Bakteri

?

Bakteri

Rentang fosil: Archean atau sebelumnya - Saat ini

Escherichia coli, salah satu bakteri berbentuk batang

Klasifikasi ilmiah Domain: Bakteri Phyla/Pentarafan[1] Actinobacteria (G+C tinggi) Firmicutes (G+C rendah) Tenericutes (tanpa dinding) Aquificae Bacteroidetes/Chlorobi Chlamydiae/Verrucomicrobia Deinococcus-Thermus Fusobacteria Gemmatimonadetes Nitrospirae Proteobacteria Spirochaetes Synergistetes Acidobacteria Chloroflexi Chrysiogenetes Cyanobacteria Deferribacteres Dictyoglomi Fibrobacteres Planctomycetes Thermodesulfobacteria Thermotogae

Istilah bacterium diperkenalkan di kemudian hari oleh Ehrenberg pada tahun 1828. dengan struktur sel yang relatif sederhana tanpa nukleus/inti sel. lipopolisakarida . untuk membedakan mereka dengan organisme yang memiliki sel lebih kompleks.3 mm dalam diameter (Thiomargarita). biasanya hanya berukuran 0. Bakteri dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu Gram positif dan Gram negatif didasarkan pada perbedaan struktur dinging sel. Struktur bakteri yang paling penting adalah dinding sel. Struktur sel Struktur sel prokariota Artikel utama struktur sel bakteri Seperti prokariota (organisme yang tidak memiliki selaput inti) pada umumnya. Mereka umumnya memiliki dinding sel. tergantung pada gagasan mengenai hubungan mereka. diambil dari kata Yunani βακτηριον yang memiliki arti "small stick". meski ada jenis dapat menjangkau 0. Struktur sel mereka dijelaskan lebih lanjut dalam artikel mengenai prokariota. yang berbeda dalam strukturnya dari flagela kelompok lain. Sementara bakteri Gram negatif memiliki lapisan luar. karena bakteri merupakan prokariota. dan organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. seperti sel tumbuhan dan jamur. tetapi dengan komposisi sangat berbeda (peptidoglikan). Bakteri adalah yang paling berkelimpahan dari semua organisme. cytoskeleton. disebut eukariota. semua bakteri memiliki struktur sel yang relatif sederhana. Istilah "bakteri" telah diterapkan untuk semua prokariota atau untuk kelompok besar mereka. air. Mereka tersebar (berada di mana-mana) di tanah. Bakteri Gram positif memiliki dinding sel yang terdiri atas lapisan peptidoglikan yang tebal dan asam teichoic.terdiri atas . Kebanyakan dari mereka kecil. Banyak yang bergerak menggunakan flagela. dari kata Latin bacterium (jamak.Bakteri. Banyak patogen merupakan bakteri. adalah kelompok terbanyak dari organisme hidup. Sejarah Bakteri pertama ditemukan oleh Anthony van Leeuwenhoek pada 1674 dengan menggunakan mikroskop buatannya sendiri. Mereka sangatlah kecil (mikroskopik) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal). dan sebagai simbiosis dari organisme lain. bacteria).5-5 μm.

jika bergandengan membentuk rantai Basil (Bacillus) adalah kelompok bakteri yang berbentuk batang atau silinder.membran dan lapisan peptidoglikan yang tipis terletak pada periplasma (di antara lapisan luar dan membran sitoplasmik). jka bergandanya dua-dua o Tetracoccus. Beberapa bakteri juga memiliki kapsul atau lapisan lendir yang membantu pelekatan bakteri pada suatu permukaan dan biofilm formation. jika kecil dan tunggal o Diplococcus. jika bergerombol o Streptococcus. Beberapa bakteri mampu membentuk endospora yang membuat mereka mampu bertahan hidup pada lingkungan ekstrim. yaitu: • • Kokus (Coccus) dalah bakteri yang berbentuk bulat seperti bola. jika bergandengan empat dan membentuk bujursangkar o Sarcina. ribosom dan beberapa spesies lainnya memiliki granula makanan. vakuola gas dan magnetosom. melekat dan konjugasi. Bakteri juga memiliki kromosom. Banyak bakteri memiliki struktur di luar sel lainnya seperti flagela dan fimbria yang digunakan untuk bergerak. bakteri dibagi menjadi tiga golongan besar. Morfologi/bentuk bakteri Berbagai bentuk tubuh bakteri Berdasarkan berntuknya. dan mempunyai variasi sebagai berikut: .. dan mempunyai beberapa variasi sebagai berikut: o Mikrococcus.. jika bergerombol membentuk kubus o Staphylococcus.

Pengaruh lingkungan terhadap bakteri Kondisi lingkungan yang mendukung dapat memacu pertumbuhan dan reproduksi bakteri. yaitu: • • • • • Atrik. dan panjangnya melebihi panjang sel bakteri. B-Lofotrik. jika bergandengan membentuk rantai Spiril (Spirilum) adalah bakteri yang berbentuk lengkung dan mempunyai variasi sebagai berikut: o Vibrio. Sedangkan bakteri kokus jarang sekali memiliki flagel. mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya.• Diplobacillus. medium dan usia. mempunyai satu flagel pada salah satu ujungnya. dan cahaya. Berdasarkan tempat dan jumlah flagel yang dimiliki. jika lengkung kurang dari setengah lingkaran o Spiral. D-Peritrik. kondisinya harus sama. Oleh karena itu untuk membandingkan bentuk serta ukuran bakteri. Ukuran flagel bakteri sangat kecil. jika lengkung lebih dari setengah lingkaran o o Bentuk tubuh/morfologi bakteri dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. Monotrik. C-Amfitrik. Faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan reproduksi bakteri adalah suhu. Alat gerak bakteri Gambar alat gerak bakteri: A-Monotrik. tidak mempunyai flagel. Banyak spesies bakteri yang bergerak menggunakan flagel. Pada umumnya bakteri yang usianya lebih muda ukurannya relatif lebih besar daripada yang sudah tua. Peritrik. kelembapan. bakteri dibagi menjadi lima golongan. jika bergandengan dua-dua Streptobacillus.02 – 0. Suhu . tebalnya 0. Amfitrik. mempunyai sejumlah flagel pada salah satu ujungnya. (bentuk koma).1 mikro. Lofotrik. Hampir semua bakteri yang berbentuk lengkung dan sebagian yang berbentuk batang ditemukan adanya flagel. mempunyai satu flagel pada kedua ujungnya.

Peranan Bakteri Bakteri menguntungkan Bakteri pengurai Bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang mati.Berdasarkan kisaran suhu aktivitasnya. bakteri dibagi menjadi 3 golongan: • • • Bakteri psikrofil. Cahaya Cahaya sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan bakteri. dengan suhu optimum 15 °C. Oleh karena itu endospora lebih tahan terhadap keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan dibandingkan dengan bakteri aktif. dengan suhu optimum 50 . misalnya pada proses pembekuan dan pengeringan. Umumnya cahaya merusak sel mikroorganisme yang tidak berklorofil. kekeringan atau zatzat kimia tertentu. Bakteri mesofil. beberapa spesies dari Bacillus yang aerob dan beberapa spesies dari Clostridium yang anaerob dapat mempertahankan diri dengan spora. yaitu bakteri yang dapat hidup di daerah suhu tinggi antara 40° – 75 °C. Apabila keadaan lingkungan membaik kembali. Bakteri tersebut menguraikan protein. dengan suhu optimum 25° – 40 °C. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan terjadinya ionisasi komponen sel yang berakibat menghambat pertumbuhan atau menyebabkan kematian. serta sisa-sisa atau kotoran organisme. kira-kira 85%. Letak endospora di tengah-tengah sel bakteri atau pada salah satu ujungnya. yaitu bakteri yang hidup di daerah suhu antara 15° – 55 °C. Pengurangan kadar air dari protoplasma menyebabkan kegiatan metabolisme terhenti. karbohidrat dan senyawa organik lain menjadi CO2. endospora dapat tumbuh menjadi satu sel bakteri biasa. Kelembapan Pada umumnya bakteri memerlukan kelembapan yang cukup tinggi. Jika keadaan lingkungan tidak menguntungkan seperti suhu tinggi. yaitu bakteri yang hidup pada daerah suhu antara 0°– 30 °C. Endospora dibentuk oleh penggumpalan protoplasma yang sedikit sekali mengandung air. gas amoniak.65 °C Pada tahun 1967 di Yellow Stone Park ditemukan bakteri yang hidup dalam sumber air panas bersuhu 93° – 500 °C. Bakteri termofil. Pengaruh cahaya terhadap bakteri dapat digunakan sebagai dasar sterilisasi atau pengawetan bahan makanan. Spora tersebut dibentuk dalam sel yang disebut endospora. . dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana.

Tephrosia. yang hidup dalam akar membentuk nodul atau bintil-bintil akar. Bakteri nitrifikasi Bakteri nitrifikasi adalah bakteri-bakteri tertentu yang mampu menyusun senyawa nitrat dari amoniak yang berlangsung secara aerob di dalam tanah. Tetapi sebaliknya di dalam air yang disediakan untuk sumber air minum. Bakteri nitrogen yang hidup bebas yaitu Azotobacter chroococcum. Akar tanaman polong-polongan tersebut menyediakan karbohidrat dan senyawa lain bagi bakteri melalui kemampuannya mengikat nitrogen bagi akar. Prosesnya dinamakan nitratasi. Reaksi nitritasi • Oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. Bakteri nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan tanaman polong-polongan yaitu Rhizobium leguminosarum. Proses ini dinamakan nitritasi. Clostridium pasteurianum.Oleh karena itu keberadaan bakteri ini sangat berperan dalam mineralisasi di alam dan dengan cara ini bakteri membersihkan dunia dari sampah-sampah organik. nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat. Jika . Tumbuhan yang bersimbiosis dengan Rhizobium banyak digunakan sebagai pupuk hijau seperti Crotalaria. bakteri-bakteri tersebut berpengaruh terhadap nilai ekonomi tanah pertanian. Bakteri nitrogen Bakteri nitrogen adalah bakteri yang mampu mengikat nitrogen bebas dari udara dan mengubahnya menjadi suatu senyawa yang dapat diserap oleh tumbuhan. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu: • Oksidasi amoniak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Reaksi nitratasi Dalam bidang pertanian. dan Rhodospirillum rubrum. nitrat yang berlebihan tidak baik karena akan menyebabkan pertumbuhan ganggang di permukaan air menjadi berlimpah. Kelompok bakteri ini ada yang hidup bebas maupun simbiosis. dan Indigofera. Karena kemampuannya mengikat nitrogen di udara.

Dengan demikian terjadi penambahan nitrogen yang dapat menambah kesuburan tanah. Bintil-bintil akar melepaskan senyawa nitrogen organik ke dalam tanah tempat tanaman polong hidup. Dalam organ pencernaan berbagai hewan ternak dan kuda. dan vitamin K yang penting dalam proses pembekuan darah. 2. 3. Nama produk atau makanan Yoghurt Mentega Terasi Asinan buah-buahan Sosis Kefir Bahan baku susu susu ikan buahbuahan daging susu Bakteri yang berperan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus Streptococcus lactis Lactobacillus sp. menghasilkan polimixin . Pediococcus cerevisiae Lactobacillus bulgaricus dan Srteptococcus lactis Bakteri penghasil antibiotik Antibiotik merupakan zat yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan mempunyai daya hambat terhadap kegiatan mikroorganisme lain. 6. berfungsi membantu membusukkan sisa pencernaan juga menghasilkan vitamin B12. Bakteri fermentasi Beberapa makanan hasil fermentasi dan mikroorganisme yang berperan: No. maka tidak dapat mengikat nitrogen sama sekali atau hanya dapat mengikat nitrogen sedikit sekali. 4. menghasilkan basitrasin Bacillus polymyxa. 5. Beberapa bakteri yang menghasilkan antibiotik adalah: • • • Bacillus brevis. menghasilkan terotrisin Bacillus subtilis.bakteri dipisahkan dari inangnya (akar). 1. Bakteri usus Bakteri Eschereria coli hidup di kolon (usus besar) manusia. Lactobacillus sp. bakteri anaerobik membantu mencernakan selusosa rumput menjadi zat yang lebih sederhana sehingga dapat diserap oleh dinding usus.

yaitu nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. 1. terdapat pada tempe bongkrek Leuconostoc mesenteroides. 5. penyebab pelendiran makanan Bakteri denitrifikasi Jika oksigen dalam tanah kurang maka akan berlangsung denitrifikasi. Nama bakteri Salmonella typhosa Shigella dysenteriae Vibrio comma Haemophilus influenza Diplococcus pneumoniae Mycobacterium tuberculosis Clostridium tetani Neiseria meningitis Neiseria gonorrhoeae Penyakit yang ditimbulkan Tifus Disentri basiler Kolera Influensa Pneumonia (radang paru-paru) TBC paru-paru Tetanus Meningitis (radang selaput otak) Gonorrhaeae (kencing nanah) . Bakteri patogen Merupakan kelompok bakteri parasit yang menimbulkan penyakit pada manusia. seringkali terdapat pada makanan kalengan Pseudomonas cocovenenans. 6. menghasilkan asam bongkrek. Racun tersebut berbahaya bagi kesehatan manusia. Mereka mengubah makanan dan mengeluarkan hasil metabolisme yang berupa toksin (racun). Bakteri penyebab penyakit pada manusia: No. 9. 7.Bakteri merugikan Bakteri perusak makanan Beberapa spesies pengurai tumbuh di dalam makanan. hewan dan tumbuhan. 8. Contoh bakteri yang menyebabkan denitrifikasi adalah Micrococcus denitrificans dan Pseudomonas denitrificans. 2. 3. 4. Contohnya: • • • Clostridium botulinum. menghasilkan racun botulinin.

1. 2. Bakteri tersebut mulai mendegradasi protein yang terdapat dalam tubuh. misalnya bakteribakteri yang hidup di dalam usus besar manusia. ataupun air. Mycobacterium leprae 12.10. 1. 5. 3. Nama bakteri Xanthomonas oryzae Xanthomonas campestris Pseudomonas solanacaerum Erwinia amylovora Penyakit yang ditimbulkan Menyerang pucuk batang padi Menyerang tanaman kubis Penyakit layu pada famili terung-terungan Penyakit bonyok pada buah-buahan Dekomposisi Bakteri bekerja secara terstruktur dalam proses degradasi organisme atau proses pembusukan mayat. 3. Treponema pallidum 11. dan dapat pula berasal dari udara. 4. 4. tanah. Jika seluruh jenis ikatan protein sudah terputus. Proses ini disempurnakan bakteri yang datang dari luar tubuh mayat. Nama bakteri Brucella abortus Streptococcus agalactia Bacillus anthracis Actinomyces bovis Cytophaga columnaris Penyakit yang ditimbulkan Brucellosis pada sapi Mastitis pada sapi (radang payudara) Antraks Bengkak rahang pada sapi Penyakit pada ikan Bakteri penyebab penyakit pada tumbuhan: No. . Proses pembusukan berawal dari mikroorganisme. Treponema pertenue Sifilis atau Lues atau raja singa Lepra (kusta) Puru atau patek Bakteri penyebab penyakit pada hewan: No. 2. beberapa jaringan tubuh menjadi tidak berfungsi.

lemak. nitrogen. hidrogen (H). Keseluruhan unsur tersebut dibutuhkan bakteri heterotrof sebagai sumber nutrisi alias makanan utama mereka. nitrogen (N). Mg. N. Fe. Cu. Produk asam asetat ini menimbulkan bau. lemak. H. Mn. serta sulfur (S). misalnya bakteri acetogen. Kemudian dengan berbagai jenis metabolisme. Bakteri ini membutuhkan molekul-molekul organik dari organisme lain sebagai nutrisi agar ia dapat bertahan hidup dan berkembang biak. atau menghasilkan enzim penghancur sel yang disebut protease. Bakteri ini mereaksikan asam amino dengan oksigen dalam tubuhnya untuk menghasilkan asam asetat. atau Ni. Bakteri heterotrof Tidak semua mikroorganisme mampu mendegradasi mayat. Kebanyakan mereka berasal dari jenis bakteri heterotrof. Berbeda dengan bakteri autotrof yang mampu menghasilkan makanan sendiri dengan CO2 sebagai nutrisi makro serta bantuan dari cahaya matahari atau sumber energi kimia lainnya. atau unsur anorganik seperti K. hidrogen. Kumpulan unsur organik Tubuh mayat adalah tempat hidup. Jenis bakteri heterotrof biasanya hidup dan berkembang biak pada organisme mati.Seluruh jenis bakteri ini menyerang hampir seluruh sel di tubuh dengan cara menyerang sistem pertahanan tubuh yang tidak lagi aktif. karbohidrat. P. Molekul-molekul besar seperti protein. Mereka mendapatkan energi dengan menguraikan senyawa organik pada organisme mati. gas CO2. mikroorganisme mulai memakan jaringan mati dan mencernanya. oksigen (O). S. Kumpulan hasil pemutusan ikatan protein yang disebut asam amino ini dicerna berbagai jenis bakteri. sumber makanan. Sementara cairan-cairan dengan pH (tingkat keasaman suatu larutan) tertentu yang berada dalam tubuh manusia adalah media kultur (lingkungan) pertumbuhan yang baik bagi bakteri-bakteri tersebut. Pembusukan dimulai dengan pemutusan ikatan protein-protein besar pada jaringan tubuh oleh bakteri fermentasi menggunakan enzim protease. Co. Secara biologis. menghancurkan jaringan otot. serta gas karbon dioksida. Tak jarang kerja proses ini dibantu reaksi kimia alami yang terjadi dalam organisme mati. metana. karena tubuh terdiri dari kumpulan protein. Bau busuk Bau busuk dari tubuh mayat tidak hanya mengganggu. namun juga membahayakan. . fosfor (P). tubuh makhluk hidup (khususnya manusia) kumpulan dari unsur-unsur organik seperti C. serta molekul-molekul lain yang mengandung enam nutrisi utama bakteri. atau senyawa organik lain didekomposisi metabolisme tubuh bakteri tersebut menjadi molekul-molekul tunggal seperti asam amino. karbohidrat. yaitu senyawa-senyawa karbon (C). O. Zn. serta tempat berkembang biak bakteri-bakteri tersebut. Ca. atau senyawa organik dan anorganik lain.

bau busuk mayat di lautan yang bercampur dengan uap garam bersifat racun. serta mencuci tangan sebelum dan sesudah mengangkat satu mayat. karena mampu mereduksi konsentrasi elektrolit dalam tubuh. atau infeksi pada alat kelamin menjadi ancaman yang serius.wikipedia. Bakteri-bakteri tersebut juga dapat dicegah pertumbuhannya dengan cara meminum obat antibiotik atau suntik imunitas. diare. Produk berbahaya selain gas yang dihasilkan adalah cairan asam dan cairan lain yang mengandung protein toksik. Menjaga lingkungan agar steril dengan cara menyemprotkan obat pensteril. air. Langkah terbaik adalah segera menguburkan mayat. Selain asam asetat dan gas metana. bukan hanya produk beracun yang dapat masuk ke dalam tubuh tetapi juga bakteri heterotrof patogen seperti clostridium. Sifat-sifat inilah yang harus dipahami dengan cara mengikuti prosedur standar penanganan mayat. maka berbagai penyakit seperti malaria. beberapa bakteri menghasilkan gas hidrogen sulfida yang baunya seperti telur busuk. Antara lain menggunakan masker standar minimal WHO (tipe N-95). misalnya Methanothermobacter thermoautotrophicum yang biasa hidup di lingkungan kotor seperti selokan dan pembuangan limbah (septic tank). lemahnya sistem pertahanan tubuh. Perkembangbiakan. Lebih dari itu. Jika cairan-cairan ini sempat menginfeksi kulit yang luka atau terkena makanan. Mencuci tangan dan kaki dengan sabun antiseptik cair sebelum makan. Struktur. minuman. Karena adanya saluran masuk ini. Trivia • Jumlah bakteri di dunia diperkirakan sekitar 5 × 1030 http://id. yaitu dengan dipanaskan. degradasi sel darah merah. Cara mengatasi serangan mikroorganisme ini adalah dengan menjaga makanan dan minuman tetap steril. bengkak. dan karbon dioksida. Asam asetat direaksikan dalam sel methanogen dengan gas hidrogen dan karbon dioksida untuk menghasilkan metana. Metana dalam bentuk gas juga menghasilkan bau busuk. atau luka di kulit. infeksi pada luka (tetanus). Bakteri serta produk beracun ini dapat menginfeksi manusia lewat kontaminasi makanan. memakai sarung tangan khusus. Bentuk dan Manfaatnya .org/wiki/Bakteri Bakteri – Ciri ciri.Asam asetat yang dihasilkan ini diproses kembali oleh bakteri jenis methanogen.

pilus. ribosom. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel ) 3. . Organisme multiselluler 2.bakteri Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain . Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis). Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) Meliputi: dinding sel. Hidup bebas atau parasit 7. 5. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul.12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan Struktur Bakteri Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu: 1. klorosom. sitoplasma. Vakuola gas dan endospora. DNA. membran plasma. fimbria. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam 6. Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas. Ciri-ciri Bakteri Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu : 1. Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. dan granula penyimpanan 2. flagelum. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempattempat yang ekstrim. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0. Umumnya tidak memiliki klorofil 4. Bakteri memiliki ciriciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain.kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan 8.

Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein. 4. Sitoplasma adalah cairan sel. . Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis). 2. 3. 5. tersusun atas protein dan RNA. Granula penyimpanan. karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.Struktur dasar sel bakteri struktur-bakteri1 Struktur dasar bakteri : 1. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma.

batang (basil). Bentuk Bakteri Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus). radiasi cahaya. 5. 4. bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru. 6. suhu tinggi dan zat kimia. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. dan ribosom. Berbagai macam bentuk bakteri : 1. pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek. Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.granula Struktur tambahan bakteri : 1. Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu. Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis.dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil. Endospora mengandung sedikit sitoplasma. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan. kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis. Bakteri Kokus : . 3. 2. materi genetik.

Bakteri Basil : basil a. Sarkina yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus e. Diplokokus yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan c. Monokokus yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal b.kokus a. d. Tetrakokus yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat. Monobasil yaitu berupa sel bakteri basil tunggal . Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur 2. Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai. f.

Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteri basil berdempetan c. Bakteri Spirilia : spirilia a. Flagellum memungkinkan bakteri bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya. Flagellum memiliki jumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu 1. Amfitrik : bila banyak flagellum dikedua ujung 4. Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai 3. Monotrik : bila hanya berjumlah satu 2.b. Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup c. Lofotrik : bila banyak flagellum disatu sisi 3. Peritrik : bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri . Spiral yaitu bentuk sel bergelombang b. Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma Alat Gerak Bakteri Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.

Cara Perkembangbiakan bakteri: Bakteri umumnya melakukan reproduksi atau berkembang biak secara aseksual (vegetatif = tak kawin) dengan membelah diri.Pertumbuhan pada bakteri mempunyai arti perbanyakan sel dan peningkatan ukuran populasi. bahkan satu gen saja dari satu sel bakteri ke sel bakteri yang lainnya. Pertukaran materi genetik disebut rekombinasi genetik atau rekombinasi DNA. Zat kimia Hal tersebut diatas bervariasi menurut spesies bakterinya. Transduksi adalah pemindahan materi genetik satu sel bakteri ke sel bakteri lainnnya dengan perantaraan organisme yang lain yaitu bakteriofage (virus bakteri). Derajat keasaman atau pH 3. Sumber nutrisi 5. Konsentrasi garam 4. Transformasi adalah pemindahan sedikit materi genetik. Pembelahan sel pada bakteri adalah pembelahan biner yaitu setiap sel membelah menjadi dua. Reproduksi bakteri secara seksual yaitu dengan pertukaran materi genetik dengan bakteri lainnya. Faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri atau kondisi untuk pertumbuhan optimum adalah : 1. Suhu 2. . Zat-zat sisa metabolisme 6. Rekombinasi genetik dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu: 1. transformasi 2.

Acetobacter xylinum pada pembuatan nata de coco dan Lactobacillus casei pada pembuatan keju yoghurt. 2. 3. Umumnya terjadi pada bakteri gram negatif. Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt. konjugasi Peranan Bakteri Dalam kehidupan manusia bakteri mempunyai peranan yang menguntungkan maupun yang merugikan. Pembusukan (penguraian sisa-sisa mahluk hidup contohnya Escherichia colie). Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi contohnya Acetobacter pada pembuatan asam cuka. .transduksi 3. Konjugasi adalah pemindahan materi genetik berupa plasmid secara langsung melalui kontak sel dengan membentuk struktur seperti jembatan diantara dua sel bakteri yang berdekatan. Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen yaitu Rhizobium leguminosarum yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum. Bakteri yang menguntungkan adalah sebagai berikut : 1.

6. Bakteri yang merugikan sebagai berikut : 1. Clostridium tetani (penyebab penyakit tetanus ) dan Mycobacterium leprae (penyebab penyakit lepra ) 3. Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang. 5. Penyebab penyakit pada hewan contohnya Bacilluc antrachis (penyebab penyakit antraks pada sapi ) 4.sebagai contoh dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh bakteri. Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehinggga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. terung dan tembakau) serta Agrobacterium tumafaciens (penyebab tumor pada tumbuhan) http://gurungeblog.4. Pembusukan makanan contohnya Clostridium botulinum 2.com/2008/11/17/bakteri-ciri-ciri-strukturperkembangbiakan-bentuk-dan-manfaatnya/ . Vibrio cholerae ( penyebab kolera atau muntaber ). Penyubur tanah contohnya Nitrosococcus dan Nitrosomonas yang berperan dalam proses nitrifikasi menghasilkan ion nitrat yang dibutuhkan tanaman. Pembuatan zat kimia misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium acetobutylicum 7. Bacillus subtilis penghasil antibioti untuk pengobatan infeksi bakteri gram positif.Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan bakteri gram negatif termasuk bakteri penyebab TBC dan Streptomyces rimosus penghasil antibiotik terasiklin untuk berbagai bakteri. misalnya enzim.wordpress. Contohnya methanobacterium 8. Penghasil antibiotik contohnya adalah Bacillus polymyxa (penghasil antibiotik polimiksin B untuk pengobatan infeksi bakteri gram negatif. vitamin dan hormon. Penyebab penyakit pada tanaman budidaya contohnya Pseudomonas solanacearum (penyebab penyakit pada tanaman tomat. lombok. Penyebab penyakit pada manusia contohnya Mycobacterium tuberculosis ( penyebab penyakit TBC ).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful