Pengadaan Bahan Pustaka di Perpustakaan Perguruan Tinggi

August 4th, 2010 by haryani 0 1. Pendahuluan Pada saat ini kita memasuki abad ke duapuluh satu, dimana citra perpustakaan tradisional harus mulai kita tinggalkan. Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat penyimpanan atau gudang buku, tetapi lebih dari itu perpustakaan adalah sebagai sumber informasi bagi perguruan tinggi yang bersangkutan. Koleksi perpustakaan harus bisa mendukung program tridarma perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.. Agar program tridarma perguruan tinggi dapat terpenuhi, fungsi perpustakaan sebagai penyedia informasi harus bisa menyediakan kebutuhan informasi yang dibutuhkan penggunanya. Pengguna Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah dosen, mahasiswa dan peneliti juga karyawan Perguruan Tinggi yang bersangkutan. Dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi, pustakawan harus bisa melihat sebenanya apa yang perlu dipertahankan, apa yang perlu berubah, dan apa yang perlu ditingkatkan.Tugas perpustakaan untuk mengumpulkan, mengolah, menyediakan dan menyebarkan informasi ataupun sebagai sumber informasi harus kita pertahankan tetapi cara atau teknologi yang kita gunakan yang mengalami perubahan. Dulu kita mengetik masih menggunakan mesin ketik sekarang sudah menggunakan komputer, mencari bahan pustaka masih menggunakan katalog manual sekarang sudah bisa menelusur lewat katalog terpasang (Opac). Dan yang perlu kita tingkatkan adalah kualitas SDM sebagai pelaku dan penentu maju atau mundurnya perpustakaan, sarana dan prasarana pendukung. Namun semua itu juga harus didukung dengan kebijakan pimpinan serta sumber dana yang memadai. 1. Pengadaan BP di Perpustakaan Perguruan Tinggi Pengadaan (Akuisisi) adalah salah satu bagian / pekerjaan perpustakaan yang mempunyai tugas mengadakan dan mengembangkan koleksi yang bisa ditempuh dengan cara pembelian, hadiah, tukar-menukar, foto kopi maupun titipan.(Lasa HS, 1990:7) Perpustakaan Perguruan Tinggi sebagai perpustakaan akademik, keberadaannya sangat diperlukan untuk menunjang proses belajar mengajar dan juga penelitian, sehingga koleksi yang diadakan harus bisa menunjang program Tridarma Perguruan Tinggi. Menurut Pedoman Umum Perpustakaan Perguruan Tinggi hal 34 untuk besarnya koleksi ditentukan oleh beberapa faktor seperti: banyaknya program studi, jumlah mata kuliah (dasar umum, dasar keahlian, bidang studi), tingkat pendidikan (akademik, professional), kegiatan penelitian, banyaknya judul yang digunakan per mata kuliah, dll.

koleksi khusus dan juga koleksi non books materials seperti film. cd dan sebagainya. Penggunaan Internet di bagian Pengadaan Keberadaan internet di bagian pengadaan sangatlah membantu sekali. dll.Sedangkan jenis koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah : buku teks. penerbitan Perguruan Tinggi. Inventarisasi buku: distempel. Dikirim ke bagian pengolahan untuk diproses selanjutnya. Membuat daftar usulan buku 4. 10. apabila sudah punya diberi tanda c ke berapa. Disamping itu pustakawan pengadaan melalui situs perpustakaan juga dapat mempublikasikan buku-buku baru yang sudah dibeli. juga mempercepat dalam pembuatan daftar usulan buku karena pustakawan pengadaan tinggal memindahkan daftar bibliografi yang dipilih ke dalam daftar usulan buku. penerbitan berkala. . membuat form permintaan buku bagi pengguna / pemustaka. buku pengembangan ilmu. cassette. 1. Mengecek bahan pustaka apakah buku / bahan pustaka yang akan dibeli sudah dimiliki atau belum. buku referens. beri tanda H/P (hadiah / pembelian). C. tape. Kendala dalam Pengadaan BP. Menerima buku datang 6. dengan fasilitas e-mail kita dapat meminta katalog / daftar terbitan buku terbaru dari penerbit. Mengecek apakah buku sesuai pesanan/ tidak 7. piringan hitam. Mengecek buku lewat komputer/ katalog induk untuk mengetahui apakah buku tersebut sudah pernah punya atau belum. seperti: Katalog penerbit Usulan Pengguna Usulan Fakultas Silabus / buku pedoman fakultas Resensi buku. diberi no. penerbitan pemerintah. video tape. karena internet membantu memperlancar dalam pencarian informasi dan sekaligus penyebarannya. Mengumpulan alat bantu seleksi. dan apabila belum punya diberi tanda C1. Melakukan seleksi bahan pustaka yang akan dibeli 2. Bagian pengadaan dapat mencari buku-buku terbitan baru yang ditawarkan penerbit. Adapun kegiatan yang dilakukan di bagian pengadaan adalah sebagai berikut: 1. bisa melakukan pemesanan langsung. 3. 1. Minta tanda tangan pimpinan 5. inventaris 8.

A. 3. Bibliografi dalam catalog penerbit kadang tidak lengkap. Lasa. dsb. . sn. Pedoman Umum Perpustakaan Perguruan Tinggi (sl. jurusan ataupun prodi. harga tetapi tahun terbit tidak ada. Siregar. dosen.sa). Banyaknya fakultas.2004. Perpustakaan pemerintah menerima anggaran sesuai tahun anggaran. 2. sehingga apabila pengguna perpustakaan membutuhkan buku harus menunggu untuk tahun anggaran baru berikutnya. ada judul. 1990. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Kamus istilah Perpustakaan. pengarang. 2. penerbit. 1. membutuhkan pakar subyek untuk bisa membantu memilih bahan pustaka sesuai dengan yang dibutuhkan. 3. sehingga pustakawan pengadaan tidak bisa memilih atau membeli langsung ke toko buku/ penerbit. Daftar Pustaka 1. dan model pengadaannya melalui proses lelang. 1. Ridwan. Perpustakaan Perguruan Tinggi jarang mempunyai pakar subyek yang bisa membantu dalam seleksi bahan pustaka.Medan: USU Press. HS. peneliti dan karyawan perguruan tinggi tersebut. sehingga dalam pengadaannya harus berorientasi kepada kebutuhan pengguna yaitu mahasiswa. Kesimpulan Koleksi Perpustakaan Perguruan tinggi harus dapat menunjang program tridarma perguruan tinggi yaitu pendidikan.1. Perpustakaan Energi Pembangunan Bangsa. Sehingga agak menyulitkan dalam proses seleksi bahan pustaka. Yogyakarta: Kanisius.

posisinya yang kurang strategis ini menyebabkan para pengguna (user) perpustakaan enggan untuk dating berkunjung ke perpustakaan.UPT Perpustakaan Gambaran Umum Perpustakaan sebagai sumber informasi mempunyai tugas mengumpul.326 eksemplar bahan pustaka tercetak. 2. Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian-Agrobisnis Perkebunan (STIP-AP) LPP Kampus Medan sebelumnya bernama Perpustakaan Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Kampus Medan yang berdiri sejak tahun 1985. Awalnya Perpustakaan LPP Kampus Medan ini terletak di halaman depan kompleks LPP Kampus Medan. Pada tahun 1995 Perpustakaan LPP Kampus Medan pindah ke gedung baru dengan luas perpustakaan ± 600 M2 dan terletak ditengah kampus. 35 Pegawai STIP-AP dan ± 100 Pegawai LPP Kampus Medan. tahun 2006 Perpustakaan LPP Kampus Medan di ambil alih pengelolaannya oleh Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian-Agrobisnis Perkebunan (STIP-AP) berubah nama menjadi Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan. yang lokasinya terletak di Jalan Williem Iskandar atau Jalan Pancing No 1 Sampali Medan. 7. Kemudian seiring berjalannya waktu.663 judul atau 13. Perpustakaan menyimpan lebih dari 6. 6. mengolah dan menyebarluaskan informasi agar dapat dimanfaatkan oleh pemakai semaksimal mungkin. Perpustakaan saat ini melayani lebih dari 700 Mahasiswa. pelayanan sirkulasi dan pengadaan bahan pustaka baru. perpustakaan menyediakan sarana penelusuran dalam katalog online yaitu OPAC (Online Public Access Catalogue). Ruang Baca Ruang Koleksi Umum Ruang Koleksi Referensi Ruang Audio Visual Ruang Kepala Perpustakaan Ruang Gudang Ruang Toilet Visi dan Misi Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan VISI Menjadi perpustakaan yang mampu memberikan pelayanan pendidikan kepada pengguna perpustakaan. 4. Untuk menemukan koleksi. Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan terdiri dari beberapa ruangan yaitu: 1. 40 Dosen. . 3. Sistem housekeeping Perpustakaan seluruhnya terautomasi termasuk katalog. sehingga mudah dijangkau oleh pengunjung. Koleksi tercetak dikelompokkan dengan sistem Dewey (DDC) edisi 21. 5.

Menyediakan fasilitas yang memudahkan penggunaan koleksi dan pelayanan perpustakaan 2. Merencanakan. Melaksanakan pelayanan yang bersifat terbatas pada anggota dilingkungan tempat perpustakaan bernaung. mempromosikan. 4. yaitu pendidikan. Menyediakan bibliografi. 2. dalam bidang tertentu. Perpustakaan sebagai suatu unit kerja di perpustakaan perguruan tinggi harus mampu menyusun kebijakan dan melakukan tugas secara rutin untuk mengadakan. 5. 3.MISI 1. mengolah dan merawat pustaka serta mendayagunakan kepada para pengguna perpustakaan. Menciptakan dan memelihara komunikasi dua arah yang efektif baik didalam maupun ke luar perpustakaan. Tujuan Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan Sebagai bagian yang integral dari suatu perpustakaan perguruan tinggi. pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. maka perpustakaan perguruan tinggi dapat diselenggarakan dengan tujuan untuk dapat menunjang pelaksanaan program perguruan tinggi yang sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mengumpulkan informasi. . Adapun yang menjadi tujuan didirikannya Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan antara lain: 1. Menyediakan akses terhadap informasi dan layanan informasi secara tepat waktu. Mengevaluasi perkembangan proses rencana strategis Perpustakaan. Mengupayakan agar pelayanan Perpustakaan disediakan secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. sari karangan. reproduksi bahan pustaka dan lain-lain. Tugas dan Fungsi Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan. tepat guna dan efektif untuk mendukung fungsi tridharma melalui pengadaaan dan penyediaan bahan pustaka baik cetak maupun noncetak 2. mengimplementasikan dan mengevaluasi kegiatan Perpustakaan dalam kerangka proses penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran. Membantu mahasiswa dan dosen sehinga menjadi terampil dalam menemukan informasi yang relevan dengan kebutuhan mereka. Membina kerjasama dengan perpustakaan lain dalam proses penyediaan informasi bahan pustaka baik tercetak maupun noncetak. menyimpan dan secara aktif memberikan informasi literature dalam segala bentuk penelitian. 4. 3. Merupakan pusat informasi bagi aktifitas lembaga yang dilayani. Adapun tugas perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan antara lain: 1. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan STIP-AP. 3.

Pelayanan Perpustakaan A.00 WIB : 07.d. dosen. Fungsi Informasi Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan sebagai sarana tugas informasi. Fungsi Administratif Fungsi ini terlihat jelas pada perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan dalam kegiatan seharihari yang dilakukan melalui peminjaman. 4.Fungsi perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan sebagai berikut : 1. Tata tertib dibuat agar pengguna/anggota perpustakaan dapat mematuhi setiap aturan yang sudah . Kamis. KTA dapat diperoleh secara gratis bagi Civitas Akademika STIP-AP dan Pegawai LPP Kampus Medan.30 16.30 15. Fungsi Rekreatif Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan menyediakan bahan pustaka untuk menikmati bacaan yang telah disediakan oleh perpustakaan. 3. pengembalian dan perpanjangan bahan pustaka (koleksi) yang selalu dicatat oleh petugas. Jam Buka Jam buka Perpustakaan selama masa kuliah dan hari kerja adalah sebagai berikut: y y y Senin s. Keanggotaan Persyaratan Anggota Semua mahasiswa terdaftar. Tetapi untuk dapat menggunakan sejumlah pelayanan yang disediakan seperti peminjaman buku dan penggunaan koleksi khusus diperlukan Kartu Tanda Anggota (KTA).00 WIB : Disesuaikan dengan kebutuhan & kursus di LPP KM. pukul Jum¶at Sabtu : 07. Pelanggaran terhadap tata tertib dapat dikenakan sanksi denda dan/atau sanksi administratif oleh Kepala Perpustakaan. Syarat-syarat menjadi anggota perpustakaan: ‡ Mengisi formulir keanggotaan ‡ Menyerahkan 2 (dua) buah pas photo berwarna ukuran 2 x 3 cm ‡ KTA berlaku selama masa studi bagi mahasiswa Tata Tertib Setiap anggota berkewajiban untuk mematuhi tata tertib perpustakaan. B. Fungsi Pendidikan Perpustakaan STIP-AP LPP Kampus Medan menyediakan koleksi buku-buku agar mempelancar pelaksanaan aktivitas akademika di tempat di tempat perpustakaan bernaung 2. pegawai STIP-AP dan pegawai LPP Kampus Medan secara otomatis menjadi anggota Perpustakaan. penelitian bagi para penggunanya.

memberi petunjuk cara menggunakan catalog dan menjawab pertanyaan yang diajukan pengguna. Jumlah maksimal buku yang dapat dipinjam adalah 4 buku. Mengisi daftar buku pengunjung yang disediakan 4. dimana peminjam harus mengetahui nomor barcode bukunya. 11. Pelayanan Sirkulasi .digariska. Apabila terjadi kerusakan akan dikenakan denda mengganti dengan buku yang baru. Proses perpanjangan buku dapat dilakukan dengan membawa buku pinjaman atau melalui via telepon. dengan masa pinjam selama 1 minggu. tujuannya untuk mendisiplinkan diri demi ketertiban dan kenyamanan di perpustakaan. Hanya buku catatan yang dibenarkan untuk dibawa ke ruangan koleksi. Mengganti buku yang hilang dengan buku baru yang sama Jenis Pelayanan Pemanduan dan Keanggotaan Layanan ini disediakan untuk membantu pengguna dalam menggunakan Perpustakaan secara lebih efisien. dan harus ditunjukkan kepada petugas. Bagi mahasiswa yang membawa laptop. Bila melakukan perpanjangan buku maka pinjaman dapat diberikan perpanjangan maksimal 1 minggu. Tata tertib perpustakaan adalah sebagai berikut: 1. 3. merobek atau merusak perabotan ‡ Bergaduh dan menimbulkan suara-suara yang mengganggu orang atau pembaca lain 6. 10. Pengguna harus mencatatkan pada Caunter Sirkulasi semua bahan pustaka yang ingin dipinjam 7. Selama berada di dalam Perpustakaan. hanya laptop dan charger saja yang boleh dibawa. Mengembalikan pinjaman bahan bacaan/buku tepat waktu dan tidak melampui batas tanggal kembali. 12. merobek atau merusak lembar bahan pustaka ‡ Memindahkan bahan pustaka dari rak ke rak lain. Pengguna harus menjaga dengan baik bahan pustaka yang dipinjam agar tidak rusak baik isinya maupun sampulnya. ‡ Mencoret. 5. Pengguna harus menitipkan tas. 8. 2. Menjaga KTA agar tidak sampai digunakan oleh orang lain yang tidak berhak. Pengguna harus berkelakuan baik dan berpakaian rapi selama berada di dalam perpustakaan serta tidak memakai sandal. ‡ Meletakkan buku yang telah selesai dibaca di atas meja. 9. Membayar denda keterlambatan sesuai dengan tarif yang ditentukan. Pustakawan yang bertugas membantu mengatasi masalah dalam mendapatkan informasi atau bahan-bahan yang diperlukan. pengguna dilarang: ‡ Merokok. jaket dan sejenisnya pada tempat penitipan tas sebelum memasuki ruangan koleksi. makan dan minum di dalam ruangan perpustakaan ‡ Mencoret. Sedangkan tas dititipkan pada penitipan tas.

DDC yang mulai dikembangkan sejak tahun 1876 dan banyak digunakan di seluruh dunia. Setiap golongan utama kemudian diuraikan kedalam golongan kedua. Semua pengguna yang telah memiliki KTA berhak meminjam bahan pustaka yang termasuk kategori untuk dipinjamkan.Layanan ini berkaitan dengan peredaran bahan pustaka untuk koleksi umum. dimana sumber informasinya tidak dapt dipinjam hanya boleh baca ditempat dan di fotocopy. Usulan Pembelian Bahan Pustaka Baru Pengguna dapat setiap saat mengusulkan pembelian suatu judul bahan pustaka dengan mengisi Form Usulan Pembelian Bahan Pustaka yang dapat diperoleh di perpustakaan. Pengorganisasian Koleksi Penggolongan bahan pustaka Semua bahan pustaka diorganisasikan dengan berpedoman pada system Dewey Decimal Classification (DDC). Pelayanan Referensi Meliputi pelayanan bagi pengguna yang membutuhkan bahan rujukan. mengelompokkan semua disiplin ilmu ke dalam 10 (sepuluh) golongan utama. Golongan utama tersebut adalah sebagai berikut: 000 Generalities 100 Philosophy & Psychology 200 Religion 300 Social sciences 400 Language 500 Natural sciences & Mathematics 600 Technology (Applied Sciences) 700 The arts 800 Literature & Rhetoric 900 Geography & History . ketiga dan seterusnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful