BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Sekolah merupakan sebuah sistem yang memiliki tujuan.

Berkaitan dengan upaya mewujudkan tujuan tersebut, serangkaian masalah dapat muncul. Masalah-masalah itu dapat dikelompokkan sesuai dengan tugas-tugas administratif yang menjadi tanggung jawab administrator sekolah, sehingga merupakan substansi tugas-tugas aadministratif kepala sekolah selaku administrator. Di antaranya adalah tugas yang dikelompokkan menjadi substansi perlengkapan sekolah. Dalam rangka melaksanakan tugas-tugas yang dikelompokkan sebagai substansi perlengkapan sekolah itu, digunakan suatu pendekatan administratif tertentu yang disebut juga dengan manajemen, merupakan istilah yang cukup popular. Manajemen merupakan proses pendayagunaan semua sumber daya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pendayagunaan melalui tahapan proses yang meliputi perencanaan,

pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan disebut manajemen. Berdasarkan uraian singkat di atas dapat dikatakan bahwa manajemen sarana dan prasarana sekolah merupakan salah satu bagian kajian dalam administrasi sekolah (school administration), atau administrasi pendidikan (educational administration) dan sekaligus menjadi bidang garapan kepala sekolah selaku administrator sekolah. Sebagai salah satu bagian dalam kajian administrasi pendidikan, manajemen perlengkapan sekolah mengkaji administrasi pendidikan ditinjau dari sisi bagaimana memberikan layanan secara professional dalam bidang perlengkapan atau fasilitas kerja bagi personel sekolah. Dengan manajemen yang efektif dan efisien diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja personel sekolah.

Namun dalam pembahasannya, kami akan menggunakan istilah Administrasi Sarana dan Prasarana, yang berarti proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja yaitu pendayagunaan semua sumber daya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan hal yang sangat menunjang atas tercapainya suatu tujuan dari pendidikan, sebagai seorang personal pendidikan kita dituntut untuk menguasi dan memahami administrasi sarana dan prasarana, untuk meningkatkan daya kerja yang efektif dan efisien serta mampu menghargai etika kerja sesama personal pendidikan, sehingga akan tercipta keserasian, kenyamanan yang dapat menimbulkan kebanggaan dan rasa memiliki baik dari warga sekolah maupun warga masyarakat sekitarnya. Lingkungan pendidikan akan bersifat positif atau negatif itu tergantung pada pemeliharaan administrasi sarana dan prasarana itu sendiri. Terbatasnya pengetahuan dari personal tata usaha sekolah akan administrasi sarana dan prasarana pendidikan, serta kurangnya minat dari mereka untuk mengetahui dan memahaminya dengan sungguh sungguh, maka dari itu kami menyusun makalah ini. Rumusan Masalah Adapun yang menjadi masalah dalam makalah ini adalah bagaimanakah proses pemeliharaan sarana dan prasarana dalam organisasi pendidikan? Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui proses pemeliharaan sarana dan prasarana dalam organisasi pendidikan

misalnya. halaman. Dan menurut Bafadal (2004 : 2) Sarana pendidikan adalah semua perangkat peralatan. Prasarana pendidikan. dan 2). Ditinjau dari fungsinya: Ditinjau dari fungsinya terhadap PBM. telepon. prasarana pendidikan berfungsi tidak langsung (kehadirannya tidak sangat menentukan). tanaman. Prasarana dan sarana pendidikan adalah semua benda bergerak maupun yang tidak bergerak. Fasilitas atau benda-benda pendidikan dapat ditinjau dari fungsi. Sedangkan prasarana pendidikan adalah semua perangkat kelengkapan dasar yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. uang dsb. lapangan olahraga. Buku. gedung/bangunan sekolah. Ruang. air. dapat dikelompokkan menjadi: 1). atau juga sering disebut dengan fasilitas sekolah. jenis atau sifatnya. dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah. listrik. Laboratorium dsb. Menurut Gunawan (2006: 115) Perlengkapan sekolah. misalnya: lokasi/tempat. baik secara langsung maupun tidak langsung. Perpustakaan. 1). yang diperlukan untuk menunjang penyelenggaraan proses belajar mengajar. pagar. Sarana pendidikan. jaringan jalan.BAB II PEMBAHASAN Pengertian Sarana Dan Prasarana Pendidikan Secara Etimologis (bahasa) prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam pendidikan. bahan. Termasuk dalam prasarana pendidikan adalah tanah. menurut Soetjipto (2004 : 170). Sedangkan sarana pendidikan berfungsi langsung (kehadirannya . Sedangkan sarana berarti alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan. bangunan sekolah. serta perabot.

Ditinjau dari jenisnya: Ditinjau dari jenisnya. 2). dan sebagainya. computer. Fasilitas nonfisik yakni sesuatu yang bukan benda mati. tujuan administrasi perlengkapan sekolah adalah memberikan layanan secara professional di bidang sarana dan prasarana pendidikan dalam rangka terselenggaranya proses pendidikan secara efektif dan efisien. alat peraga. Secara rinci. benda-benda pendidikan dapat dibedakan menjadi barang bergerak dan barang tidak bergerak. yang mempunyai peranan untuk memudahkan atau melancarkan sesuatu usaha seperti manusia. 1996 :115) Menurut Bafadal (2004: 5) Secara umum. dan . 3). media. alat peraga. mesin tulis.sangat menentukan) terhadap PBM. atau kurang dapat disebut benda atau dibendakan. uang. model. seperti kendaraan. alat praktek. yang kesemuanya dapat mendukung pelaksanaan tugas. sesuai dengan kebutuhan sekolah. Fasilitas fisik atau fasilitas material yaitu segala sesuatu yang berwujud benda mati atau dibendakan yang mempunyai peranuntuk memudahkan atau melancarkan sesuatu usaha. Dengan pengertian bahwa diharapkan semua perlengkapan yang didapatkan oleh sekolah adalah sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas tinggi. seperti alat pelajaran. jasa. perabot. dan media pendidikan. fasilitas pendidikan dapat dibedakan menjadi fasilitas fisik dan fasilitas nonfisik. (Gunawan. Ditinjau dari sifat barangnya: Ditinjau dari sifat barangnya. tujuannya adalah sebagai berikut: Untuk mengupayakan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan melalui system perencanaan dan pengadaan yang hati-hati dan seksama.

sehingga dapat mengurangi pemborosan. sehingga bias memperoleh fasilitas berkualitas baik dengan harga yang relatif murah.Prinsip efisiensi. Prinsip Pencapaian Tujuan Pada dasarnya administrasi sarana dan prasarana sekolah dilakukan dengan maksud agar semua fasilitas sekolah dalam keadaan kondisi siap pakai. Prinsip administrative. Untuk mengupayakan sarana dan prasarana sekolah. Lebih lanjut menurut Befadal ( 2004 : 5) Agar tujuan-tujuan administrasi sarana dan prasarana bisa tercapai. Prinsip kekohesifan. Prinsip Efisiensi Dengan prinsip efisiensi berarti semua kegiatan pengadaan sarana dan prasarana sekolah dilakukan dengan perencanaan yang hati-hati. Prinsip-prinsip yang dimaksud adalah 1). administrasi sarana dan prasarana sekolah dapat dikatakan berhasil jika fasilitas sekolah itu selalu siap pakai setiap saat. 2. administrasi sarana dan prasarana bias menyokong tercapainya tujuan pendidikan.dengan dana yang efisien. 3). Untuk mengupayakan pemakaian sarana dan prasarana sekolah secara tepat dan efisien. Apabila kelima prinsip tersebut diterapkan. 2). ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam mengelola perlengkapan pendidikan di sekolah. Prinsip pencapaian tujuan. Prinsip kejelasan tanggung jawab. Petunjuk . sehingga keberadaannya selalu dalam kondisi siap pakai dalam setiap diperlukan oleh semua personel sekolah. Dalam rangka itu maka perlengkapan sekolah hendaknya dilengkapi dengan petunjuk teknis penggunaan dan pemeliharaannya. dan 5). Dengan prinsip efisiensi juga berarti bahwa pemakaian semua fasilitas sekolah hendaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya. 4). Oleh karena itu. pada setiap ada seseorang personel sekolah akan menggunakannya.

instruksi. Bilamana hal itu terjadi maka perlu adanya pengorganisasian kerja pengelolaan perlengkapan pendidikan. Prinsip Administratif Di Indonesia teradapat sejumlah peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan sarana dan prasarana pendidikan. Prinsip Kekohesifan Dengan prinsip kekohesifan berarti manajemen perlengkapan pendidikan di sekolah . setiap penanggung jawab penelolaan perlengkapan pendidikan hendaknya memahami semua peraturan perundang-undangan tersebut dan menginformasikan kepada semua personel sekolah yang diperkirakan akan berpartisipasidalam pengelolaan perlengkapan pendidikan. Dengan prinsip administrative berarti semua perilaku pengelolaan perlengkapan pendidikan di sekolah itu hendaknya selalu memperhatikan undang-undang. Oleh karena besar.teknistersebut dikomunikasikan kepada semua personel sekolah yang diperkirakan akan menggunakannya. 4. Sebagai upaya penerapannya. dan pedoman yang telah diberlakukan oleh pemerintah. sarana dan prasarananya sangat banyak sehingga pada kepengaturannya (administrasinya) melibatkan banyak orang. 3. Prinsip Kejelasan Tanggung Jawab Di Indonesia tidak sedikit adanya lembaga pendidikan yang sangat besar dan maju. 5. bilamana dipandang perlu. semua tugas dan tanggung jawab semua orang yang terlibat ituperlu dideskripsikan dengan jelas. Sebagai contohnya adalah peraturan tentang inventarisasidan penghapusan perlengkapan milik Negara. dilakukan pembinaan terhadap semua personel. Dalam pengorganisasiannya. Selanjutnya. peraturan.

Berdasarkan konsepsi lama dan modern Menurut konsepsi lama administrasi sarana dan prasarana itu di artikan sebagai sebuah system yang mengatur ketertiban peralatan yang ada di sekolah . Sedangkan administrasi sarana dan prasarana itu sendiri mempunyai peranan yang sangat penting bagi terlaksananya proses pembelajaran di sekolaah serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan di sebuah sekolah baik tujuan secara khusus maupun tujuan secara umum. sarana pendididkan terdiri dari 3 kelompok besar yaitu : Bangunan dan perabot sekolah Alat pelajaran yang terdiri dari pembukuan .hendaknya terealisasikan dalam bentuk proses kerja sekolah yang sangat kompak. (Yusak. Media pendidikan yang dapat di kelompokkan menjadi audiovisual yang menggunakan alat penampil dan media yang tidak menggunaakan alat penampil. Menurut keputusan menteri P dan K No 079/ 1975. walaupun semua orangyang terlibat dalam pengelolaan perlengkapan itu telah memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. 77:2005) Secara micro (sempit) kepala sekolahlah yang bertanggung jawab atas pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang di perlukan di sebuah sekolah. menurut konsepsi modern guru bertugas sebagai administrator dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah. Oleh karena itu. alat-alat peraga dan laboratorium. Terdapat beberapa pemahaman mengenai administrasi sarana dan prasarana di antaranya adalah : a. namun antara yang satu dengan yang lainnyaharus selalu bekerja sama dengan baik. Guru menurut konsepsi lama bertugas untuk mengatur ketertiban penggunaan sarana sekolah. Menurut konsepsi modern administrasi sarana dan prasarana itu adalah suatu proses seleksi dalam penggunaan sarana dan prasarana yang ada di sekolah. .

Id) Adapun macam-macam sarana dan prasarana yang di perlukan di sekolah demi kelancaran dan keberhasilan kegiatan proses pendidikan sekolah adalah : 1. .b.(Http://Media. Ruang kelas: tempat siswa dan guru melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar.Diknas. Pengertian lain dari administrasi sarana dan prasarana adalah suatu usaha yang di arahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan dan kelengkapan sarana yang ada. Berdasarkan pandangan pendekatan operasional tertentu Seperangkat kegiatan dalam mempertahankan ketertiban penggunaan sarana dan prasarana di sekolah melalui penggunaan di siplin (pendekatan otoriter ) Seperangkat kegiatan untuk mempertahankan ketertiban sarana dan prasarana sekolah dengan melalui pendekatan intimidasi Seperangkat kegiatan untuk memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana sekolah dalam proses pembelajaran (pendekatan permisif) Seperangkat kegiatan untuk mengefektifkan penggunaan sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan program pembelajaran (pendekatan intruksional) Seperangkat kegiatan untuk mengembangkan sarana dan prasarana sekolah Seperangkat kegiatan untuk mempertahankan keutuhan dan keamanan dari sarana dan prasarana yang ada di sekolah.Go. Dengan demikian dapat di tarik suatu kesimpulan bahwa Administrasi sarana dan prasarana pendidikan itu adalah semua komponen yang sacara langsung maupun tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri Dengan demikian adminitrasi sarana dan prasarana itu merupakan usaha untuk mengupayakan sarana dan alat peraga yang di butuhkan pada proses pembelajaran demi lancarnya dan tercapainya tujuan pendidikan .

. 5. Fasilitas olah raga: tempat berlangsungnya latihan-latihan olahraga. Ruang keterampilan adalah tempat siswa melaksanakan latihan mengenai keterampilan tertentu. b. 3. Lokasi sekolah harus berada di wilayah pemukiman yang sesuai dengan cakupan wilayah sehingga mudah di jangkau dan aman dari gangguan bencana alam dan lingkungan yang kurang baik. Komponen-Komponen Administrasi Sarana Dan Prasarana Pendidikan antara lain: 1. adapun jenis lahan tersebut harus memenuhi beberapa kriteria antara lain : a. Ruang perpustakaan: tempat koleksi berbagai jenis bacaan bagi siswa dan dari sinilah siswa dapat menambah pengetahuan. Lahan terbangun adalah lahan yang diatasnya berisi bangunan . 4. Ruang laboratorium (tempat praktek) : tempat siswa mengembangkan pengetahuan sikap dan keterampilan serta tempat meneliti dengan menggunakan media yang ada untuk memecahkan suatu masalah atau konsep pengetahuan . Ruang kesenian: adalah tempat berlangsungnya kegiatan-kegiatan seni 6. Lahan terbuka adalah lahan yang belum ada bangunan diatasnya. Lahan kegiatan praktek adalah lahan yang di gunakan untuk pelaksanaan kegiatan praktek d. c. Lahan pengembangan adalah lahan yang di butuhkan untuk pengembangan bangunan dan kegiatan praktek.2. Lahan Lahan yang di perlukan untuk mendirikan sekolah harus di sertai dengan tanda bukti kepemilikan yang sah dan lengkap (sertifikat).

berfungsi untuk menampung proses kegiatan belajar mengajar teori dan praktek antara lain : Ruang teori sejumlah rombel Ruang Laaboraatorium Ruang Olah raga Ruang perpustakaaan Ruang kesenian Ruang keterampilan b. Ruang penunjang Ruang penunjang berfungsi untuk menunjang kegiatan yang mendukung proses kegiatan belajar mengajar antara lain : Ruang Ibadah Ruang koperasi sekolah Ruang OSIS . Ruang administrasi Ruang Administrasi berfungsi untuk melaksanakan berbagai kegiatan kantor. Ruang administrasi terdiri dari : Ruang kepala sekolah Ruang guru Ruang tata usaha Gudang c.Ruang Secara umum jenis ruang di tinjau dari fungsinya dapat di kelompokkan dalam: a. Ruang pendidikan.

Adapun Jenis. b. perabot UKS. Buku Pegangan .Ruang BP5 Ruang serbaguna Ruang UKS Ruang WC/ kamar mandi Perabot Secara umum perabot sekolah mendukung 3 fungsi yaitu : fungsi pendidikan. adalah semua jenis mebel yang di gunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar. bentuk dan ukurannya mengacu pada kegiatan itu sendiri. fungsi penunjang. adalah perabot yang di gunakan untuk mendukung kegiatan kantor. Alat Dan Media Pendidikan Setiap mata pelajaran sekurang – kurangnya memiliki satu jenis alat peraga praktek yang sesuai dengan keperluan pendidikan dan pembelajaran. Bahan ajar ini terdiri dari a. Jenis perabot sekolah di kelompokkan menjadi 3 macam : a. Perabot pendidikan. fungsi administrasi. jenis perabot ini hanya tidak baku / terstandart secara internasional. c. Perabot administrasi. seperti perabot perpustakaan. sehingga dengan demikian proses pembelajaran tersebut akan berjalan dengan optimal. Perabot penunjang. adalah perabot yang di gunakan / di butuhkan dalam ruang penunjang. Buku Atau Bahan Ajar Bahan ajar adalah sekumpulan bahan pelajaran yang di gunakan dalam kegiatan proses belajar mengajar. perabot OSIS dsb.

Buku Sumber Buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik untuk memperoleh Kejelasan Informasi Mengenai Suatu Bidang Ilmu / Keterampilan. Buku Bacaan Buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagai bahan bacaan tambahan (non fiksi) untuk memperluas pengetahuan dan wawasan serta sebagai bahan bacaan (fiksi ) yang bersifat relatif. adaptif dan produktif. Buku Pelengkap Buku ini di gunakan oleh guru untuk memperluas dan memperdalam penguasaan materi c. 53:1985) B. Hakikat pemeliharaan Pemeliharaan adalah kegiatan pengurusan dan pengaturan agar semua barang selalu dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan secara berdaya guna dan berhasil guna. padahal pemeliharaan ini . PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA 1. d. b. Pemeliharaan merupakan kegiatan penjagaan atau pencegahan dari kerusakan suatu barang sehingga barang tersebut kondisinya baik dan siap digunakan. Pemeliharaan yang bersifat khusus harus dilakukan oleh petugas yang mempunyai keahlian sesuai dengan jenis barang yang dimaksud. (Oteng. Pemeliharaan dilakukan secara continue terhadap semua barang-barang inventaris kadang-kadang dianggap sebagai suatu hal yang sepele. Pemeliaharaan mencakup segala daya upaya yang terus menerus untuk mengusahakan agar barang tersebut dalam keadaan baik.Buku pegangan di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagai acuan dalam pembelajaran yang bersifat Normatif.

172:2004). Pemeliharaan yang bersifat khusus harus dilakukan oleh petugas professional yang mempunyai keahlian sesuai dengan jenis barang yang dimaksud. Senantiasa di tinjau dari segi pelayanan untuk turut memperlancar pelaksanaan program pengajaran. Namun ada beberapa upaya yang bisa di lakukan dalam menangani masalah tersebut diantaranya .merupakan suatu tahap kerja yang tidak kalah pentingnya dengan tahap-tahap yang lain dalam administrasi sarana dan prasarana. Perawatan b. Kepala sekolah tidak terlalu menyibukkan diri secara langsung dengan urusan pelaksanaan administrasi sarana dan prasarana pengajaran. diantaranya adalah sebagai berikut : a. Adapun masalah yang sering timbul dalam pemeliharaan sarana dan prasarana di sekolah adalah pengrusakan yang di lakukan oleh siswa-siswa di sekolah itu sendiri. (Soetjipto. b. Penggantian ringan Pemeliharaan berbeda dengan rehabilitasi. Sarana dan prasarana yang sudah dibeli dengan harga mahal apabila tidak dipelihara maka tidak dapat dipergunakan. rehabilitasi adalah perbaikan berskala besar dan dilakukan pada waktu tertentu saja. Pelaksanaan Pemeliharaan barang inventaris meliputi: a. Melakukan sistem pencatatan yang tepat sehingga mudah di kerjakan. Untuk menyempurnakan pelaksanaan administrasi sarana dan prasarana para ahli menyarankan beberapa pedoman pelaksanaan administrasinya. Pencegahan kerusakan c. yaitu dengan berhati-hati dalam menggunakannya. c. Pemeliharaan dimulai dari pemakai barang.

Koordinasi dalam mengelola dan memelihara sarana dan prasarana sekolah agar tetap prima adalah tugas utama dari administrator . Membina siswa untuk disiplin dengan cara yang efektif dan di terima oleh semua siswa . Tujuan dan manfaat pemeliharaan a. Memberikan pelatihan pada petugas untuk peningkatan kerjanya. Mengadakan inspeksi secara periodik dan teliti terhadap sarana dan prasarana. Memupuk rasa tanggung jawab kepada siswa untuk menjaga dan memelihara keutuhan dari sarana dan prasarana sekolah yang ada. 4. 3. oleh karena itu para petugas yang berhubungan dengan sarana dan prasarana sekolah bertanggung jawab langsung kepada kepala sekolah Adapun kebijaksanaan yang di perlukan dalam memelihara dan mengelola sarana dan prasarana sekolah adalah : 1. Sarana dan prasarana sekolah di siapkan yang prima sehingga tidak mudah di rusak 3. Membangkitkan rasa memiliki sekolah pada siswa –siswi 2. Membina hubungan kerja sama yang baik dengan petugas 2. 3) Untuk menjamin kesiapan operasional daru seluruh peralatan yang diperlukan dalam . 2. 4. Tujuan pemeliharaan: 1) Untuk memperpanjang usia kegunaan aset. Memimpin kerja sama dengan staf yang membantu petugas. 2) Untuk menjamin ketersediaan optimum peralatan yang dipasang untuk produksi atau jasa. Mengawasi pembaharuan dan perbaikan sarana dan prasarana 5.adalah : 1.

3. 5) Penggantian ringan yang dilakukan karena adanya kerusakan kecil. Macam-macam pemeliharaan 1) Pemeliharaan darurat adalah pemeliharaan yang tidak terencana karena mengabaikan pemeliharaan pencegahan. 4) Untuk menjamin keselamatan orang yang menggunakannya. e) Pemeliharaan yang baik memberikan hasil pekerjaan yang baik. 2) Manfaat bagi pegawai yaitu memudahkan pekerjaan yang dibebankan kepadanya. Proses pemeliharaan Pemeliharaan dilakukan khusus terhadap barang inventaris yang sedang dalam pemakaian tanpa mengubah atau mengurangi bentuk kontruksi asli.keadaan darurat setiap waktu. 4) Perawatan yang dilakukan secara berkala atau terus menerus. Pemeliharaan dibagi . c. c) Dengan adanya pemeliharaan yang baik. b) Pemeliharaan yang baik mengakibatkan jarang terjadi kerusakan yang berarti biaya perbaikan dapat ditekan seminimal mungkin. d) Dengan adanya pemeliharaan yang baik akan dilihat dan dipandang. 3) Pemeliharaan pencegahan/terencana. b. 2) Pemeliharaan korektif dimana dilakukan sesuai dengan usia barang. akan lebih terkontrol sehingga menghindari kehilangan. Manfaat pemeliharaan 1) Manfaat bagi negara: a) Jika perlatan terpelihara baik umumnya akan awet yang berarti tidak perlu mengadakan penggantian dalam waktu yang singkat.

menjadi: Berdasarkan kurun waktu: Pemeliharaan harian Pemeliharaan ini dapat dilakukan setiap hari. Dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari jarang ditemui barang yang keadaanya secara fisik telah 0%. Pemeliharaan berkala Pemeliharaan ini dapat dilakukan secara berkala atau dalam jangka waktu tertentu sesuai petunjuk penggunaan.Setiap barang terutama barang elektronik atau mesin mempunyai batas waktu tertentu dalam penggunaannya. Dilaksanakan oleh pegawai yang menggunakan barang tersebut dan bertanggung jawab atas barang itu. . Pemeliharaan dalam aspek hukum Ditujukan untuk memperjelas kepemlikian barang sehingga tidak dapat diganggu oleh pihak lain. oleh karena itu biasanya barang dalam kondisi yang kapasitasnya lebih kurang dari 50% sudah diusulkan untuk dihapuskan karena hanya akan mempersempit ruangan saja dan biaya perawatannya juga akan lebih besar. Pemeliharaan ini dapat berbentuk: Pengurusan sertifikat kepemilikan tanah Surat izin mendirikan dan penggunaan bangunan Pengurusan STNK dan BPKB pada kendaraan bermotor dan surat-surat lainnya. sebab kalau terjadi hal yang demikian jelas telah mengganggu kelancaran kegiatan dalam organisasi. Usia barang secara administratif. Umur penggunaan barang pada instansi dapat dilihat dari dua aspek: Usia barang secara fisik.

dan lain-lain. pensil. 5) Pembersihan dan penyiraman kamar mandi/WC untuk menjaga kesehatan. Menggunakan adalah pengertian secara umum untuk memanfaatkan suatu barang. Penggolongan pekerjaan pemeliharaan Pekerjaan pemeliharaan dapat dibedakan menjadi: a. lemari. papan tulis. kursi. memperlakukan adalah pengertian secara khusus dalam menerapkan suatu metode untuk menggunakan barang secara langsung atau tidak yang dipengaruhi oleh selera pribadi pemakai barang.Pemeliharaan dari segi penggunaan Barang yang digunakan harus sesuai dengan fungsinya sehingga dapat mengurangi kerusakan pada barang tersebut. jendela. dan lain-lain. Penggunaan barang umumnya dibedakan menjadi dua hal. 4. Sedangkan menjalankan adalah pengertian secara khusus yang diterapkan pada barang yang struktur intern fisiknya ada yang bergerak atau barang itu seluruhnya bergerak. meja. Istilah-istilah ini dalam kegiatan sehari-hari kadang kala dicampuradukkan pengertiannya karena dalam kenyataannya alatalat yang tidak pernah dijalankan tetapi digunakan seperti penggaris. Perawatan terus menerus 1) Pembersihan saluran drainase dari sampah dan kotoran 2) Pembersihan ruangan-ruangan dan halaman dari sampah dan kotoran 3) Pembersihan terhadap kaca. Pemeliharaan menurut keadaan barang Pemeliharaan yang dilakukan menurut keadaan barang dilakukan terhadap barang habis pakai dan barang tak habis pakai. . yaitu memperlakukan dan menjalankan. 4) Pembabatan rumput dan tanaman semak yang tidak teratur.

2) Perbaikan mebeulair serta pengecatan ulang. Perbaikan darurat 1) Dilakukan terhadapa kerusakan yang tidak terduga sebelumnya dan berbahaya/merugikan apabila tidak diantisipasi secepatnya.b. dan . 4) Perbaikan genteng rusak/pecah sehingga terjadi kebocoran. 5) Pelapisan plesteran pada tembok yang retak atau terkelupas. dan komponen bangunan lainnya yang terlihat kusam. d. mengkalibrasi. Pekerjaan yang tergolong perawatan adalah melihat. Tujuannya adalah untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan sarana dan prasarana tidak bekerja dengan normal dan membantu agar sarana dan prasarana dapat aktif bekerja sesuai dengan fungsinya. Perawatan preventif Perawatan preventif adalah peawatan yang dilakukan pada selang waktu tertentu dan pelaksanaannya dilakukan secara rutin dengan beberapa kriteria yang ditentukan sebelunya. 6) Pembersihan dan pengeringan lantai halaman atau selasar yang terkena air hujan/air tergenang. 3) Pengecatan terhadap keamanan sarana bermain atau tempat upacara. meminyaki. menyetel. kegiatan belajar mengajar tidak terganggu 3) Dilaksanakan secara swakelola. 4) Harus segera dilaksanakan perbaikan permanen. pintu. tembok. 2) Perbaikan bersifat sementara harus cepat selesai sehingga kerusakan tidak bertambah parah. c. mengecek. Perawatan berkala 1) Perbaikan atau pengecatan kusen-kusen. penggantian suku cadang.

. 2) Mengupayakan pemantauan bulanan ke lokasi tempat sarana dan prasarana untuk mengevaluasi aktivitas pelaksanaan berdasarkan jadwal yang telah direncanakan. e. Pelaksanaan program perawatan preventif 1) Memberikan arahan kepada tim pelaksana perawatan preventif dan adakan kaji ulang terhadap program yang telah dilaksanakan secara teratur.sebagainya. membantu ketersediaan sarana dan prasarana yang diperlukan. memperpanjang usia pakai. menurunkan biaya perbaikan. Program perawatan preventif adalah tindakan perawatan yang dilakukan secara periodik dan terencana untuk merawat fasilitas fisik sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja. terjalin keselamatan SDM yang menggunakan sarana dan prasarana tersebut.

1 Kesimpulan Kesimpulan dari makalah ini adalah : Administrasi sarana dan prasarana adalah suatu usaha yang di arahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan dan kelengkapan sarana yang ada. Adapun masalah yang sering timbul dalam pemeliharaan sarana dan prasarana di sekolah adalah pengrusakan yang di lakukan oleh siswa –siswa di sekolah itu sendiri.BAB III PENUTUP 3.2 Saran Sebagai seorang personal administrasi pendidikan berusahalah untuk belajar dan belajar lagi lebih giat dalam memahami dan mendalami administrasi sarana dan prasarana demi terwujudnya tujuan dari pendidikan nasional Agar kita tidak ketinggalan maka kita harus aktif mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin lama semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman supaya tidak gaptek ( gagap teknologi ) . . Adapun yang menjadi tujuan dari administrasi saran dan prasarana adalah agar semua kegiatan administrasi sarana dan prasarana mendukung tercapainya tujuan pendidikan Tujuan dari administrasi sarana dan prasarana itu bersumber dari tujuan pendidikan nasional. 3.

Administrasi Pendidikan. Profesi Keguruan. Yusak. II. 1985 Soetjipto & Raflis Kosasi.Diknas.DAFTAR PUSTAKA Ary H. 1996 Burhanuddin. Administrasi Pendidikan. Cetakan. Http://Media.Go. Jakarta: Rineka Cipta. Gunawan. . Bandung. Manajemen Perlengkapan Sekolah.Id Oteng. 2004 http://imronfauzi. Penerbit Angkasa. 2004.com/2008/06/12/administrasi-sarana-dan-prasarana-pendidikan. Pustaka Setia. Administrasi Sekolah.wordpress. Jakarta: Rineka Cipta. Jakarta: Bumi Aksara. Sutisna. Bandung. 2005 Ibrahim Bafadal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful