1.

Pengertian Sistem Informasi Eksekutif (EIS)
Suatu bagian yang menyediakan informasi bagi eksekuif mengnai kinerja keseluruhan perusahaan. Disingkat dengan EIS. Mengirimkan, menganalisis, dan menyajikan informasi pada station kerja para pengambil keputusan yang memberikan gambaran jelas kepadanya mengenai standar penting serta kejadian-kejadian, sebelum terlambat menanganinya. Data khususnya gambaran pasar, informasi keuangan, dan statistik industri, dikumpulkan dari sistem pemrosesan bisnis on-line milik perusahaan dan organisasi pihak ketiga. Dalam membangun EIS para eksekutif menggunakan beberapa knsep dasar yang bertujuan memungkinkan para eksekutif dapat memantau seberapa baiknya knerja perusahaan dalam mencapai tujuannya.

Karasteritik dari system informasi eksekutif
a. b. c. d. e. Top level management Designed to the individual Ties CEO to all levels Very expensive to keep up Extensive support staff

Top level (strategic level)-Executive Support System (ESS):
• Inputs: Aggregate data. Internal and external (data dari luar/lingkungan dan dari dalam) • Processing: Interactive and graphical simulations • Outputs: Projections • Users: Senior managers

Konsep dasar tersebut terbagi atas 3 hal, yaitu :
a. Faktor penentu keberhasilan (critcal success factor) Adalah hal-hal (factor) yang menentukan keberhasilan atau kegagalan

segala jenis kegiatan organisasi. Factor-faktor ini dalam setiap perusahaaan berbeda-beda tergantung dari kegiatan yang dilakukan. b. Management By Exception (MBE) Perbandingan antara kinerja yang direncanakan dengan kinerja actual. Sehingga informasi dapat langsung didapat dan digunakan untuk menyelesaikan setiap permasalahan. c. Model Mental Peran utama EIS adalah membuat sari dari data dan informasi yang volumenya besar untuk meningkatkan kegunaannya. Pengambilan sari ini disebut penempatan informasi (information compression). Dimana menghasilkan suatu gambaran atau model mental dari operasi perusahaan. Model tersebut memungkinkan seseorang membuat penilaian dan perkiraaan untuk memahami, memutuskan tindakan yang perlu diambil dan untuk mengembalikan pelaksanaannya.

Model Sistem Informasi Eksekutif (EIS )
Hard disk mainframe Computer personal Computer sentral informasi Database eksekutif data Seperti halnya: lingkungan data informasi system Ket : Konfigurasi EIS berbasis computer pada dasarnya meliputi satu computer personal. Dalam perusahaan PC dihubungkan dengan mainframe. Computer personel berfngsi sebagai eksekutif workstation. Konfigurasi perangkat kerasnya mencakup penyimpanan sekunder (hardisk) yangmenyimpan database eksekutif. Database eksekutif data dan informasi yang telah diproses sebelumnya telah diproses oleh

komputer sentral. maka ekskutif akan menyusun rencana dan tujuan dalam pengembangan dari system yang ada ( ini tergantung pada masing masing perusahaan sesuai dengan kebutuhan informasi ) b. d. maka perangkat lnak dibeli Jika tidak. eksekutif akan mengandalkan system yang ada Jika ya . maka sebagian tugas dilimpahkan kepada eksekutif puncak lain sebagai sponsor operasi yang bekerja sama dengan spesialis informasi unuk memastikan pelaksanaan pekerjaaan c. Sponsor Operasi Jika sponsor eksekutif terlalu sibuk. Teknologi Informasi yang sesuai . Faktor-faktor penentu keberhasilan penerapan EIS a. Perlukah kita membeli perangkat lunak EIS siap pakai ? Jika ya. gunakan perangkat lunak tersebut Jika tidak ada. Eksekutif hanya tinggal melakukan menu pilihan untuk melakukan proses. System juga memungkinkan pemakai menggunakan kotak pos elektronik untuk mengakses data dan informasi dari lingkungan. c. staf jasa informasi yang sesuai harus tersedia spesialis informasi yang tidak hanya mengerti teknologi informasi. Keputusan Penerapan EIS Untuk memutuskan apakah akan diterapkan EIS berbasis computer atau tidak perusahaaan perlu membuat tiga keputusan : a. Apakah tersedia perangkat lunak produktivitas perorangan siap pakai Jika ada. sponsor eksekutif yang mengerti dan berkomitmen Eksekutif tngkat puncak (CEO) harus berfungsi sebagai sponsor eksekutif EIS agar mampu menorong penerapan EIS diperusahaan b. Perlu mengembangkan EIS ? Jika tidak. tetapi tahu juga cara eksekutif menggunakan system tersebut. staf spesialisasi informasi perusahaan menciptakan perangkat lunak EIS sendiri . maka eksekutif akan melihat seberapa pentingnya dan apakah menambah efisiensi jika di lakukan penambahan perangakat lunak.

maka manajer tingkat bawah menginginkan informasi yang sama. perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan mengidentifikasikan satu masalah yang dihadapi eksekutif tersebut untuk penerapannya. Eksekutif menggunakan instuisi maupun analis rasional dalam memecahkan masalah. tidak lebih atau kurang. karena mereka ingin mengantisipasi masalah dan memecahkannya sebelum manajer tingkat atas mengangap masalah tersebut tidak terkendali KESIMPULAN Eksekutif merupakan manajer tingkat atas yang berpengaruh kuat pada kegiatan dan arah organisasi. . h. Eksekutif lebih peduli dengan cara membuat jaringanya bekerja mencapai agenda itu daripada dengan keputusan spesifik. Manajemen atas penyebaran dan evolusi system jika manajer tingkat atas mulai menerima informasi dari EIS. Manajemen data Tidak hanya untuk menghasilkan informasi. Kaitan yang jelas dengan tujuan bisnis Sebagian besar EIS yang dirancang digunakan untuk memecahkan masalah yang spesifik berkaitan dengan bisnis g.Penggunakan teknologi informasi harus benar-benar sesuai dengan keinginan eksekutif. e. Manajemen atas penolakan organisasi Jika eksekutif menolak menggunakan EIS. menerapkan instuisi pada tiap langkah dengan urutan yang sama. eksekutif juga menginginkan sejauh mana kemutakhiran dari data dan informasi yang dihasilkan. f.

SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF (EIS) Pengertian Sistem Informasi Eksekutif (EIS) Suatu bagian yang menyediakan informasi bagi eksekuif mengnai kinerja keseluruhan perusahaan. Konsep dasar tersebut terbagi atas 3 hal. Computer personel berfngsi sebagai eksekutif workstation. b. Dalam membangun EIS para eksekutif menggunakan beberapa knsep dasar yang bertujuan memungkinkan para eksekutif dapat memantau seberapa baiknya knerja perusahaan dalam mencapai tujuannya. System uga memungkinkan pemakai menggunakan kotak pos elektronik untuk mengakses data dan informasi dari lingkungan. Faktor penentu keberhasilan (critcal success factor) Adalah hal-hal (factor) yang menentukan keberhasilan atau kegagalan segala jenis kegiatan organisasi. Keputusan Penerapan EIS Untuk memutuskan apakah akan diterapkan EIS berbasis computer atau tidak . Konfigurasi perangkat kerasnya mencakup penyimpanan sekunder (hardisk) yangmenyimpan database eksekutif. Dimana menghasilkan suatu gambaran atau model mental dari operasi perusahaan.2. memutuskan tindakan yang perlu diambil dan untuk mengembalikan pelaksanaannya Model Sistem Informasi Eksekutif (EIS ) Lingkungan Ket : Konfigurasi EIS berbasis computer pada dasarnya meliputi sau computer personal. Database eksekutif data dan informasi yang telah diproses sebelumnya telah diproses leh kmputer sentral. Eksekutif hanya tinggal melakukan menu pilihan untuk melakukan proses. Sehingga informasi dapat langsung didapat dan digunakan untuk menyelesaikan setiap permasalahan. Pengambilan sari ini disebut penempatan informasi (information compression). Dalam perusahaan PC dihubungkan dengan mainframe. Management By Exception (MBE) Perbandingan antara kinerja yang direncanakan dengan kinerja actual. Model Mental Peran utama EIS adalah membuat sari dari data dan informasi yang volumenya besar untuk meningkatkan kegunaannya. Factor-faktor ini dalam setiap perusahaaan berbedabeda tergantung dari kegiatan yang dilakukan. Model tersebut memungkinkan seseorang membuat penilaian dan perkiraaan untuk memahami. yaitu : a. c.

Teknoligi Informasi yang sesuai Penggunakan teknologi informasi harus benar-benar sesuai dengan keinginan eksekutif. eksekutif juga menginginkan sejauh mana kemutakhiran dari data dan informasi yang dihasilkan. h. c. karena mereka ingin mengantisipasi masalah dan memecahkannya sebelum manajer tingkat atas mengangap masalah tersebut tidak terkendali . tetapi tahu juga cara eksekutif menggunakan system tersebut. Manajemen atas penolakan organisasi Jika eksekutif menolak menggunakan EIS. maka manajer tingkat bawah menginginkan informasi yang sama.perusahaaan perlu membuat tiga keputusan : a. Apakah tersedia perangkat lunak produktivitas perorangan siap pakai Jika ada. sponsor eksekutif yang mengerti dan berkomitmen Eksekutif tngkat puncak (CEO) harus berfungsi sebagai sponsor eksekutif EIS agar mampu menorong penerapan EIS diperusahaan b. Kaitan yang jelas dengan tujuan bisnis Sebagian besar EIS yang dirancang digunakan untuk memecahkan masalah yang spesifik berkaitan dengan bisnis g. maka sebagian tugas dilimpahkan kepada eksekutif puncak lain sebagai sponsor operasi yang bekerja sama dengan spesialis informasi unuk memastikan pelaksanaan pekerjaaan c. Faktor-faktor penentu keberhasilan penerapan EIS a. Manajemen atas penyebaran dan evolusi system jika manajer tingakat atas mulai menerima informasi dari EIS. tidak lebih atau kurang. gunakan perangkat lunak tersebut Jika tidak ada. e. d. maka eksekutif akan melihat seberapa pentingnya dan apakah menambah efisiensi jika di lakukan penambahan perangakat lunak. perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan mengidentifikasikan satu masalah yang dihadapi eksekutif tersebut untuk penerapannya. staf spesialisasi informasi perusahaan menciptakan perangkat lunak EIS sendiri . maka perangkat lnak dibeli Jika tidak. maka ekskutif akan menyusun rencana dan tujuan dalam pengembangan dari system yang ada ( ini tergantung pada masing masing perusahaan sesuai dengan kebutuhan informasi ) b. Manajemen data Tidak hanya untuk menghasilkan informasi. Perlu mengembangkan EIS ? Jika tidak. Sponsor Operasi Jika sponsor eksekutif terlalu sibuk. Perlukah kita membeli perangkat lunak EIS siap pakai ? Jika ya. eksekutif akan mengandalkan system yang ada Jika ya . staf jasa informasi yang sesuai harus tersedia spesialis informasi yang tidak hanya mengerti teknologi informasi. f.

Bersifat user-friendly dang menggunakannya hanya dibutuhkan ketrampilan yang sedikit tanpa pelatihan 6. Mengakses dan memadukan jangkauan data internal dan eksternal yang bersifat luas 5. analisa trend. menyaring. EIS mempunyai konotasi yang memberikan informasi. Karena beberapa alasan dukungan yang diberikan DSS kepada eksekutif hanyalah sedikit. namun pada prakteknya SIM merupakan perkembangan atau perluasan dari sistem pelaporan untuk manajer tingkat bawah. EIS didefinisikan sebagai: Sistem terkomputerisasi yang memberi eksekutif akses yang mudah ke informasi internal dan eksternal yang relevan dengan faktor keberhasilan kebutuhannya. meringkas dan menangkap data yang penting 3. maka dalam pengembangannya muncullah Sistem Informasi Eksekutif (EIS) atau Sistem Penunjang Eksekutif (ESS). SIM ada yang memandang sebagai sentral. sedangkan istilah ESS berkonotasi memberikan kemampuan dukungan yang lain selain memberikn informasi.3. Sesuaikan dengan pemakai eksekutif perorangan 2. Mengekstraksi. dalam ESS mempunyai kemampuan tambahan diantaranya: . Sistem informasi manajemen muncul dengan punlikasi yang luas pada tahun 1960an. Menampilkan informasi grafik. tabuler dan/atau tekstual Sedangkan Sistem Penunjang Eksekutif (ESS) biasanya mengacu pada sistem yang memiliki set kemampuan yang lebih dari EIS. tapi biasanya hanya digunakan oleh staff dan manajer menengah dan bawah. Selain kemampuan yang ada pada EIS. Kebanyakan EIS menunjukkan: 1. Memberikan akses status online. Dalam tahun 1970an Sistem penunjang keputusan (DSS) telah memberikan bantuan untuk tugas pembuatan keputusan spesifik. DSS bisa digunakan oleh personel di organisasi secara keseluruhan. Digunakan secara langsung oleh eksekutif tanpa intermediary (perantara) 7. pelaporan kekecualian dan drill down (yaitu memungkinkan pemakai untuk mengakses kerincian atau data yang mendukung yang berada di bawah data yang teringkas) 4. tapi biasanya hanya digunakan oleh personel di organisasi secara keseluruhan.

Kesulitan dalam memahami sifat yang menginginkan sistem yang digunakan harus lebih responsif dari pada manusia atau personel staffnya. adanya keharusan untuk mengelola organisasi yang semakin kompleks dan sulit untuk dijalankan serta adanya kebutuhan akan sistem pelaporan yang lebih efisien. . Mempunyai alat pengorganisasian Kemampuan tambahan tersebut biasanya berada sebagai pilihan atau option pada menu utama. sehigga tidak mau menggunakan sistem yang memerlukan pelatihan terlebih dahulu. persaingan yang meningkat serta semakin ketatnya peraturan pemerintah. yang berasal dari lingkungan diluar perusahaan dan bisa meliputi gejolak lingkungan (bahan mentah. Dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi eksekutif senior 2. Dari beberapa hal tersebut di atas. dll). maka EIS sebaiknya: 1. Mempunyai kemampuan analisa data 3. Hal tsb disebabkan antara lain: 1.1. dan word proccesing) 2. Tekanan internal meliputi adanya kebutuhan akan informasi baru. 2. Senior eksekutif yang mempunyai waktu yang padat. Para eksekutif yang tidak mengikuti perkembangan komputer. Tekanan eksternal. computer conferencing. 3. Memberikan dukungan kepada komunikasi elektronik (mis:Email. sehingga bisa dianggap bersifat intuitif (mudah dimengerti) Pengembangan EIS dapat terjadi akibat: 1. Harus dibuat/dikembangkan oleh personil yang mempunyai ketrampilan bisnis maupun teknis 3. 2. lebih baik dan lebih tepat waktu. sehingga kesulitan dalam menggunakan komputer. EIS timbul akibat adanya kegagalan dalam memberikan dukungan komputer terhadap eksekutif. Harus mudah digunakan.

Sistem Informasi Eksekutif adalah sistem informasi yang berbasis komputer dengan para eksekutif ataupun manager sebagai end-user penggunanya. EIS membutuhkan kustomisasi dikarenakan data input yang diperlukan untuk menghasilkan output yang dibutuhkan oleh top level management merupakan informasi yang telah diolah sebelumnya sehingga menghasilkan informasi yang dapat dianalisa baik secara rentang waktu dan juga secara global. bagaimana proses-proses bekerja.4. EIS terintegrasi dengan data dari external ataupun data internal yang dibutuhkan oleh manajemen. . interaksi antara lingkungan luar dengan lingkungan dalam suatu organisasi dan pendukung dalam pengambilan keputusan berdasarkan data yang akurat. Tujuan Tujuan dari pembangunan aplikasi Executive Information System (EIS) adalah untuk membantu para manager atau para eksekutif dalam mempelajari tentang sebuah organisasi. EIS merupakan sistem yang digunakan oleh top level management sehingga para penggunanya dapat memperoleh informasi yang telah ada di sistem konvensional dan informasi yang di dapatkan merupakan informasi hasil dari sistem yang dikastemisasi sesuai dengan kebutuhan output informasi tersebut. Sistem Informasi Eksekutif difokuskan untuk membantu para eksekutif untuk memilih informasi secara cepat untuk mengidentifikasikan masalah dan mengambil kesempatan berdasarkan informasi yang telah dihasilkan. Secara global.

Saat kita membahas kebutuhan informasi khusus eksekutif. Manajer tingkat puncak akan menerima semua informasi mereka dari subsistem-subsistem fungsional. perbedaan yang tidak dapat diukur dengan jumlah uang yang dimiliki atau tidak dimiliki. Jika kita tidak menyertakan sistem informasi eksekutif dan hanya menyertakan sistem-sistem informasi fungsional.5. . dalam penelitianya mengenai kelas sosial di amerika. pekerjaannya berubah derastis. Kita dapat menafsirkan kembali kalimat Martineau dan mengatakan "eksekutif bukanlah sekedar manajer tingkat rendah dengan pangkat yang lebih tinggi". Sistem informasi eksekutif membebaskan eksekutif dari tugas tersebut. menemukan perbedaan yang mendasar antara orang kaya dan orang miskin. kita menemukan bahwa ada perbedaan yang membedakan eksekutif dari pada manajer di tingkat yang lebih rendah.dan manajer harus mapu memenuhi tantangan tersebut. SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF (EIS) Pendahuluan "orang yang bukanlah sekedar orang miskin dengan uang yang lebih banyak. Eksekutif berbeda bukan dalam hal karakteristik pribadi tetapi dalam hal perkerjaannya dan pelaksanaannya. dan para eksekutif ini harus menyarikan dan mensistesis data menjadi suatu bentuk yang berarti bagi mereka. Ketika manajer mencapai puncak." Pierre Martineau" Pierre Martineau.

sebuah EIS menyediakan data hanya perlu untuk mendukung keputusan level eksekutif dari pada data bagi seluruh perusahaan. dan menyediakan informasi bagi eksekutif. sistem informasi eksekutif dikembangkan seperti mainframe program berbasis komputer. Informasi berasal dari dalam perusahaan dan dari lingkungannya. direktur pemasaran. EIS adalah perusahaan lebar DSS untuk menolong eksekutif tertinggi teliti. seperti halnya petugas keuangan. Pada umumnya. Pada tahun terbaru. Secara umum sudah diketahui bahwa infomasi lingkungan sangat penting pada tingkat puncak. EIS dan penggudangan data teknologi sedang memusat pada pasar. Sistem informasi eksekutif Sistem Informasi eksekutif (EIS) adalah satu jenis dari manajemen informasi sistem dimaksud untuk memudahkan dan mendukung keterangan dan pembuatan keputusan kebutuhan dari eksekutif senior dengan menyediakan kemudahan akses terhadap keduanya internal dan eksternal keterangan relevan untuk bertemu gol strategis dari organisasi. dan papan peralatan digital). Secara khas. analitik. dan soroti kecenderungan pada penting variable sehingga bahwa mereka dapat memonitor kinerja dan mengidentifikasi kesempatan dan masalah. Ini biasanya dipertimbangkan sebagai satu bentuk dikhususkan dari satu sistem mendukung keputusan (DSS).Sistem informasi eksekutif berada di puncak sistem-sistem informasi fungsional. masa EIS yang telah kehilangan ketenaran di sokong dari intelegen bisnis (dengan area sub dari laporan. . Tujuannya adalah untuk melindungi sekumpulan data dan untuk menyediakan kinerja penjualan atau statistik riset pemasaran untuk membuat keputusan. Sejarah Secara umum. Penekanan dari EIS berada di atas peraga grafis dan mudah untuk pergunakan interface pemakaian. dan petugas eksekutif pemimpin. bandingkan. Mereka menawarkan laporan kuat dan dril bawah kemampuan. Obyektif adalah untuk mengembangkan aplikasi komputer itu akan menyoroti keterangan untuk memuaskan eksekutif senior kebutuhan.

Perangkat lunak (Software) Memilih sesuai perangkat lunak penting untuk mendisain satu `EIS` yang efektif. Perbuatan pengaturan ini semua. dan perbaharui data dengan seketika. EIS sekarang seberangi platform perangkat keras komputer dan mengintegrasikan keterangan menyimpan pada mainframe. sediakan yang satu rekaman visual atau permanen untuk eksekutif menyimpan atau membaca. verifikasi. aplikasi dari EIS tidak hanya pada hirarki perusahaan. dan bagian ini juga membantu eksekutif mencari keterangan informasi bisnis historis dengan mudah. mesin komputer pribadi. Sebagai tambahan. Komponen Komponen dari sebuah EIS dapat tergolong seperti: Perangkat keras (Hardware) Ketika membicarakan tentang perangkat keras untuk satu lingkungan EIS. komponen perangkat lunak dan bagaimana mereka . pengguna mampu untuk menyesuaikan akses mereka ke perusahaan sesuai data dan menyediakan keterangan relevan terhadap keduanya bagian atas dan tingkat yang lebih rendah di perusahaan. Mereka juga meningkat akses dari keterangan EIS untuk banyak pengguna yang lain dengan suatu perusahaan. Sistem ini memerlukan dukungan dan hardware komputer tidak begitu mahal. (3 ) file penyimpanan Data. Eksekutif harus diletakkan yang pertama dan kebuthan eksekutif harus didefinisikan sebelum perangkat keras dapat terpilih. Sebagai beberapa perusahaan jasa klien mengadopsi sistem informasi perusahaan yang terakhir. Alat ini meyerahkan ke visual output device atau printer. (4 ) output device. Perangkat keras komputer dasar diperlukan untuk suatu EIS meliputi empat komponen: (1 ) Input data – masukkan alat. karyawan dapat mempergunakan komputer pribadi mereka untuk memperoleh akses ke datan perusahaan dan memutuskan data yang adalah relevan untuk pembuatan keputusan mereka. dengan kedatangan dari daerah jaringan lokal(LAN). beberapa produk EIS untuk terhubung jaringan stasiun-kerja jadi siap. Eksekutif dapat mempergunakan ini terpisah untuk menyimpan keterangan bisnis berguna. kita harus memfokuskan pada perangkat keras yang dibutuhkan pertemuan eksekutif. dan minicomputers.Hari ini. yaitu daging buah karena ini mengontrol komponen mesin komputer yang lain. tetapi juga di komputer pribadi pada satu daerah jaringan lokal. Alat ini mengijinkan eksekutif untuk memasuki. Oleh sebab itu. (2 ) unit pusat proses(CPU).

ini harus dipertimbangkan apakah paket dapat berlari pada perangkat keras yang sudah ada. Kalau eksekutif tidak nyaman dengan keterangan bertanya atau menjawab corak mode. 3. dan input atau output. 4. Barangkali masalah lain untuk eksekutif adalah `chosing` dari satu jangkauan dari sangat tinggi paket software teknis. dan harga adalah semua bahan pertimbangan layak.mengintegrasikan data ke dalam suatu sistem sangatlah penting. sebar diagram. Perangkat lunak dasar diperlukan untuk sutau `EIS` meliputi empat komponen: 1. kemampuan reaksi ke eksekutif permintaan. Dasar grafis. Telekomunikasi . bahasa perintah. mencerminkan eksekutif dunia. menyediakan kinerja konsisten. Alat penghubung ideal untuk satu `EIS` akan sederhana untuk mempergunakan dan sangat tinggi lentur. Jenis grafis yang khas adalah: bagan gugus berkala. bagan balok). Kemudahan dari penggunaan. 2. pandu menu.. Teks mendasari perangkat lunak. dan perbandingan mengorientasi graf (yaitu. seperti laporan terjadwal. dan mengandung keterangan pertolongan. peta. Beberapa jenis pertemuan dapat tersedia di struktur `EIS`. bagan urutan. keuangan. `EIS` sepenuhnya dimanfaatkan. Grafis dapat mengarahkan volume dari teks dan statistik ke dalam keterangan visuil untuk eksekutif. `EIS` memodelkan mengandung data statistik rutin dan khusus. dan analisa kuantitatif lain. Pengguna Interface `EIS` membutuhkan efisiensi untuk mendapatkan kembali data relevan untuk pembuat keputusan. grafis gerak. Dasar model. sehingga interface pemakai adalah sangat penting. Bentuk paling umum dari teks mungkin mendokumentasikan. soal atau jawab. Selanjutnya. bahasa alami. Database. Database heterogen bercokol pada satu jangkauan spesifik Vendor dan platform komputer buka akses eksekutif pertolongan keduanya internal dan eksternal data.

terutama. Sebagai tambahan. Sebagai tambahan. dan biayai area. memproduksi menjadi perubahan bentuk bahan baku ke dalam barang jadi yang akan dijual. dan analisa dengan area pembelian kritis. dan jejaki aktivitas berbeda kritis kunci untuk eksekutif. Untuk menghasilkan managerial yang penuh arti dan keterangan operasional untuk mengontrol operasi pabrikasi. EIS menyediakan evaluasi dari Vendor dan pembeli. keduanya yang sangat menolong di dalam mengevaluasi kalau perusahaan sedang menjumpai obyektif perusahaannya. atau proses intermediate menyertakan produksi atau penyelesaian semi-manufactures. Aplikasi `EIS` perbolehkan eksekutif untuk menemukan suatu data sesuai dengan kriteria didefinisikan pengguna dan meningkatkan keterangan mendasari pengertian yang mendalam dan pemahaman. pemasaran. karena perencanaan produksi dan kontrol menyesuaikan dengan berat pada datanya pabrik berlandaskan dan komunikasinya dengan sepenuh membuat pekerjaan pusat. Untuk ini.Sebagai desentralisas sedang menjadi kecenderungan saat ini di perusahaan. eksekutif pemasaran peran adalah untuk menciptakan masa depan. mereka memerlukan pertimbangan perbuatan . Bea utama mereka sedang mengatur sumber daya pemasaran tersedia untuk menciptakan satu lebih perdagangan berjangka efektif. `EIS` dapat mencirikan di antara penting dan jarang data terpakai. dan ide pusat dari proses ini adalah efektivitas dan efisiensi. eksekutif dapat mengatur dan menelaah operasi pembelian secara efektif dengan EIS. telekomunikasi akan bermain satu peran sangat penting di dalam terhubung jaringan sistem informasi. di pabrikasi. EIS juga menyediakan satu pendekatan untuk meningkatkan perencanaan produksi dan kontrol. Oleh sebab itu. Tidak sama dengan satu presentasi management information sistem tradisional. Pemasaran Pada satu organisasi. Mengirimkan data dari satu tempat ke tempat lain. evaluasi dari membeli materi dan bagian. Ini adalah satu Branch besar dari industri dan dengan penghasilan sekunder. Pabrikasi Pada dasarnya. eksekutif harus membuat perubahan pada keputusan berjalan. telekomunikasi di daklam suatu EIS dapat mempercepat kebutuhan akan akses ke distribusi data. Setelah menyadari keuntungannya. Membuat kontrol operasional fokuskan pada operasi sehari-hari. orang-orang telah menerapkan `EIS` pada beberapa area.

Sebagai tambahan. EIS juga menawarkan satu pendekatan ke harga produk. perbedaan. EIS adalah satu alat baik untuk menolong eksekutif ke rasio keuangan ulasan. soroti kecenderungan keuangan dan meneliti sekawanan kinerja dan kompetitornya. dan penjumlahan penghitung. EIS menyediakan satu pendekatan ke peramalan penjualan. Eksekutif (Eddie Bingkaian) perlu mempergunakan rasio keuangan dan analisa arus kas untuk menaksir kecenderungan dan mengambil keuntungan keputusan investasi. dan ini dapat sangat sangat menolong ke eksekutif pendanaan. Eksekutif pasar dapat mengevaluasi harga sebagai terkait ke kompetisi seiring dengan hubungan dari mutu produk dengan harga tertagih. Untuk membantu eksekutif pemasaran di keputusan pemasaran efektif pembuatan. yang yang dapat mengijinkan eksekutif pasar untuk membandingkan penjualan ramalan dengan penjualan masa lalu. yang berarti yang eksekutif bukan saja dapat mengatur satu aliran cukup untuk memelihara operasi arus kecuali juga dapat membayangkan bagaimana caranya memperluas operasi yang direnungkan berlalu tahun datang. satu EIS dapat teraplikasi. atau rasio. Juga. Paket software EIS memperbolehkan eksekutif pemasaran untuk memanipulasi data dengan mencari kecenderungan. kombinasi dari EIS dan EDI lingkungan dapat menolong manajer kas untuk menelaah struktur keuangannya perusahaan sangat itu cara terbaik dari pembiayaan untuk satu proyek ibukota diterima dapat disimpulkan. Satu EIS adalah satu tanggungjawab mengorientasi pendekatan yang perencanaan terintegrasi atau penganggaran dengan kontrol dari laporan kinerja. Pada dasarnya. Semua fungsi analisa penjualan ini eksekutif pemasaran pertolongan untuk membuat keputusan terakhir. EIS fokuskan pada tanggung-jawab dengan kinerja keuangan dan ini mengenali kepentingan dari standar biaya dan penganggaran lentur pada berkembang mutu dari keterangan menyediakan bagi seluruh level eksekutif. rata-rata. yaitu ditemukan di analisa proyek. Keuangan Satu analisa keuangan adalah salah satu paling penting tahapan ke perusahaan hari ini. Keuntungan dan Kerugian .sekitar risiko dan ketidak-pastian dari satu proyek dan dampaknya pada perusahaan pada jangka pendek dan jangka panjang. EIS perbolehkan eksekutif untuk memfokuskan lebih pada basis jangka panjang dari tahun arus dan berada di luar. Secara ringkas. melaksanakan audit dari data penjualan. perubahan.

tidak dapat melaksanakan hitungan kompleks • Susah untuk mengukur bermanfaat bagi dan untuk membenarkan implementasi dari satu EIS • • • Eksekutif mungkin menghadapi beban terlalu berat keterangan Sistem mungkin menjadi alon-alon.Keuntungan Mudah bagi eksekutif taraf bagian atas untuk pergunakan. pengalaman komputer luas bukan diperlukan di operasi • Sediakan pengiriman tepat waktu dari keterangan rangkuman perusahaan • • • • • Keterangan yang disediakan makin baik mengerti Saring data untuk manajemen Tingkatkan untuk menjejaki keterangan Tawarkan efisiensi untuk pembuat keputusan Kerugian Fungsi adalah terbatas. dan susah untuk mengatur • • Sulit ke data arus biaya hidup Bolehkan memimpin ke kurang data yang dapat dipercaya dan tidak kuat Perusahaan kecil mungkin menghadapi biaya berlebihan untuk implementasi • Kecenderungan masa depan . besar.

Kesimpulan SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF (EIS) Sistem informasi manajemen muncul dengan punlikasi yang luas pada tahun 1960an. Sistem informasi eksekutif masa depan akan tidak hanya menyediakan satu sistem dukungan itu eksekutif senior. seperti itu menggabungkan kecerdasan buatan. Kecenderungan ini mengijinkan belajar melepaskan dari eksekutif sistem operasi komputer berbeda dan pada hakekatnya menyusut biaya implementasi untuk perusahaan. SIM ada yang memandang sebagai sentral. cuma juga kandung kebutuhan keterangan untuk manajer pertengahan. DSS bisa digunakan oleh personel di organisasi secara keseluruhan. Dalam tahun 1970an Sistem penunjang keputusan (DSS) telah memberikan bantuan untuk tugas pembuatan keputusan spesifik. eksekutif juga akan menghilangkan kebutuhan untuk mempelajari satu bahasa baru atau istimewa untuk EIS bungkus. kecerdasan buatan dan integrasi multimedia karakteristik dan ISDN teknologi ke dalam satu EIS. Karena memanfaatkan aplikasi perangkat lunak yang sudah ada tiduran kecenderungan ini. Eksekutif masa depan sistem informasi akan menjadi berbeda karena akibat integrasi aplikasi baru yang potensial dan teknologi ke dalam sistem. Karena beberapa alasan dukungan yang diberikan DSS kepada eksekutif hanyalah sedikit. maka dalam pengembangannya muncullah Sistem Informasi Eksekutif (EIS) atau Sistem Penunjang Eksekutif (ESS). tapi biasanya hanya digunakan oleh personel di organisasi secara keseluruhan. Pengertian Sistem Informasi Eksekutif (EIS) Suatu bagian yang menyediakan informasi bagi eksekuif mengnai kinerja keseluruhan perusahaan. namun pada prakteknya SIM merupakan perkembangan atau perluasan dari sistem pelaporan untuk manajer tingkat bawah. tapi biasanya hanya digunakan oleh staff dan manajer menengah dan bawah. .Perdagangan berjangka dari sistem info eksekutif tidak akan diikat oleh mesin komputer mainframe.

Faktor penentu keberhasilan (critcal success factor) Adalah hal-hal (factor) yang menentukan keberhasilan atau kegagalan segala jenis kegiatan organisasi. b. Kebanyakan EIS menunjukkan: 1. Konsep dasar tersebut terbagi atas 3 hal. Model Mental Peran utama EIS adalah membuat sari dari data dan informasi yang volumenya besar untuk meningkatkan kegunaannya. Dimana menghasilkan suatu gambaran atau model mental dari operasi perusahaan. Sehingga informasi dapat langsung didapat dan digunakan untuk menyelesaikan setiap permasalahan. Management By Exception (MBE) Perbandingan antara kinerja yang direncanakan dengan kinerja actual. memutuskan tindakan yang perlu diambil dan untuk mengembalikan pelaksanaannya. yaitu : a.Dalam membangun EIS para eksekutif menggunakan beberapa knsep dasar yang bertujuan memungkinkan para eksekutif dapat memantau seberapa baiknya knerja perusahaan dalam mencapai tujuannya. Model tersebut memungkinkan seseorang membuat penilaian dan perkiraaan untuk memahami. c. EIS didefinisikan sebagai: Sistem terkomputerisasi yang memberi eksekutif akses yang mudah ke informasi internal dan eksternal yang relevan dengan faktor keberhasilan kebutuhannya. Factor-faktor ini dalam setiap perusahaaan berbeda-beda tergantung dari kegiatan yang dilakukan. Sesuaikan dengan pemakai eksekutif perorangan . Pengambilan sari ini disebut penempatan informasi (information compression).

Digunakan secara langsung oleh eksekutif tanpa intermediary (perantara) 7. EIS timbul akibat adanya kegagalan dalam memberikan dukungan komputer terhadap eksekutif. meringkas dan menangkap data yang penting 3. dan word proccesing) 2. EIS mempunyai konotasi yang memberikan informasi. Memberikan dukungan kepada komunikasi elektronik (mis:Email. Hal tsb disebabkan antara lain: . Mempunyai alat pengorganisasian Kemampuan tambahan tersebut biasanya berada sebagai pilihan atau option pada menu utama. Menampilkan informasi grafik. sedangkan istilah ESS berkonotasi memberikan kemampuan dukungan yang lain selain memberikn informasi. tabuler dan/atau tekstual Sedangkan Sistem Penunjang Eksekutif (ESS) biasanya mengacu pada sistem yang memiliki set kemampuan yang lebih dari EIS.2. Memberikan akses status online. Bersifat user-friendly dang menggunakannya hanya dibutuhkan ketrampilan yang sedikit tanpa pelatihan 6. computer conferencing. dalam ESS mempunyai kemampuan tambahan diantaranya: 1. pelaporan kekecualian dan drill down (yaitu memungkinkan pemakai untuk mengakses kerincian atau data yang mendukung yang berada di bawah data yang teringkas) 4. Mempunyai kemampuan analisa data 3. Mengakses dan memadukan jangkauan data internal dan eksternal yang bersifat luas 5. Selain kemampuan yang ada pada EIS. analisa trend. menyaring. Mengekstraksi.

sehingga kesulitan dalam menggunakan komputer. 3. Kesulitan dalam memahami sifat yang menginginkan sistem yang digunakan harus lebih responsif dari pada manusia atau personel staffnya. Tekanan eksternal. dll). yang berasal dari lingkungan diluar perusahaan dan bisa meliputi gejolak lingkungan (bahan mentah. 2. Dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi eksekutif senior 2.1. Harus dibuat/dikembangkan oleh personil yang mempunyai ketrampilan bisnis maupun teknis 3. sehigga tidak mau menggunakan sistem yang memerlukan pelatihan terlebih dahulu. maka EIS sebaiknya: 1. Para eksekutif yang tidak mengikuti perkembangan komputer. sehingga bisa dianggap bersifat intuitif (mudah dimengerti) Pengembangan EIS dapat terjadi akibat: 1. adanya keharusan untuk mengelola organisasi yang semakin kompleks dan sulit untuk dijalankan serta adanya kebutuhan akan sistem pelaporan yang lebih efisien. Faktor-faktor penentu keberhasilan penerapan EIS : . Dari beberapa hal tersebut di atas. Tekanan internal meliputi adanya kebutuhan akan informasi baru. lebih baik dan lebih tepat waktu. Senior eksekutif yang mempunyai waktu yang padat. persaingan yang meningkat serta semakin ketatnya peraturan pemerintah. 2. Harus mudah digunakan.

sponsor eksekutif yang mengerti dan berkomitmen Eksekutif tngkat puncak (CEO) harus berfungsi sebagai sponsor eksekutif EIS agar mampu menorong penerapan EIS diperusahaan b. d. perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan mengidentifikasikan satu masalah yang dihadapi eksekutif tersebut untuk penerapannya. Manajemen atas penolakan organisasi Jika eksekutif menolak menggunakan EIS. maka sebagian tugas dilimpahkan kepada eksekutif puncak lain sebagai sponsor operasi yang bekerja sama dengan spesialis informasi unuk memastikan pelaksanaan pekerjaaan c. Teknoligi Informasi yang sesuai Penggunakan teknologi informasi harus benar-benar sesuai dengan keinginan eksekutif. Kaitan yang jelas dengan tujuan bisnis Sebagian besar EIS yang dirancang digunakan untuk memecahkan masalah yang spesifik berkaitan dengan bisnis g. Manajemen data Tidak hanya untuk menghasilkan informasi. e. f.a. maka manajer tingkat bawah menginginkan informasi yang sama. eksekutif juga menginginkan sejauh mana kemutakhiran dari data dan informasi yang dihasilkan. tidak lebih atau kurang. . staf jasa informasi yang sesuai harus tersedia spesialis informasi yang tidak hanya mengerti teknologi informasi. tetapi tahu juga cara eksekutif menggunakan system tersebut. h. Manajemen atas penyebaran dan evolusi system jika manajer tingakat atas mulai menerima informasi dari EIS. karena mereka ingin mengantisipasi masalah dan memecahkannya sebelum manajer tingkat atas mengangap masalah tersebut tidak terkendali . Sponsor Operasi Jika sponsor eksekutif terlalu sibuk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful