Protozoa

Merupakan filum hewan bersel satu yang dapat melakukan reproduksi seksual (generatif) maupun aseksual (vegetatif).Habitat hidupnya adalah tempat yang basah atau berair. Jika kondisi lingkungan tempat hidupnya tidak menguntungkanmaka protozoa akan membentuk membran tebal dan kuat yang disebut Kista. Ilmuwan yang pertama kali mempelajariprotozoa adalah Anthony van Leeuwenhoek. PROTOZOA DIBAGI MENJADI 4 KELAS ⇒ BERDASAR ALAT GERAK 1 Rhizopoda (Sarcodina), alat geraknya berupa pseudopoda (kaki semu) • Amoeba proteus memiliki dua jenis vakuola yaitu vakuola makanan dan vakuola kontraktil. • Entamoeba histolityca menyebabkan disentri amuba (bedakan dengan disentri basiler yang disebabkan Shigella dysentriae) • Entamoeba gingivalis menyebabkan pembusukan makanan di dalam mulut radang gusi (Gingivitis) • Foraminifera sp. fosilnya dapat dipergunakan sebagai petunjuk adanya minyak bumi. Tanah yang mengandung fosil fotaminifera disebut tanah globigerina. • Radiolaria sp. endapan tanah yang mengandung hewan tersebut digunakan untuk bahan penggosok. Flagellata (Mastigophora), alat geraknya berupa nagel (bulu cambuk). Dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu: • Golongan phytonagellata - Euglena viridis (makhluk hidup peralihah antara protozoa dengan ganggang) - Volvax globator (makhluh hidup peralihah antara protozoa dengan ganggang) - Noctiluca millaris (hidup di laut dan dapat mengeluarkan cahaya bila terkena rangsangan mekanik) • Golongan Zooflagellata, contohnya : - Trypanosoma gambiense & Trypanosoma rhodesiense. Menyebabkan penyakit tidur di Afrika dengan vektor (pembawa) ⇒ lalat Tsetse (Glossina sp.) Trypanosoma gambiense vektornya Glossina palpalis ⇒ tsetse sungai Trypanosoma rhodeslense vektornya Glossina morsitans ⇒ tsetse semak - Trypanosoma cruzl ⇒ penyakit chagas - Trypanosoma evansi ⇒ penyakit surra, pada hewan ternak (sapi). - Leishmaniadonovani ⇒ penyakit kalanzar - Trichomonas vaginalis ⇒ penyakit keputihan

2

1

Mengendalikan populasi nyamuk Anopheles dengan insektisida dan 3. seksual ⇒ konyugasi. Cara reproduksi. Pemberantasan malaria dapat dilakulcan dengan cara : 1.Plasmodium malariae ⇒ malaria knartana ⇒ sporulasi tiap hari ke-4 (72 jam) . Marga yang berhubungan dengan kesehatan manusia ⇒ Toxopinsma dan Plasmodium. Menghindari gigitan nyamuk Anopheles sp.Plasmodium vivax ⇒ malaria tertiana ⇒ sporulasi tiap hari ke-3 (48 jam) .Plasmodiumovale ⇒ malaria ovale 4 Siklus hidup Plasmodium mengalami metagenesis terjadi di dalam tubuh manusia (reproduksi vegetatif Þ skizogoni) dan didalam tubuh nyamuk Anopheles sp. Memiliki dua jenis inti ⇒ Makronukleus dan Mikronukleus (inti reproduktif). • Balantidium coli ⇒ menyebabkan penyakit diare.Plasmodiumfalciparum ⇒ malaria tropika ⇒ sporulasi tiap hari . aseksual ⇒ membelah diri. Jenis-jenisnya antara lain: . (reproduksi generatif Þ sporogoni). Sporozoa. adalah protozoa yang tidak memiliki alat gerak Cara bergerak hewan ini dengan cara mengubah kedudukan tubuhnya. yang memiliki dua jenis vakuola yaitu vakuola makanan dan vakuola kontraktil yang berfungsi untuk mengatur kesetimbangan tekanan osmosis (osmoregulator).3 Ciliata (Ciliophora). 2. fansidar. larvasida Pengobatan penderita secara teratur dengan antimalaria ⇒ chloroquin. alat gerak berupa silia (rambut getar) • Paramaecium caudatum ⇒ disebut binatang sandal. dll Protozoa 2 . Pembiakan secara vegetatif (aseksual) disebut juga Skizogoni dan secara generatif (seksual) disebut Sporogoni. secara lengkap sebagai berikut: Sporozoit ⇒ Masuk Tubuh Di Dalam Hati (Ekstra Eritrositer) ⇒ Tropozoid ⇒ Merozoit (memakan eritrosit ⇒ Eritrositer) ⇒ Eritrosit Pecah (peristiwanya ⇒ Sporulasi) ⇒ Gametosit ⇒ Terhisap Nyamuk ⇒ Zygot Ookinet ⇒ Oosis ⇒ Sporozeit.

Gruby. 6. 1773 micrographia. atau flagela Domain: Eukaryota Kingdom: Excavata Phylum: Euglenozoa Class: Kinetoplastida Order: Trypanosomatida Family : Trypanosomatidae Genus: Trypanosoma Species : Trypanosoma sp. sitoplasma. 2. 1843 Kingdom: Chromalveolata Division: Heterokontophyta Class: Opalinea Order: Opalinida Family: Opalinidae Genus: Opalina Purkinye & Valentin. dan mitokondria.com 3 . Organisme uniseluler (bersel tunggal) Eukariotik (memiliki membran nukleus) Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni (kelompok) Umumnya tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof) Hidup bebas. silia. 5. 1835 Domain: Eukaryota Kingdom: Protista Phylum: Ciliophora Class: Ciliatea Order: Peniculida Family: Parameciidae Genus: Paramecium Müller. 3. Ciri-ciri umum : 1.Protozoa adalah mikroorganisme menyerupai hewan yang merupakan salah satu filum dari Kingdom Protista. saprofit atau parasit Dapat membentuk sista untuk bertahan hidup Alat gerak berupa pseudopodia. 7. 4. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri dengan menggunakan organel-organel antara lain membran plasma.

edu liveaquatix.com universalsearch.ucla.edu msc.au 4 .biology.com.unm.

com Protista yang Menyerupai Hewan 5 .thereeftank.

Sebagian protozoa adalah hewan eukariotik bersel tunggal dan mikroskopis. yaitu dengan cara pembelahan biner dan membentuk spora serta secara seksual yaitu melalui konjugasi. silia atau flagela Klasifikasi protozoa Berdasarkan struktur alat geraknya . tetapi ada juga diantara mereka yang hidupnya berkoloni. Protozoa berkembangbiak dengan cara aseksual. sitoplasma dan mitokondria. tetapi ada juga yang tidak memiliki alat gerak. filum protozoa dibedakan menjadi empat kelas: 1. Protozoa dapat hidup pada air tawar. Kelas Ciliata 6 . dan disentri. Beberapa protozoa ada yang mempunyai peranan dalam menghancurkan sisa-sisa organisme yang telah mati. dan kaki semu (Pseudopia). Kelas Rhizopoda (sarcodina) 2. malaria. Hewan ini memilki alat gerak berupa cilia. zoon = hewan). misalnya dapat menyebabkan penyakit tidur.Peta konsep protista menyerupai hewan: Protozoa yang menyerupai hewan dikenal dengan nama protozoa (protos = pertama. saprofit dan parasit Dapat membentuk sista untuk bertahan hidup Alat gerak berupa pseudopia . Pada dasarnya protozoa mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: • • • • • • • Organisme uniseluler (bersel satu) Eukariotik (memiliki membran nukleus Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni Umumnya tidak dapat membuat makananya sendiri (heterotof) Hidup bebas. flagel. Protozoa hidup secara individual. tetapi ada juga yang bersifat parasit di dalam tubuh organisme. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri dengan menggunakan organelorganel antara lain membran plasma . air payau dan ada juga yang hidup di dalam tubuh organisme multiseluler. air laut.

Ektoplasma merupakan lapisan luar sitoplasma yang letaknya berdekatan dengan membrane plasma dan umumnya ektoplasma merupakan bagian dalam plasma.3. contohnya Entamoeba histolityca. Arcella. umumnya bergranula. dan vakuola makanan. satu vakuola kontraktil. Foraminifera . dan Entamoeba coli. Membrane sel atau membran plasma Membrane sel disebut juga plasmalema dan berfungsi melindungi protoplasma. Sitoplasma dibedakan atas ekstoplasma dan endoplasma. bacteri atau sisa-sisa organik. Kelas Rhizopoda Bergerak dengan kaki semu (pseudopodia) yang merupakan penjuluran protoplasma sel. Entamoeba adalah jenis Amoeba yang hidup di dalam tubuh organisme . Radiolaria. dan sebagian ada yang hidup dalam tubuh hewan atau manusia. Makananya dapat berupa ganggang. Vakuola kontraktil juga menjaga agar tekanan osmosis sel selalu lebih tinggi dari tekanan osmosis di sekitarnya. Inti sel (nukleus) berfungsi untuk mengatur selurug kegiatan yang berlangsung di dalam sel. Ektoamoeba adalah jenis Amoeba yang hidup liar di luar tubuh organisme lain (hidup bebas). dan beberapa vakuola makanan. Contohnya Amoeba proteus. Didalam endoplasma terdapat 1 inti. pergerakkan Amoeba dengan menggunakan kaki semu terjadi karena adanya rangsangan makanan. Jenis yang paling mudah diamati adalah Amoeba. Hidup di air tawar. Struktur tubuh Amoeba: Sel dilindungi oleh membrane sel. Didalam selnya terdapat organel – organel. air laut. vakuola kontraktil. Perkembangbiakan secara tidak kawin melalui pembelahan biner dan pembentukkan kista. yang berfungsi sebagai alat penangkap mangsa. Rongga makanan (vakuola makanan ) 7 . Pada Amoeba . diantaranya inti sel. Rongga berdenyut (Vakuola Kontraktil) Rongga berdenyut disini berfungsi sebagai organ eksresi sisa makanan. Kelas sporozoa 1. tempat-tempat basah. Kelas Flagellata 4.

tetapi kadang-kadang dapat menyebabkan buang air besar terus-menerus. Contoh genusnya : Achantometro dan Collosphaera. yang ditengahnya terdapat lubang tempat keluarnya kaki palsu. Makanan yang tidak dicerna akan dikeluarkan melalui rongga berdenyut. Radiolaria yang mati akan mengendap yang disebut dengan Lumpur radiolaria yang digunakan sebagai bahan alat penggosok serta bahan peledak. Foraminifera Memiliki rangka luar yang terdiri dari silica atau zat kapur (mengandung kalsium karbonat). Radiolaria Merupakan organisme laut bertubuh bulat seperti bola dan memilki banyak duri yang terbuat dari zat kitin dan stonsium sulfat. Kelas Flagellata (Mastigophora) Bergerak dengan flagel (bulu cambuk) yang digunakan juga sebagai alat indera dan alat bantu untuk menangkap makanan. dapat berfotosintesis. Entamoeba ginggivalis.Rongga makanan atau sering disebut dengan vakuola makanan berfungsi sebagai alat pencernaan. Dibedakan menjadi dua yaitu: • • Flagellata autotrofik (berkloroplas) . karena lapisan Foraminifera dapat digunakan sebagai petunjuk dalam pencarian sumber minyak bumi. Semua anggota foraminifera ini hidup di laut. hidup dalam colon (usus besar manusia). Arcella Memiliki rangka luar yang tersusun dari zat kitin. 4. Flagellata heterotrofik (tidak berkloroplas). Terdapat juga contoh dari Rhizopoda lainnya seperti: 1. volvox globator. Misalnya Amoeba proteus b. Noctiluca mliliaris. 3. hidup dalam rongga mulut dan menguraikan sisa-sisa makanan. Ektamoeba : hidup di luar tubuh organisme (hidup bebas). Sebagian besar hidup bebas dan ada pula yang sebagai parasit pada manusia dan hewan. Tempat hidup dan habitat Berdasarkan tempat hidupnya Amoeba dibedakan menjadi : a. Diffugia Rangka luar diffugia dapat menyebabkan butir-butir pasir halus dan bendabenda laindapat melekat. Entamoeba : hidup di dalam organisme . atau saprofit pada organisme mati. Hewan ini banyak terdapat di air tawar. sehingga merusak gigi dan gusi. Genus yang paling terkenal dari Foraminifera ini adalah Globigerina. 2. Leishmania. Berbentuk seperti piring. misalnya manusia: contohnya Entamoeba histolityca. bersifat parasit dan menyebabkan penyakit perut (Disentri). dengan satu permukaan cembung dan permukaan lainnya cekung atau datar . Contohnya Euglena viridis. yang hidup di dalam usus halus manusia. Amoeba ini tidak bersifat parasit . tidak dapt berfotosintesis. Entamoeba coli. 2. 8 . Contohnya Trypanosoma gambiense.

c. Euglena viridis mempunyai ciri-ciri : 1. struktur tubuh Tubuhnya diselubungi oleh membrane selulosa. Habitat fitoflagellata di perairan bersih dan perairan kotor. Dinoflagellata : contohnya terdapat pada Noctiluca milliaris. Hewan ini memilki stigma (bintik mata berwarna merah) yang digunakan untuk membedakan gelap dan terang. 4. Fitoflagellata mempunyai a. misalnya euglena. Gambar : Euglena sp 2. satu panjang dan satu pendek 9 . Ada pula yang memiliki lapisan pelikel. Euglenoida : Tubuhnya menyerupai gelendong dan diselimuti oleh pelikel. Fitoflagellata bergerak dengan menggunakan flagella. Fitoflagellata Adalah flagellata yang dapat melakukan fotosintesis karena memiliki kromatofora. Ukuran tubuhnya 35 – 60 mikron 2. Memasukkan makanannnya melalui sitofaring menuju vakuola dan ditempat inilah makanan yang berupa hewan – hewan kecil dicerna. yang mempunyai ciri-ciri : 1. Contohnya yang terdapat pada Euglena viridis. 1. b. Memiliki kloroplas yang mengandung klorofil untuk berfotosintesis 5. Pelikel adalah lapisan luar yang terbentuk dari selaput plasma yang mengandung protein. Memiliki satu flagella. Fitoflagellata mencerna makananya dengan berbagai cara. yaitu secara konjugasi dan secara aseksual dengan membelah diri. Klasifikasi Dibagi menjadi 3 kelas: 1. misalnya Volvox.Flagellata juga dibagi menjadi dua yaitu : Fitoflagellata dan zooflagellata. menelan lalu mencernanya di dalam tubuhnya (holozoik). Reproduksi Cara reproduksi ada dua. membuat sendiri makanannya (holofitrik). atau mencerna organisme yang sudah mati (saprofit). Ujung tubuhnya meruncing dengan satu bulu cambuk 3.

penyebab penyakit sura (malas ) pada ternak. Setiap sel memiliki inti . Trypanosoma evansi . d. merupakan parasit dalam darah vertebrata . juga oenyebab oenyakit kulit dimeksiko dan amerika tengah selatan. c.2. disebut penyakit oriental sore. sekitar laut tengah . terdapat di Asia (daerah mediterania) dan sebagian Amerika selatan.Trypanosoma cruzi. sedangkan reproduksi seksual belum diketahui. penyebab penyakit cagas (anemia pada anak kecil) 2. Mempunyai : a. hewan ini banyak terdapat di Mesir . Leishmania tropica. Reproduksi Dilakukan secara aseksual dengan membelah biner secara longitudinal . penyebab penyakit kulit . 2. Dapat melakukan simbiosis dengan jenis ganggang tertentu 3. Trypanosoma gambiense dan T. vakuola kontraktil. hospes perantaranya adalah lalat tse – tse. hospes perantaranya adalah lalat tsetse b. Tubuhnya dapat memancarkan sinar bila terkena rangsangan mekanik. dan tidak membentuk kista. c. Contohnya adalah: 1. Jenis – jenis Trypanosoma antara lain adalah: a. stigma dan kloroplas. Pada fase hidupnya yang digunakan sebagai alat gerak dan mencari makanan. Leishmania merupakan penyebab penyakit pada sel-sel endothelium pembuluh darah. Kelas Ciliata Anggota Ciliata ditandai dengan adanya silia (bulu getar) . 3. b. Leishmania donovani. rhodesiensis hewan penyebab penyakit tidur pada manusia manusia. Jenis-jenis Leismania adalah : a. Volvocida yang mempunyai ciri-ciri mempunyai ciri-ciri : 1. koloninya terdiri dari ribuan hewan bersel satu yang masing-masing memiliki dua flagella 3. selain itu flagella juga berfungsi sebagai alat gerak. Leishmania brasiliensis. Ukuran silia lebih 10 . penyebab penyakit kalazar yang ditandai dengan demam dan anemia. bentuk tubuh umumnya bulat 2. dan india. Trypanosoma Hewan ini bercirikan bentuk tubuh yang pipih dan panjang seperti daun . Trypanosome lewisi hidup pada tikus . 3. Zooflagellata Adalah flagellata yang tidak berkloroplas dan menyerupai hewan. Ada yang hidup bebas namun kebanyakan bersifat parasit. Struktur tubuh Bentuk tubuh mirip dengan sel leher porifera. b. Mempunyai flagella yang berfungsi untuk menghasilkan aliran iar dengan menggoyangkan flagella.

Contoh anggota Ciliata yang terkenal misalnya Paramecium.2 Didinium 11 . Banyak hidup di air laut dan tawar. Memilki 2 inti sel (nukleus). yaitu makronukleus (inti besar). simetrinya radial. Stentor. Di sitofaring pada hewan primitiv . Tubuhnya diselimuti oleh silia . Contoh : Paramaecium caudatum. Balantidium coli .1 Stentor Gambar 1. Ada vakuola kontraktil yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuhya. Gambar 1. Ciliata tidak mempunyai struktur khusus pertukaran udara dan sekresi nutrisi dan cara makan Ciliata memilki mulut atau sitosom yang terbuka menjadi saluran pendek. mulut terletak di ujung interior tetapi pada kebanyakan Ciliata . bagian tersebut diganti oleh bagian posterior. Terdapat dua macam mulut pada ciliata yaitu: 1. juga berperan penting dalam reproduksi aseksual. antara lain : a. Kebanyakan ciliata berbentuk simetris kecuali ciliate primitiv. 5. Ciliata mempunyai beberapa ciri-ciri . yang menyelubungi seluruh tubuh utama disebut silia somatic 4. yang mengendalikan fungsi hidup sehari-hari dengan cara mensintesis RNA. Membran yang berupa barisan pendek dari cilia yang bersatu membentuk piringan Fungsi ciliata pada mulut adalah untuk menghasilkan makanan dan mendorong partikel makanan menuju sitofaring .pendek dari flagel. Ciliata mempunyai dua tipe inti sel (nukleus). dan mikronukleus (inti kecil) yang dipertukarkan pada saat konjugasi untuk proses reproduksi seksual. 2. Struktur tubuh 1. Mulut membran berombak : merupakan ciliata yang menyatu dalam barisan panjang 2. Didinium. Tubuhnya diperkuat oleh perikel. yaitu makronukleus dengan mikronukleus. yaitu lapisan luar yang disusun oleh sitoplasma padat 3. Alat geraknya berupa rambut getar (silia). Vorticella.

3. Bentuknya seperti siput. Didinium . sedangkan belakang meruncing hingga bentuknya seperti sandal atau sepatu. 2. Bentuk seperti lonceng. Makanan hewan ini adalah Ciliata yang ukurannya lebih kecil. habitatnya pada kolon atau usus besar manusia bagian asenden dan transenden yang dapat menyebabkan gangguan pada perut. Ballanthidium coli . Stentor .3 Vorticella a. silia berkelompok 5. menempel dengan tangkai batang yang bersifat kontraktil pada substrak. Struktur Paramecium Ujung depan tubuh tumpul. Hidup di air tawar . Terdapat contoh Ciliata yang lain antara lain seperti : 1. Bentuk seperti terompet dan menetap di air tawar yang tergenang atau mengalir. Vortisella . Merupakan predator pada ekosistem perairan yaitu pemangsa Paramecium. bertangkai panjang dengan bentuk lurus atau spiral yang dilengkapi silia sekitar mulutnya. Makananya berupa bakteri atau sisa-sisa bahan organik yang masuk bersama aliran air melalui celah mulutnya. Apicomplexa (Sporozoa) 12 . Styllonichia . 4.Gambar 1. 4).

Plasmodium vivax : Penyebab penyakit malaria tertiana. Hidup parasit pada tubuh manusia ataupun dapat juga parasit pada hewan. Merupakan golongan protista yang menyerupai jamur. 1. sehingga geraknya mengubah – ubah kedudukan tubuh. menghasilkan spora (Sporozoid) sebagai cara perkembangbiakannya. Plasmodium falciparum : Penyebab penyakit malaria tropika. Respirasi dan eksresi terjadi secara difusi. Plasmodium ovale : Penyebab penyakit malaria ovale tertiana (limpa). dengan gejala demam lebih ringan daripada malaria tertiana yang disebabkan 13 . Plasmodium malariae. Contoh : Plasmodium falciparum. dengan gejala demam (masa sporulasi) . karena sporotozoa dapat membentuk spora yang dapat menginfeksi inangnya dan tidak memiliki alat khusus. Bisa 1. Sporozoid memiliki organel-organel komplek pada salah satu ujung (apex) selnya yang dikhususkan untuk menembus sel dan jaringan inang. Plasmodium vivax.3 X 24 jam. Makanannya langsung diperoleh dari inang tempat hidupnya.selang waktu 48 jam Gambar : Plasmodium vivax 2. selang waktu 72 jam 3. dengan gejala demam (masa sporulasi) . dengan gejala demam (masa sporulasi) . Tubuhnya berbentuk bulat atau bulat panjang dan Tidak memiliki alat gerak khusus. Plasmodium malariae : Penyebab penyakit malaria quartana . sporozoa hidup sebagai parasit. Gambar : Plasmodium falciparum 4. yang tidak teratur.Semua anggota dari Sporozoa ini bersifat endoparasit.

Bersamaan dengan zat anti kogulan maka keluarlah sporozoit –zporozoit dari mulut nyamuk dan masuk melalui luka gigitan di tubuh korban. Tubuhnya berbentuk bulat panjang.oleh Plasmodium vivax. c. Zigot ini akan menjadi ookinet. merezoit keluar dan mencari sel-sel darah merah yang baru . . dan pengisap makanan dari nyamuk. a. 14 . Dari tahapan inilah kemudian sporozoit akan sampai pada kelenjar liur nyamuk untuk ditularkan . kejadian ini berulang beberapa kali.Sporozoit di dalam sel darah merah disebut tropozoit. Tubuh dari kumpulan tropozoid berbentuk memanjang dan dibagian anterior kadang – kadang terdapat kait pengikat atau filament sederhana untuk melekatkan diri pada inang. Produksi secara seksual melalui persatuan gamet (mikro gamet = gamet jantan dan makro gamet = gamet betina) yang berlangsung did dalam tubuh nyamuk. Fase ini disebut fase eritrositer. . Struktur tubuh Sporozoa a. Reproduksi Reproduksi secara aseksual dengan spizogoni. Tetapi plasmodium ini tidak ditemukan di Indonesia. dan sporogoni yaitu pembentukan spora yang terjadi pada inang sementara (hospes intermediet). Dengan masa sporulasi 48 jam. Siklus hidup Plasmodium di dalam tubuh inang berhasil diungkapkan oleh Charles Laverans dan Grasy. yaitu pembelahan diri yang berlangsung di dalam tubuh inang tetap. . kemudian menyerang sel-sel darah merah dan memasukinya. b. dua gamet ini kemudia melebur menjadi satu membentuk zigot. Ukuran tubuhnya hanya beberapa micron. Menghasilkan beribu-ribu sporozoit dengan cara sporozoit. tetapi didalam usus manusia atau hewan yang dapat mencapai 10 mm.Bila seekor nyamuk anopheles menghisap darah .Jika saat itu sel darah manusia ini dihisap oleh nyamuk anopheles betina. . gametosit akan berubah menjadi gamet jantan dan betina.Ookinet berubah menjadi bulat disebut oosita. Bersama dengan pecahnya sel-sel darah merah itu. b. maka dikeluarkanlah zat anti pembekuan darah agar darah korban tidak membeku . penderita merasa demam (panas). Contohnya adalah Plasmodium.Setelah tiga harisporozoit keluar dari inti. maka di dalam tubuh nyamuk . Setelah sel-sel darah merah pecah. . beberapa merezoit berubah menjadi gametogenesit yaitu persiapan untuk menjadi gamet jantan dan betina.Setelah beberapa waktu mengalami skizogami. dengan siklus sebagai berikut : . zat ini disebut dengan anti kougulan.

html 15 .com/2009/04/protista-yang-menyerupai-hewan.blogspot.Siklus Hidup Nyamuk: http://educorolla3.