, terutama mereka yang sudah lama
diungkapkan Janice, untuk menyewa apartemen
atau rumah dirinya harus rajin melakukan inspeksi
dan itu bukan hal yang mudah. Janice mengakui
bahwa dirinya tidak pernah menyerah meskipun
pernah menerima penolakan sebanyak 10 kali.

Urusan dalam penyewaan apartemen dan rumah


memang tidak pernah mudah di Australia. Diba pun
pernah mengalami dirinya harus mengikuti sebuah
sidang di pengadilan sipil untuk perkara deposit
Sistem perkuliahan yang berbeda antara Indonesia dan atau bond ketika menyudahi sebuah kontrak. Hal
Australia diakui Stevvileny adalah tantangan tersendiri
tersebut membuat Diba belajar lebih tentang hak
dan kewajiban atas perumahan di Australia. “Di
Indonesia masuk ke pengadilan saja saya belum
Stevvileny juga mengungkapkan bahwa tugas atau
pernah,” jujur Diba.
assignment di Australia memiliki tingkat kesulitan
yang benar - benar menguras otak. “Tingkat
Hal lain yang menjadi suatu pelajaran setelah
kesulitan assignment saya selama ini, benar - benar
tinggal di Australia tentu adalah budaya melayani
menguras pikiran dan waktu. Di sisi lain, sistem exam Rajin melihat ramalan cuaca dan meminum vitamin C
diri sendiri. Dikatakan Dio pada saat makan di sangat dianjurkan Qolbi ketika tinggal di Melbourne
di sini juga bikin geleng-geleng kepala. Final exam
beberapa restoran cepat saji seperti KFC, kita harus
gagal artinya mata kuliah tersebut gagal. Semua
membereskan sendiri bekas atau sisa makanan ke
jurusan punya tantangan tersendiri, dan tantangan
tempat sampah setelah selesai. Kemudian pada menetap di Australia akan sangat membantu
jurusan saya adalah final exam ini.” Namun
saat di bandara, untuk check – in harus dilakukan apabila kita menemui kesulitan dan butuh bantuan
diakuinya, sistem pendidikan tersebut menuntut
sendiri dan petugas maskapai di bandara hanya atau saran. Diba juga menyimpulkan bahwa belajar
mahasiswa untuk berjuang dan mendorong untuk
bertugas untuk menerima bagasi saja. “Budaya self- dan terus mencari tahu apa yang harus dilakukan
lebih aktif dan kritis.
service tersebut cukup sulit ditemukan di Indonesia ketika menemui tantangan sangatlah dianjurkan,
dan menjadi pembelajaran bahwa terdapat aapalagi di Australia tidak sulit untuk menemukan

Cuaca beberapa pekerjaan yang sebenarnya dapat kita informasi.


lakukan sendiri tanpa bantuan orang lain,” kata Dio.
Tinggal di Australia terutama kota Melbourne, Secara spesifik, Qolbi melihat weather forecast
pasti familiar dengan cuacanya yang extreme. setiap hari untuk memahami dan mengantisipasi
Janice sempat mengirim
Dio pun mengungkapkan bahwa masalah cuaca aplikasi sebanyak sepuluh kali cuaca di kota Melbourne. Selain itu persediaan
untuk menyewa tempat tinggal
adalah salah satu tantangan yang dihadapi, pakaian yang memadai seperti jaket tebal, dan
asupan vitamin akan sangat membantu untuk
www.buset-online.com

terutama pada musim gugur dan musim dingin.


Sebagai orang Indonesia yang terbiasa tinggal menjaga ketahanan tubuh.
di daerah iklim tropis, menghadapi cuaca dingin
merupakan suatu tantangan tersendiri. Qolbi pun Dalam urusan tempat tinggal, Janice menyarankan
juga menganggap cuaca di Melbourne yang sering untuk never give up dan mencari alasan atas
berubah – ubah adalah sebuah tantangan. Diakui penolakan aplikasi yang dikirimkannya. Dia terus
Qolbi, dirinya memiliki alergi terhadap dingin dan memperbaiki dan mengirim aplikasi ke tempat lain.
hujan yang kadang disertai flu setelah tinggal di Selain itu dia menyarankan juga untuk tidak malu
dalam meminta dukungan orang – orang terdekat
Melbourne.
seperti orang tua dan teman.

Keadaan cuaca yang sering tidak memungkinkan


Niar
juga dibenarkan oleh Stevvileny. Dia menilai cuaca
Niar
59
buset ngeliput

Orang Indonesia
Main Footy? Pasti Bisa!
terlupakan. Apalagi harus mengejar pemain Forward bergabung dan ketagihan bermain footy, walaupun
yang lebih lincah dan lebih cepat berlari merupakan mereka tidak begitu tau banyak mengenai Footy.
tantangan tersendiri. Pengalaman paling mengesankan bagi saya adalah
ketika saya mencetak gol musim lalu, walaupun kami
Yannie Addison (Yani) | Individual Support at Micare akhirnya kalah dalam pertandingan tersebut.
Aged Care
Klub dan Pemain Favorit: Collingwood FC, Darcy Yeni Karlina (Yeni)
Moore dan Side bottom | PhD in Education,
Monash University
“I live permanently here so I will keep playing footy Klub favorit: Melbourne
until I feel too old – which probably now” Demons, Max Gawn

Penyuka voli dan tenis ini adalah salah satu inspirasi “As we can see the AFL
bagi wanita Indonesia lho! Mengapa tidak?! Di tengah community in Indonesia
kesibukannya dengan pekerjaan dan keluarga, Yani growing bigger. It’s
masih menyempatkan diri mengikuti latihan dan gonna be great to take
pertandingan dengan Krakatoas. Kepuasan bermain part in the promotion of
footy bagi Yani adalah ketika bisa mempraktekan the sport in Indonesia.”
apa yang sudah
dilatih dalam sebuah Yeni yang menyukai olahraga tenis dan sepak bola
pertandingan. Tentunya, ini dulu tergabung dengan tim Netball Krakatoas.
mencetak gol dan Kemudian, ia pun akhirnya terjun bermain footy
menang adalah hal bersama Krakatoas. Menurut Yeni, Tim Krakatoas lebih
yang paling disukainya. dari sekedar kumpulan orang Indonesia dan Australia
berolahraga bersama, tapi ada ikatan kekeluargaan
di dalamnya yang membuat pengalaman kecil
Musim AFL memang sudah berakhir, namun Sasa Elsa (Sasa) | AIE dalam setiap pertemuan sungguh berbeda.
tidak bagi Krakatoas Football Club. Bulan Klub Favorit: Geelong FC
Oktober justru menjadi bulan awal bagi
Krakatoas untuk berlaga di pertandingan antar Yani (Kiri) dan Sasa (kanan)
Merupakan suatu Bayu Pratama (Bayu) |
klub lokal yaitu Footy 7s. Rupanya, ini adalah kesempatan paling Diploma of Community
mengesankan ketika Service, RMIT
tahun ke-lima (5th season), Krakatoas mengikuti
menjadi pemain pemula dan bisa melakukan Klub Favorit:
ajang Footy 7s yang diselenggarakan di
‘marking’ dan ‘kicking’ dengan baik. Collingwood FC,
Melbourne.
Jordan De Goey
Haryo Bismantara
Pemain dalam Footy 7s adalah campuran antara laki-
(Haryo) | PhD in Bayu merupakan sosok
laki dan perempuan dengan maksimal jumlah pemain
Medicine, Nursing and yang tidak asing lagi
7 orang dengan pembagian 2 Forward, 3 midfielder
Health Science, Monash bagi teman-teman
dan 2 Back. Ukuran lapangan yang digunakan adalah
University komunitas. Selain
80m (panjang) x40m (lebar). Beberapa aturan juga
Klub favorit: Western tergabung dalam
berbeda dengan Footy tingkat AFL, seperti tidak
Bulldogs komunitas AIYA, Bayu
adanya kontak fisik seperti yang dilakukan oleh
sekarang sedang menjabat sebagai Presiden dari
pemain di tingkat AFL.
“The most memorable Krakatoas FC. Tetap mendukung Krakatoas adalah
one for me is when I misinya. Hal yang paling berkesan baginya adalah
Krakatoas Football Club – kerap disapa Krakas
scored my first goal. It ketika Krakatoas berada di final dan berada di posisi
– kembali membentuk dua tim dan membawa
was amazing!” no empat. Namun, ketiga tim di atas harus melawan
pemain-pemain dari salah satu klub semi-profesional,
Krakatoas tiga kali sebelum akhirnya mencapai
yaitu South Melbourne Football Club. Inilah mengapa
Haryo juga merupakan pemain baru di footy, namun puncak.
Footy 7s juga sering disebut social sport yang dapat
kegemarannya dengan olahraga ini menjadikan
mengumpulkan pemain-pemain pemula dan semi-
Haryo sebagai Most Player’s Choice pada Adlyan Alvin (Alvin) |
profesional untuk berlatih dan bertanding bersama.
pertandingan pertama Krakas tanggal 15 Oktober Staff KJRI Melbourne
Berikut adalah Profil beberapa anggota Krakatoas
kemarin. Pemain asal Jogya ini juga berharap bisa Klub Favorit: St. Kilda FC
yang bergabung sebagai tim tahun ini:
membawa tim Footy ke kota Jogya suatu saat nanti.
Semoga terwujud! “Pengalaman paling
Nathasya Veronica
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

berkesan adalah ketika


Winardi (Nat) |
Caesario Sutoyo (Rio) kita bisa memahami
Bachelor of Medical
|Master of Business lebih jauh soal Footy
Science, University of
(Supply Chain bahkan ikut bertanding
Melbourne
Management), Victoria melawan orang Asing
Klub dan Pemain
University yang lebih jago dari
Favorit: Carlton FC,
Klub Favorit: Western saya.”
Patrick Cripps
Bulldogs
Seperti laki-laki pada umumnya, hobinya juga
“It would be amazing
Rio yang penyuka seputar sepak bola dan futsal. Kesempatan bermain
to bring footy back to
bola ini merupakan Footy belum terpikirkan sebelumnya hingga sempat
Indonesia and continue
pemain yang rajin diundang untuk datang ke salah satu pertandingan
playing in the future!”
ikut berlatih bersama AFL dan kemudian akhirnya Alvin masuk di dalam tim
Krakas walaupun Rio Krakatoas.
Selain Footy, ternyata Nat juga menyukai olahraga
mengetahui soal Krakas melalui Facebook, tapi Rio
badminton. Walaupun Nat belum terlalu banyak
tidak menyesal untuk bergabung dengan Krakatoas. Devina
berkontribusi untuk bermain, namun kesempatan
Uniknya, banyak lho pemain Indonesia yang
bermain Footy merupakan pengalaman yang tidak
60
ROBBERY – MELBOURNE CBD
Police are seeking to identify a group of males after an alleged robbery in the
Melbourne CBD on Saturday, 23 March 2019.
At around 2.00am, the victim was walking East along Banana Alley, between
Queens Bridge and Sandridge Bridge, when he was allegedly approached by
a group of approximately ten males.
SEXUAL ASSAULT – WILLIAMSTOWN TRAIN LINE
Four or five of the group of males then allegedly attempted to take the victim’s
phone, he refused and dropped to the ground. Police are seeking to identify an unknown man after an alleged sexual assault
The group allegedly then proceeded to kick and stomp on the victim’s back, on the Williamstown train line on Saturday, 29 June 2019. At around 8.45am,
next, arms and head until he handed over his phone. a male offender boarded a Williamstown train at Newport Railway Station
The group then took the phone, running East. and sexually assaulted a young male on board. The offender disembarked at
Southern Cross Railway Station.
Police have released CCTV images of five males whom they believe may
be able to assist in their inquiries. The first male is perceived to be of Southern Police have released CCTV images of a man whom they believe may be
European appearance and aged in his late teens. He was wearing black able to assist in their inquiries. The man is perceived to be Caucasian in
tracksuit pants and a white t-shirt. appearance, in his 30s-40s, with a solid build and short grey hair. The man was
wearing a t-shirt with ‘Space Jam’ graphics, grey shorts and dark coloured
The second male is perceived to Asian in appearance and aged in his late sneakers.
teens. He was wearing a black matching tracksuit set with white stripes running
down the sides. (Reference number: CSV3343)

The third male is perceived to be African in appearance and ages in his late
teens. He was wearing glasses and a black-and-white striped polo shirt.

The fourth male is perceived to be Caucasian in appearance and aged in his DECEPTION – PORT
late teens. He was wearing a light-coloured hoodie with a dark vest over the MELBOURNE,
top. CAROLINE SPRINGS
AND BRUNSWICK
The fifth male is perceived to be African in appearance and aged in his late
Police are seeking to
teens. He was wearing a light brown t-shirt with a cap.
identify two women after
alleged deceptions in
(Reference number: CSV 3302)
Port Melbourne, Caroline
Springs and Brunswick
on Friday, 15 March 2019
and Saturday, 16 March
BURGLARY – 2019. At around 5:57pm,
BLACKBURN a woman allegedly
entered a bank on Bay Street, Port Melbourne, presenting false identification
Police are seeking to and withdrawing $10,000 from the victim’s account.
identify an unknown man
after an alleged burglary The following day at approximately 12:30pm, the same woman allegedly
at a home in Blackburn entered a bank on Lake Street, Caroline Springs and transferred $25,000 from
on Sunday, 16 June 2019. the victim’s account. At about 12:30pm that day, a third woman allegedly
At around 2.50pm, the entered a bank on Sydney Road, Brunswick and withdrew $15,000 from the
male offender forced victim’s account.
entry into a residence
and stole a laptop, Police have released CCTV images of two women whom they believe may be
computer tablet, able to assist in their inquiries. The first woman is perceived to be Caucasian in
passports, international credit cards and foreign money. appearance, with a medium build and long blond hair.

The same man was seen at Blackburn North Shopping Centre prior to the The first woman was wearing a black jacket, blue jeans and short black boots
incident. Police have released CCTV images of a man whom they believe on Friday, 15 March 2019 and was wearing a black top, red jacket, grey pants
may be able to assist in their inquiries. The man is perceived to be Caucasian in and runners on Saturday, 16 March 2019.
appearance with a large build.
The man was wearing a large grey and blue jacket with ‘BYU’ graphics on the The second woman is perceived to be Caucasian in appearance, with a slim
back, arm and chest, blue denim jeans, black sneakers and a red and black build and blond hair. The second woman was wearing a black long sleeve top
cap. and black pants.

(Reference number: CSV3338) (Reference number: CSV3312)

Trever WALKER Shane SWINDLE


DATE OF BIRTH: 01/04/1987 DATE OF BIRTH: 17/04/1977
HEIGHT: 175cms HEIGHT: 180cm
BUILD: Thin BUILD: Medium
EYES: Blue EYES: Blue
HAIR: Brown HAIR: Brown
COMPLEXION: Fair COMPLEXION: Fair
Trever Walker is wanted by police in relation to multiple charges of
handling and receiving of stolen goods, going equipped to steal and Shane SWINDLE is wanted by police and has an
failure to answer bail. outstanding warrant for his arrest.
WALKER is known to frequent the Kensington and Flemington areas. SWINDLE is known to frequent the St Kilda, South Yarra
and Armadale areas.
(Reference Number WTD1679) (Reference Number WTD1662)
BUSET DIRECTORY
RESTORAN / KATERING SUPERMARKET TRAVEL MESJID GEREJA

AYAM PENYET RIA GRAND LAGUNA KAINUS TRAVEL MELBOURNE UNIVERSITY Saturday service, 7.30pm
248 Clarendon St 772 Glenferrie Rd Sita Ismet 0450902558 1st floor Frank Tate Builing Calvary Worship Centre
South Melbourne VIC 3205 Hawthorn VIC 3122 Antomei Kainus 0414473723 off Swanston St Gate 5 Shop 20, 792-806 Heatherton Rd
P: 03 7013 4802 www.kainustravel.com.au Springvale South VIC 3172
BLOK M EXPRESS MONASH CAULFIELD
380 Lt. Bourke St HARVEST ASIAN GROCERY Lvl 1, Bldg B, Cnr Sir John Monash Dr & Sunday service, 11 am
Melbourne, VIC 3000 23 Malcom St Queens Ave, Caulfield Purple room
p: 03 9600 2534 South Yarra VIC 3141 Multicultural Hub
e: blokm_express@hotmail.com P: 03 8579 0321 MONASH CLAYTON 506 Elizabeth St
16 Beddoe Ave, Clayton VIC Melbourne VIC 3000
DAPUR INDO QV ASIAN GROCERY
231 Springvale Rd, Level 3, 1-11 Jane Bell Lane WESTALL GLEN WAVERLEY UNITING CHURCH
Springvale VIC 3171 QV Precinct 130 Rosebank Av Kebaktian berbahasa Indonesia
Open 6 days Melbourne, VIC 3000 Westall, VIC Cnr. Bogong Ave & Kingsway,
12 noon - 10 pm Glen Waverley 3150
m: 0423076012 TOKO NUSANTARA PENGAJIAN AIDA Sunday 13:00
Ig : dapurindomelb_live 5A Leonard Av 43 Chambers Rd, cp: Lucky 0417 352 755
E mail : dapurindomelb@gmail.com Noble Park, VIC Altona North VIC
Setiap hari Rabu & Kamis MUDIKA (Muda Mudi Katolik)
GAIJIN JAPANESE FUSION t: 6.30pm MELBOURNE Misa Mudika:
135 Commercial Rd p: 03 9399 2728 Sabtu pertama setiap bulan ,12 pm
South Yarra, VIC Monastery Hall - St Francis Church
e: gaijinmelbourne@gmail.com PENDIDIKAN & KARIR Cnr Londale St and Elizabeth St,
www.gaijinmelbourne.com Melbourne - VIC 3000
www.mudikamelbourne.com
GARAM MERICA MASIRATNA STUDY ABROAD PENGIRIMAN BARANG p: Antonio Tjakra 0433 660 169
71 Quuens Rd 602/125 Swanston St
PROPERTY & HOME LOAN Melbourne VIC 3000
e: publicrelations@mudikamelbourne.com
Melbourne, VIC
p: 03 8529 5246 Kelana Jaya 0402 850 720 ALLTRANS INDO CARGO REPLIQUE MINISTRY
Ig: @garammericamelbourne TOP ONE e: kelana@masiratna.com 19 Cresswell Avenue INDONESIAN CHURCH
Melbourne www.masiratna.com Williams Landing, VIC 3027 Basement, 58 Franklin St
INDOSARI Level 3, 257 Collins St, m: 0401 586 721, Melbourne - VIC 3000
1165 Glenhuntly Rd Melbourne VIC 3000 PROGRESS STUDY CONSULTANCY 0408 334 418 Sunday Service & Sunday School:
Glenhuntly VIC 3163 Suite 121, Level 1, 530 Lt. Collins St p: 03 83609848 10.30 pagi
p: 03 9563 6718 Box Hill Melbourne, VIC 3000 e: info@alltransindocargo.com.au Indonesian Campus Ministries -
Suite 10, Level 1 p: 03 9620 3883 Melbourne Uni
JOKAMZ MELBOURNE 17 Carrington Rd, Box Hill VIC 3128 f: 03 9620 1838 UNIAIR CARGO MELBOURNE Sucipto Prakoso 0413 019 374
164 Cardigan St f: 03 8375 9629 e: progress_melbourne@ymail.com Contact: Inge www.repliqueministry.org
Carlton, VIC 3053 www.progress-study.com p: 02 8068 5200 info@repliqueministry.org
p: 0403 264 237 e: admin@toponefinance.com.au m: 0402 689 100
e: jokamzmelbourne@gmail.com www.toponefinance.com.au SUPERSTAR EDUCATION e: melbourne@uniaircargo.com.au UNITING CHURCH IN AUSTRALIA
www.jokamz.com.au 801 / 365 Lt. Collins St ST ANDREW’S GARDINER
IG FINANCE Melbourne VIC 3000 (New Home of MUC-IC)
KAKI LIMA Tasmin Mustopo Ifah Tina 045 200 9999 1560 Malvern Rd, Glen Iris VIC
1 Stewart St m: 0451 984 358 Johan 0433 66 2002
e: tasmin@igfinance.com.au Jennifer 0450 765 645 Sunday Services:
Melbourne VIC 3000
p: 03 9995 4655 www.igfinance.com.au Nadella 0449 261 693 GEREJA 10am Indonesian (translation provided)
e: melbourne@ super-star.com.au 10am English Service at Parish Hall
www.kakilima.com.au
iPROPERTY MELBOURNE www.super-star.com.au Sunday School (toddlers to teens):
AUSTRALIA FOR CHRIST (ACF)
KEDAI KAMPUNG Suite 307 / 227 Collins St, Melbourne 10am
CHURCH INDONESIA
Shop 12, 792/806 Heatherton Rd VIC 3000 @Indonesian Hall, 1070 Stud Road, Saturday Fellowship (Indonesian)
Springvale South VIC 3172 m: 0430 888 838 Rowville 5pm - Senior Fellowship at Wesley Hall
p: 03 9639 9280 5pm - Youth Fellowship at Parish Hall
KEDAI SATAY MAKANAN Sunday Service: 10.30am Indonesian Rev. Ajub Jahja
186 King St VANTAGE POINT REALTY (English translation provided) enquiry@saguc.org.au
Melbourne VIC 3000 307 / 2 Queens St, Melbourne, VIC 3000 Kids Church: Baby, Toddler, Kinder to
INDOFOOD www.saguc.org.au
p: 03 9640 0371 p: 03 9667 0222 Primary
f: 03 9640 0870 International Operations Department
MEETBOWL FAST RESTO e: info@vpre.com.au William HO - Regional Manager
Ps. Arman (Ari) Sundjaja
95 York St www.vpre.com.au p: 0412 039 394
indo.acf@gmail.com
South Melbourne, VIC 3205 e: william.ho@icbp.indofood.co.id
www.acfindo.com.au
p: 03 9696 4412 XYNERGY REALTY GROUP
25 Malcom St, South Yarra VIC 3141
ACCOUNTING / BOOKKEPING
GARAM MINISTRY
NELAYAN INDONESIAN RESTAURANT 19 Station St, Oakleigh VIC 3166 33 Windorah Dr, Point Cook - 5:00PM
City: p: 1300 884 168 MEDIA CETAK / TV / RADIO Saturday, 17:00 THE NUMBER PLAYERS
265-267 Swansron St e: info@xynergy.com.au m. 040 7755 332 m: 0450 179 971
Melbourne VIC 3000 www.xynergy.com.au e: indrak@thenumberplayers.com.au
p: 03 9663 5886 3ZZZ - RADIO KITA
GAB BEST Church
Gelombang: 92.3FM S.E.A ACCOUNTANTS
Kathleen Syme Library
Hawhtorn: Setiap Jumat 17/31 Queen St
251 Faraday St, Carlton 3053
768-770 Glenferrie Rd pk. 20.00 - 21.00 Melbourne VIC 3000
Evelyn 0404239629/ Jason 0435189128
Hawthorn VIC 3122 Jam 6:00pm (with appointment only)
p: 03 9819 3115 LOVE & HATE - 3WBC p: 03 9689 8895
Komsel setiap Kamis malam
Gelombang 94.1 FM m: 0434 378 718 (Virda)
jam 7.30pm
NUSANTARA Setiap Rabu e: virdaersan@seaaccountants.com.au
Caulfield: pk. 20.00 - 22.00 www.seaaccountants.com.au
GBI ENSAMPLE GEELONG
19 Derby Rd 82 Wilson Rd, Newcomb, Geelong
Caulfield East PENGACARA / JASA MIGRASI BUSET
m: 0432 290 722 [Siti]
p: 03 9571 5402 P.O. Box 121, Hawthorn Business Centre
0433 130 871 [Jetti]
Hawthorn, VIC 3122
KABO LAWYERS & MIGRATION m: 0438 01 21 83
OMA AND ME GEREJA INDONESIA ANGLICAN
Level 23, 360 Collins St p: 03 9012 7764
Unit 24A/102 Overton Rd, 466 Glenferrie Road, Kooyong Vic.3122
Melbourne, VIC 3000 www.buset-online.com
Williams Landing VIC 3027 Church Service & Sunday School
p: 03 9663 3337
p: 03 8360 3105 Minggu jam 11 siang
f: 03 9663 3334
e: eat@omaandme.com.au Setelah kebaktian, beramah tamah
e: info@kabolawyers.com
www.omaandme.com.au dan makan siang bersama.
www.kabolawyers.com
PEPPER LUNCH Reverend Kuncoro Rusman
Elizabeth Street NEW HORIZON ph: 0408570967
311 Elizabeth St Suite 710, Level 7, 365 Collins St e: kuncoro@rusman.com.au

BUSET
Melbourne VIC 3000 Melbourne, VIC 3000
p: 03 9078 6388 p: 03 8394 9678 GEREJA REFORMED INJILI INDONESIA
m: 0451 002 428 552 City Road,
PONDOK REMPAH e: education@nhme.com.au South Melbourne-VIC 3205
487 Elizabeth St, www.nhme.com.au Sunday Service: 10am
Melbourne VIC 3000 (Interpretation provided)

ONLINE
p: 03 9078 3838 SOLA GRACIA MIGRATION English Service: 4pm
www.pondokrempah.com.au Level 3, 257 Collins St, Starts on March
Melbourne VIC 3000 Sunday School: 10am
SALERO KITO PADANG RESTAURANT p: 03 8375 9668 Persekutuan Doa: Rabu 7pm
Tivoli Arcade m: 0423 093 668 Persekutuan Pemuda: Sabtu 2pm
Shop 18/235-251 Bourke St e: solagracia@ozemail.com.au Persekutuan Dewasa Muda: Week1&3
Melbourne VIC www.solagraciamigration.com.au 4.30PM
p: 03 9639 7268
e: salerokito@gmail.com YNJ MIGRATION CONSULTANTS
Suite 905, Level 9
Pdt. Budy Setiawan, M.Div 0433 944 584
www.griimelbourne.org
WWW.BUSET-ONLINE.COM
www.salerokito.com.au
227 Collins St
WARUNG SAMBAL IJO Melbourne VIC 3000 GEREJA SIDANG BAPTIST INDONESIA
316 Clarendon St p: 03 9650 0895 Sunday 10:00
South Melbourne VIC m: 0430 588 899 Templestowe Baptist Church (TBC) SEKOLAH MENGEMUDI
m: 0415 406 658 e: yapit@tpg.com.au 103-105 Andersons Creek Rd
0406 773 938 [Herni] www.ynjmigration.com.au Doncaster East VIC 3109
INDOZ DRIVING SCHOOL
Sunday 16:30
Contact: Budy
Bawlyn Baptist Church
m: 0421 164 238
517 Whitehorse Rd,
p: 03 9357 2443
Surrey Hills VIC 3127
w: www.indozds.com
BURKER [BURSA KERJA] BUSET cp: Edwin 0411 861 989
www.sbimelbourne.org.au

RESTAURANT ALL ROUNDER IS NEEDED GKRI SHEKINAH MELBOURNE


Chadstone KURSUS
Must have Valid Visa and TFN. Email resume details to: 147 Waverley Rd, Chadstone VIC
garmer230@hotmail.com Sunday 16:30
cp: Rio 0431 185 587 THE PIANO PLACE
Serious applicants ONLY 120 Grassbird Drive
Hoppers Crossing
1/9 Motto Court, Hoppers Crossing VIC Point Cook VIC
Sunday 10:00 m: Kathy 0413268764
cp: David 0416 044 752 e: thepianoplc@gmail.com
LOWONGAN KERJA TUKANG MASAK
Restoran Oma & ME GPDI MELBOURNE
Bawa langsung resume ke
24a/102 Overton Rd Williams Landing
RITA 0411884179
info buset

Tepat pada tanggal 19 Oktober bertempat di The Regal Ballroom, Northcote, Komunitas Kawanua Melbourne Australia (KMA) menggelar Ratusan pengunjung memenuhi ruang acara yang dibuka dari pukul 18:30 dengan balutan gaun yang cantik serta pakaian formal, sesuai
“2019 Kawanua Night”. Kawanua Night ini adalah gala dinner dan malam budaya perdana KMA. dengan ketentuan dress code. Dalam perjalanan menuju ballroom, hadirin disambut sejumlah penari sembari diiringi musik kolintang.
Setiap orang kemudian menduduki kursi sesuai dengan nomor yang sudah disediakan panitia. Minuman dan makanan pembuka pun
telah disediakan pada setiap meja.

Kawanua Night tidak hanya dihadiri warga Indonesia dan Kawanua di Melbourne, melainkan juga warga lokal Australia. Bahkan terlihat
hadir pula anggota Kawanua Perth, Kawanua Auckland, Kawanua New Zealand dan Kawanua Sydney.

Menjelang sekitar pukul 19.00, para tamu dikejutkan dengan hadirnya Tarian Kabasaran. Tarian Kabasaran yang dipertunjukan selama
5 menit ini merupakan tari perang suku Minahasa. Tarian ini dipersembahkan oleh beberapa pria dengan kostum merah dengan
memegang pedang atau tombak dengan perisai.

Tak lama kemudian, beberapa penari berbaju putih memasuki arena pertunjukan untuk mempersembahkan Tari Maengket yang
Dalam acara ini, beberapa pidato khusus dipersembahkan oleh Konsul Penerangan Sosial dan Budaya (PENSOSBUD) KJRI Melbourne,
merupakan tari rakyat juga dari Minahasa sebagai simbol rasa syukur terhadap kesuburan, sehingga biasanya tari Maengket dibawakan
Albert Abdi selalu; Nazih Elasmar, perwakilan Victoria Minister for Planning, Housing and Multicultural Affairs; dan Ranj Perera, Perwakilan
setiap kali panen usai. Namun, seiring perkembangannya tari ini juga digunakan untuk menyambut tamu agung.
Assistant Minister for Customs, Community Safety and Multicultural Affairs. Secara khusus Elasmar mengungkapkan terima kasihnya kepada
KMA untuk komitmen mereka dalam membina komunitas Minahasa di Australia, sebagaimana hal tersebut akan membawa dampak
Disuguhkan pula Tari Tumatenden yang menceritakan percintaan seorang petani dan bidadari. Dalam performanya, tarian ini dibawakan
positiif bagi komunitas multikultural di Victoria.
oleh seorang pria dan beberapa penari perempuan.
www.buset-online.com

Menjelang penghujung acara, semua tamu diundang maju ke depan untuk menari Polines bersama. Tari Polines yang diakui sebagai Di ujung ruangan, para tamu dapat berfoto pada photo booth yang telah disediakan dan melakukan pelelangan silent auction pada
bentuk akulturasi budaya Eropa dan Sulawesi Utara ini membuat acara semakin seru dan membawa mengakrabkan para tamu. auction corner dengan barang – barang yang ditawarkan seperti minuman beralkohol, kain tradisional Indonesia, serta beberapa
barang khas Tanah Air.
Setelah hadirnya Polines, pengunjung terus menghiasi malam dengan berdansa hingga tengah malam.

63
Akhirnya sesi yang ditunggu – tunggu hadir pada sekitar pukul 19.35, yaitu fashion show bertajuk “The Beauty of Sulawesi Fashion Show”. Sepanjang jamuan makan malam, MC mengumumkan tamu yang terpilih mendapatkan hadiah untuk best dress serta door prize. Pada
Pergaan busana koleksi Ganda Marpaung – desainer kostum tradisional Indonesia – menampilkan tujuh model dengan gaya yang saat itupun sebagian tamu mulai maju ke depan untuk menari bersama, sementara beberapa yang lain menikmati makan malamnya.
memukau.

Connie Rotinsulu:
Kawanua Night Melebihi Ekspektasi
Di sela – sela acara, BUSET berkesempatan untuk saja. Sehingga semua nantinya tahu Kawanua ada di
berbincang dengan Connie Rotinsulu, Ketua Panitia Australia. Jadi itu intinya.
Kawanua Night dan juga Ketua Kawanua Melbourne
Australia. Diakui Connie, Kawanua Night ini mendapat Orang Manado pada dasarnya suka pesta. Kita ini
antusias yang besar dari warga Indonesia maupun harus tutup untuk penjualan tiket, karena kita kelabakan
Australia. saking banyaknya peminat. 85 persen dari hampir
250 guests itu bukan orang Kawanua. Kita harus tutup
“Ini Kawanua Night yang pertama, baru tahun ini karena terlalu banyaknya peminat. Kita thankful banget
kita laksanakan. Kita ingin memperkenalkan budaya dan kita jadi mengerti ternyata warga Indonesia selama
Manado tapi dalam bentuk dinner dan dance supaya ini haus banget acara seperti ini.
lebih attractive. Jadi ini acara kumpul – kumpul dan kita
mengundang semua Indonesians and Australians untuk Rencananya ini akan menjadi annual event, karena
bergabung dan mengenal sedikit budaya Kawanua, ternyata menjual tiket 75 dollar is easy. Awalnya kita
Manado Minahasa tapi dalam kemasan dinner & takut tidak laku. Kita pikir sebelumnya 100 saja sudah
dance. miracle, tetapi ternyata peminatnya luar biasa, di luar
ekspektasi kita. Jadi kita sedikit kewalahan karena
Untuk perencanaan kita melakukan dari enam bulan ini pertama kali, dan kita belum pernah organise
lalu. Kita cari lokasi yang tepat yang sesuai dengan event sebesar ini. Apalagi dengan berbayar jual tiket,
konsep acara, dan itulah tantangannya. Kita cari tanggungjawabnya lebih besar. Kita pakai kolintang,
tempat yang bagus tapi affordable itu susah di live band, live music, DJ, 4 different music.
Melbourne. Ini kita dapat tempat yang lumayan dan kumpul – kumpul acara Kawanua, tapi kita ingin ramai
kita harus jual tiket untuk mengcover biaya dinner & – ramai dengan warga Indonesia yang lain dan warga Dengan event ini kita ingin merangkul juga Kawanua
dancenya. Makanya biasanya free kan, kalau sekarang Australia. Sekaligus kita sisipkan, memperkenalkan lain yang tidak terjangkau. Ternyata banyak yang tidak
kita harus jual tiket. Awalnya kita agak sedikit ragu, jual budaya Manado Minahasa. Jadi ada lagu – lagu ada dalam daftar kita (KMA) dan kita tidak tahu. Di
tiket 75 dollar buat orang Indonesia itu mahal banget. Manado, lagu – lagu daerah, ada tarian, ada kolintang Victoria ini banyak orang Manado yang kita tidak tahu,
Tapi ternyata banyak sekali peminat, kita sampai untuk diperkenalkan. dan mereka juga tidak tahu ada KMA.
kelabakan. Karena mungkin ini baru pertama ya, orang Ini juga acara sosialisasi eksistensi bahwa ada Kawanua
mungkin penasaran apa yang kita offer. Jadi ini acara Melbourne Australia, karena selama ini kita internal Yuniar

Apa Kata Mereka?


Devinna, Security Staff Taos Carson, General Manager David Purba, Mahasiswa
Monash University
Ini pertama kali, sekalian ngajak I want to catch up with many
calon suami menghadiri event friends here, and I am also quite Pertama awalnya mendengar
seperti ini, dan ini worth it. Kita interested in Indonesia culture. Kawanua, dan identik dengan
memang ingin having fun and This event meet my expectation. orang Manado. Karena saya
meet new people. Calon suami orang Manado, jadi saya
saya kebetulan belum pernah tertarik untuk datang dan juga
BUSET VOL.15-173 NOVEMBER 2019

ke Indonesia sama sekali dan kebetulan diajak oleh teman –


dia suka dengan makanan Indonesia, jadi sekalian teman. Acaranya keren dan nggak nyangka banyak
memperkenalkan budaya kita. tamu yang bukan orang Indonesia. Sebaiknya acara
seperti ini lebih sering diadakan.

Zevannya Graciella, Mahasiswi Tony


Deakin University
My wife asked me to come
Aku ingin tahu Kawanua di here. The shows today are run
Melbourne itu seperti apa, very well. Music okay. I enjoy so
opa aku kebetulan juga orang much.
Manado. Acaranya sesuai
ekspektasi sih, seru, benar –
benar kayak Manado banget
seperti ada tari tradisional, fashion show juga, dan
banyak orang nyanyi – nyanyi. Kalau ada acara
seperti ini lagi nanti akan datang.

64