You are on page 1of 2

Nama : Wahyu Kurniawan NIM : J1C107057 DESAIN REKLAMASI Dalam rancangan terdapat azas dan desain reklamasi.

Desain reklamasi pada umumnya ada 2 yaitu : 1. Desain rehabilitasi lahan 2. Desain revegatasi A. Desain rehabilitasi lahan Untuk desain rehabilitasi lahan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan : 1. 2. 3. Pemeriksaan lahan Pengaturan / penataan bentuk lahan yang akan direhabilitasi Desain pengendalian

Dilihat dari Land Scoping yaitu bentuk lahan dan bentuk lerengnya Di desain ini kita ketahui apabila kita rehabilitasi bisa dikendalikan seperti : run-up, sedimentasi, erosi dll. 4. 5. Pelaksanaan rehabilitasi lahan Pemeliharaan

Setelah pelaksanaan seperti danau yang diambil tengahnya, seperti pasirnya di tutup namun top soil atau tanah pucuknya harus tetap di atas. Tanah pucuk paling dalam 40 cm. Disposal adalah tumpukan dari tanahtanah.

B. Desain revegetasi Ada 3 faktor yang harus diperhatikan dalam desain revegetasi: 1. Faktor Ekologis Adalah di dalam merevegetasi lahan kita harus memperhatikan lingkungan sekitar. Di dalam lingkungan sekitar itu yaitu : a. b. Keadaan tanah atau lahan (lahan basah, lembab, berupa Keadaan iklimnya (suhu, kelembaban, kecahayaannya) lereng, gunung-gunung)

Nama : Wahyu Kurniawan NIM : J1C107057 c. 2. a. b. c. d. Keadaan vegetasi yang tumbuh (berupa semak belukar, Faktor vegetasi yang ditanam Mahoni Akasia Jabon Meranti

alang-alang, bekas tambang hutan, bekas tambang batu bara dll). Berdasarkan jenisnya ada beberapa jenis, yaitu :

Cahaya terdiri atas 3 yaitu: 1. Toleran : tahan naungan 2. Semitoleran : setengah naung/setengah panas Contoh : meranti pada saat muda toleran, pada saat besar baru semi toleran yaitu di tempat terbuka. 3. Intoleran : tidak naung atau tempat terbuka 3. Faktor vegetasi yang didatangkan / eksotik Maksudnya dipelajari dulu baru ditanam. Eksotik didatangkan dari luar. Insotik didatangkan dari dalam seperti kayu galam, kayu ulin, dan kayu lanan. Intinya desain rehabilitasi lahan dan revegetasi.