KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan karunianya sehingga makalah ini dapat diselesaikan pada waktunya. Makalah ini ditulis untuk memenuhi tugas Agama Islam dengan judul ABORSI DALAM SUDUT PANDANG ISLAM. Penulis menyadari dalam pembuatan makalah ini tidak lepas dari kesalahan-kesalahan maka dari itu penulis mengharapkan syarat yang membangun dari para pembaca. Dalam pembuatan makalalah ini tidak luput dari banyak pihak yang telah membantu. Penulis mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah banyak membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini bisa memberikan informasi kepada para pembaca mengenai sudut pandang islam tentang aborsi.

DAFTAR ISI Halaman judul Halaman pengesahan Kata pengantar i ii iii I. PEMBAHASAN A. Tujuan II. Latar belakang B. KESIMPULAN Daftar pustaka 2 2 3 1 1 . Klasifikasi aborsi C. PENDAHULUAN A. Sudut pandang islam tentang aborsi III. Pengertian aborsi B.

hal yang mengakibatkan Aborsi c. atau setiap menit 105 nyawa bayi direnggut sewaktu masih dalam kandungan.Agar Mahasiswa mengetahui bagaimana Islam memandang Aborsi . Janin : (Manusia dalam Rahim) Pengguguran kandungan alias aborsi (abortus.Agar mahasiswa dapat mengantisipasi hal tersebut agar tidak melanggar Etika kedokteran 2. Hasil riset Allan Guttmacher Institute (1989) melaporkan bahwa setiap tahun sekitar 55 juta bayi digugurkan. bahasa Latin) secara umum dapat dipilah dalam dua kategori.porandakan oleh peperangan politis.Agar mahasiswa dapat mampu memahami Aborsi b.Agar mahasiswa dapat menjelaskan tentang Aborsi b.658 bayi dibunuh. B. Angka ini memberikan bukti bahwa setiap hari 150.LATAR BELAKANG Dunia tidak hanya telah diporak .Agar mahasiswa mampu dan mengetahui hal . keberingasan kriminal ataupun ketergantungan akan obat bius. yang termasuk didalamnya abortus provocatus criminalis.Tujuan Khusus a. Aborsi telah menjadi penghancur kehidupan umat manusia terbesar sepanjang sejarah dunia.BAB I PENDAHULUAN A. yang merupakan tindak kejahatan dan dilarang di Indonesia (diatur dalam pasal 15 ayat 2 Undang .TUJUAN 1.undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992). yakni aborsi alami (abortus natural) dan aborsi buatan (abortus provocatus).Tujuan Umum a.Agar mahasiswa dapat menjelaskan tentang Aborsi d. tetapi juga datang dari jutaan ibu yang mengakhiri hidup janinnya.

maka istilahnya adalah kelahiran prematur. biasanya menyebabkan abortus pada kehamilan sebelum usia 8 minggu. typus. dan tanpa adanya dilatasi serviks. misalnya endarteritis vili korialis karena hipertensi menahun. Dalam ilmu kedokteran. keracunan dan toksoplasmosis. Termasuk di dalamnya adalah: Therapeutic abortion: pengguguran yang dilakukan karena kehamilan tersebut mengancam kesehatan jasmani atau rohani sang ibu. istilah-istilah ini digunakan untuk membedakan aborsi: Spontaneous abortion: gugur kandungan yang disebabkan oleh trauma kecelakaan atau sebab-sebab alami. . seperti inkompetensi serviks (untuk abortus pada trimester kedua). Kelainan pada plasenta. ABORTUS SPONTANEA Abortus spontanea merupakan abortus yang berlangsung tanpa tindakan.BAB II PEMBAHASAN A. mioma uteri dan kelainan bawaan uterus. retroversi uteri. 3. anemia berat. 2.KLASIFIKASI ABORSI 1. Eugenic abortion: pengguguran yang dilakukan terhadap janin yang cacat. Dalam bahasa sehari-hari. sementara "aborsi" digunakan untuk induced abortion. Kelainan traktus genetalia. Faktor maternal seperti pneumonia. kadang-kadang dilakukan sesudah pemerkosaan. Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi. Apabila janin lahir selamat (hidup) sebelum 38 minggu namun setelah 20 minggu. Abortus dapat terjadi karena beberapa sebab yaitu : 1. Abortus imminen adalah perdarahan bercak yang menunjukkan ancaman terhadap kelangsungan sauatu kehamilan. 4. B. dimana hasil konsepsi masih dalam uterus. Dalam kondisi seperti ini kehamilan masih mungkin berlanjut atau dipertahankan.PENGERTIAN ABORSI Gugur kandungan atau aborsi (bahasa Latin: abortus) adalah berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu yang mengakibatkan kematian janin. Peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu. Induced abortion atau procured abortion: pengguguran kandungan yang disengaja. Elective abortion: pengguguran yang dilakukan untuk alasan-alasan lain. istilah "keguguran" biasanya digunakan untuk spontaneous abortion. dalam hal ini dibedakan sebagai berikut: A.

Dokumen medik harus lengkap. psikologi). Pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan masih ada sisa tertinggal dalam uterus. Abortus inkompletus. 5.B. Pengelompokan Abortus provokatus secara lebih spesifik: a. Abortus Provokatus Kriminalis. tetapi hasil konsepsi masih dalam uterus. Prosedur tidak dirahasiakan. Abortus insipiens. Peristiwa perdarahan uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan adanya dilatasi serviks uteri yang meningkat. 2. b. C. 6. hukum. . Pada umumnya bayi dianggap belum dapat hidup diluar kandungan apabila usia kehamilan belum mencapai 28 minggu. yaitu dengan cara menghentikan kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar tubuh ibu. Syaratsyaratnya: 1. D. aborsi yang sengaja dilakukan tanpa adanya indikasi medik (ilegal). 3. abortus yang dilakukan dengan disertai indikasi medik. 4. Dilakukan di sarana kesehatan yang memiliki tenaga/peralatan yang memadai. Abortus Provokatus Medisinalis/Artificialis/Therapeuticus. Harus meminta pertimbangan tim ahli (ahli medis lain. Di Indonesia yang dimaksud dengan indikasi medik adalah demi menyelamatkan nyawa ibu. yang ditunjuk oleh pemerintah. ABORTUS PROVOKATUS Abortus provokatus merupakan jenis abortus yang sengaja dibuat/dilakukan. semua hasil konsepsi sudah dikeluarkan. Abortus kompletus. Harus ada persetujuan tertulis dari penderita atau suaminya atau keluarga terdekat. walaupun terdapat beberapa kasus bayi dengan berat dibawah 1000 gram dapat terus hidup. atau berat badan bayi kurang dari 1000 gram. agama. Biasanya pengguguran dilakukan dengan menggunakan alat-alat atau obat-obat tertentu. Dilakukan oleh tenaga kesehatan yang memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukannya (yaitu seorang dokter ahli kebidanan dan penyakit kandungan) sesuai dengan tanggung jawab profesi. 2.

Allah berfirman: ³Kami menurunkan Al-Quran kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu. bukan karena sebab-sebab yang mewajibkan hukum qishash. Banyak sekali ayatayat dalam Al-Quran yang bersaksi akan hal ini. memiliki dampak yang sangat besar. banyak sekali ayat-ayat yang menyatakan bahwa janin dalam kandungan sangat mulia. Dan barang siapa yang memelihara keselamatan nyawa seorang manusia. setiap tingkah laku kita terhadap nyawa orang lain. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga. Agama Islam sangat menjunjung tinggi kesucian kehidupan. Menyelamatkan satu nyawa sama artinya dengan menyelamatkan semuaorang.´ (QS 17:31) Keempat: Aborsi adalah membunuh.berapapun kecilnya . Jenis aborsi yang dilakukan dengan tujuan menghentikan kehidupan bayi dalam kandungan tanpa alasan medis dikenal dengan istilah ³abortus provokatus kriminalis´ yang merupakan tindakan kriminal ± tindakan yang melawan Allah. Alangkah salah pemikirannya. Ayat AlQuran mengingatkan akan firman Allah yang bunyinya: ³Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut melarat. Didalam agama Islam. atau bukan karena kerusuhan di muka bumi. Membunuh berarti melakukan tindakan kriminal.´(QS 17:70) Kedua: Membunuh satu nyawa sama artinya dengan membunuh semua orang. Sebaliknya. kemudian ia merencanakan untuk menggugurkan kandungannya. Sesungguhnya membunuh mereka adalah dosa yang besar. Allah berfirman: ³Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan umat manusia. Dan banyak ayat-ayat yang menyatakan bahwa hukuman bagi orang-orang yang membunuh sesama manusia adalah sangat mengerikan. Al-Quran menyatakan: .´ (QS 16:89) Jadi.C.adalah ciptaan Allah yang mulia. Tidak ada satupun ayat didalam Al-Quran yang menyatakan bahwa aborsi boleh dilakukan oleh umat Islam.´ (QS 5:32) Ketiga: Umat Islam dilarang melakukan aborsi dengan alasan tidak memiliki uang yang cukup atau takut akan kekurangan uang. Membunuh berarti melawan terhadap perintahAllah. maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan nyawa manusia semuanya.SUDUT PANDANG ISLAM TENTANG ABORSI Umat Islam percaya bahwa Al-Quran adalah Undang-Undang paling utama bagi kehidupan manusia. jelaslah bahwa ayat-ayat yang terkandung didalam Al-Quran mengajarkan semua umat tentang hukum yang mengendalikan perbuatan manusia. maka seakan -akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Banyak calon ibu yang masih muda beralasan bahwa karena penghasilannya masih belum stabil atau tabungannya belum memadai. Pertama: Manusia . Firman Allah: ³Barang siapa yang membunuh seorang manusia. Salah satunya.

Hamil diluar nikah berarti hasil perbuatan zinah. Berdasarkan hal ini. sucikanlah aku. Al-Quran menyatakan:´Dia lebih mengetahui keadaanmu. aku telah berzina.´Utusan Allah. setiap janin telah dikenal Allah.´Inilah anak yang kulahirkan. Akan tetapi Nabi Muhammad SAW ± seperti dikisahkan dalam Kitab Al-Hudud ± tidak memerintahkan seorang wanita yang hamil diluar nikah untuk menggugurkan kandungannya: Datanglah kepadanya (Nabi yang suci) seorang wanita dari Ghamid dan berkata. Allah sudah mengenal kita.´ (QS 22:5) Dalam ayat ini malah ditekankan akan pentingnya janin dibiarkan hidup ³selama umur kandungan´. Dia (Nabi yang suci) menampiknya. Nabi sangat menjunjung tinggikehidupan. Semua ini tidak terjadi secara kebetulan. mengapa engkau menampikku? Mungkin engkau menampikku seperti engkau menampik Ma¶is. Al-Quran mencatat firman Allah: ³Selanjutnya Kami dudukan janin itu dalam rahim menurut kehendak Kami selama umur kandungan.´Utusan Allah. dan janin yang dikenal Allah itulah yang dibunuh dalam proses aborsi. Demi Allah. Kemudian kami keluarkan kamu dari rahim ibumu sebagai bayi. kemudian menjadi segumpal darah dan menjadi janin.´(QS: 53:32) Jadi.´ Jadi. Bahkan dalam kasus hamil diluar nikah sekalipun .´ Ketika wanita itu melahirkan datang bersama anaknya (terbungkus) kain bu ruk dan berkata. Bukan dibunuh secara keji.³Adapun hukuman terhadap orang-orang yang berbuat keonaran terhadap Allah dan RasulNya dan membuat bencana kerusuhan di muka bumi ialah: dihukum mati. Allah menciptakan manusia dari tanah. maka pergilah sampai anak itu lahir. atau diasingkan dari masyarakatnya. Hukuman yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang pedih. atau disalib. Sejak kita masih sangat kecil dalam kandungan ibu. Hukum Islam sangat tegas terhadap para pelaku zinah. Setiap janin yang terbentuk adalah merupakan rencana Allah. sejak mulai diciptakaNya unsur tanah dan sejak kamu masih dalam kandungan ibumu.´ (QS 5:36) Kelima: Sejak kita masih berupa janin.´.´Baiklah jika kamu bersikeras.´ Nabi berkata. Keenam: Tidak ada kehamilan yang merupakan ³kecelakaan´ atau kebetulan. dapat disimpulkan bahwa aborsi memang merupakan problem sosial yang terkait dengan paham kebebasan (freedom/liberalism) yang . atau dipotong tangan dan kakinya secara bersilang. Tidak ada ayat yang mengatakan untuk mengeluarkan janin sebelum umur kandungan apalagi membunuh janin secara paksa! Ketujuh: Nabi Muhammad SAW tidak pernah menganjurkan aborsi. aku telah hamil. Allah sudah mengenal kita. Esok harinya dia berkata. hadis ini menceritakan bahwa walaupun kehamilan itu terjadi karena zina (diluar nikah) tetap janin itu harus dipertahankan sampai waktunya tiba.

1998). Ada pula yang memandangnya makruh. Akan makin jahat dan besar dosanya. Mahjuddin. Selain itu keterikatan dengan hukum-hukum Syariat Islam adalah kewajiban seorang muslim sebagai konsekuensi keimanannya terhadap Islam. maka semua ulama ahli fiqih (fuqoha) sepakat akan keharamannya. Jika dilakukan setelah setelah ditiupkannya ruh. M. halaman 77-79). baik kalangan medis maupun masyarakat umumnya. Yang mengharamkan aborsi sebelum peniupan ruh antara lain Ibnu Hajar (w. halaman 81. Ali Hasan. Allah SWT berfirman : ³Maka demi Tuhanmu. mereka pada hakikatnya tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) sebagai pemutus perkara yang mereka perselisihkan di antara mereka. 1990. Tetapi para ulama fiqih berbeda pendapat jika aborsi dilakukan sebelum ditiupkannya ruh. antara lain Muhammad Ramli (w. jika aborsi dilakukan setelah janin bernyawa. dan akan lebih besar lagi dosanya kalau bayi yang baru lahir dari kandungan sampai dibuang atau dibunuh (Masjfuk Zuhdi. Yang memperbolehkan aborsi sebelum peniupan ruh. akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dengan alasan karena janin sedang mengalami pertumbuhan. hukum-hukum Syariat Islam merupakan standar bagi seluruh perbuatannya. 1596 M) dalam kitabnya An Nihayah dengan alasan karena belum ada makhluk yang bernyawa. 1993. Sebab bagi seorang muslim.lahir dari paham sekularisme.´ (TQS Al Ahzab 36) Abdurrahman Al Baghdadi (1998) dalam bukunya Emansipasi Adakah Dalam Islam halaman 127-128 menyebutkan bahwa aborsi dapat dilakukan sebelum atau sesudah ruh (nyawa) ditiupkan.´ (TQS An Nisaa` 65) ³Dan tidak patut bagi seorang mu`min laki-laki dan mu`min perempuan. Masail Fiqhiyah Al Haditsah Pada Masalah-Masalah Kontemporer Hukum Islam. Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus Yang Yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini. yaitu setelah 4 (empat) bulan masa kehamilan. . halaman 91-93. Cholil Uman. Agama Menjawab Tentang Berbagai Masalah Abad Modern. Bahkan Mahmud Syaltut. 1994. sebab sudah ada kehidupan pada kandungan yang sedang mengalami pertumbuhan dan persiapan untuk menjadi makhluk baru yang bernyawa yang bernama manusia yang harus dihormati dan dilindungi eksistensinya. mantan Rektor Universitas Al Azhar Mesir berpendapat bahwa sejak bertemunya sel sperma dengan ovum (sel telur) maka aborsi adalah haram. Terlepas dari masalah ini. 1995. hukum aborsi itu sendiri memang wajib dipahami dengan baik oleh kaum muslimin. Masail Fiqhiyah Kapita Selekta Hukum Islam. jika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan. 1567 M) dalam kitabnya At Tuhfah dan Al Ghazali dalam kitabnya Ihya` Ulumiddin. Sebagian memperbolehkan dan sebagiannya mengharamkannya. halaman 57. yaitu pemisahan agama dari kehidupan (Abdul Qadim Zallum.

Abortus. hukum syara¶ yang lebih rajih (kuat) adalah sebagai berikut. kemudian dalam bentuk µmudghah¶ selama itu pula. Adapun aborsi sebelum kandungan berumur 4 bulan.´ (TQS Al An¶aam : 151) ³Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin. kemudian ditiupkan ruh kepadanya. Muslim. Jika aborsi dilakukan setelah 40 (empat puluh) hari. para fuqoha berbeda pendapat dalam masalah ini. didasarkan pada kenyataan bahwa peniupan ruh terjadi setelah 4 (empat) bulan masa kehamilan. maka hukumnya boleh (ja¶iz) dan tidak apa-apa. Bayi Tabung. Dan ini termasuk dalam kategori pembunuhan yang keharamannya antara lain didasarkan pada dalil-dalil syar¶i berikut. Transplantasi Organ. karena berarti membunuh makhluk yang sudah bernyawa. Ahmad. seperti telah diuraikan di atas. Firman Allah SWT : ³Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena kemiskinan. Penggunaan Organ Tubuh Buatan. kemudian dalam bentuk µalaqah¶ selama itu pula. dan Tirmidzi ) Maka dari itu. halaman 129 ). Sedangkan pengguguran kandungan yang usianya belum mencapai 40 hari. Dalam hal ini hukumnya sama dengan hukum keharaman aborsi setelah peniu¬pan ruh ke dalam janin. halaman 45-56. yaitu bahwa haram hukumnya melakukan aborsi setelah ditiupkannya ruh (empat bulan). atau 42 (empat puluh dua) hari dari usia kehamilan dan pada saat permulaan pembentukan janin.´ (TQS Al Isra` : 33) ³Dan apabila bayi-bayi yang dikubur hidup-hidup itu ditanya karena dosa apakah ia dibunuh. 1998.Pendapat yang disepakati fuqoha. 1998.´ (HR. Abdurrahman Al Baghdadi. . Bukhari. Emansipasi Adakah Dalam Islam. Definisi Hidup dan Mati.´ (TQS At Takwir : 8-9) Berdasarkan dalil-dalil ini maka aborsi adalah haram pada kandungan yang bernyawa atau telah berumur 4 bulan. (Abdul Qadim Zallum. Akan tetapi menurut pendapat Abdul Qadim Zallum (1998) dan Abdurrahman Al Baghdadi (1998). Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu.´ (TQS Al Isra` : 31 ) ³Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan (alasan) yang benar (menurut syara¶). maka hukumnya haram. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu. Beberapa Problem Kontemporer Dalam Pandangan Islam : Kloning. sebab dalam keadaan demikian berarti aborsi itu adalah suatu tindak kejahatan pembunuhan yang diharamkan Islam. Abdullah bin Mas¶ud berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda : ³Sesungguhnya setiap kamu terkumpul kejadiannya dalam perut ibumu selama 40 hari dalam bentuk µnuthfah¶. Abu Dawud. aborsi setelah kandungan berumur 4 bulan adalah haram.

Lalu malaikat itu bertanya (kepada Allah). dari segi hukum dapat disamakan dengan µazl (coitus interruptus) yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kehamilan. adalah sete¬lah melewati 40 atau 42 malam. Tindakan penganiayaan tersebut merupakan pembunuhan terhadapnya. dengan satu ghurrah. Sedangkan aborsi pada janin yang usianya belum mencapai 40 hari.Dalil syar¶i yang menunjukkan bahwa aborsi haram bila usia janin 40 hari atau 40 malam adalah hadits Nabi SAW berikut : ³Jika nutfah (gumpalan darah) telah lewat empat puluh dua malam. berarti telah berbuat dosa dan telah melakukan tindak kriminal yang mewajibkan pembayaran diyat bagi janin yang gugur. yaitu seorang budak laki-laki atau perempuan«´ (HR. sebagaimana telah diterangkan dalam hadits shahih dalam masalah tersebut. Rasulullah SAW bersabda : ³Rasulullah SAW memberi keputusan dalam masalah janin dari seorang perempuan Bani Lihyan yang gugur dalam keadaan mati. Dengan demikian. pengguguran nutfah sebelum menjadi janin. maka Allah mengutus seorang malaikat padanya. maka hukumnya boleh (ja¶iz) dan tidak apa-apa. penganiayaan terhadapnya adalah suatu penganiayaan terhadap janin yang sudah mempunyai tanda-tanda sebagai manusia yang terpelihara darahnya (ma¶shumud dam). lalu dia membentuk nutfah tersebut. bapaknya. dari Abu Hurairah RA) (Abdul Qadim Zallum. penglihatannya. atau sepersepuluh diyat manusia sempurna (10 ekor onta). Siapa saja dari mereka yang melakukan pengguguran kandungan. kulitnya. dan tulang belulangnya. dia membuat pendengarannya. apakah dia (akan Engkau tetapkan) menjadi laki-laki atau perempuan ?¶ Maka Allah kemudian memberi keputusan«´ (HR. Di samping itu. dagingnya. Rasulullah SAW bersabda : ³(jika nutfah telah lewat) empat puluh malam«´ Hadits di atas menunjukkan bahwa permulaan penciptaan janin dan penampakan anggota-anggota tubuhnya. ataupun dokter. belum sampai pada fase penciptaan yang menunjukkan ciri-ciri minimal sebagai manusia. yaitu seorang budak laki-laki atau perempuan. diharamkan menggugurkan kandungan ibu tersebut bila kandungannya telah berumur 40 hari.¶Ya Tuhanku. Bukhari dan Muslim. maka pihak ibu si janin. 1998). Berdasarkan uraian di atas. Ini disebabkan bahwa apa yang ada dalam rahim belum menjadi janin karena dia masih berada dalam tahapan sebagai nutfah (gumpalan darah). µAzl dilakukan oleh seorang laki-laki yang tidak . Muslim dari Ibnu Mas¶ud RA) Dalam riwayat lain.

jika dokter yang terpercaya menetapkan bahwa keberadaan janin dalam perut ibu akan mengakibatkan kematian ibu dan janinnya sekaligus. meskipun ini berarti membunuh janinnya. sebab µazl merupakan tindakan mengeluarkan sperma di luar vagina perem¬puan. Rasulullah SAW bersabda kepa¬danya : ³Lakukanlah µazl padanya jika kamu suka ! ´ (HR. Menyelamatkan kehidupan adalah sesuatu yang diserukan oleh ajaran Islam. Dia ciptakan pula obatnya. sehingga akan mengakibatkan tiadanya pertemuan sel sperma dengan sel telur yang tentu tidak akan menimbulkan kehamilan. Muslim. Dalam kondisi seperti ini. ataupun setelah peniupan ruh padanya. Namun tak syak lagi bahwa menggugurkan kandungan janin itu lebih ringan madharatnya daripada menghilangkan nyawa ibunya. halaman 35). Sedangkan Rasu¬lullah SAW telah memerintahkan umatnya untuk berobat. maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Rasulullah SAW telah membolehkan µazl kepada seorang laki-laki yang bertanya kepada beliau mengenai tindakannya menggauli budak perempuannya. seorang wanita dibolehkan menggugurkan kandungannya jika keberadaan kandungan itu akan mengancam hidupnya. sesuai firman Allah SWT : ³Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia. Memang mengggugurkan kandungan adalah suatu mafsadat. Rasulullah SAW bersabda : ³Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla setiap kali menciptakan penyakit. Ahmad) Kaidah fiqih dalam masalah ini menyebutkan : ³Idza ta¶aradha mafsadatani ru¶iya a¶zhamuha dhararan birtikabi akhaffihima´ ³Jika berkumpul dua madharat (bahaya) dalam satu hukum.menghendaki kehamilan perempuan yang digaulinya. Begitu pula hilangnya nyawa sang ibu jika tetap mempertahankan kandungannya juga suatu mafsadat. Tindakan ini akan mengakibatkan kematian sel sperma. Berdasarkan kaidah ini. dan Abu Dawud) Namun demikian. Ahmad.´ (TQS Al Maidah : 32) Di samping itu aborsi dalam kondisi seperti ini termasuk pula upaya pengobatan. sebagaimana akan mengakibatkan matinya sel telur.´ (Abdul Hamid Hakim. maka dipilih yang lebih ringan madharatnya. dibolehkan melakukan aborsi dan mengupayakan penyelamatan kehidupan jiwa ibu. atau . Maka berobatlah kalian !´ (HR. sementara dia tidak mengingin¬kan budak perempuannya hamil. Mabadi` Awaliyah fi Ushul Al Fiqh wa Al Qawa¶id Al Fiqhiyah. 1927. dibolehkan melakukan aborsi baik pada tahap penciptaan janin.

Jadi. Kehidupan (al hayah) menurut Ghanim Abduh dalam kitabnya Naqdh Al Isytirakiyah Al Marksiyah (1963) halaman 85 adalah ³sesuatu yang ada pada organisme hidup. adalah pendapat yang tidak kuat.´ (asy syai` al qa`im fi al ka`in al hayyi). Padahal µazl telah dibolehkan oleh Rasulullah SAW. iritabilita. Sebab dalam aktivitas µazl terdapat upaya untuk mencegah terjadinya kehidupan. perkembangbiakan. Pendapat tersebut secara implisit menyatakan bahwa sebelum terjadinya pertemuan sel telur dan sel sperma. dan sebagainya. bukan hanya ada setelah pembuahan. begitu pula dalam sel telur. Padahal faktanya tidak demikian. . 1998). Sebab kehidupan sebenarnya tidak hanya wujud setelah pertemuan sel telur dengan sel sperma. belum rusak) sebenarnya sudah terdapat kehidupan. berarti tidak ada kehidupan pada sel telur dan sel sperma. Dengan kata lain. sebab jika dalam sel sperma dan sel telur tidak ada kehidupan. Pendapat yang menyatakan bahwa aborsi diharamkan sejak pertemuan sel telur dengan sel sperma dengan alasan karena sudah ada kehidupan pada kandungan. niscaya segala sesuatu aktivitas yang menghilangkan kehidupan adalah haram. tetapi bahkan dalam sel sperma itu sendiri sudah ada kehidupan. Ciri-ciri adanya kehidupan adalah adanya pertumbuhan. Berdasarkan penjelasan ini. sebab tidak didasarkan pada pemahaman fakta yang tepat akan pengertian kehidupan (al hayah). adalah pendapat yang lemah. pendapat yang menyatakan haramnya aborsi setelah pertemuan sel telur dan sel sperma dengan alasan sudah adanya kehidupan. Andaikata katakanlah pendapat itu diterima. membutuhkan nutrisi. niscaya tidak akan dapat terjadi pembuahan sel telur oleh sel sperma. kehidupan (al hayah) sebenarnya terdapat dalam sel telur dan sel sperma sebelum terjadinya pembuahan. gerak. maka dalam sel telur dan sel sperma (yang masih baik. akan bertentangan dengan hadits-hadits yang membolehkan µazl. yaitu maksudnya kehidupan pada sel sperma dan sel telur (sebelum bertemu).membiarkan kehidupan ibunya terancam dengan keberadaan janin tersebut (Abdurrahman Al Baghdadi. Dengan pengertian kehidupan ini. meski kedua sel itu belum bertemu. termasuk µazl. maka pendapat yang mengharamkan aborsi setelah pertemuan sel telur dan sel sperma dengan alasan sudah adanya kehidupan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful