DEFINISI KELUARGA 1.

Duvall dan Logan ( 1986 ) : Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga. 2. Bailon dan Maglaya ( 1978 ) : Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya. 3. Departemen Kesehatan RI ( 1988 ) : Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Dapat disimpulkan bahwa karakteristik keluarga adalah : 1. Terdiri dari dua atau lebih individu yang diikat oleh hubungan darah, perkawinan atau adopsi 2. Anggota keluarga biasanya hidup bersama atau jika terpisah mereka tetap memperhatikan satu sama lain 3. Anggota keluarga berinteraksi satu sama lain dan masing-masing mempunyai peran sosial : suami, istri, anak, kakak dan adik 4. Mempunyai tujuan : menciptakan dan mempertahankan budaya, meningkatkan perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anggota. STRUKTUR KELUARGA 1. Patrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi, dimana hubungan itu disusun melalui jalur ayah 2. Matrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu 3. Matrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah ibu 4. Patrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah suami 5. Keluarga kawinan : hubungan suami istri sebagai dasar bagi pembinaan keluarga, dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian keluarga karena adanya hubungan dengan suami atau istri. CIRI-CIRI STRUKTUR KELUARGA 1. Terorganisasi : saling berhubungan, saling ketergantungan antara anggota keluarga 2. Ada keterbatasan : setiap anggota memiliki kebebasan, tetapi mereka juga mempunyai keterbatasan dalam mejalankan fungsi dan tugasnya masing-masing 3. Ada perbedaan dan kekhususan : setiap anggota keluarga mempunyai peranan dan fungsinya masing-masing. CIRI-CIRI KELUARGA INDONESIA 1. Suami sebagai pengambil keputusan

kematian dan ditinggalkan (menyalahi hukum pernikahan) g. hal ini terjadi biasanya melalui proses perceraian. TRADISIONAL : a. b. The childless family Keluarga tanpa anak karena terlambat menikah dan untuk mendapatkan anak terlambat waktunya. dll) f. telpon. Misalnya : dapur. Kin-network family Beberapa keluarga inti yang tinggal dalam satu rumah atau saling berdekatan dan saling menggunakan barang-barang dan pelayanan yang sama. The dyad family Keluarga yang terdiri dari suami dan istri (tanpa anak) yang hidup bersama dalam satu rumah c. Commuter family Kedua orang tua bekerja di kota yang berbeda. Meneruskan nilai-nilai budaya bangsa 7. NON-TRADISIONAL : a. Bertanggung jawab 5. The nuclear family (keluarga inti) Keluarga yang terdiri dari suami. Pengambil keputusan 6. tante. televisi. Keluarga usila Keluarga yang terdiri dari suami istri yang sudah tua dengan anak sudah memisahkan diri d. Ikatan kekeluargaan sangat erat 8. The single-parent family (keluarga duda/janda) Keluarga yang terdiri dari satu orang tua (ayah dan ibu) dengan anak. orang tua (kakak-nenek). Multigenerational family Keluarga dengan beberapa generasi atau kelompok umur yang tinggal bersama dalam satu rumah i. dll) j. Mempunyai semangat gotong-royong MACAM-MACAM STRUKTUR / TIPE / BENTUK KELUARGA 1. istri dan anak. Blended family Keluarga yang dibentuk oleh duda atau janda yang menikah kembali dan membesarkan anak dari perkawinan sebelumnya k. Berbentuk monogram 4. keponakan. tetapi salah satu kota tersebut sebagai tempat tinggal dan orang tua yang bekerja diluar kota bisa berkumpul pada anggota keluarga pada saat akhir pekan (week-end) h. kamar mandi. The extended family (keluarga luas/besar) Keluarga yang terdiri dari tiga generasi yang hidup bersama dalam satu rumah seperti nuclear family disertai : paman. yang disebabkan karena mengejar karir/pendidikan yang terjadi pada wanita e. Merupakan suatu kesatuan yang utuh 3. seperti : perceraian atau ditinggal mati 2. The unmarried teenage mother Keluarga yang terdiri dari orang tua (terutama ibu) dengan anak dari hubungan tanpa nikah .2. The single adult living alone / single-adult family Keluarga yang terdiri dari orang dewasa yang hidup sendiri karena pilihannya atau perpisahan (separasi).

sumber dan fasilitas yang sama. Foster family Keluarga menerima anak yang tidak ada hubungan keluarga/saudara dalam waktu sementara. Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : 1. The stepparent family Keluarga dengan orangtua tiri c. PERANAN KELUARGA Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal. pengalaman yang sama. yang merasa telah saling menikah satu dengan yang lainnya. Commune family Beberapa pasangan keluarga (dengan anaknya) yang tidak ada hubungan saudara. pelindung. dan pemberi rasa aman. sifat. kelompok dan masyarakat. kegiatan. berperanan sebagai pencari nafkah. yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. dari orang-orang muda yang mencari ikatan emosional dan keluarga yang mempunyai perhatian. sebagai anggota dari kelompok sosialnya. Group-marriage family Beberapa orang dewasa yang menggunakan alat-alat rumah tangga bersama. pendidik. tetapi berkembang dalam kekerasan dan kriminal dalam kehidupannya. Homeless family Keluarga yang terbentuk dan tidak mempunyai perlindungan yang permanen karena krisis personal yang dihubungkan dengan keadaan ekonomi dan atau problem kesehatan mental k. The nonmarital heterosexual cohabiting family Keluarga yang hidup bersama berganti-ganti pasangan tanpa melalui pernikahan e. Cohabitating couple Orang dewasa yang hidup bersama diluar ikatan perkawinan karena beberapa alasan tertentu g. sebagai kepala keluarga. termasuk sexual dan membesarkan anaknya h. Gay and lesbian families Seseorang yang mempunyai persamaan sex hidup bersama sebagaimana pasangan suami-istri (marital partners) f. pada saat orangtua anak tersebut perlu mendapatkan bantuan untuk menyatukan kembali keluarga yang aslinya j. yang hidup bersama dalam satu rumah.b. serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya . Peranan ayah : Ayah sebagai suami dari istri. Group network family Keluarga inti yang dibatasi oleh set aturan/nilai-nilai. sosialisasi anak dengan melalui aktivitas kelompok / membesarkan anak bersama d. berbagi sesuatu. hidup berdekatan satu sama lain dan saling menggunakan barang-barang rumah tangga bersama. Peranan individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga. Gang Sebuah bentuk keluarga yang destruktif. pelayanan dan bertanggung jawab membesarkan anaknya i.

ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga. Mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya sebagai orang dewasa c. TAHAP-TAHAP KEHIDUPAN / PERKEMBANGAN KELUARGA Meskipun setiap keluarga melalui tahapan perkembangannya secara unik. 3. serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya. sosial dan spiritual. Membentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak c. Peranan anak : Anak-anak melaksanakan peranan psiko-sosial sesuai dengan tingkat perkembangannya.2. Membina sosialisasi pada anak b. 1998) : . Mendidik anak sesuai dengan tingkat-tingkat perkembangannya. jaminan hari tua) 5. Fungsi sosialisasi : a. Memenuhi kebutuhan gizi keluarga d. FUNGSI KELUARGA 1. Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga 4. Menabung untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga di masa yang akan datang (pendidikan. pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya. Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga b. Menyekolahkan anak untuk memberikan pengetahuan. ketrampilan dan membentuk perilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya b. Memberikan identitas keluarga 3. Memberikan kasih sayang dan rasa aman b. baik fisik. Fungsi pendidikan : a. Fungsi Psikologis : a. Memelihara dan membesarkan anak c. Fungsi biologis : a. Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga c. Memberikan perhatian di antara anggota keluarga c. Fungsi ekonomi : a. namun secara umum seluruh keluarga mengikuti pola yang sama (Rodgers cit Friedman. Meneruskan keturunan b. mental. Memelihara dan merawat anggota keluarga 2. Peranan ibu : Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. disamping itu juga dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga d.

Keluarga dengan anak sekolah Tahap ini dimulai saat anak masuk sekolah pada usia enam tahun dan berakhir pada usia 12 tahun. sekolah dan lingkungan b. Keluarga child-bearing (kelahiran anak pertama) Keluarga yang menantikan kelahiran. yaitu pada saat anak meninggalkan rumah orangtuanya. Pasangan baru (keluarga baru) Keluarga baru dimulai saat masing-masing individu laki-laki dan perempuan membentuk keluarga melalui perkawinan yang sah dan meninggalkan (psikologis) keluarga masing-masing : a. pasangan dan anak (tahap yang paling repot) f.5 bulan) dan berakhir saat anak berusia 5 tahun : a. hubungan sexual dan kegiatan keluarga c. Pembagian tanggung jawab anggota keluarga g. Mempertahankan hubungan yang intim dalam keluarga . sementara kebutuhan anak yang lain juga harus terpenuhi d. dimulai dari kehamilan samapi kelahiran anak pertama dan berlanjut damapi anak pertama berusia 30 bulan : a. Memenuhi kebutuhan dan biaya kehidupan yang semakin meningkat. mengingat remaja sudah bertambah dewasa dan meningkat otonominya b. peran. Keluarga dengan anak pra-sekolah Tahap ini dimulai saat kelahiran anak pertama (2. privasi dan rasa aman b. Umumnya keluarga sudah mencapai jumlah anggota keluarga maksimal. teman. Mendiskusikan rencana memiliki anak 2. Membantu sosialisasi anak : tetangga. seperti kebutuhan tempat tinggal. Mempertahankan keintiman pasangan c. termasuk kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan anggota keluarga 5. Tujuan keluarga ini adalah melepas anak remaja dan memberi tanggung jawab serta kebebasan yang lebih besar untuk mempersiapkan diri menjadi lebih dewasa : a. Membina hubungan intim yang memuaskan b. Persiapan menjadi orang tua b. sehingga keluarga sangat sibuk : a.1. kelompok sosial c. Membantu anak untuk bersosialisasi c. interaksi. Beradaptasi dengan anak yang baru lahir. Memenuhi kebutuhan anggota keluarga. Adaptasi dengan perubahan anggota keluarga. Kegiatan dan waktu untuk stimulasi tumbuh dan kembang anak 4. Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan pasangan 3. Keluarga dengan anak remaja Dimulai pada saat anak pertama berusia 13 tahun dan biasanya berakhir sampai 6-7 tahun kemudian. Membina hubungan dengan keluarga lain. baik di dalam maupun di luar keluarga (keluarga lain dan lingkungan sekitar) e. Memberikan kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab. Pembagian waktu untuk individu. Mempertahankan hubungan yang sehat.

teman. mengabaikan atau memperbaiki masalah-masalah kesehatan dalam kelompoknya 3. keluarga tetap berperan sebagai pengambil keputusan dalam memelihara kesehatan para anggotanya . Mempertahankan keakraban suami istri dan saling merawat d. Meningkatkan keakraban pasangan 8. Adaptasi dengan peruabahan kehilangan pasangan. kecurigaan dan permusuhan d. Masalah-masalah kesehatan dalam keluarga saling berkaitan. Hindari perdebatan. Dalam memelihara kesehatan anggota keluarga sebagai individu (pasien). Mempertahankan hubungan dengan anak dan sosial masyarakat e. Keluarga dengan anak dewasa (pelepasan) Tahap ini dimulai pada saat anak pertama meninggalkan rumah dan berakhir pada saat anak terakhir meninggalkan rumah. berlanjut saat salah satu pasangan meninggal damapi keduanya meninggal : a. Mempertahankan keintiman pasangan c. Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan teman sebaya dan anak-anak c.c. dengan sehat sebagai tujuan melalui perawatan sebagai saran/penyalur. Mempertahankan kesehatan b. mencegah. Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar b. Melakukan life review (merenungkan hidupnya). Keluarga usia lanjut Tahap terakhir perkembangan keluarga ini dimulai pada saat salah satu pasangan pensiun. dan apabila salah satu angota keluarga mempunyai masalah kesehatan akan berpengaruh terhadap anggota keluarga lainnya 4. PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA Perawatan kesehatan keluarga adalah tingkat perawatan kesehatan masyarakat yang ditujukan atau dipusatkan pada keluarga sebagai unit atau kesatuan yang dirawat. Keluarga sebagai unit utama masyarakat dan merupakan lembaga yang menyangkut kehidupan masyarakat 2. atau jika ada anak yang belum berkeluarga dan tetap tinggal bersama orang tua : a. Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan orangtua. Mempertahankan suasana rumah yang menyenangkan b. Membantu anak untuk mandiri di masyarakat e. Penataan kembali peran dan kegiatan rumah tangga 7. Membantu orangtua suami/istri yang sedang sakit dan memasuki masa tua d. Keluarga usia pertengahan Tahap ini dimulai pada saat anak yang terakhir meninggalkan rumah dan berakhir saat pensiun atau salah satu pasangan meninggal : a. Lamanya tahap ini tergantung dari jumlah anak dalam keluarga. kekuatan fisik dan pendapatan c. Alasan Keluarga sebagai Unit Pelayanan : 1. Keluarga sebagai suatu kelompok dapat menimbulkan. Perubahan sistem peran dan peraturan untuk tumbuh kembang keluarga 6.

klinik maupun di rumah sakit bertanggung jawab dalam memberikan perawatan langsung. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat dalam mengatasi masalah kesehatan para anggotanya d. Bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan keluarga 2. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam menanggulangi masalah-masalah kesehatan dasar dalam keluarga c.5. Koordinasi juga sangat diperlukan untuk mengatur program kegiatan atau terapi dari berbagai disiplin ilmu agar tidak terjadi tumpang tindih dan pengulangan 3. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengidentifikasi masalah kesehatan yang dihadapi oleh keluarga b. Mempertahankan suasana di rumah yang menguntungkan kesehatan dan perkembangan kepribadian anggota keluarga 5. Kontak pertama perawat kepada keluarga melalui anggota keluarga yang sakit. yang menunjukkan pemanfaatan dengan baik fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada. Pelaksana Perawat yang bekerja dengan klien dan keluarga baik di rumah. dan yang tidak dapat membantu dirinya sendiri karena cacat atau usaianya yang terlalu muda 4. Mempertahankan hubungan timbal balik antara keluarga dan lembaga-lembaga kesehatan. Koordinator Diperlukan pada perawatan berkelanjutan agar pelayanan yang komprehensif dapat tercapai. Keluarga merupakan perantara yang efektif dan mudah untuk berbagai upaya kesehatan masyarakat. Tujuan umum : Meningkatkan kemampuan keluarga dalam memelihara kesehatan keluarga mereka. sehingga dapat meningkatkan status kesehatan keluarganya 2. Perawat dapat mendemonstrasikan kepada . keluarga mempunyai tugas dalam pemeliharaan kesehatan para anggotanya dan saling memelihara. Pendidik Perawat perlu memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga agar : a. Peran Perawat Keluarga : 1.Memberikan keperawatan kepada anggota keluarganya yang sakit. Tujuan Perawatan Kesehatan Keluarga 1. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap anggota keluarga yang sakit dan dalam mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya e. Mengenal gangguan perkembangan kesehatan setiap anggota keluarga 2. Mengambil keputusan untuk melakukan tindakan yang tepat 3. Keluarga dapat melakukan program asuhan kesehatan keluarga secara mandiri b. Freeman (1981) : 1. Tujuan khusus : a. Meningkatkan produktivitas keluarga dalam meningkatkan mutu hidupnya Tugas-tugas Keluarga dalam Bidang Kesehatan Untuk dapat mencapai tujuan asuhan keperawatan kesehatan keluarga.

sehingga tidak terjadi ledakan atau wabah 9. Dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga memanfaatkan sumber daya keluarga semaksimal mungkin untuk kepentingan kesehatan keluarga 7. Lebih mengutamakan kegiatan-kegiatan yang bersifat promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif 6. Pengawas kesehatan Sebagai pengawas kesehatan. Diutamakan terhadap keluarga yang termasuk resiko tinggi. Pendekatan yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga adalah pendekatan pemecahan masalah dengan menggunakan proses keperawatan 9.keluarga asuhan keperawatan yang diberikan dengan harapan keluarga nanti dapat melakukan asuhan langsung kepada anggota keluarga yang sakit 4. Kolaborasi Perawat komunitas juga harus bekerja dama dengan pelayanan rumah sakit atau anggota tim kesehatan yang lain untuk mencapai tahap kesehatan keluarga yang optimal 7. Konsultan Perawat sebagai narasumber bagi keluarga di dalam mengatasi masalah kesehatan. agar dapat tercipta lingkungan yang sehat. dana sehat. Penemu kasus Mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini. Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga. Fasilitator Membantu keluarga dalam menghadapi kendala untuk meningkatkan derajat kesehatannya. maka hubungan perawat-keluarga harus dibina dengan baik. Modifikasi lingkungan Perawat komunitas juga harus dapat mamodifikasi lingkungan. . perawat harus melakukan home visite atau kunjungan rumah yang teratur untuk mengidentifikasi atau melakukan pengkajian tentang kesehatan keluarga 5. Kegiatan utama dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga adalah penyuluhan kesehatan dan asuhan perawatan kesehatan dasar/perawatan di rumah 10. maka perawat komunitas harus mengetahui sistem pelayanan kesehatan (sistem rujukan. Asuhan keperawatan yang diberikan sebagai sarana dalam mencapai peningkatan kesehatan keluarga 4. Dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga. perawat harus bersikap terbuka dan dapat dipercaya 6. Keluarga sebagai unit atau satu kesatuan dalam pelayanan kesehatan 2. perawat melibatkan peran serta keluarga dalam mengatasi masalah kesehatannya 5. Prinsip-prinsip Perawatan Keluarga : 1. Agar dapat melaksanakan peran fasilitator dengan baik. dll) 8. Sasaran asuhan perawatan kesehatan keluarga adalah keluarga secara keseluruhan 8. baik lingkungan rumah maupun lingkungan masyarakat. Agar keluarga mau meminta nasehat kepada perawat. sehat sebagai tujuan utama 3.

2. Ada perbedaan dan kekhususan : setiap anggota keluarga mempunyai peranan dan fungsinya masing-masing. kakak dan adik 4. Anggota keluarga biasanya hidup bersama atau jika terpisah mereka tetap memperhatikan satu sama lain 3. Mempunyai tujuan : menciptakan dan mempertahankan budaya. 12. atau adopsi. CIRI-CIRI STRUKTUR KELUARGA 1. dan meningkatkan perkembangan fisik. STRUKTUR KELUARGA [ad#co-1] 1. mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya. Dapat disimpulkan bahwa karakteristik keluarga adalah : 1. perkawinan. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain. kelahiran. Bailon dan Maglaya ( 1978 ) : Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah. Anggota keluarga berinteraksi satu sama lain dan masing-masing mempunyai peran sosial : suami. saling ketergantungan antara anggota keluarga 2. anak. dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan. Keluarga kawinan : hubungan suami istri sebagai dasar bagi pembinaan keluarga. psikologis. mempertahankan budaya. 3. emosional. CIRI-CIRI KELUARGA INDONESIA . dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian keluarga karena adanya hubungan dengan suami atau istri. KONSEP KELUARGA DEFINISI KELUARGA 1. Terorganisasi : saling berhubungan. meningkatkan perkembangan fisik. Patrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi. Matrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu 3. Ada keterbatasan : setiap anggota memiliki kebebasan. mental. tetapi mereka juga mempunyai keterbatasan dalam mejalankan fungsi dan tugasnya masing-masing 3. Terdiri dari dua atau lebih individu yang diikat oleh hubungan darah. istri. Departemen Kesehatan RI ( 1988 ) : Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Patrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah suami 5. dan sosial anggota. Matrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah ibu 4. Duvall dan Logan ( 1986 ) : Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan. serta sosial dari tiap anggota keluarga. perkawinan atau adopsi 2. dimana hubungan itu disusun melalui jalur ayah 2.11.

Meneruskan nilai-nilai budaya bangsa 7. Misalnya : dapur. Pengambil keputusan 6. Multigenerational family Keluarga dengan beberapa generasi atau kelompok umur yang tinggal bersama dalam satu rumah i. Commuter family Kedua orang tua bekerja di kota yang berbeda. tetapi salah satu kota tersebut sebagai tempat tinggal dan orang tua yang bekerja diluar kota bisa berkumpul pada anggota keluarga pada saat akhir pekan (week-end) h. The extended family (keluarga luas/besar) Keluarga yang terdiri dari tiga generasi yang hidup bersama dalam satu rumah seperti nuclear family disertai : paman. dll) f. b. Blended family Keluarga yang dibentuk oleh duda atau janda yang menikah kembali dan membesarkan anak dari perkawinan sebelumnya k. hal ini terjadi biasanya melalui proses perceraian. seperti : perceraian atau ditinggal mati 2. Kin-network family Beberapa keluarga inti yang tinggal dalam satu rumah atau saling berdekatan dan saling menggunakan barang-barang dan pelayanan yang sama. televisi. The unmarried teenage mother . The childless family Keluarga tanpa anak karena terlambat menikah dan untuk mendapatkan anak terlambat waktunya. The dyad family Keluarga yang terdiri dari suami dan istri (tanpa anak) yang hidup bersama dalam satu rumah c. The single adult living alone / single-adult family Keluarga yang terdiri dari orang dewasa yang hidup sendiri karena pilihannya atau perpisahan (separasi). The single-parent family (keluarga duda/janda) Keluarga yang terdiri dari satu orang tua (ayah dan ibu) dengan anak. yang disebabkan karena mengejar karir/pendidikan yang terjadi pada wanita e. TRADISIONAL : a. NON-TRADISIONAL : a. Berbentuk monogram 4. istri dan anak. keponakan. Merupakan suatu kesatuan yang utuh 3. Keluarga usila Keluarga yang terdiri dari suami istri yang sudah tua dengan anak sudah memisahkan diri d. The nuclear family (keluarga inti) Keluarga yang terdiri dari suami. Ikatan kekeluargaan sangat erat 8. dll) j. Mempunyai semangat gotong-royong 13. tante. telpon. MACAM-MACAM STRUKTUR / TIPE / BENTUK KELUARGA 1. orang tua (kakak-nenek). kamar mandi. kematian dan ditinggalkan (menyalahi hukum pernikahan) g.1. Bertanggung jawab 5. Suami sebagai pengambil keputusan 2.

Gang Sebuah bentuk keluarga yang destruktif. dari orang-orang muda yang mencari ikatan emosional dan keluarga yang mempunyai perhatian. Homeless family Keluarga yang terbentuk dan tidak mempunyai perlindungan yang permanen karena krisis personal yang dihubungkan dengan keadaan ekonomi dan atau problem kesehatan mental k. sebagai anggota dari kelompok . sebagai kepala keluarga. [ad#mediakeperawatan] PERANAN KELUARGA Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal. Peranan individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga. The nonmarital heterosexual cohabiting family Keluarga yang hidup bersama berganti-ganti pasangan tanpa melalui pernikahan e. Group network family Keluarga inti yang dibatasi oleh set aturan/nilai-nilai. kegiatan. berbagi sesuatu. pada saat orangtua anak tersebut perlu mendapatkan bantuan untuk menyatukan kembali keluarga yang aslinya j. sosialisasi anak dengan melalui aktivitas kelompok / membesarkan anak bersama d. pelayanan dan bertanggung jawab membesarkan anaknya i. Cohabitating couple Orang dewasa yang hidup bersama diluar ikatan perkawinan karena beberapa alasan tertentu g. kelompok dan masyarakat. yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. hidup berdekatan satu sama lain dan saling menggunakan barang-barang rumah tangga bersama. pelindung. Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : 1. pendidik. berperanan sebagai pencari nafkah. yang hidup bersama dalam satu rumah. dan pemberi rasa aman. termasuk sexual dan membesarkan anaknya h. Group-marriage family Beberapa orang dewasa yang menggunakan alat-alat rumah tangga bersama. Peranan ayah : Ayah sebagai suami dari istri. sumber dan fasilitas yang sama. tetapi berkembang dalam kekerasan dan kriminal dalam kehidupannya.Keluarga yang terdiri dari orang tua (terutama ibu) dengan anak dari hubungan tanpa nikah b. yang merasa telah saling menikah satu dengan yang lainnya. Gay and lesbian families Seseorang yang mempunyai persamaan sex hidup bersama sebagaimana pasangan suamiistri (marital partners) f. Foster family Keluarga menerima anak yang tidak ada hubungan keluarga/saudara dalam waktu sementara. Commune family Beberapa pasangan keluarga (dengan anaknya) yang tidak ada hubungan saudara. pengalaman yang sama. The stepparent family Keluarga dengan orangtua tiri c. sifat.

Pasangan baru (keluarga baru) Keluarga baru dimulai saat masing-masing individu laki-laki dan perempuan membentuk keluarga melalui perkawinan yang sah dan meninggalkan (psikologis) keluarga masingmasing : a. ketrampilan dan membentuk perilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya b. 199 : 1. Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga c. Memberikan kasih sayang dan rasa aman b. ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga. pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya. Membentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak c. Membina sosialisasi pada anak b. Fungsi sosialisasi : a. sosial dan spiritual. Fungsi pendidikan : a. kelompok sosial c. Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga b. serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga d. Menyekolahkan anak untuk memberikan pengetahuan. Mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya sebagai orang dewasa c. Memelihara dan merawat anggota keluarga 2. 3. Memelihara dan membesarkan anak c. Fungsi ekonomi : a. Fungsi biologis : a. TAHAP-TAHAP KEHIDUPAN / PERKEMBANGAN KELUARGA Meskipun setiap keluarga melalui tahapan perkembangannya secara unik. mental. Membina hubungan intim yang memuaskan b. serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya 2. jaminan hari tua) 5. namun secara umum seluruh keluarga mengikuti pola yang sama (Rodgers cit Friedman. Mendiskusikan rencana memiliki anak 2. Fungsi Psikologis : a. Menabung untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga di masa yang akan datang (pendidikan.sosialnya. teman. baik fisik. Membina hubungan dengan keluarga lain. Memberikan perhatian di antara anggota keluarga c. Mendidik anak sesuai dengan tingkat-tingkat perkembangannya. Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga 4. Peranan ibu : Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. Memberikan identitas keluarga 3. Keluarga child-bearing (kelahiran anak pertama) . Memenuhi kebutuhan gizi keluarga d. sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya. FUNGSI KELUARGA 1. Peranan anak : Anak-anak melaksanakan peranan psiko-sosial sesuai dengan tingkat perkembangannya. disamping itu juga dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. Meneruskan keturunan b.

Memberikan kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab. Memenuhi kebutuhan dan biaya kehidupan yang semakin meningkat. Mempertahankan hubungan yang intim dalam keluarga c. Persiapan menjadi orang tua b. Kegiatan dan waktu untuk stimulasi tumbuh dan kembang anak 4. Memenuhi kebutuhan anggota keluarga. termasuk kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan anggota keluarga 5. Mempertahankan keintiman pasangan c. Mempertahankan hubungan yang sehat. Keluarga dengan anak remaja Dimulai pada saat anak pertama berusia 13 tahun dan biasanya berakhir sampai 6-7 tahun kemudian. Pembagian waktu untuk individu. Umumnya keluarga sudah mencapai jumlah anggota keluarga maksimal. Pembagian tanggung jawab anggota keluarga g. Mempertahankan keintiman pasangan c. sekolah dan lingkungan b. Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan orangtua. hubungan sexual dan kegiatan keluarga c. pasangan dan anak (tahap yang paling repot) f. yaitu pada saat anak meninggalkan rumah orangtuanya. Perubahan sistem peran dan peraturan untuk tumbuh kembang keluarga 6. Keluarga dengan anak pra-sekolah Tahap ini dimulai saat kelahiran anak pertama (2. privasi dan rasa aman b. atau jika ada anak yang belum berkeluarga dan tetap tinggal bersama orang tua : a. baik di dalam maupun di luar keluarga (keluarga lain dan lingkungan sekitar) e. peran.Keluarga yang menantikan kelahiran. Keluarga dengan anak dewasa (pelepasan) Tahap ini dimulai pada saat anak pertama meninggalkan rumah dan berakhir pada saat anak terakhir meninggalkan rumah.5 bulan) dan berakhir saat anak berusia 5 tahun : a. Membantu anak untuk bersosialisasi c. Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar b. Hindari perdebatan. Lamanya tahap ini tergantung dari jumlah anak dalam keluarga. Keluarga dengan anak sekolah Tahap ini dimulai saat anak masuk sekolah pada usia enam tahun dan berakhir pada usia 12 tahun. interaksi. Membantu orangtua suami/istri yang sedang sakit dan memasuki masa tua . Adaptasi dengan perubahan anggota keluarga. dimulai dari kehamilan samapi kelahiran anak pertama dan berlanjut damapi anak pertama berusia 30 bulan : a. sehingga keluarga sangat sibuk : a. seperti kebutuhan tempat tinggal. sementara kebutuhan anak yang lain juga harus terpenuhi d. Beradaptasi dengan anak yang baru lahir. Tujuan keluarga ini adalah melepas anak remaja dan memberi tanggung jawab serta kebebasan yang lebih besar untuk mempersiapkan diri menjadi lebih dewasa : a. Membantu sosialisasi anak : tetangga. Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan pasangan 3. kecurigaan dan permusuhan d. mengingat remaja sudah bertambah dewasa dan meningkat otonominya b.

Tujuan Perawatan Kesehatan Keluarga 1. Tujuan umum : Meningkatkan kemampuan keluarga dalam memelihara kesehatan keluarga mereka. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam menanggulangi masalah-masalah kesehatan dasar dalam keluarga c. mengabaikan atau memperbaiki masalah-masalah kesehatan dalam kelompoknya 3. teman. kekuatan fisik dan pendapatan c. berlanjut saat salah satu pasangan meninggal damapi keduanya meninggal : a. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengidentifikasi masalah kesehatan yang dihadapi oleh keluarga b. Keluarga usia pertengahan Tahap ini dimulai pada saat anak yang terakhir meninggalkan rumah dan berakhir saat pensiun atau salah satu pasangan meninggal : a. Meningkatkan keakraban pasangan 8. keluarga tetap berperan sebagai pengambil keputusan dalam memelihara kesehatan para anggotanya 5. Mempertahankan suasana rumah yang menyenangkan b. Dalam memelihara kesehatan anggota keluarga sebagai individu (pasien). [ad#mediakeperawatan] PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA Perawatan kesehatan keluarga adalah tingkat perawatan kesehatan masyarakat yang ditujukan atau dipusatkan pada keluarga sebagai unit atau kesatuan yang dirawat. Mempertahankan keakraban suami istri dan saling merawat d. Adaptasi dengan peruabahan kehilangan pasangan. Keluarga merupakan perantara yang efektif dan mudah untuk berbagai upaya kesehatan masyarakat. Penataan kembali peran dan kegiatan rumah tangga 7. dengan sehat sebagai tujuan melalui perawatan sebagai saran/penyalur. Melakukan life review (merenungkan hidupnya). Keluarga usia lanjut Tahap terakhir perkembangan keluarga ini dimulai pada saat salah satu pasangan pensiun. Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan teman sebaya dan anak-anak c. Mempertahankan kesehatan b. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat dalam mengatasi masalah kesehatan para anggotanya .d. Membantu anak untuk mandiri di masyarakat e. Keluarga sebagai unit utama masyarakat dan merupakan lembaga yang menyangkut kehidupan masyarakat 2. dan apabila salah satu angota keluarga mempunyai masalah kesehatan akan berpengaruh terhadap anggota keluarga lainnya 4. Tujuan khusus : a. Keluarga sebagai suatu kelompok dapat menimbulkan. sehingga dapat meningkatkan status kesehatan keluarganya 2. Alasan Keluarga sebagai Unit Pelayanan : 1. mencegah. Mempertahankan hubungan dengan anak dan sosial masyarakat e. Masalah-masalah kesehatan dalam keluarga saling berkaitan.

Peran Perawat Keluarga : 1. perawat harus bersikap terbuka dan dapat dipercaya 6. Koordinator Diperlukan pada perawatan berkelanjutan agar pelayanan yang komprehensif dapat tercapai. Freeman (1981) : 1. Meningkatkan produktivitas keluarga dalam meningkatkan mutu hidupnya Tugas-tugas Keluarga dalam Bidang Kesehatan Untuk dapat mencapai tujuan asuhan keperawatan kesehatan keluarga. Bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan keluarga 2. Kolaborasi Perawat komunitas juga harus bekerja dama dengan pelayanan rumah sakit atau anggota tim kesehatan yang lain untuk mencapai tahap kesehatan keluarga yang optimal 7. Perawat dapat mendemonstrasikan kepada keluarga asuhan keperawatan yang diberikan dengan harapan keluarga nanti dapat melakukan asuhan langsung kepada anggota keluarga yang sakit 14. perawat harus melakukan home visite atau kunjungan rumah yang teratur untuk mengidentifikasi atau melakukan pengkajian tentang kesehatan keluarga 5. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap anggota keluarga yang sakit dan dalam mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya e. Fasilitator Membantu keluarga dalam menghadapi kendala untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Koordinasi juga sangat diperlukan untuk mengatur program kegiatan atau terapi dari berbagai disiplin ilmu agar tidak terjadi tumpang tindih dan pengulangan 3.d. 4. Kontak pertama perawat kepada keluarga melalui anggota keluarga yang sakit. Mempertahankan suasana di rumah yang menguntungkan kesehatan dan perkembangan kepribadian anggota keluarga 5. yang menunjukkan pemanfaatan dengan baik fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada. Agar dapat melaksanakan peran fasilitator dengan baik. Pendidik Perawat perlu memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga agar : a. maka perawat . Mengenal gangguan perkembangan kesehatan setiap anggota keluarga 2. Mengambil keputusan untuk melakukan tindakan yang tepat 3. Pengawas kesehatan Sebagai pengawas kesehatan. dan yang tidak dapat membantu dirinya sendiri karena cacat atau usaianya yang terlalu muda 4. keluarga mempunyai tugas dalam pemeliharaan kesehatan para anggotanya dan saling memelihara. Pelaksana Perawat yang bekerja dengan klien dan keluarga baik di rumah. maka hubungan perawat-keluarga harus dibina dengan baik. Konsultan Perawat sebagai narasumber bagi keluarga di dalam mengatasi masalah kesehatan. klinik maupun di rumah sakit bertanggung jawab dalam memberikan perawatan langsung. Mempertahankan hubungan timbal balik antara keluarga dan lembaga-lembaga kesehatan. Agar keluarga mau meminta nasehat kepada perawat. Keluarga dapat melakukan program asuhan kesehatan keluarga secara mandiri b.Memberikan keperawatan kepada anggota keluarganya yang sakit.

. Kegiatan utama dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga adalah penyuluhan kesehatan dan asuhan perawatan kesehatan dasar/perawatan di rumah 10. Lebih mengutamakan kegiatan-kegiatan yang bersifat promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif 6. Asuhan keperawatan yang diberikan sebagai sarana dalam mencapai peningkatan kesehatan keluarga 4.komunitas harus mengetahui sistem pelayanan kesehatan (sistem rujukan. Pendekatan yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga adalah pendekatan pemecahan masalah dengan menggunakan proses keperawatan 9. Sasaran asuhan perawatan kesehatan keluarga adalah keluarga secara keseluruhan 8. Dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga memanfaatkan sumber daya keluarga semaksimal mungkin untuk kepentingan kesehatan keluarga 7. Prinsip-prinsip Perawatan Keluarga : 1. Penemu kasus Mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini. sehingga tidak terjadi ledakan atau wabah 9. agar dapat tercipta lingkungan yang sehat. sehat sebagai tujuan utama 3. Diutamakan terhadap keluarga yang termasuk resiko tinggi. Modifikasi lingkungan Perawat komunitas juga harus dapat mamodifikasi lingkungan. Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga. perawat melibatkan peran serta keluarga dalam mengatasi masalah kesehatannya 5. Keluarga sebagai unit atau satu kesatuan dalam pelayanan kesehatan 2. dll) 8. Dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga. baik lingkungan rumah maupun lingkungan masyarakat. dana sehat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful