PEMBAHARUAN DALAM ISLAM Perubahan zaman bergulir semakin cepak dan perkembangan teknologo dan ilmu semakin dahsyat

, hal ini membuat para pemikir islam merasa tergagap-gagap menghadapi perubahan tersebut. Karena perubahan tersebut terus bergerak maju tanpa ada yang membatasi. Sementera itu mereka yakin bahwa islam mempunyai jawaban atas perubahan tersebut. Hal ini membuat para pemikir islam hingga kini berusaha keras untuk membuktikan bahwa Islam pun sejalan dengan perkembangan zaman itu. Mereka ingin menunjukkan bahwa Islam tidak ketinggalan zaman. Hal ini mendasari para pemikir islam untuk melakukan pembaharuan dalam dunia islam atau yang lebih dikenal dengan nama tajdid. Dalam Islam sendiri, pembaruan bukanlah sesuatu yang baru dan sama sekali bukanlah agenda yang diciptakan oleh Amerika. Ia sudah ada sekurangnya sejak abad ke-19, ketika para pembaru Islam seperti Jamal al-Din al-Afghani (w. 1897) dan Muhammad Abduh (w. 1905) memulai gerakan ini di Mesir. Pada saat itu, agenda utama Reformasi Islam adalah membebaskan kaum mslim dari pemahaman agama yang sempit dan kaku. Thomas L. Friedman, kolumnis terkenal asal Amerika, misalnya, menulis sebuah artikel menarik di New York Times, berjudul An Islamic Reformation (4/12/02). Menurutnya, pembaruan Islam adalah sebuah keharusan bagi kaum muslim sekarang ini, karena perang terhadap terorisme dan radikalisme akan percuma tanpa diikuti perbaikan dari dalam kaum muslim sendiri. Baginya, Amerika bisa membunuh Osama bin Laden dan para pengikutnya, tapi yang lain akan muncul menggantikannya. Satu-satunya yang bisa memerangi akar kekerasan itu adalah kaum Muslim sendiri. Dan itu hanya mungkin terjadi jika mereka sendiri yang memperjuangkan demokrasi dan pembaruan agama. Salah satu kesimpulannya adalah seperti apa yang direkomendasikan Friedman di atas, yakni membasmi terorisme Islam tidak cukup dengan membunuh Osama, tapi mendorong kaum Muslim sendiri untuk terlibat secara intensif memerangi kejahatan atas nama agama. Dan langkah pertamanya adalah melakukan Pembaruan Islam. Sebelum kita membahas terlalu jauh tentang tajid, alangkah lebih baiknya kalau kita mengerti apa arti dari tajdid tersebut. Kata tajdid sendiri secara bahasa berarti mengembalikan sesuatu kepada kondisinya yang seharusnya . Dalam bahasa Arab, sesuatu dikatakan jadid (baru), jika bagianbagiannya masih erat menyatu dan masih jelas. Maka upaya tajdid seharusnya adalah upaya untuk mengembalikan keutuhan dan kemurnian Islam kembali. Atau dengan ungkapan yang lebih jelas,Thahir ibn Asyur mengatakan : Pembaharuan agama itu mulai direalisasikan dengan mereformasi kehidupan manusia di dunia. Baik dari sisi pemikiran agamisnya dengan upaya mengembalikan pemahaman yang benar terhadap agama sebagaimana mestinya, dari sisi pengamalan agamisnya dengan mereformasi amalan-amalannya dan juga dari sisi upaya menguatkan kekuasaan agama . Pengertian ini menunjukkan bahwa sesuatu yang akan mengalami proses tajdid adalah sesuatu yang memang telah memiliki wujud dan dasar yang riil dan jelas. Sebab jika tidak, ke arah mana tajdid itu akan dilakukan? Sesuatu yang pada dasarnya memang adalah ajaran yang batil dan semakin lama semakin batil-, akan ditajdid menjadi apa? Itulah sebabnya, hanya Syariat Islam satu-satunya syariat samawiyah yang mungkin mengalami tajdid. Sebabnya dasar pijakannya masih terjaga dengan sangat jelas hingga saat ini, dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun Syariat agama Yahudi atau Kristen misalnya-, keduanya tidak mungkin mengalami tajdid, sebab pijakan yang sesungguhnya sudah tidak ada. Yang ada hanyalah apa yang disangka sebagai pijakan, padahal bukan. Tidak mengherankan jika kemudian aliran Prostestan menerima kemenangan akal dan sains atas agama, sebab gereja pada

Meski harus diingat. seputar ide tajdid ini. akan tetapi seperti dijelaskan oleh Abbas Husni Muhammad maksudnya adalah mengembalikannya seperti sediakala dan memurnikannya dari berbagai kebatilan yang menempel padanya disebabkan hawa nafsu manusia sepanjang zaman. Untuk tajdid masa klasik ini tujuannya adalah upaya purifikasi untuk memperbarui iman dan praktek muslim. Dan untuk itu. (HR. jika aqidah ummat telah mengalami pergeseran dari yang seharusnya. tetapi maknanya adalah memberikan jawaban kepada era kontemporer sesuai dengan Syariat Allah Ta ala setelah ia dimurnikan dari kebatilan yang ditambahkan oleh tangan jahat manusia ke dalamnya. namun juga aqidah. Termasuk mengembalikan agama seperti sediakala tidaklah berarti bahwa seorang pelaku tajdid (mujaddid) hidup menjauh dari zamannya sendiri. sendiri telah menegaskan dalam haditsnya tentang kemungkinan itu. Dengan demikian. Berdasarkan masanya pembaharuan islam yang terjadi dapat dikelompokkan menjadi dua masa. no. Dan yang seperti sama sekali tidak dapat disebut sebagai tajdid.mulanya tidak menerimanya. Kenapa pada masa modern sekarang ini umat islam membutuhkan pembaruan? Karena pada saat ini umat islam gagal menangkap spirit kemajuan dan perkembangan dalam seluruh aspek kehidupan yang telah dicapai oleh bangsa-bangsa di Eropa. atau menafsirkan teks-teks syar i dengan metode yang menyelisihi ijma ulama Islam. Itulah sebabnya. Intinya adalah bahwa Islam mempunyai jawaban terhadap hal itu. akhlaq dan yang lainnya. yang artinya: Sesungguhnya Allah akan mengutus untuk ummat ini pada setiap pengujung seratus tahun orang yang akan melakukan tajdid (pembaharuan) terhadap agamanya. upaya tajdid secara otomatis digencarkan untuk menjawab hal-hal yang mustahdatsat (persoalan-persoalan baru) yang kontemporer. Yang kedua adalah masa modern. Rasulullah saw. Sama sekali bukan. Ibnu Taimiyah (1263-1328) Adapun upaya pembaharuan yang dilakukan oleh Ibnu Taimiyah antara lain sebagai berikut : a. sebagian besar aktifitasnya diarahkan untuk memurnikan paham tauhid.Abu Dawud . 3740). Pertama yaitu masa klasik dimana gerakannya cenderung salafi. Tajdid yang dimaksud oleh Rasulullah saw di sini tentu bukanlah mengganti atau mengubah agama. Berdasarkan ini pula. Pada masa ini tajdid berupaya untuk memperkenalkan pengaruh islam dalam kehidupan muslim. bahwa memberikan jawaban sama sekali tidak identik dengan membolehkan atau menghalalkannya. Beliau mengatakan. memberikan jawaban terhadap setiap persoalan baru yang muncul dan berbeda dari satu zaman dengan zaman yang lain. Dalam Islam sendiri. Tidak hanya fikih. dapat disimpulkan bahwa tajdid dalam Islam mempunyai 2 bentuk: Pertama. Para reformis tidak bermaksud untuk mengundang westernisasi akan tetapi justru mengkritik kebutaan dunia muslim dan arab melalui peremajaan dan praktek islam. memurnikan agama setelah perjalanannya berabad-abad lamanya dari hal-hal yang menyimpang dari AlQur an dan As-Sunnah. di saat yang sama. Berikut ini adalah beberapa tokoh pembaharu periode klasik sampai modern: 1. maka kita dapat memahami bahwa bidang-bidang tajdid itu mencakup seluruh bagian ajaran Islam. upaya tajdid sama sekali tidak membenarkan segala upaya mengoreksi nash-nash syar i yang shahih. Ia menentang segala bentuk . sebab teks-teks Injil tidak memungkinkan untuk itu. Kedua. Jadi tajdid tersebut mempunyai makna untuk memperkuat dimensi spiritual dan praktek sehingga pembaruan tersebut mengutamakan upaya pemurnian akidah islam. Tajdid dapat saja dilakukan terhadap aqidah. Konsekuensinya tentu saja adalah kembali kepada bagaimana Rasulullah saw dan para sahabatnya mengejawantahkan Islam dalam keseharian mereka.

sedangkan dalam pengelolaan administrasi sangat tidak efektif. serta mendorong mereka untuk melakukan ijtihad dalam menafsirkan ajaran-ajaran agama. tauhid uluhiyah dan tauhid asma wa al shifat.lebih luas dari itu jamaluddin juga menawarkan gagasan dan gerakan Pan-islam sebagai anti imperialisme dan mempertahankan kemerdekaan negara-negara muslim. Mufti baginya bukan hanya berkhidmat untuk negara. b. sumber-sumber syari ah islam adalah al-qur an dan sunnah.untuk mengatasi kemunduran dan keterbelakangan tersebut Jamaluddin Al Afghani mengemukakan gagasan pembaharuannya meliputi : a. b. Sebaliknya membiarkannya dalam keadaan demikian berarti membiarkan islam menemui kehancuran. b. Muhammad Abduh (1848-1905) Ada tiga sasaran utama yang menjadi pembaharuan Muhammad Abduh : a. Ia tidak mendasarkan keputusan hukum berdasarkan illat. takhayul dan khurafat. bidang agama. Dalam hal ini Muhammad Ibnu Abdul Wahab dan para pengikutnya membedakan tauhid menjadi 3 macam yaitu tauhid rububiyah. d. c. Jamaluddin Al Afghani (1838/1839-1897) Menurut Jamaluddin Al Afghani umat islam pada masa itu dalam keadaan mundur sementara barat mengalami kemajuan. c. karena untuk kembali pada al-quran dan hadits diperlukan ijtihad. Muhammad Ibnu Abdul Wahab (1730-1791) Inti gerakan pembaruannya adalah : a. Menurutnya memperbaharui perangkat pendidikan berarti memperbaharui lembaga islam secara keseluruhan. bukan diambil dari dalil-dalil rasional dan filosofis. aqidah tauhid yang benar adalah aqidah salaf. 3. pembaharuan di bidang hukum. maka ia menentang taklid. Ia menolak sikap orang muslim yang mengekor pada para mujtahid yang telah mendahului mereka. d. jamaluddin berhasil kebangkitan nasionalisme di Mesir dan india. ia menggalakkan umat islam agar bergairah kembali menggali ajaran-ajaran al-qur an dan hadits. 2. tetapi berdasar hikmah. 5. wahab menyatakan pentingnya negara dalam memberlakukan secara paksa syari ah dalam masyarakat yang otoritas tertinggi ditangan khalifahatau imam yang harus bertindak atas dasar saran ulama dan komunitasnya. aqidah yang bersumber pada teks Al-Qur an dan hadits. Untuk itu ia membentuk Majelis Administrasi Wakaf dan ia duduk sebagai anggota. wakaf juga menjadi institusi perhatiannya. jamaluddin mengemukakan pentingnya kepercayaan pada akal dan hukum alam yang tidak bertentangan dengan kepercayaan pada Tuhan. c. pembaharuan dibidang pendidikan. tetapi juga untuk masyarakat luas. dari sudut pandang tradisional. 4. Rasyid Ridha (1865-1935) Ide-ide pembaruan Rasyid Ridha meliputi tiga bidang a. pembaruan islam yang paling utama disandarkan pada persoalan tauhid. c. Ia berpendapat umat islam lemah karena karena mereka tidak lagi mengamalkan . wahab sangat tidak setuju dengan para pendukung tawasul. b. didalam berijtihad tidak terikat pada mazhab atau imam. dalam bidang hukum ibnu taimiyah menawarkan suatu metode baru.bid ah. Menurutnya. Jamaluddin mengeluarkan ide tentang persamaan antara pria dan wanita dalam beberapa hal. Wakaf merupakan sumber dana yang sangat berarti pada masa itu. e.

satu sistem moral. Di dalam tarekat. Syekh Arsyad al Banjari dari Banjar. harta warisan dibagi dulu menurut adat setempat. Untuk itu ia menyeru umat islam untuk bersatu kembali dibawah satu keyakinan. Organisasi besar Islam seperti Muhammadiyah dan NU ketika dipegang oleh para tokoh pembaharu itu. Dalam fiqih.O. 1954). Bidang pendidikan. Ahmad Dahlan (w. seperti K. setengah untuk yang hidup. terdapat bermacam-macam model pembaharuan seperti pembaharuan dalam soal tarekat dan fiqih. H. negara yang di inginkan ridha bukan seperti negara barat. Tokoh-tokoh ini adalah para reformis sejati yang menyadari pentingnya pembaruan dilakukan dalam tubuh umat Islam Di Indonesia.H. Ide-idenya yang penting dalam dunia politik adalah tentang ukhuwah islamiyah ( persaudaraan islam ). 1934). Para pembaru Islam menyadari akan kondisi tersebut. K. Ia melihat salah satu penyebab kemunduran umat islam ialah perpecahan yang terjadi antara umat islam sendiri. secara intelektual kaum Muslim mengalami kemunduran serius. Kalimantan Selatan. Muhammad Djamil Djambek (w. Walau fiqih memiliki aturan khusus untuk mengatur masalah warisan. Harta untuk yang meninggal dimaksudkan antara lain guna mengurus jenazahnya. jelas Gus Dur yang mengenakan kaus kuning pagi itu. jika umat islam ingin maju. Abdurrahman Wahid. Selain aktif dibidang politik Rasyid Ridha juga aktif dalam bidang politik.S. bagi Gus Dur. c. dan M. Syafii Maarif. Akan tetapi. dan Hadji Rasul (w. tapi Syekh Arsyad punya ijtihad sendiri soal ini. Tjokroaminoto (w. Gerakan ini kemudian diteruskan oleh para tokoh pembaru Islam di pulau Jawa. 1923). Sumatra Barat. mereka harus berpegang kembali pada al-qur an dan sunnah Rosul dan tidak terikat dengan pendapat-pendapat ulamaterdahulu yang tidak sesuai dengan tuntutan hidup modern. 1933). 1947). dan Hadji Agus Salim (w. Pembaharuan Islam Di Indonesia Sejak abad ke-15. dan atas dasar itulah mereka memulai gerakan Pembaruan Islam. b. juga telah melakukan sebuah pembaharuan. kaum Muslim sejak abad itu memulai tidur panjang dalam keterbelakangan dan kebodohan. Usaha yang dilakukannya adalah mendirikan sekolah misi islam dengan tujuan untuk menciptakan kader-kader mubaligh yang tangguh sebagai imbangan terhadap sekolah misionaris kristen. sebuah agenda yang sampai kini masih terus berlanjut. seperti Usmaniyyah di Turki dan Moghul di India. Setengah untuk yang meninggal. Di Indonesia. Ada pembaharuan di tarekat. Sebelum dibagi secara fiqih. Setelah kemerdekaan. Beberapa kerajaan Islam yang muncul selama masa ini.ajaran-ajaran agama islam yang murni seperti yang di praktekan oleh Rosululloh dan sahabatsahabatnya. satu sistem pendidikandan tunduk pada satu sistem hukum dalam satu bentuk kekuasaan yang berbentuk negara. oleh para tokoh pembaru agama seperti Abdullah Ahmad (w. . Berbeda secara diametris dengan orang-orang Eropa yang memulai masa kebangkitan dan pencerahan. Karena di sana akhlak orang diperbaiki ketika masuk dalam sebuah tarekat. menurut Gus Dur. Tidak ada pencapaian intelektual yang berarti selama periode itu. juga terjadi perubahan perilaku orang. agenda pembaruan Islam diteruskan oleh para intelektual muslim liberal semacam Nurcholish Madjid. gerakan Pembaruan Islam dimulai dari Minangkabau. M. melainkan negara dalam bentuk khilafah ( ke khalifahan )seperti pada masa khulafa ur-rosyidin.H. 1945). hanya mampu memproduksi alat-alat perang dan sedikit seni arsitektur. melainkan ajaran-ajaran islam yang sudah bercampur dengan bid ah dan khurafat. Menurutnya umat islam hanya dapat maju apabila menguasai bidang pendidikan. Selanjutnya ia menegaskan. Dawam Rahardjo.

semuanya terpulang kepada kaum Muslim sendiri.memainkan peran yang sangat besar dalam melakukan pencerahan kepada umat Islam. persamaan. Negara-negara Barat memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi kejumudan. Hal ini membuat para pemikir islam hingga kini berusaha keras untuk membuktikan bahwa Islam pun sejalan dengan perkembangan zaman itu. setelah para tokoh reformis itu tak lagi berkiprah. i Selasa. bukan untuk memenuhi ajakan Amerika. hal ini membuat para pemikir islam merasa tergagap-gagap menghadapi perubahan tersebut. Musuh bersama umat beragama saat ini adalah otoritarianisme penafsiran terhadap ajaran-ajaran agama. yang merasa benar sendiri. apakah mereka tetap ingin memelihara pemikiran-pemikiran sempit yang berujung pada kekerasan agama dan terorisme. Kekerasan agama tidak dimulai dari Osama bin Laden atau Dr Azahari. Sebuah kerjasama yang baik dengan strategi yang matang. Para pembaru Islam memiliki kesamaan pandangan dengan negara-negara Barat karena mereka memang memiliki landasan berpikir yang sama. toleransi. maka inilah saat yang tepat untuk melakukan dialog dan kerjasama itu. Lembaga-lembaga agama yang otoriter. keterbelakangan. akan bisa dicapai. ataukah mereka ingin melanjutkan Pembaruan Islam. Sudah sewajarnya kaum Muslim belajar dari pengalaman mereka. baik bagi negara-negara maju seperti Amerika maupun bagi para pembaru Muslim yang ingin menyaksikan perubahan dalam komunitas mereka. Pada akhirnya. adalah musuh bagi kebebasan beragama. Ini adalah kesempatan emas. organisasi-organisasi itu kini menjadi mandek. tapi dari ajaran-ajaran intoleran yang bibit-bibitnya disemai oleh para otoritas agama yang otoriter. Kaum Muslim harus tetap menjalankan agenda Reformasi Islam. dan fanatisme agama. Sayangnya. Hal ini mendasari para pemikir islam untuk melakukan pembaharuan dalam dunia islam . Pembaruan Islam yang diharapkan. sebuah agenda luhur yang telah disemai oleh para pembaru Muslim sejak abad ke-19. yakni tentang kemajuan. saya yakin. Mereka ingin menunjukkan bahwa Islam tidak ketinggalan zaman. 21 Oktober 2008 Al Islam 3 PEMBAHARUAN DALAM ISLAM Perubahan zaman bergulir semakin cepak dan perkembangan teknologo dan ilmu semakin dahsyat. dan penghormatan kepada hak-hak dasar manusia. Jika selama ini kita berbicara tentang dialog dan kerjasama dengan Barat. Kesempatan Emas. tapi justru harus disyukuri dan disambut baik. Karena perubahan tersebut terus bergerak maju tanpa ada yang membatasi. Bahwa agenda itu kemudian mendapat dukungan dari Amerika dan negara-negara Barat. tapi untuk kebaikan diri mereka sendiri. ini bukanlah sesuatu yang harus ditolak dan dicemooh. bahkan cenderung menjadi puritan dan anti terhadap reformasi keagamaan. Sementera itu mereka yakin bahwa islam mempunyai jawaban atas perubahan tersebut.

Menurutnya. Tajdid yang dimaksud oleh Rasulullah saw di sini tentu bukanlah mengganti atau mengubah agama. jika bagian-bagiannya masih erat menyatu dan masih jelas. Satu-satunya yang bisa memerangi akar kekerasan itu adalah kaum Muslim sendiri. Atau dengan ungkapan yang lebih jelas. hanya Syariat Islam satu-satunya syariat samawiyah yang mungkin mengalami tajdid. yakni membasmi terorisme Islam tidak cukup dengan membunuh Osama. Pada saat itu. Beliau mengatakan. Yang ada hanyalah ³apa yang disangka´ sebagai pijakan. Sebab jika tidak. Dan yang seperti sama sekali tidak dapat disebut sebagai tajdid. Rasulullah saw. ketika para pembaru Islam seperti Jamal al-Din al-Afghani (w. ke arah mana tajdid itu akan dilakukan? Sesuatu yang pada dasarnya memang adalah ajaran yang batil dan semakin lama semakin batil-. sebab teks-teks Injil tidak memungkinkan untuk itu. Pengertian ini menunjukkan bahwa sesuatu yang akan mengalami proses tajdid adalah sesuatu yang memang telah memiliki wujud dan dasar yang riil dan jelas. Amerika ³bisa membunuh Osama bin Laden dan para pengikutnya.Abu Dawud . menulis sebuah artikel menarik di New York Times. misalnya. seputar ide tajdid ini. dari sisi pengamalan agamisnya dengan mereformasi amalan-amalannya dan juga dari sisi upaya menguatkan kekuasaan agama´.Thahir ibn µAsyur mengatakan : ³Pembaharuan agama itu mulai direalisasikan dengan mereformasi kehidupan manusia di dunia. pembaruan Islam adalah sebuah keharusan bagi kaum muslim sekarang ini.´ (HR. Dan itu hanya mungkin terjadi jika mereka sendiri yang memperjuangkan demokrasi dan pembaruan agama. Ia sudah ada sekurangnya sejak abad ke-19. Dan langkah pertamanya adalah melakukan Pembaruan Islam. no.´ Salah satu kesimpulannya adalah seperti apa yang direkomendasikan Friedman di atas. tapi mendorong kaum Muslim sendiri untuk terlibat secara intensif memerangi kejahatan atas nama agama.atau yang lebih dikenal dengan nama tajdid. 1905) memulai gerakan ini di Mesir. berjudul ³An Islamic Reformation´ (4/12/02). Baginya. Dalam Islam sendiri. padahal bukan. Dalam Islam sendiri. akan ditajdid menjadi apa? Itulah sebabnya. sebab pijakan yang sesungguhnya sudah tidak ada. tapi yang lain akan muncul menggantikannya. Tidak mengherankan jika kemudian aliran Prostestan menerima ³kemenangan´ akal dan sains atas agama. Maka upaya tajdid seharusnya adalah upaya untuk mengembalikan keutuhan dan kemurnian Islam kembali. pembaruan bukanlah sesuatu yang baru dan sama sekali bukanlah agenda yang diciptakan oleh Amerika. Kata tajdid sendiri secara bahasa berarti ³mengembalikan sesuatu kepada kondisinya yang seharusnya´. Friedman. sesuatu dikatakan ³jadid´ (baru). kolumnis terkenal asal Amerika. agenda utama Reformasi Islam adalah membebaskan kaum mslim dari pemahaman agama yang sempit dan kaku. akan tetapi ±seperti dijelaskan oleh Abbas Husni Muhammad maksudnya adalah mengembalikannya . 1897) dan Muhammad Abduh (w. karena perang terhadap terorisme dan radikalisme akan percuma tanpa diikuti perbaikan dari dalam kaum muslim sendiri. sebab gereja pada mulanya tidak menerimanya. Thomas L. Baik dari sisi pemikiran agamisnya dengan upaya mengembalikan pemahaman yang benar terhadap agama sebagaimana mestinya. sendiri telah menegaskan dalam haditsnya tentang kemungkinan itu. Sebelum kita membahas terlalu jauh tentang tajid. keduanya tidak mungkin mengalami tajdid. yang artinya: ³Sesungguhnya Allah akan mengutus untuk ummat ini pada setiap pengujung seratus tahun orang yang akan melakukan tajdid (pembaharuan) terhadap agamanya. dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun Syariat agama Yahudi atau Kristen ±misalnya-. alangkah lebih baiknya kalau kita mengerti apa arti dari tajdid tersebut. Dalam bahasa Arab. 3740). Sebabnya dasar pijakannya masih terjaga dengan sangat jelas hingga saat ini.

Para reformis tidak bermaksud untuk mengundang westernisasi akan tetapi justru mengkritik kebutaan dunia muslim dan arab melalui peremajaan dan praktek islam. Berdasarkan ini pula. Konsekuensinya tentu saja adalah kembali kepada bagaimana Rasulullah saw dan para sahabatnya mengejawantahkan Islam dalam keseharian mereka. upaya tajdid sama sekali tidak membenarkan segala upaya mengoreksi nash-nash syar¶i yang shahih. Pertama yaitu masa klasik dimana gerakannya cenderung salafi. Pada masa ini tajdid berupaya untuk memperkenalkan pengaruh islam dalam kehidupan muslim. karena untuk kembali pada al-quran dan hadits diperlukan ijtihad. Dengan demikian. Sama sekali bukan. Berdasarkan masanya pembaharuan islam yang terjadi dapat dikelompokkan menjadi dua masa. sebagian besar aktifitasnya diarahkan untuk memurnikan paham tauhid. Meski harus diingat. namun juga aqidah. jika aqidah ummat telah mengalami pergeseran dari yang seharusnya. bahwa ³memberikan jawaban´ sama sekali tidak identik dengan membolehkan atau menghalalkannya. di saat yang sama. c. Menurutnya. maka kita dapat memahami bahwa bidang-bidang tajdid itu mencakup seluruh bagian ajaran Islam.seperti sediakala dan memurnikannya dari berbagai kebatilan yang menempel padanya disebabkan hawa nafsu manusia sepanjang zaman. tetapi maknanya adalah memberikan jawaban kepada era kontemporer sesuai dengan Syariat Allah Ta¶ala setelah ia dimurnikan dari kebatilan yang ditambahkan oleh tangan jahat manusia ke dalamnya. memberikan jawaban terhadap setiap persoalan baru yang muncul dan berbeda dari satu zaman dengan zaman yang lain. bukan diambil dari dalil-dalil rasional dan filosofis. Itulah sebabnya. Berikut ini adalah beberapa tokoh pembaharu periode klasik sampai modern: 1. Ia menentang segala bentuk bid¶ah. Ia menolak sikap orang muslim yang mengekor pada para mujtahid yang telah mendahului mereka. takhayul dan khurafat. . ia menggalakkan umat islam agar bergairah kembali menggali ajaran-ajaran al-qur¶an dan hadits. aqidah tauhid yang benar adalah aqidah salaf. maka ia menentang taklid. Jadi tajdid tersebut mempunyai makna untuk memperkuat dimensi spiritual dan praktek sehingga pembaruan tersebut mengutamakan upaya pemurnian akidah islam. d. Tajdid dapat saja dilakukan terhadap aqidah. atau menafsirkan teks-teks syar¶i dengan metode yang menyelisihi ijma¶ ulama Islam. serta mendorong mereka untuk melakukan ijtihad dalam menafsirkan ajaran-ajaran agama. Yang kedua adalah masa modern. dapat disimpulkan bahwa tajdid dalam Islam mempunyai 2 bentuk: Pertama. Kenapa pada masa modern sekarang ini umat islam membutuhkan pembaruan? Karena pada saat ini umat islam gagal menangkap spirit kemajuan dan perkembangan dalam seluruh aspek kehidupan yang telah dicapai oleh bangsa-bangsa di Eropa. Ibnu Taimiyah (1263-1328) Adapun upaya pembaharuan yang dilakukan oleh Ibnu Taimiyah antara lain sebagai berikut : a. Dan untuk itu. Kedua. memurnikan agama setelah perjalanannya berabad-abad lamanya dari hal-hal yang menyimpang dari Al-Qur¶an dan As-Sunnah. akhlaq dan yang lainnya. Untuk tajdid masa klasik ini tujuannya adalah upaya purifikasi untuk memperbarui iman dan praktek muslim. aqidah yang bersumber pada teks Al-Qur¶an dan hadits. upaya tajdid secara otomatis digencarkan untuk menjawab hal-hal yang mustahdatsat (persoalan-persoalan baru) yang kontemporer. didalam berijtihad tidak terikat pada mazhab atau imam. b. Termasuk ³mengembalikan agama seperti sediakala´ tidaklah berarti bahwa seorang pelaku tajdid (mujaddid) hidup menjauh dari zamannya sendiri. Tidak hanya fikih. Intinya adalah bahwa Islam mempunyai jawaban terhadap hal itu.

jamaluddin berhasil kebangkitan nasionalisme di Mesir dan india. pembaharuan di bidang hukum. 5. Menurutnya umat islam hanya dapat maju apabila menguasai bidang pendidikan. Wakaf merupakan sumber dana yang sangat berarti pada masa itu. 3. Muhammad Abduh (1848-1905) Ada tiga sasaran utama yang menjadi pembaharuan Muhammad Abduh : a. Dalam hal ini Muhammad Ibnu Abdul Wahab dan para pengikutnya membedakan tauhid menjadi 3 macam yaitu tauhid rububiyah. wahab sangat tidak setuju dengan para pendukung tawasul. Jamaluddin Al Afghani (1838/1839-1897) Menurut Jamaluddin Al Afghani umat islam pada masa itu dalam keadaan mundur sementara barat mengalami kemajuan. pembaruan islam yang paling utama disandarkan pada persoalan tauhid.e. Selain aktif dibidang politik Rasyid Ridha juga aktif dalam bidang politik. tetapi juga untuk masyarakat luas. Ia tidak mendasarkan keputusan hukum berdasarkan µillat. c. Menurutnya memperbaharui perangkat pendidikan berarti memperbaharui lembaga islam secara keseluruhan. c. tetapi berdasar hikmah. b. d. wakaf juga menjadi institusi perhatiannya. wahab menyatakan pentingnya negara dalam memberlakukan secara paksa syari¶ah dalam masyarakat yang otoritas tertinggi ditangan khalifahatau imam yang harus bertindak atas dasar saran ulama dan komunitasnya. b. Bidang pendidikan. b. mereka harus berpegang kembali pada al-qur¶an dan sunnah Rosul dan tidak terikat dengan pendapat-pendapat ulamaterdahulu yang tidak sesuai dengan tuntutan hidup modern. jika umat islam ingin maju. b.untuk mengatasi kemunduran dan keterbelakangan tersebut Jamaluddin Al Afghani mengemukakan gagasan pembaharuannya meliputi : a. tauhid uluhiyah dan tauhid asma¶ wa al shifat. Mufti baginya bukan hanya berkhidmat untuk negara. pembaharuan dibidang pendidikan. c. sumber-sumber syari¶ah islam adalah al-qur¶an dan sunnah. Usaha yang dilakukannya adalah mendirikan sekolah misi islam dengan tujuan untuk menciptakan kader-kader mubaligh yang tangguh sebagai imbangan terhadap sekolah misionaris kristen. c. dari sudut pandang tradisional. melainkan ajaran-ajaran islam yang sudah bercampur dengan bid¶ah dan khurafat. Ia melihat . Jamaluddin mengeluarkan ide tentang persamaan antara pria dan wanita dalam beberapa hal. 2. Sebaliknya membiarkannya dalam keadaan demikian berarti membiarkan islam menemui kehancuran. Ide-idenya yang penting dalam dunia politik adalah tentang ukhuwah islamiyah ( persaudaraan islam ). 4. bidang agama. Rasyid Ridha (1865-1935) Ide-ide pembaruan Rasyid Ridha meliputi tiga bidang a. Untuk itu ia membentuk Majelis Administrasi Wakaf dan ia duduk sebagai anggota. Muhammad Ibnu Abdul Wahab (1730-1791) Inti gerakan pembaruannya adalah : a.lebih luas dari itu jamaluddin juga menawarkan gagasan dan gerakan Pan-islam sebagai anti imperialisme dan mempertahankan kemerdekaan negara-negara muslim. Selanjutnya ia menegaskan. dalam bidang hukum ibnu taimiyah menawarkan suatu metode baru. sedangkan dalam pengelolaan administrasi sangat tidak efektif. Ia berpendapat umat islam lemah karena karena mereka tidak lagi mengamalkan ajaran-ajaran agama islam yang murni seperti yang di praktekan oleh Rosululloh dan sahabat-sahabatnya. jamaluddin mengemukakan pentingnya kepercayaan pada akal dan hukum alam yang tidak bertentangan dengan kepercayaan pada Tuhan.

Sayangnya. persamaan. secara intelektual kaum Muslim mengalami kemunduran serius. Dawam Rahardjo. organisasi-organisasi itu kini menjadi mandek. agenda pembaruan Islam diteruskan oleh para intelektual muslim liberal semacam Nurcholish Madjid. Untuk itu ia menyeru umat islam untuk bersatu kembali dibawah satu keyakinan. Setengah untuk yang meninggal. dan penghormatan kepada hak-hak dasar manusia. dan M. Di Indonesia. harta warisan dibagi dulu menurut adat setempat. 1954). K. Pembaharuan Islam Di Indonesia Sejak abad ke-15. Syekh Arsyad al Banjari dari Banjar. Muhammad Djamil Djambek (w. Abdurrahman Wahid. Harta untuk yang meninggal dimaksudkan antara lain guna mengurus jenazahnya. bagi Gus Dur. 1945). dan Hadji Agus Salim (w. Para pembaru Islam menyadari akan kondisi tersebut.H. ini bukanlah sesuatu yang harus ditolak dan dicemooh. tapi justru harus disyukuri dan disambut baik. bahkan cenderung menjadi puritan dan anti terhadap reformasi keagamaan. 1923). negara yang di inginkan ridha bukan seperti negara barat.salah satu penyebab kemunduran umat islam ialah perpecahan yang terjadi antara umat islam sendiri. kaum Muslim sejak abad itu memulai tidur panjang dalam keterbelakangan dan kebodohan. juga telah melakukan sebuah pembaharuan. seperti K. bukan untuk memenuhi ajakan Amerika. toleransi.´ jelas Gus Dur yang mengenakan kaus kuning pagi itu. Berbeda secara diametris dengan orang-orang Eropa yang memulai masa kebangkitan dan pencerahan. Kesempatan Emas. Tidak ada pencapaian intelektual yang berarti selama periode itu.S. ³Sebelum dibagi secara fiqih. dan Hadji Rasul (w. Tjokroaminoto (w. Di dalam tarekat. melainkan negara dalam bentuk khilafah ( ke khalifahan )seperti pada masa khulafa¶ur-rosyidin. dan atas dasar itulah mereka memulai gerakan Pembaruan Islam.H. Sumatra Barat. menurut Gus Dur. 1933). Gerakan ini kemudian diteruskan oleh para tokoh pembaru Islam di pulau Jawa. satu sistem pendidikandan tunduk pada satu sistem hukum dalam satu bentuk kekuasaan yang berbentuk negara. gerakan Pembaruan Islam dimulai dari Minangkabau. Para pembaru Islam memiliki kesamaan pandangan dengan negara-negara Barat karena mereka memang memiliki landasan berpikir yang sama. satu sistem moral. . 1934). seperti Usmaniyyah di Turki dan Moghul di India. sebuah agenda yang sampai kini masih terus berlanjut. hanya mampu memproduksi alat-alat perang dan sedikit seni arsitektur. Walau fiqih memiliki aturan khusus untuk mengatur masalah warisan. M. 1947). terdapat bermacam-macam model pembaharuan seperti pembaharuan dalam soal tarekat dan fiqih. Dalam fiqih. Setelah kemerdekaan. memainkan peran yang sangat besar dalam melakukan pencerahan kepada umat Islam. juga terjadi perubahan perilaku orang. Akan tetapi. Kaum Muslim harus tetap menjalankan agenda Reformasi Islam. Beberapa kerajaan Islam yang muncul selama masa ini. yakni tentang kemajuan. Organisasi besar Islam seperti Muhammadiyah dan NU ketika dipegang oleh para tokoh pembaharu itu. setelah para tokoh reformis itu tak lagi berkiprah. Karena di sana akhlak orang diperbaiki ketika masuk dalam sebuah tarekat. Ahmad Dahlan (w. tapi untuk kebaikan diri mereka sendiri.O. tapi Syekh Arsyad punya ijtihad sendiri soal ini. H. Tokoh-tokoh ini adalah para reformis sejati yang menyadari pentingnya pembaruan dilakukan dalam tubuh umat Islam Di Indonesia. setengah untuk yang hidup. Bahwa agenda itu kemudian mendapat dukungan dari Amerika dan negara-negara Barat. ³Ada pembaharuan di tarekat. Kalimantan Selatan. Syafii Maarif. oleh para tokoh pembaru agama seperti Abdullah Ahmad (w.

multiply. maka inilah saat yang tepat untuk melakukan dialog dan kerjasama itu.org/forum/viewtopic. Kekerasan agama tidak dimulai dari Osama bin Laden atau Dr Azahari. Referensi : http://www. tapi dari ajaran-ajaran intoleran yang bibit-bibitnya disemai oleh para otoritas agama yang otoriter.Ini adalah kesempatan emas. LPID-UMS . Jika selama ini kita berbicara tentang dialog dan kerjasama dengan Barat.php?option=com_content&task=view&id=305&Itemid=193 http://kongkowbarenggusdur. apakah mereka tetap ingin memelihara pemikiran-pemikiran sempit yang berujung pada kekerasan agama dan terorisme. sebuah agenda luhur yang telah disemai oleh para pembaru Muslim sejak abad ke-19. Musuh bersama umat beragama saat ini adalah otoritarianisme penafsiran terhadap ajaran-ajaran agama.assyaukanie.wahdah. Surakarta . Lembaga-lembaga agama yang otoriter.com/articles/pentingnya-pembaruan-islam Drs Sudarno Shobron.or. Ideologi dan Organisasi. adalah musuh bagi kebebasan beragama. Sebuah kerjasama yang baik dengan strategi yang matang. Pada akhirnya. dan fanatisme agama.com/journal/item/27/Mendirikan_Negara_Islam_Bukan_P embaharuan http://www. saya yakin. keterbelakangan.id/wis/index. Pembaruan Islam yang diharapkan. yang merasa benar sendiri. Negara-negara Barat memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi kejumudan.php?t=1728&sid=ec38515eb89e5da8bd 22a28b8e8f034f http://www. ataukah mereka ingin melanjutkan Pembaruan Islam. Sudah sewajarnya kaum Muslim belajar dari pengalaman mereka. baik bagi negara-negara maju seperti Amerika maupun bagi para pembaru Muslim yang ingin menyaksikan perubahan dalam komunitas mereka. Studi Kemuhammadiyahan Kajian Historis. akan bisa dicapai.indonesia. 2006.faithfreedom. semuanya terpulang kepada kaum Muslim sendiri.