ulsusun Cleh ť

kLLCMÞCk 3
!Lv8l A8WAn1C 09110781
LlS1lA nlnCSlP 09110784
nlnuA SuLlS1l?AnA 09110797
8LLlSA MuLlAnAŦ S 09110802
1unlnC 8lASŦ ? 09110810
?CClk WAP?u MŦÞ 091108
Wl!l uWl LLS1A8l 09110813







DAI1Ak I5I

IŦ kA1A ÞLNGAN1Ak ŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
1Ŧ DAI1Ak I5I ŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
2Ŧ Þendahu|uan ŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
3Ŧ Is| ŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
1Ŧ Þengert|an ADnDŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
2Ŧ Þenyebab ADnDŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
3Ŧ Ien|sŴ[en|s ADnDŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
4Ŧ C|r| ADnDŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
5Ŧ C|r| khusus Anak ADnDŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
6Ŧ Ien|sŴ[en|s obatŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
7Ŧ Þroses ÞengobatanŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
8Ŧ D|agnosa ADnDŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
9Ŧ Þenanganan D|n| n|perakt|fŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
4Ŧ 5|mpu|an ŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ
5Ŧ Daftar Þustaka ŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦŦ






HATA P£NGANTAH


Pu¡i don syukur komi pon¡ofkon kepodo AIIoh SWT,Tuhon Yonq Moho Eso.8erkof Iimpohon
korunioMyo,komi dopof menyeIeseikon fuqos mokoIoh Iosus ADHD.
Tok Iupo roso ferimokosih ¡uqo komi ucopkon kepodo ibu 8ybo Suhifo S.Iep,Ms.M.Ies don
Auqusfo D.E.S.Iep,Ms seIoku dosen pembimbinq yonq feIoh memberi orohon komi serfo
femon femon onqqofo keIompok b yonq feIoh berporfisiposi doIom pembuofon mokoIoh ini.
Terokhir, odoIoh horopon komi seboqoi penuIis semoqo hosiI ker¡o komi ini dopof
bermonfoof boqi kifo semuo.Seperfi kofo pepofoh "Tok Ado 0odinq Yonq Tok Pefok" beqifu
¡uqo denqon fuIison komi ini,krifik don soron dori poro pemboco seIoIu komi nonfikon unufk
perboikon dikemudion hori.





Iediri, Ib Desember Z0I0
PenuIis







|
8A8 I
ÞLNDAnULUAN

ADnD (Attent|on Def|c|t nyperact|ve D|sorders) suaLu penlnakaLan akLlflLas moLorlk hlnaaa
pada LlnakaLan LerLenLu vana menvebabkan aanaauan perllaku vana Ler[adlţ seLldaknva pada
dua LempaL dan suasana vana berbeda dan kondlsl vana sanaaL umum dl anLara anakŴanakŦ
Þenvebab pasLl dan paLoloal AuPu maslh belum Lerunakap secara [elasŦ SeperLl halnva
aanaauan auLlsmţ AuPu merupakan sLaLu kelalnan vana berslfaL mulLl fakLorlalŦ 8anvak fakLor
vana dlanaaap sebaaal penevebab aanaauan lnlţ dlanLaranva adalah fakLor aeneLlkţ
perkembanaan oLak saaL kehamllanţ perkembanaan oLak saaL perlnaLalţ LlnakaL kecerdasan
(lC)ţ Ler[adlnva dlsfunasl meLabollsmeţ keLldak LeraLuran hormonalţ llnakunaan flslkţ soslal dan
pola penaasuhan anak oleh orana Luaţ auru dan oranaŴorana vana berpenaaruh dl seklLarnvaŦ
MellhaL penvebab AuPu vana belum pasLl Lerunakap dan adanva beberapa Leorl penvebabnvaţ
maka LenLunva LerdapaL banvak Lerapl aLau cara dalam penanaanannva sesual denaan landasan
Leorl penvebabnvaŦ 1erapl medlkasl aLau farmakoloal dan Lerapl nuLrlslŦ









ll
8A8 II
I5I
1Ŧ Þengert|an ADnD
ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorders) suatu peningkatan aktiIitas motorik hingga
pada tingkatan tertentu yang menyebabkan gangguan perilaku yang teriadi, setidaknya pada dua
tempat dan suasana yang berbeda dan kondisi yang sangat umum di antara anak-anak. Dan
dapat dianalisa langsung oleh ahli perkembangan anak (psikolog). Gangguan ini
berdampak pada cara anak berpikir, bertindak dan merasa. Telah ditemukan bahwa antara
3° dan 5° dari anak-anak yang menderita gangguan ini. Sekitar 8° sampai 10° dari semua
kasus yang dilaporkan adalah anak-anak pergi ke sekolah. Ada beberapa orang dewasa yang iuga
menderita dari ADHD. Oleh karena itu diperlukan untuk memahami bagaimana penyakit teriadi
pada anak-anak sehingga dapat ditangani dengan baik.
Penyebab ADHD
!enyebab pasti dan patologi ADHD masih belum terungkap secara ielas. Seperti halnya
gangguan autism, ADHD merupakan statu kelainan yang bersiIat multi Iaktorial. Banyak Iaktor
yang dianggap sebagai peneyebab gangguan ini, diantaranya adalah Iaktor genetik,
perkembangan otak saat kehamilan, perkembangan otak saat perinatal, tingkat kecerdasan (IQ),
teriadinya disIungsi metabolisme, ketidak teraturan hormonal, lingkungan Iisik, sosial dan pola
pengasuhan anak oleh orang tua, guru dan orang-orang yang berpengaruh di sekitarnya.


!ada anak balita, gejala ADHD yang kerap terlihat, adalah:
O Sulit berkonsentrasi/memiliki rentang konsentrasi yang sangat pendek
O Sangat aktif dan selalu bergerak
O Ìmpulsif
O Cenderung penakut
O Memiliki daya ingat yang pendek
O Terlihat tidak percaya diri
O Memiliki masalah tidur dan sulit makan
O Sangat cerdas, namun prestasi belajar tidak prima.
Gejala yang lain timbul antara lain:
1. Gangguan pemusatan perhatian (3,9903943) dengan ciri kurang dapat memusatkan
perhatian, sering melakukan kesalahan akibat kecerobohan, kesulitan menerima
pelaiaran, sering gagal menyelesaikan tugas, perhatian mudah teralihkan, dan sering
kehilangan barang-barang.
2. Hiperaktivitas dengan ciri sukar duduk diam, selalu tergesa-gesa, sering menggerak-
gerakkan kaki dan tangannya, sering meninggalkan tempat duduknya di kelas, sulit
bermain dengan tenang, serta berlebihan berbicara.
3. Impulsivitas (mudah terangsang). Cirinya adalah sulit untuk menunggu giliran, meniawab
pertanyaan sebelum pertanyaan selesai diaiukan, sering mengganggu teman, sering
menginterupsi pembicaraan orang lain.





3. Jenis-jenis ADHD
1. Tipe anak yang tidak bisa memusatkan perhatian
Mereka sangat mudah terganggu perhatiannya, tetapi tidak hiperaktiI atau
ImpulsiI.Mereka tidak menuniukkan geiala hiperaktiI.Tipe ini kebanyakan ada
pada anak perempuan.Mereka seringkali melamun dan dapat digambarkan seperti
sedang berada idi awang-awangî.
2. Tipe anak yang hiperaktiI dan impulsive
mereka menuniukkan geiala yang sangat hiperaktiI dan impulsiI, tetapi tidak bisa
memusatkan perhatian. Tipe ini seringkali ditemukan pada anak- anak kecil.
3. Tipe gabungan
mereka sangat mudah terganggu perhatiannya, hiperaktiI dan impulsiI.
Kebanyakan anak anak termasuk tipe seperti ini.

4ŦCIkIŴCIkI ANAk nIÞLkAk1II
8eberapa clrl anak hlperakLlf menurut 5an| 8ud|ant|n| nermawanţ Þs|Ŧţ Þslkoloa darl kllnlk
LmpaLl uevelopmenL CenLerţ !akarLa (1ablold naklLa) sebaaal berlkuL ť
enentang
Anak dengan gangguan hiperaktivitas umumnya memiliki sikap penentang/pembangkang atau
tidak mau dinasehati. Misalnya, penderita akan marah iika dilarang berlari ke sana kemari, coret-
coret atau naik-turun tak berhenti. !enolakannya iuga bisa dituniukkan dengan sikap .:0.
Destruktif
!erilakunya bersiIat destruktiI atau merusak. Ketika menyusun lego misalnya, anak aktiI akan
menyelesaikannya dengan baik sampai lego tersusun rapi. Sebaliknya anak hiperaktiI bukan
menyelesaikannya malah menghancurkan mainan lego yang sudah tersusun rapi. Terhadap
barang-barang yang ada di rumah, seperti vas atau paiangan lain, kecenderungan anak untuk
menghancurkannya iuga sangat besar. Oleh karena itu, anak hiperaktiI sebaiknya diiauhkan dari
barang-barang yang mudah dipegang dan mudah rusak.
Tak kenal lelah
Anak dengan gangguan hiperaktivitas sering tidak menuniukkan sikap lelah. Sepaniang hari dia
akan selalu bergerak ke sana kemari, lompat, lari, berguling, dan sebagainya. 'Kesannya tidak
pernah letih, bergerak terus,¨ uiar Sani. Hal inilah yang seringkali membuat orang tua kewalahan
dan tidak sanggup meladeni perilakunya.
Tanpa tujuan
Semua aktivitas dilakukan tanpa tuiuan ielas. Kalau anak aktiI, ketika naik ke atas kursi punya
tuiuan, misalnya ingin mengambil mainan atau bermain peran sebagai Superman. Anak
hiperaktiI melakukannya tanpa tuiuan. Dia hanya naik dan turun kursi saia.
Tidak sabar dan usil
Yang bersangkutan iuga tidak memiliki siIat sabar. Ketika bermain dia tidak mau menunggu
giliran. 'Ketika dia ingin memainkan mobil-mobilan yang sedang dimainkan oleh temannya, dia
langsung merebut tanpa -,--:,¨ komentar Sani. Tak hanya itu, anak hiperaktiI pun
seringkali mengusili temannya tanpa alasan yang ielas. Misalnya, tiba-tiba memukul,
mendorong, menimpuk, dan sebagainya meskipun tidak ada pemicu yang harus membuat anak
melakukan hal seperti itu.
Intelektualitas rendah
Seringkali intelektualitas anak dengan gangguan hiperaktivitas berada di bawah rata-rata anak
normal. Mungkin karena secara psikologis mentalnya sudah terganggu sehingga ia tidak bisa
menuniukkan kemampuan kreatiInya.


IRI-IRI KHUSUS ANAK HIPERAKTIF
1Ŧ Serlna menaaerakŴaerakkan Lanaan aLau kakl keLlka dudukţ aLau serlna menaaellaLŦ
2Ŧ Serlna menlnaaalkan LempaL duduknvaţ padahal seharusnva la duduk manlsŦ
3Ŧ Serlna berlarlŴlarl aLau meman[aL secara berleblhan pada keadaan vana Lldak
selavaknvaŦ
4Ŧ Serlna Lldak mampu melakukan aLau menalkuLl kealaLan denaan LenanaŦ
3Ŧ Selalu beraerakţ seolahŴolah Lubuhnva dldorona oleh meslnŦ !uaaţ Lenaaanva Lldak
pernah hablsŦ
6Ŧ Serlna Lerlalu banvak blcaraŦ
7Ŧ Serlna sullL menunaau alllranŦ
8Ŧ Serlna memoLona aLau menvela pemblcaraanŦ
9Ŧ !lka dla[ak blcara Lldak dapaL memperhaLlkan lawan blcaranva (berslkap apaLls Lerhadap
lawan blcaranva)Ŧ
iri-ciri lain yang menyertai Gangguan Pemusatan Perhatian dengan Hiperaktivitas
(GPPH/ADHD) adalah :
1. Kemampuan akademik tidak optimal
2. Kecerobohan dalam hubungan sosial
3. Kesembronoan dalam menghadapi situasi yang berbahaya
4. Sikap melanggar tata tertib secara impulsive





enis enis Pengobatan untuk anak ADHD
March 1, 2010 · Filed under ADHD, psikologis
Stimulan merupakan obat yang paling banyak dipergunakan untuk ADHD. Dalam
kelompok stimulan terdapat AdderallÆ (gabungan garam dari amphtamine), DextroStatÆ
(dextroamphetamine sulIate), dan RitalinÆ (methylphenidate HCL). Stimulan bereaksi
cepat dan eIek sampingnya ringan. Disebut stimulan karena bisa memberikan energi bagi
mental untuk memusatkan perhatian pada apa yang sedang dikeriakan. !engobatan ada yang
diberikan dalam dosis dobel dalam sehari.
TCA (Tri-Cyclic Antidepressants) merupakan ienis anti depresi. TCA sangat eIektiI untuk
mengatasi suasana hati yang berubah-ubah dan diminum hanya satu kali dalam sehari.
Namun TCA bekeria lebih lambat dan lebih berisiko dalam penggunaannya. Jika
pengobatan dengan stimulan tidak menolong TCA boleh dicoba.
Wellbutrin ( buproprion ) merupakan ienis antidepresan yang telah dipergunakan dalam
pengobatan ADHD meskipun belum mendapat persetuiuan dari FDA. Obat ini bukan TCA,
tetapi mempunyai kegunaan dan eIek samping yang sama.
Catapres (clonidine) dulunya dipergunakan untuk pengobatan penyakit darah tinggi. Obat
ini dipergunakan dalam pengobatan ADHD, terutama bagi penderita geiala hiperaktiI dan
impulsiI, meskipun iuga belum mendapat persetuiuan FDA. Obat ini berbentuk kecil atau
pil. Anak-anak yang diberi Catapres akan meniadi ngantuk.
Proses Pengobatan
Setelah anda dan dokter anda mengambil keputusan mengenai pengobatan yang terbaik bagi
anak anda, dokter umumnya akan menuliskan resep obat dengan dosis rendah dan perlahan-lahan
akan menaikkan dosisnya. Selama masa pengobatan mintalah orang yang dekat dengan si anak
untuk memonitor geiala dan eIek samping obat. Kadang kadang obatnya tidak bekeria, atau eIek
sampingnya sulit diatasi, anda perlu mencoba pengobatan lainnya. !roses ini mungkin
berlangsung selama beberapa minggu atau bulan.
DIAGNOSIS ADHD
Diagnosa hiperaktiIitas tidak dapat dibuat hanya berdasarkan inIormasi sepihak dari orang tua
penderita saia tetapi setidaknya inIormasi dari sekolah, serta penderita harus dilakukan
pemeriksaan meskipun saat pemeriksaan penderita tidak menuniukkan tanda-tanda hiperaktiI,
dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi saat pemeriksaan dan kemungkinan hal lain yang
mungkin meiadi pemicu teriadinya hiperaktiIitas. !ada beberapa kasus bahkan membutuhkan
pemeriksaan psikometrik dan evaluasi pendidikan. Hingga saat ini belum ada suatu standard
pemeriksaan Iisik dan psikologis untuk hiperaktiIitas. Ini berarti pemeriksaan klinis haruslah
dilakukan dengan sangat teliti meskipun belum ditemukan hubungan yang ielas antara ienis
pemeriksaan yang dilakukan dengan proses teriadinya hiperaktiIitas. Beragam kuesioner dapat
disusun untuk membantu mendiagnosa, namun yang terpenting adalah perhatian yang besar dan
pemeriksaan yang terus-menerus, karena tidak mungkin diagnosa ditegakkan hanya dalam satu
kali pemeriksaan.
Bila didapatkan seorang anak dengan usia 6 hingga 12 tahun yang menuniukkan tanda-tanda
hiperaktiI dengan prestasi akademik yang rendah dan kelainan perilaku, hendaknya dilakukan
evaluasi awal kemungkinan
Untuk mendiagnosis ADHD digunakan kriteria DSM IV yang iuga digunakan, harus terdapat 3
geiala : HiperaktiI, masalah perhatian dan masalah konduksi.
KRITERIA A -ASING-ASING (1) ATAU ()
(1) Enam atau lebih dari geiala
(1) Enam atau lebih geiala dari kurang perhatian atau konsentrasi yang tampak paling sedikit 6
bulan terakhir pada tingkat maladaptive dan tidak konsisten dalam perkembangan
INATTENTION
a. Sering gagal dalam memberi perhatian secara erat secara ielas atau membuat kesalahan yang
tidak terkontrol dalam :
1. sekolah
2. bekeria
3. aktiIitas lainnya
b. Sering mengalami kesulitan meniaga perhatian/ konsentrasi dalam menerima tugas atau
aktiIitas bermain.
c. Sering kelihatan tidak mendengarkan ketika berbicara secara langsung
1. Menyelesaikan pekeriaan rumah
2. !ekeriaan atau tugas
3. Mengeriakan perkeriaan rumah (bukan karena perilaku melawan)
4. Gagal untuk mengerti perintah
d. Sering kesulitan mengatur tugas dan kegiatan
e. Sering menghindar, tidak senang atau enggan mengeriakan tugas yang membutuhkan usaha
(seperti pekeriaan sekolah atau perkeriaan rumah)
I. Sering kehilangan suatu yang dibutuhkan untuk tugas atau kegiatan ( permainan, tugas
sekolah, pensil, buku dan alat sekolah lainnya ))
g. Sering mudah mengalihkan perhatian dari rangsangan dari luar yang tidak berkaitan
h. Sering melupakan tugas atau kegiatan segari-hari
(2) Enam atau lebih geiala dari hiperaktivitas/impulsiIitas yang menetap dalam 6 bulan terakhir
HIPERAKTIFITAS
a. Sering merasa gelisah tampak pada tangan, kaki dan menggeliat dalam tempat duduk
b. Sering meninggalkan tempat duduk dalam kelas atau situasi lain yang mengharuskan tetap
duduk.
c. Sering berlari dari sesuatu atau memaniat secara berlebihan dalam situasi yang tidak
seharusnya (pada dewasa atau remaia biasanya terbatas dalam keadaan perasaan tertentu atau
kelelahan )
d. Sering kesulitan bermain atau sulit mengisi waktu luangnya dengan tenang.
e. isering berperilaku seperti mengendarai motor
I. Sering berbicara berlebihan
IPULSIF
a.Sering mengeluarkan perkataan tanpa berpikir, meniawab pertanyaan sebelum pertanyaannya
selesai.
b. Sering sulit menunggu giliran atau antrian
c. Sering menyela atau memaksakan terhadap orang lain (misalnya dalam percakapan atau
permainan).
KRITERIA B: Geiala hiperaktiI-impulsiI yang disebabkan gangguan sebelum usia 7 tahun.
KRITERIA C : Beberapa gangguan yang menimbulkan geiala tampak dalam sedikitnya 2 atau
lebih situasi ( misalnya di kelas, di permainan atau di rumah )
KRITERIA D : Harus terdapat pengalaman maniIestasi bermakna secara ielas mengganggu
kehidupan sosial, akademik, atau pekeriaan )
KRITERIA E : Geiala tidak teriadi sendiri selama perialanan penyakit dari !ervasive
Developmental Disorder, Schizophrenia, atau gangguan psikotik dan dari gangguan mental
lainnya (Gangguian !erasaan, Gangguan kecemasan, Gangguan DisosiatiI atau gangguan
kepribadian)
Diagnosis ADHD, Tipe kombinasi iika terdapat pada A1 dan A2 yang didaptkan dalam 6 bulan
terakhir. ADHD tipe InatentiI redominan iika dalam kriteria didapatkan A1, tetapi tidak
didapatkan geiala pada A2 dalam 6 bulan terakhir. ADHD HiperaktiI !redominan -Tipe
ImpulsiI): iika kriteria didapatkan A2 tapi tidak diiumpai kriteria A1 dalam 6 bulan terakhir.
Kriteria diagnostik hiperaktiIitas adalah ditemukannya 6 geiala atau lebih yang menetap
setidaknya selama 6 bulan. Geiala-geiala diatas biasanya timbul sebelum umur 7 tahun, dialami
pada 2 atau lebih suasana yang berbeda (di sekolah, di rumah atau di klinik dll), disertai adanya
hambatan yang secara signiIikan dalam kehidupan sosial, prestasi akademik dan sering salah
dalam menempatkan sesuatu, serta dapat pula timbul bersamaan dengan teriadinya kelainan
perkembangan, skizoIrenia atau kelainan psikotik lainnya.
9ŦÞLNANGANAN DINI nIÞLkAk1III1A5

MellhaL penvebab AuPu vana belum pasLl Lerunakap dan adanva beberapa Leorl penvebabnvaţ
maka LenLunva LerdapaL banvak Lerapl aLau cara dalam penanaanannva sesual denaan landasan
Leorl penvebabnvaŦ
1erapl medlkasl aLau farmakoloal adalah penanaanan denaan menaaunakan obaLŴobaLanŦ
1erapl lnl hendaknva hanva sebaaal penun[ana dan sebaaal konLrol Lerhadap kemunaklnan
Llmbulnva lmpulsŴlmpuls hlperakLlf vana Lldak LerkendallŦ Sebelum dlaunakannva obaLŴobaL lnlţ
dlaanosa AuPu haruslah dlLeaakkan leblh dulu dan pendekaLan Lerapl okupasl lalnnva secara
slmulLan [uaa harus dllaksanakanţ sebab blla penanaanan hanva dluLamakan obaL maka Lldak
akan efekLlf secara [anaka pan[anaŦ
1erapl nuLrlsl dan dleL banvak dllakukan dalam penanaanan penderlLaŦ ulanLaranva adalah
keselmbanaan dleL karbohldraLţ penanaanan aanaauan pencernaan (lnLesLlnal ÞermeablllLv or
ƍLeakv CuL Svndromeƍ)ţ penanaanan aleral makanan aLau reaksl slmpana makanan lalnnvaŦ
lelnaold uleL dapaL dlpakal sebaaal Lerapl alLernaLlf vana dllaporkan cukup efekLlfŦ SuaLu
subsLansl asam amlno (proLeln)ţ LŴ1vroslneţ Lelah dlu[lŴcobakan denaan hasll vana cukup
memuaskan pada beberapa kasusţ karena kemampuan LŴ1vroslne mampu menslLesa
(memproduksl) noreplnephrln (neuroLransmlLLer) vana [uaa dapaL dlLlnakaLkan produkslnva
denaan menaaunakan aolonaan ampheLamlneŦ
8eberapa Lerapl blomedls dllakukan denaan pemberlan suplemen nuLrlslţ deflslensl mlneralţ
essenLlal laLLv Acldsţ aanaauan meLabollsme asam amlno dan LokslslLas Loaam beraLŦ 1erapl
lnovaLlf vana pernah dlberlkan Lerhadap penderlLa AuPu adalah Lerapl LLC 8lofeed backţ Lerapl
herbalţ penaobaLan homeopaLlk dan penaobaLan Lradlslonal Clna seperLl akupunLurŦ
1erapl vana dlLerapkan Lerhadap penderlLa AuPu haruslah berslfaL hollsLlk dan menveluruhŦ
Þenanaanan lnl hendaknva mellbaLkan mulLl dlslplln llmu vana dllakukan anLara dokLerţ
oranaLuaţ auru dan llnakunaan vana berpenaaruh Lerhadap penderlLa secara bersamaŴsamaŦ
Þenanaanan ldeal harus dllakukan Lerapl sLlmulasl dan Lerapl perllaku secara Lerpadu auna
men[amln keberhasllan LeraplŦ
unLuk menaaLasl ae[ala aanaauan perkembanaan dan perllaku pada penderlLa AuPu vana
sudah ada dapaL dllakukan denaan Lerapl okupaslŦ Ada beberapa Lerapl okupasl unLuk
memperbalkl aanaauan perkembanaan dan perllaku pada anak vana mulal dlkenalkan oleh
beberapa ahll perkembanaan dan perllaku anak dl dunlaţ dlanLaranva adalah sensorv
lnLearaLlon (A?8LS)ţ snoezelenţ neurodevelopmenL 1reaLmenL (8C8A1P)ţ modlfukasl Þerllakuţ
Lerapl bermaln dan Lerapl okupasl lalnnva

51IMULA5I DINI
1erapl modlflkasl perllaku harus melalul pendekaLan perllaku secara lanasunaţ denaan leblh
memfokuskan pada perunahan secara speslflkŦ ÞendekaLan lnl cukup berhasll dalam
menaa[arkan perllaku vana dllnalnkanţ berupa lnLeraksl soslalţ bahasa dan perawaLan dlrl
sendlrlŦ Selaln lLu [uaa akan menauranal perllaku vana Lldak dllnalnkanţ seperLl aarslfţ emosl
labllţ self ln[urv dan sebaaalnvaŦ Modlflkasl perllakuţ merupakan pola penanaanan vana pallna
efekLlf denaan pendekaLan poslLlf dan dapaL menahlndarkan anak darl perasaan frusLraslţ
marahţ dan berkecll haLl men[adl suaLu perasaan vana penuh percava dlrlŦ
1erapl bermaln sanaaL penLlna unLuk menaembanakan keLrampllanţ kemampuan aerakţ mlnaL
dan Lerblasa dalam suasana kompeLlLlf dan kooperaLlf dalam melakukan kealaLan kelompokŦ
8ermaln [uaa dapaL dlpakal unLuk sarana perslapan unLuk berakLlflLas dan beker[a saaL usla
dewasaŦ 1erapl bermaln dlaunakan sebaaal sarana penaobaLan aLau LeraplLlk dlmana sarana
LersebuL dlpakal unLuk mencapal akLlflLas baru dan keLrampllan sesual denaan kebuLuhan
LeraplŦ
uenaan berLambahnva umur pada seorana anak akan Lumbuh rasa Lanaauna [awab dan klLa
harus memberlkan doronaan vana cukup unLuk mereka aaar mau bela[ar menaonLrol dlrl dan
menaendallkan akLlflLasnva serLa kemampuan unLuk memperhaLlkan seaala sesuaLu vana harus
dlkuasalţ denaan menvuruh mereka unLuk membuaL dafLar Luaas dan perencanaan kealaLan
vana akan dllakukan sanaaL membanLu dalam upava mendlslpllnkan dlrlţ Lermasuk dldalamnva
kealaLan vana cukup menauras Lenaaa (olah raaa dll) aaar dalam dlrlnva Lldak LerLlmbun
keleblhan Lenaaa vana dapaL menaacaukan seluruh kealaLan vana harus dllakukanŦ nasehaL
unLuk oranaLuaţ sebalknva orana Lua selalu mendamplnal dan menaarahkan kealaLan vana
seharusnva dllakukan slŴanak denaan melakukan modlflkasl benLuk kealaLan vana menarlk
mlnaLţ sehlnaaa lambaL laun dapaL menaubah perllaku anak vana menvlmpanaŦ Þola
penaasuhan dl rumahţ anak dla[arkan denaan benar dan dlberlkan penaerLlan vana benar
LenLana seaala sesuaLu vana harus la ker[akan dan seaala sesuaLu vana Lldak boleh dlker[akan
serLa memberl kesempaLan mereka unLuk secara pslkls menerlma peLun[ukŴpeLun[uk vana
dlberlkanŦ
umpan ballkţ doronaan semanaaLţ dan dlslpllnţ hal lnl merupakan pokok darl upava perbalkan
perllaku anak denaan memberlkan umpan ballk aaar anak bersedla melakukan sesuaLu denaan
benar dlserLal denaan doronaan semanaaL dan kevaklnan bahwa dla mampu menaer[akanţ
pada akhlrnva blla la mampu menaer[akannva denaan balk maka harus dlberlkan penaharaaan
vana Lulus balk berupa pu[lan aLupun hadlah LerLenLu vana berslfaL konsLrukLlfŦ 8lla hal lnl Lldak
berhasll dan anak menun[ukkan LandaŴLanda emosl vana Lldak Lerkendall harus seaera
dlhenLlkan aLau dlallhkan pada kealaLan lalnnva vana leblh la sukalŦ SLraLeal dl LempaL umumţ
Lerkadana anak [usLru akan Lerplcu perlaku dlsLrukLlfnva dl LempaLŴLempaL umumţ dalam hal lnl
berbaaal ranasanaan vana dlLerlma balk berupa suasana aLaupun suaLu benda LerLanLu vana
dapaL membanaklLkan perllaku hlperakLlf / desLrukLlf haruslah dlhlndarkan dan dlceaahţ unLuk
lLu orana Lua dan auru harus menaeLahul halŴhal apa vana vana dapaL memlcu perllaku
LersebuLŦ Modlflkasl perllakuţ merupakan pola penanaanan vana pallna efekLlf denaan
pendekaLan poslLlf dan dapaL menahlndarkan anak darl perasaan frusLraslţ marahţ dan berkecll
haLl men[adl suaLu perasaan vana penuh percava dlrlŦ















kL5IMÞULAN
ADnD (Attent|on Def|c|t nyperact|ve D|sorders) suaLu penlnakaLan akLlflLas moLorlk hlnaaa
pada LlnakaLan LerLenLu vana menvebabkan aanaauan perllaku vana Ler[adlţ seLldaknva pada
dua LempaL dan suasana vana berbeda dan kondlsl vana sanaaL umum dl anLara anakŴanakŦ
Þenvebab pasLl dan paLoloal AuPu maslh belum Lerunakap secara [elasŦ SeperLl halnva
aanaauan auLlsmţ AuPu merupakan sLaLu kelalnan vana berslfaL mulLl fakLorlalŦ 8anvak fakLor
vana dlanaaap sebaaal penevebab aanaauan lnlţ dlanLaranva adalah fakLor aeneLlkţ
perkembanaan oLak saaL kehamllanţ perkembanaan oLak saaL perlnaLalţ LlnakaL kecerdasan
(lC)ţ Ler[adlnva dlsfunasl meLabollsmeţ keLldak LeraLuran hormonalţ llnakunaan flslkţ soslal dan
pola penaasuhan anak oleh orana Luaţ auru dan oranaŴorana vana berpenaaruh dl seklLarnvaŦ
MellhaL penvebab AuPu vana belum pasLl Lerunakap dan adanva beberapa Leorl penvebabnvaţ
maka LenLunva LerdapaL banvak Lerapl aLau cara dalam penanaanannva sesual denaan landasan
Leorl penvebabnvaŦ 1erapl medlkasl aLau farmakoloal dan Lerapl nuLrlslŦ







DAI1Ak ÞU51AkA
1Ŧ wwwŦkesullLanbela[arŦora
2Ŧ hLLpť//ldŦmloovlŦcom/h/070d00ea99dbe6003093cb3c977b162c
3Ŧ wwwŦballLaŴandaŦcom
4Ŧ wwwŦLabloldŴnaklLaŦcom

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful