Diagram P ± V

A pressure volume diagram (or P-V diagram, or volume-pressure loop)[1]) is used to describe a thermal cycle involving the following two variables:
y y

Volume (on the X axis) Pressure (on the Y axis)

This is in fact enough information to fully describe a simple system from a thermodynamic standpoint. The diagrams are useful when one wants to calculate the work done by the system, the integral of the pressure with respect to volume. One can often quickly calculate this using the PV diagram as it is simply the area enclosed by the cycle. In cardiovascular physiology, the diagram is often applied to the left ventricle, and it can be mapped to specific events of the cardiac cycle. PV loop studies are widely used in basic research and preclinical testing, to characterize the intact heart's performance under various situations (effect of drugs, disease, characterization of mouse strains)

The sequence of events occurring in every heart cycle is as follows. The figure shows a PV loop from a real experiment; letters refer to points.
y

y

y y y y

y y

A is the end-diastolic point; this is the point where contraction begins. Pressure starts to increase, becomes rapidly higher than the atrial pressure, and the mitral valve closes. Since pressure is also lower than the aortic pressure, the aortic valve is closed as well. Segment AB is the contraction phase. Since both the mitral and aortic valves are closed, volume is constant. For this reason, this phase is called isovolumic contraction. At point B, pressure becomes higher than the aortic pressure and the aortic valve opens, initiating ejection. BC is the ejection phase, volume decreases. At the end of this phase, pressure lowers again and falls below aortic pressure. The aortic valve closes. Point C is the end-systolic point. Segment CD is the isovolumic relaxation. During this phase, pressure continues to fall. The mitral valve and aortic valve are both closed again so volume is constant. At point D pressure falls below the atrial pressure and the mitral valve opens, initiating ventricular filling. DA is the diastolic filling period. Blood flows from the left atrium to the left ventricle. Atrial contraction completes ventricular filling.

As it can be seen, the PV loop forms a roughly rectangular shape and each loop is formed in an anti-clockwise direction. Very useful information can be derived by examination and analysis of individual loops or series of loops, for example:
y

the horizontal distance between the top-left corner and the bottom-right corner of each loop is the stroke volume[2]

y

the line joining the top-left corner of several loops is the contractile or inotropic state[3].

See external links for a much more precise representation. Perbedaan Diesel dan Otto Perhitungan secara teori pada siklus ideal akan mencakup 4 proses ialah kompresi, ekspansi, pemanasan, dan pendinginan. Gambar berikut adalah diagram tekananvolume (P-V) siklus ideal motor 4 langkah volume tetap (siklus Otto).

Gambar 4. Diagram P-V pada siklus Otto Langkah 0-1 adalah langkah isap, langkah 1-2 adalah langkah pemampatan, garis 2-3 adalah pembakaran secara cepat yang menghasilkan pemanasan gas pada volume konstan, langkah 3-4 adalah langkah ekspansi gas panas, sedang segmen 4-1 turunnya tekanan secara tiba-tiba karena dibukanya katup buang. Setelah itu gas dibuang pada langkah 1-0. Asumsi yang digunakan pada siklus seperti pada gambar di atas beserta penjelasannya adalah sebagai berikut: 1. Langkah isap (0-1) dan langkah buang (1-0) dianggap sebagai proses tekanan tetap. 2. Langkah pemampatan (1-2) dianggap berlangsung secara adiabatik, karena proses tersebut berlangsung sangat cepat sehingga dianggap tidak ada panas yang sempat keluar sistem.

3. Proses pembakaran (garis 2-3) dianggap sebagai pemasukan (pengisian) kalor pada volume konstan. 4. Langkah kerja (3-4) dianggap juga berlangsung adiabatik. Penjelasan sama dengan nomor 2. 5. Proses penurunan tekanan karena pembukaan katup buang (garis 4-1) dianggap sebagai pengeluaran (pembuangan) kalor pada volume tetap. 6. Fluida kerja dianggap gas ideal sehingga memenuhi hukum-hukum gas ideal. Sesuai hukum 1 termodinamika, kesetaraan panas dan gerak dapat dituliskan sebagai persamaan energi sebagai berikut: Q = ( U + W «««««««..(9) Dengan Q = panas yang keluar atau masuk sistem (joule) U = perubahan energi dalam( (joule) W = kerja yang diberikan sistem (joule). Rancangan motor bakar diinginkan agar mampu mengubah sebanyak-banyaknya energi panas menjadi gerak. Untuk itu diperlukan pengetahuan teori mengenai efisiensi sistem tersebut. Dalam hal ini, efisiensi dari siklus Otto ialah: e = W / Qin«««««««.(10) dengan Qin ialah panas yang dimasukkan ke dalam sistem. Pada siklus di atas ( U = 0, karena pada akhir siklus posisi grafik kembali ke titik semula (atau keadaan fluida pada akhir siklus sama seperti pada awal siklus), sehingga W = Qin ± Qout ««««««..(11) dengan Qout ialah panas yang dikeluarkan dari sistem. Dengan demikian, efisiensi siklus akan sebesar

Persamaan penambahan panas pada volume konstan pada siklus di atas ialah:

2. 3. sehingga dan Sedangkan dari grafik terlihat bahwa V1 = V4 dan V3 =.V2.) Sehingga efisiensi siklus ialah Proses 1-2 dan 3-4 adalah adiabatik. dan 4 pada persamaan di atas adalah sesuai dengan titik-titik pada grafik dalam gambar 4 di atas.Qin = M cv (T3 ± T2) Sedang pengeluaran panas pada volume tetap ialah Qout = M cv (T4 ± T1) Dengan cv ialah panas spesifik udara pada volume tetap. sehingga Dengan demikian maka Sehingga efisiensi siklus pada persamaan (a) akan menjadi Dalam hal in r = V 1/V2 adalah perbandingan kompresi motor. Dari persamaan di atas terlihat bahwa efisiensi siklus ideal Otto akan sebanding dengan perbandingan kompresi dan tidak tergantung pada besarnya pemasukan dan pengeluaran panas.siklus otto . (Notasi 1. Siklus otto dan diesel 1.

Pada siklus diatas di jelaskan langkah pertama yaitu langkah kompresi.dan pada mesin diesel umumnya menganut komresi yang jauh lebih tinggi dari mesin otto. tetepi hanya busi pemanas saja.dan yang terakhir gas tersebut di buang keluar seiring pisto n akan naik kembali k TMA. 2.setelah kompresi langkah kedua ialah memasukan bahan bakar selanjutnya langkah ketiga proses pembakaran yang di picu oleh spark plug/busi. Mobil dan sepeda motor berbahan bakar bensin (Petrol Fuel) adalah contoh penerapan dari sebuah siklus Otto. siklus ini memiliki 4 buah proses thermodinamika yang terdiri dari 2 buah proses isokhorik (volume tetap) dan 2 buah proses adiabatis (kalor tetap). Secara thermodinamika. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat diagram tekanan (p) vs temperatur (V) berikut: . siklus diesel Siklus diesel sebenarnya prosesnya hamper mirip dengan mesin otto Cuma yang membedakan pada diesel tidak ada busi.kemudian hasil dari pembaka ran tersebut menghasilkan tenaga atau gaya yang di gunakan untuk menendang piston turun ke TMB.-Siklus otto Siklus Otto adalah siklus thermodinamika yang paling banyak digunakan dalam kehidupan manusia.

Proses Pembakaran Isokhorik 3. sehingga torak dapat bergerak bolak -balik . energi kimiawi tersebut diperoleh dari proses pembakaran antara bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar. Daya Indikasi Motor Dimana parameter ± parameternya adalah : p = Tekanan gas (Kg/m^3) T = Temperatur gas (K. Tekanan Efektif Rata-rata (Mean Effective Pressure) 6. i=1 untuk 2 tak dan i=0. Kelvin) V = Volume gas (m^3) r = Rasio kompresi (V1 ± V2) Cv = Panas jenis gas pada volume tetap ( kj/kg K) k = Rasio panas jenis gas (Cp/Cv) f = Rasio bahan bakar / udara Q = Nilai panas bahan bakar (kj/kg) W = Kerja (Joule) n = Putaran mesin per detik (rps) i = Index pengali. Penggunaan motor diesel bertujuan untuk mendapatkan tenaga mekanik dari energi panas yang ditimbulkan oleh energi kimiawi bahan bakar.5 untuk 4 tak z = Jumlah silinder P = Daya ( Watt ) . Proses Kompresi Adiabatis 2.Siklus diesel 2 tak Motor diesel dikategorikan dalam motor bakar torak dan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Kerja Siklus 5. Proses Ekspansi / Langkah Kerja 4.Proses yang terjadi adalah : 1-2 : Kompresi adiabatis 2-3 : Pembakaran isokhorik 3-4 : Ekspansi / langkah kerja adiabatis 4-1 : Langkah buang isokhorik Beberapa rumus yang digunakan untuk menganalisa sebuah siklus Otto adalah sebagai berikut : 1. dan dalam satu silinder dapat terdiri dari satu atau dua torak. Pada motor diesel ruang bakarnya bisa terdiri dari satu atau lebih tergantung pada tujuan perancangan. Tekanan gas hasil pembakaran akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak.

perhatikan ternyata ada 60. Diagram P-V siklus diesel dua langkah Perbedaan antara motor diesel dan motor bensin yang nyata adalah terletak pada proses pembakaran bahan bakar. Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol. Karena prinsip penyalaan bahan bakarnya akibat tekanan maka motor diesel juga disebut compression ignition engine sedangkan motor bensin disebut spark ignition engine. Perbedaan langkah ICE 2tak dan 4tak Didalam dunia otomotif.(reciprocating). pada motor bensin pembakaran bahan bakar terjadi karena adanya loncatan api listrik yang ditimbulkan oleh dua elektroda busi. tapi secara umum lebih populer motor 4 tak dan 2 tak. Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diub ah menjadi gerak bolakbalik torak pada langkah kompresi. yaitu motor diesel yang menggunakan sistim airless injection (solid injection) yang dianalisa dengan siklus dual dan motor diesel yang menggunakan sistim air injection yang dianalisa dengan siklus diesel sedangkan motor bensin dianalisa dengan siklus otto. sebagai prime mover (pengerak utama) digunakan internal combustion engine (motor pembakaran dalam). Proses kerja motor 4 tak dan 2 tak telah banyak sekali dibahas pada situs-situs diinternet. Istilah motor 4 tack dan motor 2 tack adalah istilah dalam bahasa Belanda. motor diesel dibedakan menjadi dua. dan kedua jenis motor tersebut ada yang menggunakan proses kerja 4 tak atau atau menggunakan proses kerja 2 tak.000 lebih posting yang membahas tentang judul tersebut. sedangkan dalam bahasa Indonesia disebut motor 4 langkah dan motor 2 langkah. poros engkol : Indonesia). Motor 4 tak adalah motor yang tiap satu kali proses kerjanya memerlukan 4 kali gerakan piston (seker : Belanda. Motor 2 tak adalah motor yang tiap satu kali proses kerjanya memerlukan 2 gerakan piston dari TMA ke TMB dan dari TMB ke TMA atau satu kali putaran crank shaft. misalnya : http://baiuanggara.com/category/i-p-t-e-k/motor-pembakaran-dalam/. sedangkan pada motor diesel pembakaran terjadi karena kenaikan temperatur campuran udara dan bahan bakar hingga mencapai temperatur nyala akibat kompresi torak. Berdasarkan cara menganalisa sistim kerjanya. torak : Indonesia) dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah) dan dari TMB ke TMA atau dua kali putaran crank shaft (kruk as : Belanda. dalam bahasa Inggris disebut four stroke engine dan two stroke engine.wordpress. baik itu motor bensin maupun motor disel. cari dengan Google search engine ketikan : ³proses kerja motor pembakaran dalam´. 3. . coba buka salah satu situs.

sedangkan pada motor 2 tak. Bahan bakarnya boros. Karakteristik motor 2 tak : 1. satu kali proses kerja hanya memerlukan 1 kali putaran crank shaft. Akan tetapi sebetulnya pada waktu mendesain sebuah sepeda motor maka yang . Konstruksinya sederhana. 2. sehingga harganya mahal dan perawatannya sulit. 3. maka motor 2 tak banyak diaplikasikan untuk kendaraan roda dua. Menginjak tahun 2000 dimana cadangan bahan bakar dunia mulai menunjukkan lampu kuning karena demand yang meningkat sedangkan supplai bahan bakar dunia tidak bisa ditingkatkan. dengan kapasitas mesin untuk sepeda motor pada umumnya relatif kecil. maka pelan -pelan sepeda motor dengan dengan penggerak motor 2 tak mulai ditingg alkan. Karakteristik motor 4 tak : 1. Bahan bakarnya hemat. karena dulu populasi sepeda motor belum terlalu banyak dan juga isu tentang polusi udara belum mendapatkan perhatian secara serius maka pada periode dibawah tahun 1990 popularitas sepeda motor dengan pengerak motor 2 tak cukup tenar di Indonesia. Selanjutnya dengan melihat karakteristik motor 2 tak yang boros bahan bakar dan tingkat polusinya yang tinggi. 2. 3. Tapi apakah memang kita harus meningalkan motor 2 tak dengan menguburkannya dalam kenangan begitu saja? Bukankah bagaimanapun juga motor 2 tak mempunyai kelebihan konstruksinya yang sederhana sehinga biaya produksi murah yang pada akhirnya harga jual juga rendah. Memang kita tahu bahwa ada kelemahan yang sangat sensitif sekali terhadap isu yang sudah mengglobal yaitu hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. hal itu tidak terlalu memberatkan. maka isu penghematan bahan bakar bersama-sama dengan polusi udara mulai mengemuka. Kontrusinya rumit. Begitu juga dengan polusi gas bekasnya. sehinga untuk kedua motor ini apabila kapasitas silindernya sama (misalnya sama-sama 100 cc) maka pada putaran kerja yang sama secara teoritis konsumsi bahan bakar motor 2 tak dua kali lebih boros dibandingkan dengan motor 4 tak. karena adanya klep. Pada motor 4 tak. Gas bekasnya kotor (emisinya tinggi). lalu dimana peran para ilmuwan? Tidakkah bisa dicarikan solusinya? Perbedaan mendasar antara motor 4 tak dengan motor 2 tak : 1. Dengan pertimbangan konstruksi yang sederhana. Masalah bahan bakar yang boros. sehingga harganya murah dan perawatannya mudah. satu kali proses kerja memerlukan 2 kali putaran crank shaft.silahkan pelajari dan silahkan juga kalau mau membuka situs-situs yang lainnya supaya lebih memahami. Gas bekasnya lebih bersih (emisinya rendah).

overlaping antara proses pembuangan dan pemasukan hanya terjadi beberapa saat yaitu pada fase akhir pembuangan dan awal pemasukan. maka apabila digunakan motor 4 tak tenaga sebesar itu dapat dihasilkan oleh motor dengan kapasitas silinder 100 cc pada putaran kerja 6. yaitu perpindahan campuran udara dengan bahan bakar dari ruangan dibawah piston kedalam cylinder diatas piston.000 rpm! 2. cylinder liner dan crank shaft tidak bisa dilumas oleh minyak pelumas/oli yang ada didalam karter. seluruh proses pembilasan. Pada motor 2 tak. seandainya tenaga yang diperlukan untuk itu adalah 8 TK. baru kemudian ditranfer kebagian atas piston selama lubang bilas terbuka. Dengan demikian kemungkinan adanya campuran udara dengan bahan bakar yang langsung terbuang keluar dari cylinder pada waktu overlaping pada motor 2 tak jauh lebih besar dibandingkan dengan motor 4 tak. sedangkan sebagian dari minyak pelumas/oli akan masuk kedalam silinder dan ikut dalam proses pembakaran sehingga mengakibatkan meningkatnya emisi gas buang dari motor 2 tak ini. Dengan demikian piston. semuanya terjadi diatas piston. proses pengisan terjadi dengan dihisapnya campuran udara dan bahan bakar kedalam ruangan dibawah piston dahulu. Pada motor 4 tak. sehingga bagian bawah piston bebas berhubungan dengan karter yang berisi minyak pelumas/oli akibatnya proses pelumasan pada piston. sehingga efisiensi motor 2 tak lebih rendah dari motor 4 tak. Oleh karena itu pelumasan dilakukan dengan cara mencampurkan minyak pelumas/oli pada bahan bakar yang dihisap oleh mesin sehingga sebagian dari minyak pelumas/oli akan menempel pada piston.diperhitungkan adalah tenaga yang diperlukan. kompresi. proses kerjanya melibatkan ruangan diatas dan dibawah piston. 3.000 rpm. Hal ini juga memberikan kontribusi kenapa motor 2 tak boros pemakaian bahan bakarnya. cylinder liner dan crank shaft yang memerlukan pelumasan. Artinya apabila direncanakan sebuah sepeda motor dengan kemampuan membawa beban katakan 150 kg didesain agar mampu melaju dengan kecepatan 100 km/jam. cylinder liner dan crank shaft dapat berlangsung dengan efektif sekali. sehingga ruangan dibawah piston harus merupakan ruang tertutup yang tidak boleh berhubungan dengan karter yang berisi minyak pelumas/oli. Pada motor 4 tak. Pada motor 2 tak. semua proses kerja seperti pengisian. usaha dan pembuangan. terjadi didalam proses pembuangan. yaitu apabila tenaga yang dibutuhkan sama dan pada putaran kerja yang sama bukankah seharusnya kapasitas motor 2 tak adalah setengah dari kapasitas motor 4 tak? . Bagaimanapun juga efektifitas sistim pelumasan menggunakan oli samping tidak bisa mengungguli proses pelumasan dari karter mesin. Sistim pelumasan ini secara umum dikenal masyarakat dengan istilah ³menggunakan oli samping´. Uraian seperti tersebut pada butir 2 dan 3 itulah yang menjawab pertanyaan seperti pada butir 1. maka apabila digunakan motor 2 tak seharusnya cukup dengan kapasitas silinder 50 cc pada putaran kerja 6.

cylinder liner dan crank sahft dapat berlangsung dengan sempurna. Dengan sistim pembilasan ³Super charge´ menggunakan blower/fan pada maka bagian bawah piston dapat dibebaskan dari fungsi pembilasan sehingga bagian bawah piston dapat berhubungan dengan karter yang besisi minyak pelumas/oli agar supaya pelumasan pada piston. Kembali pada uraian/kendala butir 3. bahan bakar diinjeksikan pada akhir langkah kompresi. Kembali pada uraian butir 2. Pada motor disel. bahkan sesudah proses pembuangan selesai. Sejak tahun 2000 sistim ³Fuel injection´ (sistim injeksi bahan bakar) sudah mulai populer dipakai pada motor bensin. masuk kedalam exhoust manifold. Padahal apabila ini bisa direlisir maka ukuran dari motor dapat diperkecil. Dengan meggunakan sistim fuel injection maka pada proses pembilasan hanya ada udara murni saja karena bahan bakar baru diinjeksikan kedalam silinder sesudah proses pembilasan selesai. Penambahan komponen mesin berupa blower/fan untuk untuk pembilasan pada motor . bahwa proses kerja motor 2 tak melibatkan ruangan diatas dan dibawah piston. apakah memungkinkan melakukan inovasi untuk itu? Dan saya berani menjawab. sehingga pertanyaan butir 1 dapat direalisir. sehingga kebutuhan materialnya lebih sedikit dan biaya produksi lebih murah yang pada akhirnya harga jual bisa ditekan. desain dan kostruksi dari motor 2 tak relatif tidak ada inovasi yang signifikan. Pertanyaannya adalah. apalagi kalau dikaitkan dengan usaha untuk mengeliminir kelemahan pada motor 2 tak seperti pada uraian butir 2 dan 3. sudah ada yang menggunakan sistim 2 tak dengan inovasi sistim pembuangan menggunakan exhoust valve dan sistim ³Super charge´ dengan blower untuk pembilasannya sehinga bagian bawah piston dapat langsung berhubungan dengan karter sehinga pelumasan pada piston. bahkan pada tahun 2005 mulai ada sepeda motor yang menggunakan sistim fuel injection.Dari pertama kali diciptakan sampai sat ini. Aliran udara bilas dari blower masuk melalui intake port pada bagian bawah cylinder kemudian naik keatas dan keluar melalui exhoust valve pada cylinder head (over head valve). yaitu proses pembilasan (udara dengan bahan bakar) yang terjadi pada waktu proses pembuangan sedang berlangsung. cylinder liner dan cank shaft dapat berlangsung dengan sempurna dan tidak perlu lagi menggunakan oli samping. sehinga pelumasan pada piston cylinder liner dan cank shaft tidak optimal. tidak ada kehilangan bahan bakar pada pada sistim pembilasan karena pembilasan hanya udara murni dan gas bekas saja. bahwa motor 2 tak dengan menggunakan karburator mengalami kehilangan bahan bakar pada waktu overlaping. amat sangat memungkinkan sekali! Pada motor jenis disel. menggantikan sistim karburator. sehingga tidak mungkin ada bahan bakar yang hilang selama proses pembilasan dan pembuangan berlansung. Tapi sepeda motor tersebut menggunakan motor 4 tak karena sejak tahun 2000 motor 2 tak mulai ditinggalkan.

tidak ada yang baru. sudah lama ada sepeda motor yang menggunakan fan cooling atau air injection sistem kedalam exhaoust manifold untuk menurunkan emisi gas buang. Membiarkan. desain dan konstruksi sederhana sehingga hemat material. biaya produksi murah dan harga jual dapat ditekan. sehingga secara teknologi sudah dikuasai. Ketika mengutip ditunjukkan berarti sebagai tekanan efektif atau imep (didefinisikan di bawah). mungkin dianggap sebagai tekanan rata-rata lebih dari satu siklus dalam ruang pembakaran mesin. tingkat emisi gas buangnya rendah dan konstruksi tet ap sederhana. Keuntungan lainnya adalah untuk tenaga dan putaran kerja yang sama. Jadi apakah sekarang ini memang sudah waktunya kita ucapkan sayonara pada motor 2 tak? Padahal dengan inovasi kita masih bisa mempertahankannya! BMEP (Brake Mean Effective Pressure) Tekanan efektif rata-rata adalah jumlah yang terkait dengan pengoperasian mesin pembakaran internal dan merupakan ukuran berharga kapasitas mesin untuk melakukan kerja yang independen dari mesin perpindahan [1]. Jadi kira-kira tambahan komponen seperti itulah yang diperlkan untuk inovasi sistim pembilasan. Secara partial semua teknologi yang saya kemukakan tersebut sudah pernah diaplikasikan oleh produsen sepeda motor. Dengan dua inovasi tersebut yaitu penggunan Fuel injection dan Super charge. kapasitas silinder motor 2 tak baru ini kira-kira hanya setengah dari motor 4 tak. maka kita dapat kembali menggunakan motor 2 tak namun dengan kateristik baru yaitu tidak boros bahan bakar. W = Kerja per siklus di Joules P = Power dalam Watts pmep = berarti tekanan efektif Pa Vd = perpindahan volume dalam m3 .2 tak tidak terlalu sulit dan mahal.

Berarti tekanan efektif juga berguna untuk perhitungan desain awal. yaitu: volume tekanan integral dalam kerja per siklus persamaan. dan n_c adalah jumlah putaran per siklus.meskipun kedua tentu terkait . Namun. jumlah siklus per detik hanya rasio mereka. Hal ini berguna untuk membandingkan perpindahan mesin yang berbeda. Jika N adalah jumlah putaran per detik.nc = jumlah putaran / siklus (untuk mesin 4-stroke nc = 2) N = jumlah putaran per detik T = Torque di Nm Daya yang dihasilkan oleh mesin adalah sama dengan kerja yang dilakukan per siklus operasi kali jumlah siklus operasi per detik. penting untuk diingat bahwa tekanan yang efektif berarti tidak mencerminkan tekanan-tekanan aktual di dalam ruang pembakaran individu . Karena jangkauan maksimum tekanan rem berarti efektif untuk desain mesin yang baik sudah terbentuk dengan baik. Perhatikan bahwa kecepatan telah menurun dari persamaan dan satu-satunya variabel torsi dan perpindahan volume. Karena torsi T terkait dengan kecepatan sudut (yang baru N 2 ) dan kekuasaan yang dihasilkan oleh P = TN2 Maka persamaan untuk MEP dalam hal torsi menjadi. Ditunjukkan berarti tekanan atau imep efektif dihitung dengan menggunakan kekuasaan yang ditunjukkan. Brake Mean Effective Tekanan atau bmep adalah. yaitu diberi torsi. kita dapat menggunakan nilai MEP standar untuk memperkirakan perpindahan mesin yang dibutuhkan. dihitung dari torsi diukur dynamometer. sekarang kita memiliki perpindahan mesin ukuran independen torsi kapasitas menghasilkan desain mesin (torsi tertentu macam). Kita dapat menulis Menurut definisi: W = pmep * Vd Sehingga. Kadang-kadang istilah fmep (gesekan berarti tekanan .dan berfungsi hanya sebagai pengukur kinerja nyaman. seperti biasa.

Jika mesin yang sama menghasilkan 76 kW pada 5400 rpm (90 Hz). .42 bar. ‡ Tentu disedot empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 7-9 bar rentang (100130 lb/in2). jumlah siklus per detik hanya rasio mereka. tapi sangat besar kecepatan rendah seperti mesin diesel Wartsila-Sulzer RTA96-bmep C dapat memiliki hingga 19 bar.510. Sebagai contoh.5 bar (~ 125-150 lb/in2). Jika N adalah jumlah putaran per detik. BMEP (Brake Mean Effective Pressure) Tekanan efektif rata-rata adalah jumlah yang terkait dengan pengoperasian mesin pembakaran internal dan merupakan ukuran berharga kapasitas mesin untuk melakukan kerja yang independen dari mesin perpindahan [1]. Seperti mesin piston selalu memiliki torsi maksimum pada kecepatan rotasi yang lebih rendah daripada output maksimum. mungkin dianggap sebagai tekanan rata-rata lebih dari satu siklus dalam ruang pembakaran mesin. ‡ otomotif turbocharged empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 14-18 bar jangkauan. pada kecepatan mesin di mana torsi maksimum diperoleh.002 m ) = 10. Nilai-Nilai BMEP ‡ Tentu saja percikan-penyalaan disedot mesin: nilai maksimum dalam kisaran 8. W = Kerja per siklus di Joules P = Power dalam Watts pmep = berarti tekanan efektif Pa Vd = perpindahan volume dalam m3 nc = jumlah putaran / siklus (untuk mesin 4-stroke nc = 2) N = jumlah putaran per detik T = Torque di Nm Daya yang dihasilkan oleh mesin adalah sama dengan kerja yang dilakukan per siklus operasi kali jumlah siklus operasi per detik.5-17 bar kisaran (180-250 lb/in2). Membiarkan. dan n_c adalah jumlah putaran per siklus. yang BMEP lebih rendah pada kekuatan penuh. dengan torsi 134 N ‡ m dan bmep adalah 8. ‡ turbocharged percikan pengapian mesin otomotif: bmep maksimum dalam 12. Pada rated kekuasaan.05 bar). nilai-nilai bmep biasanya 10 hingga 15% lebih rendah. Ketika mengutip ditunjukkan berarti sebagai tekanan efektif atau imep (didefinisikan di bawah). ‡ Dua-stroke sebanding mesin diesel memiliki nilai-nilai. empat-stroke memproduksi motor 160 N ‡ m dari 2 liter perpindahan akan memiliki bmep dari (4 ) (160 N ‡ m) / (0.efektif) digunakan sebagai indikator tekanan efektif rata-rata kehilangan gesekan (atau gesekan torsi) dan hanya perbedaan antara imep dan bmep.

‡ turbocharged percikan pengapian mesin otomotif: bmep maksimum dalam 12.5-17 .510.meskipun kedua tentu terkait . Ditunjukkan berarti tekanan atau imep efektif dihitung d engan menggunakan kekuasaan yang ditunjukkan. Kadang-kadang istilah fmep (gesekan berarti tekanan efektif) digunakan sebagai indikator tekanan efektif rata-rata kehilangan gesekan (atau gesekan torsi) dan hanya perbedaan antara imep dan bmep. seperti biasa. Namun.dan berfungsi hanya sebagai pengukur kinerja nyaman. penting untuk diingat bahwa tekanan yang efektif berarti tidak mencerminkan tekanan-tekanan aktual di dalam ruang pembakaran individu . Hal ini berguna untuk membandingkan perpindahan mesin yang berbeda. kita dapat menggunakan nilai MEP standar untuk memperkirakan perpindahan mesin yang dibutuhkan. dihitung dari torsi diukur dynamometer. Brake Mean Effective Tekanan atau bmep adalah. sekarang kita memiliki perpindahan mesin ukuran independen torsi kapasitas menghasilkan desain mesin (torsi tertentu macam). Perhatikan bahwa kecepatan telah menurun dari persamaan dan satu-satunya variabel torsi dan perpindahan volume. pada kecepatan mesin di mana torsi maksimum diperoleh. yaitu: volume tekanan integral dalam kerja per siklus persamaan. nilai-nilai bmep biasanya 10 hingga 15% lebih rendah. Karena torsi T terkait dengan kecepatan sudut (yang baru N 2 ) dan kekuasaan yang dihasilkan oleh P = TN2 Maka persamaan untuk MEP dalam hal torsi menjadi.Kita dapat menulis Menurut definisi: W = pmep * Vd Sehingga. Pada rated kekuasaan. Nilai-Nilai BMEP ‡ Tentu saja percikan-penyalaan disedot mesin: nilai maksimum dalam kisaran 8. Karena jangkauan maksimum tekanan rem berarti efektif untuk desain mesin yang baik sudah terbentuk dengan b aik.5 bar (~ 125-150 lb/in2). Berarti tekanan efektif juga berguna untuk perhitungan desain awal. yaitu diberi torsi.

‡ Dua-stroke sebanding mesin diesel memiliki nilai-nilai. ‡ Tentu disedot empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 7-9 bar rentang (100130 lb/in2). dengan torsi 134 N ‡ m dan bmep adalah 8.42 bar. empat-stroke memproduksi motor 160 N ‡ m dari 2 liter perpindahan akan memiliki bmep dari (4 ) (160 N ‡ m) / (0. yang BMEP lebih rendah pada kekuatan penuh.002 m ) = 10. Engine test bed CT 400 Gas / Diesel Engine Test Bed and Brake The CT 400 equipment series offers a wide range of experiments on industrial engines with a power output of up to 75 kW. gas 4 cylinder in-line engine. tapi sangat besar kecepatan rendah seperti mesin diesel Wartsila-Sulzer RTA96-bmep C dapat memiliki hingga 19 bar. Seperti mesin piston selalu memiliki torsi maksimum pada kecepatan rotasi yang lebih rendah daripada output maksimum. Sebagai contoh.05 bar). A choice of two water-cooled engines is available: y y 4 cylinder in-line engine. The complete test stand is made up of the CT 400 brake unit and a test engine. ‡ otomotif turbocharged empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 14-18 bar jangkauan. The CT 400 load mechanism essentially consists of an adjustable air-cooled eddy current brake. Jika mesin yang sama menghasilkan 76 kW pada 5400 rpm (90 Hz). diesel The test engine can be connected to the brake unit quickly and easily.bar kisaran (180-250 lb/in2). The engines can be investigated in two modes: .

16 /. The characteristic curve for the brake is changed.02.Torque control: Manual adjustment of braking torque. This allows different load points to be approached and measurements are carried out depending on the load. An indicating system with PC data acquisition for the pressure curves in the engines and an exhaust gas analysis unit are available as accessories. Electronic indication (CT 400. effective usable power.Exhaust gas analysis with CT 159.the following can also be studied: y y y y y p-V diagram p-t diagram Pressure curve over gas cycle Determination of indicated power Determination of mechanical efficiency .09) with appropriate set of sensors for engine (CT 400. Speed control: A controller keeps the speed constant. while the engine torque is increased. amount of heat in cooler. different full load points are approached and measurements are carried out depending on the speed. heat losses due to radiation and convection o Representation in Sankey diagram Comparison of diesel and gas engines In conjunction with other accessories . Learning content/Exercises: y y y y y y Familiarization with a 4-cylinder gas engine Familiarization with a 4-cylinder diesel engine Characteristic curves depending on speed: o Plotting of torque and power curves o Specific fuel consumption o Volumetric efficiency o Excess air factor Characteristic curves depending on power output: o Specific fuel consumption o Volumetric efficiency o Excess air factor Creation of heat balances at full load: o Determination of imparted energy. amount of heat in exhaust gas losses.17) .

MUSIC cylinder head design layout The prototype 4-cylinder engine Engine on the test bed .

This work was undertaken by Castings Technology International who first had to create the core models from. Nonetheless. This meant the design team at Powertrain Technologies Ltd had to work around existing fixed features such as the head bolts and the coolant and oil transfer passages. Thus there would be a likelihood that elevated temperatures might be sustained that could have an impact on the structural integrity of the aluminium. fan angin) dan di industri. PENDAHULUAN Bagian ini menggambarkan ciri-ciri utama motor listrik. menggerakan kompresor. Motor listrik kadangkala disebut . In order to achieve this in an acceptable time frame it was decided to use rapid prototyping. A final requirement was for the provision of significant amounts of instrumentation as well.1 Dimana motor digunakan Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. the transfer port plus the spark plug and injector locations could all be removable for revised designs. In order to make the 4-cylinder as versatile as possible it was also necessary to make sure that the key design features of the helix that generates the air motion. This head was probably the most complex they had ever attempted and had many unavoidable regions where the metal condition was marginal due to either thin sections or sudden changes in section. dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer. This resulted in a highly complex design that had to be translated into a casting. bor listrik.Prototype cylinder head design and manufacture The production of the prototype 4-cylinder engine posed numerous design and manufacturing issues. The inclusion of numerous bosses through the water jacket to allow pr essure and temperature sensors to be included meant that the cooling jacket was compromised around the chamber. they successfully executed the project and produced three castings. memutar impeller pompa. To mitigate this issue it was decided that the combustion chamber would be sleeved with stainless steel to provide thermal protection to the parent metal. An area of concern to the design team was that of the combustion chamber. 1. Key to the project was that the new cylinder head must be capable of being used on an existing production cylinder block. Energi mekanik ini digunakan untuk.0l unit. Motor listrik 1. fan atau blower. misalnya. which the rapid prototypes were manufactured. in this case a Ford 2. mengangkat bahan.

akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan. dalam bab 2 dijelaskan untuk masing-masing motor . Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan. dan pompa displacement konstan. 1. Dalam memahami sebuah motor. maka kedua sisi loop. yaitu pada sudut kanan medan magnet.2 Bagaimana sebuah motor bekerja Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama (Gambar 1): Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan). Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatan mesin. Komponen motor listrik bervariasi untuk berbagai jenis motor.³kuda kerja´ nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri. Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. 2004): Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India. penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan. Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan. rotary kilns.

html.Gambar 1. dan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini : . dan mekanisme operasi.directindustry.com/find/electricmotor. 2005) JENIS MOTOR LISTRIK Bagian ini menjelaskan tentang dua jenis utama motor listrik: DC dan motor. Gambar 3 memperlihatkan motor listrik yang paling umum. Prinsip Dasar dari Kerja Motor Listrik (Nave. Motor tersebut dikategorikan berdasarkan pasokan input. Dafar parabpemasok motor listrik tersedia di www. konstruksi.

pompa air dan penyedot debu.Motor DC Motor arus searah. Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin. dalam aplikasi ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW). Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. maka arus ini akan menjadi elektromagnet. sebagaimana namanya. mesin cuci. Alat yang berfungsi sebaliknya. Dinamo yang berbentuk silinder. menggunakan arus langsung yang tidak langsung/direct-unidirectional. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter). . Gambar 3 memperlihatkan sebuah motor DC yang memiliki tiga komponen utama:1 Kutub medan. mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch). Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas. Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Dinamo. dengan dua standar global yakni IEC dan NEMA. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. Motor listrik yang umum digunakan di dunia Industri adalah motor listrik asinkron. Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan. Bila arus masuk menuju dinamo.

fan atau blower. Bagian ini menggambarkan ciri-ciri utama motor listrik. dan magnet yang lain pada suatu kedudukan yang tetap. 1. tetapi hanya sebagian saja yang benar-benar mengikuti arahan IEC 34-1 dan juga mengikuti arahan level efisiensi dari EU. sebab tagihan listrik yang semakin tinggi setiap tahunnya.1 Dimana motor digunakan Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. banyak negara berkembang manjdi pasar untuk produk ini. tarik-menarik.Motor listrik IEC dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan efisiensi yang dimilikinya. apalagi dengan kenaikan tarif listrik setiap tahun. pembagian kelas ini menjadi EFF1. Sebagaimana kita ketahui bahwa : kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama. sehingga lebih mencemari lingkungan. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar. Lembaga yang mengatur dan menjamin level efisiensi ini adalah CEMEP. Prinsip kerja motor listrik Pada motor listrik tenaga listrik dirubah menjadi tenaga mekanik. EFF2 dan EFF3. sehingga menaikkan daya saing produk. paling sedikit memboroskan tenaga. jadi memakai elektrik motor yang efisien akan mengurangi biaya overhead produksi. maka pemakaian motor listrik EFF1 sudah waktunya menjadi keharusan. misalnya. dengan tujuan untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi pencem aran karbon secara global. ini adalah sebuah standar yang mengatur rotating equipment bertenaga listrik. memutar impeller pompa. mengangkat bahan. yang dalam jangka panjang memboroskan keuangan pemakai. dalam sebuah industri rata-rata konsumsi listrik untuk motor listrik adalah sekitar 65-70% dari total biaya listrik. Sebagai contoh. Ada banyak pabrik elektrik motor. Standar IEC yang berlaku adalah IEC 34-1. sedangkan EFF3 sudah tidak boleh dipergunakan dalam l ingkungan EU. sebab memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan menimbulkan buangan karbon yang terbanyak. Energi mekanik ini digunakan untuk. dll. Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengikuti standar IEC dan EU supaya produknya menjadi murah dan lebih banyak terjual. EFF1 adalah motor listrik yang paling efisien. karena banyak daya diboroskan dalam pemakaian beban listrik. sebagai standar di EU. . sebuah konsorsium di Eropa yang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama. Perubahan ini dilakukan dengan merubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnit. menggerakan kompresor.

Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan. Klasifikasi Jenis Utama Motor Listrik 2. 2004): Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. dan mekanisme operasi. penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. bor listrik. dan pompa displacement konstan. Komponen motor listrik bervariasi untuk berbagai jenis motor. Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. 1.com/find/electricmotor. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan). yaitu pada sudut kanan medan magnet.directindustry. 2. Gambar 2. menggunakan arus langsung yang tidak . Dafar para pemasok motor listrik tersedia di www. Gambar 3 memperlihatkan motor listrik yang paling umum.1 Motor DC Motor arus searah. dalam bab 2 dijelaskan untuk masing-masing motor. konstruksi. Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan. Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India. maka kedua sisi loop. Motor listrik kadangkala disebut ³kuda kerja´ nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri.Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer. Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan. sebagaimana namanya.html. akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan. rotary kilns. JENIS MOTOR LISTRIK Bagian ini menjelaskan tentang dua jenis utama motor listrik: DC dan motor. dan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini. Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatan mesin. fan angin) dan di industri. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors.2 Bagaimana sebuah motor bekerja Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama (Gambar 1): Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Dalam memahami sebuah motor. Motor tersebut dikategorikan berdasarkan pasokan input.

Motor Listrik Motor Arus Bolakbalik (AC) Motor Arus Searah (DC) Sinkron Induksi Satu Fase Tiga Fase Self Excited Separately Excited Seri Campuran Shunt Keuntungan utama motor DC adalah sebagai pengendali kecepatan. Bila arus masuk menuju dinamo. Commutator. dihubungkan ke as penggerak untuk menggerakan beban. Kegunaannya adalah untuk membalikan arah arus listrik dalam dinamo. arusnya berbalik untuk merubah kutub-kutub utara dan selatan dinamo. Gambar 3 memperlihatkan sebuah motor DC yang memiliki tiga komponen utama:1 Kutub medan. 2005. Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. yang tidak . Dinamo. Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas. sampai kutub utara dan selatan magnet berganti lokasi. Dinamo yang berbentuk silinder. maka arus ini akan menjadi elektromagnet. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. dinamo berputar dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub-kutub. Untuk kasus motor DC yang kecil. Commutator juga membantu dalam transmisi arus antara dinamo dan sumber daya. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan.langsung/direct-unidirectional. Komponen ini terutama ditemukan dalam motor DC. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. 1 Diambil dari Komponen Motor Listrik dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi India. Jika hal ini terjadi. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan.

T. motor tersebut dibatasi hanya untuk penggunaan di area yang bersih dan tidak berbahaya sebab resiko percikan api pada sikatnya. flux medan dan tegangan dinamo ditunjukkan dalam persamaan berikut: Gaya elektromagnetik: E = K N Torque: T = K Ia Dimana: E =gaya elektromagnetik yang dikembangkan pada terminal dinamo (volt) = flux medan yang berbanding lurus dengan arus medan N = kecepatan dalam RPM (putaran per menit) T = torque electromagnetik Ia = arus dinamo K = konstanta persamaan 2.E. namun penggunaannya pada umumnya dibatasi untuk beberapa penggunaan berkecepatan rendah. sebab sering terjadi masalah dengan perubahan arah arus listrik mekanis pada ukuran yang lebih besar. Hubungan antara kecepatan. Oleh karena itu total arus dalam jalur merupakan penjumlahan arus medan dan arus dinamo. Motor DC juga relatif mahal dibanding motor AC.2 Motor DC sumber daya sendiri/ Self Excited: motor shunt Pada motor shunt.mempengaruhi kualitas pasokan daya.1. 1997): . Motor ini dapat dikendalikan dengan mengatur: Tegangan dinamo ± meningkatkan tegangan dinamo akan meningkatkan kecepatan Arus medan ± menurunkan arus medan akan meningkatkan kecepatan. Gambar 3. Juga. 2.org ©UNEP 5 Berikut tentang kecepatan motor shunt (E. Motor DC tersedia dalam banyak ukuran. Sebuah motor DC (Direct Industry.1 Motor DC sumber daya terpisah/ Separately Excited Jika arus medan dipasok dari sumber terpisah maka disebut motor DC sumber daya terpisah/ separately excited..energyefficiencyasia. gulungan medan (medan shunt) disambungkan secara paralel dengan gulungan dinamo (A) seperti diperlihatkan dalam gambar 4.1. 2005) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. penggunaan daya rendah hingga sedang seperti peralatan mesin dan rolling mills.

Sehingga. Stator merupakan komponen listrik statis. motor AC dapat dilengkapi dengan penggerak frekwensi variabel untuk meningkatkan kendali kecepatan sekaligus menurunkan . Makin tinggi persentase penggabungan (yakni persentase gulungan medan yang dihubungkan secara seri).Kecepatan pada prakteknya konstan tidak tergantung pada beban (hingga torque tertentu setelah kecepatannya berkurang. lihat Gambar 4) dan oleh karena itu cocok untuk penggunaan komersial dengan beban awal yang rendah. gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara seri dengan gulungan dinamo (A) seperti ditunjukkan dalam gambar 5. motor kompon memiliki torque penyalaan awal yang bagus dan kecepatan yang stabil. makin tinggi pula torque penyalaan awal yang dapat ditangani oleh motor ini. 1997.4 Motor DC Kompon/Gabungan Motor Kompon DC merupakan gabungan motor seri dan shunt.3 Motor DC daya sendiri: motor seri Dalam motor seri. 2002): Kecepatan dibatasi pada 5000 RPM Harus dihindarkan menjalankan motor seri tanpa ada beban sebab motor akan mempercepat tanpa terkendali. penggabungan 40-50% menjadikan motor ini cocok untuk alat pengangkat hoist dan derek. seperti derek dan alat pengangkat hoist (lihat Gambar 5). 2005). 2.M. gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara paralel dan seri dengan gulungan dinamo (A) seperti yang ditunjukkan dalam gambar 6. Rotor merupakan komponen listrik berputar untuk memutar as motor.2 Motor AC Motor arus bolak-balik menggunakan arus listrik yang membalikkan arahnya secara teratur pada rentang waktu tertentu. Gambar 4: Karakteristik Motor DC Shunt (Rodwell International Corporation. 1999) 2. arus medan sama dengan arus dinamo. Berikut tentang kecepatan motor seri (Rodwell International Corporation. 1999) Gambar 5: Karakteristik Motor Seri DC (Rodwell International Corporation.1.1. L. sedangkan motor kompon yang standar (12%) tidak cocok (myElectrical. Contoh. seperti peralatan mesin. Oleh karena itu. Motor listrik memiliki dua buah bagian dasar listrik: "stator" dan "rotor" seperti ditunjukkan daalam Gambar 7. Keuntungan utama motor DC terhadap motor AC adalah bahwa kecepatan motor AC lebih sulit dikendalikan. Untuk mengatasi kerugian ini. Photonics Ltd. 2. Kecepatan dapat dikendalikan dengan cara memasang tahanan dalam susunan seri dengan dinamo (kecepatan berkurang) atau dengan memasang tahanan pada arus medan (kecepatan bertambah). Pada motor kompon. Motor-motor seri cocok untuk penggunaan yang memerlukan torque penyalaan awal yang tinggi.

Komponen Motor induksi memiliki dua komponen listrik uta ma (Gambar 8):4 Rotor. Rotor memiliki magnet permanen atau arus DC-excited.2. yang dipaksa untuk mengunci pada posisi tertentu bila dihadapkan dengan medan magnet lainnya. bekerja pada kecepatan tetap pada sistim frekwensi tertentu. perubahan frekwensi dan generator motor.2. dan oleh karena itu motor sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah. 2. Perbedaan utama antara motor sinkron dengan motor induksi adalah bahwa rotor mesin sinkron berjalan pada kecepatan yang sama dengan perputaran medan magnet. Motor ini memerlukan arus searah (DC) untuk pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah. Motor sinkron mampu untuk memperbaiki faktor daya sistim. . Tiga fase digulungi kawat pada bagian . lapisan ganda dan terdistribusi. dan dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC. Stator. Popularitasnya karena rancangannya yang sederhana.3 a. Batang-batang tersebut diberi hubungan pendek pada kedua ujungnya dengan alat cincin hubungan pendek.dayanya. 1999) Komponen utama motor sinkron adalah (Gambar 7):2 Rotor. Stator menghasilkan medan magnet berputar yang sebanding dengan frekwensi yang dipasok. sehingga sering digunakan pada sistim yang menggunakan banyak listrik. Motor ini berputar pada kecepatan sinkron.1 Motor sinkron Motor sinkron adalah motor AC.Lingkaran rotor yang memiliki gulungan tiga fase. Hal ini memungkinkan sebab medan magnit rotor tidak lagi terinduksi. Motor induksi merupakan motor yang paling populer di industri karena kehandalannya dan lebih mudah perawatannya. Motor induksi menggunakan dua jenis rotor: .Rotor kandang tupai terdiri dari batang penghantar tebal yang dilekatkan dalam petak-petak slots paralel. Motor induksi AC cukup murah (harganya setengah atau kurang dari harga sebuah motor DC) dan juga memberikan rasio daya terhadap berat yang cukup tinggi (sekitar dua kali motor DC). yang diberikan oleh persamaan berikut (Parekh. seperti kompresor udara. Gambar 6: Karakteristik Motor Kompon DC (Rodwell International Corporation. Dibuat melingkar sebanyak kutub stator.2 Motor induksi Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. 2003): Ns = 120 f / P Dimana: f = frekwensi dari pasokan frekwensi P= jumlah kutub 2. murah dan mudah didapat.

dan penyalaan sendiri. sebagai contoh. Motor Sinkron dalamnya dan ujung yang lainnya dihubungkan ke cincin kecil yang dipasang pada batang as dengan sikat yang menempel padanya. Persamaan berikut dapat digunakan untuk menghitung persentase slip/geseran (Parekh. Slip hanya terjadi pada motor induksi. jaringan listrik . memiliki sebuah rotor kandang tupai. Stator dibuat dari sejumlah stampings dengan slots untuk membawa gulungan tiga fase. Medan magnet ini bergerak dengan kecepatan sinkron disekitar rotor. Motor induksi tiga fase. Motor ini hanya memiliki satu gulunga n stator. pompa. dapat memiliki kandang tupai atau gulungan rotor (walaupun 90% memiliki rotor kandang tupai). Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh pasokan tiga fase yang seimbang. Arus rotor menghasilkan medan magnet kedua. 2003): % Slip = Ns ± Nb x 100 . Kecepatan motor induksi Motor induksi bekerja sebagai berikut. belt conveyor. 2005. yang menyebabkan rotor berputar. Tersedia dalam ukuran 1/3 hingga ratusan Hp. seperti fan angin. Listrik dipasok ke stator yang akan menghasilkan medan magnet. Walaupun begitu. Motor Induksi (Automated Buildings) geser/ slip ring. dan motor tersebut dinamakan ³motor cincin geser/ slip ring motor´. 3 Untuk informasi lebih rinci pada induksi motor direkomendasikan untuk membaca Dasar-dasar Motor Induksi oleh Parekh (2003) 4 Diambil dari Komponen Motor Listrik dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi India. Gulungan diberi spasi geometri sebesar 120 derajat c. mesin cuci dan pengering pakaian. Untuk menghindari slip dapat dipasang sebuah cincin Gambar 8. Sejauh ini motor ini merupakan jenis motor yang paling umum digunakan dalam peralatan rumah tangga. Gulungan ini dilingkarkan untuk sejumlah kutub yang tertentu. beroperasi dengan pasokan daya satu fase. dan memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya. kompresor. dan grinder. 2003): Motor induksi satu fase. Gambar 7. Motor tersebut memiliki kemampuan daya yang tinggi. dan untuk penggunaan hingga 3 sampai 4 Hp. Stator. d. Terjadinya perbedaan antara dua kecepatan tersebut disebabkan adanya ³slip/geseran´ yang meningkat dengan meningkatnya beban.2 Diambil dari Komponen Motor Listrik dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi India. yang berusaha untuk melawan medan magnet stator. 2005. didalam prakteknya motor tidak pernah bekerja pada kecepatan sinkron namun pada ³kecepatan dasar´ yang lebih rendah. Klasifikasi motor induksi Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama (Parekh. Diperkirakan bahwa sekitar 70% motor di industri menggunakan jenis ini.

Efisiensi motor ditentukan oleh kehilangan dasar yang dapat dikurangi hanya oleh perubahan pada rancangan motor dan kondisi operasi. Tabel 1. Pada proses ini. Pada kecepatan penuh. Kehilangan dapat bervariasi dari kurang lebih dua persen hingga 20 persen. Motor baru lebih efisien. Bila motor (Parekh. arus torque dan stator turun ke nol. 2004) Jenis kehilangan Persentase kehilangan total (100%) Kehilangan tetap atau kehilangan inti 25 Kehilangan variabel: kehilangan stator I2R 34 Kehilangan variabel: kehilangan rotor I2R 21 Kehilangan gesekan & penggulungan ulang 15 Kehilangan beban yang menyimpang 5 Efisiensi motor dapat didefinisikan sebagai ³perbandingan keluaran daya motor yang dirgunakan terhadap keluaran daya totalnya. PENGKAJIAN MOTOR LISTRIK Bagian ini menjelaskan tentang bagaimana mengkaji kinerja motor listrik.1 Efisiensi motor lisrik Motor mengubah energi listrik menjadi energi mekanik untuk melayani beban tertentu.energyefficiencyasia. .5 3. efisiensi motor meningkat dengan laju kapasitasnya. kecepatan dan torque Gambar 9 menunjukan grafik torque-kecepatan motor induksi AC tiga fase dengan arus yang sudah ditetapkan. Mencapai 80% kecepatan penuh. torque berada pada tingkat tertinggi (³pull-out torque´) dan arus mulai turun. Kapastas. 2003) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. atau kecepatan sinkron.´ Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi adalah: Usia. 2003): Mulai menyala ternyata terdapat arus nyala awal yang tinggi dan torque yang rendah (³pull-up torque´). Sebagaimana pada hampir kebanyakan peralatan. Hubungan antara beban. Jenis Kehilangan pada Motor Induksi (BEE India.Ns Dimana: Ns = kecepatan sinkron dalam RPM Nb = kecepatan dasar dalam RPM e. Grafik Torque-Kecepatan Motor Induksi AC 3-Fase (Parekh. kehilangan energi ditunjukkan dalam Gambar 11.org ©UNEP 10 3. Gambar 9. Tabel 1 memperlihatkan jenis kehilangan untuk motor induksi.

seperti yang dijelaskan dibawah Terdapat hubungan yang jelas antara efisiensi motor dan beban.energyefficiencyasia.Kecepatan. Gambar 11. Jenis. tidak hanya untuk motor. maka motor harus dilepaskan sambungannya dari beban dan dibiarkan untuk melalui serangkaian uji.pdf) memberikan tabel dengan nilai efisiensi motor untuk motor standar yang dapat digunakan jika pabrik pembuatnya tidak menyediakan data ini. Pabrik motor membuat rancangan motor untuk beroperasi pada beban 50-100% dan akan paling efisien pada beban 75%.energy. Efisiensi motor yang tinggi dan faktor daya yang mendekati 1 sangat diinginkan untuk operasi yang efisien dan untuk menjaga biaya rendah untuk seluruh pabrik. Tetapi.org ©UNEP 11 Penggulungan ulang motor dapat mengakibatkan penurunan efisiensi Beban. Kehilangan M otor (US D OE) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Pada hampir kebanyakan negara. Hasil dari uji tersebut kemudian dibandingkan dengan grafik kinerja standar yang diberikan oleh pembuatnya. Untuk mengukur efisiensi motor. bila motor beroperasi untuk waktu yang cukup lama. Motor dengan kecepatan yang lebih tinggi biasanya lebih efisien. Efisiensi Motor Beban Sebagian (sebagai fungsi dari % efisiensi beban penuh) (US DOE) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik . 75% dan 100%. jika beban turun dibawah 50% efisiensi turun dengan cepat seperti ditunjukkan pada Gambar 11. Jika tidak memungkikan untuk memutuskan sambungan motor dari beban. Untuk alasan ini maka dalam mengkaji kinerja motor akan bermanfaat bila menentukan beban dan efisiensinya. kadang-kadang tidak mungkin untuk mengetahui efisiensi tersebut sebab pelat label motor kadangkala sudah hilang atau sudah dicat. Namun demikian. 50%. perkiraan nilai efisiensi didapat dari tabel khusus untuk nilai efisiesi motor.eere. 1800 dan 3600 rpm Motor yang berukuran antara 10 hingga 300 HP Dua jenis motor: motor anti menetes terbuka/ open drip-proof (ODP) dan motor yang didinginkan oleh fan dan tertutup total/ enclosed fan-cooled motor (TEFC) Tingkat beban 25%. merupakan persyaratan bagi fihak pembuat untuk menuliskan efisiensi beban penuh pada pelat label motor. motor kandang tupai biasanya lebih efisien daripada motor cincingeser Suhu. 1200. Lembar fakta dari US DOE (www1. Mengoperasikan motor dibawah laju beban 50% memiliki dampak pada faktor dayanya. Nilai efisiensi disediakan untuk: Motor dengan efisiesi standar 900. Motor yang didinginkan oleh fan dan tertutup total (TEFC) lebih efisien daripada motor screen protected drip-proof (SPDP) Gambar 10 . Sebagai contoh.gov/industry/bestpractices/pdfs/10097517.

= Efisiensi operasi motor dalam % HP = Nameplate untuk Hp Beban = Daya yang keluar sebagai % laju daya Pi = Daya tiga fase dalam kW Survei beban motor dilakukan untuk mengukur beban operasi berbagai motor di seluruh pabrik. 3. US DOE merekomendasikan untuk melakukan survei beban motor yang beroperasi lebih dari 1000 jam per tahun. Metode ini menghitung beban sebagai perbandingan antara daya masuk (diukur dengan alat analisis daya) dan nilai daya pada pembebanan 100%. Beban ditentukan dengan membandingkan amper terukur (diukur dengan alat analisis daya) dengan laju amper. 3. Pengukurann jalur arus. survei terhadap motor dapat dilakukan untuk menentukan beban. Terdapat tiga metode untuk menentukan beban motor bagi motor yang beroperasi secara individu: Pengukuran daya masuk. (mengakibatkan motor terbakar) atau terlalu besar (mengakibatkan ketidak efisiensian).2 Bagaimana mengkaji beban motor Persamaan berikut digunakan untuk menentukan beban: Beban = Pi x HP x 0.1 Mengapa mengkaji beban motor Karena sulit untuk mengkaji efisiensi motor pada kondisi operasi yang normal. faktor daya dan efisinsi motor bertambah sampai nilai optimumnya pada sekitar beban penuh. Dengan kata lain.2.7457 Dimana. Dengan meningkatnya beban.2 Beban motor 3.2. Metode ini digunakan bila faktor daya tidak dketahui dan hanya nilai amper yang tersedia. Beban ditentukan dengan membandingkan slip yang terukur bila motor beroperasi dengan slip untuk motor dengan beban penuh. Hal ini diterangkan dalam bagian berikut. beban motor dapat diukur sebagai indikator efisiensi motor.org ©UNEP 12 Lembar fakta juga menjelaskan tiga kategori metode yang lebih canggih untuk mengkaji efisiensi motor: peralatan khusus. Hasilnya digunakan untuk mengidentifikasi motor yang terlalu kecil. metode perangkat lunak.Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Ketelitian metode ini terbatas .energyefficiencyasia. yang juga memberi indikasi kinerja motor. Juga direkomendasikan untuk menggunakan metode ini bila persen pembebanan kurang dari 50% Metode Slip. dan metode analisis.

arus dan faktor daya untuk menghitung daya yang masuk. nilai tengah 3 fase PF = Faktor daya dalam desimal Alat analisis daya dapat mengukur nilai daya secara langsung. Beban = Daya keluar yang dinyatakan dalam % nilai daya Pi = Daya tiga fase terukur dalam kW . Menentukan nilai daya dengan mengambil nilai pelat nama/ nameplate atau dengan menggunakan persamaan sebagai berikut: r r P hp x = 0. Ksrena pengukuran daya masuk merupakan metode yang paling umum digunakan. Tahap 1. Menentukan daya masuk dengan menggunakan persamaan berikut: 1000 Pi = V x I x PF x 3 Dimana.org ©UNEP 13 3. Pi = Daya tiga fase dalam kW V = RMS (akar kwadrat rata-rata) tegangan. nilai tengah garis ke garis 3 fase I = RMS arus.energyefficiencyasia.2. Industri yang tidak memiliki alat analisis daya dapat menggunakan multi-meters atau tong-testers untuk mengukur tegangan. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.7457 Dimana. maka hanya metode ini yang dijelaskan untuk motor tiga fase. Pr = Daya masuk pada beban penuh dalam kW HP = Nilai Hp pada nameplate r = Efisiensi pada beban penuh (nilai pada nameplate atau dari tabel efisiensi motor) x 100% P Beban Pi r = Dimana. Tahap 2.3 Pengukuran daya masuk Beban diukur dalam tiga tahap.namun dapat dilakukan dengan hanya penggunaan tachometer (tidak diperlukan alat analisis daya).

oleh karena itu direkomedasikan untuk 6 Bagian 4 diambil (dengan mengedit)dari Energy Efficiency in Electrical Utilities.Pr = Daya masuk pada beban penuh dalam kW 3. Motor dengan energi yang efisien mencakup kisaran kecepatan dan beban penuh yang luas.70 /(45/0. dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi. Sebagai hasil dari modifikasi untuk meningkatkan kinerja.org ©UNEP 14 4.88)] x 100 = 42. Efisiensinya 3% hingga 7% lebih tinggi dibanding dengan motor standar sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar 12. India Gambar12. tidak selalu layak secara finansial. inti yang lebih panjang (untuk meningkatkan bahan aktif).4 Contoh Pertanyaan: Pengamatan terhadap pengukuran daya berikut dilakukan untuk motor induksi tiga fase 45 kW dengan efisiensi beban penuh 88%.70 kW % Pembebanan = [21. PELUANG EFISIENSI ENERGI Bagian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja motor listrik. Perbandingan antara motor yang berefisiensi tinggi dengan motor standar . bearing yang lebih bagus dan fan yang lebih kecil. biaya untuk motor yang energinya efisien lebih besar daripada biaya untuk motor standar.81 Hitung beban.energyefficiencyasia. batang baja pada rotor sebagai pengganti alumunium. Jawab: Daya Masuk = (1.81)/1000 = 21. dll. 2004.44 % Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.1 Mengganti motor standar dengan motor yang energinya efisi en Motor yang berefisiensi tinggi dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi energi dibanding dengan motor standar.6 4. terutama pada penggunaan baru atau pada penggantian motor yang masa pakainya sudah habis. Akan tetapi untuk penggantian motor yang ada yang belum habis masa pakainya dengan motor yang efisien energinya.2. Biaya yang lebih tinggi seringkali akan terbayar kembali dengan cepat melalui penurunan bia ya operasi. V = 418 Volt I = 37 Amp PF = 0. kawat yang lebih tebal rotor yang lebih tipis.732 x 418 x 37 x 0. Perbaikan desain difokuskan pada penurunan kehilangan mendasar dari motor termasuk penggunaan baja silikon dengan tingkat kehilangan yang rendah. Tabel 2 menggambarkan peluang perbaikan yang sering digunakan pada perancangan motor yang efisien energinya.

pembuat peralatan mesin memberikan nilai motor untuk kapasitas alat dengan beban penuh. dengan demikian merendahkan tahanan konduktor (R) dan kehilangan yang diakibatkan oleh aliran arus (I) 4 Gesekan & Pegulungan Menggunakan rancangan fan dengan kehilangan yang rendah menurunkan kehilangan yang diakibatkan oleh pergerakan udara 5. 4. Area Perbaikan Efisiensi yang digunakan pada Motor yang Efisien Energinya (BEE India. Beban yang kurang mungkin merupakan penyebab yang paling umum ketidakefisiensian dengan alasan-alasan: Pembuat peralatan cenderung menggunakan faktor keamanan yang besar bila memilih motor. 3 Rotor I2R Penggunaan batang konduktor rotor yang lebih besar meningkatkan potongan lintang. 2. Dalam prakteknya.(Biro Standar Indian) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Kehilangan beban yang menyimpang Menggunakan rancangan yang sudah dioptimalkan dan prosedur pengendalian kualitas yang ketat akan meminimalkan kehilangan beban yang menyimpang. Hal ini akan menurunkan tahanan (R) dari penggulungan dan mengurangi kehilangan karena aliran arus (I). beban yang kurang akan meningkatkan kehilangan motor dan menurunkan efisiensi motor dan faktor daya.energyefficiencyasia. Sebagai contoh. Peralatan kadangkala digunakan dibawah kemampuan yang semestinya. Inti lebih panjang yang dirancang menggunakan baja akan mengurangi kehilangan karena masa jenis flux operasi yang lebih rendah.2 Menurunkan pembebanan yang kurang (dan menghindari motor yang ukurannya berlebih/ terlalu besar) Sebagaimana dijelaskan dalam bab 3. pengguna sangat jarang membutuhkan kapasitas penuh ini. Tabel 2. . Besi Digunakan gauge yang lebih tipis sebab kehilangan inti baja yang lebih rendah menurunkan kehilangan arus eddy. Stator I2R Menggunakan lebih banyak tembaga dan konduktor yang lebih besar meningkatkan luas lintang penggulungan stator.org ©UNEP 15 mengganti dengan motor yang efisien energinya hanya jika motor-motor tersebut sudah rusak. 2004) Area Kehilangan Energi Peningkatan Efisiensi 1.

org ©UNEP 16 Untuk motor yang beroperasi konstan pada beban dibawah 40% dari nilai kapasitasnya. maka efisiensi dapat meningkat. operasi motor pada mode bintang memungkinkan hanya untuk penggunaan dimana permintaan torque ke kecepatannya lebih rendah pada beban yang berkurang. Praktek yang umum dilakukan dalam situasi seperti ini adalah memilih motor berdasarkan beban antisipasi tertinggi. Perubahan dari operasi standar delta ke operasi bintang meliputi penyusunan kembali pemasangan kawat masukan daya tiga fase pada kotak terminal. tersedia starter Delta-Bintang yang dapat membantu mengatasi torque awal yang tinggi. bahkan jika tegangan masuk rendah dalam keadaan tidak normal. Dipilih motor yang besar agar mampu mencapai keluaran pada tingkat yang dikehendaki. Namun hal ini membuat motor lebih mahal padahal . Bagaimanapun. namun karakteristik kinerjanya sebagai fungsi beban tidak berubah. motor dalam mode bintang memiliki efisiensi dan faktor daya yang lebih tinggi bila beroperasi pada beban penuh daripada beroperasi pada beban sebagian dalam mode delta. penggantian motor yang beroperasi pada kapasitas 60 ± 70% atau lebih tinggi biasanya tidak direkomendasikan. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Disamping itu. Dipilih motor yang besar untuk penggunaan yang memerlukan torque penyalaan awal yang tinggi akan tetapi lebih baik bila digunakan motor yang lebih kecil yang dirancang dengan torque tinggi. Ukuran motor harus dipilih berdasarkan pada evaluasi beban dengan hati-hati. Oleh karena itu.3 Ukuran motor untuk beban yang bervariasi Motor industri seringkali beroperasi pada kondisi beban yang bervariasi karena permintaan proses.energyefficiencyasia. Mengoperasikan dalam mode bintang akan menurunkan tegangan dengan faktor µ¥3¶. Motor yang besar memiliki efisiensi yang lebih tinggi daripada motor yang lebih kecil. jika motor yang lebih kecil merupakan motor yang efisien energinya sedangkan motor yang ada tidak. perubahan ke mode bintang harus dihindarkan jika motor disambungkan ke fasilitas produksi dengan keluaran yang berhubungan dengan kecepatan motor (karena kecepatan motor berkurang pada mode bintang). Motor diturunkan ukuran listriknya dengan operasi mode bintang. Untuk penggunaan untuk kebutuhan torque awal yang tinggi dan torque yang berjalan rendah. Namun bila mengganti motor yang ukurannya berlebih dengan motor yang lebih kecil. juga penting untuk mempertimbangkan potensi pencapaian efisiensi. Jadi.sehingga mengakibatkan hampir selamanya operasi dilakukan dibawah nilai beban. 4. Contoh. Dengan kata lain tidak ada aturan yang ketat yang memerintahkan pemilihan motor dan potensi penghematan perlu dievaluasi dengan dasar kasus per kasus. pengukuran yang murah dan efektif dapat dioperasikan dalam mode bintang.

org ©UNEP 17 4. Ketidakseimbangan tegangan bahkan dapat lebih merugikan terhadap kinerja motor dan terjadi apabila tegangan tiga fase dari motor tiga fase tidak sama. dalam lingkungan yang panas atau jika motor tertutupi atau kotor. Hal ini berarti bahwa nilai motor yang dipilih sedikit lebih rendah daripada beban antisipasi tertinggi dan sekali-kali terjadi beban berlebih untuk jangka waktu yang pendek. Hal ini biasanya disebabkan oleh perbedaan pasokan tegangan untuk setiap fase pada tiga fase. Alternatfnya adalah memilih motor berdasarkan kurva lama waktu pembebanan untuk penggunaan khusus.energyefficiencyasia. Dapat juga diakibatkan dari penggunaan kabel dengan ukuran yang berbeda pada sistim distribusinya. atau tingginya beban awal. Fluktuasi dalam tegangan dan frekuensi yang lebih besar daripada nilai yang diterima memiliki dampak yang merugikan pada kinerja motor. Pemanasan berlebih dapat terjadi dengan: Perubahan beban yang ekstrim. Resiko terbesar adalah pemanasan berlebih pada motor. Jika beban bervariasi terhadap waktu. simetris.4 Memperbaiki kualitas daya Kinerja motor dipengaruhi oleh kualitas daya yang masuk. dan beresiko motor bekerja pada beban rendah. contoh pada lokasi yang tinggi. yang berpengaruh merugikan pada umur motor dan efisiensi dan meningkatkan biaya operasi. Keseimbangan fase harus 1% untuk menghindarkan penurunan daya motor dan gagalnya garansi pabrik pembuatnya. karena motor memang dirancang dengan faktor layanan (biasanya 15% diatas nilai beban) untuk menjamin bahwa motor yang bekerja diatas nilai beban sekali-sekali tidak akan menyebabkan kerusakan yang berarti. yang ditentukan oleh tegangan dan frekuensi aktual dibandingkan dengan nilai dasar. Beban berlebih yang sering dan/atau dalam jangka waktu yang lama Terbatasnya kemampuan motor dalam mendinginkan. Tegangan masing-masing fase pada sistim tiga fase besarannya harus sama. dan dipisahkan oleh sudut 120°. Kriteria dalam memilih motor adalah bahwa kenaikan suhu rata-rata diatas siklus operasi aktual harus tidak lebih besar dari kenaikan suhu pada operasi beban penuh yang berkesinambungan (100%). seperti seringnya jalan/berhenti. Hal ini memungkinkan. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.8). Contoh dari pengaruh ketidakseimbangan tegangan pada kinerja motor ditunjukkan dalam Tabel 7. Beberapa faktor dapat . metode pengendalian kecepatan dapat diterapkan sebagai tambahan terhadap ukuran motor yang tepat (lihat bagian 4. Tabel 6 menampilkan pengaruh umum dari variasi tegangan dan frekuensi pada kinerja motor.motor hanya akan beroperasi pada kapasitas penuh untuk jangka waktu yang pendek.

30 5. Walau demikian.7 40.mempengaruhi kesetimbangan tegangan: beban fase tunggal pada setiap satu fase. Jumlah motor yang sudah digulung ulang di beberapa industri lebih dari 50% dari jumlah total motor. Pegulungan ulang motor yang dilakukan dengan hati-hati kadangkala dapat menghasilkan motor dengan efisiensi yang sama dengan sebelumnya. efisiensi bahkan dapat ditingkatkan dengan cara mengubah desain pegulungan. dan dalam beberapa kasus.4 17. bila panas diterapkan pada pita gulungan lama maka pengisolasi diantara laminasinya dapat rusak. dan suhu oper asi.30 2. sehingga meningkatkan kehilangan arus eddy. Tabel 7.energyefficiencyasia.0 Kenaikan suhu (oC) 0 30 40 * Persen ketidakseimbangan tegangan = (penyimpangan maksimum dari tegangan tengah/ tegangan tengah) x 100 Ketidakseimbangan tegangan dapat diminimalisir dengan: Menyeimbangkan setiap beban fase tunggal diantara seluruh tiga fase Memisahkan setiap beban fase tunggal yang mengganggu keseimbangan beban dn umpankan dari jalur/trafo terpisah 4. akan mengurangi kehilangan stator sehingga akan meningkatkan efisiensi. Pengaruh Ketidakseimbangan Tegangan dalam Motor Induksi (BEE India. ukuran slot yang diperbolehkan. Ketidakseimbangan sistim meningkatkan kehilangan pada sistim distribusi dan menurunkan efisiensi motor. Walau begitu. jika dilakukan dengan benar. atau kegagalan pada sirkuit. ukuran kabel yang berbeda. Pegulungan ulang dapat mempengaruhi sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap memburuknya efisiensi motor: desain slot dan gulungan. bahan gulungan.5 Penggulungan Ulang Penggulungan ulang untuk motor yang terbakar sudah umum dilakukan oleh industri. direkomendasikan untuk menjaga desain motor orisinil selama pegulungan ulang. Perubahan dalam celah udara dapat mempengaruhi faktor daya dan keluaran torque. kinerja pengisolasi. Dampak dari pegulungan ulang pada efisiensi motor dan faktor daya dapat dikaji dengan . efisiensi motor dapat terjaga setelah dilakukan pegulungan ulang.org ©UNEP 18 lintang yang lebih besar.40 Ketidakseimbangan arus (%) 0. kecuali jika ada alasan yang berhubungan dengan beban spesifik untuk mendesain ulang. Dengan menggunakan kawat yang memiliki penampang Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Sebagai contoh. 2004) Contoh 1 Contoh 2 Contoh 3 Persentase ketidakseimbangan dalam tegangan* 0.

menyebabkan efisiensi keseluruhan yang lebih rendah (dan biaya operasi keseluruhan yang lebih tinggi) untuk seluruh sistim listrik pabrik. lebih baik membeli motor yang baru. 4.org ©UNEP 19 4. Jika biaya pegulungan ulang melebihi 50% hingga 65% dari harga mo tor baru yang efisien energinya. Kapasitor tidak akan memperbaiki faktor daya motor itu sendiri akan tetapi terminal starternya dimana tenaga dibangkitkan atau didistribusikan. dan kenaikan dalam efisiesi keseluruhan sistim listrik pabrik. Biasanya yang terbaik adalah menggantinya. sebab kapasitor yang lebih tinggi dapat mengakibatkan terlalu tingginya tegangan dan motor akan terbakar. karakteristik motor induksi adalah faktor dayanya yang kurang dari satu. Manfaat dari koreksi faktor daya meliputi penurunan kebutuhan kVA (jadi mengurangi biaya kebutuhan utilitas). Kapasitor yang disambung secara paralel (shunt) dengan motor kadangkala digunakan untuk memperbaiki faktor daya. Paad saat menggulung ulang motor perlu mempertimbangkan hal -hal berikut: Gunakan perusahaan yang bersertifikasi ISO 9000 atau anggota dari Assosasi Layanan Peralatan Listrik.mudah jika kehilangan motor tanpa beban diketahui pada sebelum dan sesudah pegulungan ulang. Ukuran ini tidak boleh melebihi 90% dari kVAR motor tanpa beban. berkurangnya penurunan tegangan pada kabel (mengakibatkan pengaturan tegangan meningkat). Informasi lebih jauh mengenai faktor daya dan kapasitor diberikan dalam bab Listrik. Ukuran motor kurang dari 40 HP dan usianya lebih dari 15 tahun (terutama motor yang sebelumnya sudah digulung ulang) sering memiliki efisiensi yang le bih rendah daripada model yang tersedia saat ini yang efisien energinya. Indikator keberhasilan pegulungan ulang adalah perbandingan arus dan tahanan stator tanpa beban per fase motor yang digulung ulang dengan arus dan tahanan stator orisinil tanpa beban pada tegangan yang sama.energyefficiencyasia. Alternatifnya adalah menggunakan faktor daya motor standar untuk menentukan ukuran kapasitor.6 Koreksi faktor daya dengan memasang kapasitor Sebagaimana sudah dikenal sebelumnya.7 Meningkatkan perawatan . penurunan kehilangan I2R pada kabel di bagian hulu kapasitor (jadi mengurangi biaya energi). Hampir selalu terbaik mengganti motor biasa dengan beban dibawah 15 HP. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Ukuran kapasitor tergantung pada kVA reaktif tanpa beban (kVAR) yang ditarik oleh motor. Informasi kehilangan tanpa beban dan kecepatan tanpa beban dapat ditemukan pada dokumentasi motor yang diperoleh pada saat pembelian. karena meningkatnya kehandalan dan efisiensi akan dengan cepat menutupi pembayaran harga motor. kVAR motor hanya dapat ditentukan oleh pengujian motor tanpa beban.

Pelumasan yang tidak cukup dapat menimbulkan masalah. Penyediaan ventilasi yang cukup dan menjaga agar saluran pendingin motor bersih untuk membantu penghilangan panas untuk mengurangi kehilangan yang berlebihan.Hampir semua inti motor dibuat dari baja silikon atau baja gulung dingin yang dihilangkan karbonnya. tekanan mekanis karena siklus pembebanan dapat mengakibatkan kesalahan penggabungan. Sambungan-sambungan pada motor dan starter harus diperiksa untuk meyakinkan kebersihan dan kekencangnya. Pemeriksaan secara berkala untuk sambungan motor yang benar dan peralatan yang digerakkan. motor DC digunakan bila kemampuan dikehendaki variasi kecepatan. Kondisi ambien dapat juga memiliki pengaruh yang merusak pada kinerja motor. Pemberian pelumas secara teratur. sifat-sifat listriknya tidak berubah dengan usia. . Kehilangan resistansi pada motor. 4. yang meningkat dengan kenaikan suhu. waktu pegulungan ulang akan lebih cepat.8 Pengendalian kecepatan motor induksi Secara tradisional. atmosfir yang korosif. Walau begitu. Fihak pembuat biasanya memberi rekomendasi untuk cara dan waktu pelumasan motor. Sambungan yang tidak benar dapat mengakibatkan sumbu as dan bearings lebih cepat aus. mengakibatkan kerusakan terhadap motor dan peralatan yang digerakkan. diperkirakan separuhnya. dan kelembaban dapat merusak sifat-sifat bahan isolasi. menyebabkan kegagalan dini atau mengakibatkan resiko kebakaran. Perawatan yang tepat diperlukan untuk menjaga kinerja motor. Pelumasan yang berlebihan dapat juga menimbulkan masalah. seperti yang telah diterangkan diatas. Sebuah daftar periksa praktek perawatan yang baik akan meliputi: Pemeriksaan motor secara teratur untuk pemakaian bearings dan rumahnya (untuk mengurangi kehilangan karena gesekan) dan untuk kotoran/debu pada saluran ventilasi motor (untuk menjamin pendinginan motor) Pemeriksaan kondisi beban untuk meyakinkan bahwa motor tidak kelebihan atau kekurangan beban. perawatan yang buruk dapat memperburuk efisiensi motor karena umur motor dan operasi yang tidak handal. misalnya minyak atau gemuk yang berlebihan dari bearing motor dapat masuk ke motor dan menjenuhkan bahan isolasi motor. kadar debu yang tinggi. pelumasan yang tidak benar dapat menyebabkan meningkatnya gesekan pada motor dan penggerak transmisi peralatan. penyebabnya yang harus diketahui. Umur isolasi pada motor akan lebih lama: untuk setiap kenaikan suhu operasi motor 10oC diatas suhu puncak yang direkomendasikan. Sebagai contoh. Dipastikan bahwa kawat pemasok dan ukuran kotak terminal dan pemasangannya benar. Sebagai contoh. suhu ekstrim. Perubahan pada beban motor dari pengujian terakhir mengindikasikan suatu perubahan pada beban yang digerakkan.

tetapi dapat juga dibeli bersamaan dengan motornya. Baik motor AC sinkron dan induksi keduanya cocok untuk penggunaan control variasi kecepatan. data historis pada aliran proses. dimana kebutuhan dayanya berubah sebesar kubik kecepatan. 4. Motor dengan beberapa kecepatan cocok untuk penggunaan yang memerlukan pengendalian kecepatan yang terbatas (dua atau empat kecepatan. 4. ciri-ciri sistim pengendalian kecepatan yang diperlukan. perubahan pasokan frekuensi dapat memvariasikan kecepatan.2 Penggerak kecepatan variable/ Variable Speed Drives (VSDs) Penggerak kecepatan variable (VSDs) juga dikenal dengan inverters dan dapat mengubah kecepatan motor.1 Motor dengan beberapa kecepatan Motor dapat digulung menjadi dua kecepatan. . dapat dicapai. Hal ini memerlukan suatu tinjauan rinci mengenai karakteristik beban.Namun karena keterbatasan motor DC (sebagaimana dijelaskan dalam bagian 2). atau untuk keluaran daya yang konstan. Karena motor induksi adalah motor yang tidak sinkron. Karakteristik beban (dijelaskan di bagian 1) terutama penting dalam memutuskan apakah pengendalian kecepatan merupakan suatu opsi. bukan kecepatan yang terus menerus bervariasi).org ©UNEP 20 pengendalian khusus. VSD dirancang untuk mengoperasikan motor induksi standar dan oleh karena itu dapat dengan mudah dipasang pada sistim yang ada. Motor dengan beberapa kecepatan dapat dirancang untuk penggunaan yang melibatkan torque konstan.8. masing-masing memberi dua kecepatan operasi dan dengan begitu totalnya menjadi empat kecepatan. Bila beban bervariasi.energyefficiencyasia. Beban torque yang konstan juga cocok untuk penggunaan VSD. ketahanan beban dan beberapa persyaratan Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. VSD atau motor dengan dua kecepatan kadangkala dapat menurunkan pemakaian energi listrik pada pompa sentrifugal dan fan sebesar 50% atau lebih. yang tersedia dalam dari mulai beberapa kW hingga 750 kW. Strategi pengendalian untuk motor khusus akan tergantung pada sejumlah faktor termasuk biaya investasi. Motor juga dapat digulung dengan dua gulungan terpisah. contohnya adalah pompa sentrifugal dan fan.8. biaya listrik dan biaya investasi. motor AC terus menjadi fokus bagi penggunaan variasi kecepatan. Motor-motor tersebut cenderung sangat ekonomis dan efisiensinya lebih rendah dibanding dengan motor yang berkecepatan tunggal. dan perbandingan 2:1. Potensi terbesar untuk penghematan listrik dengan penggerak variabel kecepatan (variable speed drive) pada umumnya ada pada penggunaan variasi torque. torque bervariasi. Inverter kadang dijual secara terpisah sebab motor sudah beroperasi ditempat.

Mempertahankan tingkat pasokan tegangan dengan penyimpangan maksimum 5% dari nilai yang tertera dalam pelat nama/ nameplate. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik 5. Gulungan tersebut disambungkan ke pengendali. Pengendalian kecepatan dicapai dengan mengatur tegangan ke motor. 4. Penggulungan medan memerlukan pembanmgkitan daya DC untuk operasi motor. Meminimalkan ketidakseimbangan pada 1% untuk menghindari penurunan kekuatan motor. Motor dengan gulungan rotor sangat umum digunakan untuk motor 300 HP atau lebih. Mempertahankan faktor daya tinggi dengan memasang kapasitor sedekat mungkin ke motor Memilih ukuran motor yang benar untuk menghindari ketidakefisienan faktor daya yang buruk Menjamin bahwa motor dibebani lebih dari 60% . Motor terdiri dari dinamo dan gulungan medan.Penggerak dasarnya terdiri dari inverter itu sendiri yang merubah daya masuk 50 Hz menjadi frekuensi dan tegangan yang bervariasi. yang menempatkan resistor variabel secara seri dengan gulungan. Ketiganya dikenal dengan Inverter Sumber Arus (CSI). Kecepatan motor berbanding lurus dengan tegangan yang dipergunakan. DAFAR PERIKSA OPSI Bagian ini memberikan daftar dari opsi-opsi efisiensi energi yang sangat penting untuk motor listrik. Sambungan dinamo dibuat melalui per akitan sikat dan commutator. dan Inverter dengan Pengatur Lebar Pulsa/ Pulse Width Modulated (PWM).4 Penggerak motor AC dengan gulungan rotor (motor induksi cincin geser) Penggerak motor dengan rotor penggulung menggunakan motor yang berkonstruksi khusus untuk menyempurnakan pengendalian kecepatan.8. Frekuensi yang bervariasi akan mengendalikan kecepatan motor.8. Kadangkala sebuah tacho-generator dilibatkan untuk mencapai pengaturan kecepatan yang baik. Rotor motor dibuat dengan penggulungan yang diangkat keluar motor melalui cincin geser pada sumbu motor. Terdapat tiga jenis utama desain inverter yan tersedia saat ini. biasanya dengan tegangan yang tetap dari pengendali. Tacho-generator dapat digantungkan pada motor untuk menghasilkan sinyal umpan balik kecepatan yang digunakan dibagian dalam pengendali. Sistim penggerak terdiri dari sebuah motor DC dan sebuah pengendali. 4. Pengendali merupakan penyambungan rektifikasi fase control dengan sirkuit logic untuk mengendalikan tegangan DC yang dikirim ke dinamo motor. Inverter Tegangan Bervariasi (VVI).3 Penggerak arus searah (DC) Teknologi penggerak DC merupakan bentuk tertua pengendali kecepatan listrik. Kinerja torque motor dapat dikendalikan dengan menggunakan resistor variabel tersebut.

belt. rantai. Referensi Motor Tanda Pengenal Motor Daya (KW) Efisiensi Tegangan (KV) Arus (Amp) Faktor daya Daya Masuk .org ©UNEP 24 Lembar Kerja 2.energyefficiencyasia. PENGUMPULAN DATA MOTOR No.energyefficiencyasia.org ©UNEP 23 6. ANALISIS BEBAN MOTOR Nilai Pengukuran yang aktual No. Tanda Pengenal Motor HT/LT kW Tegangan FLA (Amp) Faktor Daya Kecepatan (RPM) Golongan Isolasi Faktor Layanan Ukuran Rangka Pabrik Pembuat Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.Melakukan strategi perawatan yang benar untuk motor Menggunakan penggerak variabel kecepatan (VSD) atau sistim dua kecepatan Mengganti motor yang ukurannya berlebih. dan gir yang benar. Mengptimalkan efisensi transmisi dengan pemasangan dan perawatan poros. dan menjaganya tetap bersih. Memberi pelumas pada motor sesuai dengan spesifikasi pabrik pembuatnya dan menggunakan gemuk atau minyak berkualitas tinggi untuk mencegah pencemaran oleh kotoran atau air. misalnya dengan menghindarkan kontak langsung dengan sinar matahari. menempatkan pada area yang berventilasi baik. Referensi Motor No. Mengendalikan suhu ambien untuk memaksimalkan umur isolasi dan kehandalan motor. Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. LEMBAR KERJA Bagian ini meliputi lembar kerja berikut: Pengumpulan Data Motor Analisis Beban Motor Lembar Kerja 1. ukurannya kurang dan yang gagal dengan motor yang efisien energinya. Penggulungan ulang motor yang terbakar oleh akhlinya.

html DirectIndustry.energyefficiencyasia.com Electricians Toolbox Etc (E. How does an electric motor work? In: Hyperphysics. ww1.energymanagertraining.automatedbuildings. www. DC Machine Construction.lmphotonics. Ministry of Power. Department of Physics and Astronomy.com/downloads/en/AppNotes/00887a. www. Introduction to Matter. 2005 http://hyperphysics.htm L. 2005. R. In: Neets..directindustry.microchip. Energy. Electricity and Magnetism. India.gsu. www. www.htm myElectrical. DC Motor Control. Photonics Ltd.M. Module 01.aspx?%09%09%09ID=P040507102940 Parekh. C. Virtual Industry Exhibition. AN887.phy-astr.electoolbox.com/book/Machines/DC%20Machine%20Construction%20(Field %20Win ding). www.com.(KW) % Beban Motor Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Microchip Technology Inc.).T. Energy Efficiency in Electrical Utilities. 1997. 2004 Bureau of Indian Standards.com/content/neets/14177/css/14177_92. Book 3.tpub. Motor Characteristics.com/equipment_all/electric_motors/eqp_comp_motors.microchip. Georgia State University.htm Integrated Publishing. 2005.org ©UNEP 25 REFERENSI Automated Buildings. com/motorchar. Chapter 4.pdf Rodwell International Corporation. and Direct Current.E. 2002.gif Bureau of Energy Efficiency (BEE). AC Induction Motors Fundamentals. 2005. Indian Standard Code for Motors ± IS1231. Basic Motor Theory. Ministry of Power. India. 2003 www.R. Alternating Current Motors. Synchronised Motors. Nave.com/vsd/vsd_02. On: Reliance Electric Motor . Components of an Electric Motor.edu/hbase/hframe. www.com/news/jul01/art/abbd/abbf2.h tm Bureau of Energy Efficiency. www. 2003.myelectrical.

eere.org ©UNEP 26 ensure that the contents of this publication are factually correct and properly referenced.gov/industry/bestpractices/pdfs/10097517. including the translation . the contents of this publication.pdf Copyright: Copyright © United Nations Environment Programme (year 2006) This publication may be reproduced in whole or in part and in any form for educational or non-profit purposes without special permission from the copyright holder. India. Tidak diijinkan untuk menggunakan publikasi ini untuk dijual belikan atau untuk keperluan komersial lainnya tanpa ijin khusus dari United Nations Environment Programme. No use of this publication may be made for resale or any other commercial purpose whatsoever without prior permission from the United Nations Environment Programme. While reasonable efforts have been made to Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.reliance.energyefficiencyasia. and shall not be liable for any loss or damage that may be occasioned directly or indirectly through the use of. UNEP akan menghargai pengiriman salinan dari setiap publikasi yang menggunaan publikasi ini sebagai sumber. 1999. Developed as part of: Motor Challenge. Hak Cipta: Hak cipta © United Nations Environment Programme (year 2006) Publikasi ini boleh digandakan secara keseluruhan atau sebagian dalam segala bentuk untuk pendidikan atau keperluan non-profit tanpa ijin khusus dari pemegang hak cipta. UNEP does not accept responsibility for the accuracy or completeness of the contents.htm US Department of Energy (US DOE).Technical Reference home page. harus mencantumkan sumber yang membuat.energy. or reliance on. provided acknowledgement of the source is made. Fact Sheet:Determining Motor Load and Efficiency. Disclaimer: This energy equipment module was prepared as part of the project ³Greenhouse Gas Emission Reduction from Industry in Asia and the Pacific´ (GERIAP) by the National Productivity Council. www.com/mtr/mtrthr. UNEP would appreciate receiving a copy of any publication that uses this publication as a source. a program of US DOE www1.

Disclaimer: Modul peralatan energi ini dibuat sebagai bagian dari proyek ³Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dari Industri di Asia dan Pasifik/ Greenhouse Gas Emission Reduction from Industry in Asia and the Pacific´ (GERIAP) oleh Badan Produktivitas Nasional.into other languages from English. UNEP tidak bertanggung-jawab terhadap ketepatan atau kelengkapan dari materi. Sementara upaya -upaya masih dilakukan untuk menjamin bahwa isi dari publikasi ini didasarkan fakta-fakta yang benar. . This document is a translation of the chapter in English and does not constitute an official United Nations publication. India. dan tidak dapat dikenakan sangsi terhadap setiap kehilangan atau kerusakan baik langsung maupun tidak langsung terhadap penggunaan atau kepercayaan pada isi publikasi ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful