PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT: MENCARI FORMAT KEBIJAKAN OPTIMAL

1.

Walaupun telah melewati ratusan seminar dan diskusi, hingga saat ini selisih pendapat mengenai definisi ekonomi rakyat masih terus berlangsung. Kondisi tersebut dapat mengisyaratkan bahwa perdebatan mengenai definisi tampaknya tidak akan terlalu produktif lagi untuk dilanjutkan, karena pada dasarnya hampir semua pihak telah sepaham mengenai pengertian apa yang dimaksud dengan ekonomi rakyat tanpa harus mendefinisikan. Hal tersebut menyangkut pemahaman bahwa yang dimaksud dengan ekonomi rakyat adalah kegiatan ekonomi rakyat banyak . Jika dikaitkan dengan kegiatan pertanian, maka yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi rakyat adalah kegiatan ekonomi petani atau peternak atau nelayan kecil, petani gurem, petani tanpa tanah, nelayan tanpa perahu, dan sejenisnya; dan bukan perkebunan atau peternak besar, MNC pertanian, dan sejenisnya. Jika dikaitkan dengan kegiatan perdagangan, industri, dan jasa maka yang dimaksud adalah industri kecil, industri rumah tangga, pedagang kecil, eceran kecil, sektor informal kota, lembaga keuangan mikro, dan sejenisnya; dan bukan industri besar, perbankan formal, konglomerat, dan sebagainya. Pendeknya, dipahami bahwa yang dimaksud dengan ekonomi rakyat (banyak) adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh orang banyak dengan skala kecil-kecil, dan bukan kegiatan ekonomi yang dikuasasi oleh beberapa orang dengan perusahaan dan skala besar, walaupun yang disebut terakhir pada hakekatnya adalah juga rakyat Indonesia. Dengan pemahaman diatas, dapat dinyatakan bahwa ekonomi Indonesia sebenarnya adalah berbasis ekonomi rakyat. Ekonomi rakyat (banyak) mencakup 99 % dari total jumlah unit usaha (business entity), menyediakan sekitar 80 % kesempatan kerja, melakukan lebih dari 65 % kegiatan distribusi, dan melakukan kegiatan produksi bagi sekitar 55 % produk dan jasa yang dibutuhkan masyarakat, serta tersebar merata diseluruh wilayah Indonesia. Hanya saja, ketimpangan distribusi aset produktif (formal) yang sekitar 65 %nya dikuasai oleh 1 % pelaku usaha terbesar menyebabkan kontribusi nilai produksi (GDP) dan ekspor kegiatan ekonomi raktyat relatif lebih kecil. Peran ekonomi rakyat juga teraktualisasi pada masa krisis multidimensi saat ini. Jika memang disepakati bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2000 sebesar 4,5 % terutama disebabkan oleh tarikan konsumsi, baik konsumsi domestik maupun konsumsi asing (ekspor) terutama karena kegiatan investasi dan pengeluaran pemerintah yang sangat terbatas maka dapat diduga bahwa peran ekonomi rakyat sangat signifikan. Hal ini tersebut didasari oleh argumentasi bahwa rumah tangga yang menggantungkan kehidupannya dari kegiatan ekonomi rakyat adalah konsumen terbesar, bahkan bagi produk yang dihasilkan kegiatan ekonomi besar. Daya produktif kegiatan ekonomi rakyatlah yang mampu mendorong peningkatan konsumsi, termasuk terjaga maraknya berbagai kegiatan masal dari ekonomi riil seperti mudik Lebaran dan naik haji, selama tahun 2000 dan 2001. Indikasi lain dapat pula ditunjukkan oleh peningkatan kegiatan (tabungan dan penyaluran kredit) hampir diseluruh lembaga keuangan mikro, peningkatan penjualan

2.

3.

kendaraan bermotor roda dua. Hal ini ditunjukkan. seperti program kemitraan. padahal mereka adalah pemilik-suara (voter) terbanyak yang memilih pada pembuat keputusan. kredit program bersubsidi. . dll) patut pula diduga bahwa perancangan pola kebijakan tersebut juga membawa kepentingan internasional tersebut. atau penetapan kebijakan perbankan sendiri yang penuh persyarakatan yang tidak sesuai dengan kondisi objektif ekonomi rakyat. Dalam hal ini. Demikian juga. Padahal aspek-aspek legislasi (perundang-undangan dan peraturan). seharusnya seluruh kebijakan ekonomi terutama kebijakan ekonomi makro adalah bagian dari kebijakan pembangunan ekonomi rakyat. IMF. kebijakan umum. berbagai subsidi input. ketentuan dan ijin mengenai mutu produk. Otonomi seharusnya juga berarti perubahan 5. antara lain: a. pengaturan distribusi barang. evaluasi terhadap kebijakan pembangunan yang diarahkan untuk memberdayakan ekonomi rakyat sering sampai pada kondisi tanpa kesimpulan. 4. dan sebagainya. pembentukan tingkat bunga melalui berbagai instrumen moneter lebih didasarkan pada kepentingan balance of payment dan penyehatan perbankan. Keppres 16/1996 (?) tentang pengadaan barang pemerintah yang dapat dipenuhi oleh usaha kecil. Misalnya. berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah dalam rangka otonomi daerah juga telah mengindikasikan pertimbangan yang tidak berorientasi ekonomi rakyat. atau dilihat dari pemanfaatan cadangan pemerintah yang sangat besar bagi rekapitalisasi bank. misalnya. dan sebagainya. atau UU Bank Indonesia yang membatasi bank sentral itu mengembangkan kegiatan-kegiatan yang memiliki misi pembangunan. Hal ini disebabkan karena kebijakan yang dimaksud cenderung untuk dibatasi pada program yang dilakukan khusus (bagi usaha kecil). Pertimbangan dalam penetapan kebijakan tersebut seringkali memang tidak atas dasar kepentingan kegiatan ekonomi rakyat. peningkatan jumlah berbagai produk pertanian. Sama sulitnya dengan mendefinisikannya. Memperhatikan berbagai kebijakan yang dapat mempengaruhi perkembangan kegiatan ekonomi rakyat. serta implementasinya sering kali jauh lebih menentukan. Hal lain adalah karena kebijakan yang dimaksud hampir selalu berarti program yang dilakukan oleh pemerintah saja. seperti ijin usaha. atau mandat yang diterima BPPN yang hanya menekankan pada perolehan target penjualan aset dan sangat kurang mempertimbangkan kepentingan kemanfaatan aset tersebut bagi kegiatan ekonomi masyarakat. dan sebagainya. ijin lokasi. dan bercermin pada praktek kebijakan tersebut hingga saat ini. Padahal dengan fakta pangsa ekonomi rakyat dalam ekonomi nasional. mengingat lamanya pengaruh lembaga internasional (WB. Demikian pula dengan berbagai peraturan dan kebijakan mikro tingkat lokal. yang membatasi kemampuan bank umum melayani ekonomi rakyat yang kondisi objektifnya memang tidak memungkinkan membangun akses pada pelayanan bank. oleh UU Perbankan. dapat dikemukakan berbagai permasalahan yang masih dihadapi dalam pengembangan kebijakan bagi ekonomi rakyat. padahal bank tidak (dapat) melayani kegiatan ekonomi rakyat.

banyak kebijakan yang bersifat mikro . terutama dalam mengatasi berbagai kelemahan dan keterbatasan yang dihadapi. Mekanisme penghantaran kebijakan (delevery mechanism) yang tidak apresiatif juga merupakan faktor penentu keberhasilan kebijakan. dan untuk rakyat. padahal yang lebih dibutuhkan oleh ekonomi rakyat adalah kebijakan makro yang kondusif. Posisi lembaga keuangan mikro dalam sistem keuangan nasional merupakan salah satu contoh terdepan dalam permasalahan ini. Dalam semangat demokratisasi yang berkedaulatan rakyat. dan kebijakan nilai tukar. Kemelut Kredit Usaha Tani (KUT) merupakan contoh kongkrit dari masalah mekanisme penghantaran tersebut. 6. sangat tinggi. c. e. hal tersebut berarti kebijakan yang dilakukan perlu dapat menjamin agar kegiatan ekonomi mencerminkan prinsip-prinsip : . merasa lebih tahu. disertai berbagai kebijakan pengaturan (regulative policy) tampaknya masih jauh dari harapan pemberdayaan ekonomi rakyat. d. alokasi kebijakan fiskal yang lebih seimbang sesuai dengan porsi pelaku ekonomi. Seorang Camat atau kepala desa atau kelompok masyarakat misalnya. pengulangan sering terjadi tetapi pada saat yang bersamaan banyak aspek yang dibutuhkan justru tidak dilayani.b. Sikap tersebut sering kali jauh lebih menentukan efektivitas kebijakan. Kebijakan pengembangan yang dilakukan cenderung bersifat ad-hoc dan parsial. sering kali harus menerima limpahan pelaksanaan tugas hingga 10 atau 15 program dalam waktu yang bersamaan. oleh rakyat. Inovasi dan kreativitas ekonomi rakyat. Permasalahan seperti mencari keseimbangan antara intervensi dan partisipasi. Kebijakan pengembangan yang dilakukan lebih banyak bersifat regulatif dan merupakan bentuk intervensi terhadap kegiatan yang telah dilakukan oleh ekonomi rakyat. Tumpang tindih tidak dapat dihindari. tingkat bunga yang kompetitif. Menyusun kebijakan yang optimal dalam pemberdayaan ekonomi rakyat memang bukan merupakan pekerjaan mudah. mencari instrumen kebijakan yang paling efektif. Namun banyak kasus yang menunjukkan bahwa kebijakan yang dikembangkan lebih banyak membawa norma dan pemahaman dari luar dari pada mengakomodasi apa yang sudah teruji berkembang dalam masyarakat. Seperti yang telah dikemukakan diatas. Demikian pula sikap birokrasi yang memerintah . mengatasi konflik kepentingan. dan minta dilayani merupakan permasalahan lain dalam implementasi kebijakan. membenahi mekanisme penghantaran merupakan tantangan yang tidak kecil. Banyaknya kebijakan yang dilakukan oleh banyak pihak sering kali bersifat kontra produktif. Yang dapat dilakukan adalah mengusahakan mencoba mengusahakan agar kebijakan pemberdayaan ekonomi rakyat tersebut dapat mewujudkan suatu ekonomi rakyat yang berkembang meminjam jargon yang sangat terkenal dari rakyat. dari berbagai instansi yang berbeda dan dengan metode dan ketentuan yang berbeda. Dalam hal ini.

distribusi dan konsumsi diputuskan dan dilakukan oleh rakyat. Implementasi prinsip diatas membutuhkan pemerintah yang memiliki visi dan strategi pembangunan yang jelas. Untuk rakyat. Kreativitas dan inovasi yang dilakukan rakyat harus mendapat apresiasi sepenuhnya. yang menjadi prasyarat bagi perkembangan ekonomi rakyat. Dalam hal ini sistem produksi. ayam atau telur .- . proses produksi. Memang sistem ekonomi yang demokratis. sangat membutuhkan peran pemerintah yang lahir dari sistem politik yang demokratis atas dasar kedaulatan rakyat yang kuat. dominasi. penerapan azas konservasi. dan sebagainya perlu dapat melibatkan sebagian besar rakyat. Mudah-mudahan hal ini tidak menyebabkan kita terjebak dalam debat-kusir : mana yang lebih dahulu (harus) ada. Pemberian hak khusus kepada segelintir orang untuk mengembangkan kue ekonomi dan kemudian baru dibagi-bagi kepada yang banyak tidak sesuai dengan prinsip ini. dan eksploitasi ekonomi tidak dapat diterima. Oleh rakyat. rakyat merupakan beneficiaries utama dalam setiap kegiatan ekonomi sekaligus setiap kebijakan yang ditetapkan. Atau mungkin justru ketidak-jelasan masa depan percaturan elit saat ini yang kemudian sering diinterpretasikan sebagai kurang jelasnya arah dan strategi pembangunan justru dapat menjadi lahan yang subur bagi berkembang ekonomi rakyat. § § 7. rakyat banyak memiliki kepastian penguasaan dan aksesibilitas terhadap berbagai sumberdaya produktif. dan rakyat banyak menguasai dan memiliki hak atas pengambilan keputusan produktif serta konsumtif yang menyangkut sumberdaya tersebut.§ Dari rakyat. Jelas bahwa korupsi. Pemerintah berperan untuk memastikan kedaulatan tersebut dilindungi dan dihormati sekaligus mengembangkan pengetahuan dan kearifan rakyat dalam pengambilan keputusan. pemanfaatan teknologi.

497." kata Direktur Utama Perum BULOG. data rumah tangga sasaran/miskin selama ini tidak dapat dipungkiri sebagian besar berada di wilayah pedesaan. Mustafa mengatakan." katanya. Mustafa Abubakar.3 juta ton. Menurut dia. "Banyak kegiatan ekonomi yang berkembang dengan adanya program Raskin. Raskin dialokasikan bagi setiap RTS sebanyak 15 kg/bulan selama 12 bulan. Harga tebus Raskin di titik distribusi sebesar Rp1.(eB) . Rabu. Raskin sesuai dengan tujuannya adalah untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga yang sasarannya melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan pokok dalam bentuk beras. di Jakarta.Program Raskin Dorong Terciptanya Kegiatan Ekonomi Program pengadaan beras bagi rumah tangga sasaran/miskin yakni Raskin terbukti mendorong terciptanya banyak kegiatan ekonomi.600/kg dengan jumlah RTS 18. Pada tahun yang sama itu pula jumlah beras yang akan disalurkan sebesar 3. Selain itu terjadi pula kegiatan angkutan dalam upaya untuk membawa beras Raskin sampai di titik distribusi dan kegiatan bongkar muat. "Semua kegiatan itu tentu melibatkan banyak tenaga kerja." katanya. Dengan demikian kegiatan penunjang distribusi Raskin otomatis juga banyak berada di wilayah pedesaan. Ia mencontohkan program tersebut memungkinkan rantai ekonomi berjalan sebagai "multiplier effect" (dampak rentetan) program Raskin di antaranya berlangsungnya kegiatan pengangkutan untuk penyebaran stok.302 pada 2009. "Dampak Raskin ini juga mendorong perekonomian kegiatan penunjang penyaluran Raskin. Di samping itu Raskin juga berdampak pada terciptanya sejumlah keuntungan secara tidak langsung di antaranya stimulasi terhadap peningkatan permintaan agregat yang terjadi karena peningkatan daya beli rumah tangga sasaran (RTS).

kegiatan ekonomi adalah proses realisasi manusia untuk memanusiawikan dirinya dan sesamanya. Memang saya tidak begitu setuju dengan pendapat ini. Orang kaya yang memiliki relasi bisnis yang baik (networking) akan mudah mendapat pekerjaan. Dalam dunia dewasa ini. Sangat disayangkan. harus mampu mendesain dan merekayasa hidupnya. Jika arah kegiatan ekonomi dijalankan seperti ini maka. Tokoh ini mengidealkan manusia sebagai makhluk yang harus menghasilkan sesuatu (homo faber). Bagi Novak. kegiatan ekonomi bukan sekedar untuk mendesain manusia menjadi homo oeconomicus (manusia ekonomi) melainkan juga homo socius (makhluk sosial). visi-misi kegiatan ekonomi berada pada jalur memanusiawikan manusia. sebab ia memiliki kebebasan untuk memilih. yang dianggap oleh Novak sebagai manusia adalah hanya orang yang produktif. kegiatan ekonomi justru menjadikan manusia bukan manusia lagi. Novak mengatakan bahwa manusia dewasa ini mestinya memiliki daya efisiensi dan keberanian berusaha. Manusia harus selalu kreatif dan produktif (harus menghasilkan sesuatu). apa saja human capital itu? Novak menjawab: human capital itu adalah keterampilan. Oleh karena itu. Saya melihat bahwa ada human capital yang dilupakan oleh Novak. jika demikian. Saya sangat terinspirasi dengan tulisan tokoh ekonomi kondang: Michael Novak menyangkut gagasannya dalam aktivitas ekonomi.KEGIATAN KONOMI ARUS MENGARAH PADA USAHA MEMANUSIAWIKAN MANUSIA Mestinya. dalam tulisannya: Economics as Humanism (lihat www. investasi. intellectual skills dan bukan sekedar physical capital. Manusia adalah subjek yang terpilih dan memiliki pikiran dan daya untuk mencipta. terutama jika mereka memanfaatkan popularitas orangtua mereka. Jadi. Dengan kata lain. memang. Semua idealisme ini terealisasi jika manusia memiliki human capital . Lantas. kegiatan ekonomi seharusnya di arahkan untuk menjawab kebutuhan individual sekaligus kebutuhan rakyat secara keseluruhan. dan komoditi. Anak pejabat tentu lebih banyak kesempatan mereka. sebab dalam artikel tersebut. agaknya benar arah pemikiran Novak bahwa manusia dewasa ini dilihat oleh pelaku ekonomi sebagai modal (capital). manusia adalah makhluk produktif.leaderu. Novak.com/ftissues/ft9710/opinion/novak. yakni: kesempatan (chance) dan popularitas (popularity). Sebab. Novak tidak menawarkan solusi bagaimana agar kegiatan ekonomi mampu memanusiawikan rakyat . Sedangkan orang miskin tidak demikian. Manusia menjadi sama seperti barang yang layak diperdagangkan dan dipertukarkan dengan barang.html) mengidealkan seorang individu harus mampu mengeluarkan dirinya dari jurang kemiskinan.

warga miskin selalu berada di bawah tekanan kaum kuat yang mengeksploitasi mereka. Ketika sosialisme bangkit. humanisme yang dimaksud oleh Novak di bidang ekonomi bukan humanisme yang diarahkan ke luar (bukan untuk menyejahterakan orang lain) melainkan bagaimana setiap individu memajukan kesejahteraan hidupnya. Kaum kapitalisme melihat segalanya sebagai commodity and capital dan mengizinkan setiap individu menumpuk kekayaan. tidak mampu memilih mau kerja di mana dan kapan karena mereka tidak memiliki skill yang sesuai kebutuhan kegiatan ekonomi. Visi-misi kapitalisme semakin parah sebab tanggung jawab diserahkan dalam wilayah privat dan segalanya harus diswastanisasikan. tidak bebas dan tidak memiliki keahlian. Mari kita kembali pada gagasan Novak. Pelaku ekonomi seharusnya memikirkan bagaimana agar warga miskin ini mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Novak ingin mematahkan (meng-counter) ide sosialisme. Novak memukul rata bahwa manusia memiliki human capital padahal realitanya. Ada alasan yang sangat pelik mengapa warga miskin gampang dieksploitasi: warga miskin tidak memiliki human capital. Warga miskin tidak bebas memilih kebutuhan apa yang ia perlukan karena mereka tidak memiliki modal yang cukup. Seperti kita ketahui. Peran pemerintah untuk menentukan arah kebijakan ekonomi tidak berlaku lagi. Nah. seharusnya pelaku ekonomi harus mampu memikirkan bagaimana agar warga miskin ini mengalami dirinya sebagai manusia yang manusiawi. . Judul artikelnya menarik: Economics as Humanism . Novak mengkritik efek ambivalensi dari aliran sosialisme dan juga kapitalisme. Inilah yang dilupakan oleh Novak. mampu menikmati sekolah yang layak. warga miskin tidak mampu memilih. tidak. Warga miskin tidak mampu menguasai keadaan sosialekonomi! Pada era globalisasi ini. Dari artikel ini. individu berhak menikmati kekayaan di antara kaum miskin yang mati kelaparan. Artinya. sepertinya Novak adalah pengagum kapialisme.miskin. hidup layak dan pekerjaan yang layak. dan menekankan tanggung jawab serta milik umum. Sejauh yang saya tangkap. yang mereka miliki hanyalah physical capital (kekuatan fisikal). justru individu tak punya greget untuk berdikari dan mandiri. Orang miskin. Warga miskin hidup dengan paksaan keadaan sosial. Nampaknya.

Menurut saya. masyarakat miskin ini dilatih. kegiatan ekonomi mampu berperan sebagai gerakan humanisme jika aktivitas ekonomi dijadikan salah satu cara untuk melihat kenyataan dan juga untuk memikirkan generasi berikutnya. diberi penyuluhan serta diberi kesempatan untuk sekolah. Sekurang-kurangnya. Aktivitas ekonomi layak sebagai gerakan humanisme jika para pelaku ekonomi tidak hanya memikirkan kesejahteraan dirinya tetapi juga mau mengangkat kehidupan masyarakat miskin yang memang lemah dari segi human capital . menikmati pendidikan yang layak .

pempek palembang. agen tenaga kerja. Contoh kegiatan konsumsi adalah seperti makan di warteg. . 3. untuk dijual atau menawarkan jasa tukang cukur rambut di bawah pohon jamblang. 2. dsb. Kegiatan Konsumsi Kegiatan konsumsi adalah pekerjaan atau kegiatan yang memakai atau menggunakan suatu produk barang atau jasa yang diprosuksi atau dibuat oleh produsen. agen makanan ringan atau snack cemilan. Contoh kegiatan produksi adalah seperti membuat tas. Pihak yang melakukan distribusi adalah distributor atau dalam bahasa indonesianya adalah penyalur. Contoh kegiatan distribusi adalah agen koran. Kegiatan Distribusi Kegiatan distribusi adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang menyalurkan produk barang ataupun jasa dari produsen ke konsumen dengan berbagai teknik dan cara. beli combro dan misro untuk dimakan sendiri atau berame-rame. nyukur jenggot di tukang pangkas rambut.JENIS JENIS KEGIATAN EKONOMI 1. dan masih banyak lagi contoh lain. Kegiatan Produksi Kegiatan produksi adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang menghasilkan produk barang atau jasa. berobat ke dokter kandungan.

Pasar keuangan dibagi menjadi dua yaitu : 1.000. Abstrak (tidak nyata) yaitu terjadinya transaksi jual beli tanpa penjual dan pembeli bertemu secara langsung. Contoh : Pak Ucok menawarkan kemeja dengan harga Rp. misalnya saham / perusahaan. Bu Cicih yang akan membeli kemeja dari Pak Ucok berusaha mendapatkan kemeja tersebut dengan harga Rp.000 per potong. Pasar Uang Yang diperjualbelikan dalam pasar ini ialah surat berharga jangka pendek Contoh: Saham dan obligasi . 20. Akan tetapi kamu lebih memilih untuk membeli surat berharga. Pasar Keuangan Di dalam pasar keuangan yang diperjualbelikan bukan uang (secara fisik) melainkan hak penggunaan uang.00 per potong. 25. yaitu tempat bertemunya pihak pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi sehingga terjadi proses jual beli. yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli 2. Pasar Tenaga Kerja Pasar yang terdapat permintaan dan penawaran tenaga kerja Contoh : Dalam surat kabar ada beberapa bagian / kolom mengenai lowongan pekerjaan merupakan salah satu contoh permintaan tenaga kerja yang berasal dari orang-orang yang mencari / membutuhkan pekerjaan c. maka kamu memperoleh pendapatan dari saham yang disebut dividen. Secara garis besar. b. dicapai kesepakatan harga kemeja tersebut Rp. yang diperjualbelikan ialah barang maupun jasa dan pembeli juga akan berusaha mendapatkan barang yang dibutuhkannya dengan harga sesuai kemampuannya. Contoh : Kamu mempunyai sejumlah uang yang seharusnya dapat kamu belanjakan. Konsep Pasar Pasar memang sering dikaitkan dengan tempat. Setelah terjadi tawar menawar dalam transaksi jual beli tersebut. Ada 2 sifat pasar : 1.PASAR DALAM KEGIATAN EKONOMI A.00 per potong. Pasar Modal Yang diperjualbelikan dalam pasar ini ialah surat berharga dalam jangka panjang / lebih dari satu tahun Contoh : Serifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SPBU) 2. Pasar barang dan jasa Dalam pasar barang dan jasa. Sebagai imbalan karena kamu bersedua menunda penggunaan uang tersebut. 22. ada tiga pasar utama (three basic market) yaitu a.000. Konkret (nyata).

Usaha perdagangan pada pasar tradisional biasanya berskala kecil karena modalnya juga kecil. Pasar Persaingan Sempurna Pasar yang benar-benar merupakan pasar persaingan sempurna. Pasar Nasional adalah pasar yang meliputi satu wilayah negara d. pasar dapat dibagi menjadi berikut ini a.Mutu pelayanannya 2. Berdasarkan mutu pelayanannya pasar dapat dibagi sebagai berikut a. Berdasarkan posisi perusahaan dalam pasar (Struktur Pasar) a. b. 3. pasar dapat dibagi menjadi berikut ini: a. supermarket. Harga barang di pasar grosir lebih murah karena pembeli harus membeli dengan jumlah besar. pasar dapat dibagi menjadi berikut ini: a.B. Pasar Tahunan. Pasar eceran adalah pasar tempat dilakukannya perdagangan dalam Partai kecil. Pasar Daerah. dan dikelola oleh seorang pengusaha besar. Berdasarkan luas jaringan distribusi. BENTUK-BENTUK PASAR Pasar barang dan jasa dapat dikelompokkan berdasarkan : 1. swadaya masyarakat. adalah pasar yang dibangun pemerintah swasta. Pengelolaan pasar modern dilakukan secara modern. yaitu pasar yang berlangsung setiap hari b. yaitu pasar yang berlangsung hanya satu bulan sekali d. Proses tawar menawar tidak dapat dilakukan seperti di pasar tradisional. department store. Sifat pendistribusinya 3. 2. yaitu pasar yang berlangsung sekali dalam satu tahun 5. Luas jaringan distribusinya 4. Waktu 5. Pasar tradisional. atau koperasi yang berbentuk mall. Pasar Mingguan. Berdasarkan posisi perusahaan di dalam pasar 1. swasta. Berdasarkan waktu. Pasar Bulanan. b. Pasar Modern. Pasar lokal / setempat adalah pasar yang meliputi satu daerah tertentu dan barang yang dijualbeikan ialah barang kebutuhan sehari-hari. Di pasar tradisional. Pasar Internasional adalah pasar yang memperjualbelikan suatu barang di beberapa negara 4. Pasar persaingan sempurna mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: . komperasi. proses jual beli dilakukan melalui tawar menawar. Pasar Harian. Pasar grosir / perkukalan adalah pasar tempat dilakukannya usaha perdagangan partai besar. b. yaitu pasar yang berlangsung hanya satu hari dalam seminggu c. adalah pasar yang lebih besar dari pasar lokal dan biasanya meliputi satu daerah tertentu seperti pasar kecamatan / pasar kabupaten c. Berdasarkan luas jaringan distribusi. dan shopping center. bermodal relatif kuat. merupakan pasar yang dibangun pemerintah.

b. Pasar Persaingan Monopolitis (Monopolitik Cpmpetition) Contoh pasar Persaingan Monopolistis adalah Pasar produk pakaian jadi tersebut dapat dikelompokkan sebagai barang diferensiasi. Hambatan ilegal adalah hambatan untuk masuk ke pasar karena dibatasi oleh UndangUndang / Peraturan Pemerintah yang memberikan hak khusus kepadasatu perusahaan. Pasar Monopoli (Monopoly) Ada beberapa ciri dari perusahaan Monopoli yaitu: 1) Hanya ada satu penjual 2) Tidak mempunyai barang pengganti yang mitip 3) Produsen dapat menentukan harga serta jumlah barang yang akan dijual 4) Sulit untuk memasuki pasar monopoli karena ada hambatan bagi perusahaan lain yang ingin memasuki pasar monopoly berupa hambatan teknis dan hambatan illegal. Hambatan teknis adalah kemampuan perusahaan yang sangat efisien dalam berproduksi sehingga sulit untuk disaingi.1) Banyak penjual dan pembeli 2) Barang yang diperjualbelikan ialah barang homogen 3) Produsen tidak memiliki kekuatan untuk menentukan harga 4) Sangar mudah untuk keluar / masuk pasar Barang Homogen adalah barang-barang yang dapat memberikan kepuasan / kegunaan sama bagi konsumen tanpa perlu mengetahui siapa produsennya. tetapi jika tidak bekerjasama maka hanya sedikit mempunyai kemampuan menentukan harga 4) Cukup sulit untuk memasuki pasar oligopoli Oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu: 1) Oligopoli barang homogen Penjual hanya bisa menjual barang-barang yang sama 2) Oligopoli barang diferensial Penjual sebenarnya menjual barang yang sama tetapi dengan merek / kwalitas yang berbeda C. c. Kedudukan Pasar dalam Kegiatan Ekonomi Secara rinci peranan pasar bagi konsumen. Pasar untuk produk pakaian jadi termasuk dalam Pasar yang berstruktur persaingan monopolitis karena mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) Banyak penjual 2) Barang diferensiasi 3) Ada produsen yang dapat mempengaruhi harga 4) Relatif mudah untuk masuk / keluar pasar d. produsen dan pemerintah adalah sebagai . Pasar Oligopoli (Oligopoly) Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) Terdapat beberapa produsen 2) Barang yang ada di pasar bersifat homogen 3) Jika beberapa produsen tersebut bekerjasama maka akan bisa mempengaruhi harga.

pasar merupakan tempat untuk memperoleh bahan baku dan menjual hasil produksi 3) Barang pemerintah. pasar memberikan kemudian untuk memperoleh kebutuhan barang maupun jasa 2) Bagi Produsen. Fungsi Distribusi Distribusi merupakan kegiatan ekonomo yang penting karena memperlancar hubungan antara produsen dengan konsumen. Fungsi Promosi . pemerintah juga melakukan kegiatan konsumsi barang dan jasa Fungsi pasar adalah sebagai berikut: a. Pasar merupakan tempat distribusi karena produsen dapat menjual hasil produksinya di pasar melalui perantara atau pedagang sehingga konsumen dapat memperoleh kebutuhannya dengan mudah di pasar b. Fungsi Pembentukan Harga Melakukan tawar menawar antara pembeli dan penjual c.berikut: 1) Bagi Konsumen.

Ancaman masuknya tenaga kerja asing (ekspatriat) di Indonesia yang lebih profesional SDMnya. 2. Semakin mudah mengakses modal investasi dari luar negeri. Misalnya produk pertanian kita kalah jauh dari Thailand. 4. Misalnya.Apa dampak globalisasi dalam kegiatan ekonomi di Indonesia? Globalisasi adalah sebuah proses yang alamiah yang netral. 2. ancaman produk batik Cina yang lebih murah bagi industri batik di tanah air. Hal ini bisa memengaruhi kestabilan ekonomi. Kemungkinan hilangnya pasar produk ekspor Indonesia karena kalah bersaing dengan produksi negara lain yang lebih murah dan berkualitas. misalnya dengan pendirian pabrik di Indonesia maka akan membuka lapangan kerja. Apabila investasinya bersifat langsung. Investasi yang sudah ditanam di Indonesia bisa dengan mudah ditarik atau dicabut jika dirasa tidak lagi menguntungkan. Dampak negatifnya sebagai berikut. Hal ini bisa mengatasi kelangkaan modal di Indonesia. Semakin mudah memperoleh barang-barang yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia. Semakin terbukanya pasar untuk produk-produk ekspor. dengan catatan produk ekspor Indonesia mampu bersaing di pasar internasional. Semakin meningkatnya kegiatan pariwisata. 1. Ancaman dari sektor keuangan dunia yang semakin bebas dan menjadi ajang spekulasi. Hal ini membuka kesempatan bagi pengusaha di Indonesia untuk melahirkan produk-produk berkualitas. globalisasi bisa berdampak positif atau negatif tergantung kesiapan kita mengadapinya . Kesimpulannya. sehingga membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sekaligus menjadi ajang promosi produk Indonesia. Membanjirnya produk impor di pasaran Indonesia sehingga mematikan usaha-usaha di Indonesia. kreatif. dan dibutuhkan oleh pasar dunia. Dampak positif globalisasi antara lain: 1. 4. Lapangan kerja di Indonesia yang sudah sempit jadi semakin sempit. Dampak negatif globalisasi bagi kegiatan ekonomi di Indonesia terutama bersumber dari ketidaksiapan ekonomi Indonesia dalam persaingan yang semakin bebas. 3. Globalisasi ekonomi membawa dampak positif maupun negatif. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful