BUKU AJAR II

MANUSIA, AKHLAK, BUDI PEKERTI DAN MASYARAKAT

MATAKULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN TERINTEGRASI (MPKT) PROGRAM PENDIDIKAN DASAR PERGURUAN TINGGI (PDPT) UNIVERSITAS INDONESIA

OLEH:

DR. DRS. H. ZAKKY MUBARAK, MA DRA. HUSMIATY HASYIM, M.Ag R. ISMALA DEWI, SH.MH DRS. ARI HARSONO, M.M.

UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK 2008

0

KATA PENGANTAR Dengan bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas karunia dan rahmat-Nya, Tim Penulis Buku Ajar ³Manusia, Akhlak, Budi Pekerti dan Masyarakat´ dapat menyelesaikan tugasnya, sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Buku tersebut merupakan bahan bacaan mahasiswa pada Prog ram Dasar Pendidikan Tinggi (MPK) Terintegrasi Universitas Indonesia, yang merupakan penyempurnaan dari Modul MPK Terintegrasi yang telah disusun sejak tahun 2004. Sejak awal tersusunnya, materi buku ini terus-menerus diadakan perbaikan, berdasarkan komentar, asupan, dan kritik dari kalangan yang berkompeten. Perbaikan dilakukan dari segi tekhnik penulisan, bahasa, dan penyempurnaan materi, sehingga terwujudnya bahan bacaan ini. Buku Ajar II (Manusia, Akhlak, Budi Pekerti dan Masyarakat), merupakan lanjutan dari Buku Ajar I (Logika, Filsafat Ilmu, dan Pancasila) dan diteruskan dengan Buku Ajar III ( Negara Indonesia dan Lin gkungan Hidup), merupakan satu kesatuan yang bersifat saling melengkapi, saling mengisi yang satu dengan yang lainnya tidak dapat diceraipisahkan. Buku Ajar II, merupakan pengembangan nilai etika dan nilai Pancasila yang dijelaskan pada Buku Ajar I, yang harus dimiliki oleh manusia dalam pengembangan kepribadiannya di masyarakat. Buku Ajar III, merupakan pengembangan lebih lanjut dari Buku Ajar I dan II, mengenai Ideologi, Pancasila, UUD 1945 tentang negara hukum dan pemerintahan. Dalam kesempatan ini, Tim Penyusun Buku Ajar II MPKT 2008 mengucapkan terima kasih kepada: (1) Direktur Pendidikan Universitas Indonesia, Ibu Prof. Dr. Multamia RMT Louder, DEA, (2) Kasubdit Pengelolaan Matakuliah Universitas, Ibu Miranda D. Zarfiel, M. Psi. yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi penulisan Buku Ajar MPKT 2008, demikian juga kepada: (3) Ibu Dr. Elsa Krisanti Mulia, (4) Ibu Dr.Susiani Purbaningsih, DEA., dan (5) Ibu Dr.Uswatun Hasanah, MA., yang sejak awal pembuatan Modul MPKT telah banyak memberikan kontribusi dalam memprakarsai penyusunannya dan menyampaikan arahan-arahan yang bermanfaat. Ucapan terima kasih kami sampaikan juga kepada: Bapak Slamet Soemiarno, Bapak. Suharto, Bapak Zaenal Abidin Anwar, Bapak Ariya Chandra, Bapak I Wayan Suwira Satria, Bapak Mujilan, tim Sekretariat PMU/PDPT dan berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam penyusunan buku ini.

1

Dalam menyiapkan karya tulis, baik berupa Buku, Modul maupun Laporan Ilmiah, biasanya tidak pernah lepas dari kekurangan dan kekhilafan. Karena itu, dalam kesempatan ini, penulis mengharapkan saran dan kritik untuk perbaikan Buku Ajar ini dan mohon maaf atas segala kekuarangan dan kekhilafan.

Depok, 10 Juni 2008 Tim Penyusun Buku Ajar II Dr. Drs. H. Zakky Mubarak, MA (Ketua) Dra. Husmiaty Hasyim, M.Ag R Ismala Dewi, SH, MH Drs. Ari Harsono, M.M

2

.. ..........1 Penanaman Kesadaran tentang Hak dan Kewajiban ............... 24 2.........................................1 Nilai spiritual ......3 Manusia sebagai Mahluk Budaya ...... SOSIAL DAN BUDAYA 1..... 13 1............... 5 BAB I MANUSIA MAKHLUK INDIVIDU.KATA PENGANTAR ................. 95 BAB V PENERAPAN AKHLAK DAN BUDI PEKERTI 5. ........... .. Sumber Akhlak dan Budi Pekerti .....3... 118 6................ 111 BAB VI NORMA SOSIAL DAN HUKUM 6. ............................................ ..........................4 Akhlak dalam Pelestarian Lingkungan Hidup ..............2 Pemantapan Kehidupan Sosial ...... ................. ..1 Kehidupan Pribadi dan Sosial Budaya .............................3 Toleransi dalam Kemajemukan ................ ................... . .. ... . 105 5.......2....................... 92 4....... 83 4................2 Akhlak dalam Masyarakat Majemuk dan Global .................................. 27 2............................ 3 PENDAHULUAN ......... 96 5.. ....................... 9 1......... 94 4.............................................1 Pengertian Akhlak dan Budi Pekerti .................. .1 Manusia sebagai Makhluk Individu ......3 Akhlak dalam Kehidupan Akademik dan Profesi ..... 49 3...................4 Filter dalam Interaksi Lintas Budaya ........................2 Nilai Kemanusiaan .............. 18 BAB II AKHLAK DAN BUDI PEKERTI 2.. 119 3 ..................... ...........2 Manusia sebagai Mahluk Sosial .................................. 107 5................................. ............... Ruang Lingkup Akhlak dan Budi Pekerti ...................1 Norma Sosial dan Norma Hukum .......................... 33 BAB III NILAI-NILAI AKHLAK DAN BUDI PEKERTI 3..................................................2 Proses Norma Sosial Menjadi Norma Hukum ............................ 1 DAFTAR ISI .... 49 BAB IV FUNGSI AKHLAK DAN BUDI PEKERTI 4........ .. .........

..........6...............3 Etika Kemajemukan .....5 Masyarakat dan Pembentukan Sebuah Bangsa ................... ............. ................. 126 BAB VII MASYARAKAT DAN MULTIKULTURALISME 7................. 147 7...................... Tujuan dan Fungsi Hukum ..5 Subyek Hukum............3 Pengertian...................... 154 4 .......4 Dampak Kemajemukan ...........2 Multikulturalisme ............................4 Disiplin Hukum ....... .............................. ............. 150 DAFTAR PUSTAKA ......... Obyek Hukum dan Peristiwa Hukum .1 Pengertian Masyarakat dan Masyarakat Majemuk .......... ........ 128 7.. 123 6.................. 122 6... 145 7.... ................................................................................ 134 7...

Setiap diri manusia tidak mungkin dapat melakukan aktivitas tanpa berada dalam komunitas dan lingkungannya. teknologi dan seni.PENDAHULUAN Manusia sebagai makhluk individu. Akhlak dan budi pekerti memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter manusia Indonesia. etika akademik dan diaplikasikan melalui keterampilan intelektual yang terus mengikuti perkembangan yang paling mutakhir dari sains. terhadap masyarakat lingkungannya yang didasari oleh nilainilai akhlak dan budi pekerti. Perwujudan nilia-nilai itu harus dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. dan negara. maka akan terbentuklah sebuah budaya yang tinggi. lingkungan. mahasiswa diharapkan dapat memiliki akhlak yang mulia. Ketergantungan manusia terhadap adanya sosialisasi dan aktualisasi diri bersama individu -individu lainnya. tempat. kalbu. Nilai rohani merupakan nilai individual dan universial yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya.nilai-nilai kemanusiaan dan kelestarian lingkungan hidupnya. Sebagai calon sarjana lulusan Universitas Indonesia (UI). manusia hidup dan berada dalam sistem kehidupan masyarakat. sosial. dan budaya memiliki akhlak dan budi pekerti yang menempatkan dirinya pada kedudukan yang luhur dan terpuji. Akhlak dan budi pekerti. Sebagai makhluk budaya. Manusia sebagai makhluk individu. Kehidupan manusia di tengah masyarakatnya akan lebih bermakna. baik berupa pemanfaatan dan penajaman akal. yang berdasarkan pada aturan dan kesepakatan bersama dalam suatu lingkungan. Sehingga. Kepedulian yang dimiliki mahasiswa hendaknya dilandasi dengan iman dan takwa. karena ia merupakan makhluk yang terdiri dari dua unsur yang menyatu. maka 5 . budi pekerti yang terpuji serta memiliki kepedulian terhadap masalah kemasyarakatan. ia dapat menciptakan suatu kebudayaan melalui akal fikiran. bahwa manusia adalah merupakan makhluk sosial yang tidak hidup secara terpisah dengan lingkungannya. maupun pengembangan dan penajaman hati nurani. dan sekaligus dapat membedakannya dengan makhluk -makhluk lain dalam kehidupan alam semesta. termasuk para mahasiswanya. sosial dan budaya. terbentuklah karakter yang kokoh dalam kehidupannya dan berkembang secara baik. apabila setiap individu memperhatikan tanggungjawab terhadap dirinya sendiri. yang tidak bisa diceraipisahkan. Nilai nilai itu selalu berada dan tidak pernah terpisahkan dari kehidupan manusia. merupakan wujud dari kenyataannya. yang berkembang di lingkungannya. sedang nilai kemanusiaan merupakan nilai yang berada di tengah masyarakat sebagai realisasi dari sifat sosial yang ada pada diri manusia. budi pekerti yang luhur. Sebagai makhluk sosial. merupaka satu n kesatuan yang utuh. yaitu fisik dan rohani. manusia memiliki sikap dan tanggung jawab serta perilaku yang baik terhadap masyarakatnya. budi pekerti yang luhur. Ia menjalani kehidupan dengan memanfaatkan potensi dirinya secara optimal. Sebagai individu. berorientasi pada nilai-nilai spiritual. bangsa. dan ruang lingkup tertentu.

bangsa dan negara serta lingkungan hidupnya. Buku Ajar ³Manusia. teknoligi dan seni. Sebagai makhluk individu. yang perlu ditaati sebagai pedoman hidup bersama. (3) learning to be. Budi Pekerti dan Masyarakat´. memiliki kepedulian terhadap masyarakat. sebagai suatu sistem nilai masyarakat itulah yang disebut suatu kebudayaan. Karena manusia sebagai makhluk budaya. Manusia memliki keterkaitan antar individu dan saling membutuhkan dalam menjalani hidup dan kehidupannya serta memerlukan ruang lingkupnya. (2) learning to do. maka aktivitas yang dilakukannya harus memiliki aturan-aturan yang pasti. Kesatuan manusia. Akhlak. dalam buku ini terdiri dari: 1. Melalui materi akhlak dan budi pekerti. Manusia sebagai makhluk budaya. hanya memuat garis-garis besar dan kerangka dasar materi. maka proses pembelajaran akhlak budi pekerti dan msyarakat mengembangkan nilai nilai spiritual. dan (4) learning to live together. Manusia Makhluk Individu. tidak hanya memilki kemampuan yang tinggi di bidang sains. dan materi-materi lainnya lulusan Universitas Indonesia. Namun demikian tidak menutup referensi lain yang harus dipelajari yang berkaitan dengan akhlak dan budi pekerti. sebagai makhluk individu. yang melakukan interaksi antar individu. mempunyai akal dan jiwa yang mengatur atau menentukan bagaimana seharusnya ia berperilaku. 2. tapi juga memiliki kepedulian yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan. Perilaku manusia sebagai individu dan anggota masyarakat membudaya dalam kehidupan. disiapkan sebagai buku teks pembelajaran di Universitas Indonesia. sikap. buku ini. Budi Pekerti dan Masyarakat´. manusia memliki pribadi.terbentuklah kebudayaan yang lebih berkembang dan lebih maju serta menjelma sebagai sebuah masyarakat. Sosial dan Budaya. diharapkan bisa berfungsi dalam menumbuhkan 6 . Oleh karena itu. motivasi dan perilaku dalam kehidupan yan gberkait dan berkelindan dengan kehidupan masyarakat. sebagai makhluk sosial. Garis-garis besar materi ³Manusia. sehingga terciptalah apa yang diistilahkan dewasa ini: (1) learning to know. nilai kemanusiaan dan lingkungan hidup. Buku Ajar merupakan buku panduan mahasiswa agar mengetahui arah dan sasaran pembelajaran MPKT pada pokok bahasan tersebut. ia tidak bisa hidup seorang diri. Akhlak. Akhlak dan Budi Pekerti Pemahaman yang baik terhadap pengertian serta ruang lingkup akhlak dan budi pekerti. sosial dan budaya. mahasiswa diharapkan mengembangkan materi ini dalam proses pembelajaran melalui sumber bacaan yang terdapat dalam buku ini. maupun melalui sumbersumber lainnya.

dan hubungan manusia dengan makhluk lainnya juga akan semakin harmonis. juga dalam pengembangan sains. Implementasi nilai nilai tersebut akan dapat menghindarkan kehidupan manusia dari kekeringan makna dan kekosongan jiwa. 5. kegelisahan. tanggungjawab. 4. sekaligus dapat membedakan. 7 . serasi dan seimbang. Permasalahan tersebut. 3. Nilai-nilai Akhlak dan Budi Pekerti Nilai yang paling fundamental dalam akhlak dan budi pekerti adalah niali spiritual dan nilai kemanusiaan. diharapkan dapat berfungsi dalam menumbuhkembangkan kesadaran tentang hak dan kewajiban. meliputi nilai. ternyata banyak dijumpai permasalahan. berfungsi juga dalam menyaring budaya asing atau budaya dari dalam. kejujuran. Sedangkan nilai keindahan. Dalam penerapannya. penderitaan. Pengaplikasian itu berguna bagi diri seseorang sebagai kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial. keadilan. hubungan antarmanusia dengan sesamanya. Semua itu terjadi. kebersamaan. akademik dan profesi. dalam kehidupan akademik dan profesi. Fungsi Akhlak dan Budi Pekerti Pemahaman dan penghayatan terhadap akhlak dan budi pekerti. diharapkan dapat dihindari secara maksimal atau kalau tidak. Memiliki kemauan dan kemampuan untuk memilih yang baik dan terpuji serta dapat menghindari yang buruk dan tercela. akhlak dan budi pekerti. menjadi lebih bermakna.kesadaran antara hak dan kewajiban. disebabkan adanya interaksi lintas budaya. dan pandangan hidup. hidup dan kehidupannya. teknologi dan seni. sehingga kehidupan sosial akan lebih mantap dan terjalin toleransi yang teguh di tengah masyarakat majemuk. Dengan demikian. sehingga kehidupan sosial akan lebih mantap dan terjalinnya toleransi yang baik di tengah masyarakat majemuk. Penerapan Akhlak dan Budi Pekerti: Permasalahan dan Solusinya Akhlak dan budi pekerti diaplikasikan dalam seluruh aspek kehidupan manusia. cinta kasih. dengan memilih yang baik dan menolak yang buruk. dapat diminimalisir melalui kesadaran individu terhadap nilai akhlak dan budi pekerti. Selain itu. Hubungan antar manusia dengan Tuhan. Penerapan akhlak dan budi pekerti. Akhlak dan budi pekerti juga sangat bermanfaat bagi manusia dalam beradaptasi dengan budaya asing. sangat penting dalam pengembangan iptek dan seni. dan harapan dapat dimanage dengan baik sehingga dapat melahirkan kebahagiaan yang hakiki. seperti yang terjadi dalam kehidupan sosial budaya. melahirkan kestabilan dan kemaslahatan. antara yang baik dan buruk.

academic writing. tersebar dalam berbagai kajian penting. dilembagakan sebagai norma sosial. buku ini membahas tentang pengertian masyarakat dan masyarakat majemuk. dan information literacy. yaitu nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat. agar menimbulkan keteraturan dalam hidup secara harmonis di tengah perbedaan masyarakat. sebagai panduan dan buku teks bagi mahasiswa Universitas Indonesia. suku. 8 . apabila dipatuhi dan adanya sanksi sosial. dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. hanya berfungsi seba gai contoh. Materi Buku Ajar ini. Terlaksana atau tidaknya sasaran pembelajaran. akan dijumpai norma norma sosial yang mengatur kehidupan masyarakat. yang terdiri dari critical thinking. Demikian juga dikemukakan tentang disiplin ilmu hukum dan perbedaan hukum. pada masyarakat desa maupun kota. dicoba dengan mengangkat berbagai kasus yang muncul dalam kehidupan masyarakat dengan menawarkan berbagai alternatif untuk mengatasinya. serta dampak yang ditimbulkannya dalam kehidupan masyarakat dan diakhiri dengan perkembangan suatu masyarakat dalam pembentukan suatu bangsa dan negara. Norma sosial sebagai tingkatan yang paling awal selanjutnya menjadi sistem hukum yang berkembang di masyarakat. Norma sosial kemudian dilembagakan sebagai norma hukum. Norma sosial. Masyarakat dan Multikulturalisme Setelah diperkenalkan norma sosial dan norma hukum. presentation skill. tujuan dan fungsi hukum. etika kemajemukan. yang terdiri dari berbagai macam ras. Buku ini dibuat serba singkat. agama. agar mudah dipahami. 6. akan berproses menjadi norma hukum se bagai kelembagaan berganda.Pembahasan mengenai akhlak dan budi pekerti. sesuai dengan tujuan penyusunannya. dibahas pengertian. karena permasalahan penerapan akhlak dan budi pekerti akan didapati dalam kehidupan sehari-hari dan berkembang terus sepanjang sejarah kehidupan manusia. Pembahasan selanjutnya berkisar pada pengertian multikulturalisme. Materi dalam pembahasan ini. Dengan demikian kemajemukan akan disadari oleh setiap anggota mayarakat sebagai suatu keniscayaan dan kenyataan yang harus diterima dengan lapang dada. akan sangat ditentukan oleh kesungguhan mahasiswa mengembangkan sendiri materi dalam Buku Ajar ini. apabila memiliki sanksi hukum. terutama bagi mereka yang baru belajar memahami norma norma hukum. bangsa. 7. keyakinan dan pengalaman hidup yang berbeda-beda. Norma Sosial dan Norma Hukum Dalam pergaulan hidup di masyarakat baik yang homogin maupu n heterogin. Dalam bab ini. telah mengakomodasi muatan liberal Arts. bersifat sederhana.

´ 9 . melainkan sebagai kesatuan yang terbatas. dan aspek-sosial bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Jadi.1. disebut proses individualisasi atau aktualisasi diri. SOSIAL DAN BUDAYA 1. melainkan juga merupakan pribadi yang khas. Berkaitan antra individu dengan individu lainnya. Dengan demikian sering digunakan sebutan ³orang -seorang´ atau ³manusia perseorangan´. bahwa individu adalah seorang manusia tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya. Dalam ilmu social paham individu menyangkut tabiat dengan kehidupan dan jiwa yang majemuk. Kata ³Individu´ berasal dari kata latin. 1991: 23).BAB I MANUSIA MAKHLUK INDIVIDU. yang ahirnya muncul suatu kelompok yang akan menentukan kemantapan satu masyarakat. Disini jelas. melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Manusia sebagai Mahluk Individu 1. ³individuum´ artinya ³yang tidak terbagi´. yaitu sebagai manusia perseorangan.1 Pengertian individu Untuk memahami manusia sebagai mahluk individu sebaiknya perlu dipahami arti kata individu itu sendiri. 2004: 64) Dengan demikian dapat dipahami bahwa ³Manusia merupakan makhluk individual tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa-raga. Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri.1. kedua takluk terhadap kolektif. merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Persepsi terhadap individu atau hasil pengamatan manusia dengan segala maknanya merupakan suatu keutuhan ciptaan Tuhan yang mempunyai tig aspek melekat pada dirinya.Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada tiga kemungki an: pertama menyimpang dari norma n kolektif kehilangan individualitasnya. memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan -kenyataan hidup yang istimewa. (Hartomo.( Abu Ahmadi.Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak d apat dibagi. Dalam proses ini maka individu dibebani berbagai peranan yang berasal dari kondisi kebersamaan hidup. menurut corak kepribadiannya dan termasuk kecakapannya sendiri. yaitu a aspek organik jasmaniah. dan seberapa mempengaruhi kehidupan manusia. maka menjadi le bih bermakna manusia apabila pola tingkah lakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan. aspek psikis-rohaniah. dan ketiga mempengaruhi masyarakat.

memerlukan lingkungan yang dapat membentuk pribadinya. Dalam rangka perkembangan individu. Dengan demikian dalam hidup dan kehidupannya manusia selalu mengadakan kontak dengan manusia lain. Disini individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk prilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan p rilaku yang telah ada pada dirinya. Mengenai pendukung dan penghambat proses pembentukan individu tidak hanya didukung dan dihambat oleh kelompok sekitarnya tetapi didukung dan dihambat juga oleh dirinya sendiri. manusia hidup di tengahtengah kelompok sosial atau kesatuan sosial juga dalam situasi sosial yang merupakan bagian dari ruang lingkup suatu kelompok sosial. melainkan hidup d alam hubungan antar sesama individu. Kelompok sosial yang merupakan awal kehidupan manusia individu adalah keluarga D alam keluarga ada saling ketergantungan di antara sesama manusia yang membentuk individu berkembang untuk beradaptasi dengan kehidupan dalam masyarakat. individu tidak mampu berdiri sendiri. tetapi diperlukan 10 . 1. tetapi keduanya dikonsepkan sebagai proses bukan sebagai kesatuan yang statis. Kehadiran individu dalam suatu masyarakat biasanya ditandai oleh prilaku individu yang berusaha menempatkan dirinya di hadapan individu-individu lainnya yang telah mempunyai pola-pola perilaku yang sesuai dengan norma-norma dan kebudayaan di tempat ia berada. Namun tidak semua lingkungan menjadi faktor pendukung pembentukan pribadi tetapi adakalanya menjadi penghambat dalam proses pembentukan pribadi. Manusia sebagai individu selalu berada di tengah -tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Karena itu manusia sebagai individu juga merupakan makhluk sosial yang hidup dalam masyarakat. Proses dari individu menjadi pribadi.2. interpretasi situasi. masing-masing berhubungan dan berinteraksi. Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyarakat yang menjadi latar belakang keberadaannya. tetap dalam perubahan proses interaksi. Manusia mempunyai banyak diri. Karena dari sinilah kita baru akan bisa memahami individu seseorang. Hal ini berarti manusia sebagai individu tidak mampu hidup sendiri. Mampu menetapkan kenyataan. Orang tidak mempunyai pikiran tetapi harus dalam proses berpikir. menetapkan aksi dari luar dan dari dirinya.1. Sejak lahir sampai pada akhir hayatnya. diperlukan suatu keterpaduan antara pertumbuhan jasmani dan rohani.Individu mempunyai ciri-ciri memiliki suatu pikiran dan diri. terdiri dari unsur jasmani dan rohani. Perkembangan individu Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna di antar makhluk ciptaan Tuhan. Juga. memiliki pengertian pada kesanggupan untuk berbicara dengan dirinya dan kesanggupan memberikan rangsangan selektif dari lingkungannya.

kemudian berjalan. Ketika anak telah menjadi dewasa kepribadiannya akan menjadi jelas terlihat yang tampil bersama prilakunya. Kalau dalam bahasa : meraban kemudian kalimat satu kata. bekembang menjadi gerakan -gerakan khusus (bisa makan dengan sendok. potensi diri yang dimiliki anak juga terus berkembang sesuai dengan tumbuhnya fisik pada anak dan interaksi sosial yang membentuk kepribadiannya. Suatu tingkat perkembangan dipengaruhi oleh sifat perkembangan sebelumnya. Bayi berproses menjadi anak. Ini berarti antara individu dengan kelompok terdapat hubungan timbal balik dan hubungan yang sangat erat yang merupakan hubungan fungsional. dan terjadi koordinasi dan intgrasi antara organ yang satu dengan organ yang lain. mempunyai masa untuk mempersiapkan diri menjadi dewasa bersama dengan lingkungan yang dekat dengannya. perasaan. 3). akan nampak berturut turut : memiringkan badan dan telengkup kemudian mengangkat kepala kemudian duduk kemudian merangkak kemudian berjalan dengan bantuan. Perkembangan mengikuti pola-pola tertentu dan berlangsung secara teratur. kemudian kalimat sempurna. Sebagai contoh perkembangan anak normal. tetapi berlangsung secara berangsur-angsur secara teratur dan terus menerus. Pertumbuhan dan perkembangan tidak terjadi secara tiba -tiba. Dari gerakan -gerakan yang bersifat masal. Bayi mempunyai banyak kemungkinan untuk berkembang menjadi anak -anak. kesadaran. 2). Dalam hal ini perkembangan mulai dari kepala ke kaki. Keadaan yang tampaknya lemah itu tidak berarti bahwa bayi tidak mempunyai potensi apa-apa atau tidak mampunyai kemungkinan untuk berkembang. manusia lebih banyak menghadapi masalah hidup yang hetrogin di tengah kelompok sosial yang besar. Bila diperhatikan manusia pada waktu lahir tampaknya sangat lemah. Manusia mempunyai potensi diri dan kemampuan yang dapat berkembang ke segala arah untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang silih berganti.Dalam masa fase perkembangan yang dilalui anak menuju dewasa. Pribadi menjadi ciri penampilan seseorang ditengah lingkungan sosialnya setelah melalui proses perkembangan bersama lingkungan sosial lainnya. cita -cita. akan 11 .Pada masa dewasa. Perkembangan menuju difrensiasi dan integrasi. dan anak akan berkembang menjadi dewasa.2004: 65) Prinsip-prinsip perkembangan pada manusia adalah sebagai berikut : 1). Manusia mempunyai berbagai pembawaan. kemudian kalimat lebih sempurna. 4). Terlambatnya suatu tingkat perkembangan. pikiran dan sebagainya yang kesemuanya sangat berpengaruh terhadap kehidupan dewasa (Hartomo.keberadaan dalam suatu kelompok (masyarakat) sehingga individu merupakan makhluk sosial. dan mempunyai masa muda. memungut benda kecil dan lain -lain). dari pusat ke bagian-bagian.

Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai ia menjadi dirinya sendiri. mengalami dirinya dibebani berbagai peranan. Di dalam sebuah massa. baik dalam perkembangan masing-masing organ/aspek kejiwaannya maupun cepat atau lambatnya perkembangan tersebut. Selama perkembangan manusia menjadi individu. Peranan yang paling tepat ialah bilamana ia mampu bertindak multi peranan. Seba liknya. Perkembangan antara anak satu berbeda dengan anak lain. jika seseorang pengabdiannya kepada diri sendiri kecil. Banyak factor yang mempengaruhi perkambangan anak. akan sukses pula pada perkembangan berikutnya. Keberhasilan seseorang dalam mempertemukan titik optimum yakni peran individu dan peran sosial telah 12 . karena pola tingkah laku yang spesifik dalam dirinya dapat bercorak atau bertentangan dengan peranan yang dituntut oleh masyarakat. ia harus mampu memerankan diri sebagai individu dan juga sebagi anggota masyarakat. Sebaliknya. jika ia takluk dan menuruti kehendak kolektif dengan cara bertingkah laku seperti diinginkan oleh lingkungan. Dalam hubungan ini dapat di cirikan. Sebaliknya sukses dalam suatu tingkat perkembangan. Pengalaman menunjukan bahwa jika seseorang pengabdiannya kepada diri sendiri besar. maka iapun disebut menyimpang dari norma kolektif. tindakannya merupakan hubungan dengan manusia lainnya. mengadaptasikan dengan situasi lingkungan dimana ia berada. disebut sebagai proses individualitas. Dalam kenyataan hidup di tengah-tengah masyarakat setiap warga masyarakat yang wajar adalah menyesuaikan tingkah lakunya menurut situasi aktual yang ada di hatinya. atau kadang-kadang juga diberi nama proses aktualisasi diri. maka manusia itu dikatakan makhluk sosial. maka pengabdian kepada masyarakat besar. Kalau individu itdak mau mengingkari dirinya sendiri dan tetap bertingkah laku menurut pola pribadinya. manusia cenderung menyingkirkan individualitasnya karena tingkah lakunya adalah hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan. Tidak jarang dapat timbul konflik pada diri individu. dan perkembangan anak dipelajari berdasarkan pengalaman (empiris) Dalam hal ini tidak dibahas pada tulisan ini. Manusia dikatakan manjadi individu apabila pola tingkah lakunya sudah bersifat spesifik di dalam dirinya dan bukan lagi menuruti pola tingkah laku umum. peranan silih berganti. Pribadi anak berkembang sebagai suatu totalitas (kesatuan). 5). maka pengabdiannya kepada masyarakat akan kecil. 2004: 69) Dengan demikian diyakini bahwa anak mempunyai kemungkinan untuk berkembang.( Hartomo.menghambat pula perkembangan pada tingkat berikutnya. apabila manusia dalam tindakan-tindakannya menjurus kepada kepentingan pribadi maka disebut manusia sebagi makhluk individu sebaliknya apabila tindakan. Peranan -peranan itu terutama berasal dari kondisi kebersamaan hidup dengan sesama manusia yang disebut sebagai makhluk sosial. maka disebut ia kehilangan individualitasnya.

Keinginan untuk manjadi seseorang yang berpengaruh. Begitu pula makna individu dalam suatu musyawarah a dalah lain dengan makna individu yang tengah diberi pendidikan doktrin atau ajaran-ajaran. Demikianlah akhirnya. Sebagai mahluk individu dan sekaligus sosial tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Hasil penelitian yang pernah dilakukan seperti pada tahun 1828 ditemukan seorang bayi yang telah menjadi anak dalam sebuah gua tertutup selama 18 tahun. karena merupakan satu kesatuan utuh dalam diri manusia. dan lain -lain akan melekat di dalam diri individu masing-masing. Sebaliknya.sampai pada tingkat ³matang´ atau ³dewasa´ dalam arti social. Tidak mungkin manusia secara individu berkembang tanpa ada lingkungan atau tempat untuk berkembang dan berinterak Manusia sejak lahir si. tetapi dilihat dari ³tingkat berfikir´. Manusia Sebagai Makhluk Sosial Sebelumnya sudah dikemukakan bahwa manusia adalah mahluk individu dan juga mahluk social. namun sebaliknya individupun berkemampuan untuk mempengaruhi masyarakat. Relatifitas ini ditentukan oleh relasi individu dengan masyarakat lingkungannya. seorang yang dituakan olah rekan lainnya. seseorang yang relatif muda tapi dalam cara berfikri sudah matang. setelah dibuka anak tersebut sangat bingung dan terkejut melihat keadaan kota. Matang atau dewasa dalam arti sosial tidak diukur dari tingkat usia.2. Lingkungan dapat membentuk kepribadian dan prilaku manusia dalam perkembangan dirinya. Pengaruh individu yang sangat kuat atau menonjol dalam lingkungan masyarakat. Oleh karena itu makna individu di dalam sebuah sistem masyarakat pancasila. Sebutan baik atau tidak baik pengaruh individu terhadap masyarakat merupakan hal yang bersifat relatif. 2004: 75). tinggi besar fisik. liberal dan komunis adalah berbeda. Aristoteles mengatakan : bahwa mahluk hidup yang tidak hidup dalam masyarakat adalah ia sebagai seorang malaikat atau seorang hewan (Hartomo. tidak mugkin manusia hidup di luar masyarakat. Jadi. Ia berjalan diatas empat kaki dan tidakdapat 13 . 1. Meskipun pengaruh lingkungan masyarakat terhadap ind ividu dan khususnya terhadap pembentukan individualitasnya adalah besar. pahlawan. atau bahkan menjadi seorang pengacau. Pengalaman menunjukan bahwa ada saja seseorang yang tingkat usianya sudah tinggi tapi cara berfikirnya tidak lebih dari kekanak kanakan. kemampuan individu merupakan hal yang utama dalam hubungannya dengan manusia . maka membuatnya ia menjadi seorang tokoh. sampai mati selalu hidup dalam masarakat. bahwa pengertian individu dapat ditinjau dari beberapa aspek atau segi sesuai dengan kepentingan masing-masing. Berhasil tidaknya mencapai sasaran tersebut adalah soal kemampuan masing -masing individu. dihormati oleh orang lain. Beberapa penelitian yang telah dilakukan sebagai bahan kajian bahwa manusia memang betul mahluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan lingkungan sekitar.

Hidup bermasyarakat bentuk dan coraknya banyak dipengaruhi oleh perbuatan dan tingkah laku manusia sebagai realisasi dari hasrathasrat yang ada pada manusia. dan mempengaruhi hidup manusia dalam bergaul dengan manusia lainnya didalam hidup bermasyarakat. Ia selalu tertarik kepada hidup bersama atau bermasyarakat. Antara lain orang berkesimpulan. Selanjutnya. melainkan saling isi mengisi. Hal ini disebabkan karena pada hakekatnya manusia adalah mahluk sosial memiliki dorongan atau hasrat. sebab dalam kenyataan harga diri itu baru dapat diketahui bila ada orang lain yang memberi harga diri. Sebagai contoh lain.Selanjutnya. Anak tersebut bernama Casper Hauser.Singh didapatkan dua orang anak yang berumur 8 tahun dan 1 ½ tahun. Bagaimana hubungan antara hasrat-hasrat itu? Misalnya hasrat harga diri dengan hasrat hidup dengan manusia lain? Umpamanya : Hasrat harga diri dengan hasrat kemasyarakatan. Kalau dia ingin mendapatkan harga diri pasti harus hidup dengan orang lain yang dapat memberikan harga diri.suka makan daging mentah dan sebagainya. Pada waktu masih bayi anak-anak tersebut diasuh oleh srigala dalam sebuah gua. misalnya hidup di gua atau didalam hutan yang sunyi. dikuasai. Kedua hasrat ini saling mengisi dan tidak bisa dilepaskan satu sama lain. misalnya : ingin hidup dengan manusia lain ( hasrat kemasyarakatan ) dengan hasrat berkuasa. Jadi jelas bahwa manusia meskipun mempunyai bakat dan kemampuan. Karena terasing dari lingkungan dia meskipun umur 5 tahun belum juga dapat berjalan dan bercakap cakap. Setelah ditemukan kemudian anak yang kecil mati. misalnya : seseorang yang hidup sendirian. dan sifat anak itu tidak ubahnya seperti rusa masuk kampung. hasrat ingin berkuasa tidak mungkin terjadi bila tidak berhubungan dengan manusia lain Sebab manusia berkuasa. kadang-kadang meraung-raung di tengah malam.berbicara. tinggal yang besar. Maka dari itu misalnya orang yang berada ditengah hutan sendirian.(Hartomo. seorang anak berumur 5 tahun kedapatan di atas loteng. hubungan antar kedua hasrat bila dilihat sepintas nampak adanya pertentangan antara hasrat yang satu dengan yang lain. bahwa manusia itu tidak dapat hidup sendiri. Mungkinkah itu? Tapi bila direnungkan. Itulah sebabnya manusia dikatakan sebagai mahluk sosial. anak seorang petani. Di India oleh Mr. jika tidak ada lingkungan. Juga di Amerika dalam tahun 1938.200:77) Sebenarnya telah banyak penelitian dijalankan untuk mend apatkan jawaban tentang : ³Mengapa manusia itu selalu hidup bermasyarakat ?³ . tidak mungkin berkuasa sendirian. maka hasrat kekuasaan ini tak mungkin dapat 14 . namun bakat tersebut tidak dapat berkembang. Semua tingkah laku dan perbuatan manusia ditimbulkan karena ada hasrat-hasrat pada manusia. pasti ada yang . tidak mungkin harga diri ini bisa terpenuhi.. sebenarnya semua hasrat-hasrat ini tidak terjadi pertentanganpertentangan. walaupun dia sudah dilatih hidup bermasyarakat sifatnya masih seperti srigala.

sedang dipihak lain ia juga menjadi obyek yang dikendalikan masyarakat. 3. Dengan demikian hasrat-hasrat yang nampaknya dari luar saling bertentangan. sedangkan dipihak lain ia juga menjadi produser masyarakat. Di satu pihak ia menjadi pengendali masyarakat. kesamaan keyakinan / cita-cita. Karena itu ia selalu mendesak atau menari keku atan bersama. bertindak dan bertanggung jawab atas perbuatannya senriri. dan tindakannnya sesuai dengan peraturan serta pola masyrakat. Karena terjadinya ³habit´ pada tiap-tiap diri manusia. dan dari kenyataan ini maka timbullah suatu struktuk antar hubungan yang beraneka ragam.dan mengejar kebutuhan hidup sehari-hari. Apabila 15 . yaitu dororngan manusia untuk mengembangkan keturunan atau jenisnya. Sehingga dia tidak mau keluar lagi dari lingkungan masyarakat yang telah memeberikan bantuan yang bermanfaat baginya. Factor-faktor itu adalah : 1. Tegasnya manusia telah merasakan betapa manisnya hidup bermasyarakat. Sifat-sifat tersebut misalnya disatu pihak ia menjadi produk masyarakat. kesamaan territorial. Keragaman itu berbentuk kolektivitas serta kelompok. 4. Adanya kesamaan keturunan. termasuk pula perlindunga keluarga itu sehari-hari terhadap bahaya dari luar. menjadi mahluk sosial yang diatur oleh norma social yang membatasi cara berfikir. Adanya dorongan seksual. Manusia sebagai individu. sebenarnya saling mengisi dan melengkapi. 2. Disatu pihak ia menjadi pengaman masyarakat sedang dipihak lain ia juga menjadi perusak masyarakat. Di pihak yang lain. kalau ditinjau dari dalam. manusia merupakan anggota dari jenisnya. kita menemukan kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk sosial ada kecenderungan saling membutuhkan dan memiliki kepentingan. yang terdapat dalam perserikatan dengan orang lain. Pada tiap-tiap kelompok terdiri dari kelompok-kelompok yang lebih kecil. Masyarakat sebagai Tempat antar Hubungan Sosial Dalam kehidupan sehari-hari.terpenuhi. Manusia bermasyarakat. pengungkapan perasaan. karena ia telah biasa mendapat bantuan yang berfaedah yang diterimanya sejak kecil dari lingkungannya. kesamaan kebudayaan dan lain-lain. Di samping adanya hasrat-hasrat atau golongan instingtif pada manusia masih terdapat faktor-faktor yang lain yang mendorong manusia untuk hidup bermasyarakat. Kecenderungan yang bersifat sosial ini selalu timbul pada diri manusia. sehingga mereka berlindung bersama-sama. sedang sebagai mahluk sosial ia harus bertindak sesuai dengan pola masyarakat dan bertanggung jawab serta mempertanggung jawabkan perbuatannya kepada masyarakat. Selanjutnya manusia sebagai mahluk social memperlihatkan sifat-sifat yang paradoks. Adanya kenyataan bahwa manusia itu adalah ³serba tidak bisa atau sebagai makhluk lemah. Dari kecenderungan ini manusia kerap kali melakukan kesalahan sesama manusia. pada saat yang sama. kesamaan nasib.

kolektivitas-kolektivitas dan kelompok-kelompok mengadakan persekutuan dalam bentuk yang lebih besar. contoh keluarga.(Soerjono Soekanto. 1982: 86) 16 . merupakan ikatan yang didasarkan pada ikatan darah atau keturunan. kelompok yng tidakmempunyai hubgan darh atau tempat tinggal tidak berdekatan tetapi mempunyai jiwa dan pikiran yang sama. unsur pengikatnya berupa hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah. RukunWarga. Dalam hubungannya dengan penggolongan -penggolongan dan tempat manusia berinteraksi sosial maka kelompok masyarakat sangat beraneka ragam. maka terbentuklah sebuah ³masyarakat³. Dalam hal ini Tonnies membedakan mejadi 3 tipe yaitu : Gemeincshaft by blood. jumlah kelompok dan kesatuan sosial tidak hanya satu. Sebagai salah satu hasil besifat pribadi adanya peleburan individu-individu dalam satu kelompok. kelompok kekerabatan. Hal ini terletak pada peran dan hubungan sosial manusia didalamnya. diantaranya ialah : 1) Kelompok Primer dan Sekunder Kelompok primer adalah kelompok yang ditandai ciri ciri saling mengenal antara anggota-anggotanya serta kerja sama erat dan bersifat pribadi. Pada setiap masyarakat. serikat buruh dan sebagainya. Gemeinschaft of mind. sehingga tujuan individu juga menjadi tujuan kelompok Adanya kebersamaan yang mempersatukan sifat-sifat perseorangan dan dikomunikasikan secara simpati dan empati. yaitu kelompok yang terdiri dari orang-orang yang berdekatan tempat tinggal sehingga dapat saling tolong-menolong. Gemeinschaft of place. hubungan sosial yang tidak akrab atau hanya dengan hubungan rasional. Kelompok Sekunder adalah kelomok yang para anggotanya tidak saling mengenal antar hubungan langsung. Gesellschaft diartilan bentuk ikatan bersama berupa ikatan lahir yang bersifat pokok dalam jangka waktu tertentu. karena ideologi yang sama. di samping individu juga warga masyarakat dapat menjadi bagian dari berbagai kelompok dan kesatuan sosial yang hidup dalam masyarakat Adanya penggolongan dalam masyarakat maka beraneka ragam bentuk dan kriteria sebuah masyarakat. Faktor ikatannya berupa rasa cinta dan kesatuan batin yang bersifat kodrati. (Soerjono Soekanto. contoh Rukun Tetangga. 1982) 2) Gemeinschaft dan Gesellschaft Gemeinschaft adalah bentuk kehidupan bersama. secara sederhana dinyatakan dalam istilah Äkami³ Misalnya kelompok keluarga. didasarkan pada adanya kebutuhan timbal balik seperti ikatan pedagang.

3). Formal Group dan Informal Group Formaal Group adalah suatu kelompok sosial yang di dalamnya terdapat tata aturan yang tegas yang sengaja dibuat dalam rangka untuk mengatur antar hubungan antar anggotanya. Dalam tata aturan itu dicantumkan tentang hak, kewajiban dan kedudukan para anggotanya. Contoh kelompok social semacam ini adalah ikatan kelompok professional seperti ikatan sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) dan sebagainya. Sedangkan kelompok informal (informal group) adalah kelompok social yang mempunyai struktur dan organisasi pasti (permanent). Kelompok semacam ini didorong oleh suatu pertemuan-pertemuan yang terjadi berulang kali untuk kepentingan-kepentingan tertentu atas dasar pengalaman yang sama. Misalnya Clique yang ditandai dengan pertemuan -pertemuan timbal balik antara para anggotanya. Seperti anggota serikat buruh (kelompok kecil tanpa struktur formal) mengadakan pertemuan-pertemuan dalam membicarakan kepenti gan tertentu.( n Kamanto Sunarto, 1993:35) 4). Community Community adalah kelompok yang memperhitungkan keanggotaannya berdasarkan hubungan anggotanya dengan lingkungan setempat (local). Setiap usaha untuk mendifinisikan community (masyarakat) itu selalu menemui dilemma yang sama yaitu hadirnya masyarakat (Commonity) dalam kelompok primer maupun sekunder, dan masyarakat memiliki criteria yang bersifat fisik dan kertaria itulah menentukan masyarakat (Community). Orang hidup itu tidak pernah lepas dari masalah tempat tinggal. Mereka selalu berdiam dalam suatu tempat yang tertentu dan interaksi diantara para penghunu tempat itu di pandang lebih mudah dari pada dengan orang lain. Pada dasarnya penghuni tempat itu bisa saja berurusan dengan orang lain, tetap i tidaklah sesering semudah dengan penghunu lainnya. Nampaknya hubungan di antar sesama penghuni itu dapat di pergunakan untuk memperoleh kesenangan, kunjungan, pekerjaan dan hal-hal lainnya. Dengan mempergunakan alat-alat komunikasi yang sederhana mereka mengadakan hubungan yang sifatnya primer dalam wilayah yang terbatas. Orang yang masuk ke dalam suatu masyarakat merasa lebih senang berhubungan dengan sesema anggota kelompok dari pada dengan lain. Community yang merupakan kelompok territorial terkecil yang dapat menampung semua aspek kehidupan social memiliki aspek yang lengkap. Adapun rumah tangga merupakan kelompok yang lebih kecil yang memiliki ruang lingkup yang lebih tebatas. Selanjutnya community adalah kelompok local yang merupakan masyarakat berkat adanya institusi, status dan minat, sehingga community itu dapat disebut sebagai sebuah masyarakat yang lengkap.

17

5). Masyarakat Desa dan Masyarakat Kota Salah satu perbedaan yang ada dalam masyarakat modern adalah antara desa dan kota. Hal ini karena pada umumnya desa atau dusun selalu menerima pengaruh kota. Sementara itu masyarakat primitif adalah masyarakat yang berada sepenuhnya bersifat pedesaan, dan masyarakat yang selalu merupakan masyarakat kekotaan. Selanjutnya perbedaan antara desa dan k adalah tidak tetap, karena ota yang dimaksud dengan desa itu tak akan pernah memiliki sifat pedesaan secara terus-menerus. Secara sosial, kota adalah suatu cara hidup (way of life). Kekotaan atau urban memang menunjukan suatu cara hidup, berkenan dengan pengetahuan tentang barang dan orang, serta sejumlah tatak rama yang timbul dalam lingkungan cosmopolitan. Orang kota harus mampu bersikap sesuai dengan lingkungan, hormat dan sopan serta mampu menahan suara hati. Mereka harus belajar tentang bagaimana mengendalikan perbedaan dalam situasi yang berbeda beda dan mengambil manfaat dari persahabatan. Dengan demikian orang merupakan produk dari berbagai jenis lingkungan khusus yang berlatar belakang kekotaan.( Kamanto Sunarto, 1993:72) 1.3. MANUSIA SEBAGAI MAHLUK BUDAYA 1.3.1 Hakekat Keberadaan Manusia Sebelumnya telah dibahas bahwa manusia sebagai mahluk individu dan sosial, namun tidak ada salahnya perlu dikemukakan juga mengenai hakekat manusia itu sendiri. Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang tertinggi dan paling beradab dibandingkan dengan c iptaan Tuhan lainnya. Keberadaan manusia tersebut apabila dibandingkan dengan ciptaan Tuhan lainnya, yaitu benda mati, tumbuh-tumbuhan dan juga binatang. Benda mati tidak dapat berbuat apaapa, kecuali ada dorongan atau tindakan dari ciptaan Tuhan lainnya sebagai makhluk hidup terhadap benda mati itu. Sehingga benda mati ini seringkali dijadikan alat untuk membantu atau menopang kehidupan manusia. Sebagaimana makhluk hidup, tumbuh-tumbuhan juga tumbuh dan berkembang, namun ia tidak dapat berpindah, mempunyai emosi, atau berinteraksi langsung dengan pihak lain yang memberikan suatu aksi atau tindakan pada dirinya. Misalnya tumbuh-tumbuhan tidak dapat: berjalan, berlari, marah ketika ditebang, tertawa ketika disiram atau diberi pupuk, merespon ketika diajak berinteraksi atau berkomunikasi. Demikian pula dengan binatang, yang walaupun ia dapat berpindah-pindah, mempunyai emosi dan dapat berinteraksi maupun berkomunikasi, namun apa yang dilakukannya hanya dalam lingkup dan proses belajar yang terbatas, serta lebih karena adanya dorongan nalurinya saja. Sedangkan manusia mempunyai tingkatan lebih tinggi lagi karena selain mempunyai ciri-ciri sebagaimana makhluk hidup di atas, manusia juga mempunyai akal yang dapat memperhitungkan tindakannya yang kompleks

18

melalui proses belajar yang terus menerus. Selain itu manusia dikatakan pula sebagai makhluk budaya. Budaya diartikan sebagai pikiran atau akal budi (Pusat Bahasa Diknas, 2001: 169). Sehingga makhluk budaya dapat diartikan sebagai makhluk yang memiliki pikiran atau akal budi. Aspek yang terkait dengan hakekat manusia sebagai makhluk budaya antara lain adalah unik dan universal. Secara umum, siapapun dan dimanapun manusia berada ia adalah makhluk budaya yang mempunyai akal pikiran. Sehingga dalam lingkup yang lebih luas sebagai bagian dari kumpulan/kelompok manusia atau masyarakat akan mempunyai kebudayaan yang beragam karena mereka berpikir atau mengalami proses belajar dalam berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kebutuhannya masing -masing. Sedangkan dalam konteks individual, manusia adalah makhluk budaya yang unik. Unik karena antara makhluk hidup yang satu dan lainnya berbeda, dalam berperilaku, menciptakan dan mengekspresikan simbol-simbol. Oleh karena itu manusia juga dikatakan sebagai animal simbolikum yang mempunyai dorongan untuk mencipta simbol simbol tersebut. Dalam hubungannya dengan manusia dikatakan juga sebagai makhluk budaya maka manusia diartikan juga sebagai makhluk yang dengan kegiatan akalnya dapat mengubah dan bahkan dapat menciptakan realitas melalui simbol simbol atau sistem perlambangan. Contoh dari sistem perlambangan di sini adalah bahasa, yang melambangkan sesuatu berdasarkan sistem pola hubungan antara benda, tindakan, dan sebagainya dengan yang apa yang dilambangkan. Bahasa di sini tidak hanya yang verbal tapi juga berupa tulisan, lukisan, tanda-tanda atau isyarat-isyarat. Selain bahasa, sistem perlambangan digunakan manusia sebagai makhluk budaya dalam segala bidang dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia atau makhluk lainnya. Dengan demikian sebagai animal simbolikum manusia adalah unik karena tiap manusia mempunyai kebutuhan dan kemampuan menciptakan atau mengekspresikan segala sesuatu dengan lambang atau simbol simbol itu secara berbeda-beda. Sedangkan sebagai makhluk budaya, manusia adalah universal karena setiap manusia dianugrahi Tuhan akal yang dapat berkembang terus melalui proses belajar kebudayaan dalam memenuhi kebutuhan -kebutuhan hidupnya. Secara universal, perilaku manusia sebagai makhluk budaya merupakan gabungan dari adanya unsur fisik/raga dan mental/kepribadiannya. Sehingga yang berkembang dalam diri manusia adalah tidak hanya raganya namun juga ia berkembang secara emosional dan intelektual. 1.3.2. Manusia Budaya dan Nilai Budaya Kehidupan manusia dapat dilihat dari sisi dirinya sebagai individu (pribadi) dan sebagai makhluk sosial. Sebagai individu, ia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang bagian dirinya terdiri dari tubuh biologis yang secara kasat mata dapat kita amati. Selain itu, sebagai manusia budaya iapun mempunyai akal

19

Dengan adanya kepribadian. Isi dari kepribadian manusia terdiri dari 1) pengetahuan . Semua perasaan suka atau positif itu dipengaruhi oleh pengetahuannya yang sudah disosialisasikan terhadap dirinya melalui proses belajar kebudayaan. secara nyata terkandung di dalam otak manusia melalui penerimaan pancaindranya serta alat penerima atau reseptor organismanya yang lain. maka kesadaran manusia yang tidak ditimbulkan oleh pengaruh pengetahuan manusia melainkan karena sudah terkandung dalam organismanya disebut sebagai naluri. 2)perasaan. Dalam keseharian. melainkan dipengaruhi juga oleh akal dan jiwanya atau yang disebut kepribadian. karena perilakunya tidak hanya ditentukan oleh sistem organik biologisnya saja. Dari perasaan ini kemudian dapat berkembang menjadi suatu kehendak untuk mencapainya atau s ebaliknya menghindari sesuatu itu. yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khusus. merupakan satu kesatuan dalam diri manusia yang tidak terpisahkan satu sama lain. alam kesadaran manusia juga diisi oleh perasaannya. (Koentjaraningrat. 1986: 101-111) Selain oleh pengetahuan. Sebaliknya. kemauan yang sudah 20 . tergantung dari perasaannya apakah sebagai perasaan yang positif atau negatif terhadap sesuatu hal. Misalnya. seorang dari daerah Jawa menyukai tari Gambyong yang lemah lembut. perilaku manusia satu dengan lainnya secara individual maupun berkelompok mempunyai pola-pola yang beragam. kepribadian diartikan sebagai ciri ciri watak seorang individu yang konsisten. Hal itu pula yang membedakan perilaku manusia dengan hewan. konsisten. yaitu tubuh biologis dan kepribadian. 3) dorongan naluri. maka yang dimaksudkan adalah orang tersebut mempunyai ciri watak yang diperlihatkannya secara lahir.dan jiwa yang mengatur atau menentukan bagaimana berperilaku. Pengetahuan merupakan unsur -unsur atau segala sesuatu yang mengisi akal dan alam jiwa seorang manusia yang sadar. dan. sebagai perasaan negatif. atau bagi orang dari Bali menyukai tari Kecak yang dinamis. Sehingga suatu perasaan selalu bersifat subyektif karena adanya unsur penilaian tadi. dan konsekuen dalam tingkah lakunya sehingga tampak bahwa individu tersebut memiliki identitas khusus yang berbeda dari individu-individu lainnya. Sehubungan dengan naluri tersebut. Tiap orang secara individu mempunyai kekhasan perilaku dan pembawaan sifat atau karakter yang berbeda satu sama lain yang disebut sebagai kepribadian. seseorang tidak menyukai makanan tertentu atau bau tertentu. Keberadaan keduanya. Kalau unsur perasaan di atas muncul karena dipengaruhi oleh pengetahuan manusia. kadang kita mendengar istilah ³ia seorang yang berkepribadian´. sebagaimana telah dikemukakan di atas. Yang dimaksudkan dengan perasaan di sini ada lah suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilai sebagai keadaan positif atau negatif. disebabkan oleh pengetahuan atau pengalaman dirinya melalui proses belajar tadi. Dalam bahasa populer.

7. Nilai-nilai budaya yang mewarnai pola-pola kehidupan bersama di dalam mayarakat yang satu akan berbeda dengan nilai budaya masyarakat di wilayah atau negara lain. Dorongan untuk usaha mencari makan. yang bersifat abstrak dan berada dalam alam pikiran warga masyarakat ini. Nilai budaya ini berbeda dengan masyarakat di Eropa atau Amerika Serikat sebagai negara industri yang mempunyai nilai kemandirian yang individualistik. suara. 2. Perbedaan-perbedaan itu terjadi karena cara pandang yang berbeda. Dorongan untuk bergaul atau berinteraksi dengan sesama manusia. Dorongan akan keindahan.1986: 109-111) 1. 3. Dorongan sex. Nilai-nilai budaya ini ada atau berkembang di suatu wilayah atau negara karena masyarakatnya menganggap hal itulah yang paling bernilai atau sesuai dengan kondisi atau kebutuhan masyarakat yang bersangkutan. Sehingga pada tahap selanjutnya nilai-nilai budaya.merupakan naluri pada tiap manusia disebut sebagai ³dorongan´ ( drive). Dengan demikian di tiap masyarakat mempunyai nilai budaya tertentu yang berbeda-beda. dan mengingat pula keberadaan dirinya seb agai manusia budaya yang berakal budi. pada masyarakat Indonesia yang agraris mempunyai nilai budaya kebersamaan atau komunalistik. tergantung bagaimana masyarakat tersebut memandang suatu acuan hidup itu bernilai atau tidak. dan lain -lain. Mengingat manusia tidak hidup seseorang diri. sebagai suatu permasalahan. Dorongan untuk meniru tingkah laku sesamanya. penting dan berharga oleh suatu masyarakat yang dinamakan sebagai nilai budaya. Sebagai contoh. Wujud dari nilai ini melahirkan suatu nilai gotong royong. atau gerak. Dimana aturan-aturan perilaku hidup bersama tadi dijiwai oleh suatu nilai yang dianggap tinggi. akan menjiwai atau menjadi inti dari aturan-aturan atau norma-norma berperilaku lainnya yang lebih kongkrit untuk diterapkan. Selain itu tinjauan kebutuhan hidup inipun berkaitan erat dengan keberadaan manusia yang mempunyai ragam hubungan. yang ditunjukkan dengan penundukkan diri pada nilai budaya itu.(Koentjaraningrat. 5. warna. dan dengan diri sendiri. Dalam pemenuhan kebutuhan hidup tadi. maka tindakan -tindakan yang dilakukannya harus memiliki aturan-aturan yang perlu ditaati sebagai acuan atau pedoman hidup bersama. yaitu dengan Pencipta alam. 21 . 6. dalam arti keindahan bentuk. Dorongan untuk berbakti. manusia memerlukan penyelesaian atau penyaluran. Dorongan-dorongan naluriah tadi kemudian berkembang menjadi kebutuhan-kebutuhan hidup lainnya yang disesuaikan dengan keadaan lingkungan maupun status dirinya dalam konteks makhluk sosial. manusia lain (sebagai makhluk sosial). antara lain adalah: Dorongan untuk mempertahankan hidup. maka disebut juga sebagai dorongan naluri. musyawarah untuk mufakat. 4. Macam-macam dorongan naluri manusia.

Orientasi Nilai Budaya Nilai-nilai yang hidup dalam suatu kehidupan manusia mempunyai bentuk yang tergantung pada ragam hubungan dalam keberadaan manusia tersebut di atas. Pedoman tingkah laku itu adalah adat istiadatnya. idiologi pribadi. contoh: undang-undang.3. Tingkat aturan-aturan khusus. Sebagaimana telah disebutkan di atas. Sistem nilai budaya dan pedoman tingkah laku lainnya merupakan wujud ideal dari kebudayaan. sistem normanya. 1. bersifat abstrak 3. bersifat konkrit. melainkan suatu kesatuan yang berkaitan erat satu sama lain. Berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhannya maka nilai nilai yang ditaati adalah nilai-nilai yang sesuai dengan keyakinannya atau disebut sebagai nilai agama atau nilai spiritual. Dikatakan sebagai sistem karena merupakan himpunan nilai yang tidak terdiri dari satuan gagasan yang masing-masing berdiri sendiri. 4. dapat didefinisikan dengan ketat dan bersifat rasional. yaitu: 1. 2. Oleh karena itu merubah orientasi nilai budaya suatu masyarakat sangat sulit dilakukan. sistem nilai budaya berbeda dengan pedoman-pedoman tingkah laku itu sendiri. dan paling sulit diubah. dan sebagainya. dan memerlukan waktu relatif lama. sangat luas ruang lingkupnya. paling ³dalam´. sistem nilai budaya sebagai inti yang menjiwai semua pedoman yang mengatur tingkah laku warga masy arakat yang bersangkutan. Dalam konteks diri manusia sebagai makhluk sosial maka nilai yang dianutnya adalah nilai nilai yang hidup dan didukung oleh sebagian besar warga masyarakatnya sebagai nilai budaya. dihinggapi rasa emosional dan sangat sulit diubah. nilai budaya dari warga masyarakat ini juga dipengaruhi oleh nilai-nilai agama atau spiritual tadi. Pedoman tingkah laku menyangkut soal soal yang terbatas ruang lingkupnya. Sehingga sistem nilai budaya dikatakan juga sebagai bagian dari suatu kebudayaan yang paling abstrak. misalnya aturan adat perkawinan. bersifat paling abstrak yang berfungsi sebagai pedoman tertinggi bagi kelakuan manusia. 22 . idiologi nasionalnya. Secara lebih khusus wujud ideal tersebut dibagi dalam empat tingkatan. dan sebagainya. baik tertulis maupun tidak tertulis. pandangan hidup. Sebagai suatu sistem nilai. contoh: nilai gotong royong. bersifat agak konkrit. aturan sopan santunnya. aturan sopan santun. Sebagai inti. serta bisa diubah bila perlu. Tingkat norma.Nilai-nilai budaya tersebut adalah suatu sistem nilai budaya masyarakat. Tingkat sistem hukum. contoh: aturan-aturan pelaksanaan dari suatu undang-undang.Tingkat nilai budaya. aturan etikanya/moralnya.3. bersifat kabur dan sangat sulit didefinisikan. misalnya nilai gotong royong. Sedangkan sistem nilai budaya bersifat umum.

kehormatan. rasa ketergantungan kepada tokoh-tokoh atasan dan berpangkat Manusia berhasrat menguasai alam Orientasi kolateral (horizontal). menilai tinggi usaha atas kekuatan sendiri 23 . Bentuk-bentuk orientasi nilai budaya yang ada dalam berbagai masyarakat dapat kita lihat dalam bagan berikut ini. rasa ketergantungan kepada sesamanya (berjiwa gotong royong) (Sumber: Koentjaraningrat. 1986: 194) Individualisme. Orientasi ke masa lalu Manusia tunduk kepada alam yang dasyat Manusia berusaha menjaga keselarasan dengan alam Orientasi vertikal. dsb. Kerangka Kluckhohn Mengenai lima Masalah Dasar Dalam Hidup Yang Menentukan Orientasi Nilai Budaya Manusia Masalah Dasar Dalam Hidup Hakekat Hidup (MH) Orientasi Nilai Budaya Hidup itu buruk Hidup itu baik Hidup itu buruk tetapi manusia wajib berikhtiar supaya hidup itu menjadi baik Karya itu untuk menambah karya Orientasi ke masa depan Hakekat karya (MK) Persepsi manusia tentang waktu (MW) Pandangan manusia terhadap alam (MA) Hakekat hubungan antara manusia dengan sesamanya (MM) Karya itu nafkah hidup untuk Orientasi ke masa kini Karya itu untuk kedudukan.Kemudian telah dikemukakan juga bah wa tiap masyarakat mempunyai nilai budaya yang berbeda satu sama lain. Perbedaan nilai budaya suatu masyarakat atau warga masyarakat ini dikarenakan adanya pengaruh dari orientasi nilai budayanya.

sikap. salah. berarti perangai. salah benar adalah penilaian dipandang dari sudut hukum yang ada dalam ajaran agama . nilai bersumber dari adat istiadat masyarakat. (Rahmat Djatnika. kehendak. Akallah yang 24 .1998: 354) Perbedaannya dengan etika dalam Kamus Bahasa Indonesia (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan) edisi ke-3 (2001) etika dimengerti sebagai ilmu tentang etik. baik atau buruk dapat dilihat apakah perbuatan itu sesuai dengan adat istiadat yang umum diterima kesatuan sosial atau lingkungan tertentu. sesuai dengan makna aslinya moral dalam bahasa latin disebut mos. 1992: 27) Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai kata akhlak. tingkah laku baik. etika dan akhlak memiliki pengertian yang berbeda. Moral adalah istilah yang digunakan untuk menentukan batas -batas suatu sifat. buruk. namun jika dilihat dari sumbernya. Etika merupakan cabang dari filsafat yang mempelajari tingkah laku manusia untuk menentukan nilai perbuatan baik dan buruk. buruk . Pengertian Akhlak dan Budi Pekerti 2. Tiga pakar di bidang akhlak yaitu Ibnu Miskawaih. Sedangkan akhlak.1 Pengertian Akhlak Kata akhlak merupakan bentuk jamak (plural) dari kata khuluk. hampir sama. bila untuk mengukur tingkah laku manusia. Secara terminologi akhlak berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik. Dalam Ensiklopedi Pendidikan (1976) Sugarda Purbakawatja menyebutkan. berasal dari bahasa Arab. Moral artinya ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan. adalah masyarakat secara umum. kewajiban. artinya adalah adat istiadat yang menjadi dasar untuk mengukur apakah perbuatan seseorang baik atau buruk. Al Gazali dan Ahmad Amin menyatakan bahwa akhlak adalah perangai yang melekat pada diri seseorang yang dapat memunculkan perbuatan baik tanpa mempertimbangkan pikiran terlebih dahulu. tingkah laku atau tabiat. Karena itu. Moral. bersifat lokal. tentang hak dan kewajiban moral.1.1.(Daud Ali. Jadi etika yaitu ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk. ketiga kata tersebut akan berbeda. moral dan etika yang ketiganya merupakan tingkah laku manusia. pendapat atau perbuatan yang layak dikatakan benar. Sedangkan etika. ukuran yang dipergunakannya adalah akal pikiran. perangai. Akhlak bersumber dari agama wahyu. filsafat moral dari akal pikiran Jika dikaji lebih mendalam dan dihubungkan dengan kontek kalimat kata moral. Yang dimaksud penilaian benar atau salah dalam moral. baik.BAB II AKHLAK DAN BUDI PEKERTI 2. Karena itu dapat dikatakan baik buruk suatu perbuatan secara moral. budi pekerti.

Sifat dan watak yang telah melekat pada diri pribadi maka menjadi kepribadian. Selanjutnya orang dapat dikatakan berakhlak jika timbul dengan sendirinya didorong oleh motivasi dari dalam diri dan dilakukan tanpa banyak pertimbangan pemikiran apalagi pertimbangan yang sering diulang -ulang. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan terdekat bagi seseorang. yaitu lingkungannya.(Ensyclopaedi of Britannica. sehingga terkesan sebagai keterpaksaan untuk berbuat.1. Jika diperbandingkan ketiga kata tersebut maka etika adalah ilmu. Pembentukan perangai ke arah baik atau buruk. kata budi. Pekerti ialah apa yang terlihat pada manusia. akhlak adalah tingkah laku manusia (sikap etis). karena didorong oleh perasaan hati.2 Pengertian Budi Pekerti Budi pekerti dalam kamus bahasa Indonesia merupakan kata majemuk dari kata budi dan pekerti. Jika perbuatan itu terpaksa bukanlah pencerminan akhlak (Ensiklopedi Islam. Pekerti berarti kelakuan. hanya sekali dia melakukan tidak dapat disebut berakhlak. moral adalah ajaran. Jadi budi pekerti adalah perpaduan dari hasil rasio dan rasa yang bermenifestasi pada karsa dan tingkah laku manusia. yang didorong oleh pemikiran. Dengan demikian. yang disebut behavior. kedua kemampuan mela kukan perbuatan. ditentukan oleh faktor dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Perangai dalam penerapannya mungkin menimbulkan penilaian positif atau negatif tergantung pada perilaku orang yang melakukan. ia hanya dikatakan sebagai seorang dermawan. ³Etics´. Bila terus menerus melakukan kebaikan dan memperlihatkan tingkah laku yang baik maka seseo rang disebut berakhlak. maka tingkah laku itu harus dilakukan secara berulang -ulang tidak cukup hanya sekali melakukan perbuatan baik. salah dan sebaga inya tentang prinsip umum dan dapat diterapkan terhadap sesuatu.menentukan apakah perbuatan manusia itu baik atau buruk. (Rahmat Djatnika. seharusnya benar. rasio disebut karakter. Pertama perbuatan yang baik atau buruk. Dalam Encyclopedia Brittanica. ialah yang ada pada manusia. dan melalui keluarga dapat terbentuk kepribadian. Seperti halnya orang berbuat sosial dengan memberikan uang pada orang miskin atau memberikan bantuan pada korban bencana alam. seseorang dikatakan berahklak jika memenuhi empat hal. akhlak disebut sebagai ilmu akhlak ialah studi yang sistematik tentang tabiat dari pengertian nilai baik. jilid VIII: 752) 2. buruk. Kata akhlak dapat diartikan sebagai perangai. 102). 1993. Kata akhlak apabila diartikan sebagai tingkah laku. 1992: 25) 25 . berhubungan dengan kesadaran. ketiga kesadaran akan perbuatan itu dan keem kondisi jiwa yang membuat cenderung pat melakukan perbuatan baik atau buruk. selanjutnya dapat disebut juga sebagai filsafat moral. Secara terminologi. maka memiliki arti yang lebih mendalam karena telah menjadi sifat dan watak yang dimiliki seseorang. Dapat juga dikatakan bahwa perangai adalah sifat dan watak yang merupakan bawaan seseorang. I. atau hanya sewaktu-waktu saja. Budi berarti yang sadar atau yang menyadarkan atau alat kesadaran.

Perasaan hati itu sering disebut ³hati kecil´ atau disebut ³suara kata hati´. Di dalam perkataan itu tercermin sifat. Apabil a dihubungkan degan akhlak yang berarti perangai adalah sama mengandung pengertian tingkah laku manusia. akhlak. yang menyinari hidupnya. merupakan sesuatu kekuatan. Perasaan manusia selalu berhubungan dengan pengalaman. Jika tidak ada keharmonisan akan timbul gejolak dalam hati. Namun penggunaan atau pelaksanaannya yang mungkin negatif. Rasa yang berhubungan dengan kesadaran adalah perasan hati nurani murni yang keluar dari lubuk hati. keluarga. harmonis antara unsur jasmani dengan rohani. timbul keresahan dan kegelisahan yang mengganggu ketentraman dan kenyamanan dalam hati. perkataan itu menunjukkan penilaian negatif terhadap pribadi si Badu. Budi pekerti sendiri mengandung pengertian positif. Karena itu. Karena itu belajar menuntut ilmu merupakan pemenuhan kebutuhan rasio. harmonis antara individu dengan masyarak harmonis susunan at. Keharmonisan akan menimbulkan rasa nyaman dalam kalbu dan tentram dalam hati. Suara hati selalu mendorng untuk berbuat baik dan yang bersifat keutamaan serta memperingatkan perbuatan yang buruk dan berusaha mencegah perbuatan yang bersifat buruk dan hina. watak seseorang dalam perbuatan sehari hari. Untuk mengisi kebutuhan rasio dengan memberi pengetahuan dan mengisinya dengan hal yang masuk akal. Sebaliknya kalau orang mengatakan budi pekerti si Badu buruk. yang tidak masuk akal. salah dan tentang baik dan buruk. apabila orang mengatakan budi pekerti si Badu baik kata-kata itu menunjukkan penilaian positif yang diberikan orang lain pada pribadi si Badu. kadang ati berbeda. pelita hati. walaupun suara h masing-masing. bijaksana dan manusiawi. Budi pekerti mengandung makna perilaku yang baik. h armonis antara mental dan tingkah laku. pendidikan. rasa dan karsa. pengetahuan dan suasana lingkungan. Rasa mempunyai tabiat kecenderungan pada keindahan. Dalam hal ini yang terpenting adalah ilmu penge tahuan tentang benar.Kata budi pekerti dalam kamus Bahasa Indonesia ialah tingkah laku. Demikian pula perasaan manusia dipengaruhi o leh keyakinan yang diyakini tentang kebenaran dan kebaikan. serta membimbing akal ke arah yang benar. harmonis hubungan antara keluarga. Ratio mempunyai tabiat kecenderungan kepada ingin tahu dan mau menerima yang logis. Budi pekerti didorong oleh kekuatan rohani manusia yaitu rasio. disebabkan perbedaan keyakinan. rasa dan karsa yang akhirnya muncul menjadi perilaku yang dapat terukur dan menjadi kenyataan dalam kehidupan. harmonis antara cipta. Manusia diberi kesempatan berpikir dan mengembangkan. Letak keindahan adalah pada keharmonisan susunan sesuatu. Setiap orang mempunyai suara hati. Di samping unsur rasio manusia mempunyai unsur rasa. yang masuk akal dan sebali nya tidak mau k menerima yang anlogis. Rasa manusia tidak terlepas dari hubungan dengan rasio dan keyakinannya. perangai. lebih umum lagi disebut hati nurani. perbedaan pengalaman. perbedaan 26 . Penerap annya tergantung pada manusia.

proses memilih 4) Menentukan pilhan kepada salah satu keinginan 5) Keinginan yang dipilih menjadi salah satu kemauan. bermasyarakat berbangsa dan bernegara. hewan. dalam kehidupannya senantiasa berhubungan dengan Tuhan dan berhubungan dengan sesama manusia lain dan alam sekitar. selanjutnya akan dilaksanakan. manusia juga hidup dalam lingkungan alam sekitar.lingkngan. baik hidup maupun mati (benda tak bergerak) meliputi tumbuhan. Dalam kehidupan manusia ada perbuatan yang dilaksanakan dengan kehendak dan ada pula perbuatan yang dilaksanakan tanpa kehendak. Perbuatan yang dilaksanakan dengan kesadaran dan dengan kehendak inilah yang disebut perbuatan budi pekerti.(Rahmat Djatnika.2 Ruang Lingkup Ahklak dan Budi Pekerti Sebagaimana yang telah dikemukakan diatas akhlak merupakan tingkah laku manusia yang identik dengan perkataan budi pekerti maka mempunyai ruang lingkup yang sesuai dengan aktivitas manusia dalam kehidupan sehari hari. berkomunikasi dengan sesama manusia lain dalam kehidupan keluarga dalam bertetangga. hal ini berbeda dengan keinginan. akhlak tidak semata mata kelakuan manusia yang nampak. hasil seni budaya. Dengan kata lain kehendak adalah keinginan yang dimenangkan di antara keinginan keinginan yang banyak setelah mengalami kebimbangan. Namun mempunyai kesamaan. keinginan belum menuju pada pelaksanaan. yaitu keinginan mencapai kebahagiaan dan keutamaan kebaikan yang t rtinggi e sebagai tujuan hidup. 2. gunung. Kehendak atau kemauan adalah keinginan yang dipilih di antara keinginan-keinginan yang banyak untuk dilaksanakan. Ketika manusia ingin melakukan komunikasi dengan Tuhan membutuhkan norma-norma yang mengatur bagaimana pola berti gkah laku kepada Tuhan. Selain dengan manusia sebagai mahluk hidup. batu -batuan. Adapun kehendak muncul melalui sebuah proses sebagai berikut: 1) Ada stimulan ke dalam panca indra 2) Timbul keinginan-keinginan 3) Timbul kebimbangan. hasil temuan 27 . peninggalan peninggalan budaya. Manusia memiliki karsa berhubungan dengan rasio dan rasa. Manusia sebagai mahluk individu dan sekaligus mahluk sosial ciptaan Tuhan. tetapi banyak aspek yang berkaitan dengan sikap batin maupun pikiran. Selanjutnya sebagai mahluk sosial manusia berperilaku untuk memelihara diri sendiri. Keinginan lebih mendekati pada senang atau cinta yang kadang kadang berlawanan antara satu keinginan dengan keinginan lainnya dari seseorang pada suatu waktu yang sama. 1992: 167). perbedaan pendidikan dan sebagainya. agar n perbuatannya dinilai baik untuk menghadap kepada penciptanya. sungai. Karena itu. Karsa disebut kemauan atau kehendak.

2 Akhlak terhadap diri sendiri. Dalam hal ini Rasul sebagai pembawa ajaran Tuhan agar dapat sampai pada manusia dan dapat dimengerti oleh manusia sebagai penganut agama Wahyu yang diturunkan oleh Tuhan. Dalam agama agama wahyu. 2. Berakhlak pada diri sendiri di antaranya melakukan perbuatan dengan: 1). Anak. yaitu Tuhan Bapak.(Amsal Bahtiar. Dengan memelihara kehidupan rohani manusia akan merasa hidup tenang.Menjaga dan memelihara hati agar memiliki hati yang bersih dan jernih.2. Adapun akhlak terhadap Rasul adalah meneladani Rasul dalam setiap perilakunya. Membersihkan hati berupa menahan dan 28 .1 Akhlak terhadap Rasul utusan Allah. tiga person merupakan satu kesatuan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Tuhan dapat dilihat dari aspek eksistensi Tuhan. Akhlak yang baik terhadap Tuhan adalah berkata-kata dan bertingkah laku yang terpuji.2.2. Agama tanpa kepercayaan kepada Tuhan tidak disebut agama.Bedanya Rasul adalah perilakunya senantiasa dijaga agar tida k berbuat yang salah dan jelek.2. Menurut agama Kristen. Sebagai wujud dari penghormatan dan kedudukan yang tinggi ummat dari masing-masing agama memanjatkan dan memohon do¶a kepada Tuhan dan perlindungan serta mohon keselamatan dalam kehidupannya. Berakhlak kepada Tuhan merupakan pengembangan kehidupan kerohanian bagi pribadi manusia.ilmu pengetahuan dan teknologi dan sebagainya.Akhlak kepada diri sendiri adalah menyayangi diri sendiri dengan menjaga diri dari perbuatan buruk. karena Rasul adalah manusia pilihan Allah yang juga memiliki sifat sifat kemanusiaan sebagaimana manusia pada umumnya.2 Akhlak Terhadap Manusia 2.2. Agama Yahudi menekankan pada Tuhan yang hidup ( The Living God).tentram di bawah lindungan Tuhan.1 Akhlak terhadap Tuhan YME Tuhan adalah pelindung dan memberi makna dalam setiap kehidupan manusia terutama bagi manusia yang beragama. baik melalui penyembahan langsung maupun melalui perilaku perilaku tertentu yang mencerminkan komunikasi dengan Tuhan di luar penyembahan sebagai wujud penghormatan kepada Tuh an 2. 1999: 203) Dalam agama Islam Tuhan adalah maha pencipta maha memberi kahidupan maha Tinggi oleh karena itu berdimensi serba maha jika dibandingkan dengan manusia. dan Roh Kudus. Untuk itu perilaku terhadap Tuhan perlu diatur berdasarkan pada norma -norma yang berlaku bagi agama masing-masing. K esemuanya memerlukan keteraturan yang membuat manusia bisa berbuat baik dan benar.2. Karena itu semua pemeluk agama selalu memberikan penghormatan dan kedudukan yang tertinggi kepada Tuhan. Agama Kristen menyebut Tuhan dengan tripersonal. selalu berbicara sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Dengan demikian ruang lingkup akhlak meliputi: 2. Dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan istilah Satu dalam Tiga dan Tiga dalam Satu. karena inti agama adalah Tuh an.

langkahnya pasti dan penuh harapan. karena tidak ada waktu untuk berfikir licik. perilakunya sama sekali tidak dipengaruhi oleh ada atau tidaknya kedudukan maupun penghargaan. sikap dan tindakan 29 . Akibat hati dan pikiran bersih akan memilki akses data yang ti ggi. Menata keikhlasan hati merupakan hakekat diri seseorang. Jadikanlah sabar sebagai penolongmu sesungguhnya Allah bersama orang -orang yang sabar. 2). atau dorongan-dorongan hati yang Hati yang bersih akan melahirkan ucapan ucapan dan perilaku yang baik yang merupakan gambaran akhlak yang mulia. Akses ilmu yang benar-benar meluas yang akhirnya akan mampu mengambil ide-ide yang cemerlang dan gagasan yang baru. perbuatan apa pun akan sia-sia tanpa ada keikhlasan hati. Terima kasih disampaikan kepada semua orang yang telah memberikn kenikmatan hidup baik berupa harta kedudukan. murah senyum. Sabar dapat diartikan sebagai upaya manusia secara sungguh sungguh untuk dapat terus berada di jalan Allah. dengki atau keingnan untuk menjatuhkan orang lain. Jika hati bersih dan sehat pikiranpun bisa menjadi cerdas. Melatih pola hidup bersih. Orang yang ikhlas hanya memiliki dua kewajiban yaitu pertama meluruskan niat dan kedua menyempurnakan ikhtiar 3). Orang yang paling menikmati hidupnya adalah orang yang bersungguh -sungguh menjaga keikhlasannya. akses n informasi yang berlimpah. tidak ada kata frustasi dalam hidupnya. Seperti kepada orang yang menjadi tukang sapu. bersih dari pamrih dan riya. lisan. 5). Kesungguhan untuk senantiasa hidup bersih merupakan salah satu cara untuk meraih kesuksesan dan kemuliaan hidup. Ucapan yang baik digambarkan dalam tutur kata yang sopan dan dapat menempatkan orang lain lebih tinggi dari dirinya sendiri. Mulailah berlatih hidup bersih dari hati. Berterima kasih kepada orang yan lebih tinggi sering dilakukan orang tetapi berterima kasih pada orang rendah dan kecil sulit dilakukan sekalipun telah memberikan kenikmtan hidup. Salah satu jenis kesabaran adalah sabar menghadapi rasa sakit. Wajah akan memancarkan kecerahan dan penuh keramahan. Orientasi hidupnya jelas dan tegas.mengendalikan keinginan-keinginan membawa kearah tidak baik. Sabar menghadapi kenyataan kenyataan hidup seperti menemui kemacetan ha rus antri panjang berurusan dengan bank harus menunggu giliran. berobat ke dokter harus menunggu panggilan dll. tidak ada putus asa dalam usahanya. menjadi pembantu rumah tangga. kesejahtraan maupun kebahagiaan. Ikhlas berarti bersih dari segala maksud maksud pribadi yang buruk. Langkah menuju hidup bersih sangat tergantung pada keseriusan dan tekad diri sendiri. Menjadikan diri mau bersyukur (berterima kasih). Kebencian terhadap orang lain memakan waktu produktifitas dan kebahagiaan. 4) Melatih diri menjadi penyabar. membuang sampah. Manusia yang ikhlas berkarakter kuat dan tidak mengenal lelah.

b.2. 2. setidaknya menjenguknya pada setiap saat untuk menghibur hatinya. menjaga nama baik keluarga. mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu. Memlihara orang tua ketika menderita sakit baik ringan maupun berat.2. memanggil orang tua dengan panggilan yang menyenangkan. Akhlak melalui ucapan dengan berkata lemah lembut dengan tutur kata yang sopan santun. Manusia sebagai mahluk individu dan juga sebagai mahluk sosial membutuhkan adanya ikatan antara ind ividu dengan individu dan antara individu dengan masyarakat. 3) Berkomunikasi dengan menjenguk di tempat kediamannya serta menggunakan kata-kata yang tidak menyinggung perasaannya dan senantiasa menghargainya di setiap saat. Ucapan ini harus disertai anggung jawab. menepati janji. c. 2) Mendo¶akan keselamatan dan keampunan bagi orangtua kendatipun telah meninggal dunia dan mengenang jasa-jasanya terhadap kita. Ucapan mau berbuat taat biasa dilakukan dengan mengucapkan yah saya bisa atau baik akan saya lakukan. d. 30 . sebab tanpa tanggung jawab ketaatan terhadap pyang pernah diucapkan tidak terlaksana. aturan yang menjadi kesepakatan bersama menjadi satu keharusan untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan kehidupan dalam keluarga.2.6). memberi makan. Saling membina rasa cinta dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga.2. menyayangi.3 Akhlak kepada orang tua. membesarkan. e. e. mendidik. melindungi dan menjaga dari bahaya yang merusak lahir maupun batin. keluarga disebut sebagai institusi sosial yang didalamnya terdapat banyak norma-norma yang mengatur kehidupan bersama Keberadaan norma atau . Dalam hubungan keterikatan itu manusia membangun sebuah keluarga yang menjalin perbedaan karakter dan kepribadian menjadi satu kesepakatan bersama untuk saling memberikan pengertian. Saling menunaikan kewajiban untuk memperoleh hak. 2. Memaksa diri mau berbuat taat terhadap peraturan peraturan. tidak keras ataupun menghardik orang tua. saling memberikan perhatian saling memberikan pengorbanan antara yang satu dengan yang lainnya sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh. Mendidik anak-anak dengan kasih sayang.4 Akhlak terhadap keluarga. Berakhlak kepada orang tua dengan meletakkan kedudukan orang tua sebagai orang yang melahirkan. Perilaku mau berbuat taat adalah berdisiplin terhadap waktu. Akhlak melalui perbuatan dengan cara: 1) Memelihara orang tua bila telah lanjut usia dan kembali memiliki sifat kekanak-kanakan. Di antara akhlak terhadap keluarga dengan berperilaku: a.. Memelihara hubungan silaturrahim dan melanjutkan silaturrahmi yang dibina orang tua yang telah meninggal dunia. Berbakti kepada ibu bapak. dengan sabar menghadapai keinginan -keinginan yang perlu dipenuhi. membimbing.

berjuang menegakan keputusan bersama. hidup berdampingan antara keluarga satu dengan keluarga lainnya. menolong dalam kebaikan. membela jika salah satunya teraniaya. Akhlak terhadap masyarakat. ada hal-hal yang harus dilakukan secara bersama-sama. Keempat. kesadaran kolektif tersebut. dalam tataran masyarakat yang majemuk. memaksa pada pihak lain yang berbeda pandangan dan ideologi. perlu dibangun kesadaran bersama bahwa dalam berperilaku sehari -hari dan sekaligus berinteraksi antar anggota masyarakat harus menunjung tinggi dan menghormati perbedaan perbedaan yang muncu Dalam rangka mewujudkan l.. ada hal-hal yang tidak perlu dilakukan dan ada pula hal-hal yang harus dihormati. saling beri memberi. mengedepankan kebersamaan. berniat suci untuk kebaikan.6. memiliki latar belak ang kehidupan keluarga yang berbeda berada dalam satu wadah yang disebut rukun tetangga. c.2. Tentang hal-hal yang tidak diperlukan bersama adalah melebur kebenaran masing-masing. . merasa bersaudara. saling memaafkan dan saling mendoakan. d. saling mencintai. mengedepankan persaudaraan bersama dalam mencari upaya untuk menciptakan kesadaran kolektif. Ketiga.5 Akhlak terhadap tetangga. keyakinan dll.2. berbuat baik untuk bersama. Adapun hal-hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut: Pertama mewujudkan kemauan bersama untuk perdamaian dengan menggalang kesadaran kolektif.Masyarakat merupakan suatu komunitas yang lebih luas dari sebuah keluarga.Dalam kajian sosiologi tetangga adalah kelompok sosial yang terdiri dari beberapa buah keluarga. Saling Bantu membantu di waktu senang lebih-lebih di kala sedang susah. Saling mengunjungi. Secara spesifik. Kedua merumuskan solusi solusi terbaik untuk menciptakan perdamaian dengan mengedepankan kepentingan bersa ma dartipada kepentingan golongan atau kelompok. menghormati perbedaan.2. bersama menahan dri untuk terlibat dalam konflik kepentingan yang mengarah pada konfrontasi fisik secara massal. Dalam masyarakat Indonesia diperlukan kehidupan bersama di tengah kemajemukan yang ada.e saling menghindari permusuhan dan pertengkaran. mendukung keputusan bersama. Perilaku yang dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat adalah saling menghargai. tanpa ada kepentingan pribadi. b. saling hormat menghormati. lapang dada mengingatkan untuk kebaikan. ideologi.2. yakni membangun masyarakat untuk menegakkan etika kemajemukan. Yang perlu dilakukan dalam kehidupan di masyarakat adalah bagaimana menjalin kehidupan bersama yang lebih harmonis dan saling menghormati perbedaan -perbedaan yang ada. Untuk menjaga hubungan baik dalam kehidupan warga rukun tetangga antara lain dengan berperilaku: a. Dalam masya rakat terdapat keanekaragaman karakter budaya. 2. menggeneralisasikan setiap perbedaan dan lain sebagainya deng dalih ingin an hidup bersama dalam perdamaian. menahan diri. 31 .2.

2. Untuk menjaga keutuhan dan keindahan alam sebaiknya dihindari hal hal mencemarkan lingkungan dan alam seperti memperhatikan pembuangan limbah rumah tangga maupun limbah industri ke sungai yang akhirnya bermuara kelaut bisa merusak ekosistem yang ada. mengambil batu gunung dengan menggunakan bahan - 32 . pengorbanan dan pengabdian seluruh rakyat dibawah kepeloporan dan kepemimpinan para pahlawan bangsa. Karena itu pokok-pokok ajaran agama yang universal seperti kejujuran. Pengambilan pasir dari sungai maupun dari laut yang melampaui batas. 2. Berakhlak pada alam berarti menyikapi alam dengan cara memelihara kelestariannya. tidak mudah untuk menghasilkan sebuah karya. saling kasih-mengasihi dan perlindungan terhadap hak asasi manusia harus lebih dikedepankan dari pada hal hal yang parsial. merdeka.2. keadilan. Pemanfaatan alam dengan tanggung jawab termasuk di dalamnya pemeliharaan alam dan lingkungannya agar terjadi kelestarian alam. Kemerdekaan dan kedaulatan berwujud negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 45 tegak sebagai hasil perjuangan. Karena itu menghargai dan menghormati karya orang lain merupakan wujud dari sebuah akhlak terrhadap sesama manusia. 2.Sedangkan hal-hal yang harus dihormati adalah penghargaan terhadap kebenaran agama.3 Akhlak terhadap Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berdaulat. ekslusif dan pandangan yang sempit. perbedaan budaya masing -masing tanpa harus mengungkapkan kekurangan ataupun kelemahan yang bernada menghina atau melecehkan. tolong-menolong. ideologi. Sebagai rakyat dan bangsa Indonesia sudah tentu harus berperilaku sebagai bangsa Indonesia yang mencintai negrinya dengan menjadi warga negara yang baik taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara ini. dan membantunya untuk mempercepat pemulih an kembali jika terjadi kerusakan pada alam. 2003: 290-291) Selanjutnya yang termasuk dalam akhlak terhadap masyarakat adalah akhlak terhadap hasil karya manusia baik berupa Ilmu Pengetahuan. karena itu alam dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab tanpa merusaknya. (Prayitno. sehigga dapat dinikmati oleh semua generasi. dengan menghimbau pada manusia untuk mengendalikan dirinya dalam mengeksploitasi alam.4 Akhlak Terhadap Alam Alam diciptakan untuk kepentingan manusia. rakyat Indonesia sebagai bangsa dan negara berjuang meraih cita-cita nasional melalui pembangunan nasional dan wawasan nasional dengan sistem kenegaraannya se bagai negara kesatuan Republik Indoesia. Tehnologi. Hasil karya manusia merupakan barang yang paling berharga bagi manusia itu sendiri. Bersama-sama mempertahankan negara kesatuan yang berdasarkan pancasila merupakan perwujudan dari akhlak terhadap negara. terdiri dari beberapa kepulauan Nusantara. Dengan modal dasar kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Seni dan Budaya. sebab alam yang rusak akan dapat merugikan bahkan menghancurkan manusia sendiri.

2001: 13) Dalam perspektif sosiologis agama dapat didefinisikan sebagai suatu sistem kehidupan yang dianut dan tindakan -tindakan yang diwujudkan oleh suatu kelompok atau masyarakat dalam menginterpretasikan dan memberi respon terhadap apa yang dirasakan dan diyakini sebagai yang gaib dan suci. namun mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kehiduapan manusia sehari-hari. 3) Suatu sistem tigkahlaku yang berasal dari sesuatu kekuatan gaib.3. Kemudian dalam bahasa Arab agama disebut ad-Din.1. 2001: 12) Berdasarkan pengertian dari akar kata maka intinya adalah ikatan yang berasal dari sesuatu kekuatan yang lebih tinggi dari manusia sebagai kekuatan gaib yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindra. (Jalaluddin Rahmat. .dari bahasa sansakerta a berarti tidak dan gam berarti kacau. 6) Ajaran-ajaran yang diwahyukan Tuhan kepada manusia melalui seorang Rasul. patuh utang. ( Jalaluddin Rahmat. Secara terminologi maka agama dapat diungkapkan dalam pengertian: 1) Kepercayaan diri pada suatu bentuk hidup yang mengandung pengakuan pada suatu sumber yang berada di luar diri manusia dan mempengaruhi perbuatan perbuatan manusia 2) Kepercayaan pada suatu kekuatan gaib yang menimbulkan cara hidup tertentu. Agama sebagai suatu sistem keyakinan. dan manusia dengan lingkungannya. 4) Pengakuan terhadap adanya kewajiban kewajiban yang diyakini bersumber pada kekuatan gaib. Agama Agama berdasarkan asal katanya. Secara mendasar dan umum agama sering diartikan sebagai seperangkat aturan dan peraturan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan mengatur hubungan manusia dengan manusia lainnya. Ada juga yang mengartikan a = tidak. Selain itu ajaran-ajaran agama selalu bersumber pada wahyu yang 33 . jadi agama = tidak kacau. karena landasan keyakinan keagamaan adalah pada konsep sakral dan profan atau dibedakan dari supranatural dengan yang natural. kata ini mengandung arti menguasai. berbeda dengan sistem -sistem keyakinan atau isme-isme lainnya.3 Sumber. mengandung arti tidak pergi tetap di tempat atau diwarisi turun-temurun . 2. balasan. kebiasaan. Akhlak dan Budi Pekerti 2. 5) Pemujaan terhadap kekuatan gaib yang timbul dari perasaan lemah dan perasaan takut terhadap kekuatan misterius yang terdapat dalam alam sekitar manusia. menundukkan.bahan peledak yang bebas merupakan perbuatan yang tidak berakhlak pada alam sekitarnya. gam = pergi.

sesuai dengan agama yang dianut dan diyakininya. ekonomi. yang berbeda dengan cara cara hidup hewan atau mahluk mahluk gaib yang jahat dan berdosa. dan terwujud dalam kegiatan -kegiatan para warga masyarakatnya sebagai tindakan-tindakan dan karya-karya yang diselimuti oleh simbol-simbol suci. digerakkan dan diarahkan oleh berbagai sistem nilai yang sumbernya adalah pada agama yang dianutnya . dan begitu juga ajaran para Nabi. Dalam keadaan demikian secara langsung atau tidak langsung. dan menjadi pendorong dan penggerak serta pengontrol bagi tindakan-tindakan para anggota masyarakat tersebut tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan dan ajaran ajaran agamanya. politik. dipengaruhi. motivasi yang terpenting dan terkuat bagi manusia terutama bagi para pelaku moral dan berakhlak adalah agama. 34 . Agama sebagai sistem keyakinan dapat menjadi bagian dan inti dari sistem-sistem nilai yang ada dalam kebudayaan dari masyarakat yang bersangkutan. ajaran agama yang diturunkan melalui wahyu tersebut dibukukan sebagai kitab suci. agama berisikan ajaran ajaran mengenai kebenaran tertinggi dan mutlak tentang eksistensi manusia dan petunjuk-petunjuk untuk hidup selamat dunia dan akhirat sebagai manusia yang takwa kepada Tuhan. Sedangkan agama lokal atau primitif. beradab dan manusiawi. ajaran-ajarannya tidak dibukukan dalam bentuk tertulis tetapi dalam bentuk lisan sebagaimana terwujud dalam tradisi tradisi atau upacara upacara. Pengaruh ajaran agama itu sangat kuat terhadap sistem-sistem nilai yang ada dalam kebudayaan masyarakat bersangkutan. pendidikan dan sebagainya). (Roland Robertson. 1988: vi) Dalam agama-agama besar atau Samawi. Dalam praktek hidup sehari hari. maka sistem-sistem nilai dari kebudayaan tersebut terwujud sebagai simbol-simbol suci yang maknanya bersumber pada ajaran-ajaran agama yang menjadi acuannya. Bagi para penganutnya. Hampir semua jawaban tertumpu pada agama jika diberikan sebuah pertanyaan ³mengapa perbuatan ini dilakukan atau perbuatan ini tidak b oleh dilakukan?´ Setiap agama mengandung ajaran moral yang menjadi pegangan bagi perilaku para penganutnya.berisikan petunjuk-petunjuk Tuhan yang diturunkan kepada Nabi atau RasulNya. 1988: 7) Agama sebagai ajaran dari yang Maha Tinggi merupakan sistem kehidupan yang berisikan ajaran dan petunjuk bagi para penganutnya supaya selamat dalam kehidupan dunia dan selamat (dari api neraka) dalam kehidupan setelah mati. Melalui Nabi ajaran ajaran tersebut diajarkan kepada sahabat-sahabatnya yang merupakan kelompok pertama dan utama sebagai penganut agama tersebut d an kepada orang orang lainnya. Dengan cara mengikuti kewajiban -kewajiban keagamaan dalam kehidupan sehari hari.( Parsudi Suparlan. etos yang menjadi pedoman dari eksistensi dan kegiatan berbagai pranata yang ada dalam masyaralkat (keluarga. Karena itu juga keyakinan keagamaan berorientasi pada masa yang akan datang.

namun tidak berarti bahwa dalam bidang etis tidak ada hubungan erat antara agama dan filsafat. tanggung jawab terakhir dianggap kurang penting. eutanasia. Dalam menghadapi masalah aktual. Dari sudut filsafat moral. misalnya. kesalahan moral adalah dosa. jangan membunuh. percaya bahwa Tuhan telah menciptakan dunia dan manusia agar kehidupan ini penuh kesucian dan dalam diri manusia terdapat unsur-unsur suci dan bersih. Meskipun agama dan filsafat berbeda sudut pandang tentang hal hal etis. itu diterima berdasarkan keimanan dan keyakinan terhadap agamanya tanpa memiliki rasionalitas seperti makan daging babi haram dalam ajaran Islam. para filosof yang beragama mau tak mau akan dipengaruhi oleh keyakinan religiusnya. serta Immanuel Kant dan sebagainya. kloning. seperti masalah aborsi. Karena itu kesalahan moral pada dasarnya merupakan sebuah inkonsekuensi rasional. Hubungan ini dapat didekati dari segi falsafat maupun agama. Sedangkan filsafat berusaha memperlihatkan perbuatan tertentu dianggap baik atau buruk dengan menunjukkan alasan-alasan yang rasional. 2002: 38). terutama kalau masalah-masalah itu baru dan diakibatkan oleh perkembangan ilmiah yang modern.Bertens. Dipandang dari segi filsafat. Ibn Sina dan Ibn Miskawaih. kesalahan moral dianggap pelanggaran prinsip etis yang seharusnya dipatuhi. ada perbedaan tentang kesalahan moral. jangan menyakiti orang (K. yang dapat diterima oleh semua orang pada semua zaman. Demikian juga. Bagi orang beragama. Ajaran tentang akhlak. 2002:37) Bila agama berbicara tentang topik-topik etis. Dipandang dari segi agama. Sebab dalam hal ini agama hanya memiliki pedoman-pedoman prinsip etis secara umum. Keyakinan yang dianutnya sebagai manusia beragama memberikan corak pemikiran yang mendasari alur pikirnya seperti yang dikenal dalam filosof Islam Al-Farabi. Bagi orang yang tidak beragama. 35 .( K. Dalam konteks agama. agama yang membahas masalah masalah etis seringkali akan menggunakan argumentasi-argumentasi yang pada dasarnya bersifat filosofis. Ada juga yang secara umum memiliki alasan-alasan yang rasional untuk menerima aturan -aturan agama seperti jangan berdusta. moral maupun budi pekerti. karena melanggar perintahnya.Bertens. Tuhan merupakan dasar dan jaminan bagi berlakunya tat nan moral a dan tempat pertanggung jawaban manusia atas perbuatannya. Al-Kindi. agama seringkali menggunakan argumentasi-argumentari rasional menerapkan prinsip-prinsip umum bersangkutan.Mengapa ajaran moral dari satu agama dianggap penting? Karena ajaran itu berasal dari Tuhan yang dianggap mempunyai kedudukan yang tinggi yang lebih dari dirinya sedangkan mengagungkan Tuhan merupakan kewajiban agama. rasio menjadi sumber moral yang mempunyai tanggung jawab pada diri sendiri. pada umumya ia memberi informasi dan berusaha memberi motivasi agar umatnya mematuhi nilai-nlai dan norma-norma yang sudah diterimanya berdasarkan iman. Tidak mengherankan bila seorang beriman.

Dalam kehidupan berkelompok dan bermasyarakat inilah tradisi-tradisi keagamaan yang dimiliki individu menjad bersifat kumulatif dan kohesif. Itu dimungkinkan karena kegiatan-kegiatan kelompok tersebut terarah atau terpimpin berdasarkan atas norma-norma yang disepakati bersama yang terwujud dari kehidupan berkelompok. keyakinan keagamaan dari anggota-anggota kelompok menjadi kuat dan mantap. 1988:8) Secara struktural fungsional agama melayani kebutuhan -kebutuhan manusia untuk mencari kebenaran dan mengatasi serta menetralkan berbagai hal buruk dalam kehidupan.Tidak ada kesimpang-siuran dalam pemahaman mengenai pedoman dan landasan yang menentukan arah keyakinan keagamaan yang telah ditentukan dalam kitab suci agamanya.(Parsudi Suparlan. kelompok ataupun sosial yang melibatkan sebagian atau pun seluruh masyarakat. yang masuk akal dan rasional sesuai dengan keyakian keagamaannya. Walaupun di sisi lain agama mempunyai sifat sifat secara umum untuk dimiliki bersama orang banyak atau kelompok. amal ibadah) yang sifatnya individual. adalah penyerahan diri secara total kepada Tuhan. 1966: 1-46). karena agama dapat menyajikan penjelasan-penjelasan yang dapat masuk akal dan cara -cara yang mendasar dan umum untuk menetralkan atau mengatasi bayangan -bayangan 36 . Karena hal-hal buruk yang dihadapi manusia selalu membayangi kehidupannya.Salah satu ciri yang mencolok dalam agama. Penyatuan keanekaragaman itu terjadi karena pada hakekatnya dalam sertiap kehidupan berkelompok terdapat pola-pola interaksi tertentu yang melibatkan dua orang atau lebih. (upacara. ibadat.Tidak ada satu agama pun yang tidak m enuntut adanya penyerahan diri secara total dari para penganut atau pemeluknya termasuk juga agama-agama lokal yang digolongkan sebagai kepercayaan Dari ciri ini agama . Dalam kelompok atau kebersamaan yang dilandasi oleh ajaran agama. dari pola tersebut para anggotanya secara bersama-sama memiliki satu tujuan utama untuk diwujudkan sebagai tindakan tindakan berpola. yang berbeda dengan ismeisme lainnya. yang menyatukan keanekaragaman interpretasi-interpretasi dan sistem-sistem keyakinan keagamaan. Semua agama menyajikan formula -formula tersebut yang pada hakekatnya bersifat mendasar dan umum berkenaan eksistensi dan perjalanan hidup manusia. Dalam kelompok atau kebersamaan itulah keteraturan dimantapkan berdasarkan atas norma-norma yang berlaku dalam kehidupan kelompok apa pun dan di mana pun yang bukan kelompok keagamaan. dinilai secara pribadi yang melibatkan emosi dan pemikiran -pemikiran yang sifatnya pribadi yang diwujudkan dalam tindakan-tindakan keagamaan. bagaimana mereka diharapkan menginterpretasi serta menghasilkan benda-benda dan mewujudkan kegiatankegiatan sesuai keyakinan keagamaan dari kelompok tersebut. Yang dimaksud dengan berdasarkan atas norma-norma adalah bagaimana para anggota kelompok diharapkan bertindak dan berkeyakinan. mendalam serta penuh dengan muatan -muatan emosi dan perasaan yang manusiawi (Greetz. Penyerahan ini tidak terwujud dalam bentuk ucapan melainkan dalam tidakan -tindakan keagamaan sehari-hari.

kelompok apa pun dan di mana pun seta kapan pun. Kelompok-kelompok keagamaan juga tidak hanya melakukan k egiatankegiatan peribadatan dan pendidikan saja. yaitu: 1) Tingkat rahasia. tetapi melaksanakan kegiatan sosial dan derma bagi masyarakat pada umumnya dan memproduksi benda -benda yang berguna dalam kehidupan manusia. maka agama tetap lestari dalam kehidupan manusia. Dengan melalui kegiatan-kegiatan kelompok keagamaan tersebut maka agama dari zaman ke zaman tetap ada dalam struktur kehidupan manusia. yakni seseorang memegang ajaran agama yang dianut dan diyakininya itu untuk diriya sendiri dan tidak untuk didiskusikan atau dinyatakan kepada orang lain 2) Tingkat privat atau pribadi. mesjid atau lainnya (Durkheim 1965: 167). Setiap kelompok keagaman. sebagaimana tertuang dalam kitab suci. Jadi agama tidak akan hilang dan digantikan dengan sistem kehidupan sekuler. Agama tidak mengalami perubahan-perubahan (Greetz 1971) tetapi yang berubah adalah tradisi-tradisi keagamaan atau sistem-sistem keyakinan keagamaan sedangkan teks suci atau doktrin agama itu sendiri. gereja. Juga memberikan jasa jasa pelayanan keagamaan yang berguna bagi k ebutuhan para anggotanya. r selalu menaruh perhatian pada peremajaan atau regenerasi bagi kelangsungan kelompok keagamaan tersebut. secara langsung ataupun tidak langsung tertarik melakukan kegiatan-kegiatan untuk melestarikan sistem keyakinan agama pada anak-anak dan remaja. Melalui kegiatan kelompok tersebut ditanamkan semacam keterikatan dan solidaritas sosial dan kemasyarakatan yang terpusat pada simbol-simbol utama dan suci dari agama yang dianut. tetap tidak berubah. totem.buruk tersebut. sepanjang zaman selama manusia itu ada. antara lain. disebabkan oleh adanya perbedaan-perbedaan interpretasi oleh para penganut agama dan oleh situasi situasi yang berubah yang dilihat dari interpretasi interpretasi oleh para penganut agama tersebut secara berlainan. Roland Robertson mengatakan perubahan keyakianan keagamaan. Kelompok keagamaan menjadikan pendidikan agama bagi para anggota baru melalui pendidikan formal maupun melalui sosialisasi yang dilakukan oleh para orang tua (yang menjadi anggota kelompok). yakni dia mendiskusikan atau menambah dan menyebarkan pengetahuan dan keya kinan keagamaannya dari dan kepada sejumlah orang tertentu yang digolongkan sebagai orang yang secara pribadi dekat hubungannya dengan dirinya. 37 . (Roland Robertson 1988: 3) Jika agama dikaitkan dengan masyarakat setidak tidaknya ada empat tipe tingkat keagamaan. Kelestarian agama dalam struktur kehidupan manusia juga disebabkan antara lain oleh hakekat kehidupan dan kegiatan-kegiatan kelompok keagamaan.

baik atau tidak baik. apakah nilai itu universal atau praktis. ketepatan dan kemanfaatannya yang kemudian menimbulkan tekad untuk mewujudkannya dalam bentuk sikap. (Hans Jonas. dapat dipahami bahwa prilaku manusia baik individu. 2. Williams. benar atau tidak benar. Melihat pada tingkat keagamaan yang ada dalam masyarakat tersebut di atas maka perilaku keagamaan yang sudah mengakar pada masyarakat tidak mungkin hilang atau lenyap begitu saja. (J. menilai berarti menimbang. maka ia dijadikan sebagai pandagan hidup. kehidupan dalam kelompok terkecil maupun kelompok luas masyarakat dan lingkungan. Maka nilai itu ada. 1962). Beranjak dari pengertian di atas maka suatu aliran atau keyakinan yang dianggap memiliki nilai. artinya. karena itu bukan merupakan sesuatu yang rahasia atau privat 4) Tingkat masyarakat. Pada akhirnya baik agama maupun perilaku keagamaan seringkali dijadikan sumber dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian agama dan falsafah hidup dijadikan sebagai sumber dalam berprilaku. (Kaelan 2001). didasari oleh keyakinan agama yang kemudian membudaya dalam diri dan lahir menjadi tradisi. yakni individu memiliki keyakinan keagamaan dari warga masyarakat tersebut. yakni unsur-unsur jasmani. yang diyakini kebenarannya.2 Falsafah Hidup Falsafah hidup merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang diyakini kebenarannya. suatu kenyataan yang tersembunyi di balik kenyataan-kenyataan lainnya. Keyakinan yang melekat pada manusia terhadap sesuatu seringkali dijadikan titik tolak untuk berbuat. Berdasarkan pada pemaparan agama diatas. ada sifat atau kualitas yang melekat pada sesuatu itu. Dalam prakteknya. sesuatu yang menyenangkan. tingkah laku dan perbuatan. Indah dan susila adalah sifat atau kualitas yang melekat pada alam dan perbuatan.3. bahkan dijadikan sebagai pandangan hidup. Dengan demikian 38 . sesuatu yang kita cari.P. Keputusan ini merupakan keputusan nilai yang dapat menyatakan berguna atau tidak berguna. yakni individu mempunyai keyakinan keagamaan yang sama dengan yang dipunyai individu-individu lainnya dalam satu kelompok besar. kemudian untuk selanjutnya diambil keputusan. sesuatu yang disukai dan diinginkan.3) Tingkat denominasi. Sesuatu itu dikatakan mengandung nilai. Keputusan nilai yang dilakukan oleh subyek penilai tentu berhubugan dengan unsur-unsur yang ada pada diri manusia sebagai subyek penilai. paling tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan sebuah perubahan pada masyarakat. 1992: 36) Nilai pada hakekatnya adalah sifat atau kualitas yang melekat pada suatu obyek. bukan obyek itu sendiri. suatu kegiatan manusia untuk menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain. Misalnya alam itu indah dan perbuatan itu susila. rasa dan karsa dan keyakinan. akal. Sedangkan nilai merupakan sesuatu yang menarik bagi kita.

(Alfian. yaitu Abangan. walaupun tidak berarti bahwa setiap orang yang tergolong etnik Jawa pasti mempunyai pandangan hidup demikian. Menurut Sujamto. 2000: 50). yang toleran. Dalam kehidupan masyarakat. Dalam falsafat kejawen. Sikap batin inilah yang menimbulkan toleransi Jawa yang amat longgar. 1977: 36) Dalam masyarakat Jawa dikenal adanya istilah ³kejawen´ yang diidentikkan dengan pandangan hidup atau falsafah hidup Jawa. yang cenderung diikuti oleh seluruh atau sebagaian khusus dari suatu kelompok. keturunan dan kehormatan. sikap dan tindakan seseorang dinilai tidak secara hitam-putih. Simanjuntak. 2002) Dalam kehidupan masyarakat Aceh. Misalnya yang terdapat dalam masyarakat Batak yang dianggap mempunyai nilai kebaikan adalah kekayaan.sesuatu dianggap bernilai apabila itu berharga. Kelly. sikap rela mengorbankan harta demi kepentingan negara. istilah kejawen mewadahi seluruh pengertian yang tercakup dalam pandangan hidup Jawa atau wawasan budaya Jawa. pandangan hidup Jawa banyak didasarkan pada etika pewayangan Jawa. (Clyde Kluckhohn & William H. Semua sikap dan tindakan tidak hanya dilihat dari 39 . 2000 26) Kejawen bukan merupakan pandangan hidup seluruh etnis Jawa sebagaimana batasan yang buat oleh Clyde Kluckhohn. benar indah. e Abdullah Ciptoprawiro. Menyadari kenyataan seperti itu. nilai kepentingan bersama lebih didahulukan dari kepentingan pribadi. Nilai ini esensinya adalah pemilikan status dan kekuasaan. (BA. kekayaan dan kekuasaan yang lebih tinggi dari yang diberikan oleh agama nenek moyangnya. Kebudayaan adalah suatu pola hidup eksplisit dan implisit yang merupakan suatu sistem yang terbentuk oleh sejarah. (Sujamto. yang kristalisasi atau inti dasarnya adalah tantularisme (faham tentang ajaran Empu Tantular yang menegakkan bangunan religiositas Jawa. nonsektarian. rukun dan universal). baik dan sebagainya. baik di bidang kehidupan beragama maupun di bidang-bidang lainnya. 1968: 188) Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Clifford Geertz bahwa tidak semua masyarakat Jawa memiliki pandangan hidup kejawen karena masyarakatnya terdiri tiga golongan. akomodatif. Santri dan Priyayi. besarnya pengaruh Hikayat Perang Sabil. maka kelompok kejawen tidak suka memperdebatkan keyakinannya tentang Tuhan dan tidak pernah mengan ggap keyakinannya adalah yang paling benar dan yang lain salah. Mereka menolak agama Kristen hanya apabila agama itu memberikan kehormatan. Ia juga tak jauh berbeda dengan istilah falsafah Jawa yang dipergunakan ol h dr. Dalam kehidupan masyarakat terdapat banyak nilai yang diyakini kebenarannya kemudian dijadikan falsafah hidup dipakai sebagai sumber dalam berperilaku. Dari nilai ini orang mempunyai filsafat hidup yang menegaskan bahwa setiap orang haru mau s berkurban harta benda untuk berjuang dijalanTuhan. persepsi tentang Tuhan dilukiskan dengan katakata Tan kena kinaya ngapa (tak dapat dilukiskan dan tak dapat dibayangkan). Dalam etika Jawa. berguna. ( Sujamto.

1999: 120-18) Dalam paham ini terdapat nilai yang menjadi falsafat hidupnya dan menjadi dasar untuk berperilaku. Gagasan tentang agama adalah hasil su atu bentuk masyarakat tertentu. (Clifford Geertz. Akal tidak bisa bekerja tanpa bantuan pengalaman. Tokohnya David Hume menegaskan bahwa pengalaman lebih membuat keyakinan dibanding kesimpulan logika atau kemestian sebab akibat. keyakinan kebenarannya terletak pada sesuatu yang mempunyai materi. kemanusiaan. 2. Tokohnya adalah Karl Marx yang menganggap bahwa agama adalah hasil proyeksi pikiran dan keinginan manusia.3. kebersamaan telah menjadi nilai yang diyakini kebenarannya dan dijadikan sebagai falsafat hidup bangsa dalam bermasyarakat dan bernegara.3. Negara dan masyarakat inilah yang menghasilkan agama.wujudnya saja tetapi juga yang terutama dari niat yang mendasarinya.3 Tradisi dan Budaya 2. Dengan demikian falsafat atau pandangan hidup bukan timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja. yang mendasarkan pada kebenaran pengalaman. Ada dua faktor penting yang melahirkan adat kebiasaan: 40 . Hal ini membuat perlu diangkatnya nilai-nilai yang bersifat pluralistik. keadilan. Tradisi sama dengan adat kebiasaan yang dimunculkan oleh kehendak atau perbuatan sadar yang telah menjadi kebiasaan sekelompok orang. Segala uraian yang di luar fakta atau kenyataan dikesampingkan. yang mencerminkan kesatuan Indonesia dalam kemajemukan. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan. Bagi positivisme pengalaman perlu untuk mengumpulkan data sebanyak mngkin agar akal mendapatkan suatu hukum yang bersifat uiversal. pedoman atau petunjuk yang disebut falsafat atau pandangan hidup. 1973: 127) Masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan masing masing bangsa sesuai dengan geografisnya masing -masing memiliki falsafat hidup tersendiri yang dapat mempengaruhi pola hidup dan perilaku manusianya. Positivisme adalah lanjutan dari empirisme.(Amsal Bahtiar.1. Apabila pandangan hidup diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung organisasi maka ia disebut ideologi. Materialisme yang mendasarkan atas hakekat materi. Selama ini nilai nilai persatuan. tetapi menerima pengalaman terbatas pada objektif saja. melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus. Karena itu metafisika ditolak.3. sehingga hasil pemikiran itu dapat teruji kebenarannya.( Prayitno 2003: 249) Selain itu masyarakat liberal menganut paham empirisme.Tradisi Dalam kehidupan di masyarakat dikenal adanya tradisi sebagai suatu gambaran sikap dan perilaku manusia yang telah berproses dalam waktu lama dilaksanakan secara turun-temurun dimulai dari nenek moyang.

dia merasa senang untuk melakukannya. Misalnya tradisi masyarakat Betawi berbeda dengan tradisi masyarakat Jawa. walaupun tadinya kurang rasa tertarik hatinya untuk berbuat.1) Adanya kecenderungan hati kepada perbuatan itu. sedikit demi sedikit mengenalnya dan apabila dilakukan terus menerus kebiasaan itu akan memberi pengaruh juga pada perasaan hatinya karena terbiasa. walupun ia telah berada pada masyarakat metropolitan Tradisi lain dari masyarakat Madura adalah semangat kerja keras dan membuat serta mempererat jaringan kesukuannya lebih menonjol jika dibandingkan dengan masyarakat Jakarta itu sendiri Begitu juga yang nampak dalam masyarakat Batak. Sebaliknya mungkin mulanya tidak ada kecenderungan hati utuk berbuat tetapi selalu dihadapkan pada keharusan untuk berbuat. Manusia dalam berbuat akan melihat realitas lingkungan sekitarnya sebagai upaya dari sebuah adaptasi walaupun sebenarnya dia telah mempunyai motivasi berperilaku yang sesuai dengan tradisi yang ada pada diriya. Kadang-kadang tradisi yang terjadi di masyarakat justru berlainan dengan ajaran agama. jika masing-masing suku bangsa mempertahankan tradisi masing-masing yang begitu ketat sebagai sumber dari perilakunya maka hal ini sangat rentan terhadap timbulnya konflik-konflik sosial yang disebabkan oleh masig-masing etnis Seperti yang dikatakan oleh Cliffod Geertz (1992). masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terbagi-bagi ke dalam subsistem- 41 . sebab walaupun ada kecenderungan hati untuk melakukannya. 2) Diikutinya kecenderungan hati itu dengan praktek yang diulang ulang sehingga menjadi biasa. Minang. masing-masing tradisinya sangat mendominasi dalam melatar belakangi perilaku kesehariannya. Karena itu. ada halangan maka kecenderungan hati itu tidak terealisir. Batak dan sebagainya. Di antara dua faktor itu yang kedua itulah yang sangat menentukan. dengan kata lain dia tertarik oleh sikap dan perbuatan tersebut. menunjukkan bahwa tradisi Jawa masih sangat melekat dalam perilakunya dengan berbagai tatakrama dan adat istiadat yang dilakukan. Begitu juga masyarakat Sunda. 1985:50) Membiasakan hal-hal baik dianjurkan dalam agama. tradisi sangat bervariasi sifatnya. Tradisi yang telah membudaya menjadi sumber dalam berakhlak dan berbudi pekerti seseorang. maka pertama kali ada unsur keterp aksaan untuk berbuat. tetapi apabila tidak ada kesempatan untuk memunculkan perbuatan. Bugis. Yang menjadi ukuran penilaian baik dan buruk terhadap perbuatan tersebut adalah kesepakatan bersama masyarakat setempat. Aceh. umpamanya ada pencegahan. Hal ini dilakukan karena menurut kehendak hati perbuatan ini harus terjadi. Perbuatan terus menerus yang memang diawali oleh agama membawa dampak positif karena tidak ada ajaran agama yang akan menjerumuskan umatnya. Bugis Bali. Minang. Karena itu. apabila terus menerus dibiasakan akan mempengaruhi sikap batinnya juga. Sebagai contoh. perilaku masyarakat Jawa dan Madura di Jakarta.( Rahmat Djatmika.

2 Budaya Budaya dapat didefinisikan secara sempit dan secara luas. Ada orang-orang yang berbahasa Tagalog.subsistem yang kurang lebih berdiri sendiri sendiri. Budaya dalam arti luas. kebiasaan makan. Budaya adalah suatu konsep yang membangkitkan minat. persahabatan. Dalam proses identifikasi diri ini.Dari perilaku sendiri lama-kelamaan menjadi perilaku kelompok atau masyarakat. berbicara melalui telepon atau meluncurka roket ke bulan. makna. kegatan-kegiatan ekonomi dan politik. Manusia belajar berpikir. budaya dalam arti sempit adalah adat istiadat. hirarki agama.3.3. kepercayaan. Apa yang orang-orang lakukan. obyek-obek materi dan milik yang diperoleh sekelompok besar orang dari generasi ke generasi melalui usaha individu dan kelompok. waktu. yang terdekat dengan dirinya adalah keluarga atau lingkungan di mana dia berada. praktek komunikasi tindakan-tindakan . menghindari minuman keras yang terbuat dari anggur. 2. di mana masing masing subsistem terikat ke dalam oleh ikatan-ikatan yang bersifat primordial. Manusia secara pribadi dalam melakukan tindakannya atau berperilaku selalu mengidetifikasikan dirinya dengan orang lain. Maka gambaran kehidupan yang berlangsung lama secara turun -temurun dari nenek moyangnya yang telah menjadi tradisi diidentifakasi sehingga m enjadi perilaku diriya . kehidupan manusia sehari-hari (Maurits Simatupang. menguburkan orang-orang yag mati. pengalaman. peranan. (Prayitno. kepercayaan. ba gaimana mereka hidup dalam berkomunikasi. seni. memakan ular. hubungan ruang. Menurut Sutan Takdir Alisyahbana. melingkupi segala perbuatan manusia. ini semua karena mereka telah dilahirkan atau sekurang -kurangnya dibesarkan dalam suatu budaya yang mengadung unsurunsur tersebut. merupakan respon -respon dan fungsi-fungsi dari budaya mereka. hasil budi manusia. nilai sikap. konsep alam semesta. 2002: 139-140). semua itu berdasarkan pola-pola budaya. 2003: 99). 42 . Bahasa. Secara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan. Budaya menampakkan diri dalam pola-pola bahasa dan dalam bentuk-bentuk kegiatan dan perilaku yang berfungsi sebagai model-model bagi tindakan tindakan penyesuaian diri yang memungkinkan orang tinggal dalam suatu masyarakat di suatu lingkungan geografis tertentu pada suatu tingkat perkembangan teknis ertentu dan t pada suatu sasat tertentu. bagaimana mereka bertindak. merasa. sosial. dan teknologi. mempercayai dan mengusahakan apa yang patut menurut budayanya. Budaya berkenaan dengan cara hidup manusia. Definisi secara sempit mencakup kesenian dengan semua cabang -cabangnya dan definisi budaya secara luas mencakup semua aspek kehidupan manusia.

budaya persatuan. Sebagian besar pengaruh budaya terhadap kehidupan kita tidak disadari. Usaha kebudayan bangsa harus menuju ke arah kem ajuan adab. budaya kita pun memprogram kita agar melakukan sesuatu dan menjadikan kita apa adananya. Walaupun budaya -budaya itu berbedabeda. misalnya norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam budaya. dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan dan memperkaya kebudayaan sendiri. Budaya secara pasti mempengaruhi kita sejak dalam kandungan hingga mati -dan bahkan setelah mati pun kita dikuburkan dengan cara -cara yang sesuai dengan budaya kita. mesin yang digunakan dalam industri dan pertanian. Kebudayan lama dan asli yang terdapat sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah seluruh Indonesia terhitung kebudayaan bangsa. jenis -jenis transportasi. Mungkin suatu cara untuk memahami pengaruh budaya adalah dengan membandingkannya dengan komputer elektronik: kita memprogram komputer agar melakukan sesuatu. abstrak dan luas.Budaya juga berkenaan dengan sifat-sifat dari objek-objek materi yang memainkan peranan penting dalam kehidupan sehari hari. Budaya meliputi semua peneguhan perilaku yang diterima selama satu priode kehidupan. Karena itu. semakin kompleks pula gagasan-gagasan maupun wawasanwawasan kebudayaan yang bersangkutan. perlu diakui dan dihormati. Bila budaya yang ada beraneka ragam. budaya merupakan landasan perilaku dan komunikasi. Semakin tinggi perkembangan kebudayaan. Obyek-obyek seperti rumah. Budaya bersifat kompleks. menyediakan suatu landasan utama bagi kehidupan sosial budaya berkesinambungan dan hadir di mana-mana. maka beraneka ragam pula praktek-praktek perilaku dan komunikasi. Budaya juga berkenaan dengan bentuk dan struktur fisk serta i lingkungan sosial yang mempegaruhi hidup kita. Sebenarnya seluruh perbendaharaan perilaku kita sangat bergantung pada budaya tempat kita dibesarkan. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Unsur-unsur sosiobudaya ini tersebar dan mempengaruhi banyak hal dalam kegiatan sosial manusia. Konsekwensinya. Gagasan-gagasan pun adalah sesuatu yang tidak mudah dilihat dan dipahami. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia suatu bangsa yang pluralistik. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. kebudayaan bangsa Indonesia adalah kebudayaan yang timbul sebagai suatu usaha budi daya rakyat Indonesia seluruhnya. namun ia dapat dilihat dari unsur-unsur yang membedakannya. Jika melihat budaya sebagaimana yang dipapark sebelumnya maka an fungsi budaya sebagai sumber akhlak dan budi pekerti dapat dilihat dari model model perilaku dan komunikasi manusia dalam masyarakat pada tempat dan 43 .Unsur budaya ini tidak dapat langsung dilihat. serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia. terdapat aneka budaya etnis yang terlihat dalam motto yang tercantum pada lambang negara Bhinneka Tunggal Ika. Semua budaya juga banyak memiliki persamaannya dalam unsur universa l.

kurun waktu tertentu. Pengaruh budaya seringkali berproses tanpa disadari oleh yang dipengaruhinya. Sebagai contoh, bandingkan cara berbicara atau berkomunikasi antara suku Jawa, Sunda, Batak, Betawi, Bugis, Maluku, Irian, Eceh, Padang dan Banjar. 2.3.4 Ilmu Pengetahuan, Tehnologi dan Seni 2.3.4.1 Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan pertama kali muncul dari rasa ingin tahu akan keterangan mengapa sesuatu hal yang terjadi, yang kemudian dikait-kaitkan dan digolong- golongan sehingga hal yang tersendiri itu dianggap sebagai mewakili suatu peristiwa yang berlaku lebih umum. Itulah akhirnya yang membangkitkann sains atau ilmu pengetahuan. Sasaran sains adalah mengadakan penataan dan penggolongan pengetahuan atas dasar azas-azas yang dapat menerangkan terjadinya pegetahuan itu. Mohr (1977) mendefinisikan sains secara operasional sebagai suatu usaha akal manusia yang teratur dan taat azas menuju penemuan keterangan tentang pengetahuan yang benar. Pengetahuan ilmiah yang benar diucapkan dalam bentuk pernyataan -pernyataan yang benar. Data atau fakta yang ditemukan dengan cara-cara tertentu dengan menggunakan metode ilmiah. (Andi Hakim Nasution, 1988: 25) Di kalangan ilmuwan ada keseragaman pendapat, bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan objek tertentu dengan sistematis metodis, rasional/logis, empiris umum dan akumulatif. Untuk membuktikan apakah isi pengetahuan itu benar, perlu berpangkal pada teori -teori kebenaran pengetahuan. Teori pertama bertitik tolak pada adanya hubungan dalil, di mana pengetahuan dianggap benar apabila dall (proposisi) itu mempunyai i hubungan dengan dalil (propisisi) yang terdahulu. Kedua, pengetahuan itu benar apabila ada kesesuaian dengan kenyataan. Teori ketiga menyatakan, bahwa pengetahuan itu benar apabila mempunyai konsekwensi praktis dalam diri dan mempunyai pengetahuan itu. Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan objektif diperlukan sikap yang bersifat ilmiah. Bukan membahas tujuan ilmu, melainkan mendukung dalam mencapai tujuan ilmu itu sendiri, sehingga benar-benar objektif, terlepas dari prasangka pribadi yang bersifat subyektif. Sikap yang bersifat ilmiah itu meliputi empat hal: 1) Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga mencapai pengetahuan ilmiah yang obyektif. 2) Selektif, artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta atau gejala, dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada 3) Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah mupun terhadap alat indera dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu.

44

4) Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori, maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian, namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali. Permasalahan ilmu pengetahuan meliputi arti sumber, kebenaran pengetahuan, serta sikap ilmuwan itu sendiri sebagai dasar untuk tingkah laku selanjutnya. Sehubungan dengan proses perolehan ilmu pengetahuan dengan metode yang benar dan teruji kebenarannya secara ilmiah, maka ilmu pengetahuan dijadikan sumber yang memberikan motivasi untuk melakukan sebuah perbuatan baik dan berbudi pekerti luhur. Kebenaran pengetahuan tentang adanya hukum alam yang pasti membuat orang bertingkah laku taat terhadap hukum -hukum alam, tidak ada keberanian untuk menentang hukum alam, karena penentangan terhadap hukum alam merupakan keniscayaan belaka. Para ilmuwan maupun para profesionalis berbuat berdasarkan pada pengetahuan yang dimilikinya, seperti seorang dokter bedah syaraf, ia mau melakukan pembedahan terhadap kepala seseorang karena mempunyai ilmu yang berkenaan dengan syaraf. Dokter ini tidak bersedia unt k melakukan u pembangunan suatu gedung betingkat, karena ia tidak memiliki pengetahuan tentang pembangunan gedung. Begitu juga seorang tukang jahit pakaian berbuat menjahit baju karena pengetahuan yang dimilikinya. Tidak bisa kepandaian menjahit baju dipakai untuk menjahit kulit kepala atau menjahit kulit manusia bekas luka. Berbagai contoh lain dapat ditemukan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari di mana manusia berbuat sesuai dengan bidang pengetahuan yang dimilikinya. Pengamalan ilmu yang sesuai dengan disiplin ilmu pengetahuan maupun teknologi yang dimiliki inilah yang disebut profesional. 2.3.4.2 Teknologi Dalam konsep yang pragmatis dan berlaku secara akademis dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan (body of knowledge) dan teknologi sebagai suatu seni (state of art) yang mengandung pengertian berhubugan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi. Secara konvensional ia mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial sehingga teknologi itu adalah metode sistematis untuk mencapai setiap tujuan insani (Eugene Staley, 1970) Jacques Ellul dalam tulisannya berjudul ³The Technological Sosiety´ (1964) tidak mengatakan teknologi tetapi teknik, meskipun arti atau maksudnya sama. Menurut Ellul istilah teknik tidak hanya berlaku untuk mesin, teknologi atau prosedur untuk memperoleh h asilnya, melainkan totalitas metode yang

45

dicapai secara rasional dan mempunyai efisiensi (untuk memberikan tingkat perkembangan) dalam setiap bidang aktivitas manusia. Jadi teknik menurut Ellul adalah berbagai usaha, metode dan cara untuk memperoleh hasil yang sudah distandardisasi dan diperhitungkan sebelumnya. Teknologi yang berkembang dengan pesat meliputi berbagai bidang kehidupan manusia. Masa sekarang tampaknya sulit memisahkan kehidupan manusia dengan teknologi, bahkan sudah merupakan kebutuhan man usia. Awal perkembangan teknik yang sebelumnya bagian dari ilmu atau bergantung dari ilmu, sekarang ilmu dapat juga bergantung dari teknik. Contohnya dengan berkembang pesatnya teknologi komputer dan teknologi satelit ruang angkasa, maka diperoleh pengetahuan baru dari hasil kerja kedua produk teknologi tersebut. Luasnya bidang teknik digambarkan oleh Ellul sebagai berikut: 1) Teknik meliputi bidang ekonomi, artinya teknik mampu menghasilkan barang industri. Dengan teknik manusia mampu mengkonsentrasikan kapi al sehingga t terjadi sentralisasi ekonomi. Bahkan ilmu ekonomi sendiri terserap oleh teknik.barang2) Teknik meliputi bidang organisasional seperti administrasi, pemerintahan, manajemen, hukum dan militer 3) Teknik meliputi bidang manusiawi, seperti pendidikan, kerja, olah raga, hiburan, obat-obatan. Teknik telah menguasai seluruh sektor kehidupan manusia. Manusia semakin harus beradaptasi dengan dunia teknik dan tidak ada lagi unsur pribadi manusia yang bebas dari pengaruh teknik. Pada masyarakat teknologi, ad a tendensi bahwa kemajuan adalah suatu proses dehumanisasi secara perlahan -lahan sampai akhirnya manusia takluk pada teknik. Teknik -teknik manusiawi yang dirasakan pada masyarakat teknologi, terlihat dari kondisi kehidupan manusia itu sendiri. Manusia pada saat ini telah begitu jauh dipengaruhi oleh teknik. Adapun Alvin Tofler (1970) mengupamakan ³teknologi´ itu sebagai mesin yang besar atau sebuah akselerator yang dahsyat dan ilmu pengetahuan sebagai bahan bakarnya. Dengan meningkatkan ilmu pengetahuan se cara kuantitatif dan kualitatif, maka kian meningkat pula proses akselerasi yang ditimbulkan oleh mesin pengubah, lebih-lebih teknologi mampu menghasilkan teknologi yang lebih banyak dan lebih baik lagi. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian bagian yang dapat dibeda-bedakan, tetapi tidak dapat dipisah-pisahkan dari suatu sistem yang berinteraksi dengan sistem-sistem lain dalam kerangka nasional. Selanjutnya Alvin mengatakan ilmu pengetahuan dan teknologi erat hubungannya dengan nilai dan moral. Ia menganjurkan agar nilai dan moral dijadikan filter dalam mengendalikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sebab kurangnya kendali akan menimbulkan konsekwensi yang jauh lebih buruk.

46

maka menjadi karya seni. derasnya air terjun. Ia merupakan ekspresi ruh dan budaya manusia yang mengandung dan mengungkapkan 47 . Gagasan dan perasaan dari sebuah objek itu dikomunikasikan dengan orang lain.4. Contoh: Jika kita melihat lukisan µIbu¶ karya Affandi. seni dengan teknologi dan seni dengan filsafat. meskipun objeknya tak jelas. Freud menyebutnya hasrat bawah sadar manusia yang diekspresikan dan Bosanquet menyebutnya jiwa keseluruhan. Jadi seni bertujuan memberi pemahamam secara empirik. Karena itu. tetapi juga perasaan yang ditimbulkannya melalui garis garis mukanya. 2. Terdapat perbedaan -perbedaan pendapat di antara batasan-batasan yang ada. penentuan teknologi sendiri sebagai suatu identitas budaya setempat serta menggunakan teknologi dalam proses produksi untuk menghasilkan barang-barang kebutuhan dasar dan bukan barangbarang objek ketamakan. sedangkan Santayana menyebutnya rasa senang seniman. Garis-garis itu sendiri dibuat dengan begitu terampil sehingga memberikan kepuasan keindahan tersendiri yang seiring dengan muatan perasaan yang ingin disampaikan pelukisnya. Jika seni dikaitkan dengan objek.´ Teknologi tepat guna merupakan pengembangan teknologi yang sesuai dengan situasi budaya dan geografis masyarakat. perasaan keindahan dan ekspresi kejiwaan yang mendalam.3 Seni Seni merupakan persoalan nilai dan penilaian.F Scumacher (1979). batasan seni adalah batasan nilai tentang apa yang disebut seni. atau menyaksikan bentuk awan senja. seni adalah keindahan. Croce menyebutnya intuisi yang diekspresikan.3. gemuruhnya suara ombak di laut. 2000: 51-52). yang muncul adalah batasan tanpa nilai Upaya untuk membuat . Menurut Quraish Shihab. Pandangan ini kemudian bergeser menjadi cinta akan teknologi dengan mengembangkan apa yang disebut ³teknologi tepat guna. yang kita lihat bukan potret ibu yang tua saja. pengalaman. pola penyusunan dan teknik saputan kuas memberikan kualitas rasa tertentu. sebuah batasan memang diperlukan untuk membedakan seni dengan ilmu. Ia berpendapat bahwa pandangan sebelumnya terhadap teknologi adalah anarki teknologi yang memandang teknologi serba baik. Kebenaran tidak selamanya timbul dari teori pengetahuan tetapi ada juga yang muncul dari perasaan seni. penghayatan perwujudan kualitas objek. garis. Ketika seni diberi batasan secara deskriptif. Pada lukisan yang paling abstrak sekali pun. Kaitannya dengan ekspresi gagasan dan perasaan dari suatu objek seperti ketika kita menyaksikan keindahan matahari terbenam di pantai. Seni selalu membawa makna tertentu dalam dirinya dan usaha komunkasi seni dengan orang lain. maka seni memberikan informasi mengenai kenyataan kualitas objek tersebut. seperti Jecques Maritain menyebutkan bahwa seni adalah ekspresi intelektual. semua aneka bentuk.Lain halnya dengan E. warna. (Jakob Sumardjo.

atau oleh alat musik dan getaran nadanya. 2001: 288289). terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. pemandangan alam. Kemampuan berseni merupakan salah satu perbedaan manusia dengan mahluk lain.keindahan. Ia lahir dari sisi terdalam manusia didorong oleh kec enderungan seniman kepada yang indah. apa pun jenis keindahan itu. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas. seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi. suara. Artinya tidak terikat oleh selera perseorangan.´ (Quraish Shihab. Seni berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan. 1996: 84) Seni atau keindahan termasuk sumber dalam berakhlak dan berbudi pekerti. Keindahan alam melahirkan para pelukis atau s eniman termasuk juga para musisi. Keindahan juga bersifat universal. rumah. manusia. dan perhatikan pulalah kematangannya. Karena itu keindahan merupakan bagian dari kehidupan manusia. sosial dan budaya. atau fitrah yang dianugerahkan Tuhan kepada hamba hambanya. 2001: 388-390) Selanjutnya seni dikaitkan dengan keindahan. suara senandung burung berkicau atau ayam berkokok. suara gesekan pohon bambu. perabot rumah tangga. warna. cantik. 48 . molek dan sebagainya. Hal ini bukan kebenaran ilmu. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni. selera mode kedaerahan atau lokal. alam di lingkungan kita banyak yang mengandung seni seperti apa yang terdapat pada sebuah pohon yang sedang berbuah. Dalam kenyataan. Sesungguhnya pada yang demikian itu. melainkan kebenaran menurut konsep seni.Quraish Shihab. dan kata keindahan berasal dari kata indah. permai. Dorongan tersebut merupakan naluri manusia. Agama mendukung kesenian selama penampilannya lahir dan mendukung firah manusia yang suci. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah. elok. suara deru ombak. Selanjutnya Imam al-Ghazali menulis dalam Ihya µUlumuddin bahwa: ³Siapa yang tidak terkesan hatinya di musim bunga dengan kembang-kembangnya. dan karena itu pula agama bertemu dengan seni dalam jiwa manusia. memberikan inspirasi orang untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. tatanan. (Widyo Nugroho. artinya bagus. Suara gemercik air. (M. Keindahan identik dengan kebenaran. maka fitrahnya telah mengidap penyakit parah yang sulit diobati. waktu dan tempat.

manusia dihadapkan pada berbagai macam permasalahan yang merupakan hakekat dari kehidupan itu sendiri. Pemahaman spiritual adalah cahaya yang dipancarkan Tuhan ke dalam hati. manusia dengan manusia lain/masyarakat. bermasyarakat. Bila dilihat tinggi rendahnya nilai-nilai yang ada. Sang ha Hyang Widi. Bahkan menjadi penuntun bagi seseorang melaksanakan perilaku dalam kehidupan pribadi. 1980) Dalam kehidupan sosial-budaya keterkaitan seseorang dihubungkan dengan pandangan hidup suatu masyarakat atau kehidupan beragama. Tuhan.BAB III NILAI-NILAI AKHLAK DAN BUDI PEKERTI 3. dan manusia dengan dirinya sendiri. berbangsa dan bernegara. inspirasi. 3. dalam pandangan orang beragama disebut sebagai Yang Ma Kuasa. dan sebagainya. nilai spiritual merupakan nilai tertinggi dan bersifat mutlak karena bersumber pada Tuhan Yang Maha Esa (Notonagoro. manusia dengan alam. Begitu kuatnya keyakinan terhadap kekuatan spiritual sehingga ia dianggap sebagai kendali dalam memilih kehidupan yang baik dan buruk.1. Karena itu termasuk nilai kerohanian. bahkan memujanya untuk melindungi dirinya dan bila perlu rela mengorbankan apasaja harta. di setiap hubungan tersebut ada hubungan antara manusia dengan Tuhan. Mata dan telinga hati merasakan lebih dalam realitas-realitas batiniyah yang tersembunyi di balik dunia material yang komplek. dan apabila dikaitkan dengan berbagai ragam hubungan manusia dalam kehidupannya. Yang Maha Pencipta. 49 . God.Untuk memenuhi kebutuhan rohaninya manusia melaksanakan nilai spiritual dalam kehidupannya. Hati adalah hakekat spiritual batiniyah. hati batiniyah mengatur psikis. Setiap orang akan selalu memiliki pandangan atau persepsi akan sesuatu yang dianggapnya memiliki kekuatan yang melebihi manusia. Selama manusia itu hidup maka permasalahan hidup ini tidak akan pernah lepas dari kehidupannya. Nilai Spiritual Setiap orang mempunyai kebutuhan fundamental sesuai dengan fitrahnya yang memiliki jasmani dan rohani. Allah. yang terletak dalam hati (bukan arti fisik). bagaikan lampu yang membantu kita untuk melihat (Robert Frager 2002: 70). Itulah pengetahuan spiritual. kreativitas dan belas kasih. Manusia sangat tergantung dan hormat pada kekuatan yang ada di luar dirinya. Nilai spiritual memiliki bubugan dengan sesuatu yang dianggap mempunyai kekuatan sacral suci dan agung. jiwa sebagai bukti kepatuhan dan ketundukan terhadap yang mempunyai kekuatan tersebut.2 Nilai Kemanusiaan Dalam menjalani kehidupannya.

manusia dengan lingkungan alam dan manusia dengan dirinya sendiri. 50 . suatu orientasi watak yang menentukan hubungan pribadi dengan dunia keseluruhan. misalnya dengan mengambil hikmah. Beberapa ilmuwan hanya memberikan unsur-unsur yang terkandung dalam pengertian cinta kasih. Sulit merumuskan cinta kasih secara utuh karena lebih mengandung arti psikologis yang dalam. 3. 2. Menurut Erich Fromm. dan manusia dengan dirinya sendiri. 1996: 50-52) Cinta bukanlah hanya mengutamakan hubungan antara manusia dengan manusia tertentu. dengan demikian yang bersangkutan akan menerima sebagaimana adanya. disetiap hubungan terdapat aspek cinta. Di dalam pengertian simpati terkandung unsur pengenalan/knowledge. Berikut ini adalah beberapa permasalahan hidup manusia yang bersifat universal. Cinta kasih lebih melibatkan perasaan. perhatian. saling menghormati. perhatian. dan di dalam emosi terkandung unsur tanggung jawab. saling peduli) 4. ada empat syarat utama yang harus dipenuhi untuk mewujudkan cinta kasih yaitu: 1. Setiap orang membutuhkan untuk mencintai dan dicintai. Cinta Kasih Cinta kasih merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan cinta adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam dan terjadi antara manusia dengan Sang Pencipta. Ragam hubungan tersebut adalah antara manusia dengan Pencipta (Tuhan). yaitu dimanapun manusia itu ada maka permasalahan hidup ini akan selalu ada. Jika seseorang hanya mencintai seseorang namun tidak mempedulikan orang atau hal lainnya. perlindungan. dan kasih sayang. 3. Cinta adalah sikap. Konowledge (pengenalan). pengorbanan. Care ( pengasuhan. Sifat aktif cinta dapat dilukiskan dengan menekankan bahwa cinta itu mengutamakan memberi bukan menerima. Apabila dikaitkan dengan berbagai ragam hubungan manusia dalam kehidupannya. akan menunjukkan kualitas dari diri manusia sebagai sisi nilai kemanusiaannya. Responsibility (tanggung jawab). manusia dengan manusia lain/masyarakat. maka cintanya itu bukanlah cinta kasih yang sesungguhnya/mulia.Yang dimaksudkan dengan permasalahan hidup di sini adalah segala sesuatu yang perlu diatasi ataupun suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. yang mana masing -masing pihak mempunyai tanggung jawab yang sama.2. sebagai kebutuhan yang fundamental. (Widyosiswoyo. manusia dengan alam. manusia dengan manusia. Respect ( saling menghormati) Iapun mengatakan bahwa cinta itu suatu tin dakan yang aktif bukan perasaan yang pasif. Bagaimana cara manusia itu mengatasi permasalahan tersebut. atau upaya yang dilakukan untuk memenu kebutuhan hi hidupnya itu.1.

3. 5. Mengapa hal itu dikatakan demikian? Karena Tuhan adalah pencipta alam semesta. jika bentuknya cinta persaudaraan atau persahabatan. pemujaan disertai kepasrahan. 3. Bentuk cinta kasihnya diwujudkan dengan menjaga/ melestarikan lingkungan. Cinta Terhadap Tuhan Manusia makhluk ciptaan Tuhan. dengan menciptakan keserasian.berikutini adalah bentukbentuk cinta kasih yang antara lain adalah: 1. Manusia dengan alam sekitar/lingkungan. sebagaimana yang dimuat dalam kitab suci tersebut. agar dapat mencintai/dicintai atau mempertahankan cinta kasih yang sudah ada. yang disebut: a.Sehingga dapat diupayakan suatu kehidupan yang menyenangkan. Salah satu bentuk yang diajarkan adalah bagaimana kita menjalankan apa yang Tuhan peritahkan dan menjauhkan apa yang dilarangNya. Demikian pula halnya dengan cinta kasih. Walaupun sebagai manusia seringkali kita juga belum tentu mendapatkannya. Untuk memperjelas uraian tentang cinta kasih. manusia adalah bagian dari alam semesta yang tidak ada apa -apanya dibandingkan dengan kekuasaan Tuhan. Bentuknya berupa: pengabdian. Eros. Philia. namun proses ihktiar itu yang menunjukkan kualitas kita sebagai manusia.Sebagaimana telah dikemukakan. (Mustopo. Cinta kasih bisa dipahami dari beragam hubungan yang dijalin oleh subjeksubjek yang mengadakan hubungan tersebut. Amor. c.Segala sesuatu agar mendapatkan hasil yang diharapkan memerlukan suatu proses. yaitu: 1. Bagaimana perwujudan rasa cinta yang ditujukan kepada Tuhan . b. kita perlu melakukan suatu tindakan atau perbuatan -perbuatan baik yang akan menghasilkan sesuatu yang kita harapkan. Oleh karena itu pemujaan kepada Tuhan dalam bentuk ibadah kepadaNya dengan suatu ikhtiar yang disertai kepasrahan merupakan inti dari kehidupan manusia. disebut Agape. sebenarnya telah dikemukakan dalam kitab suci yang memuat ajaran-ajaran yang bersifat relijius. Cinta Cinta Cinta Cinta Cinta terhadap Tuhan Persaudaraan Keibuan Erotis Diri sendiri. 2. cinta kasih merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan universal. Manusia dengan manusia lain. 2. keselarasan. 1989: 77-80) 1. setiap manusia berusaha mendapatkannya. keseimbangan dengan alam/lingkungan. jika cintanya menyangkut aspek ragawi. Manusia dengan Sang Pencipta. Cinta kasih yang sudah ada tentunya harus selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya. 4. dalam aspek psikologis dan emosional. 51 . bahagia dan sentosa. Rasa cinta manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.

dan sebagai landasan bi logi yang mendorong o manusia meneruskan keturunannya. Dorongan untuk berbakti. 2.Selain itu kehidupan dunia adalah tidak abadi. Sebagai landasan biologi dari kehidupan masyarakat manusia sebagai makhluk kolektif. 3. 2. kepada kekuatan -kekuatan yang oleh perasaannyadianggap berada di luar kemampuan dirinya. Dorongan ini merupakan sumber dari adanya beraneka ragam kebudayaan manusia. yaitu dengan menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya. Kebutuhan-kebutuhan mendasar tersebut antara lain: 1. Dorongan untuk bergaul atau berinteraksi dengan manusia lain. tentuny manusia harus mempersiapkan a dirinya dahulu di dunia. yang (mendukung ) memungkinkannya hidup bersama tersebut. Cinta Persaudaraan Manusia adalah makhluk sosial. Dorongan naluri ini merupakan landasan dari suatu unsur penting 52 . Salah satu yang diperintahkan Tuhan adalah memberikan cinta kasih terhadap sesama manusia termasuk dirinya sendiri dan juga terhadap alam semesta. suara. Sebagaimana telah dikemukakan di atas. dan sejak bayipun manusia sudah menunjukkan dorongan untuk mencari makan. ia tidak dapat hidup sendiri di dunia ini tanpa bantuan manusia atau makhluk lainnya. dalam arti keindahan bentuk. yaitu dengan mencari susu ibunya atau botol susunya tan pa dipengaruhi oleh pengetahuan. Untuk mencapai kehidupan yang kekal di akhirat dengan bahagia. Pada seorang bayi dorongan ini sudah tampak pada gejala tertariknya seorang bayi kepada bentuk -bentuk dan warna-warna tertentu. Dorongan seksual. Sebagai suatu kekuatan biologi yang ada pada semua makhluk di dunia dan yang menyebabkan mampu mempertahankan hidupnya di muka bumi. Sehingga untuk dapat hidup bersama dengan manusia lain secara serasi. Selain itu manusia juga mempunyai kebutuhan-kebutuhan hidup naluriah yang perlu dipenuhi. Dorongan ini tidak perlu dipelajari. Dorongan untuk usaha mencari makan. rasa cinta dan sebagainya. rasa simpati. Kalau dorongan ini diekstensikan dari dorongan untuk berbakti pada sesama manusia. 4. Dorongan untuk meniru tingkah laku sesamanya. 7. Dorongan untuk mempertahankan hidup. Dorongan ini ada dalam naluri manusia karena manusia adalah makhluk yang hidupnya kolektif. 6. warna. 5. Dengan adanya dorongan ini. manusia mengembangkan adat yang memaksanya membuat kesepakatan-kesepakatan dengan manusia di sekitarnya. Dorongan akan keindahan. Dorongan yang timbul pada tiap individu normal tanpa pengaruh pengetahuan. ia perlu landasan biologi untuk mengembangkan rasa altruistik. warna. maka akan timbul religi. Uraian di bawah ini antara lain merupakan bentuk-bentuk cinta kasih antara manusia dengan manusia dan antara manusia dengan alam lingkungannya. atau gerak.

Ia mensosialisasi nilai-nilai kehidupan bagi anaknya untuk dapat mempersiapkan menghadapi kehidupan di dalam masyarakat. Cinta Erotis Sebagaimana telah dikemukakan di atas bahwa salah satu doro ngan naluri manusia adalah dorongan seksual. Cinta antara sepasang manusia. Kualitas cinta ini akan tergantung bagaimana kedua belah pihak menjaga jalinan hubungan atau komunikasi. seorang ibu berperan sebagai agen sosialisasi yang primer. Tidak tertutup kemungkinan anak ini akan mengalami masalah sosial di kemudian hari. Cinta Keibuan Pada hakekatnya cinta keibuan merupakan cinta antara dua pihak yang tidak setara. Ciri utama dari cinta keibuan adalah altruistis dan tidak mementingkan dirinya sendiri dengan rela berkorban demi anaknya. Oleh karena itu ia membutuhkan orang lain untuk memenuhinya. dikatakan sebagai cinta erotis karena didasarkan pada dorongan seksual. g Bagaimana agar dapat bekerjasama dan terjalin hubungan yang baik. ingin memiliki. melingkupi ikatan emosional yang dalam. Artinya cinta ibu seperti panjang suatu jalan yang tidak berbatas. dan bukan sikap yang sebaliknya. berhasil menjadi ibu yang mencintai/menyayangi selama anak itu masih kecil. cinta anak sepanjang penggalan´. tentunya harus ditumbuhkan sikap altruisme yang memperlihatkan rasa cinta kasih antara sesama manusia yang saling membutuhkan itu. 4. ingin menguasai. Mengingat manusia hidup tidak sendiri. digambarkan dengan peribahasa bahwa ³cinta ibu sepanjang jalan. 1990: 109111) Kebutuhan-kebutuhan tersebut di atas tidak dapat dipenuhi oleh dirinya sendiri. Besar dan tulusnya cinta keibuan. Biasanya seseorang dalam hal ini bersifat ³nursisistis´.dalam kebudayaan manusia yaitu kesenian. Cinta ini dipandang sebagai cinta paling suci. sedangkan cita anak adalah sebaliknya. 53 . Cinta kasih yang ada adalah upaya ³meleburkan´ diri dari dua orang yang berbeda secara fisik maupun kepribadiannya. (Koentjaraningrat. yaitu antara yang memerlukan dan yang memberikan bantuan. Sebagai dorongan yang merupakan landasan biologi manusia untuk meneruskan keturunannya. yang bersifat eks klusif (tidak universal). Seorang anak sangat memerlukan bantuan ibu karena ia secara fisik maupun psikis memerlukan pertolongan agar terpenuhi kebutuhan dasar naluriahnya. 3. Yang perlu diingat di sini adalah batasan moral dalam melakukan hubungan atau menyalurkan hasrat seksual tersebut. Artinya ia perlu bekerjasama dan menjalin hubungan yan baik dengan orang lain. ia dilingkupi oleh nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakatnya. Dalam cinta keibuan. Di sisi lain seorang ibu pada umumnya mempunyai kemampuan secara kodrati untuk memenuhi kebutuhan itu. Apabila cinta keibuan yang diberikan berlebih-lebihan atau sebaliknya maka akan berdampak pada penanaman atau sosialisasi nilai pada dirinya.

Konsekuensi logisnya adalah kitapun harus mencintai sesama manusia dan juga lingkungan di sekitar yang menopang kehidupan kita. Dengan pranata/lembaga perkawinan ini maka penyaluran hasrat ini akan menjadi sah. namun dalam kon teks tidak menjadi mementingkan diri sendiri. bahkan keduanya bertolak belakang. Dengan mencintai diri sendiri. Bentuk-bentuk cinta kasih di atas merupakan gambaran cinta kasih yang dilakukan oleh manusia. Mencintai diri sendiri artinya kita menyadari bahwa hidup tidak bisa sendiri. kita tidak hanya dituntut untuk mempunyai rasa simpati tetapi juga mempunyai rasa empati terhadap suatu keadaan atau penderit an yang dialami a orang lain. kita menyadari keberadaan kita. atau dikatakan juga sebagai norma akan memberikan arahan mengenai berbagai hal termasuk dalam kaitannya dengan penyaluran hasrat seksual. Dalam pergaulan hidup dengan sesama manusia. Perasaan cinta kasih merupakan suatu kebutuhan bagi seluruh umat manusia selama ia masih memiliki hati atau nurani. Beragam nilai yang yang hidup dalam suatu masyarakat. baik norma agama. Mencintai diri sendiri tidak sama dengan mementingkan diri sendiri. Sehingga dapat dihindari suatu pergaulan hidup/seks yang bebas namun tidak bertanggung jawab dan tidak berbudaya. Mementingkan diri sendiri adalah suatu sifat tamak yang hanya memikirkan atau mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain yang pemenuhannya tidak terpuaskan. Sehingga pengertian dari kata simpati menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sebagai rasa kasih atau keikutsertaan merasakan perasaan orang 54 . Kata simpati berasal dari kata Yunani yang berarti ³merasa dengan´. karena kita juga merupakan amanah dari Tuhan yang harus dipelihara dengan bai termasuk juga k memelihara dan menjaga harga diri. yang juga berasal dari kata Yunani mempunyai arti ³merasa di dalam´. Sedangkan cinta diri sendiri merupakan suatu langkah yang juga harus ada dalam kita mencintai orang lain. termasuk mencintai diri sendiri. tentunya d alam menyalurkan dorongan seksual tersebut akan memperhatikan dan melaksanakan nilai-nilai yang menjadi pedoman hidupnya. atau suatu sikap altruisme perlu selalu dijaga. Cinta Diri sendiri Telah dikemukakan bahwa cinta merupakan kebutuhan hidup manusia. dan apa yang seharusnya kita lakukan. Kita memperhatikan diri kita. dan tidak melanggar norma norma. Sedangkan empati. Rasa cinta antara manusia dengan sesamanya maupun dengan makhluk hidup lainnya. Contohnya adalah dengan sebelumnya melakukan perkawinan. 5. norma hukum maupun norma sosial (berkaitan dengan kesusilaan).Sebagai makhluk hidup yang berbudaya. suatu perbuatan yang tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh hewan. terjaga.

yaitu ditemukan pola menyimpang. . Bentuk dari penderitaan. bentuknya dapat berupa perang. Pola tersebut antara lain. penderitaan seseorang untuk kebahagiaan orang lain. Yang telah dilakukan banyak pihak ini. Kemudian empati diartikan sebagai keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. Sumber penderitaan ada yang berasal dari a) Sang pencipta. yang dirasakan aneh bagi orang lain.Kata ya penderitaan yang berkata dasar µderita¶ berasal dari kata µdhra¶ dari bahasa sangsekerta yang artinya menahan. kelompok atau orang lain secara individual. Pada saat lain kita mengalami penderitaan.2. yaitu suatu penderitaan fisik dapat menyebabkan penderitaan 55 . misalnya: Pahlawan bangsa. namun secara unik/spesifik berat ringannya penderitaan dipersepsikan secara individual yang dipengaruhi oleh lat ar belakang sosial budayanya. yang telah menelan b anyak korban. yang biasan diungkapkan dengan tangis. dll. Dalam kedua penderitaan tersebut dapat saling mempengaruhi. b) Universal namun unik/spesifik. 3. Ketiga penderitaan yang berasal dari sumber yang berbeda dapat muncul bersamaan dalam satu waktu. Hakekat penderitaan adalah: a) Dikhotomis. gempa bumi. melalui alam misalnya: gunung meletus. Tsunami. c) Kontradiktif. menunjukkan suatu sikap tidak hanya simpati tetapi juga empati terhadap para korban musibah ini. 2001: 255. dalam penderitaan badaniah terdapat suatu ³kebebasan´/kebahagiaan rohaniah. Hal ini dapat dicontohkan bagaimana seluruh bangsa Indonesia. Menjalani penderitaan di dunia untuk kebahagiaan di akhirat. dan sebaliknya. dll. dll. Penderitaan Ciri kehidupan di dunia ditandai oleh tawa dan tangis yang mencerminkan keadaan yang fana. pada tanggal 26 Desember 2004 yang telah lalu.2. kesusahan. misalnya tidak lulus ujian karena tidak belajar.lain. b) Lingkungan hidup manusia sendiri yang berasal dari masyarakat. pengucilan. terjatuh karena tidak hati-hati. Tidak ada penderitaan kalau kita tidak mengenal kebahagiaan. yaitu kita melihat sesuatu sebagai dua kutub yang berdekatan namun berlawanan. Secara universal setiap orang tahu/mengenal/merasakan arti penderitaan. termasuk di sini suatu penderitaan yang dialami orang lain. bahkan umat di dunia saling bahu -membahu dalam mengatasi bencana Tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. seorang ibu yang berkorban bekerja keras demi kebahagiaan anaknya. dapat berupa penderitaan lahir/fisik maupun penderitaan bathin/psikis. yang pada umumnya diungkapkan dengan tawa ria. Penderitaan merupakan ) pengalaman pahit yang tidak didambakan oleh setiap manusia. penderitaan dan kebahagiaan. kesakitan. Penderitaan dan Kegelisahan 1. menanggung/merasai sesuatu yan tidak g menyenangkan (Pusat Bahasa Depdiknas. c) Diri sendiri. Pada suatu saat kita temukan kebahagiaan.

l. sehingga mengandung gradasi dalam penghayatannya. Yang dimaksud di sini adalah penderitaan diterima sebagai kenyataan tetapi diperkecil 56 . Kebimbangan dialami seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. dll. Untuk dapat menghindarkan diri dari frustrasi antara laing dapat dilakukan dengan memelihara kebersihan jiwa. emotional. berani mengatasi kesulitan. dan berkomunikasi. orang yang terlalu mengejar materi/kekuasaan. 1992: 96-104) Apabila seseorang mengalami kekalutan mental ada yang memberikan reaksi secara positif dan ada yang negatif. melatih berfikir dan berbuat wajar.psikis. yaitu menghindar atau menjauhkan diri dari keadaan keadaan yang disadari dapat memberi pengalaman tersebut (mengandung antisipasi). over acting. (Widyosiswono. atau cara pematangan bathin (pendewasaan) yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial (a. Bila rasa takut itu dibesar besarkan dengan tidak pada tempatnya. misalnya: seseorang yang menderita sakit parah dan sulit untuk disembuhkan dapat menyebabkan gangguan kejiwaan atau mengalami stress. under acting). Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan bathin. over compensatie. disebut sebagai phobia. gamang (di tempat tinggi). orang yang tidak beragama. agora phobia (di tempat terbuka). misalnya phobia tertentu. kesakitan. Dalam menerima suatu penderitaan adalah subyektif bagi tiap individu. Akhirnya. kesepian dan ketakutan. kegagalan. Kekalutan mental merupakan gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersan gkutan bertingkah secara kurang wajar. meyakini bahwa setiap pengalaman yang tidak dikehendaki memuat hikmah tertentu. kegelapan. wanita. Bentuk-bentuk siksaan secara psikis adalah kebimbangan. misalnya karena ditinggal mati orang yang sangat dicintainya. Hal-hal yang dapat membuat seseorang menderita antara lain adalah siksaan dan kekalutan mental. karena itu selalu berupaya untuk ³melepaskan diri´ dari keadaan-keadaan yang memberikan pengalaman tersebut. anak-anak muda. sedangkan yang negatif adalah menjadi frustrasi. b. Hal ini dapat terjadi karena seseorang mempunyai kepribadian yang lemah. Sebaliknya. secara umum manusia ingin bebas dari penderitaan. Kesepian adalah suatu rasa sepi dalam dirinya atau jiwanya walaupun ia di lingkungan yang ramai. Penderita kekalutan mental banyak terdapat di kota -kota besar. Bentuk -bentuk phobia antara lain. atau ketakutan yang sangat. dapat mengalami gangguan kesehatan fisik. Hal ini tergantung pada tinggi rendahnya toleransi individual. ³Mencairkan´ makna penderitaan. Untuk yang positif adalah ³dijawab´ secara baik untuk dapat tetap survive. dalam bentuk-bentuk: a. seseorang yang sedang mengalami kesedihan yang mendalam. terjadinya konflik sosial budaya. claustrophobia (di ruang tertutup). Perilaku nyata.

yang ditimbulkan oleh suatu pen gamatan bahaya dari hati nurani (Widyosiswono. Misalnya. Kegelisahan seorang suami yang menunggu istrinya melahirkan anak pertama. atau diterima sebagai kenyataan tetap ditafsirkan i sebagai sesuatu yang bernilai di kemudian hari. misalnya rasa lapar. dsb. Namun kegelisahan a hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. ada tiga macam kegelisahan yaitu: a. Kecemasan moral. Kecemasan neurotik (syaraf). tidak tenang. dan dari luar diri manusia. Hal ini muncul dari antisipasi seseorang berdasarkan pada pengalaman perasaannya. khawatir/cemas. misalnya: kegelisahan karena diancam seseorang. rasa k esepian.. Kegelisahan menunjuk pada suasana negatif. Misalnya: Kegelisahan masyarakat setelah ada pengumuman kenaikan BBM. Hal-hal yang dapat dilakukan antara lain adalah pertama -tama 57 . Kegelisahan merupakan gejala universal yang ad pada manusia manapun. atau adanya ancaman. Kejaksaan atau lembaga-lembaga lainnya. rasa terasing (keterasingan). escape mechanism) 2. Jadi gelisah merupakan suatu rasa (-) yang berkembang dalam diri manusia. tetapi di sisi lain tetap mempunyai harapan. 1992: 142-145).nilai bebannya. Menurut Sigmund Freud. sifatnya psikologis/kejiwaan. b. Muncul ketenangan apabila ada keseimbangan antara kegelisahan dan harapan. rasa khawatir/cemas pada manusia. yang bersumber dari sesuatu kekuatan yang ada di luar diri manusia. ditimbulkan oleh suatu pengamatan tentang bahaya dari naluriah. sebagai manifestasi dari perasaan tidak tentram. Kecemasan objektif (tentang kenyataan). Jadi merupakan sesuatu yang unik. DPR. Kegelisahan Kegelisahan adalah suatu rasa tidak tentram. Misalnya: kegelisahan siswa SMP maupun SMU menunggu hasil Ujian Nasional. haus. Mengingat kegelisahan juga merupakan perasaan negatif atau yang tidak menyenangkan bagi setiap manusia maka dirasakan perlu suatu upaya untuk mengatasinya. Mengapa manusia gelisah? Hal ini terjadi karena adanya keterbatasan manusia untuk dapat mengetahui hal-hal yang akan datang atau yang belum terjadi. dsb. muncul dari emosi sendiri yang merupakan perasaan bersalah atau malu dalam ego. rasa sepi. c. Sedangkan sumber dari kegelisahan ada yang berasal dari dalam diri manusia (internal). setelah terungkap permasalahan korupsi di tubuh Komisi Pemilihan Umum. c. Hal ini terjadi misalnya karena adanya suatu harapan atau suasana ketidakpastian. Menolak kenyataan sebagai mekanisme pertahanan diri (defence mechanism. Sehingga antara kegelisahan dan harapan seolah -olah merupakan saudara kembar. banyak pihak terkait yang merasa gelisah. tidak sabar.

Hanya melalui kerjasama dengan pihak lain. pun sejak diciptakan telah memiliki kecenderungan tidak mampu hidup sendiri. melakukan tindakan nyata.2. ia mempunyai keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan tersebut. (Panuju. Semua bentuk kerjasama itu pada hakekatnya adalah mengelola sumber daya (alam dan manusia) semaksimal dan seefisien mungkin sehingga menjadi produk yang bermanfaat. n 1996: 15) Apa yang dikemukakan di atas menunjukkan bahwa dalam hidup manusia. menyerahkan diri pada Tuhan YME. Kebersamaan Secara kodrati. kebutuhan akan cinta. 1996: 136). Manusia menghadapi tantangan dari alam. oleh karena itu ia memerlukan kerja sama dengan orang lain untuk memenuhinya. perhatian. kebersamaan merupakan suatu kat yang tidak dapat a dipisahkan dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Redi. kebutuhan seksual. kompetisipu tak terelakkan. 58 .3. 2) ketergantungan individu kepada individu lain dalam kolektif sebagai akibat dari pembagian kerja tadi. Demikian pula kehidupan manusia dari generasi lampau sampai sekarang. Kebutuhan tersebut dapat dilihat secara fisik maupun psikis. Di sisi lain sebagai manusia. manusia pertama. Sedangkan dari segi psikis contohnya antara lain. mengambil hikmah/beauty dari suatu pengalaman. ia mempunyai tantangan dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. disadari perlunya pembagian tugas atau kerja yang spesifik. 3) kerjasama antar individu yang disebabkan ketergantungan tadi. dari sesama. juga dari dirinya sendiri.haruslah menyadari adanya kegelisahan diri. minum. rasa aman. dan lain-lain. Beragam kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan -kebutuhan yang sifatnya naluri/kodrati maupun kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya merupakan pengembangan dari kebutuhan kodrati tadi. Ketika suatu produk yang sama telah diproduksi oleh orang yang berbeda dan sumber daya alam yang tersedia semakin menipis. Konon. Adam. manusia adalah makhluk sosial atau sebagai makhluk kolektif yang mempunyai ciri-ciri yang umum sebagai berikut: 1) pembagian kerja yang tetap antara berbagai macam sub kesatuan atau golongan indi idu v dalam kolektif untuk melaksanakan berbagai macam fungsi hidup. Ketika tantangan hidup manusia semakin kompleks. ia tidak bisa hidup sendirian. Setiap orang mengambil peranan yang unik sesuai dengan apa yang bisa dilakukan. dan lain lain. tantangan itu dapat lebih mudah dan lebih ringan dihadapi. sebagai teman hidupnya. Hawa. Secara Antropologis. 4) komunikasi antar individu yang diperlukan guna melaksanakan kerjasama tadi. 3. kasih sayang. dan tidak lupa untuk berdoa dan pasrah/ikhlas. sehingga diciptakan manusia kedua. 5) diskriminasi yang diadakan antara individu individu warga kolektif dan individu-individu dari luarnya (Koentjaraningrat. kemudian introspeksi diri. Contoh kebutuhan dari segi fisik antara lain makan.

agama ya dianut. Dengan semboyan Bhineka tunggal ika kita berupaya selalu menjaga persatuan bangsa. hubungan antar umat beragama. Etik autonom pribadi berpusat pada kata hati tiap-tiap orang. yang tingkah lakunya dipengaruhi oleh unsur genetisnya/fisiologis dan unsur kepribadian yang beretik autonom. small group. Manusia dalam hidupnya dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi dirinya sebagai individu. daerah -daerah yang masih terbelakang. bahasa. kita mengalami berbagai masalah serius terutama masalah disintegrasi bangsa yang ekskalasinya meningkat akhir-akhir ini. separatisme. Berbeda dengan kelompok/kolektif hewan. Dalam kehidupan kelompoknya itulah terdapat tatanan nilai yang mengatur bagaimana seseorang itu diharapkan bertingkah laku. 1982: 8-16). kebiasaan dan undang-undang inilah yang merupakan norma-norma yang menentukan kelakuan individu -individu sebagai anggota suatu masyarakat ( Takdir Alisyahbana. itulah sebabnya manusia disebut makhluk yang berbudaya sebagai pendukung suatu kebudayaan. hubungan mayoritas minoritas. yaitu masyarakat Indonesia. peer group. manusia dengan akalnya mempunyai aturan-aturan yang beragam dalam interaksinya di setiap tempat. 1996: 137). Azas egoisme atau azas mendahulukan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan di atas kepentingan orang lain. kebiasaan maupun undang-undang. yang juga digunakan untuk dapat bertahan dalam proses seleksi alam yang kejam. Bagaimana menyikapi penerapan azas-azas ini dalam kehidupan kolektif manusia? Lingkup kehidupan kolektif manusia beragam. Sedangkan etik masyarakat yang heteronom terjelma dalam adat istiadat. Kemudian sisi dirinya sebagai bagian/anggota dari suatu masyarakat yang beretik heteronom. Sebagai bagian dari suatu kolektif manusia. Sebaliknya.Azas-azas yang mengemuka ketika membicarakan pergaul n dalam a kehidupan kolektif tersebut adalah azas egoisme dan azas altruisme. kita menyadari bahwa Indonesia adalah masyarakat majemuk yang keheterogenitasnya dapat dilihat dari jumlah suku bangsa yang beragam. dan kerja sama yang serasi sehingga sebagai kolektif mereka menjadi kuat menghadap tantangan i alam yang keras (Koentjaraningrat. Namun dalam perjalanan hidup kebersamaan bangsa Indonesia. dari yang kecil seperti keluarga. ng demografi. jenis pekerjaan dan sebagainya. dan sebagainya. suku bangsa sampai masyarakat suatu bangsa atau negara bahkan dunia. Sikap egois memungkinkan ³the survival of the fittest´. Azas egoisme di sini adalah dalam konteks upaya mempertahankan diri kehidupan kolektifnya terhadap kolektif lainnya di dalam alam yang kejam (survive). azas altruisme adalah hidup berbakti untuk kepentingan yang lain sebagai lawan dari azas egoisme. Permasalahan disintegrasi bangsa tersebut antara lain berkaitan dengan masalah hubungan antara aneka warna suku bangsa. 59 . Dengan altruisme maka makhluk kolektif itu mampu mengembangkan suatu hubungan bantu membantu. Adat istiadat.

Dalam menyikapi hal ini perlu dilakukan suatu upaya-upaya yang melibatkan seluruh bangsa Indonesia. Apakah nilai nilai budaya kebersamaan yang disosialisasikan di dalam keluarga atau lingkungan sudah semakin berkurang atau kalah bersaing dengan nilai nilai luar karena adanya arus globalisasi? Atau ada penyebab lainnya? 60 . Manusia perlu suatu landasan moral dalam mengelola sumber daya yang ada (manusia dan alam). tanggung jawab. a. Penanaman nilai yang berkaitan dengan semangat kebersamaan di Indonesia tentunya harus disesuaikan pula dengan kultur bangsa Indonesia yang pada hakekatnya merupakan masyarakat yang mempunyai nilainilai budaya yang bukan individualis melainkan komunal/kolektivisme. Kemudian juga sosialisasi sekunder. seperti nilai keadilan. Sehingga munculnya permasalahanpermasalahan integrasi bangsa yang berkaitan dengan kebersamaan bangsa ini perlu ditelaah lebih jauh apa penyebabnya. Upaya-upaya tersebut antara lain sebagai berikut. Sosialisasi Nilai-Nilai Kebaikan/Moral Dalam pola berinteraksi antar sesama manusia. cinta kasih. Penanaman nilai-nilai di dalam keluarga adalah yang paling mendasar karena sosialisasi ini merupakan upaya untuk mempersiapkan anggota keluarga untuk masuk dalam kehidupan bersama di dalam masyarakat. yang berasal dari luar lingkungan keluarga. Bagaimana nilai-nilai tersebut dapat dilaksanakan adalah tergantung pada pola asuhan atau sosialisasi yang diterima oleh seseorang. dan lain-lain. dan lain-lain. dan suatu tuntutan berkompetisi dengan orang lain karena keterbatasan sumber daya alam yang ada. Untuk itulah sebagai manusia tentunya kita tidak melakukannya dengan menghalalkan segala cara guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup tersebut. yaitu dalam sosialisasi primer sebagai penanaman nilai-nilai yang pertama dan utama di dalam keluarga oleh agen sosialisasi seperti orang tua atau anggota keluarga lain. teman. seperti guru. atau anggota masyarakat lain. musyawarah untuk mufakat. kita melihat ada dua sisi yang bersebelahan yaitu suatu keharusan untuk bekerjasama dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup. yait dengan u mengedepankan nilai-nilai dalam berinteraksi dengan sesama manusia. seperti gotong royong.

Perbedaan karakteristik pada masyarakat yang kolektivisme dan individualisme menurut Hofstede Individualisme Otonomi individual Orientasi pada diri sendiri Mengutamakan kepentingan individu Unik dan bebas Mengutamakan kehormatan individu Keluarga inti Pemberian ganjaran kepada individu Berdasarkan kesamaan hak (equity) Persaingan Kolektivisme Kesatuan kelompok dan harmoni Orientasi pada kelompok Mengutamakan kepentingan kelompok Peduli terhadap ketergantungan sesama Pemilikan kelompok Keluarga luas Distribusi ganjaran mengutamakan keseimbangan Kerja sama (Leliweri. Clovis Brigagao. 6) ekonomi. USA. antar kelompok. dan Kevin Clements. Komunikasi dapat mengurangi eskalasi konflik sosial dan pembenaran aspirasi politik dalam proses perdamaian antar manusia. Culture and Society (Elise Boulding. 8) menghadapi era globalisasi ( Leliweri. antar ras. kebudayaan. Komunikasi Antar Budaya Perlunya dilakukan suatu komunikasi antar budaya baik secara teoritis maupun praktis antara lain adalah untuk 1) membuka diri dan memperluas pergaulan. 2002: 32-33). antar etnik. 3) etika/etis. University of Colorado. 7) menghadapi teknologi komunikasi. 5) demografis. 2) meningkatkan kesadaran diri. 2002: 126) b. Manfaat dari komunikasi antar budaya tersebut yang paling berkaitan dengan permasalahan kebersamaan dalam kebhinekaan bangsa Indonesia dan juga berkaitan dengan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat dunia adalah pada butir 4) mendorong perdamaian dan meredam konflik. 4) mendorong perdamaian dan meredam konflik. bahkan antar bangsa. dan 8) menghadapi era globalisasi. 1991) mengemukakan betapa pentingnya peranan komunikasi untuk membatasi atau mengurangi kesalahpahaman. Kunci untuk perdamaian. Lembaga Conflict Research Consortium. dan masyarakat (menciptakan budaya perdamaian dalam masyarakat) sangat ditentukan oleh dialog intensif dan 61 . dalam uraian bertema Peace.

dan 2) fungsi memperkuat solidaritas nasional. Bagaimana Anda berpikir tatkala Anda melihat saya? 4. Unsur-unsur itu merupakan unsur-unsur oleh karena menempati urutan atas dari unsur-unsur yang lain. Bagaimana saya melihat diri sendiri ? (untuk seterusnya. 26). Bagaimana saya melihat anda? (untuk seterusnya. ( Leliweri. Unsur-unsur kebudayaan nasional yang dapat memenuhi fungsi pertama adalah unsur kebudayaan nasional yang merupakan puncak kebudayaan daerah yang diakui oleh dunia internasional. Perlunya suatu upaya pengembangan dan sosialisasi kebudayaan nasional Indonesia dalam upaya menjaga integrasi bangsa adalah mengingat adanya dua fungsi yang pada umumnya ada pada tiap kebudayaan nasional di seluruh dunia yaitu 1) fungsi memperkuat jati diri nasional.) 2. dst. melaksanakan komunikasi secara lateral. dst. a 1992 hlm.terus menerus. Unsur-unsur kebudayaan yang paling berperan dalam menguatkan jati diri dan solidaritas nasional adalah bahasa dan kesenian. Bagaimana Anda melihat diri Anda? 5. Kebanggaan terhadap suatu karya biasanya menimbulkan keinginan seseorang untuk mengidentifikasikan dirinya dengan karya yang bernilai tinggi itu. dan karya-karya kebudayaan yang bersifat komunikatif untuk memperkuat solidaritas nasionalnya. Dengan demikian isi kebudayaan nasional Indonesia adalah karya -karya kebudayaan putra-putri Indonesia yang dapat dibanggakan untuk memperkuat jati diri nasionalnya. Hal ini dapat memberikan perasaan bangga dalam diri orang Indonesia yang tidak memahami maknanya sekalipun. dan dapat dikomunikasikan kepada warga suku bangsa lainnya sehingga dapat memperkuat solidaritas nasional. mengadakan dialog dan memecahkan masalah bersama melalui konsensus. Bagaimana Anda melihat diri saya? dan Bagaimana Anda berpikir tatkala say melihat Anda (Hybells and Weaver II. bahasa dan agama. Sedangkan unsur-unsur kebudayaan nasional yang dapat memenuhi fungsi kedua adalah unsur unsur kebudayaan nasional yang dipahami seluruh bangsa. 2002: 38) Dalam komunikasi antar budaya kita berusaha untuk membuka diri dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut: 1. 2002: 32-33) c. dengan kata lain. ³anda´ di sini dapat dianalogikan dengan ³suku anda´ atau ³ bangsa anda´. ( Leliweri. 62 .) 3. Kebudayaan Nasional Indonesia Permasalahan kebudayaan nasional Indonesia merupakan masalah kebudayaan semua orang Indonesia warga satu nasion yang dalam ken yataannya terdiri dari banyak suku bangsa dengan beraneka ragam kebudayaan. dan dengan demikian ia memperkuat jati dirinya. ³saya´ di sini dapat dianalogikan dengan ³suku saya´ atau ³bangsa saya´.

Unsur bahasa misalnya adalah bahasa daerah atau bahasa suku bangsa. Kompas. Nilai budaya adalah suatu gagasan. kurang bertanggung jawab. suatu hasrat. (Koentjaraningrat. Unsur unsur itu umumnya berasal dari peradaban dunia masa kini. lebih banyak mengembangkan orientasi hidup ke masa depan daripada mengagungkan masa kejayaan bangsa Indonesia di masa lalu. 4. Di samping itu masih ada sejumlah unsur yang kiranya perlu diperhatikan sebagai unsur -unsur kebudayaan nasional yaitu sains dan teknologi. mengembangkan sikap tepat waktu dalam aktivitas s ehari-hari. mengembangkan sikap yang menilai tinggi disiplin. hasrat untuk bersaing dalam kebudayaan Batak (diambil hanya dalam konteks yang positif). mengukuhkan kembali sikap hidup selaras dengan alam. Untuk 63 . dan perlu kita jadikan b agian integral dari kebudayaan nasional kita Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam upaya mengembangkan kebudayaan nasional Indonesia adalah unsur-unsur kebudayaan yang akan menjadi kebudayaan nasional Indonesia harus memiliki watak khas atau kepribadian sebagai kebudayan nasional Indonesia. atau suatu perilaku yang dinilai tinggi dan sudah dibudayakan sejak usia dini dalam jiwa warga suatu kebudayaan. Watak itu dalam ilmu-ilmu sosial disebut sistem atau orientasi nilai budaya. 5. mengembangkan sikap hidup yang positif dan mengurangi sikap menggantungkan diri pada nasib. 2. dan mutu hasil kerja. mengurangi sikap ketergantungan kepada orang-orang yang lebih ³tinggi´. dan kebiasaan hidup berhemat. suatu orientasi hidup yang erat kaitannya dengan orientasi ke masa depan. dan unsur-unsur kesenian adalah semua unsur kesenian tradisional yang berasal dari kebudayaan daerah. Untuk itu perlu dilakukan seleksi dan pengembangan terhadap nilai-nilai budaya tersebut dengan cara antara lain: 1. Oleh karenanya nilai ini sulit diubah dalam hanya satu generasi saja. kesinam bungan. Jiwa kebudayaan nasional Indonesia pada hakekatnya memang terdiri dari nilai-nilai budaya yang memberi watak dari kepribadiannya dari kebudayaan suku bangsa. 3. Pembagian dan Pemanfaatan Sumb er Daya Alam Yang Berkeadilan Masalah yang berkaitan dengan rasa keadilan dari pembagian dan pemanfaatan sumber daya alam dari masyarakat Indonesia di berbagai daerah ini begitu mengemuka akhir-akhir ini sehingga memunculkan berbagai gejolak di beberapa daerah yang sangat berpotensi pada disintegrasi bangsa. Sebagai contoh misalnya adat gotong royong dalam kebudayaan berbagai suku bangsa di seluruh Nusantara. mengukuhkan nilai gotong royong dengan mengurangi aspek -aspek negatifnya seperti sikap kurang mandiri. 14 Januari 1991) d. dan meningkatkan disiplin nasional sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Oleh karena itu oleh konsepsi Ki Hajar Dewantara unsur unsur itu disebut sebagai ³puncak-puncak´ kebudayaan daerah. adat merantau dalam kebudayaan Minangkabau. dan sebagainya.

serta memperhatikan po tensi dan keanekaragaman Daerah. pemerataan. 3. Pada jaman Yunani purba. Sebagai contoh: ketentuan membunuh adalah suatu tindakan atau perbuatan jahat yang melawan hukum yang akan mendapat hukuman yang berat menurut KUHP. serta perimbangan keuangan Pusat dan Daerah. Ketentuan ini menurut azas keadilan adalah diperlakukan sama pada setiap orang yang melakukannya. nyata dan bertanggung jawab kepada daerah secara proporsional yang diwujudkan dengan pengaturan.2. jadi harus ada alasan khusus yang dapat membenarkan sikap/perlakuan tersebut. bisa saja membunuhnya seseorang itu karena tuntutan pekerjaan seperti seorang polisi yang membunuh penjahat yang melarikan diri atau membahayakan masyarakat lain. Namun pada kasus-kasus atau situasi tertentu perlu suatu perlakukan yang tidak sama untuk mencapai apa yang dikatakan sebagai keadilan. Sehingga keadilan lebih jauh dapat diartikan sebagai suatu tuntutan sikap yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan Begitu sering kita mendengar kata keadilan dikemukakan orang. Mengingat keadilan merupakan suatu hak yang asasi dari manusia dimanapun dan dimasa manapun ia berada. apa yang dimilikinya harus diberikan kepadanya tanpa kecuali.4. Di samping itu. dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkeadilan. 64 . seorang hakim akan menelaah lebih jauh perbuatan membunuh dari seseorang tersebut. peran serta masyarakat. Penjelasan Undang-Undang RI No 22 Th 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang telah digantikan oleh Undang -Undang No. tidak berat sebelah atau tidak memihak. pembagian. Di lain kasus.32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah). Ungkapan -ungkapan keadilan tersebut antara lain yaitu pada jaman Romawi Kuno ada ungkapan Tribuere Suun Cuiqe yang artinya betapa pentingnya memberikan hak -hak apa yang ada pada setiap orang. jadi tindakannya itu ada alasan pembenarnya. penyelenggaraan Otonomi Daerah juga dilaksanakan dengan prinsip -prinsip demokrasi. namun apakah sebenarnya yang dimaksud dengan keadilan yang begitu kita dambakan ini. Namun ketika proses di pengadilan. Dengan demikian kewajibanpun adalah kita memberikan apa yang menjadi kewajiban kita kepada orang yang seharusnya mendapatkannya. sehingga merupakan hak yang bersifat universal maka banyak pendapat yang mengemukakan hakekat dari keadilan ini disesuaikan dengan jamannya. Selain itu kata keadilanpun dapat diartikan sebagai memberikan perlakuan yang sama kepada setiap orang dalam situasi yang sama. Hal ini karena bisa saja seseorang itu membunuh karena ia membela diri karena ia akan diperkosa misalnya.mengatasi hal ini antara lain telah dikeluarkan Ketetapan MP R-Republik Indonesia Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah. Hal ini karena pada hakekatnya setiap manusia itu mempunyai nilai yang sama sebagai manusia.( Indonesia. Dengan ketentuan ini maka diberikan kewenangan yang luas. Pemberian hak dimaksud adalah kepada siapa saja yang memang menjadi haknya. dan keadilan. Keadilan yang berasal dari kata adil. dapat diartikan sebagai suatu keadaan seimbang.

Kemudian bila penguasa mematuhi dan mempraktekkan ketentuan hukum serta pimpinan negara bersikap bijaksana. orang merasa diperlakukan adil apabila dapat mempertahankan/membela hak-haknya. Aristoteles mengemukakan bahwa keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia (Faierner in human action). hak untuk memperoleh pendidikan. baik atas diri pribadi. 8) hak untuk mendapat pendidikan dan pengajaran. adil bila upah dibayar pada waktunya dan keuntungan perusahaan dibagi secara wajar. 2) hak untuk kemerdekaan hidup.(Mustopo. Relatifnya keadilan manusia karena cenderung subyektif. beberapa hak asasi manusia yaitu hak untuk hidup. yang perasaannya dikendalikan oleh akal´ (he discipline man t whose passion are controlled by reaso John Lock mengaitkan keadilan dengan n). keadilan adalah apabila keuntungan terbesar jatuh pada pihak pedagang. Misalnya menurut pengusaha. Menurut buruh. Sedangkan jika dihubungkan antara hak dan kewajiban. Plato pada jaman Yunani Kuno memberi nilai keadilan sebagai ³Kebajikan Tertinggi dalam Kehidupan Negara Yang Baik´ ( he T Supreme Virtue of The Good State) dan orang yang adil adalah ³orang yang mengendalikan diri. 7) hak untuk menganut agama dan kepercayaan. 3) hak untuk memiliki sesuatu. yang berbeda dengan keadilan Tuhan. Setiap manusia pasti pernah mengalami perlakuan adil dan tidak adil. Sehubungan dengan hak-hak tersebut. Sedangkan keadilan Tuhan adalah keadilan mutlak yang terka dang manusia melihatnya sebagai ketidakadilan dengan ukuran manusia yang serba terbatas. Yang dim aksudkan dengan hak di sini antara lain adalah suatu kekuasaan yang secara sah dimiliki seseorang. atas orang lain maupun atas harta atau benda yang berada di luar dirinya. Selain itu beberapa pendapat para ilmuwan/filsuf berkaitan dengan keadilan antara lain adalah pendapat dari Socrates yang menitikberatkan keadilan pada pemerintahan yaitu bilamana pemerintah dengan rakyatnya terdapat saling pengertian yang baik.dewa Zeus dianggap sebagai penegak hukum dan keadilan yang menguasai jagad raya. 9) hak untuk memperoleh pekerjaan. Begitulah keadilan manusia yang nampak relatif. hak untuk berkeluarga. Hal ini berhubungan erat dengan hak -hak alamiah (hak asasi manusia) yang antara lain adalah: 1) hak untuk hidup. Kewajiban di sini meliputi dalam arti yang subyektif yaitu keharusan moral untuk melakukan sesuatu atau 65 . hak untuk berpendapat dan hak untuk tidak boleh dihukum sebelum ada petunjuk atau bukti sah. 1992: 157-159) Sebagaimana dikemukakan di atas sebagian dari pandangan -pandangan manusia tentang keadilan yang beragam. dalam masalah keadilan seringkali dibicarakan mengenai sejauh mana individu dapat memperoleh hak -haknya sesuai dengan kewajiban yang telah dipenuhinya. 5) hak untuk memperoleh nama baik. seringkali menimbulkan bias dalam menilai suatu keadilan menurut cara pandangnya yang di esuaikan dengan keadaan dirinya. Sebagaimana manusia yang mempunyai berbagai pendapat. 4) hak untuk mendapatkan perlindungan hukum. Itulah s sebabnya keadilan manusia dalam prakteknya seolah -olah menjadi variatif. 6) hak untuk berpikir dan mengeluarkan pendapat.

Bagaikan dua sisi mata uang yang saling bersebelahan demikianlah gambaran antara keadilan dan ketidakadilan. suatu keadilan dilambangkan sebagai seorang perempuan yang memegang timbangan dan sebilah pedang dengan mata yang tertutup. yaitu apa yang menjadi bagian seseorang didasarkan pada syarat-syarat objektif . 3. Azas subjektif. yaitu keadilan yang didasarkan pada kenyataan bahwa yang bersangkutan akan dapat mengerjakan tugas yang diberikan padanya. Azas kualifikasi. penuh ketegasan bagi yang melanggar dilambangkan dengan sebilah pedang dan tidak 66 . Dari apa yang diuraikan di atas. Azas persamaan.meninggalkannya. yaitu keadilan yang didasarkan pada syarat syarat subjektif misalnya ketekunan. Azas prestasi objektif. 5. Dalam bidang hukum beberapa azas keadilan antara lain adalah: 1. yaitu azas yang menyatakan adanya persamaan hak dan derajat di muka hukum bagi setiap orang. 2. Di dalam penegakkan hukum. Sedangkan yang dimaksudkan dengan unik adalah tiap manusia atau manusia pada tiap jamannya mempunyai ukuran keadilan yang relatif. misalnya: kemampuan/keahlian seseorang. Azas kebutuhan. yaitu azas yang menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapat perlindungan yang sama oleh hukum. 3. yaitu azas yang menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapat perlakuan yang sama di bawah hukum. yaitu setiap orang mendapat bagian sesuai dengan kebutuhan/keperluannya. Hal ini melambangkan suatu penegakkan hukum yang diharapkan dilakukan dengan seadil-adilnya dilambangkan dengan timbangan. kerajinan. Azas equality before the law. Azas equal protection on the law. nampak bahwa keadilan bersifat univers l a dan unik. Secara teoritis. Azas equal Justice under the law. Kita dapat mengatakan sesuatu itu tidak adil karena kita mempunyai suatu acuan yang mana keadilan itu. 4. yaitu setiap orang mendapatkan bagian secara merata. demikian pula sebaliknya. azas untuk menentukan apakah sesuatu hal itu adil atau tidak adalah: 1. Ia tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia karena keadilan merupakan proses kejiwaan yang dibawa semenjak manusia lahir. sehingga rasa ketidakadilan menjadi sering mengemuka. Suatu sifat keadilan yang berbeda dengan keadilan Tuhan yang be rsifat mutlak. Dalam kenyataan seringkali sulit untuk dilaksanakan. Keadilan merupakan kebutuhan mutlak bagi manusia. rasa keadilan itu adalah kebutuhan atau bagian hidup manusia dimanapun dan pada masa apapun manusia berada. 2. dan sebagainya. dan kewajiban dalam arti objektif yaitu sesuatu yang harus dilakukan atau ditinggalkan. Banyak rasa ketidakadilan yang kita rasakan dalam kehidupan ini. Universal artinya. Jadi mendapatkan suatu hak harus diimba ngi pula oleh suatu kewajiban.

antara lain dengan tinjauan sosiologis. sehingga tiap ³langkah´ kita harus kita lakukan dengan memperhatikan nilai-nilai lainnya. mungkin saja penganiayaan dilakukan karena membela diri. tinjauan keadilan secara material terhadap pelanggaran-pelanggaran atas ketidakpatuhan masyarakat terhadap suatu ketentuan formal. harus dilihat secara keseluruhan. Berbicara mengenai keadilan. Keadilan sosial (Justitia Socialis) ( ustitia J Penggolongan secara umum dari bentuk keadilan ini adalah keadilan formal dan keadilan material. Dalam konteks yang lebih luas. Namun hendaknya dalam mencapai keadilan harus selalu diingat bahwa kita tidak hidup sendiri. dan sebagainya. Bagaimana seseorang itu bertingkah laku tergantung pada bagaimana norma-norma yang mengatur berbagai interaksi yang berkaitan dengan keadilan tersebut dipatuhi. Bentuk-bentuk keadilan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat antara lain adalah: 1. Keadilan pembagian/penyebaran (Justitia Distributiva) 3. Sedangkan jika dilihat secara material maka akan dilihat secara keseluruhan. jika hanya mengacu pada ketentuan undang-undang (formal) maka akan langsung dikenakan hukuman pasal tentang penganiayaan tersebut di pengadilan. Misalnya mengapa banyak warga yang tidak menggunakan jembatan penyebrangan. Jadi yang harus dilihat juga itikad dari si pelaku. dan norma yang terkait dengan hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Keadilan seharga atau timbal balik dalam pertukaran Commutativa) 2. norma hubungan antara manusia dengan benda/lingkungan. antropologis bahkan psikologis mengenai suatu permasalahan. masalah keamanan. seperti halhal yang melatarbelakanginya. Berikut ini adalah uraian mengenai nilai kejujuran yang sangat terkait erat bahkan merupakan bagian 67 . Berbagai norma-norma yang menjadi prinsip dasar keadilan adalah norma yang mengatur bagaimana hubungan/interaksi antara manusia dengan manusia lainnya. yang dapat dijadikan sebagai hal yang akan meringankan hukuman bahkan dapat membebaskannya. pencapaian rasa keadilan kita tidak harus dengan menghalalkan segala cara yang malah akan menimbulkan ketidakadilan baru bagi orang lain. Sedangkan keadilan materil adalah keadilan yang tidak hanya mengacu pada ketentuan -ketentuan formal tetapi melihat secara keseluruhan terjadinya suatu kasus atau permasalahan.pandang bulu/pilih kasih dalam penerapannya dilambangkan den gan mata yang tertutup. Sebagai contoh: suatu kasus penganiayaan. Keadilan formal dapat diartikan sebagai keadilan yang mengacu pada ketentuan -ketentuan formal. seperti undang-undang atau peraturan-peraturan lainnya. ada kemungkinan hal ini disebabkan karena lokasinya yang tidak strategis. tidak akan pernah ada habisnya sebagai suatu hal yang sangat diidamkan oleh semua orang. Keadilan berdasarkan undang-undang (Justitia Legalis) 4.

industri. ketulusan hati atau kelurusan hati. yang akan dikemukakan lebih lanjut pada uraian mengenai korupsi. yang memperlihatkan bahwa lebih dari setengah peserta survei yakin bahwa orang orang sekarang lebih kurang jujur dibandingkan sepuluh tahun lalu. Pengertian kejujuran itu sendiri yang akar katanya jujur. Sumber daya alam yang melimpah di bumi Indonesia seakan tidak ada artinya melihat sebagian besar masyarakat kita yang masih berada di bawah garis kemiskinan. tidak curang. Jika kita telaah lebih jauh nilai kejujuran maka dari nilai kebaikan ini dapat kita lihat dari beberapa bentuk.2. dan b) kejujuran terhadap orang lain. Jadi nilai kejujuran ini adalah nilai kebaikan yang bersifat universal. tidak berbohong. 2002: 35-36) Bagaimana dengan di Indonesia? Kita dapat merasakan seberapa parahnya kondisi moral bangsa ini dengan melihat permasalahan yang sangat terkait dengan masalah kejujuran. Ironisnya justru dalam kenyataannya kini seringkali kejujuran menjadi ³barang´ yang semakin langka.dari nilai keadilan. maka dapat dikatakan sama dengan kita tidak melakukan tindakan yang adil. lembaga hukum. 3. Sikap moral yang sebenarnya diistilahkan sebagai moralitas. yaitu antara lain: a) kejujuran terhadap diri sendiri. Bentuk ini hanya merupakan telaah tentang kejujuran yang dikaitkan dengan interaksi seseorang. Jika nilai kejujuran tidak dapat ditegakkan. yang artinya antara lain bahwa ke jujuran itu adalah nilai kebaikan sebagai sifat positif yang akan diterima oleh semua orang dimanapun dan kapanpun ia berada. dalam Kamus Bahasa Indonesia berarti lurus hati. Suatu perbuatan baik yang dilakukan dengan kesadaran bahwa perbuatan itu memang baik yang berasal dari hati nurani. misalnya korupsi. baik di Indonesia maupun negara-negara lain.(Leliweri. Kejujuran Ada pepatah mengatakan bahwa kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. Jumlah itu belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut Time banyak bagian etis nasional yang telah sangat merosot.5. tulus. Pendapatan Negara tidak dapat menutupi kemiskinan atau meningkatkan taraf hidup rakyat karena sudah begitu banyak terjadi kebocoran pada anggaran negara akibat korupsi.(Pusat Bahasa Depdiknas. Yang dimaksudkan dengan moralitas di sini adalah sikap dan perbuatan baik yang betulbetul dilakukan tanpa pamrih. dalam arti sikap 68 . 2001: 479) Berbicara mengenai kejujuran berarti kita berbicara mengenai sikap moral. pusat-pusat kesehatan. Time melaporkan bahwa lebih dari 100 anggota pemerintahan Reagen pernah mendapatkan tuduhan atas pelanggaran etika dan hukum yang diajukan terhadap mereka. yang sesungguhnya berpangkal dari masalah kejujuran. dan pasar saham. dari Gedung Putih hingga gereja gereja. yang meliputi kejujuran terhadap diri sendiri maupun dengan orang lain. ikhlas. Sehingga kejujuran diartikan sebagai sifat (keadaan) jujur. Mengapa kita perlu mengedepankan masalah kejujuran? Banyak permasalahan kita dimanapun dan pada masa apapun . Majalah Time (25 Mei 1987) memaparkan pengumpulan pendapat pada bulan Pebruari 1987 oleh US News dan CNN.sekolah-sekolah.

namun ia tetap tidak melakukannya dan melakukannya tugasnya itu sendiri sebatas kemampuannya. Dalam kehidupan sehari-hari nilai kejujuran banyak dikaitkan dengan beberapa permasalahan yang ada di dalam masyarakat. 1987: 131-132). (Frans Magnis Suseno. Indonesia tercatat sebagai negara terkorup ke-6 di dunia. Diiklankan bahwa daerah itu bebas banjir dan tersedia fasilitas umum. yang menyebabkan rusaknya kehidupan sosial ekonomi maupun tatanan nilai budaya masyarakat. yang orang lain tidak mengetahuinya. Sebaliknya apabila ia adalah pengembang yang tidak jujur maka hal yang dijanjikannya itu hanya ada di iklan saja agar perumahannya banyak diminati orang. Melainkan berusaha menampilkan diri kita yang sesungguhnya dengan apa adanya. Sebagai contoh: Seorang mahasiswa yang ditugaskan membuat karya tulis. 2. bersikap jujur terhadap orang lain berarti dua yaitu: 1. Dengan kata lain sikap ini merupakan sikap dari seseorang yang berusaha menjadi dirinya sendiri. Walaupun tugas itu dirasakan sulit untuk ia lakukan karena keterbatasan kemampuannya. Kejujuran terhadap diri sendiri adalah suatu sikap yang lurus dari seseorang ketika dia dihadapkan pada beberapa pilihan sikap yang baik dan tidak baik. Apabila ia pengembang yang jujur maka apa yang dipromosikan akan sesuai dengan kenyataannya. Berikut ini adalah beberapa contoh permasalahan dalam masyarakat yang berkaitan dengan masalah kejujuran. Sikap wajar Bersikap objektif. Lebih jauh. Yang dimaksudkan di sini adalah bagaimana kita dapat bersikap sebagai apa adanya kita. dengan memperlakukan orang berdasarkan ukuran ukuran standar bagaimana seseorang itu menghargai hak orang lain sebagaimana mestinya dan tidak bertentangan dengan hati nurani. Data korupsi tahun 2003 yang diungkapkan 69 .jujur atau tidak jujurnya seseorang dalam kondisi ada atau tidaknya interaksi dengan orang lain. Hal ini sebagai con toh kasus yang banyak ditemui dalam praktek belakangan ini. Menjelang tutup tahun 2003. Kita tidak menipu diri atau orang lain dengan bersikap seolah-olah menjadi orang lain. Masalah Korupsi Masalah korupsi merupakan masalah besar yang dihadapi oleh bangsa ini. Sikap terbuka Yang dimaksudkan dengan sikap terbuka di sini bukan berarti terbuka dalam segala-galanya sehingga kita tidak mempunyai rahasia pribadi/privacy lagi. Sedangkan kejujuran terhadap orang lain sebagaimana telah dikemukakan di atas adalah suatu sikap lurus seseorang dalam hal ia berinteraksi/berkomunikasi dengan orang lain. walaupun ia mempunyai kesempatan untuk mencontek karya orang l in atau temannya dan a kalaupun ia mencontek tidak ada yang mengetahuinya. a. Contohnya: Seorang Developer/ pengembang yang mempromosikan perumahan di suatu kawasan.

5. seperti mengobrol/menggosip atau bermain game komputer. selama tiga tahun terakhir.9 dari rentang angka 0-10.2. bulog sampai kasus-kasus penyalahgunaan jabatan di level-level bawah seperti di kelurahan dalam pembuatan KTP.7. menerbitkan karya tulis orang lain atas namanya sendiri atau jiplakan. yang pulang kerja sebelum waktunya atau mencari ³objekan´ di tempat lain dalam waktu kerja atau di kantor hanya membuang-buang waktu dengan kegiatan yang tidak produktif. Tingkat korupsi sudah demikian tinggi dan meluas.Transparency International (TI) ini juga menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup di kawasan Asia Tenggara dengan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) mencapai 1. Sebagai contoh. Masalah Plagiat Hakekat dari Ilmu pengetahuan adalah kejujuran. Vietnam 2. masalah plagiat merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian karena merupakan pelanggaran terhadap kejujuran ilmiah. Jika tidak ada kejujuran dalam diri seorang ilmuwan dalam mendalami suatu ilmu pengetahuan maka ia tidak dapat dikatakan sebagai seorang ilmuwan sejati. Ole karena itu di kalangan h akademisi. Negara Asia yang dinilai paling rendah IPK-nya adalah Singapura dengan nilai 9. reboisasi. dari korupsi tingkat tinggi seperti kasus-kasus dana perbankan. Artinya. Sedangkan negara paling bersih dari 133 negara yang disurvei TI adalah Finlandia dengan IPK 9. menurut kamus bahasa Indonesia plagiat diartikan sebagai pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri.4. PBB. Indonesia hanya sedikit lebih baik dari Bangladesh. Lima negara tetangga seperti malaysia mendapat IPK 5.4. artinya adalah suatu tindakan dimana seseorang tidak amanah dalam menjalankan tugas sebagaimana waktu dan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya. dan Kamerun. Hal ini terlihat dari bagaimana proses terjadinya suatu ilmu pengetahuan. IMB dan sebagainya. Sebagai conto seseorang h. Philipina 2. Myanmar.( Suara Publik edisi Oktober 2003) Begitu seriusnya masalah ini sehingga banyak wacana atau pendapat yang mengulas masalah korupsi ini sebagai masalah yang menyebabkan bangsa Indonesia yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah dapat terpuruk sedemikian memprihatinkan. 70 . Ada juga sebagian masyarakat mengartikan istilah ³korupsi´ dalam arti luas yaitu melihat nilai kejujuran tidak hanya dikaitkan dengan penyalahgunaan jabatan. b. Nigeria. pemerintah atau masyarakat Indonesia tidak mampu memerangi atau sekurang-kurangnya menurunkan tingkat korupsi yang ada. Oleh karena dapat diuji kebenarannya ini dengan suatu pembuktian. dan papua Nugini 2. Kata plagiat yang dalam bahasa Belanda disebut plagiaat dan dalam bahasa Inggris yaitu plagiarism/plagiary. yang berasal dari kumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis yang dapat diuji kebenarannya. IPK Indonesia tahun ini sama persis dengan posisi dua tahun sebelumnya. dalam arti pelaku adalah meliputi hampir semua kalangan. Sebagai contoh di sini adalah korupsi waktu. maka kejujuran menjadi suatu hal mendasar dalam ilmu pengetahuan.1.

b. Banyak orang yang ingin cepat menyelesaikan tugas atau mendapatkan gelar sehingga ia tidak ingin repot-repot membuat karya ilmiah melainkan menjiplak dari karya orang lain sebagai karyanya sendiri tanpa menyebutkan sumbernya. dibalas dan sebagainya. atau menyalahgunakan jabatannya dengan mengambil/mengutip uang yang bukan menjadi miliknya. Kewajiban dalam melakukan tugas tertentu.Masalah plagiat yang sudah sangat memprihatinkan ini. Kemudian ia akan mendapatkan/mengambil haknya sesuai dengan hak sebagai seorang aparat pemerintah. misalnya dibatalkan gelar akademis seseorang yang sudah diraih. Semestinya diri kita masing-masing bertanya ³apakah hati nurani kita yang masih dapat ³tersentuh´ dengan yang namanya kejujuran sebagai salah satu diantara nilai-nilai kebaikan lain yang selalu harus kita junjung tinggi dan diamalkan oleh setiap lapisan masyarakat Indonesia?´ Sehingga berbicara mengenai nilai kejujuran ini pada akhirnya akan sangat terkait dengan nilai kebaikan yang lainnya seperti nilai tanggung jawab yang akan diuraikan berikut ini. berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Sebaliknya ia misalnya tidak sering-sering meninggalkan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Jika terjadi sesuatu maka orang yang dibebani bertanggung jawab menanggung segala sesuatunya. banyak permasalahan besar bangsa ini sebenarnya berpangkal dari masalah kejujuran. Jika kita renungkan. Status atau kedudukan dapat diartikan sebagai suatu peringkat atau posisi seseorang dalam 71 . 3. c. Kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya. bila terbukti ia telah melakukan plagiat pada karya-karya ilmiahnya. Masalah sanksi bagi pelanggar lebih banyak pada sanksi administrasi. Sesuatu yang menjadikan kewajiban (keharusan) untuk dilaksanakan. yang lebih penting lagi adalah kesadaran akan kejujuran untuk menjadi diri sendiri yang semakin kurang. sehingga membentuk hubungan tertentu antara pemberi wewenang dan penerima wewenang. Tanggung Jawab Tanggung jawab mempunyai beberapa pengertian yang antara lain adalah: a. Tanggung jawab timbul karena telah diterimanya suatu wewenang. Hal lain yang ikut memperparah permasalahan ini adalah penyalahguanaan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin maju dan adanya ³budaya instan´. Dalam menjalani kehidupannya. di samping dikarenakan kurangnya pengawasan. dengan mengamalkan nilai kejujuran maka artinya kita dapat menempatkan sesuatu hak dan kewajiban dengan semestinya sesuai dengan kedudukan dan peranannya masing -masing. Sebagai contoh seorang aparat pemerintah yang bersikap jujur akan melaksanakan kewajibannya sebagaimana peranan yang menjadi kewe -nangannya.2. manusia mempunyai berbagai tanggungjawab yang tergantung pada status dan peranannya.6. Dalam hal yang lebih luas.

Sehingga interaksi yang terjadi diantara para anggota masyarakat tersebut melahirkan suatu hak dan kewajiban. adik. kakak dan sebagainya dengan peranannya yang tertentu. keamanan. 3. penumpang bus. meneruskan keturunan. atau dapat pula dikatakan sebagai aspek dinamis dari status. sehingga sifatnya adalah statis. kemudian ketika ke luar rumah ia mungkin mempunyai status sebagai mahasiswa. ak Di sini peran (role) dapat didefinisikan sebagai perilaku yang diharapkan dari seseorang yang mempunyai status. ekonomi.suatu kelompok. ( 1986: 169). Tanggung jawab terhadap masyarakat Manusia sebagai makhluk sosial. dan sebagainya. teman. 2. Intinya adalah dengan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maka ia menunjukkan keberadaannya sebagai manusia. pejalan kaki. Contoh: manusia makan. yang artinya setiap manusia akan mempunyai tanggung jawab-tanggung jawab tertentu dalam kehidupan bermasyarakatnya. Seseorang yang mempunyai status tertentu diharapkan melakukan pemeranan dari perangkat h dan kewajibannya. belajar. manusia mempunyai berbagai macam tanggung jawab yang yang dapat dikelompokkan dalam: 1. Status berkaitan erat dengan hak dan kewajiban yang melekat pada seseorang. minum. warga masyarakat komunitas tertentu dan sebagainya yang mempunyai peranan tertentu pula. belajar. seseorang di rumah mempunyai status sebagai anak. 72 . Tanggung jawab terhadap diri sendiri Masing-masing individu dituntut adanya tanggung jawab sebagai pengisi rentang waktu kehidupannya. bekerja dan sebagainya karena bertanggung jawab untuk melangsungkan hidupnya. Setiap orang mempunyai berbagai status sehingga melahirkan peranan-peranan yang berbeda. bersikap baik. atau posisi suatu kelompok dalam hubungannya dengan kelompok lainnya. melangsungkan kehidupannya agar mempunyai art sebagai makhluk ciptaan i Tuhan. Koentjaraningrat mengartikan peranan sosial sebagai tingkah laku individu yang mementaskan suatu kedudukan tertentu. Dengan berbagai status yang disandangnya itu. Contoh: menjaga lingkungan tetap bersih merupakan salah satu wujud tanggung jawab manusia terhadap masyarakat. sebagai tingkah laku yang diharapkan menjadi tanggung jawabnya. dan sebagainya sebagai pemebuhan rasa tanggung jawabnya terhadap keluarga. hidup dalam suatu masyarakat yang diantara para anggotanya saling mempunyai ketergantungan satu sama lain. Oleh sebab itu setiap anggota keluarga mempunyai tanggung jawab tertentu terhadap keluarganya sebagaimana statusnya di dalam keluarga. Koentjaraningrat. Contoh: seseorang mencari nafkah. Tanggung jawab terhadap keluarga Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang merupakan suatu lembaga dimana berbagai kebutuhan manusia dapat dipenuhi. Sebagai contoh. agar keluarganya dapat bertahan hidup bahkan meningkat taraf kehidupannya secara ekonomi maupun sosial. seperti mendapatkan kasih sayang.

ketidakadilan-keadilan. manusia mempunyai kebutuhan akan adanya aturan-aturan yang berasal dari Sang Pencipta untuk menjalani kehidupannya. Pandangan Hidup Dalam hidup ini seringkali manusia merenung berkaitan dengan kehidupan yang dijalaninya. meninggalkan. Tanggung jawab terhadap Tuhan YME Sebagai makhluk ciptaan Tuhan. dan lain-lain. pengorbanan. Menurut Austin Fagothey yang dimaksudkan dengan hak adalah wewenang moral untuk mengerjakan. 3. memiliki. Unsur-unsur penting dalam meninjau keadaan hak adalah: a.4. Manusia ingin hidupnya di dunia berarti dan mempunyai kehidupan yang lebih baik di akhirat yang kekal. kontrak atau perjanjian. dan kebiasaan. oleh karena itu setiap tindakannya berkaitan dengan tanggung jawab manusia sebagai upaya pencapaian tujuan tersebut.7. Hak objektif adalah jika seseorang memiliki hak atas sesuatu. c. Dengan demikian manusia bertanggung jawab untuk me atuhi m ketentuan-ketentuan yang telah ditentukan Tuhan. dan sebagainya. 1989: 192-194) Beberapa hal yang terkait erat dengan pengertian tanggung jawab diantaranya adalah hak dan kewajiban. mempergunakan atau menuntut sesuatu. kebebasan. kebencian/prasangka-cinta kasih. perjalanan hidup manusia ditandai oleh beragam pengalaman yang berkisar sekitar dimensi-dimensi: penderitaan-kebahagiaan. dan norma sosial. Asas hak atau alasan untuk hak konkrit adalah suatu hak yang terbawa sejak lahir secara kodrati atau suatu hak yang diperoleh karena sua peristiwa tu tertentu. kegelisahanharapan. 73 . Hak ini dapat dilihat dari segi hak objektif dan hak subjektif. e. yaitu sehubungan contoh tersebut adalah kewenangan untuk memiliki materi tersebut. Sehingga muncul berbagai pertanyaan seperti: Siapa aku? Apa arti hidup ini bagiku? Apa yang telah aku lakukan untuk mengisi dan memberi arti bagi hidupku? Untuk apa aku berusaha menjadi sesuatu atau mencapai posisi tertentu? Apa sebenarnya yang aku dambakan dalam hidup ini? Bagaimana cara untuk mendapatkannya? Di sisi lain. masyarakat. Materi hak adalah yang menjadi tujuan atau objek hak manusia. d. maka yang menjadi tumpuan/pangkal tolaknya adalah sesuatunya itu. sehingga orang itu akan terkait dengan hak tersebut. Hak subjektif adalah wewenang moralnya sendiri. misalnya materi yang menjadi hak kita. subyek hukum bukan hanya seorang tapi golongan -golongan yang dapat merupakan badan hukum seperti perseroan. perkumpulan. Yang bersangkutan dengan hak timbul karena tiap manusia akan menimbulkan kewajiban orang lain untuk memenuhinya. Hak-hak yang didapat manusia berasal dari beberapa sumber.2. pengabdian.(Mustopo. antara lain: negara.

serta berbagai kemungkinan untuk dipilih dalam menetapkan arah dalam melangk dan menjadi ah landasan untuk berpijak. masyarakat. Masalah hakekat manusia dengan alam (MA) 5. maka tinjauannya tidak terlepas dari masalah nilai (budaya) manusia. Hal ini terwujud dalam suatu sikap atau pandangan hidup yang menuntunnya ke arah perbuatan -perbuatan tertentu dalam hubungannya dengan Tuhan. seperti adanya perbedaan-perbedaan antar bangsa. orientasi nilai budaya dari Kluckhonn). gagasan manusia tentang kesemestaan dunia/alam dan kedudukan manusia di dalamnya (mengandung makna filosofis). jika dilihat dari segi kebudayaan (ad. Masalah hakekat manusia dengan sesama (MM) (Koentjaraningrat. Kluckhohn yaitu: 1. serta dirinya sendiri. Inti pemikiran. Pengalaman dan pengetahuan manusia tentang pengenalan alam yang mengitari dirinya. atau bagaimana manusia memiliki konsepsi tentang kehidupan ini. gambaran. Masalah hakekat dari hidup manusia(MH) 2.31) Suatu orientasi nilai budaya adalah berbeda-beda pada tiap manusia/kelompok manusia sesuai dengan kebudayaannya. 74 . gambaran dan gagasan tentang kesemestaan du nia dan kedudukan manusia di dalamnya. b. Berkaitan dengan pandangan hidup manusia. suatu dikhotomi asasi kehidupan manusia dalam setiap ragam hubungan yang terbentuk. kelompok maupun individual (sosial-psikologis). melahirkan suatu pemikiran.Sehingga hal ini menumbuhkan kesadaran akan keberadaannya yang berhadapan dengan kenyataan-kenyataan yang tidak terelakan. sesama manusia. ia adalah makhluk yg dpt ditinjau secara biologis. Dikhotomi. Inti dari pemikiran/gambaran/gagasan tersebut adalah membentuk pendirian dan keyakinan manusia tentang arti hidup ini. psikologis maupun budaya. alam sekitar. Selanjutnya ini akan memberi arah atau orientasi pada karakter/ mentalitas manusia yang terkait dengan pandangan hidupnya. Dalam suatu tinjauan kehidupan manusia. Sebagai gambaran dapat kita lihat lima masalah pokok orientasi nilai budaya manusia yang dikemukakan oleh C. Hakekat dari pandangan hidup adalah: a. dan dengan dirinya sendiri. Masalah hakekat manusia dengan waktu (MW) 4. Sehingga pandangan hidup dapat dijadikan pedoman yang digunakan oleh manusia untuk dapat mencapai kehidupan yang diharapkan/didambakan di dunia maupun di akhirat. Kemudian di sisi lain adalah sesuatu yang unik jika di lihat secara subjektif. kehidupan budaya yang melingkupi diri. Dapat disimpulkan bahwa yang dimaksudkan dengan pandangan hidup di sini adalah bagaimana manusia memandang kehidupannya. Masalah hakekat dari karya manusia(MK) 3. yaitu di satu sisi universal. masyarakat. tugas dan tanggung jawabnya sebagai manusia. 1985: 28. sosiologi.

Kedua aspek ini seyogyanya tidak dilepaskan satu dengan lainnya. pemersatu bangsa. Hasil renungan. agama. ketidakadilan. tolok ukur ³pemecahan masalah´. Kemudian. Merupakan kristalisasi nilai-nilai yg luhur yang diyakini kebenarannya. adat istiadat. Pandangan hidup memberi arah dan landasan dalam kehidupan manusia. merupakan cita-cita bangsa.ambing. apabila sistimatis/logis. dll. Bagi bangsa Indonesia.c. sehingga tanpa pandangan hidup yang jelas dan mantap. Cita-cita tanpa kebajikan dapat menimbulkan penderitaan. ada upaya pencapaian atau operasionalnya. pandangan hidupnya akan tercermin sebagai kepribadian diri. suatu pandangan hidup yang berbeda dan dipertentangkan dapat menimbulkan dampak yang negatif bahkan destruktif. (idea= cita -cita /gagasan/nilai. pada tingkat individu dalam kehidupan sehari-hari manusia. logos=ilmu). dan keyakinan-keyakinan). mengandung makna tujuan hidup manusia (sense of purpose). terdiri atas 3 macam: 1. Merupakan perpaduan antara cita-cita dan kebajikan. Menunjukkan ³kematangan´/ ³kedewasaan´ diri manusia. berusaha diwujudkan dalam kehidupan nyata. Sebagai catatan akhir. yang relatif kebenarannya. bahasa daerah. 3. 75 . Klasifikasi pandangan hidup berdasarkan asalnya. Pandangan hidup merupakan wawasan tentang hidup dan kehidupan dalam arti luas. yang mutlak kebenarannya. dll. tidak mudah terombang. dapat menumbuhkan sikap/semangat dalam menjalani kehidupan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. 4. tidak memiliki daya menghadapi ³cobaan´/ tantangan hidupnya. sikap-sikap. Pandangan hidup suatu bangsa adalah sebagai ideologi. e. d. 2. yang disesuaikan deng kebudayaan dan norma yang an terdapat pada suatu negara tertentu. yang terdiri dari bermacam suku bangsa. Memberi arah dan sekaligus landasan berpijak dalam menempuh perjalanan hidup. 2. 3. kita memahami pandangan hidup bangsa yang sangat terkait dengan kondisi budaya bangsa Indonesia ya ng masyarakatnya pluralistik dengan aneka perbedaan. Berupa ideologi. sehingga akan mencapai tujuan yang positif pula. manusia akan terombang -ambing. Mencerminkan tatanan nilai yang integral pada diri manusia (kristalisasi nilai-nilai. Pentingnya suatu pandangan hidup adalah karena: 1. Yang berasal dari agama. Oleh karena itu menyadari bahwa pandangan hidup adalah sesuatu yang positif. Bagi suatu bangsa memiliki pandangan hidup sendiri adalah sebagai: identitas/kepribadian bangsa.

Alexander Baumgarten (Jerman) 76 . (Mustopo. artinya bagus. karena keindahan terkait dengan perasaan seseorang. pemandangan alam/lingkungan manusia. molek dan sebagainya. (Widagdo. menimbulkan rasa puas dan bernilai positif. Benda yang mempunyai sifat indah adalah segala hasil seni (meskipun tidak semua hasil seni indah). 3. yaitu: a) definisi-definisi yang bertumpu pada objek (keindahan yang objektif). b) definisi-definisi yang bertumpu pada subjek (keindahan yang subjektif). manusia secara kodrati juga diberikan indera untuk menangkap/merasakan berbagai hal di luar dirinya. Keindahan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. selain ia dikatakan sebagai makhluk yang berpikir (homo sapiens). 1994: 60) Mengenai definisi keindahan sampai sekarang belum ada kata sepakat tentang pengertian keindahan yang objektif.3.2. Keindahan Berbagai sebutan dikenakan pada manusia. permai. Dari berbagai hal yang ia rasakan tersebut diantaranya adalah suatu rasa terhadap keindahan. Karena itu dapat dikatakan bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. seluas keanekaragaman manusia dan ses uai pula dengan perkembangan peradaban teknologi. Keindahan itu merangsang timbulnya rasa senang tanpa pamrih pada subjek yang melihatnya. yang harus diterima sebagaimana mestinya. makhluk budaya. dan siapa saja dapat menikmati keindahan. dan sebagainya. Keindahan objektif adalah keindahan yang memang ada pada objeknya. 1989: 98-99) Berdasarkan pengelompokan tersebut melahirkan berbagai definisi tentang keindahan. Pada umumnya definisi keindahan dibagi dalam dua kelompok. 2. makhluk sosial. yang antara lain dikemukakan oleh: 1. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas.. Leo Tolstoy (Rusia) Keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa yang menyenangkan bagi yang melihat.8. Sedangkan yang dimaksud dengan keindahan subjektif adalah keindahan yang ditinjau dari subjek yang menghayatinya. sebagai rasa yang pada umumnya disukai dan dibutuhkan orang karena keindahan merupakan rasa yang menyenangkan/menggembirakan. dan bertumpu pada crii ciri yang terdapat pada objek yang sesuai dengan rasa senang itu. Dimanapun. Dalam hal ini keindahan adalah segala sesuatu yang dapat menimbulkan rasa senang pada diri si penghayat tanpa diiringi keinginan keinginan terhadap segala sesuatu yang praktis untuk kebutuhan -kebutuhan pribadi. Hebert Read Keindahan adalah suatu kesatuan hubungan-hubungan formal dari pengamatan yang dapat menimbulkan rasa senang (Beauty is unity of formal relation among our sence perceptions). dll. cantik. manusia itu sendiri. Keindahan berasal dari kata indah. sosial dan budaya. kapanpun. elok.

Ad. sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan. Jika belum baik. 3. Keindahan harus dapat memupuk perasaan moral. yang dapat dikenali kembali dan sesuai dengan sifat b enda itu. Shaftesbury (Jerman) Yang indah adalah yang memiliki proporsi yang harmonis. dan kedua dan kedua dari segi yang objektif. tetapi mendatangkan rasa senang pada si penghayat. Yang objektif adala h keserasian dari suatu abjek terhadap tujuan yang dikandungnya. Menurut luasnya. Keindahan dalam arti luas.di samping keindahan dalam arti estetik yang disebutnya ³symmetria´ yaitu keindahan berdasarkan penglihatan (misalnya pada seni pahat dan arsitektur) dan ³harmonia´ untuk keindahan berdasarkan pendengaran (musik). atau dengan keseluruhan itu sendiri. sejauh objek ini tidak ditinjau dari segi gunanya. Jadi ciptaan amoral adalah tidak indah karena tidak dapat digunakan untuk memupuk moral. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan. dan d) keindahan intelektual. pengertian keindahan dapat dibedakan dalam: 1. b) keindahan alam. moral dan agama. Yang subjektif adalah sesuatu yang tanpa direnungkan dan tanpa sangkut paut dengan kegunaan praktis. ciptaan itu belum indah.2) Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya. Emmanuel Kant Meninjau keindahan dari 2 (dua) segi. Ad.Ghazzali Keindahan suatu benda terletak di dalam perwujudannya yang sempurna. 4. Orang Yunani berbicara pula mengenai buah pikiran yang indah dan adat kebiasaan yang indah. 8. Keindahan dalam arti estetik murni. 7. 6. Jadi pengertian yang seluas-luasnya meliputi: a) keindahan seni. 2. Hemsterhuis (Belanda) Yang indah adalah yang paling banyak mendatangkan rasa senang. 77 . Ia menambahkan bahwa yang dapat merasakan keindahan dalam dunia yang lebih dalam (nner i world) adalah nilai-nilai spiritual. 5.1) Keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan. c) keindahan moral. dan itu adalah yang dalam waktu sesingkat-singkatnya paling banyak memberikan pengamatan-pengamatan yang menyenangkan itu. Hume (Inggris) Keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa senang.Keindahan adalah keseluruhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian-bagian yang saling berhubungan satu sama lain. Plotinus mengatakan tentang ilmu yang indah dan kebajikan yang indah. 9. Sulzer Yang indah itu hanyalah yang baik. Pertama dari segi arti yang subjektif. Al. Misalnya Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah.

M. dan e) Pertentangan (contrast) Kelima prinsip keindahan tersebut dalam hubungannya dengan garis. d) Kesetangkupan (symetry). 1989: 105). yaitu perasaan yang bernilai.3) Keindahan dalam arti yang terbatas. Hal ini dikarenakan nilai ke indahan dapat kita peroleh melalui proses belajar atau proses sosialisasi. mempunyai arti yang le bih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan. ditata menjadi selaras (misalnya keselarasan warna). yaitu rasa keindahan adalah suatu kebutuhan/perasaan yang ada pada semua orang dimanapun ia berada. Di samping itu hakekat dari keindahan adalah juga universal. Seni mempunyai sifat yang 78 . seni religius (seni yang terkait dengan kepercayaan) dan sebagainya. Isi kesadaran jiwa dan perasaan manusia itu diliputi berbagai perasaan yang kesemuanya mempunyai hak untuk diungkapkan melalui manifestasi seni. karena seni merupakan sarana pengungkapan perasaan manusia. tetapi meliputi juga hal-hal yang ³tidak indah´. bentuk. Oleh karena itu hakekat dari keindahan adalah relatif dan unik pada setiap orang karena mempunyai sudut pandang yang berbeda tiap orangnya. emosi dan panca indra. c) Kepaduan/kesatuan (unity): menyangkut keterkaitan unsur-unsur karya seni yang membentuk suatu sistem yang utuh. seni komis (lucu). b) tata nilai individu yang bersangkutan. seni tragis (menyedihkan). nada dan kata-kata. Seni mendekripsikan sebuah gejala (objek) dengan sepenuh -penuhnya makna melalui berbagai kemampuan: pikiran. Sedangkan keindahan yang diciptakan manusia dikatakan sebagai keindahan seni (keindahan artistik). seni magis (gaib). seni merupakan pengutaraan dari isi kesadaran jiwa atau kehidupan perasaan penciptanya dalam segala aspek. berkaitan dengan kualitas hakiki dari segala benda yang mengandung: a) Keseimbangan(balance): menyangkut unsur-unsur yang berbeda. b) Keselarasan (harmoni): menyangkut unsur-unsur yang sama/mirip. dapat merupakan keindahan yang bukan ciptaan manusia dan keindahan sebagai ciptaan manusia. yakni berupa keindahan bentuk dan warna. (Widagdo. Namun seni tidak terbatas pada keindaha n saja.E. Keindahan yang ditangkap manusia. Prinsip keindahan atau cirri-ciri keindahan. 1994: 65) Keindahan ada di sekitar kita namun ada orang yang sulit menangkap atau tidak merasa ada keindahan.(Mustopo.Ad. warna. yang ditata sedemikian rupa sehingga seimbang. Ada pula yang mengartikan seni sebagai produk daya inspirasi dan daya cipta manusia yang bebas dari cengraman atau belenggu berbagai ikatan. Jadi. Indah atau tidak indahnya sesuatu itu tergantung pada: a) kepedulian/kepekaan individu terhadap suatu objek. Misalnya dalam bidang seni sering kita jumpai seni yang sublim (agung). Keindahan yang bukan merupakan ciptaan manusia adalah keindahan alam sebagai ciptaan Tuhan Y.

dan g) berpenghormatan sang Merah Putih. tetapi kemudian diberi pengertian yang diterima lebih luas yaitu ³teori tentang keindahan dan sen Dahulu estetika i. dengan menganggap sebagai ³ilmu pengetahuan tentang seni. Yang mana pada bangsa Indonesia hal ini telah diperlihatkan sejak sebelum kedatangan orang -orang Hindu di Indonesia. terlebih akhir akhir ini ada suatu gejala yang menekankan sifat-sifat empiris.´ Dalam sejarah peradaban manusia di berbagai bangsa. yaitu: a) pandai bersawah berladang.´ Tetapi sejak abad 19. Sifat pesan tersebut antara lain berisi pesan moral atau estetik. c) pandai berlayar dan melihat bintang.´ yang sesuai dengan pengertian etimologisnya. atau keindahan dalam arti luas dengan manusia sebagai hal yang kodrati.individual dan personal. Manusia mempu nyai sifat dan kebutuhankebutuhan yang sifatnya naluriah. perhatian pada estetika demikian menonjol dan berpengaruh. yang usianya diperkirakan lebih tua dari jaman perunggu di Indonesia.´ yang dikutip dari pendapat Kern. pahat dan loga f) persatuan masyarakat m. d) berkepercayaan sakti yang teratur. bahwa bangsa Indonesia sebelum datangnya orang-orang Hindu di Indonesia telah memiliki tujuh kepandaian Austronesia. dan tata negara. langsung atau tidak langsung kepada berbagai aspek kehidupan masyarakatnya.´ dianggap sebagai suatu cabang filsafat. sebagai suatu gagasan pemikiran. Pada mulanya estetika diartikan sebagai ³teori tentang ilmu pengindraan. Mengapa manusia menciptakan dan membutuhkan karya seni? Keindahan pada dasarnya adalah sesuatu yang alamiah. Teori tentang keindahan dan seni dikembangkan dari pengertian estetika. Di antara Warugu itu ada yang menyimpan lukisan berwarna-warna. maka manusia dikatakan sebagai ³animal simbolikum´ yaitu makhluk yang menciptakan atau mengekspresikan segala sesuatunya dengan lambang-lambang. himbauan kepada manusia yang diharapkan dapat mempengaruhi sikap dan perilaku. Bukti yang menunjukkan hal itu pada masa sekarang antara lain adalah adanya Warugu. sama alamiahnya dengan manusia yang merupakan ciptaan Tuhan YME. Dari sini kita akan dapat menelaah lebih jauh hubungan hubungan antara karya seni dengan manusia. e) berkesenian rupa.(Mustopo. 79 . Muhammad Yamin dalam bukunya ³6000 Tahun Sang merah Putih. Menurut Prof. seperti yang berasal dari kaki gunung Dompu. Dihubungkan dengan sifatnya yang alamiah untuk mencipta. b) pandai berternak dan menyalurkan air. Satu diantaranya melukiskan bendera merah putih yang berkibar di belakang seorang perwira yang menunggang kerbau. Pada umumnya karya seni merupakan ciptaan yang komunikatif agar pesan yang ingin disampaikan dapat ditangkap. Warugu adalah kuburan batu yang terdapat di Gunung Kidul di sebelah selatan Yogyakarta. H. sehingga memiliki atau diberi pengertian sebagai sinonim dari ³filsafat seni. 1989: 102-103).

Diakui lingkungan (status) Ada pepatah yang mengatakan ³bagai pungguk merindukan bulan´. stress. misalnya: menangis. Sedangkan dorongan kebutuhan hidup adalah perkembangan lebih lanjut dari dorongan kodrat akibat dari interaksi sosial manusia dalam kehidupannya sebagai makhluk sosial. apatis. Abraham Maslow membagi kebutuhan manusia sebagaimana kodratnya. apabila ditanggapi secara negatif maka akan menjadikan keadaan diri kita juga negatif seperti frustrasi. Sehingga suatu harapan biasanya akan sesuai antara lain dengan: pengetahuan. baik yan g bersifat kodrati maupun yang tidak. ³bayang-bayang setinggi badan´ atau ³katak ingin menjadi kerbau´ yang mengajarkan pada kita bahwa dalam mempunyai suatu harapan juga harus realistis untuk dapat dicapai. Sedangkan apabila ditanggapi secara positif. maupun pertol ngan orang o lain). Untuk dapat melangsungkan hidupnya. Dorongan kodrat merupakan sifat. kepercayaan (pada pertolongan Tuhan. kemampuan diri sendiri. 80 . Jadi dua hal yang mendorong manusia mempunyai harapan adalah dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.3. Kebutuhan hidup ini secara garis besar dibedakan dalam kebutuhan jasmaniah dan rohaniah. ada hikmah di balik kegagalan. dsb. dsb. hal inilah yang menyebabkan manusia mempunyai harapan -harapan. gembira. Aktualisasi diri (self actualization) e. dan faktor lainnya (faktor X). pengalaman.2. berfikir. kebutuhan-kebutuhan tersebut harus atau diupayakan untuk dipenuhi. adakalanya kita akan mengalami kegagalan. bercinta.9. keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan YME. mempunyai keturunan. Bagaimanapun suatu harapan tidaklah selalu akan tercapai. dan juga dapat dibedakan dalam k ebutuhan primer dan sekunder. Harapan Dalam hidup manusia ia mempunyai berbagai kebutuhan. Kelangsungan hidup (survival) b. menganggap sebagai keberhasilan yang tertunda. yaitu: a. Reaksi atas kegagalan ini akan beragam. maka hal ini akan menjadi pengalaman yang berharga (sebagai acuan evaluasi diri). Tercapai atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha. lingkungan hidup dan kemampuan. atau sebagai proses untuk pendewasaan diri. Keamanan (safety) c. akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik di kemudian hari. Mencintai dan dicintai (beloving and love) d. Harapan yang berasal dari kata harap ini adalah suatu keinginan supaya sesuatu itu terjadi. ia juga adalah makhluk sosial yang dalam hidupnya terdapat banyak tuntutan hidup untuk dapat dipenuhi. Hal ini mengingat selain manusia merupakan makhluk yang mempunyai kebutuhan-kebutuhan naluriah.

menimbulkan perubahan-perubahan yang sangat signifikan dalam perkembangan masyarakat. dibarengi dengan abad globalisasi dan Informasi Teknologi dalam segala lini kehidupan. Semua berjalan begitu cepat. nyaris kering dari nilai nilai luhur ajaran agama dan nilai luhur dalam kehidupan yang dikembangkan oleh masyarakat. Kita telah menyadari. yang merupakan kelanjutan dari abad modern. sehingga berbagai efek yang ditimbulkannyapun langsung berimbas ke seluruh lapisan dari tatanan masyarakat. nikmat dan dirasakan menyenangkan. seperti gumpalan es yang terapung di atas permukaan air laut.BAB IV FUNGSI AKHLAK DAN BUDI PEKERTI Menyambut abad post modern. dari manapun datangnya. baik yang terungkap secara fakta ataupun yang tidak terungkap. bahwa pengaruh yang ditimbulkan oleh globalisasi dan Informasi Teknologi. dari manapun datangnya harus ditolak. Sebagian dari anggota masyarakat telah menukar nilai-nilai yang luhur dan terpuji itu dengan nilai-nilai rendah yang seakan-akan indah dalam pandangan mata. Sebagian dampak negatif dari era globalisasi dan era Informasi Teknologi adalah kemerosotan akhlak dan budi pekerti yang terus menggerogoti sebagian besar anggota masyarakat kita. sebetulnya yang tersembunyi. kita terima. tetapi ada pengaruh-pengaruh yang bersifat tidak terpuji dan tercela. perbuatan amoral dan perbuatan tidak terpuji itu. dari Barat atau Timur. namun sesungguhnya telah jauh dari nilai-nilai kemanusiaan yang terpuji dan sesungguhnya telah tercampakkan dalam kehidupan yang hina. Sebagian umat manusia telah mengalami degradasi dari nilai kemanusiaan yang luhur dan terjerumus dalam lumpur kehinaan dan kenistaan. Sebaliknya segala yang bersifat buruk. bisa juga mengar h pada a kehidupan yang bersifat negatif. dari kalangan anak-anak muda sampai kalangan orang dewasa. Perubahan-perubahan tersebut bisa mengarah pada kehidupan yang lebih baik dan bersifat positif. bagaikan berputarnya bola salju (snow ball) yang terus-menerus semakin membesar. yang belum terungkap atau yang tidak mungkin dapat diungkapkan lebih besar. yang harus ditepis dan dijauhkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. bahkan di kalangan manula. bangsa dan negara. Kita selalu berprinsip bahwa segala sesuatu yang terpuji. Mereka berkubang dengan kesadaran atau tidak disadarinya. Bahkan menurut pengamatan yang kritis. Mereka telah jauh terpisah dari nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Kemerosotan akhlak dan budi pekeri t merupakan gejala yang terus berkembang dalam kehidupan masyarakat. bisa dikategorikan sebagai suatu gejala yang nampaknya kecil dipermukaan. Berbagai tindakan amoral dan tindakan tidak terpuji terkuak dalam berbagai kalangan. tentu tidak seluruhnya baik dan bermanfaat. dalam lumpur kenistaan yang mungkin akan mengantarkan mereka 81 . Sungguh banyak anggota masyarakat kita yang telah tercampakkan dalam kehidupan yang tidak bermakna. termasuk yang datang dari dalam lingkungan masyarakat kita sendiri.

ada yang bisa beradaptasi. kita berupaya mengembalikan dan menetapkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Nilai-nilai lama sering dianggap sebagai takhayul atau tradisi nenek moyang yang tidak perlu dilestarikan. dari pemahaman tekstual. masyarakat yang adil dan bermartabat. mana yang harus jadi pedoman. melalui informasi yang sangat cepat dan terbuka. Selain mereka menjumpai dan selalu berpedoman pada nilai-nilai yang telah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari. sering hanya menyebutkan baik dan buruk. Masyarakat harus kembali menjalankan nilai-nilai luhur yang berlandaskan agama dan tradisi yang baik yang telah melembaga dalam kehidupan sehari-hari. Suasana keraguan dan kebibimbangan dengan cepat melanda mereka. satu nilai dengan nilai lainya saling mempengaruhi. Apakah tetap berpedoman pada nilai lama atau segera berganti dengan nilai yang baru dan meninggalkan nilai yang selama ini mendarah daging dalam kehidupan mereka. apalagi apabila ditanyakan darimana sumbernya? Seiring dengan perjalanan waktu. kemanusiaan yang adil dan beradab. Untuk itu semua perlu penalaran yang baik terhadap nilai nilai luhur yang kita kembangkan dengan menjelaskannya secara filosofis dan berpegang pada argumen yang rasional. Memperhatikan kenyataan di atas. Demikian juga dengan mengadakan pendekatan yang simpatik dengan pola suri tauladan dalam masyarakat.pada derajat yang lebih rendah. maka pergeseran nilaipun terjadi. sopan dan tidak sopan. masyarakat dengan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Konsep -konsep yang luhur itu perlu dilakukan aktualisasi pemahaman. tanpa menjelaskan alasan dan argumen yang memuaskan. Hal ini dapat dilakukan dengan metode aktualisasi pemahaman terhadap ajaran agama dan nilai luhur yang berkembang pada masyarakat. ada juga yang menimbulkan kekacauan di tengah masyarakat. pada saat masyarakat kita m engalami kegalauan yang dahsyat tentang carut marutnya nilai nilai moral di tengah-tengah kehidupan sehari-hari. Kita harus mengembangkan pandangan yang universal 82 . mana yang harus dipakai. Dalam rangka mengantisipasi permasalahan di atas dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab yang tinggi. maka dapat ditarik suatu konklusi yang sangat mudah. mereka juga dihadapkan dengan nilai-nilai baru yang datang dari berbagai penjuru dunia. Penghayatan dan pengamalan akhlak dan budi pekerti bahkan menjadi sangat mendesak. kontekstual. konseptual dan sampai ke operasional. ada juga yang menimbulkan pertentangan-pertentangan yang sangat tajam. menuju pada prilaku hewan atau bahkan lebih rendah lagi. Muncullah berbagai macam teori tentang nilai-nilai kehidupan yang beraneka macam. bahwa peranan akhlak dan budi pekerti menjadi sangat penting dan amat menentukan dalam pembentukan masyarakat beradab dan berkebudayaan tinggi. bahkan dianggap sebagai suatu kebiasaan yang tidak dapat dicerna oleh nalar. nilai yang sudah mendarah daging sedikit demi sedikit digantikan oleh nilai-nilai baru yang ditunjang oleh kekuatan akal dan logika. yang tidak mungkin dapat dikompromikan. Nilai-nilai lama yang berkembang pada masyarakat.. bukan hanya diungkapkan dalam perkataan atau tulisan.

pantas dan patut. baik yang datangnya dari dalam ataupun dari luar. dan perbedaan itu apabila di manage dengan baik akan mendatangkan kebahagiaan dan kebaikan serta persaudaraan yang sangat kokoh. sebaliknya kewajiban sering diabaikan. masyarakat dan sebagainya. semakin banyak bergantung pada orang lain di luar dirinya. 1984 : 305). Orang sering mempertanyakan pada dirinya. apabila masing-masing perseorangan atau kelompok saling memamahami kelebihan dan kekurangannya. pengertian selanjutnya tergantung pada susunan kalimat. tetapi terkait dan berkelindan dengan kehidupan manusia lain. (KBBI:335).1. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia hak diartikan milik.tentang nilai-nilai kemanusiaan yang baik dan terpuji. berasal dari bahasa Arab al-Haqq yang artinya menurut bahasa adalah sesuatu yang dimiliki seseorang secara layak.1. dengan penuh keinsyafan tentang hak dan kewajiban yang harus dilakukan dengan anggota masyarakat lain. Manusia hanya sering memperhatikan haknya yang bisa diperoleh dari masyarakat. bahwa orang lain akan 83 . Semakin tinggi kedudukan dan peranan sesorang dalam masyarakat. dari manapun datangnya termasuk yang datang dari masyarakat kita. Pengertiannya secara terminologis. apa yang bisa diperoleh dari orang lain atau masyarakat pada umumnya. hak adalah merupakan klaim yang dibuat oleh orang atau kelompok yang satu terhadap yang lain atau terhadap masyarakat.1. setiap diri manusia harus bisa mengatur keseimbangan yang sangat tajam antara hak dan kewajibannya. guru-guru. kebenaran dan sebagainya. Dalam ajaran akhlak dan budi pekerti. Manusia diciptakan dalam berbagai perbedaan. Dengan demikian. Kita menerima nilai-nilai yang baik itu. (al Munawir. 4. dan menolak prilaku tercela. gubernur. Penanaman Kesadaran tentang Hak dan Kewajiban Sebagai makhluk sosial manusia tidak mungkin hidup dengan dirinya sendiri. pegawai sekolah. Seorang yang menjabat menjadi kepala sekolah. Mengenai hal ini dapat dikemukakan contoh yang sederhana. kepala negara dan sebagainya pada orang lain di luar dirinya. Menghadapi kenyataan ini maka setiap diri manusia harus menyadari secara utuh. berbangsa dan bernegara Setiap anggota . kepunyaan. dalam kehidupan bermasyarakat. hanya sedikit dari mereka yang mempertanyakan apa yang bisa diberikan pada orang lain atau pada masyarakatnya. Ketergantungan dan keterkaitan antara sesama umat manusi . akan semakin a dirasakan manfaatnya. bukan hanya mengharap atau menganjurkan. Bisa dibayangkan bagaimana besarnya ketergantungan seorang bupati. 4. kewenangan. secara terbuka. masyarakat harus mampu menjalin hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan serta memberi manfaat terhadap sesama anggotanya. Pengertian Hak dan Kewajiban Istilah hak. tidak mungkin terjadi tanpa adanya murid. Orang yang mempunyai hak bisa menuntut. akhlak dan budi pekerti sangat dominan dalam pembetukan masyarakat beradab yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang luhur.

baik terjadi antar individu. dijumpai ada tiga kelompok besar yang berbeda menanggapi hal ini. (M. juga harus diberikan porsi secara seimbang. Sedangkan pola pemikiran sosialisme terlalu mementingkan aspek sosial ekonomi masyarakat dan mengabaikan hak-hak asasi manusia. (Bertens : 178) Kata kewajiban juga berasal dari bahasa Arab. wajib adalah harus melakukan. Pengertian seperti ini terjadi sebagai suatu klaim. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Sebaliknya. yang memusatkan usahanya untuk kepentingan masyarakat. pengertian kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan seseorang. maupun masyarakat. Kelompok pertama adalah pola ideologi liberal kapitalisme yang sangat kuat membela kebebasan. Keseimbangan Antara Hak dan Kewajiban Dalam sejarah peradaban manusia. Manusia diarahkan agar melaksanakan kewajiban -kewajiban yang diberikan kepada mereka. yang biasanya selalu berkaitan dengan hak yang dimilikinya. Dengan demikian. yang artinya sesuatu yang mesti.memenuhi dan menghormati hak itu.2. dilakukan individu-individu dengan mengabaikan kepentingan masyarakat. adalah menjaga keseimbangan yang harmonis antara hak dan kewajiban baik secara individu maupun masyarakat. Pola pemikiran liberalisme terlalu mementingkan pribadi manusia sehingga mengabaikan kepentingan masyarakat. sementara kewajiban-kewajibannya disembunyikan. Kedua pola pemikiran tersebut menimbulkan disharmony (ketidakseimbangan) dalam tata kehidupan manusia. 1. Ada sebagian masyarakat yang sering menonjolkan hak. yang tidak dapat dielakkan. dan hak-hak merekapun harus diberikan secara sempurna. Kelompok kedua adalah ideologi sosialisme. tidak boleh tidak dilaksanakan.1. Dalam perkembangan peradaban umat manusia. setiap ada kewajiban pasti dibarengi dengan hak. dengan mengabaikan kepentingan individu dan tidak mengakui kebebasan perorangan untuk menikm hasil jerih payahnya sendiri. wajib mentaati ajaran agamanya´. dijumpai perbedaan -perbedaan yang beraneka ragam mengenai hak dan kewajiban. (al-Munawir. Sebaliknya ada diantara mereka. yaitu pemikiran yang menempatkan kepentingan perorangan dan kepentngan masyarakat secara i 84 . mengantarkan pada suatu pemahaman yang bersifat pasti. yang lebih banyak menonjolkan kewajiban kewajiban sedangkan hak-haknya tidak diberikan secara wajar dan memadai. membela hak -hak dan kehormatan pribadi. atau hak yang sah atau klaim yang dapat dibenarkan. sehingga sering terjadi tindakan -tindakan yang melewati batas. ati Hak-hak perorangan dilucuti. dari kata al-wajib. demikian juga hak -hak asasinya. Sesungguhnya sikap yang terbaik. 1984 : 1641). Mengenai hak dan kewajiban yang berkaitan dengan kepentingan individu dan masyarakat. (KBBI:1123). Pengertian diatas. bahwa setiap ada hak pasti dibarengi dengan kewajiban. Daud Ali. Misalnya dicontohkan dalam suatu kalimat: ³Setiap pemeluk agama. 1986 :292) Kelompok yang ketiga (yang menjadi pilihan kita) adalah pola pemikiran yang mengambil jalan tengah diantara kedua pemikiran diatas.

menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kelompok ini mendahulukan dan mengutamakan kewajiban -kewajiban perorangan dan kewajiban masyarakat. (M. mendidik anak-anaknya dan mengantarkan mereka menjadi generasi penerus yang berkualitas. Kewajiban terhadap masyarakat dibuktikan dengan adanya kerjasama yang baik dan saling berpartisipasi dalam mewujudkan kebaikan. melaksanakan segala perintah-Nya dan menghindari segala larangan -Nya. saling memberikan pertolongan. maksudnya adalah kewajiban timbal balik. misalnya setiap diri manusia harus menjaga kesucian diri dan tidak mengotori jiwanya. dengan sendirinya setiap anggota masyarakat akan memperoleh hak-haknya secara seimbang. antara pemilik perusahaan dan 85 . timbal balik dan berimbang. Ia harus pandai menjaga diri agar tidak melanggar hukum. sebagai anggota masyarakat berkewajiban melayani kepentingan masyarakat. (6) kewajiban terhadap pegawai (7) Kewajiban terhadap harta (8) kewajiban terhadap negara (9) Kewajiban terhadap lingkungan hidup. 1. bergotong royong. Daud Ali. bersikap adil dan seimbang. Kewajiban terhadap tetangga diwujudkan de gan saling n menghormati. Sebagai makhluk yang paling sempurna. Seorang istri berkewajiban mengurus rumah tangga suaminya. saling berwasiat tentang ketabahan dan kesabaran dan saling mengunjungi. Seorang suami berkewajiban memenuhi kebutuhan sandang.1. Dilanjutkan dengan melakukan perbuatan baik dan terpuji. dengan ketulusan dan keikhlasan. (3) kewajiban terhadap keluarga. Kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa. pangan dan perumahan bagi istri dan anak -anaknya. sesuai dengan bakat dan keahliannya dan sekaligus menjadi kewajiban masyarakat untuk mengarahkan setiap orang tidak mengabaikan tugasnya masing-masing terhadap masyarakat.berkaitan satu dengan lainnya. 1986 :293). (4) Kewajiban terhadap tetangga (5) kewajiban terhadap masyarakat. dilakukan dengan jalan beribadah secara berkesinambungan. perundang-undangan.3. manusia ditugasi amanah agar mewujudkan kesejahteraan bagi semua makhluk. Dengan melaksanakan kewajbani kewajiban tersebut. Mengaplikasikan Kewajiban Mengaplikasikan kewajiban setiap individu. senantiasa berbuat baik dan menghindari perbuatan yang tercela. Kewajiban pada diri sendiri. kesusilaan dan ketertiban umum. Kewajiban terhadap pegawai. Setiap individu. dapat dilakukan sebagai berikut: (1) kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa. dengan jalan mentaati dan mematuhi peraturan-peraturan-Nya dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya (2) Kewajiban terhadap diri sendiri. dilakukan dengan melaksanakan halhal yang patut dan layak bagi keluarga. Kritik merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi dan mengontrol perkembagan yang terjadi di masyarakat. mewujudkan keperdulian sosial dan menyampaikan kritik yang membangun apabila dijumpai beberapa hal yang dianggap tidak baik. Kewajiban terhadap keluarga. Masingmasing anggota keluarga harus menjaga kesopanan dan budipekerti yang luhur.

2003: 15). Seseorang yang melaksanakan kewajiban terhadap Tuhan. manu sia diwajibkan agar menjaga kelestariannya dan tidak berbuat kerusakan. kedamaian dan keamanan serta memanfaatkan alam semesta. sekaligus akan memperoleh hak -haknya juga. dilarang menghambur-hamburkan kekayaan dan harus melakukan penghematan sebaik mungkin. sebaliknya para karyawan harus bekerja dengan baik untuk mengkelola perusahaan tempat mereka bekerja. termasuk kewajiban membayar pajak. Selain yang telah disebutkan diatas. Karena itu ia wajib menggunakan hartanya sesuai dengan atur an-aturan yang berlaku. ataupun sedekah kepada fakir miskin yang membutuhkannya. Sebaliknya penyelenggara negara berkewajiban melindungi. infaq. Karena itu manusia diarahkan agar mencari rizki yang halal dan memanfaatkannya untuk kebaikan. seperti memperoleh keridhaan Tuhan. Seorang suami yang melaksanakan kewajiban kewajibannya terhadap keluarga. anak-anaknya dan anggota keluarga yang lain. baik berupa zakat. Terhadap lingkungan hidup. Kewajiban seorang warga negara terhadap negaranya ada kaitannya dengan kewajiban terhadap penyelenggara negara. Pemilik harta akan dimintai pertanggung jawaban terhadap yang mengamanahkan harta tersebut yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Pimpinan perusahaan wajib memberikan upah yang layak. Kewajiban terhadap harta. ia akan memperoleh hak-haknya. orang itu akan memperoleh hak-haknya secara sempurna. 1. memperoleh kehidupan yang bahagia secara lahir dan batin. Manusia harus mewujudkan. Berdasarkan niat yang ditanamkan dalam batinnya. Selanjutnya terpuji atau tercelanya perilaku seseorang ditentukan oleh pekerjaan atau amal yang dilakukannya. menjunjung martabat warga negara dan berlaku adil terhadap mereka. Dimulai dari niat yang suci yang kemudian diwujudkan dalam aktivitas yang baik dan terpuji. pemilik harta diharuskan untuk menyiapkan dana sosial. Seterusnya dapat dikembangkan seperti uraian di atas tentang hak dan kewajiban. baik di dunia maupun di akhirat. demi mendatangkan manfaat yang lebih besar.( Al-Jaziri. seperti penghormatan dan kasih sayang dari istrinya. Seorang warga negara harus mentaati aturan-aturan yang ditetapkan oleh konstitusi negara. misalnya setiap orang harus memelihara dan menjaga harta kekayaannya sebagai amanah Tuhan yang disampaikan kepadanya. perbuatan manusia akan dinilai apakah ia berbuat kebaikan atau berbuat buruk. Pada saat seseorang atau kelompok melaksanakan kewajiban kewajibannya dengan beberapa contoh yang disebutkan di atas.4.1. Apabila ia melakukan kebaikan dan 86 . pemberian. bukan hanya bagi kesejahteraan umat manusia tetapi juga bagi kesejahteraan dan kelestarian makhluk-makhluk lainnya. Dimulai dari Niat Yang Suci Menanamkan kesadaran akan hak dan kewajiban dimulai dari dalam diri kita.karyawannya. Undang-Undang dan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

menjadi manusia yang tercela. 87 . Niat yang ditanamkan dalam batin seseorang. keduanya masuk neraka. Maka balasan bagi keduanyapun sama. Sesungguhnya. sebagai penggerak dan pendorong terjadinya suatu perbutan. (3) manusia yang diberi oleh Tuhan dengan kekayaan tetapi tidak diberi pengetahuan. dan ia menggunakan kekayaannya sesuai dengan ilmunya. tidak ikut naik dan turun gunung. seperti kekayaan. maka ia menghabiskan kekayaannya untuk mengikuti hawa nafsunya. diinformasikan. di dalam kota (tinggal di rumah masing-masing) ada sekelompok orang yang tidak ikut dalam rombongan ini (tidak ikut berperang). maka iapun memperoleh balasan kebajikan yang serupa. Dengan kesungguhan niat yang ia tetapkan dalam dirinya dan mempertimbangkan. Masih mengenai niat yang baik ataupun buruk dapat mempengaruhi baik atau buruknya amal perbuatan seseorang. (Al-Jaziri. Karena itu orang yang sungguh-sungguh berniat akan melakukan suatu perbuatan yang baik. Pertanyaan itu dijawab : Mereka memang tidak ada beserta kami disebabkan karena ada halangan. Mereka disebutkan bersama kami karena mereka mempunyai niat baik yang sama dengan niat yang kami tetapkan. Dijelaskan bahwa manusia pada umumnya dapat dibagi menjadi empat golongan : (1) manusia yang diberi oleh Tuhan berupa ilmu dan kekayaan.menghindari kejahatan. Seorang bertanya : ³Adalah wajar orang yang membunuh itu masuk neraka. ia menjadi manusia yang terpuji. maka orang yang membunuh ataupun yang terbunuh. kedudukan atau bentuk rupa yang dimilikinya. be rarti menilai niat seseorang. 2003:17) Pada peristiwa peperangan dalam rangka membela kebenaran. Sebagaian dari mereka bertanya : Mana mungkin orang yang tidak ikut beserta kami dinyatakan ada diantara kami. tidak ikut melakukan sesuatu. (4) manusia yang diberikan hal yang sama seperti orang ketiga dan iapun melakukan perbuatan yang sama. dapat menentukan perbuatan baik atau buruk. tetapi melihat pada motivasi dan prilakunya. Tuhan Yang Maha Esa melihat batin manusia. Dalam keterangan yang bersumber dari ajaran agam disebutkan bahwa Tuhan Yang Maha Esa tidak a melihat apa yang ada pada bentuk lahiriyah dari manusia. tapi mereka ada beserta orang-orang yang berjuang di medan peperangan. dijelaskan dalam pesan -pesan yang suci : ³Jika ada dua orang bertemu dan berkelahi masing-masing dengan pedangnya. maka ia a akan melakukan hal yang sama pula´. maka dicatat sebagai suatu kebajikan baginya. maka keduanya akan memperoleh dosa yang sama. bahwa setiap perbuatan baik harus dilakukan dengan cara yang baik pula. (2) manusia yang berkata : ³Seandainya Tuhan memberinya hal yang sama seperti manusia pert ma. sebaliknya apabila ia bergelimang dalam perbuatan buruk. namun ia belum dapat melaksanakannya karena suatu halangan. Sesungguhnya amal perbuatan seseorang itu tergantung pada niatnya dan setiap orang bergantung pada apa yang ia niatkan.

1. dkk. selain yang disebutkan diatas. nikmat kesehatan. nikmat keimanan. agar dapat beramal yang t rpuji. sementara Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyaksikan dan memperhatikannya. akhlak dan budipekerti tidak saja dikembangkan antar umat manusia.M. Mengapa kita semua tidak meletakkan harapan dan keinginan 88 . Niat merupakan spirit dari amal perbuatan yang mempunyai nilai. nikmat memiliki akal fikiran yang sehat dan berbagai nikmat lain yang tidak mungkin dapat dihitung jumlahnya. maka Tuhan akan mengin gatnya. Hati setiap orang yang beriman pasti akan dipenuhi dengan perasaan kagum. Setiap diri e manusia hendaknya menyadari betapa banyaknya nikmat dan karunia Tuhan yang disampaikan kepadanya.5. manusia hendaknya mensyukuri nikmat dan karunia Tuhan. demikian juga terhadap jiwa tumbuh -tumbuhan. ia selalu menyadari bahwa Tuhan senantiasa memperhatikan gerak-geriknya pada setiap keadaan. Seluruh perbuatan yang dilakukannya harus disesuaikan dengan niat yang suci.E. Barang siapa yang berbuat suatu amal tanpa disertai dengan niat yang suci maka perbuatannya menjadi sia-sia.(Robert Freger. Terhadap jiwa mineral misalnya. menerima dengan tulus segala kepastian dan ketetapan Tuhan yang diberikan kepada kita dengan berusaha semaksimal mungkin. tidak boleh menyiksa dan menyakiti hewan dan juga tidak diperkenankan merusak lingkungan. jiwa pribadi. (Al-Jaziri. Lebih halus dan mendalam pada pandangan kaum sufi. tidak diperbolehkan merusak. tetapi juga menyangkut hubungan dengan makhluk-makhluk lain seperti benda mati. Segala kenikmatan yang ada pada kita. Perwujudan Akhlak dan Budi Pekerti Setiap orang yang berakhlak dan berbudi pekerti. 2003: 18) Dari uraian di atas dapat dipahami. Sesungguhnya tidaklah layak jika seorang manusia tidak mentaati Tuhannya. jiwa insani dan sebagainya. Barang siapa yang ingat pada Tuhan. 1999: 139) Terhadap jiwa-jiwa itu ada akhlak dan budipekerti yang harus ditegak kan. dengan cara mengingkari. Mengenai kewajiban terhadap Tuhan. Pertanyaan itu dijawab: ³Karena orang itu juga ingin membunuh lawannya´. berbuat jahat dan membangkang. pasti berfikir tentang ilmu-ilmu Tuhan yang maha luas dan dalam. hormat dan mensucikan Tuhannya. jiwa tumbuh -tumbuhan. flora dan fauna. dengan tingkatantingkatan yang berbeda.bagaimana dengan orang yang terbunuh´. baik lahir maupun batin adalah berasal dari karunia Tuhan Y. karena itu bersyukurlah padaNya dan jangan mengingkari-Nya. nikmat memiliki fisik yang sempurna. jiwa hewan.1. sesuai dengan tingkatannya masing-masing. Nikmat diciptakannya menjadi makhluk yang terbaik. Sebagian ahli sufi membagi makhluk kedalam beberapa jiwa. seperti jiwa mineral. Amal perbuatan akan menjadi baik jika disertai dengan niat yang baik dan amal perbuatan akan menjadi buruk jika disertai niat yang buruk. bahwa setiap diri manusia harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh mengenai sangat penting dan seriusnya makna niat.

supaya tidak terhapus pahala amal kebajikan. Seorang yang beragama akan menyadari dengan sesungguhnya segala kasih sayang dan kemurahan Tuhan yang dikaruniakan kepadanya dalam segala keadaan. padahal Dia telah menciptakan semua makhluk dalam berbagai tingkatan.kita untuk kebajikan dan kesabaran pada-Nya. Ia berupaya untuk memperoleh karunia dan ridha -Nya. diantaranya berpedoman pada uraian-uraian berikut ini. dan apabila mereka berada bersama 89 . di bumi ataupun di langit. Demikianlah akhlak dan budipekerti manusia terhadap Tuhannya. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) lebih besar dari semua itu. jangan disamakan dengan menyebut nama seorang yang biasa kita kenal. melainkan tercatat dalam pengetahuan Tuhan Yang Maha Kuasa. pasti akan kembali menuju jalan Tuhannya. sedangkan kita semua tidak menyadarinya. tidaklah mengeraskan suaranya melebihi suara nabi. Sebagai kelanjutan melaksanakan kewajiban kepada Tuhan. maka setiap orang yang sadar. baik laki-laki maupun perempuan. Ketentuan di atas. Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantaramu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian yang lain dengan tanpa sopan santun yang terpuji. agar bersikap baik dan menghormati para Nabi dan Rasul serta mengikuti perintah dan menjauhi larangannya. manusia diharuskan melaksanakan kewajiban kepada Nabi dan Rasul. Tuhan Yang Maha Memberi Karunia telah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman. Rahmat Tuhan meliputi segala sesuatu. sebagaimana kerasnya (suara) sebagian dari diri kita terhadap sebahagian yang lain. diarahkan selalu bekerjasama menghadapi berbagai permasalahan dan mengambil contoh dari penyelesaian yang dilakukan oleh para Nabi dan Rasul. Manusia beriman hendaklah menghormati Nabi dan Rasul dengan jalan merendahkan suaranya apabila menyebutkan nama beliau. Orang -orang yang beriman. Sesungguhnya yang sebenar-benar orang yang beriman ialah orang-orang yang beriman kepada Tuhan dan para Rasulnya. senantiasa menyadari akan kekuasaan dan pengawasan Tuhan atas dirinya. Karena itu manusia tidak boleh berputus asa dari rahmat dan karunia-Nya. Manusia beriman. Dalam hal ini kita bisa melakukan aktualisasi pemahaman dari contoh-contoh tersebut sehingga menjadi relevan de ngan kehidupan kita. Kita tidak berada dalam suatu keadaan apapun dan tidak membaca suatu bacaan apapun dan tidak mengerjakan suatu pekerjaan. dengan jalan merendahkan diri dan bersikap rendah hati serta berdo¶a dengan ikhlas. Ia akan terus berusaha untuk mendekatkan diri kepadanya dengan melakukan amal perbuatan yang baik. Tidak luput dari pengetahuan Tuhan meskipun sekecil dzarrah (atom). Sebagai manusia beriman. Tinggalkan se ala g keraguan dan tetapkan segala keyakinan dan kepercayaan hanya kepadaNya semata. dan janganlah kita berkata kepada orang-orang yang dihormati dengan suara keras. Ia Maha Lembut dan Halus terhadap semua makhluk-Nya. Dalam menyebutkan nama Nabi dan Rasul hendaklah dilakuk dengan an sopan. melainkan Tuhan menjadi saksi atas semua makhluknya di waktu kita mengerjakannya. ia tidak mungkin lari dan menghindari hal itu.

6. pasti ia akan mengikuti bimbingan para Nabi dan Rasul dalam meniti jalan kehidupannya di dunia dan di akhirat. Mereka yang menyalahi perintah para Nabi atau yang membangkang padanya akan ditimpa oleh ujian-ujian yang berat atau dikenai azab yang menyakitkan. adalah disebabkan kejahatan dan ketidakpatuhan terhadap ajaran agamanya. akan ditimpa kesulitan dalam kehidupan di dunia dan memperoleh azab yang menyakitkan di akhirat. mentaati Rasul-Nya dan para pemimpin ditengah-tengah masyarakat kita. Oleh karena itu semua perintah para Nabi dan Rasul hendaknya dilaksanakan dengan keinsafan dan kesadaran dan sebaliknya segala yang dilarangnya harus dijauhi dan ditinggalkan dengan penuh kesungguhan. dengan cara mengotori jiwanya sendiri. diperintahkan agar mentaati Tuhan. setiap orang beragama meyakini bahwa ketenangan dan kebahagiaannya baik di dunia maupun di akhirat ditentukan oleh kemampuannya dalam melatih dan mendisiplinkan dirinya. mereka tidak meninggalkan bimbingan mereka. Sebaliknya kerugian yang besar dan penyesalan yang dialami manusia. agar mereka tidak menyesatkan kaum beriman dari jalan Tuhan yang benar dan lurus. Kedisiplinan dalam Ketaatan Merupakan kewajiban terhadap diri sendiri. 1. 90 . dan janganlah mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak berada dalam jalan yang benar. Sungguh berbahagia dan beruntung orang-orang yang mensucikan jiwanya dan celakalah orang -orang yang mengotori jiwanya sendiri. Sesungguhnya orangorang yang mengikuti petunjuk para nabi. dengan penuh ketaatan. Orang-orang yang beriman. Ia juga menjadi hakim yang adil bagi semua umat manusia. Sebagai Tuhan yang membimbing semua makhluk-Nya dengan penuh kasih sayang. Manusia beriman diperintahkan agar menghakimi atau menetapkan keadilan berdasarkan petunjuk dari Tuhan dan menghindarkan diri dari hawa nafsu yang senantiasa menjerumuskan umat manusia. Barang siapa yang mencintai Tuhan dengan sungguh -sungguh. pemimpin dan menghukumi manusia secara adil.sama dalam sesuatu urusan yang memerlukan penyelesaian. mereka itulah orang -orang yang beriman kepada Tuhan dengan iman yang sempurna. Orang-orang yang mengotori jiwanya.1. Tuhan Yang Maha Memberi Karunia mengarahkan umat manusia agar mentaati dan mematuhi terhadap Nabi dan Rasul. serta mencintainya dengan penuh kasih sayang. sehingga menjadi kotor dan ternoda. Menjaga dirinya supaya tetap baik serta menyempurnakan dan mensucikan jiwanya. Kita hendaklah memutuskan perkara diantara mereka menurut ketentuan Tuhan. Tuhan sebagai pembimbing. Apabila kita berlainan pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia untuk mencari petunjuk Tuhan dan Rasul-Nya. Sesungguhnya orang -orang yang mendustakan ayat-ayat Tuhan dan menyombongkan diri terhadap -Nya. mendustakan ayat-ayat Tuhan dan bersikap angkuh terhadap-Nya. jika kita ingin dikelompokkan bersama orang yang benar-benar beriman kepada Tuhan dan hari kemudian.

sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat. Hal itu terus berlangsung sampai tiga kali kemudian nabi menjawab : ayahmu. Kemudian perbuatan yang tidak baik itu hendaklah diikuti dengan perbuatan-perbuatan yang baik. nabi menjawab ibumu. setelah kita berbakti kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. dengan cara menyesali perbuatan tersebut dan tidak mengulanginya di masa yang akan datang. Hatinya menjadi gelap dan mati. pernah ditanya salah seorang sahabatnya yang masih muda mengenai siapakah orang yang paling berhak dikasihi. Orang tuanya memelihara dan mendidiknya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. kesulitan demi kesulitan dihadapinya dengan tabah. Namun jika dia terus -menerus berbuat dosa. Anak muda itu bertanya kembali. maka sekali-kali janganlah anak-anaknya mengatakan kepada keduanya perkataan ³ah´. Rendahkanlah diri kita terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan hendaknya kita bedoa : ³Wahai Tuhanku kasihanilah mereka berdua. dan jangan pula mem bentak mereka sebaliknya harus mengucapkan kepada mereka perkataan yang mulia. Sesungguhnya seorang manusi a apabila berbuat dosa maka akan menimbulkan titik hitam dalam hatinya. maka berbakti kepada kedua orang tua merupakan bakti kedua. apalagi kepada ibunya yang mengandung. melahirkan. dan semua orang tua selalu berharap dan berusaha agar anak-anaknya lebih mulia dari dirinya sendiri. maka jiwanya menjadi kotor. menyusui 91 . Berdasarkan kenyataan inilah. nabi menjawab ibumu. karena perbuatan baik itu akan menghapuskan kesalahan dan dosa. hendaklah ia cepat bertaubat. Bertakwalah kamu kepada Tuhan. Setiap orang pasti merasakan dan menyadari betapa besarnya kasih sayang ayah dan ibunya. Rasul. sebagaimana mereka telah mengasihani aku di waktu kecil´. Dari keterangan ini terlihat dengan jelas betapa besarnya bakti anak kepada kedua orang tuanya. sehingga mereka akan menjumpai kesulitan dalam berbagai kehidupannya. maka seluruh hatinya akan tertutup kegelapan. Tuhan Yang Maha Esa telah memerintahkan supaya umat manusia jangan menyembah kecuali pada-Nya dan hendaklah berbakti pada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. titik-titik noda akan menutup kalbunya sehingga menjadi hitam pekat. maka hatinya akan bersih dari noda tersebut. Manusia beragama yang tidak lagi mampu menjaga dirinya dari perbuatan yang tercela. dimana saja kamu berada dan susullah perbuatan yang buruk dengan perbuatan yang baik. Apabila manusia terlanjur berbuat dosa dan kesalahan. Apabila ia meninggalkan perbuatan dosanya dan tidak mengulanginya lagi. kemudian siapa. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaan anaknya. Kalbu itu yang diumpamakan sebagai cermin tidak lagi mampu menyerap cahaya kebenaran dari Tuhan Yang Maha Memberi Petunjuk. karena perbuatan yang baik itu akan menghapuskan keburukan serta bergaulah sesama manusia dengan akhlak yang baik. Salah satu kewajiban yang sangat penting terhadap keluarga adalah berbakti terhadap orang tua.

antara lain : mengembangkan politik luar negeri yang bebas dan aktif. menghormati teman-teman dekat mereka dan melanjutkan hubungan silaturahim. Jangan membuat mereka kesal dan marah. 4. Anak -anak harus melakukan tugas yang terbaik bagi mereka dan memb erikan sesuatu yang terpuji bagi kedua orang tua mereka. Ia merupakan kuci semua kehidupan sosial. Pemantapan Kehidupan Sosial Interaksi sosial atau proses-proses sosial berkembang dalam kehidupan masyarakat secara alamiah. bersumpah palsu dan bersaksi palsu. 1996:158) Durhaka kepada kedua orang tua merupakan perbuatan dosa yang sangat berat yang harus ditanggung dalam kehidupan dunia maupun di akhirat.2. Anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya akan tercampakk dalam lembah an kehinaan dan kenistaan. saling bergaul dan seterusnya untuk mencapai suatu tujuan bersama. Setelah kewajiban terhadap negara. mengantisipasi pertikaian dan sebagainya. dan kasih sayang. tanpa interaksi sosial. Pergaulan hidup baru akan terjadi apabila orang -perorang. Anak harus menghormati dan memuliakan kedua orang tua mereka dalam berbagai keadaan. interaksi sosial adalah merupakan dasar-dasar dari proses sosial yang mengantarkan pada berbagai hubungan sosial yang dinamis. atau kelompok perkelompok manusia bekerjasama. jangan bersuara lebih keras dari suara mereka. memenuhi dan melaksanakan rencana-rencananya yang baik. (Fathurrahman. perawatan. (Fathurrahman. baik berupa mentaati perintah-perintahnya ataupun menghindari larangan-larangannya. sampai seorang anak memasuki usia dewasa. kedua durhaka kepada kedua orang tua. saling berbicara. 1966: 171). Dosa seperti itu digolongkan dalam dosa-dosa terbesar dari segala dosa. mendoakan dan memohonkan ampunan kepada Allah. baik dalam tutur kata maupun tindakannya. Bentuk umum dari proses-proses sosial. tidak mencampuri urusan dalam negeri masing masing dan memanfaatkan kekayaan alam dunia untuk kesejahteraan secara umum. tidak akan menghasilkan pergaulan hidup dalam suatu kelompok sosial. Secara umum berbakti kepada kedua orang tua dapat dilakukan dengan mentaati dan mengasihinya. menegakkan perdamaian dunia. mengadak persaingan yang an positif. termasuk menyantuni mereka untuk kebutuhan makanan. dilanjutkan dengan kewajiban terhadap hubungan antar bangsa.dan memeliharanya dengan penuh kasih sayang. Bertemunya orang perorang secara fisik saja. 92 . Karena itu. jangan melebihkan perhatian kepada suami atau istri dan anak -anak melebihi mereka. Tidak memanggil keduanya dengan sebutan nama yang tidak terpuji dan selalu menyapanya dengan penuh hormat dan kasih. Maukah di beritakan kepadamu tentang dosa yang paling besar dari dosa yang terbesar? ³Pertama menyekutukan (syirik) kepada Tuhan. perlindungan. Seorang anak harus patuh kepada kedua orang tuanya dalam segala hal yang sesuai dengan tuntunan agama. menjunjung tinggi persaudaraan antar bangsa. tidak mungkin ada kehidupan bersama. pakaian.

Interaksi sosial antara kelompokkelompok manusia terjadi antara kelompok lazim. pada saat itu mereka saling menegur.(Soerjono Soekanto. Apabila dua orang saling bertemu. maupun antar orang dengan perkelompok. atau sama-sama terjadi kerugian antara kelompok-kelompok tersebut. Interaksi tersebut terjadi secara lebih mencolok. atau tidak saling menukar simbol-simbol. mereka saling memeluk. Selanjutnya bentuk lain dari proses sosial hanya merupakan bentuk -bentuk khusus dari interaksi sosial. ketika terjadi tawuran antara dua desa. Ternyata Tono dan Toni sebenarnya tidak bermusuhan. antar kelompok-perkelompok manusia. terjadi saling mempengaruhi antar orang-perorang. Masing-masing dari mereka telah menyadari adanya pihak lain yang menyebakan perubahan -perubahan dalam perasaan ataupun image dari mereka yang bersangkutan. Karena itu diperlukan adanya stabilisator yang bisa menetralisir berbagai perkembangan dan perubahan. juga terjadi dalam masyarakat. Keduanya sebenarnya tidak saling bermusuhan. Dalam kehidupan masyarakat awam. maka interaksi sosial telah dimulai. saling be rbicara atau bahkan saling bermusuhan. apabila terjadi pertentangan antara kepentingan-kepentingan orang-perorang dengan kepentingan-kepentingan kelompok. Pada saat mereka berdua bertemu di kantor Kecamatan. Sungguhpun mereka yang bertemu muka itu tidak saling berbicara. berjabat tangan. akan menjadi kendala yang menyulitkan bagi hidup dan kehidupan mereka. yaitu dua desa tersebut di atas. Peristiwa itu pasti menimbulkan kesan dalam fikiran seseorang yang kemudian menentukan tindakan apa yang akan dilakukannya. sebenarnya mereka berdua adalah teman satu kelas di sebuah SMA di kotanya. Kehidupan sosial yang selalu berkembang dan berubah pada setiap saat. interaksi sosial sebenarnya telah terjadi. sebagai contoh dapat dikemukakan. bisa menimbulkan suatu kompromi yang saling menguntungkan. Ia merupakan hubungan sosial yang dinamis. Interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat. disebabkan karena interaksi tersebut. menguntungkan sebagian kelompok dan merugikan kelompok yang lain. mereka berdua merupakan sahabat dalam satu kelas. interaksi yang terjadi tersebut sering membingungkan dan menyulitkan mereka. yang bermusuhan adalah kelompok. sehingga menimbulkan kerusuhan dan korban yang amat merugikan kedua belah pihak. Dengan demikian interaksi sosial antara kelompok-kelompok sosial. yang menyangkut hubungan antar orang -perorang. Kegiatan seperti itu merupakan perwujudan dari bentuk-bentuk interaksi sosial. antar orang perkelompok. dan antar kelompok perkelompok. 1986:51) Interaksi sosial dalam kelompok-kelompok manusia terjadi antara kelompok-kelompok tersebut sebagai satu kesatuan dan biasanya tidak menyangkut pribadi anggota-anggotanya. seperti dua desa tersebut di atas tidak bersifat pribadi. ternyata salah satu anggotanya bernama Tono dari suatu desa dan salah seorang dari ang gota lain bernama Toni dari desa yang lain.atau disebut juga dengan interaksi sosial adalah merupakan syarat utama terjadinya berbagai aktivitas kemasyarakatan. yang serba cepat dan terus menerus mengusik ketenangan serta ketentraman 93 . Dari interaksi itu.

kebudayaan dan agama yang berbeda. 94 . membiarkan. ras. Dengan sikap toleransi dan tasamuh yang luas dan terbuka. yang dikacaukan oleh kegoncangan dan ketidakpastian.3. Dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur yang tercermin dalam akhlak dan budipekerti yang terpuji. 1999) Secara ringkas. Dengan demikian ia tidak akan ditimpa keraguan dan kebimbangan. adat istiadat dan filsafat hidup orang lain. Ibn Manzhur (1992: 489) Secara realitas. Menghadapi kenyataan ini. setiap orang akan dapat menjalani kehidupannya dengan petunjuk yang jelas dan pedoman yang kokoh. keyakinan dan filsafat hidup orang lain. Ajaran tentang akhlak dan budipekerti serta aplikasinya dalam amal perbuatan dapat berfungsi sebagai stabilisator dalam kehidupan sosial dan budaya.(Depdiknas. Kemuliaan dan kehebatan suatu bangsa atau masyarakat hanya dapat diwujudkan dengan ketenangan. keserasian yang dirajut dalam suasana yang harmonis. dan terjalinlah kehidupan yang harmonis antar anggota masyarakat. sebagai salah satu bukti dari pengamalan akhlak dan budipekerti. maka akan terbentuk suatu masyarakat yang saling menghargai. Setiap diri manusia harus berlapang dada dan memahami secara baik terhadap segala perbedaan yang dijumpai. pandangan. falsafah hidup. 4. manusia diciptakan dalam berbagai golongan bangsa. suku. kepercayaan.masyarakat. kebiasaan. seperti seorang yang menempuh jalan untuk suatu tujuan yang mulia. mengenal dan bertenggang rasa terhadap agama. dilengkapi dengan petunjuk jalan yang komplit dan sarana yang memadai. Karya-karya besar yang spektakuler yang bermanfaat bagi manusia dan kemanusiaan. akan terwujud dari masyarakat yang memiliki kriteria tersebut di atas. Perumpamaan mereka. saling tenggang rasa. membolehkan) pendirian (pendapat. serta terhindar dari kegalauan. Selanjutnya kehidupan sosial menjadi stabil dan dapat membentuk masyarakat yang diharapkan. Dengan demikian setiap orang meyakini agama. keamanan. berasal dari bahasa Arab yang artinya sikap yang baik dan berlapang dada terhadap perbedaan-perbedaan dengan orang lain yang tidak sesuai dengan pendirian dan keyakinannya. terhindar dari kehancuran dan perasaan chaos. yang sering melanda masyarakat. Istilah toleransi dalam bahasa Indonesia sering juga disebut dengan kata tasamuh. Masing-masing anggota masyarakat harus saling memahami. Kehidupan yang harmonis yang dapat ditumbuh kembangkan dalam kehidupan suatu masyarakat atau suatu bangsa. akan men imbulkan kemampuan dan kemajuan yang luar biasa. adat. bahasa. adat istiadatnya sendiri dan tidak merasa keberatan sedikitpun terhadap agama. toleransi berarti sikap seseorang yang tidak merasa keberatan dengan perbedaan perbedaan orang lain yang tidak sesuai dengan keyakinan atau pendapatnya sendiri. Toleransi dalam Kemajemukan Toleransi dipahami secara sederhana berarti bersikap atau bersifat menenggang (menghargai. warna kulit. hendaklah manusia bersikap toleran atau tasamuh. bangsa maupun negara. kelakuan dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendiriannya sendiri.

merupakan kemampuan yang sangat potensial untuk memfilter berbagai macam informasi dalam interaksi lintas budaya. secara beramai-ramai mereka menerimanya. 95 . sebelum umatnya memahami ajaran Nabi tersebut mereka menolak dengan keras. Filter dalam Interaksi Lintas Budaya Perkembangan yang sangat bebas dan tanpa batas. Memiliki kemampuan untuk membedakan yang baik dan yang buruk atau yang terpuji dan tercela. akan berfungsi sebagai filter yang dapat menyaring dan sekaligus membedakan antara nilai-nilai yang baik dan luhur dari nilai-nilai buruk dan tercela. Dari kenyataan ini dapat ditarik pengertian yang sangat mudah bahwa kemampuan memahami mana yang baik dan mana yang buruk merupakan sesuatu yang sangat penting sebagai filter dalam interaksi lintas budaya. Akhlak dan budipekerti yang baik.4. Manusia yang baik dan berkualitas. Setelah mereka mengetahui bahwa yang dibawa oleh Nabi itu adalah suatu kebenaran yang akan mengantarkan mereka kepada kebahagiaan masa kini dan masa depan. Sekaligus membentuk mereka agar memiliki kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan kebaikan itu. Kita bisa mengambil pelajaran dari da¶wah yang dilakukan oleh para Nabi dan Rasul. bahkan sebagian dari mereka ada yang berencana untuk membunuh dan membinasakan Nabi tersebut. adalah mereka yang mampu meyerap informasi sebanyak-banyaknya. yang terpuji dan tercela. antara yang terpuji atau tercela. yang telah menyatu dan mendarah daging d alam kehidupan masyarakat. justru Rasul itu berdoa: ³Wahai Tuhanku. Hal seperti ini pasti akan membingungkan umat manusia. mengakibatkan tercampuraduknya berbagai macam nilainilai kehidupan. pada awal mulanya. karena sesungguhnya mereka belum mengerti dan memahami´. banyak dijumpai orang -orang yang terjerumus dalam perbuatan yang tercela. sehingga darah mengucur dari kakinya. Kita tidak mungkin membendung arus informasi yang sangat kuat itu dan mengisolasi masyarakat dari interaksi lintas budaya. Cara yang terbaik adalah membekali masyarakat agar memiliki kemampuan untuk membedakan yang baik dari yang buruk. serta memiliki kemampuan untuk menghindari berbagai macam keburukan dan sifat tercela lainnya. kemudian ia memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih yang terbaik daripadanya serta meninggalkan yang buruk dan tercela. Setelah mereka memahami dengan baik. ketika seorang Rasul berda¶wah dengan penuh kasih sayang dan kebijaksanaan yang sangat mendalam. antara yang baik atau buruk. karena ketidakmengertian kaumnya. disebabkan mereka belum memahami secara baik. Dalam suatu peristiwa. tunjukilah kaumku. mereka melempari Nabi itu dengan batu batu dan kerikil yang tajam. Menhadapi kenyataan ini.4. sebagai akibat dari interaksi lintas budaya. mereka pasti akan menghindari perbuatan tercela tersebut. Dalam kehidupan masyarakat. kecuali mereka yang dengan sengaja akan mendzalimi dirinya sendiri. Dalam arti mereka tidak memiliki kemampuan membedakan yang baik dan yang buruk. bahwa perbuatan itu dapat mencelakakan dirinya dan orang lain.

1. Wajarlah. Manusia yang merupakan bagian dari alam semesta adalah makhluk ciptaan Allah yang paling luhur bila dibandingkan dengan makhluk -makhluk lainnya. manusia pasti akan menyadari status dirinya sebagai makhluk yang diberi amanah oleh Yang Maha Pencipta.BAB V PENERAPAN AKHLAK DAN BUDI PEKERTI 5. yang menciptakan alam semesta dengan segala isinya dan peristiwa-peristiwanya yang menakjubkan. memiliki hak dan kewajiban. mengkonsumsi obat-obat terlarang. melakukan perbuatan yan tercela dan merusak g diri sendiri. Kesadaran terhadap wujud Tuhan Yang Maha Esa. merupakan suatu kesalahan yang akan merugikan diri sendiri. termasuk penerapan nilai akhlak dan budi pekerti. Selain dua contoh tersebut di atas. Pengembangan Kehidupan Kerohanian Sebagi makhluk sempurna yang dilengkapi dengan akal. dan berbagai perbuatan buruk lainnya. apabila manusia diberi amanah untuk mengelola alam semesta ini bagi kesejahteraan semua makhluk-Nya. angkuh. seperti juga berkaitan dengan kehidupan sosialnya. manusia terikat dengan aturan -aturan yang diterapkan dalam diri pribadinya. atau menolak untuk berobat. misalnya meminum-minuman keras. Misalnya. karena itu kita tidak boleh melanggar hak tersebut. Ia merupakan makhluk budaya.1. Sebagai makhluk pribadi. Sebagian dari penerapan akhlak dan budi pekerti dalam diri sendiri. dengan mogok makan misalnya. pikiran. bersikap pengecut. serta berbagai dimensi lainnya. yang menjadi landasan 96 . Keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa disebut juga dengan iman. antara lain terdiri dari: 5. dan sekaligus sebagai makhluk beragama. Aturan -aturan yang menyangkut diri manusia. Aplikasi nilai akhlak dan budi pekerti dalam diri manusia sama pentingnya pasa saat ia berinteraksi dengan masyarakat di luar dirinya. Aplikasi nilai akhlak dan budi pekerti dalam diri manusia berupa hak dan kewajiban yang diterapkan dalam diri pribadinya. manusia memiliki peran yang bersifat multidimensional. bisa dikembangkan dengan contoh contoh lain yang lebih luas. menyia-nyiakan hak dan kewajiban serta melanggar norma-norma tersebut. kita tidak boleh menganiaya diri sendiri. Secara ringkas hak dan kewajiban pada diri pribadi manusia harus dilaksanakan. Kita mempunyai kewajiban untuk memenuhi hak-hak yang dimiliki oleh tubuh kita. yang terjadi dalam diri kita.1 Kehidupan Pribadi dan Sosial Budaya Sebagai makhluk pribadi dan sosial. Mata yang ada pada kita memiliki hak untuk tidur. dan kalbu. makhluk berperadaban. norma -norma kehidupan pribadi harus dihormati. karena itu. kita tidak boleh melanggar hak tubuh kita untuk beristirahat tersebut. badan kita memiliki hak untuk beristirahat. menimbulkan keyakinan kepada manusia dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Penerapan nilai akhlak dan budi pekerti dalam kehidupan pribadi. berputus asa. yang menciptakan dan memelihara alam semesta.

Setiap diri manusia harus memanfaatkan waktu-waktu yang dimilikinya untuk beribadah. manusia akan diarahkan untuk mengambil persamaan-persamaan dan memahami terhadap perbedaan perbedaan yang dijumpainya. harus memperoleh penghargaan yang tinggi dari setiap diri manusia. dunia dan akhirat. Dia -pulalah yang melindungi dan memberikan rizki kepada semua makhluk -Nya.kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa. sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing. bahkan antara pribadi dengan pribadi lainnya. bahkan dalam satu madzhab agama. dan segala firman -Nya yang terangkum dalam kitab suci. saling mengasihi dan mengembangkan kehidupan spritual. mengembangkan kehidupan spiritualnya menurut ajaran agama yang dipeluknya dan sesuai dengan bimbingan dari kitab suci yang diyakininya. dilakukan dengan memanfaatkan hidup atau usia yang kita miliki untuk melahirkan karya-karya besar yang spektakuler yang bermanfaat bagi manusia secara umum dan bermanfaat bagi alam semesta. dengan mengamalkan perintah-perintah Tuhan dan menjauhi larangan-larangan-Nya akan mengantarkan seseorang menjadi manusia yang bertakwa. Manusia yang beriman dan bertakwa merupakan perwujudan dari manusia paripurna. karena itu. menuntut ilmu. Masing-masing pemeluk agama. Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan. kehidupan yang bersifat religius dan spiritual itu akan berkembang di tenga h masyarakat menurut keyakinan agama dan kepercayaan yang berbeda -beda. yang dianugerahkan kepada kita. Karena itu. dengan akhlak dan budi pekerti. dan kepada 97 . saling mengerti dan saling bertenggang rasa. satu dengan lainnya bersifat toleran. Perbedaan diantara mereka tidak saja terjadi di kalangan mereka yang berbeda ag ama. Pengejawantahan iman dalam kehidupan sehari-hari. berdasarkan ketentuan hukum alam yang ditakdirkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Keadaan seperti itu. Kehidupan manusia yang dilandasi dengan kehidupan iman dan takwa. kedua orang tua. maka akan terjalinlah suatu masyarakat yang saling menghormati. merupakan suatu anugerah yang sangat luhur. Dalam perkembangan selanjutnya. yang memiliki keseimbangan dalam kehidupan lahir dan batin. merupakan kehidupan bersifat religius atau bersifat spiritual. Kehidupan yang dikaruniakan Tuhan kepada kita. 5. Keyakinan dan kepercayaan yang dimiliki manusia. Dengan sikap demikian. tetapi juga terjadi perbedaan-perbedaan itu meskipun dalam satu agama. Menghargai Kehidupan Kehidupan dan kematian merupakan dua peristiwa yang pasti dialami oleh semua makhluk hidup. merupakan suatu kenyataan yang tidak bisa dihindari. bekerja keras secara terprogram dan melakukan berbagai aktifitas yang berguna.2.1. Menghargai kehidupan. pasti terdapat persamaan-persamaan di samping perbedaan antara satu kelompok dengan kelompok lain. para pendahulu kita. Sebagian dari langkah yang sangat b dalam menghargai kehidupan bisa aik diwujudkan dalam hal berikut ini: (1) mensyukuri karunia Tuhan.

karena dengan ilmu pengetahuan itulah manusia akan menuju langkah yang benar dalam melaksanakan aktifitasnya. atau bahkan menjumpai kegagalan. sesuai dengan k profesinya. Bahkan apabila Anda mencoba menghitung nikmat itu. meskipun menghadapi berbagai rintangan yang amat menyulitkan. sejak ia lahir. terdiri dari terus menerus mencari ilmu dan menambah pengetahuan sehingga terwujud life long education atau pendidikan seumur hidup. merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Agar meraih kesuksesan yang maksimal dalam bekerja keras yang terpola itu. sehingga pekerjaan yang ditekuninya akan dapat ditangani dengan bai . sehingga mencapai hasil yang maksimal. benangnya satu persatu. Karunia dan nikmat Tuhan yang diberikan kepda makhluk Nya amat banyak tidak mungkin dapat dihitung secara matematis. (2) bekerja keras secara baik dan terprogram. memasyarakatkan company profile dari perusahaannya dan keuntungan-keuntungan yang diperoleh oleh karyawan dan nasabahnya.bangsa dan negara. dirasakan oleh manusia secara lahir dan batin. Harus dihindari sistem bekerja yang amburadul. meskipun menggunakan mesin-mesin hitung yang sangat canggih. sehingga pekerjaannya tidak pernah selesai. remaja. demikian juga nikmat-Nya yang lembut dan halus. Pekerjaan yang tidak disertai dengan tanggung jawab akan mengalami kegagalan bahkan kerusakan. Karunia dan nikmat Tuhan selalu dirasakan dalam se gala aspek dari kehidupan manusia. Dengan mengembangkan citra perusahaan yang professional dan mendatangkan manfaat 98 . Karena tu. harus disikapi i sebagai suatu pendorong untuk bekerja lebih keras dan sungguh -sungguh. kemudian memasuki masa balita. Pekerjaan harus dilakukan dengan tidak mengenal menyerah atau putus asa. kanak-kanak. Karunia dan nikmat Tuhan. hendaknya dibarengi dengan rasa tanggung jawab yang kuat. agar dapat melahirkan karya-karya besar yang bermanfaat bagi sesama umat manusia dan makhluk lain. malam harinya diuraikan kembali. Kegagalan jangan diangap sebagai suatu yang menghalangi usaha kita. justru harus diterapkan bahwa kegagalan itu sesungguhnya merupakan awal kesuksesan apabila dikelola dengan cara yang baik. pasti tidak mampu menghitungnya. Bekerja secara profesional. Termasuk dalam hal ini adalah bagaimana kemampuan seseorang untuk memperkenalkan hasil produksinya. Sampai nanti pada saat manusia kembali menghadap Khaliknya ia memperoleh karu nia yang tidak henti-hentinya. Menjalin komunikasi dengan relasi dan para nasabahnya dengan akhlak yang luhur dan pendekatan yang simpatik akan mengantarkan seseorang pada kesuksesan dalam mengembangkan usaha dan profesinya. nikmat yang besar dan agung. sampai usia dewasa. Langkah berikutnya. Tantangan dan rintangan disadari sebagai suatu hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. setelah tenunan itu teguh. sehingga dapat melahirkan hasil yang diharapkan. seperti digambarkan seorang nenek tua yang siang harinya bekerja menenun kain. Kerja keras itu. dibesarkan oleh orang tuanya dengan penuh kasih sayang.

Dalam berinteraksi dengan sesamanya. akan memperoleh dukungan yang besar dan perhatian yang simpatik dari masyarakat. hal ini ditandai dengan suatu kenyataan bahwa manusia selalu membutuhkan orang lain untuk melakukan interaksi dalam hidup dan kehidupannya. kemampuan dan bakatnya. Apabila kita merasa senang 99 . ukurannya adalah diri kita sendiri. apabila masing-masing pihak saling mengerti dan memahami serta bertenggang rasa di antara sesama mereka. Akhlak dan budi pekerti memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur kehidupan sosial budaya yang terjalin di tengah masyarakat.3. sebagaimana disebutkan di atas. masing-masing pihak memiliki kepentingan. sehingga usahanya tidak akan meraih kesuksesan. Karena itu. tanggungjawab. ia harus meneliti dan mengamati secara tajam. Sebaliknya apabila citra dirinya buruk. 5. apa kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. betapa banyaknya kegagalan yang dialami seseorang. disebabkan ia tidak mengenali dirinya sendiri secara baik. Setiap orang perlu juga melihat kapasitas.4. Bagaimana bersikap terhadap orang lain. Apabila citranya baik. terjadi antara dua orang atau lebih. Secara naluri yang murni. sehingga ia bisa memilih profesi yang tepat dengan bakat dan kemampuannya. kejujuran. akhlak dan budi pek erti berisi nilai-nilai yang harus menjadi pedoman bagi setiap anggota masyarakat. seperti nilai kebersamaan. sikapnya. 5. maka akan dipandang oleh mitranya dengan sebelah mata. dan sebagainya. Setelah pengenalan diri dikuasai dengan baik. Nilai citra diri seseorang memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan sosial dan aktifitas masyarakat. serta toleran. dan sikap santun. maka ia melanjutkan aktifitasnya dengan memilih profesi yang tepat dengan kapasitas. kepribadiannya. dalam kehidupan masyarakatnya. Relasi dan mitra usahanya akan menilai secara teliti terhadap citra yang dimiliki oleh rekannya. Interaksi sosial akan terjalin secara baik dan seimbang. manusia terlebih dahulu harus mengenali dirinya secara baik. dan nilai-nilai lain yang terpuji. keadilan. Sebagai seorang professional. keadilan. manusia juga berfungsi sebagai makhluk sosial dan budaya.1. keindahan. serta saling menguntungkan. Bekerja di luar bakat dan kemampuannya akan mengalami kesulitan. bahkan kegagalan. yang telah disiapkan dalam kehidupan alam semesta. ada yang sama.bagi sesama. Membangun Citra Diri Citra diri seseorang ditegakkan dan ditentukan oleh kualitas pribadinya. Kehidupan Sosial Budaya Selain berfungsi sebagai makhluk pribadi. seperti kejujuran. keindahan. apapula kekurangannya. rajin. maka mitra usahanya akan memberikan kepercayaan yang penuh dan akan selalu berusaha untuk bekerjasama dengannya. setiap orang mencintai nilai-nilai kebaikan.1. kemampuan dan bakat dirinya. disiplin. tolong-menolong. ada pula yang berbeda. Keadaan seperti ini merupakan fitrah manusia yang dianugerahkan oleh Tuhan.

Kehidupan orang tua dalam berinteraksi dengan anak anaknya maupun dengan keluarga yang lain. pasti tidak menyenangkan juga bagi orang lain. Di sini. Berjalan secara baik atau mugkin terjadi kemandekan dalam berkomunikasi. ia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat. berlatih untuk bisa membedakan yang baik dan yang buruk sekaligus diarahkan agar anak -anak itu dapat mewujudkan kebaikan tersebut dan menghindari perbuatan yang buruk dan tercela. baik kecil maupun besar terdiri dari kumpulan antara keluarga satu dengan keluarga lainnya. Pengetahuan dan pengalam yang baru yang telah dimiliki anak-anak itu akan beradaptasi dengan pengalaman dan pengetahuan yang mereka peroleh dari kehidupan keluarga. Dalam perkembangan lebih jauh. Orang tua merupakan nara sumber bagi pen getahuan untuk anak-anaknya dan sekaligus sebagai memberikan pendidikan yang pertama kali kepada anak mereka. 5.5. akan sangat ditentukan oleh contoh dan teladan dari kedua orang tua tersebut. dalam kehidupan sosial budaya. sehingga mereka memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru yang lebih luas. Hal ini adalah wajar. Apabila keluarga-keluarga dalam masyarakat itu baik.terhadap kebaikan orang lain. Interaksi dalam kehidupan keluarga sangat intensif. maka otomatis masyarakat itupun akan menjadi baik. Perilaku orang tua yang bersikap jujur. adil terhadap anak -anaknya. Tentu mereka akan menjumpai persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan antara kehidupan keluarga dan kehidupan maysrakat di luar keluarganya sendiri. Sesuatu yang tidak menyenangkan bagi kita. maka orang lainpun merasa senang terhadap kebaikan yang kita lakukan. berlaku bijaksana. Wujud masyarakat. karena disatukan oleh hubungan pernikahan dan pertalian darah. amanah. waktu beradaptasi dalam mengatur hubungan keluarga juga berlangsung cukup lama. Keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat.1. menjadi media yang sangat signifikan dalam membudayakan nilai-nilai akhlak dan budi pekerti yang terpuji. anak dari keluarga itu akan berinteraksi dengan pihak luar. Kehidupan Keluarga Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang saling terikat dengan perkawinan dan keturunan. direalisasikan dalam kehidupan yang nyata. baik melalui pergaulan dengan teman-temannya. melalui media komunikasi baik cetak maupun elektronik. bertanggungjawab dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. dan berusaha menciptakan keharmonisan. peranan keluarga sangat menentukan dalam pembentukan suatu masyarakat yang berperadaban. akan sangat berpengaruh dalam pembentukan perilaku anak dan keteladanan dalam berkeluarga. peran orang tua sangat menentukan untuk dapat membimbing mereka dengan baik. karena keluarga lingkungannya sangat terbatas. dan masing -masing anggota keluarga memiliki hubungan yang sangat erat. Ayah dan ibu sebagai kepala keluarga memiliki hak dan kewajiban serta pertanggungan jawab untuk membentuk keluarga yang sejahtera. Nilai-nilai kebaikan itu. Karena itu. bila dibandingkan dengan interaksi sosial budaya secara umum. Anggota keluarga akan selalu 100 . membentuk budaya komunikasi yang intensif dalam suatu keluarga.

Terlihat individualistik hanya karena mereka memiliki kesibukan yang lebih padat dari masyarakat yang tinggal di pedesaan ataupun masyarakat kota yang tidak memiliki banyak kesibukan. silaturrahim mengandung makna hubungan kasih sayang yang terjalin berkelindan. sehingga persatuan dan persaudaraan akan terujud secara alami dalam kehidupan mereka. betapapun sibuknya anggota masyarakat. saudara kita itu tidak mungkin dapat dimintai bantuan secara cepat dan mendadak.menjadikan orang tuanya sebagai panutan dan contoh dalam h idup dan kehidupannya. Ada sebagian masyarakat yang nampak kehidupannya lebih bersifat individualistik. Hubungan dan solidaritas sosial merupakan sarana untuk menjalin hubungan yang harmonis antara sesama anggota masyarakat. 5. agar tidak terjerumus dalam kesalahan-kesalahan di masa yang akan datang.1. mungkin ada kekeliruan dan kesalahan. Saling mengerti dan memahami tentang perbedaan kesibukan.1. perbedaan profesi dan perbedaan pendidikan dan kemampuan. hendaklah ia menyediakan sebagian waktunya untuk bisa bergaul dengan lingkungan masyarakatnya dan mengambil bagian-bagian tertentu untuk mengembangkan solidaritas sosial dan kemanusiaan. Dalam menghadapi hal ini. Baik masyarakat perkotaan. karena kepentingan masing -masing mereka berbeda. 5. sangat bergantung pada masing -masing kepentingan dari anggotanya. Dengan demikian. akan berdampak pada t mbulnya tenggang i rasa yang tinggi. yaitu shilah yang artinya hubungan dan rahim. selalu meminta bantuan kepada tetangga. antar tetangga dan antar anggota masyarakat. masyarakat elit maupun masyarakat pedesaan. mereka tidak individualistik.1. Hubungan Baik antarTetangga Hubungan baik antar tetangga sering disebut dengan istilah silaturrahim. Kita mungkin punya saudara yang tinggal di tempat yang jauh. Dalam kehidupan keluarga tentu tidak selamanya mulus. Dengan saling memahami dan mengerti tentang status dan kedudukan masing-masing pribadi. karena merekalah yang paling dekat dengan lingkungan kita. padahal sebetulnya tidak demikian. orang tua harus bersifat fair. yang artinya kasih sayang. Istilah ini berasal dari dua suku kata. Melihat kenyataan 101 . Kehidupan Masyarakat Masyarakat baik besar maupun kecil. baik yang dilakukan oleh orang tua maupun anak anaknya. Karena itu.6. merupakan hal yang sangat penting untuk menjalin kehidupan bermasyarakat. merupakan kumpulan keluarga keluarga yang satu dengan yang lainnya saling terikat. baik yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan. Intensif atau tidaknya hubungan dalam suatu masyarakat. Tetangga merupakan kelo mpok yang paling penting dalam kehidupan masyarakat. pada dasarnya memiliki kepentingan untuk melakukan interaksi dengan sesamanya. Segala hal yang terjadi dalam lingkungan kita.6. itu dibuktikan dengan kepedulian mereka teradap masyarakat pada umumnya. karena satu sama lain saling membutuhkan. demikian juga anak-anaknya dilanjutkan dengan suatu kebiasaan untuk saling mengingatkan. Masyarakat perkotaan memiliki hubungan yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.

akan terjalin suatu masyarakat yang penuh rahmat dan berkah. yang tidak dapat dipaksakan.6. mereka yang kuat dan kaya melindungi yang lemah dan miskin. transportasi. mereka yang miskin dan lemah menghormati yang kuat dan kaya. dan teman sejawat. teman dalam berolah raga. hubungan profesi dan sebagainya. Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Dalam perkembangan selanjutnya. sesama umat m anusia harus memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam rangka memberikan sesuatu yang dimiliknya kepada orang lain dan sekaligus ia pun memperoleh sesuatu yang tidak dimilikinya dari orang lain yang memilikinya. seperti konsep tetangga pada masa lalu.ini.2. Dengan kepedulian sosial.1. dan kaum miskin (the have not). tetapi memiliki kelebihan dalam mental dan spiritual. Wujud kepedulian itu bisa berupa bantuan ekonomi. Orang-orang fakir miskin tidak memiliki kekuatan ekonomi. masyarkat yang terdiri dari kumpulan kumpulan keluarga.3. tetapi memiliki kekurangan di bidang lainnya. Dalam kehidupan modern yang disebut tetangga. meskipun tinggalnya berjauhan. saling berpesan tentang kebaikan dan kesabaran. tetapi konsep tetangga sekarang menjadi semakin luas. tetapi juga dilakukan dengan sikap yang ramah dan simpati. Kepedulian sosial merupakan aktifitas yang bersifat suka rela. keuangan. tumbuh semakin luas menjadi suatu bangsa. Silaturrahmi antar tetangga tidak hanya dilakukan dengan saling berkunjung.6. Kepedulian Sosial Setiap diri manusia pada dasarnya memiliki kelebihan -kelebihan dan kekurangan-kekurangannya. tetapi ia memiliki banyak waktu dan tenaga yang bisa diberikan kepada orang lain yang membutuhkannya. 5. teman dalam suatu organisasi. saling mencegah segala macam perbuatan keji dan tercela. tidak saja orang -orang yang tinggal dekat dengan rumah kita. berbagi ilmu dan pengetahuan. saling mewujudkan kebaikan dan kemashlahatan. akan tetapi tumbuh dan berkembang dari kesadaran yang tulus untuk memberikan sebagian yang dimilikinya kepada orang lain yang amat membutuhkan. berbagi pengalaman dan memberikan nasehat-nasehat yang diperlukan oleh masyarakat. saling ingat mengingatkan agar tidak terjerumus dalam perbuatan yang tercela. Berdasarkan kenyataan ini. Ada diantara mereka yang tidak memilki kelebihan materi. ditandai dengan hilangnya atau semakin mengeciln jurang ya pemisah antara kaum kaya (the have). Tetangga kita bisa juga berupa teman -teman kantor kita. Bangsa merupakan kumpulan dari masyarkat yang bersatu dalam rangka melindungi kepentingan-kepentingannya yang tidak mungkin dapat di atasi oleh suatu 102 . Ada diantara mereka yang memiliki kelebihan di bidang materi. Hal ini disebabkan terjadi kemajuan yang luar biasa di bidang teknolgi informasi. memberi perhatian dan bantuan kepada tetangga pada saat mereka menghadapi kesulitan. Termasuk dalam kategori tetangga ini adalah teman-teman seprofesi.1. Terbentuklah suatu masyarakat yang sangat harmonis. maka hubungan kasih sayang sesama tetangga dalam suatu msyarakat menjadi sangat penting. 5.

yang dihuni oleh ratusan juta penduduk. ras. Namun demikian. The Founding Father atau para pendiri negara kita. seperti cara berpikir. Setiap warga negara harus memperoleh keadilan dan persamaan hak untuk memerankan dirinya dalam komunitas nasional. permusyawaratan. ribuan pulau dan suku memiliki potensi. dan sumber daya alam yang ada. karakter dan sebagainya. agama. misalnya apabil kemampuana kemampuan yang dimiliki rakyat dapat dipersatukan dan digalang sedemikian rupa. Apabila generasi penerus itu merupakan generasi berkualitas.kelompok saja. sejajar dengan negara-negara lain telah meraih kemajuan. Potensi yang menguntungkan. agama. serta arah dan tujuan yang harus dicapai. telah ditegakkan oleh para petinggi negara. adat. konggres. apabila tidak bisa dimanage dengan baik. menjadi generasi yang lemah dan tidak berkualitas. mereka telah merumuskan bentuk negara. adat. Bangsa dan negara melindungi warga dengan berbagai budaya. yang telah berjuang dengan penuh semangat dan ketulusan yang maksimal dan kemampuan yang luar biasa. Tata cara kehidupan manusia. sampai menjelang detik-detik waktu datangnya kemerdekaan bangsa kita. dan hanya menjadi generasi hasil generasi sebelumnya. memahami dan memperjuangkan apa yang telah dicetuskan oleh para pendiri negara. Sebaliknya. cara bergaul dan cara hidupnya. Manusia yang merupakan bagian dari masyarakat. seperti bentuk. letak. Potensi yang tidak menguntungkan bisa terjadi dengan perbedaan suku bangsa wilayah. dasar negara. iklim. juga menetapkan suatu identitas nasional yang mempersatukan perbedaan perbedaan yang terjadi diantara warganya. maka bangsa negara kita 103 . Spirit persaudaraan dan persatuan merupakan modal dasar yang sangat potensial bagi bangsa dan Negara Indonesia agar terjamin eksistensi dan keutuhan wilayahnya. Perbedaan-perbedaan dengan segala macam dan coraknya yang berada dalam Negara Indonesia. dapat menimbulkan konflik kepentingan yang dapat menjurus pada kerusuhan sosial. apabila generasi penerus kita. baik potensi yang menguntungkan ataupun potensi yang merugikan. Selain untuk mewujudkan kepentingan bersama dari warga negara bangsa . Berdasarkan perjuangan yang sungguh-sungguh dan kegiatan yang sangat tabah. Pondasi untuk mewujudkan Negara Indonesia modern yang akan meraih kemajuan di mas yang akan datang. maka negara yang tercinta ini akan mencapai kemajuan yang gemilang. Rumusan itu tel. muktamar. Semangat itu telah dirintis sejak masa perjuangan sebelum Indonesia mencapai masa kemerdekaan sampai menjelang kemerdekaan dan sesudahnya. akan selalu dipengauruhi oleh konstalasi eilayah. dengan mengakomodasi kearifan lokal dan kearifan internasional. kebiasaan.ah disipakan selama ratusan tahun dengan mel lui a berbagai pertemuan. sehingga menghasilkan karya-karya besar yang bermanfaat bagi warga negara dan bangsa-bangsa lain. nasib bangsa kita di masa depan akan ditentukan oleh generasi penerusnya. terbentuklah Negara kesatuan Indonesia dengan dasar Negara Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. tidak bisa terlepas dari kondisi wilayah yang didiaminya.

dan hukum nasional yang memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada warga negara. Pancasila sebagai dasar negara. dan memanfaatkan potensi yang dimiliki negara untuk kejayaan dan kesejahteraan rakyat. yang dapat menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. tetapi juga banyak pengaruhnya yang tidak baik. mana yang terpuji dan mana yang tercela. karena itu diperlukan upaya secara sadar dan terpola dengan baik agar perkembangan kebudayaan dan peradaban bangsa tetap menjunjung tinggi nilai etika dan estetika yang diajarkan oleh akhlak yang terpuji. Kesadaran dan kesungguhan setiap warga negara dalam mengaplikasikan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya kita tersebut. maka para elit politik dan para 104 .memiliki masa depan yang suram yang akan menjadi makanan negara -negara lain dan menjadi bahan tertawaan mereka. pada umumnya selalu mengambil contoh dari perilaku para elit politik dan para pemimpinnya. sekaligus sebagai ideologi dan falsafah hidup Bangsa Indonesia mengandung ajaran yang sangat luhur. termasuk yang menimbulkan ekses negative. maka tantangan yang dihadapi tidak hanya datang dari dalam. secara cepat langsung ditiru oleh rakyatnya. diperlukan kesadaran bagi setiap warga negara untuk berfikir dan melihat masa depan. Untuk menghadapi kenyataan ini. apabila para pemimpinnya memamerkan kehidupan yang serba glamour dan mengarah kepada hedonisme dan konsumtivisme. Masyarakat umum dan rakyat kecil. Meningkatnya kasus-kasus kejahatan di tengah masyarakat dengan berbagai jenisnya hendaknya dijadikan pelajaran untuk melakukan antisipasi yang tepat bagi perkembangan masa depan. Negara telah memfasilitasi seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai sarana seperti dasar negara Pancasila. Memperhatikan kenyataan itu. bahasa nasional (Bahasa Indonesia). Demikian juga. terus menyerbu segala aspek dari kehidupan bangsa dan negara. Apa yang dilakukan mereka. Agar mencapai kesatuan dan persatuan bangsa dan Negara Indonesia. mak pasti akan ditiru oleh a rakyatnya. Sebagai bangsa dan negara yang terbuka. tetapi juga datang dari luar. merupakan modal dasar bagi terbentuknya bangsa dan negara yang dicita-citakan. dengan demikian kejahatan-kejahatan itu tidak terulang kembali. setiap diri Bangsa Indonesia harus dapat membekali dirinya dengan suatu kemamp uan yang sangat cerdas untuk bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Budaya dan peradaban terus berkembang dengan pesat baik perkembangan dari dalam maupun dari luar. penggunaan baju batik dan bersepeda langsung berkembang di masyarakat kecil. serta terletak di posisi yang strategis di tengah percaturan dunia. Pada saat pemimpin pemimpin mereka mengenakan baju batik atau mengendarai sepeda. dengan memenage perbedaan-perbedaan yang ada sebagai suatu kekuatan. Arus informasi dan komunikasi global yang berkembang melalui media cetak dan elektronik. Telah disadari secara seksama bahwa pengaruh dari luar itu tidak semuanya baik. sekaligus dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

misalnya: (1) berlomba untuk mewujudkan kebaikan. suku. terdiri dari berbagai macam ras. Dengan demikian. permusuhan antar golongan dan sekte dalam satu agama. Perbedaan tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan dari sumber kepercayaan. dan mengerti keyakinan yang dimiliki orang lain. Perbedaan itu seharusnya diarahkan untuk mendatangkan manfaat yang besar. Mengembangkan pemahaman terhadap kelompok lain maksudnya. menyantuni dan mengelola anak-anak yatim-piatu. Setiap kelompok dan golongan serta para pemeluk agama hendaknya tidak mempersoalkan perbedaan diantara mereka. Misalnya. Mengembangkan saling pengertian. Menggalang Potensi dan Memanage Perbedaan Masyarakat di Indonesia seperti juga masyarakat lain di seluruh dunia. dan berbagai kebajikan lain. konflik yang sering terjadi bukan saja disebabkan oleh antar suku atau antar agama tetapi juga terjadi dalam suku dan agama yang sama. etika. tetapi justru diarahkan agar saling belomba untuk berbuat kebajikan antara sesama. dalam hal keyakinan dan kepercayaan. Hal ini dikembangkan juga untuk menumbuhkan saling pengertian di dalam kelompok dan agamanya masing masing. mengusahakan tempat-tempat pendidikan bagi rakyat miskin. dilakukan dengan memahami secara baik terhadap filsafat kehidupan dari kelompok atau sukunya. Mengembangakan toleransi (tasamuh). 105 . baik berupa keyakinan.2. (4) mengembangkan toleransi. (2) mengembangkan saling pengertian. memahami agamanya dengan baik. Karena. dilakukan dengan sikap toleransi yang sangat luas sehingga dada kita selalu lapang dan tidak sempit dalam menyikapi berbagai perbedaan. kita saling menyadari bahwa kita memiliki kepercayaan yang kita yakini dan orang lain pun memiliki kepercayaan yang diyakininya juga. Keteladanan para pemimpin merupakan wujud yang nyata bagi pembentukan masyarakat yang baik dan berperadaban yang tinggi.1. (5) mengembangkan kelapangan dada dalam menghadapi perbedaan perbedaan yang terjadi. (3) mengembangkan pemahaman terhadap kelompok lain. Misalnya. adat istiadat dan filsafat hidup. agama. tidak terjadi saling memaksa antara satu kelompok dengan kelompok yang lain. biarkan keyakinan itu berkembang secara alami dan berkembang menurut tuntunan yang diyakininya. dan moral. merupakan masyarakat majemuk dan global. Apabila keyakinan kita tidak mau diusik orang lain maka kita pun tidak boleh mengusik keyakinan orang lain. melakukan pengelolaan pendidikan suku terasing.pemimpin memiliki peranan yang sangat penting dalam mempengaruhi dan membentuk perkembangan dan peradaban bangsa. golongan. 5. Mengembangkan kelapangan dada. adat istiadat. ajaran. adat istiadat yang berbeda satu dengan yang lainnya.2. Akhlak dalam Masyarakat Majemuk dan Global 5. membantu para fakir miskin. keyakinan. hendaknya kita tidak merasa keberatan dengan pandangan orang lain yang berbed dengan a kita. kepercayaan.

penerimaan yang simpatik. akhlak yang harus diterapkan dan diaplkasikan dalam masyarakat i global adalah selalu memperhatikan sikap terhadap orang lain sebagaiman sikap terhadap kita sendiri. Tidak ada konflik dan kerusuhan yang disebabkan secara murni oleh ajaran agama. dengan segera mendapat dukungan yang luas dan bersifat fanatik. hal ini dilakukan dengan tujuan supaya perjuangannya yang di dasarkan pada kepentingan pribadi dan golongan supaya mendapat dukungan yang luas. si A misalnya. Tidaklah beriman salah satu diantara kita. Dengan demikian. pergaulan yang ramah. Secara umum. Yang amat perlu diwaspadai dalam kehidupan masyarakat adalah menonjolnya kepentingan politik pribadi. sehingga kita mencintai orang lain sebagaimana mencintai diri kita sendiri.Sesungguhnya dalam perbedaan -perbedaan yang disebutkan di atas banyak dijumpai persamaan-persamaan. Akhlak dan budi pekerti terpuji. Berbakti kepada orang tua misalnya. oknum itu telah menyalahgunakan agama atau suku tertentu untuk kepentingan dirinya. dengan mengatasnamakan dirinya sendi i siapa yang r akan mendukungnya. menegakkan keadilan. Penerapan akhlak dan budi pekerti dalam masyarakat majemuk dan global merupakan tanggungjawab yang harus ditegakkan oleh setiap diri manusia yang menghendaki kedamaian dan kemuliaan dalam masyarakat global. Bila ia berjuang. 106 . agar tidak tertipu oleh orang orang yang berkecenderungan merusak peradaban yang luhur. bahkan persamaan itu banyak dijumpai juga dalam bangsa-bangsa lain. dan lain sebagainya merupakan suatu contoh akhlak yang bersifat universal yang diakui oleh berbagai lapisan masyarakat. Yang ada oknum-oknum tertentu atau kelompok tertentu yang menggunakan sentimen agama untuk kepentingan dirinya dan kelompoknya. menegakkan sopan santun. misalnya bersifat universal dan banyak persamaan-persamaan bukan saja dalam suatu bangsa. sebenarnya adalah berdasarkan pada kepentingan pribadi. Masyarakat dunia harus cepat disadarkan mengenai perilaku menyimpang ini. Semua agama mengajarkan pemeluknya agar berbuat baik antar sesama. meraih kehidupan ekonomi dan kemewahan duniawi. Berbagai pertikaian terjadi di tanah air kita dan di seluruh dunia. kepentingan ekonomi dan memperebutkan kedudukan dengan mengatasnamakan agama atau suku tertentu. Mengapa orang-orang dan kelompok tertentu sering mengkambinghitamkan agama untuk melakukan tindakan makar. dan menjunjung tinggi kemanusiaan. Hal ini sering dilakukan oleh oknum -oknum tertentu dengan tujuan supaya mendapat dukungan yang luas. yang mengatasnamakan agama. dalam rangka memperoleh kedudukan. berbuat baik kepada sesama. Tetapi begitu mengatasnamakan agama. bahkan perbedaannya amat san gat sedikit.

bersifat ilmu pengetahuan. Akhlak dalam Kehidupan Akademik dan Profesi 5. serta menolak yang buruk atau tercela. hati nurani merupakan penentu bagi perilaku seseorang. sumber dana. Kebebasannya juga akan dikaitkan dengan tanggungjawabnya.3. Ilmuwan harus pandai memilah dan memilih agar kebebasan yang dimilikinya menjadi sangat bermakna. Sebaliknya bila cermin itu sangat bersih. Ciri pemikiran tersebut bersifat kritis. Seorang ilmuwan memiliki kebebasan dalam menggunakan paradigma yang diingininya. misalnya aturan -aturan dalam suatu institusi. dan nilai budaya. Dengan hati nurani manusia dapat mengenali dirinya dan mengenali orang lain dengan baik. Perilaku manusia baik yang nampak maupun yang tersembunyi semuanya bersumber pada hati nuraninya. bebas melakukan obyek penelitian.1. (KBBI. sebagai cermin ia bisa menjadi sangat kotor sehingga orang yang bercermin padanya tidak dapat melihat raut mukanya dengan jelas. Apabila hati nuraninya baik dan jernih akan memancarkan kebaikan dan perilaku yang terpuji.3. merealisasikan yang terpuji itu. kebebasan itu selalu terbatas karena ditentukan oleh beberapa factor. Nilai moral selalu berkaitan dengan tanggunjawab seseorang dan sangat m enentukan apakah seorang ilmuwan berlaku 107 . Dengan demikian. sistematis. Budiyanto. Hati nurani diibaratkan seperti cermin. seperti nilai agama. sebaliknya bila hati nuraninya ternoda akan memancarkan perbuatan yang buruk dan tercela. 2002: 16). dan obyektif yang didasarkan pada sikap rasional dan filosofis. (3) nilai dan norma yang bersifat kegunaan. Etika keilmuan menurut Irmayanti M. Akhlak dalam Kehidupan Akademik Akademik menurut pengertian sederhana adalah suatu yang berhubungan dengan kegiatan ilmiah. bersifat teori. Karena itu. (2) kebebasan dan tanggungjawab. kreatif.5. demikian juga metodologinya. 2007: 107). kebebasan dan tanggungjawab merupakan dua hal yang tidak bisa diceraipisahkan. Seorang ilmuwan dalam melakukan aktifitas ilmiahnya harus dapat menghayati dan sekaligus membedakan antara yang baik dan terpuji atau yang buruk dan tercela. apakah ia rajin membersihkannya atau membia rkannya kotor dan ternoda. nilai moral akan muncul dan beradaptasi dalam perilaku seseorang dengan nilai nilai lain. kehidupan akademik menunjukkan ciri ciri kehidupan tertentu dalam berpikir dan bersikap. hukum. Dalam kehidupan akademik akhlak dan budi pekerti mewarnai nuansa keilmuan dan istilah yang biasa dipergunakan adalah etika keilmuan. Kaidah berikutnya yang dimiliki para ilmuwan adalah nilai dan norma moral. dan kemampuan intelektual yang terbatas. keharusan moral merupakan persoalan pokok yang mengacu pada elemen kaidah moral. Dalam etika keilmuan tersebut. (Munjilan. yaitu (1) hati nurani. hingga orang yang bercemin kepadanya sangat jelas. Namun demikian. Jernih atau keruhnya cermin tersebut sangat ditentukan oleh pemiliknya (manusia). etika keilmuan memiliki prinsip etis yang berlandaskan pada apa yang harus dilakukan dalam ilmu pengetahuan dan apa yang secara normatif harus dilakukan seorang ilmuwan. Hati nurani selalu berkaitan dengan kesadara manusia dan terkait dengan perilakunya.

ahli sastra. Misalnya: kode etik kedokteran. Dari profesi tersebut. sebagai suatu pekerjaan yang tetap. Kode etik profesi merupakan aturan-aturan yang jelas dan detail yang berkaitan dengan nilai dan norma yang diterapkan dalam profesi itu. Kepentingan umum maksudnya bahwa aktifitas profesional itu tidaklah semata-mata sebatas sesuai dengan pembayaran. Kegiatan professional harus berdasarkan kepada kepentingan umum dan kepentingan pribadi. karena itu. Keterkaitan seseorang professional dengan pemakai jasa atau klien. yang harus ditaati oleh anggotanya. dan sebagainya. ia layak memperoleh honor atau pembayaran yang seimbang dengan pekerjaannya. Tenaga professional selalu terkait dengan pemakai jasa dari aktiftas i professionalitasnya. berdasarkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) atau kontrak kerja yang telah disepakati bersama. 5. Apabila terjadi pelanggaran terhadap kode etik profesi. ahli hukum. Pengembangan selanjutnya. terampil dalam mengolah dan menguasai teknologi. Ilmu pengetahuan yang baik adalah ilmu yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat dan dapat mendatangkan kemaslahatan secara menyeluruh. maka pelan ggarnya dikenakan sanksi 108 . merupakan suatu kegiatan yang terus menerus dilakukan dan berkesinambungan. dan sebagainya. Kehidupan Profesi Pengembangan profesi yang dimiliki seseorang. Kepentingan pribadi maksudnya bahwa para pelaku profesional itu berhak memperoleh upah atau bayaran yang layak untuk kepentingan pribadi dan keluarganya. kode etik jurnalistik. Pemenuhan kepentingan pribadi dan keluarga harus selalu dii bangi dengan kepentingan m masyarakat ynag lebih luas. tetapi juga memiliki misi luhur yang bersifat pengabdian kepada masyarakat. Karena itu. tenaga professional harus melindungi kepentingan pemakai jasa atau kliennya. apakah akan mendatangkan hasil yang baik atau kurang baik.3. dokter. Etika profesi merupakan bagian etika secara umum yang membahas secara khusus tentang etika yang berkaitan dengan profesi tertentu. dari etika profesi adalah dirumuskanya mengenai kode etik profesi. seorang professional harus bersifat peka terhadap perkembangan dan kebutuhan ynag tumbuh dalam masyarakat. sebagai kelanjutan etika profesi yang berlaku pada komunitas tertentu yang memiliki keahlian yang sama. Dalam pengembangan profesi yang dimiliki seseorang ditentukan juga oleh etika profesi. Selain terkait dengan kontrak kerja kedua belah pihak juga harus mempertimbangkan aspek -aspek moral dan perkembangan etis yang saling menguntungkan kedua belah pihak. misalnya profesi wartawan. tetap memerlukan pijakan dalam mengarahkan dan mengembangkan profesinya ya ng berkaitan dengan pengembangan moral dan sikap yang tepat serta bijaksana.2. insinyur. akan menghasilkan keuangan yang digunakan untuk kepentingannya dalam kehidupan sehari-hari. Di samping ditentukan oleh SDM yang berkualitas.baik atau buruk dari segi etis. kode etik guru dan dosen. termasuk persyaratan dan keterikatan yang bersifaat etis. Etika ini akan sangat menentukan hasil dari profesi yang di kembangkan seseorang. Karena itu.

Antara para profesional dan kliennya. teknologi dan seni. 5. sesuai dengan profesi yang dikembangkannya. yang harus dilakukan dan hal-hal buruk yang harus ditinggalkan. Namun demikian. plagiat. Ilmu pengetahuanm. Untuk mengantisipasi dampak negatif dari ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilakukan secara simultan dan bekesinambungan oleh seluruh kalangan secara bersungguh sungguh. diantaranya: (1) memberikan bimbingan pada anggota dalam suatu profesi tentang hal-hal yang baik. merupakan wujud dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. seperti pencemaran udara.1 Kejujuran dalam Berbagai Aspek Kejujuran merupakan sikap terpuji yang harus dimiliki oleh setiap orang yang ingin meraih kesuksesan. apalagi yang bersentuhan dengan ilmu pengetahuan.3. penggundulan hutan. telah memberikan manfaat yang besar dalam hidup dan kehidupan manusia. Den gan sikap itu. pelanggaran hak intelektual.sesuai dengan apa yang ditetapkan dalam kode etik itu.4. baik pada masa kini maupun masa depan. Sesuatu yang dulunya dianggap sulit. akomodasi. informasi. Kejujuran amat dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan manusia. dan harus selalu melakukan upaya untuk menegakkan akhlak dan budi pekerti yang luhur. komunikasi dan sebagainya. (3) memperluas wawasan para tenaga professional yang terikat pada profesi itu dalam pengambilan keputusan dan memperluas layanan umum. serta berbagai efek samping lainnya. penekanan terhadap para pekerja secara berlebihan dan tidak mungkin terjadi adanya pemaksaan dari pihak yang kuat kepada pihak yang lemah. Etika profesi menetapkan beberapa tujuan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dan diterapka secara n bersungguh-sungguh adalah: 5. komersialisasi kedudukan. kemajaun sains dan teknologi juga mendatangkan efek samping yang merugikan manusia. merupakan penegakkan disiplin dan pertanggungjawaban moral dalam dunia profesinya. kerusakan di darat dan laut. Jarak perjalanan yang mestinya ditempuh dengan waktu yang lama dapat ditempuh dengan waktu yang sangat singkat.3. tidak akan terjadi manipulasi data. meningkatnya kemerosotan akhlak dan tingginya angka kriminalitas. termasuk para pelaku professional. antara sesama anggota organisasinya dan berbagai pihak yang bersentuhan langsung dengan profesionalitas yang dikembangkan. kendaraan yang memadai.3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Tidak dapat disangkal bahwa kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Ketersediaan tempat tinggal yang mewah. Manfaat itu berupa kemajuan dalam berbagai bidang seperti ekonomi. Pengenaan sangsi terhadap para pelanggar kode etik. (2) mengarahkan tumbuhnya kepedulian etis yang mendalam dan luas tentang perkembangan manusia yang terus berhadapan dengaan kemajuan ilmu dan teknologi. bahan makanan dan pakaian yang melebihi kecukupan. Dengan demikian tidak akan terjadi hal-hal yang merugikan antara satu dengan yang lainnya. dengan sentuhan ilmu dan teknologi menjadi semakin mudah. transportsi. teknologi dan seni apabila tidak dikelola dengan kejujuran maka akan 109 .

akan mengantarkan seseorang bersikap arif. dan seni adalah kemaslahatan umum. Bersikap Obyektif Sikap obyektif merupakan salah satu ciri dari sikap kalangan professional.menimbulkan dampak negatif dan bahay yang sangat besar dalam kehidupan a masyarakat. dan seni dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan yang diberi amanat untuk mengkelola alam semesta bagi semua makhluk. termasuk kepentingan antara pelaku dan pengguna jasa harus diletakkan sec ara professional dan komprehensif.4.3.4.3. Berpikir Rasional dan Filosofis Salah satu cirri berpikir filosofis adalah berpikir secara kritis dan argumentatif. sehingga tidak bersifat setengah -setengah. mengikuti prinsip-prinsip logika serta mempertimbangkan sudut pandang untuk bisa memahami apakah sesuatu itu bisa diterima atau ditolak. Karena tujuan dari pengembangan sains. Seorang dosen harus menilai mahasiswanya dengan obyektif sesuai dengan kemampuaan mereka.4. 5. Selanjutnya berpikir filosofis juga dapat membentuk pengalaman kehidupan seseorang secara lebih kritis atas pandangan hidup. teknologi.4. akan dapat dilahirkan dari masyarakat yang menjunjung tinggi kem ashlahatan umum serta melestarikan nilai-nilai luhur manusia.3. 5. Setiap kegiatan para professional itu harus dilakukan seobyektif mungkin. teknologi dan seni harus diarahkan kepada kondisi yang obyektif secara maksimal. teknologi. karena hubungan kedaerahan atau (karena sikap 110 . ide-ide yang muncul karena keinginannya. Kemashlahatan Umum Salah satu tujuan dari pengembangan sains. Berpikir kritis adalah suatu usaha berpikir yang sengaja dilakukan secara aktif. Kepentingan berbagai pihak. tidak boleh mempertimbangkan karena kedekatan mahasiswa dengna dosennya. 5. sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih menyelururh. karena itu pengembangan sains.2. Seseorang diharapkan mampu memecahkan permasalahan tersebut dengan cara mengidentifikasinya agar memperoleh jawaban-jawaban yang diusahakannya secara mudah.3. maka segala hal yang mengarah pada sesuatu yang membahayakan harus dihilangkan dan dihindari. dan memiliki wawasan yang luas terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi manusia. dapat dipertanggung jawabkan dan memberikan manfaat yang luas. Dengan berpikir rasional dan filosofis. Peradaban yang luhur. Dengan cara ini. Kemaslahatan umum dapat terwujud dari ketaatan pada nilai-nilai etika dan kode etik profesi. argumentatif. sistematis. maka sains. teknologi. pemanfaatan kekayaan alam secara berlebihan dan tidak dibarengi dengan usaha pelestariannya kembali. dan seni adalah untuk mendatangkan kemashlahatan bersama dan kelestarian kehidupan alam semesta. Berpikir rasional dan filosofis sangat diperlukan agar produk-produk pemikirannya benarbenar tepat. yang baik untuk sebagian kelompok tetapi buruk untuk kelompok lain. Misalnya. ekploitasi tenaga kerja secara berlebihan untuk kepentingan pemilik perusahaan. penyalahgunaan zat kimia untuk pemusnahan manusia secara masal (genosida).

. (Robert Freger.4. M anusia harus memiliki akhlak yang luhur terhadap alam tersebut dengan sikap yang santun serta melindungi. Seorang dokter. dalam bimbingan akhlak. yaitu: (1) alam mineral. kebutuhan. (5) alam ruhani. 2003: 137) Dari puisi di atas. (3) alam hewani (fauna).. pada saat ia menuliskan resep untuk pasiennya harus bersikap obyektif dalam menentukan obat. Akhlak dalam Pelestarian Lingkungan Hidup Akhlak dan budi pekerti mengantarkan manusia agar memahami secara sungguh-sungguh terhadap alam semesta dengan segala peristiwanya yang menakjubkan. satu dengan yang lainnya saling berhubungan. Aku mati sebagai mineral dan menjelma tumbuh-tumbuhan Aku mati sebagai tumbuhan dan terlahir hewan Aku mati sebagai hewan dan kini menjadi manusia Suatu hari nanti. (2) alam tumbuhtumbuhan (flora). dan melambung bersama para malaikat. tetapi saling terkait dan berkelindan serta memiliki hubungan yang sangat erat. (4) alam insani (manusia). dan tidak diperkenankan juga untuk mengambil imbalan materi yang tidak halal dari aktifitas profesinya. Seorang Hakim harus menetapkan hukum secara obyektif tidak boleh menetapkan hukum dengan cara subyektif sehingga keputusannya tidak adil. Hindari suatu pandangan yang menganggap alam hanya semata -mata sebagai obyek dari ambisi manusia modern melalui sains dan teknologinya. Kerena itu. dan alam itu sendiri menjadi hilang kemampuannya untuk memberikan 111 . termasuk terhadap alam mineral sekalipun. dan kekuatan sendiri-sendiri dalam suatu tatanan yang sangat harmonis. Pergerakan dan perkembangan alam terjadi secara beraturan dan bersifat seimbang. Akhlak dan budi pekerti diterapakan secara sungguh -sungguh terhadap lima kelompok alam tersebut. aku akan mati sebagai manusia. Dengan penerpan akhlak dan budi pekerti maka kelestarian alam dan lingkungan itu akan terjaga dengan baik. 5. Semua benda-benda alam tidak terpisah secara sendiri-sendiri. dilukiskan oleh Rumi dalam suatu puisinya. jangan mempertimbangkan tawaran dari peerusahaan -perusahaan obat tertentu yang menawarkan imbalan materi. manusia diarahkan agar menjaga kelestarian alam secara sungguh-sungguh dan selalu berusaha untuk menghindari kerusakan dan pencemarannya. Mereka mendominasi dan mengeksploitasi alam secara tidak beradab untuk memenuhi tuntutan hawa nafsu yang terus meningkat dan tidak pernah merasa puas.. yang mengakibatkan dan menimbulkan keganasan alamiah.subyektif lainnya). terungkap dengan jelas mengapa dan bagaimana hubungan antara benda-benda alam yang bersifat serasi dan seimbang. Melalui pendekatan akhlak dan budi pekerti alam dapat dibagi secara garis besarnya dalam lima tingkatan. sesuai dengan kegunaannya. Masing-masing bagian dari alam tersebut memiliki kedinamisan. Sebagai gambaran dari keharmonisan hubungan antara benda-benda alam tersebut. Pandangan seperti itu akan merusak kelestarian alam.

seperti benda padat.2. hendaklah manusia memanfaatkannya dengan baik dan tidak merusa Termasuk sikap k. maka akan membahayakan manusia itu sendiri.1. Apabila manusia berlaku baik. mebeler. Alam Mineral Semua alam mineral. mereka menempatkan alam dengan segala tingkatannya seperti dikemukakan di atas dengan sebutan jiwa (al-nafs). Alam ini menjaga keseimbangan benda-benda alam lain secara keseluruhan. yaitu daya makan. kelapa dan kelapa sawit. Ketidak seimbangan dalam alam mineral dapat membentuk dan menimbulkan keganasan secara alamiah. seperti jarak. dan tumbuhan lainya yang menghasilkan biodiesel. 5. Penerapan akhlak terhadap tumbuh-tumbuhan. Sikap akhlak terhadap alam ini. merupakan tingkatan alam yang lebih sederhana bila dibandingkan dengan alam -alam lain yang memiliki daya yang lebih banyak seperti flora atau fauna. Sebagian jenis kayunya bisa menghasilkan minyak. jiwa insani atau manusia dan jiwa ruhani. cair maupun gas. seperti minyak ka yu putih. benda cair. Manusia memanfaatkan alam ini untuk nutrisi. serta aneka macam tumbuhan lain dari berbagai jenis tumbuh tumbuhan yang ada pada alam semesta. reboisasi. bahan untuk kapal laut dan pesawat terbang. Sebaliknya apabila manusia melakukan k erusakan terhadapnya. Alam mineral atau alam jamadi terdiri dari benda-benda mati dalam berbagai bentuk dan jenisnya. Sikap manusia terhadap alam ini akan menimbulkan dampak yang baik atau buruk. boleh memanfaatkannya dengan baik dan menjaga kelestariannya. bahan bangunan.4. dan berbagai aktifitas lain yang dapat menjaga kelestarian alam dan 112 . maka alam tersebut akan mendatangkan kebaikan. Kayunya dimanfaatkan untuk bahan bakar. jiwa tumbuh-tumbuhan. seperti sagu dan aren. Manusia tidak boleh mengeksploitasi benda alam tersebut secara berlebihan dan menyimpang dari keserasian dan keteraturannya. sesuai dengan fungsinya masing -masing. buah . dijadikan minyak goreng (palem oil) seperti. tumbuh. Demikian tingginya perhatian dan penghormatan orang yang memiliki akhlak yang luhur dan budi pekerti yang terpuji.sumber dayanya yang dermawan dan kaya dalam rangka mempertahankan keseimbangan ekologisnya. dengan aneka macam jenis dan ragamnya. dan gas. dan berkembang biak. minyak wangi yang diambil dari kayu cendana dan gaharu. yang sering disebut sebagai kaum sufi. akhlak kita terhadap benda mati hendaklah menempatkan benda itu pada proporsi yang sebenarnya.4. baik padat. pengembangan hutan bakau. 5. Alam Nabati Alam nabati atau jiwa tumbuh-tumbuhan memiliki daya setingkat di atas alam mineral. Mereka menyebutnya dengan jiwa mineral. seperti pelestarian hutan. diarahkan agar manusia bersikap ramah terhadap alam tersebut. Sebagian buahnya bisa dijadikan bahan energi. seperti makanan pokok sayuran. jiwa hewani. tergantung perlakuan manusia terhadapnya. serbuk kayu jenis tertentu dijadikan sebagai makanan pokok.

sehingga agamapun sangat memperhatikannya. 1997: 178). Di tengah-tengah kesibukan melakukan reboisasi. mengantarkan manusia untuk memiliki tanggungjawab yang tinggi sehingga ia tidak melakukan perusakan terhadap alam. yang sangat rajin melakukan reboisasi dan menanam berbagai jenis tanaman. Akhlak kepada alam. Atau dengan istilah lain "setiap perusakan terhadap lingkungan harus dinilai sebagai perusakan terhadapan dirinya sendiri". (al Qardlawi. Karena itu. 113 . setiap orang yang menanam pohon merupakan sesuatu perbuatan yang terpuji dan mulia. ia ditegur oleh beberapa orang dengan nada yang sinis: "Andakan seorang sahabat Nabi. hingga ia mengatakan: "Mengapa kamu lakukan kegiatan rebosasi. yang lazim disebut illegal loging.lingkungan. Betapa pentingnya pelestarian terhadap tumbuh-tumbuhan. karena pohon itu bermanfaat untuk oran lain. Manusia dituntut untuk menghormati proses-proses yang sedang tumbuh dan terhadap segala apa saja yang ada dalam alam. seolah-olah sahabat itu bersikap rakus terhadap kehidupan dunia. h akan tetapi hanya melaksanakan suatu tuntunan agar setiap orang berusaha melakukan reboisasi dan bercocok tanam. mengapa Anda bersikap rakus dengan menanam berbagai tanaman. termasuk alam tumbuh-tumbuhan dan alam mineral adalah dengan pemahaman yang baik. sahabat itu berusaha meluruskan pemahaman yang sangat keliru dari beberapa orang yang menegurnya. padahal engkau seorang sahabat Nabi. Aku melakukan hal ini hanya mengikuti tuntunan Nabi: " Barangsiapa yang menanam tanaman lalu buahnya dimakan oleh manusia dan oleh makhluk lain. Bersikap ramah dan bersahabat bersama alam. Tidak ada kebaikan dalam pemborosan dan tidak ada pemborosan dalam kebaikan. menggalakkaan reboisasi dan pemeliharaan tumbuh -tumbuhan dengan baik. seharusnya tidak bersifat rakus terhadap kekayaan dunia". ia melakukan kegiatan itu. gunakan segala sesuatu secukupnya. Sahabat itu menjawab: "Janganlah kalian terburu-buru menyalahkan aku. Bahwa sesungguhnya. Dalam suatu riwayat dikisahkan ada seorang pengikut Nabi yang sangat setia. tidak ada hubungannya dengan kerakusan terhadap ke idupan dunia. Dengan demikian manusia yang berakhlak pasti tidak sejalan dengan pandangan sementara kelompok yang menganggap alam hanya semata-mata sebagai alat untuk kepentingan manusia belaka. maka hal itu merupakan sedekah baginya". Manusia harus membatasi diri dalam pemanfaatan alam dan tumbuh-tumbuhan dan tidak terjerumus dalam pemborosan yang berlebihan. Menjawab pertanyaan yang disebutkan di atas. juga termasuk untuk hewan ternak dan bangsa burung. yang manfaatnya akan dirasakan oleh manusia dan makhluk lain. seolah-olah kita bersikap terhadap makhluk yang bernyawa. padahal seharusnya bersikap sederhana". Salah satu bagian dari sikap akhlak terhadap alam tumbuh -tumbuhan adalah menghilangkan praktek penebangan hutan secara liar. Uraian di atas menginformasikan mengenai seorang yang salah memahami suatu kegiatan reboisasi dan bercocok tanam yang dilakukan oleh seorang sahabat Nabi. Padahal sahabat yang melakukan kegiatan itu adalah seorang sahabat Nabi yang sang at sederhana tidak rakus terhadap kehidupan dunia.

buang air besar atau kecil dalam air yang tergenang atu air yang mengalir. dinamai amarah. alam hewani telah memiliki berbagai daya yang mendekati daya manusia. Karena. yang merupakan potensi yang menimbulkan gerakan untuk menolak sesuatu yang dianggap membahayakan dan merusak. Apabila penerapan akhlak manusia terhadap alam nabati saja harus dianggap seolah-olah sebagai makhluk hidup. melalui urat nadi dan jaringan yang berhubungan dengan urat saraf. Hubungan antara manusia dengan alam. Kedua. maka terhadap alam hewani harus lebih meningkat lagi. manusia yang bertugas untuk mengelola alam semesta harus melakukan interaksi dengan sesamanya dan dengan alam lingkungannya harus bersikap harmonis dan serasi. daya menyimpan khlayalan dan sebagainya. Larangan membuang kotoran air seni dan sampah di jalan-jalan umum. Alam Hewani Dalam tinjauan akhlak. Meskipun alam hewani memiliki potensipotensi yang disebutkan di atas. sehingga berusaha menguasainya. Manusia boleh memanfaatkan alam hewani untuk 114 .Merubah tanah yang tandus menjadi tanah yang subur. dengan akhlak terhadap tumbuh-tumbuhan dan alam mineral. atau di bawah pohon tempat peristirahatan di tempat-tempat berteduh dan di sumber-sumber air yang bersih. atau seorang majikan dengan budaknya. alam hewani melengkapi dirinya dengan daya penggerak dan daya pengindera. Sedangkan indera yang tidak nampak diantaranya adalah kemampuan berimajinasi dan menyimpannya. Selain memiliki potensi yang ada pada kedua alam tersebut. pertama dinamakan nafsu. adalah menjaga lingkungan dan kebersihan. penciuman. dengan tidak membuang kotoran. Pelaku gerakan adalah potensi yang dikerahkan melalui urat saraf dan otot. yaitu pendorong dan pelaku gerakan. perasa. namun kemampuan dan kadarnya berbeda antara satu jenis hewan dengan jenis lainnya. dan hubungan manusia dengan sesamanya bukanlah merupakan hubungan antara seoranga penakluk dan yang ditaklukkan. Proses ini digunakan untuk melakukan suatu gerakan. yang menimbulkan gerakan ke arah syahwat. Daya pengindera yang ada dalam alam hewani terdapat dua bagian. menghutankan gunung-gunung dan tanah gersang yang gundul. alam hewani memiliki potensi yang lebih lengkap dari alam mineral maupun alam nabati. Adapun yang dimaksud dengan pendorong adalah potensi yang menimbulkan suatu gerakan baik dengan cara . (1) yang tampa k (lahir). penglihatan. Inila prinsip dasar yang h harus dijadikan landasan dalam berinteraksi antarsesama manusia dan keharmonisan hubungan itu pulalah yang menjadi tujuan dari akhlak dan budi pekerti. seperti: panca indera. Karena itu. merupakan suatu usaha yang sangat terpuji yang dapat mendatangkan manfaat yang besar bagi sesama makhluk Masih berkaitan . Indera yang bersifat lahir berupa pancaindera (indera peraba. memunculkan gambaran sesuatu yang diinginkan di dalam khaya maupun tanpa l hal tersebut.4. dan pendengaran). 5. akan tetapi merupakan hubungan kebersamaan dan kemitraan. daya khayal. memperbaiki tatanan kehidupan dalam alam lingkungannya. Potensi penggerak dibagi dua. Potensi pendorong ini dibagi menjadi dua.3. (2) yang tidak tampak (batin).

Akhirnya dengan sangat berhati-hati ia menuruni oase itu kemudian ia meminum airnya sepuas-puasnya. maka iapun kembali ke oase itu dan menuruninya untuk mengambil air bagi anjing tersebut. (Bukhari: 2190. Setelah itu. bahwa waktu Nabi menginformasikan hal itu. kita jumpai betapa tingginya perhatiannya.sepatu itu ia bawa digigit dengan mulutnya. maka ia gunakan sepatunya untuk membawa air itu. apakah dengan mengasihi seekor hewan akan mendapat balasan kebaikan. Nabi menjawab: "pada setiap makhluk hidup (sekecil apapun). tulang. Memperhatikan kenyataan seperti itu timbul pada dirinya belas kasihan. meskipun wujudnya anjing. Disebutkan dalam sabda Nabi. tiba-tiba ia jumpai seekor anjing yang menjulurkan lidahnya dan mengibas-ibaskan ekornya. Muslim: 4162). Dari uraian di atas. air tersebut diberikan pada anjing yang kehausan tadi. ia pun naik kembali ke atas. terdapat dua hal yang sangat kontras. karena pada waktu hidup di dunia ia pernah mengurung seekor kucing dalam kamarnya. Apabila memelihara harus dilakukan dengan baik. hewan bisa juga dimanfaatkan sebagai hiasan. Dalam kajian agama misalnya. seperti memanfaatkan dagingnya. sehingga kucing itu mati kelaparan karena tidak . Dalam versi lain disebutkan. karena ia mengasihani hewan.(Bukhari: 3268. misalnya dalam hal memotong hewan disyaratkan menggunakan pisua atau alat potong yang tajam. di akhirat ia memperoleh balasan yang baik dan masuk surga. tergambar dalam uraian beikut. sehingga tidak menyiksa. Muslim: 4160). masuk dalam neraka. agar menghilangkan dahaganya yang sangat mencekam. 115 . (2) dikisahkan ada seorang wanita jalang yang sering berbuat keji. Selain itu. karena naiknya susah. kulitnya. Sampai di atas. ia jumpai sebuah oase yang di keliling bukit-bukit berbatu berada di dalam tanah yang cukup jauh dan menyulitkan. bahwa penerapan akhlak terhadap alam hewani merupakan suatu keharusan dan sikap seseorang terhadap alam hewani akan menentukan kualitas akhlak dan budi pekerti dari orang tersebut. diberi makan dan tidak dilepas. memberi makanan yang cukup dan mengurusnya sesuai deng yang dibutuhkan oleh hewan an peliharaannya. lemak. Waktu ia mengambil air itu tidak ada alat untuk membawanya.kepentingan yang bermanfaat. dan berbagai hal yang bisa dimanfaatkan. (1) disebutkan ada seorang wanita yang memasuki alam akhiratnya sangat menderita.(Bukhari: 3223. Wanita jalang itu menyadari dan memahami bahwa anjing tersebut sedang ditimpa kehausan yang dahsyat. Setelah ia berusaha dengan susah payah untuk mencari air itu. pada suatu saat ia mengadakan perjalanan di tengah padang pasir. Baru berjalan beberapa langkah. sebagai hewan peliharaaan dan dipelihara sebagai hobi dan kesenangan. Pada saat ia kehausan. agar manusia mengakkann akahlaknya yang baik terhadap alam hewani. Semua hal yang diperlakukan terhadap hewan tersebut tidak boleh bersifat menyiksa atau menyakiti. ia berusaha mencari perigi atau oase untuk segera ia meminum airnya. Muslim: 4164). Wanita jalang yang banyak melakukan perbuatan keji itu. terdapat kesempatan untuk berbuat baik". kita dapat mengambil pemahaman yang sangat jelas. banyak sahabat bertanya.

Sedangkan kalbu merupakan penentu kualitas manusia. Kalbu menentukan diri seseorang untuk melakukan suatu perbu atan atau meninggalkannya. Oleh karenannya. mereka yang sebaya dengan adik -adik kita adalah adik kita sendiri. adalah tiga potensi yang sangat signifikan yaitu. Psikologi dan akhlak (tasawuf) adalah dua disiplin ilmu yang biasa digunakan untuk membaca struktur kerohanian manusia. Akal merupakan substansi dan esensi untuk memahami segala sesuatu secara rasional. (2) fikiran dan (3) kalbu. Mengenai akhlak terhadap manusia secara garis besar. Alam Insani Alam insani atau manusia memiliki daya-daya yang ada pada alam mineral. mereka adalah anak-anak kita juga. kalbu diberi beban pertanggungjawaban terhadap apa yang diputuskannya. dan ditugaskan untuk mengelola alam semesta dengan menjaga keutu han dan kelestariaannya. bahwa kehidupan manusia dunia ini bagaikan ke luarga besar. Kesempurnaan dan kelebihan manusia pada bentuk fisik telah banyak dikaji dan dijelaskan oleh disiplin ilmu. Semua orang tua yang ada diantara kita adalah orang tua kita sendiri. tidaklah beriman salah seorang diantaramu sehingga ia mengasihi orang lain sebagaimana mengasihi dirinya sendiri. sebagaimana kita bersikap terhadap diri kita sendiri. orang -orang yang sebaya dengan kita adalah saudara kita.4. kita bersikap kepada orang lain. 116 . yang dapat membedakan manusia dengan makhluk lain. Para nabi dan rasul. manusia memiliki ke istimewaan-keistimewaan dan kelebihan-kelebihan yang luar biasa. Oleh karena kepemilikan akal dan kalbu.5. Dalam prespektif akhlak dan budi pekerti. (1) akal. Khusus pada kejadian ruhaniahnya. Mengenai uraian terperinci dari akhlak terhadap alam insani telah diuraikan pada kajian yang lalu. Sebagai makhluk yang paling sempurna. Akhlak terhadap alam insani dapat digambarkan secara singkat. alam nabati. Ia memiliki kedudukan yang sangat menentukan dalam sistem -sistem kehidupan manusia. dan alam hewani serta dilengkapi dengan daya-daya lain yang mengantarkan dirinya pada kesempurnaan yang maksimal. tergambar dalam ungkapan berikut ini. Salah satu kesempurnaan manusia adalah sebagai makhluk yang berakal. Manusia dijadikan sebagai pemimpin dari seluruh alam.4. maka manusia diberi amanah untuk mengelola alam semesta bagi kesejahteraan semua makhluk. Daya-daya yang dimiliki manusia dan tidak dimiliki oleh makhluk nyata lainnya. Semua orang yang sebaya dengan anak -anak kita. tetapi juga pada kejadian ruhaniahnya. apabila dibandingkan dengan makhluk makhluk lain. akal dan kalbu merupakan anugerah yang agung dan luhur. dalam berbagai uraian yang membandingkannya dengan makhluk lain. Dengan amanah yang agung itu mengantarkan manusia menjadi makhluk yang bertanggungjawab atas segala aktifitas dan perbuatannya. serta pembawa agama-agama besar dunia dibangkitkan untuk melengkapi kesempurnaan akhlak. manusia juga memiliki kelebihan-kelebihan yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh makhluk-makhluk lainnya. Keistimewaan yang dimilikinya bukan saja terletak pada kejadian fisiknya (jasmaniah). Kesimpulan ringkasnya.

Alam Ruhani Akhlak terhadap alam ruhani berkaitan dengan pendekatan spritual. 117 .5. misalnya akhlak terhadap malaikat. Terhadap makhluk ghaibpun kita memiliki sikap akhlak. Informasi mengenai ini kita terima berdasarkan wahyu Tuhan Pencipta alam semesta melalui para nabi dan rasul-Nya yang tercantum dalam kitab suci. bahwa dalam pandangan akhlak dan budi pekerti selain makhluk -makhluk nyata terdapat makhluk ghaib yang tidak dapat diinderai dengan indera manusia.4.5.

dan pembahasan mengenai hal-hal pokok tentang hukum sebagai suatu norma yang penting dalam mengatur kehidupan manusia. Pedoman tingkah laku yang dimaksudkan tersebut di antaranya adalah norma-norma yang hidup di masyarakat atau dikatakan juga sebagai norma sosial.1. Sistem nilai ini merupakan wujud ideal dari kebudayaan yang memberikan acuan bagi manusia dalam berperilaku. Beraneka ragamnya norma yang hidup di masyarakat dikarenakan norma norma tersebut sudah mengacu pada peranan-peranan manusia dalam kedudukannya di masyarakat. Norma Hukum dan Norma Sosial Lainnya Norma-norma yang ada dalam masyarakat bermacam -macam. Yang termasuk kelompok aspek hidup pribadi meliputi: 118 . manusia memerlukan pedoman atau acuan dalam bertingkah laku. merupakan inti yang menjiwai semua pedoman yang mengatur tingkah laku warga masyarakat yang bersangkutan. Oleh karena itu di dalam melakukan tindakan tindakan atau berperilaku dalam kehidupannya. Apabila dikaji lebih jauh maka nilai-nilai tersebut seolah mempunyai tingkatan atau gradasi dalam kedudukannya. Macam kaedah atau norm tersebut a tergantung dari dua macam aspek hidup manusia yaitu 1) aspek hidup pribadi. yang menjadi pedoman hidup bagi orang untuk bersikap tindak di dalam kehidupannya. e Ada norma yang lemah atau tidak keras dengan sanksinya. Sistem nilai budaya yang telah dibahas sebelumnya . yang normatif. sehingga norma tersebut dinamakan seba gai norma hukum. Selain itu apabila dilihat dari sudut daya paksa atau sanksi untuk kepatuhan terhadap suatu norma t rdapat perbedaan-perbedaan pula.BAB VI NORMA SOSIAL DAN NORMA HUKUM Sebagai makhluk budaya dan sosial. Sebaliknya ada pula yang mempunyai sanksi kuat yang dinamakan sebagai sanksi hukum. Secara umum pengertian norma adalah segala aturan -aturan atau pola-pola tindakan. manusia dilingkupi oleh sistem nilai atau himpunan nilai-nilai. atau dikatakan sebagai sanksi sosial saja. Norma-norma tersebut diyakini oleh warga masyarakat yang bersangkutan sebagai milik bersama. dan 2) aspek hidup antar pribadi. 6. bagaimana mereka menundukkan diri atau mematuhi norma-norma tersebut. atau disebut juga sebagai kaedah atau norma sosial. Bagaimana suatu masyarakat meyakini suatu norma sebagai milik bersama nampak dalam tingkah lakunya. Berikut ini merupakan uraian tentang: norma-norma yang hidup dalam masyarakat yaitu norma hukum dan norma sosial lainnya. kemudian mengenai proses terjadinya norma hukum yang berasal dari norma sosial. baik dalam hidupnya sendiri maupun dalam pergaulan hidup bersama.

dan tatanan sosial terwujud berkat pedoman-pedoman tersebut.2. Selain itu hukum perundangundangan tidak dapat mengatur semua segi kehidupan manusia. Kaedah-kaedah atau norma-norma hukum yang bertujuan agar tercapai kedamaian hidup bersama (peacefull living together) (Purbacaraka. kaedah-kaedah kesusilaan (sittlichkeit atau moral/etika dalam arti sempit) yang tertuju pada kebaikan hidup pribadi atau kebersihan hati nurani dan akhlak (kehidupan dengan geweten) Dengan kaedah-kaedah atau norma-norma dalam aspek pribadi itu akan menjadi pedoman hidup pribadi sehingga menjadikan kepribadian (personality) seseorang menjadi kuat dan seimbang. b.a. Keduanya berada merupakan satu kesatuan dalam diri manusia yang tidak terpisahkan satu sama lain. Selain itu. Proses Norma Sosial Menjadi Norma Hukum Dalam bab. Mengingat setiap manusia tentu mempunyai ukuran pantas atau semestinya yang berbed abeda dengan manusia lainnya. 1982: 11-16) Mengingat dalam masyarakat ada beraneka norma yang dihayati oleh warga masyarakat yang bersangkutan sebagai pedoman berlaku. Telaah terhadap hukum dari segi kaedahnya atau normanya tidak terlepas dari norma-norma lain yang hidup dalam masyarakat. terdahulu telah dikemukakan bahwa kehidupan manusia dapat dilihat dari sisi dirinya sebagai individu (pribadi) dan sebagai makhluk sosial. manusiapun mempunyai akal dan jiwa yang disebut sebagai kepribadian. Sehingga kehidupan manusia perlu dilengkapi oleh pedoman hidup yaitu norma -norma sosial lainnya. ia merupakan makhluk ciptaan tuhan yang bagian dirinya terdiri dari tubuh biologisnya yang secara kasat mata dapat kita amati. Sebagai individu. sehingga sebagai makluk sosial kehidupan 119 . b. kaedah-kaedah atau norma-norma kepercayaan. Dalam konteks diri manusia sebagai makhluk sosial. ada yang berasal dari norma-norma sosial tersebut dan ada yang karena kebutuhan-kebutuhan hidup manusia yang memerlukan aturan -aturan hukum sebagaimana uraian berikut ini. Terbentuknya norma hukum. Patokan atau pedoman berperilaku pantas tersebut adalah dalam ukuran yang sesuai dengan masyarakat yang bersangkutan. Sedangkan yang termasuk kelompok aspek hidup antar pribadi meliputi: a. untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kehidupan beriman. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan suatu patokan atau pedoman yang mengatur bagaimana manusia dapat berperilaku pantas dan semestinya di dalam masyarakat. Kaedah-kaedah atau norma-norma sopan santun (sitte) yang bertujuan agar tercapai kenyamanan hidup bersama (pleasant living together). 6. maka tujuan hidup bersama yang ingin dicapai adalah kedamaian dan keteraturan hidup antar manusia.

2. 1982: 13) Sebagai kebutuhan dasar maka hal tersebut harus dipenuhi. Sebagai makhluk budaya. Di dalam lembaga-lembaga atau istilah lainnya pranata-pranata yang ada dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia tersebut. patokan atau standard yang disepakati bersama. Apabila dikaitkan dengan nilai nilai - 120 . Seseorang memerlukan makanan. yang disebut dengan kaedah atau norma. Love ( Purbacaraka. Perilaku yang ia lakukan setiap hari adalah hasil dari proses belajar dari generasi sebelumnya dan juga lingkungan hidupnya. Di samping itu dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Menurut A. Sebagai makhluk budaya ia memerlukan suatu lembaga perkawinan dulu untuk memenuh i hasratnya itu. norma-norma yang ada dalam masyarakat juga diciptakan apabila dalam pola kehidupan masyarakat yang ada pada suatu waktu dirasakan perlu dirubah dalam pola perilaku yang dianggap lebih baik atau lebih sesuai dengan keadaan pada waktu itu sebagai norma-norma sosial. Food. sebagai makhluk sosial manusia berinteraksi dan membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya tersebut. Pola hidup dengan norma-norma yang ada sebagai pedoman atau patokan hidup itu muncul karena adanya suatu kebutuhan hidup manusia yang harus dipenuhi. 4. manusia mempunyai kebutuhan-kebutuhan dasar dalam menjalani hidupnya yaitu: 1. diperlukan suatu aturan-aturan atau pedoman sebagai suatu norma. Di sisi lain. namun tidak begitu saja dapat dilakukannya.sosialnyapun perlu diatur oleh suatu pedoman. manusia diberikan kemampuan berpikir. manusia memerlukan pemenuhan kebutuhan seksual. Self-actualization. Dengan demikian kebutuhan manusia dapat terpenuhi namun tetap tercipta kehidupan antar manusia yang berada dalam koridor keteraturan dan kedamaian. namun pemenuhan kebutuhan itu tidak serta merta begitu saja dapat dilakukan. 5.H. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa norma sosial merupakan suatu peraturan yang memuat rincian pedoman untuk rentang kelakuan yang pantas dan dapat diterapkan pada situasi-situasi sosial tertentu. clothing. tapi tidak dapat ia begitu saja mengambil atau memakan makanan milik orang lain. Self-esteem. ia diberi Tuhan akal untuk menjalani kehidupannya. Maslow. Safety of self and property 3. Selain itu norma sosial juga dikatakan sebagai suatu aturan atau ukuran baku mengenai perilaku yang dianggap dapat diterima secara sosial. selain sebagai kebutuhan biologis hal ini juga untuk meneruskan keturunannya. Hal mana ditentukan oleh harapan -harapan orang tentang perilaku yang bersangkutan. Proses bagaimana terjadinya kaedah atau norma itu dapat dijelaskan berkaitan dengan manusia sebagai makhluk budaya. shelter. Contoh lainnya.

Sehubungan dengan norma di atas. tingkat selanjutnya adalah tingkat sistem hukum. 1986. Status ((status) merupakan suatu peringkat atau posisi seseorang dalam kelompok atau masyarakat. hal. contohnya: hukum waris. sebagian dari norma-norma sosial di masyarakat tadi dilembagakan kembali sebagai norma hukum apabila mempunyai sanksi hukum. dicemooh. dirumuskan dalam norma-norma sosial tertentu. Sedangkan peranan (role) adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang yang mempunyai status. baik hukum tertulis sebagai perundang -undangan maupun tidak tertulis 121 .(T. Dengan demikian nampak setelah tingkat norma. Gagasan dari norma itu tercermin dalam sebagian pola berlaku sebagai norma hukum. suatu norma sosial adalah hukum apabila pelanggarannya atau tindakan tidak mengindahkannya secara teratur ditindak. antara Peranan da status saling terkait n satu sama lain. 169). 1986: 5). misalnya dikucilkan. hukum dapat menerapkan penggunaan kekuatan yang ada pada masyarakat yang terorganisasi untuk menghindari atau menghukum pelanggaran terhadap norma sosial. tegas dan lebih terinci. secara ancaman atau secara nyata -nyata. yaitu norma pada situasi sosial tertentu sebagai norma sosial. Kemudian. Yang dimaksudkan dengan pelembagaan berganda di sini adalah nilainilai yang hidup dalam masyarakat dilembagakan sebagai norma sosial apabila dipatuhi dan ada sanksi sosial. Dalam penerapan norma-norma yang ³disepakati´ bersama tersebut. Jadi terkait dengan kewajiban kewajiban seseorang berkenaan dengan peranan -peranan yang harus dijalankannya.O. yaitu tindakan fisik. Dua kali pelembagaan inilah yang menyebabkan dikatakan bahwa suatu norma dapat berubah menjadi norma hukum melalui suatu pelembagaan berganda. Status berkaitan juga dengan hak dan kewajiban yang melekat pada seseorang. atau posisi suatu kelompok dalam hubungannya dengan kelompok lain. Jadi dalam suatu masyarakat terdapat gagasan yang berisi nilai nilai sebagai norma sosial untuk mengatur pola tingkah laku masyarakatnya. Apabila suatu norma sosial diberlakukan dengan paksaan suatu sanksi maka nor ma sosial tersebut menjadi norma hukum. Jadi perbedaan norma hukum dan norma sosial adalah dalam norma hukum.Ihromi. sehingga perumusannya menjadi lebih jelas. atau peranan merupakan aspek dinamis dari status. apabila terjadi pelanggaran atas suatu norma sosial maka akan ada sanksi sosial. ini sebagai pelembagaan pertama. Dalam arti sebagian dari norma sosial tadi diperkuat menjadi norma hukum sebagai pelembagaan berganda. (Koentjaraningrat. jadi sifatnya statis. sebagai pelembagaan kedua. dan lain-lain. Menurut E. yang mempunyai wewenang bertindak yang secara sosial diakui.budaya. maka norma adalah nilai-nilai budaya yang sudah terkait dengan peranan peranan tertentu dari status atau kedudukan manusia. Adamson Hoebel. oleh seseorang atau suatu kelompok orang. Koentjaraningrat mengartikan peranan sosial sebagai tingkah laku individu yang mementaskan suatu kedudukan tertentu.

2. Hukum sebagai tata hukum. 5. hukum hanya 122 . dan manusia atau masyarakat adalah pendukung dari kebudayaan tersebut. Hukum sebagai keputusan penguasa. Hukum sebagai jalinan nilai nilai. Di sisi lain norma norma sosial lainnya atau norma-norma bukan hukum tidak dapat diabaik an peranannya dalam usaha mewujudkan kenyamanan. pengertian hukum antara lain dapat dilihat dari cara-cara merealisasikan hukum tersebut dan bagaimana pengertian masyarakat terhadap hukum. 8. Keberadaan hukum tersebut. 6.1982: 12) Dikemukakannya pengertian dari hukum sangat penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran atau kesalahpahaman dalam melakukan telaah t rhadap hukum e tersebut. Pengertian. mempunyai kedudukan yang penting dalam pengaturan penyelenggaraan Negara. Kebanyakan para ahli hukum mengatakan tidak mungkin membuat suatu definisi tentang apa sebenarnya hukum itu. Hukum yang tertulis yang dibuat oleh lembaga legislatif atas usulan Pemerintah. Sebagai negara hukum. 4. aspek dan ruang lingkup yang luas sekali cak upannya. kedamaian dan ketertiban hidup manusia dalam suatu masyarakat. Tujuan dan Fungsi Hukum Hukum mempunyai pengertian yang beraneka. (Purbacaraka. 9. Sebagai bagian dari kebudayaan. dari segi ma cam. maka penyelenggaraan organisasi negara yang berkaitan dengan pemerintahan maupun seluruh rakyatnya diatur oleh hukum. sebagaimana definisi dari hukum yang beraneka. yang antara lain adalah: 1. maka hukum selalu ada dimana masyarakat itu berada (ubi societas ibi ius). Hukum sebagai perikelakuan yang ajeg atau sikap tindak yang teratur. Jadi sistem hukum tersebut bersandar pada norma-norma yang hidup dalam masyarakat. (Apeldoorn.sebagai hukum adat. Menurut pendapat yang mengacu pada teori etis (etische theorie). Hukum sebagai proses pemerintahan. Tujuan dari adanya hukum itu sendiri. 7. baik pada masyarakat yang modern atau masyarakat primitif atau yang masih sederhana menunjukkan bahwa hukum mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Pendapat ini sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh van apeldoorn yang mengatakan bahwa hukum itu banyak seginya dan demikian luasnya se hingga tidak mungkin menyatakannya dalam satu rumusan yang memuaskan. 6. Hukum sebagai disiplin. Hukum sebagai ilmu pengetahuan. Hukum sebagai kaedah. para ahli hukum mempunyai pendapat yang berbeda-beda pula. Hukum sebagai petugas (hukum).3. 3. baik hukum tertulis dan tidak tertulis (hukum Adat). 1982: 13) Oleh sebab itu menurut Purnadi Purbacaraka.

semata-mata bertujuan mewujudkan keadilan. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh filsuf Yunani, Aristoteles, dalam karyanya Ethica Nicomachea dan Rhetorika, yang menyatakan bahwa hukum mempunyai tugas yang suci, yaitu memberi kepada setiap orang sesuatu yang ia berhak menerimanya.(Ridwan Syahrani, 1988: 23-27) Namun dalam kenyataannya kebutuhan manusia akan hukum tidak hanya untuk mencapai keadilan tetapi juga untuk mengatur dirinya, misalnya aturan tentang berlalu lintas, yang bertujuan agar lalu lintas di jalan menjadi lancar, tertib, dan menghindari seminimal mungkin terjadinya kecelakaan. Beberapa pendapat ahli hukum kemudian lebih mele ngkapi pendapat bahwa tujuan dari hukum adalah keadilan semata, melainkan menempatkan hukum untuk mengatur kehidupan manusia mewujudkan halhal yang bermanfaat. Sehingga tujuan hukum adalah untuk mencapai pergaulan hidup secara damai. Kedamaian yang dimaksudkan di sini meliputi dua hal yaitu ketertiban/keamanan dan ketentraman/ ketenangan. Ketertiban tertuju pada hubungan lahiriah antar pribadi dalam masyarakat. Sedangkan ketentraman tertuju pada keadaan batin masing-masing pribadi dalam masyarakat. Beberapa istilah kemudian juga dikemukakan untuk menjelaskan tujuan hukum di atas. Salah satunya adalah dari Utrecht yang mengatakan bahwa hukum bertugas menjamin adanya kepastian hukum dalam pergaulan hidup manusia. Kepastian hukum di sini diartikan sebagai harus menjamin keadilan serta hukum tetap berguna, yang kemudian tersirat tugas lainnya yaitu agar hukum dapat menjaga agar dalam masyarakat tidak terjadi main hakim sendiri. Di samping tujuan hukum, fungsi hukum dalam kehidupan manusia terus berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat dimana hukum itu berada. Namun secara garis besar, fungsi hukum dapat dilihat sebagai sarana pengendalian sosial yaitu fungsi hukum yang menjalankan tugas untuk mempertahankan ketertiban atau pola kehidupan yang ada Di sini hukum . menjaga agar setiap orang menjalankan peranannya sebagaimana yang telah ditentukan. Fungsi hukum lainnya adalah melakukan social engineering, yaitu hukum digunakan sebagai sarana untuk melakukan perubahan -perubahan atau rekayasa sosial di dalam masyarakat. Sebagai contoh, dengan dibentuknya undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan yang diantaranya mengatur mengenai batas usia perkawinan, maka warga masyarakat yang banyak melakukan perkawinan dalam usia yang sangat muda diarahkan un melakukan tuk perkawinan sebagaimana batas usia yang telah ditentukan. Walaupun dalam praktek di lapangan masih banyak terjadi penyimpangan -penyimpangan. 6.4. Disiplin Hukum Disiplin hukum atau yang disebut juga sistem ajaran tentang hukum, merupakan disiplin yang preskriptif yaitu sistem ajaran yang menentukan apakah yang seyogianya atau yang seharusnya dilakukan di dalam menghadapi kenyataan-kenyataan tertentu. Sebagaimana disiplin hukum, filsafat juga

123

merupakan disiplin yang preskriptif. Hal ini berbeda misalnya dengan bidangbidang sosiologi, antropologi, psikhologi, ekonomi yang merupakan disiplin analitis, yaitu sistem ajaran yang menganalisa, memahami serta menjelaskan gejala-gejala yang dihadapi. Sebagai suatu disiplin, hukum mempunyai lingkup kajan yang salah i satunya adalah ilmu hukum. Di samping ilmu hukum, termasuk cakupan di dalamnya juga politik hukum dan filsafat hukum. Jadi disiplin hukum berisi: 1. ilmu-ilmu tentang hukum; 2. politik hukum; dan 3. filsafat hukum. Yang dimaksudkan dengan ilmu hukum adalah ilmu pengetahuan yang khusus megajarkan pada kita hal-hal mengenai hukum dan segala seluk beluk yang berkaitan di dalamnya, seperti sumber-sumbernya, wujudnya, pembagian macamnya, sifatnya, sistemnya, faktor-faktor yang mempengaruhinya secara langsung maupun tidak langsung, dan sebagainya. Ilmu -ilmu hukum ini merupakan kumpulan dari berbagai cabang ilmu pengetahuan yang antara lain meliputi: 1) ilmu tentang kaedah; 2) ilmu pengertian; dan 3) ilmu tentang kenyataan.(Purbacarka,1982: 10-11) Ilmu tentang kaedah atau normwissenchaft atau sollenwissenchaft merupakan ilmu yang menelaah hukum sebagai kaedah /norma atau sistem kaedah-kaedah/norma-norma. Yang dimaksudkan dengan ilmu pengertian adalah ilmu tentang pengertian-pengertian pokok dalam hukum, misalnya subyek hukum, obyek hukum, hak dan kewajiban, peristiwa hukum, dan hubungan hukum. Sedangkan ilmu tentang kenyataan atau tatsachenwissenschaft atau seinwissenschaft adalah ilmu yang menyoroti hukum sebagai perilaku atau sikap tindak yang antara lain mencakup: Sosiologi hukum, Antropologi hukum, Psikhologi hukum, Perbandingan hukum, dan Sejarah hukum, (Purbacaraka, 1982: 10-11) dengan uraian sebagai berikut. a. Sosiologi hukum, merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara empiris dan analitis mempelajari hubungan timbal balik antara hukum sebagai gejala sosial dengan gejala-gejala sosial lainnya. b. Antropologi hukum, merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan, ilmu hukum dan antropologi budaya, yang hendak memahami bagaimana masyarakat mempertahankan nilai-nilai yang berlaku, yang dijunjung tinggi, melalui proses pengendalian sosial dan dalam hal itu hukum diperhatikan sebagai salah satu metode dari pengendalian sosial. Wawasan antropologi hukum tidak hanya memperhatikan hukum di Indonesia saja melainkan bersifat komparatif, sehingga hukum ditinjau sebagai gejala yang bersifat lintas budaya.( T.O.Ihromi, 2000: 24). c. Psikhologi hukum, suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum sebagai suatu perwujudan dari perkembangan jiwa manusia. d. Perbandingan hukum, cabang ilmu pengetahuan yang memperbandingkan sistemsistem hukum yang berlaku di dalam satu atau beberapa masyarakat.

124

e. Sejarah hukum, mempelajari perkembangan dan asal usul dari sistem hukum dalam suatu masyarakat tertentu. Demikian lingkup muatan dari ilmu-ilmu hukum. Selanjutnya sebagai bagian dari disiplin hukum yang lain, cakupan politik hukum meliputi kegiatankegiatan memilih nilai-nilai dan menerapkan nilai-nilai. Dalam filsafat hukum dilakukan perenungan dan perumusan nilai-nilai. Selain itu, filsafat hukum juga mencakup penyerasian nilai-nilai, misalnya: penyerasian antara ketertiban dengan ketentraman, antara kebendaan dengan keakhlakan, dan antara kelanggengan dengan pembaharuan. 6.5. Pembedaan Hukum Pembedaan hukum menjadikan hukum terlihat bermacam-macam tergantung dari sisi mana kita memandangnya. Sebagaimana misalnya kita melihat seekor gajah, apabila dilihat dari sisi muka akan berbeda bentuknya dibandingkan dengan misalnya dilihat dari belakang atau samping, dan walaupun yang terlihat itu berbeda namun sesungguhnya gajah tersebut tetap satu gajah yang sama. Demikian pula dengan hukum, apabila dilihat dari sudut yang berbeda-beda, maka akan terlihat bentuk yang berbeda-beda pula sebagaimana uraian berikut ini, yaitu jika dilihat dari: 1. Sumber tempat acuan hukum berada, hukum dibedakan atas: a. Hukum undang-undang, yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan; b. Hukum kebiasaan/ hukum adat, yaitu hukum yang terdapat dalam kebiasaan atau adat istiadat; c. Hukum Traktat, yaitu hukum yang ditetapkan oleh dua atau beberapa negara yang mengadakan perjanjian bilateral atau multilateral; d. Hukum Yurisprudensi, yaitu hukum yang terbentuk karena putusan pengadilan; e. Hukum ilmu (doktrin), yaitu hukum yang terdapat dalam pandangan ahli ahli hukum yang terkenal dan sangat berpengaruh 1. Isinya, hukum dibedakan atas: a. Hukum publik, yaitu hukum yang mengatur hubungan -hubungan yang menyangkut kepentingan umum, misalnya hukum tata hukum administrasi negara, hukum pidana, hukum acara pidana. b. Hukum privat, yaitu hukum yang mengatur hubungan-hubungan yang menyangkut kepentingan pribadi, misalnya hukum perdata, dagang.

hukum negara, hukum hukum

2. Kekuatan mengikatnya atau sifatnya, hukum dibedakan atas: a. Hukum pelengkap atau hukum yang mengatur (hukum fakultatif, aanvullend recht), yaitu peraturan hukum yang boleh di esampingkan oleh k orang-orang yang berkepentingan. Peraturan ini digunakan apabila orang -

125

orang yang berkepentingan tidak mengatur tersebut. 5. Hukum internasional. hukum dibedakan atas: a. Hukum formal ini bisa juga disebut sebagai hukum acara. Bentuknya. Hukum subyektif. yaitu hukum yang mengatur isi hubungan -hubungan hukum (rechtsverhouding. Yang dimaksud dengan subyek hukum adalah manusia (person) dan badan hukum (rechtperson) yang berhak. Waktu berlakunya.6. berkehendak dan 126 . meskipun tidak tertulis tetapi ditaati dalam pergaulan hukum di masyarakat. Hukum memaksa (hukum imperatif. b. Obyek dan Peristiwa Hukum Dalam suatu permasalahan hukum terdapat tiga hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain yaitu subyek hukum (subject van een recht). yaitu hukum acara perdata. 7. yaitu hukum yang hidup dalam masyarakat. hukum dibedakan atas: a. obyek hukum dan peristiwa hukum. dan hukum acara tata usaha negara. 8. hukum dibedakan atas: a. b. Hukum formal. Dasar pemeliharaan atau cara mempertahankannya. yaitu peraturan hukum (hukum obyektif) yang berlaku terhadap seseorang atau beberapa orang tertentu saja. 6. b. 1988: 64-68). hukum dibedakan atas: a. b. yaitu hukum yang berlaku di wilayah berbagai negara. rechtsbetrekking) dalam masyarakat. tanpa m engistimewakan orang tertentu atau golongan tertentu. yaitu peraturan oleh orang -orang yang oleh orang-orang yang 4. Ius constitutum (hukum positif). (Syahrani . hukum acara pidana. yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan. Ius constituendum. Hukum obyektif. Wujudnya. b. Hukum tertulis (geschreven recht). yaitu hukum yang berlaku dalam suatu negara pada saat sekarang. Hukum tidak tertulis (ongeschreven recht). yaitu hukum yang megatur tentang bagaimana caranya mempertahankan atau menegakkan hukum material. Peraturan ini harus ditaati berkepentingan. sendiri kepentingannya recht). dwingend hukum yang tidak boleh dikesampingkan berkepentingan. Tempat berlakunya. yaitu segala macam hukum yang ada dalam suatu negara yang berlaku umum. 6. yaitu hukum yang berlaku di wilayah satu negara saja. Subyek. Hukum nasional. hukum dibedakan atas: a. yaitu hukum yang diharapkan atau dicita-citakan berlaku pada waktu yang akan datang. Hukum material. yang menimbulkan hak dan kewajiban. b.

Sebagaimana juga yang dikemukakan oleh Soedjono D. Badan hukum adalah perkumpulan atau organisasi yang didirikan dan dapat bertindak sebagai subyek hukum. karena merupakan sesuatu yang dapat dikuasai oleh subyek hukum. kematian. Bedasarkan Pasal 503 KUHPerdata yang dimaksudkan dengan benda adalah benda yang berwujud dan tidak berwujud. maka tentu ada obyek hukumnya. Selanjutnya mengenai peristiwa hukum perlu dikemukakan mengingat sebagai makhluk sosial. rumah. misalnya tanah. interaksi yang terjadi antar sesama manusia tidak dapat dihindarkan. kursi. yang dapat juga disebut sebagai hak. dan sebagainya. merupakan benda bergerak. Kemudian dalam Pasal 504 KUHPerdata dikemukakan pula pembagian benda yang bergerak dan tidak bergerak. 2004: 275-279) Dengan adanya subyek hukum dalam suatu hubungan hukum. Dikatakan sebagai benda yang bergerak maupun tidak bergerak. misalnya rumah. sewa rumah. perkawinan. misalnya jual beli. yang apabila menimbulkan pengaturan hukum atau akibat hukum maka dikatakan sebagai peristiwa hukum. 507 dan 508 KUHPerdata. Jadi yang dimaksudkan sebagai obyek hukum di sini tidak hanya benda dalam pengertian yang umum melainkan juga benda dalam arti yang luas. (Sudarsono. tanah. jual beli. misalnya dalam pengalihan hak. dan sebagainya yang karena dilakukannya pebuatan itu menimbulkan akibat hukum. 2004: 275-279).melakukan perbuatan hukum. Benda yang berwujud adalah segala sesuatu yang dapat diraba oleh pancaindra. Yang dimaksud dengan obyek hukum adalah segala sesuatu yang berguna bagi subyek hukum dan yang dapat menjadi pokok (obyek) suatu hubungan hukum. bahwa peristiwa hukum adalah semua peristiwa atau kejadian yang dapat menimbulkan akibat hukum antara pihak-pihak yang mempunyai hubungan hukum (Sudarsono. Sedangkan perbuatan hukum adalah perbuatan yang dapat menimbulkan akibat hukum. mobil. Sedangkan benda yang tidak berwujud adalah segala hak. Hubungan-hubungan ini merupakan suatu peristiwa. perjanjian. dan sebagainya. dan sebagainya. pohon adalah benda tidak bergerak. Beberapa contoh dari peristiwa hukum adalah perkawinan. menurut Pasal 506. apabila sifatnya sendiri menempatkannya ke dalam golongan itu. 127 . Se dangkan mobil atau perabotan rumah tangga misalnya.

Untuk memahami labih jauh tentang masyarakat dan karakteristiknya. ada baiknya pengertian masyarakat juga dikemukakan disini. sikap dan per saan a persatuan yang sama.(KBBI. bangsa. Dalam arti sempit masyarakat merupakan sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu. sebagaimana yang telah ditulis oleh para ahli sosiologi maupun antropologi. masyarakat minang dan lain-lain. J. 2. Sistem yang kompleks dan selalu berubah dari relasi sosial (Munandar Sulaiman. yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama. 128 . 3. 4. mengungkapkan bahwa masyarakat adalah sekelompok manusia. darah.P. bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar mempunyai kebiasaan. umpamanya : teritorial. bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang mengorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu. bangsa dan lain-lain. Linton. sekelompok orang yang hidup bersama dalam suatu tempat dengan ikatan-ikatan dan aturan yang tertentu. sistem pengawasan tingkah laku manusia dan kebebasan.1. Steinmetz memberikan batasan tentang masyarakat sebagai kelompok manusia yang terbesar meliputi pengelompokan -pengelompokan manusia yang lebih kecil yang mempunyai perhubungan erat dan teratur. atau sejumlah manusia dalam arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama.J.BAB VII MASYARAKAT DAN MULTIKULTURALISME 7. 5. Agak lebih terperinci adalah definisi Mack Ever yang berbunyi. Gillin mengatakan. Pengertian Masyarakat & Masyarakat Majemuk Masyarkat merupakan. Tunduk pada aturan-aturan yang disepakati bersama itulah yang dinamakan berakhlak dan berbudi pekerti. tetapi juga mungkin hanya karena adanya batasan geografi atau teritorial saja. Hal ini membuat manusia harus tunduk pada aturan -aturan yang disepakati bersama. meliputi pengelompokan-pengelompokan yang kecil. masyarakat sunda. tradisi. otoritas dan saling bantu membantu yang meliputi kelompok-kelompok dan pembagian-pembagian social.L Gillin J. seperti : 1. Dalam masyarakat tempat manusia bergaul kesehariannya akan menemukan berbagai karakter manusia dari kelompok kelompok yang awalnya tidak saling mengenal bukan karena adanya ikatan . golongan dan sebagainya. S.R. 2002: 720). M. Masyarakat yang terbesar disebut diatas. Heskovits menulis. maka ada masyarakat jawa. sehingga mereka dapat mengorganisasikan dirinya dan berfikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. masyarakat adalah suatu sistem dari cara kerja dan prosedur.1995) Dalam arti luas yang dimaksud masyarakat adalah keseluruhan dari semua hubungan dalam hidup bersama dengan tidak dibatasi oleh lingkungan.

tehnologi. karena ilmu pengetahuan. untuk maju kepada satu cita-cita yang sama. Kedua. Telah berjalan dalam waktu yang lama dan bertempat tinggal dalam daerah yang tertentu 3. Bugis.Berdasar arti tersebut diatas dapat kita tarik satu kesimpulan sebagai berikut : ³Masyarakat adalah kelompok manusia yang telah lama bertempat tinggal disuatu daerah yang tertentu dan mempunyai aturan ( ndang-undang) yang u mengatur tata hidup mereka. merupakan kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu. sehingga dapat diselidiki dengan baik dan didekati hanya sebagian saja. sebagainya yang pada suku dan Dalam hal ini ahli antropologi berpendapat Masyarakat. 2. Jadi yang menjadi unsur masyarakat adalah : 1.(Hartomo. Masyarakat adalah kelompok orang yang memiliki kebudayaan yang sama. Dengan demikian masyarakat mempunyai dua tipe karakteristik masyarakat. Aceh Betawi. dan merasa pada diri mereka sebagai suatu kesatuan dan entitas yang berbeda dengan kelompok lainnya (Marshall 1996). dan harus banyak jumlahnya. satu masyarakat yang sukar dilihat sekaligus segi-segi kegiatannya. 1. dan terikat oleh suatu rasa identitas bersama (Koentjaraningrat 1980). masyarakat didefinisikan sebagai berikut . belum mengenal tulisan. masyarakat yang sudah kompleks. dan teknologinya relatif sederhana. Adanya aturan (undang-undang) yang mengatur mereka bersama. 2. yang sudah jauh menjalankan spesialisasai dalam segala bidang. 2004) Dari sudut pandang antropologi. Harus ada kelompok (pengumpulan) manusia. Jawa. Pertama. satu masyarakat yang struktur dan aspek-aspek yang masih dapat dipelajari sebagai satu kesatuan berdasarkan adat istiadat. 129 . untuk mencapai tujuan yang sama´. yaitu : ³Masyarakat adalah kesatuan hidup dari makhluk-makhluk manusia terikat oleh suatu sistem adat istiadat tertentu³ Seperti yang kita jumpai masyarakat yang terikat oleh geografi dan teritorial dikenal dengan istilah tertentu yaitu masyarakat Sunda. sudah mengenal tulisan. Dari kedua tipe ini memberikan kemungkinan masyarakat dapat diteliti melalui kajian antropologi untuk masyarakat kecil dan kajian sosiologi bagi masyarakat yang komplek. sudah maju. Madura . suatu masyarakat kecil yang belum begitu kompleks yang belum mengenal pembagian kerja.

Komunitas meliputi seluruh kesatuan manusia yang menempati suatu wilayah tertentu yang nyata. misalnya. yaitu (1) memiliki kemampuan bertahan melebihi masa hidup (seorang) individu. Konsekuensi dari kriteria tersebut ialah bahwa suatu kelompok dapat disebut masyarakat bila kelompok itu memenuhi keempat kriteria tersebut. Kumpulan penonton sepak bola itu lebih tepat disebut kerumunan atau crowd (Park 1972). maka komunitas menunjuk pada arti khusus 130 . Demikianlah. dan (4) adanya sistem tindakan utama yang bersifat swasembada (Marion Levy). misalnya. Untuk lebih memperjelas perbedaan masyarakat dengan kerumunan. tidak ada suatu kesetiaan pada sistem tindakan utama bersama. Kedua. ditegaskan di sini bahwa bila masyarakat mengacu pada pengertian yang luas mengenai kesatuan hidup manusia. (2) rekrutmen seluruh anggotanya melalui reproduksi.Pada dasarnya pengertian tentang masyarakat mengacu pada kumpulan orang. tidak dapat disebut sebagai mas yarakat karena kumpulan itu bersifat sementara yang bubar ketika permainan bola usai. Di sini. Pertama. seakan-akan terjadi tumpang tindih pengertian antara masyarakat dan komunitas. Agar tidak terjadi kerancuan. Dengan demikian. atau manusia Indonesia di suatu lokasi tertentu. juga Jha 2003). Pola tingkah laku itu harus bersifat mantap dan kontinyu. dan tidak melakukan tindakan untuk menghasilkan kebutuhan sendiri seperti sandang dan pangan. namun tidak semua kumpulan orang dengan sendirinya merupakan masyarakat. atau dalam suatu ikatan tertentu. pengertian tentang masyarakat menjadi sempit dan konkret. dan yang berinteraksi menurut suatu sistem adat-istiadat serta terikat oleh identitas komunitas (Koentjaraningrat 1980. (3) kesetiaan pada suatu sistem tindakan utama bersama. Dalam kenyataannya. yakni meliputi manusia di sekitarnya. adanya pola tingkah laku yang khas mengenai semua faktor kehidupannya dalam batas kesatuan itu. kumpulan itu tidak melakukan reproduksi untuk menambah jumlah anggotanya. atau bila kelompok itu dapat bertahan stabil untuk beberapa generasi walaupun sama sekali tidak ada orang atau kelompok lain di luar kelompok tersebut. Terdapat empat kriteria yang harus dipenuhi agar suatu kumpulan atau kelompok orang dapat disebut masyarakat. (Sunarto 1993) Berdasarkan kriteria tersebut. masyarakat Indonesia dibayangkan sebagai warga suatu kelompok kekerabatan seperti marga atau suku. pemahaman orang mengenai ³masyarakat Indonesia´ bersifat terbatas. kumpulan orang yang sedang menonton sepak bola. patut diperhatikan ciri-ciri yang membuat suatu kesatuan manusia menjadi masyarakat. yang lazim disebut komunitas. adanya rasa identitas di antara warga atau anggotanya bahwa mereka memang merupakan suatu kesatuan khusus yang berbeda dengan kesatuan manusia lain-nya (Koentjaraningrat 1980). atau dengan kata lain sudah menjadi adat istiadat yang khas. abstrak dan umum.

dan (b) sentimen-sentimen komunitas (cara berpikir. Menurut MacIver (dalam Jha 2003). 2001). Selanjutanya atas dasar faktor-faktor tersebut. dengan kelompok etnik dan minoritas serta terpelihara idetitasnya dalam suatu masyarakat (Soekanto. Bentuk masyarakat majemuk dimana dominasi politik dipegang oleh suatu kelompok tertentu. 2. 3. Sistem ini senantiasa beranggapan bahwa keputusan politik yang penting lebih dapat dipengaruhi seca efektif melalui ra kelompok yang teroganisasi secara baik. alam pikir-an. sehingga kesatuan atau kelompok manusia yang hidup dalam ruang lingkup Indonesia disebut masyarakat Indonesia. karena pembagian masyarakat kedalam kelompok kelompok sosial bersifat tertutup dan tajam. dsb. pakaian. dimana lembaga -lembaga dari suatu kelompok kebudayaan tertentu memegang kekuasaan dalam masyarakat yang bersangkutan. kebiasaan makanan. Tingkat kemajemukannya adalah kemajemukan struktural yang mencakup kemajemukan budaya sosial. walau pun dijumpai pula keanaka ragaman lembaga-lembaga sosial. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk. yaitu (a) lokalitas (geografi.). bahasa. Untuk masyarakat majemuk dimana warga masyarakat d imasukan kedalam suatu wadah yang bersifat publik tapi tanpa memperhatikan pola identifikasi yang ideal maupun yang nyata. dsb. Dalam konteks ilmu politik. Masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terbagi dalam kelompok persatuan yang sering memilik budaya i yang berbeda ( Depdiknas. Taraf kemajemukannya adalah kemajemukan budaya Dalam kontek politik. dibedakan bentuk masyarakat majemuk kedalam katagori sebagai berikut: 1. kemajemukan mengharuskan adanya berbagai asosiasi yang bersaing yang tidak disponsori atau dimanipulasikan oleh 131 . Bentuk masyarakat majemuk dimana dijumpai suatu keadaan terdapat didalamnya hak dan kewajiban-kewajiban tersaebar secara merata diantara kelompok sosial yang ada. kemajemukan adalah suatu sistem yang memungkinkan semua kepentingan dalam masyarakat bersaing secara bebas untuk mempengaruhi proses politik. aktivitas bersama.dari kesatuan tersebut. terdapat dua dasar untuk menetapkan komunitas. Tingkat kemajemukannya adalah tingakat kemajemukan sosial. sehingga terhindar dari terjadinya suatu kelompok mendominasi kelompok lain. ideologi. Dalam ilmu sosial masyarakat majemuk adalah suatu keadaan di mana setiap kelompok kebudayaan mempunyai lembaga -lembaga yang berkaitan dengan setiap bidang kehidupan kecuali bidang politik. 2002) Dalam kamus sosiologi modern masyarakat majemuk yaitu kemajemukan budaya.) Sebelumnya kita pahami bahwa masyarakat dalam arti luas dipahami sebagai kesatuan hidup manusia.

berbagai 132 .pemerintah. a 5 Keputusan di dalam organisasi dan dalam berinteraksi dengan organisasi lain dicapai dengan perundingan. berbagai kepercayaan tersebut merupakan bentuk -bentuk religi lama yang telah hidup dan berkembang jauh sebe-lum datangnya agamaagama besar. dan Konghuchu. Katolik. Demikian pula bila dilihat dari segi ras (yang mengacu pada kesamaan fisik) ditemukan keragaman yang cukup banyak.1992) Dalam hal ini Indonesia sebagai sebuah wilayah. agama-agama besar itu datang dari luar seiring masuknya kebudayaan asing di Indonesia dalam kurun waktu yang berbeda-beda. dimana hidup berbagai suku bangsa dan bahasa. melainkan bertindak sebagi wasit untuk memelihara permainan yang sehat bagi persaingan di antara kelompok kepentingan dan bersikap tanggap terhadapnya. Dilihat dari sudut kepentingan masyarakat majemuk memiliki beberapa karakteristik 1. maka bila dilihat dari keragamannya termasuk masyarakat majemuk. Di samping itu. Karena politik pada dasarnya merupakan persaingan kelompok-kelompok kepentingan untuk memperjuangkan agar kebijakan yang mereka kehendaki dapat dijadikan sebagai keputusan politik oleh pemerintah. Hindu-Budha. Setiap kelompok masyarakat memiliki kepentingan yang sama karena kesamaan suku. Kristen. Dari asal-usulnya. agama maupun kesamaan profesi. 2 Keaggotaan asosiasi bersifat sukarela dan seseorang dapat saja menjadi anggota dari berbagai asosiasi kepentingan. tawar-menawar dan kompromi (Ramlan surbakti. Di dalam satu kesatuan suku bangsa juga sering ditemukan sub-sub suku bangsa yang memiliki sub-sub kebudayaan yang berbeda pula. Selain keragaman dalam suku bangsa juga keragaman dalam agama di Indonesia tampak pada berkembangnya agama-agama besar. Pemerintah harus tanggap terhadap berbagai kepentingan yang berbeda-beda dalam masyarakat. Suatu jenis kepentingan dapat saja diperjuangkan oleh lebih dari asosiasi. 4 Para anggota asosiasi berwenang menentukan pemimpinn ya dan merumuskan kepentingan yang hendak diperjuangkan kepada pemerint h. Kelompok suku -suku bangsa itu merasa memilliki kebudayaan yang sama sebagai acuan identitasnya untuk membedakan diri masing-masing. ras. Di Indonesia telah teridentifikasi sekitar 500 suku bangsa (Suparlan 2001). Betapapun. okupasi dan kegemaran berhak membentuk asosiasi yang dikehendak tanpa campur i tangan pemerintah atau kelompok lain. yakni Islam. jelas pula bahwa di Indonesia berkembang berbagai kepercayaan setempat yang lazim dikaitkan dengan paham animisme. Bahkan ketika agama-agama baru bermunculan. Masing-masing suku bangsa menempati wilayah geografis tertentu sebagai wilayah budayanya. 3 Pemerintah tidak berhak mencampuri urusan kelompok kepentingan.

kepercayaan itu tidak hilang begitu saja melainkan berinteraksi dengan agama agama penda-tang tersebut. orang Gayo. Lombok Barat. Mereka terlibat dalam perdagangan rem-pah-rempah dan komoditi internasional sejak berabad-abad lam-pau. Umumnya masyarakat petani sawah ini mewarisi kebudayaan besar kerajaan-kerajaan tempo dulu. Secara geografis. Kelompok kesukuan merupakan tipe ketiga masyarakat Indonesia. Kombinasi kelompok ma-syarakat pedagang di pantai ini adalah nelayan. Bali bagian selatan. Belanda. Madura bagian barat. Hildred Geertz (1963). Tipe kedua. dan ada yang berkembang menjadi masyarakat perkotaan. diketahui bahwa ada tiga tipe umum dan satu tipe khusus masyarakat Indonesia. rawa). Seram dan pulau-pulau Nusa Teng-gara Timur. Cina. dan lain lain. dataran tinggi bagian barat Sumatera. Dayak. Bugis. Kaum tani ini bermukim di desa-desa pedalaman di sebagian besar wilayah Pulau Jawa. Dari hasil penelitian ahli antropologi. Kelompok masyarakat itu mendapat pengaruh kebudayaan luar dari Hindu (terutama di Bali dan sebagian Jawa) dan Islam. petani kelapa dan petani sawah yang tinggal di pedalaman atau kota -kota kecil dekat pantai. perajin. Perbedaan topografi itu secara alamiah berkaitan dengan berbagai kekayaan sumber daya alam yang apabila dieksploitasi akan berakibat pada pendapatan ekonomi daerah yang berbeda -beda pula. orang -orang Toraja. perairan (sungai. dataran. Sebaran wilayah itu diperumit oleh keragaman topografi yang berbeda-beda. Mereka antara lain sebagian penduduk Halmahera. Makassar. Portugis. Rejang. Pertama. ada yang ³hanya´ menjadi masyarakat pedesaan. wilayah Indonesia bukanlah wilayah yang berbentuk terpadu (compact) seperti Kamboja misalnya. Arab. dan 133 . Dengan demikian terjadi polarisasi masyarakat desa dan masyarakat kota. masyarakat pantai yang kuat keislamannya seperti orang orang Melayu di Sumatera dan Kalimantan. ada wilayah yang bergunung-gunung. padang tandus. melainkan kepulauan terpisah-pisah (besar dan kecil) yang membentang ribuan mil ataupun kilometer. bagian barat daya Sulawesi dan Sulawesi Selatan. Wilayah perairan (selat dan laut) berfungsi menyatukan kepulauan yang tersebar itu. Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila kelompok masyarakat itu sangat beragam dan banyak berinteraksi dengan pedagang asing seperti orang-orang India Islam. Unsur lain yang juga membentuk sifat majemuk masyarakat Indonesia adalah kondisi geografis. masyarakat petani yang menanam padi sebagai mata pencarian utamanya. Sistem pertanian yang mereka kembangkan merupakan cara produksi pertanian yang intensif pada lahan basah atau sawah. dan pantai. dan Aceh. sekitar Danau Toba. Inggris. Perbedaan wilayah geografis juga menjadi faktor penting dalam pembentukan kesatuan masyarakat di Indonesia. dan melalui sistem kolonial mereka mulai mengenal dan menjadi bagian dari sistem pemerintahan negara modern.

yakni kota metropolitan dan kota provinsi. Bukan pandangan tentang satu kebudayaan saja (monokultural) yang homogen. hegemoni budaya dan 134 . Masyarakatnya juga menunjukkan keragaman meskipun intensitasnya berbeda dengan kota yang lebih besar. Interaksi masing -masing kebudayaan. bagi salah satu. dengan intensitas dan arah tertentu. makin kurang pula kompleksitas struktur masyarakatnya. Di dalam interaksi sering terjadi kebudayaan tertentu lebih kuat dan dominan atas kebudayaan lainnya. .Lampung. sedangkan ³kultur´ berarti kebudayaan dan kulturalisme adalah pandangan atau faham tentang kebudayaan. kadang -kadang menunjukkan perkembangan ³kurang maju´ bila dibanding kota metropolitan. seperti kota kabupaten yang lebih kecil dari kota provinsi. Tidak terkena pengaruh kebudayaan Hindu ataupun Islam tetapi mendapatkan sentuhan budaya dari misi Kristen sejak zaman kolonial. Pengertian awal yang segera timbul dari gabungan dua kata ini adalah pandangan atau pemikiran mendalam tentang perihal kebudayaan-yang-banyak. membentuk pola-pola hubungan antarbudaya. tempat beradanya kebudayaan pada umumnya berwujud negara. lebih dari satu. Dalam masyarakat atau bangsa yang beragam suku bangsa (multietnik) seperti Indonesia± yang juga semakin tak terhindar dari fenomena dan pengaruh eksternal global± interaksi dan hubungan antarbudaya yang berbeda-beda itu merupakan keniscayaan. Selain ketiga tipe umum masyarakat Indonesia tersebut. atau berkembang menjadi bias budaya. beberapa atau seluruh kebudayaan dan masyarakat pemiliknya di suatu negara. Beberapa kota provinsi. Multikulturalisme Di dalam kamus. Secara struktural. dan berbeda -beda (heterogen). 7. satu atau beberapa kebudayaan hidup dan berkembang di dalam suatu masyarakat atau bangsa maupun antarbangsa. Makin kecil status kota. Dominasi budaya sering kali muncul bersama diskrimi asi budaya atau ras n tertentu. politik dan intelektual.2. menguntungkan atau merugikan. juga sebagai pusat yang mengintegrasikan kehidupan ekonomi. Secara geografis. Kedua jenis kota ini memiliki fungsi yang sama sebagai mata rantai yang menghubungkan masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain di dunia. bisa pula menyebar di sejumlah negara. Sedangkan secara sosiologis. Sebagian hasil ladangnya dijual. ³multi´ berarti banyak. Pola hubungan antarbudaya tersebut bisa positif atau negatif. kota dibedakan atas kota besar kosmopolitan dan kota pusat perdagangan yang lebih kecil. Geertz menjelaskan adanya jaringan kota dan masyarakat nasional. Kebanyakan kelompok masyarakat kesukuan ini merupakan petani ladang yang berpindah-pindah. Sebagian di antaranya masih terpencil dan mengembangkan pola hidup yang khas. terutama di luar Jawa.

1 Definisi dan Pengertian Multikulturalisme Seperti istilah maupun konsep lainnya dalam ilmu sosial dan kemanusiaan. Kajian kritis memungkinkan modifikasi. di dalam pengertian (konsep) multikulturalisme terkandung beragam nilai maupun sistem nilai. Lebih dari itu. saling penerimaan keberagaman. Di sinilah interaksi atau hubungan antarbudaya. Berikut ini beberapa definisi tentang multikulturalisme. Oleh karena itu. Multikulturalisme merupakan istilah yang isi konsep atau pengertiannya sangat luas. bisa dimengerti bila batasan atau definisi tentang multikulturalisme juga beragam dan bermuatan nilai atau m emiliki kepentingan tertentu (value laden). kepentingn bersama. Selanjutnya kelak hal ini akan terwujud dalam perilaku dan tatanan harmonis yang membentuk masyarakat multikultural. tidak seperti ³pensil´. dalam situasi masyarakat plural/majemuk. pengembangan. Masyarakat pemilik kebudayaan yang lemah dan ³terkorbankan´ merasakan adanya ketidakadilan budaya. Melalui sosialiasi dan kajian tersebut diharapkan terjadi internalisasi nilai dan sikap multikultural dalam diri para pembelajar. saling keterkaitan. suasana inklusif. karena berhubungan dengan kebudayaan kebudayaan. dan saling hormat di antara para pemangku atau pendukung masing-masing budaya. menjadi bermasalah. dan multikultural yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. ³urbanisasi´. 7. interaksi antarbudaya ditandai dengan usaha mencapai saling pengertian. Untuk mengatasi masalah tersebut digagas suatu pandangan atau aliran pemikiran (³isme´ ataupun ideologi) yang dapat menyerasikan atau mengharmoniskan interaksi dari seluruh kebudayaan yang berbeda-beda. harmoni. Multikulturalisme dapat juga dipahami sebagai pandangan dunia yang 135 . pluralitas. dan tinggi tingkat abstraksinya.2. multikulturalisme dianggap perlu disosialisasikan dan lalu dikaji secara kritis dalam proses pendidikan. yakni ³multikulturalisme´. definisi dibuat untuk tujuan yang khusus. kesetaraan atau kesederajatan. yang juga diupayakan ³berkurikulum´ multikulturalisme. Dalam situasi multibudaya ini. ³handphone´. 1. kompleks. Sebuah definisi pada umumnya dibuat dengan tujuan atau kepentingan tertentu. multikulturalisme juga mempunyai definisi yang µmulti¶. suasana dialogis.imperialisme budaya. ³Multikulturalisme´ pada dasarnya adalah pandangan dunia ±yang kemudian dapat diterjemahkan dalam berbagai kebijakan kebudayaan ± yang menekankan tentang penerimaan terhadap realitas keragaman. Multikulturalisme dipandang sebagai konsep tentang hubungan antarbudaya yang positif (pada umumnya) yang dapat mengatasi masalah dalam masyarakat plural tersebut. dsb. Ada definisi yang dibuat dengan maksud dapat digunakan secara luas atau umum. hidup berdampingan. ³sosialisasi´. pengayaan. Ada pula yang sebaliknya. Maka. dan penerapan jenis multikulturalisme yang paling tepat dan kontekstual bagi suatu masyarakat.

Multikulturalisme mencakup suatu pemahaman. serta suatu penghormatan dan keingintahuan tentang budaya etnis orang lain (Lawrence Blum. Masyarakat multikultural akomodatif merumuskan dan menerapkan undang -undang. yang majemuk dari segi etnis. dan memberikan kebebasan kepada kaum minoritas untuk mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan mereka. 136 . Kedua. Dengan pengertian yang beragam dan kecenderungan perkembangan konsep dan praktek multikulturalisme. ³multikulturalisme isolasionis´ yang mengacu kepada masyarakat di mana berbagai kelompok kultural menjalankan hidup secara otonom dan terlibat dalam interaksi yang hanya minimal satu sama lain. penghargaan dan penilaian atas budaya seseorang. 2002. 2007. 2007). 1997:167 yang dikutip Azra. 5. hukum dan ketentuan-ketentuan yang sensitif secara kultural. Multikulturalisme akomodatif ini dapat ditemukan di Inggris. Multikulturalisme mencakup gagasan. values. mengutip M. tetapi pada saat yang sama berusaha mempertahankan budaya mereka secara terpisah dari masyarakat lain umumnya. cara pandang. Perbedaan masing-masing. Jary dan Jary 1991. dikutip Lubis. histories. yang membuat penyesuaian dan akomodasi akomodasi tertentu bagi kebutuhan kultural kaum minoritas. systems of meaning.Rivai Harahap. bukanlah perbedaan yang terpisah sama sekali. Atho¶ Muzhar). Sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kebudayaan´ (Suparlan.2. meringkas uraian Parekh). dan beberapa negara Eropa lain. Contoh-contoh kelompok ini adalah seperti masyarakat yang ada pada sistem ³millet´ di Turki Usmani atau masyarakat Amish di AS. namun mempunyai citacita untuk mengembangkan semangat kebangsaan yang sama dan mempunyai kebanggaan untuk mempertahankan kemajemukan tersebut (A. oleh masyarakat suatu negara. then. agama dan sebagainya. 2007). penyikapan dan tindakan. 4. ³A multicultural society. Watson 2000). Parekh (1997:183-185) membedakan lima macam multikulturalisme (Azra. Prancis. 2006: 174). 2007. sebaliknya kaum minoritas tidak menantang kultur dominan. budaya. Kelompok ini menerima keragaman. forms of social organization. yakni masyarakat plural yang memiliki kultur dominan. Pertama. kebijakan. merangkum Fay 1996. kemudian diwujudkan dalam ³politics of recognition´ (Azyumardi Azra. ³multikulturalisme akomodatif´. customs and practices´ (Parekh. perlu dicamkan. is one that includes several cultural communities with their overlapping but none the less distinct conceptions of the world. 3.

diperjuangkan masyarakat Hitam di Amerika Serikat. lebih jauh lagi. Kelompok budaya dominan tentu saja cenderung menolak tuntutan ini. tetapi lebih menuntut penciptaan kultur kolektif yang mencerminkan dan menegaskan perspektif-perspektif distingtif mereka. dan pendidikan. dapat dipandang sebagai titik tolak dan fondasi bagi kewarganegaraan yang berkeadaban maupun sebagai landasan budaya (cultural basis) bagi kewargaan. ³Multi-kulturalisme demokratis sebagai landasan budaya.´ 137 . Jenis multikulturalisme ini didukung misalnya oleh kelompok Quebecois di Kanada. menurut Azra. dengan tujuan menciptakan iklim yang kondusif bagi penciptaan secara bersama-sama sebuah kultur kolektif baru yang egaliter secara genuine. dan kelompok-kelompok Muslim imigran di Eropa. sebaliknya. baik secara intelektual maupun politis. yang menekankan ³kepercayaan´ pada normalitas keberagaman dan penerimaan atas keberagaman itu. dan bahkan berusaha secara paksa untuk menerapkan budaya dominan mereka dengan mengorbankan budaya kelompok-kelompok minoritas. dan sebagainya. mendidik anakanak mereka pada sekolah Islam. Concern pokok kelompok-kelompok kultural terakhir ini adalah untuk mempertahankan cara hidup mereka. mereka menantang kelompok kultural dominan dan beru saha menciptakan suatu masyarakat di mana semua kelompok bisa eksis sebagai mitra sejajar. Karena itulah kelompok -kelompok minoritas menantang kelompok kultur dominan. yakni masyarakat plural di mana kelompok-kelompok kultural utama berusaha mewujudkan kesetaraan (equality) dengan budaya dominan dan menginginkan kehidupan otonom dalam kerangka politik yang secara kolektif bisa diterima. yang berusaha menghapuskan batas-batas kultural sama sekali untuk menciptakan sebuah masyarakat di mana setiap individu tidak lagi terikat dan committed kepada budaya tertentu dan. Inggris dan lain-lain. sebagai contoh. Keempat. ³multikulturalisme kritikal´ atau ³interaktif´. Konsep seperti ini. Kelima. secara bebas terlibat dalam eksperimen eksperimen interkultural dan sekaligus mengembangkan kehidupan kultural masing-masing. Para pendukung multikulturalisme jenis ini² yang sebagian besar adalah intelektual diasporik dan kelompok -kelompok liberal yang memiliki kecenderungan postmodernist²memandang seluruh budaya sebagai resources yang dapat mereka pilih dan amb secara bebas. yang memiliki hak yang sama dengan kelompok dominan. yang menuntut untuk bisa menerapkan s yari`ah. ³multikulturalisme kosmopolitan´. Jenis multikulturalisme ini. ³multikulturalisme otonomis´. kewarganegaraan.Ketiga. il Azra (2007) juga menambahkan apa yang disebutnya ³multikulturalisme demokratis´. yakni masyarakat plural di mana kelompok-kelompok kultural tidak terlalu concern dengan kehidupan kultural otonom. terkait erat dengan pencapaian civility (keadaban) yang sangat esensial bagi demokrasi yang berkeadaban dan keadaban yang demokratis (democratic civility).

Muncul konsep multikulturalisme yang dikaitkan dengan agama. ³monokultural´ bisa merupakan suatu istilah yang deskriftif untuk hegomonitas 138 . merupakan norma dalam paradigma negara bangsa. maupun kultural. (2) multikulturalisme benarbenar merupakan suatu penemuan masa kini. dan secara umum membawakan peran aktif kekuasaan publik. (Okke KS Zaimar. secara kultural beragam. jawaban politis atas keragaman itu berbeda-beda. keragaman budaya dan cara khusus untuk mengantisipasi keanaekaragaman budaya tersebut.2 Latar Belakang Munculnya Multikulturalism e Istilah multikulturalisme sebenarnya belum lama menjadi obyek pembicaraan dalam berbagai kalangan. mengenai perbedaan kultural dalam suatu pertaruhan keadilan masyarakat. yang dikenal dengan sosok keberagamaannya. sebagaimana konsep ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan yang tidak (pernah) bebas nilai (value free). Dikatakan menarik karena memperdebatkan keragaman etnis dan budaya . budaya . Namun demikian. multikulturalisme membawa suatu perubahan konstitusional. Monokulturalisme secara tidak langsung mengacu pada kesatuan budaya yang normatif. menurut Doytchev a. Demikian pula ketika konsep ini masuk ke Indonesia. yang membawakan solusi bersifat individual baik bersifat biologis. 2007: 6). Secara umum. namun dengan cepat berkembang sebagai suatu obyek perdebatan yang menarik untuk dikaji dan didiskusikan. masyarakat modern terdiri dari berbagai kelompok manusia yang memiliki status budaya dan politik yang sama. setidaknya memiliki tiga unsur. (Okke KS Zaimar. multikulturalisme dipandangnya sebagai pengayaan terhadap konsep kerukunan umat beragama yang dikembangkan secara nasional. pengakuan akan adanya pluralisme kultural menjadi suatu tuntan dari konsep keadilan sosial. yaitu: budaya. mulai berkembang istilah multikulturalisme. Baru pada sekitar pertengahan abad ke -20. Selanjutnya. Istilah ini. serta penerimaan kaum imigran di suatu negara. Pengembangan pengertian multikulturalisme. 2008). mencakup tiga hal. estetik.dan orang-orang yang atheis (antiagama/antiTuhan) (Harahap. Dalam konsteks ini. Masyarakat manusia sejak masa lalu terdiri dari banyak kelompok. pada masyarakat demokratis yang telah menyaksikan tranformasi pebedaan. yakni ³multikulturalisme religius´ yang menekankan tidak terpisahnya agama dari negara. 7. Dalam sudut pandang ini multikultauralisme perlu dibedakan dari jawaban lain untuk masalah keragaman. pada awalnya hanya dikenal dengan istilah puralisme yang mengacu pada keragaman etnis dan budaya dalam suatu daerah atau negara. (3) sebagai program politik.2. 2007). yaitu: (1) multikulturalisme merupakan suatu idealisme atau suatu program politik dan bukan merupakan karakteristik suatu masyarakat. tidak luput dari pengayaan maupun penyesuaian ketika dikaji untuk diterapkan. seperti masalah kosmopolisme atau interkultural. tidak mentolerir adanya faham. sangat bergantung pada zamannya masing -masing. demi kesetaraan masa kini.Konsep tentang multikulturalisme.paling tidak pada awalnya. Multikulturalisme berlawanan dengan monokulturalisme yang sejak abad ke-19.

Majapahit. pada sekitar tahun 1861-1865 terjadi pula tragedi yang sangat menyakitkan. dan sosial yang amat dahsyat terjadi hampir seluruh negara Eropa. Sriwijaya. di Eropa terjadi pengangguran korupsi. Praktek kolonisasi ini mengakibatkan kerugian jiwa dan materi yang sangat besar bagi negara-negara yang dijajah. pemusnahan generasi (genocide). yang pada masa sekarang berkembang menjadi mode. Tragedi kemanusiaan sebagaimana disebutkan di atas terjadi juga di belahan dunia lain. Sebagaimana tertulis dalam sejarah. konsesus. Ruh dari multikulturalisem adalah demokrasi. Istilah yang sangat erat kaitannya dengan multikulturalisme adalah pluralisme. Australia. selanjutnya menjadi motor penggerak dalam menegakkan demokrasi. dan juga bisa dipahami dengan secara sederhana. 2007:24). 139 . Milyaran dolar hasil dari kekayaan alam negara jajahan telah dikuras oleh para penjajah. sejak zaman Kerajaan Singosari. Amerika. Pada waktu itu. pengambilalihan kekuasaan. dan kerusuhan-kerusuhan lain yang masih sering terjadi sampai pada masa awal kemerdekaan Indonesia dan pada masa-masa berikutnya. terjadi dari masa ke masa. pembumihan gusan. Multikulturalisme telah berkembang sejak lama di negara-negara maju. seperti perang kolonialisme.yang telah ada. seperti Spanyol. hunamisme. ketidaksetujuan dan perbedaan. Inggris. Pluralisme sangat dekat dengan toleransi. dan pluralisme dalam kehidupan masyarakat. yaitu terjadinya perang sipil disebabkan adanya pertentangan ras dan etnis yang telah merenggut ratusan ribu jiwa manusia dan kerugian harta yang sangat banyak. telah melakukan ekspansi dan penjajahan terhadap negara-negara lain di Afrika. dan Amerika. yang dimulai pada tahun 1939 dan berakhir sekitar tahun 1950. negaranegara Eropa. Asia. Mataram. pengertiannya bisa bersifat kompleks dan sulit. Portugis. memahami pluralisme berarti juga memahami toleransi. seperti Eropa. kriminalitas. diambil dari pengalaman pahit dalam sejarah kelam yang panjang yang dialam negara-negara Eropa dan i Amerika. sedangkan pluralisme di samping menghargai nilai-nilai orang lain juga menegaskan nilainya sendiri. menjadi korban penjajahan. Belanda. politik. Gagasan multikulturalisme. kerusuhan di berbagai tempat. yang awal mulanya merupakan pengembangan dari studi interkultural dan multikulturalisme. dan pluralisme yang menolak terhadap adanya kontrol yang ketat dan tekanan yang membatasi atau merampas kebebasan manusia. Dikembangkannya paham multikultural. Ribuan bahkan jutaan jiwa melayang. dan sebagainya. (Ainul Yaqin. pemberontakan. humanisme. Dengan demikian. telah menyebabkan negara Eropa tercerai berai dan saling bermusuhan. pada tahun 1415 -1900. perbedaannya hanya terletak pada menghargai nilai-nilai orang lain. perang sipil di Amerika dan perang dunia ke-1 dan ke-2. dan . Jutaan warga jajahan menderita dan meninggal dunia. Gagasan ini dikembangkan dengan tujuan agar populasi masya rakat di seluruh dunia dapat bersikap toleran terhadap para imigran baru. Kekerasan. Perang Dunia I yang diawali tahun 1914 dan belanjut pada Perang Dunia II. termasuk di Nusantara. Di Benua Amerika. krisis ekonomi. dan Prancis.

sejalan dengan usaha untuk menyetarakan orang asing dan warga nasional dan merupakan karakteristik-karakteristik tahun 1970-1980. Sebenarnya. Pada tahun 1960 mulai terjadi migrasi tenaga kerja. 7. sehingga orang Belanda merasa memiliki budaya yang sama. dengan tujuan dapat menghindari keburukan-keburukan yang terjadi masa lalu. Prinsip mereka terlukis dalam kalimat ³integratie met behound van eigen taal en cultuur. tapi para pendatang masih boleh menggunakan bahasa dan memegang budaya mereka sendiri. organisasi. Negeri Belanda yang dikenal sebagai negeri bunga Tulip ini. tetapi juga diarahkan agar mereka memiliki karakter yang kuat dalam bersikap dan bertingkahlaku multikultural.3 Perkembangan Multikulturalisme di Berbagai Negara Awal perkembangan multikulturalisme di mulai dari negara -negara Eropa.2. diharapkan dapat melatih dan membangun karakter manusia dalam berbagai etnis. merupakan kelanjutan dari tradisi Belanda dalam hal pluralisme agama dan budaya. dilakukan kombinasi terhadap pluralisme budaya dan konsep tentang integrasi nasional yang berlandaskan keanggotaaan sebuah komunitas. ras. tidaklah semata-mata agar manusia dengan segala kulturnya. dengan ditandai sikap demokratis. merupakan karakteristik integrasi nasional Belanda. Model ini. Sejak perkembangan itu. Tujuan akhir dari gagasan multikulturalisme. dan humanis. atau paling tidak dapat mengurangi secara maksimal peristiwa-peristiwa yang memilukan itu.Berdasarkan pengalaman masa lalu yang pahit dan memilukan inilah. memahami kultur kelompok lain. mengenal mitos-mitos dan pahlawan yang sama. antara lain pengajaran bahasa imigran di sekolah pemerintah. Gagasan multikulturalisme. Memasuki abad ke-20. Mereka juga memiliki identitas yang sama. humanis. dilakukan politik ³minoritas etnis yang tujuan resminya adalah mengizinkan kaum imigran untuk memelihara identitas kultural dan tradisi mereka. namun demikian setiap warga Negara dapat berbahasa Belanda dengan baik. banyak dikunjungi imigran dari berbagai negara Eropa.´ (Okke KS Zaimar. terutama dari Maroko dan Turki. bangsa. Setiap komunitas agama diperkenankan untuk mengembangkan institusinya sendiri misalnya sekolah. dan hal itu berkembang terus sampai pada tahun 1970 menc apai puncaknya dengan kedatangan para pekerja. Negeri ini memang tidak hanya memiliki satu bahasa. Tindakan ini. dibangunnya sekolah -sekolah swasta yang disubsidi oleh pemerintah. sebagaimana disebutkan di atas. budaya dan agama agar mampu bersikap demokratis. peribadatan dan lain sebagainya. multikulturalisme menjadi konsensus ideologi di antara ³kelas politik´ yang resmi dari pemerintah. dan pluralis dalam li gkungan n mereka. 2007: 7). 140 . maka gagasan multikulturalisme dikembangkan. Hal ini menandakan bahwa integrasi sosial dilaksanakan. Di negeri ini. antaralain adalah Negeri Belanda. naiknya multikulturalisme di negeri ini. Pada sekitar tahun 1980. Hal ini ditopang oleh berbagai tindakan. pluralis. dukungan pada asosiasi etnis dan lainlain. tetapi terdiri dari beberapa bahasa.

Tidak aneh. seperlima penduduk Belanda bukan lagi pribumi. karena negeri ini mulai berputar haluan dari politik multikultural yang dianut sebelumnya. bila perkembangan di Negeri Belanda ini menarik perhatian dunia internasional. Bangsa Belanda seolah-olah menghadapi masalah yang sangat mendasar. Dengan perkembangan ini. hal ini turut membantu runtuhnya konsensus tersebut. Demikian juga definisi etnik tentang bangsa (nation) Belanda juga dipermasalahkan. mesti terdapat kekurangan kekurangannya. Kebijakan yang dianutnya ini. kebencian terhadap kaum imigran semakin meluas. terutama orang Turki dan Maroko. Betapapun baiknya suatu teori atau gagasan. 141 . Di kota itu 55% dari anak muda bukan orang Eropa. karena itu konsensus kaum elit di Negeri Belanda terhadap multikulturalisme mulai diperdebatkan dan bersamaan dengan itu. pada perkembangan terakhir kelompok-kelompok yang menentang multikulturalisme semakin keras dan dilakukan secara terang -terangan.Kaum imigran sering kali diperlakukan sebagai anggota blo kultural yang k monolitik. Imigrasi telah mengubah wajah kota-kota di Negeri Belanda terutama di Amsterdam. Para pendatang ini mempersoalkan nasionalisme terhadap identitas nasional. kenyataan seperti ini tidak dapat diterima. termasuk gagasan multikulturalisme tidak bisa dilepaskan dari kekurangan -kekurangannya. jumlahnya mencapai tiga juta orang. dikenal sebagai yang paling ekstrim di Eropa. Bagi kelompok yang menentang multikulturalisme dan imigrasi. di Negeri Belanda terus terjadi perdebatan antara dua kelompok yang berbeda. di samping kelebihan -kelebihan yang ada. yaitu hilangnya identitas Belanda. hanya tidak nampak dipermukaan. Dalam perkembangan selanjutnya. sedangkan kelompok kedua menolaknya. tetapi para imigran. Komunitas ini berkomunikasi dengan pemerintah Belanda dalam bahasa yang dianggap sebagai bahasa mereka. Meskipun penduduk mayoritas masih dipegang etnis Belanda. Perdebatan mengenai hal ini dan perselisihan paham yang berkaitan dengan imigrasi. Kondisi ini merubah perbandingan jumlah penduduk Belanda antara penduduk asli dan pendatang. Jumlah imigran dan proporsi kelahiran pada komunitas mereka telah mengubah Negeri Belanda sejak tahun 1950. menjadi politik asimilasi budaya. dengan landasan kebangsaan. 2007: 8). jumlah imigran di Negeri Belanda yang bukan orang Eropa semakin banyak. (Okke KS Zaimar. monokulturalisme. Perdebatan terus semakin tajam dan sekitar 1990 berakhir dan runtuhlah konsensus tersebut. Ketika faktor ini kembali diperdebatkan pada tahun 1990. namun pada tahun 1926. melainkan imigran dari luar Eropa. Nasionalisme Belanda dan dukungan terhadap identitas nasional yang tradisional tak pernah memudar. atau multikulturalisme. Pada prakteknya proposi imigrasi ditentukan oleh permintaan akan tenaga kerja yang tidak memiliki keahlian dan kemudian oleh imigrasi anggota keluarga para pekerja. Oposisi terhadap konsensus ini secara politis bersifat marjinal. dan separuh imigran itu datang dari luar Eropa. selalu diselesaikan secara final oleh pemerintah. Kelompok pertama mendukung multikulturalisme. bahasa Arab bagi orang Maroko.

tetapi dalam bentuk kesetaraan kesempatan dengan keragaman budaya dan dalam suasana toleransi. Perbedaannya. dan negara-negara Eropa Timur. di Negeri Belanda kelompok yang menentang multikulturalisme bersikap lebih keras. Inggris melaksanakan cara yang berbeda dalam menangani keragaman etnis dan budaya. merupakan bantuan untuk menjaga hak mereka. (Okke KS Zaimar. Pada perkembangan terakhir.Multikulturalisme di Inggris. misalnya masalah rasisme masih belum dapat dihilangkan. Ini berarti melakukan integrasi tanpa asimilasi. melainkan dibebankan pada masyarakat sipil dan pada pasar kerja. Dengan demikian. Inggris tergolong sebagai negara yang tertinggi dalam menerima imigran. Negeri Inggris tidak pernah menghadapi asimilasi rakyat bekas jajahannya. pemerintah membantu golongan minoritas untuk memelihara budaya mereka. masih banyak menghadapi halangan dan tantangan -tantangan. bila dibanding dengan negara-negara lain di Eropa. Sebagai salahsatu negara Eropa yang terus menerus didaangi para imigran. menganggap bahwa menolong golongan minoritas untuk memelihara budaya mereka. Karibia. yaitu terus berkembang perbedaan antara yang pro dan yang kontra. Program ini. dan negara-negara bekas jajahannya. pengakuan ini juga merupakan bantuan untuk menjaga hak mereka. 2007: 12). Sementara itu keadaan di negara-negara bekas jajahannya. Para imigran di Inggris datang dari India. Multikulturalisme di Inggris mulai berkembang sekitar tahun 1968. Pihak pemerintah yang mendukung multikulturalisme mengemukakan bahwa multikulturalisme berarti mengakui keberadaan budaya pendatang. Tenaga kerja berdatangan dari India. terutama yang berasal dari Polandia. karena Inggris masih ingin melindungi bekas jajahannya. tempat imigran menjadi orang Inggris. Dalam perkembangan terakhir. datang pula para imigran dari Eropa Timur. Konsep Inggris ten tang integrasi memberikan prioritas pada individu dan bukan tidak pada organisasi institusional komunitas. Setelah itu terjadilah perdebatan antara pihak yang menjunjung multikulturalisme dan yang menolaknya. multikulturalisme di Inggris tidak jauh berbeda dengan di Negeri Belanda. Karibia. 142 . dan tenaga kerja bekas negara jajahan yang tidak mempunyai keahlian memberikan andil bagi kegagalan program tersebut. sedangkan di Inggris berjalan lebih lunak. Tugas integrasi juga tidak dibebankan kepada negara. Di Inggris para pendukung pemerintahan partai buruh. Multikulturalisme memperoleh dukungan di Inggris. selain itu Inggris membutuhkan tenaga kerja untuk menjalankan roda ekonominya yang terus berkembang dengan pesat. juga membantu partispasi mereka sebagai warga negara. belum mencapai kemajuan yang memadai sehingga banyak tenaga kerja yang menganggur. selain membantu partisipasi mereka membantu negara. masing-masing mengemukakan alasan yang cukup kuat. yang melanjutkan pemerintahan sesuai dengan aturan hukum mereka sendiri. ketika pemimpin buruh Roy Jankins menyampaikan pidato yang menyampaikan pandangan mengenai imigrasi yang bukan dalam bentuk fusi.

000 dari Asia Tenggara. tidak memiliki pendidikan yang memadai dan tidak memiliki ketrampilan. letak geografis negeri ini yang amat strategis yang merupakan jalan persimpangan. sebagaimana dikutip KS Zaimar). Mungkin tidak bijaksana bila memperdebatkan masyarakat mana yang lebih pluralis. Strategi ini berdasarkan pada suatu k eyakinan bahwa budaya Prancis yang dominan. diantaranya untuk mencari pekerjaan. 425. tradisi yang menekankan pada asimilasi itu mulai ditinggalkan.. menyebabkan banyak yang mencari suaka politik yang datang ke sana. selain mereka yang mencari kerja. sebagaimana dikutip KS Zaimar). (Wiarda. Hal itu dapat disaksikan bahwa tantangan dari bawah hanya akan bersifat sementara dan hal itu akan segera hilang. hal ini disebabkan: pertama. Howard J.5 juta berasal dari negara-negara Eropa. atau Portugis). Prancis ingin menjadi negeri yang terbuka. Prancis telah lama menerima para pendatang. Banyak alasan yang dikemukakan imigran untuk memasuki Prancis. 2001: 107.Multikulturalisme di Prancis. reputasinya sebagai negeri kebebasan sejak munculnya revolusi Pran cis. melainkan dari negara-negara bekas jajahan Prancis. Masalahnya menjadi semakin rumit ketika datang juga ke sana para imigran yang datang. sedangkan bagi para imigran dari bekas negara jajahan merupakan suatu usaha untuk meningkatkan taraf hidup mereka. budaya. faktor yang juga telah membuka perdebatan terhadap asimilasi ini adalah serangan terhadap mitosmitos Prancis yang menampilkan identitas nasional. dan budaya para imigran harus berasimilasi dengan budaya yang superior itu. Dalam menghadapi keragaman etnis dan keragaman budaya pendatang. namun demikian jalan ke arah itu tidak selalu rata. Namun demikian. keadaannya sama dengan Inggris.4 juta dari Afrika Utara. 1. (Wiarda. Selain alasan di atas. Spanyol. Pada saat ini. Kaum politisi konservatif banyak yang menentang kebijakan pemerintah dalam politik ³pintu terbuka. statistik menunjukkan bahwa imigran mencapai 3. menambah banyak jumlah imigran yang ingin menetap di Prancis.´ 143 . mencari suaka politik. dari sub Sahara dan Afrika Utara. dan etnis.lebih tinggi daripada budaya lain. Usaha untuk menuju masyarakat pluraslis terus diusahakan dari waktu ke waktu. Prancis menempatkan dirinya sebagai negeri yang dihuni oleh banyak ragam sosial. di antara mereka berbeda agama dan berkulit hitam. di awal tahun 1960an para imigran yang datang bukan dari Eropa saja (seperti dari Italia. Kedua. Maka ³cultural shock´ pun tidak bisa dihindari. Gerakan kedaerahan m eminta agar bahasa dan budaya mereka diakui. Pada tahun 1998. dalam perkembangan berikutnya.. banyak pertentangan dan halangan yang menghadang. 1. ketika pemerintah menyetujui gerakan pluralisme kultural. pada awal abad ke-20 ditetapkan kebijakan publik terhadap kaum imigran dengan istilah yang disebut asimilasi. sehingga menyulitkan keadaan. Howard J. 2001: 107.6 juta. dan 240.000 dari sub Sahara Afrika. padahal jumlah penduduk Prancis secara keseluruhan 59 juta orang. bahkan sejak satu abad yang lalu.

budaya. hal ini dapat dilihat dari kondisi sosio-kultural maupun geografis yang begitu beragam dan luas.000 pulau. hak asasi manusia. Mataram. Misalnya. dan berbagai hal lainnya. dan terhadap hal-hal lainnya. agama. Kristen Protestan. Yang disebutkan di atas hanya merupakan salahsatu dari sekian banyak wajah multikultural. Konghucu. zaman penjajahan. bangsa Indonesia juga mengalami masa-masa pahit dan mengerikan. yang terjadi dari masa ke masa. perusakan lingkungan. terhadap berbagai macam fenomena sosial. Oleh karena itu. Usaha untuk menjalankan integrasi juga kurang berhasil. Apabila mereka keluar. Multikulturalisme di Indonesia Indonesia adalah salahsatu negara multikultural terbesar di dunia. seperti yang disebutkan di atas. diantaranya karena para imigran menyandang budaya yang sangat jauh be rbeda. ekonomi. lebih detail lagi apabila dilihat dari cara pandang. kekerasan. terdiri dari 300 suku yang menggunakan lebih kurang 200 bahasa yang berbeda. tidak dapat disangkal. 2007: 17).4 144 . seperti Islam. sebagai contoh untuk melihat latar belakang tumbuhnya multikulturalisme di negara-negara lain. para imigran dapat dengan bebas melaksanakan tradisi budayanya hanya sebatas tempat tinggalnya. di samping dampak yang baik dan mengutungkan. tindakan dan pandangan yang berbeda. Afrika dan sebagainya. Katolik. (µAinul Yaqin.Menghadapi kenyataan yang serba menyulitkan itu. kelas sosial. Keragaman yang demikian banyak. Sekarang ini. Seperti juga bangsa-bangsa di Eropa dan Amerika. Demikian. tentang fenomena sosial seperti. kedudukan. perseteruan antarpolitk. Contoh tersebut merupakan pola-pola yang mendasari paham itu di negara-negara lain. mereka harus memakai budaya Prancis yaitu bahasa dan tradisi Prancis. latar belakang tumbuhnya multikulturalisme dan perkembangannya pada beberapa negara. politik. komunitas Cina tinggal di ghettonya. jumlah pulau yang ada di Indonesia mencapai sekitar 13. separatisme. Pengalaman pahit itu dialami bangsa 7. kesetaraan jender. Dalam kebijakan ini. mereka mempunyai pandangan yang beraneka ragam. asimilasi tidak mungkin dilakukan. sampai zaman setelah merdeka. premanisme. akan dapat menimbulkan berbagai persoalan seperti yang sekarang dihadapi bangsa kita korupsi. demokrasi. demikian pula komunitas Arab. 2007: 4).2. nepotisme. Populasi penduduknya berjumlah lebih dari 210 juta jiwa. pelanggaran terhadap hak asasi adalah merupakan bentuk nyata sebagai dampak yang buruk dari masyarakat multikultural. Penduduk Indonesia juga menganut agama dan kepercayaan yang berbeda-beda. tindakan dan wawasan setiap individu atau kelompok yang ada. etnis. Majapahit. yang memberikan ruang gerak cukup leluasa. Latar belakang yang berbeda itu misalnya dapat dilihat dari segi pendidikan. diakui atau tidak. misalnya belajar di sekolah Prancis. besar dan kecil. sekarang di Paris banyak dijumpai ghetto masingmasing menurut asal pendatang. kolusi. serta berbagai macam aliran kepercayaan yang bersifat lokal. Akhirnya Prancis menganut pluralisme budaya saja. sejak zaman Kerajaan Singosari. ekonomi. (Okke KS Zaimar. baik para pendatang maupun ³tuan rumah´. Hindu. Sriwijaya.

perlu dibangun kesadaran bersama bahwa dalam berprilaku sehari-hari dan sekaligus berinteraksi antara menghormati perbedaanperbedaan yang muncul. Mengambil pelajaran dari kenyataan pahit yang memilukan sebagaimana disebutkan di atas. perebutan kekuasaan antarkeluarga raja.1. dan demokrasi akan semakin tumbuh dalam kehidupan masyarakat. perlu dicari strategi yang tepat dalam rangka memecahkan persoalan tersebut. Berbagai keragaman dengan aneka macamnya yang terjadi pada bangsa kita agar dimanage untuk mendatangkan hal-hal yang bermanfaat dan menguntungkan. Bayangkan jika setiap manusia hanya memilik i keahlian yang sama semua. pemerasan dan penganiayaan di zaman penjajahan dan peristiwa-peristiwa lain sebagaimana disebutkan di atas. agamawan. 145 . karena peristiwa seperti itu terjadi selama berabad-abad. Justru perbedaan-perbedaan itu menguntungkan kita semua. pendidikan. misalnya dokter semua atau insinyur semua. masing-masing kita memiliki kemampuan dan keahlian yang berbeda. Adapun hal-hal yang harus dilakukan sebagai berikut : 1. tetapi juga diterapkan dalam semua aktifitas kemasyarakatan. pluralisme. terasa lebih berat bila dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Dalam rangka mewujudkan kesadaran kolektif tersebut yakni membangun kesadaran masayarakat untuk mingkatkan etika kemajemukan. Kita bisa mengambil pelajaran dari perbedaan-perbedaan keahlian yang ada pada kita. ilmuwan. melalui berbagai bidang. Perbedaan -perbedaan yang ada apabila dikelola secara baik justru akan mendatangkan manfaat. Bagaimana kita merencanakan prilaku ditengah masyarakat yang majemuk dari sudut budaya. Berkaitan dengan hal itu. Pendidikan multikulturalisme ini tidak hanya diberikan di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi. politik. sehingga dapat menghindari konflik. Etika dalam hal ini sebagaimana yang dikemukakan oleh K. ada di antara kita yang mempunyai keahlian sebagai seorang dokter.kita. sosial. Dengan melihat potret kehidupan sosial dalam masyarakat Indon esia masa yang akan datang perlu dirangkai kehidupan bersama yang lebih harmonis. ada hal-hal yang harus dilakukan secara bersama sama. Secara spesifik. Ada hal-hal yang tidak perlu dilakukan dan adap ula hal-hal yang perlu dihormati. ahli hukum. dengan terjadinya peperangan antarkerajaan. dalam tataran masyarakat yang majemuk. kesadaran mengenai pentingnya toleransi. Pengalaman pahit yang dialami bangsa kita. bukan saja bagi umat manusia tetapi juga bagi alam semesta secara keseluruhan. Etika Kemajemukan.3.Bertens sebagai norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau sekelompok orang dalam mengatur prilakunya. ekonomi. insinyur. Dengan cara ini. tentu hubungan sosial kita tidak akan berjalan dengan baik. budaya. etnis dan agama. 7. dan pengajaran. mewujudkan kemauan bersama untuk mewujudkan perdamaian dengan menggalang kesadaran kolektif. perlu ditawarkan suatu alternatif melalui penerapan pendidikan multikulturalisme (diambil yang positifnya) yang berbasis pada pemanfaatan peotensi keragaman yang ada pada masyarakat. dan sebagainya.

3. Untuk itu kita perlu an memiliki komitmen bersama terhadap hal-hal sebagai berikut : 1. memaksa pada pihak lain yang berbeda pandangan dan ideologi. Jika hal tersebut dapat diwujudkan dan dilaksanakan. 3. Artinya masyarakat luas harus diajak bersama untuk mewujudkan kesadaran kolektif tersebut yang dinilai dari kelompok-kelompok kecil sampai komunitas-komunitas besar seperti beda agama. Saling mengedepankan kebersamaan. mendukung keputusan bersama. Mengedapankan kesaudaraan bersama dalam mencari up aya untuk menciptakan kesadaran kolektif. nilai moral universal seperti kejujuran. bahwa kita satu nenek moyang dan mengalami sikap yang sama dan tergantung dan membutuhkan satu dengan yang lainnya harus menjadi pedoman dalam menjalin hubungan deng etis lain. Juga kesamaan-kesamaan budaya. berjuang menegakkan keputusan bersama. Saling menghargai. menggeneralisasi setiap perbedaan dan lain sebagainya ingin hidup bersama dalam perdamaian. pergaulan dengan tetangga sampai kepada masyarakat. Bersama menahan diri untuk terlibat dalam konflik kepentingan yang mengareah kepada konfrontasi fisik secra masal 4. Berprilaku saling beradab ( beretika ) tidak terprovokasi saling mencintai. merasa bersaudara. saling kasih mengasihi dan perlindungan terhadap hak asasi manusia harus lebih dikedepankan daripada hal-hal yang parsial dan ekslusif. tanpa asa kepentingan pribadi (vested interest) Hal-hal yang tidak perlu dilakukan bersama adalah melebur kebenaran masing-masing.Hal-hal yang harus dihormati adalah penghargaan terhadap kebenaran agama. Karena itu membangun ( menciptakan ) kesadaran kolektif pasti mendapat tantangan maka komitmen dapat membuat kita 146 . saling bersahabat secara akrab. maka selanjutnya bagaimana menyebarluaskan dalam masyarakat luas. Ketika pada masyarakat diperlukan etika kemajemukan yang solid yaitu lebih mengedepankan kebersamaan daripada mempermasalahkan perbedaan-perbedaan.2. mengingatkan untuk kebaikan. Komitmen-komitmen diatas mengingatkan kita untuk tidak berbuat bebas dari aturan yang telah disepakati bersama. saling menolong dalam kebaikan. tolong-menolong. keadilan. lapangdada. ideologi. menahan diri. mengalah bila tidak mencapai sepakat. Duduk bersama merumuskan solusi-solusi terbaik untuk menciptakan perdamaian dengan mengedepankan kepentingan bersama dari pada kepentingan golongan atau kelompok. berniat suci untuk kebaikan menolong dalam kebaikan memaafkan dan mendoakan 2. perbedaaan budaya masing -masing tanpa harus mengungkapkan kekurangan ataupun kekurangan yang bernada melecehkan. saling berbuat baik untuk bersama. membela jika salah satunya teraniaya. Sehubungan dengan ini. Katakanlah ajakan untuk mewujudkan kesadaran kolektif itu dimulai dari keluarga.

Kerjasama dalam pergaulan supaya diarahkan untuk kebaikan bersama (konstruktif) bukan untuk lkepentingan kelompok atau golongan yang bersifat destruktif. terutama dalam pergaulan bersama supaya teman bergaul menjadi simpati dan jangan mengobral janji yang belum tentu ditepati apalagi tidak ditepati. agama. 5. Bergaulah dengan siapa saja tanpa memandang agama. nilai-nilai.1. Akhirilah setiap pertemuan dan dialog dengan saling minta maaf dan membuat janji serta membangun komitmen untu meneruskan persahabatan yang sudah terjalin. kelompok. Berilah teladan dan contoh prilaku dan ucapan yang baik. dan munculnya masalah kritikal. adil. 8. bahasa dan budaya yang sangat majemuk. dan norma-norma untuk mengatur hubungan sosial dalam masyarakat.Implikasi dari kemajemukan masyarakat dan kebudayaan di Indonesia ialah beragamnya pula sistem budaya dalam masyarakat. Dampak Kemajemukan. sopan. 3. 7. Oleh karena itu sistem nilai budaya biasanya berfungsi sebagai pedoman bagi tingkah laku manusia dalam kehidupan sosialnya. Hiasilah pergaulan dengan berprilaku sopan (berakhlak dan budi pekerti). Materi pembicaraan dalam pertemuan jangan sampai mengarah pada sikap caci maki. pergunakan bahasa yang sopan raut wajah yang sopan dan sebagainya sungguhpun anda berbeda pendapat dan ideologi dengan mereka. 7. atau golongan lain. 147 . Sistem budaya itu hidup dalam alam pikiran sebagian besar dari warga masyarakat mengenai hal-hal yang mereka anggap amat bernilai dalam hidup.4.lebih solid untuk melangkah dan menatap hari esok yang lebih cemerlang dan beretika. suku bangsa. disiplin dan peduli. 1. Indonesia penduduknya terdiri dari berbagai suku bangsa. membicarakan aib. 2. 6.Agar semua dapat terlaksana maka kita semua perlu berprilaku : jujur. dan merencanakan langkah -langkah untuk menjatuhkan orang. Etik pergaulan penting yang harus dijaga dalam bergaul dengan saling me ngenal dan kerjasama pada masyarakat majemuk. kerjasama. Dengan melaksanakan kedelapan pedoman tersebut berarti telah dilaksanakan prinsip-prinsip pergaulan dalam etika kemajemukan dan telah menangkap filosofi bergaul serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. tanggung jawab. 4. Jangan memanfaatkan kerjasama yang sudah terbina hanya untuk mencari kepentingan pribadi. pandangan politik dengan saling menghargai sifat masing-masing. atau etnis lain. Jangan menjadikan pertemuan itu sebagai ajang membuat strategi untuk merusak kebenaran dan melesatarikan permusuhan. Yang dimaksud dengan sistem budaya adalah kepercayaan.

Masing-masing sistem budaya ini praktis mengatur seluruh aspek kehidupan orang -orang yang dianggap penting. Ketiga. asal dari masyarakat etnik yang kemudian makin meluas. Sistem budaya ini biasanya disebut sebagai sistem adat. sistem budaya Indonesia. agama benar-benar menjalankan perintah agama yang dianut nya. Bahkan yang paling fanatik pun cenderung untuk memilih apa yang sebaiknya diterima dan apa yang sebaiknya ditolak. Pada kenyataanny tidak semua penganut suatu a. Pada mulanya. wilayah tempat para nenek moyang pertama kali menetap. Seiring dengan perkembangan waktu. dan karena itu merasa bertanggung jawab atas sistem budaya masyarakat sendiri. berasal dari luar kepualuan Indonesia. Kepercayaan itu memberi batasan tentang apa itu masyarakat yang baik. Kedua. Oleh karena itu kota-kota besar biasanya menampakkan aneka ragam sistem budaya etnik. kedudukan sistem budaya baru itu sangatlah penting. kehidupan sosialnya terutama dikendalikan oleh suatu sistem budaya etnik. Lebih lanjut. atau yang lebih penting lagi menganggap dirinya sendiri. setidak -tidaknya kehidupan masyarakat penganut agama itu. berbagai kelompok etnik (yang semula animistik beralih ) atau menyesuaikan diri kepada agama-agama pendatang itu. Hal ak itulah yang merupakan pembeda terpenting antara sistem budaya yang berdasar agama dengan sistem budaya yang berdasar pada kelompok etnik.Secara garis besar terdapat empat macam sistem budaya di Indonesia yang jelas berbeda satu sama lain (Bachtiar 1987). Dilihat dari fungsinya dalam pengintegrasian masyarakat Indonesia secara total.´ Masing-masing budaya kelompok etnik itu mempunyai tanah asal. yang merupakan sistem termuda di antara semua sistem budaya yang ada di Indone sia. sebagai pemilik sistem itu. Termasuk di dalamnya mitosmitos mengenai asal-usul nenek moyang dan biasanya merupakan suatu kosmologi yang rumit. inti dari sistem budaya etnik adalah kepercayaan religi yang masuk ke dalam keseluruhan sistem budaya. Masing-masing kelompok etnik itu beranggapan bahwa kebudayaan mereka diwariskan secara turun-temurun dari nenek moyang yang hidup di ³zaman dongeng. Tidak satu pun dari sistem budaya yang berdasarkan agama ini mempunyai tanah asal di Indonesia. Masing-masing agama di dunia menyatakan dirinya mempunyai kewajiban moral untuk mengatur semua aspek kehidupan. dan semua sistem budaya ini mempunyai bany pengikut di luar Indonesia. Sedangkan di kota-kota besar mungkin dijumpai aneka ragam kelompok etnik yang berbeda beda. Pada kebanyakan masyarakat pedesaan. Pertama adalah sistem budaya dari berbagai kelompok etnik di Indonesia. sistem budaya yang terdiri dari sistem-sistem budaya agama besar yang tanpa kecuali. kebanyakan orang tetap beranggapa diri n mereka sebagai anggota masyarakat e tniknya masing-masing. Semua penduduk pribumi dan nonpribumi dapat dianggap 148 .

sebagai anggota sistem budaya ini. Unsur-unsur sistem budaya ini telah terbentuknya setidaknya sejak sekitar awal abad XX yang kemudian secara bertahap tumbuh menjadi suatu sistem yang mandiri. Bahasa Indonesia, misalnya, mengalami ³pemisahan´ dari bahasa Melayu, dan berkembang sebagai alat komunikasi baru yang menggantikan bahasa penguasa kolonial Belanda. Sistem budaya Indonesia juga mengembangkan sistem normatif dan nilainilai dasarnya sendiri, yang tidak berakar secara utuh pada salah satu budaya masyarakat etnik atau tradisi keagamaan melainkan berakar pada semua sistem budaya yang ada. Nilai-nilai dasarnya telah dirumuskan menjadi ideologi negara yakni Pancasila. Unsur pokok sistem normatif bangsa Indonesia adalah Undang Undang Dasar Negara. Sedangkan unsur-unsur penting lainnya dari sistem normatif itu adalah semua norma hukum resmi yang diharapkan diterapkan dan dipatuhi seluruh anggota masyarakat dalam kegiatan mereka sebagai warga negara Republik Indonesia. Norma-norma itu mengatur hak dan kewajiban semua warga negara Indonesia dan siapa saja selama mereka tinggal di wilayah ini. Keempat, adalah sistem budaya yang terdiri dari sistem-sistem budaya asing. Masuknya sistem-sistem budaya asing itu pada awalnya dapat dilihat bersamaan masuknya agama-agama besar ke kepulauan Indonesia sejak berabad abad yang lalu. Sistem-sistem budaya agama besar itu berhasil mengakar secara kuat di kalangan penduduk sehingga sedikit-banyak mempengaruhi pikiran, sikap dan tindakan sebagian warga masyarakat di Indonesia. Sebaliknya pula, sistem sistem budaya agama itu dalam tingkat tertentu telah kehilangan identifikasinya sebagai sistem budaya asing meskipun tidak hilang sama sekali. Misalnya dalam sistem budaya agama Islam masih digunakan bahasa Arab sebagai ungkapan komunikasi keagamaan; demikian juga sistem budaya agama Ka tolik masih berkaitan dengan Roma, sistem budaya agama Protestan masih berhubungan dengan negara-negara Protestan di Barat, dan sistem budaya Hindu dan Budha masih berasosiasi dengan India. Sementara itu, sebagian sistem budaya keduniawian asing juga berh asil masuk ke Indonesia, baik dari Eropa, Ame-rika maupun dari Asia seperti India, Cina dan Jepang. Bagaimanapun, sistem -sistem budaya itu tetap dikenal sebagai sistem-sistem budaya asing dan kemungkinan besar akan tetap begitu. Demikian pula sebagian besar unsur-unsurnya akan tetap dianggap asing sehingga ada yang mengalami kesulitan untuk berkembang. Namun ada pula unsur sistem budaya itu yang telah menjadi bagian dari sistem budaya nasional Indonesia, misalnya pengetahuan ilmiah, teknologi, sistem ekonomi dan sistem politik. Meskipun berasal dari sistem budaya asing, unsur-unsur budaya tersebut telah dimasukkan menjadi bagian dari sistem budaya nasional atau setidak -tidaknya dianggap begitu. Sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki keragaman nilai nilai budaya sebagai dasar dalam berprilaku, dan telah menjadi sistim budaya, maka telah

149

menjadi keharusan dalam kehidupan masyarakatnya terdapat norma -norma yang mengatur gerak langkah manusianya sebagi anggota masyarakat. Sebagai makhluk budaya, perilaku manusia memerlukan pedoman atau acuan dalam bertingkah laku. Oleh karena itu di dalam melakukan tindakan tindakan atau perilaku dalam kehidupannya, manusia dilingkupi oleh sistem nilai atau himpunan nilai-nilai. Sebagai wujud ideal kebudayaan yang memberi acuan manusia dalam berperilaku, nilai-nilai tersebut seolah-olah mempunyai tingkatantingkatan atau gradasi dalam kedudukannya. Pembahasan mengenai sistem nilai budaya terdahulu, merupakan inti yang menjiwai semua pedoman yang mengatur tingkah laku warga masyarakat yang bersangkutan. Pedoman tingkah laku yang dimaksudkan itu di antaranya adalah norma-norma yang hidup di masyarakat atau dikatakan juga sebagai norma sosial. Secara umum pengertian norma adalah segala aturan -aturan atau pola-pola tindakan, yang normatif, yang menjadi pedoman hidup bagi orang untuk bersikap tindak di dalam kehidupannya, baik dalam hidupnya sendiri maupun dalam pergaulan hidup bersama. Norma-norma tersebut diyakini oleh warga masyarakat yang bersangkutan sebagai milik bersama. Bagaimana suatu masyarakat meyakini suatu norma sebagai milik bersama nampak dalam tingkah lakunya, bagaimana mereka menundukkan diri atau mematuhi norma-norma tersebut. Beraneka ragamnya norma-norma yang hidup di masyarakat dikarenakan norma-norma tersebut sudah mengacu pada peranan -peranan manusia dalam kedudukannya di masyarakat. Selain itu apabila di lihat dari sudut daya paksa atau sanksi untuk kepatuhan terhadap suatu norma terdapat perbedaan -perbedaan pula. Ada norma yang lemah atau tidak keras dengan sanksinya, atau dikatakan sebagai sanksi sosial saja. Sebaliknya ada pula yang mempunyai sanksi kuat yang dinamakan sebagai sanksi hukum, sehingga norma tersebut dinamakan sebagai norma hukum. Dalam bab sebelumnya telah diuraikan tentang: norma-norma yang hidup dalam masyarakat yaitu norma hukum dan norma sosial lainnya, kemudian mengenai proses terjadinya norma hukum yang berasal dari norma sosial, dan pembahasan mengenai hal-hal pokok tentang hukum sebagai suatu norma yang penting dalam mengatur kehidupan manusia. 7.5. Masyarakat dan Terbentuknya Sebuah Bangsa Masyarakat pada dasarnya adalah kumpulan orang, namun tidak semua kumpulan orang dengan sendirinya merupakan masyarakat. Terdapat empat kriteria yang harus dipenuhi agar suatu kumpulan atau kelompok orang dapat disebut masyarakat, yaitu (1) memiliki kemampuan bertahan melebihi masa hidup (seorang) individu; (2) rekrutmen seluruh anggotanya melalui reproduksi; (3) kesetiaan pada suatu sistem tindakan utama bersama; dan (4) adanya siste m tindakan utama yang bersifat swasembada (Marion Levy). Konsekuensi dari kriteria tersebut ialah bahwa suatu kelompok dapat disebut masyarakat bila kelompok itu memenuhi keempat kriteria tersebut; atau bila kelompok itu dapat

150

bertahan stabil untuk beberapa generasi walaupun sama sekali tidak ada orang atau kelompok lain di luar kelompok tersebut. (Sunarto 1993) Berdasarkan kriteria tersebut, kumpulan orang yang berada di malla tau pasar, misalnya, tidak dapat disebut sebagai masyarakat karena kumpulan itu bersifat sementara yang bubar ketika tujuannya selesai; kumpulan itu tidak melakukan reproduksi untuk menambah jumlah anggotanya; tidak ada suatu kesetiaan pada sistem tindakan utama bersama; dan tidak melakukan tindakan untuk menghasilkan kebutuhan sendiri seperti sandang dan pangan. Kumpulan orang dipasar lebih tepat disebut kerumunan atau crowd (Park 1972). Memahami pengertian masyarakat tersebut, sudah barang tentu terbentuknya masyarakat diawali dengan individu. Individu berinteraksi dengan individu menjadi keluarga, dan keluarga berinteraksi dengan keluarga lain menjadi sebuah masyarakat. Dalam masyarakat y ang terjadi bukan satu keluarga berinteraksi dengan satu keluarga tetapi persatuan beberapa keluarga yang jumlahnya besar berinteraksi, komunulasi dan sepakat membuat satu kepentingan bersama menjadi sebuah masyarakat.Setelah manusia membentuk masyarakat dengan ragam budayanya dan agar tetap eksis dan sejahtera, manusia membentuk masyarakat yang lebih besar dan menamainya dengan bangsa. Timbul beberapa pengertian bangsa dan kebangsaan yang berkembang sejak akhir abad XIX dan kini menjadi bahan acuan dalam pembahasan tentang bangsa dan kebangsaan. Dua pengertian tentang bangsa (nation) dan kebangsaan yang berkembang. Menurut Hans Kohn ( Kaelan, 2002: 213): bangsa terbentuk persamaan bahasa, ras, agama, peradaban, wilayah, negara dan kewarganegaraan. Teori Kohn ini nampaknya berdasarkan perkembangan pengertian bangsa (nation) di Eropa kontinental. Bangsa di Eropa kontinental bangkit karena revolusi leksikografi, bahwa bahasa milik pribadi-pribadi kelompok khas ( Anderson, 2001: 126). Eropah daratan dikuasai oleh Dinasti Habsburg di sebagian Eropa tengah dan Timur, dinasti Romanov di Eropa, Rusia dan Asia Barat hingga Siberia dan dinasti Usmania (Ottoman) di Balkan, sedangkan di wilayah Eropah Barat lebih indevenden setelah jatuhnya dinasti Bourbon. Bangsawan (penguasa lokal diharuskan mampu berbahasa latin sebagai bahasa resmi. Persoalan timbul, bahwa yang mampu menguasai bahasa resmi hanya sedikit. Ini berdampak bahwa percetakan tidak hanya menerbitkan karya tulis secara luas sehingga akan menimbulkan kerugian. Sebagai tindak lanjutnya, para penerbit lebih banyak menggunakan bahasa lokal agar masyarakat yang mampu baca tulis lebih banyak. Akibat lanjutnya adalah tumbuhnya faham egalitarisme di kalangan masyarakat. Faham egalitarisme merupakan awal pertumbuhan demokrasi dan nasionalisme. Rupanya faktor inilah menjadikan Hans Kohn membuat definisi seperti ini. Bagi Negara yang dikuasai ras lain, nasinalisme tumbuh seperti dari Ernes Renan, yang pada hakekatnya juga merupakan pemberontakan terhadap penguasa y ang ingin memaksakan penggunaan bahasa dan budaya penguasa. Oleh karena itu Ernes

151

adat istiadat. Salah satu persoalan yang timbul dari bangsa adalah ancaman disintegrasi. dan yang menjadi penyebab utama biasanya perbedaan persepsi pada upaya masyarakat yang ingin ³merekatkan diri lebih ke dalam´. suatu asas spiritual. Kebangkitan bangsa pada masyarakat terjajah sebenarnya tidak saja dimulai dengan upaya membangkitkan semangat egaliter oleh para pemimpin pergerakan tetapi oleh para pemimpin dinasti yang memaksakan masyarakat menggunakan budaya para penguasa. Para raja di nusantara ikut membantu pasif. Oleh karena itu pada bangsa yang baru merdeka atau berdiri diupayakan memiliki alat perekat yang beasal dari budaya masyarakat. kebudayaan.endirikan dan membangun benteng Batavia( Simbolon. suatu asas solidaritas yang dapat tercipta oleh perasaan pengorbanan yang telah lampau dan bersedia dibuat dimasa yang akan dating. Nation tidak terkait oleh negara. 2002: 102). bukan orang-orang yang mempunyai kepentingan yang sama. satu bangsa dan satu bahasa yaitu bahasa Indonesia. suatu jiwa . bukan pula dibatasi oleh batas-batas geografis atau batas alamiah. Sebagian orang Belanda yakin bahwa terbentuknya bangsa Indo nesia sebagai hasil rekayasa J. bukan suatu ras.Renan ( kini menjadi suatu acuan oleh para pemimpin nasional di dunia ketiga/Negara sedang berkembang) masyarakat : bahwa bangsa adalah. Berbeda bangsa dalam konsep Pancasila. pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan gambaran terbentuknya bangsa Indonesia sebagai bagian dari ³nation state´ dengan bahsa Indonesia sebagai bahasa kesatuan. diindak t lanjuti dengan cukup memadai penerbitan kita dan penggalian filsafat masyarakat nusantara maupun Eropa. ekonomi dan administrasi politik. Coen. (Kaelan. 1995:372). 2002:213) Dikatakan bangsa karena adanya unsur masyarakat yang membentuk bangsa yaitu : berbagai suku. Masyarakat nusantara mulai gemar membaca dan menulis serta berusaha menerjemahkan kara asing kedalamm bahasa melayu dan jawa. Menyadari hal tersebut para pemimpin pergerakan mengupayakan perlawanan terhadap dominasi ras Eropa dengan membangun sekolah agar masyarakat nusantara mampu membaca dan menulis huruf latin. Menurutnya wilayah dan ras bukan penyebab timbulnya bangsa. yang telah berhasil m. Pada perkembangannya alat perekat itu dikenal sebagai ideologi yang hendak dipahami oleh bangsa itu sendiri. agama serta berdiam suatu wilayah yang terdiri atas beribu-ribu pulau. Bangsa juga mempunyai kepentingan yang sama dengan individu. Nation (bangsa) adalah suatu solidaritas. Namun yang jelas kebangkitan ras Melayu menjadi bangsa Indonesia didahului dengan kebangkitan semangat egaliter. Karya-karya itu akhirnya membangkitkan semangat egaliter dan selanjutnya membangkitkan semangat kebangsaan. Tujuh belas tahun kemudian 152 . Kebangsaan diatikan sebagai cirri cirri yang menandai bangsa (Kamus Besar Bahasa Indonesia. karena berdasarkan hukum. yaitu ingin mempertahankan pola. Kemampuan membaca dan menulis. yang diwujudkan melalui tiga jalur yaitu : kebudayaan. Sumpah Pemuda yang menyatakan Satu Nusa.P. keluarga maupun masyarakat yaitu tetap eksis dan sejahtera.

yang tentunya tidak setiap golongan akan setia pada Negara baru.terwujud Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedangkat pendududk Negara Indonesia ( sebelum merdeka) terdiri atas tiga golongan. 153 . Salah satu unsure Negara yang harus ada rakyat atau penduduk yang mendiami wilayah dan penduduk itu hendaknya mayoritasnya adalah warganegara. Dari ketiga penduduk ini kemudian ditetapkan siapa-siapa yang menjadi warga Negara Indonesia.

1993. Depag RI. 1984. Lamuddin. 2002. Hati. Gramedia Pustaka Utama. dan Jiwa. Hak Asasi Manusia di Dunia yang Berubah. Yayasan Obor. Gran T. Durkhem. Oestarid Sadino. 1985. 2000. 1982. Chicago III: Follet Publishing Co: 1973 Bertens. Direktorat Perjanian Internasional Deparlu. Jakarta. Jakarta. (1407 H/1987 M). Bandung: PT Rosda Karya. Abu Abdillah. Jakarta: Lentera Alisjahbana. Jakarta: Noordhoffhalff N. 1973. 1998. Jakarta. 1966. New York. 1977 Peace of Westphalia. Shahih alBukhari. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. The Religion of Java. Geertz.DAFTAR PUSTAKA Buku: Al-Jazairi. 2006.Abdul Hayyie al-Kattani. Ahmad Warson. K. New Revisied Edition. Beirut: Dar Ibn Katsir. 1982. Alhaditsun Nabawi. Fathurrahman. Pendidikan Agama Islam. Emile. Freger. Surabaya. (1996). Hagoo. Dian Rakyat. Jakarta: Raja Grafindo Al-Munawir. Bukhari. Disunting oleh Taufik Abdullah. Durkheim dan Pengantar Sosiologi Moralitas. Jakarta. Pustaka Islam. Komunikasi Antarbudaya. Sistem Etika Islam. Sutan Takdir.V. Rahmat. Departemen Agama RI. dan AC. Amsal. Balai Pustaka Djatmika. John A. Psikologi Sufi untuk Transformasi. 1986. Sejarah dan Kebudayaan Indonesia Di lihat : dari Segi Nilai-nilai. Filsafat Agama. Mengenal Etika dan Akhlak Islam. Yusuf. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada ______.. Encylopedia Americana vol 28). 1983. terjemahan Inleiding tot de studie van het Nederlandse Recht oleh Mr. Jakarta: Gema Insani Press. Van. 1986. Logos: Jakarta Ball. Abu Bakar. Diri. 1980 Pedoman Dasar Kerukunan Hidup Beragama. al-Qurµan Berbicara tentang Akal dan Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. terj. Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Serambi. Cassese. et. Ali. Lembaga-lembaga Islam di Indonesia. Antonio. 2002. 1994.al. PT. PT. Departemen Luar Negeri. Yogyakarta: Pesantren Krapyak al-Qardhawi. Jakarta. New York: The Free Press of Gleucoe. Civics. 1987. Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Robert. Clifford. Etika. Jakarta: Diksi Insan Mulia. dkk. 2008.. Deddy Mulyana.Van der Leeden. NY: American Corp: 1977 154 . Muhammad bin Ismail. 1966. Apeldoorn. Konvensi Perserikatan Bangsa-bangsa tentang Hukum Laut. Muhammad Daud.. Semarang: Menara Kudus Finoza. Bakhtiar.

H. Liliweri. Pustaka Utama. Yogyakarta: LKiS. (Beirut: Dar Shadir. New York. Shahih Muslim. 14 Januari 1991 Koentjaraningrat. Membangun Komunikasi Dalam Keluarga. 2003. Jakarta: Kaelan. dan Trubus MS. Psikologi Agama. Budi pekerti dan Masyarakat (Modul II). ______. Jurnal Kajian Wilayah Eropa. TO.Ilmu Budaya Dasar. . Poespowardoyo. 2001. Universitas Indonesia Panuju. Koentjaraningrat. 1988. Jakarta. Kendala Sosial Budaya Dalam Pengamalan Pancasila. 1990. 2004 War and Power I The 21 Century (terjemahan). al-Hajjaj Abu al-Husain. 2003. Jakarta: MSI & Arsip Nasional Purbacaraka. Kompas. 2006 Dekonstruksi Epistemologi Modern. Akhyar Yusuf. 1992) Ihromi. Pengantar Ilmu Antropologi. Makna Budaya dalam Komunikasi Antar Budaya. Akhlak. Ibn Manzhur. 155 . Pendidikan Pancasila. Jakarta: Rineka Cipta. Rekonstruksi. 1989.. (Jakarta: Yayasan Ukhuwah Insaniah. Jakarta: Penerbit Universitas Trisakti. Alo.A. Jalaluddin. United Kingdom. Jakarta. Koentjaraningrat.Harahap. Etika Kemajemukan. Dalam Sejarah Pemikiran. Gramedia . Yogyakarta: Paradigma. Paul. Cox and Wyman.Ilmu Budaya Dasar dan Kebudayaan Jakarta: P. Zakky. Ahmad Rivai. Soerjanto. 2007. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Jakarta: Pustaka Indonesia Satu. HM. Depok : Universitas Indonesia Muslim. Jakarta: PT. Hasyim. Antropologi dan Hukum. Lisaan al-Arab. Surabaya: Usaha Nasional. NY: Americana Corp. 2007. Kumpulan Essay. Jamal al-Din. 1996. Muhammad. 2000. 1986. Menuju Integrasi Bangsa Indonesia Masa Depan. Zaimar. Redi. 2001. Mujilan. Rahmat. William II. Andi Hakim.The Class Of the Civilazation and The Remarking of The Word Order. 2007. Jakarta: Pustaka al-Husna. 2004 ³Multikulturalisme dan Penerapannya dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama´.T. 1991. Gramedia. 1985.Manusia dan Budaya. Hirts. Biang Lala Hukum Indonesia. Mentalitas dan Pembangunan. Husmiaty. Mubarak. Lubis. P. Persepsi. Bandung: Tarsito. Huntington. Bandung: Alumni. 2002. Holborn.Kebudayaan. Hajo. Encylopedia Americana vol 28). Okke. 1996. tt. Samuel. 1996. 2007 Menjadi Cendekiawan Muslim. Filsafat Ilmu. Prayitno. KS. Jakarta: Pascasarjana. M Habib. Raja Grafindo Persada. Beirut: Dar al-Ihya` alTurats al-'Arabi Mustopo. 1982 Perihal Kaedah Hukum. Nasution.

2002. --------.go. 2002. Internet: Azra. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Balai Pustaka. 2007 ³Identitas dan Krisis Budaya. Widyosiswoyo. Simatupang. Azyumardi.html TENTANG PENULIS 156 . 1993. 1992 Membumikan Al-Qur'an. Djoko. Sumardjo.Rangkuman Intisari Ilmu Hukum. Denpasar Bali. 1986. Parsudi. Shihab. 1988.Dunia Pustaka Jaya. 1987 Etika Dasar. Yogyakarta: Pilar Media. Bandung: Mizan Simanjuntak. Jakarta: Balai Pustaka Rakhmat. Jakarta: Lembaga Penerbit FE. Soelaeman. ---------. Supartono. Jakarta: Rineka Cipta. Ilmu Budaya Dasar. Pandangan Hidup Jawa. 1995.budpar. Munandar.Raja Grafindo Persada. Jakarta: Soekanto. Masalah Sosial dan Pembangunan. Kamanto. Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Sarlito Wirawan. Widagdho. Agama: Dalam Analisa dan Interpretasi Sosiologis. Jakob.Eresco.com/ antro/antro3. Frans Magnis. 16-21 Juli 2002. Edisi Ketiga. Teori Sosiologi Tentang Pribadi dan Masyarakat.id/58% 20azyumardi%20azra. Sudarsono. Psikologi Agama. Bandung: PT. Budaya Indonesia Yang Supra Etnis . Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: PT. Soetomo. Konflik Status & Kekuasaan Orang Batak Toba. Jurnal Antropologi Indonesia. Wawasan al-Qur¶an. 1988. http://www. Pengantar Sosiologi. Edisi Revisi.Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Jakarta: Bumi Aksara. 2001. Soerjono. Jakarta: Ghalia Indonesia.kongresbud. 2005. Roland. Sujatmo. Suparlan. 2007. Filsafat Seni. 1988. Robertson. http://www. 2000.Pengantar Ilmu Hukum. Psikologi Sosial. Mizan. Ainul. Yogyakarta: Kanisiu Syahrani. Jakarta: Rajawali Sarwono. M.UI. Quraish. Ilmu Budaya Dasar. Banjarmasin: Pustaka Kartini. Bandung: ITB. Pendidikan Multikultural. Jakarta: Rajawali Press. amus Besar Bahasa K Indonesia. 2000. Semarang : Dahara Priz. 1987. Jakarta:Ghalia Indonesia. 18 November 2007. Suseno. Mauritis. Jakarta: PT. 1996. Suara Publik-Edisi Oktober 2003. Bungaran Anthonius.2002.duniaesai. Bandung. 1995. Yaqin. Riduan. 1994. ³Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural´. Simposium Internasional Bali ke-3.htm. Sunarto. Jalaluddin. Membangun Multikulturalisme Indonesia´. Yogyakarta: Jendela.

Ia telah menulis beberapa buku. Pascasarjana KTTI Universitas Indonesia. Latar belakang pendidikannya adalah S1 Fakultas Ushuluddin (Theologi) UIN Jakarta. fasilitator MPKT . Ari Harsono adalah tenaga pengajar tetap Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia. filsafat. fasilitator MPKT-PDPT di Universitas Indonesia. Ismala Dewi adalah tenaga pengajar tetap yang mengasuh beberapa mata kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan fasilitator MPKT -PDPT UI di lingkungan Universitas Indonesia. ia aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan studi hadis. Berdasarkan pengalaman mengajar ISD. Selain sebagai tenaga pengajar di UI. Pendidikan tambahan di UI program CIFA dan Workshop Tenaga Pengajar Ekonomi Syariah di FE UI. dan MPK Agama.PDPT UI. antara lain Manajemen Pengelolaan Mesjid (2003) dan Menjadi Cendekiawan Muslim (2007). S3 Program Studi Pemikiran Islam di UIN Jakarta lulus awal tahun 2006 dengan disertasi "Akal dan Kalbu dalam Pandangan al-Ghazali´. termasuk penulis entri Ensiklopedi Islam tahun 1993 dan tahun 2005. dosen FE mata kuliah Etika dan Hukum bisnis Syariah. R. penulis jurnal ilmiah. 157 . dan tasawuf. Kandidat Doktor pada Program S3 Studi Hukum di Universitas Indonesia. ICHTIAR BARU VAN HOEVE. Ia memberikan kuliah Etika dan Filsafat Komunikasi. S2 Program Pascasarjana UIN Jakarta bekerja sama dengan UI. Saat ini ia menekuni kajian tentang kepemimpinan berbasis uji kejujuran dan uji logika dalam masyarakat komunikatif (semisal µKepemimpinan Pancasila¶). S2 STIE IPWIJA dengan tesis tentang µParadigma Kepemimpinan Pendapat¶. dengan tesis "Pemikiran al-Ghazali tentang Pendidikan dan Manfaatnya bagi Pendidikan Agama di Perguran Tinggi Umum" . sejak tahun 1999 ia mengembangkan µMetode Analisis Akar Masalah dan Solusinya¶ yang merupakan Problem-Based Learning dalam bentuk lain. juga aktif dalam kegiatan penelitian dan berbagai kegiatan ilmiah.Zakky Mubarak adalah tenaga pengajar tetap Universitas Indonesia dan fasilitator ± MPKT. PDPT UI. Selain tenaga pengajar di UI. penulis beberapa buku. Psikologi Komunikasi. S2 Program Pascasarjana UI Fakultas Hukum. Husmiaty Hasyim adalah tenaga pengajar tetap Universitas Indonesia. Latar belakang pendidikanny adalah S1 a Fakultas Hukum UI. Perdagangan Syariah. Ilmu Sosial Dasar. ia aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan disiplin ilmu hukum dan kegiatan pengabdian pada masyarakat. yang diterbitkan oleh PT. Selain sebagai tenaga pengajar. MPK Agama serta dosen di pascasarjana KTTI di lingkungan Universitas Indonesia. Latar belakang pendidikan S1 dan S2 Universitas Islam Negri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dengan ³Tesis Peningkatan Kualitas Perempuan´ Kajian Pemikiran Tokoh Islam di Timur Tengah. dan Seminar Masalah-masalah Komunikasi. Latar belakang pendidikannya adalalh S1 FISIP UI.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful