No

KODE2

UNIT

JUDUL

INOVATOR

KATEGORI

ABSTRAK

GAMBAR

PEMBANGKITAN

1

P.1.1.2008

PT INDONESIA POWER

Isolasi Panas Dengan Pemasangan Sekat Pada MBV High Press Steam Header PLTGU

Bambang Suprihanto Dwi Handoyo Saputro Khanafi

. Power Stations, Combined Cycle . Valves . Heat Insulation

MBV (Motorized Block Valve) pada HP (High Pressure) Steam Header merupakan peralatan yang sangat penting pada turbin uap karena berfungsi untuk membuka dan menutup uap yang akan masuk turbin sebelum Main Stop Valve IPC (Inlet Pressure Control). MBV sangat rentan terhadap kerusakan karena beroperasi pada temperatur dan tekanan yang tinggi (515oC; 80 bar). Selain itu karena lokasi MBV berada di dalam ruangan, maka suhu ruangan ikut meningkatkan temperature pada MBV karena udaranya kurang bebas bersirkulasi. Jika MBV rusak maka pengoperasiannya harus dengan hand wheel. Pengoperasian dengan hand wheel membutuhkan waktu kurang lebih 25 menit. Kondisi terburuk jika gear box juga macet dan check valve di HRSG (Heat Recovery Steam Generator) tidak rapat, maka uap akan mengalir ke HRSG yang tidak beroperasi. Penyebab utama dari rusaknya MBV baik pada motor maupun gear box adalah tingginya temperatur ruangan dan adanya radiasi dan kebocoran uap pada Gland Seal Valve yang berada persis di bawah MBV. Uap yang mengandung air juga dapat mengakibatkan kumparan motor MBV hubung singkat. Untuk mengatasi masalah ini maka antara MBV dan GSV dipasang penyekat untuk menahan panas (isolasi panas). Hasilnya, sejak dipasang penyekat panas pada tanggal 8 Mei 2007 sampai saat ini belum pernah ada gangguan pada MBV tersebut. Setelah diadakan modifikasi dengan pemasangan sekat di bawah motor dan gear box MBV, dapat diperoleh manfaatnya secara finansial dari kesempatan untuk memproduksi kWh sebesar 1.920.000 per tahun atau

setara Rp 1.536.000.000,Kata kunci : MBV, isolasi panas, penyekat

2

P.2.1.2008

PT INDONESIA POWER

Peningkatan Efisiensi Biaya Operasi Melalui Mode Operasi Direct Combine Cycle Pada PLTGU Tambak Lorok

Dwi Handoyo Saputro Bambang Suprihanto Bowo Pramono

. Power Stations, Combined Cycle . Costs . Dampers

Sistem pengoperasian PLTGU Tambak Lorok pada saat start-up berpotensi menimbulkan adanya kehilangan energi panas. Kehilangan energi panas tersebut karena pada proses start-up HRSG (Heat

Recovery

Steam

Generator) diverter damper mulai dibuka 20%
pada saat beban 40MW dan terus dinaikan secara bertahap sampai 100%. Dalam proses ini terdapat sejumlah panas yang terbuang ke lingkungan melalui stack GT (Gas Turbine). Untuk menghindari kehilangan panas tersebut maka pola start-up HRSG dirubah, yaitu dengan cara Diverter Damper dibuka 100% sebelum Gas Turbin distart. Proses ini telah kami konsultasikan kepada manufacturer dan melakukan benchmark kepada pembangkit sejenis di China. Langkah ini disamping bisa meningkatkan efisiensi biaya operasi sekaligus menaikan keandalan unit karena menghindari proses buka tutup kerusakan diverter diverter damper damper. memperkecil

Perubahan mode operasi ini dinamakan Start-

up Direct Combine Cycle.
Perubahan mode operasi ini telah dilaksanakan pada GTG 2.2 pada bulan April 2008. Melalui perubahan mode operasi ini diperoleh saving sekitar 13,290,084 liter HSD per tahun untuk 6 gas turbin atau setara Rp. 114,826,322,366,Kata kunci : Start-up, Diverter damper, Direct

Combine Cycle, efisiensi energi panas

3

P.3.1.2008

PT INDONESIA POWER

Percepatan Penyalaan Ignitor Pada Saat Start Up

Namin Hidayat Wayan Aria Budi Setiawan

. Ignitors

Makalah

ini

dibuat

untuk

mempercepat

penyalaan api pada ignitor pada saat start up / firing unit sehabis over haul atau shutdown akibat masalah lain (lebih dari 24 jam, cold start). Metodologi yang digunakan adalah bila pada saat start ignitor ada api yg tdk menyala maka cukup memasukan busi kembali (dengan menekan tombol start) tanpa harus menekan tombol stop untuk mengulanginya, metode inovasi ini membuat percepatan penyalaan api pada igniotor, karena api yang sudah menyala pada ignitor saat start proses pertama kegiatan kali firing tidak dapat akan up) mati unit kembali, selanjutnya. Sistem tersebut sudah tidak lagi menyebabkan banyaknya minyak yang terbuang sia – sia dan menumpuk pada dasar boiler yang berpotensi menimbulkan kebakaran bahkan ledakan pada boiler.(dimasukan dlm abstraksi). Hasil karya dalam untuk makalah bagian ini sangat dan sehingga mempercepat

(start

bermanfaat

operator

pemeliharaan. Manfaat bagi operator adalah lebih mudahnya dalam melakukan penyalaan ignitor pada saat start up unit sehingga lebih cepat menghasilkan perlatan MW yang dan bagi pemeliharaan lebih mudah dalam melakukan pemeliharan berhubungan dengan ignitor sehingga menambah umur dan keandalan dari alat tersebut. Kata Kunci : Percepatan, penyalaan Ignitor

agar kandungan uap airnya minimal. Furqon Akhsani Ibrahim Fahmi . Modifikasi yang dilakukan adalah dengan membangun sekat untuk mengisolasi ruangan secara sempura. Dehumidifier s . Hydro . Dengan maka diimplementasikannya rata-rata durasi inovasi ini unit ketidaksiapan . menutup outlet udara penyegaran pada rectangular duct. elektronik. sehingga bisa menyebabkan short circuit atau kerusakan pada peralatan elektronik. Berkapasitas 2 x 18 MW.4. PLTA Tulungagung sangat mengalami PAN Seka t alum uniu gangguan yang diakibatkan atmosfer garam. Power Stations. PLTA yang beroperasi sejak tahun 1993 ini memiliki andil untuk memperbaiki tegangan di sistem 70 kV Jawa Timur bagian selatan Karena berlokasi di tepi rentan laut. governor switch Salah dikondisikan adalah panel kontrol eksitasi. Seperti dipahami. Untuk itu modifikasi diperlukan untuk mengkondisikan udara di area yang rentan satu terhadap tempat dan gangguan yang perlu indoor penggaraman. memasang exhaust fan pada kubikal trafo eksitasi. NaCl dalam kondisi basah merupakan elektrolit kuat (konduktor).1. serta memasang air conditioner (AC) dengan spesifikasi yang tepat untuk menjaga suhu ruangan dan menurunkan kelembaban udara (sebagai dehumidifier).4 P. Garam di udara terlarut dalam uap air sebagai aerosol. Air Conditioning PLTA Brantas Tulungagung yang adalah di salah satu Evap pembangkit tenaga listrik milik PT PJB UP berlokasi Kabupaten Tulungagung.2008 PT PJB UP Brantas Menekan Dampak Penggaraman Pada Peralatan Kontrol Elektronik PLTA Tulungagung Dengan Sistem Pengkondisian Udara Mochamad Tadin M. yang instalasi gear bersentuhan langsung Duct baru untuk mengalihkan udara RUANG Luba ng recta ngul G dengan udara yang berkadar garam tinggi. seperti pada sistem eksitasi. Garam sebetulnya tidak berbahaya selama dalam kondisi kering.

Untuk mengatasi hal ini.(akibat gangguan) yang sebelumnya sekitar 15 hari per tahun dapat ditekan menjadi maksimal 3 hari per tahun sehingga karya inovasi ini dinilai berhasil dan sangat bermanfaat bagi PLTA Tulungagung. PLTGU Gresik menggunakan dua transfer bus yang bersifat open transfer yaitu antara SST-1 (SGT) dari atau ke bus SST-2 (SST) dan antara UAT (Unit Auxiliary Transformer) STG ke Tie to SST Feeder.1. kelembaban udara.2008 PT PJB UP Gresik Modifikasi Initiate Circuit HSTR Pada Sistem Open Transfer Bus 6 Kv Uat Ke Sst PLTGU Gresik Mujidan Akbar Hari Suwondo Radityo Kusumo A . Masingmasing transfer bus tersebut dikoordinasikan oleh High Speed Transfer Relay (HSTR). Keyword : penggaraman. Oleh karena itu dilakukan suatu modifikasi dengan menaikkan tegangan input dan menghubungkan input tersebut ke HSTR . Power Stations.5. Hasil pengujian HSTR secara individu dan terpasang menyatakan bahwa terjadi penurunan tegangan input logika HSTR yang disebabkan tahanan penghantar dan kenaikan tahanan kontak. Tranfer Functions Semua pembangkit memiliki motor atau beban peralatan yang harus tetap aktif bila terjadi shutdown baik karena gangguan maupun terencana. dehumidifier. air conditioner (AC) 5 P. Open transfer antara UAT STG ke Tie to SST Feeder sering mengalami kegagalan saat terjadi gangguan yang ditunjukkan dengan CB UAT telah membuka namun CB Tie to SST sebagai sumber cadangan tidak menutup. Combined Cycle .

Kondisi ini disebabkan oleh modul transducer miegl untuk input ke sistem proteksi DRS-VE mengalami short circuit dan MCB . transformator jaringan dan lain-lain operasi terhadap sistem itu kondisi sendiri.6. maka kerugian yang dapat dicegah dengan modifikasi ini adalah sebesar Rp.808. frekuensi sistem rendah dan lain-lain. Pada sistem proteksi PLTA Cirata unit 5 timbul alarm rotor E/F (earth fault) yang mengakibatkan unit outage. Modifikasi juga dapat mencegah penurunan EAF GT yang mengalami trip dan ST masingmasing menjadi menjadi 98.22.2008 PT PJB UP Cirata Modifikasi Power Distributed 220 Vac Untuk Generator Protection Rotor Earth Fault PLTA Cirata Dony Kuncoro Novie Andry Prahastyo Rachmad Soeyudi . Sistem ini memiliki peranan vital dan jika terjadi kegagalan pada sistem proteksi maka dapat membahayakan kinerja unit. abnormal Kondisi abnormal tersebut dapat berupa antara lain hubung singkat.melalui optocoupler sebagai peralatan interface. Protection . beban lebih. Power Stations. Rotors Sistem proteksi tenaga listrik adalah sistem proteksi yang dilakukan kepada peralatan-peralatan listrik yang terpasang pada suatu sistem. 63.21% dengan asumsi gangguan bersifat temporer dan dapat segera teratasi.1. tegangan lebih. misalnya generator. Hydro . 6 P. Bila terjadi kegagalan transfer bus sehingga beban peralatan pembangkit kehilangan daya yang akan menyebabkan blok PLTGU menjadi open cycle dengan hanya dua GT yang beroperasi.356.

Power Stations. Hal ini mengakibatkan modul transducer miegl untuk sistem proteksi yang lain kehilangan catu daya dan berakibat tripnya unit tersebut.2008 PT PLN Batam konten menjadi oli yang lebih bersih dan fresh .(miniature circuit breaker) sistem catu daya untuk modul transducer miegl trip. 7 P. Sistem pemasangan MCB pada wiring catu daya untuk modul transducer miegl pada PLTA Cirata tidak sesuai dengan persyaratan dari sebuah sistem proteksi. Separators . Diesel . Maka modifikasi penambahan MCB pada wiring power distributed 220 VAC untuk setiap modul transducer miegl untuk input sistem proteksi generator rotor E/F. Untuk menunjang efisiensi dan Sludge tank .7. Dimana salah satu dari fungsi proteksi sistem adalah yang selektif bermasalah perlu dalam tanpa dilakukan memutuskan catu daya hanya pada mengganggu sistem yang lain yang tidak bermasalah. karena dari Separator tersebut akan menseparasi oli yang terdapat karbon 1 Feed pump M triway valve Heater oli bersih valve manual 2 3 selenoit valve elektrik Water Udara presure swit valve pada Sludge M M Separator flow detektor beroperasi / separasi akan menghasilkan kualitas oli yang baik sehingga proses separasi lub oil mesin akan terus terjaga. Control Separator Lub oil adalah satu komponen Auxiliary mesin diesel yang penting. Diesel Engines . Dengan Separator performans yang bagus dan kualitas saat oli kotor Modifikasi System Control Pengoperasian Separator Westfalia Model Osa 7-02-066 Mesin Deutz Bv 12 M 640 PLTD Sekupang Hamidi Hamid Suprapto Sumarno .1.

an per unit Separator 8 P. Selain itu dengan adanya modifikasi ini kita dapat mengalami saving cost.1. logic control ) 32.8.2008 PT PLN Batam Automatisasi System Alat Bantu (Auxiliary) Untuk Konversi Lfo Ke Hfo Mesin Mirrlees Kv 12 Major Unit 2 Di PLTD Tanjung Sengkuang Aswandi Hermanto . Diesel .000. Power Stations.meningkatkan performance Separator dengan ini kami melakukan “Modifikasi System Control Separator Lub oil”.250. System control pengoperasian separator ini telah di implementasikan pada salah satu dan unit diaplikasikan pemabnagkit di PT PLN Batam. yang mana pembelian PLC ( programable yang asli sebesar Rp. Diesel Engines Kosong ..

Pembukaan Control Valve tersebut berpengaruh langsung kepada beban GT yang dibangkitkan. Power Stations. gland steam kondensor. Dari pengamatan dan evaluasi yang telah dilaksanakan terdapat hasil data yang menunjukkan . Jumlah motor servo Control Valve bahan bakar untuk GT yang beroperasi dengan single firing (bahan bakar gas) sebanyak 2 buah. Control .9.9 P.2008 PT PLN (Persero) Pikitring SBS Perancangan Pressure Relief Valve (PFV) Pada Sistem Desuperheater (PRV AND TCV) Di Line Auxiliary Steam Proyek PLTU Tarahan Unit 3 Dan 4 M. 10 P.2008 PT PJB UP Gresik Ketepatan Pemilihan Minyak Control Turbin Gas Untuk Menghindari Beban Hunting Moh. Valves . Hariyadi.1. Steam . Petroleum Fuels Motor servo pada sistem kontrol PLTGU mempunyai fungsi sebagai penggerak mengatur pembukaan Control Valve bahan bakar turbin gas. maka beban GT juga akan terganggu.1. Desuperheat er Pressure Relief Valve (PFV) sangat berguna bagi proses pembatasan nilai / setting point suatu tekanan pada vessel. Servomotors . Hal ini disebabkan karena motor servo abnormal. Perancangan PFV pada sistem auxiliary steam sangat menguntungkan untuk menstabilkan kondisi Tekanan dan Suhu operasional agar dapat di operasikan secara berkesinambungan. aktuator hidrolik abnormal dan filter motor servo kotor. sedangkan GT yang beroperasi dengan dual firing (gas dan minyak) sebanyak 5 buah. Steam dll. Gas. Power Stations. Pada masa Kommisioning PLTU Tarahan banyak terjadi fenomena ketidak stabilan operasi desuperheated aliran pipa untuk auxiliary steam akibat belum di pasangnya PFV di saluran aliran pipa tersebut. Gas Turbines . Jika motor servo terganggu. Menggunakan minyak kontrol sebagai media perpindahan gaya pada motor servo. Permasalahan yang terjadi adalah beban GT mengalami hunting atau perubahan fluktuatif sehingga menyebabkan daya yang dibangkitkan berubah drastis dan berpotensi trip pada turbin gas. Combined Cycle . Padahal auxiliary steam tersebut sangat dibutuhkan pada proses desalination sistem. Syaiful Annas Benny Susanto Alland Asqolani Donny Cahya HM Tigor Perdana Aris Sulistiono .dll.10. Flow Line pipe / saluran aliran pipa suatu fluida tertentu seperti Cairan. Dedy Marsetioadi . Valves .

Oleh . serta pertimbangan ekonomis untuk memilih alternatif yang ada. Penyebab kualitas minyak kontrol tidak sesuai adalah pemilihan minyak tidak tepat. Tindakan tersebut menyebabkan harus shutdown turbin gas yang membutuhkan waktu rata-rata 8 jam karena juga harus melakukan karakteristik ulang control valve bahan bakar. dilakukan root cause failure analysis (RCFA) untuk mencari akar penyebab filter motor servo kotor dan mencari alternatif penyelesaian yang dapat menghilangkan penyebab atau meminimalkan dampak. Dari evaluasi dan analisa yang dilakukan dihasilkan penyebab utama filter kotor adalah kualitas minyak kontrol yang tidak sesuai aplikasi aktual.frekuensi filter motor servo valve kotor lebih sering terjadi. Filter motor servo valve yang sering kotor berdampak pada kinerja servomotor menjadi hunting (menyentak-nyentak) sehingga menimbulkan perubahan pada pembukaan control valve bahan bakar turbin gas. Dilakukan tindakan penggantian dan pembersihan filter motor servo ini kurang lebih setiap 3 bulan sekali untuk GT single firing (Blok 3) dan kurang lebih 5 bulan sekali untuk GT dual firing (Blok 1 dan blok 2). Hal ini juga menjadi penyebab utama permasalahan terjadinya hunting pada beban yang dibangkitkan turbin gas. Selanjutnya terjadi goncangan atau perubahan drastis pada power output generator GT yang besar dan bahkan dapat mengakibatkan unit trip. Untuk mengatasi permasalahan di atas. Indikasinya adalah dari yang kandungan partikel non metal terdapat pada filter.

Dari percobaan dan hasil yang didapat sampai sekarang maka dengan penggantian minyak kontrol yang sesuai dengan karakteristik control valve. Air Naningan. kami telah menemukan metode sebagai panduan untuk mempermudah dalam memilih minyak kontrol.230. Drainage Systems PLTA Batutegi beroperasi sejak tahun 2002. Lampung. Hydro . Kec. PLTA Batutegi memanfaatkan energi air untuk menghasilkan tenaga listrik dan dimanfaatkan sebagai irigasi. Karena itu.986 / tahun. maka pemilihan minyak tersebut menjadi hal yang tidak mudah. Sistem aliran air PLTA Batutegi hanya terdapat filter di Intake (Milik PU) dengan mesh 1 inchi sehingga air yang masuk dan keluar Shaft Seal Turbine masih terdapat lumpur yang dapat menimbulkan sedimentasi pada sistem Drainage Turbine Pit.725. Hydraulic Turbines . terletak di desa Batutegi. Selain kwalitas air yang bercampur lumpur terjadi kesulitan pada saat pemeliharaan di antaranya antara lain : 1. Kab. Dari aspek finansial kerugian yang dapat dihemat baik dari sisi material maupun dari sisi opportunity loss adalah sebesar Rp 2.karena itu. 2. Tanggamus. permasalahan tersebut dapat diatasi. Mengingat pemilihan minyak kontrol dengan resiko besar dan pertimbangan teknis mendalam. Power Stations.11. dilakukan kembali pemilihan minyak kontrol yang sesuai dengan aplikasi aktual pada sistem kontrol turbin gas PLTGU. Dalam panduan tersebut. Posisi lubang Drainage Turbine pit tidak bisa dibersihkan dikarenakan SHAFT SHEAL TURBINE BEARING SHAFT HEAD COVER RUNNER BACK IN/OUT RUNNER RUNNER SIDE GUIDE VANE DRAINAGE PIPES . Piping system Drainage Turbine Pit tertanam dalam Concrete. 11 P.1. pemilihan juga didukung oleh data manufaktur dan data produsen minyak kontrol.2008 PT PLN (Persero) Sektor Bandar Lampung Pemasangan “Automatic Control” Pada Sistem Drainage Turbin Pit Tim Inovasi PLTA Batutegi .

12 P. Pipes . sistem Drainage tersebut sering terganggu oleh sediment maka akan mengganggu operasional unit (unit akan trip). Dengan kondisi tersebut. Sehingga air yang disuplai untuk membangkitkan PLTA Tes bercampur dengan lumpur serta sampah anorganik. Kondisi ini dapat terjadi dua kali dalam satu minggu.1. Namun dengan tingginya tingkat sedimentasi serta berkurangnya jumlah daerah serapan air karena alih fungsi kawasan tersebut membuat kualitas air sebagai energi terbarukan sangat berkurang.12. maka fungsi salah satu utility/peralatan pembangkit yaitu Water Cooler Governor akan sangat terpengaruh yang berakibat turunnya kinerja unit pembangkit. .2008 PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Modifikasi Pemipaan Cooling Water Governor Mesin Hydro Art PLTA Tes Akhmad Juari Ahmad Arif Amrul B Mefrizon . Telah dilakukan modifikasi pada pipa Water Cooler Governor Mesin Hydro Art PLTA Tes dan diperoleh pengurangan gangguan dari 12 kali menjadi 2 kali gangguan pertahun perunit dan gain sebesar Rp.posisi lubang Drainage Turbine pit tertutup Head Cover. untuk mencegah unit trip saat beban pembangkit maksimal biasanya dilakukan penurunan beban. Hydro . Cooling Water Peran PLTA Tes selaku unit pembangkit dengan pemanfaatan energi yang terbarukan di masa krisis energi ini sangatlah diperlukan. Power Stations. 3. Pola operasi PLTA tergantung pengaturan air dari PU (Waktu pemeliharaan mengikuti pola operasi). Dengan buruknya kualitas air yang ada. maka diupayakan untuk memodifikasi sistem pemipaan pada Water Cooler Governor untuk menekan gangguan pada peralatan tersebut. Sesuai dengan analisa yang telah dilakukan pada kinerja system Drainage sebelum dilakukan pemasangan system automatic control tersebut pada saat unit beroperasi air yang masuk dan keluar dari Shaft Seal ke Turbine Pit lalu di teruskan ke Sumpit melalui pipa drainage.

-. Bahan bakar utamanya menggunakan batubara (disuplai dari PTBA) yang digiling dalam Mill pulveriser sehingga berupa serbuk halus. Coolers Pump PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Bukit Asam mempunyai 4 buah unit pembangkit bertenaga uap (PLTU) dengan sistim sirkulasi tertutup.600. Guna mendukung PT PLN (Persero) sebagai perusahaan yang terus bertumbuh kembang menuju perusahaan kelas dunia dan suksesnya Program Tujuh Lima Seratus Elektrifikasi di Indonesia.637. 13 P. Steam .2008 PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Modifikasi Sistim Pembersih Filter Crf H2 Cooler Pump’s (Pompa Pendingin Hidrogen Generator) Suhardi sukarman Darso Sarto . Suplai air diperoleh dari sungai enim (untuk pendingin maupun untuk produksi uap) dengan melalui proses kimiawi sehingga diperoleh air yang layak digunakan pembangkit.1. Bidang-bidang yang masih dan terus berlanjut dalam rangka efisiensi dibidang diantaranya adalah : Efisiensi pemakain HSD ( High Speed Diesel .131.13. Power Stations. kapasitas masing-masing unit 65 MW. Bahan bakar HSD hanya digunakan sebagai support saat akan start unit atau ketika terjadi gangguan Mill pulveriser. PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Bukit Asam telah ikut berpartisifasi aktif dengan melakukan berbagai upaya efisiensi diberbagai bidang.

Dengan demikian setiap karyawan akan mempunyai cukup banyak waktu untuk melaksanakan pekerjaan lain demi handalnya unit pembangkit. Disamping program efisiensi yang telah terprogram di atas. Efisiensi HSD dilakukan dengan cara: • Menjaga kehandalan operasi Mill Pulveriser. memperbaiki kebocoran-keboran pipa uap. Pemakaian Sendiri. menjaga level-level tangki sistim (tangki distribusi maupun tanggki sistim pendingin) sehingga tidak terjadi over flow. Komsumsi Air Demin. sehingga kontinyuitas penggunaan batu bara sebagai bahan bakar dapat terjaga (menghindari support HSD). Mencari solusi dan cara yang paling efektif dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Efisiensi Pemakaian sendiri dilaksanakan dengan mematikan peralatan-peralatan yang tidak digunakan dan penggunaan lampu-lampu penerangan sesuai kebutuhan. .). • Menjaga kehandalan seluruh sistim agar tidak terjadi trip yang mengharuskan pengoperasian burner saat start awal. karyawan PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Bukit Asam secara sadar juga merasa tertuntut untuk melakukan efisiensi. Efisiensi air demin dilakukan dengan menjaga jangan sampai terjadi kebocoran pada pompa-pompa dan pipa distribusi air demin.

14. Selama ini. lampu penerangan tersebut beroperasi selama 24 jam mengingat kondisi terowongan yang gelap. Access tunnelnya sepanjang + 1. pembangkit ini mempunyai peranan yang sangat vital dalam sistem kelistrikan di Sumatera.3 km.2008 PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Otomatisasi Sistem Kontrol Lampu Access Tunnel Powerhouse PLTA Musi Kurniawan Andriyanto Siyapik Periyanto . Kendala yang sering dihadapi adalah tingginya pemakaian sendiri sentral yang disebabkan karena banyaknya peralatan listrik contohnya lampu dll yang harus dipasang di area powerhouse yang cukup luas. Sebagaimana karakter turbin tipe tersebut yang lebih membutuhkan tekanan (pressure) yang tinggi untuk menggerakkan runnernya.1. maka dibutuhkan head yang tinggi di PLTA ini. PLTA ini menggunakan turbin tipe Francis.14 P. Lamps . Powerhouse (PH) PLTA Musi terletak sekitar 400 m dibawah permukaan tanah. Lighting PLTA Musi merupakan salah satu pembangkit berbahan baku air terbesar yang ada di Sumatera khususnya Sumbagsel. Hydro . Oleh karena itu. Head nominal di PLTA Musi adalah 396 m. PLTA jenis ini mempunyai powerhouse yang berada dibawah permukaan tanah. Oleh karena itu. dalam inovasi ini akan dibuat suatu sistem otomatisasi operasi lampu Access Tunnel PLTA Musi sehingga nantinya diharapkan operasional lampu tersebut menjadi lebih efektif dan efisien. Power Stations. Umumnya. Di Access tunnel PLTA Musi terpasang lampu XL sebanyak 396 buah. Padahal pada dasarnya lampu ini hanya diperlukan pada saat ada pegawai yang melintas baik masuk maupun keluar dari terowongan saja. Desain yang dibuat adalah lampu akan menyala secara otomatis pada saat ada pegawai yang akan masuk ke dalam terowongan dan akan padam secara otomatis apabila pegawai tersebut sudah sampai di dalam PH dan sebaliknya 220 V MCB 1 MCB 2 MCB 3 NCK2 NOR1 S1 S2 S3 NO K1 NCT1 NC T2 K3 NC R1 R1 K1 K2 T1 T2 .

dengan memanfaatkan heater ex. Diesel .15 P. Diesel Engines . Uji coba heater dilakukan tanggal 12 s/d 14 Pebruari 2008 dan dilakukan pengoperasian mesin sesudah pasang heater tanggal 16 Pebruari 2008. Tanggal 11 Pebruari 2008 kami dari Tim Inovasi menyelesaikan pemasangan heater elektrik. Power Stations.1. Kendala . Heaters .200 8 PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Pemasangan Heater Electrik Sistem Bahan Bakar Mfo Karmin Pirta Gunawan Dedy Miswanto . menekan pemakaian bahan bakar HSD SETELAH MENGGUNAKAN HEATER STORA GE SEPARA SETTLING TANK 2 X 100 KL MF UNLOADI NG PUMP 2500 KL TRANSFE R PUMP DAILY TANK DAILY TANK sirkulasi M sirkulasi HS Viscositas sensor . Manfaatnya dari pemasangan heater ini adalah memperpanjang masa pemeliharaan pompa sirkulasi. Fuels PLTD Tegineneng dioperasikan sejak tahun 1991 dengan bhan bakar silar ( HSD ) dimana pada tahun 2005 PLTD Tegineneng merupakan salah satu unit pembangkit tenaga diesel yang telah dimodifikasi menggunakan dual fuel yaitu HSD dan MFO sejak tahun 2005 sampai saat ini. belum diisolasi dan tidak ada heater elektrik.15.000. mempercepat pengoperasian mesin menggunakan bahan bakar MFO. Pemasangan heater elektrik dan peralatan yang dibutuhkan memerlukan biaya sebesar Rp 515.mesin unit #3 PLTD Tarahan yang saat ini mesin dalam proses penghapusan. Pipes .kendala yang dihadapi adalah faktor alam dimana sistem pemipaan dari daily tank ke bostermodul sering mengalami penurunan temperatur dengan cepat karena pemipaan tersebut ada yang tertanam dalam tanah.

Inovasi ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian empiris dimana uji coba dilakukan langsung pada kondisi aktual design & operasi peralatan. Umur operasi fan blade yang relatif singkat. Dengan adanya mesin black start/start up maka kontinuitas system kelistrikan di Batam dapat terjaga. serta tingginya resiko terhadap aspek safety & environtment karena kegagalan pada fan blade cooling tower menjadikan inovasi untuk memperpanjang jam pakai (life extension) pada fan blade cooling tower sebagai hal penting untuk dikaji lebih lanjut. Oleh karena itu.1. inovasi diarahkan pada pencarian metode life extension untuk mencegah erosi yang terjadi. namun metode ini belum memberikan hasil optimal. Diesel .17.2008 PT Indonesia Power Life Extension Pada Fan Blade Cooling Tower Iim Ibrahim Ruly Husnie Ridwan Agus Witarsa . Selain itu dengan adanya Automatisasi ini. Hal ini dilakukan mengingat sampai saat ini PLTD Sekupang masih menjadi main supply power apabila terjadi gangguan system seperti black out (padam total) ataupun partial black out. waktu padam pada saat gangguan (black Out) dapat diminimize.2008 PT PLN Batam Automatisasi System Black Start Mesin Denyo 60 Kva Pada Mesin Deutz Bv 12m 640 PLTD Sekupang Hamidi Hamid Suprapto M. kehilangan peluang produksi KWh pembangkit. Diesel Engines Black start (start up) adalah salah satu mesin (Genset) yang dioperasikan untuk menjalankan alat bantu/auxiliary mesin unit lain yang beoperasi secara base load atau peaking load. inovasi metode life extension selanjutnya dilakukan dengan cara metode cladding dengan 17 P.Yunus . Power Stations. menyimpulkan bahwa erosi sebagai root cause dari kegagalan pada fan blade cooling tower. ketersediaan dan keandalan system kelistrikan di Batam dengan ini kami berencana melakukan “Automatisasi System Black Start PLTD Sekupang”.1. Cooling Towers . Untuk meningkatkan efisiensi.16. Oleh karena itu.16 P. Berdasarkan failure analysis. Fans . Metode life extension yang sebelumnya ada (sesuai rekomendasi manufacturer’s) adalah mechanical coating.

Hasil implementasi memperlihatkan bahwa metode cladding ini telah memberikan life extension pada fan blade cooling tower. cladding. valve full open dan trip unit Penggantian servovalve secara on line tidak direkomendasikan didalam Operasi dan maintenance (OM) manual Mitsubishi .2008 PT Indonesia Power Penggantian Servovalve Aktuator Turbin Pada Saat Unit Beroperasi Harlen Parsono Rolly . . Actuators Sistem valve pada Turbin uap yang menggunakan Electric Hydraulic Controller (EHC). Power Stations.000 jam operasi dengan kondisi terakhir dimana fan blade masih layak operasi. Steam Turbines . Manfaat finansial dari implementasi inovasi ini adalah sebesar Rp 1. memiliki beberapa masalah saat operasi. Penggantian servovalve baru dapat dilakukan saat valve yang bocor dalam keadaan full closed sedangkan menutup valve secara tiba-tiba dapat mengakibatkan ketidakstabilan pada sistem.8 Milyard dalam kurun waktu 5 tahun. salah satu permasalahan yang dapat terjadi adalah kebocoran pada servovalve aktuator valve turbin yang mengakibatkan ketidaknormalan dalam operasi. dari 13.1. Kata kunci : life extension. fan blade cooling tower 18 P.menggunakan material SUS304 dengan metode penyambungan riveting. turbin valve dapat dioperasikan dengan normal. Valves . maka dari itu perlu di buat suatu prosedur penggantian dengan menggunakan freedom test.18. Life extension pada Fan blade cooling tower dengan metode cladding dengan menggunakan material SUS 304 telah teruji dan dapat dijadikan referensi untuk diterapkan pada fan blade dengan permasalahan serupa di unit pembangkit lainnya.namun dengan metoda penggantian yang tepat. adapun permasalahan yang terjadi adalaha valve hunting (load hunting). Steam . Analisis resiko yang telah dilakukan menunjukkan bahwa implementasi inovasi memiliki resiko rendah.000 jam operasi menjadi lebih dari 40.

2008 PT Indonesia Power Modifikasi Support Idler Boom Conveyor St/Re 02 Guna Mengoptimalkan Umur Belt Hariyono Toto Mugiarto Amin Almu’min . menghemat biaya dan waktu pemeliharaan serta mengoptimalkan umur belt pada conveyor system. yang sebelumnya bersifat permanen (welded) dirubah menjadi yang dapat diatur sesuai kebutuhan (adjustable) dan disesuai dengan karakteristik tail pulley yang bersifat adjustable. dan Metoda ini bisa menghemat biaya Startup serta kesempatan untuk berproduksi tidak terganggu. PLTU Suralaya Unit 5-7.1. bocor. Metodologi yang digunakan adalah mempelajari karakteristik peralatan. memperlancar proses pembongkaran batubara dari kapal. Sehingga kami lakukan Modifikasi Support Idler pada Boom Conveyor ST/RE 02.19. Manfaat dari inovasi adalah menjaga keandalan PLTU Suralaya Unit 5-7. conveyor system. Metoda ini dapat digunakan oleh pembangkit PLTU yang menggunakan Sistem Hydrolik untuk pengaturan actuator dengan catatan menggunakan MSV lebih dari satu dan GV lebih dari 2. mempelajari desain manual book serta mencari penyebab dan akibat lain yang berhubungan dengan kerusakan belt Boom Conveyor.untuk mengantisipasi ketidakstabilan tersebut dilakukan freedom test dan saat valve dalam posisi full closed dilakukan penggantian servovalve yang bocor. Kata kunci : support idler. Kata kunci : servovalve. Conveyor Belts Karya Inovasi ini dibuat untuk mengatasi seringnya kerusakan belt dan idler pada Boom Conveyor ST/RE 02. menghemat biaya bahan bakar minyak untuk alat besar. non prosedur 19 P. Power Stations. Steam . .

Dari beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengelolaan batu-bara terdapat permasalahan adanya gangguan coal feeder yang berakibat pada menurunnya kapasitas kemampuan unit. dan kayu. Berdasarkan pengamatan terhadap kemungkinan asal material asing.20. logam. Hal inilah yang melatarbelakangi pemikiran tim untuk membuat rancangan screen untuk mengurangi munculnya gangguan coal feeder akibat masuknya material asing dalam hal ini adalah batu. Pemasangan screen pada jalur sistem pengisian silo telah dilakukan dan membawa dampak sesuai dengan yang tim inginkan yaitu dengan terpisahnya batu dalam jalur pengisian silo. Hal ini membawa manfaat dengan kesiapan coal feeder berkaitan dengan berkurangnya batu yang masuk. . Power Stations.20 P.2008 PT PJB UP Paiton Meminimalkan Gangguan Coal Feeder Akibat Batu Dengan Pemasangan Screen di Conveyor System Pengisian Silo PLTU Paiton Nanang Hari. Dengan demikian menurunnya kinerja unit sebagai akibat gangguan coal feeder mampu teratasi. prosentase terbesar material asing berasal dari stock pile area yang disebabkan kondisi fisik stock pile. Intensitas terbesar material asing yang masuk adalah batu. Steam . Gangguan yang terjadi diidentifikasi sebagai akibat adanya material asing yang masuk ke coal feeder. namun kendala yang dihadapi dalam pengelolaan batu-bara cukup rumit untuk penyediaan produksi kelistrikan. Feeder Systems .1. Coals PLTU Batu-Bara merupakan pusat listrik yang menghasilkan listrik yang relatif murah. Meterial asing tersebut antara lain batu.S Hariyanto Aji Lukito .

Valves . dan dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi unit tersebut. Metode off-line membutuhkan waktu rata-rata dua hari (sesuai data-data history pengujian) dengan cara pengujian dan adjust secara trial and error. Steam .1. Power Stations. feed water bisa dihilangkan dan durasi Inspection bisa dipersingkat.2008 PT PJB HAR Wilayah Barat Pengujian Safety Valve Metode Online Test Pada Steam Generation Herdy Prayitno Irwan Ismail Rio Pudjidarma S . maka perlu dikembangkan metode pengujian safety valve secara on-line.21 P.21. maka dapat dilanjutkan ke tahap start up unit. Safety Safety valve merupakan salah satu peralatan penting yang berperan sebagai pengaman komponen-komponen kritis pada sebuah unit pembangkit tenaga uap. Pemeliharaan safety valve dengan baik dan teliti pada unit pembangkit merupakan usaha untuk menjaga produktifitas operasi terutama pada beban puncak yang tetap memenuhi standar keselamatan. Setelah uji safety valve dinyatakan laik dan adjust set pressurenya tepat. Pengujian safety valve menggunakan metode off-line pada unit pembangkit Muara Karang dilakukan hingga sekitar tahun 1990. Sesuai dengan adanya tuntutan peningkatan kinerja bagi unit pemeliharaan untuk meningkatkan EAF unit pembangkit dan memperpendek durasi Inspection. . Metode on-line test ini memungkinkan untuk me-reschedule pengujian safety valve menjadi diluar schedule Inspection setelah unit on-line. Pengujian safety valve ini dilakukan sebelum start up setelah unit dilakukan Inspection. Dengan metode ini biaya yang besar harus dikeluarkan untuk bahan bakar.

22 P.23. saat ini sudah digunakan di PLTD Seuneubok.2008 PT PJB UP Paiton Optimalisasi Auxiliary Steam Operating Unit Untuk Effisiensi Konsumsi HSD Cold Starting Up Unit Daryanto Imron Maryono . sehingga tertib administrasi . thermal stress. HP warming casing turbin perlu dilakukan untuk memanaskan pada metal turbin sisi sudu tekanan tinggi untuk mengurangi thermal stress sampai batas aman sesaat sebelum rolling turbin. Steam . Dengan menggunakan program monitoring yang penulis buat ini. SOP. Maintenanc e . walaupun terbilang sangat sederhana. Dengan memanfaatkan auxiliary steam dari operating unit untuk proses HP warming casing ternyata mampu mempercepat sinkron unit serta menghemat penggunaan HSD selama firing. Programmi ng Monitoring rencana dan realisasi fisik pemeliharaan rutin P1 s/d P5 menggunakan program excel sederhana. Cold Start-up Proses Cold start up yang dilakukan sesuai SOP yang dikeluarkan TOSHIBA ternyata waktu sinkronnya terlalu lama sehingga berdampak pada kurang efisiennya konsumsi HSD. Tu C S Kata kunci : Cold start up. Software.1. tetapi sangat membantu seorang teknisi maupun seorang supervisor pemeliharaan dalam merencanakan dan memonitor kegiatan pemeliharaan rutin secara lebih cepat dan tepat. HP warming casing. Diesel . dimana metode konvensional ini masih dilakukan dengan cara mencatat jam kerja mesin pada buku ”ekspedisi”. Power Stations.2008 PT PLN (Persero) Wilayah NAD Monitoring Rencana Dan Realisasi Fisik Pemeliharaan Rutin P1 S/D P5 Menggunakan Program Excel Sederhana Di Pltd Seuneubok Lisman Mujiburrahman Mukhlis . turbin rolling B oi HP warming 23 P. Sebelum metode ini diterapkan di PLTD Seuneubok. Power Stations.1.22. Prosedur yang cukup menyita waktu selama proses cold start up adalah proses HP warming casing. pelaksanaan monitoring masih dilakukan secara konvensional. kemudian menghitung secara manual kapan waktu jatuh tempo pemeliharaan rutin P1 s/d P5 Satuan Pembangkit Diesel (SPD) pada PLTD Seuneubok tercapai.

Steam .2008 PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Perancangan Perangkat Lunak Inspeksi Berbasis Rbi (Risk Based Inspection) Sesuai Standar Api (Ameriacan Pertleum Institute) 581 Pada Tangki Hsd.laporan pemeliharaan rutin dapat tertata dengan lebih baik. Acid Dan Caustic Di Pltu Tarahan Unit 3 & 4 Donny Cahya HM Tigor Perdana Alland Asqolani M Syaiful Annas Benny Susanto Aris Sulistiono . Pada karya tulis ini kami coba untuk merancang perangkat lunak dengan menggunakan metode pengelolaan pengawasan /inspeksi berdasarkan resiko. Salah satu standrd yang digunakan dan berlaku di kalangan industri adalah standard API 581. Software. Pertama adalah macam kerusakan apa saja yang harusnya dideteksi kerusakan tersebut . Power Stations.24. Maintenanc e .5 . Dalam metode inspeksi dengan RBI akan dilakukan pendekatan secara kualitatif dan semikuantitatif. kedua adalah pembahasaan tentang bagaimana caranya mengurangi resiko kerusakan pada peralatan dengan memanfaatkan metode pengelolaan pengawasaan / inspeksi berdasarkan resiko (RBI: Risk Based Inspection). dakan stabdard ini program inspeksi ini dibagi menjadi 2 bagian utama. dimana selisih perhitungan tidak llebih dati 0. 24 P. Sedangkan peralatan yang akan dinilai tingkat resikonya adalah tingki-tangki yang terpasang pada unit PLTU Tarahan 3 & $ Validasi data hasil perhitungan didapatkan dengan cara membandingkan data hasul dari perangkat lunak dengan hasil perhitungan secara manual. Risk Based Inspection Kegiatan inspeksi telah menjadi suatu bagian yang penting dalam rangka untuk mengurangi tingkat kerusakan suatu peralatan. Programmi ng .1.

Computers . real time dan transparant. Manfaat aplikasi ini adalah untuk memudahkan Management dan User dalam mengendalikan pemanfaatan material gudang dan perhitungan ITO .2008 PT Indonesia Power Web Based Application “Pengendalian Inventory Turn Over Secara On Line” Muhammad Sofian Wahyuri Sobri . Tangki HCL memiliki Nilai Resiko 5E (Tinggi) dan Tangki NaOH memiiliki naiali resiko 2 D (menengah) Kata Kunci : API 581. yang hanya dapat menampilkan data per Record dan per Modul. Sedangkan untuk pendekatan secara semi-kuantitatif menunjukan Tangki HSD memiliki nilai resoko 2E (menengah Tinggi).1. Risk Based Inspection Dengan telah di dimanfaatkannya Program Aplikasi Computerized Maintenance Management System (CMMS) secara 100% di UBP Suralaya sebagai sarana untuk memproses : 1. hal ini menunjukan bahwa perangkat lunak yang dirancang telah sesuai ddengan standard API 581 dan dapat digunakan untuk menentukan tingkat resiko pada tangki. Inventories ft2.25 P. Untuk menampilkan data material gudang secara keseluruhan (Browsing) yang dapat merangkum dari beberapa Modul diperlukan Online Analytical Processing (OLAP). Web Based Apllication ”PENGENDALIAN INVENTORY TURN OVER SECARA ON LINE” adalah salah satu OLAP berupa Report yang bisa diakses melalui website intranet PT Indonesia Power. Berdasarkan pendekatan kualitatif. Pengadaan Material 2. Steam . Manageme nt Informatio n Systems . Tangki HCL dan Tangki NAOH mempunyai nilai resiko yang sama yaitu 2 D (menengah).25. Program Aplikasi CMMS hanya berperan sebagai On line Transaction Processing (OLTP). Transaksi Material Masuk dan Keluar Gudang. maka sudah selayaknya data transaksi tersebut dipublikasikan untuk memberikan informasi material yang ada di gudang secara akurat. Power Stations. dapat disimpulkan bahwa tangki HSD mempunyai nilai resiko 2C (rendah).

setiap saat. Didalam mengoperasikan unit pembangkit juga tidak bisa lepas dari masalah pengunaan B3. Pengantian cell spectro dari 50 mm ke 10 mm untuk mengurangi limbah B3 tidak boleh menurunkan keandalan analisa .2008 PT PJB UP Gresik Meminimalkan Limbah B3 Dalam Rutinitas Kimia Operasi Unit Pembangkit Thermal (Kasus : Analisa Kandungan Ion Chlorida ASTM D 512 C) Sehan Sutrisno Sigit Susilo Dian Rahmayanti . Fe(NH4)(SO4)2. tanpa disadari jumlah limbah yang dihasilkan juga akan meningkat. karena data gudang tersedia secara on line dan perhitugan ITO ditampilkan secara otamatis. mengakibatkan adanya kecederungan peningkatan pengunaan bahan berbahaya dan beracun (B3). untuk itu dilalakukan uji accuracy dan uji pressition ASTM D1129 ASTM D2777 terhadap sample dan standart.26. Dari hasil uji accuracy didapat . Power Stations. Salah satunya adalah penggunaan B3 dalam analisa kandungan ion chlorida. Dimana ASTM D512C (Mercuric thiocyanate) merupakan metoda untuk analisa ion chlorida air condensat dan boiler yang mempunyai accuracy yang paling baik. HNO3. Steam . Tujuan dibuatnya Aplikasi ini adalah untuk mengoptimalkan Inventory Turn Over (ITO) dan penghematan anggaran belanja. Kata Kunci : Pengendalian Inventory. Methoda analisa ion chlorida yang tervalidasi ISO/IEC 17025-2005 : Methoda standart ASTM D 512C dengan spectrophotometer pada panjang gelombang 460 nm dan cell 50 mm serta mengunakan reagent antara lain Hg(SCN)2.1. Dengan seringnya terjadi kebocoran Condensor PLTU unit I. PLTU unit IV & PLTGU Blok III maka frekuensi analisa ion chlorida maupun jumlah sample yang dianalisa meningkat. Sebelum ada Aplikasi ini pengendalikan dan perhitungan ITO dilakukan secara manual pada saat akhir triwulan dan akhir tahun. Optimasi ITO 26 P. C2H5OH yang merupakan B3. Wastes Peningkatan pertumbuhan ekonomi yang diikuti dengan meningkatnya kebutuhan energi.

Pada tahun 1945 berakhirnya penjajahan Jepang di Indonesia maka pembangunan PLTA Tonsealama ditinggalkan namun setelah itu penjajahan Belanda masih masuk .700.87467 % sedang uji precission didapat ratarata prosentase standard deviation cell 10 mm = 8. Terowongan. Turbin mesin Unit I ini performance Test pabrik pada tahun 1917 dan pemasangannya mulai tahun 1918 di PLTA Katsuragawa Jepang. Pembangunan PLTA Tonsealama Unit I dirintis oleh Bangsa Belanda semasa masih berkuasa di Indonesia. namun setelah bangsa Jepang merebut kekuasaan Belanda di Indonesia Proyek pembangunan PLTA Tonsealama diteruskan oleh bangsa Jepang sekitar tahun 1942 sampai dengan tahun 1945 yang antara lain membuat Bendungan. pemasangan Pipa Pesat dan mendatangkan Turbin dan Generator. sedangkan Generatornya ex bongkaran dari Philipina. Minahasa. Kab.37362 % dan cell 50 mm = 7.42043 %. 304.2. Balanced Valves Pembangkit Listrik Tenaga Air Tonsealama tepatnya terletak di Desa Tonsealama Kecamatan Tondano Utara. Kurang lebih 35 Km dari Ibukota propinsi Sulawesi Utara dan 5 Km dari Ibukota Kabupaten Minahasa.43333 % dan cell 50 mm = 0. Valves .prosentase error untuk cell 10 mm = 1. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Sektor Minahasa modifikasi sistim balancing pressure pada katup pengaman (relief valve) mesin unit 1 Rudi Wola Steven Lintong Welly Weku Katharina T Paramita .000/ tahun 27 P1. Hydro . Power Stations. Sehingga dapat disimpulkan keandalan analisa ion chlorida dengan cell 50 & 10 mm dapat dikatakan sama. Pembangkit ini menggunakan potensi air yang bersumber dari Danau Tondano yang memiliki luas 41 Km² dan luas Daerah Penangkap Hujan 200 Km². Minimalisasi limbah yang didapatkan sebesar 70% dan dapat menghemat pemakaian biaya bahan kimia sebesar Rp.2008 PT.

Dimana dalam operasionalnya sering sekali tergganggu akibat masalah sampah dari DAS Sungai Tondano berupa enceng gondok.kembali ke daerah Sulawesi Utara dan melanjutkan pembangunan PLTA Tonsealama yaitu. Pembangunan bagian atas Rumah Pembangkit Daya sekaligus pemasangan Turbin dan Generator serta perlengkapan perlengkapannya. Dengan melakukan modifikasi ini maka gangguan mesin unit I PLTA Tonsealama yang selama tahun 2007 terjadi sebanyak 5 kali akibat tersumbatnya filter pada sistem balancing pressure relief valve maka pada tahun 2008 belum pernah terjadi gangguan lagi. Dengan Kedaulatan Indonesia.08 . dan sampah-sampah rumah tangga yang menyumbat filter sistem pressure relief valve. Belanda diusir kenegerinya dan selanjutnya PLTA Tonsealama dipegang oleh pemerintah Indonesia.563. Untuk menghindarkan terjadinya stop mesin akibat tersumbatnya filter pada sistem pressure relief valve oleh sampah (diluar rencana pemeliharaan) maka dilakukan modifikasi pada sistim Balancing pressure relief valve.304. Sering tersumbatnya filter pada pressure relief valve mesin unit I PLTA Tonsealama menyebabkan mesin unit I ini terpaksa tidak dapat beroperasi. Operasional mesin PLTA Tonsealama sangat bergantung pada kualitas dan kuantitas air yang berasal dari Danau Tondano. Selisih biaya produksi yang bisa dihemat apabila menggunakan PLTD dengan banyaknya kWh yang sama jika diproduksi oleh PLTA adalah sebesar Rp 22.

PLTA Tanggari 2 merupakan salah satu unit pembangkit yang beroperasi dibawah koordinasi PT. Untuk mempertahankan keandalan unit pembangkit maka dilakukan penggantian saringan sisi hisap cooling water sistem PLTA Tanggari 2 dengan memperluas permukaan saringan sehingga frekuensi pembersihan saringan lebih kecil. Santili Oudy Rumbayan Veronica Agustine . PLN (Persero) Sektor Minahasa yang dibangun pada tahun 1995 dan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1998.5 MW. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Sektor Minahasa Mempertahankan Keandalan Unit Pembangkit PLTA TANGGARI 2 dengan Mengganti dan Memperluas Saringan Sisi Hisap Cooling Water Sistem J.2008 PT. dimana air yang masuk ke sistem air pendingin PLTA Tanggari 2 diperoleh dari air buangan PLTA Tanggari 1 yang kuantitas dan kualitasnya sangat dipengaruhi oleh musim.2.J Turang R. Hydro . Air dari Danau Tondano merupakan sumber utama penggerak turbin bagi ketiga PLTA tersebut. Terutama pada musim penghujan airnya sangat keruh dan mengandung banyak sampah. PLTA Tanggari 2 terhubung secara Kaskade dengan PLTA Tonsealama dan PLTA Tanggari 1. memiliki 2 (dua) unit dengan daya terpasang sebesar 2 x 9. Power Stations.2. Sistem air pendingin merupakan salah satu sistem bantu pengoperasian PLTA. . Refining Processes Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) merupakan sistem pembangkit yang memanfaatkan tenaga air sebagai penggerak utama turbin untuk menghasilkan energi listrik. Cooling Systems . Kondisi ini menyebabkan tersumbatnya saringan sisi hisap cooling water yang ada di tail race sehingga menyebabkan PLTA tidak dapat beroperasi optimal karena unit seringkali harus stop / shut down untuk melakukan pembersihan saringan sisi hisap cooling water.28 P.

AmaTeM Rudy Wola Hanny Kalalo Johan P. kemudian ditansmisikan kesistem Manado.3. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Sektor Minahasa Modifikasi Sistem Control Pada H20 Common Service PLTA Tanggari I Sumitro Husa. Kaparang . PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo yang berkedudukan di Manado di bawah pimpinan seorang General Manager. Hydro . Maintenanc e PT. masuk ke pipa pesat dan melelui pengaturan guide vane debit air dialirkan masuk kerunner sehingga terjadi perubahan energi dari energi potensial menjadi energi kinetik. shaft/ poros.2008 PT. Bitung dan Kotamobagu dalan sistem Interkoneksi 70 kV dan 150 kV . Sektor Minahasa merupakan salah satu sektor dari PT. PLN (Persero) Unit Pembangkit Listrik Tenaga Air Tanggari 1. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo. dengan tugas pokok mengoperasikan dan memelihara mesin pembangkit. untuk mencegah terhentinya proses bisnis tersebut diatas maka kami melakukan inovasi modifikasi sistem kontrol H20 common service untuk dapat mengoperasikan unit dengan kondisi spare parts yang tidak tersedia saat itu. energi listrik yang dibangkitkan oleh generator PLTA Tanggari I. Control . PT. PT. sehingga mesin dapat . Sektor Minahasa saat ini mengoperasikan unit-unit pembangkit dengan kapasitas terpasang sebesar 2 X 9000 kW yang terdiri dari 2 (dua) unit turbine Air Type Vrancis Vertical.2. PLN (Persero) Unit Pembangkit PLTA Tanggari 1. PLN (Persero) Sektor Minahasa Unit PLTA Tanggari 1 adalah salah satu unit kerja di lingkungan PT. Minahasa. rotor generator yang tercopel dengan turbine berputar sehingga terjadilah perubahan energi dari energi gerak menjadi energi listrik akibat perpotongan medan magnet dan garis gaya listrik ( GGl ). Power Stations.29 P. Dalam rangka meningkatkan keandalan pengoperasian unit PLTA Tanggari 1 didukung dengan sistem kontrol yang baik dan handal. Untuk menggerakkan 2 (dua) unit Turbine memanfaatkan air buangan Turbine PLTA Tonsealama ( Sistem Kaskade) yang ditampung melalui Weir intake dan dialirkan melalui Trowongan / tunel.

Manado dan Lopana). dan menghasilkan kWh 30 P. Rumbajan .J. Concrete PLTP Lahendong unit 1 (1 x 20 MW) mulai beroperasi komersial sejak tahun 2001 dan unit 2 (1 x 20 MW) beroperasi sejak Juni 2007 dengan menggunakan uap panas bumi yang dipasok dari PT.Wetness : ≤ 1% . Secara organisasi unit PLTP Lahendong adalah salah satu unit pembangkit yang ada di bawah PT PLN (Persero) Sektor Minahasa di samping unit pembangkit lain yaitu tiga unit PLTA (Tonsealama. Coatings . Uap yang dimanfaatkan oleh PLTP Lahendong untuk membangkitkan tenaga listrik dipasok oleh Pertamina berdasarkan Perjanjian Jual Beli Uap tahun 1999.4°C . Cooling Towers . Kriteria uap yang disalurkan oleh Pertamina ke instalasi PLTP Lahendong adalah : .4. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Sektor Minahasa Coating Concrete Cooling Tower Terhadap Serangan Reaksi Kimia H2s Di Unit Pltp Lahendong J.D.Tekanan : 8. Geothermal .2. Pertamina Geothermal energy. Tanggari I dan Tanggari II) dan tiga unit PLTD (Bitung.TDS : ≤ 10 ppm .Suhu : 174. Energi listrik yang dihasilkan disalurkan ke konsumen melalui sistem interkoneksi Minahasa – Kotamobagu yang saat ini beban puncak malam telah mencapai 138 MW dan beban puncak siang mencapai 100 MW. Kalalo Hariyady Bayu Aji Sri Wahyuni Kristina Sima S. Power Stations.8 bar absolut .beroperasi produksi.2008 PT.

Silika : ≤ 0. Air kondensat mengandung sulfat tinggi dan pH rendah (3 s/d 5) menyebabkan bakteri pereduksi sulfat (Sulfur reducing Bacteria) hidup dengan baik dan menghasilkan H2S (Hidrogen Sulfida) yang dapat merusak concrete cooling tower. Tujuan penulisan ini adalah menemukan cara untuk mengurangi frekuensi stop unit pembangkit akibat penyumbatan sampah di saringan pintu intake serta mengurangi penurunan daya mampu unit pembangkit. Pemasangan trash boom terbukti efektif mencegah tumpukan sampah di saringan intake sehingga frekuensi stop unit untuk membersihkan sampah dapat dikurangi serta mampu mengurangi penurunan daya mampu pembangkit T .31 P. Solusi yang diambil adalah dengan memasang bangunan pengarah sampah (trash boom) yang berfungsi mencegah sampah masuk ke pintu intake dan mengarahkan sampah menuju pintu pembuangan. Micro/Mini Hydro . PLN (Persero) Wilayah Sulsel.2008 PT. unit PLTP Lahendong didukung oleh sistem air pendingin utama yang baik sebagai media untuk mengkondensasikan uap menjadi air. Untuk mencegah hal tersebut dilakukan coating concrete cooling tower dan penambahan microbiocide untuk mengendalikan pertumbuhan mikroorganisme.5. Power Stations.2. Pemasangan trash boom di PLTM Sawitto merupakan jawaban atas permasalahan sampah yang sering mengganggu kehandalan unit pembangkit. Wastes . Sultra & Sulbar Sektor Bakaru Pemasangan Trash Boom Pada Pintu Intake PLTM Sawitto Untuk Mengarahkan Sampah Ke Pintu Regulating Edy Purwanto Muhammad Asri I Made Harta Yasa David Eko Prasetyo .NCG : ≤ 1% .5 ppm Dalam meningkatkan keandalan pengoperasian. Intake Gates .

6. mengingat level air pada Drainase pit (tempat penampungan air buangan) akan meluap dan akan mematikan sistim-sistim elektrik yang terdapat pada power house. Dan sudah barang tentu akan menimbulkan kerugian material yang tidak terhingga.2008 PT. Pumps Pompa drainase berfungsi untuk menguras bocoran maupun rembesan air dirumah pembangkit. Maka perlu rasanya melakukan kajian modifikasi instalasi pompa drainase dengan tujuan bisa .1998. Melihat akan hal itu maka perlu kiranya dicari penyebab dan pemecahan masalah ini mengingat sistim drainase ini penting untuk menjaga lancarnya sistim operasi dari PLTA bakaru ini. Bisa dilihat dari tingginya vibrasi pada saat pompa beroperasi. Berdasarkan panduan buku O/M pompa drainase dari pihak Toshiba overhoul pada sistem ini dijadwalkan (pembongkaran total) setiap 4 tahun sekali atau setara dengan 20000 jam kerja. Dan sebagai catatan hal ini pernah terjadi pada tahun 1992. Berbanding lurus dengan kenaikan jam operasi.32 P. sehingga kemungkinan kegagalan sangat tinggi. Berdasarkan pada data operasi pada awalnya (tahun 1991) pompa rata-rata bekerja selama 4 s/d 5 jam namun sekarang ini telah terjadi peningkatan jam operasi pompa ± 300 % menjadi rata-rata 15 s/d 17 jam sehari.2. Sedangkan kondisi pemeliharaan aktual adalah 20 kali laporan gangguan semenjak tahun 2000.dan 2002. Salah satu penyebab dari seringnya pemeliharaan pada pompa drainase adalah begitu panjangnya poros penghubung Motor dengan impeler (± 10 meter) dan begitu banyaknya sambungan. Power Stations. Sultra & Sulbar Sektor Bakaru Modifikasi Pompa Drainase A Unit Plta Bakaru Yuliandra Rico juanto Jasmin pajunG Asmar . PLN (Persero) Wilayah Sulsel. frekuensi pemeliharaan pada 2 unit pompa drainase makin meningkat juga dan hal ini sudah berada diluar jadwal yang telah ditentukan oleh design pabrik. Hydro . Karena apabila sistim ini rusak ataupun keandalannya berkurang maka akan sangat fatal akibatnya.

Z. Operation . Maka alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pembangkit – pembangkit yang ada atau mengupayakan pemeliharaan yang efektif dan efisien.2. Frans Noya Sri Wahyuningsih. Steam . PLN (PERSERO) lalu berpangku tangan menunggu pembangunan pembangkit baru. Sultra & Sulbar Sektor Bakaru Optimasi Pemeliharaan Mesin Untuk Meningkatkan Keandalan Operasi Unit PLTU ~ Sektor Tello H. Memang banyak penyebabnya.3 Kgf/cm2 menjadi 2. diantaranya kinerja dari saringan oli untuk sistem proteksi / regulasi di turbin yang apabila sedikit saja sirkulasinya terhambat bisa menyebabkan unit trip. Terjadi kenaikan efisiensi sebesar 20% dari 79 s/d 71 % sebelum modifikasi menjadi ± 91 %. Makin lama kinerjanya pun ikut menurun dan hal ini berpengaruh pada daya mampu yang dapat dicapai. Maintenanc e . Penurunan besaran parameter arus kerja motor dari 62 Ampere menjadi 45 Ampere setelah modifikas (Normal Operational Range < 73 Ampere.2008 PT.2 Kgf/cm2 atau ekuivalen dengan 69%. Power Stations. 33 P. Untuk menambah pembangkit baru belum memungkinkan karena selain membutuhkan dana yang besar juga diperlukan waktu yang lama. Begitu juga dengan kinerja air pendingin udara generator yang dapat menyebabkan .meminimalisasi kerusakan pada sistim ini. Setelah dilakukan modifikasi didapatkan Kenaikan tekanan kerja pompa dari ratarata 1. bukan berarti PT. PLTU yang ada di Sektor Tello sudah berusia cukup tua. Reliability Kebutuhan akan pasokan listrik yang semakin meningkat membuat PLN harus mengoptimalkan pembangkit – pembangkitnya atau dengan menambah pembangkit baru. St . PLN (Persero) Wilayah Sulsel. Djamaluddin S. Walaupun sekarang sedang dibangun pembangkit yang memang bertujuan untuk memenuhi permintaan kebutuhan listrik.7. Adanya trend kenaikan efisiensi pompa setelah dimodifikasi (dilihat dari lamanya pompa beroperasi).

di mana hal ini terjadi apabila pada aliran air pendingin terdapat kotoran – kotoran yang dapat menghambat laju aliran air tersebut ( debit dan tekanan air akan menurun ). .penurunan daya mampu PLTU.

Interrupted Frequency PLTU Asam asam dengan kapasitas terpasang 2x65 MW merupakan penopang utama (56%) system kelistrikan Klaimantan selatan dan Tengah.2. Selain itu juga mempertimbangkan kemampuan akses (accessibility) terhadap software pengoperasian PLTU Asam Asam yang cukup luas. Kondisi ini mengakibatkan level drum low low yang memicu Master Fuel Trip. dan terjamin bisa ter-eksekusi pada batas frekuensi yang sesuai. Dalam beberapa kejadian jenis gangguan ini seringkali mengakibatkan PLTU Asam Asam mengalami trip bahkan blackout. Power Stations.34 P. Steam . Keuntungan finansial inovasi ini adalah potensi biaya yang bisa dihemat dari penambahan logic pada software (yang tidak memerlukan biaya) dibandingkan dengan jika harus menambah perangkat yang memerlukan biaya dan keuntungan unit tidak trip . PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah Sektor Asam Asam Menjaga Kehandalan PLTU Asam Asam Pada Saat Terjadi Gangguan Over Frekuensi Dengan Penambahan Logic Untuk Shutdown Mill Secara Auto Erwin Khusnul Khotimah Yekti Kurniawan Anjar Pamungkas . Reliability . karena gangguan yang terjadi terhadap PLTU Asam Asam akan mengakibatkan pemadaman yang besar terhadap system kelistrikan Kalimantan Selatan dan Tengah.8. Kejadian gangguan over frekuensi yang mengakibatkan PLTU Asam Asam black out berlangsung sangat cepat (<25detik). yang sangatlah sulit bagi operator unutk menyelamatkan kedua unit dengan memastikan mill / pulverizer untuk mengurangi efek kenaikan main steam pressure. pengerjaannya tidak menggangu operasi unit (bisa dilakukan saat unit beroperasi). Dengan kondisi tersebut maka diharapkan PLTU Asam Asam betul-betul. Hal ini disebabkan penutupan Control Valve yang sangat cepat sehingga mengakibatkan kenaikan main setam pressure secara cepat. Sehingga dirasa perlu Inovasi baru untuk membuat trip mill secara auto karena terjadi frekuensi yang tinggi di grid dengan cara menambahkan logic pada software karena mudah diaplikasikan. Salah satu kendala utama PLTU Asam Asam adalah gangguan yang mengakibatkan over frekuensi.2008 PT.

Selain itu.2.karena terjadi frekuensi yang tinggi di grid. dengan kemampuan setara atau bahkan lebih baik. Sensor dan modul proteksi yang terdapat di sistem BC-32 sering mengalami gangguan ketika beroperasi disebabkan kegagalan sensor induktif. 35 P. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah Sektor Asam Asam Desain Sensor Dan Modul Proteksi Underspeed Berbasis Mikrokontroller AT89S52 Muhammad Mawardi Muhammad Arsyad Azis . Sensors Salah satu sistem proteksi yang terdapat di sistem belt conveyor adalah sensor dan modul proteksi underspeed yang berfungsi untuk melindungi belt conveyor dan motor penggerak belt dari bahaya terjadinya kerusakan ketika putaran belt conveyor terlalu rendah.2008 PT. sehingga sensitivitasnya tidak dipengaruhi secara langsung oleh jarak antara probe sensor dengan encoder disk. diharapkan desain alat berbasis Mikrokontroller ini juga dapat diterapkan pada peralatan lain yang menerapkan sistem proteksi underspeed. dan modul proteksi sudah memasuki fase obsolete. Conveyor Belts . Steam . Power Stations. Sedangkan keuntungan nonfinansial menyangkut kesinambungan pasokan listrik yang harus dijaga demi kepuasan pelanggan dan lifetime pembangkit yang lebih terjamin akan sesuai desain. namun dengan harga yang relatif lebih murah. Desain sensor dan modul proteksi underspeed yang dibuat menggunakan sensor Inframerah. sedangkan modul proteksinya dibuat berbasis Mikrokontroller AT89S52 sehingga . Karya inovasi ini dibuat dengan tujuan untuk membuat alat alternatif sebagai pengganti alat asli secara temporal maupun permanent. Protection . Controllers . di bawah nilai putaran minimum ( set point).9.

2. Pembangunan PLTU ini merupakan yang pertama kali di NTB. maka tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan analisa dan pengembangan mengenai sistem tenaga uap seperti halnya dalam suatu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Biaya yang diperlukan untuk membuat alat ini hanya Rp 1. Kata kunci : proteksi underspeed.000. conveyor.10. Selain itu.interfacenya lebih user friendly. sehingga untuk setiap 1 set alat terdapat potensi penghematan sebesar Rp 3. Proses peralihan pengetahuan dan teknologi dari PLTD ke PLTU ini merupakan tantangan cukup berat. Software. Programmi ng . Sehingga dengan akan beroperasinya PLTU ini maka akan terjadi pula peralihan pengetahuan dan teknologi dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ke teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) khususnya bagi SDM di bidang pembangkitan. Jika memahami siklus Rankine dengan baik. sensor inframerah.750. Saat ini PLN Wilayah NTB sedang melaksanakan pembangunan PLTU 2 x 25 MW di pulau lombok dan PLTU 2 x 10 MW di pulau sumbawa yang direncanakan beroperasi pada tahun 2009.00 untuk setiap 1 set. mengingat keterbatasan SDM dimana saat ini belum ada tenaga pelaksana yang siap menangani PLTU dan singkatnya waktu untuk mempersiapkan SDM yang kompeten.000. Power Stations.000. Untuk lebih meningkatkan kompetensi dan mempercepat pemahaman mengenai sistem tenaga . Nilai pengukuran kecepatan belt ditampilkan ke panel display LCD.2008 PT PLN (Persero) Wilayah NTB Sektor Lombok Perangkat Lunak Belajar Sistem Tenaga Uap Untuk Meningkatkan Kompetensi Sdm Di PLTU Adam Priyo Perdana Eriasmono Imam Suwarno .00 jika sampai terjadi kerusakan pada sistem belt conveyor.000. Mikrokontroller AT89S52 36 P.570. Steam . sedangkan cara pengubahan set point langsung diketikkan menggunakan keypad. alat ini juga bisa membantu mencegah timbulnya potensi kerugian senilai Rp 140.00. Steam Power Siklus Rankine merupakan dasar dari sistem Tenaga Uap.

Controllers Unit SPD New Sulzer 12 ZAV 40S mempunyai beberapa sistem auxilliary yang membutuhkan sumber daya untuk mengoperasikannya. pemilihan dan penyusunan komponen-komponen sistem dilakukan dengan metoda drag and drop. tepat dan akurat. Sistem Tenaga Uap. Alat Bantu Belajar. Salah satu diantaranya adalah fan radiator dengan kapasitas 110 kW.2008 PT PLN (Persero) Wilayah NTB Sektor Lombok Modifikasi Pengoperasian Fan Radiator Berdasarkan Temperatur Air Mohamad Sulton Doddy Hertanto Aribowo Yuni Setya Ariwibawa . Perangkat lunak ini dilengkapi dengan simulasi perhitungan properties pada berbagai tingkat keadaan. dan literatur tentang teori sistem tenaga uap. mudah digunakan dan interaktif serta dapat digunakan sebagai proses desain awal yang sederhana dari suatu sistem tenaga uap dan juga mampu memberikan solusi alternatif dalam menganalisa sistemsistem uap yang lebih cepat. Perangkat Lunak ini dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Delphi 7. agar perangkat lunak ini mudah dipahami dan lebih atraktif. Prinsip kerja dari modifikasi ini .uap bagi para tenaga pelaksana yang akan bertugas di PLTU maka dibuatlah sebuah alat bantu berupa perangkat lunak yang sederhana.2. Berdasarkan laporan kWh pemakaian sendiri (PS) didapatkan bahwa jumlah kWh ini cukup besar. model proses. Fan radiator ini dijalankan oleh operator secara manual pada saat mesin mulai beroperasi. Kata kunci : Perangkat Lunak.11. 37 P. Maka dari itu diambil beberapa langkah untuk menurunkannya. Dalam perancangan sistem. visualisasi model sistem. Radiators . Fans . Cooling Systems . Modifikasi ini dilakukan dengan menambahkan beberapa alat seperti Temperature Controller dan Relay Timer. Simulasi. diantaranya adalah dengan memodifikasi pengoperasian fan radiator yang semula secara manual menjadi secara otomatis berdasarkan kenaikan temperatur air pendingin.

Pengoperasian sepuluh unit radiator ini diseting dengan empat nilai temperatur serta pengaturan waktu yang untuk berbeda oleh relai Timer menghindari arus Inrush dari motor fan radiator tersebut.2008 PT. Menyikapi realitas tersebut. Rauf Pelu Ince Anjas . R Abd. Meningkatnya harga-harga spare part serta bahan bakar mengakibatkan PLN berada pada posisi paling sulit. Maintenanc e Krisis yang menimpa perekonomian global begitu telak memukul berbagai negara berkembang termasuk juga Indonesia.adalah temperatur air pendingin yang keluar dari mesin dan akan masuk ke radiator dipasang sebuah termokopel yang akan membaca nilai temperatur dan akan memberikan sinyal ke Temperature Controller. sebagai pemegang kuasa usaha kelistrikan di negara ini tentunya PT. Fuels . PLN (Persero) diharuskan untuk selalu menyediakan tenaga listrik sesuai dengan baku mutu yang telah menjadi tuntutan dengan cost yang seminim mungkin. maka PLN harus segera melakukan langkah nyata untuk bisa tetap eksis menjalankan kewajibannya secara efektif dan efisien. Salah satu langkah seperti yang dimaksud adalah dengan terus berupaya melakukan inovasi-inovasi cemerlang. Output dari Temperature yang berupa contact NO Controller (Normally Open) terhubung dengan relai Timer .2. Relai Timer ini yang akan mengoperasikan sistem pengasutan motor berupa kontaktor dan Thermal Overload. sehingga berpengaruh besar bagi keberadaan PT. yang mungkin dapat memberikan keuntungan berupa nilai dalam bentuk pencapaian penghematan dengan efisiensi tertinggi Bidang Transmisi .12. PLN ( Persero ) Wilayah Maluku & Maluku Utara Modifikasi Komponen Dan Alat Penunjang Pemeliharaan Sistem Bahan Bakar Mesin MTU Rachmat Chan Rudy Sitaniapessy Marthen Sahulata Ridjal A. 38 P. PLN (Persero) sebagai salah satu perusahaan milik negara (BUMN). Sementara disisi lain.

Selain itu dalam pengamatan corona secara realtime. kami membuat inovasi berupa KONVERTER ALIRAN VIDEO ANALOG MENJADI VIDEO DVR USB . Telecommu nication Kosong 2 T.2. Computers . suplier juga menawarkan perekam berupa DV Recorder. SCADA .1 T.1.1. karena corona yang keluar dari peralatan tidak kontinu dan merata. tetapi format laporan yang disediakan oleh alat ini hanya berupa foto dengan format JPEG dan tidak dilengkapi dengan video recording system. media display yang ada hanya berupa LCD kecil internal kamera (view finder) yang kurang memberikan keleluasaan dan akurasi dalam pengamatan corona. Foto kurang memberikan pengukuran yang akurat. Untuk pengambilan rekaman video corona. maka terkadang pengambilan foto tidak tepat ketika corona pada nilai tertingginya.Saat ini UPT Padang telah memiliki alat untuk melihat corona berupa CoroCam 504.1. Zaenal Falah Agus Harya Maulana . Berlatar belakang hal tersebut diatas. Corona Salah satu pendukung metoda pemeliharaan berbasis kondisi (Conditional Based Maintenance) adalah dengan mengamati corona yang keluar dari peralatan jaringan transmisi dan peralatan gardu induk.2008 PT PLN (Persero) P3B Sumatera Konverter Aliran Video Analog Menjadi Video Digital Usb Untuk Penampil Dan Perekam Data Video Corona Pada Laptop (Dvr Usb) Mohammad Zaki Riza Fahlefi . Converters . Namun menampilkan hasil rekaman harus menggunakan unit Televisi.2008 PT PLN (Persero) P3B Jawa -Bali Bidang Operasi Sistem Monitoring Gangguan SCADA dan Telekomunikasi Yudi AhmadinA.

DIGITAL USB UNTUK PENAMPIL DAN PEREKAM DATA VIDEO CORONA PADA LAPTOP yang kami beri nama DVR USB, sebagai pengganti alat penampil dan perekam video corona dengan biaya yang lebih murah dan dengan fisik alat yang compatible dan portable, sehingga ringan dan mudah untuk dibawa dilapangan.

3

T.3.1.2008

PT PLN (Persero) P3B Sumatera

Under Voltage Load Shedding Di Subsistem Pekanbaru Dengan Pola Cascade Menggunakan Media Teleproteksi

Rukmito Ari Ardianto Doni Adrean Sriyono

. Load . Undervolta ge

dengan pola cascade adalah pola pelepasan beban secara bertingkat menggunakan Under Voltage Relay sebagai sensor dengan prioritas pelepasan dimulai dari beban yang kecil hingga besar secara bertahap yang mengacu pada keseimbangan antara pasokan daya reaktif dengan Kebutuhan Daya Reaktif di Subsistem Pekanbaru. dengan pola cascade di Subsistem Pekanbaru ini dilakukan dengan tujuan utama adalah menghindari terjadinya over eksitasi di Unit Pembangkit PLTA Koto Panjang karena harus mengkompensasi tegangan rendah, sekaligus mempertahankan Subsistem Pekanbaru. Manfaat lain dari Under Voltage Load Shedding dengan pola cascade adalah menjaga agar deviasi antara beban pengkonsumsi daya reaktif yang dilepas dengan jumlah pasokan daya reaktif tidak terlalu besar. dengan pola cascade diterapkan di Subsistem Pekanbaru karena ketergantungan pada unit-unit pembangkit berskala besar, tipe jaringan yang radial dan kendala pasokan daya reaktif.

Under Voltage Load Shedding

Under Voltage Load Shedding

Under Voltage Load Shedding

dengan pola cascade sebagai salah satu solusi pengaturan tegangan yang memiliki pola sistematis, hingga saat ini belum ada yang memanfaatkan. Mempertahankan subsistem Pekanbaru berarti menyelamatkan pendapatan bruto PLN Rp 3.743.940.000,-/hari. Kata kunci : Under Voltage, Shedding, Pola Operasi Cascade

Under Voltage Load Shedding

Load

4

T.4.1.2008

PT PLN BATAM

Implementasi Economic Load Dispatch (Eld) Pada Sistem Batam Dengan Menggunakan Program Matlab

Norman Mahyuddin

. Power Systems . Load . Software. Programmi ng

Sistem tenaga listrik yang bersifat dinamis banyak menimbulkan kompleksitas pada penyalurannya. Terutama dalam menjaga stabilitas operasi yang ideal, dimana tercapainya keseimbangan supply dan demand. Pengiriman daya yang optimal sangat erat kaitannya dengan fungsi biaya bahan bakar. Biaya bahan bakar dari sebuah unit pembangkit termis merupakan fungsi beban pembangkit termis yang bersangkutan. Beban sistem selalu berubah – ubah menurut waktu, dengan demikian beban unit pembangkit termis juga perlu berubah dalam partisipasinya melayani beban sistem. Hal ini mengakibatkan biaya bahan bakarnya persatuan waktu dalam Rupiah per jam juga berubah – ubah menurut waktu. Untuk mencapai kondisi biaya operasi sistem pembangkitan yang optimum diperlukan pola pengoperasian secara incremental cost yaitu pola pengoperasi dengan perubahan beban setiap pembangkit secara bersama-sama dalam melayani perubahan beban sistem. Biaya operasi sistem pembangkitan mempunyai hubungan yang sangat erat dengan pola operasi sistem pembangkitan. Sesuai karakteristik mesin

pembangkit bahwa tingkat efisiensi termal selalu berubah-ubah sesuai dengan presentasi pembebanan unit pembangkit tersebut. Pola operasi sistem Economic Load Dispatch (ELD) dengan metode incremental cost sangat berkontribusi menurunkan biaya operasi sistem pembangkitan, karena dengan pola ini akan meningkatkan efisiensi operasi sistem secara keseluruhan. Untuk mengatur pengoperasian pembangkit incremental cost diperlukan secara metode optimasi yang dapat mencari titik optimum dari masing-masing fungsi biaya tiap unit pembangkit. Dalam karya inovasi ini menggunakan software Matlab untuk mengestimasi titik minimum dari biaya operasi seluruh pembangkit yang berpartisipasi. Selanjutnya untuk meimplementasikan hasil perhitungan Matlab tersebut diperlukan perangkat pendukung, sehingga output Matlab dapat di integrasikan secara online dispatch pada control center. Pada sistem kelistrikan Batam diperlukan pengembangan SCADA DMS eksisting menjadi SCADA EMS (Energy Management System) agar program Economic Load Dispatch (ELD) dapat diimplementasikan secara real time. Disamping itu untuk Pembangkit eksisting dan Pembangkit yang akan dibangun perlu dilengkapi dengan fasilitas pendukung Economic Load (ELD), sehingga bisa Dispatch diintegrasikan dengan program ELD. Penulisan karya inovasi ini diharapkan sebagai master plan operasi Sistem Batam yang optimum dimasa mendatang dengan operasi on line berbasis economic load dispatch dispatch, sehingga diperoleh biaya operasi yang minimum.

Dengan diterapkannya aplikasi ini maka Manajemen dapat memonitor data gangguan. serta data riwayat gangguan suatu peralatan maupun sistem sangat mempengaruhi ketepatan evaluasi untuk memperbaiki maupun mencegah agar gangguan tidak terulang lagi. Untuk mendukung ketepatan evaluasi gangguan. Aplikasi ini dikembangkan sesuai dengan proses pelaporan gangguan yang sudah baku dan telah diterapkan di PLN P3B Jawa Bali.5. data riwayat gangguan serta kinerja operasional secara online sehingga membantu dalam mengambil keputusan. kebutuhan data riwayat gangguan serta evaluasi kinerja operasional secara online maka dikembangkan aplikasi Force Outage Information System (FOIS).1.2008 PT PLN (Persero) P3B Jawa -Bali Bidang Operasi Sistem Aplikasi Force Outage Information System (FOIS) untuk Meningkatkan Efektifitas Kajian Gangguan dan Pelaporan Kinerja Operasional Hadi Purwanto Zaenal Falah Arief Setyowibowo . pengumpulan dan evaluasi data gangguan serta perhitungan kinerja operasional secara online.5 T. Hal ini berkorelasi pada usaha untuk perbaikan kinerja operasional dan tentunya kinerja perusahaan secara keseluruhan. Manageme nt Informatio n Systems . . Aplikasi FOIS merupakan aplikasi database dengan interface berbasis web yang digunakan sebagai media pelaporan. Interrupted Keperluan untuk mengetahui data gangguan secara cepat dan akurat.

serta pelaporan untuk kebutuhan operasi sistem Jawa Bali dalam bentuk website BOPS. JCC. historikal data JCC memiliki keterbatasan akses karena tidak diijinkannya akses dari intranet PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali. Namun sesungguhnya master station SCADA memiliki fungsi lain yang sangat bermanfaat untuk keperluan pemeliharaan dan analisa yaitu berupa bank data dalam bentuk historikal data. analisa tegangan GITET dan IBT. dan remote control. historikal data .6. status telemetering.6 T.2008 PT PLN (Persero) P3B Jawa -Bali Bidang Operasi Sistem Historikal Data SCADA Online "Auto Update with Secure Methode" Agus Harya Maulana Teguh Kurnianto Tonny Ferdinanto . Setelah berjalan selama kurang lebih 2 (dua) tahun. Fungsi ini telah dimanfaatkan antara lain saat terjadi gangguan pada sistem tenaga listrik Jawa Bali maupun keperluan analisa dan pelaporan. Keyword: master station. Melalui karya inovasi ini. status LFC. yang disebabkan kekhawatiran akan adanya gangguan hacker dan interupsi dari luar terhadap JCC. status telesignaling. telemetering.1. tim inovasi Bidang Operasi Sistem (BOPS) PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali memberikan solusi berupa sebuah metode yang aman secara fisik untuk membuka akses terhadap historikal data sehingga menjadi lebih bermanfaat bagi manajemen maupun staf yang bergerak di bidang SCADA dan operasi sistem Jawa Bali. alarm GITET dan link komunikasi. Beberapa aplikasi online saat ini telah dihasilkan dimana data selalu diupdate secara otomatis dari JCC. SCADA Master station SCADA selama ini dikenal hanya sebagai peralatan operasional secara real time oleh dispatcher melalui fungsi telesignaling. Jawa Bali Control Center (JCC) adalah salah satu contoh master station SCADA yang menerapkan fungsi historikal data. yaitu: RTU out of poll. SCADA.

Terlebih lagi bila dijumpai kendala-kendala. Jakarta Utara.8 di Penjaringan. diantaranya tower roboh pada SUTT 150 kV Cibinong – Sentul T. sengaja dipotong atau digergaji. Penyebab tower roboh bervariasi.22 – T.1. SUTT 150 kV Ancol – Angke T. diantaranya cuaca buruk. SUTT 150 kV Wonosari – Pedan T. seperti hujan es yang disertai dengan angin kencang.47 di Gunung Putri. maka bisa berakibat pemadaman lebih lama. maka pendirian tower emergensi yang dimiliki PLN saat ini tidak mungkin dapat dilakukan karena tidak tersedianya lahan sebagai syarat pendirian tower emergensi. Sehubungan dengan robohnya tiang transmisi 150 kV Ancol – Angke nomor di Penjaringan. lahan dibawah tower terkikis. seperti kendala peralatan. lingkungan sekitar tower roboh. Kasus yang menarik adalah robohnya tower D8 SUTT 150 kV Ancol – Angke. 5 . Towers. Menurut analisa beban. Cranes Setiap terjadinya tower roboh selalu disertai dengan gangguan pemadaman. dimana penyebabnya adalah kebakaran karena hubung singkat dari salah satu rumah warga yang berada di dekat tower. Poles . Kasus-kasus tower roboh yang pernah terjadi.2008 PT PLN (Persero) P3B Jawa –Bali Region Jakarta Banten Crane Pengganti Tower Emergensi Bambang Budiyanto Kurniawan Danu D Aris Fardilah . dimana daerah sekitarnya merupakan daerah padat penduduk.26 di Wonosari. material dan terbatasnya kapasitas penyaluran. apabila SUTT tersebut belum bisa pulih saat aktifitas masyarakat kembali normal (Senin. Pemulihan instalasi hingga dapat menyalakan listrik kembali ke konsumen bisa memakan waktu berhari-hari kecuali beban tersebut bisa dialihkan melalui jalur lain. Hal tersebut dapat menjadi masalah sosial yang sangat berat.7 T.7. mengingat masyarakat modern saat ini sudah sangat bergantung terhadap tenaga listrik. pondasi tower yang lemah. Sebagian kasus tower roboh yang pernah terjadi disebabkan oleh cuaca buruk. kebakaran dan lain sebagainya.

Terinspirasi oleh mobile teleskopic tower (Perusahaan Telekomunikasi) dan cara menjinjing/mengangkat tower dengan crane yang tidak memerlukan kawat tambat/skur maka munculah ide yang mungkin dianggap gila.Biaya-biaya yang timbul tidak menjadi faktor utama demi kepuasan pelanggan dan citra perusahaan. . Pada implementasi dari keputusan ini ternyata aman. maka harus ditemukan suatu jalan keluar yang dapat menjawab masalah.00). maka sistem Jakarta Barat dan Jakarta Selatan akan mengalami defisit pasokan daya sebesar ±180 MW dan terpaksa dilakukan pemadaman bergilir. Melalui diskusi. dan lebih cepat dari waktu yang ditetapkan.Nopember 2007 pukul 06. maka prediksi pemadaman tidak menjadi kenyataan. sudah termasuk menyingkirkan tower roboh berikut kawat penghantarnya dari jalur kereta api. Dalam tekanan situasi yang mengharuskan sistem kembali normal dalam kurun waktu 33 jam. menganalisa resiko dan perhitungan perhitungan yang dipandang memenuhi keamanan maka diputuskan penggunaan crane tersebut selama memenuhi syaratsyarat keamanan baik mekanik maupun elektrik. simple. yaitu memanfaatkan Crane sebagai Pengganti Tower Emergensi.

8 T. knowledge. Manageme nt Informatio n Systems . informasi. Metode yang dapat dilakukan dalam rangka peningkatan pengetahuan adalah dengan mengadakan pelatihan. Aset yang paling utama yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau organisasi adalah sumber daya manusia (SDM).8. efektif dan efisien. sharing .1.2008 PT PLN (Persero) P3B Jawa -Bali Bidang Operasi Sistem Knowledge Sharing Online – Portal "Gerbang Awal menuju Knowledge Management System” Teuku Yusuf Arief Budiprijatna Yudi Ahmadin . Harapan kami adalah dengan adanya portal-online Knowledge Sharing ini dapat menggerakkan tiap individu untuk saling berbagi pengetahuan dan ke depannya dapat menjadi cikal bakal terbentuknya sebuah Knowledge Management System yang handal bagi perusahaan. Keyword: knowledge sharing. kursus. Salah satu bentuk upaya peningkatan kualitas SDM adalah dengan melakukan upgrade di sisi pengetahuan baik teknis maupun yang non-teknis. Melalui portal ini nantinya diharapkan dapat menggugah kesadaran tiap individu di PLN P3B untuk saling bertukar dan berbagi pikiran. knowledge management. Knowledge Sharing Organisasi yang besar adalah organisasi yang mampu me-manage asetnya dengan baik secara optimal. maka tim inovasi TI P3B berusaha memberikan sebuah solusi alternatif dengan jalan membangun sebuah portal sarana pertukaran informasi dan pengetahuan. Menyikapi hal ini dan dalam rangka mendukung program efisiensi biaya. pengetahuan. pandangan dan wawasan sehingga nantinya dapat terbentuk sebuah kultur organisasi yang tidak hanya pembelajar namun juga berbagi pengetahuan. dan lain-lain yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. workshop.

dimana rangkaian hardware menggunakan mikrokontroler sebagai komponen utama yang berfungsi sebagai otak dari segala kegiatan yang terjadi di rangkaian hardware. Mikrokontroller ini memiliki ADC internal 10 bit yang akan mengkonversi tegangan masing-masing sel batere secara bergantian. keandalan peralatan di PT. Dengan adanya instrumen monitoring sel batere berbasis database ini. kurva trend tegangan masing-masing sel dan tegangan total.1.PLN (Persero) dapat selalu dijaga. Instrumen ini merupakan integrasi antara hardware dan software.9 T. b. merupakan manfaat utama dari instrumen ini. karena instrumen ini tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar untuk merealisasikannya dibandingkan . Batteries Instrumen Monitoring Sel Batere Berbasis Database adalah instrumen yang berfungsi untuk memonitor kondisi sel batere accumulator di PT. Dengan demikian. Manfaat finansial. Bar Chart. Manfaat keandalan. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan Dan Tengah Instrumen Monitoring Sel Batere Berbasis Database Muchsin A.PLN (persero).2. Ferdinand Sipahutar . Hal ini dikarenakan batere accumulator merupakan komponen yang sangat penting untuk menjaga keandalan peralatan di PT. Software Monitoring Sel Batere mengolah data hasil pengukuran yang diterima dari rangkaian hardware melalui komunikasi RS232 untuk kemudian ditampilkan dalam bentuk tabular yang terintegrasi dengan database Access. Gani Ahmad Azhari Kemma T. maka proses monitoring kondisi sel batere yang selama ini dilakukan secara manual dapat dilakukan lebih mudah dan real time sehingga dapat diketahui apabila ada sel batere accumulator yang tidak dapat berfungsi dengan baik.PLN (Persero) yang secara otomatis akan disimpan ke komputer dalam bentuk database. alarm dan auto report. maka dapat diperoleh beberapa manfaat. Dengan adanya instrumen ini. yaitu : a.2008 PT.

Alat ini juga menyediakan fasilitas untuk melayani tampilan frekuensi realtime ke sejumlah komputer melalui jaringan LAN.2. .2008 PT. Alat rekaman frekuensi sistem ini c. Alat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengaturan sistem oleh karena itu dapat menampilkan nilai frekuensi berupa angka maupun grafik secara realtimejuga menyediakan beberapa mode penyimpanan sesuai kebutuhan. Manfaat keselamatan kerja.10 T. Instrumen ini menghasilkan data pengukuran yang banyak dan akurat serta tersimpan secara database. baik secara manual maupun automatis. Membantu untuk menghasilkan perbandingan kinerja dari beberapa merk batere yang ada sehingga dapat memberikan rekomendasi dalam pemilihan merk batere. karena alat ini bekerja secara otomatis sehingga tim pemeliharaan tidak perlu untuk selalu berada di ruang batere yang merupakan zona cukup berbahaya buat manusia. Dalam perencanaan. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan Dispatcher/Operator dapat mengamati langsung fluktuasi frekuensi sistem dan melakukan penyimpanan data frekuensi sesuai eveneven yang terjadi di sistem. pengaturan dan analisa pasca operasi sistem tenaga listrik dibutuhkan pengamatan parameter-parameter tenaga listrik secara realtime maupun data parameter masa lalu.2. Untuk itu guna memenuhi kebutuhan tersebut di ruang pusat kontrol AP2B Sistem Kalselteng dipasang beberapa Frekuensi dan KV Meter Digital dan Frekuensi Recorder (Yokogawa). Batteries dengan membeli peralatan sejenis. sehingga data historis kondisi dari masing-masing sel batere tersimpan dengan baik. Ferdinand Sipahutar . PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan Dan Tengah Instrumen Monitoring Sel Batere Berbasis Database Muchsin A Gani Ahmad Azhari K T. d. Dalam karya inovasi ini dibuat sebuah alat yang berbasis komputer (PC) dan mikrokontroler yang mengintegrasikan antara tampilan frekuensi realtime dengan frekuensi record.

Akibatnya membran jadi bocor dan minyak mengalir keluar dari CT/PT. Oleh sebab itu panas yang terjadi akan berubah-ubah nilainya tergantung kondisi beban. tampilan frekuensi dalam bentuk angka dan grafik serta malakukan penyimpanan data frekuensi secara realtime dalam data base. Selain itu penyebabnya juga karena faktor usia peralatan yang ratarata sudah 20 tahun lebih. Besarnya energi panas ini ditentukan oleh arus yang mengalir pada CT/PT.3. 11 T. dan ketiga Aplikasi Client yaitu yang digunakan untuk melayani monitoring frekuensi melalui komputer lain dalam jaringan LAN. Hal ini disebabkan karena CT/PT pada sistem transmisi tegangan tinggi sering mengalami kebocoran. Pemuaian tersebut menyebabkan minyak mendesak naik melewati membran pada bagian atas CT/PT. Pertama aplikasi server realtime yaitu sistem yang menangani pengambilan/pengukuran frekuensi. Kedua Sistem aplikasi open file yaitu aplikasi yang digunakan untuk membaca/membuka file hasil rekaman frekuensi sistem. Sampai saat ini belum ada cara untuk mendeteksi kebocoran minyak CT/PT selain dengan melakukan pengamatan langsung ke switch yard. sehingga packing dan oringnya mengalami penuaan. Detectors Dalam karya inovasi ini dibahas tentang metode perlindungan terhadap trafo arus (TRAFO ARUS/CT) dan trafo tegangan (Potential Transformer/PT) 150 kV. Voltage Transforme rs . Namun cara di atas tidak efektif karena . 2.2. Kebocoran minyak CT/PT umumnya disebabkan oleh energi panas yang dihasilkan oleh arus yang mengalir pada belitan CT/PT.mempunyai (tiga) macam aplikasi.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar Area Penyaluran dan Pengatur Beban Sistem Sulsel Detector Trafo Arus Dan Trafo Tegangan 1. Current Transforme rs . Panas ini akan diserap oleh minyak sehingga minyak akan memuai dan mengembang. Hamiruddin AAgus Riyadi .

Oleh sebab itu dalam makalah ini akan diusulkan pembuatan alat Detector kebocoran minyak CT/PT. Dengan data dan proses penangan gangguan yang akurat dan akuntabel. Pada awalnya SLA dihasilkan secara manual. Selanjutnya dilaporkan kepada tim pemeliharaan untuk segera diperbaiki agar tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal. maka PLN W2SJB dapat memonitor perpformasi kinerja dari pihak ketiga kemudian menuangkan ke laporan SLA. infrastruktur CIS yang meliputi perangkat keras.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan Jambi Dan Bengkulu Aplikasi Help Desk Berbasis Web Dalam Manajemen Layanan Dukungan Terhadap Cis Pln WS2JB Allisa Yustica Krones Viky Andrias Henri Firdaus .kebocoran dapat terjadi setiap saat.1. Manageme nt Informatio n Systems . PLN WS2JB bekerja sama dengan pihak ke tiga yang berkewajiban menjamin ketersedian dan kehandalan infrastruktur CIS. perangkat jaringan dan sistem komunikasi harus mampu berjalan baik dengan kinerja optimal. perangkat lunak. alat ini akan memberi sinyal alarm sebagai early warning kepada operator. Cunsumer Administrat ion Dalam opersioanal aplikasi Custumer Information System (CIS) yang mencakup ke enam fungsi TUL. namun aplikasi ini secara khusus digunakan untuk kepentingan pihak ke tiga. Dalam operasional CIS . Prinsip kerja alat CT/PT ini adalah dengan mendeteksi penurunan tekanan minyak pada kran di bagian bawah CT/PT. Agar proses pelaporan gangguan dan penanganannya dapat berjalan lebih efektif dan efisien dengan menghasilkan laporan yang akurat dan akuntabel maka dikembangkan aplikasi Help Desk. kemudian dikembangkan lagi oleh pihak ketiga suatu sistem aplikasi untuk memonitoring gangguan.1. kemudian pada nilai tekanan tertentu. DISTRIBUSI 1 DT. Tidak H E L P D E S K Dukungan Teknis Permintaan Layanan Layanan Dukungan Performansi Teknisi/ Vendor/Outsource Permintaan Layanan Layanan User Dukungan Aplikasi Dukungan Level Pertama Dukungan Level Kedua . Performasi kinerja dari pihak ketiga tersebut dapat diukur berdasarkan laporan gangguan serta waktu tanggap penanganannya.

1. Baik untuk pelayanan maupun pengamana pendapatan.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat & Banten Apj Garut Double Cable Shoes Sebagai umper. Cables Kosong .hanya sebatas itu. Alternatif Lain Pengganti Paralel Group / Nontension Joint Beni Sofyan Bangbang Setiawan Iyus Rustandi Yuyun Hardayun . 2 DT.2. melalui aplikasi ini dapat termonitor performa infrastruktur CIS sehingga performasi CIS dapat semakin ditingkatkan.

Karena wujudnya yang berupa Personal Computer.3 DT. Sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquititon) mengubah . Jaringan komputer yang dimaksud menggunakan konsep Virtual Private Network dalam pola hubungan nya dan dilewatkan melalui media internet. Remote Terminal Unit (RTU Inovasi) sebagai device yang ingin dikendalikan dipasang di masing-masing GH maupun LBS. tergantung pada tingkat kebutuhan dan kewenangan. Client dapat berjumlah lebih dari satu. maka RTU mendukung protokol TCP/IP. Sistem SCADA menghubungkan beberapa entitas yang biasanya menggunakan pola hubungan master dan slave. Untuk membangun VPN dibutuhkan software yang handal dan memiliki tingkat keamanan yang baik. Teknologi kendali dan telekomunikasi menjadi dua pilar utama dari system ini. Karena sifatnya yang mobile. maka fungsi monitoring dan controlling terhadap perangkat SCADA dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja asalkan memiliki akses kendali SCADA dan akses internet. Telecommu nication pola kerja yang bersifat manual menjadi serba otomatis. pola hubungan antar entitas dipandang sebagai server dan client.1. Dengan demikian kita dapat memandang hubungan antara RTU dan unit pengendali sebagai sebuah jaringan komputer.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau Cabang Dumai Membangun Sistem Komunikasi Scada Over Ip Di Lingkungan PT PLN (Persero) Cabang Dumai Darmansyah Prida Erni Kesuma Daniel K F Tampubolon . Dengan sistem yang baru (over IP). SCADA .3. dimana RTU berperan sebagai server sementara unit pengendali berperan sebagai client.

dicoba membuat proteksi terhadap gangguan phasa – phasa dengan menambahkan relay OCR dan dimodifikasi agar dapat berfungsi control close open yang fasilitas statusnya dapat dikirim melalui SMS ke master di pelayanan teknik. Dengan banyaknya material CB bekas recloser merk Nulec yang tidak terfungsikan. Sehingga didapatkan mutu dan keandalan jaringan dalam pasokan energi listrik ke pelanggan. 3.4 DT. 2. Pemadaman ini sangat mengurangi penghasilan PLN karena banyaknya KWh tidak tersalur pada seksi – seksi dijaringan yang sehat. Mengamankan kwh jual yang tidak tersalur. Reclosers . SMS Banyaknya jumlah gangguan phasa – phasa baik pada Penyulang maupun seksi dari penyulang tersebut mengakibatkan padamnya seluruh penyulang dan indikasi yang timbul di Gardu Induk adalah relay OCR.1. 4. Memanfaatkan material – material bekas yang masih layak pakai. Protection by Relays . Mengurangi jumlah kali gangguan penyulang dan lama padam. Mempersempit daerah yang padam. Dari hasil pemasangan proteksi gangguan phasa .phasa pada seksi jaringan akan didapatkan hasil antara lain: 1.4.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur AJ Surabaya Barat Penambahan Relay OCR Pada CB Bekas Recloser Nulec Dan Dilengkapi Fasilitas Sms Dari Status Control Dalam Upaya Penekanan Serta Penanganan Gangguan Phasa – Phasa Pada Jaringan 20 Kv Slamet Sumo Asir Guruh Diyusakmana Agustono Gamber Prasetyo Suwardi . . Hal ini disebabkan karena tidak terpasangnya pengaman proteksi pada seksi – seksi dijaringan tersebut.

.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur APJ Pasuruan PAKET SIAGA (SIstem Automatic Gsm Alarm) Pada APP Pelanggan Tegangan Menengah Agus Supyotono Hari Santoso Ujang Subagja . Distribution . 1. Dengan demikian secara tidak langsung selama 24 jam per hari kotak APP tersebut akan terpantau secara otomatis terus menerus tanpa melibatkan SDM yang selama ini dengan terpaksa kerja malam untuk memantau ulah oknum terhadap kotak APP tersebut. Modul sensor ini ditempatkan didalam kotak APP sehingga bila terjadi pergerakan atau pergeseran pintu kotak APP maka sensor gesek akan aktif dengan memberikan signal kepada modul SIAGA untuk beroperasi selanjutnya mengirimkan sms dan nada panggil ke nomor handphone yg telah terdaftar didalam list modul SIAGA.5.5 kVA keatas sehingga mengakibatkan kerugian perusahaan cukup besar. Alarms Banyaknya kotak APP terpasang di PLN APJ Pasuruan yang dibuka oleh oknum untuk kepentingan pelanggan dalam memperkecil pemakaian energi listrik. sebagai contoh diperoleh untuk 5 pelanggan pada periode bulan pebruari – maret tahun 2008 dengan perolehan tagsus sebesar Rp.5 DT. Medium Voltage . Sistem Automatic GSM Alarm (SIAGA) adalah suatu paket alat yang dapat memberikan informasi kepada kita berupa Sort Message Service (SMS) dan Nada Panggil jika modul sensor bekerja. Consumer Administrat ion .839 Miliard.1. terutama pada pelanggan daya 41. Melihat hal tersebut yang sangat merugikan perusahaan maka timbulah ide untuk memanfaatkan teknologi agar kotak APP yang ada dipelanggan dapat terawasi selama 24 jam secara otomatis dengan menggunakan GSM Alarm. Diharapkan dengan pemasangan alat yang biaya investasinya murah ini tidak akan terjadi lagi kerugian perusahaan karena ulah oknum yang memberikan keuntungan pada pelanggan secara ilegal dan regu P2TL dapat langsung meluncur untuk menangkap oknum tersebut.

Tripping coil penyulang spare dipasang posisi berderet sejajar dengan tripping coil existing dan diwiring secara parallel. Beberapa kasus diketemukan penyebab PMT MV cell Incoming 20 kV trip karena adanya keterlambatan kerja Opening Time PMT Penyulang. Current Transforme rs .2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur APJ Pasuruan “ATM BOX (Anti TaMpering BOX)” Pelindung Alat Pengukur Tidak Langsung Pada Pelanggan Tegangan Rendah  Hartono Wisnu Kuntjoro Adi Mohammad Arif Khudlori . Efisiensi sebagai tuntutan perusahaan di semua bidang. Consumer Administrat ion .2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Area Pengatur Distribusi Modifikasi Tripping Coil Pada Pmt Penyulang 20kV   Uray Aminin Binuri Munadhiyah .1. sensitif. dilakukan modifikasi pada Tripping coil. selektif dan cepat) akan tidak berarti apabila tidak didukung oleh Opening Time PMT yang cepat.6. efisiensi bidang distribusi salah satunya dapat diwujudkan dengan mencegah kemungkinan terjadinya resiko pencurian listrik pada alat pengukur yang merupakan titik transaksi dengan pelanggan. Perintah Trip dari rele proteksi penyulang yang sudah bekerja secara benar (andal.6 DT. Protection . Dengan harapan yang dapat diperoleh Opening Time lebih cepat serta mempunyai waktu kerja relatif konstan sehingga kejadian trip PMT MV cell Incoming 20 kV karena kelambatan trip PMT penyulang tidak terjadi dan kontinuitas penyaluran tenaga listrik ke pelanggan tidak terganggu. dan sangat berakibat fatal karena kesuksesan sistem proteksi penyulang pada akhirnya sangat ditentukan oleh kecepatan kerja PMT saat memutuskan arus gangguan. Gangguan yang terjadi pada suatu penyulang harus dapat dilokalisir hanya pada penyulang yang terganggu dan tidak mengakibatkan pemadaman total pada seluruh penyulang karena PMT MV cell Incoming 20 kV ikut trip. Coils . Distribution Perangkat sistem proteksi yang andal sangat memegang peran penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik ke pelanggan.7. Untuk mengatasi keterlambatan kerja Opening Time PMT penyulang yang terjadi.1. Kelemahan pada konstruksi alat pengukur tidak langsung tegangan rendah terletak pada bagian yang paling 7 DT. Watt-hour Meters .

. . pengawatan alat pengukur yang hanya dilindungi dengan segel ternyata dilapangan ditemukan segel palsu. terminal kwhmeter. Pelindung dirancang berupa transparan dibuat konstruksi khusus yang mengunci busbar sehingga tidak dapat dibongkar kecuali dengan merusak karena busbar dalam keadaan bertegangan. Konstruksi kotak pelindung memperkecil ruang gerak bebas terhadap kotak APP baik sisi kiri dan kanan sehingga membuat pelaksana pekerjaan harus memadamkan aliran listrik terlebih dahulu sebelum melaksanakan pekerjaannya atau membuka kotak pelindung. Sebagai solusi diperlukan pelindung tambahan untuk bagian yang paling rawan dititik transaksi tersebut. PLN (Persero). Dengan pelindung ini pelanggan tidak dapat melakukan perubahan apapun pada bagian yang dilindungi. sehingga kita beri nama “ATM BOX” (Anti TaMpering BOX). Diharapkan ATM BOX dapat memberikan kontribusi penurunan susut distribusi mengingat bisa mencegah terjadinya pencurian listrik. Kotak pelindung tersusun dari selembar material yang mudah dibentuk (ditekuk) dan banyak terdapat dipasaran seperti acrylic glass transparan dan mempunyai sifat mekanis serta kimianya memenuhi kriteria perencanaan. sehingga potensi kwh hilang dapat dipakai calon pelanggan baru untuk mendorong pencapaian Rasio Elektrifikasi 100% pada tahun 2020 sesuai Visi 75-100 PT. Losses rawan diantaranya CT (Current Transformer) beserta terminalnya.

dan dirakit sedemikian rupa dalam sebuah kotak/kompartemen dengan ditambah rangkaian kontrol elektronik sehingga menjadi sebuah peralatan proteksi yang handal. PMCB ini sudah dipasang serta diujicoba lebih dari 1 tahun operasi dan terbukti dapat melokalisir gangguan serta meminimalisir daerah yang padam sesuai yang diharapkan. perbaikan dan pengoperasian mudah. Overhead Line . Rele OCR dan Rele DGR. sebagian besar diperoleh dengan memanfaatkan material bekas handal dari bongkaran eks pelanggan yang berhenti atau eks penggantian di Gardu Induk. Circuit Breakers . sensitif dan selektif. Current Transformer. . Peralatan utama terdiri dari Circuit Breaker. Hal ini menyebabkan terciptannya alat proteksi yang kita namakan Circuit Breaker Konstruksi di Tiang (Pole Mounted Circuit Breaker = PMCB) berprinsip sebagai recloser.1. Djoko Sutopo Saib Subagijo Sri Budiono . Keuntungan PMCB ini dipasang ditiang sehingga dapat dipindah-pindahkan dan dirakit sendiri oleh petugas PLN. Potensial Transformer. dengan sistem proteksi yang dapat dikoordinasikan dengan setting rele di Gardu induk. Selain dari itu peralatan ini belum diproduksi oleh vendor manapun. Poles . yang menyebabkan pemeliharaan.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur APJ Situbondo & APJ Madiun Circuit Breaker Konstruksi Di Tiang Sebagai Pengaman Jaringan Sutm 20 Kv (Pole Mounted Circuit Breaker) Juli Sasmiharto R.8. Medium Voltage Peralatan Recloser yang terpasang di jaringan distribusi selama ini tidak beroperasi secara optimal khususnya terhadap gangguan fasa ke tanah karena rele-nya type GFR. karena sistem jaringan distribusi di Jawa Timur menggunakan pentanahan tahanan tinggi 500 ohm.8 DT. bila ada gangguan fasa ke tanah recloser tidak sensitif mendeteksi gangguan tersebut. tidak tergantung pada vendor tertentu.

waktu. Petugas tidak perlu melakukan pengukuran trafo pada saat beban puncak sebagaimana yang biasa dilakukan Alat pemantau suhu dan arus maksimum dapat digunakan sebagai peringatan dini (early warning system) terhadap kerusakan trafo. Transforme rs .2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah & DIY APJ Klaten Alat Pemantau Suhu (Tmax) dan Arus (Imax) Sebagai Sistem Peringatan Dini Terhadap Kerusakan Trafo Distribusi Ivan Gede H. .9. Warning Systems Jumlah trafo 1 phasa yang sangat banyak menjadikan pemantauan terhadap kondisi trafo secara terkini (up to date) sangat sulit dilakukan secara manual.1. akan berakibat langkah pencegahan kerusakan trafo tidak dapat dilakukan. Hubungan suhu dan arus yang tidak linear merupakan tanda – tanda awal mulai terjadi kerusakan trafo. Kelemahan pemantauan kondisi terkini trafo. Di sisi lain keterbatsan data mengenai penyebab kerusakan trafo akan menjadikan upaya pemeliharaan menjadi tidak optimal. Historical data mengenai arus dan suhu maksimum trafo yang pernah terjadi dapat digunakan sebagai data acuan untuk melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan kerusakan trafo. Distribution . Data arus tertinggi yang ditampilkan mempunyai manfaat agar memudahkan petugas untuk melakukan pengukuran beban trafo. Dengan hasil pengukuran dapat ditampilkan dalam display 7 segmen. Data statistik gangguan trafo menunjukkan penyebab gangguan seringkali tidak diketahui.9 DT. Gangguan listrik yang disebabkan kerusakan trafo dapat menimbulkan kerugian besar bagi PLN. Data dapat di down load. dari sisi kWh tidak tersalur saat padam yang cukup lama dan biaya penggantian dengan trafo baru yang berharga cukup mahal. karena pengukuran bisa dilakukan sewaktu . Heru Endhy Arjanto Supriyono . penulis mencoba membuat suatu alat berbasis Mikroprosesor yang dapat mengukur besar arus maksimal dan sekaligus mengukur besar suhu maksimal. Memperhatikan kondisi ini.

pengukuran. Selain itu dari data aset yang ada dapat menghitung berapa jumlah trafo yang padam bila dimasukkan seksi yang mengalami gangguan atau pemadaman . Distribution . Dari data aset tersebut juga dapat membantu dari segi perencanaan untuk melakukan penggantian baik kawat.10. dan menyediakan informasi dengan efektif belum dimanfaatkan dengan optimal di PT.10 DT.1. menginspirasi pembuatan database aset jaringan beserta peralatan yang ada dijaringan dan historicalnya berupa pemeliharaan dan pengukurannya. Abdul Haris Agus Noor Fauzi Asri Marganingsih . yang digunakan untuk mengambil.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah & DIY APJ Magelang Pengelolaan Data Aset Untuk Informasi Manajemen Ir. Assets . Data ini dapat diakses dari manapun asal tersambung dengan intranet PLN. Belum adanya data aset jaringan PLN yang terdata dengan suatu database yang baik. Data base jaringan yang dibuat harus tersambung dengan DIL yang sudah ada sehingga akan saling terkait. Data aset yang dibuat mulai dari GI. Trafo. mengolah. PLN (Persero) APJ Magelang. manajemen juga dapat menentukan langkah perbaikan kinerjanya dengan melihat data aset tersebut. TR dan penyegelan pelanggan. tiang maupun peralatan yang mengalami kerusakan maupun penggantian aset. data jaringan TM. Manageme nt Informatio n Systems Pemrograman berbasis web sebagai media informasi dinamis. pelaksanaan pemeliharaan dan penyegelan yang dilakukan secara rutin oleh petugas PLN maupun outsourcing. pada akhir bulan laporan yang diminta dan dapat langsung disajikan saat itu juga. Data dibuat dengan dasar survei di lapangan. Dari hasil pekerjaan diatas kinerja masing-masing petugas maupun unit akan terpantau di level manajemen secara on line.

11 DT.1. atau secara umum disebut kas/bank pendapatan dan pembiayaan. System pengelolaan kas/bank ini dirancang untuk membantu fungsi control dan analisa transaksi keuangan guna mendukung proses penyusunan laporan keuangan. Dan Analisa Transaksi Keuangan Lisa Fitriani. Anggaran. kemudian melakukan klasifikasi untuk fungsi analisa pembebanan/pembukuan. Keuangan. Finance . Manageme nt Informatio n Systems . Hal ini mencakup transaksi penerimaan dan pengeluaran kas/bank yang dikelompokkan kedalam 4 account utama yaitu : Kas/bank Imprest Terima. Manageme nt. Sistem pengelolaan Kas/bank ini secara paralel dapat digunakan pada Bagian Pelayanan. serta membantu penyusunan cashflow harian maupun periodic. dan selanjutnya membantu control penyerapan anggaran.2008 PT PLN BATAM Pengelolaan System Kas/Bank Receipt & Imprest Untuk Membantu Fungsi Rekonsiliasi. System ini dapat melakukan rekonsiliasi penerimaan antara bagian pelayanan dengan keuangan yang selama ini belum menyeluruh dilakukan system yang ada (gentrack). Sumber transaksi kas/bank tersebut merupakan data awal penyusunan laporan keuangan. Kontrol. SE Armeizir Nurgumala. dan Akuntansi dengan sistem multi user berbasis server internal . kas/bank Imprest Keluar.11. dan Kas/bank Receipt Keluar. Kas/bank Receipt Terima. Distribution Tingkat intensitas transaksi keuangan di PLN Batam saat ini mencapai 45 transaksi per hari atau sekitar 900 transaksi per bulan. ST Abdollah Siregar .

menampilkannya ke monitor secara real time dan bahkan menginformasikan langsung ke nomor Handphone yang ditunjuk melalui fasilitas Short Message Service (SMS). .12.1.1. Medium Voltage . Service Monitoring System juga dapat dikembangkan untuk memonitor tingkat keamanan gardu. PLN Batam menggunakan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) dan menggunakan gardu beton dimana sebagaian dari gardu beton tersebut telah dilengkapi dengan Earth Fault Indicator (EFI) yaitu alat yang membantu petugas dalam melokalisir gangguan. Assets Gangguan Dan Pengamanan Sebagian besar jaringan distribusi tegangan menengah PT. Service Monitoring System mampu memonitor sinyal EFI secara remote segera setelah EFI bekerja dan mengolah informasi tersebut dan memberikan solusi dari gardu yang mana petugas harus melokalisir gangguan. Sejauh ini indikator output dari EFI dimonitor secara visual.13.2008 PT PLN BATAM Implementasi Monitoring Mempercepat Aset Distribusi System Service Untuk Pemulihan Amris Adnan Sufrinaldi Wizar . Distribution .12 DT. Monitoring . dimana petugas langsung memeriksa indikator EFI pada setiap gardu distribusi satu-persatu di sepanjang penyulang yang mengalami gangguan.2008 PT PLN BATAM Pendeteksian Input Tegangan Kwh Meter Pelanggan Tegangan Menengah ( Tm ) Berbasiskan Smart Relay ( Zelio Logic ) Muarifianto Suprapto . Distribution Penentu besaran pemakaian energi listrik bergantung pada keakurasian pembacaan Kwh meter yang dipakai. kehilangan pembacaan pemakaian energi listrik yang disebabkan dari kehilangan tegangan input disisi Kwh meter dapat dihindari dengan pemasang alat bantu Smart Relay ( Zelio Logic ) sebagai pendeteksi input tegangan dan melepaskan CB secara automatis SE N S IN G PH AS E S SE N S IN G PHA S E R SE N S ING PH AS E T I1 I2 I3 I4 IB IC ID S EN SIN G IE ST A T U S SE N SIN G 01 02 03 04 13 DT. Watt-hour Meters . SMS .

Selisih keduanya menunjukan tingkat losses yang sebenarnya pada gardu. Jika tingkat losses tinggi diatas batas normalnya maka dilakukan upaya-upaya selanjutnya .14. Diharapkan inovasi ini dapat memperbaiki kinerja khususnya susut dimana susut dan tunggakan saat ini menjadi fokus utama PLN. data pemakaian kWh per gardu dan data hasil survey tim GIS berupa data stan meter. data teknis APP. Kesalahan dalam baca meter seperti adanya stan tumpuk tentunya akan berdampak kerugian pada PLN. Amd Tri Bagus Prasetyo. Besarnya nilai susut non teknis saat ini dapat dipengaruhi oleh pencurian listrik. kami sebagai pegawai PLN ikut bertanggung jawab untuk memaksimalkan aplikasi tersebut salah satunya melalui implementasi PDPJ terpadu dengan GIS berbasis kWh jual per gardu dan per penyulang.1. Distribution Pelaksanaan Penataan Data Induk Pelanggan dan Jaringan (PDPJ) berbasis teknologi GIS selama ini memerlukan cost atau biaya yang besar.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Lampung Implementasi PDPJ Terpadu Dengan Gis Berbasis Peningkatan Kwh Jual Beny Indra Praja. Dari data pelangganpelanggan gardu yang sudah valid hasil survey tim GIS disort total pemakaian kWh pelanggan dari sistem CIS dan dibandingkan total pemakaian kWh dari AMR gardu. Di sisi lain metode analisa dan evaluasi terhadap kinerja cater masih sebatas sampling data stan meter yang dirasa belum efektif. Banyak faktor yang mempengaruhi besarnya susut yaitu susut teknis maupun non teknis. Apakah hal ini dapat berkorelasi dengan peningkatan kinerja PLN? Melihat dari hal ini. data tarikan Gardu sehingga akan diperoleh data-data pelanggan per gardu yang tepat. Substations . Losses . kinerja cater atau baca meter stan kWh meter. mekanisme perbaikan susut terjadi melalui beberapa analisa data yaitu data pemakaian kWh penyulang. ST . Amd Hendri Nugroho. namun penggunaannya dirasa kurang optimal hanya sebatas manajemen aset dan kegiatan lapangan.14 DT. Dalam inovasi ini. Watt-hour Meters . Manageme nt Informatio n Systems . Sales Manageme nt .

maka akan menimbulkan suatu masalah tersendiri. Medium Voltage . Customer Services Reliability atau keandalan jaringan terutama untuk jaringan tegangan menengah (JTM) merupakan hal yang sangat penting dalam keberhasilan penyaluran energi listrik ke konsumen. ST . Hal ini disebabkan oleh banyaknya jaringan yang harus dihafal dan cukup kompleks. Distribution Networks .1.15.yaitu kegiatan P2TL. 15 DT. Diharapkan inovasi ini akan berkorelasi dengan penambahan kWh jual hasil program P2TL yang terstruktur maupun evaluasi Cater yang berujung peningkatan kinerja perusahaan khususnya besarnya susut. Di sisi lain. Saleh Siswanto Rizky Mochamad. Adanya inovasi Pengawasan Khusus Pengendalian Gangguan Penyulang (PANSUS PENGGALANG) ini diharapkan dapat merubah mindset dan meningkatkan kepedulian (awareness) pegawai PLN terhadap aset PLN khususnya JTM yang akhirnya dapat memperbaiki atau meningkatkan nilai kinerja Perusahaan. sehingga hanya pegawai tertentu saja yang memahaminya dengan baik. Penyebab lainnya adalah sistem informasi penyulang yang tidak terstruktur. MM Ir. . Reliability . Judi Winardi Widjaja.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Lampung PANSUS PENGGALANG (Pengawasan Khusus Pengendalian Gangguan Penyulang) Ir. Apabila terjadi rotasi atau mutasi pegawai. selama ini tidak semua pegawai PLN (khususnya bidang teknik) memahami Jaringan Tegangan Menengah di wilayah kerjanya. Vitalnya jaringan tegangan menengah tersebut dapat berpengaruh pada banyaknya pelanggan yang padam jika terjadi gangguan sehingga berkorelasi dengan nilai SAIDI maupun SAIFI. Jika terjadi penyimpangan berupa stan tumpuk akan segera dilakukan koreksi. analisa stan meter yaitu hasil stan Cater dibandingkan hasil survey GIS.

Koordinator penyulang bertugas melakukan pengawasan. maka dilakukan koordinator perputaran (rolling) penyulang setiap 3 (tiga) bulan sekali. evaluasi dan inisiatif tindakan pemeliharaan baik yang bersifat preventif maupun korektif di JTM. Agar mekanisme pengawasan bersifat obyektif dan melibatkan banyak pihak. Untuk meningkatkan motivasi. Langkah berikutnya adalah penunjukan koordinator setiap penyulang. Timbulnya kompetisi sehat tersebut diharapkan menciptakan iklim yang mendorong pegawai PLN untuk bekerja secara efektif dan efisien. sehingga merangsang kemauan untuk perduli terhadap aset PLN terutama di sisi penyulang atau Jaringan Tegangan Menengah. diadakan kompetisi penyulang dengan gangguan terendah untuk memperebutkan hadiah (reward) dan penghargaan setiap bulannya. .Langkah awal program PANSUS PENGGALANG adalah pemasangan papan-papan nama di setiap penyulang dengan tujuan sebagai sarana identifikasi dan pembelajaran. Dampak langsung yang diharapkan dalam program ini adalah perbaikan nilai kinerja Perusahaan khususnya perbaikan nilai SAIDI-SAIFI dan turunnya Energy Not Sales.

16.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Lampung Sistem Informasi Monitoring Pelunasan Terpadu Memanfaatkan Teknologi PSTN (Simonster PSTN) Fitroh Baherudin Sani. ST Ika Widiasari. Kata Kunci : solusi agar manajemen terkait dari tingkat ranting sampai tingkat wilayah (sesuai wewenang) dapat memonitoring kondisi yang terkait dengan pelunasan di lapangan tanpa ada batas ruang dari tingkat ranting sampai tingkat wilayah (sesuai wewenang) dapat memonitoring kondisi di lapangan . Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Tuntutan masyarakat agar PT.Md Riko Pramanto. PLN (Persero) khususnya PT. PLN (Persero) Wilayah Lampung karena mulai tahun 2004 PT.1.16 DT. PLN (Persero) Wilayah Lampung mempunyai fasilitas pembayaran rekening secara On line di seluruh loket payment point yang terhubung ke server database Costumer Information System dan Sistem Informasi Pengelolaan Piutang Pelanggan(Selanjutnya disebut CIS-SIP3).PLN(Persero) Wilayah Lampung lebih memaksimalkan kinerjanya serta terinspirasi dari istilah “Bekerja tanpa mengenal batas ruang” maka perlu dibuat solusi agar manajemen terkait karena saya percaya bahwa sebuah sistem yang baik dibuat agar dapat beradaptasi dengan kemajuan jaman dan memiliki standar kemanan (security system) yang baik. Dimana perputaran atau perpindahan datanya dilakukan melalui jalur komunikasi VSAT dan VPN – IP (Cabang Tanjung Karang) dan komunikasi broadband atau frekuensi Radio/CANOPY (Cabang Metro dan Cabang Kotabumi). ST Eka Nurwati. ST Manageme nt Informatio n Systems . Consumer Administrat ion . A. Distribution Networks Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi membawa dampak Positif yang signifikan dalam Peningkatan Pelayanan kepada pelanggan di PT.

Manajemen Gangguan Distribusi Tepat Guna adalah sebuah karya yang terlahir dari keprihatinan melihat kondisi existing dilapangan mengenai sistem pengarsipan dan pelaporan Gangguan Distribusi yang berjalan selama ini.18. karena apabila terlambat bisa menyebabkan pada penyulang yang tidak kita kehendaki untuk dipadamkan saat itu.Kom . S.17.1. Manageme nt Informatio n Systems . Distribution Networks . namun disisi lain kemampuan PLN untuk mempertahankan ketersediaan energy listrik kadang terkendala adanya deficit energy karena kekurangan daya pasok yang diproduksi oleh unit pembangkit.17 DT. Pelaksanaan dilaksanakan sesuai target yang ditetapkan unit pengatur beban dengan tujuan untuk mendapatkan cadangan putar sesuai kecukupannya secara system interkoneksi Jawa Bali (saat ini sebesar 300 MW). Dan pemadaman cukup pada daerah pelanggan yang kurang potensial. ST YB Wawan Dwi P. baik dalam pelayanan pada pelanggan maupun pada internal perusahaan sendiri. Load . meski proses yang berlangsung secara fisik memang sudah teroganisir dengan baik dan rapi namun hal tersebut dirasa kurang optimal karena tidak adanya database yang sebenarnya dapat dimanfaatkan secara dinamis. Archives . sehingga terkadang kita tidak bisa mempertahankan agar pelanggan tertentu tetap mendapat suplai listrik PLN. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan pengoprasian recloser 18 DT. kuota pengurangan beban di ke unit pelaksana dan harus segera dilakukan eksekusi pemadamannya. sehingga terpaksa harus dilakukan pengurangan beban dengan . Abstrak Ketersediaan tenaga listrik secara andal dengan kontinyuitas tinggi sudah merupakan kebutuhan dan tuntutan para pelanggan. atau bahkan dapat menyebabkan . ST Taryo. Distribution Networks PLN menuju perusahaan kelas dunia tengah bersaing dengan ketat.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah & DIY APJ Tegal Pengoperasian Remote Peralatan Jaringan Untuk Mendukung Load Shedding Sumardjiyono. Remote Control .2008 PT PLN (Persero) Wilayah Lampung Management gangguan distribusi Tepatguna Hendra Yusnadi Ponco Nugroho Nendah Liesmanah .1.

Memperhatikan kondisi Jaringan Tegangan Menengah di wilayah PT. sehingga piket dispatcher APJ dapat membuka dan menutup recloser serta mengambil data-data yang diperlukan dari recloser secara remote untuk disampaikan pada petugas pelayanan teknik UPJ guna mengambil langkah yang diperlukan untuk mempercepat proses load shedding dan penormalan jaringan. PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Klaten yang mayoritas (99. serta tidak diperlukan petugas datang ke lokasi penempatan recloser.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah & D I Yogyakarta Alat Kontrol Peningkatan Pelayanan Pasokan Listrik Heru Endhy Arjanto Ivan Gede Histijanton Nurtriyono . Dengan alat ini diharapkan bila terjadi gangguan di jaringan 20 kV. sehingga pemulihan bisa lebih cepat dilakukan dan pelanggan yang merasa padam tidak terlalu lama.9 %) berupa kawat telanjang. binatang dsb. Dalam rangka mempercepat dan mengurangi daerah padam akibat adanya gangguan tersebut. Dispatcher akan cepat mendapat informasi arah lokasi penyebab gangguan. maka PT. PLN (Persero) APJ Klaten membuat inovasi alat berupa Alat Kontrol Peningkatan Pelayanan Pasokan Listrik (AKP3L). Selain itu dengan adanya informasi kepada Dispatcher lebih awal dengan diketahuinya arah lokasi penyebab gangguan akan meningkatkan respon dan citra positip kepada pelanggan dengan adanya kepastian . Low Voltage Kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan adalah merupakan tuntutan yang paling utama dalam indikator kepuasan pelayanan pelanggan. maka gangguan eksternal sulit sekali dihindari. Gangguan eksternal yang sering terjadi selain pohon juga disebabkan petir. Customer Services . (Indikasi & arus gangguan serta beban sesaat) dan .secara remote dari piket dispatcher APJ Tegal dengan fasilitas (ON/OFF). 20 DT. Distribution Networks . Controllers .1.20. layang-layang.

ST . ST Denny Yendra.jawaban dalam penyalaan kembali. dimana alat ini mau tidak mau mengikutsertakan kepedulian masyarakat disekitar gardu yang telah dipasang alat ini. ST Dedy S. Hal ini tidak bisa terjadi terus menerus. Selain memberi informasi mengenai arah lokasi gangguan secara real time. Transforme rs . . Over Load . maka alat ini juga memberi informasi waktu penyalaan dan tegangan pelayanan trafo distribusi yang sekaligus sebagai kontrol tegangan pelayanan kepada pelanggan tegangan rendah.21.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Cabang Rantau Prapat Penggunaan Lampu Indikator Sebagai Pendeteksi Trafo Over Load pada Gardu Distribusi Syafi’i Dian Herizal. Detectors Saat ini kerusakan trafo yang terjadi di PLN Cabang Rantau Prapat sangat tinggi seiring dengan pertumbuhan pelanggan yang konsumtf menggunakan listrik dan tidak dapat dipungkiri hal ini terjadi karena kemajuan teknologi itu sendiri. Lamps . Efendy. 21 DT. upaya-upaya terus dilakukan selaian sosialisasi dan pelatihan kepada petugas dilapangan. tim inovasi juga meracang suatu alat pendeteksi beban tak seimbang dan beban lebih. Semakin tingginya kerusakan trafo akan membawa dampak jelek pelanyanan ke pelanggan karena nilai SIDI dan SAIFI akan besar.1. sistem pemeliharaan preventif dan korektif yang dilakukan PLN hampir mendekati Nol yang mungkin disebabkan volume kerja padat dan tidak beraturan. Disisi intern sendiri. Dengan demikian sesuai dengan moto “ mencegah lebih baik dari memperbaiki” diharapkan kerusakan trafo dapat diminilisir.

00 s/d 22. Sehubungan dengan terbatasnya penambahan pembangkit baru jawa bali samapai dengan akhir tahun 2009 sementara beban tetap tumbuh.1. Distribution Networks . Sales Manageme nt .00 untuk menyambung baru dan penambahan daya kepada golongan tarif industri (I). Tariffs PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bersifat Perseroan dituntut selalu untuk bisa memperbaiki kinerja perusahaan. Tarif bisnis(B) dan Tarif S yang bersifat komersial .00 (DAL 17-22) untuk Pelanggan TR Agus Chairuddin Joko Wahyudi Shony Dwi Prasetyo .22. Menghadapi berbagai kendala tersebut.00 s. maka dalam rangka mengamankan pasokan daya serta Energi khusunya di wilayah Jateng & DIY.00 – 22.00.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah & DIY APJ Surakarta Peralatan Pendukung Program Pengendalian Penjualan & Energi Kurun Waktu Pukul 17.22 DT. Perlu dilaksanakan pengendalian penjualan daya dan Energi listrik kurun waktu pukul 17. kami dari tim karya inovasi PT PLN (Persero) APJ Surakarta ingin berpatisipasi dengan membuat karya inovasi yang dinamakan “DAL 17-22 TR” Dengan DAL 17-22 TR ini sangat diharapkan dapat membantu pengendalian penjualan daya dan energi kurun waktu 17.d 22.

Dengan membuat Online Opname Monitoring yang diintegrasikan dengan ROPO (Remote Penyulang Out Going).23. Distribution Networks - 24 DT.2008 PT PLN ( Persero ) Distribusi Jawa Tengah & DI Yogyakarta APJ Pekalongan Online Opname Monitoring Ir. Bagus Hari Abrianto Nur Kolis Prariarga Maolana . Pembacaan hasil ukur dari Perangkat – perangkat pemutus tegangan adalah salah satu rutinitas yang dilakukan di lingkup kerja PT PLN ( Persero ) APJ Pekalongan.maka pembacaan hasil Ukur dapat diperoleh lebih mudah tanpa harus melakukan komunikasi melalui jalur radio maupun perangkat komunikasi lainnya. Seiring berjalannya waktu. Wiradesa dan Kedungwuni. informasi hasil ukur selalu di tuntut untuk dapat disajikan secara cepat dan akurat untuk mendukung kegiatann Operasional. Computers PT PLN ( Persero ) APJ Pekalongan membawahi beberapa Unit Pelayanan dan Jaringan Pekalongan Kota.2008 PT PLN ( Persero ) Distribusi Jawa Tengah & DI Yogyakarta UPJ Yogyakarta Remote Pelanggan Multiguna Wibowo HS Siswanto Leni Fitriana . Remote Control .1. Customer Services . Distribution .Operator hanya perlu mengakses Online Opname Monitoring yang sudah berbasis WEB dengan user dan password . Manageme nt Informatio n Systems .23 DT.24.1. Batang.

Sehingga pada saat mengopersikan ABSW. Online Opname monitoring merupakan aplikasi yang dihubungkan dengan DataBase mini Scada yang telah beroperasi di PT PLN (Persero) APJ Pekalongan. kesalahan manuver atau penyebab lainya.1. tanggal dan waktu terjadinya.A ) dirancang dengan sederhana. dalam pengoperasiannya semua telah menggunakan kontrol otomatis / motorisasi kecuali pada ABSW. Proses implementasi sudah berjalan di PT PLN (Persero) APJ Pekalongan khususnya di bidang Distribusi. Dari segi 1 Meka 6 7 3 8 4 2 5 . 25 DT. Reclosers . Motorisasi Pengoperasian ABSW ( M. Informasi mengenai beban puncak juga bisa didapat baik dari hasil ukut.25.yang telah diberikan administrator. Pada peralatan ABSW pengoperasiannya masih menggunakan cara manual. pelaksana perlu menggunakan peralatan pelindung diri untuk menghindari arus hubung singkat apabila terjadi kesalahan pengoperasian.A. baik sistem mekanik maupun sistem kontrolnya. Operation Peralatan pemutus tegangan dan arus pada jaringan distribusi 20 KV di antaranya adalah : • PMT/ Pemutus Tenaga.Yang dibuat menggunan PHP dan Data Base MySql. akan mempermudah pelaksana pada saat pengoperasian ABSW. Distribution Networks . ) Pongki Raharjo Suharyanto Bagus Panuntun .Server Online monitoring terhubung kemasing masing Client di Unit Pelayanan dan Jaringan wilayah PT PLN ( Persero ) APJ Pekalongan menggunakan jalur WAN yang sudah tersedia. • Recloser dan • ABSW / LBS. sangat aman dari segi keselamatanya. Dengan mengganti cara pengoperasian ABSW dari manual menjadi motorisasi. Pralatan – peralatan pemutus tegangan dan arus pada jaringan distribusi 20 KV tersebut.P. Circuit Breakers . dimana pelaksana bersentuhan langsung dengan peralatan ABSW pada saat mengoperasikannya. dan juga merupakan suatu langkah efisiensi.P.2008 PT PLN ( Persero ) Distribusi Jawa Tengah & DI Yogyakarta APJ Purwokerto Motorisasi Pengoperasian ABSW ( M.

pelayanan pelanggan dalam mengelola kearsipannya harus memperhatikan sistem kearsipan yang sesuai dengan keadaan seksinya dalam mencapai tujuannya. disamping sebagai sumber primer bagi para . arsip diterima dan diciptakan oleh organinasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan dan disimpan sebagai bukti kebijakan dan aktivitasnya. P. sarana atau fasilitas yang dipergunakan dalam membantu pengelolaan arsip dan dana yang tersedia untuk pemeliharaan arsip tersebut.mekanik dapat dipasang pada setiap ABSW dan dari segi kontrolnya mudah dioperasikan serta dapat diaplikasikan dengan kontrol jarak jauh seperti ROPO ( Remote Operator Penyulang Out going ) . Efektivitas pengelolaan kearsipan pada pelayanan pelanggan dipengaruhi pula oleh staf yang bekerja pada bagian kearsipan. Gaol Ponijan Achmad Maulidany . Sebagai salah satu sumber informasi arsip memiliki banyak fungsi yang signifikan untuk menunjang proses kegiatan administratif dan fungsi-fungsi manajemen birokrasi. Archives . Tanpa arsip tidak mungkin seorang staf bagian arsip dapat mengingat semua catatan dan dokuman secara llengkap. Customer Services .1.26. SCADA dll. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Cabang Padangsidimpuan Metoda Arsip Digital Pelayanan Pelanggan Chandra Erick M. L. Manageme nt Informatio n Systems Kearsipan sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan administrasi karena arsip merupakan pusat ingatan bagi setiap kegiatan dalam suatu kantor.2008 PT. 26 DT. Oleh karena itu. Arsip memang bukan hanya sekedar hasil samping dari kegiatan organisasi.

tanpa sejarah. tanpa kepastian hukum. bahkan pembangun iidentitas kolektif suatu bangsa jika tidak diikuti dengan upaya pengelolaan arsip secara baik dan benar serta konsisten memandang dan menempatkan arsip sebagai informasi lebih dari sekedar by product kegiatan organisasi. serta tanpa identitas kolektif. tanpa kebudayaan dan tanpa ilmu pengetahuan. pusat informasi dan sumber sejarah perlu dikelola dengan baik agar dapat mamperlancar seluruh kegiatan dan proses pekerjaan pelayanan pelanggan yang berhasil guna dan berdaya guna. kebudayaan. Dalam hal ini bagian kearsipan harus senantiasa siap untuk memberikan pelayanan informasi yang akurat dalam memecahkan masalah administrasi pada umumnya dan dalam manejemen kearsipan pada khususnya.peneliti/akademisi Fungsi arsip sebagai ingatan. Dipandang dari nilai pentingnya arsip. . Tetapi tidak dengan sendirinya arsip-arsip akan menjadi memori. jaminan kepastian hukum. semua orang akan mengatakan penting atau sangat penting bahkan seorang pakar kearsipan mengungkapkan bahwa dunia tanpa arsip adalah dunia tanpa memori.

dan RC/TS Vacuum LBS Capacitor-Bank. Remote Control .27.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jaya & Tangerang IMPLEMENTASI APLIKASI CRM "CUSTUMER RELATIONSHIP MANAGEMENT" BERBASIS WEB MENDUKUNG LAYANAN PLN MENUJU WORLD CLASS SERVICES DAN WORLD CLASS PERFORMANCE 28 DT. LAN . Protection by Relays Pengoperasian Gardu Hubung Tanjung Alam yang sebelumnya dilakukan oleh petugas bolak-balik dari Kantor Jaga Biaro Ranting Baso. monitoring Key Point atau Percabangan SUTM yang dilengkapi dengan beberapa Fault Passage Indicator. Musthofa Harga Sori Dwi Yanto Joko Susilo Neilul Rizki.1. nilai pengukuran beban penyulang. maka dengan inovasi ini GH bisa di Remote Control dengan Komputer via akses point Wireless LAN termodifikasi (metode re-desain Tupper Ware).ST Johan.1.27 DT.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat Cabang Bukit Tinggi RC Gardu Hubung Menggunakan Remote Desktop Dan Pc Camera Melalui WLAN “TUPPER WARE” Ir. besar arus gangguan. Akses perangkat GH dilakukan melalui Parallel Port komputer dengan antarmuka semacam modul DI/DO rakitan sendiri (penguat dan kondisioner sinyal) yang dihubungkan ke tombol OPEN / CLOSE / RESET panel penyulang dan alarm GH. Amd . dengan syarat jaraknya tidak lebih dari radius 3 km Line of Sight (LOS) tanpa . Koneksi Remote Desktop dipilih untuk menyederhanakan aplikasi dan memutakhirkan tampilan dengan digunakannya PC Camera untuk memonitor citra.28. indikasi rele proteksi. dll. Amd Hotto Yuriko. RC/TS/TM PMT Poletop Recloser. Potensi pengembangan metode remote kontrol pada inovasi ini juga efektif untuk digunakan pada. status PMT. RC/TS LBS Motorized.

000. Distribution Perkembangan Teknologi Informasi memberikan imbas yang sangat besar terhadap kehidupan. Kemudahankemudahan yang ditawarkan menjadikan persaingan diantara aspek kehidupan menjadi kompetitif. Protection Relay & Control.924. Remote Control. 29 DT. biaya investasinya tiga ratusan kali lebih ekonomis. Penertiban pemakaian tenaga listrik sebagai tindakan represif untuk menurunkan susut distribusi (non teknis) disebabkan penggunaan tenaga listrik secara tidak sah yang kurang keberpihakan kepada kepentingan PLN yang sampai saat ini sangat mengerogoti keuangan perusahaan. K-WORDS: Wireless LAN. Sistem . Remote Desktop Connection. Parallel Port. akurasi tagihan susulan. akurasi data.2. USB PC Camera. Penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan data menjadi kebutuhan primer uantuk mendukung pengelolaan data dalam suatu perusahaan. sehingga sangat relevan bila semua proses bisnis di PT PLN (Persero) memanfaatkan teknologi informasi yang ada. Sistem Informasi penertiban pemakaian listrik secara Online yang diimplementasikan sejak bulan januari 2007 adalah sebuah sistem teknologi informasi yang membuckup tim penertiban pemakaian tenaga listrik PLN untuk mempercepat pelayanan. Jika dibandingkan dengan biaya investasi Mini SCADA yang sudah ada di GH Jirek Cabang Bukittinggi.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sultan Batara Cabang Parepare Sistem Informasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik Secara Online Muhammad Nur Abd Haris Maulid Heryanto . yaitu Efisiensi di Berbagai Bidang.-. 8.repeater dari kantor pelayanan terdekat (Kantor Jaga / Kantor Ranting). sangat sesuai dengan Tema Forum Inovasi Tahun 2008. Total biaya investasi untuk remote kontrol Gardu Hubung Tanjung Alam dengan 4 panel penyulang adalah sebesar Rp.1. Losses . Manageme nt Informatio n Systems . keseragaman pelaksanaan dan antisipasi tuntutan hukum dari pelanggan.

2. Low Voltage . etika petugas. Watt-hour Meters . Penurunan losses menjadi suatu hal yang mutlak harus dicapai dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan dan mewujudkan visi PLN Distribusi Bali khususnya dan visi Distribusi PLN Pusat .dengan menerapkan konsep pemasangan AMR Gardu secara bergeser / bergiliran ( MOBILE ) akan meminimalkan cost tanpa mengurangi . PLN ( Persero ) saat ini berupaya untuk memberikan pelayanan kelas dunia (World Class Services ) kepada konsumen. merupakan salah satu usaha yang dilakukan dalam rangka mendapatkan losses JTM. Losses . PLN ( Persero ) adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan dan penyaluran energi listrik di Indonesia.30 DT. acuan modus operandi. photo temuan di pelanggan dan informasi petugas/pelanggan berupa surat tugas. data losses JTR-SR dan lokasi losses per penyulang yang tepat. surat pemberitahuan kepada pelanggan.2. PLN Distribusi Bali sebagai bagian dari PT. Salah satunya adalah memberikan pelayan pengukuran energi secara akurat dan dapat dipercaya. losses JTR-SR . dasar hukum. Untuk itu perlu dilakukan Pemasangan AMR pada Gardu Distribusi. Jenis golongan pelanggaran dan target operasi yang secara online dengan petugas pelayanan untuk print out perhitungan tagihan susulan. Substations . dalam kegiatan penurunan losses diperlukan data-data yang akurat meliputi data losses JTM. kuitansi.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali Selatan Mobile Amr Pada Gardu Distribusi Tanpa Padam Untuk Monitoring Losses Penyulang Putu Putrawan Ws Nanang Prasetyo I Nyoman Sugiana . Distribution Networks Informasi penertibang pemakaian tenaga listrik merupakan apliikasi yang dipakai oleh tim P2TL PLN Cabang Pare-pare sebagai media yang memuat inputan petugas berupa berita acara pemeriksaan. surat pernyataan dan formulis angsuran tagihan susulan dan manajemen cabang/koordinator tim sebagai media pengawasan/pemantauan kinerja Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT.

efektifitas dan tujuan yang hendak dicapai. Finance Makalah ini menyelidiki tentang pengolahan data form persetujuan kas/bank pengeluaran pada bidang keuangan PT. Program ini mudah untuk digunakan untuk menghasilkan informasi dengan cepat. tepat dan akurat tentang form persetujuan kas/bank pengeluaran pada khususnya dan informasi tagihan pada umumnya . data untuk keperluan Op-Har dan data untuk perencanaan dalam rangka menyiapkan pelayanan penyambungan dan pelayanan teknik. misalnya data yang diperoleh belum akurat dan memerlukan waktu yang lama. Software. Dengan demikian diharapkan dapat dilaksanakan arah perbaikan losses. penulis menyarankan untuk menggunakan SIMBA (Sistem program aplikasi Informasi Bukti Pembayaran) yang telah dibuat penulis untuk mengatasi masalah tersebut. Programmi ng . 31 DT.3.2.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Bali Simba Sebagai Inovasi Dalam Proses Pembayaran Di Bagian Keuangan I Kadek Edy Warsito I Ketut Sulendra Rahma Fitriana . Setelah penulis melakukan penelitian. Manageme nt. Berdasarkan penemuan diatas. Sehingga masih terdapat beberapa permasalahan dalam pengolahan data. . penulis menemukan bahwa pengolahan data form persetujuan kas/bank pengeluaran masih menggunakan Microsoft Excel. Manageme nt Informatio n Systems . PLN (Persero) Distribusi Bali.

System laporan manual yang biasa dilakukan oleh dispatcher disamping tidak efektif juga menjadi tidak mudah dalam prosesnya untuk sharing knowledge maupun informasi kepada pegawai maupun manajemen.4. 16 Gardu Hubung dan 25 Gardu Distribusi yang titik kontrolnya terpusat dengan melalui fasilitas SCADA. Substations . Hal tersebut diatas mendorong untuk menyediakan system informasi yang mudah dengan mengeksplorasi system pelaporan eksisting dengan membuat sendiri program aplikasi tambahan yang bernama SMS Auto Respons Data Operasi APD Bali yang sasaran awalnya diperuntukkan untuk internal manajemen PLN mengenai kebutuhan informasi gangguan maupun beban pada saat dan waktu apapun ketika dikehendaki dimanapun user berada. Berbagai fasilitas infrastruktur dikembangkan oleh DCC Bali pada pengoperasian system yang bertujuan untuk mempermudah operasional dan berujung untuk menekan nilai SAIDI. Regulators . Dispatcher bertindak sebagai interfacing utama pada pengoperasian system sisi 20 KV mempunyai peran yang cukup besar dalam koordinasinya dengan pelanggan DCC dalam hal ini adalah Area Jaringan di seluruh Bali serta manajemen terkait. Keywords : data operasi. SCADA DCC Bali bertugas sebagai pengatur system 20 KV dengan 13 Gardu Induk.32 DT. Operation .2008 PT PLN (Persero) Distribusi Bali APD Bali Sms Auto Respons Data Operasi Arsyadany Ghana Akmalaputri Ketut Sapta Wijaya .2. Manageme nt Informatio n Systems . sms auto respons . Banyak kebutuhan data operasi yang diperlukan oleh manajemen dari DCC sebagai acuan untuk menilai kinerja system operasi 20 KV atau hal-hal lain yang bersifat situasional dan darurat. Namun seiring dengan perkembangannya aplikasi ini sangat bermanfaat juga kepada pelanggan PLN di wilayah tegangan menengah yang memiliki tarif khusus sebagai pelanggan besar.

Optical Fibre . Distribution . Dampers .2008 PT PLN (Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali Selatan Unit Jaringan Mengwi Memanfaatkan Optical Fibre Vibration Damper Sebagai Insulation Distribution TIE CONDUCTOR AAACOC Made Adnyana Ida Bagus Suela . Vibration .2.33 DT. penggantian material distribusi SAIFI : (Sistem Avarege Interruption Frequensi index) atau Jumlah Kali pemandaman LOSSES : (kWh hilang) atau kehilangan kesempatan menyalurkan energi listrik akibat kerusakan yang terjadi pada material distribusi Usia peralatan atau material (Conductor) akan semakin panjang karena terjadinya korosi akibat flash over dapat dihilangkan Disamping itu konsumen pemakai listrik akan merasa nyaman dan memberikan penilaian yang positif terhadap kinerja PLN. . akibat perbaikan. Pengoptimalan sistem penyaluran energi listrik dengan memaksimalkan meterial pendukung akan memberikan mafaat yaitu penekanan : SAIDI : (System Avarage Interruption Duration Index) atau lama padam konsumen. Insulation .5. demikian material pendukung serta losses yang terjadi diakibatkan oleh kerusakan material penyalur dan memberikan konstribusi kepada PLN tentang keseimbangan energi listrik yang disalurkan terhadap energi listrik yang dimanfaatkan oleh konsumen. karena sistem penyaluran energi listrik yang handal dan bermutu. Conductors Pemanfaatan secara maksimal setiap komponen (alat bantu) pendukung Transmisi ataupun Distribusi Energi Listrik dan juga pembentukan secara sempurna setiap konfigurasi sistem jaringan distribusi secara pemantauan terus-menerus energi yang disalurkan ke konsumen.

2. Oleh karena itu seiring dengan kebijakan Direksi mengenai peningkatan pelayanan pelanggan. dengan pelayanan yang profesional maka kepuasan pelanggan akan meningkat.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Maluku & Maluku Utara SINTAK (Sistim Informasi Tarif Dan Kebijakan) Arifin Zuhri William Telussa .7. Indikasi kepuasan pelanggan bisa dilihat dari pelayanan kita kepada pelanggan. PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara telah melakukan berbagai usaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan dan calon pelanggan. Beragamnya jenis tarif yang diberlakukan oleh PLN terhadap pelanggannya dengan perhitungan masing-masing. Tariffs Pendapatan utama PT PLN (Persero) sebagian besar diterima dari penjualan rekening listrik yang dibayar oleh pelanggan atas pemakaian energi listrik yang dipakai setiap bulan. Ketaatan pelanggan dalam membayar tagihan rekening listriknya berbanding lurus dengan pelayanan yang di berikan oleh PLN. dan berbagai kebijakan upaya peningkatan pendapatan yang dikeluarkan oleh Direksi. Remote Control 35 DT. memerlukan perhatian khusus .2. Manageme nt Informatio n Systems . Fungsi Pelayanan pelanggan ditingkat Unit Pelaksana dan Sub Unit Pelaksana merupakan ujung tombak (frontliner) PT PLN (Persero) dalam memberikan pelayanan kepada pelanggannya.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel Dan Sultra Area Pengatur Distribusi Pengubahan Frekuensi Radio Data Pada Keypoint Dari Jarak Jauh Lalla Dindera Sau Eko Hanggoro W .34 DT.6. Radio Frequency .

biaya yang harus dibayarkan untuk mendapatkan layanan sambungan energi listrik. beserta cara perhitungan rekening listrik. Program ini telah diimplemantasikan penggunaannya di Call Center 123 dan website www.Unit Pelaksana agar hal tersebut tidak mengurangi pelayanan kepada pelanggan.id serta digunakan pada Unit/Sub Unit Pelaksana khuhsusnya Cabang Ambon dibawah pengawasan Bidang Niaga PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara .plnmmu. yang merupakan terjemahan dari SK/SE Direksi tentang tarif PT PLN (Persero).co. Jenis pelayanan yang sering ditanyakan oleh pelanggan atau calon pelanggan adalah informasi mengenai biaya . Salah satu upaya untuk membantu frontliner PT PLN (Persero) dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan terkait dengan biaya – biaya dan perhitungan tarif adalah dengan membuat SINTAK (Sistim INformasi TArif dan Kebijakan) . meningkatkan kepuasan pelanggan dan merupakan bagian dari knowledge manajemen. yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan efektifitas kerja.

untuk tahun kedua Pencapaian Penghematan mencapai 90% karena MUPS tidak memerlukan Bensin seperti halnya Genset. serta kemudahannya bila di malam hari Charger Batteray berfungsi dan Peralatan yang menggunakan MUPS tersebut kembali ikut menggunakan Listrik dari PLN.2. MUPS ini telah dimanfaatkan oleh 4 Sub Ranting dan 1 Unit Listrik desa (ULD) pada Wilayah Kerja PT PLN (Persero) Cabang Bontang.8. Pemanfaatan Energi pada MUPS mampu bertahan 24 jam dengan Asumsi pemakaian Komputer 1 unit. diperlukan Sarana Komputerisasi dalam memfasilitasi Penagihan Rekening Listrik yang sebelumnya Rekening masih Cetak Manual di kantor Cabang. Keterbatasan tersedianya Listrik tidak hanya dirasakan oleh Pelanggan/masyarakat akan tetapi juga PLN yang ingin mengembangkan Program penunjang operasinal PLN seperti halnya Revenue Protection pada Pembayaran Rekening Listrik. Printer 1 Unit. MUPS Unit PLN di Pedesaan atau biasa di sebut ULD (Unit Listrik Desa) dan Sub Ranting khususnya yang berada diluar pulau Jawa-Bali masih banyak terdapat Pola Operasi dibawah 24 jam nyala sehingga Listrik hanya dapat dinikmati masyarakat pada malam hari. Televisi 14” dan Kipas angin kecil. Penghematan yang didapat mencapai 75 % dibandingkan menggunakan Genset Selama 1 tahun. sampai + UPS 600VA + 200 Ah A Charger - + AC 220V MODEL 1 FUSE AMPER E SW A SW AC 220V MODEL 2 -+ Acc . Energy .2008 PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur Cabang Bontang mbuatan Mobile Uninteruptible wer Supplay (Mups) Sebagai mber Energi Listrik Alternatif da Unit Pln Pola Operasi 6 Sampai Jam Nyala Harianto Eko Saputro Geryanto Mujarno Hendra T Eko Adhi Nurcahyo . alternatif menggunakan Genset ataupun mengoperasikan Mesin Pembangkit Diessel tentunya menambah biaya Operasional BBM yang cukup tinggi. Rural Electrificati on .36 DT. Pemanfaatannya ada yang dimulai sejak tahun 2005. Untuk Operasional Komputerisasi tersebut tentunya memerlukan Energi Listrik pada siang hari. Pembuatan MUPS ini diharapkan mampu dan bermanfaat bagi Masyarakat ataupun Unit PLN dalam meningkatkan Revenue Protection Pembayaran Rekening Listrik secara Offline ( Komputerisasi ).

Manageme nt Informatio n Systems . dan pelanggan pun terlayanai lebih cepat. Arsip Induk Langganan membantu customer service melayani pelanggan dalam menunjukan rekaman dokumen yang telah terekam pada system. Pengelolaan Arsip Induk langganan membutuhkan suatu management yang mengedepankan kecepatan pelayanan. Sehingga customer service bisa melayani pelanggan yang lain. .9. Sistem Manajenen (SMAIL). namun belum dapat terkoneksi dengan System Tata Usaha Langganan yang telah digunakan di PLN Bali. Archives Arsip Induk Langganan dalam pengelolaannya cukup sederhana tersimpan pada rak .2008 PT PLN (Persero) Distribusi Bali Area Pelayanan Singaraja System Management Arsip Induk Langganan ( SMAIL ) I Nyoman Sumantra Nengah Parsua Ida Kade Jelantik .rak yang diurut sesuai nomor pelanggan dalam Almari.2. baru sebatas memberikan kemudahan pada letak posisi AIL tersebut berada pada rak nomor berapa.sejauh ini belum ada kendala yang cukup berarti 37 DT. untuk menampilkan Arsip Induk Langganan kepada Pelanggan yang membutuhkannya. pelanggan sudah bisa melihat rekaman data dokumen pendukung yang dibutuhkan. hanya memerlukan waktu cukup dengan hitungan detik. Dalam pengembangan SMAIL yang bertekhnologi informasi yang sudah ada dibeberapa tempat.

0 -Macromedia Falsh 7. gempa bumi.s 6.Makalah ini menyajikan cara pengoprasian aplikasi SMAIL. Data-data tersebut bertujuan memperlihatkan kepada pelanggan dengan cepat mengenai semua arsip langganan yang tersimpan di software computer dalam bentuk digital dan hanya membutuhkan waktu sesaat saja untuk menemukannya.2.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel Dan Sultra Cabang Pare-pare Sistem Informasi Arsip Induk Langganan Digital (Si-Alda) Muhammad Nur ABD Haris Maulid Heryanto . serta hal ini juga dilaksanakan untuk mengantisapi tuntatan pelanggan mengenai keabsahan suatu dokumen selama menjadi pelanggan di PLN. banjir dan Arsip kabur Karena lembab dan rusak karena factor usia.10. Archives Dalam rangka pemanfaatan ICT (Information. sehingga dalam pelayanan khususnya yang berhubungan dengan dokumen pelanggan akan menjadi mudah. dan menghindari kerusakan Arsip Induk Langganan (AIL) karena gejalagejala alam yang menimpa infrastruktur seperti : Arsip Induk Langganan (AIL) dimakan rayap. Pada percobaan yang penulis lakukan inovasi ini telah dapat membantu kecepatan waktu dalam pelayanan.0 juga merupakan Object Oriented Programming ( OOP ) yaitu pemrograman yang berorientasi SCANNER AIL FOTO DIGITAL -Visual Basic V.s 6. 38 DT. Sistim penyimpanan data ini dibuat melalui Program Visual Basic v. Visual Basic V. Aplikasi dari inovasi ini dapat digunakan sebagai keperluan pelayanan Informasi data dokumen yang berkualitas karena dapat memeberikan informasi sesuai aslinya. communication & technologi) untuk memutakhirkan data Arsip Induk Langganan secara digital (SIALDa). dan bisa di akses oleh user tertentu dibeberapa tempat kantor PLN Bali yang sudah terkoneksi. Dokumen hasil scanner yang tersimpan dalam system sudah dapat perlihatkan kepada user / pelanggan. dan membutuhkan waktu cukup hanya 2 detik.0 -Acrobat Reader -Acrobat Photoshop GAMBAR TAMPILAN SI-ALDA .0 yang bahasa pemrograman berbasis windows serta didesain untuk dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dalam Windows.S 6. Manageme nt Informatio n Systems .

0 ini karena bahasa pemrograman tersebut dapat mudah dimengerti oleh pemakai dan sama dengan penggunaan aplikasi Windows yang lain sehingga lebih fleksibel. sehingga yang sudah punya password dapat login.pln_pare.sulselra.co. Program ini telah dilaksanakan di PLN Ranting Mattirotasi mulai 1 November 2006 dan telah dilaksanakan untuk semua unit ranting sejak bulan Desember 2007.objek sehingga mudah dan menarik dalam penggunaannya.0 tersebut mulai dikenal secara luas dan populer sehingga menjadi salah satu kebutuhan pokok pembuatan sistem data base komputerisasi. Disamping itu juga dipadukan Program SoftWare Macromedia Falsh 7.s 6. mengingat unit PLN Ranting berada di kota Parepare sudah menerapkan program kebijakan mutu ISO 9001 : 2001 dan diupayakan untuk memenuhi target kepuasan pelayanan pelanggan dalam mencapai kualitas layanan yang setara kelas dunia. Acrobat Reader 7. Selain itu penggunaan bahasa pemrograman visual basic V. serta Software Canon Scanner untuk mendukung design dan fitur-fitur yang diperlukan.0. Adobe Photoshop 7. Salah satu juga kelebihan program ini karena dapat di akses di web site (www.0.s 6. Alasan tim inovasi memilih Pemrograman Visual Basic v. Tepat Guna .0.id).

Gas Turbines HGPI (Hot Gas Path Inspection) merupakan salah satu tipe maintenance dari turbin gas yang berguna untuk menjaga keandalan dari pembangkit. Untuk ruang lingkup pekerjaan HGPI sama seperti saat CI (Combustion Inspection) hanya pada saat HGPI yang dilakukan di GTG 1.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jaya & Tangerang AP Kalimalang.1. Nozzles .1.2008 PT PJB UP Har Wilayah Barat Penggunaan Special Tool Katrol untuk Melepas Nozzle pada Gas Turbin Muara Karang tanpa Melakukan Angkat Rotor Sutikno L Patria Giri Andy Setyanto .1 TG. Tim HGPI dari UPHB berusaha mensiasati durasi HGPI yang ditawarkan dari pihak UP dengan mencoba tanpa angkat rotor. Rotors . Adapun caranya dengan membuat alat khusus (special tool) yang berfungsi untuk mengangkat sudu tetap .2.2 PLTGU Muara Karang dilakukan pekerjaan angkat casing turbin dan penggantian sudu tetap pertama (1st stage nozzle upper and lower). Namun dengan adanya RKAP dari pihak UP menuntut untuk adanya penggantian sudu tetap dan shroud sampai tingkat terakhir sehingga menambah durasi HGPI yang semestinya 21 hari menjadi 30 hari dengan rencana angkat rotor. Oleh karena itu waktu yang diperlukan selama HGPI harus sesuai dengan standar prosedur maintenance gas turbine dan bisa bertambah durasinya jika ada kesepakatan dengan pihak UP mengenai pekerjaan tambahan atau RKAP dari pihak UP. Pulleys . AJ Kramat Jati Menghemat Listrik dengan Menggunakan Sensor 2 TG.1.

terdapat didaerah polutan kimia (kimia. Sehingga tidak diperlukan lagi angkat rotor seperti yang direncanakan sebelumnya oleh pihak UP. maka dapat menajadi potensi bahaya.3.2 bisa selesai lebih awal yakni 25 hari.2008 PT PLN (Persero) P3B Jawa-Bali Region Jakarta Banten KADET R Saur Sibuea Arief Ibrahim Wuller Ramlan Sulaeman .(nozzle) 2nd dan 3rd. keretakan pada isolator atau treeying dan lain sebagainya Terinspirasi dari kamera CCTV.1. Dari 5 hari tersebut dapat memberikan kontribusi yang cukup besar guna mencapai keandalan pembangkit. Camera . Pengalaman yang kami dapat dari pemeriksaan visual terdapat beberapa bagian yang tidak dapat dilihat oleh mata. LiveWorking Kegiatan tim PDKB dalam melakukan penggantian isolator melalui beberapa prosedur salah satunya pemeriksaan visual. terutama pada instalasi-instalasi yang sudah tua. Dengan adanya special tool ini ternyata durasi HPGI GTG 1. 3 TG. pada saat penggunaan cermin pada pemerikasaan visual secara PDKB mengalami beberapa kendala salah satunya yaitu sudut pandang antara sisi kiri dan kanan tidak fokus pada objek yang sedang diamati dan kestabilan cerminsulit dikendalika karena diletakan jauh dari tangan pelaksana Jika keadaan isolator dan asesorisnya tidak diamati dengan detail. belerang) karena kemungkinan besar terdapat beberapa kalainan seperti terjadi korosi pada ball-socket. Kemudian alat tersebut dipakai dan berhasil. syarat- . air garam. karena sudut pandang yang terbatas hanya dari traves dan ketiak tower Namun. seperti bagian ball-socket (sambungan) isolator maupun piringan isolator itu sendiri yang tidak terlihat (memberlakangi).

Steam . Power Stations. Chains . Feed Devices Sistem coal feeder merupakan sistem transport batubara dari bunker (tempat penampungan batubara) ke mill (alat penggiling batubara).4. Jadi laju proses pembakaran berkaitan erat dengan flow batubara dan udara yang masuk dalam furnace.syarat PDKB yang tidak membolehkan adanya kabel antara bagian yang bertegangan dengan graound serta masih tetap berfungsinya peralatan elektronik dikawat penghantar yang bertegangan. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Sektor Pembangkitan Ombilin TOOL “PELURUS CHAIN COAL FEEDER “ PORTABLE PADA PLTU OMBILIN Suhariyanto Slamet Mujio Amrul Hakim . Flow batubara yang tidak konstan disebabkan chain coal feeder .1. Coals .2008 PT. Kemudian batubara yang telah dihaluskan tersebut masuk ke furnace (ruang bakar) dan mengalami proses pembakaran. Flow batubara dari bunker ke mill diatur oleh chain coal feeder dimana besarnya flow batubara sebanding dengan beban dan harus stabil karena akan mempengaruhi proses pembakaran dalam Furnace. Bila flow batubara tidak stabil maka akan menyebabkan pressure furnace (tekanan dalam ruang bakar) akan berfluktuasi. maka timbullah pemikiran untuk membuat suatu kamera wireless yang dioperasikan dalam keadaan transmisi bertegangan 4 TG.

Untuk mempercepat proses perbaikan pelurusan chain yang bengkok.yang bengkok karena bentuk chain yang bengkok tidak dapat membawa batubara dengan baik sehingga chain yang bengkok harus cepat dapat diperbaiki agar tidak menggangu proses pembakaran. Diesel . Tools kondisi perusahaan kita akhir-akhir ini semakin berat karena disebabkan oleh kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.5. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Sektor Pembangkitan Bandar Lampung Pembuatan Tool Tracker Pushrod Agus Sugiarto . Harga-harga bahan pokok mengalami kenaikan sedangkan pendapatan masyarakat masih tetap.2008 PT. Dalam situasi yang sulit seperti saat ini kami beserta tim Har PLTD/G tarahan berupaya melakukan penghematan dan efisiensi di segala bidang salah satunya adalah membuat tool yang digunakan untuk mencabut tip push rod mesin SWD 16 TM unit No 4 yang aus akibat gesekan. sementara subsidi untuk menutupi biaya operasional maupun pemeliharaan kita dari tahun ke tahun cenderung berkurang. . Power Stations. dibuatlah Tool Pelurus Chain Coal Feeder Portable yang mudah dipakai dan dapat mempercepat pelurusan chain yang bengkok hanya dalam waktu 10 menit 5 TG.1. Power Stations. Maintenan ce . Sementara itu TDL belum dapat dinaikkan mengingat kondisi masyarakat yang semakin berat terutama pada tahun 2007 ini. Gas .

yang memiliki 13 Gardu Induk dan 1 GITET yaitu GITET Bandung Selatan. Namun dalam hal pengujian keserempakan kontak PMT ini kami mengalami kendala. maka harus dipelihara secara berkala setiap tahun untuk mengetahui unjuk kerjanya.2008 PT PLN (Persero) P3B JB Region Jawa Barat Alat Uji Keserempakan PMT Secara Remote ( AJIKESARE ) Mohamad Dwiyanto Indra Syamsu Asep Aceng Muhtar . GITET Bandung Selatan merupakan obyek vital nasional mempunyai konfigurasi switch yard yang terdiri dari 4 diameter dengan jumlah peralatan PMT sebanyak 12 set.6 TG. 032/PST/1984 berikut suplemennya. Guna mendukung kinerja PMT agar senantiasa kondisi siap dan handal dalam operasinya. maka dibutuhkan pengamatan berbagai faktor diantaranya adalah Keserempakan Kontak dalam operasi close/open. Untuk monitoring kondisi tersebut maka dilakukan pengujian keserempakan dengan alat ukur yang akurat serta cocok digunakan pada tempat yang bertegangan induksi tinggi. Dari kendala tersebut diatas. Induction Voltage . sehingga selama ini tidak pernah dilakukan pengujian.1. yaitu alat uji keserempakan kontak PMT yang ada mudah rusak akibat tegangan induksi tinggi. dengan pertimbangan biaya pembuatannya relatif murah . Maintenan ce PLN UPT Bandung Timur adalah bagian dari PLN P3B Jawa Bali Region Jawa Barat.6. kami terdorong berinovasi untuk membuat alat uji keserempakan kontak PMT secara remote dan tahan terhadap tegangan induksi. Remote Control . sesuai SE No.

Biasanya pada langkah investigasi mengenai gangguan tersebut dilakukan pengujian yang dilaksanakan bersama antara PLN P3B JB dalam hal ini UPT dan pihak APJ.kemudian dengan langkah yang sama dilakukan terhadap penyulang.amper meter dan 2 buah counter.1.kesalahan interpretasi dansebagainya. Protection . Inovasi ini dibuat untuk mengatasi kesalahan-kesalahan tersebut diatas.dengan membuat sebuah alat bantu yang terdiri dari sebuah ACT.karena dengan sekali injeksi langsung bisa diketahui clearance timenya . Saat ini jenis gangguan yang menduduki rating tertinggi pada penyaluran energi listrik di PLN P3B JB adalah gangguan PMT incoming 20KV trip.Banyak kesalahan-kesalahan yang timbul pada proses investigasi seperti itu.kesalahan mengukur waktu. salah satu penyebab yang dominan adalah kegagalan koordinasi proteksi antara incoming dan penyulang 20KV. Pada investigasi ini dilakukan pengujian relay proteksi incoming dan diukur clearance time sampai dengan PMT trip.2008 PT PLN (Persero) P3B JB Region Jawa Tengah & DIY Alat Bantu Uji Koordinasi Proteksi Incoming Dan Penyulang 20 Kv Giyanto Harjanu Ariyanto Suhardi .7 TG. Dengan alat bantu ini maka pengujian relay incoming dan penyulang serta pengukuran clearance timenya dapat dilakukan secara serentak. Namun karena dilakukan sendiri-sendiri secara terpisah hasilnya menjadi tidak akurat.misalnya kesalahan membaca besaran arus.7.Gangguan tersebut terjadi oleh bermacam-macam penyebab.

stick dengan bandul pemberat untuk penyelesaian konduktor terurai. Tim PDKB Mojokerto bertanggung jawab menjaga kontinuitas penyaluran energi llistrik merasa tertantang mengingat metode konvensional yang digunakan tanpa pemadaman (dengan menggunakan telescopic stick yang diberi obor untuk proses pembersihan sampah layang layang. Pepohonan yang terlanjur ada di atas jaringan. Sehingga mengakibatkan berkurangnya KWH jual. sulit dan membutuhkan peralatan bantu khusus yang mahal harganya dan bahkan harus di import. Robots Permasalahan-permasalahan yang terjadi pada jaringan antara dua gawang seperti konduktor terurai. Konduktor terurai. dan pekerjaanpekerjaan ini tidak dapat dilaksanakan dengan PDKB. dengan kelemahan bila kondisi jaringan tepat berada diatas sungai atau di area persawahan.8. Metode kerja PDKB selama ini selalu bekerja di tiang dengan pemasangan tangga beserta alat – alat bantu lainnya. tapi tidak dengan rampas-rampas pohon). Tantangan ini terjawab dengan terciptanya ide membuat ”R-CJDW (Robot-Control Jog Double Way)” menggunakan alat kontrol dari bawah . selain merusak nilai estetika keindahan di jaringan distribusi. juga membahayakan pekerja.8 TG. akan sangat sulit dilakukan rampas – rampas karena akan menyebabkan potongan dahan dan ranting menjadikan arus hubung pendek di jaringan. Tindakan yang selama ini diambil adalah dengan cara pemadaman. Di PLN Distribusi Bali telah membeli peralatan baru PDKB dari luar negeri (mobil elevator) untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tersebut diatas.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur APJ Mojokerto RCJDW ( Robot Control Jog Double Way ) Maskur Buchori Heru Setyawan Anton Sugiharto . sampah layang – layang. sampah layang-layang dijaringan sangat rawan sekali terjadi gangguan hubung singkat apabila ada angin atau hujan. rampas – rampas pohon maupun menyisip tiang merupakan pekerjaan berat.1.

1. dan . sehingga pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan diatas terselesaikan secara mudah dalam waktu yang singkat dan mengurangi kemungkinan terjadi kecelakaan kerja untuk menciptakan zero accident 9 TG. demikian juga untuk kerusakan cross arm di jaringan yang mempunyai konstruksi double circuit.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur APJ Mojokerto Conductor Support Inovations . Conductor s Mengingat usia peralatan listrik di jaringan yang terpasang saat ini sudah tua. sehingga sulit dilakukan untuk kedua hal tersebut diatas. dan adanya faktor eksternal dari hewan (misalnya terdapat sarang burung yang menempati posisi dalam dari cross arm) menyebabkan percepatan umur kerusakan dari peralatan listrik tersebut.9. tentunya dibutuhkan suatu metode pekerjaan baru berbeda dengan metode yang sudah ada (Metode Trianggulasi). Dengan banyaknya terdapat cross arm keropos dan letaknya berdekatan dengan bangunanbangunan ataupun pepohonan produktif. Kesulitan ini membuat banyak pekerjaan agak terbengkalai. Sebab metode trianggulasi mempunyai cara menjauhkan konduktor kearah kiri dan kanan tiang untuk konduktor sisi dan ke atas untuk konduktor tengah.secara remote.

merugikan perusahaan. Untuk itu telah ditemukan metode dengan menjauhkan konduktor ketiga phasa terhadap cross arm secara bersamaan ke atas tanpa terganggu oleh keberadaan bangunan dan pohonpohon produktif yang dekat dengan jaringan maupun konstruksi double circuit. CSI(Conduktor Support Inovation) adalah nama dari peralatan baru yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut diatas, dengan pola pengerjaan yang mudah, resiko kecil, dan waktu penyelesaian lebih singkat. CSI adalah gabungan dari galah isolasi dan besi paduan yang telah dibentuk sesuai kebutuhan di lapangan

10

TG.10.1.2008 PT Indonesia Power UB Jasa Pemeliharaan

Penggantian Tule GT 13E1 ABB PT. Indonesia Power UBP Priok Tanpa Pengangkatan Rotor Turbin

Muharam Sudirman Romadhona Satyandaru

. Maintenan ce . Steam Turbines . Rotors . Stators

Inspeksi B plus pada unit Pembangkitan ABB GT 13E1 adalah inspeksi B dengan penambahan pekerjaan berdasarkan kondisi peralatan atau Condition Based Maintenance. Di unit pembangkitan priok pernah dilaksanakan 2 kali yaitu pada GT 2.2 pada tanggal 8 Desember 2006 s/d 5 Januari 2007 dan GT 2.3 pada tanggal 29 Januari 2007 s/d 22 Februari 2007 untuk mengganti tule 1 akibat kerusakan yang terjadi saat unit beroperasi. Prosedur penggantian tule 1 ( turbine stator blade row 1) yang standard adalah dengan mengangkat rotor turbin dan Turbine Vane Carrier bagian lower seperti yang dilakukan pada inspeksi tipe C. Namun pada inspeksi B plus, karena tidak diperlukan pemeriksaan menyeluruh/ overhaul pekerjaan dilakukan tanpa pengangkatan rotor, yaitu dengan memanfaatkan tool pembentang TVC yang telah tersedia untuk menahan TVC

lower agar diameternya tidak mengecil pada saat baut-baut flange yang mengikat TVC bagian upper dan lower dibuka. Dengan cara tersebut pekerjaan yang seharusnya berlangsung 45 hari berdasarkan schedule inspeksi tipe C, dapat dipersingkat menjadi 25 hari. Percepatan penyelesaian pekerjaan ini berarti juga mendatangkan keuntungan, baik finansial dan non finansial, untuk UBP Priok, UBH dan PT.Indonesia Power. Keuntungan finansialnya adalah bahwa unit dapat beroperasi lebih cepat 20 hari sehingga pemasukan unit pembangkitan bertambah. Sedangkan keuntungan non finansialnya adalah meningkatkan Equivalent Availability Factor (EAF), ketersediaan supply listrik ke masyarakat, dan peningkatan kredibilitas UBH di pihak UBP khususnya. Kata kunci : Tule 1, Inspeksi B plus, Kerusakan, Penggantian, Percepatan

11

TG.11.1.2008 PT Indonesia Power UBP Priok

Perancangan Dan Pembuatan Alat Simulator Speed Monitor

Edwin Purnama Ketut Gune Hari Cahyono Pancer Honggo Buwono

. Speed Control Systems . Simulators . Sensors

Speed sensor, amplifier dan modul speed monitor merupakan bagian peralatan sistem speed monitoring Gas turbine (GT) yang sangat penting karena selain berfungsi untuk monitoring dan sebagai sistem kontrol GT juga sebagai proteksi speed GT dengan konfigurasi “dua dari tiga”. Artinya bahwa bagian dari sistem speed monitor ini dalam kondisi normal harus siap kondisi baik dua buah diantara tiga buah yang terpasang setiap unit GT. Untuk meminimalkan kehilangan kesempatan produksi kwh akibat unit perlu shutdown, dalam rangka uji coba penggantian bagian dari speed monitoring yang mengalami gangguan, maka perlu dirancang dan dibuat speed simulator. Perancangan dan pembuatan diarahkan untuk membuat simulator

pengujian peralatan speed monitoring secara offline, sehingga tidak membutuhkan lagi pengujian dengan mesin unit yang jalan seperti sebelumnya. Perancangan speed simulator ini terdiri empat bagian utama yaitu gear, motor AC, variable frekuensi drive dan casing. Sebelum pembuatan alat dilakukan terlebih dahulu pendataan fungsi alat monitor yang dibutuhkan, kemudian perancangan dan disain alat yang diinginkan. Setelah itu, pembuatan alat, pengujian kemudian implementasi alat simulator yang telah dibuat. Dari hasil pengujian terbukti bahwa alat speed simulator ini dapat digunakan dengan baik, handal, praktis, efektif dan efisien, mudah dipindah-pindahkan, dan mudah dalam pengoperasiannya. Lama waktu untuk sekali pengujian adalah + 5 menit. Keuntungan yang diperoleh dari pembuatan alat uji ini adalah dapat meminimalkan kehilangan biaya start sebesar Rp. 54.558.000,- setiap kali uji coba pemasangan speed monitor baru dan dapat menghemat RP 189.441.200,- setiap kali perbaikan parts speed monitoring.

Kata kunci: sensor

Speed

simulator,

Speed

Ainudin Cholid Idrus Pamungkas .9 . kita dapat menyelesaikan gangguan flame burner lebih cepat dan dengan tingkat keberhasilan 100%. Sebagai pemonitor burner. Dengan memanfaatkan amplifier UV Detektor bekas pada PLTU # I.248. Dari permasalahan di atas. UV FLAME DETECTOR sering mengalami kerusakan yang berdampak pada penurunan daya mampu unit pembangkit Dalam usaha untuk (derating).452. memperbaiki UV FLAME DETECTOR.2008 PT PJB UP Gresik Perancangan Metode Test Pada UVFlame Detektor Secara Offline Andri Dwi Handoko M. Flame Furnaces . Hal itu dapat mengganggu operasi unit dan terjadi pemakaian bahan bakar. dikarenakan burner harus dalam kondisi operasi (dinyalakan). kami mengalami kendala dalam pengetesan.12 TG.12.1. kami merancang sebuah alat pengetesan UV Tube serta dilengkapi dengan Standard Operational Procedure (SOP). Setelah kami uji coba tester tersebut sejak bulan September 2007. dengan adanya alat ini kita juga dapat menghemat biaya pengujian sebesar Rp. Detectors Peralatan pembakaran di PLTU terdiri atas beberapa burner yang merupakan kumpulan beberapa peralatan yang saling terkait. Selain itu. yaitu dengan merancang “METODE TEST PADA UV FLAME DETECTOR SECARA OFF-LINE”. kami berupaya UV untuk melakukan pengetesan DETECTOR TUBE tanpa mengganggu operasi unit pembangkit. 5. lingkungan yang panas serta memakan waktu lama untuk membongkar dan memasang kembali.

Akan tetapi sering sekali hal tersebut sulit dilaksanakan karena beberap kendala. Down time yang sangat kecil merupakan salah satu indikator efisiensi dalam industri modern.1.13 TG. Dengan tambahan peralatan berupa modem. prinsip-prinsip efisiensi dan efektifitas merupakan satu keharusan.13. Kita tidak hanya dituntut untuk mampu menyelesaikan permasalahan akan tetapi juga cepat mendeteksi permasalahan dan mampu menemukan solusi yang efektif. dan konstruksi peralatan yang sangat rumit sehinggga tidak memungkinkan untuk melakukan inspeksi secara langsung dan mudah. Selain itu MD-01 CC dapat mengambi rekaman gambar dan video dari peralatan yang diinspeksi. Sering sekali inspeksi visual menyebabkan peralatan harus berhenti beroperasi dalam rentang waktu yang relatif lama.Z Fajeri Hutazami . Maintenan ce . MD-01 CC memiliki kemampuan yang melampaui kemampuan visual manusia biasa. Tuntutan ini juga pada dasarnya berlaku untuk PT PLN (Persero) yang memiliki puluhan juta konsumen tetap dan menguasai assetasset berteknologi tinggi yang bernilai ratusan triliun rupiah. alat ini mampu menginspeksi peralatan dengan konstruksi yang rumit seperti ruang bakar dan silinder head pada satuan pembangkit diesel. Reliability .2008 PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung Cabang Bangka MD-01 CC Alat Bantu Inspeksi Visual Silinder Head Dan Ruang Bakar Lambok Renaldo Siregar Zulham Widarta Hendra M. MD-01 CC merupakan satu gagasan generasi muda PT PLN (Persero) yang dibangun untuk menjawab tantangan tersebut. Pada kondisi . Visual Equipment Inspeksi atau pemeriksaan visual merupakan salah satu faktor terpenting dalam prinsip-prinsip maintenance. MD01 CC dapat bekerja secara on-line melalui transmisi internet. dan hal ini menyebabkan turunnya keandalan sistem. Kendala yang dominan adalah keterbatasan kemampuan visual personel maintenance. Dalam budaya organisasi industrial modern. MD-01 CC merupakan alat bantu inspeksi visual yang dibangun untuk mengatasi kendala-kendala diatas.

cukup dioperasikan melalui komputer saja.14. lebih disebabkan karena sistem pengontrolan lampu penerangan gedung yang dilakukan secara manual oleh penjaga gedung dengan cara mendatangi masing-masing ruangan yang begitu luas dan bertingkat. dan juga bisa diseting waktu hidup dan waktu matinya . inspeksi on-line 14 TG. rekaman gambar. sehingga akan menimbulkan kelupaan dan kejenuhan dalam mengoperasikan lampu penerangan gedung tersebut. Terjadinya pemborosan pemakaian listrik dan pemakaian bola lampu untuk penerangan gedung.2008 PT PLN Batam Sistem Pengontrolan Lampu Penerangan Gedung Gardu Induk Tanjung Sengkuang Berbasis Komputer BISMARAK Zurianto .1.on-line para teknisi/enggineer dapat menggunakan MD-01 CC sebagai media komunikasi untuk melakukan analisa dan diagnosa ganguan pada sistem pembangkitan di lokasi/site yang berbeda. Control Kita masih banyak melihat gedunggedung besar milik pemerintah ataupun swasta melakukan pemborosan dalam menggunakan lampu penerangan gedung. kemampuan melebihi penglihatan manusia. rekaman video. salah satunya dengan mematikan lampu penerangan yang sudah tidak digunakan lagi. walaupun sudah diingatkan oleh Presiden Republik Indonesia supaya seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan gerakan hematkan energi. dimana petugas penjaga gedung tidak perlu lagi harus mendatangi masing-masing ruangan untuk menghidupkan dan mematikan lampu penerangan gedung. down time minimal. Key words: Inspeksi visual. Lighting . Hal ini seharusnya bisa di hindari dengan membuatkan suatu sistem pengontrolan lampu penerangan gedung secara baik dan benar. Lamps .

5 cm 22. Oleh karenanya PS perlu dikendalikan sehingga tidak melebihi target. pemakaian lampu.5 cm 15 cm 20 cm PS. diskusi. namun tidak mengurangi keandalan unit. Metode yang dipakai dalam inovasi ini yaitu studi literatur. Pumps . Water Power Salah satu indikator kinerja Unit PLTA adalah Pemakaian Sendiri (PS). Dengan demikian kita telah melakukan efisiensi dalam pemakaian listrik.15. Kinetic Energy . energi kinetik air . pembuatan. Untuk itu perlu dilakukan inovasi membuat dan menggunakan pompa hidram yang menggunakan energi kinetik air itu sendiri sehingga tidak memerlukan energi listrik.lampu maka lampu tersebut akan bekerja secara otomatis. pengamatan dan survey lapangan. dan pemasangan serta melakukan uji coba berfungsinya pompa hidram setelah terpasang dan mengamati hasilnya. Kata kunci : pompa hidram. hal ini tentu menambah Kwh PS. Kebutuhan service water di Kolam Tando Harian (KTH) PLTA Timo diperoleh dari sumber air di sekitarnya yang dipompa dengan penggerak listrik. Pompa hidram hasil inovasi ini bisa dikembangkan untuk dimanfaatkan di PLTA lainnya maupun bagi keperluan lain khususnya di daerah elevasi rendah yang banyak terdapat sumber air dengan debit yang kontinyu dan akan dimanfaatkan di daerah dengan elevasi lebih tinggi. efisiensi 45 cm 14 cm 13.1. tenaga dan waktu 15 TG.2008 PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Mrica Pembuatan Dan Penggunaan Pompa Hidram Untuk Penghematan Energi Pemakaian Sendiri (Ps) Di Kolam Tando Harian Plta Timo Ria Indrawan Suharno Yudhi Hartanto . perencanaan kebutuhan material. perancangan.

Energy Saving Listrik merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang sangat vital. sebagai upaya memanage pola perilaku budaya boros energi listrik agar menjadi efisien. Pola tersebut diatas harus dirubah menjadi pola pemikiran yang lebih modern dengan memanfaatkan tehnologi yang mampu mengendalikan pemakaian energi listrik secara otomatis melalui pola SENSOR GERAKAN / AKTIFITAS untuk ruangan.1. Nuruddin Se Sony Fajar Pribadi Drs .16 TG. sedang untuk pemakaiannya lebih banyak terjadi pemborosan. karena banyak peralatan yang menggunakan listrik. Pola pemanfaatan sensor yang telah dibuat ini diharapkan dapat diterapkan untuk seluruh pengguna. . Cara hemat dengan sistim manual seperti ini kurang memberikan hasil maksimal sehingga slogan hemat energi hanya sekedar slogan saja. Himbauan hemat energi yang sudah tercanangkan sejak dulu kurang efektif. gedung dan bangunan. Penggantian alat-alat listrik dan merubah sistim ventilasi belum menjadi prioritas utama. selain untuk keperluan penghematan energi listrik juga untuk meningkatkan keamanan gedung dan bangunan. karena pada diri kita dan masyarakat belum terbentuk budaya sadar hemat listrik.16.2008 PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TIMUR APJ PASURUAN Desain Dan Implementasi Keamanan Dan Hemat Listrik Pada Gedung Rustam Efendi Se Hm.

Perangkat telekomunikasi radio yang digunakan APJ Jember dalam mengkoordinasi sistem kurang mendukung kinerja dan memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan karena wilayah kerjanya melingkupi daerah pegunungan sehingga gelombang radio tidak dapat diterima secara optimal mempergunakan antena vertikal.1.17 TG. . Untuk menunjang koordinasi tersebut diperlukan sistem komunikasi yang handal. Untuk memperbaiki mutu komunikasi yang ada selama ini telah dibuat antena pengarah 15 elemen sehingga sinyal yang dikirim dan diterima lebih kuat serta terarah dalam pentransmisiannya. Dengan perubahan sistem telekomunikasi ini. Radiocom municatio ns Sebagai penyedia tenaga listrik di Indonesia. Antennas .2008 PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TIMUR APJ Jember Antena Pengarah Uhf Sebagai Perbaikan Mutu Komunikasi Radio Sugianto Suharto Arif Setyo Nugroho Aji Lesmana . sekaligus diperoleh efisien dalam penggunaan daya. Tingkat kehandalan ini dapat dicapai dengan kecepatan dan ketepatan informasi saat koordinasi unit–unit pelaksana. penanganan gangguan menjadi lebih cepat yang menyebabkan image perusahaan membaik karena kualitas pelayanan PLN di mata pelanggan membaik.17. PT PLN (Persero) dituntut memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat dengan menjaga pasokan listrik dan meminimalisir lama padam apabila ada gangguan.

Berdasar pada beberapa kejadian padam meluas dan belajar dari pengalaman selama melacak Gangguan DC Ground pada Gardu Induk. Voltages Gangguan DC Ground dalam Instalasi Gardu Induk. perlu waktu untuk melacak yang mungkin lebih fatal lagi apabila ada pemicu terjadinya DC Ground berganda selama pelacakan. sehingga kondisi pada saat gangguan DC Ground yang berada dibawah nilai setting. sering dialami baik dengan indikasi maupun tanpa indikasi.2008 PT PLN (Persero) P3B JAWA BALI Region Jakarta & Banten Balancing DC Voltage BDV . Balancing Devices . GITET Gandul dan GI Petukangan UPT Jakarta Selatan yang semua beresiko pemadaman yang meluas. pada saat melacak sumber gangguan DC Ground apabila terjadi Unwanted Trip . tidak akan terindikasi atau termonitor.18. Beberapa kejadian Unwanted Trip. Terjadinya Unwanted Trip dapat beresiko pemutusan pelayanan tenaga listrik sangat besar terutama pada sistim penyaluran yang kompleks dan dengan cakupan wilayah pelayanan konsumen yang cukup luas seperti halnya wilayah Ibukota Jakarta. Direct Current .08 Priyono Tri Waluyo Agung Sasmito . timbul akibat terjadinya gangguan DC Ground yang tidak termonitor. maka dipandang perlu suatu terobosan dalam metode pelacakan gangguan DC Ground dengan prinsip menyeimbangkan tegangan sistim DC menggunakan peralatan yang dinamakan Balancing DC Voltage. Pada umumnya aplikasi setting sensitivitas terhadap gangguan DC Ground. namun tidak mudah untuk segera dengan cepat menemukan sumber penyebab gangguan. Hal tersebut tergantung kepada tingkat sensitivitas setting pada sistim monitoring sumber DC. cenderung pada setting mendekati gangguan solid DC Ground.18 TG. Meskipun ada indikasi gangguan DC Ground. Penggunaan Peralatan Balancing DC Voltage telah dilaksanakan di GITET Depok.1.

CT. Proses pemeliharaannya tidak mendapat waktu yang banyak walau untuk memastikan performanya dibutuhkan metode pemeriksaan yang teliti.2. PT & TRAFO DAYA M. CT (Current Transfomer) dan PT (Potential Transformer) adalah alat utama pengukuran energi dan proteksi dalam menjaga kontinuitas sistem listrik PLN.19 TG. Portabel Tes Set inovasi kami menawarkan kemudahan dalam pemeriksaan CT. Salah satu komponen yang memerlukan efisiensi adalah bidang pemeliharaan peralatan. Current Transform ers Melalui Visi 75-100 PLN diharapkan dapat menerangi Indonesia pada saat HUT RI ke 75. Ada beberapa jenis pemeriksaan untuk ketiganya. Uji Rasio PT dan Uji Short Circuit Rasio Trafo Daya. Salah satunya. cepat dengan hasil akurat. Uji Lengkung Kemagnitan CT. Efisiensi waktu dan biaya pemeliharaan dapat menjadi kontribusi nyata untuk efisiensi korporat. Afip Nurul Hudah Souverwin . dari hasil pengalaman dilapangan diantara jenis pemeriksaan tersebut sering dilakukan seadanya yang berisiko dapat menurunkan akurasi. PT dan Trafo Daya untuk beberapa metode pemeriksaan menjadi satu peralatan portabel yang mudah dibawa agar pelaksanaan pekerjaan dapat lebih praktis. membuat proses pekerjaan menjadi lancar dan mudah agar pelaksanaannya menjadi lebih cepat dan akurat. Peralatan ini dapat dikembangkan untuk pemeriksaan lainnya seperti pemeriksaan vektor. burden rangkaian . PT dan Trafo Daya. Trafo Daya adalah peralatan utama PLN yang mentransformasikan energi listrik agar aman dan mudah disalurkan. ketiganya ada pada semua lini sistem listrik PLN dari hulu hingga hilir pelanggan. Dapatkah hal tersebut terwujud? Harus bisa! Efisiensi PLN di segala bidang adalah pendukung utama tercapainya Program Tujuh Lima Seratus Elektrifikasi Indonesia tersebut. Fokus pemeriksaannya adalah Uji Polaritas CT. keseimbangan S1 P1 Saklar Multi Meter Analog S2 P2 m A CT Battery 9V Arus Hubung Singkat Diukur dengan Tang Ampree Slide Regulator 3 phase Trafo Daya .1.2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel Dan Sultra Sektor Bakaru Portabel Tes Set untuk CT.

Salah satunya adalah tools yang digunakan untuk pembongkaran dan perakitan Injection Valve (Nozzle). Maintenan ce Secara organisasi unit PLTD Lopana adalah suatu unit pembangkit yang ada dibawah PT.2.A. dengan penyesuaian pada wiringnya.PLN (Persero) Wilayah Suluttengo Sektor Minahasa. PLTD Lopana merupakan ujung tombak penyuplai energi listrik diujung Minahasa selatan yang memengang peranan penting sebagai pendukung/menetralisir tegangan unit pembangkit PLTP Lahendong. sehingga metode tes menjadi lebih mudah dipahami 20 TG.J. Untuk Kelancaran dari pemeliharaan sangat didukung oleh ketersediaan tools yang mempermudah pekerjaan.2. Moningka A. Peralatan inovasi ini juga dapat memperlancar ”transfer knowledge” untuk teknisi generasi berikutnya karena dilengkapi instruksi ringkas pada tampilan dari mikrokontroler. dan beroperasi secara komersial sejak Tanggal 17 Desember 2003 hingga kini. Injection valve ( Nozzle ) berfungsi mengabutkan bahan bakar / HSD yang dipompa ke fuel injection pump melalui delivery pipe keruangan pembakaran. Nozzles .2008 PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Sektor Minahasa Modifikasi Tools Pemeliharaan Injection Valve (Nozzle) Di PLTD Lopana H.tegangan dll.Rumbajan .P. Sampul S. Unit PLTD Lopana memiliki 2 unit mesin pembangkit yang berkapasitas masingmasing 5000 kW. Daryoto G. Valves . sehingga bahan baker / HSD yang sudah beubah dari bentuk cair NOZZLE HOLDER PENGIKAT NOZZLE DOWEL PIN SUPPORT . Dalam meningkatkan Ketersediaan Suplai Listrik dari PLTD Lopana didukung oleh pemeliharaan (Maintainance) untuk meningkatkan keandalan dari Operasi unit.

. Mengingat vitalnya fungsi operasi Injection valve ( Nozzle ) maka dibuatlah modifikasi Tools untuk membongkar dan memasang kembali injection valve / nozzle secara aman Dengan kendala yang sering ditemukan di lapangan pada saat pelaksanaan pemeliharaan maupun penggantian komponen jaringan seperti Isolator dan Travers pada konstruksi jaringan type A2 maupun A1 posisi menyudut. A.Terjadinya Gangguan pada Nozzle sangat mempengaruhi kinerja mesin seperti: SFC tinggi.3.21 TG. pelaksanaan pekerjaannya tidak perlu lagi dibarengi dengan melakukan Pemadaman Penyulang. Md. 30 dan 31 belum bisa diterapkan. Poles . sehingga mempengaruhi proses pembakaran menyebabkan mesin hunting. dengan kondisi seperti ini maka pemadaman terhadap penyulang tidak bisa dihindarkan lagi. Fungsi Injection valve (Nozzle) sangat vital dalam pengoperasian mesin Diesel . kerap kali pelaksanaan pekerjaannya belum bisa dilaksanakan. sehingga SOP PDKB-TM nomor : 29.2008 PT PLN (Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali Utara Conductor Support Pole Methode “Trianggulasi Mast“ I Made Meddy Karmita I Nyoman Sarma A. Conductor s menjadi bentuk kabut yang mudah terbakar dan menghasilkan pembakaran yang sempurna dan tidak tersisa untuk melindungi ruang baker dari carbon sisa pembakaran. hal ini akan berakibat disamping hilangnya Kwh jual bagi Perusahaan juga menyangkut Citra Perusahaan terhadap pelanggan pemakai tenaga listrik.2. Putra Wiarsa . karena kebanyakan dari komponen jaringan tersebut di atas terpasang pada jaringan yang lokasinya berada di pinggir jalan utama maupun perumahan penduduk. pembakaran didalam cylinder tidak sempurna. Maka dengan dibuatnya alat “Conductor Support Pole Methode Trianggulasi Mast“ ini yang kegunaannya dipakai untuk pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan maupun penggantian Isolator Tumpu dan Travers dengan konstruksi jaringan type A2 maupun A1 dengan posisi jaringan menyudut.

2008 PT PLN (Persero) Wilayah Sultan Batara Sektor Tello PLC . Diharapkan dengan penguasaan . dan dibuat dengan cara memodifikasi dan peralatan PDKB-TM yang ada ditunjang dengan beberapa material yang mudah didapat dipasaran bebas yang harganya relatip murah. Spesifikasi diatas dibuat dengan mengoptimasikan sedemikian rupa antara faktor anggaran. 6 buah tombol pengaturan signal analog. Meskipun peralatan ini sederhana tapi manfaat dari alat ini sangat besar sekali sehingga sangat membantu sekali bagi PDKB-TM PT PLN (PERSERO) Distribusi Bali AJ Bali Utara dalam hal pencapaian Kinerja.4.. 1 buah digital volt meter lengkap dengan selector switchnya. Peralatan ini bersifat portabel. Software. Catu daya yang diperlukan adalah 220 VAC 50 Hz 24 VDC 15 Amp. tingkat kebutuhan teknis dan pengembangan kedepannya. Sisi outputnya sejumlah 16 output diindikasikan oleh lampu indikator dengan jumlah yang sama. Conductor Support Pole Trianggulasi Mast ini konstruksinya sangat sederhana. 22 TG.TB ( Programable Logic Controller .Training Board ) Teguh Budi Prayogo M. Programm ing .sehingga kerugian-kerugian terhadap kWh hilang bagi Perusahaan maupun Citra Perusahaan dapat di atasi. 6 input modul analog internal. Controllers ( PROGRAMABLE LOGIC CONTROLLER TRAINING BOARD ) untuk keperluan in house training dan dapat berfungsi sekaligus sebagai simulator pemrograman ladder yang ditujukan untuk peningkatan kemampuan SDM ( Sumber Daya Manusia Telah dibuat peralatan / alat bantu instrumentasi yang dinamakan PLC-TB ) terhadap hardware dan software yang terkait dalam pemeliharaan dan ( Programable pengoperasian PLC Logic Controller ). 6 pasang input terminal analog eksternal. Asadeddin Edy Suba . ringan dan bisa digunakan didalam ruangan atau diluar ruangan ( dilengkapi dengan sistem pendingin ) dengan kapasitas 10 input discrette.2.

23 TG. PLC-TB. 108 Archives. Fungsi pneumatic valve ini sebagai starting system dan safety system. 76. Output. 88. Pemrograman. 57 Antennas. 19 Alarms. 62. Portable. 69. Simulator. Hardware. Input.2008 PT PLN (Persero) Wilayah NTB Pembuatan Alat Uji Kerja Pneumatic Valve Merk Eugen seitz Type 999 pada Mesin New Sulzer Heri Andi Sugito Yulius Laiya Marawali Yuni Setya Ariwibawa . cepat dan dapat meningkatkan keandalan pembangkit A Actuators. 89 Assets. Untuk mengetahui baik tidaknya kerja pneumatic valve ini diperlukan sebuah alat uji pneumatic valve sehingga dapat dilaksanakan dengan mudah.2.teknis hardware maupun software pada peralatan ini SDM terkait yang berkepentingan dan bertanggungjawab pada instalasi listrik kontrol instrument mesin pembangkit dapat meningkatkan kemampuannya secara kualitas dan kuantitas dalam menyelesaikan permasalahan / gangguan instalasi listrik kontrol dan instrument mesin pembangkit. Analog. Pneumatic Valve Dalam pengoperasian Mesin Sulzer 12 ZV 40/48 dan 12 ZAV 40S yang berjumlah 11 unit di PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat penggunaan pneumatic valve merk Eugen Seitz type 999 cukup banyak jumlahnya. Peningkatan kemampuan SDM. Software.5. Keywords / kata Kunci : In House Training. 65 .

106 Knowledge Sharing. 81 Drainage Systems. 8. 27 Balancing Devices. 74. 16 Hydraulic Turbines. 105 . 25. 9. 49 L Lamps. 58. 13. 15. 113 Converters. 67. 23 Combined. 67. 10 F Fans. 30. 29. 2 Cranes. 16. 84 K Kinetic Energy. 57. 92 Chains. 63. 33 I Ignitors. 2. 3 Induction Voltage. 30. 12 Hydro. 95 Insulation. 20. 41 G Gas. 45 Interrupted Frequency. 40 Cooling Towers. 29. 84. 79. 62. 32 Interrupted. 93 Circuit Breakers. 59. 18. 84 Intake Gates. 42 Conveyor Belts. 107 Engines. 70. 54 Current Transformers. 36 Inventories. 21. 112 Consumer Administration. 93 Coatings. 82 Flame Furnaces. 64. 72. 75. 10. 31 Coils. 109 Batteries. 12 E C Energy. 94 Gas Turbines. 47 Cunsumer Administration. 87 Energy Saving. 5 Computers. 72. 74.B Balanced Valves. 4. 63. 4 Conductors. 40 Feed Devices. 31 Cooling Water. 31 Conditioning. 69. 42. 8. 4 Desuperheater. 40. 59. 21 Finance. 74 Concrete. 84 Dehumidifier. 2. 15. 16. 98. 109 Distribution. 57. 60 Circuit Breakers. 65. 58 Cold Start-up. 68 Control. 71. 52 Distribution Networks. 18. 71. 9. 31 H Heat Insulation. 105 Controllers. 68. 12. 17 Cables. 93 Feeder Systems. 14 Cooling Systems. 55 Camera. 73. 74. 10 Combined Cycle. 50. 1 Heaters. 53. 17. 75 Coals. 61. 42 Costs. 91 Geothermal. 16. 1. 25 D Dampers. 102 Fuels. 94 Direct Current. 71. 10. 13 Corona. 9 Detectors. 53. 110 Customer Services. 102 Diesel. 8. 37. 27. 23. 76 Cycle. 6. 37 Coolers Pump.

37. 12. 91. 38. 46. 24. 100 Substations. 9. 60. 83 Reliability. 83. 64. 92 Load. 29 . 9. 65 MUPS. 81 Low Voltage. 57. 19. 87 M Maintenance. 79. 22. 14. 94 Power Systems. 24. 38. 65. 9. 67 Micro/Mini Hydro. 22. 22. 63. 94 Towers. 74. 44 Protection. 74. 34. 14. 97 Rotors. 17. 41. 55. 93 Steam Power. 79. 81. 73. 101 Stators. 1. 13. 43. 113 Speed Control Systems. 114 Poles. 10. 101 SMS. 10 Simulators. 70 Losses. 105 Live-Working. 6. 91 Pumps. 10 Pipes. 84 Visual Equipment. 23. 100 Steam. 94. 23. 83 N Nozzles. 30. 56. 37. 54. 55 Tools. 38 Steam Turbines. 34. 19. 47. 91. 21. 38. 65. Programming. 88. 71. 24 Robots. 16 Pneumatic Valve. 30. 83 Sensors. 95. 26. 8. 47 Tranfer Functions. 85. 5 Transformers. 15. 69. 31. 36. 82 Management Information Systems. 27. 84 Over Load. 34. 89 Medium Voltage. 75. 101 Separators. 36. 53 Voltages. 13. 26. 37. 41. 62. 82. 95 Risk Based Inspection. 29. 23. 85 Radiocommunications. 72 Petroleum Fuels. 10. 106 U Undervoltage. 1. 34. 56. 44. 4. 25. 56. 111 Vibration. 100. 8 Servomotors. 112 Power Stations. 103 Voltage Transformers. 24. 20. 19. 65. 68. 24. 63. 103. 81 Regulators. 83 Optical Fibre. 40 Radio Frequency. 32 Monitoring. 65 Software.LAN. 85 Telecommunication. 87 S Safety. 111 O Operation. 2. 45. 25. 41. 76. 20. 100 Rural Electrification. 6. 93. 96 Protection by Relays. 33. 61. 23. 27. 15. 36. 25. 85. 72 Overhead Line. 16. 43 V Valves. 67. 22 Sales Management. 65. 103 Remote Control. 5. 73 SCADA. 60 T P Tariffs. 21. 78 Pulleys. 6. 32. 19. 58. 70. 37. 49. 78. 59. 33. 111 Management. 108 Reclosers. 44. 82. 75 Refining Processes. 34. 60. 78 Lighting. 109 R Radiators.

64. 26. 65. 61 Wastes.W Warning Systems. 106 Watt-hour Meters. 59. 81 . 32 Water Power.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful