BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Berbagai macam cara mulai dilakukan untuk mengurangi kadar gas buang beracun yang dihasilkan oleh mesin-mesin kendaraan. Gas beracun itu dihasilkan karena pembakaran BBM bebas timbal yang kurang sempurna, penggunaan katalis pada saluran pembuangan, dan lain sebagainya. Kini para ahli menerapkan konsep kombinasi reaksi fisika dan kimia untuk menghasilkan sistem pembakaran BBM yang lebih sempurna. Hasilnya adalah ditemukan sistem EFI(Electronic Fuel Injection) yang dianggap lebih sempurna dari pada karburator. EFI (Electronic Fuel Injection) adalah sebuah sistem untuk mengatur jumlah bahan bakar, berdasarkan data dari sensor-sensor yang kemudian diolah oleh ECU(Elektronic Control Unit). Selanjutnya ECU mengontrol penginjeksian ke dalam ruang bakar. Dengan tujuan untuk efisiensi bahan bakar dan emisi. Anonim (1995 : 3—7) “Sistem EFI menentukan jumlah bahan bakar yang optimal (tepat) diseseuiakan dengan jumlah dan temperatur udara yang masuk, ..., pengembunan oksigen di dalam exhaust pipe , ..., dan kodisi penting lainya. Akhir – akhir ini sistem EFI (Electronic Fuel Injection) mulai diterapkan pada sepada motor. Perlahan menggantikan sistem yang sudah lama bertahan yaitu karburator. Prinsip kerja karburator yang diatur secara manual mengakibatkan pemakaian BBM kurang efisien. Semetara itu pada sistem EFI jumlah bahan bakar yang disemprotkan menuju ruang bakar diatur lebih akurat oleh ECU, sehingga pemakaian bahan bakar lebih efisien. Berdasarkan latar belakang di atas, makalah ini berjudul Aplikasi Sistem EFI pada Sepeda Motor. Topik ini signifikan untuk dibahas karena pemanfaatan sistem EFI pada sepeda motor diperlukan untuk mengoptimalkan kerja mesin dan efisiensi bahan bakar.

a. a. b.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. Bagaimana prinsip kerja sistem EFI pada sepeda motor? b.1. Mendeskripsikan prinsip kerja sistem EFI pada sepeda motor. Mendiskriosikan sistem pengontrol elektronik (Electronic Control System) EFI pada sepeda motor.3 Tujuan Tujuan penulisan makalah ini sebagai berikut. Apa keunggulan aplikasi sistem EFI dibandingkan dengan karburator pada sepeda motor? c. Mendiskrisikan perbedaan sistem kerja EFI dengan sistem kerja karburator c. masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut. Bagaimana cara kerja sistem pengontrol elektronik (electronic Control System) EFI pada sepeda motor? 1. .

1 Prinsip Kerja Sistem EFI pada Sepeda Motor Jumlah aliran atau massa udara yang masuk ke dalam silinder melalui intake manifold diukur oleh sensor aliran udara (air flow sensor). tegangan. outtake oksigen. Fuel injector terletak di dalam intake manifold di belakang intake valve. Sistem karburator yang sudah bertahan lama ternyata mempunyai kekurangan dalam banyak hal. Bensin dan udara akan bercampur di dalam intake manifold dan masuk ke dalam silinder pada saat langkah hisap. ECU akan memberi sinyal ke injector dengan mengubah injector ground circuit on dan off secara bergantian. posisi throttle dan perhitungan jumlah bahan bakar yang akurat.7 gram untuk udara dan 1 gram untuk bensin disesuaikan dengan kondisi panas mesin dan udara sekitar. ECU menggunakan serangkaian sensor untuk menentukan oksigen intake. sehingga bensin yang masuk ke dalam pipa saluran masuk (intake manifold) melalui injektor. kecepatan. Campuran ideal untuk menghasilkan pembakaran yang baik yaitu 14. Injector ini berupa solenoid elektrik yang dioperasikan oleh ECU (Electronic Control Unit).2 Keunggulan Sistem EFI Dibandingkan dengan Sistem Karburator Dewasa ini kemajuan di dunia pegetahuan dan teknologi tentang otomotif telah ditemukan terobosan baru yang menjawab semua kekurangan sistem karburator. kemudian bahan bakar dicampur dengan udara oleh fuel injector. Kemudian data – data lain tentang kondisi mesin akan dinformasikan ke ECU. tekanan manifold.BAB II PEMBAHASAN 2. yaitu sistem EFI(Electronic Fuel Injection). ECU akan mengatur lama pembukaan injektor. serta beban kendaraan. contohnya pada sistem karburator ada perbedaan tenaga bila sepeda motor . suhu. Bensin dengan tekanan tertentu (2—4 kali tekanan dalam sistem karburator) telah dihasilkan oleh pompa bensin elektrik dalam sistem bahan bakar akan siap diinjeksikan melalui injektor elektronik. 2.

b. Sistem EFI mampu meminimalkan kerusakan mesin pada jangka pendek maupun jangka panjang. d. Selain keunggulan tersebut. Sistem EFI juga dapat menyesuaikan kondisi kendaraan dengan lingkungan (suhu dan tekanan). Pasokan BBM pun disesuaikan dengan kebutuhan mesin. c. oleh karena itu campuran bensin pada siang hari lebih kaya.3 Cara Kerja Sistem Pengontrol Elektronik (Electronic Control System) EFI Sistem pengontrol elektronik (electronic control system) merupakan alat pendeteksi kondisi kerja mesin yang menentukan ketepatan jumlah penginjeksian bahan bakar sesuai dengan signal yang diterima dari sensor-sensor EFI. Jadi sepeda motor yang menggunakan sistem EFI tidak terjadi perbedaan tenaga pada siang atau malam hari. temperatur udara saat akselerasi dan deselerasi. Komputer menghitung dengan tepat jumlah penginjeksian . temperatur air pendingin. Hal tersebut disebabkan oleh pembakaran yang kurang sempurna. beban mesin. 2. Sensorsensor ini mengukur jumlah udara yang dihisab. Kepadatan volume oksigen di siang hari lebih rendah dibandingkan dengan malam hari. Sistem EFI mampu meminimalkan kerugian pemakaian bahan bakar yang ditimbulkan oleh perbandingan udara dan bahan bakar yang tidak ideal. yang menyebabkan tidak efisiennya penggunaan bensin. kemudian mengirim signal ke komputer. Peristiwa tersebut tidak terjadi pada sistem EFI.digunakan pada siang hari dibandingkan pada malam hari. masih banyak keunggulan sistem EFI dibandingkan dengan sistem karburator antara lain : a. karena pada sistem EFI terdapat sensor suhu yang mengatur aliran udara pada saat kepadatan oksigen berubah. hal tersebut disebabkan tingkat kepadatan oksigen pada siang hari dan malam hari berbeda. Performa mesin tinggi tetapi tetap hemat bahan bakar dapat dicapai dengan menggunakaan sisitem EFI. Sistem EFI mampu meminimalkan emisi gas buang yang berlebihan dan mengurangi penggunaan tenaga yang tidak optimal.

relay ini bekerja ketika mesin berputar.bahan bakar atas dasar signal tersebut. kemudian mengirimkan signal penginjeksian yang diperlukan ke injektor-injektor. dan mematikan pompa pada saat mesin mati . Sirkuit pompa bahan bakar pada sisitem EFI juga dilengkapi dengan relay. Electronic Injection System pada beberapa mesin dilengkapi dengan sebuah tahanan dalam. Cold start injector bekerja ketika mesin distart pada saat dingin dan lamanya dikontrol oleh timer switch pada sirkuit komputer sistem EFI dilengkapi dengan main relay untuk mencegah turunnya tegangan. injeksi sirkuitnya untuk mencegah terjadinya panas dan menstabilakan kerjanya injector.

hendaknya lebih mengutamakan tingkat efisiensi agar penggunaan bahan bakar tetap hemat dan performa yang dihasilkan mesin sepeda motor optimum. Sistem EFI juga dapat menyesuaikan kondisi kendaraan dengan lingkungan (suhu dan tekanan). Performa mesin tinggi tetapi tetap hemat bahan bakar dapat dicapai dengan menggunakaan sisitem EFI. Sistem EFI mampu meminimalkan emisi gas buang yang berlebihan dan mengurangi penggunaan tenaga yang tidak optimal. c. Beberapa keunggulan sistem EFI dibandingkan dengan karburator antara lain : a. d. Sistem EFI mampu meminimalkan kerusakan mesin pada jangka pendek maupun jangka panjang. pemasukan bahan bakar menuju intake manifold.BAB III PENUTUP 3. dan mengontrol kondisi lingkungan (suhu dan temperatur) secara elekronik atau komputerisasi.2 Saran Bagi perancang sepeda motor. yaitu sisitem EFI (Electronic Fuel Injection) dasar prinsip kerjanya adalah mengtur aliran udara. Sistem EFI mampu meminimalkan kerugian pemakaian bahan bakar yang ditimbulkan oleh perbandingan udara dan bahan bakar yang tidak ideal.1 Simpulan Dewasa ini telah ditemukan terobosan baru yang menjawab semua kekurangan dari sisitem karburator. mengingat persediaan sumber daya alam minyak bumi semakin menipis. b. . Sebaiknya aplikasi sistem EFI diterapkan pada semua jenis sepeda motor agar penggunaan bahan bakar lebih hemat. Hal tersebut disebabkan oleh pembakaran yang kurang sempurna. 3.

1982.Yogyakarta:Liberty .1995.Cara Pemeriksaan.New Step 1 Training Manual.DAFTAR RUJUKAN Anonim.1992.Emanuel. Penyetelan.Yogyakarta:Andi Offset Teiseran.Jakarta: PT Toyota-Astra Motor Boentarto.Teknik Motor. dan Perawatan Motor Bensin.

APLIKASI SISTEM EFI PADA SEPEDA MOTOR MAKALAH Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia Keilmuan yang dibimbing oleh Ibu Putri Kumala Dewi Oleh Lukman Fachruddin Oky Pranata (100512301961) (100512301965) UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK .

JURUSAN TEKNIK MESIN PROGAM STUDI D3 TEKNIK MESIN NOVEMBER 2010 .