BUDIDAYA LAUT – BUDIDAYA KERANG MUTIARA May 31, 2010

Filed under: our knowledge — eirenegoinspirations @ 7:28 pm Tags: budidaya, kerang mutiara, sejarah budidaya, mutiara, jenis budidaya KELOMPOK : Mirza Ariyanti Riny Novianty Winnie Hertikawati Dwi Ajeng Pramesti Eirene Christina H Dini Andriani D 230210070002 230210070004 230210070009 230210070027 230210070028 230210070051

PENGERTIAN, KONSEP, DAN PROSES KEGIATAN BUDIDAYA LAUT ( Kerang Mutiara )

PENGERTIAN DAN KONSEP *Kapan mulai ?? Budidaya laut mempunyai sejarah yang panjang sejak 3.500 tahun sebelum Masehi mutiara telah diketahui dan dihormati. Orang-orang zaman dahulu beranggapan bahwa laut adalah sumber segala kehidupan dan di daratan Medeterania pemujaan terhadap tiram, telah berkembang dan meningkat pemuja terhadap mutiara, yang sejak saat itu dianggap mutiara sebagai ratu dari semua permata. Setelah itu pada 2.000 tahun sebelum Masehi masyarakat di Jepang memulai pemeliharaan tiram laut (oyster). Dan dari literatur diketahui, bahwa Cina sudah memelihara ikan di air asin sejak 475 sebelum Masehi dan budidaya tiram laut di Junani sejak 100 tahun sebelum Masehi. Saat ini mutiara merupakan salah satu komoditas sektor kelautan di Indonesia yang bernilai ekonomi dan memiliki prospek pengembangan usaha dari masa ke masa. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya peminat perhiasan mutiara dan harganya yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Mutiara semula hanya diperoleh dari tiram mutiara yang hidup alami di laut. Berkat kemajuan teknologi saat ini, mutiara sudah dapat dibudidayakan, walaupun sebagian besar teknologinya masih didominasi atau dikuasai oleh bangsa lain.

*Mengapa?? Karena dapat menghasilkan komoditas yang lebih baik sehingga menghasilkan nilai komersial dan dengan melakukan budidaya laut tidak hanya melakukan produksi namun menjaga kelestarian ekosistem laut, dapat menciptakan usaha dan lapangan kerja yang baru, menghasilkan komoditi ekspor untuk meningkatkan devisa negara dan juga mengefisienkan dan mengefektifkan. *Pengertian?? Budidaya laut merupakan upaya manusia, menggunakan input tenaga kerja dan energi, untuk meningkatkan produksi organisme laut dengan cara memanipulasi pertumbuhan, mortalitas dan reproduksi atau bisa didefinisikan sebagai upaya pengembangan potensi dari sumber daya alam dalam area terbatas baik itu terbuka ataupun tertutup *Jenis-jenis?? Jenis-jenis teknik budidaya yaitu rakit gantung , tambak, keramba jaring apung,dan keramba jaring tancap. *Ruang Lingkup?? 1. 2. 3. 4. 5. Oseanografi kimia (pH, salinitas, suhu, mineral anorganik) Oseanografi biologi (sebaran nutrien) Oseanografi Fisika (Gelombang, pasut, arus) management lingkungan sosial – ekonomi (pemberdayaan ke masyarakat pesisir/petani, pengelolaan produksi, management pemasaran)

PROSES KEGIATAN *Pra budidaya?? Pra budidaya yaitu waktu dimana sebelum dilakukannya budidaya,yang termaksud didalam pra budidaya antara lain : Sumber Daya Manusia (SDM) , Modal, Pasar dan Konsumen, dan Teknik budidaya. Sumber Daya Manusia merupakan aspek penting dalam melakukan suatu kegiatan budidaya, karena tanpa sumber daya manusia mustahil kita bisa melakukan budidaya. SDM yang berkaitan dengan ketersediaan tenaga terampil seringkali menjadi masalah yang sangat mendasar.Namun, penyediaan tenaga terampil dapat diupayakan melalui pelatihan-pelatihan.Biasanya kita dapat manfaatkan warga sekitar lokasi budidaya yang tidak mempunyai pekerjaan tetap, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi mereka.

Jumlah modal setiap jenis budidaya berbeda-beda. Untuk memulai usaha budidaya kerang mutiara memang dibutuhkan investasi yang relatif besar, paling tidak 750 juta rupiah – 1 miliar rupiah untuk 10.000 jumlah tiram yang dibudidayakan. Biasanya kita membutuhkan investor untuk membantu kelancaran budidaya.Sehingga perlu dicermati perhitungan kelayakan usaha agar investor dapat mengetahui besarnya biaya yang dibutuhkan,waktu pengembalian modal dan prediksi keuntungan yang akan diperoleh. Pasar dan Konsumen perlu diperhatikan sebelum melakukan kegiatan budidaya. Dalam usaha budidaya Mutiara dari tahun ketahun semakin meningkat karena hampir semua orang mengetahui bahwa tiram mutiara merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi. Jenis Organisme yang akan dibudidayakan adalah kerang mutiara. Secara alami mutiara dapat terbentuk oleh proses biomineralisasi diawali dengan masuknya suatu zat asing seperti sebutir pasir diantara mantel dan kulit, benda asing ini akan bertindak sebagai perangsang sekresi getah nakreas. Getah nakreas ini akan membentuk lapisan nakreas yang akan membungkus butiran pasir. Butiran pasir ini akan tergulung oleh jaringan mantel dan berbentuk bulat. Setelah beberapa lama terbentuk butiran pasir yang terbungkus lapisan nakreas yang dinamakan mutiara. Mutiara terbentuk atas beberapa lapisan yaitu mineral yang disebut “aragonite,” yang mengandung kalsium karbonat, di lapisan yang lain ada zat perekat “conchiolin,” yang menahan aragonite di dalam mutiara. Karena aragonite merupakan zat yang setengah tembus cahaya, zat ini menjadikan mutiara tampak bersinar. Teknik pembenihan Tiram Mutiara : *Budidaya ?? Monitoring organisme, bibit, alat rekonstruksi, lingkungan Pemberian Pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan kegiatan pembenihan tiram mutiara.Keberhasilan pemberian pakan yang tepat waktu, jumlah dan jenis akan sangat mendukung keberhasilan produksi massal spat. Pemeliharaan induk yang bersumber dari alam/budidaya Seleksi Pemijahan ( Manipulasi lingkungan dan rangsang kimia ) Pembuahan ( pemeliharaan larva dan pemeliharaan spat ) Pendederan dilokasi budidaya

Pakan utama yang biasa diberikan pada larva tiram mutiara adalah jenis-jenis flagelata berukuran kurang dari 10 mikron.Pilihan larva terhadap pakan sangat tergantung pada ukuran dan spesies. Masing-masing jenis tiram mempunyai kemampuan yang berbedabeda dalam memilah dan mengambil pakan yang disukai. Pada prinsipnya, mikroalga yang digunakan sebagai pakan larva tiram atau organisme laut lainnya mempunyai ukuran yang tepat untuk dimakan atau sesuai dengan bukaan mulut larva/spat,mudah dibudidayakan,cepat tumbuh dengan kepadatan tinggi dan tidak menghasilkan substansi racun. *Pasca-Budidaya ?? Teknik Pemanenan spat dapat dilakukan pada waktu masih dilaboratorium atau tempat pendederan.Panen yang dimaksud lebih cenderung diartikan pada tahap masa pemeliharaan dan usia / ukuran penjualan. Panen yang dilakukan di laboratorium biasanya sudah berumur 75-90 hari sehingga sepasang cangkangnya dapat melindungi diri dari perubahan lingkungan dan serangan predator.Penanganan pasca panen dilakukan dengan memasukkan kolektor yang berisi spat ke dalam kantong waring dengan mata waring sebesar 1 mm.Selanjutnya kolektor dapat di pindahkan ke tempat pemeliharaan di laut.Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati karena bisa mudah patah dan kondisi spat mudah stres. Panen pada masa pendederan dilakukan pada ukuran spat 5 – 7 cm .Pemanenan dapat dilakukan dengan pengambilan spat satu per satu untuk menghindari stres atau mengurangi kematian. Pada waktu bersamaan dilakukan pula pembersihan cangkang dan seleksi. Spat yang kualitas baik dapat dibesarkan untuk dijual atau implantasi. Manajemen pemasaran : a. Penawaran Jumlah produksi mutiara untuk setiap musim panen, tidak terdata dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini dikarenakan panen mutiara tidak berlangsung secara bersamaan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya. Selain itu lamanya rentang waktu yang dibutuhkan dari proses pembesaran sampai pada tahap penyuntikan yaitu kurang lebih 1,5 s/d 2 tahun mengakibatkan tiram mutiara tersebut baru dapat dipanen untuk pertama kalinya pada tahun ke-3. Alasan lain yang tidak kalah penting adalah, sistem pemasaran hasil budidaya mutiara ini dilakukan dengan sistem pemasaran secara individu kepada orang asing. Transaksi itu seringkali dilakukan tidak di daerah tempat asal mutiara itu di budidayakan. Hal ini sepertinya sudah menjadi sebuah sindikat penjualan mutiara sehingga agak sulit bagi kita untuk mendata berapa jumlah hasil produksi ataupun kemana produksi itu di pasarkan. Sebagaimana yang terjadi di beberapa perusahaan yang ada di Indonesia, terutama di NTB yang menjadi sentra mutiara nasional.

b. Untuk jenis Round (bundar sempurna) dan Semi round (agak bundar) untuk kualitas A dapat mencapai harga 40 sampai 50 US $. Pemasaran Secara umum. dan Barok (bentuk tidak beraturan) harganya sangat bervariatif. Leave a Comment . baik dalam ataupun luar negeri terutama Jepang. Mutiara yang dihasilkan. rata-rata saat ini adalah US $ 20.com menyebutkan harga jual mutiara kualitas baik berkisar antara 100 sampai dengan 200 US$. c. Bahkan dalam situs www. kegiatan pemasaran hasil budidaya tiram mutiara ini hampir tidak menemui kendala yang berarti mengingat sistem pemasaran yang selama ini terjadi adalah dimana pembeli baik yang berasal dari dalam ataupun luar negeri biasanya menjadi pelanggan tetap dan siap menampung atau menerima mutiara hasil produksi ansalkan sesuai dengan kualitas yang di tetapkan. Oval (lonjong). Selain itu harga mutiara juga sangat tergantung pada perubahan kurs yang terjadi. karena harga mutiara dari pengusaha budidaya kepada pedagang besar dari dalam dan luar negeri biasanya dalam bentuk dolar Amerika. Harga Harga mutiara sangat fluktuatif tergantung pada kualitas dan bentuk dari mutiara yang dihasilkan. seperti Drop (bentuk tetesan air). semakin baik kualitasnya maka harganyapun semakin tinggi. Amerika dan Eropa. Untuk jenis lain.balipos. terutama hasil budidaya perusahaan menengah dan besar sudah dapat dipastikan terserap pasar.

Kerang Mutiara Berdasarkan sejarah. Setidaknya ada tiga kawasan yang memiliki kumpulan kerang mutiara laut dan menjadi areal pencarian mutiara alami. Pada prinsipnya. dan di negara-negara pasifik selatan. kekayaan dan keanggunan. sebaran kumpulan kerang mutiara laut mulai dari Laut Merah ke arah timur sampai ke Pasifik. moluska bercangkang berpeluang menghasilkan mutiara secara alami. keindahan mutiara sudah melegenda di seluruh dunia. Kemilau perhiasan yang konon berasal dari air mata binatang bercangkang . Selat Malaka. Laut Sulu sampai ke perairan Jepang. Akoya pearl oyster (kerang mutiara Akoya) Pinctada fucata dan the winged-pearl oyster (kerang mutiara bersayap) Pteria penguin. Namun tidak semua kerang bisa menghasilkan mutiara yang bagus dan memiliki nilai beli yang lumayan. Tidak disangkal. namun yang umum dikenal hanya jenis-jenis tertentu seperti gold atau silver-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir emas atau bibir perak) Pinctada maxima. Laut Arafura. kepulauan Margarita Venezuela sampai ke perairan Mexico. Selat Manaar di Srilanka dan perairan Australia utara. Kini mutiara masih digunakan sebagai simbol keanggunan dan kekayaan. Sedangkan moluska lain penghasil mutiara yang sejauh ini dikenal berasal dari kelompok abalone dan beberapa gastropoda lain serta beberapa jenis kerang bivalvia air tawar. mutiara dulunya hanya digunakan oleh kaum bangsawan sebagai simbol kekuasaan. pemakainya tidak terbatas hanya di kalangan kaum bangsawan tetapi sudah merambah sampai ke masyarakat umum. Namun. perhiasan anggota kerajaan Inggris pada acara resmi adalah mutiara. black-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir hitam) Pinctada margaritifera. daerah Teluk Persia. Selain ketiga tempat yang terkenal. kawasan kumpulan kerang mutiara juga ditemukan ada di daerah perairan Burma. Semua anggota famili ini hidup di laut. Kerang penghasil mutiara umumnya berasal dari famili Pteriidae. Hingga sekarang. Beberapa tempat juga ditemukan di Amerika tengah dan utara seperti di Panama. Mereka adalah.

diantaranya adalah sebagai berikut:  Mutiara Akoya.keras yang menghuni dasar lautan itu menyihir setiap orang di segala jaman. Mutiara-mutiara yang elok ini dapat dirangkai menjadi berbagai macam asesoris seperti kalung. tentunya menghasilkan mutiara yang memiliki kilauan indah. Manfaat Kerang penghasil mutiara. Hal inilah yang meningkatkan kualitas . Memang telah sejak lama kulit keras yang mengandung kapur itu diolah dan dimanfaatkan menjadi bermacam-macam barang kerajinan serta perhiasan. anting. Hasil dari kerang laut sebetulnya bukan hanya mutiaranya saja yang bernilai. Dahulu harga pasaran Rp 15 ribu per kilogram namun sekarang menjadi sekitar Rp 50 ribu untuk cangkang berkualitas bagus. Perairan Jepang. Akoya dinilai oleh sebagian ahli mempunyai kilauan yang lebih baik dibandingkan mutiara jenis lain. Karena dibutuhkan perjuangan antara hidup dan mati untuk mendapatkan sebutir perhiasan mutiara menyebabkan nilainya bisa selangit. Meskipun sekarang telah dikenal budi daya jenis-jenis kerang mutiara tetapi harga di pasaran tetap tinggi dan tetap tidak semua orang cukup mampu menjangkaunya. Kondisi perairan yang lebih dingin ini menyebabkan Akoya membentuk lapisan nacre lebih lambat dan struktur kristal yang lebih padat. gelang. Ada berbagai macam mutiara yang populer diperdagangkan di dunia. Dari waktu ke waktu harganya pun merambat naik. Cangkang atau kulit kerang tetap mempunyai nilai jual tinggi. bros dan lain sebagainya. Mutiara inilah yang kemudian banyak dimanfaatkan sebagai perhiasan yang memiliki harga cukup tinggi. tempat pengembangbiakan Akoya. Secara umum Akoya (mutiara klasik Jepang) merupakan jenis mutiara pertama yang dibudidayakan dengan ciri-ciri : Kilauan: Dengan perbandingan ketebalan nacre yang sama. merupakan perairan dengan suhu 10-15° lebih dingin dibanding perairan untuk pengembangbiakan mutiara jenis lain.

Vietnam dan Thailand. setengah bulat (semi-round). krem. lubang kecil dan kerutan kadang dijumpai pada south sea pearl. Ukuran: berkisar dari 2-10 mm.  South Sea Pearl (The Queen of Pearls). hampir sulit untuk mendapatkan mutiara dengan permukaan tanpa cacat. benjolan. Dengan ciri-ciri: Kilauan : Lapisan nacre south sea pearl umumnya tebal dengan kilauan yang relatif lebih kuat dibanding jenis mutiara lainnya. tetesan (drop). menginga mutiara merupakan produk alam. Pada umumnya bentuk bulat dan tetesan memiliki harga yang paling mahal. merah muda dan emas. benjolan. Myanmar. tetesan air dan baroque (bentuk tidak beraturan). Cacat yang tidak merusak seperti noda. demikian pula south sea pearl asal Indonesia dan Philipina meskipun ada kecenderungan berwarna krem dan keemasan. semi bulat. Warna: rose. Permukaan: relatif bersih (bebas dari noda. Merupakan jenis mutiara yang dihasilkan dari kerang Pinctada maxima dengan negara produsen utamanya adalah Indonesia. Warna: cakupan warna south sea pearl sangat luas. Permukaan: Relatif bersih dan umumnya tidak ada cacat. lubang kecil dan kerutan) sampai dengan sangat cacat. Philipina. circle atau ringed.kilauan Akoya. Cacat yang ada juga tidak selalu mengurangi nilai maupun keindahan mutiara itu sendiri. Bentuk: hampir ditemukan dalam semua bentuk seperti bulat (round). tidak beraturan (baroque) dan semi baroque. South sea pearls juga memiliki pantulan warna lembut yang indah yang hanya dapat dijumpai pada mutiara berlapis nacre tebal. oval. Hampir tidak pernah dalam bentuk circle!ring. emas dan biru/abu-abu. button atau oval. . Bentuk: Umumnya dijumpai dalam bentuk bulat. South sea pearl asal Australia umumnya berwarna putih. Namun demikian. kancing (button). perak/putih. perak. tetapi kilauannya paling terang. Dijuluki sebagai Ratunya Mutiara karcna ukurannya yang besar dengan kilauan yang khas sehingga seringkali memiliki harga termahal. Sehingga meskipun lapisan nacre-ny& lebih tipis dibandingkan sebagian besar jenis mutiara budidaya lain. dengan ukuran rata-rata 7 mm. umumnya berwarna putih. Australia.

Cook Island dan negara di kawasan Pasifik. Negara produsen utamanya adalah Tahiti (French Polynesia). Sebagai mutiara yang memerlukan waktu budidaya lama. Mutiara Tahiti merupakan jenis mutiara yang dihasilkan dari kerang Pinctada margaritifera yang memiliki ukuran kerang hampir dua kali lipat dibanding kerang Akoya. Hawaii. Dengan ciri-ciri: Kilauan: berkisar dari kilauan tinggi. Permukaan : cakupan kualitas permukaannya cukup luas yaitu dari bersih/mulus hingga sangat cacat. baroque dan semi baroque.Ukuran: Dibandingkan dengan semua jenis mutiara budidaya. mutiara Tahiti memiliki kemampuan yang unik untuk menampilkah variasi warna yang muncul secara bcrsamaan . Meski demikian. eggplant atau aubeigine. permukaannya bebas dari noda. Sebagai Mutiara Hitam.seperti warna peacock. kancing. bengkak. sedang hingga rendah. tetesan. . Ukuran ini biasanya berbentuk baroque keishi. mutiara Tahiti dengan permukaan yang kurang sempurna kadangkala justru menambah keindahan dan menjadi lebih memikat.8 mm. kerutan dan bulatan. dengan ukuran rata-rata 15 mm. yaitu mutiara hasil ikutan sebagai akibat suatu benda terikut masuk ke dalam organ tubuh kerang sewaktu proses insersi berlangsung. dijumpai juga south sea pearl dalam ukuran kecil yaitu 2 . hijau. semi round. melingkar atau ringed. biru dan warna merah keungu-unguan. Mutiara Tahiti yang paling bernilai tinggi adalah yang berwarna peacock dan biru yang diikuti warna pelangi.  Mutiara Tahiti. warna umumnya adalah kelabu dengan dcrajat yang lebih terang atau lebih gelap. Untuk mutiara Tahiti dengan kualitas tinggi.22 mm. cendcrung warna metalik dan unik dibanding warna mutiara budidaya lainnya. Ukuran : sekitar 8-13 mm Warna : mutiara Tahiti dikenal dengan wama-warninya. south sea pearl umumnya memiliki ukuran yang lebih besar yaitu kisaran 8 . Selain itu. lubang kecil. kelabu dan emas. oval. Bentuk : bulat sempurna.

matinee. Istilah-istilah tersebut digunakan khususnya untuk kalung mutiara yang berasal dari butiran mutiara yang seragam. Cangkang atau kulit kerangnya tetap mempunyai nilai jual tinggi. Dari waktu ke waktu harganya pun merambat naik. cermin dan lukisan dari bahan kulit kerang mutiara. Jadilah perhiasan-perhiasan indah campuran kulit kerang dan perak berupa liontin. Dalam perdagangan internasional. collar. bros. Caspla Bali di Nusa Penida. anting-anting. Masih dengan unsur kayu ada pula pajangan berbentuk ornamen ikan-ikan unik bentuknya dengan sisik-sisik dari kulit kerang yang menonjol sehingga mirip . jepitan dasi dan Iain-lain. kotak dan almari antik di tangan mereka menjadi semakin cantik setelah di tempel kulit kerang mutiara. Memang telah sejak lama kulit keras yang mengandung kapur itu diolah dan dimanfaatkan menjadi bermacam-macam barang kerajinan serta perhiasan. Kerajinan furniture seperti meja-kursi. gelang. Bali. princess dan rope. berlian. intan dan lain-lain. pemanfaatan kerang mutiara kini mulai merambah pada pemanfaatan cangkangnya. kalung mutiara dengan berbagai ukurannya memiliki istilah-istilah tersendiri seperti choker. Bentuk perhiasan yang dihasilkan diantaranya mahkota. gelang dan sebagainya.Dalam rangka peningkatan nilai tambah. cincin. Selain membuat berbagai jenis barang hiasan dinding seperti bingkai foto. mereka juga membuat banyak desain dengan mengkobinasikan bahan-bahan lain. Umpamanya cangkang dibuat menjadi aneka macam sendok makan. mutiara dalam bentuk “loose” umumnya dikembangkan dalam bentuk “jewelry” atau menjadi bahan perhiasan yang kadangkala dikombinasikan dengan bendabenda berharga lainnya seperti emas. perak. Dahulu harga pasaran Rp 15 ribu per kilogram namun sekarang menjadi sekitar Rp 50 ribu untuk cangkang berkualitas bagus. Tak hanya berhenti sampai di situ. sendok teh atau kulit kerang mutiara yang berwarna putih dijadikan pisau berbagai bentuk seperti yang dihasilkan oleh salah satu perajin PT. opera. kalung.

namun yang umum dikenal hanya jenis-jenis tertentu seperti gold atau silver-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir emas atau bibir perak) Pinctada maxima. Diameter mutiara yang dihasilkan umumnya lebih kecil daripada yang diproduksi Pinctada maxima. Sedangkan moluska lain penghasil mutiara yang sejauh ini dikenal berasal dari kelompok abalone dan beberapa gastropoda lain serta beberapa jenis kerang bivalvia air tawar. Sementara Pinctada fucata adalah jenis yang banyak dibudidayakan di Jepang. berwarna perak. dan Pteria penguin tidak banyak dibudidayakan karena sejauh ini hasilnya diperuntukkan hanya pada kalangan tertentu mengingat bentuk mutiara yang dihasilkannya umumnya tidak bundar. Direktur PT. moluska bercangkang berpeluang menghasilkan mutiara secara alami. Setiap jenis kerang mutiara menghasilkan mutiara dengan spesifikasi yang berbeda. Caspla Bali. Warna hitam merupakan warna yang diminati pelanggan mutiara dunia saat ini.” tambah I Putu Darmaya. Semua anggota famili ini hidup di laut. Thailand dan Australia. Mutiara yang dihasilkannya bervariasi dari warna krem sampai warna hitam. Jenis ini banyak dibudidayakan di Indonesia. Pinctada maxima menghasilkan mutiara relatif lebih besar dari semua jenis kerang penghasil mutiara. Akoya pearl oyster (kerang mutiara Akoya) Pinctada fucata dan the winged-pearl oyster (kerang mutiara bersayap) Pteria penguin. Sedangkan kerang jenis Pinctada margaritifera merupakan primadona negara-negara pasifik selatan.aslinya. “Kami juga membuat kerajinan kerang mutiara yang diukir untuk symbul dewa atau symbul tuhan untuk tempel di dinding. Birma. Dengan demikian harganya sangat mahal. black-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir hitam) Pinctada margaritifera. Namun tidak semua kerang bisa menghasilkan mutiara yang bagus dan memiliki nilai beli yang lumayan. Kerang penghasil mutiara umumnya berasal dari famili Pteriidae. emas dan krem. Malahan terdapat pula desain lantai dibuat dari kerang mutiara dan yang ini sangat gemari di pasar luar negeri. . Jenis Kerang Penghasil Mutiara Pada prinsipnya.

bentuk dan kilau mutiara. Nacre adalah bagian permukaan yang berkilau dari mutiara atau juga dinding bagian yang berkilau dalam kerang. pemilihan donor yang baik akan menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan terutama dari segi warna. nacre diistilahkan sebagai Mother of Pearl (ibu dari mutiara) sedangkan nacre yang melekat di inti disebut mutiara. Sehingga tidak heran bila Jepang mengembangkan usahanya di negara-negara lain di kawasan pasifik dan lautan Hindia seperti Indonesia dengan tetap menggunakan teknisinya. Kualitas nacre yang dihasilkan menjadi penentu kualitas mutiara secara keseluruhan. yaitu dengan menyisipkan inti (nucleus) bersama selembar organ mantel (irisan daging kerang mutiara lain yang dikenal dengan nama ‘saibo’) ke dalam kerang mutiara. Organ mantel ini diambil oleh individu kerang mutiara yang lain dan berperan sebagai donor. Irisan daging mantel akan membentuk kantung mutiara (pearl sac) dan nantinya akan memproduksi nacre. China dan Australia. Berdasarkan penelitian. Walaupun demikian. Mikimoto di awal abad yang lalu. namun kebanyakan mutiara yang berada di pasaran saat ini adalah hasil rekayasa manusia. sama halnya dengan proses pembentukan tulang pada manusia dan hewan bertulang belakang lainnya. Mengingat begitu potensialnya mutiara sehingga Jepang tetap menjaga rahasia ini sampai akhir tahun 80-an. Proses ini dikenal sebagai biomineralisasi. Pada bagian dalam kerang. Bentuk rekayasa ini dikenal dengan istilah grafting atau seeding atau juga implantation. Indonesia sebagai areal potensial budidaya bagi hampir semua jenis kerang mutiara telah menjadi salah satu negara penghasil mutiara utama dunia bersama Jepang.Cara Menghasilkan Mutiara Walaupun masih ada usaha pencarian mutiara dari alam. Proses penyisipan merupakan bagian kecil dari rangkaian proses budidaya yang panjang sejak penentuan lokasi budidaya sampai pada . Rekayasa ini ditemukan oleh orang Jepang. Inti dan irisan mantel ini ditempatkan di dalam gonad kerang setelah sebelumnya dibuat irisan kecil pada dinding gonad.

Prinsip proses penyisipan ini didasarkan atas bagaimana terbentuknya mutiara secara alami dimana kerang akan membungkus irritant yang tidak dapat dihindari dengan nacre. Cacing ini merusak . Pada prinsipnya. Teory irritant mengungkapkan bahwa pada suatu saat bagian ujung mantel sang kerang dimakan oleh ikan. hal ini dimungkinkan karena kerang akan membuka cangkang dan menjulurkan bagian mantelnya untuk menyerap makanan. Elisabeth Strack (secara mendalam terdapat dalam buku Pearls tahun 2006) mendeskripsikan terbentuknya mutiara alami terbagi atas dua bagian besar. Bagian epithelium mantel ini bertugas mengeluarkan/mendeposisikan nacre pada bagian dalam cangkang kerang disamping membentuk keseluruhan cangkang. Asumsi kuat yang menunjang terbentuknya lapisan nacre ini adalah adanya virus seperti yang ditemukan pad beberapa jenis kerang mutiara yang dibudidayakan. Proses Pembuatan Mutiara § Secara Alami Di alam. Fenomena adanya irritant ini sering juga ditafsirkan dengan masuknya pasir atau benda padat ke dalam mantel kemudian benda ini pada akan terbungkus nacre sehingga jadilah mutiara. Teory irritant juga mengungkapkan bahwa bisa saja mutiara terbentuk akibat masuknya cacing yang biasanya menempati moluska pada masa perkembangannya kemudian berpindah ke organisme lain. mereka akan segera menutup lubangnya dengan nacre sehingga mencegah tubuh lunaknya terekspos. Saat mantelnya putus.penanganan pasca panen. Secara teoritis. Prinsip kerja ini sama bila kerang mengalami kerusakan cangkang. mutiara terbentuk karena adanya bagian epithelium mantel yang masuk ke dalam rongga mantel tersebut. bagian remah eptiheliumpun masuk ke dalam rongga mantel. mutiara terbentuk akibat adanya irritant yang masuk ke dalam mantel kerang mutiara. terbentuk akibat irritant dan masuknya partikel padat dalam mantel moluska. Namun sejauh ini belum ada bukti bahwa mutiara alami terbentuk karena masuknya butir pasir ke dalam tubuh kerang.

Proses ini biasanya dari 2 minggu sampai sebulan tergantung jenis dari kerang mutiara. Sementara teori yang kedua adalah masuknya partikel padat ke dalam rongga mantel. maka cacing ini akan dibungkus oleh epithelium. Bila cacing mati dalam rongga mantel. maka epithelium yang tinggal dalam rongga mantellah yang akan membentuk mutiara setelah sebelumnya membentuk kantung mutiara. Epithelium ini akhirnya membungkus partikel padat sehingga terbentuklah kantung mutiara. Namun demikian sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung teori masuknya pasir ke dalam mantel kerang mutiara walaupun teori ini dipahami sejak lama. Dari beberapa mutiara alami yang dibedah. Saat dia masuk. § Mutiara Hasil Budidaya Sebelum kegiatan operasi. Bila gonad dalam keadaan penuh maka kegiatan operasi akan menyulitkan dan bahkan banyak mengalami kegagalan. Saat kerang ini tak bisa mengeluarkannya. kerang mutiara jauh hari sebelumnya sudah mengalami proses yang disebut weakening (membuat kerang mutiara menjadi lemah). Proses weakening ini bisa dengan menutup kerang mutiara dengan sarung yang berpori sangat kecil sehingga partikel makanan tersaring atau bahkan kerang mutiaranya ditumpuk bersama kemudian dibungkus dengan sarung berpori kecil.dan memasuki rongga mantel. kerang mutiara masih bisa bertahan hidup walau makanan dalam partikel yang lebih besar sudah tak ada lagi. Kantung mutiara ini akhirnya akan mendeposisikan nacre ke partikel padat tersebut. Cacing ini tanpa sengaja membawa bagian epithelium yang ada di permukaan mantel bersamanya. Setelah proses ini. Proses ini dimaksudkan supaya kerang mutiara akan akan mengalami stress dan memasuki fase reproduksi dengan cepat sehingga apabila operasi dilaksanakan gonadnya sudah kosong. kerang mutiara diangkat ke darat (bila operasi dilaksanakan . menunjukkan bahwa bagian inti mutiaranya bukanlah partikel padat. partikel inipun bisa saja masuk ke rongga mantel. Partikel padat bisa saja terperangkap di dalam tubuh kerang akibat dorongan air. membentuk kantung mutiara dan akhirnya terbentuklah mutiara. Kalaupun cacing itu bisa melepaskan diri. Dalam kondisi ini. epithelium juga ikut bersamanya.

Awalnya sang teknisi akan membunuh kerang donor dengan hati-hati agar supaya tak menyentuh mantelnya. kerang didiamkan sampai benar-benar mati sehingga saat bagian mantelnya disentuh dia tak bereaksi lagi. Seorang teknisi terlatih akan menyiapkan inti mutiara yang biasanya bulat dan berasal dari cangkang kerang lain dan potongan mantel atau disebut juga saibo yang diambil dari kerang mutiara lain. Bila mantelnya tersentuh. Membunuh kerang donor dilakukan dengan menyisipkan pisau di antara dua cangkang dan memotong otot aduktor dari kerang donor. Saat operasi penyisipan. Selanjutnya dipotonglah bagian mantel yang menempel pada kedua cangkang dan mantel tersebutpun dipotong lagi kecil-kecil (kira-kira 3 x 3 mm). Maxima. Mereka ditumpuk bersama sehingga mereka makin lemah akibat konsumsi makanan dan oksigen yang rendah. Bahkan untuk jenis kerang terbesar P. Bila operasi dilakukan tanpa proses ini. Pada saat-saat tertentu air dikeluarkan dari tanki sehingga memaksa kerang untuk membuka cangkangnya. Mutiara hasil budidaya menggunakan prinsip terbentuknya mutiara alami dengan sebuah nucleus sebagai dasar terbentuknya mutiara. Pada saat tanpa air. sehingga kerang donor disebut juga kerang saibo. Saat terbelah. akibatnya apabila dilakukan pengganjalan maka peg akan melukai mantel kerang. otot mereka sangat kuat bila tak melewati proses weakening sehingga cangkangnya sangat susah dibuka. kerang mutiara masih sangat kuat untuk menendang keluar nucleus yang dimasukkan ke dalam gonadnya. Hal ini memudahkan kegiatan pegging karena saat ditutupi air kerang akan membuka cangkang namun bagian tepinya akan tertutup mantel. Saat kerang membuka cangkang peg (pengganjal) disisipkan diantara kedua cangkang kemudian kerang siap dioperasi. kerang akan membuka cangkang sementara mantelnya akan tertarik ke dalam. Bagian mantel yang dipersiapkan untuk penyisipan disebut saibo. maka mantel akan berkeriput akibat reaksi dari si kerang. kerang penerima sudah dipegging .di darat) dan mengalami proses weakening lanjutan di dalam tanki. Pemilihan donor ini mempertimbangkan warna dan kualitas nacre Mother of Pearl-nya (yang terdapat pada bagian sisi dalam cangkang kerang).

Setelah itu kerangpun ditempatkan ke keranjang atau panel dan akhirnya dikembalikan ke laut. kerang mutiara tak akan”menendang” keluar inti yang disisip dan akhirnya bisa menghasilkan mutiara bulat yang berkualitas baik. Teknik operasi dan pasca operasi bervariasi setiap perusahaan mutiara. Proses pemilihan kerang untuk penerima/penghasil mutiara juga mempertimbangkan umur kerang dan masa reproduksinya. Karena bila terbalik maka kemungkinan terbentuk mutiara bulat sangat kecil. . Lembar saibo ini ditempatkan sedemikian rupa agar melekat di inti dengan bagian ectoderm (yang berisi epithelium penghasil nacre) menghadap inti. Shell opener bertugas untuk membuka cangkang lebar-lebar. sehingga dianggap tak cocok untuk disisipkan inti. kemudian teknisi akan mengiris tipis bagian antara gonad dan kaki dari kerang sebagai tempat masuknya inti dan saibo. Pada prinsipnya. Kemampuan teknisi akan menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan nanti. dengan menerapkan teknik-teknik tertentu. Ukuran Intipun dipilih sesuai dengan ukuran gonad. Bila kerang dalam masa reproduksi maka gonadnya akan penuh. Kerang penerima ini ditempatkan sedemikian rupa agar mudah dioperasi.(ditempatkan pasak antara kedua cangkang). Setelah itu intipun dimasukkan se dalamdalamnya ke dalam gonad kemudian disusul dengan satu lembar saibo.

Pada bagian dalam kerang. Kualitas nacre yang dihasilkan menjadi penentu kualitas mutiara secara keseluruhan. . Prinsip kerja ini sama bila kerang mengalami kerusakan cangkang. Organ mantel ini diambil oleh individu kerangmutiara yang lain dan berperan sebagai donor. bentuk dan kilau mutiara. Asumsi kuat yang menunjang terbentuknya lapisan nacre ini adalah adanya virus seperti yang ditemukan pada beberapa jenis kerang mutiara yang dibudidayakan. Irisan daging mantel akan membentuk kantung mutiara (pearl sac) dan nantinya akan memproduksi nacre. Nacre adalah bagian permukaan yang berkilau dari mutiara atau juga dinding bagian yang berkilau dalam kerang. Sehingga tidak heran bila Jepang mengembangkan usahanya di negara-negara lain di kawasan pasifik dan lautan Hindia seperti Indonesia dengan tetap menggunakan teknisinya. sama halnya dengan proses pembentukan tulang pada manusia dan hewan bertulang belakang lainnya. mereka akan segera menutup lubangnya dengan nacre sehingga mencegah tubuh lunaknya terekspos. yaitu dengan menyisipkan inti (nucleus) bersama selembar organ mantel (irisan daging kerang mutiara lain yang dikenal dengan nama ‘saibo’) ke dalam kerang mutiara. Proses penyisipan merupakan bagian kecil dari rangkaian proses budidaya yang panjang sejak penentuan lokasi budidaya sampai pada penanganan pasca panen. pemilihan donor yang baik akan menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan terutama dari segi warna. China dan Australia. Bentuk rekayasa ini dikenal dengan istilah grafting atau seeding atau juga implantation. Mengingat begitu potensialnya mutiara sehingga Jepang tetap menjaga rahasia ini sampai akhir tahun 80-an. Mikimoto di awal abad yang lalu. Berdasarkan penelitian. namun kebanyakan mutiara yang berada di pasaran saat ini adalah hasil rekayasa manusia. Prinsip proses penyisipan ini didasarkan atas bagaimana terbentuknya mutiara secara alami dimana kerang akan membungkus irritant yang tidak dapat dihindari dengan nacre. nacre diistilahkan sebagai Mother of Pearl (ibu dari mutiara) sedangkan nacre yang melekat di inti disebut mutiara. Namun sejauh ini belum ada bukti bahwa mutiara alami terbentuk karena masuknya butir pasir ke dalam tubuh kerang.Bagaimana mutiara dihasilkan? Walaupun masih ada usaha pencarian mutiara dari alam. Proses ini dikenal sebagai biomineralisasi. Indonesia sebagai areal potensial budidaya bagi hampir semua jenis kerang mutiara telah menjadi salah satu negara penghasil mutiara utama dunia bersama Jepang. Rekayasa ini ditemukan oleh orang Jepang. Inti dan irisan mantel ini ditempatkan di dalam gonad kerang setelah sebelumnya dibuat irisan kecil pada dinding gonad. Walaupun demikian.

black-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir hitam) Pinctada margaritifera. No Comments. Semua anggota famili ini hidup di laut. Tetapi anggapan tersebut kini berhasil dipatahkan oleh badan riset perikanan budidaya (brkp). Warna hitam merupakan warna yang diminati pelanggan mutiara dunia saat ini. Tak heran usaha ini lebih banyak dilakukkan oleh pengusaha bermodal besar. Birma. Diameter mutiara yang dihasilkan umumnya lebih kecil daripada yang diproduksi Pinctada maxima. Kerang penghasil mutiara umumnya berasal dari famili Pteriidae. Sedangkan moluska lain penghasil mutiara yang sejauh ini dikenal berasal dari kelompok abalone dan beberapa gastropoda lain serta beberapa jenis kerang bivalvia air tawar. moluska bercangkang berpeluang menghasilkan mutiara secara alami. Pusat riset perikanan budidaya (prpb)-bagian dari brkp. Kerang Penghasil Mutiara Pada prinsipnya. emas dan krem. Dengan iptekmas. Untuk mencapai ukuran 1cm butuh waktu 1bulan dan 7-8 bulan untuk mencapai 5-6cm. Namun tidak semua kerang bisa menghasilkan mutiara yang bagus dan memiliki nilai beli yang lumayan. dan Pteria penguin tidak banyak dibudidayakan karena sejauh ini hasilnya . (more…) • Posted on 20 July '10 by admin. Sedangkan kerang jenis Pinctada margaritifera merupakan primadona negara-negara pasifik selatan.bali. namun yang umum dikenal hanya jenis-jenis tertentu seperti gold atau silver-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir emas atau bibir perak) Pinctada maxima. berwarna perak. nelayan bisa melakukan pendederan tiram dari ukuran spat 4-5’mm hingga ukuran 1cm atau ukuran 5-6 cm tergantung permintaan pasar. Sementara untuk pembesaran hingga mencapai ukuran siap produksi mutiara yang memerlukan waktu sekitar 3tahun dilakukan oleh pengusaha bermodal besar.meluncurkan program ilmu pengetahuan dan teknologi untuk masyarakat (iptekmas) untuk pendederan tiram mutiara bagi nelayan tradisional. Setiap jenis kerang mutiara menghasilkan mutiara dengan spesifikasi yang berbeda. Thailand dan Australia. Mutiara yang dihasilkannya bervariasi dari warna krem sampai warna hitam. Program ini dilaksanakan oleh balai besar riset perikanan budidaya laut (bbrpbL)gondol.Tiram Mutiara Budidaya tiram mutiara selama ini dianggap rumit dengan waktu pemeliharaan yang bisa lebih dari 3 tahun. Dimulai dari riset pembenihan dan dilanjutkan pendederan dilaut. Jenis ini banyak dibudidayakan di Indonesia. Dengan demikian harganya sangat mahal. Sementara Pinctada fucata adalah jenis yang banyak dibudidayakan di Jepang. Akoya pearl oyster (kerang mutiara Akoya) Pinctada fucata dan the winged-pearl oyster (kerang mutiara bersayap) Pteria penguin. Pinctada maxima menghasilkan mutiara relatif lebih besar dari semua jenis kerang penghasil mutiara. under Informasi.

mutiara hasil budidaya melewati serangkaian proses dengan campur tangan manusia. Mutiara Tahiti (Tahitian pearls) Mutiara Tahiti adalah mutiara yang dihasilkan oleh kerang mutiara bibir hitam. namun manusia berperan penting dalam meyakinkan bahwa mutiara di dalam kerang itu terbentuk sesuai keinginannya. Kedua jenis ini umumnya tersebar di bagian selatan bumi terutama di daerah Pasifik dan Hindia. Dari segi ukuran.). Budidaya Kerang Mutiara Sebagaimana namanya. No Comments. Tahiti. Mutiara laut selatan Mutiara ini dihasilkan oleh dua jenis kerang mutiara.diperuntukkan hanya pada kalangan tertentu mengingat bentuk mutiara yang dihasilkannya umumnya tidak bundar. Kekhasan dari mutiara ini adalah keunikan dari overtone hijau-nya yang membuat jenis mutiara ini lebih bernilai. Selain warna hitam. Ukurannya bisa mencapai 22 mm. Kerang ini juga menghasilkan warna mutiara lain seperti abu-abu. mis. Pinctada margaritifera dan tentunya berasal dari sebuah negara di Pasifik Selatan. Mutiara Tahiti kebanyakan berwarna hitam. Beberapa praktisi menggolongkan mutiara ini sebagai salah satu mutiara laut selatan (South seas). Namun sebagian cenderung menggunakan nama mutiara Tahiti mengingat ekslusifitas jenis mutiara ini. under Informasi. Pinctada margaritifera dan kerang mutiara bibir perak/emas. No Comments. kerang mutiara bibir hitam. Walaupun sebagian besar waktu pembentukan mutiara budidaya berada di dalam kerang. Pinctada maxima. Sejak proses penyisipan bahkan jauh sebelum proses ini berlangsung. biru dan hijau (peacock green). mutiara ini adalah yang paling besar daripada mutiara hasil budidaya kerang mutiara lain. produksi mutiara hasil budidaya kelas terbaik masih sangat minim dibandingkan dengan kelas di bawahnya. Tidak jelas di lihat dari sudut mana. untuk meyakinkan bahwa mutiara budidaya terbentuk dengan baik. sampai saat ini. (more…) • Posted on 16 July '10 by admin. Walaupun toh pada akhirnya. under Informasi. Namun rata-rata ukuran mutiara . kerang-kerang yang layak disisip telah diseleksi dengan baik. namun mutiara ini dihasilkan oleh kerang mutiara bibir emas/perak. Ukuran dari mutiara hitam umumnya lebih besar dari mutiara Akoya. Ratu Para Mutiara (Queen pearls) Mutiara ini dikenal sebagai ratu dari para mutiara. • Posted on 16 July '10 by admin. Pinctada maxima. Peacock green sebetulnya adalah overtone dari mutiara tersebut yang bisa saja muncul pada warna dasar mutiara (hitam.

fenomena ini lebih jelas pada bagian dalam dari cangkang daripada mutiara itu sendiri. Warna mutiara Kisaran warna mutiara cukup luas. Bagian inti yang digunakan untuk membuat mutiara buatan biasanya berbentuk bulat dan diambil dari kerang lain yang memiliki cangkang tebal. Lustre mutiara Lustre diukur dari daya pantul nacre itu sendiri terhadap obyek di dekatnya. kabur dengan daya pantul rendah. Bentuk spherical adalah bentuk umum yang dihasilkan oleh mutiara hasil budidaya. under News. Mengingat model . Australia dikenal sebagai penghasil mutiara ini. dalam penelitian yang dilakukan terhadap nacre dari Pinctada maxima membuktikan bahwa warna nacre juga ditentukan oleh adanya “kekacauan” cahaya dalam daerah ikatan antar ubin aragonite yang membentuk nacre. namun selain Australia. silver. Irridescence atau juga disebut “orient” muncul bagaikan pelangi. Tidak mengherankan bila mutiara ini jarang dijumpai di pasaran. Karakteristik mutiara Komposisi mutiara alami kebanyakan didominasi nacre sedangkan mutiara hasil budidaya didominasi bagian intinya. Myanmar dan Filipina juga sementara mengembangkan potensi ratu para mutiara ini. • Posted on 12 July '10 by admin. Indonesia. bentuk mutiara terdiri atas: spherical (bulat bola). No Comments. Namun. Namun demikian warna alami mutiara bukan semata ditentukan oleh warna dasar nacre mutiara itu sendiri yang dibentuk oleh pigmen warna di bagian matriks organik yang mengikat ubin nacre namun juga berkombinasi dengan warna overtone dan irredescence. mutiara ini tidak memiliki kilau seperti yang dimiliki mutiara Akoya. secara otomatis memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan lainnya. bentuk yang benarbenar bulat jarang ditemukan apalagi berasal dari mutiara alami. dari hitam sampai perak. Kisaran ukuran yang umumnya dijual ke pasaran adalah dari 9 sampai 20 mm. Sementara overtone adalah sinar cahaya warna yang muncul di permukaan mutiara sehingga terlihat berkilau.ini adalah 15 mm. Luster juga ditentukan oleh komposisi ubin nacre sehingga menciptakan difraksi cahaya tertentu dan membuat nacre kelihatan buram. Bentuk ini juga yang paling banyak diminati konsumen. simetris dan baroque. Bentuk mutiara Secara umum. Walaupun demikian. sebetulnya merupakan fenomena optik akibat dari lapisan nacre yang membuat difraksi cahaya yang berbeda beda. Bila daya pantulnya sempurna maka nacre itu akan menyerupai cermin dalam memantulkan cahaya dan image. Warna yang dihasilkan adalah krim. Malah. Proses budidayanyapun lebih lama daripada kerang lainnya. kuning dan emas. terjadi akibat terbentuknya garis-garis pertumbuhan. Sementara nilai luster rendah bila nacre terlihat berwarna kusam.

Kontur permukaan Mendapatkan mutiara dengan permukaan yang sangat licin pun tidak gampang. Ukuran yang umum diterapkan untuk mengukur diameter mutiara adalam millimeter (mm). Ukuran mutiara Besar kecil mutiara lebih banyak ditentukan oleh jenis kerang yang menghasilkannya. tak simetris. jarang ditemukan sehingga harganyapun mahal. sehingga dibuatlah inti bundar dengan maksud menghasilkan mutiara yang bundar pula. Rekayasa ini ditemukan oleh orang Jepang. Keberadaan permukaan juga akan mempengaruhi warna dan lustre dari mutiara. Menakar mutiara dengan berat biasanya dilakukan untuk pembelian jumlah besar. Berat mutiara Umumnya berat mutiara diekspresikan dengan carat. Bentuk simetris adalah bentuk mutiara apabila dibelah dua maka setengah bagiannya akan sama dengan bagian yang lainnya. Sehingga tidak heran bila Jepang mengembangkan usahanya di negara-negara lain di kawasan pasifik dan lautan Hindia seperti Indonesia dengan tetap menggunakan teknisinya. under News. memiliki tonjolan di sana-sini. Walaupun demikian. factor lain yang menentukan ukuran mutiara adalah lamanya budidaya. Makin lama mutiara dibudidaya. Indonesia sebagai areal potensial budidaya bagi hampir semua jenis kerang mutiara telah menjadi salah satu negara penghasil mutiara utama dunia bersama Jepang. makin tebal nacre yang dihasilkan. China dan Australia. • Posted on 9 July '10 by admin. Mutiara hasil budidaya dengan ukuran di atas 20 mm. Sedangkan bentuk baroque adalah bentuk bangunan mutiara abstrak. Di samping jenis kerang mutiara. namun kebanyakan mutiara yang berada di pasaran saat ini adalah hasil rekayasa manusia. Bentuk mutiara simetris yang umum adalah bentuk buah pir atau air mata. maxima). No Comments.terbentuknya mutiara karena mengikuti kontur inti. . Bentuk ini banyak ditemukan di mutiara alami. grain dan momme. Mengingat begitu potensialnya mutiara sehingga Jepang tetap menjaga rahasia ini sampai akhir tahun 80-an. kebanyakan mutiara budidaya ditakar dengan ukuran diameter (milimeter) disamping faktor-faktor penentu kualitas mutiara lainnya. margaritifera) apalagi dengan kerang mutiara bibir emas (P. Mikimoto di awal abad yang lalu. Mutiara yang memiliki goresan atau tonjolan-tonjolan kecil di permukaan disamping kurang indah secara estetik juga beresiko mengelupas bila bergesek. Bagaimana mutiara dihasilkan? Walaupun masih ada usaha pencarian mutiara dari alam. Mengingat kerang mutiara Akoya (Pinctada fucata) memiliki bentuk tubuh lebih kecil sehingga mutiara yang dihasilkanpun relative lebih kecil daripada mutiara dari kerang mutiara bibir hitam (P.

Walaupun sebagian besar waktu pembentukan mutiara budidaya berada di dalam kerang. • Posted on 8 July '10 by admin. Organ mantel ini diambil oleh individu kerangmutiara yang lain dan berperan sebagai donor. namun manusia berperan penting dalam meyakinkan bahwa mutiara di dalam kerang itu terbentuk sesuai keinginannya. Prinsip kerja ini sama bila kerang mengalami kerusakan cangkang. Berdasarkan penelitian. pemilihan donor yang baik akan menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan terutama dari segi warna. mereka akan segera menutup lubangnya dengan nacre sehingga mencegah tubuh lunaknya terekspos. sama halnya dengan proses pembentukan tulang pada manusia dan hewan bertulang belakang lainnya. untuk meyakinkan bahwa mutiara budidaya terbentuk dengan baik. Sementara modelnya bervariasi dari bentuk sapu sampai ke bentuk panel. produksi mutiara hasil budidaya kelas terbaik masih sangat minim dibandingkan dengan kelas di bawahnya. Proses ini dikenal sebagai biomineralisasi. sampai saat ini. Nacre adalah bagian permukaan yang berkilau dari mutiara atau juga dinding bagian yang berkilau dalam kerang. yaitu dengan menyisipkan inti (nucleus) bersama selembar organ mantel (irisan daging kerang mutiara lain yang dikenal dengan nama ‘saibo’) ke dalam kerang mutiara. Alam menyediakan bibit kerang mutiara budidaya. Material dan model kolektor ini bervariasi. Asumsi kuat yang menunjang terbentuknya lapisan nacre ini adalah adanya virus seperti yang ditemukan pada beberapa jenis kerang mutiara yang dibudidayakan. nacre diistilahkan sebagai Mother of Pearl (ibu dari mutiara) sedangkan nacre yang melekat di inti disebut mutiara. Bibit kerang mutiara ini dikumpulkan dengan menggunakan perangkap-perangkap larva (kolektor) yang diletakkan di laut. Irisan daging mantel akan membentuk kantung mutiara (pearl sac) dan nantinya akan memproduksi nacre. Proses penyisipan merupakan bagian kecil dari rangkaian proses budidaya yang panjang sejak penentuan lokasi budidaya sampai pada penanganan pasca panen.Bentuk rekayasa ini dikenal dengan istilah grafting atau seeding atau juga implantation. under Informasi. Sejak proses penyisipan bahkan jauh sebelum proses ini berlangsung. Pada bagian dalam kerang. Namun sejauh ini belum ada bukti bahwa mutiara alami terbentuk karena masuknya butir pasir ke dalam tubuh kerang. Walaupun toh pada akhirnya. kerang-kerang yang layak disisip telah diseleksi dengan baik. bentuk dan kilau mutiara. Kualitas nacre yang dihasilkan menjadi penentu kualitas mutiara secara keseluruhan. Material kolektor bisa berasal dari alam seperti sabut kelapa dan ijuk maupun buatan seperti kain dan plastik. Inti dan irisan mantel ini ditempatkan di dalam gonad kerang setelah sebelumnya dibuat irisan kecil pada dinding gonad. Prinsip proses penyisipan ini didasarkan atas bagaimana terbentuknya mutiara secara alami dimana kerang akan membungkus irritant yang tidak dapat dihindari dengan nacre. No Comments. Prinsipnya adalah menyediakan substrat atau tempat untuk menempel bagi larva kerang mutiara yang . Budidaya kerang mutiara Sebagaimana namanya. mutiara hasil budidaya melewati serangkaian proses dengan campur tangan manusia.

Lamanya perendaman sebenarnya tergantung dari tingkat pertumbuhan spat yang mencapai ukuran yang bisa dikenal sehingga bisa dibedakan dengan spat kerang jenis lain. Kerang muda ini dipindahkan ke kotak panel yang memiliki ruang leluasa bagi mereka untuk bertumbuh. Untuk membedakan gonad kedua kelamin kerang memang diperlukan latihan yang berulangulang mengingat kadangkala warna gonad jantan terlihat menyerupai warna betina. Lewat pemahaman ini. atau sebaliknya. menjadi salah satu pertimbangan untuk memproduksi anakan kerang host (kerang yang akan disisipkan inti mutiara). jenis yang akan dibudidayakan diambil dengan hati-hati karena kondisi mereka sangat rentan. Sementara kerang yang memiliki warna dan kondisi MoP terbaik dijadikan sebagai induk untuk memproduksi saibo. Gonad biasanya langsung terlihat pada kerang matang gonad saat insang dikibaskan karena bagian gonad ini memakan tempat yang cukup besar dengan warnah cerah mencolok. Kolektor-kolektor ini digantung pada longline atau sarana apung lainnya. mengingat saibo sangat menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan. Induk kerang mutiara biasanya diseleksi apabila kondisinya sudah mencapai matang gonad. Mengingat mereka menempel dengan bysus sehingga pengambilan spat adalah dengan memotong bysusnya bukan dengan menarik keluar spat itu dengan paksa. morfologi dari cangkang dan warna nacre (MoP) kerang. Dalam proses perbanyakan dengan sistem hatchery. pengetahuan akan sebaran jenis atau spesies kerang mutiara di perairan sangat dibutuhkan sebelum memutuskan untuk membuat usaha budidaya kerang mutiara yang membutuhkan suplai bibit dari alam. perendaman bisa lebih dari 2 bulan tergantung jenis kerang yang akan dibudidayakan. Untuk kerang betina biasanya warna gonadnya adalah krim cerah sedangkan jantan adalah putih.bermetamorfosis menjadi spat. Namun demikian. Caranya adalah dengan membuka cangkang dengan shell opener dan memeriksa bagian gonad dengan terlebih dahulu mengibaskan insang yang menutupi areal bagian dalam kerang. kerang mutiara budidaya saat ini mengalami pergeseran dari mencari bibit di alam ke bibit hasil hatchery. Mengingat tujuan kebanyakan budidaya komersial dari kerang mutiara adalah memproduksi mutiara bulat. Beberapa negara mulai mengembangkan program selektive breeding yaitu pada prinsipnya menyeleksi kerang yang memiliki karakter bagus untuk dijadikan induk. Setelah itu. Seiring dengan meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi. bukan hanya spat kerang mutiara saja yang menempel di koletor ini. . Kolektor kemudian dibersihkan dari jenis kerang lain dan organisme pengotor lainnya (biofouling) sehingga memungkinkan spat bertumbuh dengan leluasa. namun bisa saja organisme lainnya. Mereka juga rentan terhadap perubahan suhu dan lamanya mereka terekspos di luar air. sehingga bentuk morfologi sepasang cangkang yang menciptakan ruang yang besar dan leluasa pada bagian internalnya. Secara teoritis. Karakter bagus dalam hal ini dititik beratkan pada melihat pertumbuhan kerang dibandingkan kerang seusianya.

Walaupun demikian. Asumsi kuat yang menunjang terbentuknya lapisan nacre ini adalah adanya virus seperti yang ditemukan pada beberapa jenis kerang mutiara yang dibudidayakan. Prinsip kerja ini sama bila kerang mengalami kerusakan cangkang. mereka akan segera menutup lubangnya dengan nacre sehingga mencegah tubuh lunaknya terekspos. Sehingga tidak heran bila Jepang mengembangkan usahanya di negara-negara lain di kawasan pasifik dan lautan Hindia seperti Indonesia dengan tetap menggunakan teknisinya.Bagaimana mutiara dihasilkan? Walaupun masih ada usaha pencarian mutiara dari alam. Proses ini dikenal sebagai biomineralisasi. Prinsip proses penyisipan ini didasarkan atas bagaimana terbentuknya mutiara secara alami dimana kerang akan membungkus irritant yang tidak dapat dihindari dengan nacre. Pada bagian dalam kerang. Berdasarkan penelitian. Proses penyisipan merupakan bagian kecil dari rangkaian proses budidaya yang panjang sejak penentuan lokasi budidaya sampai pada penanganan pasca panen. Namun sejauh ini belum ada bukti bahwa mutiara alami terbentuk karena masuknya butir pasir ke dalam tubuh kerang. sama halnya dengan proses pembentukan tulang pada manusia dan hewan bertulang belakang lainnya. nacre diistilahkan sebagai Mother of Pearl (ibu dari mutiara) sedangkan nacre yang melekat di inti disebut mutiara. namun kebanyakan mutiara yang berada di pasaran saat ini adalah hasil rekayasa manusia. China dan Australia. Bentuk rekayasa ini dikenal dengan istilah grafting atau seeding atau juga implantation. Rekayasa ini ditemukan oleh orang Jepang. Indonesia sebagai areal potensial budidaya bagi hampir semua jenis kerang mutiara telah menjadi salah satu negara penghasil mutiara utama dunia bersama Jepang. yaitu dengan menyisipkan inti (nucleus) bersama selembar organ mantel (irisan daging kerang mutiara lain yang dikenal dengan nama ‘saibo’) ke dalam kerang mutiara. bentuk dan kilau mutiara. Kualitas nacre yang dihasilkan menjadi penentu kualitas mutiara secara keseluruhan. Organ mantel ini diambil oleh individu kerang mutiara yang lain dan berperan sebagai donor. Irisan daging mantel akan membentuk kantung mutiara (pearl sac) dan nantinya akan memproduksi nacre. Mikimoto di awal abad yang lalu. Inti dan irisan mantel ini ditempatkan di dalam gonad kerang setelah sebelumnya dibuat irisan kecil pada dinding gonad. Nacre adalah bagian permukaan yang berkilau dari mutiara atau juga dinding bagian yang berkilau dalam kerang. Mengingat begitu potensialnya mutiara sehingga Jepang tetap menjaga rahasia ini sampai akhir tahun 80-an. pemilihan donor yang baik akan menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan terutama dari segi warna. .

Sementara teori yang kedua adalah masuknya partikel padat ke dalam rongga mantel. Proses weakening ini bisa dengan menutup kerang mutiara dengan sarung yang berpori sangat kecil sehingga partikel makanan tersaring atau bahkan kerang mutiaranya ditumpuk bersama kemudian dibungkus dengan sarung berpori kecil. maka cacing ini akan dibungkus oleh epithelium. Secara teoritis. Mutiara hasil budidaya Sebelum kegiatan operasi. Pada prinsipnya. Cacing ini merusak dan memasuki rongga mantel. Elisabeth Strack (secara mendalam terdapat dalam buku Pearls tahun 2006) mendeskripsikan terbentuknya mutiara alami terbagi atas dua bagian besar. Teory irritant juga mengungkapkan bahwa bisa saja mutiara terbentuk akibat masuknya cacing yang biasanya menempati moluska pada masa perkembangannya kemudian berpindah ke organisme lain. Partikel padat bisa saja terperangkap di dalam tubuh kerang akibat dorongan air. membentuk kantung mutiara dan akhirnya terbentuklah mutiara. hal ini dimungkinkan karena kerang akan membuka cangkang dan menjulurkan bagian mantelnya untuk menyerap makanan. Bila gonad dalam keadaan penuh maka kegiatan operasi akan menyulitkan dan bahkan banyak mengalami kegagalan. Proses ini dimaksudkan supaya kerang mutiara akan akan mengalami stress dan memasuki fase reproduksi dengan cepat sehingga apabila operasi dilaksanakan gonadnya sudah kosong. mutiara terbentuk akibat adanya irritant yang masuk ke dalam mantel kerang mutiara. kerang mutiara jauh hari sebelumnya sudah mengalami proses yang disebut weakening (membuat kerang mutiara menjadi lemah). mutiara terbentuk karena adanya bagian epithelium mantel yang masuk ke dalam rongga mantel tersebut. bagian remah eptiheliumpun masuk ke dalam rongga mantel. Dari beberapa mutiara alami yang dibedah. Fenomena adanya irritant ini sering juga ditafsirkan dengan masuknya pasir atau benda padat ke dalam mantel kemudian benda ini pada akan terbungkus nacre sehingga jadilah mutiara. Saat dia masuk. menunjukkan bahwa bagian inti mutiaranya bukanlah partikel padat. Teory irritant mengungkapkan bahwa pada suatu saat bagian ujung mantel sang kerang dimakan oleh ikan. Saat kerang ini tak bisa mengeluarkannya. terbentuk akibat irritant dan masuknya partikel padat dalam mantel moluska. Cacing ini tanpa sengaja membawa bagian epithelium yang ada di permukaan mantel bersamanya. partikel inipun bisa saja masuk ke rongga mantel. Saat mantelnya putus. Epithelium ini akhirnya membungkus partikel padat sehingga terbentuklah kantung mutiara. Namun demikian sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung teori masuknya pasir ke dalam mantel kerang mutiara walaupun teori ini dipahami sejak lama. Proses ini biasanya dari 2 minggu sampai sebulan tergantung jenis dari kerang mutiara. Bila cacing mati dalam rongga mantel. Dalam kondisi ini. Kantung mutiara ini akhirnya akan mendeposisikan nacre ke partikel padat tersebut. Kalaupun cacing itu bisa melepaskan diri. maka epithelium yang tinggal dalam rongga mantellah yang akan membentuk mutiara setelah sebelumnya membentuk kantung mutiara. epithelium juga ikut bersamanya. kerang mutiara masih bisa bertahan hidup walau makanan dalam . Bagian epithelium mantel ini bertugas mengeluarkan/mendeposisikan nacre pada bagian dalam cangkang kerang disamping membentuk keseluruhan cangkang.Proses pembuatan mutiara Secara alami Di alam.

kerang mutiara diangkat ke darat (bila operasi dilaksanakan di darat) dan mengalami proses weakening lanjutan di dalam tanki. otot mereka sangat kuat bila tak melewati proses weakening sehingga cangkangnya sangat susah dibuka. Setelah proses ini. maka mantel akan berkeriput akibat reaksi dari si kerang. kerang penerima sudah dipegging (ditempatkan pasak antara kedua cangkang). kerang mutiara masih sangat kuat untuk menendang keluar nucleus yang dimasukkan ke dalam gonadnya. Kerang penerima ini ditempatkan sedemikian rupa agar mudah dioperasi. Hal ini memudahkan kegiatan pegging karena saat ditutupi air kerang akan membuka cangkang namun bagian tepinya akan tertutup mantel. Selanjutnya dipotonglah bagian mantel yang menempel pada kedua cangkang dan mantel tersebutpun dipotong lagi kecil-kecil (kira-kira 3 x 3 mm). kemudian teknisi akan mengiris tipis bagian antara gonad dan kaki dari kerang sebagai tempat masuknya inti dan saibo. Seorang teknisi terlatih akan menyiapkan inti mutiara yang biasanya bulat dan berasal dari cangkang kerang lain dan potongan mantel atau disebut juga saibo yang diambil dari kerang mutiara lain. Awalnya sang teknisi akan membunuh kerang donor dengan hati-hati agar supaya tak menyentuh mantelnya. Bahkan untuk jenis kerang terbesar P. Bila operasi dilakukan tanpa proses ini. Saat terbelah.partikel yang lebih besar sudah tak ada lagi. Saat operasi penyisipan. Mutiara hasil budidaya menggunakan prinsip terbentuknya mutiara alami dengan sebuah nucleus sebagai dasar terbentuknya mutiara. kerang didiamkan sampai benar-benar mati sehingga saat bagian mantelnya disentuh dia tak bereaksi lagi. Shell opener bertugas untuk membuka cangkang lebar-lebar. Ukuran . Maxima. Bagian mantel yang dipersiapkan untuk penyisipan disebut saibo. akibatnya apabila dilakukan pengganjalan maka peg akan melukai mantel kerang. Bila mantelnya tersentuh. Pada saatsaat tertentu air dikeluarkan dari tanki sehingga memaksa kerang untuk membuka cangkangnya. Saat kerang membuka cangkang peg (pengganjal) disisipkan diantara kedua cangkang kemudian kerang siap dioperasi. Pemilihan donor ini mempertimbangkan warna dan kualitas nacre Mother of Pearl-nya (yang terdapat pada bagian sisi dalam cangkang kerang). Membunuh kerang donor dilakukan dengan menyisipkan pisau di antara dua cangkang dan memotong otot aduktor dari kerang donor. Pada saat tanpa air. sehingga kerang donor disebut juga kerang saibo. kerang akan membuka cangkang sementara mantelnya akan tertarik ke dalam. Mereka ditumpuk bersama sehingga mereka makin lemah akibat konsumsi makanan dan oksigen yang rendah.

Lembar saibo ini ditempatkan sedemikian rupa agar melekat di inti dengan bagian ectoderm (yang berisi epithelium penghasil nacre) menghadap inti. kerang mutiara tak akan ”menendang” keluar inti yang disisip dan akhirnya bisa menghasilkan mutiara bulat yang berkualitas baik. Proses pemilihan kerang untuk penerima/penghasil mutiara juga mempertimbangkan umur kerang dan masa reproduksinya.Intipun dipilih sesuai dengan ukuran gonad. Setelah itu intipun dimasukkan se dalam-dalamnya ke dalam gonad kemudian disusul dengan satu lembar saibo. dengan menerapkan teknik-teknik tertentu. Pada prinsipnya. . Teknik operasi dan pasca operasi bervariasi setiap perusahaan mutiara. Bila kerang dalam masa reproduksi maka gonadnya akan penuh. Kemampuan teknisi akan menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan nanti. sehingga dianggap tak cocok untuk disisipkan inti. Setelah itu kerangpun ditempatkan ke keranjang atau panel dan akhirnya dikembalikan ke laut. Karena bila terbalik maka kemungkinan terbentuk mutiara bulat sangat kecil.

untuk meyakinkan bahwa mutiara budidaya terbentuk dengan baik. mutiara hasil budidaya melewati serangkaian proses dengan campur tangan manusia. namun bisa saja organisme lainnya. Karakter bagus dalam hal ini dititik beratkan pada melihat pertumbuhan kerang dibandingkan kerang seusianya. Sementara modelnya bervariasi dari bentuk sapu sampai ke bentuk panel. Lamanya perendaman sebenarnya tergantung dari tingkat pertumbuhan spat yang mencapai ukuran yang bisa dikenal sehingga bisa dibedakan dengan spat kerang jenis lain. Walaupun toh pada akhirnya. Secara teoritis. Beberapa negara mulai mengembangkan program selektive breeding yaitu pada prinsipnya menyeleksi kerang yang memiliki karakter bagus untuk dijadikan induk. Mereka juga rentan terhadap perubahan suhu dan lamanya mereka terekspos di luar air. Prinsipnya adalah menyediakan substrat atau tempat untuk menempel bagi larva kerang mutiara yang bermetamorfosis menjadi spat. Namun demikian. Seiring dengan meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi.Budidaya kerang mutiara Sebagaimana namanya. Setelah itu. Kolektor kemudian dibersihkan dari jenis kerang lain dan organisme pengotor lainnya (biofouling) sehingga memungkinkan spat bertumbuh dengan leluasa. Bibit kerang mutiara ini dikumpulkan dengan menggunakan perangkap-perangkap larva (kolektor) yang diletakkan di laut. Sementara kerang yang memiliki warna dan kondisi MoP terbaik dijadikan . Kolektor-kolektor ini digantung pada longline atau sarana apung lainnya. Mengingat tujuan kebanyakan budidaya komersial dari kerang mutiara adalah memproduksi mutiara bulat. Sejak proses penyisipan bahkan jauh sebelum proses ini berlangsung. bukan hanya spat kerang mutiara saja yang menempel di koletor ini. produksi mutiara hasil budidaya kelas terbaik masih sangat minim dibandingkan dengan kelas di bawahnya. menjadi salah satu pertimbangan untuk memproduksi anakan kerang host (kerang yang akan disisipkan inti mutiara). Mengingat mereka menempel dengan bysus sehingga pengambilan spat adalah dengan memotong bysusnya bukan dengan menarik keluar spat itu dengan paksa. Alam menyediakan bibit kerang mutiara budidaya. perendaman bisa lebih dari 2 bulan tergantung jenis kerang yang akan dibudidayakan. Material kolektor bisa berasal dari alam seperti sabut kelapa dan ijuk maupun buatan seperti kain dan plastik. sehingga bentuk morfologi sepasang cangkang yang menciptakan ruang yang besar dan leluasa pada bagian internalnya. Kerang muda ini dipindahkan ke kotak panel yang memiliki ruang leluasa bagi mereka untuk bertumbuh. Material dan model kolektor ini bervariasi. Lewat pemahaman ini. kerang mutiara budidaya saat ini mengalami pergeseran dari mencari bibit di alam ke bibit hasil hatchery. kerang-kerang yang layak disisip telah diseleksi dengan baik. sampai saat ini. jenis yang akan dibudidayakan diambil dengan hati-hati karena kondisi mereka sangat rentan. pengetahuan akan sebaran jenis atau spesies kerang mutiara di perairan sangat dibutuhkan sebelum memutuskan untuk membuat usaha budidaya kerang mutiara yang membutuhkan suplai bibit dari alam. morfologi dari cangkang dan warna nacre (MoP) kerang. namun manusia berperan penting dalam meyakinkan bahwa mutiara di dalam kerang itu terbentuk sesuai keinginannya. Walaupun sebagian besar waktu pembentukan mutiara budidaya berada di dalam kerang.

atau sebaliknya.. Mamangkey Posted by Goestaf at Sunday.. Caranya adalah dengan membuka cangkang dengan shell opener dan memeriksa bagian gonad dengan terlebih dahulu mengibaskan insang yang menutupi areal bagian dalam kerang. N.. mengingat saibo sangat menentukan kualitas mutiara yang dihasilkan. Gonad biasanya langsung terlihat pada kerang matang gonad saat insang dikibaskan karena bagian gonad ini memakan tempat yang cukup besar dengan warnah cerah mencolok. Induk kerang mutiara biasanya diseleksi apabila kondisinya sudah mencapai matang gonad. August 02. © 2009. Dalam proses perbanyakan dengan sistem hatchery. Untuk membedakan gonad kedua kelamin kerang memang diperlukan latihan yang berulangulang mengingat kadangkala warna gonad jantan terlihat menyerupai warna betina.sebagai induk untuk memproduksi saibo. Untuk kerang betina biasanya warna gonadnya adalah krim cerah sedangkan jantan adalah putih. 2009 . Gustaf F. lanjutan menyusul.

Bentuk ini banyak ditemukan di mutiara alami. terjadi akibat terbentuknya garis-garis pertumbuhan. Lustre mutiara Lustre diukur dari daya pantul nacre itu sendiri terhadap obyek di dekatnya.Karakteristik mutiara Komposisi mutiara alami kebanyakan didominasi nacre sedangkan mutiara hasil budidaya didominasi bagian intinya. simetris dan baroque. Bentuk simetris adalah bentuk mutiara apabila dibelah dua maka setengah bagiannya akan sama dengan bagian yang lainnya. dalam penelitian yang dilakukan terhadap nacre dari Pinctada maxima membuktikan bahwa warna nacre juga ditentukan oleh adanya “kekacauan” cahaya dalam daerah ikatan antar ubin aragonite yang membentuk nacre. memiliki tonjolan di sana-sini. Di samping jenis kerang mutiara. Bila daya pantulnya sempurna maka nacre itu akan menyerupai cermin dalam memantulkan cahaya dan image. Irridescence atau juga disebut “orient” muncul bagaikan pelangi. sehingga dibuatlah inti bundar dengan maksud menghasilkan mutiara yang bundar pula. Namun. Bentuk spherical adalah bentuk umum yang dihasilkan oleh mutiara hasil budidaya. bentuk mutiara terdiri atas: spherical (bulat bola). tak simetris. Ukuran mutiara Besar kecil mutiara lebih banyak ditentukan oleh jenis kerang yang menghasilkannya. bentuk yang benarbenar bulat jarang ditemukan apalagi berasal dari mutiara alami. Mengingat kerang mutiara Akoya (Pinctada fucata) memiliki bentuk tubuh lebih kecil sehingga mutiara yang dihasilkanpun relative lebih kecil daripada mutiara dari kerang mutiara bibir hitam (P. factor lain yang menentukan ukuran mutiara . Malah. Namun demikian warna alami mutiara bukan semata ditentukan oleh warna dasar nacre mutiara itu sendiri yang dibentuk oleh pigmen warna di bagian matriks organik yang mengikat ubin nacre namun juga berkombinasi dengan warna overtone dan irredescence. Luster juga ditentukan oleh komposisi ubin nacre sehingga menciptakan difraksi cahaya tertentu dan membuat nacre kelihatan buram. margaritifera) apalagi dengan kerang mutiara bibir emas (P. Bagian inti yang digunakan untuk membuat mutiara buatan biasanya berbentuk bulat dan diambil dari kerang lain yang memiliki cangkang tebal. Bentuk ini juga yang paling banyak diminati konsumen. Sementara overtone adalah sinar cahaya warna yang muncul di permukaan mutiara sehingga terlihat berkilau. maxima). Sementara nilai luster rendah bila nacre terlihat berwarna kusam. dari hitam sampai perak. Bentuk mutiara simetris yang umum adalah bentuk buah pir atau air mata. Warna mutiara Kisaran warna mutiara cukup luas. Bentuk mutiara Secara umum. Mengingat model terbentuknya mutiara karena mengikuti kontur inti. kabur dengan daya pantul rendah. fenomena ini lebih jelas pada bagian dalam dari cangkang daripada mutiara itu sendiri. sebetulnya merupakan fenomena optik akibat dari lapisan nacre yang membuat difraksi cahaya yang berbeda beda. Sedangkan bentuk baroque adalah bentuk bangunan mutiara abstrak.

75 carat = 3750 milligram = 3. Satu carat = 4 grain = 200 milligram = 1/5 gram Satu grain = 1/4 carat = 50 milligram = 1/20 gram Satu momme = 18. Mutiara yang memiliki goresan atau tonjolan-tonjolan kecil di permukaan disamping kurang indah secara estetik juga beresiko mengelupas bila bergesek.75 gram © 2006. Gustaf F. Mamangkey Posted by goestaf at Wednesday. jarang ditemukan sehingga harganyapun mahal. Menakar mutiara dengan berat biasanya dilakukan untuk pembelian jumlah besar. June 28. grain dan momme. Mutiara hasil budidaya dengan ukuran di atas 20 mm. N. Makin lama mutiara dibudidaya. Kontur permukaan Mendapatkan mutiara dengan permukaan yang sangat licin pun tidak gampang.adalah lamanya budidaya. makin tebal nacre yang dihasilkan. kebanyakan mutiara budidaya ditakar dengan ukuran diameter (milimeter) disamping faktor-faktor penentu kualitas mutiara lainnya. 2006 . Ukuran yang umum diterapkan untuk mengukur diameter mutiara adalam millimeter (mm). Berat mutiara Umumnya berat mutiara diekspresikan dengan carat. Keberadaan permukaan juga akan mempengaruhi warna dan lustre dari mutiara.

Sementara Pinctada fucata adalah jenis yang banyak dibudidayakan di Jepang. February 11. dan Pteria penguin tidak banyak dibudidayakan karena sejauh ini hasilnya diperuntukkan hanya pada kalangan tertentu mengingat bentuk mutiara yang dihasilkannya umumnya tidak bundar. Dengan demikian harganya sangat mahal. Semua anggota famili ini hidup di laut. Mutiara yang dihasilkannya bervariasi dari warna krem sampai warna hitam. Setiap jenis kerang mutiara menghasilkan mutiara dengan spesifikasi yang berbeda. © Gustaf Mamangkey 2006 Posted by goestaf at Sunday. Birma. berwarna perak. Sedangkan moluska lain penghasil mutiara yang sejauh ini dikenal berasal dari kelompok abalone dan beberapa gastropoda lain serta beberapa jenis kerang bivalvia air tawar. Warna hitam merupakan warna yang diminati pelanggan mutiara dunia saat ini. Namun tidak semua kerang bisa menghasilkan mutiara yang bagus dan memiliki nilai beli yang lumayan. emas dan krem. Diameter mutiara yang dihasilkan umumnya lebih kecil daripada yang diproduksi Pinctada maxima. moluska bercangkang berpeluang menghasilkan mutiara secara alami. Akoya pearl oyster (kerang mutiara Akoya) Pinctada fucata dan the winged-pearl oyster (kerang mutiara bersayap) Pteria penguin.Kerang penghasil mutiara Pada prinsipnya. Thailand dan Australia. black-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir hitam) Pinctada margaritifera. Jenis ini banyak dibudidayakan di Indonesia. 2007 . Pinctada maxima menghasilkan mutiara relatif lebih besar dari semua jenis kerang penghasil mutiara. Sedangkan kerang jenis Pinctada margaritifera merupakan primadona negara-negara pasifik selatan. namun yang umum dikenal hanya jenis-jenis tertentu seperti gold atau silver-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir emas atau bibir perak) Pinctada maxima. Kerang penghasil mutiara umumnya berasal dari famili Pteriidae.

makin bagus pula kualitasnya. biasanya kerang akan dibunuh dan mabe diambil. 50 persen adalah mutiara dengan kualitas menengah dan selebihnya adalah mutiara kualitas rendah. © Gustaf Mamangkey 2006 Posted by goestaf at Friday. orang Eropa cenderung menyukai warna krem dan perak. saat itu diharapkan ketebalan nacre sudah berkisar 2 sampai 3 cm. sejauh ini hanya 5 sampai 10 persen dari total panenan. Namun demikian. orang Timur Tengah lebih banyak memilih warna krem dan emas sebagaimana juga orang Amerika Latin. namun secara umum mutiara ditentukan oleh: 1) ukuran mutiara. persentasi mutiara dengan kualitas baik. karena kerang mutiara bisa saja menghasilkan mutiara yang berbentuk oval. warna pink banyak disukai orang Amerika. mabe atau setengah mutiara (half pearl) dan keshi atau mutiara yang dihasilkan oleh lembar mantel yang tertinggal di dalam kerang sementara inti mutiara yang disisipkan sudah terlempar keluar. Keshi biasanya berbentuk baroque. istilah untuk menggambarkan daya pantul mutiara terhadap obyek atau cahaya. mutiara bundar cenderung disukai dengan demikian harganya cenderung lebih mahal. Mutiara bundar lebih sulit dibuat dibandingkan mabe karena dibutuhkan keahlian khusus untuk menyisipkan diantara gonad dan otot kerang. Penentuan kualitas mutiara didasarkan pada standar kelas mutiara. Makin tebal nacre. goresan atau bercak di permukaan menurunkan kualitas mutiara. bahkan China terkenal dengan menghasilkan mabe berbentuk Budha. ataupun dengan bentuk yang tidak beraturan. Bentuk inti yang dilekatkan bisa bervariasi. Jenis mutiara yang bisa dibuat lewat kegiatan budidaya bisa berupa mutiara bundar (round pearl). dan 5) warna mutiara. January 27. namun untuk pemanenan mabe. kerang dibersihkan pada setiap kurun waktu tertentu dan pada beberapa areal budidaya pada saat tertentu kerang diputar posisinya dengan asumsi akan menghasilkan mutiara yang bundar. atau juga cangkangnya akan menjadi bahan kerajinan tangan. 2006 . namun ada juga bentuk-bentuk tertentu seperti bentuk air mata yang juga diminati konsumen mutiara. Sebelum pemanenan. biasanya kerang yang menghasilkan mutiara yang paling bagus akan dipergunakan lagi untuk memproduksi mutiara berikutnya. 4) permukaannya tidak cacad. 2) bundar tidaknya mutiara. 3) 3) lustre mutiara. Lagipula. dimana makin besar ukurannya makin mahal. Saat panen. Perbedaan harganya bahkan sangat besar apabila ukuran diameter mutiara sudah berada di atas 7 milimeter.Jenis dan kualitas mutiara Pemanenan mutiara berlangsung kurang lebih satu setengah tahun dari saat penyisipan. Bentuk ini dikenal dengan istilah baroque. Mabe dibuat dengan melekatkan setengah bundar nucleus ke bagian sisi dalam kerang. tidak dapat dipungkiri bahwa hasil panen tidak selalu menghasilkan mutiara bundar.

Sementara di kawasan Australia. Gustaf F. sebaran kumpulan kerang mutiara laut mulai dari Laut Merah ke arah timur sampai ke Pasifik. beberapa titik merupakan areal kumpulan kerang mutiara yang banyak seperti di Shark Bay dan Thursday Island. daerah Teluk Persia. Mereka adalah. © 2007. Selat Manar. Australia Utara & Indonesia Kawasan ini merupakan areal tempat hidup kerang mutiara. Teluk Persia Kawasan kumpulan mutiara di daerah ini telah dikenal sejak 2000 tahun sebelum masehi. Mamangkey . Namun. Areal ini menjadi daerah ekonomis penting bagi masyarakat sekitar sebelum adanya tambang minyak. Kegiatan ini berhenti sejak ladang-ladang minyak ditemukan. Selain ketiga tempat yang terkenal. N. Selat Malaka. ke utara di perairan Arafura. Selat ini memisahkan antara Dataran India dan Srilanka. Indonesia (Dobo) dan ke arah timur melewati Selat Torres. Sayang sekali. Selat Manaar di Srilanka dan perairan Australia utara. umumnya akibat serangan hiu. kegiatan penyelaman ini makin berkurang apalagi sejak terjadi pemberontakan di awal tahun 1980 an. Beberapa tempat juga ditemukan di Amerika tengah dan utara seperti di Panama. Sejak zaman penjajahan Inggris kontribusi kawasan ini cukup tinggi.Areal kumpulan kerang mutiara di dunia Setidaknya ada tiga kawasan yang memiliki kumpulan kerang mutiara laut dan menjadi areal pencarian mutiara alami. Sepanjang pantai utara Australia. Kelompok kerang mutiara di kawasan ini adalah Pinctada radiata. Areal yang paling terkenal adalah di sekitar Bahrain. Laut Sulu sampai ke perairan Jepang. kepulauan Margarita Venezuela sampai ke perairan Mexico. kawasan kumpulan kerang mutiara juga ditemukan ada di daerah perairan Burma. Ukuran mutiara yang ditemukan biasanya kurang dari 1 grain (=50 mg). Perbandingan mutiara yang ditemukan dan jumlah kerang mutiara yang adalah sekitar 1 : 500. Mereka hanya dibekali penjepit hidung dan tas tali yang digantung di lehernya. sangat jarang ditemukan mutiara dengan ukuran lebih dari 12 grain. Jumlah penyelam yang mati di kawasan ini termasuk tinggi. Laut Arafura. Metode pengumpulan kerang mutiara dilakukan secara tradisional dengan melilitkan tali sebagai penahan dan mereka menyelam dengan tubuh telanjang. dan di negaranegara pasifik selatan. Kegiatan penyelaman ini berangsur-angsur menghilang sejak sebelum perang dunia kedua dan berakhir di tahun 1950-an. Metode penyelaman juga dilakukan secara tradisional dan dalam keadaan telanjang. Titik-titik kumpulan kerang mutiara di daerah ini ditemukan sekitar pertengahan abad ke 19 sampai awal abad ke 20. Srilanka Tempat ini dikenal kira kira 500 tahun sebelum kawasan di Teluk Persia ditemukan. Kawasan Dobo adalah kawasan terkenal sehingga mutiara yang dihasilkan dari daerah ini disebut mutiara Dobo. tradisi menyelam ini tidak memiliki banyak perubahan sejak areal kumpulan kerang mutiara ditemukan. Jenis kerang mutiara yang tersebar di kawasan ini adalah Pinctada radiata. Diperkirakan. Jenis kerang pada umumnya adalah Pinctada maxima. selat yang memisahkan Australia dan pulau Papua.

2007 . February 11.Posted by goestaf at Sunday.

Mutiara Big Pink Mutiara besar bewarna pink ini berharga 4. sebagai hadiah perkawinan. Mutiara ini dijadikan hadiah kepada Wilbur Dowell Cobb oleh kepala suku di Palawan pada tahun 1936 karena Cobb telah menyelamatkan nyawa anaknya. dia memiliki bentuk seperti air mata atau buah pir.000 dollar AS. Akhirnya.192 gram. Joseph Bonaparte mengambil mutiara ini dan membawanya ke Prancis dan akhirnya sampailah mutiara ini kepada Duke of Abercrombie. image source: The International art treasures web magazine Pearl of Allah (Lao-Tze Pearl) Pearl of Allah (secara resmi dikenal dengan nama Lao-Tze pearl) adalah mutiara terbesar di dunia yang ditemukan pada tahun 1934 di lepas pantai Pulau Palawan oleh seorang penyelam Filipina.Mutiara-mutiara yang terkenal Mutiara Abernathy Mutiara alami dari air tawar ini ditemukan oleh William Abernathyl. Dia dicatat dalam buku Guiness Book of Records sebagai mutiara yang paling besar yang ditemukan dari abalone (Haliotis). dan memiliki berat 10. disamping perjalanannnya yang begitu panjang. Keunikan dari mutiara ini. Konon. lepas pantai Panama pada tahun 1500-an. Dengan berat 44 grains. sang penyelam mutiara di sungai Tay pada tahun 1967. mutiara ini dibeli dengan harga 37 ribu dollar amerika oleh Richard Burton dan menghadiahkannya sebagai hadiah Valentine’s Day kepada Elizabeth Taylor. Keturunan Cobb menjual mutiara ini kepada toko permata di California tahun 1980 dengan harga 200. mutiara ini dianggap mutiara yang paling sempurna yang ditemukan dari sungai-sungai di Skotlandia. . mutiara ini ditemukan oleh seorang budak yang menginginkan kebebasan sebagai bayaran dari mutiara yang ditemukannya.7 juta dollar amerika pada tahun 1991. Mutiara ini diberi nama “the little willie”. Harga saat ini ditaksir sebesar 40 juta dollar AS. Mutiara ini dibawa dan diserahkan kepada Raja Spanyol Phillip II dan sang raja menghadiahkannya kepada Ratu Maria. Mutiara ini dimiliki oleh Wesley Rankin yang menemukannya di Salt Point State Park. La peregrina La peregrina atau Sang pengelana (musafir) adalah mutiara yang ditemukan di Kepulauan Perlas. California pada tahun 1990. Berbentuk baroque dan memilik berat 470 carat setara dengan 94 gram. Saudara dari Napoleon I.

May 08. Panjang yang mencapai 23.chron. Mamangkey Posted by goestaf at Monday.com/content/news/photos/05/01/30/allah.Mutiara raksasa ini ditemukan di dalam kima raksasa Tridacna gigas. 2006 . Hal yang tak mungkin dihasilkan oleh kerang mutiara dari Family Pteriidae atau kerang penghasil mutiara dari jenis lain. N. Bentuk mutiara Pearl of Allah tidak beraturan (baroque) dan menyerupai otak kepala besar.jpg © 2006.8 cm dan berat 6. Gustaf F.4 kilogram menjadikannya sebagai mutiara terbesar yang ditemukan selama ini. image source: http://images.

Sistem grading atau pengujian kualitas mutiara Small South sea pearls (Gustaf's Collection) Penentuan kualitas mutiara didasarkan pada standar kelas mutiara.Namun peminat mutiara tanpa nacre memang masih sedikit disamping selama ini kegiatan budidayanya baru ddijajaki (khusus beberapa mutiara eksotis dari beberapa siput). istilah untuk menggambarkan daya pantul mutiara terhadap obyek atau cahaya. Sangat kecil kemungkinan mutiara alami (dan terbungkus nacre) beredar di pasaran dengan harga murah. namun secara umum mutiara ditentukan oleh: 1) ukuran mutiara. orang Eropa cenderung menyukai warna krem dan perak. orang Timur Tengah lebih banyak memilih warna krem dan emas sebagaimana juga orang Amerika Latin. Bahannya pun bervariasi dari jenis batuan tertentu. Perbedaan harganya bahkan sangat besar apabila ukuran diameter mutiara sudah berada di atas 7 milimeter. Parameter tambahan lain yang jadi bahan pertimbangan . 3) lustre mutiara.Banyak cara yang dilakukan manusia untuk menghasilkan mutiara yang serupa dengan aslinya. 2) bundar tidaknya mutiara. namun ada juga bentuk-bentuk tertentu seperti bentuk air mata yang juga diminati konsumen mutiara. Mutiara juga disortir apakah mutiara itu terbungkus nacre (nacreous) atau tidak (non nacreous)? Apakah mutiara itu terbentuk alami atau hasil budidaya? Mutiara yang terbungkus nacre adalah mutiara yang umum beredar di pasaran dan mayoritas adalah mutiara hasil budidaya. dan 5) warna mutiara. dan bahkan bagian dari cangkang kerang. karena keduanya memiliki komposisi yang sama. masih sangat sulit membedakan antara mutiara yang tak terbungkus nacre dengan mutiara yang dibentuk dari cangkang kerang. 4) permukaannya tidak cacat. dimana makin besar ukurannya makin mahal. goresan atau bercak di permukaan menurunkan kualitas mutiara. plastik. kaca. Sayangnya. warna pink banyak disukai orang Amerika. Beberapa langkah sebelum pengujian mutiara adalah dengan meyakinkan bahwa mutiara itu palsu atau tidak? Karena harga mutiara relatif mahal sehingga kemungkinan pemalsuan juga dilakukan. mutiara bundar cenderung disukai dengan demikian harganya cenderung lebih mahal.

mutiarapun diuji menurut sistem grading yang berlaku. A: Mutiara perhiasan kelas terendah. Sangat berkilau dan setidaknya 95% permukaan tak cacat. Sementara sistem kualifikasi A-D lebih dikenal sebagai sistem kualifikasi Tahitian karena awalnya dipakai untuk kualifikasi mutiara Tahiti dan akhirnya South Sea. mutiara Akoya relatif lebih murah dibandingkan mutiara Tahiti dan apalagi South sea. Sistim kualifikasi ini banyak dipakai untuk mengkualifikasi mutaira Akoya dan mutiara air tawar. A kualitas buruk) dan A-D (A kualitas terbaik. Bahkan ada penjual mutiara yang menambah-nambahkan dengan mengkategorikan mutiaranya sebagai AAAA atau AAA+ sehingga bahkan untuk dua aliran grading di atas (AAA-A dan A-D) sering diubah sekehendak hati. AA: Sangat berkilau dan 75% permukaan tak cacat. Namun. Sayang sekali fleksibilitas masih sangat tinggi dalam pengkategorian kelas mutiara. Mutiara akoya adalah mutiara air laut hasil budidaya pertama (lihat artikel lainnya). Setelah melewati beberapa proses di atas. Indonesia semestinya bersyukur karena mutiara South Sea banyak diproduksi dari perairan Indonesia. Perbandingan harga mutiara dengan kualitas kilau yang sama antara mutiara Akoya dan South sea (misalnya) bisa sangat jauh apalagi dibandingkan antara mutiara South sea dan mutiara air tawar. Walaupun sejauh ini nilai kualitas mutiara yang diproduksi masih lebih rendah dengan jenis mutiara sama yang diproduksi Australia. Apakah mutiara itu adalah mutiara air tawar atau mutiara air laut? Pengelompokkan juga terjadi dalam produk mutiara laut.pemilihan mutiara adalah dari mana mutiara itu berasal. kualifikasi AAA-A juga bukan hanya untuk mutiara Akoya dan mutiara air tawar tapi juga sering diaplikasikan ke jenis mutiara lain (Tahiti dan South sea). sedikit cacat <10%> . Secara detail. Ada dua pemahaman atau aliran yang selama dipakai untuk kualifikasi kelas mutiara: AAA-A (AAA kualitas terbaik.com/pearl-grading.shtml) • • • AAA: Mutiara kualitas terbaik.pearl-guide. dst. apakah mutiara itu adalah mutiara Akoya atau South sea atau Tahiti (yang beberapa kalangan juga menggolongkan sebagai bagian dari mutiara south sea)? Pengetahuan ini memang dibutuhkan mengingat mutiara air tawar relatif lebih murah dibandingkan mutiara air laut. Sederhananya. Kualifikasi menurut AAA-A adalah kualifikasi yang terbentuk lebih dahulu. kualifikasi mutiara menurut sistem AAA-A adalah sebagai berikut (sumber: http://www. Bahkan untuk mutiara air laut juga terdapat pengelompokkan harga menurut jenis mutiaranya. tanpa bercak. D kualitas buruk). sangat berkilau. Pemahaman setiap orang berbeda-beda dalam menempatkan kelas mutiara dengan karakteristik tertentu ke kategori yang disarankan. pihak X mengkategorikan sebuah mutiara memiliki kualitas AAA namun pihak Y mengkualifikasinya dalam kategori AA. kilau kurang dan >25% permukaan mutiara bercacat Sedangkan sistem A-D adalah sebagai berikut: • A: Mutiara kualitas terbaik.

• • • B: Sangat berkilau atau kilau sedang. March 06. © 2007. kedua sistem kualifikasi mutiara ini sangat terbuka akan interpretasi mengingat banyak faktor lain yang juga menjadi bahan pertimbangan dalam uji kualitas mutiara. Terlihat sedikit cacat namun tak lebih 30% dari luas permukaan C: Kilau sedang. 2008 . Gustaf F. cacat permukaan tak lebih 60% D: Memiliki cacat sedikit namun tak dalam dan tak lebih 60% dari luas permukaan Sekali lagi. N. Mamangkey Posted by goestaf at Thursday.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful