Arus globalisasi mencapai puncaknya setelah perang dingin berakhir.

Sekat-sekat antar bangsa yang tadinya sulit ditembus berubah menjadi mudah diterobos. Ada tiga kelompok sikap terhadap globalisasi yaitu Zero Sum Nationalism, Laisser Faire Cosmoplitanism dan Possitive Economic Nationalism. Zero Sum Nationalism : Yaitu pihak yang menginginkan agar pemerintah mengutamakan kepentingan nasional ( mengabaikan arus globalisasi ), walaupun hal tersebut dapat merugikan negara lain. Dapat dilakukan dengan menolak pasar bebas dan melarang import. Laisser Faire Cosmoplitanism: Pihak yang menghendaki agar pemerintah tidak ikut campur tangan dalam perekonomian nasional maupun internasional. Mereka beranggapan seluruh dunia adalah satu pasar dan satu perekonomian ( pasar bebas ) Possitive Economic Nationalism : Pihak yang menghendaki agar pemerintah meningkatkan kemampuan rakyatnya secara optimal agar dapat bersaing dalam perekonomian internasional. Pemerintah dituntut untuk bekerja sama dengan negara lain demi keseimbangan perekonomian internasional. Menurut John Naisbitt, Arus globalisasi memiliki kecenderungan : 1. Masyarakat industri bergeser ke masyarakat informasi 2. Teknologi beralih dari mengandalkan tenaga ke teknologi canggih 3. Ekonomi nasional menuju jangka panjang 4. Jangka pendek menjadi jangka panjang 5. Sentralisasi menjadi desentralisasi 6. Bantuan lembaga berubah menjadi bantuan diri sendiri 7. Demokrasi perwakilan beralih menjadi demokrasi partisipatori 8. Hierarkhi berubah menjadi jaringan kerja 9. Pertumbuhan ekonomi utara (negara maju) beralih ke selatan ( negara berkembang) Hal-hal yang harus dipersiapkan Indonesia : 1. Pendidikan 2. Demokrasi dan stabilitas nasional 3. Memperkuat pasar dalam negeri 4. Meningkatkan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif produksi dalam negeri Sikap yang harus dikembangkan terhadap dampak Globalisasi : 1. Menyiapkan SDM yang berdaya saing melalui pendidikan 2. Menyiapkan perekonomian agar siap menghadapi era pasar bebas 3. Meningkatkan kehidupan demokrasi dan menghargai HAM 4. Mengembangkan sikap kosmopolit dan toleran 5. Memperkuat kepribadian dan budaya bangsa.

Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai-Nilai Nasionalisme
Selasa, 11-03-2008 14:30:17 oleh: tri darmiyati Kanal: Opini

lain akan mempengaruhi nilai . terbukanya pasar internasional. sosial budaya dan lain.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. politik.2005) Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang . Jamli dkk.nilai nasionalisme terhadap bangsa.y y Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa . Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. Sebagai proses.bangsa di seluruh dunia. globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa. Pengaruh glo balisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. yaitu dimensi ruang dan waktu. pertahanan keamanan dan lain. ideologi. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. y Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Kewarganegaraan. Dilihat dari globalisasi politik. sosial budaya. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk . Dewasa ini.internet. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. ekonomi.nilai nasionalisme 1. jika pemerintahan djalankan secara jujur. 2. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekon omi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.public jurnal. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara.september 2005).lain. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. ekonomi. 3. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. (Menurut Edison A. Dari aspek globalisasi ekonomi.

Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. 5. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang ta jam antara yang kaya dan miskin. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. . y Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2.meningkatkan kemajuan bangsa yang pad a akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Pizza Hut. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kit a. Pengaruh. Akan tetapi secara keseluruhan dap at menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. 3. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. 4.dll. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. Munculnya sikap individualisme yang menimbul kan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Coca Cola. Dari globalisasi aspek ekonomi. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran.pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. ketahanan nasional bahkan persatuan dan k esatuan bangsa.nilai nasionalisme 1.) membanjiri di Indonesia.

timbul tindakan anarkis antara golongan muda. banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari . Pada hal cara berpakaian tersebut jelas. Hal ini ditunjukkan dengan gejala .y Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda.remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Bukan hanya internet saja. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat.hari. kita akan mendapat kerugian. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat. Dan sekarang ini. Tetapi jika tidak. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan.jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kit a. mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak. Dilihat dari sikap. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme? . Misal untuk membuka situs-situs porno. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna.gejala yang muncul dalam kehidupan sehari hari anak muda sekarang. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan. Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Dari cara berpakaian banyak remaja .

adilnya. 5.nilai Pancasila dengan sebaik. Dengan adanya langkah . ideologi. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik.baiknya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme. . ekonomi.Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. misal semangat mencintai produk dalam negeri. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik baiknya.nilai nasionalisme antara lain yaitu : 1. y Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme Langkah. 3. 2. 4. sosial budaya bangsa.langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai. Menanamkan dan mengamalkan nilai . Mewujudkan supremasi hukum. menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.benarnya dan seadil.langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful