PROPOSAL TESIS

PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR, DAN KEBERHASILAN BELAJAR SISWA TERHADAP PROPESIONAL GURU KELAS XI SMK NEGERI 1 KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU

OLEH : LENI SRI RAHAYU NPM : 0 KONSENTRASI : MANAJEMEN PENDIDIKAN

PROGRAM PASCASARJANA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PANCASETIA BANJARMASIN 2011

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pendidik merupakan tenaga pengajar yang dalam melaksanakan tugas proses

belajar mengajar dengan segala perangkat pengajaran di sekolah secara siknifikan dan professional. Dunia pendidikan belakangan ini sangat menarik sekali dibicarakan dikalangan masyarakat, karena banyaknya peminatan terhadap profesi seorang tenaga pendidik. Kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pendidik adalah professional. Berdasarkan Undang-Undang Sisdiknas No.20 Tahun 2003 Bab I, Pendidikan adalah usaha dasar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.( Sopan Air dan Iif Khoiru Ahmad ) Dalam buku Profesi Keguruan menurut Cooper professional pedidik meliputi 4 komponen : (a). mempunyai pengetahuan tentang belajar dan tingkah laku manusia, (b). mempunyai pengetahuan dan menguasai bidang studi yang dibinanya, (c). mempunyai

sikap yang tepat tentang diri sendiri. serta menciptakan anak didik yang berhasil dalam pembelajaran pemberian materi. teman sejawat. berikut : Secara garis besar. gambaran PAKEM adalah sebagai . Sebagai tenaga pendidik di sekolah tugas seorang guru bukan hanya berpotensi sebagai pendidik saja selain itu seorang pendidik dituntut untuk dapat memotivasi dan menciptakan anak didik yang kreatif dan menghasilkan karya prestasi. diantaranya Examples Non Examples. Metode atau cara pemberian materi kepada anak didik tentunya didukung dengan segala perangkat pembelajaran seorang pendidik salah satunya adalah RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) tentunya kita ketahui model pembelajaran sistem ceramah sangatlah tidak cocok digunakan saat ini seiring dengan perkembangan zaman dan canggihnya alat teknologi dan komunikasi. mempunyai keterampilan dalam teknik mengajar. Dalam Model-model pembelajaran PAKEM ( Pembelajaran Aktif. Pikture and picture.Nombered Heads Together dan lain-lain. Keberhasilan anak didik semuanya tergantung pada seorang pendidik untuk itu seorang pendidik dituntut untuk mampu bersipat dan bersikap propesional dengan segala teknik yang harus dimiliki oleh seorang pendidik yang tentunya salah satu seorang pendidik harus mempunyai metode atau cara pembelajaran materi bahan ajar kepada anak didik dapat dengan mudah dan cepat menangkap materi yang diajarkan. Kreatif. Efektif dan Menyenangkan) sudah banyak disajikan modelmodel pembelajaran untuk digunakan dalam pembuatuan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ). dan (d). sekolah.

menyenangkan. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka dengan penekanan pada belajar melalui berbuat. dan cocok bagi siswa. motivasi untuk belajar pun semakin tinggi dan berhasil dalam pembelajaran semua itu berkat adanya dukungan dari tenaga pendidik yang propesional yang berkomitmen. Dengan banyakanya ragam model-model pembelajaraan seorang pendidik tidak hanya bertumpu pada satu model saja. Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang lebih menarik dan menyediakan ³pokok baca´ 4. . Sehingga kreatifitas belajar siswa meningkat. Motivasi Belajar. termasuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik. dan melibatkan siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya. 5. termasuk cara belajar kelompok.1. Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif. 3. tapi peneliti hanya membahas tentang Pengaruh Kreativitas Belajar.2 Pembatasan Masalah Berbagai macam yang dapat mempengaruhi terhadap propesionalitas kerja guru. untuk mengungkapkan gagasannya. 1. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah. Guru menggunakan berbagai alat bantu dan cara membangkitkan semangat. 2. sehingga seorang pendidik baru dapat dikatakan propesional dengan perangkat pembelajarannya.

3. Bagaimana pengaruh keberhasilan belajar siswa Terhadap Propesional Guru Kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir? 1. Guru Kelas XI SMK Negeri 1 1. Bagaimana pengaruh motivasi belajar siswa Terhadap Propesional Guru Kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir? 3. .3 Rumusan Masalah Rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui motivasi belajar siswa terhadap propesional guru SMK Negeri 1 Kusan Hilir.dan Keberhasilan Belajar Siswa Terhadap Propesional Kusan Hilir. Untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa terhadap propesional guru Kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir. 2.4 Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui tentang: 1. Untuk mengetahui pengaruh kreativitas belajar siswa terhadap propesional guru Kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir. Bagaimana Pengaruh Kreativitas Belajar siswa Terhadap Propesional Guru Kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir? 2.

3.1. 2. Dapat memberikan kontribusi akademis terhadap perkembangan dan kemajuan ilmu teknologi agar seorang guru bukan hanya sekedar datang ke Sekolah kemudian mengajar dan pulang tanpa mengetahui perkembangan anak didiknya. Dapat dipakai sebagai landasan acuan bagi guru SMK terutama di SMK Negeri 1 Kusan Hilir sebagai tolak ukur kinerja selama ini. .5 Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berguna. Sebagai bahan referensi bagi peneliti selanjutnya. yaitu. 1.

pengertian kreativitas adalah hasil belajar dalam kecakapan kognitif. 2009 ) Sofan Amir dan Iif Khoiru Ahmad. sehingga menjadi kreatif yang melahirkan konsep-konsep baru.1 Pengertian Kreativitas Belajar Dalam buku Panduan Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovasi. Sedangkan kreativitas dapat diartikan sebagai suatu proses mental yang dapat melahirkan gagasan-gagasan atau konsep-konep baru.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. ( Akhmad Sudrajat ) Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kreativitas adalah suatu proses mental dan hasil belajar dalam kecakapan kognitif. .1. ( 138. menyatakan kreativitas yang asal kata kreatif yang artinya agar guru menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan siswa.1 Landasan Teori 2. sehingga untuk menjadi kreatif dapat dipelajari melalui proses belajar mengajar.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. sehingga menjadi kreatif yang melahirkan konsep-konsep baru secara keseluruhan.Pengertian belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu pembahasan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Motif adalah daya dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan sesuatu. 2 .2 Pengertian Motivasi Belajar Motivasi terdiri dari beberapa pengertian antara lain dalam Bahasa Inggris yakni Motive yang artinya penggerak. atau keadaan seseorang atau organisasi. Berdasarkan bebrapa definisi di atas maka dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa Kreativitas belajar adalah suatu proses mental perubahan prilaku dan hasil belajar dalam kecakapan kognitif. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. 2. ( Daryanto.1. Dari dua definisi tersebut dapat diambil suatu kesimpulan bahwa kreativitas belajar adalah suatu proses usaha perubahan prilaku yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu pembahahasan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu atau usaha-usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau sekelompok orang tertentu bergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya.2009 ) Dan menurut Syaiful Bahri Dzamarah dan Aswar Zain belajar adalah proses perubahan prilaku berikat pengalaman dan laihan. yang menyebabkan keisapannya untuk .

( 1989: 8 ) Jadi dapat disimpulkan bahwa Motivasi Belajar adalah kekuatan-kekuatan atau tenaga-tenaga yang dapat memberikan dorongan kepada kegiatan belajar siswa. Surya ( 1997 ) berpendapat bahwa belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan. adalah suatu proses belajar mengajar tentang suatu bahan pengajaran dinyatakan berhasil apabila tujuan instruksional khusus ( TIK) ± nya dapat tercapai. Prayitno mengatakan bahwa motivasi belajar tidak saja merupakan suatu enrgi yang menggerakkan siswa untuk belajar tetapi juga sebagai suatu yang mengarahkan aktivitas siswa kepada tujuan belajar. Dan menurut Moh.1. Keberhasilan adalah akhir dari sebuah proses yang dilakukan oleh seorang dalam upaya mencapai suatu secara maksimal dan terarah. atau keadaan dan kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah laku untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu.3 Pengertian Keberhasilan Belajar Pengertian keberhasilan menurut syaiful Bahri D dan Azwar z. ( 2006:105 ) . sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. 2. sebagai hasil dari penaglaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya. sedangkan motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan.memenuhi serangkaian tingkah laku atau perbuatan.

Menurut Nana Sudjana. 2.2. sebagai acuan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. yaitu . 3.1. memberikan pelayanan sebaik mungkin dan . Memiliki kode etik. Propesional memberikan kemungkinan perbaikan dan pengembangan diri yang memungkinkan guru dapat memaksimalkan kompetensinya. professional yaitu pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh mereka karena tidak dapat memperoleh pekerjaan lain. yakni : 1.4 Pengertian Propesional Dalam buku Guru Propesional menurut Daryanto bahwa propesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber pemghasilan kehidupan yang memerlukan keahilan. kemahiran. 1. Menurut Usman.2005 pekerjaan propesional memerlukan persyaratan khusus. Propesional merupakan suatu cara untuk memperbaiki propesi pendidikan yang selama ini dianggap oleh sebagian masyarakat rendah. 2005 ) propesional mempunyai makna penting. Sedangkan menurut ( Surya. atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan fropesi. Propesional memberikan jaminan perlindungan kepada kesejahteraan masyarakat umum.

Memiliki klien / objek layanan yang tetap.. 3. Maka dapat ditarik kesimpulan propesional adalah«««««. Maka propesional guru adalah kompetensi yang harus dimilki guru yang dipersyaratkan untuk melakukan tugas pendidikan dan pengajaran. dan pendidikan penengah.( santoso ) Menurut Kunandar guru adalah pendidik propesional dengan tugas utama mendidik.2. seperti dokter dengan pasiennya. ( 112 : 2006 ) Ditarik sebuah kesimpulan pengertian guru adalah seseorang yang kerjanya mendidik. melatih. mengajar. mendefinisikan pengertian guru adalah tenaga pendidik yang memberikan sejumlah ilmu pengetahuan kepada anak didik di sekolah.1. melainkan sebagai pembimbing dan manajer belajar agar siswa-siswi yang di bina bukan hanya mampu mengembangkan potensi diri masing-masing tetapi mengembangkan kreativitas dan mendorong adanya .( 52. Diakui oleh masyarakat karena memang diperlukan jasanya di masyarakat. mengajar.2010 ) Sedangkan menurut Syaiful Bahri D dan Aswan Zain.5 Pengertian Guru Dalam kamus Bahasa Indonesia pengertian guru adalah orang yang kerjanya mengajar. pendidikan dasar. menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Jadi. 2. seorang guru yang propesional berperan bukan hanya sebagai pelatih. membimbing. dan memberikan sejumlah ilmu pengetahuan kepada anak didik di sekolah. mengarahkan. guru dengan muridnya.

maka guru tersebut dikatakan professional. Bagi siswa yang kretif maka akan termotipasi untuk selalu maju dan berkarya. motivasi dan keberhasilan belajar siswa dapat tercapai karena adanya guru professional. Sebagai gambaran kerangka konseptual penelitian ini dapat di lihat pada gambar 3. Kreativitas. Sehingga berhasil dalam pembelajaran karena semua itu adanya guru sebagai motivator yang terampil dan selalu ingin maju.1 Kerangka konseptual Kreativitas. BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS 3.penemuann keilmuan dan teknologi yang inovatif sehingga para siswa mampu bersaig dalam masyarakat global. Karena kreatif dan tidaknya siswa itu tergantung bagaimana cara guru memberi dukungan dan spirit kepada siswa.1 . motivasi dan keberhasilan belajar siswa dalam penelitian ini dilihat berdasarkan seberapa besar peranan soerang guru yang propesional.

Keberhasilan belajar siswa berpengaruh terhadap propesional guru kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir ? . Hipotesis yang dimaksud adalah sebagai berikut : a. Motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap propesional guru kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir ? c. Kreativitas belajar siswa berpengaruh terhadap propesional guru kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir ? b..2 Hipotesis Berdasarkan kerangka teoritis yang telah di susun telah memberikan landasan dalam penyusunan kerangka berpikir serta penyusunan hipotesis penelitian yang selanjutnya akan dikaji kebenarannya.1 3.Kreativitas belajar Siswa X1 Motivasi Belajar Siswa X2 ««««««««. Keberhasilan Belajar Siswa X3 Profesional Guru Y Gambar 3.

dan keberhasilan belajar siswa terhadap propesional guru kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir. motivasi belajar. antara guru yang professional dan yang tidak. serta belum ada penelitian mengenai pengaruh kreativitas belajar.BAB IV METODELOGI PENELITIAN 4. Adapun alasan memilih objek penelitian ini karena banyaknya tenaga pendidik yang bukan dari kalangan pendidik sehingga peneliti tertarik ingin meneliti apakah benar ada pengaruhnya.1 Jenis Penelitian Kegiatan penelitian ini dilakukan pada guru kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir. Pada penelitian ini mempunyai jenis penelitian kuantitatif yang menjelaskan pengaruh antara variable mealaui pengujian hipotesis dan sekaligus melakukan eksplanasi .

1989. 102 ) berpendapat populasi adalah seluruh subjek penelitian. 1992. 4. 4.3 Definisi Operasional Penelitian Definisi operasional penelitian digunakan untuk memberikan batasan ruang lingkup permasalahan dan konsep pengukuran yang digunakan dalam penelitian guna mengukur variable yang masih berbentuk konsep untuk memberikan petunjuk dalam operasional . motivasi. ( Nana Sunjaya. 2002. populasi disebut juga universe. 62 ) Sedangkan ( Arikunto. bahwa yang dimaksud dengan populasi adalah sejumlah massa ( manusia atau bukan ) yang terdapat satu kawasan tertentu atau berada dalam satu unit tertentu. Sampel adalah sebagian dari populasi yang memiliki sifat dan karakteristik yang sama sehingga betul-betul mewakili populasi. Kabupaaten Tanah Bumbu. yaitu kreativitas. Dari definisi terakhir ini. Pada penelitian ini variabel yang digunakan sebanyak 4 variabel. maka sifat penelitian ini adalah penelitian eksplanatori (explanatory research).terhadap beberapa variable.2 Populasi dan Sampel Menurut terminologi riset. Dengan demikian sampel yang akan diambil dalam penelitian inoi berjumlah 30 responden. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kusan Hilir. ( Aminuddin Rasyad. keberhasilan belajar siswa dan propesional guru. 84 ) Adapun besarnya sampel yang penulis ambil sejumlah sampel minimal 4 atau 5 kali jumlah variabel yang digunakan di dalam analisis. Ada juga yang mengatakan bahwa popupasi ( population ) adalah as that portion of the which researcher has acces.

2. Sebagai indikator-indikatornya meliputi : 1. maka indicator pengukuran variabel-variabel dijelaskan sebagai berikut : 4. Bjghbuk«««««««« 4.3. 2. Kekuatan dalam belajar meliputi mengikuti mata pelajaran di kelas dan belajar dirumah. Mandiri dalam belajar meliputi menyelesaikan tugas-tugas atau PR dan menggunakan kesempatan diluar jam pelajaran 4.1 Kreatifitas Belajar Siswa ( X1 ) Kreativitas belajar siswa sebagai variabel bebas yang menjadi bahan kajian utama dalam penelitian dengan indikator-indikator yang meliputi : 1.variabel penelitian. Prestasi dalam mata pelajaran meliputi keinginan untuk berprestasi dan kualifikasi hasil. Ulet dalam menghadapi kesulitan dalam belajar mata pelajaran 3. . Lklj«««««««.3.2 Motivasi Belajar Siswa ( X2 ) Motivasi Belajar Siswa adalah kekuatan-kekuatan atau tenaga-tenaga yang dapat memberikan dorongan kepada kegiatan belajar siswa.

4 Profesional Guru ( Y ) Proseional Guru adalah kompetensi yang harus dimilki guru yang dipersyaratkan untuk melakukan tugas pendidikan dan pengajaran...4..4.4. 4.3.4 Sumber dan Metode Pengumpulan Data 4. «««. 4.1 Sumber Data Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer ( data asli ) yaitu data yang diperoleh langsung dari responden.3 Keberhasilan Belajar Siswa ( X3 ) Keberhasilan belajar siswa sebagai variabel bebas yang menjadi bahan kajian utama dalam penelitian ini dengan indikator-indikator yang meliputi: 1. 4. 2. Kmklnki«««««««. a) Tipe isian .2 Metode Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini dilakukan melalui: 1.) Daftar Pertanyaan ( kuesoner ) Adalah daftar sejumlah pertanyaan tertulis yang berguna untuk memperoleh informasi dari Guru yang berkaitan dengan penelitian ini.3. dan data ini yang nantinya akan dianalisis dalam penelitian ini. Bghug««««««««.

Benar-salah. Pada skala Guttman terdapat beberapa pertanyaan yang diurutkan secara hirarki untuk melihat sikap tertentu dari sederetan pertanyaan itu. pendidikan. Ya-Tidak. serta informasi tambahan lainnya. 3. Missal : Yakin-Tidak Yakin. dan sebagainya. Kategori ya 2. Kategori tidak skala nilai 1 skala nilai 0 . Skala Guttman merupakan skala kumulatif. Belum Pernah-Pernah.Digunakan untuk memperoleh data tentang pribadi responden.) Observasi Metode pengiumpulan data dengan melakukan pengamatan langsung pada obyek yang akan diteliti dengan mencatat sesuatu yang berkaitan dengan penelitian. Faktor bebas dengan kategori yang didasarkan dengan skala nilai : 1.5 Skala penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan skala Guttman. Guttman adalah skala yang digunakan untuk jawaban yang bersifat jelas ( tegas ) dan konsisten. yang meliputi nama.) Wawancara Yaitu pengumpulan data dimana peneliti ingin mendapatkan keterangan secara lisan dari pihak-pihak yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. 4. 2. b) Tipe pilihan Dalam tipe pilihan ini responden diharuskan memilih beberapa alternative jawaban yang sesuai dengan yang dialaminya atau dirasakannya.

6.6 Alat dan Istrumen Penelitian Alat yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas : 4.05.2 Uji reabilitas ( keandalan. ketelitian atau keakuratan sebuah instrument. dapat dipercaya ) Realiabilitas adalah tingkat ketepatan. Jadi. realiabilitas menunjukkan apakah instrument tersebut secara konsisten memberikan hasil ukuran yang sama tentang sesuatu yag diukur pada waktu yang berlaian.1 Uji Validitas Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur ( kuesioner ) dapat mengukur informasi yang diperlukan.4. «««««  rxy  .6. Uji validitas data dapat dilakukan dengan total pengamatan menggunakan rumus korelasi Spearman¶s : «««« Pernyataan dinyatakan valid jika r hitung besar dari r table korelasi atau jika nilai probabilitas < 0. 4.

Keterangan : a = keadaan alpha cronbach k = jumlah pernyataan dalam skala r = rata-rata korelasi diantar butir pernyataan ««««««««««««««««««« Table 4. teknik Analisis Data dan Uji hipotesa Model Analisis .1 Metode Analisis.7.1 Kriteria indek reliabilitas adalah sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 Interval kriteria 4.7 4.

Dimana : Y X1 X2 X3 = Profesional Guru = Kreativitas Belajar Siswa = Motivasi Belajar Siswa = Keberhasilan Belajar Siswa = Variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian = Konstanta = Koefesien parameter regresi 4.Adapun Model Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1.2 Uji Hipotesis Dalam analisis data digunakan uji statistic dengan regresi berganda melalui program SPSS dengan tahapan analisis sebagai berikut . Uji simultan ( F ) .7. 1. Analisi Regresi Formulasi dari analisis regresi linear berganda dalam penelitian ini adalah Y =b«««««««.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times