You are on page 1of 4

Nama Kelas NIM

: Peni Astuti : VII E : 070744

PROSES PENCERNAAN ZAT-ZAT GIZI Zat-zat gizi yang masuk ke dalam tubuh, akan mengalami proses pencernaan, dilanjutkan dengan absorbsi dan kemudian digunakan oleh tubuh. Perjalanan makanan berawal dari mulut, kemudian faring, esofagus, lambung, usus halus dan usus besar. Seluruh proses ini disebut proses pencernaan. Jumlah energi yang diperlukan individu adalah jumlah kalori yang diperlukan untuk menggantikan tenaga yang dilepaskan tubuh dari kecepatan metabolisme, kerja fisik, emosi dan mental. Jumlah yang dikonsumsi harus berkaitan langsung pada proses mempertahankan jumlah energi yang edekuat dan mendukung proses metabolisme tubuh. Sistem pencernaan/traktus gastrointestinal Fungsi utama sistem gastrointestinal adalah mensekresi enzim dan elektrolit untuk memecah material yang dicerna; mendorong produk cerna melalui sistem; mencerna secara lengkap makanan dan mengabsorpsinya masuk kedalam pembuluh darah dan menampung serta mengekskresi sisa produk yang dicerna. Proses pencernaan pertama adalah mengunyah. Ketika makanan masuk ke dalam lambung terjadi proses pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Makanan dilembutkan dan gerakan peristallik menggerakkan material melalui lambung dan saat sfingter pilorus relaksasi, makanan masuk ke duodenum. Sel-sel parietel di kelenjar gastris disepanjang garisgaris lambung menghasilkan asam hidroklorik, memberikan media yang baik untuk pepsin memecah protein menjadi protease dan peptonase. Enzim lipase yang dihasilkan memecahkan lemak menjadi renin yang mengkoagulasikan (mengendapkan) protein dari susu, serta faktor intrinsik bekerja secara khusus pada komponen makanan untuk membentuk faktor antianemik. Segera setelah makanan masuk ke dalam duodenun dan jejunuum, cairan intestinal memberikan sejumlah besar enzim yang memecah protein menjadi asam amino, membentuk dan mengkonversi maltase menjadi glukose dan memecah asam nukleik menjadi nukleotid. Usus halus memungkinkan absorpsi nutrien dan usus besar menampung dan mengeliminasi sisa produk. Di usus inilah terjadi pembentukan vitamin K, B12, riboflavin dan thiamin. Air juga diabsorbsi disini. Zat gizi dapat mahkluk hidup peroleh dari makanan. Zat ± zat gizi yang termasuk ke dalam golongan zat gizi makro adalah karbohidrat, lemak, dan protein. 1. Karbohidrat
y

Proses pencernaan karbohidrat: Makanan + enzim amilase menghidrolisis pati / amilum diakarida maltosa ke lambung amilase ludah dicerna oleh asam klorida dan enzim pencerna protein enzim amilase yang dikeluarkan pancreas mencernakan pati menjadi dekstrin dan maltosa penyelesaian pencernaan karbohidrat oleh enzim-enzim disakaridase dikeluakan sel-sel mukosa usus halus, berupa maltase, sukrase dan laktase.

dan galaktosa) diabsorpsi melalui sel epitel usus halus Bila konentrasi monosakarida cukup tinggi : absorpsi secara pasif . margarine. mentega. y Sumber karbohidrat Sumber karbohidrat terdapat dalam padi-padian/serealia. Sedangkan apabila terlalu berlebih karbohidrat akan menimbulkan obesitas. umbian-umbian. dll). o Lipase (dari pankreas dan dinding usus halus) menghidrolisis lemak emulsi digliserida. y diabsorpsi ke dalam membran mukosa usus halus Sumber lemak Sumber utama lemak adalah minyak tumbuh-tumbuhan (minyak kelapa. susu. serat makanan dan sebagian kecil pati yang tidak dapat dicerna memasuki usus besar untuk difermentasikan oleh mikoorganisme. sirup. Defisiensi asam lemak akan . tetapi bila melampui kemampuan kolon untuk mengabsorpsi. hasilolahan seperti mie. kelapa sawit. Jadi semua disakarida pada akhirnya diubah menjadi glukosa. Kekurangan karbohidrat dalam jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya kurang gizi. gas akan dikeluarkan melalui anus (flatus). sebagian besar gas-gas hasil fermentasi akan dikeluarkan melalui paru-paru. gliserol dan asam lemak o Fosfolipase (dari pankreas) menghidrolisis fosfolipida as. selai. Pada kadar rendah. Glukosa dan galaktosa lebih cepat diabsorpsi daripada fruktosa. kacang-kacangan. fruktosa. gula. monoliserida. jagung. y Ekskresi karbohidrat Dalam waktu 1-4 jam setelah makan. Lemak dan lisofosfogliserida. o Kolesterol esterase (dari pankreas) menghidrolisis ester kolesterol y Proses absorpsi lemak: Hasil pencernaan lipida dengan cara difusi pasif. kacangkacangan. roti. 2. Lemak o Makanan + air ludah mengeluarkan enzim lipase lingual hidrolisis trigliserida digliserida dan asam lemak (lebih banyak lemak susu) asam empedu mengemulsi lemak. Bila konsentrasi turun : absorpsi secara aktif. lemak hewani. hidrogen. keju. tepung-tepungan. serta makanan yang dimasak dengan minyak. Defisiensi lemak dalam tubuh akan mengurangi ketersediaan energi dan mengakibatkan terjadinya katabolisme/perombakan protein.y Absorpsi karbohidrat : Monosakarida (glukosa. Monosakarida melalui vena porta dibawa ke hati di mana fruktosa dan galaktosa diubah menjadi glukosa. Produk utama fermentasi karbohidrat di dalam usus besar adalah karbondioksida. metan dan asam-asam lemak rantai pendek yang mudah menguap. bihun.

Protein y Pencernaan protein : Asam klorida lambung membuka gulungan protein (proses denaturasi) enzim pencernaan memecah peptida as. Tripsin dapat mengaktifkan enzim-enzim proteolitik lain berasal dari pankreas. Enzim-enzim pankreas ini memecah protein dari polieptida menjadi peptida lebih pendek. Sedangkan kelebihan lemak berhubungan dengan kenaikan trigliserida dalam plasma (hipertrigliseridemia) juga dikaitkan dengan terjadinya penyakit jantung koroner. prokarboksipeptidase dan proelastase diubah menjadi karboksipeptidase dan elastase aktif. Mukosa usus halus mengeluarkan enzim amino peptidase yang memecah polipeptida menjadi asam amino bebas. Sebagian besar asam amino telah diabsorpsi pada saat asam amino sampai di ujung usus halus. kimotripsinogen. Sentuhan kimus teradap mukosa usus halus merangsang dikeluarkannya enzim enterokinase yang mengubah tripsinogen tidak aktif yang berasal dari pankreas menjadi tripsin aktif. Kimotripsinogen diubah menjadi beberapa jenis kimotripsin aktif. Klorida mengubah enzim pepsinogen tidak aktif menjadi bentuk aktif pepsin hingga terbentuk campuran polipeptida. dan proeastase . . umumnya pada balita terjadi luka ³eczematous´ pada kulit. Perubahan ini juga dilakukan oleh tripsin sendiri secara oto-katalitik.menyebabkan terganggunya pertumbuhan. dan sebagian menjadi asam amino. protease dan pepton pankreas mengeluarkan tripsinogen. prokarboksipeptidase. yaitu tripeptida. Empat sistem absorpsi aktif usus halus : 1) 2) 3) 4) Asam amino netral. dipeptida. terjadinya kelainan pada kulit. 3. Mukosa usus halus juga mengandung enzim dipeptidase yang memecah dipeptida tertentu. Asam amino memasuki sirkulasi darah melalui vena porta dibawa ke hati sebagian digunakan oleh hati dan sebagian lagi melalui sirkulasi darah dibawa ke sel sel jaringan. y Absorpsi protein : Asam amino segera di absorpsi 15 menit setelah makan. Asam amino asam dan basa Prolin Hidroksiprolin Absorpsi ini menggunakan mekanisme transpor natrium seperti halnya pada absorpsi glukosa. Enzim-enzim proteolitik pada akhirnya dapat mencernakan sebagian besar protein makanan menjadi asam amino bebas. Kadar trigliserida plasma banyak dipengaruhi oleh kandungan karbohidrat makanan dan kegemukan.

susu disebut pelengkap (lima sempurna). kenaikan ureum darah.Makanan 4 Sehat 5 Sempurna Makanan empat sehat lima sempurna adalah makanan dengan gizi yang lengkap dan seimbang. d.Beberapa jenis protein karena struktur fisika atau kimianya tidak dapat dicerna dan dikeluarkan melalui usus halus tanpa perubahan. susu. marasmus. b. c. Oleh karena itu. d. makanan pokok (misalnya beras. Susu adalah jenis makanan dengan zat gizi lengkap. berubah warna. pepaya. ikan. Makanan yang Berbahaya bagi Kesehatan Makanan yang tidak bersih dapat mengakibatkan sakit perut atau lambung. 4. selain itu. Lima sempurna adalah pelengkap dari empat makanan tersebut. sudah membusuk. sudah lewat batas kedaluwarsa. c. . y Sumber protein Sumber protein yg baik adalah bahan makanan hewani seperti telur. daging. dehidrasi. Ciri-ciri makanan yang tidak baik untuk dikonsumsiadalah: a. dengan asam amino pembatas metionin. dan g. f. Empat sehat terdiri atas empat macam makanan. Selain lambung. ada juga sumber protein nabati seperti kacang-kacangan & hasil olahnya tahu. makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya. 5. daging.Kekurangan protein dapat menimbulkan penyakit kwashiorkor. tempe. alat pencernaanmu yang lain pun dapat terserang penyakit jika makananmu tidak bersih atau higienis. b. sudah ditumbuhi jamur dan dihinggapi lalat. dan pisang). dan kentang). kenaikan amoniak darah. Protein yang tidak dapat diabsorpsi akan masuk ke dalam usus besar. makanan yang sudah dicemari hewan. demam. dan obesitas. Protein tidak komplit dengan asam amino pembatas lisin. telur). unggas. Sedangkan kelebihan protein akan menimbulkan asidosis. e. yaitu: a. kerang . diare. Dalam usus besar terjadi metabolisme mikroflora kolon dan produknya dikeluarkan dalam bentuk feses. buah-buahan (misalnya apel. sayuran (misalnya bayam dan kangkung). Padi-padian dan hasilnya relatif rendah kandungan protein. lauk pauk (misalnya ikan. makanan disimpan dalam wadah seperti kaleng yang sudah berkarat.