Kelimpahan Logam Alkali Tanah di Alam

2.1

DEFINISI ALKALI TANAH

Logam alkali tanah terdiri dari 6 unsur yang terdapat di golongan IIA. Yang termasuk ke dalam golongan II A yaitu : Berilium (Be), Magnesium (Mg), Calcium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra). Radium kadang tidak dianggap sebagai alkali tanah karena sifat radioaktif yang dimilikinya. Di sebut logam karena memiliki sifat sifat seperti logam. Disebut alkali karena mempunyai sifat alkalin atau basa jika direaksikan dengan air. Dan istilah tanah karena oksidasinya sukar larut dalam air, dan banyak ditemukan dalam bebatuan di kerk bumi. Oleh sebab itu, istilah “alkali tanah” biasa digunakan untuk menggambarkan kelompok unsur golongan II A. Tiap logam memiliki kofigurasi elektron sama seperti gas mulia atau golongan VIII A, setelah di tambah 2 elektron pada lapisan kulit S paling luar. Contohnya konfigurasi elektron pada Magnesium (Mg) yaitu : 1s22s22p63s2 atau (Ne) 3s2. Ikatan yang dimiliki kebanyakan senyawa logam alkali tanah adalah ikatan ionik. Karena, elektron paling luarnya telah siap untuk di lepaskan, agar mencapai kestabilan.

kecuali Berilium.Unsur alkali tanah memiliki reaktifitas tinggi. BAB III PEMBAHASAN Unsur golongan ini bersifat basa. Beberapa Sifat Umum Logam Alkali Tanah Sifat Umum Be Nomor Atom 4 Konfigurasi Elektron [He] 2s2 Titik Leleh 1553 Titik Didih 3043 Jari-jari Atom (Angstrom) 1.65 740 Ca 20 [Ar] 4s2 1111 1713 1. Dari Berilium ke Barium.12 Jari-jari Ion (Angstrom) 0. unsur ini mudah bereaksi dengan oksigen.35 500 . sehingga tidak ditemukan dalam bentuk monoatomik . namun tingkat kebasaannya lebih lemah.22 1. Logam alkali tanah memiliki jari-jari atom yang besar dan harga ionisasi yang kecil. nomor atom dan jari-jari atom semakin besar. Selain itu semua logam alkali tanah juga mempunyai kecenderungan teratur mengenai keelektronegatifan yang semakin kecil dan daya reduksi yang semakin kuat dari Berilium ke Barium. Senyawa Be(OH)2 bersifat amfoter. Logam ini juga memiliki kilapan logam. Artinya bisa bersifat asam atau pun basa.60 0. Semua logam alkali tanah merupakan logam yang tergolong reaktif.31 -1 Energi Ionisasi I (KJ mol ) 900 Mg 12 [Ne] 3s2 923 1383 1.99 590 Sr 38 [Kr] 5s2 1041 1653 2. meskipun kurang reaktif dibandingkan dengan unsur alkali.97 0. dan logam murni yang ada di udara. sama seperti unsur golongan alkali. Sedangkan unsur Ra bersifat Radioaktif. membentuk lapisan luar pada oksigen. Alkali tanah juga memiliki sifat relatif lunak dan dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik.15 1.13 550 Ba 56 [Xe] 6s2 987 1913 2.

Potensial elektrode (reduki) standar logam alkali tanah menunjukkan harga yang rendah (negatif). Nitrogen.00 -2. dan Halogen Reaksi-Reaksi Logam Alkali Tanah Reaksi secara umum Keterangan 2M(s) + O2(g) à 2MO(s) Reaksi selain Be dan Mg tak perlu Pemanasan M(s) + O2(g) à MO2 (s) Ba mudah. Kemiripan sifat logam alkali tanah disebabkan oleh kecenderungan melepaskan dua elektron valensi.Energi Ionisasi II (KJ mol-1) Elektronegativitas Potensial Elektrode (V) M2+ + 2e à M Massa Jenis (g mL-1) 1800 1.75 1. Oleh karena itu senyawanya mempunyai bilangan oksidasi +2. namun Berilium adalah satu-satunya unsur alkali tanah yang kurang reaktif. tetapi karena energi hidrasi dari ion M 2+ dari alkali tanah lebih besar daripada energi hidrasi ion M+ dari alkali. Jari-jari atomnya yang lebih kecil dan muatan intinya yang lebih besar mengakibatkan logam alkali tanah membentuk kristal dengan susunan yang lebih rapat. Oleh karena itu.57 -1. mengakibatkan logam alkali tetap mudah melepaskan kedua electron valensinya. 4. Hal ini ditunjukkan oleh kemampuan bereaksi dengan air yang semakin meningkat dari Berilium ke Barium. kedua hal ini menyebabkan berilium dalam berikatan cenderung membentuk ikatan kovalen. Mg. sehingga mempunyai sifat yang lebih keras daripada logam alkali dan massa jenisnya lebih tinggi. kedua elektron valensinya yang telah berpasangan mengakibatkan energi ionisasi logam alkali tanah lebih tinggi daripada alkali. valensi ns2. 5.85 1450 1. 3. Be.90 1. Semakin ke bawah. Hal ini menunjukkan bahwa logam alkali tanah merupakan reduktor yang cukup kuat. bahkan tidak bereaksi dengan air. dan Ca. Konfigurasi elektronnya menunjukan bahwa logam alkali tanah mempunyai elektron 2.95 -2. sehingga logam alkali tanah diletakkan pada golongan II A.31 -2.37 1150 1.87 1060 0. sehingga lebih stabil sebagai ion M2+.6 Berdasarkan Tabel diatas dapat diamati juga hal-hal sebagai berikut. dan barium mempunyai daya reduksi yang lebih kuat daripada natrium. Logam alkali tanah bersifat pereduksi kuat. Selain jari-jari atomnya yang lebih kecil dibandingkan logam alkali. 6. Sr dengan tekanan tinggi.86 1. Meskipun energi ionisasinya tinggi. 1. Br. Selain dengan air unsur logam alkali tanah juga bisa bereaksi dengan Oksigen.6 3.89 970 0. Titik didih dan titik leleh logam alkali tanah lebih tinggi daripada suhu ruangan.55 2. unsur-unsur logam alkali tanah berwujud padat pada suhu ruangan. Berilium mempunyai energi ionisasi yang sangat tinggi dan keelektronegatifan yang cukup besar.89 -2. Cl. tidak terjadi M(s) + X2(g) à MX2 (s) X: F. sifat pereduksi ini semakin kuat. stronsium. dan I M(s) + S(s) à MS (s) . bahkan kalsium. Alkali tanah termasuk logam yang reaktif.

Contoh reaksi logam alkali tanah dan air berlangsung sebagai berikut. Stronsium. Logam Kalsium. Be tidak dapat berlangsung + 2+ M(s) + 2H (aq) à M (aq) + H2 (g) Reaksi cepat berlangsung M(s) + H2 (g) à MH2 (s) Perlu pemanasan. Sedangkan alkali tanah yang lain berikatan ion. Be dan Mg tidak dapat berlangsung Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Air Berilium tidak bereaksi dengan air. Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen. Barium. 3Mg(s) + N2(g) –> Mg3N2(s) Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Halogen Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentuk garam Halida. . Contoh. Ca(s) + 2H2O(l) –> Ca(OH)2(aq) + H2(g) Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Oksigen Dengan pemanasan. kecuali Berilium. maka BeCl2 berikatan kovalen. Mg perlu pemanasan 3M(s) + N2 (g) à M3N2 (s) Reaksi berlangsung pada suhu tinggi.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2) 2Mg(s) + O2 (g) –> 2MgO(s) Ba(s) + O2(g) (berlebihan) –> BaO2(s) Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapat menghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2) 4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) –> MgO(s) + Mg3N2(s) Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3 Mg3N2(s) + 6H2O(l) –> 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g) Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Nitrogen Logam alkali tanah yang terbakar di udara akan membentuk senyawa oksida dan senyawa Nitrida dengan demikian Nitrogen yang ada di udara bereaksi juga dengan Alkali Tanah. Oleh karena daya polarisasi ion Be2+ terhadap pasangan elektron Halogen kecuali F-. sedangkan logam Magnesium bereaksi sangat lambat dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. Contoh. Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung pada permukaan logam.M(s) + 2H2O (l) à M(OH)2 (aq) + H2 (g) Be tidak dapat. dan Radium bereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin.

–> Mg(OH)2 Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl Untuk membentuk MgCl2 . Dolomite dipanaskan sehingga terbentuk MgO. Karena BeCl2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik.Ca(s) + Cl2(g) –> CaCl2(s) 3. Untuk mengekstraksinya kita dapat menggunakan dua cara. BeF2 + Mg –> MgF2 + Be Metode Elektrolisis Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl. Reaksi yang terjadi : CaO + H2O –> Ca2+ + 2OHMg2+ + 2OH.2 PROSES EKSTRAKSI LOGAM ALKALI TANAH Ekstraksi adalah pemisahan suatu unsur dari suatu senyawa. 2[ MgO.–> Be Anode : 2Cl. bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Reaksi yang terjadi adalah : Katoda : Be2+ + 2e. Ekstraksi Berilium (Be) Metode reduksi Untuk mendapatkan Berilium. dipanaskan dengan FeSi sehingga menhasilkan Mg. Karena beril adalah sumber utama berilium. Sebelum mendapatkan BeF2.CaO. lalu MgO.CaO] + FeSi –> 2Mg + Ca2SiO4 + Fe Metode Elektrolisis Selain dengan ekstraksi dolomite magnesium juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air alut dengan CaO. yaitu metode reduksi dan metode elektrolisis.à Cl2 + 2eEkstraksi Magnesium (Mg) Metode Reduksi Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2] karena dolomite merupakan salah satu sumber yang dapat menhasilkan magnesium. kita harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF6 hingga 700 0 C.CaO. sehingga ditambahkan NaCl. Logam alkali tanah dapat di ekstraksi dari senyawanya.

à Mg Anode : 2Cl. kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca). Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2.Mg(OH)2 + 2HCl –> MgCl2 + 2H2O Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkan magnesium Katode : Mg2+ + 2e. 2Cl. Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawa CaCl2. Reaksi yang terjadi : Katoda .–> Cl2 + 2eEkstraksi Kalsium (Ca) Metode Elektrolisis Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Reduksi CaO oleh Al 6CaO + 2Al –> 3 Ca + Ca3Al2O6 Reduksi CaCl2 oleh Na CaCl2 + 2 Na –> Ca + 2NaCl Ekstraksi Strontium (Sr) Metode Elektrolisis Untuk mendapatkan Strontium (Sr).–> Cl2 + 2eEkstraksi Barium (Ba) .–> Cl2 + 2eMetode Reduksi Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al atau dengan mereduksi CaCl2 oleh Na. 2Cl. Untuk mendapatkan kalsium.–> Ca Anoda . Karena Senyawa selesit merupakan sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang terjadi : CaCO3 + 2HCl –> CaCl2 + H2O + CO2 Setelah mendapatkan CaCl2. Sr2+ +2e. Reaksi yang terjadi . Ca2+ + 2e.–> Sr anoda . katode .

Reaksi yang terjadi : 6BaO + 2Al –> 3Ba + Ba3Al2O6. Di alam kalsium dapat membentuk senyawa karbonat [CaCO 3]. dengan 1. Ba2+ +2e. dan Strontianit Barium. Sedangkan di alam berilium dapat bersenyawa menjadi Mineral beril [Be3Al2(SiO 6)3].Metode Elektrolisis Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba).3 KEBERADAAN DI ALAM Logam alkali tanah memilii sifat yang reaktif sehingga di alam hanya ditemukan dalam bentuk senyawanya. Senyawa Sulfat [CaSO4]. bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada. Magnesium. Berilium tidak begitu banyak terdapat di kerak bumi. Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat.4% keberadaanya. Magnesium berperingkat nomor 7 terbanyak yang terdapat di kerak bumi. dan Krisoberil [Al2BeO4]. 2Cl. Di alam magnesium bisa bersenyawa menjadi Magnesium Klorida [MgCl2]. Di alam strontium dapat membuntuk senyawa Mineral Selesit [SrSO4]. barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. Barium berada di kerak bumi sebanyak 0. Senyawa Fourida [CaF] Stronsium.4 APLIKASI LOGAM ALKALI TANAH Berilium (Be) 1. 3. Stronsium berada di kerak bumi dengan jumlah 0.03%. . Dolomit [MgCa(CO3)2]. Kalsium adalah logam alkali yang paling banyak terdapat di kerak bumi. dengan 3. Reaksi yang terjadi : katode . dan Mineral Witerit [BaCO3] 3. Senyawa Karbonat [MgCO3].9% keberadaannya. dan Senyawa Epsomit [MgSO4.04%. 2. Bahkan kalsium menjadi nomor 5 terbanyak yang terdapat di kerak bumi. Di alam barium dapat membentuk senyawa : Mineral Baritin [BaSO4].–> Ba anoda .7H2O] Kalsium. Berikut keberadaan senyawa yang mengandung logam alkali : Berilium. Senyawa Fospat [CaPO4]. Setelah diproses menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2. akan tetapi bermasa lebih ringan. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi pesawat Zet. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.–> Cl2 + 2eMetode Reduksi Selain dengan elektrolisis.

Magnesium (Mg) 1. Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga. 5.dapat juga mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap. Kalsium digunakan pada obat obatan. maka Berilium sangat penting sebagai komponen televisi. Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsi untuk membalut tulang yang patah. karena senyawa MgO memiliki titik leleh yang tinggi. Stronsium (Sr) 1.3. sekaligus sebagai pencegah maag 4. Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik. 2. 2. 2. 4. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir 4. 3. Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator. Stronsium dalam senyawa Sr(no3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk bahan kembang api. Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yang harganya relatif murah 6. Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan. Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti komponen semen dan cat tembok. Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat di mulut dan mencagah terjadinnya kerusakan gigi. bubuk pengembang kue dan plastik. 7. Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi. Kalsium (Ca) 1. 3.Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas. Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer. Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku. Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada lampu Blitz. .

com/materi-sma/alkali-tanah/ . BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memiliki kerapatan yang tinggi dan warna terang. BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar X meskipun beracun. 3. Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api. DAFTAR PUSTAKA http://masterkimiaindonesia. Barium (Ba) 1. Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi listrik dalam baterai nuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator). 2.3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful