BESARAN DAN PENGUKURAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 11 Surabaya
Mata Pelajaran : Fisika
Bidang keahlian : Teknik Permesinan
Kelas/Semester : X/I
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit

I. Standar Kompetensi:
1. Mengukur besaran dan menerapkan satuannya
II. Kompetensi Dasar:
1.1. Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya
III. Indikator:
A) Produk
1) Menentukan satuan besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik.
2) Menuliskan dimensi besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik.
3) Mengkonversi data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik ke
dalam satuan internasional (SI).
4) Mengkonversi data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik ke
dalam satuan imperial.
5) Menentukan nilai terukur berdasarkan skala yang terbaca pada jangka sorong.
6) Menentukan nilai terukur berdasarkan skala yang terbaca pada mikrometer sekrup.
7) Menentukan kelayakan pakai komponen otomotif jika data pengukuran dan
manualnya diketahui.
B) Proses Kognitif
1) Melakukan pengamatan dalam menentukan alat ukur yang sesuai dengan
karakteristik benda untuk mengukur panjang benda bentuk teratur disekitar.
2) Melakukan pengamatan dalam menentukan alat ukur yang sesuai dengan
karakteristik benda untuk mengukur panjang komponen otomotif.
3) Membuat kesimpulan berdasarkan hasil pengukuran.
C) Psikomotor
1) Terampil menggunakan alat pengukur panjang (mistar, jangka sorong, dan
mikrometer sekrup) untuk mengukur panjang benda bentuk teratur disekitar.
2) Terampil menggunakan alat pengukur panjang (mistar, jangka sorong, dan
mikrometer sekrup) untuk mengukur panjang benda dalam bidang otomotif
D) Sosial
1) Mengajukan pertanyaan
2) Menyampaikan jawaban/pendapat
3) Bekerjasama dalam kelompok
E) Karakter
1) Jujur dalam menuliskan hasil pengamatan
2) Terbuka dalam menanggapi pendapat
3) Disiplin dalam mengerjakan tugas



¹---·-· '-'·|··-··- '--!-'·j···- ¹---·-· '-'·|··-··- '--!-'·j···- ¹---·-· '-'·|··-··- '--!-'·j···- ¹---·-· '-'·|··-··- '--!-'·j···-

IV. Tujuan Pembelajaran:
A) Produk
1) Diberikan empat besaran turunan berbeda yang berhubungan dengan bidang teknik
siswa dapat menentukan satuannya semua benar.
2) Diberikan lima besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik siswa
dapat menuliskan dimensinya semua benar.
3) Diberikan data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik siswa dapat
mengkonversi data tersebut ke dalam satuan internasional (SI) sesuai aturan
konversi satuan.
4) Diberikan data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik siswa dapat
mengkonversi data tersebut ke dalam satuan imperial sesuai aturan konversi
satuan.
5) Diberikan data skala yang terbaca pada jangka sorong siswa dapat menentukan
nilai yang terukur pada jangka sorong tersebut sesuai aturan pembacaan pada
jangka sorong.
6) Diberikan data skala yang terbaca pada mikrometer sekrup siswa dapat
menentukan nilai yang terukur pada mikrometer tersebut sesuai aturan pembacaan
pada mikrometer sekrup.
7) Diberikan data pengukuran dan data manual komponen otomotif siswa dapat
menentukan kelayakan pakai komponen tersebut sesuai kriteria pada manual.
B) Proses Kognitif
1) Diberikan sejumlah benda bentuk teratur (silinder, bola, balok, meja, buku, pintu,
jendela, papan tulis) dan alat ukur panjang (mistar, jangka sorong, dan mikrometer
sekrup) siswa dapat menentukan hasil pengukuran dengan alat ukur yang sesuai
karakteristik benda yang diukurnya sesuai rincian tugas kinerja.
2) Diberikan pegas katup dan mistar baja siswa dapat menentukan hasil pengukuran
panjang pegas katup menggunakan mistar baja tersebut sesuai rincian tugas
kinerja.
3) Diberikan sproket timing poros engkol/kam dan jangka sorong siswa dapat
menentukan hasil pengukuran diameter sproket timing poros engkol/kam
menggunakan jangka sorong tersebut sesuai rincian tugas kinerja.
4) Diberikan torak dan mikrometer sekrup siswa dapat menentukan hasil pengukuran
diameter torak menggunakan mikrometer tersebut sesuai rincian tugas kinerja.
5) Diberikan alat ukur panjang (mistar, jangka sorong, mikrometer sekrup) dan
komponen bidang teknik (pegas katup, sproket timing poros engkol/kam, dan
torak), siswa dapat menyimpulkan faktor utama yang mempengaruhi hasil
pengukuran panjang sesuai rincian tugas kinerja.
C) Psikomotor
1) Diberikan alat ukur (mistar, jangka sorong, dan mikrometer) dan benda teratur
(silinder, bola, balok, meja, buku, pintu, jendela, papan tulis) siswa terampil
mengukur panjang benda-benda tersebut sesuai dengan rincian tugas kinerja.
2) Diberikan alat ukur (mistar, jangka sorong, dan mikrometer sekrup) dan sejumlah
komponen otomotif (pegas katup, sproket timing poros engkol/kam, dan torak)
siswa terampil mengukur panjang benda-benda tersebut sesuai dengan rincian
tugas kinerja.
D) Sosial
1) Pada saat mengikuti KBM yang berpusat pada siswa, siswa berani mengajukan
pertanyaan tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru.
2) Pada saat mengikuti KBM yang berpusat pada siswa, siswa berani mengajukan
pendapat tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru.

3) Pada saat mengikuti KBM yang berpusat pada siswa, siswa dapat bekerjasama
dalam kelompok tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru.
E) Karakter
1) Pada saat melakukan tugas kinerja, siswa jujur dalam menuliskan hasil
pengamatan tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru.
2) Pada saat melakukan tugas kinerja, siswa terbuka dalam menanggapi pendapat
orang lain tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru.
3) Pada saat melakukan tugas kinerja, siswa disiplin dalam mengerjakan tugas tanpa
terlebih dahulu diperintah oleh guru.
V. Materi Ajar:
1. Besaran dan Satuan (Besaran; Satuan Standar; Macam-macam alat ukur; Konversi
satuan; Angka penting)
2. Pengukuran Panjang dalam Bidang Teknik (Pengukuran panjang komponen dengan
mistar dan jangka sorong; Pengukuran panjang komponen dengan mikrometer sekrup)
VI. Model dan Metode Pembelajaran
1. Model Pembelajaran:
Model pembelajaran langsung
2. Metode Pembelajaran:
Diskusi
Demonstrasi (peragaan)
Percobaan
VII. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama (3 x 45 menit)
Hari/tanggal………………………
Indikator:
Produk
1) Menentukan satuan besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik.
2) Menuliskan dimensi besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik.
3) Mengkonversi data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik ke
dalam satuan internasional (SI).
4) Mengkonversi data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik ke
dalam satuan imperial.
5) Menentukan nilai terukur berdasarkan skala yang terbaca pada jangka sorong.
6) Menentukan nilai terukur berdasarkan skala yang terbaca pada mikrometer sekrup.
Proses Kognitif
1) Melakukan pengamatan dalam menentukan alat ukur yang sesuai dengan
karakteristik benda untuk mengukur panjang benda bentuk teratur disekitar.
Membuat kesimpulan berdasarkan hasil pengukuran
3) Membuat kesimpulan berdasarkan hasil pengukuran.
Psikomotor
1) Terampil menggunakan alat pengukur panjang (mistar, jangka sorong, dan
mikrometer sekrup) untuk mengukur panjang benda bentuk teratur disekitar.
Sosial
1) Mengajukan pertanyaan
2) Menyampaikan pendapat
3) Bekerjasama dalam kelompok
Karakter
1) Jujur dalam menuliskan hasil pengamatan
2) Terbuka dalam menanggapi pendapat
3) Disiplin dalam mengerjakan tugas

A. Pendahuluan (± ±± ± 15 menit):
1. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa
setelah pembelajaran berlangsung (Fase 1)
Terlaksana/Tidak
2. Mengingatkan siswa bahwa dalam kehidupan sehari-hari
banyak dijumpai besaran yang memerlukan pengukuran, dan
menanyakan contohnya kepada siswa. (Fase 1)
Terlaksana/Tidak
3. Memotivasi siswa tentang pentingnya satuan standar dengan
memanggil 3 orang siswa untuk mengukur panjang meja
dengan jengkalnya masing-masing dan membandingkan
hasilnya (Fase 1)
Terlaksana/Tidak
4. Mengingatkan siswa tentang pentingnya ketepatan pengukuran
dengan menunjukkan diameter kelereng yang tidak bisa diukur
menggunakan mistar (Fase 1)
Terlaksana/Tidak

B. Kegiatan Inti (± ±± ± 15 menit):
Penggalan Pertama
1. Menyampaikan informasi tentang “Pengukuran” dengan
mendemonstrasikan cara menggarisbawahi konsep-konsep
kunci yang terdapat pada halaman 1 buku siswa (Fase 2)
Terlaksana/Tidak
2. Mendemostrasikan penerapan pengukuran dalam kehidupan
sehari-hari menggunakan media video topik “Besaran pokok”
(Fase 2)
Terlaksana/Tidak
3. Membimbing siswa berlatih menggarisbawahi dengan meminta
siswa membaca dan menggarisbawahi konsep-konsep kunci
pada halaman 2 s.d.12 buku siswa (Fase 3)
Terlaksana/Tidak
4. Memeriksa pemahaman dan memberikan umpan balik terhadap
pekerjaan menggarisbawahi tersebut dengan meminta satu-dua
siswa mempresentasikan pekerjaan menggarisbawahi tersebut
dan ditanggapi siswa lain (Fase 4)
Terlaksana/Tidak
Penggalan ke dua
1. Menyampaikan informasi tentang “Besaran dan Satuan”
dengan mendemonstrasikan cara menggarisbawahi konsep-
konsep kunci yang terdapat pada halaman 17 buku siswa (Fase
2)
Terlaksana/Tidak
2. Mendemostrasikan penerapan besaran dan satuan dalam
kehidupan sehari-hari menggunakan media video topik
“Besaran Turunan” (Fase 2)
Terlaksana/Tidak
3. Membimbing siswa berlatih menggarisbawahi dengan meminta
siswa membaca dan menggarisbawahi konsep-konsep kunci
pada halaman 18 s.d. 23 buku siswa (Fase 3)
Terlaksana/Tidak
4. Memeriksa pemahaman dan memberikan umpan balik terhadap
pekerjaan menggarisbawahi tersebut dengan meminta satu-dua
siswa mempresentasikan pekerjaan menggarisbawahi tersebut
dan ditanggapi siswa lain (Fase 4)
Terlaksana/Tidak
Penggalan ke tiga
1. Menyampaikan informasi tentang “Jangka sorong dan
Mikrometer sekrup” dengan menyampaikan konsep kunci yang
terdapat pada halaman 24 s.d 29 buku siswa (Fase 2)
Terlaksana/Tidak

2. Mendemostrasikan cara penggunaan dan cara membaca skala
jangka sorong dan mikrometer sekrup menggunakan media
interaktif flash topik jangka sorong & micrometer (Fase 2)
Terlaksana/Tidak
3. Membimbing dan meminta siswa dalam kelompok melakukan
penyelidikan langkah 1 sampai 5 pada Lembar Kerja Siswa 1
(Fase 3)
Terlaksana/Tidak
4. Memeriksa hasil kerja dan memberikan umpan balik terhadap
hasil kerja siswa tersebut dengan meminta kelompok secara
bergantian mempresentasikan hasil penyelidikannya tersebut
dan ditanggapi kelompok lain (Fase 4)
Terlaksana/Tidak
5. Memberikan pelatihan lanjutan dengan menggunakan simulasi
pembacaan skala jangka sorong dan mikrometer sekrup yang
terdapat pada media interaktif flash topik jangka sorong &
micrometer (Fase 5)
Terlaksana/Tidak

C. Penutup (± ±± ± 5 menit):
1. Membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang telah
dipelajari pada pertemuan ini
Terlaksana/Tidak

Pertemuan Kedua (3 x 45 menit)
Hari/tanggal………………………
Indikator:
Produk
7) Menentukan kelayakan pakai komponen otomotif jika data pengukuran dan
manualnya diketahui.
Proses kognitif
2) Melakukan pengamatan dalam menentukan alat ukur yang sesuai dengan
karakteristik benda untuk mengukur panjang komponen otomotif.
3) Membuat kesimpulan berdasarkan hasil pengukuran.
Psikomotor
2) Terampil menggunakan alat pengukur panjang (mistar, jangka sorong, dan
mikrometer sekrup) untuk mengukur panjang benda dalam bidang otomotif
Sosial
1) Mengajukan pertanyaan
2) Menyampaikan jawaban/pendapat
3) Bekerjasama dalam kelompok
Karakter
1) Jujur dalam menuliskan hasil pengamatan
2) Terbuka dalam menanggapi pendapat
3) Disiplin dalam mengerjakan tugas

A. Pendahuluan (± ±± ± 15 menit):
1. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa
setelah pembelajaran berlangsung (Fase 1)
Terlaksana/Tidak
2. Mengingatkan siswa bahwa dalam bidang otomotif diperlukan
keterampilan tentang pengukuran, dan menanyakan contohnya
kepada siswa. (Fase 1)
Terlaksana/Tidak
3. Memotivasi siswa tentang pentingnya keterampilan mengukur Terlaksana/Tidak

panjang dalam bidang otomotif dengan meminta 3 siswa
melakukan pengukuran diameter bola besi (gotri) dengan
angka sorong (Fase 1)
4. Mengingatkan siswa tentang pentingnya ketelitian pengukuran
pada komponen otomotif dengan menunjukkan sepasang blok
silinder dan torak mesin sepeda motor yang longgar (Fase 1)
Terlaksana/Tidak

B. Kegiatan Inti (± ±± ± 15 menit):
Penggalan Pertama
1. Menyampaikan informasi tentang “Pengukuran Panjang Dalam
Bidang Teknik” dengan mendemonstrasikan cara menggaris-
bawahi konsep-konsep kunci yang terdapat pada halaman 41
buku siswa (Fase 2)
Terlaksana/Tidak
2. Membimbing siswa berlatih menggarisbawahi dengan meminta
siswa membaca dan menggarisbawahi konsep-konsep kunci
pada halaman 42 s.d.45 buku siswa (Fase 3)
Terlaksana/Tidak
3. Memeriksa pemahaman dan memberikan umpan balik terhadap
pekerjaan menggarisbawahi tersebut dengan meminta satu-dua
siswa mempresentasikan pekerjaan menggarisbawahi tersebut
dan ditanggapi siswa lain (Fase 4)
Terlaksana/Tidak
Penggalan ke dua
1. Menyampaikan informasi tentang “Penggunaan mistar, jangka
sorong, dan mikrometer sekrup dalam bidang otomotif”
mengacu pada Lembar Kerja Siswa 2 (Fase 2)
Terlaksana/Tidak
2. Membimbing dan meminta siswa dalam kelompok melakukan
penyelidikan langkah 1 sampai 5 pada Lembar Kerja Siswa 2
(Fase 3)
Terlaksana/Tidak
4. Memeriksa hasil kerja dan memberikan umpan balik terhadap
hasil kerja siswa tersebut dengan meminta kelompok secara
bergantian mempresentasikan hasil penyelidikannya tersebut
dan ditanggapi kelompok lain (Fase 4)
Terlaksana/Tidak
5. Memberikan pelatihan lanjutan dengan mengerjakan uji
kompetensi pada buku siswa bab “Pengukuran panjang dalam
bidang teknik” pembacaan skala jangka sorong dan
mikrometer sekrup yang terdapat pada media interaktif flash
topik jangka sorong & micrometer (Fase 5)
Terlaksana/Tidak

C. Penutup (± ±± ± 5 menit):
1. Membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang telah
dipelajari pada pertemuan ini
Terlaksana/Tidak

VII. Sumber Pembelajaran
1. Buku Siswa SMK Kelas X Semester 1 : Besaran Dan Pengukuran Disusun Rudy
Kustijono.
2. Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1) dan kunci : Konsep Besaran Fisika dan Satuannya.
3. Lembar Penilaan Siswa 1 (LPS 1) dan kunci: Konsep Besaran Fisika dan Satuannya

4. Lembar Kerja Siswa 2 (LKS 2) dan kunci: Pengukuran Besaran Fisika dalam Bidang
Teknik.
5. Lembar Penilaian Siswa 2 (LPS 2) dan kunci: Pengukuran Besaran Fisika dalam
Bidang Teknik.
6. Lembar Pengamatan Aktivitas Penyelidikan Siswa.
7. Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa.
8. Kisi-kisi Penilaian dalam RPP.

Daftar Pustaka:
Aarons ,1985, dalam http//edpsycinteractive.org diunduh 19 Pebruari 2010.
A. T. Wyatt dalam http://eduscapes.com/tap/topic69.htm diunduh 19 Pebruari 2010
A. Woolfolk, et-al, 2008, Psycology in Education, Person Education Limited: Longman
Glencoe, 1999, Science, New York: McGraw-Hill.
Linda Elder (2007), Michael Scriven & Richard Paul (1987), dan 1941, Edward Glaser
(1941) dalam http://www.criticalthinking.org/aboutct/define_critical_thinking.cfm#top
diunduh 19 Pebruari 2010
Muhamad Nur, 2005, Strategi-Strategi Belajar, Edisi 2, Universitas Negeri Surabaya, Pusat
Sains dan Matematika Sekolah.
The Liang Gie. 2003. Teknik Berpikir Kreatif. Yogyakarta: Sabda Persada.

dan torak) siswa terampil mengukur panjang benda-benda tersebut sesuai dengan rincian tugas kinerja. meja. buku. 3) Diberikan data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik siswa dapat mengkonversi data tersebut ke dalam satuan internasional (SI) sesuai aturan konversi satuan. mikrometer sekrup) dan komponen bidang teknik (pegas katup. sproket timing poros engkol/kam. jendela. Tujuan Pembelajaran: A) Produk 1) Diberikan empat besaran turunan berbeda yang berhubungan dengan bidang teknik siswa dapat menentukan satuannya semua benar. papan tulis) siswa terampil mengukur panjang benda-benda tersebut sesuai dengan rincian tugas kinerja. siswa berani mengajukan pertanyaan tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru. buku. meja. 5) Diberikan data skala yang terbaca pada jangka sorong siswa dapat menentukan nilai yang terukur pada jangka sorong tersebut sesuai aturan pembacaan pada jangka sorong. 6) Diberikan data skala yang terbaca pada mikrometer sekrup siswa dapat menentukan nilai yang terukur pada mikrometer tersebut sesuai aturan pembacaan pada mikrometer sekrup. 4) Diberikan torak dan mikrometer sekrup siswa dapat menentukan hasil pengukuran diameter torak menggunakan mikrometer tersebut sesuai rincian tugas kinerja. 2) Diberikan pegas katup dan mistar baja siswa dapat menentukan hasil pengukuran panjang pegas katup menggunakan mistar baja tersebut sesuai rincian tugas kinerja. 7) Diberikan data pengukuran dan data manual komponen otomotif siswa dapat menentukan kelayakan pakai komponen tersebut sesuai kriteria pada manual. 2) Pada saat mengikuti KBM yang berpusat pada siswa. pintu. dan mikrometer sekrup) siswa dapat menentukan hasil pengukuran dengan alat ukur yang sesuai karakteristik benda yang diukurnya sesuai rincian tugas kinerja. jangka sorong. C) Psikomotor 1) Diberikan alat ukur (mistar. papan tulis) dan alat ukur panjang (mistar. 2) Diberikan alat ukur (mistar. jangka sorong. bola. balok. balok. D) Sosial 1) Pada saat mengikuti KBM yang berpusat pada siswa. 3) Diberikan sproket timing poros engkol/kam dan jangka sorong siswa dapat menentukan hasil pengukuran diameter sproket timing poros engkol/kam menggunakan jangka sorong tersebut sesuai rincian tugas kinerja. 5) Diberikan alat ukur panjang (mistar. jangka sorong. bola. dan torak). siswa dapat menyimpulkan faktor utama yang mempengaruhi hasil pengukuran panjang sesuai rincian tugas kinerja. siswa berani mengajukan pendapat tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru. jangka sorong. 4) Diberikan data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik siswa dapat mengkonversi data tersebut ke dalam satuan imperial sesuai aturan konversi satuan. B) Proses Kognitif 1) Diberikan sejumlah benda bentuk teratur (silinder. pintu.IV. dan mikrometer) dan benda teratur (silinder. jendela. dan mikrometer sekrup) dan sejumlah komponen otomotif (pegas katup. sproket timing poros engkol/kam. . 2) Diberikan lima besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik siswa dapat menuliskan dimensinya semua benar.

2) Menuliskan dimensi besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik. Konversi satuan. Macam-macam alat ukur. Pengukuran panjang komponen dengan mikrometer sekrup) VI. Pengukuran Panjang dalam Bidang Teknik (Pengukuran panjang komponen dengan mistar dan jangka sorong. Satuan Standar. Membuat kesimpulan berdasarkan hasil pengukuran 3) Membuat kesimpulan berdasarkan hasil pengukuran. 3) Mengkonversi data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik ke dalam satuan internasional (SI). Angka penting) 2. V. Model Pembelajaran: Model pembelajaran langsung 2. Model dan Metode Pembelajaran 1. 6) Menentukan nilai terukur berdasarkan skala yang terbaca pada mikrometer sekrup. 5) Menentukan nilai terukur berdasarkan skala yang terbaca pada jangka sorong. siswa terbuka dalam menanggapi pendapat orang lain tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru. Metode Pembelajaran: Diskusi Demonstrasi (peragaan) Percobaan VII. 3) Pada saat melakukan tugas kinerja. Sosial 1) Mengajukan pertanyaan 2) Menyampaikan pendapat 3) Bekerjasama dalam kelompok Karakter 1) Jujur dalam menuliskan hasil pengamatan 2) Terbuka dalam menanggapi pendapat 3) Disiplin dalam mengerjakan tugas . siswa dapat bekerjasama dalam kelompok tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru. 2) Pada saat melakukan tugas kinerja. siswa disiplin dalam mengerjakan tugas tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru. dan mikrometer sekrup) untuk mengukur panjang benda bentuk teratur disekitar. E) Karakter 1) Pada saat melakukan tugas kinerja.3) Pada saat mengikuti KBM yang berpusat pada siswa. 4) Mengkonversi data pengukuran teknis yang dijumpai dalam bidang teknik ke dalam satuan imperial. Besaran dan Satuan (Besaran. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama (3 x 45 menit) Hari/tanggal……………………… Indikator: Produk 1) Menentukan satuan besaran turunan yang berhubungan dengan bidang teknik. Materi Ajar: 1. siswa jujur dalam menuliskan hasil pengamatan tanpa terlebih dahulu diperintah oleh guru. Psikomotor 1) Terampil menggunakan alat pengukur panjang (mistar. Proses Kognitif 1) Melakukan pengamatan dalam menentukan alat ukur yang sesuai dengan karakteristik benda untuk mengukur panjang benda bentuk teratur disekitar. jangka sorong.

(Fase 1) 3. Kegiatan Inti (± 15 menit): Penggalan Pertama 1. Mendemostrasikan penerapan besaran dan satuan dalam kehidupan sehari-hari menggunakan media video topik “Besaran Turunan” (Fase 2) 3. Menyampaikan informasi tentang “Besaran dan Satuan” dengan mendemonstrasikan cara menggarisbawahi konsepkonsep kunci yang terdapat pada halaman 17 buku siswa (Fase 2) 2. dan menanyakan contohnya kepada siswa.A.d. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa setelah pembelajaran berlangsung (Fase 1) 2. Memotivasi siswa tentang pentingnya satuan standar dengan memanggil 3 orang siswa untuk mengukur panjang meja dengan jengkalnya masing-masing dan membandingkan hasilnya (Fase 1) 4. 23 buku siswa (Fase 3) 4. Memeriksa pemahaman dan memberikan umpan balik terhadap pekerjaan menggarisbawahi tersebut dengan meminta satu-dua siswa mempresentasikan pekerjaan menggarisbawahi tersebut dan ditanggapi siswa lain (Fase 4) Penggalan ke tiga 1.d.12 buku siswa (Fase 3) 4. Pendahuluan (± 15 menit): 1. Membimbing siswa berlatih menggarisbawahi dengan meminta siswa membaca dan menggarisbawahi konsep-konsep kunci pada halaman 2 s. Mendemostrasikan penerapan pengukuran dalam kehidupan sehari-hari menggunakan media video topik “Besaran pokok” (Fase 2) 3. Menyampaikan informasi tentang “Jangka sorong dan Mikrometer sekrup” dengan menyampaikan konsep kunci yang terdapat pada halaman 24 s. Mengingatkan siswa bahwa dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai besaran yang memerlukan pengukuran. Mengingatkan siswa tentang pentingnya ketepatan pengukuran dengan menunjukkan diameter kelereng yang tidak bisa diukur menggunakan mistar (Fase 1) B.d 29 buku siswa (Fase 2) Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak . Menyampaikan informasi tentang “Pengukuran” dengan mendemonstrasikan cara menggarisbawahi konsep-konsep kunci yang terdapat pada halaman 1 buku siswa (Fase 2) 2. Membimbing siswa berlatih menggarisbawahi dengan meminta siswa membaca dan menggarisbawahi konsep-konsep kunci pada halaman 18 s. Memeriksa pemahaman dan memberikan umpan balik terhadap pekerjaan menggarisbawahi tersebut dengan meminta satu-dua siswa mempresentasikan pekerjaan menggarisbawahi tersebut dan ditanggapi siswa lain (Fase 4) Penggalan ke dua 1.

Menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa Terlaksana/Tidak setelah pembelajaran berlangsung (Fase 1) 2. dan mikrometer sekrup) untuk mengukur panjang benda dalam bidang otomotif Sosial 1) Mengajukan pertanyaan 2) Menyampaikan jawaban/pendapat 3) Bekerjasama dalam kelompok Karakter 1) Jujur dalam menuliskan hasil pengamatan 2) Terbuka dalam menanggapi pendapat 3) Disiplin dalam mengerjakan tugas A. dan menanyakan contohnya kepada siswa. Penutup (± 5 menit): Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak 1. (Fase 1) 3. Proses kognitif 2) Melakukan pengamatan dalam menentukan alat ukur yang sesuai dengan karakteristik benda untuk mengukur panjang komponen otomotif. Mengingatkan siswa bahwa dalam bidang otomotif diperlukan Terlaksana/Tidak keterampilan tentang pengukuran. jangka sorong.2. Memotivasi siswa tentang pentingnya keterampilan mengukur Terlaksana/Tidak . Memberikan pelatihan lanjutan dengan menggunakan simulasi pembacaan skala jangka sorong dan mikrometer sekrup yang terdapat pada media interaktif flash topik jangka sorong & micrometer (Fase 5) C. Mendemostrasikan cara penggunaan dan cara membaca skala jangka sorong dan mikrometer sekrup menggunakan media interaktif flash topik jangka sorong & micrometer (Fase 2) 3. Membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang telah Terlaksana/Tidak dipelajari pada pertemuan ini Pertemuan Kedua (3 x 45 menit) Hari/tanggal……………………… Indikator: Produk 7) Menentukan kelayakan pakai komponen otomotif jika data pengukuran dan manualnya diketahui. Membimbing dan meminta siswa dalam kelompok melakukan penyelidikan langkah 1 sampai 5 pada Lembar Kerja Siswa 1 (Fase 3) 4. Memeriksa hasil kerja dan memberikan umpan balik terhadap hasil kerja siswa tersebut dengan meminta kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil penyelidikannya tersebut dan ditanggapi kelompok lain (Fase 4) 5. Pendahuluan (± 15 menit): 1. 3) Membuat kesimpulan berdasarkan hasil pengukuran. Psikomotor 2) Terampil menggunakan alat pengukur panjang (mistar.

Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1) dan kunci : Konsep Besaran Fisika dan Satuannya. Menyampaikan informasi tentang “Penggunaan mistar. Menyampaikan informasi tentang “Pengukuran Panjang Dalam Bidang Teknik” dengan mendemonstrasikan cara menggarisbawahi konsep-konsep kunci yang terdapat pada halaman 41 buku siswa (Fase 2) 2. Mengingatkan siswa tentang pentingnya ketelitian pengukuran Terlaksana/Tidak pada komponen otomotif dengan menunjukkan sepasang blok silinder dan torak mesin sepeda motor yang longgar (Fase 1) B. Memeriksa hasil kerja dan memberikan umpan balik terhadap hasil kerja siswa tersebut dengan meminta kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil penyelidikannya tersebut dan ditanggapi kelompok lain (Fase 4) 5. Memberikan pelatihan lanjutan dengan mengerjakan uji kompetensi pada buku siswa bab “Pengukuran panjang dalam bidang teknik” pembacaan skala jangka sorong dan mikrometer sekrup yang terdapat pada media interaktif flash topik jangka sorong & micrometer (Fase 5) C.45 buku siswa (Fase 3) 3. 2. jangka sorong. Memeriksa pemahaman dan memberikan umpan balik terhadap pekerjaan menggarisbawahi tersebut dengan meminta satu-dua siswa mempresentasikan pekerjaan menggarisbawahi tersebut dan ditanggapi siswa lain (Fase 4) Penggalan ke dua 1.d. Sumber Pembelajaran 1. Kegiatan Inti (± 15 menit): Penggalan Pertama 1. Penutup (± 5 menit): 1. Buku Siswa SMK Kelas X Semester 1 : Besaran Dan Pengukuran Disusun Rudy Kustijono. Membimbing dan meminta siswa dalam kelompok melakukan penyelidikan langkah 1 sampai 5 pada Lembar Kerja Siswa 2 (Fase 3) 4. Lembar Penilaan Siswa 1 (LPS 1) dan kunci: Konsep Besaran Fisika dan Satuannya Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak Terlaksana/Tidak . 3.panjang dalam bidang otomotif dengan meminta 3 siswa melakukan pengukuran diameter bola besi (gotri) dengan angka sorong (Fase 1) 4. Membimbing siswa berlatih menggarisbawahi dengan meminta siswa membaca dan menggarisbawahi konsep-konsep kunci pada halaman 42 s. dan mikrometer sekrup dalam bidang otomotif” mengacu pada Lembar Kerja Siswa 2 (Fase 2) 2. Membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang telah Terlaksana/Tidak dipelajari pada pertemuan ini VII.

2003. Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa. Lembar Kerja Siswa 2 (LKS 2) dan kunci: Pengukuran Besaran Fisika dalam Bidang Teknik.org/aboutct/define_critical_thinking.cfm#top diunduh 19 Pebruari 2010 Muhamad Nur. Wyatt dalam http://eduscapes. Universitas Negeri Surabaya. Pusat Sains dan Matematika Sekolah. Lembar Penilaian Siswa 2 (LPS 2) dan kunci: Pengukuran Besaran Fisika dalam Bidang Teknik. 5. Michael Scriven & Richard Paul (1987).htm diunduh 19 Pebruari 2010 A. Person Education Limited: Longman Glencoe. Lembar Pengamatan Aktivitas Penyelidikan Siswa.com/tap/topic69. Edward Glaser (1941) dalam http://www. Yogyakarta: Sabda Persada. 1999. Strategi-Strategi Belajar. New York: McGraw-Hill. dan 1941. 2008. A. Edisi 2. 7. Linda Elder (2007). The Liang Gie. Science. 6. et-al. Kisi-kisi Penilaian dalam RPP.1985. T. Woolfolk. dalam http//edpsycinteractive.4.criticalthinking.org diunduh 19 Pebruari 2010. . Psycology in Education. Daftar Pustaka: Aarons . 2005. 8. Teknik Berpikir Kreatif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful